<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Andi Saleh Weblog</title>
	
	<link>http://andi.saleh.web.id</link>
	<description>Web design, web development, and a little bit of everything from Andi Saleh</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Aug 2011 15:25:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/andisaleh/blog" /><feedburner:info uri="andisaleh/blog" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</creativeCommons:license><image><link>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</link><url>http://creativecommons.org/images/public/somerights20.gif</url><title>Some Rights Reserved</title></image><feedburner:emailServiceId>andisaleh/blog</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Smartfren Connex sebagai solusi internet SOHO</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/mqtMKt5bJUk/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/smartfren-connex/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 11:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Clean]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Sans-serif]]></category>
		<category><![CDATA[Tabel]]></category>
		<category><![CDATA[Ungu]]></category>
		<category><![CDATA[Webfont]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[It&#8217;s a brave new world Saat ini tersedia banyak sekali opsi untuk solusi internet. Kuota fair usage paket Load Speedy sebesar 3GB per bulan yang saya gunakan selalu habis kurang dari seminggu, memaksa saya untuk mulai mencari alternatif yang lebih baik&#8211;dan preferably, lebih murah. Dari diskusi dengan beberapa teman, saya melihat Smartfren Connex sebagai pengganti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="container_24 clearfix">
<div class="grid_12 suffix_1 satu">
<h3>It&#8217;s a brave new world</h3>
<p>Saat ini tersedia banyak sekali opsi untuk solusi internet. Kuota fair usage paket Load Speedy sebesar 3GB per bulan yang saya gunakan selalu habis kurang dari seminggu, memaksa saya untuk mulai mencari alternatif yang lebih baik&#8211;dan preferably, lebih murah. Dari diskusi dengan beberapa teman, saya melihat Smartfren Connex sebagai pengganti yang cocok.</p>
<p>Berikut tabel harga yang diambil dari masing-masing website provider saat tulisan ini dipublish. Sumber: <a href="http://www.telkomspeedy.com/index.php/main/speedy/paket/">ini</a> dan <a href="http://smartfren.com/data/index.html">ini</a>.</p>
<p><img src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2011/07/tabelharga.jpg" alt="" title="Tabel harga Speedy dan Connex" width="486" height="520" class="alignnone size-full wp-image-435" /></p>
</div>
<div class="grid_11 satu-kanan">
<h4>Proyeksi Semester</h4>
<p>Untuk lebih meyakinkan diri (dan istri, karena ada biaya tambahan di awal&#8211;di luar biaya yang biasa dianggarkan) saya sempat membuat tabel perbandingan seperti di bawah ini.</p>
<table id="tharga">
<thead>
<td class="text-center">Provider</td>
<td>Bulan 1</td>
<td>Bulan 2-6</td>
<td class="gr">Total</td>
</thead>
<tr>
<td class="text-center">Telkom Speedy<br />(Paket Load)</td>
<td colspan="2">Rp324.500<sup><small>†</sup></small></td>
<td class="gr">Rp1.947.000</td>
</tr>
<tr>
<td class="text-center">Smartfren Connex<br />(s/d 3.1Mbps)</td>
<td>Rp544.000<sup><small>‡</sup></small></td>
<td>Rp150.000</td>
<td class="gr">Rp1.294.000</td>
</tr>
<tr>
<td class="text-center">Smartfren Connex<br />(s/d 768kbps)</td>
<td>Rp544.000<sup><small>‡</sup></small></td>
<td>Rp90.000</td>
<td class="gr">Rp994.000</td>
</tr>
</table>
<p><small><sup>†</sup> + PPN 10% &#8212; <sup>‡</sup> Gratis koneksi bulan pertama, lihat <a href="#biaya">rincian biaya</a>.</small></p>
<p>Saya berencana menggunakan opsi Connex s/d 3.1Mbps yang dalam 6 bulan bisa menghemat biaya internet menjadi hanya dua pertiga dari biaya yang normalnya dikeluarkan. Bahkan opsi Connex s/d 768kbps yang di atas kertas masih lebih baik dibanding paket Load Speedy yang saya gunakan bisa memotong biaya internet sampai separuh.<sup>[<a href="#footnote-1-433" id="footnote-link-1-433" title="See the footnote.">1</a>]</sup></p>
<p>Keputusan dibuat. Saya lalu mengunjungi Plasa Telkom untuk memutuskan langganan Speedy yang sudah dipakai lebih dari 2 tahun itu, namun memastikan sebelumnya koneksi baru dengan Smartfren berjalan lancar, yang proses selengkapnya bisa dibaca di bawah ini.</p>
</div>
</div>
<div class="dua clearfix">
<div class="container_24">
<div id="swmodem"></div>
<div class="grid_12 suffix_1">
<h3 id="mts">Making the switch</h3>
<p>Modem Smartfren saya dapatkan dari sebuah toko komputer di Palembang Square yang langsung saya aktifkan begitu sampai di rumah. Setelah sekitar satu jam penggunaan, suhu modem ternyata sudah super panas. Saya sempat mencabutnya dari port USB dan menggunakannya untuk memijat leher dan pundak&#8212;panasnya enak. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-smile-big.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Permasalahan modem yang sangat cepat panas ini sebetulnya sudah saya ketahui sebelumnya dari pengalaman seorang sahabat. Keluhan mengenai hal ini juga banyak terdapat di beberapa forum. Terinspirasi dari modem milik sahabat inilah saya mencari dua heatsink chipset dari mainboard yang tidak terpakai dan membuat sebuah <em>sandwich</em> modem. Hasilnya, modem sama sekali tidak panas walau digunakan selama berjam-jam. It&#8217;s not even warm to the touch.</p>
<p>Workstation utama sukses menggunakan koneksi baru dari modem ini. Selanjutnya saya harus mencari cara agar koneksi ini bisa dibagi ke seluruh rumah&#8212;total dua desktop, dua notebook, satu tablet, tiga ponsel, dan dua <em>line</em> cadangan. Sebelumnya urusan ini ditangani oleh sebuah router wireless yang sayangnya tidak mendukung koneksi dari modem USB. Sedikit <em>Googling</em> mengantarkan saya pada <a href="http://www.bhinneka.com/products/sku00206756/tp-link_tl-mr3420.aspx" title="Router wireless TP-Link TL-MR3420">produk ini</a>. Gak perlu repot-repot pesan, ternyata barangnya ada di sebuah <a href="https://foursquare.com/andisaleh/checkin/4e2a2e0952b1b8f198542ba7" title="Media Jaya Komputer">toko komputer lokal</a>, dan untuk mendinginkan router yang harus hidup 24/7 ini&#8211;atau setidaknya menjaganya agar tidak terlalu panas&#8211;saya membeli sebuah netbook cooler mini. <s><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=32759117&#038;l=d3fe482abf&#038;id=1428971206">Selesai</a></s>.</p>
