<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Semua Saudara</title>
	
	<link>http://www.semuasaudara.com</link>
	<description>Kaya Bersama Membangun Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 07:28:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/SemuaSaudara" /><feedburner:info uri="semuasaudara" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>SemuaSaudara</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Jadi Orang yang Berbeda, Jangan jadi Biasa-biasa Saja</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/SemuaSaudara/~3/zcw3uSwdzD4/</link>
		<comments>http://www.semuasaudara.com/jadi-orang-yang-berbeda-jangan-jadi-biasa-biasa-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 May 2012 06:35:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Banget]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Ciri]]></category>
		<category><![CDATA[Ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[Kotor]]></category>
		<category><![CDATA[Kunci]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Luar Biasa]]></category>
		<category><![CDATA[Maka]]></category>
		<category><![CDATA[Memp]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Tambah]]></category>
		<category><![CDATA[orang luar biasa]]></category>
		<category><![CDATA[Pergaulan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Sangat]]></category>
		<category><![CDATA[Saya Saya]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sering]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[Tenang]]></category>
		<category><![CDATA[Tikus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.semuasaudara.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Bila ingin menjadi luar biasa, maka kerjakanlah hal-hal yang sulit bagi orang lain&#8230; Ada yang mestinya saya dan anda sesali dalam hidup ini. Sejak dulu saya selalu menjadi orang kebanyakan. Artinya, tidak ada yang istimewa dari saya. Di sekolah, saya hanya pelajar biasa, dalam pergaulan juga saya biasa-biasa saja. Di lingkungan keseharian saya, saya tidak membawa pengaruh yang berarti. Saya<br /><span class="read_more"><a href="http://www.semuasaudara.com/jadi-orang-yang-berbeda-jangan-jadi-biasa-biasa-saja/">Read more...</a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Bila ingin menjadi luar biasa, maka kerjakanlah hal-hal yang sulit bagi orang lain&#8230;</p></blockquote>
<p>Ada yang mestinya saya dan anda sesali dalam hidup ini. Sejak dulu saya selalu menjadi orang kebanyakan. Artinya, tidak ada yang istimewa dari saya. Di sekolah, saya hanya pelajar biasa, dalam pergaulan juga saya biasa-biasa saja. Di lingkungan keseharian saya, saya tidak membawa pengaruh yang berarti. Saya sama dengan teman, tetangga, dan orang-orang di sekitar saya. Tidak ada perbedaan mencolok yang membuat saya berbeda dengan orang-orang itu. Ditambah lagi, saya sering menerima nasehat dari simbah saya,</p>
<p><a href="http://www.semuasaudara.com/jadi-orang-yang-berbeda-jangan-jadi-biasa-biasa-saja/be-different/" rel="attachment wp-att-314"><img class="alignleft size-full wp-image-314" title="be different" src="http://www.semuasaudara.com/wp-content/uploads/beda.jpg" alt="" width="354" height="199" /></a></p>
<p><em>&#8221; Le, ojo neko-neko. Dadi wong kui sing anteng, gak usah golek masalah&#8221;</em></p>
<div><em><br />
</em></div>
<p>(artinya: Sudahlah, jangan macam-macam. Jadi anak yang tenang saja, ikuti aturan jangan suka cari masalah)</p>
<p>Lalu sampai pada suatu saat, guru saya pernah memberi nasehat, katanya bahwa seseorang itu bernilai adalah karena apabila dia datang dia menggenapkan, dan akan mengganjilkan bila dia pergi. Artinya, keberadaannya mempunyai pengaruh, pun ketidak-adaan-nya. Ketika ada, kehadiran kita menjadi pengaruh berarti, dan ketika kita tidak adapun kita adalah sosok yang dirindukan. Bukankah para pelaku yang mewarnai sejarah dunia adalah orang seperti ini? Yes!</p>
