<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812</atom:id><lastBuildDate>Mon, 16 Sep 2024 01:53:06 +0000</lastBuildDate><category>MOTIVASI</category><category>BISNIS YANG PASTI</category><category>IDE IDE</category><category>MUSIC MP3</category><category>TRAVELLING</category><title>MAESTER</title><description>Anda orang besar dengan pemikiran besar. Anda kecil bila berpikir kecil. Keterbatasan anda adalah pikiran anda. Mimpi anda dianugrahkan agar anda bisa berpikir besar. Maka bermimpilah menjadi besar. Mulailah dari pikiran anda meletakkanya dalam pikiran. Tidak ada salah pda lingkungan sekitar. Tidak pula salah pada waktu anda. Semua memberikan tempat dan kesempatan bagi anda untuk meraih keberhasilan. Tinggal anda mengambil langkah pertama, yaitu berpikir besar.</description><link>http://maestrow.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (jimmy)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>193</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Anda orang besar dengan pemikiran besar. Anda kecil bila berpikir kecil. Keterbatasan anda adalah pikiran anda. Mimpi anda dianugrahkan agar anda bisa berpikir besar. Maka bermimpilah menjadi besar. Mulailah dari pikiran anda meletakkanya dalam pikiran. T</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-1193067192731984576</guid><pubDate>Fri, 19 Jan 2018 15:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2018-01-19T07:18:47.292-08:00</atom:updated><title>Pengembangan SDM Indonesia</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/pengembangan-sdm-indonesia.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/27.jpg' alt='Pengembangan SDM Indonesia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;
Tulisan ini saya ambil dari diskusi antara 4 panelis dalam Launching acara Mini Workship Series tanggal 15 September 2009 yang terdiri dari Ibu Mooryati Sudibyo, Bapak Michael dari Combi Phar, Bapak Koes dari Astra Management Development International, Ibu Neli dari Manulife.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Acara ini dipandu oleh Anthony Dio Martin yang membuka panel diskusi dengan slogan dari Andrew Carnegie yang mengatakan bila anda mengambil alih perusahaan miliknya maka di masa yang akan datang akan berdiri pabrik baru dengan teknologi yang lebih baik namun bila anda mengambil SDM terbaiknya maka cepat atau lambat area pabriknya akan ditumbuhi rumput saja. Ini membuktikan bahwa pengembangan SDM menjadi area yang penting.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Pak Michael pada sesi awal diskusi bahwa Pemerintah kurang memberikan dukungan perihal rangking Indonesia yang mencapai Top Ten Worst dalam segi mutu SDM dan peran HR dinilai masih berkisar pada Recruitmnet dan administrasi saja, peran HR sebagai partner bisnis belum berkembang, ini yang membuat perkembangan pasar menjadi terhambat karena pengembangan mutu SDM &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/pengembangan-sdm-indonesia.htm'&gt;Pengembangan SDM Indonesia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2018/01/pengembangan-sdm-indonesia.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-4550266302367573380</guid><pubDate>Thu, 14 Dec 2017 00:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-12-13T16:00:44.888-08:00</atom:updated><title>Satirung Peseg</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/satirung-peseg.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/15.jpg' alt='Satirung Peseg Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;“emakkk&amp;#8230; huhuhu”, irung yang masih mengenakan seragam sekolahnya itu berlari menghampiri emak di dapur. Ia memeluk emak yang sedang mengulek bumbu.&lt;br /&gt;
“ada apa toh nduk. Kok kamu nangis lagi”, tanya emak santai dan masih mengulek bumbu di dapur.&lt;br /&gt;
“emak, aku dihina lagi”, eluh irung. Ia menangis. Emak berhenti mengulek. Ia membalikkan badan.&lt;br /&gt;
“sudahlah nduk&amp;#8230; ndak usah dipikirin. Lagian nanti mereka juga bosen-bosen sendiri. Kamu tutup kuping aja. Pura-pura ndak tahu”, emak membelai lembut rambut irung yang mengembang dan kriting itu.&lt;br /&gt;
“ahhh&amp;#8230; Mereka nggak akan bosen hina irung. Buktinya, dari awal mos sampai saat ini, irung masih saja tetap jadi bahan tertawaan. Irung benci sama mereka. Irung benci nama irung. Irung pengen ganti nama. Irung benci mata belok irung. Irung benci rambut ini. Irung benci warna kulit irung yang persis seperti orang habis nyelam di lumpur. Pokoknya irung benci sama diri irung. Emak, emak kenapa sih dulu ngasih irung nama jelek kayak gini. Ini itu beban buat irung”, eluh irung di sela-sela isak tangisnya. Sesaat emak terdiam.&lt;br /&gt;
“terus kamu maunya gimana toh nduk”, emak menghela napas besar.&lt;br /&gt;
“irung mau ganti nama pokoknya. Irung nggak mau tau”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Irung berlari menuju kamarnya. Irung melemparkan diri ke tempat tidur. Ia tengkurap sanbil memel &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/satirung-peseg.htm'&gt;Satirung Peseg Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/12/satirung-peseg.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-310151148009634234</guid><pubDate>Mon, 11 Dec 2017 22:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-12-11T14:45:15.696-08:00</atom:updated><title>Climb Farther than the Eye Can See</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/climb-farther-than-the-eye-can-see.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/4.jpg' alt='Climb Farther than the Eye Can See Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;
Dunia modern yang perkembangannya bersifat diskontinu, patah-patah, menuntut kita untuk menjalani proses pembaruan diri terus menerus. Dalam konteks itu, visi dan konsistensi sikap maupun konsistensi aksi akan menjadi penentu keberhasilan kita.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Merefleksikan hal itu, saya ingat Ruben Gonzalez. Orang ini menjadi atlet Olimpiade Luge pada umur yang oleh semua profesional dalam olah raga itu dianggap sudah terlalu tua. Orang lain yang mau serius dalam olahraga seluncur es itu biasanya mulai berlatih pada umur sepuluh tahun. Dia baru menggeluti cabang itu pada umur dua puluh satu tahun. Dia ditertawakan oleh calon pelatihnya ketika pertama kali menyampaikan keinginannya. Tapi alam semesta selalu memihak pada orang yang memang punya tekad besar dan berani membayar harganya. Konsistensi aksi dialah yang ternyata membuktikan bahwa dia memang bukan orang sembarangan. Kebiasaan baru dan konsistensi sikap dan aksinya membentuk dirinya. Keberhasilannya di tiga olimpiade menegaskan konstitusi dirinya yang hebat, dan itulah yang memberi dia bekal istimewa untuk menjadi salah satu motivational speaker top dunia. Kita bisa belajar banyak dari bukunnya, Courage to Succeed, Menjadikan Hidup Sebagai Mahakarya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya juga mengingat pembicara publik dan motivator lain. Namanya Erik Weihenmayer. Ia lahir tahun 1968 dengan penyakit mata yang disebut  &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/climb-farther-than-the-eye-can-see.htm'&gt;Climb Farther than the Eye Can See Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/12/climb-farther-than-eye-can-see.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-884786758372543114</guid><pubDate>Sat, 02 Dec 2017 08:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-12-02T00:45:36.501-08:00</atom:updated><title>Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternama, Sandra Bullock</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/sebuah-inspirasi-dari-sosok-artis-hollywood-ternama-sandra-bullock.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/5.jpg' alt='Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternama, Sandra Bullock Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;
&lt;em&gt;“Tidak ada salahnya memiliki dan membeli apa saja. Tetapi lebih baik kita memiliki hati untuk memastikan kita tak kehilangan hal-hal yang tidak dapat dibeli dengan uang.”
George Horace Lorimer
&lt;/em&gt;
Tulisan ini terinspirasi oleh Sandra Bullock, artis Hollywood penerima Golden Globe Award for the best Actress 2009 &amp;#038; The Best Actress at the Screen Actors Guild (SAG) 2009. Kekaguman saya pada Sandra Bullock bukan hanya karena prestasinya sebagai artis top Hollywood. Saya kagum pada empati atau kepeduliannya yang begitu besar terhadap sesama.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya mendengar Sandra Bullock telah menyumbangkan 1 juta USD melalui American Red Cross untuk korban tragedi 911 tahun 2001. Ia juga langsung membagi hartanya sebesar 1 juta USD untuk korban gempa bumi dan tsunami (2004). Terbaru saya mendengar bintang The Blind Side (2009) itu memberikan dana sebesar 1 juta USD untuk para korban gempa di Haiti melalui yayasan Doctors Without Borders yang berpusat di ibu kota Haiti, Port Au Prince.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketulusan dan empati yang ditunjukkan oleh Sandra Bullock tak berbeda dengan para relawan yang pernah saya saksikan menolong para korban tsunami dan gempa bumi di Aceh (2004) dan gempa di Sumatra Barat (2009). Mereka bekerja keras berbuat kebaikan di lokasi ben &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/sebuah-inspirasi-dari-sosok-artis-hollywood-ternama-sandra-bullock.htm'&gt;Sebuah Inspirasi dari Sosok Artis Hollywood Ternama, Sandra Bullock Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/12/sebuah-inspirasi-dari-sosok-artis.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-2196145601990290230</guid><pubDate>Wed, 29 Nov 2017 00:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-11-28T16:45:52.749-08:00</atom:updated><title>Don&amp;#8217;t Judge a Book by It&amp;#8217;s Cover</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/don-8217-t-judge-a-book-by-it-8217-s-cover.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/12.jpg' alt='Don&amp;#8217;t Judge a Book by It&amp;#8217;s Cover Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Case-1:
Tugas utamaku adalah mengantar jemput bos kemanapun dia pergi. Karena itulah aku sering mengendarai mobil mewah milik bos, kadang berdua dengan bos namun tidak jarang sendirian. Kejadian seperti ini sudah sangat sering, yaitu tatkala aku disuruh untuk menjemput bos dari sebuah pertemuan di sebuah hotel bintang lima di Jakarta.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Seperti biasa, meluncurlah aku dengan segera ke sana. Memasuki gerbang hotel, selalu aku mendapati pemandangan yang luar biasa. Mata kepalaku sendiri melihat bagaimana para satpam dan petugas parkir berebutan menarik perhatianku. Ada-ada saja ulah mereka, dari sekedar memberikan hormat, beramah-tamah, bahkan banyak yang berlomba-lomba menyapaku dengan panggilan agung: BOS. Dalam hati aku hanya bisa tersenyum geli saja. Belum tahu mereka bahwa mobil ini bukan punyaku.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Namun kejadian seperti ini sering juga terjadi. Entah alasan tertentu, secara mendadak aku disuruh untuk mengantarkan sesuatu ke bos. Lokasinya juga di hotel. Untuk mengejar waktu, aku pun naik motor &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/don-8217-t-judge-a-book-by-it-8217-s-cover.htm'&gt;Don&amp;#8217;t Judge a Book by It&amp;#8217;s Cover Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/11/don-judge-book-by-it-cover.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-6878558425779060487</guid><pubDate>Wed, 08 Nov 2017 12:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-11-08T04:27:57.993-08:00</atom:updated><title>Momen = (Mo)tivasi (Men)jadi</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/momen-mo-tivasi-men-jadi.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/25.jpg' alt='Momen = (Mo)tivasi (Men)jadi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;
Pernah suatu saat saya mengajari Dadan, anak laki-laki saya, 4 tahun, melontarkan bola basket ke arah backboard, menemukan sudut pantul yang tepat; agar bola tak membentur ring dan langsung menerobos net.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berkali-kali ia mencoba melempar, mencapai backboard pun tidak; apalagi memantul. “Ayo, lebih kuat lagi lontaranmu, Nak!,” teriak saya berkali-kali menyemangati. Sekeras apa pun saya berteriak, sekuat apa pun ia berusaha; tetap saja bola tak mencapai backboard. Bola bergerak naik tak lebih dari setengah jarak antara lantai dan ring. Bola tak pernah mengenai sasaran dan selalu terus jatuh ke lantai, diikuti pandangan mata kosong anak saya, tanda kekecewaannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tak sabaran, saya peragakan contoh melempar sesantai mungkin, seolah saya melemparkan tanpa tenaga, sembari berucap: “Lihat! Begini saja kok, Nak, kenapa sulit?” Anak saya berusaha dan berusaha lagi, namun tak pernah lemparan bolanya berhasil membentur backboard.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Akhirnya ia terduduk terengah-engah setengah baring dengan kedua lengan tangan bertelekan di lantai. Katanya lirih: “Buat ayah mudah sekali membikin bola itu naik, memantul ke bawah, dan menerobos net. Ayah tak mau tahu, betapa sulit buatku membikin bola sial itu naik dari bawah ke atas sana&amp;#8230;”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ucapannya membuat saya tersentak. Bukan karena saya merasa &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/momen-mo-tivasi-men-jadi.htm'&gt;Momen = (Mo)tivasi (Men)jadi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/11/momen-motivasi-menjadi.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-2364216962825377056</guid><pubDate>Tue, 07 Nov 2017 05:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-11-06T21:01:09.692-08:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #28 : Petaka Gundik Jelita</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-28-petaka-gundik.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/7.jpg' alt='Wiro Sableng #28 : Petaka Gundik Jelita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Episode : PETAKA GUNDIK JELITA&lt;br&gt;&lt;br&gt;

