<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>BLOGSERBA</title><description>Informasi Global | Serba Gratis | Bisnis Online</description><managingEditor>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</managingEditor><pubDate>Sat, 11 Apr 2026 18:12:18 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">398</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Informasi Global | Serba Gratis | Bisnis Online</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Wasit Bahrain vs Indonesia melakukan "Kecurangan"</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2024/10/wasit-bahrain-vs-indonesia-melakukan.html</link><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Fri, 11 Oct 2024 01:42:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2653015953883573016</guid><description>&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3uRI7z7SIMh0K0VChSm5ja2IJiJ9IkTB0Ehxc0YjTvEYlTUFpohBYm215SNZbit_CknbmcqOPDceor94d08wv14lmPy_C7FtPm7DxnfiGwaVSuZltT2W96HSOhq_GvTih-gC9zemtYzDVxMgVO3BniUaa1RZrzRotaRecehACqxxhb0sPZXH0wjY-L229/s495/WASIT.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" data-original-height="495" data-original-width="456" height="267" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3uRI7z7SIMh0K0VChSm5ja2IJiJ9IkTB0Ehxc0YjTvEYlTUFpohBYm215SNZbit_CknbmcqOPDceor94d08wv14lmPy_C7FtPm7DxnfiGwaVSuZltT2W96HSOhq_GvTih-gC9zemtYzDVxMgVO3BniUaa1RZrzRotaRecehACqxxhb0sPZXH0wjY-L229/w246-h267/WASIT.jpg" width="246" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Wasit Ahmed Al-Kaf langsung "menghilang" dalam akun Instagramnya setelah memimpin pertandingan "kontroversial" pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Bahrain melawan Indonesia di Stadion Nasional Bahrain yang berakhir dengan skor imbang 2-2.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seluruh publik Indonesia dibuat geram dengan cara kepemimpinan Wasit Ahmed Al-Kaf, yang mana mulai Peluit Babak Pertama ditiupkan hingga Babak Kedua berakhir, banyak keputusan kontroversi yang ia lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bahkan dengan memperpanjang waktu injury time di babak kedua yang sudah ditentukan adalah 6 menit, bisa menjadi 10 menit yang akhirnya membuat Timnas Bahrain menyamakan kedudukan dengan Gol di menit ke-99.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat terlihat setelah terjadinya gol tersebut, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, melakukan aksi protes, yang membuat dirinya dikartu-merah oleh Wasit Ahmed Al-Kaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam yang begitu berat buat Timnas Indonesia, untuk melangkah ke pertandingan kualifikasi selanjutnya tanpa ada dampingan dari Sang "Peracik Ramuan Hebat", Shin Tae-Yong.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dikabarkan selanjutnya, media dunia, khususnya Indonesia, bakal diramaikan dengan berita kontroversialnya Wasit Ahmed Al-Kaf, mulai dari boikot akun wasit bahkan bisa jadi Indonesia akan mengajukan banding atas hasil akhir pertandingan Bahrain melawan Indonesia tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita nantikan faktual selanjutnya ...&lt;/div&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3uRI7z7SIMh0K0VChSm5ja2IJiJ9IkTB0Ehxc0YjTvEYlTUFpohBYm215SNZbit_CknbmcqOPDceor94d08wv14lmPy_C7FtPm7DxnfiGwaVSuZltT2W96HSOhq_GvTih-gC9zemtYzDVxMgVO3BniUaa1RZrzRotaRecehACqxxhb0sPZXH0wjY-L229/s72-w246-h267-c/WASIT.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>JASA PEMBUATAN BLOG</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/05/jasa-pembuatan-blog.html</link><category>Buat Blog</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Wed, 16 Mar 2016 01:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2262830133829302838</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjydDPmCNNxVe90PKwZSJ5v_OuT5QNuxIEyLT3oVBGl-9pdPj74sJ-Fxfhb6OYeVBq37sYQFyxkmONk2DdsLt-vXtNjV2UA779WffutvYQYDLUpUQaWgyYLmSGpwwcx0ZWGeTOyYma9ubMA/s1600/blogserba.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5474032264105983186" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjydDPmCNNxVe90PKwZSJ5v_OuT5QNuxIEyLT3oVBGl-9pdPj74sJ-Fxfhb6OYeVBq37sYQFyxkmONk2DdsLt-vXtNjV2UA779WffutvYQYDLUpUQaWgyYLmSGpwwcx0ZWGeTOyYma9ubMA/s400/blogserba.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 234px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 500px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
- Anda ingin usaha kecil offline Anda di-online-kan ?&lt;br /&gt;
- Anda ingin punya blog, namun tidak mengerti tata cara membuatnya ?&lt;br /&gt;
- Anda ingin usaha online, namun sibuk alias tidak punya waktu ?&lt;br /&gt;
- Anda ingin punya weblog (blog) sederhana namun mampu cepat terkenal di dunia online ?&lt;br /&gt;
- Anda ingin usaha online Anda dikenal di seluruh Indonesia, bahkan dunia ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disini, saya membuka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JASA PEMBUATAN BLOG SEDERHANA&lt;/span&gt;, namun hanya dengan blog, bukan situs, usaha / bisnis Anda dijamin akan diketahui dan ramai pengunjung yang bisa menjadi calon pembeli yang pasti akan minat dengan usaha Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak perlu terburu-buru memiliki situs, meskipun situs (website) kelihatan lebih keren, namun memerlukan biaya mahal.  Tapi hanya dengan blog yang pembuatannya murah, dijamin, Insya Allah blog Anda akan terkenal dan ramai pengunjung dan usaha Anda akan semakin lancar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
JASA PEMBUATAN BLOG SEDERHANA ini, diperuntukkan bagi Anda yang memang tidak mengetahui seluk-beluk pembuatan blog, Anda yang tidak punya waktu mengurus blog bisnis Anda, saya akan membantu sekaligus untuk promosinya, tentunya juga dengan harga yang cukup murah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Blog yang nanti saya buat, dipadukan dengan template blog yang bagus, meskipun simple, blog Anda akan kelihatan rapi dan disukai banyak pengunjung karena tampilannya.  Karena kesan pertama dari blog adalah tampilan template blog tersebut, selanjutnya pengunjung pasti akan tertarik dengan artikel bisnis yang Anda kemukakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk materi blog dan mungkin foto-fotonya nantinya bisa Anda email dan upload foto-fotonya ke alamat email saya di : azizul_hakiem@yahoo.com&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh blog yang telah saya buat adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. &lt;a href="http://centralpulsakuirit.blogspot.com/"&gt;http://centralpulsakuirit.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2.  &lt;a href="http://kapuascell.blogspot.com/"&gt;http://kapuascell.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3.  &lt;a href="http://noviana-sandaldhiifs.blogspot.com/"&gt;http://noviana-sandaldhiifs.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
4.  &lt;a href="http://poetpencetpulsa.blogspot.com/"&gt;http://poetpencetpulsa.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Syarat untuk pembuatan blog :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Memberikan data identitas (nama, kota tempat tinggal, no HP, email)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Melakukan pembayaran (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rp. 350.079&lt;/span&gt;) untuk pembuatan blog. Angka unik 79 tersebut untuk memudahkan saya sebagai pembuat blog mengenali dana transfer dari Anda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
NB : Biaya Rp. 350.079 tersebut adalah biaya tergantung jenis bisnis apa yang akan Anda pasarkan secara online.   Untuk negosiasi biaya, bisa langsung menghubungi Admin di +62 852 5778 3793 (WhatsApp) atau PIN 587174BD&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.  Detail Paket :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Domain yang saya gunakan adalah subdomain dari Blogspot.com, contoh www.bloganda.blogspot.com.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Blog telah dilengkapi dengan fitur Read More (Baca Selengkapnya) dan Related Post (Artikel Terkait).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Anda bisa memilih fitur lainnya untuk menghiasi blog anda. Silahkan pilih:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
- Buku Tamu (Shoutmix / Cbox)&lt;br /&gt;
- YM (Yahoo Messenger)&lt;br /&gt;
- Recent Comment (Komentar Terbaru)&lt;br /&gt;
- Recent Post (Artikel Terbaru)&lt;br /&gt;
- Blog Follower (Pengikut)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
d. Penggantian template klasik dengan template yang anda kehendaki&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
e. Blog akan didaftarkan di 20 lebih search engine&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
f.  Blog akan didaftarkan di Google Webmaster dan akan disubmit ke Sitemapnya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
g.  Blog akan diberi optimasi SEO On Page&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
h.  Blog akan didaftarkan di Kumpul Blogger untuk pengisian iklan (jika anda menghendaki)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
i.   Proses pembuatan blog minimal 5 jam dan maksimal 1 hari setelah anda konfirmasi dan pembayaran anda sudah saya terima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
j. Biaya pembuatan Rp.350.079,-&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk melakukan Pemesanan Paket ini Silahkan Kontak admin di &lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;+62 852 5778 3793&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (WhatsApp) atau add PIN 587174BD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4. Tambahan dari service kami, website anda akan kami bantu untuk 
dipromosikan melalui kurang lebih 1.000 buah situs iklan sebagai iklan 
premium dengan syarat pembayaran :&lt;br /&gt;
a. Rp. 75.079,- untuk service satu bulan&lt;br /&gt;
b. Rp. 150.079,- untuk service dua bulan&lt;br /&gt;
c. Rp. 225.079,- untuk service tiga bulan&lt;br /&gt;
d. Rp. 250.079,- untuk service lima bulan (discount Rp. 50.000,-)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jika anda berminat, silahkan SMS dengan format&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Untuk pembuatan website, ketik SMS : CENTRAL#BUAT#NAMA#KOTA#NO-HP#EMAIL(jika ada)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : CENTRAL#BUAT#ROHMAN#MADIUN#081932471332#rohman78@yahoo.com&lt;br /&gt;
kirim SMS ke &lt;b&gt;+62 852 5778 3793&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tunggu SMS reply dari admin kami dan transfer Rp. 100.079,- ke Rek. BCA atas nama Azizul Hakiem, no. rek 0390677014&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah transfer ketik SMS : CENTRAL#GETTRANS#NAMA#KOTA#REK.BCA#JUMLAH-TRANSFER, kirim SMS ke &lt;b&gt;+62 852 5778 3793&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : CENTRAL#GETTRANS#ROHMAN#MADIUN#0390677014#51.079&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam
 24 jam website Anda akan jadi dan bisa anda lihat di internet dan siap 
kami promosikan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Untuk promosi website, ketik SMS : CENTRAL#PROMO#NAMA#KOTA#LAMA-PROMO#EMAIL(jika ada)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : CENTRAL#PROMO#ROHMAN#MADIUN#3BULAN#rohman78@yahoo.com&lt;br /&gt;
kirim SMS ke &lt;b&gt;+62 852 5778 3793&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tunggu
 SMS reply dari admin kami dan transfer Rp. 225.079,- (apabila ingin 
dipromosikan selama 3 bulan) ke Rek. BCA atas nama Azizul Hakiem, no. 
rek 0390677014 Setelah transfer ketik SMS : 
CENTRAL#GETTRANS#NAMA#KOTA#REK.BCA#JUMLAH-TRANSFER, kirim SMS ke &lt;b&gt;+62 852 5778 3793&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Contoh : CENTRAL#GETTRANS#ROHMAN#MADIUN#0390677014#225.079&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam
 24 Jam ke depan website anda sudah bisa kami promosikan dan anda akan 
melihat hasilnya, karena banyak member yang telah mendapatkan keuntungan
 dari Bonus Website ini, karena mereka (para member kami) telah memiliki
 banyak downline hampir di seluruh wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan :&lt;br /&gt;
- Perlu diingat juga, Rek.Bank untuk transfer request buat dan promo website khusus ditujukan ke &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;Rek. BCA an. Azizul Hakiem, no. rek.0390 677 014&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjydDPmCNNxVe90PKwZSJ5v_OuT5QNuxIEyLT3oVBGl-9pdPj74sJ-Fxfhb6OYeVBq37sYQFyxkmONk2DdsLt-vXtNjV2UA779WffutvYQYDLUpUQaWgyYLmSGpwwcx0ZWGeTOyYma9ubMA/s72-c/blogserba.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">30</thr:total></item><item><title>Antara Sholat dan Perubahan Warna Alam</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2015/02/antara-sholat-dan-perubahan-warna-alam.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Mon, 23 Feb 2015 23:01:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-8312755451071906773</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU0tth3T2t3_GpBS81DkdzOV6ccAEhbVYwx4FQFps8LytpLrYbGNjPud4mdHVeNNgojYHXpdW-2JiqyP8vAB0AZkiNU9OJG6SoYhRteqg9PYWe6HfBxd8ag260FZr9g3eCLVG_JYKyOpIb/s1600/miyasholat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU0tth3T2t3_GpBS81DkdzOV6ccAEhbVYwx4FQFps8LytpLrYbGNjPud4mdHVeNNgojYHXpdW-2JiqyP8vAB0AZkiNU9OJG6SoYhRteqg9PYWe6HfBxd8ag260FZr9g3eCLVG_JYKyOpIb/s1600/miyasholat.jpg" height="240" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Kita sebagai Ummat Islam sepatutnya bersyukur karena telah dikaruniai
 Syari’at Sholat, karena dengan shalat tersebut, kita mengikuti irama 
alam dan menyerap energy positifnya”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;

“Sholat Selain Syari’at juga Rahmat Allah bagi Orang-Orang yang Mau berfikir dan Bersyukur”&lt;br /&gt;

Mungkin sebagian dari Anda pernah bertanya-tanya, mengapa shalat 
harus dikerjakan sebanyak lima kali dalam sehari semalam dan kenapa 
sebaiknya dilakukan di awal waktu?&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
Jawaban pertanyaan itu sangat terkait dengan rahasia di balik 
waktu-waktu di mana kita diperintahkan untuk mengerjakan shalat-shalat 
tersebut. Rahasia itu terungkap berdasarkan beberapa penelitian dan 
pengamatan para pakar di bidangnya.&lt;br /&gt;

Setiap peralihan waktu shalat, sebenarnya bersamaan dengan terjadinya
 perubahan energi alam yang dapat diukur dan dirasakan melalui perubahan
 warna alam. Fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak 
asing bagi mereka yang akrab dengan dunia fotografi.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Shubuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang 
bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, 
tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. 
Warna biru muda juga memunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rezeki
 dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur pulas pada waktu 
subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi. Hal ini terjadi 
karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika ruh 
dan jasad masih tertidur. Pada saat adzan subuh berkumandang, tenaga 
alam ini berada pada tingkat optimum. Tenaga inilah yang kemudian 
diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu rukuk dan sujud.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Zhuhur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Ketika memasuki waktu zhuhur, warna alam menguning dan berpengaruh 
terhadap perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna 
ini juga memiliki pengaruh terhadap hati. Di samping itu, warna kuning 
juga memunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan seseorang. Jadi, 
mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan shalat zhuhur 
berulang-ulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaannya 
serta berkurang keceriaannya.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Ashar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Saat ashar, warna alam berubah menjadi oranye. Hal ini memiliki 
pengaruh yang cukup signifikan terhadap kondisi prostat, uterus, ovary, 
testis, dan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam 
juga bisa memengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang kerap tertinggal
 waktu ashar akan menurun daya kreativitasnya. Di samping itu, 
organ-organ reproduksi juga akan kehilangan energi positif dari warna 
alam tersebut.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Maghrib&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Menjelang maghrib, warna alam berubah menjadi merah. Pada waktu itu, 
kita kerap mendengar nasihat orang-orang tua agar kita tidak berada di 
luar rumah. Nasihat tersebut ada benarnya karena saat maghrib tiba, 
spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu 
ini, jin dan iblis amat bertenaga karena mereka beresonansi atau ikut 
bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang berada dalam perjalanan 
sebainya berhenti sejenak dan mengerjakan shalat maghrib. Hal itu lebih 
baik dan lebih aman karena pada waktu ini banyak interferens atau 
tumpang tindihnya dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau 
hampir sama dan dapat menimbulkan fatamorgana yang dapat merusak 
penglihatan kita.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Isya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Sedangkan ketika waktu isya’, alam berubah menjadi nila dan 
selanjutnya menjadi gelap. Waktu isya’ menyimpan rahasia ketenteraman 
dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. 
Mereka yang kerap ketinggalan waktu isya’ akan sering merasa gelisah. 
Ketika alam diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan
 jiwa dan raga. Dengan tidur waktu itu, kondisi jiwa kita berada pada 
gelombang delta dengan frekuensi di bawah 4 Hz dan seluruh sistem tubuh 
memasuki waktu istirahat.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;Qiyamul Lail&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;

Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna putih,
 merah jambu, dan kemudian ungu. Perubahan warna ini selaras dengan 
frekuensi kelenjar pineal (otak kecil), kelenjar pituitary (bawah otak),
 thalamus, dan hypothalamus. Maka, kita sepatutnya bangun dari tidur 
pada waktu ini dan mengerjakan shalat malam.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
Demikian sebagian kecil dari penjelasan Prof. Riset. DR. Ir. H. Osly 
Rachman, MS. dalam bukunya, “The Science of Shalat”. Ia menguraikannya 
secara luas tentang lautan hikmah shalat menurut ilmu pengetahuan atau 
sains. Bahkan, lebih jauh lagi ia mengupas shalat laksana sebagai suatu 
kesatuan utuh antara kesehatan, ibadah, rezeki, psikologi, dan lain 
sebagainya. Tentu nilai manfaat yang terkandung di dalam shalat ini jika
 diaplikasikan, tidak hanya akan mengantarkan seseorang menuju 
ketakwaan, tapi juga bisa menggapai hidup yang paripurna dan bahagia.&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
Buku terbitan &lt;em&gt;Qultum Media&lt;/em&gt; ini dibuka dengan penjelasan 
untuk apa kita shalat, mukjizat shalat dari segi waktu dan jumlah 
rakaat, korelasi ajaib antara waktu shalat dan energi alam, mukjizat 
shalat subuh, shalat tahajjud sebagai anti stres, dan antin yeri sendi 
dengan shalat dhuha.&lt;br /&gt;

Lebih lanjut lagi, penulis menjelaskan tentang rahasia dan hikmah 
wudhu menurut aspek kesehatan, filosofi kiblat dan cara menentukannya 
secara mudah dengan garis matahari. Kemudian, dilanjutkan dengan 
aplikasi gerakan shalat sebagai terapi kesehatan yang dimulai dari 
berdiri, rukuk, hingga salam yang dilengkapi dengan keutamaan khusyuk 
dan menggapainya dalam shalat.&lt;br /&gt;

