<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779</atom:id><lastBuildDate>Mon, 17 Sep 2018 06:34:21 +0000</lastBuildDate><category>Teknik Sipil</category><category>Analisa dan Desain</category><category>Desain Struktur</category><category>Serba-serbi</category><category>Software</category><category>Staad Pro</category><category>Struktur Beton</category><category>Tutorial Staad Pro</category><category>Baja</category><category>Beton</category><category>Cold Formed</category><category>Design Code</category><category>Download</category><category>Ilmu Teknik Sipil</category><category>Journal</category><category>SAP2000</category><category>SNI</category><category>Struktur Pondasi</category><title>hendragt blog&#39;s</title><description>Corat-coret Civil Engineering</description><link>http://hendragt.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>258</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-14612657324285786</guid><pubDate>Sat, 04 Apr 2015 21:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-04-05T04:52:22.016+07:00</atom:updated><title>Dua Buah Ember</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/dua-buah-ember.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/15.jpg&#39; alt=&#39;Dua Buah Ember Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Dua buah ember di tepi sebuah perigi. Tak dapat dipastikan sudah berapa banyak air yang telah mengisi kedua ember itu. Namun selalu saja kedua ember tersebut pada akhirnya harus menjadi kosong, dan akan dibawa lagi ke tepi perigi ini untuk diisi air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Engkau nampak murung kurang bergembira hari ini. Apa gerangan yang telah menggerogoti bathinmu?? Tanya satu di antaranya kepada ember yang lain yang berada di sampingnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Oh nasib...nasib!! Sungguh suatu pekerjaan yang sia-sia tanpa arti. Setiap hari saya selalu mengulangi pekerjaan yang sama, yakni datang ke perigi ini untuk diisi dengan air hingga penuh. Namun setelah itu saya akan menjadi kosong lagi dan harus datang lagi ke tempat ini. Sungguh membosankan!!? Keluh ember yang ditanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;?Oh...begitu!!? Sahut ember yang pertama. ?Tapi aku tak pernah berpikir demikian. Sebaliknya, setiap kali setelah tiba di tepi perigi ini, saya akan selalu dengan penuh gembira berkata; Dalam kehampaan aku datang, namun  &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/dua-buah-ember.htm&#39;&gt;Dua Buah Ember Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/04/dua-buah-ember.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-1206727458818202177</guid><pubDate>Mon, 30 Mar 2015 10:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-30T17:51:39.639+07:00</atom:updated><title>Yang Terbaik Akan Datang</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/yang-terbaik-akan-datang.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/25.jpg&#39; alt=&#39;Yang Terbaik Akan Datang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Seorang Wanita Yang Suaminya Pengangguran Membagikan Kisah Penantiannya…&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya ingin berbagi satu cerita yang indah dengan Anda. Saya bertemu Yane Pe Benito ketika saya memberi khotbah di perusahaannya. Yane adalah seorang wanita yang menyenangkan yang memiliki kisah yang mengagumkan untuk diceritakan, saya memutuskan untuk menceritakannya pada dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua tahun lalu, suami Yane, Beni, tanpa peringatan, kehilangan pekerjaannya. Hal ini menyebabkan rasa sakit dua kali lipat karena pekerjaannya sebenarnya sangat menjanjikan. Selama 6 tahun, Beni sangat menikmati pekerjaannya di sebuah perusahaan distribusi multinasional untuk produk perawatan kulit. Namun karena perubahan struktur organisasi yang terjadi dalam perusahaan tersebut (yang sering terjadi di banyak perusahaan belakangan ini), ia di-PHK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yane memutuskan untuk memberitahu berita menyedihkan itu pada kedua anaknya yang masih kecil, Gabriel (6 tahun) dan Marga (4 tahun). Ia memilih dengan hati-hati kata-kata yang akan dipakai untuk menjelaskan hal tersebut. &quot;Anak-anak, kita harus menjaga lebih baik barang-barang kita…dan tidak memboroskan uang kita karena…ayah tidak punya pekerjaan lagi.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gabriel kecil berkata, &quot;Maksud ibu, ayah dipecat?&quot; Yane terkejut mendengar kata-kata yang kasar tersebut. &quot;Di m &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/yang-terbaik-akan-datang.htm&#39;&gt;Yang Terbaik Akan Datang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/yang-terbaik-akan-datang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-1721401596478695508</guid><pubDate>Fri, 20 Mar 2015 12:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-20T19:51:13.183+07:00</atom:updated><title>Cantik</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/cantik.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/7.jpg&#39; alt=&#39;Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;“Marina, cepat! Orang–orang sudah menunggumu”, kata wanita berkacamata yang tiap hari menemaniku kemana-mana ini.&lt;br /&gt;“Iya, aku akan segera kesana”, jawabku sambil tersenyum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hari ini, 11 April 2012. Dua jam lagi adalah acara peluncuran novel ke-6 ku, yang tentu saja untuk mempersiapkan promosi agar acara ini diketahui oleh publik, aku dan team manajemen mengundang beberapa reporter dari stasiun televisi swasta dan para pembaca setia novelku di gedung pusat perbelanjaan buku dan musik terbesar di kota ini yang desainnya sedikit klasik dan elegan. Hari ini, semua reporter dan kameramen pasti sudah bersiap dengan segudang pertanyaan yang akan diajukan. Dan para pembaca setia novelku sudah menunggu sambil melambaikan tangan di barisan bangku hijau disana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku, Marina. Gadis berusia 27 tahun dengan lesung pipit di pipi sebelah kanan. Memiliki tinggi 160 cm, kulit sawo matang, hidung tidak terlalu mancung dan rambut coklat. Dandanan? Celana panjang warna hitam dan atasan bermotif bunga yang dilapisi dengan cardigan berwarna hijau. Profesi? Seorang penulis cerpen sejak 6 tahun yang lalu. Dan mulai tertarik menggeluti dunia imajinasi ini ketika aku masih, sedang dan terus-menerus mencari arti cantik yang sesungguhnya. Ya.. Cantik. Susunan 6 huruf  &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/cantik.htm&#39;&gt;Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/cantik.