<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" gd:etag="W/&quot;DkYAQ3k9fip7ImA9WhRaE0Q.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442</id><updated>2012-02-16T19:09:02.766+07:00</updated><category term="Peraturan" /><category term="Islam" /><category term="Kesehatan" /><category term="Sejarah" /><category term="Seks" /><category term="Biologi" /><category term="Teknologi" /><category term="Pornografi" /><category term="Lingkungan" /><category term="Keluarga" /><category term="Iklan" /><category term="Penelitian" /><category term="Pendidikan" /><category term="Mitos" /><category term="Agama" /><category term="Perayaan" /><category term="Gaya Hidup" /><category term="Perempuan" /><category term="Zat Kimia" /><title>blog</title><subtitle type="html">selamat datang diblog monk</subtitle><link rel="http://schemas.google.com/g/2005#feed" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/posts/default" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><generator version="7.00" uri="http://www.blogger.com">Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/atom+xml" href="http://feeds.feedburner.com/blog_monk" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="blog_monk" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">blog_monk</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><entry gd:etag="W/&quot;D04CSXs5eip7ImA9WxJQEU8.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-8207970770174795067</id><published>2009-05-24T07:43:00.001+07:00</published><updated>2009-05-24T07:46:08.522+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-24T07:46:08.522+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Agama" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pornografi" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penelitian" /><title>Pengaruh Pornografi Terhadap Otak</title><content type="html">Paparan materi pornografi secara terus-menerus dapat menyebabkan kecanduan (adiksi) yang pada akhirnya mengakibatkan jaringan otak mengecil dan fungsinya terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam seminar mengenai dampak pornografi terhadap kerusakan otak di Jakarta, ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton Jr, MD mengatakan bahwa adiksi mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusutan jaringan otak yang memproduksi dopamine (bahan kimia pemicu rasa senang) itu, menurut dia, menyebabkan kekacauan kerja neurotransmiter yakni zat kimia otak yang berfungsi sebagai pengirim pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neorotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini yang membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya," kata Hilton serta menambahkan adiksi pornografi juga menimbulkan gangguan memori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi tersebut, ia menjelaskan, tidak terjadi secara cepat dalam waktu singkat namun melalui beberapa tahap yakni kecanduan yang ditandai dengan tindakan impulsif, ekskalasi kecanduan, desensitisasi dan akhirnya penurunan perilaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pornografi dapat merusak sel-sel otak, akibatnya perilaku dan kemampuan intelegensia akan mengalami gangguan," tambah Kepala Pusat Pemeliharaan, Peningkatan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan H. Jofizal Jannis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, penurunan intelegensia secara langsung dan tidak langsung akan menurunkan produktivitas dan menurunkan indeks pembangunan sumber daya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hilton, kerusakan otak akibat kecanduan pornografi adalah yang paling berat, lebih berat dari kecanduan kokain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kata dia, kini ada harapan kerusakan otak itu bisa dipulihkan hingga mendekati normal dengan berbagai metode penyembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi yang dapat digunakan untuk memulihkan kerusakan otak akibat kecanduan, menurut dia, antara lain pemberian motivasi pribadi untuk memacu semangat penderita guna melepaskan diri dari kecanduan, dan penciptaan lingkungan yang aman bagi pecandu dengan menurunkan secara drastis aksesnya terhadap pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ia menambahkan, pembentukan kelompok pendukung dengan konselor dan terapis serta terapi peningkatan spiritualitas dampaknya juga sangat bermakna dalam upaya pemulihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penelitian menunjukkan spiritualitas agama apapun, akan mempercepat proses pemulihan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://kapanlagi.com/&lt;br /&gt;&lt;a href="http://upload.kapanlagi.com/h/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9-t.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-8207970770174795067?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ObNDZPeD3mficQTDJqsP9Ohc0Gg/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ObNDZPeD3mficQTDJqsP9Ohc0Gg/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ObNDZPeD3mficQTDJqsP9Ohc0Gg/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ObNDZPeD3mficQTDJqsP9Ohc0Gg/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/8207970770174795067/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/05/pengaruh-pornografi-terhadap-otak.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/8207970770174795067?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/8207970770174795067?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/05/pengaruh-pornografi-terhadap-otak.html" title="Pengaruh Pornografi Terhadap Otak" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;C08EQn86cCp7ImA9WxJSF0g.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-1877158233401848455</id><published>2009-05-08T09:57:00.005+07:00</published><updated>2009-05-08T10:03:23.118+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-08T10:03:23.118+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Keluarga" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pendidikan" /><title>Perkembangan Rokok Di Indonesia</title><content type="html">&lt;b&gt;INDONESIA KONSUMEN ROKOK LIMA BESAR DUNIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Survey WHO menemukan lima juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit degeneratif akibat rokok, seperti kangker paru dan jantung koroner, di indonesia sendiri, survei demografi Universitas Indonesia mencatat 427.948 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang dipicu konsumsi rokok. Problem kesehatan ini nantinya akan juga akan terjadi pada anak Indonesia korban perokok pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya angka itu tak lepas dari tingginya konsumsi rokok di republik ini. dalam daftar negara konsumen rokok terbesar 2002, indonesia berada pada posisi kelima dunia dengan konsumsi 208 miliar batang per tahun. indonesia hanya kalah dari negara-negara kaya seperti tiongkok yang melahap 1.634 triliun batang, amerika dengan 451 miliar batang, jepang dengan 328 miliar batang, dan rusia 258 miliar batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tingkat konsumsi tersebut, tak heran bila 69% pria di indonesia adalah perokok aktif, angkat itu tertinggi di asia, seperti tiongkok yang 53,4%, india 29,4% dan thailand 39,3%. tingginya konsumsi rokok suatu negara berbanding lurus dengan tingkat kematian warganya. ini tak lain karena dalam sebatang rokok ditemukan lebih dari 4 ribu kimia berbahaya dan 43 zat pemicu kanker. dalam sebatang rokok sepanjang telunjuk itu!. hampir separonya berisi zat beracun seperti hidrokarbon, karbon monoksida, logam berat, tar, dan nikotin yang memicu kecanduan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;43% ANAK INDONESIA MENJADI PEROKOK PASIF&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang mengkhawatirkan adanya sinyalemen yang diungkapkan menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono. Bahwa 43 persen anak-anak di Indonesia merupakan perokok pasif. Temuan yang menyesakkan ini disampaikan dalam pidato sambutannya di acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Istana Negara Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah provinsi DKI Jakarta sudah mengeluarkan Perda DKI Jakarta No. 75 Thn 2005 tentang Kawasan Dilarang Merokok atau larangan merokok di tempat umum. Tetapi seperti biasa pemerintah adalah sebuah macan ompong. Sangat perkasa dalam menciptakan aturan dan hukum tetapi terlalu loyo dalam penegakkan hukumnya. Sehingga banyak pelanggaran di depan mata yang dilakukan perokok di tempat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survey sederhana telah dilakukan pada hari Sabtu tanggal 18 Oktober 2008, pukul 18.00 di food court mall Ambassador Jakarta Pusat di lantai 4. Dalam lokasi tempat AC tertutup didapatkan jumlah sekitar 110 orang di blok food court tersebut, terdapat 25 perokok di antaranya 20 perokok laki-laki, 5 perokok perempuan. Di antara 110 orang yang ada di daerah tersebut terdapat 5 wanita hamil tua, 3 bayi dan 42 anak balita. Dari 25 perokok itu, terdapat 10 perokok yang didampingi anaknya, bahkan 1 perokok didampingi istrinya yang sedang hamil. Sayangnya saat itu ibu dengan kehamilan muda tidak bisa disurvey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survey sederhana itu menunjukkan bahwa dari 85 perokok pasif itu separuhnya adalah anak balita dan wanita hamil. Kaum anak tak berdaya itu ternyata tidak terlindungi dari jahatnya asap rokok oleh negara, pemerintah daerah, orang disekitarnya bahkan oleh suami dan orangtuanya yang mendampinginya. Penelitian pendahuluan tersebut diperlukan penelitian lanjutan untuk menilai sejauh mana keadaan pelanggaran area merokok di Jakarta dan dampaknya bagi perokok pasif khususnya anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak adalah nyawa yang tak berdaya. Tak berdaya untuk menghindar dari ancaman kesehatan yang tidak disadari menguntitnya setiap saat. Hanya karena kebodohan orang dewasa, terjadi penelantaran hak anak secara tersembunyi. Bila temuan ini tidak dicermati, banyak nyawa manusia Indonesia 20-40 tahun lagi yang akan berpenyakit dan meninggal hanya karena menjadi perokok pasif. Bila Kaum perokok yang egois dan tidak bermoral itu terus merokok di sekitar bayi dan anak, maka tidak bisa dibayangkan lagi bagaimana kulitas hidup anak Indonesia sebagai generasi penerus bila setiap hari harus terpapar asap rokok. Tumbuh dan berkembangnya anak yang terpapar rokok akan berbeda dengan yang tidak terpapar. Karena berbagai masalah kesehatan pasti akan timbul bila hal itu terus terjadi. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://upload.kapanlagi.com/h/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9-t.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-1877158233401848455?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EpunR2hK4rIjk1z7djHIWj3JY2U/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EpunR2hK4rIjk1z7djHIWj3JY2U/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EpunR2hK4rIjk1z7djHIWj3JY2U/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/EpunR2hK4rIjk1z7djHIWj3JY2U/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/1877158233401848455/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/05/perkembangan-rokok-di-indonesia.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/1877158233401848455?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/1877158233401848455?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/05/perkembangan-rokok-di-indonesia.html" title="Perkembangan Rokok Di Indonesia" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DUUCSHYzeCp7ImA9WxVbFkw.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-6453420599654600527</id><published>2009-04-02T03:08:00.002+07:00</published><updated>2009-04-02T03:21:09.880+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-04-02T03:21:09.880+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Islam" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perayaan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah" /><title>April MOP</title><content type="html">Apakah anda tahu tentang april mop ? ya, memang sebagian orang tahu apa itu april mop dan mungkin juga sebagian tidak mengetahui mengenai april mop itu, berikut adalah cuplikan aprilmop yang saya ambil dari &lt;a href="http://www.antara.co.id/"&gt;antara&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.voanews.com"&gt;voanews&lt;/a&gt;. Tanggal 1 April dikenal sebagai April Fools Day yang di Indonesia akrab sebagai April Mop. Bagaimana sejarahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda dengar teriakan ini pada tanggal 1 April, berarti ada satu orang lagi tertipu! Pada hari ini orang percaya bahwa sah-sah saja membohongi orang lain. Misalnya menelpon orang untuk datang kerja padahal itu hari liburnya atau menukar isi tempat gula dengan garam atau memajukan jam seseorang sehingga ia hadir di suatu acara lebih awal dan masih banyak lelucon klasik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak website yang menawarkan cara-cara membohongi korban anda pada hari ini, Anda bisa klik, antara lain april1st.net, computer pranks.com. dan thefreesite.