<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" version="2.0">

<channel>
	<title>Kip's Bandung</title>
	<atom:link href="http://kipsaint.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml"/>
	<link>https://kipsaint.com/</link>
	<description>Just is seen, heard, felt and wanted</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Feb 2019 23:38:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/06/kips-144x144.png</url>
	<title>Kip's Bandung</title>
	<link>https://kipsaint.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Just is seen, heard, felt and wanted</itunes:subtitle><item>
		<title>Bait Kata Terkait Usia, Mencermati Umur</title>
		<link>http://kipsaint.com/bait-kata-terkait-usia-mencermati-umur.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/bait-kata-terkait-usia-mencermati-umur.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2018 03:14:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Makna kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedoman Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Umur]]></category>
		<category><![CDATA[Usia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=7855</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hidup adalah perubahan. Dari asalnya tidak ada menjadi ada. Lalu hidup dan selanjutnya mati, kemudia hidup kembali dalam kurun waktu yang tak berujung. Kita bisa mencermati umur atau mengamati perkembangan fisik manusia. Yang berawal dari janin kemudian menjadi bayi yang lemah, lalu menjadi remaja yang kuat hingga dewasa, kemudian menjadi tua renta yang lemah hingga</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/bait-kata-terkait-usia-mencermati-umur.html">Bait Kata Terkait Usia, Mencermati Umur</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup adalah perubahan. Dari asalnya tidak ada menjadi ada. Lalu hidup dan selanjutnya mati, kemudia hidup kembali dalam kurun waktu yang tak berujung. Kita bisa mencermati umur atau mengamati perkembangan fisik manusia. Yang berawal dari janin kemudian menjadi bayi yang lemah, lalu menjadi remaja yang kuat hingga dewasa, kemudian menjadi tua renta yang lemah hingga menemui ajal.</p>
<p>Perubahan tersebut menunjukan bahwa semua yang ada, termasuk kita dan makhluk lainnya akan mengalami kerusakan. Hanya Allah-lah yang kekal abadi. <span id="more-7855"></span></p>
<p>Ditegaskan dalam al-Qur&#8217;an:</p>
<p><em>&#8220;Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?&#8221;</em> (Q.S. Al-Baqarah:28).</p>
<p><em>&#8220;Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari sesudah keadaan lemah, kemudian menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Penyayang.&#8221;</em> (Q.S. Ar-Ruum:30).</p>
<p><em>&#8220;&#8230;Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.&#8221;</em> (Q.S. Al-Qashash:88).</p>
<p>Panjang dan pendek umur memang bukanlah urusan kita. Yang terpenting bagaimana kita mengolah umur agar bermakna bagi orang banyak. Ibarat umur adalah modal manusia. Sekalipun modal banyak jika tidak dapat mengelolanya dengan baik tentu saja akan merugi. Sebaliknya umur yang pendek tapi berkualitas jauh diharapkan dari sebaliknya.</p>
<p>Oleh karena itu, sangatlah tepat kita renungkan keberadaannya, mengingat firman Allah: <em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.&#8221;</em> (Q.S. Al-Hasyr:18). Ini merupakan perintah Allah kepada orang beriman agar bertakwa kepada-Nya. Dan, orang yang bertakwa kepada Allah hendaklah memperhatikan dan meneliti apa yang dikerjakan. Senantiasa mawas diri, memperhitungkan apa yang telah dan akan dilakukan sebelum diperhitungkan Allah dikemudian hari.</p>
<p>Terkait Mencermati Umur! Setiap kehidupan butuh ruang dan waktu. Ruang untuk tempat, sedangkan waktu untuk membatasi sampai kapan kita bisa menempatinya. Semuanya bergerak secara alamiah sesuai sunnatullah yang ada. Dengan bertambahnya waktu, maka garis kematian semakin dekat. Dan, siapa pun tidak bisa mengelak dari kematian yang datang tiba-tiba. Dimana pun dan kapan pun, manusia tidak akan bisa lari dari kejarankematian. Allah berfirman: <em>&#8220;Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu didalam benteng yang tinggi lagi kokoh, &#8230;&#8221;</em> (Q.S. An-Nisa:78).</p>
<h2>Mencermati Umur!</h2>
<p>Apa yan telah kita persiapkan menghadapi kematian tersebut? Sudah selayaknya berbuat sesuatu yang terbaik, yakni yang banyak memberi manfaat.</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/bait-kata-terkait-usia-mencermati-umur.html">Bait Kata Terkait Usia, Mencermati Umur</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/bait-kata-terkait-usia-mencermati-umur.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>10</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang 2017</title>
		<link>http://kipsaint.com/selamat-datang-2017.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/selamat-datang-2017.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2017 01:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Babble]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=7759</guid>

					<description><![CDATA[<p>2017 Awal Hidup adalah proses Proses yang tak kenal batas usia Saat terjatuh, mesti berdiri lagi Ketika kalah, patut mencoba ulang Dalam gagal, harus bangkit kembali Saat gemilang, mesti jaga diri Ketika menang, patut jaga hati Ibarat hidup itu belajar Semua proses tak akan berarti Jika yang terlalui tak dicermati Jadi tuntutan diri menelaah yang</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/selamat-datang-2017.html">Selamat Datang 2017</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>2017 Awal</p>
<p>Hidup adalah proses<br />
Proses yang tak kenal batas usia<br />
Saat terjatuh, mesti berdiri lagi<br />
Ketika kalah, patut mencoba ulang<br />
Dalam gagal, harus bangkit kembali<br />
Saat gemilang, mesti jaga diri<br />
Ketika menang, patut jaga hati</p>
<p>Ibarat hidup itu belajar<br />
Semua proses tak akan berarti<br />
Jika yang terlalui tak dicermati<br />
Jadi tuntutan diri menelaah yang terlampaui<br />
Hingga seruan Illahi menghampiri untuk kembali<span id="more-7759"></span></p>
<p>Selamat Tahun Baru 2017 M, semoga di tahun ini lebih bermakna. Amin!</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/selamat-datang-2017.html">Selamat Datang 2017</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/selamat-datang-2017.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>11</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terhebat Sedunia</title>
		<link>http://kipsaint.com/terhebat-sedunia.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/terhebat-sedunia.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2015 02:40:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humour]]></category>
		<category><![CDATA[Candaan]]></category>
		<category><![CDATA[Guyonan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=6535</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suatu hari, tiga orang ibu yang bersahabat berlibur bersama. Sekedar mengisi liburan di hari minggu dengan mengajak jalan putra-putrinya ke sebuah taman bermain yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka. Sebut saja ibu yang pertama bernama Ani, dan putrinya bernama Ina yang masih berumur lima tahun. Ibu yang kedua bernama Sami, dan putrinya bernama</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/terhebat-sedunia.html">Terhebat Sedunia</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari, tiga orang ibu yang bersahabat berlibur bersama. Sekedar mengisi liburan di hari minggu dengan mengajak jalan putra-putrinya ke sebuah taman bermain yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka. Sebut saja ibu yang pertama bernama Ani, dan putrinya bernama Ina yang masih berumur lima tahun. Ibu yang kedua bernama Sami, dan putrinya bernama Imas yang juga berumur lima tahun. Ibu yang ketiga bernama Lira, dan putranya bernama Aril yang baru menginjak umur empat tahun.<span style="color: #ffffff;"><strong>Yang terhebat sedunia!</strong></span></p>
