<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>save human, save animal, save earth</title><link>http://www.hijaukanbumi.co.cc/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth" /><description></description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (ilham imagine)</managingEditor><lastBuildDate>Wed, 02 May 2012 10:46:16 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="savehumansaveanimalsaveearth" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><item><title>white is the new green ??</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/GD3crIDIO7M/white-is-new-green.html</link><category>Hidup sehat</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Fri, 29 May 2009 03:00:28 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-5762342947043598238</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sh-vLrJ3BaI/AAAAAAAAAOw/M4G8cS5DP3Y/s1600-h/white_roofs_1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 397px; height: 210px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sh-vLrJ3BaI/AAAAAAAAAOw/M4G8cS5DP3Y/s320/white_roofs_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341180298182198690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;efek global warming sudah dirasakan semua orang, apalagi udara panas setiap hari. Diluar sana, orang-orang juga mencari ide untuk mengurangi dampak oleh global warming, dan salah satunya adalah Steven Chu, ia adalah seorang menteri energi AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steven chu mengatakan bahwa dengan mengecat atap dengan warna putih yang merupakan pemantul cahaya dan disebut "energy-reflecting white" dapat menimbulkan pendingingan global yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sh-vLy2aD-I/AAAAAAAAAO4/Zb5lembHjKQ/s1600-h/white_roofs_2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sh-vLy2aD-I/AAAAAAAAAO4/Zb5lembHjKQ/s320/white_roofs_2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341180300248092642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;seperti yang tertera dari gambar diatas, mebuktikan bahwa warna putih adalah warna yang tepat, yang diyakini paling bagus dalam memantulkan balik cahaya matahari. karena itulah diusulkan untuk memakai warna putih. bahkan ada berita yang menyebutkan bahwa rencananya 11 tahun kedepan ada pengecatan warna putih untuk mobil produk baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sh-vMCEiPUI/AAAAAAAAAPA/Hv3DikELjc4/s1600-h/capt.photo_1243366986772-1-0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sh-vMCEiPUI/AAAAAAAAAPA/Hv3DikELjc4/s320/capt.photo_1243366986772-1-0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341180304333880642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kutipan pembicaraan Steven Chu :&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"The &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1243495338_9"&gt;industrial revolution&lt;/span&gt; was a revolution in the use of energy. It offloaded from human and animal power into using fossil fuels. &lt;p&gt; "We have to go to a different new revolution that can severely decrease the amount of &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1243495338_10"&gt;carbon emissions&lt;/span&gt; in the generation of energy."&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis dan panas, atap putih dapat mengurangi pemakaian AC sebesar 20%. Negara bagian California di Amerika Serikat malah mengharuskan semua bangunan baru, sejak tahun 2005, beratap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun terap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari &lt;a title="Presentasi Global Cooling with cool roof" href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/09/global-colling-with-cool-roof.pdf" target="_blank"&gt;Hashem Akbari&lt;/a&gt;, seorang peneliti dari &lt;a title="heat island" href="http://heatisland.lbl.gov/" target="_blank"&gt;Heat Island Group&lt;/a&gt;, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana blogger, berniat untuk mengecat putih??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193309-wong.gif" alt=":puppyeyes:" title=":puppyeyes:" width="50" height="50" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-5762342947043598238?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=GD3crIDIO7M:80mjOpSpIpA:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=GD3crIDIO7M:80mjOpSpIpA:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=GD3crIDIO7M:80mjOpSpIpA:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/GD3crIDIO7M" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-29T17:00:28.621+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sh-vLrJ3BaI/AAAAAAAAAOw/M4G8cS5DP3Y/s72-c/white_roofs_1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">11</thr:total><enclosure url="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/09/global-colling-with-cool-roof.pdf" length="1255130" type="application/pdf" /><media:content url="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/09/global-colling-with-cool-roof.pdf" fileSize="1255130" type="application/pdf" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle> efek global warming sudah dirasakan semua orang, apalagi udara panas setiap hari. Diluar sana, orang-orang juga mencari ide untuk mengurangi dampak oleh global warming, dan salah satunya adalah Steven Chu, ia adalah seorang menteri energi AS. Steven chu </itunes:subtitle><itunes:author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</itunes:author><itunes:summary> efek global warming sudah dirasakan semua orang, apalagi udara panas setiap hari. Diluar sana, orang-orang juga mencari ide untuk mengurangi dampak oleh global warming, dan salah satunya adalah Steven Chu, ia adalah seorang menteri energi AS. Steven chu mengatakan bahwa dengan mengecat atap dengan warna putih yang merupakan pemantul cahaya dan disebut "energy-reflecting white" dapat menimbulkan pendingingan global yang baik. seperti yang tertera dari gambar diatas, mebuktikan bahwa warna putih adalah warna yang tepat, yang diyakini paling bagus dalam memantulkan balik cahaya matahari. karena itulah diusulkan untuk memakai warna putih. bahkan ada berita yang menyebutkan bahwa rencananya 11 tahun kedepan ada pengecatan warna putih untuk mobil produk baru. kutipan pembicaraan Steven Chu : "The industrial revolution was a revolution in the use of energy. It offloaded from human and animal power into using fossil fuels. "We have to go to a different new revolution that can severely decrease the amount of carbon emissions in the generation of energy."Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis dan panas, atap putih dapat mengurangi pemakaian AC sebesar 20%. Negara bagian California di Amerika Serikat malah mengharuskan semua bangunan baru, sejak tahun 2005, beratap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun terap. Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari Hashem Akbari, seorang peneliti dari Heat Island Group, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar. bagaimana blogger, berniat untuk mengecat putih?? </itunes:summary><itunes:keywords>Hidup sehat</itunes:keywords><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/white-is-new-green.html</feedburner:origLink></item><item><title>perbedaan flu babi, flu burung dan flu kuda</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/nm9W1W-fNDI/perbedaan-flu-babi-flu-burung-dan-flu.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Tue, 26 May 2009 19:24:03 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-8088738425152423271</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Influenza yang ramai diperbincangkan terutama di musim pancaroba, ternyata tak hanya memiliki satu jenis virus penyebab. Jenis-jenis virus ini juga menimbulkan karakter berbeda. Yuk, kita kenali satu per satu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;flu babi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi. Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun. Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi. Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penularan manusia pada manusia flu babi diperkirakan menyebar seperti flu musiman – melalui batuk dan bersin. Dalam wabah yang kini terjadi belum jelas apakah penyakit itu ditularkan dari manusia ke manusia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gejala flu babi pada manusia tampaknya serupa dengan gejala-gejala flu musiman manusia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Flu Burung&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Flu Burung atau avian influenza yang sempat menyebabkan jatuhnya banyak korban di masa lampau sebenarnya merupakan hasil infeksi varian influenza tipe A subtipe H5N1. Biasanya virus flu ini menyerang unggas seperti ayam, itik, burung, dan lainnya. Pada komunitas unggas, infeksi flu burung bisa menyebabkan kematian unggas dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat meningkatnya kemampuan infeksi virus, yang tadinya hanya menjangkiti golongan unggas dan mamalia, lalu juga menginfeksi manusia. Virus ini dapat menular melalui air liur dan kotoran hewan yang terkena flu. Infeksi virus flu burung umumnya menimbulkan gejala berat. Mulai dari demam mencapai suhu diatas 38 °C hingga berhari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, menurut Prasna, secara keseluruhan flu ini mirip flu biasa yang juga menimbulkan gejala bersin-bersin, pegal dan linu di persendian, nyeri menelan, dan batuk. Pada perburukannya juga bisa menyebabkan severe respiratory distress (sesak napas hebat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bisa terjadi bila infeksi terus berlanjut dan ditunggangi bakteri yang menjadi penyebab radang paru-paru (pneumonia). Tak ada pengobatan spesifik untuk penyakit ini. Pengobatan lebih banyak mengupayakan menurunkan keganasan virus dengan antivirus seperti oseltamivir dan zanamivir. Juga merawat gejala yang timbul misalnya, memberikan alat bantu nafas seperti respirator, obat bronkodilator untuk melebarkan saluran nafas, analgesik-parasetamol untuk kasus demam dan nyeri, dan cairan infus untuk pasien yang kurang in take cairan maupun makan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Flu Kuda&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi jenis flu yang disebabkan virus equine influenza. Dengan gejala mirip flu, tapi pada mamalia seperti kuda. Serangan virus ini mengakibatkan kematian 43 ekor kuda di bagian barat India Rajasthan dan Gujarat, sehingga dijuluki sebagai flu kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flu kuda punya dua tipe virus penyebab yakni equine-1 (H7N7) dan equine-2 (H3N8). Masing-masing memiliki karakteristik sendiri. Equine-1 lebih banyak menyerang otot dan hati, sedangkan equine-2 menyerang sistem imun tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus ini layaknya influenza, memiliki perjalanan penyakit sekitar 7 hari. Gejalanya seperti flu burung, menyebabkan demam, batuk-pilek, dan hilang nafsu makan. Pada kuda, umumnya perjalanan flu berkisar 1-5 hari dan banyak pula yang berujung fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini belum ditemukan penyebaran dari kuda ke manusia, meski prediksi menyebutkan dapat ditularkan ke manusia. Equine flu lebih banyak ditularkan dari kuda ke kuda lain. Pencegahan bisa diupayakan dengan pemberian vaksin pada kuda sebelum ditemukan infeksi flu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;referensi : tribun jabar&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-8088738425152423271?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=nm9W1W-fNDI:t512TBb4en0:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=nm9W1W-fNDI:t512TBb4en0:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=nm9W1W-fNDI:t512TBb4en0:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/nm9W1W-fNDI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-27T09:24:03.909+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/perbedaan-flu-babi-flu-burung-dan-flu.html</feedburner:origLink></item><item><title>dapet award. uhui :D</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/zUr6CJawHQs/dapet-award-uhui-d.html</link><category>Opini</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Sun, 24 May 2009 20:43:56 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-3286647940674151114</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShoT3JlNiyI/AAAAAAAAAOo/Z2_AJHVyHG4/s1600-h/hahha.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 164px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShoT3JlNiyI/AAAAAAAAAOo/Z2_AJHVyHG4/s320/hahha.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339602146386873122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;award? itu apa ya? hehehe &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187114-%E8%87%89%E7%B4%85%E7%B4%85.gif" alt=":blush:" title=":blush:" width="50" height="50" /&gt; &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/54bd3bbb.gif" alt=":inis:" title=":inis:" width="50" height="50" /&gt; maklum masih newbie, baru nge-blog sebulan. tapi setelah keliling-keliling ngeliat temen-temen yang dapet award juga. ohh ternyata itu toh.. ( masih bingung padahal hihihi &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/efb50fe2.gif" alt=":ha?:" title=":ha?:" width="50" height="50" /&gt; )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada intinya, pertama&lt;br /&gt;- saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan anugerahnya ini . caela &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/70bff581.gif" alt=":ahaha:" title=":ahaha:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;- terima kasih sebanyak-banyaknya kepada bro Anang Camui ( http://anungcamui.blogspot.com ) dan bro azzkuat ( http://www.kuatza.blogspot.com ) yang repot-repot hadiahin &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187078-%E6%B0%B4%E8%8D%89%E8%88%9E.gif" alt=":woooh:" title=":woooh:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;- dan terima kasih kepada orang-orang yang telah peduli terhadap lingkungan &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/3473749b.gif" alt=":hi:" title=":hi:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;award dari bro anang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rizkysmart.blogspot.com/" target="_blank" title="Award FriendShip"&gt;&lt;img alt="Friendship Emblem 2009" src="http://i735.photobucket.com/albums/ww356/rizkysmart/wp-emblem.png?t=1242990656" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShoOY7mxq6I/AAAAAAAAAOg/T0T_tk-d6q4/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 148px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShoOY7mxq6I/AAAAAAAAAOg/T0T_tk-d6q4/s320/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339596129681124258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShoOYosnycI/AAAAAAAAAOY/D1RMzn82s4E/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 124px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShoOYosnycI/AAAAAAAAAOY/D1RMzn82s4E/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339596124605368770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;award dari bro azz kuat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kuatza.blogspot.com/" target="_blank" title="azzkuat"&gt;&lt;img src="http://img265.imageshack.us/img265/457/award5.jpg" alt="Image Hosting" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga saya bisa membalas kebaikan bro berdua :)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BRAVO GO GREEN&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TETEP SEMANGAT!!! &lt;/span&gt;&lt;img style="font-weight: bold;" class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/d5f02ecd.gif" alt=":okay:" title=":okay:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/967339c1.gif" alt=":wave:" title=":wave:" width="50" height="50" /&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193305-praise.gif" alt=":inlove:" title=":inlove:" width="50" height="50" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-3286647940674151114?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=zUr6CJawHQs:Yp-LP83FrtE:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=zUr6CJawHQs:Yp-LP83FrtE:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=zUr6CJawHQs:Yp-LP83FrtE:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/zUr6CJawHQs" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-25T10:43:56.068+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShoT3JlNiyI/AAAAAAAAAOo/Z2_AJHVyHG4/s72-c/hahha.png" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">9</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/dapet-award-uhui-d.html</feedburner:origLink></item><item><title>*penting* penjelasan tentang flu babi ( fakta )</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/2NlzRgMy_4Q/penting-penjelasan-tentang-flu-babi.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Fri, 22 May 2009 21:57:16 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-8251332281900674901</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Shdj0XlEF2I/AAAAAAAAAOA/UcQ-5akt6yw/s1600-h/babi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 213px; height: 191px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Shdj0XlEF2I/AAAAAAAAAOA/UcQ-5akt6yw/s320/babi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338845634604832610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Para pakar pengendali penyakit masih berupaya mencari jalan dalam mengatasi wabah flu babi di Meksiko dan Amerika Serikat, dan dugaan kasus ini di negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah flu babi?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi. Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun. Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah manusia bisa terjangkit flu babi?