<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/atom10full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:idx="urn:atom-extension:indexing" xmlns:gr="http://www.google.com/schemas/reader/atom/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" idx:index="no"><!--
Content-type: Preventing XSRF in IE.

--><generator uri="http://www.google.com/reader">Google Reader</generator><id>tag:google.com,2005:reader/user/09020842228361243024/state/com.google/broadcast</id><link rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><title>Guh's shared items in Google Reader</title><gr:continuation>CKmV0eCbr5oC</gr:continuation><author><name>Guh</name></author><updated>2009-11-05T12:26:11Z</updated><link rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/GuhsSharedItemsInGoogleReader" type="application/atom+xml" /><feedburner:feedFlare xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" href="http://add.my.yahoo.com/rss?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2FGuhsSharedItemsInGoogleReader" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/us/my/addtomyyahoo4.gif">Subscribe with My Yahoo!</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" href="http://www.newsgator.com/ngs/subscriber/subext.aspx?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2FGuhsSharedItemsInGoogleReader" src="http://www.newsgator.com/images/ngsub1.gif">Subscribe with NewsGator</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" href="http://feeds.my.aol.com/add.jsp?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2FGuhsSharedItemsInGoogleReader" src="http://o.aolcdn.com/favorites.my.aol.com/webmaster/ffclient/webroot/locale/en-US/images/myAOLButtonSmall.gif">Subscribe with My AOL</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" href="http://www.bloglines.com/sub/http://feeds.feedburner.com/GuhsSharedItemsInGoogleReader" src="http://www.bloglines.com/images/sub_modern11.gif">Subscribe with Bloglines</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" href="http://www.netvibes.com/subscribe.php?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2FGuhsSharedItemsInGoogleReader" src="http://www.netvibes.com/img/add2netvibes.gif">Subscribe with Netvibes</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" href="http://fusion.google.com/add?feedurl=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2FGuhsSharedItemsInGoogleReader" src="http://buttons.googlesyndication.com/fusion/add.gif">Subscribe with Google</feedburner:feedFlare><feedburner:feedFlare xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" href="http://www.pageflakes.com/subscribe.aspx?url=http%3A%2F%2Ffeeds.feedburner.com%2FGuhsSharedItemsInGoogleReader" src="http://www.pageflakes.com/ImageFile.ashx?instanceId=Static_4&amp;fileName=ATP_blu_91x17.gif">Subscribe with Pageflakes</feedburner:feedFlare><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><entry gr:crawl-timestamp-msec="1257423971782"><id gr:original-id="http://blog.sepatumerah.net/?p=1804">tag:google.com,2005:reader/item/e3f4cbbc3e0f4bc0</id><category term="catatan kecil" /><title type="html">Memanjakan Pria dengan Artificial Virginity Hymen Kit! :)</title><published>2009-10-22T13:04:52Z</published><updated>2009-10-22T13:04:52Z</updated><link rel="alternate" href="http://blog.sepatumerah.net/2009/10/memanjakan-pria-dengan-artificial-virginity-hymen-kit/" type="text/html" /><content xml:base="http://blog.sepatumerah.net/" type="html">&lt;p style="border:1px solid black;padding:8px;float:left;width:40%;font-size:1.5em;line-height:1.2em;margin-top:15px;margin-bottom:15px;margin-right:30px;background-color:whitesmoke;font-weight:bold"&gt;“Gue bakal ambil &lt;em&gt; hymen&lt;/em&gt; gue trus gue masukin ke dalam wadah air keras, dipitain dan gue kadoin ke cowok itu sambil bilang ‘Situ mau selaput dara? Niiih ambiiil.’ Dan dia gue tinggal.”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tadi siang, di mobil, saya mendengarkan &lt;a href="http://www.facebook.com/people/Theoresia-Rumthe/530242257?ref=search"&gt;Nona Ambon Manise&lt;/a&gt; ini siaran. Salah satu topik yang dibahas adalah topik yang *kayaknya* lagi banyak dibicarakan : &lt;em&gt; Artificial Hymen&lt;/em&gt; alias selaput dara buatan. Sebenarnya saya sudah mendengar berita ini sejak seminggu yang lalu dari &lt;a href="http://the-fool-found-a.blogspot.com/"&gt;Bapak Isman H Suryaman&lt;/a&gt;, beliau  menautkan &lt;em&gt;tweet&lt;/em&gt;-nya ke satu artikel di &lt;a href="http://thejakartaglobe.com/world/artificial-virginity-kit-sparks-controversy-in-egypt/334158"&gt;The Jakarta Globe&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan atas nama iseng, saya pun memasukkan kata kunci &lt;em&gt;artificial+hymen&lt;/em&gt; di google. Keluarlah berderet-deret situs yang memuat kata kunci yang saya masukkan. Atas nama iseng (lagi!) saya telusuri secara acak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ada situs gigimo.com, yang ternyata adalah toko tempat menjual&lt;em&gt; sex toy&lt;/em&gt;. &lt;a href="http://www.gigimo.com/main/product/Artificial,Virginity,Hymen,2299.php?prod=2299&amp;amp;curr=3"&gt;&lt;em&gt;Artificial Virginity Hymen Kit&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; menjadi salah satu produk yang dijual di sana. Saya tertawa geli membaca deskripsi produknya yang kurang lebih menyatakan bahwa kita (perempuan) tidak perlu kuatir kehilangan keperawanannya, dengan produk ini, kita (perempuan) bisa mendapatkan kembali malam pertamanya kapan saja.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Boook! Berasa kayak pinsil mekanik &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; sih, bisa diisi ulang kalau habis? Atau kalau yang &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; akrab sama pinsil mekanik, kayak air mineral galonan deh. :)) Dan yang bikin saya tambah geli ada petunjuk pemakaiannya : tambahkan &lt;strong&gt;erangan &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;rintihan &lt;/strong&gt;— plus &lt;strong&gt;gelinjangan &lt;/strong&gt;lah, biar lengkap istilah bokepnya, maka &lt;em&gt;so called &lt;/em&gt;ketidakperawanan kita (perempuan) bisa sukses tak terdeteksi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yuk mari.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lalu, situs selanjutnya adalah situs &lt;a href="http://hymen-memek-perawan-repair.blogspot.com/"&gt;ini&lt;/a&gt; (maaf, saya malas menuliskan nama-nya). Sebenarnya &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; ada hubungannya dengan &lt;em&gt;artificial virginity hymen kit&lt;/em&gt;, sih, tapi ini semacam &lt;em&gt;blog&lt;/em&gt; penyedia jasa (medis?) perbaikan hymen yang rusak. Kalau di situs gigimo.com saya ketawa-ketawa, di situs/blog ini saya mengernyit-ngernyit, dari &lt;a href="http://hymen-memek-perawan-repair.blogspot.com/2008/05/mengapa-hymenorraphy-perlu.html#links"&gt;&lt;em&gt;posting &lt;/em&gt;tentang kenapa operasi perbaikan &lt;em&gt;hymen &lt;/em&gt;ini perlu&lt;/a&gt;,  bagian testimonial perempuan-perempuan yang katanya pernah memakai jasa perbaikan &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; ini–betapa mereka jadi percaya diri, tidak takut ditinggal pasangan, merasa berharga dan seterusnya. Oh nggak kalah menarik,  sampai ada pendapat ahli agama segala! (&lt;a href="http://hymen-memek-perawan-repair.blogspot.com/2008/11/pandangan-beberapa-ahli-agama-mengenai.html#links"&gt;ini &lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://hymen-memek-perawan-repair.blogspot.com/2008/11/pendapat-ahli-agama-ke-2.html#links"&gt;ini)&lt;/a&gt;. Super konyol. Yang pertama,  kenapa juga masalah ketidakutuhan &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; itu hanya dihubungkan dengan perkara kontak seksual saja?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya kira kebanyakan orang sudah ‘melek’ dan tahu bahwa kerusakan &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; dan virginitas tidak bisa selalu dijadikan satu paket. Bahwa bentuk fisik dan kekuatan &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; kita (perempuan) itu berbeda-beda. Ada yang memang sangat rapuh sehingga, ada juga yang super elastis sampai membutuhkan operasi untuk menjebolnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan begitu, artinya, rusaknya &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; itu,kan &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; selalu karena kontak seksual?&lt;/p&gt;