<p>Ditaman bermain, ketiga ibu tersebut mengarahkan ketiga anak mereka untuk bermain bersama. Selebihnya ketiga ibu yang bersahabat itu asyik ngerumpi. Disaat yang bersamaan, ketiga orang anak kecil yang sedang asyik bermain lantas saling bercakap-cakap. <span id="more-6535"></span></p>
<p>Ani : &#8220;Ayahku sangat hebat lho, hampir setiap hari dalam pekerjaannya selalu ada gadis-gadis cantik. Lalu ayahku memotret mereka&#8221;.</p>
<p>Imas : &#8220;Ayahku lebih hebat lagi, karena hampir setiap hari juga dalam pekerjaanya selalu ditemani artis-artis cantik. Kadang ayahku memeluk mereka, bahkan kadang juga mencium mereka&#8221;.</p>
<p>Aril : &#8220;Ayahkulah yang paling hebat, terhebat sedunia. Setiap hari tanpa harus pergi bekerja selalu datang banyak perempuan ke rumah. Terus ayahku mengajak mereka masuk ke dalam sebuah kamar. Dan, didalam kamar para wanita itu selalu membuka pakaian mereka&#8221;.</p>
<p>Percakapan ketiga anak diatas, saling menyanjung sosok ayahnya yang terhebat sedunia. Ayah Ani ceritanya seorang juru foto atau tukang potret, ayah Imas adalah seorang bintang film, dan ayah Aril adalah seorang dokter.</p>
<h2 class="title"><span style="color: #808080;">Kelakar terhebat sedunia!</span></h2>
<p>Makna yang tersirat; <em>kurangnya pemahaman perihal yang nampak didepan mata, memungkinkan orang awam bisa keliru dalam memandangnya.</em></p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/terhebat-sedunia.html">Terhebat Sedunia</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/terhebat-sedunia.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>190</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mohon Maaf, Diantara Sesal dan Kesal</title>
		<link>http://kipsaint.com/mohon-maaf-diantara-sesal-dan-kesal.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/mohon-maaf-diantara-sesal-dan-kesal.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2015 02:18:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humour]]></category>
		<category><![CDATA[Pintu Maaf]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Maaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5991</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada seorang pemuda yang telah dikenal brandalan oleh tetangga dan juga warga sekitarnya. Sebut saja namanya Jabrig. Seakan menerima hidayah, dengan wajah kusut semerawut dan terlihat sedih Jabrig mendatangi kediaman seorang tokoh masyarakat setempat yang bernama Pak Alim. Niat Jabrig mendatangi Pak Alim untuk berkonsultasi. Ia ingin taubat dan mohon maaf kepada semuanya atas segala</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/mohon-maaf-diantara-sesal-dan-kesal.html">Mohon Maaf, Diantara Sesal dan Kesal</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang pemuda yang telah dikenal brandalan oleh tetangga dan juga warga sekitarnya. Sebut saja namanya Jabrig. Seakan menerima hidayah, dengan wajah kusut semerawut dan terlihat sedih Jabrig mendatangi kediaman seorang tokoh masyarakat setempat yang bernama Pak Alim. Niat Jabrig mendatangi Pak Alim untuk berkonsultasi. Ia ingin <a href="http://kipsaint.com/taubat.html">taubat</a> dan mohon maaf kepada semuanya atas segala tingkah-laku yang telah diperbuatnya selama ini. Sesampainya dirumah Pak Alim, lantas dipersilahkannya Jabrig masuk keruang tamu. Dan, dimulailah perbincangan diantara keduanya.<span id="more-5991"></span></p>
<p>Jabrig : &#8220;Bapak, saya ingin bertaubat. Ingin mohon maaf dan memperbaiki prilaku saya.&#8221;<br />
Pak Alim : &#8220;Nak, coba kamu ceritakan kesalahan besar apa saja yang kamu ingat dan sangat disesali.&#8221; Sekedar menguji kejujuran dan keseriusan Jabrig, gumam Pak Alim dalam hati.</p>
<p>Jabrig : &#8220;Kesalahan yang saya lakukan sangatlah banyak Pak.&#8221;<br />
Pak Alim : &#8220;Sebanyak apapun kesalahanmu, berserah dirilah pada Tuhan. Tuhan Maha Pengampun!&#8221;</p>
<p>Jabrig : &#8220;Saya telah menyakiti hati kedua orang-tua saya. Sering membangkang dan melawan setiap perintah dan nasihat mereka. Tidak jarang juga membuat mereka malu. Apakah Tuhan akan mengampuni dosa saya ini?”<br />
Pak Alim : &#8220;Perbaikilah prilakumu dan mohon ampunlah kepada Tuhan. Tuhan Maha Pengampun, begitupun orang tua. Karena pada dasarnya tidak ada orang tua yang tidak mengasihi anaknya sendiri.&#8221;</p>
<p>Jabrig : &#8220;Saya juga telah membuat hamil seorang gadis sehingga ia sangat bersedih saat ini. Apakah Tuhan masih dapat mengampuni dosa saya?”<br />
Pak Alim : &#8220;Kalau kau menyesal sepenuh hati, mohon ampun kepada Tuhan. Lalu, bertanggung-jawablah kepada gadis yang kau nodai. Yakinlah, Tuhan Maha Pengampun!&#8221;</p>
<p>Jabrig : &#8220;Beberapa kali saya telah membunuh orang yang menghalangi pekerjaan jahat saya. Apakah Tuhan mau mengampuni dosa saya ini?&#8221;<br />
Pak Alim : &#8220;Bertaubatlah, dan mohon ampun kepada Tuhan. Tuhan Maha Pengampun!&#8221;</p>
<p>Jabrig : &#8220;Selain itu, saya juga telah merampok dan membegal. Harta benda dan uang hasil tersebut saya habiskan untuk hura-hura. Saya sangat menyesal, apakah Tuhan akan mengampuni dosa saya ini?&#8221;<br />
Pak Alim : &#8220;Karena kau sangat menyesal, mohon ampunlah kepada Tuhan. Mohon maaf juga kepada orang yang telah dirugikan jika kau kenal. Niscaya dosamu diampuni-Nya.&#8221;</p>
<p>Jabrig : &#8220;Terima kasih banyak Pak! Kalau begitu, mohon maaf karena tadi malam saya telah masuk ke rumah Bapak dan mengambil sesuatu.&#8221;<br />
Mata Pak Alim sontak terbelalak, dengan <a href="http://kipsaint.com/marah-haruskah.html">marahnya</a> berteriak; &#8220;Hah, kalau yang itu sangat sulit untuk diampuni!&#8221;</p>
<p>Ibarat dua gambar yang didapatkan dari <a href="https://www.google.com" target="_blank">google</a> dibawah ini, Si Jabrig hanya melongo sambil menatap Pak Alim.</p>
<h2 class="title">Ekspresi mohon maaf dan rasa kesal!</h2>
<p><a href="http://kipsaint.com/mohon-maaf-diantara-sesal-dan-kesal.html/sesal-dan-kesal" rel="attachment wp-att-5999"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-5999" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/08/Sesal-dan-Kesal.png" alt="Mohon Maaf, Diantara Sesal dan Kesal" width="550" height="237" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/08/Sesal-dan-Kesal.png 600w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/08/Sesal-dan-Kesal-300x129.png 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Makna yang tersirat; <em>Memberi saran tentang maaf kepada orang lain itu mudah. Dikala mohon maaf itu tertuju pada diri kita sendiri, ada kalanya hati susah tergugah</em>.</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/mohon-maaf-diantara-sesal-dan-kesal.html">Mohon Maaf, Diantara Sesal dan Kesal</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/mohon-maaf-diantara-sesal-dan-kesal.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>161</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persahabatan Mendatangkan Keindahan</title>
		<link>http://kipsaint.com/persahabatan-mendatangkan-keindahan.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/persahabatan-mendatangkan-keindahan.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2015 16:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Award]]></category>