SATUHutan kecil itu terletak di teluk yang sangat sepi. Hanya deburan ombak terdengar menderu di pasir sepanjang siang dan malam hari. Ombak yang begitu ganas membuat teluk itu hampir tak pernah didatangi manusia termasuk nelayan pencari ikan. Tersembunyi di balik kerapatan pepohonan dan semak belukar terdapat sebuah pondok kayu beratap ijuk. Bangunan ini cukup besar, memiliki dua kamar serta langkan lebar. Dua orang tampak duduk di langkan, berhadap-hadapan satu sama lain. Untuk beberapa saat lamanya tak satupun dari mereka membuka mulut bersuara.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Duduk di sebelah kanan di dekat pintu adalah seorang tua berambut sangat putih, berkulit hitam, mengenakan pakaian berupa selempang kain kuning muda. Parasnya yang keriput dimakan usia tampak tenang walau benak dan lubuk hatinya disamaki berbagai pikiran dan perasaan. Di hadapannya duduk bersila seorang pemuda berpakaian putih, berbadan langsing dan berkulit puith halus. Rambutnya yang hitam agak tersuruk oleh ikat kepala putih. Meskipun dia berpakaian cara laki-laki, namun keelokan paras dan kehalusan kulitnya tak dapat menyembunyikan bahwa sebenarnya pemuda ini adalah seorang gadis berusia sekitar delapan belas tahun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

