<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492</atom:id><lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 10:26:09 +0000</lastBuildDate><title>Mayri Job</title><description>I ready to write in my 2nd blog that different content both of the mind and the heart. Stay in here and you will find to answer of your questions what happened to Mayri.</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Mayri Job)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-7350156064828044502</guid><pubDate>Wed, 15 Feb 2012 08:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-15T16:37:16.059+07:00</atom:updated><title>Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC dan Peripheral</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;BAB I      &lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;A. DESKRIPSI JUDUL    &lt;br /&gt;Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral merupakan modul teori dan atau praktikum yang membahas tentang cara mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan yang ditunjukkan oleh Komputer PC sebagai petunjuk adanya&amp;#160; permasalahan pengoperasian PC dan peripheral.     &lt;br /&gt;Modul ini terdiri dari 5 (lima) kegiatan belajar, yang tercakup di dalam proses Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul, Memilah masalah berdasar-kan kelompok dan&amp;#160; Mengisolasi permasalahan&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;B. PRASYARAT    &lt;br /&gt;Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah :     &lt;br /&gt;1. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Menginstalasi PC.     &lt;br /&gt;2. Peserta diklat menguasai Alat ukur listrik.     &lt;br /&gt;3. Peserta diklat mampu mengkonfigurasi dan menentukan spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input, proses dan output.     &lt;br /&gt;4. Peserta diklat manguasai Cara kerja komponen / modul yang didiagnosis     &lt;br /&gt;5. Peserta diklat mangetahui Tujuan, produk, prosedur dan cara penggunaan peralatan untuk diagnosis dan perbaikan     &lt;br /&gt;6. Peserta diklat mangetahui Prosedur dan tindakan perbaikan untuk setiap komponen / modul     &lt;br /&gt;7. Peserta diklat mampu berbahasa inggris2     &lt;br /&gt;8. Peserta diklat dapat menggunakan peralatan tangan dan peralatan listrik umum.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL    &lt;br /&gt;1. Petunjuk Bagi Siswa     &lt;br /&gt;Siswa diharapkan mampu berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber pemelajaran yang mendukungnya, karena itu harus diperhatikan beberapa hal sebagai berikut :     &lt;br /&gt;a. Langkah – langkah Belajar     &lt;br /&gt;Untuk menjadi lebih kompeten dan profesional dalam pekerjaan Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral, maka Anda harus mencermati beberapa hal berikut :     &lt;br /&gt;1) Apa yang harus diketahui tentang mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral ?     &lt;br /&gt;2) Apa yang harus dikerjakan dalam mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral ?     &lt;br /&gt;3) Bagaimana mengetahui bahwa kita telah berhasil atau belum dalam mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral?     &lt;br /&gt;4) Apa yang harus dilakukan jika kita belum berhasil dalam mendiagnosis&amp;#160; permasalahan&amp;#160; pengoperasian&amp;#160; PC dan peripheral?     &lt;br /&gt;5) Apa yang harus dilakukan jika kita telah berhasil dalam mendiagnosis&amp;#160; permasalahan&amp;#160; pengoperasian&amp;#160; PC dan peripheral?     &lt;br /&gt;b. Perlengkapan yang Harus DipersiapkanUntuk menunjang keselamatan kerja dan kelancaran tugas yang akan Anda lakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan sesuai dengan jenis tugas pada masing-masing kegiatan pemelajaran.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;c. Hasil Pelatihan     &lt;br /&gt;Anda akan mampu melakukan tugas/pekerjaan mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki.     &lt;br /&gt;2. Peran Guru     &lt;br /&gt;Guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pemelajaran, dan perangkat evaluasinya. Selain itu guru hendaknya :     &lt;br /&gt;1) Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar     &lt;br /&gt;2) Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar     &lt;br /&gt;3) Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru serta menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa     &lt;br /&gt;4) Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar     &lt;br /&gt;5) Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan     &lt;br /&gt;6) Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan     &lt;br /&gt;7) Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya     &lt;br /&gt;8) Melaksanakan penilaian     &lt;br /&gt;9) Menjelaskan kepada siswa tentang sikap pengetahuan dan keterampilan dari suatu kompetensi yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya.4     &lt;br /&gt;10) Mencatat pencapaian kemajuan siswa&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;D. TUJUAN AKHIR    &lt;br /&gt;1. Peserta diklat mampu&amp;#160; mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul pada pengoperasian PC dan peripheral.     &lt;br /&gt;2. Peserta diklat mampu memilah permasalahan yang terjadi pada pengoperasian PC berdasarkan kelompoknya.     &lt;br /&gt;3. Peserta diklat mampu mengisolasi permasalahan yang timbul saat pengoperasian PC stand alone dan peripheralnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;E. KOMPETENSI     &lt;br /&gt;Kompetensi yang akan dipelajari adalah mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral dengan uraian seperti yang diperlihatkan dalam tabel kompetensi mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan peripheral di bawah ini.     &lt;br /&gt;1. Mampu mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul.     &lt;br /&gt;2. Mampu memilah masalah berdasarkan kelompok masalahnya.     &lt;br /&gt;3. Mampu mengisolasi permasalahan.5&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;KOMPETENSI : Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan periferal    &lt;br /&gt;KODE : HDW.MNT.201.(2).A     &lt;br /&gt;DURASI PEMELAJARAN :&amp;#160; 100 Jam @ 45 menit     &lt;br /&gt;A B C D E F G     &lt;br /&gt;LEVEL KOMPETENSI KUNCI     &lt;br /&gt;2 2 2 1 2 2 2&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;KONDISI KINERJA    &lt;br /&gt;1. Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :     &lt;br /&gt;ß SOP perakitan PC;     &lt;br /&gt;ß Instruction Manual dari masing-masing peralatan;     &lt;br /&gt;ß Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan;     &lt;br /&gt;ß Peralatan atau instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.     &lt;br /&gt;2. Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya :     &lt;br /&gt;ß HDW.DEV.100.(2).A Menginstalasi PC.     &lt;br /&gt;3. Pengetahuan yang dibutuhkan :     &lt;br /&gt;ß Alat ukur listrik;     &lt;br /&gt;ß Konfigurasi dan spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input, proses dan output;     &lt;br /&gt;ß Cara kerja komponen / modul yang didiagnosis;     &lt;br /&gt;ß Tujuan, produk, prosedur dan cara penggunaan peralatan untuk diagnosis dan perbaikan;     &lt;br /&gt;ß Prosedur dan tindakan perbaikan untuk setiap komponen / modul;     &lt;br /&gt;ß Penanganan permasalahan diagnosis dan perbaikan PC dan periferal.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MATERI POKOK PEMELAJARAN    &lt;br /&gt;SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR     &lt;br /&gt;SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN     &lt;br /&gt;1. Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul     &lt;br /&gt;ß Pesan/peringatan kesalahan, jenis suara, dan atau jenis penampakan visual yang muncul sebagai error menurut user manual diidentifikasi, baik saat Power-On- Self-Test (POST), aktifasi file sistem operasi, maupun saat PC digunakan.     &lt;br /&gt;ß Jenis-jenis suara dan penampakan visual yang melambangkan masalah terhadap pengoperasian PC dan periferal     &lt;br /&gt;ß Performansi dan kondisi pada PC     &lt;br /&gt;ß Menunjukkan sikap jeli dan tanggap terhadap perubahan kondisi pada PC     &lt;br /&gt;ß Memperlihatkan sikap responsif yang tepat terhadap masalah yang timbul     &lt;br /&gt;ß Mengidentifikasi jenis-jenis pesan/peringatan kesalahan pada pengoperasian PC     &lt;br /&gt;ß Menguraikan fungsi spesifik dari tiap-tiap komponen pada PC     &lt;br /&gt;ß Mengidentifikasikan gejala pada pengoperasian PC dan periferal&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MATERI POKOK PEMELAJARAN    &lt;br /&gt;SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR     &lt;br /&gt;SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN     &lt;br /&gt;- Jenis reaksi yang seharusnya terjadi atau tidak terjadi dari perangkat diidentifikasi, seperti:     &lt;br /&gt;- Kondisi hanging     &lt;br /&gt;- PC melakukan booting berulang-ulang     &lt;br /&gt;- Reaksi yang seharusnya terjadi pada komponen /modul ternyata tidak terjadi, misalnya:     &lt;br /&gt;monitor tidak ada tampilan sama sekali, tidak bisa melakukan perintah copy ke suatu partisi harddisk, software image editor selalu hanging setelah image scanner selesai melakukan scanning.     &lt;br /&gt;ß Penyimpangan fungsi peralatan input/output , misalnya :     &lt;br /&gt;keyboard tiba-tiba tidak berfungsi     &lt;br /&gt;ß Perintah yang tidak berjalan pada kondisi normal, misalnya: tidak bisa shutting-down     &lt;br /&gt;ß Ada penurunan performansi (respond time dan atau visual) secara nyata/signifikan (kualitatif/relatif) terhadap kondisi normal sebelumnya&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MATERI POKOK PEMELAJARAN    &lt;br /&gt;SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR     &lt;br /&gt;SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN     &lt;br /&gt;2. Memilah masalah berdasarkan kelompoknya     &lt;br /&gt;ß Masalah diklasifikasikan berdasarkan kelompok:     &lt;br /&gt;- Di sisi hardware, misalnya:     &lt;br /&gt;kerusakan komponen di dalam unit sistem PC, masalah konektifitas, memori tidak cukup, power supply casing tidak bisa menanggung tambahan periferal internal, resolusi maksimal VGA card tidak sama dengan monitornya     &lt;br /&gt;- Di sisi software, misalnya driver yang tidak compatible dengan jenis periferalnya     &lt;br /&gt;- Adanya kesalahan pemakaian yang tidak sesuai dengan lingkungan kerja yang disyaratkan, misalnya:     &lt;br /&gt;temperatur ruangan     &lt;br /&gt;- Adanya kesalahan pengoperasian hardware (misalnya: penggunaan kertas yang melebihi ketebalan maksimal yang disyaratkan pada printer) atau software (misalnya: melakukan CD burning sementara ada aplikasi di latar belakang yang sedang running) yang tidak sesuai dengan user manual     &lt;br /&gt;- Karena virus, batas lisensi software, penyebab eksternal (seperti kestabilan tegangan jala-jala), dan atau hal lainnya     &lt;br /&gt;ß Klasifikasi permasalahan pada pengoperasian PC     &lt;br /&gt;ß Menempatkan klasifikasi permasalahan dengan tepat     &lt;br /&gt;ß Merumuskan hipotesa awal yang sesuai dengan klasifikasi permasalahan     &lt;br /&gt;ß Memisahkan kelompok permasalahan yang terjadi pada PC berdasarkan hardware, software, lingkungan kerja, pengoperasian, dan penyebab eksternal.     &lt;br /&gt;ß Memilah permasalahan yang terjadi pada pengoperasian PC8&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MATERI POKOK PEMELAJARAN    &lt;br /&gt;SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR     &lt;br /&gt;SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN     &lt;br /&gt;ß Diidentifikasi jika ada kemungkinan masalah yang muncul dari gabungan hardware, software, dan atau penyebab lainnya, misalnya software driver periferal yang tidak didukung oleh chipset dari mainboard PC     &lt;br /&gt;ß Ditentukan hipotesa awal apakah merupakan masalah hardware atau software, jika gejala yang muncul bukan gejala spesifik/khas dari permasalahan salah satu kelompok tersebut     &lt;br /&gt;3. Mengisolasi permasalahan ß Urutan pemeriksaaan yang sesuai ditentukan, agar proses diagnosis dan atau perbaikan tidak menimbulkan permasalahan baru lainnya, misalnya: tidak melakukan format harddisk jika masalah sebenarnya adalah power supply dari casing     &lt;br /&gt;ß Urutan pemeriksaaan yang sesuai ditentukan, jika gejala yang muncul sama untuk masalah dengan penyebab yang berbeda, misalnya: tidak bisa mencetak (bisa dari LPT port, koneksinya, tahu printernya)     &lt;br /&gt;ß Tindakan yang bisa dilakukan saat diagnosis dengan cara penukaran perangkat/modul sebagai langkah isolasi sumber permasalahan ditentukan.     &lt;br /&gt;ß Urutan pemeriksaan yang sistematis dalam pelaksanaan diagnosa permasalahan     &lt;br /&gt;ß Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan untuk mengisolasi sumber permasalahan     &lt;br /&gt;ß Mengikuti prosedur pemeriksaan dalam mendiagnosa permasalahan     &lt;br /&gt;ß Memilih tindakan yang cepat dan tepat untuk mengisolasi sumber permasalahan     &lt;br /&gt;ß Melaksanakan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam pengoperasian peralatan     &lt;br /&gt;ß Menjelaskan urutan pemeriksaan dan diagnosa permasalahan     &lt;br /&gt;ß Menunjukkan prosedur pengisolasian masalah pada pengoperasian PC dan periferal     &lt;br /&gt;ß Mengisolasi permasalahan yang timbul saat pengoperasian PC stand alone dan periferalnya&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;F. CEK KEMAMPUAN    &lt;br /&gt;Untuk mengetahui kompetensi awal yang telah Anda miliki, maka isilah cek lis (Ö) seperti pada table pernyataan di bawah ini dengan sikap jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.     &lt;br /&gt;Saya dapat Melakukan Pekerjaan ini dengan Kompeten     &lt;br /&gt;Sub Kompetensi Pernyataan     &lt;br /&gt;Ya Tidak     &lt;br /&gt;Bila Jawaban “Ya” Kerjakan     &lt;br /&gt;3. Mengidentifikasi masalah melalui gejala yang muncul     &lt;br /&gt;1. Jenis-jenis suara dan penampakan visual yang melambangkan masalah terhadap pengoperasian PC dan peripheral     &lt;br /&gt;2. Fungsi spesifik dari tiap-tiap komponen pada PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif    &lt;br /&gt;1, 2 dan 3     &lt;br /&gt;4. Memilah masalah berdasarkan kelompoknya Klasifikasi permasalahan pada pengope-rasian PC (permasalahan yang terjadi pada PC berdasarkan hardware, software, lingkungan kerja, pengoperasian, dan penyebab eksternal)&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif 4    &lt;br /&gt;4. Mengisolasi permasalahan     &lt;br /&gt;1. Urutan pemeriksaan yang sistematis dalam pelaksanaan diagnosa permasalahan     &lt;br /&gt;2. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan untuk mengisolasi sumber permasalahan&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif 5    &lt;br /&gt;Apabila anda menjawab TIDAK pada salah satu pernyataan di atas,     &lt;br /&gt;maka pelajarilah modul ini.10&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;BAB II      &lt;br /&gt;PEMELAJARAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;A. RENCANA PEMELAJARAN SISWA    &lt;br /&gt;Kompetensi : Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC Dan Peripheral     &lt;br /&gt;Sub Kompetensi : Mengidentifikasi Masalah Melalui Gejala Yang Muncul     &lt;br /&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar     &lt;br /&gt;Alasan Perubahan     &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru     &lt;br /&gt;Pengenalan pesan/peringatan kesalahan saat booting pada PC melalui POST     &lt;br /&gt;Pengenalan pesan/peringatan kesalahan saat aktifasi sistem operasi dan menjalankan aplikasi program.     &lt;br /&gt;Memeriksa kinerja dan performanssi PC Penyimpangan fungsi peralatan Input/Output&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sub Kompetensi : Memilah Masalah Berdasarkan Kelompoknya    &lt;br /&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar     &lt;br /&gt;Alasan Perubahan     &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru     &lt;br /&gt;Pengklasifikasian Permasalahan Pengoperasian PC dan Peripheral Berdasarkan kelompok Masalah     &lt;br /&gt;Identifikasi kemungkinan penyebab Permasalahan     &lt;br /&gt;Menentukan Hipotesa awal penyebab Permasalahan     &lt;br /&gt;Sub Kompetensi : Mengisolasi Permasalahan     &lt;br /&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar     &lt;br /&gt;Alasan Perubahan     &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru     &lt;br /&gt;Pemeriksaan berdasarkan urutan yang telah ditentukan&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;B. KEGIATAN BELAJAR    &lt;br /&gt;1. Kegiatan Belajar 1:&amp;#160; Pengenalan&amp;#160;&amp;#160; Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting pada PC Melalui POST     &lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran     &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu mengidentifikasi gejala kesalahan atau kerusakan pada saat pengoperasian PC.     &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu mengidentifikasi jenis-jenis&amp;#160; pesan atau peringatan kesalahan yang terjadi&amp;#160; pada saat booting atau PC digunakan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b. Uraian Materi 1    &lt;br /&gt;POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC, misalkan PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan. POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau&amp;#160; kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS. Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;1) Prosedur POST (Power on Self-Test)    &lt;br /&gt;POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :     &lt;br /&gt;a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.     &lt;br /&gt;b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap&amp;#160; kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.     &lt;br /&gt;c) Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.     &lt;br /&gt;d) Pengecekkan terhadap CMOS,&amp;#160; CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.     &lt;br /&gt;e) Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.     &lt;br /&gt;f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.     &lt;br /&gt;g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor. Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.     &lt;br /&gt;2) Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)     &lt;br /&gt;Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:     &lt;br /&gt;No Gejala     &lt;br /&gt;Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;1 CPU dan Monitor mati, tidak ada beep     &lt;br /&gt;1. Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V     &lt;br /&gt;2. Power supply     &lt;br /&gt;2 CPU hidup, Monitor Mati,     &lt;br /&gt;Tidak ada beep     &lt;br /&gt;1. Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor     &lt;br /&gt;2. Monitor     &lt;br /&gt;3 CPU hidup, Monitor Mati,vada&amp;#160; beep     &lt;br /&gt;Disesuaikan dengan beep     &lt;br /&gt;Prosedur test&amp;#160; POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit&amp;#160; power supply dan monitor bekerja dengan baik.&amp;#160; Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS yang digunakan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Kode Beep AWARD BIOS&amp;#160; &lt;br /&gt; Gejala     &lt;br /&gt;Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep pendek PC dalam keadaan baik&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang Problem di memori&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang 2 beep pendek Kerusakan di modul DRAM parity&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang 3 beep pendek Kerusakan di bagian VGA.&amp;#160; &lt;br /&gt; Beep terus menerus Kerusakan di modul memori atau memori video&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kode Beep AMI BIOS&amp;#160; &lt;br /&gt; Gejala     &lt;br /&gt;Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep pendek DRAM gagal merefresh&amp;#160; &lt;br /&gt; 2 beep pendek Sirkuit&amp;#160; gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)&amp;#160; &lt;br /&gt; 3 beep pendek BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.&amp;#160; &lt;br /&gt; 4 beep pendek Timer pada sistem gagal bekerja&amp;#160; &lt;br /&gt; 5 beep pendek Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor&amp;#160; &lt;br /&gt; 6 beep pendek Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik&amp;#160; &lt;br /&gt; 7 beep pendek Video Mode error&amp;#160; &lt;br /&gt; 8 beep pendek Tes memori VGA gagal&amp;#160; &lt;br /&gt; 9 beep pendek Checksum error ROM BIOS bermasalah&amp;#160; &lt;br /&gt; 10 beep pendek CMOS shutdown read/write mengalami errror&amp;#160; &lt;br /&gt; 11 beep pendek Chache memori error&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang 3 beep pendek Conventional/Extended memori rusak&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang 8 beep pendek Tes tampilan gambar gagal&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kode Beep IBM BIOS&amp;#160; &lt;br /&gt; Gejala     &lt;br /&gt;Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan&amp;#160; &lt;br /&gt; Tidak ada beep Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep pendek Normal POST dan PC dalam keadaan baik&amp;#160; &lt;br /&gt;Beep terus menerus Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang&amp;#160; &lt;br /&gt; Beep pendek berulang-ulang Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang 1 beep pendek Masalah Motherboard&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang 2 beep pendek Masalah bagian VGA Card (mono)&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep panjang 3 beep pendek Masalah bagian VGA Ccard (EGA).&amp;#160; &lt;br /&gt; 3 beep panjang Keyboard error&amp;#160; &lt;br /&gt; 1 beep, blank monitor VGA card sirkuit&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Pada PC tertentu&amp;#160; menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara. Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang&amp;#160; dapat dilaksanakan apabila&amp;#160; VGA card dan monitor dalam keadaan baik dan terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu: Keyboard error untuk&amp;#160; masalah pada keyboard CMOS error cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral HDD not Install harddisk tidak terpasang    &lt;br /&gt;Secara umum pesan/peringatan kesalahan yang ditampilkan mudah untuk difahami oleh user. Hanya saja pesan dalam bahasa Inggris.     &lt;br /&gt;3) Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST (Power on Self-Test)     &lt;br /&gt;Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada BIOS nya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Rangkuman 1    &lt;br /&gt;1) Mengenal dan mengidentifikasi masalah di PC dapat dilakukan dengan mengamati dan memahami gejala-gejala yang ditimbulkan.     &lt;br /&gt;2) Setiap PC dilengkapi dengan POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC.     &lt;br /&gt;3) POST dilakukan oleh BIOS pada saat PC mulai booting, dan hasil POST ditunjukkan oleh kinerja, tampilan visual di monitor&amp;#160; dan kode beep dari speaker PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d. Tugas 1    &lt;br /&gt;1) Hidupkan PC, amati dan catatlah proses POST yang terjadi. Cocokkan hasil pengamatan anda dengan teori yang ada.     &lt;br /&gt;2) Hidupkan PC, tekan tombol untuk menuju menu setup (umumnya tombol Del). Amati dan catat semua data yang ada didalamnya. Cocokkan hasil pengamatan anda dengan buku manual reference dan kondisi hardware yang terpasang.     &lt;br /&gt;3) Buka buku manual reference dan casing PC. Amati dan cocokkan spesifikasi, tata letak komponen, dan setting yang ada.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;e. Tes Formatif 1     &lt;br /&gt;1) Sebutkan dan jelaskan langkan-langkah POST!     &lt;br /&gt;2) Gejala masalah apa yang terjadi pada PC jika beep yang ditimbulkan berubunyi 1 beep panjang dan 8 beep pendek? Menurut anda apa penyebabnya?     &lt;br /&gt;3) Bagaimana menurut anda PC yang sudah lolos POST, apakah berarti baik?     &lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 1     &lt;br /&gt;1) Langkah POST yaitu seperti ditunjukkan oleh&amp;#160; prosedur test POST pada&amp;#160; sub c. Prosedur POST (Power on Self-Test)     &lt;br /&gt;2) 1 beep panjang 8 beep pendek terjadi pada AMI BIOS dan gejala yang ditimbulkan adalah tes tampilan gambar gagal. Kemungkinan penyebabnya adalah     &lt;br /&gt;a) pemasangan VGA card kurang baik     &lt;br /&gt;b) slot ekspansi (tambahan) tempat card VGA terpasang mengalami masalah     &lt;br /&gt;c) memori VGA card rusak     &lt;br /&gt;d) VGA card rusak     &lt;br /&gt;e) Motherboard rusak     &lt;br /&gt;f) Monitor bermasalah     &lt;br /&gt;3) PC yang sudah lolos POST secara hardware dan instalasinya sudah baik dan benar, tetapi masih perlu diuji kinerjanya untuk mengetahui kemampuan komputer tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;g. Lembar Kerja 1     &lt;br /&gt;1) Alat dan Bahan :     &lt;br /&gt;a) PC 1 unit     &lt;br /&gt;b) Buku manual reference dan CD driver untuk komponen PC yang sesuai     &lt;br /&gt;c) Tool set     &lt;br /&gt;2) Kesehatan dan Keselamatan Kerja     &lt;br /&gt;a) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya     &lt;br /&gt;b) Cek semua hubungan instalasi sebelum memulai praktek     &lt;br /&gt;c) Bertanya dan mintalah guru untuk membantu mengecek jika ada yang meragukan.     &lt;br /&gt;d) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan     &lt;br /&gt;3) Langkah Kerja     &lt;br /&gt;Dalam melaksanakan praktek, jika ada yang tidak jelas atau meragukan tanyakan kepada guru pembimbing, terutama pada saat melaksanakan langkah ke 7.     &lt;br /&gt;a) Siapkan alat dan bahan.     &lt;br /&gt;b) Memeriksa semua hubungan instalasi PC.     &lt;br /&gt;c) Menghidupkan PC.     &lt;br /&gt;d) Mengamati setiap proses&amp;#160; selama booting pada PC.     &lt;br /&gt;e) Memahami proses POST&amp;#160; pada&amp;#160; PC.     &lt;br /&gt;f) Memahami cara kerja POST pada PC.     &lt;br /&gt;g) Dengan berhati-hati coba lepaskan secara bergantian komponen RAM, card VGA dan prosessor. Sebaiknya kabel data dan power supply ke hardisk dilepas selama melakukan proses ini. Booting ulang komputer, amati, cata dan fahami gejala-     &lt;br /&gt;gejala yang ditimbulkan.     &lt;br /&gt;h) Buatlah Laporan tentang gejala-gejala yang ditimbulkan dari semua langkah yang sudah dipraktekkan.     &lt;br /&gt;i) Laporkan Hasil pekerjaan anda kepada guru pembimbing (pengajar)     &lt;br /&gt;j) Jika semua telah selesai kembalikan semua hubungan instalasi seperti semula dan cek ulang. Jika sudah benar kembalikan semua alat dan bahan ke tempat semula.20     &lt;br /&gt;2. Kegiatan Belajar&amp;#160; 2:&amp;#160; Pengenalan Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;Saat Aktifasi Sistem Operasi dan Menjalankan Aplikasi Program     &lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran     &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu mengidentifikasi gejala kesalahan&amp;#160; pada saat aktifasi&amp;#160;&amp;#160; sistem&amp;#160;&amp;#160; operasi&amp;#160;&amp;#160; dan&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; menjalankan&amp;#160; aplikasi program pada PC     &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu mengidentifikasi jenis-jenis&amp;#160; pesan atau peringatan kesalahan yang diterjadi&amp;#160; pada saat aktifasi&amp;#160;&amp;#160; sistem operasi&amp;#160;&amp;#160; dan&amp;#160; menjalankan aplikasi program pada PC     &lt;br /&gt;b. Uraian Materi 2     &lt;br /&gt;PC yang telah melewati&amp;#160; POST (Power on Self-Test) dinyatakan memiliki hardware dan instaslasi yang baik. Tetapi untuk mengetahui kemampuan dan kinerjanya perlu dilakukan tes. Jika terjadi permasalahan, maka akan didapatkan pesan/peringatan kesalahan yang berhubungan dengan kinerja PC misalnya pada sistem operasi, saat proses menjalankan suatu program aplikasi, posedur mematikan komputer, dan lain-lain.     &lt;br /&gt;Permasalahan yang terjadi pada saat komputer telah lolos dari POST akan lebih komplek karena melibatkan fungsi perangkat keras dan lunak yang lebih luas terutama perangkat lunak. Sehingga kemungkinan kesalahan akan semakin banyak. Karena secara umum komponen perangkat keras pada sistem PC tidak ada perubahan, tetapi perangkat lunak yang terpasang bermacam-macam dan dimungkinkan akan sering berganti. Perangkat lunak yang terpasang di PC dibagi menjadi 2 yaitu sistem operasi dan program aplikasi. Sistem operasi merupakan suatu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola semua sumberdaya sistem komputer di antaranya perangkat keras, program aplikasi, dan user untuk menjadi suatu sistem yang dapat bekerja dengan baik. Program aplikasi adalah perangkat lunak yang digunakan oleh user untuk melaksanakan pekerjaan atau aplikasi tertentu seperti mengetik, menggambar, menghitung, mendengarkan musik dan lain-lain. Program aplikasi yang dimaksud disini adalah semua perangkat lunak selain sistem operasi, diantaranya program aplikasi seperti perkantoran, bahasa pemrograman, virus, utility dan lain-lain. Pembagian ini belum diklasifikasikan berdasarkan jenis maupun kegunaan aplikasinya.     &lt;br /&gt;Program aplikasi tidak dapat bekerja tanpa adanya sistem operasi, karena sistem operasi akan menghubungkan fungsi-fungsi hardware dengan program aplikasi, seperti fungsi keyboard, mouse, VGA adapter, monitor, port untuk pencetakan di printer dan lain-lain. Sehingga jika dianalogikan dengan bangunan maka sistem operasi sebagai tanah dan program aplikasi sebagai bangunan atau apa saja yang dibangun diatasnya.     &lt;br /&gt;Program Aplikasi     &lt;br /&gt;Sistem Operasi     &lt;br /&gt;Perangkat Keras     &lt;br /&gt;Sistem operasi yang ada saat ini telah begitu banyak, di antaranya yang diproduksi oleh Microsoft seperti Dos dan Windows dalam beberapa aplikasi dan versi Windows 3.1, 3.1.1, 95, 97,98, Millenium, XP, NT, 2000 sampai dengan versi 2003. Sedangkan&amp;#160; yang lain adalah UNIX, Linux dan variannya dan lain-lain. Program Aplikasi di antaranya     &lt;br /&gt;Microsoft office, bahasa pemrograman turbo pascal, delphi, anti virus dan utilities seperti Norton dan lain-lain.     &lt;br /&gt;Kinerja PC dipengaruhi oleh spesifikasi dan instalasi perangkat keras, sistem operasi yang digunakn, program aplikasi yang dipasang, manajemen memori, gangguan dan serangan dari luar seperti virus, spyware, hacker dan lain-lain. Gejala-gejala yang ditimbulkan akan membantu user untuk mengenal dan mengidentifikasi masalah yang     &lt;br /&gt;muncul.     &lt;br /&gt;1) Prosedur Test     &lt;br /&gt;Test yang dilakukan bertahap yaitu aktifasi sistem operasi dan program aplikasi. Adapun urutan prosedur test yang dilakukan&amp;#160; adalah sebagai berikut :     &lt;br /&gt;a) Aktifasi Sistem Operasi     &lt;br /&gt;Sistem operasi yang digunakan dalam test ini adalah windows 98, prosedur yang dilaksanakan adalah sebagai berikut :     &lt;br /&gt;· Menghidupkan PC.     &lt;br /&gt;· PC melakukan POST pada saat booting dan harus dapat dilewati.     &lt;br /&gt;· PC mulai mencari sistem operasi di media penyimpan dengan urutan prioritas berdasarkan setting BIOS, misal CDROM, HDD lalu Diskdrive.     &lt;br /&gt;· PC menjalankan Sistem Operasi yang didahullui dengan menjalankan file-file sistem yaitu MS Dos.sys, IO.sys, Himem.sys dan command com.     &lt;br /&gt;· Jika proses d) berhasil maka selanjutnya dijalankan config.sys dan autoexec.bat.     &lt;br /&gt;· Pengecekkan konfigurasi sistem windows yaitu file sistem.ini dan win.ini dan dijalankan.     &lt;br /&gt;· Pengecekkan adanya file stratup dan dijalankan.     &lt;br /&gt;· Pengecekkkan kondisi hardware melalui device manager.23     &lt;br /&gt;· Pengecekkan kondisi Start Up menu dan fungsi-fungsi dasar sistem operasi yaitu mengkopi file, memindah file, mengganti nama file, membuat folder/direktori dan lain-lain.     &lt;br /&gt;· Pengecekkan prosedur shutdown.     &lt;br /&gt;b) Program aplikasi     &lt;br /&gt;· Pengecekkan program aplikasi dengan menjalankan program dan menutup program.     &lt;br /&gt;· Pengecekkan fungsi-fungsi menu program aplikasi.     &lt;br /&gt;· Pengecekkan besarnya file-file program aplikasi, yaitu dibandingkan dengan master, terutama file-file eksekusi (file yang berekstensi EXE dan COM) dan file hasil program aplikasi misal dokumen dari Ms Word.     &lt;br /&gt;· Pengecekkan terhadap kecepatan mengakses program aplikasi dan data.     &lt;br /&gt;Kedua test di atas akan memberikan response sebagai     &lt;br /&gt;pesan/peringatan kesalahan, hal ini akan&amp;#160; membantu user untuk     &lt;br /&gt;mengenal dan mengidentifikasi masalah yang ada.     &lt;br /&gt;2) Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;Pesan/peringatan kesalahan dapat diketahui melalui tampilan secara     &lt;br /&gt;visual dilayar monitor dan performance kinerja PC yang dapat dirasakan     &lt;br /&gt;oleh user pada saat menggunakan PC.     &lt;br /&gt;Berdasarkan prosedur tes yang dilakukan maka didapatkan     &lt;br /&gt;pesan/peringatan kesalahan sebagai gejala masalah di PC, yaitu     &lt;br /&gt;sebagai berikut :24     &lt;br /&gt;Aktifasi Sistem Operasi     &lt;br /&gt;No Gejala     &lt;br /&gt;Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;1 Booting terhenti setelah     &lt;br /&gt;berhasil melaksanakan     &lt;br /&gt;POST     &lt;br /&gt;1. Instalasi fisik hard disk, setting     &lt;br /&gt;device, prioritas boot pada CMOS     &lt;br /&gt;setup bermasalah.     &lt;br /&gt;2. Kerusakan pada sistem operasi,     &lt;br /&gt;mungkin file sistem operasi rusak,     &lt;br /&gt;hilang, terkena virus, berganti     &lt;br /&gt;nama atau berpindah folder.     &lt;br /&gt;2 Kinerja booting sampai ke     &lt;br /&gt;windows berlangsung de-     &lt;br /&gt;ngan lambat.     &lt;br /&gt;1. Manajemen memori bermasalah.     &lt;br /&gt;2. Kerusakan pada sistem operasi,     &lt;br /&gt;mungkin file sistem operasi rusak,     &lt;br /&gt;ada file yang hilang, terkena     &lt;br /&gt;virus, berganti nama atau     &lt;br /&gt;berpindah folder Monitor.     &lt;br /&gt;3 Windows explorer tidak     &lt;br /&gt;dapat dijalankan, tidak     &lt;br /&gt;dapat mengcopi, meng-     &lt;br /&gt;ganti nama file dan lain-     &lt;br /&gt;lain     &lt;br /&gt;Kerusakan pada sistem operasi,     &lt;br /&gt;mungkin file windows explorer     &lt;br /&gt;rusak, hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpindah     &lt;br /&gt;folder.     &lt;br /&gt;4 Start menu tidak dapat     &lt;br /&gt;dijalankan     &lt;br /&gt;Kerusakan pada sistem operasi,     &lt;br /&gt;mungkin file windows explorer     &lt;br /&gt;rusak, hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpindah     &lt;br /&gt;folder.     &lt;br /&gt;5 Prosedur Shutdown tidak     &lt;br /&gt;dapat dilaksanakan     &lt;br /&gt;Kerusakan pada sistem operasi,     &lt;br /&gt;mungkin file windows explorer     &lt;br /&gt;rusak, hilang, terkena virus, ber-     &lt;br /&gt;ganti nama atau berpindah folder.     &lt;br /&gt;6 Prosedur Shutdown ber-     &lt;br /&gt;henti sebelum komputer     &lt;br /&gt;benar-benar mati     &lt;br /&gt;1. Reset     &lt;br /&gt;CMOS battery.     &lt;br /&gt;2. Kerusakan pada sistem operasi,     &lt;br /&gt;mungkin file sistem operasi rusak,     &lt;br /&gt;ada file yang hilang, terkena vi-     &lt;br /&gt;rus, berganti nama atau berpin-     &lt;br /&gt;dah folder.25     &lt;br /&gt;Program Aplikasi     &lt;br /&gt;No Gejala     &lt;br /&gt;Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;1 Program tidak ada di start     &lt;br /&gt;menu, desktop     &lt;br /&gt;1. Shortcut terhapus.     &lt;br /&gt;2. File program aplikasi rusak,     &lt;br /&gt;expire, hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpin-dah     &lt;br /&gt;folder.     &lt;br /&gt;2 Program tidak dapat     &lt;br /&gt;dijalankan     &lt;br /&gt;1. Manajemen memori ber-     &lt;br /&gt;masalah.     &lt;br /&gt;2. Setting resolusi monitor ber-     &lt;br /&gt;masalah.     &lt;br /&gt;3. Registrasi program, expire.     &lt;br /&gt;4. Instalasi program tidak leng-     &lt;br /&gt;kap.     &lt;br /&gt;5. File program aplikasi rusak, file     &lt;br /&gt;yang hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpindah     &lt;br /&gt;folder.     &lt;br /&gt;3 Kinerja program lambat 1. Manajemen memori berma-     &lt;br /&gt;salah.     &lt;br /&gt;2. Prosessor bermasalah.     &lt;br /&gt;3. File program aplikasi rusak, file     &lt;br /&gt;ada yang hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpindah     &lt;br /&gt;folder.     &lt;br /&gt;2 Program selalu meminta     &lt;br /&gt;CD     &lt;br /&gt;1. Instalasi program tidak leng-     &lt;br /&gt;kap.     &lt;br /&gt;2. Setting program.     &lt;br /&gt;3. File program aplikasi rusak, file     &lt;br /&gt;yang hilang, terkena virus, ber-     &lt;br /&gt;ganti nama atau berpindah     &lt;br /&gt;folder.     &lt;br /&gt;4 Fungsi-fungsi menu ti-dak     &lt;br /&gt;dapat dijalankan     &lt;br /&gt;File program aplikasi rusak, file ada     &lt;br /&gt;yang hilang, terkena virus, berganti     &lt;br /&gt;nama atau berpindah folder.     &lt;br /&gt;5 Tidak ditemukan file da-     &lt;br /&gt;ta, tidak dapat membu-ka     &lt;br /&gt;file data&amp;#160; atau eks-tensi     &lt;br /&gt;file data berubah     &lt;br /&gt;File program aplikasi rusak, file ada     &lt;br /&gt;yang hilang, terkena virus, berganti     &lt;br /&gt;nama atau berpindah folder.     &lt;br /&gt;Selain beberapa gejala kerusakan yang telah disebutkan dapat pula     &lt;br /&gt;dikenali dan diidentifikasi sebagai masalah yaitu informasi yang     &lt;br /&gt;ditampilkan oleh komputer jika ada masalah. Seperti komentar File is26     &lt;br /&gt;failure, Not enough memory to open program dan lain-lain.     &lt;br /&gt;Komentar sesuai dengan masalah yang timbul.     &lt;br /&gt;3) Langkah-langkah mengenal dan Mengidentifikasi     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;Untuk mengenal dan mengidentifikasi Pesan/peringatan kesalahan     &lt;br /&gt;peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat     &lt;br /&gt;booting, aktifasi sistem operasi dan menjalankan beberapa aplikasi dan     &lt;br /&gt;membaca buku manual setiap komponen PC, buku utility, sistem     &lt;br /&gt;operasi. Dari situ akan didapatkan karakteristik dan normalnya bekerja     &lt;br /&gt;suatu sistem operasi dan program aplikasi.     &lt;br /&gt;c.&amp;#160; Rangkuman 2     &lt;br /&gt;1) Mengenal dan mengidentifikasi masalah di PC dapat dilakukan     &lt;br /&gt;melalui mengamati dan memahami gejala-gejala yang ditimbulkan.     &lt;br /&gt;2) Sistem operasi mengelola sumber daya komputer sekaligus     &lt;br /&gt;menjembatani antara program aplikasi dengan perangkat keras.     &lt;br /&gt;3) Perangkatr keras, sistem operasi&amp;#160; dan program aplikasi merupakan     &lt;br /&gt;satu kesatuan dengan permasalahan yang saling bisa berhubungan.     &lt;br /&gt;Gejala masalah yang ditunju’.kkan oleh pesan/peringatan kesalahan     &lt;br /&gt;bisa merupakan gabungan komponen ketiganya, bisa pula mnasalah     &lt;br /&gt;masing-masing.     &lt;br /&gt;d. Tugas 2     &lt;br /&gt;1) Hidupkan PC, amati dan catatlah setiap proses aktifasi sistem     &lt;br /&gt;operasi dan program aplikasi yang dijalankan serta kinerjanya.     &lt;br /&gt;2) Hidupkan PC, gantilah nama file config.sys menjadi konfig.sys dan     &lt;br /&gt;file autoexec.bat dengan autoexek.bat pada disk atau hard disk     &lt;br /&gt;yang dipakai untuk booting dengan memakai perintah ren     &lt;br /&gt;config.sys konfig.sys atau rename autoexec.bat autoexek.bat pada27     &lt;br /&gt;DOS, kemudian bootinglah kembali. Catat dan Amati proses yang     &lt;br /&gt;terjadi. Kemudian dengan cara yang sama kembalikan nama file     &lt;br /&gt;yang diganti tadi dengan nama seperti sebelumnya.     &lt;br /&gt;3) Hidupkan PC, buatlah disket start up jika sistem operasi yang     &lt;br /&gt;dipakai memakai windows atau buatlah disket yang bersistem yang     &lt;br /&gt;dapat untuk booting jika sistem operasi yang dipakai memakai DOS.     &lt;br /&gt;Ujilah hingga disket tadi benar-benar dapat untuk booting. Gantilah     &lt;br /&gt;nama file command.com dengan command.kom atau hapuslah file     &lt;br /&gt;command.com yang ada pada&amp;#160; disket tadi, kemudian bootinglah     &lt;br /&gt;kembali. Amati dan catatlah apa yang terjadi !     &lt;br /&gt;e. Tes Formatif 2     &lt;br /&gt;1) Sebutkan dan jelaskan langkan-langkah aktifasi sistem operasi!     &lt;br /&gt;2) Bagaimana gejala&amp;#160; yang terjadi pada sistem operasi apabila     &lt;br /&gt;mengalami masalah ?     &lt;br /&gt;3) Jika ditemukan gejala sebagai berikut : file data tidak ditemukan,     &lt;br /&gt;program aplikasi tidak dapat membuka file data&amp;#160; atau ekstensi file     &lt;br /&gt;data berubah. Pada bagian apakah kemungkinan kerusakan tersebut     &lt;br /&gt;terjadi ?     &lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 2     &lt;br /&gt;1) Langkah aktifasi sistem operasi&amp;#160; pada sub c. Prosedur Test.     &lt;br /&gt;2) Gejala-gejala&amp;#160; masalah yang terjadi pada sistem operasi ditunjukkan     &lt;br /&gt;pada sub d. Pesan/Peringatan Kesalahan Sistem Operasi .     &lt;br /&gt;3) Kemungkinan kerusakan pada File program aplikasi rusak, file ada     &lt;br /&gt;yang hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.28     &lt;br /&gt;g. Lembar Kerja 2     &lt;br /&gt;Alat dan Bahan :     &lt;br /&gt;a) PC 1 unit dengan sistem operasi windows 98 dan beberapa program     &lt;br /&gt;aplikasi.     &lt;br /&gt;b) Buku manual reference dan CD driver untuk komponen PC yang     &lt;br /&gt;sesuai.     &lt;br /&gt;c) Tool set.     &lt;br /&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja     &lt;br /&gt;a) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya     &lt;br /&gt;b) Cek semua hubungan instalasi sebelum memulai praktek     &lt;br /&gt;c) Bertanya dan mintalah guru untuk membantu mengecek jika ada     &lt;br /&gt;yang meragukan.     &lt;br /&gt;d) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah     &lt;br /&gt;ditentukan     &lt;br /&gt;Langkah Kerja     &lt;br /&gt;Aktifasi Sistem Operasi.     &lt;br /&gt;a. Siapkan alat dan bahan.     &lt;br /&gt;b. Periksalah semua hubungan instalasi PC.     &lt;br /&gt;c. Hidupkan PC, amati proses&amp;#160; selama booting dan aktifasi sistem     &lt;br /&gt;operasi pada PC. Pahami dan catatlah proses aktifasi sistem operasi     &lt;br /&gt;tersebut.     &lt;br /&gt;d. Lakukan beberapa fungsi sistem operasi yaitu menyalin (copy) file,     &lt;br /&gt;mengganti nama, memindah, dan membuat folder.     &lt;br /&gt;e. Amati kinerja sistem operasi yang terjadi.     &lt;br /&gt;f. Lakukan prosedur shutdown.29     &lt;br /&gt;g. Buatlah Laporan tentang gejala-gejala yang ditimbulkan dari semua     &lt;br /&gt;langkah yang sudah dipraktekkan.     &lt;br /&gt;h. Laporkan hasil pekerjaan anda kepada guru pembimbing     &lt;br /&gt;Program Aplikasi     &lt;br /&gt;a) Siapkan alat dan bahan.     &lt;br /&gt;b) Periksa semua hubungan instalasi PC.     &lt;br /&gt;c) Hidupkan PC hingga aktifasi sistem operasi.     &lt;br /&gt;d) Jalankan salah satu program aplikasi, misalkan Microsoft word.     &lt;br /&gt;e) Lakukan beberapa fungsi dalam&amp;#160; program aplikasi tersebut, seperti :     &lt;br /&gt;mengetik, mengedit, mencetak, menyalin file dan lain sebagainya.     &lt;br /&gt;f) Amati kinerja program aplikasi tersebut.     &lt;br /&gt;g) Buka beberapa file dan program aplikasi lain kemudian lakukan     &lt;br /&gt;seperti langkah e dan f.     &lt;br /&gt;h) Tutup program aplikasi, dan lakukan prosedur shut down.     &lt;br /&gt;i) Buatlah laporan tentang gejala-gejala yang ditimbulkan dari semua     &lt;br /&gt;langkah yang sudah dipraktekkan.     &lt;br /&gt;j) Laporkan hasiil pekerjaan anda kepada guru pembimbing.     &lt;br /&gt;k) Jika semua telah selesai kembalikan semua hubungan instalasi     &lt;br /&gt;seperti semula dan cek ulang. Jika sudah benar kembalikan semua     &lt;br /&gt;alat dan bahan ke tempat semula.30     &lt;br /&gt;3. Kegiatan Belajar&amp;#160; 3: Penyimpangan&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Fungsi&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Peralatan     &lt;br /&gt;Input/Output     &lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran     &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu mengidentifikasikan gejala penyimpangan     &lt;br /&gt;fungsi peralatan input dan output     &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu mengidentifikasi peralatan input&amp;#160; output dan     &lt;br /&gt;menjelaskan fungsi-fungsinya.     &lt;br /&gt;b. Uraian Materi 3     &lt;br /&gt;PC yang telah melewati POST (Power on Self-Test) dianggap secara     &lt;br /&gt;hardware dan instaslasinya baik. Tetapi untuk mengetahui kemampuan     &lt;br /&gt;dan kinerjanya perlu dilaksanakan tes. Khusus untuk perangkat keras,     &lt;br /&gt;PC menyediakan saluran Input dan Output, diantaranya yaitu :     &lt;br /&gt;· Serial Port&amp;#160; yaitu saluran yang menyalurkan data input/output     &lt;br /&gt;secara serial atau COM.     &lt;br /&gt;· Paralel Port yaitu saluran yang menyalurkan data input/output     &lt;br /&gt;secara paralel atau LPT.     &lt;br /&gt;· USB Port atau Universal Serial Bus yaitu port serial yang bersifat     &lt;br /&gt;Universal (umum).     &lt;br /&gt;· Expantion Slot yaitu slot yang digunakan untuk menancapkan     &lt;br /&gt;(memasang) card peripheral tambahan. Slot ekspansi ada 3 macam     &lt;br /&gt;ISA, EISA, PCI dan AGP.     &lt;br /&gt;· Selain itu termasuk juga saluran atau port untuk mouse dan     &lt;br /&gt;keyboard, VGA dan lain-lain yang terhubung dengan peralatan di     &lt;br /&gt;luar.     &lt;br /&gt;Pada saat POST dilakukan sebenarnya sebagian peralatan I/O sudah     &lt;br /&gt;dicek, tetapi untuk lebih mudah dalam memeriksa dan mengenali31     &lt;br /&gt;permasalahan pada I/O bisa kita lakukan pada saat di dalam sistem     &lt;br /&gt;operasi dengan cara mencoba fungsi-fungsinya.     &lt;br /&gt;I/O bekerja sebagai sebuah perangkat keras yang dikontrol oleh     &lt;br /&gt;perangkat lunak untuk menyalurkan data-data digital. Sehingga baik     &lt;br /&gt;perangkat keras maupun perangkat lunak akan saling mendukung kerja     &lt;br /&gt;I/O. Di sini POST akan mencatat dan menguji unit I/O yang terpasang     &lt;br /&gt;dan sistem operasi akan mengaktifkan fungsi-fungsi I/O tersebut agar     &lt;br /&gt;dapat digunakan untuk program aplikasi.     &lt;br /&gt;Adapun gejala yang ditimbulkan sebagai tanda adanya masalah pada     &lt;br /&gt;unit I/O sangat beraneka macam, seperti : alat tidak bekerja dengan     &lt;br /&gt;baik, informasi di layar, kode beep, dan lain-lain.     &lt;br /&gt;1) Prosedur Test     &lt;br /&gt;Untuk lebih mudahnya test dilakukan dengan bantuan beberapa     &lt;br /&gt;peralatan eksternal, yaitu printer yang terpasang pada paralel port atau     &lt;br /&gt;USB port, mouse PS2 dan serial, Monitor yang selalu terpasang di card     &lt;br /&gt;VGA, disket untuk pengujian disk drive dan CD untuk CD ROM drive.     &lt;br /&gt;Dan dengan Program Aplikasi misalnya Microsoft word dapat dicoba     &lt;br /&gt;beberapa kemungkinan kesalahan. Adapun urutan prosedur test yang     &lt;br /&gt;dilakukan&amp;#160; adalah sebagai berikut :     &lt;br /&gt;1) Semua peralatan dipasang pada port yang sesuai. Khusus mouse     &lt;br /&gt;sebaiknya bergantian (PS/2 atau COM 1 atau COM 2, atau USB).     &lt;br /&gt;2) Booting komputer, POST akan mengecek semua saluran I/O dan     &lt;br /&gt;alamat I/O. Jika tidak ada masalah maka semua I/O yang tersedia     &lt;br /&gt;berfungsi dengan baik.     &lt;br /&gt;3) Pengecekkan fungsi Keyboard dan Mouse.     &lt;br /&gt;4) Pengecekkan tampilan pada layar monitor, jika tidak ada masalah     &lt;br /&gt;maka setting layar monitor dapat dimaksimalkan.32     &lt;br /&gt;5) Pengecekkan paralel port dan USB melalui program aplikasi     &lt;br /&gt;Microsoft word.     &lt;br /&gt;6) Pengecekkan pembacaan disk dan CDROM melalui Windows     &lt;br /&gt;Explorer.     &lt;br /&gt;Test dilakukan termasuk dengan mengecek driver dari peralatan yang     &lt;br /&gt;dihubungkan dengan I/O. Karena bisa saja sesuatu peralatan atau     &lt;br /&gt;komponen yang dipasang dapat bekerja, tetapi tidak optimal karena     &lt;br /&gt;driver yang digunakan belum sesuai dengan peralatan.     &lt;br /&gt;2) Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;Pesan/peringatan kesalahan dapat diketahui melalui tampilan secara     &lt;br /&gt;visual dilayar monitor dan dapat berkerjanya peralatan yang terpasang     &lt;br /&gt;di I/O.     &lt;br /&gt;Berdasarkan prosedur tes yang dilakukan maka akan didapatkan     &lt;br /&gt;pesan/peringatan kesalahan sebagai tanda adanya masalah di PC.     &lt;br /&gt;Adapun gejala dan pesan tersebut adalah sebagai berikut :     &lt;br /&gt;No Gejala     &lt;br /&gt;Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;1 Keyboard tidak bekerja · Hubungan Keyboard dan PC     &lt;br /&gt;bermasalah     &lt;br /&gt;· Keyboard rusak atau saluran     &lt;br /&gt;keyboard di Motherboard rusak     &lt;br /&gt;2 Mouse tidak bekerja     &lt;br /&gt;(PS2/Com/USB)     &lt;br /&gt;· Hubungan Mouse dan PC     &lt;br /&gt;bermasalah     &lt;br /&gt;· Mouse rusak atau saluran mouse     &lt;br /&gt;(PS2/Com/USB) di Motherboard     &lt;br /&gt;rusak     &lt;br /&gt;3 Monitor Tidak Dapat     &lt;br /&gt;menampilkan gambar     &lt;br /&gt;· Hubungan antara VGA card dan     &lt;br /&gt;monitor bermasalah     &lt;br /&gt;· VGA card brmasalah     &lt;br /&gt;· Monitor bermasalah     &lt;br /&gt;4 Monitor menampilkan     &lt;br /&gt;resolusi dan warna tidak     &lt;br /&gt;optimal     &lt;br /&gt;· Setting driver monitor     &lt;br /&gt;· Hubungan antara VGA card dan     &lt;br /&gt;monitor bermasalah     &lt;br /&gt;· VGA card brmasalah33     &lt;br /&gt;· Monitor bermasalah     &lt;br /&gt;5 Print preview pada     &lt;br /&gt;program aplikasi tidak     &lt;br /&gt;daat dilakukan     &lt;br /&gt;Driver printer belum terintsall     &lt;br /&gt;6 Print tidak dapat     &lt;br /&gt;dilaksanakan     &lt;br /&gt;(Printer melaui LPT/USB)     &lt;br /&gt;· Driver belum benar     &lt;br /&gt;· Hubungan printer dengan     &lt;br /&gt;LPT/USB bermasalah     &lt;br /&gt;· Power belum aktif     &lt;br /&gt;· Tidak tersedia kertas atau tinta     &lt;br /&gt;tidak tersedia.     &lt;br /&gt;· Catride tinta tidak ada     &lt;br /&gt;· Printer rusak     &lt;br /&gt;7 Mencetak tidak sesuai     &lt;br /&gt;dengan yang diinginkan,     &lt;br /&gt;misal berulang-ulang, hal     &lt;br /&gt;tidak sesuai dll     &lt;br /&gt;Setting printer belum sesuai     &lt;br /&gt;8 Disk dan CD ROM tidak     &lt;br /&gt;terdeteksi     &lt;br /&gt;· Hubungan instalasi fisik dan     &lt;br /&gt;power disk/CD ROM&amp;#160; dengan     &lt;br /&gt;motherboard bermasalah.     &lt;br /&gt;· Setup di BIOS belum sesuai     &lt;br /&gt;· Aktifasi hardware diskdrive di     &lt;br /&gt;windows bermasalah     &lt;br /&gt;9 Disk atau CD ROM Tidak     &lt;br /&gt;dapat membaca data     &lt;br /&gt;· Disket/CD ROM yang dibaca     &lt;br /&gt;bermasalah     &lt;br /&gt;· Head atau sensor baca (optic)     &lt;br /&gt;bermasalah, mungkin kotor,     &lt;br /&gt;setting fisik berubah atau sudah     &lt;br /&gt;lemah (rusak)     &lt;br /&gt;Selain beberapa gejala kerusakan yang telah disebutkan dapat pula     &lt;br /&gt;dikenali dan didentifikasi sebagai masalah yaitu informasi yang     &lt;br /&gt;ditampilkan oleh komputer jika ada masalah. Seperti komentar Disk     &lt;br /&gt;Not Found, No Printer Install dan lain-lain. Komentar sesuai dengan     &lt;br /&gt;maslah yang timbul.     &lt;br /&gt;3) Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan,     &lt;br /&gt;peserta diklat harus mempraktekkan dan mengamati PC dari saat     &lt;br /&gt;booting, aktifasi sistem operasi, menjalankan beberapa aplikasi,34     &lt;br /&gt;mencoba peralatan I/O dan membaca buku manual setiap komponen     &lt;br /&gt;PC, buku utility, setting peralatan baru. Dari situ akan diketahui bekerja     &lt;br /&gt;tidaknya I/O atau peralatan I/O yang terpasang.     &lt;br /&gt;c. Rangkuman 3     &lt;br /&gt;1) Mengenal dan mengidentifikasi masalah di PC dapat dilakukan     &lt;br /&gt;melalui mengamati dan memahami gejala-gejala yang ditimbulkan.     &lt;br /&gt;2) Port I/O merupakan saluran data yang masuk dan keluar dari PC     &lt;br /&gt;setelah diproses oleh CPU. I/O meempunyai spesifikasi dan fungsi     &lt;br /&gt;tertentu. I/O dikelola oleh sistem operasi.     &lt;br /&gt;d. Tugas 3     &lt;br /&gt;1) Carilah bahan dari buku, artikel maupun majalah yang berhubungan     &lt;br /&gt;dengan I/O pada PC untuk memahami lebih detail dan mendalam     &lt;br /&gt;tentang cara kerja suatu I/O.     &lt;br /&gt;2) Hidupkan komputer, amati proses booting, aktifasi sistem operasi,     &lt;br /&gt;dan program aplikasi dalam mengakses I/O.     &lt;br /&gt;3) Pahamilah semua gejala permasalahan pada saat booting, aktifasi     &lt;br /&gt;sistem operasi dan program aplikasi dalam mengakses I/O.     &lt;br /&gt;e. Tes Formatif 3     &lt;br /&gt;1) Sebutkan saluran I/O yang terdapat dalam sebuah PC, jelaskan!     &lt;br /&gt;2) Sebut dan jelaskan gejala-gejala yang muncul jika I/O bermasalah!     &lt;br /&gt;3) Apakah fungsi driver pada I/O?     &lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 3     &lt;br /&gt;1) Lihat pada uraian materi 3 di muka.     &lt;br /&gt;2) Lihat gejala dan diagnosa pesan/peringatan kesalahan pada d.     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan di muka.35     &lt;br /&gt;3) Driver merupakan Software yang berfungsi untuk mengatur     &lt;br /&gt;hubungan kerja istem operasi komputer.     &lt;br /&gt;g. Lembar Kerja 3     &lt;br /&gt;Alat dan Bahan :     &lt;br /&gt;1) PC 1 unit dengan sistem operasi windows 98 dan beberapa program     &lt;br /&gt;aplikasi.     &lt;br /&gt;2) Buku manual reference dan CD driver untuk komponen PC yang sesuai.     &lt;br /&gt;3) Buku–buku troubleshooting.     &lt;br /&gt;4) Tool set.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja    &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.     &lt;br /&gt;2) Cek semua hubungan instalasi sebelum memulai praktek.     &lt;br /&gt;3) Mintalah guru untuk membantu mengecek jika ada yang meragukan.     &lt;br /&gt;4) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah Kerja    &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan.     &lt;br /&gt;2) Periksa semua hubungan instalasi PC.     &lt;br /&gt;3) Hidupkan PC, amati setiap proses&amp;#160; selama booting, aktifasi sistem operasi dan menjalankan Microsoft &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;word.    &lt;br /&gt;4) Pahami POST saat booting dan aktifasi sistem operasi mengenal dan mengaktifkan I/O.     &lt;br /&gt;5) Lakukan beberapa tes yaitu menggerakkan mouse, menekan tombol keyboard di dalam microsoft word.36     &lt;br /&gt;6) Lakukan tes print preview untuk mengetahui bahwa printer telah terinstal dan lakukan cetak data ke &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;printer.    &lt;br /&gt;7) Lakukan tes pembacaan dan penulisan data pada disk atau CD-ROM.     &lt;br /&gt;8) Lakukan setting optimal pada tampilan layar monitor melalui Display settings.     &lt;br /&gt;9) Buatlah Laporan tentang gejala-gejala yang ditimbulkan dari semua langkah yang sudah dipraktekkan.     &lt;br /&gt;10)Laporkan hasil pekerjaan anda kepada guru pembimbing (pengajar).     &lt;br /&gt;11)Jika semua telah selesai kembalikan semua hubungan instalasi seperti semula dan cek ulang. Jika sudah &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;benar kembalikan semua alat dan bahan ke tempat semula.37    &lt;br /&gt;4. Kegiatan Belajar&amp;#160; 4: Klasifikasi, Identifikasi, dan Penentuan     &lt;br /&gt;Hipotesa Awal Penyebab Masalah     &lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran     &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu mengklasifikasikan permasalahan pengoperasian PC dan peripheral berdasarkan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;kelompok masalah    &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu mengidentifikasi kemungkinan penyebab permasalahan pengoperasian PC dan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;peripheral.    &lt;br /&gt;3) Peserta diklat mampu menentukan hipotesa awal penyebab permasalahan pengoperasian PC dan peripheral.     &lt;br /&gt;b. Uraian Materi 4     &lt;br /&gt;1)&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; Klasifikasi Permasalahan Pengoperasian PC     &lt;br /&gt;Permasalahan komputer dapat diidentifikasi melalui POST dan melihat gejala-gejala yang dimunculkan oleh &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;PC baik melalui beep, pesan secara visual di layar monitor dan kinerja secara internal (di dalam PC    &lt;br /&gt;sendiri) maupun eksternal (dengan bantuan peralatan di luar PC).     &lt;br /&gt;Permasalahan PC dapat diklasifikasikan menjadi 2 kelompok yaitu:     &lt;br /&gt;hardware / perangkat keras dan software / perangkat lunak.     &lt;br /&gt;a) Hardware / Perangkat keras     &lt;br /&gt;Masalah pada perangkat keras diklasifikasikan menjadi 2 yaitu :     &lt;br /&gt;(1) Internal     &lt;br /&gt;Permasalahan hardware secara internal yaitu permasalahan yang muncul pada komponen sistem komputer yang &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;meliputi isi CPU, yaitu: motherboard, VGA card, CHIP BIOS, RAM, Sound card, Prosessor, Harddisk, CD ROM, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Power supply dan komponen lainnya yang terpasang, monitor, keyboard, mouse dan lain-lain.    &lt;br /&gt;No Komponen Gejala Permasalahan     &lt;br /&gt;1 Monitor     &lt;br /&gt;· Monitor mati     &lt;br /&gt;· Monitor blank     &lt;br /&gt;· Monitor menampilkan gambar tidak proporsional     &lt;br /&gt;· Warna tampilan tidak sesuai aslinya     &lt;br /&gt;· Monitor berkedip-kedip     &lt;br /&gt;2 Motherboard     &lt;br /&gt;· CPU mati     &lt;br /&gt;· Komputer cepat panas dan atau hang     &lt;br /&gt;· Kinerja komputer lambat     &lt;br /&gt;· Tidak dapat shuddown     &lt;br /&gt;· Komputer selalu meminta setup cmos     &lt;br /&gt;3 Port Paralel (LPT)     &lt;br /&gt;· Tidak dapat mencetak di printer     &lt;br /&gt;· Tidak dapat melakukan hubungan&amp;#160; komunikasi dengan computer lain melaui Laplink dengan parallel port     &lt;br /&gt;4 Port Serial     &lt;br /&gt;· Mouse melalui serial port tidak dapat digunakan     &lt;br /&gt;· Peralatan eksternal lain yang melaui serial port tidak dpat digunakan, seperti modem eksternal     &lt;br /&gt;5 Port Game Tidak dapat atau akses melaui joystick yang terpasang di port game kacau     &lt;br /&gt;6 Port USB · Mouse atau perlatan eksternal lain yang terpasang di port USB tidak dapat bekerja atau     &lt;br /&gt;kacau. Peralatan lain seperti printer, flash memory, scanner, kamera digital.     &lt;br /&gt;7 VGA Card     &lt;br /&gt;· CPU mati     &lt;br /&gt;· Gambar kacau     &lt;br /&gt;· Setting tidak maksimal     &lt;br /&gt;· Tidak dapat mengakses program tertentu     &lt;br /&gt;· Akses grafik lambat     &lt;br /&gt;8 Sound Card     &lt;br /&gt;· Tidak ada atau kacau suara yang keluar di speaker aktif     &lt;br /&gt;9 RAM     &lt;br /&gt;· CPU mati     &lt;br /&gt;· Memori yang terbaca pada saat POST tidak sesuai     &lt;br /&gt;· Akses program lambat     &lt;br /&gt;10 Prosessor     &lt;br /&gt;· CPU mati     &lt;br /&gt;· Prosessor cepat panas     &lt;br /&gt;· Prosessor sering Hang     &lt;br /&gt;11 Chip BIOS     &lt;br /&gt;· CPU mati     &lt;br /&gt;· Tidak dapat booting     &lt;br /&gt;· Tidak dapat melakukuan identifikasi hardware dan POST     &lt;br /&gt;12 Hard disk     &lt;br /&gt;· Tidak terdeteksi BIOS     &lt;br /&gt;· Tidak dapat booting     &lt;br /&gt;· Cepat Hang     &lt;br /&gt;· Akses program lambat     &lt;br /&gt;13 Disk drive Tidak dapat membaca/menulis/memformat/menghapus isi disk&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;No Komponen Gejala Permasalahan    &lt;br /&gt;14 CD/DVD ROM     &lt;br /&gt;Read/Write     &lt;br /&gt;Tidak dapat membaca/menulis /memformat     &lt;br /&gt;CD/DVD     &lt;br /&gt;15 Kabel Data Hardisk,diskdrive,CDROM tidak terdeteksi atau tidak     &lt;br /&gt;dapat diakses     &lt;br /&gt;16 Power Supply CPU mati     &lt;br /&gt;17 Panel depan CPU Saklar/lampu mati dan CPU tidak dapat dihidupkan     &lt;br /&gt;18 Keyboard     &lt;br /&gt;· Keyboard mati, tidak terdetekdi BIOS     &lt;br /&gt;· Tombol ada yang tidak dapat digunakan     &lt;br /&gt;19 Mouse     &lt;br /&gt;· Mouse tidak terdeteksi windows &amp;amp; tidak dapat digunakan     &lt;br /&gt;· Salah satu fungsi mouse tidak dapat digunakan     &lt;br /&gt;20 Speaker aktif     &lt;br /&gt;· Speaker mati     &lt;br /&gt;· Suara speaker tidak keluar     &lt;br /&gt;21 Dll&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;(2) Eksternal    &lt;br /&gt;Permasalahan hardware secara eksternal yaitu permasalahan yang muncul pada komponen sistem komputer yang &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;terpasang di luar komputer dan berfungsi sebagai fasilitas pelengkap komputer, di antaranya yaitu : &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;printer, modem eksternal, TV tuner eksternal, scanner, dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;No Komponen Gejala Permasalahan    &lt;br /&gt;1 Printer     &lt;br /&gt;· Printer mati     &lt;br /&gt;· Selalu muncul warning di monitor     &lt;br /&gt;· Mencetak tidak sesuai setting     &lt;br /&gt;· Catridge/pita tidak terdeteksi     &lt;br /&gt;· Tinta/pita habis atau buram     &lt;br /&gt;· Print kertas double     &lt;br /&gt;2 TV tuner     &lt;br /&gt;· TV tuner mati     &lt;br /&gt;· Gambar tidak jelas     &lt;br /&gt;· Tidak dapat menyipan ke memori     &lt;br /&gt;· Suara tidak ada     &lt;br /&gt;3 Modem     &lt;br /&gt;· Modem mati     &lt;br /&gt;· Tidak dapat menghubungi provider(ISP)     &lt;br /&gt;· Akses internet lambat     &lt;br /&gt;4 Scanner     &lt;br /&gt;· Scanner mati     &lt;br /&gt;· Tidak dapat membaca berkas/blank     &lt;br /&gt;· Hasil scan pecah-pecah40     &lt;br /&gt;No Komponen Gejala Permasalahan     &lt;br /&gt;5 Flash memory     &lt;br /&gt;· Flash memory mati     &lt;br /&gt;· Tidak terdeteksi oleh system operasi     &lt;br /&gt;· Tidak dapat membaca/menulis/menghapus data.     &lt;br /&gt;6 Kamera digital     &lt;br /&gt;· Kamera&amp;#160; mati     &lt;br /&gt;· Tidak dapat membaca berkas/blank     &lt;br /&gt;· Hasil foto pecah-pecah     &lt;br /&gt;7 CD/DVD ROM Read/Write eksternal     &lt;br /&gt;Tidak dapat membaca/menulis /memformat     &lt;br /&gt;CD/DVD     &lt;br /&gt;8 Dll     &lt;br /&gt;b) Software / Perangkat lunak     &lt;br /&gt;Masalah pada perangkat lunak diklasifikasikan menjadi 3 yaitu:     &lt;br /&gt;(1) Perangkat lunak BIOS     &lt;br /&gt;Chip BIOS (Basic Input Output System) biasanya berupa EEPROM yang berisi program system mendasar dari &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;komponen I/O, termasuk di dalamnya POST. Sebagai sebuah program BIOS juga dapat    &lt;br /&gt;mengalami masalah di antaranya yaitu :     &lt;br /&gt;· Komputer mati     &lt;br /&gt;· Komputer hidup tapi blank atau tidak ada tampilan di layar dan tidak ada aktivitas.     &lt;br /&gt;· Komputer tidak dapat di setting hardwarenya, setting kacau dan POST tidak jalan.     &lt;br /&gt;(2) Sistem Operasi     &lt;br /&gt;Sistem operasi merupakan suatu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola semua sumberdaya sistem &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;komputer, diantaranya yaitu : perangkat keras, program aplikasi, dan user untuk menjadi    &lt;br /&gt;suatu sistem yang dapat bekerja.     &lt;br /&gt;(3) Program aplikasi     &lt;br /&gt;Program aplikasi adalah perangkat lunak yang digunakan oleh user untuk melaksanakan pekerjaan atau &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;aplikasi tertentu seperti mengetik, menggambar, menghitung, mendengarkan musik dan lain    &lt;br /&gt;sebagainya. Program aplikasi yang dimaksud adalah semua perangkat lunak selain sistem operasi, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;diantaranya yaitu program aplikasi seperti: perkantoran, termasuk&amp;#160; bahasa pemrograman, virus, utility    &lt;br /&gt;dan lain-lain. Pengelompokkan ini belum diklasifikasikan berdasarkan jenis maupun kegunaan aplikasinya.     &lt;br /&gt;Permasalahan yang sering muncul berdasarkan klasifikasi perangkat lunak diantaranya, yaitu :     &lt;br /&gt;No Komponen Permasalahan     &lt;br /&gt;1 BIOS program     &lt;br /&gt;· Komputer mati     &lt;br /&gt;· Komputer hidup tapi blank atau tidak ada tampilan di layer dan tidak ada aktivitas.     &lt;br /&gt;· Komputer tidak dapat di setting hardwarenya, setting kacau dan POST tidak jalan     &lt;br /&gt;2 Sistem Operasi     &lt;br /&gt;· Tidak dapat booting     &lt;br /&gt;· Kinerja booting sampai ke windows berlangsung dengan lambat     &lt;br /&gt;· Windows exsploler tidak dapat dijalankan, tidak dapat mengcopi, mengganti nama file dan lain-lain     &lt;br /&gt;· Start menu tidak dapat dijalankan     &lt;br /&gt;· Prosedur Shutdown tidak dapat dilaksanakan     &lt;br /&gt;· Prosedur Shutdown berhenti sebelum komputer benar-benar mati     &lt;br /&gt;3 Program aplikasi     &lt;br /&gt;· Program tidak ada di start menu, desktop     &lt;br /&gt;· Program tidak dapat dijalankan     &lt;br /&gt;· Kinerja program lambat     &lt;br /&gt;· Program selalu meminta CD     &lt;br /&gt;· Fungsi-fungsi menu tidak dapat dijalankan     &lt;br /&gt;· Tidak ditemukan file data, tidak dapat membuka file data atau ekstensi file data berubah     &lt;br /&gt;Klasifikasi gejala permasalahan yang muncul dapat pula dilakukan berdasarkan kerusakannya, misalkan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dengan urutan komputer mati, booting sampai dengan menjalankan aplikasi.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2) Identifikasi Kemungkinan Penyebab Permasalahan    &lt;br /&gt;Berdasarkan klasifikasi permasalahan yang ada maka kemungkinan penyebab dapat diidentifikasi dengan cara &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;melokalisir permasalahan sehingga ruang lingkup kemungkinan kerusakan menjadi lebih sempit    &lt;br /&gt;baik secara hardware maupun software, karena dalam banyak masalah keduanya saling terkait. Sebagai &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;contoh, yaitu : hard disk tidak terdeteksi oleh PC, kemungkinan kerusakan ada disekitar hard    &lt;br /&gt;disk yaitu :     &lt;br /&gt;Hardware :     &lt;br /&gt;· Hard disk, setting jamper hard disk     &lt;br /&gt;· Kabel data dan power ke hard disk     &lt;br /&gt;· Bus I/O pada motherboard&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Software :    &lt;br /&gt;· BIOS setting     &lt;br /&gt;Bagian-bagian yang sudah diidentifikasi dapat dilakukan pengecekkan, sebaiknya dilakukan dari hardware &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dulu, baru software. Dengan cara melokalisir seperti di atas dimungkinkan permasalahan    &lt;br /&gt;akan relatif cepat diketahui.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3) Menentukan Hipotesa Awal Penyebab Masalah    &lt;br /&gt;Hasil dari identifikasi, dimana kemungkinan masalah sudah diketahui.     &lt;br /&gt;User dapat memperkirakan dan menentukan hipotesa awal penyebab dari permasalahan.     &lt;br /&gt;Untuk mendukung menentukan hipotesa awal user harus mengetahui semua komponen dan fungsinya pada sistem &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;komputer, serta beberapa data kemungkinan penyebab kerusakan komputer, misalnya tegangan AC tidak &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;stabil, debu yang lembab di motherboard komputer, head pembaca disk yang kotor dan lain sebagainya.    &lt;br /&gt;Selanjutnya dapat dilakukan pemikiran sebab akibat yang terjadi.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sebagai contoh :    &lt;br /&gt;Diskdrive tidak dapat membaca disket, lampu disk hidup saat proses pembacaan disket :     &lt;br /&gt;Kemungkinan kerusakan pada :     &lt;br /&gt;· Disket:disket sudah rusak/kotor pada lempengan data     &lt;br /&gt;· head disk drive kotor: kemungkinan disebabkan debu menempel di head disk drive     &lt;br /&gt;· Motherboard, kabel data: kemungkinan karena soket kabel data sudah aus/tidak kencang atau ada yang &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;putus&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Dengan melihat hubungan sebab akibat user dapat menentukan hipotesa awal untuk mempermudah perbaikan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;4) Prosedur Test    &lt;br /&gt;Untuk lebih mudahnya test dilakukan dengan bantuan beberapa peralatan luar, seperti printer yang &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;terpasang pada paralel port atau USB port, mouse yang terpasang pada port PS/2 atau serial, monitor    &lt;br /&gt;yang selalu terpasang di card VGA, disket untuk pengujian diskdrive dan CD untuk CD ROM drive. Adapun &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;urutan prosedur test yang dilakukan adalah sebagai berikut :    &lt;br /&gt;a) Semua peralatan dipasang pada port yang sesuai. Khusus mouse sebaiknya dipasang pada serial port &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;(COM1, COM2, PS/2) secara bergantian.    &lt;br /&gt;b) Booting Komputer, POST akan mengecek semua saluran I/O dan alamat I/O. Jika tidak bermasalah maka &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;semua I/O yang tersedia berfungsi dengan baik.    &lt;br /&gt;c) Pengecekkan fungsi Keyboard dan Mouse.     &lt;br /&gt;d) Pengecekkan tampilan pada layar monitor, Jika tidak bermasalah maka setting layar monitor dapat &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dimaksimalkan.    &lt;br /&gt;e) Pengecekkan port paralel dan USB melalui program aplikasi Microsoft word.     &lt;br /&gt;f) Pengecekkan pembacaan disk dan CDROM melalui Windows Explorer.     &lt;br /&gt;g) Pengecekkan kemungkinan-kemungkinan kerusakan hardware dan software. Instalasi komponen hardware, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;secara bergantian dilepas dan dipasang kembali (saat melepas dan memasang komponen hardware kondisi PC &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;harus dimatikan terlebih dahulu) kemudian komputer dihidupkan kembali. Amati dan catat kondisi    &lt;br /&gt;yang terjadi.     &lt;br /&gt;h) Pengecekkan pada PC, apabila driver hardware dihapus dan kemudian diinstal kembali.     &lt;br /&gt;Tes dilakukan untuk mendapatkan data klasifikasi, identifikasi dan kemungkinan untuk menentukan hipotesa &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;awal pada permasalah komputer.    &lt;br /&gt;c. Rangkuman 4     &lt;br /&gt;1) Permasalahan komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan hardware dan software serta dapat juga &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;diklasifikasikan berdasarkan permasalahannya.    &lt;br /&gt;2) Untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan (terjadinya masalah) dapat dilakukan dengan cara&amp;#160; &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;melokalisir permasalahan sehingga ruang lingkup kemungkinan kerusakan menjadi lebih sempit baik    &lt;br /&gt;secara hardware maupun software. Hal ini dikarenakan dalam berbagai permasalahan keduanya saling &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;terkait.    &lt;br /&gt;3) Dengan mengetahui berbagai permasalahan dan gejala kerusakan maka hipotesa awal mengenai kemungkinan     &lt;br /&gt;penyebab permasalahan akan dapat segera ditentukan.     &lt;br /&gt;d. Tugas 4     &lt;br /&gt;1) Lakukan klasifikasi permasalahan komputer berdasarkan hardware, software, dan permasalahannya.     &lt;br /&gt;2) Lakukan percobaan melepas dan memasang komponen hardware serta menghapus dan menginstalasi driver I/O &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;pada sebuah PC. Amati, catat, dan buatlah tabel (bebas) pada saat melakukan percobaan.    &lt;br /&gt;3) Pahami gejala dan permasalahan yang terjadi pada saat komponen hardware dilepas atau file driver &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dihapus pada komputer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e. Tes Formatif 4    &lt;br /&gt;1) Permasalah komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan apa saja?     &lt;br /&gt;2) Jika tombol mouse sebelah kiri diklik tidak bekerja, kerusakan apa saja yang mungkin terjadi dan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;tentukan hipotesa awal penyebab kerusakan tersebut!    &lt;br /&gt;3) Mengapa komputer harus menggunakan driver?     &lt;br /&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 4     &lt;br /&gt;1) Permasalahan komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan hardware,software dan maslahnya.     &lt;br /&gt;2) Kemungkinan kerusakan mouse pada klik kiri yaitu :     &lt;br /&gt;Hardware :     &lt;br /&gt;· Tombol klik kiri rusak     &lt;br /&gt;· Kabel mouse ke komputer(USB/serial port) ada yang putus     &lt;br /&gt;· Mouse rusak     &lt;br /&gt;· Port USB/serial rusak     &lt;br /&gt;· Motherboard bermasalah     &lt;br /&gt;3) Driver merupakan sotware yang mengatur hubungan kerja sistem operasi komputer sehingga jerja komputer &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dari hardware yang dipasang dapat optimal.    &lt;br /&gt;g. Lembar Kerja 4     &lt;br /&gt;Alat dan Bahan :     &lt;br /&gt;1) PC 1 unit dengan sistem operasi windows 98 dan beberapa program aplikasi.     &lt;br /&gt;2) Buku manual reference dan CD driver untuk komponen PC yang sesuai.     &lt;br /&gt;3) Buku–buku troublesouting.     &lt;br /&gt;4) Tool set.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja    &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.     &lt;br /&gt;1) Cek semua hubungan instalasi sebelum memulai praktek.     &lt;br /&gt;2) Mintalah guru untuk membantu mengecek jika ada yang meragukan.     &lt;br /&gt;3) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah Kerja    &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan.     &lt;br /&gt;2) Periksa semua hubungan instalasi PC.     &lt;br /&gt;3) Hidupkan PC, amati selama proses booting dan aktifasi sistem operasi. Apakah PC dalam kondisi baik, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;jika dalam kondisi, kemudian matikan dengan prosedur shut down yang benar.    &lt;br /&gt;4) Lepaskan instalasi beberapa komponen yang dapat dilepas, seperti prosessor, hard disk,disk drive, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Ram, VGA card, kabel monitor, power supply, dan lain sebagainya. Pelepasan tersebut dilakukan secara &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;bergantian satu per satu.    &lt;br /&gt;5) Hidupkan kembali komputer, amati dan catat hal-hal apa saja yang terjadi.     &lt;br /&gt;6) Pasangkan kembali komponen yang dilepas, ulangi langkah d dan e untuk komponen yang berbeda.     &lt;br /&gt;7) Jika saat salah satu komponen dilepas, komputer dapat booting sampai ke windows, biarkanlah. Amati &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dan catat proses yang terjadi.    &lt;br /&gt;8) Jika variasi pelepasan semua komponen sudah dilakukan, pasang kembali dan lakukan booting&amp;#160; sampai ke &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;windows.    &lt;br /&gt;9) Melalui mycomputer, klik kanan tombol mouse, pilih ---&amp;gt;properties----&amp;gt; device manager, hapus atau &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;remove isi display adapter.    &lt;br /&gt;10) Booting kembali komputer, amati dan catat apa yang terjadi pada kondisi komputer&amp;#160; selanjutnya.     &lt;br /&gt;11) Instalkan kembali driver komponen yang telah dihapus. Lakukan langkah i untuk komponen windows yang &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;lain.    &lt;br /&gt;12) Selama percobaan ikuti prosedur dan selalu bertanya kepada guru pembimbing.     &lt;br /&gt;13) Laporkan hasil pekerjaan anda kepada guru pembimbing (pengajar).     &lt;br /&gt;14) Jika semua telah selesai kembalikan semua hubungan instalasi seperti semula dan cek ulang. Jika &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;sudah benar kembalikan semua alat dan bahan ke tempat semula.    &lt;br /&gt;5. Kegiatan Belajar&amp;#160; 5: Pemeriksaan PC&amp;#160; Berdasarkan Urutan yang Telah Ditentukan     &lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran     &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu melakukan pemeriksaan terhadap komputer yang bermasalah sesuai dengan urutan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;yang benar.    &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu mengisolasi permasalahan sehingga penyelesaian masalah dapat dilakukan dengan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;benar.    &lt;br /&gt;b. Uraian Materi 5     &lt;br /&gt;Untuk mendiagnosis permasalahan komputer, pada modul sebelumnya telah dilaksanakan beberapa bagian. Jika &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;penyelesaian tersebut disusun, maka akan mejadi serangkaian langkah yang terstruktur.    &lt;br /&gt;Adapun langkah-langkah dalam menyelesaikan permasalahan komputer tersebut adalah sebagai berikut :     &lt;br /&gt;1) Mengidentifikasi permasalahan     &lt;br /&gt;Masalah yanga ada diidentifikasi dengan beberapa prosedur, diantaranya, melalui POST.     &lt;br /&gt;2) Menganalisis permasalahan     &lt;br /&gt;Pesan/peringatan kesalahan yang ditunjukkan melalui POST atau pun oleh komponen lain dikomputer &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dianalisis letak atau sumber komponen yang menjadi penyebab timbulnya permasalahan.    &lt;br /&gt;3) Mengklasifikasikan permasalahan     &lt;br /&gt;Melakukan pengelompokkan permasalahan, dapat dilakukan berdasarkan hardware, software atau permasalahan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;itu sendiri.    &lt;br /&gt;4) Menentukan hipotesa awal penyebab masalah     &lt;br /&gt;Dengan mengklasifikasikan suatu permasalahan, maka dapat ditentukan hipotesa awal bagian yang bermasalah &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dan penyebab masalah. Hal ini dipakai sebagai acuan untuk mencari cara yang tepat dalam mengatasi &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;masalah dan mencegah timbulnya kembali masalah yang sama.    &lt;br /&gt;5) Mengisolasi permasalahan     &lt;br /&gt;Masalah yang sudah diklasifikasikan, difokuskan pada ruang lingkup yang lebih kecil. Ini untuk &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;memudahkan menemukan sumber masalah, dan tidak terjadi salah dalam menangani masalah. Misalkan kerusakan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;terjadi pada CD ROM, tetapi penanganan dilaksakan pada masalah VGA Card.    &lt;br /&gt;6) Selanjutnya dapat dilakukan tindakan perbaikan     &lt;br /&gt;Langkah-langkah yang dilakukan merupakan bagian dari semua langkah dari modul kegiatan belajar 1 sampai &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;5, oleh karena itu semua saling terkait menjadi 1 kesatuan mendiagnosis permasalahan    &lt;br /&gt;pengoperasian PC dan peripheral.     &lt;br /&gt;Pada modul ini difokuskan pada mengisolasi permasalahan melalui     &lt;br /&gt;langkah-langkah prosedur mendiagnosis permasalahan pengoperasian     &lt;br /&gt;PC dan peripheral.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Prosedur Test    &lt;br /&gt;Untuk lebih mudahnya test dilakukan dengan bantuan beberapa peralatan luar, antara lain printer yang &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;terpasang pada paralel port atau USB port, mouse terpasang pada PS/2 atau serial port, monitor    &lt;br /&gt;yang selalu terpasang pada VGA card, disket untuk pengujian disk drive dan CD untuk CD ROM drive. Adapun &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;urutan prosedur test yang dilakukan adalah sebagai berikut :    &lt;br /&gt;1) Semua peralatan dipasang sesuai port yang dibutuhkan. Khusus     &lt;br /&gt;mouse sebaiknya dipasang pada serial port (COM1, COM2, PS/2) secara bergantian.     &lt;br /&gt;2) Booting Komputer, POST akan mengecek semua saluran I/O dan alamat I/O. Jika tidak bermasalah maka &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;semua I/O yang tersedia berfungsi dengan baik. Khusus mouse sebaiknya dipasang pada serial port (COM1, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;COM2, PS/2) secara bergantian.    &lt;br /&gt;3) Pengecekkan fungsi Keyboard dan Mouse.     &lt;br /&gt;4) Pengecekkan tampilan pada layar monitor, Jika tidak bermasalah maka setting layar monitor dapat &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dimaksimalkan.    &lt;br /&gt;5) Pengecekkan port paralel dan USB melalui program aplikasi Microsoft word.     &lt;br /&gt;6) Pengecekkan pembacaan disk dan CDROM melalui Windows Explorer.     &lt;br /&gt;7) Pengecekkan kemungkinan-kemungkinan kerusakan hardware dan software. Instalasi komponen hardware, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;secara bergantian dilepas dan dipasang kembali (saat melepas dan memasang komponen hardware kondisi PC &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;harus dimatikan terlebih dahulu) kemudian komputer dihidupkan kembali. Amati dan catat kondisi    &lt;br /&gt;yang terjadi.     &lt;br /&gt;8) Pengecekkan pada PC, apabila driver hardware dihapus dan kemudian diinstal kembali.     &lt;br /&gt;9) Mengidentifikasi permasalahan.     &lt;br /&gt;10) Menganalisis permasalahan.     &lt;br /&gt;11) Mengklasifikasikan permasalahan.     &lt;br /&gt;12) Menentukan hipotesa awal penyebab masalah.     &lt;br /&gt;13) Mengisolasi permasalahan.     &lt;br /&gt;Apabila dalam tes terdapat permasalahan maka lakukan langkah 9 sampai dengan 13.53     &lt;br /&gt;Sebelum melakukan percobaan, komputer dipastikan dalam keadaan baik dan peserta diklat membaca buku &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;manual setiap komponen PC, buku utility, setting driver peralatan baru.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Rangkuman 5    &lt;br /&gt;1) Untuk mendiagnosis permasalahan pada komputer perlu dilakukan suatu langkah yang terstruktur, yaitu :     &lt;br /&gt;mengidentifikasi permsalahan, menganalisis permasalahan, mengklasifikasikan permasalahan, menentukan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;hipotesa awal penyebab masalah dan mengisolasi permasalahan.    &lt;br /&gt;2) Langkah-langkah ini perlu dilakukan guna memfokuskan permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dengan tepat.    &lt;br /&gt;d. Tugas 5     &lt;br /&gt;1) Lakukan langkah-langkah mendiagnosis permasalahan komputer secara terstruktur dan aplikasikan dengan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;melakukan&amp;#160; percobaan pada PC.    &lt;br /&gt;2) Amati, catat, dan buat tabel (bebas) proses yang terjadi pada saat melakukan percobaan pada PC.     &lt;br /&gt;e. Tes Formatif 5     &lt;br /&gt;1) Sebut dan jelaskan langkah-langkah mendiagnosis permasalahan PC yang sesuai dengan struktur dalam &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;mendiagnosis permasalahan komputer!    &lt;br /&gt;2) Jika tampilan gambar dilayar monitor komputer terlalu kasar resolusinya, apakah perlu memformat hard &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;disk? Kalau tidak, bagaimanakah diagnosa dari&amp;#160; permasalahan tersebut!&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 5    &lt;br /&gt;1) Lihat langkah-langkah dalam menyelesaikan permasalahan komputer pada uraian materi 5 di muka.     &lt;br /&gt;2) Hard disk tidak perlu diformat, yang harus dilakukan adalah     &lt;br /&gt;a) mengidentifikasi permasalahan yaitu tampilan layar monitor resolusinya kasar atau rendah     &lt;br /&gt;b) menganalisis kemungkinan sumber permasalahan yaitu monitor, VGA card, atau software     &lt;br /&gt;c) mengklasiifikasi permasalahan yaitu kerusakan terjadi pada hardware (monitor dan VGA card) atau &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;software (driver VGA card dan pengaturan setting resolusi)    &lt;br /&gt;d) menentukan hipotesa awal penyebab permasalahan yaitu secara hardware permasalahan tersebut terjadi &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dapat disebabkan oleh kerusakan pada monitor atau VGA Card. Sedangkan secara software permasalahan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;tersebut terjadi dapat disebabkan oleh belum terinstalnya driver display VGA adapter atau ketidak &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;sesuaian setting driver display VGA adapter atau setting pengaturan resolusi monitor.    &lt;br /&gt;e) Mengisolasi permasalahan, yaitu memfokuskan permasalah pada monitor, VGA card, setting VGA card dan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;driver VGA card. Selanjutnya dapat dilakukan pemeriksaan pada bagian-bagian tersebut.    &lt;br /&gt;g. Lembar Kerja 5     &lt;br /&gt;Alat dan Bahan :     &lt;br /&gt;1) 1 unit PC yang rusak (salah satu atau lebih dari komponen berikut : prosessor, hard disk, disk drive, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;RAM, VGA card, kabel monitor, power supply) dengan sistem operasi windows 98 dan beberapa program &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;aplikasi.    &lt;br /&gt;2) Buku manual reference dan CD driver untuk komponen PC yang sesuai.     &lt;br /&gt;3) Buku–buku troublesouting.     &lt;br /&gt;4) Tool set&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja    &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya     &lt;br /&gt;2) Cek semua hubungan instalasi sebelum memulai praktek     &lt;br /&gt;3) Mintalah guru untuk membantu mengecek jika ada yang meragukan.     &lt;br /&gt;4) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan Langkah Kerja     &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan     &lt;br /&gt;2) Periksa semua hubungan instalasi PC     &lt;br /&gt;3) Hidupkan PC, amati setiap proses selama booting dan aktifasi sistem operasi.     &lt;br /&gt;4) Jika saat melakukan booting dan aktifasi sistem operasi terjadi permasalahan lakukan dan aplikasikan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;prosedur mendiagnosis permasalahan komputer.    &lt;br /&gt;5) Selama percobaan ikuti prosedur dan bertanyalah kepada guru pembimbing untuk dapat menyelesaikan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;permasalahan yang ada.    &lt;br /&gt;6) Laporkan hasil pekerjaan anda kepada guru pembimbing (pengajar).     &lt;br /&gt;7) Jika telah selesai kembalikan semua hubungan instalasi seperti semula dan cek ulang. Jika sudah benar &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;kembalikan semua alat dan bahan ke tempat semula.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;BAB III      &lt;br /&gt;EVALUASI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;A. PERTANYAAN     &lt;br /&gt;1. Buatlah&amp;#160; urutan prosedur POST yang benar dan jelaskan!     &lt;br /&gt;2. Buatlah urutan prosedur aktivasi sistem operasi dan jelaskan!     &lt;br /&gt;3. Sebutkan gejala-gejala apa saja yang muncul bila terjadi masalah pada sistem operasi!     &lt;br /&gt;4. Sebutkan gejala dan jelaskan yang muncul jika I/O bermasalah     &lt;br /&gt;5. Bagaimana cara mengetahui kinerja PC&amp;#160; berkurang ?     &lt;br /&gt;6. Bagaimana cara mengetahui suatu I/O&amp;#160; bekerja dengan baik ?     &lt;br /&gt;7. Bagaimana ciri komputer PC&amp;#160; yang mengalami gangguan virus ?     &lt;br /&gt;8. Disediakan satu unit PC rusak. Coba diagnosis dimana letak kerusakannya?&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;B. KUNCI JAWABAN    &lt;br /&gt;1. Urutan prosedur POST     &lt;br /&gt;POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :    &lt;br /&gt;a) POST melakukan test pada Power Supply yang ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;power supply berputar.    &lt;br /&gt;b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap&amp;#160; kerja CPU, kemudian mulai melaksanakan instruksi &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;selanjutnya.    &lt;br /&gt;c) Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca.     &lt;br /&gt;d) Pengecekkan terhadap CMOS dan&amp;#160; CMOS harus dapat bekerja dengan baik.     &lt;br /&gt;e) Melakukan pengecekkan CPU untuk membaca semua memori yaitu memory controller, memory bus dan memory &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;module.    &lt;br /&gt;f) Memori sebesar 16KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;kode POST.    &lt;br /&gt;g) Pengecekkan I/O bus controller&amp;#160; dan harus tersedia juga dapat bekerja untuk read/write data. Termasuk &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor. Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2. Urutan prosedur aktivasi sistem operasi    &lt;br /&gt;Sistem operasi yang digunakan dalam test ini adalah windows 98, prosedur yang dilaksanakan adalah &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;sebagai berikut:    &lt;br /&gt;a) Menghidupkan PC.     &lt;br /&gt;b) PC melakukan POST pada saat booting&amp;#160; hingga selesai.     &lt;br /&gt;c) PC mulai mencari sistem operasi di media penyimpan dengan urutan prioritas berdasarkan setting BIOS, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;misal CDROM, HDD lalu Diskdrive.    &lt;br /&gt;d) PC menjalankan Sistem Operasi yang didahullui dengan menjalankan file-file sistem yaitu MS Dos.sys, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;IO.sys, Himem.sys dan command.com.    &lt;br /&gt;e) Jika proses d) berhasil dilanjutkan dengan menjalankan file config.sys dan autoexec.bat.     &lt;br /&gt;f) Pengecekkan konfigurasi sistem windows yaitu dengan mencari, membaca dan menjalankan file sistem.ini &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;dan win.ini.    &lt;br /&gt;g) Pengecekkan adanya file stratup untuk kemudian dijalankan.     &lt;br /&gt;h) Pengecekan kondisi hardware melalui device manager.     &lt;br /&gt;i) Pengecekkan kondisi Start Up menu dan fungsi-fungsi dasar sistem operasi yaitu mengkopi file, &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;memindah file, mengganti nama file, membuat folder/direktori dan lain-lain    &lt;br /&gt;j) Pengecekkan Prosedur shutdown&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3.&amp;#160; Gejala masalah yang terjadi pada sistem operasi    &lt;br /&gt;No Gejala Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;1 Booting terhenti setelah berhasil melaksanakan POST     &lt;br /&gt;1. Instalasi fisik harddisk, setting device, prioritas boot di BIOS bermasalah     &lt;br /&gt;2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpindah folder     &lt;br /&gt;2 Kinerja booting sampai ke windows berlangsung dengan lambat.     &lt;br /&gt;1. Manajemen memori bermasalah     &lt;br /&gt;2. Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, ada file yang hilang,     &lt;br /&gt;terkena virus, berganti nama atau berpindah folder Monitor     &lt;br /&gt;3 Windows exsploter tidak dapat dijalankan, tidak dapat mengcopi, meng-ganti nama file dan lain-lain     &lt;br /&gt;Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer&amp;#160; rusak, hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpindah folder     &lt;br /&gt;4 Start menu tidak dapat dijalankan     &lt;br /&gt;Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer rusak, hilang, terkena virus, berganti nama &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;atau berpindah folder    &lt;br /&gt;5 Prosedur Shutdown tidak dapat dilaksanakan     &lt;br /&gt;Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file windows explorer&amp;#160; rusak, hilang, terkena virus,     &lt;br /&gt;berganti nama atau berpindah folder     &lt;br /&gt;6 Prosedur Shutdown berhenti sebelum komputer benar-benar mati     &lt;br /&gt;1. Reset bate CCMOS     &lt;br /&gt;2.&amp;#160; Kerusakan pada sistem operasi, mungkin file sistem operasi rusak, ada file yang hilang,     &lt;br /&gt;terkena virus, berganti nama atau berpindah folder&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;4.&amp;#160; Gejala yang muncul jika I/O bermasalah    &lt;br /&gt;No Gejala Diagnosa     &lt;br /&gt;Pesan/Peringatan Kesalahan     &lt;br /&gt;1 Keyboard tidak bekerja     &lt;br /&gt;· Hubungan Keyboard dan PC bermasalah     &lt;br /&gt;· Keyboard rusak atau saluran keyboard di Motherboard rusak     &lt;br /&gt;2 Mouse tidak bekerja (PS2/Com/USB)     &lt;br /&gt;· Hubungan Mouse dan PC bermasalah     &lt;br /&gt;· Mouse rusak atau saluran mouse (PS2/Com/USB) di motherboard rusak     &lt;br /&gt;3 Monitor tidak dapat menampilkan gambar     &lt;br /&gt;· Hubungan antara VGA card dan monitor bermasalah     &lt;br /&gt;· VGA card brmasalah     &lt;br /&gt;· Monitor bermasalah     &lt;br /&gt;4 Monitor menampilkan resolusi dan warna tidak optimal     &lt;br /&gt;· Setting driver monitor     &lt;br /&gt;· Hubungan antara VGA card dan monitor bermasalah     &lt;br /&gt;· VGA card bermasalah     &lt;br /&gt;· Monitor bermasalah     &lt;br /&gt;5 Print preview pada program aplikasi tidak dapat dilakukan     &lt;br /&gt;Driver printer belum terinstal     &lt;br /&gt;6 Pencetakan tidak dapat dilaksanakan (Printer melalui LPT/USB)     &lt;br /&gt;· Driver belum benar     &lt;br /&gt;· Hubungan printer dengan LPT/USB bermasalah     &lt;br /&gt;· Power belum aktif     &lt;br /&gt;· Tidak tersedia kertas atau tinta tidak tersedia.     &lt;br /&gt;· Catride tinta tidak ada     &lt;br /&gt;· Printer rusak     &lt;br /&gt;7 Mencetak tidak sesuai dengan yang diinginkan, misal berulang-ulang, halaman tidak sesuai, dll.     &lt;br /&gt;Setting printer belum sesuai 8 Disk dan CD ROM tidak terdeteksi     &lt;br /&gt;· Hubungan instalasi fisik dan power disk/CD ROM&amp;#160; dengan motherboard bermasalah.     &lt;br /&gt;· Setup di BIOS belum sesuai     &lt;br /&gt;· Aktifasi hardware diskdrive di windows bermasalah     &lt;br /&gt;9 Disk atau CD ROM Tidak dapat membaca data     &lt;br /&gt;· Disket/CD ROM yang dibaca bermasalah     &lt;br /&gt;· Head atau sensor baca (optic) bermasalah, mungkin kotor, setting fisik berubah atau sudah lemah &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;(rusak)    &lt;br /&gt;5.&amp;#160; Untuk mengetahui kinerja komputer PC berkurang dapat dilakukan melalui membandingkan performa dengan kondisi yang baik, menguji kecepatan akses, mengakses periperal, menjalankan beberapa program sekaligus. Apabila muncul pesan kesalahan baik dalam bentuk beep, pesan informasi, maupun akses yang semakin lambat maka dapat dianggap PC mengalami penurunan kinerja atau performance.     &lt;br /&gt;6.&amp;#160; I/O bekerja dengan baik dapat dilakukan dengan mengetes saluran I/O dengan bantuan peralatan seperti printer, mouse, keyboard, monitor dan program aplikai tertentu misal microsoft word. Apabila semua dapat bekerja dengan baik maka peralatan I/O dalam keadaan baik.     &lt;br /&gt;7.&amp;#160; Komputer yang mangalami gangguan virus biasanya dicirikan, Akses menjadi lambat, file hilang/rusak atau berubah dengan sendirinya,selain itu komputer kadang melakukan hal-hal yang tidak diperintahkan oleh user. Selain itu dapat juga komputer menjadi tidak dapat digunakan.     &lt;br /&gt;8.&amp;#160; Diagnosis dilakukan dengan tepat dan letak kerusakan komputer dapat diketahui.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;C. KRITERIA KELULUSAN    &lt;br /&gt;Kriteria     &lt;br /&gt;Skor     &lt;br /&gt;(1-10)     &lt;br /&gt;Bobot Nilai Keterangan     &lt;br /&gt;Kognitif (soal no. 1 s/d 7)&amp;#160; 3     &lt;br /&gt;Kebenaran diagnosis&amp;#160; 3     &lt;br /&gt;Ketelitian &amp;amp; keselamatan     &lt;br /&gt;kerja     &lt;br /&gt;2     &lt;br /&gt;Waktu&amp;#160; 2     &lt;br /&gt;Nilai Akhir     &lt;br /&gt;Syarat lulus     &lt;br /&gt;nilai minimal     &lt;br /&gt;70 dan skor     &lt;br /&gt;setiap aspek     &lt;br /&gt;minimal 7     &lt;br /&gt;Kategori kelulusan:     &lt;br /&gt;70 – 79 : Memenuhi kriteria mininal. Dapat bekerja dengan bimbingan.     &lt;br /&gt;80 – 89 : Memenuhi kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.     &lt;br /&gt;90 – 100 : Di atas kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;center&quot;&gt;BAB IV    &lt;br /&gt;PENUTUP&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Demikianlah modul pemelajaran mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan Peripheral.&amp;#160; Materi yang telah dibahas dalam modul ini masih sangat sedikit. Hanya sebagai dasar saja&amp;#160; bagi peserta diklat untuk belajar lebih lanjut. Diharapkan peserta diklat memanfaatkan modul ini sebagai motivasi untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan yang ditunjukkan oleh Komputer PC sebagai petunjuk adanya&amp;#160; permasalahan pengoperasian PC dan peripheral Setelah menyelesaikan modul ini dan mengerjakan semua tugas serta evaluasi maka berdasarkan kriteria penilaian, peserta diklat dapat dinyatakan lulus/tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka dapat melanjutkan ke modul berikutnya sesuai dengan alur peta kududukan modul, sedangkan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta diklat harus mengulang modul ini dan tidak diperkenankan mengambil modul selanjutnya. Untuk memperoleh sertifikasi A+ peserta diklat harus mendaftarkan diri ke lembaga/instansi penyelenggara/yang ditunjuk. Informasi tentang hal ini dapat diperoleh melalui internet.&lt;/p&gt;  </description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2012/02/mendiagnosis-permasalahan-pengoperasian.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-1482792772751731915</guid><pubDate>Wed, 15 Feb 2012 00:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-15T11:56:18.006+07:00</atom:updated><title>Menginstalasi PC (Personal Computer)</title><description>&lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;BAB I     &lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;A. DESKRIPSI JUDUL   &lt;br /&gt;MENGINSTALASI PC merupakan modul teori dan atau praktikum yang membahas tentang cara menentukan spesifikasi komputer, merakit/menginstalasi komponen dan peralatan komputer, pengesetan    &lt;br /&gt;peralatan dan pengujian komputer PC dan peralatannya. Modul ini terdiri dari 5 (lima) kegiatan belajar, yaitu pemilihan komponen dan spesifikasi komputer, cara menginstalasi komponen PC, cara mengkonfigurasi, penambahan peralatan, dan pemeriksaan hasil instalasi.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;B. PRASYARAT   &lt;br /&gt;Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah :    &lt;br /&gt;1. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis text.    &lt;br /&gt;2. Peserta diklat telah lulus modul / materi&amp;#160; Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI.    &lt;br /&gt;3. Peserta diklat telah lulus modul / materi diklat Mengoperasikan Peripheral.    &lt;br /&gt;4. Peserta diklat menguasai konsep dasar listrik termasuk listrik statis dan dinamis (Mata Diklat Fisika).    &lt;br /&gt;5. Peserta diklat mampu mengkonfigurasi dan menentukan spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input, proses dan output.    &lt;br /&gt;6. Peserta diklat mampu membaca gambar    &lt;br /&gt;7. Peserta diklat mampu berbahasa Inggris    &lt;br /&gt;8. Peserta diklat dapat menggunakan peralatan tangan dan peralatan listrik umum.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;1. Petunjuk Bagi Siswa   &lt;br /&gt;Siswa diharapkan mampu berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber belajar yang mendukungnya, karena itu harus diperhatikan beberapa hal sebagai berikut :&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;a. Langkah-langkah Belajar   &lt;br /&gt;Untuk menjadi lebih kompeten dan profesional dalam pekerjaan menginstalasi PC, maka Anda harus mencermati beberapa hal berikut :    &lt;br /&gt;1) Apa yang harus diketahui tentang menginstalasi PC ?    &lt;br /&gt;2) Apa yang harus dikerjakan dalam menginstalasi PC ?    &lt;br /&gt;3) Bagaimana mengetahui bahwa kita telah berhasil atau belum dalam menginstalasi PC ?    &lt;br /&gt;4) Apa yang harus dilakukan jika kita belum berhasil dalam menginstalasi PC ?    &lt;br /&gt;5) Apa yang harus dilakukan jika kita telah berhasil dalam menginstalasi PC ?&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b. Perlengkapan yang harus dipersiapkan untuk menunjang keselamatan kerja dan kelancaran tugas yang akan   &lt;br /&gt;Anda lakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan sesuai dengan jenis tugas pada masing-masing kegiatan pemelajaran.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Hasil Pelatihan   &lt;br /&gt;Anda akan mampu melakukan tugas/pekerjaan menginstalasi PC sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2. Peran Guru   &lt;br /&gt;Guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media pemelajaran, dan perangkat evaluasinya. Selain itu guru hendaknya :    &lt;br /&gt;a. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar    &lt;br /&gt;b. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar    &lt;br /&gt;c. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru serta menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa    &lt;br /&gt;d. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar    &lt;br /&gt;e. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan    &lt;br /&gt;f. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan    &lt;br /&gt;g. Merencanakan proses penilaian dan menyiapkan perangkatnya    &lt;br /&gt;h. Melaksanakan penilaian    &lt;br /&gt;i. Menjelaskan kepada siswa tentang sikap pengetahuan dan keterampilan dari suatu kompetensi yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pemelajaran selanjutnya.    &lt;br /&gt;j. Mencatat pencapaian kemajuan siswa&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;D. TUJUAN AKHIR   &lt;br /&gt;1. Peserta diklat mampu membuat daftar rencana kebutuhan dan spesifikasi PC sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan.    &lt;br /&gt;2. Peserta diklat mampu menginstalasi PC sesuai dengan spesifikasi yang diberikan.    &lt;br /&gt;3. Peserta diklat mampu menginstalasi peripheral pada PC dengan benar.    &lt;br /&gt;4. Peserta diklat mampu memperbaiki kesalahan instalasi pada PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;E. KOMPETENSI   &lt;br /&gt;Kompetensi yang akan dipelajari adalah Menginstalasi PC dengan uraian seperti yang diperlihatkan dalam tabel Kompetensi Menginstalasi PC di bawah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;KOMPETENSI : Menginstalasi PC   &lt;br /&gt;KODE : HDW.DEV.100.(2).A&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;DURASI PEMELAJARAN :&amp;#160; 232 Jam @ 45 menit   &lt;br /&gt;A B C D E F G&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;LEVEL KOMPETENSI KUNCI   &lt;br /&gt;2 1 2 2 1 2 2&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;KONDISI KINERJA   &lt;br /&gt;1. Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :    &lt;br /&gt;ß SOP perakitan PC;    &lt;br /&gt;ß Instruction Manual dari masing-masing peralatan;    &lt;br /&gt;ß Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan;    &lt;br /&gt;ß Peralatan atau instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2. Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya :   &lt;br /&gt;ß HDW.OPR.101.(1).A Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis text, atau;    &lt;br /&gt;ß HDW.OPR.102.(1).A Mengoperasikan PC stand alone dengan sistem operasi berbasis GUI;    &lt;br /&gt;ß HDW.OPR.105.(1).A Mengoperasikan periferal.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3. Pengetahuan yang dibutuhkan :   &lt;br /&gt;ß Konsep dasar listrik, termasuk listrik statis dan dinamis (Mata Diklat Fisika);    &lt;br /&gt;ß Konfigurasi dan spesifikasi perangkat PC, termasuk komponen pada bagian input, proses dan output.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MATERI POKOK PEMELAJARAN   &lt;br /&gt;SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN   &lt;br /&gt;1. Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi    &lt;br /&gt;ß Daftar kebutuhan dan spesifikasi komputer telah tersedia    &lt;br /&gt;ß Buku manual dan petunjuk pengoperasian komponen telah tersedia    &lt;br /&gt;ß Jenis-jenis peralatan / komponen pada PC serta spesifikasi masing-masing    &lt;br /&gt;ß Memilih peralatan/komponen PC secarateliti.    &lt;br /&gt;ß Mengedepankan sifatjujur dalam pemilihan komponen berdasarkan prinsip ekonomi    &lt;br /&gt;ß Menjelaskan diagram blok komputer dan fungsi masing-masing    &lt;br /&gt;ß Menjelaskan jenis-jenis piranti&amp;#160; input&amp;#160; dan output serta spesifikasi dan perkembangannya    &lt;br /&gt;ß Membuat daftar rencana kebutuhan dan spesifikasi PC    &lt;br /&gt;ß Menjelaskan jenis-jenis piranti proses serta spesifikasi dan perkembangannya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MATERI POKOK PEMELAJARAN   &lt;br /&gt;SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR    &lt;br /&gt;SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2. Menginstalasi komponen PC   &lt;br /&gt;ß Prosedur / SOP perakitan disiapkan    &lt;br /&gt;ß Peralatan instalasi (tools kit) disiapkan    &lt;br /&gt;ß Perangkat yang ingin diinstalasi diuji sesuai dengan manual tiap-tiap komponen    &lt;br /&gt;ß Perangkat PC dirakit menggunakan prosedur, cara/metode dan peralatan yang sudah ditentukan    &lt;br /&gt;ß Langkah-langkah perakitan komputer serta prosedur dan keselamatan kerja pada saat merakit komputer    &lt;br /&gt;ß Melaksanakan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam pengoperasian peralatan    &lt;br /&gt;ß Memperlihatkan sikap cermat dan teliti dalam menerapkan prosedur perakitan PC    &lt;br /&gt;ß Menjelaskan prosedur baku perakitan    &lt;br /&gt;ß Menguraikan karakteristik dan tata cara penanganan tiap-tiap komponen PC    &lt;br /&gt;ß Menguji komponen-komponen PC sesuai dengan buku manual    &lt;br /&gt;ß Menginstalasi komponen PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3. Mengatur komponen PC menggunakan software (melalui setup BIOS dan aktifasi komponen melalui sistem operasi)   &lt;br /&gt;ß Komponen PC (misal VGA dan Sound Card On Board) diatur menggunakan software, baik yang merupakan software bawaan ataupun melalui BIOS, sesuai dengan buku manual tiap-tiap komponen    &lt;br /&gt;ß Jenis-jenis BIOS    &lt;br /&gt;ß Menu pada BIOS dan fungsi masing-masing    &lt;br /&gt;ß Mengikuti prosedur dalam pengaturan BIOS    &lt;br /&gt;ß Mengidentifikasi komponen PC yang membutuhkan aktivasi melalui BIOS    &lt;br /&gt;ß Melakukan setting BIOS pada jenis PC yang berbeda&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;4. Menyambung / memasang periferal (secara fisik) dan setting periferal menggunakan softwar   &lt;br /&gt;ß Periferal dipasang / disambung sesuai dengan SOP    &lt;br /&gt;ß Periferal disetting dengan software spesifik sesuai dengan buku manual    &lt;br /&gt;ß Jenis-jenis dan fungsi periferal standard    &lt;br /&gt;ß Jenis dan fungsi perangkat identifikasi modern (misal : barcode, finger scan, retina scan)    &lt;br /&gt;ß Jenis, fungsi dan prinsip kerja perangkat    &lt;br /&gt;ß penyimpanan modern (misal : flash disk, DVD Ram, card reader, CD RW, DVD RW)    &lt;br /&gt;ß Jenis, fungsi dan prinsip kerja perangkat komunikasi (misal : modem, IrDA, WiFi, Bluetooth)    &lt;br /&gt;ß Cara memasang periferal pada PC    &lt;br /&gt;ß Cara mensetting periferal pada PC    &lt;br /&gt;ß Mengikuti prosedur pemasangan periferal pada PC    &lt;br /&gt;ß Menguraikan jenis dan fungsi periferal yang digunakan pada PC    &lt;br /&gt;ß Memasang periferal pada PC    &lt;br /&gt;ß Mensetting periferal pada PC7&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MATERI POKOK PEMELAJARAN   &lt;br /&gt;SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR    &lt;br /&gt;SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;5. Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan periferal   &lt;br /&gt;ß Hasil perakitan PC dan pemasangan periferal diidentifikasi    &lt;br /&gt;ß Perakitan, jenis komponen dan setting yang dilakukan dicatat dan dilaporkan sesuai dengan SOP yang berlaku.    &lt;br /&gt;ß PC yang telah dirakit diuji tampilan dan berfungsi dengan baik    &lt;br /&gt;ß PC dapat digunakan sesuai dengan kriteria unjuk kerja pada unit kompetensi HDW.OPR.101.(1).A atau HDW.OPR.102.(1).A    &lt;br /&gt;ß Periferal dapat digunakan sesuai dengan kriteria unjuk kerja pada unit kompetensi HDW.OPR.105.(1).A    &lt;br /&gt;ß Cara identifikasi hasil perakitan PC dan pemasangan periferal    &lt;br /&gt;ß Mengikuti aturan dalam pengujian PC dan periferal    &lt;br /&gt;ß Menjelaskan tujuan, produk, prosedur dan cara penggunaan peralatan untuk diagnosis    &lt;br /&gt;ß Memeriksa hasil perakitan PC    &lt;br /&gt;ß Memeriksa hasil pemasangan periferal    &lt;br /&gt;ß Hasil yang diperoleh pada pemeriksaan hasil perakitan PC dan pemasangan periferal dilaporkan sesuai dengan format dan prosedur yang telah ditetapkan (pada logsheet / report-sheet).&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;F. CEK KEMAMPUAN   &lt;br /&gt;Untuk mengetahui kompetensi awal yang telah Anda miliki, maka isilah cek lis (Ö) seperti pada tabel pernyataan di bawah ini sesuai kemampuan yang anda miliki.    &lt;br /&gt;Saya dapat Melakukan Pekerjaan ini dengan Kompeten    &lt;br /&gt;Sub Kompetensi    &lt;br /&gt;Pernyataan    &lt;br /&gt;Ya Tidak    &lt;br /&gt;Bila Jawaban “Ya”    &lt;br /&gt;Kerjakan    &lt;br /&gt;Merencanakan    &lt;br /&gt;kebutuhan dan    &lt;br /&gt;spesifikasi    &lt;br /&gt;1. Mengetahui komponen dan spesifikasi pada PC    &lt;br /&gt;2. Membuat daftar rencana kebutuhan dan spesifikasi PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif 1   &lt;br /&gt;Menginstalasi komponen PC Menguji dan Menginstalasi komponen PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif 2   &lt;br /&gt;Mengatur komponen PC menggunakan software (melalui setup BIOS dan aktifasi komponen melalui sistem operasi) Menyeting BIOS pada berbagai PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif 3   &lt;br /&gt;Menyambung / memasang peripheral (secara fisik) dan setting peripheral menggunakan software    &lt;br /&gt;Menginstalasi peripheral pada PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif 4   &lt;br /&gt;Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan peripheral    &lt;br /&gt;Memeriksa hasil perakitan PC dan instalasi peripheral pada PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Tes Formatif 5   &lt;br /&gt;Apabila anda menjawab TIDAK pada salah satu pernyataan di atas, maka pelajarilah modul ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;center&quot;&gt;   &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BAB II     &lt;br /&gt;PEMELAJARAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;A. RENCANA PEMELAJARAN SISWA    &lt;br /&gt;Kompetensi&amp;#160;&amp;#160; :&amp;#160;&amp;#160; Menginstalasi PC    &lt;br /&gt;Sub Kompetensi&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; :&amp;#160;&amp;#160; Merencanakan kebutuhan dan spesifikasi&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar   &lt;br /&gt;Alasan Perubahan    &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru    &lt;br /&gt;Peralatan/Komponen dan Spesifikasi pada PC    &lt;br /&gt;Sub Kompetensi :&amp;#160; Menginstalasi komponen PC    &lt;br /&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar    &lt;br /&gt;Alasan Perubahan    &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru    &lt;br /&gt;Perakitan PC dan Keselamatan Kerja dalam Merakit Komputer&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sub Kompetensi : Mengatur komponen PC menggunakan software   &lt;br /&gt;(melalui setup BIOS dan aktifasi komponen melalui sistem operasi)    &lt;br /&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar    &lt;br /&gt;Alasan Perubahan    &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru    &lt;br /&gt;BIOS dan Konfigurasi Sistem&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sub Kompetensi :&amp;#160; Menyambung/memasang peripheral (secara fisik) dan setting peripheral menggunakan software   &lt;br /&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar    &lt;br /&gt;Alasan Perubahan    &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru    &lt;br /&gt;Peripheral PC dan Setting Peripheral&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sub Kompetensi :&amp;#160; Memeriksa hasil perakitan PC dan pemasangan peripheral   &lt;br /&gt;Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar    &lt;br /&gt;Alasan Perubahan    &lt;br /&gt;Tanda Tangan Guru    &lt;br /&gt;Pemeriksaan Hasil Perakitan PC dan Peripheral&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;B. KEGIATAN BELAJAR    &lt;br /&gt;1. Kegiatan Belajar 1: Peralatan/Komponen dan Spesifikasi pada PC&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran   &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu menjelaskan diagram blok komputer dan fungsi masing-masing.    &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu menjelaskan jenis-jenis, spesifikasi, dan perkembangannya dari piranti input, proses, dan output.    &lt;br /&gt;3) Peserta diklat mampu membuat daftar rencana kebutuhan dan spesifikasi PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b. Uraian Materi 1   &lt;br /&gt;Peralatan/Komponen pada PC meliputi unit input, unit proses, dan unit output. Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut. Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;&amp;#160;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 1. Struktur Komputer&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;1) Struktur dan Fungsi Komputer   &lt;br /&gt;Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen saling terkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat digambarkan dalam diagram blok pada Gambar a. Sedangkan fungsi    &lt;br /&gt;komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masing komponen dalam struktur tersebut adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;a)&amp;#160; Input Device (Alat Masukan)   &lt;br /&gt;Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer. Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input dari luar sistem, dan dapat berupa signal input atau maintenance input. Di dalam sistem komputer, signal input berupa data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berupa program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Dengan demikian, alat input selain digunakan untuk memasukkan data juga untuk memasukkan program. Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, yaitu disamping sebagai alat input juga berfungsi sebagai alat output sekaligus. Alat yang demikian disebut sebagai terminal. Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel langsung atau lewat alat komunikasi.    &lt;br /&gt;Terminal dapat digolongkan menjadi non intelligent terminal, smart terminal, dan intelligent terminal. Non intelligent terminal hanya berfungsi sebagai alat memasukkan input dan penampil output, dan    &lt;br /&gt;tidak bisa diprogram karena tidak mempunyai alat pemroses. Peralatan seperti ini juga disebut sebagai dumb terminal. Smart terminal mempunyai alat pemroses dan memori didalamnya sehingga input yang terlanjur dimasukkan dapat dikoreksi kembali. Walaupun demikian, terminal jenis ini tidak dapat diprogram oleh pemakai, kecuali oleh pabrik pembuatnya. Sedangkan intelligent terminal dapat diprogram oleh pemakai. Peralatan yang hanya berfungsi sebagai alat input dapat digolongkan menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Alat input langsung yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses, sedangkan alat input tidak langsung melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Alat input langsung dapat berupa papan ketik (keyboard), pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor (misalnya digitizing camera), voice recognizer (misalnya microphone). Sedangkan alat input tidak langsung misalnya keypunch yang dilakukan melalui media punched card (kartu plong), key-to-tape yang merekam data ke media berbentuk pita (tape) sebelum diproses oleh alat pemroses, dan key-to-disk yang merekam data ke media magnetic disk (misalnya disket atau harddisk) sebelum diproses lebih lanjut.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;(1) Keyboard   &lt;br /&gt;Merupakan alat input standart yang diperlukan dalam setiap PC.    &lt;br /&gt;Komponen ini tidak mengalami perkembangan yang pesat. Hanya dalam konektor dalam PC nya saja yang mengalami perkembangan. Dimulai dengan keyboard XT, keyboard PS2, keyboard USB dan yang baru berkembang sekarang ini adalah keyboard wireless.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 2. Keyboard AT&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 3. Keyboard PS/2&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 4. Keyboard Wireless&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;2) Mouse    &lt;br /&gt;Mouse merupakan komponen input yang sangat diperlukan jika menggunakan sistem operasi grafis. Mouse lebih banyak perkembangannya dari pada keyboard. Mulai dari mouse serial, mouse PS/2, mouse scroll, dan saat mouse optik.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 5. Mouse Serial&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 6. Mouse PS/2&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 7. Mouse Optik&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 8. Mouse Ball&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b)&amp;#160; Output Device (Alat Keluaran)   &lt;br /&gt;Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.    &lt;br /&gt;Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat    &lt;br /&gt;dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer. Peralatan output dapat berupa:    &lt;br /&gt;ù Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.    &lt;br /&gt;Contoh hard-copy device:&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 8. Printer&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;ù Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan image pada media lunak yang berupa sinyal elektronik.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 9. Proyektor&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 10. Monitor&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;ù Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input. Sekarang media penyimpan yang berkembang adalah disk drive, hard disk, CD-ROM/CD-RW.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 11. Hard Disk&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 12. CD-RW&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 13. Disk Drive&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c)&amp;#160; I/O Ports   &lt;br /&gt;Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. I/O Port juga biasa disebut dengan bagian interface (antar muka) karena peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d)&amp;#160; CPU (Central Processing Unit)   &lt;br /&gt;CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 14. Prosesor&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi program, yang pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC. Dalam dunia dagang, pemroses ini diberi nama sesuai dengan keinginan pembuatnya dan umumnya ditambah dengan nomor seri, misalnya dikenal pemroses Intel 80486 DX2-400 (buatan Intel dengan seri 80486 DX2-400 yang dikenal dengan komputer 486 DX2), Intel Pentium 100 (dikenal dengan komputer Pentium I), Intel Pentium II-350, Intel Pentium III-450, Intel Celeron 333, AMD K-II, dan sebagainya. Masing-masing produk ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e)&amp;#160; Memori   &lt;br /&gt;(1) Random Access Memory (RAM)    &lt;br /&gt;Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh pemrogram. Struktur RAM terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu:    &lt;br /&gt;ù Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input.    &lt;br /&gt;ù Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.    &lt;br /&gt;ù Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil pengolahan.    &lt;br /&gt;ù Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output. Input yang dimasukkan melalui alat input akan ditampung terlebih dahulu di input storage. Bila input tersebut berupa program maka akan dipindahkan ke program storage, dan bila berbentuk data maka akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari pengolahan juga ditampung terlebih dahulu di working storage dan bila akan ditampilkan ke alat output maka hasil tersebut dipindahkan ke output storage.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 15. Random Access Memory&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;(2) Read Only Memory (ROM)   &lt;br /&gt;Dari namanya, ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan. Proses mengaktifkan komputer pertama kali ini disebut dengan booting, yang dapat berupa cold booting atau warm booting.    &lt;br /&gt;Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali untuk mengambil program bootstrap dari keadaan listrik komputer mati (off) menjadi hidup (on). Sedangkan warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan program bootstrap pada saat komputer masih hidup dengan cara menekan tiga tombol tombol pada papan ketik sekaligus, yaitu Ctrl, Alt, dan Del. Proses ini biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, daripada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali. Instruksi-instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction atau firmware karena hardware dan software dijadikan satu oleh pabrik pembuatnya. Isi dari ROM ini tidak boleh hilang&amp;#160; atau&amp;#160; rusak&amp;#160; karena&amp;#160; bila&amp;#160; terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya maka pabrik pembuatnya merancang ROM sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca, tidak dapat diubah-ubah isinya oleh orang lain. Selain itu, ROM bersifat non volatile supaya isinya tidak hilang bila listrik komputer dimatikan.    &lt;br /&gt;Pada kasus yang lain memungkinkan untuk merubah isi ROM, yaitu dengan cara memprogram kembali instruksi-instruksi yang ada di dalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory), yang hanya dapat diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat    &lt;br /&gt;diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultraviolet serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. Disamping itu, ada juga EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Rangkuman 1   &lt;br /&gt;1) Komputer PC terdiri dari tiga bagian utama, yaitu bagian input, proses, dan output. Setiap bagian terdiri dari beberapa komponen yang saling mendukung.    &lt;br /&gt;2) Setiap komponen pada PC mempunyai spesifikasi tertentu dan kegunaan/fungsi khusus.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d. Tugas 1   &lt;br /&gt;1) Amati sebuah PC, sebutkan mana yang termasuk unit input, unit proses, dan unit output.    &lt;br /&gt;2) Bukalah casing suatu PC, sebutkan catat dan sebutkan nama-nama komponen yang ada didalamnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e. Tes Formatif&amp;#160; 1   &lt;br /&gt;1) Gambarkan struktur/diagram blok dari komputer dan jelaskan fungsi masing-masing bagian !    &lt;br /&gt;2) Sebutkanlah komponen-komponen pada PC yang termasuk unit input !    &lt;br /&gt;3) Berilah satu contoh spesifikasi dari prosesor/mikroprosesor.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 1   &lt;br /&gt;1) Lihat Gambar a. Struktur Komputer beserta penjelasannya.    &lt;br /&gt;2) Keyboard, Mouse, Joy stake, Microphone, Midi, Camera, Scanner,dsb.    &lt;br /&gt;3) Intel Pentium 133 : Kecepatan clock 133 Mhz, tegangan kerja 5V, cache memori 128KB23&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;g. Lembar Kerja 1   &lt;br /&gt;Alat dan bahan :    &lt;br /&gt;1) Komputer PC 1 unit lengkap dengan multi media    &lt;br /&gt;2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai    &lt;br /&gt;3) Tools set&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja   &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.    &lt;br /&gt;2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah Kerja   &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.    &lt;br /&gt;2) Bukalah penutup casing pada CPU    &lt;br /&gt;3) Amati semua komponen yang ada.    &lt;br /&gt;4) Catatlah semua komponen yang ada pada CPU dan di luar CPU.    &lt;br /&gt;5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan komponen yang ada.    &lt;br /&gt;6) Catatlah spesifikasi dari komputer tersebut.    &lt;br /&gt;7) Buatlah laporan tentang spesifikasi dari komputer yang anda amati tersebut.    &lt;br /&gt;8) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).    &lt;br /&gt;9) Jika semua telah selesai tutuplah kembali chasing pada CPU dan rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2. Kegiatan Belajar 2: Perakitan PC dan Keselamatan Kerja dalam Merakit Komputer   &lt;br /&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran    &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu menginstalasi komponen PC dengan baik dan aman.    &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu mengetahui tindakan yang membahayakan dalam pemasangan komponen PC.    &lt;br /&gt;b. Uraian Materi 2    &lt;br /&gt;Sebelum merakit sebuah PC pastikan pertalatan yang dibutuhkan sudah tersedia, Peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut : Obeng, tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali pengikat kabel dan buki catatan. Solder maupun AVO meter jarang dipakai apabila mempergunakan komponen yang masih baik. Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda tidak mengetahui apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak menggunakan AVO meter pada motherboard apabila motherboard masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik mana yang merupakan titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan akibat fatal. Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO meter mungkin perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan listrik di jala-jala listrik rumah anda saja. Bila anda sudah mengetahui lihatlah di bagian power suply komputer (terdapat di dalam chasing/kotak komputernya) apakah sudah diatur pada skala tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda atau belum. Bila type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu khawatir. Apabila power supplynya tergolong semi otomatik, kemungkinan anda harus memindahkan posisi saklar pengatur tegangan ke posisi tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda.    &lt;br /&gt;Selanjutnya untuk merakit komputer personal anda dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :    &lt;br /&gt;1) Ambil motherboard dan letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan dan buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat dan aman.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 16. Motherboard&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2) Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya) perhatikan tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor. Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik manual processor dari pabriknya Apabila anda kurang hati-hati atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila anda ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa Anda tanyakan kepada penjualnya. Kemudian pasanglah kipas pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah dilengkapi dengan kipas pendingin.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 17. Pemasangan Prosesor&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3) Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila Anda terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukan. Pada jenis memori SDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori kedalamnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 18. Pemasangan RAM&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;4) Masukan motherboard ke dalam cashing (kotak komputer), kaitkanlah pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, ke dalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan anda tempatkan baut, bautlah motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran motherboard pada waktu anda memindah-mindahkan CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil dan memiliki rangkaian elektronik yang rumit.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 19. Memasukkan Motherboard dalam Casing&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;5) Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada prower supply (biasanya dituliskan P8 dan P9), kabel berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan. Apabila anda mempergunakan jenis motherboard jenis ATX, pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 20. Pemasangan Kabel pada Motherboard&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;6) Pasanglah hard disk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara hati-hati dan dikencangkan dengan baut. Perlu diperhatikan untuk CD-ROM dan hard disk jumper terpasang dengan benar, karena akan mengindentifikasikan sebagai master atau slave, karena jika salah hard disk atau CD-ROM tidak akan terdeteksi.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 21. Pemasangan Kabel dan Jumper&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 22. Pemasangan Harddisk, Disk Drive, dan CD ROM pada Casing&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;7) Sambungkan kabel dari power supply ke slot power yang terdapat di hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Perhatikan sudut konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang pas sesuai dengan dudukan yang terdapat pada hard disk, flopy drive atau CD ROM drive. Bila anda memasang konektor ini terbalik, maka pada saat anda memasukan konektor tersebut akan terasa sedikit sulit. Segeralah cabut konektornya dan masukan kembali pada posisi yang tepat.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 23. Pemasangan Kabel Power pada Harddisk, Disk Drive, dan CD ROM&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;8) Sambungkan kabel kabel data pada dudukan hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Jika kabel data menggunakan type ATA maka perhatikan sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor satu (lihat keterangan yang dituliskan pada hard disk atau flopy drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya komputer tidak akan bekerja baik dan dapat merusakan peralatan-peralatan tersebut. Kabel yang terpasang ke flopy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung hard disk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung hard disk dan CD ROM drive sama ukurannya. Untuk kabel ATA strip merah pada pinggir kabel menandakan no:1.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 24. Pemasangan Kabel Data&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;9) Sambungkan kabel dari flopy drive ke slot untuk flopy drive, demikian pula sambungkan kabel dari hard disk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga agar sisi kabel (ATA) berwarna merah harus menempati kaki nomor satu pada tiap slot. Anda bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard ataupun di manual motherboard. Jika semua kabel data pada komputer Anda menggunakan type SATA (Serial ATA) maka pemasangannya relatif lebih mudah karena konektornya dibuat sedemikian rupa sehingga pemasangan kabel SATA tidak akan bisa terbalik.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 25. Slot Disk Drive, Hard disk dan CD ROM&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;10) Pasanglah VGA card pada slotnya, bila Anda memiliki card dari jenis ISA, Anda harus menempatkan card tersebut pada ISA slot bus di motherboard. Bila Anda memiliki card VGA jenis PCI, Anda harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard. Tetapi jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam BIOS.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 26. Pemasangan VGA Card pada Motherboard&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;11) Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA.   &lt;br /&gt;Expansion card dapat berupa LAN card sound card , TV tunner card, video capture dan lain-ain. Setelah itu kencangkan dengan baut dengan dudukan casing PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 27. Mengencangkan Epansion Card pada Casing&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;12) Hubungkan konektor kabel penghubung tombol &amp;quot;Reset&amp;quot; ke pin &amp;quot;Reset&amp;quot; yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS. Beberapa cashing telah dilengkapi pula kabel lampu indikator berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar perakit komputer tinggal menghubungkan saja ke motherboard.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 28. Memasang Tombol-tombol Casing&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;13) Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang tersusun rapi, dengan konektor berbentuk trapesium.   &lt;br /&gt;14) Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di motherboard. Dan perangkat yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 29. Terminal untuk I/O Motherboard&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;15) Pasangkan kabel listrik (power) dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power supply yang telah terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, Anda dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah Anda. Anda akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik ke monitor dan CPU yang Anda rakit. Pasangkan kabel listrik untuk CPU ke slot yang terdapat pada power supply di bagian belakang cashing CPU.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 30. Pemasangan Kabel Power&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Sekarang Anda telah berhasil merakit sebuah Personal Komputer, tetapi Anda belum bisa mempergunakan komputer tersebut. Anda masih harus mengatur program BIOS, dan memasang (menginstal) program Sistem Operasi dan program aplikasi ke dalam hard disknya. Sebelum Anda mengatur program BIOS, cek kembali semua langkah yang telah dilakukan tadi. Perhatikan posisi &amp;quot;jumper&amp;quot; jangan ada yang salah, demikian pula processor dan RAM serta kabel-kabel penghubung hard disk, flopy drive dan CD ROM drive. Setelah   &lt;br /&gt;Anda yakin benar dan sudah sesuai dengan keterangan yang tercantum dalam manual pabrik dari setiap peralatan tadi, Anda bisa melakukan pengaturan program BIOS.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Rangkuman 2   &lt;br /&gt;1) Dalam merakit komponen pastikan tidak ada kaki komponen yang terbalik, atau pemasangan kabel yang terbalik. Karena akan berakibat fatal bagi komponen maupun peralatan yang lain.    &lt;br /&gt;2) Urutkan dalam merakit komponan PC sesuai dengan manual instruksinya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d. Tugas 2   &lt;br /&gt;1) Gambarkan urutan kaki komponen prosessor dan RAM.    &lt;br /&gt;2) Ambil sebuah motherboard PC, sebutkan nama dan fungsi dari jumper, soket, chip, dan slot yang ada dalam motherboard.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e. Tes Formatif 2   &lt;br /&gt;1) Bagaimana cara mengetahui urutan kabel data type ATA pada floppy maupun hard disk?    &lt;br /&gt;2) Bagaimana cara memasang prosesor pada motherboard.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 2   &lt;br /&gt;1) Dengan melihat warna kabel pada bagian tepi. Kabel nomor 1 adalah kabel yang berwarna merah atau biru, kabel berikutnya bernomor berikutnya (2-34 untuk floppy dan 2-40 untuk hard disk).    &lt;br /&gt;2) Lihat uraian materi 2 pada bagian pemasangan prosesor.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;g. Lembar Kerja 2   &lt;br /&gt;Alat dan bahan :    &lt;br /&gt;1) Komponen PC untuk 1 unit lengkap dengan multi media.    &lt;br /&gt;2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.    &lt;br /&gt;3) Tools set.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja   &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.    &lt;br /&gt;2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah Kerja   &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.    &lt;br /&gt;2) Bukalah penutup casing.    &lt;br /&gt;3) Pasangkan motherboard kedalamnya.    &lt;br /&gt;4) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan komponen yang ada.    &lt;br /&gt;5) Pasangkan disk drive, hard disk, dan CD ROM drive ke casing pada tempat yang telah disediakan dengan rapi, benar, dan kuat.    &lt;br /&gt;6) Pasangkan prosesor beserta pendingin dan kipasnya pada motherboard dengan hati-hati dan benar.    &lt;br /&gt;7) Pasangkan RAM pada motherboard.    &lt;br /&gt;8) Instalasi pengkabelan motherboard dengan mengacu pada buku manual referencenya (kabel : power, kipas, disk drive, hard disk, CD ROM Drive, LED, tombol reset, power, dsb).    &lt;br /&gt;9) Pasangkan kabel power ke disk drive, hard disk, dan CD ROM Drive.    &lt;br /&gt;10) Pasangkan kabel ke disk drive, hard disk, dan CD ROM Drive dengan urutan yang benar.    &lt;br /&gt;11) Pasangkan semua card I/O yang ada pada slot yang tersedia di motherboard dengan benar kemudian disekrup pada pemegangnya supaya kuat dan kokoh.    &lt;br /&gt;12) Cek kembali semua sambungan dan pemasangan komponen yang telah dikerjakan dengan teliti, setelah yakin benar periksakan hasil kerja anda pada pengajar.    &lt;br /&gt;13) Buatlah laporan tentang perakitan PC dari komputer yang anda rakit tersebut.    &lt;br /&gt;14) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).    &lt;br /&gt;15) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;3. Kegiatan Belajar 3 : BIOS dan Konfigurasi Sistem.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran   &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu mengenal BIOS dalam setiap PC.    &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu mengoperasikan BIOS untuk mengaktifkan dan menonaktifkan PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b. Uraian Materi 3   &lt;br /&gt;Basic Input Output System atau sering disebut BIOS merupakan firmware. BIOS digunakan untuk mengatur komponen PC secara software atau dengan kata lain disebut dengan istilah jumper less Komponen PC yang dapat diseting melalui BIOS hanya tertentu saja, dan merupakan komponen pokok dalam sebuah PC dan komponen yang terintegrasi dengan mainboard (Onboard). Berikut komponen yang dapat di set melalui BIOS:    &lt;br /&gt;· Hard disk    &lt;br /&gt;· CD-ROM    &lt;br /&gt;· Floppy disk    &lt;br /&gt;· RAM    &lt;br /&gt;· Processor    &lt;br /&gt;· LAN onboard    &lt;br /&gt;· Souncard onboard    &lt;br /&gt;· VGA onboard&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Dalam modul ini digunakan Award BIOS sebagai contoh untuk menkonfigurasi komponen PC. Sedangakn untuk BIOS dengan merk lain hampir sama, hanya letak dan namnya saja yang mungkin berbeda. Pada AWARD BIOS terdapat beberapa menu pokok yaitu: MAIN, ADVANCED, POWER, BOOT, EXIT.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Berikut langakah-langkah untuk mengatur komponen PC.   &lt;br /&gt;1)&amp;#160; Hard Disk dan CD-ROM    &lt;br /&gt;Untuk komponen hard disk, dalam BIOS hanya mangatur aktif tidaknya serbuah hard disk, dan juga menentukan berapa besar kapasitas sebuah hard disk baik secara manual maupun otomatis. Terletak dalam menu MAIN kemudian dilanjutkan pada sub menu letak dari drive terpasang.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 31. Pengenalan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Selanjutnya untuk mengatur hard disk atau CD ROM, masuk ke sub menu letak hard disk atau CD ROM terpasang. Kita asumsikan bahawa hard disk terletak pada primary master.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 32. Penentuan Hard Disk dan CD-ROM pada BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Dalam menu di atas merupakan tampilan untuk mengatur hard disk yang terletak di primary master. Yang perlu diatur dalam menu di atas adalah “type”, dalam menu tersebut terdapat pilihan diantaranya: Auto, User Type HDD, CD-ROM, LS-120, ZIP, MO, Other ATAPI device, dan None. Untuk lebih amannya pilih Auto karena system akan mendeteksi secara otomatis device yang terpasang, sedangkan None digunakan untuk men-disable hard disk atau tidak ada device yang terpasang.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2)&amp;#160; Floppy Disk   &lt;br /&gt;Untuk mengatur floopy disk terletak dalam menu yang sama seperti hardik dan CD-ROM. Terletak dalam menu MAIN dan pada umumnya bernama legacy diskette A. dalam opsi drive A dapat dipilih bermacam jenis type Disk Drive seperti 1.44 MB, 3.5-“ 720Kb, 3.5 “ – 2.88MB, 3.5” -360KB, 5.24”- 720kb, 5.25” dan none. Opsi “none” digunakan untuk menonaktifkan floppy disk. Pilih sesuai dengan floopy disk yang terpasang atau jika tidak terdapat floopy disk terpasang dapat digunakan pilihan None.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 33. Pengenalan Floppy Disk pada BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3)&amp;#160; RAM   &lt;br /&gt;RAM hanya dapat diatur bagian clock latency-nya saja tetapi tidak semua RAM dapat diatur, merk tertentu saja yang dapat di set secara manual. Hanya RAM yang sering digunakan untuk overcloking yang dapat diset manual. Untuk men-seting masuk ke menu advanced ‡ Chip Configuration.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 34. Pengaturan RAM pada BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Pada gambar di atas untuk menentukan seting secara manual atau otomatis terletak dalam sub menu “SDRAM Cofiguration” Untuk&amp;#160; “By SPD” akan dilakukan seting secara automatis oleh sistem sedangkan untuk seting secara manual pilih “User Define”. Hati-hati dalam mengubah nilai Clock latency dari RAM, sesuaikan dengan kemampuan RAM yang terpasang. Untuk lebih amannya gunakan pilihan secara otomatis selain lebih aman nilai yang diatur akan disesuaikan dengan nilai default RAM yang terpasang.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;4)&amp;#160; Prosesor   &lt;br /&gt;Ada beberapa cara untuk mengatur kecepatan prosesor sesuai dengan kemampuannya. Untuk seting dengan BIOS tidak semua prosesor bisa diatur, hanya prosesor tertentu saja yang dapat di set lewat BIOS.    &lt;br /&gt;Untuk mengatur variabel-variabel dalam prosesor masuk kedalam menu advanced, maka akan terlihat beberapa menu yang berhubungan dengan CPU, yaitu: CPU speed,&amp;#160; CPU/PCI Frequency, dan CPU/Memory frequency ratio. CPU Speed merupakan kecepatan CPU yang dapat ditentukan secara manual maupun otomatis. Untuk melakukan Overcloking dapat dilakukan seting pada bagian CPU/Memory frequency ratio. Pada bagian ini dapat di set jika CPU Speed dipilih manual. Tetapi perlu diingat sesuaikan dengan kemampuan prosesor karena jika tidak akan berakibat fatal.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 35. Pengaturan Prosesor pada BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;5)&amp;#160; LAN Onboard dan Sound onboard   &lt;br /&gt;Untuk kedua komponen ini sama dalam melakukan konfigurasi di dalam BIOS. Terletak dalam menu yang sama dan untuk mengaktifkan dengan memilih “Enabled” pada masing-masing komponen. Sedangkan untuk menonaktifkan cukup dengan memilih “Disabled”. Sedangkan untuk opsi &amp;quot;Auto&amp;quot; digunakan untuk mendeteksi secara otomatis, jika ada komponen yang terpasang maka akan automatis mengaktifkan komponen tersebut. Untuk masuk dalam konfigurasi komponen ini masuk menu Advanced ‡ Chip Configuration. Dalam versi BIOS ini LAN Onboard dengan menu MCP MAC Controller sedangkan Sound Onboard denagn menu MCP Audio Controller, pilih Enabled atau Auto untuk mengatifkan komponen tersebut. Perlu diingat apabila ingin memasang komponen baru yang bukan onboard dan komponen tersebut sejenis dengan komponen yang onboard maka harus dinon-aktifkan komponen yang onboard tersebut terlebih dahulu. Karena jika tidak akan terjadi konflik IRQ atau I/O addres-nya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 36. Pengaturan LAN dan Sound onboard pada BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;6)&amp;#160; VGA Onboard   &lt;br /&gt;Untuk mengatur komponen VGA onboard yang perlu diperhatikan adalah mengatur besar kecilnya shared memory. Shared memory adalah memory yang digunakan oleh VGA sebagai buffer dan diambilkan dari RAM. Besarnya nilai shared memory tegantung kemampuan VGA dan besarnya RAM yang terpasang. Untuk mengatur    &lt;br /&gt;besarnya shared memory masuk ke menu Advanced Chip Configuration.    &lt;br /&gt;Pilih bagian “VGA Shared memory size”. Besar kecilnya nilai memory yang diambil tergantung dari Jenis VGA Onboardnya dan besarnya kapasitas RAM yang terpasang.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 37. Pengaturan VGA Onboard pada BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Satu hal lagi dalam VGA yang sangat penting adalah Primary VGA BIOS. Opsi ini terletak dalam menu Advanced ‡ PCI Configuration, digunakan untuk memilih urutan deteksi dari VGA yang terpasang dalam sistem. Urutan tersebut diantaranya: PCI VGA Card, AGP VGA card, dan Onboard VGA. Jika VGA yang digunkan dalah Onboard maka set dengan Onboard VGA.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 38. Penentuan Jenis VGA lewat BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;7)&amp;#160; Aktivasi komponen melalui sistem operasi   &lt;br /&gt;Untuk mengaktifkan komponen-komponen dalam sistem operasi harus dipersiapkan terlebih dahulu driver dari masing-masing komponen. Secara Umum untuk instalasi driver dari setiap komponen adalah sama. Berikut aktifasi komponen dalam sistem opeprasi:    &lt;br /&gt;a) klik kanan pada my computer --&amp;gt; properties&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 39. My Computer Properties&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b) komponen yang belum terinstall akan terlihat tanda peringantan, seperti gambar di bawah ini&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 40. Tanda Komponen yang Tidak Aktif&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c) klik kanan pada icon komponen tersebut selanjutnya klik update driver. Maka akan tampil keluaran seperti gambar di bawah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 41. Kotak Dialog Update Driver&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d) Pilih yang advanced untuk menentukan secara manual letak driver dari komponen.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 42. Penentuan Letak Driver Komponen&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e) Jika driver yang dipasang sesuai, maka proses instalasi komponen telah selesai, selanjutnya komponen dapat digunakan. Sedangkan untuk komponen tertentu perlu dilakukan restart sistem.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 43. Instalasi Driver Seleasi&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Rangkuman 3   &lt;br /&gt;1) Untuk mengatur komponen secara software dilakukan dengan BIOS. Komponen yang dapat diatur adalah komponen yang pokok dalam PC dan integrated komponen dalam system.    &lt;br /&gt;2) Untuk komponen yang telah terintegrasi dalam system untuk mengaktifkan dengan memilih Enabled dan untuk menonaktifkan dengan memilih Disabled.    &lt;br /&gt;3) Untuk memasang komponen yang sejenis dengan komponen yang terintegrasi maka perlu dimatikan terlebih dahulu komponen yang terintegrasi.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d. Tugas 3   &lt;br /&gt;1) Amatilah seting BIOS pada suatu PC, kemudian catatlah.    &lt;br /&gt;2) Setinglah BIOS pada PC tersebut sesuai dengan komponen dan pheriperal yang terpasang.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e. Tes Formatif 3   &lt;br /&gt;1) Apa beda mode Auto dan manual pada setting BIOS?    &lt;br /&gt;2) Bagaimana cara menyeting BIOS, supaya PC dapat bekerja dengan optimal.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 2   &lt;br /&gt;1) Mode auto BIOS akan membaca setting secara otomatis sesuai dengan kondisi komponen dan peripheral yang terpasang. Sedangkan mode manual setting harus diisi oleh pengguna sesuai dengan spesifikasi komponen atau peralatan yang terpasang.    &lt;br /&gt;2) Pengesetan setting pada BIOS diisi secara manual sesuai dengan spesifikasi komponen dan peralaan yang terpasang. Bagian setting peralatan yang tidak ada disetting Disable atau None. Dengan demikian kerja komputer akan lebih cepat.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;g. Lembar Kerja 3   &lt;br /&gt;Alat dan bahan :    &lt;br /&gt;1) PC 1 unit lengkap dengan multi media.    &lt;br /&gt;2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.    &lt;br /&gt;3) Tools set.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja   &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.    &lt;br /&gt;2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah Kerja   &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.    &lt;br /&gt;2) Bukalah penutup casing pada CPU    &lt;br /&gt;3) Amati semua komponen yang ada.    &lt;br /&gt;4) Catatlah semua komponen dan peripheral yang ada pada CPU dan di luar CPU.    &lt;br /&gt;5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan komponen yang ada.    &lt;br /&gt;6) Catatlah spesifikasi dari komponen dan peripheral tersebut.    &lt;br /&gt;7) Hidupkan komputer dan tekan tombol Del (atau yang lain sesuai dengan petunjuk yang ada atau pesan yang ditampilkan dilayar) untuk menuju menu setting BIOS.    &lt;br /&gt;8) Catatlah semua setting BIOS yang ada disitu.    &lt;br /&gt;9) Keluar dari menu setting lanjutkan sampai proses booting selesai, amati dan catat lama waktu booting, kemudian matikan dengan prosedur mematikan yang benar.    &lt;br /&gt;10)&amp;#160; Ulangi langkah 7, kemudian ubahlah setting BIOS tersebut sesuai dengan spesifikasi komponen dan peripheral yang terpasang.    &lt;br /&gt;11)&amp;#160; Ulangi langkah 9.    &lt;br /&gt;12)&amp;#160; Buatlah laporan tentang lama waktu booting dan pengaruh setting BIOS pada komputer.    &lt;br /&gt;13)&amp;#160; Laporkan hasil pekerjaan Anda pada guru pembimbing (pengajar).    &lt;br /&gt;14)&amp;#160; Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;4. Kegiatan Belajar 4 : Peripheral PC dan Setting Peripheral&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran   &lt;br /&gt;1) Peserta diklat mampu menjelaskan peralatan yang dibutuhkan dalam menyambung/memasang peripheral.    &lt;br /&gt;2) Peserta diklat mampu menjelaskan prosedur pemasangan/penyambungan peripheral dengan baik dan benar.    &lt;br /&gt;3) Peserta diklat mampu menjelaskan setting peripheral menggunakan software.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b. Uraian Materi 4   &lt;br /&gt;Peripheral komputer merupakan peralatan tambahan komputer yang dibutuhkan untuk keperluan-keperluan lain. Misalnya koneksi jaringan, mencetak, atau mengambil gambar. Peripheral tersebut meliputi Printer, Scanner, Modem, Network Card, dan lain sebagainya. Instalasi peripheral meliputi instalasi secara fisik dan instalasi secara software. Instalasi fisik meliputi pemasangan peripheral dengan baik dan benar, dan instalasi software meliputi pengenalan peripheral terhadap sistem operasi yaitu dengan menginstal driver yang dibutuhkan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;1)&amp;#160; Printer   &lt;br /&gt;Printer merupakan komponen output yang digolongkan sebagai Hard Copy Device. Yaitu merupakan alat yang digunakan untuk mencetak keluaran dari proses yang dilakukan oleh komputer baik tulisan maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas ataupun yang lainnya.    &lt;br /&gt;Ada tiga jenis printer yang beredar dipasaran. Dot matrik, Ink Jet, dan Laser Jet. Printer Dot Matrik merupakan printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakannya. Ink Jet menggunakan tinta, sedangkan laser jet menggunakan serbuk laser. Sedangkan jenis konektor printer ada dua macam yaitu melalui konektor Paralel Port dan USB Port.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah-langkah instalasi printer :   &lt;br /&gt;- Tancapkan kabel printer pada printer dan konektor parallel port male/konektor USB port pada komputer dengan benar.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 44. Konektor Paralel untuk Printer&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 45. Konektor Printer USB&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Pastikan catridge printer sudah terpasang dengan benar.   &lt;br /&gt;- Hubungkan printer ke jala-jala listrik    &lt;br /&gt;- Dan pastikan ada aktifitas dalam printer tersebut (catrigde bergerak).    &lt;br /&gt;- Sampai langkah ini instalasi peripheral secar fisik sudah selesai    &lt;br /&gt;- Selanjutnya tinggal instalasi untuk software yaitu pemasangan driver.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Pada instalasi driver, biasanya pada sistem operasi Windows XP akan secara otomatis menjalankan file instalasi driver tersebut. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :   &lt;br /&gt;- Masukan CD Driver bawaan printer tersebut, dalam praktek kali ini printer yang akan diinstal adalah printer Canon BJC-2100.    &lt;br /&gt;- Setelah CD dimasukan, Windows akan secara otomatis menjalankan file eksekusi dan akan muncul kotak dialog seperti berikut :&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 46. Tampilan Awal Instal Printer&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Setelah itu tekan tombol Next, untuk konfirmasi bahwa Anda akan menginstall driver tersebut. Dan setelah itu akan muncul kotak dialog seperti berikut :&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 47. Kotak Dialog Instal Printer BJC-2100SP&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Klik tombol Start, untuk memulai proses instalasi dengan memilih option Printer Driver.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 48. Kotak Dialog Proses Instal Printer BJC-2100SP&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Setelah proses peng-copy-an file selesai, akan muncul kotak dialog seperti gambar di bawah ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 49. Kotak Dialog Deteksi Port Printer&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Untuk selanjutnya tekan tombol Manual Selection untuk memilih port yang akan digunakan. Dan setelah itu akan muncul kotak dialog seperti berikut ini.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 50. Kotak Dialog Seleksi Port Secara Manual&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Setelah pemilihan port selesai, tekan tombol Next dan proses instalasi akan selesai dan printer siap digunakan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2)&amp;#160; Scanner   &lt;br /&gt;Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang    &lt;br /&gt;kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 51. Scanner&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inchi dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut menurut WizCom dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 52. Bagian-bagian Scanner&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII. Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi. Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Cara kerja Scanner :   &lt;br /&gt;Ketika tombol mouse ditekan memulai Scanning, yang terjadi adalah penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning. Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiiman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning. Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan. Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor. Apabila hasil atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat mengubahnya dengan menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan photoshop, Adobe dan lain-lain. pot scanned.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang berwarna yaitu Scanner yang hanya bisa satu kali men-scan warna dan menyimpan semua warna pada saat itu saja. Scanner yang langsung bisa tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna. Warna-warna tersebut adalah merah, hijau dan biru.   &lt;br /&gt;Scaner yang disebut pertama lebih cepat dibandingkan dengan yang kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada 1-bit (binary digit / angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih dari 16 juta warna). Nah, bila kita membutuhkan hasil yang sangat baik maka dianjurkan menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi warna lebih banyak dan bagus. Scanner tidak akan bekerja pada sistem operasi apabila tidak ada driver di dalam sistem operasi tersebut. Untuk langkah selanjutnya adalah proses instalasi driver scaner.    &lt;br /&gt;Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :    &lt;br /&gt;- Masukan CD Driver Scaner tersebut, dalam hal ini Scaner yang akan dicontohkan adalah Scanner CanoScan 3200/3200F.    &lt;br /&gt;- Langkah selanjutnya memilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi.    &lt;br /&gt;- Selanjutnya adalah memilih software yang diinstall dalam hal ini software untuk mengambil gambar yang diambil oleh Scaner.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 53. Kotak Dialog Scanner Setup Utility&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Setelah muncul kotak dialog seperti gambar di atas dan pilih Install the Software, maka akan muncul kotak dialog seperti berikut :&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 54. Alternatif Pilihan Software Scanner&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;- Pada kotak dialog tersebut, pengguna dapat memilih software yang akan diinstall dan software yang tidak akan diinstall. Kemudian klik tombol Start Instalation.   &lt;br /&gt;- Setelah itu tinggal mengikuti konfirmasi yang ditampilkan. Dan setelah selesai proses instalasi, Scaner siap digunakan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3)&amp;#160; Modem   &lt;br /&gt;Modem merupakan salah satu perangkat komputer untuk perantara komputer dengan saluran telephone agar data berhubungan Internet Service Provider (ISP). Modem ada dua macam, yaitu modem internal dan modem external. Modem internal yaitu modem yang dipasang di dalam motherboard dalam bentuk kartu. Teknik pemasangannya sama seperti kartu-kartu lain pada umumnya. Sedangkan modem external adalah yang dapat dipasang dan dilepas sewaktu-waktu. Karena pemasangan modem hanya tinggal menancapkan konektor yang telah disediakan seperti USB atau Serial Port.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Modem Internal&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Modem External&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 55. Modem&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Rangkuman 4   &lt;br /&gt;1) Setiap pemasangan peripheral baru pada PC, harus dilakukan setting pada BIOS untuk mengaktifkan peripheral tersebut dan menginstalasi driver peripheral tersebut ke sistem komputer.    &lt;br /&gt;2) Perlakuan setting dan instalasi driver tergantung pada sistem operasi yang digunakan.    &lt;br /&gt;3) Langkah penyetingan dan instalasi setiap peripheral pada umumnya telah diberikan pada buku manual referensinya atau file help atau readme pada disket/CD driver yang dibawakannya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d. Tugas 4   &lt;br /&gt;1) Amatilah sebuah PC, sebutkan jenis peripheral apa saja yang terpasang !    &lt;br /&gt;2) Berkunjunglah ke toko komputer atau pameran komputer, amati, tanyakan, dan catatlah berbagai jenis peripheral yang ada serta apa fungsi dari setiap peripheral itu.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e. Tes Formatif 4   &lt;br /&gt;1) Apa fungsi program driver pada peripheral ?    &lt;br /&gt;2) Bagaimana cara memasang dan menginstalasi modem pada PC.    &lt;br /&gt;3) Jika suatu printer terpasang pada PC tetapi program drivernya tidak terinstalasi. Apakah printer tersebut sudah dapat dipakai? Mengapa?&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 4   &lt;br /&gt;1) Program driver berfungsi untuk mengemudikan/mengatur jalannya suatu peripheral agar bekerja sesuai dengan fungsinya.    &lt;br /&gt;2) Lihat pada uraian materi 4 bagian modem.    &lt;br /&gt;3) Tidak dapat, sebab tidak ada program yang menggerakkannya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;g. Lembar Kerja 4   &lt;br /&gt;Alat dan bahan :    &lt;br /&gt;1) PC 1 unit lengkap dengan multi media.    &lt;br /&gt;2) Modem telpon eksternal 1 buah beserta driver dan buku manual reference.    &lt;br /&gt;3) Saluran telepon.    &lt;br /&gt;4) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.    &lt;br /&gt;5) Tools set.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja   &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.    &lt;br /&gt;2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah Kerja   &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.    &lt;br /&gt;2) Buka, baca, dan pahami buku manual reference untuk instalasi modem.    &lt;br /&gt;3) Instalasilah modem sesuai dengan buku manual reference yang ada.    &lt;br /&gt;4) Hidupkan komputer, setting port I/O pada BIOS yang sesuai dengan sambungan modem yang dipakai.    &lt;br /&gt;5) Instal driver modem.    &lt;br /&gt;6) Setting Dial-up Networking (jika memakai sistem operasi windows).    &lt;br /&gt;7) Klik Make Connection, isi telepon number dengan 080989999, country or region code pilih Indonesia.    &lt;br /&gt;8) Klik My connection, isi user name dengan telkom@instan, password telkom.    &lt;br /&gt;9) Klik konek, maka komputer akan terhubung dengan internet.    &lt;br /&gt;10) Jalankan internet explorer, pilih salah satu alamat web, misal : http:\\www.telkom.net untuk mengecek hasil instalasi modem.    &lt;br /&gt;11) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).    &lt;br /&gt;12) Jika semua telah selesai matikan komputer dengan prosedur yang benar.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;5. Kegiatan Belajar 5:&amp;#160; Pemeriksaan Hasil Perakitan PC dan Peripheral&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran   &lt;br /&gt;Peserta diklat mampu memeriksa komponen dan peripheral yang telah terpasang&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;b. Uraian Materi 5   &lt;br /&gt;Setelah semua langkah pemilihan komponen, perakitan, dan pengaturan baik hardware maupun software dari komponen dan peripheral perlu dilakukan pengecekan dari setiap komponen dan peripheral. Fungsi tidaknya komponen atau peripheral tergantung dari pemasangannya. Hal yang perlu diperiksa dari hasil komponen dan peripheral meluputi: Kencang tidaknya pemasangan komponen atau peripheral. Periksa apakah skrup telah terpasang dengan sempurna. Urutan kabel, urutan kabel dapat di cek terlebih dahulu dengan menyocokan pin no1 pada kabel dengan pin 1 dengan konektor. Untuk model kabel sekarang kemungkinan terbalik sangat kecil. Urutan kaki komponen, dalam hal ini prosesor dan RAM. Dengan melihat manual guide dari setiap komponen kesalahan dalam memasang komponen dapat dihindari. Untuk prosesor dan RAM saat ini kemungkinan salah sangat kecil, karena bentuk fisik yang tidak memungkinkan komponen terpasang salah. Setelah langkah diatas sesuai dengan buku manual dan sesuai dengan langkah langkah sebelumnya. Siapkan untuk menghubungkan sumber daya ke jala jala listrik. Amati saat pertama kali komputer menyala, pastikan tidak ada pesan eror baik berupa tampilan di monitor atau dengan bunyi beep. Jika tidak ada pesan error masuk ke BIOS dengan menekan del atau F2, sesuai dengan BIOS yang digunakan. Masuk dalam menu main untuk mengecek komponen hard disk,&amp;#160; CD-ROM, floppy disk, dan RAM. Dengan melihat status dari hard disk atau masuk ke menu hardware monitor untuk melihat status dari prosesor    &lt;br /&gt;baik tegangan maupun kecepatan dari kipas pendinginnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 56. Tampilan BIOS&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Jika semua dapat terlihat tanpa ada pesan kesalahan maka perakitan PC berhasil dilakukan, selanjutnya&amp;#160; siap untuk instalasi sistem operasi.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Gambar 57. Pengecekan Komponen PC melalui Device Manager&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;c. Rangkuman 5   &lt;br /&gt;1) Periksa semua komponen yang baru dirakit, sebelum menghubungkan sumber daya ke jala-jala listrik. Hal ini dapat mengurangi resiko jika terjadi kegagalan perakitan sebuah komponen.    &lt;br /&gt;2) Untuk memeriksa komponen PC dapat dilakukan secara software dan hardware. Untuk hardware dengan mengecek koneksi kabel dan konektor setiap komponen yang terpasang, sedangakan dengan    &lt;br /&gt;menggunakan software dapat menggunakan BIOS atau device manager dalam Sisitem operasi windows.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;d. Tugas 5   &lt;br /&gt;Amatilah sebuah peripheral (mouse atau keyboard atau printer) yang memakai teknologi bluetooth, bagaimana hubungan koneksi antara periphera tersebut dengan PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;e. Tes Formatif 5   &lt;br /&gt;1) Bagaimana cara memeriksa hasil perakitan suatu PC dan peripheral? Jelaskan !    &lt;br /&gt;2) Bagaimana cara memeriksa kapasitas hard disk yang terpasang pada PC?    &lt;br /&gt;3) Bagaimana cara memeriksa kapasitas RAM yang terpasang pada PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;f. Kunci Jawaban Formatif 5   &lt;br /&gt;1), 2), dan 3) Lihat pada uraian materi 5 di atas.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;g. Lembar Kerja 5   &lt;br /&gt;Alat dan bahan :    &lt;br /&gt;1) PC 1 unit lengkap dengan multi media.    &lt;br /&gt;2) Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.    &lt;br /&gt;3) Tools set.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kesehatan dan Keselamatan Kerja   &lt;br /&gt;1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya.    &lt;br /&gt;2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Langkah Kerja   &lt;br /&gt;1) Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini.    &lt;br /&gt;2) Bukalah penutup casing pada CPU    &lt;br /&gt;3) Amati semua komponen yang ada.    &lt;br /&gt;4) Periksalah hasil rakitan PC dan peripheral yang ada.    &lt;br /&gt;5) Buka dan bacalah buku manual reference yang sesuai dengan komponen yang ada.    &lt;br /&gt;6) Catatlah hasil pemeriksaan rakitan PC tersebut.    &lt;br /&gt;7) Buatlah laporan tentang hasil rakitan dari komputer yang anda amati tersebut.    &lt;br /&gt;8) Laporkan hasil pekerjaan anda pada guru pembimbing (pengajar).    &lt;br /&gt;9) Jika semua telah selesai tutuplah kembali cashing pada CPU dan rapikan alat dan bahan kemudian kembalikan ke tempat semula.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;center&quot;&gt;&lt;strong&gt;BAB III     &lt;br /&gt;EVALUASI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;A. PERTANYAAN    &lt;br /&gt;1. Suatu sekolah membutuhkan komputer untuk keperluan praktek pengenalan komputer, apresiasi komputer, dan teknologi informasi dan komunikasi. Bagaimana urutan langkah-langkah dalam menyusun spesifikasi PC minimal secara umum yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut.    &lt;br /&gt;2. Bagaimana langkah-langkah urutan dalam merakit kompter.    &lt;br /&gt;3. Bagaimana langkah-langkah urutan menyeting setup BIOS.    &lt;br /&gt;4. Bagaimana langkah-langkah urutan memasang peripheral.    &lt;br /&gt;5. Disediakan komponen/peripheral PC. Rakitlah komponen/peripheral tersebut sehingga bisa berfungsi sebagai PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;B. KUNCI JAWABAN   &lt;br /&gt;1. Urutan langkah-langkah menyusun spesifikasi PC minimal secara umum yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut di atas adalah: mengidentifikasi kebutuhan hardware berdasar kebutuhan software, kemudian survei barang dan harga di Toko dengan mempertimbangkan juga garansi, ketersediaan suku cadang, dan fleksibilitas dalam perawatan dan penggunaan.    &lt;br /&gt;No. Kebutuhan Software    &lt;br /&gt;Hardware minimum yang diperlukan    &lt;br /&gt;Ketersediaan di pasar    &lt;br /&gt;1. Sistem Operasi    &lt;br /&gt;Window 98    &lt;br /&gt;Prosesor Pentium I, RAM 16    &lt;br /&gt;MB, Disk drive 3,25”, CD    &lt;br /&gt;ROM drive, Hard disk 500MB    &lt;br /&gt;Ada tetapi bekas    &lt;br /&gt;2. Program Aplikasi    &lt;br /&gt;Microsoft Office 97    &lt;br /&gt;Prosesor Pentium I, RAM 16    &lt;br /&gt;MB, Hard disk 420 MB, CD    &lt;br /&gt;ROM drive    &lt;br /&gt;Ada tetapi bekas    &lt;br /&gt;3. Komunikasi internet explorer    &lt;br /&gt;LAN card, modem, provider,    &lt;br /&gt;RAM 32MB, hard disk 1 GB    &lt;br /&gt;Ada&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Dari langkah di atas dapat disusun spesifikasi minimal PC sebagai berikut : Pentium I, RAM 64MB, disk drive 3,25”, CD ROM drive 12x, Hard disk 2GB, LAN card, modem telephone, mouse, keyboard, printer. Spesifikasi ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut, akan tetapi kemungkinan ada kesulitan dalam mendapatkan barang, suku cadang, garansi dan perawatan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;2. Langkah-langkah urutan dalam merakit kompter, yaitu :   &lt;br /&gt;Cek semua komponen yang akan dirakit terlebih dahulu. Semua komponen yang akan dirakit harus dalam kondisi baik. Buka casing pasang motherboard dalam casing, pasang prosesor beserta pendingan dan kipasnya, pasang RAM, pasang kabel power pada motherboard, pasang hard disk, disk drive, dan CD ROM drive beserta kabel penghubungnya ke mother board dan kabel powernya, pasang kabel saklar power, reset, dan lampu indikator pada mother board, kemudian pasang card I/O yang diperlukan. Instalasi keyboard, mouse, monitor, dan kabel power supply pada CPU. Periksa semua sambungan yang telah terpasang. Bila telah benar dan kuat, hidupkan komputer untuk menguji hasil rakitan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;3. Langkah-langkah urutan menyeting setup BIOS adalah :   &lt;br /&gt;Hidupkan komputer tunggu sesaat, tekan tombol DEL (atau sesuai yang ditunjukkan pada layar monitor) untuk masuk ke menu setup BIOS. Lakukan seting jam, hari, aktivasi I/O yang sesuai dengan kondisi hardware yang terpasang, aktivasi power pada prosesor, setting manajemen power dan memori sesuai dengan kondisi dan kebutuhan, dan setting password jika diperlukan. Simpan hasil setting tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;4. Langkah-langkah urutan memasang peripheral, yaitu :   &lt;br /&gt;Matikan komputer, hubungkan bagian yang perlu dihubungkan dengan mengikuti buku manualnya. Periksa hasil instalasi, jika telah sesuai dan benar hidupkan komputer, kemudian lakukan instalasi program driver untuk peripheral tersebut. Bila program driver telah terinstalasi dengan baik lakukan pengetesan terhadap kerja peripheral tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;5. Komponen/peripheral dirakit dengan benar, sehingga dapat berfungsi sebagai PC.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;C. KRITERIA KELULUSAN   &lt;br /&gt;Aspek    &lt;br /&gt;Skor    &lt;br /&gt;(1-10)    &lt;br /&gt;Bobot Nilai Keterangan    &lt;br /&gt;Kognitif (soal 1 – 4)&amp;#160; 3    &lt;br /&gt;Kebenaran rakitan&amp;#160; 3    &lt;br /&gt;Kerapian rakitan&amp;#160; 1,5    &lt;br /&gt;Keselamatan kerja&amp;#160; 1,5    &lt;br /&gt;Waktu&amp;#160; 1    &lt;br /&gt;Nilai Akhir    &lt;br /&gt;Syarat lulus    &lt;br /&gt;nilai minimal    &lt;br /&gt;70 dan skor    &lt;br /&gt;setiap aspek    &lt;br /&gt;minimal 7    &lt;br /&gt;Kategori kelulusan:    &lt;br /&gt;70 – 79 : Memenuhi kriteria mininal. Dapat bekerja dengan bimbingan.    &lt;br /&gt;80 – 89 : Memenuhi kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.    &lt;br /&gt;90 – 100 : Di atas kriteria minimal. Dapat bekerja tanpa bimbingan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;center&quot;&gt;   &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BAB IV     &lt;br /&gt;PENUTUP&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Demikianlah modul pemelajaran Menginstalasi PC. Materi yang telah dibahas dalam modul ini masih sangat sedikit. Hanya sebagai dasar saja bagi peserta diklat untuk belajar lebih lanjut. Diharapkan peserta diklat memanfaatkan modul ini sebagai motivasi untuk menguasai teknik Menginstalasi PC ini lebih jauh sehingga peserta diklat dapat merakit/menginstalasi komputer PC dengan berbagai macam spesifikasi.   &lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan modul ini dan mengerjakan semua tugas serta evaluasi maka berdasarkan kriteria penilaian, peserta diklat dapat dinyatakan lulus/tidak lulus. Apabila dinyatakan lulus maka dapat melanjutkan ke modul berikutnya sesuai dengan alur peta kududukan modul, sedangkan apabila dinyatakan tidak lulus maka peserta diklat harus mengulang modul ini dan tidak diperkenankan mengambil modul    &lt;br /&gt;selanjutnya.    &lt;/p&gt;  </description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2012/02/menginstalasi-pc-personal-computer.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-5217715942225230032</guid><pubDate>Tue, 14 Feb 2012 16:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-02-17T21:33:52.424+07:00</atom:updated><title>Istilah Dalam Ilmu Komputer</title><description>&lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;PERISTILAHAN/GLOSSARY &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;BIOS&amp;#160; : Basic Input Output system . Software yang dipasang pada chip komputer untuk mengatur operasi dasar seperti layar, harddisk, memory, VGA, dll. Bagian dari sistem operasi     &lt;br /&gt;yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer. &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Bus&amp;#160; : Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat. &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Cache Memory : Memori berkecepatan tinggi yang mampu bekerjasama dengan CPU, bertindak sebagai buffer antara CPU dan memori utama yang lamban.     &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Casing&amp;#160; :&amp;#160; Casing. Kotak tempat mesin komputer (motherboard dan pendukungnya, power supply, disk drive, hardisk, CD ROM drive). Wadah atau tempat melindungi motherboard, control board, power supply disk drive dan komponen-kompenen lainnya. Sebuah case komputer sebenarnya tak lebih dari rangka dari sebuah komputer. Case ini adalah tempat komponen-komponen yang membentuk sebuah sistem komputer terletak, juga untuk meletakkan alat pendingin (cooling fan), dan juga meng-ground listrik yang terdapat pada komponen-komponen yang ada melalui rangka yang terbuat dari besi. Case yang besar dengan tempat ekspansi yang banyak lebih disukai, dengan adanya ruang ekspansi yang banyak anda dapat menambahkan perangkat-perangkat lain dengan mudah. Contoh perangkat-perangkat yang dapat ditambahkan ini misalnya drive DVD, CD writer, dan lain-lain. Saat ini case dengan bentuk tower biasanya lebih disukai daripada case dengan bentuk desktop karena memiliki tempat yang lebih luas untuk ekspansi, dan juga dapat memiliki kemampuan pendinginan yang lebih baik. Sebuah case bisa berupa AT atau ATX, dimana perbedaannya terletak pada posisi motherboard nantinya, demikian pula power supply yang datang bersama case tersebut. Case komputer biasanya datang bersama-sama dengan power supply, walaupun kadang-kadang disarankan agar anda membeli power supply terpisah sehingga bisa mendapatkan kedua barang tersebut dengan kualitas yang sama-sama tinggi. &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;CD ROM Drive : Alat pemutar CD ROM. Suatu drive untuk merekam atau memainkan Compact Disk, yang sering dijumpai adalah CD-ROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical) dan WORM (Write Once Read Many).     &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CGA&amp;#160; : Color Graphics Adaptor. Salah satu tipe monitor, yaitu standar Ibm untuk kualitas monitor resolusi rendah, dalam mode grafik hanya dapat menampilkan 4 warna.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Clock&amp;#160; : Jam/pewaktu. Rangkaian pembangkit frekuensi. Sumber utama dari pulsa elektronik komputer. Clock digunakan untuk menyamakan operasi semua elemen komputer.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CMOS&amp;#160; : Compelementary Metal Oxide Semiconductor. RAM kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan. CMOS merupakan perluasan dari teknologi MOS yang menghasilkan IC dengan kebutuhan tenaga baterai rendah. CMOS digunakan untuk menyimpan program konfigurasi, program diagnostik dan informasi tanggal dan waktu pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CPU&amp;#160; : Central Processing Unit. Unit pemroses utama dalam istilah teknik disebut mikroprosesor, sedang dalam pengertian umum adalah mesin komputer yaitu casing beserta semua isi didalamnya. Pusat pengolahan masukan sehingga menghasilkan keluaran. Termasuk di sini adalah semua register, sirkuit aritmatik, unit pembanding, dsb.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CRT&amp;#160; : Catoda Ray Tube Teknologi yang dipakai untuk membuat sistem tampilan/monitor komputer menggunakan tabung sinar katoda.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Disk&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; :&amp;#160; Suatu media penyimpanan data. Yang dimaksud dengan disk adalah floppy disk atau hard disk. Sedangkan floppy disk adalah disket. Piringan tipis yang dilapisi bahan magnetik (oksida besi) yang mampu menyimpan sejumlah data atau informasi. Pembacaan dan penulisan informasi dipusatkan pada track.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;DRAM&amp;#160; : Dynamic RAM. Memori PC yang dapat dibaca dan ditulisi. Untuk menyimpan data dalam memori, isinya perlu di refresh secara periodik. Jenis memori ini banyak digunakan pada bagian memori utama yang digunakan untuk rutin proses.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Drive&amp;#160; : Pintu, penggerak disk.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;EGA&amp;#160; : Enhanced Graphics Adaptor. Salah satu standard resolusi monitor. EGA mampu menampilkan 16 warna dalam model grafik, setingkat di atas monitor CGA. Monitor dengan card EGA mampu menampilkan 16 warna pada bentuk teks (80 x 25 karakter atau 40 x 25 karakter), 16 warna pada bentuk resolusi rendah dan 4 warna pada resolusi tinggi dan tampilan grafik 640 x 350 titik. Perkembangan dari jenis EGA diantaranya adalah ATI Technologies Inc dengan card bernama EGA WONDER, dapat menampilkan 132 x 25 karakter. Monitor jenis EGA masih memakai konektor monitor yang sama dengan monitor jenis CGA dan Monochrome. EVEREX    &lt;br /&gt;mengeluarkan card EPGA (Enhanced Proffesional Graphics Adapter), mampu menampilkan 649 x 480 titik (dot) dengan 256 warna, dari 4096 kombinasi warna dasar (pallette). EPGA dan disebut juga PEGA (Proffesional Enhanced Graphics Adapter), ataupun PGA (Proffesional Graphics Adapter), menampilkan layar teks 132 x 43 karakter pada multi frekuensi atau Ulta sync, dan fleksibilitas yang dapat menggunakan monitor monochrome maupun enhanced monitor. Monitor ini mempergunakan konektor 9 pin yang terdiri dari 2 baris.     &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Hard disk&amp;#160; : Media penyimpan data berkapasitas besar.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Head&amp;#160; : Kepala, ujung perekam, bagian dari drive atau disk yang berfungsi untuk membaca atau menulis.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Keyboard&amp;#160; : Papan kunci, papan ketik.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Motherboard :&amp;#160; Papan rangkaian komputer tempat semua komponen elektronik komputer terangkai.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Peripheral&amp;#160; : Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara optimal.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;PIC&amp;#160; : Programmable Interupt Controller. Kendali sela terprogram. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses penyelaan antar periferal. Alat pengendali sela periferal yang membantu kerja CPU dalam proses penyelaan.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Power Supply :&amp;#160; Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;VRAM&amp;#160; : Video Random Access Memory (Video RAM) Tipe spesial dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Bit : yaitu bagian dari setiap digit biner&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Least significant bit (LSB) :&amp;#160; yaitu bit paling kanan pada setiap digit biner.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Mostt significant bit (MSB) :&amp;#160; yaitu bit paling kiri pada setiap digit biner.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Multivibrator bistabil : yaitu multivibrator yang keluarannya adalah suatu tegangan rendah atau tinggi 0 atau 1.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Beep :&amp;#160; bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses post atau pada saat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suara yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;BIOS :&amp;#160; Basic input output system. Software yang dipasang pada chip komputer:untuk mengatur operasi dasar seperti setting layar, harddisk, dan booting. Bagian dari sistem operasi yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Booting :&amp;#160; Proses menghidupkan komputer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Bus :&amp;#160; Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;CMOS :&amp;#160; Compelementary Metal Oxide Semiconductor. RAM kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan. CMOS merupakan perluasan dari teknologi MOS yang menghasilkan IC dengan kebutuhan tenaga baterai rendah. CMOS digunakan untuk menyimpan program konfigurasi, program diagnostik dan informasi tanggal dan waktu pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan. CD ROM Drive:Alat pemutar CD ROM. Suatu drive untuk merekam atau memainkan Compact Disk, yang sering dijumpai adalah CD-ROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical) dan WORM (Write Once Read Many).&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Com&amp;#160; :&amp;#160; Singkatan dari Communications atau sering disebut serial port, yaitu komponen yang menghubungkan CPU dengan printer, modem dan alat lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;CPU : Central Processing Unit. Unit pemroses utama dalam istilah teknik disebut mikroprosesor, sedang dalam pengertian umum adalah mesin komputer yaitu casing beserta semua isi didalamnya. Pusat pengolahan masukan sehingga menghasilkan keluaran. Termasuk di sini adalah semua register, sirkuit aritmatik, unit pembanding, dsb.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Disk&amp;#160;&amp;#160; :&amp;#160; Suatu media penyimpanan data. Yang dimaksud dengan disk adalah floppy disk atau hard disk. Sedangkan floppy disk adalah disket. Piringan tipis yang dilapisi bahan magnetik (oksida besi) yang mampu menyimpan sejumlah data atau informasi. Pembacaan dan penulisan informasi dipusatkan pada track.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Driver :&amp;#160;&amp;#160; Software yang menjadikan sistem operasi bisa berkomunikasi dengan peripheral atau alat lain, misalnya mouse driver untuk mengendalikan mouse&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;LPT :&amp;#160; Line Printing Terminal atau paralel port. Port untuk menghubungkan PC dengan printer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Motherboard: Papan rangkaian komputer tempat semua komponen elektronik komputer terangkai.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Peripheral :&amp;#160; Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara optimal.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;PCI : Peripheral Component Interconnect. Peripheral bus yang umum digunakan pada PC, Macintosh dan workstation. Pertama kali didesain oleh Intel dan muncul di pasaran pada akhir 1993. PCI menyediakan jalur transfer data cepat antara CPU dengan komponen-komponen peripheral lain di PC seperti video, disket, jaringan dan lain-lain.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;POST :&amp;#160; Power on Self-Test yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC untuk bekerja dengan baik.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Power Supply: Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;VRAM :&amp;#160;&amp;#160; Video Random Access Memory (Video RAM) tipe spesial dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;RAM :&amp;#160; Random Access Memory, memori yang dapat dibaca dan ditulis. Informasi akan hilang jika komputer mati.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Reset : Mengosongkan memori atau mengenolkan logika keluaran. Memulai dari awal.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;USB :&amp;#160; Universal Serial Bus. Socket yang terdapat di semua PC model baru untuk koneksi perangkat-perangkat USB. USB mendukung instalasi yang mudah dengan system Plug and Play, dan secara bertahap menggantikan port serial dan pararel yang lama. Perangkat USB meliputi scanner, modem dan printer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Tata letak&amp;#160; :&amp;#160; yaitu gambar susunan komponen-komponen elektonika dalam bentuk gambar wajah dengan ukuran yang tepat sama.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Beep :&amp;#160; bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses post atau pada saat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suara yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;BIOS&amp;#160; : Basic Input Output system . Software yang dipasang pada chip komputer untuk mengatur operasi dasar seperti layar, harddisk, memory, VGA, dll. Bagian dari sistem operasi    &lt;br /&gt;yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem-boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Bus&amp;#160; : Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Cache Memory : Memori berkecepatan tinggi yang mampu bekerjasama dengan CPU, bertindak sebagai buffer antara CPU dan memori utama yang lamban.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Casing&amp;#160; :&amp;#160; Casing. Kotak tempat mesin komputer (motherboard dan   &lt;br /&gt;pendukungnya, power supply, disk drive, hardisk, CD ROMx drive). Wadah atau tempat melindungi motherboard, control board, power supply disk drive dan komponen-kompenen lainnya. Sebuah case komputer sebenarnya tak lebih dari rangka dari sebuah komputer. Case ini adalah tempat komponen-komponen yang membentuk sebuah sistem komputer terletak, juga untuk meletakkan alat pendingin (cooling fan), dan juga meng-ground listrik yang terdapat pada komponen-komponen yang ada melalui rangka yang terbuat dari besi. Case yang besar&amp;#160; dengan tempat ekspansi yang banyak lebih disukai, dengan adanya ruang ekspansi yang banyak anda dapat menambahkan perangkat-perangkat lain dengan mudah. Contoh perangkat-perangkat yang dapat ditambahkan ini misalnya drive DVD, CD writer, dan lain-lain. Saat ini case dengan bentuk tower biasanya lebih disukai daripada case dengan bentuk desktop karena memiliki tempat yang lebih luas untuk ekspansi, dan juga dapat memiliki kemampuan pendinginan yang lebih baik. Sebuah case bisa berupa AT atau ATX, dimana perbedaannya terletak pada posisi motherboard nantinya, demikian pula power supply yang datang bersama case tersebut. Case komputer biasanya datang bersama-sama dengan power supply, walaupun kadang-kadang disarankan agar anda membeli power supply terpisah sehingga bisa mendapatkan kedua barang tersebut dengan kualitas yang sama-sama tinggi.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CD ROM Drive :Alat pemutar CD ROM. Suatu drive untuk merekam atau memainkan Compact Disk, yang sering dijumpai adalah CD-ROM (CD Read Only Memory) MO (Magneto-Optical) dan WORM (Write Once Read Many).   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CGA&amp;#160; : Color Graphics Adaptor. Salah satu tipe monitor, yaitu standar Ibm untuk kualitas monitor resolusi rendah, dalam mode grafik hanya dapat menampilkan 4 warna.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Clock&amp;#160; : Jam/pewaktu. Rangkaian pembangkit frekuensi. Sumber utama dari pulsa elektronik komputer. Clock digunakan untuk menyamakan operasi semua elemen komputer.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CMOS&amp;#160; : Compelementary Metal Oxide Semiconductor. RAM kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan. CMOS merupakan perluasan dari teknologi MOS yang menghasilkan IC dengan kebutuhan tenaga baterai rendah. CMOS digunakan untuk menyimpan program konfigurasi, program diagnostik dan informasi tanggal dan waktu pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan. &lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CPU&amp;#160; : Central Processing Unit. Unit pemroses utama dalam istilah teknik disebut mikroprosesor, sedang dalam pengertian umum adalah mesin komputer yaitu casing beserta semua isi didalamnya. Pusat pengolahan masukan sehingga menghasilkan keluaran. Termasuk di sini adalah semua register, sirkuit aritmatik, unit pembanding, dsb.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CRT&amp;#160; : Catoda Ray Tube Teknologi yang dipakai untuk membuat sistem tampilan/monitor komputer menggunakan tabung sinar katoda.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Disk&amp;#160;&amp;#160;&amp;#160; :&amp;#160; Suatu media penyimpanan data. Yang dimaksud dengan disk adalah floppy disk atau hard disk. Sedangkan floppy disk adalah disket. Piringan tipis yang dilapisi bahan magnetik (oksida besi) yang mampu menyimpan sejumlah data atau informasi. Pembacaan dan penulisan informasi dipusatkan pada track.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;DMA&amp;#160; : Direct Memory Access. Akses memori secara langsung. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses pengaksesan memori secara langsung. Alat pengendali memori yang membantu mempercepat kerja CPU dalam proses pengolahan data.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;DRAM&amp;#160; : Dynamic RAM. Memori PC yang dapat dibaca dan ditulisi. Untuk menyimpan data dalam memori, isinya perlu di refresh secara periodik. Jenis memori ini banyak digunakan pada bagian memori utama yang digunakan untuk rutin proses.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Drive&amp;#160; : Pintu, penggerak disk.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;EGA&amp;#160; : Enhanced Graphics Adaptor. Salah satu standard resolusi monitor. EGA mampu menampilkan 16 warna dalam model grafik, setingkat di atas monitor CGA. Monitor dengan card EGA mampu menampilkan 16 warna pada bentuk teks (80 x 25 karakter atau 40 x 25 karakter), 16 warna pada bentuk resolusi rendah dan 4 warna pada resolusi tinggi dan tampilan grafik 640 x 350 titik. Perkembangan dari jenis EGA diantaranya adalah ATI Technologies Inc dengan card bernama EGA WONDER, dapat menampilkan 132 x 25 karakter. Monitor jenis EGA masih memakai konektor monitor yang sama dengan monitor jenis CGA dan Monochrome. EVEREX mengeluarkan card EPGA (Enhanced Proffesional Graphics Adapter), mampu menampilkan 649 x 480 titik (dot) dengan 256 warna, dari 4096 kombinasi warna dasar (pallette). EPGA dan disebut juga PEGA (Proffesional Enhanced Graphics Adapter), ataupun PGA (Proffesional Graphics Adapter), menampilkan layar teks 132 x 43 karakter pada multi frekuensi atau Ulta sync, dan fleksibilitas yang dapat menggunakan monitor monochrome maupun enhanced monitor. Monitor ini mempergunakan konektor 9 pin yang terdiri dari 2 baris.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Hard disk&amp;#160; : Media penyimpan data berkapasitas besar.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Head&amp;#160; : Kepala, ujung perekam, bagian dari drive atau disk yang berfungsi untuk membaca atau menulis.   &lt;br /&gt;Keyboard&amp;#160; : Papan kunci, papan ketik.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;LSB&amp;#160; : Least Significan Bits. Unit terkecil dari informasi dalam suatu bilangan biner. Satu bit cukup untuk menyatakan perbedaan antara ya dan tidak, atas dan bawah, on dan off, satu dan nol. Komputer harus menampilkan informasi dalam bit karena sirkuit elektronik yang dibuat hanya memiliki dua keadaan, on atau off. Dalam komputer suatu informasi disusun dalam 8 bit atau 1 byte.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Motherboard : Papan rangkaian komputer tempat semua komponen elektronik komputer terangkai.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;MPU&amp;#160; : Micro Processor Unit. Sama dengan CPU&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Paterrn&amp;#160; :&amp;#160; Kelompok data dalam satu kesatuan pada memory RAM, umumnya 1 byte = 8 bit.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Peripheral&amp;#160; : Peralatan. Spesifikasi peralatan pendukung yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secaraxiv   &lt;br /&gt;optimal.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;PIC : Programmable Interupt Controller. Kendali sela terprogram. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses penyelaan antar periferal. Alat pengendali sela periferal yang membantu kerja CPU dalam proses penyelaan.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;POST : Power on Self-Test yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC untuk bekerja dengan baik   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Power Supply :&amp;#160; Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;VRAM : Video Random Access Memory (Video RAM) Tipe spesial dari DRAM yang memungkinkan akses direct high speed memory melalui sirkuit video. Jenis memori ini lebih mahal bila dibandingkan chips DRAM yang konvensional&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Periferal komputer&amp;#160;&amp;#160; : merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC. Pada umumnya periferal dapat meliputi keyboard, mouse, monitor, dan printer.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Disk cleaner : cairan yang digunakan untuk&amp;#160; membersihkan head&amp;#160;&amp;#160; pada diskdrive    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Floopy drive / diskdrive : merupakan komponen komputer yang digunakan untuk penggerak floopy atau disket sebagai media penyimpan data   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Scandisk : adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Disk defragmenter&amp;#160; : tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hardisk.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Disk cleaner :&amp;#160; cairan yang digunakan untuk&amp;#160; membersihkan head&amp;#160;&amp;#160; pada diskdrive   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Floopy drive / diskdrive&amp;#160; : merupakan komponen komputer yang digunakan untuk penggerak floopy atau disket sebagai media penyimpan data   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Scandisk : adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Disk defragmenter&amp;#160; : tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hardisk.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;VGA card : komponen komputer yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan ke dalam layar monitor   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;CPU : Komponen ini merupakan otak dari komputer, kecepatan dan kecerdasan prosessor tergantung dari kecepatannya   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Motherboard : merupakan tempat dari semua komponen komputer terpasang   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Expansion card : merupakan komponen tambahan yang terpasang pada komputer.   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Heatsink : Pendingin.&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;LAN&amp;#160;&amp;#160; : Local Area Network&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Troubleshooting : Pemecahan permasalahan yang sering terjadi&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Software&amp;#160; : Piranti lunak, sebuah aplikasi program komputer&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Sistem Operasi : Sistem operasi merupakan sistem yang menghubungkan antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer.    &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;User friendly : Sangat memudahkan pengguna&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Booting&amp;#160; : Menghidupkan komputer saat pertama kali (awal)&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Bootable CD&amp;#160; : CD yang dapat digunakan untuk booting&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;   &lt;br /&gt;Setup : Menginstalasi&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Booting&amp;#160; : Menghidupkan komputer   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Source Code&amp;#160; : Kode sumber yang dapat dikembangkan oleh&amp;#160;&amp;#160; Pengguna   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Kernel&amp;#160; linux&amp;#160; : Inti dari linux, merupakan kode-kode khusus yang&amp;#160;&amp;#160; dibuat untuk linux, dengan tugas manajemen&amp;#160; proses, memory, driver hardware, driver file system, dan manajemen jaringan   &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align=&quot;justify&quot;&gt;Disk Boot&amp;#160; : Disket yang dapat digunakan untuk melakukan booting komputer&lt;/p&gt;  </description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2012/02/istilah-dalam-ilmu-komputer.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-1243921888903451940</guid><pubDate>Sun, 19 Apr 2009 05:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-19T13:44:51.242+07:00</atom:updated><title>PERSPECTIVES ON BEHAVIOR AND MENTAL PROCESSES</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Whether psychologists emphasize internal or external influences depends on their theoretical perspective. Each perspective influences the questions psychologists ask, the kinds of information they consider important, and sometimes the method of study utilized. Consider five such perspectives in their historical order.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;The &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;biological perspective&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt; help us understand how the body and brain work to create emotions, memories, and sensory experiences. Biologically oriented psychologists may study evolutionary and hereditary influences on behavior, how messages are transmitted within the body, or how blood chemistry is linked with moods and motives.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;The &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;psychoanalytic perspective&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt; assumes that behavior springs from unconscious drives and conflicts. Building on the ideas of Sigmund Freud, it analyzes psychological traits and disorder in terms of sexual and aggressive drives or as the disguised effects of unfulfilled wishes and childhood traumas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;The &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;behavioral perspective&lt;/span&gt; studies the mechanisms by which observable responses are acquired and modified in particular environments. A behavioral psychologist might study how we learn to fear particular objects or situations, how external rewards shape our actions, or how we can most effectively alter our behavior, say to lose weight or stop smoking.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;The &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;humanistic perspective&lt;/span&gt; arose as a reaction against the psychoanalytic view, which sees people as driven by unconscious internal forces, and the behavioristic view, which sees people as shaped by the external environment. Humanistic psychologists emphasize our capacities to choose our life patterns and to grow to greater maturity and fulfillment. They also seek to understand behavior more subjectively, in terms of its meaning to the individual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;The &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;cognitive perspective&lt;/span&gt; has regained the prominence it enjoyed in psychology&#39;s early history. (Cognition refers to our remembering, thinking, and knowing). Hundreds of researchers are exploring how we process, store, and retrieve information, and how we use information to reason and solve problems.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Consider how from each perspective we might view an emotion such as anger. Someone working from a biological perspective might study the brain circuits that trigger the physical state of being &quot;red in the face&quot; and &quot;hot under the collar&quot;. Someone working from a psychoanalytic perspective might view an angry outbrust as an outlet for unconscious hostily. Someone working from a behavior perspective might study the facial expressions and body gestures that accompany anger, or attempt to determine which external stimuli result in angry responses or agressive acts. Someone working from humanistic perspective might want to understand what it means to experience and express anger from the individual&#39;s own point of view. Someone working from a cognitive perspective might study how the different ways we perceive a frustrating situation affect the intensity of our anger, and how an angry mood affect our thinking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The biological, psychoanalytic, behavioral, humanistic and cognitive perspective describe and explain anger very differently. This doesn&#39;t necessarily mean that they contradict one another. Rather, they are five useful ways of looking at the same psychological state. By using all five, we gain a richer, fuller understanding of anger than that provided by any single perspective.