<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" gd:etag="W/&quot;AkUDRXo5eip7ImA9WxNUE0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972</id><updated>2009-11-04T21:17:54.422-08:00</updated><title>Dan di Indonesia</title><subtitle type="html">Isu politik, sosial dan ekonomi Indonesia. Sekedar isu. Bisa benar, bisa tidak. Jangan terlalu dipercaya.</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/" /><link rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><link rel="next" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false&amp;v=2" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>105</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/dandi-indonesia" type="application/atom+xml" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><entry gd:etag="W/&quot;CE4HR3s8eSp7ImA9WxNSGEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-6906262713656863630</id><published>2009-09-01T23:21:00.000-07:00</published><updated>2009-09-01T23:28:56.571-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-01T23:28:56.571-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="eksekutif" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Rohul" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="legislatif" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Teddy" /><title>Teddy Mirza Dal tidak jadi dilantik</title><content type="html">Caleg terpilih dari Golkar Rohul yang juga mantan Ketua DPRD Rohul dipastikan tidak dilantik kembali. Pasalnya, SK pemecatan yang bersangkutan sebagai kader Golkar telah disetujui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Alasan pemecatan yang dikemukakan adalah perlawanannya terhadap Bupati Rohul Achmad. Terakhir, Teddy menolak mengesahkan RAPBD Rohul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah Rohul, perseteruan antara Teddy dengan Achmad, perseteruan Ketua DPRD dengan Bupati ini memang sering kali terjadi. Kita tidak tahu, apakah motifnya untuk kesejahteraan rakyat ataukah untuk ambisi pribadi, tetapi adanya pertikaian semacam itu menunjukkan hidupnya demokrasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau legislatif dengan eksekutif seru-seruan seperti itu, tentu tipislah kemungkinan kongkalingkong, dan selama masa-masa perseteruan tentu saja, kemungkinan korupsi akan semakin tipis. Logikanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas benar tidaknya Teddy, sangatlah langkah figur legislatif yang mau mengambil risiko berada di atas bara di saat-saat posisinya sedang enak, seperti yang dilakoni Teddy. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-6906262713656863630?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FAhDhQ4VF3kO4UVHiYwXc42gwkU/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FAhDhQ4VF3kO4UVHiYwXc42gwkU/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FAhDhQ4VF3kO4UVHiYwXc42gwkU/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FAhDhQ4VF3kO4UVHiYwXc42gwkU/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/6906262713656863630/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=6906262713656863630&amp;isPopup=true" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/6906262713656863630?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/6906262713656863630?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/09/teddy-mirza-dal-tidak-jadi-dilantik.html" title="Teddy Mirza Dal tidak jadi dilantik" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEINQXk4eCp7ImA9WxNTFkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-2241213336817573765</id><published>2009-08-19T05:42:00.000-07:00</published><updated>2009-08-19T05:56:30.730-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-19T05:56:30.730-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Abdul Hafiz Anshari" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="gubernur" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="KPU" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="demokrasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilkada" /><title>Usul tidak populer dari pecundang yang populer</title><content type="html">Abdul Hafiz Anshary, pecundang Pilkada Kalimantan Selatan yang populer dengan ketidakbecusan kinerjanya selama menjabat sebagai Ketua KPU membuat sebuah usulan yang sangat tidak populer di era demokrasi ini, yaitu pengembalian pemilihan gubernur oleh DPRD. Jika usulan ini jadi dilaksanakan, mungkin usulan-usulan untuk mundur ke belakang seperti pemilihan presiden dan wakil presiden oleh MPR dan sebagainya akan dengan gampang ditelorkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Alasan mendasar dikeluarkannya usulan tersebut oleh si "pecundang yang tidak becus" adalah tidak lain masalah biaya. Menurut Hafiz, biaya yang dikeluarkan selama pilkada sangat besar. Hafiz yang mengalami kekalahan dalam pilgub menyatakan bahwa pilkada juga syarat dengan politik uang, meski pemilihan oleh DPRD juga syarat politik uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya mungkin hanya satu, politik uang yang dijalankan untuk pemilihan DPRD resikonya lebih kecil. Kalau seseorang sudah berhasil menyuap anggota DPRD dapat dipastikan dia bisa duduk tenang menunggu saat-saat Hari Hnya saja, sebaliknya money politic dalam pilkada memiliki resiko yang sangat besar. Bisa jadi, pada hari H, masyarakat pemilih justeru bertindak berdasarkan hati nuraninya. Selain itu, menyuap masyarakat jauh lebih susah daripada menyuap anggota DPRD yang jumlahnya tidak seberapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau permasalahannya biaya, seharusnya KPU berpikir bagaimana caranya pembiayaan pilkada menjadi lebih irit dan terhadap masalah money politic, KPU pun harus merancang suatu sistem pemilihan yang lebih ketat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak mau ambil pusing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;KPU di zaman Hafiz terkesan tidak mau ambil pusing dan berusaha mengurangi kerja-kerja yang menjadi bebannya. Lihat saja pelaksanaan pileg dan pilpres. Setiap ada masalah KPU mengabaikannya dan melemparkannya ke MK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilkada pun akan menjadi beban kerja KPU. Oleh karenanya, biar kerjanya lebih enteng, KPU berusaha mengurangi pilkada, yakni dengan menghapuskan pilkada gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya: Kalau memang tidak mau menanggung beban, kenapa mau jadi komisioner KPU?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-2241213336817573765?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yO8Hzkc7zxeBvXpnBi20yujSXjA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yO8Hzkc7zxeBvXpnBi20yujSXjA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yO8Hzkc7zxeBvXpnBi20yujSXjA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yO8Hzkc7zxeBvXpnBi20yujSXjA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/2241213336817573765/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=2241213336817573765&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/2241213336817573765?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/2241213336817573765?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/08/usul-tidak-populer-dari-pecundang-yang.html" title="Usul tidak populer dari pecundang yang populer" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkQNSHo_fCp7ImA9WxNTFk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-2688337608578334940</id><published>2009-08-18T06:51:00.000-07:00</published><updated>2009-08-18T07:06:39.444-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-18T07:06:39.444-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Soetrisno Bachir" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="PAN" /><title>Soetrisno Bachir akhirnya keluar dari "Dunia HItam"</title><content type="html">Sesal dulu pendapatan, sesal kemudian tiada berguna. Pepatah itu sudah mendarah daging di Indonesia. Namun nyatanya, seringkali terlupa. Itulah juga yang terjadi pada Soetrisno Bachir, Ketua Umum PAN. Sosok yang berjasa menyelamatkan PAN dari kehancuran ini, baru menyadari kekeliruan langkahnya saat-saat sekarang, setelah harta bendanya habis terkuras. SB baru sadar, seandainya uang yang segitu banyak digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, alangkah bermanfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dunia hitam banyak menelan orang-orang lugu bak SB. Tetapi SB tidak sendirian. Caleg-caleg yang banyak bertaburan di rumah sakit jiwa sekarang ini adalah juga orang-orang lugu yang menjadi korban dunia hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia hitam penuh intrik dan tipu. Orang-orang lugu hanya mengandalkan perhitungan. Ibarat judi, kebanyakan pejudi menggunakan modal yang juga didapatkan dari trik hitam, hasil maling, menipu dan sebagainya. Orang-orang lugu menggadaikan tanahnya, pensiunnya dan sebagainya untuk berjudi di dunia hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejudi ulung yang telah lama malang melintang mengocok-ocok kartu sedemikian rupa dalam permainan sehingga kartu yang diterimanya AS dan joker semua. Orang-orang lugu bak SB dengan sportifnya membagi-bagi kartu. Akhirnya, kartu yang didapat jeblok semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejudi ulung bersandiwara seakan-akan berlawanan, namun dalam permainan ternyata 'mandan'. Orang-orang lugu bak SB sangat percaya akan teman mainnya dan sangat berhati-hati pada lawannya. Padahal kawannya justru adalah lawan yang berbahaya. Ya dunia hitam susah membedakan kawan dan lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lugu bermain wanita. Wanita tersebut seakan-akan tertarik dengan si lugu dan tidak menaruh perhatian kepada pesaing. Si lugu percaya dan dengan suka rela dipeloroti hartanya. Padahal hasil pelorotan itu digunakan si wanita untuk modal si pesaing berpoya-poya. Dunia hitam memang penuh tipu daya. Dan SB telah terpedaya dan terpeloroti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, SB sudah sadar dan siap untuk meninggalkan "dunia hitam". Selamat, semoga di "dunia putih" nanti, SB dapat kedamaian dan ketenangan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-2688337608578334940?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IKK_D2rPUQrqxUZiRG6ixwvy1Ec/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IKK_D2rPUQrqxUZiRG6ixwvy1Ec/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IKK_D2rPUQrqxUZiRG6ixwvy1Ec/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/IKK_D2rPUQrqxUZiRG6ixwvy1Ec/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/2688337608578334940/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=2688337608578334940&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/2688337608578334940?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/2688337608578334940?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/08/soetrisno-bachir-akhirnya-keluar-dari.html" title="Soetrisno Bachir akhirnya keluar dari &quot;Dunia HItam&quot;" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0ACRnk4eyp7ImA9WxJaFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-9073256025675913008</id><published>2009-08-03T07:15:00.000-07:00</published><updated>2009-08-04T22:22:47.733-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-04T22:22:47.733-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="suksesi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="partai" /><title>Akankah Golkar jadi PKB kedua?