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-9097702215274020746</guid><pubDate>Fri, 20 Mar 2015 08:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-20T15:53:40.592+07:00</atom:updated><title>Why Do We Break Up?</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/why-do-we-break-up.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/19.jpg&#39; alt=&#39;Why Do We Break Up? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Hari begitu gelap. Sang surya telah kembali ke peraduannya. Tak ada satu pun sinar bintang terpancar dari langit malam. Hanya terdengar suara petir yang menyambar, disusul suara guntur yang menggelegar di telinga. Sepertinya akan turun hujan. Rina masih saja duduk terdiam di ruang keluarga. Kedua tangannya menggapai lutut. Ia terlihat begitu murung. Tak berdaya sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kamu di mana? Aku kangen banget sama kamu! Kamu hilang bagai ditelan bumi. Nggak ada kabar sama sekali!”&lt;br /&gt;Kejadian itu pun teringat kembali di benak Rina. Rina memanggil Lee, saaat ia sedang lari sore bersama Dina, temannya. Tapi panggilannya sama sekali tidak dihiraukan oleh Lee. Rina jadi sedih sekali. Dia dicuekin begitu saja. Sebagai perempuan, ia merasa tidak diperhatikan oleh pujaan hatinya sendiri. Tapi Rina tak mengetahui bahwa di saat itu Lee sedang memakai headset di telinganya. Mendengar lagu dengan volume tertinggi. Lee mencoba tuk menjelaskan, tapi Rina bersikeras untuk mendengarkan. Dengan berat hati Lee meninggalkan Rina.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lee berusaha untuk tidak menghubungi Rina untuk sementara waktu. Mungkin dengan begitu, Rina bisa menenangkan pikirannya yang penuh dengan emosi. Dan sampai sekarang Rina masih belum bisa mengontrol emosinya. &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/why-do-we-break-up.htm&#39;&gt;Why Do We Break Up? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/why-do-we-break-up.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-1587623839469269791</guid><pubDate>Tue, 17 Mar 2015 01:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-17T08:01:40.707+07:00</atom:updated><title>Penggemar Rahasia</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/penggemar-rahasia.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/18.jpg&#39; alt=&#39;Penggemar Rahasia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&amp;#8220;Go Rifa.. go Rifa go! Ayoo.. semangat!&amp;#8221; para pendukung Rifa terus menyemangati Rifa. Sebentar lagi, Rifa akan tampil di acara Pentas Seni. Deg deg.. jantung Rifa terus berdebar. Nomor peserta Rifa, adalah 25. sedangkan peserta yang sekarang tampil adalah peserta dengan no urut 24. Berarti, setelah ini Rifa ajan tampil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;#8220;Hua&amp;#8230; argh.. aku sih belum siap! gimana yaa?&amp;#8221; ucap Rifa sambil mondar-mandir diruang belakang panggung. &amp;#8220;Bismillahirrahmanirrahim.. semoga bisa&amp;#8221; do&amp;#8217;a Rifa. &amp;#8220;Rifa.. ayo, sebentar lagi nama kamu! ayo, geladi resik!&amp;#8221; perintah Bu Narisa, panitia pentas seni. &amp;#8220;I..iy.. iya. de..deh.. b..bb..bu&amp;#8221; jawab Rifa tergagap. Dengan gontai, Rifa menuju ruang serbaguna Disana, suasana sangat sepi. Yang ada, hanya Rifa dan Bu Syahla. &amp;#8220;Rifa, kuncinya yang tenang ya! coba rilex aja. Tarik nafas&amp;#8230;&amp;#8221; kata Bu Syahla. &amp;#8220;Oke.. hufh..&amp;#8221; Rifa menghela nafas. &amp;#8220;Yup.. sekarang, waktunya geladi resik!&amp;#8221; ucap Bu Syahla. Rifa hanya mengangguk. &amp;#8220;Satu&amp;#8230; dua.. tiga.. Mulai&amp;#8221; Bu Syahla memberi aba-aba. Rifa pun segera beraksi. Rifa menampilkan drama, menyanyi, dan mendongeng. Tak terasa, waktu hampir habis. Tepat pada saat Rifa dipanggil, Rifa selesai melakukan geladi resik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sreet.. sret&amp;#8230; dengan cepat, Rifa berlari secepat yang dia mampu. &amp;#8220;Haah.. akhirnya&amp;#8221; kata R &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/penggemar-rahasia.htm&#39;&gt;Penggemar Rahasia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/penggemar-rahasia.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-1140631456621669429</guid><pubDate>Sun, 15 Mar 2015 22:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-16T05:59:25.867+07:00</atom:updated><title>Bahasa Aneh -- Dongeng dari Negeri Swiss</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/bahasa-aneh-dongeng-dari-negeri-swiss.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/7.jpg&#39; alt=&#39;Bahasa Aneh -- Dongeng dari Negeri Swiss Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Dahulu kala hiduplah di Negri Swiss sebuah keluarga bangsawan. Mereka hanya memiliki seorang putra tunggal. Tapi, Putranya itu bodoh dan malas belajar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu berkatalah Ayahandanya kepadanya,“ Putraku yang terkasih, Engkau harus pergi dari sini. Aku akan mengirim Engkau ke seorang guru yang akan memberimu pelajaran. Aku menginginkan seorang putra yang pandai. “&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu pergilah Putra Bangsawan itu ke sebuah kota lain dan tinggal selama satu tahun dengan guru tersebut. Setelah itu, kembalilah Putra Bangsawan itu ke istananya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanya Ayahandanya,“ Putraku, Engkau telah pergi selama satu tahun. Ayo, katakan apa yang telah Kau pelajari ?