<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Coretan Arief</title>
	
	<link>http://a-rief.web.id</link>
	<description>Berbagi Pengalaman Hidup Sehari-hari</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 03:04:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/arie8" /><feedburner:info uri="arie8" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>arie8</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Reuni Kelas C – DII PGSD Unej Angkatan 2006</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/nE5Jq996Qzc/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/reuni-kelas-c-dii-pgsd-unej-angkatan-2006/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 02:58:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[pgsd]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>
		<category><![CDATA[undangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=721</guid>
		<description><![CDATA[Buat teman-temanku semua, alumni kelas C di DII PGSD Unej  angkatan 2006, kita akan mengadakan reuni kelas. Insya Allah akan dilaksanakan tanggal 6 september. Tempat menyusul. Untuk undangan dan nomor kontak yang bisa dihubungi, silahkan klik gambar di bawah ini. Makasih atas partisipasinya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat teman-temanku semua, alumni kelas C di DII PGSD Unej  angkatan 2006, kita akan mengadakan reuni kelas. Insya Allah akan dilaksanakan tanggal 6 september. Tempat menyusul.</p>
<p>Untuk undangan dan nomor kontak yang bisa dihubungi, silahkan klik gambar di bawah ini.</p>
<p><a href="http://i543.photobucket.com/albums/gg477/arief4/Undangan.jpg" /><img src="http://i543.photobucket.com/albums/gg477/arief4/Undangan.jpg" width="384" height="288" /></a></p>
<p>Makasih atas partisipasinya</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/nE5Jq996Qzc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/reuni-kelas-c-dii-pgsd-unej-angkatan-2006/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/reuni-kelas-c-dii-pgsd-unej-angkatan-2006/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Apakah Harus Pindah?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/Mu7R7vyOsA0/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/apakah-harus-pindah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 02:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=718</guid>
		<description><![CDATA[Sudah cukup lama aku nggak update blog ini. Kayaknya mubadzir banget ya harus sewa domain dan hosting, tapi orangnya males nulis dan update. Kan sayang uangnya.. Sebenernya bisa saja aku pindah kembali ke blogdetik, tapi butuh pertimbangan yang matang karena domain ini udah cukup terkenal di kalangan beberapa pembaca dan juga mesin pencari. Sayang lah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah cukup lama aku nggak update blog ini. Kayaknya mubadzir banget ya harus sewa domain dan hosting, tapi orangnya males nulis dan update. Kan sayang uangnya..</p>
<p>Sebenernya bisa saja aku pindah kembali ke blogdetik, tapi butuh pertimbangan yang matang karena domain ini udah cukup terkenal di kalangan beberapa pembaca dan juga mesin pencari. Sayang lah kalau mau dilepas. Bagaimana menurut kalian?</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/Mu7R7vyOsA0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/apakah-harus-pindah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/apakah-harus-pindah/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Memperingati Hari Pendidikan Nasional</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/xJYaC-rOB4Q/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/memperingati-hari-pendidikan-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 06:56:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[demonstran]]></category>
