<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Generasi Biru</title>
	<atom:link href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com</link>
	<description>I&#039;m not King, Queen, or Gods. I&#039;m Just Slankers</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Jun 2019 03:29:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1186065</site><cloud domain='kosongempatsembilan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>https://s0.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Generasi Biru</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/osd.xml" title="Generasi Biru" />
	<atom:link rel='hub' href='https://kosongempatsembilan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Menghitung Kasar Kapitalisme</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2019/06/21/menghitung-kasar-kapitalisme/</link>
					<comments>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2019/06/21/menghitung-kasar-kapitalisme/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mister Fortynine]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2019 03:27:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[An +.=+.`~>"... (Anjing)]]></category>
		<category><![CDATA[Apa Yang Terjadi?]]></category>
		<category><![CDATA[Apatis Blues]]></category>
		<category><![CDATA[Jack Daniels]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=1957</guid>

					<description><![CDATA[Pertama: 1 Trilyun Rupiah = 1.000 Milyar Rupiah = 1.000.000.000.000 Rupiah (angka satu dengan 12 angka nol dibelakangnya) Kedua: Budi Hartono dan saudara lelakinya, Michael Hartono, dinobatkan sebagai dua orang terkaya di Indonesia. Keduanya adalah pemilik Grup Djarum. Lebih dari dua pertiga kekayaan mereka bersumber dari investasi yang mereka miliki di PT Bank Central Asia <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2019/06/21/menghitung-kasar-kapitalisme/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama: 1 Trilyun Rupiah = 1.000 Milyar Rupiah = 1.000.000.000.000 Rupiah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Triliun">(angka satu dengan 12 angka nol dibelakangnya)</a></p>
<p>Kedua: <a href="https://www.google.com/search?ei=CjIMXaPUG47SsAXw2bbYBg&amp;q=daftar+orang+terkaya+indonesia+2019&amp;oq=Daftar+orang&amp;gs_l=psy-ab.3.1.0i203j0i131j0i203l2j0i131j0i203j0j0i203l3.1050905.1054228..1056884...0.0..1.741.4495.2-9j5-2j1......0....1..gws-wiz.......0i71j0i67j35i39i19.EezqO_gGTW0">Budi Hartono dan saudara lelakinya, Michael Hartono, dinobatkan sebagai dua orang terkaya di Indonesia. Keduanya adalah pemilik Grup Djarum. Lebih dari dua pertiga kekayaan mereka bersumber dari investasi yang mereka miliki di PT Bank Central Asia Tbk. (BCA). Tercatat, kekayaan Budi Hartono mencapai US$18,6 miliar (Rp260,4 triliun) dan Michael Hartono mencapai US$18,4 miliar (Rp257,6 triliun).</a> Sehingga total kekayaan mereka apabila digabungkan adalah sebesar 260 T + 257 T = 517 Trilyun Rupiah = 517.000 Milyar Rupiah = 517.000.000.000.000 Rupiah (517000000000000).</p>
<p>Ketiga: Apabila dibelanjakan untuk Coca Cola, Kopiko78, atau bahkan Jack Daniels dan Smirnoff sekalian, kira kira bakalan dapat seberapa banyak? Berhubung yang paling mudah dicari adalah volume untuk kolam renang, maka kita kembali kepada <a href="https://www.facebook.com/kosongempatsembilan049/posts/2537088156311108">postingan saya sebelumnya</a> yang menghitung volume kolam renang standart Olimpiade. Atau kita kalkulasi ulang dulu sesuai sumber sumber di internet <strike>yang mungkin tidak atau belum bisa dipercaya</strike>.</p>
<p>Mari berhitung volume kolam renang terlebih dahulu.<br />
1. Panjang kolam sesuai standar FINA adalah 50 meter.<br />
2. Lebar kolam sesuai standar FINA adalah 25 meter.<br />
3. Kedalaman (Tinggi). Khusus untuk kejuaraan renang tingkat dunia, kedalaman minimumnya 2 meter dan direkomendasikan 3 meter jika dipakai sekaligus untuk penyelenggaraan multi event untuk olahraga air lainnya. (Berhubung duit yang mau digunakan banyak, maka kita ambil dalamnya 3 meter)</p>
<p>Rumus; Panjang x  Lebar x Tinggi<br />
Rumus; 50 meter x 25 meter x 3 meter = 3750 meter kubik alias 3750000 liter (3.750.000  = Tiga juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Liter)<br />
Catatan; 1 meter kubik = 1.000 Liter | 1 Liter = 1.000 ml</p>
<p>Keempat; Jika uang sebanyak 517 T, dipakai setengahnya untuk belanja minuman, maka: 517.000.000.000.000./2 = 258.500.000.000.000 | 258.500.000.000.000 = Dua Ratus Lima Puluh Delapan Trilyun Lima Ratus Milyar Rupiah. Dengan uang sejahanam itu, anda mau belanja apa? mari Kita Coba membeli Air minum dalam kemasan berupa <a href="https://www.klikindomaret.com/product/air-mineral-aqua-1500">Aqua 1500 ml dengan harga 5.800 Rupiah</a></p>
<p>258.500.000.000.000 dibagi 5.800 sama dengan 44.568.965.517,241379310344827586207 (44.568.965.516 = Empat Puluh Empat Milyar Lima Ratus Enam Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Enam Puluh Lima Lima Ratus Enam Belas {pembulatan} )</p>
<p>LEBIH JELASNYA, DENGAN UANG 258,5 T anda dapat membeli 44 Milyar botol Aqua kemasan 1500 ml alias seliter setengah</p>