&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;It can separate when the body is stretched strenuously, as in athletics; it can be separated by inserting a tampon during menstruation or through masturbation; and sometimes it is separated for no apparent reason. &lt;strong&gt;(&lt;a href="http://health.discovery.com/centers/sex/sexpedia/hymen.html"&gt;Discovery Health&lt;/a&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang pertama, tidak (selalu) ada hubungannya, Cong antara keperawanan dan kelengkapan &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt;. Mitos, oy, mitos. Selama belum pernah berhubungan seksual, ya (pasangan situ) masih virgin ;-) Oke, lalu mungkin muncul pertanyaan lanjutan dari para pria, dari mana bisa tahu apakah pasangan sudah pernah berhubungan seksual atau belum? Ih, emang kenapa sih kalau sudah pernah berhubungan seksual? NAH, pertanyaannya dibalik, dari mana kita (perempuan) juga tahu bahwa pasangan prianya sudah berhubungan seksual atau belum? ;-)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang kedua, saya menangkap satu kesan bahwa &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; itu super penting. Takut ditinggal, takut dicerai, takut tidak dihargai kalau tidak ‘berdarah’ di malam pertama. Ih, kampret. Betapa tololnya saya yang selama ini menyangka bahwa ‘berdarah-di-malam-pertama-pernikahan-berarti-anda-mendapat-perempuan-baik-baik-&lt;em&gt;congratulation&lt;/em&gt;‘ sudah menjadi sebuah mitos &lt;em&gt;thok&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Anyway, &lt;/em&gt;mitos &lt;em&gt;hymen -&lt;/em&gt;virginitas ini seringnya dihubungkan ke soal agama dan sejenisnya, tapi saya punya hipotesa lain. &lt;em&gt;It’s male ego.&lt;/em&gt; Satu kesadaran para pria tentang ‘eksistensi’ dirinya yang ia dapatkan secara kognitif dari dunia (yang patriarki) ini. Bahwa seorang pria memiliki peranan penting.&lt;em&gt; &lt;/em&gt;Banyak pria yang memegang teguh standar yang ditetapkan bahkan di lingkungan rumahnya sekali pun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keberadaan &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; adalah salah satu hal yang memanjakan &lt;em&gt;male ego&lt;/em&gt; mereka. ;-)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ini terbukti ketika duluuu banget, saya pernah membicarakan perihal &lt;em&gt;hymen-&lt;/em&gt;virginitas dengan seseorang yang ‘pro-hymen-utuh’. Kebetulan orang tersebut berjenis &lt;span style="text-decoration:line-through"&gt;male chauvinist&lt;/span&gt; pria. Karena setelah dibeberkan fakta-fakta mengenai ‘ketidaknyambungan’ mitos &lt;em&gt;hymen-&lt;/em&gt;virginitas pun masih &lt;em&gt;kekeuh-jumekeuh&lt;/em&gt;, akhirnya saya bilang “Kalau pasangan situ sudah pernah berhubungan seksual kenapa sih?”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Uhm, semacam salah nanya si saya. Pertanyaan itu jelas memancing masalah menjadi melebar ke mana-mana menjauhi topik utamanya, yaitu mitos &lt;em&gt;hymen-&lt;/em&gt;virginitas. Dia jadi menceramahi saya soal agama. Haramnya berhubungan seksual pra nikah etc-etc-etc. Saya memilih untuk menutup mulut, karena takutnya kalau ‘bunyi’ lagi semakin panjang &lt;em&gt;nggak &lt;/em&gt;selesai-selesai.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi ada satu kalimat yang membenarkan hipotesa saya. Dia bilang “&lt;em&gt;Hymen &lt;/em&gt;itu penanda bahwa seorang perempuan masih suci” dan “Lagian siapa mau sih dengan perempuan bekas orang lain. ”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Makanya mereka butuh &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; untuk menjadi parameter ‘kehebatan’-nya. Begitu &lt;em&gt;hymen nggak&lt;/em&gt; ada, ia merasa &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; penting — karena bukan satu-satunya yang menaklukkan perempuan/pasangannya. Merasa &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; keren gitu ganti. Tee-hee. :D&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(Dan pria tersebut membelokkan topik ketika saya bilang “Yah, seharusnya cowok juga punya selaput jaka ya, supaya perempuan juga tau cowok masih suci atau sudah bekas orang lain.” Deuuuh…)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Anyway, &lt;/em&gt;dengan terbentuknya pendapat yang &lt;em&gt;overrated&lt;/em&gt; soal &lt;em&gt;hymen &lt;/em&gt;ini sialnya menjadi mitos yang menyudutkan perempuan, perempuan tak ber-&lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; utuh, bukan perempuan baik-baik-lah, apa-lah. Perempuan dinilai hanya sejauh &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt; (apa kabar &lt;em&gt;brain, beauty, behaviour&lt;span style="text-decoration:line-through"&gt; and boobs&lt;/span&gt;,&lt;/em&gt;ya? Oh itu mah pemilihan ratu-ratuan deng).Padahal, duuuh, perempuan secara utuh itu jauuuuuh lebih berharga dari selembar selaput.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oh ya, gara-gara siaran Nona Ambon itu, saya jadi mengobrol berandai-andai tak tentu arah dengan seorang teman. Topiknya, gimana kalau dihadapkan dengan seorang pria yang memuja &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt;. Saya &lt;em&gt;ngakak&lt;/em&gt; berat ketika dia bilang, “Kalo ada yang nganggep hymen lebih penting dari gue, “Gue bakal ambil &lt;em&gt; hymen&lt;/em&gt; gue trus gue masukin ke dalam wadah air keras, dipitain dan gue kadoin ke cowok itu sambil bilang ‘Situ mau selaput dara? Niiih ambiiil.’ Dan dia gue tinggal.”  :D *maaf, teman saya kalau ngomong bocor. :D *&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Balik lagi ke soal Artificial Virginity Hymen Kit ini, kalau disuruh berpendapat setuju-nggak setuju, jelas saya &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; setuju, karena itu berarti mengamini bahwa perempuan itu seharga selembar selaput, kalau di situs gigimo.com sih harganya RM 139.65 — eh enggak deng, sudah dikorting jadi RM 104.65. Nggak deh ya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi, alat ini harus saya akui, sangat bagus untuk memanjakan &lt;em&gt;male ego&lt;/em&gt;. Membuat pria-pria merasa keren. Fungsinya sebelas dua-belas lah dengan&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fake_orgasm"&gt; &lt;em&gt;fake orgasm&lt;/em&gt; &lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kegel_exercise"&gt;&lt;em&gt;kegel&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;. :D&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;BONUS! : Kalau ada yang penasaran dengan bentuk &lt;em&gt;hymen&lt;/em&gt;, bisa dilihat di &lt;a href="http://www.healthystrokes.com/hymengallery.html"&gt;&lt;em&gt;hymen gallery&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; ini, silahkan. (Peringatan : situs ini berisi gambar-gambar eksplisit, yang tidak siap mental jangan, tapi yang doyan, ya monggo lanjutkan.)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;br&gt;
&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;</content><author><name>sepatumerah</name></author><source gr:stream-id="feed/http://blog.sepatumerah.net/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://blog.sepatumerah.net/feed/</id><title type="html">sepatumerah.net</title><link rel="alternate" href="http://blog.sepatumerah.net" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1255427486963"><id gr:original-id="http://www.kompas.com/read/xml/2009/10/13/16190644/inilah.prostitusi.a.la.hong.kong">tag:google.com,2005:reader/item/7b2c109bf5d4891e</id><title type="html">FEATURE : Inilah Prostitusi a la Hong Kong</title><published>2009-10-13T09:19:06Z</published><updated>2009-10-13T09:19:06Z</updated><link rel="alternate" href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/10/13/16190644/Inilah.Prostitusi.a.la.Hong.Kong" type="text/html" /><summary xml:base="http://www.kompas.com/" type="html">&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/10/13/1558031p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90"&gt;Pelanggan saya yang pertama seorang pria biasa berusia 40-an tahun. Kami melewatkan bagian makan malam dan langsung pergi ke guest house untuk berhubungan seks</summary><author gr:unknown-author="true"><name>(author unknown)</name></author><source gr:stream-id="feed/http://www.kompas.com/getrss/all"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://www.kompas.com/getrss/all</id><title type="html">KOMPAS.com</title><link rel="alternate" href="http://www.kompas.com/" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1252045941132"><id gr:original-id="http://nesia.wordpress.com/?p=647">tag:google.com,2005:reader/item/8cf799cdee9ab539</id><category term="arise" /><category term="cinta" /><category term="inspirasi" /><title type="html">For Everything Will Come To An End…</title><published>2009-08-20T17:51:17Z</published><updated>2009-08-20T17:51:17Z</updated><link rel="alternate" href="http://nesia.wordpress.com/2009/08/21/for-everything-will-come-to-an-end/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/100514c03a4a02df5ef38ebd3c81c1d2?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" /></media:group><media:group><media:content url="http://www.vaughnsphotoart.com/uploads/images/catalog_src/the-eternity-of-morning_src_1.jpg" /></media:group><summary xml:base="http://nesia.wordpress.com/" type="html">Saya lebih memilih satu tarikan napas merasakan aroma rambutnya, satu kecupan saja dari bibirnya, satu genggaman pada jemarinya, daripada keabadian tapi tanpa itu semua…
Kalau sudah nonton City of Angels, dan menyimaknya tentu saja–bukannya malah membuat “suting pilem” sendiri di keremangan bioskop itu–Anda pasti ingat quote itu, dari sang “malaikat” yang diperankan Nicolas Cage.
