<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sidenreng.com</title>
	<atom:link href="http://www.sidenreng.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sidenreng.com</link>
	<description>Free Medical Articles, Downloads, Informations, News, Guides, Tips and Tricks, and more</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Aug 2010 13:46:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Syok</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/08/syok/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/08/syok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 13:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Syok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=519</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI Syok adalah suatu keadaan serius yang terjadi jika sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) tidak mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh dalam jumlah yang memadai; syok biasanya berhubungan dengan tekanan darah rendah dan kematian sel maupun jaringan. Syok terjadi akibat berbagai keadaan yang menyebabkan berkurangnya aliran darah, termasuk kelainan jantung (misalnya serangan jantung atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="syok" src="http://images.detik.com/content/2009/09/11/770/pingsan.JPG" alt="syok" width="246" height="156" />DEFINISI</strong></p>
<p>Syok adalah suatu keadaan serius yang terjadi jika sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) tidak mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh dalam jumlah yang memadai; syok biasanya berhubungan dengan tekanan darah rendah dan kematian sel maupun jaringan.</p>
<p>Syok terjadi akibat berbagai keadaan yang menyebabkan berkurangnya aliran darah, termasuk kelainan jantung (misalnya serangan jantung atau gagal jantung), volume darah yang rendah (akibat perdarahan hebat atau dehidrasi) atau perubahan pada pembuluh darah (misalnya karena reaksi alergi atau infeksi).<span id="more-519"></span></p>
<p>Syok digolongkan ke dalam beberapa kelompok:</p>
<p>1. Syok kardiogenik (berhubungan dengan kelainan jantung)</p>
<p>2. Syok hipovolemik ( akibat penurunan volume darah)</p>
<p>3. Syok anafilaktik (akibat reaksi alergi)</p>
<p>4. Syok septik (berhubungan dengan infeksi)</p>
<p>5. Syok neurogenik (akibat kerusakan pada sistem saraf).</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Syok bisa disebabkan oleh:</p>
<p>- Perdarahan (syok hipovolemik)</p>
<p>- Dehidrasi (syok hipovolemik)</p>
<p>- Serangan jantung (syok kardiogenik)</p>
<p>- Gagal jantung (syok kardiogenik)</p>
<p>- Trauma atau cedera berat</p>
<p>- Infeksi (syok septik)</p>
<p>- Reaksi alergi (syok anafilaktik)</p>
<p>- Cedera tulang belakang (syok neurogenik)</p>
<p>- Sindroma syok toksik.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Gejala yang timbul tergantung kepada penyebab dan jenis syok.</p>
<p>Gejalanya bisa berupa:</p>
<p>- gelisah</p>
<p>- bibir dan kuku jari tangan tampak kebiruan</p>
<p>- nyeri dada</p>
<p>- linglung</p>
<p>- kulit lembab dan dingin</p>
<p>- pembentukan air kemih berkurang atau sama sekali tidak terbentuk air kemih</p>
<p>- pusing</p>
<p>- pingsan</p>
<p>- tekanan darah rendah</p>
<p>- pucat</p>
<p>- keringat berlebihan, kulit lembab</p>
<p>- denyut nadi yang cepat</p>
<p>- pernafasan dangkal</p>
<p>- tidak sadarkan diri</p>
<p>- lemah.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Diagnosais ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Penderita dijaga agar tetap merasa hangat dan kaki sedikit dinaikkan untuk mempermudah kembalinya darah ke jantung.</p>
<p>Setiap perdarahan segera dihentikan dan pernafasan penderita diperiksa.</p>
<p>Jika muntah, kepala dimiringkan ke satu sisi untuk mencegah terhirupnya muntahan.</p>
<p>Jangan diberikan apapun melalui mulut.</p>
<p>Tenaga kesehatan bisa memberikan bantuan pernafasan mekanis.</p>
<p>Obat-obatan diberikan secara intravena.</p>
<p>Obat bius (narkotik), obat tidur dan obat penenang biasanya tidak diberikan karena cenderung menurunkan tekanan darah.</p>
<p>Cairan diberikan melalui infus. Bila perlu, diberikan transfusi darah.</p>
<p>Cairan intravena dan transfusi darah mungkin tidak mempu mengatasi syok jika perdarahan atau hilangnya cairan terlus berlanjut atau jika syok disebabkan oleh serangan jantung atau keadaan lainnya yang tidak berhubungan dengan volume darah.</p>
<p>Untuk menambah aliran darah ke otak atau jantung bisa diberikan obat yang mengkerutkan pembuluh darah.</p>
<p>Pemberian obat ini dilakukan sesingkat mungkin karena bisa mengurangi aliran darah ke jaringan.</p>
<p>Jika penyebabnya adalah aksi pompa jantung yang tidak memadai, dilakukan usaha untuk memperbaiki kinerja jantung.</p>
<p>Kelainan denyut dan irama jantung diperbaiki dan volume darah ditingkatkan (bila perlu).</p>
<p>Untuk memperlambat denyut jantung bisa diberikan atropin.</p>
<p>Obat lainnya bisa diberikan untuk memperbaiki kemampuan kontraski otot jantung.</p>
<p>Pada serangan jantung, bisa dimasukkan pompa balon ke dalam aorta, yang untuk sementara waktu bisa meredakan syok.</p>
<p>Sesudah prosedur ini, mungkin perlu dilakukan operasi bypass arteri koroner atau pembedahan untuk memperbaiki kelainan jantung.</p>
<p>Pada beberapa kasus yang terjadi setelah serangan jantung, untuk memperbaiki aksi pompa jantung yang tidak memadai dan untuk memperbaiki syok, dilakukan angioplasi koroner transluminal perkutaneus darurat guna membuka arteri yang tersumbat.</p>
<p>Jika tindakan tersebut tidak dilakukan, diberikan obat trombolitik sesegera mungkin.</p>
<p>Syok yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah yang berlebihan diatasi terutama dengan obat-obat yang mengkerutkan pembuluh darah.</p>
<p><strong> PROGNOSIS</strong></p>
<p>Jika tidak diobati, biasanya berakibat fatal.</p>
<p>Jika diobati, hasilnya tergantung kepada penyebabnya, jarak antara timbulnya syok sampai dilakukannya pengobatan serta jenis pengobatan yang diberikan.</p>
