<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Pasundan</title>
	<atom:link href="https://www.unpas.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.unpas.ac.id/</link>
	<description>Selamat Datang di Universitas Pasundan Bandung</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 04:34:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2022/12/Logo_Unpas_PNG.png</url>
	<title>Universitas Pasundan</title>
	<link>https://www.unpas.ac.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DKV Unpas Tampilkan Kreativitas Mahasiswa dalam Dedalu Exhibition 2026 Bertema Eternal Bloom</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/dkv-unpas-tampilkan-kreativitas-mahasiswa-dalam-dedalu-exhibition-2026-bertema-eternal-bloom/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 04:34:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dedalu Exhibition 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Komunikasi Visual]]></category>
		<category><![CDATA[DKV]]></category>
		<category><![CDATA[DKV Unpas]]></category>
		<category><![CDATA[FISS UNPAS]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68390</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pasundan (Unpas) kembali menghadirkan ruang apresiasi karya kreatif mahasiswa melalui Dedalu Exhibition 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di Fragment Project, Bandung, tersebut mengusung tema Eternal Bloom yang merepresentasikan pertumbuhan, perkembangan, dan keberlanjutan dalam perjalanan berkarya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa DKV Unpas mendapatkan...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/dkv-unpas-tampilkan-kreativitas-mahasiswa-dalam-dedalu-exhibition-2026-bertema-eternal-bloom/">DKV Unpas Tampilkan Kreativitas Mahasiswa dalam Dedalu Exhibition 2026 Bertema Eternal Bloom</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id</strong> – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pasundan (Unpas) kembali menghadirkan ruang apresiasi karya kreatif mahasiswa melalui Dedalu Exhibition 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026 di Fragment Project, Bandung, tersebut mengusung tema <em>Eternal Bloom</em> yang merepresentasikan pertumbuhan, perkembangan, dan keberlanjutan dalam perjalanan berkarya.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa DKV Unpas mendapatkan kesempatan untuk memperlihatkan hasil pembelajaran dan eksplorasi visual yang telah dikembangkan selama menjalani proses akademik. Beragam karya yang ditampilkan mencerminkan gagasan, pengalaman, serta kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan konsep menjadi bentuk visual yang komunikatif.</p>
<figure id="attachment_68394" aria-describedby="caption-attachment-68394" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-68394" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.44-1-scaled.jpeg" alt="Dedalu Exhibition 2026. (Foto: DKV Unpas)" width="850" height="567" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.44-1-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.44-1-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.44-1-1024x683.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.44-1-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68394" class="wp-caption-text">Dedalu Exhibition 2026. (Foto: Rafly Rakarazi)</figcaption></figure>
<p>Tidak hanya menghadirkan karya visual, Dedalu Exhibition 2026 juga diramaikan dengan sejumlah agenda pendukung, seperti Design Exhibition, Performance, Talkshow, dan Artist Talk. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana pertukaran gagasan antara mahasiswa, akademisi, pelaku industri kreatif, dan masyarakat.</p>
<p>Ketua Pelaksana Dedalu Exhibition 2026, Brian Safana Zulfi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap mahasiswa yang aktif mengembangkan potensi dan menunjukkan prestasi selama menempuh pendidikan.</p>
<p>Menurutnya, ajang tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menghasilkan karya serta meningkatkan kemampuan di bidang akademik maupun nonakademik.</p>
<figure id="attachment_68392" aria-describedby="caption-attachment-68392" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-68392" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.43-scaled.jpeg" alt="Dedalu Exhibition 2026. (Foto: DKV Unpas)" width="850" height="567" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.43-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.43-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.43-1024x683.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.43-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68392" class="wp-caption-text">Dedalu Exhibition 2026. (Foto: Rafly Rakarazi)</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HIMADU) Unpas, Mutia Rahma Fadiyah, menilai keberhasilan penyelenggaraan acara merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat sekaligus memperluas wawasan peserta dan pengunjung mengenai perkembangan desain komunikasi visual.</p>
<p>Ketua Program Studi DKV Unpas, Purmaningrum Maeni, S.Sn., M.Ds., menjelaskan bahwa seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil perjalanan panjang yang telah dilalui mahasiswa. Karena itu, tema <em>Eternal Bloom</em> dipilih untuk menggambarkan pentingnya proses sebagai bagian dari pembentukan kemampuan dan karakter calon desainer profesional.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama berkarya memiliki nilai yang sama pentingnya dengan hasil akhir yang dicapai. Oleh karena itu, mahasiswa perlu terus mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keberanian untuk memperkenalkan gagasannya kepada publik.</p>
<figure id="attachment_68395" aria-describedby="caption-attachment-68395" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-68395" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-scaled.jpeg" alt="Dedalu Exhibition 2026. (Foto: DKV Unpas)" width="850" height="567" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-1024x683.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68395" class="wp-caption-text">Dedalu Exhibition 2026. (Foto: Rafly Rakarazi)</figcaption></figure>
<p>Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut juga datang dari Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (Asprodi DKV) Indonesia. Perwakilan Asprodi DKV Indonesia, Dr. Arief Johari, S.ST., M.Ds., menilai Dedalu Exhibition menjadi cerminan kualitas mahasiswa sekaligus menunjukkan perkembangan pendidikan desain komunikasi visual di lingkungan Unpas.</p>
<p>Dukungan serupa disampaikan Wakil Dekan Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS) Unpas, Dr. Fadhly Abdillah, S.Sn., M.Ds. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bukti nyata semangat mahasiswa dalam menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberikan kontribusi bagi masyarakat.</p>
<p>Dalam pameran tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai karya dengan pendekatan dan tema yang beragam. Salah satunya adalah <em>Jejak Proses dalam Ruang Urban</em> karya Evan Shandika Rizkiyansah yang menggambarkan dinamika kehidupan perkotaan melalui perpaduan diorama dan grafiti.</p>
<figure id="attachment_68396" aria-describedby="caption-attachment-68396" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68396" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-1-scaled.jpeg" alt="Dedalu Exhibition 2026. (Foto: DKV Unpas)" width="850" height="567" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-1-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-1-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-1-1024x683.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-05-at-22.18.45-1-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68396" class="wp-caption-text">Pameris Kolaborasi Zaky dan Raya Dedalu Exhibition 2026. (Foto: Rafly Rakarazi)</figcaption></figure>
