<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9137588867603379478</id><updated>2024-12-18T19:33:09.953-08:00</updated><category term="Wirausaha"/><title type='text'>Wind of Change</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Quarell</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15445238349810619646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9137588867603379478.post-7675020051567766781</id><published>2014-08-16T00:20:00.001-07:00</published><updated>2014-08-16T00:37:42.987-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wirausaha"/><title type='text'>The Startup Triangle</title><content type='html'>&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: #fcfcfc; color: #222222; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiATAVhIOFRwoo6kYvpbz_2bUb37qQXlca6kyAb1-dXxlU76T5IAEBlOu311Jkwt0_0zpDhXuwH5km8TXuRle-oBrx7Q4A-tCKm7JY_pLo2kvX05VyeYt7BDBnTqm9Nj7ch9DBgd3GXOP4/s1600/the-startup-triangle.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiATAVhIOFRwoo6kYvpbz_2bUb37qQXlca6kyAb1-dXxlU76T5IAEBlOu311Jkwt0_0zpDhXuwH5km8TXuRle-oBrx7Q4A-tCKm7JY_pLo2kvX05VyeYt7BDBnTqm9Nj7ch9DBgd3GXOP4/s1600/the-startup-triangle.png&quot; height=&quot;178&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: #fcfcfc; color: #222222; font-family: &#39;Trebuchet MS&#39;, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Membangun sebuah&amp;nbsp;&lt;em&gt;startup&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(perusahaan rintisan) tidak semudah yang dibayangkan, ada banyak hal yang akan kalian hadapi kedepan. Startup yang kuat juga harus memiliki tim yang kuat dan mau berkerja bersama untuk mencapai tujuan startup tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Kamu bisa memulai membangun startup tanpa tim, ya kamu bisa mengusahakan semuanya sendiri dan bekerja keras untuk mewujudkan startupmu ini sebagai single fighter. Tapi ingat, bekerja membangun startup sendirian sebagai single fighter itu berat sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Saya memulai&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.vemobo.com/&quot; style=&quot;-webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); color: #068fc8; position: relative; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Vemobo&lt;/a&gt;&amp;nbsp;saat masih kelas 1 SMA, saat itu produk pertama yang saya bikin berupa portal informasi untuk kota Wonosobo bernama&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.ewonosobo.com/&quot; style=&quot;-webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); color: #068fc8; position: relative; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;ewonosobo.com&lt;/a&gt;. Pada saat awal membangun portal tersebut saya melakukan segalanya sendirian. Menyiapkan mesin CMS, membuat design website, membuat content, melengkapi data, marketing, cari iklan, PR dan sebagainya saya lakukan sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Pada saat itu saya belum berpikiran untuk membentuk sebuah tim,&amp;nbsp;saya ingin melakukan semua sendiri, dan tahukah apa yang saya alami saat itu ? ya saya berkerja bagaikan robot, saya menghabiskan waktu hampir 24 jam untuk startup saya tersebut, pada saat itu saya hanya tidur sehari maksimal 3 jam. Konsekuensi saya yang lain yaitu saya harus rela menjadi murid terdepan untuk mendapat teguran dari guru-guru saya waktu itu karena nilai-nilai mata pelajaran saya yang sangat jeblok, ya saya adalah murid dengan ranking nomor 2 dari bawah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Saya hampir tak punya waktu untuk bermain saat itu, tidur pagi, berangkat sekolah selalu telat, pulang sekolah harus buka komputer sampai larut, tidur pagi, dan berangkat sekolah telat lagi. Itulah keseharian saya dulu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Saya tidak kebayang beratnya hidup saya pada saat itu. Itu semua karena saya memulai semuanya sendirian, tanpa tim!&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Nah saya selalu bilang ke teman-teman dikampus agar membuat tim terlebih dahulu jika ingin membangun sebuah startup yang kuat, bukan berarti sendirian tidak bisa membangun startup yang kuat, tetapi dengan tim kamu bakalan lebih ringan dalam mengerjakan segalanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Saya setuju dengan konsep dari&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://www.michaelthomas.co/&quot; style=&quot;-webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); color: #068fc8; position: relative; text-decoration: none;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Michael Thomas&lt;/a&gt;&amp;nbsp;bahwa ada 3 hal yang harus diperhatikan jika kamu ingin membangun tim untuk startup kamu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
