<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290</atom:id><lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2026 01:23:21 +0000</lastBuildDate><category>Foto</category><category>Anna</category><category>info</category><category>Trip</category><category>Tips</category><category>Way of Life</category><category>News</category><category>Environtment</category><category>Lombok</category><category>Education</category><category>Social Sciences</category><category>ICT</category><category>IPTEK</category><category>Djarum Black Blog Competition Vol.2</category><category>Medical</category><category>Kehutanan</category><category>Black Techno</category><category>Computer Sciences</category><category>Gak Penting</category><category>Ngapak</category><category>Film</category><category>ITC</category><category>Treding Topic Twitter</category><category>sport</category><category>CPNS</category><category>Download Buku</category><category>Trending Topic Twitter</category><category>Marketing</category><title>info yummy</title><description>Membuat Penting Hal yang Tidak Penting dan Membuat Tidak Penting Hal yang Dianggap Penting. &#xa;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Yumantoko)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>471</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-839503277065440126</guid><pubDate>Sun, 22 Jun 2025 11:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2025-06-22T18:56:31.579+07:00</atom:updated><title>Perang dunia ke-tiga sudah dimulai? Iran Vs Israel (USA, Prancis, Inggris, Jerman)</title><description>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh87Ng1MsFioOSySiETAnBetyUDoKoKOxSlqlYqxazw7Zd3L1NHA3xb27K6DngtYHTlbNl-W5LdXxju8BYdeTfir-ZwS39S3ocdSe2kWPAcdERcgZ5WWxdMb9cqXMwl0vJQs9qu7tpBUhA4MP8-7sKsJ01iMbsHnIK9Til8-AikUNCFFvHLeRei3xHicj-Q/s2048/Gemini_Generated_Image_u4kbnau4kbnau4kb.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;2048&quot; data-original-width=&quot;2048&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh87Ng1MsFioOSySiETAnBetyUDoKoKOxSlqlYqxazw7Zd3L1NHA3xb27K6DngtYHTlbNl-W5LdXxju8BYdeTfir-ZwS39S3ocdSe2kWPAcdERcgZ5WWxdMb9cqXMwl0vJQs9qu7tpBUhA4MP8-7sKsJ01iMbsHnIK9Til8-AikUNCFFvHLeRei3xHicj-Q/s320/Gemini_Generated_Image_u4kbnau4kbnau4kb.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Bukan Lagi Perang Dunia Ketiga, Tetapi Perang Global yang Terfragmentasi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Gagasan tentang &quot;Perang Dunia Ketiga&quot; yang meletus dari satu titik nyala di Timur Tengah, seperti yang pernah kita bayangkan satu dekade lalu, kini terasa kuno. Apa yang kita saksikan hari ini bukanlah persiapan menuju satu perang kolosal, melainkan sebuah realitas yang jauh lebih rumit dan berbahaya: sebuah &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;perang global yang terfragmentasi&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;. Ini adalah konflik multidimensional yang tidak lagi tersembunyi di balik bayang-bayang. Gendang perang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat tidak lagi hanya ditabuh dalam latihan militer atau retorika panas para pemimpin; tabuhan itu kini bergema dalam bentuk serangan rudal dan drone langsung, perang proksi yang membara di berbagai negara, dan pertarungan ekonomi serta teknologi yang menentukan supremasi masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Konteks lama yang menyebut nama Ahmadinejad dan Hugo Chavez sebagai poros anti-AS terasa seperti gema dari masa lalu. Hari ini, poros-poros kekuatan telah bergeser secara dramatis. Aliansi tidak lagi sesederhana &quot;pembenci AS&quot; melawan AS. Kita berada di era di mana Arab Saudi berdialog dengan Iran atas mediasi China, di mana Rusia menjadi sekutu strategis Iran karena keterisolasiannya akibat perang di Ukraina, dan di mana serangan sebuah kelompok proksi di Gaza dapat memicu konfrontasi langsung antara Teheran dan Tel Aviv untuk pertama kalinya dalam sejarah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Opini ini akan membedah anatomi konflik modern ini, melihat melampaui tajuk utama untuk memahami pergeseran doktrin militer, jaringan proksi yang menjadi inti strategi Iran, aliansi geopolitik baru yang membentuk kembali peta kekuatan, dan bom waktu nuklir yang terus berdetak di jantung semua ketegangan ini. Bersiaplah, karena perang ini sudah dimulai. Pertanyaannya bukan lagi &quot;apakah akan terjadi,&quot; melainkan &quot;seberapa luas dan destruktif dampaknya bagi dunia?&quot;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;Dari Perang Bayangan ke Konfrontasi Terbuka—Aturan Main yang Telah Dilanggar&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Selama bertahun-tahun, konflik antara Iran dan Israel adalah sebuah &quot;perang bayangan&quot; (shadow war). Pertarungan ini terjadi di dunia siber, melalui sabotase fasilitas nuklir, pembunuhan ilmuwan Iran yang didalangi Mossad, dan serangan-serangan misterius terhadap kapal-kapal tanker di perairan Teluk. Aturan mainnya tidak tertulis namun dipahami: hindari konfrontasi langsung yang dapat memicu perang regional habis-habisan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Namun, semua itu berubah secara fundamental. Dua peristiwa penting telah merobek tabir perang bayangan ini dan menyeret kedua musuh bebuyutan ke panggung konflik terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Katalisator Pertama: Serangan 7 Oktober dan Perang Gaza&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;
Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 bukan sekadar serangan teroris; itu adalah pemicu strategis yang mengaktifkan seluruh jaringan &quot;Poros Perlawanan&quot; (Axis of Resistance) yang dibangun Iran selama puluhan tahun. Respons militer Israel yang menghancurkan di Gaza menciptakan gelombang tekanan di seluruh kawasan. Bagi Iran, ini adalah momen untuk menunjukkan relevansi dan kekuatan jaringan proksinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Hezbollah di Lebanon mulai melancarkan serangan roket harian ke Israel utara, memaksa puluhan ribu warga Israel mengungsi. Milisi pro-Iran di Irak dan Suriah meningkatkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS. Dan yang paling signifikan, Houthi di Yaman memulai kampanye serangan drone dan rudal terhadap kapal-kapal komersial di Laut Merah, dengan dalih solidaritas terhadap Palestina. Tindakan Houthi secara efektif menginternasionalkan konflik, mengganggu rantai pasok global, dan memaksa AS serta sekutunya untuk melancarkan serangan balasan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Perang Gaza menjadi justifikasi dan sekaligus lapangan uji bagi strategi Iran: mengikat Israel dan AS dalam konflik multi-front yang melelahkan, tanpa harus melibatkan pasukan Iran secara langsung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Klimaks: Serangan Konsulat dan Balasan yang Belum Pernah Terjadi&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;
Titik baliknya tiba pada 1 April 2024. Israel melancarkan serangan udara presisi ke gedung konsulat Iran di Damaskus, Suriah, menewaskan beberapa komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk Jenderal Mohammad Reza Zahedi. Ini bukan lagi serangan terhadap proksi atau aset nuklir; ini adalah serangan langsung terhadap properti diplomatik dan personel militer tingkat tinggi Iran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Bagi Teheran, ini adalah pelanggaran &quot;garis merah&quot; yang tidak bisa ditolerir tanpa kehilangan muka secara total. Di bawah tekanan dari faksi garis keras di dalam negeri dan untuk menegaskan kembali kekuatan deterensnya, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyetujui sebuah tindakan yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Pada malam 13 April 2024, Iran melancarkan serangan langsung pertamanya ke wilayah Israel. Lebih dari 300 proyektil—termasuk drone kamikaze Shahed, rudal jelajah, dan rudal balistik—ditembakkan melintasi ribuan kilometer. Dunia menahan napas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Meskipun 99% dari proyektil tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan berlapis Israel (Iron Dome, David&#39;s Sling, Arrow) dengan bantuan krusial dari AS, Inggris, Prancis, dan bahkan Yordania, signifikansi serangan itu tidak dapat diremehkan. Tabu telah dilanggar. Iran telah menunjukkan kemampuannya untuk menjangkau Israel dari tanahnya sendiri dan kesediaannya untuk mengambil risiko eskalasi besar. Balasan Israel beberapa hari kemudian, yang dilaporkan menargetkan sistem radar pertahanan udara di dekat fasilitas nuklir Isfahan, bersifat terukur namun mengirimkan pesan yang jelas: kami juga bisa menembus pertahananmu dan menyerang target strategis kapan saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Sejak saat itu, aturan main telah ditulis ulang. Perang bayangan telah usai. Kini kita berada di era konfrontasi langsung, di mana setiap salah perhitungan dapat dengan mudah memicu kebakaran yang jauh lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;Jaringan Proksi Iran—Lengan Panjang Teheran yang Mencengkeram Timur Tengah&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Untuk memahami kekuatan Iran, kita tidak bisa hanya melihat jumlah tank atau pesawat tempurnya. Kekuatan sejati Iran terletak pada doktrin perang asimetrisnya, dan jantung dari doktrin itu adalah jaringan proksi yang loyal, terlatih, dan dipersenjatai dengan baik. Ini bukan sekadar &quot;dukungan&quot; dari negara lain; ini adalah perpanjangan tangan kebijakan luar negeri dan militer Iran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Analisis lama yang mempertanyakan apakah negara-negara Arab akan mendukung Iran karena perbedaan Sunni-Syiah kini tidak lagi relevan dalam kerangka strategis ini. Iran tidak mencari dukungan dari negara (state actor), melainkan membangun kekuatan melalui aktor non-negara (non-state actors) yang dapat beroperasi di luar hukum internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Hezbollah (Lebanon):&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Ini adalah &quot;permata mahkota&quot; dalam jaringan proksi Iran. Bukan lagi sekadar milisi, Hezbollah adalah kekuatan militer paling tangguh di dunia Arab, dengan persenjataan roket presisi yang diperkirakan berjumlah lebih dari 150.000, mampu menjangkau seluruh wilayah Israel. Mereka adalah ancaman eksistensial di perbatasan utara Israel, memaksa Israel untuk selalu memperhitungkan front kedua dalam setiap skenario perang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Houthi/Ansar Allah (Yaman):&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Dari kelompok pemberontak lokal, Houthi telah bertransformasi menjadi aktor regional yang signifikan berkat dukungan Iran. Mereka kini memiliki drone canggih, rudal balistik, dan rudal anti-kapal yang mampu mengancam jalur pelayaran vital di Laut Merah dan Teluk Aden. Mereka telah membuktikan kemampuannya untuk menahan tekanan militer dari koalisi pimpinan Saudi dan kini menjadi alat strategis Iran untuk menekan ekonomi global.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Milisi di Irak dan Suriah:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Kelompok-kelompok seperti Kata&#39;ib Hezbollah dan Harakat al-Nujaba adalah alat Iran untuk menekan kehadiran militer AS di kawasan tersebut. Serangan rutin mereka terhadap pangkalan AS berfungsi untuk melemahkan moral pasukan Amerika, meningkatkan biaya politik pendudukan bagi Washington, dan menegaskan pengaruh Iran di &quot;Bulan Sabit Syiah&quot; yang membentang dari Teheran hingga Beirut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Hamas &amp;amp; Jihad Islam Palestina (Gaza):&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Meskipun merupakan kelompok Sunni, Hamas dan Jihad Islam menerima dana, pelatihan, dan persenjataan dari Iran karena kesamaan tujuan: perlawanan terhadap Israel. Peristiwa 7 Oktober adalah bukti paling nyata dari keberhasilan strategi Iran dalam mempersenjatai dan memberdayakan kelompok-kelompok yang dapat menimbulkan kerusakan masif pada musuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Strategi proksi ini memberikan Iran beberapa keuntungan luar biasa: &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;plausible deniability&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; (kemampuan untuk menyangkal keterlibatan langsung), kemampuan untuk berperang di banyak front secara bersamaan, dan kemampuan untuk menguras sumber daya musuh yang jauh lebih kuat secara konvensional dengan biaya yang relatif rendah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;Pergeseran Lempeng Geopolitik—Aliansi Baru di Dunia Multipolar&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Panggung global tempat konflik ini berlangsung sama sekali berbeda dari satu dekade lalu. Dominasi tunggal AS telah terkikis, digantikan oleh dunia multipolar di mana kekuatan-kekuatan regional dan global lainnya memainkan peran yang semakin menentukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Poros Rusia-Iran: Aliansi yang Ditempa dalam Perang&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;
Hubungan Iran dengan Rusia telah berevolusi dari sekadar kemitraan taktis di Suriah menjadi aliansi strategis yang mendalam, yang dipercepat oleh invasi Rusia ke Ukraina. Terisolasi oleh sanksi Barat, Moskow berpaling ke Teheran untuk mendapatkan pasokan vital: drone kamikaze Shahed. Ribuan drone ini telah digunakan untuk meneror kota-kota di Ukraina.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Sebagai imbalannya, Rusia dilaporkan memberikan Iran dukungan teknologi militer canggih, termasuk kemungkinan jet tempur modern (seperti Su-35) dan sistem pertahanan udara yang lebih canggih. Aliansi ini sangat berbahaya. Ini memberikan Iran akses ke teknologi yang dapat menantang supremasi udara Israel dan AS, sementara memberikan Rusia sekutu yang dapat diandalkan untuk menantang kepentingan Barat di Timur Tengah. Narasi lama tentang Rusia yang &quot;mungkin&quot; membantu kini telah menjadi kenyataan berupa kerjasama militer yang erat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;China: Sang Pialang Kekuatan yang Pragmatis&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;
China memainkan permainan yang jauh lebih kompleks. Sebagai mitra dagang terbesar Iran dan importir utama minyaknya, Beijing adalah penyambung hidup ekonomi Teheran. Kerjasama ekonomi ini, yang tertuang dalam perjanjian strategis 25 tahun, memastikan bahwa Iran tidak akan pernah sepenuhnya terisolasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Namun, kepentingan China tidak hanya terletak pada mendukung Iran. Sebagai kekuatan ekonomi global, China sangat membutuhkan stabilitas di Timur Tengah untuk mengamankan pasokan energinya dan kelancaran Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative). Inilah sebabnya mengapa Beijing mengambil langkah yang mengejutkan pada tahun 2023 dengan menengahi pemulihan hubungan diplomatik antara Iran dan Arab Saudi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Peran China adalah sebagai penyeimbang. Mereka tidak akan meninggalkan Iran, tetapi mereka juga tidak ingin melihat perang regional yang akan menghancurkan kepentingannya. Mereka menolak sanksi PBB terhadap Iran, tetapi juga secara bersamaan berinvestasi besar di negara-negara Teluk yang menjadi saingan Iran. China bukanlah sekutu militer Iran, melainkan pelindung ekonomi pragmatis yang kepentingannya terletak pada pencegahan konflik total.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Dunia Arab yang Terbelah: Antara Normalisasi dan Ketakutan&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;
Gagasan lama bahwa negara-negara Arab akan &quot;menunggu dan melihat&quot; atau secara diam-diam mendukung AS sudah usang. Kawasan ini telah mengalami pergeseran seismik melalui &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Persetujuan Abraham (Abraham Accords)&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;. Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko telah melakukan normalisasi hubungan dengan Israel. Motivasi utamanya? Ketakutan bersama terhadap ancaman Iran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Negara-negara Teluk ini, terutama UEA dan Arab Saudi, melihat program rudal balistik dan jaringan proksi Iran sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional mereka. Mereka telah berinvestasi miliaran dolar dalam sistem pertahanan udara dari AS dan Israel. Alih-alih front Arab bersatu melawan Israel, kita sekarang melihat front de-facto yang terdiri dari Israel dan negara-negara Teluk Sunni melawan poros Iran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Namun, ini pun tidak hitam-putih. Arab Saudi, di bawah kepemimpinan Mohammed bin Salman, juga mengejar jalur de-eskalasi dengan Iran, menyadari bahwa mereka akan berada di garis depan jika perang pecah. Oleh karena itu, dunia Arab saat ini terpecah antara faksi yang pro-normalisasi dengan Israel untuk melawan Iran, dan faksi yang berusaha menenangkan Iran untuk menghindari konflik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;Bom Waktu Nuklir—Masalah Inti yang Tak Terpecahkan&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Di balik semua rudal, drone, dan manuver geopolitik, terdapat satu isu yang menjadi inti dari ketakutan Israel dan Barat: program nuklir Iran. Perjanjian nuklir 2015 (JCPOA), yang seharusnya membatasi program ini, kini praktis mati setelah penarikan diri AS di bawah pemerintahan Trump pada 2018.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Sejak itu, Iran telah secara signifikan memajukan programnya. Mereka kini memperkaya uranium hingga tingkat kemurnian 60%, sangat dekat dengan tingkat 90% yang dibutuhkan untuk senjata nuklir. Waktu yang dibutuhkan Iran untuk memproduksi bahan fisil yang cukup untuk satu bom (&quot;breakout time&quot;) kini diperkirakan hanya dalam hitungan minggu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Ini menciptakan dilema strategis yang mengerikan bagi Israel dan AS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Apakah Iran benar-benar akan membuat bom?&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Banyak analis percaya bahwa tujuan Iran bukanlah memiliki bom itu sendiri, tetapi mencapai status &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;&quot;negara ambang batas nuklir&quot;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;—memiliki semua kemampuan dan bahan untuk membuat bom dengan cepat jika diinginkan. Status ini saja sudah memberikan payung deterens yang kuat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;&quot;Garis Merah&quot; Israel:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Bagi Israel, Iran yang memiliki senjata nuklir adalah ancaman eksistensial yang tidak dapat diterima. Sejarah panjang serangan Israel terhadap program nuklir di Irak (1981) dan Suriah (2007) menunjukkan bahwa mereka bersedia mengambil tindakan militer sepihak untuk mencegah musuh bebuyutannya memperoleh senjata pamungkas. Serangan terhadap fasilitas nuklir Iran yang dijaga ketat di Fordow atau Natanz akan menjadi operasi yang sangat kompleks dan berisiko, dan hampir pasti akan memicu perang regional habis-habisan yang coba dihindari semua pihak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Perang Narasi—Alibi Nuklir dan Strategi &quot;Playing Victim&quot;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Di samping perlombaan teknologi nuklir yang nyata, terjadi pula perang narasi yang tak kalah sengitnya. Elemen kunci dari strategi Israel selama bertahun-tahun adalah &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;provokasi melalui klaim&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;. Israel secara konsisten dan vokal menuduh Iran tidak hanya mengembangkan program nuklir untuk tujuan militer, tetapi juga berada di ambang penyelesaian bom nuklir yang siap digunakan untuk &quot;menghapus Israel dari peta&quot;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Namun, dari perspektif Iran dan para pengamat kritis, narasi ini dipandang sebagai alibi yang disengaja. Mereka berpendapat bahwa Israel menggunakan &quot;ancaman nuklir&quot; sebagai dalih untuk beberapa tujuan strategis:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Justifikasi Agresi:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Klaim ancaman eksistensial memberikan Israel pembenaran di mata dunia untuk melakukan tindakan-tindakan agresif seperti serangan siber, sabotase fasilitas, dan pembunuhan para ilmuwan nuklir Iran. Tanpa narasi &quot;ancaman nuklir&quot;, tindakan-tindakan ini akan lebih sulit diterima secara internasional dan dapat dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan negara lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Mengamankan Dukungan AS:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Dengan terus-menerus membunyikan alarm bahaya, Israel memastikan bahwa Amerika Serikat—sekutu terkuatnya—tetap waspada dan bersedia memberikan dukungan militer, finansial, dan diplomatik tanpa syarat untuk &quot;menahan&quot; Iran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Strategi &quot;Playing Victim&quot;:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Dengan memposisikan diri sebagai calon korban genosida nuklir, Israel berhasil mengalihkan perhatian dari kebijakannya sendiri, terutama pendudukan wilayah Palestina. Narasi ini memungkinkan Israel untuk mempertahankan citra sebagai &quot;David&quot; yang terancam oleh &quot;Goliath&quot; Persia, meskipun realitas kekuatan militer di lapangan (terutama jika dukungan AS diperhitungkan) jauh lebih kompleks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Faktanya, hingga saat ini, badan-badan intelijen Barat, termasuk Amerika Serikat, dan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) sendiri belum menemukan bukti konklusif bahwa Iran telah membuat keputusan politik untuk benar-benar membangun senjata nuklir. Meskipun IAEA sering melaporkan bahwa Iran meningkatkan pengayaan uranium dan terkadang tidak sepenuhnya transparan, kesimpulan akhirnya tetap sama: tidak ada bukti kuat adanya program senjata aktif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Kesenjangan antara tuduhan Israel yang dramatis dan bukti konkret di lapangan inilah yang memicu tuduhan bahwa Israel secara sinis memanipulasi isu nuklir sebagai bagian dari perang psikologis dan diplomatik yang lebih besar melawan Iran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Ketidakpastian seputar niat nuklir Iran inilah yang menjadi bahan bakar utama konflik. Setiap langkah maju dalam program pengayaan uraniumnya meningkatkan genderang perang, mendorong Israel lebih dekat ke pilihan militer preventif, dan menempatkan AS dalam posisi yang sulit antara menahan sekutunya dan menghadapi ancaman proliferasi nuklir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Dunia pada tahun 2025 tidak sedang bersiap untuk Perang Dunia Ketiga dalam pengertian klasik. Sebaliknya, kita sudah berada di tengah-tengah konflik global yang terfragmentasi, di mana Timur Tengah adalah panggung utamanya. Narasi lama tentang permusuhan Iran-AS, dukungan Rusia, dan kebencian terhadap Israel tetap ada, tetapi telah bermutasi menjadi sesuatu yang jauh lebih kompleks dan saling terhubung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Konflik ini sekarang didefinisikan oleh:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Konfrontasi Langsung:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Tabu serangan langsung antara Iran dan Israel telah pecah, menciptakan preseden berbahaya untuk eskalasi di masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Perang Proksi yang Matang:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Jaringan proksi Iran bukan lagi sekadar pengganggu, melainkan kekuatan militer yang mampu membentuk kembali geopolitik regional dan global.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Aliansi yang Bergeser:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Dunia multipolar telah menciptakan poros baru seperti Rusia-Iran dan mengubah kalkulus negara-negara seperti China dan Arab Saudi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Ancaman Nuklir yang Nyata:&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Program nuklir Iran yang semakin maju adalah bom waktu yang terus berdetak di bawah seluruh struktur keamanan regional yang rapuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Bahaya terbesar saat ini bukanlah keputusan yang diperhitungkan dengan cermat untuk memulai perang total, melainkan &lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;salah perhitungan&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;. Sebuah serangan drone dari proksi yang mengenai target yang salah, serangan rudal balasan yang lebih mematikan dari yang diperkirakan, atau keputusan gegabah yang dibuat di Teheran, Tel Aviv, atau Washington dapat dengan cepat memicu spiral eskalasi yang tidak dapat dikendalikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Dunia tidak hanya menonton dari pinggir lapangan; ia sudah merasakan dampaknya melalui harga energi yang lebih tinggi, rantai pasok yang terganggu, dan ketidakpastian ekonomi. Opini lama yang ditulis satu dekade lalu adalah potret dari percikan api; hari ini, kita sedang menatap kobaran api yang sudah menyala. Pertanyaannya bukan lagi siapa yang akan memulai perang, tetapi siapa yang memiliki kebijaksanaan dan keberanian untuk mencegahnya melahap seluruh kawasan dan menyeret seluruh dunia ke dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;Keterbatasan Sistem Pertahanan Udara (Iron Dome dan Lainnya)&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Meskipun Iron Dome adalah sistem pertahanan rudal jarak pendek yang sangat canggih dan efektif terhadap roket berkaliber rendah seperti yang digunakan oleh Hamas atau Hizbullah, ia memiliki keterbatasan signifikan dalam menghadapi rudal balistik jarak jauh yang lebih besar dan canggih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Desain dan Jangkauan:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Iron Dome dirancang untuk mencegat roket dan proyektil artileri jarak pendek (sekitar 4-70 km). Rudal balistik Iran memiliki jangkauan yang jauh lebih besar (ratusan hingga ribuan kilometer) dan lintasan yang berbeda, yang berada di luar kemampuan optimal Iron Dome.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Kapasitas Saturasi:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Serangan rudal dalam jumlah besar (salvo) dapat membanjiri kemampuan pencegatan Iron Dome. Meskipun Israel memiliki sistem pertahanan lapis lain seperti Arrow (untuk rudal balistik jarak jauh) dan David&#39;s Sling (untuk rudal jarak menengah), koordinasi sempurna dan kapasitas yang tidak terbatas tetap menjadi tantangan, terutama di bawah serangan multi-arah dan masif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Biaya Pencegatan:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Rudal pencegat Iron Dome sangat mahal (sekitar $50.000 - $100.000 per unit), sementara rudal atau roket musuh bisa jauh lebih murah. Ketidakseimbangan biaya ini menjadikan pertahanan jangka panjang yang mengandalkan pencegatan 100% secara ekonomi tidak berkelanjutan tanpa bantuan eksternal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Kelemahan Taktis:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Iran, dan kelompok proksi lainnya, telah mengembangkan taktik untuk mengeksploitasi kelemahan sistem pertahanan Israel, termasuk menggunakan kawanan drone atau kombinasi rudal dan roket yang berbeda untuk membingungkan dan membebani sistem. Insiden di mana rudal Iran berhasil menembus pertahanan Israel menunjukkan bahwa ada celah yang perlu diisi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;2. Ancaman Eksistensial dan Keamanan Regional&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Israel memandang ancaman dari Iran dan kelompok-kelompok proksi di wilayah tersebut sebagai ancaman eksistensial. Iran, dengan program rudal balistiknya dan potensi pengembangan senjata nuklir, merupakan lawan yang jauh lebih kuat dan canggih dibandingkan kelompok-kelompok non-negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Superioritas Kuantitatif dan Kualitatif:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Meskipun Israel memiliki militer yang kuat, ia menghadapi potensi ancaman dari beberapa front (Gaza, Lebanon, Suriah, dan Iran sendiri). Bantuan Barat memastikan Israel mempertahankan keunggulan kualitatif militer (Qualitative Military Edge/QME) yang esensial di wilayah yang tidak stabil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Ancaman Nuklir:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Ketakutan terbesar Israel adalah Iran mengembangkan senjata nuklir. Bantuan Barat, termasuk intelijen dan tekanan diplomatik, dianggap vital untuk mencegah skenario ini atau setidaknya mempersiapkan diri untuk menghadapinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;3. Ketergantungan Teknologi dan Intelijen&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Amerika Serikat adalah penyedia utama teknologi militer canggih dan intelijen vital bagi Israel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Transfer Teknologi:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Israel mendapatkan akses ke sistem senjata mutakhir, teknologi penerbangan, dan komponen pertahanan rudal dari AS yang tidak dapat diproduksi sendiri atau akan memakan waktu dan biaya besar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Berbagi Intelijen:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; Kerja sama intelijen yang erat dengan AS sangat penting untuk deteksi dini ancaman, perencanaan respons, dan pemahaman tentang kemampuan musuh. Kegagalan pencegatan sebagian rudal Iran mungkin juga menunjukkan perlunya peningkatan integrasi intelijen dan sistem peringatan dini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;4. Dukungan Diplomatik dan Politik Internasional&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Dukungan Barat, terutama dari AS, memberikan legitimasi diplomatik dan perlindungan politik bagi Israel di panggung internasional, terutama di Perserikatan Bangsa-Bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Hak Veto PBB:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; AS sering menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB untuk melindungi Israel dari resolusi yang dianggap merugikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p&gt;Aliansi Regional:&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt; AS juga berperan dalam memfasilitasi normalisasi hubungan antara Israel dan beberapa negara Arab (seperti melalui Abraham Accords), yang penting untuk keamanan regional Israel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h4&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot; style=&quot;font-weight: normal;&quot;&gt;5. Keamanan Ekonomi&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;span class=&quot;selected&quot;&gt;Meskipun Israel adalah negara maju, bantuan ekonomi dan militer AS dalam bentuk hibah atau pinjaman lunak meringankan beban anggaran pertahanan Israel, memungkinkan mereka untuk mengalokasikan sumber daya ke sektor lain atau berinvestasi lebih lanjut dalam inovasi pertahanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2025/06/perang-dunia-ke-tiga-sudah-dimulai-iran.