<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PortalSemarang.Com</title>
	<atom:link href="https://portalsemarang.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalsemarang.com</link>
	<description>Panduan Gaya Hidup Warga Semarang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 14:00:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.5</generator>

<image>
	<url>https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-portal-semarang-logo-2-32x32.png</url>
	<title>PortalSemarang.Com</title>
	<link>https://portalsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UNNES Resmi Kirim Tim PPK Ormawa ke Enam Desa/Kelurahan Mitra</title>
		<link>https://portalsemarang.com/unnes-resmi-kirim-tim-ppk-ormawa-ke-enam-desa-kelurahan-mitra/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/unnes-resmi-kirim-tim-ppk-ormawa-ke-enam-desa-kelurahan-mitra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Satria Wahyu Kusuma]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 14:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26942</guid>

					<description><![CDATA[Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi menerjunkan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026 ke enam desa dan kelurahan mitra. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada dampak dan keberlanjutan. Penerjunan tim ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara UNNES dan pemerintah desa/kelurahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi menerjunkan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026 ke enam desa dan kelurahan mitra. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada dampak dan keberlanjutan.</p>



<p>Penerjunan tim ditandai dengan penandatanganan <em>Implementation Agreement</em> (IA) antara UNNES dan pemerintah desa/kelurahan mitra, yakni Kelurahan Podorejo, Kelurahan Sumurrejo, Desa Peron, Desa Kandri, Kelurahan Sepakung/Desa Wisata Sepakung, dan Desa Keji.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/unnes-resmi-kirim-tim-ppk-ormawa-ke-enam-desa-kelurahan-mitra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nayla Shafavirly Arifianti, Mahasiswa UNNES Wakili Jateng ke Putri Kebaya Indonesia</title>
		<link>https://portalsemarang.com/nayla-shafavirly-arifianti-mahasiswa-unnes-wakili-jateng-ke-putri-kebaya-indonesia/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/nayla-shafavirly-arifianti-mahasiswa-unnes-wakili-jateng-ke-putri-kebaya-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmat Petuguran]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 11:09:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[unnes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26930</guid>

					<description><![CDATA[Mahasiswa Program Studi Psikologi FIPP UNNES, Nayla Shafavirly Arifianti, terpilih mewakili Jawa Tengah dalam Pemilihan Putri Kebaya Indonesia tahun 2026.Ia terpilih mewakili Jawa Tengah setelah menjadi 1st Runner Up Putri Kebaya Jateng 2026.&#160; Gadis kelahiran Bekasi 2005 lalu ini terkenal aktif di berbagai organisasi. Selain berkuliah, ia aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan masyarakat, seperti pendampingan ibu-ibu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Mahasiswa Program Studi Psikologi FIPP UNNES, Nayla Shafavirly Arifianti, terpilih mewakili Jawa Tengah dalam Pemilihan Putri Kebaya Indonesia tahun 2026.Ia terpilih mewakili Jawa Tengah setelah menjadi 1st Runner Up Putri Kebaya Jateng 2026.&nbsp;</p>



<p>Gadis kelahiran Bekasi 2005 lalu ini terkenal aktif di berbagai organisasi. Selain berkuliah, ia aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan masyarakat, seperti pendampingan ibu-ibu PKK, mendampingi anak-anak melalui dongeng, dan kegiatan sosial lain.</p>



<p>Putri Kebaya Indonesia adalah ajang berskala nasional yang menaungi pemilihan perwakilan dari beberapa daerah.</p>



<p>Putri Kebaya menjadi polopor dalam melestarikan dan mempromosikan kebaya sebagai bagaian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia.</p>



<p>Selain itu, event ini dirancang untuk mendorong pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap nilai-nilai keindahan, ketenangan, dan keanggunakan yang terkandung dalam kebaya.</p>



<p>Perjalanan Nayla menuju pemilihan Putri Kebaya Indonesia telah melampui proses Panjang. Setelah mengikuti audisi lokal Tingkat provinsi, ia akan mengikuti karatina yang terjadwal awal Juli. Grand Final Puteri Kebaya Indonesia dilaksanakan 4 Juli 2026 di Merapi Merbabu Hotel, Yogyakarta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/nayla-shafavirly-arifianti-mahasiswa-unnes-wakili-jateng-ke-putri-kebaya-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SENOPATI HYDROTEAM 1 FT UNNES Sabet Juara Nasional COMET 7.0 lewat Inovasi Kapal Nelayan Cerdas</title>
		<link>https://portalsemarang.com/tim-senopati-hydroteam-1-ft-unnes-sabet-juara-nasional-comet-7-0-lewat-inovasi-kapal-nelayan-cerdas/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/tim-senopati-hydroteam-1-ft-unnes-sabet-juara-nasional-comet-7-0-lewat-inovasi-kapal-nelayan-cerdas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Satria Wahyu Kusuma]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 06:41:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[kapal]]></category>
		<category><![CDATA[senopati]]></category>
		<category><![CDATA[unnes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26918</guid>