Ketika harus memilih, [...]&lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nesia.wordpress.com&amp;amp;blog=979259&amp;amp;post=647&amp;amp;subd=nesia&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;</summary><author><name>Toga Nainggolan</name></author><gr:likingUser>09020842228361243024</gr:likingUser><source gr:stream-id="feed/http://nesia.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://nesia.wordpress.com/feed/</id><title type="html">Nesiaweek Interemotional Edition</title><link rel="alternate" href="http://nesia.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1251355779040"><id gr:original-id="http://nusantaranews.wordpress.com/?p=5158">tag:google.com,2005:reader/item/e41ea010e22a7620</id><category term="Artikel Nusantara" /><category term="hutan riau" /><category term="illegal logging" /><category term="Korupsi" /><category term="pembalakan liar" /><category term="rusli zainal" /><category term="Rusli Zainal Sang Visioner" /><category term="Saleh Djasit" /><category term="seo rusli zainal" /><title type="html">Rusli Zainal, Tersangka Koruptor Kok Pahlawan Oleh Blogger?</title><published>2009-08-24T19:02:39Z</published><updated>2009-08-24T19:02:39Z</updated><link rel="alternate" href="http://nusantaranews.wordpress.com/2009/08/25/rusli-zainal-tersangka-koruptor-kok-pahlawan-oleh-blogger/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba675fe8a33f44f4057876a0aacd9047?s=96&amp;d=identicon" /></media:group><media:group><media:content url="http://farm3.static.flickr.com/2473/3851266549_aa199dae2d_m.jpg" /></media:group><media:group><media:content url="http://nusantaranews.files.wordpress.com/2009/08/barpostnusantaraku.gif?w=600&amp;h=15" /></media:group><summary xml:base="http://nusantaranews.wordpress.com/" type="html">Delapan jam yang lalu, saya memposting artikel : Sutjiptadi, Polisi Pemberani “Sang Visioner” sebagai pengantar dari dari tulisan ini. Dan tulisan ini merupakan bentuk kontra saya atas kontes  SEO yang diadakan oleh sekelompok blogger Riau yang menamaikan diri mereka &lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nusantaranews.wordpress.com&amp;amp;blog=4781278&amp;amp;post=5158&amp;amp;subd=nusantaranews&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;</summary><author><name>nusantaraku</name></author><source gr:stream-id="feed/http://nusantaranews.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://nusantaranews.wordpress.com/feed/</id><title type="html">Nusantaraku</title><link rel="alternate" href="http://nusantaranews.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1251354436092"><id gr:original-id="http://fanabis.blogdetik.com/?p=625">tag:google.com,2005:reader/item/24608394eddd41b7</id><category term="daily" /><category term="cerita nyata pns jakarta" /><title type="html">cerita nyata pns jakarta</title><published>2009-08-27T00:50:11Z</published><updated>2009-08-27T00:50:11Z</updated><link rel="alternate" href="http://fanabis.blogdetik.com/2009/08/27/cerita-nyata-pns-jakarta/" type="text/html" /><summary xml:base="http://fanabis.blogdetik.com/" type="html">pns masih menjadi impian mereka yang masih menganggur, namun juga seorang manager perusahaan swasta yang ngetop. jaminan hari tua dan kerja santai alasannya? bukan. mayoritas tujuan mereka adalah membahagiakan orang tua.
namun kaktus gurun yang staff di departemen itu mengakui, pekerjaanya memang santai dan nyaris tak ada kesulitan. masalah  datang justru disebabkan oleh hal-hal yang tak [...]</summary><author><name>fanabis</name></author><source gr:stream-id="feed/http://fanabis.blogdetik.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://fanabis.blogdetik.com/feed/</id><title type="html">fanabis</title><link rel="alternate" href="http://fanabis.blogdetik.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1251354180771"><id gr:original-id="http://ndorokakung.com/?p=4119">tag:google.com,2005:reader/item/adc242238592cda9</id><category term="Indonesiana" /><category term="fatwa" /><category term="jakarta" /><category term="miskin" /><category term="mui" /><category term="pengemis" /><category term="perda" /><title type="html">Pengemis Pecas Ndahe</title><published>2009-08-26T13:11:12Z</published><updated>2009-08-26T13:11:12Z</updated><link rel="alternate" href="http://ndorokakung.com/2009/08/26/pengemis-pecas-ndahe/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d5cb2e365e99e42886dd55a56eb3361f?s=96&amp;d=monsterid" /></media:group><media:group><media:content url="http://img86.imageshack.us/img86/7688/malutl9.jpg" /></media:group><content xml:base="http://ndorokakung.com/" type="html">&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa mengemis itu haram. Pemerintah Jakarta gencar merazia pengemis dan gelandangan di seluruh penjuru kota. Kenapa kemiskinan tak mati-mati?&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src="http://img86.imageshack.us/img86/7688/malutl9.jpg" alt="pengemis cilik" width="320" height="239"&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;“Malam seperti itu, hujan sering turun.”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Fred de Silva, editor dari &lt;em&gt;Ceylon Daily News&lt;/em&gt;, memulai tulisannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia berjalan sejak tadi. Ada kabut tipis dalam gelap, tumbuh dari udara panas. Kulit terasa lekat. Tapi hujan telah menunjukkan janjinya, untuk datang. Kaki-kaki telah bergegas. Orang mencari tempat dan atap.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di antara suara sandal itu ada sepasang kaki yang lain. Bukan lain karena telanjang dan tua, tapi karena ritmenya berbeda. Langkah itu mirip langkah seorang penari kavadi. Cekatan, bersemangat, meskipun yang empunya berambut putih meskipun seluruh tubuhnya jembel, meskipun ia seperti sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mungkin itulah sebabnya lelaki pengemis tua itu menarik perhatian. “Itulah sebabnya aku sampai bisa melihatnya di dalam arus umat manusia yang bergerak,” tulis de Silva. Itulah sebabnya detail sang sosok menjadi jelas. Wajahnya adalah wajah tersiksa seorang penari kavadi — tersiksanya seorang kesurupan. &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Fred de Silva membacakan tulisan pendeknya ini di sebuah seminar pada 1975 di antara para wartawan Dunia Ketiga. Di bawah judul &lt;em&gt;A Study of Social Guilt&lt;/em&gt;, ia sebenarnya menulis semacam puisi, tentang kenyataan yang paling dasar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemiskinan memang salah satu masalah hidup yang paling dasar. Orang miskin ada di mana-mana, sejak dahulu. Mereka tak mati-mati.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;“Kesalahan mereka adalah karena hidup di sebuah dunia di mana hal seburuk itu bisa terjadi. Hanya pengemis tua itu yang bertindak dengan sikap pasti seorang yang tak bersalah. Ia menempuh jalannya sendiri, langkahnya sungguh mengherankan ringannya, langkah seorang penari kavadi….”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan de Silva pun sebenarnya bertanya, dalam air pembersih yang bagaimanakah kita bisa mencuci tangan, bila di luar hujan turun dan malam gelap dan beberapa orang anak tertidur di tepi jalan, tak berubah. Memang ada sesuatu yang sentimentil di situ. Tapi bisakah kita mengecamnya?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di Jakarta, pengemis tak cuma dikecam. Rapat Paripurna DPRD DKI mengesahkan pemberlakuan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum pada 10 September 2007. Aturan ini berisi larangan memberi sedekah kepada pengemis, maupun melakukan aktivitas mengemis, mengamen, mengasongkan dagangan, dan mengelap mobil di tempat umum. Barang siapa melanggar aturan ini akan didenda Rp 20 juta atau penjara paling lama 60 hari.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Majelis Ulama Indonesia pun mengeluarkan fatwa mengemis itu haram. Tapi jumlah pengemis seperti tak pernah berkurang. Esa hilang, dua terbilang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Maka, setiap kali kita pergi ke jalan, para pengemis pun menghadang. Di mal-mal. Pasar. Bahkan di tanah kuburan. Mereka menengadahkan tangan. Parasnya memelas. Lesi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mampukah kita menggebah mereka hanya dengan sebuah perda atau fatwa?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;gt;&amp;gt; &lt;em&gt;Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah melihat seorang pengemis?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
Posted in Indonesiana Tagged: fatwa, jakarta, miskin, mui, pengemis, perda &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ndorokakungmu.wordpress.com/4119/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ndorokakung.com&amp;amp;blog=4074538&amp;amp;post=4119&amp;amp;subd=ndorokakungmu&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;&lt;/div&gt;</content><author><name>Ndoro Kakung</name></author><source gr:stream-id="feed/http://ndorokakung.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://ndorokakung.com/feed/</id><title type="html">Ndoro Kakung</title><link rel="alternate" href="http://ndorokakung.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1250792624253"><id gr:original-id="">tag:google.com,2005:reader/item/a0fd43909344c42d</id><title type="html">Adat versus Budaya</title><published>2009-08-20T18:23:44Z</published><updated>2009-08-20T18:23:44Z</updated><link rel="alternate" href="http://akcbali.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=225:adat-versus-budaya&amp;catid=15&amp;Itemid=56" type="text/html" /><link rel="related" href="http://akcbali.org/" title="akcbali.org" /><author gr:unknown-author="true"><name>(author unknown)</name></author><source gr:stream-id="user/09020842228361243024/source/com.google/link"><id>tag:google.com,2005:reader/user/09020842228361243024/source/com.google/link</id><title type="html">akcbali.org</title><link rel="alternate" href="http://akcbali.org/" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1250792391456"><id gr:original-id="">tag:google.com,2005:reader/item/048e835d06180db4</id><title type="html">Rendra punya Bali</title><published>2009-08-20T18:19:51Z</published><updated>2009-08-20T18:19:51Z</updated><link rel="alternate" href="http://akcbali.