“&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jawab putranya,“ Baik Ayahanda, sekarang aku sudah bisa menggonggong seperti anjing, saya telah mengerti bahasa mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“ Apa…. ?? “ teriak Ayahandanya dengan marah, “Kamu tidak belajar sedikit pun ? Pergi dari sini, Kamu bukan Putraku lagi Aku tidak ingin melihat kamu lagi di istana ini “&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu Putra Bangsawan itu meninggalkan istana ayahnya dan pergi mengembara berhari hari bahkan berminggu minggu lamanya. Suatu ketika tibalah ia di sebuah puri. Waktu itu sudah malam dan ia ingin menginap di puri tersebut. Tuan pemilik puri pun mengijinkannya. “ Di bawah sana, di sebuah menara itu kamu boleh tidur. Tentu saja tempat itu sangat berbahaya. Tiga anjing liar tinggal di sana. Anjing anjing tersebut juga memaka &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/bahasa-aneh-dongeng-dari-negeri-swiss.htm&#39;&gt;Bahasa Aneh -- Dongeng dari Negeri Swiss Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/bahasa-aneh-dongeng-dari-negeri-swiss.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-2073743810623287339</guid><pubDate>Thu, 12 Mar 2015 06:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-12T13:30:15.783+07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #36 : Dewi Dalam Pasungan</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/wiro-sableng-episode-36-dewi-dalam.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/4.jpg&#39; alt=&#39;Wiro Sableng #36 : Dewi Dalam Pasungan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt; Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt; Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt; SATU&lt;br&gt;&lt;br&gt; MATAHARI baru saja tenggelam. Dalam udara yang beranjak gelap itu keadaan dipekuburan Jati anom nampak diselimuti kesunyian padahal belum lama berselang rombongan pengantar jenazah yang berjumlah hampir seratus orang meninggalkan tempat itu. Di u jung kanan tanah pekuburan, dibawah sepokok batang Kemboja kecil tampak seungguk tanah makam yang masih merah ditaburi oieh bunga-bunga aneka warna. Dikejauhan terdengar suara kicau burung yang kembali ke sarangnya. Lalu sunyi lagi dan udara semakin gelap.&lt;br&gt;&lt;br&gt; Pada saat itulah tiga sosok berpakaian serba hitam muncul dari arah timur tanah pekuburan.Ketiganya sesaat tegak berhenti meneliti keadaan. Ketika tidak seorangpun kelihatan di tempat itu, ketiganya melangkah bergegas menuju kuburan baru. Dua dari tiga orang ini memanggul pacul. Satunya membawa linggis.&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Ini kuburannya! Kita harus bekerja cepat!&quot; terdengar orang yang membawa linggis berucap.&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Tak usah kawatir. Kuburan baru tanahnya masih lembek. Sebentar saja kita pasti menemukan peti itu!&quot; menjawab pemanggul pacul di sebelah kanan. Lalu bersama temannya dia mulai memacul dan menggali tanah kuburan. Keduanya bekerja keras dan cepat, tidak berhenti-henti menggali sampai akhirnya salah satu mata pacul terasa dari terdengar menghantam benda keras.&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Peti jena &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/wiro-sableng-episode-36-dewi-dalam.htm&#39;&gt;Wiro Sableng #36 : Dewi Dalam Pasungan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/wiro-sableng-36-dewi-dalam-pasungan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-6287609889699416423</guid><pubDate>Sat, 07 Mar 2015 01:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-07T08:09:15.254+07:00</atom:updated><title>Cintaku Setahun Jagung</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/cintaku-setahun-jagung.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/23.jpg&#39; alt=&#39;Cintaku Setahun Jagung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;__ AWAL KISAH INI BERMULA __&lt;br /&gt;Tiga tahun lalu, hmm.. Sudah tiga tahun semenjak itu. Yah, tiga tahun lalu dia selalu mengisi hari-hari ku. Kebanyakan orang mengatakan fase itu adalah pacaran, ketika seseorang sangat spesial di hati kita, dan dia sangat sangat sangat spesial untuk hatiku. Seperti orang bilang, aku pun merasa dan menganggap dia sebagai pacarku. Yah, dia adalah pacarku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panggil saja dia Amy.. Keluarga dan sahabatnya selalu memanggilnya dengan nama itu. Amy. Sebenarnya dia adalah seorang puteri yang berasal dari sebuah kerajaan. (* eh, jaman sekarang masih ada kerajaan? # ya adalah, kerajaan cinta di hatiku.. He) Dia memang seorang puteri, seorang Yulia Putri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;__ SEBUAH ALASAN, PERLUKAH? __&lt;br /&gt;Aku benar-benar tak pernah tau, alasan apa yang membuat aku sangat suka sama dia. Bahkan aku bisa gila rasanya bila tidak bertemu dengannya. Haaahh.. Cintaku padanya sangat keterlaluan, terlalu dalam, terlalu besar dan terlalu sangat deh pokoknya. Anehnya, aku juga tak pernah tau cinta seperti apa yang dia suguhkan padaku. Hingga saat ini hatiku masih cinta, tetap mencintai dia. &amp;#8220;Oh Tuhan, apakah dia tau?&amp;#8221; Apakah aku harus mencari sebuah alasan untuk mencintainya? Perlukah?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;March in Love.. Hampir mirip judul film kan &amp;#8220;Paris in love&amp;#8221;, (sepertinya gak mirip, tapi lumayan miriplah.. hehe.).&lt;br /&gt;Setelah melewati hari-hari yang mendebarkan, akhirnya ka &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/cintaku-setahun-jagung.htm&#39;&gt;Cintaku Setahun Jagung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/cintaku-setahun-jagung.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-1435114053408651168</guid><pubDate>Thu, 05 Mar 2015 22:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-06T05:29:52.873+07:00</atom:updated><title>Tukang Cukur</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/tukang-cukur.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/13.jpg&#39; alt=&#39;Tukang Cukur Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang, &quot; Saya tidak percaya Tuhan itu ada&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kenapa kamu berkata begitu ???&quot; timpal si konsumen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan.... untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, Adakah yang sakit?? Adakah anak terlantar?? Jika Tuhan ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Situkang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang,berombak kasar mlungker-mlungker-istilah jawa-nya&quot;, kotor dan brewok yang tidak dicukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,&quot;&lt;/p&gt; &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/tukang-cukur.htm&#39;&gt;Tukang Cukur Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/tukang-cukur.