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi. Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Penularan manusia pada manusia flu babi diperkirakan menyebar seperti flu musiman – melalui batuk dan bersin. Dalam wabah yang kini terjadi belum jelas apakah penyakit itu ditularkan dari manusia ke manusia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gejala flu babi pada manusia tampaknya serupa dengan gejala-gejala flu musiman manusia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah ini jenis baru flu babi?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Badan Kesehatan Dunia, WHO, membenarkan bahwa setidaknya sejumlah kasus adalah versi H1N1 influenza tipe A yang tidak pernah ada sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;H1N1 adalah virus yang menyebabkan flu musiman pada manusia secara rutin. Namun versi paling baru H1N1 ini berbeda: virus ini memuat materi genetik yang khas ditemukan dalam virus yang menulari manusia, unggas dan babi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Virus flu memiliki kemampuan bertukar komponen genetik satu sama lain, dan besar kemungkinan versi baru H1N1 merupakan hasil perpaduan dari berbagai versi virus yang berbeda yang terjadi di satu binatang sumber.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah aman makan daging babi?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada bukti flu babi menular lewat konsumsi daging binatang yang terjangkit. Namun, daging itu harus dimasak matang, suhu 70C akan membunuh virus itu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah warga harus khawatir?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Saat muncul jenis baru flu yang memiliki kemampuan menyebar dari manusia ke manusia pihak berwenang mengawai dengan seksama untuk melihat apakah memiliki potensi menyebabkan pandemi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;WHO memperingatkan kasus-kasus di Meksiko dan Amerika Serikat berpotensi menyebabkan pandemi global dan menegaskan situasi ini serius.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Akan tetapi, WHO mengatakan masih terlalu dini untuk menilai situasi ini secara akurat. Saat ini, WHO mengatakan dunia hampir mendekati situasi pandemi flu dibandingkan tahun-tahun sejak 1968 – tingkat ancamannya adalah tiga dari skala enam.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada yang tahu dampak pandemi penyakit ini sepenuhnya, namun para pakar memperingatkan korban tewas bisa mencapai jutaan orang di seluruh dunia. Pandemi flu Spanyol, yang dimulai tahun 1819 dan juga disebabkan oleh virus H1N1, menewaskan jutaan orang.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Fakta bahwa kasus-kasus di Amerika Serikat sejauh ini memperlihatkan gejala-gejala ringan merupakan berita baik. Sementara parahnya wabah di Meksiko kemungkinan disebabkan oleh faktor wilayah yang tidak biasa yang kecil kemungkinan terjadi wilayah lain di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Akan tetapi, fakta bahwa sebagian besar korban berusia muda menunjukkan satu hal yang tidak baisa. Biasanya flu musiman cenderung melanda kaum berusia tua.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana dengan pengobatan dan vaksin?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Amerika mengatakan dua obat yang biasa digunakan untuk mengobati flu, Tamiflu dan Relenza, tampaknya efektif dalam mengatasi kasus-kasus yang terjadi sejauh ini. Belum jelas keefektifan vaksin flu yang kini ada dalam melindungi manusia dari virus baru ini, karena secara genetik berbeda dengan jenis flu lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ilmuwan Amerika telah mengembangkan satu vaksin baru, namun diperlukan waktu untuk menyempurnakannya dan juga memproduksi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana dengan flu burung?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jenis flu burung yang menyebabkan kematian di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ini berbeda dengan jenis flu babi yang kini mewabah. Bentuk baru flu babi ini adalah H1N1 jenis baru, sementara flu burung adalah H5N1.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Para pakar khawatir H5N1 berpotensi menyebabkan pendemi karena kemampuannya bermutasi secara cepat. Akan tetapi hingga sekarang penyakit itu masih merupakan penyakit unggas.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mereka yang terjangkit adalah mereka yang berhubungan dengan unggas dan kasus penularan dari manusia ke manusia sangat jarang – tidak ada tanda-tanda bahwa H5N1 sudah bisa menular dari manusia ke manusia dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;sumber : BBC&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-8251332281900674901?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=2NlzRgMy_4Q:LTt1vd2yHxM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=2NlzRgMy_4Q:LTt1vd2yHxM:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=2NlzRgMy_4Q:LTt1vd2yHxM:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/2NlzRgMy_4Q" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-23T11:57:16.291+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Shdj0XlEF2I/AAAAAAAAAOA/UcQ-5akt6yw/s72-c/babi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/penting-penjelasan-tentang-flu-babi.html</feedburner:origLink></item><item><title>cara pencegahan flu babi ( joke )</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/UrviDwWnVP8/cara-pencegahan-flu-babi-joke.html</link><category>Opini</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Fri, 22 May 2009 19:33:03 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-1535205341848306480</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShdgP1C85FI/AAAAAAAAANw/-7Ikbx0ei_8/s1600-h/174+pig.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 202px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShdgP1C85FI/AAAAAAAAANw/-7Ikbx0ei_8/s320/174+pig.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338841708324774994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;baru dapet email dari temen neh hihihi . jangan pada serius ya bacanya, ini cuma becanda doang kok. refreshing dikit&lt;br /&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187107-%E8%90%BD%E5%AF%9E.gif" alt=":anongnangyari:" title=":anongnangyari:" width="50" height="50" /&gt; dari kemaren kan ditakutin ama efek global warming mulu hihihihi &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/70bff581.gif" alt=":ahaha:" title=":ahaha:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;cara pencegahan flu babi yang baik dan benar ( tapi boong ) :&lt;/span&gt; &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193318-evil.gif" alt=":devilishgrin:" title=":devilishgrin:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan berjabat tangan dengan babi yang sedang flu (selain akan tertular flu oleh babi, anda juga akan dianggap orang gila)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan berciuman dengan babi yang sedang flu (apalagi yang ini, anda ga mau kan diliat orang sedang berciuman dengan babi) &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193305-praise.gif" alt=":inlove:" title=":inlove:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cucilah tangan setelah anda bergulat dengan babi di kandang babi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan suka mengucapkan kata babi ke pada orang lain (babi lu......)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan tidur sebelah babi &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187084-%E5%A5%BD%E5%A4%A2.gif" alt=":sleep:" title=":sleep:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan menerima babi sebagai teman Anda di facebook karena dia dapat mengharvest teman2 Anda di facebook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jikapun Anda memang memelihara babi, sediakan selalu sapu tangan/tissue untuk babi-babi Anda menutup hidung dan mulutnya bila bersin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hindarilah berenang di kolam renang babi, setidaknya untuk saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan memforward email ini ke babi-babi, dikhawatirkan mereka jadi tau sehingga mencari cara penularan lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Hindari memakai segala asesori babi (kaos gambar babi, anting2 babi, kalung babi, ikat pinggang sabuk babi, dll), babi-babi yang sedang flu itu mungkin akan mengira Anda adalah simpatisan babi, sehingga kemungkinan mereka akan menyerbu Anda untuk meminta perlindungan karena saat ini banyak yang memburu mereka untuk membunuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Salah satu yang juga penting adalah agar para babi ngepet untuk segera menyadarkan diri dan kembali ke jalan yang benar sebelum mereka menciptakan varian baru virus tersebut; flu babi ngepet. &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187087-%E6%98%8F.gif" alt=":tsk:" title=":tsk:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dadah semuanya  &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/967339c1.gif" alt=":wave:" title=":wave:" width="50" height="50" /&gt; &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193303-lonely.gif" alt=":astig:" title=":astig:" width="50" height="50" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-1535205341848306480?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=UrviDwWnVP8:cMdOL3wB91E:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=UrviDwWnVP8:cMdOL3wB91E:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=UrviDwWnVP8:cMdOL3wB91E:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/UrviDwWnVP8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-23T09:33:03.653+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShdgP1C85FI/AAAAAAAAANw/-7Ikbx0ei_8/s72-c/174+pig.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/cara-pencegahan-flu-babi-joke.html</feedburner:origLink></item><item><title>global warming kian mengancam</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/kO452aurYMM/global-warming-kian-mengancam.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Thu, 21 May 2009 23:41:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-8345305681941813234</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShZHtF4im1I/AAAAAAAAANo/Jm_j4ApJJRI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 196px; height: 282px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShZHtF4im1I/AAAAAAAAANo/Jm_j4ApJJRI/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338533248293313362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya orang-orang sudah pada tahu dengan global warming, bukan tahu lagi tapi sudah pasti kita semua sudah merasakannya. tetapi ada segelintir orang yang tergerak lalu peduli dan ada sekelompok orang yang cuek. Berikut adalah 10 efek yang diberikan oleh global-warming. 10 efek yang bisa dibilang sangat mengagetkan, memang diluar nalar tetapi ini adalah timbal balik apa yang dilakukan manusia selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;*  Kebakaran hutan besar-besaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga. Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering dari biasanya dan lebih mudah terbakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;* Situs purbakala cepat rusak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam. banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat banjir besar belum lama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;* Ketinggian gunung berkurang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan perlahan terangkat kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;   * Satelit bergerak lebih cepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana, maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;* Hanya yang Terkuat yang Bertahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup termasuk manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;   * Pelelehan Besar-besaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah. Imbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;   * Keganjilan di Daerah Kutub&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide bahwa pemanasan global terjadi lebih “heboh” di daerah kutub. Riset di sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan mencairnya bagian beku dasar bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;* Mekarnya Tumbuhan di Kutub Utara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman danhewan di dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan saatmatahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di situ yang dulu terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;   * Habitat Makhluk Hidup Pindah ke Dataran Lebih Tinggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga, sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;   * Peningkatan Kasus Alergi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di matasaat musim semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus alergi dan asma di kalangan orang Amerika alami peningkatan. Pola hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan memproduksi lebih banyak serbuk sari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterjemahkan dari www.livescience.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-8345305681941813234?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=kO452aurYMM:KcXQN57vrw4:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=kO452aurYMM:KcXQN57vrw4:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=kO452aurYMM:KcXQN57vrw4:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/kO452aurYMM" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-22T13:41:09.436+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShZHtF4im1I/AAAAAAAAANo/Jm_j4ApJJRI/s72-c/images.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/global-warming-kian-mengancam.html</feedburner:origLink></item><item><title>biopori</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/wtmV6reDzVw/biopori.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Thu, 21 May 2009 01:03:21 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-6526554517452836494</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUKfr2CacI/AAAAAAAAANY/jf5ACrOvNl0/s1600-h/biopori3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 251px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUKfr2CacI/AAAAAAAAANY/jf5ACrOvNl0/s320/biopori3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338184472779188674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lubang resapan biopori merupakan teknologi tepat guna untuk mengurangi genangan air dan sampah organik serta konservasi air bawah tanah. Untuk setiap 100 m2 lahan idealnya Lubang Resapan Biopori (LRB) dibuat sebanyak 30 titik dengan jarak antara 0,5 - 1 m. Dengan kedalam 100 cm dan diameter 10 cm setiap lubang bisa menampung 7,8 liter sampah. Sampah dapur dapat menjadi kompos dalam jangka waktu 15-30 hari, sementara sampah kebun berupa daun dan ranting bisa menjadi kompos dalam waktu 2-3 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamakan teknologi biopori atau ‘mulsa vertikal’, karena teknologi ini mengandalkan jasa hewan-hewan tanah seperti cacing dan rayap untuk membentuk pori-pori alami dalam tanah, dengan bantuan sampah organik, sehingga air bisa terserap dan struktur tanah diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan sampah organik ini berfungsi untuk membantu menghidupkan cacing tanah dan rayap yang nantinya akan membuat biopori. Tidak perlu khawatir sampah organik akan meluap karena air akan begitu cepat terserap ke dalam lubang. Begitu pun tidak ada bau yang ditimbulkan dari sampah karena terjadi proses pembusukan secara organik. Penyerapan air ini juga tidak akan merusak pondasi bangunan karena air meresap secara merata. Dengan membuat lubang-lubang semacam ini di dekat pohon, pohon pun menjadi semakin subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;membuat lubang resapan biopori itu mudah.. :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buat lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan diamater 10 cm. Kedalaman kurang lebih 100 cm atau tidak sampai melampaui muka air tanah bila air tanahnya dangkal. Jarak antarlubang antara 50 – 100 cm.&lt;br /&gt;2. Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2-3 cm dengan tebal 2 cm di sekeliling mulut lubang.&lt;br /&gt;3. Isi lubang dengan sampah organik yang berasal dari sampah dapur, sisa tanaman, dedaunan atau pangkasan rumput.&lt;br /&gt;4. Sampah organik perlu selalu ditambahkan kedalam lubang yang isinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan.&lt;br /&gt;5. Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau dengan pemeliharaan lubang resapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUKgLAPImI/AAAAAAAAANg/_Knl7apCOiE/s1600-h/biopori2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 270px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUKgLAPImI/AAAAAAAAANg/_Knl7apCOiE/s320/biopori2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338184481143464546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;biopori mempunyai berbagai fungsi antara lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membantu meresapkan air hujan ke dalam tanah. Air hujan tidak harus dari talang atau saluran air yang masih bersih, akan tetapi air yang bercampur tanahpun dapat di masukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penyubur tanah. Sampah dedaunan, dari pada dibakar, akan lebih bagus dimasukkan dalam lubang ini, sehingga sampah daun akan busuk dan dapat menyuburkan tanah. Lubang akan lebih baik lagi bila dibuat di sekitar pohon buah, pohon peneduh, akan membantu menyuburkan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengurangi penumpukan sampah. Sampah rumah tangga (organik) dapat dimasukkan ke dalam lubang ini, sehingga mengurangi penumpukan sampah rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Terhindar berbagai jenis penyakit. Tumpukan sampah yang dibuang terbuka dan telah membusuk, akan mengundang berbagai penyakit dan penyebarnya seperti lalat. Bila sampah rumah tangga seperti sisa makan, sayuran atau dedaunan lain dimasukkan ke dalam lubang yang tertutup, akan mengurangi atau mencegah penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Penghasil kompos. Sampah organik yang telah dimasukkan ke dalam lubang resapan ini, dapat diambil setelah 1-2 bulan, dapat dijadikan pupuk hijau (kompos). Kemudian kompos yang telah diambil, lubang dapat digunakan lagi untuk membuang sampah organik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengurangi genangan air. Biasanya di tanah lapang, seperti halaman rumah, lapangan bola atau fasilitas olehraga yang masih belum di semen, ada bebarapa tempat yang air sulit meresap. Biopori dapat dibuat di tempat tersebut dan membantu meresapkan air ke dalam tanah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-6526554517452836494?