<p>Perhitungan lanjutan; 44.568.965.516 botol Aqua tersebut dikalikan dengan 1500 ml = 66.853.448.274.000 (66.853.448.274.000 Enam Puluh Enam Trilyun Delapan Ratus Lima  Puluh Tiga Milyar Empat Ratus Empat Puluh Delapan Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu) ml | 66853448274000 ml. BTW, itu 44.568.965.516 <a href="https://www.brilio.net/wow/12-foto-rumah-botol-plastik-bikinan-nenek-87-tahun-ini-keren-abis-181125h.html#">Botol Aqua kalau ditumpuk Kira Kira bisa bikin rumah kayanya.</a></p>
<p>66.853.448.274.000 ml = 66.853.448.274 (66.853.448.274 Enam Puluh Enam Milyar Delapan Ratus Lima Puluh Tiga Juta Empat Ratus Empat Puluh Delapan Dua Ratus Tujuh Puluh Empat) Liter</p>
<p>Volume 1 Kolam Renang Standart Olympiade = 3750000 liter (3.750.000  = Tiga juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Liter)<br />
Jumlah Volume yang dihasilkan dari pembelian Aqua  = 66.853.448.274 (66.853.448.274 Enam Puluh Enam Milyar Delapan Ratus Lima Puluh Tiga Juta Empat Ratus Empat Puluh Delapan Dua Ratus Tujuh Puluh Empat) Liter</p>
<p>66.853.448.274 Liter dibagi 3.750.000 Liter akan menghasilkan = 17.827,5862064 {17.826 Tujuh Belas Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Enam} Buah kolam renang Standart.</p>
<p>Kelima; Jika dibelikan Jack Daniel isi satu liter (saya ambil harga ditengah tengah saja yaitu 1 juta rupiah, soalnya beli banyak pasti diskon)<br />
Uang sejumlah 258.500.000.000.000 Rupiah akan menghasilkan 258.500.000 (Dua Ratus Lima Puluh Delapan Juta Lima Ratus Ribu) Botol Jack Daniel isi satu liter alias 258.500.000 (Dua Ratus Lima Puluh Delapan Juta Lima Ratus Ribu) Liter cairan berbentuk minuman Jack Daniel<br />
Perhitungannya: 258.500.000.000.000/1.000.000 = 258.500.000</p>
<p>Jika 258.500.000 (Dua Ratus Lima Puluh Delapan Juta Lima Ratus Ribu) Liter Jack Daniel dimasukkan ke kolam renang standart Olympiade maka diperlukan 68 kolam untuk menampungnya, Jadi bisa sekalian mandi Jack Daniel selama berbulan bulan<br />
Perhitungannya; 258.500.000/3.750.000 = 68,933333333333333333333333333333 [Pembulatan 68]<br />
_____________________________________________________________________________________________________________</p>
<p>Hitungannya mudah mudahan sesuai rumus matematika. Kalau ada salah dan khilaf mohon dikoreksi.</p>
<p>Kenapa saya menghitung seperti ini? Karena saya ingin melihat betapa jauh perbedaan antara bos kapital dengan korban kapital di Indonesia.</p>
<p>berkat kapitalisme, di Indonesia ini tidak ada keadilan sosial, karena ada orang yang setiap hari siap menghabiskan uangnya untuk makan apa yang dia bisa dan dia suka, sementara masih di Indonesia jualah ada orang yang sudah bekerja keras selayaknya korban kapitalisme yang setiap hari pula dia bertanya bisa makan apa hari ini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2019/06/21/menghitung-kasar-kapitalisme/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1957</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/0d0c349e07d16a0ba1beb07eb8edf9db09ccf8b4839e780ad83ae3c9f048415c?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=X" medium="image">
			<media:title type="html">Fortynine</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Teladan Seorang Pemimpin</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/21/kisah-teladan-seorang-pemimpin/</link>
					<comments>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/21/kisah-teladan-seorang-pemimpin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mister Fortynine]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2018 01:18:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pulau Biru]]></category>
		<category><![CDATA[Terlalu Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Teladan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Rasul]]></category>
		<category><![CDATA[Umar bin Khatab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=1909</guid>

					<description><![CDATA[Kalau tidak salah, KH Zainuddin MZ pun pernah menceritakan keteladanan Sayidina Umar bin Khattab ini, saya rasa masyarakat sudah terlalu faham lah bagaimana pemimpin harus bersikap, bukan main gusur apalagi main rebut seenaknya. tapi Indonesia bukan negara Islam Ini bukan soal negaranya Islam atau bukan, ini sikap pemimpin yang berlaku adil terhadap orang orang yang <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/21/kisah-teladan-seorang-pemimpin/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau tidak salah, KH Zainuddin MZ pun pernah menceritakan keteladanan Sayidina Umar bin Khattab ini, saya rasa masyarakat sudah terlalu faham lah bagaimana pemimpin harus bersikap, bukan main gusur apalagi main rebut seenaknya.<span id="more-1909"></span></p>
<blockquote><p>tapi Indonesia bukan negara Islam</p></blockquote>
<p>Ini bukan soal negaranya Islam atau bukan, ini sikap pemimpin yang berlaku adil terhadap orang orang yang dipimpinnya. Ini soal bagaimana seorang Presiden bersikap kepada rakyatnya dan bagaimana presiden membuat kebijakan untuk rakyatnya, Ini soal bagaimana seorang Bupati bersikap kepada masyarakat kabupaten yang dipimpinnya, Ini soal bagaimana seorang Walikota bersikap kepada penghuni kotamadya.</p>
<blockquote><p>tapi itu jaman Kekhalifahan, ini jaman modern dan demokrasi</p></blockquote>
