<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>... yang terampas dan yang putus</title>
	<atom:link href="http://miftahrahman.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://miftahrahman.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Feb 2014 16:55:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='miftahrahman.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/6cb9e970261d180136309abb65a4fd3f?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>... yang terampas dan yang putus</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://miftahrahman.wordpress.com/osd.xml" title="... yang terampas dan yang putus" />
	<atom:link rel='hub' href='http://miftahrahman.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
	<item>
		<title>Agen Bola Promo 100% SBOBET IBCBET Casino Poker Tangkas Online</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2014/01/27/agen-judi-promo-100-sbobet-ibcbet-casino-poker-tangkas-online/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2014/01/27/agen-judi-promo-100-sbobet-ibcbet-casino-poker-tangkas-online/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2014 08:05:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2661</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia maya kini banyak orang mempertanyakan “bagaimana cara mendapatkan penghasilan lewat internet, dan banyak pula yang meragukan kebenaran mendapatkan penghasilan dalam internet. Namun keraguan anda mungkin akan hilang ketika membaca informasi ini. Kali ini  saya akan memperkenalkan sebuah website yang akan menghilangkan keraguan anda, WINENLOSE.COM adalah sebuah website agen judi bola online dan master [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2661&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia maya kini banyak orang mempertanyakan “bagaimana cara mendapatkan penghasilan lewat internet, dan banyak pula yang meragukan kebenaran mendapatkan penghasilan dalam internet. Namun keraguan anda mungkin akan hilang ketika membaca informasi ini.</p>
<p>Kali ini  saya akan memperkenalkan sebuah website yang akan menghilangkan keraguan anda, WINENLOSE.COM adalah sebuah website agen judi bola online dan master agen casino online terpercaya. winenlose adalah website yang memberikan berbagai kemudahan dalam transaksi bermain judi online dengan bermacam-macam produk judi yang ada. Di antaranya adalah <a href="http://winenlose.com/artikel/main/6/casino-online" target="_blank">Casino Online</a> dan <a href="http://winenlose.com/artikel/main/7/judi-online" target="_blank">Judi Online </a>serta buat anda yang penggemar bola, disini juga sudah tersedia, karena mereka juga sudah menjadi <a href="http://winenlose.com" target="_blank">Agen Bola </a>yang sudah terpercaya.</p>
<p>Promo WINENLOSE memberikan 100% khusus untuk anggota baru di Sportbook. Tak perlu heran , mereka digunakan untuk melakukan hal-hal seperti ini . Hal ini untuk menjamin kepuasan pelanggan . Tidak hanya anggota puas , kita sebagai Blogger-pun juga bisa mendapatkannya. Bagaimana bisa? Dan bagaimana pula cara kita sebagai BLOGGER mendapatkannya?</p>
<p>Jawabannya adalah dengan mengikuti kontes SEO, dan ternyata kini WINENLOSE.COM sedang mengadakan kontes SEO, Banner Contest, Kontes Twitter dan Youtube Contest, yang masing-masing memiliki hadiah Jutaan Rupiah buat para pemenangnya . Silahkan ikuti dan dapatkan hadiahnya.</p>
<p>PROMO BONUS DEPOSIT 100% UNTUK 100 MEMBER PERTAMA</p>
<p>DALAM RANGKA PEMBUKAAN WINENLOSE KAMI MENGADAKAN PROMO BONUS DEPOSIT 100% DAN 50% UNTUK 100 MEMBER PERTAMA</p>
<p>PROMO 100% UNTUK MEMBER BARU SPORTBOOK</p>
<p>Syarat dan ketentuan Promo :</p>
<p>Berlaku Untuk Deposit awal IDR.500.000</p>
<p>Deposit 500 maka akan kami berikan 1.000 credit ( depo 500 + bonus 500 )</p>
<p>Bonus dinyatakan sah apabila anda mencapai 4x dari jumlah deposit + Bonus sebagai contoh ( depo 500 credit yang di terima 1.000 maka harus mencapai 1.000 x 4 = 4.000 credit baru bonus di anggap sah )</p>
<p>Bonus akan di tarik kembali apabila withdraw tidak mencapai target yang sudah di tentukan</p>
<p>Tidak di perbolehkan adanya kesamaan data IP, nama rekening, No HP, email dan data-data yang di perkirakan sama dengan member lain.</p>
<p>Tidak di perbolehkan untuk bermain casino &amp; dan games yang ada di dalam product ( SBOBET DAN IBCBET )</p>
<p>Bonus berlaku untuk Handicap dan Over Under saja. Betting MixParlay, 1&#215;2, Correct Score Tidak Berlaku.</p>
<p>Full komisi 0.25% langsung masuk ke ID member secara otomatis dengan pasaran grade A.</p>
<p>Kami berhak membatalkan / menarik kembali bonus yang telah kami berikan apabila di temukan kecurangan dalam bentuk apapun</p>
<p>Member tidak di ikut sertakan dalam jackpot apabila mengikuti promo 100% ini</p>
<p>Segala bentuk Keputusan Pihak Winenlose Adalah Mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat.</p>
<p>PROMO 50% UNTUK MEMBER BARU CASINO</p>
<p>Syarat dan ketentuan Promo :</p>
<p>Berlaku untuk deposit awal IDR.500.000</p>
<p>Deposit 500 maka akan kami berikan 750 credit ( depo 500 + bonus 250 )</p>
<p>Bonus dinyatakan sah apabila anda mencapai 4x dari jumlah deposit + Bonus sebagai contoh ( depo 500 credit yang di terima 750 maka harus mencapai 750 x 4 = 3.000 credit baru bonus di anggap sah )</p>
<p>Bonus akan di tarik kembali apabila withdraw tidak mencapai target yang sudah di tentukan</p>
<p>Tidak di perbolehkan adanya kesamaan data IP, nama rekening, No HP, email dan data-data yang di perkirakan sama dengan member lain.</p>
<p>Kami berhak membatalkan / menarik kembali bonus yang telah kami berikan apabila di temukan kecurangan dalam bentuk apapun</p>
<p>Member tidak di ikut sertakan dalam jackpot apabila mengikuti promo 50% ini</p>
<p>Segala bentuk Keputusan Pihak Winenlose Adalah Mutlak dan tidak dapat di ganggu gugat.</p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2661/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2661&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2014/01/27/agen-judi-promo-100-sbobet-ibcbet-casino-poker-tangkas-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/12/06/alfaonline-com-toko-belanja-online-murah/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/12/06/alfaonline-com-toko-belanja-online-murah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2013 15:37:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2645</guid>
		<description><![CDATA[Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-.  Alfaonline.com sedang ada promo heboh jual barang hanya Rp 1,-! Buruan daftar di Alfaonline.com. Dapatkan kemudahan dan murahnya harga barang yang tiada tanding tiada banding! Tentang Alfaonline.com Setelah merajai pasar ritel di Indonesia, kali ini Alfamart mulai merambah dunia online dengan membuka [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2645&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2646" style="width: 604px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/12/banner-atas2.png"><img class="size-large wp-image-2646" title="Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-. " alt="Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-. " src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/12/banner-atas2.png?w=594&#038;h=48" width="594" height="48" /></a><p class="wp-caption-text">Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-.</p></div>
<p style="text-align:center;"><a title="Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-" href="http://miftahrahman.wordpress.com/2013/12/06/alfaonline-com-toko-belanja-online-murah/"><strong>Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-. </strong></a></p>
<p><span style="line-height:1.5em;">Alfaonline.com sedang ada promo heboh jual barang hanya Rp 1,-! Buruan daftar di Alfaonline.com. Dapatkan kemudahan dan murahnya harga barang yang tiada tanding tiada banding!</span></p>
<p><strong>Tentang Alfaonline.com</strong></p>
<p>Setelah merajai pasar ritel di Indonesia, kali ini Alfamart mulai merambah dunia online dengan membuka <a title="Toko Online" href="http://www.alfaonline.com/" target="_blank">toko online</a> (atau yang biasa disebut ecommerce) bernama Alfaonline.com. Seperti apa keunggulan Alfaonline.com? Mari kita simak.</p>
<p>Alfaonline.com ini bisa dikatakan sebuah sumbangsih besar bagi dunia bisnis online di Indonesia. Bagaimana tidak, dengan reputasi terbaik yang telah dimilikinya, Alfaonline.com dipastikan akan membawa angin segar bagi masyarakat yang selama ini belum terbiasa atau belum begitu menaruh kepercayaan pada transaksi online.</p>
<p>Meskipun tergolong baru di ranah penjualan online, namun saya yakin, Alfaonline.com akan mampu mengungguli para pemain toko online lain yang lebih dulu muncul. Sebabnya adalah, sekali lagi, reputasi yang disandang oleh nama besar Alfamart sebagai penyedia barang kebutuhan sehari-hari terlengkap, terbesar dan terpercaya di Indonesia.</p>
<p>Selain itu, Alfaonline.com juga menghadirkan sesuatu yang berbeda yang tidak dimiliki oleh ecommerce lainnya. Yaitu kemudahan dan kepraktisannya. Dan tentu saja, murahnya harga yang ditawarkan. Bayangkan saja, hanya Alfaonline.com yang mampu menghadirkan <a title="Promo Heboh belanja hanya 1 rupiah" href="http://www.alfaonline.com/" target="_blank">promo heboh belanja hanya 1 rupiah</a>.</p>
<p>Lantas, kemudahan-kemudahan apa saja yang dimiliki oleh Alfaonline.com?</p>
<p>Pertama adalah kemudahan berbelanja.</p>
<p>Untuk memulai berbelanja secara online di Alfaonline.com, pelanggan melakukan registrasi lebih dulu yang mana proses registrasi tersebut sangat mudah, cepat dan berguna sekali saat melakukan pembelian barang serta pembayaran.</p>
<p>Langkah awal registrasi di Alfaonline.com adalah dengan meng-klik REGISTRASI yang letaknya ada di pojok kanan atas situs <a href="http://www.alfaonline.com" rel="nofollow">http://www.alfaonline.com</a>. Setelah itu Anda akan diminta mengisi form pendaftaran berupa nama, alamat email, nomor handphone dsb. Setelah selesai, link aktivasi akan dikirim ke email yang nantinya wajib diklik oleh calon pelanggan untuk aktivasi keanggotaan. Setelah diaktivasi, calon pelanggan bisa langsung login dan langsung berbelanja sepuasnya. Mudah, kan?</p>
<p>Yang kedua adalah pencatatan jumlah barang dan total harga yang harus didaftarkan.</p>
<p>Itupun sangat mudah dilakukan. Seorang pelanggan cukup mengklik gambar barang yang diinginkan. Harga barang sudah tersedia di situ. Dari klik tersebut otomatis akan masuk ke <em>Shopping cart</em>. Di situlah barang belanjaan Anda akan terdaftar beserta total harganya. Seandainya sudah selesai, cukup klik <em>Checkout</em>. <em>So simple</em>!</p>
<p>Lalu bagaimana dengan pembayaran dan pengambilan barang?</p>
<p>Jangan khawatir, Alfaonline.com sudah menyediakan prosedur atau sistem yang sangat mudah untuk melakukan itu. Pembayaran bisa melalui <strong>Mandiri clickpay, BCA Klickpay, Telkomsel T-CASH, XL Tunai, Doku Pay, E-VOUCHER atau COD (Cash On Delivery)</strong>. Namun transaksi yang bisa dilakukan di Alfaonline.com harus seharga minimal 50.000,-. Seandainya kurang dari itu, transaksi tidak bisa dlanjutkan.</p>
<p>Dan untuk pengambilan barang, barang akan dikirimkan ke toko Alfamart terdekat atau, ini juga kehebatan alfaonline.com, barang bisa diantar langsung ke rumah pembeli. Caranya, pelanggan mesti lebih dulu mengisi Model Pengiriman, di situ tertulis jadwal pengiriman, nama penerima dan alamat lengkap pelanggan. Setelah semuanya diisi dengan benar, klik next dan place order.</p>
<p>Untuk biaya pengiriman dikenakan Rp 5000,- per pengiriman, untuk belanja di bawah Rp 100.000,-. Sedangkan jika seorang pelanggan belanja dengan total di atas Rp 100.000,-, tidak dikenakan biaya pengiriman sama sekali. Hebat sekali kan? Alfaonline.com: Toko <a title="Belanja Online" href="http://www.alfaonline.com/" target="_blank">belanja online</a> murah gitu loh!</p>
<p><span style="line-height:1.5em;">Untuk waktu pengiriman barang ke rumah pelanggan terbagi dalam 4 waktu, yaitu antara pukul 08.00 &#8211; 12.00, 12.00 &#8211; 16.00, 16.00 &#8211; 19.00 dan 19.00 &#8211; 22.00. Sedangkan untuk pelanggan yang memilih mengambil barang belanjaannya di toko Alfamart terdekat, ada 7 pilihan waktu yang dapat dipilih yaitu 5 menit bisa diambil. Sip, kan!</span></p>
<p>Terakhir, nah ini dia. Inilah keunggulan alfaonline.com yang tidak ada di gerai Alfamart. Di Alfaonline.com sekarang sedang ada promo Semua Serba Satu Rp 1,-. Promo tersebut bertajuk  <strong>Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-</strong>. Murahnya minta ampun!</p>
<p>Jadi tunggu apa lagi, daftar keanggotaan sekarang juga, dan nikmati <a title="Belanja murah" href="http://www.alfaonline.com/" target="_blank">belanja murah</a>, mudah dan nyaman di <strong>alfaonline.com, toko belanja online murah dengan promo heboh jual barang hanya Rp 1,-</strong>.</p>
<p><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/12/alafaonline.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2648" alt="Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-. " src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/12/alafaonline.jpg?w=594"   /></a></p>
<p>Artikel dan SEO dikerjakan oleh tim <a title="Jasa SEO Indonesia SEO Profesional | SEO Proporsional | SEO Service Guaranted" href="http://tempatseo.com/" target="_blank">tempatseo.com</a></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2645/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2645&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/12/06/alfaonline-com-toko-belanja-online-murah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/12/banner-atas2.png?w=594" medium="image">
			<media:title type="html">Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-. </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/12/alafaonline.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Alfaonline.com : Toko belanja online murah, Promo heboh jual barang hanya Rp 1,-. </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ITUPOKER.COM AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/11/26/itupoker-com-agen-poker-online-indonesia-terpercaya/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/11/26/itupoker-com-agen-poker-online-indonesia-terpercaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2013 17:38:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[poker]]></category>
		<category><![CDATA[agen poker online]]></category>
		<category><![CDATA[itupoker.com]]></category>
		<category><![CDATA[poker online]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2632</guid>
		<description><![CDATA[Tadinya artikel di sini ditujukan untuk kontes SEO ITUPOKER.COM AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA. Waktu itu saya belum tahu kalau ada banner iframe, jadi saya bikin saja artikel di wordpress ini. Setelah saya tahu di situ ada banner iframe yang merupakan salah satu syarat keikut sertaan, maka saya putuskan untuk menghapus artikel ini dan memindahkannya [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2632&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://www.itupoker.com/"><img class="alignright  wp-image-2633" title="ituPoker.COM AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA" alt="ituPoker.COM AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/11/itugirl.png?w=157&#038;h=299" width="157" height="299" /></a></strong>Tadinya artikel di sini ditujukan untuk kontes SEO<strong> ITUPOKER.COM AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA. </strong>Waktu itu saya belum tahu kalau ada banner iframe, jadi saya bikin saja artikel di wordpress <a title="yang terampas dan yang putus" href="http://miftahrahman.wordpress.com" target="_blank">ini</a>. Setelah saya tahu di situ ada banner <em>iframe</em> yang merupakan salah satu syarat keikut sertaan, maka saya putuskan untuk menghapus artikel ini dan memindahkannya ke sini: <a title="itupoker.com agen poker online indonesia terpercaya" href="http://musikbelaka.blogspot.com/2013/11/itupokercom-agen-poker-online-indonesia-terpercaya.html" target="_blank">http://musikbelaka.blogspot.com/2013/11/itupokercom-agen-poker-online-indonesia-terpercaya.html </a>, sebab seperti yang Anda tahu, wordpress.com tidak me-<em>support</em> penggunaan <em>iframe</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi kalau Anda tidak menjumpai artikel yang Anda cari di sini, mohon maaf.</p>
<p style="text-align:justify;">Salam dari kami,</p>
<p style="text-align:justify;"><a title="jasa seo" href="http://tempatseo.com/" target="_blank">tempatseo.com</a></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/poker/'>poker</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/agen-poker-online/'>agen poker online</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/itupoker-com/'>itupoker.com</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/poker-online/'>poker online</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2632/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2632&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/11/26/itupoker-com-agen-poker-online-indonesia-terpercaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/11/itugirl.png?w=157" medium="image">
			<media:title type="html">ituPoker.COM AGEN POKER ONLINE INDONESIA TERPERCAYA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perbandingan Spesifikasi Dan Fungsi 4 Varian Galaxy S4 &#124; HCMN TEKNOLOGI</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/07/03/perbandingan-spesifikasi-dan-fungsi-4-varian-galaxy-s4-hcmn-teknologi/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/07/03/perbandingan-spesifikasi-dan-fungsi-4-varian-galaxy-s4-hcmn-teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2013 13:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2629</guid>
		<description><![CDATA[Perbandingan Spesifikasi Dan Fungsi 4 Varian Galaxy S4 &#124; HCMN TEKNOLOGI.Filed under: Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2629&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://al-about.blogspot.com/2013/07/perbandingan-spesifikasi-dan-fungsi-4.html#.UdQps2DY06Y.wordpress">Perbandingan Spesifikasi Dan Fungsi 4 Varian Galaxy S4 | HCMN TEKNOLOGI</a>.</p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2629/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2629&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/07/03/perbandingan-spesifikasi-dan-fungsi-4-varian-galaxy-s4-hcmn-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Musik Indonesia Peduli Sastra</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/29/musik-indonesia-peduli-sastra/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/29/musik-indonesia-peduli-sastra/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 May 2013 16:38:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[tanah air]]></category>
		<category><![CDATA[Ananda Sukarlan]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[ayu laksmi]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Dewa Budjana]]></category>
		<category><![CDATA[Government]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Mereka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2625</guid>
		<description><![CDATA[Musik Indonesia peduli sastra Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka Tengadah padaku, pada bulan merah jambu Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa… Inilah kisah tentang gadis peminta-minta yang hidup di belantara kota. Kisah yang digubah penyair Toto Sudarto Bachtiar dalam puisinya berjudul ”Gadis Peminta-minta”, Rabu (13/4) malam, tampil menjadi [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2625&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/sastra.jpeg"><img class="alignleft" id="i-2624" title="musik Indonesia" alt="ayu laksmi" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/sastra.jpeg?w=273&#038;h=166" width="273" height="166" /></a>Musik Indonesia</strong> peduli sastra</p>
<blockquote><p>Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil</p>
<p>Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka</p>
<p>Tengadah padaku, pada bulan merah jambu</p>
<p>Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa…</p></blockquote>
<p>Inilah kisah tentang gadis peminta-minta yang hidup di belantara kota. Kisah yang digubah penyair Toto Sudarto Bachtiar dalam puisinya berjudul ”Gadis Peminta-minta”, Rabu (13/4) malam, tampil menjadi pembuka acara Konser #Koinsastra yang digelar di Bentara Budaya Jakarta.</p>
<p>Karya Toto dilantunkan dalam bentuk nyanyian. Diiringi petikan gitar Arie Malibu, Reda Gaudiamo menyanyikan satu per satu bait puisi dengan suaranya yang bening melengking.</p>
<p>”Musik adalah salah satu cara untuk memperkenalkan sastra kepada generasi muda,” kata Ananda Sukarlan yang juga menjadi pengisi acara Konser #Koinsastra.</p>
<p>Konser #Koinsastra digelar sebagai bentuk keprihatinan masyarakat atas nasib Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin. Pusat dokumentasi sastra Indonesia (modern) terbesar di Asia ini semakin terpinggirkan karena kekurangan dana.</p>
<p>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertanggung jawab atas PDS HB Jassin setiap tahun memangkas anggaran untuk pusat dokumentasi tersebut. Tanpa sepengetahuan publik, PDS HB Jassin tahun ini hanya akan mendapat anggaran Rp 50 juta dari Rp 1 miliar dana yang diperlukan.</p>
<p>Lebih dari 20 seniman yang terdiri dari penyanyi, penyair, dan musisi bergabung pada acara penggalangan dana ini. Mereka, antara lain, Dewa Budjana, Soimah Pancawati, Sujiwo Tedjo, Ananda Sukarlan, <a title="artikel musik tentang Ayu Laksmi" href="http://womanwelove.blogspot.com/2013/05/ayu-laksmi-musik-tak-terkekang-bahasa.html" target="_blank">Ayu Laksmi</a>, dan beberapa band indie. Mereka tampil tanpa dibayar.</p>
<p>”Saya bergabung dengan #Koinsastra, selain prihatin dengan kondisi kesusastraan di Indonesia, juga ingin mendekatkan musik klasik pada generasi muda,” kata Ananda Sukarlan, pianis yang sudah 23 tahun tinggal di Belanda dan Spanyol.</p>
<p>Menurut Ananda, musik klasik menjadi pintu untuk mengenal karya sastra. Musik klasik dunia berkembang dari karya sastrawan terkenal.</p>
<p>Malam itu Ananda menampilkan ”Rhapsody Nusantara” #3 yang merupakan kompilasi lagu ”Rasa Sayange” dan ”Sarinande”.</p>
<p>Maya Hasan, pemain harpa, malam itu berkolaborasi dengan Dwiki Dharmawan, Dewa Budjana, Ayu Laksmi, dan penyair Cok Savitri.</p>
<p>Keterlibatan Maya dengan Konser #Koinsastra lebih karena ia ingin berbuat sesuatu yang konkret untuk menyelamatkan sastra Indonesia. Di mata Maya, generasi muda mendatang boleh saja bergaya hidup modern, tetapi jangan melupakan akar budayanya. Dan, salah satu akar budaya itu adalah sastra.</p>
<p>”Tantangannya sekarang adalah bagaimana membawa sastra ke ranah generasi muda sekarang,” kata Maya.</p>
<p>Meski menampilkan <a title="musik indonesia" href="http://musikbelaka.blogspot.com/2012/06/harpa-pesona-alat-musik-para-dewa.html" target="_blank">alat musik harpa</a> yang merupakan alat musik dari Yunani, Maya selalu berusaha menyajikan irama<strong><a title="musik Indonesia" href="http://musikbelaka.blogspot.com/" target="_blank"> musik Indonesia</a> </strong>dalam setiap karyanya. Dalam komposisi ”Rose of the East”, misalnya, Maya menciptakan lagu dengan ritme lagu ”Pakarena” dari Sulawesi Selatan.</p>
<p>”Saya juga memilih tampil dengan busana berciri khas Indonesia meski itu sudah dimodifikasi,” kata Maya. Malam itu ia tampil dengan kain dan kebaya Bali.</p>
<p>Ketua Dewan Pembina PDS HB Jassin Ajip Rosidi mengatakan, gerakan #Koinsastra merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap PDS HB Jassin. Beberapa minggu ini PDS HB Jassin kedatangan orangorang yang ingin menyumbang untuk menyelamatkan sekitar 50.000 dokumen sastra di pusat dokumentasi tersebut.</p>
<p>”Meski jumlahnya sedikit, itu bentuk dukungan yang menguatkan kami. Meski PDS HB Jassin tidak dianggap oleh pemerintah, ternyata sangat berarti bagi masyarakat” tutur Ajip.</p>
<p>Hampir satu bulan janji pemerintah untuk menggelontorkan dana Rp 1 miliar untuk PDS HB Jassin belum juga terealisasi. Sementara pemerintah hanya mengumbar janji, rakyat bergerak dengan kekuatannya sendiri.</p>
<p>Sumber: RimaNews</p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/musik/'>musik</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/musik/tanah-air-musik/'>tanah air</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/ananda-sukarlan/'>Ananda Sukarlan</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/asia/'>Asia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/ayu-laksmi/'>ayu laksmi</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/bali/'>Bali</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/dewa-budjana/'>Dewa Budjana</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/government/'>Government</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/indonesia/'>indonesia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/jakarta/'>jakarta</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/mereka/'>Mereka</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2625/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2625/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2625&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/29/musik-indonesia-peduli-sastra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/sastra.jpeg?w=650" medium="image">
			<media:title type="html">musik Indonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sesajen Sperma Sang Dukun</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/11/sesajen-sperma-sang-dukun/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/11/sesajen-sperma-sang-dukun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 May 2013 14:19:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[perkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[sperma]]></category>
		<category><![CDATA[zimbabwe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2614</guid>
		<description><![CDATA[Sesajen untuk para dukun dan jimat keberuntungan. Selain dijual ke dukun sebagai sajen, ada juga yang menyimpan sperma itu sebagai jimat keberuntungan. Tiga wanita ini membawa kantung kresek. Sebuah kantung biasa. Dan tidak ada yang mencurigakan. Tapi polisi yang menguntit mereka mengincar kantung itu. Begitu dibekuk, kantung plastik itu dibuka. Isinya memang rada aneh. Ada 31 [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2614&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/goblin-51.jpg"><img class="alignleft  wp-image-2619" alt="dukun zimbabme" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/goblin-51.jpg?w=416&#038;h=321" width="416" height="321" /></a>Sesajen untuk para dukun dan jimat keberuntungan. Selain dijual ke dukun sebagai sajen, ada juga yang menyimpan sperma itu sebagai jimat keberuntungan.</em></p>
<p>Tiga wanita ini membawa kantung kresek. Sebuah kantung biasa. Dan tidak ada yang mencurigakan. Tapi polisi yang menguntit mereka mengincar kantung itu. Begitu dibekuk, kantung plastik itu dibuka. Isinya memang rada aneh. Ada 31 kondom bekas di situ. Semua berisi cairan sperma.</p>
<p>Penangkapan Oktober 2011 itu, mengakhiri perburuan panjang polisi terhadap ketiga bandit wanita ini. Mereka sungguh meresahkan para pria di kota-kota di Zimbabwe, negeri gersang  di benua Afrika itu.</p>
<p>Perburuan terhadap para bandit wanita ini, bermula dari pengakuan sejumlah pria yang mengaku diculik. Para penculik adalah sekelompok wanita. Para lelaki ini kemudian diperkosa. Spermanya dicuri. Kasus  ini pertama kali merebak pertama tahun 2009. Setidaknya 17 pria sudah diperkosa para wanita ini.</p>
<p>Media lokal di sana memburu kisah kelompok ini. Menggali bagaimana cara mereka memperkosa para pria itu. <em>My Zimbabwe</em> menulis bahwa dalam beroperasi geng kaum hawa ini memakai banyak modus.</p>
<p>Yang paling umum adalah merangsang korban. Lalu diperkosa. Dengan cara ini diharapkan para korban bisa ejakulasi. Jika cara ini tidak berhasil, dalam beberapa kasus mereka memakai cara ular. Memakai ular berbisa demi memacu birahi para pria. Tidak jelas, bagaimana si ular itu bisa meletupkan syahwat.</p>
<p>Jika cara itu juga tidak berhasil, mereka akan menodongkan senjata. Jika tak punya senjata, ya pakai pisau. Jika tidak berhasil juga, para korban akan dipaksa menelan obat perangsang dan obat kuat. Sesudah oleng, mereka dipaksa berhubungan seks. Berkali-kali sebelum akhirnya dicampakkan di jalan.</p>
<p>Banyak yang meyakini, cara hina ini ditempuh bukan demi kepuasan birahi belaka, seperti ketika pria memperkosa wanita. Cara ini dilakukan juga untuk  mencuri sperma para pria. Sperma itu akan dijual. Diduga pasarnya terbuka luas. Dijual di Zimbabwe dan sejumlah negeri di benua itu.</p>
