<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Blog Pengembangan Diri oleh Muhammad Noer - Membaca Cepat (Speed Reading), Presentasi, Mind Map, Komunikasi, Perencanaan Keuangan, Produktivitas</title>
	
	<link>http://www.muhammadnoer.com</link>
	<description>Tips Pengembangan Diri: Membaca Cepat, Speed Reading, Produktivitas, Presentasi, Mind Map, Perencanaan Keuangan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Mar 2013 23:00:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/muhammadnoer" /><feedburner:info uri="muhammadnoer" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by-nc/2.0/</creativeCommons:license><image><link>http://creativecommons.org/licenses/by-nc/2.0/</link><url>http://creativecommons.org/images/public/somerights20.gif</url><title>Some Rights Reserved</title></image><feedburner:emailServiceId>muhammadnoer</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Your Job Is Not Your Career</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/OKnNDgPkWyk/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2013/03/your-job-is-not-your-career/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2013 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Career Coach]]></category>
		<category><![CDATA[Job]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Rene Suhardono]]></category>
		<category><![CDATA[TEDx Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Your Job Is Not Your Career]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1768</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda bahagia dengan pekerjaan Anda saat ini?

Apakah pekerjaan (job) Anda sama dengan karir yang ingin Anda jalani?

Apa sebenarnya passion yang Anda miliki?

Itulah tiga pertanyaan besar yang hendak dijawab oleh Rene Suhardono, seorang career coach dalam bukunya Your Job Is Not Your Career.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2013/03/yourjobisnotyourcareer.jpg"><img style="display: inline; border: 0px;" title="your-job-is-not-your-career" alt="your-job-is-not-your-career" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2013/03/yourjobisnotyourcareer_thumb.jpg" width="300" height="446" border="0" /></a></p>
<p>Apakah Anda bahagia dengan pekerjaan Anda saat ini?</p>
<p>Apakah pekerjaan <i>(job)</i> Anda sama dengan karir yang ingin Anda jalani?</p>
<p>Apa sebenarnya <i>passion</i> yang Anda miliki?</p>
<p>Itulah tiga pertanyaan besar yang hendak dijawab oleh <b>Rene Suhardono</b>, seorang <i>career coach</i> dalam bukunya <b>Your Job Is Not Your Career</b>.</p>
<p>Buku ini dengan menarik berusaha mengajak pembacanya untuk melakukan perenungan ke dalam diri sendiri. Apa sebenarnya yang menjadi tugas hidup Anda?</p>
<p>Saya mengenal Rene dari <a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/07/passion-purpose-value/">presentasi beliau di TEDx Jakarta</a> yang pernah diulas di blog ini. Ketika mendapat kesempatan berbicara dalam <a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/09/presentasi-tedx-jakarta-membaca-cepat/">forum TEDx Jakarta</a> di tahun 2011, saya sempat bertemu dan berkenalan sebentar dengan beliau.</p>
<p><span id="more-1768"></span></p>
<h2><b>Bekerja Untuk Mencari Makna</b></h2>
<p>Kembali ke pertanyaan di awal, ada banyak jawaban jika ditanya mengapa kita bekerja. Ada yang bekerja untuk mendapatkan penghasilan, ada yang bekerja untuk mengisi waktu luang, ada yang bekerja demi keluarga, ada pula yang bekerja untuk beribadah.</p>
<p>Lantas apakah Anda sudah bahagia dengan pekerjaan yang Anda jalani saat ini? Sebagian orang mungkin menjawab ya, sebagian lain masih ragu-ragu, dan ada pula yang mengatakan tidak.</p>
<p>Padahal sebuah pekerjaan yang baik akan membantu pelakunya untuk berkarya. <a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/08/berbakti-untuk-negeri/">Karya yang positif buat perusahaan, masyarakat, bangsa dan agama</a>. Sebuah pekerjaan pada dasarnya untuk berkarya, untuk mencari makna, untuk memberikan kontribusi ke alam semesta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><b>Your Job Is Not Your Career</b></h2>
<p>Pernyataan <i>“Your Job Is Not Your Career”</i> menurut saya sangat menarik. Rene menjelaskannya dengan sederhana namun filosofis.</p>
<p>Pekerjaan adalah milik perusahaan, terkait sebuah jabatan, tugas, tanggung jawab tertentu. Pekerjaan bisa hilang, berubah, dan berganti.</p>
<p>Adapun karir adalah rangkaian dari pekerjaan yang akan Anda jalani. Karir adalah rangkaian kehidupan profesional Anda. Karir adalah milik Anda. Tidak peduli di manapun Anda bekerja dan apapun pekerjaan yang Anda jalani saat ini.</p>
<p>Mengapa harus dibedakan antara pekerjaan dan karir?</p>
<p>Jawabnya sederhana. Jika Anda <a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/05/talenta-saja-tidak-cukup/">mengetahui dengan baik karir apa yang ingin Anda kembangkan</a>, kontribusi yang ingin Anda berikan, maka Anda bisa menata dan merancang pekerjaan-pekerjaan yang membawa Anda ke karir idaman tersebut.</p>
<p>Karir bukanlah bagaimana caranya agar saya bisa menjadi manager dalam 3 tahun. Atau bagaimana caranya mencapai level direktur sebelum berusia 40 tahun. Karir adalah sebuah perenungan mendalam mengenali diri Anda sendiri apa sebenarnya <i>passion</i> Anda. Pada bidang apa Anda bisa berkontribusi secara maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><b>Temukan Passion Anda</b></h2>
<p>Untuk itu, setiap orang perlu menemukan <i>passion</i>-nya. <a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/05/cintai-apa-yang-engkau-kerjakan-dan-kerjakan-apa-yang-engkau-cintai/">Sesuatu yang Anda sukai, cintai dan mudah mengerjakannya</a>. Passion tidak selalu sesuatu yang Anda sudah menguasainya saat ini. Passion adalah sesuatu yang membuat Anda begitu bersemangat melakukannya. Sesuatu yang jika Anda mengerjakannya Anda akan merasa tidak sedang bekerja.</p>
<p>Menemukan passion adalah sebuah langkah untuk membangun karir pribadi Anda. Bidang yang akan Anda jalani dengan sungguh-sungguh dengan berkarya yang terbaik. Bisa jadi bukanlah sesuatu yang akan membuat Anda terkenal atau kaya raya. Namun, Anda bisa menjadi diri sendiri, dan membuat sesuatu yang memang Anda-lah ahlinya. Pada akhirnya kebutuhan akan penghasilan buat keluarga pun akan dengan sendirinya ter<a name="_GoBack"></a>penuhi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><b>Jujur Pada Diri Sendiri</b></h2>
<p>Untuk menemukan passion tersebuat memang tidak mudah. Namun juga tidak terlalu sulit. Anda harus menanggalkan kriteria sukses yang dibangun orang lain. Anda harus mengubah kriteria berhasil yang ditetapkan oleh lingkungan. Anda harus jujur pada diri sendiri.</p>
<p>Anda harus bertanya, apa sebenarnya minat saya?</p>
<p>Apa bidang yang saya sukai?</p>
<p>Mengapa saya menyukai bidang tersebut?</p>
<p>Apa sebenarnya yang ingin selalu saya lakukan setiap hari?</p>
<p>Apa yang ingin saya kontribusikan?</p>
<p>Selama Anda jujur, jawabannya sebenarnya ada di dalam diri Anda sendiri. Dengan mengetahui passion, maka menjadi sebuah langkah untuk menjalani karir yang dilandasi pengetahuan diri Anda. Apa karya yang hendak Anda jalani. Apa yang ingin Anda kontribusikan buat perusahaan, keluarga, dan masyarakat.</p>
<p>Anda akan menjadi pribadi yang sukses karena memilih bidang yang tepat dengan diri Anda. <a href="http://www.muhammadnoer.com/2012/04/menemukan-kekuatan-diri-anda/">Bidang yang menjadi kekuatan Anda</a>. Bidang di mana Anda bisa berkontribusi secara maksimal dan memberikan manfaat bagi semua.</p>
<p>Selamat bereksplorasi. Selamat berintrospeksi.</p>
<p>Jangan lupa berbagi pandangan lewat kolom komentar.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=OKnNDgPkWyk:Y9rFcU62fUY:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=OKnNDgPkWyk:Y9rFcU62fUY:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=OKnNDgPkWyk:Y9rFcU62fUY:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=OKnNDgPkWyk:Y9rFcU62fUY:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=OKnNDgPkWyk:Y9rFcU62fUY:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=OKnNDgPkWyk:Y9rFcU62fUY:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/OKnNDgPkWyk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2013/03/your-job-is-not-your-career/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2013/03/your-job-is-not-your-career/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Manfaat Praktis Membaca Cepat Buat Profesional</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/hxvg4WFzInQ/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2013/02/manfaat-praktis-membaca-cepat-buat-profesional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2013 22:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>
		<category><![CDATA[Speed Reading]]></category>
		<category><![CDATA[Kursus Online]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Minat Baca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1762</guid>
		<description><![CDATA[Menguasai membaca cepat akan membuat Anda menjadi profesional yang lebih produktif. Sebab, apapun pekerjaan Anda tidak akan bisa lepas dari kegiatan membaca. Semakin baik keterampilan baca, Anda akan semakin mampu menguasai materi dalam tempo lebih singkat dan kualitas lebih tinggi.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display: inline; border: 0px;" title="i love to read" alt="i love to read" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2013/02/ilovetoread.jpg" width="600" height="406" border="0" /></p>
<p>Saya cukup beruntung belajar membaca cepat pada usia yang relatif muda. Saat itu saya masih duduk di bangku SMU. Keterampilan membaca cepat ini terus saya asah di bangku sekolah, kuliah, sampai menjadi profesional seperti sekarang.</p>
<p>Menguasai keterampilan membaca cepat, membuka wawasan saya terhadap berbagai bahan bacaan yang tadinya terasa <strong>“menakutkan”</strong> karena tebal dan sulit diselesaikan.</p>
<p>Apa sebenarnya manfaat praktis dari menguasai keterampilan membaca cepat itu? Bagaimana keterampilan membaca dengan baik memberi manfaat buat seorang profesional seperti saya dan Anda semua?</p>
<p>Dalam tulisan ini, Anda akan menemukan jawaban apa sebenarnya manfaat praktis tersebut.</p>
<p><span id="more-1762"></span></p>
<h2><b>Manfaat Pertama: Bekerja Lebih Produktif</b></h2>
<p>Apapun pekerjaan Anda, apapun bidang yang menjadi perhatian Anda, semuanya tidak bisa dilepaskan dari urusan membaca. Sebagai seorang <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/2012/12/mengelola-karyawan-lintas-negara/" target="_blank">profesional di bidang Human Resources untuk organisasi Global</a></strong>, sehari-hari saya dihadapkan dengan tugas membaca yang bertumpuk.</p>
<p>Ratusan email setiap hari harus dibaca dan direspon, berbagai kebijakan perusahaan pada level global dan lokal harus dipahami, berbagai dokumen internal yang semuanya berbahasa Inggris harus dipahami dan dikuasai.</p>
<p>Disinilah keterampilan membaca cepat dan efektif sangat membantu saya. Dengan waktu yang relatif terbatas saya bisa menangani berbagai <strong>“tugas membaca”</strong> yang diperlukan untuk menjalankan tugas saya secara profesional. Bayangkan betapa frustasinya jika saya tidak pernah menguasai keterampilan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><b>Manfaat Kedua: Mencintai Kegiatan Membaca</b></h2>
<p>Membaca cepat membantu saya tertarik pada kegiatan membaca secara rutin. Pada akhirnya ini membantu untuk mencintai kegiatan membaca itu sendiri. Tentunya kita semua sepakat pepatah yang mengatakan <b>“buku adalah gudang ilmu”</b>. Jika Anda ingin menguasai ilmu apa saja, Anda harus suka dan mencintai kegiatan membaca.</p>
<p>Permasalahannya adalah, <i>mood</i> Anda dalam membaca kadangkala dipengaruhi oleh kecepatan baca. Ketika Anda hanya bisa membaca lambat, maka butuh waktu bulanan untuk menyelesaikan satu buku saja. Ini akan mempengaruhi ketertarikan Anda dalam membaca.</p>
<p>Sebaliknya, dengan membaca pada kecepatan yang lebih tinggi dari rata-rata orang, kegiatan membaca menjadi lebih ringan. Secara umum <i>mood</i> Anda akan lebih positif. Anda siap untuk belajar berbagai hal.</p>