3 Hal yang disebut sebagai The Startup Triangle Team ini adalah :&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;font-size: 1.75em; margin-bottom: 15px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;1. Hustler&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Hustler merupakan istilah bagi orang dalam sebuah startup yang memiliki tanggung jawab untuk pengembangan bisnis. Jangan identikan startup sebagai membangun sebuah teknologi baru yang keren sehingga kamu hanya akan fokus kepada teknologi. Membangun sebuah startup harus memilki landasan bisnis yang kuat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Landasan bisnis yang kuat akan membuat startup kamu bertumbuh dan cepat dalam mencapai visi misi yang telah ditetapkan. Fokuslah kepada market dan seorang hustler harus mengetahui apa yang diinginkan oleh market (pasar / calon customer kita).&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Saat memulai membangun startup, hustler harus fokus pada&amp;nbsp;hal-hal berikut :&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Customer Development&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Hustler harus bertemu dan berbicara langsung dengan calon customer, bicaralah kepada mereka dan tanyakan apakah mereka betul-betul butuh dengan solusi yang kalian buat. Apakah mereka mau membeli atau memakai apa yang kalian ciptakan. Bicaralah kepada banyak orang setiap hari, dan dengarkan masukan-masukan dari calon customermu itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Product Management&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Tanyakan kepada calon customermu, fitur-fitur apa saja yang mereka inginkan, taruh masukan dari customer tersebut kedalam product roadmap untuk membangun fitur produk startupmu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Selling&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Setelah melakukan customer development, saatnya untuk berjualan! ya jualah jasa atau produk startupmu kepada calon customer potensialmu. Jika kamu bikin produk yang berbasis consumer, mulailah fokus dalam mencari investor untuk fundraising, jual idemu dan tawarkan kerjasama kepada calon investor.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Blogging&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Belajarlah menulis, tulislah semua masalah melalui blog startupmu tentang apa yang sedang terjadi saat ini, dan dengan kehadiran startupmu apa solusi yang bisa dibawa. Selain blog, maksimalkan penggunaan sosial media untuk membangun channel startupmu. Beberapa hal tersebut akan membuat brand atau citra startupmu memiliki value dimata customer atau orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Recruiting&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Saat startupmu mulai tumbuh, fokuskan pada membangun SDM yang kuat, carilah SDM yang memiliki kemampuan dalam skill yang kamu butuhkan, pastikan dia memiliki passion dan kemauan untuk belajar. Carilah orang yang bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan dan perubahan.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;font-size: 1.75em; margin-bottom: 15px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;2. Hipster&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Hipster adalah istilah lain dari designer, dalam mengawali startup kamu juga harus memiliki orang yang mengerti tentang design, mengerti tentang bagaimana mencitrakan perusahaanmu sebagai sebuah brand yang keren. Sejatinya manusia itu lebih tertarik dengan sesuatu yang bersifat visual.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Hipster harus memiliki pengetahuan dalam membuat sesuatu agar tampak keren, dia juga harus bisa menerjemahkan keinginan user kedalam sebuah user experience produk startupmu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Hal-hal yang harus diperhatikan hipster saat memulai adalah:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Buatlah Landing Page&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Penting bagi startup saat mengawali membangun produk juga harus membuat sebuah landing page. Untuk apa ? landing page bisa berguna untuk memvalidasi ide, menerangkan apa yang sedang kalian lakukan, meng-grab calon customer potensial yang tertarik dengan produk startupmu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Landing page yang dibuat haruslah memiliki product description, beautiful image atau screenshot, pricing, link social media atau blog, dan yang paling penting adalah form registrasi untuk mendapatkan data nama dan email customer.