<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>GBI SARUDIK-PANDAN</title><description>Memberkati untuk Diberkati</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</managingEditor><pubDate>Wed, 28 Aug 2024 20:45:03 -0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://gbisarudik.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Memberkati untuk Diberkati</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title/><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2010/02/membaptis-dengan-api-yang-dasyat-2.html</link><category>Membabtis dengan api dasyat 2</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 26 Feb 2010 22:30:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-1012718934860613429</guid><description>Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 2&lt;br /&gt; Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea). &lt;br /&gt;Buku 1 bagian kedua. Lihat bagian pertama&lt;br /&gt;Hari ke 8.&lt;br /&gt;Pendeta Kim Yong-Doo: Ini sudah satu minggu setelah kami bertekad untuk memulai doa rally. Peperangan rohani kami semakin kencang dan secara fisik kami di uji terus-menerus setiap hari. Satu persatu, mata rohani dari tim doa kami di bukakan dan kami di penuhi dengan Roh. Kuasa-kuasa setan melakukan serangan gencar. Banyak dari situasi-situasi pribadi tim doa kami yang di tujukan untuk menguji kemarahan kami. Pada hari pertama, satu dari 4 ban mobil saya, di sobek. Di hari kemudian, ban depan mengalami sobek yang besar. Saya benar-benar frustasi dengan situasi ini. Bagaimanapun juga, saya tidak komplain/bersungut-sungut kepada Yahweh tetapi saya berteriak “Haleluya” dengan hati bersyukur. Hari kemudian, ada truk yang membawa kabur mobil saya. Hal ini benar-benar hampir membuat saya sangat jengkel, tetapi istri saya dan jemaat-jemaat saya mengingatkan saya, “Pak pendeta, kamu harus bertahan melewati semuanya ini.” Kemudian, seseorang memecahkan lampu depan mobil, dan sehari kemudian, seseorang membuat lecet sisi mobil dengan benda yang tajam.&lt;br /&gt;Kebaktian di gereja maju dengan pimpinan dari Roh Kudus. Sebelumnya di judul buletin gereja tertulis, “Jam yang di penuhi oleh Roh Kudus” tetapi akhirnya di gantikan dengan, “Kebaktian dengan pimpinan Roh Kudus yang nyata” Formalitas tata-cara penyembahan, doa, kotbah, dan persembahan di hilangankan dan kami bergantung sepenuhnya dengan Roh Kudus untuk mempimpin penyembahan, doa, kotbah, dan proklamasi. Kotbah bisa berjalan setelah jadwal semenjak tidak ada desakan untuk menyelesaikannya sesuai dengan batas waktu.&lt;br /&gt;Setiap pendoa syafaat melihat kehadian Yeshua selama doa semalam suntuk, jadi mereka tidak merasa capek walaupun kebaktian/persekutuan doa ini berjalan terus sampai pagi keesokan harinya. Kami selalu waspada dan tidak ada waktu untuk tidak bersiaga semenjak setan selalu menyerang tanpa henti-hentinya.&lt;br /&gt;Kim Joo-Eun: Saya sedang berdoa dengan bahasa Roh kemudian Yeshua datang mendekati saya dan berkata, “Joo-Eun, Aku mengasihimu. Joo-Eun, berdoalah dengan seungguh-sungguh dan Aku akan membawa tanganmu dan membawa kamu ke Surga. Berdoalah tapa berhenti. Aku akan menunjukkan Surga kepadamu. Apakah kamu mengerti?”&lt;br /&gt;Kemudian, malam itu, setan muncul secara berkelompok. Satu setan muncul sambil mengepakkan sayap-sayapnya seperti kelelawar dengan dua tanduk kecil di kepala dan mata seperti mata kucing. Setan ini terbang ke arah saya dengan mulutnya yang terbuka dengan lendir yang kental keluar dari mulutnya. Matanya berwarna merah darah. Saya berteriak, “Di dalam nama Yeshua, aku perintahkan setan yang jorok dan kotor: pergi dari saya.” Kemudian, setan ini menghilang. Tidak lama kemudian, satu setan muncul lagi dengan kepala bewarna biru dengan mata-mata yang kecil mendatangi saya. Saya takut dan bulu kuduk saya berdiri di sekujur tubuh saya. Saya berteriak, “Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya.” Tetapi setan ini tidak berkutik. Malahkan, setan ini terus menatapi saya. Saya berteriak dan merasa takut sampai ketika salah satu anggota pendoa syafaat kami, Baek Bong-Nyo yang duduk di sebelah saya, bergabung dengan saya berteriak, “Di dalam nama Yeshua, pergi dari kami.” Kemudian setan tersebut pergi.&lt;br /&gt;Saya melanjutkan berdoa ketika sebuah naga merah besar terbang menuju arah saya. Matanya bewarna hijau. Naga ini mempunyai tanduk yang panjang dan tajam. Dari hidungnya keluar asap. Naga ini terbang ke arah saya seakan-akan ingin menerkam saya hidup-hidup. Saya tidak berkutik. Saya berdiri di tanah, berdoa dengan sungguh-sungguh di  dalam Roh di dalam nama Yeshua, kemudian setan ini pergi. Hal ini membuat perasaan saya sangat senang. Saya tidak menyadari kuasa dan pengaruh dari nama Yeshua sebelum pengalaman ini. Kemudian, ada setan yang sangat keji, berkepala seperti tengkorak ketawa secara cekikan di depan muka saya sepertinya dia ini menghujat saya. Kemudian saya berdoa di dalam Roh memakai nama Yeshua untuk mengusir setan ini. Saya berpikir mengenai Yeshua di gantung di kayu salib selama saya berdoa dan Yeshua muncul dan memberikan semangat kepada saya dan berkata, “Joo-Eun, sedikit lagi, berdoalah lebih lagi.”&lt;br /&gt;Hari ke 9.&lt;br /&gt;Lee Haak-Sung: Setan semakin kuat menyerang kami. Naga merah yang Joo-Eun katakan sebelumnya muncul di depan saya. Besarnya naga itu membuat saya takut. Naga itu mempunyai mata yang bewarna hijau dan asap keluar dari hidungnya. Naga itu mempunya gigi sangat tajam mirip tanduk. Cakarnya ke arah keluar dan ekornya sangat panjang. Bagaimanapun, saya berdoa dengan berani dan naga itu menghilang. Tidak lama kemudian, setan wanita datang dengan berteriak, “Hee-hee-hee!” Mulut setan wanita tersebut penuh dengan gigi-gigi seperti serigala. Kemudian, saya juga mulai mendengar pasukan seperti marching ban dengan sepatu but militer, dengan sepatu-sepatu mereka, mereka membuat suara berisik di belakang saya. Tidak lama kemudian banyak bayangan-bayangan hitam mengelilingi saya. Suara dari setan dan suara-suara ketukan dari sepatu-sepatu mereka membuat saya takut. Jadi saya berteriak, “Yahweh tolong saya. Tolong saya.” Saya memanggil Yahweh dan kemudian Yeshua muncul dengan cahaya yang terang. Setan-setan tersebut menghilang sewaktu Yeshua muncul. Yeshua memegang tangan saya dan saya menyanyi dan menari dengan Dia.&lt;br /&gt;Kemudian, Yeshua memanggil nama saya, “Haak Sung yang Kukasihi, apakah kamu mau mengunjungi Surga?” Tidak lama setelah Yeshua memegang tangan saya, saya tiba-tiba memakai jubah putih. Saya terbang ke udara dan terbang menuju malaikat-malaikat Surga yang menunggu kami. Saya tidak bisa mengangkat kepala saya dengan benar karena terangnya sinar di Surga. Saya berpikir saya sedang bermimpi, tetapi Surga itu lebih nyata daripada bumi. Semua di surga di lapisi dengan emas. Semua tempat di Surga sepertinya memancarkan sinar. Banyak malaikat-malaikat dan orang-orang Suci yang lalu lalang dengan sibuk dan malaikat-malaikat menyambut saya dengan sukacita. Saya berkata, “Yeshua saya ingin tahu kalau ada rumah buat saya disini.” Kemudian Yeshua mengirimkan 2 malaikat untuk menuntun saya ke rumah saya. Rumah saya tidak besar tetapi dinding-dindingnya terbuat dari batu bata emas. Saya melihat taman bunga yang besar yang di penuhi oleh bunga yang bermacam-macam. Saya mempunyai keinginan untuk meloncat dan berguling di taman.  Sewaktu saya mencium aroma wangi dari bunga-bunga tersebut, saya di penuhi dengan sukacita, dan meloncat-loncat layaknya seperti anak kecil.&lt;br /&gt;Lee Yoo-Kyung: Saya sedang berdoa di dalam Roh ketika satu setan mendatangi saya. Setan itu mempunyai luka jahitan yang dalam yang menyerupai tanda X di mata kanan. Di mata kirinya, ada tanda warna hitam seperti binatang rakun. Setan itu seperti setan laki-laki dan saya berteriak, “Di dalam nama Yeshua, enyah dari saya.” Kemudian ada setan yang mempunyai sayap-sayap seperti kelelawar mendatangi saya dan berkata, “Memangnya saya salah apa sampai kamu harus menggangu saya? Hey, saya tidak akan datang lagi ke kamu kalau kamu mempersilahkan saya masuk ke dalam dirimu dan keluar lagi hanya sekali saja.” Saya menjawab setan tersebut, “Kamu – Kamu setan menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari hadapanku!” Setelah itu, setan itu pergi. Setelah itu saya melawan 3 atau 4 setan yang berbeda dan kemudian saya mencium sesuatu yang wangi di sekeliling saya. Yeshua datang dan memanggil nama saya, “Yoo-Kyung yang Aku kasihi berikanlah tanganmu.” Kemudian saya menjulurkan tangan-tangan saya kepada Yeshua dan Yeshua memegang kedua tangan saya dengan kedua tanganNya. Saya berkata, “Yeshua, bahu saya sakit sekali.” Yeshua kemudian menaruh tanganNya ke atas bahu saya dan sakit saya hilang.&lt;br /&gt;Yeshua memberikan nama julukan untuk semua pendoa syaafat. Hal itu lucu sekali. Yeshua memanggil saya, “Muka bintik” karena saya mempunyai banyak bintik di muka saya. Joo-eun di berikan nama julukan, “bintik coklat” karena mukanya mempunyai banyak bintik coklat.&lt;br /&gt;Kemudian, Yeshua menghibur saya, “Yoo-Kyung yang Kukasihi, kamu sering menangis semenjak kamu bertemu dengan nenek kamu di neraka.” Yahweh mengingatkan saya, “Yoo-Kyung, ketika aku membawa kamu ke neraka, kamu tidak boleh mengulurkan tanganmu ke siapapun, termasuk ke nenek kamu. Kamu tidak boleh memegang tangan siapapun di neraka.”