<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>hilal.me</title>
	
	<link>http://hilal.me</link>
	<description>N. A. Hilal</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Feb 2010 07:21:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/hilal/vUsg" /><feedburner:info uri="hilal/vusg" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item>
		<title>Avatar: Film Terlaris Sepanjang Masa</title>
		<link>http://hilal.me/2010/02/07/avatar-film-terlaris-sepanjang-masa/</link>
		<comments>http://hilal.me/2010/02/07/avatar-film-terlaris-sepanjang-masa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 04:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[3D]]></category>
		<category><![CDATA[Avatar]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[
Sudah lebih dari sebulan saya tidak menulis di blog ini, dan saat ini saya  tergerak untuk  menulis lagi. Sebenarnya ada dua topik yang ingin saya bahas yaitu tentang film Avatar dan konfilk antar Google vs China, tapi saya lebih tertarik bercerita tentang Avatar. Avatar merupakan film  terbaru karya James Cameron, yang sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2010/02/avatar.jpg" alt="avatar" title="avatar" width="281" height="211" class="alignleft size-full wp-image-390" /></p>
<p>Sudah lebih dari sebulan saya tidak menulis di blog ini, dan saat ini saya  tergerak untuk  menulis lagi. Sebenarnya ada dua topik yang ingin saya bahas yaitu tentang film <strong>Avatar</strong> dan konfilk antar <strong>Google vs China</strong>, tapi saya lebih tertarik bercerita tentang Avatar. Avatar merupakan film  terbaru karya James Cameron, yang sampai saat ini (minggu ke-8) masih  No. 1 di daftar Box-Office. Dan tentu saja sudah memecahkan record sebagai film terlaris sepanjang masa yang sebelumnya dipegang oleh film <strong>Titanic</strong> yang juga merupakan karya dari James Cameron. Avatar juga memecahkan record sebagai film pertama yang pendapatannya menembus $2 milyar.</p>
<p>Saya sendiri telah menonton  <strong>Avatar</strong> versi 3D-nya sebanyak 4 (empat) kali. Di film ini <strong>James Cameron</strong> bercerita tentang manusia yang berhasrat mengeksplorasi kekayaan alam di <strong>Planet Pandora </strong>yang dihuni oleh sebuah suku bernama suku Na&#8217;vi yang mana kehidupannya masih primitive. Jadi kalo biasanya kita disuguhin film yang bercerita tentang alien yang menyerang bumi, kali ini terbalik malah manusia yang menjadi alien dan pergi menyerang koloni di planet lain yaitu Pandora. Dengan setting kejadian di tahun 2154, di film ini kita dipertontonkan gadget-gadget futuristik  yang canggih milik manusia, dan dipadukan dengan keindahan alam yang belum tersentuh teknologi di planet Pandora. Keindahan alam Pandora sangat menakjubkan, disana ada batu-batu raksasa bergelantungan di langit, burung-burung besar yang bisa ditunggangi, tumbuh-tumbuhan yang mengeluarkan cahaya dimalam hari yang luar biasa indahnya apabila dipadukan dengan sungai-sungai yang jernih. </p>
<p>Dalam usaha untuk mengekplorasi alam Pandora tersebut, manusia membuat cloning makhluk Na&#8217;Vi sebagai penyampai pesan ke suku Na&#8217;Vi tersebut. Pada intinya manusia ingin para suku Na&#8217;Vi yang tinggal di wilayah target untuk bersedia pindah ke tempat lain karena wilayahnya mau dihancurkan untuk diambil kekayaan alamnya. Saya tidak mau bercerta banyak tentang film ini, karena kindahan sebenarnya terletak pada &#8216;visual effect&#8217;-nya, jadi barang kali anda belum nonton film ini silakan pergi ke bioskop yang memutar versi 3D-nya, kalau di Surabaya anda bisa pergi ke Sutos XXI barangkali masih diputar.</p>
<p><object width="570" height="340"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xTWLBuTak6I&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/xTWLBuTak6I&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="570" height="340"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2010/02/07/avatar-film-terlaris-sepanjang-masa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Impian Sang Pemimpi</title>