<p>Kecurigaan soal jaringan jual beli sperma itu meruyak, sebab praktik dengan modus yang hampir sama juga ramai di sejumlah negara. Lihatlah yang dilakukan  Pekerja Seks Komersial (PSK) di Abuja, Nigeria, yang jauhnya beribu mil dari Zimbabwe. Di negeri itu Dewan Perlindungan Masyarakat Abuja (AEPB) kerap kali melakukan razia dan menangkap ratusan pekerja seks. Dan selalu saja menemukan kondom berisi cairan sperma di dalam tas mereka.</p>
<p>&#8220;Sering kami temui. Mereka membawa kondom dengan sperma saat kami menggeledah tas. Leher kondom diikat agar isinya tidak tumpah dan dibungkus lagi dengan tisu toilet,&#8221; kata seorang petugas AEPB.</p>
<p>Kecurigaan bahwa jual beli sperma  ini meluas sesudah polisi di Ghana juga mengungkap praktik serupa.  Pria di negara ini diteror geng wanita pemerkosa yang mengincar sperma mereka. Kebanyakan pemerkosa adalah para pekerja seks komersil.</p>
<p>Kepada media lokal, salah seorang pekerja seks menuturkan bahwa mereka harus sembunyi-sembunyi mencuri sperma para &#8220;klien&#8221;. Namun jika tidak berhasil, jalan kekerasan terpaksa ditempuh.</p>
<p>Di Ghana, para pekerja seks kerap memakai  obat bius melumpuhkan korban. Mengusapkan semacam serbuk bius dan stimulan ke tubuh mereka sendiri, lalu  merayu para pria untuk menghisap. Saat korban kehilangan kesadaran, atau setengah sadar, mereka dipaksa berhubungan seks.  Sperma mereka “diperah” dan ditampung dalam kondom.</p>
<p>Mengapa para wanita ini mencuri sperma?  Jawabannya adalah uang, campur aduk dengan perdukunan.</p>
<p>Sejumlah media di Afrika menulis bahwa di pasar gelap, harga sekantung kondom penuh sperma bisa mencapai Rp136 juta. Dari seorang pria yang diperkosa, setelah diberi stimulan, mereka bisa mengantungi lima kondom penuh sperma. Jika dijual meraup Rp680 juta.</p>
<p>Bagi sejumlah warga di negera-negara itu, yang banyak hidup di bawah garis kemiskinan, uang sebesar ini sangat menggiurkan. Itulah sebabnya, kasus perkosaan pria oleh wanita berlipat ganda beberapa tahun belakangan.</p>
<p>Sperma ini akan dijual kepada para dukun. Di sana sohor dengan sebutan &#8220;Sakawa&#8221;.  Digunakan sebagai salah satu syarat pesugihan. Bersekutu dengan setan mencari uang haram. Mereka yang menyerahkan sajen sperma ini diyakini bakal sukses dalam hidup. Sukses dalam bisnis.</p>
<p>Selain dijual ke dukun sebagai sajen, ada  juga yang menyimpan sperma itu sebagai jimat keberuntungan. Mereka yang menyimpan sperma plus jampi-jampi khusus akan untung dalam hidup.</p>
<p>Mereka yang menerima dan menyimpan sperma itu bakal untung, tapi yang diambil spermanya bakal buntung. Bahkan bisa menemui ajal.</p>
<p>Dalam keyakinan perdukunan ini, pria yang spermanya digunakan untuk sarana pesugihan ini akan menderita banyak penyakit. Di antaranya adalah kemandulan, impotensi, krisis pernikahan, gagal dalam bisnis dan bahkan lebih cepat dijemput maut.</p>
<p>Benar atau tidak memang susah dibuktikan. Tapi dengarlah kisah seorang wanita di Ghana ini. Kepada media setempat, wanita ini berkisah tentang sepupu prianya. Sang sepupu tiba-tiba dirubung penyakit aneh.</p>
<p>&#8220;Dia selalu kesakitan, muntah-muntah, buang-buang air, dan lama-lama dia sangat pucat dan kurus sampai kami tidak mengenalinya lagi,&#8221; kata wanita yang tidak disebutkan namanya itu.</p>
<p>Cemas dengan kesehatannya, keluarga membawanya ke dukun. Setelah dilakukan ritual, kata dukun itu, diketahui bahwa sperma pria tersebut digunakan untuk pesugihan oleh seseorang. Tidak ditulis apakah si pria malang itu bisa dibugarkan oleh si eyang dukun itu.</p>
<p>Berbagai kisah pemerkosaan, bercampur bisnis dan perdukunan itu membuat pria di sejumlah negara di Afrika ketakutan. Takut sendirian di jalanan. Polisi juga menghimbau para pria untuk tidak menerima ajakan menumpang mobil wanita yang tidak dikenal.</p>
<p>***</p>
<p>Pria diperkosa wanita. Sama buruknya dengan wanita yang diperkosa pria. Daya rusak terhadap kejiwaan sama beratnya. Aliansi Kota New York Melawan Kekerasan Seksual (NYCAASA)  dalam sebuah kajiannya memaparkan bahwa para pria korban pemerkosaan bisa depresi, marah, merasa bersalah, mengalami disfungsi seksual, trauma, dan kecenderungan ingin bunuh diri. Citra pria sebagai seorang yang kuat juga dinodai.</p>
<p>Kebanyakan mereka justru diremehkan dan dilecehkan ketika mengajukan laporan ke polisi. Hal ini karena berdasarkan anggapan masyarakat, pria seharusnya bisa melindungi dirinya sendiri. Salah mereka sendiri, kenapa bisa diperkosa.</p>
<p>Kebanyakan mereka juga dianggap bukan korban, tapi turut menikmati lantaran ikut ereksi dan bahkan berejakulasi. Padahal menurut para psikolog, ereksi dan ejakulasi saat pria diperkosa adalah reaksi fisik yang tidak bisa dikontrol, dan ini normal.</p>
<p>NYCAASA menuliskan, ini bukan berarti bahwa korban ingin diperkosa atau menikmati kejadian tersebut. Ejakulasi tidak selalu berarti orgasme. &#8220;Gairah seksual tidak selalu harus dengan persetujuan.&#8221;</p>
<p>Sumber: <a title="viva" href="http://news.viva.co.id/">Viva</a></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/'>budaya</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/dunia-budaya/'>Dunia</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/perkosaan/'>perkosaan</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/sperma/'>sperma</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/zimbabwe/'>zimbabwe</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2614/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2614&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/11/sesajen-sperma-sang-dukun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/goblin-51.jpg?w=594" medium="image">
			<media:title type="html">dukun zimbabme</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menjadi Host TV</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/03/bagaimana-menjadi-host-tv/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/03/bagaimana-menjadi-host-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 17:25:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sastra]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Bob Hope]]></category>
		<category><![CDATA[Bonga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2605</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Umberto Eco Penerjemah : A.S. Laksana, dari “How to Be a TV Host” dalam buku How to Travel with a Salmon and Other Essays, Umberto Eco. Beberapa waktu lalu, saya menikmati pengalaman menarik di Kepulauan Svalbard, ketika Akademi Ilmu Pengetahuan setempat mengundang saya untuk tinggal di sana beberapa tahun dan mempelajari negara Bonga, masyarakat [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2605&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Umberto Eco</p>
<p><em>Penerjemah : <strong>A.S. Laksana</strong>, dari “How to Be a TV Host” dalam buku How to Travel with a Salmon and Other Essays, Umberto Eco.</em></p>
<p><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/umberto.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2606" alt="Umberto Eco" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/umberto.jpg?w=594"   /></a>Beberapa waktu lalu, saya menikmati pengalaman menarik di Kepulauan <strong>Svalbard</strong>, ketika Akademi Ilmu Pengetahuan setempat mengundang saya untuk tinggal di sana beberapa tahun dan mempelajari negara <strong>Bonga</strong>, masyarakat yang hidup di antara Terra Incognita dan Tanah yang Diberkati.</p>
<div style='float:right;width:160px;height:600px;padding:5px 0 15px 5px;'>
</div>
<p>Kegiatan orang-orang Bonga kurang lebih sama dengan kita, tetapi mereka memiliki hasrat aneh untuk selalu eksplisit dan deklaratif. Mereka tidak memiliki kecakapan implisit, sehingga apa-apa harus dinyatakan.</p>
<p>Misalnya, jika kita bicara, jelas kita menggunakan kata-kata; tetapi kita merasa tidak perlu menjelaskan hal itu. Orang Bonga, sebaliknya, dalam berbicara kepada Bonga lainnya, akan mulai dengan mengatakan: “Perhatikan, sekarang saya berbicara dan saya akan menggunakan beberapa kata.” Kita membangun rumah dan kemudian (kecuali orang Jepang) menuliskan nama jalan, nomor, dan nama penghuni rumah. Orang Bonga menulis &#8220;rumah&#8221; pada setiap rumah, dan &#8220;pintu&#8221; di samping pintu. Jika Anda membunyikan bel, orang Bonga akan membuka pintu dan mengatakan, “Saya sedang membuka pintu,&#8221; dan kemudian memperkenalkan dirinya. Jika ia mengundang anda makan malam, ia akan menunjukkan kursi untuk anda sambil mengucapkan: “Ini meja, dan ini kursi!” Lalu, dengan nada penuh kemenangan, ia mengumumkan, “Dan ini pembantu! Inilah Rosina. Ia akan menanyakan apa yang anda inginkan dan akan menyuguhi anda hidangan favorit Anda!&#8221; Persis prosedur di restoran.</p>
<p>Sangat aneh mengamati orang-orang Bonga ketika mereka pergi ke gedung teater. Saat lampu dipadamkan, seorang aktor muncul dan berkata, “Ini layar!” Kemudian layar tersibak dan aktor-aktor lain masuk untuk memainkan, katakanlah, lakon Hamlet atau Le Malade imaginaire. Namun masing-masing aktor diperkenalkan terlebih dulu kepada penonton, mula-mula nama mereka, kemudian nama tokoh yang mereka mainkan. Ketika seorang aktor selesai bicara, ia mengumumkan: &#8220;Sekarang, saatnya diam!” Beberapa detik berlalu, lalu aktor berikutnya mulai bicara. Pada akhir babak pertama, salah seorang aktor akan berdiri di bawah sorot lampu untuk memberi tahu semua orang bahwa &#8220;Sekarang kita jeda dulu.”</p>
<p>Yang paling mengesankan bagi saya adalah drama musikal mereka. Sama seperti pertunjukan musikal kita, yang terdiri atas percakapan, lagu-lagu, duet, dan tari-tarian. Namun di negara kita saya terbiasa dengan pertunjukan yang diawali dengan dua komedian membawakan banyolan, lalu salah satu mulai menyanyi, lalu keduanya keluar dari panggung saat gadis-gadis penari muncul, memberi perasaan lega pada penonton. Akhirnya, tarian usai, dan para aktor muncul lagi. Dalam teater Bonga, mula-mula dua aktor mengumumkan bahwa sekarang komedi akan dimulai, kemudian mereka akan bilang sekarang kami menyanyi duet, sambil memberi tahu bahwa ini akan lucu, dan terakhir seorang pemain akan mengumumkan, “Sekarang tari-tarian!” Hal yang mencengangkan saya, di saat jeda, bukanlah munculnya iklan-iklan di layar—kita juga melakukan hal yang sama—tetapi, setelah mengumumkan jeda, orang itu akan menambahkan secara takzim, “Dan sekarang, iklan!”</p>
<p>Lama saya bertanya-tanya apa yang menyebabkan orang-orang Bonga ini begitu obsesif melakukan klarifikasi. Mungkin, saya bilang pada diri sendiri, mereka agak dungu. Jika orang tidak mengatakan “Saya akan pergi sekarang” maka mereka tidak tahu bahwa orang tersebut mengucapkan selamat tinggal. Sampai batas tertentu, pasti itulah alasannya. Tapi ada alasan lain. Orang-orang Bonga adalah para pemuja pertunjukan, karena itu mereka harus mengubah segala sesuatu&#8211;bahkan hal-hal implisit—menjadi pertunjukan.</p>
<p>Selama berada di antara mereka, saya juga punya kesempatan untuk merekonstruksi sejarah tepuk tangan.</p>
<p>Pada zaman kuno, orang Bonga bertepuk tangan karena dua alasan: karena mereka senang pada pertunjukan yang baik, atau karena mereka memberi penghormatan kepada orang yang berjasa besar. Lamanya tepuk tangan menunjukkan tingkat penghormatan dan kecintaan mereka. Sekali lagi, di masa lalu, para impresario yang cerdik, demi meyakinkan penonton akan kehebatan produksi mereka, menyewa sejumlah bajingan yang dibayar untuk bertepuk tangan sekalipun tak ada yang perlu ditepuktangani. Ketika acara televisi mulai disiarkan di Bonga, produser membujuk kerabat pengisi acara untuk datang ke studio dan, dengan menggunakan lampu berkedip (yang tak terlihat oleh pemirsa di rumah), mereka diingatkan kapan harus bertepuk tangan.</p>
<p>Trik ini segera ketahuan, namun, jika di negara kita tepuk tangan macam ini sudah dicemooh, di Bonga tidak. Para penonton di rumah justru ingin bergabung dengan mereka yang bertepuk tangan, dan segerombolan warga Bonga datang atas kehendak mereka sendiri ke studio TV di negara itu, siap membayar untuk mendapatkan hak istimewa bertepuk tangan. Beberapa dari mereka terdaftar di kelas tepuk tangan khusus. Dan karena saat ini semuanya terbuka, maka si pembawa acara sendiri yang mengatakan, dengan suara keras di saat yang tepat, “Dan sekarang mari kita dengarkan tepuk tangan yang meriah.” Namun penonton di studio kemudian bertepuk tangan tanpa diminta oleh pembawa acara. Pembawa acara itu hanya perlu menanyakan kepada salah seorang di tengah kerumunan, apa pekerjaannya, dan ketika orang itu menjawab, “Saya menjaga kamar gas dari gonggongan anjing,” kata-katanya akan disambut dengan tepuk tangan gemilang. (Hal ini lazim juga di Barat, seperti ketika Bob Hope muncul dan, sebelum ia membuka mulut, tepuk tangan riuh sudah terdengar. Atau pembawa acara akan mengatakan, “Kami di sini, pemirsa, seperti biasa tiap Kamis,” dan orang-orang tidak hanya bertepuk tangan, tetapi tertawa ngakak.)</p>
<p>Tepuk tangan menjadi sangat diperlukan sehingga dalam tayangan iklan, ketika si penjaja mengatakan, &#8220;Beli tablet pelangsing PIP,&#8221; tepuk tangan akan terdengar gemuruh. Para penonton tahu betul bahwa tak ada seorang pun di studio bersama si penjaja itu, namun tepuk tangan diperlukan, jika tidak program akan tampak tidak alami, dan penonton akan beralih saluran. Orang-orang Bonga berharap televisi menunjukkan kepada mereka kehidupan nyata, apa adanya, tanpa kepura-puraan. Tepuk tangan yang berasal dari penonton (yang seperti kita), bukan dari aktor (yang pura-pura), itu satu-satunya jaminan bahwa televisi adalah jendela terbuka untuk melongok dunia. Orang-orang Bonga kini sedang mempersiapkan program yang dibuat sepenuhnya oleh aktor-aktor yang bertepuk tangan, judulnya TeleTruth. Agar selalu bisa merasakan kehidupan nyata, orang-orang Bonga sekarang bertepuk tangan sepanjang waktu, bahkan ketika mereka tidak menonton TV. Mereka bertepuk tangan saat pemakaman, bukan karena mereka senang atau karena ingin menyenangkan orang yang meninggal, tetapi agar tidak merasa seperti bayang-bayang di antara bayang-bayang lainnya, untuk memastikan mereka masih hidup dan nyata, seperti gambar yang mereka lihat di layar mungil. Suatu hari saya mengunjungi rumah orang Bonga, seseorang menyambut saya dan berkata, “Nenek baru saja ditabrak truk!” Yang lain semua melompat berdiri dan tepuk tangan mereka begitu riuh.</p>
<p>Saya tidak bisa mengatakan bahwa orang Bonga lebih rendah dari kita. Justru salah satu dari mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka berencana menaklukkan dunia. Dan ide ini tidak sepenuhnya Platonis, saya menyadari itu saat pulang. Malam itu saya menyalakan <a title="Berita Yang Terus Terulang" href="http://miftahrahman.wordpress.com/2009/09/21/berita-yang-terus-terulang/">TV </a>dan melihat pembawa acara memperkenalkan gadis-gadis yang mendampinginya, kemudian mengumumkan bahwa ia akan melakukan monolog lucu, dan diakhiri dengan: “Dan sekarang balet kami!” Seorang pria terhormat, yang sedang membahas masalah politik dengan pria terhormat lainnya, pada titik tertentu memutuskan untuk membuat pengumuman, “Dan sekarang, kita break dulu untuk yang satu ini.” Beberapa penghibur bahkan memperkenalkan penonton mereka. Yang lainnya, juru kamera yang membuat film mereka. Semua orang bertepuk tangan.</p>
<p>Karena merasa tertekan, saya keluar dan pergi ke restoran yang terkenal dengan nouvelle cuisine-nya. Pelayan tiba, membawakan untuk saya tiga daun selada. Dan ia mengatakan, “Ini macédoine de laitue lombarde kami, dihiasi denganrughetta dari Piedmont, dirajang halus dan ditaburi garam laut, direndam dalam cuka bikinan sendiri, diurapi dengan perasan pertama minyak zaitun dari Umbria.”</p>
<p>1987</p>
<p>Sumber: <a title="a.s laksana" href="http://as-laksana.blogspot.nl/2013/05/bagaimana-menjadi-host-tv.html" target="_blank">Ruang Berbagi</a></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/'>budaya</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/dunia-budaya/'>Dunia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/sastra-2/'>Sastra</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/asia/'>Asia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/bangsa/'>bangsa</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/bob-hope/'>Bob Hope</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/bonga/'>Bonga</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2605/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2605&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/05/03/bagaimana-menjadi-host-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/05/umberto.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Umberto Eco</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Insiden Pemukulan Wasit</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/26/insiden-pemukulan-wasit/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/26/insiden-pemukulan-wasit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2013 10:43:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Arianto]]></category>
		<category><![CDATA[Pelita Bandung Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Persiwa Wamena]]></category>
		<category><![CDATA[Rumaropen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2596</guid>
		<description><![CDATA[Edison Pieter Rumaropen menyesali aksinya memukul wasit Muhaimin. Gelandang Persiwa Wamena itu menyatakan kalau saat itu dia hanya berniat untuk protes terhadap keputusan penalty yang dijatuhi wasit, bukan untuk memukul. Saat itu ia cuma ingin mengajak wasit berdiskusi untuk memprotes keputusan penalty tersebut. &#8220;Saya tidak berniat memukul wasit Muhaimin,” ujar Rumaropen di hadapan para wartawan [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2596&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/rumaropen.jpg"><img class="alignleft  wp-image-2597" alt="Edison Pieter Rumaropen " src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/rumaropen.jpg?w=368&#038;h=249" width="368" height="249" /></a>Edison Pieter <em>Rumaropen</em> menyesali aksinya memukul wasit Muhaimin.</p>
<p>Gelandang <em>Persiwa Wamena</em> itu menyatakan kalau saat itu dia hanya berniat untuk protes terhadap keputusan penalty yang dijatuhi wasit, bukan untuk memukul.</p>
<p>Saat itu ia cuma ingin mengajak wasit berdiskusi untuk memprotes keputusan penalty tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya tidak berniat memukul wasit Muhaimin,” ujar Rumaropen di hadapan para wartawan di Jakarta, Senayan, Jakarta, Kamis (25/4/2013).</p>
<p>“Saya hanya berusaha menariknya untuk mengajaknya berdiskusi setelah memberikan penalti buat PBR (Pelita Bandung Raya) karena itu bukan pelanggaran. Ketika menariknya, kepala wasit langsung menengok ke kiri dan kemudian mengenai tangan saya,&#8221;</p>
<p>Rasa penyesalan pun ia ungkapkan saat itu juga.</p>
<p>&#8220;Saya ingin bertemu wasit untuk menyampaikan permintaan maaf namun belum bisa. Ini sudah menjadi tanggung jawab saya. Seribu maaf buat wasit,&#8221; ujar Rumaropen.</p>
<p>&#8220;Saya sangat menyesal atas kelakuan dalam pertandingan itu. Apalagi, pertandingan itu disiarkan secara langsung. Tindakan itu tidak pantas dilakukan. Kejadian itu menjadi pelajaran terutama buat para pemain muda agar kejadian ini tidak terulang lagi,&#8221;</p>
<p>Peristiwa pemukulan itu terjadi ketika pertandingan antara Persiwa melawan <em>Pelita Bandung Raya</em>, akhir pekan lalu. Tidak lama setelah wasit Muhaimin menunjuk titik putih di kotak penalti Persiwa, karena tekel keras yang dilakukan bek Persiwa, OK Jhon terhadap <em>Nova Arianto</em> pada menit ke-81.</p>
<p>Beberapa pemain Persiwa sempat beradu argumentasi atas keputusan penalty tersebut. Lalu dari arah belakang muncul Pieter yang berlari dari arah belakang wasit dan secara tiba-tiba melayangkan tinju kirinya ke wajah Muhaimin.<br />
Kejadian itu membuat wajah Muhaimin berdarah-darah serta mendapat beberapa jahitan.</p>
<p>Atas aksinya tersebut, komdis PSSI menjatuhi sanksi larangan bermain seumur hidup.</p>
<p>Sementara itu di internet, video tentang peristiwa pemukulan yang dilakukan pesepak bola asal klub Persiwa tersebut telah ditonton sebanyak 661.122 kali di YouTube.</p>
<p>Bahkan ada olok-olok tentang dirinya. Di situs Wikipedia, di dalam profilnya, Edison dijelaskan berprofesi sebagai pemain <a title="Sepak Bola Mesir: Antara Olahraga dan Politik" href="http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/08/sepak-bola-mesir-antara-olahraga-dan-politik/" target="_blank">sepakbola </a>dan peninju wasit.<br />
Pemberitaan kasus pemukulan itu rupanya tak hanya menyebar di Indonesia, tetapi juga sampai ke luar negeri. Beberapa situs luar negeri menurunkan kabar serupa, lengkap beserta videonya.</p>
<p>ESPNFC.com member judul insiden tersebut &#8220;Indonesian Player Punches Referee&#8221;. Sementara  The Guardian pun menurunkan berita yang sama, dengan tajuk &#8220;Indonesian Footballer In Hot Water After Punching Referee&#8221;, plus video peristiwa tersebut.</p>
<p>Di Kubu Persiwa sendiri, sudah memastikan akan mengajukan banding. Termasuk juga Rumaropen.</p>
<p><a title="Rumaropen" href="http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2596">Rumaropen </a>berharap bisa bertemu wasit secara pribadi untuk meminta maaf. Ia juga berharap  Komdis mau lebih dulu mendengar kesaksian dan pembelaannya dan tidak menjatuhkan hukuman seumur hidup padanya.</p>
<p>&#8220;Komdis harus melihat dengan baik-baik. Mendengar kesaksian saya sebagai pemain sepakbola dan manusia biasa. Saya akan banding dan telah meminta bantuan dari Persiwa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Mungkin, dalam 1-2 hari saya akan mulai mengajukan banding. Saya sangat kaget dengan keputusan Komdis <a title="PSSI" href="http://www.pakishijau.com/2013/04/sejarah-lahirnya-pssi.html" target="_blank">PSSI</a>. Saya berharap, banding saya diterima dan mendapat keringanan karena mata pencarian saya dari sepakbola,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Adv &gt; PlanetJudi, <a href="http://www.planetjudi.com" target="_blank">bandar bola</a> online yang menyediakan tempat bermain judi bola</em></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/nova-arianto/'>Nova Arianto</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/pelita-bandung-raya/'>Pelita Bandung Raya</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/persiwa-wamena/'>Persiwa Wamena</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/rumaropen/'>Rumaropen</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2596/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2596/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2596&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/26/insiden-pemukulan-wasit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/rumaropen.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Edison Pieter Rumaropen </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Negara Dengan Kecepatan Tertinggi Di Dunia</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/26/10-negara-dengan-kecepatan-tertinggi-di-dunia/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/26/10-negara-dengan-kecepatan-tertinggi-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2013 07:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[media watch]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2592</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah provider internet asal Jepang, So-net, baru-baru ini mengklaim telah memecahkan rekor baru internet tercepat di dunia. Sebelumnya Google Fiber yang baru diterapkan di Kansas City, Amerika Serikat, adalah salah satu jaringan internet terkencang di dunia dengan kecepatan 1 Gbps. Cabang perusahaan raksasa elektronik Sony itu menawarkan layanan internet fiber optic baru untuk penduduk Tokyo  [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2592&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Sebuah provider internet asal Jepang, So-net, baru-baru ini mengklaim telah memecahkan rekor baru internet tercepat di dunia. Sebelumnya Google Fiber yang baru diterapkan di Kansas City, Amerika Serikat, adalah salah satu jaringan internet terkencang di dunia dengan kecepatan 1 Gbps.</p>
<p style="text-align:left;">Cabang perusahaan raksasa elektronik Sony itu menawarkan layanan internet fiber optic baru untuk penduduk Tokyo  yang diberi nama &#8220;Nuro&#8221;.</p>
<p style="text-align:left;">So-net mengklaim, dengan menggunakan jaringan Gigabit-capable Passive Optical Network (GPON) Jepang, sanggup mengungguli dua kali lipat kecepatan Google Fiber, yakni mencapai 2,488 Gbps.</p>
<p style="text-align:left;">Berbeda dengan klaim negara sakura tersebut, belum lama ini Akamai Technologies, network provider yang berbasis di Amerika Serikat, merilis laporan terbaru mengenai negara-negara dengan kecepatan koneksi internet tercepat di mana Jepang berada di urutan ke dua, di bawah Korea Selatan.</p>
<p style="text-align:left;">Laporan yang bertajuk &#8220;State of the Internet&#8221; itu mengungkapkan bahwa saat ini Korea Selatan, Jepang, dan Hong Kong, adalah tiga negara dengan koneksi internet paling cepat di muka bumi.</p>
<p style="text-align:left;">Rata-rata kecepatan internet di negeri Presiden Park Geun-hye tersebut, pada kuartal 4 tahun 2012, mencapai 14 Megabit per detik. Menurun 4,8 persen dibandingkan dengan kuartal 3 2012. Bahkan menurun jauh (sekitar 13 persen) dibanding dengan kuartal yang sama tahun 2011 lalu.</p>
<p style="text-align:left;">Sementara kecepatan rata-rata internet di Jepang, menurut Akamai adalah 10,8 Mb per detik, meningkat 3,4 persen dari kuartal sebelumnya, dan 19 persen dari kuartal yang sama di tahun 2011.</p>
<p style="text-align:left;">Dan Hong Kong, seperti dikutip Tech Crunch, Kamis (25/4/2013), berada di peringkat ketiga dengan kecepatan rata-rata di bawah angka 10 Mb per detik. Hong Kong hanya mampu mencapai kecepatan internet 9,3 Mb per detik, meningkat 3,4 persen dari kuartal sebelumnya, dan 5,4 persen di tahun sebelumnya.</p>
<p style="text-align:left;">Berikut daftar lengkap 10 besar negara dengan kecepatan internet tertinggi:</p>
<p style="text-align:left;">
<a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/untitled.jpg"><img class="size-large wp-image-2593 aligncenter" title="10 negara dengan kecepatan tinggi" alt="negara-negara dengan kecepatan tinggi" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/untitled.jpg?w=594&#038;h=451"   /></a></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/blog/'>blog</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/blogging/'>Blogging</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/internasional/'>Internasional</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/media-watch/'>media watch</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/teknologi/'>teknologi</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/ilmu-pengetahuan/'>ilmu pengetahuan</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/internet/'>internet</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2592/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2592/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2592&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/26/10-negara-dengan-kecepatan-tertinggi-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/untitled.jpg?w=594" medium="image">
			<media:title type="html">10 negara dengan kecepatan tinggi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentara Tanpa Tanda Jasa (III)</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/22/tentara-tanpa-tanda-jasa-iii/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/22/tentara-tanpa-tanda-jasa-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2013 12:38:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Afghanistan]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Iraq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2584</guid>
		<description><![CDATA[Tidak semua pekerja ‘dunia ke tiga’ bisa pulang dengan selamat. Sejak 2001, tercatat lebih dari 2 ribu pekerja kontrak meninggal dan 51 ribu lebih meninggal di Irak dan Afghanistan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Amerika, para pekerja kontrak yang hilang setara dengan jumlah pasukan Amerika di kedua zona perang tersebut (Irak dan Afghanistan), sebesar 53 [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2584&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" alt="Tentara Amerika" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/size0-army-mil-98812-2011-02-09-060237.jpg?w=384&#038;h=275" width="384" height="275" />Tidak semua pekerja ‘<a href="http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/20/tentara-tanpa-tanda-jasa-ii/" target="_blank">dunia ke tiga</a>’ bisa pulang dengan selamat. Sejak 2001, tercatat lebih dari 2 ribu pekerja kontrak meninggal dan 51 ribu lebih meninggal di Irak dan Afghanistan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Amerika, para pekerja kontrak yang hilang setara dengan jumlah pasukan Amerika di kedua zona perang tersebut (Irak dan Afghanistan), sebesar 53 persen meninggal dalam jangka 6 bulan pertama di tahun 2010. Banyaknya pekerja T.C.N yang meninggal dan terluka yang tak terhitung, kontraktor mmebuat sendiri laporannya dengan beberapa penyesuaian yang mana angka sesungguhnya diduga jauh lebih banyak.</p>