</title><content type="html">Pasca pilpres Golkar terbelah dua. Berpecahnya SBY - JK menyebabkan Golkar menjadi dua kekuatan, yakni kubu pro JK dan kubu pro SBY. Kedua kubu saat ini akan bertarung dalam Munaslub Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kubu SBY dimotori oleh Akbar Tanjung, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono berencana mengusung Aburizal Bakrie sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Sementara Kubu JK telah membentuk Tim Pemenangan Yuddy Chrisnandy dengan Ketua Tim Sukses Zainal Bintang, Manajer Kampanye Indra J. Piliang, mantan anggota tim sukses JK pada pilpres lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun informasi yang beredar luas, formasi yang diusung kubu JK adalah Surya Paloh sebagai Ketua Umum, Siswono Yudhohusodo sebagai Wakil Ketua Umum dan Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Penasihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertarungan kedua kubu ini akan sangat panas. Aburizal Bakrie sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dan didukung SBY sebagai pemerintah berpeluang besar untuk menang. Aburizal Bakrie atau yang disapa Ical berjanji akan membangkitkan kebesaran Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun yang duduk berkeinginan kuat untuk menjadikan Golkar besar kembali seperti Pemilu 2004. Tetapi kondisi yang dihadapi Golkar jauh berubah. Tahun 2004 adalah tahun kekecewaan pemilih kepada partai-partai reformis yang dianggap bukan saja kurang becus mengurus negara, tetapi kebersihannya juga lebih kurang sama dengan partai-partai yang selama ini disudutkannya. Oleh karenanya, masyarakat teringat nostalgia lama, Golkar dan Soeharto. Pada pemilu 2004, masyarakat memilih Golkar sebagai partai warisan Orde Baru dan memilih SBY yang dianggap memiliki karakteristik Soeharto, tidak banyak bicara, tenang dan militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2014 nostalgia-nostalgia orde baru dan soeharto sudah hilang dari benak masyarakat. Jika pemerintahan SBY tidak melakukan kesalahan yang fatal, nostalgia yang terjadi adalah nostalgia SBY dan Demokratnya. Akankah Golkar sanggup melawan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai partai yang diisi kaum-kaum oportunis, kader-kader Golkar yang merasa peluang Golkar menyusut tentu saja akan mudah pindah perahu. Jika kubu SBY kalah, mungkin mereka akan migrasi besar-besaran ke Demokrat. Demikian pula, jika kubu JK kalah, mungkin juga akan migrasi besar-besaran ke PDIP atau Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto, yang sampai saat ini masih calon terkuat capres pengganti SBY. Lalu, Golkar akan dikosongkan, seperti PKB pasca pertikaian Gus Dur Muhaimin. Dan mungkin, Golkar akan mengalami nasib yang sama seperti PKB? Siapa tahu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-9073256025675913008?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OA9-zyrTg5J7yG6Q87cQIAvmM08/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OA9-zyrTg5J7yG6Q87cQIAvmM08/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OA9-zyrTg5J7yG6Q87cQIAvmM08/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OA9-zyrTg5J7yG6Q87cQIAvmM08/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/9073256025675913008/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=9073256025675913008&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/9073256025675913008?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/9073256025675913008?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/08/akankah-golkar-jadi-pkb-kedua.html" title="Akankah Golkar jadi PKB kedua?" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEUAQnYyfyp7ImA9WxJbGU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-7029445083178672961</id><published>2009-07-29T13:51:00.001-07:00</published><updated>2009-07-29T22:37:23.897-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-29T22:37:23.897-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="korupsi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="birokrasi" /><title>Birokrat Indonesia Bodoh, Korup dan Jahat</title><content type="html">Gita Wirjawan, Komisaris PT Pertamina yang digadang-gadang sebagai calon Meneg BUMN memang polos. Dengan terang-terangan dia mengungkapkan kekesalannya atas praktik birokrasi di Indonesia. Saat diwawancari Euromoney, Gita berkata:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"A lot of the bureaucrats here are not just stupid and corrupt but stupid, corrupt and evil". Dia menambahkan, "It`s with great difficulty, you`ve got to deal with the devils". Atau menurut Gita: "banyak birokrat di sini tidak hanya bodoh dan korup, bahkan bodoh, korup dan jahat. Ini hal yang sangat sulit, karena anda berurusan dengan iblis".&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Terang saja pernyataannya tersebut menuai protes, di antaranya Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Saya tak bisa menerima pernyataan seperti itu. Soalnya masalah birokrat kan tergantung dari masing-masing orangnya. Mental yang seperti itu bisa juga terjadi kepada siapa saja, termasuk di kalangan swasta,”  &lt;/blockquote&gt;kata Said Didu, Sekretaris Kementerian Negara BUMN di Jakarta, Rabu (29/7) seperti dilansir dari rilis yang diterima Rakyat Merdeka Online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Realitas yang pahit&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Said Didu sebagai birokrat pantas tersinggung. Said Didu benar tidak semua birokrat seperti yang dituduhkan Gita. Tapi, jumlah birokrat yang demikian tidak banyak. Bisa kita hitung dengan jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengaruh Lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Birokrat-birokrat sebenarnya banyak yang asal muasalnya sangat bagus dan terpuji. Saat kuliah, kebanyakan dari mereka idealis, pintar dan saleh. Tetapi lepas dari pendidikan, mereka dihadapkan pada kenyataan pahit, apakah mempertahankan idealisme atau mengikuti arus. Dari proses masuk, promosi dan sebagainya mereka harus bermain uang dan kolusi. Selanjutnya, setelah bekerja harus akomodatif dengan perilaku-perilaku korup atasan. Meski mendongkol, mereka harus menerima. Setelah bertahun-tahun, dari sekedar orang yang terpaksa mendiamkan perilaku korup, mereka akhirnya menjadi orang yang rela berperilaku korup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-7029445083178672961?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5AMbWqw29azXBpsbJfx2YJxQViY/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5AMbWqw29azXBpsbJfx2YJxQViY/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5AMbWqw29azXBpsbJfx2YJxQViY/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/5AMbWqw29azXBpsbJfx2YJxQViY/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/7029445083178672961/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=7029445083178672961&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/7029445083178672961?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/7029445083178672961?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/birokrat-indonesia-bodoh-korup-dan.html" title="Birokrat Indonesia Bodoh, Korup dan Jahat" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0UDQHo4fip7ImA9WxJbGU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-3688122575397724303</id><published>2009-07-29T13:51:00.000-07:00</published><updated>2009-07-29T14:01:11.436-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-29T14:01:11.436-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sengketa" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hukum" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="demokrasi" /><title>Perang Palu</title><content type="html">Perang isu sejalan dengan selesainya pilpres sudah mulai reda. Namun, sinetron kekuasaan Indonesia tidak berarti dengan sendirinya selesai. Saat ini, kita disuguhkan dengan adegan baru, "perang palu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di antara adegan perang palu yang paling heboh tentunya adalah perang antara sesama pasukan SBY yang dilagakan oleh &lt;strong&gt;Zaenal Maarif&lt;/strong&gt; , kader Partai Demokrat. &lt;strong&gt;Zaenal Maarif &lt;/strong&gt;telah terjun ke perang palu ini pada babak ketiga dengan memperkarakan proses perhitungan sisa suara tahap kedua ke MA. Dan palu pun berbunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontan, tiga partai eks pasukan bantuan Demokrat dalam perang isu perebutan kekuasaan RI1 yang lalu kebakaran jenggot. PAN, PKS dan PPP lalu ancang-ancang menyusun strategi. Ada wacana untuk memperkarakan ke KY. Akankah palu kembali berdentang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya ada yang menilai palu MA tersebut salah sasaran. Pengetok yang tepat adalah MK. Akankah kemudian ketiga partai, menghentakkan palu MK? Tunggu episode berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-3688122575397724303?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TAk9ye6bJswyjmcDi_J4CKPG6dQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TAk9ye6bJswyjmcDi_J4CKPG6dQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TAk9ye6bJswyjmcDi_J4CKPG6dQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/TAk9ye6bJswyjmcDi_J4CKPG6dQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/3688122575397724303/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=3688122575397724303&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3688122575397724303?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3688122575397724303?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/perang-palu.html" title="Perang Palu" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEcGRHw5cSp7ImA9WxJbFk0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-7084175255368112079</id><published>2009-07-26T02:39:00.000-07:00</published><updated>2009-07-26T02:53:45.229-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-26T02:53:45.229-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="demokrasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sportivitas" /><title>Sportivitas ala Anas Urbaningrum</title><content type="html">Langkah Megawati Prabowo menolak keputusan KPU dinilai Anas Urbaningrum sebagai tanda elemen demokrasi masih muda. Sportivitas, kedewasaan, dan sikap legowo perlu ditingkatkan, kata Anas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sportivitas tidak berarti membiarkan kecurangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah orang yang tidak mau menerima kekalahan tidak sportif? Kalau permainan dijalankan secara sportif, tentu saja tidak mau kalah sama dengan tidak sportif. Tetapi ingat, sportivitas bukan hanya pada hasil akhir. Sportivitas justru terletak pada proses permainan. Pemilu yang dilangsungkan dengan jujur, itulah yang sportif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentu belum bisa disamakan dengan Amerika yang memang proses pemilunya berjalan sportif. Karenanya akan aneh kalau ada yang menolak hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedewasan bukan berarti membiarkan dicurangi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika kita dicurangi lalu diam berarti dewasa, maka arti dewasa telah berubah. Sebaliknya, jika kita tidak dicurangi, kita teriak-teriak barulah dipertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Legowo mental yang buruk&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu mental yang ditanamkan penjajahan adalah legowo. Legowo ada baiknya, tetapi kalau kita dipermainkan, kalau ada yang bermain kotor, kalau ada yang menjahati, kita harus pasrah, maka legowo apa benar. Ada yang korupsi, kita pasrah. Apakah harus begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pemilu, pilpres sudah berjalan dengan sportif lalu ada yang menolak hasilnya, maka orang yang demikian perlu dibuang. Tetapi kalau masih belum berjalan sportif, maka orang yang demikian musti diacungkan jempol. Apakah pemilu dan pilpres di Indonesia sudah berjalan sportif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-7084175255368112079?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lT1LoPcmxoSHw2EErZUnHLRacPg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lT1LoPcmxoSHw2EErZUnHLRacPg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lT1LoPcmxoSHw2EErZUnHLRacPg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/lT1LoPcmxoSHw2EErZUnHLRacPg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/7084175255368112079/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=7084175255368112079&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/7084175255368112079?