<p>Selain itu, mahasiswa angkatan 2024, Zaky Muhammad Nabil Melfin dan Raya Dwirairaimasae, turut menampilkan ilustrasi digital bertajuk <em>Rencana Padma di Jala Samsara</em> dan <em>Nirwasa di Padang Waktu</em>. Kedua karya tersebut mengangkat gagasan mengenai perjalanan, ruang, dan waktu melalui visual yang kaya akan narasi.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan Dedalu Exhibition 2026, DKV Universitas Pasundan tidak hanya menghadirkan ruang apresiasi bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat budaya kreatif, kolaboratif, dan inovatif yang menjadi bagian penting dalam pengembangan industri kreatif di Indonesia. <strong>(*/Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/dkv-unpas-tampilkan-kreativitas-mahasiswa-dalam-dedalu-exhibition-2026-bertema-eternal-bloom/">DKV Unpas Tampilkan Kreativitas Mahasiswa dalam Dedalu Exhibition 2026 Bertema Eternal Bloom</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global: Menjawab Tantangan Hari Ini dan Masa Depan</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/perluasan-basis-pajak-sebagai-strategi-ketahanan-fiskal-di-tengah-dinamika-global-menjawab-tantangan-hari-ini-dan-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 04:04:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Hukum Unpas]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Ilmu Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68387</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Tahun 2026 menjadi periode yang penuh tantangan bagi pengelolaan fiskal Indonesia. Perlambatan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, perang dagang baru, disrupsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), transisi energi hijau, serta meningkatnya kebutuhan belanja negara menuntut pemerintah memiliki sumber penerimaan yang kuat, stabil, dan berkelanjutan. Dalam situasi tersebut, penerimaan pajak bukan sekadar instrumen...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/perluasan-basis-pajak-sebagai-strategi-ketahanan-fiskal-di-tengah-dinamika-global-menjawab-tantangan-hari-ini-dan-masa-depan/">Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global: Menjawab Tantangan Hari Ini dan Masa Depan</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Tahun 2026 menjadi periode yang penuh tantangan bagi pengelolaan fiskal Indonesia. Perlambatan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, perang dagang baru, disrupsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence</em>), transisi energi hijau, serta meningkatnya kebutuhan belanja negara menuntut pemerintah memiliki sumber penerimaan yang kuat, stabil, dan berkelanjutan.</p>
<p>Dalam situasi tersebut, penerimaan pajak bukan sekadar instrumen pengumpulan dana negara, tetapi menjadi pilar utama ketahanan fiskal nasional. Persoalannya, ruang peningkatan tarif pajak semakin terbatas karena harus menjaga daya saing investasi dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, strategi yang lebih rasional adalah memperluas basis pajak (<em>tax base broadening</em>), yaitu memperluas jumlah subjek dan objek pajak yang masuk dalam sistem perpajakan secara adil dan efektif.</p>
<p>Pertanyaannya bukan lagi apakah Indonesia perlu memperluas basis pajak, melainkan seberapa cepat dan seberapa tepat strategi tersebut dapat dijalankan untuk menghadapi tantangan fiskal masa depan.</p>
<h6><strong>Kondisi Saat Ini: Ketahanan Fiskal Menghadapi Tekanan</strong></h6>
<p>Secara struktural, penerimaan pajak Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan mendasar.</p>
<p>Tax Ratio yang Masih Relatif Rendah. Meskipun telah mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir, tax ratio Indonesia masih berada di bawah banyak negara berkembang maupun negara maju. Kondisi ini menunjukkan masih terdapat potensi ekonomi yang belum masuk ke dalam sistem perpajakan. Fenomena tersebut mengindikasikan bahwa masalah utama Indonesia bukan terletak pada rendahnya tarif pajak, melainkan masih sempitnya basis pajak.</p>
<p>Konsentrasi Penerimaan pada Kelompok Tertentu. Penerimaan negara masih didominasi oleh kelompok wajib pajak badan besar dan sektor ekonomi formal. Ketika terjadi perlambatan ekonomi pada sektor-sektor tersebut, penerimaan negara langsung mengalami tekanan. Ketergantungan yang terlalu besar terhadap kelompok pembayar pajak tertentu menciptakan risiko fiskal yang cukup tinggi.</p>
<p>Pertumbuhan Ekonomi Digital yang Belum Sepenuhnya Tergali. Transformasi digital telah melahirkan berbagai model bisnis baru: Content creator; Influencer; Affiliate marketer, Digital freelancer, Platform economy, Artificial Intelligence service provider; Cross-border digital services. Sebagian aktivitas tersebut telah dikenakan pajak, namun masih terdapat ruang yang besar untuk optimalisasi penerimaan tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi digital.</p>
<p>Tingginya Shadow Economy. Masih terdapat aktivitas ekonomi yang berlangsung di luar sistem administrasi formal. Transaksi tunai, usaha informal, dan kegiatan ekonomi berbasis komunitas sering kali belum tercatat secara optimal sehingga tidak masuk ke dalam basis pemajakan.</p>
<h6><strong>Proyeksi Masa Depan: Tantangan Fiskal Akan Semakin Kompleks</strong></h6>
<p>Bonus Demografi Akan Berubah Menjadi Beban Fiskal. Saat ini Indonesia masih menikmati bonus demografi. Namun dalam dua hingga tiga dekade mendatang, struktur penduduk akan bergerak menuju masyarakat yang semakin menua (aging population). Konsekuensinya belanja kesehatan meningkat, Belanja perlindungan sosial meningkat, Kebutuhan pensiun meningkat, ruang fiskal semakin tertekan. Apabila basis pajak tidak diperluas sejak sekarang, pemerintah berpotensi menghadapi tekanan fiskal yang jauh lebih besar di masa mendatang.</p>
<p>Artificial Intelligence Mengubah Struktur Ekonomi. Kecerdasan buatan berpotensi mengubah hubungan antara tenaga kerja dan modal. Di masa depan: produktivitas meningkat, penggunaan tenaga kerja tertentu berkurang, aktivitas ekonomi semakin berbasis digital, transaksi lintas negara semakin sulit dideteksi dengan pendekatan konvensional. Otoritas pajak harus mampu mengidentifikasi sumber-sumber nilai ekonomi baru agar tidak terjadi erosi basis pajak.</p>
<p>Transisi Energi dan Pajak Karbon. Indonesia telah mengadopsi kebijakan pajak karbon sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan. Dalam jangka Panjang penerimaan dari sektor ekstraktif dapat menurun, struktur ekonomi berubah menuju ekonomi hijau, basis pemajakan harus disesuaikan dengan aktivitas ekonomi baru. Perluasan basis pajak menjadi instrumen penting untuk menjaga keseimbangan fiskal selama masa transisi tersebut.</p>
<p>Persaingan Pajak Antarnegara. Negara-negara di dunia semakin bersaing menarik investasi dengan memberikan berbagai insentif fiskal. Kondisi ini menyebabkan ruang untuk menaikkan tarif pajak menjadi semakin sempit. Masa depan perpajakan global tidak lagi bertumpu pada tarif yang tinggi, melainkan pada basis pajak yang luas, administrasi yang kuat, dan tingkat kepatuhan yang tinggi.</p>
<h6><strong>Mengapa Perluasan Basis Pajak Menjadi Pilihan Strategis?</strong></h6>
<p>Perluasan basis pajak memiliki keunggulan dibandingkan kenaikan tarif pajak.</p>
<p>Pertama, meningkatkan penerimaan tanpa membebani wajib pajak patuh. Wajib pajak yang selama ini memenuhi kewajibannya tidak perlu menanggung beban tambahan akibat rendahnya kepatuhan pihak lain.</p>
<p>Kedua, menciptakan keadilan horizontal. Setiap pihak yang memiliki kemampuan ekonomis yang sama akan dikenakan kewajiban perpajakan yang setara.</p>
<p>Ketiga, meningkatkan ketahanan fiskal. Semakin luas basis pajak, semakin beragam sumber penerimaan negara. Risiko fiskal akibat guncangan ekonomi pada sektor tertentu menjadi lebih kecil.</p>
<p>Keempat, memperkuat legitimasi sistem perpajakan. Masyarakat akan lebih mudah menerima kewajiban pajak apabila melihat bahwa seluruh pelaku ekonomi diperlakukan secara adil.</p>
<h6><strong>Strategi Masa Depan yang Perlu Dilakukan</strong></h6>
<p>Membangun Ekosistem Data Terintegrasi. Masa depan perpajakan adalah data. Integrasi data kependudukan, perbankan, kepabeanan, pasar modal, pertanahan, dan transaksi digital akan menjadi fondasi utama perluasan basis pajak. Prinsipnya bukan &#8220;lebih banyak memeriksa&#8221;, melainkan &#8220;lebih banyak mengetahui&#8221;.</p>
<p>Memanfaatkan Artificial Intelligence dalam Administrasi Pajak. Otoritas pajak masa depan harus bergerak dari pendekatan pemeriksaan tradisional menuju pendekatan <em>predictive compliance</em>. AI dapat digunakan untuk analisis risiko kepatuhan, deteksi transaksi tidak wajar, identifikasi penghindaran pajak, pemetaan sektor berisiko tinggi.</p>
<p>Menjangkau Ekonomi Digital Secara Proporsional. Pemerintah perlu memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tetap berkembang namun tidak menciptakan ketimpangan perlakuan perpajakan dengan sektor konvensional. Prinsip yang harus dijaga adalah <em>equal treatment for equal economic activity</em>.</p>
