<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gilang Ramadhan</title>
	<atom:link href="http://gilangramadhan.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gilangramadhan.net</link>
	<description>Ayat-Ayat Remaja</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 10:04:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Profil Pribadi Muslim</title>
		<link>http://gilangramadhan.net/profil-pribadi-muslim/</link>
		<comments>http://gilangramadhan.net/profil-pribadi-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 10:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GiE</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilangramadhan.net/profil-pribadi-muslim/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tulisan kali ini saya mau ngenalin seseorang yang mungkin sudah kamu kenal, atau mungkin juga belum. Penasaran, ingin tahu siapa orangnya? Oke. Orang ini bernama Muslim.
Yup! Muslim yang saya maksud adalah orang yang memeluk agama islam, dan berkitab suci Al-Qur&#8217;an. Beberapa diantara kamu mungkin sudah kenal siapa itu Muslim, bagaimana karakteristik dan sifat-sifatnya, apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tulisan kali ini saya mau <em>ngenalin</em> seseorang yang mungkin sudah kamu kenal, atau mungkin juga belum. Penasaran, ingin tahu siapa orangnya? Oke. Orang ini bernama <big>Muslim</big>.</p>
<p>Yup! Muslim yang saya maksud adalah orang yang memeluk agama islam, dan berkitab suci Al-Qur&#8217;an. Beberapa diantara kamu mungkin sudah kenal siapa itu Muslim, bagaimana karakteristik dan sifat-sifatnya, apa saja yang dilakukannya, dll.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p>Pandangan masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeda-beda bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan islam dari aspek ibadah (<em>ubudiyah</em>) saja. Padahal bukan cuma itu <em>lho</em>, banyak aspek-aspek lainnya yang harus ada pada pribadi muslim.</p>
<p><abbr title="In My Humble Opinion = Menurut pendapat sederhana saya">IMHO</abbr>, pribadi muslim yang sebenarnya <em>tuh</em> pribadi yang tidak hanya rajin shalat, tapi juga memiliki kepribadian yang sikap, ucapan dan tindakannya selalu diwarnai oleh <big>nilai-nilai Al-Qur&#8217;an</big> dan juga <big>As-Sunnah</big>. Sebab, dua pusaka Rasulullah SAW tersebut merupakan pedoman hidup yang harus dirujuk oleh setiap muslim dalam <big>segala aspek kehidupan</big>. Iya, <em>nggak</em>?</p>
<p>Nah sekarang mari kita sama-sama kupas profil atau ciri-ciri khas yang ada pada pribadi muslim. <em>Yuk&#8230;</em></p>
<h2>1.  Aqidah yang bersih</h2>
<p>Dengan aqidah yang bersih (<em>salimul aqidah</em>), seorang muslim akan memiliki ikatan kuat kepada Allah dan dengan ikatan kuat itu ia tidak akan berani menyimpang dari jalan yang lurus dan mematuhi segala ketentuan-ketentuan serta larangan-Nya.</p>
<p>Seorang muslim yang beraqidah bersih, ia tidak akan menyerahkan segala urusan dan perbuatannya kepada <big>siapapun</big> juga <big>kecuali</big> kepada Allah semata. Sesuai dengan apa yang dikatakan-Nya dalam Al-Qur&#8217;an :</p>
<blockquote><div class="blockquote_extender"><span>&lsquo;</span></div><p>Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS 6:162)</p></blockquote>
<p>Sungguh. Sebuah pengakuan indah yang menggambarkan pengabdian tulus seorang muslim dengan Tuhannya.</p>
<h2>2. Ibadah yang benar</h2>
<p>Ibadah yang benar (<em>shahihul ibadah</em>) merupakan salah satu perintah Nabi SAW yang penting. Pada salah satu haditsnya, beliau pernah menyatakan : </p>
<blockquote><div class="blockquote_extender"><span>&lsquo;</span></div><p>Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat.</p></blockquote>