					<description><![CDATA[Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES). Tim SENOPATI HYDROTEAM 1 berhasil meraih Juara 1 kategori BRC Mahasiswa Electrical Remote Control (ERC) dalam ajang nasional Competition of Maritime Education and Training (COMET) 7.0 yang diselenggarakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada 22–24 April 2026. Tim yang beranggotakan Haiqal Herdiansyah Putera, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES). Tim SENOPATI HYDROTEAM 1 berhasil meraih Juara 1 kategori BRC Mahasiswa Electrical Remote Control (ERC) dalam ajang nasional Competition of Maritime Education and Training (COMET) 7.0 yang diselenggarakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada 22–24 April 2026.</p>



<p>Tim yang beranggotakan Haiqal Herdiansyah Putera, Muhammad Ikhsanul Hakim, Putra Febri Alfian, dan Abyan Kukuh Sunaryo ini sukses mencuri perhatian dewan juri melalui inovasi kapal nelayan modern yang mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi energi, dan teknologi ramah lingkungan.</p>



<p>Di bawah bimbingan Dr. Eng. Aldias Bahatmaka, S.T., M.T., M.Eng. dan Dr. Eng. Rizqi Fitri Naryanto, S.T., M.Eng., tim menghadirkan konsep kapal masa depan yang selaras dengan tema COMET 7.0 tahun ini, yaitu <em>Development of Innovative and Efficient Fishing Vessels with Enhanced Safety Aspects to Support Indonesia’s Maritime Sector</em>.</p>



<p>Berbagai teknologi inovatif berhasil diintegrasikan dalam kapal karya mereka. Mulai dari sistem pemantauan cuaca berbasis Internet of Things (IoT), safety vest berkamera untuk keselamatan Anak Buah Kapal (ABK), hingga sistem sonar pendeteksi objek bawah laut yang meningkatkan keamanan pelayaran dan aktivitas penangkapan ikan.</p>



<p>Tak hanya fokus pada keselamatan, tim juga mengembangkan sistem penyimpanan ikan berbasis Refrigerated Sea Water (RSW) untuk menjaga kualitas hasil tangkapan. Sementara itu, penerapan hybrid fuel system menjadi salah satu keunggulan utama kapal mereka. Sistem ini memadukan energi panel surya untuk mendukung kelistrikan kapal dan teknologi inovasi lainnya, serta solar diesel sebagai tenaga utama sistem propulsi.</p>



<p>Perjalanan menuju juara tentu tidak mudah. Tim harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan waktu karena padatnya aktivitas perkuliahan hingga keterbatasan dana riset dibandingkan tim-tim lain. Meski demikian, semangat, kekompakan, serta komunikasi yang kuat menjadi modal penting bagi mereka untuk terus berkembang dan tampil maksimal di kompetisi nasional tersebut.</p>



<p>Dekan Fakultas Teknik UNNES, Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., mengapresiasi capaian luar biasa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FT UNNES mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri maritim Indonesia.</p>



<p>“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Teknik UNNES memiliki kemampuan untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan sektor maritim. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim dan kampus, tetapi juga diharapkan menjadi langkah awal lahirnya inovasi-inovasi baru di bidang teknologi kemaritiman Indonesia. Tim SENOPATI HYDROTEAM 1 FT UNNES pun berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi kapal nelayan yang lebih modern, aman, dan berkelanjutan demi mendukung kemajuan sektor maritim nasional.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/tim-senopati-hydroteam-1-ft-unnes-sabet-juara-nasional-comet-7-0-lewat-inovasi-kapal-nelayan-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Pers Sedunia, HIMA IKOM Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Dialog Etika Bermedia Sosial</title>
		<link>https://portalsemarang.com/peringati-hari-pers-sedunia-hima-ikom-gelar-pelatihan-jurnalistik-dan-dialog-etika-bermedia-sosial/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/peringati-hari-pers-sedunia-hima-ikom-gelar-pelatihan-jurnalistik-dan-dialog-etika-bermedia-sosial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Satria Wahyu Kusuma]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 06:36:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[unnes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26915</guid>

