<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024</atom:id><lastBuildDate>Thu, 29 Dec 2011 09:13:31 +0000</lastBuildDate><category>Tips Blog</category><category>Serius...?</category><category>Award</category><category>Renungan</category><category>Love</category><category>Curhat</category><title>my life and my love</title><description /><link>http://gustihana.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (gustihana)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>73</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blogspot/Gvtv" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blogspot/gvtv" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</creativeCommons:license><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">blogspot/Gvtv</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-1815034832674385088</guid><pubDate>Fri, 17 Sep 2010 15:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-18T12:41:51.090+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Love</category><title>Karna Aku Kau Tersiksa</title><description>&lt;center&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/TJOCa0VVmSI/AAAAAAAAAa4/8F28lgI2y-E/s1600/menangis.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/TJOCa0VVmSI/AAAAAAAAAa4/8F28lgI2y-E/s1600/menangis.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472454898497753490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;Entah mau menulis apa, bingung untuk memikirkannya, ingin sekali membunuh pikiran-pikiran yang selalu merusak hatiku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin bercerita sedikit, dan hanya sedikit tentang hati ini. Tapi apakah aku pantas untuk meluapkannya semua?, pantaskah?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pikiran selalu merusak semuanya, hanya pikiranku yang merusak semuanya. Kapan dan kapan pikiran seperti ini bisa aku bunuh dalam diriku Tuhan...?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, sayang dan bahagia semua aku dapatkan dari dia, hanya dia yang bisa memberikan semua itu untukku, hanya dia seorang yang bisa. Cintaku dan sayangku padanya melebihi rasa sayang dan cinta pada diriku sendiri. Tapi..., siapa yang bisa tahu dan mengerti akan sayang dan cintaku ini padanya...?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Egois dan hanya egois itulah diriku ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan..., akupun tidak mau punya hati dan pikiran seperti ini, lelah..., sangat lelah aku melawan diriku sendiri, sejak lama aku mencoba untuk melawannya, tapi sampai sekarang, sedikit pun aku tidak bisa melawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siksa dan tersiksa, itu yang selalu dia rasakan dalam hidupnya, semua hanya karna aku, hatiku dan pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cemburu selalu ada dalam benakku, rasa curiga selalu ada dalam pikirannku, hatiku ingin selalu membunuh rasa ini, tapi aku benar-benar sudah tidak sanggup lagi melawannya. Aku hanya takut kehilangan dirinya, hanya karna takut aku siksa dirinya, semuanya, siksanya, itu karna aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan aku harus seperti ini?. Kenapa aku begitu takut kehilangan dia?. Cinta dan sayangnya sudah kudapatkan dan kurasakan, tapi siksa cemburu dan curigaku padannya selalu menyiksa dirinya, kapan rasa ini akan berakhir?, sampai kapan lagi dia harus merasakan siksaku ini?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Tangisan dan tangisan selalu aku dengar dari mulutnya&lt;br /&gt;Tetesan air matanya selalu jatuh hanya untukku&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kapan tangisan bahagia ia dapatkan dariku...?&lt;br /&gt;Kapan tetesan air mata bahagia datang dariku...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karna aku&lt;br /&gt;Hanya karna aku&lt;br /&gt;Dan semuanya hanya karna aku ia tersiksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kau bisa rasakan bahagia?&lt;br /&gt;Kapan kau bisa rasakan tenang?&lt;br /&gt;Kapan semua yang kau inginkan bisa kau dapatkan tanpa harus tersiksa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/TJOCa0VVmSI/AAAAAAAAAa4/8F28lgI2y-E/s1600/menangis.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/TJRAWiRyAxI/AAAAAAAAAbA/5Pg5Xnr4684/s320/big-boys-dont-cry-af.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472454898497753490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Ingin kupeluk erat dirimu saat kau menangis dan membisikan sebuah kalimat ;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;" Bantulah aku, hanya kau yang bisa merubah diriku "&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;From : Your Husben&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-1815034832674385088?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2010/09/karna-aku-kau-tersiksa.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/TJOCa0VVmSI/AAAAAAAAAa4/8F28lgI2y-E/s72-c/menangis.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>16</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-8947855341245162644</guid><pubDate>Tue, 18 May 2010 03:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-18T12:34:57.781+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Tempat Yang Tidak Tergantikan</title><description>&lt;center&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S_IQvGJOEZI/AAAAAAAAAW4/grEclXO9yXY/s1600/anak+melamun2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S_IQvGJOEZI/AAAAAAAAAW4/grEclXO9yXY/s320/anak+melamun2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472454898497753490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering saya bertanya-tanya, bagaimana keadaan istri saya sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan seorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang saya rasakan, karena selama ini saya merasa bahwa saya telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anak saya, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, saya harus segera berangkat ke kantor, anak saya masih tertidur. Ohhh... aku harus menyediakan makan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena masih ada sisa nasi, jadi saya menggoreng telur untuk dia makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memberitahu anak saya yang masih  mengantuk, kemudian saya bergegas berangkat ke tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran ganda yang saya jalani, membuat energi saya benar-benar terkuras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ketika saya pulang kerja saya merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas saya memeluk dan mencium anak saya, saya langsung masuk ke kamar tidur,  dan melewatkan makan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika saya merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba saya merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat!. Saya membuka selimut dan..., disanalah sumber 'masalah'nya…, sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan diseprai dan selimut!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh...Tuhan!, saya begitu marah, saya mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anak saya yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah…, tadi saya merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi saya ingin memasak mie instan. Saya ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar,  maka saya menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya .. Karena saya takut mie'nya akan menjadi dingin, jadi saya menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi saya lupa untuk mengingatkan ayah karena saya sedang bermain dengan mainan saya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya minta maaf Yah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika, air mata mulai mengalir di pipi saya, tetapi saya tidak ingin anak saya melihat ayahnya menangis, maka saya berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangis saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa lama, saya menghampiri anak saya, memeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu saya membujuknya untuk tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, saya melewati kamar anak saya, dan melihat anak saya masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto Ibu yang dikasihinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, saya mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa terasa, anak saya sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun... belum lama, saya sudah memukul anak saya lagi, saya benar-benar menyesal....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Taman Kanak-kanaknya memanggil saya dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Saya pulang kerumah lebih awal dari kantor, saya berharap dia bisa menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ia tidak ada dirumah, saya pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Saya marah membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia diam saja lalu mengatakan, "Saya minta maaf Yah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa lama saya selidiki, ternyata ia absen dari acara "pertunjukan bakat" yang diadakan oleh sekolah, karena yang diundang adalah siswa dengan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah alasan ketidak hadirannya karena ia tidak punya ibu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anak saya pulang ke rumah memberitahu saya, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, anak saya lebih banyak mengurung diri dikamarnya untuk berlatih menulis, yang saya yakin, jika istri saya masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja dia membuat saya bangga juga!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Saat ini musim dingin, dan Tahun Baru telah tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat Tahun Baru ada dimana-mana juga di hati setiap orang yg lalu lalang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara terompet dan bunyi kembang api yg menyala di angkasa terdengar diseluruh pelosok jalan .... tapi astaga, anak saya membuat masalah lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya sedang menyelesaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menelpon saya dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anak saya telah mengirim beberapa surat tanpa alamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anak saya lagi, tetapi saya tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena saya merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : "Maaf, Yah". Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah, dengan marah saya mendorong anak saya ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ada dikepalanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : "Surat-surat itu untuk Ibu.....".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba mataku berkaca-kaca…, tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban anakku itu : "Saya telah menulis surat buat Ibu untuk waktu yang lama, tapi setiap kali saya mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagi saya, sehingga saya tidak dapat memposkan surat-surat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi baru-baru ini, ketika saya kembali ke kotak pos, saya bisa mencapai kotak itu dan saya mengirimkannya sekaligus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar penjelasannya ini, saya kehilangan kata-kata, saya bingung, tidak tahu apa yang harus saya lakukan, dan apa yang harus saya katakan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bilang pada anak saya, "Nak, ibu sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat itu akan sampai kepada ibumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapi.... saya jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Ibu sayang'&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat merindukanmu!, Hari ini, ada sebuah acara 'Pertunjukan Bakat' di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tapi kamu tidak ada, jadi saya tidak ingin menghadirinya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena saya takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi. Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, saya duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah keliling-keliling mencari saya, setelah menemukan saya ayah marah, dan saya hanya bisa diam, ayah memukul saya, tetapi saya tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bu..., setiap hari saya melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Saya pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua Bu... &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Bu, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah Ibu muncul dalam mimpi saya sehingga saya dapat melihat wajahmu dan ingat?. Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Bu…, mengapa engkau tak pernah muncul?. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca surat itu, saya menangis tidak bisa berhenti karena saya tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istri saya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S_ISMvBarCI/AAAAAAAAAXA/mJpX1JJYNCc/s1600/Father.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S_ISMvBarCI/AAAAAAAAAXA/mJpX1JJYNCc/s320/Father.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472456507198712866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Untuk para suami, yang telah dianugerahi seorang istri yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yg bisa menggantikan posisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Salam Bahagia Untuk Anda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-8947855341245162644?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2010/05/tempat-yang-tidak-tergantikan.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S_IQvGJOEZI/AAAAAAAAAW4/grEclXO9yXY/s72-c/anak+melamun2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>36</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-6706090695956922738</guid><pubDate>Thu, 04 Mar 2010 03:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-03-04T13:11:53.120+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Love</category><title>Dia Telah Pergi Untuk Selamanya</title><description>&lt;center&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48qaXQuYII/AAAAAAAAAT8/PKRZd6LynAk/s320/clip_image.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Zhuang memegang erat tangan mendiang istrinya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Di China ada kisah yang sangat mengharukan, mungkin bisa dibilang cinta sejati. Zhuang Huagui (26 tahun) berencana menikah pada tanggal 4 Februari 2010, tapi tanggal 28 Januari 2010, calon istrinya Hu Zhao’e meninggal karena ditusuk oleh perampok di rumahnya. Akhirnya pria ini memutuskan untuk tetap mengadakan upacara pernikahan, lalu dilanjutkan dengan upacar penguburan Hu Zhao’e, istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48rmsrSItI/AAAAAAAAAUE/YWz2BA6dpig/s320/clip_image2.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mobil-mobil yang berbaris menghadiri upacara pernikahan sekaligus pemakaman Hu Zhao'e&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48r9mgDtBI/AAAAAAAAAUM/LveWgzDPMsY/s320/clip_image3.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Zhuang membersihkan peti mati kristal tempat istrinya terbaring. Ia tak pernah menyangka calon istrinya harus pergi meninggalkannya secepat ini&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48sOH4PKWI/AAAAAAAAAUU/yiPh47uFHQs/s320/clip_image4.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Zhuang memegang foto istrinya sambil menyambut orang-orang yang menghadiri upacara itu. Ia mengundang seluruh keluarga dari kedua belah pihak&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48sfrMdd2I/AAAAAAAAAUc/wlZDezFd0RM/s320/clip_image5.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pengantin baru terbujur kaku didalam peti mati, ia mengenakan gaun pengantin yang sudah dipersiapkan sejak lama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48srRZTvqI/AAAAAAAAAUk/viaBsgeIxdo/s320/clip_image6.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Zhuang sedang mengganti baju pengantinnya dengan baju untuk pemakaman istrinya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48s5-sRAcI/AAAAAAAAAUs/R5vZVcqhdQ0/s320/clip_image7.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Setelah upacara pernikahan selesai, ia segera menyiapkan upacara pemakaman istrinya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48tFBHbJrI/AAAAAAAAAU0/tCb7LuXFwZ4/s320/clip_image002.jpg" width="380" height="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Foto keadaan pernikahan yang sangat mengharukan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan orang-orang yang kita sayangi. Orang tua kita, pasangan kita, suami/istri kita, anak-anak kita, sahabat kita, mereka bisa dipanggil Tuhan kapan saja tanpa kita duga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi selagi masih ada kesempatan, nyatakanlah kasih sayangmu kepada mereka. Katakan betapa kau sangat mengasihi mereka, betapa kau sangat menyayangi mereka, betapa kau sangat mencintai mereka dan katakan mereka sangat berharga buat hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan yang terbaik untuk mereka selama mereka masih hidup. Karena kalau kita berdiri di pemakaman mereka, semuanya sudah terlambat. Tangisan penyesalan tidak akan pernah bisa mengembalikan mereka lagi, tidak akan pernah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Salam Bahagia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-6706090695956922738?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2010/03/dia-telah-pergi-untuk-selamanya_04.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S48qaXQuYII/AAAAAAAAAT8/PKRZd6LynAk/s72-c/clip_image.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>29</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-8892575068401236820</guid><pubDate>Tue, 23 Feb 2010 07:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-23T20:46:13.690+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Curhat</category><title>Aku Menunggu-mu</title><description>&lt;center&gt;&lt;img src="http://images.zwani.com/graphics/i_love_you/images/apic17.jpg" width="350" height="150" /&gt;&lt;/center&gt;Kenapa aku harus merasakan seperti ini, aku hanya inginkan dirinya dekat dengan aku. Banyak yang aku rasakan, banyak yang aku harapkan, tapi apa yang bisa aku perbuat?, hanya duduk merenung dan berharap kapan hari itu akan datang padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ingin melepaskan rindu, ingin mengucapkan sayang dan cinta, semua hanya tiupan angin yang tanpa rasa sampai padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang ingin ku ucapkan dan ku bisikan padanya, banyak yang ingin ku lakukan untuknya dan banyak rasa ini yang harus ia rasakan juga. Apa yang bisa ku perbuat lagi untuknya?, semua sudah ku coba berikan yang terbaik untuknya meski selalu ada pembatas antara aku dan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu dan aku sangat tahu, engkau akan merasakan sakit dan pedihnya saat – saat dimana aku dan dirimu saling membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa?, apa yang bisa kita sama – sama lakukan?, apa hanya menunggu dan menunggu sampai bulan ada dua?. Aku yakin, dan engaku pun yakin kalau suatu saat pembatas itu tidak akan pernah ada lagi antara kita. Tapi kapan!!!?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capek, bener – bener capek kalau mikirin ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sekali selalu bisa ada setiap saat, saat kau butuh aku, saat kau inginkan aku. Tapi aku hanya bisa menemanimu dan melewatkan harimu dengan satu pasang tangan, satu pasang telinga dan dengan mulutku ini…, lebihnya?, aku tak mampu berbuat banyak, hanya bisa berharap suatu saat aku pasti bisa menemani hari – hari mu dengan sejuta bahagia yang kupendam selama ini dan akan kuberikan hanya untukmu.&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://images.zwani.com/graphics/hearts/images/3389.gif" width="170" height="170" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Hanya untukmu aku menjaga hatiku ini&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Pikiranku pun tak pernah tercemar oleh suatu yang lain&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Semua ku jaga hanya untukmu, dan bukan untuk siapa – siapa lagi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Ku lakukan ini bukan karna terpaksa, dan bukan karna komitmen, tapi karna aku sayang dan mencintaimu apa adanya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jujur yang kukatakan, jujur yang kulakukan dan jujur yang kurasakan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tuhan…, mungkin dia masih meragukan aku, tapi aku yakin dan percaya Engkau melihat dan tahu bagaimana isi hatiku ini padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Kuingin dia ada sekarang, ada untuk temani hari – hariku&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-small;"&gt;--- Love You Hardfesga ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-8892575068401236820?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2010/02/aku-menunggu-mu.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>12</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-5070820927186565190</guid><pubDate>Wed, 20 Jan 2010 14:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-21T01:00:01.817+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Curhat</category><title>Teman Tapi Mesra</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S1cklWriPFI/AAAAAAAAAQA/IZweMr8iLTo/s1600-h/Mesra.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 175px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S1cklWriPFI/AAAAAAAAAQA/IZweMr8iLTo/s200/Mesra.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5428848099980360786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sekedar pengen share aja dengan sobat Blogger dan Pengunjung Blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang hidup ini susah, dan juga terkadang menyenangkan, mau itu kisah hidup kita atau pengalaman pribadi kita atau juga pengalaman teman kita dan bisa juga pengalaman orang – orang di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang kita rasakan dan kita nilai terkadang berbeda dengan apa yang orang lain rasakan dan orang lain nilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Satu contoh arti kata TTM ( Teman Tapi Mesra )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya pribadi, arti kata TTM adalah sebuah kalimat yang mempunyai makna  “ Negatif “, karna perilakunya, biasanya TTM adalah pengganti “ Pacar “, bener gak ya…?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman Tapi Mesra…?, boleh dong bermesra – mesraan…?, boleh juga dong pegang – pegangan tangan atau saling berpelukan…?, atau boleh juga berciuman…?, atau boleh dapatin lebih lagi…?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan TTM.., jadi semuanya boleh dong…, ya kan…?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah arti seperti itu yang ada dalam benak orang – orang setelah mendengar dan mengartikan kata TTM ( Teman Tapi Mesra )…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong ya kasih masukan dan tanggapanya mengenai TTM ( Teman Tapi Mesra ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda pendapat wajar kok, kita kan Negara Demokrasi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Salam TTM ( Teman Tapi Mesra )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-5070820927186565190?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2010/01/teman-tapi-mesra.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S1cklWriPFI/AAAAAAAAAQA/IZweMr8iLTo/s72-c/Mesra.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>22</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-2051655458553005975</guid><pubDate>Fri, 15 Jan 2010 04:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-29T11:08:49.015+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Cintailah Wanita</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mywrotes.files.wordpress.com/2008/11/termenung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 220px;" src="http://mywrotes.files.wordpress.com/2008/11/termenung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426820059826282146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Jika seorang Wanita menangis di hadapanmu, itu berarti dia tidak dapat menahannya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau memegang tangannya saat dia menangis, dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau membiarkannya pergi, dia tidak akan kembali menjadi dirinya yang dulu, selamanya!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah, kecuali di depan orang yang sangat dia sayangi, dia akan menjadi lemah!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seorang Wanita tidak akan menangis dengan mudah, hanya jika dia sangat menyayangimu. Dia akan menurunkan rasa egonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Lelaki, jika seorang Wanita pernah menangis karenamu, tolong pegang tangannya dengan penuh pengertian. Karena dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai Lelaki, jika seorang wanita menangis karenamu, tolong jangan menyia-nyiakannya. Mungkin, karena keputusanmu, kau akan merusak kehidupannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S1AWNJTImpI/AAAAAAAAAP4/tFEZF30rBAo/s1600-h/sedih2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 123px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S1AWNJTImpI/AAAAAAAAAP4/tFEZF30rBAo/s200/sedih2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426861966071732882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saat dia menangis di depanmu, saat dia menangis karenamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah jauh ke dalam matanya.