<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><title>Pawargo.com - Blog'e Paguyuban Warga Ponorogo</title><link>http://www.pawargo.com/</link><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/PaguyubanWargaPonorogo" /><description>Selamat datang di Blog Paguyuban Warga Ponorogo, sebuah blog yang kami persembahkan khusus kepada warga Ponorogo di manapun saat ini berada. Apresiasi Team Kreatif Pawargo untuk memberikan informasi seputar Kota Ponorogo, dalam menghadapi perkembangan Tekhnologi dan Informasi Global. Kami mengajak kepada seluruh Warga Ponorogo untuk ikut serta meramaikan Blog ini. Mari sharing Kegiatan dan Informasi Paguyuban Warga Ponorogo di seluruh penjuru Dunia.</description><language>en</language><managingEditor>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</managingEditor><lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 05:25:44 PDT</lastBuildDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">302</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/">25</openSearch:itemsPerPage><feedburner:info uri="paguyubanwargaponorogo" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Selamat datang di Blog Paguyuban Warga Ponorogo, sebuah blog yang kami persembahkan khusus kepada warga Ponorogo di manapun saat ini berada. Apresiasi Team Kreatif Pawargo untuk memberikan informasi seputar Kota Ponorogo, dalam menghadapi perkembangan Tek</itunes:subtitle><feedburner:browserFriendly></feedburner:browserFriendly><item><title>Budidaya Kelinci di Karangpatihan</title><link>http://www.pawargo.com/2012/05/budidaya-kelinci-di-karangpatihan.html</link><category>bakti sosial</category><category>Ponorogo</category><category>balong</category><category>kampung</category><category>desa tertinggal</category><category>karangpatihan</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Thu, 17 May 2012 06:38:34 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-1948308266004362218</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-FX3l-DVr8Ok/T7T3H0BoFKI/AAAAAAAAC3s/syH72h1Kygk/s1600/Tim+PKM-M+UNY.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="176" src="http://2.bp.blogspot.com/-FX3l-DVr8Ok/T7T3H0BoFKI/AAAAAAAAC3s/syH72h1Kygk/s320/Tim+PKM-M+UNY.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tim PKM-M UNY memberikan pelatihan tentang beternak kelinci. (Foto: dok. Tim PKM-M UNY)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Di Ponorogo, Jawa Timur, ada sebuah desa yang dikenal sebagai "Kampung Idiot" karena banyaknya penyandang disabilitas intelektual di sana. Tetapi, lima mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini tergerak untuk memberdayakan penduduk Kampung Idiot dan menghapus stigma tersebut. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Essy Purwaningtyas, Yuni Nurfiana W dan Nur Hera Utami (mahasiswa FMIPA), Dwi Ayu Novita A (mahasiswa Fakultas Teknik) serta Maria Wulandari (mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra) melirik kelinci sebagai media pengubah stigma Kampung Idiot. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa pengabdian Masyarakat (PKM-M), mereka berinisiatif mengubah Desa Karangpatihan, Ponorogo, dari Kampung Idiot menjadi Kampung Kelinci.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yuni Nurfiana W memaparkan, Desa Karangpatihan ini memang dijuluki sebagai Kampung Idiot karena ada 64 warganya menyandang disabilitas intelektual. Kondisi ini diperparah lagi dengan mayoritas warganya yang hidup di bawah garis kemiskinan. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Kami merasa perlu berupaya memberdayakan desa ini dengan melatih kemandirian para penyandang disabilitas intelektual yang selama ini cenderung dianggap beban bagi masyarakat," kata Yuni dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Kamis (17/5/2012).&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yuni dan rekan satu timnya kemudian menghelat berbagai kegiatan yang memberikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan, kepada para penyandang disabilitas intelektual tentang berternak kelinci. Mereka memilih kelinci karena ia merupakan hewan yang produktif dalam bereproduksi, sehingga dapat menghasilkan daging cukup banyak. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Daging kelinci yang kaya protein dan rendah kolesterol pun masih diminati pasar, tidak hanya di lokal Ponorogo, tetapi juga di luar daerah," imbuhnya. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Untuk memudahkan jalannya program yang didanai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut, tim Yuni pun membuat struktur organisasi Kelompok Kampung Kelinci, Desa Karangpatihan. Organisasi ini akan bertugas memantau kegiatan masyarakat dalam berternak kelinci dan mempermudah koordinasi serta komunikasi antara tim PKMM, lembaga desa dan warga. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Samuji, sang Ketua Kampung Kelinci, menuturkan, sudah ada 50 warga mendapat bibit kelinci. Bahkan, beberapa di antaranya telah melahirkan. "Warga antusias sekali memelihara kelinci karena relatif mudah, pakan tidak sulit dicari, dan prosepektif untuk menambah pendapatan. Semoga program ini dapat dikembangkan," ujarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Harapan Samuji diwujudkan melalui kerjasama dengan berbagai pihak, di antaranya LPM Mandiri Kota Ponorogo. Ketua LPM Mandiri Ponorogo Fendi Sukatmanto, mengaku tertarik dengan program rintisan Kampung Kelinci tersebut. LPM Mandiri sendiri akan mendampingi dan membina warga Kampung Kelinci. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
"Saya berharap nantinya akan dapat berkembang lebih jauh. Kami pun siap membantu program ini, terlebih karena adanya kesamaan visi dan misi," imbuhnya. &lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ide Kampung Kelinci juga disambut baik oleh Kepala Desa Karangpatihan Daud Cahyono. Dia menilai, program ini akan berdampak positif bagi desanya. Daud menuturkan, meski awalnya berat dan menjadi beban bagi perangkat desa, pelatihan yang diberikan tim PKM-M UNY ini diyakininya akan menumbuhkan kemandirian warga. "Dan Karangpatihan yang semula dijuluki sebagai Kampung Idiot, insya Allah nanti menjadi Kampung Kelinci," kata Daud.&lt;a href="http://kampus.okezone.com/read/2012/05/17/373/630994/kampung-idiot-menjelma-jadi-kampung-kelinci" target="_blank"&gt;(rfa)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-1948308266004362218?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-05-17T20:38:34.911+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-FX3l-DVr8Ok/T7T3H0BoFKI/AAAAAAAAC3s/syH72h1Kygk/s72-c/Tim+PKM-M+UNY.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Aksi Lempar Sandal Warnai Kunjungan Prabowo di Ponorogo</title><link>http://www.pawargo.com/2012/05/aksi-lempar-sandal-warnai-kunjungan.html</link><category>gerindra</category><category>Prabowo Subianto</category><category>silaturahmi</category><category>ricuh</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sun, 13 May 2012 20:15:33 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-5116877078501863405</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ty849LA2dtc/T7BcGUVbVJI/AAAAAAAAC2o/Z36gkPXpsGE/s1600/Prabowo_Subianto_Sampaikan_Pidato.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="http://2.bp.blogspot.com/-ty849LA2dtc/T7BcGUVbVJI/AAAAAAAAC2o/Z36gkPXpsGE/s320/Prabowo_Subianto_Sampaikan_Pidato.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Prabowo Subianto &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
PONOROGO - Acara silaturahmi akbar bakal calon presiden 2014, Prabowo Subianto yang digelar di alun-alun Ponorogo, Jawa Timur nyaris ricuh, Minggu (13/5/2012).&lt;br /&gt;
Puluhan ribu orang yang memadati ruang panggung utama, terlibat aksi saling lempar sandal, sejak awal hingga berakhirnya acara. Bahkan, diujung acara seusai Prabowo meninggalkan panggung utama, massa sempat terlibat aksi kejar-kejaran.&lt;br /&gt;
Tidak hanya master of ceremoni (MC) yang berusaha menenangkan massa menggunakan pengeras, MC dari orkes dangdut yang didatangkan dari Surabaya juga melerai massa agar tenang.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Namun, massa yang terus saling lempar tidak bisa menenangkan diri dan semakin memanas, saat Prabowo meninggalkan lokasi acara.&lt;br /&gt;
Aksi massa yang nyaris baku hantam, berhenti setelah sejumlah pasukan Polres Ponorogo yang berseragam maupun tidak berseragam, masuk ke arena kerumuman massa dan membubarkannya.&lt;br /&gt;
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, sempat menenangkan massa menggunakan pengeras suara. Menurutnya, yang berusaha membuat gaduh dan ricuh dengan melempar sandal, adalah antek-antek koruptor.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Awas satu dua penyusup di tengah kerumunan itu adalah antek-antek koruptor, yang tak pernah berharap adanya perubahan ke arah yang lebih baik. Antek-antek koruptor itu cecunguk-cecunguk yang menyusup," &lt;/i&gt;terang Prabowo sambil menunjuk ke arah massa yang dianggapnya perusuh.&lt;br /&gt;
Teriakan Prabowo bukan tanp alasan. Sebab, massa yang saling lempar sandal dan meneriakkan yel-yel pembelaan kelompoknya, tidak pernah tenang.&lt;br /&gt;
Padahal, saat itu sedang memasuki acara puncak, yakni sambutan dan pidato Prabowo, di panggung utama.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Apa sudah tidak ingin perubahan? Apakah sekarang sekolah gampang (mudah)? Dan apakah sekarang sudah makmur semuanya? Bukan kah yang datang ke sini ingin perubahan, ingin sekolah mudah, serta ingin kemakmuran. Insya Allah, jika Gerindra menang, semua keinginan masyarakat akan kami kelola dengan baik,"&lt;/i&gt; tutur Prabowo berusaha meredakan emosi massa.&lt;br /&gt;
Prabowo menambahkan, saat ini rakyat memiliki kekuasaan penuh. Namun, kekuasaan dapat digunakan sesuai keinginan masyarakat, jika tidak salah memilih dalam Pemilu 2014 mendatang.&lt;br /&gt;
Menurutnya, satu suara salah memilih pada 2014, akan berujung pada penderitaan selama lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Jangan sampai salah memilih. Jangan sampai Anda mau dibohongi dan dicurangi lagi. Kami tak mau Indonesia menjadi negara buruh, negara yang tidak mandiri. Kami sudah siapkan konsep menjadi negara yang kuat dan mandiri secara ekonomi, dan membuat sejahtera rakyatnya,"&lt;/i&gt; papar Prabowo.&lt;br /&gt;
Saat Prabowo turun panggung di tengah-tengah kerumunan, massa sempat tenang dan memberikan jalan. Namun, seusai Prabowo dan rombongan meninggalkan lokasi, justru terjadi lagi aksi saling lempar sandal dan saling kejar-kejaran.&lt;br /&gt;
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, menyambut kedatangan Prabowo.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Semoga di tahun 2014 nanti, Pak Prabowo yang memiliki niat dan cita-cita besar dengan mewaujudkan keinginannya dengan mendirikan Partai Gerindra, bisa terpilih,"&lt;/i&gt; kata Gus Ipul. (*Tribunnews.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-5116877078501863405?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-05-14T10:15:33.148+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-ty849LA2dtc/T7BcGUVbVJI/AAAAAAAAC2o/Z36gkPXpsGE/s72-c/Prabowo_Subianto_Sampaikan_Pidato.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Reog Ponorogo Sambut Bupati Pada Acara Hari Kesatuan Gerak PKK di Pangkatan</title><link>http://www.pawargo.com/2012/05/reog-ponorogo-sambut-bupati-pada-acara.html</link><category>reyog pangkatan</category><category>Ponorogo</category><category>sumatera utara</category><category>labuhanbatu</category><category>pawargo sumatera</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Tue, 08 May 2012 21:05:56 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-2096908393981390740</guid><description>RANTAUPRAPAT, ML : Kesenian tradisional Reog Ponorogo menjadi acara pembuka penyambutan Bupati dan Unsur Pimpinan Daerah Labuhanbatu pada acara peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-9 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Sidorukun, Desa Sidorukun, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (8/5-12) sore.&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-vwT9X75qvTY/T6nsR3kEmsI/AAAAAAAAC10/TTvl4Yz4RG4/s1600/reyog-pangkatan.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="244" src="http://4.bp.blogspot.com/-vwT9X75qvTY/T6nsR3kEmsI/AAAAAAAAC10/TTvl4Yz4RG4/s320/reyog-pangkatan.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bupati dan Unsur Pimpinan Daerah Labuhanbatu foto bersama Tim Kesenian Reog Ponorogo pada acara BBGRM ke-9 dan HKG PKK ke-40 di Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan.Tampak juiga Wakil Bupati, Plt Kaban Pemerintahan Masyarakat Desa/Kelurahan dan Camat Pangkatan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan hadiah dan pemberian bantuan dari Pemkab Labuhanbatu kepada Pengurus PKK Kecamatan dan Kepala Desa se-Kabupaten Labuhanbatu yang berprestasi.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam bimbingan dan arahannya mengajak seluruh ibu di daerah ini untuk membawa Balitanya ke Posyandu. Dengan membawa anak ke Posyandu akan diketahui perkembangan kesehatan anak tersebut setiap bulannya. Di Posyandu juga anak akan mendapatkan pelayanan immunisasi yang tujuannya meningkatkan kekebalan anak tersebut terhadap penyakit. “Ayo bawa anak ke Posyandu”, ajak Tigor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada bagian lain Tigor mengatakan, peringatan BBGRM ke-9 dan HKG PKK ke-40 yang dilaksanakan ini sangat tepat, yaitu sebagai upaya peningkatan kegiatan masyarakat yang bergerak dalam bidang kebutuhan dasar masyarakat, baik ekonomi, pendidikan dan kesehatan serta pembangunan prasarana dan sarana yang kita laksanakan saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk itu, kata Tigor, pemerintah senantiasa menghargai setiap semangat gotong royong masyarakat dalam pembangunan. “Secara pribadi saya merasa bangga atas peran aktif masyarakat dalam pembangunan, terutama yang dilaksanakan oleh masyarakat bersama segenap unsur kelembagaan pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan yang ada, seperti LPMD, PKK dan Karang Taruna”, ujar Tigor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tigor juga berharap kepada dewan penyantun Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Tingkat Desa/Kelurahan kiranya memberikan bimbingan, bantuan dan memfasilitasi setiap kegiatan PKK, sehingga gerakan PKK dapat memberikan andil dan turut serta ambil bagian dalam upaya meningkatkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa secara bertahap dan berkelanjutan guna mewujudkan hari esok yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT dalam sambutannya mengajak seluruh kader PKK untuk introspeksi atau mawas diri, mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan oleh PKK selama setahun ini. Kemudian, apa keberhasilan yang telah dicapai, apa masalah dan hambatannya, bagaimana solusi yang dibuat untuk selanjutnya kita jadikan tonggak agar melangkah lebih baik lagi pada tahun berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fitra Laila juga mengatakan, gerakan PKK sebagai wadah aktivitas social kemasyarakatan bagi keluarga, memiliki sejarah perjalanan yang panjang. Selam 40 tahun pelaksanaan gerakan PKK dalam mendukung proses pembangunan bangsa, ternyata telah menunjukkan keberhasilan yang mendapat pengakuan dan penghargaan dari lembaga-lembaga nasional maupun internasional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian juga dengan pernyataan Bapak Presiden SBY pada puncak peringatan HKG ke-39 dan BBGRM ke-8 tahun 2011 yang lalu, beliau mengatakan jangan remehkan PKK, Presiden mendukung 100 % program PKK dan PKK walaupun tidak digaji telah bekerja dengan professional dalam mendukung kesejahteraan keluarga.