<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051</atom:id><lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 10:07:01 +0000</lastBuildDate><category>Negeriku</category><category>Artikel</category><category>Internet</category><category>Catatan</category><category>Nasehat</category><title>Blog Syam</title><description>Saling berbagi</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (syam)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Sy-faw" /><feedburner:info xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" uri="sy-faw" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">Sy-faw</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0">http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-6575692071369508431</guid><pubDate>Sat, 08 Jan 2011 09:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:26:29.907+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Artikel</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Silaturrahim</title><description>Silaturrahim atau kebanyakan orang menyebutnya silaturrahmi merupakan perbuatan terpuji, menambah kasih-sayang dan cinta, dan mempererat hubungan tali kecintaan dan kasih-sayang antar keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahim (dijamak arham) adalah kerabat seseorang seperti ibunya, bapak, anak, dan setiap orang yang ada hubungan baik dari sisi bapaknya atau ibunya, juga dari sisi anak laki atau perempuannya (Ibnu Utsaimin)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perkara silaturrahim sangatlah besar, Allah ta'ala berfirman, " dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim." Maksudnya adalah memperhatikan hubungan silaturrahim jangan memutuskannya, karena memutuskan adalah keruskan yang sangat besar dalam kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Beberapa keutamaan silaturrahim:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Tanda seseorang beriman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam" (Lafazh Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Meambahkan rizki dan memperpanjang umur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Barang siapa ingin diluskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim" (muttafaq 'alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Penyebab masuk surga dan penyelamat dari neraka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Allah ta'ala berfirman, "Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, ...." QS Ar-Ra'du: 21, kemudian Allah ta'ala berfirman, "orang-orang Itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya" QS Ar-Ra'du: 22-23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Rasulullah bersabda ketika seorang arab badui bertanya sesuatu yang bisa mendekatkannya ke surga, "kamu menyembah Allah dan tidak menyekutuinya sedikitpun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturrahim"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Sebab mendapatkan kasih sayang ilahiyah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat Aisyah radhiyallahu 'anha, bahwa Rasulullah bersabda, "Rahim menggantung di Arsy dan berkata, barang siapa yang menyambungkan aku, maka Allah akan menyambungkannya, dan barang siapa memutuskan aku, maka Allah akan memutuskannya" maksudnya adalah dari perhatian Allah dan sempurnya rahmat dan kasih sayang-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Sedekah kepada kerabat lebih afdhal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sebaik-baik sedekah adalah kepada seseorng yang ada hubungan rahim/kerabat yang menyimpan kebencian" (HR. At-Thabrany, Al-Hakim dan dishahihkan oleh Al-Albany)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Silaturrahim adalah bagian dari ibadah yang paling diutamakan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Seorang shahabat Uqbah bin Amir radhiyallahu 'anhu berkata, "Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku amal-amal yang utama" Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Wahai Uqbah, Sambunglah orang yang memutuskan hubungan denganmu, berilah kepada orang yang mengharamkan (tidak memberi) kamu, berpalinglah dari orang yang menzholimimu" dalam riwayat yang lain "maafkanlah orang yang menzholimimu" (HR. Ahamd, Al-Hakim dan dishahihkan oleh Al-Albany)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Balasan orang yang memutuskan silaturrahim:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Mendapatkan laknat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Allah ta'ala berfirman, "Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?" "Mereka Itulah orang-orang yang dila'nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka." (QS. Muhammad: 22-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Diharamkan surga&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidak masuk surga oarang yang memutuskan silaturrahim" (Muttafaq 'alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Tidak diterimanya amal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, beliau mendengar Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya amal-amal manusia dihadirkan setiap kamis malam Jumat, maka tidak diterima amal orang yang memutuskan silaturrahim" (HR. Ahmad dan dihasankan oleh Al-Albany)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Balasan orang yang memuruskan silaturrahim disegerakan di dunia sebelum di akhirat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "dosa yang lebih pantas untuk disegerakan balasannya di dunia adalah zina dan memutuskan hubungan silaturrahim" (HR. At-Turmuzi, ia berkata hadits hasan shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Siapakah yang dinamakan penyambung silaturrahim?&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rsululllah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Bukanlah dinamakan penyambung silaturrahim orang yang membalas silaturrahmi, tapi yang dianamakan penyambung silaturrahim adalah orang yang menyambung silaturrahim kepada orang yang memutuskannya" (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagaimana menyambung silaturahim?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Basahilah hubungan silaturrahimmu walau hanya dengan mengucapkan salam" (HR. Al-Bazzar dan dihasankan oleh Al-Albany)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturrahim dapat dilakukan dengan banyak hal, Al-Imam Abu Muhammad Al-Qashry berkata, "Ketahuilah! sesungguhnya silaturrahim dilakukan dengan harta, ziarah/berkunjung, berbuat baik, perkataan yang lembut, membantu dalam pekerjaan, memberikan kasih sayang, berkumpul, dan segala sesuatu yang dapat menyambung silaturrahim di dunia."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-6575692071369508431?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2011/01/silaturrahim.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-4042911356279489981</guid><pubDate>Thu, 11 Jun 2009 21:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:34:37.289+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Hari ini harimu</title><description>Hari yang kita lalu sekarang inilah yang nyata. Hari kemarin telah berlalu dan tak akan pernah kembali walau hanya sejenak. Hari esok adalah khayalan dan angan-angan tak pasti apakah akan melaluinya dan berada disana.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari inilah milik kita, inilah sisa umur, inilah yang bisa digunakan. Meratapi masa lalu adalah kesia-sian dan menghabiskan waktu dan umur. Takut terhadap masa depan itupun tak menyelesaikan masalah hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini untuk berbuat dan beramal, mengukir sejarah, merajut benang-benang kebaikan, menanam kebajikan. Hari ini tidak boleh berlalu begitu saja tanpa uraian kebaikan, menunda sampe esok adalah kehancuran, tak pasti esok untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini untuk berfikir, mengambil pelajaran masa lalu sebai bahan untuk melangkah untuk masa depan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-4042911356279489981?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/06/hari-ini-harimu.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-4709065673878574106</guid><pubDate>Mon, 01 Jun 2009 14:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:42:50.417+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Memperbarui Iman</title><description>"&lt;span style="font-size:130%;"&gt;الإيمان يزيد وينقص&lt;/span&gt;" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;iman bertambah dan berkurang&lt;/span&gt;. Kondisi iman tidaklah tetap dalam satu titik, kadang naik, kadang turun, kadang tinggi, kadang melemah. Terkadang seseorang melalui beberapa waktu dimana selama itu hatinya menjadi kasar dan imannya menjadi lemah, dan ketaatan yang ia lakukan tidak memiliki pengaruh efektif terhadap dirinya, keadaan ini terjadi disebabkan kelalaian terhadap aspek spritual, yaitu lemahnya iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman mengalami dua kondisi ini, iman akan bertambah kuat dengan melakukan ketaatan, ibadah kepada Allah ta'ala. Rasulullah menerangkan, "Sesungguhnya iman dalam hati kalian salah seorang di antara kalian pasti lapuk sebagaimana pakaian menjadi lapuk, maka hendaklah kalian memohon kepa Allah agar Dia memperbarui iman di dalam hati kalian." HR. Al-Hakim dan Ath-Thabrani.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Al-Manawi berkata, "Rasulullah saw mengungkapkan iman secara metaporis (majazi) bahwa iman itu sama dengan sesuatu benda yang tidak akan utuh seperti bentuknya semula, maka apabila sesorang membicarakan "kalimat iman" lalu ia menodainya dengan perbuatan buruk, lalu ia kembali pada imannya semula dan meminta ampun akan kesalahannya, ia telah memperbaharui apa yang ia telah nodai dan mensucikan apa yang telah ia kotori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat Rasulullah sangat besar perhatiannya pada masalah iman, Abi Dzar menceritakan bahwa Umar bin Khattab berkata kepada para sahabatnya, "marilah kita menambah dan meningkatkan iman kita", maka mereka pun segera melakukan dzikir kepada Allah ta'ala. Sedangkan Ibnu Mas'ud banyak berdoa seraya berkata, "Ya Allah, tambahkan iman, keyakinan dan pengetahuan kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar bin Al-Arabi berkata, "sesungguhnya seorang hamba pada pertama kalinya beriman secara wajib, kemudian ia harus secara kontinyu memperbarui imannya setiap kali ia berpikir dan merenung, karena memperbarui iman adalah iman."