<p>Ini pula yang membantu saya bisa mempelajari bidang-bidang yang menjadi ketertarikan saya di luar profesi saya sebagai praktisi Human Resources. Saya bisa belajar tentang pendidikan, komunikasi, psikologi dan presentasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><b>Manfaat Ketiga: Aktif Berkarya</b></h2>
<p>Dengan aktif belajar di tengah-tengah kesibukan pekerjaan sehari-hari, maka Anda pun bisa terus berkarya. Salah satu yang sangat saya syukuri adalah kesempatan untuk bisa berbagi kepada orang banyak lewat berbagai karya: artikel yang bermanfaat, buku-buku yang mencerahkan, dan video tutorial yang mampu memberi keterampilan baru buat orang lain.</p>
<p>Inilah yang membuat saya bersemangat menulis di blog ini, merancang video dan kursus online di situs membacacepat.com, <a href="http://www.presentasi.net/buku/" target="_blank">menulis buku</a> dan berbagai artikel berharga di situs presentasi.net.</p>
<p>Jika berbicara tentang kesibukan sehari-hari, tentulah waktu yang tersedia sangat terbatas. Namun, dengan keterampilan membaca yang baik sekaligus efektif, saya memiliki kesempatan untuk membuat karya-karya baru. Inilah kepuasan batin yang tidak tergantikan dengan apapun juga.</p>
<p>Itulah tiga manfaat yang saya rasakan dari menguasai keterampilan membaca cepat dan efektif. Tidak sekadar membaca, melainkan bagaimana proses membaca yang menciptakan kegemaran belajar dan terus menerus mencari pengetahuan.</p>
<p>Anda pun bisa merasakan manfaat tersebut dengan terus mengasah keterampilan membaca dan mencintai proses membaca dan belajar itu sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/carlosporto/775089650/sizes/z/in/photostream/" target="_blank">Carlosporto</a> under creative commons</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><b>PS.</b></p>
<p>Untuk mengakomodir para pembaca yang tertarik mengikuti <b><a href="http://www.membacacepat.com/daftar/" target="_blank">kursus membaca cepat online – Speed Reading for Smart People</a></b>, saat ini saya dan tim telah membuka kursus tersebut sepanjang tahun. Ini berbeda dari pendaftaran sebelumnya yang hanya dibuka per gelombang sebanyak 2-3 kali dalam setahun.</p>
<p>Untuk menandai hal tersebut, kami memberikan <b>potongan 50%</b> investasi kursus membaca cepat online bagi calon peserta baru yang mendaftar mulai tanggal <b>26 Februari 2013 – 5 Maret 2013.</b></p>
<p>Jangan lewatkan kesempatan berharga ini untuk bergabung bersama ratusan profesional dari berbagai bidang yang telah lebih dahulu mengikuti kursus online ini. Lebih dari 500 profesional telah bergabung. Anda bisa melihat <strong><a href="http://www.membacacepat.com/member/perkenalan/" target="_blank">profil mereka di sini</a></strong>.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hxvg4WFzInQ:UdxW6_Geeaw:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hxvg4WFzInQ:UdxW6_Geeaw:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hxvg4WFzInQ:UdxW6_Geeaw:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=hxvg4WFzInQ:UdxW6_Geeaw:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hxvg4WFzInQ:UdxW6_Geeaw:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=hxvg4WFzInQ:UdxW6_Geeaw:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/hxvg4WFzInQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2013/02/manfaat-praktis-membaca-cepat-buat-profesional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2013/02/manfaat-praktis-membaca-cepat-buat-profesional/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Resolusi 2013</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/P-MNrdXuI88/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2013/01/resolusi-2013/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2013 23:51:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Noer.com]]></category>
		<category><![CDATA[Presentasi.net. MembacaCepat.com]]></category>
		<category><![CDATA[Resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[Resolusi 2013]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1757</guid>
		<description><![CDATA[Berikut beberapa hal yang akan saya lakukan di 2013]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2013/01/Resolusi2013.jpg"><img title="Resolusi 2013" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="300" alt="Resolusi 2013" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2013/01/Resolusi2013_thumb.jpg" width="400" border="0" /></a> </p>
<p>Memasuki tahun baru biasanya orang sibuk membuat resolusi. Sebuah komitmen apa saja yang diharapkan akan berubah di tahun yang baru. Ada yang ingin tambah kaya, tambah pintar, makin langsing dan berbagai resolusi lainnya.</p>
<p>Untuk tahun ini, saya tidak punya resolusi macam-macam. Cuma berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan terus memperbaiki diri dari waktu ke waktu. Menjalankan dengan baik semua amanah yang dihadirkan buat saya hari ini. Amanah di keluarga, amanah di tempat kerja, dan amanah sebagai anggota masyarakat.</p>
<p>Lantas, apa saja yang akan saya kerjakan di 2013 ini terkait dunia penulisan, pelatihan dan sejenisnya? Berikut beberapa hal yang insya Allah akan muncul mulai tahun ini:</p>
<p><span id="more-1757"></span><br />
<h2><b>1. Presentasi.net</b></h2>
<p>Tidak dapat dipungkiri website yang satu ini paling banyak menyita perhatian saya dibandingkan website lainnya di tahun 2012. Di tahun 2013 ini hal tersebut sepertinya masih akan tetap berlanjut. Ada beberapa hal yang akan saya lakukan:</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Manajemen tim baru</b></h3>
<p>Saya baru saja selesai menyeleksi anggota tim yang akan bergabung di presentasi.net. Mereka adalah para <strong><a href="http://www.presentasi.net/lowongan/" target="_blank">penulis, desainer presentasi dan penerjemah.</a></strong> Dengan adanya tambahan anggota tim ini, saya berharap bisa lebih fokus mengerjakan hal-hal yang strategis.</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Video Tutorial Presentasi Memukau</b></h3>
<p>Saat ini saya sedang mempersiapkan 9 video tutorial singkat bagaimana membuat presentasi yang memukau. Video ini diadaptasi dari <strong><a href="http://www.presentasi.net/buku/" target="_blank">buku yang saya tulis sebelumnya.</a></strong></p>
<p>Video ini akan membahas berbagai hal mulai dari merancang slide, menciptakan kontras, dan bagaimana membawakannya. Anda bisa mendowload video ini secara gratis ketika tersedia nanti.</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Training Presentasi Memukau</b></h3>
<p>Saya cukup sering menerima permintaan untuk memberikan sesi training di berbagai tempat. Namun mengingat faktor lokasi dan saya pribadi yang saat ini berdomisili di luar Indonesia, training ini belum dapat dilakukan.</p>
<p>Untuk menjawab kebutuhan training tersebut, saya dan tim sedang mempersiapkan training presentasi memukau secara online yang direncanakan hadir di tahun 2013 ini.</p>
<p>Dengan demikian, di manapun Anda berada di seluruh wilayah Indonesia atau di luar negeri, Anda bisa mengikuti training online ini. Training ini dirancang untuk membantu Anda menguasai keterampilan dasar presentasi sehingga bisa memberikan presentasi yang lebih efektif, komunikatif sekaligus memukau audiens.</p>
<p>Secara khusus training ini akan membantu Anda memanfaatkan Powerpoint untuk menciptakan <a href="http://www.presentasi.net/slide-inspiratif/" target="_blank">slide yang berkualitas</a> dengan video tutorial langkah demi langkah.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><b>2. MembacaCepat.com</b></h2>
<p>Sudah cukup lama saya tidak menambahkan konten baru di MembacaCepat.com. Dengan adanya tambahan tim baru, insya Allah saya akan bisa berbagi waktu untuk memperluas topik ini tidak hanya seputar membaca cepat melainkan pula segala hal yang masuk dalam aspek membaca.</p>
<p>Berikut beberapa hal yang saya rencanakan untuk website ini:</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Update Video Tutorial Membaca Cepat</b></h3>
<p>Buat Anda yang pernah berkunjung ke MembacaCepat.com tentu menyaksikan <strong><a href="http://www.membacacepat.com/video/" target="_blank">video tutorial membaca cepat</a></strong> yang terdiri dari 10 video. Saya berencana melakukan update buat 10 video tersebut untuk menjadikannya lebih baik dan dapat disaksikan pada resolusi lebih tinggi.</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Launching Kursus Membaca Cepat Online</b></h3>
<p>Sejak beberapa waktu lalu, sebenarnya <strong><a href="http://www.membacacepat.com/daftar/" target="_blank">kursus membaca cepat online dibuka terus sepanjang tahun.</a></strong> Jadi kapanpun Anda memiliki waktu dan kesempatan bisa bergabung di kursus yang telah diikuti lebih dari 500 orang dari seluruh Indonesia dan beberapa peserta di luar negeri.</p>
<p>Namun sepertinya sebagian pembaca masih mengira kursus ini hanya dibuka pada periode-periode tertentu saja. Untuk itu, saya dan tim akan melakukan launching kembali kursus ini untuk mengingatkan seluruh pembaca blog ini maupun website membacacepat.com</p>
<p>&#160;</p>
<h2><b>3. Training Online Mind Map</b></h2>
<p>Buat Anda yang senang dengan teknik mencatat menggunakan mind map, tentu familiar dengan beberapa materi yang saya sajikan di blog ini. Beberapa waktu lalu, saya dan <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/09/belajar-mind-map-dari-ahlinya/">Pak Djohan Yoga, pakar mind map Indonesia,</a></strong> bertemu di Singapura untuk membicarakan rencana membuat kursus mind map online.</p>
<p>Jika terwujud, ini akan menjadi training yang sangat menarik sekaligus menjadi online pertama mind map di Indonesia bahkan dunia. Pendekatan yang kami lakukan adalah menggabungkan antara teori yang kuat disertai latihan langsung langkah demi langkah sehingga Anda bisa memiliki keterampilan tersebut.</p>
<p>Pak Djohan Yoga sangat berpengalaman sebagai trainer mind map di seluruh Indonesia dan Asia. Beliau telah memberikan training kepada ribuan guru, siswa, maupun profesional.</p>
<p>Adapun saya sendiri berpengalaman dalam berbagai bentuk training online dan teknologi yang berkembang di bidang training saat ini. Saya juga membuat <strong>simulasi mind map</strong> dengan software tertentu yang bisa mengajarkan langsung keterampilan ini langkah demi langkah. Anda bisa melihat dua contoh bagaimana <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/2012/03/video-membuat-mind-map-untuk-anak/">mengajarkan anak membuat mind map</a></strong> dan bagaimana <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/10/video-bagaimana-membuat-mind-map/">merangkum buku dalam sebuah catatan.</a></strong></p>
<p>Kolaborasi kami berdua insya Allah akan memberi sumbangsih untuk pendidikan khususnya bagaimana membuat mind map yang baik. Training online ini sekaligus akan menjadi tempat untuk mengasah kembali keterampilan para peserta yang belajar langsung dari seminar atau workshop tatap muka sebelumnya.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><b>4. MuhammadNoer.com</b></h2>
<p>Lantas bagaimana dengan website MuhammadNoer.com sendiri? Ada dua hal yang ingin saya lakukan di sini.</p>
<p>&#160;</p>
<h3><strong>Update template </strong></h3>
<p>Saat ini saya menggunakan template Vigilance yang sebenarnya sangat baik. Sayangnya ini adalah theme gratis sehingga tidak mudah untuk meng-kustomisasi sekaligus melakukan update rutin terhadap theme tersebut.</p>
<p>Untuk itu saya mempersiapkan untuk menggantinya dengan salah satu theme premium. Alasannya agar website ini ke depannya lebih fleksibel untuk kustomisasi sekaligus saya pun mudah memastikan web ini selalu terupdate dari waktu ke waktu.</p>
<p>&#160;</p>
<h3>Merapikan kategori</h3>
<p>Buat Anda yang sudah sekian lama mengikuti blog ini tentu mengetahui ada banyak kategori artikel yang tersedia. Beberapa kategori utama diantaranya: membaca cepat, presentasi, perencanaan keuangan, mind map, dan produktivitas.</p>
<p>Beberapa diantaranya telah menjadi website tersendiri yang fokus yakni membaca cepat dan presentasi. Untuk itu, saya ingin menata kembali tema-tema di blog ini sehingga memudahkan para pembaca untuk mengaksesnya. Tidak tertutup kemungkinan kategori yang besar akan fokus sebagai website yang berdiri sendiri jika dirasa layak dan memungkinkan.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Itulah beberapa hal yang menjadi agenda saya di 2013 ini. Ternyata tanpa resolusi khusus, daftar ini sudah cukup panjang.</p>
