<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>KOEMAT</title><description>Selamat datang di blognya tukang ngetrail&lt;br&gt;Disini kita bicara apa saja, dari soal motor sampai soal Ujian Nasional. Mulai dari bengkel sampai kandang sapi.

Disini bukan tempat untuk download mie ayam, bakso apalagi nasi goreng.</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Mudhy)</managingEditor><pubDate>Wed, 6 Nov 2024 09:53:32 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">99</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://koemat.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:summary>Selamat datang di blognya tukang ngetrail Disini kita bicara apa saja, dari soal motor sampai soal Ujian Nasional. Mulai dari bengkel sampai kandang sapi. Disini bukan tempat untuk download mie ayam, bakso apalagi nasi goreng.</itunes:summary><itunes:subtitle>Selamat datang di blognya tukang ngetrail Disini kita bicara apa saja, dari soal motor sampai soal Ujian Nasional. Mulai dari bengkel sampai kandang sapi. Disini bukan tempat untuk download mie ayam, bakso apalagi nasi goreng.</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>FAKTA DIBALIK TTS </title><link>http://koemat.blogspot.com/2015/03/fakta-dibalik-tts.html</link><category>omong kosong</category><category>Renungan</category><category>Wathon Njeplak</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Thu, 5 Mar 2015 12:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-180720859841771639</guid><description>&lt;p dir="ltr"&gt;Diantara sekian pembaca sudah pasti tau dan pernah berurusan dengan TTS alias teka teki silang, berarti sudah gak perlu saya jelaskan lagi tho apa itu TTS.&lt;br&gt;
Yah TTS mungkin umum dikalangan orang orang selo, karena memang semboyan TTS adalah pengisi waktu luang. Kalau soal siapa yang pertama kali menemukan TTS saya gak begitu tau, tapi yang jelas penemu TTS itu orang yang selo tenan (mungkin lho ya).&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;Tapi saya tidak akan bercerita tentang sejarah TTS hingga menjadi tenar seperti saat ini.&lt;br&gt;
Saya akan mencoba mengungkap fakta TTS dari sudut pandang saya pribadi.&lt;br&gt;
Pertama, TTS itu selain memaksa kita untuk berpikir juga memaksa kita untuk jujur. Bagaimana tidak, kita dihadapkan pada soal sulit yang harus kita isi dan walaupun kita isi dengan sempurna hanya rasa puas sebagai hadiah. Yah walaupun ada juga TTS yg menawarkan hadiah uang, biasanya di koran atau majalah. Sebenarnya kalau hanya mengejar penuhnya kolom bisa saja diisi ngawur yang penting penuh. Misal ada pertanyaan 5 kolom, huruf pertama A huruf ketiga P dan pertanyaanya "hebat". Kan bisa saja kita isi ampas, alasanya ampas itu juga hebat lho, lha wong sudah diperas dan dibuang tapi gak pernah ngeluh. Tapi anehnya pengisi TTS gak mau melakukan itu, padahal nantinya juga gak ada yang peduli jawaban itu benar atau salah. Bisa dibayangkan seandainya kita terapkan itu dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin kasus selingkuh ataupun korupsi gak akan ada. Yah seperti TTS tadi, kalu bukan jatahnya ya jangan dipakai.&lt;br&gt;
 Fakta kedua, Dalam mengisi TTS kita diajarkan disiplin sebenarnya. Jarang kan orang isi TTS itu ada yang 2 huruf dalam 1 kotak? Walaupun sebenarnya gak apa kita isi 2 atau 3 huruf asal kotaknya muat toh walaupun ada 2 huruf dalam 1 kotak juga gaji tetap cair kan? Persis kalau kita naik angkutan, kalau aturanya cuma 10 penumpang ya jangan di isi lebih biar aman.&lt;br&gt;
Dan fakta yang Terakhir mungkin (sekali lagi mungkin lho ya) TTS itu mengajarkan kita untuk tidak mengambil yang bukan haknya. Kira2 ada gak yang mau beli TTS yang sudah terisi penuh? Pasti tidak kan? Nah disitulah pelajaranya, jangan diterima karena kita belinya TTS yg baru dan belum terisi sedangkan jawaban yang ada disitu bukan hak kita. Perlu dikerahui ya kalau TTS yang terisi itu mengindikasikan bahwa itu barang second. Sama kalau kita beli dompet ndilalah dalam dompet itu ada uangnya, ya jangan diterima lha wong itu dompet second kok, mintalah dompet yang masih baru dan belum ada isinya.&lt;/p&gt;
&lt;p dir="ltr"&gt;Yowis sekian saja tulisannya, silahkan ditambahkan kalau sekiranya ada yang mau ditambahkan.&lt;/p&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Memperkosa Kahanan</title><link>http://koemat.blogspot.com/2015/02/memperkosa-kahanan.html</link><category>omong kosong</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sat, 28 Feb 2015 10:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-2872663126981432623</guid><description>&lt;p dir="ltr"&gt;Mungkin judulnya terdengar aneh, tapi yen tak rasakke memang itu yang bisa menjadi alasan saya kembali menulis di blog ini. Bagaimana tidak boleh dibilang memperkosa kahanan wong sebenarnya kahanan tidak mendukung untuk menulis.&lt;br&gt;
Disela-sela bencahan mesin yang pating tlecek tersebar di njobin dan rengekan anak lanang yang minta digendong kok yo sempat2nya nyekel hape.&lt;br&gt;
Tapi kok rasa-rasanya gak tega lihat anak lanang nangis terus.&lt;br&gt;
Yowislah, nulisnya lain kali saja, tak momong ndisik...&lt;/p&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>SISTEM BAHAN BAKAR MESIN DIESEL</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/11/sistem-bahan-bakar-mesin-diesel.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Otomotive</category><category>Sekolahan</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Thu, 8 Nov 2012 22:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-8217671603721696983</guid><description>Menyambung entri saya terdahulu tentang&lt;b&gt; &lt;a href="http://koemat.blogspot.com/2012/11/dalam-kehidupan-sehari-hari-kita-tidak.html"&gt;Mengenal mesin disel&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; maka pada posting kali ini saya akan membahas lagi tentang mesin disel. kita akan coba mengenal tentang ruang bakar (combustion chamber), sistem bahan bakar dan sistem pemanasan pada mesin diesel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Ruang bakar (combustion chamber)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ruang pembakaran memiliki ruang yang tercipta diantara piston, blok silinder, dan kepala silinder. Ruang bakar pada mesin disel sangat berbeda dengan ruang bakar yang ada pada mesin bensin.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gambar disamping adalah jenis ruang bakar yang digunakan pada mesin disel. Gambar A adalah ruang bakar type sel melingkar atau swirl chamber sedang gambar B adalah type direc injection atau injeksi langsung.&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaAh3m6k8pwghABNFhhq_rdbzizXeH-S06HC_WJwObD54rkis6Os4rn8dTclAJNTniBQKAAnKEknx0_zua7X4V_jjQusw5VODgYELFDyD9qVcrKzJMSIk9tmKHg3gBai-AObPc0GvUetpQ/s1600/image5071.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="208" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaAh3m6k8pwghABNFhhq_rdbzizXeH-S06HC_WJwObD54rkis6Os4rn8dTclAJNTniBQKAAnKEknx0_zua7X4V_jjQusw5VODgYELFDyD9qVcrKzJMSIk9tmKHg3gBai-AObPc0GvUetpQ/s320/image5071.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;1. (Utama) Ruang pembakaran&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;2. Glow plug&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;3. Nozzle injeksi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;4. Ruang melingkar (Swirl chamber)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;5. Saluran pemindah (Transfer pipe)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tipe ruang melingkar (Swirl chamber)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pada umumnya memiliki ruang melingkar berbentuk bola pada bagian atas ruang pembakaran utama. Ruang melingkar (swirl chamber) menghubungkan ruang pembakaran dengan saluran pemindah (transfer passage). Selama kompresi, udara mengalir ke dalam ruang melingkar untuk menciptakan putaran angin yang kuat. Nozzle injeksi menginjeksikan bahan bakar ke dalam ruang melingkar (swirl chamber).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tipe injeksi langsung (Direct Injection type)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Tipe Injeksi Langsung memiliki ruang pembakaran yang terbentuk diantara kepala silinder dan piston, dan bahan bakar diinjeksikan langsung dari nozzle injeksi ke dalam ruang pembakaran. Ciri utama pada mesin yang mengadopsi sistem ini adalah adanya coakan pada kepala piston.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqIzPBCAr9r_F_LrVHgzdYxjsI7slLowb7FwqhFwr6rLR7S77nkhBcNVsOf5PA2-AzW0J5ilfMoLY1sq1mvlAkMeN5dkzMHO0R6AvxZRoyKNEYWEuqzMrWu72kaVYNbPlC_ll5KRVVk-lE/s1600/image5081.gif" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqIzPBCAr9r_F_LrVHgzdYxjsI7slLowb7FwqhFwr6rLR7S77nkhBcNVsOf5PA2-AzW0J5ilfMoLY1sq1mvlAkMeN5dkzMHO0R6AvxZRoyKNEYWEuqzMrWu72kaVYNbPlC_ll5KRVVk-lE/s1600/image5081.gif" /&gt;&lt;/a&gt;Sedangkan untuk mengontrol output putaran mesin disel ada yang menggunakan katup pada intake manifold&amp;nbsp;ada yang tidak, tetapi dikontrol dari pompa injektor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;1. Mesin diesel (dengan katup throttle)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;2. Mesin diesel (tanpa katup throttle)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;3. Volume injeksi bahan bakar kecil&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;4. Volume injeksi bahan bakar besar&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sistem bahan bakar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;
Sistem bahan bakar mesin diesel bertugas menginjeksikan bahan bakar bertekanan tinggi ke dalam&amp;nbsp;ruang pembakaran dimana udara telah dimampatkan ke tekanan tinggi. Hal ini memerlukan perlengkapan khusus&amp;nbsp;yang tidak digunakan di dalam mesin bensin.&lt;br /&gt;
Sistem bahan bakar terdiri dari:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;1. Tangki bahan bakar&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
berfungsi untuk menyimpan bahan bakar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;2. Saringan bahan bakar&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Alat ini menyaring debu dan air dari bahan bakar untuk melindungi pompa injeksi dan nozzle-nozzle injeksi yang mengandung part-part kecil. Debu dan air harus dibuang dari bahan bakar untuk mencegah agar pompa injeksi tidak tersita atau berkarat karena pompa injeksi dilumasi dengan bahan bakar diesel. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFp1Yf5ToL-hi_HTGln8xvhumdhB3h88_uUBzexMctV97ggpAl6mS-aTlbblD65k-uU_ao-AsYLxgb_-VhRduUUlGnPZm90tHhP2kmuLyWvu9BrQLWHQ-DJIrZzm3PZZE0Y6yq24TycI4S/s1600/filter+bahan+bakar.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFp1Yf5ToL-hi_HTGln8xvhumdhB3h88_uUBzexMctV97ggpAl6mS-aTlbblD65k-uU_ao-AsYLxgb_-VhRduUUlGnPZm90tHhP2kmuLyWvu9BrQLWHQ-DJIrZzm3PZZE0Y6yq24TycI4S/s320/filter+bahan+bakar.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;. Pompa priming&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ini adalah pompa manual yang digunakan untuk&amp;nbsp;mengeluarkan udara dari saluran bahan bakar&amp;nbsp;setelah kendaraan kehabisan bahan bakar, atau&amp;nbsp;membuang air yang telah terkumpul di dalam&amp;nbsp;sedimenter.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;.Saringan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagian ini menyaring zat-zat yang terkontaminasi&amp;nbsp;dari bahan bakar&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;. Sedimenter&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bagian ini memisahkan air dari bahan bakar.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: right;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;3. Pompa injeksi&lt;/i&gt;.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Pompa injeksi memberi tekanan bahan bakar dan memompanya ke nozzle-nozzle injeksi. Volume dan waktu&amp;nbsp;injeksi bahan bakar secara mekanik dikontrol sesuai dengan banyaknya usaha yang diberikan pada pedal&amp;nbsp;akselerator dan putaran mesin&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat dua tipe pompa injeksi yang digunakan pada mesin diesel:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;A. Pompa injeksi mekanikal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;secara mekanik mengontrol&amp;nbsp;volume dan waktu injeksi bahan bakar.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;B. Pompa injeksi elektronik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;menggunakan ECU (Electronic Control Unit)&amp;nbsp;pada sistem EFI-D (Electronic Fuel Injection-Diesel&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMZ10VYgfJgt13YoWUCbPVb1vYWCBuBFUwi7QzeNkErXKS54w_WwY5qCxpg2mCmSRjnRzZSy9ZuKqT5v2VHdSzxN0Kq_jbD9uHDhS1MATwATYG0gSkdkuTJtWjQJlZKeD371g8bRA2S4Az/s1600/image5121.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMZ10VYgfJgt13YoWUCbPVb1vYWCBuBFUwi7QzeNkErXKS54w_WwY5qCxpg2mCmSRjnRzZSy9ZuKqT5v2VHdSzxN0Kq_jbD9uHDhS1MATwATYG0gSkdkuTJtWjQJlZKeD371g8bRA2S4Az/s200/image5121.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxCFl8nAKMi0K4s9zlPMEBB6_cwAilqJIgJk7dWiRgHEpH1r80PWVH-D_cP3lPen8g2kIo97QTm9rKGnY0Voep5ZDNJDIveueLY0RDk5wyD4fbAqBWYsS-6DcUDsNEoNsjC7InyiGjscnr/s1600/image5131.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxCFl8nAKMi0K4s9zlPMEBB6_cwAilqJIgJk7dWiRgHEpH1r80PWVH-D_cP3lPen8g2kIo97QTm9rKGnY0Voep5ZDNJDIveueLY0RDk5wyD4fbAqBWYsS-6DcUDsNEoNsjC7InyiGjscnr/s200/image5131.