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal ini, kata Fitra Laila, tentunya mengandung makna bahwa eksistensi gerakan PKK telah diakui oleh Kepala Negara, sebagai gerakan dari dan oleh masyarakat sebagai mitra kerja pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelumnya Plt Kaban Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan yang juga selaku ketua panitia penyenggara, Drs Karlos Siahaan, dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan peringatan adalah untuk meningkatkan semangat gotong royong masyarakat dalam pembangunan desa/kelurahan berdasarkan azas kebersamaan dan keanekaragaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Disamping itu juga untuk meningkatkan persatuan, kesatuan dan kebersamaan diantara masyarakat. Meningkatkan kemitraan diantara masyarakat dengan pemerintah desa/kelurahan dan kabupaten Labuhanbatu dalam pelaksanaan pembangunan. Sementara sasarannya adalah kegiatan gotong royong di bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan di bidang lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karlos Siahaan yang juga Asisten Pemerintahan Setdakab Labuhanbatu itu juga menyampaikan, bahwa dalam rangka pelaksanaan kegiatan itu telah dilaksanakan berbagai lomba, sosialisasi dan penyuluhan, seperti lomba desa terbaik percontohan 10 program pokok PKK, pemberian penghargaan kepada kader PKK yang telah mengabdi 15-25 tahun tanpa terputus, lomba penyuluhan KDRT, penyuluhan 20 program pokok PKK, lomba cipta menu PMT, volley ball, lomba Posyandu terbaik, dasa wisma terbaik dan lomba sekolah PAUD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Camat Pangkatan Drs H Ikramsyah Putra Nasution dalam sambutannya menyampaikan, bahwa selama pelaksanaan kegiatan BBGRM ke-9 dan HKG PKK ke-40 senantiasa mendapat dukungan dan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kesempatan itu Ikram menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang di pusatkan di Desa Sidorukun tersebut.(&lt;a href="http://labuhanbatukab.go.id/" target="_blank"&gt;AR&lt;/a&gt;).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-2096908393981390740?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-05-09T11:05:56.587+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-vwT9X75qvTY/T6nsR3kEmsI/AAAAAAAAC10/TTvl4Yz4RG4/s72-c/reyog-pangkatan.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Polemik pembangunan Ponorogo City Centre (PCC)</title><link>http://www.pawargo.com/2012/05/polemik-pembangunan-ponorogo-city.html</link><category>ponorogo city center</category><category>mall</category><category>Ponorogo</category><category>pembangunan</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Thu, 03 May 2012 10:16:27 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-6683162981832227842</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s1600/lahan+nabati+yasa.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s320/lahan+nabati+yasa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lokasi Rencana Pembangunan Ponorogo City Centre (PCC)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Polemik seputar rencana pembangunan Ponorogo City Centre (PCC) yang akan didirikan di atas lahan bekas pabrik minyak kelapa Nabati Yasa milik Pemerintah Provinsi (pemprov) Jawa Timur di Jalan Ir Juanda 19 Ponorogo mulai menemukan titik terang.&lt;br /&gt;
Protes warga terkait rencana pembangunan hypermarket itu sedikit meredah setelah Tim dari Wira Jatim Holding Company memberikan pemaparan tentang apa, bagaimana,dan efek bila PCC tetap jadi didirikan.&lt;br /&gt;
Direktur Utama Wira Jatim Arif Afandi mengatakan, dalam pembangunan PCC itu Jatim akan menggandeng Bliss Group dan Matahari Departemen Store. Didirikan Hypermart ini atas dasar pertimbangan Ponorogo merupakan kota yang belum memiliki sebuah supermarket.&lt;br /&gt;
Keuntungan didirikan Hypermarket di Ponorogo, kata Arif, nantinya akan berdampak pada pendapatan domestic bruto yang tinggi, sebab posisi kota Reog berada di persimpangan beberapa kota yang juga sama-sama belum memiliki sebuah pusat bisnis yang diantaranya Pacitan, Trenggalek, Madiun, Magetan dan Ngawi.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Selain itu, Arif juga menyebutkan jika saat ini tren belanja dengan jarak antara 30-50 km adalah merupakan hal yang biasa dan bukanlah menjadi hambatan.&lt;br /&gt;
Pusat bisnis dengan standart nasional dan juga terdapat hotel bintang tiga yang berstandart internasional ini di harapkan bisa menjadi daya tarik sendiri dengan harapan akan membuat warga betah tinggal di Ponorogo. Apa lagi, adanya festival Reog yang pesertanya lebih banyak berasal dari luar Ponorogo masih bingung mencari penginapan yang representative.&lt;br /&gt;
“Diharapkan dengan berdirinya pusat bisnis ini nantinya mampu meningkatkan tingkat perekonomian ponorogo, karena nantinya akan menyerap ribuan tenaga kerja baik organik maupunan organic,baik secara langsung maupun tidak langsung, yang diperkirakan 75 persenya adalah warga Ponorogo,”papar mantan Wakil Walikota Surabaya itu.&lt;br /&gt;
“Selain itu juga akan memberikan efeck domino yaitu secara langsung akan memberikan masukan bagi PAD Ponorogo berupa pajak diantaranya pajak reklame, hotel dan restoran,”tambah Arif menyinggung soal pendapatan asli daerah (PAD), Kamis (3/5/2012).&lt;br /&gt;
Sementara itu Isack dari Bliss group menyampaikan, pembangunan PCC dijamin tidak akan mematikan pasar tradisional. Sebab munculnya kompetitor baru juga akan mendorong bagi pelaku atau pengusaha yang telah ada untuk lebih inovatif.&lt;br /&gt;
Selain, bisa memberikan peluang kepada produk lokal untuk bisa, adanya pusat bisnis ini membuat para pelaku usaha terus meningkatkan daya saing agar produknya sesuai dengan standart nasional.&lt;br /&gt;
“PCC akan memberikan pembelajaran kepada produsen lokal agar produknya bisa memenuhi standart nasional. Disamping itu PCC juga memberikan ruang khusus berukuran 368 m persegi di lantai 3 bagi UKM secara gratis, hanya dikenakan service charger diantaranya pembayaran listrik,”ujar Isack.&lt;br /&gt;
Terkait dengan rencana pendirian pusat bisnis ini Amin SH Bupati Ponorogo berharap pengembang melakukan kajian ulang agar jangan sampai ada masyarakta yang menjadi&lt;br /&gt;
korban.&lt;br /&gt;
“Memang model pasar modern ini mempunyai segmen sendiri. Namun tolong juga diperhatikan adanya efek social yang terjadi dikemudian hari,” sahut anggita Komisi B DPRD Ponorogo Agung Priyanto.&lt;br /&gt;
Sementara anggota Komisi B yang lain, Ali Mufthty meminta agar PCC nantinya bisa benar-benar menyerap tenaga kerja lokal sebab pertumbuhan ekonomi Ponorogo sudah mendesak, karena tingginya jumlah pengangguran.*arso&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Editor: Mohammad Ridwan/LENSNDONESIA.COM&lt;br /&gt;
Rubrik : 1.JAWATIMUR , Headline Jatimraya , headline protonomi , jatimraya , MADIUN , Terkini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-6683162981832227842?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-05-04T00:16:27.385+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s72-c/lahan+nabati+yasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>PAWARGO JABODETABEK CAMPURSARIAN DI PUSPO BUDOYO</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/pawargo-jabodetabek-campursarian-di.html</link><category>paguyuban warga ponorogo</category><category>pawargo jakarta</category><category>jabotabek</category><category>pawargo</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sun, 22 Apr 2012 08:19:07 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-1768691684537505902</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_YTIHXCvC9Q/T5Qg7DD342I/AAAAAAAACy4/4F51zs0xnQc/s1600/pawargo+jabotabek.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-_YTIHXCvC9Q/T5Qg7DD342I/AAAAAAAACy4/4F51zs0xnQc/s1600/pawargo+jabotabek.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;PAWARGO JABOTABEK&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Dalam rangka penyusunan kepengurusan &lt;b&gt;PAWARGO (Paguyuban Warga Asal Ponorogo) se JAbodetabek&lt;/b&gt;, telah diadakan pertemuan pada Jumat 19 April 2012 di Pendopo Rumah Budaya Nusantara (RBN) "Puspo Budoyo", Kampung Sawah Ciputat. Sebagaimana diketahui, Bapak Luluk Sumiarso yang juga sebagai Pembina Puspo Budoyo, telah terpilih sebagai Ketua Umum Pawargo Jabodetabek perioda 2012 -2015.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Dalam kepengurusan yang baru, Bapak-bapak yang duduk dalam kepengurusan antara lain Abimanyu Suyoso (Wakil Ketua Umum), Suparwanto (Sekretaris Umum), dan Yulianto (Bendahara Umum), sedangkan Ketua Umum PAWARGO Jabodetabek yang lama, yaitu Bapak Suroso, duduk sebagai salah satu Pembina/Penasehat. kepengurusan masih akan dilengkapi dengan bidang-bidang.&lt;br /&gt;
Kepengurusan juga dilengkapi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) untuk mengkoordinasikan warga di Kabupaten/Kota di lingkungan Jabodetabek, yaitu Bapak-Bapak  Agus Subekti (Jakarta Utara), T.U.I Tumangkar (Jakarta Barat), Sutrisno (Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan), Suparno Nojeng (Jakarta Timur), Suparman Dengkek (Bogor), Misnianto (Depok), Hari Rismahadi (Tangerang dan Tangerang Kota), dan Eko Abilowo (Bekasi). Korwil sekaligus akan menjadi Ketua dan sekaligus membentuk kepengurusan di Wilayah masing-masing.&lt;br /&gt;
Untuk lebih memudahkan penggalangan warga, kepengurusan juga dilengkapi dengan Koordinator Asal (Korsal) guna mengkoordinasikan warga berdasarkan kecamatan asal di Ponorogo, yaitu Kecamatan Kota, Kecamatan Babadan (Kanten), Kecamatan Balong, Kecamatan Pulung, dan Kecamatan Sumoroto, yang personilnya masih dicari. Korwil dan Korsal dapat dijabat oleh orang yang sama.&lt;br /&gt;
Selesai acara resmi, dilanjutkan dengan Klenengan Gayeng Campursari Puspo Budoyo. Para Pengurus PAWARGO Jabodetabek ternyata jago dalam melantunkan lagu dan beksan campursari. Selanjutnya disepakai akan diadakan pertemuan bulanan sekaligus campursarian setiap Jumat ketiga pukul 20.00 setiap bulannya di tempat yang sama. Marilah bergabung untuk bersilaturahmi sekaligus "nguri-uri" seni tradisi. *puspobudoyo.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-1768691684537505902?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-22T22:19:07.789+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-_YTIHXCvC9Q/T5Qg7DD342I/AAAAAAAACy4/4F51zs0xnQc/s72-c/pawargo+jabotabek.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Polres Ponorogo berantas JUDI!</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/polres-ponorogo-berantas-judi.html</link><category>polisi ponorogo</category><category>grebeg judi</category><category>kapolres</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Wed, 04 Apr 2012 16:20:45 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-3960316030638820150</guid><description>&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Polisi Digrebeg Polisi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QuXWWMAmlhw/T3zWFbV449I/AAAAAAAACvQ/-Q6ZCcL5GXU/s1600/Kapolres-Ponorogo-AKBP-YUDA-GUSTAWAN.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-QuXWWMAmlhw/T3zWFbV449I/AAAAAAAACvQ/-Q6ZCcL5GXU/s1600/Kapolres-Ponorogo-AKBP-YUDA-GUSTAWAN.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;div class="wp-caption alignright" id="attachment_16183" style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: #f7f7f7; background-image: initial; background-origin: initial; border-bottom-color: rgb(230, 230, 230); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-image: initial; border-left-color: rgb(230, 230, 230); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(230, 230, 230); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(230, 230, 230); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; color: #222222; float: right; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 16px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 5px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 4px; width: 310px;"&gt;
&lt;div class="wp-caption-text" style="font-size: 11px; line-height: 12px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;"&gt;
Kapolres Ponorogo, AKBP Yuda Gustawan (lawupos)&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
PONOROGO-Sebanyak empat oknum polisi digebeg polisi. Mereka kedapatan tengah bermain dadu kopyok. Keempatnya, Brigadir M, Brigadir S, Aiptu B dan Aiptu A, tercatat sebagai anggota Polsek Ponorogo Kota.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka digerebek dalam operasi tidak tanggung-tanggung dipimpin langsung Kapolres Ponorogo AKBP Yuda Gustawan. Begitu mengetahui penggerebekan sang pimpinan, mereka tidak bisa berkutik maupun melawan.&lt;br /&gt;
“Saya sebelumnya menerima pesan singkat atau sms dari seorang warga selitar pukul 21.30. Warga itu melaporkan ada perjudian melibatkan anggota Polri di Jalan Sapudi no 10 masuk Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo (kota),” jelas AKBP Yuda Gustawan, Rabu (4/4).&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Atas laporan itu, tambahnya, langsung memimpin sejumlah anggota dan provost menuju lokasi dimaksud. Ternyata, benar dirumah itu ada kegiatan perjudian melibatkan 4 oranf, lalu penggerebekan pun dilakukan.&lt;br /&gt;