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=wtmV6reDzVw:Ek2dRQ_UIGM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=wtmV6reDzVw:Ek2dRQ_UIGM:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=wtmV6reDzVw:Ek2dRQ_UIGM:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/wtmV6reDzVw" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-21T15:03:21.421+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUKfr2CacI/AAAAAAAAANY/jf5ACrOvNl0/s72-c/biopori3.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">8</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/biopori.html</feedburner:origLink></item><item><title>ayo teman. kita sama-sama vote taman nasional komodo</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/PtSojcT1IgQ/ayo-teman-kita-sama-sama-vote-taman.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Thu, 21 May 2009 00:21:21 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-871492043534629124</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUA3sRM30I/AAAAAAAAANQ/pZVhGXJNeAQ/s1600-h/vote-komodo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 256px; height: 252px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUA3sRM30I/AAAAAAAAANQ/pZVhGXJNeAQ/s320/vote-komodo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338173890093702978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebenernya seh ga pengen juga ya ngulang artikel tentang ini lagi...  &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187072-jolin.gif" alt=":wala:" title=":wala:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;tapi sepertinya masih ada yang belum sadar, atau pada cuek ya??  &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193307-smoking.gif" alt=":siga:" title=":siga:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;pada tau kan kalo pulau komodo jadi nominasi 7 Keajaiban Dunia?? &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/54bd3bbb.gif" alt=":inis:" title=":inis:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;nah oleh karena itu, tolong partisipasi dari temen-temen semuaaa, untuk mem-votenya... soalnya pas dulu saya memberikan artikel yang seperti ini. tepatnya tanggal 7 mei 2009, peringkat taman nasional komodo masih peringkat 9. lalu kalo ga salah seminggu kemudian turun jadi 11 dan sekarang peringkat 16!! &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187116-%E9%A9%9A.gif" alt=":galit:" title=":galit:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;buseeet. kasian yaaa, padahal kira-kira penduduk kita yang melek komputer ada 100 juta lhooo, 50 juta aja yang mem-vote kayanya kita bisa 7 besar deh. &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187107-%E8%90%BD%E5%AF%9E.gif" alt=":anongnangyari:" title=":anongnangyari:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat ikut terus dalam kampanye ini, taman nasional komodo harus mendapatkan minimal posisi ke 11 pada frup F atau 77 besar dari keseluruhan nominasi. Tahap ke-2 kampanye ini akan berakhir tanggal 7 Juli 2009, jadi teruslah mem-vote taman nasional komodo dengan menyumbangkan seluruh email yang anda punya&lt;br /&gt;( 1 email = 1 vote ). Tahap ke-3 sekaligus yang juga merupakan tahap final dan akan berlangsung selama tahun 2010-2011. Pengumuman 21 nominasi ini akan dilakukan tanggal 21 Juli 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;caranya :&lt;br /&gt;kalian masuk ke http://www.new7wonders.com (masuk ke menu “N7W” kemudian “Vote for Nominees, click Asia dan pilih taman nasional komodo menjadi pilihan pertam dari 7 pilihan”)&lt;br /&gt;atau langsung click URL berikut: http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan :&lt;br /&gt;sekarang satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan untuk kategori New 7 Wonders of Nature adalah Pulau Komodo, setelah Danau Toba dan Gunung Krakatau tersingkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo taman nasional komodo jadi 7 keajaiban dunia bernuansa alam kan pasti kita juga yang jadi bangga, lagipula pasti banyak memberi dampak positif ke indonesia &lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=193309-wong.gif" alt=":puppyeyes:" title=":puppyeyes:" width="50" height="50" /&gt; &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/d5f02ecd.gif" alt=":okay:" title=":okay:" width="50" height="50" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi tolong ya vote, 1 vote anda sangat berarti buat kita semua ( caela. tapi emang bener seh &lt;img class="emoticon" src="http://blogimage.roodo.com/onion_club/70bff581.gif" alt=":ahaha:" title=":ahaha:" width="50" height="50" /&gt;&lt;img class="emoticon" src="http://sidekick.mysinablog.com/resserver.php?resource=187114-%E8%87%89%E7%B4%85%E7%B4%85.gif" alt=":blush:" title=":blush:" width="50" height="50" /&gt; )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-871492043534629124?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=PtSojcT1IgQ:VEkzh22-qxo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=PtSojcT1IgQ:VEkzh22-qxo:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=PtSojcT1IgQ:VEkzh22-qxo:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/PtSojcT1IgQ" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-21T14:21:21.557+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShUA3sRM30I/AAAAAAAAANQ/pZVhGXJNeAQ/s72-c/vote-komodo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">4</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/ayo-teman-kita-sama-sama-vote-taman.html</feedburner:origLink></item><item><title>glow in the dark mushrooms</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/tun-adlmqYc/glow-in-dark-mushrooms.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Mon, 18 May 2009 18:57:31 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-7466884779772647471</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShIRiKtDsiI/AAAAAAAAALY/nDUK7s7396Q/s1600-h/mushroom4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 316px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShIRiKtDsiI/AAAAAAAAALY/nDUK7s7396Q/s320/mushroom4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337347787074023970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Mycena lux-coeli di Jepang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;musim hujan dijepang telah tiba, di perfektur wakayama berarti ini adalah kemunculan segerombolan jamur yang dapat menyala dikegelapan.&lt;br /&gt;jamur dengan nama latin “Mycena lux-coeli” atau dalam bahasa lokalnya yaitu “Shii no tomobishi-dake” banyak tumbuh di bagian-bagian pohon chinquanpin yang tumbang sehingga mereka juga disebut “Jamur bercahaya Chinquapin”. Chinquapin adalah sejenis pohon yang biasanya hidup didaerah utara, selain terdapat di jepang. Chinquapin juga ditemukan di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamur yang dapat bercahaya ini dipercaya ditemukan di Pulau Hachijojima pada awal tahun 50-an. Pada tahun 1995, para pakar jamur menemukan jamur-jamur liar yang bisa bercahaya dikawasan pantai disebelah selatan Semenanjung Kii, juga di Kyushu dan beberapa area lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamur-jamur tersebut dapat tumbuh dengan baik dilingkungan yang lembab dan karena itu biasanya meraka hanya hidup selama musim hujan. Musim hujan biasanya berakhir pada sekitar antara akhir bulan Mei sampai Juli.&lt;br /&gt;Tudung jamur dapat tumbuh hingga berukuran diameter 2 cm (+ 1 inch).&lt;br /&gt;Tetapi karena jamur-jamur rentan terhadap dehidras/kekurangan air, begitu musim hujan berhenti kemampuan hidupnya hanya bisa bertahan beberapa hari saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShIRaBJ2PeI/AAAAAAAAALQ/Ak6Ga97Lpp4/s1600-h/Chinquapin+Oak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 202px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShIRaBJ2PeI/AAAAAAAAALQ/Ak6Ga97Lpp4/s320/Chinquapin+Oak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337347647071469026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;pohin chinquapin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Mycena lux-coeli di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamur "Mycena lux-coeli" juga ditemukan di Taman Nasional Gunung Halimun Salak Jawa Barat,pada siang hari jamur ini berwarna putih namun apabila pada malam  hari, akan terlihat keindahan oleh titik-titik hijau yang mewarnai Taman Nasional Gunung Halimun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ahli mikologi, jamur itu kemungkinan Mycena lux-coeli. Hanya saja masih tahap primordium atau tahap pembentukan tudung sehingga menyerupai kubah. Saat dewasa tangkainya setinggi 3 cm dan berdiameter tudung 2 cm. Sayang, malam itu Trubus tidak menemukan jamur dewasa.&lt;br /&gt;Cahaya yang mereka keluarkan itu berasal dari proses oksidasi senyawa luciferin dengan bantuan katalis enzim luciferase. Reaksi itu menghasilkan oxyluciferin dan pancaran energi berupa cahaya. Mirip dengan munculnya cahaya pada kunang-kunang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamur yang tumbuh di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak itu adalah salah satu di antara 64 spesies jamur bercahaya yang tersebar di dunia. Jamur lain bergenus Mycena yang bersinar adalah Mycena galopus dan M. polygramma. Bedanya sinar kedua jamur itu berasal dari spora tunggal. Pancaran sinar dari spora hanya dapat dilihat dari bawah tudung. Di sana terdapat lamina-lamina tempat berkumpulnya spora. Sedangkan pada Mycena lux-coeli sinar terpancar dari tudung buah sehingga tampak menyala meski dilihat dari bagian atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan jamur memancarkan cahaya ditentukan faktor genetik. Artinya, meski spesies sama belum tentu bisa menyala. Sebut saja pada jamur Panellus stypticus. Hanya penellus yang tumbuh di Amerika yang bersinar di malam hari. Panellus yang tumbuh di Eropa tidak memiliki kemampuan itu. 'Diduga gen panellus yang memunculkan senyawa luciferin di Amerika lebih dominan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;referenasi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;pinktentacle.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;trubus-online.co.id&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-7466884779772647471?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=tun-adlmqYc:x87dPs6kZ00:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=tun-adlmqYc:x87dPs6kZ00:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=tun-adlmqYc:x87dPs6kZ00:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/tun-adlmqYc" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-19T08:57:31.993+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/ShIRiKtDsiI/AAAAAAAAALY/nDUK7s7396Q/s72-c/mushroom4.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/glow-in-dark-mushrooms.html</feedburner:origLink></item><item><title>kode-kode plastik dan bahayanya</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/6kKxv1pxAtI/kode-kode-plastik-dan-bahayanya.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Sat, 16 May 2009 22:30:05 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-4456058347257152524</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-e4ixhIbI/AAAAAAAAAK4/7rEGBGutQbk/s1600-h/resin-codes-poster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 207px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-e4ixhIbI/AAAAAAAAAK4/7rEGBGutQbk/s320/resin-codes-poster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658777701687730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Angka 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-enuyoHOI/AAAAAAAAAKY/VNEEo2EKqmU/s1600-h/pete.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 186px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-enuyoHOI/AAAAAAAAAKY/VNEEo2EKqmU/s320/pete.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658488869788898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tanda ini biasanya disertai tulisan PET (polyethylene terephthalate). Plastik jenis ini berwarna jernih atau transparan dan banyak dipakai untuk botol air mineral, jus, dan hampir semua botol minuman ringan lain. Yang perlu diperhatikan adalah botol dengan bahan ini direkomendasikan hanya sekali pakai. Mengapa? Pertama, desain leher sempit pada botol membuatnya sulit dibersihkan. Lama kelamaan bakteri dari tangan dan mulut dapat tumbuh di botol. Kedua, bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat atau panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (yang dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Angka 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-eneWqeGI/AAAAAAAAAKA/3KZf-cWBTbI/s1600-h/hdpe.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 186px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-eneWqeGI/AAAAAAAAAKA/3KZf-cWBTbI/s320/hdpe.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658484457535586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Umumnya, kode ini disertai tulisan HDPE (high density polyethylene). Jenis plastik ini memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Biasa dipakai untuk botol kemasan susu berwarna putih, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman digunakan karena kandungan plastiknya mampu mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik dengan makanan atau minuman yang dikemasnya. Meski begitu, sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian saja. Pasalnya, untuk membuat PET dan HDPE digunakan senyawa antimoni trioksida. Senyawa kimia itu mudah masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Kontaminasi senyawa dalam periode lama akan menyebabkan iritasi kulit dan saluran pernapasan. Bagi perempuan, senyawa ini bisa meningkatkan masalah menstruasi dan keguguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Angka 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 204, 51);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-e4sdQkFI/AAAAAAAAAKw/NSegrYiVTYQ/s1600-h/pvc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 186px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-e4sdQkFI/AAAAAAAAAKw/NSegrYiVTYQ/s320/pvc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658780301070418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Inilah jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Pada kemasan yang mengandung plastik jenis ini biasanya tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya serta tulisan V yang berarti PVC (polyvinyl chloride). Plastik ini bisa ditemukan pada pembungkus (wrap) dan beberapa botol minuman kemasan. Jenis ini berbahaya untuk kesehatan karena mengandung DEHA (Di-2-etil-heksiladipat) yang dapat bereaksi dengan makanan saat bersentuhan langsung. DEHA bisa lumer pada suhu 15 derajat celsius. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas plastik ini berbahaya untuk ginjal, hati dan penurunan berat badan. Sebisa mungkin hindari pemakaian jenis plastik ini. Cari alternatif pembungkus lain saja seperti plastik dari polyethylene atau bahan alami, misalnya daun pisang atau daun jati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Angka 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-enZG3E8I/AAAAAAAAAKI/CT0WbJ7DbR4/s1600-h/ldpe.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 186px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-enZG3E8I/AAAAAAAAAKI/CT0WbJ7DbR4/s320/ldpe.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658483049075650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Biasanya ditulis bersama kode LDPE (low density polyethylene). Karakter plastik ini kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dengan permukaan agak berlemak. Terbuat dari minyak bumi dan biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Pada suhu di bawah 60 derajat Celsius, plastik ini sangat resisten terhadap senyawa kimia. Daya proteksinya terhadap uap air tergolong baik. Namun, kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. Plastik ini sulit dihancurkan tapi dapat didaur ulang. Bahan ini baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Angka 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-en6Ax_WI/AAAAAAAAAKg/bL164S85bWk/s1600-h/pp.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 186px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-en6Ax_WI/AAAAAAAAAKg/bL164S85bWk/s320/pp.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658491881946466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tulisann PP (polypropylene) biasanya hadir bersama angka ini. Karakteristik plastik ini lebih kuat, transparan yang tidak jernih atau berawan, ringan dengan daya tembus uap yang rendah, memiliki ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. PP adalah jenis bahan plastik terbaik dan aman, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol susu untuk bayi serta wadah plastik yang bisa dipanaskan dalam microwave. Carilah wadah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Angka 6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-e4tkn9PI/AAAAAAAAAKo/P-7k9FsOT3g/s1600-h/ps.