<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478</id><updated>2024-09-12T07:06:00.325+07:00</updated><title type='text'>Muhammad Faiz yusuf</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-5654784109905963977</id><published>2009-05-08T14:13:00.002+07:00</published><updated>2009-05-08T14:32:42.738+07:00</updated><title type='text'>Diare</title><content type='html'>Sekarang Aku lagi bongkar bongkar Foto faiz waktu masih umur 7 bulan jadi ingat waktu pertama kali faiz mengalami diare , wah waktu itu kami sebagai orang tua kalut banget sampai bingung mau ngapain telp sana telp sini tanya orang tua tetangga tanya dimilist sehat tanya dokter baca artikel wah kalut deh pokoknya ini pengalaman pertama kali sebagai orang tua yang liat anak diare. sudah pasti rasa takut terjadi pada anak melebihi sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah keadaan sekarang ohh   sangat mengenaskan buat para orang tua karena segala macam penyakit itu bermetabolisme menjadi suatu penyakit yang membahayakan , contoh flu , jadi bingung flu itu semestinya bisa di sembuhkan dengan sendirinya tapi sekarang yang terjadi flu itu tidak bisa dianggap remeh , ada flu brung , ada flu babi , ada flu caddy , he he he canda ..&lt;br /&gt;sama WHO menghimbau tentang Flu ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi yang jelas kita harus hidup sehat, bersih,  sehat itu tidak mahal hanya butuh kemauan dan merubah pola gaya hidup &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh yah ada satu artikel dari dokter Farian Sakinah (Ian) dan Arifianto (Apin)/NIH yang dulu menjadi salah satu panduan kami untuk menangani faiz waktu kena diare, &lt;br /&gt;ini sangat membantu , insya allah juga bisa membantu para orang tua yang mengalami keadaan yang kami telah alami &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA ITU DIARE &lt;br /&gt;Diare atau gastroenteritis (GE) adalah suatu infeksi usus yang menyebabkan keadaan feses bayi encer dan/atau berair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali perhari, dan kadang disertai muntah. Muntah dapat berlangsung singkat, namun diare bisa berlanjut sampai sepuluh hari.Pada banyak kasus, pengobatan tidak diperlukan. Bayi usia sampai enam bulan dengan diare dapat terlihat sangat sakit, akibat terlalu banyak cairan yang dikeluarkannya. &lt;br /&gt;JENIS DIARE &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penatalaksanaan diare bergantung pada jenis klinis penyakitnya, yang dengan mudah ditentukan saat anak pertama kali sakit. Pemeriksaan laboratorium tidak diperlukan. Empat jenis klinis diare antara lain: &lt;br /&gt;• Diare akut bercampur air (termasuk kolera) yang berlangsung selama beberapa jam/hari: bahaya utamanya adalah dehidrasi, juga penurunan berat badan jika tidak diberikan makan/minum &lt;br /&gt;• Diare akut bercampur darah (disentri): bahaya utama adalah kerusakan usus halus (intestinum), sepsis (infeksi bakteri dalam darah) dan malnutrisi (kurang gizi), dan komplikasi lain termasuk dehidrasi. &lt;br /&gt;• Diare persisten (berlangsung selama 14 hari atau lebih lama): bahaya utama adalah malnutrisi (kurang gizi) dan infeksi serius di luar usus halus, dehidrasi juga bisa terjadi. &lt;br /&gt;• Diare dengan malnutrisi berat (marasmus atau kwashiorkor): bahaya utama adalah infeksi sistemik (menyeluruh) berat, dehidrasi, gagal jantung, serta defisiensi (kekurangan) vitamin dan mineral. &lt;br /&gt;MENGAPA DIARE BERBAHAYA? &lt;br /&gt;Diare menyebabkan kehilangan garam (natrium) dan air secara cepat, yang sangat penting untuk hidup. Jika air dan garam tidak digantikan cepat, tubuh akan mengalami dehidrasi. Kematian terjadi jika kehilangan sampai 10% cairan tubuh. Diare berat dapat menyebabkan kematian. &lt;br /&gt;PENATALAKSANAAN &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anak dengan diare ringan dapat dirawat di rumah. Penatalaksanaan yang utama adalah menjaga agar asupan cairannya tercukupi, yaitu dengan memastikan anak tetap minum. Cairan ini dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang hilang lewat muntah ataupun diare. Cairan sangat penting untuk diberikan, bahkan bila diare bertambah buruk. &lt;br /&gt;Jangan berikan obat yang dapat mengurangi muntah atau diare. Obat-obatan itu tidak berguna dan berbahaya. &lt;br /&gt;Berikan sedikit cairan namun sering. Berikan cairan semulut penuh setiap 15 menit sekali, hal ini baik diberikan untuk anak anda yang sering muntah.   &lt;br /&gt;HAL PENTING YANG HARUS DIINGAT &lt;br /&gt;• Bayi dan anak kecil mudah mengalami dehidrasi, oleh karena itu mereka butuh cairan yang diberikan sedikit namun sering. &lt;br /&gt;• Bayi berusia di bawah enam bulan dengan diare perlu diperiksa oleh dokter setelah 6-12 jam penanganan diare. &lt;br /&gt;• Beri minum setiap kali bayi muntah. Tetap berikan ASI untuk bayi yang masih menyusui. Bagi bayi yang minum susu formula, susu tetap diberikan sampai lebih dari 12-24 jam. &lt;br /&gt;• Berikan anak yang lebih besar satu cangkir (150-200 ml) cairan untuk setiap muntah banyak atau diare. &lt;br /&gt;• Teruskan pemberian makanan jika anak anda masih mau makan. Jangan sampai anak tidak mendapat asupan makanan sama sekali dalam 24 jam. &lt;br /&gt;• Bayi atau anak anda sangat infeksius, jadi cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air hangat, khususnya sebelum memberi makan dan sesudah mengganti popok atau celana. &lt;br /&gt;• Pisahkan anak atau bayi yang terkena diare dari anak atau bayi lain sebisa mungkin, sampai diare berhenti.               &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TANDA-TANDA DEHIDRASI &lt;br /&gt;Derajat dehidrasi dinilai dari tanda dan gejala yang menggambarkan kehilangan cairan tubuh. &lt;br /&gt;Pada tahap awal, yang ada hanya mulut kering dan rasa haus. Seiring meningkatnya dehidrasi, muncul tanda-tanda seperti: meningkatnya rasa haus, gelisah, elastisitas (turgor) kulit berkurang, membran mukosa kering, mata tampak cekung, ubun-ubun mencekung (pada bayi), dan tidak adanya air mata sekalipun menangis keras. &lt;br /&gt;Dehidrasi minimal atau tanpa dehidrasi (kehilangan &lt; 3% cairan tubuh)&lt;br /&gt;• Status mental: baik, waspada &lt;br /&gt;• Rasa haus: minum baik, mungkin menolak cairan &lt;br /&gt;• Denyut nadi: normal &lt;br /&gt;• Kualitas kecukupan isi nadi: normal &lt;br /&gt;• Pernapasan: normal &lt;br /&gt;• Mata: normal &lt;br /&gt;• Air mata: ada &lt;br /&gt;• Mulut dan lidah: lembap (basah) &lt;br /&gt;• Elastisitas kulit: cepat kembali setelah dicubit &lt;br /&gt;• Pengisian kapiler darah: normal &lt;br /&gt;• Suhu lengan dan tungkai: hangat &lt;br /&gt;• Produksi urin: normal sampai berkurang &lt;br /&gt;Dehidrasi ringan sampai sedang (kehilangan 3 – 9% cairan tubuh)&lt;br /&gt;• Status mental: normal, lesu, atau rewel &lt;br /&gt;• Rasa haus: haus dan ingin minum terus &lt;br /&gt;• Denyut nadi: normal sampai meningkat &lt;br /&gt;• Kualitas kecukupan isi nadi: normal sampai berkurang &lt;br /&gt;• Pernapasan: normal; cepat &lt;br /&gt;• Mata: agak cekung &lt;br /&gt;• Air mata: berkurang &lt;br /&gt;• Mulut dan lidah: kering &lt;br /&gt;• Elastisitas kulit: kembali sebelum 2 detik &lt;br /&gt;• Pengisian kapiler darah: memanjang (lama) &lt;br /&gt;• Suhu lengan dan tungkai: dingin &lt;br /&gt;• Produksi urin: berkurang &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dehidrasi berat (kehilangan &gt; 9% cairan tubuh) &lt;br /&gt;• Status mental: lesu, sampai tidak sadar &lt;br /&gt;• Rasa haus: minum sangat sedikit, sampai tidak bisa minum &lt;br /&gt;• Denyut nadi: meningkat, sampai melemah pada keadaan berat &lt;br /&gt;• Kualitas kecukupan isi nadi: lemah, sampai tidak teraba &lt;br /&gt;• Pernapasan: dalam &lt;br /&gt;• Mata: sangat cekung &lt;br /&gt;• Air mata: tidak ada &lt;br /&gt;• Mulut dan lidah: pecah-pecah &lt;br /&gt;• Elastisitas kulit: kembali setelah 2 detik &lt;br /&gt;• Pengisian kapiler darah: memanjang (lama), minimal &lt;br /&gt;• Suhu lengan dan tungkai: dingin, biru &lt;br /&gt;• Produksi urin: minimal (sangat sedikit) &lt;br /&gt;PENANGANAN DI RUMAH &lt;br /&gt;a. Pemberian makanan bayi &lt;br /&gt;Jika ibu menyusui, ASI terus diberikan dan diberikan lebih sering. Bayi dengan susu formula boleh diberikan cairan rehidrasi oral selama 12 jam pertama, setelah itu dilanjutkan dengan pemberian susu formula lebih sedikit dari jumlah yang biasa diberikan, namun diberikan lebih sering.                &lt;br /&gt;b. Cairan Rehidrasi Oral (CRO)/Clear fluid &lt;br /&gt;Anak dengan diare harus terus minum CRO atau clear fluid. CRO yang kita kenal bisanya oralit (dalam bentuk kantung sachet dengan atau tanpa rasa tambahan) atau CRO khusus anak (yang tersedia dalam kemasan botol plastik dengan aneka rasa). Cairan tersebut dapat dibeli di apotek atau toko obat, tapi bila tidak tersedia dapat diberikan CRO lain seperti yang disebutkan di bawah ini. Untuk bayi hingga usia sembilan bulan, pembuatan CRO harus menggunakan air mendidih yang telah didinginkan. &lt;br /&gt;CRO                                                        CARA MEMBUAT                  &lt;br /&gt;Oralit                                                      Satu sachet dilarutkan dengan dua gelas (400 ml) air&lt;br /&gt;CRO khusus anak (kemasan botol)                                                   siap digunakan&lt;br /&gt;Larutan gula                                                         Satu sendok makan gula dilarutkan dengan dua gelas (200 ml) air&lt;br /&gt;Limun (bukan yang rendah kalori)                                                   Satu gelas limun dilarutkan dgn 4 gelas (800mL) air&lt;br /&gt;Jus Buah                                                                Satu gelas jus dilarutkan dengan empat gelas (800 ml) air &lt;br /&gt;PERHATIAN: Minuman mengandung gula harus diencerkan, karena terlalu banyak gula pada bayi kecil dapat memperberat diare. &lt;br /&gt;PEMBERIAN CRO BERDASARKAN BERAT DAN DERAJAT DEHIDRASI &lt;br /&gt;Dapat dilihat pada tabel 1.&lt;br /&gt;MAKANAN &lt;br /&gt;Anak awalnya akan menolak bila diberi makan. Hal ini bukan masalah selama CRO tetap diberikan. Anak dapat diberikan makanan apa saja yang mereka suka, dan berikan setiap kali mereka ingin makan, dan jenis makanan tidak dibatasi. Anak tidak boleh berhenti makan lebih dari 24 jam. &lt;br /&gt;KE RUMAH SAKIT BILA &lt;br /&gt;• Anak  tidak mau minum dan tetap muntah dan diare. &lt;br /&gt;• Anak dengan diare yang sangat banyak (8-10 kali atau 2-3 kali diare dalam jumlah yang banyak), atau diare berlangsung lebih dari sepuluh hari. &lt;br /&gt;• Anak muntah terus-menerus dan tidak bisa menerima asupan cairan. &lt;br /&gt;• Anak dengan gejala dehidrasi yaitu TIDAK/JARANG KENCING, PUCAT, BERAT BADAN TURUN, KAKI DAN TANGAN DINGIN, MATA CEKUNG, ATAU SUSAH BANGUN. &lt;br /&gt;• Anak dengan sakit perut hebat. &lt;br /&gt;atau &lt;br /&gt;• Orangtua khawatir dengan alasan apapun. &lt;br /&gt; DIARE DAN MENYUSUI&lt;br /&gt;Meningkatkan upaya menyusui dengan ASI pada bayi sampai usia 6 bulan dapat menyelamatkan kurang-lebih 1,5 juta bayi setiap tahunnya. Sampai dengan 55% kematian pada bayi akibat penyakit diare dan infeksi saluran napas akut terjadi akibat upaya menyusui yang tidak tepat. Upaya menyusui optimal bagi kesehatan anak dan pertumbuhannya adalah memberikan ASI dalam beberapa jam setelah melahirkan, ASI eksklusif selama enam bulan, memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) pada waktunya dengan makanan yang tepat, serta meneruskan memberikan ASI sampai umur dua tahun atau lebih. &lt;br /&gt;Selama enam bulan pertama, bayi harus diberikan ASI eksklusif. Hal ini berarti bahwa bayi yang sehat hanya menerima ASI, dan tidak ada cairan lain termasuk air putih, teh, jus, dan susu formula. Bayi yang diberikan ASI secara eksklusif lebih jarang mengalami diare atau mengalami kematian akibatnya, dibandingkan bayi yang tdak mendapatkan ASI, atau mendapatkan ASI tidak eksklusif. Memberikan ASI juga melindungi bayi dari risiko alergi, dan infeksi lain seperti penumonia. &lt;br /&gt;Jika tidak memungkinkan memberikan ASI, susu sapi atau susu formula sebaiknya diberikan menggunakan cangkir. Hal ini mungkin sekalipun terhadap bayi kecil. Botol susu jangan digunakan karena sukar dibersihkan dan dengan mudah membawa organisme yang menyebabkan diare. &lt;br /&gt;Risiko lain juga terjadi pada bayi yang mulai mendapatkan MPASI. Hal ini dikarenakan potensi kuman yang terdapat dalam makanan, dan kehilangan perlindungan dari ASI yang memiliki potensi anti infeksi. Untuk itu perlu mempersiapkan makanan bergizi, dan higienis dalam penyajiannya. &lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;Dikutip dari guideline Royal Children Hospital Australia: http://www.rch.org.au/kidsinfo/factsheet.cfm?doc_id=5353   &lt;br /&gt;Dan referensi dari WHO, juga www.guideline.gov &lt;br /&gt;Untuk berbagai informasi penting mengenai diare dari WHO (Badan Kesehatan Dunia), dapatkan di: &lt;br /&gt;http://www.rehydrate.org  &lt;br /&gt;http://www.cdc.gov/mmwr/preview/mmwrhtml/rr5216a1.htm &lt;br /&gt;http://www.cdc.gov/mmwr/preview/mmwrhtml/rr5216a1.htm#tab1   &lt;br /&gt;Informasi lainnya;&lt;br /&gt;http://www.med.umich.edu/1libr/pa/pa_diarrhbr_hhg.htm        &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Farian Sakinah (Ian) dan Arifianto (Apin)/NIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sehat</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/5654784109905963977/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/05/diare.