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara yang merusak hati, sebagaimana disebutkan Imam Ibnul Jauzi dalam Madarijus Salikin adalah terlalu bersentuhan dengan manusia, berangan-angan, bergantung kepada selain Allah, kenyang dan kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa faktor untuk memperbarui dan menjaga iman:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Istiqomah dalam kebaikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merenungkan kembali akan karunia Allah dan nikmat-Nya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menuntut ilmu agama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengingat kematian dan takut terhadap akhir yang buruk (su'ul khotimah).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bervariasi dalam melaksanakan ibadah-ibadah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berdoa agar imannya bertambah dan diperbarui.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-4709065673878574106?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/06/memperbarui-iman.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-4454138846412876183</guid><pubDate>Fri, 29 May 2009 03:05:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-29T10:19:26.554+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Sabar yang baik</title><description>&lt;a&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 136px; height: 106px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/Sh9R7so_-II/AAAAAAAAAMI/YSMO0YjzmRM/s200/sabar03.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341077769121953922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di dalam Al-Quran Allah menyebutkan&lt;span title="QS. Al-Ma'arij ayat 5"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلًا&lt;/span&gt; “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik”.&lt;/span&gt; Bagaimanakah sabar yang baik itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar yang baik itu adalah sabar yang tidak ada keluh kesah di dalamnya, tidak mengadu kepada orang lain. Keluh kesah dan pengaduan diajukan kepada Alla ta’ala. Tidak yang menghilangkan mudhorat kecuali Allah, tidak yang akan menjawab do’a orang-orang yang dalam kesulitan kecuali Allah, Dialah yang memberikan rizki, Dialah yang menyembuhkan penyakit, Dialah yang akan mengangkat dan menghhilangkan musibah yang diderita.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setiap kita tidak luput dari dinamika dan problematika sosial, di rumah, di kampus, di tempat kerja dan di tempat-tempat lainnya. Siapapun manusianya, dia pasti memiliki egoisme dan amarah, namun keaktifan dua sifat tersebut bergantung kepada manusianya. Tidak ada manusia yang tidak butuh terhadap sabar, kesabaran adalah sebuah keniscayan. Jia ia membuang sabar, apakah ia bisa lakukan? Apa yang terjadi ketika ia tidak bersabar? Karena sabar ini adalah kekuatan untuk bertahan di dalam goncangan dan gelombang problema yang dihadapi, jika tidak maka ia akan terhenti di tengah jalan tanpa mendapatkan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Rabb Pencipta manusia dan alam lah kita mengangkat tangan dan mengadukan keluh kesa ini, Dialah yang mendengar segala rintihan hamba-hamba-Nya. Dialah yang membimbing kita ke arah jalan yang diridhoi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar dalam pelbagi kehidupan, dalam segala suasana dan kondisi, sabar dalam menghadapi musibah, sabar dalam dalam menjalankan Allah, sabar dalam meninggalkan segala larangan-Nya. Dalam musibah harus bersabar, ketika ada orang yang kita cintai meninggal ataupun terkena musibah, ataupun diri kita mendapat musibah, disini kesabaran tetap harus ada dalam diri masing-masing kita. Dalam ketaatan, sabar dalam menjalankan segala bentuk ibadah, menjadikan segla bentuk perbuatan kita sesuai tuntunan syariat. Ketika sabar menjadi tetap menghiasi pribadi kita dalam ibadah dan perbuatan kita, disinilah ke-istiqomah-an terbentuk, ia mampu bersabar dari awal sampai akhir. Begitu pula dalam meninggalkan segala maksiat, dibutuhkan kesabaran yang kuat dan kokoh, karena godaan dunia dan syahwat begitu indah yang bisa menjerumuskan orang-orang dalam lembah kenistaan dan kehancuran.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-4454138846412876183?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/sabar-yang-baik.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/Sh9R7so_-II/AAAAAAAAAMI/YSMO0YjzmRM/s72-c/sabar03.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-2680527153223661996</guid><pubDate>Wed, 27 May 2009 12:38:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:44:20.099+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Amanah</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/Sh3hHnO16EI/AAAAAAAAALg/TNeG84kUYyM/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 118px; height: 116px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/Sh3hHnO16EI/AAAAAAAAALg/TNeG84kUYyM/s200/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340672254037846082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh."&lt;/span&gt; (QS. Al-Ahzab : 72).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan memegang peranan amat penting dalam pelbagai aspek kehidupan. Manusia sendiri sejak awal sudah diberikan kepercayaan oleh Allah  SWT untuk menjadi khalifah di muka bumi. Misi kepercayaan ini yang diemban manusia itu tak lain memakmurkan dan memelihara perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian,  memelihara kepercayaan itu tidaklah mudah. Bahkan sebagaimana dijelaskan pada ayat di atas, memelihara amanah itu sangat berta. Karenanya banyak orang yang tidak kuat, akhirnya ia khianat atau ingkar terhadap amanah itu. Allah sendiri sebenarnya sudah mengetahu bahwa sebagian orang sering ingkar terhadap amanah itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan tentang pengertian amanah dalam ayat itu, yaitu menjalankan tugas-tugas keagamaan. Dan tugas-tugas keagamaan ini menyangkut seluruh aspek kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah sebenarnya adalah suatu kepercayaan yang ditanggung oleh seseorang untuk mewujudkan kepercayaan atau membuktikan dalam kenyataan dan prilakunya. Sehingga kalau manusia bisa bersikap dan berperilaku amanah, maka dunia ini akan aman dan damai. Tetapi, karena manusia sering zalim atau mencederai amanah atau kepercayaan yang dipegangnya sendiri, maka dunia ini sering kacau gara-gara yang bersangkutan tidak amanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu dibutuhkan pemimpin dan pemegang jabatan-jabatan dalam negara sifat amanah, karena tugas yang diembannya adalah amanah yang akan diminta pertanggungjawabannya kelak di hari kiamat. Jabatan yang dipegang bukannlah kemuliaan semata tapi suatu pikulan berat yang harus dipertanggungjawabkan. Sifat Amanah harus dimiliki dalam setiap tugas yang diberikan, kalau tidak kita kan melihat kekacuan dalam negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jika seorang pemimpin sudah tidak bisa bersikap amanah, maka sebetulnya yang bersangkutan dan  yang dipimpinnya tinggal menunggu kehancuran. Karena sekuat manusia menutup ketidakjujurannya, suatu saat akan ketahuan juga. Sekalil ia diketahui bahwa ia tidak bisa dipercaya, maka orang tersebut sulit untuk mendapat kepercayaan lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-2680527153223661996?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/amanah.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/Sh3hHnO16EI/AAAAAAAAALg/TNeG84kUYyM/s72-c/images.jpeg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-2090310540531275382</guid><pubDate>Wed, 27 May 2009 12:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-14T10:05:40.596+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Pesan dari Kawan</title><description>Ini pesan-pesan dari kawan yang terkumpul dalam folder hikmah, ketika saya coba ulang baca, saya terpikir untuk posting dan saya pilih-pilih dan coba urutkan berdasarkan tanggal, untuk diposting di blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Sedekah menghilangkan murka Allah&lt;br /&gt;Pengirim: Al-Hasani&lt;br /&gt;Tgl: 25/09/08 Jam: 12:14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Seorang Sufi tidak menggunakan berbagai waktunya untuk mengatur dirinya karena ia tahu bahwa Yang Mengatur (al Mudabbir) itu Allah SWT.&lt;br /&gt;Pengirim: Al-Hasani&lt;br /&gt;Tgl: 30/09/08 Jam 13:20&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Seorang Sufi menjauhi pergaulan manusia (secara umum) semampu mungkin, kerana menururtnya ketika semakin tambah bergaul maka aib/cela akan nampak&lt;br /&gt;Pengirim: Al-Hasani&lt;br /&gt;Tgl: 30/09/08 Jam: 13:20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Saujana trbentng msh trbatas jua,,&lt;br /&gt;Mentari nun jauh dsana pun mash brjarak,,&lt;br /&gt;Dalmnya samudra tk trlepas dr rentang,,&lt;br /&gt;Tp ukhwwah sama skali tk mgnal ruang&amp;amp;waktu.&lt;br /&gt;Pengirim: Khairiyah&lt;br /&gt;Tgl: 22/10/08 Jam: 07:45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Cucilah hatimu dengan penyesalan terhadap keluputanmu kepada Allah. salahlah kamu menangisi anak dan isterimu, karena sebenarnya engkaulah yang patut&lt;br /&gt;Pengirim: Al-Hasani&lt;br /&gt;Tgl: 27/10/08 Jam: 12:37&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Hendaklah engkau beramal dengan baik dan bukan beramal banyak, perumpamaan amal banyak tetapi tidak baik, seperti pakaian banyak yang murah harganya,&lt;br /&gt;Pengirim: Al-Hasani&lt;br /&gt;Tgl: 28/10/08 Jam: 15:43&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Masa lalu sudah pergi, masa akan datang belum diketahui... Hiduplah hanya untuk masa kini. Sebenernya hidup ini memang hanya terdiri dari jutaan masa&lt;br /&gt;Pengirim: Al-Hasani&lt;br /&gt;Tgl: 03/11/08 Jam: 03:01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Jk hdupSeumpama rel kreta dlm eksprimen rlativtas Einstein,mk pnglmn dmi pnglmn yg mgmpur qt dr wkt k wkt adlh chya yg mlsat2 d dlm grbong d ats rel tu,rlativitasx brupa sbrp bnyk qt m'ambl pljrn dr pnglmn yg mlesat2 tu,analogi eksprimen tu g lain,krn kcptn chya brsft sm&amp;amp;absolut,n wkt rlatf trgntng kcptn grbong-ni pndpt Einstein-mk pnglmn yg sm dpt mnimpa sp sj namun sjauh mn&amp;amp;scpt pa pnglmn yg sm td mbri pljrn pd se2org hsl x akn brbda,rlatif stu sm lain&lt;br /&gt;Pengirim: Widya&lt;br /&gt;Tgl: 16/11/08 Jam: 23:49&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Jgn kw rgu pd swtu kykinan. Prcyalh bhw sswtu it indh. Apkh kw mlihat kindhn kala terikx mntari? Hal yg biasa bila kw mlihatx.krn smw org pun mnjmahx. Nmun sdkit insan dpti kindhan kala mlm, krn ta brsusah mncri &amp;amp; m'mknai. Dan itulah knikmtn yg haq.