<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Richard Fang</title>
	
	<link>http://richardfang.com</link>
	<description>Desain / Pemasaran / Ide</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Mar 2012 16:20:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/richardfang" /><feedburner:info uri="richardfang" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>richardfang</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Membiasakan Budaya Eksekusi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/5wUIZ3GdK1g/</link>
		<comments>http://richardfang.com/membiasakan-budaya-eksekusi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Mar 2012 16:20:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business & Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[Ide bisa datang dari mana saja, kapan saja dan dimana saja. Ide itu seperti oksigen yang tidak terlihat. Yang kita butuhkan hanyalah kepekaan/kesadaran dalam menangkap ide yang berterbangan tersebut. Setelah itu hal selanjutnya adalah eksekusi.
Seberapa sering ide yang kita pikirkan hanya berakhir di notebook atau mungkin hanya hidup sesaat di dalam mimpi siang hari? Hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Ide bisa datang dari mana saja, kapan saja dan dimana saja. Ide itu seperti oksigen yang tidak terlihat. Yang kita butuhkan hanyalah kepekaan/kesadaran dalam menangkap ide yang berterbangan tersebut. Setelah itu hal selanjutnya adalah eksekusi.</h4>
<p>Seberapa sering ide yang kita pikirkan hanya berakhir di notebook atau mungkin hanya hidup sesaat di dalam mimpi siang hari? Hingga suatu saat ada orang lain yang menjalankan ide yang sama persis seperti yang kita pikirkan. Dan kita hanya bisa menyesal dengan keadaan kita sekarang.</p>
<div id="attachment_825" class="wp-caption aligncenter" style="width: 550px"><img class="size-full wp-image-825 " title="budaya-eksekusi" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2012/03/budaya-eksekusi1.jpg" alt="Do it! Do it now!" width="540" height="393" /><p class="wp-caption-text">Do it! Do it now!</p></div>
<h4>Tulis Ide Kamu</h4>
<p>Ya, ini merupakan langkah awal yang sangat penting. Tapi tidak hanya sekedar tulis ide saja, biasakan untuk berpikir secara holistik. Rencanakan cara untuk mewujudkan ide tersebut. Mulai dari menulis konsep, hingga monetisasi agar ide tersebut bisa menghidupi dirinya sendiri.</p>
<h4>Ceritakan kepada Teman</h4>
<p>Langkah ini biasanya yang paling berat. Kamu menganggap ide kamu ini sangat-sangat brilian, sehingga kamu  menyimpan hanya untuk diri dan ruang pikiran kamu sendiri. Akibatnya, ide kamu tidak berkembang, dan kamu tidak mempunyai motivasi yang cukup untuk benar-benar mewujudkan ide kamu itu.</p>
<p>Dengan berbagi ide dengan teman kamu, maka ide tersebut akan mendapat masukan yang krusial. Tidak peduli itu kritik yang membangun atau malah di cemooh. Semua berdampak positif. Ingat, semua ide baru akan mempunyai tingkat penolakan yang tinggi.</p>
<h4>Eksekusi! Hari ini juga!</h4>
<p>Sudah cukup kamu berangan-angan. Tidak peduli ide kamu bagus, biasa saja, atau bahkan jelek. Yang paling penting adalah proses yang kamu jalani. Proses mewujudkan sebuah ide adalah sesuatu yang sangat berharga. Lebih baik kamu pernah melakukan sesuatu namun gagal, daripada kamu tidak pernah melakukan satu aksi sama sekali di dalam hidup kamu.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=5wUIZ3GdK1g:WrMRd_6dV5I:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=5wUIZ3GdK1g:WrMRd_6dV5I:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=5wUIZ3GdK1g:WrMRd_6dV5I:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=5wUIZ3GdK1g:WrMRd_6dV5I:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/5wUIZ3GdK1g" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/membiasakan-budaya-eksekusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/membiasakan-budaya-eksekusi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Harapan Saya Terhadap SmartTV</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/In3l5g-XMkk/</link>
		<comments>http://richardfang.com/harapan-saya-terhadap-smarttv/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2011 14:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology & Website]]></category>
		<category><![CDATA[ideas]]></category>
		<category><![CDATA[SmartTV]]></category>
		<category><![CDATA[technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Televisi dan Internet. Apa jadinya kalau di gabungkan? Kalau menilik dari iklan yang ada, hanya TV biasa plus koneksi internet. Payah&#8230;
Saya sedih kalau SmartTV hanyalah konsep seperti itu. Smart = Pintar yang artinya lebih dari sekedar koneksi internet. TV saya bisa &#8217;smart&#8217; saat ini juga, cukup buka youtube di laptop dan output saja ke monitor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Televisi dan Internet. Apa jadinya kalau di gabungkan? Kalau menilik dari iklan yang ada, hanya TV biasa plus koneksi internet. Payah&#8230;</h4>
<p>Saya sedih kalau SmartTV hanyalah konsep seperti itu. Smart = Pintar yang artinya lebih dari sekedar koneksi internet. TV saya bisa &#8217;smart&#8217; saat ini juga, cukup buka youtube di laptop dan output saja ke monitor lcd tv. Selesai.</p>
<div id="attachment_810" class="wp-caption alignnone" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-810" title="smart-tv" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2011/09/smart-tv.jpg" alt="hey you!" width="550" height="400" /><p class="wp-caption-text">hey you!</p></div>
<p><strong>Pintar Yang Sesungguhnya</strong></p>
<p>Saya yakin SmartTV hanya awal permulaan, hanya media / platform. Sama seperti ketika iPhone generasi pertama di rilis. Yang membedakan iPhone dengan selular lainnya adalah aplikasi. Jadi, untuk menjadi SmartTV yang sesungguhnya di butuhkan aplikasi yang pintar juga.</p>
<p>Saya tidak mau membuang waktu saya untuk browsing acara tv dan video kesukaan saya melalui tv. Saya membayangkan proses itu akan tidak nyaman. Saya butuh keyboard dan interface pendukung lain. Well, sama saja dong dengan laptop, perbedaan nya hanya di ukuran besar saja?</p>
<h4>TV Yang Mengerti</h4>