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh87Ng1MsFioOSySiETAnBetyUDoKoKOxSlqlYqxazw7Zd3L1NHA3xb27K6DngtYHTlbNl-W5LdXxju8BYdeTfir-ZwS39S3ocdSe2kWPAcdERcgZ5WWxdMb9cqXMwl0vJQs9qu7tpBUhA4MP8-7sKsJ01iMbsHnIK9Til8-AikUNCFFvHLeRei3xHicj-Q/s72-c/Gemini_Generated_Image_u4kbnau4kbnau4kb.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-6519453461066045055</guid><pubDate>Thu, 06 Jul 2023 02:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-06T10:04:35.409+07:00</atom:updated><title>Makan Bersama di Lombok Namanya Begibung</title><description>&lt;div style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Halo, teman-teman! Kali ini saya mau berbagi pengalaman saya yang pernah mendapat undangan makan dari teman dalam rangka maulid nabi. Acara ini dilakukan oleh teman saya dari kantor lama (Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu), yang sudah lama kenal . Saya sangat senang mendapat undangan teman saya tersebut yang orangnya senang bercanda, dan berbagi cerita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Acara makan ini diadakan di rumah teman saya yang bernama Syakur. Rumahnya cukup luas dan nyaman, dengan halaman yang hijau dan penuh bunga. Di bagian tengah terdapat kandang burung dara dan disampingnya terdapat pohon jambu. Undangan makan berlangsung pada pukul&amp;nbsp; 12 siang.&amp;nbsp; Pada waktu itu hujan sangat deras, jadi saya datang agak telah yaitu sekitar jam 1 siang. Walaupun demikian saya disambut dengan hangat oleh Syakur dan keluarga. Saya juga melihat banyak teman-teman saya dari kantor yang sudah hadir, seperti . Kami saling menyapa dan mengobrol dengan riang gembira.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Setelah duduk beberapa saat, kami pun bersiap-siap untuk menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh Syakur dan keluarganya. Saya terkejut melihat banyaknya makanan yang ada di dihidangkan. Ada nasi putih yang pulen, sayur nangka yang gurih, daging sapi yang empuk, sayur lodeh yang segar, dan sambal terasi yang pedas. Ada juga makanan kudapan seperti tape singkong, tape ketan, pisang goreng, dan kue-kue basah. Minumnya ada kopi hitam, teh manis, dan air putih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Saya tidak sabar untuk mencicipi semua makanan itu. Saya mengambil piring dan sendok, lalu mengambil nasi secukupnya. Saya juga mengambil sayur nangka, daging sapi, sayur lodeh, dan sambal terasi. Saya mencampur semua bahan itu di piring saya, lalu mencicipinya dengan lahap. Rasanya sangat lezat dan menggugah selera. Saya merasa seperti di surga kuliner.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Saya melihat teman-teman saya juga menikmati makanan dengan senyum lebar. Kami saling berbagi komentar tentang rasa makanan, dan juga bercerita tentang kehidupan kami sekarang. Saya merasa senang bisa bersilaturahmi dengan teman-teman saya yang sudah lama tidak bertemu. Kami tertawa dan bercanda tanpa henti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Setelah kenyang makan, kami pun beralih ke makanan kudapan. Saya memilih tape dan kopi hitam sebagai penutup. Tape singkongnya manis dan legit, sedangkan kopi hitamnya pahit dan harum. Perpaduan rasa yang pas untuk mengakhiri acara makan siang yang menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Kalau dalam bahasa lombok makan bersama sama disebut dengan begibung. pada waktu itu porsi nasi yang dihidangkan saya kurangi karena porsinya terlalu besar untuk saya. Tapi ternyata, saya salah besar. Begibung itu bukan sekedar makan bersama, tapi juga berbagi rasa. Saya mencicipi makanan itu dan langsung terbakar lidah, karena kepedesan. Teman saya yang lain tertawa terbahak-bahak. Dia bilang, &quot;Itu baru pedas sedikit, kalau mau lebih pedas lagi ada sambal plecing kankung. Saya merasa lega dan berterima kasih kepada mereka. Saya bilang, &quot;Terima kasih sudah mengajak saya begibung dengan kalian. Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Makanan lombok memang luar biasa. Pedasnya bikin nagih, tapi juga bikin nyesek.&quot; Mereka tertawa dan berkata, &quot;Sama-sama. Kami senang kamu suka makanan lombok. Kalau kamu mau lagi, kami siap mengajak kamu begibung lagi. Tapi kali ini, kami akan kasih kamu es kelapa muda untuk meredakan pedasnya.&quot; Saya bersyukur bisa mendapat undangan makan dari teman dalam rangka maulid nabi. Saya merasa bahagia bisa berkumpul dengan teman-teman saya dari kantor lama. Saya berharap bisa bertemu lagi dengan mereka di kesempatan lain. Terima kasih Syakur dan keluarga atas undangan dan hidangannya yang enak-enak. Semoga Allah memberkahi kita semua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEin52u_wrzjYPOJTzgrLDbL20AZH5Xe7JlAOKnkeuAKy5qbnmDhtNyfn-P8-gS6BKElpGaF-aKQETuGVyHuoTAyZZV7HI4d2srNGysVxMXUZahc5docqTdD2zg31GJf0H8j1WrF8i-wHvA1fmsNxNJTMxWFOr5PfIVQ6EA4_AoF5U_RDlKCUAkLZ2TVO5Pi/s4000/20211027_133159.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3000&quot; data-original-width=&quot;4000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEin52u_wrzjYPOJTzgrLDbL20AZH5Xe7JlAOKnkeuAKy5qbnmDhtNyfn-P8-gS6BKElpGaF-aKQETuGVyHuoTAyZZV7HI4d2srNGysVxMXUZahc5docqTdD2zg31GJf0H8j1WrF8i-wHvA1fmsNxNJTMxWFOr5PfIVQ6EA4_AoF5U_RDlKCUAkLZ2TVO5Pi/w400-h300/20211027_133159.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaY--dxg3Sua1HnhCcpwBzHJL6xc5qkNZQMI4N_4MT8wH6BNsyQyC9LqB0-cC9Jth0z5tkcjESeQ5OQrtVcga52PkcNajEH5Gl520CC4uRi-R9leXAhrNkrItXM0id7Q_hFeVzKd6sEVMH4zJVm4j2h-cnDN9hEhiTi6vk6iR3eieGj-GrE9dQpyBgOqJ5/s4000/20211027_133142.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3000&quot; data-original-width=&quot;4000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaY--dxg3Sua1HnhCcpwBzHJL6xc5qkNZQMI4N_4MT8wH6BNsyQyC9LqB0-cC9Jth0z5tkcjESeQ5OQrtVcga52PkcNajEH5Gl520CC4uRi-R9leXAhrNkrItXM0id7Q_hFeVzKd6sEVMH4zJVm4j2h-cnDN9hEhiTi6vk6iR3eieGj-GrE9dQpyBgOqJ5/w400-h300/20211027_133142.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqiKrdAg-EqBk9-cHibwrgAkSc6J7PwFqMqqmrauC0IyXcRoR2c2gnXxRk0Pq_5uhnZ6CIkLtytWkwpauZzxXZbi3o2D1nUvngWWgI99GTHq1DhAnkiGd77VBZsyMMCCfN-VhI4AaClRjY8-_oZ972LoSexeYqWRvbhdq1cr-2EXVQ54wDTEl8XhXe_S16/s4000/20211027_133134.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3000&quot; data-original-width=&quot;4000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqiKrdAg-EqBk9-cHibwrgAkSc6J7PwFqMqqmrauC0IyXcRoR2c2gnXxRk0Pq_5uhnZ6CIkLtytWkwpauZzxXZbi3o2D1nUvngWWgI99GTHq1DhAnkiGd77VBZsyMMCCfN-VhI4AaClRjY8-_oZ972LoSexeYqWRvbhdq1cr-2EXVQ54wDTEl8XhXe_S16/w400-h300/20211027_133134.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHg50VBNMvlxwUzjClVSvPxVM3p1nb3fMwcAd3etv9rE-ivpF_105WK4_JEy2VuJwzlfkWD-KRGEmMO-VgtXxVWPnkHeXF4a66WKBlHQ8ut9dgmd-G4lKK0KxxrbcZ9eMOkRrE-fgMAZUy4rJx6M_HLcF7a41Prn2OgyThUMAkNLZUvEkP0yfAdW80icXX/s4000/20211027_131726.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3000&quot; data-original-width=&quot;4000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHg50VBNMvlxwUzjClVSvPxVM3p1nb3fMwcAd3etv9rE-ivpF_105WK4_JEy2VuJwzlfkWD-KRGEmMO-VgtXxVWPnkHeXF4a66WKBlHQ8ut9dgmd-G4lKK0KxxrbcZ9eMOkRrE-fgMAZUy4rJx6M_HLcF7a41Prn2OgyThUMAkNLZUvEkP0yfAdW80icXX/w400-h300/20211027_131726.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBpll8ifRugenWWuj4OM7Dnn-fcFFcoJcJQgG3L1yRaon1gC2fckesw-OOi_-m475DBVg_cM89HkQXqMrlMfo9epl8Pu-OYOCiMPdHs_Hpi_1e12WzX9kHvsvcPGKbn21Im7v4M82KDPE6czoEeZRFKw7kOYLp_BMMCGVkLnmOvxD7nFhPV02bmxJlD7B/s4000/20211027_131731.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3000&quot; data-original-width=&quot;4000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqBpll8ifRugenWWuj4OM7Dnn-fcFFcoJcJQgG3L1yRaon1gC2fckesw-OOi_-m475DBVg_cM89HkQXqMrlMfo9epl8Pu-OYOCiMPdHs_Hpi_1e12WzX9kHvsvcPGKbn21Im7v4M82KDPE6czoEeZRFKw7kOYLp_BMMCGVkLnmOvxD7nFhPV02bmxJlD7B/w400-h300/20211027_131731.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2023/07/makan-bersama-di-lombok-namanya-begibung.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEin52u_wrzjYPOJTzgrLDbL20AZH5Xe7JlAOKnkeuAKy5qbnmDhtNyfn-P8-gS6BKElpGaF-aKQETuGVyHuoTAyZZV7HI4d2srNGysVxMXUZahc5docqTdD2zg31GJf0H8j1WrF8i-wHvA1fmsNxNJTMxWFOr5PfIVQ6EA4_AoF5U_RDlKCUAkLZ2TVO5Pi/s72-w400-h300-c/20211027_133159.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-4691473879298162838</guid><pubDate>Sat, 11 Mar 2023 14:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-07-06T10:06:24.762+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anna</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Environtment</category><title>Jalan-Jalan ke Kebumen Jawa Tengah</title><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kebumen adalah sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Ada banyak alasan mengapa kita harus berkunjung ke Kebumen, antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Keindahan alam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kebumen memiliki keindahan alam yang memukau, terutama pantainya yang menjadi destinasi wisata favorit. Terdapat beberapa pantai yang memiliki keindahan alam yang berbeda-beda, seperti Pantai Ayah yang memiliki ombak besar, Pantai Pasir yang cocok untuk wisata keluarga, dan Pantai Menganti yang menawarkan keindahan sunset.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kekayaan budaya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Selain keindahan alam, Kebumen juga memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Ada banyak tempat bersejarah dan bangunan peninggalan kolonial Belanda yang masih terawat dengan baik, seperti Benteng Vander Vijk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kuliner khas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kebumen juga terkenal dengan kuliner khasnya yang lezat dan unik, seperti sate Ambal. Wisatawan dapat mencoba dan menikmati kelezatan kuliner khas Kebumen yang tidak akan ditemukan di tempat lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Keramahan penduduk&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Masyarakat Kebumen terkenal sangat ramah dan welcoming terhadap wisatawan yang berkunjung ke kabupaten ini. Wisatawan akan merasa seperti di rumah sendiri dengan keramahan dan kesederhanaan masyarakat Kebumen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Aksesibilitas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kebumen dapat diakses dengan mudah dari beberapa kota besar di Jawa Tengah seperti Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Selain itu, terdapat juga aksesibilitas yang baik dengan adanya transportasi umum seperti kereta api dan bus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Dari keindahan alam, kekayaan budaya, kuliner khas, keramahan penduduk, dan aksesibilitas yang baik, tidak ada alasan untuk tidak berkunjung ke Kebumen. Wisatawan dapat menikmati liburan yang menyenangkan dan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan di kabupaten yang luar biasa ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Menjelajahi Kebumen, Indonesia adalah petualangan yang tidak boleh dilewatkan. Terletak di tengah Pulau Jawa, destinasi ini menawarkan banyak kesempatan untuk menemukan dan menjelajahi lanskapnya yang indah, budaya yang semarak, dan masakan yang menggugah selera.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kabupaten Kebumen merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki pesona keindahan perdesaan yang menakjubkan. Daerah ini terkenal dengan panorama alam yang indah, budaya yang kaya, serta tempat wisata yang menarik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Salah satu destinasi wisata perdesaan yang menarik di Kabupaten Kebumen adalah Desa Wisata Krakal. Desa ini terkenal dengan sumber air panas yang sangat terkenal di kalangan wisatawan. Selain itu, di Desa Krakal juga terdapat banyak kebun teh yang hijau dan subur yang memanjakan mata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Selain itu, terdapat juga desa-desa lain yang memiliki keindahan alam yang luar biasa di Kabupaten Kebumen. Seperti Desa Karangbolong yang dikelilingi oleh bukit-bukit yang hijau dan indah. Desa ini terkenal dengan pengolahan kopi yang berkualitas tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Tidak hanya itu, di Kabupaten Kebumen juga terdapat berbagai kegiatan budaya yang menarik. Seperti tradisi kuda lumping dan reog yang sering ditampilkan pada acara-acara besar di Kabupaten Kebumen. Selain itu, terdapat juga kesenian tari topeng yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kabupaten Kebumen benar-benar memiliki keindahan perdesaan yang sangat memukau. Tak heran jika daerah ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan keindahan alam yang alami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRQbZqPzS0Uh-k-CfeNO-LumNBygRBnI2Z6k4fugwUlc7tcpoMVeEyTv7ej5JEZMidS98GXuzRncORapPWZmIUsMXj2Y-eXwtF8L7ixVFDk38dk3B-nA20255gXy6IQphlKYUDEDIYoZ5k4BfHcti1ZVpB_m3W4YyQFwutOsfGX-LOaSsRijmivOwy_w/s4618/20210521_151057.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3464&quot; data-original-width=&quot;4618&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRQbZqPzS0Uh-k-CfeNO-LumNBygRBnI2Z6k4fugwUlc7tcpoMVeEyTv7ej5JEZMidS98GXuzRncORapPWZmIUsMXj2Y-eXwtF8L7ixVFDk38dk3B-nA20255gXy6IQphlKYUDEDIYoZ5k4BfHcti1ZVpB_m3W4YyQFwutOsfGX-LOaSsRijmivOwy_w/s320/20210521_151057.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Pusat oleh-oleh&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlLQsRQq5oCADG26Iobp7TOw7guuX25wp8n9WT8zXv_PJIttxtbTi9P0sySwTcFUOkMfAmuXsCL8G-FHkN96pCET3-duY5mJnLYS3OMcOwxJrkddqMzqm6628t5OTCUKEmNBQKUd9o4K9BjZ27ZNJRTJxjb37Bjql8NZtAgUFC4WDDiERKm54GcwYVmQ/s4618/20210520_101624.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3464&quot; data-original-width=&quot;4618&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlLQsRQq5oCADG26Iobp7TOw7guuX25wp8n9WT8zXv_PJIttxtbTi9P0sySwTcFUOkMfAmuXsCL8G-FHkN96pCET3-duY5mJnLYS3OMcOwxJrkddqMzqm6628t5OTCUKEmNBQKUd9o4K9BjZ27ZNJRTJxjb37Bjql8NZtAgUFC4WDDiERKm54GcwYVmQ/s320/20210520_101624.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Pantai di Kebumen&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgqwqYPLMwUwDlF856nr2uxXAIm1lGq0uejHtgfI1QPcQsj5zFDxG18hSA1EenxLfmDSZBk4vMwSorEIoA0yhe_ePnNKovjFfxAiMkcbU_JVDgOZ36HHhupRZBWmHaKC9HPXcb8y2zLlAeXcFtaAfsys2_Rw1lt-76X1xmqouJbN1vgkta1jmP73VARA/s4618/20210520_105030.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3464&quot; data-original-width=&quot;4618&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgqwqYPLMwUwDlF856nr2uxXAIm1lGq0uejHtgfI1QPcQsj5zFDxG18hSA1EenxLfmDSZBk4vMwSorEIoA0yhe_ePnNKovjFfxAiMkcbU_JVDgOZ36HHhupRZBWmHaKC9HPXcb8y2zLlAeXcFtaAfsys2_Rw1lt-76X1xmqouJbN1vgkta1jmP73VARA/s320/20210520_105030.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Kapal Nelayan di Kebumen&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizPzDzrDtApS8FDXlVZxo1aPlpGhBNSv9SxAcM_zXpP5hYBvayI7BSKZ-C-GUvALQdILN3xE1AK2uRsdmPh-eBdaviYzZs0vEHJpUHJ94HmQinz-XzdzSPsfYWqnU_Sy1vMJYUYFHxUg9SlAOGUUBddRsjj9B0VCsRihuedLouXb0djAKW_L3z2_X3Lg/s4618/20210520_081851.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3464&quot; data-original-width=&quot;4618&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizPzDzrDtApS8FDXlVZxo1aPlpGhBNSv9SxAcM_zXpP5hYBvayI7BSKZ-C-GUvALQdILN3xE1AK2uRsdmPh-eBdaviYzZs0vEHJpUHJ94HmQinz-XzdzSPsfYWqnU_Sy1vMJYUYFHxUg9SlAOGUUBddRsjj9B0VCsRihuedLouXb0djAKW_L3z2_X3Lg/s320/20210520_081851.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Tempat wisata di Kebumen&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoBqNkhUwHxG49SEY-9rO8KI3rCckz0MID05uTxzRgAgQ3XYhcKT1gaodRcr60IwU3auN1JlkQncwv--_I2d_q9ndu1kflPt6jb26bSCcpKlWu0h0XCWXKbt9afWf73ve6-nEWGHqVKXo8-qFSATd__MWQt5stn2h7pujaLpsmGiLIzWbEJ-oFt7jZbg/s4000/20210520_070216.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3000&quot; data-original-width=&quot;4000&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjoBqNkhUwHxG49SEY-9rO8KI3rCckz0MID05uTxzRgAgQ3XYhcKT1gaodRcr60IwU3auN1JlkQncwv--_I2d_q9ndu1kflPt6jb26bSCcpKlWu0h0XCWXKbt9afWf73ve6-nEWGHqVKXo8-qFSATd__MWQt5stn2h7pujaLpsmGiLIzWbEJ-oFt7jZbg/s320/20210520_070216.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;Tempat wisata di Kebumen&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style=&quot;font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2023/03/kunjungan-ke-kebumen-jawa-tengah.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjRQbZqPzS0Uh-k-CfeNO-LumNBygRBnI2Z6k4fugwUlc7tcpoMVeEyTv7ej5JEZMidS98GXuzRncORapPWZmIUsMXj2Y-eXwtF8L7ixVFDk38dk3B-nA20255gXy6IQphlKYUDEDIYoZ5k4BfHcti1ZVpB_m3W4YyQFwutOsfGX-LOaSsRijmivOwy_w/s72-c/20210521_151057.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-4513930899586819415</guid><pubDate>Mon, 02 Jan 2023 04:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2023-01-02T11:33:57.328+07:00</atom:updated><title>Pemberdayaan Masyarakat dengan Perhutanan Sosial di Indonesia</title><description>&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXyjiFmMO8qfmgF5-MqVsnRaMsaTqdr395yGPNER8NakOhNernFxf-xmDxdVmHgmbOK4fdXDmQjf2BpKenI-ublyRAXVjKOsjuLI_wkOrCITX_bEDFd40urrYRCHWmes30c6ktuw92uQ9X05PB3URnZCKtvNMM35qLY3rYI6P82mFXWc4OAnQ50JMuYA/s3456/IMG_2555.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;2304&quot; data-original-width=&quot;3456&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXyjiFmMO8qfmgF5-MqVsnRaMsaTqdr395yGPNER8NakOhNernFxf-xmDxdVmHgmbOK4fdXDmQjf2BpKenI-ublyRAXVjKOsjuLI_wkOrCITX_bEDFd40urrYRCHWmes30c6ktuw92uQ9X05PB3URnZCKtvNMM35qLY3rYI6P82mFXWc4OAnQ50JMuYA/w400-h266/IMG_2555.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Program pemberdayaan masyarakat skema perhutanan sosial (PS) sudah lama berjalan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Program ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan kehutanan yang mengancam sosial&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ekonomi masyarakat dan lingkungan. Namun program tersebut berjalan lambat dari target 12,7 juta&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hektar (dari 2014 hingga 2024), pada 2021 baru tercapai 4,5 juta hektar. Hal ini tidak lepas dari program&lt;/div&gt;&lt;div&gt;itu sendiri kurang mengakomodir kebutuhan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk&lt;/div&gt;&lt;div&gt;menganalisis bagaimana proses PS dengan melihat dari kacamata pemberdayaan itu sendiri. Studi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;membahas dari sisi informasi, partisipasi, akuntabilitas, dan lembaga lokal. Penelitian ini mengambil&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kasus PS di kawasan Sesaot, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan menggunakan pendekatan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kualitatif penelitian ini mewawancarai informan penting secara purposive. Hasilnya menunjukan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bahwa fasilitator dan petani masih kurang memahami informasi PS. Partisipasi masyarakat belum&lt;/div&gt;&lt;div&gt;terlihat karena campur tangan fasilitator masih besar. Akuntabilitas dalam program pemberdayaan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dilakukan dengan melaporkan hasil kegiatan untuk pihak-pihak tertentu. Kapasitas organisasi lokal&lt;/div&gt;&lt;div&gt;perlu ditingkatkan agar petani menjadi berdaya. Terjadi penambahan aset dan kemampuan individu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;dalam mengembangkan usaha kehutanan, namun tidak semua masyarakat mendapat kesempatan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;yang sama.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;


&lt;iframe allow=&quot;autoplay&quot; height=&quot;680&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1G70zEWln0rMuSGwcgIURYV_4mUCM_uVw/preview&quot; width=&quot;840&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2023/01/pemberdayaan-masyarakat-dengan.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXyjiFmMO8qfmgF5-MqVsnRaMsaTqdr395yGPNER8NakOhNernFxf-xmDxdVmHgmbOK4fdXDmQjf2BpKenI-ublyRAXVjKOsjuLI_wkOrCITX_bEDFd40urrYRCHWmes30c6ktuw92uQ9X05PB3URnZCKtvNMM35qLY3rYI6P82mFXWc4OAnQ50JMuYA/s72-w400-h266-c/IMG_2555.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-8882932338176932788</guid><pubDate>Mon, 07 Feb 2022 00:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2022-02-07T07:43:58.925+07:00</atom:updated><title>Kajian Perlindungan Terhadap Masyarakat Rentan (Masyarakat Adat)</title><description>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhRBEvhlqnQOpaWBUGY8QN7NkK3wVx2jc9DVGFgJNOeUz_yzsdhbjCPxpNIMzjFs8jkGft3Np8FiWyaHbTNDsxrzRCu7Mr_BSyiVXpVv8bhNjtIzGk6zZ9SZzAWSdutAP-9QdGBeDVq1RRT-gIgy_mO12VN1gcj_opgjnA5nOV7jZClXOeRJ4Uc0hF84g=s2000&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhRBEvhlqnQOpaWBUGY8QN7NkK3wVx2jc9DVGFgJNOeUz_yzsdhbjCPxpNIMzjFs8jkGft3Np8FiWyaHbTNDsxrzRCu7Mr_BSyiVXpVv8bhNjtIzGk6zZ9SZzAWSdutAP-9QdGBeDVq1RRT-gIgy_mO12VN1gcj_opgjnA5nOV7jZClXOeRJ4Uc0hF84g=w640-h426&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Acara ogoh ogoh biasa dilakukan masyarakat Bali menjelang Nyepi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Indonesia memiliki ratusan suku bangsa tersebar merata sampai ke pelosok-pelosok
negeri. Mereka hidup dengan hukum adatnya sendiri-sendiri yang berbeda satu dengan yang
lain. Banyak kalangan menyebut mereka sebagai minoritas karena tradisinya berbeda dengan
sebagian masyarakat lain dan menghadapi ketegangan klaim kepentingan dengan pihak lain.
Masyarakat minoritas membutuhkan afirmasi agar mereka setara seperti warga Negara pada
umumnya. Bentuk afirmasi tercermin dalam aturan yang terkait masyarakat adat. Akan tetapi,
dari sekian banyak aturan masih timbul banyak pertentangan. Tulisan ini adalah ingin melihat
kebijakan yang telah dilakukan Negara dalam merekognisi masyarakat adat dan apakah
efektif dalam memenuhi hak masyarakat adat. Hasilnya yaitu pengakuan terhadap masyarakat
adat terlihat dari banyaknya peraturan perundangan terutama setelah masa reformasi. Pada
sisi formalitas aturan, masyarakat adat sudah terwakili didalam konstitusi. Negara mengakui dan terdapat usaha dalam memberi perlindungan dan pemberdayaan, akan tetapi dari sisi
efektifitasnya, perundangan yang ada belum mampu meredam konflik antara masyarakat adat
dengan pihak lain terutama terkait dengan klaim tanah ulayat dengan pihak-pihak tertentu. Hal
ini berarti bahwa aturan terkait masyarakat adat lebih pada aspek kuantitas ketimbang
kualitas. Tulisan ini merekomendasikan untuk dibuat penyederhanaan aturan sebagai solusi
dari permasalahan yang dihadapi masyarakat adat&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;


&lt;iframe allow=&quot;autoplay&quot; height=&quot;680&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1Cul34PUqNM_YiHQTF2trp5gORU8AWjdq/preview&quot; width=&quot;840&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2022/02/kajian-perlindungan-terhadap-masyarakat.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhRBEvhlqnQOpaWBUGY8QN7NkK3wVx2jc9DVGFgJNOeUz_yzsdhbjCPxpNIMzjFs8jkGft3Np8FiWyaHbTNDsxrzRCu7Mr_BSyiVXpVv8bhNjtIzGk6zZ9SZzAWSdutAP-9QdGBeDVq1RRT-gIgy_mO12VN1gcj_opgjnA5nOV7jZClXOeRJ4Uc0hF84g=s72-w640-h426-c" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-2866827572287108718</guid><pubDate>Thu, 06 Jan 2022 00:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2022-01-06T08:38:05.432+07:00</atom:updated><title>Daya Saing Madu Kelulut</title><description>&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjJZbM5Uzy4pCsrB4FJzB6BRAqRFmOJzDfTbFBIRpfuP-ROC6sTIZUPkqbZAhtR9ifvdN13gq_QQVjOQxgeOLF5Zz83t6N698-KKfg6HE6415BRtGkyYHjR7vAdIy_I9lEt1HdZYefjspaRGDKxuph6cUM6JUXoGWBnglRw4MgwlQu3R7WmYrkr4h3aXg=s2000&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1500&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjJZbM5Uzy4pCsrB4FJzB6BRAqRFmOJzDfTbFBIRpfuP-ROC6sTIZUPkqbZAhtR9ifvdN13gq_QQVjOQxgeOLF5Zz83t6N698-KKfg6HE6415BRtGkyYHjR7vAdIy_I9lEt1HdZYefjspaRGDKxuph6cUM6JUXoGWBnglRw4MgwlQu3R7WmYrkr4h3aXg=w400-h300&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Madu kelulut merupakan salah satu HHBK unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat karena memberi banyak manfaat untuk masyarakat. Para pihak telah memberi intervensi antara lain dengan pelatihan, insentif modal, penataan kawasan, industrialisasi, pemasaran, dan lain sebagainya. Namun hal itu kurang mendorong masyarakat untuk mengusahakan, terlihat dari stup (kotak lebah) bantuan banyak terbengkalai dan sikap apatis karena ragu dengan potensi ekonomi madu kelulut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keunggulan pengusahaan madu kelulut di Lombok dilihat dari sisi finansial. Penelitian dilakukan di dua kabupaten yaitu Lombok Barat dan Lombok Utara. Data primer diperoleh lewat wawancara menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling. Data selanjutnya diolah menggunakan Policy Analisis Matrix (PAM). Hasilnya menunjukkan bahwa madu kelulut dari Lombok memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif. Namun kebijakan pemerintah belum cukup banyak memengaruhi peningkatan pendapatan petani sehingga masih diperlukan usaha dari para pihak dalam mengintervensi pengusahaan agar menarik lebih banyak lagi masyarakat dalam membudidayakan lebah kelulut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;

&lt;iframe allow=&quot;autoplay&quot; height=&quot;780&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1FD2G1sE9oroP_3Y-yUMWm0QY4k5eXh0B/preview&quot; width=&quot;780&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2022/01/daya-saing-madu-kelulut.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjJZbM5Uzy4pCsrB4FJzB6BRAqRFmOJzDfTbFBIRpfuP-ROC6sTIZUPkqbZAhtR9ifvdN13gq_QQVjOQxgeOLF5Zz83t6N698-KKfg6HE6415BRtGkyYHjR7vAdIy_I9lEt1HdZYefjspaRGDKxuph6cUM6JUXoGWBnglRw4MgwlQu3R7WmYrkr4h3aXg=s72-w400-h300-c" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-2740742776380238914</guid><pubDate>Thu, 23 Dec 2021 07:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2022-01-06T08:39:15.149+07:00</atom:updated><title>Potensi Wisata di KHDTK Rarung</title><description>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEijQ2Bzp1DO4oddxQHuk5p3WMdSo2T-5baCUvRT2t1in4nP6AIyPu7dw_vgTNX2jy9KNpfc_L2mcPEOjQyOp7iUzL1I6DW9S0-IKj9hshKYXXIKAOz7O1YUyOOJbwqhASHMl1auGjCeU8LCrlKwiB_K8a_iV6haDVxMnW0-ZltK1wwBW6iNwhi1E-sbbg=s2000&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEijQ2Bzp1DO4oddxQHuk5p3WMdSo2T-5baCUvRT2t1in4nP6AIyPu7dw_vgTNX2jy9KNpfc_L2mcPEOjQyOp7iUzL1I6DW9S0-IKj9hshKYXXIKAOz7O1YUyOOJbwqhASHMl1auGjCeU8LCrlKwiB_K8a_iV6haDVxMnW0-ZltK1wwBW6iNwhi1E-sbbg=w400-h266&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pulau
Lombok memiliki kekayaan alam yang begitu besar. Lombok merupakan alternative dalam
pengembangan bali baru karena lokasinya yang dekat selain itu kekayaan alam dan
budayanya. Namun dari sekian potensi yang ada belum sepenuhnya dikembangkan.