<p>Kecuali anda memilih untuk jadi pemimpin otoriter antikritik, kisah di bawah ini merupakan contoh yang nyata bagaimana pemimpin bersikap, tak peduli apa negaranya, apa sistem pemerintahannya.</p>
<blockquote><p>tapi manusia jaman sekarang tak mampu meniru</p></blockquote>
<p>at least mendekati dan menjadikan teladan, bukan at last baru dikerjakan buat pencitraan.</p>
<blockquote><p>saya pemimpin daerah, tapi saya kalau bersikap macam ini, pemodal saya waktu kampanye dan tim sukses bisa protes sama saya</p></blockquote>
<p>Makanya jangan menggunakan cara zolim untuk naik jadi pemimpin!! Hati hati tanggung jawabnya besar dunia akherat</p>
<blockquote><p>::::::::::::::::::::::::::::::::</p></blockquote>
<p>Kisah Tauladan dari Umar bin Khattab ini diambil dari buku 30 kisah teladan yang ditulis K.H Abdurrahman Arroisi.</p>
<p>Umar bin Khattab adalah Orang yang gagah berani, seorang pemimpin yang adil dan tegas. Umar bin Khattab disegani oleh anak buahnya di takuti oleh semua lawan-lawannya.</p>
<p>Sejak diangkat menjadi gubernur Mesir oleh Khalifah Umar bin Khattab, Amr bin Ash menempati sebuah istana megah yang di depannya terhampar sebidang tanah kosong berawa-rawa, dan diatasnya hanya terdapat gubuk reyot yang hampir roboh. Selaku gubernur, ia menginginkan agar di atas tanah tersebut, didirikan sebuah masjid yang indah dan mewah agar seimbang dengan istananya. Apalagi Amr bin Ash tahu bahwa tanah dan gubuk itu ternyata milik seorang <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2009/10/15/yahudi/">yahudi</a>. Maka yahudi tua pemilik tanah itu dipanggil menghadap istana untuk merundingkan rencana Gubernur Amr bin Ash.</p>
<p>&#8220;Hei Yahudi, berapa harga jual tanah milikmu sekalian gubuknya? Aku hendak membangun masjid di atasnya.&#8221;</p>
<p>Yahudi itu menggelengkan kepalanya, &#8220;Tidak akan saya jual, Tuan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kubayar tiga kali lipat dari harga biasa?” tanya Gubernur menawarkan keuntungan yang besar.</p>
<p>&#8220;Tetap tidak akan saya jual&#8221; jawab si Yahudi.</p>
<p>“Akan kubayar lima kali lipat dibanding harga yang umum!” desak Gubernur.</p>
<p>Yahudi itu mempertegas jawabannya, “Tidak.”</p>
<p>Maka sepeninggal kakek beragama Yahudi itu, Amr bin Ash memutuskan melalui surat untuk membongkar gubuk reyotnya dan mendirikan masjid besar di atas tanahnya dengan alasan kepentingan bersama dan memperindah pemandangan mata. Yahudi pemilik tanah dan gubuk tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi tindakan penguasa. Ia cuma mampu menangis dalam hati. Namun ia tidak putus asa memperjuangkan haknya. Ia bertekad hendak mengadukan perbuatan gubernur tersebut kepada atasannya di Madinah, yaitu Khalifah Umar bin Khattab.</p>
<p>Sungguh ia tak menyangka, Khalifah Umar bin Khattab yang namanya sangat tersohor itu tidak mempunyai istana yang mewah. Ia bahkan diterima Khalifah Umar bin Khattab di halaman masjid Nabawi, di bawah sebatang pohon kurma yang rindang.</p>
<p>“Ada keperluan apa Tuan datang jauh-jauh kemari dari Mesir?” tanya Khalifah Umar bin Khattab. Walaupun Yahudi tua itu gemetaran berdiri di depan Khalifah Umar bin Khattab, tetapi kepala negara yang bertubuh tegap itu menatapnya dengan pandangan sejuk sehingga dengan lancar ia dapat menyampaikan keperluannya dari semenjak kerja kerasnya seumur hidup untuk dapat membeli tanah dan gubuk kecil, sampai perampasan hak miliknya oleh gubernur Amr bin Ash dan dibangunnya masjid megah diatas tanah miliknya.</p>
<p>Umar bin Khattab mendadak merah padam mukanya. Dengan murka ia berkata, “Perbuatan Amr bin Ash sudah keterlaluan.” Sesudah agak reda emosinya, Umar bin Khattab lantas menyuruh Yahudi tersebut mengambil sebatang tulang dari tempat sampah yang teronggok di dekatnya. Yahudi itu ragu melakukan perintah tersebut. Apakah ia salah dengar? Oleh sang Khalifah Umar bin Khattab, tulang itu digoreti huruf alif lurus dari atas ke bawah, lalu dipalang di tengah-tengahnya menggunakan ujung pedang. Kemudian tulang itu diserahkan kepada si kakek seraya berpesan, “Tuan. Bawalah tulang ini baik-baik ke Mesir, dan berikanlah pada gubernurku Amr bin Ash.”</p>
<p>Yahudi itu semakin bertanya-tanya. Ia datang jauh-jauh dari Mesir dengan tujuan memohonkan keadilan kepada kepala negara, namun apa yang ia peroleh? Sebuah tulang berbau busuk yang cuma digoret-goret dengan ujung pedang. Apakah Khalifah Umar bin Khattab tidak waras?</p>
<p>“Maaf, Tuan Khalifah Umar bin Khattab.” ucapnya tidak puas, “Saya datang kemari menuntut keadilan, namun bukan keadilan yang Tuan berikan. Melainkan sepotong tulang yang tak berharga. Bukankah ini penghinaan atas diri saya?”</p>
<p>Umar bin Khattab tidak marah. Ia meyakinkan dengan penegasannya, “Hai, kakek Yahudi. Pada tulang busuk itulah terletak keadilan yang Tuan inginkan.”</p>
<p>Maka, walaupun sambil mendongkol dan mengomel sepanjang jalan, kakek Yahudi itu lantas berangkat menuju tempat asalnya dengan berbekal sepotong tulang belikat unta berbau busuk. Anehnya, begitu tulang yang tak bernilai tersebut diterima oleh gubernur Amr bin Ash, tak disangka mendadak tubuh Amr bin Ash menggigil dan wajahnya menyiratkan ketakutan yang amat sangat. Seketika itupula ia memerintahkan segenap anak buahnya untuk merobohkan masjid yang baru siap, dan supaya dibangun kembali gubuk milik kakek Yahudi serta menyerahkan kembali hak atas tanah tersebut.</p>