<p>Jangan sampai kita menjadi orang yang &#8216;mubah&#8217;, artinya: ada dan tiadanya kita, tidak membawa efek apapun! Ini serem banget bo! Apa enaknya jadi seperti itu? Bahkan seekor tikus yang kotor dan kita bencipun punya peran penting dalam ekosistem. Bahkan tikus dapat menjadi petunjuk saat banjir datang. Pertanyaan yang harus bisa saya dan anda jawab sekarang: APAKAH PERAN SAYA bagi dunia?</p>
<p>Ada  2 kunci yang harus dipunyai untuk menjadi berbeda:</p>
<ol>
<li>Bagaimana saya membuat nilai tambah (<em>value added</em>) bagi diri saya</li>
<li>Bagaimana menemukan keunikan (<em>uniquness</em>) pada diri saya</li>
</ol>
<p>Dua hal itu sangat penting. Karena orang akan mencari seseorang yang memiliki kemampuan lebih (nilai tambah); dan orang juga akan selalu tertarik pada orang yang mempunyai ciri unik tertentu (<em>uniqueness</em>). <em>Yess&#8230;people are unique! </em></p>
<p>Ilustrasi:</p>
<p>Misalkan saya adalah satu-satunya anggota kelompok yang pintar menyanyi, maka nilai tambah kita sangat tinggi, karena yang lain tidak pandai menyanyi. Tapi jika saya (yang pandai menyanyi ini) berada di lingkungan orang yang sama-sama penyanyi, maka saya tidak memiliki nilai tambah lagi. Saat inilah keunikan perlu. Saya harus mempunya gaya, bentuk dan cara menyanyi yang berbeda agar berprestasi dan menonjol.</p>
<p>Keunikan bisa dicari dari:</p>
<ol>
<li>Style (gaya): cara bicara, cara berjalan, cara bergaul, cara yang berbeda</li>
<li>Size (ukuran): paling besar, paling kecil, paling&#8230;.</li>
<li>Shape (bentuk): bentuk wajah, bentuk tubuh, dsb</li>
</ol>
<p>Temukan keunikan yang ada di diri kita. Kadang sebuah kelemahan, atau yang selama ini kita anggap &#8216;kelemahan&#8217; kita justru menjadi sebuah hal unik yang membedakan kita dengan orang lain. Pokoknya, jangan pernah berpikir jadi orang yang biasa-biasa saja, saya harus luar biasa!</p>
<p>Latihan kreatifitas untuk menjadi orang luar biasa dapat dilakukan dari hal-hal kecil. Latihlah diri melakukan kebiasaan yang jarang dilakukan orang lain. Misalnya, memilih lagu atau jenis musik yang jarang disukai orang, atau pilihlah sekalian yang bertolak belakang dengan &#8216;trend&#8217;. Mencoba mengkonsumsi makanan yang belum pernah kita makan selama ini. Atau apabila biasa menulis dengan tangan kanan, cobalah berlatih menulis dengan tangan kiri.</p>
<p>Atau, cobalah bernafas bergantian, lubang hidung kanan, bergantian dengan lubang hidung kiri&#8230;hihihihihi</p>
<p>(Yang penting kita tidak melanggar norma agama tho?)</p>
<p>Intinya, berpikirlah keluar dari batas-batas biasa/lazim. Keluarkan ide-ide gila, bahkan meski ide gila tersebut &#8216;terlihat&#8217; mustahil. Just do it. Dengan berpikir seperti orang gila, kita akan bebas dari takut resiko gagal. Berpikir gila, sebenarnya nyaris tanpa resiko. resikonya paling kita di bilang GILA, tapi jika ide kita berhasil, kita akan jadi sangat istimewa, dan gantian bilang: Sekarang siapa yang GILA??? hehehehehehe</p>
<p>Oke&#8230;selamat jadi gila&#8230;eh kreatif.</p>
<p>Inspirasi:</p>
<p>Qur&#8217;an surah AL-QALAM 1-5</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-xrnzRdc1CS7iMST-dG7PJOhOLA/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-xrnzRdc1CS7iMST-dG7PJOhOLA/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-xrnzRdc1CS7iMST-dG7PJOhOLA/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-xrnzRdc1CS7iMST-dG7PJOhOLA/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SemuaSaudara/~4/zcw3uSwdzD4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.semuasaudara.com/jadi-orang-yang-berbeda-jangan-jadi-biasa-biasa-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.semuasaudara.com/jadi-orang-yang-berbeda-jangan-jadi-biasa-biasa-saja/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Inspirasi: Untuk yg Sedang Galau Menghadapi Kebangkrutan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/SemuaSaudara/~3/L3iuUVD1dCM/</link>