Ke-4 pemain judi tidak bisa berkutik atau melawan saat dilakukan penggerebakan, kemudian diketahui anggota Polsek Ponorogo. Mereka langsung dibawa ke Mapolres Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan intensif secara maraton.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Turut disita dari judi dadu koprok itu yaitu seperangkat alat judi dadu dan uang Rp 605 ribu. “Mereka terus menjalani pemeriksaan intensif, kejadian jelas memalukan jajaran Polres Ponorogo khususnya Polsek setempat. Hal lain, tunggu saja dalam waktu dekat,” ujarnya serius. (bas/elpos/lawupos)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-3960316030638820150?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-05T06:20:45.021+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-QuXWWMAmlhw/T3zWFbV449I/AAAAAAAACvQ/-Q6ZCcL5GXU/s72-c/Kapolres-Ponorogo-AKBP-YUDA-GUSTAWAN.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">2</thr:total></item><item><title>Wah! “Gantung” Jabatan Plt Sekda 9 Bulan</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/wah-gantung-jabatan-plt-sekda-9-bulan.html</link><category>pejabat pemkab</category><category>Ponorogo</category><category>korupsi</category><category>mutasi</category><category>bupati</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Tue, 03 Apr 2012 19:55:13 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-5706304030577372065</guid><description>&lt;b&gt;Wah! “Gantung” Jabatan Plt Sekda 9 Bulan, Pejabat “Korup” Miliaran Dipertahankan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pmYrck_53lM/TEf8YS_eCRI/AAAAAAAACPU/fHjDFwAmQXo/s1600/Gedung-Pemerintahan-Ponorogo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="145" src="http://4.bp.blogspot.com/-pmYrck_53lM/TEf8YS_eCRI/AAAAAAAACPU/fHjDFwAmQXo/s400/Gedung-Pemerintahan-Ponorogo.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gedung Krida Praja Ponorogo&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ponorogo : Belum gelap enam bulan memutasi jajaran kepala dinas, Bupati Ponorogo Amin kembali merubah komposisi stafnya. Praktis, kebijakan terkesan “plin-plan” ini mengundang tanda tanya berbagai kalangan di Ponorogo.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Tapi, Amin membantah mutasi kali ini, terkait desakan dari pihak-pihak yang kurang puas terhadap mutasi yang&amp;nbsp;dilakukannya 5 Oktober 2011 lalu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dalam mutasi Kamis (12/1/2012), drh. Sapto Djatmiko yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo menduduki jabatan Asisten Administrasi Umum Setdakab Ponorogo. Posisi Kadinkes Ponorogo diisi Hadi Prayitno SKM&amp;nbsp;yang sebelumnya menjabat Kabid Pelayanan Dinkes Ponorogo.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pejabat lain yang juga dimutasi; Kepala Bakesbangpolinmas Dewanto Eko Putro. Mantan Kepala DPU Ponorogo ini didaulat jadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Dewanto sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Sekda Ponorogo yang saat ini masih dijabat Plt Yusuf Pribadi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Yusuf sendiri yang semula Asisten Perekonomian digeser jadi Kepala Bakesbangpolinmas, menggantikan Dewanto Eko Putro.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Seorang pejabat bermasalah juga dimutasi. Dia, Inspektur Kabupaten Ponorogo Budi Satrijo yang sejak tiga minggu lalu ditetapkan polisi jadi tersangka kasus kredit macet miliaran rupiah di Bank Kredit Pasar (BKP). Pejabat ini kini menduduki posisi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Bupati Ponorogo Amin saat ditemui LICOM, menyatakan mutasi masih merupakan hal yang biasa. Ia membantah pergeseran drh. Sapto Djatmiko revisi atas kesalahan keputusan saat mutasi 5 Oktober tahun lalu.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Ah itu biasa saja. Tidak ada masalah,”&lt;/i&gt; ujarnya pendek sambil menghindar dari kejaran wartawan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Amin juga menampik bahwa mutasi Kadinkes karena desakan  gabungan organisasi tenaga medis di Ponorogo yang sempat menolak&amp;nbsp;kehadiran pimpinan dari luar tenaga kesehatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut Amin, kinerja Sapto cukup baik selama menjabat. &lt;i&gt;“Dia (Sapto) kinerjanya bagus. Kalau ada pandangan dan wawasan baru kan lebih baik,”&lt;/i&gt; katanya.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Soal masih diberikannya jabatan kepada Budi Satrijo yang kini berstatus tersangka, Bupati Amin menyatakan, sejauh ini aturan yang&amp;nbsp;ada masih memperbolehkan. &lt;i&gt;“Aturannya masih boleh kok,”&lt;/i&gt; katanya&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Meski dua kali melakukan mutasi dalam kurun waktu kurang enam bulan, Bupati Amin belum menunjuk Sekda definitif dan masih dijabat  berstatus Plt. Lagi-lagi ia menyatakan tidak ada aturan yang menentukan durasi kedudukan Sekda dalam posisi Plt&amp;nbsp;&lt;i&gt;“Mau tiga bulan, enam bulan tidak ada yang mengikat. Kalau belum ada calon tepat ya tidak dipaksakan,”&lt;/i&gt; ujarnya. Dengan demikian, posisi Sekda dijabat Yusuf Pribadi secara Plt selama sembilan bulan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Sementara itu, Wakil Bupati Yuni Widyaningsih menyatakan, penataan aparat kerja di lingkungan Pemkab Ponorogo paling tepat.&lt;i&gt; “Ini penataan yang paling pas. Semua (pejabat) duduk di posisinya sesuai kompetensi masing-masing,”&lt;/i&gt; ungkap pejabat yang akrab disapa Mbak Ida ini.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ponorogo dr. Praminto Sp.M, menyatakan IDI menyambut baik keputusan Bupati memutasi Kadinkes yang bukan dari tenaga kesehatan. Apalagi, penggantinya dari Dinkes sendiri, yaitu Suhadi Prayitno yang sarjana&amp;nbsp;kesehatan masyarakat.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;i&gt;“Ini sudah sesuai Permenkes,”&lt;/i&gt; ungkapnya.Praminto menyatakan, IDI dan sejumlah organisasi sudah beberapa kali berdialog dengan bupati soal posisi Kadinkes ini, terutama saat penolakan dari para tenaga kesehatan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Terakhir, dialog dilakukan pada dua bulan lalu.&lt;i&gt;“Sifatnya hanya memberi input tapi kami tidak menunjuk nama,”&lt;/i&gt; terang Praminto.@arso&amp;nbsp;LENSAINDONESIA.COM&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Editor: joko&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-5706304030577372065?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-04T09:55:13.230+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-pmYrck_53lM/TEf8YS_eCRI/AAAAAAAACPU/fHjDFwAmQXo/s72-c/Gedung-Pemerintahan-Ponorogo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>GERAKAN AKSI SAMBUNG SEGERA 2012</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/gerakan-aksi-sambung-segera-2012.html</link><category>prabayar</category><category>pelayanan</category><category>pln ponorogo</category><category>listrik</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Mon, 02 Apr 2012 22:31:27 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-9043361571997366318</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-F08sCSihzLQ/T3qH6N1qtlI/AAAAAAAACvA/hjt51urORw0/s1600/pelayanan+PLN+Ponorogo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://2.bp.blogspot.com/-F08sCSihzLQ/T3qH6N1qtlI/AAAAAAAACvA/hjt51urORw0/s400/pelayanan+PLN+Ponorogo.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mobil Pelayanan GASS 2012 siap melayani pelanggan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;b&gt;GASS 2012 (GERAKAN AKSI SAMBUNG SEGERA 2012)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Anda bayar dalam 5 hari listrik akan tersambung”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Adapun syarat dan ketentuannya :&lt;br /&gt;
-          Jarak dari jaringan terdekat atau rumah berlistrik terdekat maksimal 30 meter&lt;br /&gt;
-          Bila tanpa SLO, MCB di OFF-kan dan meter tidak aktif (sesuai UU No. 30 Tahun 2009)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Biaya pasang baru ke PLN :&lt;br /&gt;
Daya   VA  450       = Rp   337.500,-       VA 900      = Rp   675.000,-&lt;br /&gt;
VA 1.300     = Rp   975.000,-       VA 2.200   = Rp 1.650.000,-     &lt;br /&gt;
VA 3.500     = Rp 2.625.000,-      VA 4.400   = Rp 3.300.000,-     &lt;br /&gt;
VA = 5.500 = Rp 4.125.000,-     &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada lagi program dari PLN adalah Listrik Pintar = Listrik Prabayar (LPB) solusi untuk masalah:&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Saatnya anda beralih listik pintar”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;Tagihan listrik naik-turun tidak terkendali&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tanpa abonemen&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tidak sempat membayar, listrik diputus&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Petugas catat meter mengganggu privasi anda&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
&lt;br /&gt;
Alamat Call Center : 123&lt;br /&gt;
Web PLN : &lt;a href="http://www.pln.co.id/"&gt;www.pln.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
SMS : 0811 3636 123&lt;br /&gt;
Facebook : &lt;a href="https://www.facebook.com/humasplnponorogo" target="_blank"&gt;Humas PLN Ponorogo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Ponorogo : Jl. Ariefrahman Hakim Km 1, Ponorogo&lt;br /&gt;
Balong            :    Jl. Jend. Sudirman 12 Balong&lt;br /&gt;
Pacitan            :    Jl. A. Yani 94 Pacitan&lt;br /&gt;
Trenggalek      :    Jl. Ki Mangun Sarkoro 7 Trenggalek&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-nUu--9Ff3so/T3qGt1tGpCI/AAAAAAAACu4/UU9xTctN2As/s1600/GASS+PLN+2012.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="146" src="http://4.bp.blogspot.com/-nUu--9Ff3so/T3qGt1tGpCI/AAAAAAAACu4/UU9xTctN2As/s400/GASS+PLN+2012.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;GASS 2012&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;b&gt;UNTUK HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN PELAYANAN PLN, DIHARAP MENGHUBUNGI KANTOR TERDEKAT ATAU MELALUI CALL CENTER PLN.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;BILA ANDA MENEMUKAN CALO / PUNGLI HUBUNGI :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;CALL CENTER &lt;span style="color: red;"&gt;123&lt;/span&gt; / SMS KE &lt;span style="color: red;"&gt;08113636123&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-9043361571997366318?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-03T12:31:27.636+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-F08sCSihzLQ/T3qH6N1qtlI/AAAAAAAACvA/hjt51urORw0/s72-c/pelayanan+PLN+Ponorogo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>MUSRENBANG Kabupaten Ponorogo 2012</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/musrenbang-kabupaten-ponorogo-2012.html</link><category>2012</category><category>pemkab ponorogo</category><category>musrenbang</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Mon, 02 Apr 2012 22:30:16 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-4288141662331095402</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cMuwGLrLrPc/T3k6VfoWd_I/AAAAAAAACuk/mu4eWzNq1Gc/s1600/musrenbangkab2012.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-cMuwGLrLrPc/T3k6VfoWd_I/AAAAAAAACuk/mu4eWzNq1Gc/s320/musrenbangkab2012.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;MUSRENBANG Kabupaten Ponorogo 2012&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2013 Kamis, 29 Maret 2012 bertempat di Gedung Sasana Praja dilaksanakan Musrenbangkab Ponorogo Tahun 2012 dengan mengambil tema percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat ponorogo yang lebih baik, menuju rahayuning bumi reyog.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Laporannya Sekretaris Bappeda Kabupaten Ponorogo Ir.Sumarno,MM menyampaikan bahwa musrenbang diikuti oleh Muspida,Seluruh SKPD,Instansi Vertikal, Organisasi Wanita, LSM, Ponpes, Akademisi, Mediamasa, Bank dan Tokoh Masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuan dilaksanakan musrenbang adalah Penyempurnaan Rancangan awal RKPD 2013,sinkronisasi program, koordinasi dan penyempurnaan Renja SKPD tahun 2013, mengembangkan dan memperkuat proses partisipasi masyarakat, mengembangkan dan memperkuat mekanisme pengendalian dan pengawasan (safe guarding) terhadap pelaksanaan RKPD Tahun 2013&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur  Ir.Budi Santoso dalam sambutannya mengatakan bahwa Perekonomian di Jawa Timur memiliki Daya Tahan yang baik.Krisis Ekonomi Global dapat diatasi. Peningkatan Perekonomian Jawa timur 7,72 % diatas Perekonomian Nasional yakni 6,6 %.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bupati Ponorogo H.Amin,SH, yang membuka Musrenbangkab 2012 dalam sambutannya mengatakan bahwa Musrenbangkab mempunyai nilai yang sangat strategis bagi kesinambungan pembangunan daerah dimasa yang akan dating, sebagai media utama Konsultasi Publik bagi segenap pelaku pembangunan dan pemangku kepentingan (stakeholders) di Daerah. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masyarakat Ponorogo  bisa tumbuh dengan dinamis meski kemampuan Pemerintah untuk mengakomodir aspirasi tersebut terkendala dengan keterbatasan kemampuan penganggaran. Dengan  Musrenbangkab diharap menghasilkan Pemahaman kesepakatan dan komitmen bersama guna tetap menjaga momentum pembangunan Daerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada kesempatan ini Bupati menyerahkan penghargaan dengan kategori :&lt;br /&gt;
Kader tehnik terbaik diraih kecamatan soko &lt;br /&gt;
Kader simpan pinjam khusus perempuan dan usaha ekonomi produktif terbaik diraihg kecamatan jenangan &lt;br /&gt;
Kader Kepala Desa Terbaik diraih Kades Bancar bungkal &lt;br /&gt;
Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa terbaik &lt;br /&gt;