&lt;br /&gt;Pengirim: Rahmat M&lt;br /&gt;Tgl: 03/12/09 Jam: 06:07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Kmi Arus,Bkn Virus.Arus sllu brgerak,tak prnah diam. Arus mmiliki arah,n m'bawa smw mnju muara.Kamilah fnomena masa tak p'nah redup wlau dicerca.Kmi tak bisa berhenti,walau slalu dihalangi.Krna kmi adalah arus,bkan virus.&lt;br /&gt;Bukalah..!&lt;br /&gt;QS.94:7&lt;br /&gt;QS.3:146&lt;br /&gt;Pengirim: Widya&lt;br /&gt;Tgl: 07/12/09 Jam: 18:44&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, mari berhenti hr ini, sejenak saja, unt melihat kebelakang, ttg apa yg tlh kita berikan kepd org lain..? Juga ttg berapa banyak keberartian &amp;amp; pengorbanan yg tlh kita lakukan spanjang hidup kita..? Krn nilai diri kita ditentukn sejauh mana kita brarti bagi org lain, &amp;amp; sejauh mana org lain mngharapkn kehadiran kita ditengah2 mereka..! Krn hidup memang tdk mnyediakan tempat unt padang jiwa yg gersang, juga tdk pada hati2 yg tak ingin berbagi..! Krn hidup &amp;amp; org2 yg msh hidup tdk akan mengenang org2 yg tdk mmberikn keberartian bagi org lain..! Akhirnya sahabat, di hr pngorbanan yg agung ini, aku ingin mengucapkan: "Slmt Hr Raya 'Idul Adha 1429 H, slmt brkorbn brbagi &amp;amp; brarti bagi org lain..!" "Fajri Dg S &amp;amp; kel"&lt;br /&gt;Pengirim: Fajri D&lt;br /&gt;Tgl: 09/12/08 Jam: 12:14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;She carried u in her womb for almost 9 months. She gave u life ..&amp;amp; she giving u a wonderful future.&lt;br /&gt;Now,specially to u,I'll say...&lt;br /&gt;"Happy Mother's Day"&lt;br /&gt;Pengirim: Widya&lt;br /&gt;Tgl: 22/12/08 Jam: 23:07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Segala anugrah yang sesuai dengan hawa nafsumu maka itu adalah ujian, dan segala ujian yang menyalahi hawa nafsumu itu adalah anugrah.&lt;br /&gt;Pengirim: Al-Hasani&lt;br /&gt;Tgl: 02/0.1/09 Jam: 19:42&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Shbt... bkn Matematika yg bs d htg angkax, Shbt... bkn Ekonomi yg turn naik jmlhx, Shbt... bkn Ppkn yg d atur oleh UUD, tp Shbt... adlh Sejarah spnjg masa. Mdh2n prshbtn qt spnjg masa,,,SEMOGA...AMIN&lt;br /&gt;Pengirim: Muhsan&lt;br /&gt;Tgl: 25/01/09 Jam: 17:51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;أللهم إنك تعلم أن هذه القلوب قد اجتمعت على محبتك والتقت على طاعتك وتوحدت على دعوتك وتعاهدت على نصرة شريعتك فوثق اللهم رابطتها و أدم ودها واهدها سبلها واملأها بنورك الذي لا يخبو واشرح صدورها بفيض الإيمان بك و جميل التوكل عليك وأحيها بمعرفتك و أمتها على الشهادة في سبيلك إنك نعم المولى و نعم النصير آمين&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengirim: Anonim&lt;br /&gt;Tgl: 31/01/09 Jam: 04:49&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;"......dan Engkaulah yg tlah menaruh doa dlm hatiku. Bila tidak, bgmana mawar dpt tumbuh dari lubang abu?" (Rumi)&lt;br /&gt;Pengirim: Widya&lt;br /&gt;Tgl: 19/02/09 Jam: 00:40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah, ajarilh kmi bgmn mmberi sblm mminta, brfkir sblm brtndk, santun dlm brbcra, tnang ktka gundh, diam ktk emosi melndä, brsbr dlm stiap ujian &amp;amp;jadknlh kmi org yg slmbut Abubkr, spntar Ali, sbjksna Umar, sdrmwan Usman, ssdhrhna Bilal, stgar Khalid, &amp;amp; Slayaknya mentari yg tdk bosan2 mnyinari bumi."&lt;br /&gt;Pengirim: Khairiah&lt;br /&gt;Tgl: 20/02/09 Jam: 05:06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;mLikiLah pd DiriMu :&lt;br /&gt;SbUah"HATI"y9 tAk PrNh mMbnCi,&lt;br /&gt;SbUah snYumN y9 taK Prnh PuDar, sBuaH sNtuhAn y6 tAkKn PRnaH mNyaKiti &amp;amp; sbUaH pRshbTn QtA  y9 TakKn pRnh b'akHr... SEMOGA AMIIIN&lt;br /&gt;Pengirim: Muhsan&lt;br /&gt;Tgl: 03/03/09 Jam: 17:09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu hub antra 2 Bola Mata sprti Prsahabatan??&lt;br /&gt;Kdua¥ brkedip brsma,brgerak brsma,nangis brsma,mlihat brsma&amp;amp;tdr brsma mskipun mrka tdk prnh saling mnatap.&lt;br /&gt;Pengirim: Widya&lt;br /&gt;Tgl: 05/03/09 Jam: 21:01&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Saudarqu fillah,Mr sjnak qt brmuhasbh dri:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S't syhdah qt sbtas ucpn,&lt;br /&gt;s't shlt qt sbtas grakan,&lt;br /&gt;s't shaum qt sbtas kwjibn&lt;br /&gt;s't zakt qt sbtas kharusn&lt;br /&gt;s't haji qt sbtas kbnggan,&lt;br /&gt;s&amp;amp;#39;t itu pula ksia2an trbsar ada pd dri qt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S't islm qt sbtas pkaian,&lt;br /&gt;s't iman qt sbtas ucapn,&lt;br /&gt;s't ihsan qt sbtas pngthwn,&lt;br /&gt;s't itu pula da pnipuan trbsr dlm dri qt.&lt;br /&gt;Pengirim: Amrullah&lt;br /&gt;Tgl: 11/03/09 Jam: 23:31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;"bukanlah trmasuk golonganku orang yg mrsa khawatir akan tdrkungkung hidupnya krena menikah kmudian ia tidak menikah"&lt;br /&gt;Pengirim: Khairiah&lt;br /&gt;Tgl: 13/03/09 Jam: 06:3.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;"ada tiga orang yg akan selalu diberi pertolongan oleh ALLAH adalah seorang mujahid yg selalu memperjuangkn agama Allah, seorang penulis yg selalu memberi penawar, dan seorang yg menikah utk menjga kmaluannya.:-)&lt;br /&gt;Pengirim: Khairiah&lt;br /&gt;Tgl: 13/03/09 Jam: 06:41&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;malam ini telah datang k rumahku 8 orang saudara terbaikku: "Iman, Sehat, Mulia, Bahagia, Sabar, Rizqi, Kasih &amp;amp; Sayang", mereka juga sangat ingin mengenal serta tinggal bersama sobat baikku &amp;amp; kemudian aku tunjukan tempat dmana keberadaanmu,  semoga saat ini mereka sudah tiba di sana bersamamu..&lt;br /&gt;Amin...&lt;br /&gt;... :-) smLy...&lt;br /&gt;Pengirim: Amrullah&lt;br /&gt;Tgl: 18/03/09 Jam: 22:56&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;P'saudraan:k'ikhlasn,bkn pra2.p'saudrn:apliksi,bkn slogan.psaudrn:inisiatf,bkn m'nung.p'saudrn:m'bri,bkn m'nuntt.psaudrn:tangn d ats,bkn d bwah.&lt;br /&gt;Pengirim: Fitrizal&lt;br /&gt;Tgl: 21/03/09 Jam: 12:07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Smlem aq ktmu "keDAMAIan,&lt;br /&gt;keBAHAGIAan&lt;br /&gt;KASIH syg CNTA RINDU &amp;amp; KSETIAAN ".&lt;br /&gt;Mrka smw btuh tmpt tnggl..&lt;br /&gt;F1 tnpa ijn q ksih almtmu..&lt;br /&gt;smoga mrka dh brsmamu hr ni &amp;amp; slmax....amin.&lt;br /&gt;Pengirim: Widya&lt;br /&gt;Tgl: 22/03/09 Jam: 05:14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pesan:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;As.wr.&lt;br /&gt;SODRQ,,mafknLh khlaf dn dosa sdrmu ni,srtaiLh ak dstiap engkau mmhon ampun kpd ALLah yg Gofur.Gr lumurn dosa dgntkan dng naungan phaLa dn mgfroh,amin&lt;br /&gt;Pengirim: Amrullah&lt;br /&gt;Tgl: 28/03/09 Jam: 01:38&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-2090310540531275382?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2011/02/pesan-dari-kawan_14.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-5982165311337643930</guid><pubDate>Wed, 27 May 2009 05:21:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T13:42:19.118+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Internet</category><title>Arabic Keyboard</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.dorar.net/keyboard.htm" target="_blank"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 70px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/ShzQVmG63-I/AAAAAAAAALA/wuQpFk_N-i8/s200/key1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340372327579967458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika suatu hari ke warnet, rencana mau cari referensi berbahasa Arab. Wah ada masalah dikit, ketika di depan layar google mau seacrh, komputernya tidak terinstall bahasa Arab, jadi repot nih :( . Gimana caranya ya nulis bahasa Arab disini??&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Teringat juga, di situs &lt;a href="http://www.lipia.org/" target="_blank"&gt;LIPIA&lt;/a&gt; ada link &lt;a href="http://www.dorar.net/keyboard.htm" target="_blank"&gt;Keyboard Arab&lt;/a&gt;, alhamdulillah ketemu juga jalannya, jadi bisa ketik Arab walaupun agak ribet dan harus copy paste. Link tersebut punya situs lain yaitu &lt;a href="http://www.dorar.net/" target="_blank"&gt;dorar.net&lt;/a&gt;. Ada juga dari situs lain seperti &lt;a href="http://www.newsbee.org/akeyboard.html" target="_blank"&gt;newsbee akeyboard&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-5982165311337643930?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/arabic-keyboard.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/ShzQVmG63-I/AAAAAAAAALA/wuQpFk_N-i8/s72-c/key1.gif" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-5849120643090908876</guid><pubDate>Sun, 24 May 2009 01:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-24T09:12:38.648+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Negeriku</category><title>Gunung Rinjani</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/ShismxQ3pwI/AAAAAAAAAKc/cRsoXmgxddw/s1600-h/RINJANI-2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 199px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/ShismxQ3pwI/AAAAAAAAAKc/cRsoXmgxddw/s200/RINJANI-2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339207140306822914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung dengan ketinggian 3.726 m dpl terlihat dengan kokohnya berdiri di sebelah timur di pulauku, dimana aku hidpup kecil dan dan dibesarkan. Aku belum sempat menadaki gunung ini, walau berencenana bersama temen-temen untuk mendaki saat liburan panjang tiba, tapi sampai saat ini belum tercapai, walau aku bagian dari anak-anak asli pulau Lombok ini, yan ini adalah gunung Rinjani dengan keindahah alam yang  dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Rinjani adalah gunung tertinggi kedua di Indonesia, merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 h, terletak pada lintang 8?25' LS dan 116?28' BT. Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur anda barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir aktif/meletus Mei 2009, setelah sebelumnya meletus pula tahun. Sebelumnya, Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, 1994, dan 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan tahun 1994, aku masih inngat bahwa saat itu aku masih duduh di bangku kelas 1 MTs, setiap hari terdengan suara letusan dari anak gunung gunung Rinjani, asap debu terlihat jelas dari jauh, atap rumah-rumah di kampungku tertutup debu yang berasal dari letusan gunung rinjani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2.000 mdpl. Lokasi ini bisa ditempuh dengan mendaki dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua entry point terdekat di ketinggian 500 mdpl dan 1.200 mdpl). Kebanyakan pendaki menyukai start entry dari arah Sembalun, karena bisa menghemat 700m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). krim penahan panas matahari sangat dianjurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari arah Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 9 jam menuju bibir punggungan di ketinggian 2.700 mdpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam. Di danau kita bisa berkemah, mancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan utk berendam di kolam air panas dan mancing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700m dan menaiki punggungan setinggi 1.000m yang ditempuh dlm 2 tahap 3 jam dan 4 jam. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, camp terakhir untuk menunggu pagi hari. Summit attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju Puncak tergolong lumayan; karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, tanah. 200 meter ketinggian terakhir harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat highlander - ini tempat yang paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dgn pemandangan alamnya yang indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan "passion".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam, atau jika hendak melihat dua objek lain: Gua Susu dan gunung Baru Jari (anak gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu dua hari perjalanan. Persiapan logistik sangat diperlukan, tetapi untungnya segala sesuatu bisa diperoleh di desa terdekat. Tenda, sleeping bag, peralatan makan, bahan makanan dan apa saja yang diperlukan (termasuk radio komunikasi) bisa disewa dari homestay-homestay yang menjamur di desa Senaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim kunjungan terbaik: bulan Agustus s/d Desember setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara pencap&lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/ShirNaJPMLI/AAAAAAAAAKU/G3YbBjieAns/s1600-h/menuju+rinjani.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 159px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/ShirNaJPMLI/AAAAAAAAAKU/G3YbBjieAns/s200/menuju+rinjani.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339205605092438194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aian lokasi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mataram - Selong - Sambelia - Sembalun Lawang (140 km) sekitar 4,5 jam dengan mobil. Bila berjalan kaki ke danau memerlukan waktu selama 9 jam (25 km). Mataram - Bayan - Senaru (82 km) sekitar 2,5 jam, jalan kaki ke danau selama 9 jam (25 km). Mataram - Bayan - Torean (85 km) sekitar 2,5 jam, jalan kaki ke danau selama 7,5 jam. Mataram - Masbagik - Kutaraja - Tetebatu (60 km) sekitar 1,5 jam, jalan kaki ke Otakkokoq selama 30 menit.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-5849120643090908876?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/gunung-rinjani.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://1.bp.blogspot.com/_3J2jGYO3lKE/ShismxQ3pwI/AAAAAAAAAKc/cRsoXmgxddw/s72-c/RINJANI-2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-1768552844195835982</guid><pubDate>Thu, 21 May 2009 11:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:45:06.546+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Hujan dan Azab</title><description>Indonesia yang elok dan hijau, melintas garis katulistiwa, Allah telah berikan negeri yang indah dan subur, hutan, sawah, laut yang luas, hujan, dan semuanya adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa. Sungguh sangat besar nikmat yang Allah berikan, kalau kita lihat dan bandingkan di negeri padang pasir, cuaca yang sangat panas, gersang hanya padang yang luas memenuhi sebagian negeri tersebut, hujan pun suatu yang langka bagi mereka, turun 2-3 kali dalam satu tahun, itupun hanya sebentar. Di negeri ini kita bisa temukan hujan turun berhari-hari tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan adalah rahmat Allah yang diberikan kepada hamba-hambanya, pada bumi ini. Tanah yang telah lama kering, gersang, berubah menjadi hidup tak kali air hujan menyentuh bumi ini, “Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.” Surat Al-Haj:5. Negeri-negeri yang curah yang tinggi adalah negeri yang subur, hijau dengan kebun-kebun dan sawah-sawahnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Segala nikmat yang kita terima, sekecil apapun itu pasti kita akan ditanya dan dimninta pertanggungjawabannya kelak “kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)” At-Takatsu:8. Kita harus bersyukur kepada Allah swt atas nikmat yang diberikan ini, dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Kita tidak ingin negeri ini berubah menjadi negeri yang tandus atau berubah bencana karena perbuatan kita. Allah menceritakan negeri Saba sebagai pelajaran bagi kita, negeri subur yang berubah menjadi tandus “[15] Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri.  (Kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun". [16] Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.” Saba’:15-16. Kaum Saba adalah satu diantara empat peradaban besar yang hidup Arabia Selatan. Kaum ini diperkirakan hidup sekitar sekitar 1000-750 SM dan hancur sekitar 550 M. Ibukota dari Saba dalah Ma'rib yang sangat makmur, berkat letak geografisnya yang sangat menguntungkan. Ibukota ini sangat dekat dengan Sungai Adhanah. Titik dimana sungai bertemu Jabal Balaq sangatlah tepat untuk membangun sebuah bendungan. Dengan memanfaatkan keadaan alam ini, kaum Saba membangun sebuah bendungan di tempat dimana peradaban mereka pertama kali berdiri, dan sistem pengairan merekapun dimulai. Mereka benar-benarr mencapai tingkat kemakmuran yang sangat tingi. Ibukotanya yaitu Ma'rib, adalah salah satu kota termodern saat itu. Runtuhnya bendungan tersebut mengakibatkan "banjir besar Arim" yang disebutkan dalam Al Qur'an serta mengakibatkan kerusakan yang sangat hebat. Kebun-kebun anggur, kebun dan ladang-ladang pertanian dari kaum Saba yang telah mereka panen selama ratusan tahun benar-benar dihancurkan secara menyeluruh. Dan kaum Saba pun segera mengalami masa resesi yang terjadi setelah hancurnya bendungan tersebut. Negeri Saba berakhir dalam waktu tersebut yang dimulai dengan hancurnya bendungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan yang turun tidak selamanya menjadi rahmat, menghidupkan negeri yang mati, tapi ia bisa menjadi azab dan petaka, coba perhatikan apa yang Allah cetikan dalam firmannya, “Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.” Asy-Syuara:173  ini adalah akhir dari sejarah kaum Luth ketika mereka tidak mematuhi nabi mereka, mereka memperturutkan hawa nafsu mereka, Allah turunkan kepada hujan batu yang membinasakan merka, dan jungkirbalikkan bumi mereka. Wal’iyaz billah.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-1768552844195835982?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/hujan-dan-azab.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-6734039512867499491</guid><pubDate>Wed, 20 May 2009 05:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-20T13:20:05.319+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Matikan komputermu dan jadilah manusia</title><description>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Matikan komputermu dan jadilah manusia!" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itulah inti pesan dari dari CEO Google sebagaimana disebutkan &lt;a href="http://www.detikinet.com/read/2009/05/20/065941/1134232/398/ceo-google-matikan-komputermu-dan-jadilah-manusia" target="blank"&gt;detikinet.com&lt;/a&gt; seperti di bawah ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Makin banyak orang memakai komputer dan mengakses internet tentunya akan kian menguntungkan Google selaku raksasa bisnis internet. Namun demikian, CEO Google Eric Schmidt justru menyarankan pada para lulusan universitas untuk menjauhi komputer dan mematikan ponsel mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Memang banyak kaum muda terpaku pada dunia virtual di internet dan seakan tak peduli untuk berelasi dengan orang lain. Itu sebabnya Schmidt menyarankan agar mereka sejenak berhenti melakukannya dan kembali pada 'habitatnya' sebagai makhluk sosial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dikutip detikINET dari PCAuthority, Rabu (20/5/2009), Schmidt mengungkapkan hal itu dalam sebuah pidato kelulusan 6000 wisudawan di University of Pennsylvania, Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Orang yang turut membesarkan Google ini menasehati para lulusan ini agar tidak melupakan kehidupan di luar layar komputer. Sebab manusia perlu terus berhubungan dengan dunia sekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Tidak ada yang bisa mengalahkan perasaan memegangi tangan cucumu saat dia berjalan untuk kali pertama," demikian Shmidt memberi contoh. "Matikan komputermu. Matikan juga ponselmu dan perhatikan manusia di sekelilingmu," pungkasnya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini dah di negeri kita, diamana setiap orang sibuk dengan dengan layar komputer/PDA/HP yang ada di depan mereka, seakan mereka meninggalakan orang-orang di sekeliling mereka. Koneksi internet yang sudah semakin murah dan gampang merayu setiap orang untuk menjamahnya dan bergaul dengannya tiap waktu. Dimanapun orang bisa online membuka internet, menyapa teman di jejarign seperti facebook, memberi komentar; di kantor, di warung internet,di halte bis, di dalam bus, di rumah dan tempat lainnya, kadang sebagian mereka online dalam sebagian besar waktu yang mereka miliki. Dalam dunia seluler pun lebih dari itu, kadang kita melihat dua orang teman yang berjalan bersama, salah satunya sibuk berbicara panjang lebar dengan temannya di belahan bumi, dan yang satu lagi sibuk lupa dengan komunikasi dengan HPnya. Zaman telah berubah, kalau dulu mereka asyik berbicara dua bukan sibuk dengan dirinya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan yang menggugah dan mengingatkan kita tentang siapa jati diri kita sebenarnya, kita adalah manusia sosial 'madany' yang berinteraksi dengan orang lain, walaupun internet adalah satu medianya. Dalam kehidupan nyata, orang yang berada di sekeliling kita, ibu, bapak, adik, kakak, tetangga, adalah yang didahulukan dalam dalam berinteraksi. Dengan bersentuhan langsung dan berada di dekat mereka itu adalah kasih sayang dan jelas lebih indah. Dimana kita bisa berbicara dari hati ke hati, menyentuh ibu, anak-anak dengan sentuhan kasih syang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menyatkan cinta-Nya kepada seseorang yang menjenguk saudaranya tanpa ada tujuan apapun, sebagaimana diceritakan dalam sebuah hadits, “Ada seorang yang berkunjung ke saudaranya di sebuah desa, kemudian Allah mengutus seorang malaikat dalam perjalanannya, ketika bertemua dengannya, malaikaata bertanya, ‘kemankah kamu hendak pergi?’, lelaki itu menjawab, ‘aku akan berkunjung ke saudaraku di desa ini’, malaikat bertanya, ‘adakah keperluan kamu terhadap saudaramu itu?”, lelaki itu menjawab, ‘tidak, aku hanya mencintainya karena Allah ta’ala’, malaikat berkata, ‘sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, sesungguhnya Allah mencintaimu sebagiamana kamu mencintainya karena-Nya’” Hadits Imam Muslim. Sungguh besar imbalan kecintaan seseorang yang ingin duduk bersama dengan saudara yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita tinggalkan sejenak komputer dan HP kita, kita kembali orang-orang yang kita cintai di sekeliling kita.