					<description><![CDATA[Peringati Hari Kebebasan Pers, HIMAIKOM UNNES Dorong Narasi Berbasis Data dan Perlindungan Hukum Jurnalis Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAIKOM) menggelar acara DIALOG KOMUNIKA yang menghadirkan praktisi media Tirto.id dan akademisi dari dosen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro pada hari Sabtu, 23 Mei 2026 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Sosial (FISIP), Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Peringati Hari Kebebasan Pers, HIMAIKOM UNNES Dorong Narasi Berbasis Data dan Perlindungan Hukum Jurnalis</p>



<p>Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAIKOM) menggelar acara DIALOG KOMUNIKA yang menghadirkan praktisi media Tirto.id dan akademisi dari dosen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro pada hari Sabtu, 23 Mei 2026 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Sosial (FISIP), Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati rangkaian Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap tanggal 3 Mei.</p>



<p>Salah satu tantangan yang dihadapi oleh jurnalis saat ini adalah perlindungan hukum dalam melaksanakan praktik jurnalisme di lapangan, baik di ruang publik maupun ruang digital.</p>



<p>“Undang-undang pers sifatnya lex specialis, yang artinya karya jurnalistik harus diselesaikan pedoman khusus UU Pers No. 40/1999 bukan menggunakan hukum pidana umum KUHP”<br>Ujar Baihaqi, Jurnalis Tirto.id</p>



<p>Menurutnya, hal ini sering tidak dipahami oleh masyarakat umum sehingga perlu edukasi kepada khalayak bahwa kerja-kerja jurnalistik mengedapankan informasi yang faktual dan kredibel tanpa intervensi dari kepentingan mana pun.</p>



<p>Namun, literasi masyarakat yang masih belum optimal sering kali menyebabkan salah tafsir dari narasi-narasi yang beredar di media sosial. Sehingga kredibilitas media menjadi kabur melalui kerangka misinformasi dan mispersepsi. Untuk menjembatani hal tersebut, dibutuhkan keterampilan literasi digital yang andal.</p>



<p>Menurut Herlina, “Narasi transformatif menjadi landasan untuk memperkuat opini publik berbasis data di era post-truth”. Hal ini dikarenakan narasi berbasis data seharusnya menjadi rujukan utama masyarakat dalam menerima informasi.</p>



<p>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) telah menjalin kerja sama dengan Tirto.id sebagai bentuk implementasi keberlanjutan kerja sama untuk pembelajaran akademik dengan praktisi melalui rencana magang sesuai dengan Indeks Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di luar kampus, baik lembaga maupun industri media.</p>



<p>Kerja sama ini menjadi bentuk implementasi antara Tirto dan FISIP untuk memberikan pembelajaran nonakademik bersama praktisi yang sesuai dengan bidangnya, melalui kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan organisasi kemahasiswaan di lingkungan FISIP. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 10 mengenai pemerataan akses informasi dalam meningkatkan pendidikan, dan partisipasi publik yang diharapkan mampu memahami bentuk-bentuk narasi di era digital untuk membangun peradaban digital yang lebih inklusif.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/peringati-hari-pers-sedunia-hima-ikom-gelar-pelatihan-jurnalistik-dan-dialog-etika-bermedia-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNNES Perkuat Kolaborasi Pengawasan Internal Kampus Lewat Raker Forum SPI PTNBH Nasional</title>
		<link>https://portalsemarang.com/unnes-perkuat-kolaborasi-pengawasan-internal-kampus-lewat-raker-forum-spi-ptnbh-nasional/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/unnes-perkuat-kolaborasi-pengawasan-internal-kampus-lewat-raker-forum-spi-ptnbh-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Satria Wahyu Kusuma]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 10:25:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26908</guid>

					<description><![CDATA[Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah Rapat Kerja Forum Satuan Pengawasan Internal (SPI) Seluruh Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) Indonesia yang berlangsung pada 21–22 Mei 2026 di Hotel Aruss, Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri para pimpinan dan pengelola SPI dari berbagai PTNBH di Indonesia sebagai upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang terintegrasi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi tuan rumah Rapat Kerja Forum Satuan Pengawasan Internal (SPI) Seluruh Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) Indonesia yang berlangsung pada 21–22 Mei 2026 di Hotel Aruss, Kota Semarang. Kegiatan ini dihadiri para pimpinan dan pengelola SPI dari berbagai PTNBH di Indonesia sebagai upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel.</p>



<p>Satuan Pengawasan Internal (SPI) merupakan unit independen di lingkungan perguruan tinggi yang bertugas membantu rektor dalam melakukan audit, evaluasi, dan pengawasan di bidang non-akademik. SPI memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan keuangan, aset, administrasi, hingga manajemen risiko berjalan sesuai regulasi dan prinsip tata kelola yang baik.</p>



