<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Sang Rajawali</title><description>Situs blog personal yang sarat dengan artikel seni, budaya, filsafat, religi, mistik, humaniora, politik praktis, teknologi</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Mas Don)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 14:48:28 +0800</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">133</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Situs blog personal yang sarat dengan artikel seni, budaya, filsafat, religi, mistik, humaniora, politik praktis, teknologi</itunes:subtitle><itunes:category text="Religion &amp; Spirituality"><itunes:category text="Islam"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Potensi alam pikiran bawah sadar manusia</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/potensi-alam-pikiran-bawah-sadar.html</link><category>Terapi Diri</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Tue, 24 Mar 2009 13:56:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-7996710303447753338</guid><description>Potensi terbesar dalam diri manusia adalah terletak pada pikiran. Sayangnya kita jarang sekali menyempatkan waktu untuk membuktikannya. Pada umumnya manusia lebih menikmati berada atau bahkan terjebak pada zona kebiasaan atau rutinitas. Naluri untuk beranjak dari satu keadaan ke keadaan lain yang lebih baik sering kali disepelekan bahkan sebagian orang dengan sengaja untuk mematikannya. Padahal naluri untuk berpindah ke keadaan yang lebih baik itulah yang sesungguhnya akan merangsang potensi alam pikiran bawah sadar manusia hingga sampai pada batas yang sangat menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sudah pernah dibahas pada artikel &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/hubungan-otak-kanan-dan-otak-kiri.html" target="new" title="Hubungan otak kanan dan otak kiri"&gt;di sini&lt;/a&gt;, naluri adalah merupakan wujud potensi otak kiri manusia yang jika dipadu dengan baik bersama logika yang merupakan wujud potensi otak kanan, akan selalu menghasilkan hal-hal baru yang menakjubkan.&lt;br /&gt;Naluri untuk berpindah ke keadaan yang lebih  baik akan memicu alam pikiran bawah sadar kita untuk secara adaptif menciptakan target capaian dari keadaan baru yang diharapkan. Dari target capaian inilah nantinya secara adaptif dan dinamis akan memicu seluruh potensi alam pikiran kita untuk menciptakan langkah-langkah yang harus dilakukan. Sebagai implementasinya adalah tindakan-tindakan baru yang lebih konstruktif yang dikerjakan berulang-ulang hingga tanpa disadari akan banyak melakukan hal-hal baru yang membawa kita ke zona baru, dimana kita berhasil mencapai target yang didambakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraian di atas adalah merupakan gambaran betapa dahsyatnya potensi alam pikiran bawah sadar manusia bila dibangkitkan dan dieksplorasi dengan baik dan benar. Kekuatan pikiran bawah sadar itu dapat dibangkitkan melalui 2 cara, yaitu: autosuggestion dan visualization.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AUTOSUGGESTION&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keinginan, hasrat atau yang sejenisnya adalah merupakan informasi penting yang terletak pada alam pikiran bawah sadar. Suatu keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah sadar akan dapat menjadi daya dorong yang akan menggerakkan seluruh unsur diri untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Keinginan yang sangat besar dan terekam dalam pikiran bawah sadar itulah yang dinamakan autosuggestion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Autosuggestion adalah berupa kata atau sekumpulan kata yang ditanam secara berulang-ulang dalam pikiran. Autosuggestion seharusnya dilakukan dengan penuh rasa percaya, melibatkan emosi dalam diri, dilakukan penuh konsentrasi terhadap obyek yang positif, dan berulang-ulang. Selanjutnya, pikiran bawah sadar inilah yang akan mendikte gerak-gerik tubuh kita. Sebagai contohnya, secara alamiah setiap manusia pastilah berkeinginan untuk selalu berada dalam kondisi yang fit dan tidak kurang sesuatupun. Keinginan ini tertanam kuat di alam pikiran bawah sadar. Tiba-tiba suatu saat manusia berada dalam situasi yang sangat membahayakan dirinya maka secara refleks seluruh unsur dirinya akan melakukan suatu tindakan demi keselamatan dirinya, tanpa disadari sebelumnya. Inilah salah satu buktinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Autosuggestion akan mengetuk kesadaran (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;heart-knock&lt;/span&gt;). Karena dilakukan berulang-ulang dan rutin, suatu ketika kata-kata tersebut akan menembus pikiran bawah sadar. Lalu pikiran bawah sadar itupun memompa semangat yang akan terakumulasi menjadi sekumpulan energi yang berpotensi besar. Energi inilah nantinya yang dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan impian hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Autosuggestion adalah salah satu cara untuk mengubah dan memperbaiki diri dari dalam. Dengan membiasakan pancaindera untuk menangkap pola-pola positif dan seluruh anggota tubuh dikondisikan untuk melakukan tindakan-tindakan yang konstruktif, maka sesungguhnya manusia sudah menuju ke “budidaya potensi diri” dengan autosuggestion. Di situlah akan tercipta secara unik wujud dari optimis, kreatif, inovatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-decoration: underline;"&gt;Kiat-kiat melakukan autosuggestion&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Positive&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Pikirkan hal-hal yang positif saja. Pikiran positif akan memicu seluruh pancaindera untuk menangkap pola-pola positif. Pola-pola positif inilah nantinya yang akan menjadi bahan baku bagi pembangkitan energi positif yang lain.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Powerful&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Lakukan dengan penuh keyakinan dengan suggesti PASTI BISA.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Precise&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat dideskripsikan, karena pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun pola baru berdasarkan pola-pola yang jelas. Dalam hal ini, autosuggestion mengubah kesan ketidakpastian menjadi pasti melalui deskripsi pola yang jelas.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Present Tense&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Autosuggstion diterapkan untuk pola keinginan saat ini, bukan keinginan masa lalu atau akan datang. Dalam deskripsi kata sugesti bisa diilustrasikan sebagai SEKARANG BUKAN KEMARIN. BESOK HARUS SEKARANG.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Personal&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Perubahan positif harus dilakukan terhadap diri sendiri terlebih dahulu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VISUALIZATION&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila kita menginginkan sesuatu maka pikiran bawah sadar akan menggambarkan apa yang diinginkan itu. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Marcus Aurelius Antonius&lt;/span&gt;, seorang kaisar Romawi jaman dahulu mengatakan, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;A man’s life is what his thought make of it&lt;/span&gt;” (Kehidupan manusia ialah bagaimana mereka memikirkannya).&lt;br /&gt;Sesuatu yang selalu divisualisasikan akan mudah terekam dalam pikiran bawah sadar. Hasil visualisasi ini bila diperkuat akan menjadi potensi besar yang berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh, yang akan menggerakkan seluruh potensi diri yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan. Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh kekuatan pikiran bawah sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan potensi yang sama besar kepada manusia. Tidak ada ruginya membayangkan betapa berpotensinya diri kita untuk mencapai impian-impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;u&gt;Kiat-kiat melakukan visualisasi&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mendefinisikan impian&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau gambaran akan impian yang hendak dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian seolah-olah sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah kita akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan akhirnya dapat meraih cita-cita.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menentukan target waktu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dambakan impian itu terwujud sesuai target yang telah ditentukan, sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat. Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak segan-segan melakukan perubahan. Maka mulailah dari sekarang. Be the best, do the best, and then let God take care the rest (Jadilah yang terbaik, lakukan yang terbaik, biarlah Tuhan yang menentukan).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Melakukan berulang-ulang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Melakukan berulang artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering ingat akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian itu akan tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah diterima oleh SCM (sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan diri kita untuk menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih kreatif dan inovatif.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Impian yang sering diimajinasikan (divisualisasikan) akan melipatgandakan kekuatan alam pikiran bawah sadar. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Imajinasi yang diulang-ulang akan merangsang ilusi akan kenyataan yang luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ilusi yang muncul dari proses ini akan memicu energi semangat yang luar biasa untuk berusaha keras mencapainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Siklus ini akan berulang terus menerus hingga perubahan besar terjadi dalam diri suatu saat nanti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0); text-decoration: blink;"&gt;Waspadalah ....!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;Ilusi yang tercipta dari sebuah impian, keinginan, atau harapan, bukanlah untuk dinikmati dalam zona ”bayang-bayang” atau ”angan-angan kosong”. Bila ini dilakukan maka yang terjadi adalah sebaliknya. Energi semangat yang seharusnya untuk memicu tindakan usaha keras untuk mencapainya, akan terjebak di zona ”bayang-bayang” atau ”angan-angan kosong”. Jadilah manusia pemimpi. Hanya menikmati perubahan keadaan yang lebih baik di alam mimpi saja. Padahal yang dinikmatinya hanyalah ilusi yang diciptakan oleh dirinya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be your self…….!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bissawaab. &lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total></item><item><title>Sukmojati mengulas "Ilmu"</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/sukmojati-mengulas-ilmu.html</link><category>Nasehat SukmoJati</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Mon, 16 Mar 2009 13:49:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-6593478492078030217</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjCsx5d3GKh52tnSarodSjFaC1vxLqxkMvXLcncqNgBRLCJxHoI3Oz1y2mygFduusXIr99uZDagdO0a6RSauGN4Kt56W4vHYDXkZjQjqChqUq2B9hAcTJK_zwM1HbWajsX0MQoIDqnv78/s1600-h/Sukmojati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 110px; height: 124px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjCsx5d3GKh52tnSarodSjFaC1vxLqxkMvXLcncqNgBRLCJxHoI3Oz1y2mygFduusXIr99uZDagdO0a6RSauGN4Kt56W4vHYDXkZjQjqChqUq2B9hAcTJK_zwM1HbWajsX0MQoIDqnv78/s320/Sukmojati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313690488506649794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Panembahan Sukmojati sedang duduk di ruang pendopo Kelurahan. Ki Sukmo diminta oleh Ki Lurah untuk memberikan sedikit wejangan kepada para pamong desa tentang apapun yang berguna bagi mereka dalam mengemban amanat rakyat. Tampak di situ Jogoboyo, Carik, Jogotirto, Kepetengan, dan lain-lain petinggi desa. Sejenak Ki Sukmojati berdiam diri. Para pamong pun berdiam diri, menunggu dengan sabar keluarnya petuah dari Ki Sukmo, yang dikenal sebagai "sesepuh" Desa Langitan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh", Ki Sukmo membuka pembicaraan. Kontan dijawab oleh semua yang hadir,"Wa alaikum salaam warahmatullaahi wabarakaatuh". Lanjut Ki Sukmo,"Sang Hyang Murbhen Dhumadhi menciptakan alam semesta ini adalah agar Dia dikenal oleh semua ciptaan-Nya. Maka jadilah jagad raya ini beserta isinya. Manusia sebagai ciptaan yang paling sempurna, mendapat titah untuk memerintah di Kerajaan jagad Raya ini atas amanah Sang Hyang Welas Asih, agar menjadi rahmat bagi alam jagadnata ini. Diberilah manusia bekal berupa AKAL, yang mengandung segala bekal yang diperlukan manusia untuk memerintah Kerajaan Jagadraya ini." Kemudian Ki Sukmo terdiam.&lt;br /&gt;Seluruh yang hadir pun ikut terdiam. Begitu lamanya Ki Sukmo terdiam, hingga tampak beberapa dari yang hadir mulai tak sabar. Sepertinya Ki Rogosukmo, petinggi keamanan desa yang dikenal digdaya dan berkanuragan tinggi, adalah yang paling tidak sabar. Kontan saja dia berkata,"Maaf Ki Sukmo. Mengapa tidak dilanjutkan ?". Ki Sukmo tersenyum. Terjadilah percakapan antar keduanya dengan disaksikan seluruh yang hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki Sukmo :&lt;br /&gt;"Mengapa engkau bertanya seperti itu Ki Rogosukmo ?"&lt;br /&gt;Ki Rogosukmo :&lt;br /&gt;"Ki Sukmo telah membuka wejangan, maka wajarlah kami menanti lanjutannya".&lt;br /&gt;Ki Sukmo :&lt;br /&gt;"Inilah awal hidup manusia di bumi. BERTANYA untuk TAHU, kemudian MENGERTI"&lt;br /&gt;Mendengar penuturan Ki Sukmo lantas Ki Carik bersuara :&lt;br /&gt;"Ki Sukmo, apakah hidup itu hanya sekedar untuk mengerti ?"&lt;br /&gt;Jawab Ki Sukmo :&lt;br /&gt;"Saat kita mengerti maka berilmulah kita. Wajiblah bagi siapapun yang mengerti untuk mengamalkannya."&lt;br /&gt;Ki Carik :&lt;br /&gt;"Mengapa kita harus mengamalkan apapun yang kita mengerti ?"&lt;br /&gt;Ki Sukmo :&lt;br /&gt;"Agar kita menjadi beradab. Menjadi manusia yang berbudi luhur dan ber-etika serta ber-estetika. Maka jadilah kita manusia yang sesungguhnya, yang layak untuk menjadi pemimpin bagi Kerajaan Jagadraya ini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Ki Lurah pun ikut bertanya :&lt;br /&gt;"Ki Sukmo, aku ini adalah pemimpin desa. Wajarlah bila aku harus lebih mendalami apa yang engkau wejangkan kepada kami. BERTANYA, lalu tahu, kemudian MENGERTI adalah proses tercurahnya ILMU. MENGAMALKAN ILMU adalah agar kita menjadi MANUSIA BERADAB yang ber-ETIKA dan ber-ESTETIKA. Hanya MANUSIA yang mampu memanusiakan dirinya dengan ILMU dan AMAL. Apakah seperti itu Ki Sukmo ?"&lt;br /&gt;Ki Sukmo tersenyum sambil berkata :&lt;br /&gt;"Benar Ki Lurah. Itulah yang membedakan kita dengan ciptaan Hyang Jagatnata yang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas terdiamlah semua yang hadir. Sesaat kemudian seorang pemuda yang dari tadi ikut mengamati dengan duduk paling belakang, berkata :&lt;br /&gt;Ki Sukmo ...!!! Seperti apakah seharusnya seorang pemimpin yang manusiawi ?"&lt;br /&gt;Ki Sukmo kaget, tapi kemudian menjawab :&lt;br /&gt;"Dia harus ber LOGIKA, ber-ETIKA, dan ber-ESTETIKA ..."&lt;br /&gt;Pemuda :&lt;br /&gt;"Seperti apa pemimpin yang ber-LOGIKA ?"&lt;br /&gt;Ki Sukmo :&lt;br /&gt;"Berpikir sederhana dengan menggunakan akal jernih dan hati bersih. Sebagai indikatornya adalah mewujudnya perilaku yang ber-etika dan ber-estetika yang murni. Tidak dibuat-buat ....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang hadir manggut-manggut dengan beragam pemahaman yang ditangkap oleh masing-masing yang hadir.&lt;br /&gt;.......................................................&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjCsx5d3GKh52tnSarodSjFaC1vxLqxkMvXLcncqNgBRLCJxHoI3Oz1y2mygFduusXIr99uZDagdO0a6RSauGN4Kt56W4vHYDXkZjQjqChqUq2B9hAcTJK_zwM1HbWajsX0MQoIDqnv78/s72-c/Sukmojati.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Aura - Energy Field Arround The Body</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/aura-energy-shield-from-inner-body.html</link><category>Terapi Diri</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Mon, 16 Mar 2009 12:21:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-67271765526627524</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjwBi_TGH1Zswflqr-ZQOlzcJHWYKv3oHoxLTaYocJiLZ6t2CncF6apDrpeeYRwbqDGOIu0nSTvBmQ_B0mvnR4Kii7GCHlIHFe27_uf2zRF5xVG0hW1lWa8EB_AFlGvdx4ekdOEkEkUPg/s1600-h/Aura.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 110px; height: 129px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjwBi_TGH1Zswflqr-ZQOlzcJHWYKv3oHoxLTaYocJiLZ6t2CncF6apDrpeeYRwbqDGOIu0nSTvBmQ_B0mvnR4Kii7GCHlIHFe27_uf2zRF5xVG0hW1lWa8EB_AFlGvdx4ekdOEkEkUPg/s200/Aura.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313653352431231906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap mahluk hidup atau benda-benda tertentu akan mempunyai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aura&lt;/span&gt; / sinar yang memancar keluar dari tubuh atau benda yang mempunyai pengaruh baik ke dalam tubuh/benda itu sendiri dan keluar. Secara khusus disini hanya dibahas tentang aura tubuh manusia. Pancaran sinar (yang mengandung potensi energi) dari dalam tubuh akan membentuk medan elektromagnetik yang melingkupi seluruh tubuh fisik manusia. Aura terbagi menjadi beberapa layer (lapisan) yang oleh para ahli disebut sebagai tubuh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bio-plasmic&lt;/span&gt;. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a. Aura luar (Etheric Body)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aura ini jauh di luar tubuh fisik ± 2 meter. Aura luar ini bentuknya mirip sangkar ayam atau telur ayam yang terbalik dengan sinar sangat tipis. Aura ini adalah pintu gerbang sekaligus tameng bagi tubuh fisik kita. Secara umum aura ini lebih banyak bersifat kepribadian yang lebih halus. Misalnya seseorang yang mempunyai pengaruh besar dalam pergaulannya sehari-hari atau para pejabat yang berpengaruh besar, memiliki aura luar yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Aura Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan seseorang sangat ditentukan oleh aura kesehatan yang dimilikinya. Aura ini berada di dalam aura luar. Warna sinar aura ini bercampur baur karena tergantung kesehatan tiap-tiap Organ / Chakra di dalam tubuh, semuanya mengeluarkan warna sinar yang berbeda-beda melalui pori-pori dan bercampur di daerah aura kesehatan. Bila ada suatu gangguan / penyakit maka aura inilah yang terlebih dahulu mengalami gangguan atau penyakit kemudian baru mengenai tubuh fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;c. Aura Dalam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan aura yang sangat penting untuk diketahui dalam teknik penyembuhan. Seperti namanya aura ini terletak paling dalam dari aura lainnya (diluar tubuh fisik). Bila diamati secara waskita akan terlihat warna-warni di luar tubuh kita. Aura ini mudah dikenali karena bentuk sinarnya mengikuti postur tubuh kita dengan ketebalan sinar yang paling terang sekitar 1 - 3 Cm dan pancaran sinarnya yang dirasakan saat penelusuran pada kebanyakan orang antara 20 – 50 Cm. Dalam ketebalan inipun terdapat lapisan-lapisan lagi. Apabila Aura Dalam yang sehat maka warna yang terlihat lebih terang dan bersih. Sekarang telah ada peralatan teknologi modern dimana semua aura dapat difoto (dengan foto kirlian ) untuk dapat mengetahui warna dan bentuk aura yang nantinya dapat dijadikan acuan untuk menilai kondisi kesehatan, sifat seseorang atau tingkat spiritualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian ahli juga membagi aura menjadi 4 layer mulai dari tubuh fisik mengarah ke luar, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Etheric Body. Yang memberikan supply energi bagi tubuh fisik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Astral Body. Disebut juga emotional body.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mental Body. Yaitu pikiran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Casual Body. Jiwa (atma).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Aura - Energi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tubuh kita terdiri dari dua aliran Energi yaitu&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Energi Kasar&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Energi Halus&lt;/span&gt;. Energi Kasar sifatnya lebih mendekati kearah yang lebih nyata. Energi Kasar identik dengan Tenaga Dalam yang dapat dipergunakan untuk melindungi diri dari ancaman–ancaman secara kenyataan. Energi ini biasanya tersimpan di daerah Chakra Pusar (Manipura) tepatnya dua jari di bawah Chakra Manipura. Disini terdapat penyimpanan dan pengolahan Energi yang sangat elastis, yang disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tan Tien&lt;/span&gt; (samudera kehidupan). Energi alam semesta ditarik masuk melalui chakra Manipura atau melaui chakra mini di sekitar tangan / telapak kaki selanjutnya disimpan pada Tan Tien. Tan Tien menampung, menyimpan serta mengolah energi tersebut hingga tiba saatnya dikeluarkan dan dipergunakan untuk keperluan tertentu. Hal ini dapat dilakukan dengan tekhnik latihan tenaga dalam secara khusus. Sedangkan Energi yang sifatnya halus bekerja tidak nyata atau gaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Energi Halus agak sulit untuk dirasakan. Untuk merasakannya hanya berdasarkan keyakinan dan kepercayaan yang tebal dan latihan yang tekun. Latihan paling penting adalah menyesuaikan energi tubuh kita dengan energi halus dengan cara mengontrol energi yang lebih kasar. Mengontrol dalam artian mengurangi pengaruh energi kasar terutama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yang ke arah negatif&lt;/span&gt;. Aliran Energi Halus dapat diumpamakan seperti frekwensi gelombang Radio atau peralatan Komunikasi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk gelombang tubuh kita mirip seperti gelombang air di saat menjatuhkan batu kecil ke air tenang, maka air membentuk gelombang lingkaran, dari awalnya kecil terus membesar sampai menghilang. Seberapa banyak bentuk gelombang dapat dihitung sampai batasan menghilang. Hal ini menunjukkan jumlah getaran atau frekwensi. Gelombang serta frekwensi yang ada pada tubuh kita sangat bervariasi tergantung berbagai faktor. Faktor yang paling mempengaruhi adalah pikiran yang sedang aktif bekerja secara berubah-ubah sesuai dengan apa yang sedang dipikirkan. Bila memikirkan hanya satu obyek tertentu ini menyebabkan gelombang pikiran melemah dan semakin terfokus sedangkan frekwensi bisa tetap atau ikut berubah tergantung seberapa kuat daya panca pikiran. Semakin jauh daya pancarnya maka frekwensi semakin tinggi. Demikian juga semakin tinggi frekwensinya semakin kuat, jauh dan halus sifatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be your self…….!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjwBi_TGH1Zswflqr-ZQOlzcJHWYKv3oHoxLTaYocJiLZ6t2CncF6apDrpeeYRwbqDGOIu0nSTvBmQ_B0mvnR4Kii7GCHlIHFe27_uf2zRF5xVG0hW1lWa8EB_AFlGvdx4ekdOEkEkUPg/s72-c/Aura.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><title>Syeikh Siti Jenar : Tokoh Mistik yang kontroversial</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/syeikh-siti-jenar-tokoh-mistik-yang.html</link><category>Tokoh Mistik Jawa</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Fri, 13 Mar 2009 15:00:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-7408764035634863037</guid><description>Ajaran Syeikh Siti Jenar yang paling kontroversial terkait dengan konsepnya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; tentang hidup dan mati, Tuhan dan kebebasan, serta tempat berlakunya syariat tersebut&lt;/span&gt;. Syeikh Siti Jenar memandang bahwa kehidupan manusia di dunia ini disebut sebagai kematian. Sebaliknya, yaitu apa yang disebut secara umum sebagai kematian justru disebut sebagai awal dari kehidupan yang hakiki dan abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya, ia tidak dapat dikenai hukum yang bersifat keduniawian (hukum negara dan lainnnya), tidak termasuk di dalamnya hukum syariat peribadatan sebagaimana ketentuan syariah. Dan menurut ulama pada masa itu yang memahami inti ajaran Siti Jenar bahwa manusia di dunia ini tidak harus memenuhi rukun Islam yang lima, yaitu: syahadat, shalat, puasa, zakat dan haji. Baginya, syariah itu baru berlaku sesudah manusia menjalani kehidupan paska kematian. Syeikh Siti Jenar juga berpendapat bahwa Allah itu ada dalam dirinya, yaitu di dalam budi. Pemahaman inilah yang dipropagandakan oleh para ulama pada masa itu. Mirip dengan konsep &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al-Hallaj&lt;/span&gt; (tokoh sufi Islam yang dihukum mati pada awal sejarah perkembangan Islam sekitar abad ke-9 Masehi) tentang Hulul yang berkaitan dengan kesamaan sifat manusia dan Tuhan. Dimana Pemahaman ketauhidan harus dilewati melalui 4 tahapan :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syariat&lt;/span&gt; (dengan menjalankan hukum-hukum agama spt sholat, zakat dll). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tarekat&lt;/span&gt;, dengan melakukan amalan-amalan spt wirid, dzikir dalam waktu dan hitungan tertentu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hakekat&lt;/span&gt;, dimana hakekat dari manusia dan kesejatian hidup akan ditemukan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ma'rifat&lt;/span&gt;, kecintaan kepada Allah dengan makna seluas-luasnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Bukan berarti bahwa setelah memasuki tahapan-tahapan tersebut maka tahapan di bawahnya ditiadakan. Pemahaman inilah yang kurang bisa dimengerti oleh para ulama pada masa itu tentang ilmu tasawuf yang disampaikan oleh Syeikh Siti Jenar. Ilmu yang baru bisa dipahami setelah melewati ratusan tahun pasca wafatnya sang Syeikh. Para ulama mengkhawatirkan adanya kesalahpahaman dalam menerima ajaran yang disampaikan oleh Syeikh Siti Jenar kepada masyarakat awam dimana pada masa itu ajaran Islam yang harus disampaikan adalah pada tingkatan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;'syariat'&lt;/span&gt;. Sedangkan ajaran Siti Jenar sudah memasuki tahap&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 'hakekat'&lt;/span&gt; dan bahkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;'ma'rifat'&lt;/span&gt; kepada Allah (kecintaan dan pengetahuan yang mendalam kepada ALLAH). Oleh karenanya, ajaran yang disampaikan oleh Siti Jenar hanya dapat dibendung dengan kata 'SESAT'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pupuhnya, Syeikh Siti Jenar merasa malu apabila harus berdebat masalah agama. Alasannya sederhana, yaitu dalam agama apapun, setiap pemeluk sebenarnya menyembah zat Yang Maha Kuasa. Hanya saja masing - masing menyembah dengan menyebut nama yang berbeda - beda dan menjalankan ajaran dengan cara yang belum tentu sama. Oleh karena itu, masing - masing pemeluk tidak perlu saling berdebat untuk mendapat pengakuan bahwa agamanya yang paling benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Siti Jenar juga mengajarkan agar seseorang dapat lebih mengutamakan prinsip ikhlas dalam menjalankan ibadah. Orang yang beribadah dengan mengharapkan surga atau pahala berarti belum bisa disebut ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manunggaling Kawula Gusti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam ajarannya ini, pendukungnya berpendapat bahwa Syeikh Siti Jenar tidak pernah menyebut dirinya sebagai Tuhan. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manunggaling Kawula Gusti&lt;/span&gt; dianggap bukan berarti bercampurnya Tuhan dengan Makhluknya, melainkan bahwa Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk. Dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah menjadi sangat dekat dengan Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam ajaran &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Manunggaling Kawula Gusti'&lt;/span&gt; adalah bahwa di dalam diri manusia terdapat ruh yang berasal dari ruh Tuhan sesuai dengan ayat Al Qur'an yang menerangkan tentang penciptaan manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;"Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya" (Shaad; 71-72)"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian ruh manusia akan menyatu dengan ruh Tuhan dikala penyembahan terhadap Tuhan terjadi. Perbedaan penafsiran ayat Al Qur'an dari para murid Syeikh Siti inilah yang menimbulkan polemik bahwa di dalam tubuh manusia bersemayam ruh Tuhan, yaitu polemik paham &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Manunggaling Kawula Gusti'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian Zadhab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi manusia modern seperti saat ini sering ditemui manusia yang mengalami hal ini terutama dalam agama Islam yang sering disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;zadhab&lt;/span&gt; atau kegilaan berlebihan terhadap Illa (hanya) yang maha Agung atau Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka belajar tentang bagaimana Allah bekerja, sehingga ketika keinginannya sudah lebur terhadap kehendak Allah, maka yang ada dalam pikirannya hanya Allah, Allah, Allah dan Allah.... di sekelilingnya tidak tampak manusia lain tapi hanya Allah yang berkehendak. Setiap Kejadian adalah maksud Allah terhadap Hamba ini.... dan inilah yang dibahayakan karena apabila tidak ada GURU yang Mursyid yang berpedoman pada AlQuran dan Hadits maka hamba ini akan keluar dari semua aturan yang telah ditetapkan Allah untuk manusia. Karena hamba ini akan gampang terpengaruh syaitan, semakin tinggi tingkat keimanannya maka semakin tinggi juga Syaitan menjerumuskannya. Seperti contohnya Lia Eden dll... mereka adalah hamba yang ingin dekat dengan Allah tanpa pembimbing yang telah melewati masa ini, karena apabila telah melewati masa ini maka hamba tersebut harus &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“turun”&lt;/span&gt; agar bisa mengajarkan yang HAQ kepada manusia lain seperti juga Rasullah pun telah melewati masa ini dan apabila manusia tidak mau turun tingkatan maka hamba ini akan menjadi seperti nabi Isa AS. Maka Nabi ISA diangkat Allah beserta jasadnya. Seperti juga Syeikh Siti Jenar yang kematiannya menjadi kontroversi. Dalam masyarakat jawa kematian ini disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"MUKSO"&lt;/span&gt; ruh beserta jasadnya diangkat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hamamayu Hayuning Bawana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini berarti memakmurkan bumi. Ini mirip dengan pesan utama Islam, yaitu&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; rahmatan lil alamin&lt;/span&gt;. Seorang dianggap muslim, salah satunya apabila dia bisa memberikan manfaat bagi lingkungannya dan bukannya menciptakan kerusakan di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kontroversi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kontroversi yang lebih hebat terjadi di sekitar kematian Syekh Siti Jenar. Ajarannya yang amat kontroversial itu telah membuat gelisah para pejabat kerajaan Demak Bintoro. Di sisi kekuasaan, Kerajaan Demak khawatir ajaran ini akan berujung pada pemberontakan mengingat salah satu murid Syeikh Siti Jenar, Ki Ageng Pengging atau Ki Kebokenongo adalah keturunan elite Majapahit (sama seperti Raden Patah) dan mengakibatkan konflik di antara keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi agama Islam, Walisongo yang menopang kekuasaan Demak Bintoro, khawatir ajaran ini akan terus berkembang sehingga menyebarkan kesesatan di kalangan umat. Kegelisahan ini membuat mereka merencanakan satu tindakan bagi Syeikh Siti Jenar yaitu harus segera menghadap Demak Bintoro. Pengiriman utusan Syeikh Dumbo dan Pangeran Bayat ternyata tak cukup untuk dapat membuat Siti Jenar memenuhi panggilan Sri Narendra Raja Demak Bintoro untuk menghadap ke Kerajaan Demak. Hingga konon akhirnya para Walisongo sendiri yang akhirnya datang ke Desa Krendhasawa di mana perguruan Siti Jenar berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Wali dan pihak kerajaan sepakat untuk menjatuhkan hukuman mati bagi Syeikh Siti Jenar dengan tuduhan telah membangkang kepada raja. Maka berangkatlah lima wali yang diusulkan oleh Syekh Maulana Maghribi ke Desa Krendhasawa. Kelima wali itu adalah Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Pangeran Modang, Sunan Kudus, dan Sunan Geseng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di sana, terjadi perdebatan dan adu ilmu antara kelima wali tersebut dengan Siti Jenar. Menurut Siti Jenar, kelima wali tersebut tidak usah repot-repot ingin membunuh Siti Jenar. Karena beliau dapat meminum &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tirtamarta&lt;/span&gt; (air kehidupan) sendiri. Ia dapat menjelang kehidupan yang hakiki jika memang ia dan budinya menghendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama, terbujurlah jenazah Siti Jenar di hadapan kelima wali. Ketika hal ini diketahui oleh murid-muridnya, serentak keempat muridnya yang benar-benar pandai yaitu Ki Bisono, Ki Donoboyo, Ki Chantulo dan Ki Pringgoboyo pun mengakhiri&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "kematian"&lt;/span&gt;-nya dengan cara yang misterius seperti yang dilakukan oleh gurunya di hadapan para wali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kisah pada saat pasca kematian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terdapat kisah yang menyebutkan bahwa ketika jenazah Siti Jenar disemayamkan di Masjid Demak, menjelang salat Isya, semerbak beribu bunga dan cahaya kilau kemilau memancar dari jenazah Siti Jenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah Siti Jenar sendiri dikuburkan di bawah Masjid Demak oleh para wali. Pendapat lain mengatakan, ia dimakamkan di Masjid Mantingan, Jepara, dengan nama lain.&lt;br /&gt;Setelah tersiar kabar kematian Syeikh Siti Jenar, banyak muridnya yang mengikuti jejak gurunya untuk menuju kehidupan yang hakiki. Di antaranya adalah Kiai Lonthang dari Semarang Ki Kebokenongo dan Ki Ageng Tingkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>R. Ng. Ronggowarsito : pujangga sekaligus tokoh mistik Jawa</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/r-ng-ronggowarsito-pujangga-sekaligus.html</link><category>Tokoh Mistik Jawa</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Fri, 13 Mar 2009 14:53:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-7217110740166071441</guid><description>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;R. Ng. Ronggowarsito&lt;/span&gt; terlahir dengan nama kecil &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagus Burham&lt;/span&gt; pada tahun 1728 J atau 1802 M, putra dari RM. Ng. Pajangsworo. Kakeknya, R.T. Sastronagoro yang pertama kali menemukan satu jiwa yang teguh dan bakat yang besar di balik kenakalan Burham kecil yang memang terkenal bengal. Sastronagoro kemudian mengambil inisiatif untuk mengirimnya nyantri ke Pesantren Gebang Tinatar di Ponorogo asuhan Kyai Kasan Besari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menjelang dewasa (1813 Masehi), ia pergi berguru kepada Kyai Imam Besari dipondok Gebang Tinatar. Tanggung jawab selama berguru itu sepenuhnya diserahkan pada Ki Tanudjaja. Ternyata telah lebih dua bulan, tidak maju-maju, dan ia sangat ketinggalan dengan teman se angkatannya. Disamping itu, Bagus Burham di Ponorogo mempunyai tabiat buruk yang berupa kesukaan berjudi. Dalam tempo kurang satu tahun bekal 500 real habis bahkan 2 (dua) kudanyapun telah dijual. Sedangkan kemajuannya dalam belajar belum nampak. Kyai Imam Besari menyalahkan Ki Tanudjaja sebagai pamong yang selalu menuruti kehendak Bagus Burham yang kurang baik itu. Akhirnya Bagus Burham dan Ki Tanudjaja dengan diam-diam menghilang dari Pondok Gebang Tinatar menuju ke Mara. Disini mereka tinggal di rumah Ki Ngasan Ngali saudara sepupu Ki Tanudjaja. Menurut rencana, dari Mara mereka akan menuju ke Kediri, untuk menghadap Bupati Kediri Pangeran AdipatiCakraningrat. Namun atas petunjuk Ki Ngasan Ngali, mereka berdua tidak perlu ke Kediri, melainkan cukup menunggu kehadiran Sang Adipati Cakraningrat di Madiun saja, karena sang Adi pati akan mampir di Madiun dalam rangka menghadap ke Kraton Surakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Rangga Panjanganom melaksanakan pernikahan dengan Raden Ajeng Gombak dan diambil anak angkat oleh Gusti panembahan Buminata. Perkawinan dilaksanakan di Buminata. Saat itu usia Bagus Burham 21 tahun. Setelah selapan (35 hari) perkawinan, keduanya berkunjung ke Kediri, dalam hal ini Ki Tanudjaja ikut serta. Setelah berbakti kepada mertua, kemudianBagus Burham mohon untuk berguru ke Bali yang sebelumnya ke Surabaya. Demikian juga berguru kepada Kyai Tunggulwulung di Ngadiluwih, Kyai Ajar Wirakanta di Ragajambi dan Kyai Ajar Sidalaku di Tabanan-Bali. Dalam kesempatan berharga itu, beliau berhasil membawa pulang beberapa catatan peringatan perjalanan dan kumpulan kropak-kropak serta peninggalan lama dari Bali dan Kediri ke Surakarta. Setelah neneknya RT. Sastranegara wafat pada tanggal 21 April 1844, R.Ng. Ranggawarsita diangkat menjadi Kaliwon Kadipaten Anom dan menduduki jabatan sebagai Pujangga keraton Surakarta Hadiningrat pada tahun 1845. Pada tahun ini juga, Ranggawarsita kawin lagi dengan putri RMP. Jayengmarjasa. Ranggawarsita wafat pada tahun 1873 bulan Desember hari Rabu pon tanggal 24.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Chakra : Pusat energi tubuh manusia</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/chakra-pusat-energi-tubuh-manusia.html</link><category>Terapi Diri</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Fri, 13 Mar 2009 12:58:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-1333520058127094089</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlVjnJeqSyNHiIsZSS6maV95cXDlhzxM62MmYYrzGbgrRqP-IyRL-OHghOwcDwcUp38AqFmg6MuSzHgdQEmZ8uIdCYLwDOu51DyMIHThric33SzasOcSXda5Co6QgOS-CI6mf96psWAik/s1600-h/chakra_clip_image002_0000.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 215px; height: 233px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlVjnJeqSyNHiIsZSS6maV95cXDlhzxM62MmYYrzGbgrRqP-IyRL-OHghOwcDwcUp38AqFmg6MuSzHgdQEmZ8uIdCYLwDOu51DyMIHThric33SzasOcSXda5Co6QgOS-CI6mf96psWAik/s400/chakra_clip_image002_0000.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312533465566713074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Chakra berasal dari bahasa India klasik " Sankriet" yang berarti Roda/Kemudi. Chakra merupakan pusat energi pada tubuh manusia dimana tiap chakra berhubungan erat dengan fungsi tubuh, dengan pusat-pusat syaraf, kelenjar endokrin, dan kelenjar-kelenjar lainnya. Energi masuk ke dalam chakra dan kemudian disalurkan melalui saluran energi ke chakra-chakra lainnya (7 chakra utama). Hal ini dapat dilihat sebagai suatu pusaran air di dalam tubuh dalam beberapa tingkatan “getaran” yang saling melintas satu sama lain. Energi mengalir di dalam tubuh yang diterima oleh titik-titik chakra untuk kemudian disalurkan kembali ke seluruh tubuh. Tiap chakra mempunyai fungsi. Energi berfungsi untuk menjaga keseimbangan fungsi tubuh agar tetap dalam kondisi “sehat”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di India, chakra diibaratkan sebagai “Bunga Teratai” yang merupakan simbol kesucian. Pengibaratan ini dilakukan dengan alasan bahwa bunga memiliki fungsi yang bersesuaian dengan chakra yang sesungguhnya. Chakra sebenarnya terdiri dari beberapa lembar daun seperti bunga teratai yang membuka dirinya seperti terbukanya tiap lembar bunga teratai, dan berputar seperti roda.&lt;br /&gt;Menurut orang hindu kuno di dalam tubuh manusia terdapat lebih dari 30,000 chakra yang berbeda. Sebagian ahli mengatakan berjumlah 365 buah. Seluruh chakra yang ada terbagi ke dalam 3 kelompok, yaitu Chakra Utama, Chakra Biasa dan Chakra Mini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CHAKRA BIASA DAN CHAKRA MINI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Chakra ini sesungguhnya berkaitan erat dengan Chakra Utama. Contoh chakra biasa seperti pada telapak tangan dan kaki. Sedangkan chakra mini terdapat pada setiap ujung jari tangan dan jari kaki. Pembersihan/pembangkitan energi pada chakra-chakra utama akan secara otomatis mempengaruhi chakra biasa dan chakra mini yang berada di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUJUH CHAKRA UTAMA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Chakra Mahkota (Sahasrara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOR_0hug4fB8JGbmxljktF1ZV5uBuCc4Zd0W5s2KiUI-MHQtAV8nhlP67TxSF5VhreDCLcWldqTllVsDVDPNh99wPsYI5yLQQxHPAQStoRWzCCAyfyJuGJKXrlYCawa-i5QfC6pv5ruCI/s1600-h/cakra+mahkota.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 91px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOR_0hug4fB8JGbmxljktF1ZV5uBuCc4Zd0W5s2KiUI-MHQtAV8nhlP67TxSF5VhreDCLcWldqTllVsDVDPNh99wPsYI5yLQQxHPAQStoRWzCCAyfyJuGJKXrlYCawa-i5QfC6pv5ruCI/s400/cakra+mahkota.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312534862820691874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warna : Violet&lt;br /&gt;Posisi : di sisi bagian atas kepala, daerah otak dan system syaraf (ubun-ubun).&lt;br /&gt;Elemen : pemikiran&lt;br /&gt;Tanda astro : Capricorn, Pisces&lt;br /&gt;Kelenjar : Pineal (aktif selaras dengan pituitary)&lt;br /&gt;Organ : Cerebral cortex, central nervous system&lt;br /&gt;Fungsi : Integrasi dan Pemahaman&lt;br /&gt;Disfungsi : depresi, mengasingkan diri, ketidakmampuan untuk belajar dan mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chakra ini adalah pusat masuknya energi Illahi ke seluruh lapisan tubuh &amp;amp; kesadaran. Seseorang yang chakra mahkotanya berkembang secara sempurna akan banyak mengetahui rahasia alam. Menjaga agar chakra ini selalu bersih amatlah penting agar energi spiritual dapat diterima secara terus menerus oleh seluruh tubuh. Apabila chakra mahkota yang terbuka dengan lebar maka seseorang dapat melakukan perjalanan astral dengan lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Chakra Mata Ketiga (Ajna)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2blZNsYGE20_qbqu3rloZr6P8GGYt0H0FLMO-MUeRP3nFAqOIVkIX5Pig35WbS2ULoWqUS5Dllxw_wSGf2jS-tbptN1KjkGNdpNYjwKPy5TviVkDEFOLHERU5r_UO9FHjCbec1u9DxSU/s1600-h/cakra+mata+ke3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 93px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2blZNsYGE20_qbqu3rloZr6P8GGYt0H0FLMO-MUeRP3nFAqOIVkIX5Pig35WbS2ULoWqUS5Dllxw_wSGf2jS-tbptN1KjkGNdpNYjwKPy5TviVkDEFOLHERU5r_UO9FHjCbec1u9DxSU/s400/cakra+mata+ke3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312534865154215874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warna : Biru indigo (nila)&lt;br /&gt;Posisi : di antara kedua mata (dahi/kening)&lt;br /&gt;Elemen : cahaya&lt;br /&gt;Tanda astro : Sagitarius, Aquarius, Pisces&lt;br /&gt;Kelenjar : Pituary (aktif selaras dengan pineal)&lt;br /&gt;Organ : mata&lt;br /&gt;Fungsi : Penglihatan, intuisi, penyatuan&lt;br /&gt;Disfungsi : sakit kepala, mimpi buruk, gangguan penglihatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chakra ini memberikan energi ke kedua mata, hidung &amp;amp; kelenjar pituitary. Disebut chakra mata ketiga karena chakra yang berkembang aktif &amp;amp; bersih dapat memberikan pewaskitaan (clairvoyance) atau kekuatan psikis lainnya. Selain pewaskitaan, chakra ini merupakan titik pemusatan &amp;amp; pengatur dari chakra-chakra di bawahnya. Chakra ini sering disebut pula berkaitan erat dengan pengetahuan duniawi &amp;amp; pengetahuan surgawi (spiritual). Seringkali manusia yang telah mencapai taraf kewaskitaan terpesona oleh sensasi tersebut &amp;amp; lupa akan tujuan utamanya &amp;amp; lama terhambat pada kesadaran di tahap ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Chakra Tenggorokan (Vishudda)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFScAIWf7c_MniwNL8oCJZE15pHlhGi6safOa2QZMYPbnE7bpUl29Xxha2EUtrh1KdGVDTSiJAyNCO9XqeUTT9M4_pyoT5R9nnB2t77NMZwnJvaZuXnuf_QuHMwruQrIuWXBBcFPZjt24/s1600-h/cakra+tenggorokan2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 95px; height: 96px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFScAIWf7c_MniwNL8oCJZE15pHlhGi6safOa2QZMYPbnE7bpUl29Xxha2EUtrh1KdGVDTSiJAyNCO9XqeUTT9M4_pyoT5R9nnB2t77NMZwnJvaZuXnuf_QuHMwruQrIuWXBBcFPZjt24/s400/cakra+tenggorokan2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312534865059014018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warna : Biru muda&lt;br /&gt;Posisi : tenggorokan&lt;br /&gt;Elemen : Ether&lt;br /&gt;Tanda astro : Gemini, Taurus, Aquarius&lt;br /&gt;Kelenjar : Thyroid dan Parathyroid&lt;br /&gt;Organ : leher, bahu, lengan, tangan, telinga&lt;br /&gt;Fungsi : komunikasi, energi ekspresif, kemauan untuk menyatukan symbol-simbol ke bentuk yang ideal (kuasa dan tenaga untuk memilih)&lt;br /&gt;Disfungsi : problem thyroid (gondok), masalah pendengaran, leher, dan kerongkongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chakra ini memiliki 16 lembar daun. Secara fisik chakra ini memberikan energi pada kelenjar thyroid &amp;amp; parathyroid. Chakra ini merupakan pusat penciptaan yang lebih tinggi (kreativitas) &amp;amp; hubungan antar manusia. Seseorang dengan chakra tenggorokan yang berkembang akan memiliki pengertian yang mendalam mengenai hubungan antar sesama sehingga mempunyai hubungan yang baik dengan sesamanya. Kemampuan untuk berekspresi secara lisan juga dipengaruhi oleh chakra ini. Chakra jantung yang yang bersih &amp;amp; terhubung dengan chakra tenggorokan yang bersih pula akan mengakibatkan seseorang akan dapat mengekspresikan seluruh isi hati dengan baik. Sifat-sifat yang berkenaan dengan chakra tenggorokan yang berkembang dengan baik antara lain adalah kepasrahan, keberhasilan, kelimpahan &amp;amp; kesejahteraan serta pengembangan pengetahuan duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Chakra Jantung (Anahata)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTMim_9sneoROgIyICN7m2woZPWAaHFxG2-fIqrP3WlowMJJ0_eXY081wGAdfvs18K9E4y7eQAFYn4SbZ6fHTfDCis_INi-whgLJr9Svrj7RfP3ghT9Mf6cxsMyzg3V6zm0jFh1p982FY/s1600-h/cakra+jantung2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 92px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTMim_9sneoROgIyICN7m2woZPWAaHFxG2-fIqrP3WlowMJJ0_eXY081wGAdfvs18K9E4y7eQAFYn4SbZ6fHTfDCis_INi-whgLJr9Svrj7RfP3ghT9Mf6cxsMyzg3V6zm0jFh1p982FY/s400/cakra+jantung2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312534865174859522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warna : Hijau&lt;br /&gt;Posisi : tengah dada&lt;br /&gt;Elemen : Udara&lt;br /&gt;Tanda astro : Leo, Libra&lt;br /&gt;Kelenjar : Thymus&lt;br /&gt;Organ : jantung, paru-paru, lengan, tangan&lt;br /&gt;Fungsi : mencintai diri, mencintai orang lain, pemenuhan hajat hidup, energi mental, kesadaran dan penyembuhan&lt;br /&gt;Disfungsi : gangguan jantung, asma, dan paru-paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chakra ini memiliki 12 lembar daun. Chakra jantung adalah chakra yang amat penting dalam spiritual karena dihubungkan sebagai lambang cinta kasih &amp;amp; penyembuhan. Secara fisik chakra jantung mengatur jantung &amp;amp; kelenjar thymus. Chakra jantung merupakan pusat dari seluruh perasaan halus seperti kasih sayang &amp;amp; cinta kasih. Seseorang dengan chakra jantung yang kecil, kotor atau terhambat akan memiliki kecenderungan egois, sombong, fanatik, tamak/rakus, munafik, &amp;amp; gelisah. Sedangkan chakra jantung yang berkembang dengan baik menyebabkan seseorang penuh dengan rasa cinta kasih &amp;amp; kasih sayang serta dapat berempati terhadap sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Chakra Pusar (Manipura)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQkIviI2cFtE-GocF9_aELolrdkm_y5zvEddteTsQJd7emhPlF4iHmGr7x0KFmSGPRr70KBKhcnLPlj-drah737MmMGUVUjp-Fix6uT_WL2H3TJthmwlxjb2Yj2JFC3EIeZyLPm2-_yoA/s1600-h/cakra+pusar2%28plexus+solaris%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 94px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQkIviI2cFtE-GocF9_aELolrdkm_y5zvEddteTsQJd7emhPlF4iHmGr7x0KFmSGPRr70KBKhcnLPlj-drah737MmMGUVUjp-Fix6uT_WL2H3TJthmwlxjb2Yj2JFC3EIeZyLPm2-_yoA/s400/cakra+pusar2%28plexus+solaris%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312534865132268882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warna : Kuning&lt;br /&gt;Posisi : pinggang, perut (pusar/plexus solaris)&lt;br /&gt;Elemen : Api&lt;br /&gt;Tanda astro : Leo, Sagitarius, Gemini&lt;br /&gt;Kelenjar : pancreas, adrenals&lt;br /&gt;Organ : perut, hati, kantong empedu&lt;br /&gt;Fungsi : pertumbuhan, penyembuhan, menerima dan mengeluarkan energi, tenaga bagi kemauan, tenaga personal&lt;br /&gt;Disfungsi : gangguan pencernaan, borok, kencing manis, hypoglycemia, gangguan hati, metabolisme yang menyebabkan kegemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chakra ini amat penting dalam mempertahankan vitalitas seseorang. Chakra ini memiliki 10 lembar daun. Chakra pusar berkaitan erat dengan sifat-sifat yang membawa kecenderungan seperti iri hati, rasa malu, tidak puas, murung, benci &amp;amp; takut (kekurangan rasa aman). Seseorang dengan chakra pusar yang berkembang &amp;amp; bersih maka akan dapat mengatasi hal-hal seperti tersebut di atas &amp;amp; mengubahnya menjadi suatu yang positif seperti rasa aman, puas, gembira, nyaman &amp;amp; percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Chakra Seks (Svadhisthana)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkK3IlrSsNVhaWagn4Wzkv6G8CvKIre9Kq1vgg0atjZhx6lTgYXIC-uiuC_L-Uv8gZzwK3y3j_rwYs_pxJHCHQTH3LVeOuBWpr_bo5ZaHp0JuDASy0e4v9HLW4wat1Q2k6Y4Vp0XhrCwo/s1600-h/cakra+seks2%28abdomen,perut%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 95px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkK3IlrSsNVhaWagn4Wzkv6G8CvKIre9Kq1vgg0atjZhx6lTgYXIC-uiuC_L-Uv8gZzwK3y3j_rwYs_pxJHCHQTH3LVeOuBWpr_bo5ZaHp0JuDASy0e4v9HLW4wat1Q2k6Y4Vp0XhrCwo/s400/cakra+seks2%28abdomen,perut%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312538365396776898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warna : Jingga&lt;br /&gt;Posisi : di bawah perut, abdomen (pada tulang pelvis)&lt;br /&gt;Elemen : Air&lt;br /&gt;Tanda astro : Cancer, Sagitarius, Scorpio&lt;br /&gt;Kelenjar : ovarium, testicle&lt;br /&gt;Organ : kandungan, alat kelamin, ginjal, kandung kemih, sistem sirkulasi&lt;br /&gt;Fungsi : asimilasi, seksual, kesenangan, keinginan, gaya hidup yang memanjakan emosi&lt;br /&gt;Disfungsi : gangguan kandung kemih dan ginjal, gangguan alat kelamin dan problem seksual, gangguan pinggang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chakra sex memiliki 6 lembar daun. Chakra seks berhubungan dengan penciptaan atau reproduksi &amp;amp; mempengaruhi aktivitas seksual seseorang. Chakra seks berkaitan erat dengan chakra tenggorokan yang berfungsi dalam penciptaan kreativitas atau ide. Seseorang dengan Chakra seks yang bersih dan aktif akan memiliki pikiran yang lebih positif serta percaya diri. Sebaliknya seseorang akan menjadi tidak perduli, kasar, berpikir negatif (kurang kreatif), termasuk seks menyimpang jika chakra seksnya kotor &amp;amp; terhambat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Chakra Dasar (Maludara)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaDbfJV_9zINT2NFX0Bp06vXBG9X5e5BsIEBTBY-b5C3zQDbqVeZ2NtshfpELMOQnIXvvse0f5f3CRVtANKGKs-5IyOsDPByqMiXvkO8xn9A8CTNkXWB_I4g0NUKF6R5FHjN5Ej91x_Pk/s1600-h/cakra+dasar2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 96px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaDbfJV_9zINT2NFX0Bp06vXBG9X5e5BsIEBTBY-b5C3zQDbqVeZ2NtshfpELMOQnIXvvse0f5f3CRVtANKGKs-5IyOsDPByqMiXvkO8xn9A8CTNkXWB_I4g0NUKF6R5FHjN5Ej91x_Pk/s400/cakra+dasar2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312538365655128034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Warna : Merah&lt;br /&gt;Posisi : di antara alat kelamin dan anus (ujung tulang ekor)&lt;br /&gt;Elemen : Tanah&lt;br /&gt;Tanda astro : Aries, Taurus, Scorpio, Capricorn&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kelenjar : adrenals dan suprarenals&lt;br /&gt;Organ : paha, kaki, tulang, usus besar&lt;br /&gt;Fungsi : survival, gaya hidup yang mengutamakan energi fisik&lt;br /&gt;Disfungsi : konstipasi, wasir, kegendutan, penyakit pegal pada pinggang radang sendi, gangguan lutut, anorexia nervosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Chakra dasar mempunyai 4 lembar daun yang merupakan pusat energi dari tubuh fisik, kehidupan materi &amp;amp; keinginan untuk hidup. Chakra dasar yang aktif maka seseorang akan cenderung untuk hidup dengan penuh semangat &amp;amp; motivasi &amp;amp; sebaliknya chakra dasar yang kecil, kotor &amp;amp; terhambat maka akan hidup bermalas-malasan tanpa semangat bahkan memiliki kecenderungan untuk mudah putus asa bahkan bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HUBUNGAN CHAKRA DENGAN UMUR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di awal kehamilan seorang ibu, chakra dalam janin telah aktif dan memulai perkembangan. Pada keadaan tertentu, pikiran spiritual seorang anak telah mewujud. Di tahun pertama seorang anak yang pertama kali aktif adalah chakra pertama (mahkota), tahun ke-2 adalah chakra ke-2 , dan seterusnya hingga tahun ke 7. Tujuh tahun pertama disebut dengan fase &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“give the breast-feeding”&lt;/span&gt;, yaitu fase dimana seorang anak akan selalu melakukan aktivitas "mencoba" dan meniru kondisi-kondisi yang ia terima. Kemudian di fase 7 tahun berikutnya disebut fase &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“vital energy”&lt;/span&gt;, yaitu fase dimana seorang anak telah siap menjumpai dan menerima iklim pelajaran. Setelah itu terjadi “kilas balik” perkembangan Chakra dimana terjadi “pengurangan” yang mengarah pada “tanah”. Artinya, pada tahun ke 8 seorang anak yang aktif adalah chakra ke-7, di tahun ke 9 seorang anak yang aktif adalah chakra ke-6, demikian seterusnya. Setiap 7 tahun sekali (7, 14, 21, dst) adalah fase yang sangat penting dimana akan selalu terjadi perubahan "reverse-forward" ditinjau dari perkembangan aktivitas chakra, yang sangat berpengaruh pada apa yang terjadi pada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvotMV9eZPq1aoNrkvFFDKvd4aiZkhTNgjDG6zjdxGeSTK74SpG-Vsj7-7PEMAqx5QB_GyFK__j0MXS20BLCBt3NsfEFSILhuWakG8oeIETsiYETB0ZxcM-8XQAo7Dq0QE1prlFMTcVF4/s1600-h/tabel+chakra-umur.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 223px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvotMV9eZPq1aoNrkvFFDKvd4aiZkhTNgjDG6zjdxGeSTK74SpG-Vsj7-7PEMAqx5QB_GyFK__j0MXS20BLCBt3NsfEFSILhuWakG8oeIETsiYETB0ZxcM-8XQAo7Dq0QE1prlFMTcVF4/s400/tabel+chakra-umur.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312539937804636226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold; text-decoration: blink;"&gt;Catatan Khusus ...!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;Bagi para ummat Muhammad, alangkah lebih baik lagi jika artikel di atas diperkuat lagi dengan yang&lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/01/ilmu-allah-adalah-pedoman-untuk.html" target="new" title="Ilmu Allah adalah pedoman"&gt; ini&lt;/a&gt;,dan&lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/01/tujuh-tingkatan-jiwa-dan-derajat.html" target="new" title="Tujuh tingkatan derajat jiwa"&gt; ini&lt;/a&gt;, serta yang &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/tujuh-citra-diri.html" target="new" title="Tujuh citra diri"&gt;ini&lt;/a&gt; &lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/53.gif" alt="ros" title="ros" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capek ah .... ngopi dulu &lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/57.gif" alt="minum" title="minum" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlVjnJeqSyNHiIsZSS6maV95cXDlhzxM62MmYYrzGbgrRqP-IyRL-OHghOwcDwcUp38AqFmg6MuSzHgdQEmZ8uIdCYLwDOu51DyMIHThric33SzasOcSXda5Co6QgOS-CI6mf96psWAik/s72-c/chakra_clip_image002_0000.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total></item><item><title>Pembaharuan Anggota Majelis Bathoshai</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/pembaharuan-anggota-majelis-bathoshai.html</link><category>Majelis BATHOSHAI</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Thu, 12 Mar 2009 15:50:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-1340832317232345097</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWuKQaM5ZCro5M1udZk5s1KU9mZZxSFliycZP1Enw0YwM2iTOhWfn1VPdyb34E1VKWSl2k0uDwgPc82zrxVP5UP2BR7EB45vuf1XhV0Jmsuglay2b1SxYY3cJCjq4vD6VGZe4LzEfk9O4/s1600-h/Bathoshai-logo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 146px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWuKQaM5ZCro5M1udZk5s1KU9mZZxSFliycZP1Enw0YwM2iTOhWfn1VPdyb34E1VKWSl2k0uDwgPc82zrxVP5UP2BR7EB45vuf1XhV0Jmsuglay2b1SxYY3cJCjq4vD6VGZe4LzEfk9O4/s200/Bathoshai-logo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312550769546133378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-align: left;"&gt;DITUJUKAN KEPADA SEMUA ANGGOTA MAJELIS BATHOSHAI DI SEANTERO JAGAD&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada semua anggota/simpatisan/atau apapun predikat yang pernah melekat bersama Majelis Bathoshai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memohon ridho Allah SWT.&lt;br /&gt;Demi tetap terjaganya silaturrahim lahir dan bathin, demi tegaknya Ash-Sholah......&lt;br /&gt;Diharapkan untuk dapat mengirimkan "Update Date Pribadi" (beserta pict) untuk di-publish di blog ini sebagai "Keluarga Besar Majelis Bathoshai".