<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Apa Arti Hidup?</title><link>http://tonitok.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/irmasAt-taqwa" /><description></description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (tonitok)</managingEditor><lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 15:42:36 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">93</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="irmasat-taqwa" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><item><title>Konsep Sehat, Perspektif Islam</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/KYebRY3Nhvk/konsep-sehat-perspektif-islam.html</link><category>Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:01:21 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-4201774750451719120</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Yqo0nGWBicQ/TukcpDCLTjI/AAAAAAAABZU/F9aoeC2X5Mk/s1600/hidup+sehat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://1.bp.blogspot.com/-Yqo0nGWBicQ/TukcpDCLTjI/AAAAAAAABZU/F9aoeC2X5Mk/s640/hidup+sehat.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Konsep sehat dan kesehatan merupakan dua hal yang hampir sama tapi berbeda. Konsep sehat menurut Parkins (1938) adalah suatu keadaan seimbang yang dinamis antara bentuk dan fungsi tubuh dan berbagai faktor yang berusaha mempengaruhinya. Sementara menurut White (1977), sehat adalah suatu keadaan di mana seseorang pada waktu diperiksa tidak mempunyai keluhan ataupun tidak terdapat tanda-tanda suatu penyakit dan kelainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengembangkan defenisi tentang sehat. Pada sebuah publikasi WHO tahun 1957, konsep sehat didefenisikan sebagai suatu keadaan dan kualitas dari organ tubuh yang berfungsi secara wajar dengan segala faktor keturunan dan lingkungan yang dimiliki. Sementara konsep WHO tahun 1974, menyebutkan Sehat adalah keadaan sempurna dari fisik, mental, sosial, tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan. Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam musyawarah Nasional Ulama tahun 1983 merumuskan kesehatan sebagai ketahanan “jasmaniah, ruhaniyah dan sosial” yang dimiliki manusia sebagai karunia Allah yang wajib disyukuri dengan mengamalkan tuntunan-Nya, dan memelihara serta mengembangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua konsep tersebut ditinjau dari perspektif Islam yang mengacu dalam kitab suci Al Quran. Islam sangat memperhatikan kondisi kesehatan sehingga dalam Al Quran dan Hadits ditemui banyak referensi tentang sehat. Misalnya Hadits Bukhari yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah bersabda. “Dua nikmat yang sering tidak diperhatikan oleh kebanyakan manusia yaitu kesehatan dan waktu luang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kosa kata “sehat wal afiat” dalam Bahasa Indonesia mengacu pada kondisi ragawi dan bagian-bagiannya yang terbebas dari virus penyakit. Sehat Wal Afiat ini dapat diartikan sebagai kesehatan pada segi fisik, segi mental maupun kesehatan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dian Mohammad Anwar dari Foskos Kesweis (Forum Komunikasi dan Studi Kesehatan Jiwa Islami Indonesia), pengertian kesehatan dalam Islam lebih merujuk kepada pengertian yang terkandung dalam kata afiat. Konsep Sehat dan Afiat itu mempunyai makna yang berbeda kendati tak jarang hanya disebut dengan salah satunya, karena masing-masing kata tersebut dapat mewakili makna yang terkandung dalam kata yang tidak disebut. Dalam kamus bahasa arab sehat diartikan sebagai keadaan baik bagi segenap anggota badan dan afiat diartikan sebagai perlindungan Allah SWT untuk hamba-Nya dari segala macam bencana dan tipudaya. Perlindungan Allah itu sudah barang tentu tidak dapat diperoleh secara sempurna kecuali bagi orang-orang yang mematuhi petunjuk-Nya. Dengan demikian makna afiat dapat diartikan sebagai berfungsinya anggota tubuh manusia sesuai dengan tujuan penciptaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan Sunnah Nabi inilah maka umat Islam diajarkan untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan yang diberikan oleh Allah SWT. Bahkan bisa dikatakan Kesehatan adalah nikmat Allah SWT yang terbesar yang harus diterima manusia dengan rasa syukur. Bentuk syukur terhadap nikmat Allah karena telah diberi nikmat kesehatan adalah senantiasa menjaga kesehatan. Firman Allah dalam Al Quran, “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (Surah Ibrahim [14]:7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang Muslim, keyakinan atas kondisi sehat seseorang terkait takdir pula. Meski sudah berperilaku sehat, apabila Allah mentakdirkan ia sakit maka seseorang akan menderita kesakitan. Apabila seseorang ditakdirkan oleh Allah untuk sehat maka sehatlah ia. Janji Allah SWT dalam Surah Asy Syu’araa’ [26]: 78 – 82: “(Yaitu Tuhan) yang telah menciptakan Aku, Maka Dialah yang menunjuki Aku. Dan Tuhanku, yang Dia memberi Makan dan minum kepadaKu. Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan Aku. Dan yang akan mematikan Aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali). Dan yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan berdasarkan Hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Jabir dari Nabi SAW bersabda: Setiap penyakit pasti ada obatnya, apabila obatnya itu digunakan untuk mengobatinya, maka dapat memperoleh kesembuhan atas izin Allah SWT (HR. Muslim). Bahkan Allah SWT tidak akan menurunkan penyakit kecuali juga menurunkan obatnya, sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh&amp;nbsp; Abu Hurairah RA dari Nabi SAW bersabda: Allah SWT tidak menurunkan sakit, kecuali juga menurunkan obatnya (HR&amp;nbsp; Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan takdir, didalam Al Quran dikisahkan tentang Nabi Ayub yang ditimpa serangan penyakit pada hampir seluruh organ tubuhnya. Bagian tubuh yang tersisa dari serangan penyakit ketika itu adalah lidah dan hatinya. Pada saat terkena penyakit, Nabi Ayub pun kehilangan anak-anaknya dan harta benda yang dimilikinya sehingga menambah berat penderitaannya. Dengan lidah dan hati yang tersisa, seakan Allah SWT memberi jalan kepada Nabi Ayub untuk berzikir dengan lidahnya dan berdoa dalam hati memohon doa agar diridhoi untuk hidup sehat kembali. Akhirnya, dikisahkan Nabi Ayub pun sembuh seperti sediakala dan harta beserta keluarganya dikembalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Nabi Ayub dalam Al Quran terdapat pada Surah Al Anbiyaa’ [21]:83-84, “Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua Penyayang”. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Aswadi Syuhadak dari UIN Sunan Ampel Surabaya, indikasi sakit, sembuh dan sehat dalam bahasa Al-Qur’an, secara berurutan dapat didasarkan pada kata maradl, syifa’ dan salim. Kata maradl dan syifa’ secara berdampingan diungkapkan dalam QS.al-Syu`ara’ [26/47]: 80 “Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku“. Pada ayat ini tampak dengan jelas bahwa term sakit-maradl dikaitkan dengan manusia, sedangkan syifa’ maupun kesembuhan yang diberikan pada manusia adalah disandarkan pada Allah SWT. Kandungan makna demikian ini juga mengantarkan pada sebuah pemahaman bahwa setiap ada penyakit pasti ada obatnya, dan apabila obatnya itu sesuai penyakitnya akan memperoleh kesembuhan, dan kesembuhannya itu adalah atas izin dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata salim, lanjut Aswadi Syuhadak, dapat dijadikan&amp;nbsp; rujukan bahwa makna kesehatan menunjukkan kebersihan dan kesucian dalam diri manusia, baik jasmani maupun ruhani, lahir maupun batin, baik tauhid rububiyah (insaniyah) maupun uluhiyah (ilahiyah) sejak dari awal kehidupan hingga di hari kebangkitan. Istilah kesehatan jasmani dalam kajian ini lebih difokuskan pada perilaku amal shalih dan bukan sekedar berorientasi pada bentuk jasadiyah, badaniyah maupun harta kekakayaan, tetapi sekali lagi bahwa kesehatan jasmani di sini lebih mengarah pada amal perbuatan yang didasarkan pada nilai-nilai ruhaniyah uluhiyah maupun rububiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesehatan amaliyah inilah yang dapat bertahan hingga hari kebangkitan. Sedangkan kesehatan jasadiyah, badaniyah maupun ekonomi dapat dipahami sebagai raga, alat atau media yang dapat dimanfaatkan dalam mencapai kebersihan amal dengan melalui pertimbangan tauhid rububiyah maupun uluhiyah. Boleh jadi jasad, raga, alat dan media tidak permanen, melainkan bisa bergeser, berubah dan rusak, demikian pandangan Aswadi Syuhadak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, anjuran terhadap umat Islam dalam menjaga kesehatan terkait dengan perilaku sehat (health behavior) dan perilaku sakit (illness behavior). Teori-teori yang dikembangkan oleh para antropolog kesehatan mengartikan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya, termasuk pencegahan penyakit, perawatan kebersihan diri, penjagaan kebugaran melalui olah raga dan makanan bergizi. Sedangkan perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tindakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan (Solita Sarwono, 1993: 31-36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks masyarakat muslim modern, masalah kesehatan telah menjadi urusan publik maka terkait dengan kebijakan negara. Upaya mewujudkan perilaku sehat warga masyarakat dalam perspektif kebijakan kesehatan antara lain: kebijakan penurunan angka kesakitan dan kematian dari berbagai sebab dan penyakit; kebijakan peningkatan status gizi masyarakat berkaitan dengan peningkatan status sosial ekonomi masyarakat; kebijakan peningkatan upaya kesehatan lingkungan terutama penyediaan sanitasi dasar yang dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan mutu lingkungan hidup; Kebijakan dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat melalui upaya peningkatan pencegahan, penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan terutama untuk ibu dan anak; dan kebijakan peningkatan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://kesehatan.kompasiana.com/"&gt;http://kesehatan.kompasiana.com/&lt;span id="goog_170107771"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_170107772"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-4201774750451719120?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/KYebRY3Nhvk" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T05:01:21.479+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-Yqo0nGWBicQ/TukcpDCLTjI/AAAAAAAABZU/F9aoeC2X5Mk/s72-c/hidup+sehat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/12/konsep-sehat-perspektif-islam.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pola Hidup Sehat Menurut Islam</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/p10X_w7K0No/pola-hidup-sehat-menurut-islam.html</link><category>Kesehatan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 13:55:18 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-6162876798724458315</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lbBpLbnKR-I/TukbOmTxTJI/AAAAAAAABZM/3-YVpp7QXV4/s1600/sehat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://2.bp.blogspot.com/-lbBpLbnKR-I/TukbOmTxTJI/AAAAAAAABZM/3-YVpp7QXV4/s640/sehat.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sehat dan sakit adalah dua bagian kehidupan manusia yang saling bertentangan serta tidak bisa kita hindari, karena keduanya memang merupakan bagian dari sunnatullah yang menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan. Allah menyatakan, "Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu menyadari kebesaran Allah (Surah Al-Dzariyat ayat 49).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Konsep Hidup Sehat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sehat (Arab"Al-shihah”), dalam Islam bukan hanya merupakan sesuatu yang berhubungan dengan masalah fisik (jasmani), melainkan juga menyangkut psikis (jiwa).&lt;br /&gt;Karena itulah mengapa Islam memperkenalkan konsepsi al-Shihhah wa al-afiyat (lazim diucapkan sehat wal'afiat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud dari konsep itu yakni suatu kondisi sehat di mana seseorang mengalami kesehatan yang paripurna, jasmani, dan rohani atau fisik dan psikis. Jika makna sehat seluruhnya berhubungan dengan masalah fisik-ragawi, maka makna al-afiat ialah segala bentuk perlindungan Allah SWT untuk hamba-Nya dari segala macam tipu daya. Atau, menurut istilah Quraish Shihab ialah berfungsi bagi seluruh anggota tubuh manusia sesuai dengan tujuan pencipta-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penerapan Pola Hidup Sehat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana cara menerapkan pola hidup sehat itu di dalam kehidupan kita masing-masing, berikut ini dapat kita ikuti beberapa terapi yang diajarkan oleh Islam kepada umat manusia:&lt;br /&gt;Pertama, senantiasa memelihara kebersihan dzahir dan bathin. Kebersihan adalah pangkal kesehatan, Nabi Muhammad saw. pernah bersabda: Al-nadhafatu min al-iman (kebersihan itu sebagian dari iman). Yang paling esensial dari kebersihan diri itu adalah kebersihan hati, jiwa (qalb), dan pikiran (aql). Dalam ber­bagai kenyataan, kita sering menemukan ada saja di antara orang yang mudah berburuk sangka (su'udzan) atau suka curiga kepada orang lain. Bahkan ada yang sampai berburuk sangka kepada Allah, Na'udzu bi Allah min dzalik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Dari lubuk hati yang bersih serta akal yang sehat, seseorang akan memperoleh kesehatan yang sempurna. Bukankah banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan disebabkan oleh faktor tidak sehatnya kedua hal tersebut? Maka, tidak mengherankan jika para dokter menyarankan setiap pasiennya yang mengalami stres (ketegangan) untuk hidup secara teratur, mengurangi, bahkan tidak membebani diri dengan pikiran dan perasaan yang berat-berat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Saran seperti itu, sebenarnya telah kita kenal sejak lama melalui konsepsi, al-'aql al-salim fi al-jism al-salim (akal yang sehat akan membuahkan jiwa yang sehat pula).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Di dalam banyak ayat Alquran, Allah mengisyaratkan betapa urgensnya kita memelihara kebersihan hati dan jiwa itu. Misal, firman-Nya, ”Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk hatinya” ( TQS Al-Tagabun 64:11). Hati yang tidak bersih akan sulit sekali untuk menerima petunjuk-petunjuk Allah, dan itu merupakan penyakit yang amat berbahaya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Untuk menjaga kebersihan hati sekaligus menghindarkan dari hal seperti itu, maka Allah mengajari kita selalu bermohon kepada-Nya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi Karunia (TQS Ali 'Imran ayat 8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-dua, hendaknya kita mencari nafkah yang halal dan thayyib, kemudian mengonsumsinya pula secara yang halal dan baik. Nafkah yang halal bukanlah sesuatu yang semata-mata berhubungan dengan hasil jerih payah pekerjaan seseorang, melainkan juga berhubungan dari mana sumber dan dari mana kita memperolehnya. Sebab dalam banyak kenyataan, seringkali ada di antara kita berpikir "yang penting uang” tidak terpikirkan bagaimana dan apa akibat spiritualnya pernyataan seperti itu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Mengenai petunjuk kehalalan dan kebaikan sesuatu yang hendak kita konsumsi itu, antara lain Allah mengisyaratkan bahwa: “Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa saja yang terdapat di bumi, dan janganlah kita mengikuti langkah-langkah setan, karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (TQS Al-Baqarah ayat 68). Sebagai contoh, daging yang baik untuk dikonsumsi antara lain dilihat dan ditentukan pula dari bagaimana proses penyembelihannya, apakah sesuai dengan ajaran Allah atau tidak (Alquran Surah Al-Maidah ayat 5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, memohon perlindungan dan kesehatan kepada Allah atas apa yang kita konsumsi. Setiap kali memulai kegiatan makan atau minum secara proporsional "makan dan minumlah, dan janganlah berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan", demikian peringatan dari Allah swt. Kemudian, dahuluilah dengan permohonan kepada Allah, semoga apa yang hendak kita konsumsi itu, dijauhkan dari berbagai macam penyakit melainkan sebaliknya akan mendatangkan kesegaran dan kebugaran tubuh. Sebab pada dasarnya makan serta minum itu, bertujuan untuk menyehatkan tubuh dan mengganti sel-sel yang diperlukan oleh setiap organ tubuh.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Hakikat rezeki yang kita peroleh dan konsumsi itu dari Allah juga. Karenanya, pedoman dalam menciptakan pola konsumsi itu, misalnya Allah menyatakan harus proporsional (Alquran surah Al-A'raf ayat 31). Demikian pula Nabi Muhammad saw. memberi isyarat dan contoh untuk itu, misalnya, Makanlah pada saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Memang pola konsumsi masyarakat kita selama ini masih pada taraf makan untuk sekadar kenyang bukan untuk kesehatan. Kita makan tidak beraturan waktunya, dan lain-lain. Padahal kalau kita telusuri soal ini, maka dalam salah satu hadis Nabi Muhammad saw. riwayat Muslim dinyatakan, "Perut itu adalah tempatnya bersarang penyakit dan pengaturan makanan adalah obat utama. Maka, pantaslah jika kemudian beliau sering kali melaksanakan ibadah puasa sunah, yang selanjutnya perlu kita teladani, terutama setiap hari Senin dan Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, memelihara keteraturan hidup. Seringkali ada orang yang mudah terkena penyakit, karena penyebabnya ia tidak memiliki disiplin diri terhadap makan, tidur, istirahat, bekerja dan berolahraga. Umumnya masyarakat kita masih lebih mengutamakan tampilan lahiriah daripada pemenuhan gizi makanan dan kalau sudah sibuk bekerja sampai lupa jadwal makan.&lt;br /&gt;Akibatnya lambung dan usus terganggu, maag, kekurangan gizi, dan sebagainya. Nanti memeriksakan kesehatannya pada waktu sakit. Padahal Islam menerapkan suatu perinsip al-wiqayat khayr mi al-ilaj (pencegahan lebih baik dari mengobati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, perbanyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran yang segar, serta sering meminum madu. Buah-buahan sering diibaratkan Allah SWT dengan "makanan surga". Mengapa? Dalam ayat ditemukan misalnya Allah menyatakan, "Dan Kami jadikan kepadanya kebun-kebun kurma dan anggur dan pancarkan padanya beberapa mata air, supaya mereka makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur (TQS Yaasin ayat 1-3).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Bahkan di dalam&amp;nbsp; Al-Duhhan/44:55, Allah ta'ala berfirman, "Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran)."&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Adapun madu, Allah menyatakan pula secara eksplisit bahwa madu itu adalah syifa (obat). Firman-Nya: “Kemudian makanlah dari (tiap-tiap macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada apa yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang yang mau memikirkan. (TQS An-Nahl ayat 69).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, hendaknya kita sering membaca dan mengikuti ajaran Alquran. Membaca Alquran adalah bagian dari zikir kepada Allah, sedangkan zikir mendatangkan ketenangan jiwa. "Sesungguhnya dengan mengingat Allah, jiwa akan memperoleh ketenangan." (Alquran surah Al-Ra'd ayat 28, Alquran Surah Yunus ayat 57).&lt;br /&gt;Namun dalam banyak hal, terkadang manusia baru menjadikan Alquran sebagai barang antik sehingga jarang disentuh apalagi untuk ditelaah isinya. Padahal kalam Allah itu adalah hudan (petunjuk) bagi hidup dan kehidupan umat manusia. Salah satu fungsinya, Alquran sebagai obat yang mujarab untuk mengobati penyakit, terutama kejiwaan seseorang yang dilanda rasa gundah gulana.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Kiranya dapat kita pahami bahwa secara umum Allah swt telah menyatakan bahwa semua penyakit ada obatnya. Seperti tersurat melalui pernyataan Nabi Ibrahim as. Bahwa, "Apabila aku (Ibrahim as) sakit, Dialah yang menyembuhkan aku" (TQS As-Syu'ara ayat 80).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Demikian halnya dengan penjelasan Rasulullah saw. bahwa, "Berobatlah, karena tiadalah suatu penyakit yang diturunkan Allah, kecuali diturunkan pula obat penangkalnya selain satu penyakit, yaitu ketuaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Semboyan “Dalam Tubuh yang Sehat tedapat Jiwa yang Sehat” Mensana incorpore sano; Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang. Semboyan ini sangat terkenal, sehingga banyak orang yang percaya begitu saja padanya, tanpa disertai sikap kritis sama sekali. Apakah setiap orang yang memiliki fisik yang baik dan sehat, otomatis jiwanya menjadi baik dan sehat pula?&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Tidak ada penjelasan ilmiah sama sekali yang mendukung “kebenaran” semboyan ini. Justru banyak orang yang berfisik sehat dan kuat, namun jiwa mereka kotor (suka iri, dengki, pendendam, dan sebagainya), atau hidup mereka penuh dengan kegiatan maksiat. Dalam buku postmodernisme, di sana disebutkan bahwa falsafah Yunani saat ini demikian merasuki budaya hampir seluruh umat manusia. Dalam falsafah Yunani, unsur fisik manusia menempati posisi yang amat terhormat, bahkan lebih terhormat dari unsur spiritual.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Kita bisa mengumpulkan sejumlah fakta mengenai hal ini. Olimpiade (pesta olahraga sedunia) misalnya, berasal dari budaya Yunani. Stadion olahraga dan gymnasium pun berakar dari budaya Yunani. Kini, implementasi budaya Yunani ini dapat kita saksikan dari maraknya kegiatan kontes kecantikan, pemberian gelar “Pahlawan Bangsa” bagi para olahragawan yang berprestasi, dan masih banyak lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Memang, Islam sama sekali tidak anti olahraga. Setiap orang tentu senang jika memiliki tubuh yang sehat, kuat, tak mudah terserang penyakit. Namun janganlah faktor fisik terlalu diagung-agungkan, seolah-olah tak ada yang lebih penting di dunia ini ketimbang kesehatan, keindahan, dan kekuatan fisik. Kita perlu menjaga kesehatan dan kekuatan fisik, yang tujuannya agar aktivitas ibadah kita semakin lancar. Jadi kita berolah raga pun diniatkan untuk ibadah&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Orang yang selalu tawakal, berpikiran positif, dan selalu menjaga kesucian hatinya, Insya Allah pikirannya akan tenang, aliran darahnya lancar, dan jantungnya berdetak dengan normal. Sementara orang yang suka negative thinking, pendendam, iri, gampang emosi, jantungnya sering berdebar-debar, maka perasaannya jadi gelisah, dan metabolisme tubuhnya menjadi tidak teratur. Kondisi ini merupakan lahan subur bagi berkembangnya berbagai jenis penyakit. Kalau mau bukti, coba rasakan bagaimana kondisi tubuh Anda ketika Anda marah atau membenci seseorang. Rasakan bagaimana debaran jantung dan aliran darah Anda. Coba bandingkan dengan situasi ketika Anda tenang, tawakal, dan bersabar.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Jadi jelas bahwa kesehatan jiwalah yang bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik (bukan sebaliknya, sebagaimana tercermin pada semboyan Yunani Kuno di atas). Memang, jiwa yang sehat tidak bisa menjamin seratus persen bahwa fisik kita pun akan selalu sehat. Punya pikiran sehat tapi makanannya mengandung banyak kuman, dan rumah kotor tidak terawat, ya tetap saja tidak sehat. Tapi setidaknya, dengan menjaga kesehatan dan kesucian jiwa kita, Insya Allah dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kekuatan fisik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KESIMPULAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dengan menerapkan konsep hidup sehat menurut Islam ini, kita mampu menjadikannya sebagai pedoman dan terapi dalam upaya bersama untuk menyehatkan lingkungan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Selain itu, juga untuk mempertahankan kesehatan diri dan meningkatkan kualitas hidup pribadi secara sempurna, sebagai bagian integral dari upaya menyehatkan bangsa menyongsong persaingan kualitas manusia pada abad ke-21 ini. Karena, bukanlah bangsa yang sehat dan kuat akan kita peroleh dari kesehatan dan kekuatan individu-individu anggota masyarakatnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Wallahu 'alam bi showab&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-6162876798724458315?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/p10X_w7K0No" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T04:55:18.584+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-lbBpLbnKR-I/TukbOmTxTJI/AAAAAAAABZM/3-YVpp7QXV4/s72-c/sehat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/12/pola-hidup-sehat-menurut-islam.html</feedburner:origLink></item><item><title>Kiat Sehat Menurut Islam</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/18BlNJaow_I/kiat-sehat-menurut-islam.html</link><category>Kesehatan</category><category>Motivasi</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 13:48:16 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-5161452948193849949</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0Xz6Uv2wUCQ/TukZkalVkiI/AAAAAAAABZE/CeQgfplIxvg/s1600/kesehatan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="496" src="http://3.bp.blogspot.com/-0Xz6Uv2wUCQ/TukZkalVkiI/AAAAAAAABZE/CeQgfplIxvg/s640/kesehatan.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasulullah bersabda Mu'min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mu'min yang lemah (HR Muslim). Bagaimana agar senantiasa sehat seperti Rasulullah Ikuti resep berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Selalu Bangun Sebelum Shubuh. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum shubuh, melaksanakan shalat sunah dan shalat Fardhu, shalat shubuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yang mendalam antara lain:&lt;br /&gt;Berlimpah pahala dari Allah, Kesegaran udara shubuh yang bagus bagi kesehatan mis terapi penyakit TBC, Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Aktif Menjaga Kebersihan &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasul selalu senantiasa rapi &amp;amp; bersih, tiap hari kamis atau Jumát beliau mencuci rambut2 halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. Mandi pada hari JUmát adalah wajib bagi setiap orang dewasa.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Tidak Pernah Banyak Makan&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sabda Rasul: Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan)(Muttafaq Alaih). Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda: Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dg adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Gemar Berjalan Kaki&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori2 terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tidak Pemarah&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Nasihat Rasulullah: Jangan Marah diulangi sampai 3 kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada terapi yang tepat untuk menahan marah:&lt;br /&gt;- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring&lt;br /&gt;- Membaca Ta 'awwudz (a'udzubillahiminasysyaithonirrajiim), karena marah itu dari Syaithan&lt;br /&gt;- Segeralah berwudhu&lt;br /&gt;- Shalat 2 Rakaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Optimis Dan Tidak Putus Asa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqamah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tak Pernah Iri Hati.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk menjaga stabilitas hati &amp;amp; kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat. Kecuali untuk iri kepada 2 hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iri kepada orang yang memiliki harta yang melimpah tapi tidak segan untuk menafkahkan hartanya dijalan kebaikan - Iri kepada orang yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas tapi tidak sungkan untuk mengajarkannya kepada orang lain siapa pun tanpa pilih kasih&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Salat malamlah, agar sehat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Salat tahajud (salat tengah malam) dapat memperkuat ketahanan tubuh, karena ketenangan hidup yang diperoleh menyebabkan terjadinya keseimbangan tubuh. Hal ini berdasarkan hasil penelitian Ketua Umum Perhimpunan Patobiologi Indonesia Prof Dr dr SuhartonoTaat Putra, MS yang dia ungkapkan di Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&amp;nbsp; &lt;a href="http://www.pintunet.com%20/"&gt;www.pintunet.com &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-5161452948193849949?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/18BlNJaow_I" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T04:48:16.146+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-0Xz6Uv2wUCQ/TukZkalVkiI/AAAAAAAABZE/CeQgfplIxvg/s72-c/kesehatan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/12/kiat-sehat-menurut-islam.html</feedburner:origLink></item><item><title>Gerakan Shalat Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/_wuSjhSoPbM/gerakan-shalat-bermanfaat-untuk.html</link><category>Kesehatan</category><category>Ibadah</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 13:18:54 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-1007142726673756119</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6ToTKDjJw_I/TukSfqi8D1I/AAAAAAAABY8/4gVbch3RY4s/s1600/shalat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="426" src="http://3.bp.blogspot.com/-6ToTKDjJw_I/TukSfqi8D1I/AAAAAAAABY8/4gVbch3RY4s/s640/shalat.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi gerakan-gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis pnyakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaanNya, khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, tetapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. Misalnya, puasa, perintah Allah di rukun Islam ketiga ini sangat diakui manfaatnya oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa untuk kesehatan diri dan pasien mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu pula dengan shalat. Ibadah shalat merupakan ibadah yang paling tepat untuk metabolisme dan tekstur tubuh manusia. Gerakan-gerakan di dalam shalat pun mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Takbiratul Ihram&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar tlinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancer. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ruku’&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruku’ yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;I’tidal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangun dari ruku’, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga. I’tidal merupakan variasi dari postur setelah ruku’ dan sebelum sujud. Gerakan ini bermanfaat sebagai latihan yang baik bagi organ-organ pencernaan. Pada saat I’tidal dilakukan, organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Tentu memberi efek melancarkan pencernaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Sujud&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. Posisi sujud berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. Posis jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Duduk di antara sujud&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duduk setelah sujud terdiri dari dua macam yaitu iftirosy (tahiyat awal) dan tawarru’ (tahiyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. pada saat iftirosy, tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf nervus Ischiadius. Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostate) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarru’ menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Salam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerakan memutar kepala ke kanan dank e kiri secara maksimal. Salam bermanfaat untuk bermanfaat untuk merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerakan sujud tergolong unik. Sujud memiliki falsafah bahwa manusia meneundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang di dalami Prof. Soleh, gerakan ini mengantarkan manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan oksigen. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tuma’ninah dan kontinu dapat memicu peningkatan kecerdasan seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. Darah tidk akan memasuki urat saraf di dalam otak melainkan ketika seseorang sujud dalam shalat. Urat saraf tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini berarti, darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikuti waktu shalat, sebagaimana yang telah diwajibkan dalam Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Riset di atas telah mendapat pengakuan dari Harvard University, Amerika Serikat. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan diri masuk Islam setelah diamdiam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud. Di samping itu, gerakan-gerakan dalam shalat sekilas mirip gerakan yoga ataupun peregangan (stretching). Intinya, berguna untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan shalat dibandingkan gerakan lainnya adalah di dalam shalat kita lebih banyak menggerakkan anggota tubuh, termasuk jari-jari kaki dan tangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sujud adalah latihan kekuatan otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masih dalam posisi sujud, manfaat lain yang bisa dinikmati kaum hawa adalah otot-otot perut (rectus abdominis dan obliqus abdominis externus) berkontraksi penuh saat pinggul serta pinggang terangkat melampaui kepala dan dada. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lebih lama yang membantu dalam proses persalinan. Karena di dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami, otot ini justru menjadi elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan dan mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah melakukan sujud, kita melakukan gerakan duduk. Dalam shalat terdapat dua jenis duduk: iftirosy (tahiyat awal) dan tawaru’ (tahiyat akhir). Hal terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, di daerah ini terdapat tiga liang yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih. Saat tawarru’, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya, seluruh gerakan shalat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung dengan lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menuru penelitian Prof. Dr. Muhammad Soleh dalam desertasinya yang berjudul “Pengaruh Shalat Tahajud terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Neuroimunologi” dengan desertasi itu, Soleh berhasil meraih gelar doctor dalam bidang ilmu kedokteran pada program pasca sarjana Universitas Surabaya yang dipertahankannya beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Shalat tahajud ternyata bukan hanya sekedar shalat tambahan (sunah muakkad), tetapi jika dilakukan secara rutin dan ikhlas akan bisa mengatasi penyakit kanker. Secara medis, shalat tahajud mampu menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imunologi) khususnya pada imunoglobin M, G, A, dan limfositnya yang berupa persepsi serta motivasi positif. Selain itu, juga dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selama ini, ulama melihat ikhlas hanya sebagai persoalan mental psikis. Namun, sebetulnya permasalahan ini dapat dibuktikan dengan teknologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol dengan parameter kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah kortisol pada pagi hari normalnya antra 38-690 nmol/liter. Sedangkan pada malam hari atau setelah pukul 24.00, jumlah ini meningkat menjadi 69-345 nmol/liter.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kalau jumlah hormone kortisolnya normal, dapat diindikasikan bahwa orang tersebut tidak ikhlas karena merasa tertekan. Demikian juga sebaliknya,” ujarnya seraya menegaskan temuannya ini membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama Islam semata-mata dogma atau doktrin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Dr. Soleh, orang stress biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan melakukan tahajud secara rutin dan disertai perasaan ihklas serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respon imun yang baik serta besar kemungkinan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Berdasarkan perhitungan medis, shalat tahajud yang demikian menyebabkan seseorang memiliki ketahanan tubuh yang baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: Eramuslim&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-1007142726673756119?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/_wuSjhSoPbM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T04:18:54.484+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-6ToTKDjJw_I/TukSfqi8D1I/AAAAAAAABY8/4gVbch3RY4s/s72-c/shalat.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/12/gerakan-shalat-bermanfaat-untuk.html</feedburner:origLink></item><item><title>Sejarah Singkat Desa Banjarsari</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/POHs8nYmpIw/sejarah-singkat-desa-banjarsari.html</link><category>Sejarah</category><category>Banjarsari</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 23:04:51 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-1850908666010552846</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span class="post-labels"&gt;
&lt;/span&gt;


&lt;/div&gt;
&lt;div class="post-body entry-content"&gt;

&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;

&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-RNIuAiBhIHM/TkiWFwqxXaI/AAAAAAAAADQ/KUCpoWZ-WtM/s1600/DSC02247.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://1.bp.blogspot.com/-RNIuAiBhIHM/TkiWFwqxXaI/AAAAAAAAADQ/KUCpoWZ-WtM/s640/DSC02247.JPG" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
ada zaman dulu ada empat bersaudara yang bernama HONGGOJOYO, HONGGOREJO, HONGGOKERTO dan HONGGOKERTI, Suatu ketika mereka bermusyawarah membahas masa depan anak cucu mereka agar bagaimana nantinya dapat bertempat tinggal di satu pemukiman tetap dan layak tidak usah berpindah-pindah dari tempat satu ke tempat yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Kemudian mereka sepakat untuk membuat Desa sendiri-sendiri dengan cara masing-masing, bagi orang bernama HONGGOREJO, HONGGOKERTO dan HONGGOKERTI, mereka dengan cara membabat hutan sehingga hasilnya pun kurang memadai tidak cepat dapat hasil yang diharapkan, tapi bagi saudaranya yang tertua (HONGGOJOYO) ternyata lain, dia dengan cara membakar hutan diwaktu musim kemarau dengan kesepakatan hasil, bahwa luas desa yang dimiliki meliputi hasil pembakaran hutan dan abu hasil pembakaran yang jatuh ke lokasi karena tertiup angin itu berarti miliknya, sehingga jadilah Desa yang diberi nama Desa Banjarsari yang bentuknya mengerucut dan hasilnya cukup luas, beda dengan hasil kerja adik-adiknya.&lt;br /&gt;____&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;Dari empat bersaudara di atas, akhirnya mendapat wilayah/tempat tinggal masing-masing.&lt;br /&gt;1. HONGGOJOYO (Desa Banjarsari)&lt;br /&gt;2. HONGGOREJO (Desa Wilalung)&lt;br /&gt;3. HONGGOKERTO (Desa Tanjunganyar)&lt;br /&gt;4. HONGGOKERTI (Desa Sambiroto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Pemerintah Desa&lt;br /&gt;NAMA-NAMA DEMANG/LURAH/KEPALA DESA&lt;br /&gt;SEBELUM DAN SESUDAH BERDIRINYA DESA BANJARSARI&lt;br /&gt;1&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak diketahui&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; -&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;2&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1927 s/d 1937&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mustam&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;3&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1943 – 1975&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Matsirat&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;4&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1975 – 1983&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; MK. Soekamat&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;5&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1983 – 1993&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sukandar&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;6&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1993 – 1997&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Moh Soleh&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;7&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1998 – 2008&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mukaya BE&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;8&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2008 – Sekarang&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setya Pamungkas, ST&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-1850908666010552846?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/POHs8nYmpIw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T14:04:51.973+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-RNIuAiBhIHM/TkiWFwqxXaI/AAAAAAAAADQ/KUCpoWZ-WtM/s72-c/DSC02247.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/12/sejarah-singkat-desa-banjarsari.html</feedburner:origLink></item><item><title>Cerita Hidup Tentang Rasa Syukur</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/_KutCCsrNjQ/cerita-hidup-tentang-rasa-syukur.html</link><category>Motivasi</category><category>Kisah Teladan</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Thu, 10 Nov 2011 08:52:24 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-6645859269831085895</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-P10gjBQJgXE/TrwBNZOXVOI/AAAAAAAABWg/NM_HwA4CUBg/s1600/syukur.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="422" src="http://2.bp.blogspot.com/-P10gjBQJgXE/TrwBNZOXVOI/AAAAAAAABWg/NM_HwA4CUBg/s640/syukur.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ada sebuah keluarga yang sederhana yang didalamnya ada sebuah kehidupan yang amat pahit. Keluarga itu beranggotakan ayah, ibu, seorang anak gadis dan seorang anak laki-laki (adik). Ayahnya hanya seorang kuli, ibunya hanya seorang buruh cuci, ekonomi mereka hanya pas-pasan. Tetapi gadis itu anak yang solekhah, tutur katanya lembut, penuh sopan santun, dan berbakti kepada orang tua.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Suatu ketika keluarga itu mengalami cobaan yang cukup berat. Ayah mereka sakit keras, mereka tidak mampu untuk berobat, dan untuk membawanya ke rumah sakit. Ibu dan anak gadisnya berusaha mencari pinjaman uang untuk berobat ayahnya tapi tidak berhasil. Setiap malam anak gadisnya selalu bangun untuk berdzikir, sholat dan berdoa mengharap kesembuhan ayahnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Suatu hari ada orang yang meminjamkan uang, tetapi entah kapan dapat melunasinya, pak Tresno nama orang itu, Alhamdulillah ayah gadis itu bisa sembuh total. Beberapa hari kemudian pada saat gadis itu pulang mengaji, ada pak Tresno dirumahnya. Ia berbicara dengan ayah dan ibunya. Pak Tresno kesana dengan membawa banyak bingkisan untuk keluarga gadis itu. Entah ada apa sebenarnya? Kemudian pak Tresno berpamitan. Berjalan ia bertemu dengan gadis itu, pak Tresno menyapa tapi gadis itu hanya membalas dengan senyuman. “betapa indahnya ciptaan Allah, menciptakan manusia yang begitu sempurna, Gadis itu tak hanya cantik parasnya tetapi hatinya juga secantik wajahnya”, (terlintas dibenak pak Tresno).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Suatu hari pak Tresno menagih hutangnya , tetapi keluarga itu belum sanggup melunasinya. Walaupun mereka dalam keadaan yang tertekan (terlilit hutang) mereka selalu sabar dan pasrah, terutama gadis itu. Lama kelamaan kesabaran pak Tresno memuncak. Ia terpaksa menyita gubuk gadis itu, kalau gubuk itu tidak bisa disita gadis itu harus mau menjadi istri mudanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Dengan keadaan yang terdesak gadis itu pergi mencari pekerjaan kekota. Sudah beberapa hari gadis itu kesana kemari, dari tempat satu ketempat yang lainnya dengan tumpuan kedua kaki dan keiklasan hatinya, tak membuat ia lelah. “ya Allah … tabahkan dan sabarkan hati hamba”.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Sesaat kemudian dia pergi kemasjid untuk sholat magrib kemudian duduk diserambi, ia melihat sisa uangnya tinggal Rp 10.000 ya Allah kuserahkan seluruh hidup ini kepada-Mu ya … Allah. Dalam keadaan jauh dari keluarga, ia tak lupa berdoa untuk keluarganya. Pada saat jalan sejenak ada seorang pengemis yang sangat memprihatinkan serasa hati tak kuasa melihatnya. Kemudian gadis itu melihat uangnya iapun memberikan uang itu pada pengemis tadi. Sungguh mulia gadis itu walaupun jalan keadaan yang sangat kritis.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;Dia tak tahu harus kemana, rumah tak punya sanak keluarga tak ada. Malam semakin larut, kegelapan yang menyelimutinya menambah kehangata dalam tidurnya. Pagi pun tiba, siraja siang muncul dengan senyumannya entah kenapa hari itu seakan bahagia dan ceria serasa membawa gadis itu kedalam kedamaiannya walaupun perut terasa keroncongan dan tumbuh merasa lengket tak membuat gadis itu aptah semangat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;YA ALLAH TAKDIR ITU HANYA KEHENDAKMU, JIWA RAGA INI HANYA MILIKMU, KUSERAHKAN SELURUH JIWA DAN RAGAKU KEPADAMU.&lt;br /&gt;Setapak demi setapak ia lewati, hari demi hari ia lalui suatu ketika ia disapa seorang ibu setengah baya. Subkhanallah … ia menawari gadis itu pekerjaan, padahal gadis itu tak mengenal dan tak menyangka. Walaupun hanya pekerjaan rumah tangga gadis itu sangat bersyukur, itu merupakan rizki yang mulia.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;YA ALLAH ENGKAU TUNJUKKAN KEBESARANMU&lt;br /&gt;Siapaun orangnya selama mengalami kesusahan (cobaan) janganlah engkau menggerutu sabarlah dan berusahalah dan jangan takabur ataupun riya’ disaat engkau diatas kejayaan syukurlah rizki walaupun sekecil kerikil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/religion-studies/2060456-cerita-hidup-tentang-rasa-syukur/#ixzz1dJyv0MQR&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-6645859269831085895?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/_KutCCsrNjQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-10T23:52:24.514+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-P10gjBQJgXE/TrwBNZOXVOI/AAAAAAAABWg/NM_HwA4CUBg/s72-c/syukur.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/11/cerita-hidup-tentang-rasa-syukur.html</feedburner:origLink></item><item><title>Doa untuk Orang Tua</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/ucs4DTVSQTs/doa-untuk-orang-tua.html</link><category>Khasanah</category><category>Keluarga</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Thu, 10 Nov 2011 08:41:51 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-6818017119926530100</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-1Na7gFdv48M/Trv-ss1l9kI/AAAAAAAABWY/Ea-75S2yZXc/s1600/muslimah+doa.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://4.bp.blogspot.com/-1Na7gFdv48M/Trv-ss1l9kI/AAAAAAAABWY/Ea-75S2yZXc/s640/muslimah+doa.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
Indahkan kepada mereka ucapanku&lt;br /&gt;
Haluskan kepada mereka tabiatku&lt;br /&gt;
Lembutkan kepada mereka hatiku&lt;br /&gt;
Jadikan aku orang yang sangat mencintai mereka&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
Balaslah kebaikan mereka karena telah mendidikku&lt;br /&gt;
Berikan ganjaran kepada mereka karena telah memuliakanku&lt;br /&gt;
Jagalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku pada masa kecilku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
untuk setiap derita yang menimpa mereka karenaku&lt;br /&gt;
untuk setiap hal yang tidak enak yang mengenai mereka karenaku&lt;br /&gt;
untuk setiap hak mereka yang aku abaikan&lt;br /&gt;
jadikan semua itu penghapus terhadap dosa mereka&lt;br /&gt;
ketinggian derajat mereka&lt;br /&gt;
kelebihan dalam kebaikan mereka&lt;br /&gt;
Wahai Yang Mengubah keburukan dengan kebaikan secara berlipat ganda&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
untuk setiap pembicaraan mereka yang melanggar batas terhadapku&lt;br /&gt;
untuk setiap perbuatan yang berlebihan terhadapku&lt;br /&gt;
untuk setiap hak-ku yang mereka lalaikan&lt;br /&gt;
untuk setiap kewajiban terhadapku yang mereka abaikan&lt;br /&gt;
semua sudah aku berikan kepada mereka dan aku ikhlaskan atas mereka&lt;br /&gt;
dan aku tidak membenci mereka cara mereka memperlakukanku,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
mereka mempunyai hak terlalu besar dari diriku&lt;br /&gt;
kebaikan yang terlalu utana terhadapku&lt;br /&gt;
perberian yang terlalu banyak bagiku&lt;br /&gt;
sehingga aku tidak dapat membalasnya dengan adil atau memberikan kepada imbalan sepadan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Duhai Tuhanku&lt;br /&gt;
bagaimana harus kubalas budi mereka&lt;br /&gt;
lamanya kesibukan mereka untuk mengurusku&lt;br /&gt;
beratnya kelelahan mereka menjagaku&lt;br /&gt;
dan penanggungan mereka akan kesempitan untuk memberikan keleluasaan bagiku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aduhai&lt;br /&gt;
Aku tidak akan bisa memenuhi hak mereka terhadapku&lt;br /&gt;
Aku tidak mampu melaksanakan kewajibanku kepada mereka&lt;br /&gt;
Aku tidak sanggup menjalankan kewajibanku untuk berkhidmat kepada mereka&lt;br /&gt;
Maka, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya&lt;br /&gt;
Bantulah aku&lt;br /&gt;
Wahai Yang Paling baik untuk dimintai bantuan&lt;br /&gt;
Bimbinglah aku&lt;br /&gt;
Wahai Pembimbing yang dirindukan&lt;br /&gt;
Jangan jadikan aku orang yang durhaka kepada ayah bunda&lt;br /&gt;
pada hari ketika setiap diri dibalas karena hasil kerjanya dan mereka tidak dianiaya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya&lt;br /&gt;
Istimewakan kedua orang tuaku dengan yang paling utama dari apa yang Kau istimewakan kepada orang tua wahai Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
Jangan biarkan aku lupa untuk menyebut mereka sesudah shalatku&lt;br /&gt;
pada saat-saat malamku, pada saat-saat siangku&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya&lt;br /&gt;
Ampunilah aku dengan doaku kepada mereka dengan ampunan yang sempurna&lt;br /&gt;
Ampunilah kedua orang tuaku dengan kebaikan mereka padaku&lt;br /&gt;
Ridhailah mereka dengan syafaatku untuk mereka dengan keridhaan yang paripurna&lt;br /&gt;
Sampaikan mereka dengan anugerah-Mu kepada tempat-tempat kesejahteraan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya Allah&lt;br /&gt;
Jika ampunan-Mu lebih dahulu datang kepada mereka,&lt;br /&gt;
izinkan mereka untuk memberi syafaat kepadaku&lt;br /&gt;
Jika ampunan-Mu lebih dahulu sampai kepadaku,&lt;br /&gt;
izinkan aku untuk memberi syafaat kepada mereka&lt;br /&gt;
Sehingga dengan kasih sayang-Mu kami berkumpul di rumah-Mu yang mulia&lt;br /&gt;
di tempat ampunan dan kasih-Mu&lt;br /&gt;
Sungguh Engkau Pemilik karunia yang besar dan anugerah yang abadi&lt;br /&gt;
Engkaulah Yang maha Pengasih dari semua yang pengasih.&lt;br /&gt;
(Ash-Shahifah As-Sajjadiyah, doa ke 24)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang berminat teks arab dan bacaan teks latin doa-doa tersebut, silahkan download di:&lt;br /&gt;
http://www.tokoku99.com/product-islami/e-book.html&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MANFAAT AMALAN DAN DOA INI&lt;br /&gt;
Jika amalan dan dan doa ini secara istiqamah dapat mempermudah rejeki, mengalirkan kebahagiaan dan keberkahan. Amalan ini diajarkan oleh Rasulullah saw kepada keluarga sucinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://id.shvoong.com/society-and-news/spirituality/1986613-doa-untuk-orang-tua/#ixzz1dJvW2daA&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-6818017119926530100?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/ucs4DTVSQTs" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-11-10T23:41:51.454+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-1Na7gFdv48M/Trv-ss1l9kI/AAAAAAAABWY/Ea-75S2yZXc/s72-c/muslimah+doa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/11/doa-untuk-orang-tua.html</feedburner:origLink></item><item><title>Wasiat Nabi saw tentang Hubungan suami-istri</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/H1MgpS42cnY/wasiat-nabi-saw-tentang-hubungan-suami.html</link><category>Khasanah</category><category>Keluarga</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:34:05 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-2029023744338151625</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rqia0NNqFZg/Trv7gP2DuRI/AAAAAAAABWQ/iLlFsAktKAg/s1600/apreasi-keluarga.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="555" src="http://3.bp.blogspot.com/-rqia0NNqFZg/Trv7gP2DuRI/AAAAAAAABWQ/iLlFsAktKAg/s640/apreasi-keluarga.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Karena itulah Rasulullah saw berwasiat kepada menantunya Imam Ali bin Abi Thalib (sa). Mari kita simak wasiat Rasulullah saw, yang tertuang dalam hadisnya dan diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri, dalam kitab Makarimul Akhlaq: 210-212. Isi wasiatnya antara lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DAMPAK NEGATIF&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada permulaan bulan, pertengahan dan akhir bulan. karena hal itu dapat menyebabkan penyakit gila, kusta, dan kerusakan syaraf padanya dan keturunannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua: Wahai Ali, jangan kamu menggauli isterimu sesudah waktu Zhuhur. Karena hal itu (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan anaknya kelak punya ganguan psikologis, jiwanya mudah goncang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu sambil berbicara. Karena hal itu (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan kebisuan bagi anak. Dan jangan melihat kemaluan isterinya, karena dapat menyebabkan kebutaan bagi anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dengan dorongan syahwat pada wanita lain (membayangkan perempuan lain), karena (jika membuahkan janin) dikhawatirkan memiliki sikap seperti wanita itu dan memiliki gangguan psikologis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelima: Wahai Ali, barangsiapa yang bercumbu dengan isterinya di tempat tidur janganlah sambil membaca Al-Qur'an, karena aku khawatir turun api dari langit lalu membakar keduanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keenam: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Fitri, karena hal itu (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan anak memiliki banyak keburukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesembilan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Adhha, karena (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan jari-jarinya tidak sempurna, enam atau empat jari-jari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;DAMPAK POSITIF&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Pertama: Wahai Ali, gauilah isterimu pada malam senin, karena hal itu (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan anak menjadi pemelihara Al-Qur’an, ridha terhadap pemberian Allah swt.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Kamis, hal itu (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan ia menjadi ahli hukum dan orang yang ‘alim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at, (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan anak kelak menjadi orang yang orator. Jika kamu menggauli isterimu pada hari Jum’at setelah Ashar, (jika membuahkan janin) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang terkenal dan ‘alim.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tulisan ini ringkasan dari Adab dan Etika hubungan suami-istri. Secara lengkap,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: http://id.shvoong.com/society-and-news/spirituality/2227094-wasiat-nabi-saw-tentang-hubungan/#ixzz1dJr73blK&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-2029023744338151625?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/H1MgpS42cnY" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T05:34:05.894+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-rqia0NNqFZg/Trv7gP2DuRI/AAAAAAAABWQ/iLlFsAktKAg/s72-c/apreasi-keluarga.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2011/11/wasiat-nabi-saw-tentang-hubungan-suami.html</feedburner:origLink></item><item><title>Juara Kreasi Takbir Keliling 1431 H.</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/JOOM2Q4AzXA/juara-kreasi-takbir-keliling-1431-h.html</link><category>Galleri</category><category>Album Kegiatan IRMAS</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:46:31 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-1280700360283499850</guid><description>Dalam memeriahkan malam takbir idul fitri 1431 H. Panitia juga telah menyediakan tropy dan bingkisan menarik bagi kreasi terbaik yang memenuhi kriteria dalam penilaian tersebut. Maka dari itu masing-masing musholla agar dapat bersemangat dan menjadi juara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun ini yang menjadi juara adalah:&lt;br /&gt;
Juara I Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Miftakhul Falakh&lt;/span&gt;, K.Sunardi dengan kreasi &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OutLdJHI/AAAAAAAABCQ/gM1jpGwIVwc/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0057.jpg"&gt;"Tank Tempur"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Juara II Musholla K. Mundhofar &amp;amp; K. Ali Subakir dengan kreasi &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OtvRVioI/AAAAAAAABCA/ByTpg9fy1hk/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0054.jpg"&gt;"Masjid"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Juara III Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Darut Tauhid&lt;/span&gt;, K.Sulhani dengan kreasi&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbSbiwaI/AAAAAAAAA_A/GIrqeXBU96w/s1600/DSC_0012.jpg"&gt;"Masjid Agung Demak"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Harapan I Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Makhalussani&lt;/span&gt;, K.H.Noor Akhlis dengan kreasi &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4AvRilk9I/AAAAAAAAA_4/M0So6uOEpCQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0022.jpg"&gt;"Simbol Islam"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Harapan II Musholla K. Basir dengan kreasi &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKZ2IwtI/AAAAAAAABBA/WS-rNj43zrA/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0037.jpg"&gt;"Tugu Monas"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Harapan III Musholla K.Muhajir &amp;amp; K.Sadiman dengan kreasi&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Avp6vJXI/AAAAAAAABAA/o23L0lJkO0g/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0026.jpg"&gt;"Pemburu Tuyul"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan Kreasi yang belum beruntung antara lain:&lt;br /&gt;
Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;An-Nur&lt;/span&gt;, K.Jumarno dengan kreasi &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OtJIAzoI/AAAAAAAABB4/v0wnz9wCPO0/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0050.jpg"&gt;"Burung Manyar"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al Mudzakir&lt;/span&gt;, K.Kunzaeni dengan kreasi &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKsCQSZI/AAAAAAAABBI/NOpzkcybSKo/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0039.jpg"&gt;"Buaya Putih"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Darussalam&lt;/span&gt;, K.H.Asnawi Noor dengan kreasi &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Rj1Y1G2I/AAAAAAAABDI/zIOjdDA_JZ0/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0070.jpg"&gt;"Burung Merpati"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hidayatul Mubtadiin,&lt;/span&gt; K.Ngadiran dengan kreasi &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HofubqnI/AAAAAAAABAo/iVc_hmfAbkE/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0033.jpg"&gt;"Mimbar Salafy"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Darrun najjah,&lt;/span&gt; K.Mohammad Subakir&lt;br /&gt;
Musholla &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Darul Muqoddas&lt;/span&gt;, K.Abdurrokhim&lt;br /&gt;
Dimeriahkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masjid At-Taqw&lt;/span&gt;a dengan kreasi&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbuUxvUI/AAAAAAAAA_I/H3FfNMmxVF8/s1600/DSC_0014.jpg"&gt;"Pangeran Suryo wiyoto"&lt;/a&gt; he..he..he..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut ini foto-foto dalam kegiatan tersebut...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4YdeAm5ZI/AAAAAAAABFA/koX4_tTcpvg/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0107.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525380687381063058" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4YdeAm5ZI/AAAAAAAABFA/koX4_tTcpvg/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0107.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Vhd1M5KI/AAAAAAAABDY/l68a8Z7af7w/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0076.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525377457517814946" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Vhd1M5KI/AAAAAAAABDY/l68a8Z7af7w/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0076.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cWTZQtDI/AAAAAAAABGA/hbfXaWjj_I8/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0124.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525384962319103026" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cWTZQtDI/AAAAAAAABGA/hbfXaWjj_I8/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0124.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cV9OMl-I/AAAAAAAABFw/DPhcekqK6Bs/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0121.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525384956367116258" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cV9OMl-I/AAAAAAAABFw/DPhcekqK6Bs/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0121.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VhEDmfcI/AAAAAAAABDQ/NTL6rzdSj18/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0075.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525377450598890946" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VhEDmfcI/AAAAAAAABDQ/NTL6rzdSj18/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0075.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z4IM_acI/AAAAAAAABFo/oZ29fIARnJU/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0118.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525382244895517122" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z4IM_acI/AAAAAAAABFo/oZ29fIARnJU/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0118.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XCl7tnZI/AAAAAAAABD4/qSa2i9Vag4A/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0084.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525379126139919762" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XCl7tnZI/AAAAAAAABD4/qSa2i9Vag4A/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0084.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z3eGEAdI/AAAAAAAABFg/nD-SvaWIjS8/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0116.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525382233592168914" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z3eGEAdI/AAAAAAAABFg/nD-SvaWIjS8/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0116.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cWg16vDI/AAAAAAAABGI/pZbHidRYhNs/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0126.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525384965928959026" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cWg16vDI/AAAAAAAABGI/pZbHidRYhNs/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0126.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cW4K3RoI/AAAAAAAABGQ/60gScwJ4zhM/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0129.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525384972190828162" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cW4K3RoI/AAAAAAAABGQ/60gScwJ4zhM/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0129.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cWP9Kw8I/AAAAAAAABF4/uee5TpGUgOM/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0122.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525384961395966914" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4cWP9Kw8I/AAAAAAAABF4/uee5TpGUgOM/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0122.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dEKW1VtI/AAAAAAAABGY/-aSi76pCY90/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0131.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525385750166984402" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dEKW1VtI/AAAAAAAABGY/-aSi76pCY90/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0131.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z3BkxFMI/AAAAAAAABFY/gTxAD7_HRnQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0115.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525382225936323778" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z3BkxFMI/AAAAAAAABFY/gTxAD7_HRnQ/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0115.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XDo7ZbEI/AAAAAAAABEY/43y6NdBWAtk/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0091.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525379144123771970" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XDo7ZbEI/AAAAAAAABEY/43y6NdBWAtk/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0091.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XDAVDaNI/AAAAAAAABEI/1eHntzifO-c/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0088.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525379133225527506" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XDAVDaNI/AAAAAAAABEI/1eHntzifO-c/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0088.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VhvdCkwI/AAAAAAAABDg/yYjyHc1OIaQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0079.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525377462248313602" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VhvdCkwI/AAAAAAAABDg/yYjyHc1OIaQ/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0079.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XC5kgecI/AAAAAAAABEA/5qSwWpEiOrU/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0071.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525379131411298754" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XC5kgecI/AAAAAAAABEA/5qSwWpEiOrU/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0071.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VilLuQrI/AAAAAAAABDw/hQyQMbK00_E/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0081.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525377476671193778" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VilLuQrI/AAAAAAAABDw/hQyQMbK00_E/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0081.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XDV9aNRI/AAAAAAAABEQ/VV6XPDX3EaE/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0090.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525379139031938322" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4XDV9aNRI/AAAAAAAABEQ/VV6XPDX3EaE/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0090.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4e4ft4qCI/AAAAAAAABHA/peDr6GX_Eac/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0146.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525387748765640738" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4e4ft4qCI/AAAAAAAABHA/peDr6GX_Eac/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0146.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4e4zUR2BI/AAAAAAAABHI/JKeIlKOssYw/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0148.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525387754026948626" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4e4zUR2BI/AAAAAAAABHI/JKeIlKOssYw/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0148.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dF6ArDQI/AAAAAAAABG4/oxQASHD5APw/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0143.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525385780138806530" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dF6ArDQI/AAAAAAAABG4/oxQASHD5APw/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0143.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dFc0hiUI/AAAAAAAABGw/WJlD-4vB7k0/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0142.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525385772303223106" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dFc0hiUI/AAAAAAAABGw/WJlD-4vB7k0/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0142.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dEnUYB1I/AAAAAAAABGg/jcL6mla-CC8/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0137.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525385757941303122" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4dEnUYB1I/AAAAAAAABGg/jcL6mla-CC8/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0137.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z2y5b2mI/AAAAAAAABFQ/4VWZA3RocX4/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0113.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525382221996481122" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z2y5b2mI/AAAAAAAABFQ/4VWZA3RocX4/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0113.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z2ma3uLI/AAAAAAAABFI/mCwSPFJ44sU/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0111.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="427" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525382218647058610" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Z2ma3uLI/AAAAAAAABFI/mCwSPFJ44sU/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0111.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Yc76bu6I/AAAAAAAABEw/tcD6vs_JfnA/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0097.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525380678228360098" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Yc76bu6I/AAAAAAAABEw/tcD6vs_JfnA/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0097.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4YdPnW2QI/AAAAAAAABE4/BH3fLKhdRhY/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0103.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525380683517057282" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4YdPnW2QI/AAAAAAAABE4/BH3fLKhdRhY/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0103.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Ycm_UBFI/AAAAAAAABEo/cox_WKPNGW8/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0094.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525380672611681362" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Ycm_UBFI/AAAAAAAABEo/cox_WKPNGW8/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0094.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4YcNSeeoI/AAAAAAAABEg/WDtzwPvlUrY/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0092.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525380665712736898" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4YcNSeeoI/AAAAAAAABEg/WDtzwPvlUrY/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0092.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VhvdCkwI/AAAAAAAABDg/yYjyHc1OIaQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0079.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4VhvdCkwI/AAAAAAAABDg/yYjyHc1OIaQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0079.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-1280700360283499850?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/JOOM2Q4AzXA" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T13:46:31.438+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4YdeAm5ZI/AAAAAAAABFA/koX4_tTcpvg/s72-c/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0107.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/10/juara-kreasi-takbir-keliling-1431-h.html</feedburner:origLink></item><item><title>Takbir Keliling 1431 H. / 2010 M.</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/uBudfnJV6kc/takbir-keliling-1431-h-2010-m.html</link><category>Galleri</category><category>Album Kegiatan IRMAS</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:46:43 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-6414619196765705220</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam menyemarakkan hari raya idul fitri 1431 H./2010 M. IRMAS At-Taqwa Banjarsari mengadakan kegiatan takbir keliling dan pesta kembang api. sebagaimana tahun-tahun kemarin pada tahun ini pun tak kalah menariknya bahkan lebih meriah dan heboh dari pada tahun kemarin. Berikut ini jenis-jenis kreasi yang unik dan mantap  yang telah di buat oleh masing-masing musholla guna menyemarakkan takbir keliling tahun ini...&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4RjIvP6lI/AAAAAAAABDA/iuzfGkniZLk/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0068.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525373088168929874" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4RjIvP6lI/AAAAAAAABDA/iuzfGkniZLk/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0068.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Rj1Y1G2I/AAAAAAAABDI/zIOjdDA_JZ0/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0070.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525373100154493794" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Rj1Y1G2I/AAAAAAAABDI/zIOjdDA_JZ0/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0070.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P9Tob5eI/AAAAAAAABC4/XFVbtPfi6FI/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0066.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525371338746488290" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P9Tob5eI/AAAAAAAABC4/XFVbtPfi6FI/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0066.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P81nu2EI/AAAAAAAABCw/H-vd-msx5c4/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0065.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525371330690472002" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P81nu2EI/AAAAAAAABCw/H-vd-msx5c4/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0065.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P8bcrUyI/AAAAAAAABCo/Zke3tM1wJSQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0064.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525371323664782114" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P8bcrUyI/AAAAAAAABCo/Zke3tM1wJSQ/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0064.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P7vWn-BI/AAAAAAAABCg/9tV0irTFPuo/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0061.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525371311828236306" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P7vWn-BI/AAAAAAAABCg/9tV0irTFPuo/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0061.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P7fKC1tI/AAAAAAAABCY/x4OkpltD4fg/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0059.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525371307480504018" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4P7fKC1tI/AAAAAAAABCY/x4OkpltD4fg/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0059.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OutLdJHI/AAAAAAAABCQ/gM1jpGwIVwc/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0057.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525369988394591346" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OutLdJHI/AAAAAAAABCQ/gM1jpGwIVwc/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0057.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OuW4RSjI/AAAAAAAABCI/yVUs15TSDzA/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0055.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525369982408542770" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OuW4RSjI/AAAAAAAABCI/yVUs15TSDzA/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0055.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OtvRVioI/AAAAAAAABCA/ByTpg9fy1hk/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0054.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525369971776260738" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OtvRVioI/AAAAAAAABCA/ByTpg9fy1hk/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0054.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OtJIAzoI/AAAAAAAABB4/v0wnz9wCPO0/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0050.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525369961536605826" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4OtJIAzoI/AAAAAAAABB4/v0wnz9wCPO0/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0050.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4KrK2EfJI/AAAAAAAABBo/95JwhB9P0UI/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0046.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525365529591970962" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4KrK2EfJI/AAAAAAAABBo/95JwhB9P0UI/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0046.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4KqtN09DI/AAAAAAAABBY/lNWJe9S5IsE/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0041.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525365521638552626" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4KqtN09DI/AAAAAAAABBY/lNWJe9S5IsE/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0041.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4KqRyAlUI/AAAAAAAABBQ/y6hBGfcc-D8/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0040.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525365514274116930" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4KqRyAlUI/AAAAAAAABBQ/y6hBGfcc-D8/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0040.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKsCQSZI/AAAAAAAABBI/NOpzkcybSKo/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0039.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525363872054135186" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKsCQSZI/AAAAAAAABBI/NOpzkcybSKo/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0039.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKZ2IwtI/AAAAAAAABBA/WS-rNj43zrA/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0037.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525363867171472082" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKZ2IwtI/AAAAAAAABBA/WS-rNj43zrA/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0037.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKFUCKuI/AAAAAAAABA4/AZ-FW4bqE2k/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0035.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525363861659724514" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JKFUCKuI/AAAAAAAABA4/AZ-FW4bqE2k/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0035.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JJzLCKOI/AAAAAAAABAw/FIQZiWt_ji4/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0034.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525363856790137058" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4JJzLCKOI/AAAAAAAABAw/FIQZiWt_ji4/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0034.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HofubqnI/AAAAAAAABAo/iVc_hmfAbkE/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0033.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525362185122589298" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HofubqnI/AAAAAAAABAo/iVc_hmfAbkE/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0033.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HnwvGZNI/AAAAAAAABAg/k_C6U3DbiMQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0030.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525362172508923090" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HnwvGZNI/AAAAAAAABAg/k_C6U3DbiMQ/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0030.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HnT5qQyI/AAAAAAAABAY/NDAffLaSpp8/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0029.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525362164768588578" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HnT5qQyI/AAAAAAAABAY/NDAffLaSpp8/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0029.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HnJXXcCI/AAAAAAAABAQ/NDIakbZ0nHU/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0028.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525362161940394018" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4HnJXXcCI/AAAAAAAABAQ/NDIakbZ0nHU/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0028.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Avp6vJXI/AAAAAAAABAA/o23L0lJkO0g/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0026.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525354611536242034" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Avp6vJXI/AAAAAAAABAA/o23L0lJkO0g/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0026.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Av3xC95I/AAAAAAAABAI/6DEUpqcLids/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0027.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525354615253694354" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Av3xC95I/AAAAAAAABAI/6DEUpqcLids/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0027.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4AvRilk9I/AAAAAAAAA_4/M0So6uOEpCQ/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0022.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525354604992500690" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4AvRilk9I/AAAAAAAAA_4/M0So6uOEpCQ/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0022.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Au97aL4I/AAAAAAAAA_w/3bPFQpco51M/s1600/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0021.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525354599727902594" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4Au97aL4I/AAAAAAAAA_w/3bPFQpco51M/s640/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0021.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3ki-SPdsI/AAAAAAAAA_o/kKsScPS7Q4g/s1600/DSC_0020.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525323607339660994" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3ki-SPdsI/AAAAAAAAA_o/kKsScPS7Q4g/s640/DSC_0020.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3kilfvcWI/AAAAAAAAA_g/_m_3fIxrTgE/s1600/DSC_0019.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525323600685396322" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3kilfvcWI/AAAAAAAAA_g/_m_3fIxrTgE/s640/DSC_0019.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3kgjfkMSI/AAAAAAAAA_Q/7KJu0I2vNOM/s1600/DSC_0017.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525323565788049698" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3kgjfkMSI/AAAAAAAAA_Q/7KJu0I2vNOM/s640/DSC_0017.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3khzj5lOI/AAAAAAAAA_Y/A0Va2ytOBJs/s1600/DSC_0018.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525323587281065186" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3khzj5lOI/AAAAAAAAA_Y/A0Va2ytOBJs/s640/DSC_0018.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbSbiwaI/AAAAAAAAA_A/GIrqeXBU96w/s1600/DSC_0012.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525322375796801954" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbSbiwaI/AAAAAAAAA_A/GIrqeXBU96w/s640/DSC_0012.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbuUxvUI/AAAAAAAAA_I/H3FfNMmxVF8/s1600/DSC_0014.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525322383284616514" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbuUxvUI/AAAAAAAAA_I/H3FfNMmxVF8/s640/DSC_0014.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbKTWaSI/AAAAAAAAA-4/uCth_l55F4g/s1600/DSC_0011.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525322373614954786" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jbKTWaSI/AAAAAAAAA-4/uCth_l55F4g/s640/DSC_0011.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jaud0sSI/AAAAAAAAA-w/U6ArffINTTE/s1600/DSC_0010.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525322366142689570" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3jaud0sSI/AAAAAAAAA-w/U6ArffINTTE/s640/DSC_0010.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3gsJ00R9I/AAAAAAAAA-g/1HF9IhTuK_0/s1600/DSC_0005.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525319367009781714" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3gsJ00R9I/AAAAAAAAA-g/1HF9IhTuK_0/s640/DSC_0005.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3gsgFXmBI/AAAAAAAAA-o/4Mk-HIzLYoo/s1600/DSC_0009.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525319372984784914" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK3gsgFXmBI/AAAAAAAAA-o/4Mk-HIzLYoo/s640/DSC_0009.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-6414619196765705220?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/uBudfnJV6kc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T13:46:43.233+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TK4RjIvP6lI/AAAAAAAABDA/iuzfGkniZLk/s72-c/Takbir+keliling_irmas+at-taqwa+banjarsari,+karang+taruna+sedyo+utomo_0068.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/10/takbir-keliling-1431-h-2010-m.html</feedburner:origLink></item><item><title>Bulan Sya’ban ?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/OhEWVBfTlEw/bulan-syaban.html</link><category>Khasanah</category><category>Puasa</category><category>Ibadah</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 23:16:28 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-1595927272047561597</guid><description>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TD9dKnEYi7I/AAAAAAAAA9g/BzUIrffv1xU/s1600/20090123142928.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="432" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494212507282738098" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TD9dKnEYi7I/AAAAAAAAA9g/BzUIrffv1xU/s640/20090123142928.jpg" style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh: H. Ahsan Ghozali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Sya’ban adalah salah satu bulan yang mulia. Bulan ini adalah pintu menuju bulan Ramadlan. Siapa yang berupaya membiasakan diri bersungguh-sungguh dalam beribadah di bulan ini, ia akan akan menuai kesuksesan di bulan Ramadlan.&lt;br /&gt;
Dinamakan Sya’ban, karena pada bulan itu terpancar bercabang-cabang kebaikan yang banyak (yatasya’abu minhu khairun katsir). Menurut pendapat lain, Sya’ban berasal dari kata Syi’b, yaitu jalan di sebuah gunung atau jalan kebaikan. Dalam bulan ini terdapat banyak kejadian dan peristiwa yang patut memperoleh perhatian dari kalangan kaum muslimin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pindah Qiblat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pada bulan Sya’ban, Qiblat berpindah dari Baitul Maqdis, Palistina ke Ka’bah, Mekah al Mukarromah. Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam menanti-nanti datangnya peristiwa ini dengan harapan yang sangat tinggi. Setiap hari Beliau tidak lupa menengadahkan wajahnya ke langit, menanti datangnya wahyu dari Rabbnya. Sampai akhirnya Allah Subhanahu Wata’ala mengabulkan penantiannya. Wahyu Allah Subhanahu Wata’ala turun. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.” (QS. Al Baqarah; 144)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diangkatnya Amal Manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu keistimewaan bulan Sya’ban adalah diangkatnya amal-amal manusia pada bulan ini ke langit. Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Saya berkata: “Ya Rasulullah, saya tidak pernah melihatmu berpuasa dalam suatu bulan dari bulan-bulan yang ada seperti puasamu di bulan Sya’ban.”&lt;/span&gt; Maka beliau bersabda: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Itulah bulan yang manusia lalai darinya antara Rajab dan Ramadhan. Dan merupakan bulan yang di dalamnya diangkat amalan-amalan kepada rabbul ‘alamin. Dan saya menyukai amal saya diangkat, sedangkan saya dalam keadaan berpuasa.” (HR. Nasa’i).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keutamaan Puasa di Bulan Sya’ban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Rasulullah ditanya oleh seorang sahabat, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Adakah puasa yang paling utama setelah Ramadlan?” &lt;/span&gt;Rasulullah Shollallahu alai wasallam menjawab, “Puasa bulan Sya’ban karena berkat keagungan bulan Ramadhan.” Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa sampai kami katakan beliau tidak pernah berbuka. Dan beliau berbuka sampai kami katakan beliau tidak pernah berpuasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepintas dari teks Hadits di atas, puasa bulan Sya’ban lebih utama dari pada puasa bulan Rajab dan bulan-bulan mulia (asyhurul hurum) lainnya. Padahal Abu Hurairah telah menceritakan sabda dari Rasulullah Shollallu alaihi wasallam, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan-bulan mulia (asyhurul hurum).”&lt;/span&gt; Menurut Imam Nawawi, hal ini terjadi karena keutamaan puasa pada bulan-bulan mulia (asyhurul hurum) itu baru diketahui oleh Rasulullah di akhir hayatnya sebelum sempat beliau menjalaninya, atau pada saat itu beliau dalam keadaan udzur (tidak bisa melaksanakannya) karena bepergian atau sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sesungguhnya Rasulullah Shollallu alaihi wasallam mengkhususkan bulan Sya’ban dengan puasa itu adalah untuk mengagungkan bulan Ramadhan. Menjalankan puasa bulan Sya’ban itu tak ubahnya seperti menjalankan sholat sunat rawatib sebelum sholat maktubah. Jadi dengan demikian, puasa Sya’ban adalah sebagai media berlatih sebelum menjalankan puasa Ramadhan.&lt;br /&gt;
Adapun berpuasa hanya pada separuh kedua bulan Sya’ban itu tidak diperkenankan, kecuali:&lt;br /&gt;
1. Menyambungkan puasa separuh kedua bulan Sya’ban dengan separuh pertama.&lt;br /&gt;
2. Sudah menjadi kebiasaan.&lt;br /&gt;
3. Puasa qodlo.&lt;br /&gt;
4. Menjalankan nadzar.&lt;br /&gt;