<p>Insya Allah dengan dukungan Anda semua, satu demi satu bisa dijalankan dan memberi manfaat yang banyak buat masyarakat.</p>
<p>Terima kasih sekali lagi kepada Anda semua para pembaca setia blog ini yang menjadi inspirasi buat saya untuk terus berkarya.</p>
<p>Mari berkarya, mari berbuat sesuatu yang akan memberi manfaat buat masyarakat Indonesia. Jika Anda ingin memberi masukan buat hal-hal yang akan saya lakukan bersama tim di 2013, sampaikan pendapat Anda lewat kolom komentar di bawah.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=P-MNrdXuI88:K26sNxUJGQg:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=P-MNrdXuI88:K26sNxUJGQg:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=P-MNrdXuI88:K26sNxUJGQg:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=P-MNrdXuI88:K26sNxUJGQg:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=P-MNrdXuI88:K26sNxUJGQg:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=P-MNrdXuI88:K26sNxUJGQg:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/P-MNrdXuI88" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2013/01/resolusi-2013/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2013/01/resolusi-2013/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>8 Hal Yang Saya Pelajari Dalam Mengelola Karyawan Lintas Negara</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/QP312uTZOto/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2012/12/mengelola-karyawan-lintas-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2012 19:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Human Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Multi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Multinational Company]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Pembelajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1751</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tulisan kali ini, saya ingin mengulas pelajaran yang saya dapatkan dari pengalaman mengelola talent lintas negara dalam sebuah organisasi global. Talent yang tersebar di seluruh benua mulai dari Shanghai, Singapore, Mumbai, London, Hamburg sampai New York. 

Semoga sharing ini juga bermanfaat buat Anda.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/12/worldmap.jpg"><img title="worldmap" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="331" alt="worldmap" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/12/worldmap_thumb.jpg" width="500" border="0" /></a> </p>
<p>Waktu bergerak dengan cepat. Tanpa kita sadari, hari demi hari berlalu dan sebentar lagi kita pun akan memasuki tahun baru 2013. </p>
<p>Demikian pula dengan tugas yang saya lakukan. Tidak terasa sudah setahun saya menjalankan amanah sebagai Human Resource Manager untuk organisasi lintas negara. </p>
<p>Penugasan yang jauh berbeda dibandingkan peran lain yang pernah saya jalankan diantaranya sebagai Human Resource untuk manufacturing site. </p>
<p>Bekerja di perusahaan multinasional memang memberikan pengalaman yang berbeda. Saya pernah menuliskannya dalam <a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/02/bekerja-di-perusahaan-multinasional-bagaimana-rasanya/">sebuah artikel</a> beberapa waktu lalu. </p>
<p>Dalam tulisan kali ini, saya ingin mengulas pelajaran yang saya dapatkan dari pengalaman mengelola talent lintas negara dalam sebuah organisasi global. Talent yang tersebar di seluruh benua mulai dari Shanghai, Singapore, Mumbai, London, Hamburg sampai New York. </p>
<p>Semoga sharing ini juga bermanfaat buat Anda.</p>
<p><span id="more-1751"></span><br />
<h2>1. Memahami Perbedaan Budaya </h2>
<p>Pelajaran pertama yang saya dapatkan adalah memahami perbedaan budaya. Berinteraksi dengan orang dari berbagai negara membuka wawasan dan perspektif tentang budaya yang berbeda. Mulai dari cara berbicara, berdiskusi, mengambil keputusan, dan aktivitas keseharian. Saya harus mengelola karyawan yang berasal dari Inggris, Cina, Jepang, India, Pakistan, Australia dan berbagai negara lainnya. </p>
<p>Setiap orang dibesarkan di negaranya dan sedikit banyaknya membawa budaya yang melekat sesuai asalnya. Lewat interaksi seperti ini, Anda belajar untuk menghargai perbedaan pandangan atas suatu persoalan yang terkadang muncul karena perbedaan budaya dan kebiasaan. Anda juga belajar melihat persolan dari perspektif orang lain sehingga memperkaya wawasan.</p>
<p>&#160;</p>
<h2>2. Negosiator Lintas Negara </h2>
<p>Sebagai HR untuk organisasi global saya banyak berinteraksi dengan rekan-rekan HR Manager lain yang bertanggung jawab untuk negaranya masing-masing. Tidak hanya sesama HR, saya pun berinteraksi dengan business leader dari berbagai negara maupun bisnis leader yang memimpin organisasi pada level global. </p>
<p>Untuk memastikan pengembangan talent yang maju dan organisasi yang berkembang, tak jarang saya harus menjadi fasilitator untuk perpindahan talent lintas negara. Misalkan negara A membutuhkan talent dengan skill khusus di mana mereka membutuhkannya dari negara lain. Maka saya akan melakukan diskusi dan negosiasi dengan negara lain untuk mendapatkan talent yang terbaik sekaligus ingin mengambil kesempatan berkarir di luar negara asalnya. </p>
<p>Dalam kasus yang lain saya akan menyarankan rekan-rekan HR Manager di negara setempat untuk berdiskusi dengan business leader mereka masing-masing agar bersedia mengirim talent-nya untuk sebuah penugasan untuk memberi wawasan bagi talent tersebut.</p>
<p>&#160;</p>
<h2>3. Strategic Influencing </h2>
<p>Saya agak sulit menemukan padanan yang tepat dalam bahasa Indonesia untuk <strong>&quot;Strategic Influencing&quot;</strong>. Apa yang saya maksudkan di sini adalah bagaimana mempengaruhi secara positif negara-negara lain untuk melakukan sesuatu yang akan membantu mereka. </p>
<p>Tantangannya adalah bagaimana agar mereka bisa melihat dan memahami apa yang ditawarkan itu memang akan bermanfaat buat mereka. Tidak sekedar menambah tugas baru. Di sinilah diperlukan keterampilan berkomunikasi secara strategis untuk menjelaskan, memberi contoh, termasuk menghubungkan antara orang yang satu dengan orang yang lain.</p>
<p>&#160;</p>
<h2>4. Manajemen Waktu Dengan Zona Waktu Yang Berbeda </h2>
<p>Bekerja mengelola organisasi global berarti harus siap <a href="http://www.muhammadnoer.com/2012/10/menghargai-waktu/">mengelola waktu</a> dan bekerja dengan zona yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalkan saya harus berdiskusi dengan rekan di London yang memiliki perbedaan waktu 8 jam dengan Singapura. Maka biasanya diskusi baru bisa dimulai pukul 4 atau 5 sore waktu Singapura di mana itu adalah pagi hari di London. </p>
<p>Yang jauh lebih menantang lagi ketika harus berdiskusi dengan tim yang berbasis di New York. Maka ada rentang waktu 11 jam. Jika ingin membahas sesuatu harus dilakukan pagi hari sekali atau malam hari. </p>
<p>Ketika rekan saya di New York baru mulai bekerja jam 9 pagi, maka itu sudah jam 10 malam di tempat saya. Secara perlahan, saya mulai membiasakan diri dengan zona waktu yang berbeda-beda seperti ini termasuk jika harus mengadakan meeting virtual berbagai negara sekaligus.</p>
<p>&#160;</p>
<h2>5. Berinteraksi Dengan Senior Leader </h2>
<p>Pelajaran lain adalah bagaimana berinteraksi dengan Senior Leader dalam organisasi. Jika sebelumnya sebagai HR di pabrik saya banyak berinteraksi dengan karyawan pada level non manajerial seperti operator, mekanik, dan rekan-rekan Serikat Pekerja, maka dalam peran yang baru ini jauh berbeda. Yang saya hadapi jumlahnya lebih sedikit tapi secara level memegang posisi yang penting baik di negaranya masing-masing maupun sebagai bagian dari organisasi global. </p>
<p>Satu hal yang saya pelajari adalah para Senior Leader tersebut juga membutuhkan masukan. Jadi kita jangan ragu untuk menyampaikan pendapat dan masukan yang akan membantu mereka memimpin dengan lebih efektif. </p>
<p>&#160;</p>
<h2>6. Proaktif dan Asertif </h2>
<p>Berbeda dengan meeting-meeting di Indonesia, dalam organisasi global Anda harus bersikap proaktif dan asertif. Proaktif dalam arti berinisiatif untuk menyampaikan suatu gagasan dan memberikan usulan. Asertif dalam arti percaya diri dan sesekali tegas dalam memiliki pendapat ataupun pandangan yang Anda anggap benar. </p>
<p>Dalam sebuah organisasi besar, perbedaan pandangan adalah hal yang biasa. Anda berhak berbeda pendapat dengan tetap menghargai pendapat orang lain. Bersikap proaktif dan asertif sekaligus penting untuk menunjukkan bagaimana pandangan Anda terhadap sebuah persoalan. </p>
<p>&#160;</p>
<h2>7. Memahami Peraturan Ketenagakerjaan Lintas Negara </h2>
<p>Saking seringnya saya memindahkan karyawan dari negara yang satu ke negara yang lain, maka saya pun <a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/11/6-kiat-sukses-berkarir-di-human-resources/">belajar tentang ketenagakerjaan</a> di negara yang berbeda-beda. Mulai dari kontrak kerja, aspek hukum, sampai urusan dana pensiun. </p>
<p>Ini dikarenakan saya akan selalu mendapat pertanyaan dari karyawan yang pindah tentang status mereka di negara lain. </p>
<p>&#160;</p>
<h2>8. Memahami Bagaimana Bisnis Dijalankan Di Berbagai Negara </h2>
<p>Sebagai HR untuk organisasi global, selain tanggung jawab di bidang talent management, tugas utama saya lainnya adalah memastikan organisasi yang dinamis. Untuk itu saya bersama tim juga mempelajari bagaimana organisasi dan bisnis dijalankan di berbagai negara. Bagaimana struktur organisasi dirancang sekaligus memastikan hubungan yang erat antara organisasi lokal di sebuah negara dengan organisasi global yang memiliki fungsi mendukung organisasi lokal. </p>
<p>Itulah delapan pelajaran yang saya dapatkan setahun terakhir. Sebuah pengalaman yang sangat berharga buat diri saya pribadi. Saya sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan dan pengalaman mengelola dari dekat organisasi global. </p>
<p>Semoga sharing ini juga bermanfaat buat Anda semua baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi. </p>
<p>&#160;</p>
<p><strong>PS.</strong>    <br />Website Presentasi.net yang saya kelola pun berulang tahun yang pertama menjelang akhir tahun ini. Sebagai bentuk rasa terima kasih kepada seluruh pembaca, saya memberikan <strong>diskon 50%</strong> buat pembelian <strong><a href="http://www.presentasi.net/slide-inspiratif/" target="_blank">Slide Inspiratif &#8211; Slide Presentasi Kelas Dunia</a></strong> yang bisa Anda dapatkan <strong><a href="http://www.presentasi.net/slide-inspiratif/" target="_blank">di sini</a></strong>.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=QP312uTZOto:hf8tbXE0NY0:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=QP312uTZOto:hf8tbXE0NY0:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=QP312uTZOto:hf8tbXE0NY0:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=QP312uTZOto:hf8tbXE0NY0:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=QP312uTZOto:hf8tbXE0NY0:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=QP312uTZOto:hf8tbXE0NY0:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/QP312uTZOto" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2012/12/mengelola-karyawan-lintas-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2012/12/mengelola-karyawan-lintas-negara/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mendapatkan 10.000 Subscriber Blog Dalam 10 Bulan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/JonGReBK83o/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2012/11/bagaimana-mendapatkan-10-000-subscriber-blog-dalam-10-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2012 22:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Presentasi.net]]></category>
		<category><![CDATA[Subsciber]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1747</guid>
		<description><![CDATA[Awal tahun 2012, saya mendirikan website Presentasi.net. Website ini dibuat untuk membantu para presenter di tanah air untuk memperbaiki keterampilan presentasi. Mulai dari membuat persiapan, merancang slide, sampai menampilkan presentasi di atas panggung.