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang disertakan untuk dikirim ke &lt;a href="mailto:onny_gaffar@yahoo.com"&gt;admin.sang-rajawali.blogspot.com&lt;/a&gt; :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Update terbaru Data Pribadi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Foto (atau "penampakan" diri yang lain).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sekilas tentang "bersama Majelis Bathoshai".&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesan dan Pesan untuk semua anggota.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Demikian pemberitahuan ini, semoga uluran tangan si lemah ini mendapatkan uluran tangan yang lain demi terjaganya jalinan kasih dalam Silaturrahim di bawah naungan Rahman dan Rahim-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selawat dan salam selalu tercurahkan kepada Baginda penghulu para abdi Allah, Rasulullah Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Wassalam .....&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWuKQaM5ZCro5M1udZk5s1KU9mZZxSFliycZP1Enw0YwM2iTOhWfn1VPdyb34E1VKWSl2k0uDwgPc82zrxVP5UP2BR7EB45vuf1XhV0Jmsuglay2b1SxYY3cJCjq4vD6VGZe4LzEfk9O4/s72-c/Bathoshai-logo.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">12</thr:total></item><item><title>Bioplasmic : Selimut Energi tubuh manusia</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/bioplasmic-selimut-energi-tubuh-manusia.html</link><category>Terapi Diri</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Thu, 12 Mar 2009 15:17:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-5810963343695880244</guid><description>Pengalaman  spiritual  dari  berbagai  agama  umumnya  berbicara  tentang merasakan atau melihat sinar di sekeliling kepala yang menandai adanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;medan energi&lt;/span&gt;. Melalui latihan meditasi atau sembahyang/zikir, pelaku dapat menempatkan diri dalam penalaran dan kondisi yang membuka kemampuan persepsi dan kepekaan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat tradisional India sudah memahami adanya energi universal yang disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prana&lt;/span&gt;. Bagi mereka, prana dianggap konstituen dasar dan sumber dari segala kehidupan. Prana dapat diartikan sebagai&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; nafas kehidupan&lt;/span&gt; yang bergerak melalui berbagai bentuk kehidupan dan memberikan kehidupan. Latihan yoga, salah satunya, adalah memanipulasi energi ini dengan teknik pernafasan, selain meditasi dan latihan fisik untuk dapat mencapai kondisi kesadaran dan tenaga jauh dari pola yang normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Tionghoa telah mempunyai hipotesa tentang keberadaan energi penting ini. Mereka menyebutnya sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chi&lt;/span&gt;. Semua benda yang bernyawa atau yang tidak bernyawa terdiri dari dan dipenuhi oleh energi. Chi terdiri dari dua tenaga polar, disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yin&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yang&lt;/span&gt;. Pada saat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yin&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang&lt;/span&gt; dalam kondisi seimbang, maka sistem kehidupan berada dalam kondisi fisik yang sehat. Ketika tidak seimbang, terjadi kondisi fisik yang sakit (tidak normal).  Bila sangat berlebihan maka dihasilkan perilaku kegiatan organik yang sangat tidak normal atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yin&lt;/span&gt; yang predominan membuat fungsi tubuh tidak tanggap. Ketidak seimbangan ini, baik dari sisi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yin&lt;/span&gt; semuanya berakibat fisik yang tidak sehat. Seni kuno akupuntur ataupun akupresure, banyak terpusat pada usaha untuk menyeimbangkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yang&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yin&lt;/span&gt; untuk pemeliharaan kesehatan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Theosophy mistis Yahudi, yaitu pembelajaran tentang Tuhan dan alam berlandaskan mistis yang muncul sekitar 538 tahun sebelum Masehi menyebut energi ini sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kabbalah&lt;/span&gt; atau&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; cahaya astral&lt;/span&gt;. Pada agama Katolik, gambar potret Nabi Isa serta pemuka lainnya dilukiskan diselubungi oleh medan cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditahun 1930 an, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semyon Kirlian&lt;/span&gt; seorang scientist menemukan suatu fenomena fotografi. Saat dia sedang memperbaiki mesin dengan muatan tegangan listrik tinggi, secara tidak sengaja tubuhnya terkena aliran elektron yang tidak berbahaya yang menghasilkan aura nyata di sekeliling tangannya yang kemudian diabadikannya dengan memotretnya. Para ahli bio-fisika Rusia kemudian menggunakan teori &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bio-plasmic&lt;/span&gt; untuk menjelaskan efek Kirlian dan berpendapat bahwa ini merupakan alur partikel sub-atomic yang bergerak masuk dan keluar dari jaringan hidup. Pemahaman tentang bio-plasmic menggiring banyak ahli pada pengungkapan penting perihal proses kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai dengan sekarang foto efek Kirlian dikembangkan sebagai proses yang menggunakan frekuensi dengan pembangkitan menggunakan voltage tinggi (hingga puluhan ribu Volt) dan aliran elektron (arus) yang kecil untuk memperoleh radiasi medan energi di sekeliling suatu obyek. Pertama kalinya ujicoba hanya dilakukan pada benda bernyawa. Kemudian dikembangkan pada semua yang ada di alam ini. Hasilnya sungguh mencengangkan. Ternyata semua yang ada di alam ini mempunyai radiasi medan energi. Organisme atau suatu subtansi akan bersinar dan menyerap energi melalui medan gelombang yang unik yang kemudian memperlihatkan gejala frekuensi geometrikal dan karakteristik radiasi tertentu. Baik benda bernyawa atau tidak, ternyata mengandung sesuatu yang terukur yang berupa fenomena medan tenaga/gaya yang hadir di  sekeliling semua  bentuk  benda. Fenomena medan ini disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aura&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat tujuh pusat utama energi dalam tubuh manusia yang disebut &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;chakra&lt;/span&gt;. Energi dari ke-tujuh chakra ini beredar ke dalam dan melalui tubuh melalui suatu sistem saluran (meredians) seperti saluran pembuluh darah tubuh yang energetik. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bio-energi&lt;/span&gt; yang disebut sebagai chi atau prana, mengalir kontinu di seluruh tubuh. Aliran bio-energi ini menciptakan medan elektromagnetik di sekeliling tubuh manusia yang disebut aura. Selimut energi yang berupa aura ini di setiap apapun di alam ini disebut sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bioplasmic&lt;/span&gt;. Pada manusia, tubuh bioplasmic ini mencerminkan karakteristik tubuh dalam fenomena medan energi. Hubungan antara manusia dengan alam adalah melalui tubuh bioplasmic ini. Begitu pula dengan substansi alam yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar berikut memperlihatkan bagaimana radiasi cahaya atau aura di sekeliling tubuh manusia dan makhluk lainnya. Aura tubuh manusia lebih rumit dibanding dengan yang ada pada batuan, binatang, karena manusia adalah ciptaan Allah yang paling sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4FjDttHW3hxjlFOFbyQFgfx9cFttG-8tm0H1qisa5eoH0cajDK4A9J0QsE4NIuyOnyb67fM39b0Oxb9iPAf_yd7SZiDwDDsEOuNqwjmZpNh9yDSKE-VP8HiJM9wFuLyisCGakicxa3X4/s1600-h/Foto+efek+Kirlian.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 276px; height: 275px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4FjDttHW3hxjlFOFbyQFgfx9cFttG-8tm0H1qisa5eoH0cajDK4A9J0QsE4NIuyOnyb67fM39b0Oxb9iPAf_yd7SZiDwDDsEOuNqwjmZpNh9yDSKE-VP8HiJM9wFuLyisCGakicxa3X4/s400/Foto+efek+Kirlian.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312197936269482290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aura ini dilihat dalam bentuk warna-warna. Pada manusia, warna-warna ini berubah menurut suasana kejiwaan dan kondisi ruhani. Aura dapat dikatakan cerminan pribadi seseorang karena pengaruh aspek spiritual pada kondisi emosi/mental berdampak pada perilaku fisik/tubuh.&lt;br /&gt;Gangguan pada aliran bio-energi akan berupa kemacetan, berkurang, atau  berlebihnya energi di suatu bagian tubuh akan menyebabkan penyakit baik pada  tingkat fisik maupun emosi. Gangguan pada aliran bio-energi tubuh dapat dikenali sebelum timbulnya penyakit dengan merasakan  medan magnetik penderita. Terapi  yang  dilakukan dengan apapun teknik dan cara sesungguhnya bertujuan untuk memperbaiki dan menyeimbangkan medan energi  penderita.  Sering penderita merasakan perasaan  panas, dingin, tersengat, sedikit merasa di-‘sedot’ selama terjadi proses penyeimbangan atau pelepasan bio-energi dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold; text-decoration: blink;"&gt;Renungkanlah...!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;Melalui tubuh bioplasmic inilah manusia melakukan aktivitas yang konon dianggap mistik, dengan berbagai teknik dan cara. Padahal sesungguhnya hanyalah melakukan manipulasi energi dengan inovasi dan kreatifitas yang tergantung pada niat untuk apa melakukannya. Sesungguhnya, sumber dari segala pancaran energi adalah bermula dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;niat&lt;/span&gt;. Tujuh Chakra sebagai pusat energi tubuh hanyalah sebagai "generator" energi yang hasil pembangkitannya akan sangat bergantung pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;niat&lt;/span&gt;, walau dengan teknik dan cara yang baku. (Lihat &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/tujuh-citra-diri.html" target="new" title="Tujuh Citra Diri"&gt;di sini&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngopi dulu ah……&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/57.gif" alt="minum" title="minum" /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah tentang chakra akan dibahas di artikel berikutnya (ngantuk nih…).&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/102.gif" alt="tension" title="tension" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be your self…….!!!&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/25.gif" alt="angel" title="angel" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4FjDttHW3hxjlFOFbyQFgfx9cFttG-8tm0H1qisa5eoH0cajDK4A9J0QsE4NIuyOnyb67fM39b0Oxb9iPAf_yd7SZiDwDDsEOuNqwjmZpNh9yDSKE-VP8HiJM9wFuLyisCGakicxa3X4/s72-c/Foto+efek+Kirlian.bmp" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Profile Anggota KOMPETEK Polnes - Susanna</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/profile-anggota-kompetek-polnes-susanna.html</link><category>Seputar Polnes</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Thu, 12 Mar 2009 14:44:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-4860495530753266736</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfeFxv831jFg3HmWaLlcgzcZba2CTwcoxl0CO1pEE9YU6UQRda0WLw2sgmZ3p6IuvixzVVOZeYW48l5ZZ0zOhk5wrFyaRbNPDUoKqWbh4lckuLMSUv5XoZ0AuqzHFUMtobWkBSN61v1B4/s1600-h/san3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 230px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfeFxv831jFg3HmWaLlcgzcZba2CTwcoxl0CO1pEE9YU6UQRda0WLw2sgmZ3p6IuvixzVVOZeYW48l5ZZ0zOhk5wrFyaRbNPDUoKqWbh4lckuLMSUv5XoZ0AuqzHFUMtobWkBSN61v1B4/s400/san3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312189746542792930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PROFILE ANGGOTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-align: left;"&gt;KOMUNITAS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI (KOMPETEK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Susanna&lt;br /&gt;Tempat/tgl. lahir : Samarinda, 27 April 1977&lt;br /&gt;Agama : Islam&lt;br /&gt;Alamat :&lt;br /&gt;Jl. Pattimura Blok V/10 Rt 26 Mangkupalas Samarinda seberang&lt;br /&gt;Status : berkeluarga&lt;br /&gt;Telp.(hunting) : ...... (dirahasiakan)&lt;br /&gt;Pekerjaan :&lt;br /&gt;Staf Laboran di Laboratorium PS. Teknologi Informasi - Polnes (sekarang menjadi Jurusan Teknologi Informasi).&lt;br /&gt;NIP.132 295 948&lt;br /&gt;Anggota Majelis Bathoshai : simpatisan Dharma Wanita Bathoshai&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kompetensi Keahlian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Practical Analog &amp;amp; Digital Electronics.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Practical Computer Network.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Applied Object Oriented Programming.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Low Level Programming.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pendidikan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;SDN 021 Samarinda tahun 1989&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMPN 3 Samarinda tahun 1992&lt;/li&gt;&lt;li&gt;STM Negeri ( SMK 2) Samarinda 1995&lt;/li&gt;&lt;li&gt;D3 - Jurusan Teknik Elektro (PS-TI) Tahun 2007&lt;/li&gt;Judul tugas akhir : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penggunaan  PC sebagai Alat Bantu Modul DL 3214  De Lorenzo&lt;/span&gt; (mendapat nilai A+)&lt;br /&gt;&lt;li&gt;STMIK Widya Cipta Dharma Tahun 2008 (nekad sekolah S1 meski tidak mendapat ijin dari lembaga ... demi cita-cita).&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pekerjaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Teknisi Laboratorium Elektronika PT. Kalamur  tahun 1995 - 2002&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf Teknisi Laboratorium Instrumentasi dan Digital PSTI 2002 - 2006.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf Teknisi Laboratorium Komputer  PSTI  2006 – 2008&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf Teknisi Laboratorium Otomasi  PSTI 2009 – sekarang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf Bidang Data pertandingan PB PON XVII Kaltim 2008&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf Bidang data Pertandingan Porcanas Kaltim XIII kaltim 2008&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh karena sesuatu dan lain hal (lihat &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2008/12/lima-pengajar-di-teknologi-informasi.html" target="new"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;), kini "wilayah tugas" nya sangat dibatasi. Bahkan ijin sekolah S1 tidak dikeluarkan dengan alasan yang tidak dapat diterima secara logis. Hari-hari senggangnya sekarang diisi dengan ikut bergabung dengan "Komunitas Pengembangan Teknologi" yang baru saja dieksiskan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfeFxv831jFg3HmWaLlcgzcZba2CTwcoxl0CO1pEE9YU6UQRda0WLw2sgmZ3p6IuvixzVVOZeYW48l5ZZ0zOhk5wrFyaRbNPDUoKqWbh4lckuLMSUv5XoZ0AuqzHFUMtobWkBSN61v1B4/s72-c/san3.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Profile Anggota KOMPETEK Polnes - Supriyadi</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/profile-anggota-komunitas-pengembangan_2803.html</link><category>Seputar Polnes</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Thu, 12 Mar 2009 11:41:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-539311448036578087</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8WgHeBFa919Z49eoxTEiM7BIeylKftmYyFnVPmm0h1H4hs6_BuVi86nTe4_JD0bt3hmC8AbsNPJAcMgurZzprbcUrA1A4zzDb7be72iKes1Yl1ORuSbZcSo6Gn8TkqHXWgIk8_mK7Vqs/s1600-h/Supri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 248px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8WgHeBFa919Z49eoxTEiM7BIeylKftmYyFnVPmm0h1H4hs6_BuVi86nTe4_JD0bt3hmC8AbsNPJAcMgurZzprbcUrA1A4zzDb7be72iKes1Yl1ORuSbZcSo6Gn8TkqHXWgIk8_mK7Vqs/s400/Supri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312142596731105250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PROFILE ANGGOTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-align: left;"&gt;KOMUNITAS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI (KOMPETEK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Supriyadi&lt;br /&gt;Tempat/tgl. lahir : Jember, 27 April 1979&lt;br /&gt;Agama : Islam&lt;br /&gt;Alamat : ......(dirahasiakan)&lt;br /&gt;Pekerjaan :&lt;br /&gt;Staf pengajar Jurusan Teknik Elektro - Polnes&lt;br /&gt;NIP.132 309 263&lt;br /&gt;Status : berkeluarga&lt;br /&gt;Telp (hunting) : 081347543575&lt;br /&gt;Anggota Majelis Bathoshai : angkatan ke-5&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kompetensi Keahlian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Microcontroller (microprocessor system).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Practical Elecronics.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Low Level Programming.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Data Communication System.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hardware Computer System.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pendidikan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;SD, Jember tahun 1991&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMP, Jember tahun 1994&lt;/li&gt;&lt;li&gt;STM, Jember tahun 1997&lt;/li&gt;&lt;li&gt;D3 Teknik.Elektro Politeknik Negeri Samarinda tahun 2002.&lt;/li&gt; Judul Tugas Akhir : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Automatic Transfer Switch”&lt;/span&gt;&lt;li&gt;Teknik.Elektro EEPIS-ITS Surabaya tahun 2004.&lt;/li&gt;Judul Tugas Akhir : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Perancangan Kontrol dan Monitoring Pengolah Limbah Jarak Jauh Master-Slave  Via SMS”&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pekerjaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Samarinda tahun 2004 – sekarang. Mata Kuliah yang diampu :&lt;ol style="list-style-type: disc; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Praktikum Listrik dasar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum Elektronika&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum trouble Shooting Komputer&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum Mikroprosesor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum Interfacing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teori Teknik Interfacing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teori Rangkaian Listrik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teori Mikroporosesor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemrogaman Bahasa C/C++&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf pengajar yang diperbantukan di Program Studi Teknologi Informasi - Polnes sampai dengan tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Traner Tim Road tovInternational Collegiate Programming Contest (ICPC) 2008, Progam Studi Teknologi Informasi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat pelatihan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Microcontroller, EEPIS-ITS Surabaya tahun 2003&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Oracle for Database, EEPIS-ITS Surabaya tahun 2003&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Image Processing, EEPIS-ITS Surabaya tahun 2004&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sun-Solaris mainframe, EEPIS-ITS Surabaya tahun 2004&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Penelitian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Supriadi, (2006), Perancangan dan Pembatan ATS Berbasis microcontroller.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Supriadi, (2007), Pembuatan Komunikasi Data Serial Asincron 16 Bit Berbasis Microcontroller.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Murdiyat, P., P Hari, W Agusma, Supriadi. (2007),Prototipe Sistem Telemetri untukPengukuran Tinggi  Air di 3 Titik Pengamatan Melalui Kanal Radio,  Penelitian dibiayai oleh Politeknik Negeri Samarinda, sebagai Angota&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;Oleh karena sesuatu dan lain hal, kini tidak diperbolehkan lagi mengajar di Program Studi Teknologi Informasi sejak beralih status menjadi Jurusan Teknologi Informasi (lihat&lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2008/12/lima-pengajar-di-teknologi-informasi.html" target="new"&gt; di sini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2008/12/tidak-kurang-dari-lima-pengajar-ti.html" target="new"&gt;di sini&lt;/a&gt;). Kini waktu senggangnya dipergunakan untuk menghidupkan kembali komunitas kecil yang dulunya merupakan wadah beberapa staf Jurusan Teknik Elektro dan Prodi Teknologi Informasi, yang sekarang dieksiskan menjadi "Komunitas Pengembangan Teknologi".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8WgHeBFa919Z49eoxTEiM7BIeylKftmYyFnVPmm0h1H4hs6_BuVi86nTe4_JD0bt3hmC8AbsNPJAcMgurZzprbcUrA1A4zzDb7be72iKes1Yl1ORuSbZcSo6Gn8TkqHXWgIk8_mK7Vqs/s72-c/Supri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>Profile Anggota KOMPETEK Polnes - Agusma Wajiansyah</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/profile-anggota-komunitas-pengembangan_12.html</link><category>Seputar Polnes</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Thu, 12 Mar 2009 11:09:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-8642104284481723773</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGJXo2e4Ss6zxeeCUTBf8OMaVAdy82l3i6AHAAdeXCu6LOZI0Zre6g2xX-GYVVDVpatyS6yb4Q0vh1awD2exXM1KIZLtqpRK6mIzqPAl7iLRaIuCaBLULi2gqN6T_kV6UJTQowjeWXeB0/s1600-h/Agusma.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 243px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGJXo2e4Ss6zxeeCUTBf8OMaVAdy82l3i6AHAAdeXCu6LOZI0Zre6g2xX-GYVVDVpatyS6yb4Q0vh1awD2exXM1KIZLtqpRK6mIzqPAl7iLRaIuCaBLULi2gqN6T_kV6UJTQowjeWXeB0/s400/Agusma.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312134220574861554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PROFILE ANGGOTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-align: left;"&gt;KOMUNITAS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI (KOMPETEK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Agusma Wajiansyah&lt;br /&gt;Tempat/tgl lahir : Surabaya, 5 Agustus 1981&lt;br /&gt;Agama : Islam&lt;br /&gt;Alamat :&lt;br /&gt;Jl. A. W. Syahranie RT12 No5A kel. Gn. Kelua - Samarinda&lt;br /&gt;Telp (hunting) : 0813 500 92747&lt;br /&gt;Status : berkeluarga&lt;br /&gt;Pekerjaan :&lt;br /&gt;Staf pengajar Jurusan Teknik Elektro - Polnes&lt;br /&gt;NIP.132 307 496&lt;br /&gt;Anggota Majelis Bathoshai : angkatan ke-5&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kompetensi Keahlian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Programmable Logic Controller (PLC).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Microcontroller (microprocessor system).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Low Level Programming.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;System Automotion.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Computer Network.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pendidikan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;SDN 030 Samarinda tahun 1993&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMPN 7 Samarinda tahun 1996&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMAN 5 Samarinda 1999&lt;/li&gt;&lt;li&gt;D3 - Jurusan Teknik Elektro&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Politeknik Negeri Samarinda tahun 2002&lt;/li&gt;Judul tugas akhir : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengatur Intensitas Lampu Pijar&lt;/span&gt;&lt;li&gt;D4 – Jurusan Teknologi Informasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;PENS – ITS Surabaya tahun 2004&lt;/li&gt;Judul tugas akhir : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PLC Trainer&lt;/span&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pekerjaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Staf pengajar Jurusan Teknik Elektro, PoliteknikNegeri Samarinda tahun 2004 – sekarang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf pengajar yang diperbantukan di Program Studi Teknologi Informasi s/d th. 2008.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mata kuliah yang pernah diampui :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Programmable Logic Controller&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Otomasi system.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum Microprosesor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum Elektronika.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Penelitian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Wajiansyah, A., ( 2006 ), Akses ADC dengan Personal Computer, P3M POLNES&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Murdiyat, P., P Hari, W Agusma, Supriadi. (2007),     Prototipe Sistem Telemetri untukPengukuran Tinggi  Air di 3 Titik Pengamatan Melalui Kanal Radio,  Penelitian dibiayai oleh Politeknik Negeri Samarinda, sebagai Angota&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh karena sesuatu dan lain hal, kini tidak lagi diperkenankan mengajar di Program Studi Teknologi Informasi sejak berubah menjadi Jurusan Teknologi Informasi (lihat &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2008/12/tidak-kurang-dari-lima-pengajar-ti.html" target="new" title="Tidak kurang dari 5 pengajar TI diganti"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;). Kini waktu senggangnya digunakan untuk menghidupkan kembali komunitas kecil para pengajar Polnes baik dari Jurusan Teknik Elektro maupun Teknologi Informasi, yang sekarang dieksiskan menjadi "Komunitas Pengembangan Teknologi".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGJXo2e4Ss6zxeeCUTBf8OMaVAdy82l3i6AHAAdeXCu6LOZI0Zre6g2xX-GYVVDVpatyS6yb4Q0vh1awD2exXM1KIZLtqpRK6mIzqPAl7iLRaIuCaBLULi2gqN6T_kV6UJTQowjeWXeB0/s72-c/Agusma.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sistem Telemetri untuk pengukuran arus beban 3 phasa</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/sistem-telemetri-untuk-pengukuran-arus.html</link><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Thu, 12 Mar 2009 10:20:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-7340873741356987854</guid><description>&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ringkasan Penelitian (Penelitian Mandiri - th. 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul Lengkap :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Prototype Sistem Telemetri untuk Pengukuran Arus Beban 3 Phasa melalui Kanal Radio &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hari Purwadi, SST, Agusma Wajiansyah, SST, Supriadi, SST, Ir. Prihadi M, MT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jurusan Teknik Elektro – Politeknik Negeri Samarinda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Samarinda – Kalimantan Timur - Indonesia&lt;/span&gt;&lt;hr /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penghematan energi listrik dapat diketahui dengan melihat daya yang digunakan pada konsumen listrik. Salah satu parameter untuk mengetahui daya listrik adalah dengan mengetahui arus yang melalui beban pada konsumen. Sistem pembangkit listrik untuk kapasitas yang besar dibangkitkan dengan sistem 3 phasa karena banyak keuntungan yang didapatkan. Untuk mengetahui arus phasa dapat dilakukan jarak jauh yaitu dengan sistem telemetri. Dengan sistem ini dapat diketahui parameter arus yang melalui phasa secara realtime. Dengan diketahuinya arus beban maka dapat diperkirakan daya pemakaian listrik tiap-tiap unit. Besaran sinyal analog yang terukur diubah menjadi sinyal digital parallel pada level TTL 0 s/d +5V. Kemudian sinyal ini diproses oleh mikrokontroler menjadi sinyal serial asinkron untuk kemudian dikirim melalui media komunikasi gelombang radio VHF FM yang dimodulasi dengan menggunakan teknik FSK (Frequency Shitf Keying). Penerima FM pada transceiver FM di central office akan memisahkan sinyal informasi dari sinyal carriernya, sehingga diperoleh sinyal informasi yang berupa sinyal suara yang mengandung data digital serial. Kemudian, sinyal suara diproses oleh demodulator FSK untuk mendapatkan sinyal serial level RS232 yang dapat diterima oleh port serial PC.  Data yang diterima oleh PC di tampilkan dan disimpan dalam bentuk data base.