<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>The Power of Dream</title><link>http://rizky165.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/eVqR" /><description>Orang yang tidak mempunyai keberanian bermimpi tidak akan pernah merasakan dahsyatnya saat dimana sebuah mimpi terwujud</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Rizky)</managingEditor><lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 16:47:43 PST</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1468</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogspot/evqr" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Orang yang tidak mempunyai keberanian bermimpi tidak akan pernah merasakan dahsyatnya saat dimana sebuah mimpi terwujud</itunes:subtitle><item><title>Tidak Mengambil Hak</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/02/tidak-mengambil-hak.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 01 Feb 2012 16:47:43 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-4664243539410562261</guid><description>Bukan cuma galau, tapi juga nyesek, sakit dan seterusnya. Selalu saja ada peristiwa dimana kita harus menanggung hal yang bukan kesalahan kita. Harus ditimpa kewajiban yang bukan urusan kita. Diperlakukan orang tidak enak, padahal kita tidak berbuat ke orang itu demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekalipun kondisi galau, nyesek dan sakit menimpa, orang tetap boleh memilih untuk tidak mengambil haknya. Hak merasa galau, hak merasa nyesek hak merasa sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biarkan saja lah, anggap ini tebusan untuk semua minus-minus yang kamu lakukan selama ini yang belum terbalas oleh azab. Atau kalau minus-minusmu itu sudah terbalas semua, biarkan ini jadi tabungan yang bisa dicairkan setiap kali kamu butuh. Butuh keselamatan keluarga, butuh kecukupan rejeki, butuh keriangan disaat sendiri dan butuh-butuh lainnya termasuk butuh tiket kereta api saat mau ke Bekasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-4664243539410562261?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-02T07:47:43.514+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Arti Passion</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/02/arti-passion.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Tue, 31 Jan 2012 12:32:21 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-6838575176644078380</guid><description>Arti passion adalah : Manja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang menuntut bekerja harus sesuai passion adalah orang yang jiwanya manja. Kenapa, karena jiwanya haus akan kesenangan. istilahnya Dahlan Iskan lagi nih "Masih ada jiwa ingin dilayani". &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pokoknya aku mau kerja bagus kalau aku senang, kalau aku tidak senang jangan salahkan aku pekerjaanku jelek, apa malah aku tidak bekerja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gajah Mada, entah apa passion dia. Tapi sumpah terkenalnya bunyinya begini : Aku tidak akan menikmati buah kesenangan dunia sebelum aku menaklukan Nusantara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan itu ia pegang terus sampai tahun ke-7 menjelang akhir hayatnya, setelah gagal menaklukan Sunda, ia memilih mengakhiri sumpahnya. Gajah Mada hanya menikmati kesenangan dunia 6 tahun saja. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah loh, pekerjaannya tidak ada hubungannya dengan kesenangan dirinya. Jadi, perlukan menemukan passion? jawabannya : Perlu. Tapi kalau belum ketemu, tidak usah jadi alasan untuk tidak pool memberikan kualitas terbaik pekerjaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-6838575176644078380?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-01T03:32:21.250+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Arti Jatuh</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/02/arti-jatuh.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Tue, 31 Jan 2012 12:28:09 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-5765047599220482720</guid><description>Dahlan Iskan memang figur pemimpin sejati. Aku agak sedikit cemas, kalau-kalau ada yang mengincar mempistol dia. Ya, karena orang macam beliau itu yang mahal adalah aset jiwanya, bukan aset rumah, mobil, tanah dan simpanan emasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemarin keren itu Pak Menteri berperformance, sampai-sampai saat membuka sesi tanya jawab, setiap penanya dia antari microfon sendiri dengan berlari. "Jiwa melayani!", itu kata dia. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata dia lagi begini "Bisnis pasti akan mengalami jatuh, jadi tidak perlu saya doakan untuk Anda-anda ini jatuh, karena itu sudah pasti terjadi. Tapi pesan saya, segeralah jatuh, karena jatuh di waktu dini itu lebih mudah dikelola kejatuhannya, ketimbang jatuh ketika sudah besar nanti.", kira-kira begitu kalimatnya, tidak persis si.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ya, dari pemaparan pak Dahlan, menteri yang mantan pengusaha ini (kalau Nabi Muhammad SAW adalah Nabi yang mantan pengusaha), jadi insyaallah Pak Dahlan adalah Ahlus Sunnah (meski celananya tidak cungklang, tidak pula berjenggot) arah yang aku tangkap tentang arti jatuh adalah keadaan dimana kita mengalami kerugian, dimana bukan kita penyebabnya. Misalnya, ditipu oleh konsumen, dipaksa membayar utang padahal bukan kita yang menggunakan uangnya, dikhianati partner bisnis, keuntungan kita dirakusi orang, dll. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sudah pernah mengalami yang begituan, belum?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-5765047599220482720?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-01T03:28:09.357+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Arti Bebas</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/02/arti-bebas.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Tue, 31 Jan 2012 12:20:48 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-5977543026623361757</guid><description>Jadi pengusaha itu bebas. Iya, bebas. Bebas itu termasuk bebas untuk bekerja melebihi jam kerja karyawan. Bebas untuk menjadikan pesiarpun adalah bagian dari pekerjaan untuk membesarkan usaha. Bebas untuk memilih tidak malas-malasan. Bebas untuk tidak istirahat di jam istirahat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku terkesan dengan yang disampaikan oleh Kang Agus-Aster Disc, "Milyarder Bos Rokok itu fokus mas, fokus membesarkan usaha rokok. Kalaupun dia membuka usaha property, atau usaha ini dan itu lainnya, itu adalah untuk memutarkan uang rokoknya. Karena kalau semuanya diputar di rokok, keseimbangan pasar rokok akan terganggu".