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/5654784109905963977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/5654784109905963977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/05/diare.html' title='Diare'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-660422048519400646</id><published>2009-05-08T14:01:00.002+07:00</published><updated>2009-05-08T14:08:32.903+07:00</updated><title type='text'>Menu makanan Bayi</title><content type='html'>Waktu Faiz lahir sangat susah nyari menu makanan sampai download cari cari artikel tentang menu makanan bayi akhirnya Umi Faiz mau juga tuh baca nich artikel tentang Bagaimana Cara membuat makanan , Alhamdulilah faiz hanya beberapa kali saja makanan instan setelah membaca beberapa artikel umi faiz bilang lebih baik faiz dibuatkan makan sendiri , selain lebih higenis , sehat, bersih , gizi tinggi yang terpenting Murah juga loo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang aku juga mau berbagi artikel yang telah abi kumpulin semoga bermanfaat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Makanan Bayi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 6-9 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: BUAH-BUAHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE ALPUKAT &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Serat, Vitamin E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah alpukat matang&lt;br /&gt;ASI/susu formula dicampurkan air matang secukupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Buang biji alpukat, lalu haluskan daging buahnya.&lt;br /&gt;2. Campurkan dengan ASI atau susu formula dengan kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran Penyajian: Berikan puree alpukat sebagai makanan tunggal atau campur dengan puree sayur/buah lainnya. &lt;br /&gt;Variasi: Buah alpukat dikeruk halus dan langsung sajikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE PISANG I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah Pisang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Pisang dikupas dan potong-potong.&lt;br /&gt;2.      Haluskan dengan garpu/saringan kawat/blender. Tambahkan ASI atau susu formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE PISANG II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat besi, Potasium &amp; Calcium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah pisang matang*&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;Yogurt**&lt;br /&gt;Tepung Cereal*** (Tepung beras, tepung gandum, oatmeal, dll.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Haluskan pisang dengan bahan-bahan tambahan yang diinginkan.&lt;br /&gt;2.      Sajikan, dinginkan atau bekukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Pisang yang sangat matang lebih baik untuk sistem pencernaan bayi.&lt;br /&gt;**Yogurt membantu keseimbangan sistem pencernaan bayi, berikan setelah anak berusia 9 bln.&lt;br /&gt;*** Tepung cereal adalah sumber zat besi, kalsium, vitamin dan mineral.&lt;br /&gt;PUREE APEL/PIR/PEACH/PLUM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah apel/pir/peach/plum matang ukuran sedang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Buah dikupas, buang bagian tengahnya, cuci sampai bersih. &lt;br /&gt;2.      Potong menjadi 4 bagian.&lt;br /&gt;3.      Kukus di atas api sedang selama 5-10 menit.&lt;br /&gt;4.      Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE PEPAYA/MANGGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 iris sedang papaya/mangga matang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;Pepaya/mangga dikupas, cuci, ambil dagingnya, potong-potong kecil dan haluskan. Bisa disajikan langsung atau tambahkan air matang/ASI/susu formula sampai kekentalan yang diingnkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE MELON&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-carotene, Vitamin C &amp; Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;4 iris sedang buah melon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Kupas dan buang biji melon.&lt;br /&gt;2.      Cuci sampai bersih. &lt;br /&gt;3.      Kukus selama 2-3 menit. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;4.      Haluskan.&lt;br /&gt;PUREE APEL DAN PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 buah Apel&lt;br /&gt;4 buah Pisang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Apel dikupas, buang bagian tengahnya dan dipotong sedang.&lt;br /&gt;2.      Kukus apel sampai empuk.&lt;br /&gt;3.      Angkat dan tiriskan. Biarkan dingin.&lt;br /&gt;4.      Haluskan apel dengan potongan pisang, tambahkan air dan atau susu (ASI/formula) jika diinginkan. &lt;br /&gt;5.      Sajikan atau bekukan dengan cetakan es.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUDING ROTI APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Serat, Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;1 buah apel merah, cuci bersih&lt;br /&gt;75 gr (1/2 lembar) roti tawar, buang pinggirnya, potong kecil&lt;br /&gt;50 ml susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;1. Apel dicuci bersih, kupas, Luang bagian tengahnya. Belah menajdi 4 bagian. Kukus selama 5-10 menit atau sampai lunak. Angkat.&lt;br /&gt;2. Setelah dingin, masukkan daging apel kedalam blender dan haluskan sampai menjadi puree&lt;br /&gt;3. Masukkan roti dan ASI/susu formula. Blender sampai halus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Variasi penyajian: Puree Apel dan Puree Roti disajikan terpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PISANG DAN OATMEAL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat besi, Potasium &amp; Calcium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah Pisang &lt;br /&gt;1/4 cangkir Havermuth atau Quick Oats&lt;br /&gt;3/4 cangkir air&lt;br /&gt;2 sdm ASI atau susu formula bubuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;1.      Campurkan havermuth dengan ½ cangkir air. Masak dalam panci kecil sampai mendidih, kecilkan api, aduk dan masak dengan api kecil selama 5 menit. &lt;br /&gt;2.      Matikan kompor, dinginkan.&lt;br /&gt;3.      Haluskan pisang dengan ASI/susu bubuk, masukkan adonan havermuth. Haluskan.&lt;br /&gt;4.      Sajikan segera, atau dinginkan atau bekukan terlebih dahulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI BUAH-BUAHAN&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium, Vitamin C &amp; B Complex, Serat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah apel merah&lt;br /&gt;2 buah pisang, kupas dan iris&lt;br /&gt;¼ cangkir nasi beras merah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Apel dikupas, buang bagian tengahnya lalu cuci sampai bersih. &lt;br /&gt;2.      Kukus atau rebus sampai lembek.&lt;br /&gt;3.      Haluskan dengan blender bersama bahan-bahan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANGGA DAN PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah Pisang Ambon matang&lt;br /&gt;1 buah Mangga matang, kupas dan ambil dagingnya&lt;br /&gt;ASI atau susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Haluskan buah dengan garpu atau blender. &lt;br /&gt;2.      Tambahkan ASI atau susu formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;PUDING PISANG DAN TAHU SUTERA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein &amp; Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 sdm tahu sutera&lt;br /&gt;½ buah pisang&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Campur dan haluskan semua bahan dalam blender. &lt;br /&gt;2.      Tambahkan ASI/susu formula hingga kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;3.      Sajikan dalam suhu ruangan atau dinginkan sebagai pudding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAUS WORTEL DAN APEL&lt;br /&gt;Untuk bayi 8 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah wortel &lt;br /&gt;2 buah apel merah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil. Kukus sampai empuk, tiriskan. &lt;br /&gt;2.      Apel dikupas, potong sedang, kukus sampai empuk. Tiriskan.&lt;br /&gt;3.      Campurkan wortel dan apel, haluskan dengan blender.&lt;br /&gt;4.      Tambahkan air/ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif penyajian: puree wortel dan puree apel disajikan secara terpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DUO PEACH PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium, Vitamin A &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah peach, kupas, buang bagian tengahnya, belah jadi 2&lt;br /&gt;1 buah pisang ambon, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Kukus peach sampai lunak. Haluskan.&lt;br /&gt;2.      Saring peach yang sudah matang.&lt;br /&gt;3.      Haluskan bersama daging buah pisang.&lt;br /&gt;PUREE ANGGUR&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;8 buah anggur hijau manis tanpa biji, kupas kulitnya lalu cuci bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Cincang halus anggur, lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE APEL PLUM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah apel merah, kupas, buang bagian tengahnya, potong jadi 4&lt;br /&gt;1 buah plum, kupas, buang bagian tengahnya, potong jadi 4&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Kukus apel sampai lunak. Haluskan.&lt;br /&gt;2.      Haluskan daging buah plum.&lt;br /&gt;3.      Campur apel dan plum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR NASI &amp; PEACH&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;½ cangkir beras&lt;br /&gt;1 cangkir air&lt;br /&gt;2 buah peach, kupas, buang bagian tengahnya, potong jadi 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Didihkan air lalu masukkan beras, masak sampai beras matang dan menjadi bubur.&lt;br /&gt;2.      Kukus peach sampai lunak. &lt;br /&gt;3.      Campur peach dengan bubur, haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR PEPAYA &amp; PIR&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah pir matang, cuci, kupas, potong kecil &lt;br /&gt;1 sdt tepung maizena&lt;br /&gt;75 ml air&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;100 gr pepaya matang, kupas, cuci, potong kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;1. Kukus pir sampai lunak. Angkat dan biarkan agak dingin.&lt;br /&gt;2. Campur tepung maizena dengan air. Jerang di atas api kecil dan aduk sampai mengental. Angkat dari api dan bubuhi ASI/susu formula. Aduk sekali lagi.&lt;br /&gt;3. Tambahkan potongan buah pir serta pepaya. Masukkan ke dalam blender dan haluskan. Tuang kedalam mangkuk dan hidangkan segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengasuh: Astri Nugraha &amp; Dian Safitri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Makanan Bayi (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 6-9 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: SAYUR-MAYUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE MENTIMUN&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah mentimun kecil, kupas, buang bijinya, lalu potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Haluskan dengan garpu atau food processor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE TERONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah terong ungu ukuran sedang, kupas kulitnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Cuci bersih terong dan buang bijinya. Potong-potong.&lt;br /&gt;2.       Rebus terong sampai lunak &lt;br /&gt;3.       Tiriskan lalu haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Lain:&lt;br /&gt;1.       Cuci bersih terong dan buang bijinya. Potong-potong.&lt;br /&gt;2.       Panggang terong daalm oven sampai lunak. &lt;br /&gt;3.       Haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE SELEDRI &lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 batang seledri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Cuci bersih dan cincang halus.&lt;br /&gt;2.      Tuang ke dalam cangkir tahan panas. Kukus selama 5-10 menit. Angkat. &lt;br /&gt;3.      Haluskan dengan blender/saringan kawat. Tambahkan air/ASI/susu formula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE UBI JALAR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah ubi jalar, sikat kulitnya sampai bersih&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Panaskan oven dengan suhu 180C.&lt;br /&gt;2.       Letakkan ubi pada wadah yang sudah dialasi aluminium foil.&lt;br /&gt;3.       Panggang sampai matang (kira-kira 1 jam)&lt;br /&gt;4.       Kupas kulitnya, potong-potong dagingya lalu haluskan.&lt;br /&gt;5.       Tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;* selain dipanggang, ubi jalar juga bisa dikukus hingga lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE BUNCIS&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Kukus buncis sampai matang.&lt;br /&gt;2.      Haluskan dengan blender, agar tekstur lebih halus, saring dengan saringan kawat. Tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;PUREE BROKOLI&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium, Beta-karotin &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 kuntum brokoli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Cuci brokoli lalu kukus/rebus sampai lunak (5-10 menit).