		<link>http://hilal.me/2009/12/21/impian/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/12/21/impian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 07:30:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[
Impian, sebuah kata yang tidak asing di telinga kita. Waktu kecil saya sering ditanya, kalau sudah besar mau jadi apa? dan jawaban-jawaban umum seperti &#8216;ingin jadi presiden&#8217; sepertinya juga tidak asing di kehidupan kita, ingat lagu Susan Ria Enes?. Melihat fenomena ini, sebenarnya kita sudah dipancing-pancing untuk bermimpi sejak dari kecil, sesuatu hal sangat positif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/12/13859_212121913630_503478630_2995639_1678406_n-300x225.jpg" alt="13859_212121913630_503478630_2995639_1678406_n" title="13859_212121913630_503478630_2995639_1678406_n" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-384" /></p>
<p>Impian, sebuah kata yang tidak asing di telinga kita. Waktu kecil saya sering ditanya, kalau sudah besar mau jadi apa? dan jawaban-jawaban umum seperti &#8216;ingin jadi presiden&#8217; sepertinya juga tidak asing di kehidupan kita, ingat lagu Susan Ria Enes?. Melihat fenomena ini, sebenarnya kita sudah dipancing-pancing untuk bermimpi sejak dari kecil, sesuatu hal sangat positif bagi perkembangan anak. Namun siring berjalannya waktu, sepertinya pancingan pertanyaan-pertanyaan seperti ini semakin memudar di kehidupan masyarakat kita. Seingat saya, pertanyaan-pertanyaan seperti itu hanya ada di sekolah TK, setelah itu sepertinya tidak pernah lagi.</p>
<p>Saya baru saja menyaksikan film sekuel lanjutan &#8216;Laskar Pelangi&#8217; yaitu &#8216;Sang Pemimpi&#8217; yang disutradarai Riri Riza. Sang Pemimpi diangkat dari novel karya Andrea Hirata yang menanamkan moral positif untuk anak muda, yaitu gantungkan impian setinggi langit dan kejar lah jangan pernah menyerah. Saya bersyukur tema seperti ini mulai banyak diangkat di dunia perfilman nasional, yang mana akan mempengaruhi cara berpikir anak muda Indonesia agar menjadi orang besar dan penuh semangat dan yang penting tidak takut untuk bermimpi.</p>
<p>Dalam membangun dan memelihara impian, seperti yang perlihatkan dalam film &#8216;Sang Pemimpi&#8217; cara yang paling sederhana yang bisa kita lakukan adalah sering-sering mengutip perkataan tokoh-tokoh besar yang biasanya sangat inspiratif. Hal ini sebenarnya hanyalah sebagai bentuk usaha kita untuk mendalami cara berpikir tokoh tersebut, seperti halnya sebuah kutipan &#8216;tirulah orang sukses, maka anda akan jadi sukses&#8217;. Dalam film tersebut kita bisa mendengar &#8216;quotes&#8217; atau kutipan-kutipan baik dari tokoh asing maupun tokoh lokal  seperti Sutan Sjahrir, Moh. Hatta, Soekarno, Rhoma Irama, dan Iwan Fals.</p>
<p>Berikut &#8216;quotes&#8217; atau kutipan tokoh-tokoh yang dipakai dalam sekuel film &#8216;Sang Pemimpi&#8217;</p>
<p>1. Masa muda masa yang berapi-api &#8211; Rhoma Irama.<br />
2. Terbanglah Garudaku, singkirkan kutu-kutu di sayapmu &#8211; Iwan Fals.<br />
3. &#8230;</p>
<p>silahkan lanjutkan di comment berikut bila anda ingat..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/12/21/impian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KTP Juga Menjadi Sumber Masalah Di Negeri Ini</title>
		<link>http://hilal.me/2009/12/08/kartu-tanda-penduduk-ktp/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/12/08/kartu-tanda-penduduk-ktp/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 13:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[KTP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Saya termasuk orang yang pernah memiliki KTP lebih dari satu. Mengapa hal itu sampai terjadi? bukan karena untuk penggelembungan suara pilpres, pilkada, atau pilpil yang lainnya. Dulu waktu saya masih kuliah di Bandung, saya ingin membuka rekening BCA di sana. Tapi keinginan saya ditolak oleh pihak Bank karena KTP saya bukan KTP Bandung, alhasil saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya termasuk orang yang pernah memiliki KTP lebih dari satu. Mengapa hal itu sampai terjadi? bukan karena untuk penggelembungan suara pilpres, pilkada, atau pilpil yang lainnya. Dulu waktu saya masih kuliah di Bandung, saya ingin membuka rekening BCA di sana. Tapi keinginan saya ditolak oleh pihak Bank karena KTP saya bukan KTP Bandung, alhasil saya harus nunggu sampai mudik untuk membuka rekening BCA. </p>