<p>Kemungkinan terjadinya kematian pada syok karena serangan jantung atau syok septik pada penderita usia lanjut sangat tinggi.</p>
<p><strong>PENCEGAHAN</strong></p>
<p>Mencegah syok lebih mudah daripada mencoba mengobatinya.</p>
<p>Pengobatan yang tepat terhadap penyebabnya bisa mengurangi resiko terjadinya syok.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/08/syok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stenosis Katup Trikuspidalis</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/08/stenosis-katup-trikuspidalis/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/08/stenosis-katup-trikuspidalis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2010 10:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Stenosis Katup Trikuspidalis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=516</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI Stenosis Katup Trikuspidalis merupakan penyempitan lubang katup trikuspidalis, yang menyebabkan meningkatnya tahanan aliran darah dari atrium kanan ke ventrikel kanan. Stenosis katup trikuspidalis menyebabkan atrium kanan membesar dan ventrikel kanan mengecil. Jumlah darah yang kembali ke jantung berkurang dan tekanan di dalam vena yang membawa darah kembali ke jantung meningkat. PENYEBAB Hampir semua kasus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Stenosis Katup Trikuspidalis" src="http://3.bp.blogspot.com/_SCHl1nrEOHA/S8H0ztxxSGI/AAAAAAAADkQ/ic7vISYdl2E/s400/jantung_bagian_dalam.jpg" alt="Stenosis Katup Trikuspidalis" width="365" height="299" />DEFINISI</strong></p>
<p>Stenosis Katup Trikuspidalis merupakan penyempitan lubang katup trikuspidalis, yang menyebabkan meningkatnya tahanan aliran darah dari atrium kanan ke ventrikel kanan.</p>
<p>Stenosis katup trikuspidalis menyebabkan atrium kanan membesar dan ventrikel kanan mengecil.</p>
<p>Jumlah darah yang kembali ke jantung berkurang dan tekanan di dalam vena yang membawa darah kembali ke jantung meningkat.<span id="more-516"></span></p>
<p><strong> PENYEBAB</strong></p>
<p>Hampir semua kasus disebabkan oleh demam rematik, yang sekarang ini sudah jarang ditemukan di Amerika Utara dan Eropa Barat.</p>
<p>Penyebab lainnya adalah:</p>
<p>- tumor di atrium kanan</p>
<p>- penyakit jaringan ikat</p>
<p>- kelainan bawaan.</p>
<p><strong> GEJALA</strong></p>
<p>Gejala umumnya ringan.</p>
<p>Penderita bisa mengalami palpitasi (jantung berdebar) atau pulsasi (denyut nadi yang keras) di leher, dan seluruh badan terasa lelah.</p>
<p>Rasa tidak enak di perut bisa terjadi jika peningkatan tekanan di dalam vena menyebabkan pembesaran hati.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Pada pemeriksaan dengan stetoskop, akan terdengar bunyi murmur jantung.</p>
<p>Rontgen dada menunjukkan pembesaran atrium kanan.</p>
<p>Ekokardiogram memberikan gambaran stenosis dan beratnya penyakit.</p>
<p>Elektrokardiogram menunjukkan perubahan yang menunjukkan adanya peregangan pada atrium kanan.</p>
<p><strong> PENGOBATAN</strong></p>
<p>Stenosis katup trikuspidalis jarang memerlukan tindakan pembedahan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/08/stenosis-katup-trikuspidalis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stenosis Katup Mitral</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/08/stenosis-katup-mitral/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/08/stenosis-katup-mitral/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 09:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Stenosis Katup Mitral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=513</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI Stenosis Katup Mitral merupakan penyempitan pada lubang katup mitral yang akan menyebabkan meningkatnya tahanan aliran darah dari atrium kiri ke ventrikel kiri. PENYEBAB Stenosis katup mitral hampir selalu disebabkan oleh demam rematik, yang pada saat ini sudah jarang ditemukan di Amerika Utara dan Eropa Barat. Karena itu di wilayah tersebut, stenosis katup mitral terjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Stenosis Katup Mitral" src="http://1.bp.blogspot.com/_SCHl1nrEOHA/S8IKJ9wpkFI/AAAAAAAADlA/CnopGFSCk3c/s400/stenosis_mitralis.jpg" alt="Stenosis Katup Mitral" width="335" height="220" />DEFINISI</strong></p>
<p>Stenosis Katup Mitral merupakan penyempitan pada lubang katup mitral yang akan menyebabkan meningkatnya tahanan aliran darah dari atrium kiri ke ventrikel kiri.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Stenosis katup mitral hampir selalu disebabkan oleh demam rematik, yang pada saat ini sudah jarang ditemukan di Amerika Utara dan Eropa Barat. Karena itu di wilayah tersebut, stenosis katup mitral terjadi terutama pada orang tua yang pernah menderita demam rematik pada masa kanak-kanak dan mereka tidak mendapatkan antibiotik.<span id="more-513"></span></p>
<p>Di bagian dunia lainnya, demam rematik sering terjadi dan menyebabkan stenosis katup mitral pada dewasa, remaja dan kadang pada anak-anak.</p>
<p>Yang khas adalah jika penyebabnya demam rematik, daun katup mitral sebagian bergabung menjadi satu.</p>
<p>Stenosis katup mitral juga bisa merupakan suatu kelainan bawaan.</p>
<p>Bayi yang lahir dengan kelainan ini jarang bisa bertahan hidup lebih dari 2 tahun, kecuali jika telah menjalani pembedahan.</p>
<p>Miksoma (tumor jinak di atrium kiri) atau bekuan darah dapat menyumbat aliran darah ketika melewati katup mitral dan menyebabkan efek yang sama seperti stenosis katup mitral.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Jika stenosisnya berat, tekanan darah di dalam atrium kiri dan tekanan darah di dalam vena paru-paru meningkat, sehingga terjadi gagal jantung, dimana cairan tertimbun di dalam paru-paru (edema pulmoner).</p>
<p>Jika seorang wanita dengan stenosis katup mitral yang berat hamil, gagal jantung akan berkembang dengan cepat.</p>
<p>Penderita yang mengalami gagal jantung akan mudah merasakan lelah dan sesak nafas.</p>
<p>Pada awalnya, sesak nafas terjadi hanya sewaktu melakukan aktivitas, tetapi lama-lama sesak juga akan timbul dalam keadaan istirahat.</p>