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;1. Pompa Injeksi&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;2. Nozzle Injeksi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;3. Timing belt&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;4. ECU &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;i&gt;5. Sensor-sensor&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk disel EFI sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu: &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diesel EFI tipe konvensional&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Sistem ini menggunakan sensor-sensor untuk mendeteksi pembukaan akselerator dan putaran mesin, dan sebuah ECU untuk menentukan volume dan waktu injeksi bahan bakar.Mekanisme kontrol yang digunakan pada proses pemompaan, pendistribusian, dan injeksi didasarkan pada sistem diesel tipe mekanikal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Diesel EFI tipe Common-rail&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Bahan bakar yang telah diberi tekanan oleh pompa supply disimpan di dalam common-rail sebelum didistribusikan ke injektor-injektor. ECU (Electronic Control Unit) dan EDU (Electronic Driving Unit) mengontrol volume dan waktu injeksi bahan bakar ke tingkat optimum dengan cara mengoperasikan dan menutup injektor-injektor sesuai dengan sinyal-sinyal dari sensor-sensor. Proses ini serupa pada proses di sistem EFI yang digunakan pada mesin bensin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;4. Nozzle Injeksi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian ini menerima bahan bakar bertekanan tinggi dan menginjeksikannya ke dalam ruang pembakaran. Saat tekanan bahan bakar yang dipompakan oleh pompa injeksi menjadi lebih besar daripada beban pegas tekanan, maka tenaganya mendorong jarum nozzle ke atas. Hal ini menyebabkan pegas tekanan menjadi mampat dan bahan bakar diinjeksikan ke ruang pembakaran. Tekanan injeksi dapat disetel dengan cara membedakan ketebalan shim penyetel, yang secara efektif mengubah beban pada pegas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIykV_cAQmFmNuHWWG0RiephpMHaUak-VZ9MtazlZKYBwImRNjnfIvhFzhV-ufTzKEoT5YAf5HP46z0WeO0H_VDjvl5qxY3tNen9Uat7o7droet2T3jkow9YtAAAGA7Z9xwbgenX6YN-pm/s1600/injector.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIykV_cAQmFmNuHWWG0RiephpMHaUak-VZ9MtazlZKYBwImRNjnfIvhFzhV-ufTzKEoT5YAf5HP46z0WeO0H_VDjvl5qxY3tNen9Uat7o7droet2T3jkow9YtAAAGA7Z9xwbgenX6YN-pm/s320/injector.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;1. Pegas tekanan (Pressure spring) &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;i&gt;2.Jarum nozzle &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;i&gt;3. Bodi nozzle &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;
&lt;i&gt;4. Shim penyetel&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sistem Pemanasan Awal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Panas mampat yang cukup tidak dapat diperoleh selama start mesin dingin atau pada pengoperasian temperatur rendah. Sistem pemanasan awal memanaskan udara hisap untuk meningkatkan kemampuan pengapian bahan bakar. Sistem ini menggunakan baterai untuk memanaskan udara hisap. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat dua tipe sistem pemanasan awal:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tipe Glow plug:&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
Memanaskan ruang pembakaran. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tipe pemanas hisap:&lt;/b&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Memanaskan udara hisap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian uraian singkat tentang mesin diesel &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaAh3m6k8pwghABNFhhq_rdbzizXeH-S06HC_WJwObD54rkis6Os4rn8dTclAJNTniBQKAAnKEknx0_zua7X4V_jjQusw5VODgYELFDyD9qVcrKzJMSIk9tmKHg3gBai-AObPc0GvUetpQ/s72-c/image5071.gif" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>MEMBUAT RANGKA SUPERMOTO</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/11/membuat-rangka-supermoto.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Motocross</category><category>Otomotive</category><category>sport</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Mon, 5 Nov 2012 22:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-902683728088033694</guid><description>Saat ini penggemar supermoto semakin banyak, tapi sayangnya respon pabrikan motor di Indonesia sangat lambat. itu bisa dilihat dari supermoto yang beredar di pasaran Indonesia baru dari 
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;Kawasaki&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dengan &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;D-Tracker&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, sedangkan Yamaha masih enggan memasarkan
 &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Yamaha WR Series&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;di Indonesia, bahkan untuk kelas paling kecil seperti &lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;Yamaha WR 150 &lt;/b&gt;sekalipun&lt;/span&gt;. Dengan hanya satu pilihan di pasaran, dan harganya yang tidak murah jadi kenapa tidak kita modif sendiri?&lt;br /&gt;
Sebelum membuat modifikasi dengan konsep supermoto alangkah baiknya kita mengenali dulu apa itu supermoto. Supermoto adalah motor segala medan, basicnya adalah motor Trail atau motocross yang mengalami sedikit perubahan pada roda, gear rasio dan suspensi sehingga nyaman dikendarai di jalan raya dan medan semi offroad. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena penggunaanya bukan untuk full offroad maka pada supermoto kita tidak lagi menggunakan ban motocross atau ban Trial tetapi menggunakan ban untuk jalan raya. ukuran roda depan dan belakang pun tidak sebesar roda untuk motocross atau traail, karena ukuran roda yang lebih kecil maka ground cleareance (jarak terrendah dengan tanah) juga menurun, mengingat motor ini tidak untuk full offroad jadi ground cleareance juga tidak perlu terlalu besar. dan tentu saja kelengkapan kendaraan seperti lampu, sinyal-sinyal dan spion mutlak diperlukan jika motor tersebut akan digunakan sebagai kendaraan sehari-hari. &lt;br /&gt;
Lalu bagaimana dengan rangkanya? Rangka supermoto relatif sama dengan rangka motor untuk motocross atau &lt;a href="http://koemat.blogspot.com/2012/03/rangka-trail-dan-trial.html" target="_blank"&gt;Rangka Trail&lt;/a&gt; pada umumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNLpJRPtZRPsEJf2b0U88KcNDfXb4hlxOb_BCuuUWxN9ddHB_bhSnb3f0DN8cq-AxL2hqgOpUvOKe2UOKPS09CJiFkRJkFJtEUA5vIlC6NT2rACd7aD0rjCyM7zMDB5cjeZ2uRG0h55LWi/s1600/supermotard_5_1_4T.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="255" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNLpJRPtZRPsEJf2b0U88KcNDfXb4hlxOb_BCuuUWxN9ddHB_bhSnb3f0DN8cq-AxL2hqgOpUvOKe2UOKPS09CJiFkRJkFJtEUA5vIlC6NT2rACd7aD0rjCyM7zMDB5cjeZ2uRG0h55LWi/s400/supermotard_5_1_4T.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Gambar diatas adalah supermoto keluaran Sherco&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Dapat dilihat dari rodanya yang lebih kecil dan thread ban yang tidak sekasar ban motocross, sedang tampilan yang lain relatif sama.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFkGZUO4FfEb4Rv195Im0rW2tp2xjzCb755SdMkTOtrsmIDlM0a3PVnETLl6J8fW-CKxD0XgKHdE33G1aPNefvY86LnBvuI_pQ4mniJlH-LUOH88E9PTKqUaiIcaHFkCPndRKHBwXiI_oP/s1600/rangka+super+moto.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="283" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFkGZUO4FfEb4Rv195Im0rW2tp2xjzCb755SdMkTOtrsmIDlM0a3PVnETLl6J8fW-CKxD0XgKHdE33G1aPNefvY86LnBvuI_pQ4mniJlH-LUOH88E9PTKqUaiIcaHFkCPndRKHBwXiI_oP/s400/rangka+super+moto.jpg" width="400" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
gambar diatas supermoto dari KTM yang sudah ditelanjangi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
kita bisa membuat rangka supermoto dengan berpedoman pada gambar diatas kan, hanya sebagai bahan referensi, jangan dijiplak sepenuhnya karena akan tidak sesuai dengan postur orang Indonesia, apalagi dengan postur saya yang kecil he he.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
yang perlu diperhatikan adalah &lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;sudut rake&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;sudut caster&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, semakin kecil sudutnya maka semakin lincah untuk diajak manuver, tetapi kestabilanya berkurang. sudut rake ini juga bisa dipengaruhi oleh sudut swing arm. dengan panjang rangka yang sama maka sudut rake juga mempengaruhi&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt; wheel base&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;atau jarak sumbu roda de&lt;span style="font-size: small;"&gt;pan dan belakang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; sedangkan untuk &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;ground cleareance&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; lebih baik disesuaikan dengan postur kita.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Dalam membuat rangka kita bisa merubah rangka yang sudah ada atau membangun dari nol. Tapi saya tidak merekomendasikan untuk membangun dari nol karena kualitas bahan dan kualitas pengelasan akan sangat mempengaruhi kestabilan motor, belum lagi masalah nomer rangka.&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
Okel itu sedikit informasi dari saya, semoga bisa membantu &lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;strike&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;waduh rokokku entek&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strike&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; . . &lt;strike&gt;#duhhh &lt;/strike&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;strike&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;#derukTegesan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strike&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNLpJRPtZRPsEJf2b0U88KcNDfXb4hlxOb_BCuuUWxN9ddHB_bhSnb3f0DN8cq-AxL2hqgOpUvOKe2UOKPS09CJiFkRJkFJtEUA5vIlC6NT2rACd7aD0rjCyM7zMDB5cjeZ2uRG0h55LWi/s72-c/supermotard_5_1_4T.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">12</thr:total></item><item><title>Sisa Tenaga si Yamaha Tua </title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/11/sisa-tenaga-si-yamaha-tua.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Motocross</category><category>Otomotive</category><category>sport</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Mon, 5 Nov 2012 18:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-908993318516292443</guid><description>&lt;div&gt;
Ini bukan Gas Gas TXT Pro atau Scorpa, ini hanya Yamaha RX100 tahun 1981 yang dimodif sedemikian rupa segingga bisa untuk menerjang medan yang lumayan berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2U3O1bsZIhCyq0oxJkjT26kp4mTu13tLExA3TWEV6OGB8d6sr1-X3RZTz9Ag4imSNdMpoM6N4gtDVi0ukXJOkFeGIJWUMzEPk0ndnBeosG6TxLObj34b2cCRuW6iNvC119WzcJlAeDtcj/" /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ini ini tidak sedang tersesat lho&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggReGaVZmF-Se6fsT9u6l1J7YCj30uwi984Vdj4JopwlHb0l1ezCe6-t-v0xJi6iQ4n0tWozzdG3azUXENufuUVxNd1fARWqoqLmtMdPQnhayZ9e_qZ5yR2ZAq-hapng6aivlXFkKtK-wG/" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggReGaVZmF-Se6fsT9u6l1J7YCj30uwi984Vdj4JopwlHb0l1ezCe6-t-v0xJi6iQ4n0tWozzdG3azUXENufuUVxNd1fARWqoqLmtMdPQnhayZ9e_qZ5yR2ZAq-hapng6aivlXFkKtK-wG/" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
masih mampu lewati track seperti ini :)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy1OeWrZYhHeO4EtdOxcJTUW8BG-zdn6UcarrAD58x-8TAmBZEFYi78n0wsPx9ZPintYz72Rpdhg4UGb6DCV2Z9GYKrW2OCQuWvegzhQF0MqvYSrPlZvx-bzxFDSZ3-OpqNTRMoCqaKIRH/s1600/320326_4241968821003_120801985_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgy1OeWrZYhHeO4EtdOxcJTUW8BG-zdn6UcarrAD58x-8TAmBZEFYi78n0wsPx9ZPintYz72Rpdhg4UGb6DCV2Z9GYKrW2OCQuWvegzhQF0MqvYSrPlZvx-bzxFDSZ3-OpqNTRMoCqaKIRH/s320/320326_4241968821003_120801985_n.jpg" width="241" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ada yang pengen gabung?&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2U3O1bsZIhCyq0oxJkjT26kp4mTu13tLExA3TWEV6OGB8d6sr1-X3RZTz9Ag4imSNdMpoM6N4gtDVi0ukXJOkFeGIJWUMzEPk0ndnBeosG6TxLObj34b2cCRuW6iNvC119WzcJlAeDtcj/s72-c" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>MENGENAL MESIN DISEL (DIESEL ENGINE)</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/11/dalam-kehidupan-sehari-hari-kita-tidak.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sun, 4 Nov 2012 13:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-2240567186531815852</guid><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari mesin. Dari sekian banyak jenis mesin, kali ini saya &lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;akan membicarakan mengenai jenis mesin pembakaran dalam (internal combusting engine) khususnya dalam mesin diesel.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Apakah
 mesin diesel itu? Mesin diesel menggunakan bahan bakar minyak solar. Ia
 membangkitkan tenaga tinggi pada kecepatan rendah dan terkonstruksi 
secara solid. Mesin ini ditemukan pada tahun 1892 oleh Rudolf Diesel, 
yang menerima paten pada 23 Februari 1893.
