<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Chem-Is-Try.Org | Situs Kimia Indonesia |</title> <link>http://www.chem-is-try.org</link> <description /> <lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 08:43:19 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator> <atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/chem-is-try" /><feedburner:info uri="chem-is-try" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>chem-is-try</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><title>Menekan Biaya Penggunaan Mesin Diesel</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/50f-7_CX80M/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/menekan-biaya-penggunaan-mesin-diesel/#comments</comments> <pubDate>Fri, 10 Feb 2012 08:43:19 +0000</pubDate> <dc:creator>Awan Ukaya</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[diesel]]></category> <category><![CDATA[katalis]]></category> <category><![CDATA[suatu peningkatan]]></category> <category><![CDATA[teknologi]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=14198</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/menekan-biaya-penggunaan-mesin-diesel/" title="Menekan Biaya Penggunaan Mesin Diesel"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Menekan-Biaya-Penggunaan-Mesin-Diesel-150x150.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Menekan Biaya Penggunaan Mesin Diesel" /></a></p><p>Platinum yang berbasis katalis berjeruji tipis mungkin suatu saat nanti digantikan dengan perovskit  oksida. Suatu peningkatan terhadap katalis yang ditemukan pada mesin diesel yang hemat bahan baker dapat menciptakan teknologi bersih yang murah. Wei Li, seorang manajer proyek pada General Motors Global Research &amp; Development, di Warren, Mich., dan para koleganya menggantikan platinum pada katalis [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Menekan-Biaya-Penggunaan-Mesin-Diesel.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14199" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Menekan-Biaya-Penggunaan-Mesin-Diesel-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Platinum yang berbasis katalis berjeruji tipis mungkin suatu saat nanti digantikan dengan perovskit  oksida.</em></p><p><strong>Suatu peningkatan </strong>terhadap katalis yang ditemukan pada mesin diesel yang hemat bahan baker dapat menciptakan teknologi bersih yang murah. Wei Li, seorang manajer proyek pada <a href="http://www.gm.com/experience/technology/research/" target="_blank">General Motors Global Research &amp; Development</a>, di Warren, Mich., dan para koleganya menggantikan platinum pada katalis yang digunakan untuk membersihkan gas pembuangan dari mesin diesel dengan suatu campuran palladium, yang mana empat hingga lima kali lebih murah daripada platinum, dan perovskite oksida (<em>Science</em> <strong>2010,</strong> <em>327,</em> 1624).</p><p>“Platinum jauh lebih mahal dari pada benda apapun pada konverternya,” kata Wei. Dia menambahakan bahawa timnya berharap untuk memvalidasi katalis baru selama beberapa tahun mendatang, tetapi “ini masih jauh untuk dilakukan sebelum teknologi ini dimasukkan kedalam peralatan baru.”</p><p>James E. Parks II, seorang pimpinan kelompok pada <a href="http://www.ornl.gov/">Oak Ridge National Laboratory</a> yang memfokuskan pada gas buang dan katalis, mengatakan pada sebuah komentar mengenai pekerjaan dimana katalis perovskite sedang dikembangkan oleh Wei dan para koleganya sangatlah “membanggakan.” Meskipun katalis baru ini pada saat – saat ini   menggunakan palladium, perovskite oksida kemungkinan pada akhirnya “membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan kebutuhan akan mahalnya dan langkanya kelompok metal platinum pada katalis pengontrol gas buang,” jelas Parks.</p><p>Kendaraan diesel dengan sebutan teknologi yang bersandar pada pembakaran utamanya beroperasi pada berlebihnya oksigen sehingga semua bahan bakar terpakai. Saluran buang mesin yang bersandar pada pembakaran selanjutnya berisi oksigen, yang mencegah penggunaan converter katalitis biasa dalam pembersihan komponen lainnya dari saluran pembuangan, seperti nitrogen oksida. Dalam menghadapi polutan tersebut serta karbon monoksida dan jelaga, para mekanik telah mengembangkan dua gas buang  yang dikontrol dengan teknologi, salah satunya yang menggunakan urea dan yang kedua disebut dengan bersandar pada perangkap NO<sub>x</sub>. Katalis baru ini dikembangkan untuk perangkap yang bersandar pada NO<sub>x</sub>, yang baru – baru ini menggunakan salah satunya berbasis platinum. Kesemua kelompok metal platinum, termasuk palladium, idealnya akan dihindarkan guna mengurangi biaya. Namun tanpa adanya palladium, katalis perovskite oksida “sangat rentan terdeaktifasi oleh sulfur, suatu kontaminen yang ada pada bahan bakar,” kata Parks. “Aktifitas oksidasi dari katalis meningkat pada saat munculnya  sulfur dengan penambahan palladium,” yang masih tergolong metal langka, namun sangat murah sekali, katanya.</p> 
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-uwVCyxcgcv9qSb8T8bAk_pbBEE/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-uwVCyxcgcv9qSb8T8bAk_pbBEE/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-uwVCyxcgcv9qSb8T8bAk_pbBEE/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/-uwVCyxcgcv9qSb8T8bAk_pbBEE/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=50f-7_CX80M:X_eHlnetlBw:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=50f-7_CX80M:X_eHlnetlBw:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=50f-7_CX80M:X_eHlnetlBw:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=50f-7_CX80M:X_eHlnetlBw:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=50f-7_CX80M:X_eHlnetlBw:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=50f-7_CX80M:X_eHlnetlBw:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/50f-7_CX80M" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/menekan-biaya-penggunaan-mesin-diesel/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/menekan-biaya-penggunaan-mesin-diesel/</feedburner:origLink></item> <item><title>Tenaga nuklir tanpa radioaktifitas</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/4_uWSr3bNUs/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tenaga-nuklir-tanpa-radioaktifitas/#comments</comments> <pubDate>Thu, 09 Feb 2012 08:39:27 +0000</pubDate> <dc:creator>Awan Ukaya</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[energi]]></category> <category><![CDATA[energi aktivasi]]></category> <category><![CDATA[nuklir]]></category> <category><![CDATA[produksi listrik]]></category> <category><![CDATA[solusi]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=14195</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tenaga-nuklir-tanpa-radioaktifitas/" title="Tenaga nuklir tanpa radioaktifitas"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Tenaga-nuklir-tanpa-radioaktifitas-150x150.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Tenaga nuklir tanpa radioaktifitas" /></a></p><p>Fusi nuklir yang bebas radiasi mungkin saja dapat terjadi di masa mendatang klaim sebuah tim ilmuwan internasional. Hal ini data mengarahkan pada pengembangan produksi listrik yang bersih dan mendukung. Disamping banyaknya solusi terhadap krisis energi yang sedang dikembangkan, fusi nuklir tetap menjadi tujuan utama sebagaimana hal ini mempunyai potensi dalam menyediakan kuantitas lisatrik yang bersih [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Tenaga-nuklir-tanpa-radioaktifitas.