<p>Sebagian penderita akan merasa lebih nyaman jika berbaring dengan disangga oleh beberapa buah bantal atau duduk tegak.</p>
<p>Warna semu kemerahan di pipi menunjukkan bahwa seseorang menderita stenosis katup mitral.</p>
<p>Tekanan tinggi pada vena paru-paru dapat menyebabkan vena atau kapiler pecah dan terjadi perdarahan ringan atau berat ke dalam paru-paru.</p>
<p>Pembesaran atrium kiri bisa mengakibatkan fibrilasi atrium, dimana denyut jantung menjadi cepat dan tidak teratur.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Dengan menggunakan stetoskop, akan terdengar murmur jantung yang khas ketika darah mengalir/menyembur melalui katup yang menyempit dari atrium kiri.</p>
<p>Tidak seperti katup normal yang membuka tanpa suara, pada kelainan ini katup sering menimbulkan bunyi gemertak ketika membuka untuk mengalirkan darah ke dalam ventrikel kiri.</p>
<p>Diagnosis biasanya diperkuat dengan pemeriksaan:</p>
<p>- elektrokardiografi</p>
<p>- rontgen dada (menunjukkan pembesaran atrium)</p>
<p>- ekokardiografi (teknik penggambaran jantung dengan menggunakan gelombang ultrasonik).</p>
<p>Kadang perlu dilakukan kateterisasi jantung untuk menentukan luas dan jenis penyumbatannya.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Obat-obat seperti beta-blocker, digoxin dan verapamil dapat memperlambat denyut jantung dan membantu mengendalikan fibrilasi atrium.</p>
<p>Jika terjadi gagal jantung, digoxin juga akan memperkuat denyut jantung.</p>
<p>Diuretik dapat mengurangi tekanan darah dalam paru-paru dengan cara mengurangi volume sirkulasi darah.</p>
<p>Jika terapi obat tidak dapat mengurangi gejala secara memuaskan, mungkin perlu dilakukan perbaikan atau penggantian katup.</p>
<p>Pada prosedur valvuloplasti balon, lubang katup diregangkan. Kateter yang pada ujungnya terpasang balon, dimasukkan melalui vena menuju ke jantung. Ketika berada di dalam katup, balon digelembungkan dan akan memisahkan daun katup yang menyatu.</p>
<p>Pemisahan daun katup yang menyatu juga bisa dilakukan melalui pembedahan.</p>
<p>Jika kerusakan katupnya terlalu parah, bisa diganti dengan katup mekanik atau katup yang sebagian dibuat dari katup babi.</p>
<p>Sebelum menjalani berbagai tindakan gigi atau pembedahan, kepada penderita diberikan antibiotik pencegahan untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi katup jantung.</p>
<p><strong>PENCEGAHAN</strong></p>
<p>Stenosis katup mitral dapat dicegah hanya dengan mencegah terjadinya demam rematik, yaitu penyakit pada masa kanak-kanak yang kadang terjadi setelah strep throat (infeksi tenggorokan oleh streptokokus) yang tidak diobati.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/08/stenosis-katup-mitral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Marketing IMCREW &#8211; Prelaunched</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/07/internet-marketing-imcrew-prelaunched/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/07/internet-marketing-imcrew-prelaunched/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 01:45:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[im crew]]></category>
		<category><![CDATA[imcrew]]></category>
		<category><![CDATA[paypal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama vakum dari nge-update blog, tiba-tiba aja ada keinginan untuk memperbaharui blog ini kembali. Tapi kali ini saya mencoba mengisinya dengan berbagai artikel menarik yang bukan hanya dari dunia medis saja, tapi kali ini lebih ke arah informasi seputar internet marketing, tips-trick, dan sebagainya. Namun bukan berarti artikel medis sudah gak ada, tetap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imcrew.com/?r=192228"><img class="alignleft size-full wp-image-506" title="imcrew" src="http://www.sidenreng.com/wp-content/uploads/2010/07/imcrew.png" alt="Internet Marketing Crew" width="203" height="68" /></a>Setelah sekian lama vakum dari nge-update blog, tiba-tiba aja ada keinginan untuk memperbaharui blog ini kembali. Tapi kali ini saya mencoba mengisinya dengan berbagai artikel menarik yang bukan hanya dari dunia medis saja, tapi kali ini lebih ke arah informasi seputar <strong>internet marketing</strong>, tips-trick, dan sebagainya. Namun bukan berarti artikel medis sudah gak ada, tetap ada kok.</p>
<p>Untuk pertama saya mau berbagi info tentang sebuah situs internet marketing bernama <a title="Internet Marketing Crew" href="http://www.imcrew.com/?r=192228" target="_blank"><strong>IM Crew</strong></a>.   Ada apa dengan IM Crew??? Nah itu dia pertanyaannya. Kalau dulunya kita mengikuti sebuah program internet marketing dari sekian banyak program yang ada di jagat maya hanya setelah melihat banyak orang yang telah berhasil dalam program tersebut. Rasanya kita seolah tidak bisa mencapai seperti apa yang telah diperoleh orang lain. Kadang kita berpikir kita telah terlambat atau kadang kita berpikir kenapa bukan saya yang pertama atau dari dulu mengikutinya.<span id="more-505"></span></p>
<p>Nah&#8230; untuk itulah saya mencoba memperkenalkan sebuah situs yang baru akan dilaunching tanggal 1 Agustus 2010. <strong><a title="Internet Marketing Crew" href="http://www.imcrew.com/?r=192228" target="_blank">IM Crew</a></strong> adalah website tentang artikel dan berbagai Informasi mengenai  Ilmu Pengetahuan. Kabar baiknya adalah IM Crew dalam Promosi Launching  web terbarunya akan berbagi $10 secara gratis kepada kita sebagai  pendaftar.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.imcrew.com/?r=192228"><img class="aligncenter size-medium wp-image-507" title="im" src="http://www.sidenreng.com/wp-content/uploads/2010/07/im-300x211.png" alt="Internet Marketing Crew" width="422" height="297" /></a></p>
<p><strong>Cara Melakukan Pendaftaran (Gratis) dan mendapatkan uang anda:</strong></p>
<p>1. Untuk mendapatkan $10 uang pertama, silakan anda daftar <a title="Internet Marketing Crew" href="http://www.imcrew.com/?r=192228" target="_blank"><strong>di sini</strong></a><br />