Alhamdulillah website tersebut berkembang sangat cepat. Dalam tempo kurang dari 10 bulan telah memiliki lebih dari 10.000 subscriber. Angka yang sama baru bisa dicapai oleh blog utama saya MuhamadNoer.com dalam tempo 3 tahun.

Lantas bagaimana Presentasi.net bisa berkembang sedemikian cepat?

Dalam tulisan seperti ini, saya akan menjelaskan kepada Anda bagaimana proses tersebut dilakukan.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a title="http://www.presentasi.net/files/logo-presentasi-custom-295px.png" href="http://www.presentasi.net/files/logo-presentasi-custom-295px.png"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="logo-presentasi-custom-295px[1]" border="0" alt="logo-presentasi-custom-295px[1]" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/11/logopresentasicustom295px1.png" width="295" height="119" /> </a></p>
<p>Awal tahun 2012, saya mendirikan website <a href="http://www.presentasi.net" target="_blank">Presentasi.net</a><b></b>. Website ini dibuat untuk membantu para presenter di tanah air untuk memperbaiki keterampilan presentasi. Mulai dari membuat persiapan, merancang slide, sampai menampilkan presentasi di atas panggung.</p>
<p>Alhamdulillah website tersebut berkembang sangat cepat. Dalam tempo kurang dari 10 bulan telah memiliki lebih dari 10.000 subscriber. Angka yang sama baru bisa dicapai oleh blog utama saya MuhamadNoer.com dalam tempo 3 tahun.</p>
<p>Lantas bagaimana Presentasi.net bisa berkembang sedemikian cepat?</p>
<p>Dalam tulisan seperti ini, saya akan menjelaskan kepada Anda bagaimana proses tersebut dilakukan.</p>
<p><span id="more-1747"></span>
</p>
<h2><b>1. Riset Mendalam</b></h2>
<p>Sebelum meluncurkan Presentasi.net, saya melakukan riset mendalam. Riset ini untuk mengetahui apa saja yang sudah dituliskan orang tentang presentasi. Saya juga mencoba memahami tren seputar dunia presentasi dan public speaking yang sedang berkembang sekaligus mengenali para tokohnya.</p>
<p>Lewat riset ini, akhirnya diketahui seperti apa konten yang dibutuhkan oleh para pembaca.</p>
<h2><b>2. Membuat Konten Yang Berkualitas</b></h2>
<p>Syarat utama dalam setiap website adalah konten yang berkualitas.</p>
<p>Mengapa? Karena pengunjung datang untuk membaca website Anda. Mereka ingin mendapatkan ilmu baru. Mereka ingin mencari jawaban atas permasalahan yang mereka miliki. Semakin baik dan berkualitas konten yang Anda buat, maka semakin kuat fondasi website Anda.</p>
<p>Jadi, meskipun Anda bisa membuat website dengan cepat, namun jika Anda mengisinya dengan tulisan asal-asalan, maka website tersebut tidak akan bertahan lama.</p>
<p>Lakukan investasi dengan menulis yang berkualitas. Baca buku, pelajari ilmu baru, dan bagikan pengetahuan yang bermanfaat.</p>
<h2><b>3. Membagi Buku Presentasi Memukau Secara Gratis</b></h2>
<p>Tidak dapat dipungkiri, salah satu pendukung utama sukses Presentasi.net adalah kehadiran buku <a href="http://www.presentasi.net/buku/" target="_blank">“Presentasi Memukau”</a><b></b> yang bisa didownload gratis oleh siapa saja. Setiap hari sedikitnya 50 orang subscriber baru bergabung untuk mendownload buku tersebut. Ini artinya, setiap bulan akan ada tambahan sekitar 1500 subscriber baru dan angka ini menunjukkan tren yang terus meningkat.</p>
<p><a href="http://www.presentasi.net/buku/" target="_blank"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="presentasimemukauebook260_thumb[1]" border="0" alt="presentasimemukauebook260_thumb[1]" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/11/presentasimemukauebook260_thumb1.jpg" width="286" height="224" /></a> </p>
<p>Berbagi kepada pembaca adalah salah satu cara terbaik dan tercepat untuk membuat website Anda berkembang.</p>
<h2><b>4. Bantuan Dari Sahabat Blogger</b></h2>
<p>Saya beruntung memiliki beberapa sahabat blogger yang berbaik hati ikut mempromosikan Presentasi.net. Salah satunya adalah blog berkualitas <a href="http://strategimanajemen.net/"><b>Strategi Manajemen</b></a> milik Yodhia Antariksa dan <a href="http://wijayalabs.com"><b>blog Omjay</b></a> yang baru-baru ini dinobatkan sebagai guru paling nge-blog se-Indonesia.</p>
<p>Dengan bantuan sahabat blogger tersebut, maka ide-ide baru cepat tersebar dan menjangkau pembaca yang lebih luas.</p>
<p>Itulah empat rahasia mengapa website presentasi yang saya bangun bisa berkembang dengan cepat meskipun relatif masih baru.</p>
<p>Anda pun bisa melakukan hal yang sama untuk topik-topik yang Anda kuasai.</p>
<h2><b>Presentasi.net Membutuhkan Talenta Baru Untuk Pekerjaan Part Timer</b></h2>
<p>Saat ini, lebih dari 10.000 orang berkunjung ke Presentasi.net setiap minggunya. Salah satu visi yang ingin dibangun adalah bagaimana meningkatkan kualitas para presenter di Indonesia lewat sajian materi seputar presentasi dan public speaking yang berkualitas.</p>
<p>Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, kami juga akan menghadirkan website yang sama berbahasa Inggris untuk melayani para pembaca di ranah global. Kami juga akan menghadirkan pelatihan online yang unik di mana para peserta bisa belajar langsung bagaimana merancang presentasi yang efektif langkah demi langkah.</p>
<p>Untuk itu, saya membutuhkan tambahan tenaga part timer untuk membantu mewujukannnya. Posisi yang tersedia adalah sebagai <b>Penulis</b>, <b>Penerjemah</b> dan <b>Desainer Presentasi</b>.</p>
<p>Silakan pelajari informasi lengkapnya lewat <a href="http://www.presentasi.net/lowongan/" target="_blank">link berikut ini</a><b></b>.</p>
<p>Ini akan menjadi pengalaman unik buat Anda untuk ikut berkontribusi memajukan dunia presentasi di tanah air.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=JonGReBK83o:J7RZU-N8TRo:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=JonGReBK83o:J7RZU-N8TRo:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=JonGReBK83o:J7RZU-N8TRo:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=JonGReBK83o:J7RZU-N8TRo:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=JonGReBK83o:J7RZU-N8TRo:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=JonGReBK83o:J7RZU-N8TRo:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/JonGReBK83o" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2012/11/bagaimana-mendapatkan-10-000-subscriber-blog-dalam-10-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2012/11/bagaimana-mendapatkan-10-000-subscriber-blog-dalam-10-bulan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Rahasia Sukses Dalam Bidang Apapun Yang Anda Kerjakan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/hqXQuBUO5mw/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2012/10/rahasia-sukses-dalam-bidang-apapun-yang-anda-kerjakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2012 22:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Berani Gagal]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal]]></category>
		<category><![CDATA[Resep Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1741</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah Anda apa rahasia kesuksesan orang-orang yang Anda kagumi?

Mengapa mereka sedemikian sukses pada bidang yang mereka jalani?


Bisa jadi mereka adalah seorang penemu, pengusaha, atau tokoh yang ahli di bidang tertentu.

Orang tersebut bisa jadi seorang penulis favorit Anda, tokoh masyarakat yang Anda kagumi, atau musisi yang Anda sukai.

Apapun profesi mereka, kita tentu ingin mencapai kesuksesan yang sama.