		<category><![CDATA[demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/memperingati-hari-pendidikan-nasional/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin adalah hari yang diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Sebagai insan pendidikan, memperingatinya adalah hal yang wajib. Ada banyak kegiatan yang dilakukan untuk memeriahkan peringatan hari nasional ini. Untuk tingkat sekolah dasar sampai menengah, ada lomba antar sekolah, upacara bendera, jalan sehat dan ada banyak kegiatan lain yang sejenis. Sedangkan untuk tingkat perguruan tinggi, selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin adalah hari yang diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Sebagai insan pendidikan, memperingatinya adalah hal yang wajib. Ada banyak kegiatan yang dilakukan untuk memeriahkan peringatan hari nasional ini. Untuk tingkat sekolah dasar sampai menengah, ada lomba antar sekolah, upacara bendera, jalan sehat dan ada banyak kegiatan lain yang sejenis. Sedangkan untuk tingkat perguruan tinggi, selain upacara, seperti biasa, ada kegiatan unjuk rasa atau biasa kita sebut dengan demonstrasi.<span id="more-717"></span></p>
<p>Demonstrasi kali ini melibatkan mahasiswa dan organisasi kepemudaan, terutama yang berlokasi di Yogyakarta. Kenapa Yogya? Karena kota itu dijuluki sebagai kota pelajar dan dulunya, Yogya merupakan basis pendidikan yang fenomenal. yakni sekolah &#8220;Taman Siswa&#8221;, yang didirikan oleh Bapak Pendidikan Nasional kita, Ki Hadjar Dewantara. Sekolah ini terkenal dengan motonya yang kita gunakan sampai sekarang yaitu &#8220;Tut Wuri Handayani&#8221;.</p>
<p>Dalam demonstrasi ini, para demonstran menolak produk pendidikan kita yang dilahirkan berdasarkan sistem pendidikan yang dibuat oleh amerika, entah itu UAN sebagai penentu kelulusan, UU 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU SisDikNas), UU Badan Hukum Pendidikan (UU BHP), dan lain sebagainya. Mereka menuntut pendidikan dilaksanakan dengan basis pendidikan yang dikenalkan oleh Taman Siswa, yang memungkinkan seluruh rakyat Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak.</p>
<p>Memang, peringatan Hari Pendidikan Nasional harus kita peringati dengan kemeriahan, tapi juga jangan lupa untuk merenung kembali apakah dunia pendidikan kita sudah baik dan bisa membawa Indonesia menjadi negara yang maju dan sejahtera.</p>
<p>Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional <img src='http://a-rief.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/xJYaC-rOB4Q" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/memperingati-hari-pendidikan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/memperingati-hari-pendidikan-nasional/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Makin Baru Kok Makin Jelek?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/5P85mkxKqLU/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/makin-baru-kok-makin-jelek/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Apr 2010 15:59:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[produsen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/makin-baru-kok-makin-jelek/</guid>
		<description><![CDATA[Pernah memperhatikan kualitas dan harga barang dulu dengan barang yang keluar akhir-akhir ini? Kalau kita mau jeli dan teliti membandingkannya, pasti kita akan sepakat bilang kalau harga dan kualitas barang jaman dulu lebih tinggi atau bagus daripada yang sekarang, terutama dalam hal material bahan baku dan durabiltasnya (meskipun barang keluaran baru aku akui memiliki lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah memperhatikan kualitas dan harga barang dulu dengan barang yang keluar akhir-akhir ini? Kalau kita mau jeli dan teliti membandingkannya, pasti kita akan sepakat bilang kalau harga dan kualitas barang jaman dulu lebih tinggi atau bagus daripada yang sekarang, terutama dalam hal material bahan baku dan durabiltasnya (meskipun barang keluaran baru aku akui memiliki lebih banyak fitur, fungsionalitas, kegunaan, atau fasilitasnya). Harga barang yang baru juga relatif lebih murah. Betul nggak? Sebenernya ini menurutku pribadi aja, mungkin berbeda dengan temen-temen yang lain.</p>
<p><span id="more-716"></span>