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 186px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-e4tkn9PI/AAAAAAAAAKo/P-7k9FsOT3g/s320/ps.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658780600399090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terbuat dari bahan plastik jenis PS (polystyrene). PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ketika makanan itu bersentuhan dengan wadah. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada perempuan yang berakibat pada masalah reproduksi, pertumbuhan dan sistem saraf. Selain itu, bahan plastik ini sulit didaur ulang karena memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Angka 7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-enrLtAhI/AAAAAAAAAKQ/NFoupHrAe8I/s1600-h/other.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 247px; height: 248px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-enrLtAhI/AAAAAAAAAKQ/NFoupHrAe8I/s320/other.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336658487901225490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Biasanya disertai tulisan OTHER. Jenis plastik ini terbagi 4 yaitu PC (polycarbonate), SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), dan Nylon. OTHER dapat ditemukan pada botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat rumah tangga, komputer, alat elektronik, dan plastik kemasan, botol susu bayi, gelas Balita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan, termasuk kaleng susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya PC tidak dianjurkan sebagai wadah karena dapat mengeluarkan bahan utamanya, Bisphenol A ke dalam makanan dan minuman. Efeknya, bisa merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Sedangkan SAN dan ABS baik digunakan sebagai kemasan karena memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu. Biasanya SAN terdapat pada mangkuk miksaer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi. Sementara ABS digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.&lt;br /&gt;catatan :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: red;" lang="IN"&gt;Bisphenol A adalah racun yang mengganggu perkembangan tubuh, syaraf dan alat reproduksi. Yang dapat ditemukan pada produk &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;plastik, terutama pada botol minum bayi yang terbuat dari plastik. Membesarkan anak – anak memiliki resiko dikarenakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mereka rentan terhadap racun kimia, dan kontak terhadap racun seperti Bisphenol A dapat menyebabkan konsekuensi yang sangat besar. Sekarang banyak bukti – bukti bahwa anak – anak yang sejak di dalam kandungan Ibunya sampai pada masa awal – awal pertumbuhan telak ter-ekspose oleh Bisphenol A, walaupun dengan dosis rendah, dapat menghadapi bahaya kesehatan yang serius.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dari berbagai sumber&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-4456058347257152524?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=6kKxv1pxAtI:SGFUJa9zRAU:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=6kKxv1pxAtI:SGFUJa9zRAU:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=6kKxv1pxAtI:SGFUJa9zRAU:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/6kKxv1pxAtI" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-17T12:30:05.167+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-e4ixhIbI/AAAAAAAAAK4/7rEGBGutQbk/s72-c/resin-codes-poster.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">14</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/kode-kode-plastik-dan-bahayanya.html</feedburner:origLink></item><item><title>jamur, si penyelamat di hutan</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/_7aGqXRm4lY/jamur-si-penyelamat-di-hutan.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Sat, 16 May 2009 21:35:33 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-5990544184535349837</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-Tg0CF6KI/AAAAAAAAAJ4/1WpBEqyDXlA/s1600-h/800px-Mushroom_Forest.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 294px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-Tg0CF6KI/AAAAAAAAAJ4/1WpBEqyDXlA/s320/800px-Mushroom_Forest.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336646275389843618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas di alam terbuka sering memunculkan situasi darurat. Tersesat, terhadang cuaca buruk, atau kehabisan bekal. Jangan panik, tumbuhan liar hutan menyediakan aneka daun, buah, umbi, batang yang bisa dimakan, asalkan kita mengenal ciri-cirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda mengaku pencinta alam yang doyan menempuh rimba atau mendaki gunung, pasti kenal dengan istilah survival, yaitu upaya untuk bisa bertahan hidup di alam liar. Pengetahuan survival wajib dikuasai oleh para petualang untuk menghadapi situasi darurat lantaran kehilangan orientasi atau kehabisan bekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiat hidup darurat ini penting, soalnya alam kerap sulit diprediksi perilakunya, walaupun sejak awal Anda telah mempersiapkan segala sesuatu secermat mungkin. Misalnya peta lokasi, kompas, global positioning system (alat untuk mengetahui posisi sesaat dengan bantuan satelit), alat komunikasi (HT,HP), bekal, dan obat-obatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengetahuan survival yang andal, Anda seperti mempunyai jurus pamungkas yang sewaktu-waktu bisa dikeluarkan di saat posisi terjepit. Sebagian dari ilmu survival itu adalah pengetahuan tentang aneka tumbuhan liar yang layak dan aman untuk dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para ahli, 10% dari keseluruhan jenis tumbuhan berbunga di dunia ada di Indonesia. Artinya kita memiliki kurang lebih 25.000 jenis tumbuhan berbunga. Jika ditambah dengan tumbuhan tak berbunga dan jamur, maka jumlahnya akan berlipat-lipat. Dari keseluruhan jenis tumbuhan itu ada yang beracun, ada yang bisa dimakan, dan ada yang disarankan untuk dimakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Untuk mengetahui apakah suatu jenis tumbuhan di hutan aman atau tidak untuk dimakan, ada beberapa kunci yang bisa dijadikan pegangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan yang daun, bunga, buah, atau umbinya biasa dimakan oleh satwa liar, adalah tumbuhan yang tidak beracun. Jadi kita bisa mengkonsumsinya. Sementara, tumbuhan yang berbau tidak sedap dan bisa membuat pusing, serta tidak disentuh oleh binatang liar, sebaiknya jangan disentuh. Juga tumbuhan bergetah yang membikin kulit gatal, dianjurkan untuk dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan lain yang perlu disingkirkan adalah tanaman yang daunnya bergetah pekat, berwarna mencolok, berbulu, atau permukaannya kasar. Tanaman dengan daun yang keras atau liat juga jangan dikonsumsi. Jika mendapatkan tumbuhan kemaduh (Laportea stimulans) waspadalah lantaran bulu pada daunnya membuat kulit gatal dan panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu beberapa jenis tumbuhan yang mungkin ditemui di hutan dan dapat dimakan meliputi beragam jenis. Di antaranya keluarga palem-paleman, misalnya kelapa, kelapa sawit, sagu, nipah, aren, dan siwalan. Bukan hanya bagian umbutnya (bagian ujung batang muda dan berwarna putih) yang bisa dimakan, tapi juga buahnya (seperti kelapa dan siwalan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tumbuhan di atas, jamur juga bisa menjadi dewa penyelamat bila tersesat. Menurut literatur, sudah ditemukan 38.000 jenis jamur di seantero dunia. Di antaranya ada yang enak dimakan, tapi sayang, yang tidak boleh dimakan karena beracun lebih banyak lagi. Tidak heran bila budaya makan jamur yang layak konsumsi konon sudah ada sejak jaman Mesir Kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui jamur itu beracun atau tidak, bisa dilihat dari bentuk, warna, dan tempat tumbuhnya. Sementara di laboratorium, bisa dilakukan analisis secara kimiawi maupun dengan hewan percobaan. Tetapi jika sedang dihadapkan pada masalah mendesak survival di hutan belantara, mustahil bisa pergi ke laboratorium dulu untuk memastikan apakah jamur yang ditemukan itu beracun atau tidak. Karena itu kita perlu mengenal jamur-jamur yang biasa dikonsumsi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari makan jamur liar beracun, perlu diketahui ciri-cirinya. Yaitu, warna payungnya gelap atau mencolok misalnya biru, kuning, jingga, merah. Perkecualian untuk jamur kuping dengan payung coklat yang toh juga dapat dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bau tidak sedap lantaran kandungan asam sulfida atau amonia juga sekaligus menunjukkan jamur tersebut tak layak konsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda, beberapa jenis jamur ada yang memiliki cincin atau cawan pada tangkainya, misalnya jenis Amanita muscaria, dalam bahasa Jawa disebut supa-upas. Bentuknya seperti payung putih kekuningan, bagian payungnya warna merah bintik-bintik putih. Awas, racun pada jamur ini tergolong racun kuat. Beda dengan jamur merang (Volvariella volvacea), meski mempunyai cincin tetapi bisa dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamur beracun umumnya tumbuh di tempat kotor, misalnya pada kotoran hewan dsb. Mereka dapat berubah warna jika dipanasi. Jika diiris dengan pisau perak atau digoreskan pada perkakas perak akan meninggalkan warna biru. Warna biru ini disebabkan kandungan sianida atau sulfida, yang beracun. Sementara nasi akan berwarna kuning jika dicampur jamur beracun. Petunjuk lain, ia juga tidak dimakan oleh hewan liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repotnya jenis jamur ini juga berbahaya kalau sampai sporanya menempel pada kulit, karena dapat menyebabkan kulit gatal, bahkan melepuh. Bagaiamana ciri-ciri orang yang keracunan jamur? Selidikilah, apakah ia pusing, perut sakit terutama ulu hati, mual, sering buang air kecil, tubuh lemas, pucat? Jika ia muntah, adakah darah pada muntahannya? Racun akibat jamur cukup ganas juga, kalau tidak tertolong korban bisa meninggal setelah 3 - 7 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dimakan, tumbuhan liar di hutan sebaiknya dimasak dulu untuk mengurangi dampak buruk seperti diare dan alergi. Bagaimana kalau sedang coba-coba makan tumbuhan hutan lantas keracunan? Masih ada upaya menetraliskan. Upayakan untuk memuntahkannya dengan jalan "dipancing-pancing". Jika sudah muntah minumlah air kelapa. Pil norit mungkin bisa juga membantu mengurangi kadar racun, kalau ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis jambu-jambuan yang masuk dalam keluarga Myrtaceae juga banyak dijumpai di hutan. Ciri-ciri Myrtaceae adalah daunnya berbau agak manis jika diremas. Bunganya memiliki banyak sekali benang sari dengan buah yang enak dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan semak dari keluarga begonia juga bisa jadi penyelamat dalam keadaan darurat. Daun begonia umumnya berbentuk jantung tidak simetris. Beberapa jenis dijadikan tanaman hias. Bila tangkai daunnya yang masih muda dikupas dan dimakan, rasanya masam dan sedikit pahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis keladi umbinya bisa dimakan, meski pada jenis lain umbinya menyebabkan gatal di mulut dan bibir. Untuk itu dianjurkan untuk tidak sembarangan melahap keladi hutan. Sebaiknya dicoba dulu dalam jumlah kecil. Hindari makan iles-iles (Amorphophallus sp.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan merambat dan melilit di pohon lain, bisa dimakan jika lilitan batang ke arah kanan (searah dengan jarum jam). Di antaranya gembili (Dioscorea aculeata), gembolo (Dioscorea bulbifera), ubi rambat. Tapi bila arah lilitannya ke kiri (berlawanan arah jarum jam) dan batangnya berduri, harus ekstrahati-hati. Jenis yang kedua ini misalnya gadung (Dioscorea hispida), yang beracun, walau tetap dapat dimakan setelah melalui proses pengolahan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara keluarga rumput-rumputan seperti tebu dan beberapa jenis bambu, rebungnya enak dimakan. Demikian pula pisang hutan bisa langsung dikonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat yang lembap dan tinggi, jenis paku-pakuan tunas dan daun mudanya enak dimakan. Tumbuhan lain yang buahnya juga bisa dimakan misalnya markisa (Passiflora sp.). Markisa ini adalah tumbuhan merambat dengan bunga khas. Beberapa anggota keluarga sirsak (Annonaceae), misalnya Annona muricata, daging buahnya segar. Buah lainnya semisal senggani (Melastoma sp.), arbei hutan (Rubus), dan anggur hutan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-5990544184535349837?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=_7aGqXRm4lY:AWF4daCeZkg:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=_7aGqXRm4lY:AWF4daCeZkg:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=_7aGqXRm4lY:AWF4daCeZkg:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/_7aGqXRm4lY" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-17T11:35:33.846+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sg-Tg0CF6KI/AAAAAAAAAJ4/1WpBEqyDXlA/s72-c/800px-Mushroom_Forest.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/jamur-si-penyelamat-di-hutan.html</feedburner:origLink></item><item><title>malaysia juga punya Rafflesia ??</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/Ku5PQtmHkCk/malaysia-juga-punya-rafflesia-arnoldii.html</link><category>Opini</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Wed, 13 May 2009 23:35:40 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-1784676874930955784</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4RSKJUoI/AAAAAAAAAJQ/No_Ffss_rIQ/s1600-h/Bunga_Bangkai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 236px; height: 175px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4RSKJUoI/AAAAAAAAAJQ/No_Ffss_rIQ/s320/Bunga_Bangkai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335560790622163586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bunga bangkai (Rafflesia arnoldii) yang selama ini dikenal berasal dari daerah Bengkulu, Sumatera, Indonesia telah terpampang menjadi salah satu ikon malaysia tourism&lt;br /&gt;lah ko begitu??&lt;br /&gt;jelas-jelas negaranya beda&lt;br /&gt;mungkin ini sudah berita yang sangat basi di telinga para sahabat blogger hahaha tapi akan saya coba ulas kembali dengan pikiran saya sendiri :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita mulai berangan tentang apa saja seh yang katanya kekayaan alam dan budaya kita diambil negara asing? pasti akan terbayang lagu rasa sayange, reog ponorogo, lagu abang bakso, angklung, batik dan lain-lain ( soalnya kayanya seh banyak hahaha )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4q2Q2OSI/AAAAAAAAAJw/wjkD_Cockms/s1600-h/zv4Beypbwz.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4q2Q2OSI/AAAAAAAAAJw/wjkD_Cockms/s320/zv4Beypbwz.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335561229810678050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;apa itu bunga rafflesia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;menurut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wikipedia&lt;/span&gt;,&lt;i&gt;&lt;b&gt; Rafflesia&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Genus" title="Genus"&gt;genus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tumbuhan_bunga" title="Tumbuhan bunga" class="mw-redirect"&gt;tumbuhan bunga&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Parasit" title="Parasit"&gt;parasit&lt;/a&gt;. Ia ditemukan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hutan_hujan" title="Hutan hujan"&gt;hutan hujan&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; oleh seorang pemandu dari Indonesia yang bekerja untuk Dr. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Joseph_Arnold&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Joseph Arnold (halaman belum tersedia)"&gt;Joseph Arnold&lt;/a&gt; tahun 1818, dan dinamai berdasarkan nama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thomas_Stamford_Raffles" title="Thomas Stamford Raffles" class="mw-redirect"&gt;Thomas Stamford Raffles&lt;/a&gt;, pemimpin ekspedisi itu. Ia terdiri atas kira-kira 27 spesies (termasuk empat yang belum sepenuhnya diketahui cirinya seperti yang dikenali oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Willem_Meijer&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Willem Meijer (halaman belum tersedia)"&gt;Meijer&lt;/a&gt; 1997), semua spesiesnya ditemukan di Asia Tenggara, di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Semenanjung_Malaya" title="Semenanjung Malaya"&gt;semenanjung Malaya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan" title="Kalimantan"&gt;Kalimantan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra" title="Sumatra" class="mw-redirect"&gt;Sumatra&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filipina" title="Filipina"&gt;Filipina&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;tapi bunga rafflesia tidak hanya di indonesia..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.sinarharapan.co.id/berita/0209/25/ipt05.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang lebih unik dari bunga bangkai (Amorphophallus titanum), yakni bunga bangkai jangkung. Orang mancanegara mengenalnya dengan nama Giant Voodoo Lily. Sedangkan secara taksonomi, bunga yang masuk dalam famili Araceae atau Aroid ini punya beberapa nama Latin, yakni Amorphophallus gigas, Amorphophallus asper, Amorphophallus brooksii, Conophallus gigas dan Hydrosme aspera .