<p>Constantine Rodriguez, laki-laki 38 tahun bersuara lembut asal negara bekas koloni Portugis, Goa, tengah bekerja di Pizza Hut di kamp Taji, Irak, ketika roket dari para pemberontak mengenainya. Dua dari rekan kerjanya asal Bangladesh meninggal, menurut laporan bekas majikannya, dan Rodriguez kehilangan salah satu mata dan kakinya. Dalam keadaan cacat, Rodriguez dikirim pulang ke India Selatan di mana ia memiliki istri yang masih muda seorang bayi untuk dinafkahi. Meskipun para pekerja yang terluka di pangkalan militer Amerika biasanya mendapat perawatan medis dan kompensasi cacat tubuh, namun sedikit dari para pekerja asing itu yang tahu akan hak-hak mereka dan lebih sedikit lagi yang bersedia menelusuri proses berliku untuk mendapatkan ganti rugi.</p>
<p>Jika sebagian besar warga Amerika tidak tahu apa-apa tentang para pekerja asing di pangkalan militer Amerika, Alqaida dan kelompok-kelompok ekstrimis justru telah mengambil pernyataan. Pada tahun 2004 para militan Sunni melancarkan kampanye untuk membunuh pekerja T.C.N. Sasaran mereka adalah memutus jalur suplai dengan menghancurkan dan membunuh supir truk dan menghukum orang-orang muslim yang bekerja sama dengan ‘orang-orang kafir’ dan menekan pemerintah untuk mencegah warganya pergi ke luar negeri untuk bekerja dengan pasukan koalisi. Antara musim panas hingga musim gugur th 2004, daftar orang yang diculik oleh para pemberontak mencakup Turki, Pakistan, Indonesia, India, Mesir, Makedonia, Bulgaria dan Kenya. Di satu insiden berdarah, gerobak milik pekerja-pekerja Nepal yang sedang menuju pangkalan utama militer Amerika Serikat ditawan. Sebelas orang ditembak mati satu orang dipenggal.</p>
<p>Meski dalam kondisi yang riskan dan keras ini, banyak pekerja-pekerja itu yang senang dengan pekerjaannya. Dalam perjalanan antar Iraq dan Afghanistan, aku bertemu dengan lusinan pekerja, seperti Paz Dizon, perempuan petugas kebersihan asal Filipina yg dipekerjakan oleh G3 Logistics di sebuah rumah sakit di bandara Kandahar. (“Paz?” aku mengulangi namanya ketika ia mengenalkan diri, yang mana ia menjawab dengan riang, “Ya, semacam ‘pass away!’” Ia merasa bahwa dirinya sedang menyumbangkan sesuatu yang penting untuk perang sambil mengumpulkan uang yang jauh lebih banyak dari apa yang bisa ia lakukan untuk pulang. Pada malam hari, ia makan makanan ringan bersama pekerja-pekerja asal Filipina lainnya di dalam barak; ketika serangan roket berhenti, mereka menyanyi lagu-lagu pop 80-an di mesin karaoke berdebu. “Kami selalu bercanda, bahagia, menyanyi dan menari.” Tutur salah seorang teman Paz, Rey Villa Cacas sambil terkekeh menceritakan bagaimana majikan mereka bernyanyi keras membawakan Soldier of Fortune di tengah serangan roket pada malam sebelumnya.</p>
<p>Pada awalnya, Vinnie, Lydia dan Melanie juga menjalani kehidupannya di Irak dengan baik-baik saja. Hingga kemudian ketiganya diterbangkan ke pangkalan operasi militer terdepan di Sykes, di barat-laut Irak, tempat di mana aku bertemu dengan mereka. Mereka tengah bekerja untuk salah satu subkontraktor asal Turki, di bawah pengawasan laki-laki perokok berat asal Turki yang telah kecanduan nikotin sejak usia 20-an. Mereka tinggal di gerbong peti kemas ber-AC, bermain biliar di gedung yang bertuliskan ‘semangat juang, kesejahteraan dan hiburan,’ bernyanyi di kebaktian Minggu dan bersantap di fasilitas makan utama yang menyediakan sandwich panas, burger sayap panggang, aneka menu diet dan bermacam-macam es krim Baskin-Robbins. Salon AAFES menjadi tempat yang nyaman, tentara duduk di atas kursi empuk, senapan M16 di kakinya, membolak-balikkan majalah Maxim sambil menunggu pedicure seharga 7 dolar atau cukur jembang seharga 5 dolar. Kalender bergambar model terpasang di dinding, menampilkan gaya 80-an ala Madonna (anting gelang dan rambut poni) serta kalimat inspiratif macam ‘Kesederhanaan Adalah Inti Dari Keindahan’ dan ‘Kami Di Sini untuk Anda!’</p>
<p>Tiga perempuan itu memiliki kepandaian khusus dalam membuat nyaman pelanggannya. Vinnie akan bercanda dengan para prajurit tentang manicure atau memamerkan foto Samuel, anak laki-lakinya yang berusia 12 tahun yang suka menyantap ayam goring yang diaduk dengan kacang mete di atas nampan. Lydia, ketika sedang bekerja, menanyakan pada para prajurit tentang kehidupan mereka di negara asal: apakah mereka punya pacar, anak, atau Harley? Melanie, yang paling pemalu diantara ketiganya, mengakhiri sesi pedicure-nya dengan bercerita seperti seorang agen perjalanan yang bersemangat, , “Pernah Anda berrencana liburan ke Fiji? Anda harus datang. Fiji tempat yang sangat indah, seperti surga, sungguh. Anda bisa berbulan madu di sana satu hari nanti (ia sering memuji keunggulan air artesis dalam botol bermerk Fiji, hingga ia dikenal di seluruh markas sebagai ‘Gadis Air dari Fiji.’)</p>
<p>Beberapa pelanggan biasanya akan menggoda balik, menanyakan, “Kenapa kamu memilih meninggalkan tempat seindah Fiji demi tempat terkutuk semacam ini?” Jika sang majikan sedang keluar untuk merokok dan laki-laki yang sedang duduk kursi putar warna lavender itu kelihatannya bisa dipercaya, perempuan-perempuan itu akan menceritakan padanya. Salah satu pelanggannya, seorang prajurit asal Amerika, menghubungi rekan-rekannya di New York; sebuah surat dikirimkan ke departemen pertahanan, mengajukan permohonan investigasi resmi tentang apakah ada eksploitasi dalam perjanjian dan perekrutan para pekerja perempuan itu. Tidak lama setelah itu, inspektur Jenderal AAFES mengutus seorang manajer untuk mewawancarai para pekerja kecantikan tersebut. Namun si manajer tersebut menetapkan, karena ketiganya memiliki paspor dan telah mengetahui tujuan utama setelah sampai di Dubai, AAFES dinyatakan tidak melanggar aturan perdagangan. (Organisasi itu mencatat bahwa, pada umumnya, jaminan keamanan dan segala macam perbaikan diperlukan untuk menjaga para pekerja kontrak tersebut.)</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.pakishijau.com/2012/05/tentara-tanpa-tanda-jasa-iii.html" target="_blank">pakishijau.com</a></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/dunia-politik/'>Dunia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/'>politik</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/afghanistan/'>Afghanistan</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/amerika/'>amerika</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/iraq/'>Iraq</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2584/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2584/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2584&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/22/tentara-tanpa-tanda-jasa-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/size0-army-mil-98812-2011-02-09-060237.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tentara Amerika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentara Tanpa Tanda Jasa (II)</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/20/tentara-tanpa-tanda-jasa-ii/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/20/tentara-tanpa-tanda-jasa-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2013 03:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2573</guid>
		<description><![CDATA[Vinnie, Lydia dan pekerja salon lainnya asal Fiji mendarat di Dubai tepat sebelum matahari terbit pada Oktober 2007. Di bandara, mereka menuturkan, bertemu dengan seorang yang ada hubungannya dengan Kulak Construction Company, firma asal Turki dengan jutaan dolar untuk mengerjakan segala macam mulai dari membangun arena bowling untuk tentara hingga perawatan fasilitas di pangkalan. Mereka, [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2573&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/ttt.jpg"><img class="alignleft" id="i-2576" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/ttt.jpg?w=310&#038;h=208" width="310" height="208" /></a>Vinnie, Lydia dan pekerja salon lainnya asal <a href="http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/tentara-tanpa-tanda-jasa/" target="_blank">Fiji </a>mendarat di Dubai tepat sebelum matahari terbit pada Oktober 2007. Di bandara, mereka menuturkan, bertemu dengan seorang yang ada hubungannya dengan Kulak Construction Company, firma asal Turki dengan jutaan dolar untuk mengerjakan segala macam mulai dari membangun arena bowling untuk tentara hingga perawatan fasilitas di pangkalan. Mereka, para pekerja salon itu, dibawa ke rumah sakit khusus di jantung kota. “Keadaan sangat sepi di sana karena sedang Ramadhan,” kenang Vinnie. Dalam ruang sempit tempat pemeriksaan, para perawat melakukan serentetan tes darah dan vaksinasi. Vinnie bertanya untuk apa semua ‘sodokan-sodokan itu’. “Kamu akan membutuhkannya di Irak,” salah seorang perawat menjelaskan.</p>
<p>“Oh, kita hampir gila saat mendengar hal itu,” kata perempuan termuda di antara rombongan asal Fiji, bernama Melanie Gonebale. Tubuhnya kecil, usianya 22 tahun bekas pelayan penginapan. Kami berbincang di tempat peristirahatnnya yang rapuh di depan markas operasi militer di Sykes, dekat Tal Afar, Irak Utara. Helm tentara dan rompi anti peluru tergeletak di dekat kaki ranjang. “Kami menyaksikan berita tentang Irak tiap harinya – bom, orang-orang sekarat.”</p>
<p>Malam itu, perempuan-perempuan tersebut berniat melarikan diri. Tapi beberapa dari mereka terikat pinjaman uang untuk menutup biaya perekrutan dan Meridian mengancam akan menjatuhkan denda lebih dari seribu dolar dalam keputusan awal mereka jika para pekerja itu melarikan diri.</p>
<p>Dua malam berikutnya, beberapa di antara mereka menyelinap keluar menuju telefon umum untuk menghubungi keluarga mereka. “Bersabarlah, saying,” kata Vinnie kepada suaminya sambil menahan air mata. “Aku tidak berkerja di Dubai. Bus akan mengantar kami ke bandara, dan akan langsung menuju Irak.”</p>
<p>Setelah Kie Puafomau, salah satu anggota rombongan yang juga berasal dari Fiji, menghubungi suaminya, si suami menghubungi kepolisian Fiji, departemen tenaga kerja dan surat kabar nasional. Fiji Times menurunkan cerita membuka kecurangan yang dilakukan agen tenaga kerja Meridian. Meski polisi berjanji untuk melakukan investigasi, tidak banyak yg bias dilakukan untuk menolong para pekerja salon itu yang berada di 9 ribu mil jauhnya.</p>
<p>Pagi berikutnya, Vinnie, Lydia dan yang lainnya mendapati dirinya berada dalam konvoi menuju Balad, 40 mil sebelah utara Baghdad. Di sana, di pangkalan militer Amerika Serikat yang diberinama Camp Anaconda – dan oleh para tentara dikenal sebagai Mortaritaville, oleh karena serang mortar yang tiada hentinya – mereka mendapat kabar yang lebih buruk. Bukannya mendapat 3800-1500 dolar perbulan seperti yang telah dijanjikan, mereka dikasih tahu bahwa mereka hanya akan mendapat 700 dolar sebulan, belum termasuk potongan dari subkontraktor lainnya hingga 350 dolar. “Kami benar-benar terkejut,” kenang Chanel Joy, terapis kecantikan yang telah 5 kali mendapat sertifikat selama kerja di Hotel Fijian. “Ini gila, benar-benar kerja paksa. Sungguh menakutkan berada di daerah perang seperti ini.” Dalam kontrak yang mereka tanda tangani di Irak, mereka bekerja dengan ketentuan, 12 Jam sehari dan 7 hari seminggu. ‘Liburan’ mereka ketika tiket dikembalikan setelah selesai kontrak. Ditambahkan ke dalam surat kontrak sebuah pernyataan resmi: ‘Dengan rela dan tanpa paksaan, saya memutuskan untuk pergi dan bekerja di Irak, dan saya menyatakan bahwa tidak ada seorang pun dari Fiji atau dari luar Fiji yang datang menjengukku selama bekerja di Irak … Saya senang dengan pekerjaanku … saya tidak akan pulang, saya ingin menyelesaikan kontrak” (Seorang pengacara untuk Kulak Construction menyangkal bahwa perusahaannya pernah mempekerjakan perempuan-perempuan asal Fiji, meskipun nama perusahaan muncul dalam surat kontrak para perempuan pekerja itu. Ia menambahkan, “Kulak memiliki reputasi yang baik selama 60 tahun.”)</p>
<p>Selama hampir dua minggu, sepuluh wanita asal Fiji tersebut menolak untuk bekerja. “Kami bertekad, kami harus tetap bersatu,” tutur Chanel, wanita tertua dan paling dihormati, memiliki rambut pirang ikal yang diikat surai. “Saudara perempuan gurun pasir – demikian mereka menyebut dirinya.” Hingga akhirnya mereka setuju untuk mengubah tawaran menjadi 800 dolar perbulan. Itu lebih baik daripada terdampar tanpa mendpatkan apa-apa.</p>
<p>Keesokan harinya, para perempuan itu dipisahkan dan dikirim ke markas-markas militer yang berbeda-beda. Dua orang tetap di Camp Anaconda; tiga orang diterbangkan ke Tikrit; dua orang dikirim ke Camp Diamondback di Mosul; dan tiga orang – Vinnie, Lydia dan Melanie – berakhir di Tal Afar setelah bertugas di Tikrit dan Mosul. Sebelum melakukan penerbangan, para pekerja salon tersebut menerima jaket tentara dan satu pelajarn tambahan ketika ada serangan roket; bagaimana cara membungkuk dan meluncur, kemudian berlari secepatnya menuju lubang perlindungan terdekat suara sirine tanda aman berbunyi.</p>
<p>Menaiki helikopter militer menggunakan pakaian barunya yang berat, Vinnie berpikir ia harus nerdoa tiap malam agar Tuhan mengirimnya pulang. “Apakah aku akan celaka?” tanyanya dalam hati ketika helikopter black hawk lepas landas. “Apakah aku akan mati? Siapa yang akan menjaga keluargaku, anak-anakku? Ya Tuhan, lindungi aku.”</p>
<p><a href="http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/tentara-tanpa-tanda-jasa/" target="_blank">Tentara Tanpa Tanda Jasa (I)</a></p>
<p>sumber: <a href="http://www.pakishijau.com" target="_blank">pakishijau.com</a></p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2573/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2573/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2573&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/20/tentara-tanpa-tanda-jasa-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/ttt.jpg?w=310" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Perkembangan Sepatu Bola</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/sejarah-perkembangan-sepatu-bola/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/sejarah-perkembangan-sepatu-bola/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2013 09:59:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Adidas]]></category>
		<category><![CDATA[Dassler]]></category>
		<category><![CDATA[Puma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2556</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia sepak bola, selain bola itu sendiri, sepatu adalah instrumen yang paling banyak mengalami perubahan sejak pertama kali diciptakan. Catatan menyebutkan, sepatu bola pertama dibuat tahun 1525 oleh pengrajin sepatu pribadi kerajaan bernama Cornelius Johnson. Sepatu yang konon menghabiskan dana 100 poundsterling itu merupakan pesanan langsung Raja Inggris saat itu, Raja Henry ke delapan. [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2556&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/sepatu-bola.jpg"><img class=" wp-image alignleft" id="i-2561" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/sepatu-bola.jpg?w=390&#038;h=293" width="390" height="293" /></a>Dalam dunia sepak bola, selain bola itu sendiri, sepatu adalah instrumen yang paling banyak mengalami perubahan sejak pertama kali diciptakan.</p>
<p>Catatan menyebutkan, <a href="http://bzbd-shop.com/" target="_blank">sepatu bola</a> pertama dibuat tahun 1525 oleh pengrajin sepatu pribadi kerajaan bernama Cornelius Johnson. Sepatu yang konon menghabiskan dana 100 poundsterling itu merupakan pesanan langsung Raja Inggris saat itu, Raja Henry ke delapan.</p>
<p>Dubuat dengan bahan kulit yang sangat keras, dengan tinggi melebihi engkel dan berat yang jauh melebihi sepatu bola saat ini.</p>
<p>Namun sepatu tersebut baru populer sekitar 300 tahun kemudian, saat sepakbola mulai dikenal masyarakat di Inggris, dan sepatu sepakbola mulai digunakan secara massal oleh masyarakat disana.</p>
<p>Pada 1800-an sering diadakan pertandingan antara tim-tim yang mewakili pabrik lokal dan desa-desa di Inggris.</p>
<p>Para pemain dari tim-tim pabrik dan desa ini menggunakan sepatu kerjanya untuk bertanding. Sepatu ini berbahan kulit keras yang berat, dengan simpul tali yang panjang hingga di atas pergelangan kaki. Di ujung sepatunya terdapat pelat baja, sedangkan bagian bawah sepatu agar tidak licin juga menggunakan bahan dari baja yang ditancapkan, bahkan ada juga yang menggunakan paku payung.</p>
<p>Ketika organisasi sepak bola Inggris (FA) berdiri, pada 1863, muncul bermacam peraturan, termasuk dalam hal penggunaan sepatu bola. Saat itu FA melarang segala bentuk penggunaan studs/cleats (pul/paku pada bagian bawah sepatu), seperti yang tercantum dalam peraturan no. 13 FA yang berbunyi: &#8220;Tidak satupun yang mengenakan paku, pelat besi ataupun getah perca di bagian sol sepatunya diperkenankan untuk bermain&#8221;.</p>
<p>Meminimalisir cedera para pemain menjadi alasan peraturan itu.</p>
<p>Mengenai pul sepatu, baru pada 1891 terjadi perubahan. FA merevisi peraturan lamanya. Pul akhirnya diperbolehkan selama menggunakan bahan kulit dan tidak lebih panjang dari satu setengah inchi, dengan tambahan tidak boleh berujung lancip maupun kerucut, harus berbentuk bulat, dan diameternya tak lebih dari satu setengah inchi.</p>
<p>Dampak dari revisi peraturan pul juga merebak, para pemain sepakbola tak lagi mengenakan sepatu kerja yang &#8220;disulap&#8221; menjadi sepatu sepakbola, mereka kini menggunakan sepatu sepakbola yang sesuai regulasi FA.</p>
<p>Namun saat itu peraturan tentang bahan sepatu belum ada perubahan. Sepatu masih menggunakan kulit tebal dan keras, hingga beratnya mencapai paling tidak 500 gram, belum termasuk berat saat keadaan basah karena hujan. Juga belum termasuk jumlah berat pul.</p>
<p>Di tahun 1900an, sepatu bola kembali mengalami perubahan seiring bermunculannya pabrik-pabrik pembuat sepatu sepakbola seperti Gola (1905), Valsport (1920) dan Hummel (1923), pembuat sepatu bola asal Denmark.</p>
<p>Meski begitu, catatan paling revolusioner pernah diraih oleh pendiri pabrik sepatu Dassler Brothers Shoe Factory, duo kakak beradik Adolf dan Rudolf Dassler, pada tahun 1924.</p>
<p>Dassler Brothers Shoe Factory (Gebruder Dassler Schuhfabrik) didirikan di kota Herzogenaurach, Bavaria, Jerman, pada tahun 1924.</p>
<p>Pada tahun kedua berdirinya perusahaan ini, mereka membuat sebuah sepatu dengan fitur enam atau tujuh buah pul yang bisa diganti-ganti tergantung kondisi cuaca. Dua bersaudara unulah yang kemudian disebut-sebut sebagai pemancang tonggak evolusi sepatu sepak bila modern.</p>
<p>Setelah perang dunia kedua selesai pada 2 September 1945, dunia sepakbola mendapatkan berkahnya. Karena ongkos penerbangan yang jauh lebih murah, pengiriman sepatu sepakbola menjadi lebih mudah. Murahnya ongkos pesawat ini juga berdampak ke banyaknya pertandingan internasional yang digelar hingga akhirnya memberikan dampak positif bagi perkembangan sepatu. Dari situlah publik Eropa melihat permainan penuh teknik dan tinggi daru para pemain berkebangsaan Amerika Selatan.</p>
<p>Setelah dilakukan penelitian, gaya cantik dari pemain-pemain asal Amerika Selatan dipengaruhi oleh sepatu yang mereka kenakan. Mereka memakai sepatu yang lebih ringan yang fokus diproduksi untuk menendang dan mengontrol bola.</p>
<p>Dengan ini telah terjadi pergeseran tujuan pembuatan sepatu, yang kemudian tak lagi hanya fokus ke perlindungan kaki tapi juga untuk lebih menunjang kemampuan pemain. Meski demikian, siapa yang membuat sepatu para pemain Amerika Selatan itu tak tercatat oleh sumber-sumber penulisan.</p>
<p>Sejak saat itulah pabrik-pabrik sepatu mulai membuat sepatu yang lebih ringan. Namun secara desain, sepatu ini belum banyak berubah karena tingginya masih di atas engkel.</p>
<p>Pada tahun 1948, terjadi perselisihan Dassler Bersaudara yang mengakibatkan mereka resmi berpisah. Perpecahan ini kemudian memunculkan dua perusahaan baru yaitu Adidas yang dimiliki oleh Adolf &#8216;Adi&#8217; Dassler dan Puma yang dimiliki oleh Rudolf Dassler.</p>
<p>Masih di tahun 1948, Puma Atom dikeluarkan. Puma Atom adalaj produk pertama Puma semenjak perpisahannya dengan saudaranya itu.</p>
<p>Tahun 1952, Puma Atom berkembang lagi dengan adanya pul yang menggunakan sekrup sehingga lebih mudah diganti dan jauh lebih kuat. Sepatu hasil pengembangan ini kemudian diberi nama Super Atom.</p>
<p>Diproduksinya Super Atom oleh Puma ini era baru karet dan plastik sebagai bahan utama pul.</p>
<p>Sempat terjadi perselisihan pada pul era sekrup. Pasalnya, adidas juga memiliki sepatu dengan teknologi yang sama. Akhirnya terjadilah perang klaim di mana masing-masing mengklaim menjadi yang pertama menciptakan sepatu dengan teknologi tersebut.</p>
<p>Adidas sempat mengklaim bahwa sepatunya yang dipakai oleh timnas Jerman di Piala Dunia 1954 adalah sepatu dengan pul berteknologi sekrup pertama. Sepatu Adidas disebut-sebut sebagai salah satu faktor utama Jerman bisa memenangi turnamen akbar tersebut.</p>
<p>Ceritanya, beberapa menit sebelum final Piala Dunia 1954 di Swiss diselenggarakan, hujan deras mengguyur stadion hingga mempengaruhi kondisi lapangan. Saat itu tim Jerman melawan Hongaria. Beruntung saat itu Adidas telah menyiapkan sepatu dengan teknologi sekrup dan melengkapinya dengan pul panjang.</p>
<p>Tim Hongaria yang tidak menggunakan pul panjang, tidak mampu mendapatkan daya cengkram yang baik di lapangan seperti tim Jerman. Akhirnya tim &#8220;Panser&#8221; menang 3-2 dan menjadi juara dunia sekaligus mendapatkan gelar Piala Dunia pertamanya.</p>
<p>Klaim tersebut dibantah oleh Puma. Mereka mengeluarkan dokumen yang menunjukkan pengembangan teknologi sekrup yang dimulai pada tahun 1948. Mereka juga menyatakan telah mulai menyuplai sepatu berteknologi sekrup ini sejak 1952.</p>
<p>Puma juga menunjukkan bukti nyata bahwa tim nasional Jerman bukanlah tim pertama yang mengenakan sepatu berteknologi sekrup.</p>
<p>Pada tahun 1953, setahun sebelum klaim Adidas, tujuh pemain FC Kaiserslautern telah menggunakan sepatu milik Puma untuk mengantarkan tim tersebut menjuarai German Championship (liga Jerman sebelum berformat Bundesliga).</p>
<p>Bukti-bukti tersebut membungkam Adidas.</p>
<p>Namun pada 1956, Adidas membalas dengan membuat sepatu berbahan kulit kanguru, dengan sol menggunakan &#8220;Polyamide&#8221;. Teknologi ini menjadikan sepatu jauh lebih ringan.</p>
<p>Persaingan antara Adidas dan Puma terus berlanjut sampai sekarang, seiring dengan perkembangan sepatu bola yang seolah tak pernah berhenti berevolusi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/sejarah/dunia-sejarah/'>Dunia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/sejarah/'>sejarah</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/adidas/'>Adidas</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/dassler/'>Dassler</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/puma/'>Puma</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2556/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2556/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2556&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/sejarah-perkembangan-sepatu-bola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/sepatu-bola.jpg?w=650" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentara Tanpa Tanda Jasa</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/tentara-tanpa-tanda-jasa/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/tentara-tanpa-tanda-jasa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2013 06:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[media watch]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Afghanistan]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Dubai]]></category>
		<category><![CDATA[Fiji]]></category>
		<category><![CDATA[india]]></category>
		<category><![CDATA[Suva]]></category>
		<category><![CDATA[Taco Bell]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2548</guid>
		<description><![CDATA[Waktu makan siang di Suva, Fiji, pada hari yang lambat di akhir musim wisata bulan September 2007, ketika empat orang laki-laki muncul di ambang pintu Rever Beauty Salon tempat Vinnie Tuivaga bekerja sebagai piñata rambut. Mereka mengenakan sepatu bersemir dan kaos Hawai cerah. Lalu berbincang bersama Vinnie tentang suatu pekerjaan yang, menurut Vinnie, adalah ‘buah [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2548&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/invisible-army.jpg"><img class="size-full wp-image alignleft" id="i-2551" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/invisible-army.jpg?w=213" width="213" height="303" /></a>Waktu makan siang di Suva, Fiji, pada hari yang lambat di akhir musim wisata bulan September 2007, ketika empat orang laki-laki muncul di ambang pintu Rever Beauty Salon tempat Vinnie Tuivaga bekerja sebagai piñata rambut. Mereka mengenakan sepatu bersemir dan kaos Hawai cerah. Lalu berbincang bersama Vinnie tentang suatu pekerjaan yang, menurut Vinnie, adalah ‘buah dari ketaatannya pada tuhan selama bertahun-tahun.’ Apakah ia ingin memeperoleh penghasilan lima kali lebih banyak di hotel mewah di Dubai, tempat yang terkenal dengan istilah Kota Emas? Apakah ia ingin mendapat pelanggan Arab yang kaya, perempuan-perempuan yang berani bayar upah secara gila-gilaan untuk urusan potong dan mewarnai?</p>
<p>“Aku akan membicarakannya dengan suamiku dulu,” jawab Vinnie, dengan tenang walaupun detak jantungnya memburu. Vinnie, 45 tahun, tidak pernah bekerja di luar negeri. Tapi ia kerap memimpikannya saat mendengarkan khotbah pendeta di gereja setempat. Dengan tinggi sekitar 1.8 meter dan berat 100 kg lebih, Vinnie bergerak dengan gaya pengidap artritis, meski begitu ia tetap menjaga panampilan. Ia memakai celana panjang longgar kemilau dan topi warna emas di atas rambut hitamnya yang mengelabu. Membawa tas kecil dari kulit imitasi yang berisi pulas mata warna perak. Ia bisa melihat dirinya bekerja di salah satu kota kosmopolitan dunia. Tawaran itu bisa jadi perubahan besar dalam hidupnya, kesempatan mengirimkan putrinya ke sekolah kedokteran dan membayar biaya sekolah menengah putra bungsunya.</p>
<p>Minggu berikutnya, di sebuah salon dekat perempatan jalan, Lydia Qeraniu (32 tahun), mendapat tawaran yang sama. Wanita cekatan dengan senyum genit dan sosok yang membuat pria-pria Fiji berteriak “uro, uro!” – bahas slang dari cantik – Lydia dicemaskan oleh prospek kariernya di Dubai. Begitu juga dengan perempuan-perempuan perawat kecantikan lainnya di hotel-hotel sepanjang pantai Fiji.</p>
<p>Pesawat Korea yang menuju Dubai akan meninggalkan bandara internasional Nadi dalam beberapa hari ke depan. Wanita-wanita itu mesti menyerahkan CV dan passport yang disertai hasil tes medis, dan membayar komisi sebesar 500 dolar kepada perusahan perekrut tenaga kerja setempat yang disebut Meridian Services Agency.</p>
<p>Segera saja, lebih dari 50 perempuan berbaris di luar kantor Meridian untuk memperebutkan posisi yang akan membayar mereka sebanyak 3800 dolar sebulan – sepuluh kali lipat lebih banyak dari pendapatan per-kapita pertahun masyarakat Fiji. 10 wanita kemudian dipilih, Vinnie dan Lydia termasuk di dalamnya.</p>
<p>Vinnie mengangkat tangannya dan menyanyikan lagu gospel kesukaannya: “We’re gonna make it, we’re gonna make it. With Jesus on our side, things will work out fine.” Lydia bergegas pulang ke rumah untuk memberitahu suaminya dan berbicara pada anak laki-lakinya yang lima tahun.”Mama akan baik-baik saja,” kenangnya.”Dubai, sebuah negara kaya. Hanya hal-hal baik yang akan terjadi.”</p>
<p>Pagi hari bulan Oktober 2007, para perawat kecantikan itu melakukan penerbangannya ke Emirat. Mereka membawa penuh kosmetik, foto-foto keluarga, injil, sarung bermotif bunga, dan chamba, baju halus tradisional Fiji yang dipadu dengan rok bermotif. Lebih dari separuhnya adalah wanita-wanita yang meninggalkan suami beserta anak-anaknya. Pada keberangkatan yang terburu-buru itu, tidak satupun dari mereka yang mengecek lampiran dokumen perjalanan mereka: visa yang mereka gunakan ke Emirat bukanlah yang mengizinkan mereka bekerja, tetapi sekadar perjalanan 30 hari yang melarang segala macam pekerjaan baik dibayar maupun tidak; perpindahan mereka tercantum sebagai ‘koordinator penjualan.’ Dan Dubai hanyalah titik transit. Mereka tengah menuju ke markas militer Amerika Serikat di Irak.</p>