<p>Sekretaris Universitas UNNES, Prof. Dr. Sugianto, M.Si., menekankan pentingnya penguatan tata kelola terintegrasi di lingkungan perguruan tinggi.</p>



<p>“SPI memiliki peran strategis dalam menyusun tata kelola terintegrasi yang semakin maju dan memenuhi standar internal audit. Melalui forum ini diharapkan tercipta penguatan sistem pengawasan yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tata kelola perguruan tinggi masa kini,” tegasnya.</p>



<p>Ia juga menyampaikan bahwa tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam mendukung akuntabilitas institusi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi.</p>



<p>Sementara itu, Ketua SPI UNNES, Prof. Dr. Muhammad Khafid, M.Si., QIA., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi seluruh PTNBH untuk saling bertukar pengalaman dan praktik baik.</p>



<p>“Forum ini menjadi wadah strategis bagi PTNBH untuk berbagi praktik baik dan saling belajar, khususnya dalam penguatan sistem pengawasan internal, pengelolaan risiko, peningkatan kepatuhan, serta pengembangan tata kelola perguruan tinggi yang efektif dan berintegritas,” tuturnya.</p>



<p>Menurutnya, dinamika pengelolaan perguruan tinggi saat ini membutuhkan SPI yang tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga mitra strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola institusi.</p>



<p>Di sisi lain, Ketua Forum SPI PTNBH, Antonio Vivaldi, SE., MBA., berharap forum tersebut dapat semakin mempererat sinergi antarperguruan tinggi.</p>



<p>“Forum ini menjadi wadah silaturahmi seluruh PTNBH dan diharapkan memberi manfaat berupa sinergi serta kolaborasi dalam mengawal tata kelola masing-masing perguruan tinggi agar semakin baik, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.</p>



<p>Rapat kerja ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Pada sesi materi pertama, Ketua SPI Universitas Padjadjaran (UNPAD), Dr. Cahya Irawady, SE., MS., Ak., memaparkan materi mengenai Asesmen Maturitas SPI yang dimoderatori Ketua SPI UNDIP, Prof. Dr. Abdul Roman, SE., M.Si. Selanjutnya, materi kedua mengenai Quality Assurance &amp; Improvement Program (QAIP) disampaikan oleh Kepala Bidang Audit Sumberdaya KAI IPB, Widaryanti, SPi., MM., QRMA., QAI., dengan moderator Ketua Forum SPI PTNBH, Antonio Vivaldi, SE., MBA.</p>



<p>Selain sesi diskusi dan pemaparan materi, agenda kegiatan juga diisi dengan rapat persiapan Forum SPI PTNBH UNY yang dipandu Ketua SPI UNY, Dr. Abdullah Taman, SE., M.Si., Ak., CA., serta gala dinner untuk mempererat silaturahmi antarpeserta. Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan campus tour di lingkungan UNNES dan wisata budaya di Kota Semarang sebagai bagian dari pengenalan potensi kampus dan daerah.</p>



<p>Melalui penyelenggaraan forum ini, UNNES menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang unggul, bersih, transparan, dan berintegritas di lingkungan PTNBH Indonesia. (Satria)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/unnes-perkuat-kolaborasi-pengawasan-internal-kampus-lewat-raker-forum-spi-ptnbh-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Dolanan Anak UNNES Jadi Ruang Edukasi Budaya dan Karakter</title>
		<link>https://portalsemarang.com/festival-dolanan-anak-unnes-jadi-ruang-edukasi-budaya-dan-karakter/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/festival-dolanan-anak-unnes-jadi-ruang-edukasi-budaya-dan-karakter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Satria Wahyu Kusuma]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 10:11:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[unnes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26905</guid>

					<description><![CDATA[PORTALSEMARANG.COM, SEMARANG &#8211; Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Sub Direktorat Konservasi menggelar Festival Dolanan Anak di Kampung Budaya, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus memperkuat pendidikan karakter melalui aktivitas budaya yang menyenangkan. Festival tersebut menghadirkan dua kategori lomba, yakni Lomba Ketapel [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>PORTALSEMARANG.COM, SEMARANG</em></strong> &#8211; Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Sub Direktorat Konservasi menggelar Festival Dolanan Anak di Kampung Budaya, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda sekaligus memperkuat pendidikan karakter melalui aktivitas budaya yang menyenangkan.</p>



<p>Festival tersebut menghadirkan dua kategori lomba, yakni Lomba Ketapel dan Lomba Folklor yang diikuti anak-anak sekolah dasar. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal berbagai permainan tradisional yang sarat nilai kebersamaan, kreativitas, dan interaksi sosial.</p>