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-6734039512867499491?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/matikan-komputermu-dan-jadilah-manusia.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-6488227770887417775</guid><pubDate>Tue, 19 May 2009 15:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-19T22:31:06.682+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Umat terbaik</title><description>“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dariyang munkar, dan beriman kepada Allah…” [QS 3:110]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini Allah SWT memerintahkan kita untuk mentakwin (membentuk) ummat untuk bersatu. Kalau kita perhatikan ayat-ayat yang memerintahkan tentang persatuan, maka terlihat jelas bahwa perintah untuk berjamaah dan bersatu itu tidak berhenti hanya pada terbentuknya jamaah dan persatuan itu, tapi kemudian bagaimana jamaah dan persatuan yang telah terbentuk itu selanjutnya bisa mengemban risalah da’wah. Risalah amar ma’ruf nahi munkar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dan yang perlu kita perhatian dari ungkapan ”ya’muruna bil ma’ruf yanhauna anil munkar” memiliki makna mendalam bahwa tidak sekedar kita bisa berda’wah menyampaikan yang ma’ruf dan meninggalkan yang munkar, tapi dari ungkapan amr dan nahi itu baru betul-betul dikatakan amr dan nahi kalau posisi kita sudah diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita menggulirkan kebijakan yang sifatnya mengikat dan posisi kita berada di atas, barulah dia betul-betul sebagai amr (perintah). Begitu juga ketika kita melarang, baru betul-betul larangan yang efektif kalau itu berupa kebijakan yang turun dari atas. Jamaah ini juga perlu merekayasa dan terus berusaha agar posisi-posisi strategis bisa kita peroleh. Dari situlah amr ma’ruf dan nahi munkar betul-betul bisa kita terapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu kata ma’ruf juga belum dikatakan suatu yang ma’ruf –sekalipun itu kebijakan yang sifatnya dari atas dan mengikat- kalau belum betul-betul mengakar di tengah-tengah masyarakat. Sebab al-ma’ruf itu seperti didefinisikan oleh Thoriq Al Asfahani adalah ma arofahu al-aqlu was syar’u, sedangkan munkar adalah ma ankarohu al-aqlu was syar’u. Dalam artian bahwa sekalipun sudah berupa kebijakan yang sifatnya mengikat –sesuatu yang baik yang harus dilakukan- tapi kalau dimasyarakat masih suatu yang asing, belum mengakar dan membudaya, dan belum mendapatkan dukungan mayoritas, maka belum betul-betul merupakan yang al-ma’ruf. Tetapi itu suatu kebaikan yang masih munkar. Artinya kebaikan yang masih dirasakan asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga kemunkaran, tidak cukup dengan adanya ketetapan atau kebijakan yang sifatnya mengikat yang menolak kemunkaran, tetapi bagaimana dia juga harus disikapi sebagai sesuatu yang munkar. Artinya yunkiruhu an-naas, keberadaannya itu ditolak sehingga orang merasakan sesuatu yang betul-betul janggal ketika kemunkaran muncul ditengah-tengah masyarakat. Dan inilah risalah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ungkapan ya’muruna bil ma’ruf wa yanhauna ‘anil munkar mengandung makna yang sangat dalam, bagaimana agar lewat jamaah ini kemudian kita bisa secara bertahap merekayasa posisi-posisi strategis. Bisa kita peroleh dan raih kemudian dari situ kita bisa menurunkan kebijakan-kebijakan yang bisa mengikat, dan di sisi lainnya bagaimana kita berupaya mensosialisasikan kebenaran itu sehingga betul-betul bisa diterima dan memasyarakat dan mendapatkan dukungan. Begitu juga sebaliknya dalam kemunkaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika peran ini kita lakukan secara berkesinambungan dan ketika kebenaran itu bisa ditegakkan serta dikokohkan maka berangsur-angsur kemunkaran akan terkikis habis. Ketika peran ini kita lakukan maka barulah keterlibatan kita dalam berjamaah itu mempunyai nilai. Jadi nilai dari sebuah jamaah itu adalah ketika kita telah melakukan peran kita sebagai jamaah bukan memangkas keterlibatan kita dalam jamaah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu Muhammad Quthb ketika menjelaskan tentang kuntum khairi ummah ukhrijat linnas mengatakan bahwa khairiyyatul ummat itu terletak bukan pada waktu sahabat berada dekat Rasulullah saw, tapi khairiyyahnya itu terletak pada peran yang mereka lakukan yaitu ta’muruna bil ma’ruf wa tanhauna ‘anil munkar wa tu’minuna billah. Ketika peran ini dilakukan dalam berjamaah maka khairiyyah itu akan dinisbatkan. Jadi sifat khairiyyah ini bukan merupakan sifat yang khusus diberikan pada para sahabat saja, tetapi sifat itu juga akan diberikan kepada setiap ummat yang mengemban risalah amar ma’ruf nahi munkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan begitu pentingnya peran ini sehingga didalam surat yang dikemukakan diatas (QS 3:110) dikedepankan penyebutan amar ma’ruf nahi munkar ketimbang menyebutkan keimanan. Penempatan amar ma’ruf nahi munkar yang dikedepankan tinimbang keimanan ini menunjukkan bahwa masalah amar ma’ruf nahi munkar memiliki posisi yang sangat penting dan strategis. Maka ketika peran ini telah kita lakukan maka baru akan mendapatkan julukan khaira ummah dan dengan sendirinya al-falah akan datang, ulaikahumul muflihun.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-6488227770887417775?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/umat-terbaik.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-7287957448302631874</guid><pubDate>Tue, 19 May 2009 15:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-19T22:25:31.873+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Hal-hal yang merusak Ukhuwwah</title><description>"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu…."&lt;br /&gt;(Al-Hujurat: 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada di dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan."(Al-Hijr: 47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak kehidupan yang berubah menjadi keras ketika ikatan persaudaraan telah pupus, ketika sumber-sumber kecintaan karena Allah telah kering, ketika individualisme telah menggeser nilai-nilai persaudaraan, saat itu setiap individu berada dalam kehidupan yang sulit, merasa terpisah menyendiri dari masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan manusia pada umumnya, perilaku mereka telah tercemari oleh hal-hal yang dapat merusak persaudaraan, yang terkadang mereka menyadari hal tersebut, dan terkadang tidak menyadarinya. Oleh sebab itu, kami akan mencoba memaparkan beberapa hal yang dapat merusak persahabatan dan persaudaraan. Sebelumnya, akan kami kemukakan terlebih dahulu beberapa hadis dan perkataan para ulama' salaf mengenai hubungan persaudaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadis yang menerangkan tentang tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah di hari tiada naungan kecuali naungan Allah, Rasulullah menyebutkan salah satu di antaranya adalah, "Dan dua orang laki-laki yang saling mencintai karena Allah, mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya."(HR Bukhari dan Muslim). Dan di dalam sebuah hadis qudsi, Allah berfirman, "Orang-orang yang saling mencintai karena-Ku, berhak atas kecintaan-Ku…."(HR Malik dan Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad bin Munkadir ketika ditanya tentang kenikmatannya dalam kehidupan ini, beliau menjawab, "Ketika bertemu dengan saudara-saudara (sahabat-sahabat), dan membahagiakan mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hasan berkata, "Kami lebih mencintai sahabat-sahabat kami dari pada keluarga kami, karena sahabat-sahabat kami mengingatkan kami akan kehidupan akherat, sedangkan keluarga kami mengingatkan kami akan kehidupan dunia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Shafwan berkata, "Orang yang lemah adalah yang sedikit menjalin persaudaraan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah beberapa perkataan di atas, baik dari ayat-ayat Allah, hadis, maupun perkataan para ulama, kemudian lihatlah pada kenyataan tentu akan menunjukkan kebenarannya. Siapakah yang menolongmu untuk mampu tetap teguh memegangi hidayah? Siapakah yang meneguhkan kamu untuk tetap istiqamah? Siapakah yang menemani kamu ketika dirundung bencana dan malapetaka? Karena itu Umar pernah berkata, "Bertemu dengan para ikhwan bisa menghilangkan kegalauan dan kesedihan hati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, bagaimana mungkin seorang yang berakal akan mengesampingkan ukhuwah dan lebih memilih kehidupan yang kacau dan carut marut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang dapat merusak ukhuwah, di antaranya adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tamak dan rakus terhadap dunia, terhadap apa-apa yang dimiliki orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. Bersabda, "Zuhudlah terhadap dunia, Allah akan mencintai kamu. Zuhudlah terhadap apa yang dimiliki oleh manusia, mereka akan mencintai kamu."