"Empu, kau tadi hendak membicarakan sesuatu. Tapi sejak tadi kau hanya berdiam di &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-28-petaka-gundik.htm'&gt;Wiro Sableng #28 : Petaka Gundik Jelita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/11/wiro-sableng-28-petaka-gundik-jelita.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-7287213790558614912</guid><pubDate>Tue, 31 Oct 2017 13:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-10-31T06:36:15.577-07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #38 : Iblis Berjanggut Biru</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-38-iblis.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/30.jpg' alt='Wiro Sableng #38 : Iblis Berjanggut Biru Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt;

DUA PEMUDA berpakaian kelabu dan sama menunggang kuda hitam, memacu kuda masing-masing menuju ke timur. Di belakang, di arah punggung mereka sang surya yang hampir tenggelam membersitkan sinar kuning merah. Ratusan kelelawar terbang berputarputar di arah selatan lalu lenyap di balik ketinggian pohon-pohon jati di puncak bukit kecil.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pemuda yang menunggang kuda di samping kiri bertubuh ramping semampai, memiliki kehalusan kulit seperti peremptlan. Kepalanya dibungkus dengan sehelai kain berwarna merah. Kawannya seiring berbadan tegap. Dadanya yang berbulu tersembul di balik bajunya yang tidak berkancing. Memasuki jalan yang agak mendaki di lereng bukit, kuda tunggangan pemuda berikat kepala merah tiba-tiba saja seperti ditarik oleh satu kekuatan dahsyat dari belakang hingga binatang ini berhenti berlari. Kalau saja penunggangnya tidak cekatan dan sigap merangkul leher kuda itu, niscaya dia aka &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-38-iblis.htm'&gt;Wiro Sableng #38 : Iblis Berjanggut Biru Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/10/wiro-sableng-38-iblis-berjanggut-biru.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-8717391222777531755</guid><pubDate>Wed, 06 Sep 2017 23:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-06T16:00:31.643-07:00</atom:updated><title>Demi Hari yang Menanti di Ujung Harapan</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/demi-hari-yang-menanti-di-ujung-harapan.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/9.jpg' alt='Demi Hari yang Menanti di Ujung Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Pagi itu, ketika udara terasa basah oleh embun pagi, aku memulai rutinitas mingguanku menjelajahi kota. Dengan berbekal sepatu sport, aku pun melesat menyusuri jalan setapak sekitar rumahku. Belum 100 meter aku berlari, lagi-lagi hal yang sama seperti minggu lalu kembali terulang. Aku melihat seorang gadis muda sedang menyusuri gang sempit yang ada di pertigaan jalan besar. Hal itu menjadi hal yang aneh mengingat gang sempit yang ia masuki adalah gang buntu yang tidak ada apa-apa di dalamnya. Sangat aneh pikirku, tetapi aku berusaha tidak peduli dan melanjutkan langkah kakiku.&lt;br /&gt;
Sudah 3 minggu sejak hari itu, dan sudah 3 kali pula aku mendapatinya masuk ke dalam gang buntu yang sama. Rasa penasaran sudah tak mampu lagi ku tahan. Dengan sedikit keberanian, aku mengikutinya. Ketika memasuki mulut gang, aku sempat terganggu dengan jalannya yang basah dan bau sampah.&lt;br /&gt;
“Hei, tunggu….”. kataku.&lt;br /&gt;
Gadis itu mengacuhkanku dan terus menyusuri gang. Setelah aku mengikutinya sampai ujung gang, aku kembali menegurnya. Tampak dia sedikit terkejut ketika melihat wajah asingku &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/demi-hari-yang-menanti-di-ujung-harapan.htm'&gt;Demi Hari yang Menanti di Ujung Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/09/demi-hari-yang-menanti-di-ujung-harapan.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-7843825542299977399</guid><pubDate>Mon, 04 Sep 2017 05:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-09-03T22:19:08.427-07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #115 : Rahasia Perkawinan Wiro</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-115-rahasia.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/2.jpg' alt='Wiro Sableng #115 : Rahasia Perkawinan Wiro Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM&lt;br&gt;&lt;br&gt;