Kader Perempuan terbaik&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;(sumber : Humas PEMKAB PONOROGO)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-4288141662331095402?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-03T12:30:16.839+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-cMuwGLrLrPc/T3k6VfoWd_I/AAAAAAAACuk/mu4eWzNq1Gc/s72-c/musrenbangkab2012.JPG" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Peresmian Desa Ringin Putih</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/peresmian-desa-ringin-putih.html</link><category>Ponorogo</category><category>peresmian</category><category>desa ringin putih</category><category>sampung</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sun, 01 Apr 2012 07:43:50 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-8538182027853728950</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-c0PzHXb26mE/T3hpJ8ocFpI/AAAAAAAACs0/giGC74H1EzM/s1600/peresmian+desa+ringin+putih.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-c0PzHXb26mE/T3hpJ8ocFpI/AAAAAAAACs0/giGC74H1EzM/s320/peresmian+desa+ringin+putih.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Prosesi Peresmian Desa Ringin Putih, Sampung.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Wilayah yang begitu luas yang dimiliki desa Carangrejo kecamatan sampung yakni 9 dukuh, 18 RW, 68 RT luas wilayah + 716 ha dengan 8.059 jiwa 2.444 kk  menginspirasi warga desa carangrejo kecamatan sampung untuk memecah wilayah tersebut menjadi 2 bagian. Akhirnya usulan warga kepada BPD dan Kepala Desa tersebut dituangkan dalam Peraturan Desa Carangrejo No. 03 tahun 2007 tentang Pemecahan/Pemekaran Desa Carangrejo Kecamatan Sampung dan Pembentukan Desa Ringin Putih Kecamatan Sampung yang selanjutnya diusulkan Kepada Bupati melalui Camat. Kamis 22 Maret 2012 harapan warga itu terwujud dengan diresmikannya desa ringin putih oleh Bupati Ponorogo, H.Amin, SH.   &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Dalam Laporannya Camat Sampung Drs. Priyantro Rumiarso, MM mengatakan Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2011 tentang Pembentukan Desa Ringin Putih Kecamatan Sampung dan Desa Jrakah Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo., Wilayah Desa Carangrejo dimekarkan menjadi 2 wilayah desa yakni desa Carangrejo dan Desa Ringinputih . dengan pembagian wilayah sebagai berikut :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Desa Carangrejo terdiri dari 5 Dukuh&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;
Dukuh Carangrejo, Dukuh Bulurejo, Dukuh Kalangan, Dukuh Plebon, dan Dukuh Tamansari. Dengan 4.868 jiwa terdiri dari 1.540 KK&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Desa Ringinputih terdiri dari 4 dukuh&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;
Dukuh Ringinputih, Dukuh Turen, Dukuh Dawung, Dukuh Gunungan, dengan 3.191 jiwa terdiri dari 904 KK.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bupati Ponorogo dalam sambutannya mengatakan pemekaran desa ini dalam rangka:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan kemampuan penyelenggaraan Pemerintahan Desa secara berdayaguna  dan berhasil guna&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mempercepat kemandirian desa guna terwujudnya otonomi desa&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;
&lt;br /&gt;
Sehingga melalui pemekaran desa carangrejo dan pembentukan desa ringinputih dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan publik guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.&lt;br /&gt;
Desa ringinputih yang merupakan desa baru lahir, maka sangat perlu adanya pembinaan dan penataan desa untuk mempercepat desa ringinputih ini menuju desa yang mandiri dalam melaksanakan otonominya.sehingga dapat sejajar dengan desa-desa yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adanya keselarasan dan keserasian antara pemerintah Desa Carangrejo dan desa ringinputih, semangat kebersamaan dan persatuan dalam masyarakat agar tetap terjaga, sehingga ada pemahaman yang sama bahwa pemekaran desa bukan perpecahan dalam masyarakat tetapi dalam rangka menuju tatanan pemerintahan yang lebih baik dan masyarakat yang lebih sejahtera.. Diharap segera membentuk BPD sebagai mitra Pemerintahan Desa, dan segera menyusun rencana pelaksanaan PILKADES. {Humas PEMKAB}&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-8538182027853728950?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-01T21:43:50.936+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-c0PzHXb26mE/T3hpJ8ocFpI/AAAAAAAACs0/giGC74H1EzM/s72-c/peresmian+desa+ringin+putih.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Yuli Gong Akan Dibui</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/yuli-gong-akan-dibui.html</link><category>Ponorogo</category><category>suap</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sun, 01 Apr 2012 07:17:37 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-1107283704768334573</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-u4vSNhtmAHU/T3hjEFdpoHI/AAAAAAAACsk/DPlnuw9Z-Jg/s1600/suap.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="247" src="http://2.bp.blogspot.com/-u4vSNhtmAHU/T3hjEFdpoHI/AAAAAAAACsk/DPlnuw9Z-Jg/s320/suap.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ilustrasi : Suap&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Ponorogo : Masih ingat dengan HMZ Yuli Nursanto, mantan calon Bupati Ponorogo yang kalah dalam Pilkada 2005 lalu? Yuli yang sempat menghebohkan lantaran pernah kabur dari RSUD dr Harjono hanya bercelana dalam saja itu kini dihadapkan dengan jeruji besi. Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan pemilik Radio Gong FM tersebut dalam perkara penipuan cek kosong senilai Rp 2,9 miliar. &lt;br /&gt;
Majelis hakim agung dengan ketua H Imron Anwar dalam sidangnya pada 20 Januari 2011 lalu menguatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jatim yang menghukum Yuli 1 tahun 6 bulan. Namun, Yuli yang tersangkut perkara cek kosong bersama H Hj Adjidah, mantan istrinya, hingga kini belum dieksekusi masuk bui. Tak pelak, Advokat Sugeng Nugroho yang bertindak atas nama tiga korban, menyoal lambannya eksekusi itu. &lt;br /&gt;
"Mengapa kejaksaan belum juga melakukan eksekusi padahal amar putusan kasasi itu sudah turun ke Pengadilan Negeri Ponorogo. Kami sudah cek ke pengadilan bahwa salinan putusan sudah dikirimkan kepada terpidana dan kejaksaan," tegas Sugeng yang Ketua Lembaga Hukum Grahadi Brawijaya Ponorogo, kemarin (29/3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Sugeng mendesak kejaksaan proaktif melaksanakan putusan MA. Sebab, langkah hukum apapun tidak dapat menunda pelaksanaan putusan kasasi. Jika hingga akhir bulan ini belum dilakukan eksekusi, pihaknya akan mengambil sikap dengan melapor ke Kejaksaan Tinggi Jatim di Surabaya. "Lembaga hukum itu bertugas mencari kepastian hukum. Ini sudah ada kepastian kok putusan seolah-olah digantung,"&amp;nbsp;tandasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Siapa orang yang telah memperkarakan Yuli dan Ida? Tercatat nama Agustinus Khristiawan, 39. Dari tangan Agus-lah, Yuli mendapatkan dana pinjaman miliaran rupiah. Kendati ada dua korban lain, yakni Rudi Hartono, 46 dan Welly Handoko, 51, namun penyerahan uang selalu lewat Agus. Semua korban berdomisili di Ponorogo. Yang terang, 47 lembar bilyet giro (BG) Bank Lippo, 1 BG Bank Danamon dan 8 lembar cek Bank BNI yang diserahkan Yuli sampai bernilai Rp 2,986 miliar itu ternyata kosong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan, rekening Yuli di 3 bank tersebut sempat kena blokir. Menariknya, hutang-piutang itu terjadi pada bulan-bulan sekitar Pilkada Ponorogo digelar, Juni 2005. Sebagian besar dana yang ada diduga kuat digunakan Yuli maju dalam pemilihan bupati. Gagal terpilih, Yuli pernah menghadapi problem keuangan bersamaan 7 armada (6 bus dan 1 truk) transportasinya, ditarik paksa pihak leasing, pada awal Maret 2007.&lt;br /&gt;
Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo Hadi Sumartono membenarkan sudah menerima salinan putusan kasasi dengan terpidana HMZ Yuli Nursanto dan Hj Adjidah itu. Pihaknya sudah melakukan upaya untuk mengekseskui kedua terpidana itu. "Eksekusi itu pasti akan kami lakukan, saat ini masih dalam proses," ungkap Kajari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dikatakan, untuk mengeksekusi terpidana, ada beberapa tahapan. Di antaranya pemberitahuan putusan kepada terpidana. Nah, sikap Yuli dan Adjidah cukup kooperatif. "Kami memberi waktu terpidana untuk menyiapkan mental. Dalam waktu dekat pasti akan kami eksekusi, " tegas Kajari.&lt;b&gt; (dhy/hw)&amp;nbsp;(yogama) (radarmadiun)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-1107283704768334573?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-01T21:17:37.975+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-u4vSNhtmAHU/T3hjEFdpoHI/AAAAAAAACsk/DPlnuw9Z-Jg/s72-c/suap.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perampok bersenjata api beraksi kembali</title><link>http://www.pawargo.com/2012/03/perampok-bersenjata-api-beraksi-kembali.html</link><category>Ponorogo</category><category>rumah kosong</category><category>perampokan</category><category>senjata api</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sun, 01 Apr 2012 07:28:06 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-4765960136412316679</guid><description>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-uvSDCLAI8rw/T3hlXOMKS6I/AAAAAAAACss/GxBEaYnnCFY/s1600/perampok+bercadar.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-uvSDCLAI8rw/T3hlXOMKS6I/AAAAAAAACss/GxBEaYnnCFY/s320/perampok+bercadar.jpg" width="297" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ilustrasi : Perampok bercadar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Ponorogo : Kawanan perampok bercadar Jum’at (30/03/2012) kemarin beraksi di wilayah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.&lt;br /&gt;
Perampok bersenjata api itu berhasil menggondol brankas berisi uang tunai Rp 170 juta beserta perhiasan emas dan berlian dari rumah Moy alias Marsono, seorang juragan Toko kelontong warga Jalan dr Sutomo, Ponorogo.&lt;br /&gt;
Diperkirakan, total kerugian yang dialami korban mencapai lebih dari Rp 1 Miliar.&lt;br /&gt;
Menurut pengakuan Soirah (55) pembantu yang menunggui rumah Moy, saat terjadi perampokan itu, ia sedang sendirian dirumah, karena pembantu yang lain, Putriatun yang sama-sama berasal dari Desa Baosan Lor Kecamatan Ngrayun ini sedang pulang kampung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pelaku yang berjumlah 5 orang bercadar ala ninja itu mulai aksinya dengan memasuki rumah korban sekitar pukul 09.00 pagi. Namun, kata Soirah, ia baru mengetahui peristiwa itu pukul 12.00 siang, disaat Pak Jo, salah satu karyawanya mengantar sayur.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Saya tidak tahu kalo ada rampok. Saya dipukul lalu diikat,”&lt;/i&gt; singkat Soirah di rumah sakit, Sabtu (31/3/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika itu, Pak Jo merasa curiga karena begitu masuk dan memanggil-manggil Mbok Rah tidak ada jawaban, malahan dia melihat darah yang berceceran dilantai. Lelaki sepuh itu pun mengikuti cecaran darah sampai menuju kamar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Betapa terkejutnya dia, karena mendapati Soirah dalam keadaan terikat tanganya dan mulutnya dilakban serta terdapat luka di kepala dan mukanya,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam melakukan aksinya, di tengarai pelaku sebelumnya telah merencanakan secara matang. Sebab seakan mengetahui bahwa saat itu kondisi rumah sedang sepi dan hanya ditunggui Soirah sendirian. Kemudian, kondisi barang-barang dalam rumah tersebut satupun tidak ada yang bergerak.&lt;br /&gt;
Selain itu aksi yang dibarengi tindakan kekerasan dengan melukai muka Soirah dan kepalanya terluka 2 tempat yang masing-masing sepanjang 10 cm, dan harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Aisyah Ponorogo.&lt;br /&gt;
Polisi merasa kesulitan karena dalam olah Tempat Kejadian Perkara tidak menemukan sedikitpun petunjuk,apalagi saksi yang ada hanya satu orang.*arso&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Editor: Mohammad Ridwan/LENSAINDONESIA.COM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-4765960136412316679?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-01T21:28:06.954+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-uvSDCLAI8rw/T3hlXOMKS6I/AAAAAAAACss/GxBEaYnnCFY/s72-c/perampok+bercadar.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>TKW asal Ponorogo tewas di Makao</title><link>http://www.pawargo.com/2012/04/tkw-asal-ponorogo-tewas-di-makao.html</link><category>Ponorogo</category><category>tkw meninggal</category><category>macau</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Mon, 02 Apr 2012 17:13:49 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-8111588675966362160</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qHyBs5ZfnkA/T3o_7-6dmXI/AAAAAAAACuw/2Myd01fkqZQ/s1600/1814190.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-qHyBs5ZfnkA/T3o_7-6dmXI/AAAAAAAACuw/2Myd01fkqZQ/s320/1814190.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ilustrasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
(Ponorogo, Jawa Timur): Mursiah (54 tahun), Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Macau yang berasal dari desa Caluk, kecamatan Slahung, Ponorogo, Jawa Timur, tewas akibat diduga keracunan gas LPG (Liquefied Petroleum Gas).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut keterangan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ponorogo, Agus Subagiyo, ia mendapatkan informasi dari agen PPTKI jika yang menjadi penyebab tewasnya Mursiah, diduga kuat karena korban menghirup gas LPG dari pipa gas yang bocor di apartemen majikannya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Keterangan yang kami dapatkan dari agen PPTKI, korban meninggal dunia diduga akibat menghirup gas LPG yang bocor di apartemen majikannya"&lt;/i&gt;, kata Agus kepada wartawan, Kamis (29/03/2012)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data yang didapat Dinsosnakertrans Ponorogo, Mursiah menjadi TKW di Makau sejak Juni 2010 melalui Perusahaan Pengerah&lt;br /&gt;
Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI) di Pasuruan, Jawa Timur. Jenazah penyumbang devisa negara itu, diterbangkan dari Makao via Taiwan ke Juanda Surabaya dan tiba di kampung halamannya 28 Maret 2012 kemarin. Korban langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mursiah dan majikannya, Ny. Chan, keracunan gas LPG pada 6 Maret 2012 lalu. Setelah dirawat sepekan di rumah sakit setempat, nyawa Mursiah tak tertolong dan meninggal dunia 12 Maret 2012. Sedangkan majikannya selamat setelah sama-sama dirawat di rumah sakit. Sebelumnya, kebocoran gas juga sudah pernah dua kali terjadi. Penghuni apartemen sudah pernah melaporkan ke pengelola apartemen dan pemerintah setempat. Namun tidak ditanggapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses pemulangan jenazah korban, harus melalui prosedur yang rumit. Pasalnya, pemerintah RI tidak menempatkan Konsulat Jendral (Konjen) di Makao. Sementara Konjen hanya ada di Hongkong. Proses pemulangan jenazah baru bisa diurus, setelah Konjen RI di Hongkong, turun tangan. Itupun harus menunggu penyelidikan kasus ini oleh polisi setempat, selesai. Yang lebih membuat proses pemulangan korban lebih lama, karena antara Pemerintah RI dengan Makao tidak ada kerjasama penempatan TKI/TKW.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terpisah, rekan korban yang sama sama menjadi TKW di Makao, Mujiasri, melalui sambungan telepon Internasional kepada berita2.com mengatakan, korban mendapatkankan  santunan sekitar Rp.300 juta dari Perusahaan Gas Makao.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;"Dari informasi yang saya terima dan berita di koran lokal maupun televisi Makao, korban mendapatkan santunan sekitar Rp.300 juta dari Perusahaan Migas Makao"&lt;/i&gt;,kata TKW asal Madiun itu kepada berita2.com melalui sambungan telepon, Kamis (29/03/2012) petang. (dib/berita2.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-8111588675966362160?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-04-03T07:13:49.463+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-qHyBs5ZfnkA/T3o_7-6dmXI/AAAAAAAACuw/2Myd01fkqZQ/s72-c/1814190.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Rexmax : Cerita Desaku</title><link>http://www.pawargo.com/2011/12/rexmax-cerita-desaku.html</link><category>Ponorogo</category><category>masjid jami'</category><category>kauman</category><category>sejarah</category><category>rexmak</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Tue, 27 Mar 2012 05:44:13 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-8645771071881713144</guid><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;REXMAX REBEL DIVISION&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xD06N9rDSKQ/T3DMopl09MI/AAAAAAAACrU/XwC9lx20H-o/s1600/Gapura+Reyog-kauman-ponorogo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-xD06N9rDSKQ/T3DMopl09MI/AAAAAAAACrU/XwC9lx20H-o/s320/Gapura+Reyog-kauman-ponorogo.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kauman Ponorogo dok pribadi &lt;a href="https://deeadewie.wordpress.com/2010/10/16/sekilas-tentang-onrust/#comment-868" target="_blank"&gt;Dewi&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;b&gt;Cerita Desaku&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kauman adalah sebuah kelurahan yang terletak di sebelah barat alon-alon kota Ponorogo. Sebuah kelurahan dengan luas terkecil diantara kelurahan - kelurahan yang lain di Kecamatan Ponorogo, yaitu 0,58 km persegi.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kauman adalah sebuah kelurahan yang konon katanya dinamakan Kauman karena yang merintis desa Kauman adalah para ulama. Oleh karena itu timbul dalam pemikiran penulis bahwasannya kauman adalah tempat orang – orang yang beriman, karena banyak juga orang yang berkata bahwa ketika orang –orang mendengar kata Kauman, mereka berpendapat Kauman adalah kaum orang beriman, maka dinamakan Kauman. Namun disini penulis juga mendengar rumor bahwa warga Kauman tidak seperti namanya ( kaum orang beriman), banyak juga warga Kauman yang suka judi, mabuk – mabukan dan hal – hal lain yang dilarang oleh agama.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Setelah penulis menetap di Kauman selama 6 tahun dari tahun 2003 hingga sekarang dan mencoba untuk malihat realita warga Kauman, ternyata rumor yang di dengar adalah benar adanya. Maka dari itu penulis, selaku warga Kauman berminat untuk meneliti sejarah dan perkembangan pendidikan di desa Kauman.&lt;/div&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Menurut R Purwowijoyo luas kelurahan Kauman 0,58 km persegi. Mula bernama Kauman karena yang merintis awal adalah para ulama. Apalagi terdapat masjid agung. Tiga orang ulama yang merintis kelurahan Kauman adalah:&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;1. Kyai Milirsejati (Cokrokusumo) dari Tembayat&lt;/b&gt;, beliau merintis dari timur Sekayu, lantas disitu membuat musholla. Beliau bersemayam di lingkungan Dawung RT II, RW III tepatnya jalan Kyai Mojo. Menurut cerita beliau membuat nama samaran Milirsejati, karena pada waktu itu beliau merupakan buronan Belanda. Beliau adalah pemberontak pemerintah Belanda bersama sama pangeran Diponegoro. Dan beliau wafat karena tertembak oleh Belanda.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;2. Kyai Galundheng, beliau merintis sebelah timur Kyai Milirsejati.&lt;/b&gt; Beliau adalah seorang yang sangat kaya oleh sebab itu beliau membuat musholla namun seperti masjid bersusun tiga.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;b&gt;3. Kyai Abdurrachman bersama keluarga dari Pulosari bawah Badegan.&lt;/b&gt; Beliau juga membuat masjid lantas mendirikan pondok pesantren. Murid Kyai Abdurrachman banyak, bahkan banyak juga warga dari desa lain yang belajar di pondok pesantren itu. Beliau disemayamkan di belakang masjid agung di lingkungan Sukun RT II, RW II. Tepatnya jalan KH Zainal Mustofa.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ke tiga kyai tersebut hidup berdampingan, bergotong royong, bergantian menjadi imam masjid dan bergantian mengajar di pondok pesantren tersebut.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kanjeng Bupati Mertohadinegoro ingin membuat masjid. Tukang kayu diambil dari Solo dan Kyai Sutowijoyo adalah orang yang bertanggung jawab. Masjid didirikan hari minggu (pon) 5 Syuro 1843 M.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pembuatan masjid pun tidak gampang, seluruh tukang merasa kesulitan ketika memasang tiang ,karena tiang tidak bisa didirikan, tiang bisa berdiri 2 ketika tiang ke 3 berhenti, dan tiang 1 runtuh. Dan ketika mendirikan tiang yang lain yang satunya runtuh. Lantas Kyai Abdurrachman memanggil Bupati. Ketika bupati datang lantas mengambil bambu apus (bahasa jawa). 4 ujungnya di lilit di buat tali. 4 pangkal tiang berada di tengah. Ujung mengarah ke kiblat 4, Bupati duduk tepat berada di tengah ruangan. Tiang di tarik dan bisa berdiri serentak.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dengan kejadian itu, semua orang menjadi tercengang dengan apa yang telah dilakukan oleh Bupati Mertohadinegoro.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pada masa bupati Lider, beliau menginginkan bedhug masjid kauman kota diganti. Kayu jati untuk membuat bedhug tersebut diambil dari hutan Pulung. Kayu jati tersebut merupakan kayu jati terbesar di hutan Pulung tersebut. Tempat itu sangat angker, konon katanya terdapat jin, setan, banas pati. Bupati mendekat di pohon jati tersebut kemudian bersemedi. Kewibawaan yang dimiliki oleh kanjeng bupati membuat jin, setan tertidur. Pohon jati dipotong dan seketika jin bangun dan bersujud. Kemudian kayu diambil dan pada waktu itu ratu jin mempunyai keinginan yaitu kayu tidak boleh dipotong – potong di tempat itu, ranting dan ujungnya. Permintaanya di kabulkan, dan bupati minta agar setan, jin ikut membawa kayu jati sampai Ponorogo.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Ketika hari baik, kayu ditarik kerbau dan sapi beserta sinden waranggono yang cantik parasnya, suaranya yang lembut sehingga membuat hati terlena bagi yang mendengarnya Sampai perempatan Tonatan Surodikraman istirahat. Jin setan lari karena pada waktu itu hari sudah terang. Dan kayu tergeletak di pinggir jalan.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kanjeng Bupati Lider (Cokronegoro I ) dan para ulama kemudian sholat minta hujan. Permintaan terkabulkan lantas hujan deras. Anehnya air hanya mengalir di jalan besar ke barat ( sekarang jalan Jendral Sudirman sampai Imam Bonjol ). Selanjutnya Bupati menggendam bajul kowor dan yang lainnya yang tinggal di sungai Tempuran (dari jl. Imam Bonjol ke barat, mentok belok kiri). Semuanya berdatangan dan diberi intruksi untuk menyangga kayu hingga sampai pada selatan aloon-aloon ( jalan Imam Bonjol ) Semuanya datang dan di suruh membawa kayu hingga ke selatan alon – alon.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kayu sampai di depan rumah gusti Lider kemudian di potong menjadi tiga. Satu untuk bedhuk masjid Tegalsari. Satu untuk masjid Kauman.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dan yang satu di buat untuk tiang rumah gusti Lider yang berada di barat aloon –aloon, sebagian dari kayu tersebut digunakan untuk rumahnya lagi yang berada di barat sendiri. Di kedua rumah tersebut terdapat kamar yang angker.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kanjeng Lider Cokronegoro I dan Cokronegoro II di semayamkan di belakang Masjid Agung. Tepatnya jalan KH Kasan Besari.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Hingga saat ini di Kelurahan Kauman terdapat suatu tradisi yaitu, ketika di lingkungan Kelurahan Kauman ada orang yang meninggal dunia, maka akan ada orang yang berkeliling di lingkungan kelurahan Kauman sambil membunyikan terompet(terompet terbuat dari kuningan dan kira-kira sudah berusia puluhan tahun). Sampai di pertigaan, perempatan dan tengah jalan mereka berhenti sejenak dan membunyikan terompet berulang – ulang. Seketika orang – orang yang berada di sekitar lingkungan tersebut berhamburan keluar dan bertanya siapa yang meninggal dunia. kemudian orang yang meniup terompet tersebut mengabarkan siapa yang meninggal. Konon terompet itu dulu di gunakan sebagai sarana pemberitahuan karena pada saat itu belum ada alat pengeras suara. Dan kenapa hingga sekarang tetap di gunakan untuk sarana pemberitahuan orang meninggal dunia walaupun sekarang sudah banyak terdapat alat pengeras suara di masjid – masjid, menurut nara sumber itu semua hanya untuk mengingatkan kita akan datangnya kematian atau ajal yang akan dialami oleh setiap makhluk hidup, yang mana ditandai dengan peniupan sangka kala ( terompet ) dari malaikat Israfil.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Pendidikan di Kelurahan Kauman dari tahun ke tahun semakin merosot, hal ini terbukti karena hampir hilangnya salah satu Sekolah Dasar Negeri Kauman I yang berada di jalan KH Zainal Arifin yang sampai saat ini hanya tinggal dua kelas saja yaitu kelas 6 yang berjumlah 17 dan akhirnya di gabung menjadi satu di Sekolah Dasar Negeri Kauman II.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Dan dulu di kelurahan Kauman juga terdapat PGA yang terletak di jalan KH Wachid Hasyim utara masjid Agung, kemudahan pindah ke jalan sekarang adalah MAN 2 Ponorogo. Gedung yang dipakai untuk PGA semula adalah kantor KUA. Setelah PGA pindah di pakai untuk madrasah diniyah Cokronegoro yang lama kelamaan juga punah karena tidak ada murid, dan saat ini gedung tersebut di gunakan oleh Qurrota A’yun, karena Qurrota A’yun kekurangan kelas akhirnya SDN Kauman I pun ikut digunakan.&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Kini lembaga pendidikan yang berada di kelurahan Kauman adalah STM Muhammadiyah Ponorogo yang berada di jalan KH Kasan Besari dan TA. Aisyiah terletakdi sebelah timur STM MUHIPO , TPQ Cokronegoro yang berada di Masjid Agung Ponorogo. SDN Kauman II Ponorogo dan RA Muslimat yang terletak di jalan KH Zainal Arifin, TPQ Al-Jannah satu gedung dengan RA Muslimat dan Qurrota A’yun di jalan KH Wachid Hasyim.&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;
Banyak dari warga kelurahan Kauman yang penulis rasa tidak begitu peduli dengan pendidikan, hal ini dapat dilihat dari banyaknya pemuda yang pengangguran, minum minuman, judi yang sering dilakukan hampir tiap malam. Tidak hanya pemuda saja, bapak – bapak pun juga demikian, dilihat dari sini penulis dapat menyimpulkan seandainya para orang tua tidak melakukan hal itu, besar kemungkinan anak tidak akan melakukan hal demikian pula. Penulis sendiri juga kurang tau kenapa hal tersebut dapat terjadi, sedangkan menurut sejarah awal kelurahan Kauman adalah kelurahan yang dirintis oleh para ulama dan banyak orang dari desa lain yang belajar agama di lingkungan Kauman. &lt;a href="https://www.facebook.com/group.php?gid=93463647394" target="_blank"&gt;(sumber)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-8645771071881713144?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-27T19:44:13.861+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-xD06N9rDSKQ/T3DMopl09MI/AAAAAAAACrU/XwC9lx20H-o/s72-c/Gapura+Reyog-kauman-ponorogo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Tomcat juga menyerang Ponorogo</title><link>http://www.pawargo.com/2012/03/tomcat-juga-menyerang-ponorogo.html</link><category>Ponorogo</category><category>herpes</category><category>wabah</category><category>virus gatal</category><category>tomcat</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 03:20:40 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-2950062433908609672</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-sLePa3UYX_g/T2hNNr4HJ1I/AAAAAAAACpE/t6sTEsbcB60/s1600/tomcat+hama.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="179" src="http://4.bp.blogspot.com/-sLePa3UYX_g/T2hNNr4HJ1I/AAAAAAAACpE/t6sTEsbcB60/s320/tomcat+hama.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
PONOROGO. Serangan kumbang tomcat semakin meluas. Tidak hanya menyerang Surabaya, serangga yang juga dinamakan rove beetle ini juga menyerang warga Ponorogo, Jawa Timur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah warga mengaku terserang gatal-gatal dan sakit luar biasa pada kulit. Warga mengaku kulit juga seperti melepuh dan terkena herpes setelah terkena hewan yang diduga mirip dengan tomcat.&lt;br /&gt;