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14196" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Tenaga-nuklir-tanpa-radioaktifitas-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Fusi nuklir yang bebas radiasi mungkin saja dapat terjadi di masa mendatang klaim sebuah tim ilmuwan internasional. Hal ini data mengarahkan pada pengembangan produksi listrik yang bersih dan mendukung.</p><p>Disamping banyaknya solusi terhadap krisis energi yang sedang dikembangkan, fusi nuklir tetap menjadi tujuan utama sebagaimana hal ini mempunyai potensi dalam menyediakan kuantitas lisatrik yang bersih dan mendukung dalam jumlah besar. Tetapi energi nuklir akhir – akhir ini membawa efek samping yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Guna fusi tersebut mendapatkan pengakuan secara luas, maka harus mampu menghasilkan energi yang bebas radiasi namun kunci untuk masalah ini sejauh ini masih sukar dipahami, jelas Heinrich Hora pada University of New South Wales in Sydney, Australia.</p><p>Secara konvensional, proses fusi menghasilkan deuterium dan tritium sebagai bahan bakar. Bahan baker ini dimampatkan secara spheris – yang artinya pemampatan muncul dari berbagai arah – dengan penyinaran sinar laser hingga 1000 kali pada keadaan tingkat kepadatnya. Hal ini membakar bahan bakar, dengan menghasilkan atom helium, energi dan beberapa neutron yang menyebabkan radiasi. Fusi juga mungkin dilakukan dengan  hidrogen dan boron-11, serta hal ini dapat menghasilkan energi yang bersih dan tidak perlu pelepasan neutron, jelas Hora. Tetapi bahan bakar ini memerlukan jumlah energi yang sangat besar untuk memulainya dan hal ini tetap tidak populer.</p><p>Tenaga fusi nuklir belum dapat dijinakkan</p><p>Sekarang ini, sebuah tim yang dipimpin oleh Hora telah mengerjakan studi komputasional guna mendemonstrasikan bahwa teknologi laser yang baru memungkinkan memproduksi getaran energi yang pendek namun besar  dapat digunakan membakar bahan baker hidrogen/boron-11 dengan menggunakan pembakaran samping. Getaran energi laser yang tinggi dapat digunakan untuk menciptakan blok plasma yang menghasilkan berkas ion dengan kepadatan yang tinggi, yang membakar bahan baklar tanpa perlu dimampatkan, jelas Hora. Tanpa pemampatan, banyak sekali diperlukan  energi yang rendah dari pada yang sebelumnya dipikirkan sangat diperlukan. &#8216;Hal ini sangat mengejutkan saat kita menggunakan hidrogen-boron selain deuterium-tritium. Ini tidaklah 100 000 kali lebih sulit, tetapi hanya sepuluh kali saja,&#8217; kata Hora.</p><p>&#8216;Hal ini mempunyai potensi menjadi rute terbaik terhadap energi fusi,&#8217; kata Steve Haan, seorang ahli pada fusi nuklir pada Lawrence Livermore National Laboratory in California. Bagaimanapun juga, dia juga menunjukkan bahwa hal ini masih berpotensi pada bagian ini saja, &#8216;ada sejumlah pekerjaan yang wajar untuk dikerjakan sebelum teknologi ini berfungsi.&#8217;</p><p>Hora sependapat bahwa pekerjaan yang lebih lanjut sangat diperlukan guna memahami sepenuhnya terhadap pendekatan radikal barunya. Hasil pekerjaannya akan bergantung pada keberhasilan berlanjut pada optik sinar laser, yang mentargetkan secara fisik dan  tenaga konversi teknologi, simpulnya.</p><p><em>Yuandi Li </em></p> 
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DHTN2Jo_FdErVv5Rggh-4LgZdHc/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DHTN2Jo_FdErVv5Rggh-4LgZdHc/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DHTN2Jo_FdErVv5Rggh-4LgZdHc/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/DHTN2Jo_FdErVv5Rggh-4LgZdHc/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=4_uWSr3bNUs:VXwPLCAw20c:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=4_uWSr3bNUs:VXwPLCAw20c:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=4_uWSr3bNUs:VXwPLCAw20c:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=4_uWSr3bNUs:VXwPLCAw20c:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=4_uWSr3bNUs:VXwPLCAw20c:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=4_uWSr3bNUs:VXwPLCAw20c:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/4_uWSr3bNUs" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tenaga-nuklir-tanpa-radioaktifitas/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tenaga-nuklir-tanpa-radioaktifitas/</feedburner:origLink></item> <item><title>Protein Berumur Panjang Penangkal Penuaan Sel</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/eb2f4-z8OPU/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/protein-berumur-panjang-penangkal-penuaan-sel/#comments</comments> <pubDate>Thu, 09 Feb 2012 05:42:55 +0000</pubDate> <dc:creator>Abi Sofyan Ghifari</dc:creator> <category><![CDATA[Artikel]]></category> <category><![CDATA[Biokimia]]></category> <category><![CDATA[ELLPs]]></category> <category><![CDATA[penuaan sel]]></category> <category><![CDATA[penyakit neurodegeneratif]]></category> <category><![CDATA[protein]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=16765</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/protein-berumur-panjang-penangkal-penuaan-sel/" title="Protein Berumur Panjang Penangkal Penuaan Sel"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/02/120203180905.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Protein Berumur Panjang Penangkal Penuaan Sel" /></a></p><p>Salah satu pertanyaan terbesar dalam bidang ilmu biologi adalah: bagaimana sel menua? Saat ini, para ilmuwan dari Salk Institue for Biological Studies melaporkan bahwa mereka menemukan kelemahan dari salah satu komponen yang menyebabkan terjadinya penuaan pada sel otak. Para ilmuwan tersebut menemukan beberapa protein yang disebut sebagai protein berumur sangat panjang (extremely long-lived proteins/ELLPs). Protein [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/02/120203180905.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-16766" title="120203180905" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/02/120203180905.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Salah satu pertanyaan terbesar dalam bidang ilmu biologi adalah: bagaimana sel menua? Saat ini, para ilmuwan dari Salk Institue for Biological Studies melaporkan bahwa mereka menemukan kelemahan dari salah satu komponen yang menyebabkan terjadinya penuaan pada sel otak. Para ilmuwan tersebut menemukan beberapa protein yang disebut sebagai protein berumur sangat panjang (<em>extremely long-lived proteins</em>/ELLPs). Protein ini ditemui pada permukaan inti sel neuron dan yang mengejutkan adalah memiliki waktu hidup jauh lebih lama dibanding protein-protein lainnya di dalam tubuh.</p><p>Apabila kebanyakan protein dalam tubuh hanya berumur sekitar dua hari, para peneliti ini menemukan bahwa ELLPs pada otak tikus memiliki umur yang tidak jauh berbeda dengan umur organisme itu sendiri. Penemuan mereka ini telah dipublikasikan pada jurnal <em>Science</em>. Peneliti tersebut pertama-tama menemukan suatu “mesin” intraselular yang esensial dimana salah satu komponennya adalah protein. Mereka berasumsi bahwa protein ini tidak tergantikan selama berada pada “mesin” tersebut.</p><p>ELLPs membentuk saluran transportasi pada permukaan inti sel yang dapat diibaratkan sebagai pintu yang mengatur bahan-bahan kimia yang masuk dan keluar. Tidak seperti protein lainnya di dalam tubuh, ELLPs tidak digantikan selama masih mengalami aktivitas yang normal, dan tidak mengalami modifikasi kimia atau kerusakan lainnya.</p><p>Kerusakan pada ELLPs dapat melemahkan kemampuan saluran transportasi tiga dimensi yang terdiri atas protein-protein ini. Apabila ELLPs yang berperan sebagai pelindung sel dari toksin ini rusak, maka selanjutnya toksin tersebut akan mengubah struktur DNA sel dan mengganggu aktivitas gen, sehingga menyebabkan terjadinya penuaan sel.</p><p>Pada kebanyakan sel makhluk hidup, kecuali neuron, sel melawan kerusakan fungsional yang disebabkan oleh perubahan struktur protein. Sehingga protein-protein tersebut perlu diganti dengan protein yang baru yang memiliki fungsi sesuai dengan sebelumnya. Menurut Martin Hetzer, seorang professor di Salk’s Molecular and Cell Biology Laboratory yang merupakan ketua tim peneliti ini, kerusakan pori-pori inti sel kemungkinan merupakan mekanisme utama terjadinya kerusakan fungsi inti sel yang berkaitan dengan usia.</p><p>Penemuan ini semakin membuktikan pemahaman saat ini akan relevansi dari sifat penuaan dari molekul tertentu pada sel dengan kelainan-kelainan neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.</p><p>Disarikan dari ScienceDaily.Com</p><p>Sumber gambar: http://www.sciencedaily.com</p> 