&lt;br /&gt;2.       Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor.&lt;br /&gt;3.       Tambahkan air rebusan bila terlalu kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 bh wortel&lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.   Wortel dikupas, cuci bersih, iris tipis-tipis.&lt;br /&gt;2.   Kukus selama 10 menit atau sampai empuk. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;3.   Haluskan dengan garpu atau blender.&lt;br /&gt;4.   Tambahkan air/ASI/susu formula atau kaldu untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;* Wortel diperkenalkan setelah anak umur 8 bulan, kandungan nitrate yang tinggi tidak baik untuk anak di bawah 8 bulan. Jangan gunakan air bekas merebus/mengukus wortel dan sayuran lain yang kandungan nitratnya tinggi (bayam, brokoli, bit, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KEMBANG KOL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah kembang kol &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.   Ambil kuntumnya, cuci bersih, kukus hingga empuk, kira-kira 10-15 menit. Tiriskan. &lt;br /&gt;2.   Setelah dingin diblender/saring dengan saringan kawat. &lt;br /&gt;3.   Tambahkan air/ASI/susu formula jika diperlukan untuk mencairkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Niacin (a B Vitamin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;4 sdm kacang polong segar atau beku/frozen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Cuci kacang polong kalau pilih yang segar.&lt;br /&gt;2.       Kukus hingga lunak. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;3.       Haluskan lalu saring supaya kulit tidak ikut termakan (khususnya untuk bayi usia di bawah 8 bulan)&lt;br /&gt;4.       Tambahkan air/ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Niacin (a B Vitamin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 buah kentang, kupas, cuci lalu potong-potong&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Kukus kentang sampai lunak&lt;br /&gt;2.      Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor.&lt;br /&gt;3.      Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C &amp; Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam kacang polong&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus kentang dan kacang polong hingga lunak. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Campurkan kedua bahan lalu haluskan.&lt;br /&gt;3.       Tambahkan air/ASI/susu formula/kaldu sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + ZUCCHINI&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C &amp; Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah zucchini ukuran sedang, kupas, buang bijinya lalu potong-potong &lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus zucchini dan kentang masing-masing sampai lunak. &lt;br /&gt;2.       Haluskan kedua bahan, tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR BERAS MERAH + KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C &amp; Carbohydrates&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;4 sdm kacang polong&lt;br /&gt;1/4 cangkir nasi beras merah yang sudah matang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kacang polong dicuci bersih lalu dikukus selama 10 menit. Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;2.       Campur kacang polong dan nasi, haluskan.&lt;br /&gt;3.       Tambahkan air matang/kaldu/.ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;UBI KUNING/JEPANG + APEL PANGGANG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Vitamin C &amp; Serat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah apel merah, cuci bersih, buang bagian tengahnya lalu potong-potong&lt;br /&gt;1 buah ubi , kupas, potong-potong&lt;br /&gt;Mentega Tanpa Garam (Unsalted Butter) secukupnya&lt;br /&gt;60 ml ASI/Susu Formula atau air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Panaskan oven dengan suhu 180C. &lt;br /&gt;2.       Letakkan apel dan ubi jalar pada pinggan tahan panas yang sudah dioles unsalted butter.&lt;br /&gt;3.       Panggang selama 30 menit atau sampai lunak.&lt;br /&gt;4.       Haluskan. Tambahkan air matang/kaldu/.ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + SAYUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta-karotin &amp; Potasium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam batang buncis, cuci, buang ujungnya, potong-potong&lt;br /&gt;1 genggam wortel mini (baby carrots), kupas lalu potong dadu&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus wortel, buncis dan kentang bersamaan dengan wadah terpisah sampai lunak&lt;br /&gt;2.       Haluskan semua bahan dalam food processor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAUS WORTEL DAN APEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah wortel &lt;br /&gt;2 buah apel merah/fuji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil. Kukus sampai empuk, tiriskan. &lt;br /&gt;2.       Apel dikupas, potong sedang, kukus sampai empuk. Tiriskan.&lt;br /&gt;3.       Campurkan wortel dan apel, haluskan dengan blender.&lt;br /&gt;4.       Tambahkan air/ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif penyajian: puree wortel dan puree apel disajikan secara terpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Karbohidrat, Vitamin A, Potassium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;5 sm beras merah/putih &lt;br /&gt;6 bh wortel &lt;br /&gt;3 cangkir air &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Wortel dikupas dan dibersihkan. Cincang halus.&lt;br /&gt;2.       Beras dicuci.&lt;br /&gt;3.       Masukkan beras dalam air mendidih, masak hingga 20 menit sambil terus diaduk.&lt;br /&gt;4.       Tambahkan wortel. &lt;br /&gt;5.       Masak lagi selama 10-20 menit. Angkat.&lt;br /&gt;6.       Jika kurang encer, tambahkan air/susu formula/ASI. &lt;br /&gt;7.       Dapat disajikan langsung atau dihaluskan terlebih dahulu dengan saringan kawat untuk anak 8 bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR NASI WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, B-Vitamins &amp; Serat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 sdm beras coklat&lt;br /&gt;6 batang wortel ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;350 ml air &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus beras dan wortel dalam air sampai matang (kira-kira 30 menit).&lt;br /&gt;2.       Haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Karbohidrat,  Vitamin A &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 batang wortel, potong ujungnya, cuci bersih kulitnya&lt;br /&gt;1 buah kentang, cuci bersih kulitnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Baby Cereal* (Rice, Oatmeal, Mixed, etc.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Potong-potong wortel dan kentang sebesar dadu. &lt;br /&gt;2.       Kukus kentang dan wortel masing-masing sampai lunak.&lt;br /&gt;3.       Haluskan kedua bahan. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalann yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Baby cereal adalah sumber zat besi serta kalsium yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP WORTEL KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta karotin dan Protein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 bh wortel&lt;br /&gt;¼ cangkir kacang polong&lt;br /&gt;1 cangkir air matang&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil.&lt;br /&gt;2.        Kacang polong dicuci bersih.&lt;br /&gt;3.       Kukus sayuran sampai empuk.&lt;br /&gt;4.       Angkat dan haluskan dengan blender.&lt;br /&gt;5.       Tambahkan air matang/ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;6.       Sajikan selagi hangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM SAYUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Kalsium, Potasium  &amp; Beta-karotin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong &lt;br /&gt;350 ml kaldu ayam&lt;br /&gt;200 ml ASI/SUSU Formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus wortel, buncis dan kentang masing-masing sampai matang.&lt;br /&gt;2.       Campur sayuran lalu haluskan.&lt;br /&gt;3.       Tambahkan kaldu ayam dan ASI/Susu Formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKARONI/MI + SAYUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin A &amp; C, Karbohidrat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;½ cangkir wortel mini yang sudah dikupas&lt;br /&gt;½ cangkir kacang polong&lt;br /&gt;1 buah zucchini ukuran sedang, buang bijinya lalu potong-potong&lt;br /&gt;1 cangkir macaroni/mi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus buncis dan wortel selama 5 menit.&lt;br /&gt;2.       Tambahkan kacang polong dan zucchini.&lt;br /&gt;3.       Kukus sampai semua bahan lunak.&lt;br /&gt;4.       Rebus macaroni/mi sampai lunak.&lt;br /&gt;5.       Haluskan/cincang semua bahan, tambahkan air sisa mengukus untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;SUP SAYUR + MINT&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin A &amp; C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2/3 cangkir kacang polong&lt;br /&gt;½ genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;2 helai daun mint, cuci bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus kacang polong dan buncis sampai lunak.&lt;br /&gt;2.       Tambahan daun mint, kukus lagi 3 menit.&lt;br /&gt;3.       Haluskan bahan, tambahkan air sisa mengukus jika kurang encer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE SAYUR CAMPUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Karbohidrat, Vitamin A &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong &lt;br /&gt;1 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;1 batang seledri, potong-potong&lt;br /&gt;1/2 cangkir kacang polong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Baby Cereal* (Rice, Oatmeal, Mixed, etc.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus sayur-sayuran dan kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;2.       Haluskan semua bahan.&lt;br /&gt;3.       Tambahkan ASI/Susu Formula dan Baby cereal jika suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Baby cereal adalah sumber zat besi serta kalsium yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KENTANG KEJU PANGGANG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 9 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah kentang, cuci dan sikat kulitnya sampai bersih&lt;br /&gt;1 kuning telur&lt;br /&gt;2 sdm keju parut&lt;br /&gt;2 sdm air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Panggang kentang sampai lunak (kira-kira 1 jam).&lt;br /&gt;2.       Dinginkan.&lt;br /&gt;3.       Ambil daging kentang, lalu haluskan.&lt;br /&gt;4.       Campurkan kuning telor, keju dan air.&lt;br /&gt;5.       Tuang pada wadah kecil yang tahan panas, lalu panggang sampai matang selama 15 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Makanan Bayi (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 7-9 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: SUMBER PROTEIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE TAHU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 bungkus tahu sutera (atau 1 buah tahu putih)&lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.   Tahu dibersihkan dan dipotong-potong. Kukus sampai matang. &lt;br /&gt;Haluskan dengan saringan makanan bayi, atau blender dengan air secukupnya (bisa menggunakan kaldu atau ASI/susu formula). (atau dicincang halus untuk anak 8 bulan ke atas)&lt;br /&gt;2.   Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal atau dengan puree daging/sayuran/sereal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE TEMPE&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;100 gr tempe &lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Tempe dibersihkan dan dicincang. Kukus sampai matang. Haluskan dengan saringan makanan bayi, atau blender dengan air secukupnya (bisa menggunakan kaldu atau ASI/susu formula). &lt;br /&gt;2. Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal atau dengan puree daging/sayuran/sereal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE AYAM/DAGING &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa kulit dan lemak atau 1 potong sedang daging sapi tanpa lemak &lt;br /&gt;2 to 4 sdm air&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Daging dicuci bersih dan dipotong dadu. Kukus/rebus hingga matang (10-12 menit).&lt;br /&gt;2.       Haluskan dengan blender. &lt;br /&gt;3.       Tambahkan ASI/susu formula atau kaldu (air sisa rebus/kukusan) hingga kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;4.       Penyajian: sebagai makanan pemula disajikan sebagai makanan tunggal atau disajikan terpisah bersama bubur/puree kentang, jagung, ubi jalar, labu, atau sup/bubur/puree kacang merah dan kacang hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2.       Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3.       Masukkan ke blender, haluskan.&lt;br /&gt;4.       Tambahkan ASI/susu formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;5.       Sajikan dengan suhu ruangan.