Destinasi yang terkenal di Pulau Lombok antara lain Gili, Kuta, Senggigi,
Gunung RInjani. Sebenarnya masih banyak destinasi lain yang layak dikembangkan
terutama untuk wisata alam. Salah satu lokasi yang layak untuk dilihat yaitu
KHDTK Rarung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;iframe allow=&quot;autoplay&quot; height=&quot;740&quot; src=&quot;https://drive.google.com/file/d/1kyeItQkkkJrMjhMHSOtHAqoKkFx31evD/preview&quot; width=&quot;740&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2021/12/pulau-lombok-memiliki-kekayaan-alam.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEijQ2Bzp1DO4oddxQHuk5p3WMdSo2T-5baCUvRT2t1in4nP6AIyPu7dw_vgTNX2jy9KNpfc_L2mcPEOjQyOp7iUzL1I6DW9S0-IKj9hshKYXXIKAOz7O1YUyOOJbwqhASHMl1auGjCeU8LCrlKwiB_K8a_iV6haDVxMnW0-ZltK1wwBW6iNwhi1E-sbbg=s72-w400-h266-c" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-5640723139645306134</guid><pubDate>Sat, 15 May 2021 01:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2021-11-18T14:08:32.072+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Environtment</category><title>Hubungan Perhutanan Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Hubungan Perhutanan Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;oleh : Yumantoko&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kelestarian sumberdaya alam pada dasarnya digunakan sebagai pertahanan masyarakat setempat dari ancaman bencana yang dapat terjadi ketika lingkungan rusak.&amp;nbsp; Banyak ahli sepakat bahwa ketika manusia menjaga lingkungan dari kerusakan maka alam akan memberi kebaikan kepada isi dunia. Pada saat ini menjaga alam adalah kata yang mudah diucapkan akan tetapi sulit dilakukan karena pengelolaannya cenderung merusak dan lebih mengedepankan nilai-nilai ekonomi yang acapkali bertentangan dengan nilai sosial dan lingkungan. Salah satu contoh dalam menjaga lingkungan adalah dengan cara melakukan penanaman pohon di hutan. Hasilnya dapat berupa jasa lingkungan yang dapat dinikmati masyarakat sekitar seperti ketersediaan air bersih dan udara yang sejuk, selain itu ketika ada HHBK (Hasil Hutan Bukan Kayu) yang dapat dimanfaatkan dapat menjadi sumber penghidupan masyarakat, sehingga program penanaman pohon selalu dilakukan oleh pemerintah dan stakeholder terkait dalam memperbaiki kualitas lingkungan. Akan tetapi kenyataan dilapangan tidak seperti yang diharapkan. Masyarakat sekitar hutan sebagian besar masih memiliki kekurangan terutama ekonomi. Ada oknum mempraktikan sistem pengelolaan yang merusak lingkungan seperti perambahan hutan, penebangan liar, pertanian yang tidak lestari didalam kawasan hutan, dan pengelolaan lahan yang kurang tepat. Untuk itulah program perhutanan sosial masuk untuk memberdayakan kehidupan masyarakat sekitar dengan menaikan taraf kehidupan masyarakat sekitar hutan agar memiliki penghasilan dalam mencukupi kebutuhan hidup dan sekaligus menjaga agar hutan tetap lestari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akan tetapi hal ini tidak mudah dilakukan oleh stakeholder terkait untuk itu perlu dilakukan strategi dalam implementasi program terutama kepada penggarap. Cara yang dilakukan adalah dengan mengembangkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Pemberdayaan masyarakat berbasis HHBK pada kawasan hutan memiliki pengaruh besar dalam menjaga kelestarian sumberdaya alam dan juga &lt;i&gt;livelihood&lt;/i&gt; atau penghidupan masyarakat sekitarnya. Ada banyak cerita yang mengindikasikan bahwa program penanaman di hutan akan berhasil jika disertai pilihan-pilihan kepada penggarap untuk mengembangkan HHBK. HHBK dipilih untuk pemberdayaan masyarakat sekitar karena mengingat status kawasan hutan&amp;nbsp; maka tidak ada pilihan selain menggunakan HHBK karena kontribusinya begitu penting seperti untuk&amp;nbsp; bahan pangan, obat-obatan, kerajinan, energy, dan lainnya. Selain itu eksploitasi HHBK tidak menimbulkan kerusakan parah dibanding dengan kayu. Untuk itu beberapa pihak mengenalkan cara agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan dengan baik. Misalnya KPH mengembangkan tanaman bernilai ekonomi seperti program kopi sambung, kayu putih, durian sambung, gula semut, madu trigona, peningkatan nilai tambah produk nangka dan lain sebagainya. Dalam memulai suatu program lembaga terkait mengawalinya dengan perencanaan yang matang. Secara garis besar lembaga fasilitator yang terlibat di kawasan&amp;nbsp; yaitu KPH dan LSM&amp;nbsp; menggunakan tiga aspek strategi yaitu kelola kawasan, kelola kelembagaan, dan kelola usaha. Kelola kawasan misalnya dengan melakukan penanaman pohon kayu-kayuan dan dikombinasikan dengan tanaman MPTS dan tumpang sari. Tata kelola kelembagaan misalnya dengan membentuk kelompok tani dan aturan-aturan yang menyertainya. Tata kelola usaha misalnya dengan menangani pemasaran produk HKm. Akan tetapi dari ketiga aspek tersebut masih didominasi oleh kelola kawasan sedangkan kelola kelembagaan dan kelola usaha masih kurang. Agar program reboisasi berjalan baik biasanya disertakan dengan tanaman yang menghasilkan HHBK misalnya MPTS seperti tanaman durian, sehingga partisipasi masyarakat untuk penanaman meningkat. Tata kelola kelembagaan masih memiliki celah untuk dapat ditingkatkan lagi misalnya walaupun sudah ada kelompok tani akan tetapi terkadang masih kesulitan dalam penegakan aturan contohnya soal komposisi tanaman di dalam hutan belum semua dipatuhi oleh anggota. Tata kelola usaha sudah mulai berkembang dibanding dengan sebelum perhutanan sosial. Di Desa mulai muncul usaha-usaha produktif yang memanfaatkan sumberdaya yang tersedia misalnya usaha pembuatan makanan yang bahan bakunya berasal dari HKm akan tetapi jumlahnya masih bisa ditingkatkan lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div&gt;Penggarap memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan tanaman apa yang akan ditanam meskipun harus mengacu pada aturan yang berlaku, dibanding ketika status kawasan masih hutan produksi dimana penentuan tanaman ditentukan oleh pengelola.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penggarap yang tergabung dalam kelompok petani memiliki tujuan&amp;nbsp; yang akan dicapai yakni dengan keterbukaan dimana penggarap memiliki suara dalam memberi masukan ke kelompok. Kelembagaan di tingkat petani membantu dalam pengelolaan hutan oleh penggarap menjadi terarah. Kehadirannya sebagai bagian dari perwakilan suara petani ketika berhubungan dengan pemerintah dan lembaga lain, sehingga pihak lain merasa bahwa petani adalah mitra dalam mengelola hutan secara lestari yang saling memberi dan menerima masukan. Program perhutanan sosial merupakan kesempatan bagi penggarap untuk meningkatkan kapasitas diri seperti kemampuan mereka dalam pengusahaan di dalam kawasan hutan sampai pemasarannya. Fasilitator memfasilitasi kegiatan produktif masyarakat mulai dari penanaman, budidaya, cara memanen, cara pengolahan, serta pemasaran.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Program HKm merupakan program yang menuntut keterlibatan semua pihak baik pria dan wanita sehingga fasilitator sudah berusaha untuk memasukan unsur gender dalam program yang dijalankan. Misalnya WWF membuat strategi dengan membentuk kader-kader wanita yang berada di setiap lokasi binaannya. Tujuannya adalah untuk menjadi contoh dan mentor bagi perempuan-perempuan lainnya ketika program pemberdayaan berakhir waktunya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kapasitas organisasi dapat terlihat bahwa lembaga fasilitator sudah berusaha memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan dengan menjalin kolaborasi dengan banyak pihak. Konflik yang sifatnya lokal pada umumnya dapat diselesaikan secara baik oleh masyarakat maupun dengan bantuan lembaga dari luar. Konflik yang berkaitan dengan kebijakan belum dapat teratasi dengan baik sehingga menghambat proses perizinan bagi kelompok tani yang belum mendapat izin HKm.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kelestarian hutan dapat dilihat dari kemampuannya dalam menyediakan kebutuhan masyarakat sekitarnya, seperti air bersih serta bahan pangan. Manfaat ini dapat dirasakan masyarakat karena karena tanah di hutan masih subur sehingga tanaman tumbuh dengan baik meskipun tanpa pupuk. Agar tetap dapat memberi yang terbaik untuk masyarakat sekitar, tata kelola hutan terus diperbaiki sehingga fungsi dan manfaatnya dapat dirasakan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKNH-DYtqIvX7l0MZVZIwmkHVniQxew4MgPWiWDcGmAwVGBjeQfkA-z63vG6X0gNW_-A2z_3yMNPgFZND0SRdoZC30TT9pr1F50r5VJh5muBZMYrZzmoGyPsxY3jKzJbSWqr4heUHCflBe/s4000/20210502_114148.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Sungai di Kawasan Perhutanan Sosial&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;3000&quot; data-original-width=&quot;4000&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKNH-DYtqIvX7l0MZVZIwmkHVniQxew4MgPWiWDcGmAwVGBjeQfkA-z63vG6X0gNW_-A2z_3yMNPgFZND0SRdoZC30TT9pr1F50r5VJh5muBZMYrZzmoGyPsxY3jKzJbSWqr4heUHCflBe/w400-h300/20210502_114148.jpg&quot; title=&quot;Sungai di Kawasan Perhutanan Sosial&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2021/05/hubungan-perhutanan-sosial-dan.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiKNH-DYtqIvX7l0MZVZIwmkHVniQxew4MgPWiWDcGmAwVGBjeQfkA-z63vG6X0gNW_-A2z_3yMNPgFZND0SRdoZC30TT9pr1F50r5VJh5muBZMYrZzmoGyPsxY3jKzJbSWqr4heUHCflBe/s72-w400-h300-c/20210502_114148.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-8661573679763877347</guid><pubDate>Sun, 21 Feb 2021 08:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2021-02-21T20:16:27.259+07:00</atom:updated><title>Perjalanan Singkat ke Pulau Sumbawa</title><description>&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Handlee;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;Menuju Ke Sumbawa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Pulau ini berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat bagian timur. Pulaunya terasa panas, terutama didaerah dataran rendah. Penghasilan utama masyarakat setempat berasal dari hasil pertanian terutama jagung, padi, umbi-umbian, hasil perikanan, ternak, kehutanan, dan yang terkenal yaitu tambang emas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Untuk menuju daerah ini tidaklah susah. Aksesnya bisa dicapai lewat udara dan laut. Bandara yang ramai ada di Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Bima. Penerbangan lebih banyak dihubungkan dengan jalur dari Pulau Lombok.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sementara itu jika ingin mengunjungi pulau ini lewat jalur laut, kalau lewat Lombok harus menyeberang dari Pelabuhan Kayangan. Ada juga pelayaran dari Surabaya. Kalau ingin berlayar dari Lombok jarak waktu dari Pelabuhan Kayangan di Pulau Lombok hingga Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa yaitu satu setengah jam, tergantung dengan kondisi cuaca dan kepadatan lalu lintas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Lamanya perjalanan tidak memengaruhi mood kok, tenang aja, selama perjalanan kita dapat menikmata pemandangan lautnya yang indah. Kita tidak akan cepat merasa bosan ketika menyeberan&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Handlee;&quot;&gt;g.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Handlee;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-xlQXRrGomwiZZy07bQuMQEf5y_EABwV_wHX7WmeAP4b5457nW_JvFCQ4PcRafoe3BWYq09sozPnEm43zmfIVFfwEyPr2ZYFhapdRw0CwWnZ7bHaJMAGRyIoqfDX5rpK9j0CUxmoJ49ue/s1500/tambora+9.jpg&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Kapal angkutan dari dan ke Sumbawa&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-xlQXRrGomwiZZy07bQuMQEf5y_EABwV_wHX7WmeAP4b5457nW_JvFCQ4PcRafoe3BWYq09sozPnEm43zmfIVFfwEyPr2ZYFhapdRw0CwWnZ7bHaJMAGRyIoqfDX5rpK9j0CUxmoJ49ue/w320-h213/tambora+9.jpg&quot; title=&quot;Kapal angkutan dari dan ke Sumbawa&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: Handlee;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQPh0LxbvJZCNjmeESRZI1BeKFtcM0yGPo-9shFTJIaOqFZNCUBcbYAK2E3M9bJqB1f4lP0I7YMbGeUEhsZHjpf9A6eeo_PurNCTecvP0pydKqOQ4EUlMqySEF-YocSKRP6hd0oRGwXjfh/s1920/sumbawa+naik+kapal.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Bule yang sedang menumpang kapal&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQPh0LxbvJZCNjmeESRZI1BeKFtcM0yGPo-9shFTJIaOqFZNCUBcbYAK2E3M9bJqB1f4lP0I7YMbGeUEhsZHjpf9A6eeo_PurNCTecvP0pydKqOQ4EUlMqySEF-YocSKRP6hd0oRGwXjfh/w320-h213/sumbawa+naik+kapal.jpg&quot; title=&quot;Bule yang sedang menumpang kapal&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kondisi Alam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Setelah kita sudah sampai di Pelabuhan Poto Tano, dan keluar dari kapal, maka kesan pertama yang akan kita lihat yaitu disini jarak antar satu rumah denga rumah lain saling berjauhan, karena penduduknya masih jarang. Sehingga persiapkanlah segala sesuaitunya jika hendak melakukan perjalanan menggunakan kendaraan sendiri, perlu dijaga kondisinya agar selalu fit. Misalnya jaga tangki BBM agar selalu full. Jalanan disini juga masih tergolong sepi, sehingga kecepatan bisa maksimal. Walaupun begitu kita harus tetap hati-hati dengan menghormati pengendara yang lain agar tetap aman dan nyaman.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwGJGW7HXU9DF3KRmyoVHdzb0vaFS-VVoqHcmOeBjLfPN-OBOow2cLW7d_T5GY837JnfUKWqPIjjNS7f2t3CkyFxC-POxClN8cvUSwliKpOau-AKGZDfj-wYe194wivXnCt2LrfhYpGGVB/s1500/tambora+2.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwGJGW7HXU9DF3KRmyoVHdzb0vaFS-VVoqHcmOeBjLfPN-OBOow2cLW7d_T5GY837JnfUKWqPIjjNS7f2t3CkyFxC-POxClN8cvUSwliKpOau-AKGZDfj-wYe194wivXnCt2LrfhYpGGVB/s320/tambora+2.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNbUfggle0PpSuXxgT2YGYvJtOdK9a0WUVPfLzc9wbb-3AE0rms_5bY1q4za8vYCqcj-OMcxRhkd3SZpvqEKlUsZhTqEdZNP_0Hm0Py32B6cc4HQJUdPuR-3qTgnxBupFJeo8v4MC-nT0A/s1500/tambora+3.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNbUfggle0PpSuXxgT2YGYvJtOdK9a0WUVPfLzc9wbb-3AE0rms_5bY1q4za8vYCqcj-OMcxRhkd3SZpvqEKlUsZhTqEdZNP_0Hm0Py32B6cc4HQJUdPuR-3qTgnxBupFJeo8v4MC-nT0A/s320/tambora+3.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1THpMaElxmTGlmm6elEEwvvHGZgF3zFhdFdsCYtgSiNTGSOPNTkYVWCLROBdf_GyFusAy3Ksc6GR8oL4W4DCZsrOyKwagnv2_5O-LEL8jga-18ObFN9Mf3iUSajBGFEeepR2hmsa5QTkl/s1500/tambora+4.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1THpMaElxmTGlmm6elEEwvvHGZgF3zFhdFdsCYtgSiNTGSOPNTkYVWCLROBdf_GyFusAy3Ksc6GR8oL4W4DCZsrOyKwagnv2_5O-LEL8jga-18ObFN9Mf3iUSajBGFEeepR2hmsa5QTkl/s320/tambora+4.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ketika berkendara di jalan harus memerhatikan kondisi jalananan yang akan dilewati. Banyak hewan peliharaan yang diumbar bebas sehingga bisa membahayakan. Orang sini mungkin sudah biasa, tapi kalau orang dari luar&amp;nbsp; pertama kali masuk sini bisa syok. Bayangkan saja ketika kita mengegas kendaraan&amp;nbsp; tiba-tiba ada&amp;nbsp; kuda atau sapi. Menurut pengakuan orang sini, di jalan sering terjadi kecelakan antara kendaraan dengan hewan ternak. Kalau hewan ternaknya kecil seperti ayam mungkin tidak terlalu membahayakan keselamatan pengendara, namun disini banyak kecelakaan dengan hewan ternak besar seperti sapi. Jika ketahuan sama orang lokal kita menabrak hewan ternak, mereka punya mekanismenya sendiri untuk damai. Biasanya yang menabrak disuruh mengganti atas kejadian tabrakan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCh8DapjE0gTDO0iZQX7vJpKOU6UU8aEr3pyQ6OL3Nw0yaIDFG_r3TWrTonevr-BFBFQMvd8uvyQh0LnrHW7hZtwxFHy7NSTvlJrRvlndOg65tRg9k1ipcs6gA0-piKI4PNIZB7NSXvl78/s2000/sapi+mati.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCh8DapjE0gTDO0iZQX7vJpKOU6UU8aEr3pyQ6OL3Nw0yaIDFG_r3TWrTonevr-BFBFQMvd8uvyQh0LnrHW7hZtwxFHy7NSTvlJrRvlndOg65tRg9k1ipcs6gA0-piKI4PNIZB7NSXvl78/s320/sapi+mati.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;Alamnya jangan ditanyakan lagi seperti apa. Disini beragam kondisinya mulai dari daerah pantai hingga pegunungan. Pemandangan pantainya bagus-bagus. Dijamin bikin betah. Jalannya juga beragam mulai dari yang mulus hingga yang tidak terurus. Untuk jalan dari ujung barat di Pelabuhan Poto Tano hingga Pelabuhan Sape kondisinya sebagian besar mulus. Tapi jalan-jalan kecil kondisinya banyak yang menghawatirkan. Bahkan saya pernah bertemu jalan yang tidak ada jembatan, padahal melewati sungai.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;Pemandangan alamnya lumayan bagus. Untuk daerah dataran rendah biasanya berupa padang rumput. Sedangkan daerah yang tinggi biasanya banyak ditumbuhi pohon-pohon besar. Padang rumput misalnya di sekitar Gunung Tambora. Pemandangan disana ketika musim hujan sungguh sangat indah, karena sebagian besar waktu itu rerumputan sedang dalam kondisi segar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGIkobLvC3C3WNmIxhvffm1b5SuPO9r7LJmp_rOOGgmcmGbeWIm1YE2VbYarPdM7w1C1ciCcBAGd9POfZcTay0K-GkuIsIedIUJSiPOI7a3k-HO9eLSX2ZWFZkEnuoTEnt2LTbZuNhjHhC/s1500/tambora+1.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGIkobLvC3C3WNmIxhvffm1b5SuPO9r7LJmp_rOOGgmcmGbeWIm1YE2VbYarPdM7w1C1ciCcBAGd9POfZcTay0K-GkuIsIedIUJSiPOI7a3k-HO9eLSX2ZWFZkEnuoTEnt2LTbZuNhjHhC/s320/tambora+1.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiekSDyttVeAOr-gVj6cBcbiHzMwicWlVh9zuaNtVKiViaoP7yp83zzV_duqSK0JBEyaZ_63KuVWoQx983TsXwEmGVNCOJ2tmtxgaXuTKwTMDVTmeMf00skbnVYQWDd1OkL0AMqISif2QQr/s1500/tambora+6.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiekSDyttVeAOr-gVj6cBcbiHzMwicWlVh9zuaNtVKiViaoP7yp83zzV_duqSK0JBEyaZ_63KuVWoQx983TsXwEmGVNCOJ2tmtxgaXuTKwTMDVTmeMf00skbnVYQWDd1OkL0AMqISif2QQr/s320/tambora+6.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8x322QZxGwIdcvioTdxi6tml-_M01XbrVKnanTkVV-oU7dhvb4MQ2bQbaZxJi7x1nbFdSPjHQu3qvJiqiNuioIaj4FRxFMbLNlcWj1eHa1yJl-9E6nJbdOcmyMJ3cvc4X4F-1Ab_ZrAhG/s1500/tambora+7.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj8x322QZxGwIdcvioTdxi6tml-_M01XbrVKnanTkVV-oU7dhvb4MQ2bQbaZxJi7x1nbFdSPjHQu3qvJiqiNuioIaj4FRxFMbLNlcWj1eHa1yJl-9E6nJbdOcmyMJ3cvc4X4F-1Ab_ZrAhG/s320/tambora+7.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Hasil Bumi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pulau Sumbawa terkenal karena hasil madu hutannya. Hampir semua wilayah ini menghasilkan madu yang diproduksi dari jenis lebah jenis Apis Dorsata atau lebah hutan. Bentuknya lebih besar dari lebah budidaya. Lebah jenis ini sulit dibudidaya. Saya belum pernah dengar ada orang yang membudidayakan lebah jenis ini. Biasanya orang yang biasanya mencari madu pergi ke hutan untuk beberapa hari. Mereka menginap dengan membuat tenda seadaan biasanya berupa terpal. Mereka juga tidak lupa membawa bekal hidup seperti beras, tempat memasak, dan lauk pauk. Setelah sekitar lima hari didalam hutan, mereka mampu membawa hasil panen untuk digunakan sendiri maupun sebagian dijual.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selain madu tadi, Sumbawa juga terkenal karena susu kuda liar. Sebenarnya tidak liar alias kudanya memang diternakan oleh warga. Ketika kuda betina habis melahirkan dan memiliki susu, warga memeras untuk di konsumsi sendiri dan dijual ke masyarakat luar. Konon kepercayaan masyarakat setempat, susu kuda liar mampu meyembuhkan berbagi macam penyakit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Susu dan madu dijual ke luar daerah termasuk Jawa. Usaha masyarakat ini telah menjadi mata pencaharian bagi sebagian orang yang menguntungkan. Dengan berbagai macam pengusahaan yang dilakukan warga setempat telah mengenalkan dua produk tersebut sebagai ikon pulau. Orang ketika mendengar nama Sumbawa terutama yang berada jauh dari sana terutama dari Jawa akan langsung berpikir tentang madu dan susu kuda liar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfmM-Nao2PUi0epvw7qxBSPXgRuMM1PhuRWi6919pk_5GTqJ8WVGWyx1ecnhrB6lNcMJyYWfe2U4dzfcLy-nbWBU64Yb6FQPXPkstAAIXY-f43MFyt_LeDs0eZFIK2u_iVXpIObAgta2iS/s1920/sumbawa+kuda.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfmM-Nao2PUi0epvw7qxBSPXgRuMM1PhuRWi6919pk_5GTqJ8WVGWyx1ecnhrB6lNcMJyYWfe2U4dzfcLy-nbWBU64Yb6FQPXPkstAAIXY-f43MFyt_LeDs0eZFIK2u_iVXpIObAgta2iS/s320/sumbawa+kuda.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYsZZqGh_ZD5-3vauZXyk_G49YUmyOulqhqiLEqHav3AZgfXeDP-MAKXuKWKDLJEBGuaDCNtpkGvlKUw1MODnrAHKvod94VcQcNwrC9z-PJS2uq5mp4YX44Ipnd3J7PinhX3nk10W5N92x/s1500/tambora+5.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYsZZqGh_ZD5-3vauZXyk_G49YUmyOulqhqiLEqHav3AZgfXeDP-MAKXuKWKDLJEBGuaDCNtpkGvlKUw1MODnrAHKvod94VcQcNwrC9z-PJS2uq5mp4YX44Ipnd3J7PinhX3nk10W5N92x/s320/tambora+5.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxVfPoJFqzsrjT2rKuZzgReJ62VJYl_7OAg9uDh7159h9q_LYZKF_WXxvHMOjHnnSIQ7T17skIqh0wzXUZDHJ9hfY-Fcd4kc-ioeBKjyKm-giZXXITqIcBGKT7kaVP-l2vcjPedX8zhOks/s2000/madu+sumbawa.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxVfPoJFqzsrjT2rKuZzgReJ62VJYl_7OAg9uDh7159h9q_LYZKF_WXxvHMOjHnnSIQ7T17skIqh0wzXUZDHJ9hfY-Fcd4kc-ioeBKjyKm-giZXXITqIcBGKT7kaVP-l2vcjPedX8zhOks/s320/madu+sumbawa.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTi16VeegQS9B38oWKbDh8qGOo5HRZgNsVtbKwldyzABiMmta-gV1Ksu1R9dPpXJk_2CXqn-ejFol_L2zOu_8yB7-D0Iy_OBwCh0COkHwh9oKrJCdB_GVr9D36rvCjcxMJGISmi4Ce5Wuh/s1500/tambora+8.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1000&quot; data-original-width=&quot;1500&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTi16VeegQS9B38oWKbDh8qGOo5HRZgNsVtbKwldyzABiMmta-gV1Ksu1R9dPpXJk_2CXqn-ejFol_L2zOu_8yB7-D0Iy_OBwCh0COkHwh9oKrJCdB_GVr9D36rvCjcxMJGISmi4Ce5Wuh/s320/tambora+8.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;Atraksi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Salah satu atraksi yang terkenal dari Sumbawa adalah balapan kerbau.&amp;nbsp; Acara ini biasanya digelar di persawahan menjelang waktu tanam. Ketika itu sawah sudah dalam keadaan terisi air, nah sekalian balapan kerbau untuk membajak tanah agar gembur. Saya pernah melewati acara tersebut dan sekalian mampir. Biasanya joki dalam balapan memiliki badan yang kecil, mungkin agar kerbau tidak terlalu berat ketika berlari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZa111J8vj9qiMDpJUkTw4oz2NzVf2u74ScnceZxksUJTS8pA1cQ_HEIsVZ6eK4KparvP_-aCchLMN7SM4FvivcGS_f5FTdIsSYpUMp34O7aszN4Vnw5VHUVyqr7wI-8RBXzQwWtxXEJY6/s1920/balap+kerbau+.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZa111J8vj9qiMDpJUkTw4oz2NzVf2u74ScnceZxksUJTS8pA1cQ_HEIsVZ6eK4KparvP_-aCchLMN7SM4FvivcGS_f5FTdIsSYpUMp34O7aszN4Vnw5VHUVyqr7wI-8RBXzQwWtxXEJY6/s320/balap+kerbau+.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGgBhG9n1Wh40DtR3ueDzrDgCVWkjqkBFx-6AXVq5mMbGy-byEX3OLCxwWHscwqUUXUAgGVFFrNXP_whCobURte-_R0-wc6cEaNCHY6QSQILOIpmN3aN-4EdlDWViRho4bJ303rVkLsZ3Y/s1920/balap+kerbau+sumbawa.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjGgBhG9n1Wh40DtR3ueDzrDgCVWkjqkBFx-6AXVq5mMbGy-byEX3OLCxwWHscwqUUXUAgGVFFrNXP_whCobURte-_R0-wc6cEaNCHY6QSQILOIpmN3aN-4EdlDWViRho4bJ303rVkLsZ3Y/s320/balap+kerbau+sumbawa.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kerajinan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: left;&quot;&gt;Ketika saya berada di Kota Bima tidak lupa mengunjungi kerajinan khas daerah setempat yaitu kain tenun manual. Hasil tenunanny bagus dengan bermacam motif. Jika dipegang terasa dingin, cocok dipakai untuk daerah panas. Bima juga termasuk daerah yang panas, jadi mereka menyediakan kebutuhan warga Bima yang memang hidup didaerah dengan suhu yang panas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSffC_h4WuWiRc_CQNQd8FmSra6wvkPj4afHVi0lAq0t-fDhteuxqyCCRIcpyXfMAspknH3K3uYdsRoeY4cW1YGLLqAgHasNEfKKkmBFLgSN3cwcxSvZHJYFfSY8Omu1xkhAXM5ux_lm93/s1920/sumbawa+tenun.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSffC_h4WuWiRc_CQNQd8FmSra6wvkPj4afHVi0lAq0t-fDhteuxqyCCRIcpyXfMAspknH3K3uYdsRoeY4cW1YGLLqAgHasNEfKKkmBFLgSN3cwcxSvZHJYFfSY8Omu1xkhAXM5ux_lm93/s320/sumbawa+tenun.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvSwuzhizlZpDcI0KeUPUZx8V-IF-mUYwIYOXkWWfioHT5ypn8d5zL3Ehve72p2M325SHxEhqL8WzEKLQWXHnHTVJbuuRCdfA09icSgXwZqnofDBQPbcU1_ycag7_nSMeeHG0MrJCO-kOK/s1920/bima+sumbawa+wawancara.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvSwuzhizlZpDcI0KeUPUZx8V-IF-mUYwIYOXkWWfioHT5ypn8d5zL3Ehve72p2M325SHxEhqL8WzEKLQWXHnHTVJbuuRCdfA09icSgXwZqnofDBQPbcU1_ycag7_nSMeeHG0MrJCO-kOK/s320/bima+sumbawa+wawancara.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF1JUf3erZvvWEe0jnCS972Lci2rLitQqq6BihxGia1td8xGbNgEmzgEkh85cDvJjjeD0cdkSimOeSylDyUoAOFMhqsfYNJIUeO4I3NfOyo6i4tvgj6t9oX4ooO6fRsPxA0BsYmq0Ea8hE/s2000/jalan+sumbawa.