		<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5979</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suatu hari seseorang berkata, “Buat apa menjalin persahabatan didunia maya? Toh banyak yang gak benar, lebih jelas punya sahabat didunia nyata”. Dengan jawaban sederhana,&#8221;segala sesuatu itu datangnya dari luar, bersahabat bisa dimana saja, kita tidak perlu membedakan dari mana berasal, dan baik tidaknya seseorang itu tergantung pribadinya masing-masing dan seberapa mampu kita menyikapinya”. Persahabatan Mendatangkan</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/persahabatan-mendatangkan-keindahan.html">Persahabatan Mendatangkan Keindahan</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari seseorang berkata, “<em>Buat apa menjalin persahabatan didunia maya? Toh banyak yang gak benar, lebih jelas punya sahabat didunia nyata</em>”. Dengan jawaban sederhana,&#8221;<em>segala sesuatu itu datangnya dari luar, bersahabat bisa dimana saja, kita tidak perlu membedakan dari mana berasal, dan baik tidaknya seseorang itu tergantung pribadinya masing-masing dan seberapa mampu kita menyikapinya</em>”. <span style="color: #ffffff;"><strong>Persahabatan Mendatangkan Keindahan!</strong></span></p>
<p>Ibaratnya, kita dalam sadar tidak perlu membedakan antara pikiran dan tindakan karena keduanya akan jalan beriringan. Semua pikiran dan tindakan menawarkan kesempatan yang sama untuk bisa mendewasakan dan dipelajari. Begitupun antara dunia maya dan dunia nyata.</p>
<blockquote><p><a href="http://kipsaint.com/dimensi-hidup-saling-ketergantungan.html">Dimensi hidup!</a> Kita adalah bagian dari yang lain, dan kita sadar tidak ada patokan yang bisa dipakai sebagai pembanding. Di alam semesta yang penuh dengan misteri, tidak ada yang lebih baik, dan tidak ada pula yang lebih buruk.</p></blockquote>
<p><span id="more-5979"></span></p>
<p>Punya kawan dan bersahabat di dunia maya bukan berarti mengasingkan diri didalam kamar yang sunyi dan hiruk-pikuk dunia luar sekitarnya. Karena dapat dilakukan sambil melakukan apa saja, misalnya disela-sela pekerjaan atau bahkan sambil bersosialisasi dan lain-lain. Meski demikian jangan sampai terpenjara, anteng menggenggam dan memainkan gadget atau juga melototi monitor seharian sampai mengabaikan aktivitas lainnya, apalagi hanya sekedar main game atau chit-chat semata. Karena segala sesuatu yang berlebihan “melampaui batas” tentu saja kurang tepat.</p>
<p>Memang, dalam menjalin sebuah hubungan dimanapun ada kalanya merasa diuntungkan atau sebaliknya. <a href="http://kipsaint.com/sabar-dalam-kesadaran-dan-sadar-dalam-kesabaran.html">Dengan sadar pula</a>, terkadang kita pilih kasih dengan orang lain sampai membuat peringkat bahwa si A lebih sesuatu dari si B dan seterusnya. Hal tersebut jika tidak dibutuhkan tentunya harus dihindari, karena setiap orang punya potensi, punya kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan setiap urusannya. Dari proses tersebutlah ada kalanya kita belajar menyikapi kelebihan dan kekurangan diri sendiri.</p>
<h2 class="title">Persahabatan mendatangkan keindahan!</h2>
<p>Persahabatan juga membantu mengesampingkan ego dalam diri. Bila dilakukan secara mutual, saling menguntungkan akan berdampak positif hingga akhirnya persahabatan mendatangkan keindahan. Oleh karena itu, dalam memilih persahabatan jangan tergantung pada ego semata tetapi lebih kepada manfaatnya.</p>
<p>Dari sebuah persahabatan menciptakan pembaharuan. Beragam pengalaman dan masukan para sahabat menjadi pilihan-pilihan sekaligus penawaran baru ditemukan. Kita dapat belajar memilih, meneliti dan mengikuti apa yang dibutuhkan. Dengan hal tersebut, jika mau mendengarkannya akan membuat hubungan yang baik dan senantiasa persahabatan mendatangkan keindahan.</p>
<p><em><a href="http://kipsaint.com/a-friend-in-need-is-a-friend-indeed.html">A friend in need is a friend indeed!</a></em> Dalam sebuah persahabatan, keseimbangan akan membuat suatu hubungan terasa lebih kuat dan nyaman. Persahabatan yang hangat dan nyaman menghadirkan ketenangan. Karena masing-masing orang memiliki peranan sosial yang berbeda, ketika tercipta sebuah persahabatan dapat memperkuat hubungan itu sendiri dan menciptakan suasana yang tepat untuk saling perduli dan berbagi. Keperdulian dan rasa saling percaya dapat dipupuk melalui sebuah persahabatan sehingga persahabatan mendatangkan keindahan.</p>
<p>Selebihnya, persahabatan membentuk kesadaran Sosial. Empati dan saling memahami adalah dua rasa sosial yang dapat terjalin dengan harmonis. Rasa sosial itu menghubungkan kita dengan seluruh elemen kehidupan termasuk hubungan dengan sesama manusia. Dengan sahabat dapat menuntun kita memahami diri sendiri bahkan dapat meningkatkan kualitas hubungan dengan orang-orang disekeliling termasuk dilingkungan sehari-hari.</p>
<p>Disisi lain, mungkin kualitas pribadi mereka “para sahabat” tidak banyak berpengaruh. Namun yang terpenting mengambil jalan yang baik dan benar serta menemukan jati diri sendiri. Yang diperlukan hanyalah menyatukan diri dengan persahabatan yang dihadapi. Bila terjalin keselarasan, maka semua akan berjalan dengan sendirinya dan menganggap sahabat sebagai bagian dari dirinya sehingga mendapatkan dampak positif dari persahabatan tersebut. Selebihnya, persahabatan mendatangkan keindahan. Wallahu a’lamu bish-shawab.</p>
<p>***<br />
Postingan ini sebagai realisasi atas <a href="http://kipsaint.com/award-persahabatan.html">award</a> yang diberikan Saudari Siti Fatimah Ahmad. Terima kasih atas tali silaturahimnya yang telah terjalin dengan hangat. Selamat hari jadi <a href="https://webctfatimah.wordpress.com/2015/08/15/ct346-launching-banner-baru-lmgs-g2-ulang-tahun-ke-5-bergaya-sendiri/" target="_blank">LMGS G2</a>, semoga tambah sukses!</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/persahabatan-mendatangkan-keindahan.html">Persahabatan Mendatangkan Keindahan</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/persahabatan-mendatangkan-keindahan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>168</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memupuk Keberanian Sejak Dini</title>
		<link>http://kipsaint.com/memupuk-keberanian-sejak-dini.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/memupuk-keberanian-sejak-dini.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2015 12:38:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[memupuk keberanian]]></category>
		<category><![CDATA[mendidik berani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5963</guid>

					<description><![CDATA[<p>Telah lama keberanian tertanam pada nenek moyang kita, keberanian mengarungi lautan luas “samudra”, dan para pelaku sejarah dengan gigih dan berani maju ke medan juang yang tak gentar menghadapi marabahaya untuk mendapatkan sebuah kemerdekaan. Kini, setelah bahaya perang berlalu, bukan berarti sifat berani itu turut tiada karena akan lebih terasa lagi perlunya memupuk keberanian meskipun</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/memupuk-keberanian-sejak-dini.html">Memupuk Keberanian Sejak Dini</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Telah lama keberanian tertanam pada nenek moyang kita, keberanian mengarungi lautan luas “samudra”, dan para pelaku sejarah dengan gigih dan berani maju ke medan juang yang tak gentar menghadapi marabahaya untuk mendapatkan sebuah kemerdekaan. Kini, setelah bahaya perang berlalu, bukan berarti sifat berani itu turut tiada karena akan lebih terasa lagi perlunya memupuk keberanian meskipun keberadaanya diperlukan untuk menghadapi situasi yang berbeda. <span style="color: #ffffff;"><strong>Memupuk Keberanian Sejak Dini!</strong></span></p>
<p>Tidak bisa dipungkiri, sering kali manusia takut dari suatu yang belum diketahui atau belum dikenal serta karena belum terbiasa, terlebih pada seorang anak kecil. Maka, diperlukannya memupuk keberanian dengan menggali pengetahuan tentang perkara yang bersangkutan. Jadi, salah-satu penyebab timbulnya ketakutan itu bisa jadi karena belum terbiasa. Contoh kecil, saat berjalan malam hari didepan rumah melihat bayang-bayang kehitaman melambai, setelah diselidiki ternyata hanyalah daun yang tertiup angin. Ketika mendengar benda jatuh secara tiba-tiba, setelah dilihat hanyalah barang yang tersenggol seekor kucing. Ada juga orang takut kepada orang lain “kepada seorang tokoh besar umpamanya”, hanya karena belum kenal.<span id="more-5963"></span></p>