2. Silakan anda klik tulisan &#8216;register&#8217;<br />
3. Masukkan Username yang anda inginkan dan silakan masukkan alamat  email anda<br />
4. Silakan check alamat emai anda, karena password dari username anda  dikirimkan ke alamat email anda&#8230; Lihat Selengkapnya<br />
5. Anda mendapatkan $10 pertama</p>
<p><strong>Cara mendapatkan $2 per teman:</strong></p>
<p>1. masuk menggunakan username dan password anda.<br />
2. Silakan referensikan link yang diberikan kepada teman-teman anda.<br />
3. Setiap teman yang melakukan pendaftaran, maka $2 sudah diterima anda.</p>
<p>Silakan anda lakukan pendaftaran terlebih dahulu <a title="Internet Marketing Crew" href="http://www.imcrew.com/?r=192228" target="_blank"><strong>di sini</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/07/internet-marketing-imcrew-prelaunched/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyakit Buerger</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-buerger/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-buerger/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 13:49:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Medical]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Buerger]]></category>
		<category><![CDATA[Tromboangitis obliterans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Buerger]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Penyakit buerger atau Tromboangitis obliterans" src="http://dermimages.med.jhmi.edu/images/Buerger_Disease_5_030427.jpg" alt="Penyakit buerger atau Tromboangitis obliterans" width="253" height="189" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="Penyakit Buerger" href="http://www.sidenreng.com/?p=498" target="_blank"><strong>Penyakit Buerger</strong></a> (Tromboangitis obliterans) adalah penyumbatan pada arteri dan vena yang berukuran kecil sampai sedang, akibat peradangan yang dipicu oleh merokok.</p>
<p>Pria perokok sigaret berusia 20-40 tahun lebih banyak yang menderita penyakit Buerger dibandingkan dengan siapapun.<br />
Sekitar 5% penderita adalah wanita.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Penyebabnya tidak diketahui, tetapi penyakit Buerger hanya menyerang perokok dan keadaan ini akan semakin memburuk jika penderita tidak berhenti merokok.<br />
Penyakit ini hanya terjadi pada sejumlah kecil perokok yang lebih peka.<br />
Mengapa dan bagaimana merokok sigaret menyebabkan terjadinya penyakit ini, tidak diketahui.<span id="more-498"></span><br />

<!-- Begin Google Adsense code -->
<center>


</center>
<!-- End Google Adsense code -->
<strong><br />
GEJALA</strong></p>
<p>Gejala karena berkurangnya pasokan darah ke lengan atau tungkai terjadi secara perlahan, dimulai pada ujung-ujung jari tangan atau jari kaki dan menyebar ke lengan dan tungkai, sehingga akhirnya menyebabkan gangren (kematian jaringan).<br />
Sekitar 40% penderita juga mengalami peradangan vena (terutama vena permukaan) dan arteri dari kaki atau tungkai.</p>
<p>Penderita merasakan kedinginan, mati rasa, kesemutan atau rasa terbakar.<br />
Penderita seringkali mengalami fenome Raynaud dan kram otot, biasanya di telapak kaki atau tungkai.</p>
<p>Pada penyumbatan yang lebih berat, nyerinya lebih hebat dan berlangsung lebih lama.<br />
Pada awal penyakit timbul luka terbuka, gangren atau keduanya.<br />
Tangan atau kaki terasa dingin, berkeringat banyak dan warnanya kebiruan, kemungkinan karena persarafannya bereaksi terhadap nyeri hebat yang menetap.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Pada lebih dari 50% penderita, denyut nadi pada satu atau beberapa arteri di kaki maupun pergelangan tangan, menjadi lemah bahkan sama sekali tak teraba.<br />
Tangan, kaki, jari tangan atau jari kaki yang terkena seringkali tampak pucat jika diangkat ke atas jantung dan menjadi merah jika diturunkan.<br />
Mungkin ditemukan ulkus (luka terbuka, borok) di kulit dan gangren, biasanya pada satu atau lebih jari tangan atau jari kaki.</p>
<p>Pemeriksaan USG menunjukkan penurunan yang hebat dari tekanan darah dan aliran darah di kaki, jari kaki, tangan dan jari tangan yang terkena.</p>
<p>Angiogram bisa menggambarkan arteri yang tersumbat dan kelainan sirkulasi lainnya, terutama di tangan dan kaki.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Penderita harus berhenti merokok atau penyakitnya akan menjadi lebih buruk, sehingga akhirnya memerlukan tindakan amputasi.<br />
Penderita juga harus menghindari:<br />
- pemaparan terhadap dingin<br />
- cedera karena panas, dingin atau bahan (seperti iodine atau asam) yang digunakan untuk mengobati kutil dan kapalan<br />
- cedera karena sepatu yang longgar/sempit atau pembedahan minor<br />
- infeksi jamur<br />
- obat-obat yang dapat mempersempit pembuluh darah.</p>
<p>Berjalan selama 15 &#8211; 30 menit 2 kali/hari sangat baik.<br />
Penderita dengan gangren, luka-luka atau nyeri ketika beristirahat, perlu menjalani tirah baring.</p>
<p>Penderita harus melindungi kakinya dengan pembalut yang memiliki bantalan tumit atau dengan sepatu boot yang terbuat dari karet.</p>
<p>Bagian kepala dari tempat tidur dapat ditinggikan 15-20 cm diatas balok, sehingga gaya gravitasi membantu mengalirkan darah menuju arteri-arteri.</p>
<p>Pentoxifylline, antagonis kalsium atau penghambat platelet (misalnya aspirin) diberikan terutama jika penyumbatan disebabkan oleh kejang.</p>
<p>Penderita yang berhenti merokok tetapi masih mengalami penyumbatan arteri, mungkin perlu menjalani pembedahan untuk memperbaiki aliran darah, dengan memotong saraf terdekat untuk mencegah kejang.<br />