<p>Kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan PT PLN Indonesia Power UBP Semarang dengan melibatkan UMKM binaan dari Kelurahan Tanjung Mas. Kolaborasi ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan festival. Selain menghadirkan permainan tradisional bagi anak-anak, festival ini juga memberi ruang promosi bagi produk-produk UMKM binaan agar lebih dikenal masyarakat luas.</p>



<p>Kepala Sub Direktorat Konservasi UNNES, Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., menjelaskan kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan seni budaya kepada anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai karakter, kreativitas, dan inovasi.</p>



<p>“Festival ini menjadi upaya mengenalkan nilai seni budaya kepada anak-anak. Selain pengenalan, juga ada penguatan nilai karakter, kreativitas, dan inovasi, terlebih saat ini anak-anak hidup di era digital,” jelasnya saat diwawancarai di Kampung Budaya UNNES.</p>



<p>Menurutnya, melalui dolanan anak, peserta dapat belajar bahwa kehidupan tidak hanya berpusat pada diri sendiri. Permainan tradisional juga menjadi sarana untuk membangun kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi dengan sesama.</p>



<p>“Anak-anak tidak hanya hidup dengan dirinya sendiri. Melalui dolanan anak, mereka bisa belajar bersosialisasi dan berinteraksi dengan teman-temannya,” tambah Prof. Nana.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Labschool, Anindhyta Putri Pradipta, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah dalam mendukung konservasi budaya.</p>



<p>“Ini bagian dari salah satu visi kami terhadap konservasi budaya. Anak-anak bisa mengenal permainan tradisional yang mengasyikkan dan menyenangkan untuk membangun karakter,” ungkapnya.</p>



<p>Melalui Festival Dolanan Anak, UNNES berharap permainan tradisional dapat terus dikenalkan kepada generasi muda. Kegiatan ini juga menjadi bentuk pelestarian budaya sekaligus penguatan pendidikan karakter bagi anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/festival-dolanan-anak-unnes-jadi-ruang-edukasi-budaya-dan-karakter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satgas PPK UNS Inisiasi Forum Nasional, Hadirkan Tiga Model Kelembagaan dalam Satu Panggung</title>
		<link>https://portalsemarang.com/satgas-ppk-uns-inisiasi-forum-nasional-hadirkan-tiga-model-kelembagaan-dalam-satu-panggung/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/satgas-ppk-uns-inisiasi-forum-nasional-hadirkan-tiga-model-kelembagaan-dalam-satu-panggung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dianfahmida]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 09:25:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26912</guid>

					<description><![CDATA[Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Sebelas Maret menginisiasi Seminar Nasional bertajuk “Kampus Aman sebagai Fondasi Akselerasi Prestasi yang Berdampak dan Berkelanjutan” di Auditorium Gedung Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UNS, Selasa, 19 Mei 2026. Forum ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang seremonial, melainkan arena pertukaran pengalaman lapangan antarpraktisi penanganan kekerasan di perguruan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><br>Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Sebelas Maret menginisiasi Seminar Nasional bertajuk <em>“Kampus Aman sebagai Fondasi Akselerasi Prestasi yang Berdampak dan Berkelanjutan”</em> di Auditorium Gedung Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UNS, Selasa, 19 Mei 2026. Forum ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang seremonial, melainkan arena pertukaran pengalaman lapangan antarpraktisi penanganan kekerasan di perguruan tinggi.</p>



<p>Berbeda dari seminar sejenis, forum yang digelar Satgas PPK UNS menghadirkan tiga model kelembagaan penanganan kekerasan kampus dalam satu panggung. Ketua Satgas PPK UNS, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si., hadir mewakili model satgas independen yang diterapkan di UNS. Model serupa juga dipresentasikan oleh Satgas PPK Universitas Jenderal Soedirman melalui Dr. Tri Wuryaningsih, M.Si.</p>



<p>Sementara itu, Universitas Negeri Surabaya menghadirkan pendekatan berbeda melalui struktur subdirektorat. Kepala Subdirektorat Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dan Isu Strategis Unesa, Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, S.H., M.H., menjelaskan pola kelembagaan yang berada langsung dalam struktur birokrasi universitas.</p>



<p>Konfigurasi tersebut membuka ruang perbandingan yang lebih terbuka mengenai efektivitas masing-masing model. Diskusi berkembang pada satu kesimpulan penting: tidak ada format kelembagaan tunggal yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh perguruan tinggi Indonesia. Karena itu, forum mendorong lahirnya standar minimum penanganan yang tetap berpihak pada aspek kemanusiaan, baik bagi korban maupun anggota Satgas yang menangani perkara.</p>



<p>Seminar ini juga dihadiri Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., turut diundang dalam forum tersebut. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi dan kementerian dinilai penting untuk menjembatani pengalaman empiris para praktisi Satgas dengan proses penyusunan kebijakan di tingkat nasional.</p>