		<comments>http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2012 18:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Akal]]></category>
		<category><![CDATA[Allah Swt]]></category>
		<category><![CDATA[Apa Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkrut]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Mertua]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Macam Macam]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Mohon]]></category>
		<category><![CDATA[Perasaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanyaan]]></category>
		<category><![CDATA[Phk]]></category>
		<category><![CDATA[Rugi]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Serba]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[Susah]]></category>
		<category><![CDATA[Tenang]]></category>
		<category><![CDATA[Terang]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Akan]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Nadir]]></category>
		<category><![CDATA[Yakin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.semuasaudara.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari seseorang bertanya pada saya, &#8220;Pak, harus mulai dari mana nih. Saya sedang susah dan bangkrut, seperti berada di titik nadir&#8221; Saudaraku, Setiap orang pasti mengalami yang namanya &#8216;jatuh&#8217;. Berada dalam keadaan yang serba salah. Banyak penyebabnya. PHK, rugi dalam bisnis, ditipu orang, kecelakaan, sakit, dan lain sebagainya hingga terlilit hutang yang cukup sulit secara akal untuk dilunasi. Sayapun<br /><span class="read_more"><a href="http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/">Read more...</a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Suatu hari seseorang bertanya pada saya, &#8220;Pak, harus mulai dari mana nih. Saya sedang susah dan bangkrut, seperti berada di titik nadir&#8221;</strong></p></blockquote>
<p>Saudaraku,</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 291px"><a href="http://myghisite.com/"><img title="Pandanglah ke luar...Dunia ini terang dan indah!" src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/407353_10150598121538752_323901813751_9199805_611671905_n.jpg" alt="Pandanglah ke luar...Dunia ini terang dan indah!" width="281" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pandanglah ke luar...Dunia ini terang dan indah!</p></div>
<p>Setiap orang pasti mengalami yang namanya &#8216;jatuh&#8217;. Berada dalam keadaan yang serba salah. Banyak penyebabnya. PHK, rugi dalam bisnis, ditipu orang, kecelakaan, sakit, dan lain sebagainya hingga terlilit hutang yang cukup sulit secara akal untuk dilunasi. Sayapun pernah mengalami hal serupa. Sehingga, saya sangat bisa memahami perasaan orang yang bertanya itu, sangat merasakan sampai hati yang terdalam saya. Terus terang saya merinding sebenarnya ketika harus menjawab pertanyaan seperti itu.</p>
<p>Dalam keadaan sulit itu, satu hal yang terpenting, yaitu merasa YAKIN bahwa dari semua yang hilang (harta-kedudukan-popularitas-teman) pasti masih ada yang DISISAKAN oleh ALLAH SWT sebagai <a href="http://www.semuasaudara.com/jadi-entrepreneur-bukan-karena-bakat-dan-keturunan/">senjata pamungkas agar kita bisa bangkit lagi.</a> Sesuatu yang tersisa tersebut bisa dalam bentuk apa saja. Bisa simpanan uang, sahabat, atau bahkan ilmu yang selama ini kita kuasai. Apa saja&#8230;ya, potensi itu bisa dalam bentuk apa saja.</p>