<p>Bagaimana kalau ada satu aplikasi bawaan SmartTV yang dapat terkoneksi dengan akun Facebook, Twitter, Youtube dan lainnya. Jadi, kita tidak perlu lagi susah payah browsing, minimal saya hanya mau mengeluarkan perintah melalui suara saya saja, seperti &#8220;musik!&#8221; dan otomatis SmartTV akan mulai memainkan video musik / konser dari band yang saya suka. Lebih hebat lagi saya berharap SmartTV bisa merekomendasikan band baru yang sesuai dengan kesukaan saya. Ok, mungkin untuk di awal, kita perlu memberikan rating thumbs up or down untuk melatih SmartTV kita agar lebih pintar nantinya.</p>
<h4>TV Yang Sosial</h4>
<p>Facebook Timeline yang baru sudah menerapkan hal ini, kita bisa mengetahui teman kita sedang mendengarkan musik apa. Sehingga kita bisa ikut mendengarkan juga (ini namanya rekomendasi terselubung!). Dan bagi saya tidak masalah selama relevan. Mengapa konsep ini tidak di bawa ke SmartTV? Saya rasa akan sangat menarik sekali, nonton acara idol-idolan dan bisa saling berkomentar secara live.</p>
<h4>Ide Lain</h4>
<p>Apakah kamu juga punya ide lain? Bagaimana kamu bisa membuat SmartTV lebih &#8217;smart&#8217;? Yuk berkomentar <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=In3l5g-XMkk:MNCeXBIkkYY:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=In3l5g-XMkk:MNCeXBIkkYY:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=In3l5g-XMkk:MNCeXBIkkYY:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=In3l5g-XMkk:MNCeXBIkkYY:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/In3l5g-XMkk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/harapan-saya-terhadap-smarttv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/harapan-saya-terhadap-smarttv/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Cara Kerja Local Sharing Macbook Pro di Masa Depan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/VIerhQEU5cY/</link>
		<comments>http://richardfang.com/cara-kerja-local-sharing-macbook-pro-di-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 17:30:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Design & Art]]></category>
		<category><![CDATA[This Should be Fun!]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[Local Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Touch]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=773</guid>
		<description><![CDATA[Ide ini muncul karena saya merasa kerepotan harus mengirim image kecil ke teman saya (yang masih dalam 1 ruangan).
Cara yang paling umum adalah melalui email. Gambar / file di attach lalu klik send. Jujur saja, saya malas. Terlalu banyak langkah. Lalu saya pikir, bagaimana jika layar macbook / laptop sudah touchscreen semua? Bayangkan teknologi iPad ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Ide ini muncul karena saya merasa kerepotan harus mengirim image kecil ke teman saya (yang masih dalam 1 ruangan).</h4>
<p>Cara yang paling umum adalah melalui email. Gambar / file di attach lalu klik send. Jujur saja, saya malas. Terlalu banyak langkah. Lalu saya pikir, bagaimana jika layar macbook / laptop sudah touchscreen semua? Bayangkan teknologi iPad ada di Macbook. Jadi, mulailah saya iseng-iseng merancang cara kerja local sharing di Macbook Pro.</p>
<div id="attachment_776" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-776" title="localshare_mac_future1" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2011/04/localshare_mac_future1.jpg" alt="tap 3 jari " width="550" height="434" /><p class="wp-caption-text">Tap 3 jari </p></div>
<div id="attachment_777" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-777" title="localshare_mac_future2" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2011/04/localshare_mac_future2.jpg" alt="Muncul base hub local sharing (beserta thumbnail pic/icon file)" width="550" height="434" /><p class="wp-caption-text">Muncul base hub local sharing (beserta thumbnail pic/icon file)</p></div>
<div id="attachment_778" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-778" title="localshare_mac_future3" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2011/04/localshare_mac_future3.jpg" alt="Teman yang sudah berada di Local Sharing Folder" width="550" height="434" /><p class="wp-caption-text">Teman yang sudah berada di Local Sharing Folder</p></div>
<div id="attachment_779" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-779" title="localshare_mac_future4" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2011/04/localshare_mac_future4.jpg" alt="Pilih teman yang akan menerima file tersebut." width="550" height="434" /><p class="wp-caption-text">Pilih teman yang akan menerima file tersebut.</p></div>
<div id="attachment_780" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-780" title="localshare_mac_future5" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2011/04/localshare_mac_future5.jpg" alt="Proses pengiriman sedang berlangsung." width="550" height="434" /><p class="wp-caption-text">Proses pengiriman sedang berlangsung.</p></div>
<p>Setelah pengiriman file selesai maka interface local sharing akan otomatis hilang. Tentu ini hanya mimpi saya saja, semoga teknologi masa depan akan lebih mudah &amp; lebih manusiawi.</p>
<p>Apakah kamu punya pendapat lain? Sudah cukup mudahkah proses local sharing dengan teknologi yang ada sekarang? Yuk berdiskusi, sudah lama nih <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=VIerhQEU5cY:z9x8g50zGQg:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=VIerhQEU5cY:z9x8g50zGQg:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=VIerhQEU5cY:z9x8g50zGQg:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=VIerhQEU5cY:z9x8g50zGQg:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/VIerhQEU5cY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/cara-kerja-local-sharing-macbook-pro-di-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/cara-kerja-local-sharing-macbook-pro-di-masa-depan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Metafora &amp; Kreatifitas</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/eBOMKAZtCa4/</link>
		<comments>http://richardfang.com/metafora-kreatifitas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 08:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Design & Art]]></category>
		<category><![CDATA[This Should be Fun!]]></category>
		<category><![CDATA[Berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[fun]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatifitas]]></category>
		<category><![CDATA[Metafora]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=762</guid>
		<description><![CDATA[Kita hidup di dalam kubus yang masing-masing mempunyai nada, saling bersinggungan dan tanpa sadar membentuk harmoni.