Jarang dilakukan pencangkokan bypass karena arteri yang terkena terlalu kecil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-buerger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyakit Arteri Tungkai dan Lengan</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-arteri-tungkai-dan-lengan/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-arteri-tungkai-dan-lengan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 13:37:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[arteri lengan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Arteri Tungkai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Arteri Tungkai dan Lengan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="arteri tungkai dan lengan" src="http://doctorology.net/wp-content/uploads/2009/04/bypass-arteri.jpg" alt="arteri tungkai dan lengan" width="292" height="273" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="Arteri di tungkai" href="http://www.sidenreng.com/?p=494" target="_blank"><strong>Arteri di tungkai</strong></a> merupakan percabangan dari 2 cabang utama arteri abdominalis yang menuju ke tungkai (arteri iliaka).<br />
Penyakit pada arteri tungkai dan lengan bisa merupakan suatu penyempitan atau penyumbatan arteri (aterosklerosis) atau penyakit pembuluh darah perifer.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Pada <a title="Arteri di tungkai" href="http://www.sidenreng.com/?p=494" target="_blank"><strong>penyempitan arteri tungkai</strong></a> yang terjadi secara perlahan, gejala pertamanya adalah nyeri, sakit, kram atau rasa lelah pada otot kaki selama melakukan aktivitas; atau disebut dengan klaudikasio intermiten.<br />
Bila berjalan, otot terasa sakit dan rasa nyeri lebih cepat timbul dan lebih berat jika penderita berjalan cepat atau mendaki.<span id="more-494"></span></p>
<p>Yang paling sering terasa nyeri adalah betis; tetapi juga bisa mengenai kaki, paha, pinggul atau bokong, tergantung kepada lokasi penyempitan.</p>
<p>Nyeri bisa dikurangi dengan istirahat.<br />
Biasanya setelah 1-5 menit duduk atau berdiri, penderita bisa menempuh jarak yang sama dengan seperti sebelumnya, sebelum kemudian akan merasa sakit lagi.<br />
Nyeri yang sama pada saat melakukan aktivitas juga bisa disebabkan oleh penyempitan arteri di lengan.</p>
<p>Sejalan dengan bertambah buruknya penyakit, jarak yang dapat ditempuh oleh penderita dalam keadaan tidak nyeri, menjadi lebih pendek.<br />
Pada akhirnya otot terasa sakit meskipun dalam keadaan istirahat.</p>
<p>Nyeri biasanya dimulai di tungkai bawah atau kaki, sifatnya berat dan menetap, dan akan memburuk jika penderita mengangkat tungkainya.<br />
Karena nyerinya penderita sering tidak dapat tidur.<br />
Untuk mengurangi nyeri, penderita bisa menggantung kakinya di samping tempat tidur atau istirahat duduk dengan kaki tergantung ke bawah.</p>
<p>Kaki yang sangat kekurangan aliran darah biasanya dingin dan mati rasa.<br />
Kulitnya mungkin kering dan bersisik dan kuku serta rambut tidak tumbuh dengan baik.</p>
<p>Sejalan dengan bertambah buruknya penyumbatan, bisa timbul luka terbuka, terutama di jari kaki atau tumit dan kadang di tungkai bawah, terutama setelah mengalami cedera.<br />
Tungkai juga bisa mengecil.<br />
Penyumbatan yang sangat parah bisa menyebabkan kematian jaringan (gangren).</p>
<p>Penyumbatan total yang terjadi secara tiba-tiba pada arteri tungkai atau lengan, menimbulkan nyeri yang hebat, kedinginan dan mati rasa.<br />
Tungkai penderita tampak pucat atau kebiruan (sianotik).<br />
Denyut nadi di bawah bagian yang tersumbat tidak teraba.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik dimana denyut nadinya lemah atau sama sekali tidak teraba pada titik-titik tertentu di tungkai.</p>
<p>Untuk menilai aliran darah yang menuju ke tungkai, dilakukan perbandingan dari tekanan darah di pergelangan kaki dan tekanan darah di lengan.<br />
Dalam keadaan normal, tekanan di pergelangan kaki minimal sebesar 90% dari tekanan di lengan; pada penyempitan yang berat, bisa mencapai kurang dari 50%.</p>
<p>Untuk memperkuat diagnosis dilakukan pemeriksaan berikut:</p>
<p>1. USG Doppler : suatu penguji ditempatkan diatas kulit dari arteri yang mengalami penyumbatan dan suara aliran darah yang terjadi menunjukkan beratnya penyumbatan<br />
2. Color Doppler : menghasilkan gambar dari arteri yang menunjukkan laju aliran yang berbeda dalam warna yang berbeda<br />
3. Angiografi : larutan yang bersifat opak (tidak tembus cahaya) terhadap sinar X disuntikkan ke dalam arteri. Kemudian dilakukan pemotretan rontgen untuk melihat kecepatan aliran darah, garis tengah arteri dan berbagai penyumbatan.<br />
Angiografi bisa diikuti dengan angioplasti untuk membuka arteri.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Jika memungkinkan, penderita klaudikasio intermiten harus berjalan minimal selama 30 menit/hari. Jika timbul nyeri, harus berhenti sampai nyerinya hilang dan kemudian berjalan lagi.<br />
Dengan melakukan hal tersebut, biasanya penderita bisa menambah jarak tempuh dimana mereka dapat berjalan dengan nyaman; hal ini terjadi kemungkinan karena latihan dapat memperbaiki fungsi otot dan membuat pembuluh darah lain yang memasok darah ke otot, tumbuh lebih besar.</p>
<p>Penderita penyumbatan sebaiknya tidak mengkonsumsi tembakau dalam bentuk apapun.</p>
<p>Mengangkat kepala tempat tidur setinggi 10-15 cm dengan balok, bisa membantu meningkatkan aliran darah ke tungkai.</p>
<p>Bisa diberikan obat seperti pentoxifylline sebagai usaha untuk memperbaiki pengiriman oksigen ke otot.<br />
Obat lainnya yang bisa diberikan adalah antagonis kalsium atau aspirin.</p>
<p><em>Perawatan kaki</em></p>
<p>Tujuan dari perawatan kaki adalah melindungi peredaran darah ke kaki dan mencegah komplikasi dari peredaran darah yang buruk.</p>
<p>Penderita dengan ulkus (luka terbuka, borok) di kaki memerlukan perawatan yang cermat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut yang menyebabkan perlunya dilakukan amputasi.<br />
Luka harus dijaga agar tetap bersih, dibersihkan setiap hari dengan sabun yang ringan atau larutan garam dan ditutup dengan perban yang bersih dan kering.<br />
Penderita mungkin perlu menjalani tirah baring diatas tempat tidur yang bagian kepalanya lebih tinggi.</p>
<p>Penderita yang juga menderita diabetes juga harus mengendalikan kadar gula darah sebaik mungkin.<br />
Bila setelah sekitar 7 hari, luka tidak juga membaik, segera hubungi dokter.</p>
<p>Seringkali diberikan salep antibiotik.<br />