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF1JUf3erZvvWEe0jnCS972Lci2rLitQqq6BihxGia1td8xGbNgEmzgEkh85cDvJjjeD0cdkSimOeSylDyUoAOFMhqsfYNJIUeO4I3NfOyo6i4tvgj6t9oX4ooO6fRsPxA0BsYmq0Ea8hE/s320/jalan+sumbawa.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYqy4zOUrhmU5olShZyjhZCIcxrt6Wm-q_uKi5DRJsso7s-rd1mGqFivlrokJpaUGXm24_awA-tDHNHf0q04Q5MfsGNZstu6C_zpOHfZSFa5vyuiB_R89EXnMDG8CHn83ETS7n0Gv5w0Qp/s2000/penebangan+pohon+liar.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYqy4zOUrhmU5olShZyjhZCIcxrt6Wm-q_uKi5DRJsso7s-rd1mGqFivlrokJpaUGXm24_awA-tDHNHf0q04Q5MfsGNZstu6C_zpOHfZSFa5vyuiB_R89EXnMDG8CHn83ETS7n0Gv5w0Qp/s320/penebangan+pohon+liar.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhahpFEoQ-zj6GZ2P2Eg0XMgi58g0xNMdd043EAmrj8xtuL6OmPTVvj7RWsxojDYXbqLek5vtkpjGx9OE-VAFq3Trl093Vc6y4FH_RRaevfNPJDdLiPhC6Lpxk70M62F0tzKE5_awxQH0eP/s1920/wawancara+parado.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhahpFEoQ-zj6GZ2P2Eg0XMgi58g0xNMdd043EAmrj8xtuL6OmPTVvj7RWsxojDYXbqLek5vtkpjGx9OE-VAFq3Trl093Vc6y4FH_RRaevfNPJDdLiPhC6Lpxk70M62F0tzKE5_awxQH0eP/s320/wawancara+parado.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;Akses Pelabuhan&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pelabuhan utama di pulau ini yaitu Poto Tano di ujung barat pulau dan Sape di ujung&amp;nbsp; timur pulau. Akses dari Poto Tano lebih banyak melayani penyeberangan ke Lombok. Sedangkan akses Pelabuhan Sape lebih banyak melayani ke arah Pulau Flores, Sumba, dan Timor. Masih ada dua pelabuhan lainnya yang terkenal seperti pelabuhan di Kabupaten Sumbawa, dan pelabuhan di Bima. Apalagi setelah ada program toll laut, pelabuhan tersebut menjadi tambah ramai rutenya, misalnya rute menuju Surabaya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgly_Ea_BYGRUAGXCJFvLXJB9uIEhvapnhF4rKLrlMl75VYNiFXBbe2hbmVQ9enYPG1_BZW58jy53KsxCGss5k-t9wu7DMhlC0zbBucp4wCQpXhrTDSyPZmEYWiCWy0UiqlvGXADHkJGOSx/s1920/kapal+feri+sumbawa.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1280&quot; data-original-width=&quot;1920&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgly_Ea_BYGRUAGXCJFvLXJB9uIEhvapnhF4rKLrlMl75VYNiFXBbe2hbmVQ9enYPG1_BZW58jy53KsxCGss5k-t9wu7DMhlC0zbBucp4wCQpXhrTDSyPZmEYWiCWy0UiqlvGXADHkJGOSx/s320/kapal+feri+sumbawa.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmnheQLILKGdAnCxqtCffsHkzdnCMpqPd7LRdIEI0s-1MZhXzdR3e0sEJr81M2A_sumPHgsmGuMqRsTmTCcNPLj8U8_daOZSc73048uHCAM4gWHLi5ITQ34TWzQ96HWdX9ZarnHpkbD5kV/s1920/kapal+.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1920&quot; data-original-width=&quot;1280&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmnheQLILKGdAnCxqtCffsHkzdnCMpqPd7LRdIEI0s-1MZhXzdR3e0sEJr81M2A_sumPHgsmGuMqRsTmTCcNPLj8U8_daOZSc73048uHCAM4gWHLi5ITQ34TWzQ96HWdX9ZarnHpkbD5kV/s320/kapal+.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2021/02/perjalanan-singkat-ke-pulau-sumbawa.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg-xlQXRrGomwiZZy07bQuMQEf5y_EABwV_wHX7WmeAP4b5457nW_JvFCQ4PcRafoe3BWYq09sozPnEm43zmfIVFfwEyPr2ZYFhapdRw0CwWnZ7bHaJMAGRyIoqfDX5rpK9j0CUxmoJ49ue/s72-w320-h213-c/tambora+9.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-6820999340424939571</guid><pubDate>Thu, 19 Nov 2020 14:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-11-19T21:12:48.640+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kehutanan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Medical</category><title>Tips Meningkatkan Imun Kesehatan Jiwa</title><description>&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Semakin baik tingkat kesejahteraan&amp;nbsp; seharusnya akan meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Dalam dua puluh tahun ini, penduduk Indonesia mengalami kenaikan pendapatan. Dalam teori, orang yang memiliki penghasilan lebih, akan memudahkan akses mereka pada fasilitas kesehatan, pendidikan, dan kesenangan. Sehingga orang dengan pendapatan lebih sudah dipastikan secara fisik dapat terlihat dengan kasat mata, misalnya kulit akan terlihat glowing alias cerah merona karena perawatan yang intens. Akan tetapi dari itu semua, masyarakat maju&amp;nbsp; cenderung rentan depresi. Singkat kata, fisik boleh bagus tapi jiwa rapuh. Orang modern&amp;nbsp; lebih merasa khawatir dengan waktu yang akan berjalan. Mereka cenderung menggunakan perhitungan logika, sehingga mereka lebih banyak berpikir. Mereka terpengaruh oleh perhitungan angka-angka dan data-data lain yang seolah menentukan nasib mereka dimasa yang akan datang. Oleh karena itu masyarakat modern rentan terhadap gangguan depresi. Biasanya orang akan mengabaikan kesehatan jiwa&amp;nbsp; dari pada kesehatan fisik. Beberapa orang bilang bahwa &quot;tiada kesehatan tanpa sehat jiwa&quot;. Tapi tidak selamanya kata-kata mutiara tersebut benar sih😁😁&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Tips untuk menambah imun kesehatan jiwa yaitu jalan-jalan ke alam&amp;nbsp; liar. Hal yang tidak didapatkan dari kebanyakan orang sekarang ini adalah kebebasan menghirup udara segar yang hanya bisa diperoleh dari berpetualang. Mendengarkan angin dari balik pohon-pohon besar merupakan pengalaman tersendiri. Berkeliling sepanjang aliran sungai menjadikan badan kita lelah akan tetapi dibayar dengan kepuasan batin karena dapat mendengar dengan jelas suara gemercik air yang menenangkan. Belum lagi ketika secara tidak sengaja menemukan tebing tinggi dimana di sana terdapat air terjun yang mengalirkan air bak selimut besar yang menutup tebing. Belum lagi suara burung liar yang sedang bernyanyi seolah bebas mengekspresikan nada-nadanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnD3db0DpkQ7HynWbQjoOV1kdICon9L4t6Hqen5y5cNDD3eUyHP4svTusW8ANs6SWj8Ngpggc68lW-NrGRdhoTGFW7Cq2BpaWNm-CG1DUDVlVXE-J3w7KnNGxJk0W3XIY16GWxucT41phm/s2000/air+terjun+3.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;2000&quot; data-original-width=&quot;1333&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnD3db0DpkQ7HynWbQjoOV1kdICon9L4t6Hqen5y5cNDD3eUyHP4svTusW8ANs6SWj8Ngpggc68lW-NrGRdhoTGFW7Cq2BpaWNm-CG1DUDVlVXE-J3w7KnNGxJk0W3XIY16GWxucT41phm/w426-h640/air+terjun+3.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJ_LRZIiV8iWMRr9Qqd_0RC2R6R3wKEoi0o9fTpQObyX0kGgeJVjftXZlf5kvLsRnVs0vmsFZYMKQ6yVGIITAhdimeBqvI4Ph8L4PpRLP8UoZ0KRCwbDwUbmA3PnO7nxfo17B7guW_l2W0/s2000/air+terjun.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJ_LRZIiV8iWMRr9Qqd_0RC2R6R3wKEoi0o9fTpQObyX0kGgeJVjftXZlf5kvLsRnVs0vmsFZYMKQ6yVGIITAhdimeBqvI4Ph8L4PpRLP8UoZ0KRCwbDwUbmA3PnO7nxfo17B7guW_l2W0/w640-h426/air+terjun.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLWJmNACknRGjCOtssMoP84cKxPg6-CL5EH-dpTvu7dWxpWHowKC8LOVqcj2JgnNLEiJJMh9LLgA_v0z7d-v2_rbygS5qE9guAK_8VMFBBN6gx75LlUWGlsMXdh5xWKBk1yi-hc-pZFAEy/s2000/air+terjun+2.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1333&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLWJmNACknRGjCOtssMoP84cKxPg6-CL5EH-dpTvu7dWxpWHowKC8LOVqcj2JgnNLEiJJMh9LLgA_v0z7d-v2_rbygS5qE9guAK_8VMFBBN6gx75LlUWGlsMXdh5xWKBk1yi-hc-pZFAEy/w640-h426/air+terjun+2.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwUKwZSkdDw54f1-moZyt2WpfgthnMamB_D8ncqZow7khRTrgckvqCh-BaxQ6Rd0QIHoPcPyFLJ0IUKzR5aZl_VnGCliadWr4J5rklHvobD35YHLjrgPkVwmLzLKwYKU6-fNBU45MknCMZ/s2000/air+terjun+1.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;2000&quot; data-original-width=&quot;1333&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwUKwZSkdDw54f1-moZyt2WpfgthnMamB_D8ncqZow7khRTrgckvqCh-BaxQ6Rd0QIHoPcPyFLJ0IUKzR5aZl_VnGCliadWr4J5rklHvobD35YHLjrgPkVwmLzLKwYKU6-fNBU45MknCMZ/w426-h640/air+terjun+1.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEs2iHd1EUFuX_dFoRH6gOLtzTPeODh4MwYuXM-UnK_21pPpQ7NhQHZSO3tKZl3wNgSuNogIYxA7oABk2X3gHf4aWqz8OVJWrQxnJwQCv1afyk6HqxAHC0VCQA1FOtJY21sSALRSU4RtGQ/s2000/air+terjun4.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;2000&quot; data-original-width=&quot;1333&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEs2iHd1EUFuX_dFoRH6gOLtzTPeODh4MwYuXM-UnK_21pPpQ7NhQHZSO3tKZl3wNgSuNogIYxA7oABk2X3gHf4aWqz8OVJWrQxnJwQCv1afyk6HqxAHC0VCQA1FOtJY21sSALRSU4RtGQ/w426-h640/air+terjun4.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnBIWb1qvWCWLkiLpXzrpXlwgM4Sa8R9ZtkfYrz6VM57tkshaYkT37ervh8u_FJkE7kEN4IhEndZGI_Y1e3FsUJNAisqfDQYLs9hTxtdu-qlRr80j6fwqGtxReR42KK5ChYBXFJVI3Gty2/s2000/air+terjun+bayan.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;air terjun senaru lombok utara&quot; border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1391&quot; data-original-width=&quot;2000&quot; height=&quot;446&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnBIWb1qvWCWLkiLpXzrpXlwgM4Sa8R9ZtkfYrz6VM57tkshaYkT37ervh8u_FJkE7kEN4IhEndZGI_Y1e3FsUJNAisqfDQYLs9hTxtdu-qlRr80j6fwqGtxReR42KK5ChYBXFJVI3Gty2/w640-h446/air+terjun+bayan.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2020/11/tips-meningkatkan-imun-kesehatan-jiwa.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnD3db0DpkQ7HynWbQjoOV1kdICon9L4t6Hqen5y5cNDD3eUyHP4svTusW8ANs6SWj8Ngpggc68lW-NrGRdhoTGFW7Cq2BpaWNm-CG1DUDVlVXE-J3w7KnNGxJk0W3XIY16GWxucT41phm/s72-w426-h640-c/air+terjun+3.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-1129901472379939177</guid><pubDate>Wed, 29 Apr 2020 04:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-04-29T11:49:36.272+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anna</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trip</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Way of Life</category><title>Cerita Singkat ke Pulau Timor, NTT</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-zgmOWQquqFCcfH6GM5gj8LE4xNE_EpJLW1X3g4NHDLt6ukxXJ2raIwO7KZjL8DlN-OZ11V7hlZ5OqTE3kls-8oyAT1Gs_EvEWkevWSaqtQjF_zgiWXiv1qvhYFBOGk-wI5ykCnAoOf8F/s1600/CIMG0637.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-zgmOWQquqFCcfH6GM5gj8LE4xNE_EpJLW1X3g4NHDLt6ukxXJ2raIwO7KZjL8DlN-OZ11V7hlZ5OqTE3kls-8oyAT1Gs_EvEWkevWSaqtQjF_zgiWXiv1qvhYFBOGk-wI5ykCnAoOf8F/s320/CIMG0637.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa tahun yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi mutiara di timur Indonesia, Pulau Timor. Walaupun sudah berlangsung beberapa tahun yang lalu, akan tetapi memori itu masih teringat jelas. Saya terbang dari Surabaya sekitar dua jam menggunakan pesawat Lion. Kala itu adalah penerbangan pertama saya ke bagian Indonesia timur. Saya bersama tiga teman yang lain memilih menggunakan satu pesawat agar bisa berangkat dan sampai bersamaan, dan yang jelas biar tidak bingung ketika dijalan. Selain itu ongkos untuk naik taksi&amp;nbsp; dapat dibuat patungan sehingga tidak terlalu menguras kantong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu itu penerbangan belum ramai, sehingga tiketnya agak sedikit mahal jika dibanding dengan sekarang.Didalam pesawat, kami berada pada baris tempat duduk yang sama. Saya memilih untuk duduk didekat jendela agar bisa melihat-lihat pemandangan dan biar tidak bosan didalam pesawat, tahu sendiri waktu dua jam didalam pesawat rasanya seperti dua tahun jika kita didarat. Pingin cepet-cepet nyampai soalnya. Setelah pesawat terbang, kami mengobrol dengan topik kesana kemari. Beberapa saat kemudian saya memperhatikan teman-teman saya lebih memilih tidur mungkin karena saking capeknya, mungkin waktu itu dalam bulan puasa, energinya sudah mulai berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjLCpeYLgkkscdYb8WP4qKXGu3nmlFJYaUc_IXzij6GoL2DU3GpGRaQWcftQ8ze_wpFIIpdXPYxwNQiyZZ0koq_TBFfXwp18cCMUt_B4ziwE6MKebRvuBX-bnTIsg-h5GbbuKHDjqYEXXK/s1600/CIMG0640.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjLCpeYLgkkscdYb8WP4qKXGu3nmlFJYaUc_IXzij6GoL2DU3GpGRaQWcftQ8ze_wpFIIpdXPYxwNQiyZZ0koq_TBFfXwp18cCMUt_B4ziwE6MKebRvuBX-bnTIsg-h5GbbuKHDjqYEXXK/s320/CIMG0640.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Saya pun mungkin tanpa sadar telah tidur diatas pesawat, karena tiba-tiba saja&amp;nbsp; pesawat sudah berada di selatan Pulau Flores. Dan setelah itu, pilot mengarahkan pesawat kearah selatan menuju Pulau Timor. Pesawat sudah mulai diturunkan dari ketinggian, dan kami dapat lebih jelas melihat yang ada di bawah kami, misalnya kapal, atau gedung-gedung di Pulau Timor. Tampaknya kami harus menunggu agak lama untuk landing, mungkin pada waktu itu Bandara Eltari Kupang sedang sibuk-sibuknya. Pesawat yang kami tumpangi sesekali terbang diatas pulau sebelum kembali lagi keatas laut, karena posisinya berputar. Kota Kupang sudah terlihat dari atas pesawat, akan tetapi kami di PHP terus sampai beberapa kali putaran, saya kira sudah mau turun eh tahu-tahu mutar dan mutar lagi. Selama terbang rendah, tiba-tiba teman yang berada disamping saya bertanya kepada saya karena melihat saya dalam keadaan gelisah dengan memegang-megang telinga. Itulah pertama kali saya sangat tidak nyaman, rasanya pingin cepat sampai agar perasaan menjadi plong. Ketika saat itu saya&amp;nbsp; kepikiran lebih memilih tiduran di rumah gubuk yang jelek yang penting dapat membuat hati nyaman. Atap bocor, dipan yang jelek tidak apa-apa yang penting hidup nyaman, dari pada naik pesawat akan tetapi tersiksa karena ternyata kuping saya terasa sangat sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu yang dibutuhkan untuk berputar-putar oleh pesawat sekitar seperempat jam akan tetapi rasanya seperti dua tahun karena kuping saya terasa sangat sakit. Kemudian teman saya yang tahu kondisi saya seperti itu menyarankan agar mengunyah ludah dan menggerakan mulut. Dan ternyata gerakan mulut tersebut membantu walaupun tidak sepenuhnya hilang rasa sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieVe1gjwNDr3-9CIEovPYdY4axDAipmDhMH4EBN_uV6zQ6cnBDNmI2cdzOLJGpAqA-nXnwxe8owBzCHJjzEDcDBUnaP9fNFahw8BOas9kF4fOZ7eFNiYxHqbjuhg6owLXiAMFVVQu5p0zX/s1600/CIMG0646.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEieVe1gjwNDr3-9CIEovPYdY4axDAipmDhMH4EBN_uV6zQ6cnBDNmI2cdzOLJGpAqA-nXnwxe8owBzCHJjzEDcDBUnaP9fNFahw8BOas9kF4fOZ7eFNiYxHqbjuhg6owLXiAMFVVQu5p0zX/s320/CIMG0646.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Rasa syukur yang paling ikhlas adalah ketika pesawat sudah benar-benar &lt;i&gt;landing&lt;/i&gt;. Rasanya sangat plong, sangat senang sekali karena seperti hidup kembali setelah berperang dari rasa takut.&lt;br /&gt;
Sampai bandara kami langsung mencari taksi agar sampai di lokasi tepat waktu, karena panitia sudah mewanti-wanti kalau datangnya telat akan ditinggal menuju Soe. Beberapa tukang taksi menawarkan kepada kami angkutan ke lokasi yang kami tuju. Waktu itu kami memilih taksi akan tetapi kondisinya terlihat kurang baik karena mungkin faktor usia kendaraan. Harga yang ditawarkan sopir taksi sekitar 70 an ribu Rupiah pada waktu itu. Kami tidak berpikir panjang dan langsung memasukan barang bawaan kami kedalam taksi. Tidak butuh waktu lama bapak taksi mengantar kami ke tempat yang dituju. Sesampainya di lokasi yang menjadi tempat tujuan, ternyata rombongan kami datang paling telat. Sementara itu, peserta yang berasal dari tempat lain sudah baris di lapangan upacara, dan ini memalukan saudara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kami setelah itu di atur untuk menata tas di tempat tertentu kemudiaan baru kami masuk kedalam barisan. Beberapa kali kami disuruh berhitung untuk memastikan jumlah kami yang sebenarnya. setelah jumlahnya pas, kami diarahkan untuk memasuki bus dengan ukuran nanggung yaitu 2/3. Setelah berjalan beberapa saat, supir mengarahkan bus kearah wilayah Timor Leste, ya kami lewat jalan lintas Timor, jika lurus terus akan sampai negara tetangga, Timor Leste. Itu rasanya seperti berpetualang ke tempat baru, karena baru kali ini saya menikmati pemandangan yang luar biasa dan belum pernah saya lihat sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbWI1J3CecDKZQmX60c8lqZaoQzuXZrULkAkuyR5-3ruV-wr2A3SaFDeWh4_Fs0kXPt9xBKo0GLkyVsgDfWgCD2olpSejPSYtFIMaJXO-h0uUhMBOBQoD2KXWXsOI1oRcP-kfYy0ONAEP2/s1600/CIMG9766.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbWI1J3CecDKZQmX60c8lqZaoQzuXZrULkAkuyR5-3ruV-wr2A3SaFDeWh4_Fs0kXPt9xBKo0GLkyVsgDfWgCD2olpSejPSYtFIMaJXO-h0uUhMBOBQoD2KXWXsOI1oRcP-kfYy0ONAEP2/s320/CIMG9766.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Ketika kami masih berada di Kota Kupang, saya melihat suasana ramainya kota dengan aktivitas warganya. Beberapa pasar masih buka dengan aktivitasnya menawarkan dagangan kepada pembeli. Saya juga perhatikan perhatikan anak-anak sekolah yang terlihat bersemangat menuntut ilmu. Ketika saya lewat, mereka sedang berkumpul didepan sekolah untuk menunggu kendaraan. Rupanya waktu itu merupakan jam pulang sekolah. Sekolah-sekolah masih nampak kurang sedap dipandang. Mungkin ini yang disebut banyak orang dengan fasilitas pendidikan dibagian timur Indonesia tertinggal. Padahal yang saya lihat berlokasi di tepi kota provinsi tepat nya di jalan lintas negara yang menghubungkan hingga Timor Leste. Gedung-gedung sekolah kurang layak jika menggunakan standar Indonesia bagian barat apalagi Jakarta. Banyak bangunan sekolah terlihat usang dan butuh segera untuk direnovasi. Halaman sekolah terlihat berdebu, tahu sendiri jika jam istirahat tiba, pasti debunya berterbangan karena anak-anak bermain-main disana. Dan hal ini dapat mengganggu kesehatan warga sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lanjut lagi ke anak sekolah yang sedang menunggu angkutan umum tadi, rupa-rupanya anak-anak sekolah ini memilih-milih angkutan mana yang akan dinaiki. Padahal didepan sekolah sudah berjejer angkutan yang siap berangkat, akan tetapi kelihatannya anak-anak tadi menunggu untuk angkutan yang terlihat baik. Beberapa angkutan umum disana terlihat di dandani. Mungkin tujuannya untuk menarik penumpang agar mau naik. Desain baik interior atau bagian dalam dan eksterior atau bagian luar kendaraan tidak luput dari objek yang di dandani. Bagian luar mobil di cat dengan warna-warni yang menarik dan gambar yang mencolok, kadang ditambahi tulisan-tulisan yang menggigit. Ya, mirip dengan tulisan-tulisan dibelakang bak truk di Jawa. Kemudian bagian dalam kendaraan didandani seperti sebuah disko. Yang jelas yaitu ada speaker yang suaranya sekelas mesin jet tempur. Betapa bisingnya jika orang yang tidak biasa naik kendaraan tersebut tiba-tiba dengan terpaksa harus naik. Menurut saya bisingnya tidak masalah untuk orang lokal, malah mungkin menghibur. Toh adanya speaker yang di setting keras pada setiap kendaraan umum disana bukannya menandakan jika menyetel musik keras-keras merupakan suatu habitus, atau kebiasaan yang diamini kebenarannya oleh orang-orang disana. Rupanya setiap daerah memiliki caranya masing-masing untuk menghibur diri. Warga sini meluapkannya dengan musik-musik yang mereka stel di dalam kendaraan umum. Sebagian besar orang-orang di NTT memiliki cita rasa musik yang tinggi. Saya belum tahu sebabnya kenapa, praduga saya mungkin berkaitan dengan budaya masyarakat disana yang sebagian besar penganut Agama Nasrani. Mereka dituntut di gereja-gereja untuk dapat menyanyikan lagu karena merupakan bagian dari kegiatan ibadah. Menurut saya hal ini yang menyemangati masyarakat disana cinta dengan musik. Semoga saja generasi muda disini bukan hanya cinta musik saja akan tetapi juga menghargai pendidikan. Semoga semangat musik yang di putar keras-keras didalam angkutan umum disana ikut menyemangati anak-anak muda disini untuk giat belajar, sehingga menjadi modal dimasa yang akan datang dalam membangun didaerah yang menurut saya gersang ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjD5j3yZ_QelGGOehpcDe93UV1n44EYcD4RvsLX01Z1lCQyhU7r4PEZ3JMl55QVqGoIoKprKKdQNk5oAu25w6FthewE404PKCRzwhe8iE2W_wi6LZ0H8Y6fP2fEmTXaU9i45EmG4_U_a791/s1600/CIMG9741.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; display: inline !important; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1200&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjD5j3yZ_QelGGOehpcDe93UV1n44EYcD4RvsLX01Z1lCQyhU7r4PEZ3JMl55QVqGoIoKprKKdQNk5oAu25w6FthewE404PKCRzwhe8iE2W_wi6LZ0H8Y6fP2fEmTXaU9i45EmG4_U_a791/s320/CIMG9741.JPG&quot; width=&quot;240&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Betapa tidak, lahan dikanan kiri jalan didominasi oleh bebatuan. Saya sempat membayangkan betapa sulitnya warga disini mendapatkan air. Tapi semoga saja ada sumber air yang mudah didapat. Seperti moto yang terkenal yaitu &#39;sumber air su dekat&quot;. Ketika berada di luar daerah sini atau ketika berada di Jawa, saya kurang meresapi kata-kata &lt;i&gt;legend &lt;/i&gt;tadi. Tapi setelah berkunjung langsung ke Pulau Timor, saya merasakan secara langsung betapa sulitnya masyarakat mendapatkan air. Padahal air adalah sumber kehidupan yang menghidupkan bumi. Jalan-jalan terlihat kering dan berdebu, tidak gampang menemukan areal persawahan, jika pun menemukan itu merupakan pemandangan yang langka. Hanya beberapa lokasi saja yang masih bisa ditemui persawahan. Beberapa bagian jalan ternyata sedang ada proyek drainase. Beberapa pekerja seperti terlihat berkemah pada wilayah tertentu ditengah hutan yang jauh dari permukiman. Tumpukan semen terlihat disamping tenda, dan biasanya disampingnya ada kolam buatan yang terbuat dari terpal. Entah sudah berapa lama para pekerja yang mengerjakan proyek tersebut tinggal disana, yang jelas mereka bekerja jauh dari permukimanan, dan kemungkinan mereka juga tinggal disana.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikUyU-NAddlLAnrBvdiqGKg8IOkXQ-L1APi0o4hMfCi7ZFUVatar09V3bGX-nAdRQ36tR18-AE-fPi9WGs2q4YJn_LMpImW3AuKz0acmRhnAKlRvoR_A26nuzNpsY8Pl03OIMmNO-qgeEE/s1600/CIMG9755.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikUyU-NAddlLAnrBvdiqGKg8IOkXQ-L1APi0o4hMfCi7ZFUVatar09V3bGX-nAdRQ36tR18-AE-fPi9WGs2q4YJn_LMpImW3AuKz0acmRhnAKlRvoR_A26nuzNpsY8Pl03OIMmNO-qgeEE/s320/CIMG9755.