"CELAKA!" KATA LUHSANTINI SETENGAH BERSERU. "JANGAN-JANGAN KlTA DATANG TERLAMBAT! PERCEPAT LARIMU LUHCINTA!" LUHCINTA DAN LUHSANTINI SAMPAl DI PUNCAK BUKIT BATU KAWIN. LUHCINTA SERTA MERTA HENDAK MENGHAMBUR KE HADAPAN ORANG-ORANG YANG BERADA DI DEKAT RANJANG BATU. TAPI LUHSANTINl CEPAT MEMEGANG ERAT LENGANNYA DAN MENARIK GADIS INI KE BALIK SEBUAH BATU BESAR YANG TERTUTUP SEMAK BELUKAR LEBAT. "KITA MEMANG TERLAMBAT LUHCINTA. UPACARA PERNIKAHAN SUDAH DILAKSANAKAN. MEREKA TELAH BERPEGANGAN TANGAN ...." "MEREKA SIAPA?" TANYA LUHCINTA DENGAN SUARA GEMETAR. GADIS INI SIBAKKAN SEMAK BELUKAR LALU MEMANDANG KE DEPAN. SAAT ITU TERDENGAR SUARA LANTANG SANG JURU NIKAH LAMAHILA. "WIRO SABLENG DAN LUHREMBULAH! KALIAN BERDUA TELAH AKU NlKAHKAN DISAKSIKAN LANGIT DAN BUMI. APA YANG KALIAN UCAPKAN DIDENGAR OLEH PARA DEWA DAN SEMUA ROH YANG TERGANTUNG ANTARA LANGlT DAN BUMI. SEMOGA KALIAN MENDAPAT BERKAH. SAAT INI KALIAN TELAH RESMl MENJADI SUAMI ISTRI!"&lt;br&gt;&lt;br&gt;

&lt;br&gt;&lt;br&gt;

SATU&lt;br&gt;&lt;br&gt;

KUDA raksasa berkaki enam itu berlari kencang di bawah siraman sang surya yang tengah menggelincir menuju ufuk tenggelamnya. Bulunya yang hitam pekat seolah menebar pantulan kekuning-kuningan. Di atas punggungnya dua sosok manusia tergantung dalam dua buah jala. ltulah sosok Lakasipo dan Luhsantini yang terjebak tak berdava di  &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-115-rahasia.htm'&gt;Wiro Sableng #115 : Rahasia Perkawinan Wiro Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/09/wiro-sableng-115-rahasia-perkawinan-wiro.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-509934228983657742</guid><pubDate>Sun, 20 Aug 2017 14:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-08-20T07:45:30.636-07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #124 : Makam Ketiga</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-124-makam-ketiga.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/7.jpg' alt='Wiro Sableng #124 : Makam Ketiga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Episode : KEMBALI KE TANAH JAWA&lt;br&gt;&lt;br&gt;

"IBLIS PENCULIK! BERSIAPLAH MENERIMA KEMATIAN! AKAN KUKIKIS SETIAP GUMPALAN DAGING YANG MELEKAT DI TULANG BELULANG DALAM TUBUHMU!" NENEK MUKA SETAN GONDORUWO PATAH HATI BERSERU KAGET KETIKA DAPATKAN DIRINYA TERBUNGKUS DALAM SERANGAN PEDANG YANG MENABUR CAHAYA PUTIH MENYILAUKAN DAN SAMBARAN HAWA DINGIN MENGGIDIKAN. DENGAN CEPAT NENEK INI MELOMPAT SELAMATKAN DIRI SAMBIL TANGAN KANANNYA MELEPAS PUKULAN. LIMA SINAR HITAM MENDERU KELUAR DARI LIMA KUKU.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

&lt;br&gt;&lt;br&gt;