Jika luka mengalami infeksi, biasanya antibiotik juga diberikan per-oral (lewat mulut).<br />
Penyembuhan baru akan terjadi setelah beberapa minggu bahkan beberapa bulan.</p>
<p><em>Angioplasti</em></p>
<p>Angioplasti seringkali dilakukan segera setelah angiografi.<br />
Dimasukkan sebuah selang dengan sebuah balon di ujungnya ke dalam bagian arteri yang menyempit dan kemudian balon digembungkan untuk menghilangkan penyumbatan.</p>
<p>Prosedur ini tidak menimbulkan nyeri tetapi penderita mungkin merasa tidak nyaman karena harus berbaring cukup lama diatas meja rontgen yang keras.<br />
Diberikan obat tidur ringan, bukan anetesi total.</p>
<p>Sesudah prosedur ini bisa diberikan heparin untuk mencegah pembentukan bekuan darah di daerah tersebut.<br />
Bisa juga diberikan penghambat platelet seperti aspirin, untuk mencegah pembekuan.</p>
<p>Untuk mengetahui hasilnya dan untuk meyakinkan bahwa penyempitan tidak terjadi lagi, dilakukan pemeriksaan USG.</p>
<p>Angioplasti tidak dapat dilakukan jika:<br />
- penyempitannya luas<br />
- menyebar ke tempat yang jauh<br />
- arteri sangat mengeras.</p>
<p>Pembedahan perlu dilakukan jika:<br />
- suatu bekuan darah terbentuk di daerah yang menyempit<br />
- suatu bekuan pecah dan menyumbat arteri yang lebih jauh<br />
- darah meresap ke dalam lapisan arteri, menyebabkan arteri menonjol dan menutup aliran darah<br />
- terjadi perdarahan (biasanya karena heparin yang diberikan untuk mencegah pembekuan).</p>
<p>Selain balon, alat lainnya juga digunakan untuk mengurangi penyumbatan, seperti laser, pisau mekanik maupun selang ultrasonik.</p>
<p><em>Pembedahan</em></p>
<p>Pembedahan seringkali mampu mengurangi gejala, menyembuhkan luka terbuka dan mencegah dilakukannya tindakan amputasi.</p>
<p>Kadang dilakukan pengangkatan suatu bekuan jika hanya suatu daerah kecil yang tersumbat.<br />
Atau dilakukan pencangkokan bypass, dimana suatu tabung yang terbuat dari bahan sintetik atau dari vena bagian tubuh yang lain, dihubungkan pada arteri yang tersumbat, diatas dan dibawah penyumbatan.</p>
<p>Pendekatan lainnya adalah dengan mengangkat bagian yang tersumbat atau menyempit dan menggantinya dengan suatu cangkokan.<br />
Memotong saraf di dekat penyumbatan (simpatektomi), akan mencegah kejang arteri dan sangat membantu dalam beberapa kasus.</p>
<p>Jika perlu bisa dilakukan amputasi untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi, mengurangi nyeri yang terus menerus atau menghentikan gangren yang semakin memburuk; diusahakan untuk mengangkat sesedikit mungkin tungkai, terutama jika penderita merencanakan untuk menggunakan anggota gerak buatan.</p>
<p><strong>PENCEGAHAN</strong></p>
<p>Seseorang yang memiliki aliran darah yang buruk ke kaki, hendaknya melakukan beberapa tindakan pencegahan berikut:</p>
<p>1. Setiap hari memeriksa kaki apakah terdapat retakan, luka terbuka, kutil atau kapalan<br />
2. Setiap hari mencuci kaki dengan air hangat dan sabun yang ringan, lalu mengeringkannya<br />
3. Untuk kulit yang kering, gunakan pelumas (misalnya lanolin)<br />
4. Untuk menjaga agar kaki tetap kering, gunakan bedak bubuk yang tidak mengandung obat<br />
5. Guntinglah selalu kuku-kuku ibu jari, tetapi jangan terlalu pendek<br />
6. Obati kutil dan kapalan<br />
7. Jangan menggunakan bahan kimia yang lengket maupun yang terlalu keras<br />
8. Gantilah kaos kaki atau stoking setiap hari<br />
9. Jangan menggunakan stoking yang ujungnya terlalu ketat<br />
10. Untuk menjaga agar kaki tetap hangat, gunakanlah kaos kaki wol yang longgar<br />
11. Jangan gunakan botol air panas atau bantalan pemanas<br />
12. Gunakan sepatu yang nyaman dan memiliki ruang yang cukup untuk jari-jari kaki<br />
13. Jika kaki memiliki kelainan bentuk, gunakanlah sepatu khusus<br />
14. Jangan menggunakan sepatu terbuka atau berjalan tanpa alas kaki.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-arteri-tungkai-dan-lengan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyakit Aorta Abdominalis dan Percabangan</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-aorta-abdominalis-dan-percabangan/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-aorta-abdominalis-dan-percabangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 13:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Aorta Abdominalis]]></category>
		<category><![CDATA[Percabangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=491</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Aorta Abdominalis dan Percabangan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Aorta abdominalis" src="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/images/ency/fullsize/18072.jpg" alt="Aorta abdominalis" width="278" height="222" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="Penyumbatan pada aorta abdominalis dan cabang" href="http://www.sidenreng.com/?p=491" target="_blank"><strong>Penyumbatan pada aorta abdominalis dan cabang</strong></a> utamanya bisa terjadi secara tiba-tiba maupun secara perlahan.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Penyumbatan total yang terjadi secara tiba-tiba biasanya terjadi jika:<br />
- suatu bekuan yang terbawa oleh aliran darah tersumbat di dalam suatu arteri (emboli)<br />
- penbentukan suatu bekuan (trombosis) di dalam arteri yang menyempit<br />
- terjadi robekan pada dinding arteri (diseksi aorta).</p>
<p>Penyumbatan yang terjadi secara perlahan biasanya merupakan akibat dari aterosklerosis.<br />
Juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan otot abnormal di dalam dinding arteri atau penekanan dari suatu massa diluar arteri (misalnya tumor).<br />
<span id="more-491"></span><br />

<!-- Begin Google Adsense code -->
<center>


</center>
<!-- End Google Adsense code -->
<br />
<strong>GEJALA</strong></p>
<p><em>Penyumbatan total arteri mesenterika superior</em></p>
<p>Penyumbatan total dari arteri mesenterika superior (cabang utama dari aorta abdominalis), yang mengalirkan darah ke sebagian besar usus, merupakan suatu keadaan darurat.<br />