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media massa juga sering ikut memainkan lelucon pada hari yang oleh beberapa kalangan dianggap wajib untuk berbohong. Menurut snopes2.com, Lelucon sukses berhasil disebarkan sebuah stasiun radio di Canada, yang menyiarkan bahwa the Royal Canadian Mint, mencetak koin dua dolaran yang terbuat dari emas murni. Hebohlah pendengar mencarinya dalam kumpulan receh mereka. Sampai tangan pegel juga ngga bakal ketemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelakar yang sukses disiarkan media adalah yang pernah dilansir Panorama, acara TV BBC Inggris di tahun 1957. Penyiarnya mengatakan musim semi datang lebih awal tahun ini, dengan demikian panen spaghetti atau mi Itali itupun siap lebih awal. Laporan ini disertai video yang menggambarkan wanita petani yang sedang memanen spaghetti dari pohon. Tak lama setelah ditayangkan, BBC kebanjiran telepon yang menanyakan di mana persisnya acara panen itu dan dimana mereka bisa membeli pohon spaghetti! Heh…what next? Pohon nasi goreng?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari April Fools diduga mulai diperingati pada abad ke 16 di Perancis,. Menurut keterangan pada website USIS dulu awal tahun baru itu jatuh pada tgl 1 April. Cara merayakannya mirip dengan sekarang, dengan pesta, dansa dansi hingga pagi. Kemudian th 1562, Paus Gregory memperkenalkan kalender baru yang tahunnya diawali bulan Januari. Tetapi ada beberapa kalangan yang belum dengar atau tidak percaya adanya perubahan ini. Jadi mereka terus memperingati tahun baru pada tanggal 1 April. Orang2 inilah yang disebut April Fools atau secara harafiah berarti orang2 yang tertipu di bulan April.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori lain yang dimuat The Washington Post mengatakan tradisi ini dimulai pada jaman Romawi kuno, saat orang merayakan festival Ceres awal April. Ceres adalah dewi panen yang putrinya diculik Pluto, dewa dunia gaib. Ceres diceritakan mengikuti gema suara teriakan anaknya, hal yang mustahil, sebab gema sangat sulit dicari sumber asalnya. Sehingga Ceres dikatakan melaksanakan “a fools errand” atau tugas orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan membohongi teman dan anggota keluarga ini, diduga menyebar dari Perancis, ke Inggris dan Skotlandia, lalu ke Amerika waktu terjadi emigrasi orang Eropa ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Perancis ,disebut Poisson d’avril atau ikan April. Mereka percaya ikan kecil itu gampang tertangkap atau tertipu.Di Skotlandia istilahnya April gowk, yang berarti burung tekukur yang disana melambangkan kepolosan. Di sana, April Fools Day malah diperingati selama dua hari. Hari kedua khusus untuk meledek anggota badan dan disebut Taily Day. Oke2 aja kalau anda menempel tulisan “Kick Me” pada bokong teman anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi di Inggris, kalau anda tertipu and disebut April noddie. Di Indonesia sendiri populer dengan nama April Mop. Dalam bahasa Belanda mop berarti kelakar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UMAT Islam sangat tak pantas merayakan “April Mop” atau “The April Fool Day”, karena kebiasaan itu merupakan peringatan peristiwa pembantaian umat Islam di Spanyol pada 1 April 1487 Masehi.&lt;br /&gt;Umat Islam banyak yang “latah” dan merayakan April Mop tanpa mengetahui dasar dan asal muasal peristiwa tersebut, kata cendikiawan Muslim, Ir. H. Asmara Dharma, dalam tulisannya yang diterima ANTARA di Medan, Minggu.&lt;br /&gt;Dijelaskannya, perayaan April Mop itu diawali peristiwa penyerangan besar-besaran oleh tentara Salib terhadap negara Spanyol yang ketika itu di bawah kekuasaan kekhalifahan Islam pada Maret 1487 Masehi.&lt;br /&gt;Kota-kota Islam di Spanyol, seperti Zaragoza dan Leon di wilayah Utara, Vigo dan Forto di wilayah Timur, Valencia di wilayah Barat, Lisabon dan Cordoba di Selatan serta Madrid di pusat kota dan Granada sebagai kota pelabuhan berhasil dikuasai tentara Salib.&lt;br /&gt;Umat Islam yang tersisa dari peperangan itu dijanjikan kebebasan jika meninggalkan Spanyol dengan kapal yang disiapkan di pelabuhan Granada. Tentara Salib itu menjanjikan keselamatan dan memperbolehkan ummat Islam menaiki kapal jika mereka meninggalkan Spanyol dan persenjataan mereka.&lt;br /&gt;Namun ketika ribuan umat Islam sudah berkumpul di pelabuhan, kapal yang tadinya sandar di pelabuhan langsung dibakar dan kaum Muslimin dibantai dengan kejam sehingga air laut menjadi merah karena darah.&lt;br /&gt;Peristiwa pembantaian dan pengingkaran janji itu terjadi pada 1 April 1487 Masehi dan dikenang sebagai “The April Fool Day”.&lt;br /&gt;Selanjutnya, kata Dharma, peristiwa “The April Fool Day” itu dipopulerkan menjadi April Mop dengan “ritual” boleh mengerjai, menipu dan menjahili orang lain pada tanggal itu, tetapi bernuansa gembira.&lt;br /&gt;“Ritual tersebut disyaratkan dengan tidak bolehnya orang yang ditipu dan dijahili itu marah dan membalas,” katanya.&lt;br /&gt;Salah seorang remaja Muslim, Julia Putri, mengaku tidak mengetahui sejarah April Mop, meski sering melakukannya ketika masih di bangku sekolah.&lt;br /&gt;Namun Julia mengaku terkejut jika perayaan April Mop terkait dengan peristiwa pembantaian umat Islam di Spanyol.&lt;br /&gt;Sementara itu, Rita Sahara, remaja Medan lainnya, juga menyatakan tidak mengetahui sejarah awal perayaan April Mop.&lt;br /&gt;Dia menyatakan hanya mengetahui April Mop berkaitan dengan praktek menjahili, menyampaikan informasi bohong dan mengolok-olok orang lain dengan membuat kejutan.&lt;br /&gt;Setelah mengetahui sejarah April Mop itu, ia mengimbau umat Islam, khususnya kaum remaja, tidak perlu merayakan April Mop karena sama artinya merayakan pembantaian umat Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from http://www.voanews.com/indonesian/archive/2002-04/a-2002-04-08-9-1.cfm and http://www.antara.co.id/arc/2008/3/30/umat-islam-tak-pantas-rayakan-april-mop/&lt;br /&gt;&lt;a href="http://upload.kapanlagi.com/h/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9-t.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-6453420599654600527?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LfQMsagU2jXYJiPkag-GQMVcXcw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LfQMsagU2jXYJiPkag-GQMVcXcw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LfQMsagU2jXYJiPkag-GQMVcXcw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/LfQMsagU2jXYJiPkag-GQMVcXcw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/6453420599654600527/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/04/april-mop.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/6453420599654600527?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/6453420599654600527?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/04/april-mop.html" title="April MOP" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;A0QHSHw4eyp7ImA9WxVbEEQ.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-3628550723878874872</id><published>2009-03-27T03:23:00.002+07:00</published><updated>2009-03-27T03:28:59.233+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-27T03:28:59.233+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Peraturan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Keluarga" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pendidikan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Seks" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gaya Hidup" /><title>93,7 Persen Anak Indonesia Pernah Ciuman, Petting, dan Oral Sex</title><content type="html">Apabila anda membaca koran Kompas pada Senin, 2 Maret 2009, maka terdapat berita ini, berita yang sempat membuat saya tercengang, berikut kutipan berita itu. Banyak sekali orangtua sekarang terperangkap dalam ketidaktahuan dan tidak tahu harus berbuat apa menghadapi maraknya peredaran materi pornografi, baik dalam bentuk keping cakram, video games, maupun komik. Padahal, anak-anak makin rentan terpapar materi pornografi yang pada akhirnya bisa menimbulkan kecanduan seks dan merusak otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Ketua Pelaksana Yayasan Kita dan Buah Hati Elly Risman dalam seminar bertema "Memahami Dahsyatnya Kerusakan Otak Anak akibat Kecanduan Pornografi dan Narkoba dari Tinjauan Kesehatan Intelegensia", Senin (2/3), di auditorium Departemen Kesehatan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak orangtua tidak tahu harus berbuat apa ketika anaknya mogok sekolah, mulai kelas lima sekolah dasar sampai sekolah menengah atas karena main games tak henti-hentinya," kata Elly Risman. Hampir tiap hari ada saja berita tentang anak dan remaja berbuat mesum dan foto bugil yang ditayangkan, baik di televisi, maupun dinikmati rekan sebaya mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Pertemuan Konselor Remaja Yayasan Kita dan Buah Hati dengan 1.625 siswa kelas IV-VI sekolah dasar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi tahun 2008 terungkap, 66 persen dari mereka telah menyaksikan materi pornografi lewat berbagai media. Sebanyak 24 persen di antaranya lewat komik, 18 persen melalui games, 16 persen lewat situs porno, 14 persen melalui film, dan sisanya melalui VCD dan DVD, telepon seluler, majalah, dan koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka umumnya menyaksikan materi pornografi itu karena iseng (27 persen), terbawa teman (10 persen), dan takut dibilang kuper (4 persen). Ternyata anak-anak itu melihat materi pornografi di rumah atau kamar pribadi (36 persen), rumah teman (12 persen), warung internet (18 persen), dan rental (3 persen). "Kalau kita jumlahkan, yang melihat di kamar pribadi dan di rumah teman, berarti satu dari dua anak melihatnya di rumah sendiri," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun hasil survei yang dilakukan Komisi Nasional Perlindungan Anak terhadap 4.500 remaja di 12 kota besar di Indonesia tahun 2007 menunjukkan, sebanyak 97 persen dari responden pernah menonton film porno, sebanyak 93,7 persen pernah ciuman, petting, dan oral sex, serta 62,7 persen remaja yang duduk di bangku sekolah menengah pertama pernah berhubungan intim, dan 21,2 persen siswi sekolah menengah umum pernah menggugurkan kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini terjadi karena mereka sudah terpapar pada pornografi sejak belia. Hal itu dikatakan Elly. Dari pertemuan Yayasan Kita dan Buah Hati dengan puluhan ribu orangtua di 28 provinsi ketika seminar, pihaknya menemukan rata-rata hanya 10 persen dari para orangtua yang bisa menggunakan peralatan atau permainan canggih yang mereka belikan untuk anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, belakangan ini banyak situs internet dengan nama yang tidak terkait dengan materi seks ternyata mengandung materi pornografi. Beberapa dari situs itu bahkan menggunakan nama tokoh kartun yang digemari anak-anak seperti Naruto, serta memakai istilah nama hewan seperti lalat atau nyamuk yang biasanya dibuka anak-anak itu ketika mengerjakan tugas sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka umumnya tidak tahu dampak negatif  video terhadap kerusakan otak anak. "Kita berada dalam kultur abai pada anak sendiri. Di sisi lain, kita semua belum menganggap bencana pornografi itu sama pentingnya dengan masalah flu burung, HIV/AIDS, narkoba, dan penyakit-penyakit menular lainnya," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, ia mengajak agar para orangtua, baik ayah maupun ibu, lebih terlibat dalam pengasuhan anak-anak mereka sejak belia. Kurangnya peran ayah dalam pengasuhan anak pada usia dini, khususnya pada anak lelaki, mengakibatkan terputusnya jembatan komunikasi antara orangtua dan anak. Hal ini membuat banyak anak memilih mencari informasi dari luar rumah yang bisa jadi malah menjerumuskan mereka dalam dunia pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran materi pornografi, "Antara lain dengan membatasi atau memblokir situs-situs internet pornografi, menerapkan regulasi yang ketat terhadap video games, terutama yang mengandung materi tidak edukatif atau berbau pornografi," kata Elly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari majalah Kompas Senin, 2 Maret 2009.