(HR Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu tertimpa musibah, mintalah musyawarah kepada saudaramu dan jangan meminta apa yang engkau butuhkan. Sebab jika saudara atau temanmu itu memahami keadaanmu, ia akan terketuk hatinya untuk menolongmu, tanpa harus meminta atau meneteskan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Maksiyat dan meremehkan ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di dalam pergaulan tidak ada nuansa dzikir dan ibadah, saling menasehati, mengingatkan dan memberi pelajaran, berarti pergaulan atau ikatan persahabatan itu telah gersang disebabkan oleh kerasnya hati dan hal itu bisa mengakibatkan terbukannya pintu-pintu kejahatan sehingga masing-masing akan saling menyibukkan diri dengan urusan yang lain. Padahal Rasulullah saw. Bersabda, "Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak mendzoliminya dan tidak menghinakannya. Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, Tidaklah dua orang yang saling mengasihi, kemudian dipisahkan antara keduanya kecuali hanya karena satu dosa yang dilakukan oleh salah seorang dari keduanya."(HR Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayim, dalam kitab "Al-Jawabul Kafi" mengatakan, "Di antara akibat dari perbuatan maksiyat adalah rasa gelisah (takut dan sedih) yang dirasakan oleh orang yang bermaksiyat itu untuk bertemu dengan saudara-saudaranya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang ahli maksiyat dan kemungkaran, pergaulan dan persahabatan mereka tidak dibangun atas dasar ketakwaan melainkan atas dasar materi sehingga akan dengan mudah berubah menjadi permusuhan. Bahkan hal itu nanti akan menjadi beban di hari kiamat. Allah swt. Berfirman, "Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa."(Az-Zukhruf: 67). Sedangkan persahabatan karena Allah, akan terus berlanjut sampai di surga, "…sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan."(Al-Hijr: 47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tidak menggunakan adab yang baik (syar'i) ketika berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berbicara dengan saudara atau kawan, hendaknya seseorang memilih perkataan yang paling baik. Allah berfirman, "Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, 'hendaklah mereka mengucapkan kata-kata yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia'."(Al-Isra: 53).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadis Nabi saw. Bersabda, "Kalimah thayibah adalah shadaqah."(HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak memperhatikan apabila ada yang mengajak berbicara dan memalingkan muka darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ulama salaf berkata, "Ada seseorang yang menyampaikan hadis sedangkan aku sudah mengetahui hal itu sebelum ia dilahirkan oleh ibunya. Akan tetapi, akhlak yang baik membawaku untuk tetap mendengarkannya hingga ia selesai berbicara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Banyak bercanda dan bersenda gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak orang yang putus hubungan satu sama lainnya hanya disebabkan oleh canda dan senda gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Banyak berdebat dan berbantah-bantahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang hubungan persaudaraan terputus karena terjadinya perdebatan yang sengit yang bisa jadi itu adalah tipuan setan. Dengan alasan mempertahankan akidah dan prinsipnya padahal sesungguhnya adalah mempertahankan dirinya dan kesombongannya. Rasulullah saw. Bersabda, "Orang yang paling dibenci di sisi Allah adalah yang keras dan besar permusuhannya."(HR Bukhari dan Muslim). Orang yang banyak permusuhannya adalah yang suka menggelar perdebatan, adu argumen dan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi debat dengan cara yang baik untuk menerangkan kebenaran kepada orang yang bodoh, dan kepada ahli bidah, hal itu tidak masalah. Tetapi, jika sudah melampaui batas, maka hal itu tidak diperbolehkan. Bahkan jika perdebatan itu dilakukan untuk menunjukkan kehebatan diri, hal itu malah menjadi bukti akan lemahnya iman dan sedikitnya pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bisa saja dengan perdebatan ini, tali ukhuwah akan terurai dan hilang. Sebab masing-masing merasa lebih lebih kuat hujjahnya dibanding yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berbisik-bisik (pembicaraan rahasia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbisik-bisik adalah merupakan hal yang sepele tetapi mempunyai pengaruh yang dalam bagi orang yang berfikiran ingin membina ikatan persaudaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. Berfirman, "Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan, supaya orang-orang yang beriman berduka cita…."(Al-Mujadalah: 10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda, "Jika kalian bertiga, maka janganlah dua orang di antaranya berbisik-bisik tanpa mengajak orang yang ketiga karena itu akan bisa menyebabkannya bersedih."(HR Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama berkata, "Setan akan membisikkan kepadanya dan berkata, 'Mereka itu membicarakanmu'." Maka dari itu para ulama mensyaratkan agar meminta idzin terlebih dahulu jika ingin berbisik-bisik (berbicara rahasia).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-7287957448302631874?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/hal-hal-yang-merusak-ukhuwwah_19.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-8158685221392522567</guid><pubDate>Tue, 19 May 2009 15:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:46:02.890+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Berani Menghadapi Tantangan</title><description>Ketika pasukan negara imperialis terbesar di dunia saat itu, Romawi Timur (Byzantium), kian mendekati Madinah, Rasulullah SAW memberangkatkan pasukan menghadangnya. Menjelang kawasan Mu'tah, tepatnya di Desa Mu'an, kaum Muslimin berhenti dua hari dua malam. Tanpa diduga, bersama aliansinya, seperti Bani Ghassan, Lakham, Juzam, dan lain-lain, Romawi menyiapkan lebih dari 200 ribu anggota pasukan bersenjata lengkap. Padahal, serdadu Islam hanya 3.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari kaum Muslimin ingin mundur karena merasa mustahil menghadapi lawan. Yang lain, mau mengabari dulu Rasulullah SAW seraya meminta tambahan pasukan. Tiba-tiba, Abdullah bin Rawwahah angkat suara, ''Saudara-saudara sekalian, demi Allah sesungguhnya yang kalian benci itulah tujuan kalian kemari, yakni mati syahid. Kita berperang melawan musuh bukanlah karena senjata lengkap dan tentara yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melainkan, karena dengan agama ini Allah akan memuliakan kita. Karena itu, mari maju meraih salah satu dari dua kebaikan: kemenangan atau mati syahid.'' Kata-kata Abdullah menyadarkan semua pasukan. Musuh jangan dicari, tapi jika telah di depan mata, jangan sekali-kali lari. Akhirnya, pasukan Islam sukses memorak-morandakan Romawi. Gagallah maksud buruk mereka ingin memperluas jajahan, sekaligus merusak kemuliaan Islam. Barangkali, jika menunda menghadapi Romawi agar pasukan bertambah, belum tentu menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keimanan dan disiplin beramal saleh dari Abdullah dan para sahabat Rasul membuat mereka berani menghadapi tantangan, walau ternyata lebih besar dari yang diduga. Sayangnya, kita tidak begitu. Ada kecenderungan suka lari dari masalah dan gemar menunda menyelesaikan tugas, jika dirasa masalahnya berat sekali. Dirasa susah sedikit, disikapi dengan dikerjakan belakangan. Itu pun menjelang batas akhir. Beberapa kebiasan buruk misalnya, siswa dan mahasiswa baru belajar keras menjelang ujian. Atau, para pembesar yang membiarkan masalah saat masih kecil, bahkan meremehkannya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-8158685221392522567?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/berani-menghadapi-tantangan.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-6781626856309011301</guid><pubDate>Tue, 19 May 2009 15:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:46:58.368+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Kasih Sayang sesama Muslim</title><description>Rasulullah saw diutus oleh Allah SWT ke muka bumi ini sebagai rahmat atau kasih sayang Allah kepada seluruh alam. Beliau adalah contoh manusia sempurna yang layak menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, khususnya bagi mereka yang mengharapkan rahmat Allah dan kesuksesan akhirat, di samping kesuksesan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja kehadiran beliau sebagai utusan Allah SWT kepada umat manusia adalah tidak sekadar sebagai pribadi Muhammad saw, melainkan sebagai rasul pembawa risalah Islam yang penerapannya adalah pasti mewujudkan rahmat bagi seluruh umat manusia, bahkan seluruh alam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu di antara syariat pembawa rahmat itu adalah ajaran tentang sifat rahmat atau kasih sayang itu sendiri yang merupakan bagian dari akhlak yang baik menurut syariat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariat memotivasi dan memerintahkan kita umat Islam untuk memiliki akhlak itu. Bahkan syariah Islam memberikan berbagai gambaran tentang rahmat atau kasih sayang itu dalam berbagai bentuk. Di antaranya adalah kita diminta untuk bersikap rendah hati kepada sesama orang beriman, sesama muslim. Apa pun kedudukan sosial ekonomi dan politiknya; apa pun suku bangsa, ras, dan bahasanya; seorang muslim harus kita hormati dan tidak kita hadapi dengan sikap arogan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, pada hakikatnya seorang muslim yang satu dengan muslim yang lain adalah laksana satu tubuh. Mereka bagaikan kepala dengan kaki, bagaikan mulut dengan perut. Di dalam sahih Al-Bukhari diriwayatkan dari Nukman bin Basyir yang mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda, ''Engkau lihat orang-orang Mukmin di dalam saling kasih sayang, hubungan yang hangat, dan merasakan, di antara mereka, seperti tubuh. Jika salah satu anggota tubuh mengeluh, maka seluruh tubuh itu akan merasakan demam dan tidak bisa tidur.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajarlah sesama muslim saling hormat dan saling merendah, bukan saling merendahkan dan menghinakan. Lebih dari itu, mereka saling menyayangi dan bergaul dengan penuh kehangatan dan kekompakan. Laksana satu tubuh. Bahkan sikap ramah ini juga ditunjukkan kepada non-Muslim yang menghargai integritas kaum muslimin dan mengakui kedaulatan syariat Islam, sekalipun mereka tidak mengimani Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Sunan Al-Baihaqi diriwayatkan suatu hadis dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash RA bahwa Rasulullah saw bersabda, ''Orang-orang yang bersifat pengasih akan dikasihi oleh Allah Ar-Rahman, kasihilah siapa saja di muka bumi niscaya kalian akan dikasihi para penghuni langit.