<p>Lydia dan Vinnie tidak sadar dirinya sedang direkrut untuk ‘tentara tak terlihat’ milik Pentagon: lebih dari 70 ribu tukang masak, bagian kebersihan, pekerja bangunan, pelayan masakan cepat saji, tukang listrik, dan perawat kecantikan dari negara-negara miskin di seluruh dunia melayani urusan tentara Amerika di Irak dan Afghanistan. Tukang cuci pakaian tentara asal Filipina, pengantar daging  dan tenda-tiup militer asal Kenya, tukang listrik asal Bosnia dan pelayan es mocha asal India. Biro pelayanan tentara dan angkatan udara AAFES (Army and Air Force Exchange Service) berada di balik sebagian besar jasa yang mengiklanan dirinya ‘berasa seperti di rumah,’ yang dapat ditemui di markas-markas utama militer Amerika, termasuk toko-toko permata, toko-toko cenderamata yang menjual catur berbentuk onta dan Taliban, salon kecantikan di mana para tentara bisa pijat dan pedicure, serta restoran cepat saji semacam Taco Bell, Subway, Pizza Hut hingga Cinnabon. (Moto AAFES adalah ‘kita ada di mana kamu berada.’)</p>
<p>Ekspansi para kontraktor tentara-khusus memang cukup terkenal. Tetapi jumlah yang dipersenjatai hanya sekitar 16 persen dari seluruh tentara sewaan itu. Mayoritas – lebih dari 60 persen dari total yang ada di Irak – bukan disewa untuk persenjataan, melainkan menyewa ‘tangan-tangan’ mereka. Para pekerja itu, khususnya yang datang dari Asia Selatan dan Afrika, sering tinggal bersama di markas terntara Amerika yang dikelilingi kawat duri, makan di ruangan yang sempit, dan menjadi host di pesta dansa membawakan lagu-lagu balad romantis Nepal dan lagu-lagu gereja Uganda. Sejumlah besar dari mereka dipekerjakan oleh subkontraktor (kontraktor-kontraktor kecil yang bernaung di bawah pemborong utama) ‘tidak jelas,’ yang dibiayai oleh pembayar pajak masyarakat Amerika, tapi kerap beroperasi di luar hukum.</p>
<p>Pekerja-pekerja asing untuk perang, dalam bahasa militer di kenal sebagai ‘warga negara ketiga – third-country nationals,’ atau T.C.N. Banyak dari mereka menceritakan bahwa uang gajinya dirampok, terluka tanpa adanya kompensasi, korban pelecehan seksual dan terjebak dalam kondisi yang tidak jauh beda dengan perjanjian perbudakan oleh majikan-majikan subkontraktor mereka. Sebelumnya, catatan-catatan yang tak dirilis milik satu perusahaan kontraktor, ratusan wawancara, dan dokumen-dokumen pemerintah yang aku dapatkan sepanjang penelitian selama setahun banyak yang membuktikan tuduhan-tuduhan tersebut, juga mengungkap hal-hal lainnya untuk diperhatikan.</p>
<p>Meluasnya penganiayaan mengakibatkan rangkaian kerusuhan di kamp subkontraktor Pentagon, hingga melibatkan seribu pekerja.</p>
<p>Di tengah-tengah penarikan pasukan Amerika di Irak dan Afghanistan, T.C.N telah menjadi bagian utuh dari strategi jangka panjang pemerintahan Obama, sebagai salah satu cara untuk mengganti tugas pasukan Amerika di wilayah tersebut. Namun beberapa pejabat tinggi militer Amerika melihat adanya kelemahan dari hal itu. Mereka menentang, sebagaimana Jenderal Stanley McChrystal lakukan sebelum ditarik dari Afghanistan musim panas lalu, bahwa meningkatnya logistik militer yang tak beraturan oleh T.C.N bisa mengacaukan tujuan militer Amerika. Kekhawatiran lain atas penganiayaan terhadap para pekerja asing telah menjadi ‘pelecehan terhadap hak asasi manusia yang tidak bisa ditoleransi,’ sebagaimana diungkapkan bekas Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat yang juga menjadi wakil ketua komisi untuk urusan perang, Christopher Shays.</p>
<p>Meluasnya jasa pelayanan di masa perang – pertama kali diuji coba pada masa Clinton di Somalia dan Balkan – dirancang untuk mengurangi biaya yang memungkinkan para prajurit tetap focus pada perang. Kendati begitu, pada prakteknya, privatisasi militer justru melahirkan rantai yang membelit dari subkontrak asing yang kerap menyerbu keuntungan dan kecurangan. Komisi untuk urusan perang selanjutnya mengingatkan bahaya akan subkontraktor yang buruk dalam perencanaan, kurang terstruktur, dan kurang pengawasan. Dan secara khusus juga memperingatkan akan ketergantungan militer terhadap subkontraktor asing yang tidak bisa dipertanggungjawabkan pada pemerintah Amerika.</p>
<p>Proses alih daya (outsourcing) ini dimulai pada kesatuan-kesatuan utama pemerintah, dalam hal ini Pentagon, yang menyerahkan kontrak logistiknya (dengan nilai sebesar 50 juta dolar setahun) kepada tiga perusahaan besar: K.B.R. (bekas anak perusahaan Halliburton), DynCorp International dan Fluor. Ketiga perusahaan tersebut kemudian menjual kontrak mereka pada ratusan subkontraktor di seluruh dunia, banyak dari mereka berasal dari negara-negara Timur Tengah terdaftar dalam perusahan pelaku perdagangan manusia. Selanjutnya, firma-firma itu mengadakan ribuan agen tenaga kerja dunia ke tiga – operasi perekrutan kecil-kecilan seperti Meridian Service.</p>
<div>Sebuah cerita ttg perekrutan yang menggunakan sebuah iklan yang menggoda: ‘Salad Men’ untuk Timur Tengah muncul di sebuah surat kabar. Atau sebuah iklan pencarian kerja online diposting yang mengikrarkan “lowongan untuk koki/chef/master chef untuk satu orang terbaik…peluang kerja di Timur Tengah.”Berangkat dari keadaan putus asa para pelamar, sedikit sekali yang mengajukan pertanyaan dan banyak subkontraktor yang menyelinapkan para pekerja ke markas-markas Amerika tanpa izin dan jaminan keamanan, memotong gaji pokok dan peraturan-peraturan bagi kesejahteraan pekerja. “Tidak ada satu pun yang bermain jujur di sini,” tutur seorang manajer asing yang telah berpengalaman selama 6 tauhn di Irak. Ia mengenalkanku pada tiga pekerja muda asal Nepal dan Banglades di dekat food court Popeye dan Cinnabon. Pekerja-pekerja itu harus membayar kpd penyelundup antara 300 hingga 400 dolar untuk membawa mereka ke markas militer menggunakan surat izin palsu. Di samping harus membayar para perekrut tenaga kerja di negara asal mereka rata-rata sebesar 3000 dolar. Jumlah yang sangat luar biasa. Bahkan gen tenaga kerja tertentu menarik bayaran 2 hingga 4 ribu dolar tiap pelamarnya, keuntungan kecil di negara-negara tempat subkontraktor merekrut. Untuk mendapatkan uang, para pekerja biasanya menggadaikan harta-harta warisannya, menjual cincin kawin, atau tanah atau ternak, dan meminjam dengan bunga sangat tinggi. Aturan militer Amerika telah melarang pengambilan upah segitu banyaknya. Tapi dalam ratusan wawancara dengan T.C.N., sangat jarang aku temui pekerja yang membayar di bawah seribu dolar dan aku tidak pernah mendengar kasus yang mana seseorang dikenakan sanksi atas pembebanan upah tersebut.Hal itu sama jarangnya dengan bertemu dengan pekerja yang menerima gaji seperti yang dijanjikan. Seorang pekerja Taco Bell berusia 25 tahun di markas utama militer Amerika Serikat mengatakan bahwa ia harus membayar ages perekrut tenaga kerja sebesar 4 ribu dolar. “Kamu akan kembali modal dengan cepat di Irak,” katanya meyakinkan. Ketika sampai di Baghdad pada bulan Mei 2009, ia ditempatkan di gerbong peti kemas di belakang kedutaan Amerika di ‘daerah hijau’, tempat, tempat ia tidur di atas kasur kumal bersama 25 imigran lainnya asal Nepal, India dan Banglades.</p>
<p>Banyak yang mendengar bahwa mereka mengumpulkan hanya 75 hingga 2 ratus dolar tiap bulannya sebagai koki dan pelayan tentara Amerika – jumlah yang jauh lebih kecil dari yang dijanjikan.</p>
<p>Kemudian ia membayar 300 dolar kepada agen yang lainnya lagi untuk mengantarnya dengan taksi menuju pangkalan militer di utara Irak. Disana seorang penyelundup asal India membebani biaya tambahan sebesar 300 dolar untuk membantu mendapatkan pekerjaan dengan gaji 500 dolar sebulan sebagai pembuat burrito. “Aku aman sekarang,” ucapnya, seraya menangis, dari balik jendela pengiriman makanan. “Berlalu sudah. Tentara adalah ayah dan ibuku.”</p>
<p>Bagi yang pernah mendengar tentang pelayanan ekonomi di negara-negara Teluk, ini adalah perpanjangan dari sistem yang telah berpuluh-puluh tahun melayani Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan negara-negara Emirat Arab menggunakan tenaga kerja murah. Hanya saja para pekerja ini mesti berhadapan dengan tembakan mortir, serangan roket, berurusan dengan alat-alat peledak dan resiko-resiko perang lainnya – dan bahwa sekalipun mereka bekerja lewat perantara, sejatinya mereka bekerja untuk pemerintah Amerika Serikat.</p>
</div>
<div> Bersambung</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div>Sumber: <a href="http://www.pakishijau.com/2012/05/tentara-tanpa-tanda-jasa-i.html">HCMN</a></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/dunia-politik/'>Dunia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/media-watch/'>media watch</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/'>politik</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/afghanistan/'>Afghanistan</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/amerika/'>amerika</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/dubai/'>Dubai</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/fiji/'>Fiji</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/india/'>india</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/suva/'>Suva</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/taco-bell/'>Taco Bell</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2548/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2548/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2548&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/17/tentara-tanpa-tanda-jasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/invisible-army.jpg?w=213" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Horst Faas: Menuju Medan Perang Dengan Kamera</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/15/horst-faas-menuju-medan-perang-dengan-kamera/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/15/horst-faas-menuju-medan-perang-dengan-kamera/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2013 11:29:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[Vietnam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2511</guid>
		<description><![CDATA[Lahir di Berlin, Jerman pada 28 April 1933, Horst Faas memulai kariernya sebagai fotografer pada usia 18 tahun di bawah naungan Keystone Agency. Di usia 21 ia sudah meliput sebagian besar peristiwa penting di wilayah Indochina, termasuk perjanjian damai di Jenewa 1954 yang dihadiri oleh Perancis, Republik Demokrasi Vietnam, Kamboja, Laos, RRC, Inggris, Amerika Serikat, [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2511&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pakishijau.com/2012/05/horst-faas-menuju-medan-perang-dengan.html"><img class="size-full wp-image alignleft" id="i-2513" title="Horst Faas" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/myblog.jpg?w=109" width="109" height="183" /></a>Lahir di Berlin, Jerman pada 28 April 1933, Horst Faas memulai kariernya sebagai fotografer pada usia 18 tahun di bawah naungan Keystone Agency. Di usia 21 ia sudah meliput sebagian besar peristiwa penting di wilayah Indochina, termasuk perjanjian damai di Jenewa 1954 yang dihadiri oleh Perancis, Republik Demokrasi Vietnam, Kamboja, Laos, RRC, Inggris, Amerika Serikat, Rusia, Korea Utara dan Selatan untuk membahas masalah Korea dan Vietnam.</p>
<p>Pada usia 23 tahun Horst Faas bergabung dengan majalah Associated Press (AP). Di situlah kemudian reputasinya semakin kesohor sebagai fotografer perang: meliput perang Vietnam dan Laos. Hasil jepretannya di masa perang Vietnam memenangkan penghargaan Pulitzer pada 1965. Setahun kemudian ia mengalami luka berat pada kaki akibat hantaman roket di Bu Dop, Vietnam Selatan.</p>
<p>Tahun 1972, Faas memperoleh Pulitzer yang ke dua kalinya untuk foto-foto masa konflik di Banglades.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/12.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2517" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/12.jpg?w=590&#038;h=472" width="590" height="472" /></a></p>
<div dir="ltr">Seperti anak muda Jerman umumnya pada masa itu, Horst Faas tidak lepas dari program wajib militer yang dicanangkan Hitler. Dalam wawancaranya di majalah Assosiaction Press (A.P.), Horst mengatakan bahwa kenangan masa kecilnya dipenuhi dengan kelaparan, pengungsian, dan ketakjubannya menyaksikan aksi-aksi pesawat terbang di udara.Ketika perang berakhir, tahun 1945, keluarganya melarikan diri untuk menyingkir dari kebangkitan Rusia di Berlin. Dua tahun kemudian mereka pindah ke Munich, Jerman Barat.</p>
<p>Di masa pendudukan sekutu, Horst pernah menjadi drummer pada sebuah band jazz di Munich. Usianya 15 tahun saat itu.</p>
</div>
<div dir="ltr">Ia menuturkan, ketertarikannya pada fotografi adalah karena faktor ketidak sengajaan. Pasca perang Jerman, ia bekerja di sebuah agensi foto di salah satu kota di Jerman Barat. Kantor tersebut membutuhkan tenaga kerja murah sebagai juru potret. Saat itulah ia mulai bergelut dengan dunia fotografi. Dan pada tahun 1956 ia bergabung dengan A.P4 tahun kemudian Faas mulai kariernya di garis depan ketika meliput konflik di Congo dan Algeria. Tahun 1962 ia ditugaskan meliput perang Vitenam.</p>
</div>
<div dir="ltr"></div>
<div dir="ltr"><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/1.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2519" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/1.jpg?w=630&#038;h=419" width="630" height="419" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/3.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2521" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/3.jpg?w=614&#038;h=408" width="614" height="408" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/2.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2520" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/2.jpg?w=590&#038;h=325" width="590" height="325" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/4.jpg"><img class="size-full wp-image aligncenter" id="i-2522" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/4.jpg?w=455" width="455" height="317" /></a> Di A.P., Faas dikenal sebagai pembimbing. Pada masa perang Vietnam, ia tidak hanya meliput perang, tetapi juga mengajari anak-anak muda Vietnam Selatan tentang fotografi, memberi mereka kamera, film dan perintah harian &#8216;pulang membawa gambar-gambar terbaik&#8217;. Beberapa diantara anak didiknya berhasil menjadi fotografer profesional, termasuk Nick Ut yang sekarang bekerja di Los Angeles.</div>
<div dir="ltr"></div>
<div dir="ltr"><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/19.jpg"><img class="size-full wp-image aligncenter" id="i-2538" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/19.jpg?w=431" width="431" height="601" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/20.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2539" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/20.jpg?w=630&#038;h=389" width="630" height="389" /></a><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2527" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/8.jpg?w=630&#038;h=414" width="630" height="414" /><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/9.jpg"><img class="size-full wp-image aligncenter" id="i-2529" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/9.jpg?w=455" width="455" height="298" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/10.jpg"><img class="size-full wp-image aligncenter" id="i-2530" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/10.jpg?w=455" width="455" height="307" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/11.jpg"><img class="size-full wp-image aligncenter" id="i-2531" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/11.jpg?w=455" width="455" height="345" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/13.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2532" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/13.jpg?w=630&#038;h=415" width="630" height="415" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/14.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2533" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/14.jpg?w=630&#038;h=424" width="630" height="424" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/15.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2534" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/15.jpg?w=630&#038;h=423" width="630" height="423" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/16.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2535" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/16.jpg?w=630&#038;h=408" width="630" height="408" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/17.jpg"><img class=" wp-image aligncenter" id="i-2536" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/17.jpg?w=630&#038;h=485" width="630" height="485" /></a><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/18.jpg"><img class="size-full wp-image aligncenter" id="i-2537" alt="Gambar" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/18.jpg?w=401" width="401" height="600" /></a></div>
<div dir="ltr"></div>
<div dir="ltr">Horst Faas meninggalkan Saigon pada 1970 untuk menjalani tugas yang lebih luas, yaitu menjadi &#8216;fotografer keliling&#8217; majalah A.P. wilayah Asia, bermarkas di Singapura. Kala itu ia satu tim dengan reporter asal New Zealand, Peter Arnett.Pada 1972 ia meliput olimpiade Munich, di mana ia menangkap gambar teroris Palestina yang memakai topeng sedang berada di balkon bangunan tempat atlet asal Israel disandera &#8211; satu jam sebelum mereka dihabisi di bandar udara.</p>
<p>Di tahun yang sama ia kembali memenangkan penghargaan Pulitzer, bersama fotografer Michael Laurent, untuk foto tentang eksekusi dan penganiayaan di Banglades.  Laurent kemudian menjadi wartawan terakhir yang meninggal di masa perang Vietnam, 2 hari sebelum kejatuhan Saigon pada 30 April 1975 ketika bekerja di French Gamma Photo Agency.</p>
<p>40 tahun kemudian, tepatnya 10 Mei 2012, Horst Faas menghembuskan nafas terakhirnya di kota Munich, Jerman, pada usia 79 tahun. Eksekutif editor Kathleen Carroll memujinya sebagai salah satu fotografer paling berbakat di jaman ini. Seorang fotografer pemberani dan editor teguh, yang menghadirkan foto-foto paling panas abad ini. Selain itu, lanjut Carroll, Faas juga rekan kerja yang hebat dan teman yang ramah.</p>
</div>
<div dir="ltr"></div>
<div dir="ltr">Sumber: <a href="http://www.pakishijau.com/2012/05/horst-faas-menuju-medan-perang-dengan.html" target="_blank">Pakis Hijau</a></div>
<div dir="ltr"></div><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/dunia-politik/'>Dunia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/'>politik</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/vietnam/'>Vietnam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2511/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2511/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2511&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2013/04/15/horst-faas-menuju-medan-perang-dengan-kamera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/myblog.jpg?w=109" medium="image">
			<media:title type="html">Horst Faas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/12.jpg?w=590" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/1.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/3.jpg?w=614" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/2.jpg?w=590" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/4.jpg?w=455" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/19.jpg?w=431" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/20.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/8.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/9.jpg?w=455" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/10.jpg?w=455" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/11.jpg?w=455" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/13.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/14.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/15.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/16.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/17.jpg?w=630" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2013/04/18.jpg?w=401" medium="image">
			<media:title type="html">Gambar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menunggu Datangnya Anjing &#8211; Oleh A.s Laksana</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/03/06/menunggu-datangnya-anjing-oleh-a-s-laksana/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/03/06/menunggu-datangnya-anjing-oleh-a-s-laksana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Mar 2012 05:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[A.s Laksana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2506</guid>
		<description><![CDATA[Dari sekian banyak tulisan A.s Laksana, ini adalah yang paling aku favoritkan. Artikel yang muncul di Jawa Pos pada sekitar bulan September 2010 lalu tersebut tercipta saat para anggota DPR, secara berjamaah, dan blak-blakan, menampilkan kebodohan-kebodohannya di muka publik. Jelas sekali ada kemarahan dalam tulisan ini, yang menohok dalam-dalam ke diri pembaca. Bukan hanya untuk [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2506&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/03/972718.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2507" title="A.s Laksana" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/03/972718.jpg?w=107&#038;h=150" alt="" width="107" height="150" /></a>Dari sekian banyak tulisan <a href="http://www.facebook.com/aslaksana" target="_blank">A.s Laksana</a>, ini adalah yang paling aku favoritkan. Artikel yang muncul di Jawa Pos pada sekitar bulan September 2010 lalu tersebut tercipta saat para anggota DPR, secara berjamaah, dan blak-blakan, menampilkan kebodohan-kebodohannya di muka publik. Jelas sekali ada kemarahan dalam tulisan ini, yang menohok dalam-dalam ke diri pembaca. Bukan hanya untuk para wakil rakyat itu, tetapi juga untuk seluruh penghuni negara kesatuan Indonesia. A.s Laksana mengumpamakan DPR sebagai suatu penyakit, dan masyarakat digambarkan sebagai sekumpulan anasir yang pemalas, lebih memilih diam ketika dicurangi, dan pengkhayal &#8211; bahkan oleh tanpa tedeng aling-aling penulis menyebutnya tolol. Tanpa banyak kata, silahkan menikmati tulisan tersebut: Menunggu Datangnya Anjing, oleh A.S Laksana.<br />
<a name="more"></a><br />
* * *</p>
<p>Jika anda mengandaikan DPR adalah sebentuk simptom bagi negeri ini, saya kira anda akan kesulitan merumuskan ia simptom apa. Kadang-kadang ia terasa seperti migren di kepala bagian kiri, kadang-kadang terasa seperti penyakit tempo dulu <em>gondongan</em>, atau sering ia muncul dalam bentuk sembelit. Ketika ia muncul ke permukaan sebagai migren, anda membahas bagaimana migren bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasinya. Pada hari berikutnya ia menampilkan diri sebagai stroke ringan. Namun ketika anda kejar hal-hal yang berkaitan dengan stroke dan cara mengusirnya, keesokannya ia sudah bergeser menjadi tumor ganas. Mungkin anda akan kelelahan menguber-uber simptom yang berpindah-pindah tersebut.</p>
<p>Sekarang ini saya tidak tahu ia menampilkan diri sebagai simptom apa. Maksud saya, agak susah menentukan apakah kegemaran pelesiran bisa kita samakan dengan simptom sembelit atau masuk angin biasa saja atau gegar otak. Dan perilaku simptomatik semacam itu muncul hanya beberapa hari setelah mereka minta maaf di hari lebaran.</p>
<p>Di hari lebaran itu, saya mendapatkan pesan-pesan singkat, puisi-puisi permintaan maaf lahir batin, dari beberapa anggota DPR yang secara pribadi saya kenal. Saya tahu itu satu pesan singkat yang dipancarluaskan ke semua nomor telepon yang tersimpan di database <em>handphone</em> mereka. Itu hanya rutin hari raya, sebab saya kira mereka tidak pernah benar-benar merasa bersalah. Belum seminggu permintaan maaf itu, mereka sudah membuat orang-orang ribut membicarakan mereka karena terlalu bergairah melakukan perlawatan atau pelesiran. Ini <em>headline</em> pertama yang saya baca setelah beberapa hari tanpa koran karena loper langganan saya mudik.</p>
<p>Maka, itu simptom apa dan bagaimana mengatasinya?</p>
<p>Anda tahu bahwa cara efektif untuk menyingkirkan simptom adalah membereskan akar masalahnya. Penting bagi anda untuk mencari tahu apa yang melandasi simptom tersebut. Saya curiga jangan-jangan akar masalahnya tersembunyi begitu rupa sehingga sulit bagi kita untuk menemukannya, sementara jenis simptomnya sendiri berpindah-pindah.</p>
<p>Pada cerita-cerita zaman dulu, jika sebuah negeri mengidap penyakit-penyakit semacam ini, atau apa pun jenisnya, penyelesaiannya tidak terlalu sulit. Simpel saja, Tuhan akan melakukan penyelamatan atau membuat penghancuran. Jika terjadi pada seseorang, juga tak akan terlalu menjadi masalah. Anda bisa memahami beberapa pola untuk menyembuhkan penyakit atau mengakhiri penderitaan. Biasanya akan datang peri dengan tongkat sakti; sekali ia mengayunkan tongkatnya maka segala masalah beres. Atau anda hanya membutuhkan ciuman seorang perempuan cantik. Atau anda bisa mengadakan sayembara.</p>
<p>Dayang Sumbi, misalnya, mengadakan sayembara ketika ia menghadapi “masalah berat” karena <em>taropong</em>nya&#8211;salah satu bagian dari alat tenun&#8211;jatuh ke kolong rumah. Tampaknya ia terlalu malas meluangkan waktu barang beberapa menit untuk mengambil alat itu. Ia lebih suka membuat sayembara: barangsiapa bisa mengambilkan taropongnya, kalau lelaki akan ia jadikan suami, kalau perempuan akan ia jadikan saudara. Masalahnya dengan taropong beres ketika datang seekor anjing mengambilkan benda itu. Dan itu anjing laki-laki. Maka, perempuan cantik yang awet muda itu kawin dengan si anjing pemenang sayembara.</p>
<p>Tetapi kita hidup di zaman ketika peri-peri sudah menyingkir dan sayembara bukan lagi penyelesaian. Kendati demikian keajaiban sesekali masih terjadi. Anda mungkin pernah mendengar cerita tentang pasien kanker yang menyembuhkan dirinya sendiri ketika menurut dokter usianya tinggal beberapa waktu lagi.</p>
<p>Konon ada motivasi di sana. Ada hasrat yang menyala untuk melanjutkan kehidupan dan menjadi lebih baik. Maka hal-hal itulah yang melahirkan mukjizat kesembuhan.</p>
<p>Becermin dari sana, saya penasaran apakah mungkin ada motivasi atau hasrat menyala yang bisa menyembuhkan negeri ini. Kalau ada, seperti apa bentuknya dan oleh siapa? Sampai sekarang masih gelap bagi saya untuk menduga-duga kemungkinan yang bisa memunculkan keajaiban. Terlalu banyak perilaku simptomatik di negeri ini sehingga kita nyaris tidak bisa menebak apa penyakit sebenarnya. Dan lebih dari itu, apa akar masalahnya.</p>
<p>Anda bisa mengatakan bahwa kita kekurangan bakat-bakat kepemimpinan sembari memberikan sejumlah alasan. Itu bisa menjadi spekulasi yang masuk akal. Anda bisa mengatakan bahwa di sini terlalu banyak ketamakan. Ada pragmatisme yang gila-gilaan sehingga setiap bentuk otoritas selalu diperlakukan seperti jalan tol untuk mengeruk pelbagai keuntungan. Itu juga bisa merupakan analisis yang mudah diterima. Anda bisa menggonggong dan berspekulasi apa pun tentang pengelolaan negeri ini, kafilah kekuasaan akan tetap berjalan begitu-begitu saja.</p>
<p>Dalam versi saya, negeri ini kekurangan cerita yang baik. Setiap hari kita hanya menjumpai cerita-cerita buruk yang membikin kita sesak nafas, atau jengkel, atau memendam kemarahan. Ini cerita-cerita yang tidak menyehatkan.</p>
<p>Kita memerlukan cerita-cerita yang menyembuhkan. Dalam mitologi Yunani, ada seorang pemuda yang berkelana dengan tujuan menemui orang-orang yang menderita oleh penyakit, oleh perang, oleh bencana, oleh kelaparan, atau oleh penyebab-penyebab lainnya. Kepada orang-orang yang menderita, ia menuturkan cerita-cerita yang bisa meringankan penderitaan&#8211;sebab di sana ada inspirasi yang bisa membebaskan orang dari rasa sakit.</p>
<p>Tentu ada inspirasi juga dalam cerita-cerita yang buruk. Ada implikasi di dalam setiap cerita, baik atau buruk cerita itu. Bedanya, dalam cerita-cerita yang buruk kita kemungkinan besar hanya akan mendapatkan inspirasi yang buruk. Tidak mungkin kita mendapatkan inspirasi yang baik dari cerita tentang DPR yang senang piknik misalnya. Tidak mungkin kita mendapatkan inspirasi untuk kebaikan pada cerita-cerita tentang kegagalan menegakkan hukum. Dari cerita-cerita tersebut, Anda hanya akan mendapatkan kesengsaraan dan ujung-ujungnya kemarahan. Hanya kemarahan yang merupakan respons terbaik bagi cerita-cerita yang menguras kesabaran itu.</p>
<p>Apa pesan tersirat dari cerita penusukan jemaat HKBP? Atau dari cerita tentang jembatan yang ambles, tanpa gempa tanpa bencana? Keburukan bisa terjadi sewaktu-waktu, bahkan dalam situasi yang adem-adem saja, pada bulan ketika orang saling memaafkan lahir dan batin.</p>
<p>Dengan cerita-cerita buruk yang terus menyerbu kita setiap hari, dari mana kita bisa mendapatkan inspirasi? Kita memerlukan kekuatan kekuatan pendorong dari dalam diri sendiri; kita memerlukan motivasi untuk memberantas akar masalah. Seorang teman mengatakan bahwa hanya diperlukan sedikit kewarasan untuk bangkit membereskan diri.</p>