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Bis 2/3 yang di kendarai masih terus melaju dengan kecepatan yang lumayan tinggi, padahal sebagian besar jalannya naik&amp;nbsp; turun dan tikungan. Tapi tidak masalah kita percaya saja kepada pak supir, karena mereka yang sudah tahu medan. Jalan mulai terlihat ekstrim ketika memasuki Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jalanannya kadang naik, kadang turun, dan di tambah dengan kelokan yang tidak putus. Suasana mulai terasa dingin. Karena arah bis menuju daerah dataran tinggi. Dingin tapi kering, dan kami harus bersiap-siap agar kulit tidak pecah-pecah. Saya pernah baca artikel, bahwa penggunaan krim kulit yang tepat dapat mengurangi kulit pecah-pecah jika kita memasuki daerah baru yang cuacanya berbeda dengan daerah tinggal sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam perjalannya saya begitu menikmati, sesekali pandangan&amp;nbsp; saya arahkan keluar kaca jendela bis. Saya tertarik karena jarang-jarang saya bisa melihat pemandangan ditempat yang baru. Jiwa petualang saya muncul dimana kenikmatan seorang petualang dapat dilihat ketika dapat menikmatai jenggal tanah dimana dipijak. Biasanya saya hanya melewati daerah dimana biasa saya tinggal, akan tetapi kali ini keluar kandang dan berada jauh dari habitat asli. Kinilah saatnya dapat kesempatan berada di luar tempat biasa tinggal. Seluruh panca indera saya tempatkan pada lokasi tersebut. Seolah kita menyatu dengan latar sosial dan budaya setempat. Berusaha memahami kearifan lokal dari sudut pandang mereka. Tanpa dipertentangkan dengan budaya yang kita bawa. Menurut saya inilah yang disebut dengan toleransi. Walaupaun rasanya untuk seratus persen berempati kepada daerah yang baru dikunjungi itu sulit. Karena kita masih membawa latar belakang dari mana kita berada. Kita masih membawa ego kita dari mana berasal. Seolah apa yang ada pada diri kita ini adalah yang terbaik di dunia, orang diluar kita hanya memiliki sebagian kebaikan yang kita miliki. Inilah pikiran yang kadang saya alami ketika berada di tempat baru. Konflik batin antara mau menyesuaikan dengan lingkungan setempat dengan pertentangan dengan nilai-nilai latar belakang dari mana kita berasal kadang membuat&amp;nbsp; pusing sendiri. Akan tetapi menurut saya jalan terbaik adalah kita harus melepas ego sejenak untuk menjadi bagian lain. Menurut saya hal ini tidak ada salahnya karena akan mendekatkan diri kita pada lingkungan setempat. Pengabaian terhadap nilai-nilai lokal dimana kita berada justru akan mendekatkan pada konflik dengan masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan penduduk lokal akan merasa tidak dihargai dengan budaya mereka. Penduduk lokal merasa terancam dengan orang luar yang akan menghancurkan status kuo mereka. Warga lokal perlu dihargai soal eksistensi mereka, walaupun jumlah mereka kecil, tidak ada salahnya untuk mengangkat hati mereka karena mereka juga bagian dari kita, akan tetapi karena tidak tinggal bersama akan menghasilkan keyakinan yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah saya sampai pada lokasi yang dituju kemudian semua rombongan bergegas untuk mengambil barang bawaan yang sebagian besar ditaruh diatap bis. Selang tidak lama kemudian dari panitia membagikan kunci kamar untuk segera ditempati. Waktu itu malam, dan lokasi penginapan berada di tengah hutan, jauh dari perumahan penduduk. Terdengan suara hewan dan serangga yang ikut meramaikan suasana. Bisa dibayangkan jika tidak ada hewan dan serangga tersebut suasana begitu hening. Mungkin ini salahsatu cara Tuhan menghibur mahluknya yang lelah dari perjalanan untuk segera dapat beristirahat dengan nyaman agar menyatu dengan alam. Waktu itu dingin menggigit hingga ketulang. Jaket yang saya bawa ternyata belum mampu menghangatkan badan. Ini hal yang tidak saya sangka-sangka sebelumnya. Suasana yang dingin seperti saat itu pernah saya alami yaitu ketika mendaki&amp;nbsp; Gunung Merapi yang berada diperbatasan Provinsi DIY dan Jawa Tengah. Namun, nasi sudah menjadi bubur dan menurut saya tidak ada yang disesali karena kurangnya persiapan dan informasi yang saya dengar tentang daerah ini, yaudah kita jalan sesuai air, mengalir tanpa beban, justru beban sesungguhnya adalah pikiran kita sendiri yang banyak mengeluh. Lantas strategi yang saya lakukan adalah dengan menambah baju di badan saya. Akan tetapi hal ini tidak berhasil menghangatkan badan. Akibatnya, tidur saya tidak bisa nyenyak. Malam itu saya jadi sering bangun karena rasa dingin yang luar biasa. Dan yang saya takutkan adalah kondisi badan drop karena kondisi seperti ini. Tapi Alhamdulillah, badan saya masih diberi kesehatan untuk mejalani hari-hari di asrama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegiatan di Soe dilakukan didalam ruangan. Dalam satu minggu masuk enam hari, dan waktunya ful dari pagi hingga sore hari. Suntuk memang suntuk jika mengunakan standar diri pribadi ini, karena memang saya orangnya ingin yang bebas tidak terikat banyak aturan. Jika pada hari libur tiba, kami menyempatkan mengunjungi lokasi yang ada disekitar lokasi kami berada. Kami mengunjungi arboretrum alias hutan buatan untuk menikmati alam. Atau sesekali kami mengunjungi melihat pemandangan didaerah padang rumput yang terkenal dengan sunsetnya. Selama disini saya berusaha berinteraksi dengan penduduk sekitar misalnya dengan membeli kebutuhan harian di warung-warung yang berada disekitar lokasi diklat. Adapula dari kami yang menikmati didalam kamar dengan bermain game yang kala itu Counter Strike lagi populer-populernya. Beberapa kali ikut main CS dengan teman-teman yang lain dengan menggunakan wifi, dan kami memainkan game itu di kamar masing-masing, dan hal sederhana ini mampu mengurangi rasa suntuk didalam asrama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyB1qdn4homttukGRKwj-E4zFfUKdIM059rltKYhHvdEkEZwAHbMV0fxLEx-QI9Uo8ZngBYthN2nE6PRnQezXoE-m9n92n0uEmdV2XPiESbq9yqcenu8-CUd-qGwn4T0LwtvasJDfueuFH/s1600/CIMG9763.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyB1qdn4homttukGRKwj-E4zFfUKdIM059rltKYhHvdEkEZwAHbMV0fxLEx-QI9Uo8ZngBYthN2nE6PRnQezXoE-m9n92n0uEmdV2XPiESbq9yqcenu8-CUd-qGwn4T0LwtvasJDfueuFH/s320/CIMG9763.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Pasar di Kota Kupang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGN77gwOg0K-iQIsg68j8JkR9_CWFHNY4TgzQWx3ndxSoHfLoxRX6mhvohwbaIGcAzP7uhvUtkSXdnM7JvQbY5Dxp9hgv_GCR1Ynf6x1MKxrP-RxJbHjIWYUmX6NzmhRWpN4qYa1q5yLBW/s1600/CIMG9765.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGN77gwOg0K-iQIsg68j8JkR9_CWFHNY4TgzQWx3ndxSoHfLoxRX6mhvohwbaIGcAzP7uhvUtkSXdnM7JvQbY5Dxp9hgv_GCR1Ynf6x1MKxrP-RxJbHjIWYUmX6NzmhRWpN4qYa1q5yLBW/s320/CIMG9765.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Anak-anak sekolah sepulang sekolah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7h7GuxY7AIsro-VZ-Q4l3q0D84Qva1FRInpgAAuwYX8tVHLd5yNqPDiOz2ZiGcYAIYl7NlYlHoBuA0mlAQCmKphJJl1ROweixBdMfvn_Dofcq9q7no9hhfAsWe-VCR7RCknhS8Mg_dgWI/s1600/CIMG0690.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7h7GuxY7AIsro-VZ-Q4l3q0D84Qva1FRInpgAAuwYX8tVHLd5yNqPDiOz2ZiGcYAIYl7NlYlHoBuA0mlAQCmKphJJl1ROweixBdMfvn_Dofcq9q7no9hhfAsWe-VCR7RCknhS8Mg_dgWI/s320/CIMG0690.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Hutan didekat lokasi diklat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1Py9BIhqpmCisgHO_4INyYVYVFocI8vv7fuSRagHuwip7ED4eEfqrz69U6yxTKC5x7XCCNlAxt9ju9_qHBvw22EuG8wX-DmopcaCPhJ9-1fa6GOCPvuuayLZCXxe2Kz_2Y3eyaX95shsf/s1600/CIMG0746.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1Py9BIhqpmCisgHO_4INyYVYVFocI8vv7fuSRagHuwip7ED4eEfqrz69U6yxTKC5x7XCCNlAxt9ju9_qHBvw22EuG8wX-DmopcaCPhJ9-1fa6GOCPvuuayLZCXxe2Kz_2Y3eyaX95shsf/s320/CIMG0746.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Ke padang rumput menikmati pemandangan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEM6N1E5QsTlryZFxywpCeYbXpm5bhggWBk_0S2TsfgSOy8srZ4uBpIcg1Esq3GquI5q2hFqYBRuuJ-3RLJWnjOzQE5bMUlkfSSNhDLFJObhgnaTK3CmL1Zq361VdvGsgEchLcBzcljBwO/s1600/CIMG0708.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEM6N1E5QsTlryZFxywpCeYbXpm5bhggWBk_0S2TsfgSOy8srZ4uBpIcg1Esq3GquI5q2hFqYBRuuJ-3RLJWnjOzQE5bMUlkfSSNhDLFJObhgnaTK3CmL1Zq361VdvGsgEchLcBzcljBwO/s320/CIMG0708.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Bersosialisasi dengan orang lokal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP7dP32S3yyIUkr6NsoVhlyA3nnNVijGiX1FNR8Qi79Nfir_Sj9UVCF3Wu7XBxlx8MDH4DlCJPIMIOdPKoU8TcAPUIK15vuiSxs7oPxDL8KAMjH5KDunWcfnpcHWH8-7IXSARhfm5Yt2sb/s1600/CIMG0723.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP7dP32S3yyIUkr6NsoVhlyA3nnNVijGiX1FNR8Qi79Nfir_Sj9UVCF3Wu7XBxlx8MDH4DlCJPIMIOdPKoU8TcAPUIK15vuiSxs7oPxDL8KAMjH5KDunWcfnpcHWH8-7IXSARhfm5Yt2sb/s320/CIMG0723.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Acara Diklat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigG85iaLdohz2oCnMCZbAPAFnWt_tiji_NgJfp-jrJs7e7y3bmbqVZBY91cngto4SVnEXvmNipC-w0fZ-51HjWoP_VRsZU7w3rFnwMMkjymHs0GpJ9s1ZkYjP8IW77sYuEWzT55bkt4uyM/s1600/CIMG0762.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEigG85iaLdohz2oCnMCZbAPAFnWt_tiji_NgJfp-jrJs7e7y3bmbqVZBY91cngto4SVnEXvmNipC-w0fZ-51HjWoP_VRsZU7w3rFnwMMkjymHs0GpJ9s1ZkYjP8IW77sYuEWzT55bkt4uyM/s320/CIMG0762.JPG&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Menikmati sunset&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2020/04/cerita-singkat-ke-pulau-timor-ntt.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-zgmOWQquqFCcfH6GM5gj8LE4xNE_EpJLW1X3g4NHDLt6ukxXJ2raIwO7KZjL8DlN-OZ11V7hlZ5OqTE3kls-8oyAT1Gs_EvEWkevWSaqtQjF_zgiWXiv1qvhYFBOGk-wI5ykCnAoOf8F/s72-c/CIMG0637.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-5395706207291940932</guid><pubDate>Fri, 10 Apr 2020 07:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-04-10T15:01:44.774+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Environtment</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kehutanan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Way of Life</category><title>Capung-Capung yang Malang</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYHHgGTH7csrb_quWOVd6GLU1Dnj0DOG05W_y23ciCNK-2saLSzgLIYPRStufH-P9C8SZpeHeXKj9BOHbPEyG38XZCB0mRIPQUmgdDet57pYldKYvbYS4TrS3JXgg6oj5B343CAqsDRfpu/s1600/capung+alam.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1039&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;258&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYHHgGTH7csrb_quWOVd6GLU1Dnj0DOG05W_y23ciCNK-2saLSzgLIYPRStufH-P9C8SZpeHeXKj9BOHbPEyG38XZCB0mRIPQUmgdDet57pYldKYvbYS4TrS3JXgg6oj5B343CAqsDRfpu/s400/capung+alam.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ini adalah jenis capung yang sudah mulai langka keberadaannya di alam. Ketika kecil, saya sering menjumpai robongan capung yang terbang pada suatu tanah lapang. Kadang, saya dan teman sepermainan sangat senang mengejar sampai mau terjatuh karena tidak memperhatikan sekeliling. Jumlahnya begitu banyak pada waktu itu sehingga menjadi penghias di tanah lapang.&amp;nbsp; Akan tetapi sekarang ini, sangat jarang dijumpai. Dimanakah capung yang berwana-warni yang dulu terbang bebas bak angin yang berhembus tanpa halangan. Apakah pergi kesuatu tempat dan tidak ada seorang pun dapat memberitahu dimana lokasi itu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Ternyata capung-capung itu&amp;nbsp; tergeser oleh jaman. Jaman yang banyak orang disebut dengan jaman modern yang tujuannya tidak berarah. Maafkanlah wahai Alam, para manusia sudah tidak begitu tertarik dengan kamu. Bukannya tidak perduli, cuma para manusia melihat dari jauh keindahan modernitas tanpa memperdulikan kamu. Para manusia melihat harapan modernitas bak cahaya penolong. Para manusia ingin terlepas dari kemiskinan, ketertinggalan, dengan logika modernitas. Manusia ingin mengejar harta&amp;nbsp; dunia dimana berbagai manusia dari belahan bumi yang lain juga turut berlomba mencarinya. Jika tidak cepat berlari, maka kami sebagai manusia khawatir tidak akan dapat bagian dari dunia ini. Segala cara sudah kami usahakan untuk mencari harta dunia ini. Lihatlah berapa juta hektar lahan yang kami keruk untuk diambil emas, batubara, besi, minyak, dan berbagai kekayaan bumi lainnya. Lihatlah, kami sebagai manusia membabat, dan membakar hutan. Lihatlah kami manusia mendatangi lautan yang luas nan dalam untuk mengeruk ikan-ikan disana untuk dibuat makanan yang kami anggap lezat. Kadang kami keblablasan mengambil semau nafsu kami, tanpa melihat kedepan. Kami tidak tahu harus sampai kapan seperti ini, yang jelas kami akan selalu berlomba untuk mengeruk harta di bumi. Rasa empati kami terkubur oleh nafsu kami yang kadang tidak kami pahami. Sesaat hati kami merasa tersayat ketika melihat berita banjir, kebakaran hutan, longsor, pencemaran laut, pencemaran sungai dan bencana lain yang mengorbankan saudara kami yang tidak berdosa. Namun apalah kejadian semacam itu tidak benar-benar mengingatkan kami pada kuasa alam yang lebih besar. Kami sering dilupakan oleh waktu yang lama kelamaan peristiwa seperti itu hilang dari ingatan kami. Dan kami pun mulai beraktivitas kembali seperti semula seperti tidak ada kejadian yang memeringatkan kami sebelumnya. Kami terus-menerus merusak alam untuk kami keruk hartanya tanpa melihat mahluk hidup lain di bumi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Mungkin kami adalah manusia yang memang tempatnya lalai dari melihat fakta. Jiwa kami adalah jiwa yang haus (kekuasaan, harta, pengakuan). Kami ingin mendapatkan harta yang lebih, melebihi apa yang sudah kami dapatkan pada waktu ini. Kami semakin haus yang tidak berujung. Tanpa sadar, kami telah mengorbankan memori kami sendiri yaitu tentang capung dimasa muda kami. Kami sadar, kami belum rela melepas memori masa kecil kami. Ternyata masa kecil kami begitu indah, hingga kami ingin kembali ke masa dulu melihat dan mengejar capung yang banyak di tanah lapang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ91HDf8zMP9YM8anuGJZivDzob-GoMl6EfSJ0fczoPXU7mH7Q4C3JqcpRYhy755ZLc9P3XeV4LnY-aCA-E1hIIJls5hq5aoPKBPX0B3JuqanqCMe1-vqwZuvS-f9BVhHRPMOA5nHK-am_/s1600/capung.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1079&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;430&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ91HDf8zMP9YM8anuGJZivDzob-GoMl6EfSJ0fczoPXU7mH7Q4C3JqcpRYhy755ZLc9P3XeV4LnY-aCA-E1hIIJls5hq5aoPKBPX0B3JuqanqCMe1-vqwZuvS-f9BVhHRPMOA5nHK-am_/s640/capung.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2020/04/capung-capung-yang-malang.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYHHgGTH7csrb_quWOVd6GLU1Dnj0DOG05W_y23ciCNK-2saLSzgLIYPRStufH-P9C8SZpeHeXKj9BOHbPEyG38XZCB0mRIPQUmgdDet57pYldKYvbYS4TrS3JXgg6oj5B343CAqsDRfpu/s72-c/capung+alam.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-740002155746685853</guid><pubDate>Tue, 07 Apr 2020 09:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-04-07T19:19:35.358+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Environtment</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trip</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Way of Life</category><title>Mendaki Gunung dan Sedikit Tentang Persiapannya</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSaueqSXPpGd1_ZALzhsCBFknvFGMUaUkw5PBrE2pV8rf85RhkVS9OHQPH4bO9MBLbLNcZcVSfGBAzTtpFN01XSmBAbGYedbEUuOT9u8AEfWL8bisekYAJN31qwl11iKGQtoQxHVRhvhBT/s1600/rinjani+turun.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;background-color: white; clear: right; float: right; font-family: Roboto, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;265&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSaueqSXPpGd1_ZALzhsCBFknvFGMUaUkw5PBrE2pV8rf85RhkVS9OHQPH4bO9MBLbLNcZcVSfGBAzTtpFN01XSmBAbGYedbEUuOT9u8AEfWL8bisekYAJN31qwl11iKGQtoQxHVRhvhBT/s400/rinjani+turun.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;Ketika akan mendaki gunung, persiapan yang matang menentukan sukses tidaknya pendakian. Yang paling utama dari persiapan itu adalah mempersiapkan untuk keselamatan diri dan lingkungan. Hal ini dikarenakan gunung merupakan lokasi asing yang jauh dari keramain, sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan paling tidak sudah memiliki bekal untuk penyelamatan. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah tabung oksigen. Apakah yang akan terjadi jika pendaki gunung tidak menggunakan alat bantu oksigen? ya nanti gampang capek atau kelelahan. Alat bantu oksigen memiliki peran penting ketika mendaki. Ia membantu pendaki untuk mencukupi kebutuhan oksigen yang jumlahnya menipis ketika di daerah tinggi. Misalnya ketika mendaki Puncak Gunung Rinjani yang ketinggiannya mencapai 3.700 an meter. Didaerah puncak gunung atau semakin tinggi suatu lokasi, kandungan oksigennya semakin menipis, untuk itu sangat berbahaya jika pendaki nekat alias memaksakan naik puncak tanpa perlengkapan oksigen yang memadai. Hal yang sangat mudah dirasakan ketika pendaki mencapai ketinggian seperti itu yaitu badan cepat capek. Kadang malah pendaki merasa pusing. Pada ketinggian tersebut jangan memamerkan kemampuan fisik kita pada orang lain kalau kita kuat. Kenyataannya pada ketinggian tersebut anggota badan terutama paru-paru, jantung, dan otak membutuhkan oksigen dalam jumlah yang cukup. Untuk mencukupinya cukup menggunakan oksigen botolan yang dapat di beli di apotek terdekat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;Kemampuan beradaptasi pada lingkungan baru juga diperlukan ketika melakukan pendakian. Kenapa pendaki harus beradaptasi? ya agar kita merasa padu dengan alam. Jika tidak memiliki kemampuan beradaptasi pada tempat baru mending tidak usah mendaki, daripada nanti malah menyusahkan orang-orang dan alam disekitar. Perlu diingat bahwa ketika mendaki kita berada di luar lingkungan sehari-hari dimana biasa kita hidup. Ketika mendaki kita berada di alam yang mana semua mahluk berhak untuk menikmati. perlu diingat bahwa kita berada di alam bukan untuk diri kita pribadi akan tetapi masih banyak mahluk Tuhan yang berada disekitar kita. Anggaplah kita sedang hidup bersama mereka, karena mereka juga kalau bisa berbicara akan mengungkapkan hal yang sama. Maka menjaga alam adalah cara adaptasi yang dianjurkan bagi para pendaki. Bawalah kembali ke bawah sampah kedalam tas, jangan membakar sembarangan, jangan merusak pohon, dan hiduplah secara harmoni dengan alam sekitar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;Jangan berpikiran untuk segera sampai di puncak. Kalau setiap pendaki pemikirannya seperti itu maka berarti mereka adalah pendaki yang tidak bisa menikmati alam. Nikmatilah setiap proses yang ada, misalnya ketika mendaki gunung yang tinggi, langkah-demi langkah maupun hembusan udara yang kita hirup harus dapat dirasakan. Menyatu dengan alam dengan merasakan dengan setiap panca indera kita, bahwa kita sedang berada di suatu lokasi yang mana setiap detik suasananya layak untuk dinikmati. Mendaki gunung tinggi sekalipun tidak akan terasa capek. Mengapa ketika jalan mendaki kalau jalan kaki rasanya berat?ya karena gaya gravitasi memungkinkan orang untuk nyaman berjalan di bumi yang datar dari pada harus mendaki atau menuruni lembah. Ketika menurui lembah, maka gaya gravitasi akan mendorong pendaki untuk berjalan lebih cepat. Jika tidak hati-hati, pendaki akan mudah terpeleset. Begitu juga sebaliknya, ketika jalan naik, seolah tubuh kita di tahan tidak boleh menjauh dari bumi. Jadi ingatlah teori apel jatuh akan ke bumi. Batu yang dilempar keatas akhirnya tidak kuat dan kemudian kembali lagi kebumi. Selain itu yang membuat berat yaitu pola pikir pendaki itu sendiri. Makanya seorang pendaki harus optimis dan berpikiran positif, bahwa setiap langkah yang dijalankan akan membawa ke puncak, walaupun membutuhkan waktu yang lama. Itulah kenapa mendaki gunung merupakan salahsatu latihan mental yang dianjurkan untuk setiap orang yang kurang memiliki mentalitas perjuangan hidup yang gigih. Dengan mendaki gunung akan melatih seseorang&amp;nbsp; untuk menjadi seorang yang pemberani,&amp;nbsp; pantang menyerah, dan siap menghadapi berbagai tantangan didepan mata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;Jangan lupa untuk menyiapkan logistik yang cukup. Ketika logistik mencukupi akan membuat hati dan pikiran nyaman. Selain itu perlengkapan keselamatan perlu juga diperhatikan. Apakah jaket parka cocok untuk mendaki gunung? ya tergantung. Untuk mendaki membutuhkan perlengkapan, akan tetapi tidak semua perlengkapan dapat dibawa ketika mendaki, kecuali jika bawa porter sendiri. Akan sangat sulit jika semua kebutuhan di rumah kita bawa ke pendakian. Hey Broo, ini mendaki bukan pindahan rumah atau pindahan kos-kosan. JIka kita membawa perlengkapan berlebihan malah akan sangat merepotkan pendaki. Bukannya menikmati pendakitan, malah pendaki itu sendiri susah karena kebanyakan barang bawaan. Nah, bawalah perlengkapan dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan ketika melakukan pendakian. Misalnya berkaitan dengan waktu, ketika mendaki tidak terlalu lama, misalnya mendaki Gunung Merapi atau mendaki Puncak Sikunir, maka tidak memerlukan perlengkapan yang banyak, secukupnya saja. Jaket yang nyaman merupakan pilihan yang harus diutamakan ketika mendaki dalam waktu singkat,&amp;nbsp; atau juga bawa makanan dan minuman secukupnya. Akan tetapi ketika mendaki dan diperlukan membutuhkan waktu berhari-hari maka perlu memperhitungkan kebutuhan harian hingga berakhirnya pendakian. Perlu di list, kebutuhan untuk hari pertama sampai hari terakhir pendakian. Namun ingat bahwa bawalah yang menjadi kebutuhan saja.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;background-color: white; font-family: &amp;quot;roboto&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , &amp;quot;arial&amp;quot; , sans-serif; font-size: 16px; letter-spacing: 0.64px;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPjLapVU7nyiT3kT3oqhcE35DibMpeskU7lJ4tFxUtmVaVmiGcnjcCP-MNop6pCLXXC04ZEcasuc0hcOgsK2rXS-jZYZLc0B10ootNoBURETZe-o_KzXE_mNXZHZmVdl-fQa4RhIaitr-T/s1600/+mendaki+duduk.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPjLapVU7nyiT3kT3oqhcE35DibMpeskU7lJ4tFxUtmVaVmiGcnjcCP-MNop6pCLXXC04ZEcasuc0hcOgsK2rXS-jZYZLc0B10ootNoBURETZe-o_KzXE_mNXZHZmVdl-fQa4RhIaitr-T/s640/+mendaki+duduk.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr434JmlaqA-TGRgkNZiogD8vpJoIFXyeA4AHq-Ao8QsDtNIcgAHawgAznqg0GEyUA9JqseuSEDskdVFxUzbqr4cLt59ca4wGjbskvggA4g6t9tmziF3IOkyECsIFEPA1d9FMYqj-PojiX/s1600/mendaki+frame+pohon.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr434JmlaqA-TGRgkNZiogD8vpJoIFXyeA4AHq-Ao8QsDtNIcgAHawgAznqg0GEyUA9JqseuSEDskdVFxUzbqr4cLt59ca4wGjbskvggA4g6t9tmziF3IOkyECsIFEPA1d9FMYqj-PojiX/s640/mendaki+frame+pohon.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM8fI2hp-WQgwOgQ1Ek_aTZPps3t3StPSzF13si1U9lbPgl_LvNTxJUfg81Wel8usW9SJ2g9c1IjYERhkuYjlMPbZrSUkk1evZ4mwBaKFBjEohqKhIz28h717Gt8vAa-xk_IgsDaRSjatB/s1600/perjalanan+mendaki.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhM8fI2hp-WQgwOgQ1Ek_aTZPps3t3StPSzF13si1U9lbPgl_LvNTxJUfg81Wel8usW9SJ2g9c1IjYERhkuYjlMPbZrSUkk1evZ4mwBaKFBjEohqKhIz28h717Gt8vAa-xk_IgsDaRSjatB/s640/perjalanan+mendaki.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0ccJHsBGnlTEP78uzwHDtjD_jYGmRdcfXLZ68bmoUt-eN5_XQndz_oqR5SvISqEgvK-ZV0O87jqTo0KIktJtciSjZPzVXZzRjxYdIbNgm2smOs3X7Fj7SPZSpfVZldtZHJt7eJ4z8s3vy/s1600/rinjani+berjalan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0ccJHsBGnlTEP78uzwHDtjD_jYGmRdcfXLZ68bmoUt-eN5_XQndz_oqR5SvISqEgvK-ZV0O87jqTo0KIktJtciSjZPzVXZzRjxYdIbNgm2smOs3X7Fj7SPZSpfVZldtZHJt7eJ4z8s3vy/s640/rinjani+berjalan.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgL3Pk7U4FZvxGeFOoH6W_DKilcn72F96dMajwyijz5EBlRz3LMk_bcwJOygU6NXKy1RvSllD5sQdBK9IEIhzxslWukpEYg6vPzxZXeUG1ywADjkrJTE5Dyj2CDy7w3cZEFsTIFETbrxHNn/s1600/rinjani+poto+bareng.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgL3Pk7U4FZvxGeFOoH6W_DKilcn72F96dMajwyijz5EBlRz3LMk_bcwJOygU6NXKy1RvSllD5sQdBK9IEIhzxslWukpEYg6vPzxZXeUG1ywADjkrJTE5Dyj2CDy7w3cZEFsTIFETbrxHNn/s640/rinjani+poto+bareng.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidUazpS4tohRRY5PWoqaSb6nq-z_SAahIEVEuT_KQI7T2sOQx05aJKLks3ObIMOmRTElQmZdQYLmOVcnoGM43nEzI7c_OxOiHP-vkBPakvgXnrRbcTHm7XyKekGKZnGYAX4Sp5f_BoZQ5N/s1600/rinjani+segara+anak.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidUazpS4tohRRY5PWoqaSb6nq-z_SAahIEVEuT_KQI7T2sOQx05aJKLks3ObIMOmRTElQmZdQYLmOVcnoGM43nEzI7c_OxOiHP-vkBPakvgXnrRbcTHm7XyKekGKZnGYAX4Sp5f_BoZQ5N/s640/rinjani+segara+anak.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfQOczgoDoIjK7mH4B7ndeDlhEuq-WeMuQevV5Sf5Xd6wku112A-l9ESneKZEaucN4OdZiOVzMLtnxboEM48pev7QfEgRZb99sx91SxCNqMzipFVCZ6uvL1TK-BQjfAPkJy-b44Fs5likD/s1600/segara+anak+gunung+rinjani.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color: black;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfQOczgoDoIjK7mH4B7ndeDlhEuq-WeMuQevV5Sf5Xd6wku112A-l9ESneKZEaucN4OdZiOVzMLtnxboEM48pev7QfEgRZb99sx91SxCNqMzipFVCZ6uvL1TK-BQjfAPkJy-b44Fs5likD/s640/segara+anak+gunung+rinjani.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2020/04/mendaki-gunung-dan-sedikit-persiapannya.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSaueqSXPpGd1_ZALzhsCBFknvFGMUaUkw5PBrE2pV8rf85RhkVS9OHQPH4bO9MBLbLNcZcVSfGBAzTtpFN01XSmBAbGYedbEUuOT9u8AEfWL8bisekYAJN31qwl11iKGQtoQxHVRhvhBT/s72-c/rinjani+turun.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-4857811041105975102</guid><pubDate>Mon, 30 Dec 2019 15:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-01-20T23:26:25.992+07:00</atom:updated><title>Sumberdaya Manusia yang Fleksibel Terhadap Perubahan Jaman</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDg06nxJU6LKuKdNVi-Snb9HXojT1zZ0YrqiSSWhD8YXnG9YapW3Nw1lHmvssbSclB_wimsqDsqvrCOtSJxXJncf0bqqHnJO7VGRKoANQ0tZCnAR3Q3R7H3aXw5Fy52cOuQIvLOd8ere9W/s1600/directions-goals-sky-background-many-600w-50260210.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;450&quot; data-original-width=&quot;600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDg06nxJU6LKuKdNVi-Snb9HXojT1zZ0YrqiSSWhD8YXnG9YapW3Nw1lHmvssbSclB_wimsqDsqvrCOtSJxXJncf0bqqHnJO7VGRKoANQ0tZCnAR3Q3R7H3aXw5Fy52cOuQIvLOd8ere9W/s320/directions-goals-sky-background-many-600w-50260210.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Setiap jaman memiliki tantangannya masing-masing. Eksistensi manusia menghilang secara alami ketika mereka menggunakan cara-cara lama yang monoton. Manusia perlu menyesuaikan dengan lingkungan yang setiap saat berubah. Kemampuan manusia beradaptasi dari perubahan jaman menjadi&amp;nbsp; modal untuk menjadi pemenang. Menurut Saya di era digital sekarang ini, sumberdaya manusia setidaknya perlu menyesuaikan dengan perkembangan jaman agar produktivitas meningkat, dan tidak hilang ditelan waktu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) produktivitas adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu; daya produksi; dan keproduktifan.