Lantas bagaimana mereka mencapai itu semua?]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img title="success-failure" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="214" alt="success-failure" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/10/successfailure.jpg" width="272" border="0" /> </p>
<p>Tahukah Anda apa rahasia kesuksesan orang-orang yang Anda kagumi?</p>
<p>Mengapa mereka sedemikian sukses pada bidang yang mereka jalani?</p>
<p><a name="_GoBack"></a></p>
<p>Bisa jadi mereka adalah seorang penemu, pengusaha, atau tokoh yang ahli di bidang tertentu.</p>
<p>Orang tersebut bisa jadi seorang penulis favorit Anda, tokoh masyarakat yang Anda kagumi, atau musisi yang Anda sukai.</p>
<p>Apapun profesi mereka, kita tentu ingin mencapai kesuksesan yang sama.</p>
<p>Lantas bagaimana mereka mencapai itu semua?</p>
<p>Dalam artikel ini, Anda akan menemukan jawabannya.</p>
<p><span id="more-1741"></span><br />
<h2><b>Sukses Adalah Proses Mencoba</b></h2>
<p>Jika Anda tanya kepada orang-orang yang sukses kapan mereka berhasil, maka jawabannya bermacam-macam. Ada yang berhasil setelah 5 tahun, ada yang sepuluh tahun. Tak jarang Anda mungkin menemukan orang yang sukses setelah mencoba 30 tahun.</p>
<p>Ya, <b>kesuksesan pada dasarnya adalah proses mencoba</b> dan terus mencoba sampai akhirnya salah satu percobaan Anda mencapai keberhasilan.</p>
<p>Thomas Alva Edison melakukan percobaan ribuan kali sebelum berhasil menemukan bahan yang tepat untuk filamen lampu pijar.</p>
<p>Asisten yang membantunya sampai putus asa karena mereka telah gagal ribuan kali. Namun Edison menenangkannya dengan mengatakan, “Kita tidak gagal, melainkan kita semakin dekat menemukan bahan yang tepat untuk lampu pijar ini.”</p>
<p>&#160;</p>
<h2><b>Sukses Adalah Rangkaian Kegagalan</b></h2>
<p>Ketika Anda mencoba sesuatu, maka ada dua kemungkinan hasil yang bisa Anda dapatkan. Anda bisa sukses sama halnya dengan Anda bisa gagal.</p>
<p>Karenanya <b>jangan ragu untuk mencoba dan kemudian gagal</b>. Sebab, kegagalan demi kegagalan sebenarnya proses untuk mencapai kesuksesan itu sendiri.</p>
<p>Sementara jika Anda tidak mencoba, maka meskipun Anda tidak akan gagal, namun Anda pun tidak akan sukses.</p>
<p>Coba tanyakan kepada seorang yang ahli membuat kue.</p>
<p>Bagaimana pengalamannya ketika sedang belajar dulu. Apakah dia langsung berhasil pada kesempatan pertama? </p>
<p>Hampir pasti jawabannya tidak.</p>
<p>Kue pertama yang dibuat mungkin terlalu keras, kue berikutnya terlalu lembut, kue berikutnya lagi memiliki rasa yang aneh. Walaupun demikian, seorang tukang kue yang hebat tidak akan berhenti. Dia akan terus mencoba dan terus gagal.</p>
<p><b>Setiap proses kegagalan memberikan sebuah pelajaran</b> apa yang harus diperbaiki.</p>
<p>Sampai tibalah saat di mana dia membuat kue dengan sempurna. Kue terbaik dengan tekstur paling pas dan rasa paling nikmat. Setelah itu, membuat kue yang sempurna menjadi demikian mudah baginya.</p>
<p>Kita yang melihatnya sukses mungkin berpikir, betapa mudahnya orang tersebut melakukan hal itu. Namun kita sering lupa bahwa dia bisa melakukan itu dengan mudah setelah berkali-kali gagal.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><b>Rahasia Untuk Sukses: Berani Gagal</b></h2>
<p>Lantas apa rahasia sukses yang kita bahas di awal artikel ini?</p>
<p>Jawabnya adalah berani gagal.</p>
<p>Ya. Orang yang sukses adalah orang yang telah melewati rangkaian kegagalan. Kegagalan tidak membuat mereka berputus asa.</p>
<p>Kegagalan membantu mereka menghargai perlunya kerja keras.</p>
<p>Kegagalan membuat mereka berpikir apa yang salah dari proses sebelumnya.</p>
<p>Kegagalan memaksa mereka mencari cara terbaik untuk melakukan sesuatu.</p>
<p>Kegagalan membantu mereka menyempurnakan sebuah karya.</p>
<p>Kegagalan adalah resep kesuksesan mereka.</p>
<p>Jadi fokuslah dengan apa yang Anda kerjakan saat ini. Lakukan dengan sungguh-sungguh. Meskipun Anda gagal, jangan pernah takut mencoba. Bangkitlah kembali dan ulangi yang Anda lakukan. Namun kali ini, coba lakukan dengan lebih baik.</p>
<p>Jangan pedulikan orang yang menertawakan, mencemooh, dan menganggap Anda bodoh karena melakukan sesuatu dan terus gagal. Mereka tidak tahu bahwa Anda sedang <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/03/kecerdasan-emosional-sukses-pekerjaan/">melangkah menuju kesuksesan.</a></strong> Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengurus komentar orang lain.</p>
<p>Lakukan apa yang menurut Anda memang perlu dilakukan. Jangan lupa berdoa dan memohon pertolongan pada Allah agar Anda dibantu untuk memberi karya yang baik dan bermanfaat.</p>
<p>Ingat, <b>kesuksesan hanya untuk orang yang berani.</b></p>
<p>Orang yang berani untuk meraih kesuksesan sekaligus berani menjalani kegagalan.</p>
<p>Orang yang berani untuk mencoba meskipun dia berpeluang gagal.</p>
<p>Sebab, jika Anda tidak pernah mencoba, jangan pernah berharap Anda akan berhasil.</p>
<p>Beranilah gagal, dan raihlah kesuksesan di bidang Anda masing-masing.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hqXQuBUO5mw:aH9jFg33sPA:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hqXQuBUO5mw:aH9jFg33sPA:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hqXQuBUO5mw:aH9jFg33sPA:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=hqXQuBUO5mw:aH9jFg33sPA:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=hqXQuBUO5mw:aH9jFg33sPA:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=hqXQuBUO5mw:aH9jFg33sPA:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/hqXQuBUO5mw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2012/10/rahasia-sukses-dalam-bidang-apapun-yang-anda-kerjakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2012/10/rahasia-sukses-dalam-bidang-apapun-yang-anda-kerjakan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menghargai Waktu</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/IlY0ycDTD9U/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2012/10/menghargai-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Oct 2012 16:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Jam karet]]></category>
		<category><![CDATA[Menghargai waktu]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat]]></category>
		<category><![CDATA[Time is Money]]></category>
		<category><![CDATA[Waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1739</guid>
		<description><![CDATA[Kita masih sering melakukan atau mengalami budaya jam karet. Kita tidak tepat waktu untuk hal-hal yang sudah kita janjikan sebelumnya. Hal ini sangat merugikan diri sendiri dan orang lain. Waktu terbuang sia-sia karena saling menunggu dan saling tidak tepat waktu.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/10/daliclock.jpg"><img title="dali-clock" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="300" alt="dali-clock" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/10/daliclock_thumb.jpg" width="300" border="0" /></a> </p>
<p>Tentu Anda familiar dengan istilah jam karet. Ya, jam yang sangat lentur seperti karet. Ketika ada janji pertemuan jam 9 pagi, orang baru berangkat jam 9 lewat 15 dan tiba di tempat jam 9.30.</p>
<p>Meskipun sudah telat 30 menit ternyata orang lain datang lebih terlambat lagi. Akhirnya pertemuan baru bisa dimulai jam 10.30. Bayangkan, satu jam setengah terbuang sia-sia hanya karena semua orang membuat jam-nya sedemikian lentur.</p>
<p>Suka atau tidak, kita masih sering berhadapan dengan kebiasaan yang buruk ini. Ketika ada janji jam 10, kita khawatir jika datang tepat waktu maka kita akan menunggu orang lain terlalu lama. Akhirnya kita memutuskan baru datang jam 10.30. Ternyata semua orang yang lain pun berpikiran yang sama. Ada yang datang 10.30 ada pula yang baru datang hampir jam 11.</p>
<p><span id="more-1739"></span>
<p>&#160;</p>
<p>&#160;</p>
<p><b></b></p>
<h2><b>Jam Karet Merugikan Semua Pihak</b></h2>
<p>Bayangkan ketika hal ini menjadi kebiasaan dan kebudayaan, berapa banyak waktu yang terbuang sia-sia untuk menunggu karena orang tidak tertib dengan waktu mereka. Berapa banyak waktu produktif terbuang karena orang tidak menghargai waktu.</p>
<p>Padahal pepatah Arab mengatakan <b>“waktu laksana pedang”.</b> Orang Inggris bilang <b>“Time is money”</b> waktu adalah uang. Dan kita dengan mudahnya membuang waktu yang sekali disia-siakan tidak akan pernah kembali. Waktu yang kita miliki sangat terbatas termasuk umur kita pun terbatas.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><b>Belajar Menghargai Waktu</b></h2>
<p>Bekerja di perusahaan multinasional membantu saya berkenalan dengan orang-orang dari berbagai negara dan latar belakang budaya. Terlebih dengan kepindahan saya setahun lalu ke Singapura untuk mengelola HR lintas negara, saya memiliki kesempatan lebih banyak lagi untuk berinteraksi dengan rekan-rekan dari berbagai negara baik tatap muka maupun lewat media komunikasi lainnya.</p>
<p>Satu pelajaran penting yang saya dapatkan adalah <b>bagaimana orang begitu menghargai waktu.</b> Mengelola interaksi lintas negara berarti bekerjasama dengan orang-orang dari berbagai zona waktu yang berbeda. Siang hari di satu negara bisa jadi tengah malam di negara yang lain. Jadi Anda bisa membayangkan jika satu pihak telah berjanji namun tidak mematuhinya, maka betapa merugikannya buat orang lain.</p>
<p>Dalam budaya yang menghargai waktu, orang-orang akan sudah bersiap 10 menit sebelum waktu yang dijanjikan. Lima menit sebelum pertemuan dimulai hampir seluruh peserta sudah duduk rapi di tempat masing-masing. Dan tepat pada waktunya sebuah pertemuan dilakukan. Jika Anda hadir 5 menit setelahnya, mohon maaf, Anda sudah masuk kategori terlambat. Tidak akan ada yang menunggu Anda untuk menunda dibukanya pertemuan. Sebab semua orang tahu waktu mereka terbatas. Mereka menghargai waktu yang mereka pribadi sekaligus menghormati waktu orang lain.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><b>Budaya Tepat Mulai dan Tepat Selesai</b></h2>
<p>Inilah budaya yang efektif dan menghargai waktu. Setiap acara bisa dimulai tepat waktu. Dengan demikian, setiap acara pun bisa selesai tepat waktu pula. Jika Anda punya janji atau komitmen yang lain setelahnya, Anda pun bisa hadir tepat waktu. Dengan demikian, waktu dihabiskan dengan efektif, efisien.</p>
<p>Karena waktu memang mahal. Anda hanya punya 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Dan usia Anda pun tidak akan bertambah panjang jika Anda menyia-nyiakan waktu.</p>
<p>Satu hal yang saya pelajari adalah setiap pemimpin rapat selalu menetapkan kapan pertemuan dimulai dan kapan pertemuan akan diakhiri. Dengan demikian tidak ada pertemuan yang berkepanjangan tak tentu akhir. Semuanya sudah direncanakan dengan baik dan menghargai satu sama lain.</p>
<p>Bayangkan jika kita mengabaikan hal tersebut dan menerapkan jam karet, maka yang terjadi sebuah pertemuan dimulai terlambat dan berakhir terlambat pula. Jika Anda punya janji pertemuan berikutnya maka tak dapat dihindari Anda pun akan terlambat lagi.</p>
<p>Dengan demikian, hidup menjadi berkurang kualitasnya karena semua hal tidak dikerjakan secara maksimal.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><a name="_GoBack"><b>Mari Hargai Diri Sendiri Dan Orang Lain</b></a></h2>
<p>Memulai budaya tepat waktu dalam setiap aktivitas Anda berarti menghargai diri sendiri sekaligus menghargai orang lain. Anda menghargai diri Anda dengan bersikap amanah terhadap waktu yang Anda miliki. Dan Anda pun menghormati waktu orang lain yang memiliki aktivitas bersinggungan dengan Anda.</p>
<p>Jika orang-orang di sekitar kita belum melakukannya, maka mulailah dari diri sendiri. Mungkin awalnya kita akan mengalami situasi di mana kita menunggu orang lain. Tapi kita mengirim sinyal yang jelas kepada orang lain untuk belajar menghormati orang lain.</p>
<p>Jadi hargai diri Anda dan hargai orang lain dengan belajar menghargai waktu.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=IlY0ycDTD9U:64RE3lGuwzI:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=IlY0ycDTD9U:64RE3lGuwzI:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=IlY0ycDTD9U:64RE3lGuwzI:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=IlY0ycDTD9U:64RE3lGuwzI:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=IlY0ycDTD9U:64RE3lGuwzI:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=IlY0ycDTD9U:64RE3lGuwzI:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/IlY0ycDTD9U" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2012/10/menghargai-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2012/10/menghargai-waktu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pentingnya Pendidikan Karakter</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/ZeY3Rk00KvA/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2012/09/pendidikan-karakter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Sep 2012 15:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Karakter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1729</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu terakhir kita dihebohkan dengan tawuran antar pelajar yang bahkan sampai merenggut korban jiwa.