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaannya apakah yang kita jadwalkan hingga 29 hari kedepan di bulan Februari ini, itu untuk sesuatu yang fokus apa, atau untuk memenuhi kesenangan diri saja? atau untuk gaya-gayaan menuh-menuhin agenda saja? atau blank, no plan, no design activity? Oh ya pantes belum jadi milyarder macam bos rokok.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-5977543026623361757?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-01T03:20:48.554+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Februari:Upgrade</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/02/februariupgrade.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Tue, 31 Jan 2012 12:15:32 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-4584352698821845845</guid><description>Bulan sudah berganti, tagihan-tagihan baru sebentar lagi datang menghampiri. Tapi, tidak usah terlalu diambil hati, yang penting usaha &amp;amp; berbagi tidak berhenti, insyaallah rejeki baru akan selalu datang mengiringi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau Januari kemarin slogannya "harumkan jejakmu", bulan ini beda lagi. Alhamdulillah, bulan kemarin sukses sudah berlalu aku jalani, tidak ada order yang tidak terselesaikan, tidak ada tagihan yang tidak terbayarkan. Jejak-jejak di time planner baruku 2012 juga lumayan bagus:full:penuh, tidak ada satu haripun yang kosong, nganggur, layah-leyeh. Bahkan ada lebih dari 15 pertemuan ilmiah dalam bentuk forum, konferensi, rapat konsultansi, rapat kerja, dll terjadi di bulan kemarin. Bagiku, jejak-jejak di bulan kemarin sudah cukup harumlah, harum menurut ukuranku sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan sekarang ganti bulan, ganti motto lagi, sekarang mottonya adalah:Upgrade. Pilihan motto ini didasarkan dari pertemuan dengan Happy Trenggono kemarin di perhelatan Pesta Wirausaha TDA, forum pengusaha pemula terbesar di Indonesia yang diisi oleh lebih dari 15 tokoh besar mulai dari Dahlan Iskan, Jokowi, Yusuf Mansyur, Chairul Tanjung, Happy Trenggono, Sandiaga Uno, Merry Riana, dll.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kata Happy Trenggono, pengusaha sukses yang terkenal dengan jargonnya "BELI INDONESIA" itu singkatnya begini : "ubah cara bermainmu!". Nah lo, karena aku percaya setiap pembaca memiliki keleluasaan tafsir dan improvisasinya masing-masing, jadi tidak usahlah aku jelaskan maksud dari kalimat itu. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga, motto bulan ini sukses lagi terlaksana. Sekalipun aku tinggal di kandang ayam, aku bukan ayam:upgrade. Kalaupun aku sehari-hari bersama itik, aku bukan itik:upgrade. &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-4584352698821845845?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-01T03:15:32.396+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Student of The Year Candidate</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/student-of-year-candidate.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Tue, 31 Jan 2012 04:20:48 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-1403283690702224097</guid><description>Gini-gini pernah jadi kandidat "Student of The Year" loh, hhee.... nggak percaya? ini kutipannya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;bapak/ibu sekalian.......&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;sebagai seksi acara, saya meminta masukan untuk memilih student of the year
&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;yang akan di wisuda tahun ini (desember 2011)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;...bisa memberikan daftar peserta wisuda sebanyak 133 mahasiswa itu siapa 
saja ya?...kalau kandidat dari p eka katanya adalah rizky dwi rahmawan, 
dan hilmy...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 18 November 2011 14:27 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
----&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber dari &lt;a href="http://finance.groups.yahoo.com/group/kepegawaian/message/493"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-1403283690702224097?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-31T19:20:48.355+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Makelar Jengkol &amp; Makelar Sedekah</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/makelar-jengkol-makelar-sedekah.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Mon, 30 Jan 2012 16:30:44 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-5369961641006840420</guid><description>Menjadi makelar jengkol itu enggak mudah, karena sudah banyak pelaku-pelaku senior yang berkecimpung disini. Walau tidak mudah, tetapi mungkin, tetapi tidak mudah, tetapi mungkin, tetapi tidak mudah, tetapi mungkin. Tapi intinya sederhana, siapkan saja sejumlah uang, beli jengkol-jengkol dari petani, lalu cari pembeli, dan kita akan dapat selilsih harga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konsep ini begitu sederhana, berbeda dengan makelar sedekah. Jelas, peluang mendapatkan kemuliaan jauh terbuka lebar dengan menjadi makelar sedekah. Betapa tidak, dikala kita hidup di masyarakat dan bangsa yang mereka begitu taat pada pajak karena ingin disebut orang bijak, tetapi mereka masih begitu kikir dalam persoalan zakat, infak dan sedekah. Maka, ketika kita berperan menjadi pelumas yang melumerkan kekikiran komunal masyarakat, insyaallah ganjaran &amp;amp; "simpatik" dari Allah mengiringi setiap perjalanan hidup kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun begitu, memakelari sedekah tidak semudah mengumpulkan uang dari orang, kemudian membagikannya. Mengapa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Akan ada tantangan riya dari dalam diri yang begitu besar, sadar atau tidak sadar ketika terbesit rasa nyaman dipandang orang dengan status makelar sedekah yang kita sandang bisa-bisa kita tidak jadi mendapat kebaikan ukhrowi dari aksi kita&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Kalau keikhlasan dalam bersedekah adalah dimensi 'quantum', maka pengurutan skala prioritas adalah dimensi 'klasik' nya. Ya, karena sepaket dengan perburuan kita terhadap ridho dan balasan Tuhan, dalam menyalurkan sedekah, ada amanat buat kita sebagai makelar untuk menyampaikan uang sedekahan itu untuk sebesar-besar &lt;i&gt;social-impact&lt;/i&gt;.