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Product Desain&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Hipster harus berkerja bersama dengan hustler untuk menentukan dan mendesain fitur-fitur apa saja yang ingin diberikan kepada customer, buatlah mockup atau wirefrime menggunakan tool-tool seperti Balsamiq, Invision, JustInMind, KeyNote atau OmniGraffle.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Design Testing&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Untuk melakukan testing, pasanglah mockup-mockup tersebut pada landing page yang telah dibuat, ajaklah hustler untuk menemui calon customer dan terangkan kepada mereka mengenai bentuk produk yang akan kalian tawarkan, mintalah input dari mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Branding&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Hal tak kalah penting adalah menentukan nama brand startupmu dan buatlah logonya. Selain itu buatlah desain-desain lain yang akan mendukung pencitraan startup kamu.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;Technical&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Jika tim hipster mu tidak mengerti hal-hal teknis, nah sekarang saatnya untuk belajar frontend Technical seperti HTML, Javascript, JSON, Ajax dll. Hal ini penting agar desain produk yang kamu buat juga bisa di convert dalam bentuk yang siap di olah oleh programmer.&lt;/div&gt;
&lt;h2 style=&quot;font-size: 1.75em; margin-bottom: 15px; margin-top: 0px;&quot;&gt;
&lt;strong&gt;3. Hacker&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Tim terakhir yang harus ada saat memulai startup yaitu Hacker! ya dialah yang akan bertanggung jawab dalam hal teknologi. Hacker haruslah orang yang sangat cinta dengan dunia programming, selalu update dengan teknologi-teknologi terbaru, dan yah carilah hacker yang bisa diajak untuk berkomunikasi dengan mudah.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;line-height: 1.5em; margin-bottom: 1.5em;&quot;&gt;
Terkadang sebuah startup memiliki talent yang hebat dalam hal teknologi, tetapi acapkali sulit untuk diajak kerjasama dalam membangun produk. Sekali lagi, carilah hacker yang mau dan memiliki tekad kuat untuk bertumbuh dengan startup yang sedang kalian rintis. Fokus utama hacker adalah pada produk, produk dan produk&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/feeds/7675020051567766781/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/08/the-startup-triangle.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/7675020051567766781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/7675020051567766781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/08/the-startup-triangle.html' title='The Startup Triangle'/><author><name>Quarell</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15445238349810619646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiATAVhIOFRwoo6kYvpbz_2bUb37qQXlca6kyAb1-dXxlU76T5IAEBlOu311Jkwt0_0zpDhXuwH5km8TXuRle-oBrx7Q4A-tCKm7JY_pLo2kvX05VyeYt7BDBnTqm9Nj7ch9DBgd3GXOP4/s72-c/the-startup-triangle.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9137588867603379478.post-4561320650643618703</id><published>2014-08-01T08:36:00.000-07:00</published><updated>2014-08-16T00:38:33.073-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wirausaha"/><title type='text'>Menyusun Rencana Bisnis</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsBQSXV7nEYUwYP4xFs_1R9yT5tUC6l0118v_sZeIY7UECf7Nh3Ut2SiuKPbH65Q7IifEIDjAMPZXMN2KF0q7OTM9p3BS6kAlxJu6yD2OrELLSiCV25caoydZaRIeJj9vmrKOdPRdVyVU/s1600/p.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsBQSXV7nEYUwYP4xFs_1R9yT5tUC6l0118v_sZeIY7UECf7Nh3Ut2SiuKPbH65Q7IifEIDjAMPZXMN2KF0q7OTM9p3BS6kAlxJu6yD2OrELLSiCV25caoydZaRIeJj9vmrKOdPRdVyVU/s1600/p.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
Seperti diketahui untuk memulai sebuah usaha diperlukan sebuah rencana bisnis yang matang, anda harus meluangkan waktu untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan usaha nantinya, mulailah dengan mencatat apa saja yang terlintas di pikiran anda, kemudian cari informasi dan data-data lainnya, apa saja yang harus disertakan dan apa saja yang tak perlu disertakan, bagaimana melengkapi dan dimana anda dapat mendapatkan sumber-sumber informasi untuk menyusun rencana bisnis yang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Ada tujuh komponen dalam menyusun rencana bisnis (Business Plan), semua bagian tersebut penting, saling terkait dan berhubungan dalam kegiatan perencanaan bisnis sehingga menghasilkan sebuah persiapan yang baik untuk memulai bisnis. Wartawirausaha kali ini akan membahas secara singkat tentang bagaimana membuat rencana bisnis yang sederhana, tentu konsep ini dapat anda kembangkan sesuai kebutuhan agar dapat menemukan konsep yang paling cocok dan fleksibel. Dalam artikel kedua juga kami sertakan contoh gambaran sederhana menyusun rencana bisnis membuat situs marketplace. Berikut adalah komponen-komponen penting dalam menyusun sebuah rencana bisnis.