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yhrpBmfw_AZhNuKESmmSd3EERaE/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yhrpBmfw_AZhNuKESmmSd3EERaE/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yhrpBmfw_AZhNuKESmmSd3EERaE/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/yhrpBmfw_AZhNuKESmmSd3EERaE/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=eb2f4-z8OPU:FrHaMQWr0vE:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=eb2f4-z8OPU:FrHaMQWr0vE:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=eb2f4-z8OPU:FrHaMQWr0vE:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=eb2f4-z8OPU:FrHaMQWr0vE:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=eb2f4-z8OPU:FrHaMQWr0vE:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=eb2f4-z8OPU:FrHaMQWr0vE:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/eb2f4-z8OPU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/protein-berumur-panjang-penangkal-penuaan-sel/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/protein-berumur-panjang-penangkal-penuaan-sel/</feedburner:origLink></item> <item><title>Pemindahan merkuri dengan satu cara</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/OGCLjKLw-wE/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/pemindahan-merkuri-dengan-satu-cara/#comments</comments> <pubDate>Tue, 07 Feb 2012 08:31:34 +0000</pubDate> <dc:creator>Awan Ukaya</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[anorganis]]></category> <category><![CDATA[lingkungan]]></category> <category><![CDATA[magnetis]]></category> <category><![CDATA[stabil]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=14188</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/pemindahan-merkuri-dengan-satu-cara/" title="Pemindahan merkuri dengan satu cara"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Pemindahan-merkuri-dengan-satu-cara-150x150.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Pemindahan merkuri dengan satu cara" /></a></p><p>Menemukan dan memindahkan merkuri dari kandungan air di lingkungan sebentar ladi dapat dialukan dengan mikrosphere magnetis &#8216;all-in-one&#8217;yang dikembangkan oleh ilmuwan Cina. Ion merkuri (II) merupakan bentuk yang paling stabil dari merkuri anorganis dan dikenal memiliki efek detrimental pada manusia dan lingkungan. Ini dilepaskan kedalam lingkungan dengan beberapa aktifitas meliputi pembakaran bahan bakar fosil, limbah batu [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Pemindahan-merkuri-dengan-satu-cara.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14189" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Pemindahan-merkuri-dengan-satu-cara-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Menemukan dan memindahkan merkuri dari kandungan air di lingkungan sebentar ladi dapat dialukan dengan mikrosphere magnetis &#8216;all-in-one&#8217;yang dikembangkan oleh ilmuwan Cina.</p><p>Ion merkuri (II) merupakan bentuk yang paling stabil dari merkuri anorganis dan dikenal memiliki efek detrimental pada manusia dan lingkungan. Ini dilepaskan kedalam lingkungan dengan beberapa aktifitas meliputi pembakaran bahan bakar fosil, limbah batu baterai dan industri kimiawi. Kebanyakan dari metode baru – baru ini dalam pendeteksian dan pemindahan merkuri membutuhkan peralatan yang besar dan mahalo yang mana tidak sesuai dengan analisa lingkungan dan, pada kebanyakan kasus, ada dua proses yang dilakukan secara terpisah.</p><p>Shengyang Tao, dari Dalian University of Technology, dan beberapa koleganya telah menciptakan mikrosphere nanokomposit yang dapat mendeteksi, menyerap danmemindahkan merkuri dari air. Kemampuan untuk mengkombinasikan semua fungsionalitas tersebut pada suatu bahan tunggal sangatlah unik, kata Tao.</p><p>Merkuri dipindahkan dari contoh air dengan menggunakan mikrosphere magnetis</p><p>Tao membuat mikrosphere dengan menggunakan suatu prosedur sederhana dan bahan yang tidak terlalu mahal. Inti magnetis Fe3O4 dibungkus ke kulit dalam silika yang tidak berongga lalu kulit luar silika yang mesoporous, digabungkan dengan Rhodamine B-derifatif (suatu celupan  fluorescent), ditambahkan. Rhodamine B berperan sebagai penyelidik untuk menemukan merkuri, yang mana lalu diserap oleh kulit silika. Penerapan medan magnetis menarik mikrosphere, dengan menarik mereka dan merkuri keluar dari air.</p><p>Xing Dong, dari US magnetic material research company Steward Advanced Materials, terkesan dengan hasilnya, &#8216;keindahan pekerjaan mereka adalah bahwa bahan baru memiliki tingkat selektifitas tinggi dan bahan yang memuat merkuri dapat dipindah dengan sangat mudah secara keseluruhan oleh medan magnetis eksternal.&#8217;</p><p>Tao mengatakan bahwa beberapa partikel juga dapat digunakan untuk mendeteksi  to aplikasi yang potensial pada bidang medis. &#8216;Kita sedang berusaha untuk menggabungkan lebih dari tiga fungsi pada suatu mikrosphere untuk digunakan dalam bidang medis nano-,&#8217; tambahnya.</p><p><em>Rebecca Brodie</em></p> 
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SRE6SFMypFYRttjuL2qvjtPq_l0/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SRE6SFMypFYRttjuL2qvjtPq_l0/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SRE6SFMypFYRttjuL2qvjtPq_l0/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/SRE6SFMypFYRttjuL2qvjtPq_l0/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=OGCLjKLw-wE:F25jCFK9lO8:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=OGCLjKLw-wE:F25jCFK9lO8:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=OGCLjKLw-wE:F25jCFK9lO8:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=OGCLjKLw-wE:F25jCFK9lO8:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=OGCLjKLw-wE:F25jCFK9lO8:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=OGCLjKLw-wE:F25jCFK9lO8:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/OGCLjKLw-wE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/pemindahan-merkuri-dengan-satu-cara/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/pemindahan-merkuri-dengan-satu-cara/</feedburner:origLink></item> <item><title>Tombol pengontrol dengan sinar penuh warna</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/hE6ZZB4qUZI/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tombol-pengontrol-dengan-sinar-penuh-warna/#comments</comments> <pubDate>Mon, 06 Feb 2012 08:26:54 +0000</pubDate> <dc:creator>Awan Ukaya</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[kristal]]></category> <category><![CDATA[molecular]]></category> <category><![CDATA[optis]]></category> <category><![CDATA[warna]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=14184</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tombol-pengontrol-dengan-sinar-penuh-warna/" title="Tombol pengontrol dengan sinar penuh warna"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Tombol-pengontrol-dengan-sinar-penuh-warna-150x150.