<p>Kejadian berikutnya ketika saya berada di Serang. Suatu saat saya harus membuat kartu kuning untuk melamar pekerjaan, eh saya juga ditolak karena KTP nya bukan KTP Serang. Kejadian ini membuat saya trauma ketika mau ngurus sesuatu di daerah bukan di tempat yang tertera di KTP. Dan alhasil saya pun terpaksa membuat KTP baru untuk menyesuaikan tuntutan lokal daerah.</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan saya, begitu rumitkah urusan di negeri ini? Saya pernah melihat poster yang bertuliskan &#8220;Satu Orang Satu KTP, melanggar didenda!&#8221; Apa benar hanya perlu satu KTP untuk menghadapi segala urusan di negeri ini? bila memang benar alangkah bagusnya, tapi ya itu&#8230; Apa benar seperti itu? apakah saya bisa menggunakan KTP Bangkalan untuk membeli properti di Jakarta misalnya? atau bisakah saya membuka rekening Bank di Samarinda dengan memperlihatkan KTP non Samarinda? Apakah saya Bisa menggunakan KTP Medan untuk membeli kendaraan di Surabaya? Apakah bisa begitu saudara-saudara sekalian? <img src='http://hilal.me/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/12/08/kartu-tanda-penduduk-ktp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GeoCities Ditutup, Kini Tinggal Kenangan</title>
		<link>http://hilal.me/2009/10/27/geocities-ditutup-tinggal-kenangan/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/10/27/geocities-ditutup-tinggal-kenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 09:02:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[GeoCities]]></category>
		<category><![CDATA[Yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[
Orang-orang yang kenal internet sejak 1990-an mungkin sangat kenal dengan apa yang namanya GeoCities, salah satu web yang pertama kali memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk membuat dan mempublikasikan web. Tentang kepopulerannnya bisa anda bayangkan &#8216;Facebook&#8217; atau &#8216;YouTube&#8217; di jaman sekarang. Saya salah satu orang yang mamanfaatkan layanan dari GeoCities ini, meskipun suka ngomel iklannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/10/n576452853_853214_6502-300x200.jpg" alt="the lost generation of internet era" title="the lost generation of internet era" width="300" height="200" class="alignleft size-medium wp-image-358" /></p>
<p>Orang-orang yang kenal internet sejak 1990-an mungkin sangat kenal dengan apa yang namanya <a href="http://geocities.yahoo.com/">GeoCities</a>, salah satu web yang pertama kali memberikan kemudahan bagi siapa saja untuk membuat dan mempublikasikan web. Tentang kepopulerannnya bisa anda bayangkan &#8216;Facebook&#8217; atau &#8216;YouTube&#8217; di jaman sekarang. Saya salah satu orang yang mamanfaatkan layanan dari GeoCities ini, meskipun suka ngomel iklannya banyak tapi tetep aja sepertinya semua webmaster waktu itu memakainya karena gratis, dasar generasi gratisan!</p>
<p>Didirikan pada tahun 1994, GeoCities akhirnya dibeli Yahoo pada tahun 1999 seharga $3.65 milyar. Harga ini  lebih dari 2x lipat harga <a href="http://www.youtube.com/">YouTube</a> yang dibeli <strong>Google</strong> atau kurang-lebih seharga <a href="http://www.doubleclick.com/">DoubleClick</a> yang juga dibeli Google beberapa waktu lalu. Sepuluh tahun kemudian, di tahun 2009 tepatnya pada tanggal 26 Oktober Yahoo memutuskan untuk menutup GeoCities dengan alasan ingin lebih fokus pada produk prioritas perusahaannya. </p>
<p>Banyak orang-orang dari generasi internet 90-an yang merasa kehilangan dengan ditutupnya GeoCities ini, tapi Yahoo memiliki pemikiran yang berbeda, BISNIS! berikut petikan-petikan orang yang merasa ada sesuatu yang hilang dengan kepergian GeoCities:<br />