 Diesel menginginkan sebuah mesin untuk dapat digunakan dengan berbagai 
macam bahan bakar termasuk debu batu bara. Dia mempertunjukkannya pada 
Exposition Universelle (Pameran Dunia) tahun 1900 dengan menggunakan 
minyak kacang. Kemudian diperbaiki dan disempurnakan oleh Charles F. 
Kettering.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=5897392498175527826" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Efisiensi
 bahan bakar mesin diesel lebih baik daripada efisiensi bahan bakar 
mesin bensin (untuk detail sejarahnya bisa dilihat di wikipedia&lt;span lang="SV"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Perbedaan antara mesin
diesel dan mesin bensin&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;ebagai tambahan terhadap
perbedaan pada tipe bahan bakar yang digunakan, mesin bensin dan mesin diesel
menggunakan mekanisme yang berbe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;ada&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBJMc2hPDvdhZFN6J9H1ZBvk15Zwc8nYX8Hdl9rkmCoI1ntF7FpV9rztRvbEfMDnVRl05quRXzBl4DmUuuzlcr1dY_HHAgO9ie8jZlDs71bppnKut4R06S3bGy9Ze7LMw7vSWdGYpxTOnH/s1600/image494.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="229" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBJMc2hPDvdhZFN6J9H1ZBvk15Zwc8nYX8Hdl9rkmCoI1ntF7FpV9rztRvbEfMDnVRl05quRXzBl4DmUuuzlcr1dY_HHAgO9ie8jZlDs71bppnKut4R06S3bGy9Ze7LMw7vSWdGYpxTOnH/s320/image494.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="SV"&gt;1.Ruang pembakaran&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; Mesin diesel tidak
dilengkapi dengan sistem pengapian yang mengandung busi. Akan tetapi, panas
yang dibangkitkan selama kompresi menyebabkan bahan bakar terbakar dengan
sendirinya. Sehingga rasio kompresi sangat tingg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;i&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sistem pemanasan awa&lt;/span&gt;l Untuk memudahkan kemampuan start mesin, mesin diesel
memiliki sistem pemanasan awal yang menggunakan glow plug, dll. untuk
memanaskan udara hisap.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;3.Sistem bahan bakar&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Mesin diesel memiliki
pompa injeksi dan nozzle injeksi untuk mengijeksikan bahan bakar kedalam ruang &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pembakaran pada tekanan tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: large;"&gt;Prinsip Kerja Mesin Diesel&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk membangkitkan
tenaga penggerak bagi kendaraan, mesin&amp;nbsp; 4-langkah biasa mengulang ke empat
langkah seperti yang ditunjukkan pada diagram. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tidak
seperti mesin bensin, mesin diesel tidak memiliki sistem pengapian. Akan
tetapi, bahan bakar bertekanan tinggi diinjeksikan ke dalam udara bertemperatur
tinggi dan bertekanan tinggi guna membuat bahan bakar terbakar dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Diagram menunjukkan mesin tipe ruang melingkar (swirl
chamber).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjaJGctP_USIMED2-oX0nIchHM0ljuHhkq_bXgvAzCrUQg5KAkXTTgHFdMu8zAcVaVkWsfiCe40f1UhLK3qwLwmXD8VmCXCuM9Mn2HhDA29lHK49s_zNt_gB4znz9iHaO2ATZnHjbDHX5H/s1600/image4951.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="218" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjaJGctP_USIMED2-oX0nIchHM0ljuHhkq_bXgvAzCrUQg5KAkXTTgHFdMu8zAcVaVkWsfiCe40f1UhLK3qwLwmXD8VmCXCuM9Mn2HhDA29lHK49s_zNt_gB4znz9iHaO2ATZnHjbDHX5H/s320/image4951.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;1.Katup hisap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;2.Katup buang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;3.Nozzle injeksi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;4.Ruang
pembakaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;5.Piston&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;6.Batang
persambungan (Connecting rod)&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;7.Poros
engkol&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in 0in 0in 14.2pt; text-indent: -14.2pt;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Langkah hisap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhK0bN1FGp_5_JJOn2nzm1noNEZljD19aM5mgqpH2YwFFGyExKsT9V8pJjkXzIOppcBC5lx1Hy2DaGlpdJyIbhbUmnDmvMNmBWGpy_NfR08Y7zIFDanEcOJ8PDvpiqWsL_FIHYhm6AHV4hN/s1600/image5031.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhK0bN1FGp_5_JJOn2nzm1noNEZljD19aM5mgqpH2YwFFGyExKsT9V8pJjkXzIOppcBC5lx1Hy2DaGlpdJyIbhbUmnDmvMNmBWGpy_NfR08Y7zIFDanEcOJ8PDvpiqWsL_FIHYhm6AHV4hN/s320/image5031.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Katup buang menutup dan
katup hisap membuka. Langkah ke bawah piston hanya menghisap udara ke dalam
silinder melalui katup hisap yang terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2gAQXE_5pjoQNKzXl5cTx1Wi5CWu9gt-kdK8dLTmNPNVyF0CMVo0Dt8wJ095BnJMDL-gLNVsui1Dq8Gu4rrmVePbAmYo1BXVlJ7Ap6FqAIk85Asf-Ewprx5lzjn_hq_LDzl-XJYcrJRrr/s1600/image5041.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="218" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2gAQXE_5pjoQNKzXl5cTx1Wi5CWu9gt-kdK8dLTmNPNVyF0CMVo0Dt8wJ095BnJMDL-gLNVsui1Dq8Gu4rrmVePbAmYo1BXVlJ7Ap6FqAIk85Asf-Ewprx5lzjn_hq_LDzl-XJYcrJRrr/s320/image5041.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: large;"&gt;Langkah kompresi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Saat piston menyelesaikan
langkah ke bawahnya, katup hisap menutup. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dengan
langkah ke atas&amp;nbsp; piston, udara yang terhisap ke dalam silinder menjadi
sangat mampat dan mencapai temperatur tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Nilai komresi
mesin diesel&lt;br /&gt;
= 15 sampai 23 (sekitar 2 sampai 3 kali nilai mesin bensin)&lt;br /&gt;
Temperatur ruang pembakaran&lt;br /&gt;
= 500 sampai 800ºC (900 sampai 1,500ºF)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: large;"&gt;Langkah pembakaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlB6W4N3zgfhfjW_Mw7WRV8ERnbv0hL_hNT0roA5Y-QobZPc6i6na1rhmBw-VfhnLuqDidTMnRxPOpjtS6g8HF_AMLPO4pfcjWvb5GkR1QZWpc7ez5Vj7DAjDdqeyrWZMljc95KGkOYHC_/s1600/image5051.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlB6W4N3zgfhfjW_Mw7WRV8ERnbv0hL_hNT0roA5Y-QobZPc6i6na1rhmBw-VfhnLuqDidTMnRxPOpjtS6g8HF_AMLPO4pfcjWvb5GkR1QZWpc7ez5Vj7DAjDdqeyrWZMljc95KGkOYHC_/s320/image5051.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Saat piston hendak
menyelesaikan langkah ke atasnya, nozzle injeksi menginjeksikan bahan bakar
bertekanan tinggi ke dalam udara yang telah mencapai tekanan dan temperatur
tinggi. &lt;br /&gt;
Temperatur tinggi udara menyebabkan bahan bakar terbakar dengan sendirinya,
menghasilkan pembakaran dan ledakan. &lt;br /&gt;
Daya pembakaran ini mendorong piston ke bawah, menyebabkan poros engkol
berputar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Langkah buang&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyCAvSlGsje6RFiX3JqlsUeSW-fKxM4VLj0yBmXfM8zOqVnMChWXiIRgR3AZHeKX8msAHLNg7P8A9UMN3eeNicg_sy4ywMnexYAaJSJSZCjRAoOrug43f0iMw1Aij2VHsWXHomjN6QVnXa/s1600/image5061.gif" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="236" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyCAvSlGsje6RFiX3JqlsUeSW-fKxM4VLj0yBmXfM8zOqVnMChWXiIRgR3AZHeKX8msAHLNg7P8A9UMN3eeNicg_sy4ywMnexYAaJSJSZCjRAoOrug43f0iMw1Aij2VHsWXHomjN6QVnXa/s320/image5061.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Katup buang membuka saat
piston menyelesaikan langkah ke bawahnya. &lt;br /&gt;
Kemudian, langkah ke atas piston berikutnya menyebabkan gas-gas buang yang
merupakan hasil dari pembakaran untuk dibuang ke luar dari silinder.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Untuk
 saat ini itu dulu kenalan sama mesin dieselnya, untuk type ruang bakar,
 sisitem bahan bakar dan sintem injection akan menyusul dikemudian hari 
he he.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="maintxt" style="margin-bottom: .0001pt; margin: 0in;"&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;maaf mau kondangan dulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Baca &lt;span style="font-size: small;"&gt;Juga&lt;/span&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;i&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com/2012/11/sistem-bahan-bakar-mesin-diesel.html"&gt;SISTEM BAHAN BAKAR MESIN DIESEL&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBJMc2hPDvdhZFN6J9H1ZBvk15Zwc8nYX8Hdl9rkmCoI1ntF7FpV9rztRvbEfMDnVRl05quRXzBl4DmUuuzlcr1dY_HHAgO9ie8jZlDs71bppnKut4R06S3bGy9Ze7LMw7vSWdGYpxTOnH/s72-c/image494.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SUMBER DAYA ENERGI ( MATERI BRONZE  YTA )</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/11/sumber-daya-energi-materi-bronze-yta.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Otomotive</category><category>Sekolahan</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sat, 3 Nov 2012 16:54:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-7149832299871792824</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;iframe height="480" src="https://docs.google.com/file/d/0B6W9nbMjRLNPaGNkZmJlVEtKRVU/preview" width="640"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Body Trail Yamaha YZ 125</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/05/model-ttr-125.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Modifikasi</category><category>Motocross</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Tue, 22 May 2012 16:45:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-4469212309480995685</guid><description>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGcvVQzL6bzUwAY7JE7boroj8kRz1kCcn5RVsu_EM_Uy18-M8VAbgtUDUtOmOn-ltI_mxbToC7Qmgn-yK1TzbeQC6zjs-tnC4Y6KzOJdS4lu4-QsacpHisMaUHi7dhz6tUclapcQ8kXEYc/"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGcvVQzL6bzUwAY7JE7boroj8kRz1kCcn5RVsu_EM_Uy18-M8VAbgtUDUtOmOn-ltI_mxbToC7Qmgn-yK1TzbeQC6zjs-tnC4Y6KzOJdS4lu4-QsacpHisMaUHi7dhz6tUclapcQ8kXEYc/s288/1337679591745.jpeg" style="cursor: hand; cursor: pointer; display: block; height: 239px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 288px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
info lebih lanjut follow twitter kami &lt;a href="http://www.twitter.com/koematCUSTOM"&gt;@koematCUSTOM&lt;/a&gt; atau kunjungi fb kami &lt;a href="http://www.facebook.com/koemat"&gt;Koemat deBoerm&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGcvVQzL6bzUwAY7JE7boroj8kRz1kCcn5RVsu_EM_Uy18-M8VAbgtUDUtOmOn-ltI_mxbToC7Qmgn-yK1TzbeQC6zjs-tnC4Y6KzOJdS4lu4-QsacpHisMaUHi7dhz6tUclapcQ8kXEYc/s72-c/1337679591745.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Rangka Trail dan Trial</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/03/rangka-trail-dan-trial.html</link><category>Modifikasi</category><category>Motocross</category><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Mon, 26 Mar 2012 07:10:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-7137089300778785390</guid><description>&lt;p&gt;&lt;a href='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5_U0ajzbPbbmYPi_HzuXPHapxugZCcIqXyHmJn-IafPQhwR5EM1lNOtlz_Js5WZKj9A6eEDSA4oI56BRvqIN2imHnCW5plkDN-v5_meYg435RNwbt_noP8tiJgofB9NkNa3QGwnGDw0aL/s0/2012-03-15%25252022.55.46.jpg'&gt;&lt;img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5_U0ajzbPbbmYPi_HzuXPHapxugZCcIqXyHmJn-IafPQhwR5EM1lNOtlz_Js5WZKj9A6eEDSA4oI56BRvqIN2imHnCW5plkDN-v5_meYg435RNwbt_noP8tiJgofB9NkNa3QGwnGDw0aL/s400/2012-03-15%25252022.55.46.jpg' /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;rangka trial dan enduro siap kirim.&lt;/p&gt; &lt;br/&gt; &lt;div style='clear: both; text-align: center; font-size: xx-small;'&gt;Published with Blogger-droid v2.0.4&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5_U0ajzbPbbmYPi_HzuXPHapxugZCcIqXyHmJn-IafPQhwR5EM1lNOtlz_Js5WZKj9A6eEDSA4oI56BRvqIN2imHnCW5plkDN-v5_meYg435RNwbt_noP8tiJgofB9NkNa3QGwnGDw0aL/s72-c/2012-03-15%25252022.55.46.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">59</thr:total></item><item><title>8 Tips Menghemat Bahan Bakar</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/03/8-tips-menghemat-bahan-bakar.html</link><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sat, 24 Mar 2012 11:12:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-354586099082372346</guid><description>Harga bensin beroktan tinggi yang semakin meningkat + pembatasan premium pasti akan berdampak sangat besar terhadap biaya operasional kendaraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah 8 tips menghemat bahan bakar agar kantong tetap tenang :-) :&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Mengemudi dengan Lembut&lt;br /&gt;
Hindari akselerasi dan berhenti mendadak. Tekan/putar gas secara optimal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Jangan Ngebut&lt;br /&gt;
Mengendara di atas 96 km/jam akan membuat efisiensi bahan bakar berkurang dari 7 s/d 23 persen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Kurangi Mesin Nganggur (idle)&lt;br /&gt;
Saat menyalakan mesin, segeralah digunakan. Jika menunggu agak lama, matikanlah mesin - jangan membiarkan mesin menyala tanpa digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Kurangi Beban yang Tidak Perlu&lt;br /&gt;
Mengisi kendaraan dengan perlengkapan ataupun benda-benda berat yang tidak dipergunakan akan memboroskan bahan bakar. Setiap menambah 45 kg beban akan mengurangi efisiensi bahan bakar sekitar 2%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5. Penutup Tangki Bahan Bakar&lt;br /&gt;
Pastikan penutup tangki bahan bakar tidak bocor atau kendor. Berpotensi menyebabkan kehilangan bahan bakar sebesar 2%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Tekanan Ban Optimal&lt;br /&gt;