<p><strong>Apa yang harus dilakukan?</strong></p>
<p>Yang harus dilakukan pertama kali adalah: <strong>Tenangkan diri</strong>.</p>
<p>Ini sebenarnya sederhana sekali. Menenangkan diri itu sangat penting, karena hanya dengan pikiran yang tenang kita dapat menghasilkan karya dan solusi yang hebat. Jika diri belum tenang, hati masih diliputi kegalauan yang amat sangat, alamat apapun yang kita perbuat dan kerjakan akan menjadi salah melulu, dan tidak akan sampai pada solusi yang kita inginkan, bahkan akan menambah masalah saja.</p>
<p>Bagaimana caranya menenangkan diri? Wah ini macam-macam. Kalau saya, saat berada di titik nadir kehidupan, saya akan mengadu pada ALLAH, setelah itu saya akan datangi orang tua saya, ayah, ibu, mertua. Kepada ALLAH saya bersimpuh mohon ampun dan berusaha mendekatkan diri sedekat-dekatnya. Kepada orang tua dan juga mertua, saya mohon maafnya, mohon restunya, dan bersimpuh dikakinya. Semua itu sangat membantu dalam proses penenangan diri itu. Dan cara ini terbukti &#8220;it works!&#8221;.</p>
<p>Yang berikutnya adalah: <strong>Jangan menyendiri.</strong></p>
<p>Artinya, dalam keadaan sesulit apapun, usahakan tidak banyak menyendiri meratapi nasib. Tetaplah bergaul dan bersilaturahmi. Hubungi kembali sahabat-sahabat lama, saudara-saudara dekat dan saudara jauh. Mengapa? Karena dengan menyendiri, kita akan merasa bahwa dunia ini begitu sempit. Seakan semua beban kesulitan dunia ini ada di pundak kita sendiri.</p>
<p>Yang saya lakukan saat saya terjatuh, saya bersilaturahim ke lebih banyak orang dibanding biasanya. Saya telepon satu persatu kerabat-kerabat dan teman-teman saya. Saya buat janji bertemu dengan mereka. Dan satu hal terpenting: SAYA TIDAK BERKELUH KESAH ketika bertemu dengan mereka. Benar! Saya hanya benar-benar <a href="http://kampungwirausaha.com/panduan-wirausaha-berani-berpikir-keluar-dari-cara-pikir-umum.html" target="_blank">menjalin silaturahim</a>, dan berbincang seperti biasa sambil sesekali minta saran siapa tau saja ada sesuatu yang bisa dijadikan bisnis. <strong><span style="color: #ff0000;">Penting: Jangan berkeluh-kesah, apalagi minta bantuan uang. </span></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain kita bersilaturahim pada orang-orang yang sudah kita kenal, sebaiknya juga, kita berusaha mencari lebih banyak kontak baru, kenalan baru, guru-guru baru. Lebarkan koneksi semampu kita, kalaupun hari ini belum terasa manfaatnya, pasti suatu hari akan berguna&#8230;</p>
<p>Saudaraku,</p>
<p>Setelah ke ALLAH dan Orang tua, mengapa silaturahim itu penting? Ya, sangat penting. Karena kita tidak mengetahui dari jalan yang mana ALLAH akan mengangkat kita kembali. Bisa jadi ide akan muncul saat berjalan-jalan. Saat bertemu seseorang dan lain sebagainya. Atau siapa tahu salah seorang kerabat yang kita temui adalah solusi. Misalnya, ternyata selama ini dia mencari kita karena ada yang dia butuhkan dari keahlian kita. Nah kan jadi klop. Atau, bisa saja sumber bisnis baru kita dapatkan setelah kita ngobrol-ngobrol berbagi ide, atau bahkan lebih dari itu. Who Knows??</p>
<p><strong>Last but not least&#8230;.</strong></p>
<p>Sebagai seorang yang berjiwa pejuang, <a href="http://www.semuasaudara.com/bertindaklah-seolah-kita-yakin-tak-mungkin-gagal/">pasti tidak ada kata gagal</a> sebelum kita memutuskan untuk gagal. Gagal bukan karena kita tidak berhasil dalam suatu hal, tapi gagal adalah karena kita memutuskan untuk gagal dan berhenti mencoba karena berputus asa.</p>
<p>Sesulit apapun keadaan, cobalah selalu bersyukur pada apa yang sudah dicapai, dan diperoleh. Dan seperti petuah ustadz Yusuf Mansyur, justru dalam keadaan sulit, kita harus mampu mengalahkan ketakutan dan kekikiran yang ada pada diri kita. Banyakin sedekah&#8230;.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ahmadi</p>
