<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>sidenreng.com</title>
	
	<link>http://www.sidenreng.com</link>
	<description>Free Medical Articles, Downloads, Informations, News, Guides, Tips and Tricks, and more</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Jan 2010 13:49:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Sidenrengcom" /><feedburner:info uri="sidenrengcom" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><feedburner:emailServiceId>Sidenrengcom</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Penyakit Buerger</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/UiBJqGNwIEo/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-buerger/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 13:49:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Medical]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Buerger]]></category>
		<category><![CDATA[Tromboangitis obliterans]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Buerger]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Penyakit buerger atau Tromboangitis obliterans" src="http://dermimages.med.jhmi.edu/images/Buerger_Disease_5_030427.jpg" alt="Penyakit buerger atau Tromboangitis obliterans" width="253" height="189" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="Penyakit Buerger" href="http://www.sidenreng.com/?p=498" target="_blank"><strong>Penyakit Buerger</strong></a> (Tromboangitis obliterans) adalah penyumbatan pada arteri dan vena yang berukuran kecil sampai sedang, akibat peradangan yang dipicu oleh merokok.</p>
<p>Pria perokok sigaret berusia 20-40 tahun lebih banyak yang menderita penyakit Buerger dibandingkan dengan siapapun.<br />
Sekitar 5% penderita adalah wanita.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Penyebabnya tidak diketahui, tetapi penyakit Buerger hanya menyerang perokok dan keadaan ini akan semakin memburuk jika penderita tidak berhenti merokok.<br />
Penyakit ini hanya terjadi pada sejumlah kecil perokok yang lebih peka.<br />
Mengapa dan bagaimana merokok sigaret menyebabkan terjadinya penyakit ini, tidak diketahui.<span id="more-498"></span><br />

<!-- Begin Google Adsense code -->
<center>


</center>
<!-- End Google Adsense code -->
<strong><br />
GEJALA</strong></p>
<p>Gejala karena berkurangnya pasokan darah ke lengan atau tungkai terjadi secara perlahan, dimulai pada ujung-ujung jari tangan atau jari kaki dan menyebar ke lengan dan tungkai, sehingga akhirnya menyebabkan gangren (kematian jaringan).<br />
Sekitar 40% penderita juga mengalami peradangan vena (terutama vena permukaan) dan arteri dari kaki atau tungkai.</p>
<p>Penderita merasakan kedinginan, mati rasa, kesemutan atau rasa terbakar.<br />
Penderita seringkali mengalami fenome Raynaud dan kram otot, biasanya di telapak kaki atau tungkai.</p>
<p>Pada penyumbatan yang lebih berat, nyerinya lebih hebat dan berlangsung lebih lama.<br />
Pada awal penyakit timbul luka terbuka, gangren atau keduanya.<br />
Tangan atau kaki terasa dingin, berkeringat banyak dan warnanya kebiruan, kemungkinan karena persarafannya bereaksi terhadap nyeri hebat yang menetap.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Pada lebih dari 50% penderita, denyut nadi pada satu atau beberapa arteri di kaki maupun pergelangan tangan, menjadi lemah bahkan sama sekali tak teraba.<br />
Tangan, kaki, jari tangan atau jari kaki yang terkena seringkali tampak pucat jika diangkat ke atas jantung dan menjadi merah jika diturunkan.<br />
Mungkin ditemukan ulkus (luka terbuka, borok) di kulit dan gangren, biasanya pada satu atau lebih jari tangan atau jari kaki.</p>
<p>Pemeriksaan USG menunjukkan penurunan yang hebat dari tekanan darah dan aliran darah di kaki, jari kaki, tangan dan jari tangan yang terkena.</p>
<p>Angiogram bisa menggambarkan arteri yang tersumbat dan kelainan sirkulasi lainnya, terutama di tangan dan kaki.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Penderita harus berhenti merokok atau penyakitnya akan menjadi lebih buruk, sehingga akhirnya memerlukan tindakan amputasi.<br />
Penderita juga harus menghindari:<br />
- pemaparan terhadap dingin<br />
- cedera karena panas, dingin atau bahan (seperti iodine atau asam) yang digunakan untuk mengobati kutil dan kapalan<br />
- cedera karena sepatu yang longgar/sempit atau pembedahan minor<br />
- infeksi jamur<br />
- obat-obat yang dapat mempersempit pembuluh darah.</p>
<p>Berjalan selama 15 &#8211; 30 menit 2 kali/hari sangat baik.<br />
Penderita dengan gangren, luka-luka atau nyeri ketika beristirahat, perlu menjalani tirah baring.</p>
<p>Penderita harus melindungi kakinya dengan pembalut yang memiliki bantalan tumit atau dengan sepatu boot yang terbuat dari karet.</p>
<p>Bagian kepala dari tempat tidur dapat ditinggikan 15-20 cm diatas balok, sehingga gaya gravitasi membantu mengalirkan darah menuju arteri-arteri.</p>
<p>Pentoxifylline, antagonis kalsium atau penghambat platelet (misalnya aspirin) diberikan terutama jika penyumbatan disebabkan oleh kejang.</p>
<p>Penderita yang berhenti merokok tetapi masih mengalami penyumbatan arteri, mungkin perlu menjalani pembedahan untuk memperbaiki aliran darah, dengan memotong saraf terdekat untuk mencegah kejang.<br />
Jarang dilakukan pencangkokan bypass karena arteri yang terkena terlalu kecil.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/UiBJqGNwIEo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-buerger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-buerger/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Penyakit Arteri Tungkai dan Lengan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/iLv6JEFq2Vo/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-arteri-tungkai-dan-lengan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 13:37:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[arteri lengan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Arteri Tungkai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Arteri Tungkai dan Lengan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="arteri tungkai dan lengan" src="http://doctorology.net/wp-content/uploads/2009/04/bypass-arteri.jpg" alt="arteri tungkai dan lengan" width="292" height="273" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="Arteri di tungkai" href="http://www.sidenreng.com/?p=494" target="_blank"><strong>Arteri di tungkai</strong></a> merupakan percabangan dari 2 cabang utama arteri abdominalis yang menuju ke tungkai (arteri iliaka).<br />