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Tombol pengontrol dengan sinar penuh warna" /></a></p><p>Para ilmuwan dari Amerika Serikat telah mengembangkan tombol molecular yang dijalankan dengan sinar dimana mampu dengan cepat dan membalik pengaturan warna melewati keseluruhan spektrum sinar yang terlihat. Hal ini dapat digunakan pada laser kristal cair ldan secara optis dikontrol tampilannya. Kebanyakan tombol molecular dijalankan oleh medan listrik, panas, atau kimiawi serta reaksi elektrokimiawi. Proses yang [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Tombol-pengontrol-dengan-sinar-penuh-warna.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14185" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Tombol-pengontrol-dengan-sinar-penuh-warna-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Para ilmuwan dari Amerika Serikat telah mengembangkan tombol molecular yang dijalankan dengan sinar dimana mampu dengan cepat dan membalik pengaturan warna melewati keseluruhan spektrum sinar yang terlihat. Hal ini dapat digunakan pada laser kristal cair ldan secara optis dikontrol tampilannya.</p><p>Kebanyakan tombol molecular dijalankan oleh medan listrik, panas, atau kimiawi serta reaksi elektrokimiawi. Proses yang dijalankan dengan sinar pada alam, seperti photosynthesis, telah menginspirasi para ilmuwan guna mengembangkan tombol atau motor molecular yang dikontrol oleh sinar yang memberikan keuntungan seperti halnya  wkatu respon yang lebih cepat dan remote control dengan jangkauan lebih luas pada lingkungan sekitar.</p><p>Penyuntikan molekul pilinan pada kristal cair mempengaruhi struktur helical. Dengan ditemani oleh azobenzenes kedalam beberapa molekul tersebut memungkinkan helices menjadi lebih terpilin saat molekul isomerise antara isomer <em>cis</em> dan <em>trans</em> dibawah radiasi  UV. Pemilinan ini mengubah warna dari bahan tersebut dengan merefleksikan panjang gelombang sinar yang berbeda. Pada laporan sebelumnya, proses ini tidak dapat diubah dan membutuhkan waktu relaksasi panas yang lama serta konsentrasi tinggi dari molekul dopant, yang mengubah properti yang diinginkan dari lingkungan kristal cair.</p><p>Pilinan ini mengubah sinar pantul melewati keseluruhan daerah yang terlihat</p><p>Sekarang ini, Quan Li dan para koleganya pada Kent State University, Amerika Serikat telah menyiapkan pilinan molekul azobenzene yang baru berisi dua azo yang berhubungan. Hal ini memungkinkan pergantian antara tiga isomer (<em>cis</em>-<em>cis</em>, <em>cis</em>-<em>trans</em>, <em>trans</em>-<em>trans</em>) saat disinari. Saat Li menyuntikkan kristal cair dengan pergantian ini, dihasilkan superstruktur helical dengan tenaga pemilinan yang sangat tinggi dimana  dapat diatur guna mamntulkan warna dari sepanjang keseluruhan spektrum yang terlihat. Pada sistem Li hanya pada konsentrasi rendah saja dari pergantian pilinan yang dibutuhkan dan proses pergantiannya dapat diubah.</p><p>&#8216;Melalui teknologi ini, sirkuit kontrol elektris atau pola komplek elektroda dapat dipindah dari alat kristal cair konvensional,&#8217; tandas Li.</p><p>Mogens Nielsen, seorang ahli pada properti optikal dari system organis, pada University of Copenhagen, Denmark, berkomentar, &#8216;penggunaan dari photoswitch molekular pilinan menjadi pemilinan yang pengaruhnya dapat diubah hingga kristal cair sebenarnya sangatlah elegan dan menerapkan suatu photoswitches pilinan yang digerakkan oleh sinar  bagi bahan lanjutan yang baru sangatlah membangkitkan minat.&#8217;</p><p>Tim Li  bertujuan untuk mengembangkan alat kristal cair selanjutnya guna membuatnya mampu dalam mengoperasikan melalui spektrum infra merah yang dekat dan terlihat.</p><p><em>Carl Saxton</em></p><p>Para ilmuwan dari Amerika Serikat telah mengembangkan tombol molecular yang dijalankan dengan sinar dimana mampu dengan cepat dan membalik pengaturan warna melewati keseluruhan spektrum sinar yang terlihat. Hal ini dapat digunakan pada laser kristal cair ldan secara optis dikontrol tampilannya.</p><p>Kebanyakan tombol molecular dijalankan oleh medan listrik, panas, atau kimiawi serta reaksi elektrokimiawi. Proses yang dijalankan dengan sinar pada alam, seperti photosynthesis, telah menginspirasi para ilmuwan guna mengembangkan tombol atau motor molecular yang dikontrol oleh sinar yang memberikan keuntungan seperti halnya  wkatu respon yang lebih cepat dan remote control dengan jangkauan lebih luas pada lingkungan sekitar.</p><p>Penyuntikan molekul pilinan pada kristal cair mempengaruhi struktur helical. Dengan ditemani oleh azobenzenes kedalam beberapa molekul tersebut memungkinkan helices menjadi lebih terpilin saat molekul isomerise antara isomer <em>cis</em> dan <em>trans</em> dibawah radiasi  UV. Pemilinan ini mengubah warna dari bahan tersebut dengan merefleksikan panjang gelombang sinar yang berbeda. Pada laporan sebelumnya, proses ini tidak dapat diubah dan membutuhkan waktu relaksasi panas yang lama serta konsentrasi tinggi dari molekul dopant, yang mengubah properti yang diinginkan dari lingkungan kristal cair.</p><p>Pilinan ini mengubah sinar pantul melewati keseluruhan daerah yang terlihat</p><p>Sekarang ini, Quan Li dan para koleganya pada Kent State University, Amerika Serikat telah menyiapkan pilinan molekul azobenzene yang baru berisi dua azo yang berhubungan. Hal ini memungkinkan pergantian antara tiga isomer (<em>cis</em>-<em>cis</em>, <em>cis</em>-<em>trans</em>, <em>trans</em>-<em>trans</em>) saat disinari. Saat Li menyuntikkan kristal cair dengan pergantian ini, dihasilkan superstruktur helical dengan tenaga pemilinan yang sangat tinggi dimana  dapat diatur guna mamntulkan warna dari sepanjang keseluruhan spektrum yang terlihat. Pada sistem Li hanya pada konsentrasi rendah saja dari pergantian pilinan yang dibutuhkan dan proses pergantiannya dapat diubah.</p><p>&#8216;Melalui teknologi ini, sirkuit kontrol elektris atau pola komplek elektroda dapat dipindah dari alat kristal cair konvensional,&#8217; tandas Li.</p><p>Mogens Nielsen, seorang ahli pada properti optikal dari system organis, pada University of Copenhagen, Denmark, berkomentar, &#8216;penggunaan dari photoswitch molekular pilinan menjadi pemilinan yang pengaruhnya dapat diubah hingga kristal cair sebenarnya sangatlah elegan dan menerapkan suatu photoswitches pilinan yang digerakkan oleh sinar  bagi bahan lanjutan yang baru sangatlah membangkitkan minat.&#8217;</p><p>Tim Li  bertujuan untuk mengembangkan alat kristal cair selanjutnya guna membuatnya mampu dalam mengoperasikan melalui spektrum infra merah yang dekat dan terlihat.</p><p><em>Carl Saxton</em></p><p><strong> </strong></p> 