SEBAGAIMANA diceritakan dalam Episode sebelumnya (Gondoruwo Patah Hati) untuk menyelamatkan diri dari kurungan orangorang Kerajaan, Pendekar 212 Wiro Sableng melarikan diri dengan mencuri dan mempergunakan kuda besar milik Patih Selo Kaliangan. Wiro sengaja memencet kantong anggota rahasia kuda itu hingga dalam sakit luar biasa binatang ini merasa kepala dan sekujur tubuhnya seolah disengat api lalu seperti kesetanan lari menuruni bukit teh, tak perduii arah, tak perduii apapun yang menghadang di depannya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Tak selang berapa lama Wiro sampai di kaki bukit. Kuda yang ditunggangi mulai memperlambat lari. Mungkin keletihan, bisa juga karena rasa sakit sudah berkurang. Senyum-senyum, tapi juga berbalik ka &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-124-makam-ketiga.htm'&gt;Wiro Sableng #124 : Makam Ketiga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/08/wiro-sableng-124-makam-ketiga.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-2666780389675401266</guid><pubDate>Wed, 09 Aug 2017 01:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-08-08T18:45:43.006-07:00</atom:updated><title>Kenapa Menulis?</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/kenapa-menulis.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/15.jpg' alt='Kenapa Menulis? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Menulis telah mengubah hidup saya. Terutama untuk memperbesar rasa percaya pada diri sendiri. Dan supaya saya tetap bias berpikir jernih. Dengan menulis, mau tak mau saya harus banyak membaca untuk memperluas wawasan saya. Bukan saja “mau”, tetapi saya menyukainya. Buku tidak memilih siapa pembecanya. Apakah ia laki-laki atau perempuan, pejabat, teknisi, eksekutif, politikus, ilmuwan, rohaniawan, bangsawan, dan lain-lain.. Bahkan budak sekalipun. Itu yang saya sukai dari buku. Kegiatan membaca juga telah membebaskan pikiran saya dan melupakan sejenak profesi saya sebagai pembantu rumah tangga , waktu itu. Tetapi kenapa harus menulis juga? Karena saya ingin sekali bisa menyusun pikiran saya sendiri secara logis dan jelas. Baik di hadapan beberapa orang atau orang banyak. Menulis adalah pilihan yang sangat tepat untuk itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah Anda percaya jika saya waktu itu adalah seorang pembantu rumah tangga , -yang sehari-hari disibukkan oleh pekerjaan rumah tangga, jarang berkutat dengan buku-buku sebagaimana halnya s &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/kenapa-menulis.htm'&gt;Kenapa Menulis? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/08/kenapa-menulis.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-3254637529544283780</guid><pubDate>Sat, 29 Jul 2017 03:00:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-07-28T20:00:10.883-07:00</atom:updated><title>Pompom Girls Cheerleaders Team</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/pompom-girls-cheerleaders-team.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/31.jpg' alt='Pompom Girls Cheerleaders Team Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&amp;#8220;Kinara! Kinara!&amp;#8221; panggil Raisa sambil mengejar Kinara yang berlari kencang sambil terus menangis. Kinara yang melihat Raisa mengejarnya segera membelokkan arah ke kamar mandi. Terdengar dari luar suara Raisa yang berteriak memanggil namanya, &amp;#8220;Kinara! Kamu dimana, sih?!&amp;#8221; Lima menit kemudian, Raisa telah berputus asa dan memutuskan untuk kembali ke tempat latihan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kinara bernafas lega. Namun ia tetap masih mengeluarkan sedikit air matanya. &amp;#8220;Hiks, hiks&amp;#8230; kenapa semakin mendekati hari-H perlombaan aku semakin payah dalam Cheerfull Cheerleaders Team-ku&amp;#8230; aku, kan, jadi malu sama yang lain. Aku takut diejek dan dijauhi. Huhuhu&amp;#8230;,&amp;#8221; isak Kinara sesenggukan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kinara memang ikut dalam klub Cheerfull Cheerleaders Team disekolahnya. Namun Kinara payah sekali dalam melakukan cheerleaders. Jika tubuhnya diangkat, ia tak kuat berdiri. Jika menahan tubuh yang diangkat, ia tak kuat menahannya. Jika main pompom&amp;#8230; &amp;#8220;AHA!&amp;#8221; teriak Kinara yang seketika berhenti menangis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;#8220;Yeay! Aku punya ide bagus,&amp;#8221; Kinara tersenyum cerdik. Ia berjalan menuju tempat latihan Cheerfull Cheerleaders Team dengan sedikit canggung.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;#8220;Hai, Teman-Teman&amp;#8230; aku mau menyampaikan usul, nih&amp;#8230;,&amp;#8221; ucap Kinara ragu. &amp;#8220;Kinara! Akhirnya kamu balik juga. Usul apa?&amp;#8221; tanggap Latisya, leader Cheerfull Cheerleaders Team. &amp;#8220;Aku tahu aku pa &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/pompom-girls-cheerleaders-team.htm'&gt;Pompom Girls Cheerleaders Team Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/07/pompom-girls-cheerleaders-team.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-3741063962141266201</guid><pubDate>Tue, 11 Jul 2017 05:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-07-10T22:09:35.748-07:00</atom:updated><title>Dance it&amp;#8217;s my Life</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/dance-it-8217-s-my-life.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/24.jpg' alt='Dance it&amp;#8217;s my Life Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Jauh hari ketika saya pertama kali menari di atas panggung saat kelas 2 SD lagu Buaya Darat Maia Estianti. Ajang antar RT yang diadakan saat Tujuh belasan, saat itu saya bersama teman-teman seRT saya menari dengan begitu lincah, ke kanan, ke kiri dan mellenggok lenggok. Saya tidak mengerti saat itu mengapa ibu saya semangat sekali saat saya akan tampil, bahkan untuk kostum dan lainnya ibuku menjahitnya langsung tanpa membeli. Setiap tahunnya terus seperti itu, hingga tahun terakhir sekitar tahun 2008 saat saya kelas 6 SD.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kecintaan saya dengan tari semakin besar, sepertinya memang begitu. Yang mulanya saya hanya bisa menari Modern saja kini sudah merambah ke mana-mana. Ya, ColourGuard. Saya  mulai menyukai tarian sambil membawa bendera yang biasa berada di Marching Band. Saya memulainya sekitar kelas 2 SMP hingga sekarang. Alhamdulilah saya bisa mengikuti Lomba tingkat Nasional dan di anugrahi Juara 1 se-Indonesia yang di adakan di Bogor. Kecintaan saya semakin besar sehingga bisa  &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/dance-it-8217-s-my-life.htm'&gt;Dance it&amp;#8217;s my Life Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/07/dance-it-my-life.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-4116145402642386813</guid><pubDate>Wed, 05 Jul 2017 18:46:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-07-05T11:46:01.494-07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #100 : Dendam Dalam Titisan</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-100-dendam-dalam.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/7.jpg' alt='Wiro Sableng #100 : Dendam Dalam Titisan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Episode : TUA GILA DARI ANDALAS&lt;br&gt;&lt;br&gt;