&lt;br /&gt;6.       Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal, selanjutnya bisa dikombinasikan dengan puree daging/sayur/kentang/tempe/tahu dan nasi tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE AYAM DAN PISANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;½ buah pisang ambon yang matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Masukkan ayam dan ½ cangkir kaldu sisa rebusan dalam food processor atau blender, haluskan. Tambahkan potongan pisang, haluskan. &lt;br /&gt;3.       Bisa ditambahkan ASI atau susu formula jika suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM AYAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Vitamin B &amp; Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 cangkir air&lt;br /&gt;2 cangkir beras (lebih baik beras merah)&lt;br /&gt;1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Beras dicuci bersih dan di tim hingga matang.&lt;br /&gt;2.       Buang tulang, kulit dan lemak pada daging ayam, cuci bersih potong sedang.&lt;br /&gt;3.       Rebus ayam selama 20 menit atau sampai ayam matang (daging berwarna putih). Angkat dan tiriskan. Simpan kaldunya.&lt;br /&gt;4.       Masukkan ayam dan kaldu secukupnya ke dalam blender, haluskan.&lt;br /&gt;5.       Tambahkan nasi tim, haluskan.&lt;br /&gt;6.       Sajikan dengan puree/sup sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM AYAM DAN APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat Kompleks, Zat besi, Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Buah; Anak usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu.&lt;br /&gt;1/4 cangkir nasi tim (menggunakan beras putih atau merah)&lt;br /&gt;½ cangkir saus apel&lt;br /&gt;ASI/susu formula (susu sapi segar atau UHT untuk anak di atas 12 bulan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Campur ayam, nasi tim dan saus apel. Haluskan dengan blender atau penghalus makanan bayi. Tambahkan ayam, susu (ASI/formula) untuk mengencerkan. Haluskan.&lt;br /&gt;2.       Sajikan dengan puree/sup sayuran.&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;1 cangkir ASI/susu formula&lt;br /&gt;1/2 sdt tepung maizena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Hilangkan kulit, lemak dan sisa-sisa tulang pada ayam. Cuci sampai bersih, potong dadu.&lt;br /&gt;2.       Rebus ayam dengan air secukupnya selama 10 menit atau sampai ayam matang. Angkat dan tiriskan. Simpan kaldu.&lt;br /&gt;3.       Masukkan ayam, tepung dan kaldu ke dalam blender, haluskan. Gunakan kaldu untuk mengencerkan/mengentalkan adonan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;4.       Tim adonan sampai matang. Saat ingin menyajikan tambahkan ASI/susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM DAN KENTANG&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu&lt;br /&gt;1/4 cangkir kentang rebus/kukus, potong dadu&lt;br /&gt;1 sdm keju cheddar parut&lt;br /&gt;1/4 cangkir air matang.&lt;br /&gt;ASI/susu formula (susu segar atau UHT untuk anak di atas 12 bulan) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;2 sdt margarine/mentega/unsalted butter&lt;br /&gt;Cereal/tepung sereal bayi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Masak daging ayam, kentang, dan air di atas api kecil selama 10 menit. &lt;br /&gt;2.      Masukkan keju dan sereal, aduk sampai matang. &lt;br /&gt;3.      Haluskan dalam blender, campurkan dengan ASI/susu formula hingga kekentalan yang diinginkan. Berikan keju bila anak sudah mencapai usia 9 bulan+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE UBI JALAR/KENTANG &amp; AYAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;¼ cangkir Puree Ayam&lt;br /&gt;¼ cangkir Puree ubi jalar/kentang&lt;br /&gt;¼ cangkir kaldu ayam &lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campurkan semua bahan. Panaskan hingga mendidih. &lt;br /&gt;2. Tambahkan ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;Sajikan dengan puree cereal dan sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE DAGING/AYAM DAN TAHU/TEMPE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein;Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;½ cangkir daging cincang tanpa lemak&lt;br /&gt;½ cangkir puree tahu&lt;br /&gt;Air matang secukupnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campurkan puree . Sajikan sebagai lauk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR AYAM&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Cereal; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;50 gr beras yang sudah direndam air&lt;br /&gt;350 ml air&lt;br /&gt;50 gr daging ayam cincang&lt;br /&gt;1 kuning telur (jika bayi sudah 9 bln+)&lt;br /&gt;3 sendok takar susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campur beras dan air dalam panci. Tutup panci dan masak sampai air mendidih selama kurang lebih 15 menit. Aduk sampai menjadi matang dan lunak.2. Masukkan ayam cincang, aduk rata sampai ayam matang.&lt;br /&gt;3. Kuning telur dikocok lepas, masukkan dalam bubur, aduk rata. Bubuhi susu formula, aduk hingga rata.Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;4. Haluskan dengan saringan kawat atau blender. &lt;br /&gt;5. Hidangkan secara terpisah dengan puree sayuran (misal: kacang polong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM DAN ALPUKAT&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;¼ buah alpukat, ambil dagingnya&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2.       Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3.       Masukkan ke blender dengan alpukat, haluskan.&lt;br /&gt;4.       Tambahkan ASI/susu formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;5.       Sajikan dengan suhu ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE ATI AYAM DAN TEMPE/TAHU&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;75 gr tempe cincang&lt;br /&gt;75 gr hati ayam cincang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;1. Tempe dan ati ayam dicuci bersih. Potong kecil-kecil. 2. Kukus 5-10 menit. Angkat. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.&lt;br /&gt;3. Tambahkan air matang/kaldu yang telah dipanaskan untuk mengencerkan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;4. Sajikan dengan puree cereal/makaroni dan sayuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM DAN APEL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Buah; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;250 gram hati ayam&lt;br /&gt;2 buah apel, kupas, buang bijinya, potong-potong&lt;br /&gt;1 buah wortel, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;3 buah kentang, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;2 batang seledri, potong-potong&lt;br /&gt;3 sdm kacang polong &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Masak semua bahan  di tempat terpisah sampai matang.&lt;br /&gt;2. Tiriskan lalu haluskan (atau cincang halus untuk anak usia 8 bulan ke atas)&lt;br /&gt;Menu Makanan Bayi (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 7-9 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: SUMBER PROTEIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE TAHU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 bungkus tahu sutera (atau 1 buah tahu putih)&lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.   Tahu dibersihkan dan dipotong-potong. Kukus sampai matang. &lt;br /&gt;Haluskan dengan saringan makanan bayi, atau blender dengan air secukupnya (bisa menggunakan kaldu atau ASI/susu formula). (atau dicincang halus untuk anak 8 bulan ke atas)&lt;br /&gt;2.   Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal atau dengan puree daging/sayuran/sereal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE TEMPE&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;100 gr tempe &lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Tempe dibersihkan dan dicincang. Kukus sampai matang. Haluskan dengan saringan makanan bayi, atau blender dengan air secukupnya (bisa menggunakan kaldu atau ASI/susu formula). &lt;br /&gt;2. Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal atau dengan puree daging/sayuran/sereal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE AYAM/DAGING &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa kulit dan lemak atau 1 potong sedang daging sapi tanpa lemak &lt;br /&gt;2 to 4 sdm air&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Daging dicuci bersih dan dipotong dadu. Kukus/rebus hingga matang (10-12 menit).&lt;br /&gt;2.       Haluskan dengan blender. &lt;br /&gt;3.       Tambahkan ASI/susu formula atau kaldu (air sisa rebus/kukusan) hingga kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;4.       Penyajian: sebagai makanan pemula disajikan sebagai makanan tunggal atau disajikan terpisah bersama bubur/puree kentang, jagung, ubi jalar, labu, atau sup/bubur/puree kacang merah dan kacang hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2.       Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3.       Masukkan ke blender, haluskan.&lt;br /&gt;4.       Tambahkan ASI/susu formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;5.       Sajikan dengan suhu ruangan.&lt;br /&gt;6.       Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal, selanjutnya bisa dikombinasikan dengan puree daging/sayur/kentang/tempe/tahu dan nasi tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE AYAM DAN PISANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;½ buah pisang ambon yang matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Masukkan ayam dan ½ cangkir kaldu sisa rebusan dalam food processor atau blender, haluskan. Tambahkan potongan pisang, haluskan. &lt;br /&gt;3.       Bisa ditambahkan ASI atau susu formula jika suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM AYAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Vitamin B &amp; Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 cangkir air&lt;br /&gt;2 cangkir beras (lebih baik beras merah)&lt;br /&gt;1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Beras dicuci bersih dan di tim hingga matang.&lt;br /&gt;2.       Buang tulang, kulit dan lemak pada daging ayam, cuci bersih potong sedang.&lt;br /&gt;3.       Rebus ayam selama 20 menit atau sampai ayam matang (daging berwarna putih). Angkat dan tiriskan. Simpan kaldunya.&lt;br /&gt;4.       Masukkan ayam dan kaldu secukupnya ke dalam blender, haluskan.&lt;br /&gt;5.       Tambahkan nasi tim, haluskan.&lt;br /&gt;6.       Sajikan dengan puree/sup sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM AYAM DAN APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat Kompleks, Zat besi, Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Buah; Anak usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu.&lt;br /&gt;1/4 cangkir nasi tim (menggunakan beras putih atau merah)&lt;br /&gt;½ cangkir saus apel&lt;br /&gt;ASI/susu formula (susu sapi segar atau UHT untuk anak di atas 12 bulan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Campur ayam, nasi tim dan saus apel. Haluskan dengan blender atau penghalus makanan bayi. Tambahkan ayam, susu (ASI/formula) untuk mengencerkan. Haluskan.&lt;br /&gt;2.       Sajikan dengan puree/sup sayuran.&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;1 cangkir ASI/susu formula&lt;br /&gt;1/2 sdt tepung maizena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Hilangkan kulit, lemak dan sisa-sisa tulang pada ayam. Cuci sampai bersih, potong dadu.&lt;br /&gt;2.       Rebus ayam dengan air secukupnya selama 10 menit atau sampai ayam matang. Angkat dan tiriskan. Simpan kaldu.&lt;br /&gt;3.       Masukkan ayam, tepung dan kaldu ke dalam blender, haluskan. Gunakan kaldu untuk mengencerkan/mengentalkan adonan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;4.       Tim adonan sampai matang. Saat ingin menyajikan tambahkan ASI/susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM DAN KENTANG&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu&lt;br /&gt;1/4 cangkir kentang rebus/kukus, potong dadu&lt;br /&gt;1 sdm keju cheddar parut&lt;br /&gt;1/4 cangkir air matang.&lt;br /&gt;ASI/susu formula (susu segar atau UHT untuk anak di atas 12 bulan) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;2 sdt margarine/mentega/unsalted butter&lt;br /&gt;Cereal/tepung sereal bayi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Masak daging ayam, kentang, dan air di atas api kecil selama 10 menit. &lt;br /&gt;2.      Masukkan keju dan sereal, aduk sampai matang. &lt;br /&gt;3.      