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penghematan energi listrik dapat diketahui dengan melihat daya yang digunakan pada konsumen listrik. Salah satu parameter untuk mengetahui daya listrik adalah dengan mengetahui arus yang melalui beban pada konsumen. Sistem pembangkit listrik untuk kapasitas yang besar dibangkitkan dengan sistem 3 phasa karena banyak keuntungan yang didapatkan. Untuk mengetahui arus phasa dapat dilakukan jarak jauh yaitu dengan sistem telemetri. Dengan sistem ini dapat diketahui parameter arus yang melalui phasa secara realtime. Dengan diketahuinya arus beban maka dapat diperkirakan daya pemakian listrik tiap-tiap unit. Hal ini sangat penting bagi lembaga (instansi) untuk menerapkan kebijakan hemat energi disetiap unit, sehingga energi listrik yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telemetri dapat didefinisikan sebagai proses sensing dan pengukuran suatu besaran/variabel yang diperoleh dari suatu lokasi, dan kemudian data hasil pengukurannya dikirim ke kantor pusat/pengatur  yang jaraknya jauh. Data hasil pengukuran akan ditampilkan, diamati, dan dianalisa sehingga dapat menjadi referensi data valid untuk pengambilan. Diagram dari sebuah sistem telemetri ditunjukkan dalam gambar di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6TWkoYeMYpFNuATumclVSfDnvtrIwe9dV9KTcL81KMGYtyoO23qJL0_QdWw5xoTdvP42HMlvyO4FUFZ5kbsmw1orL2I6xcKuF52hp0wIa_Q5dJqP_7jYhCSSqb7hDWGmtbEn2H8CEZkM/s1600-h/Sistem+telemetri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 195px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6TWkoYeMYpFNuATumclVSfDnvtrIwe9dV9KTcL81KMGYtyoO23qJL0_QdWw5xoTdvP42HMlvyO4FUFZ5kbsmw1orL2I6xcKuF52hp0wIa_Q5dJqP_7jYhCSSqb7hDWGmtbEn2H8CEZkM/s400/Sistem+telemetri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312125162299446226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar di atas menunjukkan diagram dari sebuah sistem telemetri yang mengukur data arus listrik dengan variable antara lain : phasa R, phasa S dan Phasa T, untuk variabel lain dapat ditambahkan variable tegangan, factor daya, beda fasa dan lain-lain. Besaran arus listrik yang lewat phasa R, S dan T tersebut diubah oleh sensor arus menjadi besaran lain yang disesuaikan dengan kondisi yang diinginkan. Oleh airborne system, besaran listrik diproses menjadi data yang siap dikirim melalui media komunikasi agar dapat dikirim dalam jarak yang jauh. Media komunikasi yang digunakan dapat berupa : kabel tembaga, kabel serat optik, gelombang radio, atau media lainnya. Di ujung media komunikasi, data diterima oleh komputer di ground system. Ground sistem terletak di sentral pengamatan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di antara media komunikasi lainnya, gelombang radio lebih banyak digunakan karena mempunyai banyak keuntungan antara lain :&lt;br /&gt;&lt;ol style="list-style-type: disc; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Tidak mengalami kabel putus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Respon waktunya sangat cepat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudah diletakkan pada lokasi pengukuran yang sulit dipasang kabel&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudah dipindah-pindahkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih murah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perawatan lebih mudah, karena tidak terdapat kabel.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Model sistem telemetri yang akan dibahas dalam penelitian ini ditunjukkan dalam gambar di bawah.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCi_CR7XSMiI_58T7IfdU1udgx5UWrUz8aheJ4Mp-CResa7ZyhMhuMGQnEQVAnn7NgsiNNdRDs2vT7WauYVZ9erNV8ibrFh0xAlN6q3pPYQZvVzXxWGJ415S8GdOXn55E3xJcp-g_7KzY/s1600-h/Desain+model.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 178px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCi_CR7XSMiI_58T7IfdU1udgx5UWrUz8aheJ4Mp-CResa7ZyhMhuMGQnEQVAnn7NgsiNNdRDs2vT7WauYVZ9erNV8ibrFh0xAlN6q3pPYQZvVzXxWGJ415S8GdOXn55E3xJcp-g_7KzY/s400/Desain+model.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312126342433084834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terdapat 3 (tiga) titik pengukuran  ( measure point 1, measure point 2, dan measure point 3) yang masing-masing diletakkan pada tempat dan jarak yang berbeda. Jumlah titik pengamatan sebanyak 3 (tiga) buah dianggap cukup mewakili jika dilakukan penambahan jumlah titik. Ketiga titik pengukuran dapat bekerja mandiri namun sesuai dengan parameter yang selalu ditentukan oleh central office yang merupakan pusat pengamatan dan pengolahan data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada measure point, besaran yang terukur kemudian diubah oleh transducer menjadi besaran sinyal listrik analog. Selanjutnya sinyal listrik analog diubah ke bentuk sinyal digital paralel dengan level TTL (0 hingga + 5V). Agar dapat dikirim dengan teknik serial asinkron, sinyal digital paralel diproses oleh data processing berbasis mikrokontroler (single chip microprocessor system) menjadi sinyal serial asinkron dengan level TTL yang juga ditambah dengan bit-bit pelengkap komunikasi serial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena pemancar radio pada transceiver FM yang digunakan tidak dapat mengirim sinyal digital dengan level TTL, maka sinyal digital perlu dimodulasi dengan menggunakan teknik FSK (Frequency Shift Keying). Keluaran modulator FSK merupakan sinyal suara yang dapat ditumpangkan pada sinyal carrier transceiver FM untuk dikirim dengan jarak yang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerima FM pada transceiver FM di central office akan memisahkan sinyal informasi dari sinyal carriernya, sehingga diperoleh sinyal informasi yang berupa sinyal suara yang mengandung data digital serial. Kemudian, sinyal suara diproses oleh demodulator FSK untuk mendapatkan sinyal serial level RS232 yang dapat diterima oleh port serial PC.  Data yang diterima oleh PC di tampilkan dan disimpan dalam bentuk data base.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DESAIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWcgsxlCZbPD4wBkhNyz1_VzR_YJa3fDWz5_P1XkZ9yoY7gVitLg5Q4dYx3f1cytJkn4kg_Jb0WULCQiwrhbC4tKovWHzezZljjaHVrSe-YEPUHJ05jf51y5cj8EZEjsEupYEewmWiyEs/s1600-h/Diagram+desain+sistem+telemetri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 143px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWcgsxlCZbPD4wBkhNyz1_VzR_YJa3fDWz5_P1XkZ9yoY7gVitLg5Q4dYx3f1cytJkn4kg_Jb0WULCQiwrhbC4tKovWHzezZljjaHVrSe-YEPUHJ05jf51y5cj8EZEjsEupYEewmWiyEs/s400/Diagram+desain+sistem+telemetri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312126983351431042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Data arus listrik yang merupakan besaran fisik diubah menjadi besara listrik berupa tegangan oleh transducer yang berupa trafo arus sebagai sensor arus listrik.&lt;br /&gt;Karena sinyal  yang dihasilkan sensor berupa tegangan analog sesuai dengan arus listrik yang dideteksi  berupa data analog, maka  perlu dilakukan konversi ke sinyal digital agar dapat diproses oleh mikrokontroler. ADC mengubah tegangan masukan analog menjadi sinyal digital 8 bit. Data ini diproses oleh mikrokontroler dan ditambah dengan data digital 8 bit yang merupakan header. Maka diperoleh data serial 16 bit yang setelah ditambah bit start dan stop, dikirim ke modulator FSK. Mikrokontroler dipilih karena mempunyai sifat : ukuran kecil, konsumsi daya rendah, cara kerja mirip komputer PC, dan harga murah. Dengan sifat-sifat tersebut, mikrokontroler dapat digunakan sebagai pengganti komputer PC untuk ditempatkan pada titik pengukuran yang terpencil, jauh dari sumber listrik PLN dan di banyak tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modulator FSK mengubah format data komunikasi digital menjadi sinyal audio dengan  frekuensi yang dapat diterima sebagai masukan oleh pemancar/transmitter radio FM. Umumnya level digital 0 diubah menjadi sinyal audio dengan frekuensi rendah, sedang level digital 1 diubah menjadi sinyal audio dengan frekuensi lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh pemancar radio, sinyal audio yang mengandung informasi data digital ditumpangkan pada sinyal carrier/pembawa yang mempunyai frekuensi jauh lebih tinggi. Metode penumpangan yang digunakan adalah modulasi frekuensi (FM/Frequency Modulation). Sinyal FM ini dipancarkan ke udara dan diterima oleh penerima FM. Pengiriman dilakukan tiap selang waktu tertentu untuk menghemat konsumsi daya untuk pemancar radio FM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penerima FM, sinyal audio dipisahkan dari sinyal carrier, kemudian dikirim ke demodulator FSK untuk dikonversi kembali menjadi data digital. Karena data digital yang diterima mempunyai panjang 16 bit dan bukan merupakan standar RS232 (yang dapat diterima oleh port serial PC), maka data tersebut dipisahkan oleh mikrokontroler  menjadi 2 buah data format RS232 yang mempunyai panjang 8 bit agar dapat diterima oleh port serial RS232 komputer PC. Komputer PC mengolah data yang diterima di port RS 232 menjadi tampilan sebuah nilai di layar monitor. Prosesnya dilakukan oleh program yang dibangun dari bahasa C++.&lt;br /&gt;Dalam proses komunikasi datanya, PC di central office memulai dengan mengirim request pada RTU (Remote Terminal Unit) yang diinginkan secara broadcast di mana semua RTU akan ”mendengar” permintaan tersebut. Request berupa data 16 bit yang berisi 8 bit header dan 8 bit perintah. RTU yang mempunyai ID sama dengan yang tertera dalam request akan menjawab dengan memberikan data 16 bit yang terdiri dari 8 bit headernya dan 8 bit data pengukuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika RTU yang bersangkutan tidak menjawab hingga waktu time out yang ditentukan, maka central office akan mengirim request ulang. Jika hingga tiga kali request tidak ada jawaban dari RTU yang bersangkutan, maka central office mengisolasi RTU tersebut dan membuat indikasi kerusakan pada tampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KESIMPULAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Trafo arus dengan rating 50/5 dapat digunakan untuk mendeteksi arus yang melewati suatu jaringan listrik dengan nilai minimal  5 ampere, sehingga untuk arus yang dibawah 5 ampere  diperlukan rangkaian tambahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengiriman data dapat dikirim melalui modulasi FSK 1200 bps yang ditumpangkan pada sinyal carrier gelombang radio 144 MHz.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perlambatan fasa sinyal output digital output pada penerima diakibatkan oleh kanal radio dan timing process demodulasi, dengan dominasi oleh timing process.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dibuktikan bahwa koordinasi transmisi data antar pengamat dengan ketiga titik pengukuran (Remote Terminal Unit/RTU) dapat bekerja pada frame protocol yang digunakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Collision/tabrakan belum pernah terjadi akibat metode akses yang digunakan dan jarak antar bagian masih sangat dekat. Namun dengan jarak yang lebih panjang dengan gangguan transmisi data yang besar hal ini bisa terjadi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perubahan tampilan arus phasa di layar komputer sesuai dengan perubahan yang dilakukan pada transducer.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Data yang tampil di tiap titik sesuai dengan sumber data yang bersangkutan (tidak tertukar)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REFERENSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;------- (----). &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Telemetry Tutorial&lt;/span&gt;, L-3 Communications Telemetry West, San Diego.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Glasgow, H.B., Bulkholder, J. A., Reed, R.E., Lewitus, A.J., Kleinman, J.E. Kleinman (2004), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Real-time remote monitoring of water quality: a review of current applications, and advancements in sensor, telemetry, and computing technologies, Journal of Experimental Marine Biology and ecology,&lt;/span&gt; Vol. 30 Issues 1-2, 31 March 2004, Pages 409-448.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hac, A. ,(2003),  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wireless Sensor Network Desain&lt;/span&gt;, John Willey and Sons,                      Chicester.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lee, L.J.E, Lawrence, D.S.L., Price, M., (2006)&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Analysis of water-level response to rainfall and implications for recharge pathways in the Chalk aquifer, SE England, Journal of hydrology&lt;/span&gt;, Vol 330 Issues 3-4, 15 November 2006, Pages 604-620.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lin, Shu, Costello, Daniel J., (1983), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Error Control Coding, Fundamentals and                 Application&lt;/span&gt;, Prentice Hall, New Jersey.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konecsny, K. (2006) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Transboundary Floods: Reducing Risks Through Flood Management&lt;/span&gt;, NATO Science Series Vol. 72, Page 33-44.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Murdiyat, P., Udi, S (2006), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Analisis dan Desain Sistem Pengiriman Data dari Mikrokontroler ke PC Dengan Sumber Data Analog Melalui Kanal Radio 144 MHz&lt;/span&gt;, Penelitian dibiayai oleh Politeknik Negeri Samarinda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Murdiyat, P. (2007), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Analisis dan Desain Alat Ukur Ketinggian Air Menggunakan Kanal Radio&lt;/span&gt;, Penelitian Mandiri, Samarinda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Murdiyat, P., Prurwadi, H., Supriadi, Wajiansyah, A. (2007). &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pototipe Sistem Telemetri untuk Pengukuran Ketinggian Air di 3 Titik Pengamatan Melalui Kanal Radio&lt;/span&gt; , Penelitian Politeknik Negeri Samarinda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Santini, G., Righini, N., Chelazzi, G., (2001) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Automatic telemetry to monitor the activity of limpets and sea level oscillations&lt;/span&gt;, Cambridge Journal Online, 05 september 2001.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sapiie, S,. Nishino, S,. (1982).  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengukuran dan Alat-alat ukur&lt;/span&gt;, Pradnya Paramitha, Jakarta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Schwartz, M. (1987), Telecommunication Network : Protocols, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Modelling and                   Analysis&lt;/span&gt;, Addison-Wesley Publishing, Massachusets.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shim, K.C., Fontane D.G., Labadie, J. W. , (2002) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Spatial Decision Support System for Integrated River Basin Flood Control&lt;/span&gt; , J. Water Resour. Plng. and Mgmt., Volume 128, Issue 3, pp. 190-201 (May/June 2002) .&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shimoshio, Yoshifumi, Harsono, Nonot, (1993), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rangkaian dan Sistem Komunikasi&lt;/span&gt;, JICA – PENS ITS, Surabaya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siswanto,. (2006),. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Analisis pengukuran KWH dan KVARH pada pelanggan                                                    besar di PLN cabang Samarinda&lt;/span&gt;, Tugas Akhir  AKLI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Stremler, Ferrel G., (1990), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Introduction to Communication System&lt;/span&gt;, Third Edition, Addison Wesley, California.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center;"&gt;Bagi yang berminat dapat menghubungi &lt;a href="mailto:onny_gaffar@yahoo.com" style="text-decoration: blink;"&gt;admin.sang-rajawali.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6TWkoYeMYpFNuATumclVSfDnvtrIwe9dV9KTcL81KMGYtyoO23qJL0_QdWw5xoTdvP42HMlvyO4FUFZ5kbsmw1orL2I6xcKuF52hp0wIa_Q5dJqP_7jYhCSSqb7hDWGmtbEn2H8CEZkM/s72-c/Sistem+telemetri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Profile Anggota KOMPETEK Polnes - Hari Purwadi</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/profile-anggota-komunitas-pengembangan.html</link><category>Seputar Polnes</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Wed, 11 Mar 2009 17:06:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-2606962922138645171</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgYCrDXkf7JmtVhOoavZmI_oX_EQsvlrQe0X1NKiAt_ufeYvd4WtIW_FBRPsvwlBBnf3RTEhhNmdapuEXsajp8NYEW8ZaN1O5axbkodSXalEnp0RvGyA_CWxFPEwMTiezEdmmSEfofuX4/s1600-h/Hari+P.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 206px; height: 240px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgYCrDXkf7JmtVhOoavZmI_oX_EQsvlrQe0X1NKiAt_ufeYvd4WtIW_FBRPsvwlBBnf3RTEhhNmdapuEXsajp8NYEW8ZaN1O5axbkodSXalEnp0RvGyA_CWxFPEwMTiezEdmmSEfofuX4/s400/Hari+P.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311854586487531346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PROFILE ANGGOTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; text-align: left;"&gt;KOMUNITAS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI (KOMPETEK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Hari Purwadi&lt;br /&gt;Tempat/tgl lahir : Klaten, 6 Januari 1973&lt;br /&gt;Agama : Islam&lt;br /&gt;Pekerjaan :&lt;br /&gt;Staf pengajar Jurusan Teknologi Informasi - Polnes&lt;br /&gt;NIP : 132 303 028&lt;br /&gt;Alamat :&lt;br /&gt;Kompleks Perum. Bumi Rindang Luhur Blok B/16. Jl. HAMM. Rifaddin RT 25 Kel. Harapan Baru – Smd. Seberang&lt;br /&gt;Telp (hunting) : 0816213943&lt;br /&gt;Status : berkeluarga&lt;br /&gt;Anggota Majelis Bathoshai : angkatan ke-7&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kompetensi Keahlian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Digital Signal Processing (DSP).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Digital Control System (DCS).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Computer based Control System.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Artificial Intelligent Concept.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teknik Komputasi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pendidikan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;SD N Mrisen 2 Juwiring Klaten 1985&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMP N I Juwiring Klaten 1988&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMA N Polanharjo Klaten 1991 Jurusan A1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Program Doploma III Teknik Elektro FT-UGM 1997&lt;/li&gt;Judul Tugas Akhir : Pemutar Arah Antena Otomatis&lt;li&gt;Program Ekstensi S1 Jurusan Teknik Elektro&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Universitas Gadjah Mada  2001&lt;/li&gt;Judul Skripsi : Deteksi Arah Pemancar Optis&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Riwayat Pekerjaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mechanic di PT Ciptakarya Buana Raya Jakarta  tahun 1995 – 1997&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Electric Enginner di CV Prima Teknik Jakarta tahun 1997 – 2002.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Staf Pengajar Teknik Elektro dan Teknologi Informasi tahun 2002 – sekarang.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;Matakuliah Yang pernah diampu :&lt;ol style="list-style-type: lower-alpha; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Sistem Kendali I &amp;amp; II dan Praktikum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem Kontrol Dengan Komputer dan Praktikum &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Digital Signal Processing dan Praktikum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengukuran Rangkaian Listrik dan Praktikum&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemodelan dan Simulasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum Mikroprosessor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Matematika IV&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Praktikum Dasar sistem komunikasi&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;li&gt;Kepala Laboratorium elektro Jurusan Teknik Elektro  Politeknik Negeri  Samarinda Perioda 2004 - 2008 &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Angota senat Politeknik Negeri Samarinda periode 2008-2012  dari unsur wakil  dosen Teknologi Informasi &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tim Capacity Building Kajian Formulasi Tarip Listrik Regional propinsi Kalimantan timur Juni 2005 sebagai anggota&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Koordinator Lomba Aplikasi Elektronika SMK se-kalimantan Timur di samarinda Tahun 2006 dan 2007 sebagai penanggung jawab&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tim ISO 9001 Sistem Jaminan Mutu di Politeknik Negeri Samarinda tahun 2006-2007  sebagai anggota&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Murdiyat, P., P Hari, W Agusma, Supriadi. (2007),     Prototipe Sistem Telemetri untukPengukuran Tinggi  Air di 3 Titik Pengamatan Melalui Kanal Radio,  Penelitian dibiayai oleh Politeknik Negeri&lt;br /&gt;Samarinda, sebagai Angota &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bimbingan Tugas Akhir Mahasiswa :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Th 2008&lt;/span&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Rusdiansyah, Pembuatan program pengolahan sinyal auskultasi jantung menggunakan metode windowwine pada filter FIR, PSTI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Abdul Halim, Pembuatan prototipe robot penghindar rintangan berbasis mikrokontroller, PSTI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Steffina Paramitha Maharani, Studi kasus tentang propagasi point to point antara BTS dan MS untuk sistem GSM dengan mengunakan observasi langsung (GSM XL Melak Kutai Barat), PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Andi dwi saputra, Perancangan dan Pembuatan sistem pengaturan kecepatan motor DC berbasis mikrokontroller,  PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Syarifah Latifah, Perancangan simulasi unlock key dengan menggunakan media suara, PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Indah Widyaningsih, Perancangan dan pembuatan sistem penghitung benda berbasis embeded system, PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Th 2007&lt;/span&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Susana, Monitoring level, suhu, temperature dan tekanan pada alat  Process control DL2314 dengan computer, PSTI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sugeng A D, Monitoring dan  Controlling suhu mengunakan computer, PSTI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Djoko P, Efisiensi Pengunaan Likstrik  berbasis mikrokontroller AT 89S51, PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Th 2006&lt;/span&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Djayono, Hendra Gunawan., (2006)., Pengaturan kerja pompa mengunakan mikrokontroller AT 89C51, PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hady wianto, Rudy supianur., (2006).,  Kunci jarak jauh berkode, PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siswanto., (2006)., Analisis pengukuran KWH dan KVARH pada pelanggan besar di PLN cabang Samarinda, PS Kelas AKLI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahun 2005&lt;/span&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Said Fauzul R, Edi Prasojo, Habiburrahman., (2005)., Aplikasi SCADA (Supervisiory Control and Data Acquisition) untuk Controlling dan Monitoring peralatan listrik, penggunaan air dan telepon pada Politeknik Negeri Samarinda, PSTI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Roy Hamsky, Ayub yan toding allo., (2005)., Kendali kecepatan putar motor DC berbasis mikrokontroller, PSTL-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahun 2004&lt;/span&gt;&lt;ol style="list-style-type: decimal; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Fantri, Supianur, Fauzi harnadi noor, Sutiono setiawan P., (2004)., Perancangan dan Pembuatan pencatat rekening listrik dengan sistem power line carrier pada rumah tangga, PSTI-Jurusan Elektro, Politeknik Negeri Samarinda&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Publikasi yang relevan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Hari Purwadi., (2006)., Desain Kontroller mengunakan matlab, hal 22-27 Jurnal Ilmiah Mahakan seri sains dan teknologi Volume 5 no.2 ISSN 1412-6885 diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Universitas Mulawarman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hari Purwadi., (2006)., New Approach to Solution Of Nodal Admitance Equations in Power System Network, page 61-72  Natural life International journal Vol.1 No.1 1-902006 ISSN 1829-653X, publiser of Research Institute of Mulawarman University, (http://www. Lemlit-unmul.net)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ipniansyah, Arbain, mohammad Helmi, Hari Purwadi., (2004).,  Instrumentasi dan Pengukuran Listrik. Modul Ajar Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda, Program Penguatan dan Pengembangan Jurusan Tahun  2004-2005 (tidak publikasi)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(216, 216, 216) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(216, 216, 216); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;Oleh karena sesuatu dan lain hal, kini yang bersangkutan hanya diperkenankan mengajar di Jurusan Teknologi Informasi Polnes. Itupun dengan jumlah mata kuliah yang sangat terbatas.  (Lihat &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2008/12/tidak-kurang-dari-lima-pengajar-ti.html" target="new"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2008/12/lima-pengajar-di-teknologi-informasi.html" target="new"&gt;di sini&lt;/a&gt;). Kini hari-hari senggangnya diisi dengan mengaktifkan kembali kegiatan pengembangan teknologi bersama rekan-rekan sejawat yang lain.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgYCrDXkf7JmtVhOoavZmI_oX_EQsvlrQe0X1NKiAt_ufeYvd4WtIW_FBRPsvwlBBnf3RTEhhNmdapuEXsajp8NYEW8ZaN1O5axbkodSXalEnp0RvGyA_CWxFPEwMTiezEdmmSEfofuX4/s72-c/Hari+P.JPG" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Event Predictor untuk prediksi IPK Mahasiswa</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/event-predictor-untuk-prediksi-ipk.html</link><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Wed, 11 Mar 2009 16:24:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-2244757094476170058</guid><description>&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ringkasan Penelitian (Penelitian Mandiri - th. 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul Lengkap :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aplikasi Event Predictor untuk memprediksi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Mahasiswa dengan menggunakan model pendekatan Feedback Control System Berbasis Jaringan Syaraf Tiruan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Achmad Fanany Onnilita Gaffar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jurusan Teknik Elektro – Politeknik Negeri Samarinda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Samarinda – Kalimantan Timur - Indonesia&lt;/span&gt;&lt;hr /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;IPK menjadi salah satu parameter ukur keberhasilan suatu institusi pendidikan di dalam menjalankan roda operasionalnya. Data dan informasi valid tentang IPK akan menjadi acuan bagi suatu institusi pendidikan untuk melakukan revaluasi semua perencanaan dan strategi pelaksanaannya yang semua energinya diarahkan pada penciptaan Proses Belajar Mengajar (PBM) yang sehat dan berkualitas. JST digunakan untuk mempelajari kondisi-kondisi PBM sekarang yang terukur, kemudian secara cerdas dapat memprediksi IPK masa datang. Model JST yang digunakan adalah FeedForward dengan algoritma pelatihan menggunakan Backpropagation. Pendekatan model untuk siklus PBM menggunakan analogi permodelan suatu sistem yang biasa digunakan pada disiplin ilmu Sistem Kontrol. Pendekatan model yang digunakan adalah Feedback Control System.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;RINGKASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;IPK menjadi salah satu parameter ukur keberhasilan suatu institusi pendidikan di dalam menjalankan roda operasionalnya. Dengan kata lain, IPK sekarang adalah merupakan cermin dari segala aktivitas institusi sebelumnya yang dilakukan untuk menghasilkan siswa didik yang berkualitas. Data dan informasi valid tentang IPK akan menjadi acuan bagi suatu institusi pendidikan untuk melakukan revaluasi semua perencanaan dan strategi pelaksanaannya yang semua energinya diarahkan pada penciptaan Proses Belajar Mengajar (PBM) yang sehat dan berkualitas.&lt;br /&gt;Pada penelitian ini, JST akan digunakan untuk mempelajari kondisi-kondisi PBM sekarang yang terukur, kemudian secara cerdas dapat memprediksi IPK masa datang.