<p><a href="http://kipsaint.com/memupuk-keberanian.html/alma-fitriani" rel="attachment wp-att-5964"><img decoding="async" class="alignleft size-full wp-image-5964" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/08/Alma-Fitriani.jpg" alt="Alma-Fitriani : Memupuk Keberanian" width="200" height="425" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/08/Alma-Fitriani.jpg 200w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/08/Alma-Fitriani-141x300.jpg 141w" sizes="(max-width: 200px) 100vw, 200px" /></a>Contoh kecil lainnya yang masih hangat, ajang turut <a href="http://kipsaint.com/melacak-makna-sebuah-kemerdekaan.html">melacak</a> dan <a href="http://kipsaint.com/memaknai-sebuah-kemerdekaan.html">memaknai</a> sebuah kemerdekaan. Dalam memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke-70, beragam lomba digelar. Dan, seorang cucu turut andil untuk ikut memeriahkannya. Dia hendak mengikuti karnaval dengan mengenakan pakaian unik. Setelah dipilihkan dan dikenakannya pakaian tersebut oleh ibunya, si anak malah menangis dan menolak mengenakan pakaian tersebut. Ia malah lebih memilih mengenakan pakaian kebaya yang sudah pernah dikenakannya. Daripada tangisnya berkelanjutan, akhirnya diikuti kemauannya itu. Singkat cerita, karnaval plus fashion show kelar. Alhamdulillah meraih juara kedua. Setibanya dirumah, ibunya bilang pada anaknya “<em>coba kalau memakai pakaian tadi yang unik, pasti dapet juara pertama</em>”. Si anak berujar, “<em>belum biasa memakainya dan orang lain tak ada yang memakainya juga</em>”.</p>
<p>Masih sebagai contoh, seseorang yang belum pernah berbicara atau pidato didepan orang banyak, kemudian memiliki tugas tersebut, tentu saja hatinya berdebar-debar bahkan sampai gemetar, wajah merah merona karena malu hingga mengeluarkan peluh (keringat) dinginnya. Padahal tidak ada sebabnya kecuali hanya belum biasa.</p>
<p>Tentu saja obatnya tidak ada jalan lain kecuali hanya harus memperbanyak pengalaman dan memaksa diri hingga biasa. Dengan pengalaman dan memupuk keberanian, menjadikan berani dan tidak takut lagi.</p>
<h2 class="title">Pentingnya memupuk keberanian!</h2>
<p>Menyikapi sebuah keberanian! Dalam memupuk keberanian, yang dimaksud dengan keberanian bukanlah berarti mengandalkan kekuatan fisik semata. Keberanian yang perlu dihidupkan ialah keberanian yang terkait kecakapan menghadapi suatu hal/kepentingan atau juga sebuah marabahaya dengan sadar dan sabar. Salah-satu contoh kepentingan misalnya berupa pekerjaan. Orang yang telah mengetahui jenis pekerjaan yang akan dijalankan, akan tahu pula datangnya resiko dalam menjalankan pekerjaannya itu, sehingga dapat bekerja dengan baik sambil berjaga-jaga berharap dapat melewati/menghalau bahaya yang sewaktu-waktu datang , itulah seorang pemberani.</p>
<p>Sebuah keberanian tidak juga tertuju kepada maju atau mundur, takut dan tidak takut, atau juga rasa khawatir, tetapi tergantung kepada kecakapan menahan nafsu, serta dapat mengerjakan kewajibannya dengan sebaik-baiknya. Seorang yang dapat menahan nafsunya akan dapat menguasai hatinya hingga dapat mengerjakan kewajibannya meskipun rasa cemas dan khawatir tetap dimilikinya, dia tetap seorang yang <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/berani" target="_blank">berani</a>.</p>
<p>Sebuah keberanian tidaklah selamanya terpuji. Takut untuk melakukan suatu tindakan yang dapat merusak kehormatan atau nama baik adalah suatu sifat yang terpuji. Adapun seseorang yang cakap mengerjakan sesuatu kejahatan dengan tiada gentar atau segan bukanlah seorang yang berani, tetapi hanya seorang yang kurang halus perasaannya. Lebih tepat pula dinamakan orang yang tidak berperasaan atau orang yang tidak baik. Meskipun bisa dikatakan memiliki sifat berani, berani bukan pada tempatnya karena meninggalkan kewajibannya dengan terang-terangan.</p>
<p>Apabila hendak menjalankan kewajiban sedang rasa takut itu melekat didalam kalbu, maka sempurnakanlah perhitungannya. Bahaya apakah yang akan menimpa? Lalu, remehkanlah atau peringanlah semuanya itu seraya berkata dalam hati, “tidak takut apa-apa karena hanya menjalankan sebuah kewajiban&#8221;. Wallahu a’lamu bish-shawab.</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/memupuk-keberanian-sejak-dini.html">Memupuk Keberanian Sejak Dini</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/memupuk-keberanian-sejak-dini.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>100</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mencari Bahagia Dalam Hidup</title>
		<link>http://kipsaint.com/mencari-bahagia-dalam-hidup.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/mencari-bahagia-dalam-hidup.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2015 01:47:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan hidup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semua orang ingin bahagia, dan mencari bahagia telah menjadi bagian dari kehidupan setiap insan dalam setiap saat. Dengan demikian perlunya memahami keberadaan kebahagiaan didunia, tiada lain kebahagiaan lahir dan kebahagian batin. Untuk mencapai kebahagian lahir memerlukan kemakmuran atau kebendaan, dan wujudnya lebih mudah dimengerti. Nmaun, lain halnya dengan kebahagiaan batin yang masih perlu kejelasan lebih</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/mencari-bahagia-dalam-hidup.html">Mencari Bahagia Dalam Hidup</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Semua orang ingin bahagia, dan mencari bahagia telah menjadi bagian dari kehidupan setiap insan dalam setiap saat. Dengan demikian perlunya memahami keberadaan kebahagiaan didunia, tiada lain kebahagiaan lahir dan kebahagian batin. Untuk mencapai kebahagian lahir memerlukan kemakmuran atau kebendaan, dan wujudnya lebih mudah dimengerti. Nmaun, lain halnya dengan kebahagiaan batin yang masih perlu kejelasan lebih mendalam. <span style="color: #ffffff;"><strong>Mencari Bahagia Dalam Hidup!</strong></span></p>
<p>Kemakmuran atau kekayaan harta benda tidak mutlak dapat menjamin kebahagiaan yang sebenarnya. Ada kalanya orang yang kaya materi tidak merasa aman dan tenteram, sering merasa terbebani seakan dikejar-kejar musuh. Terkadang malang menimpa, dekat dengan penyakit fisik atau penyakit rohani yang seolah melekat, dan sebagainya. Hingga lahir sebuah cerita: Dahulu ada seorang saudagar yang sangat kaya raya, kemudian sakit “tidak bisa kencing”. Karena rasa sakitnya yang teramat sangat, dan tidak sabar menahannya hingga akhirnya dia rela mengeluarkan harta bendanya seberapa saja untuk menyembuhkan sakitnya. Lantas seorang pembantunya berkata, &#8220;<em>Segala kekayaan harta benda milik tuanku ini, hanya seharga kencing satu gelas</em>&#8220;.<span id="more-5951"></span></p>
<p>Cerita lainnya, ada juga orang yang sudah mempunyai kemakmuran lahir yang setinggi-tingginya tetapi tidak merasa bahagia, dengan kejenuhan hidup tingkat tinggi akhirnya bunuh diri. Bahkan ada juga yang menjajal menjadi fakir miskin karena hatinya kosong. Seakan ada benarnya candaan pelipur lara sang papa “<em>mendingan dagang lebu nu sorangan bisa keprok bari hahariringan batan naek sedan bari jeung hate deg-degan teu tumaninah</em>”, lebih baik jual abu gosok punya sendiri bisa bertepuk tangan sambil bernyanyi kecil daripada naik mobil sedan dengan hati yang tidak tenang.</p>
<p>Jika saja tergolong kedalamnya, seperti cerita-cerita diatas, tentu tidak akan dapat merasakan kebahagiaan yang sebenarnya meskipun pada lahirnya serba berkecukupan. Di dunia ini memang kenyataannya ada orang yang kaya harta dan juga sebaliknya. Tetapi, dalam kekurangan setiap orang yang berbudi atau yang mukmin tentu tidak akan iri atau dengki, bahkan berkata kepada dirinya sendiri, &#8220;<em>biar miskin harta, asal jangan miskin jasa</em>”, dan &#8220;<em>biar miskin benda, asal jangan miskin budi dan amal</em>&#8220;.</p>
<h2 class="title">Mencari bahagia dalam hidup!</h2>