Tekanan ban yang optimal bisa meningkatkan daya tempuh kendaraan sebesar 3,3%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Ganti Oli&lt;br /&gt;
Oli sintetik bisa mengurangi gesekan mesin dan menambah efisiensi bahan bakar 2%.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
8. Ganti Busi&lt;br /&gt;
Busi yang sudah rusak atau tidak optimal bisa mengurangi efisiensi bahan bakar s/d 30%&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rawatlah kendaraan agar hemat bahan bakar.  &lt;br /&gt;
Sedikit demi sedikit penghematan lama-lama menjadi bukit.&lt;br /&gt;
Juga mengemudilah dengan baik dan hati-hati; selalu prioritaskan keselamatan pengguna jalan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Cara Jitu Memilih Minyak Pelumas</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/03/cara-jitu-memilih-minyak-pelumas.html</link><category>Modifikasi</category><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sat, 24 Mar 2012 11:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-1180534426240411143</guid><description>Memilih oli atau minyak pelumas untuk &lt;a href="http://koemat.blogspot.com/"&gt;mobil&lt;/a&gt; memang susah-susah  gampang. Khususnya bagi Anda yang baru membeli mobil bekas. Meski spesifikasi viskositasnya sama namun tak jarang oli  tersebut justeru menimbulkan permasalahan di mobil. Secara teori berganti oli dari satu merek ke merek lain tidak  diharamkan asal sepesifikasinya sama.  Tetapi pada kenyataannya, tidak  sedikit  orang yang mengaku mengalami masalah mesin setelah berganti oli  merek lain.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Ada dua kemungkinan penyebab. Pertama, reaksi antara zat aditif oli lama  dengan zat yang sama dari oli baru. Kedua, kandungan unsur-unsur   khususnya zat aditif oli baru tidak cocok dengan mesin. "&lt;i&gt;Based oil&lt;/i&gt; minyak pelumas itu memang sama, tetapi kandungan zat aditif  dan campun lain kan berbeda antara satu dengan lainnya. Nah, pada saat  ganti kemungkinan zat aditif sisa oli yang lama masih ada di mesin,"  kata Agus Suhadi, mekanik Mitra Jaya Motor, Kosambi, Cengkerang, Jakarta  Barat, Jumat (25/2).&lt;br /&gt;
Sisa zat aditif tersebut berekasi dengan zat aditif oli baru sehingga  menimbulkan reaksi yang berdampak pada mesin.  "Kemungkinan penyebab  kedua paling sering dikeluhkan orang. Mereka mengaku mungkin sugesti,  tetapi kenyataannya mobil kurang responsif atau tarikannya tambah  berat," kata Agus.&lt;br /&gt;
Lantas bagaimana mengetahui oli tersebut? Langkah apa yang harus  dilakukan sebelum melakukan penggantian oli dengan mereka lain?  Berikut  penjelasan Agus:&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1.      Ciri-ciri oli yang cocok dengan mesin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Oli yang tepat atau cocok dengan mesin biasanya bisa dilihat dengan  memperhatikan empat hal. Pertama, suara mesin halus. Artinya, saat mesin  mobil diaktifkan tidak ada suara berisik atau lebih keras dibanding  suara mesin saat belum berganti oli.&lt;br /&gt;
Kedua, lakukan pengujian dengan menjalankan mobil. Amati jarum di  indikator putaran mesin per menit (RPM). Bila jarum mulai meningkat  namun, tenaga mesin masih loyo atau mobil tidak responsive berarti oli  tidak bekerja maksimal.&lt;br /&gt;
Ketiga, perhatikan apakah suhu mesin lebih panas dari biasanya. Oli yang  tidak cocok atau tidak sesuai dengan mesin umumnya menyebabkan suhu  mesin lebih cepat meningkat. Hal itu dikarenakan zat aditif yang tidak  sesuai dengan karakter mesin mobil.&lt;br /&gt;
Keempat, perhatikan volume oli dengan melihat pada tongkat indikator.  Caranya,  sebelum mobil  dijalankan di pagi atau malam hari lihatlah  tongkat indikator oli. Bila volumenya telah jauh berkurang dari ukuran  standar berarti oli telah megalami penguapan yang lebih cepat.&lt;br /&gt;
Hal itu bisa terjadi karena molekul zat aditif lebih cepat memuai karena  suhu yang cepat meningkat. Ini dikarenakan zat aditif tidak sesuai  dengan karakter  mesin, meskipun spesifikasi oli  sama dengan merek lain  dan seperti yang direkomendasikan pabrik mobil. Tetapi zat aditif cukup  berpengaruh," papar  Agus.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2.      Langkah tepat sebelum mengganti oli&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Mengganti oli mesin di mobil bekas memang perlu ekstra hati-hati.  Terlebih bila oli yang akan digunakan berbeda dengan oli yang sebelumnya  digunakan oleh pemilik sebelumnya. "Ingat base oil (bahan dasar oli)  sama, dan spesifikasi sama, namun zat aditif dan karakter molekulnya  bisa berbeda. Itu yang berpotensi menimbulkan masalah,"  jelas Agus.&lt;br /&gt;
Oleh karena itu perhatikan beberapa hal sebelum melakukan penggantian.  Pertama, lakukan pengurasan sisa-sisa oli dan kotoran yang ada di mesin  dengan cairan pembersih atau engine flush.  Kedua, gantilah saringan oli  dengan menggunakan suku cadang yang asli.&lt;br /&gt;
Ketiga, semprot mesin dengan menggunakan angin bertekanan tinggi untuk  memastikan sisa-sisa zat aditif dan kotoran di mesin benar-benar hilang.  Setelah itu baru bisa menuang oli ke mesin.&lt;br /&gt;
Sangat disarankan untuk mengganti oli transmisi, minyak power seteering,  oli gardan, dan minyak pelumas lainnya saat membeli mobil bekas. Hal  itu demi kenyamanan dan keamanan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tips Engine Braking dengan Mobil Matik</title><link>http://koemat.blogspot.com/2012/03/tips-engine-braking-dengan-mobil-matik.html</link><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sat, 24 Mar 2012 10:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-7370079211979760133</guid><description>Penggunaan rem yang selalu mengandalkan pedal rem pada mobil matik akan menyebabkan kanvas rem cepat aus.&lt;br /&gt;
Ternyata rem menggunakan penurunan ratio gigi mesin (engine braking) tidak hanya monopoli mobil manual, pada mobil matik pun memungkinkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah caranya...&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemanfaatan engine braking bisa diperoleh dengan melakukan pemindahan tuas transmisi ke posisi transmisi yang lebih rendah (downshift). Setelah menginjak pedal rem dan kecepatan mobil berkurang, geserlah tuas transmisi dari posisi D (DRIVE) ke:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Ke posisi \"3\", atau OFF-kan fungsi OVERDRIVE / OD pada transmisi yang masih menggunakan OVERDRIVE manual (dengan cara menekan tombol O/D yang terdapat pada tuas transmisi). Transmisi akan turun ke posisi roda gigi ketiga dan tidak akan bisa pindah ke roda gigi ke empat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Pindah lagi ke posisi \"2\". Transmisi akan turun ke roda gigi kedua saat kecepatan kendaraan turun dengan cepat ke kecepatan di bawah 90-80 km/jam. Penggeseran ini membuat efek engine braking lebih kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Pindah ke posisi \"L\". Transmisi akan turun ke roda gigi pertama saat kecepatan kendaraan turun dengan cepat ke kecepatan di bawah 40-30 km/jam. Di posisi ini engine braking didapat secara maksimum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lakukan ketiga hal diatas secara berurutan dari yang paling tinggi ke roda gigi yang paling rendah. Prinsipnya mirip dengan transmisi manual, engine braking diperoleh dengan melakukan perpindahan ke transmisi yang lebih rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Angka kecepatan yang disebutkan di atas harus disesuaikan pada masing-masing kendaraan (sesuai keterangan pada buku pedoman pemilik).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang, dengan perpindahan ini maka laju mobil agak terasa tersentak. Ini tanda engine braking bekerja. Sentakan tersebut dapat semakin kita kurangi dengan memperhatikan kecepatan mobil saat melakukan perpindahan posisi tuas transmisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk kondisi jalan pada medan yang menanjak atau menurun, engine braking bisa kita dapatkan tanpa harus memindah posisi tuas transmisi seperti diatas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Caranya adalah dengan menjalankan kendaraan dengan posisi tuas transmisi pada posisi \"2\". Posisi ini membuat transmisi tidak bisa berpindah dari posisi \"2\" ke gigi yang lebih tinggi dan efek engine braking pada saat kita mengurangi tekanan pedal gas akan lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara lain adalah menggunakan posisi \"L\" saat posisi kendaraan berhadapan dengan jalan yang menanjak atau menurun curam (misalnya di basement gedung). Pada posisi ini, gigi percepatan hanya dapat bergerak pada posisi roda gigi 1 saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi, posisi \"2\" atau \"L\" sebaiknya tidak digunakan dalam waktu yang lama. Kalau sudah berada di jalan datar, segera pindahkan transmisi ke posisi \"D\". Hal ini untuk mencegah fluida transmisi dari mengalami overheating maupun kerusakan pada transmisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mobil Terbaik di Chicago Auto Show 2011</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/mobil-terbaik-di-chicago-auto-show-2011.html</link><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Fri, 25 Feb 2011 23:16:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-3003965490635325643</guid><description>Hajatan Chicago Auto Show yang digelar di Chicago, Amerika Serikat dari tanggal 10 s/d 19 Februari 2011 baru saja berakhir.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Even yang dimulai pada tahun 1935 sampai sekarang terus menarik pengunjung dalam jumlah yang cukup besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada even ini konsumen memilih kendaraan favorit mereka dalam lima kategori "Best of Show Chicago Auto Show" dengan voting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam voting yang dilakukan selama 10-hari untuk even pameran mobil terbesar Amerika, pemenangnya adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kendaraan Produksi Baru Terbaik: Chevrolet Camaro ZL1 (34 persen suara)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kendaraan Konsep Terbaik: Infiniti Essence (34 persen suara)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kendaraan Hijau Terbaik: Chevrolet Volt (35 persen suara)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Stand terbaik: Jeep (24 persen suara)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kendaraan "yang paling ingin aku kendarai" (Vehicle I'd most like to have in my driveway): Chevrolet Camaro&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masing-masing dari empat pemenang pertama mengalahkan tujuh kendaraan lainnya. Dalam kategori kelima, "yang paling ingin aku kendarai", pemilih memilih satu dari hampir 1000 kendaraan di pameran tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut hasil, sepertiga dari pemilih mengganggap Chevrolet Camaro ZL1, yang diperkenalkan pada Chicago Auto Show 2011, adalah kendaraan produksi baru terbaik. Menariknya, All-New Audi A6 mengambil tempat runner-up dengan 16 persen suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk dua tahun berturut-turut, extended-range-electric Chevrolet Volt dipilih sebagai Kendaraan Hijau Terbaik. Posisi kedua adalah all electric Nissan Leaf.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendaraan Konsep terbaik jatuh ke tangan Infiniti Essence yang menakjubkan. Coupe perak mencolok memikat penonton pertunjukan dan memenangkan dengan kategori. The GMC Terrain HD dan Lexus Five Axis Project CT menempati urutan kedua dengan terpaut jauh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kembali ke posisi teratas setelah absen dua tahun sebagai stand terbaik adalah merek Jeep. Jeep tampil dengan simulasi jalur uji baru sepanjang 20-kaki dan salju buatan manusia. Menempel ketat adalah tampilan stand Chevrolet, yang tidak hanya menampilkan pengalaman Volt tapi juga kamera spin Hot Wheels.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap tahun perlombaan dengan kategori paling ketat adalah memilih  "yang paling ingin aku kendarai". Tahun ini kandidat menempel ketat Chevrolet Camaro adalah Ford Mustang hanya dengan selisih 11 suara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara keseluruhan, hampir 8.000 konsumen ikut serta dalam pemilihan ini, yang disponsori oleh Chicago Tribune dan Cars.com. Setiap konsumen yang memilih mendapat kesempatan untuk memenangkan satu dari sepuluh iPads Apple.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Chicago Auto Show adalah yang terbesar di Amerika. Menempati lebih dari satu juta kaki persegi lahan untuk konsep dan ruang pameran kendaraan eksotis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mobil-mobil yang memenangi pemilihan mungkin kurang familiar bagi mudhy di Indonesia. &lt;br /&gt;