<p>Kok aku bisa ngomong gitu? Mana buktinya? Sekarang kita lihat saja contoh produk sepeda. Kalau kamu punya sepeda yang usianya udah cukup tua, anggaplah sekitar 10 tahun. Coba bandingkan sepeda &#8220;agak tua&#8221; kamu itu dengan sepeda yang lebih baru, katakanlah sepeda yang baru beli setahun lalu. Secara bentuk sih pasti kebanyakan akan bilang lebih bagus sepeda baru. Tapi bagaimana dengan ketahanan dan kualitas material bahannya? Mana yang tahan jarang masuk ke bengkel karena bodinya patah (kecuali ban sih sepeda kayak apapun tuanya kalau bannya kena paku ya kempes lah). Ya jawabannya sudah hampir pasti sepeda lama yang lebih tahan lama. Dan nyatanya ini bukan hanya terjadi dalam hal sepeda saja lho ya</p>
<p>Memangnya kenapa hal ini bisa terjadi? Simpel aja sepertinya. Setiap produsen pasti mau mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Padahal di sisi lain, harga bahan baku semakin mahal dan upah pekerja juga harus dinaikkan. Dengan kondisi yang &#8220;terjepit&#8221; seperti itu, salah satu yang jadi keputusan produsen adalah dengan menurunkan kualitas barang. Namun, untuk memberikan kesan adanya &#8220;peningkatan&#8221; dalam produknya, produsen mendandani produk mereka dengan seindah mungkin, atau dengan menambah fasilitas yang dimiliki produk tersebut</p>
<p>Peningkatan fasilitas memang bagus, harga turun juga bagus, lalu kenapa kualitas jadi turun? Jadi, kita harus pintar-pintar memilih barang. Jangan sampai salah pilih <img src='http://a-rief.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/5P85mkxKqLU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/makin-baru-kok-makin-jelek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/makin-baru-kok-makin-jelek/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Ulang Tahun Pertama</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/az9KyTO7F5w/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/ulang-tahun-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 00:57:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=714</guid>
		<description><![CDATA[Usia blog ini sudah genap satu tahun tanggal 21 kemarin. Tua apa belum ya kalau usianya mencapai satu tahun? Kalau diperhatikan, ternyata ulang tahun blog ini sama dengan ulang tahun Ibu Kartini ya? Sebenernya domain ini aktif mulai tanggal 16 April 2009, tapi karena tulisan perdana ditulis pada tanggal 21 April-nya, ya anggap saja ulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Usia blog ini sudah genap satu tahun tanggal 21 kemarin. Tua apa belum ya kalau usianya mencapai satu tahun? Kalau diperhatikan, ternyata ulang tahun blog ini sama dengan ulang tahun Ibu Kartini ya? Sebenernya domain ini aktif mulai tanggal 16 April 2009, tapi karena tulisan perdana ditulis pada tanggal 21 April-nya, ya anggap saja ulang tahunnya sekarang (maksa banget deh?).<span id="more-714"></span></p>
<p>Sudah banyak suka duka dalam &#8220;masa hidup&#8221; blog ini, namun semuanya adalah sebuah pengalaman yang akan bisa jadi pengetahuan baru yang nantinya bermanfaat untuk kemampuan kita dalam dunia blog ini. Mulai dari pendaftaran domain yang rumit, hosting yang sering ngadat sampai-sampai harus pindah hosting, dan banyak lagi yang lainnya. Belum lagi harus blogwalking dan main SEO untuk mendapatkan pengunjung.</p>
<p>Semoga blog ini bisa &#8220;bernafas&#8221; terus dengan menyajikan konten-konten yang semoga bisa bermanfaat buat kita semua.<br />
Happy blogging, Guys! <img src='http://a-rief.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/az9KyTO7F5w" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/ulang-tahun-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/ulang-tahun-pertama/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Efektifkah Aturan Helm SNI?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/4uIS3v-pEvU/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/efektifkah-aturan-helm-sni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 14:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[helm]]></category>