<p>Meningkatkan Kepatuhan Sukarela. Negara-negara dengan tax ratio tinggi umumnya berhasil karena tingkat kepatuhan sukarela yang tinggi. Masa depan perpajakan tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kepastian hukum, kesederhanaan administrasi, kualitas pelayanan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.</p>
<p>Jika abad ke-20 ditandai oleh kompetisi tarif pajak, maka abad ke-21 ditandai oleh kompetisi kualitas administrasi dan kemampuan memperluas basis pajak, tidak dapat mengandalkan strategi lama berupa peningkatan tarif.</p>
<p>Di tengah ketidakpastian global, perkembangan kecerdasan buatan, transisi energi, dan perubahan struktur ekonomi dunia, perluasan basis pajak merupakan strategi yang paling rasional untuk menjaga ketahanan fiskal nasional. Kebijakan ini tidak hanya berfungsi meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga membangun sistem perpajakan yang lebih adil, modern, dan berkelanjutan.</p>
<p>Ke depan, negara yang mampu mengidentifikasi dan memajaki aktivitas ekonomi secara tepat akan memiliki ketahanan fiskal yang lebih kuat dibanding negara yang hanya bergantung pada kenaikan tarif pajak. Oleh karena itu, perluasan basis pajak bukan lagi sekadar pilihan kebijakan, melainkan sebuah keniscayaan dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penulis                       : Nuradi, S.H, M.H (Alumni Magister Ilmu Hukum Universitas Pasundan)</strong></p>
<p><strong>Editor                          : Nurrani Rusmana</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/perluasan-basis-pajak-sebagai-strategi-ketahanan-fiskal-di-tengah-dinamika-global-menjawab-tantangan-hari-ini-dan-masa-depan/">Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global: Menjawab Tantangan Hari Ini dan Masa Depan</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unpas Fasilitasi Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten 2026 dari Kemdiktisaintek</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/unpas-fasilitasi-pelatihan-penulisan-deskripsi-permohonan-paten-2026-dari-kemdiktisaintek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 12:15:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Paten]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi]]></category>
		<category><![CDATA[kemdiktisaintek]]></category>
		<category><![CDATA[PDPP 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Penulisan Deskripsi Permohonan Paten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68376</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Universitas Pasundan (Unpas) menjadi tuan rumah Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten (PDPP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Pelatihan berlangsung selama dua hari, 3–4 Juni 2026, di Aula Mandalasaba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Bandung. Kegiatan...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/unpas-fasilitasi-pelatihan-penulisan-deskripsi-permohonan-paten-2026-dari-kemdiktisaintek/">Unpas Fasilitasi Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten 2026 dari Kemdiktisaintek</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Universitas Pasundan (Unpas) menjadi tuan rumah Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten (PDPP) Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).</p>
<p>Pelatihan berlangsung selama dua hari, 3–4 Juni 2026, di Aula Mandalasaba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Bandung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para peneliti dan inventor dalam menyusun deskripsi permohonan paten yang memenuhi standar substantif dan administratif sehingga berpeluang lebih besar memperoleh perlindungan kekayaan intelektual.</p>
<figure id="attachment_68378" aria-describedby="caption-attachment-68378" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68378" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-2-scaled.jpeg" alt="Pelatihan Permohonan Paten" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-2-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-2-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-2-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-2-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68378" class="wp-caption-text">Peserta PDPP 2026. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., Ketua Bidang Penelitian Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unpas Prof. Dr. Hj. Erni Rusyani, S.E., M.M., Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, PPM, dan Dana Usaha Unpas Prof. Dr. H. M. Budiana, S.I.P., M.Si., serta Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Kemdiktisaintek Prof. Yos Sunitiyoso, S.T., M.Eng., Ph.D. Turut hadir para fasilitator dan peserta dari berbagai perguruan tinggi.</p>
<p>Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Ketua Tim Hilirisasi dan Industri, Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan Dr. Adhi Indra Hermanu, S.T., M.T., M.M. Kemudian Dr. Muhammad Sahlan, S.Si., M.Eng. dari Universitas Indonesia, drh. I Ketut Mudite Adnyane, M.Si., Ph.D. dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Mike Yuliana, S.T., M.T. dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Prof. A. M. Shiddiq Yunus, ST, M.Eng.Sc., Ph.D. dari Politeknik Negeri Ujung Pandang, Prof. Dr. techn. Ir. Suyitno, S.T., M.T. dari Universitas Sebelas Maret, Hendra Wibowo S.T.P., M.M. dari Institut Pertanian Bogor, Ir. Ahdiar Romadoni, MBA dari Institut Teknologi Bandung dan Ahmad Marzuki S.Si., PH.D dari Universitas Sebelas Maret.</p>
<figure id="attachment_68379" aria-describedby="caption-attachment-68379" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68379" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-1-scaled.jpeg" alt="Pelatihan Permohonan Paten" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-1-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-1-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-1-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-1-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68379" class="wp-caption-text">PDPP 2026. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Materi yang dibahas dalam pelatihan ini yaitu Sistem Administrasi, Syarat dan Tata Cara Permohonan Paten, Penelusuran Informasi Paten untuk Mengetahui Patentabilitas Invensi dan Metode Penulisan Dokumen Spesifikasi Paten. Setelah pemberian materi, peserta akan praktek mandiri melakukan penulisan deskripsi paten. Praktek sesuai invensi peserta dengan dipandu tim fasilitator.</p>
<p>Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kemendiktisaintek kepada Unpas sebagai tuan rumah pelaksanaan PDPP 2026.</p>
<p>“Kami merasa terhormat dan bangga karena Unpas memperoleh kepercayaan dari Kemendiktisaintek melalui Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Kepercayaan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mendukung penguatan ekosistem riset, inovasi, dan penelitian di lingkungan perguruan tinggi maupun lembaga penelitian,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_68382" aria-describedby="caption-attachment-68382" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68382" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.28-scaled.jpeg" alt="Pelatihan Permohonan Paten" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.28-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.28-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.28-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.28-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68382" class="wp-caption-text">Rektor Unpas memberikan sambutan. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, di era ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi, paten memiliki peran strategis sebagai instrumen perlindungan kekayaan intelektual sekaligus indikator kualitas hasil riset. Namun, masih banyak inovasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat dan industri belum memperoleh perlindungan hukum yang memadai karena belum dituangkan dalam dokumen permohonan paten yang baik.</p>
<p>“Oleh karena itu, pelatihan ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kapasitas para peneliti dan inventor, khususnya dalam menyusun deskripsi permohonan paten yang memenuhi standar substantif dan administratif,” katanya.</p>