&lt;br /&gt;Dapatkah kau lihat dan kau rasakan sakit yg dirasakannya karenamu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari penciptaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEREMPUAN&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MALAIKAT&lt;/span&gt; bertanya kepada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUHAN&lt;/span&gt; "apakah keistimewaan dari ciptaan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MU&lt;/span&gt; ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUHAN&lt;/span&gt; menjawab...&lt;br /&gt;"ada banyak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEISTIMEWAAN&lt;/span&gt; yang dimiliki oleh ciptaan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KU&lt;/span&gt; ini"&lt;br /&gt;Di balik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KELEMBUTANYA&lt;/span&gt; dia memiliki kekuatan yang begitu dahsyat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUTUR&lt;/span&gt; katanya merupakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEBENARAN&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SENYUMAN&lt;/span&gt;'nya adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMANGAT&lt;/span&gt; bagi orang yang dicintainya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PELUKAN &amp;amp; CIUMAN&lt;/span&gt;nya bisa memberi ke&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HANGATAN &lt;/span&gt;bagi anak2nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERSENYUM&lt;/span&gt; bila melihat temannya tertawa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERHARU&lt;/span&gt; bila melihat anaknya menjadi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JuARa&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MENANGIS&lt;/span&gt; bila melihat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KESENGSARAAN&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mampu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERSENYUM&lt;/span&gt; dibalik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KESEDIHAN &lt;/span&gt;nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sangat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GEMBIRA&lt;/span&gt; melihat ke&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LAHIR&lt;/span&gt;an...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia begitu sedih melihat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KEMATI&lt;/span&gt;an...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;TETESAN&lt;/span&gt; air matanya bisa membawa per&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAMAI&lt;/span&gt;an...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia sering lupa satu hal...&lt;br /&gt;Apa itu Yaa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUHAN??&lt;/span&gt; Bahwa "Betapa ber&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HARGA&lt;/span&gt;nya dia"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" class="fullpost" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Salam Bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-2051655458553005975?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2010/01/cintailah-wanita.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/S1AWNJTImpI/AAAAAAAAAP4/tFEZF30rBAo/s72-c/sedih2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>8</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-5433925529565531572</guid><pubDate>Tue, 05 Jan 2010 05:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-05T14:24:09.034+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Love</category><title>Alasan Tepat Untuk Menikah</title><description>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i639.photobucket.com/albums/uu118/gustihana/378a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 320px;" src="http://i639.photobucket.com/albums/uu118/gustihana/378a.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;Pernikahan adalah sebuah keputusan besar dalam hidup Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengambil keputusan untuk mengakhiri kesendirian melalui pernikahan memang bukan keputusan yang mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang. Salah satunya adalah kesamaan pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menikah, jalinan cinta kasih akan tumbuh semakin kuat dan menimbulkan perasaan nyaman dan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memiliki alasan yang tepat untuk menikah, perkawinan Anda pasti akan membawa kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;h4&gt;1. Menerima Dia Apa Adanya&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://admin.weddingku.com/contenteditor/images/webpage/uang3.jpg" align="left" vspace="4" width="140" height="100" hspace="4" /&gt;Menikah karena harta atau uang gara-gara Anda takut hidup sengsara adalah alasan yang buruk. Materi memang perlu, tapi jika harta atau uang adalah dasar Anda menikahi seseorang, sebaiknya dipikirkan kembali. Apa artinya hidup bergelimang harta tanpa adanya cinta. Harta dapat pergi kapan saja. Begitu pula dengan cinta yang tumbuh karena harta. Tapi cinta sejati tetap tinggal di hati dan menjaga cinta Anda berdua, meski si dia tak masuk dalam kategori orang terkaya di dunia. Cintai dia apa adanya, karena jika ditanya, Anda pasti ingin mendapat perlakuan serupa.&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;2. Membahagiakan Diri Anda&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Seorang anak berkewajiban untuk berbakti kepada orangtua atau keluarga. Sekadar memenuhi tuntutan orangtua, menjadi alasan Anda mengajak pasangan menikah. Hal ini antara lain karena orangtuanya sakit keras dan ingin melihat anak hidup bahagia, ingin segera menggendong cucu, atau sudah cocok dengan pasangan Anda. Hei, Andalah yang akan menjalani pernikahan, bukan orang lain. Jika diminta memilih, orangtua pasti lebih suka melihat Anda bahagia daripada hidup merana akibat terburu-buru menikah atau salah memilih pasangan. Apalagi jika alasannya adalah karena ingin membahagiakan mereka. &lt;/p&gt; &lt;h4&gt;3. Memahami Beda Antara Cinta dengan Simpati&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Rasa kagum dan simpati merupakan ungkapan perasaan senang kepada seseorang. Tapi jangan diartikan sebagai cinta. Rasa simpati dan kagum jelas berbeda dengan cinta. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka serta dengan mata terbuka. Sedangkan simpati dan kagum tidak tahan uji dan tidak akan bertahan lama. &lt;/p&gt; &lt;h4&gt;4. Mencintai Kebaikan Hati Pasangan &lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Kecantikan atau ketampanan terkadang menjadi motivasi seseorang untuk memilih seorang pendamping hidup. Buat apa punya pasangan tampan jika dia gemar membagi hati? Apa gunanya punya kekasih secantik Miss Universe kalau dia sering membuat Anda mengurut dada? Kecantikan dan ketampanan bakal luntur seiring dengan bertambahnya usia. Pilih pasangan yang memiliki kebaikan hati. Itu yang paling utama. Si dia akan tetap setia di sisi Anda meski kerutan di kulit dan uban di kepala muncul seiring bertambahnya usia.   &lt;/p&gt; &lt;h4&gt;5. Seks Hanya Sebagai Bumbu Penyedap&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://admin.weddingku.com/contenteditor/images/webpage/baut-mur2.jpg" align="right" vspace="4" width="140" height="100" hspace="4" /&gt;Wah-wah, jika seks yang jadi alasan Anda menikai seseorang, kemungkinan besar pernikahan itu tak akan bertahan lama. Seks adalah hal yang sakral dan penting dalam hubungan suami-istri. Tetapi jangan jadikan seks sebagai menu utama dalam perkawinan karena ia hanya bertindak sebagai pelengkap. Anda tentu tak mau terjerat dalam kesusahan yang Anda ciptakan sendiri.&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;6. Percaya, Segala Sesuatu Ada Waktunya&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Meski masih ada sebagian orang yang merasa khawatir jika di usia kepala tiga belum juga menikah, Anda tak akan terpengaruh. Orang-orang di sekitar Anda boleh saja sudah berumah tangga dan mempunyai anak. Tapi Anda akan tetap bersabar hingga Tuhan menuntun orang yang tepat ke depan pintu Anda? Tak perlu menurunkan kriteria pasangan hanya karena Anda ingin segera menikah. Sabar, berdoa, dan percaya bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk Anda.&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;7. Bersikap Masuk Akal&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://admin.weddingku.com/contenteditor/images/webpage/anak2.jpg" align="left" vspace="4" width="140" height="100" hspace="4" /&gt;Sebagian besar pasangan suami istri menginginkan keturunan. Tentu tidak mungkin memiliki anak tanpa pasangan. Namun, bukan berarti demi mendapatkan anak, Anda segera menganggukkan kepala ketika seorang jodoh yang tak Anda kenal disodorkan di depan mata. Membesarkan anak adalah tanggung jawab besar. Maka pilihlah pasangan yang mampu membantu dan merawat si buah hati dengan cara yang baik dan benar.   &lt;/p&gt; &lt;h4&gt; &lt;/h4&gt; &lt;h4&gt; &lt;/h4&gt; &lt;h4&gt;8. Kasih, Bukan Kasihan&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Rasa kasihan biasa ada di dalam hati manusia. Tetapi tidak boleh dijadikan alasan Anda untuk menikah.Salah satu dasar sebuah pernikahan yang sehat adalah kasih yang tulus, bukan rasa kasihan. &lt;/p&gt; &lt;h4&gt;9. Hidup Tetap Indah Meski Tanpa Si Mantan&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://admin.weddingku.com/contenteditor/images/webpage/patah-hati3.jpg" align="right" vspace="4" width="140" height="100" hspace="4" /&gt;Karena sakit hati diputuskan oleh kekasih yang sudah mendapatkan pasangan baru, Anda tidak mau terlihat kalah langkah dan menerima pinangan dari orang pertama yang mengajak Anda menikah. Duh, jangan permainkan masa depan Anda gara-gara dendam semata. Pembalasan dendam yang manis justru dengan memperlihatkan kepadanya, dunia Anda tetap berputar dengan indahnya meski si dia bukan lagi milik Anda. Lagi pula, ini kesempatan Anda untuk menunjukkan pada si dia bahwa Anda siap menerima orang lain yang 1000 kali lebih baik darinya.&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;10. Diri Anda Bukan Alat Pembayar Utang&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Orang yang berbuat baik pada Anda perlu dibalas kebaikannya. Tapi bukan dengan pernikahan. Karena diri Anda bukanlah alat pembayar utang budi. Berpikir dan bersikap bijak dalam hal ini. Anda bisa tetap membalas kebaikan itu dengan cara lain, bukan dengan menikahi orang tersebut. &lt;/p&gt; &lt;h4&gt;11. Target Boleh Berlalu&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Masih ada beberapa orang yang menargetkan akan menikah di usia tertentu. Jangan khawatir jika saat usia yang ditargetkan tiba tapi Anda belum juga punya pasangan. Jika Anda resah, hal itu justru akan melemahkan semangat Anda untuk menemukan pasangan sejati yang sesuai dengan kriteria Anda. Lebih baik tetap bersikap positif. Jalani hubungan dengan pasangan Anda sambil saling menjajaki dan memantapkan rencana.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" class="fullpost" &gt;&lt;p&gt;Sumber : &lt;a href="http://m.weddingku.com/"&gt;Wedding&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://m.weddingku.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-5433925529565531572?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2010/01/alasan-tepat-untuk-menikah.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>9</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-9049160088858805417</guid><pubDate>Tue, 22 Dec 2009 02:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-05T13:16:03.983+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Love</category><title>Cinta Sejati</title><description>&lt;center&gt;&lt;img src="http://i639.photobucket.com/albums/uu118/gustihana/aneh.jpg" height="200" width="350" /&gt;&lt;/center&gt;Rasa kehilangan yang begitu mendalam, membuat seorang laki-laki di Vietnam selama 5 tahun tidur berdampingan dengan mayat sang istri. Ia mengaku melakukannya hanya karena ingin memeluk istrinya tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Satu tahun setelah kepergian istrinya, Le Van, yang berasal dari kota kecil di pusat propinsi of Quang Nam ini, menggali tempat peristirahatan terakhir sang istri. Lelaki berusia 55 tahun ini kemudian mengenakan pakaian pada mayat istrinya dan menempatkannya di tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, lelaki ini bahkan pernah tidur di atas pusara istrinya selama 20 bulan, sejak kematian sang istri di tahun 2003. Namun karena faktor kesehatan dan cuaca yang hujan, dingin serta berangin kencang, Le Van kemudian memutuskan untuk membuat terowongan ke dalam kuburan "untuk bisa tidur dengannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan ini terhenti ketika anak-anaknya menemukannya tertidur di kuburan dan melarangnya untuk melakukannya lagi. Hingga suatu malam di bulan November 2004, bapak dari 7 orang anak ini memiliki ide untuk menggali kuburan dan membawa mayat istrinya ke rumah untuk selalu bisa dipeluknya saat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini sempat menggemparkan warga sekitar perumahannya. Bahkan para tetangganya tidak berani mengunjungi kediamannya selama beberapa tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Saya orang yang melakukan hal secara berbeda. saya tidak sama seperti orang normal kebanyakan," pungkas Le Van kepada situs Vietnamnet.vn, mengenai perilakunya yang tidak lazim.