<p>Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan setiap ibadah seorang muslim harus selalu mencontoh kepada sunnah Nabi SAW. Jangan sampai ada sedikitpun, unsur penambahan atau pengurangan (<em>bid&#8217;ah</em>) ketika kita melaksanakan ibadah, <em>gitu&#8230;</em></p>
<h2>3. Akhlak yang kokoh</h2>
<p>Akhlak yang kokoh (<em>matinul khuluq</em>) atau akhlak yang mulia (<em>akhlakul karimah</em>) merupakan sikap dan perilaku yang <big>wajib</big> dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya dengan Allah maupun dengan makhluk-makhluk-Nya. Dengan sifat-sifat tersebut, manusia, alam sekitar, atau bahkan binatang sekalipun pasti bakal hidup dengan damai.</p>
<p>Begitu pentingnya seorang muslim harus memiliki akhlak yang kokoh dan mulia, maka Allah pun mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai suri-tauladan yang baik bagi umat manusia. Untuk apa? Supaya manusia dapat hidup mulia dan bahagia di dunia apalagi di akhirat. Nabi SAW sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlak yang agung, sampai-sampai Allah pun memberikan pujian kepada beliau yang diabadikan dalam Al-Qur&#8217;an :</p>
<blockquote><div class="blockquote_extender"><span>&lsquo;</span></div><p>Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung. (QS 68:4)</p></blockquote>
<p>Nah oleh karena itu, sebagai orang yang mengaku muslim tentunya <big><em>kudu</em> niru</big> segala perilaku yang diajarkan oleh Nabi SAW.</p>
<h3>4. Jasmani yang kuat</h3>
<p>Selain aspek-aspek yang saya jelaskan diatas, aqidah, ibadah, dan akhlak, ada pula aspek lain yang <em>nggak</em> kalah pentingnya yaitu, jasmani yang kuat (<em>qowiyyul jismi</em>). Kekuatan jasmani ini <big>mutlak</big> harus dimiliki oleh tiap-tiap muslim. Dengan kekuatan jasmanilah seorang muslim dapat melaksanakan ajaran islam secara optimal karena memiliki daya tahan tubuh dan fisik yang kuat.</p>
<p>Contohnya shalat, puasa, zakat dan haji, semua itu merupakan amalan-amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat, apalagi kalau berperang di jalan Allah atau bentuk-bentuk perjuangan (jihad) lainnya.</p>
<p>Oleh karena itu, kesehatan dan kekuatan jasmani harus mendapat perhatian <big>ekstra</big> dari seorang muslim. Pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Meskipun demikian, sakit adalah sesuatu yang wajar <em>&#8216;coz</em> hal itu kadang-kadang terjadi. Tapi jangan sampai <em>dong</em> seorang muslim sakit-sakitan. Karena Nabi SAW pernah bersabda :</p>
<blockquote><div class="blockquote_extender"><span>&lsquo;</span></div><p>Mu&#8217;min yang kuat lebih aku cintai daripada mu&#8217;min yang lemah.</p></blockquote>
<p>Siapa yang <em>nggak</em> mau dicintai Rasulullah SAW? Semua muslim pasti ingin dicintai oleh Nabi SAW, karena bila kita dicintai oleh Nabi SAW maka beliau akan menjadi pendamping sekaligus penolong kita di akhirat kelak. </p>
<p>Nah makanya jadilah <big>muslim yang kuat!</big></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilangramadhan.net/profil-pribadi-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Remaja dan Islam</title>
		<link>http://gilangramadhan.net/dunia-remaja-dan-islam/</link>
		<comments>http://gilangramadhan.net/dunia-remaja-dan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 05:46:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>GiE</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gilangramadhan.net/dunia-remaja-dan-islam/</guid>
		<description><![CDATA[Masa-masa remaja nampaknya memang menyenangkan, namun sebetulnya penuh dengan polemik dan konflik terutama seputar masalah psikis yang berkaitan dengan emosional, mental, dan spiritual. Masalah-masalah tersebut baik secara langsung ataupun tidak, sangat mempengaruhi watak remaja terhadap bagaimana ia akan memperlakukan dirinya sendiri, orang lain dan juga lingkungan sekitarnya.