Pada tiga bagian akhir, dijelaskan tentang keagungan Allah pada ruang
 tanpa batas dari takbir hingga big bang theory, aspek keutamaan, hukum,
 zikir, dan merengkuh kesempurnaan shalat berjamaah, serta merambah 
jalan menuju shalat yang dititi dengan memelihara shalat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : akhwatindonesia.com &lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjU0tth3T2t3_GpBS81DkdzOV6ccAEhbVYwx4FQFps8LytpLrYbGNjPud4mdHVeNNgojYHXpdW-2JiqyP8vAB0AZkiNU9OJG6SoYhRteqg9PYWe6HfBxd8ag260FZr9g3eCLVG_JYKyOpIb/s72-c/miyasholat.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">23</thr:total></item><item><title>Pria Hebat Karena Ada Wanita Tangguh di Sisinya</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2014/12/pria-hebat-karena-ada-wanita-tangguh-di.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Wed, 31 Dec 2014 16:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-1263541680487515428</guid><description>Langsung copas aja dari catatan Mbak &lt;a href="http://www.kompasiana.com/ndanenindya" target="_blank"&gt;Nda Nya Nindya&lt;/a&gt;&amp;nbsp;pada &lt;a href="http://lifestyle.kompasiana.com/"&gt;Kompasiana.Com&lt;/a&gt;.&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
Gak usah ngarang sendiri deh. Artikelnya cukup rugi untuk tidak dicopas. :)&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_LDDAIiErXe4le9zXUME6yIaQtlFs1p8-OVgrAQGqD92K92GHC_OY_GMsFyuYQZq84c8dv304Eeq1Rphbb4WKyzbyT2dcK6GNJXO4cM5gOcvx89OuXfXqPQsEmGeKzrAdERYZ-XgLZylT/s1600/tangisan.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_LDDAIiErXe4le9zXUME6yIaQtlFs1p8-OVgrAQGqD92K92GHC_OY_GMsFyuYQZq84c8dv304Eeq1Rphbb4WKyzbyT2dcK6GNJXO4cM5gOcvx89OuXfXqPQsEmGeKzrAdERYZ-XgLZylT/s1600/tangisan.jpeg" height="212" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;There always the tough woman behind a great man&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, rasanya kita tidak asing dengan quotes ini, bahwa selalu ada wanita tangguh dibalik kehebatan seorang pria. Bagi pria yang sudah memiliki pasangan hidup sosok wanita yang menonjol dan menjadi penentu kesuksesannya adalah wanita yang ada disampingnya (baca istri*).&amp;nbsp; Bagi para pria, sosok wanita tangguh dibutuhkan tidak hanya untuk membantunya berhasil dalam karir atau pekerjaan saja melainkan menjadi pendamping dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Disinilah fungsi ganda seorang wanita, karena selain harus mendukung kinerja suami ,namun juga harus mampu mengurusi rumah tangga dengan baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
Menjadi wanita tangguh bagi pasangan itu gampang-gampang susah, karena harus&amp;nbsp; siap menerima dalam situasi dan kondisi apapun. Seorang wanita harus siap menjadi motivator saat pasangannya dalam keadaan jatuh dan terpuruk. Saat seorang pria jenuh dengan segala rutinitas kerja, seorang wanita harus bisa menjadi sosok penghibur untuk kembali membuatnya bersemangat, ketika pria sedang membutuhkan pundak untuk bersandar maka wanitapun harus siap memberikan bahunya untuk pasangannya. Selain itu seorang wanita juga harus siap saat dimintai pendapat atau solusi untuk memecahkan suatu masalah, atau menjadi teman diskusi yang baik.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
Seorang pria membutuhkan wanita yang mengerti akan kesibukannya, memahami karakter pribadinya, sabar, serta tidak menuntut apalagi menekan untuk meminta perhatiannya. Dan disinilah seorang wanita diuji, apakah ia mampu menjadi seorang wanita tangguh&amp;nbsp; untuk mendampingi pasangannya. Salah satu hal yang dimiliki oleh wanita tangguh selain pengertian adalah kemandirian, dimana dia mampu mencukupi segala kebutuhannya sendiri, bukan berarti harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan finansialnya, tetapi yang dimaksud mandiri disini adalah tidak selalu menggantungkan diri pada pasangan. Bayangkan saja jika segala sesuatu harus bergantung pada pasangan, segala macam hal- hal kecil saja minta pendapat, tentu ini malah menambah masalah dalam sebuah hubungan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
Namun bagaimana dengan pria yang hidup sendiri (seperti kawan saya), dengan kesendiriannya dia mampu menjadi seorang yang sukses. Ternyata seorang wanita di belakang pria bukan hanya istri atau pasangan saja, namun bisa juga ibunya.&amp;nbsp; Peran ibu&amp;nbsp; yang bisa memberikan sentuhan halus dalam menghiasai pemikiran dan tindakannya yang selalu menggunakan logika.&amp;nbsp; Ya, seperti kebanyakan orang. Pria dianggap banyak mengandalkan pikiran rasionalnya sehingga kadang hal-hal kecil dan berbau perasaan kerap menjadi nomor sekian dalam hidup mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
Di sinilah perlu figur wanita, untuk menyeimbangkan sifat dasar ini. Tidak semua masalah hanya bisa diselesaikan dengan logika namun tentu juga perasaan dibaliknya. Keseimbangan inilah yang akan dapat membentuk pria menyeimbangkan antara pemikiran (rasio) dan perasaan, sehingga dapat membentuk pria yang tangguh. Seperti banyak peneliti mengatakan bukan hanya IQ (&lt;i&gt;Intelectual Quality&lt;/i&gt;) saja diperlukan untuk seseorang mencapai kesuksesan tetapi juga &lt;i&gt;Emotional Quality&lt;/i&gt; (EQ), disamping &lt;i&gt;Spiritual Quality&lt;/i&gt;. Walau banyak yang sering mempersoalkan isu gender, apalagi untuk memperjuangkan hak-hak wanita untuk memiliki kesempatan yang sama dengan pria khususnya dalam dunia pekerjaan dan hak-hak hidup lainnya,hal ini sebenarnya tidak perlu dipertentangkan dan diributkan. Kedua insan yang berbeda ini justru kalau di padukan akan melahirkan kekuatan. Dan sepertinya juga sudah diterapkan di dunia kerja saat ini, wanita menjadi mitra kerja pria, begitu sebaliknya. Dan semua orang tentu tidak perlu lagi mempermasalahkannya. Di sinilah letak mengapa dua insan ini dapat saling melengkapi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
Jadi, memang ada benarnya bahwa pria yang hebat di belakangnya (dalam terjemahan bebas, di lingkungannya atau didalam hidupnya) terdapat wanita-wanita yang tangguh pula. Wajar kalau yang terdekat yaitu isteri atau pasangan yang menjadi penilai utama. Namun sebenarnya bisa lebih dari itu, misalnya ibunya atau bahkan para sahabat dan keluarga yang selalu menginspirasinya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
* Dibalik pria hebat, ada wanita yang&amp;nbsp; sabar dan menyemangati&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
* Dibalik pria hebat, ada doa tulus wanita yang mengiringi, dan&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
* Dibalik pria hebat, ada wanita tangguh yang mendampingi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; text-align: justify;"&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;image : duniagrafer.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_LDDAIiErXe4le9zXUME6yIaQtlFs1p8-OVgrAQGqD92K92GHC_OY_GMsFyuYQZq84c8dv304Eeq1Rphbb4WKyzbyT2dcK6GNJXO4cM5gOcvx89OuXfXqPQsEmGeKzrAdERYZ-XgLZylT/s72-c/tangisan.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">22</thr:total></item><item><title>TIPS MENGHADAPI TETANGGA YANG JAHAT</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2014/10/tips-menghadapi-tetangga-yang-jahat.html</link><category>Coretanku</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Tue, 21 Oct 2014 21:38:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-4564406172838988733</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT335oKA-v16BpQDYuYPpM1YYcChN3quirBVyrW6bLQoa7F_gDCA-psqhd3ycBaWnRKa9ONj-8AVd_bqTKgjqjXuOukESel0FX_3fX9tdwVXUa0k6EBpF-tq5OCrQjZWgoKAqjOjJ8c9DC/s1600/tetang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT335oKA-v16BpQDYuYPpM1YYcChN3quirBVyrW6bLQoa7F_gDCA-psqhd3ycBaWnRKa9ONj-8AVd_bqTKgjqjXuOukESel0FX_3fX9tdwVXUa0k6EBpF-tq5OCrQjZWgoKAqjOjJ8c9DC/s1600/tetang.jpg" height="212" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Tak bisa di pungkiri, terkadang kita harus berhadapan dengan orang yang 
tidak baik di lingkingan sekitar, termasuk tetangga. Dari mulai di 
sindir, di cibir hingga tak di ajak bertegur sapa, mungkin pernah kita 
alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memiliki tetangga yang jahat memang menimbulkan berbagai macam perasaan,
 dari mulai khawatir, segan, sedih, hingga kesal dan benci.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kadang hidup ini lucu, 
orang yang tadinya baik-baik kepada kita, tiba-tiba menjadi benci kepada
 kita. Orang yang selalu baik-baik dikala di depan kita, ternyata 
dibelakang kita menghina atau menjelek-jelekan kita habis-habisan. 
Kenapa orang bisa berlaku seperti itu, apakah mereka tidak punya hati, 
apakah mereka tidak bisa bicara jujur, ataukah mereka memang ada niat 
yang jelek terhadap diri kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Biasanya 
orang yang tidak bisa menahan emosi dan hanya bisa berani bicara di 
belakang itu, tandanya mereka lebih senang menusuk dari belakang. Oleh 
karena itu, kita harus berhati-hati apabila menghadapi orang seperti 
itu, karena adakalanya mereka bicara didepan kita manis, tetapi 
dibelakang kita malah menjelek-jelekan kita.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
Sekarang pertanyaannya kenapa orang bisa tiba-tiba benci kepada orang 
lain ? Secara ilmu psikologi, hal ini terjadi dari pikiran sadar kita 
yang menyerap atau menerima respon yang masuk kedalam otak, kemudian 
lambat laun tertanan dalam syaraf-syarat pikiran kita dan akhirnya 
sampai masuk kedalam pikiran bahwa sadar. Pikiran kita pada akhirnya 
sedikit demi sedikit terkontaminasi oleh perasaan tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
Bagi sebagian orang yang mempunyai pikiran positif dalam diri mereka, 
kemungkinan kecil mereka akan terkena pikiran negatif, sehingga 
kemungkinan kecil mereka akan mempunyai penyakit hati. Tetapi bagi 
mereka yang dalam kesehariannya selalu berpikir negatif, maka 
kemungkinan besar hati dan pikiran mereka juga menjadi negatif pula.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
Ada kalanya orang yang 
benci terhadap kita, pada akhirnya berkomplot untuk membuat tudingan 
atau tuduhan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Apalagi ada orang 
yang tidak mempunyai prinsip kebenaran, maka jika mereka diajak bicara 
mereka bisa dengan mudah terbawa ikut-ikutan. Hal ini terjadi sebagai 
akibat dari adanya masalah pribadi atau benci karena masalah pribadi 
terhadap diri kita.
&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
Memang 
kalau dilihat dari sisi orang yang benci terhadap kita, mungkin mereka 
akan selalu berpikiran terbalik dengan apa yang kita pikirkan atau yang 
kita inginkan. Tetapi satu hal yang harus kita ingat bahwa, kadang orang
 benci terhadap kita bisa menjalar atau menjadi hal yang besar bagi diri
 kita. Untuk itu dalam menghadapi hal seperti itu, apabila kita sebagai 
korban tentu harus mawas diri, dan harus mencari solusi bagaimana keluar
 dari masalah yang sedang dihadapi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;
Berikut sedikit tips ringan yang seharusnya perlu Anda terapkan dalam menghadapi situasi tetangga yang saling membenci, iri dengki, mencemooh, main belakang terhadap Anda&amp;nbsp; : &lt;/div&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
 1. BERSABAR DAN BERLAPANG DADA
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Terhadap tetangga yang jahat ini hendaknya kita jangan membalas 
perbuatanya, melainkan mencoba bersabar. Dengan begitu kita justru 
menjadi pribadi yang mulia di mata ALLAH.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hal ini di tegaskan dalam Hadits Abu Dzaar:&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketika Mutaarif bin Abdullah bertemu denganya, ia berkata: “Wahai Abu 
Dzaar, aku mendengar tentang apa yang engkau&amp;nbsp; katakan dan aku ingin 
bertemu denganmu. Abu Dzaar berkata: “Ayahmu adalah seorang laki-laki 
besar! Sekarang engkau telah bertemu denganku.” Mutaarif berkata: “Aku 
mendengar bahwa engkau mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alayhi 
wassalam bersabda: Allah mencintai tiga kelompok dan membenci tiga 
kelompok.”&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Abu dzzar menjawab: “Aku tidak berpikir bahwa aku akan berbohong mengenai Rasulullah.”&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Mutaarif berkata: “ Maka siapakah tiga kelompok orang yang di cintai 
Allah itu?” AbuDzaar (dengan mengutip Rasulullah) berkata: “Orang yang 
bertempur mencari ridha Allah, dengan penuh semangat dan menharap pahala
 dari-Nya, dan bertempur hingga dia tewas , dan engkau menemukan hal ini
 dalam dalam kitab Allah.” Kemudian ia membaca: “Sesungguhnya Allah 
menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang 
teratur seakan-akan mereka seperti bangunan yang tersusun kokoh (Q.S 
Ash-Shaf(61) ayat 4).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;Mutaarif bertanya: “Kemudian siapa lagi?.” Ia menjawab: “Seorang 
laki-laki yang memiliki seorang tetangga jahat&amp;nbsp; yang menjengkelkan dan 
mengganggunya, namun ia menghadapinya dengan kesabaran kelapangan 
sehingga Allah menyelesaikan persoalan tersebut selama masa hidupnya 
atau setelah kematian salah satu dari mereka.”&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
2. JANGAN TERBAWA EMOSI&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Memang kalau dilihat dari sisi orang yang benci terhadap kita, mungkin 
mereka akan selalu berpikiran terbalik dengan apa yang kita pikirkan 
atau yang kita inginkan. Tetapi satu hal yang harus kita ingat bahwa, 
kadang orang benci terhadap kita bisa menjalar atau menjadi hal yang 
besar bagi diri kita. Untuk itu dalam menghadapi hal seperti itu, 
apabila kita sebagai korban tentu harus mawas diri, dan harus mencari 
solusi bagaimana keluar dari masalah yang sedang dihadapi. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kita janganlah terbawa emosi terhadap orang-orang yang benci kepada 
kita, karena dengan kita emosi mungkin inilah yang mereka inginkan. 
Mereka ingin melihat kita emosi dan akhirnya kita lepas kontrol akan 
situasi yang ada, dan tentunya ini akan membuat mereka menjadi senang. 
Untuk itu, kita haruslah bijak menghadapi orang yang benci terhadap 
kita, dan janganlah kita terbawa arus dengan pola pikir dan pola 
permainan mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
3. &amp;nbsp; ANALISA PERBUATAN MEREKA&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Orang yang suka mencela kita secara serius, biasanya sedang stress,
 punya masalah dan biasanya punya masa lalu yang negatif (kegagalan, 
bangkrut, iri dengki dan lain-lain).&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
Apa yang dilakukan tiap orang pada dasarnya ada penyebabnya dan ada
 tujuannya. Oleh karena itu, marilah kita belajar menganalisa perilaku 
orang lain dan menemukan kesimpulan tentang motivasi atau latar 
belakangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menghadapi orang yang demikian sebaiknya kita bersifat realistis. 
Artinya, kita tidak mungkin mengubah watak orang lain. Adanya memang 
begitu. Bersikap mengalah merupakan langkah terbaik, sebab suatu saat 
orang tersebut akan mengetahui kesalahannya walaupun tidak mau mengakui 
kesalahannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
4.&amp;nbsp; SABAR&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah kata yang paling ampuh menghadapi berbagai ulah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang yang tak seide atau bahkan bertentangan atau berlawanan, 
bahkan bisa jadi seperti ” benalu” di sebuah pohon, kemana orang yang 
dibencinya bergerak, orang ini akan mengikutinya dan membuat komen yang 
bisa saja menjengkelkannya, karena memang itu tujuannya.&lt;br /&gt;
Orang seperti 
ini sengaja membuat marah, hobinya yang “menghantam” pihak lain. Begitu 
juga yang terjadi di lingkungan tetangga dan lain sebagainya,
 ada saja orang yang “menghantam” orang lain karena beda kelas ekonominya, beda paham, 
dan lain sebagainya, baik dilakukan terang-terangan 
maupun diam-diam. Bahkan bila yang dibenci adalah musuh dalam sebuah penciptaan karya, maka
 racunpun bicara!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
5.&amp;nbsp; TIDAK MEMBALAS DENGAN KALIMAT YG KASAR PULA.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kalau terjadi, maka "pancingan"nya berhasil.&lt;br /&gt;
Karena orang yang membalas kekasaran dengan kekasaran, kejahatan dengan
 kejahatan, ibarat api ditambah api, maka akan semakin merajalela dan 
“kebakaran” akan semakin meluas. Sifat api yang panas, bukan dilawan 
dengan panas pula, tapi dengan lawannya, yaitu air yang dingin. Api di 
balas dengan air, panas di balas dengan dingin, kekerasan di balas 
dengan kelembutan dan caci maki dibalas dengan doa !&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
INGAT !! Semakin pohon itu tumbuh tinggi menjulang, semakin kencang pula angin menerpanya.&lt;br /&gt;
Semakin kita dewasa, semakin banyak pula permasalahannya.&lt;br /&gt;
Dulu kita hidup belum berumah tangga, permasalahanpun relatif sedikit yang menimpa dalam kehidupan, semenjak kita memutuskan untuk hidup berumah tangga dan berpindah-pindah tempat tinggal, pastilah kita menemukan berbagai macam pelangi, hiruk pikuk, warna warni permasalahan, pun termasuk permasalahan dengan tetangga sekitar kita.&lt;br /&gt;
Ada yang suka ngegosip, ada yang suka mengarang cerita ekstrim, ada yang suka mempengaruhi tetangga lain untuk membenci kita, dan masih banyak lagi cara cara kotor yang akan mereka pergunakan untuk menjatuhkan dan melemahkan kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
So, having fun, hidup cuma sekali, buatlah untuk beribadah, mendekatkan diri kepada Allah, tidak perlu mengurusi yang tidak perlu untuk diurusi maupun celoteh orang lain.&lt;br /&gt;
Bersabarlah dan rileks-lah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : dari segala sumber.&lt;br /&gt;
image : kesekolah.com &lt;/div&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT335oKA-v16BpQDYuYPpM1YYcChN3quirBVyrW6bLQoa7F_gDCA-psqhd3ycBaWnRKa9ONj-8AVd_bqTKgjqjXuOukESel0FX_3fX9tdwVXUa0k6EBpF-tq5OCrQjZWgoKAqjOjJ8c9DC/s72-c/tetang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">134</thr:total></item><item><title>KETIKA CINTA DATANG TERLAMBAT</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2014/10/ketika-cinta-datang-terlambat.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Tue, 21 Oct 2014 17:43:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2154416579012942213</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPq42HYIH1pMcDL35Dkp2EMu326skSykuWV0WlMU8wt6-e7FuTw2WaFPzirz957uFzCOfaW7axt0GXKlCSXXvJi22Wlb7rl-FysKwIdnmSaQL0j2I3nD_4Boj_qCSpv24sgOjPNfKZc-Ks/s1600/perempuan-menangis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPq42HYIH1pMcDL35Dkp2EMu326skSykuWV0WlMU8wt6-e7FuTw2WaFPzirz957uFzCOfaW7axt0GXKlCSXXvJi22Wlb7rl-FysKwIdnmSaQL0j2I3nD_4Boj_qCSpv24sgOjPNfKZc-Ks/s1600/perempuan-menangis.jpg" height="300" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir 
sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah 
benar-benar menyerahkan hatiku padanya. menikah karena paksaan orangtua,
 membuatku membenci suamiku sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. 
Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas 
istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan 
lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya 
kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat 
menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami 
sempurna untuk putri satu-satunya mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala 
hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak 
pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu 
bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya 
setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku 
padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua 
keinginanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. 
Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak 
suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal 
melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan 
meninggalkan bekas lengket,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk 
menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di 
kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa 
memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga 
berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi
 aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB 
dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam 
sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia 
membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari 
empat bulan, dokter pun menolak menggugurkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika 
aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang 
sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil 
lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam 
akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang 
ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami
 dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah 
yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari 
itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. 
Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang 
mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan
 tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan 
perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti 
anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak 
menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan 
pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia 
kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat 
untuk pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan 
waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam
 kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang 
tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan 
kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun 
betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di 
rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak 
menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang 
terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan 
bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang 
kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, 
kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya 
menjelaskan dengan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa 
menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali 
berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah 
membentak. “Apalagi??”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya 
padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku 
menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu 
jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir
 dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si 
empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan 
mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa 
malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku
 gengsi untuk berhutang dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera 
sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga 
mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah 
berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering 
teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara 
bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon 
suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu 
memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak 
armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata 
seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan 
saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya 
terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku 
berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang 
kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya 
ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga
 tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya 
diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku 
tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan 
segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat 
ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan 
menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena 
kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan 
kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan
 kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada 
airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah 
ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi 
kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu
 menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap 
wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi 
dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah
 ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh 
perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama 
kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap 
berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku 
padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis 
tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, 
airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam 
mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti 
menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang 
telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku 
hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang
 kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi 
terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang 
menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia
 makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia 
sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku 
adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya,
 karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir
 tak pernah memasak untuknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli 
dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku 
hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari 
kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi 
permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau 
jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika 
melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak 
tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun 
dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku 
dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka 
kehilangan dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti 
yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan 
untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu 
memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku 
sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku 
berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang,
 aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. 
Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan 
sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi 
sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. 
Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi 
kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di
 laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap 
tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu 
aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, 
sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau 
kuhapus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah 
kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan 
kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru 
menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan 
normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih 
di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak 
bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang
 membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat 
meskipun kini kulakukan dengan ikhlas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena
 menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena 
telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. 
Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah 
padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga 
untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, 
hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian 
suamiku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk 
bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus 
kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan
 tak pernah bekerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak 
pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke 
rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang 
itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku 
memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya 
aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke 
rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan 
untuk keperluan rumah tangga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah 
tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu 
sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena 
jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk 
menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah 
punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama 
seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris 
memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan 
seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam 
surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi 
suratnya untukku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istriku Liliana tersayang,&lt;br /&gt;
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena 
harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf 
karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah 
memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak 
adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku 
tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku 
telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku 
tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan
 tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan 
mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat 
hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu 
untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. 
Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang 
lebih baik dariku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa 
mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria 
pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi 
dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. 
Oke, Buddy!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang 
diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi 
dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku 
membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha 
tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang 
kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar 
cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap 
membanjiri kami dengan cinta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir 
tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. 
Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan 
mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun 
meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi 
putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami 
bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya
 Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, 
cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan 
mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan 
hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar
 apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Putriku menatapku,“seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku menggeleng,“bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah 
mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada
 ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada 
suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi 
menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas
 darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya 
yang begitu tulus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber : inmotivasi.blogspot.com &lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPq42HYIH1pMcDL35Dkp2EMu326skSykuWV0WlMU8wt6-e7FuTw2WaFPzirz957uFzCOfaW7axt0GXKlCSXXvJi22Wlb7rl-FysKwIdnmSaQL0j2I3nD_4Boj_qCSpv24sgOjPNfKZc-Ks/s72-c/perempuan-menangis.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">17</thr:total></item><item><title>Pohon Bambu Cina, Memberikan Pelajaran Hidup yang Dalam</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2014/09/pohon-bambu-cina-memberikan-pelajaran.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Thu, 11 Sep 2014 16:41:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2466927186846430720</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCMTfaWeatFISronWME9RqS85ihyd-NlvKgZXOCuTfIH7l-qgorQZ3-r9oBzV81EaHl3umAnrHWXBvhWG1C2JVu1SmU0NsptKAWfZXhMZ6BHjQjs54XwxibI4AJ7KXophvYqgyeO9F8T-8/s1600/bamboo-tree-mbakfajritut.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCMTfaWeatFISronWME9RqS85ihyd-NlvKgZXOCuTfIH7l-qgorQZ3-r9oBzV81EaHl3umAnrHWXBvhWG1C2JVu1SmU0NsptKAWfZXhMZ6BHjQjs54XwxibI4AJ7KXophvYqgyeO9F8T-8/s1600/bamboo-tree-mbakfajritut.jpg" height="249" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Mantap nih catatan dari temannya teman saya yang bernama Mas &lt;a href="https://www.facebook.com/feryhasanone?fref=ts" target="_blank"&gt;Fery Hasan&lt;/a&gt;.:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="userContent" data-ft="{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;K&amp;quot;}"&gt;Siapa
 yang tahu  pohon bambu cina? Jika kita termasuk orang yang tidak sabar 
menunggu pertumbuhan sebuah tanaman, mungkin pohon bambu tersebut sudah 
menjadi korban kita karena ketidaksabaran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pohon bambu cina 
tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 6-7 tahun pertama, 
mungkin hanya tumbuh beberapa puluh cm saja. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Namun setelah waktu tersebut, pertumbuhan pohon bambu cina tidak dapat dibend&lt;span class="text_exposed_show"&gt;ung, ia tumbuh begitu cepatnya dan ukurannya bukan lagi cm melainkan meter.&lt;br /&gt; Sebetulnya apa yang terjadi pada pohon bambu cina tersebut? …. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Selama 6-7 tahun pertama, ia bukannya tidak mengalami pertumbuhan, 
hanya saja kita memang tidak melihat pertumbuhannya dengan kasat mata. &lt;br /&gt;
 Fokus pertumbuhan pohon bambu cina pada waktu tersebut adalah pada 
akar, bukan pada batang. Pohon bambu cina sedang menyiapkan pondasi yang
 kuat agar ia bisa menopang ketinggiannya yang berpuluh-puluh meter.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Bayangkan apa yang terjadi jika pohon bambu cina tidak mempunyai akar 
yang cukup kuat untuk menopang ketinggiannya? Sedikit tiupan angin saja 
akan membuatnya tumbang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jika kita seringkali mengalami 
kegagalan dan merasa sangat jauh sekali dari kesuksesan yang kita 
impikan, bisa jadi bukan karena kita tdk mengalami perkembangan. Justru 
bisa jadi kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa di dalam 
diri kita .(bersabarlah)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Mental kita sedang ditempa dan dipersiapkan menuju kesuksesan yg sebenarnya .Sama halnya dengan pohon bambu cina tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Jika kita hanya mengharapkan sebuah hasil yang instan, apapun itu, 
nasib kita akan seperti pohon bambu yang tidak memiliki akar yang kuat. 
Sedikit goncangan saja, kita akan jatuh begitu kerasnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jadi 
sekali lagi bersyukurlah dengan segala kemalangan dan kegagalan , 
kebangkrutan , Lilitan Hutang dan YAKIN LAH kita akan memperoleh 
kekuatan karenanya. Yakin atas izin Allah kita bisa melewati semua itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Karena Allah SWT sedang menempa kita untuk menjadi hamba yg luar biasa bukan biasa biasa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; NB :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="userContent" data-ft="{&amp;quot;tn&amp;quot;:&amp;quot;K&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;Jadikan sabar dan sholat sebagi penolong mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCMTfaWeatFISronWME9RqS85ihyd-NlvKgZXOCuTfIH7l-qgorQZ3-r9oBzV81EaHl3umAnrHWXBvhWG1C2JVu1SmU0NsptKAWfZXhMZ6BHjQjs54XwxibI4AJ7KXophvYqgyeO9F8T-8/s72-c/bamboo-tree-mbakfajritut.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total></item><item><title>Hasil Survei : Selingkuh Wanita Hanya Alasan Seks</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2014/09/hasil-survei-selingkuh-wanita-hanya.html</link><category>Asmara</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Fri, 5 Sep 2014 23:49:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-1215100470919585305</guid><description>Dapat info dari wolipop.detik.com, rasanya gak sip kalau gak dicopas ke blog sendiri.&lt;br /&gt;
Maaf, soalnya saya jago copas, sangat tidak kreatif. Tapi gak apalah, yang penting sekelumit info bisa disampaikan disini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ6spNw2jQkzHmksl_1pqPAMMBbymy7XUjC4nvRaRwICKEr4oY-fu7_wCowMvrG2y_c7BC76Zc7udD3gz219_VuNETHSG2wnvsiXr-cvRO7LwVbXb7nIOV1QBlXuKy3XU-sbIGz2f0PBRd/s1600/selingkuh-melalui-chatting.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ6spNw2jQkzHmksl_1pqPAMMBbymy7XUjC4nvRaRwICKEr4oY-fu7_wCowMvrG2y_c7BC76Zc7udD3gz219_VuNETHSG2wnvsiXr-cvRO7LwVbXb7nIOV1QBlXuKy3XU-sbIGz2f0PBRd/s1600/selingkuh-melalui-chatting.jpg" height="320" width="245" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Perselingkuhan sejatinya identik dengan kaum pria dan kebanyakan bisa 
memakluminya. Namun, apabila wanita yang berselingkuh dan tidak setia, 
hal ini justru dianggap tidak lazim. Pada kenyataanya, baik pria maupun 
wanita, siapapun bisa tergoda dengan perselingkuhan sehingga mengingkari
 janji yang diucapkan ketika menikah. Menurut survei terbaru, para 
wanita yang selingkuh dari suaminya sebenarnya hanya mencari gairah dan 
seks, namun mereka tidak ingin mengakhiri pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eric 
Anderson selaku profesor dibidang maskulinitas, seksualitas dan olahraga
 di University of Winchester di Inggris, telah mengobservasi 100 wanita 
berusia 35 sampai 45 tahun. Dalam data yang dihimpun oleh situs 
AshleyMadison, profesor Anderson menemukan bahwa sekitar 67% wanita yang
 sudah menikah mencari 'gairah romantis' atau seks saat berselingkuh. 
Angka ini didapat setelah membaca transkrip percakapan para wanita ini 
dengan seseorang yang diduga selingkuhannya. Tidak ada satupun dari 
mereka yang ingin meninggalkan suaminya dan bahkan ketidaktahuan sang 
suami ditanggapi secara positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika para wanita terpenuhi 
kebutuhannya secara emosional, lantas mengapa mereka merasa bosan 
menjalani hubungan pernikahan? "Hasil yang kami dapat bukan mencerminkan
 ketidakharmonisan dalam rumah tangga, tetapi hubungan seksual yang 
monoton yang merupakan fakta sosial dari hubungan jangka panjang," jawab
 Profesor Anderson. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anderson, semakin lama pasangan 
menjalani hubungan, frekuensi untuk melakukan hubungan seksual semakin 
menurun. Hal itu karena kita sudah merasa terbiasa dan bosan berhubungan
 seksual dengan orang yang sama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Bill Doherty, 
PhD, yang merupakan guru besar ilmu sosial di University of Minnesota, 
Amerika Serikat, mengemukakan alasan lain mengapa para wanita hanya 
menginginkan seks dan bukan perceraian. Menurutnya, wanita yang 
selingkuh mencari seks karena ingin memunculkan lagi gairah yang 
sebelumnya hampir tidak dirasakan dalam pernikahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagai 
wanita, merasa tidak dihargai dan diingkan menjadi penyebab utama dari 
pernikahan. Dalam beberapa hal, tubuh menjadi hal yang kurang penting 
dalam hubungan seksual jangka panjang daripada pikiran dan perasaan," 
jelas Profesor Doherty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesor Doherty juga mengatakan dalam 
penelitiannya bahwa perselingkuhan tidak selalu menjadi sifat dasar 
manusia, melainkan solusi sementara yang memicu kepada permasalahan yang
 lebih besar. "Tentu saja ada perasaan untuk berselingkuh yang memang 
dianggap normal, tetapi tidak ada hal yang bisa dihindari sehingga 
orang-orang lebih cenderung untuk melakukan perselingkuhan karena mereka
 bosan dengan hubungan yang monoton," ujarnya di akhir pernyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;image : tempatbagibagi.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ6spNw2jQkzHmksl_1pqPAMMBbymy7XUjC4nvRaRwICKEr4oY-fu7_wCowMvrG2y_c7BC76Zc7udD3gz219_VuNETHSG2wnvsiXr-cvRO7LwVbXb7nIOV1QBlXuKy3XU-sbIGz2f0PBRd/s72-c/selingkuh-melalui-chatting.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total></item><item><title>Anak adalah Utama, Jangan Tinggalkan Anak demi Karir</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2014/09/anak-adalah-utama-jangan-tinggalkan.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Tue, 2 Sep 2014 12:39:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2375429700295527642</guid><description>&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghA3JVI4gA6BdlPdtspILr1g4wKJI3Ai4lroEBUsqnaXGW-6U2ptZFEAcEqEGgns6qSCSj0A_kep1r8WPF57GWRrxQpdXcrc2rQCoi7LT7tsTIeleP1twohsD3Ylkwgg1mhh0uYAKFVU-b/s1600/irena.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghA3JVI4gA6BdlPdtspILr1g4wKJI3Ai4lroEBUsqnaXGW-6U2ptZFEAcEqEGgns6qSCSj0A_kep1r8WPF57GWRrxQpdXcrc2rQCoi7LT7tsTIeleP1twohsD3Ylkwgg1mhh0uYAKFVU-b/s1600/irena.jpg" height="214" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Irena Handono&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Copas langsung dari hidayatullah.com&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orangtua mana yang ingin anak-anaknya terjerumus ke lembah kenistaan 
dan kesesatan? Tak satupun orangtua di dunia ini menginginkannya. Jika 
pun ada, mungkin itu sebuah kegilaan.
&lt;br /&gt;
Demikian salah satu kajian &lt;em&gt;“Wahai Bunda Didiklah Aku dalam Islam”&lt;/em&gt;
 yang dibawakan oleh Pengasuh Majlis Ta’lim Al-Muhtadin dan Forum 
Komunikasi Lembaga Pembina Muallaf, Irena Handono belum lama ini.&lt;br /&gt;