<em><br />
&#8220;In 1999, when the Web was still merely a small part of some people’s lives rather than the behemoth it is today, GeoCities was the third most-visited Web site on the Internet. Today, Oct. 26, 2009, it is being killed off forever, not just decommissioned and archived but actually deleted from the Web altogether. R.I.P. GeoCities – you will be fondly remembered.&#8221; &#8211; <a href="http://bit.ly/2RgPQL">http://bit.ly/2RgPQL</a></p>
<p>&#8220;A service that gave many people their first taste of building and owning a web page is set to close.&#8221; &#8211; <a href="http://bit.ly/16YwUo">http://bit.ly/16YwUo</a></p>
<p>&#8220;GeoCities had very significant impact in enabling people to start publishing on the web,&#8221; remembers Tristan Nitot, President of Mozilla Europe. &#8220;The learning curve was still a bit steep, but it was much easier than before. The initial success of Geocities showed that there was a need to be catered for.&#8221; &#8211; <a href="http://bit.ly/1UFx7P">http://bit.ly/1UFx7P</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/10/27/geocities-ditutup-tinggal-kenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nikmatnya Rujak Petis Madura</title>
		<link>http://hilal.me/2009/10/06/nikmatnya-rujak-petis-madura/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/10/06/nikmatnya-rujak-petis-madura/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 12:56:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[
Entah mengapa setiap saya lagi di rantau, yang selalu bikin saya rindu madura adalah rujak petisnya. Begitu juga banyak dari teman-teman saya juga begitu. Begitu enak kah rujak petis madura sampai memiliki daya magnet yang tinggi untuk menarik orang-orang yang di rantau untuk selalu kembali ke kampung? mungkin iya. Saya belum pernah melihat secara langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/10/IMG_0987.JPG"><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/10/IMG_0987-300x225.jpg" alt="petis madura" title="petis madura" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-347" /></a></p>
<p>Entah mengapa setiap saya lagi di rantau, yang selalu bikin saya rindu madura adalah rujak petisnya. Begitu juga banyak dari teman-teman saya juga begitu. Begitu enak kah rujak petis madura sampai memiliki daya magnet yang tinggi untuk menarik orang-orang yang di rantau untuk selalu kembali ke kampung? mungkin iya. Saya belum pernah melihat secara langsung cara pembuatan petis madura, namun yang saya dengar bahannya terbuat dari ikan (petis ikan) tapi ada juga yang terbuat dari udang yang biasanya disebut petis udang.</p>
<p><a href="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/10/IMG_0989.JPG"><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/10/IMG_0989-300x225.jpg" alt="rujak petis madura" title="rujak petis madura" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-348" /></a></p>
<p>Beda dengan rujak cingur yang penyajiannya dicampur/diulek-ulek dengan kacang trus disajikan dengan sayuran, buah-buahan dan lontong, rujak yang saya maksud di sini adalah rujak petis murni yang penyajiannya hanya dengan buah-buahan (biasanya buah mangga). Caranya petis cukup diencerkan dengan air hangat kemudian ditambah tomat kadang ditambah bawang merah dan garam secukupnya.</p>
<p>Bila anda sedang ada di rantau dan ngidam petis madura, silakan hubungi saya melalui email alhilal@gmail.com atau sms ke 0813 1981 4777. Harga petis kisaran 10rb per botol, ongkos kirim kisaran 20-30rb ke seluruh indonesia. Jasa untuk saya ke pasar dan ngepak-ngepak ya 50rb-an per pengiriman <img src='http://hilal.me/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>(photonya kok kebalik ya, aneh&#8230; silahkan didownload terus di-rotate sendiri hi hi hi)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/10/06/nikmatnya-rujak-petis-madura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mutasi Sepeda Motor Lintas Propinsi</title>