<p>Ia berharap melalui pelatihan tersebut akan lahir lebih banyak permohonan paten berkualitas yang tidak hanya meningkatkan capaian kekayaan intelektual nasional, tetapi juga mendorong transformasi hasil riset menjadi produk inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<figure id="attachment_68380" aria-describedby="caption-attachment-68380" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68380" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-scaled.jpeg" alt="Pelatihan Permohonan Paten" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.29-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68380" class="wp-caption-text">Penyerahan plakat dari Rektor Unpas kepada Ketua Tim Hilirisasi dan Industri, Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan Kemdiktisaintek. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Prof. Azhar juga menegaskan komitmen Unpas dalam membangun budaya riset dan inovasi yang produktif. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memastikan hasil penelitian dapat dilindungi, dikembangkan, dan dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Hilirisasi dan Kemitraan Kemdiktisaintek Prof. Yos Sunitiyoso, S.T., M.Eng., Ph.D. yang secara resmi membuka kegiatan menyampaikan terima kasih kepada Unpas atas kesediaannya menjadi tuan rumah pelatihan.</p>
<p>“Kegiatan ini bertujuan membantu para pendidik dan peneliti agar hasil riset yang telah dilakukan dapat memperoleh perlindungan paten maupun paten sederhana,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_68377" aria-describedby="caption-attachment-68377" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68377" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.30-1-scaled.jpeg" alt="Pelatihan Permohonan Paten" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.30-1-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.30-1-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.30-1-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.39.30-1-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68377" class="wp-caption-text">Peserta PDPP 2026. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Prof. Yos menjelaskan bahwa penguatan kekayaan intelektual menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan dan hilirisasi hasil riset. Selain itu, Kemendiktisaintek terus mengembangkan berbagai skema hilirisasi melalui kolaborasi dengan industri, sosialisasi hasil penelitian, serta penguatan sinergi dan kerja sama antarperguruan tinggi, industri, kementerian, dan lembaga.</p>
<p>“Semua ini didukung oleh kerja sama yang erat antara perguruan tinggi dan industri. Semoga kegiatan ini menjadi bagian penting bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan menulis deskripsi paten yang baik sehingga dapat memperoleh pengakuan dan diterima dalam proses permohonan paten,” tuturnya.</p>
<p>Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak hasil riset yang tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga dapat dihilirisasikan menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung daya saing bangsa. <strong>(Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/unpas-fasilitasi-pelatihan-penulisan-deskripsi-permohonan-paten-2026-dari-kemdiktisaintek/">Unpas Fasilitasi Pelatihan Penulisan Deskripsi Permohonan Paten 2026 dari Kemdiktisaintek</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bisnis Modern Kini Menggunakan AI dan ChatGPT untuk Membantu Pelanggan</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/bisnis-modern-kini-menggunakan-ai-dan-chatgpt-untuk-membantu-pelanggan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 07:27:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis digital]]></category>
		<category><![CDATA[Chatgpt]]></category>
		<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68369</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara bisnis melayani pelanggan. Saat ini, banyak usaha mulai memanfaatkan AI seperti OpenAI dan teknologi ChatGPT untuk membantu konsumen mengambil keputusan dengan lebih cepat, praktis, dan personal. Dulu pelanggan harus bertanya langsung kepada staf toko untuk memilih produk yang cocok. Sekarang, dengan...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/bisnis-modern-kini-menggunakan-ai-dan-chatgpt-untuk-membantu-pelanggan/">Bisnis Modern Kini Menggunakan AI dan ChatGPT untuk Membantu Pelanggan</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin mengubah cara bisnis melayani pelanggan. Saat ini, banyak usaha mulai memanfaatkan AI seperti OpenAI dan teknologi ChatGPT untuk membantu konsumen mengambil keputusan dengan lebih cepat, praktis, dan personal.</p>
<p>Dulu pelanggan harus bertanya langsung kepada staf toko untuk memilih produk yang cocok. Sekarang, dengan bantuan AI, proses tersebut bisa dilakukan secara otomatis hanya melalui chat. Teknologi ini tidak hanya digunakan oleh perusahaan besar, tetapi juga mulai dimanfaatkan oleh bisnis kecil dan menengah.</p>
<p>Salah satu contoh penggunaan AI dalam bisnis adalah di industri parfum. Banyak pelanggan sering bingung menentukan aroma parfum yang sesuai dengan karakter, aktivitas, atau kepribadian mereka. Hanya dengan bantuan AI atau ChatGPT, pelanggan cukup menjawab beberapa pertanyaan seperti:</p>
<ul>
<li>Apakah suka aroma manis atau segar?</li>
<li>Aktivitas sehari-hari lebih banyak di dalam atau luar ruangan?</li>
<li>Ingin kesan elegan, santai, atau <em>sporty</em>?</li>
</ul>
<p>Dari jawaban tersebut, AI dapat memberikan rekomendasi parfum yang paling cocok. Teknologi ini membantu pelanggan merasa lebih yakin sebelum membeli produk.</p>
<p>Salon kecantikan juga mulai menggunakan AI untuk membantu pelanggan memilih warna rambut. Sebelumnya, pelanggan sering ragu apakah warna tertentu akan cocok dengan warna kulit atau bentuk wajah mereka.</p>
<p>Kini AI dapat menganalisis foto wajah pelanggan lalu memberikan saran warna rambut terbaik. Misalnya:</p>
<ul>
<li>Kulit cerah cocok dengan ash brown atau silver</li>
<li>Kulit sawo matang cocok dengan caramel atau dark chocolate</li>
<li>Warna tertentu dapat disesuaikan dengan gaya fashion pelanggan</li>
</ul>
<p>Bantuan AI membuat pelanggan bisa melihat simulasi hasil sebelum melakukan pewarnaan rambut.</p>
<h6><strong>Keuntungan AI bagi Bisnis</strong></h6>
<p>Penggunaan AI memberikan banyak manfaat, antara lain:</p>
<ol>
<li>Pelayanan lebih cepat</li>
<li>Pengalaman pelanggan lebih personal</li>
<li>Menghemat waktu dan biaya operasional</li>
<li>Membantu meningkatkan penjualan</li>
<li>Membuat bisnis terlihat lebih modern dan inovatif</li>
</ol>
<p>AI dan ChatGPT kini bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari dunia bisnis saat ini. Mulai dari memilih parfum, menentukan warna rambut, hingga membantu pelayanan pelanggan, AI mampu memberikan pengalaman yang lebih praktis dan personal. Bisnis yang memanfaatkan teknologi ini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menarik perhatian pelanggan di era digital. <strong>(Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/bisnis-modern-kini-menggunakan-ai-dan-chatgpt-untuk-membantu-pelanggan/">Bisnis Modern Kini Menggunakan AI dan ChatGPT untuk Membantu Pelanggan</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makna Idul Adha Menurut Ketua LP2SI Unpas: Belajar Ikhlas dari Nabi Ibrahim AS</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/makna-idul-adha-menurut-ketua-lp2si-unpas-belajar-ikhlas-dari-nabi-ibrahim-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 07:04:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[LP2SI Unpas]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68366</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Syiar Islam (LP2SI) Universitas Pasundan (Unpas) sekaligus Ketua DKM Al Jabbar, Dr. H. Tata Sukayat, M.Ag. mengajak umat Islam menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Menurutnya, Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan peringatan atas perjuangan dan keteladanan Nabi Ibrahim...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/makna-idul-adha-menurut-ketua-lp2si-unpas-belajar-ikhlas-dari-nabi-ibrahim-as/">Makna Idul Adha Menurut Ketua LP2SI Unpas: Belajar Ikhlas dari Nabi Ibrahim AS</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Syiar Islam (LP2SI) Universitas Pasundan (Unpas) sekaligus Ketua DKM Al Jabbar, Dr. H. Tata Sukayat, M.Ag. mengajak umat Islam menjadikan Hari Raya Idul Adha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial.</p>