Penyakit pada arteri tungkai dan lengan bisa merupakan suatu penyempitan atau penyumbatan arteri (aterosklerosis) atau penyakit pembuluh darah perifer.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Pada <a title="Arteri di tungkai" href="http://www.sidenreng.com/?p=494" target="_blank"><strong>penyempitan arteri tungkai</strong></a> yang terjadi secara perlahan, gejala pertamanya adalah nyeri, sakit, kram atau rasa lelah pada otot kaki selama melakukan aktivitas; atau disebut dengan klaudikasio intermiten.<br />
Bila berjalan, otot terasa sakit dan rasa nyeri lebih cepat timbul dan lebih berat jika penderita berjalan cepat atau mendaki.<span id="more-494"></span></p>
<p>Yang paling sering terasa nyeri adalah betis; tetapi juga bisa mengenai kaki, paha, pinggul atau bokong, tergantung kepada lokasi penyempitan.</p>
<p>Nyeri bisa dikurangi dengan istirahat.<br />
Biasanya setelah 1-5 menit duduk atau berdiri, penderita bisa menempuh jarak yang sama dengan seperti sebelumnya, sebelum kemudian akan merasa sakit lagi.<br />
Nyeri yang sama pada saat melakukan aktivitas juga bisa disebabkan oleh penyempitan arteri di lengan.</p>
<p>Sejalan dengan bertambah buruknya penyakit, jarak yang dapat ditempuh oleh penderita dalam keadaan tidak nyeri, menjadi lebih pendek.<br />
Pada akhirnya otot terasa sakit meskipun dalam keadaan istirahat.</p>
<p>Nyeri biasanya dimulai di tungkai bawah atau kaki, sifatnya berat dan menetap, dan akan memburuk jika penderita mengangkat tungkainya.<br />
Karena nyerinya penderita sering tidak dapat tidur.<br />
Untuk mengurangi nyeri, penderita bisa menggantung kakinya di samping tempat tidur atau istirahat duduk dengan kaki tergantung ke bawah.</p>
<p>Kaki yang sangat kekurangan aliran darah biasanya dingin dan mati rasa.<br />
Kulitnya mungkin kering dan bersisik dan kuku serta rambut tidak tumbuh dengan baik.</p>
<p>Sejalan dengan bertambah buruknya penyumbatan, bisa timbul luka terbuka, terutama di jari kaki atau tumit dan kadang di tungkai bawah, terutama setelah mengalami cedera.<br />
Tungkai juga bisa mengecil.<br />
Penyumbatan yang sangat parah bisa menyebabkan kematian jaringan (gangren).</p>
<p>Penyumbatan total yang terjadi secara tiba-tiba pada arteri tungkai atau lengan, menimbulkan nyeri yang hebat, kedinginan dan mati rasa.<br />
Tungkai penderita tampak pucat atau kebiruan (sianotik).<br />
Denyut nadi di bawah bagian yang tersumbat tidak teraba.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik dimana denyut nadinya lemah atau sama sekali tidak teraba pada titik-titik tertentu di tungkai.</p>
<p>Untuk menilai aliran darah yang menuju ke tungkai, dilakukan perbandingan dari tekanan darah di pergelangan kaki dan tekanan darah di lengan.<br />
Dalam keadaan normal, tekanan di pergelangan kaki minimal sebesar 90% dari tekanan di lengan; pada penyempitan yang berat, bisa mencapai kurang dari 50%.</p>
<p>Untuk memperkuat diagnosis dilakukan pemeriksaan berikut:</p>
<p>1. USG Doppler : suatu penguji ditempatkan diatas kulit dari arteri yang mengalami penyumbatan dan suara aliran darah yang terjadi menunjukkan beratnya penyumbatan<br />
2. Color Doppler : menghasilkan gambar dari arteri yang menunjukkan laju aliran yang berbeda dalam warna yang berbeda<br />
3. Angiografi : larutan yang bersifat opak (tidak tembus cahaya) terhadap sinar X disuntikkan ke dalam arteri. Kemudian dilakukan pemotretan rontgen untuk melihat kecepatan aliran darah, garis tengah arteri dan berbagai penyumbatan.<br />
Angiografi bisa diikuti dengan angioplasti untuk membuka arteri.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Jika memungkinkan, penderita klaudikasio intermiten harus berjalan minimal selama 30 menit/hari. Jika timbul nyeri, harus berhenti sampai nyerinya hilang dan kemudian berjalan lagi.<br />
Dengan melakukan hal tersebut, biasanya penderita bisa menambah jarak tempuh dimana mereka dapat berjalan dengan nyaman; hal ini terjadi kemungkinan karena latihan dapat memperbaiki fungsi otot dan membuat pembuluh darah lain yang memasok darah ke otot, tumbuh lebih besar.</p>
<p>Penderita penyumbatan sebaiknya tidak mengkonsumsi tembakau dalam bentuk apapun.</p>
<p>Mengangkat kepala tempat tidur setinggi 10-15 cm dengan balok, bisa membantu meningkatkan aliran darah ke tungkai.</p>
<p>Bisa diberikan obat seperti pentoxifylline sebagai usaha untuk memperbaiki pengiriman oksigen ke otot.<br />
Obat lainnya yang bisa diberikan adalah antagonis kalsium atau aspirin.</p>
<p><em>Perawatan kaki</em></p>
<p>Tujuan dari perawatan kaki adalah melindungi peredaran darah ke kaki dan mencegah komplikasi dari peredaran darah yang buruk.</p>
<p>Penderita dengan ulkus (luka terbuka, borok) di kaki memerlukan perawatan yang cermat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut yang menyebabkan perlunya dilakukan amputasi.<br />
Luka harus dijaga agar tetap bersih, dibersihkan setiap hari dengan sabun yang ringan atau larutan garam dan ditutup dengan perban yang bersih dan kering.<br />
Penderita mungkin perlu menjalani tirah baring diatas tempat tidur yang bagian kepalanya lebih tinggi.</p>
<p>Penderita yang juga menderita diabetes juga harus mengendalikan kadar gula darah sebaik mungkin.<br />
Bila setelah sekitar 7 hari, luka tidak juga membaik, segera hubungi dokter.</p>
<p>Seringkali diberikan salep antibiotik.<br />
Jika luka mengalami infeksi, biasanya antibiotik juga diberikan per-oral (lewat mulut).<br />
Penyembuhan baru akan terjadi setelah beberapa minggu bahkan beberapa bulan.</p>
<p><em>Angioplasti</em></p>
<p>Angioplasti seringkali dilakukan segera setelah angiografi.<br />
Dimasukkan sebuah selang dengan sebuah balon di ujungnya ke dalam bagian arteri yang menyempit dan kemudian balon digembungkan untuk menghilangkan penyumbatan.</p>
<p>Prosedur ini tidak menimbulkan nyeri tetapi penderita mungkin merasa tidak nyaman karena harus berbaring cukup lama diatas meja rontgen yang keras.<br />
Diberikan obat tidur ringan, bukan anetesi total.</p>
<p>Sesudah prosedur ini bisa diberikan heparin untuk mencegah pembentukan bekuan darah di daerah tersebut.<br />
Bisa juga diberikan penghambat platelet seperti aspirin, untuk mencegah pembekuan.</p>
<p>Untuk mengetahui hasilnya dan untuk meyakinkan bahwa penyempitan tidak terjadi lagi, dilakukan pemeriksaan USG.</p>
<p>Angioplasti tidak dapat dilakukan jika:<br />
- penyempitannya luas<br />
- menyebar ke tempat yang jauh<br />
- arteri sangat mengeras.</p>
<p>Pembedahan perlu dilakukan jika:<br />
- suatu bekuan darah terbentuk di daerah yang menyempit<br />
- suatu bekuan pecah dan menyumbat arteri yang lebih jauh<br />
- darah meresap ke dalam lapisan arteri, menyebabkan arteri menonjol dan menutup aliran darah<br />