<p>Koneksi modem setelah dipasang di router menjadi sangat tidak stabil. Setiap kali koneksi internet putus, saya melihat status modem di router terbaca &#8220;unplugged&#8221;. Benar saja, setiap kali koneksi putus lampu modem mati walau tetap tertancap di router. Kecurigaan jatuh pada USB passthrough yang digunakan sebagai power source dua kipas cooler&#8211;yang mungkin karena kualitas yang rendah&#8211;tidak mampu meneruskan daya yang cukup stabil ke modem. Cooler dicabut sementara untuk menguji teori ini dan modem ternyata bisa berfungsi dengan normal tanpa putus. Saya akhirnya memotong USB passthrough cooler dan menyambungkannya ke sebuah power adapter bekas.<sup>[<a href="#footnote-2-433" id="footnote-link-2-433" title="See the footnote.">2</a>]</sup> Cooler sekarang mendapat tenaga langsung dari soket listrik.</p>
</div>
<div class="grid_11">
<div id="swmodem-caption"><em>Sandwich</em> modem dengan dua heatsink chipset</div>
<div class="clear"></div>
<h4 id="biaya">Biaya dan alat</h4>
<table>
<tr>
<td><a href="http://smartfren.com/data/ac682.html">Modem Smartfren AC682</a></td>
<td>Rp199.000</td>
</tr>
<tr>
<td><a href="http://www.bhinneka.com/products/sku00206756/tp-link_tl-mr3420.aspx">Wireless router TP-Link TL-MR3420</a></td>
<td>Rp325.000</td>
</tr>
<tr>
<td>Cooler portable untuk netbook 10&#8243;</td>
<td>Rp20.000</td>
</tr>
<tfoot>
<td>Total</td>
<td>Rp544.000</td>
</tfoot>
</table>
<p>Perlengkapan lain yang digunakan:</p>
<ul id="alat">
<li><strong>Dua buah heatsink chipset yang tidak terpakai</strong>, disatukan dengan dua karet gelang. Sistem pendinginan ini sangat fleksibel (pun intended) karena heatsink bisa dilepas dan dipasang dengan mudah. Berguna untuk mengurangi prejudice dan pertanyaan yang tidak perlu saat modem harus dibawa dan digunakan di tempat umum. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-smile-big.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Power adapter optical drive eksternal yang sudah rusak</strong> untuk sumber tenaga kipas cooler. Bisa juga power source maksimal 12V DC lain yang tersedia. Asal port USB di router tidak digunakan untuk apapun selain modem.</li>
<li><strong>Satu USB extension cord.</strong> Bentuk heatsink tidak memungkinkan modem dipasang langsung di belakang router, bersebelahan dengan kabel jaringan dan antena.</li>
</ul>
</div>
</div>
</div>
<div class="tiga clearfix container_24">
<div class="grid_12 suffix_12">
<h3>Speed test</h3>
</p></div>
<div class="grid_12 suffix_1">
<p>Saat tulisan ini dipublish, koneksi ini baru digunakan selama kurang lebih 2 minggu. Sejauh ini, saya cukup puas dengan kecepatan yang didapatkan. Saya masih berada dalam periode gratis 30 hari dengan kecepatan s/d 384kbps dan sejauh ini juga kecepatan yang dijanjikan terpenuhi.<sup>[<a href="#footnote-3-433" id="footnote-link-3-433" title="See the footnote.">3</a>]</sup></p>
<p><img alt="" src="http://speedtest.net/result/1405372386.png" title="Speed test" class="aligncenter" width="300" height="135" /> <img alt="" src="http://speedtest.net/result/1405394195.png" title="Speed test" class="aligncenter" width="300" height="135" /> <img alt="" src="http://www.pingtest.net/result/41636207.png" title="Ping test" class="aligncenter" width="300" height="135" />
  </div>
<div class="grid_11">
<p>Koneksi Smartfren Connex paling stabil di pagi dan malam hari. Di siang hari, koneksinya sedikit tidak stabil. Grafik transfer rate bisa naik turun dengan titik terendah sekitar 160kbps, namun ini hanya terlihat saat mengunduh file dengan aplikasi seperti IDM. Untuk aktifitas browsing biasa kecepatannya terasa cukup stabil.</p>
<p><img src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2011/07/idm1.png" alt="" title="Download dengan IDM" width="430" height="326" class="aligncenter size-full wp-image-480" /></p>
<p>Saya merasa optimis akan merasakan peningkatan kecepatan yang baik saat memulai langganan pasca bayar untuk kecepatan s/d 3.1Mbps nanti walau pada kenyataannya mungkin kecepatan itu <a href="http://twitter.com/ailua/statuses/95455899312861185">tidak akan tercapai</a>. <em>It&#8217;s yet to be seen</em> dan tulisan ini akan diupdate setelah kecepatan barunya diuji nanti.</p>
</div>
</div>
<ol class="footnotes"><li id="footnote-1-433">Lebih jauh lagi, dalam waktu 1 tahun biaya bisa dipangkas 45% untuk kecepatan s/d 3.1Mbps dan 60% untuk 768kbps.  <span="ref-back">[<a href="#footnote-link-1-433">&uarr;</a>]</span></li><li id="footnote-2-433">Sebelumnya saya sempat mencari power adapter khusus di toko elektronik. Ternyata harganya Rp150 ribu, jauh lebih mahal dari yang dibayangkan.  <span="ref-back">[<a href="#footnote-link-2-433">&uarr;</a>]</span></li><li id="footnote-3-433"><em>Sadly</em>, hasil tes masih diberi rating D.  <span="ref-back">[<a href="#footnote-link-3-433">&uarr;</a>]</span></li></ol><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=mqtMKt5bJUk:UXKbveF0Is0:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=mqtMKt5bJUk:UXKbveF0Is0:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=mqtMKt5bJUk:UXKbveF0Is0:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=mqtMKt5bJUk:UXKbveF0Is0:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=mqtMKt5bJUk:UXKbveF0Is0:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=mqtMKt5bJUk:UXKbveF0Is0:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=mqtMKt5bJUk:UXKbveF0Is0:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/mqtMKt5bJUk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/smartfren-connex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/smartfren-connex/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>AndiSaleh.com: Memisahkan pekerjaan dan pribadi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/YIfAOSXYpGw/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/andisaleh-com-memisahkan-pekerjaan-dan-pribadi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 04:17:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya memikirkan pertanyaan &#8220;Ke mana arah situs ini? Web dan blog profesional? Blog personal? Keduanya?&#8221; dan &#8220;Bisakah &#8216;personal dan profesional&#8217; berjalan berdampingan dalam satu domain?&#8221; Selama satu tahun terakhir saya menyatukan pekerjaan dan pribadi dalam domain ini—andi.saleh.web.id—dan setelah satu tahun ini saya menyadari bahwa jawabannya adalah keduanya harus dipisah. Keduanya harus dipisah karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama saya memikirkan pertanyaan &#8220;Ke mana arah situs ini? Web  dan blog profesional? Blog personal? Keduanya?&#8221; dan &#8220;Bisakah &#8216;personal  dan profesional&#8217; berjalan berdampingan dalam satu domain?&#8221; Selama satu  tahun terakhir saya menyatukan pekerjaan dan pribadi dalam domain  ini—andi.saleh.web.id—dan setelah satu tahun ini saya menyadari bahwa  jawabannya adalah keduanya harus dipisah.</p>