Apa sebenarnya permasalahan yang kita hadapi? Bagaimana seharusnya kerjasama antara guru, orangtua dan pelaku pendidikan?
Tulisan berikut mencoba mengangkat persoalan tersebut dan secara khusus menekankan pendidikan karakter sebagai salah satu terobosan untuk menghasilkan pelajar yang memiliki keseimbangan antara akademis dan karakter.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong>DJOHAN YOGA</strong></p>
<p>Tulisan ini merupakan posting tamu dari sahabat saya bapak Djohan Yoga. Beliau aktif di bidang pendidikan dan merupakan Instruktur Internasional untuk wilayah Asia dalam bidang Pendidikan Karakter dari Thomas Lickona dan metode Mind Map dari Tony Buzan.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Puas, begitulah jawaban spontan dari salah satu pembunuh Deni Januar pada saat ditanya oleh Mendikbud M. Nuh.</p>
<p>Bukan hanya sekali tapi dua kali kata puas diucapkannya meskipun yang kedua dilengkapi dengan kata-kata “agak menyesal”.</p>
<p>Kita semua dapat membayangkan betapa hancur leburnya hati Pak Nuh saat mendengar jawaban itu karena secara logika pasti Pak Nuh mengharapkan jawaban “sangat menyesal atau khilaf” yang kemudian disertai pula dengan tangisan atau sikap lainnya untuk mengungkapkan rasa penyesalan yang mendalam.</p>
<p>Hal yang relatif sama juga terjadi&#160; beberapa waktu yang lalu, saat para siswa yang melakukan perundungan <em>(bullying)</em> terhadap yuniornya juga tidak menunjukkan rasa penyesalan sedikitpun sehingga membuat polisi yang memeriksa mereka marah dan terpaksa melakukan penahanan.</p>
<p><span id="more-1729"></span>
<p>&#160;</p>
<h2><strong>Akademis vs Karakter</strong></h2>
<p>Inilah produk dari pendidikan yang selama ini hanya dipusatkan pada sisi akademis dan kurang memperhatikan sisi karakter. Semua pihak seolah hanya ingin mengejar nilai, rangking atau medali Olimpiade sementara proses pembentukan karakter yang sesungguhnya jauh lebih penting dari prestasi akademis terabaikan.</p>
<p>Akibatnya siswa hanya tumbuh menjadi orang yang pintar tapi tidak berkarakter dan ini sangat berbahaya ketika mereka berada di masyarakat. Dengan hanya berbekal kepintaran tanpa ada karakter yang mengendalikannya, tidaklah mengherankan semakin banyaknya terjadi tawuran dan perundungan di sekolah serta semakin masif dan sistematiknya korupsi dan manipulasi diberbagai bidang kehidupan.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><strong>Dua Tujuan Pendidikan</strong></h2>
<p>Seperti yang diucapkan oleh <strong>Bapak Pendidikan Karakter Dunia, Prof. Thomas Lickona </strong>bahwa pendidikan selalu mempunyai 2 tujuan yaitu membantu orang untuk <strong>menjadi pintar (smart)</strong> sekaligus juga untuk <strong>menjadi baik (good).</strong></p>
<p>Oleh karena itulah Prof. Lickona menambahkan <strong><i>Respect</i> (hormat)</strong> sebagai R yang ke-4 dan <strong><i>Responsibility</i> (tanggung jawab)</strong> sebagai R yang ke-5 ke dalam 3R yang selama ini kita kenal yaitu : <strong><i>Reading</i> (membaca), <i>wRiting</i> (menulis) dan <i>aRithmatic</i> (menghitung).</strong></p>
<p>3R yang pertama adalah untuk membuat siswa menjadi pintar sedangkan 2R yang terakhir adalah untuk membuat siswa menjadi baik.</p>
<p>Ketimpangan antara materi akademis dengan karakter sudah disadari oleh banyak pihak. Namun sejak Pak Nuh menjadi Mendikbud perhatian terhadap karakter ini menjadi prioritas utama.</p>
<p>Terhitung tahun 2010 yang lalu, pendidikan karakter telah dicanangkan untuk dijadikan gerakan nasional di seluruh tingkat pendidikan yaitu PAUD sampai dengan Perguruan Tinggi. Pendidikan Karakter akan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran, manajemen sekolah dan kegiatan ekstra kurikuler.</p>
<p>Program dari Kemdikbud ini memperoleh dukungan dari semua pihak mulai dari Presiden, Wakil Presiden serta seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><strong>Beberapa Kekeliruan Pelaksanaan Pendidikan Karakter</strong></h2>
<p>Namun sangat disayangkan setelah lebih dari 2 tahun ternyata pelaksanaan pendidikan karakter disekolah tidak berjalan sebagaimana mestinya.</p>
<p>Hal ini disebabkan oleh <strong>beberapa kekeliruan</strong> seperti:</p>
<p><strong>Pertama, banyak guru yang beranggapan bahwa pendidikan karakter merupakan mapel baru dan berdiri sendiri</strong> sehingga banyak menanyakan kurikulum, silabus dan bukunya. Padahal pendidikan karakter bukanlah mapel karena sesungguhnya sudah ada di dalam setiap mapel yang diajarkan saat ini. Oleh karena itu, pendidikan karakter tidak membutuhkan kurikulum, silabus atau buku yang khusus.</p>
<p><strong>Kedua, banyak guru yang beranggapan bahwa pendidikan karakter merupakan pengganti mapel PMP atau Budi Pekerti</strong> yang ada dulu. Akibatnya banyak yang mencoba menyamakan metode pembelajaran seperti yang banyak dipakai yaitu metode ceramah dan catat. Padahal pendidikan karakter bukanlah mapel pengganti dan proses pembelajarannya bukan lebih ceramah tapi harus digali secara bersama sama oleh guru dan siswa.</p>
<p><strong>Ketiga, banyak guru yang beranggapan bahwa pendidikan karakter adalah tugas dari guru mapel Agama dan PKn</strong> saja serta kalau perlu melibatkan guru BK sekiranya terjadi masalah yang terkait dengan karakter siswa. Padahal pendidikan karakter adalah tugas semua guru dari seluruh mapel, karena setiap mapel yang diajarkan pasti memiliki nilai nilai moral yang akan memberi dampak pada kehidupan orang banyak.</p>
<p><strong>Keempat, banyak guru yang beranggapan bahwa pendidikan karakter hanyalah pelengkap atau tambahan saja</strong> sehingga tidak perlu diprioritaskan seperti halnya dengan materi akademis. Padahal&#160; pendidikan karakter adalah inti dari suatu kegiatan pendidikan karena alangkah berbahayanya seorang siswa yang hanya berkembang dalam hal akademis tapi tidak dalam hal karakter.</p>
<p><strong>Kelima, banyak yang beranggapan bahwa pendidikan karakter hanyalah sebuah pengetahuan semata (kognitif) sehingga tidak perlu usaha yang khusus dan terencana.</strong> Padahal pendidikan karakter adalah sebuah usaha yang holistik sehingga tidak hanya melibatkan sisi kognitif tapi juga sisi afektif dan psikomotor. Dengan demikian, seorang siswa dapat memahami lalu bisa merasakan dan pada akhirnya mau melakukan nilai-nilai yang dianggap baik.</p>
<p>Kekeliruan-kekeliruan seperti inilah yang telah menghambat pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah. Akibatnya dalam 2 tahun sejak dicanangkan tidak banyak kemajuan yang diperoleh, pendidikan karakter masih tetap berada dalam posisi wacana yang belum dapat dilaksanakan.</p>
<p>Padahal kita semua tahu bahwa pendidikan karakter membutuhkan waktu yang lama dibandingkan materi akademis. Meskipun sudah dilaksanakan dengan sungguh sungguh belum ada yang bisa menjamin tingkat keberhasilannya.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><strong>Pendidikan Karakter Memiliki Visi Jangka Panjang</strong></h2>
<p>Pendidikan karakter merupakan suatu proyek pendidikan jangka panjang karena sesuai dengan makna dari asal katanya, karakter adalah proses untuk mengukir nilai-nilai yang dianggap baik ke dalam hati sanubari siswa. Oleh karena itu, sekali terukir akan butuh waktu yang lama untuk dapat mengubahnya.</p>
<p>Karakter tidak sama dengan moral, akhlak, norma atau budi pekerti karena karakter langsung digerakkan oleh otak. Karakter seseorang dapat ditunjukkan oleh bagaimana dia bersikap ketika dia tahu tidak ada seorangpun yang melihatnya. Sikap ini akan bersifat otomatis karena langsung digerakkan oleh otak. </p>
<p>Selain itu, faktor yang menghambat pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah adalah beratnya beban kurikulum yang ada saat ini. Dengan banyak jumlah mapel yang ada saat ini dapat dipahami bagaimana sulitnya guru untuk menyediakan waktu untuk pendidikan karakter.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><strong>Tiga Peran Seorang Guru</strong></h2>
<p>Berbeda dengan materi akademis, dalam mengajarkan pendidikan karakter seorang <strong>guru harus memainkan 3 peran</strong> sekaligus yaitu: sebagai <strong>pemberi perhatian (<i>caregiver)</i></strong>, sebagai teladan<strong>/panutan (<i>model</i>)</strong> dan sebagai <strong>pembimbing (mentor)</strong>.</p>
<p>Sangatlah tidak mudah bagi seorang guru untuk dapat memainkan ketiga peran itu dengan baik sehingga dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan. Masalahnya semakin rumit karena sering kali siswa melihat sesuatu yang berlawanan dengan nilai-nilai baik diajarkan di sekolah. Misalnya saat guru Matematika menekankan pentingnya nilai kejujuran tapi yang dijumpai oleh siswa di masyarakat adalah kebalikkanya yaitu makin maraknya para koruptor dan manipulator menguras uang rakyat.</p>
<p>Namun bagaimanapun juga, saat ini pendidikan karakter adalah satu-satunya solusi yang bisa membawa kita keluar dari masalah yang kita alami saat ini meskipun kita juga sadar bahwa semuanya ini butuh waktu dan usaha yang tidak mudah. Keterlibatan semua guru dari semua mapel adalah kunci utama untuk keberhasilan melaksanakan pendidikan karakter di sekolah.</p>
<p>Guru harus mengajak siswa untuk menggali nilai-nilai baik yang terkandung dalam setiap mapel. Penekanan pada makna dari suatu mapel terhadap kehidupan sehari-hari adalah kunci yang utama.</p>
<p>Dengan memahami makna dari setiap mapel yang diajarkan, seorang siswa dapat memperoleh pemahaman yang utuh dan menyeluruh baik dari segi <strong>kognitif, afektif dan psikomotor</strong> sehingga siswa tahu mana yang baik, bisa merasakannya dan pada akhirnya mau melakukannya.</p>
<p>&#160;</p>
<h2><strong>Petunjuk Praktis Pendidikan Karakter Untuk Berbagai Mata Pelajaran</strong></h2>
<p>Bisa kita bayangkan bagaimana efektifnya pelaksanaan pendidikan karakter bila guru-guru dari mapel selain Agama dan PKn ikut berperan aktif. Berikut adalah petunjuk praktis untuk guru-guru dari beberapa mapel:</p>
<p><strong>1. Kesenian</strong></p>
<p>mencari nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah lagu serta mempelajari latar belakang penulisan sebuah lagu termasuk juga karakter dari penciptanya. Mempelajari sejarah dari alat-alat musik tradisional serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat.</p>
<p><strong>2. Bahasa</strong></p>