Kalimat di atas adalah contoh metafora tentang kehidupan yang saya buat sendiri (so, maklum kalau terdengar aneh). Sebagai seseorang yang bekerja di bidang kreatif bermetafora adalah salah satu cara untuk mengasah kreatifitas.
Dengan bermetafora kita lebih banyak menggunakan otak kanan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Kita hidup di dalam kubus yang masing-masing mempunyai nada, saling bersinggungan dan tanpa sadar membentuk harmoni.</h4>
<p>Kalimat di atas adalah contoh metafora tentang kehidupan yang saya buat sendiri (so, maklum kalau terdengar aneh). Sebagai seseorang yang bekerja di bidang kreatif bermetafora adalah salah satu cara untuk mengasah kreatifitas.</p>
<div id="attachment_766" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-766 " title="metafora_kreatifitas" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2010/11/metafora_kreatifitas.jpg" alt="simponi" width="550" height="400" /><p class="wp-caption-text">harmoni</p></div>
<p>Dengan bermetafora kita lebih banyak menggunakan otak kanan dan sedikit melupakan peran otak kiri yang selalu mempertanyakan sisi logika. Saya merasa selain cara ini menyenangkan, juga bisa mengasah kemampuan kita mengolah kata-kata. Sehingga tujuannya adalah kita bisa berpikir secara holistik. Kalau dalam istilah industri, kreatif yang dapat di pertanggunjawabkan.</p>
<p>Coba sekarang kamu berkomentar dengan menggunakan metafora <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  trust me it&#8217;s fun!</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=eBOMKAZtCa4:feawkwg2SPc:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=eBOMKAZtCa4:feawkwg2SPc:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=eBOMKAZtCa4:feawkwg2SPc:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=eBOMKAZtCa4:feawkwg2SPc:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/eBOMKAZtCa4" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/metafora-kreatifitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/metafora-kreatifitas/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>The Power of Iseng-Iseng</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/7FtpZaVm0F0/</link>
		<comments>http://richardfang.com/the-power-of-iseng-iseng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 08:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business & Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Life Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Audrey]]></category>
		<category><![CDATA[Gamaliel]]></category>
		<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Power]]></category>
		<category><![CDATA[Sinta Jojo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=747</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin agak sedikit telat saya membahas hal ini. Setidaknya trend Sinta-Jojo yang sudah lewat itu bisa di ambil hikmahnya. So, what the hell is &#8220;The Power of Iseng-iseng&#8221;?
Semua pasti tahu kan demam Sinta-Jojo yang membuat heboh sampai ke media tradisional televisi itu? Saya hampir tidak habis pikir, kok bisa ya dengan begitu saja bisa sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Mungkin agak sedikit telat saya membahas hal ini. Setidaknya trend Sinta-Jojo yang sudah lewat itu bisa di ambil hikmahnya. So, what the hell is &#8220;The Power of Iseng-iseng&#8221;?</h4>
<p>Semua pasti tahu kan demam Sinta-Jojo yang membuat heboh sampai ke media tradisional televisi itu? Saya hampir tidak habis pikir, kok bisa ya dengan begitu saja bisa sampai heboh bangat!</p>
<div id="attachment_753" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-753" title="the_power_of_iseng" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2010/08/the_power_of_iseng.jpg" alt="Uh Oh!" width="550" height="413" /><p class="wp-caption-text">Uh Oh!</p></div>
<p>Tapi itulah yang kita alami. Penetrasi internet yang semakin terasa, dan mulai menjadi barang sehari-hari. Coba bayangkan bagaimana rasanya kalau kita tidak mengecek, email, facebook atau twitter selama 1 hari saja?</p>
<h4>Lagi-lagi Dunia Maya</h4>