Haluskan dalam blender, campurkan dengan ASI/susu formula hingga kekentalan yang diinginkan. Berikan keju bila anak sudah mencapai usia 9 bulan+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE UBI JALAR/KENTANG &amp; AYAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;¼ cangkir Puree Ayam&lt;br /&gt;¼ cangkir Puree ubi jalar/kentang&lt;br /&gt;¼ cangkir kaldu ayam &lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campurkan semua bahan. Panaskan hingga mendidih. &lt;br /&gt;2. Tambahkan ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;Sajikan dengan puree cereal dan sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE DAGING/AYAM DAN TAHU/TEMPE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein;Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;½ cangkir daging cincang tanpa lemak&lt;br /&gt;½ cangkir puree tahu&lt;br /&gt;Air matang secukupnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campurkan puree . Sajikan sebagai lauk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR AYAM&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Cereal; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;50 gr beras yang sudah direndam air&lt;br /&gt;350 ml air&lt;br /&gt;50 gr daging ayam cincang&lt;br /&gt;1 kuning telur (jika bayi sudah 9 bln+)&lt;br /&gt;3 sendok takar susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campur beras dan air dalam panci. Tutup panci dan masak sampai air mendidih selama kurang lebih 15 menit. Aduk sampai menjadi matang dan lunak.2. Masukkan ayam cincang, aduk rata sampai ayam matang.&lt;br /&gt;3. Kuning telur dikocok lepas, masukkan dalam bubur, aduk rata. Bubuhi susu formula, aduk hingga rata.Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;4. Haluskan dengan saringan kawat atau blender. &lt;br /&gt;5. Hidangkan secara terpisah dengan puree sayuran (misal: kacang polong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM DAN ALPUKAT&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;¼ buah alpukat, ambil dagingnya&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2.       Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3.       Masukkan ke blender dengan alpukat, haluskan.&lt;br /&gt;4.       Tambahkan ASI/susu formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;5.       Sajikan dengan suhu ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE ATI AYAM DAN TEMPE/TAHU&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;75 gr tempe cincang&lt;br /&gt;75 gr hati ayam cincang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;1. Tempe dan ati ayam dicuci bersih. Potong kecil-kecil. 2. Kukus 5-10 menit. Angkat. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.&lt;br /&gt;3. Tambahkan air matang/kaldu yang telah dipanaskan untuk mengencerkan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;4. Sajikan dengan puree cereal/makaroni dan sayuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM DAN APEL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Buah; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;250 gram hati ayam&lt;br /&gt;2 buah apel, kupas, buang bijinya, potong-potong&lt;br /&gt;1 buah wortel, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;3 buah kentang, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;2 batang seledri, potong-potong&lt;br /&gt;3 sdm kacang polong &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Masak semua bahan  di tempat terpisah sampai matang.&lt;br /&gt;2. Tiriskan lalu haluskan (atau cincang halus untuk anak usia 8 bulan ke atas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Makanan Bayi (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 10-12 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: SUMBER PROTEIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHU KUKUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 bungkus tahu sutera (atau 1 buah tahu putih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Tahu dibersihkan dan dipotong-potong. Kukus sampai matang. &lt;br /&gt;2.       Sajikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMPE KUKUS&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;100 gr tempe &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Tempe dibersihkan dan dicincang. Kukus sampai matang. &lt;br /&gt;2. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM/DAGING KUKUS&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa kulit dan lemak &lt;br /&gt;atau &lt;br /&gt;3 sdm daging sapi cincang tanpa lemak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus ayam/daging hingga matang (10-12 menit).&lt;br /&gt;2.       Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM KUKUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2.       Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3.       Tiriskan lalu potong-potong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + PISANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;½ buah pisang ambon yang matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Pisang dipotong-potong. &lt;br /&gt;3.       Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + APEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah apel, kupas, buang bagian tengahnya, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Kukus apel sampai lunak. &lt;br /&gt;3.       Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + ALPUKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Sajikan ayam + alpukat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + WORTEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta Karotin, Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong bundar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Kukus wortel sampai lunak. &lt;br /&gt;3.       Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + ALPUKAT + WORTEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta Karotin, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya, potong-potong&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong bundar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Kukus wortel sampai lunak. &lt;br /&gt;3.       Campurkan wortel dan alpukat.&lt;br /&gt;4.       Sajikan bersama dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + ALPUKAT + KACANG POLONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya, potong-potong&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Didihkan 1 cangkir air lalu rebus kacang polong selama 5 menit. Tiriskan. Penyet-penyet kacang polong dengan sendok atau cobek.&lt;br /&gt;3.       Campur alpukat + kacang polong. Sajikan bersama dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + PISANG + WORTEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta Karotin, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah pisang, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong bundar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2.       Kukus wortel sampai lunak. &lt;br /&gt;3.       Penyet-penyet pisang dengan sendok atau cobek.&lt;br /&gt;4.       Campurkan pisang dengan wortel.&lt;br /&gt;5.       Sajikan bersama dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + SAYUR HIJAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;1 genggam daun bayam, cuci bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan. Ambil airnya 3 sdm.&lt;br /&gt;2.       Didihkan air lalu rebus kacang polong sampai lunak. Tiriskan. Penyet-penyet dengan sendok/cobek.&lt;br /&gt;3.       Pakai sisa air rebusan kacang polong untuk merebus bayam. Tiriskan. Rajang daun bayam.&lt;br /&gt;4.       Campurkan kacang polong + bayam + air rebusan ayam.&lt;br /&gt;5.       Sajikan sayuran hijau dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + UBI JALAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah ubi jalar, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang).&lt;br /&gt;2.       Kukus ubi sampai empuk.&lt;br /&gt;3.       Sajikan ubi jalar dan ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + PISANG &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah pisang, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Potong-potong daging pisang.&lt;br /&gt;3.       Sajikan hati dan pisang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + PISANG + KACANG POLONG       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah pisang, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Tiriskan. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Didihkan sisa air rebusan hati lalu rebus kacang polong sampai matang. Penyet-penyet dengan sendok atau cobek.&lt;br /&gt;3.       Potong-potong daging pisang.&lt;br /&gt;4.       Sajikan hati + pisang + kacang polong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + ALPUKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Potong-potong daging alpukat.&lt;br /&gt;3.       Sajikan hati + alpukat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + APEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A, Vitamin C&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah apel, kupas, buang bagian tengahnya, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Kukus apel sampai lunak.&lt;br /&gt;3.       Campur bahan, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + WORTEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Beta Karotin, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong dadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Kukus wortel sampai lunak.&lt;br /&gt;3.       Campur hati dan wortel, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + KENTANG + WORTEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Beta Karotin, Karbohidrat, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong dadu&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Kukus wortel dan kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;3.       Campur bahan, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + KENTANG + APEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A, Vitamin C&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah apel, kupas, buang bagian tengahnya, potong-potong&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Kukus apel dan kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;3.       Campur bahan, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + KENTANG + SAYUR HIJAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A, Vitamin C&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;3 kuntum brokoli, cuci bersih&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Kukus kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;3.       Didihkan 1 cangkir air, lalu rebus brokoli + kacang polong selama 5 menit. Tiriskan. Cincang kasar brokoli.&lt;br /&gt;4.      Campur kentang + hati ayam. &lt;br /&gt;5.      Sajikan bersama campuran brokoli + kacang polong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI AYAM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Vitamin B &amp; Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 cangkir nasi matang (lebih baik dari beras merah/coklat)&lt;br /&gt;1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Rebus ayam selama 20 menit atau sampai ayam matang (daging berwarna putih). Angkat dan tiriskan. Simpan kaldunya. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2.       Tambahkan nasi, aduk rata. Tambahkan kaldu sesuai selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;1 cangkir ASI/susu formula&lt;br /&gt;2 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Hilangkan kulit, lemak dan sisa-sisa tulang pada ayam. Cuci sampai bersih, potong dadu.&lt;br /&gt;2.       Rebus ayam dengan air secukupnya selama 10 menit atau sampai ayam matang. Angkat dan tiriskan. Daging ayam dicincang kasar.&lt;br /&gt;3.       Didihkan ASI/Susu Formula lalu beri  larutan maizena, aduk sampai kental.&lt;br /&gt;4.       Masukkan cincangan ayam, aduk rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM DAN KENTANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu&lt;br /&gt;1/4 cangkir kentang rebus/kukus, potong dadu&lt;br /&gt;1 sdm keju cheddar parut&lt;br /&gt;1/4 cangkir /susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;2 sdt margarine/mentega/unsalted butter&lt;br /&gt;Cereal/tepung sereal bayi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Masak daging ayam, kentang, dan ASI/Susu Formula di atas api kecil selama 10 menit. &lt;br /&gt;2.      Masukkan keju dan sereal, aduk sampai matang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + TAHU/TEMPE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein;Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;½ cangkir daging sapi/ayam cincang tanpa lemak&lt;br /&gt;1 potong tahu putih, cuci bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Kukus daging/ayam sampai matang.&lt;br /&gt;2.       Kukus tahu sampai matang.&lt;br /&gt;3.       Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR AYAM&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Cereal; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;50 gr beras yang sudah direndam air&lt;br /&gt;350 ml air&lt;br /&gt;50 gr daging ayam cincang&lt;br /&gt;1 kuning telur&lt;br /&gt;3 sendok takar susu formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.       Campur beras dan air dalam panci. Tutup panci dan masak sampai air mendidih selama kurang lebih 15 menit. Aduk sampai menjadi matang dan lunak.&lt;br /&gt;2.       Masukkan ayam cincang, aduk rata sampai ayam matang.&lt;br /&gt;3.       Kuning telur dikocok lepas, masukkan dalam bubur, aduk rata. Bubuhi susu formula, aduk hingga rata.Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;4.       Hidangkan secara terpisah dengan sayuran hijau yang sudah matang (misal: kacang polong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + TAHU/TEMPE&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;75 gr tempe cincang&lt;br /&gt;75 gr hati ayam cincang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;1.      Tempe dan ati ayam dicuci bersih. Potong kecil-kecil. &lt;br /&gt;2.      