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-2016307047438534166</guid><pubDate>Wed, 04 Mar 2015 11:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-04T18:20:24.371+07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/wiro-sableng-episode-33-panglima-buronan_2.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/12.jpg&#39; alt=&#39;Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt; Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt; Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt; Episode : PANGERAN MATAHARI DARI PUNCAK MERAPI&lt;br&gt;&lt;br&gt; SATU&lt;br&gt;&lt;br&gt; Sri Baginda Raja seperti dihenyakkan setan di atas kursi kebesarannya. Singgasana itu terasa seperti bara panas. Wajahnya yang penuh kerut ditelan usia lanjut tampak kelam membesi. Dadanya turun naik sedang sepasang matanya menatap tak berkesip pada Raden Mas Jayengrono yang duduk bersila di hadapannya. Sang raja meraskan tenggorokannya seperti kering. Mulutnya terbuka tapi lidahnya seperti kelu. Setelah hening beberapa lamanya, dengan suara bergetar Sri Baginda akhirnya bersuara juga.&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Jika bukan Raden Mas yang bicara sungguh sulit aku mempercayai cerita itu.....!&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Sebenarnya hal itu sudah lama saya ketahui Sri Baginda. Hanya saja saya takut untuk menyampaikannya.&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Kalau untuk kebenaran mengapa takut? Hanya saja, apakah kau punya bukti-bukti nyata? Saksi-saksi.......?&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Saya tidak berani melapor pada Sri Baginda kalau tidak mempunyai bukti dan saksi hidup,&quot; sahut Jayengron yang Panglima Balatentara Kerajaan itu. &quot;Sekian puluh pasan &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/wiro-sableng-episode-33-panglima-buronan_2.htm&#39;&gt;Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/wiro-sableng-33-panglima-buronan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-5401803511926657711</guid><pubDate>Wed, 04 Mar 2015 02:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-04T09:09:10.462+07:00</atom:updated><title>Lukisan Perjamuan Terakhir</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/lukisan-perjamuan-terakhir.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/27.jpg&#39; alt=&#39;Lukisan Perjamuan Terakhir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Kisah Di Balik Lukisan Perjamuan Terakhir Lukisan &#39;Perjamuan Terakhir&#39; dilukis oleh Leonardo Da Vinci, seorang artis Italia yang terkenal. Lukisan ini dibuat selama 7 tahun, dan menggambarkan 12 rasul serta Yesus sendiri yang sedang mengadakan perjamuan terakhir. Mereka ini dilukis berdasarkan model orang-orang yang hidup. Pertama-tama, Da Vinci memilih untuk melukis Kristus. Ratusan anak muda diamati untuk mencari pola wajah dan kepribadian yang cocok, tidak terlalu tercemar oleh dosa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya setelah berminggu-minggu, ada seorang anak muda berusia 19 tahun yang terpilih menjadi model diri Yesus Kristus dalam lukisan tersebut. Selama enam bulan, Da Vinci melukis karakter ini dengan serius. Selama enam tahun , Da vinci melanjutkan pekerjaannya. Satu demi satu, dia mencari tokoh-tokoh yang tepat untuk dilukis sebagai perlambang kesebelas rasul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya tinggal tokoh Yudas Iskariot sebagai tahap akhir dari mahakaryanya. Yudas Iskariot ? Dia adalah murid yang mengkh &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/lukisan-perjamuan-terakhir.htm&#39;&gt;Lukisan Perjamuan Terakhir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/lukisan-perjamuan-terakhir.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-3498269734323887563</guid><pubDate>Mon, 02 Mar 2015 20:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-03T03:39:50.060+07:00</atom:updated><title>My Promise</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/my-promise.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/11.jpg&#39; alt=&#39;My Promise Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Janji adalah sebuah ungkapan atau omongan yang perlu di pertanggung jawabkan, karena di saat kita sudah berjanji. berarti kita harus siap dengan apa yang kita janjikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seperti kata pepatah “Janji adalah hutang” artinya janji sama dengan uang, saat kita berhutang dengan orang lain, kita harus segera melunasinya. Begitu pula dengan janji, jika kita sudah berjanji dengan orang lain kita harus menepatinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bicara soal janji, aku ingat akan janjiku pada temanku setelah sekolah nanti, kita mau pulang bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hai Dimas!” Suara itu mengagetkanku yang saat itu aku masih melamun di kursiku, ya beginilah. Aku memang kadang suka melamun sendiri di kelas saat istirahat sekolah hampir selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Iya apa Din, ada apa?” jawabku sedikit kaget dengan sapaannya tadi. Namanya Dina, Ia temanku bisa juga disebut sahabatku, kadang dia yang slalu bisa mengerti aku. Iya, memang aku karakter anak yang pendiam dan tidak mudah akrab dengan yang lain. tapi menurutku gadis itu berbeda, aku sangat nyaman dengannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tak apa kok, kamu melamun saja sih !” Ucapnya sambil menyindirku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kyak gak tau aku saja kamu Din!” Jawabku tanpa basa basi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Oh iya, nanti jadi pulang bareng ya  &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/my-promise.htm&#39;&gt;My Promise Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/my-promise.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-3213692348296926451</guid><pubDate>Mon, 02 Mar 2015 13:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-02T20:48:28.060+07:00</atom:updated><title>Tak Ubah</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/tak-ubah.