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/7084175255368112079?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/sportivitas-ala-anas-urbaningrum.html" title="Sportivitas ala Anas Urbaningrum" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0QHQ3wyfyp7ImA9WxJbFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-5106093574695793804</id><published>2009-07-24T07:54:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T08:28:52.297-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-24T08:28:52.297-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pelanggaran" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><title>Kemenangan SBY dibatalkan</title><content type="html">Kubu Megapro menuntut pilpres diulang. Pasalnya ditemukan banyak penyimpangan ditemukan. Misalnya ada 7.000.000 suara bermasalah ditemukan pada 6 provinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap tuntutan tersebut, Ketua MK Mahfud MK mengatakan bisa saja pemilihan presiden diulang, kalau ditemukan pelanggaran yang terencana yang bersifat struktural, sistematis dan masif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelanggaran terstruktur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran terstruktur adalah pelanggaran yang melibatkan lembaga-lembaga negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelanggaran sistematis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengertian sistematis berkaitan dengan adanya policy/kebijaksanaan/rencana yang melatarbelakangi terjadinya pelanggaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelanggaran masif&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran masif (meluas) merujuk pada banyaknya jumlah korban, skala kejahatan dan sebaran tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kemenangan SBY dibatalkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran pemilu yang berupa penyalahgunaan DPT, pencontrengan sisa suara, pencontrengan surat suara pra pencontrengan, dan pemilih ganda yang ditemukan di beberapa tempat dan melibatkan penyelenggara pemilu KPPS seperti yang ditemui Tim Megapro di beberapa tempat dapat diindikasikan pelanggaran struktural, sistematis dan masif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, MK dapat membatalkan kemenangan SBY dan pilpres harus diulang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-5106093574695793804?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Dj7uU0zS1oeUHa5Q-Qddp0taSOQ/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Dj7uU0zS1oeUHa5Q-Qddp0taSOQ/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Dj7uU0zS1oeUHa5Q-Qddp0taSOQ/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Dj7uU0zS1oeUHa5Q-Qddp0taSOQ/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/5106093574695793804/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=5106093574695793804&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/5106093574695793804?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/5106093574695793804?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/kemenangan-sby-dibatalkan.html" title="Kemenangan SBY dibatalkan" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C0EBQn0_eip7ImA9WxJbEkk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-8831235574420931382</id><published>2009-07-21T22:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T22:47:33.342-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-21T22:47:33.342-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kabinet" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="mallarangeng" /><title>Dua dari 3M jadi menteri</title><content type="html">Beredar susunan kabinet SBY Boediono. Dua dari trio Mallarangeng yakni Rizal Mallarangeng dan Andi Mallarangeng menjadi menteri. Andi sebagai Mendagri dan Rizal sebagai Menkominfo. Dari kabinet lama, hanya beberapa orang saja yang kembali menjadi menteri, yakni: Lukman Edy, Sri Mulyani, Sofyan Jalil.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Susunan bocoran kabinet SBY seperti dirilis &lt;a href="http://inilah.com/berita/politik/2009/07/21/130956/ssstt-susunan-menteri-sby-beredar/"&gt;inilah.com&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menteri Koordinator&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Sutanto (mantan Kapolri)&lt;br /&gt;2. Menko Perekonomian : Sri Mulyani Indrawati&lt;br /&gt;3. Menko Kesra : Hatta Rajasa (PAN)&lt;br /&gt;4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menteri Departemen&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;5. Menteri Dalam Negeri: Andi Malaranggeng (Partai Demokrat)&lt;br /&gt;6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa (Dubes RI di PBB)&lt;br /&gt;7. Menteri Pertahanan: Djoko Suyanto (Mantan Panglima TNI)&lt;br /&gt;8. Menteri Hukum dan HAM: Ruhut Sitompul (Partai Demokrat)&lt;br /&gt;9. Menteri Keuangan: M Chatib Basri (FEUI)&lt;br /&gt;10. Menteri Pertambangan dan Energi: Tubagus Haryono (Kepala BPH Migas)&lt;br /&gt;11. Menteri Perindustrian &amp; Pedagangan: MS Hidayat (Kadin)&lt;br /&gt;12. Menteri Pertanian: Dr Ir Herry Suhardiyanto (Rektor IPB)&lt;br /&gt;13. Menteri Kehutanan: Taufik Effendy (Partai Demokrat)&lt;br /&gt;14. Menteri Perhubungan: Prof. Dr. Sutanto Soehodho (UI)&lt;br /&gt;15. Menteri Kelautan dan Perikanan: Dr Ir Mohammad Jafar Hafsah (Partai Demokrat)&lt;br /&gt;16. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: M Jumhur Hidayat&lt;br /&gt;17. Menteri Pekerjaan Umum: Prof Dr Ir Budi Soesilo Supandji (Dirjen Potensi Pertahanan Dephan) &lt;br /&gt;18. Menteri Kesehatan: Dr dr Fachmi Idris (Ketua Umum IDI)&lt;br /&gt;19. Menteri Pendidikan Nasional: Anis Rasyid Bawesdan (Rektor Univ. Paramadina)&lt;br /&gt;20. Menteri Sosial: Hidayat Nur Wahid/Tifatul Sembiring (PKS)&lt;br /&gt;21. Menteri Agama: Dr Salim Segaf Al Jufri (PKS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menteri Negara&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;22. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik (Partai Demokrat)&lt;br /&gt;23. Menteri Riset dan Teknologi: Dr Andy Noorsaman Sommeng (Dirjen HaKI)&lt;br /&gt;24. Menteri Koperasi dan UKM: Muhaimin Iskandar (PKB)&lt;br /&gt;25. Menteri Lingkungan Hidup: Prof Dr Ir Johny Wahyuadi M. Soedarsono (Guru Besar FTUI)&lt;br /&gt;26. Menteri Pemberdayaan Perempuan: Rahmawati Soekarnoputri&lt;br /&gt;27. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Marzuki Alie (Partai Demokrat)&lt;br /&gt;28. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Lukman Edy (PKB)&lt;br /&gt;29. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Prof Bambang PS Brojonegoro (mantan Dekan FEUI) &lt;br /&gt;29. Menteri BUMN: Sofyan Djalil&lt;br /&gt;30. Menteri Komunikasi dan Informasi: Rizal Malarangeng&lt;br /&gt;31. Menteri Pemuda dan Olahraga: Anas Urbaningrum (Partai Demokrat)&lt;br /&gt;32. Menteri Perumahan Rakyat: Zulkifli Hasan (PAN)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-8831235574420931382?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sAdtrUO6ixkdLLVWDvRmQCL-gNk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sAdtrUO6ixkdLLVWDvRmQCL-gNk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sAdtrUO6ixkdLLVWDvRmQCL-gNk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/sAdtrUO6ixkdLLVWDvRmQCL-gNk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/8831235574420931382/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=8831235574420931382&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8831235574420931382?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8831235574420931382?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/dua-dari-3m-jadi-menteri.html" title="Dua dari 3M jadi menteri" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkIHQ3ozeip7ImA9WxJbEUw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-3368615694229467198</id><published>2009-07-20T11:17:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T11:28:52.482-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-20T11:28:52.482-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="bom" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="KPU" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="keamanan" /><title>Buntut terorisme KPU dijaga ketat</title><content type="html">Meledaknya bom JW Marriot memberi berkah tersendiri bagi KPU. Sejalan dengan ucapan SBY bahwa mungkin saja motif pengeboman adalah akibat pilpres, KPU mulai dari tingkat nasional sampai KPUD dijaga ketat oleh pihak keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jangan resahkan masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tindakan tersebut bagi sebagian kalangan dinilai berlebihan. Tindakan tersebut juga menimbulkan opini bahwa benar ada ancaman tersebut. Tindakan tersebut juga akan menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran baru, bahwa benar di Indonesia sedang ada rencana revolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jangan abaikan tempat rawan yang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Fokusnya pengamanan pileg dan pilpres selama ini justru mengabaikan keamanan tempat lain. Bom yang biasanya bersangkutan dengan terorisme biasanya mengincar fasilitas-fasilitas pariwisata seperti bandara, hotel, sarana rekreasi dan lain-lain. Jangan sampai akibat pengetatan pengamanan KPU, justru bandara, hotel dan lain-lain menjadi sasaran empuk kaum teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jangan abaikan demokrasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seandainya pemilu diumpamakan sepakbola, kecurangan-kecurangan tim tetap harus diusut meskipun pemenang sudah diketahui. Jangan karena nila setitik, rusak gulai sebelanga. Jangan karena kecurangan sedikit, kemenangan menjadi cemoohan. Dan tentu saja, dapat dicari solusi agar pertandingan berikutnya lebih sportif, lebih elegan dan lebih fair.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-3368615694229467198?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iEUA0nM4MTCINv03bWUBePzglCk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iEUA0nM4MTCINv03bWUBePzglCk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iEUA0nM4MTCINv03bWUBePzglCk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/iEUA0nM4MTCINv03bWUBePzglCk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/3368615694229467198/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=3368615694229467198&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3368615694229467198?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3368615694229467198?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/buntut-terorisme-kpu-dijaga-ketat.html" title="Buntut terorisme KPU dijaga ketat" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;Dk4NSXo7fyp7ImA9WxJUGEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-8504277989240975660</id><published>2009-07-15T10:40:00.001-07:00</published><updated>2009-07-17T22:29:58.407-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-17T22:29:58.407-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="teror" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="spekulasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><title>Motivasi pengeboman JW Marriot dan Ritz-Carlton</title><content type="html">Bom bunuh diri kembali terjadi di Indonesia. Jumat 17/7/2009 hotel JW Marriot yang rencananya tempat tim MU dalam tour ke Jakarta, meledak. Pimpinan Holcim International asal Selandia Baru, Thomas Mackay turut menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap pengeboman tersebut, ada beberapa motif yang beredar di masyarakat:&lt;br /&gt;1. Kekalahan pilpres&lt;br /&gt;2. Tragedi Papua&lt;br /&gt;3. Terorisme kelompok jaringan teroris&lt;br /&gt;4. Pengalihan fokus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengeboman akibat kekalahan pilpres&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Motif kekalahan pilpres diungkapkan oleh Presiden SBY dengan menyindir adanya hubungan bom dengan “kekalahan” pilpres 2009 “Akan ada revolusi bila SBY menang. Ada pernyataan Indonesia akan seperti Iran bila SBY menang. Ada ancaman, bagaimana pun juga SBY tidak boleh dan tidak bisa dilantik.” Pernyataan serupa pun disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia, Amidhan “Saya mengindikasikan ini ada kaitannya dengan Pilpres yang berdasarkan perhitungan cepat dimenangkan pasangan SBY-Boediono“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap motif tersebut, JK mengungkapkan,"Tidak ada itu, jadi dikira Megawati dan saya yang melakukan itu?.. Lihatlah contohnya bom Bali. dari pengalaman kasus-kasus tersebut perencanaan peledakan bom dilaksanakan berbulan-bulan melalui survei, pemantauan dan perencanaan matang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capres Megawati, “Jangan saat kita menunggu hasil KPU, itu lalu dibuat sepertinya ada hal-hal yang kita lakukan (untuk mengebom)….Saya inikan capres, ya buat saya pemilu, lah tunggu saja hasilnya, tapi kalau ini kan urusan pemerintah yang harus diselesaikan supaya rakyat menjadi aman dan warga asing dengar dan banyak korbanya orang asing itu pasti dilihat sebagai negara aman.