<p>Mencari bahagia dengan membayar hutang budi. Seseorang yang berbudi apabila menerima budi orang lain, akan gelisah sebelum membayar hutang budinya. Jika sudah membayar hutang budinya, baik dengan tenaga atau pikiran, dengan harta atau jasa apapun, akan merasa puas dan bahagia. Meskipun harus bersusah-payah mencari dan mengeluarkan hartanya yang tidak banyak, sama sekali tidak menyesal, bahkan bersyukur karena telah dapat membayar hutang budinya.</p>
<p>Mencari bahagia dengan menolong. Seseorang yang sudah mengeluarkan sebagian hartanya untuk menolong orang lain, tidak akan merasa merugi atau merasa hartanya berkurang, bahkan yang timbul rasa bahagia karena dapat menolong orang lain. Timbulnya perasaan bahagia karena ia termasuk orang yang bisa menolong bukan orang yang terpaksa minta tolong. Apabila seseorang menerima pertolongan orang lain tentu bersyukur dan gembira. Namun, sebenar-benarnya yang memberi pertolongan itu yang lebih besar rasa bahagianya.</p>
<p>Mencari bahagia dengan menunaikan kewajiban, baik terhadap Sang Pencipta, orang tua atau sesama akan merasa lega, puas dan menjadi bebas dari tanggungan-tanggungannya sehingga menuai kebahagiaan. Seorang mukmin akan merasa <a href="https://id.wiktionary.org/wiki/bahagia" target="_blank">bahagia</a> kalau telah melewati hal-hal tersebut. Dan, seorang mukmin senantiasa menyadari karunia Allah yang dirasakannya sangat banyak sehingga selalu bersyukur &#8220;syukur nikmat&#8221; dan gembira. Dengan demikian, kebahagiaan batin tidak bertumpu atas materi semata melainkan modal untuk mencari bahagia atau kemakmuran batin adalah iman. Wallahu a’lamu bish-shawab.<br />
<span style="color: #ffffff;"><strong>Bahagia Dalam Hidup!</strong></span></p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/mencari-bahagia-dalam-hidup.html">Mencari Bahagia Dalam Hidup</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/mencari-bahagia-dalam-hidup.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>83</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penderita Gangguan Jiwa</title>
		<link>http://kipsaint.com/penderita-gangguan-jiwa.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/penderita-gangguan-jiwa.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2015 12:02:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humour]]></category>
		<category><![CDATA[candaan orang gila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5945</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suatu ketika, seorang dokter di rumah sakit jiwa hendak mengetes kesembuhan beberapa pasien penderita gangguan jiwa, tiada lain ingin menguji kondisi pasiennya apakah sudah membaik atau masih tetap menderita gangguan jiwa. Dalam waktu dan kesempatan yang sama, saat menghadapi tiga orang penderita gangguan jiwa, sang dokter pun memberikan pertanyaan yang sama pula pada ketiganya. Pasien</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/penderita-gangguan-jiwa.html">Penderita Gangguan Jiwa</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika, seorang dokter di rumah sakit jiwa hendak mengetes kesembuhan beberapa pasien penderita gangguan jiwa, tiada lain ingin menguji kondisi pasiennya apakah sudah membaik atau masih tetap menderita gangguan jiwa. Dalam waktu dan kesempatan yang sama, saat menghadapi tiga orang penderita gangguan jiwa, sang dokter pun memberikan pertanyaan yang sama pula pada ketiganya. Pasien pertama bernama Bambang. <span style="color: #ffffff;"><strong>Penderita Gangguan Jiwa!</strong></span></p>
<p>Dokter : &#8220;Bambang, berapa satu ditambah satu?&#8221;<br />
Bambang : &#8220;Sepuluh, dokter!&#8221;</p>
<p>Ternyata Bambang masih belum sembuh menderita gangguan jiwa alias gila, perlu dirawat lanjut dalam benak sang dokter. Lalu, pertanyaan yang sama disampaikan pada pasien kedua yang bernama Adrian.<span id="more-5945"></span></p>
<p>Dokter : &#8220;Adrian, berapa satu ditambah satu?&#8221;<br />
Adrian : &#8220;Tujuh dokter!&#8221;</p>
<p>Ternyata Adrian pun masih belum sembuh, masih perlu dirawat pikir sang dokter. Selanjutnya pertanyaan yang sama diberikan pada pasien ketiga yang bernama Joko.</p>
<p>Dokter : &#8220;Joko, berapa satu ditambah satu?&#8221;<br />
Joko : &#8220;Ah dokter, anak kecil juga tahu! Dua dokter!&#8221;<br />
Dokter : &#8220;Wah kamu pintar, jawabanmu benar, saya rasa kamu sudah sembuh Joko, dan kamu bisa segera pulang&#8221;.</p>
<p>Joko pun gembira, berlari kegirangan dan masuk menuju kamarnya. Sebelum sampai kamarnya Joko bertemu dengan Dani, teman sesama penderita gangguan jiwa juga. Lalu, Joko menyampaikan kegirangannya pada Dani.</p>
<p>Joko : &#8220;Dokter kita ternyata gila juga lho!&#8221;<br />
Dani : &#8220;Lho, kenapa?&#8221;<br />
Joko : &#8220;Masa dia bilang satu ditambah satu jawabnya dua, dia saya bohongin mau saja. Padahal satu tambah satu enam belas kan!&#8221; Ujar Joko sambil tertawa terbahak-bahak (lmao)</p>
<h2 class="title">Canda penderita gangguan jiwa!</h2>
<p>Makna yang tersirat: <em>Dalam menyimpulkan sesuatu janganlah berdasarkan dari satu kondisi seandainya penelitian lainnya masih memungkinkan untuk dilakukan sebagai bahan pembanding, sehingga keputusan yang diambil menjadi lebih tepat.</em></p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/penderita-gangguan-jiwa.html">Penderita Gangguan Jiwa</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/penderita-gangguan-jiwa.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>39</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikhlas dalam Memberi dan Menerima</title>
		<link>http://kipsaint.com/ikhlas-dalam-memberi-dan-menerima.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/ikhlas-dalam-memberi-dan-menerima.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2015 21:32:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhlas Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Memberi dan Menerima]]></category>
		<category><![CDATA[Murah Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Pemaaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batapa senangnya lebaran akan tiba! Setelah sebulan penuh berupaya meningkatkan kualitas ibadah dengan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, lebaran menjadi hari istimewa yang sungguh dinantikan. Semua ummat Islam merayakannya. Menikmati ketupat dengan opor ayam yang lezat, memakai pakaian baru yang masih mengkilat, dan berkumpul bersama para kerabat. Bersyukurlah bagi yang dapat merasakan itu semua!</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/ikhlas-dalam-memberi-dan-menerima.html">Ikhlas dalam Memberi dan Menerima</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Batapa senangnya lebaran akan tiba! Setelah sebulan penuh berupaya meningkatkan kualitas ibadah dengan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, lebaran menjadi hari istimewa yang sungguh dinantikan. Semua ummat Islam merayakannya. Menikmati ketupat dengan opor ayam yang lezat, memakai pakaian baru yang masih mengkilat, dan berkumpul bersama para kerabat. Bersyukurlah bagi yang dapat merasakan itu semua! <span style="color: #ffffff;"><strong>Ikhlas dalam Memberi dan Menerima!</strong></span></p>
<p>Meski demikian, prosentase kebahagiaan itu tidaklah sama. Karena beberapa diantara kita tidak semuanya berada pada kondisi yang sama. Mungkin mereka tak menuntut baju baru, tapi setidaknya mengharapkan pakaian pengganti yang layak. Mungkin mereka juga tak mengangankan makanan super lezat, tapi sedikitnya tersaji makanan dimeja. Dengan adanya kondisi tersebut, untuk meraih kebahagiaan bersama kita semua diingatkan dengan adanya saling ketergantungan yang menuntun manusia untuk dapat saling berbagi. <span id="more-5891"></span></p>
<h2 class="title">Perlunya sifat ikhlas dalam memberi!</h2>