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/9.jpg&#39; alt=&#39;Tak Ubah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Galih namanya. Pria kecil itu tengah merenungkan sesuatu. Pria kecil yang pandai namun sombong itu masih terus memikirkan sesuatu. Entah apa yang dia pikirkan. Pikirannya menerawang ke masa dua puluh tahun mendatang. Masa di mana dia ingin mengubah dunia. Ya. Itulah cita-cita terbesarnya. Dia ingin mengubah dunia. Dia ingin agar dia tak hidup melarat lagi. Dengan mengubah dunia, dunianya pun pasti akan berubah. Begitulah pikirnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pria kecil itu tersenyum kecut. Jika dia bisa mengubah dunia, dia bisa berkuasa di sana juga. Karena tak akan ada orang yang lebih pintar darinya. Pikir dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia pun segera berlari menuju rumahnya. Dia akan mencari sebuah jalan agar dia bisa mengubah dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;#8220;Aku pasti bisa. Aku bisa mengubah dunia. Coba saja, siapa yang lebih pintar dariku? Tak ada orang yang sepandai aku. Akulah yang terpandai.&amp;#8221; Ucapnya dengan lagak sombong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senyumnya merekah. Dia yakin tak lama lagi dia akan menjadi seorang yang sukses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Detik demi detik, hari demi hari, bulan demi bulan bahkan tahun demi tahun, tak ada sedikit pun perubahan dari hidup Galih. Sekarang umur dia sudah menginjak lima belas tahun. Mungkin selama lima tahun itu dia mencari cara untuk mengubah dunia dengan otaknya yang luar biasa cerdas. Namun tak sama sekali bisa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga akhirnya dia memilih menyerah dan mencari cita-cita lain. Satu ide pun terlintas di benaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;#8220;Mengapa aku tak mengubah Indonesia terlebih dahulu? &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/tak-ubah.htm&#39;&gt;Tak Ubah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/tak-ubah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-7022424437501616670</guid><pubDate>Sun, 01 Mar 2015 23:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-03-02T06:08:53.033+07:00</atom:updated><title>Dia.. Bintangku</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/dia-bintangku.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/14.jpg&#39; alt=&#39;Dia.. Bintangku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Diantara banyak bintang bertaburan dilangit malam  yang sunyi, gue nemuin satu bintang yang paling terang dari yang bersinar. Dia indah, gue seneng mandanginnya, gue seneng liat sinarnya, indahnya bikin gue lupa tentang masalah gue. Mungkin inilah keindahan Allah SWT yang memberikan gue mata yang sempurna agar melihat suatu hal yang indah pula. Walaupun bintang itu milik Allah tapi gue bisa nikmatinnya, bikin gue tenang. Kalian tau ga? Bintang itu indah saat ia bersinar, andai setiap malam gue bisa liat bintang itu bersinar dan menerangi kelamnya malam. Ga semua bintang bisa seindah itu, kadang kalo malem dateng dan gue menengadah buat cari bintang yang bersinar rasanya sulit, dia ga selalu hadir disetiap malam, ga selalu ada buat nerangin malem, dan ini yang ga gue pengen. Gue pengen bintang bisa hadir setiap saat, dan disaat gue butuh dia&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Errrr&amp;#8212; banyak banget masalah yang gue hadepin belakangan ini, kenapasih gue gabisa dapet ranking terbaik disekolaah? Kenapa sih gue pemales, kalo orang beres-beres gue pasti diem, gue pemales? Kapan gue bias bikin karya indah yang bisa bikin gue bangga dengan hasil itu? Kapan gue bisa banggain orangtua gue dengan pencapaian gue selama ini? Kap &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/dia-bintangku.htm&#39;&gt;Dia.. Bintangku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/03/dia-bintangku.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-4075740317224143787</guid><pubDate>Sun, 22 Feb 2015 15:48:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-22T22:48:42.829+07:00</atom:updated><title>Amankah Jatah Bulanan Anda?</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/amankah-jatah-bulanan-anda.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/27.jpg&#39; alt=&#39;Amankah Jatah Bulanan Anda? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam beberapa kali menjalani usaha, saya selalu menghadapi kendala. Bukan satu dua, banyak malah. Tapi, dari semua kendala itu, justru saya belajar banyak hal. Salah satu adalah soal jatah bulanan. Lo kok, ada jatah bulanan? Emang pengusaha juga orang gajian?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang saya maksud dengan jatah bulanan sebenarnya adalah istilah saya untuk mengamankan keperluan bulanan (baca: harian). Sebab, jika kita tak waspada, usaha yang kita jalankan ketika mengalami penurunan, jatah untuk hidup sehari-hari bisa terganggu. Dan, akibat terganggunya arus kas harian ini, buntutnya bisa panjang lo… Otak panas, kebingungan menentukan arah, pikiran kalut, dan yang pasti, semua hal itu akan mengganggu kita dalam menjalankan usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai pengusaha, tentu kita selalu mengharapkan untung. Dan, jika yang didapat untung besar, pastilah hal ini akan sangat membantu pengembangan usaha kita. Karena itu, tak jarang, kita selalu berusaha mendapat dan mencari “ikan-ikan besar” demi memperoleh orderan besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentu, hal tersebut tak salah. Sebab, adanya orderan besar pasti akan jadi darah segar bagi sebuah usaha kita. Tapi, yang jadi masalah biasanya orderan besar ini selalu banyak pemain yang berebut di dalamnya. Ibarat ladang emas, yang berusaha menguasainya pastilah banyak pihak. Akibatnya, order besar ini  &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/amankah-jatah-bulanan-anda.htm&#39;&gt;Amankah Jatah Bulanan Anda? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/amankah-jatah-bulanan-anda.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-4577654807935975965</guid><pubDate>Tue, 17 Feb 2015 13:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-17T20:08:12.700+07:00</atom:updated><title>Jejak Terakhir</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/jejak-terakhir.