<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>TITIHAN HATI</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/TitihanHati" /><description>Meniti Dan Mencari Ketentraman Hati</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (titihanhati)</managingEditor><lastBuildDate>Thu, 07 Jul 2011 13:25:48 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="titihanhati" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Meniti Dan Mencari Ketentraman Hati</itunes:subtitle><item><title>KIAMAT 2012</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/11/kiamat-2012.html</link><category>KIAMAT 2012</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Tue, 10 Nov 2009 05:46:28 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-5431272432372891646</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Svlsc5cCprI/AAAAAAAAAHw/R_hp_QN59h4/s1600-h/K.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 182px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Svlsc5cCprI/AAAAAAAAAHw/R_hp_QN59h4/s200/K.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402468471718192818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;roduk Allah swt bernama manusia memang unik. Klaim "The exelent Product" pun disandangnya berdasar lisensi Sang Produsen dengan jargon, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ahsani Taqwiim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu feature keunggulan manusia dibanding produk sejenis flora dan fauna adalah manusia dibekali chip supercanggih bernama akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain fungsi akal yang bersifat multifunction bahkan unlimited function, Akal pulalah yang mendorong manusia ingin mengetahui segala hal. Menyikapi aplikasi produkNya, Allah swt menerapkan sistem Guidence dan controling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Guidance teraplikasi melalui wahyu yang diturunkan kepada para Nabi dan RasulNya yang berujud syariat sesuai kondisi sosiogeografis dan kultural dimana produk "manusia" berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang controling, meskipun line koneksinya sama, yakni wahyu, Allah swt memasang sistem yang akan bekerja dan bersifat otomatis. Allah swt menggunakan bahasa "ilham" untuk koneksi pada  sistem ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, dengan sistem Guidance, Allah swt pernah membenamkan informasi kepada akal manusia bahwa suatu saat akan terjadi kehancuran yang luar biasa sebagai akhir dari kehidupan dunia, hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akal manusia pun merespon dengan cepat informasi itu. Akal yang berdasar logika akan selalu me"ngompori" manusia untuk mencari-cari tahu tentang hari akhir sampai dahaga "masuk akal" terobati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengimbangi kinerja akal yang cenderung "liar", Allah swt membenamkan soft ware yang disebut hati.  Piranti lunak inilah yang diharapkan mampu menjalankan fungsi Controling terhadap akal yang merupakan hard ware dalam produk super canggih bernama manusia. Hati pulalah yang berfungsi sebagai server, yang menerima dan menterjemahkan bahasa ilham kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tekhnologi "fitrah" (kesucian) yang integrated pada hati, fungsinya tak akan lekang oleh waktu dan akan selalu aktif selama manusia masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang manusia lupa, meski canggih dan multifungsi, kapasitas akal tetap ada batasnya. Hati-lah yang kemudian mengambil "peran" dalam situasi over load tersebut. Bila soft ware di instalasi dengan hal-hal yang baik, maka ia akan menuntun manusia ke jalan yang fitrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, ia akan menuntun ke jalan yang gelap bila tak diprogram dengan baik, sehingga yang akan terjadi adalah human eror. Bentuknya macam-macam, mulai yang paling ringan, stress atau frustasi, sampai yang paling berat gila atau matot (mati total, mendadak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud awalnya dan sampai kapanpun, Allah swt hanya ingin memberitahukan saja kepada manusia bahwa hari kehancuran akan terjadi. Dia secara sengaja mengaburkan kapan pastinya kiamat itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski manusia telah tahu bahwa terjadinya kiamat sengaja "dikaburkan" oleh Allah swt, akal manusia tak jemu-jemunya melakukan searching tentang hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengaburkan", sebab Allah swt melalui lisan Nabi saw hanya memberi bocoran tanda-tanda terjadinya hari pembalasan tersebut. Namun, pastinya Allah swt yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak, Qs. Muhammad (47) : 18, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya&lt;/span&gt;. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru, ketidakjelasan itu "baik" untuk manusia. Dapat kita bayangkan, bila Allah swt secara blak-blakan sharing kepada manusia kapan pasti kiamat akan terjadi. Dapat dipastikan, semua manusia akan berjuang dan berlomba untuk mempersiapkan bekal menuju akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, grand project Sang Creator, Allah swt bakal gagal. Sebab, akal sebagai piranti keras yang denganya manusia dapat menentukan pilihan hidupnya sendiri, taat atau tidak taat, shalih atau thalih, malfunction alias tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak, Thaha (20) : 15-16 : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.&lt;/span&gt; Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu jadi binasa".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Disinilah letak pentingnya wahyu yang terangkum dalam kitab suci. Sekali lagi, Dengan akal, manusia diberi pilihan antara berpegang pada kitab suci yang berujung selamat atau sebaliknya melepas kitab suci dan berakibat celaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar, bila hampir setiap masa kenabian, pertanyaan tentang hari kiamat tak pernah usai. Sampai masa akhir kenabian, zaman nabi Muhammad saw dan sampai kapanpun, pertanyaan serupa masih akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, di abad modern ini, isu hari kiamat kembali mengemuka dan menjadi buah bibir manusia seantero jagad. Simak ayat berikut, Qs. al A'raaf (7) : 187, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.&lt;/span&gt; Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redaksi asli yang perlu digarisbawahi pada ayat di atas adalah "la yujalliiha liwaqtihaa illa huwa". Bentuk kalimat ini menggunakan itstisna' atau pengecualian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studi gramatikal arab, ketika sebuah pernyataan menggunakan bentuk itstisna, maka mengandung penekanan makna yang dalam terhadap pengecualian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan contoh berikut, Allaahu ilahun, artinya Allah adalah Tuhan. Kalimat ini masih mengandung pengertian bahwa bisa jadi selain Allah swt masih ada Tuhan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda bila diungkapkan Laa Ilaaha Illallaaha, artinya tiada Tuhan selain Allah. Nah, kalimat ini menegaskan benar-benar tidak ada Tuhan selain Allah swt, hanya Dia semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kembali kepada redaksi ayat di atas, Laa Yujalliiha li waqtihaa illa Huwa. Dari sini, saya yakin Anda  sudah paham. Benar, tidak ada siapapun yang dapat mengungkap kapan terjadinya hari kiamat itu kecuali Dia, Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas ditegaskan lagi oleh Allah swt pada ayat lainnya, simak Qs. Al Ahzaab (33) : 63, " &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manusia bertanya kepadamu (muhammad) tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga pada ayat-ayat berikut, Qs. Lukman (31) : 34, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs. Fusshilat (41) : 47, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kepada-Nya lah dikembalikan pengetahuan tentang hari kiamat.Dan tidak ada buah-buahan keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuan pun mengandung dan tidak (pula) melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Pada hari Tuhan memanggil mereka: "Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu?"; mereka menjawab: "Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak ada seorang pun di antara kami yang memberi kesaksian (bahwa Engkau punya sekutu".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qs. Az Zukhruf (43) : 85, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Dan Maha Suci Tuhan Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan apa yang ada di antara keduanya; dan di sisi-Nya lah pengetahuan tentang hari kiamat dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan banyaknya ayat yang menegaskan bahwa perkara hari kiamat itu hanya Allah swt yang tahu, melalui perangkat studi ilmu asraarut  tikraar fil Quran (rahasia pengulangan dalam Al-Qur'an), menyiratkan kepada kita beberapa hal, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, pertanyaan tentang hari kiamat itu akan selalu ada sepanjang zaman sampai haari kiamat benar-benar terjadi. Sebab, semakin sesuatu itu kabur dan samar, manusia, dengan rasa ingin tahunya yang besar, akan melakukan segala upaya untuk mengungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menandaskan sifat dasar manusia yang cenderung "bandel" dan "susah" menerima informasi meski benar adanya. Mungkin, software-nya perlu di install ulang untuk mengeliminir virus-virus yang mengganggu kinerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program yang harus diinstall adalah menjalankan perintah Allah swt dan Nabi saw serta menjauhi laranganNya. Adapun antivirus-nya adalah membaca dan menelaah kitab suci, Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bukti kasih sayang Allah swt kepada manusia. Dia tak akan jemu-jemunya mengingatkan manusia melalui firmanNya. Dengan "ghaib"nya hari kiamat, celah bagi Iblis dan kaki tanganya untuk menggoda manusia masih terbuka. Tentu, targetnya adalah manusia yang lalai dan lemah imannya. Sehingga, Allah swt masih merasa perlu untuk  mengingatkan manusia secara berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun nanti, 2012, terjadi malapetaka, apapun itu, namun tidak sampai kiamat, bukan berarti mama lauren dapat menerawang dan mengetahui apa yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Jin, sebagai core produk manusia, dengan spesifikasi yang berbeda, dengan kemampuannya menembus ruang, memiliki kebiasaan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan itu adalah mencuri informasi yang ber-level Top Secret. Yaitu, tentang takdir manusia dan alam ini. Namun, kebiasaan itu tak dapat lagi dilakukan setelah nabi Muhammad saw terlahir di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak, Qs. Al Jin (72) : 8-9, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;" dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang (setelah risalah Muhammad saw) barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, lahirnya Muhammad saw merupakan moment yang membawa sial bagi Iblis dan anak turunnya. Sebab, senjata ampuh menggoda manusia, mengiming-imingi informasi sesuatu yang akan terjadi dan kemudian di tukar dengan keluarnya manusia dari jalan tauhid, hilang dan sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, entah kenapa, bagi manusia, mengetahui apa yang akan terjadi merupakan sebuah kebanggaan luar biasa. Atau bisa jadi bekal kesombongan dan kecongkakan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun, jikalau informasi yang mereka berikan kepada manusia menjadi kenyataan, bukan lantaran mereka, para jin, mengetahui akan apa yang bakal terjadi. Melainkan, sekali lagi dengan kemampuan mereka, mereka dapat membaca gejala alam ini lebih dahulu dari pada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila manusia, khususnya di Indonesia punya BMG (badan meteorologi dan geofisika), mereka Jin juga punya lembaga sejenis, entah apa namanya, bahkan bisa jadi jauh lebih maju dan canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dapat ditengarai, betapa peradaban Jin lebih maju dibanding manusia. Mereka pernah membantu manusia mewujudkan peradaban yang maju, yakni pada zaman Nabi Sulaiman as. Mereka dapat melakukan apa yang tak dapat manusia lakukan saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak, Qs. Saba (34) : 13, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku)….".