<p>Menurutnya, Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan peringatan atas perjuangan dan keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.</p>
<p>“Baginda Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Idul Adha adalah tradisi Nabi Ibrahim AS. Artinya, kita memperingati sekaligus mencontoh kiprah beliau,” ujar Tata Sukayat.</p>
<p>Ia menjelaskan, Nabi Ibrahim AS merupakan sosok yang mendapat kemuliaan dari Allah SWT, termasuk menjadi teladan sebagai ayah yang berhasil mendidik putranya, Nabi Ismail AS, dengan penuh keimanan dan ketakwaan.</p>
<p>Puncak ujian itu terjadi ketika Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih putranya sendiri. Dengan penuh keikhlasan, Nabi Ibrahim AS bersama Nabi Ismail AS dan keluarganya berangkat menuju Jabal Qurban untuk menjalankan perintah suci tersebut.</p>
<p>Namun, saat pedang telah menyentuh tubuh Nabi Ismail AS, Allah SWT menggantikannya dengan seekor kibas sebagai sembelihan besar.</p>
<p>“Peristiwa itu mengajarkan makna pengorbanan dan ketaatan total kepada Allah SWT,” katanya.</p>
<p>Ia juga menambahkan, Idul Adha juga memiliki keterkaitan erat dengan ibadah haji, mengingat Ka’bah yang menjadi pusat ibadah haji direnovasi oleh Nabi Ibrahim AS.</p>
<p>Ia berharap umat Islam yang tengah menunaikan ibadah haji memperoleh haji yang mabrur dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik. Sementara bagi masyarakat yang belum mendapat kesempatan berhaji, ibadah kurban menjadi amalan istimewa di bulan Dzulhijjah.</p>
<p>“Khususnya keluarga besar Universitas Pasundan, semoga kita diberi kemampuan untuk menunaikan ibadah kurban sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT,” ujarnya.</p>
<p>Dalam pesannya, ia juga mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-Kautsar yang memerintahkan umat Islam untuk mendirikan salat dan melaksanakan kurban.</p>
<p>Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai penyembelihan hewan kurban secara lahiriah, tetapi juga menjadi momentum menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri manusia.</p>
<p>“Semoga Idul Adha menjadi momentum meningkatkan ketakwaan, memperkuat kepedulian kepada fakir miskin dan duafa, serta menumbuhkan semangat pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. <strong>(Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/makna-idul-adha-menurut-ketua-lp2si-unpas-belajar-ikhlas-dari-nabi-ibrahim-as/">Makna Idul Adha Menurut Ketua LP2SI Unpas: Belajar Ikhlas dari Nabi Ibrahim AS</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Unpas: Profesionalisme Mode On, Persib Tegaskan Standar Klub Modern</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/dosen-unpas-profesionalisme-mode-on-persib-tegaskan-standar-klub-modern/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 10:31:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen Unpas]]></category>
		<category><![CDATA[Persib]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68362</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Konsistensi Persib Bandung dalam memenuhi standar profesional kembali mendapat pengakuan. Klub kebanggaan Bobotoh itu resmi lolos lisensi klub profesional AFC untuk sembilan tahun berturut-turut sejak 2017, sebuah pencapaian yang belum banyak mampu diraih klub sepak bola Indonesia lainnya. Dosen Universitas Pasundan sekaligus Bobotoh senior, Dr. H. Deden Ramdan, M.Si., menilai keberhasilan tersebut...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/dosen-unpas-profesionalisme-mode-on-persib-tegaskan-standar-klub-modern/">Dosen Unpas: Profesionalisme Mode On, Persib Tegaskan Standar Klub Modern</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Konsistensi Persib Bandung dalam memenuhi standar profesional kembali mendapat pengakuan. Klub kebanggaan Bobotoh itu resmi lolos lisensi klub profesional AFC untuk sembilan tahun berturut-turut sejak 2017, sebuah pencapaian yang belum banyak mampu diraih klub sepak bola Indonesia lainnya.</p>
<p>Dosen Universitas Pasundan sekaligus Bobotoh senior, Dr. H. Deden Ramdan, M.Si., menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Persib bukan hanya kuat di lapangan, tetapi juga sehat secara manajerial.</p>
<p>Menurutnya, AFC menetapkan lima aspek utama dalam proses lisensi klub profesional, yakni finansial, legalitas, administrasi, infrastruktur, dan sporting. Klub yang memiliki tunggakan gaji, laporan keuangan tidak transparan, administrasi yang buruk, hingga stadion yang tidak memenuhi standar dipastikan gagal mendapatkan lisensi.</p>
<p>“Persib menunjukkan bahwa profesionalisme bukan sekadar slogan. Klub ini mampu menjaga tata kelola modern dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, PT Persib Bandung Bermartabat memiliki struktur organisasi yang jelas dan profesional, mulai dari Deputy CEO, jajaran manajemen, hingga staf khusus lisensi klub. Kebijakan klub tidak hanya berorientasi pada target juara jangka pendek, tetapi juga kesinambungan untuk masa depan.</p>
<p>Di sektor infrastruktur, Persib juga dinilai memenuhi standar AFC. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), fasilitas latihan, hingga medical center masuk dalam proses verifikasi. Selain itu, akademi pemain muda dan lisensi pelatih turut menjadi bagian dari audit AFC.</p>
<p>“Pembinaan berjalan. Persib tidak hanya mengandalkan membeli pemain jadi, tetapi juga membangun sistem,” katanya.</p>
<p>Stabilitas manajemen tersebut dinilai berdampak langsung terhadap performa tim di kompetisi. Musim ini, Persib tampil konsisten di papan atas Super League dan menjaga peluang besar untuk meraih gelar juara ketiga secara beruntun atau three-peat pada Liga 1 musim 2025/2026.</p>
<p>Untuk mempertahankan dominasi, Deden Ramdan menilai Persib tidak perlu melakukan perombakan besar-besaran pada skuad musim depan. Sejumlah pemain inti seperti Marc Klok, Adam Alis, Beckham Putra, Teja Paku Alam, hingga Saddil Ramdani disebut masih layak dipertahankan demi menjaga chemistry tim.</p>
<p>Ia menilai kebutuhan utama Persib ke depan berada di sektor penyerang guna meningkatkan produktivitas gol.</p>
<p>Selain komposisi pemain, peran pelatih juga dianggap sangat penting. Pelatih kepala Bojan Hodak diharapkan tetap dipertahankan dan mampu memastikan pemain baru memiliki filosofi permainan yang sejalan dengan tim.</p>
<p>“Kedalaman skuad penting, tetapi rotasi pemain juga harus tepat. Tidak ada istilah pemain cadangan, yang ada adalah super sub sesuai kebutuhan strategi menghadapi lawan berbeda,” ungkapnya.</p>
<p>Musim depan, Persib juga akan kembali tampil di AFC Champions League Two. Karena itu, peningkatan kualitas fisik, taktik, serta recovery pemain dinilai harus naik ke level kompetisi Asia.</p>
<p>Deden menegaskan, secara manajemen Persib saat ini sudah masuk kategori klub profesional berstandar AFC. Namun tantangan berikutnya adalah menjaga stabilitas modernisasi klub agar mampu terus berjaya dalam jangka panjang.</p>
<p>“Persib harus menjadi tim yang bukan hanya menang hari ini, tetapi juga siap menjadi juara dalam banyak musim ke depan. Stabilitas manajemen modern dan visi jangka panjang adalah keniscayaan,” tutupnya. <strong>(Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/dosen-unpas-profesionalisme-mode-on-persib-tegaskan-standar-klub-modern/">Dosen Unpas: Profesionalisme Mode On, Persib Tegaskan Standar Klub Modern</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Google Gemini Jadi Awal Perjalanan Mahasiswi Unpas Siti Fauziah Menjadi GSA 2026</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/google-gemini-jadi-awal-perjalanan-mahasiswi-unpas-siti-fauziah-menjadi-gsa-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 08:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Google Student Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[GSA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Unpas]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68358</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Ketertarikan terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa Siti Fauziah Kuswanti, mahasiswi Fakultas Teknik Program Studi Teknologi Pangan Universitas Pasundan, terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026. Mahasiswi Unpas semester 2 yang akrab disapa Zia ini mengaku awal perjalanannya dimulai dari rasa penasaran mengenai bagaimana teknologi AI dapat membantu kehidupan...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/google-gemini-jadi-awal-perjalanan-mahasiswi-unpas-siti-fauziah-menjadi-gsa-2026/">Google Gemini Jadi Awal Perjalanan Mahasiswi Unpas Siti Fauziah Menjadi GSA 2026</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Ketertarikan terhadap perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa Siti Fauziah Kuswanti, mahasiswi Fakultas Teknik Program Studi Teknologi Pangan Universitas Pasundan, terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026.</p>