<p>Anak buah Amr bin Ash sudah berkumpul seluruhnya. Masjid yang telah memakan dana besar itu hendak dihancurkan. Tiba-tiba kakek Yahudi mendatangi gubernur Amr bin Ash dengan buru-buru.</p>
<p>“Ada perlu apalagi, Tuan?” tanya Amr bin Ash yang berubah sikap menjadi lembut dan penuh hormat. Dengan masih terengah-engah, Yahudi itu berkata, “Maaf, Tuan. Jangan dibongkar dulu masjid itu. Izinkanlah saya menanyakan perkara pelik yang mengusik rasa penasaran saya.”</p>
<p>“Perkara yang mana?” tanya gubernur tidak mengerti.</p>
<p>“Apa sebabnya Tuan begitu ketakutan dan menyuruh untuk merobohkan masjid yang dibangun dengan biaya raksasa, hanya lantaran menerima sepotong tulang dari Khalifah Umar bin Khattab ?”</p>
<p>Gubernur Amr bin Ash berkata pelan,”Wahai Kakek Yahudi. ketahuilah, tulang itu adalah tulang biasa, malah baunya busuk. Tetapi karena dikirimkan Khalifah, tulang itu menjadi peringatan yang amat tajam dan tegas dengan dituliskannya huruf alif yang dipalang di tengah tengahnya.”</p>
<p>“Maksudnya?” tanya si kakek makin keheranan.</p>
<p>“Tulang itu berisi ancaman Khalifah Umar bin Khattab: Amr bin Ash, ingatlah kamu. Siapapun engkau sekarang, betapapun tingginya pangkat dan kekuasaanmu, suatu saat nanti kamu pasti akan berubah menjadi tulang yang busuk. Karena itu, bertindak adillah kamu seperti huruf alif yang lurus, adil di atas dan di bawah, Sebab, jika engkau tidak bertindak lurus, kupalang di tengah-tengahmu, kutebas batang lehermu.”</p>
<p>Yahudi itu menunduk terharu. Ia kagum atas sikap khalifah Umar bin Khattab yang tegas dan sikap gubernur yang patuh dengan atasannya hanya dengan menerima sepotong tulang. Benda yang rendah itu berubah menjadi putusan hukum yang keramat dan ditaati di tangan para penguasa yang beriman. Maka yahudi itu kemudian menyerahkan tanah dan gubuknya sebagai wakaf. Setelah kejadian itu, ia langsung menyatakan masuk <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2007/06/06/yang-menghambat-kemajuan-umat-islam/">Islam</a>. Karena kebijakan Kalifah Umar bin Khattab seorang yahudi menjadi seorang muslim.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/21/kisah-teladan-seorang-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1909</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/0d0c349e07d16a0ba1beb07eb8edf9db09ccf8b4839e780ad83ae3c9f048415c?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=X" medium="image">
			<media:title type="html">Fortynine</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tadinya mau beli anjing buat dijadikan teman,ternyata sudah banyak teman yang kaya anjing</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/18/tadinya-mau-beli-anjing-buat-dijadikan-temanternyata-sudah-banyak-teman-yang-kaya-anjing/</link>
					<comments>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/18/tadinya-mau-beli-anjing-buat-dijadikan-temanternyata-sudah-banyak-teman-yang-kaya-anjing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mister Fortynine]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2018 00:09:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[An +.=+.`~>"... (Anjing)]]></category>
		<category><![CDATA[Apa Yang Terjadi?]]></category>
		<category><![CDATA[Apatis Blues]]></category>
		<category><![CDATA[Fucking Politics]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=1897</guid>

					<description><![CDATA[Warning; ini bukan soal anjing yang masuk kategori binatang, bukan pula soal perilaku anjing, kata anjing disini merujuk kepada perilaku, sikap dan sifat, anggap saja semacam kata bangsat. Begitulah, semenjak dilahirkan, menua dan bersosialisasi antar sesama makhluk, akan banyak kita semua menemukan anjing, baik itu dalam bentuk binatang maupun dalam bentuk sikap manusia seperti yang <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/18/tadinya-mau-beli-anjing-buat-dijadikan-temanternyata-sudah-banyak-teman-yang-kaya-anjing/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Warning; ini bukan soal <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2014/08/26/display-picture-anjing/">anjing</a> yang masuk kategori binatang, bukan pula soal perilaku anjing, kata anjing disini merujuk kepada perilaku, sikap dan sifat, anggap saja semacam kata bangsat.</p></blockquote>
<p>Begitulah, semenjak dilahirkan, menua dan bersosialisasi antar sesama makhluk, akan banyak kita semua menemukan anjing, baik itu dalam bentuk binatang maupun dalam bentuk sikap manusia seperti yang sudah diwarningkan di atas. Berikut ini adalah cerita, atau mungkin tepatnya penjabaran singkat soal anjing anjing yang telah menggong dan menggigit, tentu saja bukan dalam arti tekstualnya.<span id="more-1897"></span></p>
<p>Pertama, tanpa bermaksud menyinggung jenis kelamin, saya pernah digonggongi dan digigit oleh manusia manusia&#8230;. berjenis kelamin perempuan. Keanjingan mereka adalah dalam bentuk pura pura tidak tahu terhadap perbuatan menyimpang. Kurang anjing bagaimana lagi coba, ketika mereka membiarkan kemaksiatan terjadi, kebohongan terjadi, tetapi mereka semua diam saja seolah tak terjadi apa apa. Okelah, anggap saja mereka memang tidak tahu menahu, beres urusan, prasangka pun baik.</p>