<p>Mengingat saling ketergantungan bukan saja berlaku antar sesama manusia, namun tak lepas kaitannya dengan alam semesta dan juga Sang Pencipta yang memberikan segalanya. Setidaknya dapat kita lihat ketika sang raja siang bertandang hingga samudra menguap, lalu langit mencurahkan hujan membuat tanaman menyerap air lalu merekahkan bunga dan buahnya. Laut, hutan dan hewan memberikan sumber daya yang tiada terkira dengan ikhlasnya tanpa mengharap balasan apapun dari manusia. Dan sebagai makhluk yang berakal, manusia seharusnyalah mensyukuri segala kebaikan alam tersebut dengan saling memberi antar sesama.</p>
<p>Selain dari alam, belajar ikhlas dalam memberi yang paling sederhanya dapat dilihat dari keberadaan sebuah teko. Bermurah hati dalam mencurahkan isinya, dengan teliti dan sabar menghampiri satu-persatu beragam cangkir menadahnya. Terkadang berjumlah gelas bergantian menampung miliknya. Sesekali enggan menyisakan sedikit saja isinya, seakan sadar saat terisi yang baru sisa lama akan terbuang percuma. Tidak takut kering kerontang, karena yakin dirinya akan terisi kembali disaat yang tepat.</p>
<p>Islam mengajarkan untuk berbagi ketika mendapatkan kebahagiaan. Zakat, Shadaqah dan Infaq merupakan bentuk memberi yang baik dan tersirat dalam Al-Qur’an. Ketiganya menunjuk kepada satu pengertian yaitu sesuatu yang dikeluarkan, dan juga memiliki peranan yang sama yakni memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu yang kekurangan. Semoga diakhir ramadhan ini tidak ada yang terlupa membayar zakat, serta dapat meningkatkan Shadaqah dan Infaq sehingga terbentuk berbagi kebahagiaan yang diridhoi Allah SWT.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, berbagi dalam kebahagiaan tidaklah sesulit seperti membagi kesedihan, karena dalam kebahagiaan mudah untuk menemukan seseorang untuk berbagi. Lain halnya ketika bersedih yang sering kali merasa enggan untuk mengungkapkan kesedihan mengingat harus mencari orang yang tepat dan bersedia mendengar keluh-kesah tidaklah mudah. Dengan demikian, kemudahan berbagi kebahagiaan patut disyukuri dan senantiasa diimplentasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semakin banyak yang berupaya berbagi dalam meraih derajat yang tinggi “itsar”, memberikan sesuatu kepada orang yang lebih memerlukan, sekalipun dirinya sendiri masih membutuhkannya. Mengingat firman Allah Ta’ala, “<em>Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik padamu</em>” (Al-Qashas [28]: 77).</p>
<p>Berbagilah semata-mata karena  Allah Ta’ala, ikhlas dalam berbagi untuk membantu saudara yang memerlukan dalam ridho-Nya akan mendapat pahala berlipat ganda. Firman-Nya,“<em>Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan harta mereka di jalan Allah adalah sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir dan setiap butir membuahkan lagi 100 biji. Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Allah maha luas karunia-Nya dan lagi maha mengetahui</em>” (Al-Baqarah [2]: 261)</p>
<p>Selebihnya, dalam berbagi senantiasa terhindar dari sifat berbagi yang dapat menyakiti hati penerimanya. Tidak berbagi karena riya, karena ingin dipuji, karena keuntungan duniawi, atau sekedar cari popularitas semata. Firman Allah Ta’ala, “<em>Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena ria (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih. Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir</em>” (Al-Baqarah [2]: 264).</p>
<p>Begitu jelas tentang ikhlas dalam memberi rezeki. Dan, dalam menerima rezeki tidak luput dari perlunya keikhlasan hati dan syukur nikmat. Dengan syukur nikmatlah senantiasa terjauh dari iri dengki terhadap yang memiliki, dan terjauh dari sifat ingin meraup dari sesuatu yang bukan hak sendiri. Dalam keterbatasan, tidak harus melihat keatas melulu melainkan sesekali menoleh kebawah sehingga masih dapat berbagi meski hanya dengan sebatas hangatnya <a href="http://kipsaint.com/sedekah-termudah.html">senyuman</a>.</p>
<p>Terkait maaf! Hari Raya Idul Fitri, saatnya ikhlas dalam memberi dan menerima maaf dengan harapan kembali fitrah dan meniti diri dikemudian hari dengan lebih baik dalam ridho Illahi. Dimana, hakikat memberi maaf itu sendiri menggugurkan hak untuk membalas dendam atau melawan dalam sebuah perselisihan karena kemurahan hati yang bersangkutan. Dengan demikian, pemaaf adalah orang yang tidak mengambil haknya untuk menyakiti, mencaci maki, memusuhi orang lain yang telah menzhaliminya meskipun ia sanggup melakukannya. Orang yang bermurah hati seperti itulah yang dijanjikan oleh Allah SWT pahala (kebaikan dunia dan akhirat).</p>
<p>Semoga kita semua tergolong orang yang pemaaf, meski mungkin adakalanya susah memaafkan kesalahan orang lain karena perbuatannya yang menancap didalam sanubari sehingga rasa ikhlas itu susah didapat. Namun, sebagai muslim yang baik senantiasa berupaya memaafkan, terlebih ketika mereka telah memohon maaf terhadap kita. Tidaklah tepat bersikukuh untuk enggan memaafkan orang lain, karena akan menyebabkan dosa tidak pernah diampuni-Nya. &#8220;<em>Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang</em>&#8221; (QS An-Nuur :22). Wallahu a’lamu bish-shawab.</p>
<p>Sebelum telat,<em> Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal ‘aidin wal faizin. </em>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin! (worship)</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/ikhlas-dalam-memberi-dan-menerima.html">Ikhlas dalam Memberi dan Menerima</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/ikhlas-dalam-memberi-dan-menerima.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>61</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuat Halaman Blog Tanpa Coding</title>
		<link>http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2015 15:32:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat halaman blog]]></category>
		<category><![CDATA[Page Builder]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5869</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beragam plugin yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan fungsinya masing-masing. Namun, seperti yang telah diketahui penggunaan banyak plugin juga kurang baik terhadap web itu sendiri. Setiap blogger harus bisa memilah dan memilih pluggin tertentu saja yang bisa dikaitkan dengan kepentingan masing-masing. Hal tersebut agar tidak memberatkan loading blog tentunya. Dalam hal ini, hanya sekedar iseng untuk</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html">Membuat Halaman Blog Tanpa Coding</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beragam plugin yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan fungsinya masing-masing. Namun, seperti yang telah diketahui penggunaan banyak plugin juga kurang baik terhadap web itu sendiri. Setiap blogger harus bisa memilah dan memilih pluggin tertentu saja yang bisa dikaitkan dengan kepentingan masing-masing. Hal tersebut agar tidak memberatkan loading blog tentunya. Dalam hal ini, hanya sekedar iseng untuk mengetahui dan menjajalnya saja <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> <span style="color: #ffffff;"><strong>Membuat Halaman Blog Tanpa Coding!</strong></span></p>
<p>Dengan memanfaatkan sebuah plugin yang telah tersedia, membuat halaman pada blog atau situs ternyata cukup mudah. Tanpa perlu koding sudah bisa menampilkan halaman yang menarik dan atraktif. Merupakan suatu hal yang menguntungkan bagi blogger yang hendak membuat suatu halaman dengan tampilan yang berbeda namun tidak begitu menguasai kode CSS dan HTML. <span id="more-5869"></span></p>
<h2 class="title">Membuat Halaman Blog!</h2>