<p>Mahasiswi Unpas semester 2 yang akrab disapa Zia ini mengaku awal perjalanannya dimulai dari rasa penasaran mengenai bagaimana teknologi AI dapat membantu kehidupan sehari-hari, khususnya di dunia pendidikan.</p>
<p>“Awalnya saya sering berpikir, sebenarnya AI itu bisa membantu kita sejauh mana dan bagaimana cara kerja teknologinya secara nyata,” ujar Zia.</p>
<p>Rasa ingin tahu tersebut membuatnya terdorong untuk mencari pengalaman belajar yang lebih luas. Menurutnya, belajar secara mandiri saja belum cukup untuk memahami perkembangan teknologi secara mendalam. Karena itu, ia memberanikan diri mendaftar program Google Student Ambassador 2026 dan berhasil lolos seleksi.</p>
<p>Sebagai Google Student Ambassador, Zia memiliki tanggung jawab menjadi penghubung antara Google dan mahasiswa di kampus. Ia aktif mengedukasi mahasiswa terkait pemanfaatan produk Google untuk mendukung kegiatan akademik dan produktivitas belajar.</p>
<p>Saat ini, teknologi yang paling sering ia gunakan sekaligus promosikan adalah Google Gemini. Ketertarikannya terhadap AI juga membuatnya berhasil menyelesaikan sertifikasi Gemini untuk mahasiswa.</p>
<figure id="attachment_68360" aria-describedby="caption-attachment-68360" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68360" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-12.50.52-1-scaled.jpeg" alt="Mahasiswi Unpas" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-12.50.52-1-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-12.50.52-1-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-12.50.52-1-1024x682.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68360" class="wp-caption-text">Siti Fauziah Kuswanti. (Foto: Istimewa)</figcaption></figure>
<p>Meski baru duduk di semester 2, Zia harus menghadapi tantangan besar dalam membagi waktu. Selain menjalani perkuliahan, ia juga aktif di berbagai kepanitiaan kampus dan menjadi content creator edukasi di media sosial.</p>
<p>“Tantangan terbesarnya ada di manajemen waktu. Saya harus menyeimbangkan tanggung jawab akademik, kegiatan kampus, dan peran sebagai GSA,” katanya.</p>
<p>Bagi Zia, salah satu pengalaman paling berkesan selama menjadi Google Student Ambassador adalah ketika dirinya resmi diumumkan lolos dan mengikuti acara inaugurasi GSA 2026. Selain itu, ia juga merasa tertantang saat mulai aktif membuat konten di media sosial, sesuatu yang sebelumnya jarang ia lakukan.</p>
<p>Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting baginya untuk berani keluar dari zona nyaman dan terus berkembang.</p>
<p>Zia juga membagikan pesan kepada mahasiswa lain yang ingin mengikuti program serupa agar tidak takut mencoba meski belum merasa ahli dalam bidang teknologi.</p>
<p>“GSA bukan tentang siapa yang paling pintar teknologi, tapi tentang siapa yang paling berani belajar dan berbagi manfaat untuk orang lain,” tutupnya. <strong>(Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/google-gemini-jadi-awal-perjalanan-mahasiswi-unpas-siti-fauziah-menjadi-gsa-2026/">Google Gemini Jadi Awal Perjalanan Mahasiswi Unpas Siti Fauziah Menjadi GSA 2026</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Tim Pelajar SMA/SMK se-Jabar Bertanding di Unpas Basketball V Championship 2026</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/puluhan-tim-pelajar-sma-smk-se-jabar-bertanding-di-unpas-basketball-v-championship-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 08:49:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Basket]]></category>
		<category><![CDATA[KOM Unpas]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas Basketball]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas Basketball V Championship 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68347</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Koordinator Olahraga Mahasiswa (KOM) Universitas Pasundan (Unpas) kembali menggelar ajang olahraga Unpas Basketball V Championship 2026 dengan tema “Menumbuhkan Prestasi di Jawa Barat”. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Padjajaran pada 20–23 Mei 2026 ini memperebutkan Piala Rektor Unpas, Piala Gubernur Jawa Barat, serta Piala KONI Jawa Barat. Kejuaraan tersebut bertujuan membangun budaya...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/puluhan-tim-pelajar-sma-smk-se-jabar-bertanding-di-unpas-basketball-v-championship-2026/">Puluhan Tim Pelajar SMA/SMK se-Jabar Bertanding di Unpas Basketball V Championship 2026</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Koordinator Olahraga Mahasiswa (KOM) Universitas Pasundan (Unpas) kembali menggelar ajang olahraga Unpas Basketball V Championship 2026 dengan tema “Menumbuhkan Prestasi di Jawa Barat”. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Padjajaran pada 20–23 Mei 2026 ini memperebutkan Piala Rektor Unpas, Piala Gubernur Jawa Barat, serta Piala KONI Jawa Barat.</p>
<figure id="attachment_68354" aria-describedby="caption-attachment-68354" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68354" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-scaled.jpeg" alt="Unpas Basketball V Championship 2026" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68354" class="wp-caption-text">Piala untuk para juara. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Kejuaraan tersebut bertujuan membangun budaya kompetisi yang sehat guna melahirkan prestasi pelajar secara berkelanjutan di Jawa Barat.</p>
<p>Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. pada Rabu (20/5/2026), ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali. Pembukaan turut dihadiri Kabiro Belmawabud Unpas Hj. R. Iin Martina, S.H beserta jajaran, perwakilan Dispora Jawa Barat, Dispora Kota Bandung, peserta, dan tamu undangan lainnya.</p>
<figure id="attachment_68352" aria-describedby="caption-attachment-68352" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68352" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-2-scaled.jpeg" alt="Unpas Basketball V Championship 2026" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-2-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-2-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-2-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-2-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68352" class="wp-caption-text">Rektor Unpas membuka Unpas Basketball V Championship 2026. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Rektor Unpas menyampaikan rasa bangga karena Unpas dapat menghadirkan ajang bagi generasi muda yang berbakat, suportif, dan berprestasi.</p>
<p>“Ini bukan sekadar pertandingan untuk mencari pemenang, tetapi basket mengajarkan bagaimana menghargai proses dan menjaga sportivitas,” ujarnya.</p>
<p>Prof. Azhar menambahkan, Unpas terus aktif dalam pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga, seni, organisasi, serta kreativitas generasi muda. Menurutnya, kejuaraan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pelajar se-Jawa Barat sekaligus melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama sekolah.</p>
<p>“Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan pengalaman ini sebagai bekal menuju masa depan yang lebih gemilang,” pesannya.</p>
<figure id="attachment_68349" aria-describedby="caption-attachment-68349" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68349" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-5-scaled.jpeg" alt="Unpas Basketball V Championship 2026" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-5-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-5-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-5-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-5-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68349" class="wp-caption-text">Pelajar tim putri sedang bertanding. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Ketua Pelaksana Unpas Basketball V Championship 2026 Rama Rizki menyebutkan, sebanyak 34 tim dari 26 sekolah ambil bagian dalam kejuaraan ini, terdiri dari 24 tim putra dan 10 tim putri.</p>