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://upload.kapanlagi.com/h/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9-t.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-3628550723878874872?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PfeOzzh5euHkjb6v2iCjja54Cm0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PfeOzzh5euHkjb6v2iCjja54Cm0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PfeOzzh5euHkjb6v2iCjja54Cm0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/PfeOzzh5euHkjb6v2iCjja54Cm0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/3628550723878874872/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/03/937-persen-anak-indonesia-pernah-ciuman.html#comment-form" title="1 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/3628550723878874872?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/3628550723878874872?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/03/937-persen-anak-indonesia-pernah-ciuman.html" title="93,7 Persen Anak Indonesia Pernah Ciuman, Petting, dan Oral Sex" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DU4CQ3g9eyp7ImA9WxVUFU0.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-5055403483062773134</id><published>2009-03-20T01:22:00.005+07:00</published><updated>2009-03-20T07:12:42.663+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-20T07:12:42.663+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Peraturan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biologi" /><title>Kecanduan Rokok Dipicu Oleh Faktor Gen</title><content type="html">&lt;b&gt;MASIH&lt;/b&gt; ingatkah Anda dengan pengalaman pertama merasakan sebatang rokok? Menghisap tembakau bagi kebayakan orang akan membuat mereka mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan seperti mual-mual, sesak nafas, batuk dan sinyal lain dari otak yang menyatakan penolakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagi sebagian orang, pengalaman itu bisa dirasakan berbeda dan justru akan membawa gelombang kenikmatan. Bila Anda termasuk orang-orang yang berada dalam kelompok ini, bisa jadi Anda memiliki jenis atau tipe gen tertentu yang memicu efek kecanduan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil riset para ahli yang dimuat jurnal Addiction, gen ini bukan hanya meningkatkan risiko mengalami kecanduan, tapi juga terlibat dalam perkembangan kanker paru-paru. "Jika anda memiliki varian ini, Anda akan menyukai pengalaman paling awal dengan rokok," ungkap Ovide Pomerleau, pemimpin riset dari University of Michigan Medical School seperti dikutip Xinhuanet.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Pomerleau menyatakan, temuan tersebut menunjukkan bahwa bagi sebagian orang, merokok sekalipun hanya satu batang adalah suatu gagasan buruk. Namun sesungguhnya ini juga bisa jadi seperti perangkap."Apa yang tak mereka sadari ialah jika mereka memiliki jenis susunan gen ini dan mereka berada di jalur menuju ketergantungan," katanya. Dan hal ini akan meningkatkan resiko terserang penyakit kanker paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang digagas Pomerleau adalah bagian dari fakta meningkatnya pemahaman mengenai faktor genetik yang berperan terhadap kecanduan nikotin dan kanker paru-paru.   Beberapa ilmuwan juga melaporkan awal pekan ini bahwa perokok yang memiliki perubahan tertentu dalam tiga gen reseptor nikotin --yang mengendalikan masuknya nikotin ke dalam sel-sel otak- lebih besar kemungkinannya terserang kanker paru-paru dibandingkan dengan perokok lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekan ini, peneliti Kanada mengatakan bahwa dengan memanipulasi reseptor zat kimia dopamin, mereka dapat mengendalikan keinginan tikus menggunakan nikotin. Di dalam lab, peneliti mampu merekayasa tikus mana yang menikmati paparan pertama terhadap nikotin dan tikus mana yang  menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pomerleau mengatakan riset tersebut mungkin dapat menjadi pintu gerbang bagi ditemukannya terapi baru bagi pecandu nikotin dan percobaan untuk menilai risiko kecanduan nikotin. Rokok mengakibatkan sembilan dari 10 kasus kanker paru-paru, penyebab utama kematian akibat kanker pada pria di seluruh dunia dan penyebab utama kedua kematian pada perempuan.&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;a href="http://upload.kapanlagi.com/h/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20090319135820_ttd_49c1ed0c00de9-t.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-5055403483062773134?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FwkgiFMfAPCfCZ1RZzv9uksFi6s/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FwkgiFMfAPCfCZ1RZzv9uksFi6s/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FwkgiFMfAPCfCZ1RZzv9uksFi6s/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/FwkgiFMfAPCfCZ1RZzv9uksFi6s/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/5055403483062773134/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/03/kecanduan-rokok-dipicu-oleh-faktor-gen.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/5055403483062773134?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/5055403483062773134?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2009/03/kecanduan-rokok-dipicu-oleh-faktor-gen.html" title="Kecanduan Rokok Dipicu Oleh Faktor Gen" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUDQHo-fSp7ImA9WxVUFEk.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-6578999473790671387</id><published>2008-12-21T13:45:00.004+07:00</published><updated>2009-03-19T14:04:31.455+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-19T14:04:31.455+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zat Kimia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Nikotin</title><content type="html">Nikotin adalah zat alkaloid yang ada secara natural di tanaman tembakau dan merupakan konstituen asap tembakau. Nikotin juga didapati pada tanaman-tanaman lain dari famili biologis Solanacea seperti tomat, kentang, terong dan merica hijau pada level yang sangat kecil dibanding pada tembakau. Zat alkaloid telah diketahui memiliki sifat farmakologi, seperti efek stimulan dari kafein yang meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Penambahan konsentrasi dan pengurangan stres adalah efek paling umum dari merokok yang dilaporkan banyak perokok. Efek dari nikotin itulah yang dipercayai sebagai penyebab kecanduan rokok yang mempengaruhi sistem pusat saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikotin yang terkandung di dalam asap rokok antara 0.5 - 3 ng, dan semuanya diserap, sehingga di dalam cairan darah atau plasma antara 40 - 50 ng/ml.Efek nikotin menyebabkan perangsangan terhadap hormon kathekolamin (adrenalin) yang bersifat memacu jantung dan tekanan darah. Jantung tidak diberikan kesempatan istirahat dan tekanan darah akan semakin meninggi, berakibat timbulnya hipertensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek lain merangsang berkelompoknya trombosit (sel pembekuan darah), trombosit akan menggumpal dan akhirnya akan menyumbat pembuluh darah yang sudah sempit akibat asap yang mengandung CO yang berasal dari rokok.&lt;br /&gt;Dari gambaran diatas baik CO maupun nikotin berpacu menyempitkan pembuluh darah dan menyumbatnya sekaligus.&lt;br /&gt;Untuk itu tidak ada kata lain untuk kita kecuali "Stop Merokok", karena merokok berakibat fatal terhadap kesehatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-6578999473790671387?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/F0rRwr27yEdSeRC1F_vvPqz3lOo/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/F0rRwr27yEdSeRC1F_vvPqz3lOo/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/F0rRwr27yEdSeRC1F_vvPqz3lOo/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/F0rRwr27yEdSeRC1F_vvPqz3lOo/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/6578999473790671387/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/nikotin.html#comment-form" title="3 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/6578999473790671387?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/6578999473790671387?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/nikotin.html" title="Nikotin" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUCR3Y-cSp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-1620591842609671979</id><published>2008-12-21T13:44:00.003+07:00</published><updated>2009-03-18T01:57:46.859+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T01:57:46.859+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pendidikan" /><title>Mata Pelajaran Tentang Bahaya Rokok</title><content type="html">Ada yang aneh dengan bangsa ini ketika berbicara rokok. Jika bangsa-bangsa lain menunjukkan tren menurun konsumsinya pada rokok, Indonesia justru memperlihatkan kenaikan.&lt;br /&gt;Lebih celaka lagi, biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk konsumsi rokok jauh lebih besar dibandingkan anggaran kesehatan per kapita. Konsumsi rokok Indonesia setiap tahun mencapai 199 miliar batang rokok atau urutan kelima setelah RRC (1.679 miliar batang), AS (480 miliar), Jepang (230 miliar), dan Rusia (230 miliar).&lt;br /&gt;Dalam sepuluh tahun terakhir, konsumsi rokok di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 44,1% dan jumlah perokok mencapai 70% penduduk Indonesia. Yang lebih menyedihkan lagi, 60% di antara perokok adalah kelompok berpenghasilan rendah (Susenas 1995 dan 2001). Tingginya konsumsi merokok dipercaya bakal menimbulkan implikasi negatif yang sangat luas, tidak saja terhadap kualitas kesehatan, tetapi juga menyangkut kehidupan sosial dan ekonomi.&lt;br /&gt;Rokok memang bak buah simalakama. Dari segi ekonomi, rokok memang memberikan kontribusi yang signifikan bagi pemasukan negara. Tiap tahunnya, pemerintah mendapat masukan dari pos penerimaan cukai rokok dan minuman keras tak kurang dari sebesar Rp 27 triliun.&lt;br /&gt;Angka ini menyumbang 98% penerimaan cukai negara sehingga urusan kesehatan serta menyelamatkan anak negeri sering tergilas oleh setoran puluhan triliun rupiah tersebut.&lt;br /&gt;Sesungguhnya negeri ini telah menjadi korban pasar internasional. Produsen rokok terbesar dunia, yakni dari negara-negara maju, memasarkan produknya di negara-negara dunia ketiga (termasuk Indonesia).&lt;br /&gt;Pemasarannya pun juga dibarengi dengan strategi propaganda untuk menarik konsumen. Negara-negara Eropa dan AS dalam 10 tahun terakhir memberlakukan berbagai kebijakan untuk menekan jumlah pecandu rokok.&lt;br /&gt;Mereka juga memberlakukan pembatasan terhadap iklan rokok. Kebijakan itulah yang kemudian mendorong pabrik-pabrik rokok Barat memasarkan produknya di negara-negara dunia ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakses Anak-anak&lt;br /&gt;Propaganda dan iklan rokok dikemas sedemikian menarik. Secara global, industri tembakau seluruh dunia mengeluarkan lebih dari US$ 8 miliar setiap tahun untuk iklan dan pemberian sponsor sebagai ajang utama promosi.&lt;br /&gt;Kegiatan promosi melalui kegiatan remaja mereka percaya secara tidak langsung dapat mendorong kaum muda untuk bereksperimen dengan tembakau dan mencoba merokok. "Remaja hari ini adalah calon pelanggan tetap hari esok,” demikian tulis sebuah produsen rokok internasional sebagaimana dikutip jurnal WHO.&lt;br /&gt;Sebetulnya, Peraturan Pemerintah (PP) No. 19/2003 telah melarang pembagian produk contoh secara gratis. Namun fakta di lapangan, pembagian kupon diskon dan penjualan rokok batangan masih sering terjadi.&lt;br /&gt;Tentu ini memperbesar akses remaja dan anak terhadap rokok, apalagi hingga kini tak sedikit media cetak atau elektronik yang masih enggan mempromosikan pesan-pesan pengendalian tembakau karena khawatir akan kehilangan pendapatan dari iklan rokok. Hal ini menciptakan ketidakseimbangan pemberian informasi akurat bagi konsumen.&lt;br /&gt;Permasalahan menjadi kian mengkhawatirkan tatkala barang ini dari tahun ke tahun semakin mudah diakses anak-anak. Survei yang dilakukan Universitas Padjadjaran (1978) melaporkan usia pertama kali merokok pada anak kala itu adalah 12 tahun.&lt;br /&gt;Sebelas tahun kemudian, penelitian Universitas Airlangga (1989) melaporkan fakta baru bahwa angka 12 itu telah bergerak ke angka delapan tahun. Terbaru, penelitian yang dilakukan bersama antara Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Padjajaran, usia anak pertama kali merokok telah menyentuh angka tujuh tahun.&lt;br /&gt;Di Indonesia, perusahaan rokok besar berlomba-lomba memberikan sponsor pada kegiatan olahraga, acara remaja, dan konser musik. Dalam promosinya, rokok diasosiasikan dengan keberhasilan dan kebahagiaan. Peningkatan drastis konsumsi tembakau para remaja terjadi pada 2001 yang mencapai 24,2% dari semula 13,7% pada 1995. Persentase peningkatan itu terjadi pada remaja laki-laki 15-19 tahun yang kemudian menjadi perokok tetap.