<p>Plugin yang dapat dimanfaatkan yaitu <a href="https://wordpress.org/plugins/siteorigin-panels/" target="_blank">Site Origin’s Page Builder</a>. Dan install juga <a href="https://wordpress.org/plugins/black-studio-tinymce-widget/" target="_blank">Black Studio TinyMCE</a> untuk menggunakan widget WP_Widget_Black_Studio_TinyMCE. Setelah terinstall, bisa langsung membuat halaman baru. Klik “<strong>Add New Page</strong>” pada dashboard lalu isi judul halaman yang akan dibuat. Selanjutnya, dibagian kanan atas text editor tinggal klik tulisan “<strong>Page Builder</strong>” seperti yang nampak pada gambar dibawah ini:</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/page-builder-1" rel="attachment wp-att-5870"><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5870" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-1.jpg" alt="Membuat Halaman Blog, Page-Builder-1" width="550" height="209" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-1.jpg 550w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-1-300x114.jpg 300w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Setelah itu, akan terbuka Interface Page Builder seperti pada gambar ini:</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/page-builder-2" rel="attachment wp-att-5871"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5871" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-2.jpg" alt="Membuat Halaman Blog, Page-Builder-2" width="550" height="211" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-2.jpg 550w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-2-300x115.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Selanjutnya klik “<strong>Add Row</strong>” pada toolbar untuk menentukan baris, dan berikutnya menentukan kolom halaman dengan memilih opsi yang sesuai dengan layout yang diinginkan seperti gambar dibawah ini:</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/page-builder-3" rel="attachment wp-att-5872"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5872" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-3.jpg" alt="Membuat Halaman Blog, Page-Builder-3" width="550" height="242" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-3.jpg 550w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-3-300x132.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Berikutnya, klik “<strong>Add widget</strong>” pada masing-masing kolom untuk menambahkan widget yang sesuai dengan konten yang diinginkan dan ditempatkan pada masing-masing kolom tersebut. Dalam hal ini, saya mencoba dengan membuat 3 kolom yang berisi <em>about</em> pada widget dikolom pertama, <em>comment</em> pada widget dikolom kedua, dan <em>blogroll</em> pada widget dikolom ketiga. Seperti gambar dibawah ini:</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/page-builder-4" rel="attachment wp-att-5873"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-5873 size-full" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-4.jpg" alt="Membuat Halaman Blog, Page-Builder-4" width="550" height="237" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-4.jpg 550w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-4-300x129.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p>Setelah masing-masing widget terisi lengkap dengan konten masing, selebihnya saya memilih tampilan tanpa <em>sidebar</em> dengan memilih “Full Width, no sidebar(s)” pada opsi <em>Template</em> dibagian <em>Page Attributes</em>. Terakhir tinggal <em>Publish</em> saja dan kelar sudah halaman baru terbuat sesuai dengan selera. Hasil akhir yang saya buat seperti ini:</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/page-builder" rel="attachment wp-att-5874"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-5874 size-full" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder.jpg" alt="Membuat Halaman Blog, Page-Builder" width="550" height="269" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder.jpg 550w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-300x147.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 550px) 100vw, 550px" /></a></p>
<p><a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/page-builder-5" rel="attachment wp-att-5875"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignright wp-image-5875" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-5.jpg" alt="Membuat Halaman Blog, Page-Builder-5" width="150" height="119" /></a>Pengaturan untuk menghapus atau memindahkan widget, baris dan kolom, terletak pada button seperti gambar disamping ini.</p>
<p>Plugin Page Builder ini bisa dimanfaatkan juga untuk merubah tampilan halaman-halaman yang sudah dibuat sebelumnya, cuma diperlukan mengeditnya saja. Selain halaman, berlaku juga pada post blog baik yang sudah dibuat sebelumnya atau yang akan dibuat. Tinggal atur settingannya saja, masuk <em>Settings -&gt; Page Builder</em>, pastikan pada general tab opsi <em>Pages</em> dam <em>Posts</em> keduanya dicentang.</p>
<p>Untuk mengubahnya, tinggal pilih dan edit halaman yang akan dirubah dengan meng-klik “<strong>Page Builder</strong>” selanjutnya klik “<strong>Ok</strong>” pada <em>Pop Up</em> yang muncul seperti ini:</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/page-builder-6" rel="attachment wp-att-5876"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5876" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-6.jpg" alt="Membuat Halaman Blog, Page-Builder-6" width="350" height="131" srcset="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-6.jpg 350w, http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/Page-Builder-6-300x112.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 350px) 100vw, 350px" /></a></p>
<p>Membuat halaman blog tanpa coding, postingan sekedar <em>update! </em><em><a href="http://kipsaint.com/memanfaatkan-spoiler-dengan-plugin-pada-postingan-blog.html/heuheu" rel="attachment wp-att-3671"><img loading="lazy" decoding="async" class=" size-full wp-image-3671 alignright" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/Heuheu.gif" alt="Heuheu" width="48" height="48" /></a></em></p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html">Membuat Halaman Blog Tanpa Coding</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/membuat-halaman-blog-tanpa-coding.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>38</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Error Validasi W3C terkait All In One SEO Pack</title>
		<link>http://kipsaint.com/mengatasi-error-validasi-w3c-terkait-all-in-one-seo-pack.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/mengatasi-error-validasi-w3c-terkait-all-in-one-seo-pack.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2015 15:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[All In One SEO]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Validator]]></category>
		<category><![CDATA[W3C Validation Service]]></category>
		<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5672</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bukan hal baru, memanfaatkan plugin kerap mendukung tampilan dan kinerja sebuat situs atau blog. Dapat memberikan dampak positif yang sifatnya menguntungkan, namun terkadang tidak jarang juga memunculkan hal yang kurang menyenangkan khususnya berpengaruh pada loading blog. Mengatasi error validasi w3c! Dalam postingan ini, terkait dengan penggunaan plugin All In One SEO Pack. Jika saja sobat</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/mengatasi-error-validasi-w3c-terkait-all-in-one-seo-pack.html">Mengatasi Error Validasi W3C terkait All In One SEO Pack</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan hal baru, memanfaatkan plugin kerap mendukung tampilan dan kinerja sebuat situs atau blog. Dapat memberikan dampak positif yang sifatnya menguntungkan, namun terkadang tidak jarang juga memunculkan hal yang kurang menyenangkan khususnya berpengaruh pada loading blog. <span style="color: #ffffff;"><strong>Mengatasi error validasi w3c!</strong></span></p>
<p>Dalam postingan ini, terkait dengan penggunaan plugin All In One SEO Pack. Jika saja sobat masih menggunakannya, dan ingin mengatasi error validasi W3C &#8220;<a href="http://kipsaint.com/validitas-kode-website-dengan-w3c-markup-validation-service.html">W3C Validation Service</a>&#8221; dalam melihat validitas HTML blog akan mendapatkan laporan error yang terbentuk. Error yang ada memang bukanlah masalah besar yang merugikan, namun bagi blogger yang menyukai blognya benar-benar bersih dan terhindar dari HTML dan CSS yang error pastinya selalu diupayakan untuk mengatasinya.<span id="more-5672"></span></p>