&lt;br /&gt;Bunga bangkai jangkung ini merupakan satu dari lebih 100 spesies talas-talasan. Sebanyak 47 di antaranya tersebar di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Malaysia&lt;/span&gt;, Indonesia dan Australia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://www.infoanda.com/linksfollow.php?lh=AA5RVgpTDwkC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Malaysia&lt;/span&gt; bisa ditemukan tujuh spesies, dan lima di antaranya hanya ada di Malaysia. Orang Malaysia menyebut bunga ini sebagai bunga padma. di Indonesia ada yang menyebutnya sebagai bunga bangkai. Padahal yang dimaksud bunga bangkai bukan bunga ini. Bunga bangkai yang dimaksud adalah bunga yang berbahasa Latin Amorphopallus.&lt;br /&gt;Spesies yang ada di Malaysia yaitu Rafflesia cantleyi dan Rafflesia kerrii, ditemukan di Peninsular, Rafflesia arnoldii, Rafflesia pricei, Rafflesia keithii, Rafflesia tuan-mudae, dan Rafflesia tengku-adlinii ditemukan di Sarawak dan Sabah. Rafflesia kerrii, Rafflesia keithi, Rafflesia tuan-mudae, dan Rafflesia tengku-adlinii merupakan spesies endemik di Malaysia.&lt;br /&gt;contoh gambarnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4go95C7I/AAAAAAAAAJg/AiR-E-FSfMk/s1600-h/Rafflesia+Cantleyi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 139px; height: 105px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4go95C7I/AAAAAAAAAJg/AiR-E-FSfMk/s320/Rafflesia+Cantleyi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335561054442818482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Rafflesia Cantleyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4knBEKnI/AAAAAAAAAJo/Ao3BH45sQ2I/s1600-h/Rafflesia+kerrii.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 135px; height: 102px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4knBEKnI/AAAAAAAAAJo/Ao3BH45sQ2I/s320/Rafflesia+kerrii.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335561122638735986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Rafflesia Kerrii&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;apakah kita harus berteriak-teriak?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;- itu tanaman dari kampung halaman saya, bukan dari MALAYSIA!!&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;- terus aja tuh negara ngambil kekayaan negara kita!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ironi sekali rasanya, kita seharusnya lebih memandang ke belakang kenapa negara lain bisa mengklaim apa yang dimiliki oleh negara kita. salah kita sendiri di mana kita tidak bisa menghargai budaya kita sendiri dan tidak bisa menghargai nilai luhur bangsa sendiri. kita telah melalaikan apa yang kita punya,lalu ketika sudah diklaim oleh negara lain baru kita ribut dan komentar ricuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;apakah kita yang sudah berhujat dengan suara keras, sudah pernah melihat langsung bunga bangkai? apakah kita tahu bunga bangkai ada bermacam-macam? apakah kita hafal lagu rasa sayange? apakah tahu perbedaan batik tulis dan batik cap? lebih sering mana kita ke candi borobudur dengan ke luar negeri? enakan tidur atau nonton wayang? lebih enak ke cafe apa ke museum?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;marilah kita cintai kebudayaan kita, tingkatkan rasa nasionalisme kita, saya tidak membela malaysia dan saya sendiri juga ga terima apabila kekayaan negara kita diambil negara lain. apalagi dengan berita kemarin kekayaan kayu kita dibalak habis oleh negara asing.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; huh!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);font-size:180%;" &gt;cintailah indonesia kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*ini hanya pendapat saya, apabila saya ada salah kata, saya mohon dimaafkan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-1784676874930955784?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Ku5PQtmHkCk:Tbn8Nr0r-os:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Ku5PQtmHkCk:Tbn8Nr0r-os:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Ku5PQtmHkCk:Tbn8Nr0r-os:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/Ku5PQtmHkCk" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-14T13:35:40.948+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/Sgu4RSKJUoI/AAAAAAAAAJQ/No_Ffss_rIQ/s72-c/Bunga_Bangkai.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">7</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/malaysia-juga-punya-rafflesia-arnoldii.html</feedburner:origLink></item><item><title>membuat perangkap nyamuk bebas asap ( 2 )</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/qnPJL1GTTxg/membuat-perangkap-nyamuk-bebas-asap-2.html</link><category>Hidup sehat</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Mon, 11 May 2009 22:03:43 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-2552460911640952357</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgkC5itfeRI/AAAAAAAAAIQ/6WrhcUjwSrg/s1600-h/ovitrap2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 137px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgkC5itfeRI/AAAAAAAAAIQ/6WrhcUjwSrg/s320/ovitrap2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334798421190474002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Alat yang diperlukan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebilah Papan Kecil&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kasa Nyamuk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ember Hitam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Air Bersih&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Langkah Awal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isilah ember dengan air bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Langkah Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang kasa nyamuk pada ember, tempel dengan kencang sehingga tidak jatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgkCvr1He0I/AAAAAAAAAII/i5WLuF9QIdQ/s1600-h/ovitrap1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 206px; height: 247px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgkCvr1He0I/AAAAAAAAAII/i5WLuF9QIdQ/s320/ovitrap1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334798251839683394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Langkah Ketiga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakan sebilah papan kayu kecil untuk tempat nyamuk bertelur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;Langkah Keempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih efektif bila ditempatkan di tempat yang gelap dan di sudut ruangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;----------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah satu minggu anda bisa mempunyai segerombolan nyamuk mati di dalam perangkap. Ganti air dan bersihkan kasa nyamuk setiap seminggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERINGATAN : Ganti airnya secara rutin. Jika tidak, ada kemungkinan, bukannya menjadi perangkap, justru malah menjadi peternakan nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ovitrap yang dirancang dan dikembangkan oleh staf Kementerian Lingkungan Hidup Singapura pada tahun 1970an. Berbeda dengan perangkat serupa yang dikembangkan oleh negara-negara lain, Singapura ovitrap yang dirancang untuk memastikan bahwa ketika nyamuk dewasa muncul dari telur, mereka terperangkap di bawah kawat nyamuk, tidak bisa keluar dan tenggelam. sehingga ini disebut sebuah autocidal ovitrap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modifikasi melibatkan tongkat kayu yang dipasang vertikal dalam kontainer dan menambahkan kawat nyamuk di bawah tongkat. Nyamuk yang akan bertelur di kayu, kemudian telur akan terjatuh ke dalam air. Ketika telur menetas dan berkembang menjadi dewasa, maka nyamuk tidak bisa terbang dari perangkat namun tenggelam di dalam perangkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ovitrap yang juga telah dirancang untuk menjadi lebih menarik bagi nyamuk, sehingga nyamuk akan terpikat untuk bertelur di ovitraps bukan tempat habitat lainnya. Misalnya, tongkat kayu digunakan karena dalam penelitian telah dibuktikan nyamuk suka bertelur pada permukaan yang kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-2552460911640952357?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=qnPJL1GTTxg:s2c9DyxFpbM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=qnPJL1GTTxg:s2c9DyxFpbM:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=qnPJL1GTTxg:s2c9DyxFpbM:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/qnPJL1GTTxg" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-12T12:03:43.076+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgkC5itfeRI/AAAAAAAAAIQ/6WrhcUjwSrg/s72-c/ovitrap2.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/membuat-perangkap-nyamuk-bebas-asap-2.html</feedburner:origLink></item><item><title>mengurangi efek global warming</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/bqB1W0aeNHA/mengurangi-efek-global-warming.html</link><category>Opini</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Mon, 11 May 2009 19:33:39 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-658702507844127135</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgjfFlaQ2SI/AAAAAAAAAIA/rPxKf3YcOLY/s1600-h/6a00d8341c55eb53ef00e550746cf08833-800wi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 318px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgjfFlaQ2SI/AAAAAAAAAIA/rPxKf3YcOLY/s320/6a00d8341c55eb53ef00e550746cf08833-800wi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334759045654960418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan bumi kita? mungkin masih ada orang yang bingung dengan apa yang harus diperbuat. kita bukan sedang menunggu global warming tapi kita sekarang sedang menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;gejala global warming sudah semua orang rasakan dan kita harus mulai sadar dengan mengubah perilaku dan kebiasaan kia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jika bukan kita, siapa lagi yang menyelamatkan bumi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jika bukan sekarang, kapan lagi kita menyelamatkan bumi?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tidak ada kata terlambat untuk peduli lingkungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;beberapa langkah mereduksi global warming :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;1. Kurangi berkendara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gantilah kebiasaan melakukan aktivitas dengan memakai mobil pribadi. Mulailah dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraaan umum dan yang disediakan pemerintah. ( Menurut data Swiss Contact, Proyek Udara Bersih Jakarta, sumber pencemaran di Jakarta disumbang oleh kendaraan pribadi sekitar 90% dan sekitar 10% dari kendaraan umum, termasuk truk. Bila di lakukan pengurangan penggunaan kendaraan bermotor, maka kemacetan dan polusi udara dapat dikurangi. )&lt;br /&gt;Aksi bike to work atau bike to school adalah solusi yang bagus dan ramai akhir-akhir ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;2. Tanamlah pohon&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 pohon dapat menyerap 1 ton karbon dioksida selama hidupnya. bila 1 orang dari seluruh indonesia menanam 1 pohon dipekarangan rumahnya, pasti setiap pagi anda akan merasakan udara yang segar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;3. Ganti Lampu dan gunakan dengan sebaiknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengganti lampu biasa dengan memakai lampu hemat energi ( compact fluorescent light bulb ) akan menghemat biaya listrik kamu dan membuktikan kamu peduli lingkungan :) . Pergunakan lampu bila keadaan mendesak/sangat diperlukan, matikan lampu dipagi hari karena buat apa ada sinar matahari yang menyehatkan? Matikan lampu di Siang hari karena udah terang, ngapain diterangin lagi? Matikan lampu juga disaat anda tidur malam, karena apakah kamu baca buku sambil tidur dan katanya juga pemakaian lampu disaat tidur itu tidak baik untuk kulit :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;4. Efiseien penggunaan air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ada yang tidak pernah dengar atau baca seseorang mencari air hingga berkilo-kilometer?&lt;br /&gt;Kita tidak menyadari kalau air kran saja mengalir kira-kira 9 liter per menit. Gunakanlah air sebaik-baiknya untuk menghemat sumber air tanah kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;5. Efisien penggunaan elektronik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan saja, jangan sampai menonton TV sambil main komputer. pilih salah satu aja bro :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;6. Efisien penggunaan kertas dan tinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya satu kertas digunakan bolak-balik untuk print. dan kurangi kesalahan waktu menge-print&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;7. Efisien Penggunaan Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang komputer merupakan barang yang penting dijaman globalisasi dan penuh informasi ini. tapi kita juga harus membatasi penggunaannya, terutama blogger yang suka bermain game ( game online utamanya ) pasti suka AFK/Vending dengan meninggalkan komputer tetap bernyala berjam-jam, dan kita juga harus menghemat bandwith karena bandwith pun ada batasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;8. Efisien Penggunaan AC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa seh yang ga sadar kalo cuaca sekarang panas banget, sampe mikir " kayanya matahari lupa kalau ada orang dibawahnya " hahaha&lt;br /&gt;biar kita tetep enjoy ngeblog terus tetep peduli bumi. kita bisa memakai kipas angin sebagai pengganti AC atau pake tenaga manual yaitu tangan hehehe  :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;9. Tahu dan sebarkan tentang global warming&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalian cari tahu tentang apa dan mengapa global warming bisa terjadi. dan kalian sebarkan agar semua orang sadar bumi dalam posisi urgent :)&lt;br /&gt;Masukkan banner atau badge kita peduli alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;come on blogger, we can save our earth :)&lt;br /&gt;not just talking but action&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-658702507844127135?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=bqB1W0aeNHA:P0A_TpWWMZM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=bqB1W0aeNHA:P0A_TpWWMZM:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=bqB1W0aeNHA:P0A_TpWWMZM:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/bqB1W0aeNHA" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-12T09:33:39.160+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgjfFlaQ2SI/AAAAAAAAAIA/rPxKf3YcOLY/s72-c/6a00d8341c55eb53ef00e550746cf08833-800wi.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/mengurangi-efek-global-warming.html</feedburner:origLink></item><item><title>mulai dari yang kecil</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/r5BYnmNxd84/mulai-dari-yang-kecil.html</link><category>Opini</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Sat, 09 May 2009 20:39:37 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-5520952555107782663</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgZMQObtNlI/AAAAAAAAAH4/fiaxMu7jk54/s1600-h/environment.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 255px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgZMQObtNlI/AAAAAAAAAH4/fiaxMu7jk54/s320/environment.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334034650302854738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kita memang harus melakukan aksi  peduli kepada lingkungan tapi bukan berarti kita harus langsung  melakukan sesuatu yang heboh dengan massa yang banyak. mulailah dengan kesadaran sendiri untuk menjaga lingkungan baru take action :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semakin terdengar bagaimana orang-orang menyuarakan suara hati lewat kampanye&lt;br /&gt;tapi apakah kampanye memberikan efek positif atau negatif??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin banyak efek positifnya dilihat dari tujuan kampanye tersebut, tapi ada beberapa celah yang tidak dipikirkan orang-orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*melakukan banyak kampanye peduli lingkungan/stop global warming dengan memakai speaker-speaker besar dan lighting yang banyak dan ciamik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;pertanyaannya, apakah itu tidak memakai watt yang besar?? apakah hemat energi?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*kampanye dengan mengeluarkan banyak pamflet dan spanduk-spanduk untuk mengajak orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;pertanyaannya, pamflet itu diciptakan melalui kertas kan, darimana asal kertas itu?? ( ya mudah2an seh memakai kertas daur ulang), dan spanduk-spanduk pun diciptakan oleh plastik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*kampanye dengan melakukan konvoi dengan puluhan/ratusan orang memakai kendaraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;pertanyaannya, seandainya harga bensin 4.5oo dikali puluhan, berapa uang yang keluar? mending disumbang untuk menanam pohon.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;apakah gas keluaran dari ratusan kendaraan itu menyehatkan??&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;sumber daya alam bumi sudah menipis, apa itu bukan pemborosan??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang kita bisa lakukan adalah merubah perilaku kita dan lebih respon kepada hal-hal yang sekiranya merusak lingkungan. tapi bukan berarti kita harus langsung memakai motor hybrid dan memakai green komputing untuk aktivitas. kita lakukan hal kecil terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuhan menciptakan alam untuk kita nikmati, tapi kenikmatan itu ada batasnya. karena itulah kita juga harus menjaganya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tidak ada kata terlambat untuk peduli lingkungan&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lets be green friend!