<p>Keduanya harus dipisah  karena masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Saya membutuhkan blog  personal sebagai jurnal pribadi. Karena saya juga punya kehidupan lain  selain pekerjaan. Saya perlu media untuk menceritakan berbagai  pengalaman dan opini pribadi mengenai hal-hal yang&#8230; ya, pribadi,  dengan cara yang juga pribadi. Berbeda dengan blog profesional di mana  melalui tulisan saya harus memberi kesan dan gambaran profesionalisme,  tingkat kemampuan, kredibilitas, dan mengenai apa yang saya kuasai di  bidang yang saya geluti. Penjelasan, argumen, dan contoh untuk alasan  memisahkan pekerjaan dan pribadi bisa menjadi bahasan khusus, dan  biarlah itu menjadi bahasan untuk tulisan berikutnya.</p>
<p>So, long  story short, saya meluncurkan web dan blog profesional dengan alamat <a href="http://andisaleh.com">AndiSaleh.com</a>.  Urusan pribadi akan tinggal di blog ini, dengan desain yang pada  waktunya juga akan saya sesuaikan. Mengapa tidak domain baru itu yang  tidak saya jadikan blog pribadi? Alasan sederhananya, lebih mudah  menyebut <em>&#8220;andi saleh dot com&#8221;</em> dalam pertemuan dengan calon klien atau di  media massa dibanding <em>&#8220;andi dot saleh dot web dot id&#8221;</em>. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-smile-big.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Peralihan ini saya harapkan dapat lebih menyeimbangkan urusan kerja dan pribadi, dan membuat saya lebih rajin mengupdate blog pribadi tanpa harus terlalu khawatir mengenai dampaknya dengan pekerjaan. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kunjungi <a href="http://andisaleh.com">AndiSaleh.com</a>, dan jangan lupa <a href="http://feeds.feedburner.com/andisaleh">subscribe RSS feednya</a>.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=YIfAOSXYpGw:lKWPbP2xMcI:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=YIfAOSXYpGw:lKWPbP2xMcI:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=YIfAOSXYpGw:lKWPbP2xMcI:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=YIfAOSXYpGw:lKWPbP2xMcI:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=YIfAOSXYpGw:lKWPbP2xMcI:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=YIfAOSXYpGw:lKWPbP2xMcI:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=YIfAOSXYpGw:lKWPbP2xMcI:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/YIfAOSXYpGw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/andisaleh-com-memisahkan-pekerjaan-dan-pribadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/andisaleh-com-memisahkan-pekerjaan-dan-pribadi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kartu nama gratis dari kartunama.net</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/gb0fiwvel7o/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/kartu-nama-gratis-dari-kartunamanet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 07:09:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa hari menunggu, akhirnya kartu nama dari kartunama.net sampai juga ke rumah. Thanks buat Bung Agus Mulyono! Kartu nama ini saya dapatkan secara cuma-cuma melalui promo terbatas yang brillian dari Bung Agus yang membagikan paket kartu nama gratis (termasuk ongkos kirim, lho) kepada 50 blogger Indonesia. Caranya sederhana sekali, cukup mengajukan permintaan kepada Bung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-149 shadow aligncenter" title="kartu" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/03/kartu.jpg" alt="kartu" width="478" height="434" /></p>
<p>Setelah beberapa hari menunggu, akhirnya kartu nama dari <a href="http://kartunama.net">kartunama.net</a> sampai juga ke rumah. Thanks buat Bung Agus Mulyono!</p>
<p>Kartu nama ini saya dapatkan secara cuma-cuma melalui promo terbatas yang brillian dari Bung Agus yang membagikan paket <a href="http://www.kartunama.net/2009/01/kartu-nama-gratis-buat-blogger-limited/">kartu nama gratis</a> (termasuk ongkos kirim, lho) kepada 50 blogger Indonesia. Caranya sederhana sekali, cukup mengajukan permintaan kepada Bung Agus di kartunama.net. Setelah melalui seleksi dan dicantumkan dalam daftar blogger terpilih, kita dapat mengirimkan desain kita untuk dicetak dan dikirim, sekali lagi free tanpa biaya apapun. Kalau tidak punya desain sendiri, kita bisa memilih salah satu <a href="http://www.kartunama.net/category/free-template/">desain yang sudah disiapkan</a>.</p>