- terjadi perdarahan (biasanya karena heparin yang diberikan untuk mencegah pembekuan).</p>
<p>Selain balon, alat lainnya juga digunakan untuk mengurangi penyumbatan, seperti laser, pisau mekanik maupun selang ultrasonik.</p>
<p><em>Pembedahan</em></p>
<p>Pembedahan seringkali mampu mengurangi gejala, menyembuhkan luka terbuka dan mencegah dilakukannya tindakan amputasi.</p>
<p>Kadang dilakukan pengangkatan suatu bekuan jika hanya suatu daerah kecil yang tersumbat.<br />
Atau dilakukan pencangkokan bypass, dimana suatu tabung yang terbuat dari bahan sintetik atau dari vena bagian tubuh yang lain, dihubungkan pada arteri yang tersumbat, diatas dan dibawah penyumbatan.</p>
<p>Pendekatan lainnya adalah dengan mengangkat bagian yang tersumbat atau menyempit dan menggantinya dengan suatu cangkokan.<br />
Memotong saraf di dekat penyumbatan (simpatektomi), akan mencegah kejang arteri dan sangat membantu dalam beberapa kasus.</p>
<p>Jika perlu bisa dilakukan amputasi untuk mengangkat jaringan yang terinfeksi, mengurangi nyeri yang terus menerus atau menghentikan gangren yang semakin memburuk; diusahakan untuk mengangkat sesedikit mungkin tungkai, terutama jika penderita merencanakan untuk menggunakan anggota gerak buatan.</p>
<p><strong>PENCEGAHAN</strong></p>
<p>Seseorang yang memiliki aliran darah yang buruk ke kaki, hendaknya melakukan beberapa tindakan pencegahan berikut:</p>
<p>1. Setiap hari memeriksa kaki apakah terdapat retakan, luka terbuka, kutil atau kapalan<br />
2. Setiap hari mencuci kaki dengan air hangat dan sabun yang ringan, lalu mengeringkannya<br />
3. Untuk kulit yang kering, gunakan pelumas (misalnya lanolin)<br />
4. Untuk menjaga agar kaki tetap kering, gunakan bedak bubuk yang tidak mengandung obat<br />
5. Guntinglah selalu kuku-kuku ibu jari, tetapi jangan terlalu pendek<br />
6. Obati kutil dan kapalan<br />
7. Jangan menggunakan bahan kimia yang lengket maupun yang terlalu keras<br />
8. Gantilah kaos kaki atau stoking setiap hari<br />
9. Jangan menggunakan stoking yang ujungnya terlalu ketat<br />
10. Untuk menjaga agar kaki tetap hangat, gunakanlah kaos kaki wol yang longgar<br />
11. Jangan gunakan botol air panas atau bantalan pemanas<br />
12. Gunakan sepatu yang nyaman dan memiliki ruang yang cukup untuk jari-jari kaki<br />
13. Jika kaki memiliki kelainan bentuk, gunakanlah sepatu khusus<br />
14. Jangan menggunakan sepatu terbuka atau berjalan tanpa alas kaki.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/iLv6JEFq2Vo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-arteri-tungkai-dan-lengan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-arteri-tungkai-dan-lengan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Penyakit Aorta Abdominalis dan Percabangan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/rhD_nuHcMwE/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-aorta-abdominalis-dan-percabangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 13:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Aorta Abdominalis]]></category>
		<category><![CDATA[Percabangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=491</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit Aorta Abdominalis dan Percabangan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Aorta abdominalis" src="http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/images/ency/fullsize/18072.jpg" alt="Aorta abdominalis" width="278" height="222" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="Penyumbatan pada aorta abdominalis dan cabang" href="http://www.sidenreng.com/?p=491" target="_blank"><strong>Penyumbatan pada aorta abdominalis dan cabang</strong></a> utamanya bisa terjadi secara tiba-tiba maupun secara perlahan.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Penyumbatan total yang terjadi secara tiba-tiba biasanya terjadi jika:<br />
- suatu bekuan yang terbawa oleh aliran darah tersumbat di dalam suatu arteri (emboli)<br />
- penbentukan suatu bekuan (trombosis) di dalam arteri yang menyempit<br />
- terjadi robekan pada dinding arteri (diseksi aorta).</p>
<p>Penyumbatan yang terjadi secara perlahan biasanya merupakan akibat dari aterosklerosis.<br />
Juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan otot abnormal di dalam dinding arteri atau penekanan dari suatu massa diluar arteri (misalnya tumor).<br />
<span id="more-491"></span><br />

<!-- Begin Google Adsense code -->
<center>


</center>
<!-- End Google Adsense code -->
<br />
<strong>GEJALA</strong></p>
<p><em>Penyumbatan total arteri mesenterika superior</em></p>
<p>Penyumbatan total dari arteri mesenterika superior (cabang utama dari aorta abdominalis), yang mengalirkan darah ke sebagian besar usus, merupakan suatu keadaan darurat.<br />
Penderita akan tampak sangat sakit dan merasakan nyeri perut yang hebat.</p>
<p>Pada awal penyakit biasanya timbul muntah dan ada desakan untuk buang air besar.<br />
Bila dokter menekan perutnya, penderita hanya akan merasakan nyeri tumpul; sedangkan nyeri perut hebat yang dirasakan penderita biasanya lebih parah dan bersifat menyebar serta samar-samar.</p>
<p><em>Perut mungkin agak kembung.</em><br />
Pada pemeriksaan dengan stetoskop pada awalnya bising usus akan menurun, kemudian sama sekali tak terdengar.</p>
<p>Di dalam tinja terdapat darah, yang pada awalnya hanya dapat ditemukan dengan pemeriksaan laboratorium.<br />
Tidak lama kemudian, tinja akan berwarna kemerahan.</p>
<p>Tekanan darah turun dan penderita mengalami syok, sedangkan usus mengalami gangren (kematian jaringan).</p>
<p><em>Penyempitan arteri mesenterika superior</em></p>
<p>Penyempitan arteri mesenterika superior yang terjadi secara perlahan, menyebabkan nyeri dalam waktu 30-60 menit setelah makan karena pada proses pencernaan, usus memerlukan lebih banyak darah.<br />
Nyerinya menetap, hebat dan biasanya terfokus pada pusar.</p>
<p>Nyeri yang timbul menyebabkan penderita takut makan sehingga berat badan penderita sangat berkurang.<br />
Karena aliran darah ke usus menurun, maka penyerapan zat-zat gizi menjadi buruk dan terjadi penurunan berat badan.</p>
<p><em>Penyumbatan arteri renalis</em></p>
<p>Jika suatu bekuan tersangkut di dalam salah satu arteri renalis (cabang yang menuju ke ginjal), akan timbul nyeri secara tiba-tiba pada sisi yang bersangkutan dan air kemih menjadi berdarah.<br />
Penyumbatan yang terjadi secara perlahan pada arteri yang menuju ke salah satu maupun kedua ginjal, biasanya merupakan akibat dari aterosklerosis dan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi renovaskuler).<br />
Hipertensi renovaskuler merupakan 5% dari semua kasus hipertensi.</p>