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini menurutku rumit dan sangat menantang tanggung jawab kita. Bagaimana membeli karpet masjid apakah lebih tinggi kemanfaatannya dibanding memodali pedagang asongan yang hidup di kolong jembatan. Apakah memberi makanan buka puasa bersama lebih urgen kebutuhannya ketimbang menyantuni kaum fakir yang sedang sakit dan tidak punya biaya berobat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya pernah menulis dulu, bahwa sedekahers yang hanya mengharap balasan 10x lipat atau hanya mengharap ridho dari Tuhan itu adalah sedekahers yang egois. Sekehers yang TOP BGT adalah yang dia sudah meyakini tentang balasan pelipatgandaan dan penganugerahan ridho dari Tuhan, sehingga tidak lagi memikirikan itu, tetapi sebagai ungkapan syukur akan adanya pelipatgandaan dan ridho dari Tuhan itu dia berhati-hati betul memberikan sedekahnya untuk manfaat sosial yang paling optimal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah, kalau makelar sedekah tidak punya skala prioritas penyaluran, sedekahers mah bisa aja menyedekahkan sendiri, enggak perlu lewat makelar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Adanya keuntungan terselubung. Misalnya, karena kita menggalakkan makelar sedekah, brand bisnis kita jadi naik. Karena kita berkampanye makelar sedekah, maka order tidak perlu tender, langsung dikerjakan oleh bisnis kita. Karena dikerjakan oleh bisnis kita, sekalipun dengan harga yang super khusus, kita masih diuntungkan adanya promo melalui kemasan produk kita yang tersebar luas dalam program makelar sedekah. Nah, adanya keuntungan terselubung seperti itu yang sekalipun tidak ada dalam siasat atau rencana, tetapi itu baik atau tidak si? Itu karena berkah dari Tuhan, atau itu efek samping marketing yang diupayakan atau tidak diupayakan menjadi keuntungan yang kita terima atas program sosial yang kita jalankan? &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-5369961641006840420?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-31T07:30:44.486+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bukan Cuma Terpaksa Makan Lumpia Boom</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/bukan-cuma-terpaksa-makan-lumpia-boom.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 01 Feb 2012 04:16:36 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-1303521216137998630</guid><description>Coba kalau kita di ujung genteng misalnya, kemudian disana kita berada di satu wilayah yang adanya satu menu makanan saja, nasi campur, gitu katakanlah. Pasti, kita tidak akan bingung-bingung. Beda dengan keadaan kita yang dinasibkan tinggal di Purwokerto, mau makan aja diskusinya panjaaang...... sampai saking capeknya mikir &amp;amp; mengimajinasikan citarasa sekian banyak kafe, ah sudahlah, putuskan saja yang penting cepet : Lumpia boom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betul juga kata Merry Riana kemarin, berada di tempat yang banyak kesempatan itu enak, ketimbambang di tempat yang sedikit kesempatan. Tapi kenapa dia di Singapore yang notabenennya kesempatan memulai usaha tidak sebagus di Indonesia justru malah sukses? Itu karena disana kesempatan sedikit, jadi konsisten dan fokus. Samahalnya dengan kasus makan itu tadi, kalau kita ada di satu kota yang adanya makanan ituuu tok, maka tidak perlu kita &lt;i&gt;spare&lt;/i&gt; kan waktu untuk bingung &amp;amp; diskusi berkepanjangan menentukan warung pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kira-kira begitulah, akhirnya makan lumpia boom lagi, padahal baru juga 
kemarin makan. Bukan cuma itu, tadi juga terpaksa minum es teh dobel, 
karena sudah &lt;i&gt;kadung &lt;/i&gt;pesan es teh, eh dapat bonus 2 es teh lagi karena makan berlima &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6w1c3veIHn0/TykpLmgOIBI/AAAAAAAABWk/WifhHMJJHnY/s1600/300120122641.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-6w1c3veIHn0/TykpLmgOIBI/AAAAAAAABWk/WifhHMJJHnY/s320/300120122641.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Photo Captured by : Rizky&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MKPxbqQtr_k/TykpTulTx3I/AAAAAAAABWs/zTJbjCDgmY8/s1600/300120122642.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-MKPxbqQtr_k/TykpTulTx3I/AAAAAAAABWs/zTJbjCDgmY8/s320/300120122642.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Photo Captured by : Uswah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-1303521216137998630?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-02-01T19:16:36.748+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-6w1c3veIHn0/TykpLmgOIBI/AAAAAAAABWk/WifhHMJJHnY/s72-c/300120122641.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Foto Indonesian Changemakers</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/foto-indonesian-changemakers.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Mon, 30 Jan 2012 08:57:19 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-5945084209455575303</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-sADsnksiak0/TyImGIkO7pI/AAAAAAAABVk/8EHFJgb5G8w/s1600/Banyumas+-+Sekelompok+muda-mudi+melestarikan+upacara+minta+hujan+cowongan%252C+karya+seninya+yang+dilestarikan%252C+bukan+ritusnya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-sADsnksiak0/TyImGIkO7pI/AAAAAAAABVk/8EHFJgb5G8w/s320/Banyumas+-+Sekelompok+muda-mudi+melestarikan+upacara+minta+hujan+cowongan%252C+karya+seninya+yang+dilestarikan%252C+bukan+ritusnya.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}" style="font-weight: normal;"&gt;

&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Banyumas
 - Sekelompok muda-mudi melestarikan upacara minta hujan khas Banyumas 
yang disebut "Upacara Cowongan". Setelah ditelusuri, Cowongan dan 
tradisional karya cipta nenek moyang kita ternyata memiliki ketinggian 
dan keluhuran seni sastra, art of rythm terlebih kedalaman pesan moral. 