Mobil produksi Jepang cukup baik memenangi satu kategori, yaitu Kendaraan Konsep Terbaik- Infiniti Essence. Tapi, itu memang even yang ditujukan untuk pasar Amerika, bukan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Mobil Super Lamborghini Aventador</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/mobil-super-lamborghini-aventador.html</link><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Fri, 25 Feb 2011 17:59:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-37104134521545216</guid><description>Roma. Pembuat mobil Italia Lamborghini merilis sebuah mobil super yang dinamakan Aventador.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Mobil pabrikan Lamborgini yang disebut sebagai mobil super fasilitas ini menelan biaya produksi hingga 370 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 3 miliar. Aventador memiliki mesin V-12 dengan 700-tenaga kuda, sehingga bisa menempuh 62 mil per jam hanya dalam 2,9 detik. Selain itu, mobil ini dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 217 meter per jam. &lt;p&gt;Untuk interior, tentu saja mobil mewah ini memiliki ciri khas seperti mobil Lamborghini lainnya. Pintu yang membuka ke atas, disertai kunci otomatisnya. Kursi yang mewah terbuat &lt;a href="http://koemat.blogspot.com/feeds/posts/default"&gt;dari&lt;/a&gt; kulit. Sistem navigasi, beserta komputer mobil. Mobil ini juga bisa disambungkan dengan perangkat iPod kasayangan Anda. Sistem antiblock juga memungkinkan Anda untuk berinternet sesuka hati di dalam mobil ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk keselamatan, tentu saja mobil ini dilengkapi dengan airbag yang akan menyelamatkan Anda dari benturan keras. Rem cakram keramik, memperkecil kemungkinan kecelakaan saat Anda berhenti mendadak. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mobil dengan bodi eksotis ini akan segera dirilis pada event Motor Show di Genewa, Swiss, 1 Maret mendatang. Sayangnya, Lamborghini hanya membuat 100 mobil Aventador untuk acara tersebut. (topspeed/theepochtimes/Vin)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><enclosure length="35603" type="application/atom+xml; charset=UTF-8" url="http://koemat.blogspot.com/feeds/posts/default"/><itunes:explicit/><itunes:subtitle>Roma. Pembuat mobil Italia Lamborghini merilis sebuah mobil super yang dinamakan Aventador. Mobil pabrikan Lamborgini yang disebut sebagai mobil super fasilitas ini menelan biaya produksi hingga 370 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 3 miliar. Aventador memiliki mesin V-12 dengan 700-tenaga kuda, sehingga bisa menempuh 62 mil per jam hanya dalam 2,9 detik. Selain itu, mobil ini dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 217 meter per jam. Untuk interior, tentu saja mobil mewah ini memiliki ciri khas seperti mobil Lamborghini lainnya. Pintu yang membuka ke atas, disertai kunci otomatisnya. Kursi yang mewah terbuat dari kulit. Sistem navigasi, beserta komputer mobil. Mobil ini juga bisa disambungkan dengan perangkat iPod kasayangan Anda. Sistem antiblock juga memungkinkan Anda untuk berinternet sesuka hati di dalam mobil ini. Untuk keselamatan, tentu saja mobil ini dilengkapi dengan airbag yang akan menyelamatkan Anda dari benturan keras. Rem cakram keramik, memperkecil kemungkinan kecelakaan saat Anda berhenti mendadak. Mobil dengan bodi eksotis ini akan segera dirilis pada event Motor Show di Genewa, Swiss, 1 Maret mendatang. Sayangnya, Lamborghini hanya membuat 100 mobil Aventador untuk acara tersebut. (topspeed/theepochtimes/Vin)Original post by Mudhy</itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (Mudhy)</itunes:author><itunes:summary>Roma. Pembuat mobil Italia Lamborghini merilis sebuah mobil super yang dinamakan Aventador. Mobil pabrikan Lamborgini yang disebut sebagai mobil super fasilitas ini menelan biaya produksi hingga 370 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 3 miliar. Aventador memiliki mesin V-12 dengan 700-tenaga kuda, sehingga bisa menempuh 62 mil per jam hanya dalam 2,9 detik. Selain itu, mobil ini dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 217 meter per jam. Untuk interior, tentu saja mobil mewah ini memiliki ciri khas seperti mobil Lamborghini lainnya. Pintu yang membuka ke atas, disertai kunci otomatisnya. Kursi yang mewah terbuat dari kulit. Sistem navigasi, beserta komputer mobil. Mobil ini juga bisa disambungkan dengan perangkat iPod kasayangan Anda. Sistem antiblock juga memungkinkan Anda untuk berinternet sesuka hati di dalam mobil ini. Untuk keselamatan, tentu saja mobil ini dilengkapi dengan airbag yang akan menyelamatkan Anda dari benturan keras. Rem cakram keramik, memperkecil kemungkinan kecelakaan saat Anda berhenti mendadak. Mobil dengan bodi eksotis ini akan segera dirilis pada event Motor Show di Genewa, Swiss, 1 Maret mendatang. Sayangnya, Lamborghini hanya membuat 100 mobil Aventador untuk acara tersebut. (topspeed/theepochtimes/Vin)Original post by Mudhy</itunes:summary><itunes:keywords>Otomotive</itunes:keywords></item><item><title>TIPS MENINGKATKAN PENGUNJUNG BLOG</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/tips-meningkatkan-pengunjung-blog.html</link><category>blogging</category><category>Facebook</category><category>Republik Internet</category><category>Wathon Njeplak</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Fri, 25 Feb 2011 15:13:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-6922534044394431085</guid><description>&lt;b&gt;Walau&lt;/b&gt; blog saya ini termasuk sepi pengunjung bahkan mungkin lebih sepi dari kuburan, tapi boleh dong saya posting tentang bagaimana meningkatkan pengunjung blog kita. &lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bisa dibayangkan jika kita capek-capek posting tapi tidak ada yang baca, rasanya seperti melewatkan kesempatan melihat cewek cantik yang sedang mandi hi hi (mulai kacau nieh).Nah daripada tambah kacau nih saya kasih trik untuk meningkatkan pengunjung&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;Jangan malas posting tentu saja, bisa dibayangkan jika kita update posting tiap 1 tahun sekali sudah pasti blog kita akan lebih sepi dari kuburan, lha wong kuburan aja hampir tiap hari didatengin orang ziarah kok.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Belajar SEO. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Dulu, saya diajarin untuk menemukan kata kunci yang tepat serta mengupayakan artikel kita mendapat tempat di mesin pencari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Belajar ini lumayan juga memakan waktu dan tenaga. Namun pada akhirnya secra mendasar yang perlu dilakukan adalah kelaziman membuat sebuah artikel dengan menempatkan kata kunci dengan &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;baik dan benar terutama di judul artikel yang menjadi komponen utama di mesin pencari. Tentunya konten yang kita buatpun laiknya adalah orisinil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Rajin-rajin blogwalking serta berkomentar untuk meninggalkan jejak. Berkomentar di blog dofollow memberikan nilai lebih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Perbanyak promosi blog, bisa lewat jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan yang lain. atau bisa juga lewat email dengan cara&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sisipkan web atau blog di signature email.&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Pasang stiker address blog atau web di kendaraan, bisa kendaraan anda atau kendaraan umum, tapi yang peluang suksesnya paling banyak jika titempel di kendaraanya Valentino Rossi atau Jenson Button. Bisa juga ditempel di tempat umum seperti warnet, atau pos ronda, tapi saya menyarankan untuk ditempel di papan skor dan pinggir lapangan stadion Old Trafold atau Anfield ha ha &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Selipkan nama blog di kartu undangan pernikahan saudara atau anda sendiri he he&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Bikin kaos tentang blog anda trus bagikan secara gratis ke teman-teman dan syaratnya saya dibagi juga ya ha ha &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Nah itu tadi sedikit trik meningkatkan pengunjung, tapi jangan terpaku pada trik itu saja karena makin banyak cara ditempuh kesempatan berhasil juga semakin besar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Revolusi PSSI</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/revolusi-sepakbola-nasional.html</link><category>foot ball</category><category>Kata hati</category><category>Wathon Njeplak</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Mon, 21 Feb 2011 19:04:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-6364252672189804311</guid><description>Sebagai pecinta sepakbola, saya sedikit sedih dengan prestasi sepakbola bangsa ini.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Iri rasanya menyaksikan Negara yang baru merdeka tapi sudah berlaga di ajang Piala Dunia, tapi tidak adil sekiranya kita membandingkan Indonesia dengan Spanyol atau Belanda karena memang Merekalah yang mengajarkan sepakbola kepada kita. Tapi dilihat dari level Asia saja, apa trofi yang kita miliki? Tidak ada kan? Memang kita sudah 4 kali jadi runer-up piala AFF, tapi dalam sepakbola hanya nomer 1 yang juara dan yang lain hanya pecundang. Memang runer-up piala AFF itu sudah merupakan pencapaian yang sangat luar biasa karena Brazil dan Argentina saja tidak pernah menjadi runer-up piala AFF.&lt;br /&gt;
Dengan minimnya prestasi seperti itu wajar jika saya mendambakan adanya Reformasi menyeluruh terhadap PSSI sebagai induk sepakbola negara ini. Mungkin harapan itu muncul ketika PSSI akan mengadakan pemilihan ketua umum baru. Dengan harapan ditangan ketua umum yang baru pembinaan sepakbola serta kompetisi dalam negri bisa dibenahi, bosan rasanya lihat liga yang katanya super tapi justru tidak bermutu dan menggerogoti uang negara. Tapi dan lagi-lagi tapi kini harapan tinggalah harapan, Dengan dicoretnya George Toisuta dan Arifin Panigoro maka hanya tinggal 2 calon ketua umum yang tersisa dan keduanya menurut saya adalah orang lama yang gagal, maka harapan itu sirna. Bagaimana tidak, dalam dua periode kepemimpinan Nurdin Halid tidak ada satupun Trofi yang kita dapat, jadilah Timnas sebagai tim spesialis hampir juara.&lt;br /&gt;
Melihat kenyataan seperti itu saya berpendapat Revolusi Sepakbola Nasional tidak bisa melalui jalur resmi atau  Kongres PSSI. Menurut pendapat saya untuk merevolusi Sepakbola Nasional maka kita harus membesihkan PSSI dari kepengurusan lama, kepengurusan orang-orang yang gagal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaanya sekarang bagaimana membersihkannya? Hanya 1 cara, Gembosi PSSI dengan memboikot semua produk PSSI. &lt;br /&gt;
Mulai dari masyarakat, aparat kepolisian dan pemerintah harus bersatu. Bagi masyarakat tidak menonton langsung liga Super ataupun liga Tiphone, wong Timnya sudah didanai pakai uang rakyat kok kita mau nonton saja suruh mbayar. Aparat keamananpun bisa berpartisipasi dengan tidak memberikan ijin pertandingan kedua liga tersebut, daripada terus-terusan dituduh sebagai pemicu kerusuhan mending tidak diberi ijin skalian. Dan Pemerintah khususnya pemerintah daerah harus menstop alokasi APBD untuk sepakbola, lebih baik dialokasikan untuk membangun Sekolah, Rumah sakit atau menaikkan gaji Guru dan tenaga medis daripada menggaji orang asing hanya untuk menendang bola. Dengan kata lain kucilkan sepakbola untuk beberapa saat.&lt;br /&gt;
Jika itu dilaksanakan mungkin akan membuat pengurus PSSI sadar dan mau memperbaiki diri. Tentusaja semua itu ada resikonya karena setiap perubahan itu memerlukan pengorbanan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dasar Korek Motor 4tak</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/dasar-korek-motor-4tak.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Modifikasi</category><category>Motocross</category><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sat, 19 Feb 2011 12:32:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-7232786393106536278</guid><description>&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt;
v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;   &lt;o:RelyOnVML/&gt;   &lt;o:AllowPNG/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves&gt;false&lt;/w:TrackMoves&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
 {mso-style-name:"Table Normal";
 mso-tstyle-rowband-size:0;
 mso-tstyle-colband-size:0;
 mso-style-noshow:yes;
 mso-style-priority:99;
 mso-style-qformat:yes;
 mso-style-parent:"";
 mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
 mso-para-margin-top:0in;
 mso-para-margin-right:0in;
 mso-para-margin-bottom:10.0pt;
 mso-para-margin-left:0in;
 line-height:115%;
 mso-pagination:widow-orphan;
 font-size:11.0pt;
 font-family:"Calibri","sans-serif";
 mso-ascii-font-family:Calibri;
 mso-ascii-theme-font:minor-latin;
 mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
 mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
 mso-hansi-font-family:Calibri;
 mso-hansi-theme-font:minor-latin;
 mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
 mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;                                                  &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tuning motor untuk balap memang gampang-gampang susah, tapi banyak gampangnya jika kita mengetahui poin-poin penting dalam tuning.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Coba kita perhatikan diagram dibawah ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4oYgPy-1B2GVL6gtQJw1LMQLn29nkX3zcmKrOHEIG0BeSVzdYerKryQ-KVYPtrDocqGm46gAcpLAuBZgPkyhxzaFYp-ZyE9hGYm3z9HdmWOolzyX49wSjYF12LLOrefyYQ-pt55BzKXas/s1600/diagram+korek+motor+4tak.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="270" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4oYgPy-1B2GVL6gtQJw1LMQLn29nkX3zcmKrOHEIG0BeSVzdYerKryQ-KVYPtrDocqGm46gAcpLAuBZgPkyhxzaFYp-ZyE9hGYm3z9HdmWOolzyX49wSjYF12LLOrefyYQ-pt55BzKXas/s400/diagram+korek+motor+4tak.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yup, Ini adalah rumus yang kita pakai sebagai dasar pengembangan seting mesin balap motor 4 Tak. Keselarasan dalam pemilihan spek modifikasi akan menentukan karakter tenaga mesin dan potensi yang mampu dilahirkan. Dengan spesifikasi ini motor lebih mampu untuk mengeluarkan tenaga di RPM atas. Namun modifikasi tidak hanya terhenti sampai disini, karena mesin 4 tak memiliki banyak komponen dan variable yang dapat dikorek lebih dalam untuk dikembangkan. Support dana dalam riset motor balap tentu akan menentukan kemenangan dalam sebuah kejuaraan ataupun kompetisi, karena jika setiap detail mampu kita temukan rahasianya untuk dikembangkan maka sektor itu pula lah yang akan menjadikan motor kita se-per seratus detik lebih kencang dari motor lawan dan akhirnya menyentuh garis finish lebih dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Prinsip dasar motor bakar adalah adanya kompresi, bahan-bakar, serta pengapian yang baik maka mesin motor dapat bekerja dengan baik. Nah, tantangan dalam balap adalah bagaimana meng-optimalkan kinerja mesin dalam menghasilkan kompresi, adanya bahan-bakar yang pas dan jalur aliran bahan-bakar dengan udara mampu bekerja dinamis, dan kepastian adanya penyalaan pengapian dalam timing yang tepat maka dapat dipastikan tenaga mampu lebih dioptimalkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Perhitungan penting kala kita melakukan ubahan saluran porting adalah kecepatan udara atau seringkali di-istilahkan dengan Velocities, ini merupakan hitungan Gas Speed yang menentukan homogenitas campuran Udara – Bahan Bakar pada saluran porting. Serta desain porting yang baik tentu haruslah memenuhi persyaratan tertentu sehingga aliran udara akan bergerak memutar dalam saluran porting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;perhatikan rumus berikut: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKCBYCNKn7mYC8upoF4idMSkDRMhXb2BWIRrge3q0z-s9EyBVO0i10UlGvLPDsB4cDk4AqePcEnwZrul2KWyypKg6k5TQlDR6VW9k9L5AWu90NI1xqHAw7ceb6VouiCt1sleF_HDbgerhJ/s1600/rumus-velocity.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="58" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKCBYCNKn7mYC8upoF4idMSkDRMhXb2BWIRrge3q0z-s9EyBVO0i10UlGvLPDsB4cDk4AqePcEnwZrul2KWyypKg6k5TQlDR6VW9k9L5AWu90NI1xqHAw7ceb6VouiCt1sleF_HDbgerhJ/s400/rumus-velocity.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sekian banyak rumusan dalam engine tuning, sekian banyak buku, sekian banyak referensi, sekian banyak pengalaman dari teman dan rekan, keberhasilan – kegagalan, piston jebol, kruk as melintir, per klep patah, gigi transmisi rompal, semua adalah resiko kita dalam mengembangkan mesin balap agar mampu bekerja melebihi ekspektasi yang diharapkan. Jika motor balap Moto GP juga bisa jebol minggu ini, dan turun balap lagi pada pekan berikutnya, maka kita juga harus bisa! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dengan banyaknya racing part yang beredar dipasaran, dengan harga yang tidak murah, serta merk yang beragam tentu menjadi nilai tersendiri. Namun belum tentu semua racing part sesuai dengan kebutuhan kita, bisa jadi ini adalah pilihan termahal yang harus dibayar dan bersiap kecewa berat jika ternyata tidak sesuai harapan kita. Tapi, jika jiwa kamu lebih menyukai susah-senang dan jatuh-bangun dalam meriset motor balap then let’s join with us dan semoga mimpi kita terwujud. Terpenting adalah perencanaan modifikasi yang matang, mungkin membeli part racing plug N play terlihat sangat menggiurkan, namun korekan mata tuner pada lubang porting, papas an bagian pantat dan pinggang pada noken as, cylinder head yang dikepras habis akan lebih memberi nyawa mesin yang ber-Aura balap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4oYgPy-1B2GVL6gtQJw1LMQLn29nkX3zcmKrOHEIG0BeSVzdYerKryQ-KVYPtrDocqGm46gAcpLAuBZgPkyhxzaFYp-ZyE9hGYm3z9HdmWOolzyX49wSjYF12LLOrefyYQ-pt55BzKXas/s72-c/diagram+korek+motor+4tak.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mobil Mungil Tenaga Hidrogen</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/mobil-mungil-tenaga-hidrogen.html</link><category>Krisis Energi</category><category>Otomotive</category><category>Wathon Njeplak</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Fri, 18 Feb 2011 15:46:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-343643706872344126</guid><description>Kemajuan teknologi begitu pesatnya bahkan jika kita memejamkan mata sedetikpun kita akan tertinggal jauh dibelakang, seperti contohnya anggapan tentang mobil mini&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;. Konon, mobil yang panjangnya kurang dari 11 kaki 6 inci tak akan  mungkin bisa memenuhi standard keamanan. Tapi, tak semua orang setuju  dengan hal tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hugo Spowers, insinyur sekaligus  entepreneur,&lt;br /&gt;
dengan Riversimple, bersama para ilmuwan dan insinyur,  berambisi melahirkan mobil bertenaga hidrogen untuk diproduksi massal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kendaraan  ini hasil perancangan ulang dari mobil konsep hidrogen yang lebih ada  dengan badan yang lebih kecil. Rencananya pertengahan Februari 2011  purnarupanya sudah siap.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hidrogen tidaklah murah, tapi  Riversimple menyiasati dengan bentuk kecil dan ringan sehingga ongkosnya  murah dan dampak lingkungannya kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
\"Kendaraan ini  ditujukan untuk penggunaan lokal, radius 25 mil,\" kata Spowers. Masuk  akal juga karena rencananya semua Riversimple cuma punya 1 SPBU yang  dipasok oleh BOC, perusahaan terbesar pemasok gas industri di Inggris.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kecepatan  maksimalnya 80.46 km/jam, akselerasi 0-48 km/jam dalam waktu 5,5 detik  dan tangki hidrogen 5.000 psi bisa untuk 386 km.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mobil  itu setara dengan kendaraan bermesin BBM yang menghabiskan 482 km per  tangki. Emisi CO2 nya 34gram/km, bandingkan dengan diesel Smart yang  lebih dari 100 gram/km.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Khayalan dan Keliling Dunia dalam 2 Jam dengan Acabion</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/khayalan-dan-keliling-dunia-dalam-2-jam.html</link><category>Krisis Energi</category><category>Wathon Njeplak</category><category>World on Letter.</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Fri, 18 Feb 2011 15:35:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-8748589206296148914</guid><description>Perkembangan teknologi memang dimulai dari sebuah khayalan yang berkembang menjadi ide gila. seperti contohnya Keliling dunia dalam 2 jam menjadi mungkin pada tahun 2100.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Begitu tabung vakum Acabion sistem transportasi individu otomatis dibangun oleh masyarakat global masa depan, Acabion.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Acabion  akan secara harafiah dan secara fisik menghubungi dunia sebagai satu "desa marmer biru" (blue marble village) yang luar biasa.&lt;br /&gt;
Acabion  adalah pemikiran jangka panjang yang berusaha dijadikan kenyataan.  Rencananya mencakup 150 tahun ke depan. Potensi kecepatannya sekarang  mencapai 120 km/jam, serta kemudian menjadi 600 km/jam pada trek Acabion  yang ditinggikan, atau nantinya 20 000 km/jam dalam tabung hampa udara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Acabion  ini sangat realistis, bahkan di lalu lintas kota yang macet dan tanpa  ada solusi jalan baru seperti trek tinggi: Ini dapat menghemat energi  secara besar-besaran pada setiap jalan yang telah ada. E. g. pada  kecepatan 20 km / jam efisiensi sudah 8 kali lebih baik daripada  efisiensi mobil kompak listrik. Ini sama dengan peningkatan efisiensi  terhadap sebuah mobil kompak listrik + 800%. Dan pada 200 km/jam  peningkatan efisiensi merupakan faktor 10. Dan itu sama dengan +1000%,  dengan potensi lebih lanjut sampai dengan 2.500%.&lt;br /&gt;
Tidakkah itu luar biasa? jawabanya "Tidak sama  sekali!" Itu semua hanya fisika murni. Tapi yang perlu di ingat adalah bahwa peradaban ini berkembang dari sebuah khayalan, bukan mimpi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Membaca Kode Aki</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/membaca-kode-aki.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Thu, 17 Feb 2011 18:03:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-1758620266349100881</guid><description>AKI itu sumber tenaga, kalau Aki-aki sudah tidak bertenaga he he (just guyon). Tapi kali ini kita tidak akan membahas aki-aki, tapi cukup aki.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Kali ini kita coba mempelajari bagaimana mengetahui kapasitas dan lebih mengerti aki yang kita gunakan secara langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kode aki dituliskan mengikuti 2 standar/metode:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Japan Industrial Standard (JIS)&lt;br /&gt;
2. Deutsches Institut für Normung (DIN)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sepertinya yang lebih banyak beredar adalah aki berstandar JIS. Ini sesuai dengan permintaan pasar yang lebih banyak kepada kendaraan Jepang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setiap aki punya kode yang bisa dilihat langsung pada akinya.&lt;br /&gt;
Perbedaan standar bisa dilihat pada letak kepala aki (kutub): tenggelam untuk aki tipe DIN dan muncul untuk aki tipe JIS (lebih tinggi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
** Aki Japan Industrial Standard (JIS) **&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh 1: Aki NS40ZLS&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* N = Normal&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* S = pengurangan daya aki sebesar 20%&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 40 = daya utama aki&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Z = penambahan daya aki sebesar 10% setelah dikurangi 20% (huruf S pertama)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* L = left, artinya pole (kepala aki / kutub negatif) [-]) berada di sebelah kiri.&lt;br /&gt;
Tanpa kode ini pole pasti berada di sebelah kanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* S = aki memiliki kutub ukuran besar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi aki NS40ZLS mempunyai daya: 40Ah - 20% + 10% = 32 Ah dengan pole sebelah kiri dan kepala aki besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh 2: Aki N 40&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Daya utama 40Ah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Kepala aki besar, walaupun tidak memiliki kode S dibelakangnya.&lt;br /&gt;
Hal ini karena huruf awalnya bukan NS.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh lain:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Aki NS 40: kapasitas 32 Ah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Aki NS 40 Z: kapasitas 35 Ah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Aki NS 40 ZS: kapasitas 35 Ah dengan kepala aki besar&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekarang ini kode di atas mengalami perubahan menjadi lebih simpel.&lt;br /&gt;
Seperti NS 40 menjadi 32B20R, artinya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 32: kapasitas aktual aki 32 Ah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* B: kode baterai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* 20: panjang aki 20cm&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* R: posisi pole di sebelah kanan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
** Aki Deutsches Institut für Normung (DIN) **&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aki DIN banyak digunakan untuk mobil buatan Eropa.&lt;br /&gt;
Aki ini menggunakan kode 5 digit angka. Tapi yang perlu diperhatikan hanya 3 digit angka di depan.&lt;br /&gt;
Cara membacanya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Angka I 5 menjadi 0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Angka I 6 menjadi 1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Angka I 7 menjadi 2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh: Aki 54533&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Angka I 5: menjadi angka 0&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Angka II &amp;amp; III 45 = tetap angka 45&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kapasitas (daya) aki adalah 045 Ah = 45 Ah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh lain: Aki 73530&lt;br /&gt;
Kapasitas aki adalah: 235 Ah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mercedes C-Class Coupe Anyar Diluncurkan Maret</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/mercedes-c-class-coupe-anyar.html</link><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Wed, 16 Feb 2011 13:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-88946681599365441</guid><description>&lt;style type="text/css"&gt;
                          h1 a:hover {background-color:#888;color:#fff ! important;}                          div#emailbody table#itemcontentlist tr td div ul {                                         list-style-type:square;                                         padding-left:1em;                         }                                  div#emailbody table#itemcontentlist tr td div blockquote {                                 padding-left:6px;                                 border-left: 6px solid #dadada;                                 margin-left:1em;                         }                                  div#emailbody table#itemcontentlist tr td div li {                                 margin-bottom:1em;                                 margin-left:1em;                         }                           table#itemcontentlist tr td a:link, table#itemcontentlist tr td a:visited, table#itemcontentlist tr td a:active, ul#summarylist li a {                                 color:#000099;                                 font-weight:bold;                                 text-decoration:none;                         }                                 img {border:none;}                   