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Ulasan Deskripsi Bisnis&lt;/b&gt;Disini anda harus menjelaskan secara singkat apa bidang usaha yang akan dijalankan. Tuliskan potensi produk anda saat ini dan kemungkinannya dimasa depan. Juga berikan informasi peluang pasarnya serta perkembangan produk untuk bisa bertahan dan menyesuaikan dengan pasar yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Strategi Pemasaran&lt;/b&gt;Strategi pemasaran yang akan dijalankan haruslah merupakan hasil analisa pasar yang telah dilakukan dengan cermat. Analisa pasar adalah kekuatan yang harus anda gunakan untuk menciptakan target pembeli, anda harus memahami seluruh aspek yang berkaitan dengan pasar sehingga target penjualan dapat ditentukan (kemana produk anda akan dipasarkan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Analisa Pesaing&lt;/b&gt;Analisa Pesaing digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pesaing anda dalam satu pasar yang sama. Setelah menemukan kekuatannya, kemudian mencari strategi untuk memasarkan produk dengan cara yang berbeda dengan pesaing. Anda juga harus mencari strategi untuk menghalangi pesaing masuk dan meniru strategi yang sama dengan anda.&lt;br /&gt;
Demikian juga dengan kelemahan yang ditemukan, dapat dieksploitasi dengan mengembangkan produk yang lebih baik dari pesaing anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Rencana Desain dan Pengembangan&lt;/b&gt;Rencana desain dan pengembangan dperlukan untuk menunjukkan tahap perencanaan produk, grafik pengembangan dalam konteks produksi dan penjualan. Ini berguna untuk membuat rencana anggaran biaya produksi yang sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Rencana Operasional dan Manajemen&lt;/b&gt;Rencana operasional dan manajemen dibuat untuk menjelaskan bagaimana usaha akan berjalan dan berkelanjutan. Rencana operasional akan berfokus pada kebutuhan logistik perusahaan, misalnya bermacam tugas dan tanggung jawab tim manajemen, bagaimana prosedur penugasan antar divisi dalam perusahaan serta kebutuhan anggaran dan pengeluaran yang berkaitan dengan operasional perusahaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Pembiayaan&lt;/b&gt;Faktor pembiayaan menjadi unsur penting dalam sebuah rencana bisnis. Darimana sumber dana berasal, bagaimana mengatur anggaran agar efisien namun tetap dapat mengoperasikan seluruh divisi dalam perusahaan agar berjalan lancar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. Kesimpulan Usaha&lt;/b&gt;Yang terakhir disusun adalah kesimpulan dari seluruh kerangka bisnis plan. Anda dapat menampilkan jadwal waktu tiap komponen diatas akan dilakukan, perkiraan waktunya dan hal-hal penting lainnya yang akan mendukung segala aktifitas dalam memulai usaha.&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/feeds/4561320650643618703/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/08/menyusun-rencana-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/4561320650643618703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/4561320650643618703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/08/menyusun-rencana-bisnis.html' title='Menyusun Rencana Bisnis'/><author><name>Quarell</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15445238349810619646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsBQSXV7nEYUwYP4xFs_1R9yT5tUC6l0118v_sZeIY7UECf7Nh3Ut2SiuKPbH65Q7IifEIDjAMPZXMN2KF0q7OTM9p3BS6kAlxJu6yD2OrELLSiCV25caoydZaRIeJj9vmrKOdPRdVyVU/s72-c/p.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9137588867603379478.post-5371141050594992704</id><published>2014-08-01T08:26:00.002-07:00</published><updated>2014-08-16T00:40:27.700-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wirausaha"/><title type='text'>Mau Mulai Usaha? Simak Tips Berikut..</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd_-LIACkdaWZI47kYx-6TJ9G53zJm9JQ3PGk989inbl1bcjxH9BzB9HBc1yfSUIRmBm1r3aV4FYnWxuZF8kz6lC7dsuEfD7-1jPsSKRUisTApH7mr84RjZhARAuvjU6fYfPM4O1cwRlg/s1600/10-langkah-wirausaha-sukses.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd_-LIACkdaWZI47kYx-6TJ9G53zJm9JQ3PGk989inbl1bcjxH9BzB9HBc1yfSUIRmBm1r3aV4FYnWxuZF8kz6lC7dsuEfD7-1jPsSKRUisTApH7mr84RjZhARAuvjU6fYfPM4O1cwRlg/s1600/10-langkah-wirausaha-sukses.jpg&quot; height=&quot;172&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Pertama-tama coba anda pikirkan dan temukan satu saja perusahaan dunia yang sekarang telah sukses dan kesuksesan yang mereka capai didapat dengan tiba-tiba dan dalam waktu singkat… Sangat jarang dan bahkan mungkin tidak ada. Karena pada dasarnya semua perusahaan terkemuka yang ada sekarang, memulai segala sesuatunya dari usaha sederhana mereka.