Topan, warga Jalan Kawung Kecamatan Babadan, Ponorogo mulai terserang tomcat sejak Jumat (16/3/) lalu. Hewan beracun ini ditemuinya di salah satu jalan protokol di Ponorogo. Saat itu juga matanya terasa perih.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Bahkan semakin lama, organ penglihatannya ini pun langsung bengkak. "Begitu kena tomcat. Rasanya sakit, mata adik saya bengkak," terang Melly, kakak Topan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-iViBEo10ii0/T2hQH7SKhGI/AAAAAAAACpM/Trn4URTCh74/s1600/tomcat-Paederus+sp..jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-iViBEo10ii0/T2hQH7SKhGI/AAAAAAAACpM/Trn4URTCh74/s320/tomcat-Paederus+sp..jpg" width="238" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Sementara Andri, warga lainnya juga menemukan binatang penyerang hama wereng ini. Menurut guru di salah satu SMP Negeri ini, banyak warga akhir-akhir ini terserang penyakit yang gejalanya mirip herpes.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tapi tidak jelas, apakah itu karena tomcat atau bukan. Yang jelas, banyak serangga yang mirip tomcat dan pada saat bersamaan banyak pula warga yang terserang penyakit mirip herpes," jelas Andri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Warga menemukan binatang mirip tomcat itu pada malam hari. Karena tak ingin serangannya meluas, warga tak berani menyentuh langsung. Mereka mengambil dengan media baik dengan kertas atau pinset.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Serangga tomcat awalnya menyerbu Apartemen Pakuwon City dan mengganggu pelajar SD Al- Muttaqien Jl Memet S Kenjeran, serangga ini, Senin (19/3/2012), sudah merambah 14 lokasi di 9 kecamatan di Surabaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasi Pertanian Dinas Pertanian (Distan) Surabaya, Bagas Swadaya Aji menjelaskan, tomcat banyak berkeliaran di pemukiman penduduk dekat sawah. Pihaknya sudah menjadwalkan penyemprotan pestisida nabati ke lokasi-lokasi yang terserang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk pestisida nabati, pihaknya menggunakan formulasi daun mimba (Azadirachta indica juss) yang dicampur dengan daun serai dan jahe dengan perbandingan 1:1:1 lalu diblender. Setelah itu lalu dicampur dengan 10 liter air. Setelah didiamkan selama dua hari, air perasan itu dipakai sebagai pestisida nabati.&lt;br /&gt;
Penyemprotan dengan pestisida nabati itu dilakukan agar tak meracuni warga. "Penyemprotan ini cukup efektif untuk membasmi tomcat," paparnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Bagas, tomcat banyak keluar pada malam hari. Ia akan memburu cahaya. Karenanya, warga di kawasan yang diserang sebaiknya mematikan lampu teras. Sprei atau pakaian yang ditempeli serangga ini harus dicuci. "Serangga ini tak menyengat atau menggigit. Dia cukup mengeluarkan cairan beracun dari tubuhnya dan itu yang berbahaya," katanya. (Tribunnews.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-2950062433908609672?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-20T17:20:40.914+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-sLePa3UYX_g/T2hNNr4HJ1I/AAAAAAAACpE/t6sTEsbcB60/s72-c/tomcat+hama.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Atlit Panahan Ponorogo Persembahkan Dua emas</title><link>http://www.pawargo.com/2012/03/atlit-panahan-ponorogo-persembahkan-dua.html</link><category>ponorogo atlet</category><category>kejuaraan panah</category><category>olahraga unggulan</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Wed, 14 Mar 2012 04:41:09 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-4391594341507323068</guid><description>&lt;b&gt;Atlit Panahan Ponorogo Persembahkan Dua Emas untuk Kontingen Jawa Timur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ZALtxAMwUWA/T2CDhdIVrhI/AAAAAAAACnU/AM2ICkJ-Fi4/s1600/Panahan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="176" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZALtxAMwUWA/T2CDhdIVrhI/AAAAAAAACnU/AM2ICkJ-Fi4/s320/Panahan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: white; color: #454545; font-family: 'helvetica neue', helvetica, arial, freesans, 'liberation sans', 'numbus sans l', sans-serif; font-size: 11px; line-height: 15px; text-align: -webkit-auto;"&gt;Gambar ilustrasi : corbis.com&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
PONOROGO, Satu lagi, prestasi gemilang dipersembahkan Anggie Nurfitria Sari. Atlit Panahan Junior tersebut berhasil menyumbangkan 2 Medali Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu bagi kontingan Jawa Timur dalam &lt;b&gt;Kejuaraan Nasional (Kejurnas)&lt;/b&gt; Junior Panahan, yang berlangsung beberapa hari lalu di lapangan panahan  Senayan, Jakarta.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejurnas Junior Panahan digelar oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) tersebut diikuti oleh 162 atlet panahan dari 15 Pengurus Daerah Perpani di Provinsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam Kejurnas tersebut digelar tiga kelas pertandingan, yaitu compound, recurve dan nasional, yang masing-masing kelas dibagi menjadi dua kategori. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kategori kelas compound dan recurve yang dipertandingkan adalah Junior (usia peserta maksimal 20 tahun) serta kadet (usia peserta maksimal 17 tahun). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Sementara untuk kelas nasional, kategori yang dilombakan meliputi nasional A (usia peserta maksimal 15 tahun) dan nasional B (usia peserta maksimal 18 tahun).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para atlet panahan Junior tersebut memperebutkan 180 medali dengan keseluruhan dibagi dalam 60 medali emas, 60 medali perak, serta 60 medali perunggu. Selain medali, setiap pemenang juga akan mendapatkan Sertifikat Juara. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk setiap katagori perlombaan Panahan Tingkat Junior akan mendapatkan juara pertama mendapatkan medali emas, sertifikat juara dan uang tunai sebesar Rp 1 juta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk juara kedua mendapatkan medali perak plus sertifikat juara dan uang tunai Rp 750 ribu, sementara untuk juara ketiga mendapatlkan medali perunggu dan sertifikat serta uang tunai Rp 500 ribu. Sedangkan untuk pemenang kategori beregu akan mendapat masing-masing medali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Eevent ini untuk mencari bibit – bibit baru dari dari daerah-daerah. Sebagian dari peserta yang ikut bertanding pada Kejurnas ini merupakan telah lulus kualifikasi PON Remaja 2013. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keberhasilan Anggie tersebut turut mengantarkan Tim Perpani Jawa Timur sebagai juara sejati Kejurnas Junior Panahan 2012. Dia mengaku bersyukur karena bisa memberikan yang terbaik bagi Jawa Timur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Alhamdulilah, saya senang bisa membawa nama harum Jawa Timur lagi dalam Kejurnas ini,” &lt;/i&gt;tutur Anggie yang juga pelajar Kelas XII SMA Negeri 1 Ponorogo kepada Pewarta HOKI, Selasa (13/3). &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga bersyukur serta berterima kasih kepada orang tua, pelatih, Perpani Ponorogo, SMA Negeri 1 Ponorogo, teman-teman serta semua pihak yang mendukungnya selama ini. &lt;i&gt;“Tanpa dukungan dan doa’ semuanya, sulit rasanya sebuah keberhasilan bisa diraih,”&lt;/i&gt; ungkapnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia berharap cabang olahraga Panahan di Kabupaten Ponorogo bisa berkembang baik di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Saatnya Panahan mendapat perhatian lagi dari Pemkab Ponorogo,”&lt;/i&gt; harapnya. Gadis ramah kelahiran 25 Maret 1994 ini yakin kalau Ponorogo berpotensi melahirkan bibit-bibit atau atlit Panahan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Sehingga sayang kalau potensi moncer ini tidak mendapat perhatian,”&lt;/i&gt; jlentrehnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga saat ini, Anggie mengaku hanya mendapat beasiswa dari SMA Negeri 1 Ponorogo atas prestasinya membawa nama harum Ponorogo dan Jawa Timur dalam berbagai kejuaraan Panahan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Mudah-mudahan dimasa yang akan datang ada kepedulian dari pihak lain sehingga bisa memotivasi para atlit Panahan Ponorogo,”&lt;/i&gt; paparnya berharap. &lt;b&gt;(MUH Nurcholis/kabarindonesia.com)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-4391594341507323068?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-14T18:41:09.127+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-ZALtxAMwUWA/T2CDhdIVrhI/AAAAAAAACnU/AM2ICkJ-Fi4/s72-c/Panahan.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Retribusi Mengalir ke Mana-mana</title><link>http://www.pawargo.com/2012/03/retribusi-mengalir-ke-mana-mana.html</link><category>wisata ponorogo</category><category>Telaga Ngebel</category><category>retribusi</category><category>tiket masuk</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Wed, 14 Mar 2012 05:22:27 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-5526943137691829657</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-J9iQCufCVQ4/TEf7fLgjJbI/AAAAAAAACPE/WniNioNO5WE/s1600/ngebel-pawargo.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://1.bp.blogspot.com/-J9iQCufCVQ4/TEf7fLgjJbI/AAAAAAAACPE/WniNioNO5WE/s320/ngebel-pawargo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Telaga Ngebel&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
KOTA : Indikasi kebocoran pendapatan dari tata kelola objek wisata Telaga Ngebel perlahan mulai terkuak. Uang hasil retribusi ternyata tidak disetor seluruhnya ke kas daerah. Setiap bulan, sekitar 15 persen pendapatan dibagi-bagi ke sejumlah pihak. Yakni, Muspika Ngebel, paguyuban masyarakat sekitar telaga, dan tenaga operasional. &lt;i&gt;"Sejak dulu seperti itu, sudah jadi kesepakatan," &lt;/i&gt;terang Abas Kuntoro, kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ponorogo, kemarin (12/3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut dia, total pendapatan retribusi tiket masuk telaga dan uang jasa pesanggrahan diakumulasi. Total pendapatan sebulan itu langsung dipotong 15 untuk dibagi-bagi. Selain itu, masih dikurangi biaya operasional. Nah, sisa dana yang ada baru disetor ke kas daerah. &lt;i&gt;"Sistem seperti itu terakhir diberlakukan Oktober 2011. Saat saya masuk, sistem administrasinya langsung berubah,"&lt;/i&gt; ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Kata Abas, semua pendapatan yang masuk langsung disetor ke kas daerah. Tidak ada lagi pengurangan biaya operasional seperti sebelumnya. Jika ada biaya muncul langsung diambilkan dari pos biaya APBD. &lt;i&gt;"Sekarang ini semua pendapatan langsung disetor ke kas daerah. Biaya operasional itu diambilkan dari pos yang kami usulkan saat awal pembahasan APBD,"&lt;/i&gt; terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan perubahan kebijakan itu, Abas mengaku terjadi lonjakan penghasilan dari pengelolaan kawasan wisata Telaga Ngebel. Jika target pendapatan pada 2011 lalu sebesar Rp 180 juta, pihaknya mampu meraup total pendapatan sejumlah Rp 240 juta. Bahkan, dinas pariwisata tahun ini mamatok target pendapatan sebesar Rp 280 juta. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terkait kerja sama dengan pihak ketiga, Abas menegaskan mulai tahun ini pihaknya mandiri dalam menggelar even. Semua even yang berlangsung di Telaga Ngebel ditangani langsung UPTD (unit pengelola teknis dinas) agar seluruh pendapatan dapat masuk ke kas daerah. â€˜â€™Mulai tahun ini kami tidak akan menggandeng pihak ketiga,â€™â€™ jelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abas menilai sorotan soal kebocoran PAD (pendapatan asli daerah) yang diungkap Edy Iswahyudi, anggota Komisi D DPRD Ponorogo, merupakan realita pada 2010 silam. Diakui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam auditnya memang menemukan banyak kejanggalan soal pengelolaan Telaga Ngebel. â€˜â€™Sorotan itu benar, tapi kami sudah mulai berbenah sejak akhir tahun 2011. Sekarang ini sudah mulai tertata,â€™â€™ pungkasnya. (dhy/hw/radarmadiun.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-5526943137691829657?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-14T19:22:27.573+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://1.bp.blogspot.com/-J9iQCufCVQ4/TEf7fLgjJbI/AAAAAAAACPE/WniNioNO5WE/s72-c/ngebel-pawargo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Nostalgia, Amin Minta Kades Tidak Neka-neka</title><link>http://www.pawargo.com/2012/03/nostalgia-amin-minta-kades-tidak-neka.html</link><category>Ponorogo</category><category>pelantikan kepala desa</category><category>bupati</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Wed, 14 Mar 2012 04:48:34 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-5417510247468964938</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-IO7_pGyYB4o/T2CE9ipGyCI/AAAAAAAACnc/koA0d3c4FfU/s1600/nostalgia.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-IO7_pGyYB4o/T2CE9ipGyCI/AAAAAAAACnc/koA0d3c4FfU/s320/nostalgia.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Pelantikan 13 Kepala Desa terpilih oleh Bupati Amin&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Warning keras dilontarkan Bupati Ponorogo H Amin saat melantik 13 kepala desa (kades) terpilih, kemarin (12/3). Belasan kades itu diminta tidak neko-neko dalam memimpin pemerintahan lantaran tahun pertama menjabat merupakan ujian berat. "Situasi pasca-pilkades itu memang selalu ada pro dan kontra," terang Amin, kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut dia, tugas dan tanggungjawab seorang kepala desa cukup berat. Selain urusan pemerintahan, kades ikut bertanggung jawab atas kehidupan bermasyarakat di desa. Amin sempat mewanti-wanti kualitas pelayanan ke warga desa mempengaruhi kewibawaan kepala desa. "Jika bisa diselesaikan satu jam, jangan dibuat dua jam. Jika pelayanan itu bisa diselesaikan setengah hari, jangan disuruh menunggu esok hari," tandasnya.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pun, Amin yang mantan Kades Tosanan Kecamatan Kauman itu seakan bernostalgia saat berada di tengah-tengah para kepala desa. Terkait pembangunan iklim demokrasi di desa, bupati meminta meminta kades membuka diri terhadap saran serta masukan sejumlah elemen. Mulai unsur pemuda, tokoh agama, hingga lembaga di desa. "Kehidupan di desa saat ini sudah cukup dinamis, masyarakat sudah cerdas. Makanya ajak semua elemen untuk memajukan desa, jangan hanya jalan sendiri," pintanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebanyak 13 kepala desa yang dilantik itu merupakan pemenang gelaran pilkades pada Februari dan Maret lalu. Saat pelantikan di Pendapa Kabupaten kemarin, bupati sempat menyinggung tingginya biaya yang dikeluarkan calon saat pilkades. Biaya besar itu tak lepas dari peran botoh yang ikut bermain saat pilkades. Karena itu, pemkab berencana menggelar pilkades secara serentak guna meminimalisasi praktik perjudian yang mengiringi pemilihan kepala desa. "Kasihan kades jika harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar. Penghasilan yang berupa bengkok tidak terlalu banyak, tanggung jawab kades itu cukup berat," pungkasnya. &lt;b&gt;(dhy/hw/radarmadiun.com)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-5417510247468964938?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-14T18:48:34.281+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-IO7_pGyYB4o/T2CE9ipGyCI/AAAAAAAACnc/koA0d3c4FfU/s72-c/nostalgia.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ponorogo City Center segera dibangun II</title><link>http://www.pawargo.com/2012/03/ponorogo-city-center-segera-dibangun-ii.html</link><category>ponorogo city center</category><category>pusat bisnis</category><category>mall ponorogo</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Wed, 14 Mar 2012 05:03:30 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-6156079506930769876</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s1600/lahan+nabati+yasa.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s320/lahan+nabati+yasa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Nabati Yasa : Lahan calon Ponorogo City Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;b&gt;Wabup Minta Syarat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span id="goog_846050539"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_846050540"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