&lt;br /&gt;Kemudian Yeshua membawa saya pergi ke neraka, saya melihat ayah saya yang sudah meninggal dan juga kakak laki-laki saya yang berumur 26 tahun. Kakak laki-laki saya bunuh diri dengan minum racun. Mereka semuanya telanjang. Mata mereka memandang mata saya. Kakak laki-laki saya berkata, “Kakak-ku, Bong-Nyoo, kamu kok bisa datang ke sini? Disini bukan tempat buat kamu. Tolong kakak, berdoa kepada Yeshua. Cepat dan mohon Yeshua untuk membawa saya keluar dari sini. Tolong saya bawa ke Surga. Sekarang!” Sewaktu kakak laki-laki saya berdoa dan memohon, dia di lemparkan ke kuali yang penuh dengan air mendidih. Saya bisa mendengar suara air mendidih.&lt;br /&gt;Ketika saya masih kecil, ayah saya tidak memperdulikan saya, dan kebencian dia kepada saya semakin besar tahun makin tahun. Di neraka, ayah saya berkata, “Bong-Nyo, ketika saya masih hidup di dunia, saya melakukan hal-hal yang tidak bermoral dan saya menyesali semuanya sekarang. Saya pikir itulah kenapa saya disini sekarang. Saya mohon maaf dengan sangat.” Saya bertanya kepada Yeshua, “Kenapa ayah saya ada disini?” Yeshua menjawab, “Ayah kamu telah berdosa besar. Dia bukan saja tidak percaya kepadaKu tetapi dia juga berjudi tanpa lewat satu hari-pun. Ketika ibumu sedang dalam keadaan hamil dengan adik kamu di kandungannya, hampir 1 bulan sebelon bayinya lahir, ayahmu membunuh adikmu dengan cara memukul perut ibumu. Bayi tersebut mengalami trauma di kandungan dan akhirnya meninggal di kandungan. Ayahmu juga memaksa kamu untuk mengubur satu bayi yang masih hidup di gunung. Apakah kamu lupa akan hal ini? Setelah melakukan banyak dosa besar, dia tidak pernah meminta pengampunan. Jadi itu adalah benar untuk dia ada di neraka.” Yeshua mengatakan hal ini dengan nada yang marah.&lt;br /&gt;Saya melihat wajah lain yang saya kenal dan wajah itu adalah ibu mertua dari kakak perempuan saya. Dia memohon dengan sangat kalau saya kembali ke bumi, dia ingin mantu perempuan-nya dan semua famili untuk percaya Yeshua Ha Mashiah, berdoa dengan sungguh-sungguh, melihat neraka supaya mereka semuanya bisa pergi ke Surga. Dia berkata, “Saya tadinya tidak tahu bahwa neraka itu ada atau betapa panas dan mengenaskan di neraka. Saya tadinya memegang jabatan penatua di gereja tetapi saya tidak pernah melayani di gereja. Saya terlalu banyak berhala di dalam dunia dan berhala tersebut mengacaukan saya. Itulah kenapa saya ada disini. Saya sangat menyesali semuanya itu.” Dia berteriak. Kemudian dia di lempar ke dalam air mendidih. Saya sangat takut dan sedih dan tidak kuasa lagi menahan diri saya. Wajah saya di penuhi oleh air mata dan bau asap di neraka membuat saya susah bernafas. Yeshua juga menangis. Yeshua mempunyai satu pelajaran penting buat saya, “Kamu hanya punya satu kesempatan untuk ke Surga yaitu waktu kamu masih hidup di dunia.” Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya menonton keluarga saya yang tersiksa. Api neraka tersebut tidak bisa di bandingkan dengan api di bumi.&lt;br /&gt;Lee Yoo-Kyung: Setelah berdoa sampai 7:30 pagi, saya pulang ke rumah berharap untuk tidur.  Kemudian saya merasakan ada sesuatu di dalam ruangan tetapi saya tidak melihat apapun. Kemudian saya menutup mata lagi dan yesus (perhatikan y huruf kecil bukan Y besar) duduk di samping saya. Kemudian saya di liputi rasa takut yang luar biasa dan bulu kuduk saya merinding di sekujur tubuh saya. Saya berdoa di dalam bahasa Roh dengan berani. Kemudian, orang yang saya pikir Yeshua berubah menjadi setan bewarna hitam dan mempunyai mata biru gelap. Setan tersebut menggulingkan bola matanya ke belakang dan dengan tangan terangkat seperti mengucapkan doa bapa kami. Kemudian setan tersebut berkata, “Semua setan berdiri” Dengan nada gertak saya berkata, “Kamu setan, di dalam nama Yeshua, pergi kamu.” Setan itu langsung menghilang.&lt;br /&gt;Hari ke 10. &lt;br /&gt;Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh, naga merah muncul di depan saya. Naga tersebut beranjak dan melompat ke arah saya. Naga tersebut mempunyai mata seperti buaya dengan cakar yang tebal dan tajam. Dia berusaha menakuti saya dengan mengarahkan cakarnya ke arah saya. Asap yang menjijikan keluar dari lubang hidungnya. “Setan, engkau makhluk licik, pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Saya berteriak seperti perempuan gila. Naga tersebut kemudian mengarah ke arah Haak-Sung. Haak-Sung menyadari hal ini. Doa Haak-Sung menjadi tambah intensif dan kencang. Dia berteriak seperti saya, “Setan, pergi dariku di dalam nama Yeshua.” Kemudian, naga itu pergi ke arah saya lagi dan berubah menjadi naga hitam. Dengan ketawa licik, setan itu berkata, “Jangan berdoa. Kenapa kamu berusaha membuka matanmu sewaktu kamu berdoa? Kalau memang demikian, tetap buka mata kamu. Kenapa kamu harus berdoa dengan menutup mata? Buka matamu. Kenapa kamu berdoa dengan kencang hari ini?” Setan tersebut berusaha menghancurkan konsentrasi saya di dalam doa. Saya berteriak kembali, “Setan licik, pergi daripadaku di dalam nama Yeshua” Tetapi setan ini tidak mau pergi secara mudah. Kemudian saya harus menekankan nama Yeshua lebih lagi, Dengan menekankan nama Yeshua, naga itu kembali menatap saya dengan tajam, menggertakan giginya dan kemudian pergi.&lt;br /&gt;Kemudian, ada setan lain yang melihat saya dan mulai maju ke arah  saya. Saya menyadari bahwa setan itu adalah roh setan perempuan yang sering berada di film horror dan TV di Korea. Saya mulai takut. Saya tahu jikalau saya menunjukkan rasa takut, maka hal itu akan memberikan keyakinan kepada roh jahat yang berusaha menyerang saya. Dengan segenap kekuatan saya, saya berusaha untuk tidak menunjukkan rasa gentar saya sebagaimana saya melawan setan-setan tersebut dengan doa. Tujuan dari roh ini adalah untuk menakuti-nakuti orang. Darah menetes dari ujung mulutnya dan rambutnya sepertinya terikat dan tidak terawat. Setan tersebut membuat suara-suara yang tidak suci dan ketawa kecikikan dengan licik. Dengan segenap kekuatan saya, saya berteriak, “Pergi dariku di dalam nama Yeshua” Kemudian setan tersebut pergi.&lt;br /&gt; Kemudian yahweh (perhatikan y kecil bukan Y besar) datang kepada saya. Kali ini saya merasakan ada sesuatu yang aneh. Saya merasakan tidak nyaman dan merasa takut. Saya ingat pendeta saya berkata untuk hati-hati karena setan bisa menyamar sebagai malaikat terang. Saya di beritahu kalau saya tidak bisa membedakan, saya harus berdoa di dalam Roh atau menguji malaikat/roh tersebut dengan Firman Yahweh. Saya berusaha untuk mencoba yeshua ini (perhatikan y kecil dan bukan Y besar) dengan berdoa di dalam Roh. Pada saat saya berdoa di dalam Roh, saya melihat wajah roh tersebut menjadi kacau dan menjadi hitam. Setan berusaha datang kepada saya dengan menyamar sebagai Yeshua. Mata setan tersebut berpindah ke segala arah dan tidak mau meninggalkan saya sebagaimana setan itu berusaha mengacaukan doa saya.&lt;br /&gt;Baek Bong-Nyo: Hari ini saya sedang bedoa di dalam Roh dan Yeshua datang kepada saya. Saya menangis, “Yahweh, Yahweh”. Yeshua berkata, “Berhentilah menangis. Aku datang untuk membawa kamu ke Surga. Mari pergi bersamaKu.” Saya melihat rasa simpatik di wajah Yahweh ketika Dia memegang tangan saya. Ketika saya mengunjungi Surga, saya selalu terkagum-kagum dengan misteri dimana Surga itu tidak terbatas dan kekal. Saya kagum dengan pemandangan-pemandangan yang menakjubkan. Saya merasa untuk melihat dan menikmati surga hal itu akan memakan waktu yang tidak ada batasnya. Yeshua menyuruh saya untuk pergi dan mengamati gereja di Surga. Setelah kami datang, saya terperangah dan kami datang ke satu gedung yang besar dan menakjubkan. Saya berteriak, “Wow!” Saya begitu girangnya. Gedungnya besar sekali. Saya rasa gedung itu bisa mencapai langit di Surga.&lt;br /&gt;Kemudian, Yeshua berkata, “Bong-Nyo, mari kita pergi ke puncak tertinggi di Surga.” Ketika kami mencapai puncak tertinggi di Surga, kami bisa melihat banyak tempat di Surga. Saya bisa melihat banyak sekali malaikat. Saya bisa melihat taman yang sangat luas dengan banyak variasi bunga-bunga. Mustahil untuk saya untuk bisa menghitung bermacam bagai tanaman dan bunga. Saya bisa melihat laut yang tidak ada ujungnya dan laut tersebut bersih dan bening seperti kristal. Banyak juga kapal-kapal yang bagus dan mengapung di air.&lt;br /&gt;Tetapi ketika saya balik ke bumi, saya sekali lagi mengingat keluarga dan kakak saya di neraka. Saya menangis sampai berjam-jam dan saya tidak tahu harus berbuat apa. Tidak lama kemudian, sekelompok 15 malaikat datang kepada saya. “Yahweh menyuruh kami untuk pergi ke bumi dan menghibur Baek, Bong-Nyo. Inilah kenapa kami disini.” Mereka mengelilingi saya dan mulai mengibur saya dengan kata-kata yang menyejukkan. Setelah saya di hibur, saya bisa tenang dan air mata saya di hapus.&lt;br /&gt;Kemudian, saya menlanjutkan untuk berdoa, kemudian saya melihat Surga terbuka dan Bapa di Surga duduk di tahtaNya. Bapa berkata dan berkata kepada saya untuk berhenti menangis. Roh Kudus datang dan berbisik kepada saya, “Aku akan memberikan kamu dan Kang, Hyun-Ja karunia menyembuhkan dan api Roh Kudus. Bagaimanapun kamu harus mencari karunia-karunia ini dengan sungguh-sungguh.” Yeshua berdiri disebelah Bapa di Surga, Yeshua berkata, “Bong-Nyo, ketika kamu menjadi lemah selama berdoa, Aku akan mengurapi engkau dengan kuasa Roh Kudus.”