Menurutnya, mendidik anak di era seperti ini dibutuhkan ekstra 
pengawalan. Jika perlu dari tidur hingga bangun tidur kita memantaunya.&lt;br /&gt;

Perilaku anak mayoritas ditentukan oleh seorang ibu. Sebab ibu-lah 
yang menurut banyak psikolog lebih mengerti sentuhan emosional anak.&lt;br /&gt;

“Ibu banyak meninggalkan pekerjaan utamanya mengurus anak. Andai 
memiliki baju bagus, tapi baju tersebut diletakan di lemari pembantu, 
bagaimana perasaannya? Tentu tidak ikhlas, bukan?” demikian ujar lulusan
 dari Seminari Agung (Institut Filsafat Teologia Katolik) ini.&lt;br /&gt;

Pendiri Irena Center ini mencontohkan, di dalam dunia yang kini penuh
 dengan modernisme, liberalisme dan sekulerisme, keberadaan seorang ibu 
saat ini terasa jauh bagi anak, bahkan seolah “tidak ada”.&lt;br /&gt;

Untuk mengurus anak saja seorang ibu saat ini sudah membutuhkan &lt;em&gt;baby sitter.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;

Dalih ini yang dipakai kebanyakan ibu untuk melancarkan karirnya di luar. Padahal peran ibu di rumah tangga sangat dibutuhkan.&lt;br /&gt;

Mantan biarawati keturunan Thionghoa ini&amp;nbsp; menitipkan pesan moral para
 para ibu tentang mendidik anak. Ia menganalogikan seorang anak bagaikan
 gaun yang sangat mahal dan mesti dijaga super ketat.&lt;br /&gt;

“Mahal mana, gaun dengan putra dan putri kita yang dipercaya oleh &lt;em&gt;baby sitter?&lt;/em&gt; Anak jangan dititipi oleh orang yang ‘tidak terpelajar’,” ujarnya pada &lt;a href="http://hidayatullah.com/"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;hidayatullah.com.&lt;/strong&gt; &lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;

&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Kasus Jepang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Ia mencontohkan Negara Jepang adalah Negara yang pernah mengalami 
degradasi moral karena terkikisnya rasa nasionalismenya oleh Barat.&lt;br /&gt;

Bahkan kala itu Kimono sudah tidak dianggap lagi sebagai sebuah 
kebanggaan. Angka bunuh diri terus meningkat. Tapi seiring waktu 
berjalan dan daya pikir cepat, Jepang kini kembali dengan menerapkan 
bahwa ke rumah tangga adalah sebagai pahlawan.&lt;br /&gt;

“Tapi Indonesia justru terbalik,” tambahnya.&lt;br /&gt;

Irena menyebutkan amanah orangtua di dalam al-Qur’an. &lt;em&gt;”Wahai 
orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api 
neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya 
malaikat-malaikat kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah 
Subhanahu Wata’ala terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan 
selalu mengerjakan apa yang diperintahkan,”&lt;/em&gt; ujarnya mengutip Surat At-Tahrim: 6.&lt;br /&gt;

Karenanya, para orangtua disarankan memperhatikan ayat ini agar terus
 termotivasi jauh dari neraka. Sebab pengikisan agama terjadi secara 
perlahan karena pengaruh budaya dan pola pikir.&lt;br /&gt;

“Ikut selangkah demi selangkah. Sehasta demi sehasta. Dan sedepa demi
 sedepa. Hingga akhirnya mengikuti,” ucap Umi Irena mengutip sebuah 
hadits.&lt;br /&gt;

Agar anak-anak dijauhkan dari pergaulan yang bukan dari ajaran Islam,
 orangtua juga harus diberitahu dengan cara memberi keteladanan.&lt;br /&gt;

Harus disadarkan bawah orangtua yang “meninggalkan” anaknya di rumah
 dengan alasan bekerja adalah tidak benar dan resikonya tidak kecil bagi
 rumah tangga.&lt;br /&gt;