<h2 class="title">Mengatasi error validasi w3c!</h2>
<p><a href="http://kipsaint.com/mengatasi-error-validasi-w3c-terkait-all-in-one-seo-pack.html/all-in-one-seo-pack-2" rel="attachment wp-att-5674"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignleft size-full wp-image-5674" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2015/07/All-In-One-SEO-Pack-2.jpg" alt="Mengatasi Error Validasi W3C, All-In-One-SEO-Pack" width="275" height="300" /></a>Solusinya tinggal masuk pada <em>Dashboard -&gt; All In One SEO -&gt; General Settings</em>, lalu <em>uncheck</em> atau hilangkan centang pada opsi &#8220;Use Schema.org Markup&#8221; dan klik <em>Update Options</em>. Kelar sudah dan teratasi error validasi W3C cukup dengan satu tindakan saja <img src="http://kipsaint.com/wp-includes/images/smilies/mrgreen.png" alt=":mrgreen:" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>Postingan singkat yang mungkin jauh dari kata manfaat, karena hal diatas rasanya sudah melekat pada ingatan para sahabat. Hanya sebatas checklist yang diletak, hingga sesuai dengan kehendak, tiada lain menghilangkan error hasil validasi W3C yang melekat. Mudah-mudahan sobat sepakat, terjauh dari mencibir meskipun tidaklah dekat, karena pasti takkan terlihat. Kalau berkenan, silahkan tinggalkan jejak, Insya Allah menjadi perekat tali kerabat. Semoga tidak membuat penat! (worship)</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/mengatasi-error-validasi-w3c-terkait-all-in-one-seo-pack.html">Mengatasi Error Validasi W3C terkait All In One SEO Pack</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/mengatasi-error-validasi-w3c-terkait-all-in-one-seo-pack.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>12</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asuhan Ayah Bunda Membentuk Anak Berkualitas</title>
		<link>http://kipsaint.com/asuhan-ayah-bunda-membentuk-anak-berkualitas.html</link>
					<comments>http://kipsaint.com/asuhan-ayah-bunda-membentuk-anak-berkualitas.html#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kips]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2015 21:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Anak berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Orang tua bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Asuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=5539</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dibulan baik ini, bukannya hendak mengajak untuk mengumpat, bukan juga berniat melirik kedangkalan atas kesalahan yang telah diperbuat seseorang melainkan untuk bercermin dan menata diri hingga senantiasa lebih terarah. Asuhan Ayah Bunda Membentuk Anak Berkualitas! Dari satu kejadian mengenaskan yang beritanya wara-wiri diberbagai media, kejadian yang menimpa gadis cilik dibawah asuhan orang tua angkat. Terenggut</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/asuhan-ayah-bunda-membentuk-anak-berkualitas.html">Asuhan Ayah Bunda Membentuk Anak Berkualitas</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dibulan baik ini, bukannya hendak mengajak untuk mengumpat, bukan juga berniat melirik kedangkalan atas kesalahan yang telah diperbuat seseorang melainkan untuk bercermin dan menata diri hingga senantiasa lebih terarah. <span style="color: #ffffff;"><strong>Asuhan Ayah Bunda Membentuk Anak Berkualitas!</strong></span></p>
<p>Dari satu kejadian mengenaskan yang beritanya wara-wiri diberbagai media, kejadian yang menimpa gadis cilik dibawah asuhan orang tua angkat. Terenggut nyawanya dengan tragis, entah siapa pelakunya. Banyak diantara kita yang berempati, manghantarkan do’a bersama atas kepergiannya, dan barangkali tidak sedikit juga yang merasa <a href="http://kipsaint.com/marah-haruskah.html">marah</a> dan kesal terhadap pelakunya. Tidak ketinggalan banyak blogger yang menuangkan empati dengan memposting puisi-puisi sebagai tanda simpati. Hal tersebut juga yang menjadi dasar pemikiran postingan ini, menilik kejadian serupa dengan hubungannya terhadap pola asuh orang tua.<span id="more-5539"></span></p>
<h2 class="title">Asuhan Ayah Bunda!</h2>
<p>Pada dasarnya, tidak akan ada orang tua yang tidak menyayangi buah hatinya, setiap orang-tua pasti menginginkan tumbuh anak berkualitas, cerdas dan memiliki perkembangan mental yang stabil sehingga suatu hari kelak membanggakan. Untuk itu, beragam cara (asuhan ayah bunda) ditempuh para orang tua mulai dari perawatan janin dalam kandungan hingga terlahir, lalu mengasuhnya sampai tumbuh besar.</p>
<p>Menurut media yang sempat terbaca, “Jika ingin memiliki anak yang antusias dalam mempelajari banyak hal di sekelilingnya, dan dapat membangun hubungan yang baik dengan teman-teman sebayanya, maka orang tua harus membantu anak untuk meningkatkan level <em>dopamine</em> pada otak mereka”,  ungkap Margot Sunderland, seorang penulis buku “<em>The Science of Parenting</em>” yang juga Psychotherapist, Child Mental Health asal London. Begitu jelasnya asuhan ayah bunda itu diperlukan.</p>
<p><em>Dopamine</em> adalah senyawa transmisi saraf yang berperan penting dalam menimbulkan perasaan senang atau nyaman. Pelepasan hormon <em>dopamine</em> akan semakin optimal dan terus meningkat ketika anak merasa bahagia dan senang, disaat mampu menemukan jawaban dari sebuah persoalan. Sementara, ketika bermain gerakan fisik antara anak dan orang tua disinyalir mampu menstimulasi rasa penasaran dan kritis pada jiwa anak. Selain itu, adanya hubungan yang baik turut membentuk sifat anak untuk berani bertanya. Selebihnya, dukungan orang tua saat bermain, misalnya memberi seruan ketika anak sedang menggambar “gambarnya bagus sekali nak, hebat!” akan membuat produksi <em>dopamine</em> pada otak anak semakin aktif. Itulah alasan ilmiah mengapa anak-anak yang sering bermain dengan orang-tuanya dapat tumbuh bijak dan cerdas.</p>
<p>Pada kenyataannya, ada saja sikap orang tua yang tidak sejalan dengan perihal diatas. Melepas tangan untuk tidak merawat dan mengasuhnya sehingga kita sering dikejutkan dengan pemberitaan bayi yang terbuang, anak yang diterlantarkan dan yang tragisnya seperti kejadian yang tertulis diatas. Apa pun alasannya, orang tua yang tidak mengasuh anaknya secara langsung dapat diasumsikan sebagai orang tua yang melupakan salah satu jurus ampuh menjadikan pertumbuhan anak berkualitas, cerdas dan bijak. Dalam hal ini, peran orang tua asuh bukan berarti tidak memiliki peran penting yang sama bobotnya, tetapi orang tua yang menyempatkan waktu bermain dengan anaknya akan menciptakan komunikasi dua arah yang lebih baik sehingga memberikan keuntungan pada tumbuh kembang otak anak.</p>
<p>Semoga para orang tua mengingat jejak Rasulullah SAW yang mengajarkan bahwa ada dua hal potensial yang akan mewarnai dan membentuk kepribadian anak yaitu orang tua yang melahirkannya dan lingkungan yang membesarkannya. Dan, <a href="http://kipsaint.com/wishing.html">semoga</a> <a href="http://kipsaint.com/mata-hati.html">mata hati</a> para calon orang tua senantiasa <a href="http://kipsaint.com/ingatkan-hati-dari-lima-perkara.html">ingat lima perkara</a> sebelum kematangan diri secara <a href="http://kipsaint.com/kematangan-diri-secara-emosional.html">emosional</a> dan <a href="http://kipsaint.com/kematangan-diri-secara-sosial.html">sosial</a> tercukupi seningga terjauh dari perbuatan dosa. Wallahu a’lamu bish-shawab.</p>
<p>The post <a href="http://kipsaint.com/asuhan-ayah-bunda-membentuk-anak-berkualitas.html">Asuhan Ayah Bunda Membentuk Anak Berkualitas</a> appeared first on <a href="http://kipsaint.com">Kip&#039;s Bandung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/asuhan-ayah-bunda-membentuk-anak-berkualitas.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>96</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>