Yang dilestarikan di foto ini adalah karya seninya bukan ritus dan 
mistisismenya #Photo Captured by &lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1336041918" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1336041918"&gt;Rizky Dwi Rahmawan&lt;/a&gt; 28/11/2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-h2cruFrEO_M/TyImJao4-nI/AAAAAAAABVs/LZnBYxGXTwg/s1600/Cilacap+-+kertas+draft%252C+buku+agenda%252C+to+do+list%252C+map+berkas+%2526+novel+amunisi+perubahan+pemuda+tergeletak+di+atas+meja.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-h2cruFrEO_M/TyImJao4-nI/AAAAAAAABVs/LZnBYxGXTwg/s320/Cilacap+-+kertas+draft%252C+buku+agenda%252C+to+do+list%252C+map+berkas+%2526+novel+amunisi+perubahan+pemuda+tergeletak+di+atas+meja.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Cilacap
 - Kertas draft, buku agenda, to do list, map berkas dan novel menjadi 
teman setiap keseharianku, saat berperjalanan kemanapun. Itu bekal 
sekaligus amunisi membuat perubahan #Photo Captured by &lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1336041918" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1336041918"&gt;Rizky Dwi Rahmawan&lt;/a&gt; 11/01/2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-aqrJf8nM5rQ/TyImMIdOr8I/AAAAAAAABV0/kOPfYvMWF8M/s1600/Yogyakarta+-+forum+diskusi+maiyah+bersama+Cak+Nun%252C+perubahan+tidak+harus+digagas+dari+tempat+nan+mewah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-aqrJf8nM5rQ/TyImMIdOr8I/AAAAAAAABV0/kOPfYvMWF8M/s320/Yogyakarta+-+forum+diskusi+maiyah+bersama+Cak+Nun%252C+perubahan+tidak+harus+digagas+dari+tempat+nan+mewah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Yogyakarta
 - Membangun KESADARAN KOLEKTIF melalui forum diskusi maiyah bersama 
Emha Ainun Najib (Cak Nun), seorang budayawan dan negarawan yang membuat
 forum diskusi bulanan di beberapa kota di Indonesia. Tempatnya 
sederhana, karpet lusuh bukan permadani, tarub hajatan bukan ballroom 
hotel mewah. Tapi masih ingatkan Mahatma Gandhi? KESADARAN KOLEKTIF yang
 berhasil ia bangun jauh dari modal kemewahan #Photo Captured by &lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1336041918" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1336041918"&gt;Rizky Dwi Rahmawan&lt;/a&gt; 18/01/2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-NM5mz5VJGAg/TyImUCX_ZjI/AAAAAAAABV8/M-2IsEWt8wA/s1600/Yogyakarta+-+Noe+Letto+bermain+rebana%252C+pop+bukan+superior%252C+kasidah+bukan+inferior.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-NM5mz5VJGAg/TyImUCX_ZjI/AAAAAAAABV8/M-2IsEWt8wA/s320/Yogyakarta+-+Noe+Letto+bermain+rebana%252C+pop+bukan+superior%252C+kasidah+bukan+inferior.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Yogyakarta
 - Noe Letto bermain rebana. Pop bukan superior, kasidah bukan inferior.
 Pemuda yang akan membawa perubahan adalah dia yang punya prinsip, bukan
 yang melulu terjebak mainstream, pop, boyband, gadget, fashion... 