		<link>http://hilal.me/2009/09/14/mutasi-sepeda-motor-lintas-propinsi/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/09/14/mutasi-sepeda-motor-lintas-propinsi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 14:52:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[Mutasi Sepeda Motor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[
Saya mau bercerita sebuah kisah panjang memutasi kendaraan roda dua (sepeda motor) dari Serang, Banten Ke Bangkalan, Jawa Timur (lintas propinsi). Waktu itu saya tidak ada rencana untuk memutasi (memindahkan) sepeda motor tersebut ke kampung halaman, karena pada saat itu yang ada dipikiran saya ngapain susah-susah mengirim kendaraan jauh-jauh ke kampung, mending beli aja sepeda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/09/IMG_0768-300x225.jpg" alt="IMG_0768" title="IMG_0768" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-337" /></p>
<p>Saya mau bercerita sebuah kisah panjang <strong>memutasi kendaraan roda dua (sepeda motor)</strong> dari Serang, Banten Ke Bangkalan, Jawa Timur (lintas propinsi). Waktu itu saya tidak ada rencana untuk memutasi (memindahkan) sepeda motor tersebut ke kampung halaman, karena pada saat itu yang ada dipikiran saya ngapain susah-susah mengirim kendaraan jauh-jauh ke kampung, mending beli aja sepeda baru di kampung. Namun singkat cerita saya jatuh pada kesimpulan untuk membawa/mengirimkannya saja ke kampung karena takut kendaraan jadi mubadzir apabila ditinggal lama dan tidak terpakai. Dan akhirnya saya mulai &#8217;searching&#8217; di internet tentang prosedur membawa kendaraan lintas daerah. Dari baca sana-sini akhirnya saya tahu tentang mutasi kendaraan, dan berdasarkan pada yang saya baca (kalau tidak salah), kalau membawa kendaraan keluar dari daerah asal lebih dari 3 bulan katanya wajib lapor (saya kurang jelas jenis laporan seperti apa dan kemana), tapi yang jelas saya jadi tahu tentang prosedur mutasi karena niat saya memang untuk memindahkannya secara permanen. langkah-langkahnya adalah sebagai berikut (mutasi dari Serang ke Bangkalan).</p>
<p>1. Melapor ke Samsat Serang untuk memutasi kendaraan keluar (ke Bangkalan, Jawa Timur). Waktu itu saya tanya ke bagian informasi dan dibeitahukan untuk langsung saja ke bagian mutasi. Oleh petugas saya diminta BPKB dan KTP daerah tujuan (dalam hal ini saya tunjukkan KTP saya yang keluaran Bangkalan). Selanjutnya saya diminta untuk cek fisik kendaraan (diminta biaya sebesar Rp 25.000), kemudian setelah selesai saya diminta menyerahkan fotokopi BPKB, STNK, dan KTP daerah tujuan (rangkap dua), selanjutnya saya diminta ke bagian fiskal (bayar Rp 50.000), dan akhirnya saya kembali ke meja bagian mutasi (Pak Polisi) dan diminta biaya sebesar Rp 200.000 untuk mencabut berkas yang ada di Serang. Dan saya diminta kembali setelah 2 minggu untuk mengambil berkas tersebut, untuk sementara saya diberi surat jalan pengganti STNK karena dalam proses mutasi.</p>
<p>2. Setelah dua minggu saya kembali ke Samsat Serang untuk mengambil berkas mutasi keluar.</p>
<p>3. Kendaraan saya kirim memakai jasa kurir <strong>Rosalia Indah</strong> (biaya sebesar Rp 400.000, dari Serang ke Surbaya).</p>
<p>4. Setiba di Bangkalan, saya langung melanjutkan dengan mendatangi <strong>Samsat Bangkalan</strong>.</p>
<p><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/09/IMG_0808-300x225.jpg" alt="IMG_0808" title="IMG_0808" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-338" />5. Di Samsat Bangkalan saya juga langsung ke bagian Mutasi kendaraan dengan menyerahkan berkas mutasi yang saya bawa dari Serang. Oleh petugas saya diminta untuk cek fisik lagi (biaya untuk cek fisik disini Rp 30.000, atau lebih mahal Rp 5000 daripada cek fisik di Serang), setelah selesai saya diminta ke Polda Jatim yang berlokasi di Surabaya untuk &#8220;Cross Check&#8221;. Setelah urusan &#8220;Cross Check&#8221; di Polda Jatim selesai saya kembali ke Samsat Bangkalan. Kemudian berkas mutasi saya diambil dan diganti dengan Surat Jalan pengganti STNK, dan diminta kembali minggu depannya. Setelah seminggu berlalu, saya kembali ke Samsat Bangkalan untuk mengambil STNK dan plat nomor baru. Biaya yang dikeluarkan di Samsat Bangkalan sebesar Rp 298.000 (untuk pajak, dll) + Rp 135.000 (untuk STNK,plat nomor, penulisan BPKB, dll). Setelah selesai semua saya diminta kembali lagi 10 hari kemudian untuk mengambil BPKB yang sudah di-update.