KOTA : Rencana Wira Jatim Group, holding company BUMD milik Pemprov Jatim, mendirikan pusat bisnis di Ponorogo agaknya menemukan jalan lempang. Ini menyusul sikap Wakil Bupati Hj Yuni Widyaningsih yang membuka tangan masuknya investasi sekitar Rp 150 miliar itu. Hanya, dia mematok sejumlah syarat ke calon investor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ida, sapaan Yuni Widyaningsih meminta pengelola city center yang nantinya menempati lahan bekas pabrik kopra Nabati Yasa di Jalan Ir Juanda 19 itu menampung tenaga kerja asal Ponorogo. Investor juga wajib memberikan ruang khusus bagi pelaku ekonomi lokal agar usaha mereka ikut berkembang. &lt;i&gt;"Silakan saja investor masuk, tidak masalah asalkan memenuhi aturan main,"&lt;/i&gt; terang Ida, kemarin (8/3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Wabup yang berlatar belakang pengusaha ini juga meminta syarat formal berupa izin mendirikan bangunan dan usaha sebelum Wira Jatim membangun gedung lima lantai. Yang terang, Ida bakal menghitung benar derajat kemanfaatan pusat bisnis itu terhadap kemaslahatan warga Ponorogo. &lt;i&gt;"Jika syarat-syarat itu dipenuhi, pasti kami welcome,"&lt;/i&gt; ungkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pun, rencana pembangunan gedung pusat bisnis yang di lantai paling atas berdiri hotel itu belum terbaca jelas Bappeda (badan perencanaan pembangunan daerah). Sekretaris Bappeda Ponorogo Sumarno mengaku hingga kemarin pihaknya belum menerima dokumen resmi site plan yang diajukan Wira Jatim selaku calon investor. &lt;i&gt;"Belum ada pengajuan rencana tapak (site plan) itu,"&lt;/i&gt; ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut dia, Bappeda berkepentingan mengkaji tata ruang wilayah dan analisa mengenai dampak lingkungan. Nah, site plan memberikan gambaran atau peta rencana peletakan bangunan dengan segala unsur penunjangnya dalam skala batas-batas luas lahan tertentu. &lt;i&gt;"Ini yang akan dijadikan dasar pengkajian rencana pengurusan perizinan pendirian usaha," &lt;/i&gt;jelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rencana pembangunan &lt;b&gt;Ponorogo City Center&lt;/b&gt; itu diungkapkan langsung Presiden Direktur Wira Jatim Group Arif Afandi saat bertandang ke Madiun beberapa waktu lalu. Holding company-nya bakal menanamkan investasi senilai Rp150 miliar di Ponorogo berupa pusat pusat bisnis yang didirikan di atas lahan seluas 1,5 hektare milik Pemprov Jatim. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;/div&gt;
Arif juga mengatakan bahwa pusat bisnis yang diperkirakan mampu menyerap sekitar 3.500 tenaga kerja itu sudah melalui studi kelayakan. Pihaknya mengemban tugas dari Gubernur Jatim H Soekarwo mengembangkan perekonomian di sejumlah kabupaten untuk mengurangi kesenjangan ekonomi di Jatim. Perusahaan daerah yang tadinya dipimpin Menteri BUMN Dahlan Iskan itu membawa investasi senilai ratusan miliar ke Ponorogo. &lt;b&gt;(dhy/hw/Radarmadiun.com)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-6156079506930769876?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-14T19:03:30.908+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s72-c/lahan+nabati+yasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Ponorogo City Center segera dibangun</title><link>http://www.pawargo.com/2012/03/ponorogo-city-center-segera-dibangun.html</link><category>ponorogo city center</category><category>pusat bisnis</category><category>wisata belanja ponorogo</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Wed, 14 Mar 2012 04:56:58 PDT</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-3783756947021610783</guid><description>&lt;b&gt;Lahan Pusat Bisnis Mulai Dikosongkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s1600/lahan+nabati+yasa.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s320/lahan+nabati+yasa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Lahan Nabati Yasa akan dibangun Ponorogo City Center&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
KOTA - Rencana pembangunan pusat bisnis di Ponorogo mulai segera diwujudkan. Tanda-tanda itu terlihat dari aktivitas pengosongan area bekas pabrik kopra Nabati Yasa, lahan milik Pemprov Jatim di Jalan Ir Juanda 19 Ponorogo yang kini dikelola Wira Jatim Group, sebuah holding company BUMD.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perumahan di samping pabrik yang selama ini disewa perseorangan sengaja dikosongkan. Demikian pula gudang dan pelataran. &lt;i&gt;"Pertengahan April mendatang harus sudah kosong karena mau dibangun Ponorogo City Center itu," &lt;/i&gt;ungkap Adi Utomo, 56, penyewa salah satu rumah di Nabati Yasa, kemarin (6/3).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adi yang mengaku sudah menyewa rumah itu selama 21 tahun sudah diberi tahu secara lisan dan tertulis tentang rencana pengosongan. Empat kepala keluarga (KK) penyewa lainnya juga mendapat pemberitahuan serupa yang dikirim PT Wira Jatim. "Karena kami hanya menyewa ya menerima saja, disuruh pindah ya pindah," tutur mantan pegawai Bank Tabungan Pensiunan Nasional itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Upaya pengosongan aset milik Pemprov Jatim itu juga terlihat dari terkuncinya gerbang masuk. Biasanya, ada penjaga di pos jaga. Salah satu gedung yang pernah dijadikan Kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa juga sudah kosong. Sedangkan pelataran belakang yang sempat disewa untuk menjemur padi kemarin melompong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pun, rencana pendirian Ponorogo City Center di atas lahan 1,5 hektare itu langsung mendapat respon beragam. Ada yang mendukung pembangunan pusat bisnis lima lantai yang menelan investasi sekitar Rp 150 miliar itu. Sebaliknya, ada yang menolak. &lt;i&gt;"Belum-belum kami sudah dapat pengaduan penolakan rencana itu, tapi ada pula yang mendukungnya,"&lt;/i&gt; ungkap Agus Dermawan, ketua Komisi B DPRD Ponorogo, kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Politisi PDIP itu menganggap wajar pro dan kontra yang terjadi. Sebab, hingga saat ini belum ada kejelasan konsep Ponorogo City Center yang akan dibangun Wira Jatim Group itu hingga menimbulkan multipersepsi. Ada yang membayangkan city center seperti mall di kota-kota besar sehingga dikhawatirkan mematikan usaha kecil. &lt;i&gt;"Ketakutan-ketakutan itu yang menimbulkan penolakan. Padahal hingga saat ini belum jelas seperti apa nanti city center itu," &lt;/i&gt;ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agus mengaku bakal memanggil Bappeda. Sebab, jika pihak Wira Jatim sudah mengajukan izin ke bupati maka Bappeda pasti mendapat informasi atau gambaran tentang city center. Kalaupun nantinya Bappeda belum memegang konsep, komisi B akan klarifikasi ke PT Wira Jatim. &lt;i&gt;"Akan kami klarifikasi dulu kejelasannya seperti apa, biar tidak menjadi pro-kontra seperti sekarang ini,"&lt;/i&gt; tegasnya. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara pribadi, Agus menyambut positif masuknya investasi untuk mengangkat perekonomian. &lt;i&gt;"Jika City Center itu memang memberikan ruang yang luas bagi dunia usaha di Ponorogo dan menyerap tenaga kerja, kenapa harus ditolak. Tapi pusat bisnis itu jangan sampai seperti pasar modern yang hanya menjajakan barang dari luar dan masyarakat jadi konsumen saja,"&lt;/i&gt; pungkasnya. &lt;b&gt;(dhy/hw/radarmadiun.com) &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-3783756947021610783?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-03-14T18:56:58.326+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://3.bp.blogspot.com/-_kUfyZGvWp4/T2CGpEw9AoI/AAAAAAAACnk/AVsrsFGMkmE/s72-c/lahan+nabati+yasa.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Film Negeri 5 Menara Gaet Siswa SMA</title><link>http://www.pawargo.com/2012/01/film-negeri-5-menara-gaet-siswa-sma.html</link><category>Ponorogo</category><category>negeri 5 menara</category><category>film</category><category>pemeran</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 10:33:06 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-7746277589642716718</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-C0mZObQKwWM/Tx73o3NO9eI/AAAAAAAACnA/NQoss9pyMCQ/s1600/pemeran-Film-Negeri-5-Menara.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="http://4.bp.blogspot.com/-C0mZObQKwWM/Tx73o3NO9eI/AAAAAAAACnA/NQoss9pyMCQ/s320/pemeran-Film-Negeri-5-Menara.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bagus Setyo Nugroho&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Bagus Setyo Nugroho, nama lajang yang satu ini. Mimpinya bermain film dengan artis-artis tenar di negeri ini pun kesampaian. Tim produksi Film Negeri 5 Menara pun memilihnya lolos dan ikut bermain bersama dalam film yang berlatar belakang kehidupan di Podok Pesantren Gontor ini.&lt;br /&gt;
Siswa kelas 1 SMA 1 Ponorogo ini  pun dipercaya memerankan tokoh santri Pondok Gontor bernama Imam. Di film yang diangkat dari  novel Negeri 5 Menara itu, Bagus pun beradu akting dengan Andhika Pratama, Donny Alamsyah, David Chalik dan Mario Irwinsyah.&lt;br /&gt;
Tentu Bagus tidak asal ikut audisi. Bermodal pengalamannya sebagai model dan bakat menyanyi, Bagus menyodorkan biodata pribadinya itu sebagai 'jurus merayu' tim seleksi audisi calon bintang. Rupanya tim seleksi pun terpesona dengan latar belakangnya sebagai penyanyi dan model.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
"Saya dinilai sudah terbiasa tampil di depan banyak orang. Jadi dianggap nggak mudah grogi, tinggal melatih akting saja, " tutur Bagus&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-23bADkAar3g/Tx74hZZ92PI/AAAAAAAACnI/AMn7fLzFgRQ/s1600/poster+negeri+5+menara.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-23bADkAar3g/Tx74hZZ92PI/AAAAAAAACnI/AMn7fLzFgRQ/s320/poster+negeri+5+menara.jpg" width="217" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Poster Negeri 5 Menara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Film ini  dipersiapkan sejak bulan Mei 2011. Didukung KG Production, Million Picture memulai proses syuting  awal Agustus 2011.  Film ini memiliki 4 (empat) tahapan syuting yang dimulai dari Ponorogo, Bandung,  Bukittinggi dan Danau Maninjau, Sumatera Barat dan London Inggris.&lt;br /&gt;
Film 'Negeri 5 Menara' mengisahkan sebuah petualangan seorang anak bangsa yang berlatar belakang sangat sederhana, namun karena keteguhan dan kerja keras, ia bisa sukses bukan saja di negeri sendiri, namun di tingkat dunia.&lt;br /&gt;
Sutradara Affandi atau yang kerap disapa Fandi menggungkapkan siapapun yang menonton film ini merasakan aura 'petualangan' dalam film yang bersumber dari novel Negeri 5 Menara yang telah mendapat penghargaan sebagai buku terfavorit Anugerah Pembaca Indonesia 2010 dan nominasi Khatulistiwa Literary Award 2010.&lt;br /&gt;
Novel ini juga memecahkan rekor penerbit Gramedia Pustaka Utama sebagai buku lokal terlaris dalam 37 tahun terakhir ini dan telah berhasil merebut hati para pembaca Indonesia.&lt;br /&gt;
Pemutaran perdana film Negeri Lima Menara yang rencananya beredar di bioskop mulai 1 Maret 2012 mendatang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Video trailernya &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.21cineplex.com/slowmotion/trailer-penuh-inspirasi-dari-negeri-5-menara,2755.htm" target="_blank"&gt;klik disini.&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Laporan Wartawan Tribunnews.com, Agung Budi Santoso&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-7746277589642716718?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-25T01:33:06.434+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-C0mZObQKwWM/Tx73o3NO9eI/AAAAAAAACnA/NQoss9pyMCQ/s72-c/pemeran-Film-Negeri-5-Menara.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Pemkab Akan Membuat Penangkaran Burung Merak</title><link>http://www.pawargo.com/2012/01/pemkab-akan-membuat-penangkaran-burung.html</link><category>pemkab</category><category>Ponorogo</category><category>penangkaran merak</category><author>noreply@blogger.com (Onliner Ponorogo)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 07:45:01 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-6830126868472406632</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-DUz0qO4wbqk/TxrdVhRc48I/AAAAAAAAAK8/2QXhXeHP1b8/s1600/merak.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://4.bp.blogspot.com/-DUz0qO4wbqk/TxrdVhRc48I/AAAAAAAAAK8/2QXhXeHP1b8/s200/merak.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
Ponorogo - Sebagai daerah yang banyak membutuhkan bulu merak untuk kebutuhan pembuatan dadak merak kesenian tradisoinal reog, Pemkab Ponorgo akan berusaha mengurangi ketergantungan terhadap daerah dan Negara lain. Selama ini ribuan bulu merak untuk membuat dadak merak didatangkan dari luar kota bahkan juga dari luar negeri seperti India, karena bulu-bulu nan indah dengan dominasi warna biru dan hijau sulit didapatkan dari dalam negeri, utamanya Ponorogo sendiri.

Tahun ini Pemkab Ponorogo berencana membuat tempat penangkaran burung merak.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Selain untuk memenuhi kebutuhan pengrajin dalam jangka panjang, penangkaran itu juga untuk mendukung rencana terwujudnya kampung reog di Ponorogo.

Menurut Adam Parikesit kepala kantor lingkungan hidup Ponorogo, penangkaran burung merak sebenarnya tidaklah sulit. Burung merak bisa dikembangbiakkan di Ponorogo karena kondisi geografis dan iklimnya mendukung.&lt;br /&gt;
Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan studi banding ke taman mini,melihat penangkaran burung merak yang sudah lama berjalan.  Adam menambahkan, ada tiga tempat yang menjadi alternatif pilihan untuk penakaran burung merak, yaitu di ngebel, wilayah perhutani dan di lahan eks kodim Ponorogo.