&lt;br /&gt; Dengan nada kesal, Yeshua mengatakan bahwa gereja-gereja dan pendeta-pendeta menyembah Dia dengan sia-sia. Mereka mengikuti tradisi dan pekerjaan manusia. Banyak sekali kebaktian yang pendek dan kotbah yang tidak berarti. Panjangnya waktu pujian dan penyembahan menjadi tidak bisa di terima. Mereka lebih khawatir kapan semuanya itu akan berakhir. Waktu kotbah di persingkat. Yeshua menyatakan kekecewaanNya. Secara umum, lamanya kebaktian adalah 1 jam. Kemudian banyak sekali kebaktian menjadi kurang dari 1 jam. Mereka terlalu terburu-buru untuk selesai. Yeshua ingin sekali ingin melakukan pekerjaan melewati pendeta-pendeta, tetapi pendeta-pendeta tersebut berkotbah dengan kemampuan mereka sendiri dan bukan di dalam Roh. Mereka lebih khawatir dengan mengatur waktu daripada berkotbah di dalam Roh. Dengan pendeknya waktu penyembahan dan kebaktian, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan waktu bebasnya untuk hal-hal pribadi seperti makan-makan, jalan-jalan dengan jemaat dan membuang waktu dengan hal-hal yang tidak berguna. Beberapa pendeta malah di kacaukan dan terbuai dengan jemaat-jemaat wanita yang cantik. Anggota-anggota jemaat yang lebih kaya dalam keuangan di berikan waktu  dan perhatian lebih banyak di bandingkan dengan jemaat yang tidak punya uang.&lt;br /&gt;Tipe pendeta-pendeta ini tidak memberikan waktu untuk berdoa untuk kemuliaan Yahweh, mereka berdoa tidak dengan sungguh-sungguh, dimana hal tersebut membuat Yahweh Yeshua heran dan kecewa. Kotbah-kotbah mereka tidak di pimpin oleh Roh Kudus. Kotbah-kotbah di sampaikan berdasarkan kekuatan dan pengetahuan dan kedagingan dari pendeta-pendeta tersebut. Kotbah yang bukan berasal dari Roh Kudus, menyebabkan kotbah yang pendek dan tidak berisi. Pendeta-pendeta tersebut memilih untuk tidak di pimpin oleh Roh Kudus tetapi dari keinginan jemaat. [Di gereja tertentu, para penatualah yang mengatur gaji pendeta, sehingga pendeta tidak lebih dari sekedar  juru bicara gereja]. Yeshua ingin sekali memberikan pengurapan yang kuat dan menggunakan pendeta-pendeta tersebut untuk kemulian Yahweh. Pendeta-pendeta malahkan menggunakan pikiran manusiawi ketimbang Roh Kudus. Banyak pendeta yang tidak bisa merasakan hati dan kehendak-kehendak Yahweh. Yahweh sangat sedih. Ketika membangun atau membesarkan gedung gereja, banyak pendeta-pendeta yang menggunakan hal tersebut untuk kesombongan dan prestasi mereka. Di dalam hati mereka, gedung gereja adalah monumen untuk mereka sendiri. Tipe pendeta-pendeta ini menggunakan sedikit waktunya di dalam doa dan hidupnya selalu disibukkan dengan materi-materi duniawi.&lt;br /&gt;Ketika Yahweh mengatakan semuanya ini kepada saya, saya melihat ekspresi muka yang sangat sedih di wajahNya. Banyak pendeta-pendeta yang bisa menyombongkan gedung-gedung mereka yang hebat, Surga menganggap hal itu sebagai hal yang tidak penting. Jalan Yahweh lebih besar dari jalan bumi. Apa yang orang pikir sesuatu yang penting di bumi mungkin hal itu adalah hal yang tidak ada artinya di Surga. Yahweh berkata kepada saya, “Tidak semua pendeta jahat. Bagaimanapun, ketidakpatuhan mereka mesti di disiplinkan. Kalau mereka tidak bertobat, Aku akan melempar mereka ke neraka. Di neraka, mereka akan di siksa. Dalam waktu singkat, Aku akan membawa kamu ke sana, di mana kamu akan menyaksikan sendiri keadaan mereka.”&lt;br /&gt;Kemudian, saya meminta tolong kepada Yahweh untuk mengerti sesuatu. Beberapa orang percaya yang sudah menjadi kristen berpuluh-puluh tahun, menyatakan kepada saya bahwa ketika seseorang meninggal dunia, orang tersebut baru akan masuk Surga atau neraka. Mereka mengatakan bahwa orang-orang yang masih hidup di dunia, tidak bisa mengunjungi Surga atau neraka. Menurut mereka hal itu tidak masuk akal. Mereka berkata bahwa gereja saya punya masalah dengan pengajan dan kepercayaan. Mereka membuat komentar yang tidak enak mengenai persekutuan doa kami dan mencemooh lama-nya persekutuan doa kami. Mereka malahan mengklaim bahwa bahwa pendeta Kim dan gereja yang dia pimpin adalah sekte sesat. Jadi saya berdoa, “Yahweh, tolong, apakah memang-nya gereja kami adalah sekte sesat? Apa yang akan terjadi dengan keluarga saya?” Yahweh berkata, “Sekte sesat? Orang-orang mengkritik dan menghakimi orang lain karena perbedaan-perbedaan, denominasi-denominasi, dan pengajaran-pengajaran. Mereka sedang melakukan dosa. Bagaimanapun, saya sangat senang dengan gereja kamu. Kamu dan anggota jemaat berdoa tanpa henti-henti melewati larut malam. Siapapun yang menganiaya kamu dan memanggil kamu sekte sesat akan tahu bahwa Aku hidup dan Akulah Yahweh. Kamu akan menerima karunia untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan. Kamu juga kaan hidup mengikuti Roh Kudus.” Yeshua melanjutkan,  “orang-orang yang menghakimi dan mengkritik satu sama lain akan menerima penghakiman yang mengerikan. Jangan biarkan mereka membuat kamu kacau. Saya sangat tergerak dengan doa-doamu. Jangan khawatir. Aku akan melindungi kamu dan gerejamu. KeinginanKu adalah untuk menyatakan diriKu kepada orang-orang percaya dan memberikan karunia-karunia Roh, mereka tidak mencariKu. Banyak dari mereka yang tidak berdoa sesuai dengan kehendakKu.” Saya bertanya lagi kepadaNya, “Yeshua, gereja kami akan menjadi apa nantinya?” Yeshua berkata, “Kamu di berkati bahwa kamu akan menerima kepenuhan Roh Kudus dan akan menerima karunia berbahasa lidah segera mungkin. Api Roh Kudus akan di terima dan di rasakan di jemaat gereja ini.”&lt;br /&gt;Selama kebaktian yang cukup panjang, pendeta Kim berkotbah dengan kuasa dan pengurapan Roh Kudus. Beberapa berpikir bahwa kami akan mengantuk selama kebaktian yang panjang. Bagaimanapun, kotbah yang berapi-api, pujian, nyanyian dan penyembahan yang penuh kuasa semua di lakukan dengan kessungguhan hati dan kami penuh dengan tenaga dan bisa melanjutkan semalam suntuk sampai keesokan harinya. Satu hari, pendeta kami berkotbah dengan berani sampai mukanya berubah menjadi warna merah. Dalam kotbahnya yang penuh urapan, saya melihat pengelihatan tahta Yahweh. Bapa di Surga mengurapi dia dengan minyak. Kelihatannya Roh Kudus sedang mengurapi pendeta Kim dengan api. Saya bisa melihat Bapa di Surga terus-menerus mengurapi pendeta kim dengan api dan minyak. Kotbahnya menjadi lebih berkuasa dan memberikan arti. Pendeta kim memberi contoh seperti tempat penggilingan gandum. Penggilingan gandum memisahkan gandum dari kulit luar. Saya melihat Yeshua ketawa. Yahweh menyuruh satu malaikat untuk sungguh-sungguh mencatat semua kejadian selama kebaktian. Malaikat ini mematuhi Yahweh. Saya bertanya kepada Yeshua mengenai satu gereja yang mempunyai banyak cabang di dunia termasuk di korea. Beberapa dari orang berkata bahwa jemaat mereka besar karena sejarah dan tradisi mereka. “Apakah mereka orang-orang percaya seperti kami?” Saya bertanya kepada Yeshua. Yeshua menjawab, “Jika mereka percaya kepadaKu, tentu saja mereka akan di selamatkan. Tetapi gereja tersebut merendahkan Firman Yahweh dengan mencampuri-nya dengan unsur-unsur duniawi.”&lt;br /&gt;Selagi saya berdiskusi dengan Yahweh mengenai gereja tersebut, saya di tunjukkan satu raja setan. Setan ini kelihatannya sangat khawatir, bingung, dan takut dengan rencananya terhadap gereja tersebut. Yeshua berkata, “Banyak dari umatKu yang sangat tidak perduli dengan setan dan anak buah mereka.  UmatKu hidup dengan setia dalam hidupnya tanpa memberikan pertimbangan mengenai musuh mereka. Bagaimanapun, setan akan berusaha untuk mengacaukan kerjamu. Jadilah kuat.”&lt;br /&gt;[Taktik Setan].  Kemudian, ketika saya berdoa di sebelah pendeta, seekor naga besar  bewarna merah muncul. Naga ini muncul lewat pintu depan. Naga ini tinggi seperti tinggi langit. Naga ini kelihatannya marah. Naga ini tetap mengoyang-goyangkan hidungnya. Naga ini berkata, “Saya berusaha untuk masuk ke tubuh kamu. Beraninya kamu menantang saya. Saya raja neraka. Semua di neraka patuh pada saya dengan gentar. Kamu kira kamu ini siapa? Kamu tidak ada apa-apanya. Kamu tidak punya hak untuk menyatakan identitas saya yang sebenarnya. Aha. Aku sekarang tahu kamu ini siapa. Satu dari anak buah saya baru saja memberikan info ttg kamu kepada saya. Saya sudah menyuruh anak buah saya ini untuk menipu dan membawa banyak orang ke neraka. Bagaimanapun, anak buah ini datang ke saya dengan tangan hampa. Ketika saya tanya kepadanya, kenapa dia gagal, dia bilang, ‘rajaku, kamu harus lihat sendiri kenapa itu susah. Saya pikir pertama kali bahwa saya bisa bawa orang untuk bunuh diri. Tetapi doa-doa orang Kristen itu sangat berkuasa.’ ‘Apa yang kamu katakan?’ saya remehkan perkataannya. Saya harus melihat dengan mata sendiri pernyataannya. Ternyata memang benar. Hampir tidak mungkin untuk melawan doa-doa orang Kristen.” Meskipun naga itu menakuti dan mencemooh kami, kami aman karena perlindungan dari Yeshua. Setan ini mengucapkan hal-hal yang kotor dan berkata, “Saya telah di buat susah.” Yeshua membalas kepada naga ini, “Kamu pikir, kamu ada dimana? Jangan kasar. Kalau kamu menyentuh satu orang saja dari The Lord’s Church, kamu akan di hukum dan BapaKu akan menghajar kamu.” Naga ini sangat stress dan kemudian naga ini menghilang. Yeshua berkata kepada saya, “Naga tersebut berusaha menipu kamu  dengan mengatakan sebagai raja neraka. Ini adalah perwujudan dari setan tersebut. Dia berusaha mengirimkan anak buah-anak buahnya ke bumi untuk melakukan rencananya. Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan tanpa henti. Selalu waspada dan jangan khawatir karena Yahweh Tritunggal akan selalu melindungi kamu.”&lt;br /&gt;Pendeta Kim Yong-Doo: Hari ini hari Selasa dan di luar sangat dingin dengan angin dingin 15 derajat di bawah nol. Meskipun cuaca sangat dingin di luar, 4 anggota kami keluar untuk penginjilan. Tetapi sebelum mereka mulai penginjilan, mereka dengan tekun mempersiapkan diri mereka dengan doa dan kuasa Roh Kudus. Yahweh mengurapi mereka dengan api Roh Kudus. 4 orang tersebut membicarakan rencana untuk memberitakan Injil dengan lebih sukses dan efektif. Mereka tahu kalau mereka melakukan pekerjaan Yahweh tanpa mengenal lelah, mereka akan mendapatkan pahala yang besar. Mereka semua kembali dengan telat tetapi dengan sukacita. Kata mereka, “Pak pendeta, kami tidak pernah menyadari bahwa memberitakan Injil itu benar hal yang menyenangkan dan kami nikmati.”&lt;br /&gt;Hari ke 11.&lt;br /&gt; Kim Joo-Eun: Selagi aku berdoa bersungguh-sungguh, sebuah cahaya terang muncul di depan saya. Di depan langit tersebut, Yeshua berdiri, “Joo-Eun, Aku mengasihimu. Berdoalah tanpa berhenti, berdoalah sungguh-sungguh, berdoalah dengan segenap hatimu. Jangan berhenti.” Saya merasakan kehangatan dan bisa melihat Yeshua lebih jelas. Kemudian, saya tahu kenapa Yeshua menyuruh untuk mengangkat kedua tangan saya lebih tinggi lagi. Saya bisa melihat Yeshua lebih jelas. Saya berkata kepadaNya,  “Wow, saya bisa melihatMu lebih jelas lagi, Yahweh. Aku suka hal itu, Yeshua. Terima Kasih.” Saya mempunyai perasaan yang enak. Saya berhenti berdoa sementara ketika roh setan muncul. Roh ini lebih hitam dari kegelapan. Saya mengusir roh setan tersebut di dalam nama Yeshua dan saya melanjutkan berdoa di dalam Roh.&lt;br /&gt;Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa di dalam Roh, roh setan dengan bulu mata yang panjang muncul dan roh tersebut menangis memohon saya untuk mendengarkan dia, “Rasanya dingin, saya kedinginan, adakah cara untuk membuat saya hangat? Tolong?” Saya berkata kepada roh setan tersebut, “Engkau roh menjijikan. Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari aku.”&lt;br /&gt;Baek Bong-Nyo: Hari ini, Yeshua membawa saya ke Surga. Tidak ada yang bisa menjelaskan pemandangan di Surga dengan kata-kata manusia. Kami berada di depan tahta Bapa. Kemahsyuran dan kemuliaan bapa di Surga sangat luar biasa, saya tidak bisa mengangkat kepala saya. Saya berlutut di hadapan Bapa. Apa yang di dalam Bapa itu tidak bisa di jelaskan. Kemuliaannya melebihi kebesaran. Saya berusaha untuk mengangkat kepala saya untuk melihat sedikit Bapa, tetapi sinar terang yang jernih menghalangi saya untuk melihat Dia. Bapa adalah terang. Pemikiran yang sempit tidak bisa mengerti kemuliaanNya. Besarnya Bapa di Surga kelihatan seperti Dia meliputi tinggi dan dalamnya Surga. TahtaNya muncul seperti meliputi ujung Surga dari timur ke barat. Kelihatannya ada sekumpulan awan-awan yang melayang-layang di atas tahta Bapa. Cahaya yang terang benderang lebih terang dari matahari turun ke bawah. Saya seperti sebuah debu di depan Bapa.  &lt;br /&gt;Kemudian, ketika saya meninggalkan Surga, seorang malaikat menuntun saya kembali ke bumi. Tetapi ketika kami dalam perjalanan ke bumi, sekumpulan roh-roh jahat mengejar kami. Roh-roh jahat ini sangat jelek rupanya dan menakutkan. Meskipun malaikat yang menuntun saya terbang dengan cepat, Roh-roh jahat tersebut juga terbang dengan kecepatan yang sama. Satu dari mereka mirip seekor naga, yang satunya mirip ular, yang satunya mempunyai kepala kodok dan satunya lagi mempunyai kepala seperti manusia. Sementara mereka mengejar kami, mereka tertawa. Saya berkata kepada malaikat penuntun, “Apakah kita bisa pergi lebih cepat?” Roh-roh jahat tersebut sudah di depan kita dan menutup jalan ke gereja. Roh-roh jahat lainnya di belakang kami dan siap menyerang kami. Malaikat ini berteriak, “Yahweh, tolong datang sekarang.” Ketika malaikat tersebut berteriak minta tolong, Yeshua muncul di depan kami. Dengan suaraNya yang penuh kuasa, Dia menghardik semua roh-roh jahat, “Beraninya kamu berusaha untuk menyerang anakKu. Pergi sekarang juga!” Dalam satu detik, semua roh jahat menghilang.&lt;br /&gt;Hari ke 12.&lt;br /&gt;[Taktik Setan]. Baek Bong-Nyo: 30 menit setelah saya berdoa di dalam Roh, saya melihat 5 malaikat melayang ke arah saya. Saya mengambil keputusan untuk menguji apakah mereka benar malaikat Yahweh dan bukan roh jahat. Saya melanjutkan di dalam bahasa Roh. Saya melihat senyum yang bersahabat di muka mereka. Malaikat-malaikat tersebut menyatakan diri mereka sebagai teman ketika saya melanjutkan doa di dalam bahasa Roh. Saya berpikir bahwa doa saya yang sungguh-sungguh akan menyakinkan bahwa malaikat-malaikat ini adalah teman. Kemudian, dengan singkat, jubah mereka yang bewarna putih berubah menjadi warna hitam, dan sayap-sayap malaikat mereka menghilang. Mereka bergerak, tubuh mereka meliuk-liuk dan berputar. Saya melanjutkan untuk berdoa di dalam Roh dan mereka mulai jatuh ke tanah. Benar, karunia Roh untuk berbahasa lidah / berbahasa Roh sangat besar dan berkuasa. Kemudian, mereka menyerupai monster-monster seperti yang ada di dalam film-film di TV. Mereka menyerupai mahkluk-makhluk yang sangat menyeramkan. Saya mengusir mereka satu persatu di dalam nama Yeshua. Mereka satu mereka pergi. Ketika saya mengusir mereka, sebuah yeshua (perhatikan y huruf kecil dan bukan huruf besar) datang dan berkata, “Bong-Nyo, akulah tuanmu. Percayalah kepadaku.” Bagaimanapun, suaranya sangat menyeramkan dan perilakunya sangat aneh. Biasanya kalau Yeshua yang asli datang  kepada saya, Yeshua datang dengan ramah, tenang, dan membawa damai. Tetapi yang ini membuat saya takut dan merasa tidak nyaman. Saya merasakan rambut-rambut di kepala saya mulai berdiri. Dengan keyakinan, saya berteriak, “Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Yeshua palsu tersebut berubah menjadi binatang yang aneh sekali bentuknya. Binatang tersebut menyerang saya tetapi dengan beberapa teriakan, akhirnya binatang itu pergi.&lt;br /&gt;Kemudian, ada satu roh setan lagi yang muncul. Roh ini sangat menarik. Saya berpikir, “Bagaimana bisa roh setan wanita ini keliatan sangat cantik?” Roh setan wanita ini lebih cantik daripada wanita apapun di dalam dunia. Bentuk-nya langsing dengan penampilan menarik, memakai busana kerja. Dia berjalan seperti model peragawati dan menuju ke arah saya dengan pelan-pelan. Roh ini berlutut dan menyalami saya, “Bagaimana kamu selama ini menghadiri The Lord’s Church?” Saya cuek dengan pertanyaan dia dan melanjutkan di dalam bahasa Roh. Roh ini berlutut di sebelah saya. Walaupun roh setan ini kelihatan sangat elegan dan menarik, tubuh saya merinding. Kemudian setengah wajah dari roh setan ini berubah menjadi sangat mengerikan. Roh setan ini berteriak, “Silahkan dan lanjutkan berdoa. Hal itu tidak mudah. Aku tidak akan mundur.” Roh setan ini tidak mau mundur.  Kemudian saya merasakan Yahweh datang, dan Yahweh berkata, “Bong-Nyo, jangan berhenti berdoa. Berdoa dengan sungguh-sungguh. Saya akan menghardik roh jahat.” Kemudian roh setan ini pergi ke udara dan berubah lagi menjadi seorang wanita cantik. Kali ini roh setan ini memakai gaun pengantin. Kelihatannya sangat indah. Roh setan ini terbang ke arah saya dan melirik matanya yang besar ke arah saya. Yahweh berbisik ke telinga saya dan berkata, “Lanjutkan berdoa dan perhatikan bagaimana wanita cantik ini akan berubah kembali menjadi roh yang jelek.” Saya melanjutkan berdoa dengan sungguh-sungguh seperti yang Yahweh suruh. Kemudian roh setan ini berubah menjadi roh yang jelek dan dengan sekali hardikan, roh ini pergi.&lt;br /&gt;Kemudian, Yeshua memperlihatkan saya suatu tempat di neraka yang di kenal sebagai daerah lampu merah. Disana, saya melihat sebuah gunung yang besar yang di penuhi dengan tubuh-tubuh dari jiwa-jiwa yang terhilang. Tubuh-tubuh mereka di penuhi dengan kutu-kutuh putih  dan tangan-tangan mereka di ikat. Tetapi orang-orang tidak berusaha untuk menghilangkan kutu-kutu tersebut.  Kutu-kutu ini menembus kulit mereka, hidung, mulut dan telinga. Orang-orang ini kemudian berubah menjadi figur yang jelek, dan kemudian menjadi tulang. Orang-orang ini berada dalam kondisi yang sangat menyakitkan. Saya berkata, “Yahweh, kenapa orang-orang ini di siksa sedemikan dahsyatnya?” Yeshua berkata, “Wanita-wanita di tempat ini dulunya menjual tubuh mereka selama di dunia. Laki-laki di tempat ini dulunya melakukan perzinahan/percabulan dengan wanita-wanita ini.” Keadaan di tempat itu sangat panas dan saya pun merasa tidak nyaman dan ingin meninggalkan tempat itu.&lt;br /&gt;Hari ini, banyak sekali serangan-serangan dari setan-setan, roh-roh jahat dan naga-naga, tetapi dengan kuasa Yeshua, setiap dari mereka pergi. Kemudian datang satu gerombolan roh jahat yang tidak mempunyai tubuh, tetapi bentuk mereka aneh sepertinya membentuk sebuah mata. Mereka tetap berteriak, “Jangan berdoa! Kami akan membuat engkau kacau.” Mereka terus menerus berteriak hal ini. Karena ketakutan, saya berteriak, “Di dalam nama Yeshua, enyahlah daripadaku.” Tetapi mereka tetap disana dan mereka memulai membuat suara yang aneh. Kemudian Yeshua datang dan berkata, “Joo-Eun, jangan melihat atau mendengar kepada sesuatu kecuali dari Aku.” Yeshua menutup kuping saya dengan kedua tanganNya dan berkata, “Joo-Eun, kamu bisa berbicara denganKu.” Roh-roh setan tercerai-berai di dalam kehadiran Yahweh.