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ViXTVPcullAvaeIHEsMjUAzxCBo/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ViXTVPcullAvaeIHEsMjUAzxCBo/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ViXTVPcullAvaeIHEsMjUAzxCBo/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ViXTVPcullAvaeIHEsMjUAzxCBo/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=hE6ZZB4qUZI:t62UhaP2nn8:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=hE6ZZB4qUZI:t62UhaP2nn8:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=hE6ZZB4qUZI:t62UhaP2nn8:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=hE6ZZB4qUZI:t62UhaP2nn8:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=hE6ZZB4qUZI:t62UhaP2nn8:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=hE6ZZB4qUZI:t62UhaP2nn8:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/hE6ZZB4qUZI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tombol-pengontrol-dengan-sinar-penuh-warna/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/tombol-pengontrol-dengan-sinar-penuh-warna/</feedburner:origLink></item> <item><title>Entalpi dan Perubahan Entalpi (ΔH)</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/s0Nl5BJHI2M/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/#comments</comments> <pubDate>Tue, 17 Jan 2012 02:00:50 +0000</pubDate> <dc:creator>Budi Utami</dc:creator> <category><![CDATA[Kelas 2]]></category> <category><![CDATA[Diagram Entalpi]]></category> <category><![CDATA[entalpi]]></category> <category><![CDATA[Hukum Kekekalan Energi]]></category> <category><![CDATA[Perubahan Entalpi]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=16729</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="Entalpi dan Perubahan Entalpi (ΔH)"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/01/image.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Entalpi dan Perubahan Entalpi (ΔH)" /></a></p><p>Entalpi (H) adalah jumlah energi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Entalpi (H) dirumuskan sebagai jumlah energi yang terkandung dalam sistem (E) dan kerja (W). H = E + W dengan: W = P × V E = energi (joule) W = kerja sistem (joule) V = volume (liter) P = tekanan (atm) Hukum kekekalan [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p>Entalpi (H) adalah jumlah energi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Entalpi (H) dirumuskan sebagai jumlah energi yang terkandung dalam sistem (E) dan kerja (W).<br /> H = E + W<br /> dengan:<br /> W = P × V<br /> E = energi (joule)<br /> W = kerja sistem (joule)<br /> V = volume (liter)<br /> P = tekanan (atm)<br /> Hukum kekekalan energi menjelaskan bahwa energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi hanya dapat diubah dari bentuk energi yang  satu menjadi bentuk energi yang lain. Nilai energi suatu materi tidak dapat diukur, yang dapat diukur hanyalah perubahan energi (ΔE). Demikian juga halnya dengan entalpi, entalpi tidak dapat diukur, kita hanya dapat mengukur perubahan entalpi (ΔH).<br /> ΔH = H<sub>p</sub> – H<sub>r</sub><br /> dengan:<br /> ΔH = perubahan entalpi<br /> H<sub>p</sub> = entalpi produk<br /> H<sub>r</sub> = entalpi reaktan atau pereaksi<br /> a. Bila H produk &gt; H reaktan, maka ΔH bertanda positif, berarti terjadi penyerapan kalor dari lingkungan ke sistem.<br /> b. Bila H reaktan &gt; H produk, maka ΔH bertanda negatif, berarti terjadi pelepasan kalor dari sistem ke lingkungan.</p><p><img class="alignnone size-full wp-image-16731" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/01/image.jpg" alt="" width="384" height="184" /></p><p>Secara matematis, perubahan entalpi (ΔH) dapat diturunkan sebagai berikut.<br /> H = E + W (1)<br /> Pada tekanan tetap:<br /> ΔH = ΔE + PΔV (2)<br /> ΔE = q + W (3)<br /> W<sub>sistem</sub> = –PV (4)<br /> Substitusi persamaan (3) dan (4) dalam persamaan (2):<br /> H = (q + W) + PΔV<br /> H = (q – PΔV) + PΔV<br /> H = q<br /> Jadi, pada tekanan tetap, perubahan entalpi (ΔH) sama dengan kalor (q) yang diserap atau dilepas (James E. Brady, 1990).<br /> Macam-macam reaksi kimia berdasarkan kalor yang dibebaskan/kalor yang diserap (Martin S. Silberberg, 2000):<br /> a. Reaksi kimia yang membutuhkan atau menyerap kalor disebut reaksi endoterm.<br /> Contoh:<br /> Reaksi pemutusan ikatan pada molekul unsur H<sub>2</sub> adalah:<br /> H<sub>2</sub> → 2 H ΔH = +a kJ<br /> Reaksi endoterm dengan ΔH bertanda positif (+).<br /> b. Reaksi kimia yang membebaskan kalor disebut reaksi eksoterm.<br /> Contoh:<br /> Reaksi pembentukan ikatan pada molekul unsur H<sub>2</sub> adalah:<br /> 2H → H<sub>2</sub> ΔH = –a kJ<br /> Reaksi eksoterm dengan ΔH bertanda (–).<br /> Diagram entalpi (diagram tingkat energi)</p><p><img class="alignnone size-full wp-image-16732" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/01/image1.jpg" alt="" width="414" height="213" /></p><h4>Kata Pencarian Artikel ini:</h4><a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="menentukan berbagai besaran dalam hukum newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari">menentukan berbagai besaran dalam hukum newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="gambar reaksi eksoterm dan endoterm">gambar reaksi eksoterm dan endoterm</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="hukum newton 1 2 DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI">hukum newton 1 2 DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="kecepatan reaksi kimia analisa">kecepatan reaksi kimia analisa</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="entalphy dan perubahan entalphy">entalphy dan perubahan entalphy</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="entalphy">entalphy</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="ruang lingkup penelitian perubahan entalpi">ruang lingkup penelitian perubahan entalpi</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="hukum newton 1">hukum newton 1</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="gambar sistem lingkungan reaksi eksoterm dan endoterm pada termokimia">gambar sistem lingkungan reaksi eksoterm dan endoterm pada termokimia</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/" title="sistem dan lingkungan entalpi">sistem dan lingkungan entalpi</a>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pKAXFnPoiIs9rsOAklCeShU_Drc/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pKAXFnPoiIs9rsOAklCeShU_Drc/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pKAXFnPoiIs9rsOAklCeShU_Drc/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/pKAXFnPoiIs9rsOAklCeShU_Drc/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=s0Nl5BJHI2M:B_bE0m_eYJ4:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=s0Nl5BJHI2M:B_bE0m_eYJ4:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=s0Nl5BJHI2M:B_bE0m_eYJ4:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=s0Nl5BJHI2M:B_bE0m_eYJ4:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=s0Nl5BJHI2M:B_bE0m_eYJ4:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=s0Nl5BJHI2M:B_bE0m_eYJ4:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/s0Nl5BJHI2M" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_sma1/kelas-2/entalpi-dan-perubahan-entalpi-%ce%b4h/</feedburner:origLink></item> <item><title>Vitamin E Membantu Lensa Mengantarkan Obat</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/6rkHcDsHREA/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/vitamin-e-membantu-lensa-mengantarkan-obat/#comments</comments> <pubDate>Tue, 10 Jan 2012 06:23:03 +0000</pubDate> <dc:creator>Awan Ukaya</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[dramatis]]></category> <category><![CDATA[lensa kotak]]></category> <category><![CDATA[polimeris]]></category> <category><![CDATA[vitamin B2]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=14181</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/vitamin-e-membantu-lensa-mengantarkan-obat/" title="Vitamin E Membantu Lensa Mengantarkan Obat"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Vitamin-E-Membantu-Lensa-Mengantarkan-Obat.