<p>Mendiskusikan karakter positif maupun negatif dari tokoh yang ada dalam suatu artikel serta mencari nilai-nilai yang terkandung dalam suatu karya sastra (puisi, pantun dll). Untuk bahasa asing, mencari arti/makna dari kata-kata baru khususnya yang terkait dengan nilai-nilai yang positif, selanjutnya siswa bisa diminta membuat karangan yang memuat kata-kata baru itu agar bisa menperoleh pemahaman yang lebih mendalam.</p>
<p><strong>3. Sosial/IPS</strong></p>
<p>Mendiskusikan karakter dari para raja, ratu atau patih serta pengaruhnya terhadap kehidupan rakyatnya. Mempelajari dampak dari suatu kebijakan ekonomi terhadap masyarakat atau pengaruh sosial dari pemberlakuan sebuah aturan atau hukum.</p>
<p><strong>4. Sains/IPA</strong></p>
<p>Dampak positif dan negatif dari perkembangan sains terhadap manusia seperti timbulnya berbagai macaam penyakit dan lingkungan hidup seperti adanya pencemaran atau kepunahan hewan atau tumbuhan.</p>
<p><strong>5. Matematika</strong></p>
<p>Mengkaji aplikasi konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari serta dampak negatif kalau terjadi penyimpangan atau ketidakjujuran dalam penggunaannya. Beri penekanan terhadap kerugian yang harus ditanggung oleh pemerintah dan masyarakat.</p>
<p><strong>6. Orkespenjas</strong></p>
<p>Pengaruh positif dari kegiatan olahraga bagi kesehatan serta mendiskusikan karakter positif (berlatih teratur dan disiplin) maupun negatif (doping atau pengaturan skor) dari para olahragawan nasional maupun internasional dalam mencapai prestasi.</p>
<p><strong>7. TIK/Teknologi</strong></p>
<p>Mendiskusikan pengaruh positif maupun negatif dari sebuah teknologi. Khusus untuk teknologi informasi, perlunya pengetahuan tentang <em>Media Literacy</em> untuk mencegah efek negatif yang tidak diinginkan. Mempelajari mengenai <em>Cyber-Bullying</em> yang sangat merugikan pihak yang jadi korban.</p>
<p><strong>8. Muatan Lokal</strong></p>
<p>Mendiskusikan perlunya melestarikan bahasa dan budaya daerah serta situs- situs bersejarah yang ada. Mempelajari pengaruh adat istiadat di suatu daerah dalam membentuk karakter orang di sana.</p>
<p>&#160;</p>
<h2>Tak Hanya Pintar, Melainkan Pula Berkarakter</h2>
<p>Sebagai penutup perlu ditekankan kembali bahwa tujuan pendidikan bukanlah hanya untuk menjadikan seseorang menjadi pintar tapi juga menjadi baik dan berkarakter.</p>
<p>Oleh karena itu, semua pihak yang terlibat dalam pendidilan harus mau mengubah tujuan yang semula hanya mengejar nilai akademis sekarang harus memprioritaskan pendidikan karakter.</p>
<p>Percayalah untuk membuat seseorang jadi pintar jauh lebih mudah dan cepat dari pada untuk membuat seseorang jadi baik dan berkarakter. Pintar tidaklah cukup tapi harus dilengkapi juga dengan karakter yang baik.   </p>
<p><strong>DJOHAN YOGA</strong>    <br />Instruktur Internasional untuk wilayah Asia dalam bidang Pendidikan Karakter dari Thomas Lickona dan metode Mind Map dari Tony Buzan.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=ZeY3Rk00KvA:tbCUUwMafD4:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=ZeY3Rk00KvA:tbCUUwMafD4:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=ZeY3Rk00KvA:tbCUUwMafD4:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=ZeY3Rk00KvA:tbCUUwMafD4:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=ZeY3Rk00KvA:tbCUUwMafD4:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=ZeY3Rk00KvA:tbCUUwMafD4:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/ZeY3Rk00KvA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2012/09/pendidikan-karakter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2012/09/pendidikan-karakter/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Belajar Perencanaan Keuangan Lewat Presentasi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/Eq5tPaEjMas/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2012/08/belajar-perencanaan-keuangan-lewat-presentasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2012 15:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perencanaan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Slide Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Slide Presentasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1727</guid>
		<description><![CDATA[Buat Anda yang mengikuti blog ini sejak beberapa lama, tentunya mengetahui salah satu topik yang sering saya bahas adalah perencanaan keuangan. Banyak orang ingin membuat perencanaan keuangan namun tidak tahu harus memulai dari mana. Untuk itu saya memberanikan diri menulis topik ini secara bertahap dalam berbagai artikel. Mengapa Saya Tertarik Topik Perencanaan Keuangan? Ada dua [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/08/MerencanakanKeuanganRumahTangga.jpg"><img title="Merencanakan Keuangan Rumah Tangga" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="304" alt="Merencanakan Keuangan Rumah Tangga" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/08/MerencanakanKeuanganRumahTangga_thumb.jpg" width="404" border="0" /></a> </p>
<p>Buat Anda yang mengikuti blog ini sejak beberapa lama, tentunya mengetahui salah satu topik yang sering saya bahas adalah perencanaan keuangan.</p>
<p>Banyak orang ingin membuat perencanaan keuangan namun tidak tahu harus memulai dari mana.</p>
<p>Untuk itu saya memberanikan diri menulis topik ini secara bertahap dalam berbagai artikel.</p>
<p><span id="more-1727"></span><br />
<h3>Mengapa Saya Tertarik Topik Perencanaan Keuangan?</h3>
<p>Ada dua alasan.</p>
<p>Pertama karena saya kuliah di Fakultas Ekonomi, maka saya merasa perlu memanfaatkan ilmu yang saya pelajari.</p>
<p>Kedua karena telah mempraktekkan perencanaan keuangan sejak mahasiswa. Waktu itu saya mulai belajar menata keuangan sendiri agar cukup setiap bulannya. Dan perencanaan keuangan menjadi semakin penting ketika saya memutuskan untuk menikah ketika masih kuliah. Anda bisa bayangkan, dengan pekerjaan paruh waktu dan penghasilan tidak tetap, saya harus bekerja sama dengan istri untuk menata keuangan agar cukup untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus biaya kuliah.</p>
<p>Sejak saat itu, saya menyadari membuat perencanaan keuangan pada dasarnya tidaklah sulit. Anda hanya perlu rajin mencatat dan menyisihkan sedikit waktu setiap minggu untuk memeriksa antara rencana dengan kondisi aktual perencanaan Anda.</p>
<p>&#160;</p>
<h3>Belajar Perencanaan Keuangan Dengan Mudah</h3>
<p>Saya juga banyak belajar dari berbagai buku dan artikel tentang perencanan keuangan. Salah satu yang saya temukan adalah, banyak topik perencanaan keuangan yang menitikberatkan pada investasi. Apakah itu dalam bentuk saham, reksadana atau lainnya. Materi seperti ini menurut saya hanya cocok buat orang yang sudah punya kelebihan penghasilan.</p>
<p>Bukannya saya anti dengan investasi. Namun menurut saya, ada hal yang lebih fundamental sebelum orang bisa melakukan investasi. Seseorang harus bisa mengatur keuangan harian dan bulannya dengan baik dan benar. Seseorang harus mampu membedakan mana keinginan dan kebutuhan. Seseorang harus mengerti hutang yang dia ambil beserta konsekuensinya.</p>
<p>Inilah akhirnya tema-tema yang banyak saya bahas dalam blog ini.</p>
<p>Bagaimana agar para pembaca bisa benar-benar memulai perencanaan keuangan dengan cara paling sederhana. Bagaimanapun kondisi keuangan mereka saat ini. Agar tidak alasan bahwa kita tidak bisa membuat perencanaan.</p>
<p>Tidak terasa, sejak blog ini berdiri, sudah puluhan artikel tentang perencanaan keuangan saya tuliskan.</p>
<p>&#160;</p>
<h3>Belajar Perencanaan Keuangan Dengan Cara Berbeda</h3>
<p>Dari kumpulan tulisan tersebut, muncul sebuah ide.</p>
<p>Dapatkan topik perencanaan keuangan dijelaskan dengan cara berbeda?</p>
<p>Selama ini kita belajar perencanaan lewat sebuah buku atau artikel.</p>
<p>Setelah berdiskusi beberapa lama dengan beberapa sahabat, akhirnya saya dan tim membuat presentasi inspiratif dengan tema perencanaan keuangan.</p>
<p>Ada 13 artikel terpilih dari blog ini yang diubah menjadi slide inspiratif yang menarik:</p>
<ul>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/06/perencanaan-keuangan-keluarga/">7 Prinsip Perencanaan Keuangan Keluarga</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/02/antara-hutang-produktif-dan-tidak-produktif-mana-yang-anda-pilih/">Antara Hutang Produktif dan Tidak Produktif. Mana Yang Anda Pilih?</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/04/merencanakan-keuangan-rumah-tangga/">Merencanakan Keuangan Rumah Tangga</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/04/bijaksana-memakai-kartu-kredit/">Bijaksana Memakai Kartu Kredit</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/12/menyusun-perencanaan-keuangan-tahunan/">Bagaimana Menyusun Perencanaan Keuangan Tahunan</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/12/evaluasi-keuangan-keluarga-akhir-tahun/">Mengevaluasi Keuangan Keluarga Akhir Tahun</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mengelola-dana-thr-tunjangan-hari-raya/">Mengelola Dana THR (Tunjangan Hari Raya)</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/03/hitung-sebelum-berhutang/">Hitung Dahulu Sebelum Berhutang</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/03/cara-mudah-menabung-secara-rutin/">Cara Mudah Menabung Secara Rutin</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/02/perlukah-memiliki-kartu-kredit/">Perlukah Memiliki Kartu Kredit</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/02/menyusun-budget-keuangan-keluarga/">Menyusun Budget Keuangan Keluarga</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/01/kebiasaan-mencatat-fondasi-dasar-perencanaan-keuangan/">Kebiasaan Mencatat: Fondasi Dasar Perencanaan Keuangan</a> </li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2008/09/perencanaan-keuangan-itu-mudah/">Perencanaan Keuangan Itu Mudah</a> </li>
</ul>
<p>Inilah desain cover dari setiap presentasi.</p>
<p><a href="http://www.presentasi.net/slide-inspiratif/"><img title="Cover Perencanaan Keuangan" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-right-width: 0px" height="511" alt="Cover Perencanaan Keuangan" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/08/CoverPerencanaanKeuangan.jpg" width="500" border="0" /></a> </p>
<p>&#160;</p>
<h3>Lantas, di mana Anda bisa mendapatkan presentasi yang membahas topik di atas?</h3>
<p>Presentasi ini akan tersedia untuk publik dalam beberapa minggu ke depan sebagai bagian dari <b><a href="http://www.presentasi.net/slide-inspiratif/" target="_blank">Slide Inspiratif</a></b> Seri 2 dengan tema Perencanaan Keuangan Keluarga.</p>