&lt;br /&gt;Hari ke 13.&lt;br /&gt;[Roh-roh jahat menyerang]. Kim Joo-Eun: Hari ini, hari yang banyak serangan dari roh-roh jahat. Ketika saya berdoa, saya di bawa ke suatu tempat yang gelap yang saya tahu itu adalah neraka. Saya memperhatikan banyak sekali roh-roh jahat yang sedang berkumpul mengelilingi satu makhluk yang besar. Makhluk besar ini kelihatannya sangat marah dan pusing. Makhluk ini berteriak dan berjalan ke segala arah sepertinya bingung dan banyak pikiran. Makhluk ini sepertinya adalah pimpinan dari roh-roh jahat yang tidak bisa di hitung jumlahnya. Roh-roh jahat menunggu perintah dari makhluk ini. Setelah mendapatkan perintah, roh-roh jahat yang jumlahnya tidak bisa di hitung terbang ke udara dan muncul di gereja kami. Mereka datang dengan sangat cepat, kurang dari satu detik. Semua roh jahat menyerang jemaat, termasuk Meena yang berumur 5 thn. Tetapi sewaktu dia berteriak di dalam doanya, “babaya”, roh jahat yang berada di sebelahnya, jatuh. Serangan ini di tujukan kepada mereka yang sedang berdoa di dalam Roh. Roh jahat jatuh satu persatu. Satu setan memberi perintah, “Dengarkan kamu semuanya. Serang pendeta Kim. Jikalau pempimpin gagal, makanya semuanya akan gagal dengan gampang. Kamu semua bodoh, tunggu apa lagi? Serang pendeta Kim dengan sekuat tenaga.” Tiba-tiba jumlah roh-roh jahat yang di luar dan di dalam gereja muncul dan menyerang pendeta Kim. Tetapi yang akan terjadi setelah itu, adalah sangat mengejutkan dan banyak roh-roh jahat yang jatuh pada saat mereka berdiri. Roh-roh jahat banyak yang terluka dan mundur. Mereka takut dengan apa yang terjadi dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;Sekali lagi, kekuatan setan di kerahkan untuk menyerang, tetapi mereka semua di kalahkan ke segala arah. Serangan terjadi terus tetapi hasilnya tetap sama. Mereka tidak bisa menyentuh pendeta Kim. Ketika roh-roh jahat menyadari bahwa serangan-serangan mereka sia-sia, mereka menjadi takut dan menghindari pendeta Kim. Mereka hanya melayang-layang di sekitar pendeta Kim dan tidak berani mendekati pendeta Kim. Ketika saya melihat pendeta Kim, dia keliatannya tidak menyadari akan apa yang telah terjadi. Dia berdoa dengan sungguh-sungguh di dalam Roh dengan berlutut dan mengangkat kedua tangannya. Ketika roh-roh jahat mengelilingi pendeta Kim, pendeta Kim berdoa di dalam Roh dengan suara yang sangat kencang. Kemudian, roh-roh jahat yang ketakutan tersebut terlempar ke dinding dan hancur berkeping-keping. Mereka semua menangis ketakutan. Ketika saya melihat roh-roh jahat tersebut pergi, saya merasa menang dan ketawa dengan penuh kemenangan. Kemudian saya melihat satu setan berteriak dengan marah, “Pendeta Kim, jangan berdoa. Kamu pikir kami bisa kabur dengan mudah? Aku akan membunuhmu. Aku bersumpah.” Kemudian roh setan tersebut menggertakkan giginya. Kemudian roh jahat itu berteriak lagi tapi kali ini di tujukan ke setan-setan lainnya, “Kamu bodoh. Dengan segala kekuatanmu kamu tidak bisa menghabisi satu pendeta? Ayo serang lagi!” Kemudian satu roh berkata, “Oh, pendeta itu bikin pusing kita. Ahh..aku pikir aku jadi gila. Tinggalkan pendeta Kim sendirian dan mari kita serang jemaat. Ayo! “ Serangan-serangan mulai di tujukan ke jemaat tetapi ketika menyerang jemaaat, mereka tidak mengerahkan semua kekuatan mereka. Mereka menyerang dengan 1 sampai 3 roh jahat untuk satu jemaat, tidak dengan sengenap kekuatan mereka.&lt;br /&gt;Roh-roh jahat berpencar ke segala arah dan kali ini mereka mengambil keputusan untuk menyerang setiap orang di jemaat. Banyak sekali roh-roh jahat dan mereka semua mempunyai bentuk yang berbeda-beda. Sangat tidak mungkin untuk menjelaskan mereka semua. Bagaimanapun, sekencang apapun serangan mereka, serangan mereka semua gagal. Doa-doa jemaat di dalam Roh memberikan kekuatan dan kuasa untuk melawan balik roh-roh jahat tersebut. Ketika mereka menyerang, mereka terplanting ke belakang. Raja dari roh-roh jahat itu berteriak, “Jemaat the Lord’s Church, berhenti berdoa. Kenapa kamu terus berdoa? Roh-roh jahat, kamu pada ngapain? Apakah kamu tidak bisa menghentikan jemaat-jemaat ini?” Semua roh-roh jahat tercerai-berai. Tidak perduli berapa banyaknya roh jahat disana, karena doa-doa dari jemaat-jemaat yang berani menghancurkan semua roh jahat.&lt;br /&gt;Kemudian, satu roh jahat berusaha menyerang saya. Roh itu berkata, “Berhenti berdoa. Aku akan mengacaukan kamu sehingga kamu tidak berdoa. Aku akan mengutuk kamu dengan penyakit-penyakit. Ha ha ha ha.” Setan itu ketawa kecicikan. Kami mengalahkan mereka semua di dalam nama Yeshua.&lt;br /&gt;Kemudian, ketika saya melanjutkan doa dalam bahasa Roh, saya di bawa ke neraka. Saya melihat satu setan menusukkan satu senjata yang tajam ke dalam sebuah kotak berbentuk persegi panjang. Dengan bahasa-bahasa yang kotor, setan ini berteriak, “Kamu pikir kamu ini pendeta? Hidup apa yang kamu punya selama di dunia? Saya senang karena kamu ada bersama dengan saya disini.” Setan ini melanjutkan menusukkan ke dalam kotak itu selagi dia mengutuk. Suara kesakitan yang keras keluar dari kotak tersebut bersamaan dengan darah yang keluar. Saya memperhatikan di atas kotak tersebut di penuhi dengan kanvas dengan sebuah salib besar. Kotak-kotak tersebut di jajarkan  dengan rapi dan jumlahnya tidak terhitung jumlahnya. Saya tidak bisa melihat ujung dari jajaran kotak tersebut. Saya sadar bahwa semuanya itu adalah peti mati. Setan-setan menusukkan tombak mereka yang tajam ke dalam peti mati tersebut tanpa belas kasihan. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yeshua, kenapa banyak peti mati yang berisi pendeta-pendeta disini?” Yeshua berkata, “Pendeta-pendeta ini tidak mengabarkan InjilKu. Mereka mengabarkan injil yang lain dan semua pengikut mereka ikut tersesat. Disinilah keadaan mereka yang terakhir, tempat di neraka.” Yeshua berkata, “Pendeta-pendeta yang tersesat, akan di hakimi lebih besar.”&lt;br /&gt;Kemudian, saya melihat orang-orang lain di siksa, mereka berteriak di dalam panci penggorengan. “Panas…Ah…Tolong!” Panci besar tersebut bernyala merah dan ketika minyak menyentuh tubuh mereka, daging mereka terkupas dan hanya tulang-tulang yang tersisa. Mereka melompat-lompat dengan ketakutan. Kemudian daging mereka tumbuh kembali dan semua kejadian ini berulang kembali lagi tanpa akhir. Saya bernyata Yeshua apa yang telah mereka perbuat. Yeshua berkata, “Ketika mereka di bumi, mereka melakukan perselingkukan/percabulan dengan berkhianat kepada pasangan mereka. Mereka melakukan perselingkukan/percabulan diam-diam dan karena dosa mereka, mereka sekarang ini di siksa.”  &lt;br /&gt;Kemudian, Yeshua menunjukkan saya tempat lain di neraka dengan lubang yang sangat besar. Tempat itu di penuhi oleh banyak sekali orang dan di penuhi dengan api. Api merah menyala muncul sepertinya api tersebut mempunyai kehidupan. Orang-orang berlari-lari di dalam lubang tersebut, berteriak karena panasnya api. Yeshua berkata, “Orang-orang ini adalah orang-orang yang mempercayai agama yang salah atau mereka yang menolak Injil.” Kemudian, saya di bawa kembali ke gereja.&lt;br /&gt;Hari ke 14. &lt;br /&gt;Kim Joo-Eun: Saya berdoa dengan sungguh-sungguh dan tidak lama kemudian, roh jahat yang menyamar sebagai seorang wanita muda dengan pakaian putih muncul. Dari mulut setan itu, keluar darah menetes. “Jangan berdoa. Saya akan mengalahkan kamu.” Saya membalas, “Kamu setan menjijikan, di dalam nama Yeshua, enyah dariku.” Setan itu pergi. Kemudian seekor naga merah dengan mata setan datang ke arah saya dengan marah. Banyak roh-roh jahat yang mulai muncul. Ketika saya berdoa dengan sungguh-sungguh, saya merasakan perwujudan roh-roh setan. Anehnya, pada saat yang sama, saya merasakan roh saya mendekati ke Surga. Roh-roh jahat berusaha menghalangi saya memasuki Surga dengan menakuti-nakuti saya jadi saya berdoa dengan sungguh-sungguh dengan mata saya tertutup. Saya berusaha untuk mengusir mereka semua tetapi naga merah tersebut melawan. Saya harus terus-menerus mengusir naga itu sampai akhirnya naga itu pergi.&lt;br /&gt;Yahweh datang dang Dia kagum dengan saya, orang muda seperti saya mengusir roh-roh jahat. Yeshua memanggil nama saya dengan nama panggilan dan nama asli, “Joo-Eun, si bintik-bintik, imanmu telah bertambah dengan luar biasa, jadi berdoalah dengan sungguh-sungguh dengan mata tertutup.”