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=224:rendra-punya-bali&amp;catid=15&amp;Itemid=56" type="text/html" /><link rel="related" href="http://akcbali.org/" title="akcbali.org" /><author gr:unknown-author="true"><name>(author unknown)</name></author><source gr:stream-id="user/09020842228361243024/source/com.google/link"><id>tag:google.com,2005:reader/user/09020842228361243024/source/com.google/link</id><title type="html">akcbali.org</title><link rel="alternate" href="http://akcbali.org/" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1250792195319"><id gr:original-id="">tag:google.com,2005:reader/item/76307debc66bd923</id><title type="html">Ilusi Kepahlawanan (Radar Bali, Rabu 5 Agustus 2009)</title><published>2009-08-20T18:16:35Z</published><updated>2009-08-20T18:16:35Z</updated><link rel="alternate" href="http://akcbali.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=223:ilusi-kepahlawanan&amp;catid=15&amp;Itemid=56#" type="text/html" /><link rel="related" href="http://akcbali.org/" title="akcbali.org" /><author gr:unknown-author="true"><name>(author unknown)</name></author><source gr:stream-id="user/09020842228361243024/source/com.google/link"><id>tag:google.com,2005:reader/user/09020842228361243024/source/com.google/link</id><title type="html">akcbali.org</title><link rel="alternate" href="http://akcbali.org/" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1250736784316"><id gr:original-id="http://sora9n.wordpress.com/?p=1612">tag:google.com,2005:reader/item/f7b8e81c57975f45</id><category term="Gambar" /><category term="Opinion" /><category term="Personal Scraps" /><category term="bigot" /><category term="dogma" /><category term="fundamentalisme" /><category term="fundie-mentality" /><title type="html">Larutan Antiskeptik</title><published>2009-08-17T19:18:16Z</published><updated>2009-08-17T19:18:16Z</updated><link rel="alternate" href="http://sora9n.wordpress.com/2009/08/18/larutan-antiskeptik/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c4a3b530f2b3d759918a0942cb2206a?s=96&amp;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif&amp;r=G" /></media:group><media:group><media:content url="http://sora9n.files.wordpress.com/2009/08/larutan-antiskeptik-v3.jpg" /></media:group><content xml:base="http://sora9n.wordpress.com/" type="html">&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://sora9n.files.wordpress.com/2009/08/larutan-antiskeptik-v3.jpg" border="0" alt="larutan antiskeptik"&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;—–&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Ps:&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sekadar corat-coret gak jelas, ada ide melintas di tengah malam. Jangan terlalu dipikirkan. &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt=":mrgreen:"&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;br&gt;
Rada terkait:&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://rosenqueencompany.wordpress.com/peleton-2007"&gt;Peleton 2007&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tetralogi Evolusi: [&lt;a href="http://sora9n.wordpress.com/2007/08/27/teori-evolusi-sains-atau-ilmu-semu/"&gt;1&lt;/a&gt;], [&lt;a href="http://sora9n.wordpress.com/2007/08/30/begini-lho-caranya-kalau-anda-mau-menjatuhkan-teori-evolusi/"&gt;2&lt;/a&gt;], [&lt;a href="http://sora9n.wordpress.com/2008/02/26/sedikit-tentang-metodologi-ilmiah-dan-teori-evolusi-lagi/"&gt;3&lt;/a&gt;], [&lt;a href="http://sora9n.wordpress.com/2008/06/13/beberapa-faq-tentang-evolusi/"&gt;4&lt;/a&gt;]&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://omaigat.wordpress.com/2007/07/10/berbagai-cara-busuk-memenangkan-diskusi/"&gt;Berbagai cara busuk memenangkan diskusi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href="http://sora9n.wordpress.com/2009/03/24/7-tips-berdiskusi-dengan-anger-management-untuk-diterapkan-di-blogosphere/"&gt;Pernak-pernik menghadapi troll&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;
  &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sora9n.wordpress.com/1612/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sora9n.wordpress.com&amp;amp;blog=594806&amp;amp;post=1612&amp;amp;subd=sora9n&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;&lt;/div&gt;</content><author><name>sora9n</name></author><gr:likingUser>09020842228361243024</gr:likingUser><source gr:stream-id="feed/http://sora9n.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://sora9n.wordpress.com/feed/</id><title type="html">sora-kun.weblog()</title><link rel="alternate" href="http://sora9n.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1248876152360"><id gr:original-id="tag:blogger.com,1999:blog-13045874.post-452824630323961611">tag:google.com,2005:reader/item/90d562f4fcf103ad</id><category term="hadith" scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" /><title type="html">10 Questions and Answers about Hadiths</title><published>2008-12-15T07:44:00Z</published><updated>2008-12-15T07:44:00Z</updated><link rel="alternate" href="http://iyb.blogspot.com/2008/12/10-questions-and-answers-about-hadiths.html" type="text/html" /><summary xml:base="http://iyb.blogspot.com/" type="html">&lt;span style="font-size:100%"&gt;&lt;span style="font-family:verdana"&gt;&lt;br&gt;Salamun alaikum,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 1:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;1:6 "Guide us the straight way." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 1:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;17:9 "VERILY, this Al Qur'an shows the way to all that is most upright, and gives the believers who do good deeds the glad tiding that theirs will be a great reward;"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 2:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Butttt..., we cannot find everything in the book of Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 2:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;6:38 "although there is no beast that walks on earth and no bird that flies on its two wings which is not creature like yourselves: no single thing have We neglected in AlKitaab. And once again: Unto their Sustainer shall they be gathered."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;16:89 "for one Day We shall raise up within every community a witness against them from among themselves. And thee have We brought forth to bear witness regarding those, inasmuch as We have bestowed from on high upon thee, step by step, this divine writ, to make everything clear, and to provide guidance and grace and a glad tiding unto all who have surrendered themselves to God."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 3:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Buttt..., what is wrong if we accept Al Qur'an and Al Hadith together?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 3:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;18:26 Say: "God knows best how long they remained [there]. His [alone] is the knowledge of the hidden reality of the heavens and the earth: how well does He see and hear! No guardian have they apart from Him, since He allots to no one a share in His rule!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;4:82 "Will they not, then, try to understand this Al Qur'an? Had it issued from any but Allah, they would surely have found in it many an inner contradiction!" &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 4:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Buttt..., Allah ask us "Ati-Allaha war Rasuul". How would we do 'Itaa'at of Rasuul" then?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 4:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;31:14 "And `We have enjoined upon man goodness towards his parents: his mother bore him by bearing strain upon strain, and his utter dependence on her lasted two years: be grateful towards Me and towards thy parents, with Me is all journeys' end."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;31:15 "`yet should they endeavour to make thee ascribe divinity, side by side with Me, to something which thy mind cannot accept, obey them not [fala tuti'yhuma] ; but bear them company in this world's life with kindness, and follow the path of those who turn towards Me. In the end, unto Me you all must return; and thereupon I shall make you understand all that you were doing.'"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;If anyone doesn't have their parent [expired] then how will he obey them? Making sense? Now when Prophet Mohammed is no more, how will you obey him?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 5:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Buttt...., If we get in trouble in Yaum Al Qiyaamat for not following Hadith? Then?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 5:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;25:30 "AND the Apostle will say: "O my Sustainer! Behold, my people have come to regard this Al Qur'an as something discarded!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;No question of Hadith, but definitely get into trouble if we don't follow Al Qur’an.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 6:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Then, if Allah ask us about Hadith after questioning about Al Qur’an?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 6:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:68 "And the trumpet will be sounded, and all that are in the heavens and all that are on earth will fall down senseless, unless they be such as God wills. And then it will sound again - and lo! standing, they will begin to see!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:69 "And the earth will shine bright with her Sus­tainer's light. And Al Kitaab will be laid bare, and all the prophets will be brought forward, and all witnesses; and judgment will be passed on them all in justice. And they will not be wronged,"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:70 "for every human being will be repaid in full for whatever he has done: and He is fully aware of all that they do."