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cawapres Prabowo Subianto “Dari segi modus, motivasi, dan sasaran, ini tetap jaringan teroris profesional. Kalau melihat bom Bali, JW Marriott pertama, yang menggunakan manusia untuk bunuh diri. Ini butuh tingkat komitmen yang kuat dan besar. Nanti bukti-bukti akan mengungkapnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tragedi Papua&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pasca pilpres terjadi serangkaian kekerasan di Papua. Reinhard menulis "kelompok kelompok yang anti kemapanan dan keberhasilan ekonomi (juga pilpres) Indonesia juga jangan menampikkan peristiwa di Papua beberapa hari belakangan ini kan ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terorisme jaringan terorisme&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sempalan kelompok Noordin M top masih bergerak hingga sekarang. Oleh karenanya tidak tertutup kemungkinan serangan ini dilakukan oleh kelompok ini. Patut dicurigai juga mengenai ledakan yang nyaris terjadi sebelum kedatangan team sepak bola Menchester United ke Indonesia, pesan yang disampaikan jelas yaitu Indonesia adalah negara tidak aman …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengalihan Fokus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adanya serangkaian peristiwa-peristiwa besar di Indonesia memungkinkan terjadinya suatu skenario. Dalam perjalanan republik ini, skenario-skenario pengalihan fokus sudah terlalu sering terjadi. Oleh karenanya tidak tertutup kemungkinan serangan bom ini adalah strategi pengalihan fokus, mengingat ketatnya pengamanan Marriot. Artinya tidak sembarangan orang bisa membawa bahan-bahan berbahaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-8504277989240975660?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-DtIvVQM0fgUiv8lTj-lSJRvGPE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-DtIvVQM0fgUiv8lTj-lSJRvGPE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-DtIvVQM0fgUiv8lTj-lSJRvGPE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-DtIvVQM0fgUiv8lTj-lSJRvGPE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/8504277989240975660/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=8504277989240975660&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8504277989240975660?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8504277989240975660?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/motivasi-pengeboman-jw-marriot-dan-ritz.html" title="Motivasi pengeboman JW Marriot dan Ritz-Carlton" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkEASHY4fyp7ImA9WxJUFkU.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-8271193410411273500</id><published>2009-07-15T10:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T10:57:29.837-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-15T10:57:29.837-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kematian" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="budaya" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jacko" /><title>Jacko dibunuh 20 tahun lalu</title><content type="html">Michael Jackson yang dinyatakan meninggal dunia beberapa hari yang lalu ternyata hanyalah penipu ulung. Jacko yang asli telah meninggal dunia 20 tahun lalu. Bukti tentang hal tersebut ditemukan oleh Tim Holbrooke,petugas forensik dari Kepolisian Santa Barbara di Neverland Valley Rancah, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hasil forensik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Holbrooke, mayat Jacko dikubur hanya beberapa inci di bawah bidang rel kereta api miniatur yang berjalan mengelilingi Neverland. Sebagian besar dari mayat yang mengering itu memakai sisa sebuah jaket kulit dengan ritsleting merah dan sebuah sarung tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami secara positif mengenali jasad itu sebagai Jackson dari laporan giginya dan DNA," kata Holbrooke. "Tetapi sebelum kami mengadakan satu tes forensik, kami sudah mencurigai bahwa kami tidak dapat mengungkap Michael asli, dan bahwa sosok meresahkan yang dituntut sebagai Jackson itu adalah palsu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holbrooke mengatakan bahwa, walaupun mayat mengalami pembusukan, dari hasil&lt;br /&gt;pemeriksaan jasad dengan foto publisitas awal karir Jackson, mereka menemukan&lt;br /&gt;kemiripan yang mencolok pada struktur tulang dan raut wajah. Tetapi anehnya,&lt;br /&gt;saat mereka membandingkan jasad dengan foto yang diambil sesudah 1987, tidak&lt;br /&gt;ditemukan kemiripan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penemuan ini menimbulkan banyak pertanyaan, tetapi juga memberi titik terang pada sejumlah insiden yang meresahkan saat ini," kata Holbrooke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jacko mati sebelum peluncuran multi-platina BAD&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli forensik dan kritikus musik memperkirakan Jackson telah meninggal sebelum peluncuran album multi-platina BAD. Bahkan detektif saat ini menganalisa syair Man In The Mirror untuk dijadikan petunjuk yang mungkin berhubungan dengan entitas yang mirip dan dicurigai telah membunuh anggota paling muda dari Jackson 5 ini dengan memalsukan identitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tersangka utama adalah Jacko yang hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holbrooke mengatakan bahwa, Jacko yang hidup adalah tersangka utama di kasus&lt;br /&gt;pembunuhan ini, dia bisa jadi sebagai korban dari beberapa tersangka lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara mendasar, kami tidak mengetahui makhluk macam apa yang sedang kami hadapi saat ini," kata Holbrooke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pengalaman ke dunia yang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anggota tim investigasi yang menemukan jasad Jackson menggambarkan&lt;br /&gt;pengalaman itu sebagai memasuki 'dunia lain'. "Sewaktu kami mendekati jalur&lt;br /&gt;rel Neverland, anjing mulai menggonggong dan melolong seperti gila," kata&lt;br /&gt;Detective Santa Barbara County Frank Poeller. "Kami mesti menarik mereka ke&lt;br /&gt;dalam rumah. Ketika kami sampai ke kamar tidur Jackson, satu di antara anjing hampir mati saat mencoba keluar lewat jendela. Sesudah beberapa menit, anjing yang sama membawa kami ke mayat itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keanehan Jacko palsu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wakil dari label ciptaan Jackson, MJJ Productions, mengatakan tidak heran mengetahui bahwa Jackson yang sekarang adalah penipu ulung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat kami sedang rekaman Heal The World untuk album Dangerous, saya tahu sesuatu yang sangat salah," kata Manager MJJ, Luke Allard. "Michael tidak nampak seperti dirinya sendiri lagi. Dia meminta makanan aneh dan duduk berjam-jam di sebuah hyperbaric. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilannya mulai menjadi semakin aneh. Setelah itu, dia mulai memakai topeng dan membuat pengakuan pada seekor simpanse."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya berpikir, pria ini sudah menjadi monster," kata Allard.&lt;br /&gt;Allard mengatakan dia berpikir bahwa penipu lihai itu memutuskan hubungan dengan mantan teman-teman Jackson dan melindungi dirinya sendiri dan menjadi seorang yang radikal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-8271193410411273500?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RQjGWDAD1762V_IwR8xFlXa8Uw0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RQjGWDAD1762V_IwR8xFlXa8Uw0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RQjGWDAD1762V_IwR8xFlXa8Uw0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/RQjGWDAD1762V_IwR8xFlXa8Uw0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/8271193410411273500/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=8271193410411273500&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8271193410411273500?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8271193410411273500?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/jacko-dibunuh-20-tahun-lalu.html" title="Jacko dibunuh 20 tahun lalu" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CUAFQng5eSp7ImA9WxJUFE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-2718889405258506391</id><published>2009-07-12T11:30:00.001-07:00</published><updated>2009-07-12T11:35:13.621-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-12T11:35:13.621-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kabinet" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="SBY" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="komposisi" /><title>Susunan Kabinet SBY</title><content type="html">SBY berkemungkinan besar keluar sebagai Juara I Lomba Kepresidenan Indonesia. Sebagai pemenang yang merupakan orang yang kemungkinan besar akan memerintah Indonesia, prediksi susunan kabinet 2009 - 2014 kemudian beredar. Isu komposisi kabinet kemudian menjadi menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prediksi Komposisi Kabinet&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Inilah komposisi kabinet SBY dari berbagai sumber:&lt;br /&gt;Menkopolkam: Djoko Suyanto&lt;br /&gt;Menkokesra : Agung Laksono&lt;br /&gt;Menko Perekonomian: Purnomo Yusgiantoro, &lt;br /&gt;Menteri Dalam Negeri: Sudi Silalahi&lt;br /&gt;Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa atau Dinno Patti Djalal&lt;br /&gt;Menteri Pertahanan: Juwono Sudarsono atau Soetanto&lt;br /&gt;Menteri Agama: Muhaimin Iskandar, &lt;br /&gt;Menteri Pendidikan: Muhammad Noeh atau Irwan Prayitno.&lt;br /&gt;Menteri Pertanian: Jafar M Hafsah atau Anton Apriantono&lt;br /&gt;Menteri ESDM: Hatta Rajasa &lt;br /&gt;Menteri Komunikasi dan Informasi: Tiffatul Sembiring atau Andi Mallarangeng&lt;br /&gt;Menteri Koperasi: Suryadharma Ali&lt;br /&gt;Menteri Pemuda dan Olahraga: Anas Urbaningrum&lt;br /&gt;Menteri Sosial: Lukman Hakim Saefudin&lt;br /&gt;Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Lukman Edy.&lt;br /&gt;Meneg BUMN : Zulkifli Hasan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-2718889405258506391?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QN-6VavE9bOX6kfvBZHEYf088_g/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QN-6VavE9bOX6kfvBZHEYf088_g/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QN-6VavE9bOX6kfvBZHEYf088_g/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/QN-6VavE9bOX6kfvBZHEYf088_g/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/2718889405258506391/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=2718889405258506391&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/2718889405258506391?