&lt;br /&gt;Saya berkonsentrasi selagi berdoa dan kemudian saya merasakan kegelapan meliputi saya, angin dingin mulai meniupi saya. Saya melihat sebuah pintu terbuka dari suatu jarak. Kemudian, cahaya terang muncul. Saya hampir membuka mata saya ketika cahaya tersebut semakin terang, tetapi saya sadar bahwa saya tidak bisa membuka mata saya. Ketakutan mulai meliputi saya dan Yeshua muncul. Dia mulai menjelaskan, “Joo-Eun, ketika kamu berdoa di dalam Roh, rohmu di bawa mendekati Surga dengan pimpinan malaikat-malaikat. Bagaimanapun, roh-roh jahat muncul untuk menakuti-nakuti kamu sehingga kamu membuka matamu. Tetapi Aku harus mengambil alih dan memerintahkan roh-roh jahat untuk pergi. Sayalah yang berusaha menghalangi kamu untuk membuka matamu. Joo-Eun, Aku rasa kamu perlu untuk berdoa lebih lagi. Aku pikir kamu tidak akan pergi ke Surga hari ini.” Aku sangat kecewa. Yeshua kemudian menghibur saya dan memberikan kata-kata penguatan, “Joo-Eun, jangan khawatir. Aku berjanji bahwa Aku akan membawa kamu ke Surga dan mengajak kamu berkeliling.” &lt;br /&gt;Lee Haak-Sung: Yeshua mengunjungi saya dan mulai menunjukkan saya neraka. Di neraka, saya datang ke suatu tempat di mana satu makhluk setan sedang duduk di kursi. Dari bentuk tubuh dan perilakunya, kelihatannya makhluk ini sepertinya penguasa di daerah tersebut. Sebuah lubang perangkap berada di depan kaki dari makhluk tersebut. Orang-orang sedang berdiri lubang perangkap tersebut. Ketika makhluk ini menghentakkan kakinya, lubang perangkap tersebut terbuka ke arah bawah dan menyebabkan orang-orang yang berdiri diatasnya jatuh ke lava api. Ketika orang-orang jatuh ke lava api yang mendidih, mereka secara langsung terbakar dan berteriak dengan kesakitan. Saya bertanya kepada Yeshua tentang orang-orang ini dan Yeshua berkata, “Orang-orang ini adalah peramal-peramal, pelanggan dari peramal-peramal tersebut, ahli nujum, dukun, dan orang-orang yang bunuh diri.” [Ulangan 18:10-14] Ketika Yeshua berkata tentang orang yang bunuh diri, paman saya, yang melakukan bunuh diri dengan makan banyak pil, terlintas di depan mata saya. Paman saya di tarik ke lubang perangkap dan di buat berdiri di atas lubang perangkap. Makhluk tersebut menarik kakinya ke atas seakan-akan akan menghentakkan kakinya dan melepaskan lubang perangkap tesebut. Saya memohon belas kasihan kepada Yahweh, “Yeshua, tolong, paman saya dalam bahaya. Dia akan jatuh ke lava api. Tolong dia! Yahweh, paman saya selalu baik kepada saya. Paman, ayo datang ke arah saya cepat.” Dengan ekspresi sedih, Yeshua berkata, “Haak-Sung, sudah telat. Tidak ada lagi yang bisa di kerjakan.” Tidak lama kemudian, makhluk tersebut menghentakkan kakiknya, dan lubang perangkap terbuka, dan paman saya dengan orang-orang lain jatuh ke dalam lava api. Mereka semua berteriak. Di antara-antara orang-orang tersebut adalah biksu-biksu dari agama buddha, orang-orang kristen yang murtad, dan banyak orang yang pergi ke gereja dengan tujuan dan motivasi yang lain daripada untuk Yeshua.&lt;br /&gt;Di bagian lain di neraka, Yeshua berkata kepada saya, “Haak-Sung, lihatlah secara seksama” Di sana banyak sekali orang-orang yang di kerumuni oleh ular-ular besar dan kecil. Ular-ular besar dan kecil tersebut mengikat orang-orang. Ular-ular yang besar mengikat sekitar kepala orang-orang tersebut, sedangkan ular-ular yang kecil itu mengikat bagian tubuh orang-orang tersebut. Ular-ular yang kecil tanpa henti-hentinya menggigit orang-orang tersebut. Orang-orang berteriak kesakitan. Saya bertanya kepada Yahweh, “Yahweh, dosa apakah yang orang-orang ini lakukan?” Yeshua berkata,”Mereka tidak mempunyai iman yang benar di dalam Aku. Mereka tidak pernah percaya kepadaKu dengan hati yang benar. Meskipun mereka klaim percaya kepadaKu, pekerjaan mereka tidak sesuai dengan iman mereka. Mereka tidak stabil dan suka mengambil keputusan dengan tiba-tiba. Kelakuan mereka yang tidak masuk akal mempengaruhi absensi gereja. Mereka tidak pernah lahir baru. Kebanyakan dari mereka mati di dalam kecelakaan dan mereka tidak pernah sepenuhnya bertobat. Haak-Sung, kamu mempunyai kepribadian yang tidak stabil. Bagaimanapun, perjalanan Kristen kamu stabil.”&lt;br /&gt;Di bagian neraka yang lain, saya memperhatikan seorang wanita yang berteriak dengan sangat kencang. “Ini tidak adil! Saya tidak berhak mendapatkan penghukuman ini. Hidup saya di bumi menderita. Saya tidak bisa tahan lagi. Inilah kenapa saya bunuh diri. Bagaimanapun, sakit di neraka tidak bisa saya tanggung lebih dari hidup di bumi. Kenapa kamu mengirimkan aku ke neraka? Ini tidak adil. Saya tidak pernah mendengar kenyataan tentang neraka. Ini tidak adil buat saya disini.” Dia mengulangi perkataan itu terus menerus. Satu roh jahat tertawa dan membalas wanita tersebut, “Aku menipu kamu sampai kamu bunuh diri. Kamu tidak tahu kebenaran. Kamu telah pergi kegereja tapi tidak pernah mendengar tentang Surga atau neraka. Aku malah kagum dengan kamu belajar sekarang. Meskipun kamu pergi ke gereja, kamu masih bunuh diri. Maka dari itu, hal itu adil buat kamu disini. Saya lebih pintar dari kamu dan berhasil menipu kamu. Saya telah memenangkan jiwamu. Saya akan menunjukkan kamu banyak pelajaran-pelajaran selama-lamanya.” Makhluk ini kemudian menghajar wanita itu tanpa ampun. Teriakan wanita itu dan permintaan belas kasihan tidak di gubris.&lt;br /&gt; Yeshua membawa saya ke gereja dan saya melanjutkan doa di dalam Roh. Yeshua berkata kepada saya, “Haak-Sung, doa-doamu dari yang kamu panjatkan dari malam sampai pagi hari lebih berhikmat dan berkuasa daripada doa-doamu di siang hari. Maka dari itu, cobalah berdoa lebih di malam hari di bandingkan di siang hari.” Yeshua berkata saya untuk melihat lebih dekat ke arahNya. Saya melihat Yahweh memakai mahkota duri di kepalanya dan saya melihat lubang-lubang di tangan-tanganNya dan kakiNya. Darah mengalir dari setiap luka. Saya tetap bertobat dan menangis sebagaimana saya melihat penderitaan Yahweh. Setelah saya selesai berdoa, Yahweh membawa saya ke Surga dan menghapus air mata saya. Saya bisa melihat laut di Surga dimana sangat jernih.&lt;br /&gt;Lee Yoo-Kyung: Biasanya roh jahat menganggu saya ketika saya mulai berdoa. Tetapi Yahweh kali ini bertemu dengan saya. Dia tidak saja hanya datang, tapi Dia membawa saya ke Surga. Yeshua berkata, “Kamu merasa baik hari ini, benarkah?” Saya menjawabNya, “Ya Yahweh, saya merasa baik karena saya tidak melihat roh-roh jahat hari ini.” Di Surga, Yahweh membawa saya ke satu tempat yang sangat tinggi dan memperlihatkan saya bumi. Bumi kelihatan sangat kecil dari kejauhan. Saya mengamati bumi berputar. Saya meminta kepada Yahweh, “Yeshua, saya ingin tinggal di Surga. Saya tidak mau kembali ke bumi.” Yeshua berkata, “Sekarang belum waktunya. Kamu harus melayani Aku dan melakukan pekerjaanKu dengan setia. Pada waktu yang di tentukan, kamu akan datang ke sini.” Bersama dengan Yahweh, saya menikmati waktu-waktu di Surga. Kami bercanda dan banyak sekali tertawa. Kami sangat menikmati waktu bersama dan saya menyukainya dengan sangat. Kemudian, Yahweh dan saya kembali ke gereja.&lt;br /&gt;Baek Bong-Nyo: Saya berdoa, ”Yahweh, kenapa kamu tidak menepati janjiMu untuk memberkati kami secara keuangan? Lihatlah kami, Ketika kami berdoa, kami berdoa dengan kedinginan karena kami tidak sanggup untuk mendapatkan panas. Ketika kami berdoa, kami mengigil dan kami secara terus-menerus harus menggosok kedua tangan kami untuk membuat hangat. Aku tidak mengerti kenapa Engkau tidak memberkati kami. Kami tidak punya apapun untuk di makan kecuali nasi dan kimchee (sayur orang Korea). Keluarga pendeta kami tidak mempunyai uang dan keluarga kami tidak mempunyai uang. Kami sedang dalam kesusahan. Ketika kami berdoa semalam suntuk, kami pegal-pegal dan bengkak dengan duduk posisi seperti itu. Tubuh kami sakit-sakitan dan pegal-pegal. Kami tidak mempunyai fisik yang kuat karena kekurangan makan. Kenapa Engkau membiarkan kami seperti ini terus menerus? Yahweh, aku tidak bisa tahan lagi.” Saya beceloteh dan berkeluh-kesah tanpa berpikir lebih dahulu. Tetapi Yahweh mendengarkan setiap perkataan saya. Yahweh sangat sabar dengan saya. Kemudian, dengan ramah Yahweh berkata kepada saya, “Saya tidak keberatan mendengarkan keluhanmu.Kamu tidak perlu khawatir tentang apapun.” Dia kemudian menunjukkan saya neraka. Yeshua berkata, “Mari kita pergi. Lihatlah peristiwa ini.”&lt;br /&gt;Saya melihat binatang buas yang besar setinggi gunung. Binatang itu menyerupai buaya atau naga dan ibu saya ada di sebelah binatang itu. Binatang itu menggunakan lidahnya untuk mengikat korban-korbannya dan kemudian menelan setiap orang. Saya menangis dan menangis. “Bong-Nyo, ketika kamu menangis, Aku merasakan sakitmu. Ketika hatimu berduka, hatiKu juga berduka. Ketika kamu sedih, Aku juga sedih. Ketika ibumu masih hidup di dunia, Aku bisa menolongmu. Namun, semuanya itu sudah telat. Jikalau engkau mau untuk berkeluh-kesah dan marah, kamu bisa melakukan semuanya itu. Aku disini untuk mendengarkan keluh kesahmu. Aku tahu kamu sangat stress. Aku ingin untuk kamu untuk menghilangkan semuanya.”&lt;br /&gt;Kemudian, saya melihat ayah dari pendeta kami di neraka. Makhluk setan akan melempar dia ke satu cawan yang besar di mana ada bir yang busuk yang mendidih di dalamnya. Saya bertanya kepada Yahweh, kenapa dia ada disana. Yeshua menjawab, “Dia melakukan banyak dosa dan menganiaya istrinya. Dia suka mabuk-mabukan. Minuman keras adalah berhalanya. Kecanduan minuman keras mempengaruhi pekerjaanya dan dia tidak mengindahkan anak-anaknya. Anak-anaknya hidupnya susah. Sebagai akibanya, dia akan  merasakan dan di siksa di dalam bir busuk selama-lamanya.” Ayah dari pendeta kami mulai berteriak, “Oh, saya telah melakukan banyak hal yang jahat. Saya harap istri saya telah menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Yahweh dan Juruselamatnya. Dia bisa masuk ke Surga. Ketika saya di bumi, saya berjudi dan mabuk sepanjang hari. Saya tidak pernah mengurus keluarga. Saya tidak perduli dengan kebutuhan dasar mereka. Istri saya bekerja sepanjang hari untuk memberi makan anak-anak kami. Saya bertanggung-jawab dengan hidup istri saya yang susah. Saya sekarang sedang membayar harga dari dosa-dosa yang pernah saya lakukan. Saya berhak di kutuk. Tolong, ketika kamu pergi ke dunia, tolong beritahu anak saya yang paling kecil untuk tetap pergi ke gereja. Beritahu dia untuk setia kepada Yahweh dan percaya.” Dia juga meminta saya untuk memberitahukan anak-anaknya untuk menghadiri gereja dengan tidak sia-sia. Mereka harus menjaga hari Minggu, hari yang kudus, dan bertobat dengan kesungguhan hati, dan berjalan bersama Yahweh dengan setia sebagai seorang kristen. Dia melanjutkan, “Saya di neraka dan di siksa. Di neraka adalah tempat terakhir dan di siksa selama-lamanya. Saya tidak punya harapan lagi. Tolong injili kakak laki-lakimu, kakak perempuanmu, dan saudara-saudara supaya mereka semua punya kesempatan untuk pergi ke Surga.”