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Bill Gates dengan Microsoftnya, Facebook atau Apple, bisa anda bandingkan produk-produk mereka yang sekarang anda gunakan dengan produk mereka 10 tahun yang lalu. Pada 10 tahun yang lalu, mereka semua tak ada yang bisa menduga hasil usahanya bisa mencapai seperti yang mereka raih hari ini, karena yang mereka lakukan adalah tidak dengan cara menebak-nebak, tapi dengan menjalankan usahanya hari demi hari dan terus berinovasi tanpa henti hingga hasilnya seperti yang dapat kita ikut rasakan hari ini.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Kisah sukses yang dapat kita ambil sebagai contoh dalam menjalankan bisnis apapun adalah jangan terburu-buru dalam mengejar kesuksesan dan jangan selalu berpikir untuk mencari usaha yang langsung dimulai dengan skala besar. Yang paling tepat adalah segera ambil langkah memulai usaha, walaupun dengan yang sangat sederhana, namun terus mengembangkan dan melakukan inovasi tahap demi tahap sesuai kemampuan, sehingga kita memiliki pondasi kuat dan tetap punya keseimbangan antara beban kerja dan nilai pemasukan. Serta yang paling utama, kita menikmati perkembangannya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini adalah 10 Langkah awal memulai wirausaha untuk mencapai kesuksesan, Langkah-langkah dibawah ini mungkin sedikit akan menekan ambisi anda, namun justru bermanfaat untuk menghindari dari resiko kegagalan yang tidak perlu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Model Bisnis&lt;/b&gt;Saat akan memulai, tentukan apa bidang usaha anda dan pastikan anda sudah punya contoh yang bisa ditiru sebagai model yang telah terbukti keberhasilannya. Anda bisa meniru bagaimana model anda mencapai keberhasilannya dan bagaimana mereka dalam mengatasi kegagalannya. Hal ini juga berhubungan ketersediaan market untuk produk atau jasa anda. Untuk memulai lebih baik tidak mengutamakan idealisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Cari Partner yang tepat&lt;/b&gt;carilah rekan kerja yang dapat berfungsi dalam setiap elemen usaha; pembagian permodalan, pembagian kerja dan menyelesaikan masalah. Dunia bisnis adalah perjalanan beresiko, dengan memiliki partner anda tidak sendirian saat memiliki masalah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Hargai Waktu&lt;/b&gt;Wirausaha adalah dunia yang berbeda. Tidak ada yang mengatur waktu anda. Banyak wirausahawan terutama pada sektor jasa yang mengalami kegagalan karena tidak dapat mengatur waktu dengan tepat. Sebagai wirausahawan justru waktu anda harus lebih luas dari jam kerja pekerja. Bangun lebih awal, konsolidasi lebih sering dan mengatur acara lebih banyak. Usahakan memiliki jadwal tetap dan selalu tepat waktu.Sedikit saja anda terlena, maka pesaing akan siap mengambil alih pelanggan anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Jadi karyawan teladan&lt;/b&gt;Mungkin di sebuah kantor ada pemilihan karyawan teladan dan sebulan selalu berganti orangnya. Di dunia wirausaha, mau tak mau anda harus selalu menjadi karyawan teladan dan terbaik setiap waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Manager Marketing&lt;/b&gt;Di dunia wirausaha, anda ibaratnya adalah manajer marketing. Anda harus menguasai teknik penjualan yang baik dan keahlian berkomunikasi dengan pelanggan. Anda haruslah menjadi orang yang paling mengerti dan paham pada bidang yang dijalankan dan mampu memberi informasi yang baik kepada pelanggan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;6. Manager HRD&lt;/b&gt;Cepat atau lambat anda akan membutuhkan karyawan. Dalam bidang ini andapun setidaknya harus memiliki kecakapan dalam memilih dan menentukan calon karyawan agar pilihan anda sesuai dengan visi dan misi usaha dalam jangka panjang kedepan. Kesalahan dalam rekrutmen kadang dampaknya sangat berpengaruh dalam kelangsungan operasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;7. Tahu Semua Harga&lt;/b&gt;Sebagai wirausahawan, anda wajib mencermati semua arus pengeluaran dan biaya-biaya yang dikeluarkan. Mulai dari modal awal, biaya sewa tempat, gaji karyawan, pajak, biaya listrik, hingga harga kertas, tinta printer. Berapa banyak pengeluaran yang anda harus keluarkan dan berapa target pemasukan yang harus anda kejar untuk menghasilkan keuntungan usaha. Selain itu dengan tahu harga andapun dapat terhindar dari ‘penipuan’ adanya beban biaya-biaya tinggi yang tak perlu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;8. Manajer Humas&lt;/b&gt;Satu lagi tugas penting yang harus dikuasai adalah dalam bidang hubungan komunikasi keluar. Bukan rahasia lagi bila hendak membangun suatu usaha disuatu tempat, tentu akan berhubungan dengan masalah perijinan dan berhubungan dengan lingkungan sekitar. Anda wajib mengetahui apa saja ijin yang diperlukan dan kemana anda mengajukannya. Selain itu, faktor-faktor keamanan lingkungan kadang harus menjadi perhatian. Disini teknik menjalin komunikasi yang baik sangat diperlukan agar usaha anda dapat diterima dengan baik oleh lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;