&lt;br /&gt;Model JST yang digunakan adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FeedForward&lt;/span&gt; dengan algoritma pelatihan menggunakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Backpropagation&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Pendekatan model untuk siklus PBM menggunakan analogi permodelan suatu sistem yang biasa digunakan pada disiplin ilmu Sistem Kontrol. Pendekatan model yang digunakan adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Feedback Control System&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Tahap Identifikasi sistem diterapkan untuk membangun model matematis suatu sistem dinamis (dalam hal ini adalah siklus PBM) berdasarkan data-data aktual yang terukur dengan menerapkan JST FeedForward.&lt;br /&gt;Tahap Predictive Control merupakan penerapan model Feedback Control System untuk menggambarkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;event predictive system&lt;/span&gt; pada siklus PBM yang dibangun dengan menggunakan JST FeedForward.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center;"&gt;Bagi yang berminat dapat menghubungi &lt;a href="mailto:onny_gaffar@yahoo.com" style="text-decoration: blink;"&gt;admin.sang-rajawali.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kriptografi dengan Artificial Neural Network</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/kriptografi-dengan-artificial-neural.html</link><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Wed, 11 Mar 2009 15:03:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-7062306857266353565</guid><description>&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ringkasan Penelitian (Penelitian Mandiri - th. 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul Lengkap :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembangkitan Kunci Acak Simetris untuk Aplikasi Kriptografi dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Self Organization Fiture Map (SOFM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Achmad Fanany Onnilita Gaffar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jurusan Teknik Elektro – Politeknik Negeri Samarinda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Samarinda – Kalimantan Timur - Indonesia&lt;/span&gt;&lt;hr /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Komputasi algoritma kriptografi kunci simetri memiliki beberapa kesamaan dengan komputasi jaringan saraf tiruan dalam hal menghasilkan data keluaran yang berdasarkan operasi terhadap data masukan dan saling memiliki keterkaitan. Kesamaan ini dapat dilihat pada salah satu penggunaan jaringan saraf tiruan, yaitu untuk keperluan kompresi data yang menghasilkan data keluaran dengan pola yang berkaitan dengan data masukan. Cipherteks dapat dianggap sebagai representasi plainteks dengan pola yang berbeda namun masih memiliki keterkaitan antara data masukan dengan data keluaran.&lt;br /&gt;Penelitian ini  membahas  tentang  upaya  perancangan  algoritma  pembangkitan kunci acak simetris (Symmetric Random Key : SRK) dengan menggunakan jaringan saraf tiruan SOFM. SRK yang telah dibangkitkan dengan keytext tertentu melalui SOFM kemudian digunakan untuk membangkitkan cryptor key sebanyak blok bit plaintext/chipertext. Cryptor key ini dimanfaatkan sebagai kunci simetris dalam proses enkripsi dan dekripsi pada mode chipper block (operasi per blok bit). Analisis performansi dilakukan pada hasilnya dengan parameter-parameter performansi berupa :  jumlah variasi vector perubahan SRK, jumlah variasi perubahan cryptor key, jumlah algoritma AES, permutasi karakter keyteks. Hasil analisis performansi menunjukkan dengan keytext =”POLNES”, plaintext = “RAHASIA HATI MANUSIA” diperoleh total kemungkinan sebanyak ≈ 31. 10&lt;sup&gt;35&lt;/sup&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dua jenis sistem kriptografi, yaitu sistem  kriptografi  kunci  simetri  dan  sistem kriptografi kunci publik. Perbedaan antara kedua sistem kriptografi tersebut adalah pemanfaatan kunci yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi. Pada kriptografi kunci simetri, kunci yang digunakan untuk proses pengenkripsian adalah sama dengan kunci yang digunakan untuk proses pendekripsian. Hal ini menyebabkan kerahasiaan kunci yang digunakan dalam kriptografi kunci simetri menjadi sangat penting untuk dijaga. Sedangkan ada kriptografi kunci publik, kunci yang digunakan untuk proses pendekripsian berbeda dengan kunci yang digunakan untuk proses pengenkripsian. Hal ini menyebabkan kunci pengenkripsi tidak harus dijaga kerahasiaannya dan dapat dipublikasikan dengan bebas.&lt;br /&gt;Jaringan syaraf tiruan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Self Organizing Fiture Maps (SOFM)&lt;/span&gt; digunakan untuk membangkitkan kunci simetris secara acak yang nantinya kunci acak simetris ini diterapkan pada proses enkripsi dan dekripsi. Kriptografi kunci simetris yang digunakan pada penelitian ini adalah mode chipper block, yaitu kriptografi yang beroperasi pada plaintext/chipertext dalam bentuk blok-blok bit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CHIPER BLOCK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada chiper blok, rangkaian bit-bit plaintext dibagi menjadi blok-blok bit dengan panjang sama.  Enkripsi dilakukan terhadap blok bit plaintext dengan menggunakan bit-bit kunci yang memiliki ukuran yang sama dengan ukuran blok plaintext. Algoritma enkripsi menghasilkan blok  chipertext yang berukuran sama dengan blok plaintext. Deskripsi dilakukan dengan cara yang sama dengan enkripsi. Sebagai ilustrasi, misalkan blok plaintext yang berukuran tertentu dapat dinyatakan sebagai vektor berikut:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;P = (p&lt;sub&gt;1&lt;/sub&gt;, p&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;, ..., p&lt;sub&gt;m&lt;/sub&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Yang dalam hal ini P menyatakan plaintext, m menyatakan jumlah bit dalam blok tersebut, dan p&lt;sub&gt;i&lt;/sub&gt; adalah nilai biner 0 dan 1 untuk i = 1, 2, …, m&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blok chipertext dinyatakan sebagai vektor berikut :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;C = (c&lt;sub&gt;1&lt;/sub&gt;, c&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;, ..., c&lt;sub&gt;m&lt;/sub&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini C menyatakan blok chipertext, m menyatakan jumlah bit dalam blok tersebut, dan c&lt;sub&gt;i&lt;/sub&gt; adalah nilai biner 0 atau 1 untuk i = 1, 2, …, m&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila plaintext dibagi menjadi n buah blok, barisan blok plaintext dinyatakan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;br /&gt;(P&lt;sub&gt;1&lt;/sub&gt;, P&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;, ..., P&lt;sub&gt;n&lt;/sub&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Untuk masing-masing blok plaintext, bit-bit penyusunnya dinyatakan sebagai vektor :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;br /&gt;P&lt;sub&gt;i&lt;/sub&gt; = (p&lt;sub&gt;i1&lt;/sub&gt;, p&lt;sub&gt;i2&lt;/sub&gt;, ..., p&lt;sub&gt;nm&lt;/sub&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini P&lt;sub&gt;i&lt;/sub&gt; menyatakan blok plaintext ke-i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi enkripsi dinyatakan dengan : EK(P) = C. Fungsi dekripsi dinyatakan dengan : DK(C) = P&lt;br /&gt;Dimana K menyatakan kunci simetri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SELF ORGANIZING FITURE MAPS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada Jaringan Syaraf Tiruan ini, suatu lapisan yang berisi neuron-neuron akan menyusun dirinya sendiri berdasarkan input nilai tertentu dalam suatu kelompok yang disebut dengan istilah cluster. Selama proses penyusunan diri, cluster yang memiliki vektor bobot paling cocok dengan input (memiliki jarak yang paling dekat) akan terpilih sebagai pemenang. Neuron yang menjadi pemenang beserta neuron-neuron tetangganya akan memperbaiki bobot-bobotnya. Dalam hal ini vektor bobot dari neuron-neuron tetangga dinyatakan tidak dekat dengan pola input.&lt;br /&gt;Berikut adalah gambar arsitektur SOFM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhw9RMKPgWTOkLxQBh5i3DSZab-2nJWy1eRBr_MRHK783hD_Rc1fFM-ynIsGPHlGdao779K105yLgyw63S-CCJe6h3i3qfjHFJfHxpw_zV7fdG9cvsThFIxY7fQoYVXqAQAAXMu9w3d1FE/s1600-h/Layer+SOFM.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 210px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhw9RMKPgWTOkLxQBh5i3DSZab-2nJWy1eRBr_MRHK783hD_Rc1fFM-ynIsGPHlGdao779K105yLgyw63S-CCJe6h3i3qfjHFJfHxpw_zV7fdG9cvsThFIxY7fQoYVXqAQAAXMu9w3d1FE/s400/Layer+SOFM.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311830719308486274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Vektor input dapat terdiri dari sejumlah input i = 1 … n. Setiap input dapat terdiri dari beberapa sejumlah data yang dianggap sebagai kelas input yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;X&lt;sub&gt;1&lt;/sub&gt; = [0.1 0.3 0.2 0.4]  ;  X&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; = [0.1 0.3 0.2 0.1]&lt;br /&gt;Sehingga :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, i = 1 … 2.&lt;br /&gt;Vektor bobot tergantung dari jumlah neuron yang akan direncanakan untuk melakukan penyusunan sendiri berdasarkan vektor input yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat beberapa model dimensi dan topologi SOFM yaitu : GridTop, HexTop, dan RandTop. Teknik inisialisasi bobot (W) yang biasa digunakan untuk SOFM adalah : zero initialization, Random initialization, MidPoint initialization. Sedangkan fungsi distance yang digunakan adalah : BoxDist, LinkDisk, Euclidean Dist, ManDist, NegDist. Fungsi pemroses untuk normalisasi data yang biasa digunakan adalah MinMax mapping, Std mapping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMBANGKITAN SRK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa  kriteria  digunakan  sebagai  panduan dalam perancangan algoritma kriptografi kunci simetri  dengan  menggunakan  jaringan  saraf tiruan. Kriteria-kriteria tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Untuk mencapai efek avalanche dalam proses enkripsi, setiap bit masukan harus mempengaruhi bit keluaran sedemikian rupa sehingga pengubahan satu bit masukan akan dapat mempengaruhi  seluruh  keluaran dari hasil enkripsi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam proses dekripsi, algoritma yang dihasilkan harus melakukan proses dekripsi dengan tingkat kesalahan serendah  mungkin  untuk  menghindari kesalahan dekripsi.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ide dasar pembangkitan kunci acak simetris adalah memanfaatkan kemampuan JST SOM dalam melakukan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; clustering&lt;/span&gt; dari neuron-neuron yang diletakkan pada layer SOM dengan vektor input berupa kode ASCII dari kata kunci yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Algoritma SOFM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tentukan vektor input yang akan di-cluster → X ( x&lt;sub&gt;i&lt;/sub&gt; , i = 1..m)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan jumlah dan dimensi neuron pada layer SOFM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan topologi neuron pada layer SOFM (hextop, gridtop, randtop)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan distance function yang digunakan (dist, linkdist, mandist)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Inisialisasi vektor bobot → W ( w&lt;sub&gt;ij&lt;/sub&gt; , i = 1 .. m, j = 1 .. n)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan :&lt;ol style="list-style-type: disc; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Ordering-phase learning rate (α, default = 0.9)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ordering-phase steps (default = 1000)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuning-phase learning rate (α&lt;sub&gt;T&lt;/sub&gt;, default = 0.02)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuning-phase neighborhood distance (default = 1)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Max.epoch (default = 100)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kerjakan selama STOP = False&lt;/li&gt;&lt;ol style="list-style-type: lower-alpha; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Untuk setiap vektor input (X), kerjakan :&lt;ol style="list-style-type: disc; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Untuk setiap j, hitung D(j) antara vektor bobot (W) dengan vektor input (X) dengan menggunakan distance function.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan j sedemikian rupa hingga D(j) minimum.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perbaiki pembobot untuk vektor bobot dengan j yang terpilih, dengan :&lt;br /&gt;w&lt;sub&gt;ij(baru)&lt;/sub&gt; = w&lt;sub&gt;ij(lama)&lt;/sub&gt; + α*(x&lt;sub&gt;i&lt;/sub&gt; - w&lt;sub&gt;ij(lama)&lt;/sub&gt;)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perbaiki learning rate (α) dengan menggunakan tuning-phase learning rate (α&lt;sub&gt;T&lt;/sub&gt;).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurangi jarak radius ke-tetangga-an.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;li&gt;Uji kondisi berhenti → STOP = True&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PROSES ENKRIPSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Algoritma enkripsi pada mode Chiper Block Chaining adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pembangkitan Kunci Acak Simetris (SRK) dengan keytext tertentu. SRK akan berupa row average/mean dari vektor bobot (W) yang diperoleh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Plaintext/Message-text dibagi menjadi beberapa blok pesan (message block) dengan panjang tiap blok adalah 64 bit (8 karakter) seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;M&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt; = (M&lt;sub&gt;1&lt;/sub&gt;, M&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;, ..., M&lt;sub&gt;k&lt;/sub&gt;)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt; dimana  j = 1 … k  k = int((panjang plaintext)/8) + 1&lt;br /&gt; sedangkan :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;M&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(i) = (M&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(1), M&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(2), ..., M&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(7))&lt;/div&gt;dimana : i = 0 … 7&lt;ol style="list-style-type: disc; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Jika plaintext kurang dari 64 bit (8 karakter) maka perlu ditambahkan karakter “@” agar panjangnya sama dengan 64 bit. Enkripsi dilakukan dengan menggunakan langkah ke 3).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika plaintext &gt;= 64 bit maka enkripsi dilakukan dengan menggunakan langkah ke 3).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Proses enkripsi untuk tiap message block menggunakan fungsi enkripsi dengan menggunakan cryptor key, yang memenuhi persamaan :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;C = E(M) &lt;/div&gt;dimana :&lt;br /&gt; M = pesan asli&lt;br /&gt; E = fungsi enkripsi&lt;br /&gt;C = pesan yang sudah tersandikan (chipertext)&lt;/li&gt;Cryptor key akan sejumlah message block yang ada yang dibangkitkan berdasarkan SRK yang sudah dibangkitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model operasi enkripsi chiper block dilakukan dengan model seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiErUeVHkWcJGxDGeFjhY35L4jVxPafgEoFYwGjUWtdsOj75ZrAl1SdpddEjuiKT0IM5foyOSGVPpPIv2i6UQH8VR2wbEoQuDr9S-zTxChbq0DTIWBO98ZAzrMtTqDEIhD-l2r_TwVHMg/s1600-h/Model+enkripsi+CBC.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 203px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiErUeVHkWcJGxDGeFjhY35L4jVxPafgEoFYwGjUWtdsOj75ZrAl1SdpddEjuiKT0IM5foyOSGVPpPIv2i6UQH8VR2wbEoQuDr9S-zTxChbq0DTIWBO98ZAzrMtTqDEIhD-l2r_TwVHMg/s400/Model+enkripsi+CBC.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311838283551094498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hasil akhir enkripsi akan berupa chipertext dalam format hexadesimal&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSES DEKRIPSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Algoritma dekripsi dengan operasi Chiper Block adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Pembangkitan Kunci Acak Simetris (SRK) dengan keytext yang sama dengan yang digunakan pada proses enkripsi. SRK akan berupa row average/mean dari vektor bobot (W) yang diperoleh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Chipertext dibagi menjadi beberapa blok pesan (chiper block) dengan panjang tiap blok adalah 64 bit (8 karakter) seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;C&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt; = (C&lt;sub&gt;1&lt;/sub&gt;, C&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;, ..., C&lt;sub&gt;k&lt;/sub&gt;) &lt;/div&gt; dimana :  &lt;br /&gt;j = 1 … k         k = int((panjang chipertext)/8) + 1&lt;br /&gt; sedangkan :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;C&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(i) = (C&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(1), C&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(2), ..., C&lt;sub&gt;j&lt;/sub&gt;(m)) &lt;/div&gt; dimana :&lt;br /&gt;m = 0 … 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Proses dekripsi untuk tiap chiper block menggunakan fungsi dekripsi dengan menggunakan cryptor key, yang memenuhi persamaan :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;M = D(C)&lt;/div&gt;  dimana :&lt;br /&gt;  M = pesan asli (hasil dekripsi)&lt;br /&gt;  D = fungsi dekripsi&lt;br /&gt;      C = pesan yang tersandikan (chipertext)&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;Cryptor key yang digunakan sama dengan cryptor key sejumlah chiper block (= message block) yang ada yang dibangkitkan berdasarkan SRK yang sudah dibangkitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model operasi dekripsi chiper block dilakukan dengan model seperti di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOuBP5-NRXe5TlT7lERo_oeyAfe0w-Cbq57yCN1gbchXaF626qOeNoy8-2PH5nuhj0aJYEB77BIXzQCZXJfbu9oY48EEmF_pxMz5iR_OZj-IGDCOjadZxvbq4QjgEynzQgKVcY9gnSVJo/s1600-h/Model+dekripsi+CBC.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 206px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOuBP5-NRXe5TlT7lERo_oeyAfe0w-Cbq57yCN1gbchXaF626qOeNoy8-2PH5nuhj0aJYEB77BIXzQCZXJfbu9oY48EEmF_pxMz5iR_OZj-IGDCOjadZxvbq4QjgEynzQgKVcY9gnSVJo/s400/Model+dekripsi+CBC.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311838286882882594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Hasil akhir dekripsi akan berupa plaintext dalam format character dengan menghilangkan karakter “@” jika panjang chipertext kurang dari 64 bit.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANALISIS PERFORMANSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Analisis performansi dari Algoritma Pembangkitan Kunci Acak dengan menggunakan JST SOFM menggunakan beberapa parameter performansi yang akan dianalisis adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dengan keytext yang sama, perubahan vektor kunci acak simetris (vector SRK) dipengaruhi oleh :&lt;ol style="list-style-type: lower-alpha; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Banyak iterasi pelatihan (epochs) pada JST SOFM.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah neuron pada layer JST SOFM yang direncanakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dimensi neuron layer JST SOFM yang digunakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Topologi layer JST SOFM yang digunakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Distance function yang digunakan pada layer JST SOFM.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi inisialisasi vektor pembobot yang digunakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Preprocessing function untuk normalisasi data input JST SOFM.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Variasi perubahan cryptor key tergantung dari jumlah message block dari plaintext yang akan dienkripsi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Algoritma AES yang digunakan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah karakter pada keytext yang digunakan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Hasil ujicoba menunjukkan, dengan keytext =”POLNES dan plainteks = “RAHASIA HATI MANUSIA” diperoleh performansi seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlgvjCK218KxzSIYIdVRWHjMTLxyYGx-eokOCJSTBL3cSyNiXDjmgJicvAIUlIUAXvjZXqV4LCtLSWKOxK_chOyeX4ldgch0C9YIU5YGF-SQis5xy2qApo0_Gnm5yGYRj7sM6xLgqydl8/s1600-h/performansi+SRK-SOFM.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 113px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlgvjCK218KxzSIYIdVRWHjMTLxyYGx-eokOCJSTBL3cSyNiXDjmgJicvAIUlIUAXvjZXqV4LCtLSWKOxK_chOyeX4ldgch0C9YIU5YGF-SQis5xy2qApo0_Gnm5yGYRj7sM6xLgqydl8/s400/performansi+SRK-SOFM.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311838289673902626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REFERENSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Adam L. Young, Moti Yung, Malicious Cryptograhpy – Exposing Cryptovirology, Wiley Publishing. Inc., Indianapolis, 2004.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Brian R. Hunt, Ronald L. Lipsman, Jonathan M. Rosenberg, A Guide to MATHLAB For Beginners and Experienced Users, Cambridge University Press, New York, 2001&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Derek Partridge, Artificial Intelligence and Software Engineering, Intellect Ltd, New York, 1998.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dorothy Elizabeth, Cryptograhpy and Data Security, Purdue University, Addison-Weley Publishing Co., California, 1982.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mitchell M., Tom, Machine Learning, McGraw-Hill Companies. Inc., 1997. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mark Adler, Jean Loup Gailly, An Introduction to Cryptography, PGP Corporation, USA, 2003.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center;"&gt;Bagi yang berminat dapat menghubungi &lt;a href="mailto:onny_gaffar@yahoo.com"&gt;admin.sang-rajawali.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhw9RMKPgWTOkLxQBh5i3DSZab-2nJWy1eRBr_MRHK783hD_Rc1fFM-ynIsGPHlGdao779K105yLgyw63S-CCJe6h3i3qfjHFJfHxpw_zV7fdG9cvsThFIxY7fQoYVXqAQAAXMu9w3d1FE/s72-c/Layer+SOFM.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Alam Arwah</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/alam-arwah.html</link><category>Majelis BATHOSHAI</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Wed, 11 Mar 2009 14:03:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-2363907154011681602</guid><description>Seperti yang telah diuraikan pada artikel sebelumnya (lihat&lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/bangunan-alam-makhluk.html" target="new" title="Bangunan alam makhluk"&gt; di sini&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/alam-syahadah.html" target="new" title="Alam Syahadah"&gt;di sini&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/alam-mitsal.html" target="new" title="Alam Mitsal"&gt;di sini&lt;/a&gt;) bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah dari yang sekecil-kecilnya hingga yang sebesar-besarnya dinamakan Alam Makhluk atau Alam Kejadian. Alam ini digolongkan menjadi : Alam Syahadah, Alam Mitsal, dan Alam Arwah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peringkat terakhir Alam Mitsal ialah al-Arasy al-Karim. Setelah itu adalah Alam Arwah (Alam Roh). Pada Alam Arwah terdapat juga alam-alam Hijab. Seluruh al-Arasy al-Karim bersama segala isinya berada di dalam bulatan sejenis Alam Hijab yang lebih ghaib dan lebih seni. Ada beberapa peringkat Alam Hijab dalam Alam Arwah. Setiap peringkat ada 7,000 lapis Hijab. Lapisan pertama daripada Alam Hijab itu dinamakan Hijab Permata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu Hadist mengenai mikraj menceritakan :&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;“Hingga aku sampai pada Hamparan Emas. Kemudian aku maju lagi bersama malaikat wakil Hijab Hamparan Emas terus ke Hijab Permata, lalu mengetuk-ngetuknya. Berkata malaikat di belakang Hijab, ‘Siapa ini?’ Ia menjawab, ‘Tuan punya Hijab Hamparan Emas dan ini Muhammad Rasul Rabbul ‘Izzati’. Berkata malaikat itu, ‘Allahu Akbar!’ Ia pun mengulurkan tangannya dari bawah Hijab dan meletakkan daku di hadapannya. Begitulah keadaannya dari satu Hijab kepada Hijab yang lain hingga aku melampaui 70,000 Hijab, tebal tiap-tiap Hijab 500 tahun. Maka meluncurlah bersamaku malaikat itu lebih cepat dari kedipan mata hingga sampai ke Hijab Permata. Ia mengetuk pintu Hijab. Berkata malaikat dari balik Hijab, ‘Siapa ini?’ Ia berkata, ‘Saya tuan punya Hamparan Emas. Ini Muhamamd Rasul al-‘Arabi bersamaku.’ Berkata malaikat itu, ‘Allahu Akbar!’ Lalu ia mengeluarkan tangannya dari bawah Hijab hingga dia meletakkan daku di hadapannya. Begitulah keadaannya dari satu Hijab kepada Hijab yang lain. Tiap-tiap satu Hijab perjalanannya lima ratus tahun dan di antara satu Hijab dengan Hijab yang lain lima ratus tahun”.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Semua lapisan Alam Hijab bermula selepas al-Arasy al-Karim merupakan syurga-syurga yang disebut secara tunggal dengan nama&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Darul Khulud&lt;/span&gt; (negeri yang abadi). Ia juga berisi tujuh tingkat dengan tujuh nama seperti syurga-syurga yang lain. Jannatul ‘Adn merupakan syurga yang paling tinggi, paling besar dan paling indah. Di dalamnya terdapat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Syajaratul Thub&lt;/span&gt;i (pokok thubi), yang terdapat padanya satu syurga yang menjadi induk bagi semua syurga, dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Darul Qarar&lt;/span&gt; (negeri ketetapan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas Jannatul ‘Adn adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;al-Arasy al-‘Adzim &lt;/span&gt;(arasy yang besar). Ia dinamakan juga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;al-Arasy al-Muhith&lt;/span&gt; (arasy yang meliputi), maksudnya meliputi seluruh alam makhluk. Al-Arasy al-‘Adzim merupakan bulatan terakhir atau kerangka yang paling luar bagi seluruh alam kejadian, baik alam makhluk atau apa saja yang Allah ciptakan. Al-Arasy al-‘Adzim berisi 70 juta lapisan kulit-kulit yang di antara satu kulit dengan kulit yang lain terdapat ruang angkasa. Al-Arasy al-‘Adzim dijadikan daripada nur, jisim yang bersifat nurani, lagi seni dan tinggi.&lt;br /&gt;Hadist yang menceritakan tentang nur al-Arasy al-’Adzim :&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;“Diliputi pada tiap-tiap hari oleh seribu warna dari nur. (Diliputi) 70,000 warna dari nur, tiada dapat dipandang kepadanya oleh seorang pun dari makhluk. Nur al-Arasy al-‘Adzim andai saja dizahirkan kepada penduduk dunia ini dan (dalam keadaan) ia telah merendahkan diri (kepada Allah) niscaya lemah cahaya matahari bersamanya sebagaimana lemahnya cahaya pelita bersamanya (cahaya matahari) dan lebih kurang lagi”.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Meskipun nur al-Arasy al-‘Adzim itu sangat kuat namun orang yang mencapai maqam yang tinggi pada sisi Allah dapat mendekatinya tanpa terjadi apa-apa dan mendapatinya suatu jisim alam yang sangat indah, tiada bandingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah al-Arasy al-‘Adzim ada pula Lauh Mahfuz yang kedua. Catatan yang tertulis di sini diambil oleh malaikat dan diturunkan kepada Kalbu Alam yang kemudian memancarkannya kepada Alam-alam Arasy, termasuklah al-Arasy al-Majid. Dari al-Arasy al-Majid ia diturunkan pula kepada Kalbu Langit-langit yang kemudian dipancarkan kepada Alam Langit-langit termasuk Alam bumi di dalam Alam Barzakh. Begitulah salah satu cara perintah Tuhan turun satu peringkat demi peringkat hingga sampai kepada masing-masing yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian atas al-Arasy al-‘Adzim yang paling luar dan paling  tinggi terdapat satu alam yang besar dan indah dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qubah&lt;/span&gt;. Ia merupakan tempat yang paling tinggi dalam seluruh alam makhluk. Qubah ini merupakan syurga yang lebih indah daripada syurga-syurga yang lain. Ia juga terdiri daripada tujuh peringkat syurga seperti syurga-syurga yang lain.