&lt;br /&gt;Jika kita sadari bahaya rokok sebagaimana dilansir Badan Proteksi Lingkungan (EPA) Amerika Serikat yang memastikan bahwa asap rokok memuat 4.000 senyawa kimia, 200 di antaranya toksik (beracun), 43 di antaranya pemicu kanker, dan secara global, konsumsi rokok membunuh satu orang setiap 10 detik.&lt;br /&gt;WHO pun memperkirakan bahwa pada 2020 penyakit berkaitan dengan rokok akan menjadi masalah kesehatan utama di banyak negara, bahkan kebiasaan merokok dianggap menjadi entry point pada penyalahgunaan narkotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurikulum Sekolah&lt;br /&gt;Yang juga harus diperhatikan adalah para perokok pasif, yaitu orang yang tidak merokok tapi tercemar oleh asap rokok. Pencemaran tersebut dapat terjadi dalam rumah, ruangan kantor, kendaraan, dan tempat umum lainnya.&lt;br /&gt;Survei membuktikan !ebih dari 90% perokok aktif mengaku merokok dalam rumah ketika bersama anggota keluarga, sehingga sekitar 70% penduduk Indonesia berumur 0-14 tahun telah terpapar asap rokok sejak lahir (perokok pasif). Ini menunjukkan betapa besarnya prevalensi perokok pasif dengan akibat yang lebih parah lagi.&lt;br /&gt;Untuk itu, berbagai langkah perlu segera dilakukan pemerintah, baik upaya penanganan terhadap zona perokok aktif maupun pasif. Langkah-langkah tersebut bisa ditempuh dengan: (1) membuat dan memasukkan materi bahaya merokok pada kurikulum di sekolah dasar dan menengah, sekolah kedokteran atau sekolah paramedis; (2) membuat kegiatan yang mendukung antirokok dan bahaya merokok pada usia sekolah. (3)membangkitkan kesadaran tentang bahaya merokok, kecanduan rokok, dampak sosial ekonomi akibat rokok pada publik (terutama anak-anak dan remaja); (4) melakukan counter marketing guna mengurangi atau meniadakan keterlibatan industri rokok, terutama pada usia anak dan remaja.&lt;br /&gt;Untuk itu, ketentuan publik tentang larangan merokok bagi anak perlu segera disusun. Setidaknya memasukkan substansi larangan anak merokok dalam rencana aturan tersebut.&lt;br /&gt;Hingga saat ini, aturan spesifik melarang anak merokok dan membeli rokok serta sanksi bagi pihak penjual atau pemberi rokok pada anak belum ada. Kita memang sudah punya berbagai peraturan perundangan tentang perlindungan anak, tapi tidak ada satu ketentuan pun yang secara spesifik menyebutkan tentang larangan anak merokok.&lt;br /&gt;Untuk menolong perokok pasif dapat diambil langkah-langkah be-rikut: (1) pengenalan dan pemberlakukan daerah bebas rokok di berbagai tempat; (2) pemberlakukan daerah dilarang merokok di institusi sekolah dan institusi kesehatan; (3) melakukan pendidikan pada publik tentang bahaya perokok pasif.&lt;br /&gt;Yang juga perlu adalah larangan iklan rokok pada media elektronik maupun nonelektronik baik secara langsung atau tidak langsung; membatasi promosi dan penguatan merek atau sponsor pada kegiatan olah raga maupun kegiatan publik lain baik yang bersifat lokal maupun internasional.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-1620591842609671979?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P_FAlTvInXh4ICUgb4g_2On4cjI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P_FAlTvInXh4ICUgb4g_2On4cjI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P_FAlTvInXh4ICUgb4g_2On4cjI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/P_FAlTvInXh4ICUgb4g_2On4cjI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/1620591842609671979/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/mata-pelajaran-tentang-bahaya-rokok.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/1620591842609671979?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/1620591842609671979?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/mata-pelajaran-tentang-bahaya-rokok.html" title="Mata Pelajaran Tentang Bahaya Rokok" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQFRHw5eCp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-2695702910433256328</id><published>2008-12-21T13:37:00.001+07:00</published><updated>2009-03-18T01:58:35.220+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T01:58:35.220+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mitos" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Mitos Rokok</title><content type="html">Suatu hari di tempat praktek ada seorang pasien berkata, “Dok, saya mencari obat untuk berhenti merokok. Saya sudah kecanduan banget. Ngga bisa berhenti nih!” Hmm, andai saja ada pabrik obat yang menjual “Obat berhenti merokok” dan orang benar-benar bisa berhenti merokok karenanya.&lt;br /&gt;Merokok merupakan masalah klasik yang sudah lama menghiasi kehidupan manusia. Meski rata-rata perokok sudah mengetahui bahwa rokok dapat menyebabkan penyakit jantung, impotensi, kanker dan lain-lain -seperti yang tertulis pada setiap akhir iklan rokok (walaupun hanya sesaat), namun kenyataannya orang masih saja merokok. Ironisnya, akibat yang ditimbulkan bukan hanya bagi mereka yang menghisapnya, perokok pasif juga harus menanggung beban ini. Ada banyak alasan yang digunakan perokok ketika disarankan untuk berhenti. Dan alasan-alasan tersebut kini menjadi mitos yang harus dipatahkan! Nah, berikut adalah mitos-mitos seputar rokok:&lt;br /&gt;Mitos 1: Dengan merokok saya terlihat macho/sexy&lt;br /&gt;Tepatnya, pabrik rokok mengharapkan anda berpikir seperti itu. Mungkin awalnya memang iya, tapi tunggu saja. Merokok dapat menimbulkan kulit keriput dan gigi kuning. Merokok juga berkontribusi pada osteoporosis atau pengeroposan tulang. Kalau sudah begitu, tubuh tidak lagi tegap. Dan yang lebih penting, merokok dapat menyebabkan impotensi. Apa itu yang namanya macho/sexy?&lt;br /&gt;Mitos 2: Berhenti merokok bisa membuat saya gemuk&lt;br /&gt;Bertambanya berat badan banyak dialami orang yang mencoba berhenti merokok. Hal ini terjadi karena kebiasaan menghisap rokok kini berganti dengan makan. Namun dengan merencanakan diit gizi yang sehat dan meningkatkan aktivitas akan membantu kita memecahkan masalah ini. Bahkan, dengan olahraga, tidak hanya masalah berat badan saja yang dapat diatasi, namun stamina dan kapasitas paru yang hilang ketika merokok juga dapat dikembalikan.&lt;br /&gt;Mitos 3: Saya akan berhenti ketika saya hamil&lt;br /&gt;Mungkin akan lebih sulit untuk hamil bila anda merokok karena merokok adalah penyebab mayor dari infertilitas. Wanita yang merokok memiliki resiko keguguran dan komplikasi selama kehamilan yang meningkat.&lt;br /&gt;Mitos 4: Merokok tidak melukai orang lain selain diri sendiri&lt;br /&gt;Salah! Bila merokok di sekitar orang lain, anda telah menyakit mereka terutama yang memiliki asma, penyakit jantung, alergi atau anak-anak. Perokok pasif juga mempunyai resiko yang meningkat seperti pada perokok aktif.&lt;br /&gt;Mitos 5: Saya masih muda, saya akan berhenti merokok beberapa tahun lagi&lt;br /&gt;Hampir semua perokok aktif mulai merokok ketika masih muda. Dan kebanyakan dari mereka berharap dapat berhenti beberapa tahun kemudian. Namun kebanyakan masih merokok setelah lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;Mitos 6: Hanya satu rokok sehari kok&lt;br /&gt;Merokok tidaklah aman sekalipun hanya 1 rokok dalam sehari. Setiap rokok mengandung sekitar 1 sampai 2 miligram nikotin yang dapat mencapai otak setelah 10 detik dihirup. Segera setelah tiupan pertama adrenalin akan sibuk meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan nafas anda.&lt;br /&gt;Mitos 7: Rokok saya “light”, jadi ya ga masalah&lt;br /&gt;Munurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, rokok “light” memiliki kandungan yang sama dengan rokok pada umumnya, termasuk lead, ammonia, benzene, DDT, gas butane, carbon monoxide, arsenic dan polonium 210.&lt;br /&gt;Mitos 8: Kanker Payudara adalah kanker pembunuh nomor 1 pada wanita&lt;br /&gt;Tet tot! Yang benar adalah kanker paru. Meningkatnya angka kematian akibat kanker paru berhubungan langsung dengan meningkatnya rate dari merokok. Merokok juga merupakan resiko mayor pada penyakit jantung, si pembunuh nomor satu.&lt;br /&gt;Mitos 9: Merokok dapat memperbaiki mood&lt;br /&gt;Beberapa orang percaya rokok dapat menambah semangat, namun itu dapat menurunkan moodmu. Jika anda sedang down atau depresi, rokok dapat menempatkan anda pada resiko yang lebih tinggi untuk depresi, hiperaktivitas, dan attention deficit disorder. Seperti pada penelitian terbaru disebutkan, remaja yang merokok memiliki resiko 4 kali yang lebih besar untuk mengalami depresi dari remaja yang tidak merokok.&lt;br /&gt;Mitos 10: Mengunyah tembakau adalah aman karena tidak melalui inhalasi&lt;br /&gt;Bukan hanya kanker paru yang dapat membunuh. Mereka yang mengunyah tembakau memiliki resiko untuk kanker pada rongga mulut, yang dapat mengenai lidah, bibir dan gusi. Seperti pada merokok, lebih cepat berhenti lebih besar kesempatan anda untuk meloloskan diri dari penyakit-penyakit tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-2695702910433256328?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2Lq1FoRwnzJ6Xd2YLvwbT6a2pH8/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2Lq1FoRwnzJ6Xd2YLvwbT6a2pH8/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2Lq1FoRwnzJ6Xd2YLvwbT6a2pH8/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/2Lq1FoRwnzJ6Xd2YLvwbT6a2pH8/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/2695702910433256328/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/mitos-rokok.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/2695702910433256328?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/2695702910433256328?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/mitos-rokok.html" title="Mitos Rokok" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQBRng6eSp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-4809753066520704166</id><published>2008-12-21T13:36:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T01:59:17.611+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T01:59:17.611+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Bahaya rokok</title><content type="html">Rokok merupakan benda yang sudah tak asing lagi bagi kita. Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi serta gangguan kehamilan dan cacat pada janian. &lt;br /&gt;Pasioen-pasien perokok juga berisiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedahan termasuk bedah plastik dan rekonstruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operai yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah. &lt;br /&gt;Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasaan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stress dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi. &lt;br /&gt;Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari seconhandsmoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok atau bisa disebut juga dengan perokok pasif. Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya yakni tembakau. Di Indonesia tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tambakau tanpa asap (tembakau kunyah). &lt;br /&gt;Sebetulnya apa saja yang terkandung dalam asap sebatang rokok yang dihisap ? Tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok. &lt;br /&gt;Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen). Sebetulnya apa sih zat-zat tersebut dan bagaimana mereka membahayakan tubuh ? &lt;br /&gt;(1) Nikotin. Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan. &lt;br /&gt;(2) Timah hitam (Pb) yang dihasilkan sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkung rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayakangkan bila seorang perkok berat menghisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk ke dalam tubuh. (3) Gas karbonmonoksida (CO) memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernasapan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen maka gas CO ini merebut tempatnya "di sisi" hemoglobin. Jadilah hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen. Sementara dalam darah perokok mencapai 4-15 persen. (4) Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru-paru. Pengedapan ini bervariasi antara 3-40 mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24-45 mg. &lt;br /&gt;----Antibodi Menurun&lt;br /&gt;Rongga mulut sangat mudah terpapar efek yang merugikan akibat merokok. Tejadinya perubahan dalam rongga mulut sangat masuk diakal karena mulut merupakan awal terjadinya penyerapan zat-zat hasil pembakaran rokok. Temperatur rokok pada bibir adalah 30 derajat C, sedangkan ujung rokok yang terbakar bersuhu 900 derajat C. &lt;br /&gt;Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludan. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zar asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok berisiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok. &lt;br /&gt;Pengaruh asap rokok secara langsung adalah iritasi terhadap gusi dan secara tidak langsung melalui produk-produk rokok seperti nikotin yang sudah masuk melalui aliran darah dan ludah, jaringan pendukung gigi yang sehat seperti gusi, selaput gigi, semen gigi dan tulang tempat tertanamnya gigi menjadi rusak karena terganggunya fungsi normal mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi dan dapat merangsang tubuh untuk menghancurkan jaringan sehat di sekitarnya. &lt;br /&gt;Pada perokok terdapat penurunan zat kekebalan tubuh (antibodi) yang terdapat di dalam ludah yang berguna untuk menetralisir bakteri dalam rongga mulut dan terjadi gangguan fungsi sel-sel pertahanan tubuh. Sel pertahanan tubuh tidak dapat mendekati dan memakan bakteri-bakteri penyerang tubuh sehinggal sel pertahanan tubuh tidak peka lagi terhadap perubahan di sekitarnya juga terhadap infeksi. &lt;br /&gt;Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi. &lt;br /&gt;Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering tejadi yang disebabkan oleh plak bakteri dan faktor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perkok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukung gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi. &lt;br /&gt;Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti. &lt;br /&gt;Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi. &lt;br /&gt;Perlekatan jaringan ikat dan serat-serat kolagen terhambat, sehingga proses penyembuhan dan regenerasi jaringan setelah perawatan terganggu. &lt;br /&gt;Tembakau kunyah sering disebut juga tembakau tanpa asap, tampaknya juga telah menjadi tren dan produknya banyak dimanfaatkan oleh kalangan muda, atletik dan wanita usia lanjut di Amerika. Di Indonesia mengunyah tembakau telah menjadi kebiasan sejak dulu. Walaupun tanpa asap kebiasaan mengunyah tembakau ini diduga sebagai penyebab terjadinya 'bercak putih' (leukoplakia) dan terjadinya kanker rongga mulut. Kelainan biasanya terjadi di daerah pipi, tempat tembakau tanpa asap ini biasa disisipkan. * drg Amalia (sh)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-4809753066520704166?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KBmUp5D9PIsUxXegLKUInZmccgc/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KBmUp5D9PIsUxXegLKUInZmccgc/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KBmUp5D9PIsUxXegLKUInZmccgc/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KBmUp5D9PIsUxXegLKUInZmccgc/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/4809753066520704166/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/bahaya-rokok.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/4809753066520704166?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/4809753066520704166?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/bahaya-rokok.html" title="Bahaya rokok" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMERnY9fCp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-7933474820791774467</id><published>2008-12-13T15:27:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T02:00:07.864+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T02:00:07.864+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zat Kimia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Kandungan Rokok</title><content type="html">Kalau saja kita tahu bahwa satu batang rokok yang hanya seukuran pensil sepuluh sentimeter itu, ternyata ibarat sebuah pabrik berjalan yang menghasilkan bahan kimia berbahaya. Satu batang rokok yang dibakar mengeluarkan kurang lebih 4 ribu bahan kimia. Menurut Dr. R.A. Nainggolan (1998), terdapat beberapa bahan kimia yang ada dalam rokok. Di antaranya, acrolein, merupakan zat cair yang tidak berwarna, seperti aldehyde. Zat ini sedikit banyaknya mengandung kadar alkohol. Artinya, acrolein ini adalah alkohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbon monoxida, sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Zat ini sangat beracun. Jika zat ini terbawa dalam hemoglobin, akan mengganggu kondisi oksigen dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikotin, adalah cairan berminyak yang tidak berwarna dan dapat membuat rasa perih yang sangat. Nikotin ini menghalangi kontraksi rasa lapar. Itu sebabnya seseorang bisa merasakan tidak lapar karena merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ammonia, merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Zat ini sangat tajam baunya dan sangat merangsang. Begitu kerasnya racun yang ada pada ammonia sehingga kalau disuntikkan (baca: masuk) sedikit pun kepada peredaraan darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formic acid, sejenis cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hydrogen cyanide, sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Zat ini merupakan zat yang paling ringan, mudah terbakar dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan. Cyanide adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja cyanide dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nitrous oxide, sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan mengakibatkan rasa sakit. Nitrous oxide ini adalah jenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai pembius waktu melakukan operasi oleh para dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formaldehyde, sejenis gas tidak berwarna dengan bau yang tajam. Gas ini tergolong sebagai pengawet dan pembasmi hama. Gas ini juga sangat beracun keras terhadap semua organisme-organisme hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phenol, merupakan campuran dari kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organik seperti kayu dan arang, serta diperoleh dari tar arang. Zat ini beracun dan membahayakan, karena phenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acetol, adalah hasil pemanasan aldehyde (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alkohol. Hydrogen sulfide, sejenis gas yang beracun yang gampang terbakar dengan bau yang keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi yang berisi pigmen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pyridine, sejenis cairan tidak berwarna dengan bau yang tajam. Zat ini dapat digunakan mengubah sifat alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama. Methyl chloride, adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu antara hidrogen dan karbon merupakan unsurnya yang terutama. Zat ini adalah merupakan compound organis yang dapat beracun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Methanol, sejenis cairan ringan yang gampang menguap dan mudah terbakar. Meminum atau mengisap methanol dapat mengakibatkan kebutaan dan bahkan kematian. Dan tar, sejenis cairan kental berwarna cokelat tua atau hitam. Tar terdapat dalam rokok yang terdiri dari ratusan bahan kimia yang menyebabkan kanker pada hewan. Bilamana zat tersebut diisap waktu merokok akan mengakibatkan kanker paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from http://www.litbang.depkes.go.id/lokaciamis/artikel/rokok-arda.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-7933474820791774467?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hzBTyGK5rjJ1x5-UrrjwNE1H4TA/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hzBTyGK5rjJ1x5-UrrjwNE1H4TA/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hzBTyGK5rjJ1x5-UrrjwNE1H4TA/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/hzBTyGK5rjJ1x5-UrrjwNE1H4TA/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/7933474820791774467/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/apa-saja-sih-kandungan-yang-terdapat.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/7933474820791774467?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/7933474820791774467?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/apa-saja-sih-kandungan-yang-terdapat.html" title="Kandungan Rokok" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMCRHw9eyp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-8501440577309589485</id><published>2008-12-12T19:57:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T02:01:05.263+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T02:01:05.263+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah" /><title>Asal-mula Rokok</title><content type="html">Bagi para perokok semua, selama ini kalian asyil merokok kan, tau gak sih kalian semua sejarah dari darimana asalnya dan bagaimana ceritanya ???&lt;br /&gt;Sejarah rokok dimulai saat warga asli benua Amerika (Maya, Aztec dan Indian) mengisap tembakau pipa atau mengunyah tembakau sejak 1000 sebelum masehi. Tradisi membakar tembakau kemudian dimulai untuk menunjukkan persahabatan dan persaudaraan saat beberapa suku yang berbeda berkumpul, serta sebagai ritual pengobatan. Kru Columbus membawa tembakau beserta tradisi mengunyak dan membakar lewat pipa ini ke “peradaban” di Inggris. Namun demikian, seorang diplomat dan petualang perancis-lah yang justru paling berperan dalam menyebarkan popularitas rokok di seantero Eropa, orang ini adalah Jean Nicot, darimana istilah Nikotin (dari Nicot) berasal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi sejarah lain mengatakan, tradisi rokok dan merokok yang lebih tua berasal dari Turki semenjak periode dinasti Ottoman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah permintaan tembakau meningkat di Eropa, budidaya tembakau mulai dpelajari dengan serius terutama tembakau Virginia yang ditanam di Amerika. John Rolfe adalah orang pertama yang berhasil menanam tembakau dalam skala besar, yang kemudian diikuti oleh perdagangan dan pengiriman tembakau dari AS ke Eropa. Secara ilmiah, buku petunjuk bertanam tembakau pertama kali diterbitkan di Inggris pada tahun 1855.&lt;br /&gt;Di Indonesia, Haji Jamahri dari Kudus adalah orang yang pertamakali meramu tembakau dengan cengkeh pada tahun 1880. Tujuan awal Jamahri adalah mencari obat penyakit asma yang dideritanya, namun pada akhirnya rokok racikan Jamahri menjadi terkenal. Istilah Kretek adalah sebutan khas untuk menamai rokok asal Indonesia, istilah ini berasal dari bunyi rokok saat disedot yang diakibatkan oleh letupan cengkeh (kretek..kretek..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari anggapan sebagai obat penyembuh, lambang persahabatan dan persaudaraan, rokok kemudian berkembang menjadi simobol kejantanan pria. Hal ini ditandai sejak dijadikannya rokok sebagai ransum wajib setiap prajurit saat Perang Dunia Pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena fakta bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan belum terbukti, rokok pada jamannya pernah diiklankan dengan menggunakan beragam model, dari bayi hingga dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbol rokok sebagai kejantanan lelaki makin menguat sejak iklan Marlboro Man. Iklan ini juga menjadi simbol kebangkitan Philip Morris sebagai produsen rokok terbesar didunia dengan bendera Marlboro. Dengan iklan ini, Marlboro mengubah image dari rokoknya perempuan menjadi rokok laki-laki sejati. Baca kisah dibalik iklan Marlboro Man di http://en.wikipedia.org/wiki/Marlboro_Man.&lt;br /&gt;Industri rokok mulai redup sejak 1964, persatuan dokter bedah Amerika mengeluarkan pernyataan rokok mengakibatkan kanker paru-paru. Iklan rokok di televisi mulai dilarang sejak 1965 (Inggris) dan 1970 (Amerika). Peringatan kesehatan dikemasan rokok mulai muncul sejak 1970, dan makin diperkuat dengan peringatan melalui beberapa gambar.&lt;br /&gt;Merokok ditempat umum mulai dilarang: 1987 - larangan merokok di penerbangan, 1993 - larangan merokok ditempat publik mulai dikenal di Amerika dan Iggris, 1994 - McDonald untuk seluruh jaringan restorannya, 2003 - new york, london &amp; irlandia mulai memberlakukan larangan merokok disemua tempat tertutup. Tahun 1998 eksekutif perusahaan rokok terbesar di Amerika mengeluarkan pengakuan bahwa nikotin adalah candu, tuntutan legal terhadap perusahaan rokok mengakibatkan ganti rugi yang mencapai 250 triliun dollar amerika. Masih ingat film insider? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2003 - Larangan iklan rokok di televisi Indonesia berlaku sejak pukul 17.00 - 21.30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2005 - Larangan merokok ditempat umum disahkan di jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa fakta menarik tentang industri rokok nasional (industri yang dibenci tapi dirindu oleh pemerintah karena beberapa data berikut):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Cukai rokok adalah penyumbang terbesar (95%) dari seluruh cukai pemerintah, dan pertahun menghasilkan Rp 28 triliun rupiah pertahun (2003) &lt;br /&gt;    * Secara total, 9 % pendapatan pemerintah saat ini berasal dari industri rokok nasional.