<p>“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan membantu melancarkan acara ini,” ungkapnya.</p>
<figure id="attachment_68351" aria-describedby="caption-attachment-68351" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68351" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-3-scaled.jpeg" alt="Unpas Basketball V Championship 2026" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-3-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-3-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-3-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-3-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68351" class="wp-caption-text">Penonton Unpas Basketball V Championship 2026. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Ketua KOM Unpas Deri Setiawan berharap seluruh peserta dapat bermain maksimal, menghormati lawan maupun wasit, serta menjadikan kejuaraan ini sebagai pengalaman yang menyenangkan dan membanggakan.</p>
<p>“Selamat bertanding kepada seluruh peserta,” ujarnya.</p>
<figure id="attachment_68350" aria-describedby="caption-attachment-68350" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68350" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-4-scaled.jpeg" alt="" width="850" height="566" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-4-scaled.jpeg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-4-300x200.jpeg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-4-1024x682.jpeg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-20-at-15.34.12-4-1536x1024.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68350" class="wp-caption-text">Pembukaan Unpas Basketball V Championship 2026. (Foto: Rico B)</figcaption></figure>
<p>Perwakilan dari PERBASI Kota Bandung turut mengapresiasi konsistensi Unpas yang rutin menggelar kejuaraan basket setiap tahun. Ia berharap kegiatan bola basket terus dilakukan guna membina atlet-atlet Kota Bandung agar mampu berprestasi di tingkat kota, provinsi, hingga bisa memperkuat tim PON Jawa Barat. <strong>(Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/puluhan-tim-pelajar-sma-smk-se-jabar-bertanding-di-unpas-basketball-v-championship-2026/">Puluhan Tim Pelajar SMA/SMK se-Jabar Bertanding di Unpas Basketball V Championship 2026</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Salsabilah Mahasiswi Unpas Kembangkan Panduan AI untuk Permudah Penyusunan Tugas dan Riset</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/salsabilah-mahasiswi-unpas-kembangkan-panduan-ai-untuk-permudah-penyusunan-tugas-dan-riset/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 05:21:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Administrasi Publik]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[FISIP UNPAS]]></category>
		<category><![CDATA[Gemini]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Google Student Ambassador]]></category>
		<category><![CDATA[GSA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[NotebookLM]]></category>
		<category><![CDATA[Salsabilah Nurfitrah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68343</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (Unpas) Salsabilah Nurfitrah terus mengembangkan literasi digital di kalangan mahasiswa melalui edukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan akademik. Ia aktif memproduksi konten informatif mengenai penggunaan berbagai teknologi Google di lingkungan kampus. Ketertarikannya pada dunia teknologi digital...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/salsabilah-mahasiswi-unpas-kembangkan-panduan-ai-untuk-permudah-penyusunan-tugas-dan-riset/">Salsabilah Mahasiswi Unpas Kembangkan Panduan AI untuk Permudah Penyusunan Tugas dan Riset</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pasundan (Unpas) Salsabilah Nurfitrah terus mengembangkan literasi digital di kalangan mahasiswa melalui edukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan akademik. Ia aktif memproduksi konten informatif mengenai penggunaan berbagai teknologi Google di lingkungan kampus.</p>
<p>Ketertarikannya pada dunia teknologi digital bermula dari keaktifannya mengikuti organisasi dan kegiatan volunteer selama kuliah. Pengalaman tersebut membentuk minatnya terhadap kepemimpinan sekaligus perkembangan teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa.</p>
<p>Berbekal pengalaman organisasi, Salsabilah kemudian mengikuti seleksi Google Student Ambassador (GSA) 2026 melalui tahap video interview. Dalam proses seleksi, ia juga menyelesaikan lima tantangan tambahan yang bersifat opsional sebagai bentuk dedikasi dan keseriusannya.</p>
<p>“Pengalaman organisasi dan keberanian mengambil tantangan tambahan menjadi bekal penting selama proses seleksi,” ujarnya.</p>
<p>Sebagai Google Student Ambassador 2026, Salsabilah memiliki tugas mengedukasi mahasiswa mengenai pemanfaatan teknologi Google, khususnya teknologi berbasis AI untuk mendukung efektivitas pembelajaran dan riset akademik.</p>
<p>Ia aktif memperkenalkan penggunaan Google Gemini melalui berbagai fitur seperti Canvas untuk kolaborasi penulisan ide serta Deep Research untuk analisis topik yang lebih mendalam dan komprehensif. Selain itu, ia juga mempromosikan NotebookLM sebagai alat bantu pengelolaan referensi belajar mahasiswa.</p>
<p>Tak hanya itu, Mahasiswi Unpas ini juga mendemonstrasikan penggunaan Gemini Extensions yang terintegrasi dengan Google Drive dan Google Docs guna membantu mahasiswa mengoptimalkan manajemen dokumen akademik secara lebih efisien.</p>
<figure id="attachment_68344" aria-describedby="caption-attachment-68344" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68344" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20251201_212419-1-scaled.jpg" alt="Mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, FISIP Unpas Salsabilah Nurfitrah. (Foto: Istimewa)" width="850" height="567" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20251201_212419-1-scaled.jpg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20251201_212419-1-300x200.jpg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20251201_212419-1-1024x683.jpg 1024w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20251201_212419-1-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68344" class="wp-caption-text">Mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, FISIP Unpas Salsabilah Nurfitrah. (Foto: Istimewa)</figcaption></figure>
<p>Menurutnya, tantangan terbesar dalam edukasi AI adalah bagaimana mengemas informasi teknologi yang terus berkembang menjadi materi yang mudah dipahami dan aplikatif bagi mahasiswa.</p>
<p>“AI harus dipahami sebagai alat bantu produktivitas, bukan sesuatu yang rumit atau sulit digunakan,” katanya.</p>
<p>Saat ini, ia tengah fokus mengembangkan proyek konten edukasi digital mengenai efisiensi riset mahasiswa. Salah satu proyek yang dikembangkan adalah panduan praktis penggunaan NotebookLM untuk menyusun ringkasan materi kuliah dan pemanfaatan fitur Deep Research di Gemini dalam membantu penyusunan kerangka penelitian atau tugas akhir.</p>
<p>Bagi Salsabilah, pengalaman paling berkesan selama menjalani perannya adalah saat mengikuti Kelas Akselerasi dan Inaugurasi. Dalam kegiatan tersebut, ia dapat bertemu dan membangun jaringan dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus memperdalam pemahaman mengenai teknologi AI Search dan Gemini.</p>
<p>Selain aktif sebagai Google Student Ambassador, Salsabilah juga berkontribusi dalam program Novo Club Batch 4.</p>
<p>Mahasiswa yang sekarang semester 4 ini menilai bahwa keberanian mengambil inisiatif menjadi pelajaran terbesar yang diperolehnya selama berproses di dunia teknologi digital.</p>
<p>“Jangan ragu untuk mengambil peluang dan mengerjakan tantangan tambahan. Tetap konsisten berkarya dan jadilah representasi diri yang autentik,” tuturnya. <strong>(Rani)</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/salsabilah-mahasiswi-unpas-kembangkan-panduan-ai-untuk-permudah-penyusunan-tugas-dan-riset/">Salsabilah Mahasiswi Unpas Kembangkan Panduan AI untuk Permudah Penyusunan Tugas dan Riset</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Kemenangan Persib: Identitas, Loyalitas, dan Fondasi Organisasi Kuat</title>