“Orangtua harua disadarkan. Keliru jika wanita bekerja di kantor atau
 pabrik. Sebab Ibu Rumah tangga itu pekerjaan mulia dan&amp;nbsp; pendidikan yang
 utama,” ujarnya menambahkan.*&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghA3JVI4gA6BdlPdtspILr1g4wKJI3Ai4lroEBUsqnaXGW-6U2ptZFEAcEqEGgns6qSCSj0A_kep1r8WPF57GWRrxQpdXcrc2rQCoi7LT7tsTIeleP1twohsD3Ylkwgg1mhh0uYAKFVU-b/s72-c/irena.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>Textured Printed Skirt</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2014/07/textured-printed-skirt.html</link><category>Bisnis</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Sat, 19 Jul 2014 14:36:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-8240718330242339923</guid><description>&lt;a href="http://zocko.it/LC9dd"&gt;Textured Printed Skirt&lt;/a&gt;: Textured Printed Skirt by Something Borrowed&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://zocko.it/LC9dd"&gt;&lt;img src="http://www.zocko.com/media/products/something-borrowed-9626-948205-6.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Find this cool stuff here: &lt;a href="http://zocko.it/LC9dd"&gt;http://zocko.it/LC9dd&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Berhubungan Suami Istri Setelah Makan Sahur, Bolehkah ?</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2013/07/berhubungan-suami-istri-setelah-makan.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Wed, 2 Jul 2014 13:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-6613292426501857529</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVgs8AOBVHyZybqgRnG4rU1YYnxgYREPOsasFxzWpyGNgzLkbgE8iwp9FAP-cRWDTvQaQNqkmJ3Hkp9iU6SJtRTRR_MRxv7J71v37Hx-_qDULIYgoOFIeNCnBeGQPyoHPKSD17-zHB1ZXR/s1600/jimak-hubungansuamiistri.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVgs8AOBVHyZybqgRnG4rU1YYnxgYREPOsasFxzWpyGNgzLkbgE8iwp9FAP-cRWDTvQaQNqkmJ3Hkp9iU6SJtRTRR_MRxv7J71v37Hx-_qDULIYgoOFIeNCnBeGQPyoHPKSD17-zHB1ZXR/s320/jimak-hubungansuamiistri.jpg" height="291" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saya seorang istri 
berumur 21 tahun, kami baru menikah belum ada 2 tahun. Hubungan saya 
dengan suami selama ini baik-baik saja. Memang, kadang muncul 
pertengkaran kecil bisa jadi, karena ketidaktahuan saya dalam beberapa 
hal atau bisa juga, karena karakter suami yang rada streng.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seperti
 saat bulan Ramadhan sekarang ini. Dulu pernah suami saya marah-marah, 
karena saya menolak ajakannya berhubungan suami-istri. Saya menolak 
bukan bermaksud durhaka kepada suami sebagai pimpinan, tapi takut 
berbuat dosa. Pasalnya, ajakannya pas sehabis sahur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demi 
ketenangan, saya mengajukan pertanyaan kepada Ustadz. Apakah hubungan 
suami istri boleh dilakukan sehabis makan sahur? Apakah harus segera 
bersuci sebelum waktu imsak, ataukah boleh melebihi hingga lewat imsak?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Jawaban:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Memang
 sangat jarang atau malah tidak ada satu bahtera keluarga pun yang tidak
 mengalami pertengakaran dan permasalahan. Banyak dari permasalahan 
tersebut sumbernya adalah ketidaktahuan kedua pasutri atau salah 
satunya. Karena itu, komunikasi antara keduanya harus diciptakan, 
sehingga bisa saling mengerti dan dapat bermusyawarah menyelesaikan 
problem yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sikap saudari dalam hal ini tidak dapat 
disalahkan penuh, karena dasarnya adalah kehati-hatian takut melanggar 
larangan Allah. Namun, bila saudari dan suami saudari mengerti hukumnya,
 tentu hal itu tidak perlu terjadi.&lt;br /&gt;
Nah, Ramadhan hampir datang, 
sudah seharusnya kita mengetahui hukum-hukum seputarnya, agar memperoleh
 keutamaan dan dapat menjadikannya sarana menjadi orang yang bertakwa, 
sebagaimana disampaikan dalam firman-Nya (yang artinya),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;i&gt;“Hai
 orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana 
diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(Qs. al-Baqarah: 183).&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Di
 antara hukum-hukum tersebut adalah hukum berhubungan suami istri 
setelah sahur. Tentang hal ini, Allah telah menjelaskan kebolehan 
berhubungan suami istri di malam hari sejak matahari terbenam sampai 
fajar subuh terbit dalam firman-Nya (yang artinya),&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;i&gt;“Dihalalkan
 bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan istri-istri kamu, 
mereka itu adalah pakaian, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. 
Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu
 Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka, sekarang 
campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu.”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(Qs. al-Baqarah: 187).&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
Ayat
 ini menunjukkan berhubungan suami istri di malam bulan Ramadhan, baik 
di awal, tengah atau di akhirnya walaupun telah makan sahur, selama 
belum muncul fajar subuh yang menjadi awal waktu puasa, bila telah masuk
 waktu fajar wajib menghentikannya. Namun sebaiknya berhati-hati, sebab 
kalau sampai melewati waktu fajar tersebut itu bisa membatalkan puasa 
Anda. Lebih-lebih dalam perkara ini, sulit sekali sadar dan dapat 
memperhatikan waktu dengan seksama. Permasalahannya memang tidak sekadar
 batal puasanya, yakni orang yang berhubungan suami istri di siang hari –
 mulai waktu fajar sampai terbenam matahari– dari bulan Ramadhan 
diwajibkan membayar kafarat, berupa membebaskan budak, bila 
mendapatkannya dan bila tidak, maka beralih kepada puasa dua bulan 
berturut-turut. Bila itu pun tidak mampu, maka wajib memberi makan 60 
orang miskin, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Abu Hurairah yang 
artinya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;i&gt;“Ketika kami duduk-duduk bersama 
Rasulullah shallallahu ‘slaihi wa sallam, tiba-tiba datanglah seseorang 
sambil berkata, ‘Celaka, wahai Rasulullah!’ Beliau menjawab, ‘Ada apa 
denganmu?’ Ia berkata, ‘Aku berhubungan dengan istriku dalam keadaan aku
 berpuasa.’ Dalam riwayat lain berbunyi, ‘Aku berhubungan dengan istriku
 di bulan Ramadhan.’ Maka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam 
berkata, ‘Apakah kamu bisa mendapatkan budak untuk dimerdekakan?’ Ia 
menjawab, ‘Tidak.’ Lalu beliau berkata lagi, ‘Mampukah kamu berpuasa dua
 bulan berturut-turut?’ Ia menjawab, ‘Tidak.’ Lalu beliau menyatakan 
lagi, ‘Mampukah kamu memberi makan enam puluh orang miskin?’ Ia 
menjawab, ‘Tidak’ Lalu Rasulullah diam sebentar. Ketika kami dalam 
keadaan demikian, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diberi satu ‘Irq 
berisi kurma – Al-Irq adalah alat takaran –. Beliau berkata, ‘Mana orang
 yang bertanya tadi?’ Ia menjawab, ‘Saya.’ Beliau menyatakan lagi, 
‘Ambillah ini dan bersedakahlah dengannya!’ Kemudian orang tersebut 
berkata, ‘Apakah ada yang lebih fakir dariku wahai Rasulullah? Demi 
Allah tidak ada di dua ujung kota Madinah satu keluarga yang lebih fakir
 dari keluargaku.’ Mendengar itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa 
sallam tertawa sampai tampak gigi taringnya, kemudian berkata, ‘Berilah 
makan keluargamu!’”&lt;/i&gt;&amp;nbsp;(HR. Muttafaqun ‘alaihi).&lt;/blockquote&gt;
&amp;nbsp;&lt;b&gt;Maka berhati-hatilah!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diusahakan
 mandi sebelum adzan subuh biar bisa shalat sunnah qabliyah subuh dan 
shalat subuh berjamaah di masjid. Namun bila keadaan tidak memungkinkan,
 maka tetap sah walaupun sampai waktu subuh belum juga mandi wajib, 
sebab Rasulullah pernah mendapati waktu subuh masih junub belum mandi, 
kemudian tetap berpuasa, sebagaimana dikisahkan oleh Aisyah,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;i&gt;“Nabi
 shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu pernah mendapati waktu fajar 
(subuh) pada bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi, lalu
 mandi dan berpuasa.”&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;i&gt;&lt;/i&gt;Bahkan, ini juga dikisahkan oleh Ummu Salamah istri Nabi&amp;nbsp;&lt;i&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&amp;nbsp;&lt;/i&gt;dalam pernyataan beliau,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;i&gt;“Sesungguhnya,
 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu pernah mendapati waktu 
fajar subuh dalam keadaan junub dari hubungan dengan istrinya, kemudian 
mandi dan berpuasa.”&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Demikian penjelasan dari kami, mudah-mudahan dapat menenangkan hati Saudari dan dapat bermanfaat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : &lt;a href="https://www.facebook.com/notes/karena-wanita-ingin-dimengerti/pasutri-bercinta-pasca-sahur-bolehkah/234742259894308" target="_blank"&gt;page facebook&lt;/a&gt; dari konsultasisyariah.com &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVgs8AOBVHyZybqgRnG4rU1YYnxgYREPOsasFxzWpyGNgzLkbgE8iwp9FAP-cRWDTvQaQNqkmJ3Hkp9iU6SJtRTRR_MRxv7J71v37Hx-_qDULIYgoOFIeNCnBeGQPyoHPKSD17-zHB1ZXR/s72-c/jimak-hubungansuamiistri.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>Malam Nishfu Sya'ban dan fadhilahnya</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2009/08/malam-nishfu-syaban-dan-fadhilahnya.html</link><category>Coretanku</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Thu, 12 Jun 2014 16:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-6085590840504563727</guid><description>&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSwH9jlhmZ5C5OAAQ9tVgX-nhftkqMubdxCmQY5Qs0ZiKNBCJSzWyPu023O_haLsxlY-wwjCmozcFP_b6zrubQKPRqpvpQLXc9ZpuW7TW4KR6nwOsBEmYyr8sRPteYQDq8qjTKgi1s1usK/s1600-h/Mesjid+033.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSwH9jlhmZ5C5OAAQ9tVgX-nhftkqMubdxCmQY5Qs0ZiKNBCJSzWyPu023O_haLsxlY-wwjCmozcFP_b6zrubQKPRqpvpQLXc9ZpuW7TW4KR6nwOsBEmYyr8sRPteYQDq8qjTKgi1s1usK/s320/Mesjid+033.jpg" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365753035410308674" style="cursor: pointer; display: block; height: 244px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 405px;" /&gt;&lt;/a&gt;Sudah saya posting tentang bulan Sya'ban dan malam Nishfu Sya'ban sebagai hari raya Malaikat &lt;a href="http://hakiembunitas.blogspot.com/2009/07/bulan-syaban-fadhilahnya-dan-malam.html"&gt;&lt;span style="color: #ff6666; font-weight: bold;"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;
Selanjutnya terdapat fadhilah Malam Nishfu Sya'ban bagi yang ingin mendapatkannya.  Sangat berguna untuk diketahui para Sobat, Malam Nishfu Sya'ban pada bulan Agustus 2009 akan jatuh pada malam ke-15 bulan Sya'ban tahun 1430 H atau pada tanggal 05 Agustus 2009.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Pada Malam Nishfu Sya'ban bagi kaum muslimin biasanya melakukan suatu pelaksanaan munajat kepada Allah SWT yang biasanya dilaksanakan sesudah sholat Rawatib bakdha Maghrib.  Diawali dengan Shalat Sunnah Tasbih sebanyak dua rakaat.  Pada rakaat pertama membaca Surat Al-Kafiruun dan rakaat kedua membaca surat Al-Ikhlas.  Setelah Shalat Sunnah Tasbih, dilanjutkan dengan membaca Surat Yasin sebanyak 3 (tiga) kali, dengan niat yang berbeda pada setiap pembacaannya.&lt;br /&gt;Niat pertama, meminta agar kita dipanjangkan umur untuk beribadah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Niat kedua, meminta agar kita diberi Rizki yang banyak dan halal sebagai bekal beribadah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Niat yang ketiga, memohon agar dikuatkan Iman. Kemudian dilanjutkan dengan membaca do'a Nishfu Sya'ban. (Doa akan saya tambahkan pada artikel ini untuk diketahui).&lt;br /&gt;Pelaksanaan munajat tersebut bisa dilakukan secara berjama'ah maupun munfarid (sendirian).&lt;br /&gt;Disamping itu, terdapat beberapa hal untuk umat muslim agar menghindarinya, ketika malam Nishfu Sya'ban telah datang agar apabila kita sampai pada ajal kematian, maka Malaikat Maut (Izro'il) akan menunda pencabutan nyawa kita sampai malam Nishfu Sya'ban di tahun yang akan datang.&lt;br /&gt;Hal-hal yang harus dihindari adalah sebagai berikut  :&lt;br /&gt;1.  Bercocok Tanam&lt;br /&gt;2.  Melangsungkan pernikahan&lt;br /&gt;3.  Melakukan hubungan suami istri&lt;br /&gt;4.  Membangun rumah&lt;br /&gt;Seperti yang diriwayatkan dari Atha’ bin Yasar : “Ketika malam Nisfu Sya’ban, malaikat maut menghapus (mengundur jadwal) setiap orang yang akan mati dari satu Sya’ban ke Sya’ban berikutnya. Sementara seorang hamba pada saat itu menanam tanaman, melangsungkan pernikahan dan melakukan hubungan suami istri serta membangun rumah. Sedangkan perumpamaan, namanya telah disalin dalam daftar orang-orang mati. Dan malaikat maut tidak menunggu terhadap hal tersebut, kecuali bia ia diperintah, maka barulah ia mencabut ruhnya”.&lt;br /&gt;Semoga bisa menjadi renungan yang bermanfaat bagi para Sobat semua.&lt;br /&gt;Disini saya tambahkan.  Memang, ajal kita tidak kita ketahui, namun alangkah baiknya keempat hal diatas patut dihindari, Wallaahu a'alam bish showab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kitab Mukasyafatul Qulub &amp;amp; Majmu' Syarif Kamil&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSwH9jlhmZ5C5OAAQ9tVgX-nhftkqMubdxCmQY5Qs0ZiKNBCJSzWyPu023O_haLsxlY-wwjCmozcFP_b6zrubQKPRqpvpQLXc9ZpuW7TW4KR6nwOsBEmYyr8sRPteYQDq8qjTKgi1s1usK/s72-c/Mesjid+033.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">13</thr:total></item><item><title>lebih lengkap perihal Kali Banger dan Probolinggo</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2013/10/lebih-lengkap-perihal-kali-banger-dan.html</link><category>Jalan Jalan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Sat, 19 Oct 2013 09:18:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-4696646354558717105</guid><description>&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 35.45pt; margin-right: 35.35pt; margin-top: 0cm; text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 10pt; line-height: 150%;"&gt;Banger merupakan sebuah nama wilayah yang sebelum
nama Probolinggo ada. Nama banger tersebut merupakan nama salah satu sungai
yang ada di Probolinggo. Kali Banger merupakan sungai utama di Probolinggo yang
memiliki peran penting dalam bidang perdagangan. kapal-kapal pedagang China
bisa masuk hingga ke tengah Kota Probolinggo. Ini menunjukkan Kali Banger bisa
menjadi jalur strategis. sejak tahun 1770 nama wilayah Banger berubah nama dan
diganti dengan probolinggo. Penggantian nama tersebut juga membuat aura dari
Kali Banger semakin meredup di mata masyarakat sekitar bantaran. Kondisi itu
semakin diperparah dengan tidak berfungsinya Kali Banger sebagai jalur
perahu-perahu Niaga lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kabupaten Probolinggo adalah salah
satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini dikelilingi
oleh Gunung Semeru, Gunung Argopuro, dan Pegunungan Tengger. Kabupaten
Probolinggo mempunyai semboyan "Prasadja Ngesti Wibawa". Makna
semboyan tersebut adalah “Dengan rasa tulus ikhlas (bersahaja, jujur, bares)
menuju kemuliaan”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika seluruh Wilayah Nusantara
dapat dipersatukan di bawah kekuasaan Majapahit tahun 1357 M (1279 Saka), Patih
Gajah Mada telah dapat mewujudkan ikrarnya dalam Sumpah Palapa, menyambut
keberhasilan ini, Raja Hayam Wuruk berkenan untuk berkeliling negaranya.
Perjalanan muhibah ini terlaksana pada tahun 1359 M (1281 Saka).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Menyertai perjalanan bersejarah
ini, Empu Prapanca seorang pujangga ahli sastra melukiskan dengan kata-kata,
Sang Baginda Prabu Hayam Wuruk merasa suka cita dan kagum, menyaksikan panorama
alam yang sangat mempesona di kawasan yang disinggahi ini. Masyarakatnya
ramah,tempat peribadatannya anggun dan tenang, memberikan ketenteraman dan
kedamaian serta mengesankan. Penyambutannya meriah aneka suguhan disajikan,
membuat Baginda bersantap dengan lahap. Taman dan darma pasogatan yang elok
permai menyebabkan Sang Prabu terlena dalam kesenangan dan menjadi kerasan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika rombongan tamu agung ini
hendak melanjutkan perjalanan, Sang Prabu diliputi rasa sedih karena enggan
untuk berpisah. Saat perpisahan diliputi rasa duka cita, bercampur bangga.
Karena Sang Prabu Maha Raja junjungannya berkenan mengunjungi dan singgah
berlama-lama di tempat ini. Sejak itu warga di sini menandai tempat ini dengan
sebutan Prabu Linggih. Artinya tempat persinggahan Sang Prabu sebagai tamu
Agung. Sebutan Prabu Linggih selanjutnya mengalami proses perubahan ucap hingga
kemudian berubah menjadi Probo Linggo. Maka sebutan itu kini menjadi Probolinggo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style3" style="line-height: 150%; margin-right: 115.2pt; mso-pagination: widow-orphan;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle35"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;PERKEMBANGAN WILAYAH PROBOLINGGO&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style3" style="line-height: 150%; margin-right: 115.2pt; mso-pagination: widow-orphan;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle35"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Kerajaan Singasari (1222-1292)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.5pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Berdasarkan Prasasti Mula-Malurung, wilayah Probolinggo
menjadi bagian dari Kerajaan Singosari dibawah Raja Saminingrat (Wisnuwardana)
tahun 1248-1254. Wilayah itu menjadi bagian dari Lumajang yang diperintah oleh
Nararya Kirana, raja bawahan Singasari hingga masa raja Kertanegara.
(1254-1293). Pada periode itu, nama-nama daerah baik pada tingkatan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;dusun,
wanua, kuwu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;hingga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;watek
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;masih belum muncul di wilayah Probolinggo. Status wilayah
Probolinggo masih dibawah kendali raja bawahan Singosari di Lumajang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.5pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div align="left" class="Style5" style="line-height: 150%; text-indent: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle35"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;2. Masa Majapahit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Pada
masa Majapahit posisi Probolinggo terletak di wilayah Wirabhumi (Balambangan),
yang menurut Negara Kertagama di bawah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Natha (Gubernur) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Nagarawardhani,
dan dalam Prasasti Suradakan : Rajasawardhana Indudewi Dyah Pureswari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Di wilayah Wirabhumi atau Blambangan
ini kita coba telusuri munculnya nama-nama wilayah atau komunitas berdasarkan informasi
Negara Krtagama. Negara Krtagama, Pupuh 3: mengkisahkan tentang perjalanan
Hayam Wuruk ke wilayah Timur pada tahun 1359 M. Yang menarik dari Kakawin itu
adalah adanya upaya inventarisasi nama-nama wilayah oleh Prapanca. Dari Negara
Krtagama diketahui bahwa ketika Hayam Wuruk sampai di wilayah Probolinggo,
Prapanca mencatat nama-nama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;desa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;dan
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;kuwu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Nama &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Banger,
Sagara, Pajarakan, Gendhing, Buluh, Gedhe, Arya, Bermi (Baremi), Keboncandi,
Sajabung, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Pabayeman.
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika Raja Hayam Wuruk sampai di Desa Jabungsisir, sang raja
menghadiahkan sebidang tanah perdikan, dan sebuah candi Budha kepada Tumenggung
Nala yang berkuasa di Jabungsisir. Dalam Pararaton, juga disebutkan jika di
daerah Sajabung (kini Jabungsisir) bangunan suci itu (candi) adalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle30"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Abiseka
Bajranaparamitapura. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika rombongan raja meninjau sebuah
komunitas keagamaan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;mandhala &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;di
daerah Tongas (Probolinggo), di sana melakukan upacara keagamaan di kuil
setempat, serta menerima upeti dari sebelas komunitas Budhis, dan tiga desa
pegunungan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FontStyle31"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Lumbang, Pancur, dan Trenggilis.
“Pada zaman pemerintahan Prabu Radjasanagara (Sri Nata Hayam Wuruk) Raja
Majapahit yang ke IV (1350-1389 M) Probolinggo dikenal dengan nama “Banger”
nama sungai yang mengalir di tengah banger ini. Banger merupakan pedukuhan
kecil dibawah pemerintahan Akuwu di Sukodono. Nama Banger dikenal di buku
Negarakertagama yang ditulis oleh Pujangga kerajaan Majapahit yang dikenal
yaitu Prapanca” (Basri, 2004:9).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam upaya mendekatkan diri dengan
rakyatnya, maka Prabu Hayam Wuruk dengan didampingi Patih Amangku Bumi Gadjah
Mada melakukan perjalanan keliling ke daerah-daerah antara lain Lumajang dan
Bondowoso. Perjalanan tersebut dimaksudkan agar Sang Prabu dapat melihat
sendiri bagaimana kehidupan masyarakat di pedesaan dan sekaligus melihat
sejauhmana perintahnya dapat dilaksanakan oleh para pembantunya. Dalam
perjalanan inspeksi tersebut Prabu Hayam Wuruk singgah di desa Banger, desa
Baremi, dan desa Borang. Desa tersebut sekarang ini menjadi bagian wilayah
administrasi Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo (Kelurahan Sukabumi,
Mangunharjo, Wiroborang).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Singgahnya Prabu Hayam Wuruk di
desa Baremi, Banger dan Borang, disambut masyarakat sekitar dengan penuh
sukacita. Pada hari Kamis Pahing (Respati Jenar) tanggal 4 september 1359
Masehi, Prabu Hayam Wuruk memerintahkan kepada rakyat Banger agar memperluas
Banger dengan membuka hutan yang ada di sekitarnya yang selanjutnya akan
dijadikan sebagai pusat pemerintahan. Perintah itulah yang akhirnya menjadi
landasan sejarah hari lahirnya Kota Probolinggo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sejalan dengan perkembangan politik
kenegaraan/kekuasaan di zaman Kerajaan Majapahit, pemerintahan di Banger juga
mengalami perubahan-perubahan/perkembangan seirama dengan perkembangan zaman.
Semula merupakan pedukuhan kecil di muara kali Banger, kemudian berkembang
manjadi Pakuwon yang dipimpin oleh seorang Akuwu, di bawah kekuasaan kerajaan
Majapahit. Pada saat Bre Wirabumi (Minakjinggo), Raja Blambangan berkuasa,
Banger yang merupakan perbatasan antara Majapahit dan Blambangan, dikuasai pula
oleh Bre Wirabumi. Bahkan Banger menjadi kancah perang saudara antara Bre
Wirabumi (Blambangan) dengan Prabu Wikramawardhana (Majapahit) yang dikenal
dengan “Perang Paregreg”. Adapun Nama Banger ini diberikan karena airnya berbau
amis/Banger karena darah Menak Jinggo yang dipenggal kepalanya oleh Raden
Damarwulan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div align="left" class="Style2" style="line-height: 150%;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle35"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;3. Masa Kerajaan Supit Urang (Sengguruh) Abad XVI-XVII)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Kerajaan
Supit Urang sering disebut Sengguruh. Sesudah runtuhnya kerajaan Majapahit pada
1527, di Sengguruh untuk beberapa lama masih berlaku kekuasaan keturunan patih
Majapahit, yang (menurut Tome Pires sebagai Gusti Pate) pada hari-hari terakhir
kerajaan itu masih berkuasa. Kerajaan-kerajaan di Jawa Timur, menurut penulis
Portugis itu pada sekitar tahun 1515 diperintah oleh anak laki-laki Gusti Pate dari
Sengguruh. Sengguruh tunduk pada kekuasaan maharaja Hindu. Pusat
pemerintahannya terletak di bagian hulu sungai Brantas, di Malang Selatan.
Menurut cerita tutur Jawa, di Sengguruh inilah terjadi pertempuran terakhir
melawan tentara Islam oleh para pengikut atau keluarga patih Majapahit terakhir
yang belum masuk Islam. Mengenai soal ini terdapat kesesuaian antara Serat
Kandha, babad Sangkala, dan cerita tutur Jawa. Menurut Rouffaer, kerajaan itu
merupakan kelanjutan dari kerajaan Singasari. Wilayahnya meliputi: Pasuruan,
Malang dan Probolinggo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 36.15pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Beberapa ahli ada yang menduga bahwa pusat kerajaan ini di
daerah pegunungan Tengger. Sebuah kenyataan adalah bahwa hari-hari masa lalu di
Probolinggo dalam keterangan sering muncul istilah kerajaan Supit Urang, di
mana Probolinggo termasuk wilayahnya pada jaman dahulu. Kebanyakan orang yakin
bahwa pusat kerajaan ini terletak di Tengger.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Supit
Urang pada tahun 1639 dihancurkan dalam penyerangan Sultan Agung ke Blambangan
dan penduduknya diangkut ke Mataram sebagian sebagai tawanan. Sebelumnya pada
tahun 1587 Pasuruan ditaklukan oleh Senopati dari Mataram. Di sini sebuah
kerajaan didirikan di bawah kekuasaan Mataram, yang menggunakan sebagai pintu
gerbang bagi para Sultan Islam dalam penyerangan dan penaklukan mereka atas
Blambangan. Berulang kali pasukan Mataram dalam gerakan militernya melewati
Probolinggo. Ini dimulai pada tahun 1597 ketika perang meledak antara raja-raja
Pasuruan dan Blambangan. Pada tahun 1599 Panarukan direbut oleh Pasuruan dan dihancurkan,
pada kesempatan ini di sana sebuah rumah paderi Portugis Capucijner dihacurkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div align="left" class="Style2" style="line-height: 150%;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle35"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;4. Masa Kerajaan Blambangan- Hindia Belanda (XVI-XX)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.85pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Wilayah Blambangan raya semula hanya dikenal pusat