<p>Saat tulisan ini dibuat, masih tersisa tempat untuk 29 orang lagi. Kalau belum mengajukan permintaan, langsung kirim email ke Bung Agus atau tinggalkan saja <a href="http://www.kartunama.net/2009/01/kartu-nama-gratis-buat-blogger-limited/#respond">komentar</a> di artikel promo tersebut. Good luck!</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=gb0fiwvel7o:GxZxpm6Lg5Y:yIl2AUoC8zA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?d=yIl2AUoC8zA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=gb0fiwvel7o:GxZxpm6Lg5Y:D7DqB2pKExk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=gb0fiwvel7o:GxZxpm6Lg5Y:D7DqB2pKExk" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=gb0fiwvel7o:GxZxpm6Lg5Y:V_sGLiPBpWU"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=gb0fiwvel7o:GxZxpm6Lg5Y:V_sGLiPBpWU" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?a=gb0fiwvel7o:GxZxpm6Lg5Y:gIN9vFwOqvQ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/andisaleh/blog?i=gb0fiwvel7o:GxZxpm6Lg5Y:gIN9vFwOqvQ" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/gb0fiwvel7o" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/kartu-nama-gratis-dari-kartunamanet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/kartu-nama-gratis-dari-kartunamanet/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Design inspiration behind andi.saleh.web.id</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/mq21lo8kJxo/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/design-inspiration-behind-this-site/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 14:45:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Seorang desainer mencipta untuk menginspirasi. Proses mencipta ini sendiri tidak mudah, baik dalam waktu maupun pemikiran. Inspirasi membantu penciptaan. Inspirasi ini bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Di bidang desain web, saya sudah banyak melihat desain yang seperti saling menginspirasi. Beberapa dengan eksplisit mengakuinya. Di sisi yang berbeda, saya juga sering melihat desain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang desainer mencipta untuk menginspirasi. Proses mencipta ini sendiri tidak mudah, baik dalam waktu maupun pemikiran. Inspirasi membantu penciptaan. Inspirasi ini bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Di bidang desain web, saya sudah banyak melihat desain yang seperti saling menginspirasi. Beberapa dengan eksplisit mengakuinya. Di sisi yang berbeda, saya juga sering melihat desain yang bulat-bulat hasil mencuri. Susahnya, pendapat kalau imitasi adalah bentuk tertinggi dari sebuah pujian seakan-akan mempersilahkan sebuah desain dicuri atas nama inspirasi.</p>
<p>Di tulisan ini saya ingin berbagi pada semuanya sumber inspirasi di balik pembuatan situs ini. Saya berharap dengan tulisan ini kita bisa belajar bahwa kita dapat terinspirasi oleh semua hal hebat dan indah yang ada di sekitar kita, namun tetap menjadikannya unik dan khas dengan gaya kita masing-masing. Buka mata, kelilingi situs-situs dengan desain indah. Jangan merendahkan diri dengan hanya mengimitasi. Terinspirasilah olehnya. Menciptalah dari inspirasi itu dan jadikan ciptaanmu sumber inspirasi baru yang unik dengan gayamu sendiri. Dengan ini kita membawa pengakuan untuk keahlian yang kita miliki dan tetap menghargai mereka yang telah menginspirasi kita.</p>
<h3>Sumber inspirasi</h3>
<p>Situs-situs dan elemen desain berikutlah yang menginspirasi saya sepanjang pembuatan situs ini.</p>
<h5>N.Design Studio</h5>
<p><img class="size-full wp-image-125 shadow alignnone" title="ndesign-studio" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/02/ndesign-studio.jpg" alt="ndesign-studio" width="194" height="39" /></p>
<p>Menu navigasi dengan icon tersendiri seperti di <a href="http://www.ndesign-studio.com/">N.Design Studio</a>. Entah mengapa, saya sangat menyukainya. Tentunya icon berwarna-warni tidak akan cocok dengan keseluruhan situs ini jadi saya menggunakan icon satu warna yang sederhana.</p>
<h5>Microsoft Windows Vista</h5>
<p><img class="size-full wp-image-135 shadow alignleft" title="vistains1" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/02/vistains1.gif" alt="vistains1" width="156" height="60" /></p>
<p>Seiring pembuatan situs ini saya mulai menyadari kalau saya memang memulai dengan empat menu utama tapi bagaimana kalau nanti akhirnya saya menambahkan halaman Freebies berisi resource yang saya sediakan secara gratis? Mungkin saya perlu memisahkan Services menjadi halaman khusus yang juga butuh tempat tersendiri di navigasi? Bagaimana nanti kalau halaman Archive saya sudah siap?</p>
<p>Melihat besarnya kemungkinan menu di navigasi ini tertambah-sementara lebar situsnya tidak-saya memutuskan untuk memangkas lebar tiap item menu. Caranya? Jawabannya ada tepat di depan mata. Tepatnya di sudut kiri bawah layar saya sendiri. Sekarang saya bisa menderetkan belasan icon tanpa khawatir kehabisan tempat.</p>
<h5>Alamsyah Rasid Blogry</h5>
<p><img class="size-full wp-image-127 shadow alignnone" title="alamsyahrasyidnetins" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/02/alamsyahrasyidnetins.jpg" alt="alamsyahrasyidnetins" width="486" height="79" /></p>
<p>Konsep untuk menu navigasi sudah ditetapkan. Icon kecil untuk tiap menu. Selanjutnya tentu saya harus menemukan bagaimana cara agar pengunjung situs ini mengetahui fungsi dan isi masing-masing icon. Kebetulan seorang sahabat dekat yang juga seorang web developer, <a href="http://alamsyah.rasyid.net">Alamsyah Rasyid</a>,  baru saja mengganti theme untuk blognya. Melihat mulusnya animasi kotak artikel terbarunya, menginspirasi bentuk akhir menu navigasi situs ini.</p>
<h5>Barack Obama</h5>
<h3><a href="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/02/barackobamacomins2.jpg"><img class="size-full wp-image-137 shadow alignnone" title="barackobamacomins2" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/02/barackobamacomins2.jpg" alt="barackobamacomins2" width="157" height="110" /></a></h3>
<p><a href="http://www.barackobama.com/index.php">Obama</a> bukan hanya menginspirasi dunia lewat slogannya, &#8220;Hope&#8221; dan &#8220;Yes We Can&#8221;, tapi juga menginspirasi kotak dan list Connect yang saya gunakan. Seandainya saja layanan dan situs social networking yang saya ikuti juga sebanyak Obama.</p>
<h5>Arthemia Premium WordPress Theme</h5>
<p><img class="size-full wp-image-129 shadow alignnone" title="arthemiains" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/02/arthemiains.jpg" alt="arthemiains" width="194" height="271" /><a href="http://colorlabsproject.com/"></a></p>
<p><a href="http://colorlabsproject.com/">Michael Jubel Hutagalung</a> dengan sangat efektifnya memanfaatkan jQuery untuk daftar Featured Articlenya di <a href="http://demo.colorlabsproject.com/arthemia/">Arthemia Premium</a>. Daftar ini akhirnya berpindah fungsi untuk menampilkan slide portfolio saya di situs ini.</p>
<h5>Problogger</h5>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-130 shadow" title="probloggernetins" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/02/probloggernetins.jpg" alt="probloggernetins" width="177" height="98" /></p>