Begitu juga dengan partner vendor dan supplier, anda harus dapat menjalin komunikasi agar selalu dekat sehingga ketersediaan bahan baku selalu dapat dijaga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;9. Teknik Promosi&lt;/b&gt;Disini anda harus dapat menentukan teknik dan cara promosi yang tepat untuk menjual usaha anda secara efisien namun memiliki dampak positif yang cepat dan luas. Salah satu lewat media internet dan sosial media. Anda wajib memiliki website, akun twitter, facebook untuk meningkatkan popularitas usaha.&lt;br /&gt;
Teknik promosi lain yang efektif misalnya mengundang majalah untuk membahas usaha anda sebagai artikel, atau menyediakan tempat sebagai lokasi syuting acara kuliner (Bila usaha anda berhubungan dengan bidang kuliner).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;10. Tidak Mudah Menyerah&lt;/b&gt;Faktor paling penting dari 10 langkah awal memulai wirausaha untuk mencapai kesuksesan adalah tidak mudah menyerah. Faktor ini sangat berpengaruh pada 9 langkah lainnya. Anda membutuhkan mental yang kuat dan tak mudah menyerah untuk dapat menjalankan roda usaha agar terus berputar dan maju makin cepat. Tidak mudah memang, karena pasti selalu ada hambatan dan rintangan dalam perjalannya, namun bila anda tetap bertahan niscaya kesuksesan akan semakin mendekat. Yang terpenting adalah fokus jalani hari demi hari, nikmati dan terus kembangkan dengan menciptakan inovasi dan kreatifitas baru.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/feeds/5371141050594992704/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/08/mau-mulai-usaha-simak-tips-berikut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/5371141050594992704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/5371141050594992704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/08/mau-mulai-usaha-simak-tips-berikut.html' title='Mau Mulai Usaha? Simak Tips Berikut..'/><author><name>Quarell</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15445238349810619646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjd_-LIACkdaWZI47kYx-6TJ9G53zJm9JQ3PGk989inbl1bcjxH9BzB9HBc1yfSUIRmBm1r3aV4FYnWxuZF8kz6lC7dsuEfD7-1jPsSKRUisTApH7mr84RjZhARAuvjU6fYfPM4O1cwRlg/s72-c/10-langkah-wirausaha-sukses.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9137588867603379478.post-6079332435815325237</id><published>2014-07-30T18:27:00.001-07:00</published><updated>2014-08-16T00:41:53.998-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wirausaha"/><title type='text'>Apa saja penyebab kegagalan wirausaha?</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMGv1zPCGUnDe4250XNb7vojHKgW2dw9aXb-KhJTW54lLVTTr7tlmB3b7NYaExAIBCipvQzi9lN9u73Hr3TmBl5en7bQHa91ab_HgboHvq6OYSRq980e9E5plg_YflzptuUS6gmKQukQY/s1600/kegagalan-wirausaha-300x162.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMGv1zPCGUnDe4250XNb7vojHKgW2dw9aXb-KhJTW54lLVTTr7tlmB3b7NYaExAIBCipvQzi9lN9u73Hr3TmBl5en7bQHa91ab_HgboHvq6OYSRq980e9E5plg_YflzptuUS6gmKQukQY/s1600/kegagalan-wirausaha-300x162.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
Dalam dunia wirausaha memang banyak sekali tantangan yang dihadapi, tantangan tersebut akan membuat pengusaha dihadapkan pada 2 pilihan; yang pertama, adalah orang yang mengambil pilihan untuk menyerah dan menutup buku dan mengubur semua kenangan buruk kegagalan dalam berwirausaha. Yang kedua, adalah orang yang lantas berpikir dan menganalisa kesalahan dalam berwirausaha, mencari solusi untuk bangkit kembali dan pantang menyerah. Dan biasanya, pilihan kedua tersebut yang kelak akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan jerih payah dalam berusaha.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