<p>Selain membahas tantangan operasional Satgas PPK di berbagai kampus, forum nasional ini diarahkan untuk menghimpun praktik-praktik terbaik yang dapat direplikasi di institusi lain. Satgas PPK UNS juga membuka ruang komunikasi yang lebih langsung antara perguruan tinggi dan kementerian agar dukungan kebijakan tidak berhenti pada regulasi administratif, melainkan menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.</p>



<p>Peserta seminar berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan mengikuti kegiatan secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting dan siaran YouTube. Forum berlangsung pada pukul 08.00–13.00 WIB di Auditorium Gedung Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UNS Lantai 2, Jalan Ir. Sutami No. 36A, Kentingan, Jebres, Surakarta.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/satgas-ppk-uns-inisiasi-forum-nasional-hadirkan-tiga-model-kelembagaan-dalam-satu-panggung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa SLA Nusra Penamatan, Gunawan Tjokro: Hormat Orang Tua Bisa Jadi Pembuka Kesuksesan</title>
		<link>https://portalsemarang.com/siswa-sla-nusra-ikuti-penamatan/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/siswa-sla-nusra-ikuti-penamatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmat Petuguran]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 20:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Advent]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SLA Nusra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26892</guid>

					<description><![CDATA[Sebanyak 137 siswa Sekolah Lanjutan Advent (SLA) Nusra, Kota Kupang, Nusa Tenggara mengikuti acara penamatan yang berlangsung di Gedung Grand Mutiara, Kupang, Minggu (10/5/2026). Penamatan tersebut menjadi istimewa karena dihadiri pengusaha asal Jakarta yang menyampaikan pidato penamatan yang menginspirasi siswa. Pengusaha tersebut Dr. (H.C.) Gunawan Tjokro, M.B.A dikenal memiliki kiprah panjang sebagai profesional, pengusaha, dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Sebanyak 137 siswa Sekolah Lanjutan Advent (SLA) Nusra, Kota Kupang, Nusa Tenggara mengikuti acara penamatan yang berlangsung di Gedung Grand Mutiara, Kupang, Minggu (10/5/2026). Penamatan tersebut menjadi istimewa karena dihadiri pengusaha asal Jakarta yang menyampaikan pidato penamatan yang menginspirasi siswa.</p>



<p>Pengusaha tersebut Dr. (H.C.) Gunawan Tjokro, M.B.A dikenal memiliki kiprah panjang sebagai profesional, pengusaha, dan <em>socioprenuer</em>. Ia juga merupakan akademisi dari Universitas Negeri Semarang yang dikukuhkan sebagai doktor kehormatan bidang manajemen pengembangan sumber daya manusia. </p>



<p>Ia hadir memberikan inspirasi dengan menyampaikan pidato “Menghidupkan Nilai-nilai Alkitabiah sebagai Modal Meraih Sukses.” Dalam pidato itulah ia memotivasi siswa yang lulus agar menghayati dan mengamalkan nilai alkitabiah agar memiliki karakter luhur.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-11-at-18.39.14-scaled.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="590" src="https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-11-at-18.39.14-1024x590.jpeg" alt="" class="wp-image-26894" srcset="https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-11-at-18.39.14-1024x590.jpeg 1024w, https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-11-at-18.39.14-300x173.jpeg 300w, https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-11-at-18.39.14-768x443.jpeg 768w, https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-11-at-18.39.14-1536x885.jpeg 1536w, https://portalsemarang.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-11-at-18.39.14-2048x1181.jpeg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>



<p></p>



<p><strong>Pentingnya Hormat Orang Tua</strong></p>



<p>Dalam paparannya, Gunawan Tjokro menekankan bahwa nilai-nilai alkitabiah menjadi kompas penting bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman yang penuh ketidakpastian. Salah satu nilai paling mendasar perlu diteladi siswa SLA Nusra adalah sikap hormat kepada orang tua.</p>



<p>Ia mengangkat kisah hidup tiga tokoh dalam Alkitab yaitu Yusuf, Samuel, dan Timotius sebagai teladan pribadi yang sukses karena memiliki sikap hormat kepada orang tua. Sikap hormat orang tua juga dipadukan dengan ketaatan terhadap ajaran agama.</p>



<p>Ia menekankan, sikap hormat kepada orang tua merupakan “pintu pembuka kesuksesan”. Hal tersebut tidak hanya doktrin, melainak didukung berbagai bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan harmonis dengan orang tua dapat membentuk karakter, memperkuat mental, serta meningkatkan rasa percaya diri yang bisa mengantar siswa meraih sukses di masa depan.</p>