<p>Saya setuju sekali dengan itu. Satu-satunya orang yang tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri adalah orang yang mengalami kerusakan otak. Ia tidak bisa lagi menggunakan otaknya, mungkin karena ada kelumpuhan dalam organ terpenting itu. Bisa kerusakan fisiologis, bisa kerusakan psikologis.</p>
<p>Jenis lain yang gagal mengatasi masalah adalah orang yang ketololannya sebegitu rupa sehingga tidak mampu mencerna apa pun dan gagal memperlajari apa pun. Tidak ada pengetahuan, tidak ada kecakapan baru yang bisa dipelajari oleh orang yang sangat tolol. Nah, saya tidak mampu membayangkan bahwa negeri ini serupa dengan orang yang tidak mampu menggunakan otaknya untuk menggerakkan perubahan.</p>
<p>Urusan DPR suka pelesir akan menjadi masalah sepele ketika kita bisa memberi tahu mereka bahwa ada banyak hal yang bisa dilakukan selain pelesir. Tetapi ketika otak tidak mampu mencerna saran atau kata-kata atau apalagi analisis, maka segalanya akan menjadi hal yang sia-sia belaka. Mungkin yang terjadi benar-benar kerusakan otak. Saya kira penting di waktu-waktu mendatang untuk menguji kondisi otak seseorang dalam <em>fit and proper test</em> untuk setiap jabatan publik.</p>
<p>Kalau memang tidak ada yang <em>fit and proper</em>, dan kita semalas Dayang Sumbi untuk mengatasi masalah sendiri, saya kira tak ada jalan lain kecuali menyelenggarakan sayembara: Barang siapa bisa menyembuhkan penyakit negeri ini, kalau laki-laki akan dijadikan suami, kalau perempuan akan dijadikan saudara kandung. Kalaupun yang bisa menyembuhkan adalah seekor anjing, tak apalah. Seekor anjing cukup baik bagi bangsa yang tak bisa membangkitkan diri sendiri.</p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/'>budaya</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/indonesia-budaya/'>Indonesia</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/a-s-laksana/'>A.s Laksana</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2506/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2506/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2506&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/03/06/menunggu-datangnya-anjing-oleh-a-s-laksana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/03/972718.jpg?w=107" medium="image">
			<media:title type="html">A.s Laksana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perang Dunia Keempat</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/03/06/perang-dunia-keempat/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/03/06/perang-dunia-keempat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Mar 2012 05:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[perang dunia kedua]]></category>
		<category><![CDATA[perang dunia pertama]]></category>
		<category><![CDATA[subcomandante marcos ezln]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/?p=2500</guid>
		<description><![CDATA[“La cuarta guerra mundial”, Subcomandante Marcos (EZLN). Ceramah Marcos di hadapan Komite Sipil Pengawasan HAM Internasional di La Realidad, Chiapas, Meksiko, 20 November 1999. Transkripsi terbit pertama kali di La Jornada, Kamis, 23 Oktober 2001, dan dimuat ulang di Rebeldía no. 4 Februari 2003. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Ronny Agustinus dan dimuat dalam Subcomandante [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2500&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/03/marcos-katita.jpg"><img class="alignleft  wp-image-2501" title="Subcomandante Marcos" src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/03/marcos-katita.jpg?w=150&#038;h=116" alt="" width="150" height="116" /></a>“La cuarta guerra mundial”, Subcomandante Marcos (EZLN). Ceramah Marcos di hadapan Komite Sipil Pengawasan HAM Internasional di La Realidad, Chiapas, Meksiko, 20 November 1999. Transkripsi terbit pertama kali di La Jornada, Kamis, 23 Oktober 2001, dan dimuat ulang di Rebeldía no. 4 Februari 2003. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh <strong>Ronny Agustinus</strong> dan dimuat dalam Subcomandante Marcos, Kata adalah Senjata (Yogyakarta: Resist Book, 2005). (Sumber gambar: <a href="http://soylocoporti.com/" target="_blank">soylocoporti.com)</a></em><span id="more-2500"></span><br />
<a name="more"></a></p>
<p><strong>Restrukturisasi Perang</strong></p>
<p>Seperti kita lihat, ada beberapa konstanta dalam apa yang dinamakan perang dunia, dalam Perang Dunia Pertama, Perang Dunia Kedua, dan apa yang kami sebut Perang Dunia Ketiga dan Keempat.</p>
<p>Salah satu dari konstanta-konstanta tersebut adalah penaklukan wilayah dan reorganisasinya. Bila Anda amati peta dunia, Anda bisa lihat adanya perubahan di akhir semua perang dunia, bukan cuma dalam penaklukan wilayah, tapi dalam bentuk pengorganisasiannya. Seusai Perang Dunia Pertama, ada peta dunia baru, sesudah yang Kedua, ada peta dunia lain lagi.</p>
<p>Pada penghujung perang yang dengan berani kami namai “Perang Dunia Ketiga”, yang oleh orang lain disebut Perang Dingin, penaklukan wilayah dan reorganisasi berlangsung. Secara luas bisa disebutkan bahwa keduanya berlangsung di akhir tahun ’80-an, dengan runtuhnya kubu sosialis Uni Soviet. Dan pada awal ’90-an, apa yang kami sebut Perang Dunia Keempat bisa terlihat.</p>
<p>Konstanta lainnya adalah penghancuran musuh. Seperti halnya terhadap Nazisme dalam Perang Dunia Kedua, dan dalam Perang Dunia Ketiga, terhadap segala sesuatu yang berbau Uni Soviet dan kubu sosialis sebagai opsi terhadap dunia kapitalis.</p>
<p>Konstanta ketiga adalah pengaturan wilayah taklukan. Pada waktu penaklukan wilayah tercapai, penting untuk menatanya agar hasil kemenangan bisa dibagi-bagi kepada kekuatan yang berjaya. Kami pakai istilah ‘penaklukan’ lumayan sering, karena kami berpengalaman soal ini. Negara-negara itu, yang sebelumnya menyebut diri mereka nasional, selalu berupaya menaklukkan orang Indian. Di luar konstanta-konstanta tersebut, ada serangkaian variabel yang berubah-ubah dari satu perang dunia ke perang dunia lainnya: strategi, aktor atau pihak-pihaknya, persenjataan yang digunakan, dan terakhir, taktiknya. Meski yang terakhir ini berubah-ubah, yang pertama tadi ada dan bisa diterapkan guna memahami suatu perang dan lainnya.</p>
<p>Perang Dunia Ketiga atau Perang Dingin berlangsung sejak 1946 (atau bila Anda suka, sejak pemboman Hiroshima tahun 1945) sampai 1985-1990. Inilah perang dunia besar yang terdiri dari banyak perang lokal. Sebagaimana dalam semua perang, pada akhirnya terjadi penaklukan wilayah dan penghancuran musuh. Selanjutnya, ia bergerak pada pengaturan wilayah taklukan dan reorganisasi kawasan. Para aktor perang dunia ini adalah: 1) dua negara adikuasa, Amerika Serikat dan Uni Soviet dengan satelitnya masing-masing; 2) mayoritas negara-negara Eropa; 3) Amerika Latin, Afrika, sebagian Asia dan Oseania. Negara-negara pinggiran berkisar seputar AS atau Soviet, sesuka keinginan mereka. Setelah adikuasa dan negara-negara pinggiran terdapat pemirsa dan korban, atau artinya: seisi dunia selebihnya. Dua negara adikuasa ini tidak selalu bertempur tatap muka. Mereka kerap melakukannya lewat negara-negara lain. Sementara negara-negara industri besar bergabung dengan salah satu blok, negara dan umat manusia selebihnya tampil sebagai pemirsa atau korban. Yang memberi watak perang ini adalah: 1) orientasi persenjataannya, dan 2) perang-perang lokal. Dalam perang nuklir, dua adikuasa ini bersaing guna melihat berapa kali mereka bisa menghancurkan dunia. Metode untuk meyakinkan lawan adalah dengan meng­hadapkannya pada kekuatan yang sangat besar. Pada saat yang sama, perang lokal berlangsung di mana-mana dan negara-negara adikuasa itu terlibat.</p>
<p>Hasilnya, sebagaimana kita semua tahu, adalah kalah dan hancurnya Uni Soviet, serta menangnya AS, yang di seputarnya kini mayoritas negara-negara besar berkumpul. Saat itulah apa yang kami namai “Perang Dunia Keempat” pecah. Dan di sini masalah timbul. Hasil dari perang sebelumnya mestinya sebuah dunia unipolar—satu negara tunggal yang mendominasi dunia tanpa pesaing. Tapi, guna membuatnya efektif, dunia unipolar ini harus mencapai apa yang dikenal sebagai “globalisasi.” Dunia harus dipahami sebagai wilayah taklukan luas dengan sebuah musuh yang terhancurkan. Penting kiranya untuk mengatur dunia baru ini, dan karenanya, mengglobalkannya. Maka mereka pun berpaling pada teknologi informasi, yang dalam perkembangan umat manusia sama pentingnya seperti penciptaan mesin uap. Komputer membolehkan orang berada di mana-mana secara simultan. Tidak ada lagi batas atau kekangan ruang dan waktu. Berkat komputerlah proses globalisasi dimulai. Pemisahan, perbedaan, Negara-negara-Bangsa, seluruhnya runtuh, dan dunia menjadi apa yang secara realistis dinamai kampung global.</p>
<p>Konsep yang mendasari globalisasi adalah apa yang kita sebut “neoliberalisme,” sebuah agama baru yang mengizinkan proses ini dilaksanakan. Dengan Perang Dunia Keempat ini, sekali lagi, wilayah-wilayah ditundukkan, musuh dihancurkan dan penaklukan wilayah dikelola.</p>
<p>Masalahnya adalah: wilayah apa yang ditaklukkan dan direorganisir, dan siapa gerangan musuhnya? Melihat bahwa musuh sebelumnya telah lenyap, kami katakan sekarang ini umat manusialah musuhnya. Perang Dunia Keempat menghancurkan umat manusia seraya globalisasi menguniversalkan pasar. Segala sesuatu yang manusiawi dan menentang logika pasar adalah musuh dan harus dihancurkan. Dalam pengertian ini, kita semuanya musuh untuk dimusnahkan: orang adat, orang non-adat, pengawas HAM, kaum guru, cendekiawan, seniman. Setiap orang yang meyakini dirinya bebas padahal tidak.</p>
<p>Perang Dunia Keempat ini menggunakan apa yang kami sebut “destruksi.” Wilayah dihancurkan dan dikosongkan. Saat perang dilancarkan, tanah harus dihabisi, diubah jadi gurun. Bukan karena semangat merusak, tapi guna membangun dan menatanya kembali. Apa masalah utama yang dihadapi dunia unipolar ini dalam mengglobalkan dirinya sendiri? Negara-Bangsa. Perlawanan, budaya, tiap-tiap cara kekerabatan sebuah bangsa, apa-apa yang membuatnya berbeda. Bagaimana mungkin kampung ini bisa global dan setiap orang bisa sama bila ada begitu banyak perbedaan? Waktu kami katakan perlu kiranya untuk menghancurkan Negara-Bangsa dan mengubahnya jadi gurun, itu bukan berarti menyingkirkan rakyat, tapi menyingkirkan cara keberadaan rakyat. Setelah menghancurkan, orang harus membangun. Membangun kembali wilayah dan memberi mereka tempat yang lainnya. Tempat yang diputuskan oleh hukum pasar. Inilah yang menggerakkan globalisasi.</p>
<p>Rintangan pertama adalah Negara-Bangsa: mereka harus digempur dan dihancurkan. Segala sesuatu yang membuat negara itu “berbangsa” harus dihancurkan: bahasa, budaya, ekonomi, kehidupan politik, dan jaringan sosialnya. Bila bahasa-bahasa nasional tidak lagi terpakai, mereka harus dihancurkan, dan sebuah bahasa baru harus digencarkan. Bertentangan dengan apa yang orang pikir, bahasa itu bukanlah Inggris, tapi komputer. Semua bahasa harus dibikin sama, diterjemahkan ke dalam bahasa komputer, Inggris sekalipun. Semua aspek kultural yang membuat seorang Perancis jadi Perancis, seorang Italia jadi Italia, seorang Denmark jadi Denmark, seorang Meksiko jadi Meksiko, harus dihancurkan, karena merekalah penghalang yang mencegahnya memasuki pasar global. Ini bukan lagi perkara membuat satu pasar untuk orang Perancis, dan satu lagi untuk orang Inggris atau Italia. Harus ada satu pasar tunggal, di mana orang yang sama bisa mengkonsumsi produk yang sama di tempat manapun di dunia, dan di mana orang yang sama ini bertindak laiknya warga dunia, bukan lagi warga Negara-Bangsa.</p>
<p>Itu berarti sejarah budaya, sejarah tradisi, bertabrakan dengan proses ini dan menjadi musuh Perang Dunia Keempat. Hal ini menjadi perkara serius terutama di Eropa, di mana terdapat bangsa-bangsa dengan tradisi besar. Kerangka kultural orang Perancis, Italia, Inggris, Jerman, Spanyol, dll –segala sesuatu yang tidak bisa diterjemahkan ke dalam komputer dan istilah-istilah pasar—menjadi kendala bagi globalisasi ini. Barang-barang disirkulasikan lewat saluran-saluran informasi, dan segala sesuatu lainnya harus dihancurkan atau disisihkan. Negara-Bangsa punya struktur ekonominya sendiri serta apa yang disebut “kelas borjuasi nasional”—kaum kapitalis dengan markas dan laba nasional. Ini tidak boleh ada lagi: bila ekonomi diputuskan pada tingkat global, kebijakan-kebijakan ekonomi Negara-Bangsa yang mencoba melindungi modalnya menjadi musuh yang harus ditundukkan. Kesepakatan Perdagangan Bebas, serta kesepakatan yang membuahkan Uni Eropa, uang Euro, merupakan gejala-gejala pengglobalan ekonomi, meski pada mulanya ini adalah globalisasi regional, sebagaimana kasus Eropa. Negara-Bangsa membangun relasi politiknya sendiri, tapi kini relasi politik tidak lagi berguna. Aku tidak mencirikan ini baik atau buruk. Masalahnya adalah hubungan-hubungan politik ini menjadi perintang bagi terwujudnya hukum-hukum pasar. Kelas politik nasional sudah usang, tidak lagi berguna, harus diubah. Mereka mencoba mengingat, mereka mencoba mengingat nama negarawan di Eropa satu saja. Sama sekali tidak bisa. Tokoh terpenting di Eropa zaman Euro adalah orang-orang macam presiden Bundesbank, seorang bankir. Apa yang ia ucapkan akan menentukan kebijakan bermacam presiden dan perdana menteri yang diberlakukan di negara-negara Eropa.</p>
<p>Bila jalinan sosial koyak, hubungan-hubungan lama solidaritas yang memungkinkan adanya koeksistensi dalam sebuah Negara-Bangsa juga retak. Ini sebabnya kampanye menentang homoseksual dan lesbian, melawan imigran, atau kampanye xenofobia, meruyak. Segala sesuatu yang sebelumnya menjaga kesetimbangan harus dihancurkan sampai titik tertentu ketika perang dunia ini menggempur Negara-Bangsa dan mengubahnya jadi sesuatu yang berbeda.</p>
<p>Ini persoalan homogenisasi, membuat tiap orang sama, dan menghegemonikan sebuah gaya hidup. Inilah kehidupan global. Hiburan terbesarnya harus komputer, kerjanya harus komputer, nilainya sebagai manusia harus diukur dari jumlah kartu kreditnya, daya beli seseorang, kapasitas produktifnya. Kasus yang menimpa kaum guru cukup jelas dalam hal ini. Orang yang punya pengetahuan paling banyak atau yang paling bijak tidak lagi berharga. Kini orang yang menghasilkan paling banyak risetlah yang berharga, dan dengan itulah gajinya, beasiswanya, dan kedudukannya di universitas diputuskan.</p>
<p>Ini banyak terkait dengan model Amerika Serikat. Toh ternyata, Perang Dunia Keempat juga menghasilkan efek berkebalikan, yang kami sebut “fragmentasi.” Dunia, secara paradoksal, tidaklah menyatu, malah pecah jadi banyak kepingan. Meski bisa diasumsikan bahwa warga dibikin setara, perbedaan sebagai perbedaan pun meruyak: homoseksual dan lesbian, kaum muda, imigran. Negara-Bangsa berfungsi sebagai suatu Negara besar, wilayah-masyarakat-anonim yang memecah kita berkeping-keping.</p>
<p>Bila Anda cermati peta dunia pada periode ini –berakhirnya Perang Dunia Ketiga—dan menganalisa delapan tahun terakhir, sebuah proses restrukturisasi sedang berlangsung, terutama –tapi bukan hanya—di Eropa. Di mana dulu ada satu negara, kini ada banyak negara. Peta dunia retak sudah. Inilah efek paradoksal yang berlangsung gara-gara Perang Dunia Keempat itu sendiri. Alih-alih mengglobal, dunia malah terpecah-pecah, dan terlepas dari mekanisme hegemoni dan homogenisasi ini, kian lama kian banyak perbedaan yang muncul. Globalisasi dan neoliberalisme membuat dunia jadi sebuah kepulauan. Dan ia harus dibubuhi logika pasar. Kepingan-kepingan ini harus diorganisir jadi denominator bersama. Inilah yang kami sebut “bom finansial.”</p>
<p>Pada saat yang sama perbedaan-perbedaan ini muncul, perbedaan-perbedaan ini pun dilipatgandakan. Tiap anak muda punya gengnya sendiri, cara berpikirnya sendiri, seperti punk dan skinhead. Semuanya di tiap-tiap negara. Kini beda bukan cuma beda, tapi perbedaan mereka dilipatgandakan dan mencari identitasnya sendiri. Perang Dunia Keempat jelas tidak menawarkan sebuah cermin yang membolehkan mereka melihat dirinya sendiri sebagai denominator bersama. Ia menyuguhkan pada mereka cermin yang retak. Selama bisa mengontrol kepulauan ini (umat manusia ini), kekuasaan tidak akan terlalu kecewa.</p>
<p>Dunia pecah jadi banyak kepingan, besar dan kecil. Tak ada lagi benua dalam pengertian bahwa aku seorang Eropa, Afrika, atau Amerika. Yang ditawarkan oleh globalisasi neoliberal adalah jaringan yang dibangun oleh modal finansial, atau, bila Anda suka, oleh kuasa finansial. Bila terjadi krisis dalam persilangan ini, jaringan di luarnya akan meredam dampaknya. Bila terjadi kemakmuran di sebuah negara, ia tidak menghasilkan efek kemakmuran di negara-negara lainnya. Jadi, ini sebuah jaringan yang tidak berfungsi. Apa yang mereka ceritakan pada kita tentang ukuran dunia adalah dusta, pidato yang diulang-ulang oleh para pemimpin Amerika Latin, entah Menem, Fujimori, Zedillo, atau pemimpin-pemimpin lainnya dengan karakter moral yang meragukan. Sesungguhnya, yang sedang terjadi adalah jaringan ini membuat Negara-negara-Bangsa jadi kian ringkih. Sia-sia sebuah negara berjuang membangun ekuilibrium serta nasibnya sendiri sebagai bangsa. Segala sesuatu bergantung pada apa yang terjadi di sebuah bank di Jepang, atau apa yang diperbuat mafia di Rusia atau spekulan di Sydney. Dengan satu dan lain cara, Negara-Bangsa bukan diselamatkan, mereka dikutuk selamanya. Ketika sebuah Negara-Bangsa setuju untuk bergabung dalam jaringan ini –karena tak ada pilihan lain, karena mereka memaksanya, atau karena yakin—ia sedang meneken akta kematiannya sendiri.</p>
<p>Ringkas kata, yang diinginkan pasar raksasa tersebut adalah mengubah semua kepulauan ini menjadi pusat-pusat belanja, bukan bangsa. Orang bisa pergi dari satu negara ke negara lainnya dan menemukan produk yang sama. Tidak ada lagi bedanya. Di Paris atau di San Cristóbal de las Casas Anda bisa mengkonsumsi barang yang sama. Bila Anda di San Cristóbal de las Casas, Anda bisa secara simultan berada di Paris memperoleh berita. Inilah akhir Negara-Bangsa. Dan bukan cuma itu: inilah akhir umat manusia yang menyusunnya. Yang penting adalah hukum pasar, dan itulah yang menetapkan seberapa banyak Anda berproduksi, berapa hargamu, berapa banyak Anda beli. Martabat, perlawanan, solidaritas semuanya merecoki. Segala sesuatu yang mencegah seorang manusia berubah jadi mesin produksi dan konsumsi tergolong musuh, dan harus dienyahkan. Inilah sebabnya kami kata­kan spesies manusia adalah musuh Perang Dunia Keempat. Ia tidak menghancurkan secara fisik, tapi menghancurkan kemanusiaannya.</p>
<p>Secara paradoksal, dengan menghancurkan Negara-Bangsa, martabat, perlawanan, dan solidaritas justru terperbarui. Tak ada ikatan yang lebih kuat, lebih solid, ketimbang ikatan yang ada antara kelompok-kelompok yang berbeda: antar homoseksual, antar lesbian, antar kaum muda, antar migran. Perang ini, karenanya, berlanjut dengan menyerang juga mereka yang berbeda. Inilah yang dituju kampanye-kampanye itu, begitu kuatnya di Eropa dan Amerika Serikat, melawan mereka yang berbeda, karena mereka berkulit gelap, bicara bahasa yang lain, atau memiliki budaya yang berbeda. Cara untuk menyuburkan xenofobia dalam reruntuhan Negara-Bangsa ini adalah dengan menghadirkan ancaman: “Pendatang-pendatang Turki ingin merebut lapangan kerjamu.” “Imigran-imigran Meksiko da­tang buat memperkosa, mereka datang buat mencuri, mereka datang menabur kebiasaan buruk.” Negara-negara-Bangsa –atau segelintir yang tersisa dari mereka—mendelegasikan kepada warga dunia baru itu –komputer—peran untuk menyingkirkan imigran-imigran ini. Dan seketika itulah kelompok-kelompok macam Ku Klux Klan meruyak, atau orang-orang dengan kadar kejujuran macam Berlusconi bisa merebut kekuasaan. Mereka semua membangun kampanyenya berdasarkan xenofobia. Kebencian akan yang berbeda, penganiayaan terhadap apapun yang berbeda, kini mendunia. Tapi perlawanan dari segala yang berbeda ini juga mendunia. Dihadapkan pada agresi, perbedaan-perbedaan ini berkembang biak, mereka mengeras. Begitulah, aku tidak akan mencirikan ini baik atau buruk, inilah yang terjadi.</p>
<p><strong>Perang Bukan Cuma Militer </strong></p>
<p>Dalam kaidah-kaidah militer yang ketat, Perang Dunia Ketiga punya logika. Pada intinya, ini adalah perang konvensional, dikonseptualkan sedemikian rupa sampai bila aku pasang tentara dan Anda pasang tentara, kita berhadapan satu sama lain, dan siapapun yang masih hidup menang. Ini berlangsung di suatu kawasan yang spesifik—dalam kasus NATO dan Pakta Warsawa, ialah Eropa. Berawal dari perang konvensional antar pasukan, sebuah jalan yang berorientasi militer dan persenjataan ditetapkan.</p>
<p>Kita akan lihat detil-detilnya sedikit lebih rinci. Ini misalnya [Marcos mengangkat senapan] adalah senjata semi-otomatis, disebut senapan mesin AR-15. Diproduksi untuk perang Vietnam dan bisa dibongkar dengan sangat gampang [ia mempretelinya], nah begini. Waktu mereka membuatnya, Amerika membayangkan skenario perang konvensional, artinya: kontingen militer besar berhadapan satu sama lain. “Kita kumpulkan banyak tentara, kita bergerak maju, dan akhirnya pasti ada yang tersisa.” Pada saat yang sama Pakta Warsawa mengembangkan senapan otomatis Kalashnikov, lazim disebut AK-47, senjata dengan volume tembak besar dalam jarak dekat, sampai 400 meter. Konsep Soviet melibatkan pasukan gelombang besar: segunung prajurit merangsek maju, menembak, dan bila mereka tewas, gelombang kedua dan ketiga akan tiba. Siapa yang paling banyak punya tentara akan menang.</p>
<p>Amerika kemudian berpikir: “Bedil Garand kuno dari Perang Dunia Kedua tidak berguna lagi. Kita kini butuh senjata yang punya daya tembak besar untuk jarak dekat.” Mereka bawa AR-15 dan mengujinya di Vietnam. Masalahnya adalah senjata itu rusak, tidak jalan. Sewaktu mereka menyerang Vietkong, mekanismenya membuka terus, dan waktu mereka menembakkannya, bunyinya “klik.” Dan itu bukan kamera, tapi senjata. Mereka mencoba memecahkan masalah dengan model M16-A1. Di sini akal-akalannya ada pada pelurunya, yang meminta dua hal berbeda. Satu, yang sipil, 2,223 inci—bisa dibeli di toko mana saja di AS. Yang lain –5,56 milimeter—eksklusif dipakai NATO. Ini peluru yang sangat kilat dan ada tipuannya. Dalam perang, tujuannya adalah melihat kerugian –bukan kematian—di pihak lawan, dan sebuah pasukan menganggap dirinya menderita kerugian bila seorang serdadu tidak sanggup lagi bertempur. Konvensi Jenewa –sebuah kesepakatan untuk memanusiawikan perang—melarang peluru ekspansif, karena pada titik ia masuk, ia merusak lebih banyak, dan jauh lebih mematikan ketimbang peluru tajam.</p>
<p>“Melihat bahwa tujuannya adalah meningkatkan jumlah yang terluka dan menurunkan jumlah yang tewas,” kata mereka, “kami melarang peluru ekspansif.” Sebuah tembakan peluru tajam membuat Anda tidak berkutik, Anda korban sekarang, tapi Anda tidak terbunuh kecuali mengenai organ vital. Guna mematuhi Konvensi Jenewa sekaligus mengakalinya, Amerika menciptakan peluru ujung lunak yang ketika memasuki tubuh manusia, berbelok dan melintir. Lubang masuknya seukuran ini, lubang keluarnya jauh lebih besar. Peluru ini lebih parah ketimbang peluru ekspansif, dan ia tidak melanggar konvensi. Toh demikian, bila mengenaimu di lengan&#8230; ia akan meledakkanmu. Sebutir peluru 162 menembusmu dan membuatmu terluka, tapi yang ini menghancurkanmu. Kebetulan, pemerintah Meksiko baru saja membeli 16.000 butir peluru ini.</p>
<p>Artinya, senjata ini dicipta untuk skenario-skenario khusus. Kita asumsikan mereka tak ingin memakai bom nuklir. Apa yang akan mereka pakai? Banyak tentara lawan banyak tentara. Maka doktrin-doktrin perang konvensional NATO dan Pakta Warsawa terciptalah.</p>
<p>Opsi kedua adalah perang nuklir lokal, perang dengan senjata nuklir tapi hanya di beberapa tempat dan tidak di lainnya. Ada kesepakatan antara kedua adikuasa ini untuk tidak saling menyerang di negeri mereka sendiri, dan bertempur hanya di wilayah netral. Tak perlu disebutkan bahwa wilayah ini adalah Eropa. Di situlah bom-bom akan berjatuhan dan orang akan melihat siapa yang masih tetap hidup di Eropa Barat serta apa yang dulu disebut Eropa Timur.</p>
<p>Opsi terakhir Perang Dunia Ketiga adalah perang nuklir total, yang jadi bisnis besar, bisnis abad ini. Logika perang nuklir adalah tak ada yang jadi pemenangnya. Bukan masalah siapa yang menembak lebih dulu, tak soal seberapa cepat ia menembak, pihak sana akan bisa menembak pula. Kehancurannya timbal balik, dan dari sejak semula, opsi ini jelas ditolak. Sifat inilah yang dalam istilah diplomasi militer disebut “tangkisan.”</p>
<p>Jadi agar Soviet tidak memakai senjata nuklir, Amerika mengembangkan banyak senjata nuklir, dan agar mereka tidak memakai senjata nuklir, Soviet mengembangkan banyak senjata nuklir, begitu seterusnya. Mereka menyebutnya Misil Balistik Antarbenua, roket-roket yang meluncur dari Rusia ke Amerika Serikat dan dari Amerika Serikat ke Rusia. Harganya mahal dan kini tidak berguna buat apa-apa lagi. Ada pula senjata-senjata nuklir lainnya untuk penggunaan lokal yang akan mereka pakai di Eropa dalam kasus perang nuklir lokal.</p>
<p>Tatkala fase ini mulai, tahun 1945, ada perang yang harus diperjuangkan sebab Eropa terbelah dua. Strategi militernya –kita bicara murni aspek-aspek militernya—adalah sebagai berikut: ada beberapa posisi menyerang di seberang garis musuh, ada satu lini logistik permanen, serta ada tanah-air, bernama Amerika Serikat atau Uni Soviet. Lini logistik menyuplai posisi-posisi depan. Pesawat-pesawat besar yang ada di udara 24 jam sehari, B-52 Fortress, mengusung bom-bom nuklir, dan mereka tak perlu harus mendarat. Ada juga pakta-pakta. Pakta NATO, Pakta Warsawa, dan SEATO (South East Asia Treaty Organization), yang seperti NATO untuk negara-negara Asia. Model ini dimainkan dalam perang-perang lokal. Segala sesuatunya punya logika, dan sungguh logis untuk bertempur di Vietnam, yang merupakan skenario yang sudah disepakati. Tentara lokal dan kaum pemberontak mengambil posisi di seberang garis musuh. Logistik permanen diperankan oleh barisan penjual senjata legal maupun gelap, dan tanah-air diperankan oleh dua adikuasa tersebut. Ada pula kesepakatan mengenai tempat-tempat di mana mereka berdua tetap berlaku sebagai pemirsa. Contoh paling jelas dari perang lokal ini adalah kediktatoran Amerika Latin, konflik-konflik di Asia, terutama Vietnam, dan perang-perang di Afrika. Sepertinya ini sama sekali tidak punya logika apapun, karena mayoritas yang terjadi di zaman itu tidaklah dipahami. Tapi apa yang terjadi adalah bagian dari garis besar perang konvensional ini.</p>
<p>Selang periode inilah –dan ini penting—konsep “perang total” dikembangkan. Unsur-unsur yang bukan lagi bersifat militer memasuki doktrin militer. Umpamanya di Vietnam, sejak serbuan Tet (1968) sampai jatuhnya Saigon (1975), media sekali lagi menjadi medan tempur penting. Maka, gagasan untuk mengembangkan kejayaan militer dalam militer itu tidak lagi mencukupi. Penting kiranya untuk mengikutkan soal-soal lain, seperti media. Dan musuh juga bisa diserang dengan langkah-langkah ekonomi, dengan langkah-langkah politik dan dengan diplomasi, yang menjadi permainan PBB dan organisasi-organisasi internasional. Sebagian negara menciptakan sabotase guna memastikan kutukan dan cercaan terhadap negera-negara lainnya, yang disebut “perang diplomasi.”</p>
<p>Seluruh perang ini mengikuti teori domino. Kedengarannya konyol, tapi mereka seperti dua musuh bermain domino dengan penduduk dunia selebihnya. Salah satu pihak meletakkan kartunya, dan yang lain berupaya menaruh kartu guna memotong gerak lawan berikutnya. Adalah teori tokoh masyhur bernama Kissinger, Menteri Dalam Negeri AS selama era Vietnam, yang berkata: “Kita tidak bisa meninggalkan Vietnam karena itu berarti merelakan permainan domino di Asia Tenggara kepada pihak lain.” Dan itu sebabnya mereka melakukan apa yang mereka perbuat di Vietnam.</p>
<p>Ini juga bermaksud memadukan kembali logika Perang Dunia Kedua. Bagi sebagian besar penduduk, Perang Dunia Kedua heroik sifatnya. Ada gambar Angkatan Laut membebaskan Perancis dari kediktatoran, membebaskan Italia dari Il Duce, membebaskan Jerman dari militer, tentara merah masuk dari segala sisi. Perang Dunia Kedua dilancarkan dengan niat mengenyahkan sebuah bahaya bagi segenap umat manusia, bahaya nasionalisme-sosialis. Karenanya, dengan satu dan lain cara perang-perang lokal berupaya untuk menyatukan kembali ideologi “kami bertindak demi membela dunia yang bebas.” Tapi kini Moskow-lah yang memainkan peran nasionalisme-sosialis. Dan Moskow sendiri juga melakukan hal yang sama: kedua adikuasa ini mencoba memakai argumen “demokrasi” dan “dunia bebas” yang diusung masing-masing pihak.</p>