<p>Pergerakan dunia maya yang mulai menjadi bagian erat dalam hidup kita ini terus berlangsung, efek samping nya ya Sinta-Jojo itu. Jujur saja saya memang tidak suka dengan apa yang mereka tawarkan, sepertinya semua orang bisa melakukannya. Kalau mau lipsync, menurut saya <a href="http://www.youtube.com/watch?v=paRmb0645Lo" target="_blank">Moymoy Palaboy</a> masih jauh lebih bagus kemana-mana.</p>
<p>Tapi awal mula kejadian Sinta-Jojo itulah yang menarik. <strong>Mereka hanya iseng. Tidak lebih tidak kurang. Nothing to lose.</strong></p>
<p>Dengan melakukan sesuatu atas dasar iseng itulah maka tidak ada ketakutan yang berlebihan, kalau suka bagus, kalau tidak suka ya sudah, si pelaku tidak akan rugi. Saya rasa cara seperti ini bisa menjadi dasar dalam kita melakukan promosi atau marketing di dunia maya. (khususnya personal branding).</p>
<h4>Ketulusan dan Kejujuran</h4>
<p>Salah satu kekuatan iseng-iseng adalah kejujuran. Kita tampil apa adanya, tidak di buat-buat. Di jaman sekarang ini sungguh jarang kita menemukan kejujuran seperti itu. Hal inilah yang membuat orang tertarik, apalagi kalau yang kita tawarkan bagus. Dalam hal Sinta-Jojo adalah pemilihan lagu Keong Racun (yang saya yakin ini sangat di dasarkan karena iseng, lucu-lucuan) dan penampilan mereka yang terbilang lumayan cantik, khas abg imut masa kini.</p>
<h4>Talent Boost</h4>
<p>Ok, kejujuran sudah ada, tinggal menambahkan bakat kita disana. Tunjukanlah bakat kita kepada dunia (melalui internet). Saya percaya bakat akan menjadi lebih &#8216;bersinar&#8217; apabila ada faktor kejujuran yang menyertainya. Yang bisa jadi contoh bagus adalah <a href="http://www.youtube.com/watch?v=uyiYgqXas5E" target="_blank">Audrey dan Gamaliel</a>. Secara bakat mereka sangat-sangat berkualitas, tidak di ragukan lagi. Tapi cara mereka menampilkan bakat itulah yang terlihat apa adanya, jujur. Hanya dengan melalui Youtube (dengan setting kamar seadanya) sampai akhirnya <a href="http://www.youtube.com/watch?v=-gTUQZtcPYU" target="_blank">berakhir di televisi lokal secara live</a>.</p>
<h4>Bagian Terberat, Mempertahankannya.</h4>
<p>Biasanya pelaku yang sudah mendapatkan &#8216;goal&#8217; yang tak pernah di sangka-sangkanya ini akan merasa sulit mempertahankan kejujuran (rasa iseng-iseng) yang ada di awal. Saya mengerti, karena terkadang media juga bisa mengekspos habis-habisan sampai si pelaku tidak ada greget nya lagi. Layaknya orang berpacaran lama, sudah kenal luar dalam, jadi mulai berkurang rasa penasarannya.</p>
<p>Sekarang saya sendiri mulai bingung, apakah kekuatan iseng-iseng ini hanya sebatas roket peluncur saja? Kalau menurut kamu bagaimana? silakan berkomentar <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Saya juga akan memposting lagi kalau sudah menemukan cara mempertahankan kekuatan iseng-iseng ini. </em></p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=7FtpZaVm0F0:1QVUjGgEWOk:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=7FtpZaVm0F0:1QVUjGgEWOk:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=7FtpZaVm0F0:1QVUjGgEWOk:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=7FtpZaVm0F0:1QVUjGgEWOk:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/7FtpZaVm0F0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/the-power-of-iseng-iseng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/the-power-of-iseng-iseng/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menciptakan Dampak Positif dengan Tindakan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/N0mAuLG4ib0/</link>
		<comments>http://richardfang.com/menciptakan-dampak-positif-dengan-tindakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 19:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journal]]></category>
		<category><![CDATA[Action]]></category>
		<category><![CDATA[advertising]]></category>
		<category><![CDATA[Billboard]]></category>
		<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Impact]]></category>
		<category><![CDATA[Politics]]></category>
		<category><![CDATA[Waste]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=714</guid>
		<description><![CDATA[Hari itu tingkat kepadatan lalu lintas lumayan ramai. Kaki kiri saya mulai agak sedikit pegal beradu argumentasi dengan kopling.
Sedangkan suara penyiar radio berhamburan silih berganti dengan lagu pop lokal masa kini yang semakin membuat saya jenuh. Secara naluri mata saya menerawang ke seluruh sudut jalanan dari balik kaca mobil.