#Photo Captured by &lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1336041918" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1336041918"&gt;Rizky Dwi Rahmawan&lt;/a&gt; 17/01/2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-yoQc0C4Z2qc/TyImXBpUVKI/AAAAAAAABWE/d5nMudodMlM/s1600/Surabaya+-+Pemuda+jualan+krupuk+siapa+takut.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-yoQc0C4Z2qc/TyImXBpUVKI/AAAAAAAABWE/d5nMudodMlM/s320/Surabaya+-+Pemuda+jualan+krupuk+siapa+takut.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}" style="font-weight: normal;"&gt;

&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Surabaya
 - Pemuda jualan krupuk, siapa takut? Jangan dipikir memulai menjadi 
seorang entrepeneur itu harus dengan modal besar, kantor bagus dan 
aktivitas prestisius. Key of entrepreneurship are selling : ya, jualan, 
jualan dan jualan. #Photo Captured by &lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1336041918" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1336041918"&gt;Rizky Dwi Rahmawan&lt;/a&gt; 24/01/2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-yeKUIofs2RI/TyImdCIBigI/AAAAAAAABWM/uvtszwI_fg4/s1600/Kediri+-+kalau+bisa+maksimal%252C+kenapa+puas+dengan+lumayan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-yeKUIofs2RI/TyImdCIBigI/AAAAAAAABWM/uvtszwI_fg4/s320/Kediri+-+kalau+bisa+maksimal%252C+kenapa+puas+dengan+lumayan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Kediri
 - Sebuah warung tenda berdiri dengan bersahaja dengan brand tunggalnya 
"warung lumayan". Hm, tapi saya yakin si empunya warung lebih senang 
dapat penghasilan MAKSIMAL, ketimbang hanya pendapatan LUMAYAN #Photo 
Captured by &lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1336041918" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1336041918"&gt;Rizky Dwi Rahmawan&lt;/a&gt; 25/01/2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-f1gqCZoNHq0/TyImki3lRAI/AAAAAAAABWU/fnFXE01bn10/s1600/Purwokerto+-++Si+Doggy+saja+bisa+kok+wisuda%252C+sadarilah+wisuda+hanya+sekedar+upacara%252C+kapabilitas+diri+kitalah+kebanggaan+hakikinya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-f1gqCZoNHq0/TyImki3lRAI/AAAAAAAABWU/fnFXE01bn10/s320/Purwokerto+-++Si+Doggy+saja+bisa+kok+wisuda%252C+sadarilah+wisuda+hanya+sekedar+upacara%252C+kapabilitas+diri+kitalah+kebanggaan+hakikinya.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:1}" style="font-weight: normal;"&gt;

&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Purwokerto
 - Si 'boneka anjing' Doggy ternyata bisa memakai toga wisuda juga. Hai 
kawan, janganlah berlebihan mengagung-agungkan wisuda, sadarilah kalau 
itu hanya sekedar upacara. Kapabilitas diri yang kita milikilah 
kebanggaan yang hakiki #Photo Captured by &lt;a data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1336041918" href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1336041918"&gt;Rizky Dwi Rahmawan&lt;/a&gt; 25/01/2012&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-5945084209455575303?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-30T23:57:19.350+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-sADsnksiak0/TyImGIkO7pI/AAAAAAAABVk/8EHFJgb5G8w/s72-c/Banyumas+-+Sekelompok+muda-mudi+melestarikan+upacara+minta+hujan+cowongan%252C+karya+seninya+yang+dilestarikan%252C+bukan+ritusnya.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Laku Tirakat</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/laku-tirakat.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 25 Jan 2012 21:00:31 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-6943836096838382758</guid><description>Sing penting obah. Atau bahasa Qurannya : faidza faroghta fanshob, waila robbika farghob memang betul adanya. Setelah bulan lalu gagal janjian dgn pak anugerah di jombang, kesorean, kehujanan, enggak ada taksi, enggak dapat angkutan, jalan kaki dari pertigaan tirtawisata sampai masjid agung, dibawah gerimis, pulang dgn tangan kosong.&lt;br&gt;dibayar kemarin. Ketemu pak anugerah, dan dengan design pertemuan yg memang pas bgt, lebih cantik dari yang direncanakan. &lt;p&gt;Ya, anggap saja jalan kaki berkilo2 meter itu sebuah laku tirakat. Dan kesabaran, selalu dapat gantinya, ya kemarin itu.... Maturnuwun Gusti Allah, atas mekanismeMu. Mudahkan jalan ke depan ya...&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sent using Nokia mobile phone&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-6943836096838382758?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-26T12:00:31.954+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Libur Bingung?</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/libur-bingung.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Mon, 23 Jan 2012 13:30:12 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-6475902079649222112</guid><description>Kamu pelajar atau mahasiswa? Datang libur sampai sebulan lalu bingung? Selamat...kamu sudah sukses dibredel otaknya oleh sekolahan dan kini sudah menjadi manusia instruksional.&lt;p&gt;Hidupnya tergantung pada instruksi, ketika bebas, ketika libur malah blank. Ketika lulus dan nganggur gusar kesana kemari mencari orang yang mau menyuruh.&lt;p&gt;Bermuhasabahlah.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sent using Nokia mobile phone&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-6475902079649222112?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-24T04:30:12.062+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Lama</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/lama.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 19:19:32 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-8150028052836541178</guid><description>"Kamu kok lama nggak posting blog mas?"&lt;br /&gt;
"iya po?mosok si?"&lt;br /&gt;
"Lagi sibuk ya?have a nice activity aja dah..."&lt;br /&gt;
"haha, ga juga. makasih :D ya udah deh ini posting"&lt;br /&gt;
"..." &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