<p>Sesudah itu datang Perang Dunia Keempat, yang menghancurkan segala yang sudah-sudah, karena dunia tidak lagi sama, dan strategi yang sama tidak bisa diterapkan. Konsep “perang total” dikembangkan lebih jauh: ini bukan cuma perang di segala sisi, ini perang yang bisa terjadi di manapun, sebuah perang total di mana seisi dunia dipertaruhkan. “Perang total” berarti: kapanpun, di manapun, dalam situasi apapun. Pemahaman mengenai pertempuran di satu tempat tertentu tidak lagi berlaku. Sekarang pertempurannya bisa berlangsung kapan saja. Tak ada lagi konsep eskalasi konflik dengan ancaman-ancaman, perebutan posisi dan upaya reposisi diri. Di sembarang saat dan sembarang kesempatan, konflik bisa timbul. Mungkin saja problem domestik, mungkin saja diktator dan apa saja dari perang lima tahun terakhir ini, mulai Kosovo sampai Perang Teluk. Seluruh rutinitas militer Perang Dingin, karenanya, telah hancur.</p>
<p>Tidak lagi mungkin untuk menggelar perang dalam Perang Dunia Keempat ini di bawah kriteria yang Ketiga, sebab aku kini harus bertempur di manapun, aku tidak tahu ke mana akan berperang, tidak pula aku tahu kapan, aku harus bertindak cepat, aku bahkan tidak tahu dalam situasi macam apa aku akan melancarkan perang ini. Guna memecahkan masalah ini, militer awalnya mengembangkan perang “gerak cepat”. Contohnya adalah Perang Teluk, sebuah perang yang menyedot akumulasi kekuatan militer dalam periode waktu yang singkat, aksi militer besar-besaran dalam jangka pendek, penaklukan wilayah dan penarikan diri. Invasi Panama merupakan contoh lain gerak cepat ini. Sesungguhnya malah, di sana terdapat kontingen NATO yang disebut “satuan intervensi cepat.” Gerak cepat adalah kekuatan militer berjumlah besar yang menggempur musuh dengan tiada membeda-bedakan antara rumah sakit anak dengan pabrik senjata kimia. Inilah yang terjadi di Irak: bom-bom pintar itu ternyata bodoh, mereka tidak bisa membeda-bedakan. Dan di situlah mereka berakhir, sebab mereka sadar bahwa ini lumayan mahal, sementara sumbangannya sedikit sekali. Di Irak seluruh pasukan diterjunkan, tapi tak terjadi penaklukan wilayah. Ada masa­lah protes-protes lokal, ada pengawas HAM internasional.</p>
<p>Mereka harus mundur. Vietnam sudah mengajari mereka bahwa dalam kasus-kasus ini, tidak bijak kiranya untuk ngotot. “Tidak, kita tidak bisa lakukan ini sekarang,” kata mereka. Lantas mereka beralih pada strategi “proyeksi kekuatan.” “Lebih baik tempatkan terlebih dahulu pangkalan militer AS di seluruh dunia, mengakumulasi kekuatan besar skala benua, yang dalam hitungan jam atau hari akan punya kapasitas untuk memasang unit-unit militer di tempat manapun di dunia.” Dan mereka bisa, sesungguhnya, meletakkan sebuah divisi berisi empat atau lima ribu orang di titik paling jauh di planet ini dalam empat hari, lebih banyak dan terus lebih banyak lagi.</p>
<p>Tapi proyeksi kekuatan ini punya masalah bila diserahkan pada tentara lokal, atau persisnya: tentara AS. Mereka yakin bahwa bila konfliknya tidak tertuntaskan segera, kantung-kantung mayat (mereka yang mati) akan mulai berdatangan, seperti di Vietnam, dan ini bisa menyulut banyak protes di dalam negeri Amerika atau negara mana saja. Guna menghindari masalah-masalah itu, mereka sisihkan proyeksi kekuatan dan memakai –kita tegaskan ini—hitung-hitungan dagang. Mereka tidak membuat hitung-hitungan mengenai kerusakan tenaga manusia atau sumber daya alam, tapi tentang publisitas dan citra. Maka perang proyeksi pun dikesampingkan, dan berlanjut dengan model perang dengan tentara-tentara lokal, memakai lebih banyak bantuan internasional, lebih banyak badan supranasional. Sekarang bukan lagi mengirim tentara, tapi berperang lewat tentara yang sudah ada di sana, membantu mereka sesuai basis konfliknya, dan tidak memakai model sebuah bangsa yang mencanangkan perang, tapi badan supranasional seperti PBB atau NATO. Yang melakukan kerja kotornya adalah tentara-tentara lokal, sementara yang masuk surat kabar adalah Amerika dan bala bantuan internasionalnya. Inilah modelnya. Protes tidak lagi mujarab: ini bukan perang pemerintah Amerika Serikat. Ini perang oleh NATO, dan toh NATO melakukannya semata demi membantu PBB.</p>
<p>Di seantero dunia, terjadi restrukturisasi tentara agar mereka bisa menghadapi konflik lokal dengan bantuan internasional, di bawah selubung supranasional dan dengan samaran perang kemanusiaan. Ini berarti menyelamatkan penduduk dari genosida dengan cara membunuhnya. Dan inilah yang terjadi di Kosovo. Milosevich melancarkan perang melawan kemanusiaan: “Bila kita menentang Milosevich, kita membela kemanusiaan.” Inilah argumen yang dipakai jenderal-jenderal NATO dan yang membawa begitu banyak masalah pada kaum kiri Eropa: menentang pemboman NATO berarti mendukung Milosevich, kalau begitu lebih baik mendukung pemboman NATO. Sementara Milosevich, Anda tahu, dipersenjatai oleh Amerika Serikat. Konsepsi militer yang kini sedang dimainkan, adalah bahwa seisi dunia –entah Sri Lanka atau negara lainnya, yang terjauh yang bisa dibayangkan orang—kini merupakan halaman belakang, karena dunia global menghasilkan simultanitas. Dan itulah masalahnya: dalam dunia yang mengglobal ini, apapun yang terjadi di tempat manapun mempengaruhi tata internasional baru ini. Dunia bukan lagi dunia, tapi kampung, dan segala sesuatunya berada sangat dekat. Karenanya polisi-polisi besar dunia –terutama Amerika Serikat—berhak turut campur di manapun, kapanpun, dalam situasi apapun. Mereka bisa menganggap apa saja sebagai ancaman keamanan domestik mereka. Mereka bisa dengan mudahnya memutuskan bahwa pemberontakan adat di Chiapas mengancam keamanan domestik Amerika Utara, atau kelompok Tamil di Sri Lanka, atau apapun terserah Anda. Gerakan apapun –dan tidak serta merta harus bersenjata—di tempat manapun bisa dianggap ancaman bagi keamanan domestik.</p>
<p>Apakah yang telah terjadi? Strategi dan konsep-konsep kuno dalam menggelar perang runtuh sudah. Mari kita lihat.</p>
<p>“Panggung operasi” adalah istilah militer untuk mengindikasikan tempat di mana perang akan berlangsung. Dalam Perang Dunia Ketiga, Eropalah panggung operasinya. Kini tidak jelas di mana perang akan pecah, bisa di mana saja, tidak lagi pasti bahwa perang akan terjadi di Eropa. Doktrin militer bergeser dari apa yang disebut “sistem” menuju apa yang mereka sebut “fleksibilitas”. “Aku harus siap berbuat apa saja kapan saja. Sebuah rencana tidak lagi memadai: kini aku butuh banyak rencana, bukan cuma untuk membangun respons pada insiden-insiden tertentu, tapi untuk membangun banyak respons militer pada insiden-insiden yang spesifik.” Di sinilah teknologi informasi turut campur. Perubahan ini menghasilkan pergeseran dari yang sistematis, non-fleksibel, kaku, menuju yang fleksibel, menuju apa yang bisa berubah dari satu momen ke berikutnya. Dan ini akan merumuskan segenap doktrin baru ketentaraan, korps-korps militer, dan para prajurit. Inilah satu unsur dalam Perang Dunia Keempat. Yang lainnya adalah perpindahan dari “strategi pengepungan” menjadi strategi “mengulur waktu” atau “perpanjangan”: kini masalahnya bukan cuma menaklukkan wilayah, mengepung musuh, tapi juga memperpanjang konflik menjadi apa yang mereka sebut “aksi-aksi non-perang.” Dalam kasus Chiapas, ini berkaitan dengan bongkar pasang kepala pemerintah daerah dan wilayah, dengan HAM, dengan media, dll.</p>
<p>Termasuk dalam konsepsi militer baru ini adalah intensifikasi penaklukan wilayah. Artinya, penting untuk tidak cuma mengurusi EZLN dan kekuatan militernya, tapi juga gereja, LSM, pengamat internasional, pers, penduduk sipil, dll. Tak ada lagi penduduk sipil dan kaum netral. Seisi dunia adalah bagian dari konflik.</p>
<p>Implikasinya adalah tentara-tentara nasional tidak lagi berfaedah, karena mereka tidak lagi mempertahankan Negara-Bangsa. Bila tidak ada Negara-Bangsa, apa yang akan mereka bela? Di bawah doktrin baru, tentara-tentara nasional jadinya memainkan peran polisi lokal. Kasus Meksiko cukup jelas: Tentara Meksiko makin lama makin banyak menggarap kerja kepolisian, seperti memerangi perdagangan narkoba. Badan baru untuk mengatasi kejahatan terorganisir bernama Polisi Preventif Federal tersusun dari personil-personil militer. Ini soal tentara nasional yang berubah jadi polisi lokal dengan gaya buku komik AS: a Super Cop, Polisi Super. Ketika tentara di bekas Yugoslavia direorganisir, mereka berubah jadi satuan polisi lokal, dan NATO menjadi Polisi Supernya, mitra seniornya dalam istilah politik. Pemeran utamanya adalah badan supranasional (dalam hal ini NATO atau tentara AS), dan pemeran-pemeran pembantunya adalah tentara-tentara lokal.</p>
<p>Tapi tentara nasional didirikan dengan dasar doktrin “keamanan nasional.” Bila ada musuh atau bahaya pada keamanan suatu bangsa, tugas merekalah untuk menjaga keamanan, kadang melawan musuh dari luar, kadang melawan musuh-musuh domestik yang menciptakan destabilisasi. Inilah doktrin Perang Dunia Ketiga atau Perang Dingin. Di bawah asumsi-asumsi ini, tentara-tentara nasional mengembangkan suatu kesadaran nasional yang membuat mereka sulit diubah jadi mitra kepolisian Sang Polisi Super. Maka doktrin keamanan nasional kini harus diubah jadi “stabilitas nasional.” Masalahnya bukan lagi membela bangsa. Karena musuh utama stabilitas nasional adalah perdagangan narkoba, dan perdagangan narkoba bersifat internasional, maka tentara-tentara nasional yang beroperasi di bawah panji stabilitas nasional pun menerima bantuan atau campur tangan internasional dari negara-negara lain.</p>
<p>Problem menata kembali tentara-tentara nasional berlangsung di aras dunia. Kini kita ke Amerika, dan dari situ ke Amerika Latin. Prosesnya sedikit mirip dengan yang berlangsung di Eropa dan yang terlihat di perang Kosovo dengan NATO. Dalam kasus Amerika Latin, ada Organisi Negara-negara Benua Amerika (OAS) dengan Sistem Pertahanan Hemisfer. Menurut mantan presiden Argentina, Menem, seluruh negara Amerika Latin terancam dan kita perlu bersatu, menghancurkan kesadaran nasional tentara dan membentuk ketentaraan maha­besar di bawah doktrin sistem pertahanan hemisfer, dengan dalih perdagangan narkoba. Melihat bahwa yang dipertaruhkan adalah fleksibilitas –atau kapasitas untuk berperang kapan saja, di mana saja, dan di bawah kondisi apa saja—gladi resik pun dimulai. Sekelumit benteng pertahanan nasional yang masih ada harus dihancurkan oleh sistem hemisfer ini. Bila ada Kosovo di Eropa, di Amerika Latin ada Kolombia dan Chiapas. Bagaimana sistem pertahanan hemisfer ini dibangun? Dengan dua cara. Di Kolombia, di mana ancaman peredaran narkoba memang nyata, pemerintah meminta uluran tangan setiap orang: “Kita harus turut campur karena perdagangan narkoba bukan hanya mempengaruhi Kolombia, tapi seisi benua.” Dalam kasus Chiapas, konsep perang total dijalankan. Semua orang ambil bagian, tak ada pihak netral, entah kau jadi sekutu atau kau jadi musuh.</p>
<p><strong>Penaklukan Baru </strong></p>
<p>Dalam proses fragmentasi ini –mengubah dunia menjadi kepulauan—kuasa finansial ingin membangun pusat belanja baru yang memiliki turisme dan sumber daya alam di Chiapas, Belize, dan Guatemala.</p>
<p>Selain penuh minyak bumi dan uranium, masalahnya adalah Chiapas penuh penduduk adat. Dan orang-orang adat ini, selain tidak berbahasa Spanyol, juga tidak menginginkan kartu kredit. Mereka tidak berproduksi, mereka menanam jagung, kacang, cabe, kopi, dan mereka membayangkan menari dengan iringan marimba bukannya memakai komputer. Mereka bukan konsumen bukan pula produsen. Mereka tak berguna. Dan apapun yang tak berguna boleh dihabisi. Tapi mereka tak mau pergi, dan mereka tidak mau berhenti sebagai orang adat. Ada lagi: perjuangan mereka bukan untuk merebut kekuasaan. Perjuangan mereka adalah untuk diakui sebagai orang Indian, agar hak mereka untuk eksis diakui, tanpa harus berubah jadi orang lain.</p>
<p>Masalahnya di sini, di tanah yang sedang berperang, di kawasan Zapatista, terdapat budaya-budaya adat utama, ada berbagai bahasa dan cadangan minyak terbesar. Ada tujuh masyarakat Indian yang turut serta dalam EZLN: suku Tzeltal, Tzotzil, Tojolabal, Chol, Zoque, Mam, dan mestizo. Inilah atlas Chiapas: komunitas-komunitas dengan populasi adat juga dengan minyak, uranium, serta kayu-kayuan berharga. Bagi neoliberalisme segala sesuatu adalah barang dagangan, dijual, dieksploitir. Dan orang-orang adat ini datang untuk berkata tidak, bahwa tanah adalah ibu, tempat pelestarian budaya, bahwa sejarah hidup di sini, dan yang mati hidup di sini. Jelas perkara-perkara absurd ini tidak bisa masuk ke komputer dan tidak terdaftar di bursa saham manapun. Dan tak ada cara buat meyakinkan mereka untuk berlaku baik, untuk belajar berpikir benar, mereka jelas-jelas tidak mau. Mereka bahkan mengangkat senjata. Inilah sebabnya kami katakan bahwa pemerintah Meksiko tidak ingin berdamai: karena mereka ingin menyingkirkan musuh ini dan mengubah tanah ini jadi gurun, sesudah itu mereorganisirnya dan menyetelnya agar beroperasi seperti pusat belanja raksasa, sebuah mal di Meksiko Tenggara. EZLN menyokong penduduk Indian, dan dengan begitu juga merupakan musuh, tapi bukan yang utama. Tidak cukup kiranya untuk menuntaskan masalah dengan EZLN, malah lebih parah bila menuntaskan masalah dengan EZLN berarti meninggalkan tanah ini, karena itu berarti perdamaian di Chiapas dan menyudahi penaklukan wilayah yang kaya minyak, kayu-kayuan berharga, dan uranium. Itu sebabnya mereka belum melakukannya dan tidak akan melakukannya.</p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/'>budaya</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/budaya/dunia-budaya/'>Dunia</a> Tagged: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/perang-dunia-kedua/'>perang dunia kedua</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/perang-dunia-pertama/'>perang dunia pertama</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/tag/subcomandante-marcos-ezln/'>subcomandante marcos ezln</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/2500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/2500/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=2500&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/03/06/perang-dunia-keempat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/03/marcos-katita.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Subcomandante Marcos</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Senyum Bubi (Dalam Kenangan)</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/17/senyum-bubi-dalam-kenangan/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/17/senyum-bubi-dalam-kenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 12:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/17/senyum-bubi-dalam-kenangan</guid>
		<description><![CDATA[Bubi Chen berada diruangan pribadinya saat memberikan kursus piano bagi muridnya dikawasan Kupang Indah, Surabaya (04-13-2009). Ia mendapat julukan Mutiara dari Timur karena kepiawaiannya bermain piano jazz tutup usia karena berbagai komplikasi penyakit pada 16 Februari 2012. (Foto: TEMPO/Fully Syafi) Bubi Chen berada diruangan pribadinya menunjukkan salah satu hobinya mengkoleksi miniatur pesawat terbang dirumahnya dikawasan [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1840&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:left;" dir="ltr">
<div style="text-align:left;" dir="ltr">
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/2.jpeg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/2.jpeg?w=640&#038;h=368" alt="" width="640" height="368" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Bubi Chen berada diruangan pribadinya saat memberikan kursus piano bagi muridnya dikawasan Kupang Indah, Surabaya (04-13-2009). Ia mendapat julukan Mutiara dari Timur karena kepiawaiannya bermain piano jazz tutup usia karena berbagai komplikasi penyakit pada 16 Februari 2012. (Foto: TEMPO/Fully Syafi)</td>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"><span id="more-1840"></span></div>
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"><a style="margin-left:1em;margin-right:1em;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/3.jpeg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/3.jpeg?w=640&#038;h=368" alt="" width="640" height="368" border="0" /></a></div>
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"><a style="margin-left:1em;margin-right:1em;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/4.jpeg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/4.jpeg?w=640&#038;h=368" alt="" width="640" height="368" border="0" /></a></div>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/5.jpeg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/5.jpeg?w=640&#038;h=368" alt="" width="640" height="368" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Bubi Chen berada diruangan pribadinya menunjukkan salah satu hobinya mengkoleksi miniatur pesawat terbang dirumahnya dikawasan Kupang Indah,Surabaya 04-13-2009 (Foto: TEMPO/Fully Syafi)</td>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;"></td>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/6.jpeg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/6.jpeg?w=640&#038;h=368" alt="" width="640" height="368" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Bubi Chen, berada diruangan tidurnya seusai memberikan kursus piano bagi muridnya dikawasan Kupang Indah,Surabaya, 04-13-2009. (Foto:TEMPO/Fully Syafi)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p><a href="http://musikbelaka.blogspot.com/2012/02/denting-paradiso-bubi.html" target="_blank">Baca tulisan lengkapnya di sini</a></p>
</div><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/foto/'>Foto</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/musik/'>musik</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/1840/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/1840/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1840&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/17/senyum-bubi-dalam-kenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/2.jpeg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/3.jpeg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/4.jpeg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/5.jpeg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/6.jpeg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>&#8216;Potret Diri&#8217; Cindy Sherman</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/15/potret-diri-cindy-sherman/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/15/potret-diri-cindy-sherman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2012 11:24:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/15/potret-diri-cindy-sherman</guid>
		<description><![CDATA[Dengan menempatkan kamera di seputar dirinya sendiri, Cindy Sherman membangun namanya sebagai salah satu fotografer paling disegani di akhir abad 20. Kendati sebagian besar foto yang dihasilkan adalah gambar dirinya, tapi foto-foto tersebut jelas bukan potret-diri, melainkan , Sherman menggunakan dirinya sebagai kendaraan untuk mengomentari beberapa isu tentang dunia modern: peran wanita, peran seorang seniman [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1842&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:left;" dir="ltr">
<div style="text-align:left;" dir="ltr">
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"><a style="clear:left;float:left;margin-bottom:1em;margin-right:1em;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/shermanuntitled971982.jpg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/shermanuntitled971982.jpg?w=208&#038;h=320" alt="" width="208" height="320" border="0" /></a></div>
<p>Dengan menempatkan kamera di seputar dirinya sendiri, Cindy Sherman membangun namanya sebagai salah satu fotografer paling disegani di akhir abad 20. Kendati sebagian besar foto yang dihasilkan adalah gambar dirinya, tapi foto-foto tersebut jelas bukan potret-diri, melainkan , Sherman menggunakan dirinya sebagai kendaraan untuk mengomentari beberapa isu tentang dunia modern: peran wanita, peran seorang seniman dsb. Melalui gambar-gambar ambigu dan ekletik tersebut, ia membangun suatu gaya yang berbeda. Melalui sejumlah karya, Sherman menciptakan pertanyaan-pertanyaan yang menantang dan penting tentang gambaran dan peran perempuan di masyarakat, media dan alam kesenian.<span id="more-1842"></span></p>
<p>Sherman lahir pada tahun 1954, di Glen Ridge, New Jersey, sebuah kota di pinggiran New York. Keluarganya pindah tidak lama setelah ia lahir. Sherman adalah bungsu dari lima bersaudara, tumbuh bersama di kota kecil Huntington, Long Island. Tidak seperti calon-calon artis umunya, sewaktu muda, ia tidak terlibat dalam kegiatan kesenian. Orang tuanya tidak pernah melibatkan diri dalam bidang tersebut; ayahnya seorang insinyur dan ibunya seorang guru. Ayah Sherman pensiun ketika ia masih duduk di bangku kelas lima SD. Sherman pernah mengatakan bahwa ‘tidak perlu sampai kuliah hingga aku bisa memiliki konsep tentang apa yang sedang terjadi di dunia. Pemikiranku tentang pelukis adalah seseorang yang menggambar di ruang sidang atau pembuat karikatur di atas papan dengan kapur. Orang tuaku memiliki buku semacam 101 lukisan-lukisan indah, yang memasukkan nama seperti Dali dan Picasso sebagai pelukis pendatang baru.” Terlepas dari orang tuanya yang tidak terlalu tertarik pada seni, toh mereka tetap memberi dukungan sewatku Sherman memutuskan untuk melanjutkan ke sekolah seni setelah lulus SMA. Meski, menurut Sherman, ibunya telah memberi peringatan padanya untuk mengambil kursus mengajar. Dengan demikian, eksplorasi seni Sherman dimulai ketika ia kuliah di Universitas di Buffalo.</p>
<p>Karir awal Sherman di Buffalo sangat berbeda dengan yang kemudian terjadi. Sebagai mahasiswa baru, Sherman memutuskan untuk mempelajari lukisan sampai ia rasa cukup. Frustasi oleh keterbatasan dalam sebuah lukisan dan merasa bahwa ia telah melakukan semua yang ia bisa, akhirnya ia menyerah. Sherman mengatakan bahwa tidak ada lagi yang bisa diungkapkan (lewat lukisan). &#8220;Dengan teliti aku menyalin lukisan-lukisan lain, hingga kemudian aku sadar, aku hanya mampu menggunakan kamera dan meluangkan waktu untuk menaruh ide di dalamnya,&#8221; ungkapnya. Inilah yang secara eksplisit ia lakukan. Sherman telah menyatakan bahwa ia tidak akan mencapai sukses sebagai pelukis, dan menyatakan bahwa ia tidak akan mampu mereaksikan sesuatu yang lebih mendalam pada lukisan. Kurangnya koneksi penting dalam proses melukis, Sherman pindah haluan ke fotografi, dan mempelajarinya di saat-saat luang di Buffalo. Saat itulah ia bertemu dengan orang-orang yang menjadi bagian penting dalam hidupnya: teman sesama seniman, Robert Longo. Bersama Longo dan Charles Clough, Sherman membentuk Hallwalls, ruang independen para seniman tempat memamerkan karya.</p>
<p>Setelah lulus, tahun 1976, Sherman memutuskan pindah ke New York untuk memulai karir seninya. Menempati kamar loteng di Fulton Street di Manhattan, Sherman mulai mengambil gambar-gambar dirinya. Foto-foto tersebut kemudian dikenal dengan &#8216;Untitled Film Stills&#8217; (karya yang mungkin paling terkenal di sepanjang karirnya). Dalam foto-foto tersebut, yang dimulai tahun 1977, ia memerankan dirinya sebagai aktres <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/B_movie" target="_blank">film-B</a>. Foto-foto itu memperlihatkan dirinya sedang memerankan karakter yang berbeda-beda, memakai wig, topi, gaun, pakaian-pakaian yang sepertinya bukan miliknya. Sementara mungkin banyak sekali kesalahan dalam foto-foto itu sebagai potret-diri, foto-foto tersebut hanya bermain-main dengan unsur-unsur dasar dan sama sekali berbeda dengan yang biasanya. Dalam setiap foto, Sherman menampilkan suatu tipe – bukan dirinya yang sesungguhnya melainkan pribadi khayalan. Kadang ia tampil dalam sosok seorang ibu rumah tangga, atau seorang pelacur, perempuan dalam tekanan, perempuan yang sedang menangis, penari, aktres dsb. Dalam memerankan karakter-karakter tersebut, Ia memliki kelenturan, dan dapat menguabah diri layaknya bunglon.</p>
<p>Dalam seni potret, seorang seniman harus memiliki tujuan spesifik untuk menggambarkan sesuatu &#8211; dalam hal ini manusia, yang kemudian dijelaskan lewat judul ( biasanya diambil dari nama subjek foto tersebut), atau, menciptakan gambar yang menampakkan kemiripan secara fisik yang mengarah pada perasaan khas individu tertentu. Itu adalah dua contoh bagaimana Sherman secara cermat berkomunikasi dengan pemerhati foto. Dengan memberinya judul ‘Untitled’ pada tiap foto, juga menomorinya, Sherman menjelaskan bahwa karya-karya yang ia hasilkan tidak sedang melukiskan dirinya secara prbadi.</p>
<p>Ada juga petunjuk, walaupun sangat sedikit, tentang pribadi Sherman di dalam karya-karyanya &#8211; tiap foto yang dihasilkannya sangat khas dan penuh ambigu yang meninggalkan kesan membingungkan alih-alih kejelasan tentang alam pikiran Sherman sesungguhnya. Sherman menyelesaikan proyeknya tiga tahun kemudian (pada 1980) ketika ia kehabisan klise foto yang biasa digunakan untuk bekerja. Rangkaian karya tersebut menarik minat public kritikus. Ia menyelenggarakan pameran solo perdananya di galeri seni nirlaba, The Kitchen, New York City. Pada tahun 1980, Sherman juga menciptakan rangkaian karya yang diberi nama ‘Rear-Screen Projections’ yang mana memiliki kemiripan dengan karya sebelumnya, Untitled Film Stills. Dlam karya tersebut, Sherman berdandan dan diarak dengan latar belakang slide yang diproyeksikan.</p>
<p>Tahun 1981 ia dipilih oleh salah satu majalah ternama, Artforum, untuk mengisi halaman tengah sebagai berita terbaru. Sherman terus menciptakan karyanya dengan keindahan yang padu: kamera ditempatkan di atas dirinya biasanya sambil meringkuk di tanah atau memperlihatkan diri seperti sedang melamun. Seri ini, juga seri lainnya yang memperlihatkan Sherman dalam jubah mandi warna pink, ditolak oleh editor Artforum, Ingrid Sischy, yang menyatakan bahwa foto-foto hal itu bisa membawa pada kesalahfahaman.</p>
<table class="tr-caption-container" style="float:left;margin-right:1em;text-align:left;" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="clear:left;margin-bottom:1em;margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/disaster1.jpg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/disaster1.jpg?w=287&#038;h=400" alt="" width="287" height="400" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Disasters and Fairy Tales</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sherman mengubah hampir keseluruhan gayanya pada satu seri yang berjudul Disasters and Fairy Tales. Untuk pertama kali sepanjang karirnya, Sherman tidak menjadi model. Diambil dari tahun 1985 hingga 1989, foto-foto tersebut jauh lebih ‘mengerikan’ dari karya-karya sebelumnya. Dengan sengaja menampakkan ketakutan dan ‘cacat’, Sherman menempatkan dirinya secara aneh, latar belakang yang tak dapat dijelaskan, bentuk-bentuk ganjil yang disorot warna bernuansa biru, hijau dan merah. Kadang Sherman menggunakan bagian-bagian boneka atau bagian-bagian tubuh palsu untuk mengganti bagian tubuh dirinya. Juga banyak sekali foto yang bergambar muntahan dan barang-barang menjijikan berserakan. Sherman terus mengeksplor hal-hal yang menjijikkan, namun hal itu diakuinya dapat memunculkan keindahan.</p>
<p>Karya kedua Sherman yang paling terkenal muncul tidak lama setelah ‘Untitled Film Still’ diterima baik oleh public. Dalam karya berjudul ‘History of Portraits’, Sherman kembali menempatkan dirinya sebagai model, meskipun kali ini ia berperan dengan pola dasar para pelukis maestro. Menggunakan bagian tubuh palsu untuk menambah atau memperbesar bagian tubuhnya sendiri, Sherman menciptakan kembali satu bentuk seni tinggi dan memainkan perannya sebagai seorang seniman kontemporer abad 20. Sherman tinggal di luar negeri waktu itu. Meskipun museum bisa memberi banyak inspirasi padanya, dia tidak menggemarinya: “Bahkan ketika aku sedang mengerjakan ‘History of Portraits, aku sedang berada di Roma, tapi tidak sekalipun pergi ke gereja atau museum di sana. Aku bekerja dari buku-buku dan mereproduksinya, “ katanya. “Ini adalah sisi dari fotografi yang sangat aku sukai, secara konseptual – ide dari suatu gambar dapat direproduksi dan dilihat kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja.”</p>
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"></div>
<table class="tr-caption-container" style="float:left;margin-right:1em;text-align:left;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/sherman_historyportraits.jpg?w=300"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/sherman_historyportraits.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">History of Portrait</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Tahun 1992 Sherman mulai pada seri karya baru yang berjudul ‘Sex Pictures’. Untuk pertama kalinya Sherman benar-benar absen dari gambar-gambar yang diciptakannya. Malah ia kembali menggunakan boneka dan bagian-bagian tubuh palsu, dan kali ini dipasang dalam pose sangat seksual. Alat kelamin palsu – dari laki-laki dan perempuan – sangat sering dimunculkan dalam tampilan <em>close-up</em> yang ekstrim. Difoto dengan warna-warna khusus, gambar-gambar itu bisa diartikan <em>goncangan</em>. Sherman terus melanjutkan proyek tersebut untuk beberapa lama dan terus bereksperimen menggunakan boneka serta eksplorasi-eksplorasi bagian tubuh seperti yang telah ia lakukan sebelumnya.</p>