<p>“Pemimpin masa depan adalah individu yang mampu beradaptasi dengan perubahan sambil tetap menghidupkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, kerja keras, mau belajar, dan menghormati orang yang lebih tua,” ujar Gunawan dalam presentasinya.</p>



<p>Selain itu, ia juga mengingatkan para lulusan agar terus menempuh pendidikan setinggi mungkin, gemar membaca, serta memiliki semangat juang dalam menghadapi tantangan dunia modern.</p>



<p><strong>SLA Nusra: Spiritualitas dan Pengetahuan</strong></p>



<p>Kesan mendalam disampaikan perwakilan orang tua siswa, Ibu Ully, terhadap proses pendidikan yang dipraktikkan di SLA Nusra.</p>



<p>Orang tua dari Putri Uly itu mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada para guru di SLA Nusra. Salah satu keunggulan yang dia rasakan dari pendidikan di SLA Nusra adalah perpaduan spiritualitas dan pengetahuan dunia.</p>



<p>“Saya bersyukur dan berterima kasih karena anak-anak di SMP-SMA-SMK Advent Nusra tidak hanya diajarkan ilmu pengetahuan dunia, tetapi juga dituntun menjadi pribadi yang gemar melayani, hormat kepada orang tua, dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.</p>



<p>Acara penamatan berlangsung penuh sukacita dan namun khidmat. Para siswa yang didampingi orang tua merayakan keberhasilan pendidikan tersebut dengan penuh bangga.</p>



<p>Para siswa juga mengikrarkan kesanggupan untuk senantiasa menghormati orang tua sebagaimana dipesankan oleh Dr. Gunawan Tjokro. <br><br>SLA Nusra adalah salah satu sekolah swasta di Kota Kupang. Sebagai sekolah berbasis komunitas agama, pihaknya memiliki concern menjadikan keimanan sebagai fondasi dalam pelayanan pendidikan. Namun demikian, sekolah juga terus meningkatkan kompetensi siswa di bidang umum, termasuk pengetahuan dan keterampilan. <br><br>Sekolah terdiri atas SMP, SMA, dan SMK. Sekolah SMK memiliki tiga kejuruan yaitu keperawatan, farmasi, dan TKJ.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/siswa-sla-nusra-ikuti-penamatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaji Dinamika Membaca Di Book Club Semarang, Mahasiswa Unnes Temukan Alternatif Literasi Berbasis Digital</title>
		<link>https://portalsemarang.com/kaji-dinamika-membaca-di-book-club-semarang-mahasiswa-unnes-temukan-alternatif-literasi-berbasis-digital/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/kaji-dinamika-membaca-di-book-club-semarang-mahasiswa-unnes-temukan-alternatif-literasi-berbasis-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Wiyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 10:23:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26884</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah arus digital yang serba cepat, ruang-ruang literasi nonformal justru menemukan relevansinya. Hal ini tergambar dalam penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa S2 PIPS UNNES, Daniar Solekha. Ia mengkaji bagaimana komunitas literasi mampu membentuk makna dan karakter remaja. Fokus penelitiannya adalah Book Club Semarang, sebuah komunitas yang tidak hanya menghadirkan aktivitas membaca, tetapi juga membangun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di tengah arus digital yang serba cepat, ruang-ruang literasi nonformal justru menemukan relevansinya. Hal ini tergambar dalam penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa S2 PIPS UNNES, Daniar Solekha. Ia mengkaji bagaimana komunitas literasi mampu membentuk makna dan karakter remaja. Fokus penelitiannya adalah Book Club Semarang, sebuah komunitas yang tidak hanya menghadirkan aktivitas membaca, tetapi juga membangun interaksi sosial yang bermakna.</p>



<p>Book Club Semarang mengusung visi menjadikan Kota Semarang sebagai kiblat literasi. Dalam perjalanannya, komunitas ini berpegang pada tiga nilai utama, yaitu menciptakan lingkungan yang mendukung, inklusif dalam batas tertentu, dan menjaga konsistensi kegiatan. Nilai-nilai ini menjadi fondasi dalam membangun ekosistem literasi yang hidup dan berkelanjutan.</p>



<p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi di dalam komunitas tidak terjadi secara spontan, melainkan dirancang melalui pola kegiatan yang terstruktur. Mulai dari silent reading, review buku, hingga diskusi menjadi rangkaian aktivitas yang mendorong anggota untuk bertukar pikiran dan membangun pemahaman bersama. Proses ini tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memperkuat relasi sosial antaranggota.</p>