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-9049160088858805417?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/12/cinta-sejati.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>18</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-6716417969921367285</guid><pubDate>Thu, 03 Dec 2009 15:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-05T11:06:34.537+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Curhat</category><title>Maafkan Aku</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i152.photobucket.com/albums/s187/amber_amiee/Sorry/r.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 170px; height: 200px;" src="http://i152.photobucket.com/albums/s187/amber_amiee/Sorry/r.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Special thanks for&lt;a href="http://gustihana.blogspot.com/"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gustihana&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, yang mau memberikan ruang dalam Blog ini untuk-ku bercerita mengenai kisah hidup yang ku alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;" Untuk seorang wanita di luar sana "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja aku Ardy dan wanita itu adalah Diana, perkenalan kami hanya melalui telfon, itupun di kenalkan oleh teman ku sendiri. Kami sama sekali belum pernah bertemu, tapi mungkin karna sering berkomunikasi di udara, kami pun menjadi akrab satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya hanya berteman tanpa rasa cinta dan rasa sayang, sering sharing antara aku dan dia, berbagai curhat aku dengarkan dari dia, kehidupan dia yang boleh di katakan sakit untuk dia menjadi salah satu rasa ingin membantu kisah hidupnya yang mungkin jauh dari cara hidup kebanyakan wanita yang lebih di perhatikan dan lebih di sayangi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wajar bila ia ingin di perhatikan sebagai seorang wanita, wajar bila ia ingin merasakan kasih sayang seorang pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenapa ia yang seharusnya mendapat kasih sayang dan perhatian yang seharusnya ia dapatkan tak kunjung datang untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kisah hidupnya telah ku dengarkan, hati ini tergerak oleh kisah – kisah yang seharusnya tidak ia rasakan. Ingin membantu, ingin berada dalam lingkupnya, tapi aku tidak bisa terlalu lama dalam keheningannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai dekat denganya, aku mulai jadi harapan untuknya, itu yang aku rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah aku yang sebetulnya ingin membantunya dan sekarang ia mulai mengharapkan kehadiran-ku?. Perasaan menyesal selalu menyelimuti hari – hari ku, perasaan bersalah selalu datang setiap ia mencoba menelfon atau meng-sms aku, perasaan itu selalu ada dalam hidup ku sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa aku salah menghindar darinya agar hubungan pertemanan kami tidak berubah menjadi rasa cinta dan sayang?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diana…&lt;br /&gt;Sungguh aku ingin kembali menjadi pendengar yang baik dan setia untuk segala masalah yang engkau hadapi. Hati ku sungguh tergerak akan kisah hidup mu, rasa menyesal dan bersalah selalu aku rasakan di tiap waktu ku, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan agar hati mu selalu berada dalam keriangan bersama ku selama kita menjadi seorang sahabat waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya aku yang tahu dan hanya engkau yang merasakan, tapi aku tidak bisa menjadi seperti apa yang engkau harapkan…, I’m So Sorry…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;" Just a friend and will always be a friend "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-6716417969921367285?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/12/maafkan-aku.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://i152.photobucket.com/albums/s187/amber_amiee/Sorry/th_r.gif" height="72" width="72" /><thr:total>13</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-8275401263554520436</guid><pubDate>Sun, 15 Nov 2009 19:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-07T11:08:21.003+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Serius...?</category><title>Selingkuh Tidak Selalu Indah</title><description>&lt;center&gt;&lt;a href="http://s639.photobucket.com/albums/uu118/gustihana/?action=view&amp;amp;current=Selingkuh.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i639.photobucket.com/albums/uu118/gustihana/Selingkuh.jpg" alt="Photobucket" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;Nasib Sun Meng (25) kali ini benar-benar sial. Ia tertangkap basah oleh suami dari wanita yang sedang selingkuh dengannya. Saking takutnya, Sun kemudian melarikan diri ke jendela tanpa sempat mengenakan pakaian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aksi memalukan ini sempat terekam oleh kamera. Sun tampak ketakutan berdiri di atas AC jendela sambil terus dikejar oleh sang suami yang emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan Detikcom, Sabtu (1/11/2009), kejadian ini berlangsung di sebuah flat di Chengdu, China. Gambar diambil oleh salah seorang warga di flat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai kejadian, Sun mengakui dirinya sangat malu karena telah berbuat mesum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keluarga saya malu dan tidak ada tetangga yang mau berbicara dengan saya lagi. Saya sadar apa yang telah dilakukan, tapi waktu itu saya takut dia (suami) akan membunuh saya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Provinsi Chengdu memiliki populasi penduduk sekitar 11 juta orang. Pemerintah setempat hingga saat ini masih memiliki kesulitan dalam mengontrol populasi penduduk dan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Mau Coba - Coba Selingkuh...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-8275401263554520436?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/11/selingkuh-tidak-selalu-indah.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>12</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-6788774046365139814</guid><pubDate>Fri, 06 Nov 2009 06:41:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-07T11:55:17.096+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Ayah Ku</title><description>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/SvO__YEXJ7I/AAAAAAAAAM4/xKqZHYZ2TxA/s1600-h/Child.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 190px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/SvO__YEXJ7I/AAAAAAAAAM4/xKqZHYZ2TxA/s200/Child.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400871473660766130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama-ku Chris&lt;br /&gt;Umur ku tiga tahun&lt;br /&gt;Mata ku bengkak&lt;br /&gt;Aku tidak bisa melihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pasti anak yg bodoh&lt;br /&gt;Aku pasti anak yg nakal&lt;br /&gt;Apalagi yang dapat ku buat&lt;br /&gt;Hingga Ayahku menjadi marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Aku berharap, keadaanku lebih baik&lt;br /&gt;Aku berharap, aku tidak jelek&lt;br /&gt;Jadi mungkin ibu ku, Akan tetap mau memeluk ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak bisa melakukan kesalahan&lt;br /&gt;Aku tidak diperbolehkan bicara sama sekali&lt;br /&gt;Atau Aku akan dikurung sepanjang hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku bangun&lt;br /&gt;Aku sendirian&lt;br /&gt;Rumah ini sangat gelap&lt;br /&gt;Keluarga ku tidak ada dirumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ibu ku pulang ke rumah&lt;br /&gt;Aku mencoba untuk menjadi baik&lt;br /&gt;Jadi aku mungkin hanya mendapatkan&lt;br /&gt;Satu cambukan dimalam hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru saja mendengar suara mobil&lt;br /&gt;Ayah ku baru pulang dari diskotik&lt;br /&gt;Aku mendengar sumpah serapahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama ku dipanggilnya&lt;br /&gt;Aku menekan diriku sendiri&lt;br /&gt;Merapat kedinding&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba untuk sembunyi dari mata jahatnya&lt;br /&gt;Aku sangat ketakutan sekarang&lt;br /&gt;Aku mulai menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menemukan ku sedang menangis&lt;br /&gt;Memanggilku dengan kata-kata buruk&lt;br /&gt;Dia mengatakan kalau semua itu adalah kesalahan ku atas penderitaannya dikantor&lt;br /&gt;Dia menamparku dan memukulku&lt;br /&gt;Dan berteriak lebih banyak lagi kepada ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku dapat bebas&lt;br /&gt;Dan lari menuju ke pintu&lt;br /&gt;Dia sudah mengunci pintunya&lt;br /&gt;Aku mulai berteriak histeris&lt;br /&gt;Dia menarik ku dan melemparkan ku&lt;br /&gt;Pada dinding kamar yang keras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jatuh kelantai&lt;br /&gt;Dengan tulang yang patah&lt;br /&gt;Dan ayahku masih melanjutkannya&lt;br /&gt;Dengan lebih banyak lagi kata - kata kotor yang diucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maafkan Aku, Ayah” teriak ku&lt;br /&gt;Tetapi itu sudah sangat terlambat&lt;br /&gt;Wajahnya sudah berubah&lt;br /&gt;Menjadi bentuk yang tidak bisa terbayangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan dan rasa sakit&lt;br /&gt;Lagi dan lagi&lt;br /&gt;Oh Tuhan, berikan belas kasihan Mu&lt;br /&gt;Biarlah ini cepat berlalu Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya Diapun berhenti&lt;br /&gt;Dan menuju ke pintu kamar&lt;br /&gt;Ketika aku terbaring disana, tanpa bisa bergerak&lt;br /&gt;Tergeletak dilantai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama ku Chris&lt;br /&gt;Umur ku tiga tahun&lt;br /&gt;Malam ini, ayahku hendak membunuh ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah puisi seorang anak tentang ayah-nya yang sangat ia cintai dan diterjemahkan dalam beberapa bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh miris membaca kisah nyata ini dan di tuangkan dalam satu pusis dan sungguh miris melihat keadaan anak sekecil itu mengalami penderitaan yang di lakukan oleh ayah kandungnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi ini secara tidak langsung menggugah hati kita dan untuk mengingatkan kita akan hal - hal yang sebetulnya bisa kita selesaikan tanpa harus melampiaskannya kepada anak atau orang yang paling kita cintai dan kita sayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kembali pada diri kita masing – masing untuk menyikapi suatu masalah yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berserah padaNYA, semua pasti ada jalannya dan tergantung kita yang menjalankannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Salam Bahagia Untuk Anda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-6788774046365139814?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/11/ayah-ku_06.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_OVUVF3T0og0/SvO__YEXJ7I/AAAAAAAAAM4/xKqZHYZ2TxA/s72-c/Child.bmp" height="72" width="72" /><thr:total>15</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-574492377465822755</guid><pubDate>Thu, 29 Oct 2009 04:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-29T12:57:12.018+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Emas Dan Permata</title><description>Seorang pemuda mendatangi Zen-sei dan bertanya, "Guru, saya tak mengerti  mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat  sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat  perlu, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan  lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata, "Sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lebih dahulu lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke  pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Melihat cincin Zen-sei yang kotor, pemuda tadi merasa ragu, "Satu keping  emas? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu pun bergegas ke pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang  kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya.&lt;br /&gt;Ternyata, tak seorang pun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka  menawarnya hanya satu keping perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, pemuda itu tak berani menjualnya dengan harga satu keping  perak. Ia kembali ke padepokan Zen-sei dan melapor, "Guru, tak seorang pun  berani menawar lebih dari satu keping perak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zen-sei, sambil tetap tersenyum arif, berkata, "Sekarang pergilah kamu ke  toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau  tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana ia  memberikan penilaian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali kepada Zen-sei  dengan raut wajah yang lain. Ia kemudian melapor, "Guru, ternyata para  pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas. Rupanya nilai  cincin ini seribu kali lebih tinggi da ripada yang ditawar ole h para  pedagang di pasar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zen-sei tersenyum simpul sambil berujar lirih, "Itulah jawaban atas  pertanyaanmu tadi sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya.&lt;br /&gt;Hanya 'para pedagang sayur, ikan dan daging di pasar' yang menilai  demikian. Namun tidak bagi 'pedagang emas' ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan  dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan  untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses. Kita tak bisa menilainya hanya  dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali  yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang  ternyata emas "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Salam Bahagia Untuk Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-574492377465822755?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/10/emas-dan-permata.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-8819248547557983245</guid><pubDate>Fri, 16 Oct 2009 01:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-16T09:47:02.575+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Andai Dia Kakak - Ku</title><description>Roy Angel adalah pendeta miskin yang memiliki kakak seorang millionaire. Pada tahun 1940, ketika bisnis minyak bumi sedang mengalami puncak, kakaknya menjual padang rumput di Texas pada waktu yang tepat dengan harga yang sangat tinggi. Seketika itu kakak Roy Angel menjadi kaya raya. Setelah itu kakak Roy Angel menanam saham pada perusahaan besar &amp;amp; memperoleh untung yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini dia tinggal di apartment mewah di New York dan memiliki kantor di Wallstreet. Seminggu sebelum Natal , kakaknya menghadiahi Roy Angel sebuah mobil baru yang mewah &amp;amp; mengkilap. Suatu pagi seorang anak gelandangan menatap mobilnya dengan penuh kekaguman.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Hai… nak” sapa Roy&lt;br /&gt;Anak itu melihat pada Roy dan bertanya “Apakah ini mobil Tuan?”&lt;br /&gt;“Ya,” jawab Roy singkat.&lt;br /&gt;“Berapa harganya Tuan?”&lt;br /&gt;“Sesungguhnya saya tidak tahu harganya berapa”.&lt;br /&gt;“Mengapa Tuan tidak tahu harganya, bukankan Tuan yang punya mobil ini?”&lt;br /&gt;Gelandangan kecil itu bertanya penuh heran.&lt;br /&gt;“Saya tidak tahu karena mobil ini hadiah dari kakak saya”&lt;br /&gt;Mendengar jawaban itu mata anak itu melebar dan bergumam,&lt;br /&gt;“Seandainya. …seandainya. …”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roy mengira ia tahu persis apa yang didambakan anak kecil itu. “Anak ini pasti berharap memiliki kakak yang sama seperti kakakku.” Ternyata Roy salah menduga, saat anak itu melanjutkan kata-katanya: “Seandainya. .. seandainya saya dapat menjadi kakak seperti itu….” Dengan masih terheran-heran Roy mengajak anak itu berkeliling dengan mobilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itu tak henti-henti memuji keindahan mobilnya. Sampai satu kali anak itu berkata,”Tuan bersediakah mampir ke rumah saya? Letaknya hanya beberapa blok dari sini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Roy mengira dia tahu apa yang ingin dilakukan anak ini. “Pasti anak ini ingin memperlihatkan pada teman-temannya bahwa ia telah naik mobil mewah.” pikir Roy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“OK, mengapa tidak”, kata Roy sambil menuju arah rumah anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di sudut jalan si anak gelandangan memohon pada Roy untuk berhenti sejenak, “Tuan, bersediakah Tuan menunggu sebentar? Saya akan segera kembali”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itu berlari menuju rumah gubuknya yang sudah reot. Setelah menunggu hampir sepuluh menit, Roy mulai penasaran apa yang dilakukan anak itu dan keluar dari mobilnya, menatap rumah reot itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu ia mendengar suara kaki yang perlahan-lahan. Beberapa saat kemudian anak gelandangan itu keluar sambil menggendong adiknya yang lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di dekat mobil anak gelandangan itu berkata pada adiknya: “Lihat… seperti yang kakak bilang padamu. Ini mobil terbaru. Kakak Tuan ini menghadiahkannya pada Tuan ini. Suatu saat nanti kakak akan membelikan mobil seperti ini untukmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena keinginan seorang anak gelandangan yang hendak menghadiahkan mobil mewah untuk adiknya yang membuat Roy tak dapat menahan haru pada saat itu juga, tetapi karena ketulusan kasih seorang kakak yang selalu ingin memberi yang terbaik bagi adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saya dapat menjadi kakak seperti itu. Kisah ini diambil dari sebuah kisah nyata yang ditulis dalam sebuah buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Diterjemahkan dari :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" class="fullpost" &gt;“ Stories for the family’s heart ” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-8819248547557983245?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/10/andai-dia-kakak-ku.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-3461863880352798750</guid><pubDate>Tue, 13 Oct 2009 03:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-15T09:28:18.196+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Dia Adik Ku</title><description>Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya! ” Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? … Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengarnya memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?” Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!” Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya, kkalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20 tahun. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, ” Ada seorang ppenduduk dusun menunggumu di luar sana !” Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu? ” Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.” Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20, Aku 23.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!” Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk&lt;br /&gt;membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. “Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya. “Tidak, tidak sakit.. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…” Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23, Aku berusia 26.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi. Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. “Pikirkan kakak ipar–ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?” Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?” Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, “Kakakku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, “Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.” Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;" class="fullpost"&gt;Diterjemahkan dari : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;" class="fullpost"&gt;“I cried for my brother six times”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-3461863880352798750?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/10/dia-adik-ku_13.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-7078385517760472062</guid><pubDate>Sat, 10 Oct 2009 02:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:49:01.912+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Hargai Dengan Baik</title><description>Apa yang kita perbuat kepada orang lain, barangkali akan cepat kita lupakan, tetapi tanpa kita sadari akan membekas dalam hati orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terjadi di penerbangan Trans-Atlantik pada 14 Oktober 1998. Seorang wanita duduk di sebelah seorang pria kulit hitam. Si wanita nampak gelisah, bertanya pada pramugari untuk mencarikan tempat duduk kosong lain, sebab dia tak ingin duduk di sebelah orang yang tak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pramugari mengatakan bahwa pesawat itu penuh, tapi ia akan mencoba memeriksa kalau-kalau ada tempat duduk kosong di kelas satu. Segenap penumpang lain yang memperhatikan kejadian itu merasa terkejut dan kesal. Bukan saja karena wanita itu bersikap kasar dan keterlaluan, tapi bahwa wanita itu kemungkinan bisa dipindahkan ke kelas satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang duduk di sebelah wanita itu merasa sangat tidak nyaman melihat semua kejadian itu, tapi cukup menguasai diri dan tidak bereaksi. Suasana di kabin pesawat terasa penuh ketegangan. Sementara wanita tadi tampak puas, karena merasa akan dipindahkan ke kabin kelas satu, menjauhi penumpang tak menyenangkan di sebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian pramugari tadi kembali dan memberitahu wanita tadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maaf, bu. Seluruh tempat duduk pada penerbangan ini betul-betul penuh. Untunglah saya menemukan satu tempat duduk dosong di kabin kelas satu. Tapi perlu sedikit waktu, sebab untuk membuat perubahan demikian saya harus mendapatkan ijin dari kapten pesawat. Beliau mengatakan bahwa kami tak seharusnya memaksa orang duduk di samping orang yang tak menyenangkan dan memerintahkan saya melakukan perubahan segera.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang lain tak percaya dengan apa yang mereka dengar dan wanita tadi dengan ekspresi kemenangan di wajahnya, bersiap-siap untuk bangun meninggalkan tempat duduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pramugari tadi berpaling kepada pria berkulit hitam di sebelah penumpang wanita tadi dan berkata: “Tuan… bersediakah anda direpotkan sejenak ikut saya pindah ke kabin kelas satu? Atas nama penerbangan ini, kapten mohon maaf telah memberikan tempat duduk di sebelah orang yang kurang menyenangkan. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seluruh penumpang di kabinpun bertepuk tangan. Mereka berdiri memberikan penghargaan akan solusi atas sikon demikian yang dilakukan awak kabin dengan sangat baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun itu, sang kapten dan pramugarinya menerima penghargaan atas tindakan mereka di penerbangan tersebut. Sehubungan dengan hal itu, pihak perusahaan menyadari mereka belum memprioritaskan pelatihan yang cukup terhadap para karyawannya. Perusahaan Penerbanganpun segera melakukan perubahan! Sejak peristiwa tadi, di semua kantor mereka dan dalam tampilan yang terlihat jelas oleh semua orang, terpampang tulisan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bisa melupakan apa yang anda ucapkan pada mereka.&lt;br /&gt;Orang bisa melupakan apa yang anda perbuat terhadap mereka.&lt;br /&gt;Tetapi mereka tak akan pernah melupakan kesan yang anda tinggalkan di hati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi benarlah apa yang pernah dikatakan orang bijak: “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.” Kalau kita ingin dihargai, maka hargailah orang lain. Kalau kita ingin dikasihi, kasihilah orang lain. Kalau kita ingin selalu menerima yang baik, maka perlakukanlah orang lain dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lain itu bisa berarti orang-orang di sekitar kita: Istri, Suami, Anak, Orang tua, Atasan, Bawahan, Relasi, atau bahkan seorang Office Boy dan pembantu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Ditulis Oleh Daniel Iswahyudi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-7078385517760472062?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/10/hargai-dengan-baik.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-516830593286748592</guid><pubDate>Sat, 03 Oct 2009 02:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:49:40.708+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Orang Bodoh VS Orang Pintar</title><description>Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis...&lt;br /&gt;Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.&lt;br /&gt;Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.&lt;br /&gt;Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya&lt;br /&gt;mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).&lt;br /&gt;oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya.&lt;br /&gt;Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.&lt;br /&gt;Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi&lt;br /&gt;staf-nya orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,&lt;br /&gt;dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.&lt;br /&gt;Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar ' meratap-ratap ' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.&lt;br /&gt;Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group). Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.&lt;br /&gt;Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.&lt;br /&gt;Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERTANYAAN :&lt;br /&gt;Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??&lt;br /&gt;Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???&lt;br /&gt;Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??&lt;br /&gt;Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN :&lt;br /&gt;Jangan lama-lama jadi orang pinter,&lt;br /&gt;lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.&lt;br /&gt;Kata kunci nya adalah ' resiko ' dan ' berusaha ' ,&lt;br /&gt;karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,&lt;br /&gt;selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.&lt;br /&gt;Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.&lt;br /&gt;Dan mengabdi pada orang bodoh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diamanakah posisi anda saat ini...&lt;br /&gt;Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.&lt;br /&gt;Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya, Lalu perhatikan apa yang terjadi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;By Mario Teguh&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-516830593286748592?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/10/orang-bodoh-vs-orang-pintar.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>12</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-5571749443717924903</guid><pubDate>Sat, 19 Sep 2009 15:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:50:14.486+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Renungan</category><title>Kenapa Harus Melihat Luarnya</title><description>Jessica Chandra adalah anggota baru di sanggar tari. Wanita mungil itu selalu terlihat lincah dan riang, gayanya luwes, senyumnya ramah. Tidak banyak yang mengetahui usianya sudah berkepala tiga, sepintas gayanya lebih mirip mahasiswi daripada seorang Ibu beranak satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Minggu lalu Jessica terlambat, dia tidak ingin kejadian itu terulang lagi. Setelah sepeda motor bututnya diparkirkan, dengan langkah tergesa-gesa Jessica langsung menuju meja resepsionis, masih seperti biasa, senyum lebar selalu menyungging di bibirnya, lalu dia menyodorkan kartu keanggotaan untuk diabsensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica baru menyadari air botol minum di kantong samping ranselnya kosong, ternyata dia lupa mengisi ulang botol minumnya karena tergesa-gesa. Jessica mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan, mencari air dispenser. Dalam benaknya, disanggar tari sebesar itu pasti ada air dispenser yang disediakan untuk para member.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan rasa sungkan dan ragu, Jessica bertanya kepada resepsionis apakah&lt;br /&gt;ia boleh meminta botol air minumnya diisi kembali. &lt;br /&gt;"Oh, boleh" jawab resepsionis.&lt;br /&gt;Dipanggillah seorang pelayan dapur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf, mbak. Saya lupa mengisi air minum, boleh tolong diisikan ?" Tanya Jessica&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica lalu memberikan botol minum berukuran 500 cc itu kepada pelayan&lt;br /&gt;dapur. Pelayan dapur agak ragu menerima botol minum tersebut. Dengan gelisah ia masih berdiri di sana, seakan-akan menunggu persetujuan dari seseorang. Jessica sedikit heran. Keengganan itu terlihat begitu jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datanglah seorang wanita paruh baya. Entah siapa dia, tapi Jessica sering melihatnya di kafe lantai bawah. Mungkin pemilik sanggar tebaknya. Jessica merasa tidak enak dengan tatapan tajam dari mata wanita itu. Pelayan dapur agak gugup menjelaskan maksudku kepada wanita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mbak ini minta air minum," kata pelayan kepada wanita tua.&lt;br /&gt;Wanita tua dengan sorot tidak bersahabat berkata :&lt;br /&gt;"Kenapa tidak beli saja air mineral, dek ? Kami ada menjualnya di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica menangkap pesan penolakan. Dia tau wanita itu enggan mengisikan air&lt;br /&gt;minumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, gak boleh ya. Kalo gitu gak papa kok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum Jessica sedikit agak dipaksa. Dia mengambil kembali botol minumnya dari tangan pelayan dapur dan segera bergegas melangkah ke lantai dua. Meski sedikit kecewa, Jessica menghibur diri bahwa dia tidak akan mati dehidrasi saat latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di lantai bawah, masih terdengar debat kecil antara wanita tua itu dengan resepsionis. Jessica tidak lagi memperdulikan. Dia hanya ingin latihan hari itu segera usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berikutnya, Jessica masih rutin mengikuti latihan seperti biasanya. Meski ada rasa tidak enak, Jessica tetap santun menundukkan kepalanya sambil tersenyum kepada wanita tua itu ketika menyapanya. Jessica sama sekali tidak pernah menceritakan kejadian itu pada siapapun. Yang pasti sejak itu, Jessica sangat memperhatikan botol air minumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore, Jessica tidak mengendarai sepeda motor bututnya. Suaminya berjanji akan menjemputnya. Hujan mengguyur deras sekali. Usai latihan, Jessica segera turun. Dia melihat hidangan mie goreng dan nasi goreng di meja. &lt;br /&gt;Malam itu adalah perayaan tahun pertama berdirinya sanggar tari. Wanita tua itu terlihat sibuk melayani para member lainnya. Mengajak mereka makan. Banyak yang menolak halus, mungkin takut gemuk, mungkin juga ingin segera pulang. Jessica pun menolak halus ketika ditawarkan. Makan terburu-buru bukan kebiasaannya. Lagipula, dia tidak ingin suaminya menunggu lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica mengecek HP-nya, ternyata sms dari suaminya mengabari terlambat menjemput. Jessica masih berdiri di luar dan menunggu di sana. Tiba-tiba wanita tua itu telah di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu lagi menunggu seseorang ?"&lt;br /&gt;"Iya. Suamiku"&lt;br /&gt;"Suami ? Saya pikir kamu masih mahasiswi."&lt;br /&gt;Jessica tertawa. "Aku sudah 35 tahun."&lt;br /&gt;"Menikah muda ya ?"&lt;br /&gt;"28".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jessica tidak tau pasti apakah umur segitu termasuk menikah muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukankah kamu yang biasanya mengendarai sepeda motor ?" tanya lagi&lt;br /&gt;wanita itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja mudah dikenali. Karena Jessica satu-satunya wanita yang&lt;br /&gt;mengendarai sepeda motor ke sanggar. Kebanyakan member yang lain&lt;br /&gt;mengendarai mobil, sebagian lagi didrop oleh supir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya. Hari ini dijemput suami, jadi aku gak bawa motor."&lt;br /&gt;"Oh, itu dia jemputanku" Jessica menunjuk pada sebuah mobil Mercedes&lt;br /&gt;hitam mengkilap seri terbaru yang berhenti pas di tempatnya menunggu.&lt;br /&gt;"Bukankah Itu mobil Bapak Ardiansyah ?" tanya wanita tua penuh rasa&lt;br /&gt;penasaran.&lt;br /&gt;"Iya, Ardiansyah adalah suamiku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu terkejut. Tatapannya masih tidak percaya ketika melihat Jessica melambaikan tangan dan menembus hujan masuk ke dalam mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil itu telah lama berlalu, tapi wanita tua masih berdiri sana, melongo. Ketika memori membawanya kembali pada kejadian air minum itu, rasa malu menghantam keras hatinya. Tiba-tiba dunia terasa gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Ardiansyah!, Dia adalah sponsor utama yang selalu mendukung kegiatan sanggar tarinya. "Oh, tidak ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, Kita sering menganggap diri kita adalah orang baik. Tapi ketika Kita dihadapkan pada bungkus luar dari apa yang mereka pakai, dari kendaraan yang digunakan, begitu gampangnya sikap hati kita berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila 'bungkus luar' itu bagus, kita cenderung 'mengangkat tinggi-tinggi' Orang tersebut. Sebaliknya bila 'bungkus luar' jelek, kita lalu menjengkalnya, menyepelekan mereka.. Senyum kita jadi palsu. Kebaikan hati kita jadi basa-basi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya di dalam hidup ini, kita juga tidak memandang 'bungkus luar' dari&lt;br /&gt;tiap-tiap orang yang kita kenal ataupun tidak…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-5571749443717924903?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/09/kenapa-harus-melihat-luarnya.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>6</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-2682137410316511947</guid><pubDate>Fri, 11 Sep 2009 15:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:50:53.709+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Blog</category><title>Buku Tamu Tersembunyi</title><description>Buku Tamu tersembunyi alias tidak terlihat merupakan trik yang sangat bermanfaat bagi peblogger, karena selain dapat menghemat tempat juga dapat menambah keindahan. Dan..... yang tidak kalah pentingnya dapat mengurangi beban blog dalam proses loading&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebenarnya tips ini bukan hanya buku tamu yang dapat anda tampilkan, tapi bisa berupa image atau widget lainnya. Silahkan anda pilih mana yang menurut anda paling sesuai untuk ditampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah yang dapat anda lakukan cukup mudah yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masuk ke Blogger dengan ID anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pilih Tata Letak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pilih Elemen Halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik Tambah Gadget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik tanda + pada HTML/JavaScript.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Copy kode dibawah ini kemudian paste pada kolom yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border: 1px solid rgb(102, 102, 102); padding: 10px; background: rgb(255, 255, 255) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;style type="text/css"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;#gb{&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;position:fixed;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;top:25px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;z-index:+1000;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;* html #gb{position:relative;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;.gbtab{&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;height:150px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;width:30px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;float:left;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;cursor:pointer;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;background:url('http://i629.photobucket.com/albums/uu13/akubsaputra/guestbook.png') no-repeat;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;.gbcontent{&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;float:left;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;border:2px solid #1300F2;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;background:#FFFFFF;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;padding:10px;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;/style&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;script type="text/javascript"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;function showHideGB(){&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;var gb = document.getElementById("gb");&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;var w = gb.offsetWidth;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;gb.opened ? moveGB(0, 30-w) : moveGB(20-w, 0);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;gb.opened = !gb.opened;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;function moveGB(x0, xf){&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;var gb = document.getElementById("gb");&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;var dx = Math.abs(x0-xf) &amp;gt; 10 ? 