Dan terhenti pada papan iklan dengan rangkaian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Hari itu tingkat kepadatan lalu lintas lumayan ramai. Kaki kiri saya mulai agak sedikit pegal beradu argumentasi dengan kopling.</h4>
<p>Sedangkan suara penyiar radio berhamburan silih berganti dengan lagu pop lokal masa kini yang semakin membuat saya jenuh. Secara naluri mata saya menerawang ke seluruh sudut jalanan dari balik kaca mobil.</p>
<div id="attachment_734" class="wp-caption alignnone" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-734 " title="tindakan" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2010/07/tindakan.jpg" alt="tindakan" width="550" height="328" /><p class="wp-caption-text">boom!</p></div>
<p>Dan terhenti pada papan iklan dengan rangkaian kata, &#8220;Ngebut mungkin lebih cepat, tetapi belum tentu selamat.&#8221; Membuat saya berpikir, &#8220;ya iyalah, siapa yang ga tau?&#8221;. Belum lagi di tambah dengan presentasi visual yang sama sekali tidak menarik. Sekedar informasi, komposisi foto si &#8220;orang penting&#8221; terlihat lebih besar daripada pesan yang di sampaikan.</p>
<p>Tapi sangat tidak adil kalau saya selalu menilai segala sesuatu dari presentasi visual saja. &#8220;Yang penting maksudnya baik, cuman caranya aja yang ga asik&#8221;, keluh saya dalam hati.</p>
<h4>Usaha yang Sia-Sia</h4>
<p>Tidak jauh dari papan yang tadi, terlihat lagi papan iklan si &#8220;orang penting&#8221; tersebut. Masih dengan gaya yang sama, baju yang sama, senyum yang sama dan dengan kata lain, foto yang sama. Namun sekarang pesan nya sudah berganti, &#8220;Go Green&#8221;. Masih juga dengan desain yang cheesy, di tambah gambar tangan memegang kantong belanja dari bahan daur ulang. Itu saja masih bukan foto si &#8220;orang penting&#8221; yang memegang kantong itu, &#8220;plis deh&#8221; saya mulai geram.</p>
<p>The point is, tidak ada yang peduli dengan cara penyampaian pesan seperti itu, belum lagi ego si &#8220;orang penting&#8221; yang tak terbendung itu, komposisi foto nya selalu lebih mendominasi pesan yang ingin di sampaikan. Saya yakin, yang pertama kali di lihat adalah foto diri nya!</p>
<p>Yang membuat saya berjibaku dengan emosi adalah masalah biaya. Setahu saya untuk memasang papan iklan di jalan raya utama yang besar sangat tidak murah. Saya sudah cukup lama dan sering melihat papan itu, rasanya sudah sekitar 3 bulan belum ada yang mengganti. Artinya, it&#8217;s a hell of a budget!</p>
<h4>What A Waste!</h4>
<p>Kalau mau dibandingkan biaya iklan dengan impact/pengaruh yang di dapat, sangat tidak seimbang. Malah mungkin dampak nya menjadi negatif karena orang bosan dan kesal dengan iklan tersebut. Yang paling penting, saya masih belum tahu si &#8220;orang penting&#8221; itu namanya siapa, dan jabatan nya apa, sungguh masalah besar.</p>
<h4>Kita Butuh Tindakan Nyata</h4>
<p>Saya mengerti kalau ini berkaitan dengan kampanye dan politik. Tapi di era modern seperti ini, masyarakat sudah sangat pintar mengatur kekebalan diri terhadap invasi iklan di berbagai media. Coba perhatikan seberapa cepat keponakan/ayah/ibu/saudara kita mengganti saluran tv kalau ada iklan? Seberapa sering kita dengan otomatis mengalihkan perhatian ke handphone pada saat iklan radio?</p>
<p>Dengan dana yang sebegitu besar rasanya bisa di manifestasikan dengan tindakan yang lebih manusiawi, seperti membuka workshop keterampilan (apa saja yang kreatif dan praktis) dengan gratis selama 1 minggu setiap bulan untuk masyarakat sekitar. Dan mungkin mendirikan institusi pendidikan kecil-kecilan?</p>
<p>Saya yakin cara-cara tersebut akan lebih efektif daripada membuat diri sendiri menjadi seperti produk. Produk yang akan terlupakan. Oh sungguh kasihan&#8230; (entah kita atau mereka..)</p>
<p><em>Ps: Kalau kamu penasaran dengan papan iklan yang saya bahas, lokasi nya ada di sekitar Alam Sutera dan ITC BSD. </em></p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=N0mAuLG4ib0:CjhG5GKihEw:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=N0mAuLG4ib0:CjhG5GKihEw:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=N0mAuLG4ib0:CjhG5GKihEw:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=N0mAuLG4ib0:CjhG5GKihEw:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/N0mAuLG4ib0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/menciptakan-dampak-positif-dengan-tindakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/menciptakan-dampak-positif-dengan-tindakan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Jangan Pernah Mempermainkan Pengguna</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/OceVx82F2ZE/</link>
		<comments>http://richardfang.com/jangan-pernah-mempermainkan-pengguna/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 19:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology & Website]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[usability]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[Judul di atas mungkin terlalu kasar. Tapi memang pada kenyataannya di jagad internet sering terjadi hal seperti itu.