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/2718889405258506391?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/susunan-kabinet-sby.html" title="Susunan Kabinet SBY" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;D0UBR3w9fSp7ImA9WxJUE00.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-3606739058245097607</id><published>2009-07-11T01:23:00.000-07:00</published><updated>2009-07-11T02:40:56.265-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-11T02:40:56.265-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="JK" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="partai" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="skenario" /><title>Skenario besar yang memukau</title><content type="html">Dunia politik Indonesia adalah sinetron politik yang sangat menarik. Alur ceritanya sangat sulit ditebak, apalagi oleh seorang yang seawam saya. Tetapi sinetron politik tersebut menyuguhkan jalan cerita yang enak untuk dicermati. Salah satunya, penampilan seorang tokoh cerita bernama Jusuf Kalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Skenario PKS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Skenario pertama yang berkaitan dengan Jusuf Kalla adalah skenario yang dimainkan PKS. Meskipun Hidayat Nur Wahid sudah populer sebagai salah satu kandidat cawapres dalam polling-polling yang diadakan lembaga survey, tetapi elektabilitas HNW sebagai cawapres masih jauh di bawah JK. Di samping sebagai cawapres incumbent, JK sangat berpeluang untuk melanjutkan kebersamaannya dengan SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu peran JK yang terlalu menonjol kemudian dibesar-besarkan PKS. Peran JK di samping SBY yang begitu kuat ditafsirkan dualisme kepresidenan. Kondisi yang tentunya sangat mengkhawatirkan. Dengan isu ini PKS berhasil mencampakkan JK dan memberi peluang kepada HNW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi koalisi lain tidak tinggal diam, PKB misalnya membuat manuver dukungan kiai kepada Muhaimin Iskandar sebagai cawapres. Manuver paling besar diusung PAN. PAN kemudian berhasil mengangkat nama Hatta Rajasa. Manuver-manuver tersebut pada akhirnya membuat SBY bulat mengangkat Boediono, orang yang bahkan tidak pernah disebut-sebut namanya sebelumnya sebagai cawapres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski PKS tidak berhasil mencapai tujuan politiknya, tetapi JK telah terlempar dari sisi SBY. Kenyataan yang menimbulkan geram Mufidah dengan mengistilahkan "Habis manis sepah dibuang." SBY dinilai Mufidah hanya menjadikan JK sebagai bumper semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Isu Triple A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;JK bukanlah berangkat dari kepengurusan Golkar. JK semula hanyalah kader biasa yang beruntung menjadi Menperidag. Posisi inilah yang pada awalnya mengantarkan JK sebagai salah satu anggota Dewan Pembina Golkar. Ketika JK akhirnya digandeng SBY, JK pun sempat dipecat dari Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan pasangan SBY-JK menjadi pemimpin Indonesia mau tidak mau harus dimanfaatkan Golkar. Dengan menjadikan Kalla sebagai Ketua Umum, Golkar akhirnya lepas dari nasib sebagai oposisi, posisi yang tidak diingini oleh Golkar. Tetapi bagaimanapun, Golkar tidak nyaman di bawah kepemimpinan Kalla. Nasib Golkar sebagai salah satu partai yang menerima imbas badai Demokrat, meski masih beruntung menempati posisi nomor 2, harus dipertanggungjawabkan Kalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi isu tersebut ternyata tidak cukup. Para pimpinan Golkar kemudian berpura-pura mendukung JK sebagai capres. Namun tidak sampai dalam tempo 24 jam, para pimpinan daerah Golkar kemudian menyatakan kekecewaannya atas deklarasi tersebut. Gerilya politik dijalankan. Para pengurus Golkar daerah kemudian bersikap pasif dalam kampanye pemenangan JK-Win. Sementara itu di pusat, pengurus partai Golkar sibuk mengadakan manuver-manuver, di antaranya isu Munaslub dipercepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah yang disusun Triple A ternyata mulus, JK-Win mengalami kekalahan yang sangat telak. Dengan sendirinya, tidak ada alasan bagi JK untuk mempertahankan jabatan Ketua Umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Langkah Kalla ke depan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;JK telah menjalani takdirnya. Ketika SBY belum memiliki dana yang cukup untuk kampanye di 2004, JK dimanfaatkan. Ketika dana tidak dipermasalahkan, JK akhirnya harus menerima kenyataan pahit bahwa dia tidak begitu diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Golkar membutuhkan kekuatan untuk ikut serta dalam kabinet, Golkar memanfaatkan JK. Ketika kekuatan tersebut sudah hilang, JK harus menerima nasib dibuang Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tidak begitu terpuruk, SBY kemudian "menyelamatkan" sahabatnya ini. Daniel Sparingga dari Universitas Airlangga menyarankan JK menerima peran sebagai duta perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, pengamat yang lain mengharapkan JK untuk beroposisi. Posisi yang tentu saja tidak akan mungkin dijalankan JK tanpa partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua skenario tersebut sama-sama buruk dan sama-sama baik.&lt;br /&gt;Buruknya, skenario pertama hanyalah bentuk lain "pemanfaatan" JK, namun masih dapat mengangkat harga diri JK, sekurang-kurangnya menunjukkan bahwa JK toh masih berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario kedua hanyalah memperparah citra JK, sebagai kandidat yang dianggap tidak "diperhitungkan" maka oposisi JK dengan kendaraan Golkar sebagai partai yang dikenal tidak memiliki visi dan misi yang jelas hanyalah dianggap sebagai suara orang yang kalah. Tetapi seandainya JK didukung oleh partai yang memang betul-betul senada dengan visi dan misinya di saat kampanye, tentu peran oposisi JK masih dapat dihargai.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-3606739058245097607?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1_q7s4PPtt30xims-qf2IFGCdv8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1_q7s4PPtt30xims-qf2IFGCdv8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1_q7s4PPtt30xims-qf2IFGCdv8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/1_q7s4PPtt30xims-qf2IFGCdv8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/3606739058245097607/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=3606739058245097607&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3606739058245097607?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3606739058245097607?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/skenario-besar-yang-memukau.html" title="Skenario besar yang memukau" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C08ERX04eSp7ImA9WxJUEU4.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-1299848310191527405</id><published>2009-07-09T02:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T02:30:04.331-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-09T02:30:04.331-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ideologis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Golkar" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="partai" /><title>Terbukti, Golkar partai oportunis</title><content type="html">Kekalahan yang dialami oleh JK-Win dalam pilpres sungguh drastis. Suara yang diperoleh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pasangan ini betul-betul jauh dari modal usungan partainya yang 20%. Berarti pasangan ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tekor 7%. Padahal suara itu sudah dibantu dari dukungan dari pendukung nonkoalisi. Artinya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jika suara dikurangi suara Hanura yang sekitar 4% dan sumbangan suara non golkar sebesar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anggap saja 2%, maka suara dari Golkar sendiri hanya 7%, artinya JK-Win hanya mengumpulkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suara 50% dari pendukung Golkar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sejumlah basis Golkar hanya Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara saja yang solid &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendukung pasangan JK-Win. Sementara di daerah lain pasangan ini tidak didukung oleh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golkar. Di Riau misalnya, jika pada pileg lalu Gubernur dan para bupati dari Golkar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkampanye, pada pilpres justru pasif. Kalau memang ada aturan, kenapa pada pilpres &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dilarang dan pileg diperbolehkan? Gerak pengurus di daerah pun tidak kelihatan. Tidak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti pengurus PDIP dan Demokrat yang solid mengampanyekan capres mereka, Golkar tidak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Partai Penuh Oportunis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Melihat sejarah, Golkar adalah partai yang dicap tidak konsisten. Sejarah membuktikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat voting laporan pertanggungjawaban Habibie, PAN, PKS, PBB, PPP solid mendukung &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habibie, tetapi kubu Golkar yang dikomandoi Marzuki Darusman dkk justru membelot ke kubu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PDIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pemilu 2004, kubu Golkar yang dikomandoi Fahmi Idris dkk justru menyeberang ke &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pasangan SBY-JK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pemilu 2009, kubu Golkar simpatisan Akbar Tanjung menyeberang ke SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dicatat banyaknya pilkada yang dimenangkan pasangan non-Golkar di daerah mayoritas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golkar sendiri, kasus-kasus seperti itu tidak terhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hukum Karma&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagi Jusuf Kalla sendiri sebenarnya sudah impas. Pada pemilu 2009 lalu, kubunya yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggembosi Golkar. Pemilu 2009 ini justru dia yang digembosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masih pantaskah Golkar diperhitungkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan sejumlah kasus tersebut, sebenarnya harus jadi pelajaran bagi para tokoh-tokoh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;public figur yang ingin mencalonkan diri dari Golkar, masih pantaskah Golkar dijadikan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kendaraan politik? Untuk persyaratan administratif tentu masih, tetapi untuk &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemenangan/kesuksesan, tentu lihat kembali fakta yang ada.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-1299848310191527405?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SZkWejDhjBySX_y7fSAjldMCf48/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SZkWejDhjBySX_y7fSAjldMCf48/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SZkWejDhjBySX_y7fSAjldMCf48/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SZkWejDhjBySX_y7fSAjldMCf48/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/1299848310191527405/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=1299848310191527405&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/1299848310191527405?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/1299848310191527405?