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Vitamin E Membantu Lensa Mengantarkan Obat" /></a></p><p>Suatu lensa kontak yang berisi vitamin E. Pengisian lensa kontak dengan vitamin E dapat mengubah cakram polimeris kedalam alat pengiriman obat. Lensa tersebut, yang dikembangkan oleh insinyur kimia pada University of Florida, secara dramatis memperbesar jumlah waktu bagi mata untuk terekspos pada pengobatan ophthalmic—dari tetes mata yang memakan waktu beberapa menit, pada akhir – akhir [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Vitamin-E-Membantu-Lensa-Mengantarkan-Obat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-14182" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Vitamin-E-Membantu-Lensa-Mengantarkan-Obat.jpg" alt="" width="100" height="136" /></a>Suatu lensa kontak yang berisi vitamin E.</p><p>Pengisian lensa kontak dengan vitamin E dapat mengubah cakram polimeris kedalam alat pengiriman obat. Lensa tersebut, yang dikembangkan oleh insinyur kimia pada University of Florida, secara dramatis memperbesar jumlah waktu bagi mata untuk terekspos pada pengobatan ophthalmic—dari tetes mata yang memakan waktu beberapa menit, pada akhir – akhir ini dalam penggunaannya, hingga memakan waktu sebulan dengan teknologi baru ini – yang kemudian meningkatkan keampuhan obat tersebut.</p><p>Pekerjaan ini dipresentasikan pada hari Rabu siang pada pertemuan nasional ACS si San Francisco selama sesi dari Division of Polymer Chemistry.</p><p><a href="http://www.che.ufl.edu/faculty/chauhan/index.html">Anuj Chauhan</a>, Cheng-Chun Peng, dan Jinah Kim menciptakan suatu lensa dengan  memasukan lensa kontak komersil pada larutan vitamin E lalu menambahkan suatu obat, seperti perawatan timolol pada glaukoma atau antifungal persenyawaan fluconazole. Vitamin hidrophobis menciptakan hambatan – nano didalam lensa tersebut yang membuat suatu jalur zig – zag bagi pengobatan hidrophilis. Dibandingkan dengan lensa biasa, vitamin yang diberikan pada lensa kontak memperluas pelepasan obat dengan suatu faktor sekitar 100.</p><p>Penambahan vitamin E pada lensa memperbesar ukurannya lebih sedikit dan sedikit mengurangi permeabilitas oksigennya, namun tidak juga hal ini cukup signifikan guna membuat lensa tersebut tidak nyaman, kata Chauhan pada C&amp;EN. Pada sisi plus &#8211; nya, vitamin merintangi sinar ultraviolet yang berbahaya, menyediakan perlindungan tambahan bagi mata. Para peneliti berharap mendapatkan beberapa lensa untuk percobaan bagi manusia dalam beberapa tahun mendatang.</p><h4>Kata Pencarian Artikel ini:</h4><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/vitamin-e-membantu-lensa-mengantarkan-obat/" title="artikel fisika tentang lensa">artikel fisika tentang lensa</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/vitamin-e-membantu-lensa-mengantarkan-obat/" title="obat vitamin e">obat vitamin e</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/vitamin-e-membantu-lensa-mengantarkan-obat/" title="vitamin e pada obat">vitamin e pada obat</a>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mLK5Fy6SC3NRB8Jd7QtLjfnwPz4/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mLK5Fy6SC3NRB8Jd7QtLjfnwPz4/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mLK5Fy6SC3NRB8Jd7QtLjfnwPz4/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/mLK5Fy6SC3NRB8Jd7QtLjfnwPz4/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=6rkHcDsHREA:dc_xzSOgS1Q:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=6rkHcDsHREA:dc_xzSOgS1Q:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=6rkHcDsHREA:dc_xzSOgS1Q:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=6rkHcDsHREA:dc_xzSOgS1Q:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=6rkHcDsHREA:dc_xzSOgS1Q:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=6rkHcDsHREA:dc_xzSOgS1Q:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/6rkHcDsHREA" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/vitamin-e-membantu-lensa-mengantarkan-obat/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/vitamin-e-membantu-lensa-mengantarkan-obat/</feedburner:origLink></item> <item><title>Variasi beberapa gen mengubah metabolisme arsenik</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/SOILXX-ZNuU/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik/#comments</comments> <pubDate>Sun, 08 Jan 2012 08:35:38 +0000</pubDate> <dc:creator>Awan Ukaya</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[genetic]]></category> <category><![CDATA[organis]]></category> <category><![CDATA[populasi]]></category> <category><![CDATA[variasi]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=14191</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik/" title="Variasi beberapa gen mengubah metabolisme arsenik"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik-150x150.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Variasi beberapa gen mengubah metabolisme arsenik" /></a></p><p>Para ilmuwan dari Taiwan telah mengidentifikasikan suatu variasi genetic yang mamapu membuat beberapa populasi lebih tahan terhadap keracunan arsenik. Masukannya arsenic organis dari makanan laut merupakan salah satu jalur eksposur arsenic utama kedalam tubuh manusia, namun metabolismenya didalam tubuh tidak sepenuhnya dipahami. Meskipun tidak beracun seperti arsenic anorganis, benda yang dibuat didalam tubuh ini dapat [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14192" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Para ilmuwan dari Taiwan telah mengidentifikasikan suatu variasi genetic yang mamapu membuat beberapa populasi lebih tahan terhadap keracunan arsenik.</p><p>Masukannya arsenic organis dari makanan laut merupakan salah satu jalur eksposur arsenic utama kedalam tubuh manusia, namun metabolismenya didalam tubuh tidak sepenuhnya dipahami. Meskipun tidak beracun seperti arsenic anorganis, benda yang dibuat didalam tubuh ini dapat menyebabkan masalah kesehatan. Orang – orang yang tinggal pada daratan Asia atau daerah pesisir, seperti Jepang dan Taiwan, dikenal baik memiliki latar belakang arsenic yang relatif tinggi pada urin mereka, yang biasanya menunjukkan makanan laut yang dikonsumsi dengan tingkat tinggi pada area tersebut. Namun para imigran Asia di Amerika Serikat menunjukkan meningkatnya metabolitas  tingkat urinitas arsenic meskipun setelah bertempat tinggal di New York selama beberapa tahun, jelas Yaw-Huei Hwang pada National Taiwan University di Tapei. Hal ini telah menunjukkan suatu hubungan genetic yang harus diteliti.</p><p>Beberapa gen dapat hidup pada bentuk berbeda (atau polymorph), yang dapat mempengaruhi bagaimana spesies berbeda yang berhubungan dengan makanan seperti arsenic organic, dimetabolisasikan didalam tubuh. Tim Hwang memberikan contoh urin dari 50 orang setelah memakan kerang dan mengidentifikasikan bentuk tiga gen, dikenal sebagai <em>As3MT</em>, <em>PNP</em> dan <em>GSTO1</em>, yang dikenal mempengaruhi metabolisme dari arsenic anorganis pada masing – masing orang. Pada orang – orang yang tingkat urinitas arsenic yang tinggi, gen <em>As3MT</em> terdapat pada salah satu polymorph tertentu, yang mana juga bentuk paling umum pada orang – orang dari Korea dan Japan, jelas Hwang.