5. Tidak melemahkan semangat puasa bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Turun Ayat Sholawat Nabi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Salah satu keutamaan bulan Sya’ban adalah diturunkannya ayat tentang anjuran membaca sholawat kepada Nabi Muhammad Shollallu alaihi wasallam pada bulan ini, yaitu ayat: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al Ahzab;56)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sya’ban, Bulan Al Quran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Bulan Sya’ban dinamakan juga bulan Al Quran, sebagaimana disebutkan dalam beberapa atsar. Memang membaca Al Quran selalu dianjurkan di setiap saat dan di mana pun tempatnya, namun ada saat-saat tertentu pembacaan Al Quran itu lebih dianjurkan seperti di bulan Ramadhan dan Sya’ban, atau di tempat-tempat khusus seperti Mekah, Roudloh dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syeh Ibn Rajab al Hambali meriwayatkan dari Anas, “Kaum muslimin ketika memasuki bulan Sya’ban, mereka menekuni pembacaan ayat-ayat Al Quran dan mengeluarkan zakat untuk membantu orang-orang yang lemah dan miskin agar mereka bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Malam Nishfu Sya’ban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Pada bulan Sya’ban terdapat malam yang mulia dan penuh berkah yaitu malam Nishfu Sya’ban. Di malam ini Allah Subhanahu wata’ala mengampuni orang-orang yang meminta ampunan, mengasihi orang-orang yang minta belas kasihan, mengabulkan doa orang-orang yang berdoa, menghilangkan kesusahan orang-orang yang susah, memerdekakan orang-orang dari api neraka, dan mencatat bagian rizki dan amal manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak Hadits yang menerangkan keistimewaan malam Nishfu Sya’ban ini, sekalipun di antaranya ada yang dlo’if (lemah), namun Al Hafidh Ibn Hibban telah menyatakan kesahihan sebagian Hadits-Hadits tersebut, di antaranya adalah: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Nabi Muhammad Shollallhu alaihi wasallam bersabda, “Allah melihat kepada semua makhluknya pada malam Nishfu Sya’ban dan Dia mengampuni mereka semua kecuali orang yang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Thabarani dan Ibnu Hibban).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para ulama menamai malam Nishfu Sya’ban dengan beragam nama. Banyaknya nama-nama ini mengindikasikan kemuliaan malam tersebut.&lt;br /&gt;
1. Lailatul Mubarokah (malam yang penuh berkah).&lt;br /&gt;
2. Lailatul Qismah (malam pembagian rizki).&lt;br /&gt;
3. Lailatut Takfir (malam peleburan dosa).&lt;br /&gt;
4. Lailatul Ijabah (malam dikabulkannya doa)&lt;br /&gt;
5. Lailatul Hayah walailatu ‘Idil Malaikah (malam hari rayanya malaikat).&lt;br /&gt;
6. Lalilatus Syafa’ah (malam syafa’at)&lt;br /&gt;
7. Lailatul Baro’ah (malam pembebasan). Dan masih banyak nama-nama yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pro dan Kontra Seputar Nishfu Sya’ban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Al Hafidh Ibn Rojab al Hambali dalam kitab al Lathoif mengatakan, “Kebanyakan ulama Hadits menilai bahwa Hadits-Hadits yang berbicara tentang malam Nishfu Sya’ban masuk kategori Hadits dlo’if (lemah), namun Ibn Hibban menilai sebagaian Hadits itu shohih, dan beliau memasukkannya dalam kitab shohihnya.” Ibnu Hajar al Haitami dalam kitab Addurrul Mandlud mengatakan, “Para ulama Hadits, ulama Fiqh dan ulama-ulama lainnya, sebagaimana juga dikatakan oleh Imam Nawawi, bersepakat terhadap diperbolehkannya menggunakan Hadits dlo’if untuk keutamaan amal (fadlo’ilul amal), bukan untuk menentukan hukum, selama Hadits-Hadits itu tidak terlalu dlo’if (sangat lemah).” Jadi, meski Hadits-Hadits yang menerangkan keutamaan malam Nishfu Sya’ban disebut dlo’if (lemah), tapi tetap boleh kita jadikan dasar untuk menghidupkan amalam di malam Nishfu Sya’ban.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebanyakan ulama yang tidak sepakat tentang menghidupkan malam Nishfu Sya’ban itu karena mereka menganggap serangkaian ibadah pada malam tersebut itu adalah bid’ah, tidak ada tuntunan dari Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam. Sedangkan pengertian bid’ah secara umum menurut syara’ adalah sesuatu yang bertentangan dengan Sunnah. Jika demikian secara umum bid’ah itu adalah sesuatu yang tercela (bid’ah sayyi’ah madzmumah). Namun ungkapan bid’ah itu terkadang diartikan untuk menunjuk sesuatu yang baru dan terjadi setelah Rasulullah wafat yang terkandung pada persoalan yang umum yang secara syar’i dikategorikan baik dan terpuji (hasanah mamduhah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Ghozali dalam kitab Ihya Ulumiddin Bab Etika Makan mengatakan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Tidak semua hal yang baru datang setelah Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam itu dilarang. Tetapi yang dilarang adalah memperbaharui sesuatu setelah Nabi (bid’ah) yang bertentangan dengan sunnah.”&lt;/span&gt; Bahkan menurut beliau, memperbaharui sesuatu setelah Rasulullah (bid’ah) itu terkadang wajib dalam kondisi tertentu yang memang telah berubah latar belakangnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Al Hafidh Ibn Hajjar berkata dalam Fathul Barri, “Sesungguhnya bid’ah itu jika dianggap baik menurut syara’ maka ia adalah bid’ah terpuji (mustahsanah), namun bila oleh syara’ dikategorikan tercela maka ia adalah bid’ah yang tercela (mustaqbahah). Bahkan menurut beliau dan juga menurut Imam Qarafi dan Imam Izzuddin ibn Abdis Salam bahwa bid’ah itu bisa bercabang menjadi lima hukum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syeh Ibnu Taimiyah berkata, “Beberapa Hadits dan atsar telah diriwayatkan tentang keutamaan malam Nisyfu Sya’ban, bahwa sekelompok ulama salaf telah melakukan sholat pada malam tersebut. Jadi jika ada seseorang yang melakukan sholat pada malam itu dengan sendirian, maka mereka berarti mengikuti apa yang dilakukan oleh ulama-ulama salaf dulu, dan tentunya hal ini ada hujjah dan dasarnya. Adapun yang melakukan sholat pada malam tersebut secara jamaah itu berdasar pada kaidah ammah yaitu berkumpul untuk melakukan ketaatan dan ibadah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walhasil, sesungguhnya menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan serangkaian ibadah itu hukumnya sunnah (mustahab) dengan berpedoman pada Hadits-Hadits di atas. Adapun ragam ibadah pada malam itu dapat berupa sholat yang tidak ditentukan jumlah rakaatnya secara terperinci, membaca Al Quran, dzikir, berdo’a, membaca tasbih, membaca sholawat Nabi (secara sendirian atau berjamaah), membaca atau mendengarkan Hadits, dan lain-lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuntunan Nabi di Malam Nisyfi Sya’ban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Rasulullah telah memerintahkan untuk memperhatikan malam Nisyfi Sya’ban, dan bobot berkahnya beramal sholeh pada malam itu diceritakan oleh Sayyidina Ali Rodliallahu anhu, Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Jika tiba malam Nisyfi Sya’ban, maka bersholatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya karena sesungguhnya Allah Subhanahu wata’ala menurunkan rahmatnya pada malam itu ke langit dunia, yaitu mulai dari terbenamnya matahari. Lalu Dia berfirman, ‘Adakah orang yang meminta ampun, maka akan Aku ampuni? Adakah orang meminta rizki, maka akan Aku beri rizki? Adakah orang yang tertimpa musibah, maka akan Aku selamatkan? Adakah begini atau begitu? Sampai terbitlah fajar.’” (HR. Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Malam Nishfu Sya’ban atau bahkan seluruh bulan Sya’ban sekalipun adalah saat yang tepat bagi seorang muslim untuk sesegera mungkin melakukan kebaikan. Malam itu adalah saat yang utama dan penuh berkah, maka selayaknya seorang muslim memperbanyak aneka ragam amal kebaikan. Doa adalah pembuka kelapangan dan kunci keberhasilan, maka sungguh tepat bila malam itu umat Islam menyibukkan dirinya dengan berdoa kepada Allah Subhanahu wata’ala. Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam mengatakan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Doa adalah senjatanya seorang mukmin, tiyangnya agama dan cahayanya langit dan bumi.” (HR. Hakim). &lt;/span&gt;Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam juga mengatakan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Seorang muslim yang berdoa -selama tidak berupa sesuatu yang berdosa dan memutus famili-, niscaya Allah Subhanahu wata’ala menganugrahkan salah satu dari ketiga hal, pertama, Allah akan mengabulkan doanya di dunia. Kedua, Allah baru akan mengabulkan doanya di akhirat kelak. Ketiga, Allah akan menghindarkannya dari kejelekan lain yang serupa dengan isi doanya.” (HR. Ahmad dan Barraz).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada tuntunan langsung dari Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam tentang doa yang khusus dibaca pada malam Nishfu Sya’ban. Begitu pula tidak ada petunjuk tentang jumlah bilangan sholat pada malam itu. Siapa yang membaca Al Quran, berdoa, bersedekah dan beribadah yang lain sesuai dengan kemampuannya, maka dia termasuk orang yang telah menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dan ia akan mendapatkan pahala sebagai balasannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun kebiasaan yang berlaku di masyarakat, yaitu membaca Surah Yasin tiga kali, dengan berbagai tujuan, yang pertama dengan tujuan memperoleh umur panjang dan diberi pertolongan dapat selalu taat kepada Allah. Kedua, bertujuan mendapat perlindungan dari mara bahaya dan memperoleh keluasaan rikzi. Dan ketiga, memperoleh khusnul khatimah (mati dalam keadaan iman), itu juga tidak ada yang melarang, meskipun ada beberapa kelompok yang memandang hal ini sebagai langkah yang salah dan batil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hal ini yang patut mendapat perhatian kita adalah beredarnya tuntunan-tuntunan Nabi tentang sholat di malam Nishfu sya’ban yang sejatinya semua itu tidak berasal dari beliau. Tidak berdasar dan bohong belaka. Salah satunya adalah sebuah riwayat dari Sayyidina Ali, “Bahwa saya melihat Rasulullah pada malam Nishfu Sya’ban melakukan sholat empat belas rekaat, setelahnya membaca Surat Al Fatihah (14 x), Surah Al Ikhlas (14 x), Surah Al Falaq (14 x), Surah Annas (14 x), ayat Kursi (1 x), dan satu ayat terkhir Surat At Taubah (1 x). Setelahnya saya bertanya kepada Baginda Nabi tentang apa yang dikerjakannya, Beliau menjawab, “Barang siapa yang melakukan apa yang telah kamu saksikan tadi, maka dia akan mendapatkan pahala 20 kali haji mabrur, puasa 20 tahun, dan jika pada saat itu dia berpuasa, maka ia seperti berpuasa dua tahun, satu tahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Dan masih banyak lagi Hadits-Hadits palsu lainnya yang beredar di tengah-tengah kaum muslimin. (Disarikan dari “Madza fi Sya’ban”, karya Sayyid Muhammad bin Alawi Al Maliki, Muhadditsul Haromain).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Staf pengajar PP. Langitan Widang Tuban. Alumni Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki Makkah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://langitan.net/?p=94"&gt;http://langitan.net&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-1595927272047561597?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/OhEWVBfTlEw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T14:16:28.070+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TD9dKnEYi7I/AAAAAAAAA9g/BzUIrffv1xU/s72-c/20090123142928.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/07/bulan-syaban.html</feedburner:origLink></item><item><title>Keutamaan dan Amalan Bulan Sya’ban</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/dx4oHBrGfZA/keutamaan-dan-amalan-bulan-syaban.html</link><category>Khasanah</category><category>Ibadah</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 23:16:45 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-2392199775852384110</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TD9VG22U7uI/AAAAAAAAA9Y/UZZM5UqNuLc/s1600/opened_quran.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="588" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494203646706249442" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TD9VG22U7uI/AAAAAAAAA9Y/UZZM5UqNuLc/s640/opened_quran.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;SYA’BAN adalah bulan yang sangat mulia dan disebut bulan Rasulullah saw. Beliau selalu berpuasa pada bulan ini hingga datang bulan Ramadhan. Beliau bersabda, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sya’ban adalah bulanku. Sesiapa berpuasa satu hari pada bulanku ini, surga adalah miliknya.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Diriwayatkan dari Imam Shadiq as bahwa ketika bulan Sya’ban tiba, Imam Ali Zainul Abidin as mengumpulkan para sahabat beliau seraya berkata kepada mereka, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai sahabat-sahabatku, tahukah kalian bulan apa ini? Ini adalah bulan Sya’ban. Rasulullah saw selalu bersabda, ‘Sya’ban adalah bulanku.’ Maka, berpuasalah pada bulan ini demi kecintaan kalian kepada beliau dan untuk bertaqarrub kepada Tuhan kalian. Demi Allah yang jiwa Ali bin Husain berada di genggaman tangan-Nya, aku pernah mendengar ayahku, Husain bin Ali as berkata, ‘Aku pernah mendengar dari Amirul Mukminin as bahwa sesiapa berpuasa pada bulan Sya’ban demi kecintaannya kepada Rasulullah dan untuk bertaqarrub kepada Allah, niscaya Ia akan mencintanya, mendekatkannya kepada kemuliaannya pada hari kiamat, dan menganugerahkan surga kepadanya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Amalan-amalan Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Amalan-amalan umum (pada bulan ini) adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;
1. Membaca (zikir berikut) sebanyak tujuh puluh kali dalam setiap hari.&lt;br /&gt;
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَ أَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ&lt;br /&gt;
Astaghfirullaha wa as-aluhut-taubah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Membaca (zikir berikut) sebanyak tujuh puluh kali dalam setiap hari.&lt;br /&gt;
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَ أَتُوْبُ إِلَيْهِ&lt;br /&gt;
Astaghfirullahalladzî lâ ilâha illa huwarrahmânurrahîm al-hayyul-qayyûmu wa atuubu ilaihi&lt;br /&gt;
Menurut sebagian hadis, al-hayyul qayyûm dibaca sebelum ar-rahmânur rahîm. Jika dibaca dengan kedua cara tersebut, justru lebih baik. Dari sebagian hadis dapat dipahami bahwa doa dan zikir terbaik di bulan ini adalah istighfar, dan sesiapa membaca istighfar sebanyak tujuh puluh kali dalam setiap harinya, pahalanya sama dengan membaca istighfar sebanyak tujuh puluh ribu kali di bulan-bulan lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Bersedekah meskipun dengan setengah biji kurma sehingga Allah akan mengharamkan badan kita dari api jahanam. Diriwayatkan bahwa Imam Shadiq as pernah ditanya tentang keutamaan berpuasa di bulan Rajab. Beliau berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Mengapa kalian lupa dengan puasa di bulan Sya’ban?” &lt;/span&gt;Perawi berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Wahai putra Rasulullah, apakah pahala orang yang berpuasa satu hari di bulan Sya’ban?” “Demi Allah, surga adalah pahalanya,” &lt;/span&gt;tegas beliau. Ia bertanya kembali, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Wahai Putra Rasulullah, apakah amalan terbaik di bulan ini?”&lt;/span&gt; Beliau berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Bersedekah dan istighfar. Sesiapa bersedekah di bulan Sya’ban, Allah Swt akan memelihara sedekah tersebut sebagaimana salah seorang dari kalian memelihara anak untanya sehingga pada hari kiamat sedekah tersebut sampai di tangan pemiliknya seperti Gunung Uhud besarnya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Membaca bacaan (berikut ini) sebanyak seribu kali di sepanjang bulan karena ia memiliki pahala yang tak terhingga. Di antaranya, ibadah seribu tahun akan ditulis di catatan amalnya.&lt;br /&gt;
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ&lt;br /&gt;
Laa ilaaha illallahu wa laa na’budu illa iyyahu mukhlishiina lahuddiinaa wa law karihal musyrikuuna&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali Ia dengan memurnikan agama hanya bagi-Nya meskipun kaum musyrikin menentang [kami])&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Mendirikan dua rakaat shalat di setiap hari Kamis. Pada setiap raka’at, setelah membaca surah al-Fâtihah, bacalah surah at-Tauhîd sebanyak seratus kali. Setelah membaca salam, bacalah shalawat sebanyak seratus kali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Banyak membaca shalawat.&lt;br /&gt;
7. Membaca shalawat yang diriwayatkan dari Imam Zainul Abidin as.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://fajartimur.wordpress.com/2008/08/04/keutamaan-dan-amalan-bulan-sya%E2%80%99ban/"&gt;&lt;br /&gt;http://fajartimur.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-2392199775852384110?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/dx4oHBrGfZA" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T14:16:45.942+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TD9VG22U7uI/AAAAAAAAA9Y/UZZM5UqNuLc/s72-c/opened_quran.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/07/keutamaan-dan-amalan-bulan-syaban.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pengertian Hidup menurut Al Qur'an</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/UpJ_I3VEQCA/pengertian-hidup-menurut-al-quran.html</link><category>Arti Hidup</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 23:17:07 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-6860331469027942791</guid><description>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TDy3ymzUcPI/AAAAAAAAA9A/rD6dtkSNc-w/s1600/bca-quran.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="640" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493467725522301170" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TDy3ymzUcPI/AAAAAAAAA9A/rD6dtkSNc-w/s640/bca-quran.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="629" /&gt;&lt;/a&gt;Masa hidup manusia terbagi dua (QS 40/11), hidup pertama adalah di dunia kini dan hidup kedua berlaku di akhirat. Kedua macam hidup berlaku dalam keadaan konkrit.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Berbagai macam ajaran mengenai hakekat hidup dan tujuan hidup telah berkembang. Masing-masing berbeda tentang pengertian dan tujuan hidup. Hanya Al Qur’an lah yang dapat menjelaskan arti dan tujuan hidup manusia secukupnya sehingga dapat dipahami oleh setiap individu yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang atheis mendasarkan doktrinnya atas teori naturalism tidak dapat memberikan alasan kenapa adanya hidup kini, kecuali sebagai kelanjutan dari hukum evolusi pada setiap benda yang sejak dulu telah mengalami perubahan alamiah. Sementara mereka berbantahan pula mengenai hukum evolusi itu sendiri disebabkan banyaknya benturan (dead lock) dalam analysa dan teorinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Benturan itu mereka namakan Missing Link. Untuk tujuan hidup mereka juga tidak mempunyai arah dan alasan yang tepat. Tetapi mereka semua sama berpendapat bahwa yang ada kini akan musnah dengan sendirinya di ujung zaman sesuai dengan menusut dan habisnya alat kebutuhan hidup dan disebabkan terganggunggunya stabilitas susunan bintang di alam semesta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka berkesimpulan bahwa hidup kini dimulai dari kekosongan, telah terwujud secara alamiah, dan sedang menuju ke arah kekosongan alam semesta dimana setiap individu hilang berlalu tanpa bekas dan tidak akan hidup kembali.&lt;br /&gt;
Dalam hal ini mereka melupakan unsur Roh yang ada pada setiap individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak yang menganut paham Plurality atau Trinity, walaupun tidak membenarkan teori evolusi , malah mengakui manusia ini memulai hidupnya dari satu diri yang sengaja diciptakan Tuhan, tetapi mereka tidak dapat memberikan alasan tentang maksud apa yang terkandung dalam perencanaan penciptaan itu. Sebagai tujuan hidup, mereka sama sependapat bahwa nanti akan berlaku kehidupan balasan sesudah mati, tetapi dalam kedaan gaib bukan konkrit, dimana setiap pribadi baik akan menerima kebahagiaan jiwa dan pribadi jahat akan merana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pihak pertama di atas tadi bertentangan dengan ajaran Al Qur’an mengenai asal hidup dan juga bertentangan mengenai tujuan hidup, sedangkan pihak kedua bersamaan dengan ajaran Al Qur’an mengenai asal usul hidup juga bersamaan tentang tujuan hidup tetapi berbeda dalam hal ghaib dan konkrit. Sebaliknya kedua pihak (Islam dan Plurality/Trinity) sependapat tentang arti hidup yang tidak lain hanyalah berjuang untuk kebutuhan dan kelanjutan generasi, tetapi mereka (Plurality/Trinity) melupakan bahwa pendapat demikian akan berujung dengan pemusnahan generasi mendatang karena setiap individu lebih mementingkan keadaan sekarang tanpa ancaman resiko konkrit yang akan dihadapi di akhirat nanti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Al Qur’an yang menjadi dasar ajaran hidup dalam Islam, memberikan alasan dan keterangan secukupnya mengenai sebab, arti dan tujuan hidup manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Sebab adanya hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Semesta raya ini dulunya dari kekosongan total, tidak satupun yang ada kecuali Allah yang ESA yang senantiasa dalam keadaan ghaib. DIA mempunyai maksud agar berlaku penyembahan terhadapNYA yang tentu harus dilaksanakan oleh makhluk yang memiliki logika Maka perlulah diciptakan jin dan manusia yang akan menjalani ujian dimana dapat ditentukan berlakunya pengabdian dimaksud. Kedua macam makhluk ini membutuhkan tempat hidup dimana segala kebutuhan dalam pengujian tersedia secara alamiah atau ilmiah, maka diciptakanlah benda angkasa berbagai bentuk, masa dan fungsi. Semuanya terlaksana secara logis menurut rencana tepat, dan tiba masanya dimulai penciptaan Jin dan Manusia, masing-masing berbeda di segi abstrak dan konkrit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allah itu Pencipta tiap sesuatu dan DIA menjaga tiap sesuatu itu. (QS 39/62)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;DIA pelaksana bagi apa yang DIA inginkan. (QS 85/16)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan tidaklah AKU ciptakan jin dan manusia itu kecuali untuk menyembah AKU (di akhirat utamanya). QS 51/96.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Arti Hidup KINI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Al Qur’an memberikan ajaran tentang arti hidup bahwa hendaklah menghubungkan dirinya secara langsung kepada Allah dengan cara melaksanakan hukum-hukum tertulis dalam al quran, dan menghubungkan dirinya pada masyarakat sesamanya dalam melaksanakan tugas amar makhruf nahi munkar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;DIAlah yang menciptakan kematian dan kehidupan agar DIA menguji kamu yang mana diantara kamu yang lebih baik perbuatannya, dan DIA Mulia dan Pengampun. (QS 67/2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bahwa Kami menunjukkan garis hukum padanya (manusia itu), terserah padanya untuk bersyukur atau kafir. (QS 76/3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Tujuan hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Al Qur’an menjelaskan bahwa kehidupan kini bukanlah akan berlalu tanpa akibat tetapi berlangsung dengan catatan atas semua gerak zahir dan batin yang menentukan nilai setiap indivisu untuk kehidupan konkrit nantinya di alam akhirat, dimana kehidupan terpisah antara yang beriman dan yang kafir untuk selamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan berlombalah kepada keampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya sama dengan luas planet-planet dan Bumi ini, dijanjikan untuk para muttaqien. (QS 3/133)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sungguh kami ciptakan manusia itu pada perwujudan yang lebih baik. Kemudian kami tempatkan dia kepada kerendahan yang lebih rendah. Kecuali orang-orang beriman dan beramal shaleh, maka untuk mereka upah yang terhingga. QS 95/4-6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan keterangan singkat ini, jelaslah bahwa Al Qur’an bukan saja menjelaskan kenapa adanya hidup kini, tetapi juga memberikan arti hidup serta tujuannya yang harus dicapai oleh setiap diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keterangan Al Qur’an seperti demikian dapat diterima akal sehat dan memang hanyalah kitab suci itulah yang mungkin memberikan penjelasan demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://indonesia.faithfreedom.org/forum/pengertian-hidup-menurut-al-qur-an-t10847/"&gt;http://indonesia.faithfreedom.org&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-6860331469027942791?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/UpJ_I3VEQCA" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T14:17:07.851+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TDy3ymzUcPI/AAAAAAAAA9A/rD6dtkSNc-w/s72-c/bca-quran.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/07/pengertian-hidup-menurut-al-quran.html</feedburner:origLink></item><item><title>Bulan Rajab dan Keutamaanya</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/bpzB2yKdtL8/bulan-rajab-dan-keutamaanya.html</link><category>Khasanah</category><category>Puasa</category><category>Ibadah</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:31:04 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-6853470225155524726</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TC4loLYfKqI/AAAAAAAAA8w/f89rKWLktGs/s1600/ramadhan21.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="640" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489366367991704226" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TC4loLYfKqI/AAAAAAAAA8w/f89rKWLktGs/s640/ramadhan21.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;Diriwayatkan bahwa Nabi SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM telah bersabda: “Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan disisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, siksa akhirat, dari terkena penyakit gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal. Barangsiapa berpuasa tujuh hari dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barangsiapa berpuasa 8 hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan 8 pintu syurga baginya. Barangsiapa yang berpuasa 5 hari dalam bulan Rajab, permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA. Barangsiapa berpuasa 15 hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sabda Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM: “Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari ais dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya Jibril as : “Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini?”Berkata Jibril as: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca selawat untuk engkau dibulan Rajab.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KEUTAMAAN BULAN RAJAB&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa hadis Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menunjukkan kelebihan bulan rajab:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Hendaklah kamu memuliakan bulan Rajab, niscaya Allah memuliakan kamu dengan seribu kemuliaan di hari Qiamat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bulan Rajab bulan Allah, bulan Sya’ban bulanku, dan bulan Ramadhan bulan umatku.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kemuliaan Rajab dengan malam Isra’ Mi’rajnya, Sya’ban dengan malam nisfunya dan Ramadhan dengan Lailatul-Qadarnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Puasa sehari dalam bulan Rajab mendapat syurga yang tertinggi (Firdaus).Puasa dua hari dilipatgandakan pahalanya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Puasa 3 hari pada bulan Rajab, dijadikan parit yang panjang yang menghalangnya ke neraka (panjangnya setahun perjalanan).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Puasa 7 hari pada bulan Rajab, ditutup daripadanya 7 pintu neraka.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Puasa 16 hari pada bulan Rajab akan dapat melihat wajah Allah di dalam syurga, dan menjadi orang yang pertama menziarahi Allah dalam syurga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kelebihan bulan Rajab dari segala bulan ialah seperti kelebihan Al-Quran keatas semua kalam (perkataan).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Puasa sehari dalam bulan Rajab seumpama puasa empat puluh tahun dan iberi minum air dari syurga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bulan Rajab Syahrullah (bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya. Puasa dalam bulan Rajab, wajib bagi yang ber puasa itua.Diampunkan dosa-dosanya yang lalu. Dipelihara Allah umurnya yang tinggal.Terlepas daripada dahaga di akhirat.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Puasa pada awal Rajab, pertengahannya dan pada akhirnya, seperti puasa sebulan pahalanya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Siapa bersedekah dalam bulan Rajab, seperti bersedekah seribu dinar,dituliskan kepadanya pada setiap helai bulu roma jasadnya seribu kebajikan, diangkat seribu derjat, dihapus seribu kejahatan -&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab/ Isra Mi’raj akan mendapat pahala seperti 5 tahun berpuasa.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3 Rajab, maka ALLAH akan memberikan pahala seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia, dan siksa akhirat.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, permintaannya akan dikabulkan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan ini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah(hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sabda Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM lagi : “Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Wahai Jibril untuk siapakah sungai ini ?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka berkata Jibrilb a.s.:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca sholawat untuk engkau dibulan Rajab ini”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM melalui sebuah kubur, lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada ALLAH SUBHANAHU WA TA’AALA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