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-5520952555107782663?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=r5BYnmNxd84:ym8eAMU0cNs:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=r5BYnmNxd84:ym8eAMU0cNs:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=r5BYnmNxd84:ym8eAMU0cNs:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/r5BYnmNxd84" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-10T10:39:37.548+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgZMQObtNlI/AAAAAAAAAH4/fiaxMu7jk54/s72-c/environment.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/mulai-dari-yang-kecil.html</feedburner:origLink></item><item><title>membuat perangkap nyamuk bebas asap ( 1 )</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/Iy5mEX5Az_4/membuat-perangkap-nyamuk-bebas-asap-1_2219.html</link><category>Hidup sehat</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Sat, 09 May 2009 19:19:46 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-1865535666327364546</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgY5ifJ7JEI/AAAAAAAAAHw/ZXmelKrV9D8/s1600-h/55r13l+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 259px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgY5ifJ7JEI/AAAAAAAAAHw/ZXmelKrV9D8/s320/55r13l+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334014073308390466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;metode ini ditemukan oleh seorang anak SD di Taiwan bernama Hsu Jia-Tsang yang dibantu oleh teman sekelasnya dan juga gurunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;alat yang dibutuhkan adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; * sebuah botol plastik berukuran 2 liter&lt;br /&gt; * 50 gram gula pasir&lt;br /&gt; * 1 gram bubuk ragi&lt;br /&gt; * termometer&lt;br /&gt; * gelas ukur&lt;br /&gt; * cutter&lt;br /&gt; * kertas hitam&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgY5aMTN8LI/AAAAAAAAAHo/JRczuSnbWQo/s1600-h/2rmpnpe+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 262px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgY5aMTN8LI/AAAAAAAAAHo/JRczuSnbWQo/s320/2rmpnpe+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334013930808144050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Langkah pertama :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potong 3/4 dari botol seperti yang tertera dalam gambar. dan simpan bagian atasnya untuk langkah ke 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Langkah Kedua :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan 200ml air panas setelah itu campurkan dengan 50 gram gula. Lalu dinginkan air gula sampai menjadi 40 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Langkah ketiga :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air gula yang telah siap segera tuangkan ke dalam botol dan tambah dengan bubuk ragi. Anda biarkan karena perlahan-lahan akan menghasilkan CO2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Langkah keempat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masukkan bagian atas botol yang disimpan ke bagian bawahnya seperti terlihat pada gambar. Usahakan sekencang mungkin (tidak longgar), agar gas CO2 yang diproduksi hanya keluar melalui lubang tengah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Langkah Kelima :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisi dengan kertas hitam untuk membuat bagian dalam botol menjadi gelap, sehingga disukai oleh nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;"&gt;Tips:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya tempatkan di tempat yang gelap dan tempatkan disudut ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua minggu anda bisa mempunyai segerombolan penuh nyamuk mati di dalam perangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganti air gula dan ragi setiap 2 minggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-1865535666327364546?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Iy5mEX5Az_4:QhmqXw_KJlk:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Iy5mEX5Az_4:QhmqXw_KJlk:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Iy5mEX5Az_4:QhmqXw_KJlk:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/Iy5mEX5Az_4" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-10T09:19:46.569+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgY5ifJ7JEI/AAAAAAAAAHw/ZXmelKrV9D8/s72-c/55r13l+1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/membuat-perangkap-nyamuk-bebas-asap-1_2219.html</feedburner:origLink></item><item><title>pupuk nitrogen</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/pnTHhWnRpCA/pupuk-nitrogen.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Fri, 08 May 2009 23:16:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-6259918557751204821</guid><description>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgUfORGV5aI/AAAAAAAAAHI/KGsbsCsB8nU/s1600-h/pPGGmQCloZ.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 303px; height: 203px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgUfORGV5aI/AAAAAAAAAHI/KGsbsCsB8nU/s320/pPGGmQCloZ.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333703663658853794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. contoh pupuk nitrogen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Pengertian Pupuk dan Pemupukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian pupuk secara umum ialah : suatu bahan yang bersifat organic ataupun anorganik, bila ditambahkan kedalam tanah atau ke tanaman, dapat memperbaiki sifat fisik, sifat kimia, sifat biologi tanah dan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Dari batasan ini diambil pengertian bahwa penambahan bahan pasir ke tanah yang mengandung kadar liat yang tinggi dapat merobah sifat fisis tanah yakni adanya perbaikan porositas tanah. Penambahan bahan kapur ketanah yang masam dapat meningkatkan pH tanah, terjadi perbaikan sifat kimiawi tanah dan penambahan bahan lainnya. Disini pasir dan kapur termasuk bahan pupuk dalam arti luas (Hasibuan,2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan berarti : Cara-cara atau motode serta usaha-usaha yang dilakukan dalam pemberian pupuk atau unsure hara ke tanah atau ketanaman yang sesuai yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman normal (Hasibuan,2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber unsur nitrogen sebenarnya cukup banyak terdapat di atmosfir, yaitu lebih kurang 79,2 persen dalam bentuk N2 bebas, namun demikian unsure N ini baru dapat digunakan oleh tanaman setelah mengalami perubahan kebentuk yang terikat yang kemudian dalam bentuk pupuk. Sumber utama dari Nitrogen berasal dari N2 atmosfir yang terikat. Untuk pembuatan pupuk adalah nitrogen dalam bentuk amoniak(Hasibuan,2006)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51); font-weight: bold;"&gt;Pembuatan Pupuk Nitrogen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga sekarang diketahui ada tiga cara pengikatan nitrogen bebas udara yang telah dikembangkan yaitu :&lt;br /&gt;1. Cara electric arc&lt;br /&gt;2. Cara pembuatan kalsium sianamida&lt;br /&gt;3. Cara fiksasi N udara dan membentuk ammoniak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Macam Pupuk Nitrogen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam klasifikasi pupuk, pupuk nitrogen ialah pupuk yang mempunyai komponen utama unsure N sebagai unsure hara, pupuk N terdiri dari :&lt;br /&gt;1. Pupuk N organic yang terdapat pada pupuk-pupuk organic&lt;br /&gt;2. Pupuk N organic buatan&lt;br /&gt;Kedua golongan pupuk tersebut diatas dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu :&lt;br /&gt;1. Bentuk organic&lt;br /&gt;2. Bentuk ammonia (NH4) dan&lt;br /&gt;3. Bentuk nitrat (NO3)&lt;br /&gt;Sedangkan pupuk-pupuk Cyanamide (CaCN2) dan Urea CO(NH2)2, karena bila diberikan kedalam tanah siap dirubah menjadi senyawa ammonia, maka dimasukkan kedalam golongan senyawa N berbentuk ammonia (Hasibuan,2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ammonium Sulfat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk ammonium sulfat dikenal juga dengan nama ZA (Zwavelzure Amonium). Pupuk ZA yang diperdagangkan dalam bentuk kristal, umumnya berwarna putih, tapi ada juga yang berwarna abu-abu, biru kabuan dan kuning, tergantung kepada pembuatannya. ZA yang diperdagangkan mengandung 97 persen (NH4)2SO4 dan tidak mengandung sekitar 20.5 sampai 21 tapi dalam perhitungan biasanya dibuat 20. Pupuk ini termasuk kedalam pupuk yang larut didalam air, dan didalam tanah terionisasi menjadi ion ammonium (NH4) dan ion-ion sulfat dengan rumus (SO42-).(Hasibuan,2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ammonium Chlorida ( NH4CL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk ammonium chlorida adalah pupuk berbentuk kristal berwarna putih. Pupuk ini mempunyai kadar N sebanyak 26. Larut didalam air. Didalam tanah akan terionisasi menjadi ion NH4 dan Cl-. Seperti halnya dengan pupuk ZA, ion ammonium dapat langsung diserap tanaman dan sebagian akan dijerap oleh koloid tanah pada permukaan (Hasibuan,2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ammonium Nitrat (NH4NO3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk ammonium nitrat adalah pupuk yang dapat menyumbangkan dua jenis hara N dalam bentuk ammonium dan nitrat. Pupuk ini mempunyai kadar N sebanyak 33, termasuk pupuk yang larut didalam air. Berntuk pupuk ialah padat dan kristalin dan berwarna putih, tidak higrokopis dan berkerja cepat (Hasibuan,2006)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ammonium Sulfat Nitrat ( ASN)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ammonium Sulfat Nitrat adalah pupuk yang diproduksi oleh Ruhr-sticstoff A.G.Jerman, merupakan garam rangkap dari ammonium sulfat dan ammonium nitrat. Pupuk ini diperdagangkan dalam bentuk kristal berwarna seperti kuning kemerah-merahan (Hasibuan,2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Urea CO(NH2)2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk urea adalah pupuk buatan senyawa kimia organic dari CO(NH2)2, pupuk padat berbentuk butiran bulat kecil (diameter lebih kurang 1 mm). Pupuk ini mempunyai kadar N 45-46. Urea larut sempurna di dalam air, dan tidak mengasamkan tanah. Sifat urea lain yang tidak menguntungkan adalah sangat higrokopis dan mulai menarik air dari udara pada kelembaban nisbi 73 persen(Hasibuan,2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pupuk Cyanamide&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk cyanamide dan pupuk urea dikenal sebagai pupuk organic buatan. Contoh pupuk cyanamide ialah CaCN2 dibuat dengan memanasi kapur (lime) dengan kokas ( coke) (Hasibuan,2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pupuk Kalsium Ammonium Nitrat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pupuk ini meruoakan campuran dari ammonium nitrat dengan bubuk tanah liat (kapur mergel). Campuran ini dimaksudkan untuk meniadakan keburukan-keburukan ammonium nitrat. Kalsium ammonium nitrat mengandung 20,5 N dan 30-35 CaCO3. diperdagangkan dalam bentuk butiran-butiran kuning muda dan hijau (Hasibuan,2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pupuk Natrium Nitrat (NaNO3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natrium nitrat juga dikenal dengan nama Chilisalpeter. Disebut dengan chilisalpeter karena pada awalnya pupuk ini merupakan produk alam, yang didapatkan dari endapan didalam tanah didaerah pantai utara chili, peru dan Bolivia dan dipantai barat Amerika Serikat. Sekarang pupuk NaNO3 telah dibuat secara sintetis melalui proses ammonia soda sejalan dengan cara pembuatan ammonium chlorida, yaitu dengan caraproses Solvay (Proses ammonia soda) dengan larutan garam (Hasibuan,2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Reaksi Pupuk Nitrogen diDalam Tanah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila pupuk ditambahkan kedalam tanah maka pupuk akan mengalami reaksi atau perubahan baik dalam bentuk fisik dan sifat kimianya. Perubahan-perubahan ini mulai terjadi apabila pupuk itu bereaksi dengan air tanah. Setelah bereaksi dengan air pupuk akan melarut, sebagian pupuk akan diserap akar tanaman, sebagian ada terfiksasi menjadi bentuk tidak tersedia untuk tanaman, hilang melalui proses denitrifikasi (pupuk N), tercuci (leaching) tereosi dan serta terjadinya penguapan (volatilisasi) (Hasibuan,2006).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-6259918557751204821?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=pnTHhWnRpCA:ttqW64bmhi8:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=pnTHhWnRpCA:ttqW64bmhi8:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=pnTHhWnRpCA:ttqW64bmhi8:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/pnTHhWnRpCA" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-09T13:16:06.512+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgUfORGV5aI/AAAAAAAAAHI/KGsbsCsB8nU/s72-c/pPGGmQCloZ.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/pupuk-nitrogen.html</feedburner:origLink></item><item><title>keajaiban bambu</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/lDrukVuyy1k/keajaiban-bambu.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Fri, 08 May 2009 00:36:12 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-6004204313080858534</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPgfOIdUGI/AAAAAAAAAHA/baWIWziXzEE/s1600-h/bambu-3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPgfOIdUGI/AAAAAAAAAHA/baWIWziXzEE/s320/bambu-3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333353210710937698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;terkadang bambu dipandang sebelah mata, malah sering diceritakan sebagai tempat hantu.&lt;br /&gt;tetapi nyatanya bambu memiliki segudang manfaat. diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Sumber dari suatu alat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Thomas Edison berhasil menggunakan kawat pijar terkarbonisasi bambu dalam percobaan pertama membuat lampu pijar. Bola lampu ini masih dinyalakan di Smithsonian Museum di Washington DC. Bambu juga digunakan sebagai dinding dari kolam renang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Bertahan melewati kesulitan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hanya bambu yang masih bertahan setelah semua luluh lantak oleh bom di hiroshima. bambu juga faktor pertama re-greening didaerah hiroshima yang terkena bom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Tumbuh dengan kekuatan dan kecepatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan kekuatan superior yang menyerupai baja ringan (daya tahan beban hingga 52.000 Pounds setiap tekanan/psi). Dengan perbandingan berat dan kekuatan, maka bambu merupakan salah satu tumbuhan terkuat dimuka bumi. Bambu memiliki lebih dari 1500 spesies yang berkembang di berbagai daerah mulai dari ketinggian 0 sampai ke 12.000 kaki di atas permukaan laut. Tumbuh diseluruh muka bumi kecuali di daerah kutub. Bambu juga merupakan tumbuhan yang paling cepat tumbuh : yaitu sekitar 2 inci setiap 1 jam. Beberapa jenis bambu bahkan tumbuh satu setengah meter per hari.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Bambu melindungi lingkungan dan udara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bambu adalah tumbuhan pelindung kerusakan tanah yang paling cepat berkembang, melepaskan oksigen 35% lebih banyak daripada jenis tumbuhan lain. Beberapa jenis bambu, setiap hektarnya bahkan menyerap hingga 12 ton karbon dioksida dari udara. Bambu juga dapat menurunkan intensitas cahaya matahari dan melindungi terhadap sinar ultra-violet. Kepercayaan tradisional menyatakan bahwa dalam hutan belukar bambu merupakan tempat favorit Budha, dan kita pun bisa merasakan kembali ketenangan emosi dan merangsang kreativitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Pengendali erosi tanah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Akarnya di dalam tanah dapat membuat tanah tidak mengalami erosi. Batangnya yang lentur dan kuat dapat menahan laju air atau lumpur jika terjadi air bandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Penyelamatan hutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bambu merupakan salah satu bahan bangunan yang kuat. Bambu memiliki gaya tarik 28.000 pounds per inci bujursangkar, beda dengan baja ringan yang hanya memiliki gaya tarik 23.000 pounds per inci bujursangkar. Daerah tropis sangat mungkin untuk tanaman bambu dan dapat menciptakan "rumah yang tumbuh sendiri". Maksudnya adalah, lahan kosong yang diperuntukkan untuk perumahan, ditanam pohon bambu terlebih dahulu. Jika telah besar, ditebang dan dijadikan bahan bangunan perumahan tersebut. Di Kosta Rika, 1000 rumah dibangun dari bambu setiap tahun hanya dengan bahan yang berasal dari 60 hektar perkebunan bambu. Jika suatu rumah membutuhkan kayu, maka bisa diganti dengan bambu sehingga kita dapat menyelamatkan hutan tropis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Sumber daya yang terbarukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bambu merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui secara cepat. Mungkin dikemudian hari kita tidak akan mengenal lagi istilah "plywood" yaitu triplek yang terbuat dari kayu, tetapi kita akan diperkenalkan dengan "ply boo" yaitu triplek yang terbuat dari bambu (semacam gedhek tapi dengan proses pembuatan dan hasil yang lebih baik). Kini bambu telah banyak digunakan untuk papan bingkai dinding dan lantai keramik; bubur bambu untuk membuat kertas (bukan bubur kertas atau pulp); briquettes/briket arang bambu untuk bahan bakar, bahan baku untuk konstruksi perumahan. Terdapat lebih dari 1500 jenis bambu di bumi. Keragamannya ini membuat bambu dapat sangat beradaptasi pada banyak lingkungan. Dapat dipanen dalam 3-5 tahun bila dibandingkan dengan kayu yang dapat dipanen pada 10-20 tahun. Bambu dapat hidup walaupun dengan tingkat curah hujan yang tinggi antara 30-250 inci setiap tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Perumahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Industri bambu telah memberikan pendapatan kepada lebih dari 2,2 miliar orang di seluruh dunia. Dengan tingkat pengembalian laba atas investasi sekitar 3-5 tahun, sangatlah cepat daripada industri rotan yang mempunyai tingkat pengembalian laba atas investasi sekitar 8-10 tahun. Pemerintah India dan Cina, telah mengembangkan kebijakan yang memfokuskan perhatian pada faktor pengembangan ekonomi dan perlindungan alam yang dapat diraih melalui 15 juta hektar hutan bambu cadangan. Di Limon, Kosta Rika, hanya rumah-rumah yang terbuat dari bambu (hasil dari Proyek Bambu Nasional) yang masih bertahan akibat gempa bumi pada tahun 1992. Fleksibel dan ringan, merupakan sifat bambu yang memungkinkan struktur rumah bertahan dari gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Makanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pucuk bambu untuk memberikan gizi jutaan orang di seluruh dunia. Di Jepang, kulit bambu merupakan Antioxidant yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri, dan digunakan sebagai bahan pengawet alami makanan. Bambu dapat juga dijadikan bahan pakan ternak dan makanan ikan. Di Taiwan sendiri, dibutuhkan 80.000 ton per tahun pucuk bambu, dan menghasilkan pendapatan $ 50 juta. Daun bambu biasanya digunakan sebagai makanan ternak. Daun bambu muda merupakan makanan favorit bagi gajah dan Panda.