<p>Kedua, anjing anjing kali ini bisa laki laki bisa perempuan, entahlah pokoknya anjing. Anjing anjing yang memanfaatkan saya, untuk kepentingannya sendiri, untuk perutnya sendiri. Dikasih enak, malah tambah meminta, dan sialnya buat saya, permintaan mereka melonjak alias semakin memberatkan. Anjing anjing ini memang lapar mungkin, atau tak pernah kenyang.</p>
<p>Ketiga, anjing anjing yang hanya berkawan saat enak, tetapi saat saya mengalami masalah, semuanya pada kabur sambil tunjuk dahi saya, nah yang bagian ini mungkin anjing kuadrat atau anjing pangkat enambelas. Cilakanya anjing model begini cukup banyak bertebaran dan berkeliaran.</p>
<p>Keempat, anjing yang sudah anjing kuadrat duluan, tetapi malah marah ketika dibilang anjing. Ini lebih cocok disebut anjing tak tahu malu atau tak tahu diri. Antikritik dan pembohong, dua kata itu yang paling pas buat anjing kuadrat macam ini. Semoga saja mereka masih hidup agar masih bisa makan bangkai dan tulang, biar nafsu biadabnya terpuaskan.</p>
<p>Oke, cukup sekian dulu besok besok kalau tak malas bisa saya lanjutkan atau jabarkan keanjingan para anjing ini lebih lanjut</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/18/tadinya-mau-beli-anjing-buat-dijadikan-temanternyata-sudah-banyak-teman-yang-kaya-anjing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1897</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/0d0c349e07d16a0ba1beb07eb8edf9db09ccf8b4839e780ad83ae3c9f048415c?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=X" medium="image">
			<media:title type="html">Fortynine</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salut Buat Mahasiswa</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/17/salut-buat-mahasiswa/</link>
					<comments>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/17/salut-buat-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mister Fortynine]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jul 2018 02:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[An +.=+.`~>"... (Anjing)]]></category>
		<category><![CDATA[Apa Yang Terjadi?]]></category>
		<category><![CDATA[Apatis Blues]]></category>
		<category><![CDATA[Birokrasi Complex]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=1891</guid>

					<description><![CDATA[Link dari Tirto ::::: Salut buat pejuangan mahasiswa. Mereka bukan hanya datang, duduk, diam, main HP dan pacaran di Kampus. Tindakan tindakan macam ini semoga saja tidak ada ditunggangi kepentingan apapun sehingga bisa menjadikan mahasiswa mahasiswi yang bermental baja, bukan yang ribut quotanya habis gara gara main game online.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Link dari <a href="https://tirto.id/cara-rektor-unnes-fathur-rokhman-memberangus-suara-kritis-mahasiswa-cPeq">Tirto</a></p>
<blockquote><p>:::::</p></blockquote>
<p>Salut buat pejuangan mahasiswa. Mereka bukan hanya datang, duduk, diam, main HP dan pacaran di Kampus. Tindakan tindakan macam ini semoga saja tidak ada ditunggangi kepentingan apapun sehingga bisa menjadikan mahasiswa mahasiswi yang bermental baja, bukan yang ribut quotanya habis gara gara main game online.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/17/salut-buat-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1891</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/0d0c349e07d16a0ba1beb07eb8edf9db09ccf8b4839e780ad83ae3c9f048415c?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=X" medium="image">
			<media:title type="html">Fortynine</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Yang Terjadi?</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/14/apa-yang-terjadi/</link>
					<comments>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/14/apa-yang-terjadi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mister Fortynine]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jul 2018 02:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apa Yang Terjadi?]]></category>
		<category><![CDATA[Free Category]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=1874</guid>

					<description><![CDATA[Apa Yang Terjadi? Kebebasan berargumen yang kebablasan, sok tahu gara gara keseringan googling, mau jadi apa negara Ini? Mau bubar? Alhamdulillah, yang jadi masalah anak mudanya lagi sibuk ama gadgetnya masing masing, lebih takut hilang sinyal dan kehabisan kuota]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Apa Yang Terjadi? Kebebasan berargumen yang kebablasan, sok tahu gara gara keseringan googling, mau jadi apa negara Ini? Mau bubar? Alhamdulillah, yang jadi masalah anak mudanya lagi sibuk ama gadgetnya masing masing, lebih takut hilang sinyal dan kehabisan kuota</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/14/apa-yang-terjadi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1874</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/0d0c349e07d16a0ba1beb07eb8edf9db09ccf8b4839e780ad83ae3c9f048415c?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=X" medium="image">
			<media:title type="html">Fortynine</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/13/hari-pertama/</link>