Penderita akan tampak sangat sakit dan merasakan nyeri perut yang hebat.</p>
<p>Pada awal penyakit biasanya timbul muntah dan ada desakan untuk buang air besar.<br />
Bila dokter menekan perutnya, penderita hanya akan merasakan nyeri tumpul; sedangkan nyeri perut hebat yang dirasakan penderita biasanya lebih parah dan bersifat menyebar serta samar-samar.</p>
<p><em>Perut mungkin agak kembung.</em><br />
Pada pemeriksaan dengan stetoskop pada awalnya bising usus akan menurun, kemudian sama sekali tak terdengar.</p>
<p>Di dalam tinja terdapat darah, yang pada awalnya hanya dapat ditemukan dengan pemeriksaan laboratorium.<br />
Tidak lama kemudian, tinja akan berwarna kemerahan.</p>
<p>Tekanan darah turun dan penderita mengalami syok, sedangkan usus mengalami gangren (kematian jaringan).</p>
<p><em>Penyempitan arteri mesenterika superior</em></p>
<p>Penyempitan arteri mesenterika superior yang terjadi secara perlahan, menyebabkan nyeri dalam waktu 30-60 menit setelah makan karena pada proses pencernaan, usus memerlukan lebih banyak darah.<br />
Nyerinya menetap, hebat dan biasanya terfokus pada pusar.</p>
<p>Nyeri yang timbul menyebabkan penderita takut makan sehingga berat badan penderita sangat berkurang.<br />
Karena aliran darah ke usus menurun, maka penyerapan zat-zat gizi menjadi buruk dan terjadi penurunan berat badan.</p>
<p><em>Penyumbatan arteri renalis</em></p>
<p>Jika suatu bekuan tersangkut di dalam salah satu arteri renalis (cabang yang menuju ke ginjal), akan timbul nyeri secara tiba-tiba pada sisi yang bersangkutan dan air kemih menjadi berdarah.<br />
Penyumbatan yang terjadi secara perlahan pada arteri yang menuju ke salah satu maupun kedua ginjal, biasanya merupakan akibat dari aterosklerosis dan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi renovaskuler).<br />
Hipertensi renovaskuler merupakan 5% dari semua kasus hipertensi.</p>
<p><em>Penyumbatan arteri iliaka</em></p>
<p>Arteri iliaka adalah cabang aorta di bagian bawah yang melewati panggul dan menuju ke tungkai.<br />
Jika arteri iliaka tersumbat, maka kedua kaki secara tiba-tiba menjadi nyeri, pucat dan dingin.<br />
Denyut nadi di tungkai tak teraba dan tungkai mengalami mati rasa.</p>
<p>Jika penyempitan yang terjadi secara perlahan terjadi di dalam aorta bagian bawah atau di dalam salah satu dari arteri iliaka, maka pada saat berjalan penderita akan merasakan kelelahan otot atau nyeri di bokong, panggul dan betis.<br />
Pada pria, penyempitan aorta bagian bawah atau penyempitan kedua arteri iliaka sering disertai dengan impotensi.</p>
<p><em>Penyempitan arteri femoralis</em></p>
<p>Arteri femoralis adalah arteri yang berasal dari selangkangan dan menuju ke lutut.<br />
Jika terjadi penyempitan pada arteri femoralis, maka penderita akan merasakan nyeri betis ketika berjalan dan denyut nadi di sebelah bawah penyumbatan teraba lemah atau sama sekali tidak teraba.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Untuk menentukan beratnya penyumbatan dilakukan pemeriksaan USG Doppler dan angiografi.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Jika diduga terjadi penyempitan arteri mesenterika superior, segera dilakukan pembedahan untuk mengembalikan aliran darah dan menyelamatkan nyawa penderita.</p>
<p>Pada penyumbatan arteri yang menuju ke usus yang terjadi secara perlahan, diberikan nitrogliserin untuk mengurangi nyeri perut, sedangkan untuk mengurangi penyumbatan harus dilakukan pembedahan.</p>
<p>Bekuan darah di dalam arteri hepatika dan arteri lienalis (cabang yang menuju ke hati dan limpa), biasanya tidak terlalu berbahaya.<br />
Meskipun penyumbatan menyebabkan cedera pada bagian dari hati atau limpa, tetapi untuk mengatasinya jarang perlu dilakukan pembedahan.</p>
<p>Untuk mengembalikan fungsi ginjal harus segera dilakukan pembedahan untuk mengangkat bekuan dari arteri renalis.<br />
Pada penyumbatan yang terjadi secara perlahan, kadang dilakukan angioplasti (memasukkan balon ke dalam arteri dan mengembangkannya untuk menghilangkan penyumbatan); tetapi biasanya bekuan harus segera diangkat atau dibuat jalan pintas melalui pembedahan.</p>
<p>Pembedahan darurat dapat menghilangkan penyumbatan mendadak dari aorta bagian bawah yang bercabang 2 menuju ke tungkai.<br />
Kadang bekuan bisa dilarutkan dengan menyuntikkan obat trombolitik (misalnya urokinase), tetapi bagaimanapun juga pembedahan memberikan hasil yang lebih memuaskan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-aorta-abdominalis-dan-percabangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Limfedema</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/01/limfedema/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/limfedema/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 13:24:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Limfedema]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Limfedema]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Limfedema" src="http://www.suaradokter.com/wp-content/uploads/2009/03/limfedema25.jpg" alt="Limfedema" width="235" height="313" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="limfedema" href="http://www.sidenreng.com/?p=489" target="_blank"><strong>Limfedema</strong> </a>adalah pembengkakan yang disebabkan oleh gangguan pengaliran getah bening kembali ke dalam darah.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p><strong><a title="limfedema" href="http://www.sidenreng.com/?p=489" target="_blank">Limfedema</a></strong> kongenital merupakan suatu kelainan bawaan yang terjadi akibat terlalu sedikitnya pembuluh getah bening, sehingga tidak dapat mengendalikan seluruh getah bening.</p>
<p>Kelainan ini hampir selalu mengenai tungkai dan jarang terjadi di lengan.</p>
<p>Lebih sering menyerang wanita.</p>
<p>Limfedema yang didapat lebih sering terjadi dibandingkan limfedema kongenital.</p>
<p>Biasanya merupakan akibat dari:</p>
<p>- Pembedahan mayor, terutama setelah pengobatan kanker dimana kelenjar getah bening dan pembuluh getah bening diangkat atau disinari dengan sinar X.<br />