Namun, apa sebenarnya faktor kegagalan yang banyak terjadi namun sering dilupakan? Berikut adalah tips wirausaha mengenai analisa 5 hal penyebab kegagalan dalam berwirausaha yang kurang disadari dan banyak dilupakan:&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;color: black; font-size: 14px;&quot;&gt;1. Parttime vs Fulltime.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Seorang yang berwirausaha secara paruh waktu dengan yang fulltime akan mempunyai peluang yang berbeda untuk memajukan bisnisnya. Orang yang berwirausaha sebagai sampingan akan terpecah konsentrasi, waktu, tenaga, dan tugasnya. Karena beberapa hal tidak akan bisa dikerjakan pada sisa-sisa waktu saja. Berbeda dengan yang sudah menjalankan usaha secara full, dia bisa fokus penuh pada bisnis yang sedang dijalankan. Dampaknya pasti berbeda.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;color: black; font-size: 14px;&quot;&gt;2. Membesarkan skala usaha terlalu cepat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Memang bagus jika dilihat sebuah usaha berkembang dengan cepat, namun apakah sudah memiliki pondasi yang kuat? Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia yang benar-benar bisa bekerja dengan baik dan loyal terhadap perusahaan. Setiap langkah yang dibuat perusahaan harusnya sesuai dengan model bisnis yang sudah matang terencana sebelumnya yang tentunya akan lebih efektif dan terukur, ketimbang memikirkan konsep sambil berjalan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;color: black; font-size: 14px;&quot;&gt;3. Membuat produk yang tidak komersil.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Seringkali para pengusaha menambah fitur-fitur baru berdasarkan keinginan idealis yang tidak menambah nilai jual dan nilai tambah bagi pelanggan. Seharusnya dalam mengembangkan produk pengusaha harus berinovasi, bernilai komersil tinggi dan bisa memprediksi untuk penjualan di masa depan.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;color: black; font-size: 14px;&quot;&gt;4. Tidak handal.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Tipe pengusaha yang tidak handal adalah seperti contohnya tidak mudah untuk merekrut tim bisnis, mengumpulkan dana, menjaring pelanggan, dan membangun kemitraan. Banyak pengusaha yang gagal dalam hal ini. Bukannya harus perfect atau tanpa kesalahan, namun akan lebih baik jika ada sesuatu yang tidak bisa dilakukan pengusaha tersebut lalu mencari solusi, bisa melalui pembicaraan dengan tim, bertanya dengan guru dalam berbisnis atau rekan yang sekiranya dapat membantu memecahkan masalah tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
&lt;strong style=&quot;color: black; font-size: 14px;&quot;&gt;5. Pemilihan waktu yang kurang tepat untuk meluncur ke pasar.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Hal ini adalah faktor yang paling krusial dari semua faktor karena berada diluar jangkauan kendali pengusaha. Kadang sebuah ide muncul di saat yang kurang tepat, dan memang sukar mempertemukan keduanya dengan tepat waktu dan sempurna. Namun hal ini dapat diatasi dengan mempertajam intuisi dan terus mengamati perkembangan yang terjadi secara cermat.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; padding: 0px 0px 10px;&quot;&gt;
Hal diatas memberikan gambaran singkat tentang faktor penyebab kegagalan pengusaha yang banyak terlupakan. Dalam berwirausaha anda akan menemui banyak sekali tantangan yang bisa diibaratkan sebagai ujian yang harus dihadapi, tantangan yang terbesar akan muncul dan biasanya itu menjadi titik balik yang sangat menentukan langkah anda sebagai seorang wirausahawan selanjutnya, untuk itu belajarlah dari kesalahan, pantang menyerah dan tetap semangat untuk mencapai kesuksesan!&lt;/div&gt;
</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/feeds/6079332435815325237/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/07/apa-saja-penyebab-kegagalan-wirausaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/6079332435815325237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/6079332435815325237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/07/apa-saja-penyebab-kegagalan-wirausaha.html' title='Apa saja penyebab kegagalan wirausaha?'/><author><name>Quarell</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15445238349810619646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMGv1zPCGUnDe4250XNb7vojHKgW2dw9aXb-KhJTW54lLVTTr7tlmB3b7NYaExAIBCipvQzi9lN9u73Hr3TmBl5en7bQHa91ab_HgboHvq6OYSRq980e9E5plg_YflzptuUS6gmKQukQY/s72-c/kegagalan-wirausaha-300x162.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9137588867603379478.post-4833655566264046608</id><published>2014-07-30T18:24:00.000-07:00</published><updated>2014-08-16T00:40:08.762-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Wirausaha"/><title type='text'>Daftar Pertanyaan Untuk Calon Pengusaha Sukses </title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQXAAdq5dBgaCVuVLjkJHT0g8wszqWx4ufm3VwfzUgPtHAGFfawn620frdueFeO9o2ZhCgSCoiYUZTa70uSGSozzgfBz4b6RR_wCRailxBx2aZiP-EwvHTkU6EzRrPvC9M9sCrjtoE15Q/s1600/calon-pengusaha-sukses-300x197.