Menurut saya kebiasaan dan cara berpikir kalau internet itu adalah dunia alternatif yang tidak berhubungan dengan dunia nyata harus di hilangkan. Di jaman sekarang ini, internet secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan kita di dunia nyata. Terlebih lagi kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Judul di atas mungkin terlalu kasar. Tapi memang pada kenyataannya di jagad internet sering terjadi hal seperti itu.</h4>
<p>Menurut saya kebiasaan dan cara berpikir kalau internet itu adalah dunia alternatif yang tidak berhubungan dengan dunia nyata harus di hilangkan. Di jaman sekarang ini, internet secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan kita di dunia nyata. Terlebih lagi kalau kita berbisnis menggunakan media internet.</p>
<div id="attachment_705" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-705" title="mempermainkan_pengguna" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/11/mempermainkan_pengguna.jpg" alt="Jangan Pernah Mempermainkan Pengguna" width="550" height="400" /><p class="wp-caption-text">Jangan Pernah Mempermainkan Pengguna</p></div>
<p>Ini merupakan contoh kecil (tapi menyebalkan) yang sempat saya alami di website KlikBCA. Saya termasuk pengguna yang sering mengakses website BCA, baik untuk mengecek saldo atau kurs rupiah. Lalu saya melihat ada tombol untuk menjadi fans/friend BCA di Facebook. Tanpa ragu lagi langsung saya klik.</p>
<div id="attachment_703" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-703" title="klikbca1" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/11/klikbca1.jpg" alt="Saya mau jadi fans BCA di FB, tapi..." width="550" height="369" /><p class="wp-caption-text">Saya mau jadi fans BCA di FB, tapi...</p></div>
<p>Dan apa yang terjadi? Yang keluar adalah banner promosi! Great job!</p>
<div id="attachment_704" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-704" title="klikbca2" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/11/klikbca2.jpg" alt="Well Done!" width="550" height="425" /><p class="wp-caption-text">Well Done!</p></div>
<p>Yang paling menyebalkan adalah tautan untuk ke Facebook Page BCA tidak ada sama sekali, yang tercantum hanya teks alamat Facebook page BCA yang tidak bisa di klik. Oh, well.. kenapa sih harus menyusahkan pengguna? Apa susahnya memberikan kode tautan di sana? Apakah mereka tidak sadar kalau satu kode tautan bisa menambah jumlah fans/friends di Facebook page BCA secara signifikan?</p>
<p>Dan yang paling penting, saya sebagai pengguna tidak mau berpikir susah-susah, apalagi memaksa menggerakan jemari saya di atas keyboard hanya untuk pergi ke alamat Facebook BCA. Yeah, kita semua memang pemalas.</p>
<p><em>Foto Oleh : <a href="http://www.flickr.com/photos/benclark/34124221/" target="_blank">Ben Clark</a></em></p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=OceVx82F2ZE:0lWcUG0o78Y:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=OceVx82F2ZE:0lWcUG0o78Y:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=OceVx82F2ZE:0lWcUG0o78Y:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=OceVx82F2ZE:0lWcUG0o78Y:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/OceVx82F2ZE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/jangan-pernah-mempermainkan-pengguna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/jangan-pernah-mempermainkan-pengguna/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Petani Digital</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/qDVn_4fN-00/</link>
		<comments>http://richardfang.com/petani-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 18:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journal]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=682</guid>
		<description><![CDATA[Bukan, posting ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan game Facebook, FarmVille atau FarmTown.
Setelah hampir 1 tahun saya ngeblog (sejak Desember 2008), saya baru menyadari kalau ternyata blog itu tidak hanya sekedar catatan harian. Lebih dari itu blog bisa merefleksikan diri kita di dunia maya ini. Sama seperti kita berpenampilan di dunia offline (walaupun orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Bukan, posting ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan game Facebook, FarmVille atau FarmTown.</h4>
<p>Setelah hampir 1 tahun saya ngeblog (sejak Desember 2008), saya baru menyadari kalau ternyata blog itu tidak hanya sekedar catatan harian. Lebih dari itu blog bisa merefleksikan diri kita di dunia maya ini. Sama seperti kita berpenampilan di dunia offline (walaupun orang tidak bisa dinilai dari penampilan semata), secara tidak langsung akan menjadi pencitraan diri.</p>
<div id="attachment_691" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-691" title="petani_digital" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/11/petani_digital.jpg" alt="Kita Ini Petani Digital" width="550" height="400" /><p class="wp-caption-text">Kita Ini Petani Digital</p></div>
<p>Jadi, apa hubungannya dengan judul di atas?</p>
<p>Saya merasa seorang blogger itu sama seperti petani. Dalam hal ini tentu petani digital. Blog bisa di ibaratkan sebagai sawah nya. Kita harus mulai menanamkan benih, memberi pupuk, mengairi setiap hari, membuat saluran irigasi, sampai kepada memanen hasil nya, memasarkan hasil panen dan ulang lagi. Proses ini tidak akan berhenti, akan berputar terus.</p>
<p>Proses menanam benih dan memberi pupuk adalah saat dimana kita mencari dan menulis konten blog kita. Sedangkan membuat saluran irigasi dan memasarkan hasil panen bisa di ibaratkan sebagai saat memasarkan konten blog kita. Jangan salah, blog juga harus di pasarkan sama seperti &#8216;produk&#8217; lain.</p>
<p>Kalau kita mengganggap blog sebagai suatu media baru dan &#8216;lahan&#8217; baru untuk meningkatkan kualitas diri sendiri, maka kita akan mulai merasa ada tanggung jawab untuk tetap memeliharanya. Jadi, sudahkah kamu mengairi dan memberi pupuk sawah kamu hari ini? Bagaimana hasil pertanian kamu?</p>
<p><em>Karena kesibukan dengan <a href="http://jurusgrafis.com/" target="_blank">blog desain grafis yang baru saya rintis</a> maka blog ini sedikit di anak tiri kan <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> , tapi saya janji akan tetap mengupdate blog pribadi ini <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </em></p>
<p><em>Foto oleh : <a href="http://www.flickr.com/photos/rachdian/3874365534/" target="_blank">Rachdian </a><br />
</em></p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=qDVn_4fN-00:IJEdnPMgxa8:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=qDVn_4fN-00:IJEdnPMgxa8:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=qDVn_4fN-00:IJEdnPMgxa8:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=qDVn_4fN-00:IJEdnPMgxa8:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/qDVn_4fN-00" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/petani-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/petani-digital/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mari Membaca : Oktober 2009</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/rveul8X7RLA/</link>
		<comments>http://richardfang.com/mari-membaca-oktober-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 05:43:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Mari Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[mari membaca]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Setelah bulan kemarin kita absen membaca buku, maka bulan ini saya hadirkan kembali rekomendasi buku yang menarik untuk kamu baca.