		<category><![CDATA[sni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=710</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini banyak pemberitaan mengenai peraturan pemerintah untuk menggunakan helm berlogo SNI (berbentuk emboss/timbul, bukan hanya tulisan SNI). Alasan mereka sepertinya adalah karena hal itu untuk keselamatan para bikers. Namun juga ada yang mengatakan bahwa alasan lainnya adalah karena pemerintah ingin menyelamatkan industri lokal dari serbuan produsen dari china yang menjual barang dengan harga yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini banyak pemberitaan mengenai peraturan pemerintah untuk menggunakan helm berlogo SNI (berbentuk emboss/timbul, bukan hanya tulisan SNI). Alasan mereka sepertinya adalah karena hal itu untuk keselamatan para bikers. Namun juga ada yang mengatakan bahwa alasan lainnya adalah karena pemerintah ingin menyelamatkan industri lokal dari serbuan produsen dari china yang menjual barang dengan harga yang relatif murah dan kualitas bersaing. Benarkah program pemerintah ini bisa berjalan dengan sukses?<br />
<span id="more-710"></span><br />
Sayangnya banyak dari kita yang protes dengan kebijakan pemerintah ini, meskipun di sisi lain banyak juga yang mendukungnya. Aku akan menjelaskan alasan yang aku punya mengenai orang-orang yang kurang bahkan nggak setuju dengan kebijakan ini.</p>
<p>Pertama, kita sebagai warga sepertinya nggak perlu dikekang seperti itu (dengan melakukan tilang pada pengendara yang menggunakan helm non SNI). Sebagai manusia normal, pasti nggak ada dari kita yang mau celaka di jalan. Betul nggak? Karena itu, kita pasti akan mencari perlindungan yang menurut kita paling baik, termasuk masalah helm ini. Pemerintah boleh menyarankan penggunaan helm SNI, tapi nggak perlu memaksakan penggunaannya pada warga. Biarlah warga yang memilih yang terbaik.</p>
<p>Kedua, akhir-akhir ini banyak produsen ataupun pedagang yang nakal dengan memproduksi dan menjual helm SNI palsu, baik itu yang mereknya telah disertifikasi pemerintah ataupun belum. Bisa jadi mereka menyediakan helm dengan bahan baku yang &#8220;buruk&#8221; dan tinggal diberikan logo SNI. Mereka melakukan ini karena helm SNI sedang naik daun dan bisa jadi ladang keuntungan yang berlimpah.</p>
<p>Ketiga, ada yang bilang, kualitas helm luar negeri lebih baik ketimbang helm SNI. Untuk hal ini sih aku no comment lah. Aku nggak pernah membandingkan helm-helm seperti itu. Mungkin ada yang pernah.</p>
<p>Namun bagaimanapun juga, sebagai warga negara yang baik dan patuh pada peraturan pemerintah yang menjadi pemimpin kita, kita harus mematuhi semua aturan yang ada. Termasuk membeli dan menggunakan helm SNI ini. Toh, pemerintah pasti bermaksud baik dengan adanya peraturan ini. Semoga peraturan ini bisa berjalan dengan baik dan nggak dimanfaatkan pihak yang nggak bertanggung jawab demi keuntungan materi mereka aja.</p>
<p>Yang paling penting adalah, Safety riding please!</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/4uIS3v-pEvU" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/efektifkah-aturan-helm-sni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/efektifkah-aturan-helm-sni/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Beda Versi, Beda Cerita</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/dGHHV5N-iqY/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/beda-versi-beda-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 22:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[serial]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>
		<category><![CDATA[upin]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan laporan plugin StatPress, ternyata artikelku yang paling banyak ditemukan lewat mesin pencari dan dibaca oleh pengunjung blog ini adalah tentang Upin dan Ipin. Terlihat juga dari komentar yang terus bertambah sekalipun itu adalah postingan yang agak lama. Wah, ternyata banyak yang suka Serial Upin dan Ipin, nggak liat usia, baik tua maupun muda. Mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasarkan laporan plugin StatPress, ternyata artikelku yang paling banyak ditemukan lewat mesin pencari dan dibaca oleh pengunjung blog ini adalah tentang Upin dan Ipin. Terlihat juga dari komentar yang terus bertambah sekalipun itu adalah postingan yang agak lama. Wah, ternyata banyak yang suka Serial Upin dan Ipin, nggak liat usia, baik tua maupun muda. Mungkin karena banyak orang yang sudah bosan dengan sinetron atau juga dengan infotainment yang lebay.<span id="more-624"></span></p>