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, bagi orang-orang kafir yang memusuhi kaum muslim, tidak pada tempatnya kaum muslimin menyayangi mereka. Sebagaimana Allah SWT berfirman, ''Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.'' (QS Al-Fath: 29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, marilah kita kembangkan kasih sayang ini sebagaimana tuntunan Yang Paling Penyayang di antara para penyayang. Siapa lagi yang menyayangi saudara kita sesama muslim kalau bukan kita sendiri yang muslim karena tidak mungkin orang kafir memberikan kasih sayangnya kepada kaum muslim tanpa ada udang di balik batu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-6781626856309011301?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/kasih-sayang-sesama-muslim.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-252159297720087060</guid><pubDate>Tue, 19 May 2009 14:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-19T22:00:26.618+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Negeriku</category><title>Bocah pengamen</title><description>Selepas Isya seorang bocah kecil bersama kakaknya naik angkot, bukan sebagai penumpang tapi bocah tersebut langsung menaruh dan menyodorkan amplop kepada penumpang yang ada dan kakaknya langsung bernyanyi sambil memetik gitar kecil di pangkunya. Mereka adalah pengamen yang berharap uluran recehan yang ada di kantong penumpang. Habis satu lagu, mereka pun turun dan membawa sekedar yang dikasih penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini salah satu pemandangan yang kita jumpai tiap harinya di kota ini,&lt;span class="fullpost"&gt; ini bukan pemandangan yang indah di pandangan mata, bukan pula untuk dilestarikan dan dipupuk, dirawat rapi. Sekilas berpikir, anak kecil masih keluar malam dan keluyuran, dimanakah perhatian kedua orang tua mereka? Ataukah mereka tidak memiliki orang tua? Atau jika ada, mereka juga dalam profesi yang sama? Apakah mereka sempat belajar seperti orang kebanyakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakapg solusi bagi mereka? Bukankah lebih layak mereka belajar bukan di jalalan dalam hidup yang kasar dan tak menentu. Negeri kita negeri yang kaya dengan indah alamnya siapakah yang memiliki dan menikmatinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah kita berbagi? Di negeri kita bukan tidak orang kaya dan mempunyai harta lebih. Kalo seandainya sebagian hartanya disalurkan kepada mereka yang membutuhkan dan tentu dengan mekanisme yang tepat, tentu tak ada yang menjerit karena lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mempunyai solusi tentang masalah ini yaitu zakat. Sudahkah kita menunaikannya??&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-252159297720087060?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/bocah-pengamen-malem-itu.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-4953818250701299906</guid><pubDate>Fri, 08 May 2009 15:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-07T15:30:01.646+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan</category><title>Langit disini tak seindah langit disana</title><description>Di teras rumah, ketika malam melewati sepertiga bagiannya, ditemani secangkir kopi hitam, kucoba menulis sesuatu, mengingat apa yang telah terjdi, yang telah dalam perjalanan hidup, perjalanan yang kini menjadi kenangan, menjadi pelajaran dan ibrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kupandang langit, hanya ada rembulan yang bersedih tertutup awan merah kota ini, ada rasa yang kurang ketika kupandang, terasa ada yang hilang, ada yang berbeda dari pandanganku. Disini langitnya merah, cahaya-cahaya lampu mewarnai malam kota ini, ditambah dengan panasnya kota walau di malam hari. Aku mendambakan sejuk dan indah disana, terasa damai, alam yang sejuk, jauh dari keramaian, semua kelihatan tenang dan damai, hijau hamparan sawah dan kebunnya, udara yang masih bersih, air yang jernih. Bila malam tiba, langit terlihat indah dengan bintang-bintangnya yang brtaburan menebarkan senyum pada penduduk bumi, diselimuti udara yang sejuk…..malam yang indah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Suasana itu tak kudapatkan disni, disini ada panas, ada polusi, ada kekerasan, emosi orang terlalu tinggi, tatanan yang semeraut, sungai yang kotor, sampah yang berserakan, tidak ada tegur sapa, wajah-wajah penuh curiga, walau ini tidak semua, tapi yang sering terlihat dan kutemukan di kota apakah akau akan berbangga dengannya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sangat berbeda dengan wajah langit disana,  kenangan indah dan kedamaian, kalau bukan karena pilihan aku tetap disana, menikmati indahnya Allah berikan….&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-4953818250701299906?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/langit-disini-tak-seindah-langit-disana.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-7579013561736976067</guid><pubDate>Thu, 07 May 2009 23:17:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:47:47.169+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Malu itu baik</title><description>Abu Mas'ud, Uqbah ibn Amr Anshari al Badri ra mengatakan bahwa Rasulullah saw berkata, ''Sabda Nabi paling pertama yang dikenal atau diketahui manusia adalah, 'Jika kamu tidak malu, maka lakukanlah semaumu','' (HR Bukhari, Abu Dawud, Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salah mengerti dengan hadis tersebut. Hadis di atas bukan berarti bahwa Rasulullah saw memberikan kebebasan tanpa batas pada manusia untuk bertindak semaunya. Sebaliknya, hadis itu merupakan sindiran bagi orang-orang yang tak punya malu berbuat kejahatan/kenistaan. Hadis yang disampaikan melalui Abu Mas'ud ra itu justru mengancam orang yang tidak mempunyai rasa malu dalam melakukan apa saja yang dia kehendaki dengan risiko ditanggung sendiri. Ungkapan seperti itu juga dinyatakan Allah dalam firman-Nya, ''Perbuatlah apa yang kamu kehendaki, sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan,'' (QS Al Fushshilat: 40).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Malu memang bisa mencegah seseorang untuk melakukan perbuatan yang bertentangan dengan nuraninya. Rasa malu pula yang membuat seseorang akan dikejar-kejar rasa bersalah. Karena itu, hakikatnya malu adalah salah satu perangkat yang diciptakan Allah untuk mencegah kita dari perbuatan dosa. Nabi Muhammad saw pernah bersabda, ''Malu hanya membawa kepada kebaikan,'' (HR Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya rasa malu itu merupakan pagar yang paling kokoh untuk menjaga iman kita agar sendi-sendinya tidak tercerabut dan bangunannya tidak hancur. Sebagai contoh, bila ada orang melihat massa ramai-ramai menjarah dan membakar toko, lalu orang tersebut sadar bahwa perbuatan tersebut tergolong tindakan tercela, maka ia akan mencegah dirinya agar tak ikut-ikutan menjarah. Sebagai mukmin ia malu melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai para pejabat malu melakukan praktek-praktek korupsi, kolusi, dan nepotis, tentu masyarakat kita tak akan serusak seperti sekarang ini. Di negara lain, Indonesia dikenal sebagai negara terkorup di Asia. Banyak pejabat, mungkin, selama ini merasa aman-aman saja ketika dia melakukan korupsi. Dalam hati mereka mungkin tak ada setitik pun rasa malu terhadap Allah yang jelas menyaksikan semua tindakan manusia. Mungkin mereka masih punya malu terhadap manusia lain, sehingga mereka merasa malu bila ketahuan. Tapi, rasa malu terhadap manusia pun mulai terkikis oleh anggapan, ''Ah, toh hampir semua pejabat melakukannya. Pejabat mana yang bisa kaya tanpa korupsi.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilangnya rasa malu terhadap Allah ini sungguh menyedihkan. Orang yang tak punya malu terhadap Allah akan cuek melanggar perintah dan larangan-larangan-Nya. Semua itu dilakukan tanpa rasa dan tanpa malu. Semestinya kita bercermin pada sabda Rasulullah saw, ''Allah SWT itu lebih berhak untuk dimalui daripada manusia,'' (HR Ashabu Sunan). Dengan memegang sikap ini -- yakni lebih malu kepada Allah ketimbang kepada manusia -- maka insya Allah kita terjaga dari jurang kemaksiatan dan kenistaan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-7579013561736976067?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/malu-itu-baik.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-4715397061349417721</guid><pubDate>Wed, 06 May 2009 08:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-07T15:31:34.225+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan</category><title>Di Terminal</title><description>Siang ini, matahari tak begitu panas, hujan baru turun membasahi panasnya ibukota. Tapi entah aku merasa panas, keringat keluar, mungkin cuaca mulai memanas di terminal ini.&lt;br /&gt;Para penumpang naik turun, bis silih berganti. Ada beberapa bis keluar kota, terlihat bis kramat djati di jalur satu dan dua. Para kurir tak menyiakan waktu, merebut para penumpang, sebuah jasa yang mereka tawarkan.&lt;br /&gt;Bau asar di ruang tunggu membuat aku tidak nyaman, bukankah sudah ada aturan tentang larangan merokok di tempat umum. Tapi inilah bangsa kita..?!&lt;br /&gt;Kulihat jam di HPku 15.07, bis jam segini jelas belum datang, karena dalam jadwal bis akan berangkat 16.30. Harus sabar menunggu.&lt;br /&gt;Aku berada di terminal bukan tuk melakukan perjalanan keluar kota, tapi hari ini aku hanya mengantar kawanku yang akan pulang kampung. &lt;br /&gt;Kawan...semoga selamat sampai tujuan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-4715397061349417721?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/di-terminal.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-1419322457554807013</guid><pubDate>Tue, 05 May 2009 23:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-13T15:21:22.579+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Nasehat</category><title>Temukan jawabannya dengan bersabar</title><description>&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Seberapa sabarkah kita dalam hidup yang kita jalani? Atau sempurnakah sabar yang kita miliki?