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQXAAdq5dBgaCVuVLjkJHT0g8wszqWx4ufm3VwfzUgPtHAGFfawn620frdueFeO9o2ZhCgSCoiYUZTa70uSGSozzgfBz4b6RR_wCRailxBx2aZiP-EwvHTkU6EzRrPvC9M9sCrjtoE15Q/s1600/calon-pengusaha-sukses-300x197.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-size: 13px; line-height: 24px;&quot;&gt;Apakah anda telah memiliki semua yang diperlukan untuk memulai berbisnis dan siap bekerja keras untuk terlahir menjadi salah satu pengusaha yang sukses? Sebelum memulai, ada baiknya untuk menanyakan pada diri anda pada&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;21 Daftar Pertanyaan Untuk Calon Pengusaha Sukses&lt;/u&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-size: 13px; line-height: 24px;&quot;&gt;&amp;nbsp;berikut ini agar lebih yakin, bahwa anda telah memiliki keputusan bisnis yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: Times, Times New Roman, serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-size: 13px; line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;ol style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px; list-style-image: initial; list-style-position: initial; margin: 0px 0px 10px 25px; padding: 0px;&quot;&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Mengapa saya memulai bisnis?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apa jenis usaha yang ingin saya jalankan?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Produk atau jasa apa yang akan saya jual?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Siapa yang akan membeli atau menggunakan produk saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apakah saya siap untuk menghabiskan waktu dan mengeluarkan uang yang dibutuhkan untuk memulai bisnis saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apakah kelebihan ide bisnis, produk atau jasa yang akan saya jual dengan produk lain yang ada dipasaran?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Dimana lokasi yang tepat untuk bisnis saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Berapa banyak karyawan yang akan saya butuhkan?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apa saja pemasok yang dibutuhkan untuk mendukung bisnis saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Berapa banyak uang yang akan saya butuhkan agar bisnis dapat berjalan?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apakah saya perlu untuk mendapatkan pinjaman?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Seberapa cepat waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan produk agar siap jual?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Berapa lama bisnis saya membutuhkan waktu dan mulai menghasilkan keuntungan?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apa saja kemungkinan yang dapat menghambat bisnis saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Siapa saja pesaing saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Berapa saya harus menentukan harga jual produk dibandingkan dengan pesaing?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Bagaimana saya akan mengatur status hukum untuk bisnis saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apa saja pajak dan pengeluaran yang harus saya bayarkan?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Apakah saya membutuhkan asuransi?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Bagaimana saya akan mengelola bisnis saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style=&quot;font-size: 12px; line-height: 19px; margin: 0px; padding: 3px 0px;&quot;&gt;&lt;em&gt;Bagaimana saya akan mengiklankan bisnis saya?&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; color: #111111; font-family: georgia, arial, &#39;Roboto Condensed&#39;; font-size: 13px; line-height: 24px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/feeds/4833655566264046608/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/07/daftar-pertanyaan-untuk-calon-pengusaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/4833655566264046608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9137588867603379478/posts/default/4833655566264046608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaka-irsyad.blogspot.com/2014/07/daftar-pertanyaan-untuk-calon-pengusaha.html' title='Daftar Pertanyaan Untuk Calon Pengusaha Sukses '/><author><name>Quarell</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15445238349810619646</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQXAAdq5dBgaCVuVLjkJHT0g8wszqWx4ufm3VwfzUgPtHAGFfawn620frdueFeO9o2ZhCgSCoiYUZTa70uSGSozzgfBz4b6RR_wCRailxBx2aZiP-EwvHTkU6EzRrPvC9M9sCrjtoE15Q/s72-c/calon-pengusaha-sukses-300x197.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>