<p><em>Penyumbatan arteri iliaka</em></p>
<p>Arteri iliaka adalah cabang aorta di bagian bawah yang melewati panggul dan menuju ke tungkai.<br />
Jika arteri iliaka tersumbat, maka kedua kaki secara tiba-tiba menjadi nyeri, pucat dan dingin.<br />
Denyut nadi di tungkai tak teraba dan tungkai mengalami mati rasa.</p>
<p>Jika penyempitan yang terjadi secara perlahan terjadi di dalam aorta bagian bawah atau di dalam salah satu dari arteri iliaka, maka pada saat berjalan penderita akan merasakan kelelahan otot atau nyeri di bokong, panggul dan betis.<br />
Pada pria, penyempitan aorta bagian bawah atau penyempitan kedua arteri iliaka sering disertai dengan impotensi.</p>
<p><em>Penyempitan arteri femoralis</em></p>
<p>Arteri femoralis adalah arteri yang berasal dari selangkangan dan menuju ke lutut.<br />
Jika terjadi penyempitan pada arteri femoralis, maka penderita akan merasakan nyeri betis ketika berjalan dan denyut nadi di sebelah bawah penyumbatan teraba lemah atau sama sekali tidak teraba.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Untuk menentukan beratnya penyumbatan dilakukan pemeriksaan USG Doppler dan angiografi.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Jika diduga terjadi penyempitan arteri mesenterika superior, segera dilakukan pembedahan untuk mengembalikan aliran darah dan menyelamatkan nyawa penderita.</p>
<p>Pada penyumbatan arteri yang menuju ke usus yang terjadi secara perlahan, diberikan nitrogliserin untuk mengurangi nyeri perut, sedangkan untuk mengurangi penyumbatan harus dilakukan pembedahan.</p>
<p>Bekuan darah di dalam arteri hepatika dan arteri lienalis (cabang yang menuju ke hati dan limpa), biasanya tidak terlalu berbahaya.<br />
Meskipun penyumbatan menyebabkan cedera pada bagian dari hati atau limpa, tetapi untuk mengatasinya jarang perlu dilakukan pembedahan.</p>
<p>Untuk mengembalikan fungsi ginjal harus segera dilakukan pembedahan untuk mengangkat bekuan dari arteri renalis.<br />
Pada penyumbatan yang terjadi secara perlahan, kadang dilakukan angioplasti (memasukkan balon ke dalam arteri dan mengembangkannya untuk menghilangkan penyumbatan); tetapi biasanya bekuan harus segera diangkat atau dibuat jalan pintas melalui pembedahan.</p>
<p>Pembedahan darurat dapat menghilangkan penyumbatan mendadak dari aorta bagian bawah yang bercabang 2 menuju ke tungkai.<br />
Kadang bekuan bisa dilarutkan dengan menyuntikkan obat trombolitik (misalnya urokinase), tetapi bagaimanapun juga pembedahan memberikan hasil yang lebih memuaskan.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/rhD_nuHcMwE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-aorta-abdominalis-dan-percabangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/penyakit-aorta-abdominalis-dan-percabangan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Limfedema</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/9Y74l1Ubf-U/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/limfedema/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 13:24:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Limfedema]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Limfedema]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Limfedema" src="http://www.suaradokter.com/wp-content/uploads/2009/03/limfedema25.jpg" alt="Limfedema" width="235" height="313" />DEFINISI</strong></p>
<p><a title="limfedema" href="http://www.sidenreng.com/?p=489" target="_blank"><strong>Limfedema</strong> </a>adalah pembengkakan yang disebabkan oleh gangguan pengaliran getah bening kembali ke dalam darah.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p><strong><a title="limfedema" href="http://www.sidenreng.com/?p=489" target="_blank">Limfedema</a></strong> kongenital merupakan suatu kelainan bawaan yang terjadi akibat terlalu sedikitnya pembuluh getah bening, sehingga tidak dapat mengendalikan seluruh getah bening.</p>
<p>Kelainan ini hampir selalu mengenai tungkai dan jarang terjadi di lengan.</p>
<p>Lebih sering menyerang wanita.</p>
<p>Limfedema yang didapat lebih sering terjadi dibandingkan limfedema kongenital.</p>
<p>Biasanya merupakan akibat dari:</p>
<p>- Pembedahan mayor, terutama setelah pengobatan kanker dimana kelenjar getah bening dan pembuluh getah bening diangkat atau disinari dengan sinar X.<br />
<span id="more-489"></span><br />
Misalnya lengan cenderung mengalami pembengkakan setelah pengangkatan kanker payudara dan kelenjar getah bening.</p>
<p>- Pembentukan jaringan parut karena infeksi berulang pada pembuluh getah bening.</p>
<p>Tetapi hal ini sangat jarang terjadi kecuali pada infeksi karena parasit tropis Filaria.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Pada limfedema kongenital, pembengkakan dimulai secara bertahap pada salah satu atau kedua tungkai.</p>
<p>Pertanda awal dari limfedema bisa berupa bengkak di kaki, yang menyebabkan sepatu terasa sempit menjelang sore hari.</p>
<p>Pada stadium awal, pembengkakan akan menghilang jika tungkai diangkat. Lama-lama pembengkakan tampak lebih jelas dan tidak menghilang secara sempurna meskipun setelah beristirahat semalaman.</p>
<p>Pada limfedema yang didapat, kulit tampak sehat tetapi mengalami pembengkakan.</p>
<p>Penekanan pada daerah yang membengkak tidak meninggalkan lekukan.</p>
<p>Pada kasus yang jarang, lengan maupun tungkai yang membengkak tampak sangat besar dan kulitnya tebal serta berlipat-lipat, sehinggga hampir menyerupai kulit gajah (elefantiasis).</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Limfedema tidak ada obatnya.</p>
<p>Pada limfedema ringan, untuk mengurangi pembengkakan bisa digunakan perban kompresi.</p>
<p>Pada limfedema yang lebih berat, untuk mengurangi pembengkakan bisa digunakan stoking pneumatik selama 1-2 jam/hari. Jika pembengkakan sudah berkurang, untuk mengendalikan pembengkakan, penderita harus menggunakan stoking elastis setinggi lutut setiap hari, mulai dari bangun tidur sampai sebelum tidur malam hari.</p>
<p>Pada <strong><a title="limfedema" href="http://www.sidenreng.com/?p=489" target="_blank">limfedema </a></strong>di lengan, untuk mengurangi pembengkakan digunakan stoking lengan pneumatik setiap hari .</p>