Cukup 2 buku saja pada bulan ini karena kedua buku ini terhitung lumayan berat dan memakan waktu untuk kita bisa mengkonsumsi nya, tapi kalau kita membaca nya sedikit demi sedikit, dalam satu bulan pasti selesai dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Setelah bulan kemarin kita absen membaca buku, maka bulan ini saya hadirkan kembali rekomendasi buku yang menarik untuk kamu baca.</h4>
<p>Cukup 2 buku saja pada bulan ini karena kedua buku ini terhitung lumayan berat dan memakan waktu untuk kita bisa mengkonsumsi nya, tapi kalau kita membaca nya sedikit demi sedikit, dalam satu bulan pasti selesai dan hey kamu dapat ilmu baru! <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Buku yang saya rekomendasikan adalah Tipping Point dan The Long Tail, saya rasa buku ini adalah keharusan, atau paling tidak kamu harus mengetahui garis besarnya.</p>
<div id="attachment_674" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-674" title="mari_membaca_oktober2009" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/10/mari_membaca_oktober2009.jpg" alt="mari_membaca_oktober2009" width="550" height="400" /><p class="wp-caption-text">Mari Membaca Oktober 2009</p></div>
<h4>Tipping Point oleh Malcolm Gladwell</h4>
<p>Menceritakan tentang bagaimana hal-hal kecil dapat menjadi besar, sangat menarik sekali. Salah satu contoh kasus nya yang membuat saya terheran-heran dan akhirnya mengerti adalah cerita tentang bagaimana kepolisian New York menurunkan angka kriminalitas yang sangat tinggi pada tahun 1980-an dan akhirnya pada tahun 1990-an menurun secara drastis, New York menjadi kota yang sangat aman.</p>
<p>Ternyata yang di lakukan kepolisian New York sangat bertentangan dengan cara biasa dan sangat kecil, yaitu dengan membersihkan atau menghapus grafiti yang ada di gerbong-gerbong kereta bawah tanah. Ini adalah kekuatan konteks, jika suatu lingkungan di penuhi grafiti (yang saat itu di simbolkan sebagai kebebasan yang terlalu bebas) secara tidak langsung akan memicu seseorang untuk memberontak dan melakukan tindak kriminal.</p>
<p>Cara ini dilakukan dengan sangat konsisten, gerbong yang sudah bersih di pisahkan supaya tidak di corat-coret lagi. Mereka meneliti berapa lama anak muda itu mengerjakan karya nya, mulai dari pengecatan warna putih pada malam pertama, sketsa pada malam kedua, dan terakhir penyelesaian karya pada malam ketiga, setelah karya nya jadi langsung di hapuskan, sehingga tidak ada seorang pun yang melihat grafiti tersebut. Anak-anak itu pasti marah dan kecewa, tetapi hanya itu cara yang bisa di lakukan, dan ternyata memang berhasil.</p>
<p>Saya jadi berpikir, di Jakarta mungkin cara yang paling baik supaya pengendara motor tidak menerobos lampu merah adalah dengan tegas dan konsisten menilang pelanggar lampu merah di lingkungan yang kumuh dan ramai. Sekarang ini sudah sering di lakukan oleh polisi, tetapi hanya di lingkungan yang besar(strategis) dan tidak konsisten. Mungkin menilang karena melanggar dan melewati garis batas adalah hal kecil, tetapi jika di lakukan terus menerus saya yakin kondisi jalan di Jakarta bisa lebih baik.</p>
<p>Masih banyak lagi kasus menarik yang ada di buku ini yang bisa memberi kamu inspirasi dalam segala bidang yang sedang kamu geluti, karena prinsip nya adalah memerhatikan hal kecil yang merupakan inti masalah.</p>
<h4>The Long Tail oleh Chris Anderson</h4>
<p>Buku ini benar-benar buku bisnis masa kini, walaupun ternyata saya telat juga membacanya, buku ini terbit tahun 2006 dan di terbitkan disini pada tahun 2007. Tetapi isinya sungguh membuka mata saya akan dunia bisnis melalui internet. The Long Tail adalah buntut panjang yang terbentuk dari serangkaian produk-produk khusus/niche yang walaupun satu produk hanya laku 1 atau 2 tetapi produk khusus ini variasinya sangat banyak.</p>
<div id="attachment_675" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-675" title="mari_membaca_oktober2009_longtail" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/10/mari_membaca_oktober2009_longtail.jpg" alt="Grafik Long Tail" width="550" height="346" /><p class="wp-caption-text">Grafik Long Tail</p></div>
<p>Contoh paling mudah adalah toko buku online, ini sudah pasti bisnis long tail. Yang paling laku pasti buku-buku yang sedang trend saat ini, tetapi sebenarnya toko buku online dapat hidup bukan dari buku-buku yang hits. Buku yang sangat khusus seperti &#8220;merawat aquarium&#8221; , &#8220;hacker masa kini&#8221;, &#8220;merawat kuku supaya cantik&#8221; dan lain nya yang sangat spesifik, variasi nya yang banyak itulah yang menghidupkan bisnis longtail. Mungkin penggemar aquarium tidak banyak, dan perempuan yang senang menghias kuku juga tidak banyak, dan adalagi minat khusus lain yang masing-masing tidak mempunyai massa yang banyak, tetapi jika semua kekhususan itu disatukan maka yang terjadi adalah buntut yang sangat panjang sekali dalam grafik.</p>
<p>Yang di perlukan oleh toko buku oline adalah menyediakan semua jenis buku tersebut dari yang paling hits, sampai yang tidak paling hits. Bisa dilakukan karena tentu tidak membutuhkan ruang penyimpanan fisik, cukup berupa data saja dengan biaya hosting murah. Makin banyak pilihan maka akan semakin laku toko buku online tersebut.</p>