&lt;/style&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div id="emailbody" style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0pt 2em;" xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;" width="99%"&gt;&lt;h1 style="margin: 0pt; padding-bottom: 6px;"&gt;&lt;a href="http://fusion.google.com/add?source=atgs&amp;amp;feedurl=http://feeds.feedburner.com/Lintas-otoinfo"&gt; &lt;/a&gt; &lt;/h1&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table id="itemcontentlist"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr xmlns=""&gt; &lt;td style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;div style="margin: 1em 0pt 3px;"&gt;&lt;a href="http://lintas-oto.info/mercedes-c-class-coupe-anyar-diluncurkan-maret.html" name="1" style="font-family: Arial,Helvetica,Sans-Serif; font-size: 18px;"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0pt;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Muenchen&lt;/b&gt; – Lima bulan lalu, tampilan varian terbaru Mercedes Benz C-Class Coupe hanya muncul di dunia maya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Kini, dua pekan menjelang gelaran Geneva Auto Show 2011, sosok asli coupe anyar tersebut telah muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti dilansir &lt;i&gt;autoevolution.com&lt;/i&gt;, Senin (14/2), Mercedes Benz berniat meluncurkan &lt;a href="http://lintas-oto.info/"&gt;mobil&lt;/a&gt; dua pintu tersebut pada akhir tahun &lt;a href="http://rssjoiner.seosupports.com/10af9aebcb11be3069aa6a96556e610e.xml"&gt;ini&lt;/a&gt;. “Hanya ada dua pilihan mesin yang ditawarkan, masing-masing empat silinder bertenaga 201 daya kuda (yang disandang varian C250) dan V6 bertenaga 302 daya kuda ( yang disandang varian C350),” tulis laman itu mengutip Mercedes Benz.&lt;br /&gt;
Joachim Schmidt, Kepala Pemasaran dan Penjualan Mercedes Benz Cars, menyebut, &lt;i&gt;coupe&lt;/i&gt; anyar yang ditawarkan pihaknya merupakan sebuah tawaran khusus bagi para pecinta mobil &lt;i&gt;sport&lt;/i&gt;. “Dengan memperbanyak portofolio C-Class, kami berupaya untuk membidik segmen pasar baru,” kata dia.&lt;br /&gt;
Sementara itu, laman iol.co.za, hari ini menulis varian C350 dibekali mesin 3.498 cc V6 yang mampu menyemburkan tenaga 225 kW pada 6.500 rpm dan torsi 370 Newton meter (Nm) pada 3.500 rpm. Adapun varian C250 mengusung mesin 1.800 cc turbocharger empat silinder bertenaga 150 kW pada 5.500 rpm dan torsi 350 Nm pada 2000 rpm. &lt;br /&gt;
Satu di antara beberapa fitur canggih yang ditawarkan coupe anyar itu adalah, peranti pengontrol kelincahan manuver. Perangkat ini akan menyesuaikan &lt;i&gt;shock absorber&lt;/i&gt; agar mobil tetap nyaman kala mobil melibas berbagai lintasan dan saat melibas tikungan tajam .&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;ARIF ARIANTO&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;div style="margin: 1em 0pt 3px;"&gt;&lt;a href="http://lintas-oto.info/volkswagen-rilis-jetta-gli-2012-di-chicago.html" name="2" style="font-family: Arial,Helvetica,Sans-Serif; font-size: 18px;"&gt;Volkswagen Rilis Jetta GLI 2012 di Chicago&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #555555; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 9px 0pt 3px;"&gt;Posted: 13 Feb 2011 03:16 PM PST&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0pt;"&gt;&lt;b&gt;Liputan6.com, Chicago: &lt;/b&gt;Volkswagen akhirnya kembali menambahkan varian terbaru GLI &lt;a href="http://www.feedlisting.com/rss-feed-url/432961.html"&gt;dari&lt;/a&gt; keluarga Jetta untuk versi 2012. Model mewah Jetta GLI &lt;a href="http://rssjoiner.seosupports.com/10af9aebcb11be3069aa6a96556e610e.xml"&gt;ini&lt;/a&gt; mulai dijual Mei mendatang dalam tiga trim level dan dibandrol seharga 26.315 dolar AS (atau setara dengan Rp 234 jutaan). &lt;br /&gt;
Seperti dilansir situs &lt;i&gt;Insideline.com&lt;/i&gt;, Selasa (8/2), Jetta GLI terbaru ini akan dilengkapi mesin empat-silinder turbocharged 2.0-liter yang dapat memompa daya 200-hp dan 207 pound-feet torsi serta sebuah manual gearbox enam-percepatan standar. Konsumen juga dapat memilih option untuk DSG otomatis dengan paddle shifter. &lt;br /&gt;
Pihak VW juga mengatakan, hingga saat ini EPA belum resmi mensertifikasi tingkat ekonomis bahan bakar model ini, tetapi VW berharap GLI ini akan kembali dengan tingkat ekonomis 13 km/liter dengan manual dan 13,6 km/liter. &lt;br /&gt;
Selain Jetta GLI standar, VW juga menawarkan pilihan Autobahn GLI yang diperlengkapi dengan roda alloy 18 inci, sunroof, kontrol iklim dual-zona, jok kulit buatan dan sistem audio Fender. Serta pilihan GLI Autobahn dengan berbagai topping dan sistem navigasi yang juga terdapat bundel akses tanpa kunci dan push-tombol start. (Vin)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table id="footer" style="border-top: 1px solid rgb(153, 153, 153); margin-top: 1.5em; padding-top: 4px; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0pt 6px 1.2em 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0pt 6px 1.2em 0pt; text-align: right; vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="2" style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0pt 6px 1.2em 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Tata Nano Diesel 1 Liter untuk 40 Km?</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/tata-nano-diesel-1-liter-untuk-40-km.html</link><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Wed, 16 Feb 2011 13:40:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-2317969401601490475</guid><description>&lt;style type="text/css"&gt;
                          h1 a:hover {background-color:#888;color:#fff ! important;}                          div#emailbody table#itemcontentlist tr td div ul {                                         list-style-type:square;                                         padding-left:1em;                         }                                  div#emailbody table#itemcontentlist tr td div blockquote {                                 padding-left:6px;                                 border-left: 6px solid #dadada;                                 margin-left:1em;                         }                                  div#emailbody table#itemcontentlist tr td div li {                                 margin-bottom:1em;                                 margin-left:1em;                         }                           table#itemcontentlist tr td a:link, table#itemcontentlist tr td a:visited, table#itemcontentlist tr td a:active, ul#summarylist li a {                                 color:#000099;                                 font-weight:bold;                                 text-decoration:none;                         }                                 img {border:none;}                   
&lt;/style&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div id="emailbody" style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0pt 2em;" xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="vertical-align: top;" width="99%"&gt;&lt;h1 style="margin: 0pt; padding-bottom: 6px;"&gt;&lt;a href="http://fusion.google.com/add?source=atgs&amp;amp;feedurl=http://feeds.feedburner.com/Lintas-otoinfo"&gt;  &lt;/a&gt; &lt;/h1&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table id="itemcontentlist"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr xmlns=""&gt; &lt;td style="line-height: 1.4em; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0pt;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;New Delhi&lt;/b&gt; – Volkswagen mengkalim tengah menyiapkan VW Up Blue E-Motion yang bisa mengkonsumsi bahan bakar 1 liter untuk 40 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Ternyata Tata Nano tak mau kalah. Pabrikan asal India tersebut disebut tengah membangun mesin diesel untuk Tata Nano baru yang juga mengkonsumsi bahan bakar 1:40 liter/km!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Laman &lt;i&gt;IndianCarsBikes&lt;/i&gt; seperti dikutip &lt;i&gt;autoevolution.com&lt;/i&gt; melaporkan Tata Nano membangun sebuah mesin yang paling hemat yang pernah ada. Kabarnya, mesin baru yang tersebut merupakan pengembangan &lt;a href="http://www.feedlisting.com/rss-feed-url/432961.html"&gt;dari&lt;/a&gt; mesin diesel IDI pada Tata Ace yang setengah blok mesinnya diambil dari Tata Indica. Mesin &lt;a href="http://rssjoiner.seosupports.com/10af9aebcb11be3069aa6a96556e610e.xml"&gt;ini&lt;/a&gt; diklaim akan sangat cocok dengan kondisi lalu lintas perkotaan di India yang padat.&lt;br /&gt;
Bukan kali ini saja Tata membuat heboh. Sejak awal tahun ini, kabar mengenai mesin diesel baru milik Tata memang sudah bocor ke media. Nano baru disebutkan menggunakan mesin 2 cylinder turbocharged CRDi dengan kapasitas 600-700 cc. Namun menghasilkan tenaga 20-30 persen lebih tinggi dari mesin yang berkapasitas sama.&lt;br /&gt;
"Mesin ini akan memiliki kapasitas antara 600-700 cc seperti versi bensin. Harganya kemungkinan berkisar sama dengan model tertinggi bensin saat ini," tulis the Times of India pertengahan Januari lalu. Dengan demikian, Nano bensin ini akan berada di harga kisaran US$ 4.000 sampai US$ 4.900 atau sekitar Rp 35,64 juta sampai Rp 43,65 juta.&lt;br /&gt;
Sayangnya, tak ada informasi lain dari Tata. Mereka menyebut masih terlalu dini untuk membicarakan spesifikasinya, termasuk juga kapan pabrikan India ini akan merilis Tata Nano diesel irit BBM ini ke pasaran.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table id="footer" style="border-top: 1px solid rgb(153, 153, 153); margin-top: 1.5em; padding-top: 4px; width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0pt 6px 1.2em 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;td style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0pt 6px 1.2em 0pt; text-align: right; vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt; &lt;td colspan="2" style="color: #333333; font-family: Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 11px; margin: 0pt 6px 1.2em 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KIAT BERKENDARA AGAR KAMPAS KOPLING AWET</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/02/kiat-berkendara-agar-kampas-kopling.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Wed, 9 Feb 2011 11:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-7205572165700579550</guid><description>Apakah Anda pernah mengalami, saat pedal rem diinjak dalam-dalam dan gigi persneling sudah dipindah ke posisi rendah tapi mobil tidak bisa melaju kencang?&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Jangan terburu-buru memvonis pompa injektor kotor atau proses pembakaran tak sempurna.&lt;br /&gt;
Pasalnya,  gejala seperti itu juga bisa menjadi pertanda pelat kopling bermasalah  dan cenderung slip pada mobil transmisi manual. "Selain tuas kopling  terasa alot atau susah dipindah saat ingin ganti posisi gigi, gejala  kopling slip adalah tarikan mobil terasa lambat atau berat," tutur  Sunario, pimpinan bengkel Techno Auto Cars, Kebon Nanas, Tangerang,  Senin (31/1).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kopling merupakan peranti yang berfungsi untuk meneruskan tenaga dari  mesin ke roda saat kanvas dan pelat kopling merapat ke poros engkol  mesin. Begitu pula sebaliknya, saat kanvas dan pelat kopling merenggang  dari poros engkol, maka aliran tenaga tersebut terlepas.&lt;br /&gt;
Akibat  kopling slip adalah mobil mogok di tengah jalan. Bila mobil dipaksakan  terus berjalan, kanvas kopling akan rontok atau bahkan terbakar. Tentu,  hal itu sangat berbahaya.&lt;br /&gt;
Apa penyebab utama kopling slip?  "Keausan. Namun, pelat yang aus bukan semata-mata karena faktor umur,  cara menggunakan peranti itu justru menjadi faktor utama," papar dia.&lt;br /&gt;
Lantas, bagaimana cara menjaga agar kanvas kopling awet atau bertahan lama? Berikut tips dari Sunario :&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1. Jangan menggantung pedal kopling&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Biasanya,  para pengemudi mobil menginjak pedal dalam posisi ketinggian setengah  atau biasa di sebut menggantung kopling. Biasanya hal itu dilakukan kala  jalanan macet dan mereka tidak ingin mesin mobil mati.&lt;br /&gt;
Tindakan  menggantung kopling atau kerap menginjak pedal kopling lebih sering  dilakukan saat mobil melaju di jalanan menanjak yang macet. "Injakan  pedal kopling yang nanggung seperti itu akan menimbulkan gesekan yang  tinggi di kanvas kopling , yang pada akhirnya mempercepat keausan,"  papar Sunario.&lt;br /&gt;
Umumnya orang mengatakan, cara tersebut merupakan  langkah yang tepat agar mesin mobil tidak mati. Pendapat itu tak salah.  Hanya, cara itu menimbulkan kerugian.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2. Posisi gigi transmisi sesuai kecepatan mobil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kebiasaan  salah yang juga kerap dilakukan oleh pengemudi mobil adalah menggunakan  gigi transmisi yang tak sesuai dengan kecepatan mobil. Misalnya, posisi  gigi berada di empat, namun kecepatan mobil hanya 20 kilometer per jam.  Begitu pula sebaliknya, mobil melaju dalam kecepatan tinggi, namun  posisi gigi berada di dua atau tiga.&lt;br /&gt;
"Gunakan gigi transmisi sesuai kecepatan mesin, karena cara itu akan meringankan kerja kopling," ujar Sunario.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3. Atur ketinggian pedal kopling (free play) dengan tepat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sering  kali pedal kopling terlalu tinggi, artinya pengemudi harus menginjak  pedal hingga mentok ke lantai mobil namun terasa belum mentok. Kondisi  seperti itu sangat tidak dianjurkan.&lt;br /&gt;