</p><p>Masukannya arsenic organis dari makanan laut merupakan salah satu jalur eksposur arsenis utama kedalam tubuh manusia</p><p>Polymorph <em>As3MT</em> mungkin saja tidak efisien pada proses metabolisme arsenic organis, kata Hwang, yang mana dapat menjelaskan beberapa variasi etnis pada latar belakang metabolites urinitas arsenic. &#8216;Metabolisme dari spesies bahan makanan yang mengandung arsenic pada beberapa orang dengan polymorphism genetic berbeda merupakan perhatian yang besar,&#8217; tambahnya.</p><p>Walt Klimecki, yang meneliti bagaimana perbedaan genetic mempengaruhi metabolisme arsenic pada University of Arizona mengatakan &#8216;temuan studi eksploratory mengenai genetic yang diakitkan antara varian pada <em>As3MT </em> dengan biotransformasi arsenic makanan laut, umumnya dipahami eksposure arsenic yang kurang berbahaya, sangatlah provokatif dengan memberikan spectrum substrat yang dikenal dengan <em>As3MT.</em> sebagian besar beberapa studi bentuk ini dengan diet yang diatur akan diperlukan guna mempercepat kemampuan kita dalam membedakan eksposur arsenic yang berbahaya dengan yang kurang berbahaya.&#8217;</p><p>Hwang saat ini merencanakan pengkarakteristikan lebih lanjut hubungan antara metabolisme arsenic organis dan anorganis dengan pemonitoran eksposur dan menyelidiki potensi bagi efek kesehatannya.</p><p><em>Jennifer Newton</em></p><h4>Kata Pencarian Artikel ini:</h4><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik/" title="fungsi urinitas">fungsi urinitas</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik/" title="gen kerang">gen kerang</a>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UwsNkIhXXFpb9mb9FNztj0uvEfw/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UwsNkIhXXFpb9mb9FNztj0uvEfw/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UwsNkIhXXFpb9mb9FNztj0uvEfw/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/UwsNkIhXXFpb9mb9FNztj0uvEfw/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=SOILXX-ZNuU:MyCdlGeYqCA:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=SOILXX-ZNuU:MyCdlGeYqCA:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=SOILXX-ZNuU:MyCdlGeYqCA:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=SOILXX-ZNuU:MyCdlGeYqCA:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=SOILXX-ZNuU:MyCdlGeYqCA:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=SOILXX-ZNuU:MyCdlGeYqCA:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/SOILXX-ZNuU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/variasi-beberapa-gen-mengubah-metabolisme-arsenik/</feedburner:origLink></item> <item><title>Bakterial Gula Dapat Melawan Karatan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/tG1KGb4YRpI/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/bakterial-gula-dapat-melawan-karatan/#comments</comments> <pubDate>Sun, 08 Jan 2012 06:09:11 +0000</pubDate> <dc:creator>Awan Ukaya</dc:creator> <category><![CDATA[Berita]]></category> <category><![CDATA[goresan]]></category> <category><![CDATA[mikroskopis]]></category> <category><![CDATA[parsial]]></category> <category><![CDATA[plat baja]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=14171</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/bakterial-gula-dapat-melawan-karatan/" title="Bakterial Gula Dapat Melawan Karatan"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Bakterial-Gula-Dapat-Melawan-Karatan-150x150.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Bakterial Gula Dapat Melawan Karatan" /></a></p><p>HAMPIR SELESAI Atomis yang menekan mikroskopis menunjukkan bahwa suatu goresan pada polysaccharida yang melapisi plat baja (kiri) secara parsial kembali seperti sedia kala setelah dibasahi dengan air selama  30 detik dan kemudian dikeringkan (kanan). Bottom of Form Bakteri yang tumbuh pada metal mengekspos uap embun yang seringkali mensekresikan protein dan karbohidrat yang mengakselerasi korosi, namun [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Bakterial-Gula-Dapat-Melawan-Karatan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14172" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2010/05/Bakterial-Gula-Dapat-Melawan-Karatan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>HAMPIR SELESAI Atomis yang menekan mikroskopis menunjukkan bahwa suatu goresan pada polysaccharida yang melapisi plat baja (kiri) secara parsial kembali seperti sedia kala setelah dibasahi dengan air selama  30 detik dan kemudian dikeringkan (kanan).</p><p>Bottom of Form</p><p>Bakteri yang tumbuh pada metal mengekspos uap embun yang seringkali mensekresikan protein dan karbohidrat yang mengakselerasi korosi, namun beberapa bakteri memancarkan persenyawan yang memperlambat korosi. Peneliti ahli kimia yaitu <a href="http://www.ars.usda.gov/pandp/people/people.htm?personid=10628">Victoria L. Finkenstadt</a> dan para koleganya pada <a href="http://www.ars.usda.gov/Main/docs.htm?docid=3153">USDA&#8217;s National Center for Agricultural Utilization Research</a>, di Peoria, Ill., sekarang ini telah mengidentifikasikan tiga regangan yang menghasilkan persenyawaan yang bermanfaat tersebut dan juga menentukan  struktur persenyawaan.</p><p>Para peneliti menunjukkan bahwa tiga regangan <em>Leuconostoc mesenteroides</em> menghasilkan antikorosi polysaccharida yang dapat dikumpulkan dari, katanya, suatu bioreaktor, dan lalu diedarkan di air dan disemprotkan pada baja. Tipe pelapisan ini dapat diaplikasikan pada cat untuk mencegah perlengkapan metal dari perkaratan. Ataupun ini dapat digunakan sebagai suatu pengganti bagi mantel lilin setengah inci yang akhir-akhir ini digunakan untuk melindungi batangan baja selama transit, Finkenstadt mengatakan pada C&amp;EN. Lilin tersebut haruslah dipindahkan sebelum batangan tersebut digunakan dan harus diperlakukan sebagai limbah racun karena mengandung metal berat, katanya. Pelapisan polysaccharida yang berketebalan 50- hingga 500-nm, pada satu sisi, dapat tetap berada pada metal atau digiling dengan suatu enzim guna menciptakan air gula yang tidak berbahaya.</p><p>Pelapisan ini merupakan penyembuhan dengan sendirinya, sehingga suatu goresan dapat memperbaiki dengan sendirinya sekitar 15 detik dengn bantuan pancaran air. Polysaccharida bahkan dapat melindungi daerah didekat metal yang tidak terlapisi, jadi bahkan jika suatu goresan dapat seperti sedia kala sepenuhnya, metal yang terekspos mungkin saja masih aman. Para peneliti melanjutkan untuk menilai tingkat ketahanan  bahan ini dan menentukan apakah polysaccharida dapat menghentikan korosi yang sedang terjadi.</p><p>USDA mematenkan pekerjaan ini sehingga dapat mengesahkan teknologi ini bagi beberapa perusahaan yang tertarik untuk mengkomersialisasikannya.</p><h4>Kata Pencarian Artikel ini:</h4><a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/bakterial-gula-dapat-melawan-karatan/" title="bakterial gula mencegah karatan">bakterial gula mencegah karatan</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/bakterial-gula-dapat-melawan-karatan/" title="polysaccharida">polysaccharida</a>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J77JoT3DgvXAmAN04RR30KsQ9CY/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J77JoT3DgvXAmAN04RR30KsQ9CY/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J77JoT3DgvXAmAN04RR30KsQ9CY/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/J77JoT3DgvXAmAN04RR30KsQ9CY/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=tG1KGb4YRpI:ixgz_eYGopE:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=tG1KGb4YRpI:ixgz_eYGopE:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=tG1KGb4YRpI:ixgz_eYGopE:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=tG1KGb4YRpI:ixgz_eYGopE:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=tG1KGb4YRpI:ixgz_eYGopE:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=tG1KGb4YRpI:ixgz_eYGopE:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/tG1KGb4YRpI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/bakterial-gula-dapat-melawan-karatan/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>0</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/bakterial-gula-dapat-melawan-karatan/</feedburner:origLink></item> <item><title>Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/chem-is-try/~3/f280iRrv6q0/</link> <comments>http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/#comments</comments> <pubDate>Sat, 07 Jan 2012 11:46:22 +0000</pubDate> <dc:creator>Irnazia Suryaningrum</dc:creator> <category><![CDATA[Tanya Pakar]]></category> <category><![CDATA[gelembung sabun]]></category><guid isPermaLink="false">http://www.chem-is-try.org/?p=16724</guid> <description><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?"