<p>Siapa yang tidak pernah berkunjung ke situs milik <a href="http://www.problogger.net/">Darren Rowse</a> ini? Dari kotak ini saya mengambil konsep pengelompokan metode subscribe yang terasa sangat sederhana dan mudah digunakan.</p>
<p>Tidak sulit bukan? Menemukan inspirasi dan memadukannya dengan kebutuhan dan gaya kita sendiri. Saya bisa melakukannya. Saya selalu dan akan tetap melakukannya. Giliran saya untuk menginspirasipun pada akhirnya akan tiba. Kalau saya bisa, tentu Anda juga.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=YwsTGcYk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?d=41" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=G6c0laAm"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=G6c0laAm" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=nOuA15Ix"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=nOuA15Ix" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=0hm7bmkz"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=0hm7bmkz" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/mq21lo8kJxo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/design-inspiration-behind-this-site/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/design-inspiration-behind-this-site/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>WordPress sample content</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/785KkXi5t3k/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/wordpress-sample-content/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 09:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Developing a WordPress Theme, especially for a client or public release, can be difficult when you use the default installation of WordPress. It only gives you one Post with a comment, and one Page to start with. Not much. This used to be a problem for me when I start coding a new Theme. As [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Developing a WordPress Theme, especially for a client or public release, can be difficult when you use the default installation of WordPress. It only gives you one Post with a comment, and one Page to start with. Not much.</p>
<p>This used to be a problem for me when I start coding a new Theme. As I go, I had to create Posts and Pages, populate the comments, move publish dates around, just to have content fill up the site so I can inspect then code and style the design. I&#8217;m sure you know what I mean. So I then decided to take some time and create my own standard content that I could import and reuse, saving much more time in the future and share something with the WordPress community.</p>
<p><span id="more-36"></span>I managed to put together into an XML file, a seemingly full content site that you can import right into a new installation of WordPress. You can use it to develop your Theme or have it in a demo site to showcase your Theme&#8217;s visual styles. These are the descriptions of what you&#8217;ll get.</p>
<h3>Posts and Pages</h3>
<ul>
<li>9 Pages including 5 Sub Pages (the &#8220;About&#8221; page renamed to avoid doubles)</li>
<li>14 Posts to ensure pagination</li>
<li>Short and long Post titles</li>
<li>Posts in single and multiple categories</li>
<li>Posts with and without tags</li>
<li>Password protected Post</li>
</ul>
<h3>HTML elements</h3>
<ul>
<li>Heading 1 to 6</li>
<li>Strong, emphasized, and striked through words</li>
<li>Hyperlinks</li>
<li>Images with captions (floated and inline), emoticons</li>
<li>Ordered and unordered lists two levels deep</li>
<li>Blockquotes</li>
<li>Code and preformatted text</li>
<li>Superscripts and subscripts</li>
<li>Tables and definition lists</li>
<li>Big and small fonts</li>
</ul>
<h3>Comments</h3>
<ul>
<li>Threaded comments for WordPress 2.7</li>
<li>Comments from admin</li>
<li>Pingback and trackback samples</li>
<li>Post with comments closed (with and without comments prior to closing)</li>
<li>Post with ping/trackbacks closed</li>
<li>Post with both comments and ping/trackback closed</li>
</ul>
<h3>Categories and tags</h3>
<ul>
<li>11 categories, including 2 child categories to fill the list</li>
<li>Category descriptions</li>
<li>29 tags with various post counts</li>
</ul>
<h3>Archive</h3>
<ul>
<li>14 months of archives to fill the list</li>
</ul>
<h3>How to use</h3>
<ul>
<li><a href="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/01/wordpress-sample-content.rar">Download</a> and extract the file to your computer</li>
<li>Log into your Dashboard and go to Tools -&gt; Import (or Manage -&gt; Import for WordPress 2.6 and lower).</li>
<li>Select WordPress at the bottom of the list</li>
<li>Browse and select the XML file then hit the Upload button</li>
</ul>
<p class="notice update">Update</p>
<ul>
<li>Paragraphs assigned with special classes: <strong>warning</strong>, <strong>update</strong>, <strong>viewdemo</strong>, and <strong>download</strong></li>
<li>Added Posts and Pages<strong><br />
</strong></li>
</ul>
<p class="notice viewdemo">Click to see the <a href="http://demo.saleh.web.id/?wptheme=default">demo site</a>.</p>
<p class="notice download">Click to download <a href="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2009/01/wordpress-sample-content.rar">WordPress Sample Content</a>.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=KDgFZvgL"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?d=41" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=k8sDr5EY"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=k8sDr5EY" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=J26DgOer"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=J26DgOer" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=fSCRjPi5"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=fSCRjPi5" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/785KkXi5t3k" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/wordpress-sample-content/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/wordpress-sample-content/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Merubah target gambar GIF ke PNG dengan .htaccess</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/TS06sORXPrk/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/merubah-target-gambar-gif-ke-png-dengan-htaccess/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 