<p>Kehidupan dan karya Sherman telah diisi bukan hanya oleh konsep-konsep fotografi. Ia telah menikah dengan seorang kameraman, Michael Audher, selama 16 tahun dan mulai sibuk dalam karya-karya film. Tahun 1977, debut karya yang disutradarai Sherman, Office Killer, dibintangi <a href="http://www.imdb.com/Name?Tripplehorn,+Jeanne" target="_blank">Jeanne Tripplehorn</a>, dirilis di bioskop. Menyatakan diri sebagai pecinta film horror, Sherman menggambarkan karakter-karakter serta membangun motif visual dalam filmnya tersebut sebagai seorang yang masih berkecimpung di dunia fotografi. Sherman juga muncul memerankan dirinya dalam satu komedi karya John Water, Pecker, tahun 1998.</p>
<p>Pada 1999, harga rata-rata tiap karya Sherman mencapai $20.000 sampai $50.000, suatu hasil yang luar biasa bagi seorang fotografer perempuan. Bahkan pada 1999, balai lelang berhasil menjual ‘Film Stills’ dengan harga $190.000. Tawaran itu mungkin diilhami oleh yang ditempuh ‘<a href="http://www.moma.org/" target="_blank">Museum of Modern Art</a>’: Tahun 1996 mereka membeli seri lengkap dari ‘Film Stills’ seharga satu juta dollar. Harga tersebut menunjukkan kesuksesan yang telah dicapai Sherman, dari segi kritikan maupun financial. Popularitas Sherman menjalar hingga seluruh dunia, dipamerkan di negara-negara lain seperti Jerman, Jepang dan Prancis.</p>
<p>Akhir-akhir ini, Sherman kembali menggunakan dirinya sebagai model. Pada pameran yang diselenggarakan di galeri Metro Pictures, New York, Sherman memamerkan portret dirinya sebagai perempuan asal California, tipe-tipe perempuan sederhana – pelatih pribadi, bekas makelar, janda dsb. Sherman memanipulasi lebih lanjut gagasan tentang potret melalui penggunaan gaya foto konvensional, termasuk pengaturan tokoh dengan latar belakang netral. Tidak seperti beberapa karya awalnya, ia menciptakan karakter yang lebih sederhana. Sherman membuat proyek-proyeknya di kota New York, tempatnya tinggal dan berkarya.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/untitled1.jpg?w=146"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/untitled1.jpg?w=146" alt="" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;"><span style="font-size:x-small;"><em>Bus Rider karya Cindy Sherman</em></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"></div>
<p><span style="font-size:x-small;"><em><br />
</em></span></p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
</div><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/musik/dunia-musik/'>dunia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/internasional/'>Internasional</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/sejarah/'>sejarah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/1842/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/1842/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1842&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/15/potret-diri-cindy-sherman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/shermanuntitled971982.jpg?w=195" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/disaster1.jpg?w=215" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/sherman_historyportraits.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/untitled1.jpg?w=146" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Amerika Latin dan Sosialisme Abad 21</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/13/amerika-latin-dan-sosialisme-abad-21/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/13/amerika-latin-dan-sosialisme-abad-21/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2012 11:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/13/amerika-latin-dan-sosialisme-abad-21</guid>
		<description><![CDATA[20 tahun lalu, kekuatan kiri Amerika Latin, dan dunia (pada umumnya), mengalami masa-masa kritis. Setelah tembok berlin runtuh, Uni Soviet meluncur menuju kehancuran dan berakhir sepenuhnya pada akhir 1991. Berkurangnya barisan belakang yang sangat dibutuhkan, revolusi Sandinista dikalahkan pada poling bulan Februari 1990, dan gerilyawan Amerika Tengah dipaksa menyerah. Satu-satunya negara yang mempertahankan panji-panji revolusi [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1847&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:left;" dir="ltr">
<div style="text-align:left;" dir="ltr">
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"><a style="clear:right;float:right;margin-bottom:1em;margin-left:1em;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/paluarit.png"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/paluarit.png?w=331&#038;h=400" alt="" width="331" height="400" border="0" /></a></div>
<p>20 tahun lalu, kekuatan kiri Amerika Latin, dan dunia (pada umumnya), mengalami masa-masa kritis. Setelah tembok berlin runtuh, Uni Soviet meluncur menuju kehancuran dan berakhir sepenuhnya pada akhir 1991. Berkurangnya barisan belakang <span id="more-1847"></span>yang sangat dibutuhkan, revolusi Sandinista dikalahkan pada poling bulan Februari 1990, dan gerilyawan Amerika Tengah dipaksa menyerah. Satu-satunya negara yang mempertahankan panji-panji revolusi tetap berkibar adalah Kuba, meskipun berbagai isyarat mengatakan bahwa hari-harinya tinggal menunggu waktu. Berdasar pada situasi tersebut, sulit untuk membayangkan kalau 20 tahun kemudian pemimpin sayap kiri akan memerintah sebagian besar negara Amerika Latin.</p>
<p>Kekalahan kaum sosialis di Soviet telah menciptakan situasi yang sulit bagi kekuatan kiri Amerika Latin, khusunya kaum Marxist Leninis. Sepanjang tahun 1980, kelompok Marxis – Leninis telah belajar banyak dari kediktatoran di Amerika Selatan dan dari berbagai bentuk perlawanan yang mengarah pada pemerintahannya. Marxis Leninis juga belajar banyak dari perjuangan gerilya Amerika Tengah dan Kolombia, dan mulai berusaha menghapus rangkaian kesalahan dan penyimpangan yang mereka buat di tahun 1960 dan 1970-an, disebabkan oleh pengambilan gaya partai Bolshevik yang anti kritik.</p>
<p>Penyimpangan-penyimpangan tersebut antara lain:</p>
<p>a. Kepeloporan, vertikalisme, dan authoritarianisme (pengaturan arah suatu gerakan, tugas-tugas kepemimpinan dan platform perjuangan, semuanya dilaksanakan atas perintah partai, dengan demikian melemahkan sikap kritis masyarakat dan dapat mencegah ikut campurnya mereka dalam perencanaan yang menyangkut kepentingan-kepentingan besar).</p>
<p>b. Teori dan dogma, yang membawa suatu strategi tertentu (strategi besar direncanakan, contohnya, strategi untuk membebaskan dan me-sosialisme-kan bangsa, namun tanpa anlisa konkret pada sejarah); dan</p>
<p>c. Penyimpangan subjek dalam menganalisa kenyataan (reifikasi subjek sejarah) – strategi dan taktik yang tidak tepat digunakan, didasari pada ketidakmampuan membaca sejarah perubahan sosial (termasuk mengabaikan perjuangan etnis dan pergerakan budaya juga revolusi masyarakat Kristen). Kesalahan lain termasuk menganggap bahwa revolusi sebagai serangan oleh kaum militan minoritas atas suatu kekuasaan, yang mana kemudian menggunakan status sosial untuk menyelesaikan masalah di masyarakat, bukannya menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Hal ini bahkan mencapai titik di mana pertikaian diciptakan antara kekuatan revolusi melawan kekuatan demokrasi, di sini istilah ‘demokratis’ di samakan dengan sekutu sosial-demokrat, seolah kekuatan revolusi bukanlah kekuatan demokratis.</p>
<p>Pada dekade sebelum kekalahan sosialisme Soviet, kaum kiri telah mulai mengatasi masalah-masalah ini. Ada dua faktor yang mempengaruhi proses pendewasaan politik kiri. Pertama, pandangan pedagogis dari seorang pengajar asal Brasil, Paulo Freire, yang membawa perubahan penting pada pendidikan masyarakat di berbagai negara, yang mana bertentangan dengan konsep lama dari partai kiri sebagai suatu pelopor (partai-partai tersebut biasa menganggap bahwa merekalah pemilik kebenaran). Yang kedua adalah ide-ide kelompok feminis yang memberi tekanan pada penghormatan terhadap perbedaan dan menolak otoritarianisme.</p>
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"><a style="clear:left;float:left;margin-bottom:1em;margin-right:1em;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/12.jpg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/12.jpg?w=400&#038;h=226" alt="" width="400" height="226" border="0" /></a></div>
<p>Yang pertama kali menerapkan ide dan pandangan seperti ini adalah gerakan politik militer Amerika Tengah. Revolusi Sandinista mendemonstrasikan cara-cara baru dalam memandang segala sesuatunya ini dengan jalan menggerakkannya secara politik untuk kemerdekaan, menunjuk seorang pendeta sebagai perdana menteri dalam revolusi kepemerintahan. Pemimpin gerilya komunis Salvador, Jorge Schafik Handal, adalah yang pertama kali menegaskan bahwa subjek sosial revolusi Amerika Latin yang baru bukan hanya kaum pekerja – itulah kenapa disebut subjek baru revolusi, maka, proses revolusi tidak bisa di gerakkan oleh kaum komunis semata – semua subjek baru tersebut mesti dilibatkan. Kelompok gerilya Guatemala (pasukan gerilya kaum papa), adalah organisasi politik pertama yang melibatkan suku-suku pribumi dan memandang mereka sebagai penggerak utama dari kekuatan revolusi.</p>
<p>Dengan demikian, orang-orang mulai memahami bahwa organisasi politik yang baru harus diserahkan ke masyarakat dan dilibatkan dalam berbagai bidang di masyarakat, dengan syarat harus menghilangkan kecenderungan membeda-bedakan suku, budaya serta perbedaan lainnya, kemudian menarik mereka dalam kesatuan. Mereka juga mulai faham bahwa menghormati perbedan berarti menganti bahasa yang digunakan, mengambil isi dan me-variasikan bentuk untuk hal-hal yang berbeda, dan hari ini, di era informasi dan gambar, bahasa audiovisual memiliki peranan yang sangat luar biasa.</p>
<p>Mereka memutuskan untuk bergerak lebih jauh ke dalam kekuasaan (yaitu menekan pemimpin dari atas, mengambil alih posisi dan memberi perintah pada mereka) dan ke dalam mesin politik yang biasa memaksakan garis serta aksinya dengan kekuatan. Mereka juga mulai memahami bahwa ini adalah kunci kemenangan kekuasaan, yaitu, sektor-sektor yang lebih luas, bahkan yang paling luas dari masyarakat diterima sebagai kebijakan politik organisasi mereka sendiri.</p>
<p>Kematangan politik kiri juga dalam hubungannya dengan gerakan masyarakat ketika pemahaman tentang masyarakat tidak bisa disederhanakan sebagai sekadar mata rantai (penggerak) kebijakan partai, tetapi juga mesti ditingkatkan kemadniriannya sehingga mereka mampu mengembangkan agenda perjuangan sendiri. Politik kiri juga mulai faham bahwa peranannya adalah mencocokkan berbagai agenda bukannya mengembangkan satu agenda tertentu dari atas. Mesti diketahui di sini bahwa peranan berarti memberikan orientasi, fasilitas, dan bergerak bersama, tapi bukan untuk menggeser pergerakan, dan sikap sok kuasa yang menekan inisiatif masyarakat harus dihapuskan. Kelompok kiri juga telah memahami bahwa mereka harus belajar mendengar, mendiagnosa apa yang dipikirkan rakyat serta menyimak secara seksama solusi-solusi yang ditawarkan masyarakat. Kaum kiri juga menyadari bahwa untuk menolong rakyat menjadi, dan merasa, bahwa mereka adalah pendukung, partai harus pindah dari gaya kepemimpinan militeristik ke gaya guru masyarakat yang mampu melepaskan kekuatan dari kebijaksanaan yang tersimpan di masyarakat.</p>
<p>Untuk mencapai kesimpulan dalam mebebaskan para pekerja, yang benar-benar memperhatikan kelas pekerja, kaum kiri mesti faham bahwa instrumen politik baru harus menghormati keberagaman subjek dan menghancurkan segala macam diskriminasi sosial: wanita, kaum pribumi, orang-orang kulit hitam, generasi muda, anak-anak, pensiunan, orang-orang yang memiliki pandangan seksual berbeda, kaum cacat dsb. Politik kiri sadar bahwa intinya bukanlah merekrut seseorang ke dalam organisasi politik, tetapi menggenggam sanubari seorang wakil masyarakat yang berjuang untuk kesamarataan. Organisasi harus menjadi badan yang mengkoordinasi segala perbedaan ke dalam satu tujuan.</p>
<p>terakhir, politik kiri memahami bahwa demokrasi adalah salah satu panji yang paling dicintai rakyat, dan perjuangan untuk demokrasi tidak bisa dipisahkan dari perjuangan untuk sosialisme sebab hanya di bawah sosialisme demokrasi bisa berkembang sepenuhnya.</p>
<p>Jika kita terus mengingat sejarah ini, saya pikir kita bisa memahami dengan lebih baik apa yang terjadi di Amerika Latin beberapa tahun terakhir.</p>
<div class="MsoNormal"><strong>Amerika Latin</strong></div>
<p>&nbsp;</p>
</div>
<div class="MsoNormal">Amerika latin adalah kawasan yang pertama kali di dunia di mana kebijakan neoliberal dikenalkan. Chile, menjadi uji coba sebelum perdana menteri Margaret Thatcher menerapkannya di Inggris. Tapi, Amerika Latin jugalah yang pertama kali menolaknya sebagai kebijakan yang hanya memperlebar jurang perbedaan, merusak lingkungan dan melemahkan gerakan-gerakan kelas pekerja dan gerakan masyarakat pada umumnya.</div>
<div class="MsoNormal">Itu berada di sebuah anak benua di mana kekuatan kiri dan progresif untuk yang pertama kalinya berkumpul, setelah bangkrutnya sosialisme di Eropa Timur dan Uni Soviet. Setelah lebih dari dua dekade, harapan baru kemudian muncul.  Awalnya mengambil bentuk perlawanan terhadap kebijakan neoliberal, tapi setelah beberapa tahun, masyarakat mulai menyerang wilayah kekuasaan.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><strong>Kandidat dari partai kiri dan kiri-tengah bersatu  untuk memenangkan pemilu</strong></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Untuk pertama kali dalam sejarah Amerika Latin – dilatarbelakangi oleh krisis neoliberal – kandidat dari kelompok kiri dan kiri-tengah bergabung untuk kemenangan pemilu di sebagian besar wilayah dengan membawa panji-panji anti neoliberal.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Kita ingat di tahun 1998, ketika presiden Venezuela Hugo Chavez memenangkan pemilu, Venezuela adalah ‘pulau’ terpencil di samudera yang neoliberalisme. Kuba, tentu saja, adalah perkecualian. Kemudian di tahun 2002 Ricardo Lagos menjadi presiden Chili dan Luiz Inacio Lula da Silva (dikenal dengan sebutan Lula) terpilih di Brazil. Nestor Kirchner menjadi presiden di Argentina pada 2003, dan Tabare Vazquez terpilih di Uruguay pada 2005. Tahun 2006 Michael Bachelet di Chili, Evo Morales di Bolivia, Rafael Correa di Ekuador, dan Daniel Ortega di Nikaragua. Tahun 2008 Fernando Lugo menang di Paraguay, 2009 Maurico Funes terpilih di El Salvador, Raffael Correa menjadi presiden yang ke dua kalinya di Ecuador, Jose Mujica menang di Uruguay dan Evo Morales kembali terpilih dengan suara mayoritas di Bolivia.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Menurut Roberto Regalado, seorang pengamat dan diplomat asal Kuba, mengatakan bahwa para pemimpin itu sangat beragam: “Di beberapa negara semacam Bolivia, Ecuador dan Venezuela, melemahnya institusi  Neoliberal membawa kekuatan para pemimpin yang didukung oleh organisasi politik kiri dan menempatkan kandidat mereka sebagai presiden. Kemudian situasi serupa terjadi di Honduras dan Argentina, di mana, karena tidak adanya calon dari sektor tertentu masyarakat, kaum progresif dari partai lama maju untuk pemilihan.&#8221;</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><strong>Pergerakan Massa sebagai pendukung terbesar.</strong></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Di negara-negara di mana peran partai politik kiri sangat menentukan, partai-partai tersebut tidak menjadi pelopor dari pertarungan melawan neoliberal. Pergerakan ini terjadi dalam konteks krisis legitimasi kebijakan neoliberal dan krisis politik yang sedang dihadapinya. Mereka muncul dari perlawanan yang tumbuh di dalam komunitas atau organisasi-organisasi lokal.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Ini adalah pergerakan yang penuh aneka warna, di mana unsur-unsur dari kebebasan beragama, revolusi nasional, marxisme, budayawan dan anarkisme, berjalan berdampingan.</div>
</div>
<div class="MsoNormal">Dalam perlawanan ini, gerakan baru masyarakat, khususnya gerakan para petani dan kaum pribumi, berdiri berdampingan dengan kelompok-kelompok  lama. Contoh nyata adalah gerakan di Bolivia menentang privatisasi air (water war) dan mendapatkan kembali penguasaan atas sumber daya gas (gas war); <em>piqueteros </em>di argentina , yang melibatkan para pengusaha kecil, pekerja, pengangguran, para ahli, dan pensiunan ; petani yang dililit hutang; pelajar SMP di Chili, yang terkenal dengan istilah ‘para pinguin’ karena celana hitam dan baju putih mereka; gerakan pecinta lingkungan; serta gerakan-gerakan menentang globalisasi neoliberal. Kelas menengah juga muncul pada panggung politik  semacam para pekerja rumah sakit di El Salvador, caceroleros (pemrotes yang memukul panci) di Argentina, dsb. Gerakan lama para pekerja yang terpukul oleh pelaksanaan ekonomi neoliberal seperti penerapan <em>labour flexibilization dan </em>sistem kontrak<em>, </em> tidak muncul di garis depan, kecuali pada kesempatan-kesempatan tertentu.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Awalnya pergerakan-pergerakan tersebut hanya menolak politik dan politisi, tapi dalam perkembangannya mereka bergeser dari sikap mengkritik neoliberal berkembang pada sikap mempertanyakan bentuk kekuasaan. Dalam beberapa kasus semacam MAS (Movimiento al Socialismo) di Bolivia, dan Pachakutik, serta partai pribumi sayap kiri di Ekuador bahkan membentuk sistem politik sendiri.</p>
<div class="MsoNormal"><strong>Kekuatan penyeimbang</strong></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Peta Amerika Latin benar-benar telah berubah. Kekuatan baru penyeimbang semakin menyulitkan Amerika Serikat untuk meraih tujuannya di wilayah itu. Amerika tidak lagi memiliki kebebasannya yang dulu untuk mengatur. Sekarang mereka harus melaksanakan persetujuan dengan pemerintah pemberontak yang telah memiliki agenda sendiri, yang mana sering berlawanan dengan agenda Gedung Putih. Mari kita lihat petunjuk yang mengarah ke hal tersebut.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><em>Pertemuan tanpa Amerika Serikat</em>Para pemimpin  Amerika Latin dan Karibia bertemu tanpa mengundang Amerika Serikat.  Konferensi Tingkat Tinggi Amerika Selatan yang pertama di Brazil tahun 2000; 2 tahun kemudian, pertemuan serupa di Ekuador; dan pada 2004 di Peru. Tahun berikutnya, Brazil menjadi tuan rumah KTT Liga Negara-Negara Amerika Selatan; tahun 2006, pertemuan yang ke dua diselenggarakan di Bolivia untuk meletakkan dasar tujuan dari Liga Negara-Negara Amerika Selatan (Union of South American Nations -UNASUR). UNASUR mengambil nama dari pertemuan &#8216;negara-negara penghasil energi di Amerika Selatan&#8217; di Venezuela tahun 2007. Tahun 2008, pakta persetujuan ditandatangani di Brazil.</p>
</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="separator" style="clear:both;text-align:center;"><a style="clear:left;float:left;margin-bottom:1em;margin-right:1em;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/395515_172414989538489_100003099683152_270926_1332397307_n.jpg?w=300"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/395515_172414989538489_100003099683152_270926_1332397307_n.jpg?w=300" alt="" border="0" /></a></div>
<div class="MsoNormal"><em>Kedekatan hubungan ekonomi dengan China</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Kebutuhan China akan bahan mentah yang terus meningkat, sedangkan Amerika Latin memilikinya, menjadikan hubungan kedua wilayah itu menjadi lebih erat. China menjadi salah satu mitra dagang utama negara-negara semacam Peru, Chile, dan Brazil. China juga mulai membentuk aliansi strategis dengan beberapa negara di wilayah Amerika Selatan, khususnya Venezuela.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Menurut Diego Sánchez Ancochea, professor ekonomi Saint Anthony’s College, Oxford,  tahun 2004 dan 2005 China menandatangani hampir seratus perjanjian dengan negara-negara Amerika Selatan, termasuk perjanjian perdagangan bebas dengan Chile pada November 2005. Ekspor Brazil ke China meningkat dari $382 juta di tahun 1990, menjadi $6,830 juta dolar pada 2005. Argentina dan Chile mengalami peningkatan yang sama, dari $241 juta dan $34 juta di tahun 1990 menjadi $3,100 juta dan $3,200 juta, masing masing di tahun 2004. China menjadi salah satu partner dagang terbesar, bukan hanya bagi negara-negara anggota MERCOSUR (Southern Common Market), tapi juga negara-negara Amerika Selatan lainnya. China adalah mitra dagang terbesar ke dua Peru, Ke tiga bagi Chile dan Brazil dan ke empat bagi Argentina dan Uruguay.</div>
<div class="MsoNormal">Peranan China semakin meningkat di tahun-tahun belakangan ini. Alicia Bárcena, sekretaris eksekutif Economic Commission for Latin America and the Caribbean (ECLAC), mengakui hal ini pada 27 Mei 2009. Mengatakan bahwa investasi di wilayahnya semakin meningkat secara signifikan, khususnya pada hal-hal semacam hidrokarbon, pertambangan dan industri kendaraan. Walaupun jumlahnya masih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Pada bulan Mei 2009, China dan Brazil menandatangani persetujuan yang ke 30 untuk kerjasama di bidang energi. Dengan begitu China menjadi partner terbesar Brazil. Beberapa hari sebelumnya, Lula mengusulkan agar kedua negara menggunakan mata uang masing-masing, alih-alih memakai dolar Amerika (Pada 2 konferensi  berikutnya, BRIC (Brazil, Russia, india, China) merencanakan untuk meningkatkan perdagangan tanpa menggunakan Dolar Amerika).</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Di beberapa bulan terakhir di tahun 2009, hubungan perdagangan dan ekonomi China dan Venezuela semakin solid. Persetujuan tentang pertanian, energi dan bidang-bidang industri ditandatangani. Persetujuan juga mencapai peningkatan pada sektor modal, menjadi dua kali lipat hingga $12 miliar. Ini adalah kredit terbesar yang diberikan China ke negara lain sejak 1949.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Sánchez Ancochea mengatakan ini adalah sumber penghasilan dan keuntungan baru bagi Brazil, Argentina, Venezuela, dan negara-negara Amerika Selatan lainnya. Meskipun demikian, itu berarti mereka juga tengah menciptakan resiko dan ancaman baru, termasuk defisit perdagangan yang terlalu tinggi dengan China, kekuatan baru dari ‘kekuatan lama Amerika Latin, khususnya negara-negara Andean (Peru Argentina, Bolivia, Chili, Kolombia, Ekuador dan Venezuela) dan negara-negara paling selatan di Amerika Selatan, dalam perannya di ekonomi dunia.’ Dan pukulan telak pada sector semacam tekstil. Persetujuan-persetujuan itu menyangkut kelangsungan hidup sejumlah besar pengusaha kelas menengah dalam menghadapi resiko terpinggirkan oleh produktifitas tinggi dan upah rendah di China.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><em>Menolak FTAA, menciptakan ALBA</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Pemerintah Amerika Serikat tidak mampu melaksanakan rencananya membentuk kawasan perdagangan bebas (Free Trade Area of the Americas &#8211; FTAA) di seluruh penjuru benua Amerika. Ketika alternative bagi FTAA, Bolivarian Alternative for the Americas – atau yang dikenal dengan ALBA, didirikan pada 14 Desember 2004, oleh Kuba dan Venezuela, sejak itu, beberapa Negara Latin menggabungkan diri: Bolivia pada 2006, Nicaragua pada 2007, Honduras dan Dominica tahun 2008, dan  Antigua serta Barbuda, Saint Vincent juga the Grenadines, dan Ecuador masuk tahun 2009.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Menghadapi situasi ini, Gedung Putih memilih untuk menandatangani persetujuan dengan beberaoa Negara Amerika Latin seperti Chile, Uruguay, Peru, Kolombia dan kelompok Negara-negara Amerika Tengah.</div>
<div class="MsoNormal">Pada 1 November 2008, Presiden Ekuador Rafael Correa menyatakan bahwa negaranya tidak akan meperbarui kontrak pangkalan militer di Manta. Perjanjian, yang ditandatangani tahun 1999, akan berakhir pada 2009. Ini adalah pukulan telak bagi Pentagon sebab pangkalan tersebut menjadi pusat operasi militer di Amerika Latin.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Ada beberapa alasan kenapa Negara-negara Amerika Latin memilih keputusan itu, tapi tidak ada keraguan hal itu dipicu oleh pelanggaran terhadap kedaulatan Ekuador: Pada tanggal 1 Maret 2008, pasukan Amerika Serikat melewati perbatasan Ekuador dan melakukan serangan di provinsi Sucumbíos yang menjadi kamp Tentara  Revolusi Rakyat Kolombia (Revolutionary Armed Forces of Colombia-People’s Army – FARC). 25 tentara tewas, termasuk komandan FARC, Raúl Reyes, dan beberapa rakyat sipil Meksiko dan Ekuador. Sesaat sebelum pengumuman tentang kontrak pangkalan militer Amerika Serikat  yang tidak diperbarui, Quito mengeluarkan laporan resmi tentang penyusupan CIA ke dalam tentara Ekuador. Laporan itu menunjukan rencana Kolombia menyerang Ekuador atas dukungan Angkatan Udara Amerika Serikat dari pangkalan militer di Manta.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Contoh lain dari sikap merdeka dan berdaulat pemerintah Ekuador yang menjadi penyebab penutupan pangkalan militer adalah pengusiran atase <span class="st">Imigrasi dan Penegakan Hukum</span>, Armando Astorga, dari kedutaan Amerika Serikat pada  7 Februari 2009, dan, 10 hari kemudian, Max Sullivan, sekretaris utama kedutaan Amerika serikat. Hasilnya,  Pentagon mengirimkan kapal-kapal perang, senjata dan perangkat pengintai teknologi tinggi ke pangkalan militer di Kolombia.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><em>Kuba bergabung dengan Grup Rio</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Masuknya Kuba secara resmi ke Grup Rio diumumkan pada 16 Desember 2008, ketika berlangsung konferensi Negara-negara Amerika Latin dan Karibia di Salvador Bahia, Brazil, yang dihadiri oleh 33 kepala Negara. Kehadiran Kuba di wilayah itu dengan demikian semakin memperkuat posisi mereka.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><em>OAS sepakat untuk mencabut sanksi atas Kuba</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">3 Juni 2009, menteri luar negeri Amerika, pendiri OAS (Organization of American States), melakukan pertemuan di Honduras, setuju untuk  mencabut keputusan yang ditandatangani tahun 1992 tentang isolasi Kuba. Sementara Menteri luar negeri Ekuador, Fander Falconí, mengatakan keputusan telah disepakati oleh segenap perwakilan, dan menambahkan bahwa persetujuan tersebut mencerminkan perubahan yang sedang dialami Amerika Latin.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><em>Brazil membeli peralatan militer dari Prancis</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Di bulan September 2009, Lula menandatangani persetujuan dengan Nicolas Sarkozy yang akan mengijinkan Brazil memperoleh perlengkapan militer strategisnya: lima kapal selam dan 50 helikopter pengangkut, dengan total nilai $12 milyar, untuk menambah 36 pesawat yang dibeli sebelumnya.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Persetujuan ini menyiratkan kebangkitan Brazil sebagai kekuatan dunia akibat dari menurunnya hegemoni Amerika Serikat. Menurut Aram Aharonian (pendiri jaringan televisi Amerika Latin, TeleSur), sebuah kompleks industry militer sedang tumbuh di tempat yang dulunya adalah halaman belakang kekaisaran. Tujuannya untuk mendirikan tembok yang mengelilingi wilayah Amazon dan cadangan minyak serta gas yang ditemukan tak jauh dari pantai Brazil (senilai 50 juta barel minyak ditemukan di perairan Brazil pada tahun 2008). Pernyataan itu telah dibenarkan  oleh parelemen Brazil dan didukung oposisi.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Aharonian mengamati bahwa pernyataan tersebut bukan ukuran dari apa yang pemerintah ambil melainkan tujuan yang diambil oleh Negara. Bidang militer, yang paling dipertaruhkan dalam persetujuan ini, khawatir oleh lemahnya teknologi jika kekuatan Barat – yang mana sedang mencoba ‘memaksakan kedaulatan bersama’ di wilayah Amazon sejak tahun 1990 – benar-benar melakukan intervensi. Ada juga informasi bahwa Brazil mampu mengembangkan senjata nuklir.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><em>Presiden Paraguay menolak kedatangan Pimpinan militer Amerika Serikat untuk wilayah selatan</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Sikap lain dari kedaulatan pemerintah, dalam konteks meningkatnya penolakan terhadap militer Amerika Serikat di anak benua tersebut adalah keputusan Presiden Paraguay Fernando Lugo untuk tidak mengijinkan pasukan Amerika memasuki wilayahnya, pada 17 September 2009, meskipun mereka disertai oleh para professional yang melibatkan diri dalam aksi kemanusiaan. Itu berarti akan ada sekitar 500 tentara Amerika, berdasarkan jumlah orang-orang sipil dan tentara yang beroperasi,  jika program tersebut dilaksanakan.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<table class="tr-caption-container" style="float:left;margin-right:1em;text-align:left;" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="clear:left;margin-bottom:1em;margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://www.larevolucionvive.org.ve/spip.php?article304&amp;lang=es" target="_blank"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/foto_oficial_ag.jpg?w=400&#038;h=266" alt="pertemuan negara-negara Afrika dan Amerika Selatan" width="400" height="266" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Sumber foto: La Revolucion Vive</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div class="MsoNormal"><em>Konferensi </em><em>Afrika-</em><em>Amerika Selatan</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Bukan hanya Negara-negara Amerika Latin saja yang melakukan kerja sama tanpa melibatkan Amerika Serikat, tapi juga, pada saat yang sama, kerja sama antara Amerika Selatan dan Afrika yang semakin meningkat. Pertemuan Negara-negara Afrika dan Amerika Selatan diselenggarakan di Pulau margarita pada bulan September 2009, dihadiri 27 presiden dan kepala Negara. Di situ menyebutkan tentang kembalinya demokrasi dan pemerintahan konstitusional  di Honduras, dan usulan untuk membuat gambaran rencana strategis 2010-2012 sebagai kerangka kerja sama antara dua wilayah tersebut.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal"><em>Banco del Sur</em></div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Pada 28 September 2009, usul yang aslinya dibuat oleh Presiden Chavez pertengahan tahun 2006, untuk mendirikan Bank di wilayah selatan (Banco del Sur) membuahkan hasil. Momen bersejarah ini terjadi ketika berlangsung pertemuan Negara-negara Afrika dan Amerika Selatan (ASA – Afrika-South America) yang diselenggarakan di Pulau Margarita, Venezuela, akhir September 2009. Beberapa pemimpin Amerika Selatan yang menghadiri pertemuan tersebut, seperti Hugo Chavez dari Venezuela, Luiz Inácio Lula da Silva dari Brazil, Rafael Correa dari Ecuador, Fernando Lugo dari Paraguay, Evo Morales dari Bolivia, Cristina Kirchner dari Argentina, dan Tabaré Váquez dari Uruguay, menandatangani anggaran dasarnya, yang mana kemudian diluncurkan dengan modal awal $7 milyar.</div>