Kukus 5-10 menit. Angkat. Tambahkan air matang/kaldu yang telah dipanaskan untuk mengencerkan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;3.      Sajikan dengan puree cereal/makaroni dan sayuran</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/660422048519400646/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/05/menu-makanan-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/660422048519400646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/660422048519400646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/05/menu-makanan-bayi.html' title='Menu makanan Bayi'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-2217164141837371006</id><published>2009-05-08T13:27:00.002+07:00</published><updated>2009-05-08T13:54:04.271+07:00</updated><title type='text'>Sariawan</title><content type='html'>Apa itu Sariawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sariawan adalah istilah yang digunakan luka-luka di dalam mulut. Dalam bahasa kedokteran digunakan istilah APHTHAE. Bentuk luka macam borok dengan selaput putih, permukaan rata. Tempat yang terkena adalah bagian-bagian selaput lendir/mukosa mulut yang bisa di gerak2kan yaitu daerah pipi bagian dalam, bibir bagian dalam. Gejalanya perih, sakit jika digerakkan dan sensitif terhadap rasa pedas. Tidak deman. Sembuh sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab: BELUM DIKETAHUI&lt;br /&gt;Mungkin karena genetik, hormon, stress, daya tahan tubuh (faktor imun sehingga kecolok sikat gigi bisa menjadikannya sariawan, tergigit), alergi pasta gigi, obat, makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada DUA kelompok Aphtae:&lt;br /&gt;1. minor&lt;br /&gt;2. mayor/kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minor Aphthae akan sembuh sendiri dalam tiga – &lt;st1:place st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:city st=&quot;on&quot;&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; hari. Tidak deman, dan tidak menimbulkan rasa lemah. Tidak muncul berulang-ulang.Tidak perlu diobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:130%;&quot;&gt;Mayor aphtae:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adalah sariawan yang berulang-ulang, luka lebih dalam, lebih sakit, kadang diikuti rasa demam-deman, dan lemah. Bentuk sariawan bisa bergerombol bisa melebar dengan pinggiran merah. Seringkali diikuti infeksi skunder (bakteria). Munculnya berulang-ulang, ada yang muncul saat2 menstruasi, atau jika terlalu lelah, stress. Lamanya muncul lebih lama daripada Aphthae minor tadi. Bentuk Aphtae ini kadang juga sebagai manifestasi (muncul gara-gara) penyakit lain&lt;br /&gt;yang lebih parah, misalnya HIV/AIDS, gangguan hormon, gangguan imunologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan:&lt;br /&gt;Antibakteria kumur untuk mencegah infeksi sekunder. Vitamin untuk menunjang daya tahan tubuh.  Penghilang rasa sakit Salep mulut kortikosteroid (hanya dengan resep dan di bawah&lt;br /&gt;pengawasan dokter). Jaga kebersihan mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.aafp.org/afp/20000701/149.html&quot;&gt;http://www.aafp.org/afp/20000701/149.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INFEKSI JAMUR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIDAK DISEBUT SARIAWAN (tolong jangan menyebut sariawan buat infeksi jamur, bisa membingungkan), karena memang bukan sariawan, tetapi infeksi jamur. Yang paling sering adalah infeksi jamur candida, maka disebut candidiasis. Infeksi jamur ini yang paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Warnanya gumpalan-gumpalan putih creamy macam susu. Tempatnya terutama di lidah, tetapi juga bisa menyebar kemana-mana hingga selaput lendir  atau mukosa mulut lainnya yaitu pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, bawah lidah, gusi, pinggiran mulut, bahkan ke luar rongga mulut sekitar mulut. Selain dapat menyebar ke luar mulut, dapat juga menyebar ke dalam yaitu ke tenggorokan, kerongkongan, dan masuk ke dalam usus.&lt;br /&gt;Jamur yang menggerombol dan menempel ini kadang lepas akan menyebabkan luka-luka yang sangat sakit. Jika penyebarannya mencapai tenggorokan anak akan selalu menangis karena sulit menelan dan sulit makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERLU DIOBATI dengan anti jamur dengan resep dokter. Jaga kebersihan supaya tidak menular kemana-mana. Bagi Ibu yang sedang menyusui maka si Ibu juga perlu mendapatkan pengobatan candida di puting susu. Pengobatan harus tuntas, karena itu jika obat telah habis tetapi belum sembuh juga, perlu kembali ke dokter yang merawatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk infeksi jamur, antibiotika adalah kontra indikasi. &lt;a href=&quot;http://www.nutrition4health.org/nohanews/NNS95OralYeastInfections.htm&quot;&gt;http://www.nutrition4health.org/nohanews/NNS95OralYeastInfections.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.mayoclinic.com/health/oral-thrush/DS00408/DSECTION=2&quot;&gt;http://www.mayoclinic.com/health/oral-thrush/DS00408/DSECTION=2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INFEKSI VIRUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga TIDAK DISEBUT SARIAWAN. Tetapi infeksi virus. Biasanya virus yang mengenainya adalah virus herpes, umumnya disebabkan karena virus herpes simplex atau herpes zozter. Gambaran virus herpes simplex mempunyai luka-luka soliter (satu-satu sendiri-sendiri) dan&lt;br /&gt;herpes zoster bisa menggerombol. Bentuk luka/lesi2 bulat-bulat kecil sekitar 2 – 3 mm – bisa&lt;br /&gt;menyerang seluruh bagian mulut. Biasanya dimulai dengan gelembung yang segera pecah meninggalkan luka-luka yang sakit, daerah mukosa menjadi merah, mudah berdarah, dan kadang diikuti pembengkakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya: high fever, rasa sakit, tidak enak badan, tidak nafsu makan, lemah, ada pembengkakan kelenjar di bawah rahang, MENULAR. Harus segera mendapatkan penanganan segera, makanan tinggi kalori tinggi protein, untuk mengurangi sakit diberi obat oles yang&lt;br /&gt;mengandung lidocain (anastesi lokal) atau analgesik telan. Jika tanpa medikasi akan sembuh sendiri antara 10-14 hari. Pemberian antivirus hanya untuk memperpendek waktu sakit. Untuk anak kecil harus dijaga agar tidak terjadi penyebaran ke mata yang membahayakan&lt;br /&gt;penglihatan (buta). &lt;a href=&quot;http://dentistry.ouhsc.edu/intranet-WEB/ContEd/OPCE/PHG.html&quot;&gt;http://dentistry.ouhsc.edu/intranet-WEB/ContEd/OPCE/PHG.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.dentistry.bham.ac.uk/ecourse/cal/stlesions/stltn24.htm&quot;&gt;http://www.dentistry.bham.ac.uk/ecourse/cal/stlesions/stltn24.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa pembanding: HFMD (Hand – Foot-Mouth-Disease) gambaran di&lt;br /&gt;dalam mulut mirip-mirip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INFEKSI BACTERIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi baketria (biasanya mix bacetria anaerob) SERING terjadi di daerah-daerah miskin yang kurang perhatian kebersihan terutama kebersihan mulut, ditambah dengan daya tahan tubuh kurang akibat gizi kurang baik. Tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada&lt;br /&gt;kelompok2 ekonomi baik, sebab infeksi ini SANGAT MENULAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ginggivo stomatitis necrotica, atau Necrotica Ginggivostomatitis, atau Necrotica Ulcerative Ginggivostomatitis (NUG), bentuk yang akut disebut Acute Necrotica Ulcerative Ginggivostomatitis (ANUG).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga TIDAK DISEBUT SARIAWAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu di sekitar &lt;st1:city st=&quot;on&quot;&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; banyak ditemukan, lama-lama menghilang, tetapi kini dilaporkan sudah ada lagi pasien yang datang ke rumah sakit di &lt;st1:city st=&quot;on&quot;&gt;&lt;st1:place st=&quot;on&quot;&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Di daerah-darah banyak ditemukan yang sudah melanjut kronis menjadi NOMA (kanker mulut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala awal, terjadi sangat cepat dengan rasa sakit pada gigi geligi hampir semua bagian di rahang atas dan bawah, gusi2 sekitar gigi2 merah meradang, untuk selanjutnya daerah gusi bagian yang runcing diantara dua gigi (papil) akan menumpul, menunjukkan adanya&lt;br /&gt;pembusukan (gangrena) dengan bau busuk yang sangat khas dan keras. Kondisi anak demam, lemah, rasa sakit, yang menyebabkan tidak mau makan. Jika dibiarkan pembusukan akan meluas mengenai gusi dan mukosa pipi bagian dalam. Pembusukan di daerah ini akan menyebabkan rusaknya jaringan yang akhirnya menyebabkan pembukaan dengan proses&lt;br /&gt;seperti kanker.Dalam keadaan ini kemungkinan meninggal dunia sangat besar, karena kondisi tubuh yang terus merosot dan dehidrasi. Kalau mencari laporan dan tidak ada laporan adanya ANUG di Indonesië bukan berarti di Indonesië penyakit ini tidak ada, tapi&lt;br /&gt;Studi/penelitiannya dan laporannya ke dunia internasional yang tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan untuk ANUG : segera kumurkan atau basuh mulut dengan hidrogen peroksida, tingkatkan kebersihan mulut, vitamin, makanan tinggi kalori tinggi protein, banyak minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan kronis, perlu antibiotika (karena infeksi nya mix perlu dilakukan tes lab). Kadang juga disertai dengan infeksi virus. .&lt;br /&gt;Noma perlu tindakan operasi dan perbaikan kondisi tubuh secara menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANUG:&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.thejcdp.com/issue019/folayan/folayan.pdf&quot;&gt;http://www.thejcdp.com/issue019/folayan/folayan.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar NOMA dapat dilihat disini.&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.paediatrie-hautnah.de/archiv/2000/04/ph0004_176.pdf&quot;&gt;http://www.paediatrie-hautnah.de/archiv/2000/04/ph0004_176.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://jcm.asm.org/cgi/reprint/40/6/2187.pdf&quot;&gt;http://jcm.asm.org/cgi/reprint/40/6/2187.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORAL ULCER (luka/lesi mulut )lain Karena penyakit rongga mulut banyak, jika masih penasaran dapat membaca disini serta membandingkannya.&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.mssm.edu/msjournal/65/11_schneider.pdf&quot;&gt;http://www.mssm.edu/msjournal/65/11_schneider.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href=&quot;http://www.sehatgroup.web.id/&quot;&gt;www.sehatgroup.web.id &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sehat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/2217164141837371006/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/05/sariawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/2217164141837371006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/2217164141837371006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/05/sariawan.html' title='Sariawan'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-8346872051931403733</id><published>2009-03-31T11:00:00.000+07:00</published><updated>2009-03-31T17:16:15.026+07:00</updated><title type='text'>Gerakan Moral Untuk Lagu Anak Anak Indonesia</title><content type='html'>Sekarang ini pengetahuan lagu untuk Anak anak semakin jauh hampir semua anak anak mnyanyikan lagi dewasa , faiz anak ku saja menyanyikan lagu cinta, lagu putus cinta , atau lagu dewasa lain sudah lebih hapal dari pada lagu anak anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin harus ada gerakan Sadar Moral tentang Lagu Anak Anak yang lebih mementingkan jenis pebelajaran, moral yang baik, positif ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini ada beberapa lagu dari koleksi faiz bisa di download untuk koleksi anak anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000195/Balonku.wma.html&quot;&gt;Balonku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000196/AkuAnakGembala.wma.html&quot;&gt;Aku Anak Gembala &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000197/AnakKambingSaya.wma.html&quot;&gt;Anak Kambing Saya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000198/Becak.wma.html&quot;&gt;Becak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000200/AkuSeorangKapiten.wma.html&quot;&gt;Aku Seorang Kapiten&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000201/BurungKutilang.wma.html&quot;&gt;Burung Kutilang &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000202/BangunTidur.wma.html&quot;&gt;Bangun Tidur&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000203/Cemara.wma.html&quot;&gt;Cemara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4000204/Bunda.wma.html&quot;&gt;Bunda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086318/Cicak.wma.html&quot;&gt;Cicak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086316/Desaku.wma.html&quot;&gt;Desaku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086310/DisiniSenangDisanaSenang.wma.html&quot;&gt;Disini Senang Disana Senang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086314/DuaMataSaya.wma.html&quot;&gt;Dua Mata Saya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086317/IbuGuruKami.wma.html&quot;&gt;Ibu Guru