01:07:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya dimintai bantuan membuat beberapa desain badge untuk komunitas blogger yang saya ikuti, WongKito, dan salah satunya adalah badge dukungan terhadap Pesta Blogger 2008. Setelah melihat logo resmi event tersebut, saya berencana membuat desain badge yang sedikit berbeda dan menonjolkan desain speech-bubble dengan menempatkannya di atas latar transparan. Hampir semua anggota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya dimintai bantuan membuat beberapa desain badge untuk komunitas blogger yang saya ikuti, <a href="http://wongkito.net">WongKito</a>, dan salah satunya adalah badge dukungan terhadap <a href="http://pestablogger.com/">Pesta Blogger 2008</a>. Setelah melihat logo resmi event tersebut, saya berencana membuat desain badge yang sedikit berbeda dan menonjolkan desain <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Speech_bubble">speech-bubble</a> dengan menempatkannya di atas latar transparan.</p>
<p>Hampir semua anggota komunitas WongKito memasang badge WongKito pada masing-masing blog mereka dengan membuat <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hotlink">hotlink</a> langsung ke gambar badge yang dihost di server WongKito. Ini sengaja dilakukan agar desain badge tetap seragam dan dapat secara otomtatis berubah mengikuti tema atau event yang sedang berlangsung di komunitas. Badge normal WongKito disimpan dalam format <abbr title="Graphics Interchange Format">GIF</abbr> dan ditampilkan dengan tag <code>&lt;img src="http://wongkito.net/badge/wongkito.gif" /&gt;</code> sedangkan badge baru yang didesain disimpan dalam format <abbr title="Portable Network Graphics">PNG</abbr> untuk memanfaatkan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Alpha_transparency">transparansi alpha</a> PNG yang lebih baik.</p>
<p>Karena hampir tidak mungkin untuk meminta semua anggota komunitas mengupdate kode badge mereka agar merujuk ke badge baru (<code>wongkito.png</code>), maka badge lama perlu diredirect secara otomatis. Untuk keperluan ini file <code>.htaccess</code> memegang peranan. Saya membuat sebuah file <code>.htaccess</code> dan menambahkan dua baris sederhana agar file <code>wongkito.gif</code> secara otomatis memanggil badge <code>wongkito.png</code> dan menyimpan file ini di direktori <code>/badge</code>.</p>
<pre>RewriteEngine On
RewriteRule ^wongkito.gif$ wongkito.png</pre>
<p>Kini semua anggota komunitas menampilkan badge baru dengan fomat PNG tanpa harus merubah satu kode pun.</p>
<p>Cara ini juga bisa dilakukan untuk keperluan-keperluan yang lain seperti menyembunyikan format file asli, melindungi file-file penting, dan sebagainya.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=dZVBdJWJ"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?d=41" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=ZhVxRhdd"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=ZhVxRhdd" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=Mni1DRJh"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=Mni1DRJh" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=3MpedMvR"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=3MpedMvR" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/TS06sORXPrk" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/merubah-target-gambar-gif-ke-png-dengan-htaccess/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/merubah-target-gambar-gif-ke-png-dengan-htaccess/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Daftar Plugin WordPress yang saya gunakan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/z-Df7lNYCCI/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/daftar-plugin-wordpress-yang-saya-gunakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 09:45:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Ker je seznam pluginov kar precej dolg (12 jih je), <a href="http://andi.saleh.web.id/?p=39">klikni tu</a>, če te zanima...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Ker je seznam pluginov kar precej dolg (12 jih je), <a href="http://andi.saleh.web.id/?p=39">klikni tu</a>, če te zanima...<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=aJzubl2E"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?d=41" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=2knrHTSq"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=2knrHTSq" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=QeK0AqpF"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=QeK0AqpF" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=kwz2Upie"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=kwz2Upie" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/z-Df7lNYCCI" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/daftar-plugin-wordpress-yang-saya-gunakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/daftar-plugin-wordpress-yang-saya-gunakan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Internet Explorer 6 di Windows Vista</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/pXFJyhn-JZY/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/internet-explorer-6-di-windows-vista/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 05:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Masalah umum para desainer web adalah bagaimana agar halaman yang mereka buat dapat ditampilkan dengan baik pada Internet Explorer 6, browser dengan cacat bawaan lahir yang masih digunakan oleh lebih dari 20% populasi internet. Konyol. Sebuah variasi dari Hukum Pareto pun berlaku di sini, karena hampir 80% waktu dalam proses web design bisa dihabiskan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah umum para desainer web adalah bagaimana agar halaman yang mereka buat dapat ditampilkan dengan baik pada Internet Explorer 6, browser dengan <a href="http://www.stopie6.org/top-10-reasons">cacat bawaan lahir</a> yang masih digunakan oleh lebih dari <a href="http://www.w3schools.com/browsers/browsers_stats.asp">20% populasi internet</a>. Konyol. Sebuah variasi dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pareto_principle">Hukum Pareto</a> pun berlaku di sini, karena hampir <a href="http://www.gosquared.com/liquidicity/wp-content/uploads/2007/05/lq_how_to_pie_2.jpg">80% waktu dalam proses web design</a> bisa dihabiskan untuk memastikan halaman yang dibuat dapat ditampilkan dengan baik di browser ini.<sup>[<a href="#footnote-1-40" id="footnote-link-1-40" title="See the footnote.">1</a>]</sup></p>