&lt;br /&gt;Di dalam alam Qubah yang besar ini, pada bagian yang paling atas terdapat satu Qubah yang lebih kecil yang terdiri dari Permata Putih seperti sebuah mahligai yang besar terapung di ruang angkasa Qubah besar. Qubah Permata Putih ini merupakan tempat terakhir perjalanan mikraj Rasulullah s.a.w. Qubah besar menjadi pusat pengaturan segala urusan alam di bawahnya sebagaimana Baitul Makmur menjadi pusat pengaturan segala urusan alam yang lebih bawah. Qubah yang kecil menjadi inti atau istana bagi Qubah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dilihat dari keseluruhan alam makhluk maka bagian yang ada pada Qubah itu diisyaratkan sebagai bagian atas. Jika diibaratkan dengan sebiji buah maka Qubah itu adalah seumpama potongan bagian atas dan lawannya sebagai bagian bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kepada al-Arasy al-‘Adzim yang terdiri daripada 70 juta lapisan dengan Qubah di bagian atasnya, maka tamatlah pembahasan mengenai Alam Malakut Atas dan berakhir juga ilmu manusia tentang alam.&lt;br /&gt;Al-Arasy al-‘Adzim itulah kerangka alam. Ia adalah sebesar-besar makhluk. Seluruh alam atau kejadian yang Tuhan jadikan berada di dalamnya. Keseluruhannya dinamakan Alam saja, atau dinamakan juga Alam Kejadian atau Alam Makhluk atau A’yan Luar atau al-Mumkinat (segala yang mungkin) atau Alam Yang Baharu atau Yang Selain Allah. Semuanya menggambarkan apa yang termasuk di dalam kalimah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KUN” (jadilah kamu)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jisim dalam Alam Arwah bersifat lathif (halus) atau murni atau lebih ghaib. Insan yang tinggi maqamnya pada sisi Allah memasuki alam yang lebih ghaib ini dan mendapati alam ini sama seperti Alam Syahadah juga, berjisim dan berbentuk benda dalam bebagai keadaan yang dapat disaksikan dan dirasa. Jadi, seluruh alam, yaitu Alam Syahadah, Alam Mitsal dan Alam Arwah merupakan alam  benda  yang jika diizinkan dapat disaksikan dengan pancaindera ataupun dengan hati. Hati insan bersifat nurani, sama seperti sifat Alam Malakut. Kekuatan pancaran nurnya dapat menembus tujuh petala langit dan tujuh petala bumi untuk menyaksikan dan memperolehi makrifat tentang Alam Makhluk atau Alam Kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;“Orang yang dilapangkan dadanya oleh Allah untuk menerima Islam lalu ia mendapatkan nur dari Tuhannya”. (Surah az-Zumar, ayat 22).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;“Allah jualah nur bagi semua langit dan bumi”. (Surah an-Nuur, ayat 35).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;“Perumpamaan nur-Nya seperti sebuah lubang di dinding yang di dalamnya berisi pelita. Pelita itu berada di dalam kaca. Kaca itu bagaikan bintang berkilauan. Dinyalakan dari pohon kayu yang berkat minyak zaitun yang bukan dari timur dan bukan dari barat. Hampir minyaknya mengeluarkan cahaya dengan sendirinya biarpun tidak disentuh api”. (Surah an-Nuur, ayat 35).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;“Nur di atas nur”. (Surah an-Nur, ayat 35).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;“Dipimpin Allah kepada nur-Nya bagi siapa yang dikehendaki-Nya”. (Surah an-Nuur, ayat 35).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Penjadwalan Pengajaran dengan Borland C++</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/penjadwalan-pengajaran-dengan-borland-c.html</link><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Wed, 11 Mar 2009 09:00:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-6059162352699738410</guid><description>&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ringkasan Penelitian (Penelitian Mandiri - th. 2002)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul Lengkap :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembuatan Program Aplikasi untuk Pengalokasian Jadwal Pengajaran dengan Blocking System menggunakan Borland C++&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Achmad Fanany Onnilita Gaffar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jurusan Teknik Elektro – Politeknik Negeri Samarinda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Samarinda – Kalimantan Timur - Indonesia&lt;/span&gt;&lt;hr /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengalokasian jadwal pengajaran bisa dimungkinkan dengan menggunakan sistem blok dimana satu semester dibagi menjadi dua rotasi, rotasi1 dan rotasi 2.  Sistem ini digunakan untuk mengantisipasi keterbatasan sumber daya yang ada. Konsekuensi dari penggunaan sistem ini adalah pada setiap awal semester akan selalu terjadi revisi jadwal pengajaran beberapa kali sampai dicapai kondisi tidak lagi terjadi “tabrakan jadwal”. Algoritma Heuristic Search dengan teknik Generate and Test digunakan untuk menyelesaikan problem ini. Program aplikasi dibangun dengan menggunakan Borland C++, dibuat dengan tujuan untuk dapat membantu dalam hal memberikan “Schedule draft” untuk penjadwalan pengajaran sesuai dengan standar tepat waktu, tepat ukuran, tepat sasaran. Program aplikasi ini sekaligus memberikan indikator terhadap beberapa alokasi yang memang “tidak mungkin” dilakukan bila mengacu pada standar tepat waktu, tepat ukuran, tepat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jadwal pengajaran di Jurusan Teknik Elektro sampai dengan saat ini masih menggunakan Blocking System, yaitu membagi satu semester menjadi dua blok (rotasi), yaitu rotasi 1 dan rotasi 2. Penggunaan sistem ini dilakukan dengan alasan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Terbatasnya ruang kelas, ruang praktek, dan peralatan praktek.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terbatasnya jumlah pengajar dilihat dari klasifikasi kompetensi keahlian yang dimiliki dibandingkan dengan kurikulum yang diberlakukan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Target waktu perkuliahan satu semester yang hanya 16 minggu efektif.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Konsekuensi dari penggunaan sistem ini adalah pada setiap awal semester akan selalu terjadi revisi jadwal pengajaran beberapa kali sampai dicapai kondisi tidak lagi terjadi “tabrakan jadwal”. Program aplikasi yang dibuat digunakan untuk membantu mempermudah bagian administrasi jurusan untuk melakukan penjadwalan pengajaran dengan baik, tepat waktu, tepat aturan, dan tepat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Algoritma yang digunakan untuk problem solving-nya adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Heuristic Search dengan teknik Generate &amp;amp; Test&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Heuristic Search : Generate and Test&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Heuristic Search adalah salah satu metode pelacakan yang banyak digunakan. Terdapat 4 (empat) jenis pelacakan heuristic salah satunya adalah Generate and Test.&lt;br /&gt;Prinsip teknik ini merupakan gabungan antara depth-first search dengan backtracking (pelacakan mundur), yaitu bergerak menuju suatu keadaan awal. Nilai pengujian berupa jawaban “ya” atau “tidak”.&lt;br /&gt;Algoritma :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bangkitkan suatu kemungkinan solusi (membangkitkan suatu titik tertentu atau lintasan tertentu dari keadaan awal).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uji untuk melihat apakah node tersebut benar-benar merupakan solusi dengan cara membandingkan node tersebut (node akhir dari suatu lintasan yang dipilih) dengan kumpulan tujuan yang diharapkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika solusi ditemukan, berhenti. Jika tidak, ulang kembali langkah pertama.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Contoh : Alokasi pengajaran Bpk Onny dengan jumlah jam 15 jam pertemuan&lt;br /&gt;Bpk. Onny memegang beberapa mata kuliah dengan total jam pertemuan 15. Akan dicari bagaimana mengalokasi waktu pengajaran untuk Bpk. Onny dengan kemungkinan ketersediaan waktu seperti yang terlihat pada gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaGAreQkdpMw8E2xYq7E1YNnma_arwzGkFJm9dOyWmwpwADReb3MzqxmcHN5yYEXvkGPD-Q0gWM-vznBzH9hDN-A1yp7gZuyZ_FEGx-MiMki7bDmSuYeoEKjVibQxpwfEfuDO6EQ6-Ay8/s1600-h/Gen+and+test.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 268px; height: 173px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaGAreQkdpMw8E2xYq7E1YNnma_arwzGkFJm9dOyWmwpwADReb3MzqxmcHN5yYEXvkGPD-Q0gWM-vznBzH9hDN-A1yp7gZuyZ_FEGx-MiMki7bDmSuYeoEKjVibQxpwfEfuDO6EQ6-Ay8/s400/Gen+and+test.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311480917752123522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin tersedia 2 jam, Selasa : 4 jam, Rabu : 7 jam, Kamis : 5 jam. Bila pengajaran dialokasikan pada hari Senin dan Selasa maka akan tersedia 7 jam. Demikian seterusnya. Rata-ratanya adalah (2+4+7+5)/4 = 4.5.&lt;br /&gt;Di sini penyelesaian dengan menggunakan generate &amp;amp; test dilakukan dengan membangkitkan solusi-solusi seperti demikian (dengan acuan jumlah) :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Senin – Selasa – Rabu - Kamis = 6 + 9 + 12 = 28 -4.5 = 23.5&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Senin – Rabu - Kamis = 7 + 12 = 19 -4.5 = 14.5&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Senin – Selasa - Kamis = 6 + 11 = 17 -4.5 = 12.5&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selasa – Rabu - Kamis = 9 + 12 = 21 -4.5 = 16.5&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dan seterusnya&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Terlihat bahwa yang paling mendekati adalah jalur Selasa – Rabu – Kamis (16.5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desain dan Pembuatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk kasus penjadwalan pengajaran di atas yang perlu diperhatikan adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hari pengajaran efektif : Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, Sabtu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jam pengajaran efektif : jam ke-1, ke-2, ke-3, ke-4, ke-5, ke-6, ke-7, ke-8.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu istirahat : antara jam ke-2 dan ke-3, antara jam ke-5 dan ke-6.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jam efektif mengajar : minimal 2 jam, maksimal 4 jam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah mata kuliah dalam satu semester.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah ruang kelas aktif dalam satu semester.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah angkatan mahasiswa dalam satu semester.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah kelas per angkatan mahasiswa dalam satu semester.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumlah pengajar efektif sesuai kompetensi keahlian dalam satu semester.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dengan domain kasus seperti di atas maka tahap-tahap yang dilakukan adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Merancang tabel basis data berdasarkan katagori : waktu, kelas, pengajar, mata kuliah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merancang tabel relasi untuk table-tabel di atas berdasarkan domain kasus di atas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membangun basis data dengan tools yang telah disediakan oleh Borland C++.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengimplementasikan algoritma heuristic search : Generate and Test dengan program aplikasi (menggunakan Borland C++).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyediakan fasilitas program untuk pengaturan inisialisasi sistem untuk domain spesifik, seperti setting hari libur, penentuan jadwal tetap untuk pengajar tertentu, dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan pengujian program.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hasil akhir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Program aplikasi ini cukup membantu dalam hal memberikan “Schedule draft” untuk penjadwalan pengajaran sesuai dengan standar tepat waktu, tepat ukuran, tepat sasaran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Program aplikasi ini sekaligus memberikan indikator terhadap beberapa alokasi yang memang “tidak mungkin” dilakukan bila mengacu pada standar tepat waktu, tepat ukuran, tepat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Referensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Brian W. Kernighan &amp;amp; Dennis M. Ritchie,”The C Programming Language“, Second Edition, Prentice Hall Software Series, 1976.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bjarne Stroustrup, “The C++ Programming Language”, Third Edition, AT&amp;amp;T Labs, Murray Hill, New Jersey, 1997.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Herbert Schildt,“C++ : The Complete Reference”, Third Edition, Osborne McGraw-Hill, 1998.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nell Dale, C++ and Data Structure, Third Edition,University of Texas, Austin1999.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Robert L. Woods and Kent L. Lawrence, Modeling and Simulation of Dynamic Systems, Prentice Hall, 1997&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;Bagi yang berminat dengan ringkasan penelitian ini hubungi &lt;a href="mailto:onny_gaffar@yahoo.com"&gt;admin.sang-rajawali.blogspot.com&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaGAreQkdpMw8E2xYq7E1YNnma_arwzGkFJm9dOyWmwpwADReb3MzqxmcHN5yYEXvkGPD-Q0gWM-vznBzH9hDN-A1yp7gZuyZ_FEGx-MiMki7bDmSuYeoEKjVibQxpwfEfuDO6EQ6-Ay8/s72-c/Gen+and+test.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Alam Mitsal</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/alam-mitsal.html</link><category>Majelis BATHOSHAI</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:00:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-577383594454826281</guid><description>Alam Syahadah (lihat &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/alam-syahadah.html" target="new" title="Alam Syahadah"&gt;di sini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/bangunan-alam-makhluk.html" target="new" title="Bangunan alam makhluk"&gt;di sini&lt;/a&gt;) yang berbataskan al-Kursi Yang Agung dengan segala isinya berada di dalam ruang angkasa Alam Ghaib yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;al-Arasy al-Majid &lt;/span&gt;(al-Arasy Yang Megah), yang sudah termasuk dalam peringkat Alam Mitsal. Rasulullah s.a.w memberi gambaran tentang keluasan al-Arasy al-Majid, “Hai Abu Zar. Langit yang tujuh dan bumi yang tujuh di sisi al-Kursi hanya seumpama sebentuk cincin di atas padang pasir luas, dan al-Kursi di sisi al-Arasy hanya seumpama sebentuk cincin di atas padang pasir yang luas pula. Lebihnya al-Arasy daripada al-Kursi seperti lebihnya padang pasir yang luas daripada sebentuk cincin tersebut”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di bawah al-Arasy al-Majid terdapat pula bagian yang memisahkan makhluk alam bawah dengan makhluk alam atas. Bagian ini dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sidratul Muntaha ke tiga&lt;/span&gt;. Al-Arasy al-Majid mempunyai 18,000 tiang. Di sisi tiap-tiap tiang terdapat gugusan alam-alam yang merupakan syurga kumpulan ke tiga. Syurga kumpulan ini dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jannatul Firdaus Atas&lt;/span&gt;. Ia merupakan salah satu syurga yang tidak binasa bila terjadi kiamat. Syurga Jannatul Firdaus Atas  menjadi bagian terakhir Alam Barzakh atau Alam Malakut Bawah. Al-Arasy al-Majid yang di dalamnya terkandung Alam Barzakh, sudah termasuk di dalam peringkat Alam Malakut Atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Arasy al-Majid mengelilingi satu pusat, pada satu poros. Pusat yang dikelilingi oleh al-Arasy al-Majid ini dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalbu Alam&lt;/span&gt;. Poros putaran al-Arasy al-Majid merupakan salah satu daripada seribu poros. Pada setiap poros itu terdapat satu buah alam yang besarnya lebih kurang sebesar al-Arasy al-Majid. Jadi, terdapat seribu alam-alam mengelilingi Kalbu Alam. Alam-alam tersebut dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;alam Arasy-arasy&lt;/span&gt;. Kalbu Alam menjadi pusat dan menguasai Arasy-arasy tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Arasy al-Majid sama dengan Arasy-arasy yang lain terletak di dalam ruang angkasa alam yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Hijab&lt;/span&gt;. Alam Hijab yang berisi Arasy-arasy ini berada di dalam peringkat Alam Hijab yang lain pula, berlapis-lapis hingga 70,000 lapis bagi satu peringkat Alam Hijab yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hijab Nur Putih&lt;/span&gt;. Kemudian ia diikuti oleh peringkat Alam Hijab yang lain, hingga beberapa peringkat. Setiap peringkat berisi 70,000 lapisan Hijab. Peringkat terakhir dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hijab Ketunggalan&lt;/span&gt;, yang juga terdiri daripada 70,000 lapisan. Peringkat Hijab Ketunggalan berakhir dengan lapisan Hijab yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hijab Hamparan Emas&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam-alam dari al-Arasy al-Majid hingga ke lapisan Hijab Hamparan Emas merupakan syurga yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iliyyin&lt;/span&gt;. Ia juga terdiri daripada tujuh tingkat seperti syurga-syurga yang lain. Di Iliyyin inilah disimpan catatan amalan orang-orang yang beriman yang baik-baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas permukaan Hijab Hamparan Emas terdapat umbi bagi Sidratul Muntaha ke empat.&lt;br /&gt;Seluruh alam yang telah diurai ini berada di dalam ruang alam yang dinamakan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; al-Arasy al-Karim&lt;/span&gt; (al-Arasy yang mulia). Ia menjadi batasan terakhir Alam Mitsal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang berada dalam Alam Syahadah di planet bumi, lebih-lebih lagi yang terjebak dengan alam jasad, hanya memandang kepada yang zahir atau nyata saja. Akal fikirannya sukar menggambarkan betapa seninya jisim pada Alam Mitsal. Tetapi bagi seorang insan yang tinggi maqamnya di sisi Allah dapat masuk ke dalam Alam Mitsal dan melihat keadaan di dalam alam tersebut, dan mendapati Alam Mitsal adalah satu alam yang dapat disaksikan dan dirasa, seperti Alam Syahadah juga. Apa yang ghaib itu apabila dibukakan ia menjadi nyata dan dapat berinteraksi dengannya. Jika ada buah-buahan di sana maka buah-buahan tersebut dapat dimakan. Begitu juga air yang ada di sana.&lt;br /&gt;Jisim tipis dalam Alam Mitsal disebut an-Nur. Jisim bersifat nur adalah jisim yang sangat murni. Ia juga merupakan benda-benda seperti benda-benda yang ada dalam Alam Syahadah. Ada yang bercahaya menyilaukan pandangan, ada yang cair seperti air dan ada yang padat seperti tanah dan logam. Tetapi ia lebih murni, lebih indah dan lebih ajaib daripada apa yang ada dalam Alam Syahadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallau A’lam Bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Alam Syahadah</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/alam-syahadah.html</link><category>Majelis BATHOSHAI</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Tue, 10 Mar 2009 18:00:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-5491573428849128552</guid><description>Segala sesuatu yang diciptakan Allah dari yang sekecil-kecilnya hingga yang sebesar-besarnya dinamakan Alam Makhluk atau Alam Kejadian. Alam ini digolongkan menjadi : Alam Syahadah, Alam Mitsal, Alam Arwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Syahadah adalah benda dalam arti kata yang luas. Jangan menyangka sesuatu yang jauh dan tidak dapat dipandang dengan mata kasar itu sebagai bukan benda. Jika bintang merupakan benda yang paling jauh kelihatan pada pandangan kita, yang lebih jauh daripada bintang dan tidak dapat dipandang juga termasuk dalam kumpulan kebendaan.Alam Langit Dunia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Benda atau jisim dibagi menjadi :&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jisim yang dapat dilihat dan dipegang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jisim tipis yang tembus pandangan (transparent).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jisim halus yang ghaib.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ketiga jenis jisim tersebut berada pada Alam Syahadah. Alam Syahadah dibagi menjadi empat peringkat alam.&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Alam Bumi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alam Langit-langit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alam al-Kursi Yang Agung&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALAM LANGIT DUNIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Satu bagian kecil daripada alam ini adalah planet bumi di mana tinggal di atasnya makhluk yang berbangsa manusia. Planet bumi bersama-sama bulan dan planet-planet yang lain berada di dalam satu tingkatan alam yang dinamakan Sistem Matahari/Tata Surya.&lt;br /&gt;Pada mulanya ahli astronomi menduga matahari menjadi pusat alam. Penemuan berikutnya menunjukkan matahari hanyalah sebuah bintang di antara jutaan bintang-bintang. Kumpulan bintang-bintang yang sangat banyak membentuk Galaksi. Diperkirakan terdapat sekitar seratus ribu juta bintang dalam galaksi dimana planet bumi berada.&lt;br /&gt;Bintang-bintang berputar mengelilingi satu pusat yang disebut Pusat Sistem Galaksi. Satu kali putaran matahari mengelilingi pusat sistem galaksi kira-kira sama dengan 225 juta&lt;br /&gt;tahun. Di samping galaksi dimana planet bumi berada juga terdapat pula galaksi-galaksi lain. Diperkirakan terdapat sekitar 10 ribu juta galaksi. Perkiraan jarak matahari dengan bintang yang terdekat adalah 4,25 tahun cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap galaksi bergerak dengan kecepatan yang berbeda. Galaksi yang dekat dengan kita lambat pergerakannya dan sebaliknya untuk galaksi yang lebih jauh. Pada jarak tertentu galaksi tidak lagi tampak karena gerakannya yang sudah lebih cepat daripada cahaya dan membawa cahaya bersama-sama dengan gerakannya sehingga tidak mungkin cahaya tersebut sampai ke bumi. Para ahli astronomi memperkirakan jarak di mana galaksi membawa cahaya bersama-sama dengan gerakannya adalah tidak kurang daripada 13 ribu juta tahun cahaya. Inilah batas kemampuan astronomi manusia yang dapat dicapai melalui bantuan teleskop yang paling canggih. Kesemua galaksi tersebut berada di dalam satu alam yang bulat dan mengembang seperti balon yang ditiupkan angin ke dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penemuan melalui teleskop melahirkan teori-teori untuk menceritakan keadaan galaksi-galaksi. Timbullah istilah Group, Metagalaksi, Teragalaksi hingga yang tanpa batas (infinity). Teori-teori tersebut adalah bersifat mungkin dan tidak pasti. Walaupun bersifat mungkin dan tidak pasti tetapi bila disandarkan kepada ilmu pengetahuan dan teknologi maka manusia dapat menerimanya sebagai kebenaran. Sayangnya teori yang dibuat oleh ahli agama berdasarkan kitab ilmu alam yang paling jitu yang ‘ditulis’ sendiri oleh Pencipta alam, tidak dapat diterima umum karena dianggap tidak ilmiah. Sesungguhnya ilmu pengetahuan “Dengan izin Allah” tidak dapat dan tidak mungkin diuraikan oleh ilmu pengetahuan manusia buat selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli agama yang mendapat ilmu pengetahuan “Dengan izin Allah” dinamakan Ahli Al-Haq (Ahli Kebenaran), artinya pakar yang sebenarnya. Ada juga kalangan masyarakat menamakan mereka sebagai manusia kebenaran atau orang kebenaran. Penghulu para ahli al-haq, Nabi Muhammad .s.a.w, telah menjelajah ke seluruh alam maya sehingga ke puncak yang paling tinggi, yang tidak ada lagi alam kejadian selepas itu. Baginda s.a.w menceritakan apa yang baginda saksikan. Cerita ini kemudian menjadi pedoman bagi para ahli al-haq yang lain untuk membedah rahasia alam maya, seterusnya membina teori alam maya berdasarkan keterangan Rasulullah s.a.w dan penyaksian mereka sendiri. Bertaburanlah pemahaman tentang alam maya yang telah dikeluarkan oleh manusia-manusia kebenaran yang tidak pernah mempelajari ilmu pengetahuan dan tidak tahu istilah-istilah ilmu pengetahuan. Mereka menggunakan istilah mereka sendiri. Timbullah teori bumi berada di atas tanduk lembu. Lembu pula berada di atas belakang ikan nun. Lembu memakan rumput yang tumbuh di atas belakang ikan. Apabila lembu bergerak maka terjadi guncangan di atas bumi. Mendengar teori yang demikian orang terus menutup telinga, tidak masuk akal. Padahal teori itu dikeluarkan oleh seseorang yang diakui ilmunya oleh Rasulullah s.a.w karena baginda sendiri mendoakannya. Beliau adalah Ibnu Abbas r.a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada Alam Langit Dunia. Kita mulai dari satu planet yang bernama bumi di mana kita tinggal di atasnya. Planet yang kita tinggal ini dinamakan bumi karena kita mendiaminya. Jika kita mendiami bulan maka bulanlah bumi kita. Jika kita mendiami matahari maka mataharilah bumi kita. Jadi, maksud bumi adalah relatif. Yang menjadi identitas bumi adalah ia berada di dalam satu kerangka. Bagi planet bumi kita sederetan gunung-gunung menjadi kerangka. Gunung di atas bulan menjadi kerangka bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Planet bumi yang kecil ini berada di dalam satu kumpulan yang berisi berjuta-juta bintang yang dinamakan galaksi. Terdapat banyak galaksi sehingga sampai kepada satu peringkat semua galaksi tersebut berada di dalam satu kerangka. Seperti di planet bumi kerangka galaksi juga dinamakan gunung. Ia diistilahkan sebagai&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Gunung Qaf&lt;/span&gt;. Gunung Qaf merupakan satu alam yang luas yang terdapat di dalamnya banyak galaksi. Di samping Gunung Qaf yang planet bumi ada di dalamnya terdapat enam Gunung Qaf yang lain. Jumlah Gunung Qaf semuanya adalah tujuh. Tujuh Gunung Qaf itu berada atau terapung-apung di dalam ruang angkasa yang luas yang dikelilingi oleh satu bulatan yang dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Langit Dunia atau Langit Rendah atau Langit Pertama&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila planet bumi sudah menjadi terlalu kecil dibandingkan dengan kewujudan yang lain, konsep bumi itu pun berubah. Pada peringkat ini satu alam di dalam satu Gunung Qaf dinamakan satu bumi. Tujuh Gunung Qaf menjadi tujuh bumi. Terdapat tujuh bumi yang dilengkungi oleh Langit Dunia. Seluruh alam di dalam Langit Dunia ini dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam al-Mulk&lt;/span&gt;. Jika istilah  Alam al-Mulk dirasakan tidak sesuai maka dapat juga digunakan istilah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Universe&lt;/span&gt;. Begitulah keadaan Universe yang digambarkan oleh ahli al-haq berdasarkan penyaksian mata hati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALAM BUMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Langit Dunia, adalah langit pertama yang merupakan permulaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alam Malakut Bawah yang dinamakan juga Alam Barzakh&lt;/span&gt;, tempat ruh yang meninggalkan jasad berhenti sementara menunggu ditiupnya sangkakala. Langit Dunia dengan segala isinya menjadi satu alam kecil terapung di dalam ruang angkasa alam Langit Kedua. Begitulah keadaannya hingga sampai ke alam Langit Ketujuh.&lt;br /&gt;Selepas Langit Ketujuh terdapat satu tingkat Alam Ghaib, bukan lagi Alam Syahadah. Alam Ghaib ini terdiri daripada benda juga. Hanya saja berwujud ghaib dari pancaindera. Bagian pertama daripada Alam Ghaib ini dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sidratul Muntaha&lt;/span&gt;. Sidrat bermakna pokok bidara dan muntaha bermakna yang penghabisan. Sidratul Muntaha bermakna pokok bidara yang penghabisan. Ia merupakan satu tingkat alam yang menjadi perbatasan, tempat pemberhentian perjalanan dan ilmu makhluk yang dari alam atas dengan alam bawah. Apa saja yang datang dari bawah terhenti di Sidratul Muntaha dan apa saja yang turun dari atas juga terhenti di Sidratul Muntaha. Hanya yang mendapat izin Allah saja yang dapat menyeberangi perbatasan ini.&lt;br /&gt;Peristiwa mikraj menceritakan, “Kemudian Baginda s.a.w sampai ke langit ke tujuh…..tiba-tiba didapatinya Nabi Ibrahim a.s……Kemudian aku (Nabi Muhamamd s.a.w diangkat ke Sidratul Muntaha. Tiba-tiba kelihatan buahnya seperti tempayan dan daunnya seperti telinga gajah”.