<p>Kaliwungu, Maret 2012</p>
<p>&nbsp;</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/v5JEw_f-NSsfDAZ11nE5fVqJpBE/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/v5JEw_f-NSsfDAZ11nE5fVqJpBE/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/v5JEw_f-NSsfDAZ11nE5fVqJpBE/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/v5JEw_f-NSsfDAZ11nE5fVqJpBE/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SemuaSaudara/~4/L3iuUVD1dCM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.semuasaudara.com/inspirasi-untuk-yg-sedang-galau-menghadapi-kebangkrutan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menggunakan Emas sebagai Asuransi Pendidikan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/SemuaSaudara/~3/-EhabMKT_s4/</link>
		<comments>http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 13:56:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[EMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FOKUS]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Rachmat]]></category>
		<category><![CDATA[Domba]]></category>
		<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Iya]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran Universitas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lbh]]></category>
		<category><![CDATA[logam-mulia]]></category>
		<category><![CDATA[Lulus]]></category>
		<category><![CDATA[Maaf]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Qurban]]></category>
		<category><![CDATA[Rully]]></category>
		<category><![CDATA[Shg]]></category>
		<category><![CDATA[Siap]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanya Jawab]]></category>
		<category><![CDATA[Untung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.semuasaudara.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan Emas sebagai Asuransi Pendidikan&#8230; Sebuah tulisan menarik dari sahabat saya pak Budi Rachmat&#8230;. Ada percakapan menarik antara seorang mentor entrepreneur Bapak Budi Rachmat dengan seseorang. Dalampercakapan itu diungkap betapa emas dapat digunakan untuk mengukur nilai pada masa depan. Bahasa gaulnya, sebagai asuransi. Dalam kasus ini asuransi pendidikan. Saya sangat menganjurkan cara ini, jauh dari kegiatan spekulasi. Tanya (T): Pak<br /><span class="read_more"><a href="http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/">Read more...</a></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menggunakan Emas sebagai Asuransi Pendidikan&#8230;</strong></p>
<p>Sebuah tulisan menarik dari sahabat saya pak<a title="Budi Rachmat. WSaK" href="http://www.facebook.com/BudiRachmat.WSaK" target="_blank"> Budi Rachmat</a>&#8230;.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 372px"><a href="http://kampungwirausaha.com/"><img class=" " title="Budi Rachmat, WSaK, seorang entrepreneur ulung...." src="https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/46348_442287797855_605727855_5118171_1351400_n.jpg" alt="Budi Rachmat, WSaK, seorang entrepreneur ulung...." width="362" height="272" /></a><p class="wp-caption-text">Budi Rachmat, WSaK, seorang entrepreneur ulung....</p></div>
<p>Ada percakapan menarik antara seorang mentor entrepreneur Bapak Budi Rachmat dengan seseorang. Dalampercakapan itu diungkap betapa emas dapat digunakan untuk mengukur nilai pada masa depan. Bahasa gaulnya, sebagai asuransi. Dalam kasus ini asuransi pendidikan. Saya sangat menganjurkan cara ini, jauh dari kegiatan spekulasi.</p>
<p>Tanya (T): Pak budi maaf boleh tanya,</p>
<p>Jawab (J): Siap&#8230;</p>
<p>T: Pak budi baikk sekali yl</p>
<p>T: Bgini pak, tab. Berjangka dg emas lbh untung mana y pak,</p>