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/09/14/mutasi-sepeda-motor-lintas-propinsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Detikcom Itu ‘Evil’?</title>
		<link>http://hilal.me/2009/08/19/mengapa-detikcom-adalah-evil/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/08/19/mengapa-detikcom-adalah-evil/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 14:01:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[detik]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[
Saya selalu ingat apa yang dijadikan Google sebagai motto perusahaannya: &#8220;Don&#8217;t be evil&#8221;. Saya tidak begitu mempelajari apa sebenarnya maksud dari motto itu, namun sepemahaman saya dari baca-baca berita di internet, Google tidak akan melakukan hal-hal yang tidak mengenakkan penggunanya. Bagi Google kenyamanan pengguna adalah nomor satu. Dan saya rasakan itu setiap saat ketika menggunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/08/detikpopup.jpg"><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/08/detikpopup-300x148.jpg" alt="detikpopup" title="detikpopup" width="300" height="148" class="alignleft size-medium wp-image-343" /></a></p>
<p>Saya selalu ingat apa yang dijadikan Google sebagai motto perusahaannya: &#8220;Don&#8217;t be evil&#8221;. Saya tidak begitu mempelajari apa sebenarnya maksud dari motto itu, namun sepemahaman saya dari baca-baca berita di internet, Google tidak akan melakukan hal-hal yang tidak mengenakkan penggunanya. Bagi Google kenyamanan pengguna adalah nomor satu. Dan saya rasakan itu setiap saat ketika menggunakan layanan dari Google termasuk Google search-nya sendiri, Gmail, Google News, iGoogle, dll. </p>
<p>Jadi apa hubungannnya dengan detikcom? Begini, layanan lokal yang paling sering saya akses selama ini adalah detikcom sedangkan layanan dari luar yang paling sering saya akses adalah Google. Nah karena itu semua ketidaknyamanan dalam mennggunakan layanan tersebut menjadi sangat penting bagi saya. Saya sangat puas dengan Google namun sebaliknya dengan detikcom. Meskipun saya puas dalam membaca informasi berita-beritanya yang sangat up-todate dan cepat, namun dalam hal kenyamanan sangatlah menyebalkan. Hal-hal yang menyebalkan tersebut antara lain:</p>
<p>1. Link dari artikel di halam utama (detik.com), tidak langsung ke artikel sisanya namun ke halaman utama kategori berita dari artikel tersebut .<br />
2. Kadang-kadang muncul iklan popup yang sangat mengganggu.<br />
3. Kalau koneksi internet saya lagi lambat, yang keluar hanya iklan doang sedangkan isi berita/artikelnya gak nongol-nongol padahal kan lebih ringan teks daripada gambar <img src='http://hilal.me/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
4. (bersambung)</p>
<p>Pis..! <img src='http://hilal.me/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/08/19/mengapa-detikcom-adalah-evil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku</title>
		<link>http://hilal.me/2009/08/13/aku/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/08/13/aku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 14:39:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[
Serang, Juni 2009
oleh N. A. Hilal
Aku adalah penikmat kesedihan
yang benci akan kebencian
Aku cinta kebersamaan
Tapi aku tak takut kesunyian
Aku adalah pengejar mimpi
Yang tak suka persaingan
Aku akan jadi pemenang
Bila tak ada yang terkalahkan
Kadang aku berpikir terlalu dalam
Untuk menemukan kesalahan dan kesalahan
Aku suka bermain dengan perasaan
karena bersamanya ku temukan tangis
Tangis kepedihan..