SATU&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Ucapan orang berpakaian dan bercadar kuning untuk beberapa lamanya mengiang di telinga Bidadari Angin Timur. Hatinya diharu biru oleh berbagai perasaan. "Tidak ada yang paling bahagia di dunia ini selain menolong orang yang kita cintai...."&lt;br&gt;"Aku memang mencintai dirinya sepenuh dan setulus hati. Namun kalau kasihnya bukan untuk diriku? Kusaksikan dengan mata kepala sendiri dia bercinta dengan Ratu Duyung di tepi telaga. Apakah hati ini masih mau untuk menolong? Jika kemudian hari hanya memberi jalan dia diambil oleh gadis lain....?"&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Orang bercadar di samping Bidadari Angin Timur yang tadinya siap bergerak kini berpaling heran campur jengkel. "Gadis berambut pirang! Apa lagi yang membuatmu bimbang?! Aku sudah siap bergerak. Kalau kau ingin orang yang kau cintai selamat dan jika tidak mau melihat rimba persilatan ditimpa malapetaka besar lebih baik kau segera berbuat! Jangan menangis jika akhirnya kau menemui penyesalan hebat!"&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Bidadari Angin Timur menatap sepasang mata orang yang tegak di hadapannya. Yang dilihat saat itu seolah dua mata biru Ratu Duyung. Membuat rasa benci membaka &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-100-dendam-dalam.htm'&gt;Wiro Sableng #100 : Dendam Dalam Titisan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/07/wiro-sableng-100-dendam-dalam-titisan.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-3852526173880498919</guid><pubDate>Sun, 18 Jun 2017 14:55:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-06-18T07:55:16.247-07:00</atom:updated><title>Filosofi Modal Nol</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/filosofi-modal-nol.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/19.jpg' alt='Filosofi Modal Nol Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saat ini, masih banyak sekali orang yang ingin menjadi pengusaha, selalu mengeluhkan tentang kesulitan memperoleh modal. Sebab, kebanyakan memang orang-orang masih beranggapan bahwa modal harus selalu dalam bentuk uang. Modal harus berupa hal yang bisa digunakan untuk membeli sesuatu yang kita perlukan untuk memulai usaha. Modal harus bisa diputar untuk mengembangkan usaha. Modal harus ini, modal harus itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hasilnya? Karena merasa modal (baca: uang) belum cukup, kadang seseorang tak berani membuka usaha. Padahal, berbagai buku, tulisan, laporan, berita, hingga berbagai cerita dalam berbagai forum diskusi, seminar, dan &lt;em&gt;workshop&lt;/em&gt;, telah menyebut bahwa modal tak harus dalam bentuk uang. Banyak kisah sukses pengusaha yang memulai dari nol.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Memang, hal ini seperti sesuatu yang aneh dan nyaris tak masuk akal bagi sebagian orang. Bagaimana bisa memulai usaha dengan tanpa uang sama sekali? Nol itu jelas-jelas bukan suatu angka yang bisa digunakan untuk membeli apapun. Nol itu adalah angka yang kosong melompong, bagaimana mungkin kita bisa memulai usaha tanpa memiliki sesuatu apapun?&lt;/p&gt; &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/filosofi-modal-nol.htm'&gt;Filosofi Modal Nol Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/06/filosofi-modal-nol.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-8207073620564692549</guid><pubDate>Mon, 08 May 2017 06:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-05-07T23:45:50.893-07:00</atom:updated><title>Harta Warisan</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/harta-warisan.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/14.jpg' alt='Harta Warisan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Dua bersaudara dari keluarga yang berkecukupan. Setelah kematian kedua orang tuanya, mereka kini harus membagi harta warisan yang ditinggalkan. Namun setelah harta tersebut dibagikan, kedua bersaudara ini tidak pernah hidup rukun dan damai. Sang kakak menuding bahwa adiknya mewarisi lebih banyak dari yang dimilikinya. Sang adik juga menuding hal yang sama terhadap kakaknya, bahwa sang kakak memiliki harta warisan lebih banyak dari yang diwarisinya. Keduanya saling menuding bahwa pembagian harta tersebut tidaklah adil dan seimbang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mereka sudah melewati berbagai proses hukum, namun tetap saja persoalan mereka tak dapat diatasi secara memuaskan. Semua nasihat tak pernah berhasil. Semua keputusan seakan tawar. Keduanya tak dapat menerima semua nasihat dan keputusan yang diberikan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah mencari dan mencari akhirnya mereka menemukan seorang guru yang bijak. Kedua bersaudara tersebut datang ke hadapannya dengan harapan bahwa duri yang selama ini menusuk daging dan menghancurkan hubungan persaudaraan mereka dapat dikeluarkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sang bijak bertanya kepada sang kakak; "Anda yakin bahwa harta yang dimiliki adikmu melebihi warisan yang engkau terima?" Sang kakak dengan penuh yakin menjawab; "Sungguh demikian!" Sang bijak lalu berpaling kepada sang adik dan mengulangi pertanyaan yang sama; "Anda yakin bahwa kakakmu mewarisi harta peninggalan orang tua lebih dari pada yang anda peroleh?" Dengan keyakinan y &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/harta-warisan.htm'&gt;Harta Warisan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/05/harta-warisan.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-5625645764696871941</guid><pubDate>Wed, 03 May 2017 20:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-05-03T13:45:36.491-07:00</atom:updated><title>Wortel, Telur dan Biji Kopi</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wortel-telur-dan-biji-kopi.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/27.jpg' alt='Wortel, Telur dan Biji Kopi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Seorang anak mengeluh pada ayahnya tentang hidupnya yang sulit. Ia tidak tahu lagi harus berbuat apa dan ingin menyerah saja. Ia lelah berjuang. Setiap saat satu persoalan terpecahkan, persoalan yang lain muncul.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ayahnya, seorang juru masak, tersenyum dan membawa anak perempuannya ke dapur. Ia lalu mengambil tiga buah panci, mengisinya masing-masing dengan air dan meletakkannya pada kompor yang menyala. Beberapa saat kemudian air dalam panci-panci itu mendidih.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada panci pertama, ia memasukkan wortel. Lalu, pada panci kedua ia memasukkan telur. Dan, pada panci ketiga ia memasukkan beberapa biji kopi tumbuk. Ia membiarkan masing-masing mendidih.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selama itu ia terdiam seribu bahasa. Sang anak menggereget gigi, tak sabar menunggu dan heran dengan apa yang dilakukan oleh ayahnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dua puluh menit kemudian, sang ayah mematikan api. Lalu menyiduk wortel dari dalam panci dan meletakkanya pada sebuah piring. Kemudian ia mengambil telur dan meletakkanya pada piring yang sama. Terakhir ia menyaring kopi yang diletakkan pada piring itu juga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia lalu menoleh pada anaknya dan bertanya, "Apa yang kau lihat, nak?"&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;"Wortel, telur, dan kopi" jawab sang anak. Ia membimbing anaknya mendekat dan memintanya untuk memegang wortel. Anak itu melakukan apa yang diminta dan mengatakan bahwa wortel &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wortel-telur-dan-biji-kopi.htm'&gt;Wortel, Telur dan Biji Kopi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/05/wortel-telur-dan-biji-kopi.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-7546445362828587607</guid><pubDate>Fri, 14 Apr 2017 06:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-04-13T23:54:06.214-07:00</atom:updated><title>Cerita Kakek Hanif</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/cerita-kakek-hanif.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/19.jpg' alt='Cerita Kakek Hanif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Menjelang Maghrib, penduduk di Desa Mekar jati berduyun-duyun menuju masjid untuk menunaikan shalat berjamaah.&lt;br /&gt;
Arwan masih di rumah ketika teman-teman yang lainnya telah ke masjid. Ia memang selalu menunggu sahabat karibnya, Mujib. Setelah Mujib datang, mereka pun berangkat bersama-sama. Seperti biasanya, setiap habis shalat Magrib, Arwan dan Mujib ikut mengaji bersama Kakek Hanif.&lt;br /&gt;
“Arwan, bacaanmu kemarin sampai di mana?” tanya Kakek Hanif.&lt;br /&gt;