Lalu saya bertanya kepada beliau:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu beliau bersabda :&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kuburnya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa ke atas mereka”. Sabda beliau lagi: “Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tsauban bertanya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ya Rasulullah, apakah hanya berpuasa satu hari dan beribadah satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?” Sabda beliau: “Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH, kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti berpuasa satu tahun dan mengerjakan sholat malam satu tahun.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sabda beliau lagi:&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya’ban adalah bulan aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku”. “Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya’ban dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi mereka.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Satu lagi hadist yang cikup menggetarkan hati, Rasulullah bersabda :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Apa bila datanghari kiamat berserulah malaikat ‘Dimanakah orang orang yang suka menghormati bulan Rajab?’ lalu keluarlah sebuah NUR dan malaikat Jibril dan Mikail ‘Alaihi salam mengikuti Nur itu, serta merta mengikutlah orang orang yang menghormati bulan Rajab, kemudian mereka melewati Sirthatal Mustaqim secepat kilat yang menyambar. Bersujudlah mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta’aala karena bersyukur dapat melewati Sirath dengn selamat, lalu Allah Berfirman : “Wahai orang orang yang suka menghormati bulan rajab, angkatlah kepalamu pada hari ini, kamu telah menunaikan sujud dunia pada bulanku, sekarang berangkatlah menuju tempat tempatmu ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah Subhanahu Wa ta’aala.Malaikat Jibril dan Mikail Alaihi Salam memanggil orang orang yang menghormati bulan rajab dengan RAJABIYYUUN…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sahabat Ku,mengenai riwayat siapa dan dhoif atau tidaknya hadist diatas Wallahu’alam Bishowab..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang Paling penting adalah Inna a’maalu Bin Niiyah.., Niat kita berpuasa, berdzikir, juga bersholawat Nabi, semata mata hanya ingin lebih dekat lagi dengan Allah, ingin berbuat amal kebajikan se banyak banyaknya, ingin bisa memasuki surgaNya, ingin mendapat Rahmat dan Ridhonya, kalau saya pribadi ingin sekali menjadi HambaNya dipanggil RAJABIYYUUN, Insya Allah saya akan memakai moment ini untuk lebih dekat dan dekat lagi kepada Allah….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perkara diterima atau tidaknya amal Ibadah Kita Bukanlah manusia yang menentukan, tapi itu semua adalah Hak Allah semata…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://blog.its.ac.id/syafii/2010/06/13/bulan-rajab-dan-keutamaanya-majelis-ratib-dan-maulid-habib-abu-bakar-bin-alwi-alhabsy/"&gt;http://blog.its.ac.id/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-6853470225155524726?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/bpzB2yKdtL8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T05:31:04.109+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TC4loLYfKqI/AAAAAAAAA8w/f89rKWLktGs/s72-c/ramadhan21.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/07/bulan-rajab-dan-keutamaanya.html</feedburner:origLink></item><item><title>Khitbah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/xVT1h3Gmsmo/khidbah.html</link><category>Galleri</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:48:48 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-7620646994401572097</guid><description>Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hati-Mu&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu&lt;br /&gt;
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu&lt;br /&gt;
Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,&lt;br /&gt;
telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu,&lt;br /&gt;
kukuhkanlah ya Allah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukkanlah jalan-jalannya,&lt;br /&gt;
penuhilah hati kami ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar,&lt;br /&gt;
Lapangkanlah dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzU8fIzGkI/AAAAAAAAA74/FTVuXlYgPOo/s1600/01+R+01.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="533" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488996181473434178" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzU8fIzGkI/AAAAAAAAA74/FTVuXlYgPOo/s640/01+R+01.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Alhamdulillah akhirnya do'a kami terlaksana, semoga diridhoi oleh Allah dan menjadikan ketenangan hati kami dalam menjalankan ibadah kepada-Nya. Amin. Berikut ini foto-foto acara lamaran/tunangan kami :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCucSuSsWbI/AAAAAAAAA5I/wkhtVZI89Mo/s1600/30.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="430" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488652416359094706" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCucSuSsWbI/AAAAAAAAA5I/wkhtVZI89Mo/s640/30.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCudpKfWIzI/AAAAAAAAA5g/RuSvE2hpwK8/s1600/40.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488653901397107506" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCudpKfWIzI/AAAAAAAAA5g/RuSvE2hpwK8/s640/40.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCucTUh-2GI/AAAAAAAAA5Q/OKqdsl5IauA/s1600/32.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="430" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488652426623768674" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCucTUh-2GI/AAAAAAAAA5Q/OKqdsl5IauA/s640/32.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCuXq4WWx3I/AAAAAAAAA4Y/VpI6ib7looA/s1600/29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="430" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488647333817534322" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCuXq4WWx3I/AAAAAAAAA4Y/VpI6ib7looA/s640/29.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCuXqTggYRI/AAAAAAAAA4Q/-EADyDF45L0/s1600/11.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="428" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488647323927994642" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCuXqTggYRI/AAAAAAAAA4Q/-EADyDF45L0/s640/11.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzTll0zUCI/AAAAAAAAA7w/u3M3hyhS7_Y/s1600/93.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488994688619991074" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzTll0zUCI/AAAAAAAAA7w/u3M3hyhS7_Y/s640/93.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzTlEfvwuI/AAAAAAAAA7o/sRoaXwPwsT0/s1600/85.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="430" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488994679673307874" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzTlEfvwuI/AAAAAAAAA7o/sRoaXwPwsT0/s640/85.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRig5cZxI/AAAAAAAAA7Y/BuBiYWahTo8/s1600/82.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="430" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488992436734420754" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRig5cZxI/AAAAAAAAA7Y/BuBiYWahTo8/s640/82.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRjH-gpII/AAAAAAAAA7g/S4BpvuswgIE/s1600/83.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="430" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488992447224652930" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRjH-gpII/AAAAAAAAA7g/S4BpvuswgIE/s640/83.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRiNeHqLI/AAAAAAAAA7Q/lx8TvCl7Vmo/s1600/79.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488992431519541426" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRiNeHqLI/AAAAAAAAA7Q/lx8TvCl7Vmo/s640/79.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRhWTsUsI/AAAAAAAAA7I/BBiTFvaSOWQ/s1600/73.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488992416711856834" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzRhWTsUsI/AAAAAAAAA7I/BBiTFvaSOWQ/s640/73.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNfdkM5YI/AAAAAAAAA7A/JtgV3k4sA7k/s1600/67.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488987986253899138" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNfdkM5YI/AAAAAAAAA7A/JtgV3k4sA7k/s640/67.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNd5XDHMI/AAAAAAAAA6o/OCD--9wDAJY/s1600/58.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488987959355186370" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNd5XDHMI/AAAAAAAAA6o/OCD--9wDAJY/s640/58.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNep7uRtI/AAAAAAAAA6w/isRPFT66a0g/s1600/60.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488987972393912018" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNep7uRtI/AAAAAAAAA6w/isRPFT66a0g/s640/60.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzLxjRHGqI/AAAAAAAAA6g/3m_6PKYtpmY/s1600/56.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488986097998830242" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzLxjRHGqI/AAAAAAAAA6g/3m_6PKYtpmY/s640/56.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzLw9rLhRI/AAAAAAAAA6Y/qYWCHO9-jVc/s1600/55.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488986087907624210" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzLw9rLhRI/AAAAAAAAA6Y/qYWCHO9-jVc/s640/55.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzIGB8yzSI/AAAAAAAAA6I/HAipmnoS6bU/s1600/49.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488982051785985314" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzIGB8yzSI/AAAAAAAAA6I/HAipmnoS6bU/s640/49.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzIGnaJN8I/AAAAAAAAA6Q/oP7DKNIo0Es/s1600/52.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488982061841201090" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzIGnaJN8I/AAAAAAAAA6Q/oP7DKNIo0Es/s640/52.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCudotYhq_I/AAAAAAAAA5Y/yyVEF4dGb7c/s1600/35.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488653893583875058" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCudotYhq_I/AAAAAAAAA5Y/yyVEF4dGb7c/s640/35.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCugugjhn5I/AAAAAAAAA54/_CirO8-lQD8/s1600/46.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488657291754446738" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCugugjhn5I/AAAAAAAAA54/_CirO8-lQD8/s640/46.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCugv6J76dI/AAAAAAAAA6A/MdJvb2P0J94/s1600/47.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488657315806308818" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCugv6J76dI/AAAAAAAAA6A/MdJvb2P0J94/s640/47.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCufYB_zbpI/AAAAAAAAA5w/ZNRzTshcKUw/s1600/43.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488655806082805394" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCufYB_zbpI/AAAAAAAAA5w/ZNRzTshcKUw/s640/43.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNfOKylYI/AAAAAAAAA64/gmy08gEYDSw/s1600/64.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="430" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488987982120785282" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzNfOKylYI/AAAAAAAAA64/gmy08gEYDSw/s640/64.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCufXk4FnOI/AAAAAAAAA5o/ZTTNOeAQnfo/s1600/41.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="429" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488655798265814242" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCufXk4FnOI/AAAAAAAAA5o/ZTTNOeAQnfo/s640/41.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-7620646994401572097?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/xVT1h3Gmsmo" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T13:48:48.557+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/TCzU8fIzGkI/AAAAAAAAA74/FTVuXlYgPOo/s72-c/01+R+01.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/07/khidbah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Cinta Tanpa Syarat</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/28em_Ui8CeY/cinta-tanpa-syarat.html</link><category>Motivasi</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:56:20 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-7211820470751013675</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/S09_6IO99KI/AAAAAAAAA2s/h5h3eXpU3Tk/s1600-h/cinta-35.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="483" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426696712624141474" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/S09_6IO99KI/AAAAAAAAA2s/h5h3eXpU3Tk/s640/cinta-35.jpg" style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;Dikisahkan, ada sebuah keluarga besar. Kakek dan nenek mereka merupakan pasangan suami istri yang tampak serasi dan selalu harmonis satu sama lain. Suatu hari, saat berkumpul bersama, si cucu bertanya kepada mereka berdua, "Kakek nenek, tolong beritahu kepada kami resep akur dan cara kakek dan nenek mempertahan cinta selama ini agar kami yang muda-muda bisa belajar."&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar pertanyaan itu, sesaat kakek dan nenek beradu pandang sambil saling melempar senyum. Dari tatapan keduanya, terpancar rasa kasih yang mendalam di antara mereka. "Aha, nenek yang akan bercerita dan menjawab pertanyaan kalian," kata kakek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sambil menerawang ke masa lalu, nenek pun memulai kisahnya. "Ini pengalaman kakek dan nenek yang tak mungkin terlupakan dan rasanya perlu kalian dengar dengan baik. Suatu hari, kami berdua terlibat obrolan tentang sebuah artikel di majalah yang berjudul ‘bagaimana memperkuat tali pernikahan'. Di sana dituliskan, masing-masing dari kita diminta mencatat hal-hal yang kurang disukai dari pasangan kita. Kemudian, dibahas cara untuk mengubahnya agar ikatan tali pernikahan bisa lebih kuat dan bahagia. Nah, malam itu, kami sepakat berpisah kamar dan mencatat apa saja yang tidak disukai. Esoknya, selesai sarapan, nenek memulai lebih dulu membacakan daftar dosa kakekmu sepanjang kurang lebih tiga halaman. Kalau dipikir-pikir, ternyata banyak juga, dan herannya lagi, sebegitu banyak yang tidak disukai, tetapi tetap saja kakek kalian menjadi suami tercinta nenekmu ini," kata nenek sambil tertawa. Mata tuanya tampak berkaca-kaca mengenang kembali saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu nenek melanjutkan, "Nenek membacanya hingga selesai dan kelelahan. Dan, sekarang giliran kakekmu yang melanjutakan bercerita." Dengan suara perlahan, si kakek meneruskan. "Pagi itu, kakek membawa kertas juga, tetapi....kosong. Kakek tidak mencatat sesuatu pun di kertas itu. Kakek merasa nenekmu adalah wanita yang kakek cintai apa adanya, kakek tidak ingin mengubahnya sedikit pun. Nenekmu cantik, baik hati, dan mau menikahi kakekmu ini, itu sudah lebih dari cukup bagi kakek."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nenek segera menimpali, "Nenek sungguh sangat tersentuh oleh pernyataan kakekmu itu sehingga sejak saat itu, tidak ada masalah atau sesuatu apapun yang cukup besar yang dapat menyebabkan kami bertengkar dan mengurangi perasaan cinta kami berdua."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembaca yang budiman,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sering kali di kehidupan ini, kita lebih banyak menghabiskan waktu dan energi untuk memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan yang menyakitkan. Padahal, pada saat yang sama kita pun sebenarnya punya kemampuan untuk bisa menemukan banyak hal indah di sekeliling kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya yakin dan percaya, kita akan menjadi manusia yang berbahagia jika kita mampu berbuat, melihat, dan bersyukur atas hal-hal baik di kehidupan ini dan senantiasa mencoba untuk melupakan yang buruk yang pernah terjadi. Dengan demikian, hidup akan dipenuhi dengan keindahan, pengharapan, dan kedamaian. Andrie Wongso&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-7211820470751013675?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/28em_Ui8CeY" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T05:56:20.965+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/S09_6IO99KI/AAAAAAAAA2s/h5h3eXpU3Tk/s72-c/cinta-35.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/01/cinta-tanpa-syarat.html</feedburner:origLink></item><item><title>Masjid-Masjid yang Dulunya Gereja</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/r2AykHmm_eQ/masjid-masjid-yang-dulunya-gereja.html</link><category>Khasanah</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:36:07 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-2545073904155897884</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/S0-20Q4v9rI/AAAAAAAAA28/JsKw08nvJUg/s1600-h/ZakariyyaMasjid.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="480" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426757085007181490" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/S0-20Q4v9rI/AAAAAAAAA28/JsKw08nvJUg/s640/ZakariyyaMasjid.jpg" style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;Di Peace Street 20 Bolton, berdiri sebuah gedung besar berkubah yang amat berwibawa, yang lengkap dengan menara. Tempat itu ramai dikunjungi warga Bolton, terutama yang memeluk Islam, bahkan tiap pekannya, ribuan umat Islam hadir di tempat ini, guna melaksanakan shalat Jumat. Gedung itu tidak lain adalah Masjid Zakariyya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarah berdirinya masjid itu, bukanlah kisah yang singkat. Kala itu antara tahun 1965 hingga 1967 umat Islam Bolton dan Balckburn belum memiliki tempat permanen untuk melaksanakan shalat. Untuk melakukan shalat Jumat saja, mereka melaksanakannya di The Aspinal, sebuah diskotik dan tempat dansa yang digunakan di malam hari, sedang siangnya di hari Jumat tempat itu dibersihkan para relawan guna dijadikan sebagai tempat melaksanakan shalat Jumat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena jumlah jama’ah semakin bertambah, maka diperlukan tempat besar yang permanen. Dan dimulailah pencarian bangunan yang bisa digunakan sebagai masjid sekaligus islamic center. Pada tahun 1967, ada penawaran pembelian gedung bekas gereja komunitas Metodis, yang terpaksa dijual karena terbakar. Dengan dana sebesar 2750 pound sterling dari komunitas Muslim lokal, akhirnya bangunan itu menjadi milik umat Islam. Bangunan itulah yang kini disebut Masjid Zakariyya itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak hanya Masjid Zakariyya, beberapa masjid Inggris pun memiliki kisah yang hampir sama dengan kisah masjid kebanggan Muslim Bolton itu, yakni sama-sama berasal dari gereja yang dijual, baik karena kehilangan pengikut, atau karena sebab lainnya. Berikut ini masjid-masjid yang dulunya merupakan gereja:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Masjid Jami’ London&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tempat ibadah ini juga dikenal dengan sebutan masjid Brick Lane, karena posisinya di Brick Lane 52. Bangunan berdinding bata merah itu, merupakan masjid terbesar di London, yang mampu menampung 4000 jama’ah. Walau demikian luas, masjid ini belum bisa menampung seluruh anggota jama’ah shalat Jumat, hingga sering kali jama’ah meluber ke jalan raya. Mayoritas anggota jama’ah merupakan keturunan Banglades, hingga wilayah tersebut disebut Banglatow.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masjid ini memiliki sejarah yang sangat unik dan panjang. Awalnya, bangunan yang didirikan sejak tahun 1743 ini adalah gereja Protestan. Dibangun oleh komunitas Huguenot, atau para pemeluk Protestan yang lari dari Prancis untuk menghindari kekejaman penganut Katolik. Akan tetapi, karena jama’ahnya menurun, maka gereja ini dijual.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di tahun 1809, bangunan ini digunakan masyarakat London untuk mempromosikan Kristen kepada para pemeluk Yahudi, dengan cara mengajarkan Kristen dengan akar ajaran Yahudi. Tapi, program ini juga gagal. Dan bangunan diambil oleh komunitas Metodis pada tahun 1819.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Komunitas Metodis cukup lama “memegang” gereja ini. Walau demikian, pada tahun 1897, tempat ini diambil oleh komunitas Ortodok Independen dan berbagi dengan Federasi Sinagog yang menempati lantai dua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi tahun 1960-an komunitas Yahudi menyusut, karena mereka pindah ke wilayah utara London, seperti Golders Green dan Hendon, sehingga bangunan ditutup sementara, dan hal itu berlanjut hingga tahun 1976. Setelah itu gedung itu dibuka kembali, dengan nama barunya, Masjid Jami’ London.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Masjid Didsbury&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Masjid ini terletak di Burton Road, Didsbury Barat, Manchester. Gedung yang digunakan sebelumnya merupakan bekas gereja komunitas Metodis, yang bernama Albert Park. Gedung ini tergolong bangunan kuno, karena telah beroprasi sejak tahun 1883. Akan tetapi, pada tahun 1962 gereja ditutup, dan beralih menjadi masjid dan islamic center. Masjid ini, kini mampu menampung 100 jama’ah, dan yang bertanggung jawab sebagai imam dan khatib hingga kini adalah Syeikh Salim As Syaikhi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Masjid Brent&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Terletak di Chichele Road, London NW2, dengan kapasitas 450 orang, dan dipimpin oleh Syeikh Muhammad Sadeez. Awalnya, bangunan itu merupakan gereja. Hingga kini ciri bentuknya tidak banyak berubah. Hanya ditambah kubah kecil berwarna hijau di beberapa bagian bangunan dan puncak menara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Masjid New Peckham&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Didirikan oleh Syeikh Nadzim Al Kibrisi. Terletak di dekat Burgess Park, tepatnya di London Selatan SE5. Kini masjid ini berada di bawah pengawasan Imam Muharrim Atlig dan Imam Hasan Bashri. Sebelumnya, gedung masjid ini merupakan bekas gereja St Marks Cathedral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Masjid Sentral Wembley&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Masjid ini terletak di jantung kota Wembley, dekat dengan Wembley Park Station. Daerah ini memiliki komunitas Muslim besar dan banyak toko Muslim yang berada di sekitarnya. Gedung masjid ini sebelumnya juga merupakan bekas gereja. Walau sudah terpasang kubah di puncak menaranya, tapi kekhasan bangunan gereja masih nampak jelas. Dengan demikian, siapa saja yang melihatnya, akan mengetahui bahwa bangunan itu dulunya adalah gereja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selian masjid-masjid di atas, sebuah gereja bersejarah di Southend juga sudah dibeli oleh Masjid Jami’ Essex dengan harga 850 ribu pound sterling. Gereja dijual, karena jama’ah berkurang, sehingga kegiatan peribadatan dipusatkan di Bournemouth Park Road. Konseskwensinya, gereja ini sudah tidak beroprasi sejak tahun 2006 lalu. Rancananya gereja akan dijadikan apartemen, tapi gagasan itu ditolak oleh Dewan Southend. Akhirnya, gereja kosong itu dibeli oleh komunitas Muslim yang tinggal di kota itu, yang juga sedang membutuhkan tempat untuk melaksanakan ibadah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu jumlah komunitas ini mencapai 250 orang, “gereja bekas” itu merupakan tempat yang sesuai, karena mampu menampung 300 jama’ah. Tidak banyak dilakukan perubahan pada bentuk bangunan yang telah berumur 100 tahun lebih itu, hanya perlu menambah tempat untuk berwudhu dan sebuah menara. [Thoriq, dari berbagai sumber/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-2545073904155897884?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/r2AykHmm_eQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T05:36:07.295+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/S0-20Q4v9rI/AAAAAAAAA28/JsKw08nvJUg/s72-c/ZakariyyaMasjid.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2010/01/masjid-masjid-yang-dulunya-gereja.html</feedburner:origLink></item><item><title>Rahasia Qurban</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/xAllSzoTtPc/rahasia-qurban.html</link><category>Khasanah</category><category>Kisah Teladan</category><category>Qurban</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:37:44 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-4323063571537633229</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Wgwy_j5GsLQ/TuklH-N4u0I/AAAAAAAABZk/eopLKLh65bc/s1600/qurban.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="422" src="http://4.bp.blogspot.com/-Wgwy_j5GsLQ/TuklH-N4u0I/AAAAAAAABZk/eopLKLh65bc/s640/qurban.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Al-Qur'an menegaskan hakikat Qurban, melalui kisah Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Isma'il tercinta dalam surat Al-Shafat, ayat : 102-109. Kisahnya begini; Nabi Ibrahim berkata kapada Nabi Ismail : "Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu?" Nabi Ismail menjawab seketika dengan tenang dan penuh keyakinan : "Wahai ayahku, laksanakanlah apa yang diperintahkan (oleh Allah) kepadamu, kau akan mendapatkanku - insya Allah - termasuk orang-orang yang sabar". Allah kemudian bercerita : "Tatkala keduanya telah berserah diri (tunduk pada perintah Allah) dan Ibrahim membaringkan anaknya (pelipsnya menimpel di atas tempat penyembelihan), Kami segera memanggil (dari arah gunung) : wahai Ibrahim, Sudah kau benarkan (dan kau laksanakan) apa yang kau lihat dalam mimpimu itu, sesungguhnya demikinlah Kami memeberi balasan (kepadamu) dan juga kepada orang-orang yang berbuat baik. Sungguh (perintah penyembelihan ini) adalah benar-benar ujian (bagi Ibrahim, di mana dengannya terlihat dengan jelas siapa yang ikhlash dan siapa yang tidak). Dan kami segera menebus anak (yang akan disembelih itu) dengan seekor sembelihan yang besar. Pun Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. Salam sejahtera (dari Kami) buat Ibrahim, dan sebutan yang baik baginya (dari setiap manusia)".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada beberapa hal yang sangat menarik untuk kita garis-bawahi dari kisah di atas : Pertama, bahwa ajaran ber-qurban datangnya dari Allah SWT, sebuah ajaran yang agung, yang membuktikan kedekatan sang hamba kepada Rab-nya, sebuah proses pendakian yang suci menuju Allah Yang Maha Agung, Pencipta langit dan bumi, Pemilik alam semesta dan segala isinya. Itulah mengapa istilah yang dipakai adalah "qurban" yang maknanya bearti pendekatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua, Apa yang biasa kita buktikan melalui kisah di atas bahwa berqurban merupakan salah satu proses pendekatan kepada Allah SWT?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawabannya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Kepribadian Nabi Ibrahim, yang demikian total menunjukkan ketaatannya kepada Allah. Tidak terlihat dalam sikapanya sebuah keraguan, atau keberatan. Begitu menerima perintah dari Allah untuk menyembelih anak kesayangannya, Ismail, - anak yang ditunggu-tunggu kelahirannya sekian lama sampai ia mencapai usia tua - Nabi Ibrahim langsung mendatangi Ismail dan menympaikan perintah tersebut. Padahal secara psikologis Nabi Ibrahim sungguh sangat membutuhkan seorang keuturunan. Bayangkan, di tengah pengembaraan yang jauh, di sebuah lembah padang sahara yang kering, tanpa pohonan dan tanaman, Nabi Ibrahim hidup. Ditambah lagi usianya yang memang sudah sangat mebutuhkan seorang anak muda untuk menopang ketidakmampuannya. Tapi lihatlah, totalitas penyerahan diri Nabi Ibrahim kepada Sang Pemilik Bumi dan langit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kepribadian Nabi Ismail, yang benar-benar memhami keaguangan perintah Allah. Artinya bahwa perintah itu harus segera dilaksanakan. Tidak usah ditawar-tawar dan ditunda-tunda lagi. Seketika ia berserah diri dengan penuh kesabaran. Sungguh ungkapan Nabi Ismail dengan panggilan "yaa abati" mengekspresikan kecintaan nabi Ismail dan kedekatannya kepada sang ayah, pun juga kepasrahan totalnya terhadap perintah Allah, dimana dengan ungkapan itu tergambar dengan jelas bahwa ia tidak merasa kaget sama sekali. Melainkan langsung menerimanya dengan lapang dada dan penuh kepasrahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Sikap Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, yang tanpa banyak bicara dan diskusi dalam menerima "isyarat" yang terlihat dalam mimpinya "ru'ya", di mana kaduanya langsung bergerak menuju tempat penyembelihan. Nabi Ismail langsung berbaring, meletakkan pelipisnya ke bumi. Nabi Ibrahim langsung bergerak untuk menyembelihnya. Sungguh sebuah pemandangan yang sangat mengharukan. Dan dari peristiwa itu terlihat dengan jelas hakikat kepasrahan dan ketaatan yang hakiki dari kedua hamba tersebut, kepada Allah, Tuhannya. Allah seketika menyaksikan kesungguhan kedua hamba itu dalam mentaati perintah-Nya. Allah berfirman "qad saddaqta ru'ya", kau telah membenarkan "ru'ya" itu (wahai Ibrahim), dan kau telah melaksanakannya. Allah seketika pula menggantikan Nabi Ismail dengan seekor sembelihan yang besar. Sebab yang paling utama dari hakikat qurban ini, adalah sejauh mana tingkat kepasrahan sang hamba kepada Allah SWT, dan sejauh mana tingkat ketaatannya kepada-Nya, sejauh mana tingkat ketabahannya dalam menjalani ajaran yang telah Allah tetapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketiga, bahwa hakikat "qurban" merupakan salah satu ujian dari Allah, yang dengannya setiap mu'min bisa mengukur hakikat keimanannya, hakikat ketaatannya kepada perintah Allah, hakikat kedekatannya kepada Allah. Sungguh Allah tidak menghendaki dari apa yang terjadi pada Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, agar kita menyakiti diri kita dan melukai tubuh kita, sebagai simbol pendakian rohani kepada Allah. Tidak, sekali-kali tidak. Melainkan yang Allah kehendaki adalah totalitas ketaatan kita kepada-Nya, dengan penuh keikhlasan, ketenangan, kerelaan dan keyakinan. Karenanya Allah segera menggantinya dengan seekor sembelihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keempat, bahwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismali dengan sikapnya itu, Allah memberi predikat sebagai seoran "muhsin" (seorang yang berbuat baik), dan siapa saja yang mengikuti jejak nabi Ibrahim, dengan menghadiahkan seekor sembelihan qurban, atas dorongan ketaatan kepada Allah SAW, dan keikhlasannya yang paling dalam, ia akan termasuk kaum "muhsinin" itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sungguh Allah berjanji begi mereka yang menghadiahkan kebaikan itu limpahan pahala yang agung di sisi-Nya. Maka berbahagialah mereka yang berqurban, dan termasuk dengan qurbannya golongan orang-orang muhsinin. ***&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;http://www.pesantrenvirtual.com/hikmah/004.shtml&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-4323063571537633229?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/xAllSzoTtPc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T05:37:44.740+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-Wgwy_j5GsLQ/TuklH-N4u0I/AAAAAAAABZk/eopLKLh65bc/s72-c/qurban.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/11/rahasia-qurban.html</feedburner:origLink></item><item><title>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H.</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/ixjtpkZ2tYo/selamat-hari-raya-idul-fitri-1430-h.html</link><category>Ucapan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 21:46:49 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-1318741747423314420</guid><description>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SrIjCehfPxI/AAAAAAAAA2c/AzArnHjJOk8/s1600-h/8223_100566553294529_100000235530903_14381_1614892_n.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="480" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382403030121398034" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SrIjCehfPxI/AAAAAAAAA2c/AzArnHjJOk8/s640/8223_100566553294529_100000235530903_14381_1614892_n.jpg" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SrIjB-em8TI/AAAAAAAAA2U/L3empTpYnxo/s1600-h/8223_100566026627915_100000235530903_14366_4667393_n.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="480" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382403021519384882" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SrIjB-em8TI/AAAAAAAAA2U/L3empTpYnxo/s640/8223_100566026627915_100000235530903_14366_4667393_n.jpg" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SrIjBbDQDDI/AAAAAAAAA2M/Fh-xzLezBfI/s1600-h/8223_100565539961297_100000235530903_14341_7153892_n.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="480" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382403012009397298" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SrIjBbDQDDI/AAAAAAAAA2M/Fh-xzLezBfI/s640/8223_100565539961297_100000235530903_14341_7153892_n.jpg" style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-1318741747423314420?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/ixjtpkZ2tYo" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T12:46:49.288+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SrIjCehfPxI/AAAAAAAAA2c/AzArnHjJOk8/s72-c/8223_100566553294529_100000235530903_14381_1614892_n.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1430-h.html</feedburner:origLink></item><item><title>Hikmah Puasa Ramadhan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/RXoJQ2S_R3I/hikmah-puasa-ramadhan.html</link><category>Puasa</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Wed, 14 Dec 2011 14:58:10 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-5529988858325178535</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oleh: Ustaz Syed Hasan Alatas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Wahai orang-orang yang beriman ! Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu,supaya kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." (S.al-Baqarah:183)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