<p>Nantinya Anda akan bisa mendownload ke 13 presentasi di atas dalam format <strong>Powerpoint</strong>, beserta video bagaimana saya menjelaskan langsung topik tersebut.</p>
<p>Dan buat Anda pembaca setia blog ini, berikut salah satu presentasi dalam seri tersebut. Presentasi ini merupakan kisah pribadi saya dan istri. </p>
<p>Diadaptasi dari salah satu artikel dengan bantuan sahabat saya Herry Mardian, seorang desainer handal yang membantu menuangkan gagasan menjadi presentasi yang inspiratif.</p>
<p>Selamat menikmati dan jangan lupa tinggalkan komentar Anda. Anda juga bisa mendownload presentasi di bawah ini dalam format powerpoint. Jika Anda ingin mendapatkan seri lengkap topik ini, nantikan launching kami di <strong><a href="http://www.presentasi.net/slide-inspiratif/" target="_blank">presentasi.net</a></strong> dalam dua minggu ke depan.</p>
<p> <iframe style="border-right: #ccc 1px solid; border-top: #ccc 1px solid; margin-bottom: 5px; border-left: #ccc 1px solid; border-bottom: #ccc 0px solid" marginwidth="0" marginheight="0" src="http://www.slideshare.net/slideshow/embed_code/14049418" frameborder="0" width="512" scrolling="no" height="421" allowfullscreen="allowfullscreen"> </iframe>
<div style="margin-bottom: 5px"><strong><a title="Merencanakan Keuangan Rumah Tangga - Personal Story" href="http://www.slideshare.net/muhammadnoer/merencanakan-keuangan-rumah-tangga-personal-story" target="_blank">Merencanakan Keuangan Rumah Tangga &#8211; Personal Story</a> </strong>from <strong><a href="http://www.slideshare.net/muhammadnoer" target="_blank">Muhammad Noer</a></strong> </div>
<div style="margin-bottom: 5px">&#160;</div>
<div style="margin-bottom: 5px"><a href="http://www.slideshare.net/muhammadnoer/merencanakan-keuangan-rumah-tangga-personal-story/download" target="_blank">Download Presentasi Ini (8 MB)</a></div>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=Eq5tPaEjMas:_l0ZWWZrS0o:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=Eq5tPaEjMas:_l0ZWWZrS0o:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=Eq5tPaEjMas:_l0ZWWZrS0o:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=Eq5tPaEjMas:_l0ZWWZrS0o:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=Eq5tPaEjMas:_l0ZWWZrS0o:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=Eq5tPaEjMas:_l0ZWWZrS0o:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/Eq5tPaEjMas" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2012/08/belajar-perencanaan-keuangan-lewat-presentasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2012/08/belajar-perencanaan-keuangan-lewat-presentasi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menulis Untuk Keabadian</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/muhammadnoer/~3/4JtZhaHfB3M/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2012/08/menulis-untuk-keabadian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2012 00:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Pramoedya Ananta Toer]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1721</guid>
		<description><![CDATA[Setiap cerita, pengalaman dan keahlian dapat ditularkan kepada orang lain lewat menulis. Sebuah tulisan, akan mampu meneruskan cerita, pengalaman dan keahlian seseorang melebihi usianya sendiri. Barangkali itulah yang dimaksud oleh Pramoedya Ananta Toer bahwa menulis adalah bekerja untuk keabadian. Dengan tulisan, Anda meneruskan sepenggal kisah hidup Anda kepada generasi selanjutnya.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/08/menulisuntukkeabadian.jpg"><img title="menulis-untuk-keabadian" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-left: 0px; margin-right: 0px; border-bottom: 0px" height="480" alt="menulis-untuk-keabadian" src="http://cdn2.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2012/08/menulisuntukkeabadian_thumb.jpg" width="568" border="0" /></a> </p>
<p>“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”</p>
<p><strong>Pramoedya Ananta Toer</strong></p>
<p>&#160;</p>
<p>Setiap orang punya cerita. Setiap orang punya pengalaman hidup. Setiap orang punya keahlian.</p>
<p>Setiap cerita, pengalaman dan keahlian dapat ditularkan kepada orang lain lewat menulis. Sebuah tulisan, akan mampu meneruskan cerita, pengalaman dan keahlian seseorang melebihi usianya sendiri.</p>
<p><span id="more-1721"></span>
<p>Barangkali itulah yang dimaksud oleh Pramoedya Ananta Toer bahwa menulis adalah bekerja untuk keabadian. Dengan tulisan, Anda meneruskan sepenggal kisah hidup Anda kepada generasi selanjutnya.</p>
<p>Banyak orang pintar dan <a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/11/gemar-membaca-terampil-menulis/">rajin membaca namun jarang menulis.</a> Orang tersebut punya banyak keterampilan dan pengalaman, namun tidak meneruskannya lewat tulisan.</p>
<p>Hal ini sangat disayangkan karena apa yang dikuasai orang tersebut mungkin hanya akan bermanfaat buat dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.</p>
<p>Bayangkan jika orang tersebut menuliskan apa-apa yang dia kuasai. Tentu dampaknya akan lebih luas. Dia bisa membawa pengaruh dan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Dan keahliannya akan terus tercatat buat generasi selanjutnya. Meskipun orang hanya mengenalnya dari tulisan.</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Menulis Untuk Keabadian</b></h3>
<p>Apakah Anda mengenal Plato? Ibnu Sina? Albert Einstein?</p>
<p>Anda dan saya tentu tidak pernah mengenal langsung tokoh-tokoh tersebut. Tapi kita mengetahui mereka lewat karya-karyanya. Lewat tulisannya.</p>
<p>Mereka boleh jadi telah meninggal puluhan, ratusan, atau ribuan tahun yang lalu. Namun tulisannya tetap dikenang dan memberi nuansa pemikiran bagi generasi setelahnya. Apa yang mereka tinggalkan menjadi inspirasi buat generasi selanjutnya.</p>
<p>Bayangkan jika mereka tidak pernah menuliskan itu semua. Dijamin kita tidak akan mengenal mereka dan pemikiran yang telah mereka sumbangkan.</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Bagaimana Memulai Menulis?</b></h3>
<p>Anda mungkin berkata, ya para tokoh tersebut bisa menulis karena mereka orang yang berbakat. Sedangkan saya? Menulis satu paragraf pun kesulitan.</p>
<p>Sikap itulah yang banyak dipegang orang. Akibatnya mereka tidak pernah menuliskan pemikiran atau perenungannya walau cuma satu paragraf sekalipun.</p>
<p>Padahal menulis tidaklah sulit. Anda sudah belajar sejak sekolah dasar dulu.</p>
<p>Mau tau rahasianya?</p>
<p>Rahasia ini sangat sederhana. Tidak perlu pakai teori yang aneh-aneh. Cukup paksakan dan <a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/07/menulis-mudah/">biasakan diri Anda untuk menulis.</a> Ambil buku catatan, hidupkan komputer, dan mulailah menulis. Tidak usah terlalu banyak dipikirkan atau dikritisi. Yang penting mulailah belajar menuangkan gagasan Anda, pemikiran Anda, perenungan Anda.</p>
<p>Mungkin pada awalnya tulisan tersebut berantakan. Toh tidak mengapa. Tidak ada orang yang langsung sukses pada kesempatan pertama. Anda punya kesempatan banyak untuk memperbaikinya nanti. Dengan melatih dan membiasakan diri menulis, Anda akan semakin terampil. Ala bisa karena biasa.</p>
<p>&#160;</p>
<h3><b>Anda Sebenarnya Seorang Yang Ahli</b></h3>
<p>Setiap orang pada dasarnya ahli di bidangnya masing-masing. Ada yang ahli dalam sejarah, ada pula yang menguasai sastra. Ada yang berbakat untuk urusan teknologi, ada pula yang sangat fasih di bidang internet dan social media. Ada yang pintar memasak, ada pula yang sangat berbakat dalam berkebun.</p>
<p>Dengan demikian, sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak menjadi yang terbaik di bidang Anda masing-masing. Selama Anda menemukan dan mengetahui bidang tersebut, maka Anda-lah sang pakar. Setiap orang pastilah memiliki sesuatu yang memang dimudahkan untuk dirinya.</p>
<p>Selanjutnya, Anda perlu memikirkan bagaimana meneruskan apa yang menjadi bidang keahlian Anda, untuk diteruskan dan dituliskan. Agar ia bermanfaat buat orang banyak dan tetap abadi dibaca orang.</p>
<p>Jangan sampai Anda pintar luar biasa, tapi tidak satupun yang pernah Anda tuliskan.</p>
<p>Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, Anda akan hilang dari sejarah dan masyarakat.</p>
<p>Karena itu menulislah untuk keabadian.</p>
<p>Teruskan pemikiran dan perenungan Anda kepada generasi selanjutnya bahkan setelah Anda tiada.</p>
<p>&#160;</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/romling/2358590058/in/photostream/" target="_blank">romling</a> under Creative Commons</p>
<p>&#160;</p>
<p>PS.</p>
<p>Jika Anda membutuhkan inspirasi u<a name="_GoBack"></a>ntuk menulis, artikel berikut ini dapat membantu Anda.</p>
<ul>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/06/tips-belajar-menulis-jurnalis/">Tips Menulis Ala Jurnalis</a></li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/11/gemar-membaca-terampil-menulis/">Gemar Membaca Terampil Menulis</a></li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mencari-ide-untuk-menulis/">Mencari Ide Untuk Menulis</a></li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/04/kiat-menulis-orang-sibuk/">Kiat Menulis Buat Orang Sibuk</a></li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/09/cara-ampuh-mengatasi-hambatan-terbesar-dalam-menulis/">Cara Ampuh Mengatasi Hambatan Terbesar Dalam Menulis</a></li>
<li><a href="http://www.muhammadnoer.com/2011/05/keep-your-hand-moving/">Keep Your Hand Moving</a></li>
</ul>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=4JtZhaHfB3M:jO4hp7-y2so:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=4JtZhaHfB3M:jO4hp7-y2so:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=4JtZhaHfB3M:jO4hp7-y2so:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=4JtZhaHfB3M:jO4hp7-y2so:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?a=4JtZhaHfB3M:jO4hp7-y2so:fI1kfyry094"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/muhammadnoer?i=4JtZhaHfB3M:jO4hp7-y2so:fI1kfyry094" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/muhammadnoer/~4/4JtZhaHfB3M" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2012/08/menulis-untuk-keabadian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.muhammadnoer.com/2012/08/menulis-untuk-keabadian/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss><!-- Dynamic page generated in 0.930 seconds. --><!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2013-05-18 21:09:55 -->