&lt;br /&gt;Daun bambu (D. Strictus) setiap 100 mg mengandung :&lt;br /&gt;crude protein, 15/09;&lt;br /&gt;crude serat, 23,15;&lt;br /&gt;eter ekstrak 1,43;&lt;br /&gt;ash 18/03;&lt;br /&gt;fosfor 170&lt;br /&gt;kalsium 1550 mg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Obat kuno&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bambu telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan Ayurvedic dan obat-obatan herbal Cina. Tabasheer, bubuk dalam tabung bambu, digunakan secara internal untuk merawat asma, batuk dan dapat digunakan sebagai zat perangsang nafsu berahi. Di Cina, bahan dari akar bambu hitam membantu mengobati penyakit ginjal (bambu hitam ini susah dicari lho disini). Akar dan daunnya juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit kelamin dan kanker. Getahnya digunakan untuk mengurangi demam, dan abu/arangnya akan menyembuhkan biang keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Desain tata letak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bambu merupakan komponen yang sangat indah dalam desain lansekap/tata letak. Bambu menjadikan lingkungan teduh, pemecah angin, hambatan polusi suara, keindahan dan estetika. Hutan Bambu merupakan suatu sistem ekologi yang dapat menjernihkan air dan mengurai limbah melalui aerobik rhizosphere (organisme yang hidup di sistem perakarannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Budaya dan Seni&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bambu adalah tanaman mistik: yang merupakan simbol kekuatan, fleksibilitas, ketekunan, dan kesabaran. Di Asia, bambu telah selama berabad-abad menyatu dalam upacara keagamaan, seni, musik, dan kehidupan sehari-hari. Bambu dapat ditemukan pada tulisan di kertas, penggunaan kuas, dan menjadi inspirasi untuk puisi dan lukisan. Beberapa catatan sejarah pada awal abad 2 sebelum Masehi (BC) ditulis pada lajur bambu hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;sumber : http://attayaya.blogspot.com/2009/04/bambu-fact.html&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-6004204313080858534?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=lDrukVuyy1k:j-6fC7mF_Eg:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=lDrukVuyy1k:j-6fC7mF_Eg:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=lDrukVuyy1k:j-6fC7mF_Eg:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/lDrukVuyy1k" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-08T14:36:12.408+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPgfOIdUGI/AAAAAAAAAHA/baWIWziXzEE/s72-c/bambu-3.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/keajaiban-bambu.html</feedburner:origLink></item><item><title>pulau nipah</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/YB6AGJJXg9g/pulau-nipah.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Fri, 08 May 2009 00:14:51 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-7025696312027923886</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;semua sudah tau es dikutub utara dan selatan mencair dikarenakan pemanasan global, salah satu akibatnya adalah menaiknya permukaan air laut sehingga menenggelamkan pulau-pulau dan mengakibatkan kebanjiran seperti di jakarta utara kemarin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; salah satu pulau indonesia yang tenggelam adalah pulau nipah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sepanjang tahun 2005 hingga 2007, Indonesia telah kehilangan 24 pulau kecil yang tenggelam akibat kenaikan muka air laut sebagai dampak dari pemanasan global. Dalam Status Lingkungan Hidup Indonesia tahun 2007 yang diluncurkan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Jumat (28/11/07) malam, disebutkan, pulau-pulau yang tenggelam itu berada di Provinsi Aceh (tiga pulau), Sumatera Utara (tiga pulau), Papua (tiga pulau), Kepulauan Riau (lima pulau), Sumatera Barat (dua pulau), Sulawesi Selatan (satu pulau), dan tujuh pulau di kawasan Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;salah satu pulau indonesia yang tenggelam dan menjadi sorotan adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pulau nipah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;mengapa menjadi sorotan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;pengerukan tanah dan sekarang sedang dala reklamasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pulau nipah terancam hilang dikarenakan luas wilayahnya yang hilang drastis bila air pasang datang &lt;span style="color: rgb(80, 80, 80);font-size:85%;" &gt;(Kalau sedang surut, luas wilayahnya 60 hektar, tetapi bila pasang, luasnya hanya 0,62 hektar)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;titik pangkal penentuan batas wilayah Indonesia-Singapura.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;kemungkinan wilayah ini mengandung endapan mineral ekonomis, seperti timah, emas, dan bauksit. Indikasi itu dapat dilihat dari sejarah geologi Selat Malaka yang sebelum zaman es mencair berupa daratan, bagian dari Paparan Sunda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pusat monitoring polusi lingkungan laut sekitar Selat Malaka dan Philip. Kedua selat itu merupakan urat nadi lalu lintas perdagangan terpadat di dunia, yang menghubungkan Asia Barat dan Timur dengan kepadatan kapal dagang sekitar 50.000 yang berlalu lalang setiap tahunnya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;pulau nipah sebelum direklamasi (dikeruk oleh perusahaan singapura) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPa4bQh0FI/AAAAAAAAAGo/dneFGIsAZCk/s1600-h/Nipah+1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 313px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPa4bQh0FI/AAAAAAAAAGo/dneFGIsAZCk/s320/Nipah+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333347046661410898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;setelah direklamasi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPbPVhj2vI/AAAAAAAAAGw/gvc8oLKi6ws/s1600-h/nipah+all.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPbPVhj2vI/AAAAAAAAAGw/gvc8oLKi6ws/s320/nipah+all.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333347440259226354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPbU39-iDI/AAAAAAAAAG4/sHtcw1_7ntM/s1600-h/nipah+samping.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPbU39-iDI/AAAAAAAAAG4/sHtcw1_7ntM/s320/nipah+samping.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333347535404566578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian pulau nipah ini harus dicermati oleh pemerintah, jangan sampai pulau-pulau kecil dari 18.000 pulau indonesia bisa tenggelam. karena sangat rentan dari efek pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;* dari berbagai sumber diolah kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-7025696312027923886?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=YB6AGJJXg9g:5ob3lBR-z6I:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=YB6AGJJXg9g:5ob3lBR-z6I:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=YB6AGJJXg9g:5ob3lBR-z6I:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/YB6AGJJXg9g" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-08T14:14:51.442+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPa4bQh0FI/AAAAAAAAAGo/dneFGIsAZCk/s72-c/Nipah+1.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/pulau-nipah.html</feedburner:origLink></item><item><title>Ini yang harus dicontoh!</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/E9IVhPCa7X4/ini-yang-harus-dicontoh.html</link><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Fri, 08 May 2009 00:36:27 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-7879153248241708135</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPSTP_WfvI/AAAAAAAAAGg/LV1ASnzeV1o/s1600-h/a+marcel+agot.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPSTP_WfvI/AAAAAAAAAGg/LV1ASnzeV1o/s320/a+marcel+agot.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333337611888393970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bila ingin melestarikan alam, mulailah dari diri sendiri. Agaknya prinsip itulah yang dipegang kuat oleh Marselinus Agot SVD (58). Dia pun memulai melakukan hal-hal yang sederhana untuk menghijaukan sebagian wilayah Manggarai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, Marselinus yang akrab dipanggil Marsel gelisah melihat banyaknya kawasan hutan yang sudah mulai gundul di tanah Manggarai. Dia pun merasakan kesedihan ketika alam sudah mulai hancur, sering terjadi longsor, erosi, dan debit air yang semakin menurun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, sedikit demi sedikit, dia membeli lahan untuk penghijauan. Lahan yang dibelinya bukan dengan harga yang mahal. Bahkan, ada yang dibeli pada tahun 1990-an hanya dengan harga Rp 500 per meter persegi. Harga yang sangat murah untuk bisa mewujudkan cita-cita besar, yaitu menghijaukan kota Labuan Bajo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Semua itu saya dapatkan karena kebaikan hati orang- orang yang juga ingin ikut menghijaukan wilayah ini. Di samping itu, memberi contoh kepada orang lain tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi kita harus mengerjakannya, yaitu dengan menanam pohon,” kata Marsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai balas jasanya, Marsel menceritakan, dia tetap berhubungan baik dengan para pemilik tanah yang dibelinya. Bahkan, Marsel tidak segan-segan membantu mereka bila sedang menghadapi kesulitan. ”Saya tidak bisa melakukan penghijauan jika tidak mendapat lahan dari mereka, jadi saya harus membantu bila mereka dalam kesusahan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha penghijauan yang dilakukan Marsel dimulai sejak tahun 1997 di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang baru dibentuk tahun 2003. Sebelumnya, pada tahun 1990-an, Marsel juga menanam sekitar 5.000 pohon di sebidang tanah di Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun, saat ini hanya lahan di Labuan Bajo yang diurusnya, sedangkan lahan di Ruteng dikelola oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ruteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Labuan Bajo, Marsel mengelola sekitar 20 hektar lahan yang tersebar di dua tempat, yaitu di wilayah Pantai Pede, Desa Gorontalo seluas 8 hektar, dan di Desa Batucermin seluas 12 hektar. Di lahan tersebut ditanam bibit pohon mahoni dan berbagai jenis kayu lokal, misalnya pohon nara, aor nana, dan ngancar. Semuanya ada sekitar 13 jenis pohon yang ditanamnya. Selain di dua lahan itu, Marsel masih memiliki beberapa areal yang juga akan dijadikan lahan penghijauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pohon jenis lokal kami tanam supaya tidak menghilang di tanahnya sendiri. Selanjutnya, kami akan terus mengembangkan penghijauan ini untuk menyelamatkan lingkungan. Masih ada 30 hektar lahan yang belum ditanami,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, Marsel sudah bisa menikmati sedikit hasil dari hutan buatannya. Siang itu, bersama dengan Kompas, Marsel mengunjungi hutan mahoni yang sudah cukup besar-besar di wilayah Desa Batucermin. Usia pohon rata-rata 6 tahun, dengan jarak tanam 1,5 meter. Dengan jarak tanam 1,5 meter, Marsel berharap pohon-pohon yang ditanamnya tidak terlalu banyak bercabang dan lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan kami disambut oleh para tukang yang sedang membangun sebuah rumah kecil. Marsel menceritakan, rumah kecil itu dibangun untuk teman-temannya yang berasal dari luar kota, yang ingin menikmati suasana hutan buatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil terus menceritakan mengenai hutan buatannya, Marsel juga menunjukkan sebuah mata air di tengah-tengah hutan buatannya di Desa Batucermin. ”Munculnya mata air ini yang membuat saya sangat terharu. Anugerah yang tidak ternilai karena di Labuan Bajo sangat sulit mendapatkan air,” katanya dengan mata berbinar-binar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata air yang sudah membentuk sungai kecil itu kemudian ditanami bunga teratai. Di awal bulan Mei itu, bunga teratai sedang mengembang sehingga hutan itu terlihat indah. Meski airnya tidak terlalu jernih, tetapi cukup membuat suasana di hutan terasa sejuk. Padahal, cuaca di kota Labuan Bajo saat itu panas sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya satu mata air. Berjarak sekitar 50 meter, ada lagi dua mata air lain yang membentuk kubangan kecil. Marsel berharap mata air itu juga akan membesar seperti mata air sebelumnya. Ia mengatakan, ketika para pelajar pulang sekolah, mereka sering mampir ke sungai itu. Bahkan, beberapa penduduk di sekitar juga memanfaatkan airnya. Di kota komodo itu memang sulit mendapatkan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marsel menceritakan, semua kegiatan terkait dengan lingkungan itu berada di bawah payung Yayasan Sosial Pemerhati Pendidikan (Yaspemdik). Supaya yayasan dapat dijalankan, Marsel mendirikan berbagai usaha seperti perkebunan, pertanian, bengkel kayu, wartel dan warnet, yang bernaung di bawah PT Predicator Unitatis Mundi (Prundi) yang artinya pemakluman bahwa dunia itu satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami menjalankan misi di bidang sosial, kependidikan bagi awam, sosial kemasyarakatan, dan pelestarian lingkungan hidup. Tetapi, kami tidak pernah mau mengerjakan proyek dari lembaga apa pun. Kami hanya bermodal nekat dan kemauan saja,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marsel dilahirkan di Kampung Wela, Kabupaten Manggarai. Karena jaraknya jauh dari Ruteng, pusat kota Manggarai, dia tidak bisa segera mengenyam pendidikan di usia muda. Tahun 1958, Marsel mencoba masuk ke sebuah Sekolah Rakyat (SR) di kampung lain, tetapi ditolak dengan alasan kondisi fisik yang tidak prima. Dia diminta datang lagi tahun berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan hidup di desa di wilayah Manggarai membuat Marsel sangat akrab dengan hutan di kampungnya. Karena itulah, ketika banyak kawasan hutan digunduli, dia kehilangan lingkungan yang nyaman dan asri. Ia sempat marah ketika banyak orang ikut-ikutan menebangi pohon. Namun, kemarahan itu kemudian diwujudkan dengan mencari lahan untuk menanam pohon. Semoga saja apa yang sudah dilakukannya akan ditiru banyak orang meski hanya di lingkungan Manggarai Barat. (Susie Berindra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama: Marselinus Agot SVD&lt;br /&gt;Tempat, tanggal lahir: Wela, 2 Juni 1950&lt;br /&gt;Riwayat Pekerjaan: - Dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ruteng, 1988-2005 - Ketua STKIP Ruteng, April 1988-1997 - Ketua Badan Pelaksana Yayasan Pendidikan St PaulusRuteng, 1997-2005 - Ketua Yayasan Sosial Pemerhati Pendidikan, 2000-sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;" semoga orang-orang seperti ini semakin banyak, yang mempunyai mata dan hati terbuka memikirkan keasrian alam yang semakin tersisihkan "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Sumber: KOMPAS, 11 Juli 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-7879153248241708135?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=E9IVhPCa7X4:LFdPe646ZBs:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=E9IVhPCa7X4:LFdPe646ZBs:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=E9IVhPCa7X4:LFdPe646ZBs:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/E9IVhPCa7X4" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-08T14:36:27.724+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgPSTP_WfvI/AAAAAAAAAGg/LV1ASnzeV1o/s72-c/a+marcel+agot.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/ini-yang-harus-dicontoh.html</feedburner:origLink></item><item><title>come on,  Vote Pulau Komodo for the New 7 Wonders of Nature!!</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/mRgH10f67OU/come-on-vote-pulau-komodo-for-new-7.html</link><category>Berita</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Wed, 06 May 2009 21:22:25 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-3828043566246280673</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Ayo dukung taman nasional komodo menjadi 7 keajaiban alam dunia!