Yang mengajak ku berbagi kebahagiaan

Image credit: blogs.psychologytoday.com
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/08/4662_89913543630_503478630_1820761_3011399_n-300x298.jpg" alt="4662_89913543630_503478630_1820761_3011399_n" title="4662_89913543630_503478630_1820761_3011399_n" width="300" height="298" class="alignright size-medium wp-image-325" /></p>
<p><em>Serang, Juni 2009<br />
oleh N. A. Hilal</em></p>
<p>Aku adalah penikmat kesedihan<br />
yang benci akan kebencian</p>
<p>Aku cinta kebersamaan<br />
Tapi aku tak takut kesunyian</p>
<p>Aku adalah pengejar mimpi<br />
Yang tak suka persaingan</p>
<p>Aku akan jadi pemenang<br />
Bila tak ada yang terkalahkan</p>
<p>Kadang aku berpikir terlalu dalam<br />
Untuk menemukan kesalahan dan kesalahan</p>
<p>Aku suka bermain dengan perasaan<br />
karena bersamanya ku temukan tangis</p>
<p>Tangis kepedihan..<br />
Yang mengajak ku berbagi kebahagiaan</p>
<p><em><br />
Image credit: blogs.psychologytoday.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/08/13/aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lain Michael Jackson Lain Mbah Surip</title>
		<link>http://hilal.me/2009/08/04/lain-michael-jackson-lain-mbah-surip/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/08/04/lain-michael-jackson-lain-mbah-surip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 17:32:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>
		<category><![CDATA[Mbah Surip]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Jackson]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[Lain Michael Jackson lain Mbah Surip. Sama-sama dikenal sebagai musisi, Michael Jackson dan Mbah Surip memiliki cerita yang sama yakni kematian. Kala Jacko meninggal disaat popularitasnya mulai meredup, dan kematiannya menaikkan kembali popularitasnya, Mbah surip justru meninggal dasaat popularitasnya sedang melegenda. Tidak ada yang salah disini kecuali pecinta musik harus merasa kehilangan diwaktu yang hampir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lain Michael Jackson lain Mbah Surip. Sama-sama dikenal sebagai musisi, Michael Jackson dan Mbah Surip memiliki cerita yang sama yakni kematian. Kala Jacko meninggal disaat popularitasnya mulai meredup, dan kematiannya menaikkan kembali popularitasnya, Mbah surip justru meninggal dasaat popularitasnya sedang melegenda. Tidak ada yang salah disini kecuali pecinta musik harus merasa kehilangan diwaktu yang hampir berdekatan. Selamat jalan entertainer!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/08/04/lain-michael-jackson-lain-mbah-surip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foto Jembatan Suramadu Siang Hari</title>
		<link>http://hilal.me/2009/07/04/foto-jembatan-suramadu-bridge-photos/</link>
		<comments>http://hilal.me/2009/07/04/foto-jembatan-suramadu-bridge-photos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 16:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>N. A. Hilal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Random]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hilal.me/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[
Inilah seri lanjutan foto-foto Jembatan Suramadu kebangganan bangsa Indonesia. Jembatan Suramadu merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini, dan mungkin rekor ini akan bertahan lama paling tidak sampai Jembatan Jawa-Sumatera dibangun. Yang menjadi pertanyaan saya, mungkinkah Jawa-Kalimantan dihubungkan dengan jembatan? terus Kalimatan-Sumatera, Kalimantan-Manado, dll. yang dilanjutkan dengan membangun ring-road yang mengitari kepulauan Indonesia. Wah alangkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p6210052.jpg"><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p6210052.jpg" alt="jembatan suramadu bridge " title="jembatan suramadu bridge " width="570" class="alignnone size-full wp-image-306" /></a></p>
<p>Inilah seri lanjutan foto-foto Jembatan Suramadu kebangganan bangsa Indonesia. Jembatan Suramadu merupakan jembatan terpanjang di Indonesia saat ini, dan mungkin rekor ini akan bertahan lama paling tidak sampai Jembatan Jawa-Sumatera dibangun. Yang menjadi pertanyaan saya, mungkinkah Jawa-Kalimantan dihubungkan dengan jembatan? terus Kalimatan-Sumatera, Kalimantan-Manado, dll. yang dilanjutkan dengan membangun ring-road yang mengitari kepulauan Indonesia. Wah alangkah dahsyatnya&#8230;!!</p>
<p><span id="more-309"></span><br />
<a href="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p6210023.jpg"><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p6210023.jpg" alt="jembatan suramadu bridge" title="jembatan suramadu bridge" width="570"  class="alignnone size-full wp-image-307" /></a></p>
<p><a href="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p6210060.jpg"><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p6210060.jpg" alt="jembatan surmadu bridge" title="jembatan surmadu bridge" width="570" class="alignnone size-full wp-image-308" /></a></p>
<p><a href="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p62101641.jpg"><img src="http://hilal.me/wp-content/uploads/2009/06/p62101641.jpg" alt="foto jembatan suramdu bridge photos" title="foto jembatan suramdu bridge photos" width="570" class="alignnone size-full wp-image-311" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hilal.me/2009/07/04/foto-jembatan-suramadu-bridge-photos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