&lt;br /&gt; Bersama dengan Yeshua, saya melanjutkan perjalanan di neraka. Kami pergi ke satu tempat di mana saya melihat banyak sekali orang memenuhi langit-langit di neraka. Banyak sekali etnis (suku/ras) dan semuanya di gantung di kayu salib. Salib-salib tersebut terbuat dari kayu dan mereka semua di salib seperti Yeshua. Saya bertanya kepada Yeshua dosa apa yang mereka perbuat dan Yeshua menjawab dengan nada marah. “Orang-orang ini adalah orang-orang yang pergi gereja secara teratur. Mereka malah membawa Alkitab mereka ke gereja. Tetapi mereka menyembah dan berdoa dengan sia-sia. Mereka hanyalah kedok. Mereka semua munafik. Di luar gereja, mereka pemabuk, perokok. Mereka tidak menjaga hari Sabat. Setelah kebaktian gereja selesai, mereka pergi melakukan hal-hal duniawi seperti memanjat gunung dsb. Beberapa dari mereka adalah lintah darat. Mereka meminjamkan uang mereka dan meminta bunga yang sangat tingi. Mereka menjadi kaya karena bunga yang sangat tinggi tersebut. Banyak keluarga yang tidak bisa membayar bunga tersebut dan menjadi bangkrut/pailit. Banyak keluarga yang hancur karena kesulitan keuangan. Hati dan perbuatan mereka sangat duniawi malahkan mereka klaim perkataan mereka adalah iman. Jikalau mereka berjalan di dalam iman dengan segenap hati dan kekuatan mereka, mereka bisa masuk Surga. Mereka tidak bisa lahir baru karena mereka tidak setia. Mereka tidak lahir baru dengan air atau Roh Kudus. Mereka mengikuti tradisi daripada mengikuti Yahweh. Aktivitas dunia mereka lebih penting daripada Yahweh. Perbuatan mereka tidak menunjukkan iman yang setia. Mereka melayani dengan setengah hati.” Tidak lama kemudian, orang-orang yang tegantung tersebut di penuhi oleh serangga baik besar dan kecil, memakan habis daging mereka. Hal itu adalah penyiksaan atas penyiksaan. Mereka juga di pakaikan duri di sekitar leher mereka. Yeshua berkata bahwa proses ini akan berulang terus-menerus selama-lamanya. Yahweh sangat tegas dan jelas mengenai peringatanNya. Dia kemudian berkata untuk melihat orang-orang yang percaya dengan sia-sia.&lt;br /&gt;Saya sangat gemetar tidak bisa di kontrol karena takut. Kemudian Yahweh berkata dengan lembut kepada saya, “Bong-Nyo, kamu takut. Ini sudah cukup buat hari ini. Mari kita pergi. Bong-Nyo, kamu telah menyaksikan sendiri keluargamu di siksa. Hal ini terlalu besar untuk kamu hadapi. Kamu telah menangis banyak. Aku berharap untuk bisa menghibur kamu. Ketika kita mencapai Surga dan masuk ke gereja, Aku ingin kamu berdoa dan melihat penyembahan.” Gereja Yahweh di Surga itu sangat bersinar dengan sinar kemuliaan. Sinar memancar meliputi langit-langit di Surga. Hal itu sangat luar biasa dengan banyak sekali malaikat-malaikat dan orang orang kudus.&lt;br /&gt;Hari ke 15.&lt;br /&gt;Kim Joo-Eun: Ketika saya berdoa dengan tanpa henti, sebuah  pengelihatan muncul di depan saya. Di pengelihatan itu, saya melihat seorang laki-laki sedang menonton TV di rumahnya. Ketika dia sedang menonton TV, sebuah roh jahat yang menjijikan keluar dari TV dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Orang tersebut tidak menyadari efek rohani dari menonton TV. Kemudian pengelihatan saya berpindah ke kafe internet. Kafe internet ini di penuhi oleh orang-orang melihat internet atau bermain game 24 jam sehari. Tempat itu di penuhi oleh orang-orang yang bermain game. Satu orang laki-laki menaruh perhatian penuh dengan game. Dia kelihatannya sudah bermain game berjam-jam. Matanya merah. Kemudian, sebuah roh jahat dalam bentuk tengkorak keluar dari TV komputer dan masuk ke dalam badan orang tersebut. Setelah roh jahat tersebut masuk ke dalam tubuh orang tersebut, orang tersebut makin kecanduan dan bermain game makin seru. Setelah melihat hal ini, saya mengambil keputusan untuk lebih berhati-hati dengan apa yang saya lihat dan kerjakan di internet.&lt;br /&gt;Kemudian saya melihat sebuah roh jahat dalam bentuk bulan ½ penuh. Dengan suara yang penuh kemarahan, roh itu berkata, “Biarlah aku pergi ke kafe internet.” Di dalam pengelihatan, saya melihat roh jahat ini pergi menuju ke internet kafe. Roh jahat ini masuk ke dalam tubuh seseorang yang kecanduan bermain game. Roh ini berkata, “Karena kamu melua ngkan banyak waktu dengan game-game, aku akan memasuki ke dalam tubuhmu.” Kemudian roh ini masuk ke dalam tubuh orang tersebut. Banyak roh-roh jahat yang membuat kecanduan menganggu orang di kafe internet. Bahkan banyak orang-orang kudus yang terjerumus dalam perangkap ini. Mereka meluangkan waktu sedikit untuk berdoa dan lebih banyak di depan komputer. Mereka adalah jemaat-jemaat gereja yang telah jatuh dalam kecanduan internet dan TV. Sebagai akibatnya, absensi gereja mereka dan kehidupan rohani mereka terganggu. Roh-roh jahat ini sangat bertangggung jawab untuk menggoda orang-orang. Orang-orang ini menjadi buta dan tidak menyadari bahwa roh-roh jahat ini bertanggung jawab atas kecanduan dan perbuatan mereka. Saya juga melihat sebuah pengelihatan roh-roh jahat keluar dari TV dan masuk ke dalam tubuh orang-orang.&lt;br /&gt;Kemudian pada malam itu, ketika saya melanjutkan berdoa, banyak roh-roh jahat yang berusaha menyerang saya. Satu roh jahat muncul kepada saya dalam rupa singa. Hal itu sangat mengerikan dan saya mulai gemetar. Roh itu berkata kepada saya, “Aku akan membawa kamu ke terowongan di neraka.” Aku berteriak, “Apa yang kamu katakan? Kamu roh menjijikan, di dalam nama Yeshua, pergi.” Kemudian roh jahat itu pergi. Tanpa henti, roh jahat yang lain muncul. Aku berkata kepada diriku sendiri, “Kenapa banyak sekali roh-roh jahat yang muncul hari ini?” Anehnya, kali ini roh jahat yang muncul, perilakunya aneh, seperti bebek. Aku nggak bisa berhenti ketawa. Roh jahat tersebut berteriak dengan marahnya, “Kenapa kamu mentertawakan aku. Jangan ketawa.” Setelah saya mengusir roh jahat itu dengan kencang, roh itu pergi. Kemudian roh jahat dalam rupa seorang wanita muda berbaju putih muncul. Wanita ini mempunyai taring seperti drakula dan darah menetes di mulutnya. Wanita ini berusaha mengacaukan doa saya. Jadi saya meminta pertolongan Yeshua dan wanita ini pergi dengan wajah kesal.&lt;br /&gt;Lee Haak-Sung: Hari ini banyak roh-roh jahat yang menyerang saya. Yang pertama keliatan seperti kodok yang keliatannya tidak menyenangkan. Saya berhasil mengusir roh itu di dalam nama Yeshua. Roh jahat yang kedua mempunyai rupa seorang wajah manusia yang mengerikan dimana satu sisinya terbakar banyak. Saya memanggil nama Yeshua dan Yeshua muncul. Sewaktu Yeshua mendatangi saya, roh jahat tersebut pergi. Tetapi saya memperhatikan Yeshua sedang mengeluarkan darah. Yeshua berdiri dengan diam dan berdarah di depan saya. Saya tidak bisa membayangkan berapa banyak jumlah darah yang keluar dari tubuh Yeshua. Darah mengucur dari semua sisi di kepalaNya. Saya menangis tanpa henti. Yahweh mengulurkan tanganNya ke arah saya dan menunjukkan pergelangan tanganNya. Saya melihat lubang-lubang di mana bekas paku-paku telah menembus pergelangan tanganNya dan dari situ keluar darah mengucur. Yahweh berkata, Yeshua sangat bangga dengan usaha saya dan melanjutkan memuji saya, ““Haak-Sung, kamu melakukan pekerjaan baik dengan menginjili hari ini. Kamu juga melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan membersihkan gereja. Haak-Sung, sewatu kamu menginjili, kamu memimpin dan menjaga kakak laki-laki dan kakak perempuanmu. Udara sangat dingin, tapi kamu melewati rintangan itu. Kamu melakukan pekerjaan yang baik. Aku sangat bangga denganmu.” Yeshua kemudian memeluk saya.&lt;br /&gt;Setelah Yeshua pergi, 4 roh jahat menyerang saya pada saat bersamaan. Satu dari mereka berkata, “Jangan berdoa. Berhenti. Kamu tidak bisa berdoa.” Roh jahat yang lain bergerak dengan cepatnya dari satu sisi ke sisi lain supaya membingungkan dan mengacaukan saya. Saya berkonsentrasi dengan sekuat tenaga saya supaya tidak kehilangan fokus dan saya berteriak dengan segenap hati saya. Akhirnya, semua roh jahat pergi.&lt;br /&gt;Kemudian, Yeshua membawa saya ke neraka. Saya di tunjukkan suatu tempat di mana banyak orang-orang berteriak kesakitan di dalam cawan hitam yang besar dan panas. Di luar cawan tersebut, banyak sekali roh-roh jahat yang tidak terhitung banyaknya, berjalan dan melayang-layang di segala arah. Yeshua berkata, “Haak-Sung, jangan takut. Roh-roh jahat yang ada disini tidak bisa menganggu kamu asalkan Aku ada disini untuk melindungi kamu. Ini tempat di namakan Penyiksaan Cawan Mendidih.  Ini tempat untuk pemabuk dan kecanduan merokok.” Sewaktu orang-orang memasuki air mendidih, daging mereka terkelupas. Anehnya, ada api di dalam air mendidih. Setelah itu, Yeshua membawa saya kembali ke gereja.