<div class="MsoNormal"></div>
<div class="MsoNormal">Rencana awalnya adalah untuk menciptakan kesatuan finansial yang beragam di wilayah Amerika Selatan, sebagai alternative dari IMF dan institusi pemberi kredit lainnya yang dikuasai oleh Negara-negara industri. Ide ini kemudian berkembang setelah beberapa kali pertemuan. Ekonom asal Peru, Oscar Ugarteche, tertarik dengan ide dari pembentukan Bank Tersebut, dan berfikir bahwa sejauh dapat memperoleh cadangan devisa dari bank sentral dan menggunakannya secara cermat untuk meningkatkan pembangunan di wilayah-wilayah miskin, juga untuk proyek-proyek sosial dan lingkungan, Bank tersebut bisa menjadi langkah awal menuju kesatuan baru Amerika Selatan.</div>
</div>
<p>Bersambung di bag. 2</p>
<p>&nbsp;</p><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/musik/dunia-musik/'>dunia</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/internasional/'>Internasional</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/'>politik</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/1847/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/1847/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1847&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/13/amerika-latin-dan-sosialisme-abad-21/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/paluarit.png?w=249" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/12.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/395515_172414989538489_100003099683152_270926_1332397307_n.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/foto_oficial_ag.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pertemuan negara-negara Afrika dan Amerika Selatan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suara Kegelisahan Rusia dan Harapan Masa Depan Tanpa Putin: Wawancara Bersama Alexei Navalny</title>
		<link>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/09/suara-kegelisahan-rusia-dan-harapan-masa-depan-tanpa-putin-wawancara-bersama-alexei-navalny/</link>
		<comments>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/09/suara-kegelisahan-rusia-dan-harapan-masa-depan-tanpa-putin-wawancara-bersama-alexei-navalny/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 06:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Kabul RKM]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/09/suara-kegelisahan-rusia-dan-harapan-masa-depan-tanpa-putin-wawancara-bersama-alexei-navalny</guid>
		<description><![CDATA[Alexei Navalny, blogger, aktifis politik, dan &#8216;si tikus internet&#8217;  Ia menjuluki Partai Rusia Bersatu ‘partai para penipu dan pencuri’, dan menghabiskan 2 minggu di penjara atas aksi protes terhadap pemilihan perdana menteri 4 Desember lalu. Tanggal 25 Desember, satu hari setelah unjuk rasa besar-besaran yang ke-2 di Moskow, atau tepat satu hari setelah ia dibebaskan, [&#8230;]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1861&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:left;" dir="ltr">
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/teaser-navalny_0.jpg?w=300"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/teaser-navalny_0.jpg?w=300" alt="Alexei Navalny" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Alexei Navalny, blogger, aktifis politik, dan &#8216;si tikus internet&#8217;</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span id="more-1861"></span><em> Ia menjuluki Partai Rusia Bersatu ‘partai para penipu dan pencuri’, dan menghabiskan 2 minggu di penjara atas aksi protes terhadap pemilihan perdana menteri 4 Desember lalu. Tanggal 25 Desember, satu hari setelah unjuk rasa besar-besaran yang ke-2 di Moskow, atau tepat satu hari setelah ia dibebaskan, Alexei Navalny – blogger, aktifis politik Rusia, dan menyebut dirinya sebagai ‘tikus internet’ – duduk bersama kami untuk bicara tentang perannya dalam protes akhir-akhir ini, pernyataan dari kegelisahan nasional dan harapan masa depan tanpa Putin.</em><br />
<em><br />
</em><br />
<strong>Sebab utama protes di Rusia adalah pemilihan umum pada 4 Desember 2011 lalu. Apa yang paling kamu ingat tentang hari pemilihan itu?</strong></p>
<p><strong>Alexei Navalny</strong>: Semua orang gugup dan khawatir. Aku sendiri mungkin lebih gugup dibandingkan yang lain, sebab aku yang memulai kampanye menentang Partai Rusia Bersatu, partai yang berkuasa, di bawah slogan ‘Partai Para Penipu dan Pencuri’. Slogan itu diciptakan tanpa ada kesengajaan – ketika sedang tampil di radio, pembawa acara menanyakanku apa yang kau rasakan tentang Partai Rusia Bersatu, dan aku menjawab,’sangat buruk. Partai Rusia Bersatu adalah partainya para penipu dan pencuri.’ Kemudian aku mengumumkan poling di blog pribadiku – Apakah kamu setuju sebutan Partai Rusia Bersatu sebagai partai penipu dan pencuri?’ – dan 97 persen dari 40.000 orang menjawab ‘ya’, dan begitulah akhirnya.</p>
<p>Sejak awal sudah jelas bahwa pemilihan umum berjalan dengan tidak adil. Tapi aku sangat menginginkan untuk tahu apakah seseorang mampu melakukan suatu kerusakan yang berarti pada Partai Rusia Bersatu dengan cara mengkampanyekannya lewat internet. Itu yang kami lakukan, dan pesan utama kami adalah: pilih salahsatu kecuali ‘Partai Penipu dan Pencuri’. Terbukti ini lebih efektif dibandingkan, semacam, pemboikotan pemilu – sekadar cara lain yang dipropagandakan oleh pihak oposisi – sebab ini demi kepentingan semua partai kecil yang ikut ambil bagian dalam pemungutan suara untuk bergabung dengan kami. Hari pemilihan tiba, berita-berita yang membesarkan hati mulai bermunculan di Twitter: Partai Rusia Bersatu hanya memperoleh 30 persen suara dalam pemilihan di Vladivostok (disebabkan oleh perbedaan waktu, pemilihan suara di tempat itu berakhir tujuh jam sebelum pemilihan suara di Moskow). Pertama, aku tidak percaya kalau itu nyata – sampai seseorang meng-<em>upload </em>hasil scan dari surat perjanjian ke internet. Dan kemudian semuanya menjadi jelas bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada Partai Rusia Bersatu. Menyusul kekalahan di beberapa wilayah lain: di Irkutsk, juga di Ural. Dalam gelisah, kami menunggu sampai pemilihan berlangsung di St. Peterburg, Moskow, pusat oposisi utama! Itu akan menjadi kemenangan besar kami. Tapi kemudian ketika hasil pemilihan di Moskow diumumkan, kami menyaksikan Partai Rusia Bersatu mendapat 70 persen suara. Kecurangan yang sangat nyata. Segera kau bisa menyaksikannya di YouTube yang menampakkan secara nyata kecurangan-kecurangan itu. Dan itulah kemudian orang-orang marah.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-13-putin-supporter-rally-mdn.jpg?w=640&#038;h=416" alt="protes Rusia" width="640" height="416" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Sekitar 70 &#8211; 80.000 orang berkumpul di jalan Sakharo. Selama 3 jam, para politisi senior, kelompok konservatif kiri maupun kanan, bernyanyi di atas panggung. Meskipun pengunjuk rasa didominasi oleh para politisi, nampaknya mereka tidak cukup perhatian pada pidato yang sedang disampaikan.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Kemarahan itu kemudian menciptakan demonstrasi pada tanggal 5 Desember di Moskow. Bagaimana kamu bisa terlibat?</strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Awalnya aku tidak berniat mengikuti arak-arak tersebut, meskipun mereka mengajakku. Tapi sehari setelah pemilihan, kenyataan menunjukkan bahwa semua orang mesti ikut, setiap orang harus melakukan sesuatu. Aku tahu, bisa saja hal itu akan berakhir buruk – bahkan ketika aku meninggalkan rumah, aku mesti membawa celana cadangan, untuk persiapan 15 hari mendatang. Tapi tak seorang pun pernah membayangkan berapa banyak orang yang akan ikut. Aku pernah terlibat dalam aktifitas politik pada tahun 2000, saat itu aku mengerahkan 500 orang untuk turun ke jalan – catatan tertinggi yang pernah kudapati dalam mengumpulkan orang adalah sekitar 3000 hingga 4000 orang untuk berunjuk rasa. Sesampainya aku di jalan Chistoprudny, keadaan gelap. Yang tampak hanya orang-orang. Dengan susah payah aku berjalan menuju panggung.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-03-christoprudnyi-boulevard-protester-mdn.jpg?w=640&#038;h=521" alt="protes Rusia" width="640" height="521" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Seorang pengunjuk rasa ditangkap di jalan Chistoprudny ketika 5 -10.000orang berkumpul dan secara spontan melakukan unjuk rasa untuk memprotes pemilihan umum.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Di depan 10.000 massa kau berdiri di atas panggung dan berpidato. Ada satu kalimat yang paling diingat:”Mereka menyebut kami tikus-tikus kecil dari jaringan sosial. Ya, kami adalah tikus kecil internet! Dan aku akan menggerogoti kerongkongan bajingan-bajingan itu!” &#8211; yang dimaksud bajingan adalah rezim. Dari mana semua agresi ini datang? </strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Suasana secara keseluruhan pada demonstrasi itu adalah agresif. Belakangan, di dalam penjara, aku mulai memahami kenapa. Dari 70 tahanan yang ditangkap karena aksi unjuk rasa, 80 persen adalah pengawas pemilu. Mereka diusir dari tempat-tempat pemungutan suara, mereka menyaksikan pengisian surat suara dan dan segala macam kecurangan itu, dan mereka turun ke jalan bukan untuk mendukung partai oposisi, lembaga tertentu atau seseorang – mereka turun karena telah dijejali, secara individu, dengan kemarahan. Jelas sekali bahwa kita tidak bisa hanya berdiri untuk sementara kemudian pergi begitu saja – kita membutuhkan aksi perlawanan, yang menyatakan bahwa, kita ada. Akhirnya orang-orang memutuskan untuk mendatangi gedung Pusat Komisi Pemilihan Umum, yang berjarak kurang lebih satu mil. Rombongan pertama dari para unjuk rasa lewat dengan mudah – pasukan intern, tentara idiot dengan papan pelindung dungunya: dorong saja, mereka akan jatuh atau minggir. Tapi kemudian datang OMON, polisi pasukan khusus. Mereka bertubuh besar dan terlatih. Mereka berdiri dalam dua barisan, dan mereka tahu bagaimana cara memukulmu – pertama menggunakan lutut, kemudian helm. Aku terkena sekali di hidung. Jika kau ingin menerobos barisan seperti itu, kau harus berkekuatan sepuluh kali lipat. Dan kami memilikinya, tapi sayang tersebar kemana-mana. Jadi kami tidak mampu memasuki gedung CEC – mereka memaksa kami masuk bus.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-04-detainees-russian-protests-mdn.jpg?w=640&#038;h=640" alt="unjuk rasa Rusia menentang Vladimir Putin" width="640" height="640" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Hampir 300 orang ditahan setelah melakukan long march ke gedung Pusat Komisi Pemilihan Umum. Diantara orang-orang ini adalah Alexei Navalny, blogger dan aktifis politik. Ia dibawa ke kantor polisi Izmailovo Utara, di mana gambar ini diambil.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Kamu ditahan selama 15 hari atas tuduhan melawan pihak keamanan. Bagaimana kau menjalani waktu 2 minggu di sana?</strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Aku tidak bisa beristirahat, tapi aku tidak menyesal dengan apa yang telah kulakukan, juga tidak menyesal telah menghabiskan 2 minggu di dalam tahanan. Pertama, aku satu-satunya politisi di dalam sel tersebut – sisanya adalah pemabuk yang berantem dengan polisi atau laki-laki yang suka memukuli istrinya. Lucunya, salah satu dari mereka, seorang pemabuk, mengenaliku dan mengatakan, “dengar, apa kau yang pernah berdebat tentang kontrak pembelian di SMA Ekonomi?&#8221; Sehari kemudian, orang-orang yang ditahan setelah aksi unjuk rasa, dibawa ke penjara. 16 dari 18 orang yang ada di dalamnya terlibat  aksi politik. Kami benar-benar terputus dari media, jadi tidak seorang pun tahu tentang kerusuhan di Triumfalnaya Square (600 orang ditahan dalam kerusuhan tersebut – pen). Kemudian muncul isu bahwa sesuatu yang besar akan terjadi di Bolotnaya, 10 ribu orang mendaftarkan diri untuk suatu event di facebook dan Vkontakte (jejaring sosial terbesar Rusia, beranggotakan kira-kira 140 juta orang, dan 25 juta pengguna aktif harian – pen). Awalnya aku tidak berharap banyak: Yeah, apa susahnya menaruh ‘like’ di facebook. Saat aku sedang menulis sesuatu di blog, ratusan orang memberi komentar dan menyukainya, tapi bukan berarti mereka siap untuk turun ke jalan. Namun ketika kami mendengarkan radio di dalam sel, baru semuanya menjadi jelas bahwa mereka serius. Sampai akhirnya, tidak ada yang mampu percaya kalau 50.000 massa benar-benar datang ke Bolotnaya. Ayolah, kami telah dewasa, dan tahu cara kerja suatu unjuk rasa, ditambah lagi udara dingin dll – 10.000 orang sudah sangat maksimal. Jadi kami tidak pernah mendengar berita itu dengan gamblang, hingga kemudian semuanya menjadi jelas kalau ada lautan manusia di Bolotnaya.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-05-femen-demonstration-mdn.jpg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-05-femen-demonstration-mdn.jpg?w=640&#038;h=416" alt="" width="640" height="416" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Aktifis dari kelompok pejuang hak asasi perempuan berdiri di depan gereja katedral Saviourdi Moskow, mendukung kelompok oposisi dan memprotes kecurangan pemilu.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="tr-caption-container" style="float:left;margin-right:1em;text-align:left;" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="clear:left;margin-bottom:1em;margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-08-sergei-udaltsov-mdn.jpg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-08-sergei-udaltsov-mdn.jpg?w=298&#038;h=400" alt="" width="298" height="400" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Sergei Udaltsov, pemimpin sayap kiri oposisi pemerintah</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Menurutmu, kenapa kau ditangkap?</strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Tidak tahulah. Kadang, sepertinya ada penulis skenerio yang sedikit edan yang duduk di Kremlin, kadang-kadang, entah muncul dari mana, kerjaannya menambah daftar politisi atau orang-orang semacam itu. Kenyataannya, mereka memperlakukanku dengan baik di tahanan: Orang-orang yang tidak terlalu suka denganku sebelumnya, sekarang merasa menyesal. Yang benar-benar buruk, mengerikan dan juga absurd adalah kejadian yang menimpa Sergei Udaltsov, pemimpin sayap kiri (partai sosialis oposisi di Rusia – pen). Ia ditangkap pada hari pemilihan ketika berlangsung unjuk rasa, dan menghabiskan sebulan di penjara! Menderita kelaparan dan hampir mati. Sekarang ia berada di rumah sakit, tapi kembali ditahan selama 10 hari setelah ia keluar dari rumah sakit. Semua orang bertanya, apa yang terjadi? Aku yakin, ini semua karena system yang kacau – ia dimasukkan dalam daftar atas orang-orang ekstrim hingga mereka terus mengejarnya. Tapi seandainya, mudah-mudahan saja tidak, sesuatu yang buruk terjadi pada Udaltsov, kekerasan akan terjadi.</p>
<p><strong>Apa sebenarnya yang diinginkan dari aksi protes ini?</strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Sudah jelas bahwa Duma tidak mewakili rakyat Rusia. Ini tidak sah, sama seperti yang terjadi pada pemilihan presiden 4 Maret mendatang. Kami membutuhkan reformasi partai dan prosedur yang bebas dalam pendaftaran nama partai. Hingga kemudian, dalam jangka 6 bulan sampai setahun, kami bisa melaksanakan pemilihan umum yang adil. Kami menawarkan perjanjian politik yang cukup sederhana – kebebasan memilih . Para penguasa mencoba mengendalikan situasi dengan cara-cara lama: mereka mencoba menipu dengan mengatakan bahwa mereka akan meliberalisasi undang-undang partai, tapi itu tidak akan terlaksana sampai tahun 2013. Yang artinya, kami harus turun ke jalan, lagi dan lagi – 100 ribu orang hingga satu juta. Sampai kami memperoleh kemerdekaan dan pemilu yang adil.</p>
<p><strong>Kendati kau cukup populer, ada kesan bahwa pergerakan ini tidak membutuhkan seorang pemimpin. </strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Ya, aku setuju dan sangat faham, mereka tidak membutuhkan pemimpin. Dan mereka tidak pernah berniat untuk membuat suatu partai. Itu bukan alasan mereka turun ke jalan. Tujuan yang mempersatukan mereka – mereka membutuhkan pemilu yang adil. Ini luar biasa. Dan aku bukanlah pemimpin mereka.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-07-sakharov-avenue-protests-mdn.jpg?w=640&#038;h=521" alt="" width="640" height="521" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Para pendukung Putin Poklonnaya Gora. Mereka mengklaim jumlahnya mencapai 136 ribu orang. Isu mengatakan bahwa mereka dibayar atau dipaksa oleh pimpinan perusahaan tempat mereka bekerja.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Kepopuleran yang kau dapat sangat berhubungan dengan aktifitas di internet. Bagaimana awalnya kau menjadi seorang blogger?</strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Lama aku bekerja di partai Yabloko (salah satu partai demokratik oposisi di Rusia). Aku bertanggung jawab pada event-event partai, tujuanku adalah menarik perhatian para jurnalis terhadap event-event tersebut. Pada hal tertentu, aku sadar, media yang bertanya padaku tentang suatu komentar politik biasanya memiliki para penikmat yang lebih sedikit dibandingkan dengan blog pribadiku. Jadi aku memfokuskan diri pada hal tersebut dan mulai menulis tentang korupsi, menerbitkan dokumen-dokumen dan mengekspos &#8216;para penipu dan pencuri&#8217; di blog. Tentu saja, ada tv yang tidak akan memperhatikan atau menyebut namaku, tapi aku memutuskan sikap: mereka menolakku, aku menolak mereka. Bagaimanapun juga orang-orang yang benar-benar membutuhkan informasiku akan membaca blog-ku. Satu-satunya alasan blog-ku tetap bertahan adalah adanya sensor di media massa. Seandainya hal seperti itu tidak ada, jurnalis-jurnalis lain akan menulis sesuatu yang sama dengan yang aku tulis, dan blog-ku tidak akan menarik perhatian orang. Itu adalah salah satu perbedaan utama antara blog masyarakat Rusia dengan blog-blog dari Eropa dan Amerika.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-09-nano-protests-mdn.jpg?w=640&#038;h=521" alt="" width="640" height="521" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">&#8216;Nano Protes&#8217; memenuhi jalan-jalan miniatur kota Moskow.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Seberapa banyak, menurutmu, pengaruh internet pada protes bulan Desember itu?</strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Aku pikir, 40 persen orang-orang turun ke jalan benar-benar karena pengaruh internet. Tahun lalu, selama setengah tahun terakhir adalah masa-masa yang penting dalam hal ini: internet menjadi lebih murah, internet di hp meluas secara pesat. Kuantitas berubah menjadi kualitas. Internet menjadi sarana informasi yang diminati di kota-kota besar – bahkan hingga sekarang meskipun terjadi persaingan dengan televisi. Jejaring sosial memberikan sarana yang kami butuhkan, dan pelayanan yang tidak sama telah memberi manfaat dengan cara berbeda. LiveJournal (<em>public blog </em>utama Rusia &#8211; pen) menyampaikan informasi dengan baik dan detail. Facebook memiliki sarana media yang jauh lebih banyak – <em>like, link,</em> poster, video, atau acara di mana kamu bisa tahu apakah temanmu akan berpartisipasi dalam demonstrasi ini atau tidak. Smartphone dan Twitter mengabarkan berita nonstop 24 sehari, 7 hari seminggu. Dan untuk beberapa hal, saya, yang telah berusia 35 tahun, terlalu cepat menjadi tua – contohnya, ketika aku membuat kesalahan dengan tidak menggunakan Vkontakte untuk berkampanye melawan ‘penipu dan pencuri’ itu: aku benar-benar tidak faham cara kerja jejaring sosial yang satu ini, tidak seperti yang biasa aku kerjakan di Rospil ( proyek antikorupsi nonkomersial yang didirikan oleh Navalny, tahun ini menghasilkan $250.000 dari para pengguna internet). Tapi orang-orang turun ke jalan bukan karena facebook atau LiveJournal – tapi karena marah. Mereka akan tetap turun ke jalan meskipun tanpa media-media sosial tersebut, hanya saja akan lebih sulit mengkoordinasikannya. Sehingga para demonstran mungkin akan menempuh cara yang lebih agresif. Sekarang, ketika mengorganisir menjadi lebih mudah, unjuk rasa berjalan lebih damai.</p>
<p><strong>Mengapa aksi protes ini menjadi sangat besar? Tidak pernah terjadi sebelumnya sejak tahun 1990-an.</strong></p>
<p><strong>Alexei </strong><strong>Navalny</strong>: Alasannya bermacam-macam. Pertama, orang-orang sudah capek dengan Putin. Pernah terjadi kecurangan yang nyata sekali sebelum ini – contohnya ketika kampanye pemerintah di Moskow tahun 2009. Tapi waktu itu, orang-orang datang untuk bertarung atas nama partai, dan nyatanya tidak ada seorang pun yang turun ke jalan. Sekarang, setiap orang bersatu melawan partainya Vladimir Putin. Itulah inti dari kampanye kami – datang dan pilih partai kecuali partai ‘para penipu dan pencuri’. Juga terjadi pada peralihan Putin-Medvedev di bulan September – ketika itu Medvedev secara resmi, untuk yang ke-2 kalinya, tidak akan mencalonkan diri sehingga Putin menjadi presiden kembali. Setelah itu, banyak kalangan kelas menengah – orang-orang yang berpikir namun cukup hati-hati, yang loyal terhadap Medvedev, yang mengharapkan modernisasi dan perubahan sistem – berpaling dari pemerintahan. Ingat: musuh terburuk adalah bekas sekutu. Salah satu blogger termasyhur di Rusia – Rustem Adagamov – mengatakan bahwa ia tidak percaya revolusi dari luar pemerintahan, dari itulah kita membutuhkan perpindahan kekuasaan secara damai kepada Medvedev. Sekarang dia adalah orang yang paling keras mengkritik sistem. Hal yang sama juga menimpa Vedomosti (satu dari dua surat kabar paling berpengaruh di Rusia, diterbitkan bersama The Wall Street Journal dan Financial Times – pen). Orang-orang ini (para pengunjuk rasa) menganggap bahwa pintu telah ditutup, tepat di depan hidung mereka – atau lebih dikarenakan pintu tersebut tidak akan membawa ke mana-mana, selalu ada tembok di belakangnya. Aksi unjuk rasa meningkat drastis – mereka adalah orang-orang yang memiliki kemampuan untuk menyebar informasi. Mereka turun ke jalan, dan berbuat sesuatu.</p>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-06-rally-bolotnaya-square-mdn.jpg?w=640&#038;h=521" alt="" width="640" height="521" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Aksi masa di lapangan Bolotnaya yang diikuti oleh kurang lebih 50 ribu orang &#8211; aksi massa terbesar sejak 1990</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-12-mile-long-march-guy-fawkes-mdn.jpg"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-12-mile-long-march-guy-fawkes-mdn.jpg?w=640&#038;h=521" alt="" width="640" height="521" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">100 ribu pengunjuk rasa melakukan long march untuk pemilu adil di Moskow. Pengamat independen mengatakan jumlahnya mencapai 200 ribu, sedangkan pihak kepolisian mengatakan jumlahnya tidak lebih dari 35 ribu orang</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-14-anti-putin-signs-mdn.jpg?w=478&#038;h=640" alt="" width="478" height="640" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Long march berakhir di lapangan Bolotnaya. Disebabkan oleh rendahnya temperatur (minus 20 &#8211; minus 5 derajat fahrenheit) unjuk rasa hanya berlangsung selama setengah jam. Mereka menyanyikan lagu Motherland, karya seorang legendaris rock tahun 80-an yang juga seorang aktifis politik, Yuri Shevchu.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="tr-caption-container" style="margin-left:auto;margin-right:auto;text-align:center;" cellspacing="0" cellpadding="0" align="center">
<tbody>
<tr>
<td style="text-align:center;"><a style="margin-left:auto;margin-right:auto;" href="http://pakishijau.blogspot.com/2012/02/protes-di-rusia-melawan-vladimir-putin.html"><img src="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-10-pussy-riot-mdn.jpg?w=640&#038;h=416" alt="" width="640" height="416" border="0" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td class="tr-caption" style="text-align:center;">Kelompok feminis Rusia menyanyikan lagu anti-Putin di lapangan merah Moskow</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div><br />Filed under: <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/internasional/'>Internasional</a>, <a href='http://miftahrahman.wordpress.com/category/politik/'>politik</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/miftahrahman.wordpress.com/1861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/miftahrahman.wordpress.com/1861/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=miftahrahman.wordpress.com&#038;blog=6882871&#038;post=1861&#038;subd=miftahrahman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://miftahrahman.wordpress.com/2012/02/09/suara-kegelisahan-rusia-dan-harapan-masa-depan-tanpa-putin-wawancara-bersama-alexei-navalny/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/4cd371edafc8c37a9c42910acd14294c?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">miftahrahman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/teaser-navalny_0.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Alexei Navalny</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-13-putin-supporter-rally-mdn.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">protes Rusia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-03-christoprudnyi-boulevard-protester-mdn.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">protes Rusia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-04-detainees-russian-protests-mdn.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">unjuk rasa Rusia menentang Vladimir Putin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-05-femen-demonstration-mdn.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-08-sergei-udaltsov-mdn.jpg?w=224" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-07-sakharov-avenue-protests-mdn.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-09-nano-protests-mdn.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-06-rally-bolotnaya-square-mdn.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-12-mile-long-march-guy-fawkes-mdn.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-14-anti-putin-signs-mdn.jpg?w=224" medium="image" />

		<media:content url="http://miftahrahman.files.wordpress.com/2012/02/esq-10-pussy-riot-mdn.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