<p>Pada elefantiasis mungkin perlu dilakukan pembedahan ekstensif untuk mengangkat sebagian besar jaringan yang membengkak di bawah kulit.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/9Y74l1Ubf-U" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/limfedema/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/limfedema/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kelainan Katup Jantung</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/_t1eOCmVnlQ/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/kelainan-katup-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 13:22:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Medical]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelainan Katup Jantung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Kelainan Katup Jantung, Regurgitasi Katup Mittral, Prolaps Katup Mitral, Stenosis Katup Mitral, Regurgitasi Katup Aorta, Stenosis Katur Aorta, Regurgitasi Katup Trikuspidalis, Stenosis Katup Trikuspidalis, Stenosis Katup Pulmoner]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Katup Jantung" src="http://www.harunyahya.com/indo/anak/images_books/images_tubuhkita/104a.jpg" alt="katup jantung" width="247" height="268" /><strong>DEFINISI</strong></p>
<p>Jantung memiliki empat ruangan, 2 ruangan kecil di atas (atrium) dan 2 ruangan besar di bawah (ventrikel).</p>
<p>Setiap ventrikel memiliki satu katup masuk searah dan satu katup keluar searah.<br />
Katup trikuspidalis membuka dari atrium kanan ke dalam ventrikel kanan, dan katup pulmonalis membuka dari ventrikel kanan ke dalam arteri pulmonalis.<br />
Katup mitral membuka dari atrium kiri ke dalam ventrikel kiri, dan katup aorta membuka dari ventrikel kiri ke dalam aorta.</p>
<p>Katup-katup jantung bisa mengalami kelainan fungsi baik karena kebocoran (regurgitasi katup) atau karena kegagalan membuka secara adekuat (stenosis katup).<br />
Keduanya dapat mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah.<br />
Kadang-kadang satu katup mempunyai kedua masalah tersebut.<br />
<span id="more-485"></span><br />
Beberapa jenis <a title="Kelainan katup jantung" href="http://www.sidenreng.com/?p=485" target="_blank"><strong>kelainan katup jantung</strong></a>:</p>
<p>1. Regurgitasi Katup Mittral<br />
2. Prolaps Katup Mitral<br />
3. Stenosis Katup Mitral<br />
4. Regurgitasi Katup Aorta<br />
5. Stenosis Katur Aorta<br />
6. Regurgitasi Katup Trikuspidalis<br />
7. Stenosis Katup Trikuspidalis<br />
8. Stenosis Katup Pulmoner.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/_t1eOCmVnlQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/kelainan-katup-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/kelainan-katup-jantung/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kardiomiopati</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/GLhVb3NrmQE/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 07:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kardiomiopati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI
Kardiomiopati adalah kelainan progresif yang menyebabkan terjadinya perubahan struktur atau terganggunya fungsi dinding otot pada bilik jantung sebelah bawah (ventrikel).
Terdapat 3 bentuk kardiomiopati:
1. Kardiomiopati Kongestif Yang Berdilatasi 
2. Kardiomiopati Hipertrofik
3. Kardiomiopati Restriktif.
PENYEBAB
Kardiomiopati bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang telah diketahui atau bisa memiliki penyebab yang tidak diketahui.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEFINISI</strong></p>
<p>Kardiomiopati adalah kelainan progresif yang menyebabkan terjadinya perubahan struktur atau terganggunya fungsi dinding otot pada bilik jantung sebelah bawah (ventrikel).</p>
<p>Terdapat 3 bentuk kardiomiopati:</p>
<p>1. <a title="Kardiomiopati Kongestif Yang Berdilatasi" href="http://www.sidenreng.com/?p=457" target="_self">Kardiomiopati Kongestif Yang Berdilatasi </a><br />
2. <a title="Kardiomiopati Hipertrofik" href="http://www.sidenreng.com/?p=455" target="_self">Kardiomiopati Hipertrofik</a><br />
3. <a title="Kardiomiopati Restriktif" href="http://www.sidenreng.com/?p=452" target="_self">Kardiomiopati Restriktif</a>.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Kardiomiopati bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang telah diketahui atau bisa memiliki penyebab yang tidak diketahui.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/GLhVb3NrmQE" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Festival Museum Nusantara</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/XRQP_sn_vx8/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/festival-museum-nusantara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 06:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Kontes SEO]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Museum Nusantara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[Festival Museum Nusantara]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="layer1" style="overflow: hidden; left: 0pt; visibility: hidden; width: 220px; position: absolute; top: 0pt; height: 811px;">Festival Museum Nusantara, Festival Museum Nusantara 2010, Festival Museum, Museum Nusantara, Museum Festival, Festival Museum 2010, Festival Nusantara, Festival Nusantara 2010, Nusantara 2010, Museum Indonesia, Festival 2010, Museum 2010, Nusantara 2010</div>
<p>Museum merupakan wahana yang memiliki peran strategis terhadap penguatan identitas masyarakat dan bangsa. Demikian diungkapkan Manajer Informasi Taman Mini Indonesia Indah J Purnawijaya Alibasa. Mengingat pentingnya arti dan makna museum sebagai sarana untuk melestarikan budaya Bangsa Indonesia dan dalam rangka menyambu Tahun Kunjung Museum 2010, maka pihak Manajemen Taman Mini Indonesia Indah atau TMII menggelar <strong><a title="Festival Museum Nusantara" href="http://www.sidenreng.com/?p=476" target="_blank"><strong>Festival Museum Nusantara 2010</strong></a></strong>. Diharapkan dengan program ini masyarakat dan pengunjung dapat menimba pengalaman, pengetahuan, dan informasi menarik sekitar kehidupan sebagai wujud kebudayaan dari masa lalu, kini, dan menjadi inspirasi pada masa depan.</p>
<p>Program <a title="Festival Museum Nusantara" href="http://www.sidenreng.com/?p=476" target="_blank"><strong>Festival Museum Nusantara</strong></a> ini didukung 17 museum di areal TMII. Salah satunya yang mungkin akan sangat menarik perhatian pengunjung adalah <a title="Museum Serangga dan Taman Kupu" href="http://kemuseumyuk.com/museum-serangga-dan-taman-kupu" target="_blank"><strong>Museum Serangga dan Taman Kupu</strong></a>.</p>
<div id="attachment_477" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-477" title="Festival Museum Nusantara " src="http://www.sidenreng.com/wp-content/uploads/2010/01/serangga-kupu-225x300.jpg" alt="Museum Serangga dan Taman Kupu" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Museum Serangga dan Taman Kupu</p></div>
<p><strong>Museum Serangga dan Taman Kupu</strong></p>