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun, sekali lagi, jin tidak akan pernah tahu apa yang bakal terjadi, termasuk kiamat, bila memang mereka, golongan jin, memberitahukan tentang kapan hari akhir itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya, mereka pun tak tahu, kala Sulaiman as, yang duduk mengawasi mereka (para jin) sedang bekerja, telah wafat, jikalau tongkat tempat Sulaiman as menyandarkan tubuhnya keropos dan putus di makan rayap dan tubuhnya tersungkur. Dengan kata lain, Jin, tidak mengetahui tentang sesuatu yang akan terjadi, dalam hal ini ajal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, Allah swt berfirman, Qs. An Naazi'aat (79) : 42, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapankah terjadinya?. Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya)? Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya). Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat tersebut mengandung pesan, tak penting buat kita meributkan kapan pastinya hari kiamat terjadi, bahkan terlintas dalam pikiran kita pun sebaiknya, tidak!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting untuk kita adalah mempersiapkan bekal sebelum kematian menjemput. Siapa tahu, sebelum 2012, ajal kita telah terlebih dahulu tiba. Irham Lana Ya Rabb, Wallaahu A'lam…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;H.M.Ziyad Ulhaq. SQ. MA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Direktur Abjad Fondation&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lembaga kajian Al-Qur'an, Keislaman dan Pengabdian Masyarakat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pamulang, Tangerang, Banten.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-5431272432372891646?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-11-10T20:46:28.701+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Svlsc5cCprI/AAAAAAAAAHw/R_hp_QN59h4/s72-c/K.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total></item><item><title>SIM ( SURAT IJIN MENJADI IMAM )</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/10/sim-surat-ijin-menjadi-imam.html</link><category>SIM-SURAT IJIN MENJADI IMAM</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Sun, 25 Oct 2009 07:19:23 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-8663701052066058794</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SuReTEjUV4I/AAAAAAAAAHo/1Kyw0SOugiQ/s1600-h/S.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 171px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SuReTEjUV4I/AAAAAAAAAHo/1Kyw0SOugiQ/s200/S.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396541935229097858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dzan Maghrib berkumandang. Selesai Wudlu, aku melangkahkan kakiku memasuki masjid. Sontak aku kaget melihat pemandangan sekelompok orang yang saling dorong-mendorong. Pikirku, mereka hendak berkelahi. "kok, berantem di Masjid sih", gumamku. Eh, ternyata mereka saling dorong-mendorong diantara mereka untuk menjadi Imam Shalat. "Lho, agama itu kan ada aturannya, terlebih ibadah, kita tidak boleh mengambil inisiatif sendiri dan sudah ada aturan baku. Apakah benar demikian cara memilih imam shalat, saling dorong, siapa mau, atau bahkan diundi. kayak judi aja", kata hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita hendak melakukan perjalanan, satu hal yang perlu kita persiapkan yakni alat transportasi. Saya tak hendak membahas secara panjang lebar persiapan perjalanan yang bersifat kurang pokok semisal bekal makanan, obat-obatan dan sebagainya, tetapi saya akan berbicara tentang satu hal yang tak mungkin di abaikan dalam sebuah perjalanan, alat transportasi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika kedudukan kita sebagai penumpang, tak banyak persoalan. Namun bila posisi kita sebagai driver atau pengemudi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dan aturan yang tak boleh di langgar.&lt;br /&gt;Diantaranya, pengemudi harus memiliki surat izin mengemudi (SIM). Surat ini dikeluarkan oleh pihak yang berwenang yaitu kepolisian setelah melalui beberapa tahapan tes keahlian mengemudi.&lt;br /&gt;Tentu, keahlian mengemudi diperoleh dengan belajar mengemudi, baik melalui kursus mengemudi ataupun belajar sendiri dengan dibimbing seorang instruktur yang ahli.&lt;br /&gt;Pastinya, siapapun tak akan mau membahayakan dirinya dengan menaiki kendaraan yang dikemudikan oleh orang yang kurang ahli mengemudi, atau bahkan tak bisa mengemudi.&lt;br /&gt;Tak pandang bulu, meski seseorang itu tua, atau memiliki jabatan sosial yang tinggi, atau bahkan ajengan atau priyayi, selama ia tak memiliki keahlian mengemudi maka sekali lagi tak seorangpun akan bersedia ikut menaiki kendaraan yang dikendalikannya. Sebab, dapat dipastikan akan nabrak dan sangat membahayakan tidak hanya dirinya tapi juga orang lain.&lt;br /&gt;Seorang pengemudi dituntut agar selalu sehat dan fit saat berkendara. Dengan kata lain, ia tak boleh mengantuk karena dapat berakibat fatal terhadap nyawa penumpang mobil yang dikendalikannya.&lt;br /&gt;Selain itu, ia juga diharuskan mengetahui berbagai rambu atau marka jalan, agar tidak menganggu sesama pemakai jalan. Idealnya, seorang pengemudi juga memahami seluk beluk mesin kendaraan atau paling tidak dapat memperbaiki bila ada kerusakan ringan.&lt;br /&gt;Singkat kata, tanggung jawab seorang pengemudi sangatlah besar. Semua persyaratan tersebut tak lain bertujuan agar perjalanan itu nyaman dan selamat sampai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layaknya sebuah safar, shalat merupakan perjalanan spiritual seorang hamba kepada Tuhannya. Tentu, sebagaimana kita mempersiapkan segala sesuatu saat bepergian, begitu pula bila kita hendak shalat.&lt;br /&gt;Shalat ibarat kendaraan yang memerlukan seorang pengemudi yaitu Imam. Seperti halnya driver, Imam juga diharuskan memenuhi persyaratan tertentu.&lt;br /&gt;Diantaranya, ia harus mengetahui dan memahami seluk beluk shalat, syarat dan rukunnya serta hal-hal yang membatalkannya.&lt;br /&gt;Tak hanya itu, ia juga dituntut bagus bacaan Al-Qur'an nya. Sebab, ayat al-Qur'an (al Fatihah) ibarat kemudi pada shalat. Tanpa kemudi, kendaraan tak dapat dijalankan dan tanpa bacaan Al Fatihah yang sempurna, shalat tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk lebih jelasnya, ada beberapa kriteria seseorang dapat menjadi imam shalat :&lt;br /&gt;Pertama, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aqrauhum li Kitaabillah&lt;/span&gt;. Artinya seseorang yang hendak menjadi imam shalat haruslah orang yang paling bagus bacaan Al-Qur'annya. Ia mengetahui, memahami dan dapat mempraktekkan dengan baik ilmu tata baca Al-Qur'an (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tajwid&lt;/span&gt;) dan kejanggalan baca (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gharaib&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;al Qiraa'at&lt;/span&gt;), ilmu memulai dan berhenti dalam membaca Al-Qur'an (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;al Waqf dan al Ibtida&lt;/span&gt;), dan ilmu lain yang terkait. Terlebih, bila ia juga hafal Al-Qur'an akan lebih baik lagi.&lt;br /&gt;Kedua, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al Alim Fiqha Shalaatihi&lt;/span&gt;. Artinya seseorang yang hendak menjadi imam shalat haruslah orang yang mengetahui dan memahami seluk beluk shalat dari sisi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fiqh&lt;/span&gt; (hukum islam), mencakup syarat, rukun, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;manduubat&lt;/span&gt; (hal-hal yang dianjurkan, sunah, dalam shalat), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mubthilaat&lt;/span&gt; (hal-hal yang membatalkan dalam shalat) dan sebagainya.&lt;br /&gt;Ketiga, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aqdamuhum Hijratan&lt;/span&gt;. Artinya seseorang yang berhak menjadi imam shalat setelah ahli Al-Qur'an dan ahli Hukum tidak ada adalah orang yang paling shalih dan taat. Hijrah di sini tidak dalam arti sempit melainkan siapa yang terlebih dahulu taat. Bila jama'ah terdiri dari orang-orang yang baru masuk islam (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;muallafuun&lt;/span&gt;)maka yang berhak menjadi imam adalah orang yang terlebih dahulu memeluk islam. Singkat kata, orang yang paling shaleh dan taat beragama, menjalankan ritual baik pribadi atau sosial tanpa pandang umur baik tua maupun muda berhak menjadi imam.&lt;br /&gt;Keempat, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Akbaruhum Sinnan&lt;/span&gt;. Artinya seseorang yang berhak mejadi imam shalat setelah Ahli Al-Qur'an, Ahli Hukum, Ahli ibadah (taat beragama) adalah orang yang paling tua. Sebab, logikanya orang yang paling tua lebih banyak ibadahnya dibanding yang muda. Bila sebaliknya, maka yang muda-lah yang berhak menjadi imam sebab ia masuk dalam kategori ketiga, yang paling taat beragama tanpa memandang umur.&lt;br /&gt;Nah, inilah kriteria seseorang dapat menjadi imam shalat dan berhak memiliki Surat Izin Imam Shalat (SiiS). Memang, SiiS tidak berbentuk kartu seperti atm dan dikeluarkan oleh instansi tertentu melainkan tanggung jawab pribadi dan atau komunitas jama'ah tertentu.&lt;br /&gt;Mengingat, tanggung jawab seorang imam amatlah besar. Tidak hanya di dunia namun juga di akherat kelak. Sebagaimana sabda Nabi saw yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, : (para imam) saat memimpin shalat kalian (bertanggungjawab penuh). Bila mereka (para imam) bertindak sebagai imam dengan benar (mengetahui dan memenuhi syarat, rukun, wajib, sunnah dan sebagainya) maka kalian akan mendapatkan ganjaran setimpal, termasuk para imam. Sebaliknya, bila mereka bertindak tidak benar (bodoh, tidak mengerti seluk beluk shalat sehingga berbuat kesalahan) maka kalian akan mendapat ganjaran setimpal, tidak termasuk imam. Ia akan mendapat sangsi di akherat nanti".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, bila Anda tidak memiliki kriteria di atas jangan coba-coba untuk menjadi imam shalat bila tak ingin menanggung resikonya.&lt;br /&gt;Namun, bila anda hendak shalat berjama'ah dan tak ada satupun jamaah yang memiliki kriteria di atas atau anda tidak tahu siapa yang memiliki kriteria di atas diantara para jamaah, sebaiknya anda bertindak bijak dengan menanyakan siapa diantara jamaah yang memiliki spesifikasi imam seperti diatas.&lt;br /&gt;Semoga uraian diatas menyadarkan kepada kita bahwa agama itu tidak melihat bangsa, warna kulit, suku, ras, status sosial dan sejenisnya. Agama menempatkan mereka yang memiliki ilmu pengetahuan diatas yang lainnya. Sejatinya, agama tidak repot atau bahkan sulit bila kita menjalankannya dengan benar dan didasari oleh ilmu dan pengetahuan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallaahu A'lam…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;H.Ziyad Ulhaq at Tubany.SQ. MA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Direktur Abjad Fondation&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lembaga Kajian Al-Qur'an dan Keislaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-8663701052066058794?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-10-25T21:19:23.836+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SuReTEjUV4I/AAAAAAAAAHo/1Kyw0SOugiQ/s72-c/S.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>IDUL FITRI DAN PESAN KEADILAN SOSIAL</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/09/idul-fitri-dan-pesan-keadilan-sosial.html</link><category>IDUL FITRI DAN PESAN KEADILAN SOSIAL</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Tue, 15 Sep 2009 05:38:26 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-2592287255030325571</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sq-HOpWaZrI/AAAAAAAAAHg/JoZ9KfupIc0/s1600-h/FIT.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 199px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sq-HOpWaZrI/AAAAAAAAAHg/JoZ9KfupIc0/s200/FIT.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381668765418809010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Idul Fitri  dan Pesan Keadilan Sosial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Oleh M. Imdadun Rahmat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;M&lt;/span&gt;asyarakat muslim Indonesia memiliki tradisi yang unik. Selepas menunaikan ibadah puasa dan memperbanyak ibadah sunnah serta mohon ampun di bulan Ramadlan mereka melakukan “halal-bihalal”. Sebuah kegiatan massal untuk saling memperoleh permaafan dari sesama mereka. Tradisi khas ini didasari oleh ajaran agama bahwa untuk mendapatkan derajad fithri (bebas dari dosa-dosa), seorang muslim tidak hanya dituntut mendapatkan ampunan dari Allah tetapi juga harus mendapat permaafan dari sesama manusia. Singkat kata, mereka harus bebas dari beban “hak Allah” dan “hak adami” (hak sesama manusia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan ampunan dari Allah, seseorang harus melakukan sebanyak-banyaknya ibadah dan amal kebajikan serta melakukan pertobatan yang hakiki (taubatan nashuha). Sedangkan untuk membebaskan diri dari dosa kepada orang lain syarat yang mesti dipenuhi adalah mendapatkan keridlaan dari yang bersangkutan serta mengembalikan hak yang diambil dari orang itu.  