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/15.jpg&#39; alt=&#39;Jejak Terakhir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Desember 1979, aku lupa tanggal dan hari tersebut. Yang kutahu hari itu menjadi hari yang cukup tenang untuk menikmati rumah baru keluargaku sebelum sisa-sisa kolonial Belanda menghabiskan segalanya yang ku punya, menyapu bersih kehidupan di desa sukaharjo, di desa kecil di jawa tangah.&lt;br /&gt;“Kak, ada apa ini?” tanya ku kepada kakak tunggal ku, Hamid.&lt;br /&gt;“Ssssttt!” jawabnya, dengan sebuah isyarat untuk diam.&lt;br /&gt;“Hamid, Hamzah! cepat pergi dari rumah ini, lewat pintu belakang! Dan tak usah kembali!” perintah Ibu dengan wajah cemas dan kebingungan.&lt;br /&gt;“Tapi bu?” tanya ku dengan bimbang.&lt;br /&gt;Belum sempat menjawab pertanyaan ku, Kak Hamid menarik tangan ku yang kala itu tak mau meninggalkan kedua orangtuaku.&lt;br /&gt;“Sebentar kak! Aku pikir kita perlu ini.” sepasang senjata tradisional, ku ambil dari dapur rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akhirnya kami berdua pergi meninggalkan rumah. Tak disangka beberapa prajurit Belanda Kolonial mengejar kami berdua, dengan spontan langkah seribu kami kerahkan untuk menghindari sergapan prajurit Belanda Kolonial. Sudah lumayan lama &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/jejak-terakhir.htm&#39;&gt;Jejak Terakhir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/jejak-terakhir.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-1218560490842900574</guid><pubDate>Tue, 17 Feb 2015 09:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-17T16:20:37.618+07:00</atom:updated><title>Kesabaran Dan Perjuangan Putri</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/kesabaran-dan-perjuangan-putri.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/31.jpg&#39; alt=&#39;Kesabaran Dan Perjuangan Putri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Pada sore itu Putri bermain dengan teman temannya di perkampungan yang ia tempati selama bertahun tahun itu. Banyak orang menyebutnya dengan Desa Pusi. Ia bersyukur bisa bertempat tinggal di Desa Pusi karena menurutnya kampungnya itu adalah perkampungan yang sangat bersih, warga warganya pun sangat bertanggung jawab atas kedisiplinan di kampung nya itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah lama bermain-main, tiba tiba datanglah seorang wanita cantik berjilbab yang bernama Ibu Siti, itu adalah salah satu tetangga Putri, ia berlarian dan berteriak keras memanggil-manggil Putri.&lt;br /&gt;“Putrii.. Putri..” suara keras Bu Siti terdengar di telinga Putri.&lt;br /&gt;“ada apa Bu.. sepertinya ibu serius sekali memanggil nama saya.” Jawab Putri&lt;br /&gt;“ibu kamu sakit di rumah nak, cepat kamu pulang..” gumam Bu Siti dengan raut wajah panik bercampur sedih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah mendengar berita tersebut Putri langsung menangis dan berlari secepat mungkin untuk kembali pulang ke rumahnya. Sesampai di rumah langsung saja tanpa basa basi ia membawa Ibunya ke Puskesmas terdekat. Ternyata saat di Puskesmas, Ibu Putri sudah tidak bisa diselamatkan lagi, ya jelas saja karena sudah lama Ibu Putri mempunyai penyakit kanker otak, karena faktor biaya Putri tidak bisa membiayai Ibunya untuk operasi sampai kanker otak stadium 4. Tetapi sekarang Ibunya sudah meninggal, saat itu Putri menangis tanpa henti karena orang yang sangat disayanginya kini telah meninggalkannya untuk selama lamanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semen &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/kesabaran-dan-perjuangan-putri.htm&#39;&gt;Kesabaran Dan Perjuangan Putri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/kesabaran-dan-perjuangan-putri.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-1305570453317365054</guid><pubDate>Mon, 16 Feb 2015 17:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-17T00:12:10.300+07:00</atom:updated><title>Kisah Tragis Oei Hui Lan, Putri Orang Terkaya di Indonesia</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/kisah-tragis-oei-hui-lan-putri-orang-terkaya-di-indonesia.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/27.jpg&#39; alt=&#39;Kisah Tragis Oei Hui Lan, Putri Orang Terkaya di Indonesia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;KISAH INI ADALAH KISAH NYATA PUTRI SANG RAJA GULA YANG IA TULIS DALAM BUKUNYA” TAK ADA PESTA YANG TAK BERAKHIR” . CUKUP MENARIK UNTUK DISIMAK DAN SEMOGA MEMBERIKAN ANDA ILHAM DALAM KEHIDUPAN..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OEI TIONG HAM ORANG TERKAYA DI ASIA TENGGARA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oei Tiong Ham, yang dijuluki Raja Gula dari Semarang pernah jadi orang terkaya di Asia Tenggara. Ia juga berdagang candu. Berlainan dengan Tjong A Fie, ia tidak dikenal sebagai dermawan. Sekitar tiga dasawarsa yang lalu, putrinya Oei Hui Lan, bersama Isabella Taves, menulis memoar yang diterbitkan di Amerika Serikat. Dari buku berjudul No Feast Last Forever itu kita bisa tahu perihal kehidupan mereka, yang bisa membeli apa saja dengan uang mereka yang berlimpah. Namun apakah mereka berbahagia ?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya lahir di Semarang, Desember 1889 sebagai Oei Hui Lan, putri Oei Tiong Ham yang pernah dikenal sebagai Raja Gula dan oran terkaya di Asia Tenggara. Ibu saya istri pertamanya. Ibu hanya mempunyai dua orang anak, kedua duanya perempuan. Kakak saya Tjong lan, sepuluh tahun lebih tua dari saya. Aya &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/kisah-tragis-oei-hui-lan-putri-orang-terkaya-di-indonesia.htm&#39;&gt;Kisah Tragis Oei Hui Lan, Putri Orang Terkaya di Indonesia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/kisah-tragis-oei-hui-lan-putri-orang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-3524984030553962693</guid><pubDate>Sat, 14 Feb 2015 15:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-14T22:01:55.785+07:00</atom:updated><title>Pegagan: Herbal Awet Muda dan Panjang Umur</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/pegagan-herbal-awet-muda-dan-panjang-umur.