					<comments>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/13/hari-pertama/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mister Fortynine]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jul 2018 01:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Birokrasi Complex]]></category>
		<category><![CDATA[Free Category]]></category>
		<category><![CDATA[Fucking Politics]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=351</guid>

					<description><![CDATA[Wahahahaha&#8230;.. Hari pertama kerja di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Sudah 10 tahun, sudah berhenti juga kerja di sana. Buat rekan rekan lain yang di sana masih setia jadi kontraktor&#8230; SEMANGAT! Soalnya saya sudah tidak ada semangat buat kerja jadi kontraktor pemerintahan Posting aslinya tanggal 03 April 2008, saya majukan 10 tahun buat kenang kenangan 03 <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/13/hari-pertama/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Wahahahaha&#8230;.. Hari pertama kerja di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Sudah 10 tahun, sudah berhenti juga kerja di sana. Buat rekan rekan lain yang di sana masih setia jadi kontraktor&#8230; SEMANGAT! Soalnya saya sudah tidak ada semangat buat kerja jadi kontraktor pemerintahan</p></blockquote>
<p><span id="more-351"></span>Posting aslinya tanggal 03 April 2008, saya majukan 10 tahun buat kenang kenangan</p>
<blockquote><p>03 April 2008&#8230;..</p></blockquote>
<p>Sebagai seorang yang kelamaan berstatus pegawai swasta (baca:Pengangguran), tentu adalah wajar kalau saya merasa berbahagia untuk melaporkan hari pertama masuk kerja. Masuk kerja secara formal dan didalam instansi maksudnya. Soalnya kalau kerja yang non formal tanpa ikatan dinas seperti tukang jual video dan gambar porno rasanya tidak perlu dilaporkan.</p>
<p>Masuk pukul 08:00 WITA. Jelas telat, tapi ternyata saya bukan yang paling telat. Ruangan kerja masih kosong melompong, hanya ada satu orang pegawai yaitu kepala seksi Tata Usaha yang rupanya memberikan contoh bagus buat bawahannya dimana bawahannya justru yang datangnya pada telat.</p>
<p>Kemudian&#8230;. masuk seorang gadis manis, montok seksi menggairahkan berkulit putih berwajah ayu, cantik rupawati [<a href="http://www.hiperbola.bombasme.com/">hiperbola[dot]bombasme[dot]com</a>)] yang ternyata merupakan salah satu rekan seruangan saya. Nampaknya keberuntungan berpihak pada saya karena benda keparat pertama yang saya sentuh adalah daftar biodata karyawan. Setelah mencuri dengar nama panggilan si gadis, lalu mencocokkannya dengan biodata pegawai yang ada, adalah status beragama dan status kawin yang tertulis pada bagian kolom keterangan agama/status perkawinan si gadis. Padahal saya sendiri sudah pernah kawin tapi kok ditulis belum kawin ya?</p>
<p>Kerjaan saya? Bisa dibilang ga ada, setelah mencatat beberapa surat surat yang isinya berbelit belit padahal intinya adalah laporan bahwasanya semua pegawai sudah mengambil jatah uang negara plus 100 persen hadir kecuali sakit atau tugas negara, maka yang saya lakukan adalah bengong, sesekali buang buang waktu dan pulsa untuk melihat jumlah hits yang menanjak untuk postingan sebelum ini melalui HP CDMA. Plus memuja muji M3 yang tak kunjung mau connect internet padahal settingannya sudah dibikin seseksi mungkin dan telah sesuai dengan kitab undang undang hukum koneksi satelindo. Lalu selanjutnya lebih banyak ngobrol dengan bapak bapak pegawai dari seksi lain <span style="text-decoration:line-through;">yang memang ga ada kerjaan tersebut</span>.</p>
<p>Bisa dibilang ruangan saya adalah ruangan arsip. Sayangnya pengerjaannya terlewat canggih dan futuristik buat saya yang tidak melek teknologi ini. Komputerisasi arsip pegawai masih menjadi khayalan. Pengarsipan masih menggunakan sistem tulisan tangan lalu cek dan ricek dari buku ke buku, atau map ke map, sehingga akhirnya menghasilkan bundelan kertas kertas yang terlihat lebih layak untuk dijadikan bungkus kacang atau bahan bakar untuk pemicu api unggun. Seperti inilah gambarnya.</p>
<div style="text-align:center;"><a title="arsip-apa-sampah.jpg" href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/arsip-apa-sampah.jpg"><img src="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/arsip-apa-sampah.thumbnail.jpg?w=500" alt="arsip-apa-sampah.jpg" /></a></div>
<p>Sebenarnya diruangan tempat saya bekerja terdapat komputer yang tersambung dengan dunia maya (menurut pegawai lain). Setelah saya cek, ternyata hanya Local Area Connection antar kantor sehingga tidak perlu meminta manusia yang melakukan tugas antar jemput daftar gaji karyawan antar seksi tiap bulan. Ketika buka google.com melalui Internet Explorer (satu satunya browser yang tersedia) yang muncul adalah situs paling terkenal buatan internet explorer: ‘The page cannot be displayed’. Situs yang memang menyaingi kepopulerannya situs “Server not found” miliknya Mozilla Firefox. Ini fotonya.</p>
<div style="text-align:center;"><a title="komputer-kantor.jpg" href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/komputer-kantor.jpg"><img src="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/komputer-kantor.thumbnail.jpg?w=500" alt="komputer-kantor.jpg" /></a></div>