><img src=http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/01/gelembung-sabun.jpg alt="image" class="attachment-thumbnail" title="Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?" /></a></p><p>Coba kita pikir begini, Tidak akan terkejutkah Anda bila bentuk gelembung itu persegi? Itu karena semua pengalaman kita sejak bayi mengatakan bahwa hukum alam lebih menyukai bentuk-bentuk yang mulus. Memang tidak banyak benda alami yang memiliki ujung tajam atau membentuk sudut ganjil. Pengecualian yang penting dalam hal ini adalah kristal-kristal mineral tertentu, yang cantik justru [...]</p>]]></description> <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/01/gelembung-sabun.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-16725" title="gelembung-sabun" src="http://www.chem-is-try.org/wp-content/uploads/2012/01/gelembung-sabun.jpg" alt="" width="200" height="150" /></a>Coba kita pikir begini, Tidak akan terkejutkah Anda bila bentuk gelembung itu persegi? Itu karena semua pengalaman kita sejak bayi mengatakan bahwa hukum alam lebih menyukai bentuk-bentuk yang mulus. Memang tidak banyak benda alami yang memiliki ujung tajam atau membentuk sudut ganjil. Pengecualian yang penting dalam hal ini adalah kristal-kristal mineral tertentu, yang cantik justru karena memiliki bentuk-bentuk geometris serba tajam. Itu mungkin sebabnya mengapa sebagian orang percaya bahwa kristal-kristal dan piramida memiliki supranatural.</p><p>Akan tetapi itu metafisika, bukan sains. Gelembung-gelembung bundar–berbentuk bola–karena ada suatu gaya tarik menarik yang disebut tegangan permukaan yang menarik molekul-molekul air sekuat mungkin antara sejumlah partikel adalah ketika mereka membentuk sebuah bola. Di antara semua bentuk yang mungkin, kubus, piramida, bongkahan tak beraturan–bola memiliki luas sebelah luar paling kecil.</p><p>Segera setelah Anda melepaskan sebuah gelembung dari pipa tiup atau dari salah satu peralatan lebih modern, tegangan permukaan membuat lapisan tipis air sabun mencari luas permukaan yang sekecil mungkin. Maka terjadilah sebuah bola. Andaikata Anda tidak dengan sengaja memerangkapkan udara didalamnya, air sabun akan terus menyusut membentuk sebuah titik bola padat, seperti yang terjadi pada air hujan.</p><p>Akan tetapi udara di dalam mendorong ke arah luar, menahan selaput air. Semua gas memberikan tekanan pada wadah penyimpanan mereka karena mereka terdiri atas molekul-molekul terbang bebas yang terus membentur apa pun yang menghalangi. Dalam sebuah gelembung, gaya-gaya tegangan permukaan ke arah dalam pada selaput air diseimbangkan dengan tepat oleh gaya mendorong keluar oleh udara dari dalam. Jika ada perbedaan sedikit saja, gelembung entah akan mengeceil atau mengembang sampai keduanya sama besar.</p><p>Cobalah meniupkan udara lebih banyak untuk membuat gelembung lebih besar. Itu sama dengan menambahkan tekanan udara di sebelah dalam. Yang dapat diperbuat oleh selaput air untuk mengimbangi kenaikan tekanan ke luar adalah memperluas permukaannya. Ini dapat menyebabkan bertambah besarnya gaya-gaya tegangan permukaan ke arah dalam. Maka gelembung itu secara serentak memperbesar ukurannya. Namun dalam proses tersebut selaput air semakin tipis, pasalnya persediaan air memang terbatas. Apabila Anda terus menambahkan udara ke dalamnya, akhirnya selaput tadi tidak memiliki cadangan air lagi untuk memperluas permukaan. Akibat buruknya mulai ditebak. Gelembung-pun meletus.</p><p>Hal yang tepat sama juga terjadi pada permen karet, kecuali bahwa ahli-ahli tegangan permukaan ke arah dalam, gaya yang cenderung memperkecil gelembung atau balon berasal dari elastisitas karet dalam permen Anda. Elastisitas, seperti tegangan permukaan, seolah-olah berkata: “Kalau boleh, aku ingin menjadi bola yang sekecil mungkin”.</p><h4>Kata Pencarian Artikel ini:</h4><a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="mengapa gelembung itu bulat">mengapa gelembung itu bulat</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="tegangan permukaan pada suatu selaput">tegangan permukaan pada suatu selaput</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="mengapa gelembung sabun berbentuk bulat">mengapa gelembung sabun berbentuk bulat</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="mengapa gelembung sabun atau air berbentuk bulat">mengapa gelembung sabun atau air berbentuk bulat</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?">Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="tegengan permukaan">tegengan permukaan</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="air sabun dan permukaan tegangan">air sabun dan permukaan tegangan</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="tegangan permukaan pada air sabun">tegangan permukaan pada air sabun</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="mengapa gelembung sabun bebentuk bulat">mengapa gelembung sabun bebentuk bulat</a>, <a href="http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/" title="tegangn permukaan pada suatu selaput">tegangn permukaan pada suatu selaput</a>
<p><a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dxpCRaNXkI0F5cgPtPeZ_s2eMOI/0/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dxpCRaNXkI0F5cgPtPeZ_s2eMOI/0/di" border="0" ismap="true"></img></a><br/>
<a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dxpCRaNXkI0F5cgPtPeZ_s2eMOI/1/da"><img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/dxpCRaNXkI0F5cgPtPeZ_s2eMOI/1/di" border="0" ismap="true"></img></a></p><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=f280iRrv6q0:kw2FIHNOtmE:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=f280iRrv6q0:kw2FIHNOtmE:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=f280iRrv6q0:kw2FIHNOtmE:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=f280iRrv6q0:kw2FIHNOtmE:qj6IDK7rITs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?d=qj6IDK7rITs" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?a=f280iRrv6q0:kw2FIHNOtmE:F7zBnMyn0Lo"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/chem-is-try?i=f280iRrv6q0:kw2FIHNOtmE:F7zBnMyn0Lo" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/chem-is-try/~4/f280iRrv6q0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>1</slash:comments> <feedburner:origLink>http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa-gelembung-sabun-berbentuk-bulat/</feedburner:origLink></item> </channel> </rss><!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced)
Database Caching using disk
Object Caching 1502/1695 objects using disk

Served from: www.chem-is-try.org @ 2012-02-11 08:24:55 -->