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/terbukti-golkar-partai-oportunis.html" title="Terbukti, Golkar partai oportunis" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CkAMR346fyp7ImA9WxJUEEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-3959038593595951922</id><published>2009-07-08T00:47:00.000-07:00</published><updated>2009-07-08T01:13:06.017-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-08T01:13:06.017-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="demokrasi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="hasil" /><title>Akhirnya JK-Win gantung sepatu</title><content type="html">Hasil resmi pilpres baru diketahui sekitar pukul 16.00 WIB nanti. Namun, quick count yang diselenggarakan sejumlah lembaga survey sudah mendekati final. Hasilnya: SBY menang dengan 59%, Megapro:27% dan JK-Win:14%. Dengan perolehan tersebut diperkirakan JK-Win akan gantung sepatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anak bangsa kita berharap pemilihan yang baru berlangsung tadi jujur dan adil, sehingga ekses negatifnya tidak ada. Bahwa ada yang kecewa dan ada yang gembira itu pasti. Di rumah saya yang kebetulan pemilih ketiga pasangan tersebut ada, raut kegembiraan jelas ada pada pendukung SBY. Sementara yang milih Megapro sampai berucap "Tertumpang perahu karam", dan saya yang memilih JK-Win juga sempat terucap "Perubahan, hanya mimpi.".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jangan euforia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anak bangsa saya berharap, pihak yang menang jangan bereuforia. Seperti pileg sebelumnya yang dimenangkan secara drastis oleh Demokrat yang mengesankan adanya kesombongan dari petinggi-petinggi Demokrat, saya berharap euforia seperti itu hendaknya dihilangkan. Jagalah perasaan bekas lawan. Toh, sudah menang. Ingat, kepahitan dalam berbagai peristiwa demokrasi, justru lebih dirasakan para pendukung dibandingkan yang didukung. Oleh karenanya, jagalah perasaan yang kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rekonsiliasi pasca pemilu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Suasana kompetisi seringkali diwarnai berbagai hal yang tidak masuk akal. Berbagai trik dan strategi digunakan. Mulai dari yang sehat, sampai yang tidak masuk akal. Itu adalah realitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, para pemimpin bangsa, hendaknya melupakan segala yang terjadi pada saat kampanye dan secepatnya menciptakan suasana yang kondusif demi kemenangan bangsa. Bahwa yang kalah akan beroposisi, itu adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Sebab, oposisi diperlukan agar, penguasa tidak kehilangan control dalam menjalankan pemerintahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selamat buat SBY&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terakhir saya mengucapkan selamat buat Bapak SBY. Saya mohon maaf kalau selama ini dalam postingan saya ini ada yang bernada negatif. Bahwa tulisan-tulisan saya bernada mendukung JK-Win selama kampanye berlangsung adalah hak saya sebagai warga negara meskipun saya sendiri bukan orang Golkar, bukan orang Hanura dan juga bukan anggota resmi dari tim relawan JK-Win. Saya adalah orang yang ingin bahwa dalam setiap suksesi kepemimpinan di negara ini harus ada perubahan karena adalah kelaziman bahwa pemimpin baru cenderung akan mengadakan perubahan, sementara yang lama cenderung melanjutkan apa yang ada tanpa keinginan mengadakan modifikasi dan bahkan cenderung mulai berhitung-hitung dengan imbalan. Saya berharap Bapak dapat menunjukkan kepada saya bahwa pendapat saya itu salah. Bahwa meskipun Bapak melanjutkan kepemimpinan Bapak sebelumnya, tetapi sekurang-kurangnya pada awal-awal pemerintahan Bapak di periode kedua ini akan mengadakan sedikit perubahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-3959038593595951922?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2ObHoWV9euVaghYV1RNgNoERv5M/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2ObHoWV9euVaghYV1RNgNoERv5M/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2ObHoWV9euVaghYV1RNgNoERv5M/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2ObHoWV9euVaghYV1RNgNoERv5M/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/3959038593595951922/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=3959038593595951922&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3959038593595951922?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3959038593595951922?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/akhirnya-jk-win-gantung-sepatu.html" title="Akhirnya JK-Win gantung sepatu" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEEFQHo6fyp7ImA9WxJUEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-17169398791641906</id><published>2009-07-06T03:56:00.002-07:00</published><updated>2009-07-07T20:10:11.417-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-07T20:10:11.417-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="realitas" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilihan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="demokrasi" /><title>Satu keluarga pilihan berbeda</title><content type="html">Inilah realitas politik zaman sekarang. Jangankan mengharapkan konstituen satu partai memiliki pilihan yang sama, keluarga pun belum tentu memiliki pilihan yang sama. Itu adalah manusiawi. Di zaman demokrasi dan HAM ini, tidak zamannya lagi memaksa-maksakan kehendak politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keluarga saya misalnya, saya dan ayah cenderung ke pilihan no 3. Tetapi anggota keluarga yang perempuan cenderung ke no. 2. Apa dan bagaimana hal itu terjadi, itulah realitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, masing-masing punya alasan sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-17169398791641906?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eLrvGN2HZRLSXbTI6O8pBngZ_PE/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eLrvGN2HZRLSXbTI6O8pBngZ_PE/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eLrvGN2HZRLSXbTI6O8pBngZ_PE/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/eLrvGN2HZRLSXbTI6O8pBngZ_PE/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/17169398791641906/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=17169398791641906&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/17169398791641906?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/17169398791641906?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/satu-keluarga-pilihan-berbeda.html" title="Satu keluarga pilihan berbeda" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkUNQHc8fip7ImA9WxJUEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-8711953891111164321</id><published>2009-07-06T03:56:00.001-07:00</published><updated>2009-07-07T20:38:11.976-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-07T20:38:11.976-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="timses" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blog politik" /><title>Tim sukses</title><content type="html">Apakah saya timses JK-Win? Kalau membaca postingan-postingan saya di blog ini mungkin akan ada kesan seperti itu. Seperti yang dinyatakan wyd dalam komentarnya. Tetapi perkiraan itu salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setiap kompetisi apa pun, akan ada orang-orang yang terkesan dan menginginkan jagoannya menang dalam kompetisi. Secara tidak sadar, di warung kopi, di diskusi-diskusi, di blog, facebook dan sebagainya, mereka mempromosikan jagoannya. Secara tidak langsung, mereka menjadi timses tidak resmi/timses informal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya pun semula hanya ingin membuat sebuah blog. Karena gonjang-ganjing politik Indonesia sekarang sangat menarik, maka menulis tentang itu sebuah gairah tertentu bagi saya. Bila sebelumnya, mencari ide untuk ditulis menjadi sangat sulit, sekarang ide itu mengalir dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Keuntungan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah untungnya posting? Apalagi posting yang mengarah kepada dukungan kepada salah satu kandidat? Toh, kalau mereka menang, nasib kita secara real tidak juga berubah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan tersebut sebenarnya sama seperti ketika anda ngeblog. Apa sih keuntungannya ngeblog? Uang anda habis hanya untuk menyajikan bahan untuk dibaca orang, yang mana belum tentu orang yang membaca mengapresiasi anda. Bahkan, boleh jadi dengan tulisan anda tadi, mungkin mereka akan negatif anda. Bisa jadi anda jadi bahan tertawaan, bahan cemooh dan sebagainya. Tetapi menulis posting yang ada sedikit isinya, lebih berarti daripada sekedar cuap-cuap tidak menentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kenapa mendukung JK-Win&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam blog ini saya menulis apa adanya pikiran saya. Karena saya bukanlah politikus dan pengamat politik, maka isi blog ini kadang-kadang meluapkan emosi saya. Saya ingin menulis secara objektif tentang apa yang ada dan terjadi di indonesia. Tetapi, dorongan emosional menyebabkan saya cenderung mendukung salah satu kandidat dan agak-agak kurang respek terhadap kandidat lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang memberi feedback kepada saya melalui account saya di facebook, kenapa JK-Win? Saya sederhana saja. Siapa pun yang menjadi presiden, tidak ada pengaruhnya kepada saya. Sesuatu yang terjadi pada dasarnya adalah kehendak Allah SWT dengan variabel-variabel kondisi alam, kondisi ekonomi, sosial politik dalam dan luar negeri, kondisi politik lain seperti pandangan legislatif, LSM dan sebagainya. Dalam alam demokrasi ini, presiden dan politikus akan berusaha mengikuti arus umum masyarakat kecuali kalau mereka mampu mengubah arus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kalau tidak ada hubungan dengan saya, kenapa saya sibuk dengan isu-isu kampanye JK-Win? Inilah kronologisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Riau kaya, masyarakatnya miskin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada era orde baru, jargon riau kaya masyarakatnya miskin merupakan jargon yang populer. Kemiskinan masyarakat ini dianggap akibat pola pandangan pemerintah pusat yang dikuasai Jawa (Soeharto) yang memperlakukan Riau, Kaltim, Irja, Aceh dan daerah luar Jawa sebagai sapi perahan ibarat sebuah daerah jajahan. Oleh karenanya, pemikiran untuk melepaskan diri dari Indonesia sempat terlontar di daerah-daerah tersebut. Masyarakat Riau umpamanya pernah melontarkan Kongres Rakyat yang menuntut Riau Merdeka. Sebagai orang Riau, sebelum diterapkannya otonomi daerah, saya juga memiliki pemikiran ekstrim seperti tersebut. Pemikiran tersebut kemudian baru berubah pasca otonomi daerah, di mana setelah berjalannya otonomi daerah, di mana kuasa pemda untuk memakmurkan masyarakatnya sudah terbuka tetapi hasilnya omong kosong, maka &lt;em&gt;ide-ide merdeka menurut saya ide yang aneh&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keterbelakangan bukan hanya di Riau&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semenjak krisis moneter terjadi di Indonesia ada beberapa hal yang menyesakkan kepala. Susahnya mencari pekerjaan adalah salah satu kepahitan yang saya rasakan. Kepahitan yang sama masih berlaku sampai saat ini, di mana para sarjana yang dulunya sebelum krisis moneter tidak mau sembarangan memilih pekerjaan, akhirnya rela menjadi salesman atau surveyor. Mereka yang dulunya tidak mau memasuki fakultas pendidikan ramai-ramai melamar jadi guru bantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis energi adalah permasalahan membelit bangsa yang sampai sekarang masih terasa. Madura gelap sebulan. Pemadaman listrik 9 jam per hari di Sumatera dan sebagainya. Belum lagi krisis BBM. Bensin yang resminya 5000-an bisa terjual Rp. 25.000-an karena langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Birokrasi pun masih menyakitkan kepala. Kalau kita berurusan dengan lembaga pemerintah seperti mengurus KTP, Sertifikat dan sebagainya harus mempersiapkan emosi. Kalau tidak, bisa-bisa stress sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Harapan itu masih ada&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan presiden secara langsung sebenarnya memberikan harapan kepada masyarakat. Jika dilakukan dengan adil, politisi tidak akan sembarangan meremehkan masyarakat. Mereka harus cerdas menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka memang betul-betul peduli kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden baru terpilih akan hati-hati dengan kebijakannya. Apalagi kalau keberhasilannya mencapai RI1 dilakukan dengan perjuangan yang penuh lika-liku. Seorang yang baru duduk, akan memiliki ide-ide baru, sekurang-kurangnya pada awal kedudukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY adalah presiden sekarang. Otomatis kalau jadi presiden tinggal menjalankan saja apa yang ada sekarang. Perbandingan saya adalah ibarat Rusli Zainal. Awal menjadi gubernur pada periode pertama banyak kebijakan baru yang dibuat. Tetapi pada periode kedua tidak ada perubahan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megawati adalah mantan presiden. Otomatis yang akan banyak dijalankannya, sisa-sisa pekerjaannya yang belum selesai. Meskipun Prabowo adalah orang baru, tetapi kedudukannya sebagai Wapres meragukan apakah bisa berperan penting dalam membuat perubahan. Tetapi sebagai orang baru, peluang untuk berubah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JK-Win adalah orang yang benar-benar baru. Sebagai wakil presiden, tentu beliau mempunyai banyak catatan-catatan yang akan menjadi eksperimen perubahan Indonesia seandainya dia yang memegang RI1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dinamika adalah penting&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perubahan belum tentu bagus. Tetapi jika kita tidak berubah, maka kita akan menjadi statis. Tanpa dinamika, keadaan akan begitu-begitu saja. Dinamika membuat harapan-harapan baru, merealisasikan ide-ide baru, untuk kemajuan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-8711953891111164321?