5 : 1;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;var dir = xf&amp;gt;x0 ? 1 : -1;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;var x = x0 + dx * dir;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;gb.style.right = x.toString() + "px";&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;if(x0!=xf){setTimeout("moveGB("+x+", "+xf+")", 10);}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;/script&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;div id="gb"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;div class="gbtab" onclick="showHideGB()"&amp;gt; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;div class="gbcontent"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;MASUKAN KODE BUKU TAMU/WIDGET DISINI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;div style="text-align:right"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;a href="javascript:showHideGB()"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;[close]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;script type="text/javascript"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;var gb = document.getElementById("gb");&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;gb.style.right = (30-gb.offsetWidth).toString() + "px";&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&amp;lt;/script&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Klik tombol Simpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lihat Pemapilan Blog anda sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Height:150px; merupakan tinggi dari widget, silahkan anda atur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Width:30px; merupkan lebar dari widget, silahkan anda atur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Border:2px solid #1300F2; merupakan ketebalan dan warna garis/border, silahkan anda ganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Background:#FFFFFF; merupakan latar belakang widget, silahkan anda ganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Background:url('http://i629.photobucket.com/albums/uu13/akubsaputra/guestbook.png') dapat anda ganti dengan image hasil kreasi anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. MASUKAN KODE BUKU TAMU/WIDGET DISINI merupakan tempat meletakan kode buku tamu maupun kode-kode lainnya yang ingin anda tampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. [close] dapat anda ganti dengan kata tutup atau kata apa saja yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selamat Mencoba dan Sukses Selalu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-2682137410316511947?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/09/buku-tamu-tersembunyi_11.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>16</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-5731249145677743779</guid><pubDate>Sun, 30 Aug 2009 01:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:51:34.820+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Blog</category><title>Menampilkan Top Comment</title><description>Top Comment merupakan informasi jumlah komentar terbanyak dari pengunjung yang mengisi kotak komentar pada blog anda. Berdasarkan informasi tersebut anda dapat membuat suatu penghargaan kepada pengunjung yang paling banyak menulis komentar atas artikel yang anda tampilkan atau hanya untuk mempercantik blog anda dan bisa juga untuk sekedar mengetahui siapa teman anda yang paling banyak mengomentari artikel anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Berikut cara menampilkan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Top Comment &lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Log In pada blog anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih pengaturan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tata letak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tambah Gadget.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;+ HTML/Java Script.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Copy Paste Script di bawah ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simpan dan lihat blog anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;script type="text/javascript"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;function pipeCallback(obj) {&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;document.write("&amp;lt;ol&amp;gt;");&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;var i;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;for (i = 0; i &amp;lt; obj.count ; i++)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;{&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;var href = "'" + obj.value.items[i].link + "'";&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;var item = "&amp;lt;li&amp;gt;" + "&amp;lt;a href=" + href + "&amp;gt;" + obj.value.items[i].title + "&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;/li&amp;gt;";&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;document.write(item);&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;document.write("&amp;lt;/ol&amp;gt;");&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;/script&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;script src="http://pipes.yahoo.com/pipes/pipe.run?_render=json&amp;amp;_callback=pipeCallback&amp;amp;_id=c92ac21897d8b56e61cfa85930dd89a1&amp;amp;filter=&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;nickname&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;amp;url=http%3A%2F%2F&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;namablog&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;.blogspot.com&amp;amp;num=&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;" type="text/javascript"&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode yang berwarna &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Merah&lt;/span&gt; dapat anda edit sesuai dengan keinginan anda.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Nickname, ganti dengan nama anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nama blog, ganti dengan nama blog anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;10 : ganti dengan jumlah komentator yang ingin ditampilkan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selamat mencoba dan semoga membantu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-5731249145677743779?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/08/menampilkan-top-comment.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>14</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-5162361157674232710</guid><pubDate>Sat, 29 Aug 2009 01:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:53:37.645+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Blog</category><title>Pengatur Halaman Blog Kembali Ke Atas</title><description>Tips kali ini membahas tentang sebuah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tombol/Widget&lt;/span&gt; yang apabila anda klik maka halaman postingan atau halaman paling bawah blog anda akan kembali ke bagian atas blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Cara menampilkannya sangat mudah.&lt;br /&gt;Ikuti cara di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Masuk ke Blogger.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih tata letak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih Edit HTML.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Copy kode dibawah ini&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;/span&gt;, kemudian paste tepat dibawah kode ini &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&amp;lt;/body&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;a href='#' style='display:scroll;position:fixed;bottom:10px;right:10px;' title='Back to Top'&amp;gt;&amp;lt;img src='&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;isi dengan alamat gambar/image pada tabel dibawah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;'/&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ganti tulisan yang berwarna &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Merah&lt;/span&gt; dengan alamat image dibawah ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik Simpan Template setelah selesai mengganti alamat gambar/image yang anda sukai.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;Gambar/Image beserta kode, silahkan anda pilih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/atasmerah.png" width="60" height="60" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/atasmerah.png&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/atashitam.png" width="60" height="60" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/atashitam.png&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/atashijau.png" width="60" height="60" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/atashijau.png&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/topbirumuda.png" width="60" height="60" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/topbirumuda.png&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/topbirutua.png" width="60" height="60" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/topbirutua.png&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/tophijau.png" width="60" height="60" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/tophijau.png&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img src="http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/topmerahmuda.png" width="60" height="60" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;http://i708.photobucket.com/albums/ww86/andiskapati/topmerahmuda.png&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Selamat mencoba dan semoga membantu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-5162361157674232710?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/08/pengatur-halaman-blog-kembali-ke-atas.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>3</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-2007522056758689932</guid><pubDate>Fri, 28 Aug 2009 02:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:54:02.821+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Curhat</category><title>Aku Dan Kakak Kandung-Ku</title><description>Ada lagi satu kisah yang menyerupai kisah &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://gustihana.blogspot.com/2009/06/aku-mencintai-kakak-kandung-ku.html"&gt;Donni dan Lisa&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://gustihana.blogspot.com/2009/06/aku-mencintai-kakak-kandung-ku.html"&gt;( Aku Mencintai Kakak Kandung-ku )&lt;/a&gt; yang pernah di muat dalam Blog ini. Kisah ini saya terima bukan dari email, melainkan dari seseorang yang mengomentari kisah &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://gustihana.blogspot.com/2009/06/aku-mencintai-kakak-kandung-ku.html"&gt;Donni dan Lisa&lt;/a&gt; pada tanggal 16 Agustus 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya sempat berfikir, apakah orang ini benar2 mengalami seperti apa yang ia tuliskan…?, atau hanya sekedar mencari perhatian…?, tapi itu semua tergantung saya dan anda yang menilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tidak ada salahnya kita membaca dan memberikan saran kepada sahabat kita ini…, meski kisah ini akan menimbulkan pertanyaan benar atau tidak adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membantu orang lain, apakah kita harus berpikiran negative duluan…???, kalaupun ia…, saya tidak akan pernah memuat artikel ini dalam Blog saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;a href="http://gustihana.blogspot.com/"&gt;Gusti and Hana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gustihana.blogspot.com/"&gt;=========================&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="awal"&gt;G&lt;/span&gt;w ngalamin hal yang sama…, gw punya cc yang 2 tahun lebih tua dari gw, kami sama2 punya penampilan menarik, kami tinggal di sebuah apartemen di jakarta karna ortu kerja di bandung dan yang sehari2 ngurusin masalah rumah itu cc gw, tiap hari kemana2 pasti bareng cc gw naik mobil, ntah ke Mall, Blanja atau ngapain pasti bareng cc gw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga agak penyendiri, tapi bukan pemurung, klo gw kata orang sih pengidap Sindrom Asperger, sulit buat komunikasi sama orang lain secara langsung, gw juga seorang Screenager, yang hampir selalu mandangin monitor tiap hari, gw hobi banget main game, karna gw gak punya teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw dekat banget sama cc gw, lama2 gw juga ada perasaan agak gimana gitu sama cc gw, tepatnya pas kls 2 SMA, gw cuman punya 4 orang teman terdekat di skull, 1 sahabat gw cowok dan 2 cowok lainnya teman akrab gw, trus yang 1 cewek sahabat gw juga tapi udah punya pacar. Entah knapa gw sulit banget buat komunikasi sama orang lain, satu2nya yang nyambung sama gw cuman cc gw seorang, namnya Grace dan gw sendiri Alex, kami begitu dekat, tapi gak smua orang tau sedekat apa gw sama cc gw, percaya gak percaya kami sering bercanda, tapi mungkin orang nganggep itu bukan bercanda lagi, ntah knapa gw itu ngliat cc gw itu sbagai satu2nya cewek yang paling menarik daripada teman2 gw…!!!!!, Ga tau knapa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu hari, pas itu mati lampu, ujan gledek yang bikin gw takut, trus gw pindah ke kamar cc gw, disana gw duduk dikasur sama cc gw, karna cc gw juga takut gledek, trus ada gledek gede banget yang bikin gw " nempel " sama cc gw, tangan gw gak sengaja kepepet sama itunya cc, karna kita waktu itu spontan nempel karna kaget sama gledek, cc gw meluk gw, tap kok gak dilepas2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw waktu itu langsung panas, gimana gak panas tangan gw nempel ke dada cewek…!!!, tapi itu punya cc gw sendiri!...