&lt;br /&gt;    * Industri rokok kretek (mesin dan linting) menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 200 ribu jiwa dan tak langsung tak kurang dari 5 juta tenaga kerja tak langsung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-8501440577309589485?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KtLTZqZ3X9N4NWQ91pmIHwuoj58/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KtLTZqZ3X9N4NWQ91pmIHwuoj58/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KtLTZqZ3X9N4NWQ91pmIHwuoj58/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/KtLTZqZ3X9N4NWQ91pmIHwuoj58/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/8501440577309589485/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/tau-gak-rokok-itu-darimana.html#comment-form" title="8 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/8501440577309589485?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/8501440577309589485?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/tau-gak-rokok-itu-darimana.html" title="Asal-mula Rokok" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEIGRX4_fCp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-2556937138374639021</id><published>2008-12-11T14:52:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T02:02:04.044+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T02:02:04.044+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Iklan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gaya Hidup" /><title>Iklan Rokok Perdaya Kita</title><content type="html">Gencarnya promosi rokok berupa iklan dan sponsorship mempengaruhi remaja untuk merokok. Itulah hasil riset dari Koalisi untuk Indonesia Sehat (KuIS) mengenai ”Perilaku Merokok pada Remaja Perempuan dan Wanita Muda”. Pada 27 Agustus lalu, KuIS menyelenggarakan Forum Jurnalis dengan tema ”Iklan Rokok: Menjual Gaya Hidup yang Membahayakan Hidup”. Forum ini dihadiri oleh perwakilan sejumlah LSM yang peduli pada pengendalian tembakau dan 20 media cetak dan elektronik. Acara yang diselenggarakan atas kerja sama dengan South-East Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) ini menghadirkan pembicara, antara lain, Dr.Hakim Sorimuda Pohan (Anggota DPR RI Komisi IX), Widarti Gunawan (Pimpinan Umum Femina Group) dan Liza M. Djaprie M.Psi (Psikolog).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forum Jurnalis tersebut dibuka oleh Dr. Firman Lubis selaku Ketua Dewan Eksekutif KuIS. Dalam sambutannya, Firman mengatakan “Diskusi ini diharapkan akan mengubah paradigma merokok di mana saat ini masih banyak masyarakat, terutama masyarakat miskin, yang belum benar-benar memahami dampak merokok bagi kesehatannya.” Firman juga mengungkapkan keperihatianannya terhadap perilaku di antara masyarakat miskin yang masih banyak yang menghabiskan uangnya untuk membeli rokok daripada untuk membeli makanan seperti telur yang merupakan sumber protein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diskusi pada hari tersebut diawali dengan presentasi oleh Anti Hadi dari KuIS mengenai hasil riset ”Perilaku Merokok pada Remaja Perempuan dan Wanita di Indonesia” yang melibatkan 3.040 responden perempuan berusia 13-25 tahun . “Berdasarkan hasil riset, 7% remaja wanita adalah perokok aktif saat ini.” ujarnya. Lebih lanjut, riset tersebut mendapati sebanyak 92% responden yang mengatakan melihat iklan rokok melalui tayangan di televisi dan sebanyak 70% yang mengaku kerap melihat promosi rokok pada pentas musik, olahraga dan kegiatan sosial lainnya. Riset ini menemukan adanya kolerasi yang signifikan antara keterpaparan pada iklan rokok dan perilaku merokok pada remaja. Dari hasil riset juga terungkap bahwa 10,22% responden kelompok usia 13-15 tahun pernah ditawari sample rokok gratis. Bahkan, 25% remaja usia tersebut mengaku membeli sendiri rokok mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diskusi panel, Pemimpin Umum Femina Group, Widarti Gunawan, menegaskan kebijakan dari Femina Group untuk tidak memuat iklan rokok maupun liputan sponsorship perusahaan rokok. Femina Group membuktikan bahwa medianya bisa tetap berjalan dan berkembang sampai saat ini tanpa memuat iklan dari perusahaan rokok sejak tahun 1972. Selain kebijakan tersebut, Femina Group juga aktif memuat artikel-artikel edukasi bahwa merokok adalah tidak baik dan bukan sesuatu hal yang membanggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Psikolog, Liza M Djaprie, iklan rokok mencoba masuk ke dalam alam bawah sadar masyarakat melalui nilai – nilai positif yang ditawarkan rokok. “Disadari atau tidak, gencarnya iklan rokok saat ini sangat mempengaruhi perilaku para remaja.” papar Liza. Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa target iklan rokok kebanyakan adalah kanak-kanak, remaja dan dewasa muda. ”Karena pola berpikir mereka belum terlalu matang dan cenderung labil, maka pesan-pesan atau citra yang digambarkan iklan rokok sangat mudah mempengaruhi anak-anak dan para remaja ini”. Menurut Liza, cara yang tepat untuk mengedukasi remaja untuk menjauhi rokok adalah dengan komunikasi persuasi dan penggunaan kata-kata positif serta contoh nyata mengenai manfaat hidup tanpa rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicara lainnya, Anggota DPR RI Dr.Hakim Sorimuda Pohan, mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang belum meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Padahal, hasil survey oleh Quirk Global Strategies pada 31 Mei – 26 Juni 2008 mendapati 91 % masyarakat mendukung Indonesia meratifikasi FCTC. Hakim lebih lanjut menyesalkan fakta bahwa RUU pengendalian Tembakau masih menghadapai tantangan di DPR RI . RUU ini memang masih dianggap tidak bersifat urgent oleh Badan Legislasi, padahal, sejumlah fakta telah membuktikan besarnya dampak negatif dari rokok bagi penduduk Indonesia.&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil diskusi ini, KuIS merekomendasikan perlunya kebijakan larangan semua bentuk iklan dan promosi rokok. Industri rokok telah memanfaatkan keluguan para remaja dengan serbuan iklan yang menjerumuskan mereka dalam perilaku hidup yang tidak sehat. Selain larangan iklan, juga perlu ada kebijakan kenaikan pajak dan cukai rokok. Harga rokok di Indonesia sangat murah dibandingkan dengan harga di negara-negara lain. Kontrol terhadap pelaksanaan kebijakan larangan penjualan rokok pada anak terbukti sulit sehingga salah satu cara untuk mencegah anak membeli rokok adalah dengan mematok harga rokok yang tidak terjangkau oleh anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KuIS juga menyerukan perlunya kebijakan penerapan peringatan kesehatan berbentuk gambar pada bungkus rokok. Hasil riset mendapati banyak responden yang dapat menyebutkan isi peringatan kesehatan pada bungkus rokok namun, tampaknya, sebagian besar tidak dapat membayangkan bahayanya penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok tersebut. Peringatan berupa gambar ini akan dapat menyasar anak-anak yang masih minim pengetahuannya dan mereka yang buta huruf. Rekomendasi lainya oleh KuIS adalah mengenai perlunya kegiatan pemberdayaan para perokok pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from www.koalisi.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-2556937138374639021?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/O6M_mpvI9i4sYzY_iRPhDUJyge0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/O6M_mpvI9i4sYzY_iRPhDUJyge0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/O6M_mpvI9i4sYzY_iRPhDUJyge0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/O6M_mpvI9i4sYzY_iRPhDUJyge0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/2556937138374639021/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/kita-kita-semua-ini-ternyata-telah.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/2556937138374639021?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/2556937138374639021?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/kita-kita-semua-ini-ternyata-telah.html" title="Iklan Rokok Perdaya Kita" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMMQHY-eCp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-353583933752540286</id><published>2008-12-11T14:47:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T02:01:21.850+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T02:01:21.850+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Gaya Hidup" /><title>Ayo Sayangi Jantung Kita</title><content type="html">KOMPAS, Jumat, 28 November 2008 | 03:00 WIB Sekitar 17,5 juta orang per tahun meninggal akibat penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Penyakit ini menyumbangkan 30 persen penyebab kematian di seluruh dunia dewasa ini. Membaca angka-angka penyakit jantung semacam itu bisa bikin jantungan!&lt;br /&gt;Sejumlah ahli penyakit jantung dan pembuluh darah, dalam acara yang diadakan Bayer Healthcare di Shanghai, akhir September silam, memaparkan sejumlah angka statistik berikut perkembangan penyakit ini. Tema ”Know Your Risk, No Heart Disease” agaknya pas untuk mengefektifkan pengenalan risiko penyakit sejak dini demi mencegah angka-angka itu bertambah di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit yang dalam dunia kedokteran dikenal dengan sebutan CVD alias cardiovascular disease itu langsung meroket dan menjadi penyebab utama kematian di dunia saat ini. Di China, satu orang meninggal tiap 15 detik gara-gara CVD dan satu orang terkena penyakit ini saban 22 detik. Di Indonesia, 23,6 persen orang meninggal pada tahun 2004 akibat CVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang terkena CVD bisa berasal dari berbagai sudut. Sebut saja diabetes, hipertensi, stroke, hingga kegemukan punya andil sebagai pintu masuk orang terkena CVD. Sejumlah 1,7 juta orang dewasa di seluruh dunia sudah kegemukan. Begitu juga dengan jumlah penderita diabetes. Bila tahun 2000 penderita diabetes berjumlah 171 juta orang, tahun 2030 diramalkan 366 juta orang terkena penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya angka-angka statistik penyakit itu tentu ada penyebabnya. Gaya hidup yang tidak sehat, olahraga yang kurang, stres berlebihan, hingga faktor genetis merupakan bagian dari penyebab penyakit CVD maupun aneka penyakit yang menjadi pintu masuk ke CVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk faktor genetis, sejauh ini masih sulit dicarikan solusinya, kecuali mematuhi pantangan mencegah timbulnya penyakit lain yang menjadi pintu masuk ke CVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya hidup yang tidak sehat merangkum berbagai hal, mulai dari merokok sampai pola makan yang tidak sehat karena asupan garam, gula, dan lemak yang berlebihan. Masyarakat dengan kemampuan ekonomi terbatas tentu tidak punya banyak pilihan untuk menu makan mereka. Asal murah dan kenyang, cukuplah. Pertimbangan kesehatan nyaris tidak ada. Kalaupun memilih menu sayur atau tempe, misalnya, lebih disebabkan harga yang murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah hingga atas tidak bisa terserang penyakit ini. Ragam makanan tidak selalu membuat orang memilih yang sehat karena yang sehat belum tentu enak. Lagi-lagi urusan lidah bersaing dengan masalah kesehatan. Konsumsi daging relatif meningkat dibandingkan dengan sayur-mayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang kawan yang bekerja sebagai humas di perusahaan kesehatan di Jakarta bahkan enggan menghabiskan makan siang berupa salat, roti isi tuna, sebutir apel, dan jus jeruk. ”Makanan ini terlalu sehat buat saya,” katanya separuh guyon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan cepat saji di restoran waralaba umumnya lebih mudah diterima kendati dari kacamata kesehatan, makanan ini tidak memenuhi syarat. Begitu pula dengan aneka makanan khas Indonesia yang sarat dengan lemak jenuh yang bisa menggumpal dan menyumbat pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan urusan olahraga dan stres. Keseharian manusia modern zaman kini dengan aktivitas harian yang padat, ruang publik yang terbatas, kemacetan lalu lintas, serta faktor keamanan yang masih minim ikut memengaruhi stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengendarai sepeda di kota seperti Jakarta baru dilakukan sebagian orang saja. Tata kota yang buruk dan lalu lintas yang terlampau padat sekaligus mempersempit jalur pemakai sepeda membuat berkurangnya pilihan bersepeda. Di Yogyakarta, kebiasaan naik sepeda justru ditinggalkan lantaran kredit sepeda motor semakin murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada anak-anak, kesempatan untuk bermain di luar rumah menjadi sesuatu yang mewah karena lahan bermain yang sangat terbatas. Belum lagi kekhawatiran orangtua akan keamanan anak bermain di luar pagar rumah, termasuk dengan maraknya kasus penculikan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, industri menciptakan aneka permainan yang memakai teknologi dengan ruang terbatas. Sebut saja games online yang bikin anak gandrung dan menghabiskan waktu berjam-jam di atas kursi warnet. ”Satu anak bisa menghabiskan waktu lima jam sehari untuk bermain games,” kata Devi, pemilik warnet di Kota Padang, Sumatera Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holistik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat penyebab sakit jantung yang sudah ruwet itu, penyelesaiannya tentu tidak bisa sepotong. Ketua Departemen Riset Ilmiah Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Dr Anwar Santoso mengingatkan bahwa masalah kesehatan ini harus menjadi perhatian bagi seluruh elemen masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan kesadaran makanan sehat, misalnya, perlu terus disosialisasikan secara lebih efektif, bukan sekadar lewat spanduk atau leaflet saja. Kampanye makan sehat perlu melibatkan ahli nutrisi serta pengusaha makanan untuk menghasilkan makanan yang enak, sehat, dan (seharusnya) murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sejumlah makanan di Indonesia mengandung lemak jenuh dan garam yang tinggi. Perlu keterlibatan ahli nutrisi untuk memodifikasi makanan daerah agar tidak meninggalkan kekhasan makanan, tetapi memakai bahan dan metode pengolahan yang sehat,” tutur Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemegang kebijakan lokal juga perlu memikirkan desain kota yang nyaman dan aman sehingga memungkinkan orang menghabiskan waktu berjalan-jalan atau bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasyarakatan ulang permainan tradisional juga perlu dipikirkan kembali karena ragam permainan tradisional umumnya merangsang gerak tubuh anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegelisahan memperbaiki hidup demi mencegah CVD juga dikerjakan negara lain. Profesor Runlin Gao, ahli CVD dan pengajar di sejumlah perguruan tinggi di China, mengungkapkan, kesadaran untuk mencegah CVD mulai dilakukan Pemerintah China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Intinya adalah edukasi. Departemen Kesehatan China membuat komunitas kesehatan masyarakat untuk memopulerkan pencegahan CVD di seluruh provinsi, selain juga edukasi lewat pendidikan formal. Kami ingin membiasakan masyarakat berjalan minimal 40 menit serta lebih banyak mengonsumsi sayur. Pemerintah juga meningkatkan fasilitas kesehatan berikut obat-obatan untuk mengatasi CVD,” kata Gao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dunia medis, sejumlah obat pencegah CVD mulai dikembangkan. Bayer, salah satu produsen obat, mengeluarkan jenis Aspirin yang bisa membantu mengurangi risiko seseorang terkena CVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan dokter juga membutuhkan satu kata untuk menangani CVD. Urusan jantung dan pembuluh darah ini memang bukan hanya pekerjaan dokter spesialis jantung, tetapi juga membutuhkan campur tangan dokter lain lantaran sejumlah penyakit berpeluang menjadi pintu masuk CVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami tengah menyusun panduan penanganan penyakit jantung secara menyeluruh yang bisa diterapkan oleh semua dokter, termasuk dokter umum,” kata Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinergi merupakan upaya menjaga si jantung agar tetap sehat dan tidak jantungan lagi membaca angka-angka statistik penyakit ini di masa datang. (Agnes Rita Sulistyawaty)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from Kompas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-353583933752540286?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gVe5I0jQz1F8J9l0cnWhE96BFfw/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gVe5I0jQz1F8J9l0cnWhE96BFfw/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gVe5I0jQz1F8J9l0cnWhE96BFfw/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/gVe5I0jQz1F8J9l0cnWhE96BFfw/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/353583933752540286/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/ayo-sayangi-jantung-kita.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/353583933752540286?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/353583933752540286?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/ayo-sayangi-jantung-kita.html" title="Ayo Sayangi Jantung Kita" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEMHQncyfip7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-1248779829154274638</id><published>2008-12-10T13:48:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T02:00:33.996+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T02:00:33.996+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lingkungan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Teknologi" /><title>Dampak Negatif Teknologi Baru</title><content type="html">PERKEMBANGAN teknologi, khususnya telepon dewasa ini semakin luar biasa. Alat komunikasi jarak jauh ini sudah berkembang menjadi telepon genggam dengan berbagai layanan, seperti sms, kamera, video recorder, TV, internet, dan bahkan bisa saling melihat lawan bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, di satu sisi, teknologi sangat bermanfaat dan dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Aktivitas dan kegiatan manusia semakin dipermudah. Untuk menggandakan catatan atau tulisan, kita tidak perlu lagi menulis berlembar – lembar, cukup menggunakan mesin fotokopi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di sisi yang lain, perkembangan teknologi juga perlu diwaspadai karena dapat memunculkan dampak negatif bagi kehidupan manusia. Beberapa penelitian menemukan dampak negatif dari beberapa alat - alat elektronik bagi kesehatan manusia. Beberapa alat ada yang menyebabkan gangguan pada otak, mata ataupun pendengaran manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diwaspadai juga adalah dampak psikologis, khususnya pada relasi antarmanusia. Bisa jadi, gara-gara televisi, antaranggota keluarga bertengkar atau berselisih karena masing – masing memiliki tayangan favorit, sementara tidak ada yang mau mengalah. Gara-gara televisi pula keluarga menjadi terpecah karena masing – masing memiliki TV sendiri-sendiri. Ada anggota keluarga yang memilih keluar rumah dan bergabung dengan orang lain yang memiliki tayangan favorit sama. Akhirnya relasi antaranggota keluarga renggang. Televisi membuat jarak yang memisahkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain, seorang anak yang kedua orang tuanya sibuk bekerja, menjadi kesepian karena dia tidak boleh keluar rumah. Anak pun lebih memilih bermain komputer atau play station. Anak menjadi kecanduan. Waktunya habis untuk bermain. Akibatnya, anak menjadi malas belajar dan enggan melakukan kegiatan lain atau bertemu dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Etikawati (2008), seorang psikolog anak, dampak positif atau negatif dari perkembangan teknologi ditentukan oleh manusia yang menggunakan teknologi tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap klien - kliennya, Etikawati menemukan bahwa dampak teknologi ditentukan oleh potensi, kecenderungan atau sikap yang ada dalam diri seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran TV dapat menjadi pemecah keluarga ketika masing – masing anggota keluarga lebih mengutamakan dirinya, bersikap egois dan tidak mau mengalah. Tetapi TV dapat menjadi pemersatu keluarga dan menambah kehangatan keluarga ketika masing – masing anggota keluarga menyadari dirinya dan tidak egois. Keluarga dapat bersama – sama menikmati dan membahas tayangan TV yang sedang dilihat. Kebiasaan tersebut dapat menciptakan komunikasi dan kedekatan antaranggota keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus anak yang kecanduan bermain komputer atau PS juga dapat dilihat sisi psikologisnya. Anak tersebut kecanduan permainan komputer atau PS mungkin karena ia kurang perhatian dari orang tuanya, sehingga permainan dijadikan pelarian untuk menghilangkan kesepiannya. Ia bermain tidak hanya untuk mencari hiburan, tetapi juga untuk mencari teman. Ia merasa senang dan tidak sendiri ketika bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kasus- kasus tersebut dapat dipelajari bahwa teknologi dapat sangat bermanfaat dan berdampak positif ketika manusia menggunakan teknologi secara tepat sesuai dengan fungsinya. Manusia juga perlu menyadari kondisi dirinya, jangan sampai teknologi berdampak negatif karena seseorang memiliki potensi, kecenderungan atau sikap yang negatif di dalam dirinya. Manusia perlu waspada agar jangan sampai dimanfaatkan oleh teknologi, sebaliknya manusialah yang harus memanfaatkan teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taken from Kompas Selasa 9 Desember 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-1248779829154274638?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/64ivV5WSweVQ7zddc_0v814laLI/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/64ivV5WSweVQ7zddc_0v814laLI/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/64ivV5WSweVQ7zddc_0v814laLI/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/64ivV5WSweVQ7zddc_0v814laLI/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/1248779829154274638/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/dampak-negatif-hadirnya-alat-alat.html#comment-form" title="2 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/1248779829154274638?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/1248779829154274638?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/dampak-negatif-hadirnya-alat-alat.html" title="Dampak Negatif Teknologi Baru" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQDSHYzcSp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-4885601172864613941</id><published>2008-12-09T15:25:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T01:59:39.889+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T01:59:39.889+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perempuan" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Perempuan Sensitif Karena Rokok</title><content type="html">PMS (Pra Menstruation Syndrome) adalah penyakit bulanan perempuan. Pusing, nyeri punggung dan dada serta munculnya jerawat merupakan gejalanya. PMS juga terkadang mempengaruhi emosional perempuan. Mereka jadi lebih sensitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti detikhot kutip dari Health24, Senin (24/11/2008), kebiasaan merokok ternyata dapat membuat gejala-gejala di atas menjadi lebih parah. Hal itu terbukti dari hasil penelitian, Dr. Elizabeth R. Bertone-Johnson, dari Universitas Massachusetts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu dilakukan di Amerika Serikat dan dimulai sejak tahun 1989 lalu. Yang menjadi objek penelitian adalah 116.678 siswi sekolah keperawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 2 tahun, para siswi yang merokok memiliki gangguan PMS dua kali lebih banyak dari yang tidak merokok. Sedangkan siswi yang telah memiliki kebiasaan merokok sejak berumur kurang dari 15 tahun memiliki risiko PMS lebih parah. Risikonya 2,5 kali lebih parah dari yang tidak merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan merokok memang dapat mempengaruhi keseimbangan berbagai hormon seperti estrogen, progesteron, testosteron. Hormon-hormon tadi juga mempengaruhi siklus menstruasi. Oleh karena itu kebiasaan merokok dapat berdampak pada siklus haid perempuan secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, merokok juga dapat mengurangi kadar vitamin D dalam tubuh. Berkurangnya vitamin D bisa membuat gejala PMS selalu hadir setiap bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih parahnya lagi, kebiasaan merokok yang dilakukan sejak dini akan berdampak langsung pada siklus haid. Bisanya perempuan perokok memiliki silus haid lebih pendek dari yang tidak merokok. Hal tersebut tentu saja berdampak langsug pada tingkat kesuburan perempuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih punya alasan untuk merokok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;taken from detik.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-4885601172864613941?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wTTwBDvhjFrlY-PTviQ6bI7YsNk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wTTwBDvhjFrlY-PTviQ6bI7YsNk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wTTwBDvhjFrlY-PTviQ6bI7YsNk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/wTTwBDvhjFrlY-PTviQ6bI7YsNk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/4885601172864613941/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/awas-perempuan-makin-sensitif-karena.