Kami&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086315/JerukBali.wma.html&quot;&gt;Jeruk Bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086311/KakakMia.wma.html&quot;&gt;Kakak Mia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086319/KepadaGuru.wma.html&quot;&gt;Kepada Guru&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086312/KeranjangSampah.wma.html&quot;&gt;Keranjang Sampah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4086313/KringKringAdaSepeda.wma.html&quot;&gt;Kring Kring Ada Sepeda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4088719/Kupu-KupuYangLucu.wma.html&quot;&gt;Kupu kupu yang Lucu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4088840/LaguGembira.wma.html&quot;&gt;Lagu Gembira&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/4088841/Lagu_Anak_-_Bintang_Kejora.mp3.html&quot;&gt;Bintang Kejora&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Du Di Dam&lt;br /&gt;Gelang Sipatu Gelang&lt;br /&gt;Helly Anjingku&lt;br /&gt;Hujan&lt;br /&gt;Kasih Ibu&lt;br /&gt;Kukuruyuk&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun Midley&lt;br /&gt;Naik Naik Ke Puncak Gunung&lt;br /&gt;Pok ame ame&lt;br /&gt;Satu Ditambah Satu&lt;br /&gt;Sayang Semuanya&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun&lt;br /&gt;Tukang Bakso&lt;br /&gt;Lihat Kebunku&lt;br /&gt;Lingkaran Kecil&lt;br /&gt;Matahari Terbenam&lt;br /&gt;Menanam Jagung&lt;br /&gt;Naik Delman&lt;br /&gt;Naik Kereta&lt;br /&gt;Nina Bobo&lt;br /&gt;Paman Datang&lt;br /&gt;Pepaya Mangga Pisang Jambu&lt;br /&gt;Peramah Dan Sopan&lt;br /&gt;Potong Bebek angsa&lt;br /&gt;Ruri Abangku&lt;br /&gt;Selamat Pagi&lt;br /&gt;Teringat Bunda&lt;br /&gt;Topi Saya Bundar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Masih Banyak Lagi Lagu Lagu Anak Indonesia yang mempunyai nilai nilai Positif serta Education ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu satu aku sayang ibu&lt;br /&gt;dua dua juga sayang ayah&lt;br /&gt;tiga tiga sayang adik kakak&lt;br /&gt;satu dua tiga sayang semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagu diatas tanpa huruf R sangat mudah dilafalkan oleh para balita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari Para Orang tua kita gerakan pengenalan Lagu Anak Anak untuk Anak kita,..........</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/8346872051931403733/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/03/gerakan-moral-untuk-lagu-anak-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/8346872051931403733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/8346872051931403733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/03/gerakan-moral-untuk-lagu-anak-anak.html' title='Gerakan Moral Untuk Lagu Anak Anak Indonesia'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-684121795633492652</id><published>2009-03-20T16:09:00.000+07:00</published><updated>2009-03-20T16:21:48.107+07:00</updated><title type='text'>Cuaca Yang tidak mendukung</title><content type='html'>Walah Kalau lagi Cuaca begini harus mencari yang hangat hangat , sehat ,  dan alami , tapi juga engga ada salahnya jika kita juga prepare tentang ilmu kedokteran , maksudnye lebih pintar dan bijaksana dalam memilih obat obatan , jadi kita lebih tau dan mengerti tentang obat tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini dari sumber yang baik menghasilkan sesuatu yang baik, sumber yang sehat menghasilkan sesuatu yang sehat, begitupun sumber yang jahat akan menghasilkan sesuatu yang jahat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt;Obat-obatan  esensial&lt;/span&gt; adalah obat-obatan yang memenuhi prioritas kebutuhan perawatan kesehatan  populasi. Pengalaman menunjukkan bahwa pemilihan hati-hati terhadap kisaran obat  esensial yang terbatas menghasilkan kualitas perawatan yang lebih tinggi, manajemen  obat yang lebih baik, termasuk peningkatan kualitas obat yang diresepkan dan penggunaan  sumber daya kesehatan yang lebih efektif dari segi harga.  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemilihan obat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;  Pilihan obat esensial manapun perlu memperhitungkan relevansi terhadap kesehatan    publik, bukti klinis kemanjuran dan keamanan terbaik yang ada dan juga peninjauan    efektifitas komparatif dari segi harga. Prosesnya harus transparan and harus    mempertimbangkan perspektif pasien, profesional kesehatan and lembaga nasional.&lt;br /&gt;  Ikuti link dibawah untuk informasi lebih rinci mengenai &lt;em&gt;Expert Comitte on    the Selection and Use of Essential Medicines, Essential Medicines Lists dan    WHO Model Formulary:&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Penggunaan obat yang rasional&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;  Penggunaan obat yang tidak rasional adalah masalah besar di seluruh dunia. WHO    memperkirakan bahwa lebih dari setengah dari semua obat yang diresepkan, dibagikan    atau dijual secara tidak tepat, dan bahwa setengah dari seluruh pasien tidak    mengkonsumsi obat dengan benar. Penggunaan obat secara berlebihan, kurang atau    tidak tepat menghasilkan pemborosan sumber daya yang scarce dan bahaya kesehatan    yang tersebar luas. Contoh penggunaan obat secara tidak rasional mencakup: penggunaan    terlalu banyak obat per pasien (poli farmasi’); penggunaan antimikroba    yang tidak tepat, seringkali dengan dosis yang tidak cukup, untuk infeksi non-bakteri;    penggunaan berlebihan suntikan ketika formulasi oral akan lebih tepat; tidak    meresepkan sesuai dengan panduan klinis; pengobatan sendiri yang tidak tepat,    seringkali untuk obat yang hanya dapat dibeli dengan resep dokter; tidak patuh    pada batasan dosis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; WHO mengadvokasikan 12 intervensi kunci untuk mempromosikan penggunaan obat    yang lebih rasional:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Pembentukan badan nasional multidisiplin untuk mengkoordinasikan peraturan      penggunaan obat&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penggunaan panduan klinis&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pengembangan dan penggunaan daftar obat esensial nasional&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Pembentukan komite obat dan terapetik di daerah dan rumah sakit&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Memasukkan pelatihan farmakoterapi berbasis pemecahan masalah dalam kurikulum      sarjana&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Melanjutkan edukasi medis mencakup pelayanan sebagai persyaratan lisensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Supervisi, audit dan umpan balik&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penggunaan informasi independen mengenai obat&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Edukasi publik mengenai obat&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Hindari insentif finansial tanpa alasan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penggunaan regulasi yang cocok dan diperkuat&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ekspenditur pemerintah yang cukup untuk memastikan adanya obat dan staff&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penggunaan obat yang rasional : aktivitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;  Tujuan kami : Memastikan penggunaan obat yang tepat secara therapeutically dan    efektif dari segi harga oleh profesional kesehatan dan konsumen.&lt;br /&gt;  Memperbaiki penggunaan obat oleh pekerja bidang kesehatan dan publik umum sangat    penting untuk menurunkan keadaan tidak sehat dan kematian dari penyakit yang    menular dan tidak menular, dan untuk menahan pengeluaran obat.&lt;br /&gt;  Idealnya, penggunaan obat yang tepat secara therapeutically dan efektif dari    segi harga oleh profesional kesehatan dan konsumen dicapai pada semua level    sistem kesehatan, dan di sektor publik dan swasta. Program penggunaan obat secara    rasional yang baik di negara manapun memiliki tiga elemen :&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt; *Strategi dan pengawasan penggunaan obat secara rasional* -- advokasi penggunaan      obat yang rasional, identifikasi and promosi strategi yang sukses, dan pengamanan      promosi obat yang bertanggung jawab.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; *Penggunaan obat yang rasional oleh profesional kesehatan* -- bekerja dengan      negara-negara untuk mengembangkan dan memperbaharui panduan penanganan, daftar      dan formulasi obat esensial nasional, dan mendukung program latihan mengenai      penggunaan obat secara rasional.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; *Penggunaan obat secara rasional oleh konsumen* -- mendukung terbentuknya      sistem efektif mengenai informasi mengenai obat, dan menguasakan konsumen      untuk mengambil keputusan yang bertanggung jawab mengenai perawatan mereka.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt; Elemen-elemen diatas dibentuk dengan kerjasama yang erat dengan badan-badan    regional dan negara. Mereka diformulasikan sedemikian rupa sehingga terlihat    tanggung jawab utama dari program obat esensial.&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;*Strategi dan pengawasan penggunaan obat secara rasional* : dukung negara      dalam menerapkan dan mengawasi strategi nasional untuk mempromosikan penggunaan      obat secara rasional oleh profesional dan konsumen kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;*Penggunaan obat secara rasional oleh profesional kesehatan* : mengembangkan      standar panduan penanganan nasional, daftar obat esensial, program edukasi      dan mekanisme efektif lainnya untuk mempromosikan penggunaan obat secara rasional      oleh profesional kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; *Penggunaan obat secara rasional oleh konsumen* : menciptakan sistem informasi      obat-obatan yang efektif untuk memberikan informasi obat yang independen dan      tidak bias – termasuk obat-obatan tradisional- kepada publik umum dan      untuk memperbaiki penggunaan obat oleh konsumen. [NSD]&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sumber http://www.sehatgroup.web.id/</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/684121795633492652/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/03/cuaca-yang-tidak-mendukung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/684121795633492652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/684121795633492652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/03/cuaca-yang-tidak-mendukung.html' title='Cuaca Yang tidak mendukung'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-8357717165807597397</id><published>2009-02-27T16:09:00.000+07:00</published><updated>2009-02-27T17:08:19.240+07:00</updated><title type='text'>Teman Ku Bintang</title><content type='html'>Halo semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini aku mau kenalin kalian semua sama teman aku Nama : Jasmine firdhia Bintang Maslim Waktu pertama kali aku kenal sama kaka bintang ( panggilannya ) kaka ini tinggal di daerah Serpong , dekat sama rumahku tapi saya sekarang dia pindah ke daerah Cipayung Jakarta timur jadi engga dekat lagi deh  sama kaka bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini aku punya foto kaka bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAM_-BSFPbP5NPA2Wm7FJrC8algm3yMeyVbTNu9_SImz_Rckw25ybdfcqbYY2hJyZDvz_cMdagnWAkloFV3NZU98TWBZeqDGt82BQuK_CcvE1U3M3Nk9O9ISFxmdYc1kjZbeknzGxcZvoV/s1600-h/IMG_3699.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAM_-BSFPbP5NPA2Wm7FJrC8algm3yMeyVbTNu9_SImz_Rckw25ybdfcqbYY2hJyZDvz_cMdagnWAkloFV3NZU98TWBZeqDGt82BQuK_CcvE1U3M3Nk9O9ISFxmdYc1kjZbeknzGxcZvoV/s320/IMG_3699.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5307403635249362610&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0RKCxtpViCYUA_0fu_zrR_iShAL2yvFW-odLGfdot6cbtKJOoqxmBRpqZIkdiTNrh1_PBKwXZzsfGswlNbgPKyoCkttZIfcWmzpeGmY2eqqFzLxwVbOaCSmeoe6hZts9S16Da8nEBln2A/s1600-h/IMG_3876.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0RKCxtpViCYUA_0fu_zrR_iShAL2yvFW-odLGfdot6cbtKJOoqxmBRpqZIkdiTNrh1_PBKwXZzsfGswlNbgPKyoCkttZIfcWmzpeGmY2eqqFzLxwVbOaCSmeoe6hZts9S16Da8nEBln2A/s320/IMG_3876.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5307406024392350386&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kaka bintang dan bundanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dirumah kaka bintang ini banyak mainan kaya taman kanak kanak paling senang aku main prosotan , wah kalau main itu aku engga mau pulang ..&lt;br /&gt;tapi waktu aku main ke rumah kaka sayang abi ku ada keperluan yang memdadak jadi aku hanya sebentar .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku punya foto waktu aku pertama kali bertemu kaka bintang dirumah Serpong&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzu7E5-wr-dit9j7CTijjOVw8uSx7OKRLzV_MrnGVrDRPYgnUq7dUbxn9ZXFy2O3hpQV1e8Xi-g6NPYlqUfOLdWoG6b52vQdzMrsfIDUHW0Ux1vreyqRD6DCnyT3fXblSMiR7xs0KWHaD1/s1600-h/Faiz+%26+kakak+Bintang,+15+April+2007.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzu7E5-wr-dit9j7CTijjOVw8uSx7OKRLzV_MrnGVrDRPYgnUq7dUbxn9ZXFy2O3hpQV1e8Xi-g6NPYlqUfOLdWoG6b52vQdzMrsfIDUHW0Ux1vreyqRD6DCnyT3fXblSMiR7xs0KWHaD1/s320/Faiz+%26+kakak+Bintang,+15+April+2007.