<p>Oh iya, kalau tidak salah, sekitar jam 11 siang, inilah keadaan di meja samping saya. Entah kemana ibu yang tadi sempat datang untuk mencap surat dan megang megang kertas kerja.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/ibunya-ke-mana.thumbnail.jpg?w=500" alt="ibunya-ke-mana.jpg" /></div>
<p>Jam makan siang? Tidak ada, karena everytime is time to have brunch. Alias semua pegawai bebas untuk makan kapan saja mereka mau, bahkan setelah makan lalu pulang juga boleh. Inilah suasana ruangan kantor sekitar pukul 14:30 waktu Indonesia tengah. Padahal jam pulang adalah 15:30.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/kantor-pukul-1400.thumbnail.jpg?w=500" alt="kantor-pukul-1400.jpg" /></div>
<p>Sebelum pulang ada apel siang yang pesertanya hanyalah segelintir dari sekian gelintir total pegawai, tapi yang ini saya ga ambil gambar soalnya saya ikutan apel. Ya, setelah 7 tahun lepas dari apel terkutuk ala militer akhirnya saya apel lagi, dan besok besok bakalan apel lagi juga. Ga papalah, sesekali menghormati negara busuk dan ternistakan ini. <strong>(UPDATE; At last, saya ga pernah ikut upacara ala kolonial lagi sejak beberapa bulan kemudian. MERDEKA!!!!!!!)</strong></p>
<p>Sekian laporan pandangan mata dari lapangan kuning. Seterusnya tidak akan saya laporkan lagi kecuali kalau memang perlu. Terima kasih atas perhatian anda. Oh iya, ada yang punya game game menarik buat diinstall di HP CDMA Nokia 2865 atau SonyEricsson K810i? Soalnya saya yakin kerjaan saya bakalan ga jauh dari kebanyakan bengong, sementara untuk konek internet menggunakan HP banyakan gagalnya dan kelamaan loadingnya, maka pilihan paling manusiawi saat ini adalah game HP sebagai teman melongo. Mungkin saya akan kunjungi <a href="http://guhpraset.wordpress.com/2008/03/22/aplikasi-java-halal-dan-situs-situs-penting-untuk-hp-kamu/">rekomendasinya Mas Guh</a> dulu melalui bantuan warnet.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/13/hari-pertama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>20</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">351</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/0d0c349e07d16a0ba1beb07eb8edf9db09ccf8b4839e780ad83ae3c9f048415c?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=X" medium="image">
			<media:title type="html">Fortynine</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/arsip-apa-sampah.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">arsip-apa-sampah.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/komputer-kantor.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">komputer-kantor.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/ibunya-ke-mana.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ibunya-ke-mana.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/04/kantor-pukul-1400.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kantor-pukul-1400.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya Tidak Tahu Apa Yang Saya Tahu</title>
		<link>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/12/saya-tidak-tahu-apa-yang-saya-tahu/</link>
					<comments>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/12/saya-tidak-tahu-apa-yang-saya-tahu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mister Fortynine]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jul 2018 01:09:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Birokrasi Complex]]></category>
		<category><![CDATA[Fucking Politics]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=1182</guid>

					<description><![CDATA[Dalam sebuah sistem keuangan pemerintahan, anggap saja misalnya Pemerintah Kota Banjarbaru, ada sebuah kegiatan yang dinamakan rapat dimana rapat ini memerlukan biaya, diperlukan adanya agar terjadi keseimbangan pada kinerja pemerintahan. Dalam pada rapat ini, bakal diketemukan yang bernama anggaran baik itu teruntuk konsumsi. Semua biaya yang diperlukan tercantum, dianggarkan atau apalah namanya pada daftar perbelanjaan <a href="https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/12/saya-tidak-tahu-apa-yang-saya-tahu/" class="excerpt-more-link">[&#8230;]</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah sistem keuangan pemerintahan, anggap saja misalnya Pemerintah Kota Banjarbaru, ada sebuah kegiatan yang dinamakan rapat dimana rapat ini memerlukan biaya, diperlukan adanya agar terjadi keseimbangan pada kinerja pemerintahan. Dalam pada rapat ini, bakal diketemukan yang bernama anggaran baik itu teruntuk konsumsi. Semua biaya yang diperlukan tercantum, dianggarkan atau apalah namanya pada daftar perbelanjaan pemerintahan. Singkatnya mungkin seperti ini; Pada Anggaran Tahunan Pemerintahan, terdapat dana rapat.</p>
<p><span id="more-1182"></span>Sekarang pertanyaannya, seberapa sering rapat diadakan dan dianggarkan dalam suatu pemerintahan? Entahlah.. Saya tidak tahu. Namun yang saya tahu, yang namanya rapat fiktif seringlah terjadi. Apa dan bagaimana rapat fiktif itu? Rapat fiktif adalah rapat yang sebenarnya tidak pernah dilaksanakan, namun dibuat seolah olah dilaksanakan. Bagaimana cara dan resep resep rapat fiktif?</p>