&lt;br /&gt;to be continue...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/04/perspectives-on-behavior-and-mental.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-7259872230436389456</guid><pubDate>Wed, 01 Apr 2009 18:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-10T12:21:35.127+07:00</atom:updated><title>FATHER CARE</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style=&quot;font-family: verdana;&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_f6aYPUbIlSk/SdOtNggUfqI/AAAAAAAAAgE/uqI0rEyFQG0/s1600-h/Sita+Ayah.JPG&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 164px; height: 164px;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_f6aYPUbIlSk/SdOtNggUfqI/AAAAAAAAAgE/uqI0rEyFQG0/s200/Sita+Ayah.JPG&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5319786032430087842&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Perhaps you are wondering why the focus of so much research has been on mother and not on father, too. The common assumption, long evident in court child-custody decisions, has been that fathers are less interested and less competent in child care that are mothers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In both subtle and not so subtle ways, psychologists have accept this assumption. Infants who lack mother care are said to suffer maternal deprivation, those lacking father care are said merely to experience father absence.&lt;/span&gt;  &lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;It is true that across the world mothers tend to assume more responsibility for infant care and that a breast feeding mother and nursing infant have wonderfully coordinated biological systems that predispose their responsiveness to one another . nevertheless, many modern fathers are becoming more involved in infant care, and researchers are becoming more interested in fathers.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;One of the leading father watchers Ross Parke reported that father can be just as interested in sensitive to and affectionate toward their infants as mother are. Although mothers typically do most of the infant care fathers are as capable (at least when researchers are watching). It also seems that although most infants prefer their mothers when anxious when left alone they are as distressed by their fathers departure as by their mothers. Moreover infants whose fathers have shared in their care for example by changing diapers are more secure when left with a stranger.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Looking for differences, research psychologists have also uncovered several distinctive ways in which fathers and mothers interact with their infants. Fathers tend to smile less at their babies (male smile less at everyone), to spend more of their interaction in play rather than caretaking (especially with sons) and to play with more physical excitement.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;However, when father are the primary caregivers they interact with their babies more as mothers typically do. This suggests that father mother differences are not biologically fixed but have social roots as well. Animal research confirms this. When the Har-lows caged mothers and fathers with their infant monkeys, the fathers were protective and affectionate toward their infants and more likely than mothers to engage in physical play.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style=&quot;font-family: verdana;&quot; class=&quot;MsoNormal&quot;&gt;Within two parent families, both parents have yet another gift to offer. Their support and agreement in child rearing also tend to be more responsive to their infants and to feel more competent as parents. &lt;/p&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/04/father-care.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://4.bp.blogspot.com/_f6aYPUbIlSk/SdOtNggUfqI/AAAAAAAAAgE/uqI0rEyFQG0/s72-c/Sita+Ayah.JPG" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-2325137336485857707</guid><pubDate>Mon, 30 Mar 2009 14:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-11T03:11:59.941+07:00</atom:updated><title></title><description>&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;I have Email from my west friend,&lt;br /&gt;I think you must know &#39;bout this.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She wrote:&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;NONE OF US CAN CHANGE OUR YESTERDAYS,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;BUT ALL OF US CAN CHANGE OUR TOMORROW&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaBUaqrU0EFJEwcpFhoBtQifmRLSdaPw5to_eCuJa31q9wS2yuPATJNGV7f_o9ZrdhkQM1XUTp-7m_n7umhTHaPOcrEbG5mPXo7bQih1rPn0dEu4V0LLYL09Y8d8ab__dN2-PTXhqBzmM5/s1600-h/harmful_cans.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 138px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaBUaqrU0EFJEwcpFhoBtQifmRLSdaPw5to_eCuJa31q9wS2yuPATJNGV7f_o9ZrdhkQM1XUTp-7m_n7umhTHaPOcrEbG5mPXo7bQih1rPn0dEu4V0LLYL09Y8d8ab__dN2-PTXhqBzmM5/s200/harmful_cans.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5318991455630983730&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;This is Serious! This incident happened recently in North Texas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;A woman went boating one Sunday taking with her some cans of coke which she put into the refrigerator of the boat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On Monday she was taken to the hospital and placed in the Intensive Care Unit. She died on Wednesday.&lt;/span&gt;   &lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;The autopsy concluded she died of Leptospirosis. This was traced to the can of coke she drank from, not using a glass. Tests showed that the can was infected by dried rat urine and hence the disease Leptospirosis.&lt;/span&gt;   &lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Rat urine contains toxic and deathly substances.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is highly recommended to thoroughly wash the upper part of all soda cans before drinking out of them. The cans are typically stocked in warehouses and transported straight to the shops without being cleaned.&lt;/span&gt;   &lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;A study at NYCU showed that the tops of all soda cans are more contaminated than public toilets (I.e.)... Full of germs and bacteria. So wash them with water before putting them to the mouth to avoid any kind of fatal accident.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please forward this message to all the people you care about. I just do it&lt;/span&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/03/today-i-have-email-from-my-west-friend.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaBUaqrU0EFJEwcpFhoBtQifmRLSdaPw5to_eCuJa31q9wS2yuPATJNGV7f_o9ZrdhkQM1XUTp-7m_n7umhTHaPOcrEbG5mPXo7bQih1rPn0dEu4V0LLYL09Y8d8ab__dN2-PTXhqBzmM5/s72-c/harmful_cans.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-1783012944672622161</guid><pubDate>Sun, 08 Mar 2009 05:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-10T12:30:18.990+07:00</atom:updated><title>EATING DISORDERS</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The impact of psychological factors on eating behavior is strikingly evident in the many people who suffer from an eating disorder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Consider two cases:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Mary is 5&#39;3&quot;, 15 years old who having reached 100 pounds decided that she needed to lose weight to enhance her attractiveness. After gradually reducing her food intake to a few vegetables a day and then adding a vigorous exercise program, she dropped to 80 pounds. She has been having difficulty sleeping, has at times been depressed, and no longer has regular menstrual periods. Mary is still unhappy about her weight. She is socially inactive and seldom dates, but she is very successful academically. Mary does not regard herself as ill or in need of treatment.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Alice is a 5&#39;9&quot;, 160 pounds 17 years old who says she has always been a little chubby. For the last 5 years, her eating has been characterized by binges followed by vomiting. She will eat a quart of ice cream or an entire pie and then, to control her weight, make herself vomit in secret. Alice wants to date, but doesn&#39;t because she is ashamed of her looks. She has at times taken pills to try to lose weight.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mary condition is diagnosed as &lt;span style=&quot;font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&quot;&gt;anorexia nervosa&lt;/span&gt;, a disorder in which a person becomes significantly underweight (typically, 15 percent or more) yet feels fat and is fearful of becoming obese. Even when emaciated, the person continues to restrict food intake. The disorder usually develops in adolescence, and is nine times more common in females than in male.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Alice&#39;s condition, which is more common, is diagnosed as &lt;span style=&quot;font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);&quot;&gt;bulimia nervosa&lt;/span&gt;, a disorder characterized by repeated &quot;binge-purge&quot; episodes of overeating followed by vomiting or using a laxative. Most individuals with bulimia are women in their late teens or twenties who like those with anorexia, are preoccupied with food, fearful of becoming overweight and experiencing depression or anxiety. The feelings of depression and shame are especially keen during and following binges. About half of those with anorexia also display the binge-purge-depression symptoms of bulimia. But most bulimics fluctuated within or condition hidden.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Researchers report that the families of bulimia patients have a higher than usual incidence of alcoholisme, obesity, and depression. Anorexia patients often come from families that are high-achieving and protective. Nevertheless the origins of these disorders are for now a mystery.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;There is however a cultural explanation for the fact that anorexia and bulimia occur so much more frequently in women than in men. Although ideals of beauty have varied over the centuries, women in every era have struggled to make their bodies conform to the ideal of their day. Thus the &quot;sickness&quot; of today&#39;s two primary eating disorders lies not just within the victims but also within our weight-obsessed culture a culture that says in countless ways &quot;fat is bad&quot;, that motivates millions of women to be &quot;always dieting&quot;, and that effectively encourages eating binges by pressuring women to live in a constant state of semi starvation. Anorexia nervosa always begins as a weight-loss diet, and the self induced vomiting of bulimics nearly always begins after a dieter has broken diet restrictions and gorged. An increasingly stringent cultural standard of thinness for women has been accompanied by a steadily increasing incidence of serious eating disorders in women.&lt;/span&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/03/eating-disorders.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-2914640131338213789</guid><pubDate>Sat, 14 Feb 2009 14:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-10T12:33:58.715+07:00</atom:updated><title>SLEEP DISORDERS</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The idea that &quot;Everyone needs 8 hours sleep&quot; is not true. Newborns spend at least two-thirds of their day asleep, the elderly barely more than one-fourth. Age related differences in average time spent sleeping are rivaled by differences in the normal amount of sleep among individuals at any age. Some people thrive with less than 6 hours of sleep per night, other regularly sleep 9 hours or more. (among various mammals, the need for sleep varies more widely: Horse and Cows sleep only 3 to 4 hours per day, rats and cats 14 to 15 hours.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Although human sleep difference are not accompanied by striking personality differences, sleep patterns may be geneticaly influenced. When Wilse Webb and Scott Campbell (1983) monitored the patern and duration of sleep among fraternal and identical twins, only the identical twins were strikingly similar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Whatever their normal need for sleep, some percent of adults complain of insomnia-recurring problem in falling or staying asleep.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;The emphasis in this sleep disorder is on &quot;recurring&quot;. True insomnia is not the occasional inability to sleep that we may experience when we are feeling anxious or excited. Alertness is natural and adaptive response to stress. We commonly underestimate the amount of sleep we get on restless nights. Even if we&#39;ve been awake only an hour, we may think we&#39;ve had insomnia much of the night, because that&#39;s the part we remember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;The two most common quick fixes for true insomnia, sleeping pills and alcohol, can aggravate the problem. Both tend to reduce REM sleep, and when their use is discontinued, the insomnia may worsen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Sleep experts have other advice :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Relax before bedtime&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Avoid rich foods aroud bedtime (Milk is good, because it aids in the manufacture of serotonin, a neurotransmiter that facilitate sleep).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Sleep on a regular schedule (rise at the same time even after a restless night) and avoid naps.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Reassure yourself that the temporary loss of sleep causes no great harm.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Rare but more severe than insomnia are the sleep disorders narcolepsy and sleep apnea. People with narcolepsy suffer periodic over whelming sleepiness, sometimes at the most inopportune times perhaps just after taking a teriffict swing at a softball or when laughing loudly:) or angrily. The person collapses directly into a brief of REM sleep, with its accompanying loss suffer from narcolepsy must live extra caution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Those who suffer from sleep apnea intermittenly stop breathing while sleeping (apnea means &quot;cessation of respiration&quot;). After an airless minute or so, the decreased OXYGEN in the blood arouse the sleeper to snort in air for few seconds. The process is repeated hundreds of time during a night&#39;s sleep. Appart from sleepiness during the day-and their mates&#39; complaints about their loud &quot;snoring&quot; apnea sufferers are often not aware of their disorder. Yet, were they not to become aroused and resume breathing, they would suffocate, as apparently happens to sleeping babies who mysteriously die of Sudden Infant Death Syndrome (SIDS), also known as crib death.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Still other sleepers are afflicted with night-terrors. The person often a child might sit up or walk around, talk incoherently, experience a doubling of heart and breathing rates, and appear terrified (Hartmann, 1981). The night terror sufferer very seldom awakens fully and recalls little or nothing the next morning at most a fleeting, frightening image. Ulike nightmares, which typically occur toward morning during REM sleep, but like sleepwalking, night terrors usually occur during the first few hours of sleep and during stage 4 sleep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Part 3 : Experiencing the world.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Chapter 8 : State of Consciousness&lt;/span&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/02/sleep-disorders.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-546625669182010863</guid><pubDate>Tue, 10 Feb 2009 18:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-10T12:38:48.774+07:00</atom:updated><title>ANTI VIRUS</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHEYhBT8TnzfsVSYMnrkblc1hnJTsp98yrS8DvHGTARTZPLKnaGhOvrNVBZdKk2y4Hs7SP4ouicYdeCPJEx-GrMQC0qAaTk91pWqVttYLNbsdBmjHPkWuByWv3mZsgcLJU0egQOHslFiZI/s1600-h/insect.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 160px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHEYhBT8TnzfsVSYMnrkblc1hnJTsp98yrS8DvHGTARTZPLKnaGhOvrNVBZdKk2y4Hs7SP4ouicYdeCPJEx-GrMQC0qAaTk91pWqVttYLNbsdBmjHPkWuByWv3mZsgcLJU0egQOHslFiZI/s200/insect.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5311975050956907762&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;Menyambung tulisan saya mengenai anti virus di category curhat blog &lt;a href=&quot;http://oxy-rembang.blogspot.com/&quot;&gt;oxy rembang&lt;/a&gt; minggu lalu, sampai saat inipun saya masih gonta ganti anti virus, tadi sebelum saya menulis postingan ini saya sempat mengganti anti virus yang sudah terinstal lama di komputer saya, dan sebenarnya saya cukup puas memakai anti virus tersebut tapi karena (he..he.. karena trial 30 harinya udah habis) sehingga saya dimintai &#39;pertanggungjawaban&#39; tuh sama si anti virus untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius alias download full version yang tentunya butuh kantong tebal untuk hal itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Boro boro beli anti virus, beli pulsa aja masih ngutang sama warung sebelah, he..he... ada yang merasa tuh. Akhirnya dengan amat sangat terpaksa (karena sebenarnya saya merasa puas memakai si Dia) saya harus mengakhiri hubungan dengannya karena dia mintanya gitu sih &quot;if you satisfy with our product, please ......&quot; Dan tak lupa aku ucapkan beribu-ribu terima kasih kepada si Dia karena selama ini telah melindungiku dari gangguan virus.&lt;/span&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/02/anti-virus.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHEYhBT8TnzfsVSYMnrkblc1hnJTsp98yrS8DvHGTARTZPLKnaGhOvrNVBZdKk2y4Hs7SP4ouicYdeCPJEx-GrMQC0qAaTk91pWqVttYLNbsdBmjHPkWuByWv3mZsgcLJU0egQOHslFiZI/s72-c/insect.jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-638582847890828178</guid><pubDate>Sun, 08 Feb 2009 19:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-04-03T08:07:50.890+07:00</atom:updated><title>ABOUT REMBANG</title><description>&lt;div style=&quot;text-align: center; font-family: verdana;&quot;&gt;Rembang merupakan nama sebuah kota kabupaten di jalur patura wilayah Propinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan kota Tuban Jawa Timur. Sebelah Barat merupakan Kabupaten Pati, sebelah timur merupakan Kabupaten Tuban, sebelah utara merupakan laut jawa, dan sebelah selatan merupakan Kabupaten Blora.&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5SFlds98M8p7_SjoUBBcbj1aWfOJw3ql2KOqDDBIqpnUo1u5I7aTDjpdGivFwq9SvbQ2by-4gxMeR-D9KCQD1LM39lGmpg3DSQ5wgjThJL-Udjk7ng3fYjo96_E-8EzwLXUPfht8nFUuH/s1600-h/Picture(11).jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5SFlds98M8p7_SjoUBBcbj1aWfOJw3ql2KOqDDBIqpnUo1u5I7aTDjpdGivFwq9SvbQ2by-4gxMeR-D9KCQD1LM39lGmpg3DSQ5wgjThJL-Udjk7ng3fYjo96_E-8EzwLXUPfht8nFUuH/s320/Picture(11).jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5302671204617834770&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 51, 204);font-size:85%;&quot; &gt;Saturday 07 Peb 2009, 04.30 PM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfv2eCMhxYhbmkRY_Tp6hNZe9ponnctExEiPJPTq9rybwsT6810GGt7EYkGoM6pjopEvBPZsOZAINnw224H01929zlT14rxzfiF7yJXOUPd6u3WmxSNqhKhq9y6t30tddGj-fyzBnb1vjR/s1600-h/Picture(10).jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgfv2eCMhxYhbmkRY_Tp6hNZe9ponnctExEiPJPTq9rybwsT6810GGt7EYkGoM6pjopEvBPZsOZAINnw224H01929zlT14rxzfiF7yJXOUPd6u3WmxSNqhKhq9y6t30tddGj-fyzBnb1vjR/s320/Picture(10).jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5309059209910362978&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 51, 204);font-size:85%;&quot; &gt;Saturday 07 Peb 2009, 04.30 PM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiN4qm_DYLny6IFiKhLT26Y5WJrDXgNJ3HG9LjXJGBd5Mqgj20E_1FmbTR0aQ-nll4x1FbNJVNkFIHjs_xSM5wjkQWJdu5k718xokTECNHR5mEWF97JXxFOU1KufIqj7GWps3YwoZny7neW/s1600-h/Picture(9).jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiN4qm_DYLny6IFiKhLT26Y5WJrDXgNJ3HG9LjXJGBd5Mqgj20E_1FmbTR0aQ-nll4x1FbNJVNkFIHjs_xSM5wjkQWJdu5k718xokTECNHR5mEWF97JXxFOU1KufIqj7GWps3YwoZny7neW/s320/Picture(9).jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5302672332425416418&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 51, 204);font-size:85%;&quot; &gt;Saturday 07 Peb 2009, 04.30 PM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&quot;&gt;Rembang salah satu daerah penghasil ikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center; font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center; font-family: verdana;&quot;&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbWbz254b1Mon7-3YImd1YGeYqK3mEVExf304R1B0tJ6f7fsfzvLN5P4clXhfOqcuL9KvS1O9QaGrMWaSpr0mxNBR1jqhOMlB5nytZv7ER3tmNcBt-DMoDj623PDELgGtkeSoPKqIYKfZa/s1600-h/Picture(13).jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbWbz254b1Mon7-3YImd1YGeYqK3mEVExf304R1B0tJ6f7fsfzvLN5P4clXhfOqcuL9KvS1O9QaGrMWaSpr0mxNBR1jqhOMlB5nytZv7ER3tmNcBt-DMoDj623PDELgGtkeSoPKqIYKfZa/s320/Picture(13).jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5302671704705397986&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 51, 204);font-size:85%;&quot; &gt;Saturday 07 Peb 2009, 04.30 PM&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size:85%;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;&quot;&gt;Asyiknya&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; lagi &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;&quot;&gt;mancing&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-weight: bold;&quot;&gt; di &lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;&quot;&gt;sore &lt;span style=&quot;color: rgb(255, 153, 255);&quot;&gt;hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda hobby memancing, TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Rembang atau pelabuhan Rembang yang berada di Desa Tasikagung merupakan pilihan yang tepat untuk menyalurkan hobby memancing Anda. Pada saat-saat tertentu seperti akhir pekan, hari libur nasional, tempat ini banyak dikunjungi oleh mereka yang hobby memancing. Saya sendiri sering meluangkan waktu untuk sekedar melihat pemandangan laut di sore hari. TPI atau pelabuhan Rembang terletak bersebelahan dengan Pantai Kartini tepatnya disebelah barat.&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh41AhbktUNkm7KjcYE8B7TH0sxNQE3Jgid4l6rX7qW5P-hJO2QKjHWgVCk1v_Uy1yLx29rVtA3cVQLDBjhyphenhyphen0cJ6f1fIdSPZ-hBaRPbWzOg_hpMnSUGh8QTnWQOWE72vVcd6EwEz7aTYs2f/s1600-h/Picture(14).jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh41AhbktUNkm7KjcYE8B7TH0sxNQE3Jgid4l6rX7qW5P-hJO2QKjHWgVCk1v_Uy1yLx29rVtA3cVQLDBjhyphenhyphen0cJ6f1fIdSPZ-hBaRPbWzOg_hpMnSUGh8QTnWQOWE72vVcd6EwEz7aTYs2f/s320/Picture(14).jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5309057770521935314&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(204, 51, 204);font-size:85%;&quot; &gt;Saturday 07 Peb 2009, 04.30 PM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika siang hari tempat ini penuh dengan kesibukan para pedagang yang membeli ikan hasil tangkapan nelayan dari berbagai daerah. Malam hari pun tempat ini justru ramai oleh nelayan yang sedang membongkar hasil tangkapannya untuk kemudian pada pagi harinya mereka jual ditempat pelelangan ikan. Cobalah mengunjungi tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSZvx90xhBKUvrvDwwaLyfZ8Kd5AsceujbzEGzqnEM7WpnBFovmiE8i-8j2TfvRaXrCgUB1bBz4tP4u8VLHNsITT8Ug-lmGb9QjiGYeaUJaOBhTyO1mJdaWFWUeT1rzDh-6P3PjRCxWHFW/s1600/Pelabuhan+Rembang.jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSZvx90xhBKUvrvDwwaLyfZ8Kd5AsceujbzEGzqnEM7WpnBFovmiE8i-8j2TfvRaXrCgUB1bBz4tP4u8VLHNsITT8Ug-lmGb9QjiGYeaUJaOBhTyO1mJdaWFWUeT1rzDh-6P3PjRCxWHFW/s200/Pelabuhan+Rembang.jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5455709564560599346&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNgukh5mi4AtflDrb3wbGb0aY5k3WM64sT7Y-VIossmc12hp7oVnFIw8gcIYKOxapPzK3kmYImcJmE7b4vHK-xBLcm4XDZCAnBCSK6oYSaHnjyhyphenhyphen_9a1kbFk6q2GgseEk9GYnoM8exEwKw/s1600/Picture(2).jpg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjNgukh5mi4AtflDrb3wbGb0aY5k3WM64sT7Y-VIossmc12hp7oVnFIw8gcIYKOxapPzK3kmYImcJmE7b4vHK-xBLcm4XDZCAnBCSK6oYSaHnjyhyphenhyphen_9a1kbFk6q2GgseEk9GYnoM8exEwKw/s200/Picture(2).jpg&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5455710025045665490&quot; border=&quot;0&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/02/about-rembang.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5SFlds98M8p7_SjoUBBcbj1aWfOJw3ql2KOqDDBIqpnUo1u5I7aTDjpdGivFwq9SvbQ2by-4gxMeR-D9KCQD1LM39lGmpg3DSQ5wgjThJL-Udjk7ng3fYjo96_E-8EzwLXUPfht8nFUuH/s72-c/Picture(11).jpg" height="72" width="72"/></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5005800648468304492.post-690026914257188199</guid><pubDate>Sun, 08 Feb 2009 10:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-19T13:41:19.005+07:00</atom:updated><title>SEBUAH CONTOH SUKSES</title><description>&lt;span style=&quot;font-family:verdana;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim Valentine biasanya merupakan musim panen bagi perusahaan bunga seperti FarEastFlora.com. Tiga hari menjelang Valentine biasanya pesanan berlimpah. Tetapi melimpahnya order juga membuat pelayanan perusahaan ini sempoyongan. Masalahnya terletak pada sistem pemesanan order yang manual. Dengan banyaknya langkah dalam pemrosesan order secara tradisional, dari memberikan nomor pesanan sampai dengan mencetak kartu pesan semuanya menjadi terasa berantakan pada musim Valentine.:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi bisnis yang seperti ini Ryan Chioh (Executive Director, FastEastFlora.com) mencoba melakukan investasi disisi teknologi.&lt;br /&gt;Pada tahun 2002 didukung Hewlet-Packard mereka berinvestasi dalam sistem ERP dan CRM untuk memperbaiki sistem pemrosesan. Tetapi ini bukan keputusan yang mudah.&lt;br /&gt;&quot;Pada saat itu, perhitungannya 12 tahun kemudian kami baru balik modal. Investasi tambahan dibidang TI akan memperlama kembalinya modal. Tapi kami tahu bahwa kami harus berubah, jika tidak bisnis kami tidak akan tumbuh,&quot; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, mulai tahun 2002 setiap pesanan melalui web secara otomatis dikirim ke sistem ERP untuk diproses. Tagihan pesanan pengantaran, dan kartu pesan dicetak langsung dengan cepat. Kesalahan dalam mencocokkan kartu pesan dengan tagihan dan bunga dapat dikurangi sampai 80%. Efisiensi bisnis meningkat dengan waktu pemrosesan 2-5 menit. Penggunaan kertas dapat dikurangi sampai 80%. Jika sistem lama dapat menangani hanya 30 order per hari, meningkat menjadi 100 order per hari. Apa yang dilakukan oleh Ryan Chioh tersebut sangat bagaimana jika keputusan itu tidak diambil mungkin sekarang perusahaan tersebut belum maju sepeti sekarang atau bahkan mugkin gulung tikar. Hal diatas perlu Anda contoh jika Anda merupakan seorang pengusaha. Memang pada awalnya untuk memulai investasi disisi TI terasa sangat berat karena biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memulai berinvestasi dibidang TI adalah memilih klien yang akan Anda tunjuk untuk melaksanakan pekerjaan investasi Anda. Keputusan yang salah akan mengakibatkan kerugian perusahaan dan lamanya kembalinya modal. Kita ambil contoh kecil saja misalnya Anda membeli perangkat keras komputer dengan merk tertentu, karena mungkin Anda mempertimbangkan harganya yang murah dibanding merk lainnya sehingga Anda memutuskan untuk membelinya. Namun setelah pemakaian beberapa tahun kemudian ternyata perangkat tersebut membutuhkan biaya perawatan yang tinggi, hal ini dikarenakan mungkin kualitasnya rendah atau harga tidak stabil.&lt;/span&gt;</description><link>http://mayri-job.blogspot.com/2009/02/sebuah-contoh-sukses.html</link><author>noreply@blogger.com (Mayri Job)</author></item></channel></rss>