&lt;br /&gt;Pada planet bumi kita ada pulau-pulau seperti tempayan dan semenanjung seperti telinga gajah. Alam Sidratul Muntaha juga mempunyai ciri-ciri yang demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian tengah Sidratul Muntaha terdapatlah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baitul Makmur&lt;/span&gt; yang menjadi pusat pengaturan segala urusan alam bawah. Di bagian atas Sidratul Muntaha terdapat satu lagi bagian Alam Ghaib yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;al-Kursi&lt;/span&gt; berbentuk empat persegi. Seluruh alam maya yang diperkatakan hingga kini berada di dalam ruang alam al-Kursi yang ghaib ini. Al-Kursi pula menjadi alam yang kecil di dalam ruang alam Arasy ar-Rahman, yang masih berada di dalam peringkat Alam Ghaib. Di bawah daripada Arasy ar-Rahman terdapat satu kumpulan syurga tujuh tingkat : Darul Jalal, Darussalam, Jannatul Ma’wa, Jannatul Khuldi, Jannatun Na’im, Jannatul Firdausy dan Jannatul ‘Adn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kanan Arasy ar-Rahman terdapat pula bagian yang memisahkan alam yang di atasnya dengan alam yang di bawahnya, dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sidratul Muntaha kedua&lt;/span&gt;. Arasy ar-Rahman dan Sidratul Muntaha kedua berada di dalam ruang angkasa bulatan Alam Syahadah awal yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;al-Mastawa&lt;/span&gt;. Al-Mastawa bukan lagi Alam Ghaib tetapi alam nyata. Pada keliling permukaan al-Mastawa terdapat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lauhul Mahfuz&lt;/span&gt; yang padanya al-Qalam menulis perintah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Mastawa dengan segala isi kandungannya berada dalam satu bulatan alam yang juga Alam Syahadah, yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bumi Rendah atau Bumi Pertama&lt;/span&gt;. Alam Bumi Pertama ini dikelilingi oleh tiga lapisan alam. Lapisan pertama dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alam Laut&lt;/span&gt;. Lapisan Kedua dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alam Angin&lt;/span&gt;. Lapisan ketiga dinamakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alam Kegelapan&lt;/span&gt;. Semuanya berada di dalam ruang angkasa Bumi Kedua. Bumi Kedua berada di dalam ruang angkasa Bumi Ketiga dan Begitulah seterusnya hingga ke Bumi Ketujuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua peringkat alam hingga ke alam Bumi Ketujuh berada di dalam ruang angkasa bulatan alam yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Gunung Kemurkaan&lt;/span&gt;. Alam Gunung Kemurkaan berada di dalam bulatan alam yang dinamakan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Alam Lautan Kegelapan&lt;/span&gt;. Di dalam Alam Lautan Kegelapan di bawah Alam Gunung Kemurkaan terdapat an-Nar atau neraka. Ada tujuh tingkat neraka : Jahannam, Sa’ir, Luzi, Huthamah, Jahim, Saqar dan Hawiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam Lautan Kegelapan dikelilingi oleh lapisan alam yang dinamakan Alam Kegelapan. Di dalamnya terdapat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sijjin&lt;/span&gt;, penjara tempat disimpan ruh-ruh dan catatan amalan orang-orang kafir. Yang mengelilingi Alam Kegelapan adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Gunung Pendakian&lt;/span&gt;. Alam Gunung Pendakian dengan segala isinya berada di dalam kerangka yang dinamakan juga Gunung Qaf. Semua peringkat alam yang diurai tadi termasuk Gunung Qaf terakhir ini diistilahkan sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Bumi&lt;/span&gt;. Ia masih di dalam peringkat Alam Malakut Bawah atau Alam Barzakh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALAM LANGIT-LANGIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alam Bumi bergerak pada satu poros mengelilingi satu pusat yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalbu Langit-langit&lt;/span&gt;. Selepas poros perputaran Alam Bumi ada pula tujuh poros lain, berjumlah 8 poros. Pada poros pertama hanya Alam Bumi yang berputar mengelilingi Kalbu Langit-langit. Pada poros kedua terdapat 70,000 bulatan alam-alam mengelilingi Kalbu Langit-langit. Begitu juga pada poros ketiga sehingga poros ke delapan. Bulatan alam pada tujuh poros selepas poros Alam Bumi tersebut dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Langit-langit tujuh lapis&lt;/span&gt;. Alam Langit-langit ini sangat indah dan menjadi syurga Barzakh yang sekarang didiami oleh para malaikat. Ini adalah kumpulan syurga yang kedua, yang mempunyai tujuh tingkat dan memakai nama yang sama seperti syurga kumpulan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas poros perputaran Alam Langit-langit ada satu lagi poros yang ke sembilan. Pada poros yang ke sembilan ini terdapat dua belas buah bulatan alam yang juga mengelilingi Kalbu Langit-langit. Alam yang dua belas ini dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buruj Alam Atas&lt;/span&gt;.  Dan diberi nama mengikut lambang malaikat yang memerintah pada setiap alam tersebut : biri-biri, lembu, kembar dua, ketam, singa, gadis, neraka, busur panah, kambing, timba dan ikan. Begitulah nama 12 Buruj Alam Atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya terdapat juga Buruj Alam Bawah, yaitu bintang-bintang tertentu dalam Langit Dunia yang menjadi tempat pengawalan malaikat, menjaga supaya tidak ada syaitan yang dapat naik ke atas untuk mencuri berita dari alam atas. Setiap kali syaitan mencoba mencuri akan dipanah dengan panah api. Buruj Alam Atas bukanlah bintang tetapi adalah 12 buah alam yang sangat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Planet bumi tempat kita tinggal ini apabila ia berputar satu putaran pada pusatnya maka terjadilah satu hari. Apabila ia berputar satu putaran mengelilingi matahari terjadilah satu tahun matahari. Alam Bumi yang besar di dalam Alam Barzakh itu apabila berputar satu putaran di atas pusatnya satu hari Alam Bumi yang dinamakan Hari Allah, bersamaan dengan satu ribu tahun matahari. “Dan satu hari di sisi Tuhan kamu adalah seribu tahun mengikut hitungan kamu”. (Surah al-Hajj, ayat 47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran kecepatan pada peringkat ini bukan lagi kecepatan cahaya tetapi kecepatan malaikat, nur yang jauh lebih seni daripada apapun cahaya yang diketahui. ”Malaikat dan ruh naik kepada-Nya pada satu hari yang kadar ukurannya lima puluh ribu tahun”. (Surah al-Ma’arij, ayat 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari perjalanan malaikat hampir sama dengan lima puluh ribu tahun matahari. Kalbu Langit-langit memancarkan nur keseluruh alam-alam di sekelilingnya. Nur yang dipancarkan itu adalah&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; ilmu Allah&lt;/span&gt;. Malaikat Katibin menerima pancaran tersebut dan menulisnya di Lauh Mahfuz dalam Alam Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AL-KURSI YANG AGUNG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua alam-alam yang diurai ini berada di dalam ruang angkasa al-Kursi al-A’dzam (al-Kursi Yang Agung), yang menjadi batas terakhir Alam Syahadah. Alam selepas al-Kursi Yang Agung ini adalah Alam Ghaib yang dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Mitsal&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallau A’lam Bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sistem Pakar Kinerja SDM</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/sistem-pakar-kinerja-sdm.html</link><category>Teknologi</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Tue, 10 Mar 2009 07:59:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-6264691295191566069</guid><description>&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Ringkasan Penelitian (Penelitian Mandiri - th. 2000)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul Lengkap :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengembangan Sistem Pakar Kesesuaian Gaya Kepemimpinan dengan Wilayah Kinerja Bawahan dengan menggunakan MS. Access. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Achmad Fanany Onnilita Gaffar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jurusan Teknik Elektro – Politeknik Negeri Samarinda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Samarinda – Kalimantan Timur - Indonesia&lt;/span&gt;&lt;hr /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gaya kepemimpinan oleh para ahli dikatagorikan menjadi : partisipatif, demokratif, persuasif, dan otoriter. Sedangkan wilayah kinerja bawahan diklasifikasikan menjadi : kemauan dengan kemampuan, kemauan tanpa kemampuan, kemampuan tanpa kemauan, tanpa kemauan dan kemampuan. Dengan bantuan komputer, sistem pakar akan mengadopsi kemampuan seorang pakar leadership dalam proses “learning” nya, yang kemudian akan digunakan untuk berinteraksi dengan user dalam proses “problem solving” untuk menguji kesesuaian gaya kepemimpinan dengan wilayah kinerja bawahan. Sistem pakar ini dapat diaplikasikan untuk recruitment, evaluasi kinerja pemimpin dan bawahan.Merancang struktur basis pengetahuan (fakta dan aturan) dari kasus di atas berdasarkan katagori : user (pimpinan, bawahan), gaya pimpinan (partisipatif, demokratif, persuasif, otoriter), kinerja bawahan (mau, mampu), level kinerja (memiliki, tidak memiliki).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut pada ahli manajemen leadership bahwa gaya kepemimpinan dikatagorikan menjadi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Partisipatif&lt;/span&gt;. Pemimpin lebih banyak mendengar bawahan. Pemimpin hanyalah merangkum apa yang menjadi aspirasi bawahan kemudian berusahan untuk melaksanakannya. Dalam hal ini bawahan seolah menjadi pemegang keputusan tertinggi. Pemimpin sebagai pelaksana. Dalam hal ini pemimpin seolah hanya berpartisipasi saja di dalam pengambilan keputusan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demokratif&lt;/span&gt;. Pemimpin lebih banyak mendengar bawahan. Segala aspirasi bawahan dirangkum sedemikian rupa untuk dilakukan seleksi obyektif, mana aspirasi yang positif dan mana yang negatif dengan mengacu pada tujuan organisasi. Pengambilan keputusan tetap dilakukan oleh pemimpin namun lebih menitikberatkan pada aspek aspiratif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Persuasif&lt;/span&gt;. Pemimpin dalam hal akan mengambil keputusan, lebih banyak melakukan pendekatan persuasif kepada bawahan untuk meyakinkan bawahan bahwa keputusan yang akan diambil adalah bermanfaat bagi tujuan organisasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Otoriter&lt;/span&gt;. Pemimpin dalam hal mengambil keputusan lebih banyak menggunakan kekuatan legitimasi sebagai pemimpin. Bawahan diposisikan sebagai pelaksana.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sedangkan wilayah kinerja bawahan dikatagorikan berdasarkan aspek “kemampuan” dan “kemauan” sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wilayah terbaik&lt;/span&gt;. Bawahan rata-rata memiliki kemauan dan kemampuan. Gaya kepemimpinan yang sesuai untuk wilayah ini adalah partisipatif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wilayah sedang&lt;/span&gt;. Bawahan rata-rata memiliki kemauan tetapi tidak memiliki kemampuan. Gaya kepemimpinan yang sesuai untuk wilayah ini adalah demokratif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wilayah cukup&lt;/span&gt;. Bawahan rata-rata memiliki kemampuan tetapi tidak memiliki kemauan. Gaya kepemimpinan yang sesuai untuk wilayah ini adalah persuasif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wilayah terburuk&lt;/span&gt;. Bawahan rata-rata tidak memiliki kemauan dan kemampuan. Gaya kepemimpinan yang sesuai untuk wilayah ini adalah otoriter.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Hal di atas dapat diilustrasikan dengan gambar berikut :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoepEq3bRcSZMPE8pVLUnyAQKP2SkHqZhFJ6A57US7ss6BpSsLJ5VgAjLarLVeF7AssArutxZIBilb0wUoUQ_o560rUnXEUGkDrBXexFEUDccPHu_5vvwhPPg1ePudSbrrrCgK6_69mM0/s1600-h/Sistem+Pakar+-+Grafik+Style.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 346px; height: 308px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoepEq3bRcSZMPE8pVLUnyAQKP2SkHqZhFJ6A57US7ss6BpSsLJ5VgAjLarLVeF7AssArutxZIBilb0wUoUQ_o560rUnXEUGkDrBXexFEUDccPHu_5vvwhPPg1ePudSbrrrCgK6_69mM0/s400/Sistem+Pakar+-+Grafik+Style.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311462363472158914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sistem Pakar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan seorang ahli/pakar ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh seorang ahli/pakar. Dengan sistem pakar maka orang yang tidak ahli pun dapat menyelesaikan masalah yang cukup rumit yang sebenarnya hanya dapat diselesaikan dengan bantuan ahlinya/pakarnya. Bagi para pakar, sistem pakar juga akan membantu aktivitasnya sebagai asisten yang sangat berpengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Pakar terdiri dari tiga komponen utama seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6SdjM_bqMAz8NPjnsqdO_tsrZLgYNz9iAh8olcVd1ixxnU-Os-1CD0sAN4QJ86CAHQ7doImyNF3erLk1WOutyGTVsMkiHgHochMraU_HceVffZ9KL-P0UIEg2hzgNKB-14gQ9MuU0gk4/s1600-h/Sistem+Pakar+-+Model+Sistem+Pakar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 120px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6SdjM_bqMAz8NPjnsqdO_tsrZLgYNz9iAh8olcVd1ixxnU-Os-1CD0sAN4QJ86CAHQ7doImyNF3erLk1WOutyGTVsMkiHgHochMraU_HceVffZ9KL-P0UIEg2hzgNKB-14gQ9MuU0gk4/s400/Sistem+Pakar+-+Model+Sistem+Pakar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311463337637330962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Knowledge Base (basis pengetahuan) &lt;/span&gt;berisi semua fakta, ide, hubungan, dan interaksi suatu domain kecil.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mesin inferensi&lt;/span&gt; bertugas untuk menganalisis pengetahuan dan menarik kesimpulan berdasarkan basis pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;User interface&lt;/span&gt; berfungsi sebagai media pemasukan pengetahuan ke dalam basis pengetahuan dan melakukan komunikasi dengan user.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggunaannya, pertama kali sistem pakar akan mengajukan berbagai pertanyaan kepada user dalam rangka mengumpulkan informasi awal tentang suatu masalah yang akan dipecahkannya. Untuk menjawab informasi yang diminta atau memilih salah satu alternatif menu yang ditampilkan di layar, user cukup dengan menekan salah satu tombol pilihan. Jika sistem pakar telah menerima input yang diperlukannya, maka akan dilakukan pelacakan solusi. Output bisa berupa serangkaian rekomendasi yang harus ditempuh user atau memilih salah satu alternatif terbaik dari beberapa pilihan yang disajikan oleh sistem pakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detail struktur Sistem Pakar adalah seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicouwoq5_CEms6Fwwg2lshF0lMKYkCXDHuWdO3iEBEh8yO6_r1A6DI4CGnZXMWqUJ7HKE_0geFCeZYq3w0emz5F6hDZv8RJZV7w_hryx62sK-Sp1liUvSjrBX2cdjT6nVfV25tVhI-ZCU/s1600-h/Sistem+Pakar+-+Detail+Model.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicouwoq5_CEms6Fwwg2lshF0lMKYkCXDHuWdO3iEBEh8yO6_r1A6DI4CGnZXMWqUJ7HKE_0geFCeZYq3w0emz5F6hDZv8RJZV7w_hryx62sK-Sp1liUvSjrBX2cdjT6nVfV25tVhI-ZCU/s400/Sistem+Pakar+-+Detail+Model.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311463842439978482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desain dan Pembuatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol start="1"&gt;&lt;li&gt;Analisis data dan informasi&lt;/li&gt;&lt;ul style="list-style-type: disc; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Klasifikasi data. Data diklasifikasi dalam format kualitatif dengan katagori besarnya adalah (pimpinan, bawahan). Sub klas untuk tiap katagori adalah : pimpinan ((partisipatif, demokratif, persuasif, otoriter), kinerja bawahan (mau, mampu), level kinerja (memiliki, tidak memiliki).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kuantifikasi data. Data kualitatif di atas perlu dikuantifikasi dengan renumerasi yang dapat ditentukan sendiri, misalnya untuk katagori level kinerja : rata-rata sampel data 0 – 50 = tidak memiliki, 51 – 100 = memiliki.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merancang daftar pertanyaan dalam format multi-choice sebagai media “capture data” dari pakar maupun user. Misalnya untuk katagori pimpinan, maka daftar pertanyaan dibuat sedemikian rupa untuk menilai gaya pimpinan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol start="2"&gt;&lt;li&gt;Merancang struktur basis pengetahuan (fakta dan aturan) dari kasus di atas berdasarkan katagori : user (pimpinan, bawahan), gaya pimpinan (partisipatif, demokratif, persuasif, otoriter), kinerja bawahan (mau, mampu), level kinerja (memiliki, tidak memiliki).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merancang mesin inferensi yang akan menghubungkan antar fakta dan aturan untuk dianalisa hingga menjadi suatu kesimpulan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merancang user interface :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;ol style="list-style-type: lower-alpha; list-style-image: none; list-style-position: outside;"&gt;&lt;li&gt;Interface dengan pakar. Sistem menyediakan media penyimpan Daftar Pertanyaan yang telah dibuat dalam format blank multi-choice (pilihan ganda yang dapat diisi secara bebas pilihannya). Dalam hal ini sistem dalam aktivitas “learning”.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Interface dengan user. Sistem menyediakan media penyimpan Daftar Pertanyaan yang telah dibuat dalam format multi-choice untuk diisi jawabannya oleh user. Dalam hal ini sistem dalam aktivitas “solving”.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;li&gt;Mengimplementasi hasil rancangan dalam bentuk program komputer.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan pengujian program. Pengujian program dilakukan dalam dua sisi, yaitu dari sisi Pakar maka sistem akan diuji interaksinya dengan pakar untuk proses learning. Dari sisi User maka sistem akan diuji interaksinya dengan user untuk proses solving.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sistem Pakar Uji Kesesuaian Gaya Pimpinan dengan Wilayah Kerja Bawahan dibuat dengan menggunakan MS. Access.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hasil Akhir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dari sisi pimpinan/calon pimpinan, sistem akan dapat menentukan apakah pimpinan/calon pimpinan yang berinteraksi dengan sistem memiliki gaya kepemimpinan dengan wilayah kerja bawahan yang ada.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dari sisi bawahan/calon bawahan, sistem akan dapat menentukan apakah bawahan/calon bawahan yang berinteraksi dengan sistem memiliki level kinerja yang sesuai dengan gaya pimpinan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;Bagi yang tertarik dengan ringkasan penelitian ini bisa kirim email via &lt;a href="mailto:onny_gaffar@yahoo.com"&gt;admin.sang-rajawali.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgoepEq3bRcSZMPE8pVLUnyAQKP2SkHqZhFJ6A57US7ss6BpSsLJ5VgAjLarLVeF7AssArutxZIBilb0wUoUQ_o560rUnXEUGkDrBXexFEUDccPHu_5vvwhPPg1ePudSbrrrCgK6_69mM0/s72-c/Sistem+Pakar+-+Grafik+Style.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bangunan Alam Makhluk</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/bangunan-alam-makhluk.html</link><category>Majelis BATHOSHAI</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Mon, 9 Mar 2009 19:00:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-6732462613907654935</guid><description>Bagaimana para Ahli Kasyaf menyaksikan alam yang begitu luas dan jauh ? Adakah mereka perlu menaiki sejenis kendaraan dan terbang ke seluruh alam maya untuk menyaksikannya ? Nabi Muhammad s.a.w telah menaiki Bouraq dan mengembara ke seluruh alam di bawah bumbung Langit Dunia (Langit Pertama). Kemudian Baginda s.a.w mikraj menggunakan tangga yang dijulurkan dari alam atas seperti lift yang dibawa turun dari tingkat atas. Tetapi bouraq hanya untuk para nabi tidak bagi manusia biasa, walaupun seorang yang kasyaf. Namun, Allah s.w.t mempunyai caranya sendiri untuk memperlihatkan alam ciptaan-Nya kepada siapapun yang Dia kehendaki.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pandanglah sebuah bangunan. Bangunan dapat dilihat karena ada cahaya dari sumber cahaya yaitu matahari. Cahaya matahari menerpa ke arah bangunan itu lalu membawa seluruh bangunan tersebut ke mata. Mata juga bercahaya sebagai persediaan untuk menerima pancaran cahaya matahari yang datang. Jika mata terpejam atau berselaput tidak mungkin cahaya matahari dapat memasukinya. Pertemuan cahaya matahari dari atas dengan cahaya mata di bawah melahirkan gambar pada bagian belakang bola mata. Gambar yang tertera pada layar bola mata itu dalam keadaan terbalik. Otak berperan untuk membetulkannya kembali. Otak dapat berfungsi sebagai pemberi kesan aktivitas akal. Akallah yang melihat bangunan tersebut. Seluruh bangunan yang begitu besar dapat masuk ke dalam akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikata kita berada di tempat yang tinggi dan pandangan kita cukup kuat maka kita dapat melihat seluruh planet bumi berada di dalam akal kita. Akal kita menjadi seperti satu ruang angkasa yang luas yang memuatkan planet bumi. Jika kita berada pada tempat yang lebih tinggi dan pandangan kita lebih kuat maka kita akan dapat menyaksikan seluruh Alam Syahadah (Alam Makhluk). Begitulah keadaannya hingga kita dapat melihat seluruh Alam Mitsal dan Alam Arwah. Jadilah diri kita seolah-olah satu ruang angkasa yang di dalamnya terapung-apung seluruh alam makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memandang kepada sebuah bangunan maka bangunan itu yang datang kepada kita bukan kita yang menuju kepadanya. Kita tidak bergerak satu langkah pun. Begitu juga keadaan para Ahli Kasyaf yang tidak bergerak dari tikar sembahyangnya namun mereka dapat menyaksikan seluruh alam makhluk. Keadaan ini dapat terjadi kerana Allah jualah Nur bagi langit dan bumi. Nur-Nya juga memancar di dalam kalbu orang mukmin. Nur di atas nur (Nuurin ala nuuroo). Nur dari alam atas membawa turun seluruh alam kejadian dan dapat ditangkap oleh nur di bawah yaitu kalbu orang mukmin. Jadi, kalbu orang mukmin itu meliputi seluruh alam makhluk tanpa dia perlu terbang ke mana-mana.&lt;br /&gt;“Dipimpin Allah kepada nur-Nya siapa yang Dia kehendaki”.&lt;br /&gt;“Katakanlah: Ruh adalah urusan Tuhanku”.&lt;br /&gt;Urusan Tuhan, inilah maqam terakhir seorang hamba. Tidak ada apa-apa lagi padanya melainkan urusan Tuhan. Apabila dia sudah larut di dalam urusan Tuhan maka urusan Tuhanlah yang memperjalankannya ke seluruh alam maya hingga terdampar ke Sidhratul Muntaha. Seterusnya memanjat ke Qubah yang menjadi puncak segala alam kejadian. Tidak ada apa-apa lagi kecuali : “ALLAH, RABBIL ‘IZZATI!” Allah jualah yang memiliki Hijab Yang Teguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BANGUNAN ALAM MAKHLUK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu yang diciptakan Allah dari yang sekecil-kecilnya hingga yang sebesar-besarnya dinamakan Alam Makhluk atau Alam Kejadian. Alam ini digolongkan menjadi : Alam Syahadah, Alam Mitsal, Alam Arwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Syahadah&lt;/span&gt; adalah benda dalam arti kata yang luas. Jangan menyangka sesuatu yang jauh dan tidak dapat dipandang dengan mata kasar itu sebagai bukan benda. Jika bintang merupakan benda yang paling jauh kelihatan pada pandangan kita, yang lebih jauh daripada bintang dan tidak dapat dipandang juga termasuk dalam kumpulan kebendaan. Benda atau jisim dibagi menjadi :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jisim yang dapat dilihat dan dipegang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jisim tipis yang tembus pandangan (transparent).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jisim halus yang ghaib.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ketiga jenis jisim tersebut berada pada Alam Syahadah. Alam Syahadah dibagi menjadi empat peringkat alam.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Alam Langit Dunia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alam Bumi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alam Langit-langit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Alam al-Kursi Yang Agung&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Mitsal&lt;/span&gt;. Alam Syahadah yang berbataskan al-Kursi Yang Agung dengan segala isinya berada di dalam ruang angkasa Alam Ghaib yang dinamakan al-Arasy al-Majid (al-Arasy Yang Megah), yang sudah termasuk dalam peringkat Alam Mitsal. Rasulullah s.a.w memberi gambaran tentang keluasan al-Arasy al-Majid, “Hai Abu Zar. Langit yang tujuh dan bumi yang tujuh di sisi al-Kursi hanya seumpama sebentuk cincin di atas padang pasir luas, dan al-Kursi di sisi al-Arasy hanya seumpama sebentuk cincin di atas padang pasir yang luas pula. Lebihnya al-Arasy daripada al-Kursi seperti lebihnya padang pasir yang luas daripada sebentuk cincin tersebut”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Arwah&lt;/span&gt;. Peringkat terakhir Alam Mitsal ialah al-Arasy al-Karim. Setelah itu adalah Alam Arwah (Alam Ruh). Pada Alam Arwah terdapat juga alam-alam Hijab. Seluruh al-Arasy al-Karim bersama-sama segala isi kandungannya berada di dalam bulatan sejenis Alam Hijab yang lebih ghaib dan lebih seni. Ada beberapa peringkat Alam Hijab dalam Alam Arwah. Setiap peringkat ada 7,000 lapis Hijab. Lapisan pertama daripada Alam Hijab itu dinamakan Hijab Permata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallau a'lam bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ahli Asbab dan Ahli Tajrid</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/ahli-asbab-dan-ahli-tajrid.html</link><category>Majelis BATHOSHAI</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Mon, 9 Mar 2009 17:00:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-4274029004842830371</guid><description>KEINGINANMU UNTUK BERTAJRID PADAHAL ALLAH MASIH MELETAKKANMU DALAM SUASANA ASBAB ADALAH SYAHWAT YANG SAMAR. SEBALIKNYA KEINGINANMU UNTUK BERASBAB PADAHAL ALLAH TELAH MELETAKKANMU DALAM SUASANA TAJRID BERARTI TURUN DARI SEMANGAT DAN TINGKAT YANG TINGGI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini dinamakan alam asbab (sebab). Perjalanan hidup di dunia bila dipandang melalui mata ilmu atau mata akal akan dapat disaksikan betapa rapi dan sempurnanya susunan sistem sebab musabab yang mempengaruhi segala kejadian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tiap sesuatu akan berlaku menurut sebab yang menyebabkan ia berlaku. Hubungan sebab dengan akibat sangat erat. Mata akal melihat dengan jelas citra sebab dalam menentukan akibat. Kesempurnaan sistem sebab musabab ini menjadikan manusia mengambil manfaat daripada anasir dan kejadian alam. Manusia dapat menentukan anasir yang dapat memudharatkan kesehatan lalu menjauhkannya dan manusia juga dapat menentukan anasir yang dapat menjadi obat lalu menggunakannya. Manusia dapat membuat ramalan cuaca, pasang surut air laut, angin, ombak, letusan gunung berapi dan lain-lain karena sistem yang mengawal perjalanan anasir alam berada dalam suasana yang sangat rapi dan sempurna, membentuk hubungan sebab dan akibat yang terpadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengadakan sistem sebab musabab yang rapi adalah untuk kemudahan manusia menyusun kehidupan mereka di dunia ini. Kekuatan akal dan pancaindera manusia mampu menterjemahkan kehidupan yang dikaitkan dengan perjalanan sebab musabab. Dari hasil kajian akal lahirlah berbagai jenis ilmu tentang alam dan kehidupan seperti ilmu sains, astronomi, kedoktoran, teknologi, dan sebagainya. Semua jenis ilmu itu dibentuk berdasarkan perjalanan hukum sebab-akibat. Dalam hal ini manusia bergantung kepada amal (sebab) dalam mendapatkan hasil (akibat).&lt;br /&gt;Manusia yang melihat kepada citra sebab dalam menentukan akibat serta bersandar dengannya dinamakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ahli Asbab&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem dan hukum sebab musabab sering membuat manusia lupa kepada kekuasaan Allah. Mereka yakin bahwa akibat akan lahir dari sebab, seolah-olah Allah tidak ikut campur dalam urusan mereka. Allah tidak suka jika hamba-Nya sampai kepada tahap mempersekutukan diri-Nya dan kekuasaan-Nya dengan anasir alam  dan hukum sebab-akibat ciptaan-Nya. Dialah yang meletakkan citra kepada anasir alam. Dia pula yang meletakkan hukum sebab-akibat. Dengan diutusnya para nabi dan rasul oleh Allah yang membawa mukjizat dan dengan mukjizat itu mampu merombak hukum sebab-akibat adalah agar manusia kembali memandang kepada-Nya, agar paham bahwa sebab musabab tidak akan menghijab ketuhanan-Nya. Kelahiran Nabi Isa a.s yang tanpa ayah, terbelahnya laut yang dipukul oleh tongkat Nabi Musa a.s, tidak mampunya api membakar Nabi Ibrahim a.s saat masuk ke dalamnya, keluarnya air yang jernih dari jari-jari Nabi Muhammad s.a.w dan banyak lagi yang kemukjizatan yang ditampakkan oleh Allah untuk merombak citra hukum sebab-akibat semata-mata untuk menyadarkan manusia tentang hakikat kekuasaan Allah yang melampaui perjalanan alam maya dan hukum sebab-akibat. Alam dan hukum yang ada padanya seharusnya membuat manusia mengenal Tuhan, bukan menutup pandangan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah, Surah Al Hadiid :1-2&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;Segala yang ada di langit dan di bumi tetap mengucap tasbih kepada Allah; dan Dialah Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. Dialah saja yang menguasai dan memiliki langit dan bumi; Ia menghidupkan dan mematikan; dan Ia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah, Surah Al Baqarah :73&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;Maka Kami (Allah) berfirman: “Pukullah si mati dengan sebagian anggota lembu yang kamu sembelih itu”. (Mereka pun memukulnya dan ia kembali hidup). Demikianlah Allah menghidupkan orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda  kekuasaan-Nya, supaya kamu memahaminya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Orang yang selalu melihat kepada kekuasaan Allah dan tidak  meletakkan citra kepada hukum tersebut, tidak bergantung kepada amal yang menjadi sebab, disebut sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ahli Tajrid&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ahli Asbab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bersandar pada citra sebab yang menentukan akibat. Bergantung pada amal (sebab) dalam memperoleh pahala/hasil (akibat).