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5307404952549272018&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;he he he waktu itu masih kecil dan masih cabi banget sampai sampai bunda bintang itu suka sama aku katanya aku lucu banget padahal aku ini ganteng loh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh yach bunda bintang nanti aku main lagi yach kerumah mu , tapi jangan lupa Ice cream favoritku ..............</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/8357717165807597397/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/teman-ku-bintang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/8357717165807597397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/8357717165807597397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/teman-ku-bintang.html' title='Teman Ku Bintang'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAM_-BSFPbP5NPA2Wm7FJrC8algm3yMeyVbTNu9_SImz_Rckw25ybdfcqbYY2hJyZDvz_cMdagnWAkloFV3NZU98TWBZeqDGt82BQuK_CcvE1U3M3Nk9O9ISFxmdYc1kjZbeknzGxcZvoV/s72-c/IMG_3699.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-2487624119726266826</id><published>2009-02-26T09:34:00.001+07:00</published><updated>2009-02-26T09:57:01.257+07:00</updated><title type='text'>RENANG</title><content type='html'>Kalau bicara berenang ini adalah acara favorit ku , soalnya kalau sudah berenang aku jarang mau berhenti , pernah aku berenang dengan Bude Royani, Mbak Apri , Mbak Tita , Chacha mulai jam 10 00 pagi  sampai jam 3 00 sore  he he he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau bicara berenang aku punya foto waktu aku berenang pertama kali sama abi dan umi&lt;br /&gt;liat deh foto foto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXOSC1k_aRZUEl5GgQLy_HkYK0RdEfhIXVnXEzwptKxQe0OhXM2P2W2yCpSeXkFZGOV-7abun4WBT-APqcFegkK_IG9NdjNDmK7JQJtwyc_pYHryPRTtXY87gCjZGbOC9sg_AyBWw7df5W/s1600-h/IMAGE_020.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXOSC1k_aRZUEl5GgQLy_HkYK0RdEfhIXVnXEzwptKxQe0OhXM2P2W2yCpSeXkFZGOV-7abun4WBT-APqcFegkK_IG9NdjNDmK7JQJtwyc_pYHryPRTtXY87gCjZGbOC9sg_AyBWw7df5W/s320/IMAGE_020.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306930447078358210&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnlZJsXQga5e5VAEJsHTkl6Rw3AuP_VZPPS38nUChvxabSGbFW-ZS4xN9nQQZ9t1APJjxtgfs050oQntrhCo94G35kool6Eu81W3AD6hjscIdRtKQXHww32zejiUU_yLBqMjYRZgf4pKro/s1600-h/IMAGE_021.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjnlZJsXQga5e5VAEJsHTkl6Rw3AuP_VZPPS38nUChvxabSGbFW-ZS4xN9nQQZ9t1APJjxtgfs050oQntrhCo94G35kool6Eu81W3AD6hjscIdRtKQXHww32zejiUU_yLBqMjYRZgf4pKro/s320/IMAGE_021.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306930662308754466&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpQ-EE2x2xwxVWJ8tp4GkIcM1DHrXDQWSAqQy-fxRXl3PknLzoEQBMCOYq7htfoayWo3Ww6XZ7Qoi7_SK8JUlrMOGTlLETpRarmKE3k3IvlsQC64e754l3tH19afNiOjTJwrxvX_LwSq_t/s1600-h/IMAGE_022.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpQ-EE2x2xwxVWJ8tp4GkIcM1DHrXDQWSAqQy-fxRXl3PknLzoEQBMCOYq7htfoayWo3Ww6XZ7Qoi7_SK8JUlrMOGTlLETpRarmKE3k3IvlsQC64e754l3tH19afNiOjTJwrxvX_LwSq_t/s320/IMAGE_022.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306930875646930194&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Waktu itu Umi engga ikut berenang tapi aku , soalnya umi engga punya baju berenang dan abi juga melarang umi soalnya tempat renang itu karena  berenangnya campur antara laki laki dan perempuan jadi abi engga mau umi ikut berenang. walaupun umi engga ikut berenang tapi aku senang banget waktu itu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh iya waktu itu juga teteh encuh dan mama rekas juga ikut berenang tapi sayangnya foto engga ada jadi aku engga bisa ngenalin teteh encuh dan mama rekas deh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini ada foto umi juga loh waktu ikut berenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHFhrGIHCbrgG9cuZGEAfvEN5Nl7CvoDKgno6p6gUuBftyJV51AT11fphHn0H_dAH9GeyC2rv3OlyTS3_k_yWkpb5k43FVWVxwL-FHnaQ-qsT1II31Nrt6P0eXyPMQAjb1idl76koSW4Yt/s1600-h/IMAGE_034.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiHFhrGIHCbrgG9cuZGEAfvEN5Nl7CvoDKgno6p6gUuBftyJV51AT11fphHn0H_dAH9GeyC2rv3OlyTS3_k_yWkpb5k43FVWVxwL-FHnaQ-qsT1II31Nrt6P0eXyPMQAjb1idl76koSW4Yt/s320/IMAGE_034.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306932344380933890&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaU1GtGyEE8PZ1gboOYz38DIZl0Jo92tGLxvFGtkWbn239sg1eW9TmfCGA-tRj8scyA2qu0MPYJ7K7IUiUUZIHkvGoOW7lwahr66CN0O29n7XLlOz-MEkOAyu6FIYesLAiVzwFIUfltbT_/s1600-h/IMAGE_033.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaU1GtGyEE8PZ1gboOYz38DIZl0Jo92tGLxvFGtkWbn239sg1eW9TmfCGA-tRj8scyA2qu0MPYJ7K7IUiUUZIHkvGoOW7lwahr66CN0O29n7XLlOz-MEkOAyu6FIYesLAiVzwFIUfltbT_/s320/IMAGE_033.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306931864998629138&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tunggu lagi cerita ku .............  aku mau ngenali semua keluarga</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/2487624119726266826/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/renang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/2487624119726266826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/2487624119726266826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/renang.html' title='RENANG'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXOSC1k_aRZUEl5GgQLy_HkYK0RdEfhIXVnXEzwptKxQe0OhXM2P2W2yCpSeXkFZGOV-7abun4WBT-APqcFegkK_IG9NdjNDmK7JQJtwyc_pYHryPRTtXY87gCjZGbOC9sg_AyBWw7df5W/s72-c/IMAGE_020.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-2679825322113481009</id><published>2009-02-26T09:14:00.000+07:00</published><updated>2009-02-26T09:58:25.408+07:00</updated><title type='text'>Tanggal 31 Oktober 2006</title><content type='html'>IT My Brithday&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah kalau bicara hari kelahiran pasti abi sama umiku senang banget, ini aku ada foto waktu aku &lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgS7F-_vmf1VdCl_npGuADT_7lCd1J6POj6Dhy7hzrcbCxOJODiYBS4kS7PfMVG95IxOSg7UBFsqL5iNp0gN1xig8lPOFvT6sVpEBwDPT8qxn5Iboup7mfnIsuGwB8JR9xslggd2eq8kcnl/s1600-h/reza_099.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgS7F-_vmf1VdCl_npGuADT_7lCd1J6POj6Dhy7hzrcbCxOJODiYBS4kS7PfMVG95IxOSg7UBFsqL5iNp0gN1xig8lPOFvT6sVpEBwDPT8qxn5Iboup7mfnIsuGwB8JR9xslggd2eq8kcnl/s320/reza_099.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306925877535034258&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;baru lahir&lt;br /&gt;Waktu aku bayi lucu yach.... aku cabi sekali he he ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ6L6PM8q4VdusOnkChGKjYJS6DIAqd1CFkJ4lWabuQkiBdkIpVfSq2DmvGEtM4aXAyMF14HdlVUHdpvmUFOUSO1aPaUYkJZAnfePPLhyphenhyphennwUcHfoFPI5TiRm90lzg4NeCaZbvYn_2u3O0i/s1600-h/reza_088.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZ6L6PM8q4VdusOnkChGKjYJS6DIAqd1CFkJ4lWabuQkiBdkIpVfSq2DmvGEtM4aXAyMF14HdlVUHdpvmUFOUSO1aPaUYkJZAnfePPLhyphenhyphennwUcHfoFPI5TiRm90lzg4NeCaZbvYn_2u3O0i/s320/reza_088.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306925176886897026&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;ini waktu aku masih dirumah sakit bersalin ... setelah di azanin oleh aku aku di masukan kedalam box ini  itu kata abi loh &lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiV0UnoJ5ezGjHflCWm4XjotrcStr3DoHdvQU9deaJymbdPJslf1UvkFrwsmy9K7xausK0k84VkwzQ4ssBIgFgMf84tNZETHigv8wPcIXFemHGM9YiCdYRUynI2bRciL2_q0nMkT317GhfY/s1600-h/reza_098.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiV0UnoJ5ezGjHflCWm4XjotrcStr3DoHdvQU9deaJymbdPJslf1UvkFrwsmy9K7xausK0k84VkwzQ4ssBIgFgMf84tNZETHigv8wPcIXFemHGM9YiCdYRUynI2bRciL2_q0nMkT317GhfY/s320/reza_098.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306924615363587026&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;abi ku ingin semua orang tau tentang hari kelahiranku&lt;br /&gt;dia sangat bangga aku telah lahir dengan selamat dan sehat walaupun masih bayi aku tuh kurang ganteng sama kaya abi tapi sekarang ini aku ganteng deh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZdCaUU7OvsUlltIoS389Vo0FXqRrvvcJgheJ-0Gr1QjgVcXYmDgxkFmBDvOKt14d0ArqE6O4Um1q3xqp5sfXqxB6IY8mMCROsSjjvOTt4ujr0mkLSoTYwloLwyYY1z8SGf_I39J4HahU1/s1600-h/reza_105.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZdCaUU7OvsUlltIoS389Vo0FXqRrvvcJgheJ-0Gr1QjgVcXYmDgxkFmBDvOKt14d0ArqE6O4Um1q3xqp5sfXqxB6IY8mMCROsSjjvOTt4ujr0mkLSoTYwloLwyYY1z8SGf_I39J4HahU1/s320/reza_105.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306926814311495266&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/2679825322113481009/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/tanggal-31-oktober-2005.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/2679825322113481009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/2679825322113481009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/tanggal-31-oktober-2005.html' title='Tanggal 31 Oktober 2006'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgS7F-_vmf1VdCl_npGuADT_7lCd1J6POj6Dhy7hzrcbCxOJODiYBS4kS7PfMVG95IxOSg7UBFsqL5iNp0gN1xig8lPOFvT6sVpEBwDPT8qxn5Iboup7mfnIsuGwB8JR9xslggd2eq8kcnl/s72-c/reza_099.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8069452030191297478.post-4006408713010795962</id><published>2009-02-23T12:32:00.001+07:00</published><updated>2009-02-27T16:08:54.852+07:00</updated><title type='text'>Faiz Nama Panggilan ku</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7HbnxHWN3bOmoL2BInBjdx2IoRwxQ3K9iVMnV74RN-O_m-VGJnwA2_RfYE-4mbIUQNjs45rc68yPHMMHPzQXbDul0eJvmbwAEo0KDBFG_RugzDo2dcILZPQ0i0vz2AptkpJ6oilij2CAn/s1600-h/IMG_5706.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7HbnxHWN3bOmoL2BInBjdx2IoRwxQ3K9iVMnV74RN-O_m-VGJnwA2_RfYE-4mbIUQNjs45rc68yPHMMHPzQXbDul0eJvmbwAEo0KDBFG_RugzDo2dcILZPQ0i0vz2AptkpJ6oilij2CAn/s320/IMG_5706.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5305866532218058866&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;Aku Lahir Pada Hari Selasa tanggal 31 oktober 2006&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Jakarta tentunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;waktu ku lahir jam 9.30wib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;Abi ku bernama Muhamad Reza yusuf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;Umi ku Bernama Yudiana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;sekarang aku tinggal di Komp Pondok Pucung Indah II Blok C1 No 7 Pondok pucung Pondok Aren Tanggerang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ini anak laki pertama dari abi ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;ini foto aku&lt;/span&gt; &lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;ganteng yach ..  ehh salah  ganteng lah masah ganteng donk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini foto waktu aku berumur 1tahun .9 bulan , sekarang umurku sudah 2.tahun 5 bulan bisa dibayangkan donk lucunya aku ...  heh hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;nanti deh aku banyak mau cerita tentang aku ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjauC-w1Z5XZLC6VmTNoFf6MMOhLRxaTKcuH8t1uKsg9bRJ1MsEyZepa3OTcCIoWsCmF5YQFM6W0ZSRSnAZqzYAT0ehZ_0fLMXeyEJoVlhCusRsK58Xft3G6jP5axGrY6uySKIpz-cDoWgu/s1600-h/IMG_5709.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjauC-w1Z5XZLC6VmTNoFf6MMOhLRxaTKcuH8t1uKsg9bRJ1MsEyZepa3OTcCIoWsCmF5YQFM6W0ZSRSnAZqzYAT0ehZ_0fLMXeyEJoVlhCusRsK58Xft3G6jP5axGrY6uySKIpz-cDoWgu/s320/IMG_5709.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5305868808398262290&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;ini umi , abi dan aku .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;umiku cantik yach .. tapi abiku nich kurang ganteng .. payah ini untung aku ganteng nurunin umi ku .. tapi abiku ini baik loo walaupun kurang ganteng tapi buktinya umi ku yang cantik cinta sama abiku ... jadi lahirlah aku buah cinta dari mereka .. . kaya orang dewasa aja aku bicara tentang cinta ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;dulu waktu kecil aku sering dipanggil aiz tapi abi membiasakan aku dipanggil faiz , jadi deh nama panggilanku faiz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:courier new;&quot;&gt;nanti aku cerita lagi tentang aku dan keluargaku &lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-size:100%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family:times new roman;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://faizyusuf.blogspot.com/feeds/4006408713010795962/comments/default' title='Posting Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/faiz-nama-panggilan-ku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/4006408713010795962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8069452030191297478/posts/default/4006408713010795962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://faizyusuf.blogspot.com/2009/02/faiz-nama-panggilan-ku.html' title='Faiz Nama Panggilan ku'/><author><name>Unknown</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='https://img1.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7HbnxHWN3bOmoL2BInBjdx2IoRwxQ3K9iVMnV74RN-O_m-VGJnwA2_RfYE-4mbIUQNjs45rc68yPHMMHPzQXbDul0eJvmbwAEo0KDBFG_RugzDo2dcILZPQ0i0vz2AptkpJ6oilij2CAn/s72-c/IMG_5706.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>