<p>Dengan angka pengguna IE6 yang masih &#8220;cukup signifkan&#8221;, kebutuhan untuk menguji desain halaman pada platform browser ini menjadi penting sekaligus membawa persoalan baru. Penyebabnya adalah karena dua versi browser IE tidak dapat dijalankan secara bersamaan pada sistem operasi yang sama dan kebanyakan desainer menggunakan IE7 yang prioritasnya lebih tinggi sebagai browser pengujian. Malah dengan Windows Vista, pilihan ini sudah ditetapkan sejak awal. Beberapa solusi ditawarkan untuk mengatasi hal ini, di antaranya layanan <a href="http://www.browsershots.org/">pengujian online</a> berbasis &#8220;niat baik orang lain&#8221; atau <a href="http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?familyid=21eabb90-958f-4b64-b5f1-73d0a413c8ef&amp;displaylang=en">solusi resmi namun berumur pendek dan menguras resource</a> dari Microsoft.</p>
<p><a href="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2008/10/ietester.gif"><img class="size-full wp-image-229 shadow alignleft" title="IETester" src="http://andi.saleh.web.id/wp-content/uploads/2008/10/ietester.gif" alt="Jendela browser IETester dengan menu pilihan engine IE" width="250" height="175" /></a></p>
<p>Namun sekarang, ada sebuah solusi yang jauh lebih baik yaitu menggunakan <a href="http://www.my-debugbar.com/wiki/IETester/HomePage">IETester</a>, browser gratis yang dapat merender halaman dengan engine IE6 langsung dari sistem operasi Windows kita sendiri! Engine yang didukung bukan hanya IE6, tapi IE5.5 sampai IE8 Beta. Saya telah mencoba browser ini dan puas dengan kinerjanya. Dengan aplikasi ini, pengujian halaman web untuk engine Internet Explorer 6 ke bawah menjadi sangat mudah. Tidak ada lagi menebak-nebak, atau menunggu hasil sceenshot, atau menghubungi teman malam-malam untuk dimintai bantuan.</p>
<p>Walau demikian, IE6 tetap sucks. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.my-debugbar.com/wiki/IETester/HomePage">Download IETester</a></p>
<ol class="footnotes"><li id="footnote-1-40">Saya pribadi menggunakan <a href="http://andi.saleh.web.id/upgrade-your-browser/">pendekatan berbeda</a> untuk pengguna IE6 yang mengakses blog ini.  <span="ref-back">[<a href="#footnote-link-1-40">&uarr;</a>]</span></li></ol><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=DfxbpDHu"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?d=41" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=qznfiTRN"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=qznfiTRN" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=13Pq7xMX"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=13Pq7xMX" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=4ZyQaZyb"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=4ZyQaZyb" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/pXFJyhn-JZY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/internet-explorer-6-di-windows-vista/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/internet-explorer-6-di-windows-vista/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Update dan desain blog</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/XznyauXMGkQ/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/update-dan-desain-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 15:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[WTF!? Desain baru? Lagi? Untuk blog yang jarang diupdate, blog ini dandannya banyak sekali ya?[1] Tergantung perspektif. Yang pasti apapun yang kita tulis dalam blog menggambarkan apa yang kita lakukan dan ini berlaku global. Termasuk juga dengan apa yang kita lakukan dengan blog kita, salah satunya, desain. Itu juga salah satu bentuk update kan? Memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WTF!? Desain baru? Lagi? Untuk blog yang jarang diupdate, blog ini dandannya banyak sekali ya?<sup>[<a href="#footnote-1-35" id="footnote-link-1-35" title="See the footnote.">1</a>]</sup></p>
<p>Tergantung perspektif. Yang pasti apapun yang kita tulis dalam blog menggambarkan apa yang kita lakukan dan ini berlaku global. Termasuk juga dengan apa yang kita lakukan <span style="text-decoration: underline;">dengan</span> blog kita, salah satunya, desain. Itu juga salah satu bentuk update kan? <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-wink.png' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Memang betul kalau konten tetap konten. Konten juga yang membuat sebuah blog menjalankan fungsinya dan idealnya selalu diupdate. Kembali lagi soal perspektif. Perspektif bahwa &#8220;konten harus diupdate secara periodik&#8221;, harus digeser dari penekanan pada kata &#8220;diupdate&#8221; ke kata &#8220;periodik&#8221;. Tiap orang berhak punya periode update mereka sendiri. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-smile-big.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-35"></span>Update kali ini tujuannya tiga hal. Pertama, dengan rendah hati, menolak segala asumsi bahwa blog ini &#8220;jablai&#8221; dan jarang diupdate. &#8220;Jarang&#8221; punya makna yang beda sekali dengan &#8220;tidak&#8221;, dan dengan ini aku mendeklarasikan blog ini tidak &#8220;tidak diupdate&#8221; tapi, seperti yang sudah disinggung di atas, hanya memiliki periode update yang &#8220;tidak menentu&#8221;. Walau demikian, aku tetap berterima kasih pada teman-teman yang dengan niat baik selalu mengingatkan (baca:nyindir).</p>
<p>Kedua, yang secara otomatis juga sudah dilakukan, mengumumkan perubahan desain blog ini. Ya, desainnya dari scratch tapi intinya bukan hanya itu. Desain baru ini niatnya bisa mengakomodasi periode update blogku yang unik dengan beberapa perubahan. Selain membuat navigasinya lebih mudah, perubahan yang lebih khusus mungkin terlihat oleh teman-teman yang &#8220;SEO-savvy&#8221;. Perubahan lain yang juga kulakukan dengan tujuan membuat jarak update lebih subtle adalah dengan micro-blogging, memanfaatkan layanan <a href="http://twitter.com/andi_saleh">twitter</a> dan <a href="http://bindanaku.blogspot.com/">phone-blogging</a>. Dengan ini aku tetap memberi update mengenai apa yang kulakukan dalam keseharian. Kalo dipikir, ternyata update blog ini tidak separah yang dikira kan..? <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-raspberry.png' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terakhir, hmm. Nanti tolong ingatkan aku untuk menghapus baris ini.</p>