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/4885601172864613941?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/4885601172864613941?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/awas-perempuan-makin-sensitif-karena.html" title="Perempuan Sensitif Karena Rokok" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEQHQHk9fSp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-3593870282700992107</id><published>2008-12-08T15:50:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T01:58:51.765+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T01:58:51.765+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Zat Kimia" /><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Kopi dan Kanker</title><content type="html">&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;KANKER&lt;/strong&gt; hati tampaknya lebih jarang ditemui pada peminum kopi dibandingkan dengan pada orang yang tidak minum kopi. Demikian laporan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;yang dipublikasikan dalam jurnal Hepatology edisi Agustus lalu, yang menampilkan temuan dari 10 studi tentang hubungan antara kopi dan kanker hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi-studi itu dikaji ulang oleh para peneliti, termasuk Francesca Bravi dari Istituto di Ricerche Farmacologiche di Milan, Italia. Studi keseluruhan mencakup 2.260 orang dengan kanker hati dan 240.000 orang tanpa kanker hati. Para partisipan hidup di Yunani, Italia, dan Jepang. Partisipan melaporkan tentang kebiasaan mereka minum kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data menunjukkan bahwa peminum kopi tampaknya 41 persen lebih sedikit didiagnosis kanker hati dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi. Untuk setiap cangkir kopi yang diminum, angka kemungkinan didiagnosis kanker hati menurun sampai 23 persen! Beberapa studi mendefinisikan konsumsi kopi sebanyak 3 cangkir atau lebih per hari. Yang lain menyetel pada angka lebih rendah, tidak lebih dari 1 cangkir per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktanya, kanker hati lebih jarang terjadi pada peminum kopi di semua negara (Yunani, Italia, dan Jepang). Peneliti mengatakan bahwa temuan ini bukan kebetulan atau fenomena lokal. Mereka berspekulasi bahwa kopi memperbaiki enzim hati dan memotong sirosis dan kanker hati. Namun, tim Bravi tidak menjanjikan bahwa minum kopi akan mencegah kanker hati. Jadi, apakah minum kopi mencegah atau tidak kanker hati, penelitian yang lebih mendalam masih harus terus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Taken from Kompas Senin 24 November 2008&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-3593870282700992107?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nXdOUAp3dP1vn6WoSYulwiMkLjo/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nXdOUAp3dP1vn6WoSYulwiMkLjo/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nXdOUAp3dP1vn6WoSYulwiMkLjo/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/nXdOUAp3dP1vn6WoSYulwiMkLjo/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/3593870282700992107/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/merokok-mengurangi-resiko-kanker.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/3593870282700992107?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/3593870282700992107?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/merokok-mengurangi-resiko-kanker.html" title="Kopi dan Kanker" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUDSXw_fip7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-3963221568252631862</id><published>2008-12-06T15:54:00.003+07:00</published><updated>2009-03-18T01:57:58.246+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T01:57:58.246+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan" /><title>Akibat Merokok</title><content type="html">&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tau nggak sih kalian semua, kalau merokok dan kanker memang sangat berhubungan. Di antara sekitar 4000 senyawa yang ada di dalam asap rokok, golongan senyawa Polisiklik Aromatik Hidrokarbon (PAH) adalah yang paling bertanggung jawab sebagai penyebab terjadinya dan berkembangnya kanker (selanjutnya disebut senyawa &lt;strong&gt;karsinogenik&lt;/strong&gt;). Senyawa tersebut terjadi sebagai akibat dari pembakaran senyawa karbon pada umunya, termasuk material rokok dan akan terlepas bersama asap rokok dan tersedot masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan. Jadi, baik yang merokok, maupun yang tidak merokok tapi menghirup asap rokok (perokok pasif) sama-sama beresiko terkena zat karsinogenik tersebut dan beresiko terkena kanker.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senyawa PAH (misalnya benzo(a)pirena dan dimetilbenz(a)antrazena) di dalam tubuh akan mengalami perubahan kimia (metabolisme) menjadi senyawa yang lebih reaktif. Senyawa reaktif tersebut selanjutnya akan bereaksi dengan senyawa-senyawa makromolekul di dalam sel, termasuk DNA sehingga membentuk ikatan kovalen yang sulit terlepas. Adanya ikatan kovalen ini akan mengganggu proses biokimiawi normal sel dan bahkan akan memicu adanya perubahan genetik (mutasi). Adanya mutasi pada DNA dapat menyebabkan perubahan regulasi sel, misalnya sel yang semula tidak membelah akan terpacu untuk terus membelah. Keadaan sel yang demikian inilah yang dapat menimbulkan &lt;strong&gt;&lt;a href="http://ccrcfarmasiugm.wordpress.com/kanker"&gt;kanker&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;, yakni perkembangan sel yang tidak terkontrol dan mengganggu lingkungannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asap rokok dengan Senyawa PAH-nya, disamping dapat menyebabkan mutasi langsung pada DNA ternyata juga dapat memacu aktivasi faktor-faktor pemicu pembelahan sel, seperti NF-kB. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kultur sel yang diekspose dengan asap rokok akan meningkatkan NF-kB aktif dan memacu ekspresi protein cyclin D, protein yang sangat diperlukan untuk awal pembelahan sel. Dengan sifat yang demikian ini maka senyawa PAH juga akan dapat memicu perkembangan tumor lebih cepat lagi. Keadaan ini tentu juga akan sangat berbahaya bagi sel-sel yang telah berpotensi menjadi kanker. Oleh karena itu asap rokok sangat berbahaya terhadap siapa saja, baik perokok aktif maupun pasif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;mau tau manfaatnya kalau kamu gak ngerokok lagi ?? ini dia :&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bau rokok di baju menjadi hilang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teman yg gak ngerokok jd gak keganggu.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lubang-lubang di baju menjadi tidak ada lagi akibat percikan api rokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uang buat beli rokok bisa buat sarapan tiap pagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kamar kosan menjadi bersih karena tidak ada puntung rokok dan debu rokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mudah-mudahan menjadi lebih sehat, amien…!!!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dll&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-3963221568252631862?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZRjJjOrVfzbR3iNPR-Gz9811mV0/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZRjJjOrVfzbR3iNPR-Gz9811mV0/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZRjJjOrVfzbR3iNPR-Gz9811mV0/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/ZRjJjOrVfzbR3iNPR-Gz9811mV0/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/3963221568252631862/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/jangan-merokok-donk.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/3963221568252631862?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/3963221568252631862?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/jangan-merokok-donk.html" title="Akibat Merokok" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry gd:etag="W/&quot;DEUHQn44eyp7ImA9WxVUE0w.&quot;"><id>tag:blogger.com,1999:blog-7008481700747620442.post-4435373553519683016</id><published>2008-12-05T19:54:00.001+07:00</published><updated>2009-03-18T01:57:13.033+07:00</updated><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-03-18T01:57:13.033+07:00</app:edited><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lingkungan" /><title>Global Warming</title><content type="html">&lt;div class="tanggal"&gt;artikel ini diambil dari kompas pada hari Senin, 1 Desember 2008 | 18:08 WIB&lt;br /&gt;yang perlu kita sadari saat ini adalah masalah global warming ini, siapa lagi kalau bukan kita yang menyayangi bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;p&gt;&lt;strong&gt;MEDAN, SENIN&lt;/strong&gt; - Pemanasan global yang mengakibatkan kenaikan suhu diatas permukaan bumi mengancam keberadaan negara-negara kepulauan seperti Indonesia, Filipina dan Jepang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu dikatakan Ketua Program Doktor dan Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Alvi Syahrin, saat sosialisasi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim, di Medan, Senin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, pemanasan global yang terjadi diramalkan juga akan mencairkan lapisan es Greendland hingga menyebabkan naiknya permukaan laut menuju tujuh meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Kalau ini sampai terjadi, maka pulau-pulau kecil dibelahan dunia akan tenggelam oleh air laut. Indonesia sendiri dalam dua tahun belakangan ini sudah kehilangan 24 pulau-pulau kecil akibat naiknya permukaan laut,"katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara pada kesempatan yang sama Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional Sumatera, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Ir.Sabar Ginting MBA, mengatakan, rata-rata tahunan es lautan artik telah menciut sebesar 2,7 persen perdekade, dengan penurunan lebih besar pada saat musim panas sebesar 7,4 persen per dekade.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penurunan glacier dan tutupan es juga berkontribusi terhadap kenaikan permukaan air laut sebesar 0,5 mm per tahun dari tahun 1961 hingga 2003.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat pemanasan global, kata dia, pada pertengahan abad rata-rata run off sungai dan ketersediaan air diproyeksikan akan meningkat 10-40 persen didaerah lintang tinggi dan dibeberapa wilayah tropis basah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara diwilayah daerah lintang menengah dan daerah tropis kering ketersediaan air akan menurun sekitar 10-30 persen.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;WAH&lt;/b&gt;       &lt;br /&gt;                        &lt;b style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: bold; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Sumber : Antara&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7008481700747620442-4435373553519683016?l=blogcumi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;p&gt;&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/c2rlkue0myHKC0XYBDriiqbabYk/0/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/c2rlkue0myHKC0XYBDriiqbabYk/0/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;
&lt;a href="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/c2rlkue0myHKC0XYBDriiqbabYk/1/da"&gt;&lt;img src="http://feedads.g.doubleclick.net/~a/c2rlkue0myHKC0XYBDriiqbabYk/1/di" border="0" ismap="true"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content><link rel="replies" type="application/atom+xml" href="http://blogcumi.blogspot.com/feeds/4435373553519683016/comments/default" title="Poskan Komentar" /><link rel="replies" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/global-warming.html#comment-form" title="0 Komentar" /><link rel="edit" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/4435373553519683016?v=2" /><link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://www.blogger.com/feeds/7008481700747620442/posts/default/4435373553519683016?v=2" /><link rel="alternate" type="text/html" href="http://blogcumi.blogspot.com/2008/12/global-warming.html" title="Global Warming" /><author><name>ikul site</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel="http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail" width="16" height="16" src="http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif" /></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>