<p>Awalnya aku lihat serial Upin dan Ipin lewat internet, alias video-video terpisah yang durasinya sekitar 5-10 menit, dengan judul yang berurutan. Misalnya episode &quot;Dugaan&quot;, &quot;Malam Raya&quot;, &quot;Tamak&quot;, &quot;Zakat&quot; dan banyak lagi episode yang lain. Setiap episode tentunya menceritakan sesuai dengan judulnya.</p>
<p>Namun ketika aku melihat Serial ini di layar televisi, formatnya sudah berbeda jauh. Di televisi, tayangannya berdurasi di atas 30 menit. Setelah aku perhatikan, ternyata itu merupakan gabungan dari beberapa episode-episode pendek, yang disusun sedemikian rupa sehingga mudah dimengerti dan terlihat &quot;nyambung&quot; antara cerita yang satu dengan cerita yang selanjutnya.</p>
<p>Jujur aku bingung karena tayangan yang aku dapat di internet beda dengan di TV. Sekedar saran sih ya, kalau sudah melihat di TV, mending nggak usah lihat yang terpisah-pisah seperti di internet, atau juga sebaliknya. Bisa bikin kita bingung</p>
<p>	Â <br />
	 </p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/dGHHV5N-iqY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/beda-versi-beda-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/beda-versi-beda-cerita/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mantri Desa yang Malang</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/arie8/~3/5_Bkn1lDnuY/</link>
		<comments>http://a-rief.web.id/mantri-desa-yang-malang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2010 22:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mantri]]></category>
		<category><![CDATA[medis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://a-rief.web.id/?p=622</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu belakangan ini ada berita yang cukup menjadi perhatian publik, yakni adanya seorang mantri kesehatan desa di pedalaman pulau Kalimantan (kalau nggak salah namanya adalah Pak Misran, mohon koreksinya jika salah) yang diadili dan divonis 3 bulan penjara + denda dua juta rupiah. Mantri ini dihukum karena telah membuka praktek tanpa ijin, lebih tepatnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu belakangan ini ada berita yang cukup menjadi perhatian publik, yakni adanya seorang mantri kesehatan desa di pedalaman pulau Kalimantan (kalau nggak salah namanya adalah Pak Misran, mohon koreksinya jika salah) yang diadili dan divonis 3 bulan penjara + denda dua juta rupiah. Mantri ini dihukum karena telah membuka praktek tanpa ijin, lebih tepatnya beliau nggak memenuhi syarat untuk membuka praktek pengobatan, karena pada dasarnya dia nggak pernah mengenyam pendidikan dokter sebelumnya.<span id="more-622"></span></p>
<p>Pada dasarnya, hukum memang melarang kita bekerja kalau nggak sesuai dengan kompetensi kita. Praktek kesehatan haruslah seorang dokter, pengajar adalah seorang guru, dan sebagainya. Namun yang terjadi dalam kasus ini adalah, mantri kesehatan ini membuka praktek karena kebutuhan tenaga kesehatan di daerah tempat dia tinggal ini sangat kurang, bahkan sama sekali nggak ada dokter yang bertugas di sana. Kalau sudah begini, apa tega mantri kesehatan ini nggak menolong pas ada orang yang sedang membutuhkan tindakan medis? Apa harus memanggil dokter dari kota terdekat untuk menolongnya?</p>
<p>Kita pasti nggak akan ambil resiko dengan membiarkan seorang pasien mati sia-sia karena nggak ada tenaga medis yang menolongnya, hanya untuk menunggu seorang dokter yang mungkin malah nggak bisa menempuh jarak ke lokasi yang dimaksud.</p>
<p>Semoga ini bisa jadi agenda untuk Departemen Kesehatan agar menyediakan tenaga medis di setiap pelosok Indonesia, agar nggak ada lagi mantri-mantri kesehatan lain yang harus menghadapi hukum dan divonis penjara seperti kejadian ini.</p>
<p>	 </p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/arie8/~4/5_Bkn1lDnuY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://a-rief.web.id/mantri-desa-yang-malang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://a-rief.web.id/mantri-desa-yang-malang/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