Dengan demikian, untuk mencapai fithri seseorang tidak cukup dengan menghapus beban dosa kepada Allah tetapi juga menggugurkan dosa kita kepada sesama manusia. Selanjutnya, seseorang tidak lantas terhapus dosa kepada sesama hanya dengan meminta maaf, melainkan harus mengembalikan hak orang lain terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berbicara mengenai hak menurut Islam selalu terkait dengan konsep keadilan dan kedlaliman.  Keadilan dalam konsep Qur’an adalah memberikan hak kepada yang berhak. Sebaliknya, kedlaliman bermakna merampas hak seseorang dan mengalihkannya kepada dirinya atau orang lain yang tidak berhak. Keadilan ada dua bentuk: Pertama, adl am (keadilan yang bersifat umum). Ini adalah keadilan  yang berkaitan dengan masalah publik yang merupakan tanggungjawab penguasa dan pemerintah. Kedua, adl khas (keadilan yang bersifat khusus) yang menyangkut interaksi (muamalah) di antara sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melakukan halal-bihalal, acap kali dalam fikiran kita umat Islam tidak terlintas mengenai keadilan dan kadlaliman ini. Seolah-olah, persoalan pembebasan “hak adami” bisa tercapai hanya dengan kata maaf. Kesadaran ber halal-bihalal yang distorsif ini membuat kita menjadi permisif terhadap ketidak-adilan yang telah kita lakukan kepada orang lain maupun ketidakadilan yang hidup subur di sekitar kita. Padahal kefitrian yang sejati hanya  bisa dicapai dengan penegakan keadilan; pengembalian hak yang terampas dari kaum mustadz’afiin (orang yang dilemahkan oleh ketidakadilan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadilan memiliki posisi yang sangat tinggi dalam Islam. Bahkan, kedilan tidak saja menjadi tujuan akhir sariat Islam tetapi juga tujuan akhir seluruh agama samawi: “Telah Kami utus Rasul-rasul Kami dengan penjelasan (al-bayyinat) , dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan al-Mizan agar manusia menegakkan keadilan”. (al-Hadid, 25). Keadilan merupakan perintah Allah kepada para nabi dan kewajiban bagi kaum muslim: “Dan telah Aku perintahkan agar berbuat adil di antara kalian”. (al-Syura, 15); “Sesungguhnya Allah menyuruh kalian berbuat adil” (al-nahl, 90); “Wahai orang-orang beriman jadilah kalian para penegak keadilan” (al-Nisa’ 135); “sesungguhnya Allah menyuruh kalian untuk memenuhi amanat kepada yang berhak, dan jika kalian mengadili antara manusia maka adililah dengan adil” (al-Nisa’ 58).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbuat adil merupakan nilai yang absolut yang harus ditegakkan dalam segala situasi, bahkan dalam manghadapi musuh: “dan janganlah kebencian kalian atas suatu kaum membuat kalian tidak berlaku adil, adillah, ia lebih dekat kepada taqwa” (al-maidah, 8); “maka  jangan kalian memperturutkan hawa nafsu agar kalian berbuat adil” (al-nisa’ 135).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fahmi Huwaydi (seorang cendekiawan terkemuka Mesir) mengatakan dalam  “Al-Qur’an wa Al-Sulthan”: “Jika kita mencari padanan kata yang praktis, ringkas dan konprehensif dalam satu kata dari segala yang dikandung syariah, kita tidak akan menemukan padanan selain “keadilan”. Jika tauhid merupakan penyangga aqidah maka keadilan adalah penyangga syariah. Praktek keislaman yang benar tidak akan tuntas jika dua sisi tersebut tidak saling menguatkan. Selain itu, jika kita hanya membatasi pada salah satunya dan mengabaikan yang lain, maka hanya akan menghasilkan proses yang menyimpang dan bagaimanapun tidak akan mampu menegakkan prkatek keislaman.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan ini, Imam Syatibi mengatakan dalam “al-muwafaqat”:  keadilan di antara manusia adalah tujuan yang dicita-citakan oleh syariat Islam. Dalam bab lain ia mengatakan bahwa tujuan syariat adalah memelihara lima kemashlahatan asasi: agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Ini juga ditegaskan oleh Imam al-Ghazali dan para ulama ushul yang lain. Lima kemashlahatan ini jika terwujud akan melahirkan keseimbangan sosial dan ini merupakan inti keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnu Qayyim dalam “I’lam al-muwaqqiin” lebih jauh menegaskan bahwa Allah mengutus para Rasul dan menurunkan kitab-kitab suci dengan tujuan agar manusia bisa berlaku adil. Sebab, keadilan  merupakan landasan tegaknya langit dan bumi. Menurut Ibn Al-Qayyim, jalan apapun yang mengarah kepada pencapaian keadilan sama maknanya dengan jalan yang mengarah kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taymiyyah dalam buku “al-khisbah” mengatakan: berbagai urusan manusia di dunia akan lebih sering ditegakkan dengan keadilan meski di dalamnya terkontaminasi dengan berbagai dosa, daripada  ditegakkan dengan kedlaliman terhadap hak-hak meskipun tidak terkontaminasi dosa. Selain itu, Ibnu Taymiyyah mengatakan: “Allah menegakkan sebuah negara yang adil meskipun kafir dan tidak akan menegakkan negara dlalim meskipun muslim.” Ia juga mengatakan: Dunia akan bertahan dengan keadilan dan kekafiran dan tidak akan survive dengan kedlaliman dan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati telah demikian jelas derajad keadilan menurut Islam, keadilan tidak kunjung hadir dalam kesadaran keberagamaan kita. Persoalan ini kita anggap sebagai masalah duniawi yang tak ada sangkut-pautnya dengan kewajiban kita sebagai muslim. Untuk mengukur kesalehan, kita hanya menghitung seberapa taat kita melakukan ibadah mahdlah; shalat, puasa, haji, zakat, baca Qur’an, dzikir dan seterusnya. Islami atau tidak sebuah masyarakat dilihat sekedar dari ramai atau tidaknya masjid, mushalla dan majlis taklim. Tak banyak dari kita yang atas dasar dorongan rasa keislaman melakukan kerja-kerja solidaritas dan pembelaan terhadap kaum mustadz’afiin, mereka yang didlalimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran keagamaan yang timpang ini mesti diseimbangkan dengan cara pandang yang baru.  Bahwa selain soal mengabdi kepada Allah, Islam juga menuntut penegakan keadilan di sekitar kita. Wajah keislaman kita mesti menengadah ke langit serta menekuri bumi. Semangat kita mengejar kefitrian seyogyanya menjadi daya dorong untuk membangun kesalehan kepada Tuhan dan juga kesalehan kepada sesama. Pertanyaan penting adalah sudahkah idul fitri tahun ini mengubah kita menjadi seseorang yang adil dan peduli dengan perjuangan penegakan keadilan?. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dituang oleh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;M.Imdadun Rahmad&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-2592287255030325571?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-15T19:38:26.890+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sq-HOpWaZrI/AAAAAAAAAHg/JoZ9KfupIc0/s72-c/FIT.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total></item><item><title>SUAMI YANG BAIK</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/09/suami-yang-baik.html</link><category>SUAMI BAIK</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Sun, 06 Sep 2009 09:18:59 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-1902685936979415996</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SqPfzgr3DtI/AAAAAAAAAHA/Aav8oUlrKcU/s1600-h/sb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 168px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SqPfzgr3DtI/AAAAAAAAAHA/Aav8oUlrKcU/s200/sb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378388456050724562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;B&lt;/span&gt;agaimanakah cara  membahagiakan istri kita ? Ini mungkin sempat terlintas dibenak para suami  semua, dan disini ada sedikit kiat untuk membahagiakan seorang istri, demi kebahagiaan bersama di dalam berumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw Bersabda :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Yang terbaik diantara kalian adalah yang paling baik (perilakunya) terhadap istri-istrinya dan aku adalah yang terbaik diantara kalian terhadap istri-istriku"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw juga bersabda :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Tidak ada yang memuliakan wanita dengan sejati kecuali laki-laki yang pemurah (dermawan) dan tak seorangpun yang menghina mereka (wanita) kecuali Laki-laki yang kasar "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tugas-Tugas seorang suami kepada istrinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hendaklah Anda selalu memperlihatkan wajah yang menyenangkan ketika masuk kerumah, dan ucapkan salam dengan senyuman yang manis, raih tanganya dan peluklah istri anda dengan mesra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika berbicara, untaikan kalimat yang manis serta memikat istri anda, usahakan istri anda merasa bener2 diperhatikan dan menjadikanya wanita plg hebat untuk anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Meskipun anda mempunyai bebqan pekerjaan yang termat sangat banyak, luangkanlah waktu untuk beramah tamah dan bercengkrama dengan istri anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mainkanlah suatu permainan ataupun selingan yang menggembirakan bersama istri anda " suatu permainan yang dilakukan oleh lelaki muslim adalah bathil, kecduali lemparan panah dari busurnya, melatih kuda, dan cumbu rayu kepada istrinya, maka sesungguhnya perkara tiga tersebut adalah perkara yang benar "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Membantu Pekerjaan sehari-hari rumah tangga, meskipun hanya cuman mengelap meja, ini akan memperkuat cinta istri kepada anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. usahakan selalu bermusyawarah untuk memutuskan sesuatu dalam rumah tangga anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. ketika istri anda sedang berkunjung ke saudara, teman, serta orang2 saleh temanilah dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jika anda harus keluar kota atau pergi ucapkanlah selamat tinggal dengan penuh sayang, dan jangan lupa soal kebutuhan ekonominya dan sering-seringlah menghubungi istrai anda, telpon , ataupun sms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. buatlah diri anda selalu harum dan perhatikan penampilan anda, " Allah itu indah dan dia menyukai keindahan "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tentang Hubungan seksual, merupakan tugas untuk mencukupi kebutuhan serta hasrat seksual sang istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jagalah kerahasiaan perkawinan anda " Rasulullah Saw Bersabda : Sungguh diantara orang yang paling buruk di hadapan Allah swt pada hari kebangkitan adalah laki-laki yang mendatangi istrinya untuk melakukan hubungan badan dan dia membeberkan rahasia itu kepada yang lain"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Bekerjasamalah dalam melakukan ibadah kepada allah, sholat berjamaah dan selalu tingkatkan aktifitas ibadah anda terhadap Allah, seperti dzikir, sholat malam. "Rasulullah bersabda : Semoga rahmat Allah swt dilimpahkan kepada laki-laki yang bangun pada malam hari dan membangunkan istrina untuk sholat bersamanya, dan jika dia menolak maka percikkan air diwajahnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. selalu menunjukkan rasa hormat kepada keluarga dan teman istri anda. dan usahakan untuk mendidik istri anda tentang islam dan berilah nasehat-nasehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Cemburu yang sewajarnya dan jadilah pemaaf dan tegur istri anda dengan cara yang baik dan sampaikan pada saat yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 bersabarlah dan berlaku lembut kepada istri anda, serta jadilah seorang suami muslim sejati, dan terapkan semua yang penrnah dipahami tentang islam dengan arif dan bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goresan nasihat istri oleh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MONTE&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pujangga Alam Indah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-1902685936979415996?