pemerintahannya saja yaitu di Lamajang pada zaman Kameswara. Luasnya meliputi
garis pegunungan Tengger ke Timur batas Selat Bali. Kemudian Blambangan Raya
ini lebih dikenal dengan nama Wirabhumi pada zaman Majapahit, karena pada masa
Raja Hayam Wuruk, wilayah itu dibawah raja bawahan Bre Wirabhumi. Sejak
Majapahit diperintah oleh Dyah Ranawijaya (1486-1527), nama Wirabhumi sudah
tenggelam, sebagai gantinya muncul nama Blambangan dengan luas wilayah sebelah
barat berbatasan garis Gunung Semeru-Tengger ke Selat Bali. Blambangan saat itu
diperintah oleh Dinasti Mas Sembar yang masih di bawah kekuasaan Majapahit
dengan ibukota Panarukan (1600 M). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Pada
masa kejayaan Pangeran Tawangalun (Dinasti Mas Sembar) luas Blambangan mencakup
batas barat Blitar-Malang ke Utara hingga Banger ke Timur Selat Bali. Namun
sejak akhir pemerintahan Tawangalun, sekitar tahun 1690 M. Luas wilayah
Blambangan telah menciut. Beberapa wilayahnya melepaskan diri, termasuk di
dalamnya Banger. Banger telah dikuasai oleh Dinasti Jayalelana dari Buleleng
sampai tahun 1767, yang kemudian menjadi Probolinggo di bawah Pemerintahan VOC.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 36.15pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Menurut Surat GG. Reineir de Klerk kepada Raja Belanda
tertanggal Batavia/Jayakarta, 31 Desember 1781, Banger (Probolinggo) di bawah
pemerintahan Tumenggung Jayanegara yang merangkap pula sebagai Bupati Lumajang.
Bupati ini menggantikan Bupati Jayalelana Brayung pada tahun 1767.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 36.15pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Pada tahun 1850, wilayah Blambangan wilayahnya dibagi tiga
bagian. Bagian Barat adalah Kabupaten Probolinggo, bagian Tengah Kabupaten
Besuki, dan bagian Timur Kabupaten Banyuwangi. Kabupaten Probolinggo terdiri
dari tiga bagian, yaitu Probolinggo, Lamajang, dan Kraksan. Bagian Probolinggo
terdiri dari 5 distrik yaitu : Kota Probolinggo, Sumber Kareng, Tongas,
Tengger, dan Dringu. Bagian Lamajang terdiri 3 distrik : Kota Lamajang,
Kandangan, dan Ranu Lamongan. Bagian Kraksan terdiri dari 5 distrik : Gendhing,
Pajarakan, Kota Kraksan, Jabung dan Paiton. Pada tahun 1905, pada masa Hindia
Belanda, wilayah Blambangan telah dipecah menjadi 6 Kabupaten yaitu :
Banyuwangi, Panarukan, Bondowoso, Jember, Probolinggo, dan Lumajang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 36.15pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle35"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;5.
Masa Kerajaan Surapati Abad XVII-XVIII&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 36.75pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;Surapati, keturunan Bali, putra budak, bekas perwira dalam
militer VOC, pada tahun 1686 mendirikan kerajaannya di Pasuruan. Wilayah ini
membentang atas daerah Blambangan seperti Panarukan, Lumajang dan Malang. Jadi
kerajaan ini juga mencakup Probolinggo. Kemudian (1717) Pasuruan kembali
melepaskan diri, namun Probolinggo, Panarukan, Lumajang dan Malang tetap berada
di tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 36.75pt;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Surapati
dan para putra dan cucunya, yang menggantikannya tetap menjadi orang Bali,
memeluk Hindu, bersumpah untuk selalu menentang Kompeni dengan segala cara.
Dengan Blambangan mereka berhubungan baik; saling mengikat perkawinan dan
persahabatan. Raja-raja Blambangan bersama dengan Surapati menjadi ancaman bagi
Kompeni. Orang-orang Blambangan hanya ingin melepaskan diri dari pengaruh Bali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div align="left" class="Style2" style="line-height: 150%;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle35"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;6. Masa Kerajaan Mataram Abad XVI-XVIII&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;Pada
Abad XVI-XVII, Kabupaten Probolinggo dikuasai Kerajaan Mataram setelah Sultan
Agung melancarkan ekspansi terhadap wilayah Blambangan (1635). Walaupun
Blambangan kemudian melancarkan aksi-aksi untuk melepaskan diri dari kekuasaan
Mataram bantuan dari Bali. Aksi-aksi tersebut baru dapat dipadamkan pada tahun
1640. Pada masa Kerajaan Mataram struktur pemerintahan pada dasarnya tidak
berbeda dengan masa Majapahit. Raja sebagai penguasa tertinggi berada di pusat
kerajaan, dibawahnya terdapat bupati wedana yang merupakan pengawas dan
koordinator para bupati, bupati/adipati pengusa kabupaten, demang pemimpin
kademangan, petinggi sebagai kepala desa dan pedukuhan yang dipimpin kepala
dukuh. Wilayah Mataram dibagi dalam susunan: kraton, kuthagara (ibukota),
negaragung, mancanegara (dan pasisiran). Mancanegara dan pesisiran dibedakan
wetan dan kilen, dengan demikian terdapat mancangara wetan, mancanegara kilen, pesisiran
wetan, pesisiran kilen. Posisi Probolinggo terletak di pesisiran wetan
berdasarkan struktur yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada masa Pemerintahan VOC, setelah
kompeni dapat meredakan Mataram, dalam perjanjian yang dipaksakan kepada Sunan
Pakubuwono II di Mataram, seluruh daerah di sebelah Timur Pasuruan (termasuk
Banger) diserahkan kepada VOC pada tahun 1743. Untuk memimpin pemerintahan di
Banger, pada tahun 1746 VOC mengengkat Kyai Djojolelono sebagai Bupati Pertama
di Banger, dengan gelar Tumenggung. Kabupatennya terletak di Desa Kebonsari
Kulon. Kyai Djojolelono adalah putera Kyai Boen Djolodrijo (Kiem Boen), Patih
Pasuruan. Patihnya Bupati Pasuruan Tumenggung Wironagoro (Untung Suropati).
Kompeni (VOC) terkenal dengan politik adu dombanya. Kyai Djojolelono
dipengaruhi , diadu untuk menangkap/membunuh Panembahan Semeru, Patih Tengger,
keturunan Untung Suropati yang turut memusuhi kompeni. Panembahan Semeru
akhirnya terbunuh oleh Kyai Djojolelono. Setelah menyadari akan kekhilafannya,
terpengaruh oleh politik adu domba kompeni, Kyai Djojolelono menyesali
tindakannya. Kyai Djojolelono mewarisi darah ayahnya dalam menentang/melawan
kompeni. Sebagai tanda sikap permusuhannya tersebut, Kyai Djojolelono kemudian
menyingkir, meninggalkan istana dan jabatannya sebagai Bupati Banger pada tahun
1768, terus mengembara/lelono.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgihWZEiYuYTc0X4Pf4pGLwwEpoHFJJXEG-MTeqN75JOOqFpvlpkZgqO3tH3m3w-IL2xlp0pm7wY0YLFA3B38ER9J1po9auCYw5Ho4JyTjP7AkZ1JqeuYHImmU76DB3iJh2FYNLW3WjeK7x/s1600/joyo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgihWZEiYuYTc0X4Pf4pGLwwEpoHFJJXEG-MTeqN75JOOqFpvlpkZgqO3tH3m3w-IL2xlp0pm7wY0YLFA3B38ER9J1po9auCYw5Ho4JyTjP7AkZ1JqeuYHImmU76DB3iJh2FYNLW3WjeK7x/s400/joyo.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Makam Kyai Djojolelono&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sebagai pengganti Kyai Djojolelono,
kompeni mengangkat Raden Tumenggung Djojonegoro, putra Raden Tumenggung
Tjondronegoro, Bupati Surabaya ke 10 sebagai Bupati Banger kedua. Rumah
kabupatennya dipindahkan ke Benteng Lama. Kompeni tetap kompeni, bukan kompeni
kalau tidak adu domba. Karena politik adu domba kompeni, Kyai Djojolelono yang
tetap memusuhi kompeni ditangkap oleh Tumenggung Djojonegoro. Setelah wafat,
Kyai Djojolelono dimakamkan di pasarean “Sentono”, yang oleh masyarakat
dianggap sebagai makam keramat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di bawah pimpinan Tumenggung
Djojonegoro, daerah Banger tampak makin makmur, penduduk tambah banyak. Beliau
juga mendirikan Masjid Jami’ (± Tahun 1770). Karena sangat disenangi
masyarakat, beliau mendapat sebutan “Kanjeng Djimat”. Pada tahun 1770 nama
Banger oleh Tumenggung Djojonegoro (Kanjeng Djimat) diubah menjadi
“Probolinggo” (Probo : sinar, linggo : tugu, badan, tanda peringatan, tongkat).
Probolinggo : sinar yang berbentuk tugu, gada, tongkat (mungkin yang dimaksud
adalah meteor/bintang jatuh). Setelah wafat Kanjeng Djimat dimakamkan di pasarean
belakang Masjid Jami.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; text-indent: 36pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Masa Emas Kali
Banger&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwC1_BLz6SeGqxQ4xRhAyq02bfGACvzmWx2TF7hMzPT8MGKSnGdkti-5KqNQNrt3O-S88haTD9CQ-i09hGbQyhgtIivBsOMbpzbbr-jBHBwXmiwVmUikvGMrX50oO_UWCuEZtOxp5eFEb2/s1600/18102013(001).jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwC1_BLz6SeGqxQ4xRhAyq02bfGACvzmWx2TF7hMzPT8MGKSnGdkti-5KqNQNrt3O-S88haTD9CQ-i09hGbQyhgtIivBsOMbpzbbr-jBHBwXmiwVmUikvGMrX50oO_UWCuEZtOxp5eFEb2/s400/18102013(001).jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Kali Banger (Bunitas-image)&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kali Banger merupakan sungai utama
di Probolinggo. Kali Banger pernah menjadi alur pusat perekonomian dan mencapai
puncaknya pada tahun ±1900 M. Banyak perahu-perahu bersandar dan berniaga
menggunakan jalur Kali Banger tersebut. Kebanyakan perahu-perahu tersebut
datang dari sekitar wilayah Probolinggo.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di
sungai ini, kapal-kapal pedagang China bahkan dari pulau Madura bisa masuk
hingga ke tengah Kota Probolinggo. Ini menunjukkan Kali Banger bisa menjadi
jalur strategis, Karena aliran Kali Banger dahulu masih besar maka
perahu-perahu tersebut bisa masuk hingga ke pusat kota. Jalur perekonnomian
yang menggunakan Kali Banger berpusat di daerah bernama “Tambak Pasir”.
Kira-kira wilayah itu sekarang berada di pasar Baru kota Probolinggo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nama “Banger” sebagai
nama wilayah Kabupaten Probolinggo dipakai sebagai kebanggaan nama daerah,
sejak jaman Majapahit tahun 1365 hingga 1770 masa pemerintahan Bupati
Jayanegara. Sehingga setidak-tidaknya selama ± 405 tahun, nama “Banger” selalu
terpatri dan mengisi dokumen-dokumen perjalanan sejarah Kabupaten Probolinggo
masa lalu, hingga melegenda sampai sekarang. Selama masa Kerajaan Majapahit,
hingga jaman penjajahan kumpeni VOC, sebelum Masa Bupati Jayanegara, semua
catatan sejarah tentunya mencatatnya sebagai nama “Banger”. Sehingga dapat
disimpulkan semasa pemerintahan Wangsa Djajalelana selama kurun waktu empat,
s/d lima keturunan (1679 – 1770), nama “Banger” sebagai kebanggaan daerah yang
mempunyai sungai kecil, dengan letaknya yang sangat strategis mengalir di
tengah kota sebagai sentral perniagaan perekonomian ketika itu menjadi daerah
yang cukup diperhitungkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Terbukti dalam catatan sejarah dari
laporan-laporan VOC penguasa daerah timur selama itu selalu menyebutnya laporan
dari “Bupati Banger“. Pada jaman Bupati Djajalelana I yang terprediksi
memerintah tahun 1679 s/d 1697, nama “Banger “ diabadikan untuk nama putera
pertamanya yaitu “Mas Bagus Banger”. Selain itu pada saat itu pula sering
terdengar nama “Kanjeng Banger”, yang konon berselisih dengan Panembahan Meru
dari Tengger. masa pemerintahan bupati Jayanegara keturunan dari kasepuhan
Surabaya, nama “Banger” dirubah menjadi “Probolinggo”, asal kata dari “Probo”
artinya “Sinar”, sedangkan “Linggo” artinya “Badan” atau “Tugu” sebagai tanda
peringatan. Dalam pada itu masih sejaman dengan perubahan nama Banger menjadi
Probolinggo, kita ketemukan adanya nama desa Wirolinggo, (dalam peta) di
selatan desa Pangger (Randupangger), dan Maniklinggo nama Blambangan lama.
Mungkinkah perubahan nama Banger menjadi Probolinggo, terilhami oleh nama-nama
itu, masih perlu penelitian lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berdasarkan hasil penelitian
lapangan yang telah dilakukan tgl. 12 Nopember 2005, situs sungai/kali “Banger”
saat ini panjangnya ± 6,4 km. Hulu sungai terdapat di DAM Air Desa Pakistaji,
sedangkan muara sungai terdapat di Desa Mangunharja, dukuh Tajungan sebelah
timur DOK pelabuhan menuju ke laut lepas. Situs Sungai Banger tidak berfungsi
untuk mengairi sawah, karena tidak ada cakupan baku sawah, sehingga berfungsi
sebagai Drainase (saluran pematusan / pembuagan air non irigasi). Bila
diurutkan dari arah selatan Sungai Banger / Kali Banger bersumber dari dua
tempat, sebelah barat dari sumber air Andi, sedangkan di sebelah timur dari
sumber air bedungan Kedunggaleng, melewati bendugan Kedungmiri, bendungan
Sukun, bendungan Randu, bendungan Gladakserang. Di kelurahan Jrebeng, dan
Kanigaran sungai pecah menjadi dua (2), di sebelah barat namanya tetap sungai
Banger, sedangkan di sebelah timur bernama sungai Pancor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Probolinggo Menjadi Tanah Partikelir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pada masa pemerintahan/kekuasaan Gubernur Jenderal Meester Herman
William Daendels, yang terkenal dengan pemerintahan tangan besinya, mengada-kan
perubahan-perubahan dalam pemerintahan. “Sejak masa Kerajaan Mataram hingga
kini merupakan kawasan subur dan kaya hasil bumi. Kawasan ini menjadi aset
bernilai tinggi bagi para penguasa pulau Jawa dan digunakan sebagai modal untuk
mempertahankan kekuasaannya. Pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Herman
Willem Daendels, Probolinggo adalah salah satu kawasan yang dijual sebagai
tanah partikelir demi melancarkan pembuatan jalan raya pos (De Grote Postweg)
Anyer – Panarukan” (&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Susanto, 2008:75).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;Gubernur Jenderal Meester
Herman William Daendels juga banyak menjual tanah negara kepada bangsa asing.
“Transaksi terbesarnya adalah penjualan seluruh kabupaten Probolinggo di Jawa
Timur kepada orang Cina, Han Ti Ko, dengan harga satu juta dolar. Ini, dan
beberapa transaksi lain, murni usaha spekulatif&amp;nbsp;
di pihak pembeli. Untunglah Daendels memerintah cukup lama sehingga
sehingga bisa sepenuhnya menjalankan rencana-rencananya, yang akan berakibat
separuh penduduk Jawa terpuruk menjadi hamba sahaya, &lt;i&gt;taillable et corveable a merci &lt;/i&gt;(yang bisa diapakan saja oleh
tuannya)” (Vlekke, 1958:283). Pusat Pemerintahan (Kabupaten) dipindahkan di
sebelah Selatan Alun-alun, seperti keadaan sekarang ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Gemeente (Kota) Probolinggo&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada
masa Pemerintahan Raden Adipati Ario Nitinegoro, Bupati Probolinggo ke 17,
Pemerintah Hindia Belanda membentuk “Gemeente Probolinggo” (Kota Probolinggo)
pada tanggal 1 Juli 1918. Tanggal 1 Juli 1918 kemudian dijadikan sebagai hari
jadinya Pemerintah Kota Probolinggo. Bersamaan dengan HUT Bhayangkara, tanggal
1 Juli oleh Pemerintah Kota madya Probolinggo telah beberapa kali diperingati
sebagai hari jadi / HUT Pemerintah Kota Probolinggo. Tahun 1926 Gemeente diubah
menjadi Stads Gemeente berdasarkan Stbl 365 Tahun 1926. Gemeente Probolinggo
selanjutnya menjadi Kota Probolinggo berdasarkan Ordonansi pembentukan
kota&amp;nbsp; (Stbl. 1928 No.500). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sejak
tahun 1918 Gemeente Probolinggo dipegang/dijabat oleh seorang Asisten Residen
(di bawah Karesidenan Pasuruan). Baru tahun 1928 diangkat seorang Burgemeester
(Walikota) sebagai kepala daerah yang berkuasa penuh. Pada tahun 1929
Probolinggo pernah menjadi Ibukota Karesidenan Probolinggo. Burgemeester
(Walikota) Probolinggo pertama ialah Tn. Meyer. Tahun 1935 pangkat Burgemeester
untuk Stadsgemeente Probolinggo dihapus dan sebagai pejabat diangkat Asisten
Residen yang berkedudukan di Probolinggo (1935-1942) yaitu LA. de Graaf dan
diganti L. Noe.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="Style5" style="line-height: 150%; mso-pagination: widow-orphan; text-indent: 35.8pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 11.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span class="FontStyle34"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pemerintah Kota Probolinggo Di Awal Indonesia
Merdeka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-indent: 36.0pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pemerintah
penjajah/Hindia Belanda setelah kekuasaanya di Indonesia diganti oleh
pemerintah/ penjajah Jepang dan kemudian Indonesia menjadi negara merdeka,
berambisi kembali untuk tetap menguasai/menjajah Indonesia. Tanggal 21 Juli
1947 Kota Probolinggo diduduki oleh tentara kolonial Belanda. Diangkatlah
seorang Asisten Residen Bayangan dan sebagai Bergemeester diangkat Saudara
Saroso Harsono menjadi Walikota RI. Pada masa Pemerintahan Raden Soejoed Alip,
Bupati Probolinggo ke 21, Kabupaten Probolinggo pada pertengahan bulan Pebruari
1948 dibagi menjadi 2 (dua), yaitu Kabupaten Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo
(berdasarkan Staatsblad 1948 No. 201). Gemeente Probolinggo dihapus dan
disatukan dengan Kabupaten Probolinggo (berdasarkan Staatsblad 1948 No. 306).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 150%;"&gt;Daftar Rujukan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0cm 35.45pt; text-indent: -35.45pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 150%;"&gt;Basri, Syachrial. 2004. &lt;i&gt;Kota Probolinggo Menuju Masa Depan. &lt;/i&gt;Probolinggo:
Pemerintah Kota Probolinggo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0cm 35.45pt; text-indent: -35.45pt;"&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 150%;"&gt;Susanto, Agus. 2008. &lt;i&gt;Ekspedisi Anjer Panaroekan.&lt;/i&gt;Jakarta: PT
Kompas Media Nusantara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="line-height: 150%;"&gt;Vlekke, Bernard H.M. 1958. &lt;i&gt;Nusantara Sejarah Indonesia&lt;/i&gt;. Leiden:
Universitas Leiden.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span lang="EN-US" style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : neeprinses.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgihWZEiYuYTc0X4Pf4pGLwwEpoHFJJXEG-MTeqN75JOOqFpvlpkZgqO3tH3m3w-IL2xlp0pm7wY0YLFA3B38ER9J1po9auCYw5Ho4JyTjP7AkZ1JqeuYHImmU76DB3iJh2FYNLW3WjeK7x/s72-c/joyo.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Asal-Usul Kota Probolinggo</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2013/10/asal-usul-kota-probolinggo.html</link><category>Jalan Jalan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Thu, 10 Oct 2013 13:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-7303410481999164413</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgib8I_s4yDgVpl0ye7fKR3nTD2x5O3vbcxJREFGTrWvhTRI1mv7GnVsHQrT3CzDunDSS7EjOzf0xkXbEbP1FpHHaNITXLJsCK3nYdWROejS1JfFunpDn-AUle7elCD_se-T3otwGBGf-bB/s1600/perang+paregreg.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgib8I_s4yDgVpl0ye7fKR3nTD2x5O3vbcxJREFGTrWvhTRI1mv7GnVsHQrT3CzDunDSS7EjOzf0xkXbEbP1FpHHaNITXLJsCK3nYdWROejS1JfFunpDn-AUle7elCD_se-T3otwGBGf-bB/s400/perang+paregreg.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Jika kita berbicara tentang sejarah lahirnya kota Probolinggo, kita  
tidak akan lepas dari sejarah kerajaan besar yang pernah berdiri di  
pulau Jawa, yaitu kerajaan Majapahit.  Pada zaman pemerintahan Raja 
Majapahit ke IV, yaitu Prabu Radjasanagara  atau Sri Nata Hayam Wuruk 
(1350-1389), daerah Probolinggo dikenal  dengan nama “Banger”, sesuai 
dengan nama sungai yang mengalir ditengah  daerah ini. Di dalam Kakawin 
Nagarakertagama,  Prapanca, pujangga Majapahit yang terkenal menyebutkan
 bahwa&amp;nbsp; Banger,  yang semula merupakan pedukuhan kecil di muara kali 
Banger berkembang  menjadi Pakuwon yang dipimpin oleh seorang Akuwu di 
Sukodono di bawah  kekuasaan Kerajaan Majapahit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat Bre Wirabumi (Minakjinggo) bertahta sebagai Raja Blambangan,  
Banger&amp;nbsp; masuk ke dalam daerah kekuasaan Bre Wirabumi. Perselisihan&amp;nbsp;  
menyebabkan Banger yang merupakan perbatasan antara Majapahit dan  
Blambangan menjadi kancah peperangan antara Bre Wirabumi (Blambangan)  
dengan Prabu Wikramawardhana (Majapahit) yang dikenal dengan sebutan 
“Perang Paregreg”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Perjalanan Hayam Wuruk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
Prapanca mencatat bahwa setelah berakhir musim dingin (musim  hujan), , 
Hayam Wuruk sebagai raja sering mengadakan perjalanan untuk  mengunjungi
 daerah terdekat seperti Jalagiri, Blitar, Polaman, Daha dan  
sebagainya, termasuk desa Perdikan Jalagiri yang terletak tidak jauh di 
 sebelah Timur Majapahit, serta Wewe Pikatan di Candi Lima, dengan jalan
  kaki saja. Beliau juga suka berkunjung ke Palah untuk berziarah ke 
Candi  Siwa, lalu ke Blitar , Jimur Silaahrit, Polaman, Daha, Janggalah.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
Menurut Prapanca, Prabu Hayam Wuruk pernah mengunjungi Panjang  diiringi
 oleh segenap pembesar pemerintah pusat pada tahun Saka 1275  (Masehi); 
serta Pantai Selatan pada tahun saka 1276 (Masehi 1357).  Perjalanan 
tersebut menembus hutan belantara hingga ke Lodaya, Teto dan  Sideman. 
Pada tahun Saka 1281 (Masehi 1359) bulan Badra  (Agustus-September) 
Beliau juga mengunjungi Lumajang.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
Dalam Kakawin Nagarakertagama (sebenarnya bernama Decawarnana),  
Prapanca memberikan uraian yang cukup lengkap tentang perjalanan ini  
hingga kita dapat mengetahui desa-desa dan daerah-daerah yang dikunjungi
  dalam perjalanan itu. Pupuh 80/4 menyatakan bahwa perjalanan keliling 
 daerah yang dilakukan oleh Sri Nata Hayam Wuruk memiliki tujuan  
menghapus semua durjana dari wilayah kerajaan Majapahit.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Tentang perjalanan ini, R. Ng Yosodipura, Pujangga Surakarta Hadiningrat, menulis:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Prabu Hayam Wuruk sajroning andong lelono anjajah praja ing  tanggap
 warsa 1359, tahun candra nalungsure in jurang terpis, tumekeng  
perenging wuki Temenggungan tumuju ing argo Tengger ing Mada Karipura.  
Tumurun ing tepising wonodrikang banger ambeting warih, Sang Prabu  
manages ing ngarsanging Dewa, denyo nerusake lampah marang Sukodono ing 
 wuwus nyuwun nuggroho supoyo tansah pinanjungan ing Hyang Widi bisa  
tansah kaleksanaan ing sediyo. Kang dadi ubayane ing wuri utusan  
pawongan ing Wono Banger babat Wono Gung mrih saranan ing rejaning projo
  ing wuri.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Kasigek caritaning lampah, Sang Prabu sank Pungguwo cantang  balung 
kinen angungak ing projo sadeng sawusnyo prang pupuh. Dening Sang  Prabu
 wus kinaryo penggalihan in sumangso kelempahan kang katur babat  wono 
gung arso pinaringan aprasanti dadio tungguling projo anyar  aselisih 
akuwu kadipaten Sukodono Lumajang, Prasetianing sang noto ing  tepising 
wonodri katiti ing mongso wanchi purnomo angglewang (lingsir),  respati 
arinipun. Sang noto Rejosonenoro andon lelono ing brang wetan  tumekeng 
manguni Blambangan lan saindenging brang wetan."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Terjemahan dalam bahasa Indonesia kira-kira:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Prabu Hayam Wuruk selama berkelana keliling negara pada tahun  1359,
 candra tahun: nalungsure ing jurang terpis (1359), tiba di lereng  
gunung Tumenggungan dan menuju ke gunung Tengger di Madakaripura.&amp;nbsp; Pada 
 saat turun dan sampai di tepi sungai yang airnya berbau banger (anyir),
  Sang prabu memohon anugerah kepada Dewa agar dalam kelanjutan  
perjalanannya ke sukodono selalu dipayungi/ dilindungi Sang Hyang Widi  
dan bisa terlaksana sesuai rencana. Yang menjadi upayanya kemudian, sang
  prabu menyuruh orang-orang yang tinggal di (sekitar) Hutan Banger 
untuk  membuka Hutan agar menjadi sarana berkembangnya praja/ wilayah/ 
kota/  daerah (banger) di kemudian hari.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Singkat cerita, Sang Prabu dan rombongan meninjau daerah Sadeng  yang
 dulunya bekas ajang perang sadeng (berziarah???) dan kemudian Sang  
Prabu memutuskan mengangkat kepala daerah baru untuk daerah yang baru  
dibuka -Banger- dibawah pemerintahan Akuwu kadipaten Sukodono Lumajang. 
 Janji (ketetapan/ keputusan) Sang Nata di tepi hutan tercatat pada 
bulan  Purnama condong, hari Kamis. Sang Nata Rejosonegoro berkelana di 
daerah  Timur sampai menjumpai Blambangan dan pelosok daerah timur."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
Perintah Prabu Hayam Wuruk untuk membuka hutan Banger (babat alas  
Banger) tersebut jatuh pada tanggal 4 September 1359, dan ditetapkan  
sebagai Hari Jadi Kota Probolinggo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Wilayah-wilayah Probolinggo Dalam Kakawin NagaraKertagama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
Kakawin Nagarakertagama dengan jelas menyebut nama-nama desa  (daerah) 
yang tidak asing lagi bagi masyarakat Probolinggo, yaitu  Borang, 
Banger, dan Bermi. Nama-nama desa tersebut dituliskan pada Pupuh  XXI/1 
dan XXXIV/4. Desa Baremi (penduduk asli lebih mengenalnya dengan  
sebutan Bremi) terletak di Kelurahan Sukabumi Kota Probolinggo. Borang, 
 sekarang bernama Kelurahan Wiroborang sebagai paduan antara Wirojayan  
dan Borang. Desa Banger yang terletak di antara Bremi dan Borang,  
sekarang merupakan pusat Kota Probolinggo.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
Nama Banger sampai sekarang masih dikenal sebagai nama sungai  yang 
mengalir tepat di tengah Kota Probolinggo. Sungai dengan aliran  kecil 
yang lebih tampak seperti saluran pembuangan berbau busuk. Hingga  tahun
 1900-an, sungai ini masih jernih dan lebar sehingga banyak perahu  
dagang dari Madura dapat masuk berlabuh di pusat perdagangan yang  
terletak di sekitar jalan Siaman sekarang. Pada jaman dahulu tempat ini 
 merupakan sebuah teluk, yang disebut “Tambak Pasir”. Kira-kira tahun  
1928 sebagian dari sungai ini ditimbun (diurug) dan dijadikan jalan yang
  sebagian menjadi Jalan Siaman dan Jalan KH. Abdul Aziz.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
Ada mitos yang cukup populer di kalangan masyarakat Probolinggo  bahwa 
nama Kali Banger di berikan karena air sungai tersebut berbau  banger / 