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SxQGSZ2h11L_qOKAml28HLSu-eA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SxQGSZ2h11L_qOKAml28HLSu-eA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SxQGSZ2h11L_qOKAml28HLSu-eA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SxQGSZ2h11L_qOKAml28HLSu-eA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/8711953891111164321/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=8711953891111164321&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8711953891111164321?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/8711953891111164321?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/tim-sukses.html" title="Tim sukses" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;AkYMRXozeCp7ImA9WxJVGEo.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-5842420364394182043</id><published>2009-07-06T03:56:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T04:03:04.480-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-06T04:03:04.480-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="GBK" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="JK-Win" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="MU" /><title>Bolamania JK-Winia</title><content type="html">Dukungan Nurdin Halid, Ketum PSSI dan latar belakang JK dari Makassar, salah satu kota yang terkenal sebagai salah satu kota bola di Indonesia serta pernyataannya tentang spirit Persipura belum dapat kita katakan bahwa JK bolamania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi keputusannya untuk tidak kampanye di GBK memang betul-betul pantas diacungkan jempol. GBK yang akan dipakai untuk pertandingan MU melawan Indonesian all-star, diminta pihak MU agar tidak dipakai selama sebulan sebelum pertandingan agar rumput stadion tidak rusak. Tetapi, para capres tidak ada yang peduli. Apalah artinya sepakbola menurut mereka. Tetapi, hanya JK-Win yang tetap peduli dengan rumput-rumput stadion GBK.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-5842420364394182043?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oHm3tSxJkS7edG_WfDbUSQ436qA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oHm3tSxJkS7edG_WfDbUSQ436qA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oHm3tSxJkS7edG_WfDbUSQ436qA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/oHm3tSxJkS7edG_WfDbUSQ436qA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/5842420364394182043/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=5842420364394182043&amp;isPopup=true" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/5842420364394182043?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/5842420364394182043?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/bolamania-jk-winia.html" title="Bolamania JK-Winia" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkIEQns_eip7ImA9WxJUEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-5191395769220000021</id><published>2009-07-03T03:32:00.004-07:00</published><updated>2009-07-07T20:41:43.542-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-07T20:41:43.542-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kewirausahaan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pengusaha" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kalla" /><title>Bisnis dan Berenang</title><content type="html">Optimisme Jusuf Kalla adalah spirit keteladanan bagi generasi muda bangsa Indonesia yang saat ini miskin semangat wirausaha (enterpreneurship) padahal wirausahawan adalah generasi yang diharapkan dapat memecahkan persoalan ekonomi bangsa, yakni selain partisipasinya dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, sumbangan PAD, juga membantu menyerap pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Belajar Bisnis sama dengan Belajar Berenang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Wakil Presiden M Jusuf Kalla, yang juga calon presiden, mengatakan, belajar menjadi pengusaha sama seperti belajar berenang. Hal yang terpenting adalah memiliki keberanian untuk memulai dan mengambil risiko. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;"Jadi, yang penting turun dulu. Ambil risiko. Sama seperti belajar berenang. Terjun saja dulu, basah dulu, kedinginan dulu," ujar JK ketika membuka Workshop Kewirausahaan Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta di Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu Modern Sahid, Bogor, Senin (22/6). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melanjutkan, dalam belajar menjadi pengusaha, pendidikan adalah nomor dua. Banyak lulusan SD atau bahkan buta huruf yang menjadi pengusaha sukses. "Tapi, jika pengusaha lulusan SD saja sukses, apalagi kalau orang itu lulus sarjana," ujarnya sambil tertawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pengusaha itu pekerjaan mulia karena dapat membuka lapangan pekerjaan, membayar pajak dan zakat, serta turut membangun perekonomian nasional," tuturnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, lanjutnya, pemerintah terus memberikan fasilitas dan kemudahan bagi para pengusaha pemula. Dengan demikian, hal ini dapat merangsang mereka untuk memulai usaha.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-5191395769220000021?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Otku7bp5oHWBBWUGGL8YxAw_SUY/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Otku7bp5oHWBBWUGGL8YxAw_SUY/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Otku7bp5oHWBBWUGGL8YxAw_SUY/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/Otku7bp5oHWBBWUGGL8YxAw_SUY/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/5191395769220000021/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=5191395769220000021&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/5191395769220000021?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/5191395769220000021?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/bisnis-dan-berenang.html" title="Bisnis dan Berenang" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DkINRHs7fSp7ImA9WxJUEE8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-9157842805199138621</id><published>2009-07-03T03:32:00.003-07:00</published><updated>2009-07-07T20:43:15.505-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-07T20:43:15.505-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="magis" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="JK-Win" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><title>Paranormalisasi Kemenangan JK-Win</title><content type="html">Isu magis juga dikembangkan oleh para pendukung JK-Win walaupun berbeda dengan SBY yang mengungkapkannya secara langsung bahwa dia disihir. Kebetulan-kebetulan yang terjadi pada JK-Win telah dikembangkan oleh pendukung JK-Win sebagai tanda-tanda kemenangan JK-Win seperti yang ditulis Joko Suryo di jkwin4you.com. Tanda-tanda tersebut:&lt;br /&gt;1. Gus Dur diturunkan setelah memecat JK dari jabatannya sebagai Menperindag/Kabulog.&lt;br /&gt;2. JK mengundurkan diri dari Menko Kesra dan naik menjadi Wapres pada 2004.&lt;br /&gt;3. JK dipecat Akbar Tanjung dari Golkar dan naik menjadi Ketua Umum Golkar.&lt;br /&gt;4. Menurut perhitungan ibu suri SBY karena menurut perhitungannya JK tidak boleh menjadi cawapres.Akhirnya JK berhasil menjadi Capres dari Golkar. Perjuangan JK menjadi capres seperti perjuangan Deng Xiao Ping yang mendapat tekanan dari partainya tetapi akhirnya menjadi Presiden RRT dengan kebijakan ekonominya yang menjadikan RRT negara yang disegani. Jargon Deng “tidak peduli kucing itu warnanya hitam, putih, belang dan lain-lain, yang penting bisa menangkap tikus”, sedangkan JK dengan jargonnya “lebih cepat lebih baik”. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;5. &lt;strong&gt;Nomor Mobil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Contohnya seperti nomor mobil dinas pertama beliau saat menjabat Memperindag adalah nomor 21, kemudian waktu beliau menjabat sebagai Menko Kesra nomor mobilnya 12. Waktu beliau menjadi wapres nomor 2 jadi tinggal nomor 1 yang belum, ini adalah nomor mobil yang akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;strong&gt;Nomor Pileg Partai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga ketika memutuskan berpasangan dengan Wiranto. Secara kebetulan nomor partainya berurutan 123, yaitu nomor 1 adalah nomor Partai Hanura waktu Pemilu Legislatif dan nomor 23 adalah Golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;strong&gt;Nomor Pemilu Presiden&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya waktu mendapatkan nomor urut pasangan JK-Win mendapatkan nomor 3, pasangan SBY-Boediono mendapatkan nomor 2 dan pasangan Mega-Pro nomor 1. Ini semua bisa diartikan nomor 1 sudah pernah menjabat sebagai presiden. Nomor 2 sedang menjabat sebagai presiden, dan nomor 3 yang akan menjabat sebagai presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;strong&gt;Posisi Kantor di Istana&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pertanda lainnya adalah sebelum beliau berkantor di istana nanti, selama beliau menjadi pejabat negara mulai Meperindag, Menko Kesra dan Wapres, secara kebetulan kantor yang beliau tempati berlokasi di sekeliling istana, yang dapat diartikan sekeliling istana sudah ditempati, selanjutnya tinggal masuk istana. Amin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-9157842805199138621?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KSaYyDp3Tp2HcSyXeBK-UM30Xp0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KSaYyDp3Tp2HcSyXeBK-UM30Xp0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KSaYyDp3Tp2HcSyXeBK-UM30Xp0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KSaYyDp3Tp2HcSyXeBK-UM30Xp0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/9157842805199138621/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=9157842805199138621&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/9157842805199138621?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/9157842805199138621?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/paranormalisasi-kemenangan-jk-win.html" title="Paranormalisasi Kemenangan JK-Win" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQEQnw4cCp7ImA9WxJVF0U.