PUASA menurut syariat ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa (seperti makan, minum, hubungan kelamin, dan sebagainya) semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari,dengan disertai niat ibadah kepada Allah,karena mengharapkan redho-Nya dan menyiapkan diri guna meningkatkan Taqwa kepada-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RAMAHDAH bulan yang banyak mengandung Hikmah didalamnya.Alangkah gembiranya hati mereka yang beriman dengan kedatangan bulan Ramadhan. Bukan sahaja telah diarahkan menunaikan Ibadah selama sebulan penuh dengan balasan pahala yang berlipat ganda,malah dibulan Ramadhan Allah telah menurunkan kitab suci al-Quranulkarim,yang menjadi petunjuk bagi seluruh manusia dan untuk membedakan yang benar dengan yang salah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puasa Ramadhan akan membersihkan rohani kita dengan menanamkan perasaan kesabaran, kasih sayang, pemurah, berkata benar, ikhlas, disiplin, terthindar dari sifat tamak dan rakus, percaya pada diri sendiri, dsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun makanan dan minuman itu halal, kita mengawal diri kita untuk tidak makan dan minum dari semenjak fajar hingga terbenamnya matahari,karena mematuhi perintah Allah.Walaupun isteri kita sendiri, kita tidak mencampurinya diketika masa berpuasa demi mematuhi perintah Allah s.w.t.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ayat puasa itu dimulai dengan firman Allah:"Wahai orang-orang yang beriman" dan disudahi dengan:" Mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertaqwa."Jadi jelaslah bagi kita puasa Ramadhan berdasarkan keimanan dan ketaqwaan.Untuk menjadi orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah kita diberi kesempatan selama sebulan Ramadhan,melatih diri kita,menahan hawa nafsu kita dari makan dan minum,mencampuri isteri,menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia,seperti berkata bohong, membuat fitnah dan tipu daya, merasa dengki dan khianat, memecah belah persatuan ummat, dan berbagai perbuatan jahat lainnya.Rasullah s.a.w.bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Bukanlah puasa itu hanya sekedar menghentikan makan dan minum tetapi puasa itu ialah menghentikan omong-omong kosong dan kata-kata kotor."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(H.R.Ibnu Khuzaimah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beruntunglah mereka yang dapat berpuasa selama bulan Ramadhan, karena puasa itu bukan sahaja dapat membersihkan Rohani manusia juga akan membersihkan Jasmani manusia itu sendiri, puasa sebagai alat penyembuh yang baik. Semua alat pada tubuh kita senantiasa digunakan, boleh dikatakan alat-alat itu tidak berehat selama 24 jam. Alhamdulillah dengan berpuasa kita dapat merehatkan alat pencernaan kita lebih kurang selama 12 jam setiap harinya. Oleh karena itu dengan berpuasa, organ dalam tubuh kita dapat bekerja dengan lebih teratur dan berkesan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlu diingat ibadah puasa Ramadhan akan membawa faaedah bagi kesehatan rohani dan jasmani kita bila ditunaikan mengikut panduan yang telah ditetapkan, jika tidak maka hasilnya tidaklah seberapa malah mungkin ibadah puasa kita sia-sia sahaja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah berfirman yang maksudnya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (s.al-A'raf:31)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nabi s.a.w.juga bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kita ini adalah kaum yang makan bila lapar, dan makan tidak kenyang."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tubuh kita memerlukan makanan yang bergizi mengikut keperluan tubuh kita. Jika kita makan berlebih-lebihan sudah tentu ia akan membawa muzarat kepada kesehatan kita. Boleh menyebabkan badan menjadi gemuk, dengan mengakibatkan kepada sakit jantung, darah tinggi, penyakit kencing manis, dan berbagai penyakit lainnya. Oleh itu makanlah secara sederhana, terutama sekali ketika berbuka, mudah-mudahan Puasa dibulan Ramadhan akan membawa kesehatan bagi rohani dan jasmani kita. Insy Allah kita akan bertemu kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allah berfirman yang maksudnya: "Pada bulan Ramadhan diturunkan al-Quran pimpinan untuk manusia dan penjelasan keterangan dari pimpinan kebenaran itu, dan yang memisahkan antara kebenaran dan kebathilan. Barangsiapa menyaksikan (bulan) Ramadhan, hendaklah ia mengerjakan puasa. (s.al-Baqarah:185)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-5529988858325178535?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/RXoJQ2S_R3I" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-15T05:58:10.732+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/08/hikmah-puasa-ramadhan.html</feedburner:origLink></item><item><title>Temen-temen IRMAS</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/GAYHi1PW0yE/temen-temen-irmas.html</link><category>Galleri</category><category>Album Kegiatan IRMAS</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:46:53 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-2891780405128449035</guid><description>&lt;div style="color: black;"&gt;
Berikut ini kami sertakan pula temen-temen anggota IRMAS yang telah membantu terlaksananya pengajian Isro' Mi'roj ini sehingga berjalan dengan sukses dan lancar. &lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Snwr_jAFNuI/AAAAAAAAA10/jQPgY2Fs_Os/s1600-h/129.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367213226646124258" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Snwr_jAFNuI/AAAAAAAAA10/jQPgY2Fs_Os/s640/129.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Snwr_xFAk4I/AAAAAAAAA18/AUFocAeReLE/s1600-h/132.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367213230424888194" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Snwr_xFAk4I/AAAAAAAAA18/AUFocAeReLE/s640/132.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnwsAZd11aI/AAAAAAAAA2E/ioQEbaz1ynA/s1600-h/125.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367213241266460066" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnwsAZd11aI/AAAAAAAAA2E/ioQEbaz1ynA/s640/125.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Snwr_WNyTGI/AAAAAAAAA1s/a4nXyfigIr0/s1600-h/126.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367213223213943906" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Snwr_WNyTGI/AAAAAAAAA1s/a4nXyfigIr0/s640/126.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlB2QJEfI/AAAAAAAAA1k/BJvRVFJSO-E/s1600-h/133.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364250082336641522" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlB2QJEfI/AAAAAAAAA1k/BJvRVFJSO-E/s640/133.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlA9XCw2I/AAAAAAAAA1M/_nUZcdkN7bY/s1600-h/96.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364250067064767330" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlA9XCw2I/AAAAAAAAA1M/_nUZcdkN7bY/s640/96.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlBtvQIGI/AAAAAAAAA1c/h9vNYxfr3t0/s1600-h/122.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364250080051208290" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlBtvQIGI/AAAAAAAAA1c/h9vNYxfr3t0/s640/122.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlBGVtkNI/AAAAAAAAA1U/nMnP6Y7LrYQ/s1600-h/117.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364250069475102930" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGlBGVtkNI/AAAAAAAAA1U/nMnP6Y7LrYQ/s640/117.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-2891780405128449035?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/GAYHi1PW0yE" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T13:46:53.367+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Snwr_jAFNuI/AAAAAAAAA10/jQPgY2Fs_Os/s72-c/129.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/07/temen-temen-irmas.html</feedburner:origLink></item><item><title>Peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW.</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/Z-K_ygJOLxU/berikut-ini-kami-lampirkan-foto-foto.html</link><category>Galleri</category><category>Album Kegiatan IRMAS</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:47:03 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-6136368921652741887</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="color: #9999ff;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Berikut ini kami lampirkan foto-foto pengajian umum dalam rangka Isro' Mi'roj Nabi Muhammad saw, yang telah diadakan oleh IRMAS At-Taqwa Banjarsari, pada hari Senin malam Selasa, 20 Juli 2009, dengan pembicara Bapak K.H. Mahbub Junaedi dari Demak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLuC9blAI/AAAAAAAAAy8/15psxZMOcig/s1600-h/58.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364222254359745538" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLuC9blAI/AAAAAAAAAy8/15psxZMOcig/s640/58.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLvqFf0WI/AAAAAAAAAzc/9M2gNfIHDMs/s1600-h/75.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364222282042429794" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLvqFf0WI/AAAAAAAAAzc/9M2gNfIHDMs/s640/75.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLu2VxnGI/AAAAAAAAAzM/eTr6jDC0mb0/s1600-h/69.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364222268152061026" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLu2VxnGI/AAAAAAAAAzM/eTr6jDC0mb0/s640/69.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnA77X6_pRI/AAAAAAAAAw0/9wbXFsDaMsk/s1600-h/51.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363853047418037522" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnA77X6_pRI/AAAAAAAAAw0/9wbXFsDaMsk/s640/51.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnA7750sDNI/AAAAAAAAAw8/NNCdBLfHumo/s1600-h/47.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363853056518393042" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnA7750sDNI/AAAAAAAAAw8/NNCdBLfHumo/s640/47.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnA762yhSKI/AAAAAAAAAws/EzD9IuWj5UA/s1600-h/50.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363853038524123298" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnA762yhSKI/AAAAAAAAAws/EzD9IuWj5UA/s640/50.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #9999ff; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSlzm_IBI/AAAAAAAAAzs/pMPsoP3cLz0/s1600-h/60.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364229809381515282" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSlzm_IBI/AAAAAAAAAzs/pMPsoP3cLz0/s640/60.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSliQMELI/AAAAAAAAAzk/C0-zDO9R2p0/s1600-h/49.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364229804722491570" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSliQMELI/AAAAAAAAAzk/C0-zDO9R2p0/s640/49.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLvCWzsuI/AAAAAAAAAzU/qUOgP-hCGS8/s1600-h/70.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364222271377617634" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLvCWzsuI/AAAAAAAAAzU/qUOgP-hCGS8/s640/70.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSm335fgI/AAAAAAAAA0E/fogwRTIKGkQ/s1600-h/85.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364229827706060290" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSm335fgI/AAAAAAAAA0E/fogwRTIKGkQ/s640/85.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSmLK8BeI/AAAAAAAAAz0/DScDWaCgpuo/s1600-h/73.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364229815706322402" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSmLK8BeI/AAAAAAAAAz0/DScDWaCgpuo/s640/73.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSmuMcGvI/AAAAAAAAAz8/b00uiEc2Ljg/s1600-h/81.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364229825107860210" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGSmuMcGvI/AAAAAAAAAz8/b00uiEc2Ljg/s640/81.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZHXJ8eyI/AAAAAAAAA0M/KQjbEVEpzeM/s1600-h/99.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364236982928833314" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZHXJ8eyI/AAAAAAAAA0M/KQjbEVEpzeM/s640/99.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdZ2cvCYI/AAAAAAAAA1E/AYKFeQ11ck4/s1600-h/86.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364241698613299586" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdZ2cvCYI/AAAAAAAAA1E/AYKFeQ11ck4/s640/86.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdZRMDDWI/AAAAAAAAA00/gz5tMaA1iTU/s1600-h/114.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364241688611196258" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdZRMDDWI/AAAAAAAAA00/gz5tMaA1iTU/s640/114.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZIMnxqtI/AAAAAAAAA0c/LWUSk8o-D8M/s1600-h/102.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364236997281032914" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZIMnxqtI/AAAAAAAAA0c/LWUSk8o-D8M/s640/102.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdY48FexI/AAAAAAAAA0s/uvZEEdNkzn4/s1600-h/109.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364241682101795602" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdY48FexI/AAAAAAAAA0s/uvZEEdNkzn4/s640/109.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZHt8_fjI/AAAAAAAAA0U/Kt4gHRe9Deo/s1600-h/101.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364236989048520242" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZHt8_fjI/AAAAAAAAA0U/Kt4gHRe9Deo/s640/101.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZISExNDI/AAAAAAAAA0k/X4kELWI7pe8/s1600-h/104.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364236998744814642" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGZISExNDI/AAAAAAAAA0k/X4kELWI7pe8/s640/104.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdZrzirLI/AAAAAAAAA08/w0qiHH6JbFQ/s1600-h/108.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364241695756168370" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGdZrzirLI/AAAAAAAAA08/w0qiHH6JbFQ/s640/108.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLuZzdDwI/AAAAAAAAAzE/YZRA2K2z55w/s1600-h/56.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-6136368921652741887?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/Z-K_ygJOLxU" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T13:47:03.600+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/SnGLuC9blAI/AAAAAAAAAy8/15psxZMOcig/s72-c/58.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/07/berikut-ini-kami-lampirkan-foto-foto.html</feedburner:origLink></item><item><title>Semarak Rajabiyah 1430 H.</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/d-aUpB7NXhY/peringatan-isro-miroj-1430-h.html</link><category>Galleri</category><category>Album Kegiatan IRMAS</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 22:47:14 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-3665045611102135427</guid><description>&lt;span style="color: #9999ff; font-style: italic;"&gt;Berikut ini kami lampirkan beberapa foto kegiatan peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW, yang di adakan oleh Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) At-Taqwa Desa Banjarsari, yang telah berlangsng pada hari Senin, 20 Juli 2009.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8ZjYIetEI/AAAAAAAAAwc/g9cWIu93tK4/s1600-h/42.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363533776785683522" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8ZjYIetEI/AAAAAAAAAwc/g9cWIu93tK4/s640/42.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8Zj7lo-uI/AAAAAAAAAwk/_uaQVPvxA3o/s1600-h/45.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363533786303232738" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8Zj7lo-uI/AAAAAAAAAwk/_uaQVPvxA3o/s640/45.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MF61rc4I/AAAAAAAAAvs/-Lq86B2HNY8/s1600-h/34.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363518977054831490" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MF61rc4I/AAAAAAAAAvs/-Lq86B2HNY8/s640/34.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MFg4TTtI/AAAAAAAAAvk/3Rs7QiytqC8/s1600-h/33.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363518970086510290" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MFg4TTtI/AAAAAAAAAvk/3Rs7QiytqC8/s640/33.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MGfkTg4I/AAAAAAAAAv0/9yK_ApJuQgs/s1600-h/35.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363518986914071426" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MGfkTg4I/AAAAAAAAAv0/9yK_ApJuQgs/s640/35.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MGrhXX7I/AAAAAAAAAv8/jt1b96UXNos/s1600-h/43.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363518990122966962" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MGrhXX7I/AAAAAAAAAv8/jt1b96UXNos/s640/43.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MGw_6CjI/AAAAAAAAAwE/kLZtLREDF_4/s1600-h/44.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363518991593245234" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8MGw_6CjI/AAAAAAAAAwE/kLZtLREDF_4/s640/44.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8ZjGlaokI/AAAAAAAAAwU/TJBafrWjK2Q/s1600-h/41.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363533772075213378" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8ZjGlaokI/AAAAAAAAAwU/TJBafrWjK2Q/s640/41.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8Zi7d_Y_I/AAAAAAAAAwM/0RgTdHxmUK8/s1600-h/40.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363533769091277810" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8Zi7d_Y_I/AAAAAAAAAwM/0RgTdHxmUK8/s640/40.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CHiplwJI/AAAAAAAAAvU/BzcTnkaB3rs/s1600-h/28.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363508009805136018" src="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CHiplwJI/AAAAAAAAAvU/BzcTnkaB3rs/s640/28.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CG2u_UbI/AAAAAAAAAvE/FXHI1NpNO5M/s1600-h/25.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363507998016623026" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CG2u_UbI/AAAAAAAAAvE/FXHI1NpNO5M/s640/25.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71rMrhcqI/AAAAAAAAAus/vgptL4dkc98/s1600-h/29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363494328731792034" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71rMrhcqI/AAAAAAAAAus/vgptL4dkc98/s640/29.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CH4wmXpI/AAAAAAAAAvc/6f36-82qAzo/s1600-h/30.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363508015740116626" src="http://3.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CH4wmXpI/AAAAAAAAAvc/6f36-82qAzo/s640/30.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="color: #9999ff; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CHLESp2I/AAAAAAAAAvM/qw8QZGgGEtE/s1600-h/27.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363508003474679650" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8CHLESp2I/AAAAAAAAAvM/qw8QZGgGEtE/s640/27.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #9999ff; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sIUL2sBI/AAAAAAAAAts/9ot-YfEWpJA/s1600-h/01.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363483833846378514" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sIUL2sBI/AAAAAAAAAts/9ot-YfEWpJA/s640/01.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71qvsRfNI/AAAAAAAAAuc/DyzOWEexrpo/s1600-h/19.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363494320950312146" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71qvsRfNI/AAAAAAAAAuc/DyzOWEexrpo/s640/19.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71q61aEWI/AAAAAAAAAuk/zQfy0qUFbLI/s1600-h/20.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363494323941413218" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71q61aEWI/AAAAAAAAAuk/zQfy0qUFbLI/s640/20.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sJOhDA-I/AAAAAAAAAt8/YqNjCV5XALk/s1600-h/03.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363483849504523234" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sJOhDA-I/AAAAAAAAAt8/YqNjCV5XALk/s640/03.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71qB0F4-I/AAAAAAAAAuU/az2vCVcgrn0/s1600-h/16.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363494308635075554" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm71qB0F4-I/AAAAAAAAAuU/az2vCVcgrn0/s640/16.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sI1HuBmI/AAAAAAAAAt0/ieiru1yqsOY/s1600-h/02.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="425" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363483842687403618" src="http://2.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sI1HuBmI/AAAAAAAAAt0/ieiru1yqsOY/s640/02.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sJxtIPHI/AAAAAAAAAuM/HCrM2nDZ0rw/s1600-h/07.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="425" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363483858950438002" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sJxtIPHI/AAAAAAAAAuM/HCrM2nDZ0rw/s640/07.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sJWGWUMI/AAAAAAAAAuE/G-XHTeU7BHA/s1600-h/05.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="426" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363483851540025538" src="http://4.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm7sJWGWUMI/AAAAAAAAAuE/G-XHTeU7BHA/s640/05.jpg" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-3665045611102135427?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/d-aUpB7NXhY" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T13:47:14.863+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_8jkuD0NexVw/Sm8ZjYIetEI/AAAAAAAAAwc/g9cWIu93tK4/s72-c/42.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/07/peringatan-isro-miroj-1430-h.html</feedburner:origLink></item><item><title>Perjuangan Seorang Muallaf</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/rMzbH58uqWQ/perjuangan-seorang-muallaf.html</link><category>Hidayah</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 23:17:57 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-8458403444728715143</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebelum aku memulai cerita aku ini, izinkanlah aku untuk memohon maaf apabila ada pihak2 yang tidak berkenan dengan cerita aku ini, terutama keluargaku. Untuk itu nama2 orang dan tempat tidak akan aku sebutkan. Aku ucapkan terimakasih untuk Retno (bukan nama sebenarnya) dari Univ. T. di kotaku yg mau menuliskan kisah sejati aku ini. Semoga kisah sejati aku ini menjadi inspirasi buat orang yg membacanya atau mengalami hal yg sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat dan Hidayah pada kita semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku, panggil saja “Mawar”, beurusia 30an thn dilahirkan di sebuah pulau di sebrang pulau jawa, di kota P. Aku lahir sebagai anak terakhir dari 4 besaudara. Kakakku yg pertama dan kedua, laki2, sedangkan yg ketiga perempuan. Kami berasal dari keluarga keturunan dan kami merupakan generasi ke 4 yg sudah menetap di negri ini. Kakek buyut kami merupakan pendatang dari negri jauh dr sebrang di awal abad 20. Keluarga kami memulai bisnis benar2 dari bawah, menurut cerita orang tua kami, dulu kakek buyut kami hanya berjualan dengan pikulan bahan2 kebutuhan pokok seperti gula, garam, beras dll keluar masuk kampong. Usahanya baru berkembang dengan pesat setelah pada tahun2 awal setelah kemerdekaan, pemerintah pada waktu itu mulai menggalakan usaha yg dilakukan oleh bangsa sendiri/pribumi. Waktu itu dikenal istilah Ali Baba. Ali untuk pangggilan pribumi, sedangkan Baba untuk warga keturunan seperti kami. Waktu itu pengusaha pribumi asli diberikan kemudahan perizinan usaha, bahkan mengimport dari negara2 lain, tapi umumnya mereka tidak punya banyak modal. Waktu itu banyak warga keturunan yg mempunyai banyak modal kemudian membeli ijin usaha yg diperoleh olah para bribumi tsb, sehingga mereka secara mudah melakukan export import dengan negri2 tetangga (singapura, Malaysia, hongkong, dll) yg pada waktu itu memang juga dikuasai olah warga dari etnis kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Singkat cerita, bisnis keluarga kami benar2 menjadi semakin besar dan merambah ke segala bidang, mulai dari pertambangan, tambang emas, property, perkebunan, dll. Boleh dibilang kekayaan keluarga kami sudah diatas rata2 dari orang kaya di negri ini, above than ordinary rich. Harta kekayan kami yg amat melimpah itu sampai orang tua kami kadang kala risau seandainya tiba2 kami sekeluarga (tiba2) meninggal sehingga tak ada yg mengurus harta yg sedemikian banyaknya itu. Untuk itu kami sekeluarga tak pernah melakukan perjalanan dengan pesawat secara bersama2. Andai kami sekeluarga akan melakukan liburan pada saat dan tempat yg sama, maka biasanya kami dibagi menjadi 2 atau 3 penerbangan, Papa dan mama satu pesawat, dan kami sisanya juga dibagi 2 penerbangan yg lain. Sehingga apabila terjadi sesuatu musibah, maka akan tetap ada bagian keluarga kami yg masih selamat, dan tetap bisa mengurus bisnis dan kekayaan kami. Aku sengaja cerita panjang lebar latar belakang keluarga kami, sebab ini akan berhubungan sekali secara emosi dengan kisah aku selanjutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Papa kami lahir dan dibesarkan di pulau ini, selepas sekolah menengah atas beliau melanjutkan sekolah bisnis di negri H, sehingga begitu kembali ke negri ini, beliau manjadi businessman yg amat handal, dan mempunyai banyak teman2 bisnis di berbagai negara. Papa sebenarnya orang yg rendah hati, pendiam, bicaranya terukur dan seperlunya, jarang marah pada anak2nya. Sedangkan mama, sebenarnya berasal dari pulau lain, dia dulu pernah bekerja pada perusahaan kakek kami (orang tua dari papa), sebelum akhirnya bertemu papa dan menikah. Mama orangnya keras, pintar, lincah, banyak pergaulan, sehingga kadang kami berpikir, papa seperti takluk pada mama. Banyak kebijakan perusahaan yg berasal dari ide mama, dan memang selalu sukses. Papa dan mama, memang pasangan yg serasi, saling mengisi kekurangan. Masa kecil aku lalui dengan penuh kebahagian, dan sejak SD sampai SMA aku disekolahkan disebuah sekolah swasta terkemuka di kota kami, yg siswanya banyak berasal dari anak2 pejabat, bupati, gubernur, dll. Aku berbaur dengan siapapun tanpa memandang golongan, agama dan ras. Kadang aku diundang untuk mampir bermain kerumah mereka (anak bupati, gubernur) sepulang sekolah, sehingga aku mengenal labih dekat dengan keluarga mereka. Ini pula yg kelak bermanfaat buat perusahaan keluarga aku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sekolah kami, ada pelajaran agama untuk tiap2 pemeluknya. Pada saat itu tiap ada jadwal pelajaran agama tertentu, maka bagi pemeluk agama yg lain diperbolehkan keluar kelas, tapi boleh juga tetap tinggal dikelas apabila memang menghendaki. Jadi misalnya hari ini giliran pelajaran agama Islam, maka murid2 non muslim diperbolehkan meninggalkan kelas, begitupula&lt;br /&gt;