&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;background-color: white; font-size: 14px;&quot;&gt;Hal ini ber&lt;/span&gt;kaitan dengan kemampuan suatu negara dalam meningkatan kualitas hidup masyarakatnya. Pada tahun 2045 menjadi momen psikologis bagi siapa saja pemimpin Indonesia, dengan peringatan seratus tahun kemerdekaan. Apakah ketika itu ada perubahan nyata bagi bangsa dan negara sesuai dengan tujuan Negara dalam Undang-Undang Dasar 1945 ?.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Untuk mewujudkan hal ini tidak semudah membalik telapak tangan karena perubahan&amp;nbsp; dalam bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya akhir-akhir ini berlangsung begitu cepat dan tidak dapat diprediksi sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;. Perubahan tersebut memiliki kaitan dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang berfokus pada perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Perkembangan TIK membawa perubahan besar bagi perilaku masyarakat. Contohnya adalah perkembangan aplikasi menghasilkan perkerjaan baru yang tidak ada sebelumnya misalnya&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;driver&lt;/i&gt;&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt; ojek online menjamur bak cendawan dimusim hujan. Dengan berbagai layanan seperti antar-jemput manusia yang memudahkan orang berpindah dengan cara menekan tombol pemesanan pada aplikasi. Orang tidak lagi pusing mencari tempat makan karena tinggal melihat aplikasi jenis-jenis makanan yang terlihat lezat. Kemudahan-kemudahan lain antara lain dalam pengantaran barang, pembelian jasa tertentu, pembayaran, dan lain sebagainya. Dengan cepat orang mengetahui &lt;i&gt;review&lt;/i&gt; kualitas jasa pelayanan dari para pengguna yang lain, sehingga masyarakat mudah mendapat barang bagus dan kompetitif. Hal ini akan mengeliminasi barang dan jasa dengan kualitas kurang baik, dan menjadi bahan evaluasi tersendiri dari para produsen.&amp;nbsp; Hal ini mendorong inovasi dan kualitas meningkat dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Dibalik kemudahan itu, ada sisi lain dari berkembang nya TIK&amp;nbsp; bagi Bangsa Indonesia. Ketika tidak siap dalam menghadapi perubahan, masyarakat memiliki potensi risiko yang dapat mengancam keutuhan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Misalnya&amp;nbsp; ruang publik dalam sosial media ketika momen Pemilihan Umum tahun 2019 mengalami guncangan karena dikuasai oleh dua kubu calon yang saling berkontestasi. Berbagai macam isi video maupun tulisan bernada SARA (Suku, Agama, dan Ras) mengancam persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Dengan kata lain masyarakat ketika Pemilihan Umum 2019&amp;nbsp; begitu produktif, akan tetapi dalam hal negatif seperti membuat berita &lt;i&gt;hoax&lt;/i&gt;, saling caci maki, menebarkan kebencian dan lain sebagainya. Hal ini menurut saya sebagai ancaman&amp;nbsp; dalam memajukan bangsa sebagai akibat dari penguasaan ruang publik oleh pihak-pihak yang kurang dapat beradaptasi terhadap perubahan besar ini. Ketika diatur secara baik, teknologi komunikasi dan informasi dapat memberi dampak positif karena mampu meningkatkan produktivitas. Sebaliknya, ketika tidak ada aturan dalam penerapan teknologi komunikasi dan informasi, semua orang bebas menggunakan tanpa rasa tanggung jawab dapat menghancurkan masyarakat itu sendiri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;Sebelum era TIK berkembang, suasana pemilu tidak ada saling hina dan caci maki dalam ruang publik semasif sekarang. Perubahan besar hubungan antar manusia menjadi ancaman jika penguasaan teknologi dimiliki orang tidak bertanggung jawab. Sekarang ini banyak pihak dapat menikmamti kemajuan TIK dari kota hingga pelosok, dan kelas sosial atas hingga bawah. Semua memiliki suara sama ketika menggunakan TIK. Misalnya dalam Twitter, trending topik ditentukan oleh pembicaraan yang dilakukan orang-orang dengan latar belakang yang berbeda, bukan akun yang dimiliki oleh si kaya-miskin, muda-tua, pria-wanita, dan lain sebagainya. Siapa saja mempunyai potensi yang sama ketika melakukan aktivitas lewat TIK. Ketika hal ini dilakukan dengan maksud menebar kebaikan maka akan menjadi modal bagi bangsa membangun lewat TIK. Akan tetapi ketika orang-orang yang tidak bertanggung jawab menguasai ruang digital dengan maksud yang tidak baik maka akan berdampak buruk pada perkembangan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;font-family: inherit;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Saya&amp;nbsp; percaya bahwa di Indonesia masih banyak orang baik yang menggunakan TIK untuk kemaslahatan bersama. Akan tetapi masih diakui bahwa masih ada oknum yang memanfaatkan TIK untuk meraih keuntungan pribadi dengan merugikan kepentingan yang lebih besar. Potensi hal yang positif mestinya terus ditingkatkan karena ini merupakan modal bagi bangsa ini dalam membangun. Nilai valuasi ekonomi dari bidang TIK sangat besar. Lihat saja perusahaan Google, Facebook, Aple, Microsoft, dan sejenis lainya sebagai salah satu perusahaan besar di dunia. Sudah saatnya kini Indonesia lebih produktif dengan mengikuti perkembangan atas dunia TIK. Indonesia memiliki potensi besar. Selain karena jumlah penduduknya, sekarang ini memiliki bonus demografi dimana jumlah anak muda lebih banyak dari orang tua. Energi muda merupakan penggerak ekonomi Indonesia dimasa yang akan datang. Anak muda indentik dengan teknologi. Saya yakin, pemuda Indonesia telah banyak mendapatkan pengetahuan di bidang TIK. Lihat saja Nadiem Makarim pendiri Gojek, Belva Devara dengan Ruang Guru, dan lain sebagainya merupakan sosok anak muda yang dapat dijadikan gambaran kekuatan anak muda Indonesia dalam bidang TIK. Mereka menjadi inspirasi untuk pemuda Indonesia lainnya sehingga berpotensi menghasilkan entrepreneur-entrepeneur bidang TIK lebih banyak lagi.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam era sekarang ini, kepekaan menghadapi perubahan jaman&amp;nbsp; merupakan tuntutan yang harus dipenuhi bagi mereka yang ingin bertahan . Setiap jaman memiliki tantangannya masing-masing. ketika hanya menggunakan cara&amp;nbsp; monoton padahal jaman sudah berubah dapat dipastikan tidak dapat bertahan lama. Inovasi memainkan peran penting karena ia menjadi sumber dalam bertahan dari segala macam perubahan. Pemenang kompetisi adalah mereka yang mengikuti perubahan mengikuti alur perkembangan jaman. Waktu akan menggilas pihak yang melawan arus perubahan jaman. Sudah saatnya bangsa ini merubah bekerja secara monoton menjadi berkerja fleksibel mengikuti perkembangan jaman, agar sumberdaya manusia menjadi&amp;nbsp; kreatif bukan individu yang kaku.&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Dua hal penting dalam pengembangan sumberdaya manusia di Indonesia pada era sekarang ini menurut Saya adalah penguasaan teknologi dan pengembangan karakter bangsa. Keduanya harus berjalan beriringan, dan tidak boleh salahsatunya hilang. Pendidikan berkualitas menjadi sumber dalam penguasaan teknologi.Pendidikan juga menopang maju tidaknya generasi-generasi bangsa dimasa depan. Karakter bangsa merupakan faktor pembeda antara Bangsa Indonesia dengan bangsa lain didunia. Pengamalan Pancasila menjadi dasar dalam pengembangan karakter asli bangsa ini. Akan tetapi tantangan dari penerapan kedua hal tersebut adalah kesenjangan yang masih terjadi di Indonesia karena karakter geografis dengan sebagian besar berupa laut dan ribuan pulau. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi semua elemen bangsa, salah satunya adalah &lt;a href=&quot;https://www.kadin.id/&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;b&gt;Kadin Indonesia.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Meningkatkan produktivitas adalah isu global. Dimana setiap negara memaksimalkan potensi sumberdaya yang dimiliki untuk kemajuan masyarakatnya. Siapa yang dapat berlari kencang maka dialah sebagai pemenangnya. Mereka semua kini sedang berlari untuk mengejar bagian keuntungan, dimana kesempatan itu ada pada semua pihak. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Di era digital sekarang ini memaksimalkan sumberdaya manusia adalah dengan cara beradaptasi dengan perubahan pesat yaitu transformasi dunia teknologi informasi dan komunikasi. Kita harus bersahabat dengan perubahan, karena yang abadi adalah perubahan itu sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/12/sumberdaya-manusia-yang-fleksibel.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgDg06nxJU6LKuKdNVi-Snb9HXojT1zZ0YrqiSSWhD8YXnG9YapW3Nw1lHmvssbSclB_wimsqDsqvrCOtSJxXJncf0bqqHnJO7VGRKoANQ0tZCnAR3Q3R7H3aXw5Fy52cOuQIvLOd8ere9W/s72-c/directions-goals-sky-background-many-600w-50260210.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-5268298997078617282</guid><pubDate>Sat, 21 Dec 2019 15:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-12-21T22:33:19.143+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Education</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><title>Perilaku Mahasiswa di Perpustakaan</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Beberapa bulan ini saya menjadi salah satu pengunjung setia perpustakaan. Setiap hari datang pada pagi hari dan pulang kadang sampai jam tujuh malam. Hal ini Saya lakukan untuk cepat-cepat menyelesaikan tesis. Ketika diperpustakaan saya juga mengamati pengunjung yang datang kesini. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa bermacam-macam.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Tiap hari deretan kursi di lantai empat dari salah satu perpustakaan dipenuhi oleh pengunjung. Mereka memiliki kesibukan masing-masing. Jika diperhatikan ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa di perpustakaan ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
1. Mengerjakan tugas kuliah. Hal ini sangat wajar karena perpustakaan kondisinya sangat representatif bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas. Perpustakaan banyak dipenuhi mahasiswa ketika ada mid semester dan ujian akhir semester.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
2. Membuat jurnal. Mahasiswa S2 dan S3 di sini di berikan kemwajiban untuk membuat publikasi jurnal. Akan tetapi tidak semua S2 diwajibkan untuk membuat publikasi jurnal, hanya jurusan terntentu yang mewajibkan untuk membuat jurnal. Sedangkan S3 sudah ada kewajiban untuk membuat publikasi jurnal nasional dan internasional.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
3. Kerja kelompok. Beberapa orang yang saya temui mereka sedang mengerjakan kegiatan dengan teman-temannya. Misalnya mengerjakan kegiatan amal, kegiatan seminar, aksi bersama, dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
4. Mengerjakan sktipsi/tesis. Fasilitas jurnal yang dapat diakses dengan mudah menjadi sumber pustaka yang sangat besar. Akses jurnal tertentu hanya dapat di peroleh ketika berada di perpustakaan. Hal ini akan memudahkan mahasiswa memperoleh sumber pustaka yang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
5. Nonton Youtube. Fasilitas internet di perpustakaan dengan kualitas baik mendorong mahasiswa menonton youtube secara gampang. Mahasiswa S1 biasanya yang gabut mengandalkan youtube untuk menghilangkan suasana yang monoton. Dengan menyetel video di Youtube seolah sudah mewakili untuk terbebas dari kebosanan.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
6. Pacaran. Bagaimanapun juga mahasiswa merupakan individu yang jiwanya sedang bergejolak temasuk dalam urusan percintaan. Akan tetapi sangat disayangkan, mereka memanfaatkan perpustakaan. Menurut saya ini adalah bentuk penyimpangan karena perpustakaan yang seharusnya untuk mencari ilmu malah dissalahgunakan untuk pacaran.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgN5lvFW5d_YcaoYtd3BQFQthXx2WHN90y5Eg6fGBGaDSviclCBlWg1VkwyeLlHtbMILfLznp4P-Qf2vh7Ajf6oZ6xyladiM6q6QHhnOKUOUQaQ5P8tRszv5lysJecA6iD85KaCawgGMaVh/s1600/20191025_102719.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgN5lvFW5d_YcaoYtd3BQFQthXx2WHN90y5Eg6fGBGaDSviclCBlWg1VkwyeLlHtbMILfLznp4P-Qf2vh7Ajf6oZ6xyladiM6q6QHhnOKUOUQaQ5P8tRszv5lysJecA6iD85KaCawgGMaVh/s400/20191025_102719.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4wCa78jfhu_hSTPnnWD61s-KXwb3mz3LLv4z1u4KjeZud4Zqb6XQLOshMPuHgniqiV4E9gSOonSAJnJTmT-SzAGo6vHWwDbn_U94Jk7KkaJojKUljlmsR_fpDTg39bc0mDxBLG2pBXvjy/s1600/20191025_102713.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg4wCa78jfhu_hSTPnnWD61s-KXwb3mz3LLv4z1u4KjeZud4Zqb6XQLOshMPuHgniqiV4E9gSOonSAJnJTmT-SzAGo6vHWwDbn_U94Jk7KkaJojKUljlmsR_fpDTg39bc0mDxBLG2pBXvjy/s400/20191025_102713.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Suasana di perpustakaan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQrJG9EhhyphenhyphenBF4yDLSsYqV39C93_2lOXqmARIqlhApo-yuVFGLm5civuGGmrW26gbSec-SPJhwSZPZh8Z1mld6no0DlztxHz4GgvOM9HLP2vTMJ1YGLintmYJtG00aDEziV_crXn5BW9Op9/s1600/20191025_102708.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;300&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQrJG9EhhyphenhyphenBF4yDLSsYqV39C93_2lOXqmARIqlhApo-yuVFGLm5civuGGmrW26gbSec-SPJhwSZPZh8Z1mld6no0DlztxHz4GgvOM9HLP2vTMJ1YGLintmYJtG00aDEziV_crXn5BW9Op9/s400/20191025_102708.jpg&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGlDSz2KEFy_OkeQg-Z9Sh_94z-zdt2rSis_H7082oHf3JNCijTUb_ZBblFX8DWh7jpod5gdPYNeVIJSffwZ5RKEpdeYWN_MtBkxTVtyM45-yB3q4bKtSpb2lW4KG8QK2gIjjx2_2CFoKM/s1600/20191024_170605.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1200&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGlDSz2KEFy_OkeQg-Z9Sh_94z-zdt2rSis_H7082oHf3JNCijTUb_ZBblFX8DWh7jpod5gdPYNeVIJSffwZ5RKEpdeYWN_MtBkxTVtyM45-yB3q4bKtSpb2lW4KG8QK2gIjjx2_2CFoKM/s400/20191024_170605.jpg&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Gedung perpustakaan&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqKMJ3V8WvEb05e5MH9el-0y7dH6x2s2JLPg42X2mA0pTk7sNauxeE958xlmsC1lMi1ib8_i1pt8cYr80p5USmaESAeHi68rSNnwTzXXbve1Cu50OLfhyphenhyphen3dhupRKHCNNnsHCFi-grt0Tqq/s1600/20191021_101231.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1200&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqKMJ3V8WvEb05e5MH9el-0y7dH6x2s2JLPg42X2mA0pTk7sNauxeE958xlmsC1lMi1ib8_i1pt8cYr80p5USmaESAeHi68rSNnwTzXXbve1Cu50OLfhyphenhyphen3dhupRKHCNNnsHCFi-grt0Tqq/s400/20191021_101231.jpg&quot; width=&quot;300&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Mengerjakan tugas&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/12/perilaku-mahasiswa-di-perpustakaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgN5lvFW5d_YcaoYtd3BQFQthXx2WHN90y5Eg6fGBGaDSviclCBlWg1VkwyeLlHtbMILfLznp4P-Qf2vh7Ajf6oZ6xyladiM6q6QHhnOKUOUQaQ5P8tRszv5lysJecA6iD85KaCawgGMaVh/s72-c/20191025_102719.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-3865478433970035614</guid><pubDate>Sat, 21 Dec 2019 10:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2020-05-14T10:58:02.354+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Way of Life</category><title>And the Memories Bring Back (Mengenang Almarhum Mbah)</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Pernah dulu ketika kecil, Saya diajak Mbah pergi kesawah untuk memetik buah timun. Jarak dari rumah mbah ke kebun sekitar satu kilo, untuk menuju kesana, kami dengan berjalan kaki. Walaupun sudah berumur, langkah Mbah masih panjang yang menandakan bahwa Mbah adalah orang cekatan. Cara berjalannya begitu cepat sampai membuat saya yang waktu itu sekitar masih duduk di bangku MI kesulitan mengimbangi langkah Mbah. Selain itu, Mbah merupakan petani bertangan dingin. Mbah dapat mengerjakan pekerjaan disawah sendiri mulai dari mencangkul sampai memanen, dan itu semua dapat menghasilkan panen&amp;nbsp; lumayan bagus. Cuma karena keterbatasan waktu, Mbah banyak meminta tolong tetangga untuk membantunya di sawah. Hal ini karena tidak mungkin untuk dilakukan seorang diri untuk mengurus sawah.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut Saya, semangatnya pergi kesawah tidak dapat ditandingi oleh siapapun. Ia adalah sosok petani ulet. Beliau begitu menjiwai sebagai seorang petani dimana kalau tidak pergi ke sawah dalam beberapa hari maka akan merasakan kebosanan yang luar biasa. Karena seringnya di sawah hingga membuat Saya jarang ketemu Mbah ketika mengunjungi rumah beliau. Seseorang yang sudah menjiwai dengan pekerjaannya akan berdampak baik pada hasil, misalnya Mbah mampu meningkatkan hasil panen padi dan palawija. Karena dedikasi dan semangatnya, Mbah mengubah nasibnya dari yang dulu adalah petani gurem menjadi petani berhasil di desa. Sekitar satu tahun terakhir ini Mbah tidak mengerjakan pekerjaan di sawah karena usianya. Beberapa faktor yang menjadikan Mbah berhenti yaitu karena sudah dilarang oleh anak cucunya. Beberapa kali Mbah terjatuh di pematang sawah karena merasa pusing. Ia sering bolak-balik Puskesmas karena terluka terjatuh, bahkan pernah terjatuh hingga tidak bisa berjalan. Mungkin hal ini karena umur yang sudah mulai menua yakni mendekati 90 tahun.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Sepeda ontel menjadi kendaraan favoritnya. Saya teringat dulu ketika kelas tiga MI, diajak Mbah untuk tidur di rumahnya, diiming-imingi jika di rumah Mbah ada saudara yang bisa dijadikan saya teman, padahal sebenarnya tidak ada..hehe. Karena Beliau tahu bahwa kalau tidak di begitukan, Saya tidak akan ikut. Mungkin itu cara Mbah agar cucunya dapat tidur di rumahnya. Dengan menggunakan sepeda ontel saya dibonceng dengan menempuh jarak empat kilo meter. Diperjalanan, Saya merasakan kebahagiaan Mbah. Entah karena berhasil mengajak Saya sebagai cucu pergi ke rumahnya atau entah karena sesuatu hal. Dalam perjalanan ternyata Mbah menghibur dengan caranya sendiri yaitu&amp;nbsp; bersholawat. Bersholawat mungkin menjadikan hati Beliau menjadi bahagia dan melupakan jika sedang megayuh sepeda dengan berat. Momen lain&amp;nbsp; mbah naik sepeda yaitu ketika hari sabtu, Mbah sering mampir kerumah dengan menggunakan sepeda. Tujuan utamanya adalah mengikuti pengajian di Masjid di sebelah barat Alun-alun Kutowinangun. Beliau menyempatkan mampir hanya untuk sekedar minum teh, sembari bersilaturahim dengan anak cucu.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Mbah itu orangnya sangat peduli dengan anak cucunya. Setiap kali saya mengunjungi rumahnya, Beliau selalu meminta saya sebelum pulang untuk makan dulu. Cara seperti ini rupanya menjadi salahsatu nilai kearifan yang dimiliki oleh Mbah. Ketika saya menolak karena alasan masih kenyang, Beliau berkata, &quot;sedikit aja gak papa yang penting sudah mencicipi nasinya milik Mbah&quot;. Orang desa tidak akan membiarkan tamunya pulang sebelum makan. Belum pernah rasanya saya ketika berkunjung tidak makan, walaupun dengan alasan apapun, misalnya saya sudah berkata &quot;saya sudah makan&quot;. Selalu ada cara untuk mengajak tamunya makan. Kadang Mbah meminta salah seorang cucunya yang tinggal bersamanya memasakan sesuatu jika di meja makan lauknya kurang. Atau mencarikan lauk di warung agar makanan yang dihidangkan layak dinikmati. Saya sebenarnya tidak menuntut lauk yang serba wahh, nasi dan tempe saja sudah cukup bagi Saya. Akan tetapi Mbah lain, Beliau tidak ingin seadanya untuk anak cucunya.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;Selama hidup, Mbah merupakan sosok yang ramah, dan cinta kepada keluarga. Menurut Saya harus menjadi contoh bagi anak muda. Pengorbanannya untuk membesarkan putra-putrinya menurut saya tergolong berhasil. Dapat dibayangkan ketika dulu membesarkan ibu, bude, paman, dan bibi dalam suasana yang penuh keprihatinan. Mbah bukanlah sosok orang kaya dikampungnya. Ia adalah manusia biasa yang bersahaja. Akan tetapi cita-citanya sangat luhur, bahkan melampaui status nya. Mbah pernah bilang kepada saya &quot;Jangan sampai anak cucu ku seperti saya, harus lebih dari saya&quot;. Dari kata tersebut dapat dirasakan bahwa, Mbah adalah sosok pejuang sejati terutama buat keluarganya. Ia rela membanting tulang mencari nafkah agar anak cucucnya menjadi orang-orang yang serba kecukupan, bukan seperti dia. Cukup buat Saya saja, kata Mbah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;Namun pada waktu pagi tanggal 26 November 2019 semua berubah setelah saudara yang tinggal bersama Mbah mengabarkan lewat telpon kalau Mbah sudah tidak ada. Tanggal itu merupakan langkah terakhir mbah tinggal di dunia. Tidak dapat disangka-sangka, karena tidak ada tanda-tanda yang mengarah Mbah akan dipanggil Allah SWT. Tapi Tuhan memiliki rencana lain yang tidak diketahui siapapun. Manusia hanya bisa pasrah menerimanya.&amp;nbsp;Seketika itu suasana berubah bagaikan awan yang tiba-tiba menutupi langit&amp;nbsp; cerah. Lantas, Saya mengabarkan kabar tersebut ke saudara-saudara yang belum dijangkau oleh saudara yang lain lewat grup WhatsApp. Sekarang saya tidak dapat lagi mendengar suara mbah yang dulu setiap saya datang selalu menyuruh saya menyantap makanan dimeja, atau menyuruh cucu yang lain membuatkan saya segelas teh yang manis. Selamat jalan Mbah.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Masih banyak kenangan bersama Mbah yang tidak cukup ditulisakan dalam ruang ini. Sekarang Mbah sudah dipangggil yang kuasa. Itulahlah yang terbaik buat Almarhum, karena selama kurang lebih setahun ini mengalami sakit stroke. Sekarang fisiknya sudah tidak ada lagi. Hanya kenangan yang dapat di munculkan kembali lewat mengingat masa lalu. Selamat jalan Mbah semoga Engkau Diterima amal ibadah, dan khusnul khotimah. AAmiin&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMrS02qR2AghyAqWEWbugwze3HCayyXbk3XZQDIrkojGjbukhHn2r1-EKu8lqB0eDvwN36E40KUFViPi-0ORyBDSMqgoo2zqnU5ZTzW31tkfTR7tRkGS_EE-_XMAZm3BRjWe1GmM1_S5dl/s1600/20160703_190207.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;625&quot; data-original-width=&quot;833&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMrS02qR2AghyAqWEWbugwze3HCayyXbk3XZQDIrkojGjbukhHn2r1-EKu8lqB0eDvwN36E40KUFViPi-0ORyBDSMqgoo2zqnU5ZTzW31tkfTR7tRkGS_EE-_XMAZm3BRjWe1GmM1_S5dl/s320/20160703_190207.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Mbah dan Danish, 3 Juli 2016&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiL1XjykyGp97uUTV3EecCQBCe7G6z-cwca9ExornZB1N4WzqqsZS3ABG4yJU3DVeqVTrWffEk4Ys_tASSu72P65NLT5oNlmT7QnJHqG7gYSf6XebhRHoa69phIBlAJo04LtDyoJmy53_tt/s1600/20191126_074430.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiL1XjykyGp97uUTV3EecCQBCe7G6z-cwca9ExornZB1N4WzqqsZS3ABG4yJU3DVeqVTrWffEk4Ys_tASSu72P65NLT5oNlmT7QnJHqG7gYSf6XebhRHoa69phIBlAJo04LtDyoJmy53_tt/s320/20191126_074430.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Hanya doa yang bisa dipanjatkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd0jTzAnZFgVavNiMrCynvQEqE2R982tU0S60aByYrgld6pX-Ln8Rsl9kSUah_cQW-pxyC2FzfC3HdQ3DyXc0xTSo9x10WXXXaLv3O4n9p3sub3hyphenhyphenRJFOJ892xLMvpD84qm_Ci47VWRJI7/s1600/20191126_130507.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgd0jTzAnZFgVavNiMrCynvQEqE2R982tU0S60aByYrgld6pX-Ln8Rsl9kSUah_cQW-pxyC2FzfC3HdQ3DyXc0xTSo9x10WXXXaLv3O4n9p3sub3hyphenhyphenRJFOJ892xLMvpD84qm_Ci47VWRJI7/s320/20191126_130507.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Para pelayat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvThq1c8iprMfDqx5VMDpD3F7fRqHVB81_I_dlkseWlB4OkwNX5A5PZy3ri3OBrzWb16BAKJVhGHnzQp_EwD4MI4BiIWRb3gB7HadVE7x3PbeLT8OglqXnehpJsUp7c7i0E2joEhuJt3QV/s1600/20191126_130416.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvThq1c8iprMfDqx5VMDpD3F7fRqHVB81_I_dlkseWlB4OkwNX5A5PZy3ri3OBrzWb16BAKJVhGHnzQp_EwD4MI4BiIWRb3gB7HadVE7x3PbeLT8OglqXnehpJsUp7c7i0E2joEhuJt3QV/s320/20191126_130416.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-d4O-VzG27at7lr3xlz7qFKOm6nL8WtG2NaY6lGCWoUj3VpKoEBrVqxeTA17CK1DpbjP1_8KAkPj-AFX8_BTqnk2DPmh00OzMshZhlfd_DFbNSK3zq1oshyoqZDpZKowDJUWxpjAsBFAU/s1600/20191126_131752.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-d4O-VzG27at7lr3xlz7qFKOm6nL8WtG2NaY6lGCWoUj3VpKoEBrVqxeTA17CK1DpbjP1_8KAkPj-AFX8_BTqnk2DPmh00OzMshZhlfd_DFbNSK3zq1oshyoqZDpZKowDJUWxpjAsBFAU/s320/20191126_131752.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Penyolatan jenazah Mbah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY19WvYeCszYv31tb0tUJRcXryoYb8DFg6Q9BvFjkL48HM-t3oWc0EQjIrSDgMz0M0k90nHIGWRCH2y-XrMQ5r_pVmZeKoPkGpSxtpQShUGy-IiL-424vzkhqlVBf7n0xh-G34uklr8Ef1/s1600/20191130_221005.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY19WvYeCszYv31tb0tUJRcXryoYb8DFg6Q9BvFjkL48HM-t3oWc0EQjIrSDgMz0M0k90nHIGWRCH2y-XrMQ5r_pVmZeKoPkGpSxtpQShUGy-IiL-424vzkhqlVBf7n0xh-G34uklr8Ef1/s320/20191130_221005.