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgJh596F4UI/AAAAAAAAAGA/hZFeMBcV8uA/s1600-h/vote-komodo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 346px; height: 252px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgJh596F4UI/AAAAAAAAAGA/hZFeMBcV8uA/s320/vote-komodo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332932557258744130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Departemen Kebudayaan dan Pariwisata telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1000 vote online untuk mendukung Taman Nasional Komodo sebagai nominasi nasional Indonesia yang terpilih dalam kampanye New7Wonders of Nature (Tujuh Keajaiban Dunia bernuansa Alam). 1000 vote telah berhasil didapatkan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dalam waktu 3 hari, saat penyelenggaraan event Deep &amp;amp; Extreme Indonesia 2009 pada tanggal 27-29 Maret di JICC Jakarta. Reaksi pengungjung pun sangat antusias dalam penyelenggaraan pameran Deep &amp;amp; Extreme Indonesia 2009 untuk mendukung Taman Nasional Komodo menjadi 7 Keajaiban Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ini, 7 mei 2009 Taman nasional komodo telah menduduki peringkat ke-9 dari 56 nominasi didalam grup F. Keseluruhan nominasi dalam kampanye tahap ke-2 ini adalah 261 nominasi yang terdiri dari 222 negara, nominasi tersebut dibagi dalam 7 Group yaitu: (A) Landscape/Ice Formation, (B) Island, (C) Mountain/Volcanoes, (D) Cave/Rock Formation/Valley, (F) Forest/National Parks/Nature Reserve, (G) Lakes/Rivers/Waterfalls, dan (H) Seascape.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat ikut terus dalam kampanye ini, taman nasional komodo harus mendapatkan minimal posisi ke 11 pada frup F atau 77 besar dari keseluruhan nominasi. Tahap ke-2 kampanye ini akan berakhir tanggal 7 Juli 2009, jadi teruslah mem-vote taman nasional komodo dengan menyumbangkan seluruh email yang anda punya&lt;br /&gt;( 1 email = 1 vote ). Tahap ke-3 sekaligus yang juga merupakan tahap final dan akan berlangsung selama tahun 2010-2011. Pengumuman 21 nominasi ini akan dilakukan tanggal 21 Juli 2009.&lt;br /&gt;Pengumuman 21 nominasi ini akan dilakukan tanggal 21 Juli 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Come on Bloghter, siapa lagi yang akan mendukung taman nasional komodo selain kalian orang indonesia. kita punya pasukan 200 juta orang, kesempatan kita masih banyak. Ayo kita vote taman nasional komodo sekarang juga!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;caranya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kalian masuk ke http://www.new7wonders.com (masuk ke menu “N7W” kemudian “Vote for Nominees, click Asia dan pilih taman nasional komodo menjadi pilihan pertam dari 7 pilihan”)&lt;br /&gt;atau langsung click URL berikut: http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-style: italic;"&gt;catatan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-style: italic;"&gt;sekarang satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan untuk kategori New 7 Wonders of Nature adalah Pulau Komodo, setelah Danau Toba dan Gunung Krakatau tersingkir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-3828043566246280673?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=mRgH10f67OU:U4iqBIEqur0:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=mRgH10f67OU:U4iqBIEqur0:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=mRgH10f67OU:U4iqBIEqur0:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/mRgH10f67OU" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-07T11:22:25.943+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgJh596F4UI/AAAAAAAAAGA/hZFeMBcV8uA/s72-c/vote-komodo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/come-on-vote-pulau-komodo-for-new-7.html</feedburner:origLink></item><item><title>Pupuk cair</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/eMbGflaQx8Y/pupuk-cair.html</link><category>Hidup sehat</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Wed, 06 May 2009 20:54:56 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-4505767410289544657</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penggunan sampah tidak hanya terbatas kepada pupuk padat atau kompos saja.&lt;br /&gt;kita dapat membuat pupuk cair yang juga memberikan banyak manfaat seperti menjadi aktivator untuk membuat kompos, dan bila disiramkan ke lubang WC akan membuat limbah tinja di dalam septik tank menjadi padat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Berikut langkah-langkah membuat pupuk cair :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Cincang sisa sampah hijau seperti sisa sayuran, sayuran basi, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Siapkan tong plastik atau tong bekas wadah cat tembok ukuran 25 kilogram (kg), lengkap dengan tutupnya. Siapkan juga kantong plastik ukuran 60 cm x 90 cm dan beri beberapa lubang sebesar 1 cm. Lubang ini untuk memperlancar sirkulasi air dalam tong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Siapkan 1/4 kg gula merah yang sudah dilarutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Siapkan 1/2 liter bahan EM4 untuk mempermudah proses pelarutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Siapkan 1/2 liter air bekas cucian beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Siapkan 10 liter air tanah. Untuk hasil maksimal jangan gunakan air hujan atau air PAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Campur air bekas cucian beras, EM4, dan air gula ke dalam tong plastik. Sementara itu cincangan sampah hijau dimasukkan ke dalam kantong plastik yang sudah dilubangi. Setelah itu, masukkan kantong plastik ini ke dalam tong plastik dan tambahkan air tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ikat kantong plastik berisi sampah hijau itu dan tutup pula tong plastik itu dengan rapat selama tiga minggu (21 hari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Setelah tiga minggu, sampah dalam tong itu tidak berbau dan kelihatan menyusut. Angkat sampah itu hingga air tiris. Sampah dari dalam plastik menjadi pupuk padat, sedangkan air dalam tong menjadi pupuk cair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-4505767410289544657?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=eMbGflaQx8Y:WpKvLJ1S7iQ:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=eMbGflaQx8Y:WpKvLJ1S7iQ:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=eMbGflaQx8Y:WpKvLJ1S7iQ:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/eMbGflaQx8Y" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-07T10:54:56.213+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/pupuk-cair.html</feedburner:origLink></item><item><title>Harga 1 meter hutan lindung = 3 permen ??</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/A6LIF5Nmzc8/harga-semeter-hutan-lindung-3-permen.html</link><category>Apa kamu tahu ??</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Wed, 06 May 2009 21:24:00 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-3064161291287655516</guid><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgJiPYAVpzI/AAAAAAAAAGI/isP8DUIPtNY/s1600-h/hutan.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 431px; height: 219px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgJiPYAVpzI/AAAAAAAAAGI/isP8DUIPtNY/s320/hutan.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332932925041518386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harga hutan lindung di indonesia sangat tidak realistis, pemerinah berani menjual hutan lindung untuk kegiatan pertambangan, dengan hanya mengenakan pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp3 juta per hektare per tahun.&lt;br /&gt;Secara logika berarti tanah hutan lindung di indonesia hanya seharga Rp120 hingga Rp300 per meter, PNBP itu sama dengan harga 3 buah permen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lewat Peraturan Pemerintah (PP) No 2 tahun 2008, para pemodal diberi kemewahan membabat hutan lindung dan hutan produksi menjadi kawasan pertambangan dan usaha lain, hanya dengan membayar Rp300 setiap meternya. PP ini menghapus fungsi lindung kawasan hutan menjadi fungsi ekonomi sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas ini menguntungkan perusahaan asing sekelas Freeport, INCO, Rio Tinto, Newmont, Newcrest, dan Pelsart dengan adanya PP ini, dan juga untuk perusahaan nasional macam Bakrie, Medco, Antam dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih 158 perusahaan pertambangan memiliki ijin di di kawasan lindung meliputi luasan sekitar 11,4 juta hektare. Hanya dengan membayar Rp1,8 juta hingga Rp3 juta per hektare, perusahaan tambang dapat merubah kawasan hutan lindung dan hutan produksi menjadi kawasan tambang skala besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih murah lagi untuk tambang minyak dan gas, panas bumi, jaringan telekomunikasi, repiter telekomunikasi, stasiun pemancar radio, stasiun relai televisi, ketenagalistrikan, instalasi teknologi energi terbarukan, instalasi air dan jalan tol. Harganya turun menjadi Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pemerintah dapat menyeleksi kembali peraturan yang ada dengan sebaik mungkin sehingga dapat memberikan devisa dan bukannya memberikan kerugian seperti musibah dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;note : referensi dari www.antara.co.id dan diolah kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-3064161291287655516?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=A6LIF5Nmzc8:4lscDnYlFjk:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=A6LIF5Nmzc8:4lscDnYlFjk:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=A6LIF5Nmzc8:4lscDnYlFjk:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/A6LIF5Nmzc8" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-07T11:24:00.256+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/_2IF8SoQWiEY/SgJiPYAVpzI/AAAAAAAAAGI/isP8DUIPtNY/s72-c/hutan.gif" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/harga-semeter-hutan-lindung-3-permen.html</feedburner:origLink></item><item><title>Daur Ulang Kertas</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/Qeke4Hmdo0k/daur-ulang-kertas.html</link><category>Hidup sehat</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Wed, 06 May 2009 20:55:13 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-831500509889801969</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendaur ulang kertas adalah salah satu cara untuk  penghematan serat-serat kayu pohon. Hal ini membantu alam, kretif dan  menghasilkan uang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Berikut adalah proses pembuatan kertas daur ulang :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;I. Alat yang diperlukan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papan kayu atau triplek, kain tipis, screen kerapatan 36 atau 38, rakel, blender, bak besar dan ember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;II. Bahan yang diperlukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kertas bekas disobek-sobek (direndam semalaman), karakteristik, pewarna alami atau buatan, pemutih dan lem (jika diperlukan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;III. Langkah-langkah pembuatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Siapkan rendaman sobekan kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Siapkan papan yang tlah dilapisi kain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Blender kertas dengan air, perbandingannya 1:3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga menjadi bubur kertas (pulp).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Masukkan pulp ke dalam bak yang telah diisi air satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;per empat bagiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ulangi langkah tiga dan empat kira-kira tujuh atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;delapan kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Blender karakteristik dan pewarna alami secara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terpisah dengan sedikit air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Masukan ke dalam bak. Aduk rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Blender satu setengah sendok teh lem dan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Berdirikan papan dengan kemiringan kira-kira 45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;derajat. Basahi papan dengan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Masukkan screen ke dalam air. Saring pulp dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;screen secara merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Tempelkan screen pada papan. Gunakan rakel untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meniriskan air pada screen hingga air tidak menetes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagi. Lepaskan screen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Ulangi langkah 10 dan 11 hingga pulp di bak habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Jemur papan di tempat panas. Kertas akan kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekitar tiga jam. Jika diletakkan di ruang tertutup,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kertas akan kering keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Setelah kering, cabut kertas secara perlahan agar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak robek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Kertas daur ulang siap digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebal tipisnya kertas yang terjadi tergantung pada komposisi bubur kertas dan air. Semakin banyak bubur kertas semakin tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan kertas daur ulang yaitu untuk membuat kartu lebaran, ulang tahun, frame pas photo dan aneka kerajinan lain. Pemasaran masih di lingkungan sekolah. Sebenarnya engan menekuni pembuatan kertas daur ulang dapat digunakan untuk menambah penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://lingkunganku.multiply.com/ dan diolah kembali&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-831500509889801969?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Qeke4Hmdo0k:KraUuPyseqM:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Qeke4Hmdo0k:KraUuPyseqM:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=Qeke4Hmdo0k:KraUuPyseqM:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/Qeke4Hmdo0k" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-07T10:55:13.924+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/daur-ulang-kertas.html</feedburner:origLink></item><item><title>3R + 1R</title><link>http://feedproxy.google.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~3/VfJCLzXmfPk/3r-1r.html</link><category>Hidup sehat</category><author>noreply@blogger.com (ilham imagine)</author><pubDate>Tue, 05 May 2009 20:38:49 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4156422864052563022.post-3309910057102033945</guid><description>Ada yang terlupakan dari masyarakat yaitu mendapatkan uang dari hal kecil yang kita lupakan. Limbah kertas sangat sering kita jumpai disekitar kita. Daur ulang kertas bisa menjadi berbagai barang yang bisa kita butuhkan, seperti : paperbag, kertas roti, karton dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini harusnya didukung oleh segenap mayarakat indonesia dan juga pemerintahan untuk menjadi solusi alternatif perekonomian masyarakat. Selain itu, kepedulian tentang lingkungan juga akan terus ditumbuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kalian tahu tentang 3R?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3R itu adalah reduce, reuse and recycle. namun saya tambahkan repair sebagai pelengkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reduce berarti kita meninggalkan bahan-bahan yang merugikan ekosistem. Reduce juga berarti mengurangi barang-barang disekitar kita yang tidak terlalu dibutuhkan seperti penghematan kertas tissue, penghematan kertas print kantor, dan membaca koran online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reuse sendiri berarti pemakaian ulang barang disekitar kita yang masih bisa dimanfaatkan, contoh yaitu baju bekas, perabotan bekas yang masih digunakan oleh orang sekitar yang membutuhkan seperti yatim piatu dan korban bencana alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Recycle adalah mendaur ulang barang. Mendaur sampah organik adalah yang paling sering dulakukan dan contoh yang paling gampang. contoh lainnya adalah botol plastik, dan kertas yang bisa dijadikan paperbag. namun kebiasaan Recycle belum ter-realisasi di indonesia. contohnya pembedaan tempat sampah organik dan sampah on-organik yang masih jarang ditemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terakhir adalah Repair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repair memang masih diluar oleh pikiran orang indonesia. Repair adalah usaha untuk perbaikan demi lingkungan kita. Contoh memperbaiki barang disekitar kita yang masih bisa dimanfaatkan. seperti : payung yang masih bisa diperbaiki sebaiknya direparasi sehingga tidak perlu membeli payung yang baru,&lt;br /&gt;Contoh lainnya Kota jakarta yang lebih banyak menebang pohon daripada menumbuhkan kembali pohon &gt;.&lt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4156422864052563022-3309910057102033945?l=www.hijaukanbumi.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="feedflare"&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=VfJCLzXmfPk:BJYzC5jrdyo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=VfJCLzXmfPk:BJYzC5jrdyo:63t7Ie-LG7Y"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=63t7Ie-LG7Y" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?a=VfJCLzXmfPk:BJYzC5jrdyo:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/img&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/SaveHumanSaveAnimalSaveEarth/~4/VfJCLzXmfPk" height="1" width="1"/&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2009-05-06T10:38:49.834+07:00</app:edited><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total><feedburner:origLink>http://www.hijaukanbumi.co.cc/2009/05/3r-1r.html</feedburner:origLink></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