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-4097494624791551343</id><published>2009-07-03T03:32:00.002-07:00</published><updated>2009-07-05T02:31:43.238-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-05T02:31:43.238-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="sihir" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><title>Negeri Sihir</title><content type="html">Waspada Online, versi online Harian Waspada, harian terkemuka di Sumatera Utara dan Aceh menuliskan berita yang unik. Berita tersebut adalah mengenai pengakuan SBY dalam acara zikir bersama pengajian SBY-Nurussalam di Puri Cikeas, Bogor bahwa SBY diganggu melalui sihir. “Ketika kami menuju Balai Sabrini yang merupakan tempat debat putaran terakhir, saya, istri, pengawal, serta pengemudi sejak keluar dari rumah terus berdzikir karena mengalami sesuatu hal yang aneh. Namun, akhirnya kami selamat sampai tujuan," tutur SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berharap semoga nantinya dalam pencontrengan pemilihan presiden dan wapres dijauhkan dari cara-cara yang tidak terpuji seperti, imu sihir, fitnah dan kampanye hitam seperti isu menganut agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan tersebut menurut Fadjroel Rachman  sangat edan karena percaya sihir. Menurut aktivis 80-an yang juga analis politik UI tersebut, semakin memperkeruh suasana menjelang pilpres dan akan membodohkan masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dikatakan SBY bukanlah langkah yang baik, karena akan membawa masyarakat yang sekarang ini sudah semakin pintar pemikirannya, menjadi  mundur,” sesalnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IPTEK dan Sihir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika negara lain berbicara tentang IPTEK, bangsa kita ternyat masih disibukkan dengan sihir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-4097494624791551343?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uWlZLLSv5Cujw9L_h404kIKxt4U/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uWlZLLSv5Cujw9L_h404kIKxt4U/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uWlZLLSv5Cujw9L_h404kIKxt4U/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/uWlZLLSv5Cujw9L_h404kIKxt4U/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/4097494624791551343/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=4097494624791551343&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/4097494624791551343?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/4097494624791551343?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/negeri-sihir.html" title="Negeri Sihir" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;CEEMSHg8eyp7ImA9WxJVF08.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-3341621478699641057</id><published>2009-07-03T03:32:00.001-07:00</published><updated>2009-07-04T08:51:29.673-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-04T08:51:29.673-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="psikologis" /><title>Mungkinkah SBY dikalahkan?</title><content type="html">Debat capres yang dimenangkan oleh Jusuf Kalla, iklan cerdas yang apik dan kampanye dialogis yang menyentuh telah meningkatkan elektabilitas JK-Win. Namun demikian, secara umum, citra SBY yang telah lebih dahulu terbangun sepertinya masih di atas angin. Meskipun polling SMS dan sejumlah survey menunjukkan penurunan elektabilitas SBY, tetapi berbagai poling masih menempatkan nilai elektabilitas SBY yang masih di atas 50%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun validitas polling dan survey tersebut masih dipertanyakan, tetapi di lapangan pendukung JK-Win dan Mega-Pro sedikit risau juga. Apalagi pendukung SBY kemudian mengambil manfaat dari situasi ini dan mematah-matahkan semangat pendukung kedua capres penantang. Oleh karenanya, timbul pertanyaan mungkin SBY dikalahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY bukanlah Tuhan, SBY bukan malaikat, SBY bukan nabi. Sebagai manusia biasa tentu saja SBY bukanlah superpower. Namun faktanya, SBY masih di atas angin. Setidak-tidaknya, pencitraan yang telah dilakukannya, seakan-akan membenarkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta di lapangan, JK-Win dan Mega-Pro masih belum penuh meyakinkan masyarakat bahwa Pilpres satu putaran adalah hal yang tidak masuk akal. Tim sukses mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggalang opini bahwa pernyataan satu putaran itu pernyataan yang menyesatkan, tetapi mereka masih kurang dalam mengeksploitasi bahwa satu putaran itu sangat sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu putaran atau dua putaran sebenarnya bukan suatu masalah dalam demokrasi. Siapa pun yang menang dalam satu putaran, jika memang yang terbaik, tentu saja akan sangat membanggakan. Tentunya, jika didukung oleh beberapa kriteria sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemilihan berlangsung jurdil. &lt;br /&gt;2. Pemilih memang memilih yang terbaik dalam pilihan mereka. Bukan asal pilih agar pemilu/pilpres cepat berakhir.&lt;br /&gt;3. Pilihan yang diambil betul-betul karena calon yang terpilih menurut mereka adalah calon yang paling aspiratif bukan atas dasar perhitungan ekonomi, sebab jika memang mau ekonomis, hapuskan saja demokrasi. Pasti, tidak ada anggaran negara yang terbebani. Hapuskan DPR, negara hemat gaji DPR. Hapuskan propinsi-propinsi, negara hemat gaji gubernur. Hapuskan menteri-menteri, negara hemat gaji menteri. Hapuskan pemilu, negara hemat anggaran pemilu.&lt;br /&gt;4. Pilihan bukan atas tekanan psikologi massa. Kecenderungan pecundang adalah mengikuti suara orang-orang di sekelilingnya. Oleh karenanya, pilihan yang dilakukan adalah bukan pilihan para pecundang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JK-Win menargetkan perolehan suara 35%. Jika Megapro punya target begitu juga, berarti gabungan perolehan suara mereka adalah 70%. Jika berangkat dari asumsi dasar pendukung mereka yang 20%, modal mereka keseluruhan adalah 40%. Jika dapat mengembangkan sedikit saja menjadi 5% per pasangan, maka sudah jadi 50%. Oleh karenanya, menghambat SBY untuk tidak menang dalam satu putaran adalah realistis. Tetapi, bagaimanapun 8 Juli baru dapat kita saksikan, apakah jargon satu putaran SBY terbukti, atau hanya sekedar jargon.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-3341621478699641057?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DeRHUdkZOFA0cOiFXwgS15tES4A/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DeRHUdkZOFA0cOiFXwgS15tES4A/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DeRHUdkZOFA0cOiFXwgS15tES4A/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DeRHUdkZOFA0cOiFXwgS15tES4A/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/3341621478699641057/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=3341621478699641057&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3341621478699641057?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/3341621478699641057?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/mungkinkah-sby-dikalahkan.html" title="Mungkinkah SBY dikalahkan?" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C08DRX8-eCp7ImA9WxJVFkQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-1409847776365053918</id><published>2009-07-03T03:32:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T00:17:54.150-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-04T00:17:54.150-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="etika" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><title>Ketidaksantunan pendukung capres santun</title><content type="html">Salah satu pasangan capres yang diajukan dalam Pilpres 2009 dinilai oleh pendukung fanatiknya sebagai pasangan capres yang paling santun. Namun perilaku pendukungnya justeru jauh dari kesantunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu isu yang diusung oleh salah seorang pendukung fanatik pasangan tersebut terhadap JK-Win misalnya yang dianggap saingan berat dalam Pilpres ini justru bentuk fisik JK yang rendah, umurnya yang dinilai terlalu tua, dan bicaranya yang belepotan. Latar belakang JK yang pengusaha sempat dijadikan isu walau akhirnya mati dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu isu yang paling gencar dikampanyekan adalah hasil-hasil survey. Menurut pendukung fanatik pasangan tersebut mimpi JK-Win dan MegaPro untuk menang. Menurut mereka JK-Win dan MegaPro tidak sadarkan diri, tidak mengukur-ukur kekuatan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darimanakah isu-isu dan cara mempengaruhi yang seperti itu muncul?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-1409847776365053918?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/YFmSj7If3nVFrjahpedEj5aDCSk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/YFmSj7If3nVFrjahpedEj5aDCSk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/YFmSj7If3nVFrjahpedEj5aDCSk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/YFmSj7If3nVFrjahpedEj5aDCSk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/1409847776365053918/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=1409847776365053918&amp;isPopup=true" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/1409847776365053918?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/1409847776365053918?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/ketidaksantunan-pendukung-capres-santun.html" title="Ketidaksantunan pendukung capres santun" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUYFQnczfip7ImA9WxJVFkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-18018972.post-1147270336301266141</id><published>2009-07-03T03:21:00.000-07:00</published><updated>2009-07-03T03:31:53.986-07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-03T03:31:53.986-07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="rumus" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="pilpres" /><title>Rumus memilih presiden</title><content type="html">Rumus memilih presiden telah ditemukan. Itulah hasil kreativitas anak bangsa. Ada-ada saja memang. Tetapi rumus ini ternyata hebat juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rumus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Tuliskan umur kalian.&lt;br /&gt;2. Lalu dikali 2, karena umumnya pemilu dilaksanakan 2 putaran.&lt;br /&gt;3. Kemudian ditambah 14. Angka 14 didapat dari bulan pelaksanaan pemilu dikali 2.&lt;br /&gt;4. Kurangi 8 (tanggal Pilpres).&lt;br /&gt;5. Bagi 2.&lt;br /&gt;6. Kurangi dengan umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Update&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rumus tersebut dipaparkan oleh eksponen 45, Letjen Purn. R. Soeprapto yang tergabung dalam Dewan Harian Nasional Badan Pembudayaan Kejuangan (DHNBPK).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/18018972-1147270336301266141?l=dan-di-indonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OF7P8ELs5hpPOkwq9QKwZblhmHM/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OF7P8ELs5hpPOkwq9QKwZblhmHM/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OF7P8ELs5hpPOkwq9QKwZblhmHM/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/OF7P8ELs5hpPOkwq9QKwZblhmHM/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/feeds/1147270336301266141/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=18018972&amp;postID=1147270336301266141&amp;isPopup=true" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/1147270336301266141?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/18018972/posts/default/1147270336301266141?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://dan-di-indonesia.blogspot.com/2009/07/rumus-memilih-presiden.html" title="Rumus memilih presiden" /><author><name>ghobro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04650881534903955045</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty name="OpenSocialUserId" value="18371901922756820117" /></author><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></entry></feed>