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Judgment will be totally based on Al Kitaab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 7:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Buttt..., if this the case Allah would have punished on following Hadith.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 7:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;20:134 "For had We destroyed them by means of a chastisement ere this, they would indeed say "O our Sustainer! If only Thou hadst sent an apostle unto us, we would have followed your Aayaats rather than be humiliated and disgraced!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:55 "And ere that suffering comes upon you of a sudden, without your being aware, follow the most goodly that has been revealed unto you by your Sustainer,"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:56 "lest any human being should say, "Alas for me for having been remiss in what is due to God, and for having been indeed one of those who scoffed!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:57 "or lest he should say, "If God had but guided me, I would surely have been among those who are conscious of Him!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:58 "or lest he should say, when he becomes aware of the suffering, "Would that I had a second chance, so that I could be among the doers of good!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:59 "Yea, indeed! My Aayaats did come unto thee; but thou gavest them the lie, and wert filled with false pride, and wert among those who deny the truth!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:71 "And those who were bent on denying the truth will be urged on in throngs towards hell till, when they reach it, its gates will be opened, and its keepers will ask them, "Have there not come to you apostles from among yourselves, who conveyed to you your Sustainer's messages and warned you of the coming of this your Day?" They will answer: "Yea, indeed!" But the sentence of suffering will have fallen due upon the deniers of the truth;"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 8:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Thennn...., You mean only Al Qur’an, no Hadith at all? I am confused!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 8:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;39:45 "And yet, whenever God alone is mentioned, the hearts of those who will not believe in the life to come contract with bitter aversion - whereas, when those are mentioned side by side with Him, lo, they rejoice!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;40:12 "This because, whenever the One God was invoked, you denied this truth; whereas, when divinity was ascribed to aught beside Him, you believed! But all judgment rests with God, the Exalted, the Great!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;17:45 "But whenever thou recitest the Qur'an, We place an invisible barrier between thee and those who will not believe in the life to come:"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;17:46 "for, over their hearts We have laid veils which prevent them from grasping its purport, and into their ears, deafness. And so, whenever thou dost mention, while reciting the Qur'an, thy Sustainer as the one and only Divine Being, they turn their backs in aversion."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 9:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Butttt...., Prophet Mohammed has shown us how to perform Salaat and Hajj, etc... Right?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 9:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;6:114 "Am I, then, to look unto anyone but God for judgment, when it is He who has bestowed upon you from on high this divine writ, clearly spelling out the truth?" And those unto whom We have vouchsafed revelation aforetime know that this one, too, has been bestowed from on high, step by step, by thy Sustainer. Be not, then, among the doubters"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;5:43 "But how is it that they ask thee for judgment seeing that they have the Torah, containing Allah's injunctions - and thereafter turn away? Such as these, then, are no believers."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;And we have Al Qur’an, containing Allah's injunctions&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Question 10:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Butttt....!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Answer 10:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;7:175 "And tell them what happens to him to whom We vouchsafe Our messages and who then discards them: Satan catches up with him, and he strays, like so many others, into grievous error."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;7:176 "Now had We so willed, We could indeed have exalted him by means of those: but he always clung to the earth and followed but his own desires. Thus, his parable is that of an dog: if thou approach him threateningly, he will pant with his tongue lolling; and. if thou leave him alone, he will pant with his tongue lolling. Such is the parable of those who are bent on giving the lie to Our messages. Tell, then, this story, so that they might take thought."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;7:177 "Evil is the example of people who are bent on giving the lie to Our messages: for it is against their own selves that they are sinning!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;7:178 "He whom God guides, he alone is truly guided; whereas those whom He lets go astray-it is they, they who are the losers!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;7:179 "And most certainly have We destined for hell many of the invisible beings and men who have hearts with which they fail to grasp the truth, and eyes with which they fail to see, and ears with which they fail to hear. They are like cattle -nay, they are even less conscious of the right way: it is they, they who are the heedless!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;May Allah guide us all towards the truth that He agrees with.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;Regards,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:11" lang="EN-GB"&gt;mmkhan@hotmail.com&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;img width="1" height="1" src="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13045874-452824630323961611?l=iyb.blogspot.com"&gt;&lt;/div&gt;</summary><author><name>tanty_njd@hotmail.com (~tanty~)</name></author><source gr:stream-id="feed/http://iyb.blogspot.com/feeds/posts/default?alt=rss"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://iyb.blogspot.com/feeds/posts/default?alt=rss</id><title type="html">WELCOME TO MY WORLD</title><link rel="alternate" href="http://iyb.blogspot.com/" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1248161393147"><id gr:original-id="">tag:google.com,2005:reader/item/0f69be9ae2f0847c</id><title type="html">Mengapa Saya Sekarang Jarang Update Blog?</title><published>2009-07-21T07:29:53Z</published><updated>2009-07-21T07:29:53Z</updated><link rel="alternate" href="http://restlessangel.wordpress.com/2009/07/20/mengapa-saya-sekarang-jarang-update-blog/" type="text/html" /><link rel="related" href="http://restlessangel.wordpress.com/" title="restlessangel.wordpress.com" /><author gr:unknown-author="true"><name>(author unknown)</name></author><source gr:stream-id="user/09020842228361243024/source/com.google/link"><id>tag:google.com,2005:reader/user/09020842228361243024/source/com.google/link</id><title type="html">restlessangel.wordpress.com</title><link rel="alternate" href="http://restlessangel.wordpress.com/" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1248100803493"><id gr:original-id="http://pejalanjauh.com/?p=533">tag:google.com,2005:reader/item/5ab04f5500178ab7</id><category term="meracau" /><title type="html">Pelacur</title><published>2008-12-22T20:16:53Z</published><updated>2008-12-22T20:16:53Z</updated><link rel="alternate" href="http://pejalanjauh.com/2008/12/23/pelacur/" type="text/html" /><content xml:base="http://pejalanjauh.com/" type="html">&lt;p&gt;&lt;em&gt;– karena socrates pun memuja seorang hetaire….&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yunani bukan cuma negeri para filsuf, tapi juga negeri dengan jumlah pelacur yang berlimpah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada masa jayanya, tulis Nikolaos Vrissimtiz dalam “Love, Sex and Merriage in Ancient Greece”, tak ada yang jumlah pelacurnya sebanyak Yunani. Salah dua titik yang banyak ditinggali para pelacur adalah Pireaus (kota pelabuhan di Athena) dan Corinth (kota pelabuhan di Laut Aegea) di mana banyak kapal datang dari berbagai tempat datang untuk berlabuh.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Awal mula berkembangnya lokalisasi di Athena diperkirakan berlangsung pada abad 6 Sebelum Masehi, terutama setelah berdirinya lokalisasi legal pertama di Athena. Pendirinya adalah Solon. Dialah germo pertama dalam sejarah Yunani.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada masa itu, sebutan untuk pelacur adalah “porne”, ditakik dari kata “pernemi” yang berarti “menjual” –karena mereka memang untuk dijual. Hingga taraf tertentu mereka dilindungi oleh polis. Secara rutin, polis menarik pajak dari mereka. Pelacur yang bekerja di lokalisasi legal maka pajaknya dibayarkan oleh germo. Sementara pelacur partikelir membayar pajaknya sendiri. Kadang-kadang, layaknya Bulog di sini, polis juga melakukan operasi pasar untuk mengntrol tarif mereka. Bahkan, ada sebutan khusus untuk pajak para pelacur ini: “pornikon telos”.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ada beberapa jenis pelacur. Mereka yang mangkal di lingkungan lokalisasi legal disebut “katakleistae” (artinya: menetap). Mereka yang nongkrong di dekat jembatan atau pemandian umum dipanggil “gephyridae”. Sementara mereka yang mangkal di luaran disebut “chamaitypae” (berasal dari kata “chamai typo” yang berarti merebahkan diri). Lain lagi dengan para pelacur yang berjalan menjajakan diri laiknya pedagang keliling. Mereka dipanggil “perepatikae” (pengembara).