#Asli lagi blank mau posting apa &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-8150028052836541178?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-22T10:19:32.147+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kepanjangan</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/kepanjangan.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Thu, 12 Jan 2012 04:04:49 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-5139248924066125265</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EFle3c1xPRs/Tw7Lnm3xepI/AAAAAAAABVc/HsgOb7wSreM/s1600/profpict.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-EFle3c1xPRs/Tw7Lnm3xepI/AAAAAAAABVc/HsgOb7wSreM/s400/profpict.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dua kalimat, seperti di atas mungkin kepanjangan, sehingga susah mempraktekannya. Baiklah, mari kita singkat jadi dua frasa saja, mungkin akan tidak menjadi omong kosong belaka&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. yang menampung sampah&lt;br /&gt;
2. makin memahami orang lain&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-5139248924066125265?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-12T19:04:49.187+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-EFle3c1xPRs/Tw7Lnm3xepI/AAAAAAAABVc/HsgOb7wSreM/s72-c/profpict.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Asinkron</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/asinkron.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 11 Jan 2012 19:03:57 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-7057163905568353935</guid><description>Chainist &amp;amp; Arab menduduki kasta sosial yg lebih tiggi di nusantara ini. Pribumi seperti mbok-mbok pemilik kost yang pekerjaanya adang (menanak nasi), ngumbaih (mencuci pakaian) dan mepeni (menjemur) di belakang rumah. Sementara orang2 bangsa lain, mereka nge kost, tp pake jas, bawa ipad dan yah high lah pokoknya.&lt;p&gt;Ternyata kondisi seperti ini bukan terjadi akhir2 ini saja, tp sudah terjadi sejak zaman sebelum tjokroaminoto lahir. &lt;p&gt;OKI, tjokro mengawali perjuangan dengan platform yg sangat sederhana : mengajak warga pribumi merasa setara.&lt;p&gt;Hm, dan platform perjuangan tjokro ini bukanlah platform yang rapuh di zaman ini. Okelah tidak ada penjajah yg membawa bedil datang ke rumah kita. Tapi coba, merasa kah, betapa inferiornya kita dihadapan bombardir iklan sabun yang harganya setara tarif wc umum dan katanya memiliki kandungan perlindungan mutakhir? Dan ratusan iklan2 lainnya. Kita inferior dihadapan pengiklan.&lt;p&gt;Kita juga merasa inferior dihadapan birokrat. Padahal, mereka itu rewang (pelayan) kita, bukan sesembahn dan junjungan kita. Hahah, jangan2 mulut kita lantang ngomong demokrasi, tp di otak kita NKRI ini kerajaan.... Cara berpiki sebagian kita kian asinkron saja...&lt;p&gt;Sent using Nokia mobile phone from Masjid Muhammad Cheng Ho, Purbalingga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-7057163905568353935?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-12T10:03:57.893+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Teror Gempa</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/teror-gempa.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 11 Jan 2012 17:35:48 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-4458835760478168227</guid><description>Aceh kemarin siang gempa, adikku ada disana. Adik yang walaupun dia adik kandung, tapi kita enggak pernah saling memanggil &amp;#39;sayang-sayangan&amp;#39;. Gempa menjadi teror tersendiri, karena sewaktu2 bisa terjadi. Tak bisa diprediksi besaran skalanya, berpotensi tsunami pun mungkin.&lt;p&gt;Hm, apakah Aceh lebih aman dari Jawa? Karena disini sudah lama sekali tidak gempa? Yah, aman aman tidak aman lah. &lt;p&gt;Yang terbaik adalah kita tetap ngotot beramal dunia, tapi juga mesti pasrah kalau sewaktu2 bencana terjadi.&lt;p&gt;Terlebuh pejabat2 kita makin getol memancing datangnya MAHAPRALAYA, ketua dpr dalam forum resmi enak sekali menyalahkan pemerintag daerah, ketua golkar begitu narsis ngaku2 mmbantu ukm dari aceh sampai papua, presiden ya begitu2 saja, tambang dan mineral terus disedot utk keperluan korporasi global. Hueheheh, untung di negeri ini masih ada orang baik, yg membuat Tuhan simpatik.&lt;p&gt;Ya allah, lindungilah aku dan keluargaku dari petaka dunia dan api neraka. Amin..&lt;p&gt;Sent using Nokia mobile phone from Banjarnegara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-4458835760478168227?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-12T08:35:48.779+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kutukan Dosa Belajar</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/kutukan-dosa-belajar.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Tue, 10 Jan 2012 22:49:45 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-8670839606485063770</guid><description>Mengintip jawaban teman saat ujian, itu disebut berdosa. Kenapa? Karena itu adalah aksi memanipulasi takaran kemampuan diri yang nantinya akan tercermin dalam nilai hasil ujian.&lt;p&gt;Hm, tp aku tidak yakin penyebab orang begitu menjelek2an aktivitas mencontek karena dampak manipulasi itu. Tapi, mereka menganggap mencontek jelek, karena peraturan larangannya jelas terpampang.&lt;p&gt;Di sisi lain mahasiswa yang anti mencontek, di hari2 menjelang ujian meningkatkan sedemikian rupa tempo, speed &amp;amp; durasi belajarnya. Tujuannya apa? Agar bisa mengerjakan soal ujian dengan baik. &lt;p&gt;Tidak peduli hasil ujian akibat me&amp;#39;mempeng&amp;#39;kan sinau sedemikian rupa menjelang ujian adalah mencerminkan takaran kemampuan diri atau tidak, yang jelas cara ini tidak pernah dianggap berdosa.&lt;p&gt;Ya, manusia jaman sekarang kelewat rasional, instruksional, kebenarannya berbasis hukmiah, bukan insaniah. Sehingga, kalau ada kalimat larangan dia jauhi, ada kalimat perintah, ia taati. Yang tidak ada keduanya, ia abaikan. &lt;p&gt;Contohnya ya memforsir belajar sebelum ujian itu? Bukankah itu jelas2 sebuah Grand Skenario utk memanipulasi hasil ujian? Sehingga sekalipun daya serap, daya ingat &amp;amp; daya analisis kita aslinya cuma 6.0 melalui cara itu, kita berharap dapat skor 9.0.&lt;p&gt;Ini dianggap hal sepele, bahkan mengada2. Tapi sesungguhnya kasus pergeseran platform ujian dari yang semula utk mengukur kemampuan, menjadi peraihan nilai setinggi mungkin adl lubang kegagalan pendidikan kita.