<p>Museum ini didirikan didirikan pada tanggal 20 April 1993 atas prakarsa Pengurus Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) dan Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan keanekaragaman dunia serangga dan merangsang minat serta kepedulian masyarakat akan peran dan potensinya di alam.</p>
<p>Dalam Museum Serangga dan Taman Kupu yang menempati areal seluas  500 m2 terdapat beberapa ruangan seperti Ruang pameran tetap, Ruang auditorium, Ruang perpustakaan, Ruang laboratorium, Taman kupu-kupu dan Kedai cinderamata. Sekitar 500 jenis serangga, yang terdiri atas kupu-kupu, kumbang dan kelompok serangga yang lain menjadi koleksi Museum Serangga dan Taman Kupu.<span id="more-476"></span></p>
<p>Sekitar 250 jenis kupu-kupu yang dikoleksi Museum Serangga dipamerkan berdasarkan kategori:</p>
<p><strong>1. Berdasarkan Asal daerah</strong></p>
<p>Antara lain : kupu-kupu dari Pulau Alor (NTT), Bacan (Maluku), Bali, Obi (Maluku), Lombok (pulau di sebelah timur Bali), Mangole (Sulawesi Utara), Nias (pulau di sebelah barat Sumatera, termasuk provinsi Sumatera Utara), Seram (Maluku), Simeulue (pulau di sebelah barat Sumatera, termasuk provinsi NAD), Siau (Sulawesi Utara), Sumba (NTT), Timor, Timor-Timur.</p>
<p>Kalo bingung dengan nama daerah yang belum Anda kenal, di sebelah kiri bawah masing-masing kotak pameran tersedia peta dan pulau yang bersangkutan ditandai dengan bulatan merah yang bisa membantu Anda mengenalinya.</p>
<p><strong>2. Taksonomi</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong> </strong></p>
<div id="attachment_479" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><strong><strong><img class="size-medium wp-image-479" title="Koleksi Kupu-Kupu Museum Serangga dan Taman Kupu" src="http://www.sidenreng.com/wp-content/uploads/2010/01/museum_kupu-225x300.jpg" alt="Koleksi Kupu-Kupu" width="225" height="300" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Koleksi Kupu-Kupu</p></div>
<ul>
<li>Suku: Kupu Papilionid, Kupu Pierid, Kupu Nymphalid. Bangsa kupu-kupu memiliki enam suku, tiga lainnya yang belum tersedia di Museum Serangga adalah Kupu Rionidae, Kupu Lycaenid dan Hesperiid.</li>
<li>Marga (Genus): Kupu Raja <em>(Troides sp),</em> Kupu Sirsak <em>(Graphium sp).</em></li>
<li>Lain-lain seperti Kupu Indah, Kupu Amathusiid, Kupu Danaid</li>
</ul>
<p><strong>3. Dilindungi</strong> Undang-undang tahun 1980. Terdiri dari 19 jenis Papilionidae dan satu jenis Nymphalidae yaitu kupu-kupu sayap renda, <em>Cethosia myrina</em>. Alasan perlindungan: populasi menurun, kerusakan habitat, endemik, reproduksi lambat, meningkatnya penangkapan.</p>
<p><strong>4. Diorama</strong>: Peta Kupu-kupu Indonesia, Kupu-kupu Bantimurung, Kupu-kupu di Pekarangan.</p>
<p>Sekitar 150 jenis kumbang juga menjadi koleksi Museum Kumbang dan Taman Kupu. Koleksi kumbang ini mencakup kumbang badak, kumbang bunga, kumbang daun, kumbang gitar, kumbang kotoran, kumbang lege, kumbang macan, kumbang rusa, kumbang sungut panjang, kumbang tanduk, teka-teka/sambar ilen. Terdapat pula Diorama Pesona Kumbang Nusantara yang bisa menjadi daya tarik.</p>
<p>Beberapa diorama kumbang itu antara lain : Serangga Sawah, Serangga Hutan Tropik, Serangga Perombak, Kumbang Gitar, Lebah Soliter.</p>
<p>Setelah mengenal sedikit tentang Museum Serangga dan Taman Kupu rasanya tidak seasyik jika kita menyaksikannya langsung. Makanya Ayo ke Museum Serangga dan Taman Kupu di Taman Mini Indonesia Indah untuk menyaksikan keindahan itu.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/XRQP_sn_vx8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/festival-museum-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/festival-museum-nusantara/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/_JMomH1wv1A/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/aku-cuma-seorang-blogger-yang-cinta-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 08:29:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Kontes SEO]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=465</guid>
		<description><![CDATA[Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="layer1" style="overflow: hidden; left: 0pt; visibility: hidden; width: 220px; position: absolute; top: 0pt; height: 811px;">Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Cuma Aku Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Aku Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Aku Cuma Blogger Yang Cinta Seo, Aku Blogger Yang Cinta Seo, Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Blogger Yang Cinta Seo, Aku Cuma Seorang Blogger Cinta Seo, Cuma Aku Seorang Blogger Cinta Seo, Aku Seorang Blogger Cinta Seo, Aku Cuma Blogger Cinta Seo, Cuma Seorang Blogger Cinta Seo, Cuma Blogger Yang Cinta Seo, Cuma Blogger Cinta Seo, Cinta Seo, blogger seo, seo blogger, aku cinta seo, aku blogger seo, aku cuma blogger seo, aku cinta blogger seo, aku cinta seo blogger, aku cuma cinta seo, aku cuma cinta blogger, aku cuma cinta seo blogger, aku cuma cinta blogger seo, aku seorang blogger, aku cuma seorang blogger, aku cuma seorang blogger seo, aku seorang blogger seo, aku seorang seo, aku seorang yang cinta seo, aku seorang yang cinta blogger, aku seorang yang cinta seo blogger, aku seorang yang cinta seo blogger</div>
<p><a title="Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO" href="http://www.sidenreng.com/?p=465" target="_blank"><strong>Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO</strong></a> menjadi keyword pilihan pada kontes SEO bagian II yang dilaksanakan oleh <a title="Aneka Tips" href="http://www.anekatips.info" target="_blank">anekatips.info</a>. Setelah sebelumnya cuma mendengar-dengar ramainya orang membicarakan SEO, makanya di tahun 2010 ini aku mencoba untuk belajar SEO dan mudah-mudahan nantinya akupun bisa menjadi seorang <strong><a title="Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO" href="http://www.sidenreng.com/?p=465" target="_blank">blogger yang cinta SEO.</a> </strong>Dengan sedikit keberanian mencoba ikut kontes SEO <a title="Astaga dot com lifestyle on the net" href="http://astaga.com" target="_blank">astaga.com</a> dengan keyword <strong><a title="Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO" href="../?p=465" target="_blank"><strong>Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO</strong></a> </strong>ini meskipun saya tahu saingan pasti banyak sekali bahkan sampai tingkat Ahli SEO, Konsultan SEO, Pakar SEO bahkan sampai Master SEO dan pasti salah satunya juara-juara kontes SEO sebelumnya. Namun menjadi juara bukanlah target utama yang ingin saya capai karena bagiku itu sangat susah untuk seorang pemula di dunia SEO. Apalagi saya melakukan postingan ini 6 hari sebelum deadline, saya rasa itu waktu yang sangat singkat untuk optimasi blog menjadi yang teratas. Menjadi 50 besar juga saya rasa mungkin susah. <img src='http://www.sidenreng.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Tapi setidaknya bagi saya pribadi ini menjadi langkah awal untuk menjadi <strong><a title="Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta SEO" href="http://www.sidenreng.com/?p=465" target="_blank">Seorang Blogger Yang Cinta SEO.</a></strong></p>