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengakui kekuasaan Allah tetapi lemah di penghayatan hati.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masih perlu bermujahadah (berjuang), memaksa diri untuk berbuat baik dan masih perlu untuk menjaga kebaikan itu agar tidak menjadi rusak. Masih perlu memperingatkan dirinya agar ikhlas dan perlu menjaga keikhlasannya agar tidak dirusak oleh sifat-sifat yang tidak terpuji di hati mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebaikan yang dilakukan olehnya adalah merupakan teguran agar mereka ingat kepada Allah yang memimpin mereka kepada kebaikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian dari ahli asbab yang selalu bermujahadah, oleh Allah dikaruniakan ilmu dunia hingga menjadi mulia dunia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ahli asbab akan bermuara pada syukur.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ahli Tajrid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bersandar pada kekuasaan Allah dan tidak meletakkan citra kepada hukum sebab akibat, tidak bergantung pada amal perbuatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan segala sesuatu menurut peraturan hukum sebab akibat, layaknya ahli sebab, tetapi tetap bersandar pada pengakuan akan kekuasaan Allah terhadap citra yang berlaku pada hukum sebab akibat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak melihat kepada ikhlas karena tidak bersandar pada amal. Segala kebaikan yang tercipta di dirinya selalu dikembalikan kepada Allah yang telah mengaruniakan kebaikan itu kepadanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebaikan yang dilakukan olehnya adalah merupakan karunia Allah padanya yang sudah tidak lagi memandang diri dan kepentingannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagian dari ahli tajrid dipilih oleh Allah untuk memegang dan menguasai hukum sebab akibat hingga mampu mengubah citra hukum tersebut, seperti para rasul, nabi, dan para wali Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ahli tajrid akan bermuara  pada penyerahan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Beberapa wali Allah yang dikaruniai memegang hukum sebab-akibat seperti Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani, Abu Hasan as-Sadzily, Rabiatul ‘Adawiah, Ibrahim bin Adham dan lain-lain. Cerita tentang kekeramatan mereka sering diperdengarkan. Kekeramatan biasanya dikaitkan dengan perilaku kehidupan yang zuhud dan bertawakal sepenuhnya kepada Allah s.w.t. Timbul anggapan bahwa jika mau memperoleh kekeramatan seperti mereka mestilah hidup seperti mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keinginan beralih dari Maqam Asbab ke Maqam Tajrid, dan sebaliknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berada pada peringkat permulaan bertarekat cenderung untuk memilih jalan bertajrid yaitu dengan membuang segala ikhtiar dan bertawakkal sepenuhnya kepada Allah. Sikap bertajrid seperti ini akan membuat seseorang meninggalkan pekerjaan, isteri, anak-anak, masyarakat dan dunia seluruhnya. Perilaku ini biasanya disandarkan pada contoh-contoh teladan yang dilakukan oleh para rasul, nabi, para sahabat, dan wali-wali Allah. Biasanya orang yang bertindak demikian tidak dapat bertahan lama. Pada akhirnya akan meninggalkan kumpulan tarekatnya dan kembali kepada kehidupan duniawi. Bahkan ada juga yang kembali kepada kehidupan yang lebih buruk daripada keadaannya sebelum bertarekat dahulu dengan alasan untuk menebus kembali apa yang telah ditinggalkannya dahulu sejak bertarekat. Keadaan yang demikian terjadi karena akibat bertajrid secara paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus dilakukan bukanlah meniru kehidupan aulia Allah yang telah mencapai maqam yang tinggi dengan istiqomah. Seseorang haruslah melihat kepada dirinya dan menyadari kedudukannya, kemampuannya dan daya-tahannya. Ketika masih di dalam makam asbab seseorang haruslah bertindak sesuai dengan hukum sebab-akibat. Dia harus bekerja untuk mendapatkan rezekinya dan harus pula berusaha menjauhkan dirinya daripada bahaya atau kemudharatan.&lt;br /&gt;Ahli asbab perlu berbuat demikian karena dia masih terikat dengan sifat-sifat kemanusiaan. Dia masih melihat bahwa tindakan makhluk memberi kesan kepada dirinya. Yang demikian ini wajar sekiranya dia mengadakan juga tindakan yang menurut pandangannya akan mendatangkan kesejahteraan kepada dirinya dan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda Allah menempatkan seseorang pada kedudukan sebagai ahli asbab ialah apabila urusan dan tindakannya yang menurut kesesuaian hukum sebab-akibat tidak menyebabkannya mengabaikan kewajiban terhadap tuntutan agama. Dia tetap merasa ringan untuk berbakti kepada Allah. Tidak terhanyut dalam nikmat duniawi dan tidak merasa iri hati terhadap orang lain. Apabila ahli asbab berjalan menurut hukum asbab maka jiwanya akan maju dan berkembang dengan baik tanpa menghadapi guncangan besar yang dapat menyebabkan dia berputus asa dari rahmat Allah. Ruhaninya akan menjadi kuat sedikit demi sedikit hingga mendorongnya ke dalam maqam tajrid. Akhirnya dia mampu untuk bertajrid sepenuhnya karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula orang yang dipaksa oleh takdir Allah supaya bertajrid. Orang ini awalnya adalah ahli asbab yang berjalan menurut hukum sebab-akibat sebagaimana orang kebanyakan. Kemudian ternyata kehidupan seperti itu tidak menambah kematangan ruhaninya. Sebab itulah takdir bertindak memaksanya untuk terjun ke dalam lautan tajrid. Dia akan mengalami keadaan dimana hukum sebab-akibat tidak lagi membantunya untuk menyelesaikan masalahnya. Dengan takdir ini, seorang raja kehilangan kerajaannya. seorang hartawan kehilangan hartanya, seorang yang mulia kehilangan kemuliaannya. Takdir akan memisahkannya dari apa yang dimiliki dan dikasihinya. Pada peringkat permulaan menerima kedatangan takdir yang demikian, sebagai ahli asbab, dia berikhtiar menurut hukum sebab-akibat untuk mempertahankan apa yang dimiliki dan dikasihinya. Jika dia tidak berdaya untuk menolong dirinya dia akan meminta pertolongan orang lain. Apabila dia sendiri dengan dibantu oleh orang lain tidak mampu juga mengatasi arus takdir maka tidak ada pilihan kecuali berserah kepada takdir. Dalam keadaan begitu dia akan lari kepada Allah dan meratap agar Allah menolongnya. Pada peringkat ini seseorang tersebut akan kuat beribadah dan menumpukan sepenuh hatinya kepada Tuhan. Dia benar-benar berharap Tuhan akan menolongnya mengembalikan apa yang pernah dimilikinya dan dikasihinya. Tetapi, pertolongan tidak juga sampai kepadanya sehingga dia benar-benar terpisah dari apa yang dimiliki dan dikasihinya itu. Luputlah harapannya untuk memperolehnya kembali dan memaksanya untuk ridha dengan perpisahan itu. Dia tidak lagi merayu kepada Tuhan, tetapi sebaliknya dia menyerahkan segala urusannya kepada Tuhan. Dia menyerah bulat-bulat kepada Allah, tidak ada lagi berikhtiar, pilihan dan kehendak diri sendiri. Jadilah dia seorang hamba Allah yang bertajrid. Apabila seseorang hamba benar-benar bertajrid maka Allah sendiri yang akan mengurus kehidupannya. Allah menggambarkan suasana tajrid dengan firman-Nya : Surah Al ‘Ankabuut :60&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left;"&gt;Dan (ingatlah) berapa banyak binatang yang tidak membawa rezekinya bersama, Allah jualah yang memberi rezeki kepadanya dan kepada kamu; dan Dialah jua Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Makhluk Allah seperti burung, ikan, kuman dan sebagainya tidak memiliki tempat simpanan makanan. Mereka adalah ahli tajrid yang dijamin rezeki mereka oleh Allah. Jaminan Allah itu meliputi juga bangsa manusia. Tanda Allah meletakkan seseorang hamba-Nya di dalam maqam tajrid ialah Allah memudahkan baginya rezeki yang datang dari arah yang tidak diduganya. Jiwanya tetap tenteram sekalipun terjadi kekurangan pada rezeki atau ketika menerima bala ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya ahli tajrid sengaja memindahkan dirinya kepada maqam asbab maka ini bermakna dia melepaskan jaminan Allah lalu bersandar kepada makhluk. Ini menunjukkan akan kejahilannya (kebodohan) tentang rahmat dan kekuasaan Allah. Tindakan yang jahil itu dapat menyebabkan berkurang atau hilangnya keberkahan yang Allah karuniakan kepadanya. Seperti layaknya seorang kyai yang mustajab doanya, saat berpindah menjadi pejabat negara dengan sengaja maka hilanglah kemustajaban doanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang hamba haruslah menerima dan ridha dengan kedudukan yang Allah karuniakan kepadanya. Berserahlah kepada Allah dengan yakin bahwa Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Allah tahu apa yang patut bagi setiap makhluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan kepada pertukaran maqam merupakan tipu daya yang sangat halus. Di dalamnya tersembunyi dorongan nafsu yang sukar disadari yang dapat berupa kehendak, cita-cita dan angan-angan. Orang yang baru terbuka pintu hatinya setelah lama hidup di dalam kelalaian, akan mudah tergerak untuk meninggalkan suasana asbab dan masuk ke dalam suasana tajrid. Orang yang telah lama berada dalam suasana tajrid, apabila kesadaran dirinya kembali sepenuhnya maka akan kembali pula kepadanya keinginan, cita-cita dan angan-angan. Nafsu akan selalu mencoba bangkit untuk menguasai dirinya.&lt;br /&gt;Ahli Asbab perlu menyadari bahwa keinginannya untuk berpindah kepada maqam tajrid mungkin secara halus digerakkan oleh ego diri yang tertanam jauh dalam jiwanya.&lt;br /&gt;Ahli Tajrid perlu menyadari keinginannya untuk kembali kepada asbab itu mungkin didorong oleh nafsu rendah yang masih belum berpisah dari hatinya.&lt;br /&gt;Sebagian ulama tasawuf  mengatakan seseorang mungkin dapat mencapai semua maqam nafsu, tetapi nafsu peringkat pertama tidak kunjung padam. Oleh yang demikian itulah maka bermujahadah harus selalu mengawasi bergeraknya nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallau A’lam Bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jenis pemimpin menurut Ki Sukmojati</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/jenis-pemimpin-menurut-ki-sukmojati.html</link><category>Nasehat SukmoJati</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Mon, 9 Mar 2009 16:40:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-7011581418363033227</guid><description>Sukmojati sedang asyik duduk di beranda padepokannya menjelang tengah malam tiba. Entah darimana asalnya, tiba-tiba terdengar suara memanggilnya. “Sukmojati…!!! Bicaralah engkau dengan dirimu sendiri. Sampaikan apapun pengetahuanmu tentang manusia. Pantaskah engkau menjadi manusia, hingga engkau harus menerima amanah Allah untuk menjadi khalifah bagi jagad-Nya “.&lt;br /&gt;Sukmojati tersentak. Ia terdiam sejenak. Kemudian tanpa basa-basi lagi, tanpa mencari siapa dan darimana sumber suara itu, maka berbicaralah Sukmojati sendirian seperti orang gila.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin, pastilah ada yang dipimpinnya. Manusia, selama belum mampu memimpin dirinya sendiri, mestilah sadar dan siap untuk dipimpin oleh sesamanya.&lt;br /&gt;Menurutku, ada berbagai jenis pemimpin di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin Gila&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang merasa menjadi pemimpin, padahal tidak ada satupun di sekitarnya yang sedang dipimpinnya. Dia memimpin seolah ada yang dipimpinnya, seolah ada yang mau dipimpinnya, seolah ada yang menuruti apapun perintahnya. Padahal tidak ada sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin Ambisi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia menjadi pemimpin oleh karena keinginan dirinya dan didukung oleh segala kekuatan yang dimilikinya. Maka dia hanya menjadi pemimpin bagi kekuatannya. Orang-orang yang ada di sekitarnya hanyalah sekedar makhluk hidup yang menerima akibat apapun dari kekuatan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin Lupa Diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia dinyatakan sebagai pemimpin, tetapi lebih banyak melakukan segala sesuatu sesuka dirinya. Dia lupa bahwa ada orang-orang di sekitarnya yang perlu diperhatikan dan dipimpinnya. Dia lupa bahwa dirinya masih ada dan dilihat dengan jelas oleh banyak orang apapun yang dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin Bodoh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia dinyatakan sebagai pemimpin, tetapi lebih banyak menyerahkan tugas-tugas kepemimpinannya kepada orang-orang yang dipimpinnya. Dia hanyalah seperti boneka yang dipajang di etalase untuk hanya sekedar dilihat dan dikomentari cara penampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin Lemah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia dinyatakan sebagai pemimpin, tetapi selalu ragu dalam melakukan segala sesuatu sehingga selalu tergantung pada orang-orang yang dipimpinnya. Dia seperti seorang pelayan bagi pelayannya. Sedangkan pelayanlah yang jadi jurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin Terpaksa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia dinyatakan sebagai pemimpin oleh karena situasi dan kondisi yang memaksanya untuk mau tidak mau menjadi pemimpin. Dalam perjalannya, bisa jadi rasa tanggungjawab dirinya sebagai pemimpin akan selalu bertabrakan dengan penyebab dirinya menjadi pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemimpin Sejati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak memerlukan pengakuan orang lain sebagai pemimpin. Dia selalu diperlukan pada waktu dan keadaan yang memang seharusnya. Dia mengutamakan orang lain pada saat sedang memimpin, dan mengurus dirinya sendiri pada saat sedang tidak memimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sukmojati ….!!!”, terdengar lagi suara misterius itu. “Menurutmu, jenis pemimpin mana sekarang ini yang lebih banyak ….!!!!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pemimpin Gila….!!!”, jawab Ki Sukmojati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Panembahan Sukmojati tersenyum</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/panembahan-sukmojati-tersenyum.html</link><category>Nasehat SukmoJati</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Mon, 9 Mar 2009 16:33:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-962442979429414366</guid><description>Sang Panembahan Sukmojati sedang beradu pengetahuan dengan seorang anak muda dari “negeri seberang”. Mereka berdua sangat serius terlibat di perdebatan seputar makna “pemimpin”. Entah apa tujuan mereka berdua. Saling mengukur pengetahuan, saling mengalahkan, saling bertukar pengetahuan, atau hanya sekedar mengisi waktu luang mereka. Yang jelas mereka berdua benar-benar serius melakukannya, hingga di kening mereka mengucur deras keringat seperti banjir.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak muda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ki Sukmo, menurutku tidak satupun di dunia ini sekarang yang pantas menjadi pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sukmojati :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengapa begitu ? Tidakkah Allah telah mengutus manusia untuk menjadi pemimpin bagi jagadraya beserta isinya ini ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak muda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itu memang benar. Tetapi manusia mana yang pantas untuk memimpin jagadraya sekarang ini. Sedangkan memimpin diri mereka sendiri saja mereka seolah hampir tak sanggup.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sukmojati :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengapa begitu ? Perlukah manusia memimpin dirinya sendiri ? Padahal yang namanya pemimpin pastilah ada yang dipimpin. Akan halnya dengan manusia terhadap dirinya sendiri, siapa yang memimpin siapa yang dipimpin ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak muda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ki Sukmo sendiri bagaimana ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sukmojati :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hmm…menurutku, pemimpin mestilah yang memiliki kemampuan untuk memimpin, dan yang dipimpin mestilah yakin dan percaya dengan yang memimpinnya. Akan halnya manusia terhadap dirinya sendiri, tergantung bagaimana manusia itu sendiri yang harus mampu melihat dirinya sendiri, bagian mana dari dirinya yang layak untuk memimpin dirinya sendiri, dan bagian mana dari dirinya yang harus direlakan untuk dipimpin oleh bagian diri yang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak muda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ringkasnya bagaimana Ki Sukmo ? Menurut sampeyan, bagian mana dari diri kita yang layak untuk memimpin dan yang harus rela untuk dipimpin ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sukmojati :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hmm…agak sukar aku menjawabnya. Karena setiap orang akan berbeda-beda jawabannya untuk hal ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak muda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitu susahnya kah Ki Sukmo untuk menentukan siapa pemimpin dan siapa yang dipimpin dari diri Ki Sukmo sendiri ? Tidak kah dengan begitu sesungguhnya adalah cermin bagi Ki Sukmo sendiri bahwa tidak ada satupun dari diri Ki Sukmo yang berhak menjadi pemimpin dan yang harus dipimpin ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sukmojati :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hmmm….anak muda. Jika memang begitu adanya, maka sia-sialah aku ini dilahirkan ke bumi. Andai tidak ada di bagian diriku ini yang pantas menjadi pemimpin bagi bagian diriku yang lain, maka pastilah seluruh bagian diriku ini wajib menyatakan diri untuk siap dipimpin, jika aku masih berguna. Dan secara hakiki, mestilah pemimpin itu berawal dari yang sudah terbiasa dipimpin.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak muda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah….ini yang aku suka. Diri kita ini, jika tidak ada yang pantas untuk memimpin maka pastilah wajib untuk siap dipimpin, jika masih ingin berguna. Dan pemimpin, pastilah bermula dari yang terbiasa untuk dipimpin. Dengan alasan itulah Ki Sukmo, aku berani mengatakan bahwa sekarang ini tidak ada lagi manusia yang pantas menjadi pemimpin bagi yang lain, apalagi bagi seluruh isi jagadraya ini. Karena manusia sekarang, apapun alasannya, mereka tidak siap bahkan tidak mau untuk dipimpin. Apalagi menjadi pemimpin ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sukmojati :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan dirimu sendiri anak muda ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak muda :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Sambil menangis …..). Ki Sukmo, aku kemari untuk berdebat denganmu, sesungguhnya adalah wujud dari kegundah-gulanaan diriku selama ini. Aku merasa gagal untuk menjadi manusia yang siap dipimpin dan diperintah oleh Sang Pencipta. Setiap aku mengkaji diriku, kemudian aku mencoba melakukannya, setiap itu pula aku sedih. Apakah yang kulakukan ini sudah benar-benar yang dikehendaki oleh Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki Sukmojati terdiam seribu bahasa. Tidak berapa lama ia tersenyum. Tanpa satu patah katapun yang keluar dari mereka berdua. Sisa waktu di malam itu dihabiskan oleh mereka berdua dengan menikmati satu ceret kopi panas dan sepanci pisang goreng. Hingga waktu memerintahkan mereka berdua untuk saling berpisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bissawaab. &lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jalan Segitiga</title><link>http://sang-rajawali.blogspot.com/2009/03/jalan-segitiga.html</link><category>Terapi Diri</category><author>noreply@blogger.com (Mas Don)</author><pubDate>Mon, 9 Mar 2009 15:21:00 +0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6741116253752132753.post-4108305831610950342</guid><description>Bedahan tentang diri manusia akan lebih menarik bila dikaitkan dengan analogi dimensi bangun, SEGITIGA. Konseptualisasi ini kita dekatkan dengan setiap sudut segitiga adalah merupakan salah satu “jalan hidup” pada diri manusia. Lantas bagaimana bila segitiga yang kita pilih adalah sama kaki, dimana di setiap sudutnya adalah “Tuhan”, “Makhluk”, dan “Diri”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalan Segitiga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mari kita perhatikan ilustrasi gambar di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipSTLhH8F1ICphcij7DbfT8OGh438vnsZ5DIb14CLUOMkPINoK6WJb2F9ijYfopqZi-Zyjm0WBJp40tQEeu-Rh97T4z4qSQPxtxPhm3898Vlj2jagnHvs8I-KzdhwL4SpNgwnmKT36nho/s1600-h/Segitiga-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 231px; height: 147px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipSTLhH8F1ICphcij7DbfT8OGh438vnsZ5DIb14CLUOMkPINoK6WJb2F9ijYfopqZi-Zyjm0WBJp40tQEeu-Rh97T4z4qSQPxtxPhm3898Vlj2jagnHvs8I-KzdhwL4SpNgwnmKT36nho/s400/Segitiga-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311087431204841538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;. Dalam hal ini adalah kutub yang menjadi arah bagi keyakinan kita bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara, untuk menuju ke kehidupan abadi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diri&lt;/span&gt;. Adalah diri kita sendiri yang sedang melakukan apapun aktivitas di dunia ini dan bertanggungjawab penuh secara mandiri terhadap apapun yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makhluk&lt;/span&gt;. Adalah segala sesuatu di luar diri kita. Merupakan kutub bagi manusia dalam berkehidupan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalan hidup vertikal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari segitiga di atas tampak bahwa “jalan hidup vertikal” adalah hubungan diri kita dengan Tuhan. Secara sepintas terlihat dari segitiga di atas bahwa dengan memilih jalan hidup vertikal maka praktis akan “meniadakan” jalan hidup horisontal. Konon, orang-orang yang memilih jalan ini dikatakan sebagai “orang akherat” atau yang lebih mementingkan akherat (kehidupan abadi nanti).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalan hidup horisontal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila kita melihat segitiga di atas maka “jalan hidup horizontal” bisa diartikan sebagai hubungan diri kita dengan apapun yang ada di dunia ini di luar diri kita. Secara sepintas terlihat dari segitiga di atas bahwa dengan memilih jalan hidup horizontal maka praktis akan “meniadakan” jalan hidup vertikal. Konon, orang-orang yang memilih jalan hidup ini dikatakan sebagai “orang dunia” atau yang lebih mementingkan keduniaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis sederhana dari kedua jalan itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tidak mungkin manusia menuju ke kehidupan abadi berikutnya tanpa melalui kehidupan dunia. Seperti layaknya seseorang yang akan menuju suatu kota B dari kota A tidaklah mungkin tanpa bekal dan persiapan di dalam perjalanannya. Maka seharusnyalah bekal perjalanan dan persiapan dilakukan di kota A agar nantinya dapat mencapai kota B tanpa halangan yang berarti.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sangatlah aneh bila orang akan menuju kota B, kemudian di dalam melakukan persiapan dan pengumpulan bekal perjalanan di kota A, begitu seriusnya menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan sehingga terlupa bahwa jadwal keberangkatan angkutan transportasi ke kota B sudah hampir terlewatkan.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Artinya, kedua jalan hubungan di atas harus digunakan semua. Akan tetapi yang menjadi pokok masalah adalah bagaimana menggunakannya. Konsep keseimbangan tidaklah mungkin dicapai oleh karena bila konsep ini digunakan maka tetap akan terjadi “pemisah” antara kedua jalan tersebut, dan tidak saling terhubung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsep “Jalan Segitiga” sangat sederhana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Konsep Jalan Segitiga lebih mengutamakan prinsip “berjalan seiring walau tidak bercampur, tiada yang dicampuri dan tiada yang mencampuri”. (Nah loh…apa lagi ini….). Bagi yang telah mengenyam dunia pendidikan (ups…sorry yach…) pastilah sudah mengenal istilah transformasi koordinat. Singkatnya kita lihat saja langsung pada gambar berikut :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPzBGu3ykKC3UHnxwWJUFfxMK1Xoe2m34Fd8jowBdfpSl6W_Asyydx0lRxqqQJ2Aku4Ha-CA7p0mrT28sWgA5b1HZxBjHWuLWNVzBZY0cWM3y82yKSr4mVcnDl7qStPep9a8GgfLcsJfk/s1600-h/Segitiga-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 255px; height: 168px;" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPzBGu3ykKC3UHnxwWJUFfxMK1Xoe2m34Fd8jowBdfpSl6W_Asyydx0lRxqqQJ2Aku4Ha-CA7p0mrT28sWgA5b1HZxBjHWuLWNVzBZY0cWM3y82yKSr4mVcnDl7qStPep9a8GgfLcsJfk/s400/Segitiga-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311088302029929426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tampak pada gambar di atas bahwa transformasi terjadi dari sumbu Y (vertikal) ke sumbu X (horisontal) dengan sumbu zero, dan bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;Artinya, jika kita menjalankan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan niat dan SOP (Standard Operational and Procedure) yang ada maka seharusnya setiap langkah yang dijalani melalui Jalan Vertikal semestinya akan menambah bekal langkah kita di Jalan Horisontal. Akan tetapi, setiap langkah yang kita jalani melalui Jalan Horisontal sangatlah sukar untuk bisa menambah langkah kita melalui Jalan Vertikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung gak nih……Moga-moga tidak yach.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/102.gif" alt="tension" title="tension" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh praktis di kehidupan sehari-hari adalah demikian :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bila orang menekuni Jalan Vertikal-nya dengan baik maka dia akan mengenal dengan baik pula benar-salah, baik-buruk, halal-haram, dll. Maka ini akan menjadi bekal untuk hidup di dunia dengan baik sehingga akan menambah bekal pula bagi perjalanan menuju “kehidupan abadi”.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila orang menekuni Jalan Horisontal-nya maka bisa dipastikan waktunya akan habis untuk memikirkan hal-hal sebagai berikut : “bagaimana caranya….”, “jika saja aku bisa….”, “mestinya kemarin saya harus….”, “besok aku harus melakukan….”, dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila orang menekuni Jalan Vertikal-nya saja maka dia telah melupakan bekal yang harus dia bawa nanti, dan betapa Tuhan Maha Pemurah memberikan bekal yang dibungkus dalam wadah yang layak untuk dinikmati secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold; text-decoration: blink;"&gt;Catatan penting ….!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-style: solid; border-color: rgb(230, 230, 230) rgb(88, 88, 88) rgb(88, 88, 88) rgb(230, 230, 230); border-width: 1px; padding: 5px; background: rgb(224, 248, 247) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: left; font-style: italic;"&gt;Orang yang memilih Jalan Horisontal lebih memposisikan Jalan Vertikal sebagai sekedar syarat hidup belaka. Orang yang memilih Jalan Vertikal telah benar-benar melupakan bekal yang harus dia bawa untuk menuju ke “kehidupan abadi” nanti. Mestinya setiap langkah di Jalan Vertikal akan menambah kemantapan langkah di Jalan Horisontal, hingga terpenuhilah bekal bagi "kehidupan abadi" nanti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wahhh….capek juga nih. Untuk sementara sampai di sini dulu yach……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be your self…….!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bissawaab.&lt;img class="emoticon" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/63.gif" alt="doa" title="doa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipSTLhH8F1ICphcij7DbfT8OGh438vnsZ5DIb14CLUOMkPINoK6WJb2F9ijYfopqZi-Zyjm0WBJp40tQEeu-Rh97T4z4qSQPxtxPhm3898Vlj2jagnHvs8I-KzdhwL4SpNgwnmKT36nho/s72-c/Segitiga-1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>