<p>T: Tujny utk biaya pendidikan,</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Berjangka = ..? Asuransi, tabungan..?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Tab. Rencana xxx pak, tab + asuransi jiwa sepertinya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Ow, OK&#8230;</p>
<p>J: Ini yg saya pelajari dari pak Rully Kustandar si KebunEmas&#8230;</p>
<p>J: Bahwa Emas mengikuti nilai inflasi&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Iya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Jadi tuk pendidikan, lebih baik di Emas&#8230;</p>
<p>J: <strong>Aplikasinya, sbb:&#8230;</strong></p>
<p>J:<strong> Misalnya, kamu mau menyekolahkan anak di kedokteran Universitas Indonesia&#8230;</strong></p>
<p>J: <strong>Biaya untuk masuk ke sana SEKARANG adalah 150jt&#8230;.</strong></p>
<p>J:<strong> Maka belilah Emas senilai 150jt&#8230;.</strong></p>
<p>J: <strong>Nanti ketika anak kamu mau masuk ke sana (bisa 5, 7 atau 10 tahun lagi)&#8230; Jual Emas itu. Nilai-nya sama atau bahkan lebih besar daripada biaya masuk kedokteran UI nanti (5, 7 atau 10 tahun lagi).</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Wahh lengkap skaliy. Iyaa, tks pak budi. Sy setuju skaliy.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Klo anda muslim, maka inilah yg disebut oleh Nabi Muhammad bahwa nilai domba Qurban = 1 Dinar&#8230;. Tahun berapapun&#8230; Dan itu terbukti, sampai sekarang&#8230;.</p>
<p>J: <strong>Klo anda sekarang tidak ada 150jt&#8230; Tetap beli senilai itu (gram-nya), tapi menggunakan KLM (Kredit Logam Mulia = dicicil)&#8230;</strong></p>
<p>J: <strong>Panjang cicilannya bisa disesuaikan dgn saat anak akan lulus sma, masuk UI&#8230;</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>T: Apalagi jk emasnya punya nilai lebih bs digadaikan, shg emasny sendiri tdk hilang. Benar ya pak.</p>
<p>J: Benar&#8230;</p>
<p>T: Tks. Pak budi. Iya sy muslim. Sy doakan smoga pak budi diberikan rejeki yg melimpah dan ilmu yg bermanfaat. Tks skali  ilmunya yg luar biasa pak. <img src='http://www.semuasaudara.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>J: Klo anda nabung, asuransi pendidikan sebesar 150jt sekarang&#8230;. Maka nilai 150jt nanti 5, 7 atau 10 tahun lagi, tidak ada artinya&#8230;</p>
<p>T: (y) Betul Pak&#8230;</p>
<p>J: Klo anda pernah baca tulisan saya bahwa menyimpang uang, maka nilainya akan berkurang setiap tahun -+ 1,4%&#8230; Jumlah bertambah, tapi nilai turun (karena inflasi)&#8230;.</p>
<p>T: Iya pak. Sungguh informasi yg bermanfaat. Tks pak.</p>
<p>J: Sama2&#8230; Itu cerita pak Rully dan saya sependapat dgn beliau&#8230;</p>
<p>J: Semoga bermanfaat&#8230;.</p>
<p>T: Alhamdulillah bermanfaat, smoga kebaikanny kembali kpd pak Budi dan keluarga, amin. Senang skali dg percakapan ini pak, skali lg tks pak Budi. <img src='http://www.semuasaudara.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>J: Amin&#8230;.</p>
<p>======<br />
Semoga bermanfaat , dan menjadi kebiasaan untuk kita menukar nilai uang kertas yang sama-sekali tidak syar&#8217;i itu dengan mindset emas seperti yang dilakukan Rasulullah dan sahabat dijamannya dengan konsep dinar dirham.</p>

<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JJqeBkmvnP0wM2E2bycXdpQb1xM/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JJqeBkmvnP0wM2E2bycXdpQb1xM/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JJqeBkmvnP0wM2E2bycXdpQb1xM/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/JJqeBkmvnP0wM2E2bycXdpQb1xM/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SemuaSaudara/~4/-EhabMKT_s4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.semuasaudara.com/menggunakan-emas-sebagai-asuransi-pendidikan/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