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Anak cucu berkumpul pada acara doa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu_PHF6I_XO8mCSvd9ZvNS5WcdswtRFn_TZP9_oMk0oEeWDbxL_TOa4kc9WNIsvfQymFNZNXVLeCzIBIDyT2_V9E3eJvLS3OYLMI7YGy6zrURTR8utROs7TpfLWpXNYdOnSdJ8taAHc7dG/s1600/20191130_220953.jpg&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu_PHF6I_XO8mCSvd9ZvNS5WcdswtRFn_TZP9_oMk0oEeWDbxL_TOa4kc9WNIsvfQymFNZNXVLeCzIBIDyT2_V9E3eJvLS3OYLMI7YGy6zrURTR8utROs7TpfLWpXNYdOnSdJ8taAHc7dG/s320/20191130_220953.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq6UoapijUmtmu97pBw8rXcsAEuu-W9Gt8Ix29l0CUENUeS3o4vnVaqZoFx9x_I85b5JbAY27fFNdf7lLNk5ZMevWB2Wgdj9e14n9CCZatQFbmnuNu8xqkDqZ6a1CdV3EMTQmuyXlAMRjh/s1600/20191130_220949.jpg&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq6UoapijUmtmu97pBw8rXcsAEuu-W9Gt8Ix29l0CUENUeS3o4vnVaqZoFx9x_I85b5JbAY27fFNdf7lLNk5ZMevWB2Wgdj9e14n9CCZatQFbmnuNu8xqkDqZ6a1CdV3EMTQmuyXlAMRjh/s320/20191130_220949.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Acara doa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/12/and-memories-bring-back.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMrS02qR2AghyAqWEWbugwze3HCayyXbk3XZQDIrkojGjbukhHn2r1-EKu8lqB0eDvwN36E40KUFViPi-0ORyBDSMqgoo2zqnU5ZTzW31tkfTR7tRkGS_EE-_XMAZm3BRjWe1GmM1_S5dl/s72-c/20160703_190207.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-3197841984717628554</guid><pubDate>Sun, 15 Dec 2019 02:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-12-21T17:57:33.872+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">sport</category><title>Ikut  Turnamen Internal</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Masih dalam euforia Seagames di Filipina, suasana di UKM Badminton tidak kalah panasnya. Dengan tujuan untuk silaturahmi, diadakanlah turnamen yang hanya diikuti oleh intenal anggota saja. Pada tanggal 7 Desember acara tersebut berhasil dengan sukses digelar, dan diikuti sekitar 30 orang anggota. Pertandingannya hanya di gelar ganda dan bisa campuran, keduanya itu tidak dipisah. Bisa jadi berdasar undian anggota pria bisa berpasangan dengan anggota wanita, atau sebaliknya. Penentuan pasangan dilakukan dengan undian, jadi tidak ada paksaan untuk memilih dengan si A atau si B.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Keberuntungan peserta yang ikut turnamen ditentukan oleh dengan siapa dia berpasangan. Ketika mendapatkan undian dengan anggota yang bagus mainnya maka anggota tersebut ada kemungkinan untuk menjadi juara. Pun sebaliknya, ketika ada anggota yang mendapatkan undian dengan anggota lainnya yang mainnya kurang bagus maka resikonya dalam babak pertandingan akan kesulitan untuk memenangkan pertandingan.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Perlu diulangi lagi bahwa tujuan awal dari kegiatan ini untuk memenangkan pertandingan sehingga seolah yang juara adalah segalanya, bukan. Tujuannya awalnya adalah ingin menjalin silaturahim dengan sesama anggota. Walaupun sudah terdaftar sebagai anggota, akan tetapi kadang ketika latihan tidak nampak. Mungkin karena kesibukan dengan kegiatan di luar olahraga. Sesama anggota sudah pernah bertemu di luar, misalnya dikampus, akan tetapi karena belum saling mengenal kemungkinananya adalah tidak tahu kalau orang yang kita temui adalah sesama anggota UKM. Kegitan ini adalah ingin mengumpulkan kekuatan UKM yang terpencar-pencar.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Permainan dilakukan secara santai tidak ada tekanan untuk menampilkan kekuatan untuk harus menang yang kadang membuat permainan tidak fair. Semua peserta taat pada keputusan wasit. Bahkan ketika saya menjadi wasit, karena kurang konsentrasi menjadi lupa apakah bola dari salah satu peserta masuk atau tidak alias tidak jelas. Dengan asal memutuskan dengan seadanya pihak yang saya rugikan tidak melakukan protes, semua menerima sesuai dengan keputusan wasit. Hal ini menggambarkan bahwa pertandingan dilakukan dengan cara dan suasana kekeluargaan. Badminton merupakan salahsatu olahraga yang memiliki konflik kecil, tidak seperti sepakbola, dimana ketika ada salah satu pihak yang tidak menerima keputusan wasit, potensi untuk menjadi konflik lebih besar.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Mungkin tidak ada salahnya untuk menampilkan foto-foto dalam kegiatan ini. Foto ini tidak bermaksud membanggakan diri dengan raihan yang saya capai. Saya mendapatkan ini karena teman main saya yang lebih bagus mainnya, dan lawannya mungkin lagi kurang fit mainnya, sehingga pada hari tersebut menjadi keberuntungan saya bersama dengan pasangan saya.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivR6kznDbOnHJqedTqY0hAa2DKu2yIUrrwvzodr5aVhAtQgWCc6OvLpSfBDAbL3DLvqniaxCVPXnhaafDOWlNfnNMusYK2zy7lpzD1SGeUjCqdiWTDN628fGLjyZS2zM5ugcb7Aumc1Y7S/s1600/DSCF3003.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivR6kznDbOnHJqedTqY0hAa2DKu2yIUrrwvzodr5aVhAtQgWCc6OvLpSfBDAbL3DLvqniaxCVPXnhaafDOWlNfnNMusYK2zy7lpzD1SGeUjCqdiWTDN628fGLjyZS2zM5ugcb7Aumc1Y7S/s400/DSCF3003.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Turnamen Badminton&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF-rtnEcXnEEjKX1J2yPhelKaJ953j5VXDWksd1V8yb65-1p7BeCHQ4wcKgV2PWykF5-2VfEQK1Js4I0OhazB4k-r6HpFRUBmEfzjxlUSLIno7-ZfImZ1Fl1l0nhmKVStAPC1mRSp0czq1/s1600/DSCF3030.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF-rtnEcXnEEjKX1J2yPhelKaJ953j5VXDWksd1V8yb65-1p7BeCHQ4wcKgV2PWykF5-2VfEQK1Js4I0OhazB4k-r6HpFRUBmEfzjxlUSLIno7-ZfImZ1Fl1l0nhmKVStAPC1mRSp0czq1/s400/DSCF3030.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Turnamen badminton&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwWrMbQ91xqdS2YOBP-o44QpenOHR0LC135qKAFqu0l5X66UuwTPMrjGEMmCfJZPseIR9uxVmla5TmROqZVyzlpOWvQOpmRwjEd95p8fIl8iM6sCy30KvY69cQXl77pGHZkAZo0h6Fb7B5/s1600/DSCF3131.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwWrMbQ91xqdS2YOBP-o44QpenOHR0LC135qKAFqu0l5X66UuwTPMrjGEMmCfJZPseIR9uxVmla5TmROqZVyzlpOWvQOpmRwjEd95p8fIl8iM6sCy30KvY69cQXl77pGHZkAZo0h6Fb7B5/s400/DSCF3131.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Alhamdulillah ada hasil&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0W0z7nloFtRWQZeIzxHYnXxsEHkyExlUmK_7hEFiHVYvveAB0lDvXuAGFPEaxdYuT6dVBKFhWa4dFPLNum9hNE-2C6xLiAoYjGhhR_X8kUiyNlFfuV_r_RBz68HrHGksGuEU7WVknv-ER/s1600/DSCF3136.JPG&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;266&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0W0z7nloFtRWQZeIzxHYnXxsEHkyExlUmK_7hEFiHVYvveAB0lDvXuAGFPEaxdYuT6dVBKFhWa4dFPLNum9hNE-2C6xLiAoYjGhhR_X8kUiyNlFfuV_r_RBz68HrHGksGuEU7WVknv-ER/s400/DSCF3136.JPG&quot; width=&quot;400&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Pemain badminton poto bersama. Walaupun tidak semua ikut karena ada sebagian yang sudah pulang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/12/ikut-turnamen-internal.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivR6kznDbOnHJqedTqY0hAa2DKu2yIUrrwvzodr5aVhAtQgWCc6OvLpSfBDAbL3DLvqniaxCVPXnhaafDOWlNfnNMusYK2zy7lpzD1SGeUjCqdiWTDN628fGLjyZS2zM5ugcb7Aumc1Y7S/s72-c/DSCF3003.JPG" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-5864140818411920526</guid><pubDate>Fri, 29 Nov 2019 15:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-11-29T22:16:10.106+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Anna</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">info</category><title>Ikut Reuni</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Pada dua hari ini di kampus diadakan acara reuni jurusan. Kesadaran hati menggerakan sumberdaya diri ini mengikuti acara tersebut. Di grup &lt;i&gt;Whats app&lt;/i&gt; juga sudah diumumkan jauh hari oleh teman-teman untuk segera mendaftar. Saya mendaftar termasuk yang telat karena menjelang beberapa hari H nya baru mendaftar. Untuk mendaftar, pertama-tama membuka link yang diberikan dari panitia untuk diisi oleh calon peserta. Setelah data telah terisi selanjutnya ialah membayar uang untuk pendaftaran sebesar seratus ribu rupiah yang bisa dibayar dengan cara ditransfer. Dan pembayaran itupun dilakukan ketika akan hari H nya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Tujuan utama ikut acara ini adalah untuk menyambung tali silatuharhim dengan sesama alumni agar terbangun jaringan yang baik. Dengan berjejaring diharapkan nanti dapat memudahkan urusan kita jika suatu saat kita membutuhkan bantuan dari salahsatu alumni. Dengan perkataan lain silaturahmi dapat melapangkan rejeki seseorang. Agama juga berbicara demikian.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Sebenarnya acara reuni merupakan bagian dari acara dies natalis kampus. Acara ini rutin dilaksanakan setiap tahun dengan kegiatan yang berbeda-beda untuk tiap tahunnya. Acaranya menurut saya lumayan bagus untuk meningkatkan kapasitas kita terutama seperti saya sebagai mahasiswa disini. Acaranya bermacam-macam terutama yaitu adanya seminar yang bagus. Dengan mengikuti acara tersebut diharapkan akan terbentuk pola baru dalam memperbesar kemampuan sumberdaya manusia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrzf1dGvh2zwxHYkQdHBZLmFfv_uhLiiPJj5ShqqhldDGCsNlyOm6V_p0x17cTldbHchIdTFzUy1Ar3rllYOC2OhkEX8u0DE_Bp2p-uZhNIwaXswhWluL2kGXfecKhMDD4WcA2LHtkwhv5/s1600/20191129_131356.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;900&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;180&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrzf1dGvh2zwxHYkQdHBZLmFfv_uhLiiPJj5ShqqhldDGCsNlyOm6V_p0x17cTldbHchIdTFzUy1Ar3rllYOC2OhkEX8u0DE_Bp2p-uZhNIwaXswhWluL2kGXfecKhMDD4WcA2LHtkwhv5/s320/20191129_131356.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6GKSDgntmGg9phmj09k6pUuXUBwoZiaO-oQhFosSiNprIucq4NZMH5TUVAYHpcnsZ2qfHYvBo9-MqcVFdWAU41P3whXCIDrK7XDdmNQ9xqavIsrh-hky4d01Ipee2FHFKy-33lT0Qyh0E/s1600/20191129_100756.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6GKSDgntmGg9phmj09k6pUuXUBwoZiaO-oQhFosSiNprIucq4NZMH5TUVAYHpcnsZ2qfHYvBo9-MqcVFdWAU41P3whXCIDrK7XDdmNQ9xqavIsrh-hky4d01Ipee2FHFKy-33lT0Qyh0E/s320/20191129_100756.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBdZj2HhSXWo3RmOq_H9SWtiJeD1UovqoAplrxz8zr2_HjhJzBScUNyVJiFeHxUQ6dmUDVNfjxXexeeEJP7LM6aDsEzBHygNc1T5GV9dL4qesbwx89rAquWQ3FpuBPqqC1ow11ZDuZYw8l/s1600/20191128_143400.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1200&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBdZj2HhSXWo3RmOq_H9SWtiJeD1UovqoAplrxz8zr2_HjhJzBScUNyVJiFeHxUQ6dmUDVNfjxXexeeEJP7LM6aDsEzBHygNc1T5GV9dL4qesbwx89rAquWQ3FpuBPqqC1ow11ZDuZYw8l/s320/20191128_143400.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/11/ikut-reuni.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrzf1dGvh2zwxHYkQdHBZLmFfv_uhLiiPJj5ShqqhldDGCsNlyOm6V_p0x17cTldbHchIdTFzUy1Ar3rllYOC2OhkEX8u0DE_Bp2p-uZhNIwaXswhWluL2kGXfecKhMDD4WcA2LHtkwhv5/s72-c/20191129_131356.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-8980330331740466737</guid><pubDate>Tue, 08 Oct 2019 23:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-10-09T06:45:12.634+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Environtment</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trip</category><title>Pantai Indah di Dekat Bandara New Yogyakarta Airport (NYIA), Pantai Mangrove Kadilangu</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Ini adalah perjalanan yang tidak disangka-sangka sebelumnya. Ketika datang ke Pantai Mangrove Kadilangu hanya kebetulan semata. Akan tetapi ini adalah kebetulan membawa nikmat.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Lokasi pantai berada di Kabupaten Kulon Progo. Pantai ini berada di ujung barat Provinsi DIY. DI sebelah daerah ini sudah berbatasan dengan Kabupaten Purworejo. Jarak dari Kota Jogjakarta sekitar 1,5 jam perjalanan dengan kecepatan normal. Jarak dari bandara NYIA sekitar 10 menit perjalanan.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu apa yang ditawarkan lokasi ini?, tentunya pemandangan khas pantai mangrove. Sangat jarang sekali di pantai selatan Jawa terdapat ekosistem hutan mangrove. Pantai di selatan Jawa terkenal akan ombaknya yang besar, sehingga akan sangat sulit bagi tumbuh-tumbuhan berkembang. Tapi di wilayah ini, mangrove tumbuh dan menjadi sumber kekayaan alam. Tumbuhan mangrove terlihat seperti tanaman peneduh yang tidak tumbuh terlalu besar dan kecil. Daunnya terlihat lebat, jika berada dibawah pohon ini, suasana akan menjadi dingin, apalagi angin laut sepoi yang dingin menghantam kulit. Seketika itu maka rasa panas siang hari tidak berarti.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Diantara celah pohon, oleh penduduk lokal didirikan jembatan dari bambu. Entah berapa kebun bambu yang dihabiskan untuk membangun jembatan disini, banyak sekali, yang jelas pemandangan disini mirip suasana tempo dulu dimana kejayaan jembatan beton dan besi belum terlihat. Untuk menyambung antar bambu banyak digunakan tali, bukan paku. Mungkin Si Perencana ingin agar&amp;nbsp; pengunjung terlindungi dari bahaya kena paku. Jembatan dibuat sambung-menyambung dengan bagian-bagian yang lain sehingga terkesan jembatan disini tidak pernah putus. Diperlukan kehati-hatian dari pengunjung agar tidak tergesa-gesa ketika berjalan di atas jembatan. Kecelakaan dapat menimpa pejalan kaki jika ceroboh. Apalagi di bawahnya itu semuanya air, otomatis jika jatuh baju akan basah. Tapi tenang keamanan di sini terlihat bagus karena dibuat juga pembatas .&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Pada beberapa titik, tempat selfie dapat digunakan pengunjung. Bagian ini sepertinya tidak terpisahkan dari tempat wisata era kamera ponsel. Lokasi piknik yang tidak menyediakan tempat selfie biasanya sepi pengujung. Di sini terdapat bermacam-macam tema menarik untuk selfi, misalnya jembatan cinta, jembatan instagram, jembatan untuk melihat semua pemandangan, dan lain sebagainya. Pada bagian lainya terdapat perahu sampan yang dapat digunakan pengunjung berjalan-jalan melihat-lihat hutan lewat air. Berbagai replika &lt;i&gt;landmark&lt;/i&gt; dunia juga di bangun dengan bambu.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Lalu kapan waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini?, menurut saya yaitu di pagi hari ketika matahari terbit. Karena tempat ini terlihat begitu bagus ketika pagi hari. Cahaya muncul dari arah timur menembus setiap sudut di pantai. Ini adalah modal bagus agar komposisi poto menjadi lebih berkesan dan variasi.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Secara keseluruhan tempat ini bagus, akan tetapi pada beberapa sudut ada hal yang harus ditingkatkan. Misalnya&amp;nbsp; adalah penambahan tempat sampah agar pengunjung yang nakal tidak membuang sampahnya sembarang. Selain itu, dari sekilas penglihatan saya, belum ada upaya untuk mengkonservasi pohon mangrove, saya tidak melihat adanya persemaian tanaman mangrove. Padahal hal ini penting dilakukan sebagai antisipasi untuk mengantisipasi kerusakan pohon mangrove.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzgMt-u6EMlcILDpuNXBA2ITnbtJfwO9L4UqTkENjR-3GydFYNbqhTNEelZcGE5hFsutk_w1EsmU-O1Fnbe_Dzb19egFNulxdQpy984pzlNsP4IVLAK99Ah9N7jKdu90iPryqTlVY1rzar/s1600/IMG_9402.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzgMt-u6EMlcILDpuNXBA2ITnbtJfwO9L4UqTkENjR-3GydFYNbqhTNEelZcGE5hFsutk_w1EsmU-O1Fnbe_Dzb19egFNulxdQpy984pzlNsP4IVLAK99Ah9N7jKdu90iPryqTlVY1rzar/s640/IMG_9402.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbu1Qyo4DirCtwSspWjOzKSHIM-2tnsvHH4g54I_DKVgY-CQXh_73G1jJTU3Gb3OWVArCcscEXuOhpawzerm8oV3IF1YtyJ_hNhQl7sQjZ40t3qkG99NWjRL_8cb9jZqyF73w8JXSG9p_T/s1600/IMG_9348.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbu1Qyo4DirCtwSspWjOzKSHIM-2tnsvHH4g54I_DKVgY-CQXh_73G1jJTU3Gb3OWVArCcscEXuOhpawzerm8oV3IF1YtyJ_hNhQl7sQjZ40t3qkG99NWjRL_8cb9jZqyF73w8JXSG9p_T/s640/IMG_9348.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhY5J9EpiJPd6RU2k5NtF58aprdmS4lPw-YvZtjME8FmZu9RR2Tkg9r1OQ8Spcml1zG2DcxhFQiRzLnWOg5InivEZLWLmjRqK_twRzljP-Ewc7hZLbNw_66z4_mc2RfNDyzdQoEy1UnfeoJ/s1600/IMG_9351.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhY5J9EpiJPd6RU2k5NtF58aprdmS4lPw-YvZtjME8FmZu9RR2Tkg9r1OQ8Spcml1zG2DcxhFQiRzLnWOg5InivEZLWLmjRqK_twRzljP-Ewc7hZLbNw_66z4_mc2RfNDyzdQoEy1UnfeoJ/s640/IMG_9351.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJ3RGEao_GEFdh6OPCWPmAv9fWuSIxWYaPcB4WAFm4yx53dv6sus08GA0-8ZRSTztu6MpXDnYGQgVi5HECD7c4aBtHQIuL3E1WU2LTdOENwJ3YyDRpY9CkAEBLNX5RSnUc3ExlSkGGJ_xR/s1600/IMG_9354.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1067&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJ3RGEao_GEFdh6OPCWPmAv9fWuSIxWYaPcB4WAFm4yx53dv6sus08GA0-8ZRSTztu6MpXDnYGQgVi5HECD7c4aBtHQIuL3E1WU2LTdOENwJ3YyDRpY9CkAEBLNX5RSnUc3ExlSkGGJ_xR/s640/IMG_9354.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1abUmdfdc_d_CfB5nOGB0gaSxGPEySdHCK7xZIRMZ3sj28ceKzAs3XCquZBYOv5Grta1uFXmr1qrvlJT3I4cwTDo11hVCeHluDYK273_E7w2doyHBSEbY1R_DJ5FUR2_PM5HtBJtrvoHs/s1600/IMG_9359.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1067&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1abUmdfdc_d_CfB5nOGB0gaSxGPEySdHCK7xZIRMZ3sj28ceKzAs3XCquZBYOv5Grta1uFXmr1qrvlJT3I4cwTDo11hVCeHluDYK273_E7w2doyHBSEbY1R_DJ5FUR2_PM5HtBJtrvoHs/s640/IMG_9359.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilwiy3F0b5VelzDh9a27GFTLn5QQrn2fsdAPQjN_BJXv0vXv-dDox55IOtITvyrCLPkfWHLL2X1PGJLLtgTgloc1oggvOkv4HTrBm26XTuTqn8DQykTeMjqW96_MfB3K0HphSbAgGpbxE6/s1600/IMG_9362.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilwiy3F0b5VelzDh9a27GFTLn5QQrn2fsdAPQjN_BJXv0vXv-dDox55IOtITvyrCLPkfWHLL2X1PGJLLtgTgloc1oggvOkv4HTrBm26XTuTqn8DQykTeMjqW96_MfB3K0HphSbAgGpbxE6/s640/IMG_9362.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWl7Oxmj2HwVh533qj0lA-Ba08UqAv3_DBQCg8LpxPD8h-8q7L5PzkETP0wemGOOQiiZZQvPRBhk2BS-SeGQSBCSq3V1BXHbXoij39zqXHH6V3Jdmhuo3gqSUAQMchSgpgmLMK0kFQTw2_/s1600/IMG_9363.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWl7Oxmj2HwVh533qj0lA-Ba08UqAv3_DBQCg8LpxPD8h-8q7L5PzkETP0wemGOOQiiZZQvPRBhk2BS-SeGQSBCSq3V1BXHbXoij39zqXHH6V3Jdmhuo3gqSUAQMchSgpgmLMK0kFQTw2_/s640/IMG_9363.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3027OE2pC0mL3RfSMU5CUilRHJl-UXv1Ya8yhmYek6sIGYps0g_OWay5xOyCCfL9N4zcmW6rhbq3ayBkgPX0-viUKLz59YOSej9KmxtlSGG9eqSBoVRLS6JIfXKrzkqUon8-9z4JfQ57h/s1600/IMG_9372.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1067&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3027OE2pC0mL3RfSMU5CUilRHJl-UXv1Ya8yhmYek6sIGYps0g_OWay5xOyCCfL9N4zcmW6rhbq3ayBkgPX0-viUKLz59YOSej9KmxtlSGG9eqSBoVRLS6JIfXKrzkqUon8-9z4JfQ57h/s640/IMG_9372.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmEUGziFwc1xWV5NF0QEzl6tLpo0wuzbI2lXHQBbgzmkWeTO3OqCf5InhtAB-wAjT3bI32cX_txqDHyah9HC2u5LSh1mTYK_6DxNphoW3kJdxWq0nBlF3HCdyOA_GN8a20UQMPGa43_WAv/s1600/IMG_9374.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmEUGziFwc1xWV5NF0QEzl6tLpo0wuzbI2lXHQBbgzmkWeTO3OqCf5InhtAB-wAjT3bI32cX_txqDHyah9HC2u5LSh1mTYK_6DxNphoW3kJdxWq0nBlF3HCdyOA_GN8a20UQMPGa43_WAv/s640/IMG_9374.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQAO7NlLcpdLphQf0vkdpSOFcGCPPDQGzvtsjeUBpvfaLdRLEt4GvgrbITGnhWY2cf2IyZwj2VdnCgYUdVnrIoftj8KVxgO6rI-XzncJi2PcthIlbOM6LFAQnkI9qUyAp3RRWZMeVyFGLa/s1600/IMG_9379.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQAO7NlLcpdLphQf0vkdpSOFcGCPPDQGzvtsjeUBpvfaLdRLEt4GvgrbITGnhWY2cf2IyZwj2VdnCgYUdVnrIoftj8KVxgO6rI-XzncJi2PcthIlbOM6LFAQnkI9qUyAp3RRWZMeVyFGLa/s640/IMG_9379.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipdY1erzS2QpBAXh_uesmpeQgqw_e2TU9jKxkuidAy5ySWFnTrE6QAkc3x4KYHn6IrsaLkf-aNkUiag3JAk5LkzReCE4YYOiMVQx6xEOmyEzjm41gN4o8WRtukS0aPpTqSG67hmc_B3QrW/s1600/IMG_9384.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipdY1erzS2QpBAXh_uesmpeQgqw_e2TU9jKxkuidAy5ySWFnTrE6QAkc3x4KYHn6IrsaLkf-aNkUiag3JAk5LkzReCE4YYOiMVQx6xEOmyEzjm41gN4o8WRtukS0aPpTqSG67hmc_B3QrW/s640/IMG_9384.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAjUwJ9ashRO6ijgxhyphenhyphenwxFguNxXHH75GSeLMVTqhnaZARuQcyYDLhloFk88lXYq13vvsi8Ee9qaty0v-lwb3qSrkzFWgL8QsuJ1KeOth9Wroq_GjI6e-ee3eyJcvMA9kzM14IYUm6s-Qzs/s1600/IMG_9387.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1072&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;428&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAjUwJ9ashRO6ijgxhyphenhyphenwxFguNxXHH75GSeLMVTqhnaZARuQcyYDLhloFk88lXYq13vvsi8Ee9qaty0v-lwb3qSrkzFWgL8QsuJ1KeOth9Wroq_GjI6e-ee3eyJcvMA9kzM14IYUm6s-Qzs/s640/IMG_9387.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/10/pantai-indah-di-dekat-bandara-new.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzgMt-u6EMlcILDpuNXBA2ITnbtJfwO9L4UqTkENjR-3GydFYNbqhTNEelZcGE5hFsutk_w1EsmU-O1Fnbe_Dzb19egFNulxdQpy984pzlNsP4IVLAK99Ah9N7jKdu90iPryqTlVY1rzar/s72-c/IMG_9402.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Unnamed Road, Pasir Kadilango, Jangkaran, Kec. Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55654, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-7.8968372532849269 110.02833366394043</georss:point><georss:box>-7.8988032532849273 110.02581216394043 -7.8948712532849266 110.03085516394043</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-7608534188322196809</guid><pubDate>Sat, 13 Jul 2019 11:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-07-13T18:55:56.001+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trip</category><title>Mengobati Penasaran pada Candi Prambanan</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
Candi Prambanan memiliki cerita tersendiri yang berbeda dengan cerita-cerita yang lain. Candi ini merupakan bukti pengorbanan dari seseorang yang mengharapkan sesuatu (cinta). Cerita tersebut merupakan cerita lama yang diproduksi sejak jaman dahulu kala.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Akan tetapi, sekarang, banyak generasi yang tidak memikirkan sejarah dibalik pembuatan candi tersebut. Orang muda lebih tertarik untuk mengabadikan lewat kamera mereka dan selanjutnya di share di sosial media. Inilah perbedaan yang jaman dahulu dengan jaman sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada beberapa waktu yang lalu, Saya berkesempatan berkunjung kembali ke tempat eksotik ini. Pada waktu itu agendanya adalah menemani teman yang ingin menuntaskan rasa penasaran terhadap candi ini. Orang dari luar Jogja akan merasa luar biasa dengan kekayaan warisan leluhur tersebut. Teman saya ini sudah lama mengetahui candi ini dari bahan bacaan maupun melihat melalui video, gambar dan penasaran jika suatu saat dapat berkunjung kesini. Alhasil ketika Saya di Jogja, Teman saya itu minta diantarkan&amp;nbsp; Candi Prambanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau orang bilang kunjungan pertama ke suatu tempat yang belum pernah didatangi merupakan sesuatu yang sangat menarik. Selanjutnya jika sudah dipenuhi maka penasaran tersebut akan perlahan hilang. Ibarat seperti orang yang kehausan karena kecapean ketika melakukan perjalanan panjang. Ketika orang tersebut diberi segelas air minum maka rasa nikmatnya adalah surga. Selanjnya kenikmatannya hilang seiring dengan&amp;nbsp; kebutuhan airnya tercukupi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awal-awal masuk candi, teman saya langsung mengeluarkan kamera HP nya sembari melakukan siaran langsung lewat Facebook. Hal itu ia lakukan mulai dari pintu masuk sampai dalam candi. Beberapa kali minta saya untuk memfoto dengan background candi. Hal itu, Ia lakukan sampai sekitar satu jam di areal candi. Selang beberapa lama mungkin karena kepanasan akhirnya Ia minta untuk keluar untuk segera mengakhiri kunjungan. Pada saat keluar inilah kepuasan batin sudah mengunjungi candi dengan badan yang penuh dengan kelelahan karena melihat lihat candi dengan berjalan kesana kemari. Sepertinya kondisi tubuh harus dikembalikan dengan cara beristirahat dan mengonsumsi makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6S4tBSpdeF4HfqaYhPE2JVkCStZS4PbHcmmCs4gkPC-i6E10nTxsieKORIQNXBS6lRcDOb5euogYBmaDp6sz07lVZihU2_FwS-5i_T5G6Ifd7tA8sVCTTvC22lDvplRsYRLXGE9G3wdiQ/s1600/candi+prambanan+indonesia.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1136&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6S4tBSpdeF4HfqaYhPE2JVkCStZS4PbHcmmCs4gkPC-i6E10nTxsieKORIQNXBS6lRcDOb5euogYBmaDp6sz07lVZihU2_FwS-5i_T5G6Ifd7tA8sVCTTvC22lDvplRsYRLXGE9G3wdiQ/s640/candi+prambanan+indonesia.jpg&quot; width=&quot;454&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Candi Prambanan dimana diatasnya sedang terbang sebuah pesawat terbang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPThnIdQevQ9PYwcVu2RDOX2QY_aj1HRg9ox_M729HMO_qDOjjKoljAEoN398HWcxMO1JbuISLhBiXtyHHVIjUBn6YLKf31bEptU5tm4AEcWscyyBlEVgy4eRR9JMJOFnaaFe_n20jGH37/s1600/candi+prambanan+jawa+tengah+indonesia.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1019&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;406&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPThnIdQevQ9PYwcVu2RDOX2QY_aj1HRg9ox_M729HMO_qDOjjKoljAEoN398HWcxMO1JbuISLhBiXtyHHVIjUBn6YLKf31bEptU5tm4AEcWscyyBlEVgy4eRR9JMJOFnaaFe_n20jGH37/s640/candi+prambanan+jawa+tengah+indonesia.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Candi Prambanan dari rerumputan hijau&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvWTagPvGyddHH2WCkttZ-f68PGFywDDMP0A4BAUeTeAx853jgnWpZl93IDHaBYMxUvCnyJyxv2DhXfcakCstWvQs2J6R2p_RkPP2cGIF_I-CyseG2wIUD3pDbyaT7eMPCG_1jBa73Io12/s1600/candi+prambanan+jawa+tengah+yumantoko.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvWTagPvGyddHH2WCkttZ-f68PGFywDDMP0A4BAUeTeAx853jgnWpZl93IDHaBYMxUvCnyJyxv2DhXfcakCstWvQs2J6R2p_RkPP2cGIF_I-CyseG2wIUD3pDbyaT7eMPCG_1jBa73Io12/s640/candi+prambanan+jawa+tengah+yumantoko.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Reruntuhan Candi Prambanan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj59foTv6x0ZszE5RyTEPddYFWO_fSH1-1CLcR9pYuvXYSE2wyWnEnrSVoLCfjmsgN0pMeKPfBjFvddehgxb05kecLj2GXNMOi1N6V4UBRkQgi4Ld0bkR9x3AblBHjtxOVrFGc5h3PPIRXR/s1600/prambanan+temple.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1067&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj59foTv6x0ZszE5RyTEPddYFWO_fSH1-1CLcR9pYuvXYSE2wyWnEnrSVoLCfjmsgN0pMeKPfBjFvddehgxb05kecLj2GXNMOi1N6V4UBRkQgi4Ld0bkR9x3AblBHjtxOVrFGc5h3PPIRXR/s640/prambanan+temple.jpg&quot; width=&quot;426&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Candi Prambanan dibawah cahaya matahari&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/07/mengobati-penasaran-pada-candi-prambanan.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6S4tBSpdeF4HfqaYhPE2JVkCStZS4PbHcmmCs4gkPC-i6E10nTxsieKORIQNXBS6lRcDOb5euogYBmaDp6sz07lVZihU2_FwS-5i_T5G6Ifd7tA8sVCTTvC22lDvplRsYRLXGE9G3wdiQ/s72-c/candi+prambanan+indonesia.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-1668608497556944473</guid><pubDate>Tue, 30 Apr 2019 14:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-30T21:51:13.431+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><title>Keindahan yang Haqiqi</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Beberapa bulan ini, ada bunga yang tumbuh dibelakang rumah. Keindahan bunga ini tidak ada yang menikmati. Kok bisa, ya iyalah wong di tinggal di Jogja. Sesuatu yang indah itu yaitu ketika tersimpan didalam ruang dan hanya moment tertentu kita dapat melihatnya. Sesuatu yang tersimpan akan membuat orang penasaran. Hal ini dapat dibuktikan misalnya saja ketika melihat motor atau mobil yang sudah banyak dimiliki orang, maka jika kita melihat di jalanan akan terasa bosan kok hanya melihat yang itu-itu saja. Berbeda jika mobil atau motor jarang dimiliki orang, maka ketika melihat akan terasa bagus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;