“Sampai Surat AI-Alaq, Kek!”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemudian, Kakek Hanif menyuruh Arwan untuk meneruskan bacaannya. Arwan yang sudah mengikuti pengajian itu selama tiga bulan, tentu saja tidak mengalami kesulitan, Bahkan, ia bisa membacakannya dengan lagu yang indah dan tajwid yang benar. Mereka membaca bergiliran. Ada yang sudah lancar seperti Arwan. Ada yang masih kaku. Bahkan, ada juga yang masih mengeja. Selain diajarkan cara membaca Alquran, mereka juga di suruh untuk menghapalkan doa-doa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Anak-anak pengajian di masjid itu memang senang belajar dengan Kakek Hanif. Karena selain baik hati, ia juga tak suka marah-marah. Kakek Hanif pintar bercerita. Dan itulah yang menyebabkan mereka jadi lebih akrab dengan Kakek Hanif. Demikian juga dengan Kakek Hanif, ia pun tidak pernah merasa bosan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kakek Hanif mulai mengajar di masjid itu sejak setahun yang lalu. Ketika masj &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/cerita-kakek-hanif.htm'&gt;Cerita Kakek Hanif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/04/cerita-kakek-hanif.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-24976734053362707</guid><pubDate>Tue, 11 Apr 2017 06:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-04-10T23:18:14.013-07:00</atom:updated><title>Gadis Kecil Penjaja Korek Api</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/gadis-kecil-penjaja-korek-api.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/30.jpg' alt='Gadis Kecil Penjaja Korek Api Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Langit amat kelam. Hujan mengurapi bumi. Deras. Genangan air naik hingga ke trotoar pertokoan. Bumi amat muram. Sementara itu lampu jalan dan neon-sign berkedap-kedip, berkilauan menyajikan mimpi. Seorang gadis cilik dengan buntalan kantung plastik hitam berjalan menelusuri tepian jalan yang gelap. Tangan dan kakinya, yang telanjang, membiru diterpa cuaca dingin. Dia berjalan sendirian sambil menjajakan korek api dagangannya kepada satu dua orang yang melintas. Tetapi tak ada yang memperhatikannya. Semua hanya bergegas lewat, memikirkan diri mereka sendiri, megejar waktu untuk pulang ke rumah masing-masing. Malam ini malam tahun baru dan semua orang bergegas untuk berkumpul bersama.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;?Aku takut pulang? desah gadis itu pahit. ?Ayah pasti akan memukulku lagi bila aku pulang tanpa uang.? Dia membayangkan rumahnya yang sempit dan kusam. Dinding yang retak dan ditutupi koran bekas serta kalender tua agar angin tidak menusuk masuk. Terakhir kali dia pulang tanpa uang, ayahnya yang sedang mabuk memukulnya. Kata ayahnya:?Tidak ada makanan bagi orang malas!? Toh, dia tak dapat memaksa orang untuk membeli korek apinya. Maka dia terus menelusuri trotoar kota. Di depan sebuah Restauran dia berhenti dan memandang ke dalam. Dia melihat kumpulan orang yang sedang bergembira. Di depan mereka terhidang makanan yang kelihatan amat lezat. Sayup-sayup dia mendengar alunan lagu Natal serta suara tawa. Dan beberapa anak seusianya berlarian memuta &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/gadis-kecil-penjaja-korek-api.htm'&gt;Gadis Kecil Penjaja Korek Api Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/04/gadis-kecil-penjaja-korek-api.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-7950095729672855695</guid><pubDate>Thu, 09 Mar 2017 13:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-03-09T05:18:24.650-08:00</atom:updated><title>Joni dan Galah Istimewa</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/joni-dan-galah-istimewa.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/24.jpg' alt='Joni dan Galah Istimewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Di sebuah desa kecil di suatu kerajaan, tinggallah empat bersaudara yang hidup tanpa orangtua. Dani adalah anak sulung yang paling bijaksana dan menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Samsul adalah anak kedua yang paling pandai dan berotak cerdas, kemudian Rudi, anak ketiga yang serakah, namun ambisius dan memiliki kemauan kuat, dan terakhir, anak bungsu dari empat bersaudara tersebut adalah Joni. Ia dilahirkan dalam keadaan cacat dimana matanya mengalami kebutaan. Ia hanya dikandung selama tujuh bulan oleh ibunya yang meninggal dalam sebuah kecelakaan saat mengandung Joni. Beruntung, Joni selamat meski lahir dengan ketidaksempurnaan itu.&lt;br /&gt;
Untuk hidup, keempat kakak beradik itu bekerja di perkebunan buah milik kerajaan. Mereka selalu rajin dan kompak dalam bekerja. Namun upah kerja mereka sangatlah minim dan hanya cukup untuk makan. Oleh karena itu, mereka hidup dalam kondisi miskin di sebuah rumah sederhana.&lt;br /&gt;
Suatu hari, mereka sedang bekerja di kebun. Sekarang adalah musim mangga. Mereka bekerjasama memanen mangga.&lt;br /&gt;
“Huh! Kak, aku lelah. Bolehkah aku beristirahat sejenak?” keluh Rudi sambil menyeka k &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/joni-dan-galah-istimewa.htm'&gt;Joni dan Galah Istimewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/03/joni-dan-galah-istimewa.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-1767241090115209659</guid><pubDate>Wed, 04 Jan 2017 19:54:00 +0000</pubDate><atom:updated>2017-01-04T11:54:17.667-08:00</atom:updated><title>Berikan Aku Seorang Ayah</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/berikan-aku-seorang-ayah.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/25.jpg' alt='Berikan Aku Seorang Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;Secarik kertas koran terbang dikipas angin dan tersangkut pada tiang listrik. Dari kejauhan bisa aku baca judul besar yang tertulis dengan warna merah pada halaman kertas itu yang mengingatkan saya akan natal yang kini tiba. Malam nanti adalah "Malam Kudus, Malam Damai". Dan setiap hati pasti mengimpikan agar di malam ini mereka bisa menemukan setitik kesegaran, menemukan secercah kedamaian yang dibawa oleh Allah yang menjelma.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Judul di kertas koran itu tertulis dalam Karakter khusus bahasa Cina; "Selamat Hari Natal: Semoga Harapan Anda Menjadi Kenyataan." Karena tertarik dengan judul tersebut, saya memungut kertas koran yang sudah tercabik dan kotor itu dan membacanya. Ternyata ini merupakan halaman khusus yang sengaja disiapkan bagi siapa saja agar menuliskan impian dan harapannya. Koran ini seakan berperan sebagai agen yang meneruskan harapan mereka agar kalau boleh bisa didengarkan oleh Santa Klaus atau oleh Allah sendiri. Ada kurang lebih tiga puluh harapan yang dimuat di halaman koran hari ini. Namun saya tertarik dengan harapan yang ditulis oleh seo &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/berikan-aku-seorang-ayah.htm'&gt;Berikan Aku Seorang Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2017/01/berikan-aku-seorang-ayah.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-5423067877446984255</guid><pubDate>Mon, 12 Dec 2016 19:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-12-12T11:10:39.299-08:00</atom:updated><title>Kho Ping Hoo - BKS#08 - Sepasang Pedang Iblis
</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/kho-ping-hoo-bks08-sepasang-pedang-iblis.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/10.jpg' alt='Kho Ping Hoo - BKS#08 - Sepasang Pedang Iblis
 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;Sepasang Pedang Iblis&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Seri : Bu Kek Siansu #08&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Kuil tua itu berdiri di tepi Sungai Fen-ho, di lembah antara Pegu­nungan Tai-hang-san dan Lu-liang-san, di sebelah selatan kota Taigoan. Sunyi sekali keadaan di sekitar tempat itu, sunyi dan kuno sehingga kuil yang amat kuno dan sudah bobrok itu cocok sekali dengan keadaan alam yang sunyi dan liar di sekelilingnya. Biasanya, kuil ini kosong dan bagi yang percaya, tempat seperti itu paling cocok menjadi tempat tinggal setan iblis dan siluman.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Akan tetapi, pada sore hari itu, ke­adaan di sekeliling kuil tampak amat menyeramkan karena ada bayangan-ba­yangan yang berkelebatan, begitu cepat gerakan bayangan-bayangan itu sehingga agaknya iblis-iblis sendiri yang sedang sibuk mengadakan persiapan sesuatu. Akan tetapi kalau diperhatikan, bayangan-bayangan itu sama sekali bukanlah setan melainkan manusia-manusia, sung­guhpun manusia-manusia yang menyeram­kan karena mereka yang berjumlah lima orang itu bertubuh tinggi besar, bersi­kap kasar dan berwajah liar. Gerakan mereka tidak seperti orang biasa, karena selain cepat juga membayangkan kekuat­an yang jauh lebih daripada manusia-manusia biasa. Golok besar yang terselip di punggung dan golok &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/kho-ping-hoo-bks08-sepasang-pedang-iblis.htm'&gt;Kho Ping Hoo - BKS#08 - Sepasang Pedang Iblis
 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2016/12/kho-ping-hoo-bks08-sepasang-pedang-iblis.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-7170924747813588133</guid><pubDate>Sun, 11 Dec 2016 11:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-12-11T03:11:11.109-08:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #180 : Sesajen Atap Langit</title><description>&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-180-sesajen-atap.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/7.jpg' alt='Wiro Sableng #180 : Sesajen Atap Langit Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM&lt;br&gt;&lt;br&gt;