		<link>https://www.unpas.ac.id/di-balik-kemenangan-persib-identitas-loyalitas-dan-fondasi-organisasi-kuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rani Rusmanarani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 07:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Persib]]></category>
		<category><![CDATA[Persib vs PSM Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pasundan]]></category>
		<category><![CDATA[Unpas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.unpas.ac.id/?p=68338</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, unpas.ac.id – Kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada Minggu (17/5/2026) malam bukan hanya tentang tambahan tiga poin di klasemen. Lebih dari itu, Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan (Unpas), Dr. Ardi Gunardi, S.E., M.Si. menyebut pertandingan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah organisasi olahraga mampu menjaga eksistensi,...</p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/di-balik-kemenangan-persib-identitas-loyalitas-dan-fondasi-organisasi-kuat/">Di Balik Kemenangan Persib: Identitas, Loyalitas, dan Fondasi Organisasi Kuat</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, unpas.ac.id </strong>– Kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar dengan skor 2-1 pada Minggu (17/5/2026) malam bukan hanya tentang tambahan tiga poin di klasemen. Lebih dari itu, Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pasundan (Unpas), Dr. Ardi Gunardi, S.E., M.Si. menyebut pertandingan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah organisasi olahraga mampu menjaga eksistensi, loyalitas publik, dan relevansi di tengah kerasnya persaingan sepak bola modern.</p>
<p>Di balik sorak tribun dan euforia kemenangan Persib, terdapat proses panjang yang berkaitan dengan kultur organisasi, tata kelola, identitas kolektif, hingga kemampuan menjaga kepercayaan publik dalam jangka panjang. Dalam perspektif manajemen olahraga modern, kemenangan bukan semata hasil akhir di lapangan, melainkan cerminan dari fondasi organisasi yang kuat.</p>
<p>Fenomena ini pernah dijelaskan akademisi olahraga Bill Gerrard (2004) saat meneliti dominasi Manchester United. Gerrard menyebut klub besar tidak hanya dibangun oleh pemain berkualitas, tetapi oleh kemampuan menciptakan sustainable competitive advantage atau keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Siklus itu bekerja melalui kemenangan yang melahirkan loyalitas, loyalitas menghasilkan dukungan ekonomi, dan kekuatan finansial kembali memperkuat organisasi untuk terus menang.</p>
<p>Apa yang terjadi pada Kemenangan Persib hari ini menunjukkan pola yang serupa. Persib tidak lagi hanya dipandang sebagai klub sepak bola, tetapi telah berkembang menjadi simbol identitas sosial dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Ketika Persib bertanding, yang bergerak bukan hanya sebelas pemain di atas lapangan, melainkan juga emosi kolektif jutaan bobotoh yang merasa memiliki ikatan batin dengan klub tersebut.</p>
<p>Dosen FEB Unpas ini juga menilai kekuatan utama Persib justru terletak pada keberhasilannya menjaga “sense of belonging” di tengah modernisasi industri sepak bola.</p>
<p>Menurut Ardi yang juga bobotoh Persib ini, loyalitas suporternya bukan hubungan transaksional biasa antara klub dan penonton, melainkan hubungan emosional yang dibangun bertahun-tahun melalui identitas budaya dan kedekatan sosial.</p>
<p>“Persib memiliki modal sosial yang sangat kuat. Tidak semua klub bisa membuat suporternya merasa menjadi bagian dari identitas klub. Ini yang membuat Persib tetap besar, bahkan ketika menghadapi tekanan kompetisi modern,” ujarnya.</p>
<p>Dalam ilmu manajemen modern, organisasi yang kuat bukan sekadar organisasi dengan modal besar, tetapi organisasi yang mampu menciptakan rasa memiliki di dalam komunitasnya. Persib dinilai berhasil menjaga hubungan emosional itu melalui kultur lokal yang masih kuat melekat dalam klub.</p>
<p>Bandung dan Persib tumbuh dalam hubungan yang unik. Ada memori kolektif, romantisme tribun, solidaritas sosial, hingga kebanggaan daerah yang menjadikan Persib lebih dari sekadar institusi olahraga. Hal inilah yang membuat basis dukungan Persib tetap hidup, bahkan ketika klub sedang tidak berada dalam performa terbaik.</p>
<p>Ardi menjelaskan, banyak klub sepak bola modern gagal mempertahankan loyalitas jangka panjang karena terlalu fokus pada industrialisasi dan bisnis semata. Klub berubah menjadi korporasi besar, tetapi perlahan kehilangan kedekatan dengan komunitas asalnya.</p>
<p>“Modernisasi memang penting karena sepak bola sekarang adalah industri global. Tapi klub juga harus hati-hati agar tidak kehilangan akar sosialnya. Kekuatan terbesar Persib justru ada pada kedekatan emosional dengan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Fenomena tersebut pernah terjadi di Inggris ketika sebagian pendukung Manchester United mendirikan FC United of Manchester sebagai bentuk protes terhadap perubahan sepak bola yang dianggap terlalu korporatis. Fans merasa klub mulai menjauh dari identitas komunitasnya sendiri.</p>
<p>Sejauh ini, Persib dinilai masih mampu menjaga keseimbangan itu. Klub terus bergerak menjadi organisasi profesional modern, aktif secara digital, dan berkembang secara bisnis, tetapi tetap mempertahankan kedekatan dengan bobotoh sebagai fondasi utamanya.</p>
<figure id="attachment_68340" aria-describedby="caption-attachment-68340" style="width: 850px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-68340" src="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/SnapInsta.to_702677134_18593836783014746_4942150569176342770_n-scaled.jpg" alt="Kemenangan Persib" width="850" height="567" srcset="https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/SnapInsta.to_702677134_18593836783014746_4942150569176342770_n-scaled.jpg 1000w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/SnapInsta.to_702677134_18593836783014746_4942150569176342770_n-300x200.jpg 300w, https://www.unpas.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/SnapInsta.to_702677134_18593836783014746_4942150569176342770_n-1024x683.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /><figcaption id="caption-attachment-68340" class="wp-caption-text">Kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar, Minggu (17/5/2026). (Foto: Instagram @persib)</figcaption></figure>
<p>Dalam perspektif manajemen organisasi, kultur menjadi faktor penting yang menentukan daya tahan sebuah institusi saat menghadapi tekanan. Klub yang hanya bertumpu pada kekuatan uang cenderung rapuh ketika prestasi menurun. Sebaliknya, klub dengan identitas kuat biasanya lebih resilien karena ditopang loyalitas sosial yang sudah mengakar.</p>
<p>Atmosfer publik terhadap Persib menjadi bukti nyata hubungan tersebut. Bahkan ketika hasil pertandingan tidak selalu sesuai harapan, energi dukungan suporternya tetap hidup. Persib tidak hanya menjual pertandingan sepak bola, tetapi juga pengalaman emosional yang membuat masyarakat merasa menjadi bagian dari cerita besar klub tersebut.</p>
<p>Karena itu, tantangan terbesar sepak bola modern bukan hanya memenangkan pertandingan, melainkan menjaga identitas di tengah arus industri hiburan global. Bagaimana klub tetap profesional tanpa kehilangan akar komunitasnya, dan bagaimana bisnis berkembang tanpa mengubah suporter menjadi sekadar konsumen.</p>
<p>Persib saat ini tampak berada di jalur yang menarik: tumbuh sebagai klub modern tanpa sepenuhnya tercerabut dari kultur lokalnya. Kemenangan atas PSM Makassar menjadi pengingat bahwa organisasi besar tidak dibangun hanya oleh uang atau strategi jangka pendek, tetapi oleh kepercayaan yang dipelihara dalam waktu panjang.</p>
<p>“Dan di Bandung, kepercayaan itu masih hidup bersama nama Persib,” pungkas Ardi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penulis: Ketua Program Studi Manajemen  FEB Unpas, Dr. Ardi Gunardi, S.E., M.Si. </strong></p>
<p><strong>Editor: Nurrani Rusmana</strong></p>
<p><strong>Foto: Instagram @persib</strong></p>
<p>Posting <a href="https://www.unpas.ac.id/di-balik-kemenangan-persib-identitas-loyalitas-dan-fondasi-organisasi-kuat/">Di Balik Kemenangan Persib: Identitas, Loyalitas, dan Fondasi Organisasi Kuat</a> ditampilkan lebih awal di <a href="https://www.unpas.ac.id">Universitas Pasundan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