<p><strong>SATU:</strong> Buat daftar hadir rapat, daftar hadir ini bisa dicomot dari daftar hadir apel gabungan (jika perlu peserta rapat dalam jumlah yang besar), atau membuat daftar hadir fiktif yang diberi judul dan tanggal fiktif pula, lantas meminta beberapa orang untuk membubuhkan paraf/tanda tangannya. Daftar hadir ini diperlukan dalam laporan pertanggungjawaban penggunaan dana rapat. Dengan daftar hadir, baik fiktif maupun nyata, maka akan menguatkan bukti bahwasanya rapat dilaksanakan.</p>
<p><strong>DUA:</strong> Buat nota/kuitansi pembelian makan dan minum untuk peserta rapat. Senada dengan daftar hadir, jika daftar hadirnya fiktif, maka nota/kuitansi makan minum ini tentunya haruslah fiktif pula. Soal bagaimana detail dan caranya membuat nota/kuitansi untuk peserta rapat, saya rasa anda anda pembaca sekalian sudah terlalu pandai untuk tidak mengerti.</p>
<p><strong>TIGA:</strong> Lampirkan Daftar Hadir Rapat, Nota/Kuitansi makan minum peserta rapat, dan kelengkapan kelengkapan berkas lainnya guna membuat laporan pertanggung jawaban. Laporan ini diperlukan agar supaya tidak membahayakan stabilitas dan keamanan negara (alias lolos ketika ada pemeriksaaan).</p>
<p>Demikian, maka selesailah sudah satu laporan pertanggung jawaban diantara sekian banyak laporan pertanggung jawaban yang harus dibuat lainnya. Laporan ini biasanya dikelola oleh orang orang yang berkecimpung di pemerintahan, bidang/divisi/bagian keuangan. Jadi, apabila ada orang yang pernah bekerja di pemerintahan, pekerjaannya bidang keuangan, maka jelas dirinya akan tahu bagaimana caranya membuat laporan keuangan di dalam sistem pemerintahan.</p>
<p>Nah, untuk contoh kasus ini, apabila ada orang pemerintahan yang pernah bekerja di keuangan, kita tanya <em>&#8220;bagaimanakah cara membuat laporan keuangan yang baik dan benar&#8221;</em>? Lantas menjawab <em>&#8220;saya tidak tahu&#8221;</em>, atau menjawab <em>&#8220;saya memang pernah bekerja di keuangan, namun saya belum pernah mengerjakan laporan keuangan&#8221;</em>, maka apa asumsi yang terjadi?</p>
<p>Dugaan dari saya:&#8230;&#8230;.</p>
<p><em>Pertama:</em> Jika ada kasus semacam itu dugaan paling awal dari saya adalah orang tersebut di atas terlalu bego! Terlalu jujur jadi pegawai, sampai sampai mengakui sendiri impotensinya dalam bekerja!</p>
<p><em>Kedua:</em> Orang ini pendusta! Jikalau sudah pernah bekerja di keuangan, lantas tidak tahu bagaimana caranya membuat laporan keuangan, apalagi namanya kalau bukan berdusta dengan memberikan jawaban tidak tahu.</p>
<p><em>Ketiga:</em> inilah yang paling berbahaya sekaligus menjijikkan, orang munafik! Dia tahu bagaimana caranya membuat laporan keuangan, mulai dari laporan keuangan fiktif hingga yang nyata, dan dia menyatakan ketidaktahuannya bukan untuk berdusta, namun untuk pencitraan. Pencitraan bahwasanya dirinya orang yang bersih, jujur dan bertanggung jawab kepada pekerjaan.</p>
<p>Kenapa bisa begitu? Begini, orang itu tahu bahwasanya si penanya tidak akan berhenti sampai disitu jikalau dirinya menjawab <em>&#8220;ya saya tahu&#8221;</em>, maka dengan alasan untuk menjaga kemanan dan stabilitas negara, maka dirinya &#8220;berdiplomasi&#8221; dengan cara menghindar. Cara ini efektif untuk mencitrakan dirinya sebagai pekerja yang mentaati sumpah jabatan dan atau sejenisnya yang meminta pekerja negara untuk setia kepada sumpah jabatan termasuk didalamnya ya itu tadi; menjaga stabilitas dan keamanan negara.</p>
<p>Orang orang bajingan macam ini banyaklah ditemukan dalam dunia nyata. Ketika ditanya bagaimana caranya supaya bisa lulus CPNS misalnya, mereka akan berikan jawaban diplomatis khas pemerintahan. Tidak akan ada penjelasan soal bagaimana titip menitip terlaksana. Mereka bahkan berani sumpah pocong atau mungkin sumpah kafir<img src="https://s0.wp.com/wp-content/mu-plugins/wpcom-smileys/twemoji/2/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> bahwasanya <strong>THEY REALLY KNOW NOTHING!</strong> Padahal dalam kenyataanya turut serta dalam bekerja.</p>
<p>Pokok pemikiran tulisan ini; Sebaiknya mereka mereka para bajingan itu tak perlulah banyak omong dalam pencitraan. Masyarakat sudah terlalu pandai Pak/Bu. Tak perlu anda anda sekalian berdiplomasi melakukan pencitraan bahwasanya anda anda sekalian yang terkutuk adalah orang jujur bersih tak punya dosa. Buat saya, alangkah lebih baiknya anda anda sekalian melakukan pencitraan dengan cara macam para calon pemimpin, yang suka bagi bagi &#8216;zakat&#8217;, ketimbang omong/tulisan soal anda tak pernah tahu, padahal anda banyak tahu<br />
______________________________________________________________</p>
<p>NOTE; ini di dedikasikan untuk para orang orang busuk di Pemerintahan baik kelas lokal maupun nasional. Tapi&#8230;. saya percaya dan menemui sendiri kok para pejabat dan petugas Pemerintahan yang jujur dan bersih, meskipun at last karir mereka ya gitu gitu aja alias selalu disalip para kaum munafikin.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kosongempatsembilan.wordpress.com/2018/07/12/saya-tidak-tahu-apa-yang-saya-tahu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1182</post-id>
		<media:content url="https://0.gravatar.com/avatar/0d0c349e07d16a0ba1beb07eb8edf9db09ccf8b4839e780ad83ae3c9f048415c?s=96&#38;d=https%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=X" medium="image">
			<media:title type="html">Fortynine</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