<p>Bagaimana? Menarik bukan kedua buku di atas? Ayo sempatkan waktu untuk membaca. Jika kamu sudah membaca silakan berkomentar, apa ada hal menarik lain yang kamu temukan setelah membaca kedua atau salah satu buku di atas?</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=rveul8X7RLA:6YGLwh102NE:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=rveul8X7RLA:6YGLwh102NE:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=rveul8X7RLA:6YGLwh102NE:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=rveul8X7RLA:6YGLwh102NE:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/rveul8X7RLA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/mari-membaca-oktober-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/mari-membaca-oktober-2009/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>34 Hari Sudah Berlalu</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/richardfang/~3/zV3v3K4luOg/</link>
		<comments>http://richardfang.com/34-hari-sudah-berlalu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 15:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life Journal]]></category>
		<category><![CDATA[hibernation]]></category>
		<category><![CDATA[holiday]]></category>
		<category><![CDATA[plan]]></category>
		<category><![CDATA[work]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://richardfang.com/?p=662</guid>
		<description><![CDATA[Oh well.. tidak terasa sudah sebulan saya tidak meng-update blog ini, kebanyakan membaca feed di reader saya dan akhirnya malah tenggelam di dalam lautan informasi.
Tidak sepenuhnya hanya karena membaca feed sih, ada beberapa hal seperti menjadi penulis tamu di blog yang sangat saya sukai, Navinot dan Ruang Freelance, dan juga karena pekerjaan yang pada bulan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4>Oh well.. tidak terasa sudah sebulan saya tidak meng-update blog ini, kebanyakan membaca feed di reader saya dan akhirnya malah tenggelam di dalam lautan informasi.</h4>
<p>Tidak sepenuhnya hanya karena membaca feed sih, ada beberapa hal seperti menjadi penulis tamu di blog yang sangat saya sukai, <a href="http://www.navinot.com/2009/08/29/4-tips-startup-dari-founder-envato/" target="_blank">Navinot </a>dan <a href="http://www.ruangfreelance.com/2009/09/14/7-tips-berkompetisi-dan-mendapatkan-klien-di-99designs/" target="_blank">Ruang Freelance</a>, dan juga karena pekerjaan yang pada bulan kemarin itu cukup memakan waktu, baik di tahap produksi maupun tahap mengorganisasikan freelancer yang saya ajak berkerjasama. Sungguh bagi saya lebih mudah mendesain daripada mengatur orang lain dan mengatur projek.</p>
<div id="attachment_663" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><img class="size-full wp-image-663" title="34hari" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/10/34hari.jpg" alt="34 hari telah berlalu" width="550" height="266" /><p class="wp-caption-text">34 hari telah berlalu</p></div>
<p>Pada bulan ini ada sesuatu yang spesial, akhirnya saya memutuskan untuk membuat satu blog baru lagi, yaitu <a href="http://www.jurusgrafis.com/" target="_blank">blog khusus desain grafis</a>, bidang yang memang saya geluti. Salah satu alasannya adalah supaya saya tetap bisa belajar terus tentang teknik ataupun trend terbaru yang sedang booming di dunia desain grafis. Lebih mudah kita belajar sambil berbagi, itu merupakan prinsip saya. Blog itu di namakan <a href="http://www.jurusgrafis.com/" target="_blank">Jurus Grafis</a>, saya memulai nya bersama teman kuliah saya dulu, <a href="http://tosan-alternative.blogspot.com/" target="_blank">Tosan Aji</a>. Untuk posting lengkap tentang ini bisa di baca <a href="http://jurusgrafis.com/berita/di-balik-layar-kelahiran-jurus-grafis/" target="_blank">disini</a>. Sering-sering ya bermain di Jurus Grafis, bagi kamu yang suka desain atau memang desainer <img src='http://richardfang.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_664" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://www.jurusgrafis.com/"><img class="size-full wp-image-664" title="jg_launch" src="http://richardfang.com/wp-content/uploads/2009/10/jg_launch.jpg" alt="www.jurusgrafis.com" width="550" height="266" /></a><p class="wp-caption-text">www.jurusgrafis.com</p></div>
<p>Lalu bagaimana dengan blog ini? tentu saja akan tetap saya update, hanya sekarang akan lebih terdistribusi, untuk bidang bisnis online dan teknologi akan saya posting di Navinot, untuk segala sesuatu yang berkaitan dengan freelance di Ruang Freelance, dan untuk desain grafis secara umum di Jurus Grafis. Jadi blog ini akan berisi review buku, pemasaran, filosofi desain dan sedikit ruang personal.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=zV3v3K4luOg:LBUvp82_Eo4:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=zV3v3K4luOg:LBUvp82_Eo4:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?i=zV3v3K4luOg:LBUvp82_Eo4:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?a=zV3v3K4luOg:LBUvp82_Eo4:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/richardfang?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/richardfang/~4/zV3v3K4luOg" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://richardfang.com/34-hari-sudah-berlalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://richardfang.com/34-hari-sudah-berlalu/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