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/11.jpg&#39; alt=&#39;Pegagan: Herbal Awet Muda dan Panjang Umur Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&amp;#8216;Satu hari dengan satu daun pegagan akan menyehatkan,dengan dua daun pegagan akan panjang umur&amp;#8217;. (ungkapan India tentang khasiat pegagan)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kalau Anda sering jalan-jalan di pematang sawah, Anda akan menemui tanaman perdu yang disebut pegagan , yang sering diremehkan orang. Padahal, pegagan mempunyai khasiat seabreg untuk kesehatan kita.  Pegagan, yang biasa dibuat lalap oleh orang Sunda dan diurap oleh orang Melayu ternyata mempunyai segudang manfaat yang berguna bagi kesehatan fisik maupun mental. Herba yang berasal dari India ini, dikenal secara umum dengan nama gotukola (latin: Centella Asiatic) adalah tanaman liar yang tumbuh di tanah basah dan lembab dan telah lama digunakan sebagai ramuan yang berkhasiat mengobati penyakit  di China dan Indonesia. Kalau di Cina terkenal dengan ginsengnya, maka di India herbalist menggunakan pegagan sebagai tonikum otak dan tonikum untuk panjang usia. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pegagan mempunyai banyak kegunaan sebagai herbal yang mengobati. Di Indonesia sendiri, pegagan selain dipakai sebagai herbal obat, juga dimakan sebagai lalap. Di Jawa disebut pacu &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/pegagan-herbal-awet-muda-dan-panjang-umur.htm&#39;&gt;Pegagan: Herbal Awet Muda dan Panjang Umur Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/pegagan-herbal-awet-muda-dan-panjang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-5547063620582565548</guid><pubDate>Sat, 14 Feb 2015 10:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-14T17:09:41.494+07:00</atom:updated><title>Ada Teman di Balik Pelangi</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/ada-teman-di-balik-pelangi.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/27.jpg&#39; alt=&#39;Ada Teman di Balik Pelangi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;“Buku cerita itu hanya bohong kok..” kata sang kakak.&lt;br /&gt;Adiknya terus murung. Ada pelangi sore itu, teringat di buku cerita itu bahwa ada teman di balik pelangi.&lt;br /&gt;“Aku ingin pergi ke sana..” kata sang adik.&lt;br /&gt;“Baca akhir cerita itu, bukannya sebenarnya tak ada teman di balik pelangi!” kakaknya mulai sebal. Dari seminggu yang lalu adiknya selalu berkata, jika ada pelangi aku ingin pergi kesana. Mungkin disana ada teman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kakak beradik itu tinggal bersama Ibunya dan pembantu-pembantunya. Rumahnya besar. Rumah yang terlalu besar untuk mereka bertiga. Sang ibu adalah pejabat sebuah Bank ternama.&lt;br /&gt;Kakaknya sudah SMA. Dia sangat tampan dan pintar. Rapi dan sangat bersih. Di sekolah dia sangat disegani. Selain nilainya bagus, dia juga terpilih sebagai ketua OSIS. Kekurangannya mungkin karena dia kadang terlalu congkak. Beberapa kali dia berdebat dengan teman-temannya karena kecongkakannya itu. Bahkan banyak juga yang berusaha menggulingkan dia dari ketua OSIS. Hidupnya tak nyaman di sekolah. Teman-teman didekatnya tak bisa dipercayai sepenuhnya. Pulang ke rumah, malah bertemu sang adik yang menurutnya sedikit aneh. Pendiam, murung, dan berkhayal kesana kemar &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/ada-teman-di-balik-pelangi.htm&#39;&gt;Ada Teman di Balik Pelangi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/ada-teman-di-balik-pelangi.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-5097964652467677276</guid><pubDate>Fri, 13 Feb 2015 19:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-14T02:09:36.549+07:00</atom:updated><title>Keseimbangan Hidup</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/keseimbangan-hidup.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/19.jpg&#39; alt=&#39;Keseimbangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan,&quot; seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, &quot;Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, &quot;Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, &quot;Anak muda. K &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/keseimbangan-hidup.htm&#39;&gt;Keseimbangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/keseimbangan-hidup_14.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-5130009286522637171</guid><pubDate>Fri, 06 Feb 2015 13:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-06T20:41:47.722+07:00</atom:updated><title>Inspirasi Dalam Gelap</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/inspirasi-dalam-gelap.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/22.jpg&#39; alt=&#39;Inspirasi Dalam Gelap Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Aku mempunyai sebuah kisah untuk siapapun yang mau menyimaknya. Ini kisah yang mungkin saja tidak terlalu penting untuk sebagian orang, namun bisa saja menjadi menarik untuk sebagian yang lain. Sebuah kisah tentang diriku dan perjalanan seorang wanita tua yang berusaha keras melawan rasa sepi dan kebingungan dalam dirinya, serta rasa lain yang mungkin terus-menerus menggelayuti dinding hatinya setiap saat di tempat itu. Di Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kota Cirebon.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku pertama kali melihatnya saat dia sedang duduk bersandar di salah satu tiang sudut masjid, dengan raut muka kosong menatap ke depan namun seolah bukan sesuatu yang terlihat yang sedang dipandanginya. Aku hanya berlalu saat itu, karena kupikir pemandangan seperti ini -orang tua, pengemis, dan lainnya- biasa kulihat di tempat ini, sehingga hal tersebut tidaklah menarik untuk kuperhatikan. Namun di saat yang lain, saat aku kembali melihatnya, baru kusadari bahwa wanita tua ini memiliki banyak cerita kehidupan yang dapat kujadikan pelajaran untukku. Pelajaran tentang arti rasa syukur terhadap apa yang aku punya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum kuceritakan wanita tua ini lebih lanjut, aku ingin sedikit memberikan gambaran bagaimana diriku memandang kehidupan serta permasalahan yang kualami sebelum bertemu dengannya. Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara dalam keluargaku, laki-laki, usia 22 tahun dan bisa dibilang pengangguran. Aku bukannya tidak mencari pekerjaan, namun jiwa &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/inspirasi-dalam-gelap.htm&#39;&gt;Inspirasi Dalam Gelap Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/inspirasi-dalam-gelap.