&lt;p&gt;Ribuan wisudawan menganggur, bertambah setiap tahun. Bisa jadi adalah karena mereka mengabaikan ukuran kemampuan asli dirinya dan nilai-oriented. Atau bisa jadi hal itu terjadi karena kutukan dosa mereka sendiri. Bukan dosa mencontek, itu si dosa kecil. Tapi dosa memanipulasi dengan cara memforsir diri belajar sebelum ujian agar tercipta kemampuan dopping sesaat.&lt;p&gt;Haha.....jangan ditelan mentah2 dan tekstual. Ini tulisan hanya ingin menyuguhkan sebuah sudut pandang saja.&lt;p&gt;Sent using Nokia mobile phone from Cilacap&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-8670839606485063770?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T13:49:45.368+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Januari ini, benar2 tidak akan aku lewatkan begitu saja</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/januari-ini-benar2-tidak-akan-aku.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Tue, 10 Jan 2012 06:11:44 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-8122188583625966324</guid><description>Kata seorang kawan tadi sore, "Kamu butuh partner yang bisa membuatmu berlari ki!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapakah dia? ah lupakan kalau yang ada dibayanganku partner itu adalah orang. Bukan siapa, tapi apa. Buku time planner large-size, pensil hotel Jayakarta &amp;amp; spidol warna-warni kepunyaan adikku cukup untuk bulan ini. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata tidak sia-sia membeli buku perencanaan harian seharga setengah merah. Aku bisa memetakan dengan leluasa, bulan ini apa saja yang terlintas... ada 10 di listku, lalu diramping-rampingkan, berkurang deh jadi 6. Diantara 6 itu, ada skala prioritas 1, yakni nomer 1-3 dan skala prioritas 2, yakni nomor 4-6.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu dicermati satu demi satu hari yang tersisa di bulan ini. Amati hari itu masih kosong, atau sudah berisi agenda yang sudah direncanakan sebelum ini. Lalu bagilah hari-hari itu sesuai kadar kebutuhan masing-masing dari keenam hal yang akan didapat di bulan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu pikirkan keterhubungan antara hari ini, besok dan lusa. Mungkinkah hari ini kecapekan karena hari kemarin. atau hari ini tidak boleh capek-capek karena besok butuh stamina prima dan seterusnya. Lalu, pastikan disiplin, tidak ada hal lain yang dikerjakan diluar keenam prioritas itu. Kalau terlintas ide baru, sudah, alokasikan ke Februari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prinsipnya sederhana, berhenti berwacana. Lupakan politik, lupakan idealisme, lupakan ideologi, lupakan NU-Salafi. Ini urusan dengkul ke bawah : kaki.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2012 ini bukan lagi tahunnya ongkang-ongkang itu kaki, saatnya berjalan. Berpindah dari satu urusan ke urusan lainnya, benar-benar tidak akan aku lewatkan begitu saja satu haripun untuk sesuatu yang tidak memberdayakan. Persoalan harapan, gantungkan pada Tuhan semata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-8122188583625966324?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-10T21:11:44.337+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>12 Butir Kesepakatan Etika Menulis Blog</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/12-butir-kesepakatan-etika-menulis-blog.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Mon, 09 Jan 2012 16:14:19 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-3958323760765146196</guid><description>1. Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Tidak mendiskreditkan pihak lain dan selalu berkomitmen untuk menulis secara proporsional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur pornografi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Selalu berbagi pengetahuan dan kebaikan melalui blog masing-masing.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 

5. Tidak berprasangka dan hanya menulis berdasarkan fakta yang diyakini bisa dibuktikan serta tetap dengan menjunjung tinggi etika kesopanan dalam menulis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
6. Tidak melakukan spamming melalui kolom komentar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
7. Tetap menjaga kesopanan dan rasa saling menghormati dalam memberikan komentar pada blog yang dikunjungi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

 

8. Tidak melakukan hack pada website atau blog lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
9. Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur SARA.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
10. Menggunakan bahasa yang baik dalam menulis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
11. Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
12. Bersedia meralat informasi yang telah ditulis dalam blog jika di kemudian hari terdapat kesalahan dalam memuat tulisan di blog.*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Risa Amrikasari &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-3958323760765146196?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-10T07:14:19.660+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sense of Community</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/sense-of-community.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Fri, 06 Jan 2012 20:11:00 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-2926732940385514603</guid><description>Nah,memang Pa Tofik Rahzen itu orang berilmu, cerdas, bukunya banyak, pengalamannya banyak. &lt;p&gt;Salah satunya yg beliau katakan, kalau di Purwokerto itu potensinya bagus, sayangnya sense of community nya kurang. Yah, benar juga itu. Di purwokerto ada komunitas blogger, tp blum bisa mengadakan seperti yg komunitas lain buat. Di purwokerto ada komunitas wirausaha, tp krna satu dan lain hal pada cari kerja, kalah besar sama TDA, RJU dan komunitas wirausaha lainnya.&lt;p&gt;Di Purwokerto ada komunitas trainer, tp trainer2 pada jalan sendiri2. Entah berlebihan atw tidak, tp memang indvidualis kentara bgt. Perasaan senasib sepenanggungan, sepayung sekomunitas hanya bertahan sepanjang kepentingan dirinya terakomodir. Ketika itu tidak, enak sekali komunitas dicueki.