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari semuanya, “hetaire” berada di posisi yang tertinggi. Inilah pelacur kelas atas yang mungkin bisa dibandingkan dengan geisha dalam tradisi Jepang. Layaknya geisha, mereka tak cukup hanya bisa ngangkang, melainkan harus bisa menari, memainkan beberapa alat musik (flute, tamborin, kastanet hingga lyre’).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hetaire biasa beredar dalam symposia-symposia yang melibatkan para sosialita zaman itu. Symposia biasa diikuti para senator, orator hingga para filsuf. Mereka biasa minum-minum di atas dipan sembari membicarakan soal-soal yang beragam, dari mulai soal gosip sehari-hari, isu-isu politik hingga diskusi filsafat. Beberapa hetaire paling terkenal mampu mengkuti semua topik pembicaraan mereka. Tidak selalu, tapi terkadang symposia itu berakhir sebagai orgy yang heboh.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Leontion, seorang hetaire legendaris, disebut-sebut bahkan amat mempengaruhi filsuf Epicurus. Aspasia, hetaire yang lain, juga menjadi salah satu murid terpenting Epicurus. Sosok Pericles yang dihormati kabarnya bahkan memelihara seorang hetaire, tak lain dan tak bukan Aspasia sendiri. Alexander yang Agung juga intim dengan hetaire bernama Thais.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salah satu adegan paling monumental dalam sejarah prostitusi di Athena adalah adegan ketika orator terkenal bernama Hyperides menjadi pembela seorang hetaire bernama Phyrne. Tak begitu jelas apa tuduhannya. Yang terang, seperti ditulis Vissimtiz, Hyperides datang membela Phyrne dengan teknik pembelaan yang tak pernah diduga para juri dan hakim: ia baringkan tubuh molek nan mulus Phryne di depan mata para juri, membaringkannya dalam keadaan telanjang. Mudah ditebak, Phyrne dibebaskan dari segala tuduhan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Socrates, filsuf amat terkenal yang juga guru dari Plato, bahkan mengidam-idamkan bisa bertemu (mungkin juga berkencan) dengan hetaire bernama Theodete. Satu waktu, Socrates akhirnya menemui Theodote di kediamannya. Theodote, seperti halnya kebanyakan orang, terkesan dengan percakapannya bersama Socrates. Ia meminta Socrates untuk sering-sering mengunjunginya. Dengan diplomatis dan mungkin juga licik, seperti ditulis oleh Xenopohon dalam karyanya berjudul “Memorabilia” yang kaya dengan pengalaman dan uraian tentang kehidupan Socrates dari sudut pandang murdi-muridnya, Socrates menjawab: “Tentu saja, saya tidak ingin larut bersama kamu, saya mau kamu datang padaku… kecuali jika aku sedang bersama kekasihku.”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dan, tahukah Anda, bahwa salah satu buku terkenal Aristoteles yang berjudul “Nichomachean Ethic”, diambil dari nama anaknya, Nichomachean, yang dilahirkan dari seorang hetaire bernama Herphylis. Aristoteles berhubungan akrab dengan Herphylis saat ia sudah tua dan duda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karena kecerdasan dan kemampuannya, para hetaire dibayar amat mahal. Mereka hidup kaya raya. Phyrne, yang sudah diceritakan di atas, bahkan pernah menyanggupi membangun kembali kota Thebes dari kehancuran dengan uangnya sendiri. Jangan heran jika Phyrne sanggup membayar Praxiteles, seorang seniman patung, untuk membuat patungnya yang terbuat dari emas. Kemasyhuran Phryne bahkan diabadikan di daerah suci Apollo, di dalam kuil Delphi. Di sana, terdapat inskripsi yang bertuliskan namanya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ini bukan barang langka di Athena. Banyak kuil-kuil suci yang dibangun dari dana yang diberikan para hetaire. Kuil-kuil itu biasa disebut “kuil prostitusi”. Di Yunani, kuil-kuil jenis ini banyak ditemukan di Corinth, Paphos dan Amatahus yang ada di dekat Siprus sekarang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya tergoda untuk membandingkan ini dengan prostitusi yang terjadi –misalnya– di Bukit Kemukus. Ya, banyak pelacur yang ditempatkan di area-area suci. Mereka tidak ditempatkan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk menambah keuangan kuil. Seperti juga di Bukit Kemukus, hubungan seksual dengan para pelacur itu digelar untuk memperoleh berkah. Dalam konteks kuil-kuil di Yunani tadi, hubungan seks dengan para pelacur ini dipersembahkan sebagai bukti bakti pada para dewa, terutama dewa-dewa yang berhubungan dengan mitologi kesuburan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Salah satu kuil prostitusi paling masyhur bernama Kuil Aphrodite di kota Corinth. Pada momen-momen tertentu, kuil-kuil tersebut akan dipenuhi oleh para pelacur-pelacur kelas tinggi. Dalam konteks inilah, barangkali, saya baru bisa mengerti kenapa penyair legendaris bernama Horace pernah menulis: Non cuivis homini contingit adire corinthum [Tak semua orang bisa mengunjungi Corinth].&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;post-script: dildo itu sudah dikenal pelacur Athena pada abad ke-5 sebelum masehi loh….&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;</content><author><name>pejalanjauh</name></author><gr:likingUser>09020842228361243024</gr:likingUser><source gr:stream-id="feed/http://pejalanjauh.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://pejalanjauh.com/feed/</id><title type="html">[nasib adalah kesunyian masing-masing]</title><link rel="alternate" href="http://pejalanjauh.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1245908955260"><id gr:original-id="http://bangaip.com/?p=168">tag:google.com,2005:reader/item/21237436fa7d1ddd</id><category term="Republik Indonesia" /><category term="bangaip" /><category term="cerita_kerja" /><category term="sehari-hari" /><category term="cilincing" /><category term="diskusi" /><category term="teh" /><category term="temen" /><category term="temennya bangaiptop" /><title type="html">Ideal</title><published>2009-06-20T21:06:55Z</published><updated>2009-06-20T21:06:55Z</updated><link rel="alternate" href="http://feedproxy.google.com/~r/BangaipDotCom/~3/NCE_GikNm_Y/" type="text/html" /><content xml:base="http://bangaip.com/" type="html">&lt;p&gt;Seorang teman mengeluh suatu hari di siang yang panas. Saya sodorkan es teh manis. Sekedar berharap agar ia melepaskan keluhannya dengan nyaman.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia bilang sambil membanting amplop-amplop coklat besar yang nampaknya isinya adalah surat lamaran pekerjaan, “Jaman begini, mau apa-apa susah. Biar kata sarjana aja, susah betul cari kerja. Apalagi gua yang cuma lulusan SMA”.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya tidak banyak bicara siang itu. Selain panas udaranya, juga tidak tahu banyak soal tenaga kerja dan birokrasinya di kampung kami, Cilincing.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ujung-ujungnya di akhir diskusi ia bertanya, “Cariin gua kerjaan dong? Temen lo kan banyak?”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya tersenyum. Ia jelas tidak salah berpikiran bahwa dengan banyak teman artinya banyak peluang. Tapi saya pun berharap bahwa ia berfikir bahwa banyak teman berarti pula banyak tanggung jawab.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;“Lo mau kerja apa?”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;“Apa saja deh”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hmhhh, kali ini saya kebingungan. Maklum, otak saya yang sempit ini berpendapat bahwa kerja itu mengkonsumsi waktu. Dan sebagaimana hal lainnya yang membuat waktu terkonsumsi, maka harus dijalankan dengan riang gembira dan sepenuh hati. Dalam hati saya bertanya-tanya, apakah kerja ‘&lt;em&gt;Apa saja deh&lt;/em&gt;‘ itu akan membuat ia bahagia?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi urung saya tanya hal tersebut. Sebagai gantinya saya tanya, “Kalau begitu, lo bisanya apa men? Kita sudah lama tidak ketemu, pasti lo punya skill baru dong”.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia tidak menjawab dengan lugas. Alih-alih, malah bercerita suasana kantornya terdahulu, &lt;em&gt;interview-interview&lt;/em&gt; kerja yang gagal dan lagi-lagi kisah cintanya yang katanya lebih dramatis daripada film-film produksi Bollywood.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya diam. Kebingungan. Tidak tahu mau bicara apa. Dan tidak lama kemudian kami pamitan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selang beberapa minggu kemudian, saya dapat telpon dari Mundi. Seorang sahabat yang tengah membangun rumah untuk dijadikan tempat usaha sekaligus tempat tinggal.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia panik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mundi&lt;/strong&gt;: “Cilaka Rip. Masa tukang bangunannya tidak benar!”&lt;br&gt;
&lt;strong&gt;Saya&lt;/strong&gt;: “Loh kok bisa?”&lt;br&gt;
&lt;strong&gt;Mundi&lt;/strong&gt;: “Tukang pertama, salah perhitungan. Ongkos membangun jadi bengkak gila-gilaan. Sebenarnya nggak mau gua pecat, tapi karena kerjanya makin hari makin malas dan telat terus, yaah terpaksa deh”&lt;br&gt;
&lt;strong&gt;Saya&lt;/strong&gt;: “Kan masih ada rencana cadangan?”&lt;br&gt;