sebaliknya apabila ada pelajaran agama lain. Tapi aku sendiri sering tetap tinggal dikelas mendengarkan apa yg diajarkan ibu guru agama Islam di kelas kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saudara2 ku semua….&lt;br /&gt;
Entah kenapa aku yg sejak lahir dididik secara non muslim, bahkan tiap minggu aku beribadah di tempat ibadah kami, merasa tertarik dengan ajaran agama Islam. Aku sendiri tak tahu datangnya dari mana. Semacam ada panggilan dari hati aku yg paling dalam, tapi saat itu aku pikir mungkin itu hanya rasa keingintahuan semata, bukan mendalami secara jauh dan mendalam. Tiap mendengar azan, entah kenapa hati aku selalu bergetar. Dirumah kami yg besar, kadang hanya aku seorang diri, orang tua kami selalu sibuk di Jakarta sehingga hanya beberapa hari dirumah dalam sebulan, kakak2 aku ada yg sudah kuliah di luar negri, sehingga rumah mempunyai 6 kamar yg besar2, yg seharusnya cukup untuk menampung 20 orang, hanya dihuni oleh aku sendiri. Pembantu, sopir, satpam, tinggal dipavilion khusus untuk mereka yg terletak terpisah dengan rumah induk. Dalam kesunyian itu hati aku merasa sejuk tiap mendengar ayat suci Al Quran yg kadang tak sengaja aku dengarkan di TV.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kembali ke pelajaran agama di kelas. Entah mengapa aku makin tertarik untuk mendalami ajaran agama Islam tiap ada pelajaran agama dikelas. Melihat ibu guru yg mengenakan kerudung, dengan wajah yg bersih, bersinar, hati aku terasa sejuk. Dengan melihat wajah ibu guru itu saja aku sudah merasa damai. Tanpa aku sadari kadang aku mencatat apa yg ibu guru itu ajarkan, bahkan aku mulai hapal diluar kepala ayat2 yg pendek2. Itu semua benar2 terjadi begitu saja, tanpa ada aku sadari dan tanpa bisa dicegah oleh diri aku sendiri. Pernah ibu guru tsb menghampiri aku yg tak sengaja, secara reflex mencatat pelajaran tetang haji yg dia tulis di papan tulis. Beliau tahu aku non muslim, dan menghampiri tempat duduk ku, jantung ku berdebar keras membayangkan kemungkinan aku diusir dari kelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi…..ternyata beliau dengan senyumnya ramah melihat catatan yg aku tulis, sambil berkata, “Insya Allah kelak suatu saat Mawar bersama dengan ibu melaksanakan ibadah Haji ya..”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak saat itu hubunganku dengan Ibu guru (sebut saja ibu guru Aisyah) makin akrab, aku hampir tidak sabar menunggu datangnya hari pelajaran ibu Aisyah. Hubunganku dengan beliau bagai anak dan ibu. Tetapi saat itu aku juga tetap mengikuti pelajaran agama yg saat itu masih aku anut, walau lebih banyak melamun, bahkan tidak mencatat sama sekali apa yg diajarkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai gadis remaja, tinggiku sekitar 160cm, tentu sedang mekar2nya dan giat2nya mancari pacar. Teman2ku banyak yg mengatakan kalau tubuhku indah, proporsional, berwajah oriental, bakalan banyak menarik perhatian laki2. Plus dengan latar belakang keluarga ku yg amat berkecukupan, makin banyak laki2 yg tergila2 padaku. Entah kenapa saat itu aku tidak tertarik dengan laki2 yg berasal dari etnis ku. Tiap hari jumat melihat siswa2 pria melakukan ibadah shalat jumat, hatiku langsung bergetar, membayangkan andai salah seorang dari mereka adalah pacarku, dengan wajah bersih bersinar dan masih basah tetesan air wudhu, berjalan ke masjid di seberang sekolah, ah…alangkan indahnya membayangkan wajah2 tersebut. Tapi saat itu aku tahu diri, aku yg berasal dari etnis keturunan, apakah ada laki2 pribumi yg mau menjadikan aku pacarnya. Aku tahu masih banyak dari mereka yg membedakan ras, dan berpacaran dengan ras kami masih dianggap memalukan, bahkan bisa jadi ejekan dan gunjingan dilingkungan keluarganya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku pernah berpacaran dengan anak bupati dikota ku, tapi kemudian dia memutuskan hubungan kami, dikarenakan ayahnya akan mencalonkan diri menjadi Gubernur, dan dia tidak mau ada anggota keluarganya yg bisa menghambat pencalonan tsb. Misalnya anaknya dengan berpacaran dengan ras lain (??). Walau alasan itu amat sangat mengada2 tapi aku terima dengan&lt;br /&gt;
lapang dada. Memang aku sudah menyadari akan ada penolakan, karena aku berasal dari etnis non pribumi. Aku tahu orang tuanya tentu tak merestui anaknya berhubungan terlalu jauh dgn orang yg bukan dari ras mereka, dan berlainan agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau begitu hatiku sudah bulat untuk kelak memiliki pasangan hidup seorang pribumi, dan aku bahkan bersedia memeluk Islam sebagai agama ku. Kelak keputusan hidupku ini akan menjadi perjalanan panjang dan penuh cobaan dalam hidupku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selepas SMA aku melanjutkan study ke Ausie lalu ke negri Paman Sam, mengikuti kakak2 ku yg sudah berada disana. Tak banyak yg perlu aku ceritakan dgn masa2 studiku disana. Hampir 5 tahun kemudian aku kembali ke tanah air, dengan gelar master di tangan dan aku mengabdi ke perusahaan keluargaku untuk membesarkan bisnis mereka. Dalam waktu singkat perusahaan kami memperoleh profit yg amat meningkat, dan terus membesar, serta mulai merambah ke banyak sektor bisnis. Aku banyak memiliki akses ke para petinggi di daerahku karena semasa sekolahku dulu aku sudah mengenal beberapa keluarga mereka. Semua urusan perijinan yg menyangkut perusahaanku, bisa aku selesaikan dengan mudah. Aku masih tetap melajang di pertengahan usia 20an tahun. Banyak pria2 yg berusaha menarik perhatian ku, dari pengusaha2 muda yg sukses bahkan sampai pemilik perusahaan2 besar. Tapi hatiku tak bergetar sama sekali. Aku belum menemukan seseorang yg benar2 menjadi soulmate ku. Sekedar mencari suami amatlah mudah bagiku, ibarat hanya menjentikan jari maka puluhan pria akan mendatangi ku. Tapi aku benar2 mencari seorang soulmate, belahan jiwa sejati untuk mendampingiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai suatu ketika perusahaan kami memperoleh karyawan baru dari kantor cabang kami di pulau Jawa. Orangnya 3 tahun lebih tua dari ku, wajahnya bersih, dia berasal dari etnis pribumi Jawa. Tutur katanya lemah lembut, sopan, tubuhnya tinggi, proporsional, dan ah…ini dia..dia seorang muslim yg shaleh. Sejak kedatangan dia dikantor kami, para wanita gak habis2nya membicarakan tentang dia, dan berlomba bisa mendapatkan dia. Menurut laporan kantor kami, dia amat rajin, jujur dan berprestasi di kantor yg lama, sehingga dia dipromosikan pekerjaan yg lebih tinggi dan menantang di kantor kami ini. Kebetulan kerjaan yg akan dia kerjaan akan menjadi satu divisi dengan ku. Sehingga aku akan banyak berhubungan dengan dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mula2 di bulan2 pertama aku masih bersikap ‘Jaim’ jaga image, karena aku ini anak dari pemilik perusahaan ini. Tapi lama2, hatiku gak bisa berbohong,.. hatiku sedikit tapi pasti, luluh juga… aku mulai jatuh cinta. Pernah suatu ketika sehabis mengunjungi kantor gubernur aku satu mobil dengan dia. Ditengah jalan dia minta ijin padaku untuk berhenti sebentar di masjid raya di kota ku untuk shalat ashar. Dari dalam mobil, aku perhatikan gimana dia berwudhu, lalu melangkah masuk ke masjid dan melakukan ibadah….ahhh. .andai aku kelak bisa mengikuti di belakang..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awal2nya aku memanggil dia dengan sebutan formal dikantor ‘Pak’ dan dia juga memanggilku ‘Ibu’..tapi lama2 kelamaan secara tak sengaja aku mulai memanggil dia ‘mas’, karena aku sering lihat keluarga jawa memanggil orang yg lebih tua, suami, kakak, dengan sebutan mas. Mulanya dia agak rikuh tiap aku panggil demikian, tapi lama kelamaan mulai terbiasa,. Tapi itu hanya aku lakukan apabila hanya sedang berdua dengan dia, tidak didepan orang2 kantor. Akupun mulai meminta dia memanggilku ‘Dik’, aku merasa risih tiap kali dia panggil aku ‘Ibu Mawar’. Seiring dengan waktu, sesuai pepatah jawa, “witing tresno jalaran soko kulino”, cinta akan tumbuh karena terbiasa selalu bersama2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saudara2ku.. .&lt;br /&gt;
Bisa dibayangkan gimana awal kisah cinta kami…didalam mobil yg disupiri sopirku, kami sama2 duduk dibelakang. Awalnya kami hanya membicarakan dan membahas berkas2 pekerjaan, kadang secara tak sengaja tangan kami saling sentuhan. Dan dia secara sopan segera menarik, dan minta maaf..Ah..sebel rasanya..padahal akulah yg menginginkannya. Tapi itu tak berlangsung lama, pada akhirnya dia takluk juga, kadang aku biarkan tangan dia memegang berkas, lalu aku pura2 membahasnya sambil tanganku menyentuh jari dan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kadang aku genggam jarinya,..dan lama kelamaan dia memberikan response..dia juga menggenggam tanganku…ahh. . Kadang kalau mobil kami sudah mau sampai tujuan, aku pura2 minta supirku untuk kembali ketempat lain, aku pura2 ada yg tertinggal.. padahal aku hanya ingin berlama2 dengan dia (sebut saja mas Fariz) di mobil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernah suatu ketika aku pura2 ada yg tertinggal dan suruh sopirku membawa kami berdua ke rumah ku. Begitu mobil kami memasuki halaman rumahku yg besar, wajahnya tampak pucat pasi. Dia tampak ketakutan dan gugup. Dia bilang nanti kalau papaku (alias big boss dia) akan marah kalau melihat dia jam kerja begini malah mampir kerumah dia. Aku bilang tak perlu takut, bukankah aku, anaknya big boss, yg membawa dia kesini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hampir setahun sudah dia bekerja bersama denganku, dan hubungan kami sudah makin erat, tapi dia belum menyatakan cintanya padaku. Mungkin dia takut aku akan menolaknya, apalagi keyakinan kami pada saat itu masih berlainan.Hingga suatu ketika dia menelponku, dan mengajak bertemu disuatu restoran di luar kota, dia memintaku datang tanpa sopir. Dia tidak mau ada orang kantor yg melihat kami berdua. Di restoran itu dia menyatakan cintanya padaku…langsung saat itu juga aku terima. Dan aku katakan pada dia, kalau aku merasa mas Fariz adalah soulmate ku. Aku akan bersedia memeluk Islam mengikuti agama yg dia anut. Aku juga katakan kalau memang aku sudah sejak lama tertarik dengan agama Islam, jadi mas Fariz semoga bisa menjadi pembimbingku. Aku bisa melihat air mata dia meleleh dari kedua matanya.&lt;br /&gt;
Seumur hidupku baru kali ini aku melihat seorang laki2 berlinangan air mata karena aku, tak terasa akupun tak kuasa menahan airmataku meleleh dipipiku. Aku yakin aku sudah mendapatkan ‘Soulmate’ ku dan akan aku pertahankan sampai kapanpun dan dengan cara apapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di kantor kami tetap bekerja seperti biasa, seperti tak ada hubungan suatu apapun. Tetapi diluar kantor kami benar2 sepasang kekasih yg lagi jatuh cinta, dia mulai mengajariku shalat, dan sedikit2 bacaan doa. Dia memang benar2 lelaki yg taat, dia menjaga kesopananku, tak pernah melebihi batas, walau kadang aku yg menggoda, tapi dia selalu bilang, sabar..tunggu tanggal mainnya. Tapi serapat apapun kami tutupi hubungan kami, akhirnya sedikit demi sedikit bocor juga oleh orang2 kantor kami. Sampai akhirnya terdengar di telinga papaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari tiba2 papaku datang ke ruanganku, padahal papaku amat sangat jarang datang ke ruang kerja ku, kalau ada keperluan biasanya aku yg dipanggil menghadap. Aku lalu diajak bicara berdua dengan beliau. Mula2 papa tidak menanyakan hubungan ku dengan Fariz, tapi sedikit demi sedikit dia mulai mengarahkan pembicaraan ke arah sana. Sampai akhirnya dia menanyakan kebenaran hubungan ku dengan Mas Fariz. Aku tak sanggup menjawab, wajahku tertunduk. Papaku terus menatapku, menunggu jawabanku. Aku tak sanggup berbohong, kalau aku bilang tidak, itu bertolak belakang dengan hati ku, sebaliknya kalau aku bilang iya, aku khawatir kerjaan Mas Fariz akan manjadi taruhannya. Akhirnya aku hanya bisa menangis….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, Mas Fariz tidak hadir lagi dikantor, menurut orang2 kantor, dia dipindahkan kembali ke pulau Jawa mulai hari ini, dan aku mulai kehilangan kontak dengan dia. Seminggu kemudian dia menelpon ku, dia cerita panjang lebar, bahwa pada hari itu, setelah papa menemui ku, ternyata papa langsung menemui dia, dan keesokan paginya dia sudah harus kembali ke kantor yg lama. Dia juga cerita kalau keadaan makin parah, karena nyaris tiap karyawan dikantornya sudah mendengar kabar hubungan dia dengan aku. Dan banyak yang menggunjingkan kalau mas Fariz, mengincar harta dan kedudukan, karena berpacaran dengan anak pemilik perusahaan. Dia sampai berulang kali menyebut nama Allah, dan bersumpah kalau dia mencintaiku bukan karena itu semua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua minggu kemudian, dia memutuskan mengundurkan diri dari perusaan kami, tapi kami tetap saling berhubungan melalui telp. Dia berjanji mencoba mancari pekerjaan di perusahaan lain yg punya cabang di kotaku, sehingga bisa bekerja dikotaku dan kembali menemui ku. Tuhan memang sudah berencana, akhirnya 3 bulan kemudian mas Fariz sudah mendapat pekerjaan dan di tempatkan kembali di kotaku walau dengan gaji yang jauh lebih kecil. Dia bilang sekarang sudah bebas berhubungan dengan ku, dia tidak ada ikatan apa2 dengan perusahaan ku. Tak ada yg bisa melarang. Aku amat terharu, dia korbankan karir pekerjaannya karena aku. Aku berjanji&lt;br /&gt;
apapun yg terjadi aku tak akan tinggalkan dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang kami bebas behubungan tak perduli lagi dengan omongan orang2 kantor, karena dia toh tak lagi bekerja di perusahaan kami ini. Tapi ternyata papa kembali mengetahui ini, dan kali ini malahan mama ikut turun tangan. Aku diceramahi habis2an..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka sebenarnya tidak membeda2kan ras, mereka tidak keberatan aku berhubungan dgn siapapun, tapi mereka mulai curiga kalau aku mulai akan pindah keyakinan. Dan itu mereka kurang bisa menerima. Aku sudah jelaskan baik2 bahwa aku sudah cukup dewasa dan bisa mengambil keputusan buat hidupku sendiri tanpa tergantung papa dan mama. Ternyata jawabanku yg demikian itu membuat mereka tambah murka dan tersinggung. Mereka katakan bahwa tanpa mereka jalan hidupku tidak akan seperti ini. Banyak orang yg akan rela mati demi merasakan hidup seperti ku. Rumah mewah, sopir tersedia tiap saat, mobil mewah ada di garasi, uang melimpah, dihormati kemana aja pergi, dll. Mereka juga katakan, tanpa mereka aku tak akan pernah sanggup memperoleh kehidupan spt ini. Aku hanya menangis mendengar apa yg mama papa ku katakan. Tapi hatiku sudah bulat apapun yg terjadi aku tak akan tinggalkan Mas Fariz. Cinta pertamaku dan terakhir.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau orang tua ku terus menentang, cintaku ke mas Fariz tak pernah surut. Akupun makin giat memperdalam agama Islam. Seringkali aku saat istirahatkantor, aku pergi ke toko buku besar di Mal. Aku baca2 buku tentang Islam. Pernah aku ajak orang kantor untuk ikut aku ke toko buku tsb. Dan dia tegur aku, karena dia pikir aku salah memilih bagian rak buku. Dia ingatkan aku kalau aku di bagian rak buku2 Islam. Aku bilang memang benar, aku mau membaca buku2 tentang Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makin hari hubunganku dengan papa mama makin renggang. Padahal aku sudah bicara sebaik mungkin dengan mereka. Kakak2ku semuanya juga sudah terprovokasi. Mereka mulai menjauhiku. Kedua kakak laki2 ku sudah menikah dan menetap di Jakarta menjalankan perusaahan kami disana, sehingga papa dan mama sekarang lebih banyak menetap dikota kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dirumah, perlakuan mereka makin hari makin berubah terhadap ku. Aku makin dianggap bukan lagi bagian keluarga mereka. Tiap makan malam, mereka tak lagi mengajakku makan bersama2 di meja makan. Pembantu dirumah baru disuruh memanggilku untuk makan apabila papa mama dan kakak perempuanku sudah selasai makan, dan makanan yg ada dimeja makan, sisa mereka, yg aku makan. Pembantu tidak diperbolehkan menambah makanan. Bayangkan, aku memakan seadanya sisa dari mereka. Andai mereka makan ayam, maka aku hanya tinggal kebagian ceker dan kepalanya saja. Bisa dibayangkan bagaimana sakit hatiku rasanya. Tapi aku tetap bersabar, dan mas Fariz selalu mengingatkan aku untuk tetap berbakti pada orang tua. Padahal kalau aku&lt;br /&gt;
mau, bisa saja aku pergi ke restoran yg paling mahal di kota ku ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Puncak dari semua itu terjadi pada suatu malam. Kakak perempuanku memang sebenarnya kasihan kepadaku, sehingga kadang dia menyimpan sebagaian makanan yg baru dimasak didapur. Sehingga pada saat mama papa selesai makan, dia diam2 menghidangkan untukku. Suatu ketika secara tak terduga, papa mama ku kembali ke meja makan, dan mereka memergoki kakak ku yg membawa makanan yg dia simpan di dapur untukku. Langsung mamaku merebut piring yg dibawa kakakku, dan melemparkannya ke lantai..Sambil menyindir, bahwa kakakku tak perlu kasihan pada ku, karena aku sanggup hidup tanpa diberi makan dari mama papa dan bisa hidup mandiri tanpa mereka. Ohh….Mereka rupanya sudah amat membenciku.. .Hancur berkeping2 hatiku pada saat itu. Aku hanya bisa menangis, tapi aku tak menyesal, dan aku akan terus bertahan dengan pilihan hidupku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mas Fariz, menyarankan aku untuk bicara baik2 dengan mama dan papa, mudah2an mereka akan luluh dan mengerti. Suatu malam, aku berkesempatan mendatangi dan berbicara dengan mereka, dan aku secara baik2 dan sopan, tak lupa meminta maaf apabila aku salah pada mereka. Aku jelaskan baik2 pada mereka apa yg hatiku rasakan, aku tumpahkan semuanya. Tetapi justru itu membuat mereka tambah murka, mereka juga malah menuduhku telah diguna2, dan menyarankanku supaya sadar. Oh Ya Allah…Aku sehat wal afiat, Insya Allah saat itu tak ada satupun guna2 pada diriku. Semua keinginanku adalah murni dari hatiku, panggilan jiwaku, yg tak bisa lagi aku cegah. Aku jelaskan pada mama dan papa, bahwa aku sudah cukup umur, dan bukan lagi gadis remaja lagi, sehingga apapun keputusanku, aku bisa pertanggungjawabkan. Aku bisa mandiri andai keputusan hidupku itu memang menghendaki demikian. Papa dan mamaku tetap pada pendirian mereka, bahkan mereka menantangku, kalau sanggup hidup mandiri, sekarang juga serahkan seluruh harta ku yg aku punya selama ini, yg aku dapat selama hidup dengan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena tekatku sudah bulat. Malam itu pula seluruh kartu credit, ATM, buku2 bank, aku serahkan pada mereka. Uang yg aku punya benar2 hanya tinggal yang ada di dompetku. Aku sepertinya tinggal menunggu waktu saja untuk meninggalkan rumah ini. Keesokan paginya, karena ada suatu keperluan aku ingin membuka lemari besi tempat penyimpanan surat2 berharga di rumah kami. Tetapi berulang kali aku mencoba, aku tak bisa membukanya. Ternyata nomor kombinasinya sudah diubah oleh mama papaku. Padahal didalamnya ada barang2 penting pribadiku, seperti Ijasah, perhiasan, dll. Aku mencoba menelpon papaku, menanyakan hal ini, dan lagi2 aku mandapatkan jawaban yg menyedihkan hatiku. Papaku menyindirku, kalau sanggup hidup mandiri, kenapa masih mau membuka lemari besi milik keluarga, pasti ada barang2 yg mau dijual didalamnya. Aku benar2 sudah dikucilkan, dan mereka benar2 mencoba menyiksaku dengan cara demikian, sehingga mereka pikir aku akan menyerah, dan akhirnya mengikuti apa yg mereka mau. Aku adukan semua itu ke mas Fariz, dan aku katakan kalau aku akan meninggalkan rumah orang tua ku. Dia tak bisa berkata apa2. Hanya ingatkan aku jangan sampai memutus silaturahmi dengan orang tua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saudara2 ku..&lt;br /&gt;
Beberapa hari setelah kejadian itu, aku benar2 meninggalkan rumah. Aku akan tinggal kost didekat kantorku. Aku berpamitan baik2 pada mama dan papa ku. Tapi mereka menolehpun tidak. Aku masih punya cukup uang didompet. Aku bersumpah tak akan meminta uang lagi sepeserpun dari mereka. Aku bertekad membuktikan kata2 ku untuk hidup mandiri tanpa harta siapapun demi mempertahankan keyakinan ku. Selama aku bekerja diperusahaan papaku, memang secara formal aku di gaji sesuai dengan posisi kerjaku di perusahaan.Tapi disamping itu tiap bulan, tentu diluar formal perusahaan, aku mendapat uang saku dari papa ku yg lumayan banyak, hampir 20x lipat dari gaji resmiku. Sehingga penghasilan total sebulan bisa cukup untuk&lt;br /&gt;
hidup mewah setahun. Bahkan seluruh uang simpananku di bank, sudah mencapai 10 digit. Tentu bukan jumlah sedikit. Bahkan mungkin cukup untuk biaya hidup seumur hidupku tanpa bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku berharap perusahaan papaku masih memberikan gajiku, dan itu aku anggap memang uang hasil kerjaku, bukan pemberian. Tapi diakhir bulan aku tak memperoleh sepeserpun. Aku sudah meminta agar bisa diberikan cash. Ketika aku tanyakan ke bagian pembayaran gaji, ternyata mereka sudah diperintahkan papaku untuk menahan gajiku. Ya Allah, mereka benar2 melakukan cara apapun agar aku benar2 menderita dan pada akhirnya menyerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat itu juga aku langsung mengundurkan diri dari perusahaan papaku itu. Aku tinggalkan perusahaan itu selama2nya. Ketika aku adukan hal ini pada mas Fariz dia amat sangat sedih dan meminta maaf padaku, karena gara2 dia hidupku jadi menderita. Dia rela andai aku tidak kuat dan merubah keputusan. Aku peluk dia, dan aku pastikan keputusanku tak akan berubah, dan aku makin ingin bisa hidup bersama dia. Saat itu hanya dialah sandaran hidupku. Dengan berlinangan air mata, dia sekali lagi menanyakan padaku, apakah aku menyesal dengan keputusanku, dan apakan aku rela bila menjadi muslimah dan menjadi istrinya. Saat itu juga aku cium tangannya, dan aku katakan, aku korbankan seluruh kehidupanku hanya untuk bisa hidup bersamanya, dan aku tak akan mudur ataupun menyesalinya, apapun yg terjadi aku akan hadapi iklas lahir dan batin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Singkat cerita, dengan diantar mas Fariz aku mengucapkan 2 kalimah syahadat di sebuah masjid dikota kami, disaksikan imam dan beberapa jemaah masjid tsb. Akhirnya penantian panjangku tercapai sudah, walau harus mengorbankan kehidupanku. Tapi aku tak pernah menyesali. Mas Fariz lalu mengajakku segera menikah di kota kelahirannya, karena kebetulan perusahaan tempat dia bekerja akan memindahkan dia ke pulau Jawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum menikah, kami berdua mendatangi rumah papa dan mama, kami akan mohon restu baik2 pada mereka. Tetapi bapak satpam yg berjaga dipintu gerbang mengatakan kalau dia diperintahkan untuk tidak membuka pintu apabila kami berdua datang. Sebenarnya bapak satpam tersebut bersedia membuka pintu karena dia masih mengenalku. Tapi aku melarangnya, karena khawatir akan mencelakakan pekerjaan dia. Biarlah cukup aku saja yg menderita, aku tak ingin orang lain ikut terkena akibatnya. Aku tinggalkan secarik surat, yg isinya memohon doa restu dari mama papa, bahwa aku akanmenikah dengan mas Fariz, juga aku katakan kalau aku sudah jadi muslimah. Aku bisa lihat mata bapak satpam itu berkaca2 sewaktu aku katakan aku sudah jadi mualaf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Awalnya keluarga mas Fariz menanyakan ketidakhadiran keluargaku di pernikahan kami. Tapi setelelah mas Fariz ceritakan panjang lebar, akhirnya keluarga mau memahami. Kami menikah secara sederhana di kota tempat keluarga mas Fariz bermukim. Keluarganya amat sangat menerimaku dengan hangat, mereka sama sekali tidak mempermasalahkan ras keturunanku. Malah ibu mertuaku amat sayang padaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah menikah, aku dan mas Fariz menetap di pulau Jawa. Aku amat sangat bahagia, bisa menjadi pendamping hidup dia. Aku merasakan dia bukan sekedar suami, tapi memang benar2 soulmate hidupku, yg aku cari2 sepanjang hidupku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hidup dirumah yg sederhana dan hari2ku aku lalui dengan penuh kebahagiaan, dan aku tak mengeluh sedikitpun dengan yg mas Fariz berikan untukku. Aku tak lagi bekerja, karena aku benar2 ingin mengabdi pada suamiku, dan disamping itu semua ijasahku masih tersimpan di lemari besi di rumah mama papa, aku tak bisa melamar pekerjaan dimanapun. Aku juga tak mau meminta surat keterangan bekerja di perusahaan papaku. Aku ingin buktikan bisa hidup mandiri dengan suamiku. Mas Fariz amat sangat menyayangiku, tiap pagi sebelum berangkat ke kantor dia memeluku. Tiap hari aku bawakan dia ‘lunch box’ untuk makan siang karena aku tak mau makanan yg masuk ke perutnya berasal dari masakan orang lain. Aku benar2 posesif, ingin memiliki dan melayani dia secara total. Setiap hari aku bangun sebelum dia bangun, dan aku baru tidur setelah dia benar2 tidur, untuk memastikan dia sudah benar2 tak perlu aku layani lagi. Aku siapkan celana, baju, kaus kaki dia tiap pagi sebelum berangkat kerja. Sehingga dia tak perlu lagi memikirkan pakaian apa yg harus dia pakai tiap pagi. Bahkan aku potongkan kukunya bila sudah panjang Pokoknya dia benar2 akujadikan pangeran bagi diriku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiap malam sebelum tidur, kami selalu mengobrol dan saling mengajarkan bahasa. Dia mengajariku bahasa jawa, sadangkan aku mengajari dia bahasa mandarin. Dia amat cepat belajar mandarin, dalam waktu singkat dia sudah menguasai beberapa kata2 yg umum diucapkan, kadang dia mengajak ku bicara mandarin dirumah. Memang perusahaan tempat dia bekerja milik keluarga dari etnis keturuan seperti aku, dan banyak behubungan dengan warga keturunan, sehingga bila mampu berbahasa mereka akan merupakan keuntungan tambahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu ketika dia pulang membawa sepeda motor, dia katakan kalau kantornya memberinya pinjaman cicilan motor. Memang hanya sepeda motor, tapi aku sangat bahagia sekali dengan yg dia dapatkan. Berulangkali dia minta maaftidak bisa belikan aku mobil mewah seperti yg aku pernah aku miliki dulu. Aku katakan pd dia motor yg sekarang kita miliki bagiku jauh lebih mewah dari mobil yg dulu aku miliki. Karena motor ini bukan sekedar dibeli dengan uang, tapi juga cinta, yg tak akan ternilai berapapun banyaknya uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kehidupan perkawian kami amat indah, kalau dirumah nyaris kami tak bisa berjauan. Karena tiap hari bagi kami adalah bulan madu, maka hanya setahun kemudian lahirlah anak pertama (dan satu2nya) kami. Bayi laki2 itu kami namai, sebut saja ‘Faisal’. Mas Fariz yg membacakan Azan dan qomat, ketika bayi kami lahir. Aku merasa lengkap sudah kebahagiaanku. Tiap hari aku tambah bahagia bisa merasakan ada 2 orang “Fariz” didalam rumahku. Saat mas Fariz ke kantor, aku di temani Fariz kecil, bayiku. Oh alangkah bahagianya. Aku mencintai 2 orang yg sama darah dagingnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tiga tahun sudah anak kami hadir bersama kami. Mas Fariz terus bercita2 ingin mendatangi orangtua ku, oma opa si Faisal. Dia benar2 ingin memperkenalkan cucu mereka dan menyatukan aku dengan papa mama ku lagi. Dia berharap dengan kehadiran Faisal, akan meluluhkan hati orang tuaku. Tapi tiap kali aku menelpon papa mama ku masih bersikap seperti dulu, bahkan waktu aku katakan bahwa mereka sudah mempunyai cucu dari ku, mereka hanya menjawab, kalau mereka tidak merasa mempunyai keturunan dari ku..Ohh malangnya anakku. Aku amat sedih, teganya papa dan mama ku berkata spt itu. Aku masih memaklumi apabila mereka membenciku, tapi jangan pada anakku, cucu mereka, darah daging mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mas Fariz hanya menyuruhku bersabar, dia percaya kelak papa dan mama akan menerima mereka. Tapi sebelum harapan mas Fariz terpenuhi, musibah mulai datang…. Suatu ketika, mas Fariz pulang kerumah lebih awal, dia cuma merasa gak enak badan seperti orang masuk angin. Aku menyuruhnya segera istirahat dan tidur, dan memberi obat penghilang sakit. Malam harinya, tubuhnya mulai panas dan menggigil. Keesokan paginya aku mengantar dia ke dokter, waktu itu dokter hanya katakan kalau mas Fariz hanya demam biasa sehingga hanya diberi obat penurun panas, dan disuruh istirahat. Tapi malamnya tubuhnya tetap panas, dan menggigil, bahkan sampai mengigau. Aku sudah ajak mas Fariz untuk ke rumah sakit keesokan harinya. Tapi dia menolak, karena dia bilang hanya demam biasa, dan tak apapa, beberapa hari pasti sembuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai hari ke empat kondisinya makin parah, akhirnya disampai tak sadarkan diri, bahkan dari hidungnya kaluar darah. Dengan pertolongan para tetangga, suamiku segera dibawa ke RS. Hasil pemeriksaan daranhnya menunjukan trombositnya hanya tinggal 26ribu. Padahal orang normal harus diatas 150rb. Suamiku terkena demam berdarah, Dokter menyalahkan aku kenapa tidak segera dibawa ke RS lebih awal, karena serangan terberat demam berdarah adalah pada hari 5. Kalau kondisi tubuh tidak kuat, bisa amat berbahaya. Besoknya, hari ke 5, memang benar2 makin parah kondisi suamiku, napasnya makin berat, trombositnya belum beranjak naik, tubuhnya udah benar2 digerogoti penyakit itu, malam itu setengah mengigau, dia memanggil namaku, lalu aku genggam tangannya dan aku dekati telingaku ke mulutnya, aku bisa dengarkan dia mencoba mengucapkan sesuatu, dan air matanya meleleh. Dia coba ucapkan kata2 “Maafkan