<p>Supported by <a title="Forum Indonesia" href="http://www.plazagaul.com/">Forum Indonesia</a> &#8211; <a title="Hosting Murah" href="http://hostmurah.com">Hosting Murah</a> &#8211; <a title="Mens Wedding Bands" href="http://www.tungstenaffinity.com/Tungsten-Wedding-Bands-s/367.htm">Mens Wedding Bands</a></p>
<div id="layer1" style="overflow: hidden; left: 0pt; visibility: hidden; width: 220px; position: absolute; top: 0pt; height: 811px;">Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Cuma Aku Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Aku Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Aku Cuma Blogger Yang Cinta Seo, Aku Blogger Yang Cinta Seo, Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo, Blogger Yang Cinta Seo, Aku Cuma Seorang Blogger Cinta Seo, Cuma Aku Seorang Blogger Cinta Seo, Aku Seorang Blogger Cinta Seo, Aku Cuma Blogger Cinta Seo, Cuma Seorang Blogger Cinta Seo, Cuma Blogger Yang Cinta Seo, Cuma Blogger Cinta Seo, Cinta Seo, blogger seo, seo blogger, aku cinta seo, aku blogger seo, aku cuma blogger seo, aku cinta blogger seo, aku cinta seo blogger, aku cuma cinta seo, aku cuma cinta blogger, aku cuma cinta seo blogger, aku cuma cinta blogger seo, aku seorang blogger, aku cuma seorang blogger, aku cuma seorang blogger seo, aku seorang blogger seo, aku seorang seo, aku seorang yang cinta seo, aku seorang yang cinta blogger, aku seorang yang cinta seo blogger, aku seorang yang cinta seo blogger</div>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/_JMomH1wv1A" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/aku-cuma-seorang-blogger-yang-cinta-seo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/aku-cuma-seorang-blogger-yang-cinta-seo/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/7hp1t-0CIbc/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati-kongestif-yang-melebar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 07:39:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI
Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar adalah sekelompok kelainan jantung dimana ventrikel membesar tetapi tidak dapat memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehingga bisa mengakibatkan terjadinya gagal jantung.
PENYEBAB
Penyebabnya bisa berupa:
- Penyakit arteri koroner yang meluas.
Penyakit arteri koroner ini mengakibatkan pasokan darah yang tidak memadai ke otot jantung, yang bisa menyebabkan cedera yang menetap.
Otot [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEFINISI</strong></p>
<p>Kardiomiopati Kongestif Yang Melebar adalah sekelompok kelainan jantung dimana ventrikel membesar tetapi tidak dapat memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh sehingga bisa mengakibatkan terjadinya gagal jantung.</p>
<p><strong>PENYEBAB</strong></p>
<p>Penyebabnya bisa berupa:<br />
- Penyakit arteri koroner yang meluas.<br />
Penyakit arteri koroner ini mengakibatkan pasokan darah yang tidak memadai ke otot jantung, yang bisa menyebabkan cedera yang menetap.<br />
Otot jantung yang tidak terkena, selanjutnya akan meregang untuk mengkompensasi kemampuan memompa yang hilang.<br />
Jika peregangan ini tidak dapat mengkompensasi dengan baik, terjadilah kardiomiopati kongestif yang melebar.<span id="more-457"></span><br />

<!-- Begin Google Adsense code -->
<center>


</center>
<!-- End Google Adsense code -->
<br />
- Peradangan otot jantung akut (miokarditis) karena infeksi virus akan memperlemah otot jantung dan menyebabkan kardiomiopati kongestif yang melebar (kadang-kadang disebut kardiomiopati virus).<br />
Di AS, infeksi coxsackievirus B merupakan penyebab yang paling sering dari kardiomiopati virus.</p>
<p>- Gangguan hormonal menahun tertentu seperti diabetes dan penyakit tiroid, pada akhirnya dapat menyebabkan kardiomiopati kongestif yang melebar.</p>
<p>- Obat-obat seperti alkohol, kokain dan anti depresi. Kardiomiopati alkohol bisa timbul setelah sekitar 10 tahun pemakaian alkohol dalam jumlah banyak.</p>
<p>- Meskipun jarang, kehamilan atau penyakit jaringan ikat (seperti artritis rematoid) juga bisa menyebabkan kardiomiopati kongestif yang melebar.</p>
<p><strong>GEJALA</strong></p>
<p>Biasanya gejala pertama adalah sesak nafas pada saat melakukan aktivitas dan mudah lelah, sebagai akibat dari melemahnya kerja pompa jantung (gagal jantung).</p>
<p>Jika penyebabnya infeksi, gejala pertamanya bisa berupa demam mendadak dan gejala-gejala yang menyerupai flu.<br />
Apapun penyebabnya, akan terjadi:<br />
- denyut jantung menjadi cepat<br />
- tekanan darah normal atau rendah<br />
- penimbunan cairan di tungkai dan perut<br />
- penimbunan cairan di paru-paru.</p>
<p>Pembesaran jantung menyebabkan katup jantung membuka dan menutup secara tidak sempurna dan keadaan ini sering menyebabkan kebocoran ventrikel (katup mitral dan trikuspidalis).<br />
Penutupan katup yang tidak sempurna menyebabkan terjadinya murmur, yang dapat didengar melalui stetoskop.</p>
<p>Kerusakan dan peregangan otot jantung bisa menyebabkan irama jantung menjadi cepat atau lambat secara abnormal. Hal ini selanjutnya akan mempengaruhi kerja pompa jantung.</p>
<p><strong>DIAGNOSA</strong></p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.</p>
<p>Elektrokardiografi (EKG, pemeriksaan untuk menilai aktivitas listrik dari jantung) dapat menunjukkan perubahan-perubahan yang khas.<br />
Ekokardiografi (pemeriksaan menggunakan gelombang ultrasonik untuk menggambarkan struktur jantung) dan MRI bisa digunakan untuk memberkuat diagnosis.</p>
<p>Jika diagnosis masih meragukan, bisa dimasukkan selang kateter ke dalam jantung untuk mengukur tekanannya. Selama kateterisasi, bisa diambil contoh jaringan untuk diperiksa secara mikroskopik, untuk memperkuat diagnosis dan hal ini sering digunakan untuk mengetahui penyebabnya.</p>
<p><strong>PENGOBATAN</strong></p>
<p>Mengobati penyebab yang spesifik seperti penyalahgunaan alkohol atau infeksi dapat menyelamatkan penderita.<br />
Jika penyalahgunaan alkohol merupakan penyebab, penderita harus dibebaskan dari alkohol.<br />