TIGA MAHLUK BERBENTUK KELELAWAR RAKSASA MENGUIK KERAS. MEREKA MENUKIK KE BAWAH DAN LENYAP DI BALIK KABUT YANG MULAI MUNCUL MENUTUPI KAWASAN PUNCAK GUNUNG SEMERU, SESAAT KEMUDIAN TERDENGAR SUARA PENGUASA ATAP LANGIT."SINUHUN MERAH PENGHISAP ARWAH, TERAKHIR KALI KAU DATANG KAU MEMBAWA SESAJEN ATAP LANGIT BERUPA DELAPAN JANTUNG BAYI LELAKI. KATAKAN PADAKU, KALI INI SESAJEN ATAP LANGIT APA YANG KAU BAWA UNTUK DELAPAN ANAK KUCING JANTAN MERAH SAKTI PELIHARAAN DIRGA PURANA!" "PENGUASA ATAP LANGIT, SESAJEN YANG KUBAWA KALI INI ADALAH SUMSUM DELAPAN BAYI LELAKI YANG TELAH DICAIRKAN MENJADI SUSU."&lt;br&gt;&lt;br&gt;

&lt;br&gt;&lt;br&gt;

SATUDI RUANG Segi Tiga Mayat yang terletak di dalam tanah di bawah Candi Plaosan Lor, Empu Semirang Biru mendadak saja dilanda kekawatiran. Di atas atap suara ngeongan delapan anak kucing merah semakin keras. Ruangan segi tiga bergetar keras. Delapan Sukma Merah bukan anak kucing biasa!&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Orang tua pembuat Keris Kanjeng Sepuh Pelangi ini menatap ke atas atap.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

"Bagaimana kalau dua Sinuhun memiliki ilmu penangkal baru, lalu san &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://www.nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-180-sesajen-atap.htm'&gt;Wiro Sableng #180 : Sesajen Atap Langit Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2016/12/wiro-sableng-180-sesajen-atap-langit.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-5003872746699483812.post-4428025211218188408</guid><pubDate>Thu, 13 Oct 2016 21:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-13T14:27:40.782-07:00</atom:updated><title>Wiro Sableng #37 : Maut Bermata Satu</title><description>&lt;a href='http://nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-37-maut-bermata.htm'&gt;&lt;img style='max-width:100%; height:auto' src='http://www.nomor1.com/img/cover/37.jpg' alt='Wiro Sableng #37 : Maut Bermata Satu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1' align='left' hspace='10'&gt;&lt;/a&gt;WIRO SABLENG&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karya: Bastian Tito&lt;br&gt;&lt;br&gt;

SATU&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Hujan lebat menggebrak bumi. Guntur menggelegar berkepanjangan. Kilat sambar menyambar. Bumi Tuhan seperti hendak kiamat. Saat itu baru lepas tengah hari. Tapi hujan lebat, gumpalan awan menghitam membuat suasana seperti dicengkram gulitanya malam.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Karena sulit melihat jalan yang ditempuh, apalagi mulai mendaki dan berbatubatu, penunggang kuda itu tidak berani bergerak cepat. Sesekali binatang tunggangannya yang sudah letih itu tergelincir dan meringkik. Suara ringkik kida, deru hujan yang menggila, gelegar guntur dan kiblatan kilat membentuk suara dahsyat yang menegakkan bulu roma!&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Dalam keadaan seperti itu tiba-tiba beberapa tombak di hadapannya, di jalan yang mendaki dan berbatu oadas, penunggang kuda itu melihat cahaya, tepatnya nyala api. Sungguh sulit dipercaya. Dan lebih tak dapat dipercaya lagi, ketika dia mendekati nyala api itu ternyata adalah nyala sebuah obor.&lt;br&gt;&lt;br&gt;

Obor ini dipegang oleh seorang anak kecil seusia dua belas tahun, berpakaian hitam, basah kuyup mulai dari rambutnya yang jabrik sampai ke kakinya yang memakai terompah aneh terbuat dari kayu. &lt;br&gt;&lt;i&gt;... baca selengkapnya di &lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;a href='http://nomor1.com/jimmystr35/wiro-sableng-episode-37-maut-bermata.htm'&gt;Wiro Sableng #37 : Maut Bermata Satu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;www.maestrow.bonuspulsa.com&lt;/div&gt;</description><link>http://maestrow.blogspot.com/2016/10/wiro-sableng-37-maut-bermata-satu.html</link><author>noreply@blogger.com (jimmy)</author></item></channel></rss>