&lt;p&gt;Maka solusinya adalah re-integrasi sosial. Sebuah keinsafan masal, agar masing2 komponen komunitas, komunitas apapun itu, membangun keyakinan baru : kalau bisa menyukseskan bebarengan, sendirinya pasti ikut sukses. &lt;p&gt;Semoga masing2 mulai bisa menyadari dan bersedia mengikhlaskan diri berbaur dalam proses reintegrasi sosial ini, dan outputnya adl, komunitas2 yg ada disini bisa membuat perhelatan dan kiprah berskala nasional.&lt;p&gt;Sent using Nokia mobile phone from Malang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-2926732940385514603?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-07T11:11:00.133+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Manusia instruksional</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/manusia-instruksional.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Fri, 06 Jan 2012 19:51:57 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-8017438047400653278</guid><description>Keberhasilan terbesar lembaga pendidikan bernama sekolah adalah : melahirkan manusia istruksional.&lt;p&gt;Dilatih dengan bel masuk, kalau telat dihukum. Mengumpulkan tugas, harus begini dan begitu. Melunasi biaya sekolah harus sebelum ujian. Dan harus harus harus harus harus harus harus lainnya.&lt;p&gt;Maka yang ada kebanyakan sekarang adl manusia2 terpelajar yang haus keharusan. Kalau tidak ada orang yg mengharuskan, dia bingung, nganggur bingung, diberi kebebasan bingung. Hidupnya tergantung instruksi.&lt;p&gt;Entah, sakit hatiku pada sekolahan belum tuntas. Sekolah yg sudah membuat satu sisi bagian otakku terganggu, untung baru terganggu, belum mati. Yaitu sisi bagian otak inisatif. &lt;p&gt;Ya, harus banyak latihan, agar bisa hidup lagi bagian otak itu. Kalau bagian otak itu sudah normal, kita tidak lg menjadi manusia instruksional.&lt;p&gt;Mau dimanapun berada, apapun yg dihadapi, bisa jadi sumber produktivitas. Ke tempat pelacuran sekalipun, bisa menjadi sbuah pelajaran. Ke acara apapun, bisa menemukan inspirasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-8017438047400653278?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-07T10:51:57.612+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Berharap</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/berharap.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Fri, 06 Jan 2012 10:47:23 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-4596353828258519899</guid><description>Faidza faroghta fanshob, waila robbika farghob... &lt;p&gt;Selesai satu urusan, lanjutkan nggarap urusan lainnya, dan hanya kepada Tuhanmulah kamu berharap. Betul itu, itu Quran yang bilang : berharapnya ke Tuhan, bukan ke urusan2 yg qt kerjakan. Hm, i know i know...&lt;p&gt;Sent with Nokia Mobile Phone from Caruban&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-4596353828258519899?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-07T01:47:23.516+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Pengejek Pramukaan</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/pengejek-pramukaan.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Fri, 06 Jan 2012 05:00:14 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-5081726499508894421</guid><description>Si Putra, kawanku satu kost, yang dulu hobinya mengejekku pramukaan. Yang aktivis MP itu, yang kriting, banyak fansnya dan banyak cewe bilang dia manis--tp aku tidak nemu tuh sudut pandang kemanisannya. Ya, anak itu, hari ini dia menikah di GOR Nabire, Papua. Istrinya namanya Tasya.... Selamat ya put... Barrokalohulaka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-5081726499508894421?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-06T20:00:14.593+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hunting-Hunting</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/vector-cdr.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 11 Jan 2012 05:24:21 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-5000132465109798190</guid><description>Butuh vector CDR? Ke &lt;a href="http://all-free-download.com/free-vector/vector-plant/sort-by-newest/page/11/"&gt;sini&lt;/a&gt; aja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Butuh hotel murah? bisa ke &lt;a href="http://www.hotelscombined.com/"&gt;sini&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau butuh buat nyimpen alamat-alamat web, ke &lt;a href="http://apabae.com/"&gt;sini &lt;/a&gt;nih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-5000132465109798190?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-11T20:24:21.402+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jokowi Memang Cari Muka</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/jokowi-memang-cari-muka.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 04 Jan 2012 07:10:41 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-6200108992692539070</guid><description>Eh pada ribut katanya Jokowi cari muka. Memang iya kok. Baru tahu? Itu tingkah polah dia persis sama kayak Dahlan Iskan pas di Bali, sudah disediakan hotel bagus, lah kok terus malah enggak mau nginep disana. Cari muka dia dengan nginep di hotel BUMN.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang mobil anak negeri, hotel kepunyaan badan usaha negara, ya harus dicarikan muka. Selama ini pejabat-pejabat kita hobinya menjilat pantat lembaga internasional, negara ini dan itu, tanda tangan free trade ujung-ujungnya kerepotan sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mana ada diantara mereka yang terpikir untuk mencarikan muka mobil dalam negeri, hotel BUMN. Kalau bukan pejabat yang jadi Brand Ambasador, lha njuk kon sopo neh?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-6200108992692539070?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-04T22:10:41.844+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mahal</title><link>http://rizky165.blogspot.com/2012/01/mahal.html</link><author>noreply@blogger.com (Rizky)</author><pubDate>Wed, 04 Jan 2012 07:00:18 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4907242525845181587.post-3572699541185800196</guid><description>Yang mahal itu teman. Buat apa aku punya cukup uang untuk ke TJQ, kalau nggak ada teman yang bisa aku ajak?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4907242525845181587-3572699541185800196?l=rizky165.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-04T22:00:18.135+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