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-06T23:18:59.454+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SqPfzgr3DtI/AAAAAAAAAHA/Aav8oUlrKcU/s72-c/sb.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">12</thr:total></item><item><title>UDHULU FISSILMI KAFFAH</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/08/udhulu-fissilmi-kaffah.html</link><category>UDHULU FISSILMI KAFFAH</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Thu, 27 Aug 2009 07:37:45 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-4514782593169621364</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SpaZdTvDf3I/AAAAAAAAAG4/lkbzHnwBymc/s1600-h/g3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 171px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SpaZdTvDf3I/AAAAAAAAAG4/lkbzHnwBymc/s200/g3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374651934106156914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Renungan Bulan Puasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;dalah rahmat dan pertolongan Allah kita dilahirkan dan dibesarkan secara Islam. Orang tua kita menikah dimotifasi oleh ajaran Islam. Ijab dan qobulnya di depan petugas KUA, didoakan di bawah pimpinan ulama. Jadi, bibit-bibit yang kemudian menjadi diri kita disemai secara Islam. Ketika kita dalam kandungan diupacarai dengan doa-doa, juga dengan bacaan ratib atau salawat Nabi. Pada saat lahir kita diadzani juga diqomahi lengkap dengan serangkaian upacara keagamaan hingga kita berusia 40 hari. Pendek kata benih yang baru tumbuh yang bernama "kita" ini telah disirami oleh Islam. Selanjutnya, kita hidup dalam keluarga muslim, di lingkungan masyarakat muslim, serta dididik dalam koridor ajaran Islam. Walhasil kita menjadi orang Islam. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alhamdulillah, wa syukrulillah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ada benarnya kalau orang mengatakan kita "muslim turunan". Artinya, kita menjadi  muslim karena orang tua kita muslim. Kita mendapatkan warisan Islam dari orang tua kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Allahummaghfir waalidaina kamaa rabbayaanaa sighaara&lt;/span&gt;. Kita mendapatkan Islam tanpa melakukan pencarian lebih dahulu. Kita menemukan kebenaran tanpa bersusah payah. Apalah jadinya  jika orang tua kita non-muslim. Mungkinkah kita akan "menyeberang" dari tradisi orang tua dan berniat mencari kebenaran? Jika kita mencari, apakah kita akan menemukan kebenaran Islam? Dengan kata lain, apakah dalam pencarian itu kita akan mendapatkan hidayah Allah? Jawabnya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wallahu al'lam&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hidayah Allah yang diberikan kepada kita secara cuma-cuma ini tentu mesti kita syukuri. Adakah nikmat lain yang melebihi nikmat Iman dan Islam? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lain syakartum laaziidannakum&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;walain kafartum inna adzabii lasyadiid&lt;/span&gt;; jika kalian bersyukur, maka niscaya Aku akan menambahkan (Nikmat Allah), dan jika kalian mengingkari, maka niscaya siksaku amat pedih.  Mensyukuri nikmat tentu tidak hanya dengan ucapan dan pernyataan tapi juga dengan amal dalam kenyataan. Maknanya, Islam dan Iman yang kita dapatkan dari orang tua kita wajib kita rawat, kita tingkatkan dan sempurnakan. Sudah pasti Islam dan Iman kita belum sempurna. Penuh kekurangan dan kepincangan. Oleh karena itu, perintah Allah dalam surah Al-Baqarah, ayat 208 perlu kita tunaikan. "Udhuluu fissilmi kaaffah, walaa tattabi'u khutuwaatis syaithaan"; masuklah kalian semua ke dalam Islam secara penuh dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Artinya kita diperintahkan untuk menyempurnakan keislaman kita terus-menerus sambil senantiasa melawan bujukan setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, kita memahami Islam secara timpang. Sehingga kita mengamalkan ajaran Islam juga secara timpang. Islam dalam pemahaman serta pengamalan kita adalah serangkaian peribadatan yang tersebut dalam rukun Islam itu. Kita merasa telah memenuhi kewajiban sebagai muslim jika menjalankan ibadah-ibadah wajib yang mahdlah (ritualistic) itu. Penggambaran kita tentang orang yang saleh dan bertaqwa adalah sosok orang yang berpakaian putih bersorban yang berlama-lama di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman ini tentu benar tetapi timpang. Sebab, seorang muslim yang saleh lagi bertaqwa adalah mereka yang menunaikan kewajiban ibadah mahdlah dengan sebaik-baiknya dan menunaikan ibadah ghair mahddliyyah dengan sebaik-baiknya pula. Gambaran seorang muslim sejati adalah orang yang dengan khusu' berserah diri kepada Allah dan menjalankan amal sholeh dengan berakhlaq karimah dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. Seorang muttaqun menjadikan peribadatan ritual di atas lembar sajadah, di mushalla, langgar, masjid dan majlis ta'lim sekaligus menggunakan segala pekerjaan dan aktifitas hidup di sawah dan ladang, di perahu dan sampan, di warung dan toko, di kantor dan di pabrik, di jalan-jalan dan di mana saja sebagai media penghambaan diri kepada Allah. Oleh karena itu, orang yang bertaqwa tak hanya menjadi muslim yang baik ketika ia sholat, berpuasa, berzakat, berhaji, tetapi juga ia bekerja, bermasayarakat dan berkeluarga. Ibadahnya orang bertaqwa tidak hanya dengan tasbih, kitab, atau al-Qur'an tetapi juga dengan cangkul, jaring,  pena, computer, kemudi kendaraan dan alat kerja lainnya. Bahkan hal yang remeh dalam hidup seperti tersenyum kepada orang lain, meminggirkan duri di jalan, dan memberi makan burung liar adalah ibadahnya orang bertaqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam merupakan agama yang mengajarkan keselarasan dan keseimbangan termasuk dalam hal pengaturan kehidupan manusia. Islam memberikan bimbingan untuk mewujudkan harmoni dalam hubungan manusia dengan Sang Penciptanya demikian juga harmoni antar sesame manusia dan dengan alam semesta. Dalam Al-Qur'an, perintah beriman senantiasa diikuti dengan perintah beramal shaleh. Diskripsi Allah tentang hamba yang baik selalu menyandingkan antara keimanan dan amal shaleh. Dalam konsep Islam, keimanan dan kebaikan budi pekerti bagaikan pohon dan buah. Iman yang tinggi akan menghasilkan kemuliaan perilaku, demikian juga sebaliknya, perilaku yang mulya akan membuahkan meningkatnya keimanan. Sekedar contoh, Hadits Nabi menggambarkan seseorang akan berkurang bahkan kehilangan imannya jika ia membiarkan tetangganya kelaparan sementara ia dalam keadaan kenyang. Berbagai tindakan kemungkaran dan kemaksiatan juga akan menurunkan kadar Iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analogi pohon dan buah juga berlaku antara ibadah dengan budi pekerti dan tingkah laku. Sebagai missal, ayat tentang shalat diakhiri dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanha anil fakhsya wal munkar&lt;/span&gt;. Ayat perintah Puasa diakhiri dengan kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;la'allakum tattaquun&lt;/span&gt;. Penjelasan tentang zakat juga diakhiri dengan kalimat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tuthohhiruhum watuzakkihim biha&lt;/span&gt;. Dan haji ditutup dengan kalimat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;walakin yanaaluhuttaqwa minkum&lt;/span&gt;. Ini semua mengajarkan kepada kita ummat Islam untuk membawa ajaran Islam dan ketaqwaan ke manapun kita berada. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ittaqillaaha khaitsu ma kunta&lt;/span&gt;. Iman kita, dan ibadah kita haruslah senantiasa menyinari apapun yang kita lakukan. Cahaya masjid haruslah menerangi rumah kita, tempat kita bekerja, dan di manapun kita melangkah. Sehingga, segala bentuk interaksi yang baik kita dengan sesame manusia serta keseluruhan hidup ini adalah pengabdian kepada Allah. Apapun kebaikan yang kita lakukan tidak menjadi sia-sia tetapi ia bermakna sebagai sarana beribadah kepada Allah. Bekerja, beraktifitas, menjalankan peran kita dalam kehidupan sosial yang tampaknya profane sesungguhnya adalah sesuatu yang bernilai transenden, Ilahiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, orang yang bertaqwa pastilah dicintai dan diridloi Allah sekaligus dicintai sesame manusia. Indikator sederhana yang bias kita gunakan untuk mengukur kadar ketaqwaan kita adalah; pertama, seberapa khusu' kita berserah diri kepada Allah dalam berbagai ibadah wajib atau sunnah, kedua, seberapa sering orang-orang  di sekitar kita merasa senang, bahagia, bersyukur kalau kita ada di dekatnya.  Sebab seorang muttaqun di tengah masyarakat adalah bagikan seorang ibu bagi bayinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Khoirunnasi anfa'ahum linnas&lt;/span&gt;. Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat bagi manusia lainnya. Itulah seorang muslim &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kaffah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digores oleh :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;M.IMDADUN RAHMAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-4514782593169621364?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-27T21:37:45.775+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SpaZdTvDf3I/AAAAAAAAAG4/lkbzHnwBymc/s72-c/g3.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>PUASA DAN PEMBEBASAN</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/08/puasa-dan-pembebasan.html</link><category>PUASA</category><category>PEMBEBASAN</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Mon, 17 Aug 2009 00:44:07 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-8313240993706052370</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SokKNs7bW4I/AAAAAAAAAGo/rWhVWQFySi4/s1600-h/R.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 171px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SokKNs7bW4I/AAAAAAAAAGo/rWhVWQFySi4/s200/R.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370835261131021186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;K&lt;/span&gt;ita hendak memasuki bulan Ramadlan. Kita memiliki kesempatan untuk mendapatkan berbagai fadhilah. Pintu ampunan Allah terbuka lebar di bulan ini. Imbalan yang berlipat-lipat dari ibadah yang kita lakukan telah dijanjikan. Ramadlan pulalah yang membekali perjalanan hidup kita selama satu tahun dengan gemblengan jiwa berupa kemampuan mengendalikan hasrat dan nafsu kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Marhaban ya Ramadlan, marhaban ya syahrulrahmah, marhaban ya syahrulmaghfirah, marhaban ya syahru itqin minannar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari setelah Ma’rakatu Badr, sebuah perang besar untuk mempertahankan diri dari serangan koalisi antara para penguasa politik dan kaum konglomerat Quraisy, Nabi bersabda kepada para sahabatnya, “kita baru saja menyelesaikan jihad kecil dan kita sedang menuju jihad yang lebih besar”. Sahabat bertanya, ”jihad apa itu Rasulullah?”  Nabi menjawab, “jihad melawan hawa nafsu”. Hadits ini menjelaskan kepada kita bahwa jihad melawan hawa nafsu ternyata lebih besar dari pada jihad pertempuran melawan kesewenang-wenangan kafir Quraisy. Sebab, hawa nafsu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;vested interst&lt;/span&gt;) merupakan sumber dari berbagai masalah kemanusiaan. Jika kekufuran adalah batang, kemungkaran adalah dahan dan kemaksiatan menjadi rantingnya, maka hawa nafsu adalah akarnya. Jika akar telah dicabut, maka seluruh pohon kekufuran akan mati dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Allah Swt telah menyediakan berbagai piranti dan wahana untuk mengendalikan nafsu. Allah telah menganugerahi kepada kita akal penalaran dan tuntunan wahyu untuk mengetahui mana halal, mana haram, mana baik mana buruk, mana pantas, mana tidak pantas, mana indah dan mana yang tidak indah. Syariat Allah telah menyediakan landasan etik dan juga estetik bagi kehidupan manusia. Melalui syariat Allah inilah kita ummat muslim dituntut untuk mengendalikan keinginan dan nafsu kita agar senantiasa melakukan apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Ittiba’u awamirihi wa ijtinabu nawahihi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengendalikan nafsu memang sangatlah berat. Oleh karena itu, diperlukan ajaran khusus untuk menopang daya tahan manusia untuk melawan gempuran nafsu yang terus-menerus. Di samping Allah memerintahkan kita untuk berdzikir, mengingat kepada Allah di manapun berada, kita juga diperintahkan untuk berpuasa. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa merupakan latihan (exercise/al-riyadlah) untuk mengendalikan hawa nafsu. Latihan ini penting karena hawa nafsu menyertai kita sepanjang hidup. Ia merupakan ancaman bagi kita sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafsu adalah sumber dari segala problem kemanusiaan.  Segala proses dehumanisasi selalu saja berawal dari ketidakmampuan manusia mengendalikan verted interestnya. Akhir-akhir ini kita menemukan berbagai krisis. Baik alam lingkungan kita maupun pengingkaran akan harkat kemanusiaan. Di jaman yang kita sebut beradab ini, kita masih saja menemukan berbagai eksploitasi. Hutan gundul meranggas, laut dan sungai tercemar, tanah dan air terkontaminasi zat beracun, hatta ozon pelindung di ujung langit pun kita gerogoti setiap hari. Di masa ilmu pengetahuan manusia semakin tinggi, kita disuguhi dengan perang, pembantaian, kekerasan, pelanggaran HAM, penindasan,  eksploitasi kaum lemah oleh kalangan yang lebih kuat, kemiskinan karena distribusi ekonomi yang tidak merata, serta perusakan mental dan akhlaq generasi kita, baik lewat narkoba, pornografi, perjudian, pelacuran dan tindak maksiat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua bersumber dari kerakusan dan ketamakan manusia. Rakus terhadap harta dan kemewahan, tamak kepada kekuasaan, tak pernah puas terhadap kehormatan dan status sosial, dan selalu haus akan kepentingan diri sendiri. Ketamakan dan kerakusan ini lambat laun berkembang menjadi berhala yang menjerat dan menindas kita. Kita menjadi manusia yang terbelenggu oleh nafsu meraih kemegahan hidup. Kita lalu menjadi manusia yang tertindas oleh hasrat untuk menguasai segalanya sekaligus kita menjadi penindas terhadap orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah demikian, maka kemanusiaan kita akan semakin tipis. Kita semakin dekat dengan sifat-sifat syaithoniyah. Sebagai manusia, kita tidak menghargai hak dan martabat manusia lain. Sebagai kelompok kita akan menegasikan kelompok lain. Sebagai penguasa kita akan menindas yang dikuasai, sebagai orang kaya kita akan mengeksploitasi orang miskin. Karena terpenjara oleh ambisi, kita akan kehilangan akal budi dan hati nurani. Jika kita orang pintar kita akan gemar memanipulasi kebenaran. Jika kita pejabat kita akan mudah melakukan korupsi dan penyalahgunaaan wewenang untuk kepentingan sendiri. Jika kita politisi kita akan dengan mudah melakukan manuver apa saja, tak perduli rakyat bernasib semakin sial.&lt;br /&gt;Inilah daya rusak nafsu yang dipertuhankan. Nafsu yang tidak terkendali. Nafsu yang tidak diletakkan dalam rel ajaran agama. Oleh karena itu, puasa disyariatkan Allah sebagai mekanisme ruhaniah untuk melatih manusia membebaskan dirinya dari ketertindasan oleh nafsu dan membebaskan manusia pada umumnya dari berbagai ketertindasan yang disebabkan oleh keanggkara murkaan nafsu manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, sehingga nilai puasa kita sangat ditentukan oleh sejauh mana kita bisa berpuasa yakni menahan diri dari segala rayuan nafsu. Tidak hanya nafsu makan, minum dan nafsu seksual, tetapi juga nafsu menguasai yang bukan haknya, nafsu mengalahkan orang lain, nafsu menyakiti sesama manusia, nafsu menindas kaum lemah dan nafsu melakukan segala yang dilarang oleh Allah. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus tetapi juga menahan diri dari segala kemungkaran. Sabda Nabi “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;man min shaimin laisa lahu min shaumihi illa al-ju’ wa al-athasy”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita menjadi hamba yang berhasil memperoleh tingkat tertinggi ibadah puasa kita. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digores oleh :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;M.Imdadun Rahmat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-8313240993706052370?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-17T14:44:07.637+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SokKNs7bW4I/AAAAAAAAAGo/rWhVWQFySi4/s72-c/R.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total></item><item><title>AWARD SAHABAT HATI 2</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/08/award-sahabat-hati-2.html</link><category>AWARD 2</category><category>3</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Sun, 13 Sep 2009 08:42:39 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-8395983503924352862</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SorHew0R4xI/AAAAAAAAAGw/v7YQU-lNcUk/s1600-h/International_Community.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 147px; height: 159px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SorHew0R4xI/AAAAAAAAAGw/v7YQU-lNcUk/s200/International_Community.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371324836906918674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;A&lt;/span&gt;lhamdulillah &lt;a href="http://titihanhati.blogspot.com/"&gt;TITIHAN HATI&lt;/a&gt; kembali memperoleh award, yang kali ini award datang dari sahabat &lt;a href="http://jalanihidupapaadanya.blogspot.com/"&gt;JALANI HIDUP APA ADANYA&lt;/a&gt;  Penjelasan singkat tentang award ini berdasarkan sumber dari pencipta award adalah ( maaf ini tinggal copy paste aja ):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bersifat Internasional&lt;br /&gt;2. Award ini bisa diberikan lagi kepada sobat blogger tanpa ada jumlah batasan&lt;br /&gt;3. Aturannya tidak ketat (Tidak wajib untuk mengerjakan PR)&lt;br /&gt;4. Award ini bisa menjadi backlink karena sobat yang diberi award harus mencantumkan nama, nama blog, URL blog kita.&lt;br /&gt;5. Dengan award ini blog kita bisa terdaftar di &lt;a href="http://bloggistame.blogspot.com/"&gt;BLoGGiSTa iNFo CoRNeR&lt;/a&gt; asal kita memberitahu posting awardnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut aturan y&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ang harus dijalankan penerima award (Maaf ini jg copy paste dari sumbernya ):&lt;br /&gt;1. Tautkan dengan orang yang men-tag kamu.&lt;br /&gt;2. Kopikan gambar di atas berikut aturan dan pertanyaan pada postingan ini.&lt;br /&gt;3. Posting award ini pada satu atau pada semua blog milik kamu.&lt;br /&gt;4. &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Jawab empat perta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;nyaan di bawah dengan mengikuti aturan yang ada&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;5. Rekrut sedikitnya&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt; tujuh&lt;/span&gt; orang teman yang ada pada Blog Roll kamu lalu berbagi award ini dengan mereka.&lt;br /&gt;6. Kunjungi &lt;a href="http://bloggistame.blogspot.com/"&gt;BLoGGiSTa iNFo CoRNeR&lt;/a&gt; (Jangan ubah linknya) dan tinggalkan URL blog kamu untuk ditambahkan ke Master List.&lt;br /&gt;7.Sukses selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan &amp;amp; Jawaban:&lt;br /&gt;1. Tulis Nama and Url yang kasih kamu award ( &lt;a href="http://titihanhati.blogspot.com/"&gt;TITIHAN HATI&lt;/a&gt; ) kalau aku dari &lt;a href="http://jalanihidupapaadanya.blogspot.com/"&gt;JALANI HIDUP APA ADANYA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Judul situs dan url-nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Tanggal ketika&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; men-tag kamu: August 17, 2009&lt;br /&gt;4. Orang-orang yang kamu tag atau beri award:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Award ini kami dedikasikan kembali kepada sahabat :&lt;br /&gt;&lt;ul id="verticalmenu" class="glossymenu"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://cyntiasari.blogspot.com/"&gt;1.CYNTIA&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://thiamonica.blogspot.com/"&gt;2.MONICA&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://koleksi-osi.blogspot.com/"&gt;3.KOLEKSI OSI&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://putraaiman08.blogspot.com/"&gt;4.PUTRA AIMAN&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://fhom.blogspot.com/"&gt;5.FAUZ&lt;/a&gt;&lt;a href="http://fhom.blogspot.com/"&gt;AN&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://kuku-jari.blogspot.com/"&gt;6.SHA 89&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul id="verticalmenu" class="glossymenu"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://setiasahabat.blogspot.com/"&gt;7.SETIA SAHABAT&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi blogger yang mendapat award ini bisa langsung mempostingnya, jangan lupa beritahu posting award ini di &lt;a href="http://bloggistame.blogspot.com/"&gt;BLoGGiSTa iNFo CoRNeR&lt;/a&gt;supaya link kamu terpasang di Master Listnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Salam Award, salam persahabatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://titihanhati.blogspot.com/"&gt;TITIHAN HATI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;E.... ADA&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; AWARD LAGI.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Award yang satu ini &lt;a href="http://titihanhati.blogspot.com/"&gt;TITIHAN HATI&lt;/a&gt; peroleh dari sahabat &lt;a href="http://nuranuraniku.blogspot.com/"&gt;NURA&lt;/a&gt;  yang punya blog NURANU&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;RANIKU. Semoga akan semakin meningkatkan jalinan persahabatan &amp;amp; silaturrahim..&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;. makasih &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;NURA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SqfHr1oRNdI/AAAAAAAAAHI/GonfrZ6whDA/s1600-h/AWARD+NURA.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 146px; height: 147px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SqfHr1oRNdI/AAAAAAAAAHI/GonfrZ6whDA/s200/AWARD+NURA.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379487835861628370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo yang ini dipersembahkan oleh sahabat &lt;a href="http://pecintakuliner.co.cc/"&gt;PECINTA KULINER&lt;/a&gt; dengan blog masakannya yang asyik banget. Terima kasih sobat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sq0PE7XfpAI/AAAAAAAAAHQ/A2rDYRZj27g/s1600-h/award+sastra+radio.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 149px; height: 149px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sq0PE7XfpAI/AAAAAAAAAHQ/A2rDYRZj27g/s200/award+sastra+radio.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380973707107738626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Award berikut juga tak kalah dahsyat... ini persembahan dari sahabat &lt;a href="http://www.injaney.blogspot.com/"&gt;JANI&lt;/a&gt; pemilik blog yang sangat inovatif sekali... Terima ka&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sq0RDNq91hI/AAAAAAAAAHY/QaFQ-oca4zk/s1600-h/Award+Indonesian+Blogger_Koin.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 128px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sq0RDNq91hI/AAAAAAAAAHY/QaFQ-oca4zk/s200/Award+Indonesian+Blogger_Koin.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380975876684764690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;sih sobat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ungkapan rasa terima kasih dan niatan tulus untuk terus menjalin persahabatan dan jalinan silaturahmi entar sesama sahabat blogger, maka keseluruhan award yang kami terima akan kami dedikasikan kembali kepada seluruh SAHABAT HATI yang tak bisa kami sebutkan satu persatu dan yang selalu setia menemani kami dalam mengarungi dunia blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Persahabatan dari kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TITIHAN HATI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-8395983503924352862?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-09-13T22:42:39.361+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SorHew0R4xI/AAAAAAAAAGw/v7YQU-lNcUk/s72-c/International_Community.png" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">5</thr:total></item><item><title>HATI</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/08/hati.html</link><category>Hati</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Tue, 04 Aug 2009 08:25:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-931784439027836519</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SnhSkuDO0pI/AAAAAAAAAF4/x67i2OhrJdU/s1600-h/MARTHI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 146px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SnhSkuDO0pI/AAAAAAAAAF4/x67i2OhrJdU/s200/MARTHI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366129746802299538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ibarat batu akik yg dipasang dijari tangan , diikat dengan emas atau perak, sangat indah untuk dilihat.