Jika infeksi bakteri menyebabkan peradangan seketika pada otot jantung, diobati dengan antibiotik.</p>
<p>Pada penderita dengan penyakit arteri koroner, berkurangnya aliran darah ke otot jantung dapat menyebabkan angina (nyeri dada karena penyakit jantung). Pada keadaan ini diberikan nitrat, beta-blocker atau penghambat saluran kalsium.<br />
Beta-blocker dan penghambat saluran kalsium bisa mengurangi kekuatan kontraksi jantung.</p>
<p>Istirahat dan tidur yang cukup serta menghindari stress membantu mengurangi tekanan terhadap jantung.</p>
<p>Penimbunan darah di dalam jantung yang membesar dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah di dalam dinding ruang jantung.<br />
Untuk mencegah terbentuknya bekuan darah, biasanya diberikan obat antikoagulan.</p>
<p>Sebagian besar obat yang digunakan untuk mencegah irama jantung abnormal diberikan dalam dosis kecil dan dosisnya ditingkatkan secara perlahan, karena obat ini bisa mengurangi kekuatan kontraksi jantung.</p>
<p>Gagal jantung juga diterapi dengan obat, yaitu penghambat ACE yang sering disertai dengan diuretik.<br />
Tetapi jika penyebabnya tidak bisa diatasi, gagal jantung cenderung berakibat fatal.</p>
<p><strong>PROGNOSIS</strong></p>
<p>Sekitar 70% penderita meninggal dalam waktu 5 tahun sejak gejala dimulai dan prognosisnya bertambah buruk jika dinding jantung menipis dan fungsi jantung menurun.<br />
Irama jantung abnormal juga memberikan prognosis yang lebih buruk.</p>
<p>Secara keseluruhan, jumlah pria yang bertahan hanya separuh dari jumlah wanita dan jumlah penderita kulit hitam yang bertahan hanya separuh dari jumlah penderita kulit putih.</p>
<p>Sekitar 50% kematian terjadi secara mendadak, kemungkinan sebagai akibat dari irama jantung yang abnormal.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/7hp1t-0CIbc" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati-kongestif-yang-melebar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati-kongestif-yang-melebar/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kardiomiopati Hipertrofik</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Sidenrengcom/~3/XnEwCgvk9SQ/</link>
		<comments>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati-hipertrofik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 07:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kardiomiopati Hipertrofik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sidenreng.com/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI
Kardiomiopati Hipertrofik merupakan sekumpulan penyakit jantung yang ditandai dengan adanya penebalan pada dinding ventrikel.
PENYEBAB
Kardiomiopati hipertrofik bisa terjadi sebagai suatu kelainan bawaan.
Penyakit ini juga dapat terjadi pada orang dewasa dengan akromegali (terjadi akibat kelebihan hormon pertumbuhan di dalam darah) atau pada penderita hemokromositoma (suatu tumor yang menghasilkan adrenalin).
Penderita neurofibromatosis juga bisa mengalami kardiomiopati hipretrofik.









Biasanya setiap penebalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DEFINISI</p>
<p>Kardiomiopati Hipertrofik merupakan sekumpulan penyakit jantung yang ditandai dengan adanya penebalan pada dinding ventrikel.<img class="aligncenter" title="Kardiomiopati Hipertrofik" src="http://medicastore.com/images/kardiomiopati_hipertrofik.jpg" alt="" width="400" height="320" /></p>
<p>PENYEBAB</p>
<p>Kardiomiopati hipertrofik bisa terjadi sebagai suatu kelainan bawaan.<br />
Penyakit ini juga dapat terjadi pada orang dewasa dengan akromegali (terjadi akibat kelebihan hormon pertumbuhan di dalam darah) atau pada penderita hemokromositoma (suatu tumor yang menghasilkan adrenalin).<br />
Penderita neurofibromatosis juga bisa mengalami kardiomiopati hipretrofik.<br />
<span id="more-455"></span><br />

<!-- Begin Google Adsense code -->
<center>


</center>
<!-- End Google Adsense code -->
<br />
Biasanya setiap penebalan pada dinding otot jantung mencerminkan reaksi otot terhadap peningkatan beban kerja jantung dan penyebab yang khas dari keadaan ini adalah:<br />
- tekanan darah tinggi<br />
- penyempitan katup stenosis (stenosis katup aorta)<br />
- keadaan lainnya yang menyebabkan meningkatnya tahanan aliran darah dari jantung.<br />
Tetapi penderita kardiomiopati hipertrofik tidak memiliki keadaan-keadaan tersebut. Bahkan penebalan pada kardiomiopati hipertrofik biasanya merupakan akibat dari kelainan genetik yang diturunkan.</p>
<p>Jantung menebal dan lebih kaku dari normal dan lebih tahan terisi oleh darah dari paru-paru.<br />
Sebagai akibatnya terjadi tekanan balik ke dalam vena-vena paru, yang dapat menyebabkan terkumpulnya cairan di dalam paru-paru, sehingga penderita mengalami sesak nafas yang sifatnya menahun.<br />
Penebalan dinding ventrikel juga bisa menyebabkan terhalangnya aliran darah, sehingga mencegah pengisian jantung yang sempurna.</p>
<p>GEJALA</p>
<p>Gejala-gejalanya berupa:<br />
- pingsan<br />
- nyeri dada<br />
- palpitasi yang disebabkan oleh denyut jantung yang tidak beraturan<br />
- gagal jantung yang disertai sesak nafas.<br />
Denyut jantung yang tidak beraturan bisa menyebabkan kematian mendadak.</p>
<p>DIAGNOSA</p>
<p>Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, seperti terdengarnya suara jantung yang khas pada pemeriksaan dengan stetoskop.<br />
Diagnosis biasanya diperkuat dengan pemeriksaan EKG, ekokardiogram atau rontgen dada.</p>
<p>Jika akan dilakukan pembedahan mungkin perlu dilakukan kateterisasi jantung untuk mengukur tekanan di dalam jantung.</p>
<p>PENGOBATAN</p>
<p>Pengobatan terutama ditujukan untuk mengurangi tahanan jantung.<br />
Pengobatan utama adalah beta-blocker dan penghambat saluran kalsium, diminum sendiri-sendiri atau bersamaan.</p>
<p>Pembedahan untuk mengangkat sebagian otot jantung bisa memperbaiki curah jantung, tetapi hanya dilakukan pada penderita yang gejalanya tidak membaik dengan terapi obat.<br />
Pembedahan dapat meringankan gejala, tetapi tidak mengurangi risiko kematian.</p>
<p>Sebelum dilakukan tindakan pencabutan gigi atau prosedur bedah, untuk mengurangi resiko infeksi di dalam lapisan jantung (endokarditis infektif), dapat diberikan antibiotik.</p>
<p>Sekitar 4% penderita meninggal setiap tahunnya. Kematian biasanya terjadi mendadak.<br />
Kematian karena gagal jantung yang menahun lebih jarang terjadi.</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Sidenrengcom/~4/XnEwCgvk9SQ" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati-hipertrofik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.sidenreng.com/2010/01/kardiomiopati-hipertrofik/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