Namun, memposisikan pedal  kopling terlalu pendek, yaitu baru diinjak sedikit sudah terasa mentok  juga tidak bagus. Posisi yang ideal adalah, masih ada jarak bebas ketika  pedal kopling diinjak dan kemudian dilepaskan.&lt;br /&gt;
Jarak bebas  adalah, antara saat pedal diinjak hingga terasa menyentuh sesuatu. Untuk  mengetahui ada tidaknya jarak bebas itu, cukup mudah. Rasakan, saat  pedal yang diinjak (saat ganti posisi gigi) dan kemudian lepaskan  perlahan-lahan injakan kaki Anda di pedal.&lt;br /&gt;
Bila posisi injakan masih 50 persen, tetapi laju mobil telah terasa bertambah, berarti pengaturan posisi telah tepat.&lt;br /&gt;
Jarak  bebas tersebut sangat penting. Pasalnya, bila tidak ada, maka gesekan  yang terjadi di kanvas kopling akan tinggi, meski pedal kopling tidak  diinjak. Hal ini menyebabkan kanvas cepat aus, dan release bearing cepat rusak.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;4. Lakukan pergantian posisi gigi dengan halus&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kebiasaan  yang salah yang juga kerap dilakukan orang adalah melakukan pergantian  gigi dengan cepat dan kasar. Artinya, pedal kopling tak diinjak  dalam-dalam dan melepaskannya secara halus atau perlahan-lahan.&lt;br /&gt;
Selain  menimbulkan entakan saat berpindah gigi, perilaku seperti itu juga  menyebabkan gesekan keras di kanvas kopling. Akibatnya kanvas cepat aus.  Bila itu terjadi, maka kemungkinan besar terjadi slip juga besar.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;5. Konsultasi ke ahli&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kondisi  keausan komponen mobil memang berbeda-beda. Oleh karena itu, bila  kesulitan merasakan gejala-gejala apakah telah terjadi masalah di  kopling atau bukan sebaiknya berkonsultasi dengan ahli di bengkel.&lt;br /&gt;
"Sebab,  masing-masing mobil juga memiliki karakter yang berbeda. Misalnya,  Daihatsu Xenia 1.000 cc, bila telah berjalan 50 ribu kilometer, biasanya  per atau pegas di pelat kopling aus, padahal yang 1.300 cc tidak,"  terang Sunario.&lt;br /&gt;
Itulah beberapa cara mencegah kanvas kopling cepat aus dan menghindari kopling slip. Semoga bermanfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><title>PERKEMBANGAN MOBIL TENAGA SURYA</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/01/perkembangan-mobil-tenaga-surya.html</link><category>Otomotive</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Sun, 30 Jan 2011 12:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-7768268610553516427</guid><description>Menyadari semakin menipisnya cadangan minyak dunia serta untuk meredam pencemaran lingkungan, kini banyak usaha untuk menciptakan bahan bakar alternatif yang bisa diperbaharui serta ramah lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; salah satunya pengaplikasian tenaga surya untuk kendaraan. Sebenarnya ini bukan hal baru tapi dari hari ke hari perkembangan mobil tenaga surya sangat menggembirakan atau setidaknya bisa memberi harapan. &lt;br /&gt;
Bahkan sebuah mobil bertenaga surya yang dirancang oleh para mahasiswa dari Universitas New South Wales (UNSW) Australia telah memecahkan rekor dunia kecepatan mobil bertenaga surya, yaitu 88 km/jam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mobil yang bernama "Sunswift" mengalahkan rekor sebelumnya yaitu 79 km/jam sewaktu uji coba kecepatan resmi pada Jumat di landasan terbang Pangkalan Angkatan Laut HMAS Albatros di Nowra, Australia selatan yang melaju pada kecepatan lebih dari 88 km/jam, sebagaimana dikutip dari CIHAN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mobil tenaga surya tersebut juga terkenal dengan nama Sunswift Ivy yang dirancang dan dirakit di Universitas New South Wales. Mobil ini menghasilkan tenaga listrik sekitar 1.200 watt yang menyamai kekuatan sebuah pemanggang roti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kami amat gembira dengan hal itu, kami telah memecahkan rekor," kata manajer proyek Sunswift, Daniel Friedman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal yang penting dari mobil ini adalah tenaga yang khusus dihasilkan oleh sel silikon tenaga surya. Ivy biasanya menggunakan selnya untuk mengisi sebuah baterai seberat 25 kilogram, namun baterai itu telah dipindahkan bagi pencapaian rekor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Juri dari "Guinness World Book of Records" hadir pada pengujian tersebut dan telah menyerahkan sertifikat rekor.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PERFORMANCE TUNING 2 TAK ( KUBAH SQUISH )</title><link>http://koemat.blogspot.com/2011/01/jenis-ruang-bakar-motor-2-tak.html</link><category>Klinik Motor</category><category>Modifikasi</category><author>noreply@blogger.com (Mudhy)</author><pubDate>Thu, 27 Jan 2011 14:14:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5897392498175527826.post-5337233641501579827</guid><description>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Dalam memenuhi kebutuhan untuk menyimpan gas akhir &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;untuk meminimalisir detonasi seperti pada posting sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Maka&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;pada akan mencoba membahas tentang ruang bakar pada motor 2 tak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Tapi sebelumnya, apakah ruang bakar itu? secara simpelnya ruang bakar itu adalah ruang tempat pembakaran campuran bahan bakar dan udara, dari sinilah tenaga motor itu berawal dan juga menjadi akhir dari bahan bakar.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRYBBRg-kFhMU78GseNGMX9rE7iqbaXIeF0nMKKj5XNjpKJhwgBy2NEm5cJ880s5NkCHxeywtid7vRWIB4-FjfWde4btSyVREd8K00vnAa0p2ez_PliL3nAkHKJfaB8o94rD_jRCD4cE85/s1600/RUANG+BAKAR+TYPE+1.png" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRYBBRg-kFhMU78GseNGMX9rE7iqbaXIeF0nMKKj5XNjpKJhwgBy2NEm5cJ880s5NkCHxeywtid7vRWIB4-FjfWde4btSyVREd8K00vnAa0p2ez_PliL3nAkHKJfaB8o94rD_jRCD4cE85/s200/RUANG+BAKAR+TYPE+1.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Gambar disamping adalah gambar squish konvensional dimana squish juga sebagai ruang bakar, apakah cukup dengan itu? jawabanya tentu tidak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Seperti kita ketahui bahwa kepala silinder yang baik adalah yang tidak mempromosikan detonasi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;kunci untuk mencegah detonasi&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;men&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;gurangi terjadinya gas akhir&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;mengurangi waktu yang diperlukan untuk &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;mencapai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;pembakaran &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;sempurna&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Langkah yang paling jelas yang akan memenuhi kebutuhan yang kedua adalah membuat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;ruang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;pembakaran &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;se&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;kecil mungkin, dan kemudian menempatkan busi di pusat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;ruang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;span lang="EN-US"&gt;bakar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ5KQgLpIICBPPNKJGkDiCA4qW9gZjjnZtcbYFNlh0ZjZCOfuheQjaIlsEd0ZYPW-gvGyVIWl7b7w9067u7fp5IzcyLJjL6wGV2oV4RAkSNE6TXCP-56zxruhkjzjxZApqaunBnqqFhKZB/s1600/RUANG+BAKAR+TYPE+1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; Tentu saja api pembakaran akan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; cepat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; mencapai&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; sempurna&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; di&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;ruang pembakaran yang&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; kecil&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; lebih cepat daripada jika ruang &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;lebih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; luas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;perhatikan gambar berikut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ5KQgLpIICBPPNKJGkDiCA4qW9gZjjnZtcbYFNlh0ZjZCOfuheQjaIlsEd0ZYPW-gvGyVIWl7b7w9067u7fp5IzcyLJjL6wGV2oV4RAkSNE6TXCP-56zxruhkjzjxZApqaunBnqqFhKZB/s1600/RUANG+BAKAR+TYPE+1.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ5KQgLpIICBPPNKJGkDiCA4qW9gZjjnZtcbYFNlh0ZjZCOfuheQjaIlsEd0ZYPW-gvGyVIWl7b7w9067u7fp5IzcyLJjL6wGV2oV4RAkSNE6TXCP-56zxruhkjzjxZApqaunBnqqFhKZB/s200/RUANG+BAKAR+TYPE+1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;ini adalah ruang bakar yang telah disempurnakan dengan tujuan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; pembakaran tidak akan terjadi di sekitar tepi ruangan sampai piston&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;telah &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;lewat TDC&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; atau titik mati atas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;. Luas permukaan yang besar ini bertindak sebagai heat sink dan melakukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;panas dari gas akhir, yang mencegah self-ignition.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Kamar yang baru saja dijelaskan disebut squish ruang pembakaran belakang karena&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;band squish yang di ujung. squish band dirancang untuk mempersingkat waktu pembakaran. Gas bergerak cepat bertemu busi dan dengan cepat membawa api&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;pembakaran untuk sampai ujung ruang pembakaran, sehingga mencegah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;detonasi, dan pada akhirnya desain itu disempurnakan dengan menempatkan busi ditengah, seprti yang digunakan pada motor-motor sekaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUZz2EUb9idZ7Hnoxorecdvy3RzcDGOdlWlnWV-JbgEXp5V8m2DoLsdeaPKSIE0ehYdfbE8XMXt1sNFfCluigq9yNahDIO0X57oAM6T8z_NxcPKhF0OTGh0jGNXdlDGPMslSb851RTYXEs/s1600/RUANG+BAKAR+TYPE+3.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="152" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUZz2EUb9idZ7Hnoxorecdvy3RzcDGOdlWlnWV-JbgEXp5V8m2DoLsdeaPKSIE0ehYdfbE8XMXt1sNFfCluigq9yNahDIO0X57oAM6T8z_NxcPKhF0OTGh0jGNXdlDGPMslSb851RTYXEs/s200/RUANG+BAKAR+TYPE+3.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sejak saat itu, lebih banyak manfaat ruang squish untuk pembakaran. Campuran yang sedang dibersihkan di ruang pembakaran dari squish band lebih&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;homogenises dan campuran bahan bakar yang ikut terbuang semakin sedikit. squish band juga digunakan untuk mempercepat pembakaran dengan mencegah gas sisa tidak terbuang dengan sempurna, dan dalam beberapa kasus dapat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;mencegah api propogation.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Turbulensi yang disebabkan oleh squish band juga berfungsi untuk meningkatkan perpindahan panas pada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;saat dimulai proses pembakaran. Tanpa perpindahan panas yang tepat, Jet api akan cenderung&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;menembak menuju tepi ruang pembakaran sebelum waktunya, Pemanas ruangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;sekitar gas untuk memulai siklus yang menuju detonasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Pembakaran yang cepat memiliki keuntungan lain selain mengendalikan detonasi. Dengan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;peningkatan kecepatan pembakaran yang ada, ledakan setelah percikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;awal sebelum TDC dapat memangkas biaya karena kita bisa memaksimalkan energi pada tenaga, sehingga meminimalisir adanya kerugian &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;energi dalam bentuk panas ke kepala silinder dan piston mahkota.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Ketika panas lebih sedikit dilakukan untuk kepala dan piston, mesin menjalankan cooler dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;membuat lebih banyak tenaga yang dihasilkan, seperti kita tahu bahwa energi itu masuk sama dengan energi keluar. sedang pada mesin energi yang efektif menjadi daya hanya sekitar 38%, lainya menjadi energi panas dan suara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; Side benefit yang dihasilkan dari piston dingin juga meningkatkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;output daya. Piston yang dingin memungkinkan tidak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;banyak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; panas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; yang terperangkap dalam bak mesin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;, karena itu pendinginan serta jumlah bahan bakar/udara yang masuk silinder setiap siklus menentukan daya yang dihasilkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;a href="http://koemat.blogspot.com"&gt;Original post by Mudhy&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRYBBRg-kFhMU78GseNGMX9rE7iqbaXIeF0nMKKj5XNjpKJhwgBy2NEm5cJ880s5NkCHxeywtid7vRWIB4-FjfWde4btSyVREd8K00vnAa0p2ez_PliL3nAkHKJfaB8o94rD_jRCD4cE85/s72-c/RUANG+BAKAR+TYPE+1.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item></channel></rss>