&lt;br /&gt;Padahal kalau kita ingat asalnya batu akik itu adalah dari sebuah batu yg diambil dari dalam tanah,yg kotor dan bentuknya juga tak menarik, kemudian setelah dipungut orang trus dipotong potong sedemikian rupa trus diasah sedikit demi sedikit dan digosok beberapa waktu sampai batu itu memperlihatkan bentuk yg indah dan berkilau, nah dari sini harga dan nilai batu itu sudah tak ternilai.&lt;br /&gt;demikian juga dengan hati kita, kalau boleh saya analogikan,&lt;br /&gt;hati kita kalau sering kita asah,sedikit demi sedikit setiap hari atau kita bersihkan dari kotoran-kotoran atau selimut-selimut yg mengahalaginya, hati kita itu juga akan bersih dan berkilau, kilau nya ini akan jauh lebih indah dari kilauan batu akik yg paling mahal sekalipun, karna kilauan dari hati ini akan terpancar dari raut muka kita,dari perbuatan kita, dan semua orang pasti akan tahu dan melihat, walaupun tanpa kita beri tahukan, bahasa gaulnya sekarang Inner Beauty.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa semua orang ingin menampilkan inner beauty nya, ingin membersihkan hatinya, dan ingin membuat hatinya jadi berkilau,tapi&lt;br /&gt;apa saja yang sudah kita upayakan untuk mendapatkan hal itu ?&lt;br /&gt;Bagaimana kita mendapatkan hati yg bersih dan yg berkilau itu, yaitu dgn BERIBADAH, salah satunya yaitu dgn MEMBACA Al Quran.&lt;br /&gt;Al Quran itu bisa membersihkan hati dari kekotoran hawa nafsu keduniawian.&lt;br /&gt;Denga membaca Al Quran, insyaAllah kotoran-kotoran dan selimut yang menyelimuti hati kita akan rontok berguguran, sehingga hati yang bersih dan berkilau yang kita idam-idamkan akan kita dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hati yg bersih dan jernih, kita akan dapat lebih mendengarkan dan merasakan getaran-getaran Ilahiyah, dari sini kebahagiaan yg kita harapkan dan yang selalu kita pintakan disetiap doa kita kepada Allah, insyaAllah akan kita dapatkan.tulah salah satu Fungsi dari sekian banyak Fungsi Al Quran.&lt;br /&gt;Pertanyaannya : Apa yg telah kita usahakan untuk mendapatkan hal itu ?&lt;br /&gt;Seberapa sering kita membaca Al Quran ?&lt;br /&gt;Berapa kali dalam sehari kita berinteraksi dengan Al Quran ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca Al Quran inilah yg saya analogikan ibarat mengasah batu akik tadi, semakin sering kita membaca Al Quran, berarti semakin sering kita menggosok hati kita, sdari kotoran2 yg melekat, semakin bersih pula hati kita tersebut, nah kalau hati kita sudah bersih, getaran-getaran Illhaiyah akan semakin dapat kita rasakan, kalau sudah begini, kebahagiaan akan menghampiri kita, InsyaAllah.......amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Digores oleh&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Martias&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penyair Alam Indah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-931784439027836519?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-04T22:25:06.220+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SnhSkuDO0pI/AAAAAAAAAF4/x67i2OhrJdU/s72-c/MARTHI.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">12</thr:total></item><item><title>MENGAPA HARUS IBU</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/08/mengapa-harus-ibu.html</link><category>MENGAPA HARUS IBU</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Thu, 06 Aug 2009 07:31:54 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-8056420235244890327</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SnrpQC1NXNI/AAAAAAAAAGI/Nk3u_-rIRt0/s1600-h/mt2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 148px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SnrpQC1NXNI/AAAAAAAAAGI/Nk3u_-rIRt0/s200/mt2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366858367812590802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebutan Ibu merupakan hal yang paling sering kita dengar dibandingkan dengan Bapak. Ngak percaya…? Mari kita buktikan.&lt;br /&gt;Ibu Kota, Ibu Rumah Tangga, Ibu Pertiwi, Ibu Jari, Ibu Negara, Ibu suri, Sorga ditelapak kaki Ibu, Kasih Ibu sepanjang jalan, Di Doa Ibu ku nama ku disebut, dll-dll. Lalu bagaimana dengan Bapak ? Kenapa hanya peranan Ibu yang mendominasi… Bukankah Bapak juga penting dalam permainan ini, dan memiliki andil yang cukup potensial ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan cari sendiri jawabnya, terserah dari persepsi mana anda menyikapi... !!! sorry … bukan mau cari perkara, tapi sekedar mengajak anda ber- illustrasi.&lt;br /&gt;Sekalipun demikian namun yang satu ini, saya persembahkan untuk anda , dus mengajak anda mengenang masa-masa indah kita bersama ibu sekalipun kini hanya dalam kenangan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya simak syair lagu ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kasih Ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia.." ( Sebuah lagu yang mengisahkan betapa kasih ibu sangat mulia) Lagu ini berjudul : Kasih Ibu sepanjang jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Bila kuingat lelah Ayah Bunda… Bunda piara-piara akan daku sehingga aku besarlah…Waktu ku kecil hidupku amatlah senang, senang dipangku- dipangku dipeluknya serta dicium-dicium dimanjakan namanya kesayangan.” ( Sebuah lagu yang mengisahkan masa kecil kita yang sangat di manja oleh Ayah-Bunda. Syair lagu ini bersentuhan dengan Bapak/Ayah, namun kemudian yang diprioritaskan peran dari ibu, Ironisnya… Judulnyapun *** Bunda Piara*** bukan Ayah Bunda Piara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua lagu diatas menggambarkan betapa besarnya kasih ibu kepada kita... Mari kita buka lembaran lama kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 1 tahun, Ibu yang mengasih kita makan, dia yang memandikan kita, namun kita balas dengan menangis sepanjang malam.( kita cengeng)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 2 tahun, Ibu yang melatih kita untuk berjalan, kita balas dengan melarikan diri pada saat Ibu menjaga kita. ( kita jual mahal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 3 tahun, Ibu selalu menyediakan kita makanan yang sangat enak, namun kita balas dengan membuang piring ke lantai. (kita tidak perduli)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 4 tahun, Ibu memberi kita kertas tulis dan pensil, namun kita balas dengan mencorat-coret seluruh dinding rumah. ( kita kompensasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 6 tahun, Ibu mengantar kita pergi kesekolah, namun kita balas dengan teriakan, ngak mau sekolah…( kita seperti ngak butuh ilmu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 12 tahun, Ibu selalu nasehati kita agar berpenampilan yang baik, namun kita balas dengan sebuah kata, sekarang kan zaman modern.&lt;br /&gt;( kita sok anak gaul)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 15 tahun, Ibu selalu menanti kita pulang dengan hasrat tercipta canda ria, namun kita balas dengan mengurung diri dikamar.&lt;br /&gt;( kita asyik sms sama cs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 17 tahun, Ibu selalu memberi kita uang untuk membeli keperluan sekolah, namun kita balas dengan menghabiskan uang dengan bermain judi.&lt;br /&gt;( kita merasa itu hal biasa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 19 tahun, Ibu selalu serius perhatikan masa depan kita, namun kita balas dengan lebih mengutamakan teman. ( kita sok mandiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 24 tahun, Ibu menanyakan kita tentang pacar, namun kita balas dengan ucapan, Ibu ngak perlu tahu soal itu, itukan urusan orang muda.&lt;br /&gt;( kita seolah-olah lebih pintar dengan ilmu yang ada pada kita)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 28 tahun, Ibu mempersiapkan segala sesuatunya tentang pernikahan kita, namun kita balas dengan meninggalkannya dan kita lebih memikirkan keluarga kita. ( kita tinggalkan Ibu seperti nasib sebatang tebu, habis manis sepahnya dibuang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 30 tahun, Ibu selalu mengingatkan kita cara mengurus anak, namun kita balas dengan ucapan, sudahlah bu… sekarangkan zaman sudah berubah. ( kita seperti serba tahu )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia kita 35 tahun, ibu mengabari kita kondisinya lagi sakit, namun kita balas dengan ucapan… nantilah bu masa liburan.... kami pulang.&lt;br /&gt;( kita seperti manusia super sibuk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan suatu hari… menerima informasi, Ibu sudah meninggal… diamlah seribu bahasa… menangis menyesali diri, ingin terbang mau melihat jasad ibu…apa mau dikata, sekarang hanya tinggal penyesalan.&lt;br /&gt;Ternyata sahabat Kematian adalah keniscayaan hidup, dan kematian adalah pasangan dari kehidupan. Kematian akan datang pada setiap jiwa manusia yang hidup. Datangnya bagaikan pencuri yang datang dan menyelinap masuk… lalu keluar menggondol roh kehidupan, dengan meninggalkan jasad yang terlentang dan tak berdaya. Kalau sudah ajal tiba siapapun harus menerima, tidak ada penundaan walau sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini kita bisa lebih menghargai seorang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ditulis oleh Temon Pamudji ( MONTE )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pujangga Alam Indah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-8056420235244890327?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-06T21:31:54.888+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SnrpQC1NXNI/AAAAAAAAAGI/Nk3u_-rIRt0/s72-c/mt2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">10</thr:total></item><item><title>AWARD SAHABAT HATI</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/07/award.html</link><category>AWARD 1</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Tue, 28 Jul 2009 09:54:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-3867777141446014506</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sm8tHq6N9mI/AAAAAAAAAFg/0-wMxiYrnnA/s1600-h/AWARD+HATI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 136px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sm8tHq6N9mI/AAAAAAAAAFg/0-wMxiYrnnA/s200/AWARD+HATI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363555291022358114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alhamdulillah, Titihan hati yang belum genap berumur jagung udah dapat berkah AWARD, yang kali ini datang dari sahabat hati &lt;a href="http://uda-ei.blogspot.com/"&gt;Iwan Tanjung&lt;/a&gt;. Sebagai ungkapan rasa terima kasih serta untuk lebih mempererat rasa kekeluargaan sesama blogger dan meningkatkan jalinan silahturahmi, maka kami terima AWARD ini dengan penuh senang hati dan suka cita .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung ini adalah award ber-backlink, sesuai persyaratan yang menciptakan, pencetus dan yang punya ide award ini, maka titihan hati akan membagikan dan mendedikasikan award ini kembali kepada 10 orang sahabat blogger yang lain, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nuranuraniku.blogspot.com/"&gt;Nura&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://jalanihidupapaadanya.blogspot.com/"&gt;Obat Stress&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://kiyaiceret.blogspot.com/"&gt;Kyai Ceret&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://daokt.blogspot.com/"&gt;Okta&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://jalanwali.blogspot.com/"&gt;Jalan Wali&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://letsjudge.blogspot.com/"&gt;Remaliendha&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://uchie-poenya.blogspot.com/"&gt;Uchie&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://mybuyax.blogspot.com/"&gt;My Buyak&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://akhtarstar.blogspot.com/"&gt;Akhtarstar&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://dimensimuslimah.blogspot.com/"&gt;Dimensi muslimah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagi sahabat hati  yang menerima award ini, demi rasa kekeluargaan dan kebersamaan untuk berkenan membagikan kembali award ini kepada sepuluh orang sahabat blogger yang lain. Dan selanjutnya sahabat penerima award dimohon sudi kiranya  meletakkan link-link berikut ini di blog atau posting artikel sahabat semua”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ATURAN&lt;br /&gt;Aturannya begini (maaf sekali lagi maaf ya, kalau yang ini  saya copy paste dari yang ngasih award ): sebelum kamu meletakkan link di atas, kamu harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat ya, kalian semua harus fair dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalahNah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 1, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.”