<p>Yap! Update selesai. Back to work. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-smile.png' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<ol class="footnotes"><li id="footnote-1-35">Per artikel ini, Andi&#8217;s Weblog sudah menggunakan empat theme berbeda.  <span="ref-back">[<a href="#footnote-link-1-35">&uarr;</a>]</span></li></ol><div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=oGUjajmu"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?d=41" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=Y3v2NDYA"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=Y3v2NDYA" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=ddHQGcFy"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=ddHQGcFy" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=TcII6ILb"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=TcII6ILb" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/XznyauXMGkQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/update-dan-desain-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/update-dan-desain-blog/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Twitter: update via SMS Telkomsel</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/andisaleh/blog/~3/zk1bCXAraMY/</link>
		<comments>http://andi.saleh.web.id/twitter-update-via-sms-telkomsel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 15:07:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andi.saleh.web.id/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Twitter seolah menjadi &#8220;the next big thing&#8221;. Istilahnya, micro-blogging. Sederhana, terkini, dan tetap personal. Ngeblog pendek dan ringkas, menjawab pertanyaan yang paling sering ditanyakan; &#8220;apa yang sekarang kamu kerjakan?&#8221; Idenya persis seperti itu. Tapi kita butuh fasilitas yang memungkinkan pertanyaan tadi dijawab &#8220;on-the-spot&#8221;, yang bisa menjadi tidak sesederhana yang dibayangkan mengingat tidak setiap saat kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://twitter.com">Twitter</a> seolah menjadi &#8220;the next big thing&#8221;. Istilahnya, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Micro_blogging">micro-blogging</a>. Sederhana, terkini, dan tetap personal. Ngeblog pendek dan ringkas, menjawab pertanyaan yang paling sering ditanyakan; &#8220;apa yang sekarang kamu kerjakan?&#8221; Idenya persis seperti itu. Tapi kita butuh fasilitas yang memungkinkan pertanyaan tadi dijawab &#8220;on-the-spot&#8221;, yang bisa menjadi tidak sesederhana yang dibayangkan mengingat tidak setiap saat kita berada di depan kompi, lebih-lebih online, untuk mengupdate twitter yang layanannya berbasis web. Menunggu komputer dan akses internet untuk update menjadikan pertanyaan tentang yang dilakukan &#8220;sekarang&#8221; menjadi kadaluarsa, sekaligus membuat tujuan kita memulai twitter agak percuma.</p>
<p>Membaca tulisan <a href="http://alamster.wordpress.com/">seniorku</a> tentang <a href="http://alamster.wordpress.com/2008/05/24/twitttwitt-twitterku-berbunyi/">update twitter via SMS gateway</a>, muncullah tulisan ini, yang sebetulnya sedikit ironis jika mempertimbangkan <a href="http://blog.saleh.web.id/update-dan-desain-blog/">peringatanku sebelumnya</a> yang bakal jarang update blog. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-raspberry.png' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-3"></span>Mengupdate twitter via SMS, dengan tarif SMS normal tentunya, bisa dilakukan dengan mudah dan tanpa registrasi. Sebelumnya aku tuliskan kembali kalau cara ini hanya berlaku untuk pelanggan Telkomsel. Langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Dapatkan email unik untuk account twitter kita di <a href="http://www.twittermail.com/">twittermail.com</a>. Prinsipnya, pesan yang dikirim ke email ini akan menjadi update kita di twitter.</li>
<li>Untuk mengirimkan pesan ke email melalui SMS, cukup  ketikkan SMS dengan format <code>&lt;email_twittermail&gt;#&lt;update_twitter&gt;</code> (contohnya, <code>abcd1234@twittermail.com#update twitter via sms</code>) dan kirimkan ke nomor <strong>5678</strong>.</li>
<li>Selesai. SMS akan terkirim sebagai email dari nomor handphone kita dengan subjek &#8220;<strong>sms2email from telkomsel</strong>&#8220;. Subjek email diacuhkan oleh twitter. Tarif SMS normal.</li>
</ol>
<p>Tentu saja cara ini bisa digunakan selain untuk mengupdate twitter. Formatnya tetap sama: alamat email tujuan, langsung diikuti tanda pagar, langsung diikuti pesan email.</p>
<p>Mungkin aman untuk bilang, sejadul apapun HP kamu, pasti bisa kirim SMS. Dan sekarang kamu bisa mengupdate twitter kamu di mana pun, kapan pun. Mohon jangan dibahas kalimat terakhir tadi. Cukup gunakan akal sehat untuk menentukan sendiri batasan &#8220;di mana pun, kapan pun&#8221;. <img src='http://andi.saleh.web.id/wp-content/plugins/tango-smilies/tango/face-raspberry.png' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=FEdNCb6Z"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?d=41" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=ZaIZwIxt"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=ZaIZwIxt" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=ONwOHsVE"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=ONwOHsVE" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?a=IOyOTf7C"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/andisaleh/blog?i=IOyOTf7C" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/andisaleh/blog/~4/zk1bCXAraMY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andi.saleh.web.id/twitter-update-via-sms-telkomsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://andi.saleh.web.id/twitter-update-via-sms-telkomsel/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>