amis oleh darah Minak Jinggo yang dipenggal kepalanya oleh  Raden 
Damarwulan. Jika yang dimaksud dengan pertarungan antara Minak  Jinggo 
dengan Damarwulan ini adalah peperangan antara Bre Wirabumi  dengan 
Raden Gajah yang terjadi pada tahun 1404-1406 (Perang Paregreg),  maka 
anggapan tersebut secara logis tidak benar. Perang Paregreg terjadi  
pada tahun 1404-1406, sedangkan Prapanca dalam buku Nagarakertagama  
yang ditulis pada tahun 1365 sudah menyebut nama Banger. Mengingat nama 
 Banger sudah ada kira-kira sejak tahun 1359 Masehi, maka mitos yang  
lebih "masuk akal" adalah bahwa bau banger itu disebabkan oleh bau darah
  dan mayat-mayat yang terjadi akibat peperangan antara Majapahit dengan
  Lumajang pada ”Pemberontakan Nambi, Aria Wiraraja” pada tahun 1316  
Masehi.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : warofweekly.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgib8I_s4yDgVpl0ye7fKR3nTD2x5O3vbcxJREFGTrWvhTRI1mv7GnVsHQrT3CzDunDSS7EjOzf0xkXbEbP1FpHHaNITXLJsCK3nYdWROejS1JfFunpDn-AUle7elCD_se-T3otwGBGf-bB/s72-c/perang+paregreg.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item><item><title>Hari Raya Idul Fitri dan Keutamaannya</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2009/09/hari-raya-idul-fitri-dan-keutamaannya.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Tue, 6 Aug 2013 09:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-5540287627206330426</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6Y7-MtQmxOAtWeGHw1Yg_ATmQv9ZDkaB-xqp65Ea-WJhpQAfLaz_TZHiDgDbXIj-DJCzPMf9bFqeVO4Nwlm34Y9x8I90CSJ-2_R83zHZV7NhVBtRslktQ94vCLHx1pmsidQd3RLNPuj_z/s1600/idul.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="250" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6Y7-MtQmxOAtWeGHw1Yg_ATmQv9ZDkaB-xqp65Ea-WJhpQAfLaz_TZHiDgDbXIj-DJCzPMf9bFqeVO4Nwlm34Y9x8I90CSJ-2_R83zHZV7NhVBtRslktQ94vCLHx1pmsidQd3RLNPuj_z/s400/idul.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
Hari permulaan bulan Syawal (tanggal 1 Syawal) dan hari kesepuluh (tanggal 10) dari bulan Dzul Hijjah, disebut hari Id (hari raya), karena orang-orang mukmin dalam kedua hari itu kembali – dari taat kepada Allah Ta’ala. Yakni, orang-orang mukmin telah menunaikan dua kewajiban monumental berupa puasa Ramadhan dan pelaksanaan ibadah haji. –taat kepada Rasulullah saw yaitu puasa enam hari di bulan Syawal.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari raya pertama kali yang dilaksanakan oleh Rasulullah untuk menunaikan shalat Id adalah Idul Fitri, tepatnya pada tahun 2 Hijriyah, lalu beliau untuk selanjutnya tidak pernah meninggalkan adat-istiadat tersebut. Shalat Hari Raya adalah sunnah yang dikukuhkan (muakkadah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, “hiasilah hari raya anda dengan membaca takbir”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw bersabda, “barangsiapa yang membaca Subhaanallaah wa bi hamdihi pada hari raya sebanyak tiga ratus kali dan menghadiahkannya untuk orang-orang muslim yang telah mati, maka masuklah dalam setiap kubur seribu macam nur, dan Allah akan menjadikan kuburnya kelak kalau dia mati seribu nur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Wahab bin Munabbih ra, “sesungguhnya iblis memekik histeris pada setiap hari raya, lalu anak buah iblis berkumpul mengerumuninya dan bertanya : Hai tuan kami, apakah yang menyebabkan kemarahan anda? Iblis berkata : sesungguhnya Allah swt benar-benar telah mengampuni ummat Muhammad saw pada hari ini.  Maka kamu sekalian harus berusaha keras dengan segala macam kelezatan dan kesenangan nafsu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahab juga berkata, “sesungguhnya Allah swt telah menciptakan surga pada hari raya Idul Fitri, dan menanam pohon (syajarah) thuba jug apara hari raya Idul Fitri, memilih Jibril menurunkan wahyu, dan menerima tobat para tukang sihir Fir’aun juga pada hari raya Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw bersabda, “barangsiapa yang berdiri pada malam hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) dengan tulus ikhlas mengharap ridha Allah, maka hatinya tidak akan mati, pada hari ketika hati-hati sedang mati”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diceritakan, sesungguhnya Umar bin Khattab ra pernah melihat putranya memakai baju yang usang pada hari raya, lalu Umar menangis, sehingga putranya bertanya, “Apa yang membuat ayah menangis?”.&lt;br /&gt;Umar berkata, “Hai anakku, aku khawatir kalau hatimu menjadi susah di hari raya ini, ketika teman-temanmu melihatmu memakai baju usang itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putranya berkata, “sesungguhnya hanya hati orang yang kehilangan ridha Allah yang merasa bersedih atau orang yang berani kepada Ibu atau bapaknya.  Dan sesungguhnya aku benar-benar mengharap ridha Allah berkat ridha ayah padaku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar kemudian mendekap putranya sambil menangis tersedu-sedu serta mendoakan anaknya mudah-mudahan Allah meridhainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya lantunan seorang penyair ini  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata, besok pagi hari raya, apa yang kau pakai?&lt;br /&gt;Aku menjawab, pakaian bekas.&lt;br /&gt;Kefakiran dan kesabaran adalah dua pakaian yang diantaranya terdapat hati yang melihat Rab-nya dalam hari raya dan hari Jum’at.&lt;br /&gt;Hari raya adalah suatu perkumpulan sedih kalau Engkau ya Allah lenyap dalam anganku,&lt;br /&gt;Dan hari raya menjadi sebuah pemandangan dan pendengaran kalau Engkau ya Allah bersamaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pagi hari raya Idul Fitri tiba, Allah mengutus para malaikat agar turun ke bumi.  Mereka turun dan berdiri di pertigaan-pertigaan maupun persimpangan-persimpangan jalan, memanggil-manggil dengan suara yang dapat didengar makhluk-makhluk Allah, kecuali jin dan manusia.  Mereka berkata, “Wahai Ummat Muhammad, keluarlah menuju panggilan Allah Yang Maha Pemurah.  Dia akan menganugerahkan pemberian yang agung dan mengampuni dosa yang besar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila para ummat Muhammad telah tiba pada tempat-tempat shalat hari raya-nya masing-masing, Allah berfirman kepada malaikat-malaikat-Nya, “apakah balasannya pekerja bila telah menyelesaikan pekerjaannya?”.&lt;br /&gt;Malaikat-malaikat itu pun berkata, “balasannya adalah dipenuhi upahnya”.&lt;br /&gt;Allah swt berfirman lagi, “Aku persaksikan kepada kalian (manusia), sesungguhnya Aku menjadikan dan memberikan pahala mereka dengan keridhaan dan ampunan-Ku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : Kitab Mukasyafatul Qulub&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh6Y7-MtQmxOAtWeGHw1Yg_ATmQv9ZDkaB-xqp65Ea-WJhpQAfLaz_TZHiDgDbXIj-DJCzPMf9bFqeVO4Nwlm34Y9x8I90CSJ-2_R83zHZV7NhVBtRslktQ94vCLHx1pmsidQd3RLNPuj_z/s72-c/idul.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><title>Dua Presiden RI yang "tidak tertulis" dalam Sejarah Kepresidenan</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/05/dua-presiden-ri-yang-tidak-tertulis.html</link><category>Berita</category><category>Serba Serbi</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Mon, 5 Aug 2013 14:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-5929879873287231785</guid><description>Mungkin masih banyak dari kita yang beranggapan bahwa Indonesia hingga saat ini baru dipimpin oleh 6 orang presiden, yaitu Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Alm. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, dan kini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun hal itu ternyata keliru.&lt;br /&gt;
Indonesia, menurut catatan sejarah, hingga saat ini sebenarnya sudah dipimpin oleh 8 orang presiden. Lalu, siapa dua orang lagi yang pernah memimpin Indonesia ???&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua tokoh yang terlewatkan itu adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sjafruddin Prawiranegara&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mr. Assaat&lt;/span&gt;. Keduanya tidak disebut, bisa karena alpa, tetapi mungkin juga disengaja.&lt;br /&gt;
Sjafruddin Prawiranegara adalah Pemimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) ketika Presiden Soekarno dan Moh. Hatta ditangkap Belanda pada awal Agresi Militer II, sedangkan Mr. Assaat adalah Presiden RI saat Republik ini menjadi bagian dari Republik Indonesia Serikat (1949).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tanggal 19 Desember 1948, saat Belanda melakukan Agresi Militer II dengan menyerang dan menguasai ibu kota RI saat itu di Yogyakarta, mereka berhasil menangkap dan menahan Presiden Soekarno, Moh. Hatta, serta para pemimpin Indonesia lainnya untuk kemudian diasingkan ke Pulau Bangka. Kabar penangkapan terhadap Soekarno dan para pemimpin Indonesia itu terdengar oleh Sjafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kemakmuran dan sedang berada di Bukittinggi, Sumatra Barat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.  Sjafruddin Prawiranegara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBJ-V-QcPR7z6Y-Wx6jYOS1NqLaP9Ok_5vsolPU6PnX8tvq_1AzyxiTUFOgA-cuwwTsVaDU1S6khiYahALuA2TcT5FGEvJAC77awPtlGFKIY8_JViPW26Fhzi5yHFyduFt8bQqVU6P65Ec/s1600/Sjafruddin+Prawiranegara.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBJ-V-QcPR7z6Y-Wx6jYOS1NqLaP9Ok_5vsolPU6PnX8tvq_1AzyxiTUFOgA-cuwwTsVaDU1S6khiYahALuA2TcT5FGEvJAC77awPtlGFKIY8_JViPW26Fhzi5yHFyduFt8bQqVU6P65Ec/s400/Sjafruddin+Prawiranegara.jpg" width="283" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Untuk mengisi kekosongan kekuasaan, Sjafrudin mengusulkan dibentuknya pemerintahan darurat untuk meneruskan pemerintah RI. Padahal, saat itu Soekarno - Hatta mengirimkan telegram berbunyi, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kami, Presiden Republik Indonesia memberitakan bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Desember 1948 djam 6 pagi Belanda telah mulai serangannja atas Iboe Kota Jogjakarta. Djika dalam keadaan pemerintah tidak dapat mendjalankan kewajibannja lagi, kami menguasakan kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Menteri Kemakmuran RI untuk membentuk Pemerintahan Darurat di Sumatra&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun saat itu telegram tersebut tidak sampai ke Bukittinggi. Meski demikian, ternyata pada saat bersamaan Sjafruddin Prawiranegara telah mengambil inisiatif yang senada. Dalam rapat di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok Bukittinggi, 19 Desember 1948, ia mengusulkan pembentukan suatu pemerintah darurat (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;emergency government&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;
Gubernur Sumatra Mr. T.M. Hasan menyetujui usul itu "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;demi menyelamatkan Negara Republik Indonesia yang berada dalam bahaya, artinya kekosongan kepala pemerintahan, yang menjadi syarat internasional untuk diakui sebagai negara&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada 22 Desember 1948, di Halaban, sekitar 15 km dari Payakumbuh, PDRI "diproklamasikan".  Sjafruddin duduk sebagai ketua/presiden merangkap Menteri Pertahanan, Penerangan, dan Luar Negeri, ad. interim. Kabinet-nya dibantu Mr. T.M. Hasan, Mr. S.M. Rasjid, Mr. Lukman Hakim, Ir. Mananti Sitompul, Ir. Indracahya, dan Marjono Danubroto. Adapun Jenderal Sudirman tetap sebagai Panglima Besar Angkatan Perang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sjafruddin menyerahkan kembali mandatnya kepada Presiden Soekarno pada tanggal 13 Juli 1949 di Yogyakarta. Dengan demikian, berakhirlah riwayat PDRI yang selama kurang lebih delapan bulan melanjutkan eksistensi Republik Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Mr. Assaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSrUCKfD6Fb-cBVqY5Go5RQRVL8MQi3fXWeZP6-ObEOHubf2GAPgJazYrBSeGpRkoUfFYv8h8uneWOB8ceccoOjJnaqfx0bB82mz-s3c8u9Mfd4vKrr-i2tEuCLtKCZy-8tyOA1n-QsEEy/s1600/Mr+Assaat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSrUCKfD6Fb-cBVqY5Go5RQRVL8MQi3fXWeZP6-ObEOHubf2GAPgJazYrBSeGpRkoUfFYv8h8uneWOB8ceccoOjJnaqfx0bB82mz-s3c8u9Mfd4vKrr-i2tEuCLtKCZy-8tyOA1n-QsEEy/s400/Mr+Assaat.jpg" width="299" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Dalam perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) yang ditandatangani di Belanda, 27 Desember 1949 diputuskan bahwa Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS).&lt;br /&gt;
RIS terdiri dari 16 negara bagian, salah satunya adalah Republik Indonesia. Negara bagian lainnya seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur, dan lain-lain. Karena Soekarno dan Moh. Hatta telah ditetapkan menjadi Presiden dan Perdana Menteri RIS, maka berarti terjadi kekosongan pimpinan pada Republik Indonesia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Assaat adalah Pemangku Sementara Jabatan Presiden RI. Peran Assaat sangat penting. Kalau tidak ada RI saat itu, berarti ada kekosongan dalam sejarah Indonesia bahwa RI pernah menghilang dan kemudian muncul lagi. Namun, dengan mengakui keberadaan RI dalam RIS yang hanya beberapa bulan, tampak bahwa sejarah Republik Indonesia sejak tahun 1945 tidak pernah terputus sampai kini. Kita ketahui bahwa kemudian RIS melebur menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 15 Agustus 1950. Itu berarti, Assaat pernah memangku jabatan Presiden RI sekitar sembilan bulan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nah para sobat pembaca, dengan demikian, SBY adalah presiden RI yang ke-8.&lt;br /&gt;
Urutan Presiden RI yang "kronologis" adalah sebagai berikut : Soekarno (diselingi oleh Sjafruddin Prawiranegara dan Assaat), Soeharto, B.J. Habibie, (Alm.) KH. Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber : kaskus.us&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBJ-V-QcPR7z6Y-Wx6jYOS1NqLaP9Ok_5vsolPU6PnX8tvq_1AzyxiTUFOgA-cuwwTsVaDU1S6khiYahALuA2TcT5FGEvJAC77awPtlGFKIY8_JViPW26Fhzi5yHFyduFt8bQqVU6P65Ec/s72-c/Sjafruddin+Prawiranegara.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">15</thr:total></item><item><title>Belajar Ilmu Tauhid</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/05/belajar-ilmu-tauhid.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Sat, 3 Aug 2013 14:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-7573896015807036882</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIpJvloXTdLEm5jvjLGq-qLvq5YAJeMgRbYJCKokhawuYVGoX8ltJ6FrAGhWBiLjWoTk8oQgVU4d7wt4EIaX5e-ibG78oqOV-0kFpwZm92xNg5XDRVd9x-cXlegvNHhIC_Va5revRXm8eG/s1600/tauhid.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIpJvloXTdLEm5jvjLGq-qLvq5YAJeMgRbYJCKokhawuYVGoX8ltJ6FrAGhWBiLjWoTk8oQgVU4d7wt4EIaX5e-ibG78oqOV-0kFpwZm92xNg5XDRVd9x-cXlegvNHhIC_Va5revRXm8eG/s320/tauhid.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Mohon maaf penjabarannya dalam bahasa sehari-hari, supaya rekan-rekan mudah memahaminya, saya tulis dalam lingkup yang sederhana dan penerapannya. mohon maklum adanya.&lt;br /&gt;
ilmu tauhid : ilmu yang meng-ESA-kan tuhan / ALLAH. ilmu pengakuan bahwa tidak ada TUHAN selain ALLAH, LAA ILAA HA ILLALLAH.&lt;br /&gt;
Apakah dengan membaca LAA ILAA HA ILLALLAH ratusan, ribuan kita meng-tauhid-kan ALLAH ???&lt;br /&gt;
Bagaimana kalau kita tidak membaca LAA ILAA HA ILLALLAH berarti kita tidak meng-tauhid-kan ALLAH, dan ALLAH tidak tauhid ???&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang benar yang mana ....????&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ILMU TAUHID pangkal dari segala ibadah, kalau tidak mengguasai ilmu ini, maka ibadah kita sia-sia belaka, ibadah kita dilandasi dengan tuhan-tuhan yang lainnya. contoh tuhan pamrih, tuhan pahala, tuhan surga dll.&lt;br /&gt;
orang yang beribadah dilandasi dengan ilmu tauhid sama dengan ibadahnya orang umum (orang yg tidak mengenal tauhid) ribuan tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejak kapan manusia mengenal tuhan dan kejadian manusia&lt;/span&gt; ???&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum terbentuknya manusia, didalam alam ruh, terjadi pengakuan adanya ketuhanan sesuai dengan Al-Qur'an.&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALASTU BIROBBIKUM&lt;/span&gt; "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bukankah AKU tuhanmu&lt;/span&gt;"....&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BALA SAHIDNA&lt;/span&gt; "benar ya ALLAH, engkau adalah TUHANku",&lt;br /&gt;
kemudian "KALAU KAU AKU TURUNKAN KEDUNIA APA JANJIMU" .&lt;br /&gt;
"TIADA AKU CIPTAKAN JIN DAN MANUSIA SUPAYA BERIBADAH KEPADAKU".&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum adanya manusia sudah ada kehidupan, yaitu kehidupan yang belum terbentuk ujud manusia yaitu berupa RUH. sehingga yang ada "ISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM" artinya nama Allah yang pengasih dan penyayang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah proses pengakuan ketuhanan ruh terhadap ALLAH, kemudian ruh ditaruh kepada rahim seorang ibu, pada saat kandungan berumur 40 hari didalam alam kandungan.&lt;br /&gt;
Untuk menguji ketauhidan manusia juga menciptakan juga jasmani (bentuk rangka manusia yang terdiri 7 lapis yaitu bulu, kulit, daging, otot, balung dan sumsum) dari sari pati tanah dan diberikan juga nafsu, dan ALLAH juga telah menciptakan dunia untuk mengHIJAB manusia supaya lupa akan tuhannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari kejadian diatas dinamakan manusia yang terdiri jasmani (rangka/batang simbol angka 0) dan ruhani ( ruh/isi simbolnya angka 1) terdapat dalam bacaan kalimat BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM ( ditambahkan huruf Ba (menunjukan batang/bangkai) yang artinya DENGAN dalam kalimat ISMILLAHIROHMANIRROHIM yang artinya nama Allah yg maha pengasih dan penyayang ), sehingga kalimat BISMILLAHIROHMANIRROHIM terdiri dari 19 huruf dan jenis hurufnya ada 10.&lt;br /&gt;
Tanda 10 (menunjukan kesempurnaan ) ujudnya manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
makanya Setiap aktifitas apapun harus membaca BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM, kalau tidak semua yang dilakukan batal tidak berguna.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari bergerak kehari, dan umur bertambah tahun demi tahun, sampai umur 7 tahun sampai akil baligh kita diperintah untuk belajar sholat, ngaji, kebajikan dll untuk membuka hijab kita mengingat BAIAT/janji sesuai dialam ruh, tetapi hati kita tetap buta."YANG MEMBUAT SESEORANG NASRANI, DAN MAJUSI itu adalah orang tua kita". pada saat kita akil baligg itulah kewajiban sebagai manusia untuk mencari kebenaran yang hakiki dituntut. Ada Nasrani, Budha, Hindu dan Islam dan itu merupakan pilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan kita mengakui dengan LAA ILAA HA ILLALLAH tidak ada tuhan yang patut disembah selain ALLAH. tetapi pada kenyataan banyak orang yang meyembah selain Allah, dihati penuh dengan &lt;span style="color: #990000; font-weight: bold;"&gt;harta-benda, wanita, jabatan, dan uang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini berhala-berhala didalam hati harus disingkirkan kalau tidak selamanya akan tersesat. Kalau jaman jahiliyah orang benar-benar menyembah berhala didepan LATTA, UZZA dll, tetapi sekarang berhalanya didalam hati lillah harta benda, lillah jabatan, lillah pamrih dll. jahiliyahnya tidak nampak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengertian diatas filosofi jawa mengatakan LAKON LAHIR ( ceritera kelahiran) pengertian diatas harus dimengerti untuk membahas kelanjutan tauhid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apa yang dinamakan hidup menurut agama ISLAM sesuai dengan Rasulullah,&lt;br /&gt;
kalau hidup hanya bertambah besar dan kuat tak jauh bedanya dengan hidupnya tumbuh-tumbuhan, kalau hidup hanya bertambah banyak, beranak pinak tak jauh bedanya hidupnya hewan.&lt;br /&gt;
Yang dinamakan hidup adalah hidupnya hati yang selalu berdzikir sirri Allah...hu....Allah...hu ....Allah...hu....Allah...hu, dan jasmani tetap mengerjakan sesuai dengan sifat mahluk yaitu bekerja dan berkarya untuk memenuhi kehidupan dibumi sebagai wakil dari Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan ILMU TAUHID adalah ilmu manunggalnya jasmani dan ruhani menuju &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ilaahi Robbi&lt;/span&gt;. karena manusia ada 2 kehidupan yaitu kehidupan ruhani berpangkal di qolbu, dan kehidupan jasmani berpangkal pada gerakan dhohir/nampak dan gerakan tersebut harus selaras, seayun dan seperjuangan menjadi kemulyaan sebagai manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi manusia harus mampu melakukan MULTITASKING, Selalu berdzikir sirri Allah...hu....Allah...hu ....Allah...hu....Allah...hu....) dalam melaksanakan kehidupan di dunia, bila ruhani menuntut banyak maka jasmani tidak bisa berkerja dan berkarya sehinga manusia akan jadi MISKIN, sedangkan MISKIN mendekati KEKUFURAN. dan sebaliknya Bila JASMANI menuntut terlalu banyak maka kita ruhani akan tidak terawat yang timbul akan berusaha mendapatkan duniawi yang melimpah-ruah sehingga timbul sifat serakah, pelit, kikir dll akan menguasai nafsu kita, dan akhirnya kita jatuh dalam kemaksiatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menerapkan ilmu tauhid pada sholat , diharapkan kita jauh lebih mudah untuk menguasai ruhani kita yang sering keluyuran kemana-mana dan menambah nikmatnya sholat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-weight: bold;"&gt;SESUNGGUHNYA NAFASMU ITU ADALAH BERLIAN MAKNAWI, BILA TARIKAN NAFASMU TIDAK DIIKUTI DENGAN DZIKIR MAKA AKAN SIA-SIA BELAKA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semoga pengetahuan awal kejadian manusia dengan pengetahuan sedikit membahas tauhid ini membawa kenikmatan dalam beribadah dan ruhani kita mudah untuk dikendalikan.  Amiiin !!&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber : kaskus.us&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-size: x-small;"&gt;image : tanbihun.com&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIpJvloXTdLEm5jvjLGq-qLvq5YAJeMgRbYJCKokhawuYVGoX8ltJ6FrAGhWBiLjWoTk8oQgVU4d7wt4EIaX5e-ibG78oqOV-0kFpwZm92xNg5XDRVd9x-cXlegvNHhIC_Va5revRXm8eG/s72-c/tauhid.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total></item><item><title>Beberapa Amalan Pembuka Pintu Rejeki</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/08/beberapa-amalan-pembuka-pintu-rejeki.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Thu, 1 Aug 2013 01:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-3313810930295068865</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFpNFVaCGjcIJRcLWr3jx1SdLa2wbSinFDT0fJaW3wjrWVN7iYaHXI0cBS5aOtMZYzyW-P5_dXLHN9EtyuKkz1KS_hooYR2C1wlqwM-NbL2bi3YX7wceuuVagcy2s0IrxYT3xUwKjiunj_/s1600/doa.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFpNFVaCGjcIJRcLWr3jx1SdLa2wbSinFDT0fJaW3wjrWVN7iYaHXI0cBS5aOtMZYzyW-P5_dXLHN9EtyuKkz1KS_hooYR2C1wlqwM-NbL2bi3YX7wceuuVagcy2s0IrxYT3xUwKjiunj_/s320/doa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Manusia hanya dapat mengharapkan pertolongan dari Allah Azza Wa Jalla. Tidak dapat menggantungkan diri kepada makhluk. Hanya Allah Rabbul Alamin yang berhak untuk dimintai pertolongan ‘Iyyaka nasyta’in’, datangnya pertolongan itu hanyalah dari Rabb semata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia dan kelompok yang menggantungkan hidupnya kepada makhluk lainnya, pasti akan mendapatkan dirinya terjatuh ke dalam lembah kehinaan dan kesesatan belaka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diantara pintu yang akan mengantarkan pintu rejeki, dan menjauhkan diri dari kesempitan hidup adalah :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.  Membaca “La Hawla Wala Quwwata Illa Billaah”&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barang siapa yang lambat rezekinya hendaklah banyak mengucapkan La Hawla Wala Quwwata Illa Billaah (HR.At-Tabrani).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.  Membaca “La ilaha illallaahul malikul haqqul mubin”&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Barangsiapa yang membaca “La ilaha illallaahul malikul haqqul mubin”, maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur”. (HR. Abu Nu’aim dan Ad-Dailami).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.  Melanggengkan Istighfar&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa melanggengkan istighfar, niscaya Allah mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan dan memberikan dia rezeki dari arah yang tidak diduganya”. (HR.Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.  Membaca Surah Al-Ikhlas&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa yang membaca surah al-Ikhlas ketika masuk rumah, maka (berkah bacaan) menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya”. (HR.Tabrani).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5.  Membaca surah al-Waqi’ah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Barangsiapa membaca surah Al-Waqi’ah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup”. (HR. Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6.  Memperbanyak Shalawat atas Nabi Shallahu Alaihi Wa Sallam&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ubay bin Ka’ab meriwayatkan, bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah SAW berdiri seraya bersabda, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai manusia, berzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat), pertama kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang kematian dan segala kesulitan yang ada di dalamnya&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7.  Membaca “Subhanallah Wabihamdihi Subhanallahil ‘adzhim&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai diberikan untukmu sampai hari Kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu”. (HR.Al-Mustaqfiri dalam Ad-Da’wat, dinukilkan dari Ihya Ulumuddin al-Ghazali).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ada beberapa orang musyrik yang telah berbuat maksiat dan dosa, yaitu mereka membunuh dan berzina. Maka, mereka menghadap Rasulullah untuk bertobat. Mereka pun bertanya kepada beliau, apakah akan diterima tobat mereka? Maka, turunlah ayat ini yang menerangkan hendaknya jangan berputus asa untuk terus mencari ampunan Allah Rabbul Alamin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang&lt;/span&gt;”. (QS. Az-Zummar : 53)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;sumber : dari berbagai refferensi&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFpNFVaCGjcIJRcLWr3jx1SdLa2wbSinFDT0fJaW3wjrWVN7iYaHXI0cBS5aOtMZYzyW-P5_dXLHN9EtyuKkz1KS_hooYR2C1wlqwM-NbL2bi3YX7wceuuVagcy2s0IrxYT3xUwKjiunj_/s72-c/doa.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Hikayat Pencurian Jasad Rasulullah SAW</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2013/07/hikayat-pencurian-jasad-rasulullah-saw.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Sat, 27 Jul 2013 11:21:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2736780967132011934</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYDQATjCoFQS_gyPcO-n45CeOFxPastiOPZaeycHSzprljfob0s9n7-LwsiiigCFLJvi-icwhvCwep3uZEMXIZw3g-C6YvNmNMPIOEKcce6Nz3gTOPewWeL5L7yw6cV6lZCT9gJfQh2bnl/s1600/Makam_Rasululloh.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="261" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYDQATjCoFQS_gyPcO-n45CeOFxPastiOPZaeycHSzprljfob0s9n7-LwsiiigCFLJvi-icwhvCwep3uZEMXIZw3g-C6YvNmNMPIOEKcce6Nz3gTOPewWeL5L7yw6cV6lZCT9gJfQh2bnl/s400/Makam_Rasululloh.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;span class="userContent"&gt;