Gambaran tersebut dapat digunakan untuk mengungkapkan mengenai keindahan bunga yang hanya dapat dilihat satu bulan sekali ini. Keindahannya begitu natural. Tidak cepet bosen, karena hanya moment tertentu Saya dapat melihatnya, tidak setiap hari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1BJgrKGZEVPyGpWMktDhbbkXjrkNZClS_8hiepRFREFfuVJocV1oyEA3Q16nTBpdTxCcgvjovta8TyympUfuHJd2IUMRPj597PS3kia_Ti9iXe3w45Kdy0XjXrw2kf_k6p3Q3RdjOlLud/s1600/glorry+morning.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1BJgrKGZEVPyGpWMktDhbbkXjrkNZClS_8hiepRFREFfuVJocV1oyEA3Q16nTBpdTxCcgvjovta8TyympUfuHJd2IUMRPj597PS3kia_Ti9iXe3w45Kdy0XjXrw2kf_k6p3Q3RdjOlLud/s640/glorry+morning.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Bunga Morning Glorry&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyT_0CRJCFi9HLn46XBxRSd_Vb2U4ZVuKpPmTQNVAZ5YQHRi9QmN4b6JHkkGDmqWeeXa2eH74tlrMhYVaCWm_fGIhmz0yM_CZiqpqYRnWHf1F0gdV53fDEx5EuzF2DUlMB-KC5hfECZIC0/s1600/bunga+morning+glorry.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1225&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyT_0CRJCFi9HLn46XBxRSd_Vb2U4ZVuKpPmTQNVAZ5YQHRi9QmN4b6JHkkGDmqWeeXa2eH74tlrMhYVaCWm_fGIhmz0yM_CZiqpqYRnWHf1F0gdV53fDEx5EuzF2DUlMB-KC5hfECZIC0/s640/bunga+morning+glorry.jpg&quot; width=&quot;490&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Bunga Morning Glorry&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQNDO-P0cfQypOQbLRSPNnredBxAJ7F6usGQdsKdr4rFlGFdYTT44UgWTLiD60yC_XBgG-xXckJJsQVLYBT1aQVdhTxSUqNE5W6ce3yaCt8Xryo74XDVy-0J3kPYY5Ps2YHKbx457_-ehD/s1600/daun+glorry+morning.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1118&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;446&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQNDO-P0cfQypOQbLRSPNnredBxAJ7F6usGQdsKdr4rFlGFdYTT44UgWTLiD60yC_XBgG-xXckJJsQVLYBT1aQVdhTxSUqNE5W6ce3yaCt8Xryo74XDVy-0J3kPYY5Ps2YHKbx457_-ehD/s640/daun+glorry+morning.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Bunga Morning Glorry&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0iaNH5XUg8T9imbdcr9iAWdcT1jTCwbQC0ztM_EdhZGNtR5w2zE5IFni1rC5o5nGB83QQCH4furbpFHbUI0iGY9kqCZ_CJ7Vyz8ZSAfhMqnJ1vohCofJyyRJhFNTWdktJeWwbMjCyfQQD/s1600/morning+glorry.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1600&quot; data-original-width=&quot;1165&quot; height=&quot;640&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0iaNH5XUg8T9imbdcr9iAWdcT1jTCwbQC0ztM_EdhZGNtR5w2zE5IFni1rC5o5nGB83QQCH4furbpFHbUI0iGY9kqCZ_CJ7Vyz8ZSAfhMqnJ1vohCofJyyRJhFNTWdktJeWwbMjCyfQQD/s640/morning+glorry.jpg&quot; width=&quot;466&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Bunga Morning Glorry&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9zBKWBHaX1L9rQGywVjjamo9E39pbma5D4xzHSV6pHe-2dO3Gn9WYx3uuAO_S_4c_9ReoR2Zt83vmfR9XR2goWzx4uZ4oZcab7hAb2FAHj9qEPApYxufc1a7hMfv4M75XoBlgrtQ71voR/s1600/glory+morning.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9zBKWBHaX1L9rQGywVjjamo9E39pbma5D4xzHSV6pHe-2dO3Gn9WYx3uuAO_S_4c_9ReoR2Zt83vmfR9XR2goWzx4uZ4oZcab7hAb2FAHj9qEPApYxufc1a7hMfv4M75XoBlgrtQ71voR/s640/glory+morning.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Bunga Morning Glorry&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/04/keindahan-yang-haqiqi.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1BJgrKGZEVPyGpWMktDhbbkXjrkNZClS_8hiepRFREFfuVJocV1oyEA3Q16nTBpdTxCcgvjovta8TyympUfuHJd2IUMRPj597PS3kia_Ti9iXe3w45Kdy0XjXrw2kf_k6p3Q3RdjOlLud/s72-c/glorry+morning.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-1884785370975320134</guid><pubDate>Mon, 08 Apr 2019 04:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-04-08T11:35:51.311+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Download Buku</category><title>Wisata Cahaya-Gelap</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Wisata yang berkaitan dengan kegelapan merupakan atraksi yang menarik bagi turis. Kalau dicari tahu kenapa orang suka dengan wisata &lt;i&gt;sunset&lt;/i&gt; salah satunya adalah karena Ia unik. Di beberapa tempat yang menjadi ikon untuk wisata &lt;i&gt;sunset &lt;/i&gt;biasanya terkait dengan pemandangan yang indah. Misalnya sunset di tempat tertentu memiliki keunikan yang berbeda-beda. orang akan lebih berkesan ketika menyaksikan sunset di pantai, atau di pegunungan, daripada di sekitar perumahan biasa.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Ketertarikan orang dengan sinar yang akan tenggelam karena dinilai eksotis dan hanya dalam waktu terbatas. Bisa dibayangkan bahwa antara sebelum matahari tenggelam di bagian sisi matahari akan ada yang namanya mega. Dengan warna ke merah-merahan, mata seseorang akan melihat sisi natural yang dibatasi dengan waktu. Waktu tersebut adalah bermakna karena temponya tidak lama. Bisa dibayangkan bahwa jika warna ketika siang hari jingga maka seseorang tidak akan tertarik dengan warna jingga di sore hari. Matahari adalah sebagai bumbu yang memberikan kesan pelengkap agar suasana menjadi berbeda. Sumber cahaya tersebut mampu mengatur perubahan keindahan. Ketika matahari terik akan berbeda dengan ketika matahari akan tenggelam. Permainan intensitas cahaya akan berkesan pada orang-orang tertentu. Setiap orang memiliki kesan yang berbeda-beda.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Perpaduan antara cahaya dan gelap menghasilkan sisi romantis. Masa yang dibutuhkan tidak tertalu panjang, atau terbatas. Masa ini dapat dinikmati tatkala tidak terlalu banyak halangan. Awan mendung yang tebal dapat memengaruhi kenikmatan tersebut. Awan bukan berarti buruk, ketika terdapat awan dalam jumlah yang pas maka suasana akan menakjubkan. Begitu juga jika langit bersih seratus persen, pemandangan akan kurang berkesan dramatis. Keseimbangan antara awan dengan intensitas cahaya menjadi faktor penentu dalam menikmati suasana sore&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNa2Pih1R8aHDVqk8HxcCzgrn_TJXKTNetlB-qcbJ3dHhUU62kifSNER4B1Y4NHNK6zrxqXFjBuvlW_3JohPtkft1335fuLqhF4vmUTVGYbRHodg3CV9oZOJysMRf-C-JAUILjyQDLTjA3/s1600/siluet+sore+hari.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNa2Pih1R8aHDVqk8HxcCzgrn_TJXKTNetlB-qcbJ3dHhUU62kifSNER4B1Y4NHNK6zrxqXFjBuvlW_3JohPtkft1335fuLqhF4vmUTVGYbRHodg3CV9oZOJysMRf-C-JAUILjyQDLTjA3/s640/siluet+sore+hari.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/04/wisata-cahaya-gelap.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNa2Pih1R8aHDVqk8HxcCzgrn_TJXKTNetlB-qcbJ3dHhUU62kifSNER4B1Y4NHNK6zrxqXFjBuvlW_3JohPtkft1335fuLqhF4vmUTVGYbRHodg3CV9oZOJysMRf-C-JAUILjyQDLTjA3/s72-c/siluet+sore+hari.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-383350452775457534</guid><pubDate>Tue, 29 Jan 2019 14:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-01-29T21:56:38.857+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trip</category><title>Paradoks Ngikutin Outbound di Pantai Jungwok, Gunung Kidul, Jogja</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Pada suatu ketika mengadakan perjalanan ke Pantai Jungwok di Kabupaten Gunung Kidul menghasilkan kenangan yang tidak terlupakan. Memori itu salah satunya berasal dari kegiatan foto &lt;i&gt;on location&lt;/i&gt; yang menawan. Waktu itu sekitar pukul enam pagi yang masih anget-angetnya matahari terbit dari ufuk timur, pemandangannya mampu menyilaukan mata bagi yang melihatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Waktu itu kan saya bareng rombongan dari teman-teman kampus melakukan kegiatan outbound. Kita menginap di pantai dengan membuat tenda untuk tidur. Pada waktu paginya saya dan teman-teman lainnya sebenarnya di instruksikan untuk melakukan olahraga pagi, akan tetapi ternyata himbauan tersebut tidak di ikuti. Malahan nih ya Gaes, pada poto-poto sendiri-sendiri. Ya sudahlah rencana dari panitia tidak sesuai dengan rencana. Rencana saya datang kesini sih pertama jelas silaturahim dengan teman-teman lainnya, yang kedua sih simpel yaitu pingin jalan-jalan nyari spot buat photo. Kadang ya Gaes, ternyata hati orang siapa tahu. Misalnya nih ya gaes, dalam rombongan ada 100 orang yang sedang mengikuti outbound, bisa jadi yang sepuluh orang dari jumlah tersebut memiliki niat yang menyimpang dari rombongannya. Ya nggak papa sih ya Gaes, namanya orang memiliki jalan pikirannya sendiri-sendiri yang pada akhirnya sikapnya juga turut berbeda. Saya lebih fokus untuk mencari pengalamannya sesuai dengan niat saya. Sebelumnya mohon maaf buat panitianya karena saya kurang fokus untuk ikut &lt;i&gt;outbound&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Memang seperti ini Gaes, kadang ada orang yang hobinya moto sana-sini. Ada yang seneng moto pemandangan yang masih baru, ada juga yang seneng moto-moto orang. Nah gini Gaes, ceritanya aye mau ceritain terutama bagi Gaes-gaes semua yang demen sama moto pemandangan untuk mendapatkan poto yang kece supaya kayak &lt;i&gt;Instagram influencer&lt;/i&gt; yang keren-keren itu dah pokoknya terutama pas Gaes-gaes semua lagi ikut suatu kegiatan. Ada beberapa tips bagi Gaes-gaes semua yang melakukan kegiatan sama dengan saya, dan kebetulan niatnya juga sama dengan saya. Kok saya maksa banget ya sama Gaes-gaes supaya sama😎😎😎😎😎😎😎.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Tips pertama adalah sehabis subuh jangan tidur lagi. Jalan-jalan saja di sekitar tenda sambil menghirup dinginnya udara di pagi hari. Jangan lupa untuk memakai jaket, karena biasanya suhu udara masih dingin. Kecuali kalau memang lagi nyari udara yang dingin ya nggak usah pakai jaket, atau bisa jadi malah lepas baju sekalian 😅😆😆😆😆 .&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Tips kedua adalah selalu siapkan kamera setiap saat. Sehabis subuhan biasanya orang juga ke belakang, atau kalau yang dapat di tahan ya mending ditahan dulu daripada nanti tidak dapat momen yang bagus. Kan malah rugi, sudah jauh-jauh malah kehilangan momen. Makanya agar tidak kehilangan momen walaupun sudah kebelet ke belakang baik untuk buang air kecil atau air besar bawa tuh karmeranya. Eits ada yang penting, jangan sampai pas lagi didalam WC di hidupin tu kamera, entar kalau sempat moto di dalam situ jadi turun nilai kameranya, karena melakukan pengalaman memoto yang menjijikan 😆😆😆😆.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Tips yang ketiga adalah fokus dengan apa yang mau cari. Gaes, biasanya nih kan kalau ke pantai itu berombong-rombongan ya. Dan ketika sudah ngumpul bareng biasanya ada saja orang-orang yang minta potoin, kurang lebih gitu ya Gaes. Tapi nggak apa-apa, pertama-tama bisa di poto dulu itu orang yang minta di ptotoin. Terus kalau sudah dilaksanakan pemotretan hasil rekues teman itu, diem-diem aja ke luar rombongan untuk mencari pemandangan yang kece. Kok kelihatannya introvert banget ya Gaes keluar dari rombongan. Ya nggak papa gaes, itu namanya sedang belajar menjadi tukang poto propesional. Tahu nggak Gaes,&amp;nbsp; biasanya orang-orang yang propesional itu egonya gede ketimbang solidaritas dengan orang lain. Nah sekali-kali aja ya gaes untuk jadi introvert ya pas moto-moto itu, dan ingat jangan sampai keterusan introvertnya ntar kagak punya teman, ehh punya temen sih tapi di sosial media 😅😆😅😆😆.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Semoga tips ini sangat berfaedah banget ya Gaes.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg84xNvWeN-WyUq5EKCaqYXSd78yAwtQcM70o8BTLWHMtuZ4foJUek7p3EanCIMyJAKJxWspLANJ_IfQQOS-KYu-70PdfWqpGH2bDGS1kA-ZxFBWKjXc1yRxrCwvlqnw5bHy0U3pc8yOqs2/s1600/pantai+jungwok+gunung+kidul+daerah+istimewa+yogyakarta.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg84xNvWeN-WyUq5EKCaqYXSd78yAwtQcM70o8BTLWHMtuZ4foJUek7p3EanCIMyJAKJxWspLANJ_IfQQOS-KYu-70PdfWqpGH2bDGS1kA-ZxFBWKjXc1yRxrCwvlqnw5bHy0U3pc8yOqs2/s640/pantai+jungwok+gunung+kidul+daerah+istimewa+yogyakarta.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Salah satu sudut di Pantai Jungwok Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/01/paradoks-ngikutin-outbound-di-pantai.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg84xNvWeN-WyUq5EKCaqYXSd78yAwtQcM70o8BTLWHMtuZ4foJUek7p3EanCIMyJAKJxWspLANJ_IfQQOS-KYu-70PdfWqpGH2bDGS1kA-ZxFBWKjXc1yRxrCwvlqnw5bHy0U3pc8yOqs2/s72-c/pantai+jungwok+gunung+kidul+daerah+istimewa+yogyakarta.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Pantai Jungwok, Pendowo, Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-8.197822 110.71233970000003</georss:point><georss:box>-8.1997865 110.70981820000003 -8.1958575 110.71486120000003</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-193222866688234202</guid><pubDate>Tue, 29 Jan 2019 10:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-01-29T17:23:43.164+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trip</category><title>Cerita Seorang Petani Lebah Trigona spp di Lombok</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Suatu hari pernah melakukan perjalanan ke salah satu desa di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam perjalanan tersebut,Saya menjumpai beberapa orang yang mengusahakan madu trigona. Dalam diskusi tersebut, Bapak yang kami temui baru beberapa tahun memelihara lebah trigona akan tetapi keuntungan pertahun telah mencapai puluhan juta.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Bapak yang memakai baju orange tersebut memiliki pekerjaan utama sebagai guru PNS di salah satu SD di Kecamatan Gangga. Aktivitas utama setiap hari antara pukul tujuh hingga satu siang mengajar di sekolahnya. Aktivitas tersebut sudah dijalani puluhan tahun hingga sekarang ini. Rutinitas yang dijalani menurut Beliau terasa membosankan karena memiliki waktu luang. Untuk mengisi waktu luang tersebut, Bapak ini iseng-iseng belajar bagaimana membudidayakan lebah trigona.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Sejak Tahun 2012, Bapak ini memulai usaha dengan modal belajar dari orang-orang disekitar. Seiring dengan berjalannya waktu, Bapak ini terus&amp;nbsp; belajar baik bertanya kepada orang lain, mencari informasi di internet, ataupun melakukan eksperimen secara pribadi untuk menemukan cara membudidayakan lebah trigona yang cocok untuk Beliau.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Berbagai macam kegagalan telah dialami, mulai dari lebah yang kabur, hingga lebah yang kurang produktif. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, permasalahan tersebut lambat laun dapat diatasi secara baik. Untuk saat ini, Beliau masih mengaku terus belajar dalam budidaya lebah trigona spp. Belajar adalah wajib untuk orang yang ingin ahli dalam budidaya lebah ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Sewaktu kami ke sana, Bapak ini mengaku memiliki sarang lebah trigona spp sekitar 700 setup. Dari pengakuan Bapak tersebut keuntungan yang didapat setiap tahun adalah berkisar Rp. 30.000.000,00. Padahal bapak tersebut mengaku bahwa budidaya lebah trigona dilakukan semata karena iseng memanfaatkan waktu luang selepas mengajar di SD. Pemanenan dilakukan hampir setiap hari karena untuk memanen satu buah setup kadang memerlukan waktu sekitara seperempat jam. Dalam satu setup dapat menghasilkan madu satu kilo dalam waktu satu tahun.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Menurut Beliau, untuk perawatan cukup sangat mudah. Pemilik setup hanya tinggal memastikan kebersihan kandang terutama dari serangga pemangsa lebah trigona. Hewan-hewan yang biasa mengganggu lebah trigona antara lain cicak, laba-laba, tokek, dan semut. Lebah tidak perlu di beri makan, karena alam sudah menyediakan seperti dari bunga, nektar, dan getah-getahan. Tidak seperti jika kita beternak ayam atau kambing yang harus disediakan oleh pemiliknya setiap saat.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Dalam menjalani budidaya lebah Trigona spp diperlukan keuletan, sabar, dan dinikmati prosesnya, sahut Bapak tersebut. Ketika sudah memutuskan untuk melakukan budidaya lebah, hati dan pikiran harus dalam keadaan senang dan ceria. Mengapa demikian, yaitu agar pembudidaya dapat mendapatkan cinta ketika menjalani rutinitas tersebut. Dengan mencintai pekerjaan maka sesuatunya akan terasa lebih mudah dan menyenangkan. Malahan jika dilandasi dengan rasa senang, mau bekerja seharian aja mungkin tidak terasa waktu yang dihabiskan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwCJ1TVLovjppdDWeA10o-6z_ClxqW6vsSo-YQog0SSnbt78KGttHJ9w5r9usES-J19G586d2daiXyqntWjw2HISFPr8VBYMofrc9wY7MjcuRSXZuYbygZskpUPeH5Q3v8MIY4VZGIlr_f/s1600/wawancara.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;1067&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwCJ1TVLovjppdDWeA10o-6z_ClxqW6vsSo-YQog0SSnbt78KGttHJ9w5r9usES-J19G586d2daiXyqntWjw2HISFPr8VBYMofrc9wY7MjcuRSXZuYbygZskpUPeH5Q3v8MIY4VZGIlr_f/s640/wawancara.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/01/cerita-seorang-petani-lebah-trigona-spp.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwCJ1TVLovjppdDWeA10o-6z_ClxqW6vsSo-YQog0SSnbt78KGttHJ9w5r9usES-J19G586d2daiXyqntWjw2HISFPr8VBYMofrc9wY7MjcuRSXZuYbygZskpUPeH5Q3v8MIY4VZGIlr_f/s72-c/wawancara.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8230258607333412290.post-5842996676273560380</guid><pubDate>Thu, 03 Jan 2019 11:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2019-01-16T21:37:26.824+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Foto</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Trip</category><title>Potret Perjuangan Penduduk Pinggiran Pantai di Gunung Kidul</title><description>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Ini adalah salah satu gambaran di Pantai Jungwok, Gunung Kidul, Yogyakarta. Disini setiap hari penduduk sekitar menggantungkan hidupnya dari hasil pantai. Pantai merupakan ladang untuk mencari rejeki bagi sebagian warga di Gunung Kidul. Dari pantai inilah petani di sini mendapatkan udang, ikan, kepiting, dan kerang-kerangan yang nantinya dijual kepada masyarakat diluar daerah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Betapa giatnya orang bekerja untuk mendapatkan udang, ikan, kerang, dan apa saja yang dapat di konsumsi atau di jual. Saya berusaha mengabadikan moment ketika nelayan mencari nafkah dari pantai.&amp;nbsp; Mereka tidak kenal lelah mencari nafkah untuk keluarga yang sedang menunggu di rumah. Pemenuhan kebutuhan rumah tangga menjadi motivasi mereka dalam bekerja. Mereka tidak memperdulikan ancaman dan bahaya ketika bekerja. Pemandangan di poto dapat menggambarkan betapa ganasnya alam di Gunung Kidul. Masyarakat harus naik keatas bukit yang berupa karang&amp;nbsp; yang tentu jika terkena kulit akan luka. Jika berpikir takut dengan bahaya, Mereka tidak akan membawa nafkah pulang kerumah. Siang, pagi, dan sore adalah waktunya mengeluarkan peluh. Harapan tersebut beriringan&amp;nbsp; seiring menetesnya keringat yang keluar dari kulit ari mereka. Agar dimalam harinya, mereka dapat bermimpi indah diatas dipan sederhana yang kenikmatannya tidak ada bandingnya dengan apapun, sekalipun itu mobil Aphard.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
Orang seperti di gambar ada dimana-mana, bukan hanya dipinggir pantai. Kita dapat melihat mereka dengan jelas&amp;nbsp; disekitar kita. setiap daerah memiliki potret yang berbeda-beda. Kita dapat melihatnya dengan berbagai macam bentuk. Perjuangan orang dalam bertahan hidup memiliki cerita menarik untuk diketahui.&amp;nbsp; Karena biasanya cerita seperti ini menimbulkan kisah-kisah heroik yang tidak kalah sensasi dengan cerita kepahlawanan konvensional. Sekaligus potret semacam ini akan selalu menjadi perenungan bagi kita semua yang lebih diberi kemudahan oleh Tuhan dengan rejeki yang jauh lebih mudah didapat. Jadikanlah hal semacam ini sebagai pelajaran hidup bagi siapa saja yang mau belajar akan arti syukur.&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsR8xCr39ObndrMZes1EH_WpIdKdtXG8sHiHJunZb80Cj4baMw07yMSVhDLoDeskGONyhvETMkpcSObP8oH5BkLjJNJXA3EUMCYJWFqfLHmdk2u_oOhzgA7qpsCxCvtk_KWlSOkbaOH8Vz/s1600/pantai+jungwok+petani+udang.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; data-original-height=&quot;990&quot; data-original-width=&quot;1600&quot; height=&quot;396&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsR8xCr39ObndrMZes1EH_WpIdKdtXG8sHiHJunZb80Cj4baMw07yMSVhDLoDeskGONyhvETMkpcSObP8oH5BkLjJNJXA3EUMCYJWFqfLHmdk2u_oOhzgA7qpsCxCvtk_KWlSOkbaOH8Vz/s640/pantai+jungwok+petani+udang.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Foto ini diambil ketika family gathering LPDP. Dari namanya saja &#39;family&quot; sudah menunjukan bahwa acara tersebut berasa ada suasana kekeluargaannya. Dari yang semula tidak kenal, dengan mengikuti acara tersebut maka akan berangsur untuk kenal. Dari yang tidak tahu, oh ternyata setelah mengikuti acara tersebut ternyata ada di A di Fakultas C. Ternyata dan ternyata. Acara tersebut diadakan di hari Sabtu dan Minggu dimana para mahasiswa tidak memiliki kesibukan kuliah. Untuk itu dengan niat tulus dan ingin memajukan persaudaraan diantara teman-teman awarde, maka acara tersebut berhasil dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>http://yumantoko.blogspot.com/2019/01/potret-perjuangan-pinggiran-pantai-di.html</link><author>noreply@blogger.com (Yumantoko)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsR8xCr39ObndrMZes1EH_WpIdKdtXG8sHiHJunZb80Cj4baMw07yMSVhDLoDeskGONyhvETMkpcSObP8oH5BkLjJNJXA3EUMCYJWFqfLHmdk2u_oOhzgA7qpsCxCvtk_KWlSOkbaOH8Vz/s72-c/pantai+jungwok+petani+udang.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>