&lt;br /&gt;“Bagi siapa saja yang menerima award ini diharuskan untuk membagikan kembali award ini kepada sepuluh orang temannya. Dan selanjutnya si penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel kamu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul id="verticalmenu" class="glossymenu"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://masterzukhruf.blogspot.com/"&gt;1.IRFAN&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://piyenkz.blogspot.com/"&gt;2.PIYENKZ&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://masdoyok.co.cc/"&gt;3.MAS DOYOK&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://boybloglinux.blogspot.com/"&gt;4.RIZKY&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://aremaniangalam.blogspot.com/"&gt;5.REZA&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://omtomi.blogspot.com/2009/07/alnect-komputer-berikan-hadiah-netbook_17.html"&gt;6.OMTOMI&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://designofpassion.blogspot.com/"&gt;7.OTE TATSUYA&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://irawanqq.blogspot.com/"&gt;8.IRAWANQQ&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://uda-ei.blogspot.com/"&gt;9.IWAN TANJUNG&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://titihanhati.blogspot.com/"&gt;10.TITIHAN HATI&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1&lt;br /&gt;Posisi 9, jml backlink = 5&lt;br /&gt;Posisi 8, jml backlink = 25&lt;br /&gt;Posisi 7, jml backlink = 125&lt;br /&gt;Posisi 6, jml backlink = 625&lt;br /&gt;Posisi 5, jml backlink = 3,125&lt;br /&gt;Posisi 4, jml backlink = 15,625&lt;br /&gt;Posisi 3, jml backlink = 78,125&lt;br /&gt;Posisi 2, jml backlink = 390,625&lt;br /&gt;Posisi 1, jml backlink = 1,953,125&lt;br /&gt;Dan semuanya menggunakan kata kunci yang kamu inginkan. Dari sisi SEO kamu sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, kamu juga mendapatkan traffik tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ber-award ria, sukses selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam dari kami&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TITIHAN HATI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;meniti &amp;amp; mencari ketentraman hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-3867777141446014506?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-28T23:54:09.394+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/Sm8tHq6N9mI/AAAAAAAAAFg/0-wMxiYrnnA/s72-c/AWARD+HATI.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">6</thr:total></item><item><title>RESEP PANJANG UMUR LAHIR DAN BATIN</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/07/resep-panjang-umur-lahir-dan-batin_9410.html</link><category>RESEP PANJANG UMUR</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Sun, 02 Aug 2009 08:15:07 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-3757351168866269085</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SmvcABD7EFI/AAAAAAAAAFA/fMCxYD6lPWs/s1600-h/montee.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 156px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SmvcABD7EFI/AAAAAAAAAFA/fMCxYD6lPWs/s200/montee.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362621674157707346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Secara lahiriyah, kita semua sependapat untuk hidup sehat, harus hidup teratur, makan yang bergizi serta menjaga kondisi dengan berolahraga yang teratur.&lt;br /&gt;Secara spiritual ada berbagai macam resep kesehatan jasmani serta harapan seseorang  yang mendambakan panjang umur lahir dan batin , antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Pertama :&lt;/span&gt; Suka bersedekah yakni melepaskan sebahagian hartanya di jalan Allah untuk kepentingan masyarakat, anak yatim, fakir miskin maupun untuk kepentingan agama. Dengan kata lain orang yang kikir atau bakhil sangat mungkin umurnya pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kedua :&lt;/span&gt; Suka silahturahmi, Silah berarti hubungan dan rahmi berati kasih sayang, jadi suka mengakrabkan hubungan kasih sayang dengan sesama, saling kunjung atau dengan saling kirim salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara para ahli tafsir menyatakan sekalipun bukan umur itu yang bertambah misalnya 60 tahun, karena sering silahturahmi meningkat menjadi 62 tahun, banyak sedekahnya menjadi 65 tahun. Kalau bukan umurnya yang bertambah, setidak-tidaknya berkah umur itu yang bertambah. Umurnya tetap tapi kualitas dari umur itu yang bertambah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Ketiga :&lt;/span&gt; Rasul pernah ditanya, orang yang paling beruntung itu yang bagaimana? Rasul Menjawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang artinya : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Barang siapa yang keadaannya hari ini kualitas hidupnya lebih baik dari hari kemarin maka dia adalah orang beruntung".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita bandingkan dengan tahun kemarin, ilmu dan ibadahnya, dedikasinya, etos kerja, disiplin kerja meningkat, dan akhlaknya semakin baik, orang tersebut adalah orang yang beruntung. Dengan kata lain filsafat hidup Rasulullah yang ketiga adalah "Tiada hari tanpa peningkatan kualitas hidup".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Rasul yang kedua :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang artinya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Barangsiapa keadaan hidupnya pada hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang rugi"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika amalnya, akhlaknya, ibadahnya, kedisplinannya dan dedikasinya tidak naik dan juga tidak turun maka orang tersebut termasuk orang yang merugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara orang bertanya: Kenapa dikatakan rugi padahal segala-galanya tidak merosot? Bagaimana dikatakan tidak rugi, mata sudah bertambah kabur, uban sudah bertabu, giginya sudah pada gugur dan sudah lebih dekat dengan kubur, amalnya tidak juga bertambah, kualitas hidup tidak bertambah maka ia adalah rugi. Dan Rasul mengatakan selanjutnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang artinya : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Barangsiapa keadaan hidupnya pada hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka orang semacam itu dilaknat oleh Allah"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu pilihan kita tidak ada lain kecuali yang pertama, yakni tidak ada hari tanpa peningkatan kualitas hidup. Sebagai umat Islam, kedispilinan, dedikasi, kepandaian, kecerdasan, keterampilan harus kita tingkatkan, agar kita termasuk orang yang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Keempat :&lt;/span&gt; Rasul pernah ditanya : "Wahai Rasulullah! Suami dan isteri yang paling baik itu bagaimana? Rasul menjawab :&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "Suami yang paling baik adalah suami yang sikap dan ucapannya selalu lembut terhadap isterinya, tidak pernah bicara kasar, tidak pernah bersikap kasar, tidak pernah menyakiti perasaan isterinya, tetap menghormati dan menghargai isterinya".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab ada sikap seorang suami yang suka mengungkit-ungkit segala kekurangan isterinya, sehingga dapat menyinggung perasaannya, yang demikian termasuk suami yang tidak baik biarpun keren dan uangnya banyak. Hakekatnya suami yang tidak baik yaitu suami yang kasar terhadap isterinya. Dan seorang laki-laki yang mulia ialah yang bisa memuliakan kaum wanita, tidak suka menyepelekan. Sampai-sampai Rasul masih membela kepada kaum wanita beberapa saat sebelum Beliau wafat. Beliau sempat berpesan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Aku titipkan nasib kaum wanita&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kepadamu"&lt;/span&gt;. Diulangnya tiga kali. Karena kaum wanita kedudukannya serba lemah. Jadi kalau seoarang suami memiliki akhlak yang tidak baik maka penderitaan sang isteri luar biasa. Hal ini perlu kita ingat karena segala sukses yang dicapai oleh sang suami pada hakekatnya adalah karena andil sang isteri. Demikian juga andil isteri yang membantu mencarikan nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Kelima :&lt;/span&gt; Rasul pernah ditanya, "Wahai Rasulullah! Orang yang benar itu yang bagaimana? Rasul menjawab,"Apabila dia berbuat salah segera bertaubat, kembali kepada jalan yang benar. Oleh karena itu para filosof mengatakan, "Orang yang benar adalah bukan orang yang tak pernah melakukan kesalahan, tapi orang yang benar adalah mereka yang sanggup mengendalikan diri dari perbuatan yang terlarang dan bila terlanjur melakukannya, ia memperbaiki diri dan tidak mengulangi perbuatan yang salah itu. Ibarat anak sekolah mengerjakan soal, kalau salah tidak jadi masalah, asal setelah dikoreksi tidak mengulangi kesalahannya. Sampai-sampai ada ungkapan yang tidak enak didengar tapi benar menurut tuntunan Islam, yaitu: Bekas maling itu lebih baik dari pada bekas santri. Kita tahu bahwa santri adalah orang yang taat beragama, sedangkan maling penjahat, pemerkosa, dan sebagainya tapi setelah bertaubat menjadi orang yang baik, kembali ke jalan yang benar. Orang yang demikian matinya menjadi khusnul khotimah. Memang yang ideal, orang yang baik itu dari muda sampai tua baik terus, tapi hal itu jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan yang sudah terlanjur, selama masih mau bertaubat tidak jadi masalah. Oleh karena itu, segala hukuman, seperti hukuman administrasi dalam kepegawaian, selalu didasarkan atas beberapa pertimbangan. Apakah kesalahannya tidak bisa ditolerir, apakah orang tersebut perlu diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya atau tidak. Apakah kesalahannya terpaksa atau karena kebodohannya? Maka berbagai pertimbangan perlu dilakukan sehingga ada kesempatan bagi orang tersebut untuk memperbaiki kesalahannya, agar dia bisa kembali menjadi orang yang baik. Nabi Muhammad SAW bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang artinya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Walaupun engkau pernah melakukan kesalahan sehingga langit ini penuh dengan dosamu, asal saja kamu bertaubat, pasti akan terima oleh Allah".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Keenam :&lt;/span&gt; Suka memberi. Sabda Nabi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang artinya : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang suka memberi, martabatnya lebih terhormat daripada orang yang suka menerima. Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang artinya : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir, seratus biji. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.(QS. Al-Baqarah : 261)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada orang yang suka sedekah, kemudian jatuh miskin. Umumnya yang jatuh miskin karena suka judi, togel, dan minuman keras. Dan resep kaya menurut Islam adalah kerja keras, hidup hemat, dan suka sedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Ketujuh :&lt;/span&gt; Rasul pernah ditanya oleh para sahabat : "Wahai Rasul! Si pulan itu orang yang luar biasa hebatnya. Dia selalu berada dalam masjid, siang malam melakukan shalat, puasa, I'tikaf, berdo'a. Kemudian Rasul bertanya kepada para sahabat, "Apakah orang itu punya keluarga?" Sahabat menjawab, "Punya Ya Rasul". Kata Rasul : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Orang tersebut adalah orang yang tidak baik!&lt;/span&gt;". Saya ini suka ibadah tapi disamping itu sebagai seorang suami, berusaha mencari nafkah. Sampai Rasul menyatakan : " Tergolong tidak baik orang yang hanya mementingkan urusan ukhrawi tetapi melalaikan urusan dunia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga tidak benar orang yang hanya mementingkan urusan duniawi tapi melalaikan urusan ukhrawi. Yang paling baik adalah seimbang antara kepentingan duniawi dengan kepentingan ukhrowi dan tidak berat sebelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ditulis Oleh Temon Pamudji ( MONTE )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dikutip dari berbagai sumber pengajian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-3757351168866269085?