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw pengen lepasin tangan gw, tapi disisi lain gw gak pengen lepas, gw bingung banget waktu itu, harusnya cc gw langsung nampar gw atau gimana kek, tapi kok tangannya tetep meluk gw erat, gw pun jujur juga ada prasaan enak juga waktu itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong jangan anggap saya gila…, saya melakukannya dengan tidak sengaja…, cuman mau share problem yang aneh ini aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semenjak itu kayaknya hubungan sedekat itu udah biasa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau minta solusi buat siapa aja yang bisa kasih solusi masalah saya…, apakah itu wajar atau nggak…?, karna percaya gak percaya hubungan saya sama cc saya sekarang lebih mirip hubungan pacaran daripada cc dan dd...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang salah dengan diri saya...?, atau cc saya…?.&lt;br /&gt;buat siapapun…, TOLONG…, saya gak tau apa yang saya alamin..., bener atau nggak saya gak tau…, Bukakan mata saya...!!! tolong…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tergantung Anda Menilainya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-2007522056758689932?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/08/aku-dan-kakak-kandung-ku_27.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>20</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-935707028097729998</guid><pubDate>Fri, 28 Aug 2009 01:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:54:29.409+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Blog</category><title>Berlangganan Via Email Subcribe</title><description>&lt;center&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;form action="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 3px; text-align: center;" target="popupwindow" method="post" onsubmit="window.open('http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=blogspot/Gvtv', 'popupwindow', 'scrollbars=yes,width=200,height=200');return true"&gt;&lt;p&gt;Enter your email address:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;input style="width: 140px;" name="email" type="text"&gt;&lt;/p&gt;&lt;input value="blogspot/Gvtv" name="uri" type="hidden"&gt;&lt;input value="en_US" name="loc" type="hidden"&gt;&lt;input value="Subscribe" type="submit"&gt;&lt;/form&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email Subcribe &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;( Berlangganan Via email )&lt;/span&gt; merupakan cara untuk memudahkan pengunjung agar mendapatkan artikel/postingan terbaru dari blog yang anda kelola. Pengunjung tinggal mendaftarkan emailnya pada blog anda, maka secara otomatis postingan baru anda akan terkirim ke semua email yang telah terdaftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk membuat widget &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berlangganan Email&lt;/span&gt;, terlebih dahulu anda harus memiliki acount pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Feedburner&lt;/span&gt;. Jika anda belum memiliki acount, lihat cara&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://www.blogger.com/%3Ca%20href=%22http://epg-studio.blogspot.com/2009/06/daftarkan-blog-anda-ke-feedburnercom.html%22%20target=%22_blank%22%3E"&gt;Mendaftar ke Feedburner&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda terdaftar dan memiliki acount dari Feedburner, sekarang ikuti langkah-langkah untuk menampilkan Email Subsribe (Berlangganan Via Email).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kunjungi situs &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://www.blogger.com/%3Ca%20href=%22http://www.feedburner.com/%22%20target=%22_blank%22%3E"&gt;http://www.feedburner.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sign terlebih dulu dengan ID anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik Blog anda yang telah didaftarkan untuk menuju halaman Analyze.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada halaman tersebut terdapat sederetan menu : Analyze Optimize, Publicize, Monetize, Troubleshootize. Pilih menu Publicize.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik Email Subscriptions.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Scroll ke bagian bawah, anda akan melihat dua kode HTML, copy yang atas dan simpan dulu di notepad.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masukan kedalam Blog anda dengan cara : Tata Letak, Elemen Halaman, Tambah Gadget, HTML/JavaSript, Paste pada kolom konten kode yang anda copy tadi, Klik tomblo simpan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lihat blog anda.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;Salam Sukses Untuk Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-935707028097729998?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/08/berlangganan-via-email-subcribe.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-548037326253218389</guid><pubDate>Wed, 26 Aug 2009 13:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:55:00.084+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Tips Blog</category><title>Menghilangkan Langgan : Entri/ Subsribe : To Post (atom)</title><description>Pada Blogspot banyak tampilan yang kadang-kadang tidak disukai kemunculannya. Seperti tampilan&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt; Langgan : Entri (atom)&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Subsribe : to post (atom)&lt;/span&gt; yang letaknya dibawah postingan. Sebenarnya penampilan itu memiliki fungsi tersendiri yaitu agar pengunjung bisa dengan mudah menemukan alamat &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Feed&lt;/span&gt; anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tetapi tulisan tersebut menjadi tidak penting lagi jika anda sudah menggunakan layanan  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Feed&lt;/span&gt; dari &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Feedburner&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda ingin menghilangkan tampilan tulisan itu...?.&lt;br /&gt;Coba cara ini :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sign ke Blogger.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih Tata Letak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih Edit HTML.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Back up template dulu, untuk menjaga jika terjadi kegagalan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beri tanda centang pada Expand Widget Template.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari kode seperti dibawah ini :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;div class='feed-links'&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;data:feedLinksMsg/&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;b:loop values='data:links' var='f'&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;a class='feed-link' expr:href='data:f.url' expr:type='data:f.mimeType' target='_blank'&amp;gt;&amp;lt;data:f.name/&amp;gt; (&amp;lt;data:f.feedType/&amp;gt;)&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;/b:loop&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hapus/delete kode diatas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik tombol Simpan Template.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lihat Blog anda sekarang&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" class="fullpost" &gt;Selamat mencoba dan semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-548037326253218389?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/08/menghilangkan-langgan-entri-subsribe-to.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-8163182296672930049</guid><pubDate>Thu, 20 Aug 2009 01:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:55:29.537+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Award</category><title>Award Ke 20</title><description>&lt;center&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_HuT35kB-0ro/SoVs1GuyOVI/AAAAAAAAAEk/BzxQEo8rdRw/International_Community_thumb.png?imgmax=800" height="200" width="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="awal"&gt;I&lt;/span&gt;ni dia Award yang penuh berjuta makna, Award Internasional Blogger Community dari Blog &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://vickylawrenz.blogspot.com/2009/08/my-first-award-yiiihaaa.html"&gt;The Lawrenz&lt;/a&gt;. Award yang penuh makna ini kebetulan berada di posisi 20 koleksi Award &lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://gustihana.blogspot.com/"&gt;my life and my love&lt;/a&gt;, sungguh bangga menerimanya dan suatu kehormatan bisa memajang Award ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Thanks for the Award from " &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://vickylawrenz.blogspot.com/2009/08/my-first-award-yiiihaaa.html"&gt;The Lawrenz&lt;/a&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);" href="http://vickylawrenz.blogspot.com/2009/08/my-first-award-yiiihaaa.html"&gt; &lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;" , i'm so realy2 happy friend. Good luck always be with you&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Salam, Gusti &amp;amp; Han&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-8163182296672930049?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/08/award-ke-20.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><media:thumbnail url="http://lh4.ggpht.com/_HuT35kB-0ro/SoVs1GuyOVI/AAAAAAAAAEk/BzxQEo8rdRw/s72-c/International_Community_thumb.png?imgmax=800" height="72" width="72" /><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5458027907896683024.post-3597508359066358025</guid><pubDate>Wed, 19 Aug 2009 01:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-10-13T12:55:58.352+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Award</category><title>Award Ke 19</title><description>&lt;center&gt;&lt;img src="http://i284.photobucket.com/albums/ll20/ria_adria/BestFollower.jpg" height="200" width="200" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="awal"&gt;S&lt;/span&gt;atu lagi Award dari sobat &lt;a href="http://riaadria.blogspot.com/2009/08/corat-coret-awards.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Corat - coret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sobat yang satu ini tidak pernah henti2nya menjaga tali silahturami antar sesama Blogger. Baru saja mendapatkan Award darinya, sekarang saya mendapatkan lagi sebuah Award khusus darinya, yang bertema &lt;a href="http://riaadria.blogspot.com/2009/08/corat-coret-awards.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Corat - coret Best Follower&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih banyak sobat Ria pemilik Blog &lt;a href="http://riaadria.blogspot.com/2009/08/corat-coret-awards.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Corat - coret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sehat selalu dan sukses selalu untuk anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Salam, Gusti &amp;amp; Hana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5458027907896683024-3597508359066358025?l=gustihana.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://gustihana.blogspot.com/2009/08/award-ke-19.html</link><author>noreply@blogger.com (gustihana)</author><thr:total>1</thr:total></item><language>en-us</language><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