Adam menambahkan, selama ini burung merak telah lama  hidup bebas di wilayah hutan di Ponorogo. Anatara lain di daerah Sraten Jenangan dan di sekitar lahan Waduk Bendho Sawoo. Di dua tempat itu ratusan burung merak telah lama hidup dan berkembang biak. (Dutaradiofm.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-6830126868472406632?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T22:45:01.140+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-DUz0qO4wbqk/TxrdVhRc48I/AAAAAAAAAK8/2QXhXeHP1b8/s72-c/merak.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">3</thr:total></item><item><title>Pertama Kali di Indonesia, Kontes Raja Buah Durian Digelar</title><link>http://www.pawargo.com/2012/01/pertama-kali-di-indonesia-kontes-raja.html</link><category>Ponorogo</category><category>kontes durian</category><category>festival buah</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 02:58:39 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-5125536449247812605</guid><description>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IM0Gc0rUtx8/TxqZPGyuJ-I/AAAAAAAACm0/xFtv4BzHINs/s1600/Kontes-Durian_Ponorogo.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-IM0Gc0rUtx8/TxqZPGyuJ-I/AAAAAAAACm0/xFtv4BzHINs/s400/Kontes-Durian_Ponorogo.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Peserta festival durian dari Desa Talun Kecamatan Ngebel, Ponorogo..&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
Durian sudah diakui sebagi rajanya buah-buahan. Tapi di atas raja selalu ada raja. Inilah dicari dalam kontes durian yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo di Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Ponorogo, Rabu (18/1). Yah, durian paling lezat di antara durian yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya 25 jenis durian lokal di Kecamatan Ngebel ikut serta dalam kontes yang baru dua kali dihelat ini. Mulai dari durian Mrobyong, Kukusan, Utri, Gudel hingga durian Suro. Semuanya adalah varietas durian lokal yang dihasilkan oleh warga di enam dari delapan desa di kecamatan yang telah kondang sebagai penghasil buah berduri ini.&lt;br /&gt;
Dua desa tidak bisa ikut kontes sebab tanaman durian dari para petaninya belum berbuah. Yaitu dari desa Gondowido dan desa Pupus. Kedua desa ini baru sekitar empat tahun terakhir ditanami pohon durian di lahan kebunnya. Sehingga terpaksa absen pada kontes kali ini.&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Cara penilaian dalam kontes ini terbilang unik. Setelah durian diberi nomor, durian akan ditimbang. Setelah itu, juri akan mencicipi buah durian. Setelah itu, durian dari bilah-bilah yang tidak dicicipi akan dihabiskan oleh para hadirin yang bersedia melahap lembutnya daging peserta kontes. Tapi, pongge alias biji durian dan kulit dari durian kontestan harus dikumpulkan untuk ditimbang lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Durian dinilai dari rasa, aroma, kelembutan dagingnya dan juga ketebalannya. Nah, untuk mengukur ketebalan inilah kulit dan biji harus dikumpulkan,” ungkap Puspita, juri dari Badan Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Dinas Pertanian Provinsi Jatim, kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Bidang Kelembagaan dan SDM Badan Penyuluh Pertanian Distan Kabupaten Ponorogo Marsudi menyatakan, kontes ini merupakan cara bagi Distan dan BPSB untuk mendapatkan varietas terbaik durian di daerah tersebut. Pemenangnya akan dilihat pengambangannya di kebun. Setelah memenuhi beberapa syarat dan kondisi, varietas ini akan dikembangkan sebagai varietas dalam sebuah kawasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Tahun 2007, saat kontes durian pertama digelar, Durian Kanjeng jadi pemenangnya. Lalu setelah diteliti oleh tim BPSB, sekarang dikembangkan di lahan di Ngrogung ini,”&lt;/i&gt; ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Dinas Pertanian Ponorogo Harmanto menyatakan pengembangan durian Kanjeng di Ngrogung telah mencapai 100 hektare pada 2011. Luas ini akan dikembangkan lagi menjadi 200 hektare pada 2012 ini secara bertahap. &lt;i&gt;&lt;b&gt;“DIPA-nya sudah turun. Tanah sudah siap tinggal pelaksanaan saja,”&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ujarnya.&lt;br /&gt;
Di Kecamatan Ngebel sendiri, saat ini tercatat terdapat 1.000 hektare lahan yang ditanami pohon durian berbagai varietas. Jumlah ini naik dua kali lipat dibanding kondisi sebelum tahun 2006. &lt;i&gt;“Dulu hanya tanaman kebun rakyat biasa. Jumlahnya memang banyak, tapi kurang dikembangkan,”&lt;/i&gt; ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian Ngebel Widodo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peningkatan jumlah dan variasi durian terjadi setelah BPSB melakukan prima tani atau program semacam kuliah kerja nyata di Ngebel selama tiga tahun, yaitu 2006 hingga 2008. Para petani yang disurvei pun akhirnya semakin pintar dalam melakukan rekayasa genetika pohon durian. Mulai dari menempel, sambung pucuk hingga top walking.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Dari sini penyilangan dan peningkatan kualitas bisa ditemukan oleh petani sendiri. Nah, saat inilah banyak yang sudah mendapatkan hasil berupa panen pertamanya. Ya yang dikonteskan ini,”&lt;/i&gt; terangnya.&lt;br /&gt;
Jumlah pohon durian di Kecamatan Ngebel saat ini mencapai 35 ribu batang, naik dua kali lipat dari  sebelum tahun 2006. Dengan produksi rata-rata satu kuintal durian perbatang pohon, maka tiap musim Ngebel dapat memproduksi setidaknya 3.500 ton durian berbagai jenis. Rata-rata adalah hasil silangan lokal karya para pwarga Ngebel sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;“Rasanya sebenarnya mirip-mirip, tinggal ukuran dan ketebalan. Bukan berarti yang kecil dan tipi situ inferior, tapi setiap jenis ada peminatnya. Sebab, semua tergantung pasar. Ada yang suka durian besar, ada yang suka durian kecil. Monggo kerso, nawarin kekuatan kantong konsumen,” &lt;/i&gt;kata Widodo lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang jelas, dengan kontes dan pengembangan yang terus menerus, harapannya anak cucu di Ngebel dan sekitarnya tidak asing terhadap buah durian. Harapan yang lebih besar adalah bisa menjadi pusat durian di Jawa Timur, bila perlu seantero Indonesia. arso/LENSAINDONESIA.COM&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-5125536449247812605?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T17:58:39.511+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-IM0Gc0rUtx8/TxqZPGyuJ-I/AAAAAAAACm0/xFtv4BzHINs/s72-c/Kontes-Durian_Ponorogo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Pelajar nekat seberangi sungai untuk sekolah</title><link>http://www.pawargo.com/2012/01/pelajar-nekat-seberangi-sungai-untuk.html</link><category>jembatan rusak</category><category>pembangunan desa</category><category>kondisi sekolah</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 02:46:48 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-3810056266937927704</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-w613OeWYU2I/TxqXZc8Yy3I/AAAAAAAACms/1IV2Ilp7qW4/s1600/pelajar+seberangi+sungai.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-w613OeWYU2I/TxqXZc8Yy3I/AAAAAAAACms/1IV2Ilp7qW4/s1600/pelajar+seberangi+sungai.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
(Ponorogo, Jawa Timur): Keberanian para pelajar Sekolah Dasar diwilayah Watu Bonang kecamatan Badegan sungguh perlu untuk diperhitungkan. Betapa tidak, demi bersekolah, puluhan pelajar nekat menyeberangi sungai dengan lebar belasan meter dan memiliki arus cukup deras.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan kedalaman sungai itu dapat membahayakan jiwa para pelajar. Aksi bondo nekat itu dilakukan, karena para pelajar tidak memiliki pilihan lain, dalam mendapatkan ilmu dibangku sekolah. Kalaupun harus berputar, para pelajar itu harus menempuh jarak lebih dari 6 kilometer.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para orang tuapun harus rela mengawal anak-anaknya berangkat dan pulang sekolah. Agar kejadian yang tidak diinginkan tak pernah terjadi. Pelajar Sekolah Dasar inipun, berharap sentuhan pemerintah daerah untuk mewujudkan impian untuk dibangun sebuah jembatan diatas sungai Semagar itu. Pemerintah desa setempatpun, telah memberikan arahan kepada warganya. Agar memperhatikan anak-anaknya jika menyeberangi sungai itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Kepala Desa Watu Bonang, Bowo Susetyo mengatakan puluhan pelajar tingkat sekolah dasar menyeberangi sungai tiap hari. Saat berangkat pagi hari dan pulang sekolah pada siang hari. Ini dilakukan lantaran jarak antara rumah dan sekolah lebih dekat menyeberangi sungai. Kalaupun berputar, harus menempuh jarak lebih dari 6 kilometer. “Sekolah Dasar Watu Bonang I berada didukuh Gulun sementara pelajar berada didukuh Geden. Dan itu adalah sekolah yang terdekat,” lanjutnya, Kamis (19/1/2012).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dia juga menjelaskan, arus sungai akan sangat besar jika memasuki musim penghujan. Seperti yang terjadi saat ini. Namun jika musim kemarau, aliran air cukup kecil. Sehingga, jika turun hujan lebat, para pelajar terpaksa diantar orang tuanya untuk berputar melewati jembatan besar yang cukup jauh. “Kalau hujan lebat, disini sering terjadi banjir. Bahkan air dapat meluap,” terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak hanya pelajar, lanjut Bowo, warga sering menyeberang sungai. Pasalnya, sejumlah warga memiliki lahan pertanian diseberang sungai. Sehingga aktifitas sungai, pada pagi dan siang hari cukup ramai. Masyarakat sekitar, masih menurut Bowo, sangat membutuhkan jembatan untuk melakukan aktifitas. “Dari dulu belum ada jembatan. Berharap segera dibangun jembatan,” katanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara Anto, salah satu siswa mengatakan jika dirinya sudah terbiasa menyeberang sungai untuk berangkat sekolah, walau dengan perasaan takut. Terutama pada saat musim penghujan. Namun, itu dilakukan karena jika memutar jaraknya cukup jauh. Apalagi, orang tunya tak memiliki sepeda motor. “Berharap dibangun jembatan, agar lebih cepat sampai sekolah,” pungkasnya. (ded/berita2.com )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-3810056266937927704?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T17:46:48.417+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://2.bp.blogspot.com/-w613OeWYU2I/TxqXZc8Yy3I/AAAAAAAACms/1IV2Ilp7qW4/s72-c/pelajar+seberangi+sungai.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Lestarikan Varietas Lokal Untuk Warisan Anak Cucu</title><link>http://www.pawargo.com/2012/01/lestarikan-varietas-lokal-untuk-warisan.html</link><category>Ponorogo</category><category>bupati ponorogo</category><category>musim durian</category><author>noreply@blogger.com (Administrator POzone)</author><pubDate>Sat, 21 Jan 2012 02:42:51 PST</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6319842652139894821.post-5165615461804431436</guid><description>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;
&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-QG-qb3pZVbc/TxqWjBmbxPI/AAAAAAAACmk/ZKJyjrjhXsE/s1600/bupati+amin+dan+durian+ponorogo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-QG-qb3pZVbc/TxqWjBmbxPI/AAAAAAAACmk/ZKJyjrjhXsE/s1600/bupati+amin+dan+durian+ponorogo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
KABUPATEN PONOROGO-Durian sudah diakui sebagi rajanya buah-buahan, tapi di atas raja selalu ada raja. Inilah dicari dalam kontes durian yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Ponorogo di Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Ponorogo sepanjang Rabu (18/1) kemarin. Durian paling lezat di antara durian yang ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setidaknya 25 jenis durian lokal di Kecamatan Ngebel ikut serta dalam kontes yang baru dua kali dihelat ini. Mulai dari durian Mrobyong, Kukusan, Utri, Gudel hingga durian Suro. Semuanya adalah varietas durian lokal yang dihasilkan oleh warga di enam dari delapan desa di kecamatan yang telah kondang sebagai penghasil buah berduri ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;
Dua desa tidak bisa ikut kontes sebab tanaman durian dari para petaninya belum berbuah. Yaitu dari desa Gondowido dan desa Pupus. Kedua desa ini baru sekitar empat tahun terakhir ditanami pohon durian di lahan kebunnya. Sehingga terpaksa absen pada kontes kali ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cara penilaian dalam kontes ini terbilang unik. Setelah durian diberi nomor, durian akan ditimbang. Setelah itu, juri akan mencicipi buah durian. Setelah itu, durian dari bilah-bilah yang tidak dicicipi akan dihabiskan oleh para hadirin yang bersedia melahap lembutnya daging peserta kontes. Tapi, pongge alias biji durian dan kulit dari durian kontestan harus dikumpulkan untuk ditimbang lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Durian dinilai dari rasa, aroma, kelembutan dagingnya dan juga ketebalannya. Nah, untuk mengukur ketebalan inilah kulit dan biji harus dikumpulkan,” ungkap Puspita, juri dari Badan Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Dinas Pertanian Provinsi Jatim, kemarin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Bidang Kelembagaan dan SDM Badan Penyuluh Pertanian Distan Kabupaten Ponorogo Marsudi menyatakan, kontes ini merupakan cara bagi Distan dan BPSB untuk mendapatkan varietas terbaik durian di daerah tersebut. Pemenangnya akan dilihat pengambangannya di kebun. Setelah memenuhi beberapa syarat dan kondisi, varietas ini akan dikembangkan sebagai varietas dalam sebuah kawasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Tahun 2007, saat kontes durian pertama digelar, Durian Kanjeng jadi pemenangnya. Lalu setelah diteliti oleh tim BPSB, sekarang dikembangkan di lahan di Ngrogung ini,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kepala Dinas Pertanian Ponorogo Harmanto menyatakan pengembangan durian Kanjeng di Ngrogung telah mencapai 100 hektare pada 2011. Luas ini akan dikembangkan lagi menjadi 200 hektare pada 2012 ini secara bertahap. “DIPA-nya sudah turun. Tanah sudah siap tinggal pelaksanaan saja,” ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Kecamatan Ngebel sendiri, saat ini tercatat terdapat 1.000 hektare lahan yang ditanami pohon durian berbagai varietas. Jumlah ini naik dua kali lipat disbanding kondisi sebelum tahun 2006. “Dulu hanya tanaman kebuh rakyat biasa. Jumlahnya memang banyak, tapi kurang dikembangkan,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian Ngebel Widodo.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Peningkatan jumlah dan variasi durian terjadi setelah BPSB melakukan prima tani atau program semacam kuliah kerja nyata di Ngebel selama tiga tahun, yaitu 2006 hingga 2008. Para petani yang disurvei pun akhirnya semakin pintar dalam melakukan rekayasa genetika pohon durian. Mulai dari menempel, sambung pucuk hingga top walking.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Dari sini penyilangan dan peningkatan kualitas bisa ditemukan oleh petani sendiri. Nah,m saat inilah banyak yang sudah mendapatkan hasil berupa panen pertamanya. Ya yang dikonteskan ini,” terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jumlah pohon durian di Kecamatan Ngebel saat ini mencapai 35 ribu batang, naik dua kali lipat dari  sebelum tahun 2006. Dengan produksi rata-rata satu kuintal durian perbatang pohon, maka tiap musim Ngebel dapat memproduksi setidaknya 3.500 ton durian berbagai jenis. Rata-rata adalah hasil silangan lokal karya para pwarga Ngebel sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
“Rasanya sebenarnya mirip-mirip, tinggal ukuran dan ketebalan. Bukan berarti yang kecil dan tipi situ inferior, tapi setiap jenis ada peminatnya. Sebab, semua tergantung pasar. Ada yang suka durian besar, ada yang suka durian kecil. Monggo kerso, nawarin kekuatan kantong konsumen,” kata Widodo lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang jelas, dengan kontes dan pengembangan yang terus menerus, harapannya anak cucu di Ngebel dan sekitarnya tidak asing terhadap buah durian. Harapan yang lebih besar adalah bisa menjadi pusat durian di Jawa Timur, bila perlu seantero Indonesia(hantoro)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6319842652139894821-5165615461804431436?l=www.pawargo.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><app:edited xmlns:app="http://www.w3.org/2007/app">2012-01-21T17:42:51.597+07:00</app:edited><media:thumbnail url="http://4.bp.blogspot.com/-QG-qb3pZVbc/TxqWjBmbxPI/AAAAAAAACmk/ZKJyjrjhXsE/s72-c/bupati+amin+dan+durian+ponorogo.jpg" height="72" width="72" /><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><media:rating>nonadult</media:rating></channel></rss>