aku” lalu aku tenangkan dia, kalau tak ada yg perlu dimaafkan. Aku iklas lahir bathin mendampingi dia. Setelah mendengar kata2ku, dia tampak tenang, lalu dengan satu tarikan napas dia coba mengucapkan “Lailahailallah” lalu dia pergi selama2nya meninggalkan aku. Dia pergi di pelukan ku. Aku ingat suatu ketika dia pernah berucap, andai Tuhan mengijinkan, dia ingin meninggal terlebih dahulu dari aku, dan dalam pelukanku, sebab ia ingin aku menjadi orang terakhir dalam hidupnya yg dia lihat. Aku sempat memarahi dia, jangan bilang seperti itu. Tapi dia bilang serius, kalau dia gak akan sanggup kalau aku yg meninggalkan dia terlebih dahulu. Ternyata Tuhan benar2 mengabulkan permohonan dia. Orang yg aku jadikan sandaran satu2nya dalam hidup ini telah pergi selama2nya. Tak terkirakan amat sedih dan hancurnya hatiku. Andai aku tak ingat dengan si kecil Faisal, mungkin aku sudah ingin segera mengusul mas Fariz dialam sana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mas Fariz benar2 orang yg jujur dan baik, waktu penguburan seluruh rekan2 kerja, bahkan big boss tempat bekerja hadir. Waktu aku tanyakan apakah ada hutang piutang mas Fariz yg harus aku selesaikan. Mereka katakan tidak ada sama sekali, bahkan kantornya memberikan santunan 4x gaji, ditambah uang duka dari rekan2nya. Aku juga ditawarkan bekerja di perusahaan tsb. Tapi untuk saat itu aku benar2 gak sanggup melakukan apapun. Aku merasa setengah dari nyawaku sudah hilang. Selama 3 bulan aku berduka, aku tak sanggup pergi dan melakukan apapun. Bahkan tiap tidur, aku masih membayangkan mas Fariz disampingku. Akhirnya untuk semantara waktu aku tinggal dengan ibu mertuaku, supaya Faisal ada yg mengasuh. Rumah dan motor aku jual, karena aku tak sanggup membayangkan kenangan bersama mas Fariz tiap aku melihatnya. Hampir setengah tahun tinggal dengan mertuaku, sampai akhirnya aku putuskan kembali ke kota asalku. Sebenarnya ibu mertuaku amat baik dan sayang padaku. Tapi aku tahu diri gak mungkin selamanya bergantung pada siapapun. Aku harus bisa mandiri, membesarkan anakku, satu2nya hartaku yg tersisa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku pulang ke kota asalku dengan sisa uang yg aku punya. Lalu aku mengontrak rumah, dan membuka toko kecil2an di depannya. Tetapi mungkin karena aku masih terus berduka dan terbayang suamiku, sehingga aku kadang kurang memikirkan usahaku ini, sampai akhirnya usahaku ini bangkrut. Tokokupun aku tutup, uangku habis untuk membayar tagihan2 para suplier barang, semantara penjualanku tak seberapa menguntungkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sebenarnya tidak pernah putus asa, apapun aku jalani asal halal. Pernah aku coba jadi pelayan restoran, tapi hanya beberapa bulan, karena anakku tak ada yg jaga. Sampai akhirnya aku benar2 kehabisan uang, tak sanggup lagi membayar kontrakan. Dengan membawa koper isi pakaian, aku menggendong anakku, berjalan tanpa tujuan. Aku benar2 bingung akan kemana. Pernah terlintas di benakku untuk kembali ke keluargaku. Tapi justru dengan kondisi seperti ini mereka pasti akan merasa menang. Mereka akan tertawa terbahak2 dan terus bisa mengejek ku seumur hidupku, bahwa aku gagal dalam memilih jalan hidup. Akhirnya ditengah rasa putus asa, aku teringat masjid tempat dulu aku pertama kali mengucapkan kalimat sahadat. Masjid itu memang bukan masjid raya dikota kami, tapi karena masjid yg tua dan bersejarah, maka banyak jemaah yg datang. Aku berpikir, dulu aku memulai jalan hidupku dari masjid itu, sehingga kalaupun jalan hidupku berakhir aku ingin di masjid itu pula. Aku datangi masjid tsb. Dan aku shalat mohon petunjuk. Anakku karena kelelahan tertidur di sampingku. Aku tak punya uang untuk membeli makanan. Akhirnya aku hanya bisa menangis. Rupanya tangisku didengar oleh seorang bapak, dan beliau rupanya imam masjid tersebut, dan dia yg dulu membimbingku membaca syahadat. Aku tak lupa dengan wajahnya, tetapi dia pasti sudah tak ingat dengan wajahku, karena wajahku tak sesegar dulu lagi. Sewaktu aku perkenalkan diriku dan aku katakan bahwa aku dulu mualaf yg beliau bimbing, dia langsung ingat tapi juga kaget dengan kondisiku yg seperti ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya aku ceritakan semuanya pada beliau, sebab aku merasa tak ada lagi orang di dunia ini yg aku jadikan sandaran hidupku. Setelah selesai mendengar ceritaku, dia menyuruh aku agar jangan pergi kemana2, dan tetap tinggal di masjid, beliau juga menyuruh salah seorang jemaah untuk membelikan makanan untuk aku dan anakku. Sebentar kemudian dia pergi meninggalkan ku, sambil berpesan akan segera kembali menemuiku (rupanya dia pergi mencari tempat untuk aku bisa tinggali). Tak lama beliau kembali menemui ku, sambil tersenyum dia katakan, mulai malam ini aku sudah memperoleh tempat tinggal. Aku diajak ke belakang masjid, disitu ada sebuah bagunan tambahan yg terdiri dari beberapa ruangan. Biasanya ruangan itu untuk gudang menyimpan peralatan masjid, seperti tikar, kursi2, dll. Salah satu ruangnya tampak sudah kosong, dan dia menunjukbahwa itu lah rumah ku. Aku boleh menempatinya selama mungkin aku mau. Ruang disebelahnya ditempati olah pak tua penjaga masjid, sehingga aku ada yg menemani. Ruangan tsb hanya berukuran kurang lebih 2×2m. Pak Imam masjid itu juga menambahkan, kalau nanti aku diberikan honor sekedarnya,kalau mau membantu2 membersikan masjid, sehingga cukup untuk makan. Bahkan beliau menambahkan kalau aku bisa datang kerumahnya sekedar2 membantu2 istrinya memasak, kerena memang rumah beliau hanya beberapa ratus meter dari masjid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alhamdulilah, aku amat bersyukur ternyata Allah mendengar doaku. Aku ingat, bahwa Allah tak akan menguji hambanya dengan melebihi beban yg sanggup dia pikul. Aku sudah bersyukur bisa memperoleh tempat berteduh, walau hanya kamarnya kecil (jauh lebih kecil dibanding kamar mandiku, saat dirumah orang tuaku). Ada lagi yg membuatku merasa tenang, karena ku tinggal berdekatan dengan rumah Allah, tiap aku merasa sedih, aku tinggal masuk kedalam masjid, dan mengadukan langsung pada Allah. Karenatinggal dekat dgn masjid, otomatis shalatku tak terlewatkan sekalipun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alhamdulilah hidupku sedikit2 demi sedikit mulai tenang. Aku sering membantu istri pak Iman memasak dirumahnya, dan sebagai imbalannya, beliau selalu membekali makanan untuk aku bawa pulang. Sehingga aku tak perlu risau memikirkan makanan sehari2. Kalau pak Imam sekeluarga ada keperluan keluar kota, akulah yang dititipi untuk menjaga rumahnya, dan aku bisa tinggal dirumahnya. Sebenarnya mereka sudah menawarkan aku untuk tinggal bersama mereka. Tapi aku tahu diri tak mau terus menerus merepotkan orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pekerjaanku rutinku tiap hari adalah, membersihkan halaman masjid, membersihkan kaca2 jendela, Sedangkan pak tua mengepel lantai masjid. Tiap minggu aku mendapakan honor sekedarnya dari hasil kotak amal di masjid, tapi kadang aku tak mendapatkan sepeserpun, karena kadang sudah habisuntuk keperluan masjid, tapi aku lakukan itu dengan senang hati dan iklas. Sementara ini aku benar2 ingin mengabdi pada Masjid ini, sebagai tanda terimakasih ku. Aku tak mau bersusah payah kesana kemari mencari pekerjaan, Aku percaya kelak masjid ini pula yang akan memberiku jalan memperoleh pekerjaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kadang malam hari aku duduk2 diteras masjid, mengobrol dengan pak tua. Dia bercerita kalau anak2nya masih ada di kampung, tapi dia juga tak mau merepotkan anak2nya. Selama masih kuat, dia tak mau merepotkan orang lain. Lalu saat giliran aku cerita, kadang aku bingung harus cerita apa..??? Apa aku ceritakan kalau dulu aku pernah naik kapal pesiar keliling eropa, atau aku pernah menginap di hotel mewah di las vegas, atau aku punya apartment mewah di Australia..Ahh pasti dia akan tertawa dan menganggap aku berhayal, sebab jangankan tinggal dihotel, sekarang ini uang yg aku punya tak lebih banyak dari 20ribu..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu tiap minggu aku bisa membeli peralatan make up, eye shadow, lipstick, dll jutaan rupiah. Sekarang ini make up ku hanyalah air wudhu ku tiap aku shalat. Tetapi justru banyak yang mengatakan kalau wajahku tetap bersih, cantik, alami. Kadang orang berpikir aku masih memakai make up. Yah..mungkin Allah yang memakaikan make up untuk ku. Kecantikan datang dari dalam. Inner Beauty. Banyak yg bilang, dengan mata sipit ku dibalik&lt;br /&gt;
kerudung, aku terlihat cantik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak terasa aku sudah hampir 2 tahun menetap di masjid itu, anakku sudah sekolah di SD dekat masjid milik suatu yayasan dan tanpa membayar sepeserpun. Aku hanya membelikan seragam dan alat2 sekolah. Bahagianya hatiku melihat anakku sudah masuk sekolah..oh, seandainya mas Fariz masih ada dan melihat anak kita dihari pertama pergi ke sekolah.. Anakku rupanya&lt;br /&gt;
tumbuh besar dalam keprihatinan, sehingga dia sangat tahu diri, dia tak pernah sekalipun merengek2 minta dibelikan ini itu seperti layaknya anak2 lain. Pernah hatiku amat terenyuh. Ketika dia pulang sekolah dengan kaki telanjang, sambil menenteng2 sepatunya. Sambil tertawa, tanpa mengeluh, dia malah menunjukan sepatunya kepadaku “Ma, sepatu Faisal udah minta makan”. Maksudnya sepatunya udah robek depannya, seperti mulut minta makan. Melihat dia tertawa, akupun ikutan tertawa, walau hatiku rasanya ingin menangis. Andai dia tahu, dulu mamanya selalu memakai sepatu berharga jutaan rupiah, sekarang ini membelikan sepatu anaku yg murahpun aku belum sanggup. Alhasil selama 2 hari anakku kesekolah memakai sepatu yg robek itu, sampai akhirnya aku belikan sepatu bekas. yg lebih layak dipakai. Aku bersyukur mempunyai anak yg amat tahu diri. Tak mau membebani ibunya. Memang anak yg shaleh akan menjadi bekal yg amat bernilai buat orang tua. Pak Imam masjid kadang menengok kami, dan menanyakan keadaan kami. Dia sering cerita, gimana istri nabi Muhammad dulu hidupnya jauh lebih menderita, tetapi tetap tabah menghadapi cobaan dan tak goyah keimanannya. Beliau kadang bilang, kalau aku pasti akan jadi ahli surga. Berulangkali dia bilang, kalau orang lain gak akan mungkin sanggup menghadapi cobaan ini, tapi aku tetap bertahan memegang keyakinan, meninggalkan kenikmatan dunia yg justru pernah aku peroleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu siang, aku melihat ada mobil datang ke halaman masjid, dari dalam mobil itu keluar 2 orang yg aku masih kenal. Yang satu perempuan bernama tante Grace, yg satunya lagi laki2 oom Albert. Mereka berdua merupakan lawyer untuk perusahaan dan keluarga kami. Entah gimana mereka bisa mengetahui aku ada disini. Mereka membawa sebundel amplop, dan mengajak aku berbicara. Aku bisa lihat mata tante Grace yg memerah menahan air mata sewaktu dia melihat tempat aku tinggal. Bahkan oom Albert suaranya bergetar seperti lehernya tersekat menahan sedih. Mereka katakan diutus oleh orang tua kami. Karena orang tua kami sudah tahu gimana keadaan ku sekarang. Mereka katakan didalam amplop yg mereka pegang isinya surat2 bank, ATM, Ijasahku, yg bisa aku miliki lagi. Bahkan aku dijemput untuk pulang ke rumah mama papa ku. Sejenak aku berbahagia, aku pikir orang tuaku sudah terbuka hatinya, aku bisa pergunakan uang yg cukup banyak itu untuk hidup yg lebih baik dgn anakku. Tetapi dengan suara terpatah2 om Albert melanjutkan, bahwa mama dan papa memberi syarat. Ketika aku tanyakan apa syaratnya. Mereka berdua nyaris tak sanggup melanjutkan pembicaraan. Tante Grace makin menunduk menahan tangis. Akhirnya om Albert mengatakan kalau syaratnya aku dan anakku harus kembali ke keyakinan yg dulu aku anut. Saat itu juga aku langsung menjawab, kalau aku tak akan mau menerima amplop itu, dan aku katakan agar kembalikan ke orang tuaku. Mereka amat sangat minta maaf padaku, karena mereka tahu aku tersinggung. Tapi aku juga sadar mereka hanya menjalankan tugas. Bahkan tante Grace menambahkan, andai mengikuti hati nurani pasti mereka udah serahkan itu amplop pada ku tanpa syarat apapun, tapi mereka terikat profesi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya mereka pamit meninggalkan ku. Tapi beberapa saat kemudian mereka balik kembali menemui ku, aku pikir mereka akan membujukku. Tapi rupanya mereka berinisiatif memfoto copy ijasah2 ku dan menyerahkan copynya ke aku. Mereka lakukan atas inisiatif mereka sendiri, walau dengar resiko kehilangan pekerjaan. Mereka katakan hanya itu yg bisa mereka bantu untukku. Oh terima kasih Tuhan… Sedikit2 Tuhan memberikan jalan untuk ku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akhirnya aku punya bukti kalau dulu aku pernah sekolah tinggi sampai di luar negri. Rupanya Tuhan sudah cukup mengujiku, dan sepertinya aku mulai diberikan rewards atas ketabahanku selama ini. Tuhan mulai memberikan jalan yg terang untuk ku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu pagi di halaman masjid tampak 2 orang perempuan yg sedang mengamati bangunan masjid. Satunya seorang bule entah dari negri mana, sedangkan satunya lagi perempuan lokal. Kebetulan pak tua sedang di halaman, sehingga mereka menghampirinya, masjid tsb memang unik, karena merupakan bangunan tua, dengan arsitektur melayu kuno, sehingga kadang sering dikunjungi orang, dan biasanya pak tua lah yg menjadi juru bicara, karena memang dia yg tahu sejarah masjid tsb. Akupun banyak mendapat carita dari pak tua tentang masjid tsb sehingga aku tahu banyak pula tentang sejarah masjid tsb.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya perhatikan dari jauh, dua orang pengunjung itu ngobrol dengan pak tua, sampai akhirnya aku lihat si bule agak kebingungan. Didorong rasa ingin tahu, aku hampiri mereka. Dengan sopan aku perkenalkan diri, dan menawarkan diri untuk membantu. Ternyata si bule itu adalah mahasiswi arsitektur dari Australia yg sedang melakukan study, sedangkan pendampingnya adalah mahasiswi arsitektur dari univ. T di kotaku yg bertugas sebagai penterjemah, panggil saja ‘Retno’. Rupanya si mahasiswi lokal tsb kurang lancar bahasa Inggrisnya sehingga membuat si bule kadang kebingungan mendengar terjemahan cerita dari pak tua. Dengan sopan pula aku ajukan diri untuk membantu sibule itu. Dengan bahasa inggrisku yg sangat lancar aku ceritakan dari awal sampai akhir semua tentang masjid tsb. Aku ajak pula berkeliling ke tiap sudut masjid. Si bule tambah takjub ketika aku katakan pernah study di negrinya. Retno terus memandangiku setengah tidak percaya tentang diriku. Setelah puas mendapatkan informasi, sebelum pulang Retno berjanji akan menemui ku kembali segera, ada yg ingin dia tanyakan lebih banyak ttg diriku katanya. Aku dengan senang hati akan menerima kedatangannya kapan saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa hari kemudian Retno memang benar2 kembali datang menemuiku, kali ini dia sama sekali tidak membicarakan perihal arsitektur masjid. Tapi tentang diriku. Dia amat ingin tahu tentang diriku, akhirnya aku ceritakan dari awal sampai saat ini perjalanan hidupku ini. Dia amat bersimpati dan berkeinginan menolong ku. Walau aku tidak mengharapkan pertolong orang lain, tapi aku hargai niatnya membantuku. Dia bilang dengan pendidikanku dan kemahiranku berbahasa asing, pasti aku akan dapatkan pekerjaan, apalagi aku sekarang sudah mempunyai bukti fotocopy ijasah ku. Kira2 seminggu kemudian dia kembali datang kepadaku, dan menyuruhku membuatsurat lamaran, bahkan dia sendiri yg membawa kertasnya dan amplopnya. Dia katakan di rektorat univ memerlukan beberapa tenaga honorer. Aku terharu ada orang lain yg peduli mau membatuku tanpa pamrih, aku ucapkan banyak terimakasih padanya. Bagiku dia seperti diutus Tuhan untuk menolongku. Tak lama kemudian aku mendapat kabar gambira, aku dipanggil menghadap ke rektorat universitasnya untuk test dan wawancara. Sebelum berangkat aku shalat memohon kapada Allah agar diberikan kelancaran. Anakku aku titipkan pak tua, yg memang sudah aku anggap sebagai orang tuaku sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alhamdulilah semua test aku lalui dengan lancar, bahkan sewaktu wawancara bahasa Inggris, justru akulah yg lebih menguasai ketimbang yg mewawancaraiku. Dia sampai menyerah, dan mengatakan bhs inggrisku udah perfect melebihi kemampuan dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak sampai seminggu kemudian, Retno mendatangiku lagi, kali ini dia tampak gembira sekali, dia katakan dalam beberapa hari aku akan mendapat surat dari rektorat, yg isinya penerimaan aku sebagai karyawan. Dia bisa lebih dulu tahu karena ada temannya yg bekerja disana. Langsung aku menuju masjid dan bersujud sukur lama sekali. Aku merasa telah lulus segala test yg diujikan Allah terhadapku. Memang kadangkala aku sering bertanya pada Allah, apakah karena aku mualaf sehingga Allah kurang percaya dengan keimananku, sehingga perlu mengujinya dengan ujian yg amat berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walau sebagai karyawan honorer tapi aku sudah bersukur, yg penting aku sudah memperoleh penghasilan yg layak. Kerjaanku membantu bagian keuangan di rektorat, memang sesuai dengan ilmuku, tetapi mulai banyak orang yg tahu kalau aku lulusan dari luar negri. Setiap ada seminar dan memerlukan makalah dalam bahasa Inggris pasti aku yg diberikan tugas tambahan untuk menyusunnya. Akupun banyak membantu menterjemahkan litelatur2 asing untuk dipergunakan para mahasiswa. Nyaris sejak 3 tahun terakhir, aku tidak pernah membeli baju baru. Dengan gajiku sekarang aku sudah bisa membeli lagi. Aku amat sangat senang bukan main, bisa membelikan pakaian yang bagus2 untuk anakku. Bahagia rasanya melihat anakku bisa aku berikan pakain yg layak. Pakaian sekolahnya yg sudah menguning, sekarang sudah aku belikan yg baru putih bersih, dan juga sepatu baru. Sepatunya yg dulu robek, masih aku simpan sebagai kenangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa bulan kemudian aku sudah mampu mengontrak rumah sendiri, sebelum aku meninggalkan masjid tsb tak lupa aku berpamitan kerumah pak Imam, aku ucapkan banyak terimakasih atas pertolongannya, beliau katakan yg menolong bukan dia tetapi Allah SWT yg menolongku. Aku peluk dia lama sekali, dan aku katakan dahulu aku mengucapkan syahadat didepan dia, dan aku tak akan pernah mengingkarinya seumur hidupku, apapun yg terjadi. Sebelum pergi, aku sempat memandangi kamarku untuk terakhir kali, sempat beberapa menit aku tertegun, membayangkan, mungkin kelak ruangan ini akan dipakai oleh orang2 yg senasib seperti aku…..Aku berharap Semoga Allah memberi kekuatan….&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah aku melewati segala cobaan, Tuhan tampaknya terus menerus memberikan semacam rewards kepadaku, belum genap setahun aku bekerja, pihak rektorat meberikan kabar, kalau statusku akan di tingkatkan menjadi karyawan tetap, bahkan beberapa dosen senior sudah menawariku untuk membantu mengajar. Memang rekan2 kerjaku mengatakan, kalau karirku bakal amat bagus, karena orang dengan kemampuan sepertiku amat dibutuhkan. Mereka bilang, kesuksesanku hanya menunggu waktu saja. Aku hanya bisa mengucap puji syukur Alhamdulilah. Andai dulu aku sering berdoa dengan linangan air mata kesedihan, sekarangpun aku masih sering menangis ketika berdoa, tapi kali ini aku menangis bahagia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai saat ini aku masih sendirian, aku bertekad membesarkan anakku sebaik2nya, bagiku aku masih merasa istri dari mas Fariz. Masih sulit rasanya menggantikan dia dihatiku. Seperti yg aku pernah katakan, dia bukan hanya suami, tetapi soulmate ku, dan tak tergantikan. Tetapi entah kalau Allah mempunyai rencana lain untukku. Tiap memandang anakku, aku seperti melihat mas Fariz. Seperti dia masih mendampingiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alhamdulilah dengan penghasilanku sekarang ini aku kini bahkan sudah mampu membeli sepeda motor untuk keperluan transportasiku. Kadang diakhir pekan aku berboncengan dengan anakku jalan2 rekreasi. Kadangkala aku sengaja lewat depan rumah orang tuaku, sambil aku katakan bahwa itulah rumah opa dan oma. Sering anakku bertanya, “Ma kapan kita pergi main kerumah oma-opa? ” Aku tak bisa menjawab, karena menahan air mata…&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun begitu aku terus berdoa, semoga suatu saat kelak, kedua orangtuaku dibukakan pintu hatinya, kalaupun tidak mau menerima aku lagi, mohon terima anakku, cucunya, darah daging mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber: &lt;a href="http://awak.wordpress.com/2007/12/15/perjuangan-seorang-muallaf/"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;http://awak.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-8458403444728715143?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/rMzbH58uqWQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T14:17:57.433+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/07/perjuangan-seorang-muallaf.html</feedburner:origLink></item><item><title>Franklin: Semangat Baru Dakwah Islam di Amerika</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/irmasAt-taqwa/~3/YgdVcuHctEY/franklin-semangat-baru-dakwah-islam-di.html</link><category>Hidayah</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (tonitok)</author><pubDate>Sun, 11 Dec 2011 23:18:15 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4082587546681929786.post-5382921956827245462</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bisa cerita perjalanan kamu menjadi muslim?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="color: black;"&gt;
&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al-Qur’an adalah alasan utama saya menjadi muslim. Al-Qur’an menyatakan kebenaran pada saya, tentang Allah dan banyak hal. Saya benar-benar tertarik sejak pertama kali membacanya. Saat itu sebenarnya saya sedang taat-taatnya pada agama saya yang lama dan menjadi pastur muda di sekolah. Saat menyadari ada banyak muslim (juga agama lain), saya memutuskan untuk mempelajari beragam tipe agama, sehingga bila saya ditanya tentang agama lain saya dapat menjelaskan. Saya sempat menonton film Malcolm X, pada bagian saat Malcolm shalat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian saya sempat mengalami depresi seminggu setelah dibaptis. Saya seperti kehilangan kepercayaan pada Tuhan dan ingin melupakan-Nya. Saat itu adalah bulan terburuk dalam hidup saya. I wanted revenge on God, for making me so confused. Lalu saya ingat film Malcolm X saat dia shalat, saya pun pergi membeli film tersebut. Film tersebut sangat menginspirasi saya untuk lebih jauh mengenal Islam. Saya juga mendapat Al-Qur’an dari internet dan membacanya. I loved the way Islam was, everything I believed in since I was younger was all in Islam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contohnya, pria disunnahkan memelihara jenggot dan wanita harus menutup aurat (di sini–New York–sebagian besar wanita seperti mengiklankan tubuh mereka pada pria). Al-Qur’an sangat ajaib, apa yang ada di kepala saya, semua bisa terjawab. Yang aneh, selama dua minggu mempelajari Islam, saya menjadi sangat emosional dan tidak dapat mengerjakan film tentang Jesus yang sedang saya buat (Franklin mengambil studi film, red.). And on top of that, I lost all of my Christian friends, karena mereka melihat saya mempelajari Al-Qur’an. Saya biarkan saja, dan yakin hanya Tuhan yang dapat menolong saya. Saya berdoa, ‘Tuhan, tunjukkan saya agama yang benar’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berdoa saya bertemu seorang muslim. Dia memberi tahu tentang Islam. Lalu saya bertemu dengan muslim yang lain, ini terjadi hingga lima kali. Saya juga bertemu dengan seorang muslim bernama Adam, dan belum pernah melihat dia sebelumnya. Dia berjanji menemui saya dekat sebuah masjid. Saya pun memutuskan pergi ke masjid, dan melihat ada beragam muslim di sana. Kebanyakan orang Arab dan kulit hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya pikir ini adalah agama untuk orang Timur, bukan buat saya. Saya kaget ketika melihat Adam, ternyata ia berkulit putih! Setelah shalat, Adam mengenalkan saya pada Imam masjid. Saya berdebat dengan Imam dan dua orang lainnya selama 3 jam, dan akhirnya saya menerima penjelasan mereka. Saya mengucap syahadah seminggu kemudian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gimana perasaan kamu setelah memeluk Islam?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya saya banyak bertanya tentang Islam. Saya telah menjadi muslim, dan menerima ajarannya serta apa yang Allah katakan dalam Qur’an, tapi saya tetap mencari hal yang melenceng, karena jika saya menemukan satu saja hal yang melenceng dalam Qur’an, maka saya dapat membuktikan bahwa Qur’an salah. But it’s impossible. Saya masuk Islam kaerna hidayah Allah, dan nggak ada seorang pun yang dapat mencegahnya. banyak keajaiban dalam Al-Qur’an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada masalah nggak setelah kamu masuk Islam? Gimana dengan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar kamu?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keluarga tidak tahu tentang keislaman saya, tapi mereka melihat bahwa saya lebih relijius. Saya ingat perkataan Imam Syamsi bahwa ‘ketika seseorang masuk Islam, maka mereka harus memberikan kesan yang baik terhadap keluarganya’. Jadi untuk seseorang yang baru masuk Islam atau berniat masuk ke dalam agama Allah, cara terbaik keluarga dan teman-teman tahu adalah dengan mengubah kebiasaan kita, menjadi orang yang lebih baik, berhenti melakukan hal buruk yang pernah dilakukan, jadi keluarga dan teman-teman melihat sendiri bahwa kita lebih baik dibanding sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orangtua saya belum tahu bahwa saya muslim, tapi insyaAllah saya akan memberitahu melalui majalah ini. Sedangkan teman-teman, saya kehilangan banyak setelah menjadi muslim. Saya juga kehilangan relasi saya dalam film. Saya sedang membuat film tentang Yesus saat itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu tertarik sekali ya pada bidang film. Apa kamu punya rencana membuat film yang berhubungan dengan Islam?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya memang berencana membuat film dan juga komik islami. Islam berkembang dpesat di negara ini dan saya percaya ini adalah tanda-tanda dari Allah bahwa hari akhir zaman akan datang tak lama lagi, juga banyak keajaiban dalam Al-Qur’an yang telah terjadi. Allah sedang menyelamatkan sebanyak mungkin manusia dari neraka, tapi itu tergantung juga bagaimana seorang muslim ikut menyebarkan. Saya ingin Islam dikenal lebih baik di negara ini (Amerika), dan saya ingin membuat film tentang Yesus (Nabi Isa); bahwa dia tidak mati, juga film tentang masa muda Nabi Muhammad. If Allah wills, he will use me to do this task, for I trust in him, let Allah guide us all.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu punya saran untuk orang yang ingin mempelajari Islam?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Buat saya Islam adalah lingkaran yang tiada habisnya. Saya ingin tahu lebih banyak, tapi semakin saya belajar semakin sedikit yang saya tahu. Ini membuat saya mengira-ngira; apalagi yang tidak saya tahu? So I want to know more. Tanda-tanda dari Allah sudah jelas, jadi saya sarankan untuk melihat keajaiban Al-Qur’an dan membandingkannya dengan Injil atau Taurat– yang juga kitab dari Allah tapi telah diselewengkan manusia. Read the Qur’an, if God doesn’t tell you through it, or give your clear signs then Islam is false religion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa pendapat kamu tentang Indonesia?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang saya tahu Indonesia berpenduduk 88% muslim, pertanyaan saya; mengapa bukan 100%? Pasti sebagian muslim tidak menjalankan tugas mereka. Setiap muslim harus mengambil bagian dalam dakwah Islam, paling tidak membawa satu orang menjadi muslim. Jika seorang muslim telah berusaha dan tidak mendapatkan satu pun pengikut sebelum dia mati, maka Allah akan memberi reward. Muslim di Indonesia dapat menyebarkan Islam melalui internet, but please know what you are talking about and do not speak if you don’t know the answer, because blasphemy is a great sin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kamu punya pesan buat pembaca Annida?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya punya tiga hal:&lt;br /&gt;
1. Saya lihat banyak Muslim yang telah Islam sejak lahir. Ini sebuah keuntungan dibanding mualaf. Tapi saya perhatikan banyak yang tidak beribadah. Ini tidak benar, so I tell them to wake up, or they will face the same punishment as the unbelievers.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Untuk mereka yang ingin berdakwah kepada nonmuslim, harus selalu membawa Al-Qur’an, jika mereka tertarik kita dapat memberikan mereka Al-Qur’an.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Bacalah Al-Qur’an paling tidak sehari sekali, meski hanya satu ayat. Jika kita mencari pengetahuan Allah, maka Dia pasti akan memberikan. Allah cinta pada orang-orang yang berjuang untuk agama-Nya. [Dee, terima kasih banyak untuk Ustadz Syamsi Ali atas bantuannya]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Name: Franklin “Isa-Ali” Taveras II (Isa-Ali is my Muslim name)&lt;br /&gt;
Place/Date of Birth: New York, Queens, Sept 6, 1985&lt;br /&gt;
Nationality: Half Dominican and half Puerto Rican&lt;br /&gt;
Education: High School: Art and Design located in the New York City,&lt;br /&gt;
I was there when the Towers fell (9/11). I currently attend Five Towns&lt;br /&gt;
College studing film making.&lt;br /&gt;
Hobby: Drawing, reading working on my comics and script/screen play.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dimuat di rubrik “Muda” Annida No 01/XV (September-Oktober)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4082587546681929786-5382921956827245462?l=tonitok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/irmasAt-taqwa/~4/YgdVcuHctEY" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2011-12-12T14:18:15.300+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://tonitok.blogspot.com/2009/07/franklin-semangat-baru-dakwah-islam-di.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