 Peristiwa yang memilukan dan nyaris menampar wajah umat islam terjadi 
pada tahun 1164 M atau 557 H. Jasad Nabi Muhammad SAW pernah terusik dan
 nyaris dicuri oleh orang kafir laknatullah. Akhirnya All&lt;span class="text_exposed_show"&gt;ah menyelamatkannya dari rencana jahat yang mengancam sang nabi tercinta. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Usaha-usaha mengambil jasad nabi dari makamnya untuk dipindah ke tempat
 lain sudah berkali-kali dilakukan orang, diantaranya adalah yang 
terjadi pada tahun 557 H (1163 M). Dikisahkan dalam kitab Fusul min 
Tarikhil Madinah, sebagaimana telah dicatat oleh sejarawan Ali Hafidz. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Pada tahun itu Sultan Nuruddin Mahmud Zinki yang menguasai Mesir dan 
Syiria terkenal sebagai raja yang saleh dan memperhatikan Islam. Pada 
suatu malam ketika ia tidur di istananya di Damaskus, ia mimpi bertemu 
Nabi Muhammad saw, sedang menudingkan tangannya ke arah dua orang 
berwajah Eropa, seraya berkata, “Wahai Mahmud, tolonglah aku dari dua 
orang ini!”. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Kemudian ia bangun dan tertegun kaget, lalu 
berwudhu dan shalat dua rakaat, dan tidur lagi. Ketika sudah tertidur ia
 melihat seperti yang ia lihat tadi, kemudian terbangun ambil air wudhu,
 shalat dan tidur lagi dan yang untuk ketiga kalinya, ia bermimpi 
seperti yang ia lihat pada yang pertama. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Tanpa menunggu pagi, 
saat itu juga ia panggil menterinya yang saleh dan taat beragama 
bernama, Jamaluddin al-Musilly. Setelah sultan cerita semua yang ia 
alami tadi, maka al-Musilly dengan hati-hati berkata: “Ini pasti terjadi
 sesuatu yang negatif di Madinah, sekarang juga kita harus ke sana dan 
harus kita rahasiakan dahulu peristiwa yang Sultan alami tadi”. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Malam itu juga Sultan segera mempersiapkan diri untuk melakukan 
perjalanan dari damaskus ke madinah yang memakan waktu 16 hari, dengan 
mengendarai kuda bersama 20 pengawal serta banyak sekali harta yang 
diangkut oleh puluhan kuda. Sesampainya di Madinah, sultan langsung 
menuju Masjid Nabawi untuk melakukan sholat di Raudhah dan berziarah ke 
makam Nabi SAW. Sultan bertafakur dan termenung dalam waktu yang cukup 
lama di depan makam Nabi SAW, bingung tidak tahu apa yang harus 
dikerjakan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Berkatalah menteri kepada Sultan: “Dapatkah tuan 
sultan memastikan dua orang itu kalau sekarang tuan sultan melihatnya?”.
 “Ya, pasti”, jawab Sultan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Maka menteri langsung berdiri dan 
mengumumkan agar semua penduduk Madinah datang ke Masjid, karena sultan 
akan membagikan hadiah dan sedekah, jangan sampai ada yang ketinggalan. 
Kemudian satu-persatu penduduk Madinah datang dan dicatat di depan 
Sultan. Sampai pada orang yang terakhir, Sultan tidak melihat orang yang
 terlihat dalam mimpi. &lt;br /&gt; Lantas sultan bertanya: “Masih adakah yang lain?”. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Penduduk Madinah kemudian menjawab: “Memang masih ada, yaitu dua orang 
jamaah haji dari Maroko yang mukim disini, mereka saleh dan kaya, sering
 membagi sedekah dan selalu shalat berjamaah di Masjid Nabawi, mereka 
merasa sudah cukup tidak perlu ambil sedekah atau hadiah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; “Datangkan mereka kesini sekarang juga…..!”, perintah Sultan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Terkejutlah Sultan ketika melihat dua orang itu persis dengan yang ia 
lihat dalam mimpi, lalu ia bertanya, “Dari mana asal kalian berdua?”... 
“Kami berdua dari Maroko, kami berdua beribadah haji dan ingin bermukim 
dekat makam Nabi satu tahun”, jawab mereka. “Apakah keterangan kalian 
dapat saya percayai…?”, desak Sultan agar mereka mengaku yang 
sebenarnya. Tetaplah mereka bersikeras pada keterangannya dan tidak 
mengakui apa yang mereka kerjakan sebenarnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Maka Sultan 
datang ke rumah yang mereka sewa (rumah dekat makam Nabi dari arah 
kiblat) dan sesampainya di rumah itu yang di temuinya adalah tumpukan 
harta, sejumlah buku dalam rak dan dua buah mushaf al-Qur’an. Lalu 
sultan berkeliling ke kamar sebelah. Saat itu Allah memberikan ilham, 
sultan Mahmud tiba-tiba berinisiatif membuka tikar yang menghampar di 
lantai kamar tersebut. Masya Allah, Subhanallah.... ternyata ada lubang 
gua.. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Semua yang melihat jadi terkejut dan Sultan 
memerintahkan salah satu pengikutnya untuk masuk….. dan alangkah 
terkejutnya….. ternyata lubang itu menuju arah bawah Masjid Nabi dan 
sudah menembus tembok masjid, hampir sampai tembok makam Nabi. Seketika 
itu juga, sultan segera menghampiri kedua lelaki berambut pirang 
tersebut dan menghantamnya dengan sangat keras "Pluaak..Pluook".. 
keduanyapun jatuh tersungkur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Setelah bukti ditemukan, mereka 
mengaku diutus oleh raja Nasrani di Eropa misinya untuk mencuri jasad 
Nabi SAW. Pengakuan mereka adalah; &lt;br /&gt; 1- Mereka adalah dua orang Kristen dari Spanyol, datang ke Madinah menyamar sebagai jamaah haji dari Maroko.&lt;br /&gt;
 2- Maksud kedatangannya adalah melaksanakan tugas suci dari Liga 
Kristen Internasional untuk mengambil jasad Nabi Muhammad saw dan dibawa
 ke Eropa. &lt;br /&gt; 3- Dengan menggali terowongan dan membuang tanah galian 
ke Baqi’ setiap malam, mereka optimis berhasil mengambil jasad nabi saw.&lt;br /&gt; 4- Semua biaya ditanggung oleh liga tersebut. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;
 Pada pagi harinya, setelah mengakui semua perbuatannya mereka dihukum 
pancung di sebelah Timur makam Nabi saw disaksikan semua penduduk 
Madinah. Karena peristiwa tersebut Sultan memerintah memperkuat bangunan
 makam dengan menggali sekelilingnya sedalam 15 meter kemudian dicor 
atau dibeton dengan timah. Setelah pembangunan selesai, sultan Mahmud 
dan rombongan pulang ke negeri Syam untuk kembali memimpin kerajaannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="userContent"&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : &lt;a href="https://www.facebook.com/pages/Mozaik-Islam/516853498368583?directed_target_id=0" target="_blank"&gt;mozaik islam&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYDQATjCoFQS_gyPcO-n45CeOFxPastiOPZaeycHSzprljfob0s9n7-LwsiiigCFLJvi-icwhvCwep3uZEMXIZw3g-C6YvNmNMPIOEKcce6Nz3gTOPewWeL5L7yw6cV6lZCT9gJfQh2bnl/s72-c/Makam_Rasululloh.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">19</thr:total></item><item><title>Kisah Rasulullah dan Pengemis Yahudi Buta</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/07/kisah-rasulullah-dan-pengemis-yahudi.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Sat, 27 Jul 2013 09:15:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-1065642840059671234</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjfj2CjbmM05cEbLsAOWm-al1VJtmMVTZNPMq7d95HmfLYV0t7J6_FRDXsKWZp1VSDTN0zAjzwdkix-bF5RgDlCj3VFe8N_KTZ2sCQWQg1w5IsPzxgfwqKXUfsdXV1utFhzcb4kyL8MMzX/s1600/pengemis-buta1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjfj2CjbmM05cEbLsAOWm-al1VJtmMVTZNPMq7d95HmfLYV0t7J6_FRDXsKWZp1VSDTN0zAjzwdkix-bF5RgDlCj3VFe8N_KTZ2sCQWQg1w5IsPzxgfwqKXUfsdXV1utFhzcb4kyL8MMzX/s320/pengemis-buta1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sebenarnya kisah ini sering kita dengar dari mulut ke mulut, dari ceramah para kyai, atau pun juga kita telah membacanya dari buku Islami.&lt;br /&gt;
Namun tidak ada salahnya jika saya paparkan lagi, betapa sifat Sabar yang dimiliki Rasulullah SAW patut kita teladani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah kisahnya :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sudut pasar kota Madinah ada seorang pengemis yahudi buta yang selalu berkata kepada orang-orang, “Jangan dekati Muhammad! Jauhi dia! Jauhi dia! Dia orang gila. Dia itu penyihir. Jika kalian mendekatinya maka kalian akan terpengaruh olehnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak ada seorang pun yang lewat melainkan telah mendengarkan ocehannya tersebut. Begitu pula pada seseorang yang selalu menemuinya setiap hari di sana, memberinya makanan, hingga menyuapinya. Pengemis buta itu selalu menghina dan merendahkan Muhammad, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, di hadapan orang yang menyuapinya itu. Tapi orang itu hanya diam, terus menyuapi pengemis buta itu hingga makanannya habis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga akhirnya beberapa saat kemudian Rasulullah wafat. Kesedihan menaungi hati para sahabatnya. Suasana duka pun berlangsung amat lama bagi mereka. Seseorang yang begitu mereka cintai, mereka segani, dan begitu mereka taati telah pergi dari sisi mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hari-hari mereka lewati begitu berat tanpa Rasulullah. Mereka akan selalu mengenang kebersamaan mereka dengan beliau semasa hidupnya. Mereka tidak akan pernah melupakannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah yang tengah terjadi pada diri Abu Bakar Ash Shiddiq, seorang sahabat beliau yang mulia. Dia tidak akan pernah bisa melupakan kenangan bersama Rasulullah. Justru dia dengan semangat menjalankan ibadah-ibadah sunnah yang dahulu sering dilakukan Rasulullah, tentu saja di samping ibadah-ibadah yang wajib.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu hari, dia pernah bertanya kepada Aisyah, putrinya, “Wahai, putriku, apakah ada amalan yang sering dilakukan Rasulullah yang belum pernah kulakukan?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya, ada, Ayah,” jawab Aisyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Apa itu?” tanya Abu Bakar lagi dengan penuh rasa penasaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aisyah pun mulai bercerita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keesokan harinya, Abu Bakar berniat menunaikan amalan itu. Dia pergi menuju sudut pasar Madinah dengan membawa sebungkus makanan. Kemudian dia berhenti di depan seorang pengemis buta yang tengah sibuk memperingatkan orang-orang untuk menjauhi Muhammad. Betapa hancur hati Abu Bakar menyaksikan aksi pengemis itu yang begitu lancang menghina Rasulullah di hadapan banyak orang. Tapi dia mencoba untuk bersabar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abu Bakar lalu membuka bungkusan makanan yang dibawanya dari rumah. Kemudian dia mengajak pengemis itu duduk dan langsung menyuapi pengemis itu dengan tangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Kau bukan orang yang biasa memberiku makanan,” kata si pengemis buta dengan nada menghardik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Aku orang yang biasa,” kata Abu Bakar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tidak. Kau bukan orang yang biasa ke sini untuk memberiku makanan. Apabila dia yang datang, maka tak susah tangan ini memegang dan tak susah mulutku mengunyah. Dia selalu menghaluskan terlebih dahulu makanan yang akan disuapinya ke mulutku.” Begitulah bantahan si pengemis buta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abu Bakar tak bisa membendung rasa harunya. Air matanya menetes tak tertahankan. Dia kemudian berkata, “Ya, benar. Aku memang bukan orang yang biasa ke sini untuk memberimu makanan. Aku adalah salah satu sahabatnya. Orang yang dulu biasa ke sini itu telah wafat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abu Bakar melanjutkan perkataannya. “Tahukah kau siapa orang yang dulu biasa ke sini untuk memberimu makanan? Dia adalah Muhammad, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Orang yang selalu kau hina di depan orang banyak.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa terkejutnya pengemis Yahudi yang buta itu. Dia tak dapat berkata apa-apa. Air matanya perlahan berlinang membasahi kedua pipinya. Dia baru sadar betapa hinanya dirinya yang telah memperlakukan Rasulullah seperti itu. Padahal beliau telah berbaik hati memberinya makanan setiap hari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Benarkah itu?” tanya si pengemis buta setelah lama merenungi apa yang telah terjadi. “Selama ini aku telah menghinanya, memfitnahnya, bahkan di hadapannya. Tapi dia tidak pernah memarahiku. Dia sabar menghadapiku dengan berbagai macam ocehanku dan berbaik hati melumatkan makanan yang dibawanya untukku. Dia begitu mulia.” Tangisnya semakin menjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu juga, di hadapan Abu Bakar Ash Shiddiq, pengemis Yahudi buta itu menyatakan ke-Islamannya. Akhirnya dia mengucapkan dua kalimat syahadat ‘La ilaha illallah. Muhammadar Rasulullah.’ setelah apa yang telah dilakukannya terhadap Rasulullah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Sumber : indonesiaindonesia.com&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjfj2CjbmM05cEbLsAOWm-al1VJtmMVTZNPMq7d95HmfLYV0t7J6_FRDXsKWZp1VSDTN0zAjzwdkix-bF5RgDlCj3VFe8N_KTZ2sCQWQg1w5IsPzxgfwqKXUfsdXV1utFhzcb4kyL8MMzX/s72-c/pengemis-buta1.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total></item><item><title>Tentang PENCIPTAAN TUJUH LAPIS BUMI</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2009/09/tanya-jawab-rasulullah-dengan-abdullah.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Fri, 26 Jul 2013 17:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2976142506949754652</guid><description>&lt;div&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT8bO4YGXuamu91GpOJ9gf6QRuXXeSQ2jJ4fYlVuJYqG28qo2AspE9FqFqGrkJlWgSIHpO9r9MBwBCkdyi78p_46l7U7cLjgc8OEy71tk4yXOhwIOXYW-Rt9sxaANV9WNvvcIb4Zi7fCKb/s1600/bumi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="297" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT8bO4YGXuamu91GpOJ9gf6QRuXXeSQ2jJ4fYlVuJYqG28qo2AspE9FqFqGrkJlWgSIHpO9r9MBwBCkdyi78p_46l7U7cLjgc8OEy71tk4yXOhwIOXYW-Rt9sxaANV9WNvvcIb4Zi7fCKb/s400/bumi.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Didalam khabar diriwayatkan bahwa Abdullah bin Salam mendatangi Rasulullah saw, lantas bertanya, “Ya Muhammad, dari apakah Allah menciptakan bumi”.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
Rasulullah menjawab : Dari buih Laut.&lt;br /&gt;
Abdullah bin Salam (A) : Tuan Benar, dan dari apakah Allah menciptakan buih tersebut?&lt;br /&gt;
Jawab Rasulullah (R) : Dari gelombang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A : Tuan benar, dan dari apakah Allah menciptakan gelombang?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
R : Dari Lautan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A : Tuan benar, dan dari apakah Allah menciptakan lautan?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
R : Dari Kegelapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A : Tuan benar, Ya Muhammad, kestabilan bumi ini karena apa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
R : Karena gunung-gunung&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A : Tuan benar, Kestabilan gunung-gunung itu dengan apa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
R : dengan Gunung Qof.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
A : Tuan benar, kestabilan Gunung Qof itu dengan apa?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidxGLtlPmzbNrDkC3RASdnJRuy8oU1XrahDCqeK9E6GcHSVrt0NSEduF213IrNNmpDLwJFlA-NbWVXNi2e5SdNvZXaiDMmX2J__cVWVZgHBPxL-QtYLxJdeLUQCJPXfFSKCvn02ikBg0qS/s1600/bumi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;R : Dengan Zamrud Hijau. Warna hijau di langit itupun asalnya daripadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, berapakah jarak tingginya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : sejauh lima ratus ribu tahun perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, berapakah garis tengahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Sejauh dua ribu tahun perjalanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, apakah dibalik Gunung Qof tersebut ada sesuatu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Ada, dibalik Gunung Qof itu ada tujuh puluh bumi dari misik (kesturi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, apa pula yang ada dibalik bumi-bumi tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : ada Tujuh puluh bumi lagi dari kafuur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, apa pula yang ada dibaliknya lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Tujuh puluh bumi lagi dari anbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, apa pula yang ada dibaliknya lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Tujuh puluh bumi lagi dari emas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, apa pula yang ada dibaliknya lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Tujuh puluh bumi lagi dari perak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, apa pula yang ada dibaliknya lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Tujuh puluh bumi lagi dari besi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, apa pula yang ada dibaliknya lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Dibalik semuanya itu ada tujuh puluh ribu alam malaikat, yang tidak mengetahui jumlahnya selain Allah Ta’ala. Para malaikat ini tidak mengenal siapa itu Adam dan Hawa, juga tidak mengenal Iblis dan semua pengikutnya. Tasbih mereka adalah tujuh kalimat, yaitu : LAA ILAAHA ILLALLAAH MUHAMMAD RASULULLAAH.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidxGLtlPmzbNrDkC3RASdnJRuy8oU1XrahDCqeK9E6GcHSVrt0NSEduF213IrNNmpDLwJFlA-NbWVXNi2e5SdNvZXaiDMmX2J__cVWVZgHBPxL-QtYLxJdeLUQCJPXfFSKCvn02ikBg0qS/s1600/bumi.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="249" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidxGLtlPmzbNrDkC3RASdnJRuy8oU1XrahDCqeK9E6GcHSVrt0NSEduF213IrNNmpDLwJFlA-NbWVXNi2e5SdNvZXaiDMmX2J__cVWVZgHBPxL-QtYLxJdeLUQCJPXfFSKCvn02ikBg0qS/s400/bumi.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;A : Tuan benar, dan adakah dibalik semua alam ini sesuatu yang lain ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Ya ada, yaitu ular yang membelitkan ekornya pada semua alam ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, sekarang ceritakan kepadaku tentang penghuni seluruh lapisan bumi ini !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Penghuni bumi lapisan ketujuh adalah golongan malaikat, lapisan keenam adalah iblis dan pengikut-pengikutnya, lapisan kelima adalah setan-setan, lapisan keempat adalah ular-ular, lapisan ketiga adalah kala, lapisan kedua adalah jin dan lapisan pertama adalah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, dan tujuh lapis bumi ini berada diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Diatas lembu jantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Bagaimana sifat lembu jantan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Lembu jantan ini mempunyai empat ribu kepala, jarak antara satu kepala dengan kepala lainnya sejauh lima ratus tahun perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, lembu jantan ini berada diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Diatas batu karang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, batu karang itu berada diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Diatas punggung HUUT (ikan besar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Ikan besar itu diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Diatas lautan yang dalamnya tujuh ribu tahun perjalanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, air laut itu berada diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : diatas angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : dan angin ini diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : di atas kegelapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : dan kegelapan ini diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : diatas Neraka Jahannam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, Neraka Jahannam itu diatas apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : diatas tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A : Tuan benar, adakah dibawah tanah itu sesuatu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R : Pertanyaan anda kali ini keliru, sebab tidak ada yang mengetahui apa sebenarnya yang ada dibawah Ats-Tsaroo (tanah) ini selain Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Qotadah dari Abu Khalid ra, Dunia itu luasnya empat belas ribu farsakh (1 farsakh = 1,8 km), seribu farsakh untuk Sudan (orang hitam). Delapan ribu farsakh untuk bangsa Romawi, tiga ribu farsakh untuk bangsa Persia, seribu farsakh untuk bangsa Arab dan seribu farsakh sisanya untuk bangsa Cina dan Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : &lt;i&gt;As Sab’iyyaatu fil Mawaa’idhil Barriyyaat karya Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdurrahmaan Al Hamdaany&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT8bO4YGXuamu91GpOJ9gf6QRuXXeSQ2jJ4fYlVuJYqG28qo2AspE9FqFqGrkJlWgSIHpO9r9MBwBCkdyi78p_46l7U7cLjgc8OEy71tk4yXOhwIOXYW-Rt9sxaANV9WNvvcIb4Zi7fCKb/s72-c/bumi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total></item><item><title>Lailatul Qadar dan Keutamaannya</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2009/09/lailatul-qadar-dan-keutamaannya.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Thu, 25 Jul 2013 13:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-4602761418279545098</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTdmcX-Pdh372O7OAZc2VeE7ZkLIHurax-qDUHvjb6LllTTJTn50PobbyUrnb-Awxqd7IuYUkiThDpxoQeATio5UxQ0Pt0OhjULa1pYy1VmvnA09UzyoXT5MRDZA02ymLFO2M08nGdnTw6/s1600/qodar.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTdmcX-Pdh372O7OAZc2VeE7ZkLIHurax-qDUHvjb6LllTTJTn50PobbyUrnb-Awxqd7IuYUkiThDpxoQeATio5UxQ0Pt0OhjULa1pYy1VmvnA09UzyoXT5MRDZA02ymLFO2M08nGdnTw6/s400/qodar.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Diriwayatkan dari Anas ra. ia berkata bahwa sesungguhnya Rasulullah saw bersabda, “ketika terjadi malam Lailatul Qadar, maka turunlah malaikat Jibril dengan rombongan malaikat.  Mereka membacakan shalawat dan salam kepada setiap hamba yang berdiri atau duduk berdzikir kepada Allah swt”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abu Hurairah berkata, “malaikat-malaikat turun ke bumi pada malam Lailatul Qadar lebih banyak daripada bilangan batu kerikil.  Dibukalah pintu-pintu langit untuk turunnya malaikat itu, sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah shohibul hikayat.  Cahaya memancar ke seantero penjuru dengan menyibak dan mengusir segala gulita ruang bumi, kondisinya menjadi demikian sacral dan agung, alam malakut menjadi terbuka menganga.&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara manusia dalam hal ini memiliki tingkatan ketakwaan yang berbeda-beda.  Diantara mereka ada yang dibukakan alam malakut di langit dan bumi dan terbukalah beberapa hijab yang menutup langit, lalu dia dapat menyaksikan malaikat-malaikat dalam bentuk aslinya, yaitu ada yang berdiri, duduk, ruku’, sujud, ada yang dzikir, bersyukur, membaca tasbih dan membaca tahlil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara manusia yang lain ada yang terbuka hijabnya dengan tampak baginya surga dengan apa yang ada didalamnya, kota-kotanya, gedung-gedungnya, bidadari-bidadarinya, sungai, pohon-pohonan dan buah-buahannya.  Mereka menyaksikan Arasy Tuhan Yang Maha Pengasih, yaitu merupakan atap surga.  Dia dapat menyaksikan kedudukan-kedudukan para nabi, wali, syuhada’ dan shiddiqqiin.  Mereka menjadi kebingungan menyaksikan alam malakut tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara mereka, manusia yang lainnya lagi, ada pula yang ditampakkan neraka Jahannam, tingkatan-tingkatannya, kedudukan-kedudukan orang kafir dalam neraka dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, diantara manusia yang lainnya lagi, ada yang dibukakan hijab-hijab dari keagungan Allah lalu ia tidak menyaksikan sesuatu, kecuali pada-Nya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Umar ra, sesungguhnya Nabi saw bersabda, “barangsiapa yang menghidupkan malam tanggal dua puluh tujuh dari bulan Ramadhan sampai tiba datangnya waktu Shubuh, maka itu lebih aku suka daripada berdiri beribadah dalam malam-malam bulan Ramadhan keseluruhannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatimah berkata, “Wahai Ayahanda, apa yang dapat dilakukan orang-orang lemah, laki-laki, perempuan, yang tidak dapat berdiri?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw bersabda, “tidaklah mereka meletakkan bantal-bantalnya lalu dipakai bersandar, lalu mereka duduk sesaat dari saat-saat malam itu dan berdoa kepada Allah Azza wa Jalla, kecuali hal itu lebih aku suka daripada berdirinya umatku seluruhnya daripada bulan Ramadhan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah ra berkata, bahwa Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dan shalat dua rakaat serta memohon ampun, maka Allah akan mengampuninya dan dia telah mendapatkan limpahan rahmat Allah serta malaikat Jibril akan mengusapkan sayapnya terhadap diri orang yang bermunajat tersebut.  Dan barangsiapa yang disuap (dielus) oleh Jibril dengan sayapnya, tentu dia masuk surga”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : Petikan dari Kitab Mukasyafatul Qulub&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTdmcX-Pdh372O7OAZc2VeE7ZkLIHurax-qDUHvjb6LllTTJTn50PobbyUrnb-Awxqd7IuYUkiThDpxoQeATio5UxQ0Pt0OhjULa1pYy1VmvnA09UzyoXT5MRDZA02ymLFO2M08nGdnTw6/s72-c/qodar.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>Manfaat yang Luar Biasa dari Wudlu</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/05/manfaat-yang-luar-biasa-dari-wudlu.html</link><category>Kesehatan</category><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Wed, 24 Jul 2013 13:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-4997668774254709131</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim0svGOi3gCc1joVsOdw9NJwDfMqoREiuA6fh9A3loqA0D-xodLlQIb4fWbkYz66RUMm3zlahVb03RLhQ46JuL1OXkF9Shw2tYGsk_T9TP_C3IYHG5tRBfRJLoM4daCQjr4thC5QT4IpNc/s1600/Wudhu_Aceh_Indonesia.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="252" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim0svGOi3gCc1joVsOdw9NJwDfMqoREiuA6fh9A3loqA0D-xodLlQIb4fWbkYz66RUMm3zlahVb03RLhQ46JuL1OXkF9Shw2tYGsk_T9TP_C3IYHG5tRBfRJLoM4daCQjr4thC5QT4IpNc/s400/Wudhu_Aceh_Indonesia.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan terhadap wudlu.&lt;br /&gt;