<span id="more-489"></span><br />
Misalnya lengan cenderung mengalami pembengkakan setelah pengangkatan kanker payudara dan kelenjar getah bening.</p>
<p>- Pembentukan jaringan parut karena infeksi berulang pada pembuluh getah bening.</p>
<p>Tetapi hal ini sangat jarang terjadi kecuali pada infeksi karena parasit tropis Filaria.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Pada limfedema kongenital, pembengkakan dimulai secara bertahap pada salah satu atau kedua tungkai.</p>
<p>Pertanda awal dari limfedema bisa berupa bengkak di kaki, yang menyebabkan sepatu terasa sempit menjelang sore hari.</p>
<p>Pada stadium awal, pembengkakan akan menghilang jika tungkai diangkat. Lama-lama pembengkakan tampak lebih jelas dan tidak menghilang secara sempurna meskipun setelah beristirahat semalaman.</p>
<p>Pada limfedema yang didapat, kulit tampak sehat tetapi mengalami pembengkakan.</p>
<p>Penekanan pada daerah yang membengkak tidak meninggalkan lekukan.</p>
<p>Pada kasus yang jarang, lengan maupun tungkai yang membengkak tampak sangat besar dan kulitnya tebal serta berlipat-lipat, sehinggga hampir menyerupai kulit gajah (elefantiasis).</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Limfedema tidak ada obatnya.</p>
<p>Pada limfedema ringan, untuk mengurangi pembengkakan bisa digunakan perban kompresi.</p>
<p>Pada limfedema yang lebih berat, untuk mengurangi pembengkakan bisa digunakan stoking pneumatik selama 1-2 jam/hari. Jika pembengkakan sudah berkurang, untuk mengendalikan pembengkakan, penderita harus menggunakan stoking elastis setinggi lutut setiap hari, mulai dari bangun tidur sampai sebelum tidur malam hari.</p>
<p>Pada <strong><a title="limfedema" href="http://www.sidenreng.com/?p=489" target="_blank">limfedema </a></strong>di lengan, untuk mengurangi pembengkakan digunakan stoking lengan pneumatik setiap hari .</p>
<p>Pada elefantiasis mungkin perlu dilakukan pembedahan ekstensif untuk mengangkat sebagian besar jaringan yang membengkak di bawah kulit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/limfedema/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelainan Katup Jantung</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/01/kelainan-katup-jantung/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/kelainan-katup-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 13:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Medical]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelainan Katup Jantung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Kelainan Katup Jantung, Regurgitasi Katup Mittral, Prolaps Katup Mitral, Stenosis Katup Mitral, Regurgitasi Katup Aorta, Stenosis Katur Aorta, Regurgitasi Katup Trikuspidalis, Stenosis Katup Trikuspidalis, Stenosis Katup Pulmoner]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Katup Jantung" src="http://www.harunyahya.com/indo/anak/images_books/images_tubuhkita/104a.jpg" alt="katup jantung" width="247" height="268" /><strong>DEFINISI</strong></p>
<p>Jantung memiliki empat ruangan, 2 ruangan kecil di atas (atrium) dan 2 ruangan besar di bawah (ventrikel).</p>
<p>Setiap ventrikel memiliki satu katup masuk searah dan satu katup keluar searah.<br />
Katup trikuspidalis membuka dari atrium kanan ke dalam ventrikel kanan, dan katup pulmonalis membuka dari ventrikel kanan ke dalam arteri pulmonalis.<br />
Katup mitral membuka dari atrium kiri ke dalam ventrikel kiri, dan katup aorta membuka dari ventrikel kiri ke dalam aorta.</p>
<p>Katup-katup jantung bisa mengalami kelainan fungsi baik karena kebocoran (regurgitasi katup) atau karena kegagalan membuka secara adekuat (stenosis katup).<br />
Keduanya dapat mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah.<br />
Kadang-kadang satu katup mempunyai kedua masalah tersebut.<br />
<span id="more-485"></span><br />
Beberapa jenis <a title="Kelainan katup jantung" href="http://www.sidenreng.com/?p=485" target="_blank"><strong>kelainan katup jantung</strong></a>:</p>
<p>1. Regurgitasi Katup Mittral<br />
2. Prolaps Katup Mitral<br />
3. Stenosis Katup Mitral<br />
4. Regurgitasi Katup Aorta<br />
5. Stenosis Katur Aorta<br />
6. Regurgitasi Katup Trikuspidalis<br />
7. Stenosis Katup Trikuspidalis<br />
8. Stenosis Katup Pulmoner.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/kelainan-katup-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kardiomiopati</title>
		<link>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 07:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kardiomiopati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI Kardiomiopati adalah kelainan progresif yang menyebabkan terjadinya perubahan struktur atau terganggunya fungsi dinding otot pada bilik jantung sebelah bawah (ventrikel). Terdapat 3 bentuk kardiomiopati: 1. Kardiomiopati Kongestif Yang Berdilatasi 2. Kardiomiopati Hipertrofik 3. Kardiomiopati Restriktif. PENYEBAB Kardiomiopati bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang telah diketahui atau bisa memiliki penyebab yang tidak diketahui.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEFINISI</strong></p>
<p>Kardiomiopati adalah kelainan progresif yang menyebabkan terjadinya perubahan struktur atau terganggunya fungsi dinding otot pada bilik jantung sebelah bawah (ventrikel).</p>
<p>Terdapat 3 bentuk kardiomiopati:</p>
<p>1. <a title="Kardiomiopati Kongestif Yang Berdilatasi" href="http://www.sidenreng.com/?p=457" target="_self">Kardiomiopati Kongestif Yang Berdilatasi </a><br />
2. <a title="Kardiomiopati Hipertrofik" href="http://www.sidenreng.com/?p=455" target="_self">Kardiomiopati Hipertrofik</a><br />
3. <a title="Kardiomiopati Restriktif" href="http://www.sidenreng.com/?p=452" target="_self">Kardiomiopati Restriktif</a>.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Kardiomiopati bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang telah diketahui atau bisa memiliki penyebab yang tidak diketahui.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
	
<br>