&lt;strong&gt;Mundi&lt;/strong&gt;: “Nah ini masalahnya. Tukang selanjutnya yang baru dateng tiga minggu lalu… Malah lebih parah! Tadi siang mengancam kalau tidak naik gaji besok jam delapan pagi, mereka akan boikot pergi. Padahal gua udah kasih gaji bagus. Lebih dari UMR. Dikasih fasilitas makan dan rokok lebih dari cukup. Uang transport tidak pernah alpa. Total materi yang gua kasih itu bahkan lebih daripada perjanjian awal kami. Astaga! Jaman begini… Benar-benar susah cari pekerja yang jujur dan bisa diandalkan”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya diam. Lagi-lagi diam. Bingung mau bilang apa. Di satu sisi, ada teman yang mengeluh bahwa lapangan pekerjaan semakin sedikit. Di sisi lain ada teman lainnya yang mengeluh bahwa pekerja yang baik semakin langka saja.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Siapa yang benar? Dua-duanya benar? Atau dua-duanya salah? Pasti jawaban persoalan ini bukanlah asal tebak buah manggis. Sebab para ahli berkata bahwa tingkat inflasi sebanding dengan laju pertumbuhan ekonomi. (Data selanjutnya dapat dilihat di Biro Pusat Statistik Republik Indonesia. Ini ada sedikit gambaran&lt;a href="http://www.bps.go.id/sector/cpi/table3.shtml"&gt; tingkat inflasi pertahun sejak 2005-2008 &lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apakah jangan-jangan pertanyaannya yang seharusnya di rubah?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yaitu, apakah benar lapangan pekerjaan serta pekerja ideal lah yang semakin sedikit?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi kalau memang begitu pertanyaannya, wah seru juga. Sebab, bayangan setiap manusia mengenai konsep ideal itu kan berbeda-beda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Negara boleh bilang dua anak saja itu ideal. Lantas bagaimana kalau warganya tidak suka? Pemerintah boleh bilang undang-undang dan kebijalan mereka ideal. Lalu bagaimana kalau masyarakatnya tidak bahagia menjalankannya?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mungkin selagi saya melamun berdebat dengan diri saya sendiri malam ini, dua orang teman tengah kebingungan dengan lamunan mereka akan perkerjaan. Atau malah mungkin, bukan hanya kami bertiga yang sibuk melamun malam ini?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;“Ahh,  nampaknya lagi-lagi saya terlalu banyak bertanya”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?a=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:V_sGLiPBpWU"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?i=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:V_sGLiPBpWU" border="0"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?a=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:7Q72WNTAKBA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?d=7Q72WNTAKBA" border="0"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?a=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:D7DqB2pKExk"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?i=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:D7DqB2pKExk" border="0"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?a=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:dnMXMwOfBR0"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?d=dnMXMwOfBR0" border="0"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?a=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:qj6IDK7rITs"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?d=qj6IDK7rITs" border="0"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?a=NCE_GikNm_Y:hr2vvIDoHZo:yIl2AUoC8zA"&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~ff/BangaipDotCom?d=yIl2AUoC8zA" border="0"&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BangaipDotCom/~4/NCE_GikNm_Y" height="1" width="1"&gt;</content><author><name>bangaiptop</name></author><source gr:stream-id="feed/http://bangaip.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://bangaip.com/feed/</id><title type="html">bangaip dot com</title><link rel="alternate" href="http://bangaip.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1245908784296"><id gr:original-id="http://semestaku.wordpress.com/?p=497">tag:google.com,2005:reader/item/48f357caaf6f975a</id><category term="tentang Kita" /><title type="html">tentang Sahabat</title><published>2009-06-23T10:03:06Z</published><updated>2009-06-23T10:03:06Z</updated><link rel="alternate" href="http://semestaku.wordpress.com/2009/06/23/tentang-sahabat/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/17c6e9038f045763c65cf006d3531413?s=96&amp;d=" /></media:group><summary xml:base="http://semestaku.wordpress.com/" type="html">.

Persahabatan yang baik adalah..
yang membawa kebaikan &amp;amp; perbaikan
pada masing2 diri,
di setiap kebersamaannya.
Lepaslah, jangan lagi berpura2..
Ikhlaslah, jangan terlalu memaksa..
karna hanya ketulusan, sayang..
yang bisa menjadikan sebuah Persahabatan itu bermakna.

.
       &lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=semestaku.wordpress.com&amp;amp;blog=5951969&amp;amp;post=497&amp;amp;subd=semestaku&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;</summary><author><name>Lumiere</name></author><source gr:stream-id="feed/http://semestaku.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://semestaku.wordpress.com/feed/</id><title type="html">Lumiere</title><link rel="alternate" href="http://semestaku.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1245908722294"><id gr:original-id="http://sabdalangit.wordpress.com/?p=974">tag:google.com,2005:reader/item/d3df7bc36e3e0cd7</id><category term="LETAKKAN AGAMA DI BAWAH NEGARA" /><category term="agama" /><category term="fungsi agama dalam negara" /><category term="hubungan negara dengan agama" /><category term="Negara" /><category term="peran negara terhadap agama" /><title type="html">LETAKKAN AGAMA DI BAWAH NEGARA</title><published>2009-06-24T03:36:48Z</published><updated>2009-06-24T03:36:48Z</updated><link rel="alternate" href="http://sabdalangit.wordpress.com/2009/06/24/kontemplasi-untuk-capres-cawapres/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac621f66ae6742ecfddd4a1691d2790f?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" /></media:group><summary xml:base="http://sabdalangit.wordpress.com/" type="html">KONTEMPLASI UNTUK CAPRES CAWAPRES
Tanpa mengurangi rasa hormat, saya terpancing menanggapi statemen Cawapres Budiono dalam menjawab pertanyaan seorang penanya dalam debat Cawapres pada hari Selasa 23 Juni 09 Jam 20-21 di salah satu stasiun TV swasta. Pertanyaan yang diajukan adalah,”Melihat berbagai kekerasan berbau agama, sebaiknya di manakah agama diletakkan ? Pak Bud menjawab secara tegas dan [...]&lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sabdalangit.wordpress.com&amp;amp;blog=4602056&amp;amp;post=974&amp;amp;subd=sabdalangit&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;</summary><author><name>SABDå</name></author><source gr:stream-id="feed/http://sabdalangit.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://sabdalangit.wordpress.com/feed/</id><title type="html">sabdalangit&amp;#39;s web: Membangun Bumi Nusantara yang Berbudi Pekerti Luhur</title><link rel="alternate" href="http://sabdalangit.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1245908332968"><id gr:original-id="http://nusantaranews.wordpress.com/?p=4361">tag:google.com,2005:reader/item/1f6dd05684be5dd8</id><category term="Berita Indonesia" /><category term="biaya sekolah" /><category term="bos" /><category term="pendidikan" /><category term="sekolah tidak gratis" /><title type="html">Sekolah Gratis vs Pendidikan Mahal</title><published>2009-06-24T22:31:22Z</published><updated>2009-06-24T22:31:22Z</updated><link rel="alternate" href="http://nusantaranews.wordpress.com/2009/06/25/sekolah-gratis-vs-bersekolah-yang-mahal/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ba675fe8a33f44f4057876a0aacd9047?s=96&amp;d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif" /></media:group><summary xml:base="http://nusantaranews.wordpress.com/" type="html">Ditengah gencarnya iklan sekolah gratis dari Departemen Pendidikan Nasional yang dipimpin Bambang S (kader PAN),  namun faktanya hingga saat ini tidak ada siswa normal yang mendapat pendidikan secara gratis. Orang tua para siswa harus membayar pakaian seragam, sejumlah buku, sepatu atau alat-alat keterampilan dari pihak sekolah. Dan biasanya, harga sekolah jauh lebih tinggi dari harga di pasaran. Namun, masih sedikit orang tua yang melakukan protes kepada pihak sekolah yang memanfaatkan momen gratis untuk meraup untung dari transaksi di awal tahun ajaran baru.  Fakta masih banyaknya praktik komersialisasi seperti ini menjadi paradoks ketika puluhan miliar rupiah habis untuk iklan sekolah gratis menjelang Pileg April silam dan dimasa kampanye Pilpres ini.&lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nusantaranews.wordpress.com&amp;amp;blog=4781278&amp;amp;post=4361&amp;amp;subd=nusantaranews&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;</summary><author><name>nusantaraku</name></author><source gr:stream-id="feed/http://nusantaranews.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://nusantaranews.wordpress.com/feed/</id><title type="html">Nusantaraku</title><link rel="alternate" href="http://nusantaranews.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1244425966023"><id gr:original-id="tag:blogger.com,1999:blog-2176854883970085549.post-5043964157743239992">tag:google.com,2005:reader/item/e9b6a63e50752a8f</id><category term="Blurbs" scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" /><title type="html">Kompas Aja Ngebahas!</title><published>2009-05-08T08:25:00Z</published><updated>2009-05-10T17:18:01Z</updated><link rel="alternate" href="http://deconsumption.blogspot.com/2009/05/harian-kompas-pada-hari-jumat-1-mei.html" type="text/html" /><summary xml:base="http://www.deconsumption.org/" type="html">Harian Kompas pada hari Jumat, 1 Mei, menyertakan sisipan Fokus yang kebetulan membahas isu konsumerisme. Tidak tanggung-tanggung, harian tersebut meluangkan 4 halaman penuh untuk membahas isu konsumerisme. Apakah ini memang ini suatu kebetulan?Diangkatnya isu budaya konsumerisme menjadi suatu pertanda bahwa masalah tersebut memang nyata hadir di tengah-tengah kita dan bukan hanya sebuah isu yang</summary><author><name>Fajrii</name></author><source gr:stream-id="feed/http://deconsumption.blogspot.com/feeds/posts/default"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://deconsumption.blogspot.com/feeds/posts/default</id><title type="html">Deconsumption</title><link rel="alternate" href="http://www.deconsumption.org/" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1242479035119"><id gr:original-id="http://caping.wordpress.com/?p=387">tag:google.com,2005:reader/item/c69cc13e5e81c4d2</id><category term="All Posts" /><category term="Demokrasi" /><category term="Ekonomi" /><category term="Kapitalisme" /><category term="Sosialisme" /><title type="html">Neo-Liberal</title><published>2009-05-03T22:59:20Z</published><updated>2009-05-03T22:59:20Z</updated><link rel="alternate" href="http://caping.wordpress.com/2009/05/04/neo-liberal/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85077433252925201f7199fc4e3d8981?s=96&amp;d=identicon&amp;r=G" /></media:group><summary xml:base="http://caping.wordpress.com/" type="html">PADA suatu hari yang tak diumumkan, menjelang tahun 2009, neo-liberalisme terjerembap. Tapi lakon dengan tema ”Negara &amp;amp; pasar” itu tetap tak mudah diselesaikan.