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-7271578463661123386</guid><pubDate>Thu, 05 Feb 2015 13:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-05T20:57:59.626+07:00</atom:updated><title>Menulis Buku Best Seller Itu Gampang</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/menulis-buku-best-seller-itu-gampang.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/6.jpg&#39; alt=&#39;Menulis Buku Best Seller Itu Gampang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Saya kenal dengan banyak orang yang tidak bisa ketika mereka mau, karena mereka tidak melakukannya ketika mereka bisa.”&lt;/em&gt; &amp;#8211; Francois Rabelais (Pengarang Perancis)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang pertama membuat saya tergerak menulis buku unik ini? Tak lain adalah sebuah perbincangan hangat di ruang tamu Gedung Kompas-Gramedia lt.4 pada akhir 2003 lalu. Saya bertemu dua teman lama yang berprofesi sebagai peneliti, dan berdiskusi mengenai situasi ekonomi-politik menjelang Pemilu 2004. Sungguh, rasanya tak sejengkal isu pun bakal terlewat jika sedang asyik berdiskusi dengan para intelektual seperti mereka. Kedua rekan saya itu sangat antusias, sambung-menyambung argumentasinya, dan memperdebatkan begitu banyak isu menarik yang hendak dituangkan dalam bentuk tulisan atau buku politik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa ide yang sempat mereka kemukakan antara lain adalah membuat buku track record dan janji-janji para politisi kondang, rapor merah partai-partai, catatan pemilu dari tahun ke tahun, humor politik, sampai ide buku tentang pariwisata klenik. “Kalau dibukukan, rasanya tema-tema tadi pasti digemari orang. Bisa-bisa jadi buku best seller…” ujar teman saya bersemangat sekali. Antusiasme diskusi membuat segalanya menjadi menggairahkan dan seolah begit &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/menulis-buku-best-seller-itu-gampang.htm&#39;&gt;Menulis Buku Best Seller Itu Gampang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/menulis-buku-best-seller-itu-gampang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-6418685080766231616</guid><pubDate>Wed, 04 Feb 2015 19:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-05T02:19:25.942+07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #173 : Roh Jemputan</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/wiro-sableng-episode-173-roh-jemputan.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/7.jpg&#39; alt=&#39;Wiro Sableng #173 : Roh Jemputan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt; Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt; Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt; Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM&lt;br&gt;&lt;br&gt; SESUAI petunjuk Para Dewa yang diterima melalui Satria Lonceng Dewa Mimba Purana, Sri Maharaja Mataram Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala berhasil menemui Empat Mayat Aneh yang terbujur dalam sebuah peti mati hitam besar. Peti mati ini muncul dari dalam sebuah kuburan raksasa yang datang dari langit, turun ketanah lalu secara aneh terbelah menguak.&lt;br&gt;&lt;br&gt; Ketika penutup peti mati terpentang membuka sendiri, dari dalam peti memancar empat cahaya coklat menyilaukan mata hingga Raja Mataram Rakai Kayuwangi tercekat mundur. Suasana tambah mencekam sewaktu dari dalam peti terdengar suara keras berucap.&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Pelihara mata hanya melihat kebaikan.&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Pelihara mulut hanya bicara kebaikan.&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Pelihara telinga hanya mendengar kebaikan.&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &quot;Pelihara kemaluan hanya untuk kebaikan.&quot;Untuk beberapa ketika Raja Mataram tidak dapat melihat apa yang terdapat di dalam peti mati karena ada kepulan asap kelabu menutupi pemandangan. Tak selang berapa lama, begitu asap kelabu sirna, Rakai Kayuwangi menyaksikan satu pemandangan yang s &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/wiro-sableng-episode-173-roh-jemputan.htm&#39;&gt;Wiro Sableng #173 : Roh Jemputan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/wiro-sableng-173-roh-jemputan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-2341227804697537779.post-6411985516688329640</guid><pubDate>Tue, 03 Feb 2015 22:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2015-02-04T05:12:29.022+07:00</atom:updated><title>Lentera Tak Berujung</title><description>&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/lentera-tak-berujung.htm&#39;&gt;&lt;img style=&#39;max-width:100%; height:auto&#39; src=&#39;http://www.nomor1.com/img/cover/21.jpg&#39; alt=&#39;Lentera Tak Berujung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&#39; align=&#39;left&#39; hspace=&#39;10&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Kenyataan mungkin terbalik dengan keinginan. Jalan kehidupan yang tak selalu indah membuat kenyataan itu jauh dari yang diinginkan. Kehidupan memang berliku-liku, kadang pasang kadang surut. Kadang menyenangkan kadang menyedihkan. Kadang bahagia kadang duka. Namun itulah kenyataan kehidupan yang akan berjalan dengan sendirinya. Tanpa tau arah, waktu dan ruang. Dia akan berjalan sendiri sampai menemukan tempat dimana dia harus berada. Tak ada yang selalu di atas, tak ada yang selalu di bawah. Tak ada yang selalu bahagia, tak ada yang selalu menderita. Semua itu kan berakhir dengan sendirinya dan tak akan berujung oleh apapun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku biasa di sapa Siska, aku tak seberuntung mereka. Kehidupan yang kuinginkan sulit untuk jadi kenyataan. Serasa kehidupan bahagia itu masih jauh di pelupuk mata. Kedua orangtuaku pergi dahulu meninggalkan aku dan Rafa adikku. Kecelakaan itu telah, merenggut nyawa kedua orangtuaku.&lt;br /&gt;&amp;#8220;Ma, Pa, kita mau kemana?&amp;#8221;, tanyaku dingin&lt;br /&gt;&amp;#8220;cuma keluar makan aja kok sa &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&#39;http://www.nomor1.com/hendrg178/lentera-tak-berujung.htm&#39;&gt;Lentera Tak Berujung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description><link>http://hendragt.blogspot.com/2015/02/lentera-tak-berujung.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>