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-08-02T22:15:07.351+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SmvcABD7EFI/AAAAAAAAAFA/fMCxYD6lPWs/s72-c/montee.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total></item><item><title>MASJID RAYA VILA INTI PERSADA</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/07/masjid-raya-vila-inti-persada.html</link><category>MASJID RAYA VILA INTI PERSADA</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Wed, 22 Jul 2009 08:44:29 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-614289024951746028</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SmW9HaU-ApI/AAAAAAAAAEg/_fpIkJ8cuCM/s1600-h/MASJID+VIP2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 156px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SmW9HaU-ApI/AAAAAAAAAEg/_fpIkJ8cuCM/s200/MASJID+VIP2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360898866478449298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kerinduan warga muslim Perumahan Vila Inti persada untuk memiliki tempat peribadatan sendiri, terobati sudah. Senin, 20 Juli 2009, bertepatan dengan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1430 H, suatu torehan sejarah telah tertuangkan, dan pastinya akan selalu terpatri di dalam sanubari seluruh warga muslim setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari yang penuh berkah tersebut terasa cahaya Illahi bersinar begitu terang, yang menerangi dan mengiringi prosesi peresmian berdirinya Masjid di ujung paling selatan Kodya Tangerang Selatan, atau tepatnya di jantung Perumahan Vila Inti Persada, Pamulang Timur, Pamulang, Tangerang selatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masjid Raya Vila Inti Persada, begitulah warga muslim setempat memberi label pada masjid yang menjadi kebanggaan tersebut. Masjid yang dibangun dengan dengan sumber dana swadaya dari warga muslim lingkungan perumahan tersebut, terasa memiliki nilai dan arti tersendiri bagi warga, karena di hari yang bersejarah tersebut masjid Raya Vila Inti Persada tak tanggung-tanggung diresmikan oleh dua orang pejabat negara yang terhormat, yaitu Bapak Menteri Negara Perumahan Rakyat serta Bapak Walikota Tangerang Selatan. Suatu hal yang sama sekali tak pernah terlintas di benak warga muslim setempat disaat pertama kali bahu membahu dalam membangun masjid tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berdiri dan diresmikannya Masjid Raya Vila Inti Persada, semoga bisa memperingan gerak langkah kaki warga muslim perumahan Vila Inti Persada dan sekitarnya didalam memenuhi panggilan Illahi, sebagai sarana meningkatkan rasa keimanan dan keislaman, menjadi sarana pemersatu umat, sarana perekat tali persaudaraan dan jalinan silahturrahmi bagi warga setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan lain dengan keberadaan Masjid Raya Villa Inti Persada ini adalah semoga warga muslim setempat bisa memakmurkannya dengan aneka bentuk kegiatan, baik yang bernuansa religi keagamaan, maupun yang bernuansa sosial. Sehingga Kemegahan Bangunan Masjid Raya Vila Inti Persada, semegah pula nilai dan rasa keislaman,keimanan dan kemasyarakatan warga muslim di perumahan Vila inti Persada dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T I T I H A N   H A T I&lt;br /&gt;meniti &amp;amp; mencari ketentraman hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-614289024951746028?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-22T22:44:29.693+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SmW9HaU-ApI/AAAAAAAAAEg/_fpIkJ8cuCM/s72-c/MASJID+VIP2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Q-LIGHT</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/07/q-light.html</link><category>Q-LIGHT</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Thu, 09 Jul 2009 09:05:52 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-4772143431194821850</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SlYUBUMwLeI/AAAAAAAAADo/97i4n1aePAM/s1600-h/Q-LIGHT.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 198px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SlYUBUMwLeI/AAAAAAAAADo/97i4n1aePAM/s200/Q-LIGHT.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356490819638406626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ibarat produk, manusia adalah hasil kreasi Sang Khalik, Allah swt. Bila kita membeli sebuah produk, elektronik misalnya, maka buku panduan manual menjadi satu paket di dalamnya. Namun, seringkali kita tidak mengindahkan bahkan tak mahu tahu tentang buku panduan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lagak sok tahu, agar tidak dikatakan gaptek (gagap tekhnologi), kita mengoperasikan sebuah produk elektronik dengan rasa percaya diri yang tinggi. Tiba-tiba, alat elektronik itu tidak dapat berfungsi atau bahkan rusak sebelum di gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila demikian, kita baru mencari-cari buku panduan untuk membaca dan mengetahui seluk beluk alat elektronik yang baru kita beli. Bila alat itu tidak berfungsi sebab salah pencet masih bisa di fungsikan kembali. Parahnya, jika terjadi kerusakan fatal  akibat salah pengoperasian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru deh, kita merasa merugi akibat tidak baca buku panduannya. Mending bila saat membeli lengkap dengan garansi, sehingga kita bisa agak tenang dengan mengklaim kerusakan tersebut kepada service center yang ditunjuk pabrik secara resmi. Jika tidak, maka mendung pun menyelimuti hari-hari kita ke depan. Rasa bersalah selalu menghantui kita dalam waktu yang terkadang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula manusia. Sebagai bagian dari alam semesta ini, manusia merupakan satu paket produk. Untuk dapat hidup yang sukses bahagia di dunia dan akherat, manusia di bekali buku panduan, Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalamnya, tertuang seluk beluk dan hal ihwal manusia. Bila  manusia  sedang tertimpa suatu musibah rasa sedih, stress, dan putus asa silih berganti mendera.&lt;br /&gt;Atau manusia sedang di rundung masalah menyangkut  pribadi, keluarga, atau tetangga serta lingkungan di sekitarnya kerap kali menyebabkan kondisi fisik dan emosinya tidak stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat yang genting tersebut, kecendurangan manusia mencari solusi yang bersifat spiritual semakin besar.  Wajar, karena keterangan itu tertera pada buku panduan produk yang telah banyak diabaikan manusia, berbunyi : ” Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada TuhanMU secara totalitas, (jangan setengah-setengah)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan di atas merupakan teguran dari Produsen, Sang Khalik Allah swt, agar segera merujuk dan mereparasi diri kepadaNya bila terjadi masalah apapun.&lt;br /&gt;Sebab, tak jarang, masalah psikologis atau kejiwaan semisal tekanan pekerjaan yang sangat berat mengakibatkan timbulnya masalah fisik semacam stroke, darah tinggi, jantung dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berarti ada ”kerusakan” yang harus diperbaiki pada produk bernama manusia. Sayangnya, banyak diantara manusia yang salah memilih pusat reparasi yang tidak ditunjuk oleh pabrik secara resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menyerahkan perbaikannya pada dukun, paranormal, pohon tua, dan batu atau sejenisnya yang mereka sangka bahkan yakini dapat merubah keadaan dan kondisi mereka.&lt;br /&gt;”lho, itu juga usaha”, sanggah mereka. Padahal, Allah swt sebagai produsen manusia telah menunjuk Al-Qur’an sebagai pusat reparasi resmi yang selayaknya dirujuk bila ada apapun masalah yang terjadi terkait diri manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaminan Allah swt terhadap layanan pusat perbaikan tersebut pun berbeda dengan jaminan pabrik. Bila jaminan pabrik hanya setahun atau paling lama tiga tahun, jaminanNya berlaku seumur hidup.&lt;br /&gt;Melalui lisan Nabi dan Rasul terakhirNya, Muhammad swt, Allah swt menegaskan jaminanNya itu. Selagi manusia berpegang teguh kepada dua pusaka, Al-Qur’an dan as Sunnah, tidak akan tersesat selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, syarat dan ketentuan berlaku. Manusia di sarankan melakukan service berkala secara teratur dengan cara membaca, memahami dan mengamalkan apa yang dinyatakan oleh service center itu, Al-Qur’an dan juga as Sunnah sebagai keteranganya.&lt;br /&gt;Bila kita ingin apapun yang kita beli berfungsi dengan baik dan harga purna jual juga tinggi, tentu kita harus melakukan service secara teratur dan mengikuti petunjuk pabrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula jika kita ingin diri kita hidup secara berimbang, berkualitas dan falah (bahagia) tidak hanya dunia tetapi juga akherat, maka tak ada alasan untuk tidak melakukan perbaikan secara teratur dan mengikuti petunjuk pabrik, sekali lagi membaca, memahami dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu apa lagi, let’s back to The Qoran…………………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ziyad Ulhaq. SQ. MA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Direktur ABJAD Foundation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lembaga kajian Al-Qur’an, MSFQ, dan Keislaman serta Pengabdian Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jln. Raya Ragunan no. 27 pasar minggu Jaksel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Vila Inti Persada, blok C5. No. 16 Pamulang Timur &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(021) 74717737, 33366100, 08179978951&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-4772143431194821850?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-07-09T23:05:52.176+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SlYUBUMwLeI/AAAAAAAAADo/97i4n1aePAM/s72-c/Q-LIGHT.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>SEKILAS TITIHAN HATI</title><link>http://titihanhati.blogspot.com/2009/04/sekilas-titihan-hati.html</link><category>Titihan Hati</category><author>noreply@blogger.com (titihanhati)</author><pubDate>Mon, 27 Apr 2009 09:33:03 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-1580428685332940325.post-1374822645799025547</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SfXeDntycoI/AAAAAAAAAAs/K5JHspr97nA/s1600-h/3d_landscapes_034.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SfXeDntycoI/AAAAAAAAAAs/K5JHspr97nA/s200/3d_landscapes_034.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329409887844856450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TITIHAN HATI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Blog ini mencoba menyajikan goresan artikel mengenai seputar dunia rohani, sejarah Islam,  cerita tentang kisah perjalanan hidup dan ketauladanan para sahabat Nabi, para Sufi serta para Wali, yang bisa kita petik dan ambil inti sari dari makna nilai katauladanannya, yang mungkin saja bisa kita terapkan dalam kehidupan keseharian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Titihan Hati juga mencoba untuk menampilkan ragam cerita, serta kisah yang unik dari para pengalaman hidup seseorang, yang mungkin saja memiliki kemiripan atau kesamaan dengan perjalanan hidup kita di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kami juga mencoba berbagi untuk memberikan sepotong tip-tip tentang hakikat hidup manusia yang selalu mendambakan kebahagiaan hidup di dunia, dengan sisipan puisi dan hikayat religi maupun hal-hal lain yang menyangkut unsur atau nilai-nilai duniawi, yang mana kesemuanya itu tak kan pernah lepas dari bumbu kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Titihan Hati bisa memberikan segenggam arti, mengguyurkan setetes kesejukan dan keteduhan hati tiap orang yang berkenan, yang selalu merindukan akan  ketentraman serta kebahagiaan hidup lahir dan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Dari Kami&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;T I T I H A N     H A T I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Meniti Ketentraman Hati&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1580428685332940325-1374822645799025547?l=titihanhati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-04-27T23:33:03.362+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_3dKttYuUMIg/SfXeDntycoI/AAAAAAAAAAs/K5JHspr97nA/s72-c/3d_landscapes_034.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