Di Australia, misalnya. Kevin Rudd, perdana menteri yang berasal dari Partai Buruh, menulis sebuah esai dalam The Monthly awal tahun ini: krisis yang sekarang menghantam dunia adalah titik puncak ”neo-liberalisme” yang mendominasi kebijakan [...]&lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=caping.wordpress.com&amp;amp;blog=327528&amp;amp;post=387&amp;amp;subd=caping&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;</summary><author><name>anick</name></author><source gr:stream-id="feed/http://caping.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://caping.wordpress.com/feed/</id><title type="html">Catatan Pinggir</title><link rel="alternate" href="http://caping.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry><entry gr:crawl-timestamp-msec="1242450952799"><id gr:original-id="http://esensi.wordpress.com/?p=923">tag:google.com,2005:reader/item/dc225c7fc0816dfd</id><category term="Suntuk" /><category term="basa" /><category term="jawi" /><category term="nguri-uri" /><category term="nyinau-nulis" /><title type="html">Amargi Kula Bêbasa, Awit Saking Punika Kula Wontên</title><published>2009-05-15T18:11:56Z</published><updated>2009-05-15T18:11:56Z</updated><link rel="alternate" href="http://esensi.wordpress.com/2009/05/15/amargi-kula-bebasa-awit-saking-punika-kula-wonten/" type="text/html" /><media:group><media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/872c4bc5adc5875612d3c4c60d399611?s=96&amp;d=identicon" /></media:group><content xml:base="http://esensi.wordpress.com/" type="html">&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="color:#000000"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify"&gt;SAKDHERENGIPUN pêrlu kula cariosakên, satêmene ukara ing dhuwur mênika mbotên asal njêplak utawa “mlintir” têmbung-têmbung (istilah ingkang liyane niku punapa nggih? adagium?) têrkênal saking filsuf Pêrancis, Descartes, ingkang nywantên “Kula mbatos, mila kula wontên”. Mbotên. Mbotên ngotên. Nanging kula pikantuk niku ukara bakda kula sêmedi *halah*. Salami kula tumut dumados warga marcapada blog, têrutami sabakda kula tingal satunggal-satunggal postingan kula rumiyin kaliyan tanggêpan-tanggêpan ingkang mlêbet, kula dados mangêrtos, wêdharing kang naminipun basa niku, saestu wigatos sangêt, miwah linangkung!&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="color:#000000"&gt;………..&lt;/span&gt;Kita sêdaya mboten naming gêsang “kaliyan basa” (&lt;em&gt;with language&lt;/em&gt;), nanging uga “ing lêbêt basa” (&lt;em&gt;within language&lt;/em&gt;). Kita ndamêl punagi kaliyan (&lt;em&gt;with&lt;/em&gt;) saha ing (&lt;em&gt;within&lt;/em&gt;) basa. Êngêt satêmene manungsa lan basa mbotên sagêd den pisaha, awit punika sajatosipun kualitas lan gaya basa niku dados indikator kualitas kepribaden saha budaya dene gêsangipun piyambake (manungsa). Mênawi wontên bocah ingkang lancar bêbasa Sunda, tuladhane, kantenan bocah niku dimong sarta didhidik ing kabudayan Sunda. Lha mênawi wontên satunggal tiyang ingkang awon bêbasanipun, nggih niku sagêd dados piyambake uga lênggahipun ing lingkungan ingkang awon.  Kok sagêd ngoten niku? Amarga basa niku sanes naming pêrkara genetik, nanging langkung lêrês dipunwastani minangka fenomena (sosial) kabudayan. Kêmampuan satunggal tiyang nyêrêp sawiji basa niku gumantung dhatêng proses sosialisasi dene piyambake agêsang (&lt;em&gt;grow and develop&lt;/em&gt;), sanes ing êmpan papan piyambake babar saha ikatan etnis.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="color:#000000"&gt;………..&lt;/span&gt;Lajêng, punapa sajatosipun basa punika? Basa iku piranti kangge sêsrawungan lan komunikasi ing antaraning sêsami. Kathi basa niku, tiyang-tiyang sagêd srawung mratelakake kêkarepan, pikiran lan rasa-pangrasane marang tiyang sanes. Saliyane minangka alat kanggo srawung kang awujud lêsan, basa uga sagêd mujudake srana kanggo mêdharake isining rasa lan pamikir kang awujud tinulis, tuladhane tulisan mênika. Dados satêmene basa iku agêng paedahe tumraping manungsa. Mboten lêpat, menawi wonten kang kagungan wawasan mênawa basa niku kang mbedakake manungsa lan kewan; manungsa gadhah basa dene kewan mboten. Niku yo nggih ditambih sekêdhik cathetan, wêdharing tiyang ingkang mboten sae basane, mbotên bentên tinimbang &lt;span style="text-decoration:line-through"&gt;sêgawon&lt;/span&gt; wong kang mbotên gadhah subasita (&lt;span style="text-decoration:line-through"&gt;ya nggih, sêgawon&lt;/span&gt;). Lan mboten lêpat, utawa wontên kang wicantên, yen basa niku &lt;em&gt;paningalan jiwa&lt;/em&gt;, cêrmin jiwa. Uga lêrês, &lt;em&gt;ajining diri saka puchukê lathi&lt;/em&gt;. Mênawi mêmanahan sêtiyang lagi morat-marit, mila basane uga morat-marit.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="color:#000000"&gt;………..&lt;/span&gt;Kanthi basa, dunya kita sadaya dados agêng, anglewati watês-watês fisik, etnis, agama lan kabudayan, malih uga manglewati watês ruang lan wêktu. Lewat basa, banda-banda saha tiyang-tiyang ing kêpang dados kêlet kaliyan paringan asma, dadosipun kalih sadaya asma niku, manungsa ndamêl jaringan komunikasi sarta ambangun makna-makna. Sadayanipun diparingi atribut lan klasifikasi, kang pundi, atribusi lan klasifikasi wau mbêkta kawêdalipun ilmu pêngêtahuan lan teknologi.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="color:#000000"&gt;………..&lt;/span&gt;Kaliyan pitulung basa, dunya dumados têrstruktur, dadosipun kraos mêmitran kang sae. Sajake mênika ingkang dipunwastani dêning al-Qur’an surah al-Baqarah ayat kaping 31 wêdharing Gusti Allah sampun wucal dhatêng Adam sêdaya nami (&lt;em&gt;al-asma&lt;/em&gt;‘). Amrih sagêd ngaosi mendah wigatos “nami” ing panggêsangan, cêkap bayangakên kados pundi panggêsangan sosial kita sedaya ajeng lumangsung mênawi manungsa lan banda-banda mbotên gadhah asma. Punapa ingkang winarah kanthi panggêsangan sosial saupami kita sêdaya wangsul dhatêng donyaning Tarzan, dunya kang mbotên wontên basa kados kang kita gadhahi.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="color:#000000"&gt;………..&lt;/span&gt;Mila, bêbasa niku kabudayan agêsang. Bêbasa niku inggih punika budaya. Lan budaya niku  punapa ingkang kita pilampah rumiyin, sakmênika, saha benjing. Manungsa saged nêgêsakên sliranê kaliyan bêbasa. Awit saking punika jargon “kula mbatos, mila kula wontên” darbe Rene Descartes dados gantos dumados “kula bêbasa, awit saking punika kula wontên”, amargi saestu aktivitas bêbasan mênika ingkang ndamêlaken têrciptane idêntitas slira kita sêdaya.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify"&gt;[]&lt;br&gt;
Bandung, 16 Mei 2009 | 01.07 AM (nalika ing ngasta)&lt;br&gt;
Minangka ndandoske lan nglêstantunakên basa Jawi.&lt;/p&gt;
  &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/esensi.wordpress.com/923/"&gt;&lt;/a&gt; &lt;img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=esensi.wordpress.com&amp;amp;blog=2757449&amp;amp;post=923&amp;amp;subd=esensi&amp;amp;ref=&amp;amp;feed=1"&gt;&lt;/div&gt;</content><author><name>frozen</name></author><source gr:stream-id="feed/http://esensi.wordpress.com/feed/"><id>tag:google.com,2005:reader/feed/http://esensi.wordpress.com/feed/</id><title type="html">Esensi</title><link rel="alternate" href="http://esensi.wordpress.com" type="text/html" /></source></entry></feed>