<p>Melalui wawancara dengan pendiri, pengurus, dan anggota, terungkap bahwa aktivitas membaca dimaknai secara beragam. Pendiri komunitas, Firly Aufa Ashanti, melihat membaca sebagai pengalaman personal yang sarat dengan nilai emosional. Sementara itu, bagi anggota, membaca berkembang menjadi praktik sosial yang membantu mereka memahami diri sendiri sekaligus lingkungan sekitar.</p>



<p>Menariknya, anggota komunitas tidak memandang buku sebagai kebenaran tunggal. Buku diposisikan sebagai hasil pemikiran yang terbuka untuk ditafsirkan. Perspektif ini mendorong lahirnya sikap kritis serta keterbukaan dalam diskusi. Perbedaan pandangan tidak dianggap sebagai hambatan, melainkan sebagai kekayaan yang memperluas cara berpikir.</p>



<p>Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan dalam diskusi membuat anggota membaca lebih mendalam dan reflektif. Kesadaran bahwa hasil bacaan akan didiskusikan bersama mendorong mereka untuk memahami isi buku secara lebih serius serta mengaitkannya dengan pengalaman sosial yang dimiliki.</p>



<p>Keberlangsungan Book Club Semarang hingga saat ini tidak terlepas dari peran pengurus yang memiliki komitmen tinggi. Mereka tidak hanya mengatur jalannya kegiatan, tetapi juga menciptakan ruang yang aman, inklusif, dan partisipatif. Salah satu prinsip yang dijaga adalah tidak adanya praktik book shaming, sehingga setiap anggota merasa nyaman dalam mengekspresikan pandangannya.</p>



<p>Melalui temuan ini, penelitian Daniar Solekha menegaskan bahwa komunitas literasi seperti Book Club Semarang mampu menjadi alternatif penting di tengah dominasi budaya digital. Komunitas ini tidak sekadar menghidupkan budaya membaca, tetapi juga membentuk remaja yang reflektif, kritis, dan terbuka terhadap perbedaan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/kaji-dinamika-membaca-di-book-club-semarang-mahasiswa-unnes-temukan-alternatif-literasi-berbasis-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNNES Ajak Masyarakat Jaga Bumi Lewat Kampanye Lingkungan</title>
		<link>https://portalsemarang.com/unnes-ajak-masyarakat-jaga-bumi-lewat-kampanye-lingkungan/</link>
					<comments>https://portalsemarang.com/unnes-ajak-masyarakat-jaga-bumi-lewat-kampanye-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Satria Wahyu Kusuma]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 02:49:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[unnes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalsemarang.com/?p=26878</guid>

					<description><![CDATA[Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kampanye lingkungan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Bumi Sedunia 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang, Minggu (26/4/2026). Kampanye ini menjadi bagian dari upaya UNNES sebagai kampus berwawasan konservasi dalam mendorong kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Antusiasme [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kampanye lingkungan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Bumi Sedunia 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang, Minggu (26/4/2026).</p>



<p>Kampanye ini menjadi bagian dari upaya UNNES sebagai kampus berwawasan konservasi dalam mendorong kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang mengikuti rangkaian kegiatan serta berinteraksi langsung dengan para relawan.</p>



<p>Kepala Subdirektorat Konservasi UNNES, Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., menyampaikan bahwa persoalan lingkungan saat ini memerlukan keterlibatan semua pihak.</p>



<p>“Tantangan lingkungan tidak dapat diselesaikan secara individual. Diperlukan kolaborasi lintas sektor serta konsistensi dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan sebagai langkah nyata menjaga keberlanjutan bumi,” ujarnya.</p>



<p>Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran kolektif terhadap isu lingkungan.</p>



<p>“Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh dan perlu terus diperkuat melalui edukasi serta aksi nyata,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Seksi Nilai Karakter, Seni, dan Budaya Subdirektorat Konservasi UNNES, Dr. Ir. Ananto Aji, M.S., menegaskan bahwa peringatan Hari Bumi harus dimaknai sebagai momentum untuk melakukan perubahan nyata.</p>



<p>“Peringatan Hari Bumi tidak boleh berhenti pada seremoni. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun karakter peduli lingkungan melalui langkah sederhana, seperti penghematan energi, pengurangan sampah, serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan,” jelasnya.</p>



<p>Kegiatan ini turut melibatkan berbagai mitra, di antaranya Yayasan Akar Banir, Green Community Biologi UNNES, UKM Konservasi, SDGs Center UNNES, serta Tim Konservasi UNNES.</p>



<p>Selain itu, kampanye ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek energi bersih, kota berkelanjutan, dan penanganan perubahan iklim, melalui peningkatan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalsemarang.com/unnes-ajak-masyarakat-jaga-bumi-lewat-kampanye-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