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Bukankah Allah telah menyebutkan bahwa Ia mencintai orang-orang yang bersabar (&lt;/span&gt;&lt;span title="surat ali imron ayat 146"  style="font-family:Tahoma;"&gt;و الله يحب الصابرين&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;), Allah mencitai orang-orang yang sabar (&lt;/span&gt;&lt;span title="surat al baqoroh ayat 249"  style="font-family:Tahoma;"&gt;والله مع الصابرين&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;). Nilai ini sungguh sangat tinggi, cinta Allah, kebersamaan dengan-Nya, adakah yang lebih berharga setelah itu, lebih berharga dari apa yang ada di atas dunia dan isinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sabar adalah sebuah kekuatan, power yang ada dalam jiwa seseorang ketika menghadap segala aspek kehidupan. Sabar bukanlah mengalah saat dizholimi, atau duduk berpangku tangan ketiaka ada suatu masalah atau musibah. Tapi sabar lebih jauh dari itu, bahkan ia adalah kekutan untuk bertahan dan berkembang. Keberhasilan tentu akan setelah kesabaran, sabar dalam menjalani segala proses; seseorang yang sabar dalam belajar, mengembangkan diri dengan membaca, menambah pengetahun, mengorbankan waktu, tenaga dan harga untuk harga sebuah keberhasilan. Kalaulah ia terdiam, putus harapan di tengan jalan, akan ia akan sampai pada titik keberhasilan. Karena hidup ini membutuhkan proses, dan proses ini harus dijalani dengan kesabaran dan ketabahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Allah ta'ala mengajarakan untuk mendapatkan pertolongan-Nya dengan melaksanakan shalat dan kesabaran (&lt;/span&gt;&lt;span title="surat al baqoroh ayat: 153"  style="font-family:Tahoma;"&gt;يا أيها الذين آمنوا استعينوا بالصبر والصلاة إن الله مع الصابرين&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;). Disinilah kita akan menemukan kekuatan dan kemenangan. Selain sabar dalam musibah ada sabar dalam dua hal yaitu sabar dalam meniggalkan perbuatan haram dan sabar dalam melaksanakan ketaatan, dan yang keduanya ini lebih besar pahalanya, sebagaimana disebutkan dalam tafsir ibnu katsir.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Ya Allah jadikalan kami hamb-hamb-Mu yang bersabar!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-1419322457554807013?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/temukan-jawabannya-dengan-bersabar.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-3760249104716674616</guid><pubDate>Mon, 04 May 2009 23:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-07T15:31:56.887+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan</category><title>Shalat Malam dan Alarm</title><description>&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Kenapa terasa sulit untuk bangun malam??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Kenapa harus dibantu dengan dengan Alarm??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Apakah terlalu berat? Atau syaithan terlalu kuat menggoda hingga selimut lebih indah dibandingkan Allah dan apa yang dijanjikannya? Ataukah kita terlalu sibuk di siang hari, sehingga badan menjadi letih dan tak kuat untuk bangun malem?? Atauhkah termasuk yang melalaikan waktunya, hingga menghabiskan waktu malamnya untuk bergadang dan melupakan ibadah kepada Allah ta'ala? Ataukah termasuk orang yang tak pernah ada dalam hatinya untuk bangun malam beribadah kepada Sang Kholiq.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;a href="http://muslim-g.blogspot.com/2009/05/qiyamullail.html" target="blank"&gt;Shalat malam&lt;/a&gt; penuh dengan kutamaan dan sangat dianjurkan oleh Nabi saw. Seorang yang mempunyai tekad yang kuat untuk melaksanakannya, menempuh berbagai cara untuk mampu bangun di tengah malam, saat dimana seharusnya ia tidur dengan nyenyaknya di pembaringan, saat kantuk masih menggoda dan merayu. Orang yang mempunyai azam yang kuat dan dan mampu bangun dengan cepat, bagi orang seperti ini tidaklah menjadi kendala dan sangatlah mudah baginya. Tapi bagaimana dengan seseorang yang sulit untuk bangun, sedangkan ia ingin bangun malam?! Berbagai cara ditempuh untuk dapat bertemu dan bemunjat dengan Rabb di pertengahan malam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Alarm mempunyai peran penting dan sangat membantu untuk menghacurkan lelapnya tidur dan indahnya mimpi. Saat seorang tertidur dan alarm berbunyi, tentu ini akan mengganggu keheningan malam, dan pasti membuat orang disampingnya terbangun, kemudian bersiap-siap untuk bangun dan bergegas mengambil wudlu kemudian shalat malam. Tapi walau terkadang sebagian orang terbangun dengan alarm yang telah disetnya hanya untuk mematikan alarm, kemudian tidur kembali dengan neyenyaknya, atau menunda alarm sampai menjelang subuh, sehingga ia waktu malam lewat begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Semoga Allah mejadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu mengingat-Nya di waktu siang  dan malam, saat sepi dan rami, dalam setipa waktu kita. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-3760249104716674616?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/shalat-malam-dan-alarm.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-2725060800037079391</guid><pubDate>Mon, 04 May 2009 01:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-07T15:30:28.926+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan</category><title>Asa Yang Tak Pernah Hilang</title><description>&lt;span xmlns=""&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Terik matahari di siang itu tak melemahkan semangat untuk terus melanjutkan pekerjaannya, tenaga yang sudah mulai berkurang tak setegar dulu, kulit yang telah berubah usang tak sehalus dulu, hari yang telah berumur. Di hari yang dah tua ini, Beliau masih disini, di ladang ini, dimana 30 tahun silam anak-anak mereka dengan riang bercanda dan bermain di ladang ini. Kini, mereka tetap berada disini, anak-anak mereka enggan tuk datang seperti dulu, pilihan pekerjaan menjadi alasan harus meninggalkan mereka disini menghabisi hari tua, tapi adakah di antara anak-anak mereka yang akan rela menemani hari-hari mereka disini???&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;Sosok yang telah melewati waktu yang panjang, mendermakan hidup untuk kebahagian anak-anak mereka, mengantarkan mereka menjadi orang-orang sukses. Kasih anak tak akan pernah menyamai kasih seorang Ibu, tak akan pernah!!! Semangat mereka tak pernah pudar, jasa mereka tak pernah terbalas. Yaa Rabb… Jadikan kami anak-anak yang sholeh berbakti kepada kedua orang tua kami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-2725060800037079391?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/05/asa-yang-tak-pernah-hilang.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-440566126189119051.post-1327991919442936747</guid><pubDate>Mon, 27 Apr 2009 12:53:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-07T15:32:14.341+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Catatan</category><title>Buat Adikku</title><description>Kepada Adikku&lt;br /&gt;di medan ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga berkah dan ridho Allah selalu menyertaimu dalam jalan ini. Semangat tetap membara dan bergelora untuk tetap maju dan melangkah ke depan untuk menyongsong kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku...&lt;br /&gt;Waktu muda adalah emas berharga, waktu adalah mata pedang yang siap menebas leher jika kamu abaikan dan menyianyakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergunakan waktu! Di tempat yg mulia ini, temukan nilai-nilai nan tinggi, pengalaman berharga, jangan biarkan waktu berlalu tanpa makna yang didapat, jangan sampai terbuang yang akan menjadi penyesalan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku...&lt;br /&gt;Waktu dan sabar! Dengan ilmu ini, Allah mengangkat derajat orang yang berilmu beberapa derajat. Maka hiasi hari-harimu dengan usaha keras untuk mendapatkan ilmu ini, jangan putus semangat! Ini memerlukan juhud, sabar, karena jalannya panjang dan penuh ujian, sebatas mana kamu bersabar terhadap ujian tersebut, sampai disitulah sesuatu yang kamu cari, atau bahkan lebih sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku...&lt;br /&gt;Jalan orang-orang mulia! Jalan ini adalah jalannya ulama-ulama kita terdahulu, mereka telah menggores sejarah merubah peradaban manusia, dengan tinta-tinta yang telah terukir dalam manuskrif-manuskrif yang menjadi rujukan umat sesudah mereka. Untuk mencapai tingkat ini, jelas dengan menuntut ilmu tersebut, kita telah dengar bagaimana salah satu dari mereka melakukan perjalan yang jauh dan melelahkan untuk mendapatkan sebuah hadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku..&lt;br /&gt;Persiapkan diri! Jalan masih panjang, tentulah bekas harus disiapkan, tentulah dengan menguasai pelajaran-pelajaran &amp;amp; pengalaman-pengalaman. Saat ini adalah tuk mempersiapkan diri, kelak pada waktunya kamu akan menyampaikan kepada orang lain. 'Orang yang tidak memiliki sesutu, tak mungkin akan memberikan sesuatu kepada orang lain'. Bersiap dengan sgala sesuatu, untuk menghadapi kehidupan yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carilah teman yang tepat! Bergabunglah bersama teman-teman yang mampu memberikan manfaat, belajar bersama, diskusi, mengingatkan ketika lupa, memberi nasehat. Dengan teman tepat, kita bisa mempertahankan keimanan, semangat. Di sekitarmu ada ustadz, ada kawan, jadikanlah mereka sebagai wasilah untuk berkembang, berbagi dan bertanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raihlah sebanyak mungkin! Perbanyaklah membaca, bukalah cakrawala yang luas, jangan rela hanya dengan apa yang kamu dapatkan sekarang. Ini adalah persiapan untuk masa depan yang panjang dan rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah taqwa dalam hatimu! Firman Allah yang artinya, 'bertakwalah kepada Allah, niscaya Allah akan mengajarkan kamu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiasi dan perindah dirimu Al-Quran, akhlak mulia, pergaulan yang baik. Jangan pernah sombong, baek dengan ilmu maupun dengan hal laen.&lt;br /&gt;Kakak hanya berdoa smoga tetap semangat. Sukses selalu, diberkahi dimana jua berada. Smoga mendapat ilmu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/54487/157/4623C083E58951291E1598E2AAB925A3.png" style="border: 0 !important; background: transparent;"/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440566126189119051-1327991919442936747?l=sy-faw.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://sy-faw.blogspot.com/2009/04/buat-adikku.html</link><author>noreply@blogger.com (syam)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>