Ia mengemukakan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka yaitu sebelah dahi, tangan, dan kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini ia menghubungkan hikmah wudlu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut. Ia bahkan merekomendasikan agar wudlu bukan hanya milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan senantiasa membasuh air segar pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka berarti orang akan memelihara kesehatan dan keselarasan pusat sarafnya. Pada akhirnya Leopold memeluk agama Islam dan mengganti nama menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ulama Fikih juga menjelaskan hikmah wudlu sebagai bagian dari upaya untuk memelihara kebersihan fisik dan rohani. Daerah yang dibasuh dalam air wudlu, seperti tangan, daerah muka termasuk mulut, dan kaki memang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing termasuk kotoran. Karena itu, wajar kalau daerah itu yang harus dibasuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ulama tasawuf menjelaskan hikmah wudlu dengan menjelaskan bahwa daerah-daerah yang dibasuh air wudlu memang daerah yang paling sering berdosa. Kita tidak tahu apa yang pernah diraba, dipegang, dan dilakukan tangan kita. Banyak pancaindera tersimpul di bagian muka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa orang yang jadi korban setiap hari dari mulut kita, berapa kali berbohong, memaki, dan membicarakan aib orang lain. Apa saja yang dimakan dan diminum. Apa saja yang baru diintip mata ini, apa yang didengar oleh kuping ini, dan apa saja yang baru dicium hidung ini? Ke mana saja kaki ini gentayangan setiap hari? Tegasnya, anggota badan yang dibasuh dalam wudlu ialah daerah yang paling riskan untuk melakukan dosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Organ tubuh yang menjadi anggota wudlu disebutkan dalam QS al-Maidah [5]:6, adalah wajah, tangan sampai siku, dan kaki sampai mata kaki. Dalam hadis riwayat Muslim juga dijelaskan bahwa, air wudlu mampu mengalirkan dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh mata, penciuman, pendengaran, tangan, dan kakinya, sehingga yang bersangkutan bersih dari dosa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalangan ulama melarang mengeringkan air wudlu dengan kain karena dalam redaksi hadis itu dikatakan bahwa proses pembersihan itu sampai tetesan terakhir dari air wudlu itu (ma’a akhir qathr al-ma’).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wudlu dalam Islam masuk di dalam Bab al-Thaharah (penyucian rohani), seperti halnya tayammum, syarth, dan mandi junub. Tidak disebutkan Bab al-Nadhafah (pembersihan secara fisik). Rasulullah SAW selalu berusaha mempertahankan keabsahan wudlunya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang paling penting dari wudlu ialah kekuatan simboliknya, yakni memberikan rasa percaya diri sebagai orang yang ‘bersih’ dan sewaktu-waktu dapat menjalankan ketaatannya kepada Tuhan, seperti mendirikan shalat, menyentuh atau membaca mushaf Alquran. Wudlu sendiri akan memproteksi diri untuk menghindari apa yang secara spiritual merusak citra wudlu. Dosa dan kemaksiatan berkontradiksi dengan wudlu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;artikel dan image : republika.co.id&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim0svGOi3gCc1joVsOdw9NJwDfMqoREiuA6fh9A3loqA0D-xodLlQIb4fWbkYz66RUMm3zlahVb03RLhQ46JuL1OXkF9Shw2tYGsk_T9TP_C3IYHG5tRBfRJLoM4daCQjr4thC5QT4IpNc/s72-c/Wudhu_Aceh_Indonesia.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kisah Lengkap Ashabul Kahfi (Penghuni Gua) Habis</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/09/kisah-lengkap-ashabul-kahfi-penghuni.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Tue, 23 Jul 2013 18:30:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2208717447684424033</guid><description>....... sambungan dari &lt;a href="http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/08/kisah-lengkap-ashabul-kahfi-penghuni_27.html"&gt;&lt;span style="color: #990000; font-size: medium;"&gt;seri 2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi43mcrfLXFrPmZutlWQN0Bwa_dz3SciLO1UTeRH6OSTbAoS2Q2vqDxplEZ9cOXFx2xyJefcvjoKfExhdFLBcsLyAsA9AE4kEskplkmGA1j3Uv7ehBhzQXEwjxnsqyZgEyKLNNtyLiPNY8-/s1600/kahfi.jpeg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514205943002059298" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi43mcrfLXFrPmZutlWQN0Bwa_dz3SciLO1UTeRH6OSTbAoS2Q2vqDxplEZ9cOXFx2xyJefcvjoKfExhdFLBcsLyAsA9AE4kEskplkmGA1j3Uv7ehBhzQXEwjxnsqyZgEyKLNNtyLiPNY8-/s400/kahfi.jpeg" style="cursor: pointer; float: left; height: 199px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 289px;" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah masa yang amat panjang itu lampau, Allah s.w.t. mengembalikan lagi nyawa mereka. Pada saat matahari sudah mulai memancarkan sinar, mereka merasa seakan-akan baru bangun dari tidurnya masing-masing. Yang seorang berkata kepada yang lainnya: "Malam tadi kami lupa beribadah kepada Allah, mari kita pergi ke mata air!"&lt;br /&gt;
Setelah mereka berada di luar gua, tiba-tiba mereka lihat mata air itu sudah mengering kembali dan pepohonan yang ada pun sudah menjadi kering semuanya. Allah s.w.t. membuat mereka mulai merasa lapar. Mereka saling bertanya: "Siapakah di antara kita ini yang sanggup dan bersedia berangkat ke kota membawa uang untuk bisa mendapatkan makanan? Tetapi yang akan pergi ke kota nanti supaya hati-hati benar, jangan sampai membeli makanan yang dimasak dengan lemak-babi."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamlikha kemudian berkata: "Hai saudara-saudara, aku sajalah yang berangkat untuk mendapatkan makanan. Tetapi, hai penggembala, berikanlah bajumu kepadaku dan ambillah bajuku ini!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah Tamlikha memakai baju penggembala, ia berangkat menuju ke kota. Sepanjang jalan ia melewati tempat-tempat yang sama sekali belum pernah dikenalnya, melalui jalan-jalan yang belum pernah diketahui. Setibanya dekat pintu gerbang kota, ia melihat bendera hijau berkibar di angkasa bertuliskan: "Tiada Tuhan selain Allah dan Isa adalah Roh Allah."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamlikha berhenti sejenak memandang bendera itu sambil mengusap-usap mata, lalu berkata seorang diri: "Kusangka aku ini masih tidur!" Setelah agak lama memandang dan mengamat-amati bendera, ia meneruskan perjalanan memasuki kota. Dilihatnya banyak orang sedang membaca Injil. Ia berpapasan dengan orang-orang yang belum pernah dikenal. Setibanya di sebuah pasar ia bertanya kepada seorang penjaja roti: "Hai tukang roti, apakah nama kota kalian ini?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aphesus," sahut penjual roti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Siapakah nama raja kalian?" tanya Tamlikha lagi. "Abdurrahman," jawab penjual roti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Kalau yang kau katakan itu benar," kata Tamlikha, "urusanku ini sungguh aneh sekali! Ambillah uang ini dan berilah makanan kepadaku!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melihat uang itu, penjual roti keheran-heranan. Karena uang yang dibawa Tamlikha itu uang zaman lampau, yang ukurannya lebih besar dan lebih berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendeta Yahudi yang bertanya itu kemudian berdiri lagi, lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib: "Hai Ali, kalau benar-benar engkau mengetahui, coba terangkan kepadaku berapa nilai uang lama itu dibanding dengan uang baru!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Ali menerangkan: "Kekasihku Muhammad Rasul Allah s.a.w. menceritakan kepadaku, bahwa uang yang dibawa oleh Tamlikha dibanding dengan uang baru, ialah tiap dirham lama sama dengan sepuluh dan dua pertiga dirham baru!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Ali kemudian melanjutkan ceritanya: Penjual Roti lalu berkata kepada Tamlikha: "Aduhai, alangkah beruntungnya aku! Rupanya engkau baru menemukan harta karun! Berikan sisa uang itu kepadaku! Kalau tidak, engkau akan ku hadapkan kepada raja!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Aku tidak menemukan harta karun," sangkal Tamlikha. "Uang ini ku dapat tiga hari yang lalu dari hasil penjualan buah kurma seharga tiga dirham! Aku kemudian meninggalkan kota karena orang-orang semuanya menyembah Diqyanius!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penjual roti itu marah. Lalu berkata: "Apakah setelah engkau menemukan harta karun masih juga tidak rela menyerahkan sisa uangmu itu kepadaku? Lagi pula engkau telah menyebut-nyebut seorang raja durhaka yang mengaku diri sebagai tuhan, padahal raja itu sudah mati lebih dari 300 tahun yang silam! Apakah dengan begitu engkau hendak memperolok-olok aku?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamlikha lalu ditangkap. Kemudian dibawa pergi menghadap raja. Raja yang baru ini seorang yang dapat berfikir dan bersikap adil. Raja bertanya kepada orang-orang yang membawa Tamlikha: "Bagaimana cerita tentang orang ini?"&lt;br /&gt;
"Dia menemukan harta karun," jawab orang-orang yang membawanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepada Tamlikha, raja berkata: "Engkau tak perlu takut! Nabi Isa a.s. memerintahkan supaya kami hanya memungut seperlima saja dari harta karun itu. Serahkanlah yang seperlima itu kepadaku, dan selanjutnya engkau akan selamat."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamlikha menjawab: "Baginda, aku sama sekali tidak menemukan harta karun! Aku adalah penduduk kota ini!"&lt;br /&gt;
Raja bertanya sambil keheran-heranan: "Engkau penduduk kota ini?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ya. Benar," sahut Tamlikha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Adakah orang yang kau kenal?" tanya raja lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ya, ada," jawab Tamlikha.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Coba sebutkan siapa namanya," perintah raja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamlikha menyebut nama-nama kurang lebih 1000 orang, tetapi tak ada satu nama pun yang dikenal oleh raja atau oleh orang lain yang hadir mendengarkan. Mereka berkata: "Ah…, semua itu bukan nama orang-orang yang hidup di zaman kita sekarang. Tetapi, apakah engkau mempunyai rumah di kota ini?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Ya, tuanku," jawab Tamlikha. "Utuslah seorang menyertai aku!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Raja kemudian memerintahkan beberapa orang menyertai Tamlikha pergi. Oleh Tamlikha mereka diajak menuju ke sebuah rumah yang paling tinggi di kota itu. Setibanya di sana, Tamlikha berkata kepada orang yang mengantarkan: "Inilah rumahku!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pintu rumah itu lalu diketuk. Keluarlah seorang lelaki yang sudah sangat lanjut usia. Sepasang&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0U5kQ9aiVrxdUHq_f0IYLGfbL7_P68zze6k9iwBaKWwPdKAXBJC9_yxCaJNo1gmEx4hJ9sr4cgQk7HavVyXopt65S7tb5UhQSgPSZMLvuj1Hhb8e0rN8IP5anX3CnGaLdZZC1S4UctaDz/s1600/ashabul.jpeg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514206075379784098" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0U5kQ9aiVrxdUHq_f0IYLGfbL7_P68zze6k9iwBaKWwPdKAXBJC9_yxCaJNo1gmEx4hJ9sr4cgQk7HavVyXopt65S7tb5UhQSgPSZMLvuj1Hhb8e0rN8IP5anX3CnGaLdZZC1S4UctaDz/s400/ashabul.jpeg" style="cursor: pointer; float: right; height: 231px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 350px;" /&gt;&lt;/a&gt; alis di bawah keningnya sudah sedemikian putih dan mengkerut hampir menutupi mata karena sudah terlampau tua. Ia terperanjat ketakutan, lalu bertanya kepada orang-orang yang datang: "Kalian ada perlu apa?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Utusan raja yang menyertai Tamlikha menyahut: "Orang muda ini mengaku rumah ini adalah rumahnya!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tua itu marah, memandang kepada Tamlikha. Sambil mengamat-amati ia bertanya: "Siapa namamu?"&lt;br /&gt;
"Aku Tamlikha anak Filistin!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang tua itu lalu berkata: "Coba ulangi lagi!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamlikha menyebut lagi namanya. Tiba-tiba orang tua itu bertekuk lutut di depan kaki Tamlikha sambil berucap: "Ini adalah datukku! Demi Allah, ia salah seorang di antara orang-orang yang melarikan diri dari Diqyanius, raja durhaka."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemudian diteruskannya dengan suara haru: "Ia lari berlindung kepada Yang Maha Perkasa, Pencipta langit dan bumi. Nabi kita, Isa as., dahulu telah memberitahukan kisah mereka kepada kita dan mengatakan bahwa mereka itu akan hidup kembali!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peristiwa yang terjadi di rumah orang tua itu kemudian di laporkan kepada raja. Dengan menunggang kuda, raja segera datang menuju ke tempat Tamlikha yang sedang berada di rumah orang tua tadi. Setelah melihat Tamlikha, raja segera turun dari kuda. Oleh raja Tamlikha diangkat ke atas pundak, sedangkan orang banyak beramai-ramai menciumi tangan dan kaki Tamlikha sambil bertanya-tanya: "Hai Tamlikha, bagaimana keadaan teman-temanmu?"&lt;br /&gt;
Kepada mereka Tamlikha memberi tahu, bahwa semua temannya masih berada di dalam gua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Pada masa itu kota Aphesus diurus oleh dua orang bangsawan istana. Seorang beragama Islam dan seorang lainnya lagi beragama Nasrani. Dua orang bangsawan itu bersama pengikutnya masing-masing pergi membawa Tamlikha menuju ke gua," demikian Imam Ali melanjutkan ceritanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman-teman Tamlikha semuanya masih berada di dalam gua itu. Setibanya dekat gua, Tamlikha berkata kepada dua orang bangsawan dan para pengikut mereka: "Aku khawatir kalau sampai teman-temanku mendengar suara tapak kuda, atau gemerincingnya senjata. Mereka pasti menduga Diqyanius datang dan mereka bakal mati semua. Oleh karena itu kalian berhenti saja di sini. Biarlah aku sendiri yang akan menemui dan memberitahu mereka!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semua berhenti menunggu dan Tamlikha masuk seorang diri ke dalam gua. Melihat Tamlikha datang, teman-temannya berdiri kegirangan, dan Tamlikha dipeluknya kuat-kuat. Kepada Tamlikha mereka berkata: "Puji dan syukur bagi Allah yang telah menyelamatkan dirimu dari Diqyanius!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tamlikha menukas: "Ada urusan apa dengan Diqyanius? Tahukah kalian, sudah berapa lamakah kalian tinggal di sini?"&lt;br /&gt;
"Kami tinggal sehari atau beberapa hari saja," jawab mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tidak!" sangkal Tamlikha. "Kalian sudah tinggal di sini selama 309 tahun! Diqyanius sudah lama meninggal dunia! Generasi demi generasi sudah lewat silih berganti, dan penduduk kota itu sudah beriman kepada Allah yang Maha Agung! Mereka sekarang datang untuk bertemu dengan kalian!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teman-teman Tamlikha menyahut: "Hai Tamlikha, apakah engkau hendak menjadikan kami ini orang-orang yang menggemparkan seluruh jagad?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Lantas apa yang kalian inginkan?" Tamlikha balik bertanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Angkatlah tanganmu ke atas dan kami pun akan berbuat seperti itu juga," jawab mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka bertujuh semua mengangkat tangan ke atas, kemudian berdoa: "Ya Allah, dengan kebenaran yang telah Kau perlihatkan kepada kami tentang keanehan-keanehan yang kami alami sekarang ini, cabutlah kembali nyawa kami tanpa sepengetahuan orang lain!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah s.w.t. mengabulkan permohonan mereka. Lalu memerintahkan Malaikat maut mencabut kembali nyawa mereka. Kemudian Allah s.w.t. melenyapkan pintu gua tanpa bekas. Dua orang bangsawan yang menunggu-nunggu segera maju mendekati gua, berputar-putar selama tujuh hari untuk mencari-cari pintunya, tetapi tanpa hasil. Tak dapat ditemukan lubang atau jalan masuk lainnya ke dalam gua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat itu dua orang bangsawan tadi menjadi yakin tentang betapa hebatnya kekuasaan Allah s.w.t. Dua orang bangsawan itu memandang semua peristiwa yang dialami oleh para penghuni gua, sebagai peringatan yang diperlihatkan Allah kepada mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bangsawan yang beragama Islam lalu berkata: "Mereka mati dalam keadaan memeluk agamaku! Akan ku dirikan sebuah tempat ibadah di pintu gua itu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedang bangsawan yang beragama Nasrani berkata pula: "Mereka mati dalam keadaan memeluk agamaku! Akan ku dirikan sebuah biara di pintu gua itu."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dua orang bangsawan itu bertengkar, dan setelah melalui pertikaian senjata, akhirnya bangsawan Nasrani terkalahkan oleh bangsawan yang beragama Islam. Dengan terjadinya peristiwa tersebut, maka Allah berfirman:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan begitulah Kami menyerempakkan mereka, supaya mereka mengetahui bahawa janji Allah adalah benar, dan bahawa Saat itu tidak ada keraguan padanya. Apabila mereka berbalahan antara mereka dalam urusan mereka, maka mereka berkata, "Binalah di atas mereka satu bangunan; Pemelihara mereka sangat mengetahui mengenai mereka." Berkata orang-orang yang menguasai atas urusan mereka, "Kami akan membina di atas mereka sebuah masjid."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai di situ Imam Ali bin Abi Thalib berhenti menceritakan kisah para penghuni gua. Kemudian berkata kepada pendeta Yahudi yang menanyakan kisah itu: "Itulah, hai Yahudi, apa yang telah terjadi dalam kisah mereka. Demi Allah, sekarang aku hendak bertanya kepadamu, apakah semua yang ku ceritakan itu sesuai dengan apa yang tercantum dalam Taurat kalian?"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pendeta Yahudi itu menjawab: "Ya Abal Hasan, engkau tidak menambah dan tidak mengurangi, walau satu huruf pun! Sekarang engkau jangan menyebut diriku sebagai orang Yahudi, sebab aku telah bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba Allah serta Rasul-Nya. Aku pun bersaksi juga, bahwa engkau orang yang paling berilmu di kalangan ummat ini!"&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah hikayat tentang para penghuni gua (Ashhabul Kahfi), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kutipan dari kitab Qishasul Anbiya yang tercantum dalam kitab Fadha 'ilul Khamsah Minas Shihahis Sittah, tulisan As Sayyid Murtadha Al Huseiniy Al Faruz Aabaad, dalam menunjukkan banyaknya ilmu pengetahuan yang diperoleh Imam Ali bin Abi Thalib dari Rasul Allah s.a.w&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;sumber : indonesiaindonesia.com&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi43mcrfLXFrPmZutlWQN0Bwa_dz3SciLO1UTeRH6OSTbAoS2Q2vqDxplEZ9cOXFx2xyJefcvjoKfExhdFLBcsLyAsA9AE4kEskplkmGA1j3Uv7ehBhzQXEwjxnsqyZgEyKLNNtyLiPNY8-/s72-c/kahfi.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Kelemahan Iblis Terungkap, Simak Dialognya dengan Rasulullah SAW</title><link>http://hakiembunitas.blogspot.com/2010/05/kelemahan-iblis-terungkap-simak.html</link><category>Renungan</category><author>noreply@blogger.com (blogserba handphones)</author><pubDate>Tue, 23 Jul 2013 12:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6188956281409017154.post-2724857443632585289</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_ts8cUUVB0y3DAvDr5Wv74xdV-AIKJAJNnH9F3J9MekVPMxUlTRus8XlG-p4H2jaBflkdmuLhg_JN8KCNR_3PN297uYn53oh5RO6aVDn5Ccqnv-sJdOPYaEPwGe-wzPofnrvh6C5VJKFS/s1600/iblis2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_ts8cUUVB0y3DAvDr5Wv74xdV-AIKJAJNnH9F3J9MekVPMxUlTRus8XlG-p4H2jaBflkdmuLhg_JN8KCNR_3PN297uYn53oh5RO6aVDn5Ccqnv-sJdOPYaEPwGe-wzPofnrvh6C5VJKFS/s320/iblis2.jpg" width="313" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah kepadamu untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sambut Iblis (alaihi laknat), “Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka jawab Nabi dengan marah, “Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari surga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayyub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Anbiya&lt;/span&gt; dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah Azza Wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Taklimat Iblis, “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Khatamul 'Anbiya&lt;/span&gt; maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu.”Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (1) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini.”&lt;br /&gt;
Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, “Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.&lt;br /&gt;
Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (2) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.&lt;br /&gt;
Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.&lt;br /&gt;
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (3) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis:&lt;br /&gt;
“Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.&lt;br /&gt;
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.&lt;br /&gt;
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.&lt;br /&gt;
Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan carut-marut.&lt;br /&gt;
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (4) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis:&lt;br /&gt;
“Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (5) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.&lt;br /&gt;
Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya – matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (6) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (7) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (8) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (9) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar – besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayyidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, “Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayyidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, “Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sayyidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu’ – dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata, “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya.” Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (10) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat.” Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.&lt;br /&gt;
Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (11) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Siapa yang serupa dengan engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (12) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Siapa yang mencahayakan muka engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (13) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Apakah rahasia engkau kepada umatku?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (14) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (15) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (16) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (17) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (18) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam.”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (19) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertanyaan Nabi (20) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Apa lagi yang memecahkan mata engkau?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jawab Iblis :&lt;br /&gt;
“Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, ‘Syurga itu di bawah telapak kaki ibu’”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber : 14n.org&lt;/span&gt;</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_ts8cUUVB0y3DAvDr5Wv74xdV-AIKJAJNnH9F3J9MekVPMxUlTRus8XlG-p4H2jaBflkdmuLhg_JN8KCNR_3PN297uYn53oh5RO6aVDn5Ccqnv-sJdOPYaEPwGe-wzPofnrvh6C5VJKFS/s72-c/iblis2.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total></item></channel></rss>