Contohnya pun sudah merajalela dimana-dimana kita dapat melihat perlakuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masa-masa remaja nampaknya memang menyenangkan, namun sebetulnya penuh dengan polemik dan konflik terutama seputar masalah psikis yang berkaitan dengan emosional, mental, dan spiritual. Masalah-masalah tersebut baik secara langsung ataupun tidak, sangat mempengaruhi watak remaja terhadap bagaimana ia akan memperlakukan dirinya sendiri, orang lain dan juga lingkungan sekitarnya.</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Contohnya pun sudah merajalela dimana-dimana kita dapat melihat perlakuan kawula muda masa kini, mereka banyak terlibat masalah-masalah yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman atau pengendalian diri atas masalah psikis yang saya sebutkan diatas.</p>
<p>Sebut saja, pembunuhan atau tawuran misalnya, ini <em>kan</em> terjadi karena emosi yang tidak terkendali. Emosi yang liar ini membuahkan kebencian, kemudian dari kebencian tersebut muncullah sifat desktruktif yang membahayakan nyawa. Akhirnya pembunuhan, tawuran, atau kejadian yang merusak lainnya sulit untuk dihindari. Sungguh merugikan.</p>
<p>Makanya kalau emosi tidak dikendalikan dengan baik, marah hanya beda tipis dengan marabahaya. Betul, <em>nggak</em>?</p>
<p>Contoh lainnya, pelecehan seksual atau pemerkosaan seringkali terjadi di kalangan remaja. Kenapa ini bisa terjadi? Karena, mereka memakai <big>mental binatang!</big> Lagi-lagi mereka tidak mengendalikan nafsu birahi dengan benar. Walhasil, akibat dari pelecehan seksual itu aborsi dan anak-anak haram banyak beredar kemana-mana, dari kawasan elit metropolitan menyebar sampai ke pelosok kampung. <em>Naudzubillah</em>, memalukan.</p>
<p>Ironis sekali, remaja yang eksistensinya diakui publik sebagai manusia berakal, beradab dan melek intelek karena memang sebagian besar remaja statusnya sebagai pelajar atau mahasiswa. Tapi mengapa perilakunya seperti binatang?</p>
<p>Penyebabnya adalah <abbr title="bodoh">jahil</abbr>. Jahil disini tidak berarti bodoh dalam pendidikan dan intelektual, namun bodoh dalam memahami agamanya. Kurang terpenuhinya hak-hak dan kebutuhan spiritual remaja menyebabkan semua perilaku dekadensi moral diatas. Karena sesungguhnya agama dapat berfungsi untuk mengatasi masalah-masalah psikis yang saya singgung di awal tulisan ini.</p>
<p>Saya pribadi sebagai muslim, dan islam sebagai agama yang saya peluk tentunya merupakan solusi tepat untuk menanggulangi segala permasalahan hidup manusia, khususnya remaja. Meskipun ilmu agama saya masihlah secuil, namun saya ingin mencoba untuk mengamalkan ilmu tersebut melalui blog sederhana ini.</p>
<blockquote><div class="blockquote_extender"><span>&lsquo;</span></div><p><em>Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana</em> (QS. 2:32)</p></blockquote>
<p>Agama islam yang dianut oleh <big>seluruh alam semesta</big> ini merupakan ajaran yang mencakup segala bidang kehidupan makhluk hidup dan alam, akidah dan syariah, ibadah dan muamalah, ritual dan <em>behavioural</em> (perilaku) dan hubungan baik dengan Allah dapat berimbas pada hubungan baik kita dengan diri sendiri juga dengan manusia lain.</p>
<p>Untuk itu, saya pikir, remaja harus meningkatkan ilmu dan pemahaman spiritualnya kemudian mengamalkannya dalam aksi nyata agar dapat menjalani hidup yang dilimpahi berkah dan rahmah dari Allah. <em>Insya Allah</em>, Yuk&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gilangramadhan.net/dunia-remaja-dan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	<img style='margin:0;padding:0;border:0;' width='1px' height='1px' src="http://gilangramadhan.net/wp-content/plugins/mystat/mystat.php?act=time_load&id=326&rnd=1988700766" /></channel>
</rss>