&lt;br /&gt;Lee Yoo-Kyung: Satu persatu, banyak roh jahat berusaha untuk mengacaukan dan menganggu saya. Saya mengusir mereka semua. Kemudian Yeshua muncul memakai jubah yang terang. Kata Yeshua, “Yoo-Kyung, mari kita pergi ke Surga.” Sesampai kami di Surga, malaikat-malaikat menyambut kami dan Yeshua membawa saya ke suatu ruangan yang penuh dengan buku-buku. Yeshua ingin saya menjelajah dan membaca koleksi buku-buku yang banyak dengan banyak sekali topik-topik. Mereka semua terbuat dari emas, dan di susun rapi di dalam rak-rak buku.&lt;br /&gt;Akan di lanjutkan di buku ke 2…..&lt;br /&gt;Hari ini, kamu mempunyai kesempatan yang sangat besar untuk mengubah hidup kekekalanmu. Yahweh Yeshua masih tersedia untukmu sekarang dan Firman Yahweh berkata ketika kita masih hidup, kita masih mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup di bumi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Ini bisa jadi kesempatan terakhir.&lt;br /&gt;Jikalau kamu belum menerima Yeshua sebagai Yahweh dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut:&lt;br /&gt;Yahweh Yeshua, saya percaya Engkau adalah Putra YAHWEH dan Engkau mati untuk semua  dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Tuan dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Yahweh Yeshua, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yeshua. Amin.&lt;br /&gt;Setelah kamu berdoa di atas, bacalah Alkitab (Firman Yahweh), berdoa senantiasa, pergilah ke gereja untuk mendengarkan Firman Yahweh dan bersekutulah dengan saudara seiman. Hidupmu tidak akan sama lagi dan kamu mempunyai hidup yang penuh damai dan sukacita dibumi dan kamu akan hidup selama-lamanya dengan Yahweh Yeshua di surga. Yahweh memberkatimu.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>KESAKSIAN  KOREA</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2010/02/kesaksian-korea.html</link><category>membabtis dengan api 1</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 26 Feb 2010 19:17:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-7731136304495828064</guid><description>Membaptis Dengan Api Yang Dasyat, 1&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kisah nyata tentang peperangan rohani, pengalaman supernatural berkunjung ke Sorga dan Neraka dari sebuah gereja lokal di Korea Selatan ketika mereka sedang melakukan doa syafaat rally selama 30 hari. Artikel ini diterjemakan dari buku Baptize By Blazing Fire, yang ditulis oleh Pendeta Kim Young-Doo (aslinya berbahasa Korea).&lt;br /&gt;Komentar seorang pendeta yang telah membaca kelima buku-seri Baptize by Blazing Fire. Pendeta Michael Park: Sebagai seorang pendeta, saya telah membaca banyak buku tentang peperangan rohani. Membaptis Dengan Api Yang Dasyat berbeda. Yahweh Yeshua telah menampakan diri-Nya secara pribadi kepada gereja kecil ini dan membuka mata-mata rohani setiap anggota gerejanya. Yahweh mengajar mereka bagaimana bertarung menghadapi dan melawan Setan dan roh-roh jahatnya sementara ada mampu melihat kehadiran mereka. Tertarik dengan buku-seri doa ini ia berkunjung ke Korea dan terkagum-kagum: “Apa yang mengagumkan saya ialah gereja ini penuh dengna tentara-tentara doa, mulai dari pukul 9:30 malam sampai 5 pagi setiap hari, 365 hari setahun.” &lt;br /&gt;Artikel dalam bahasa Indonesia ini dikutip secara umum dari “Baptisan oleh Api Dashyat” karya terjemahan Sdr. Hendry Widjatnoko. Gaya penulisan dan penekanan (warna, garis bawah, huruf miring dan tanda kurung lurus) ditambahkan untuk membuat buku ini mudah dimengerti dan menarik dibaca. Untuk melihat karya utuh Sdr. Hendry Widjatnoko dan juga dalam bahasa Inggris silahkan buka link-nya, tersedia di bawah artikel ini.&lt;br /&gt;Selamat membaca!&lt;br /&gt;Dalam kurun waktu 30 hari dengan doa semalam suntuk terus menerus di Gereja Yahweh (The Lord’s Church) di Korea Selatan, pendeta Yong Doo Kim dan jemaatnya mengalami kebangkitan rohani yang mengubah hidup mereka secara total. Dengan mengangkat tangan mereka dan berdoa semalam suntuk, mata rohani jemaat ini dibukakan dan pada saat yang sama mereka mengalami kesembuhan ilahi, pengelihatan, peperangan rohani yang dahsyat, dan pertemuan dengan Yahweh Yeshua Ha Mashiah secara langsung yang mengubah hidup mereka. Setelah mata rohani mereka di bukakan, mereka bisa melihat peperangan rohani yang terjadi selama mereka berdoa. Mereka di perlihatkan bagaimana taktik setan yang berusaha menganggu, menakuti, dan menipu jemaat Yahweh selama mereka berdoa.&lt;br /&gt;Selama peperangan rohani dengan setan, Setan bermanifestasi dengan memakai rupa/ wujud naga, raja setan, malaikat-malaikat palsu, Yeshua yang palsu, setan yang meminta simpati, roh setan yang menyamar sebagai wanita-wanita cantik dan sebagainya. Mereka ini juga di angkat ke Surga dan Neraka berkali-kali oleh Yahweh Yeshua. Di seri ini ada total 5 buku, tapi ini hanyalah rangkuman dari buku pertama.&lt;br /&gt;Dari Yahweh Yeshua kepada pendeta Kim:&lt;br /&gt;“Dari sekarang, pengalaman apapun yang kamu dan jemaatmu alami, kamu harus mencatat apa yang kamu lihat dan dengar secara akurat. Melalui peristiwa ini, Aku ingin agar semua gereja-gereja di Korea dan seluruh dunia untuk bangun.  Oleh karena tujuan inilah, kamu di lahirkan di dunia. Pada saat sekarang ini, gereja-gereja di Korea dan kehidupan jemaat luar dan dalam sangat bertentangan dengan apa yang Aku rencanakan dalam hidup mereka. Pempimpin-pemimpin dan jemaat-jemaat gereja menyembah Aku hanya sebagai formalitas belaka dan hanya mengetahui Aku hanya sebatas teori tertulis”&lt;br /&gt;Pendeta Kim: Jemaat kami percaya dalam kuasa di dalam bahasa Roh, jadi kami bisa berdoa dengan lebih lama, lebih sungguh-sungguh, dan lebih dalam. Berdoa di dalam Roh juga membuat kami lebih berkonsentrasi dan dari situ keluarlah kemampuan2 yang membuka mata rohani kami. Proses untuk membuka mata rohani kami bukan saja melelahkan, tapi juga harus melewati banyak rintangan. Maka dari itu, jika kamu secara ceroboh berdoa atau kurang persiapan, kamu akan membayar harga yang hilang. Sekarang kami juga di persiapkan untuk melawan serangan setan dengan pujian, mengisi hati kami dengan Firman Yahweh, dan mencari Yahweh dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;[Taktik Setan]. Anak buah Setan datang sendirian. Ketika satu gagal, dua roh jahat akan datang, kemudian mereka akan menyerang secara berkelompok/keroyokan dengan 10, 30, 50, 100, bahkan jumlah yang lebih dari itu. Kelompok ini secara berulang kali menyebar dan bergabung kembali untuk menyerang tergantung situasi pada saat itu. Kemudian, ketika satu roh jahat di usir dengan doa, roh jahat tersebut bergerak ke sasaran lain dengan menggoda, menusuk, mencobai, dan kadang-kadang dengan bisikan-bisikan dengan suara yang manis. Ketika identitas mereka akhirnya terbuka/terkuak, mereka langsung kabur. Antek-antek Setan muncul kepada kami di dalam bentuk yang berbeda-beda. Kadang-kadang mereka datang dan menggoda kami dengan menyerupai seoarang bintang lawak, seorang anak kecil yang lugu, yesus yang palsu  atau menyamar sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14). Bahkan mereka sempat membuat kami bingung dengan menyamar sempurna sebagai anak perempuan kami. Kami melawan mereka dan menang, tapi juga pernah mengalami kekalahan melawan roh-roh jahat. Ketika kami kalah, daging kami mengalami sakit yang luar biasa. Sakitnya sangat luar biasa dan kami sempat terguling di tanah beberapa kali. Ketika kami mengalami ketakutan untuk mengatasi banyak sekali roh-roh jahat, Yahweh mengerahkan malaikat Michael dan malaikat-malaikat lainnya untuk membantu kami. Yahweh kekasih kami meyankinkan kami bahwa kami tidak sendirian ketika kami memanggil malaikat-malaikat Yahweh untuk membantu kami setelah kita jatuh terlelah dan kecapaian setelah peperangan rohani tersebut.&lt;br /&gt;Yeshua mengingatkan kepada kami untuk memperlengkapi diri kami dengan doa setiap hari (Markus 9:29). Sangatlah penting untuk mempunyai doa yang teratur. Yeshua juga menjelaskan mengenai pentingnya berdoa dengan persetujuan dengan dua atau tiga saksi (Matius 18:19). Roh-roh jahat tidak meninggalkan secara kami secara baik-baik, tetapi mereka meninggalkan berkas-berkas luka dan penderitaan berlanjut terus.&lt;br /&gt;Motto/ slogan kami selama tahun 2005 adalah “Kebangkitan Rohani Melalui Doa” dan kami mulai berdoa rally/marathon semenjak 2 Januari. Doa rally ini berjalan selama 30 hari. Pada saat itu ada total 10 anggota yang ikut dalam doa rally ini. Pada hari pertama, setelah kebaktian hari minggu sore, kami mengadakan persekutuan doa. Pada hari kedua (3 Januari), kami mengalami kehadiran Roh Kudus yang luar biasa. Kesatuan doa di antara jemaat dan juga doa pribadi meledak luar biasa berjalan sampai jam 7:30 pagi di ke-esokan harinya. Setelah persekutuan doa selesai, kami berkumpul di dalam lingkaran untuk mendengar kesaksian dan pengalaman bertemu dengan Yeshua. Waktu persekutuan doa kami menjadi tambah lama. Persekutuan doa kami hari rabu mulai jam 7:30 malam tapi hapir selesai jam 8 pagi hari berikutnya. Hari Kamis mulai jam 9:00 malam dan selesai Jumat jam 10 pagi.&lt;br /&gt;Secara total, Yahweh mengubah pemikiran kami. Semakin banyak kami berdoa, Yahweh makin banyak mengubah kami dengan hal-hal yang luar biasa. Meskipun persekutuan doa kami melewati waktu malam, tidak ada yang komplain (bersungut-sungut). Malahan, mereka makin lapar dengan makanan rohani. Yahweh Yeshua datang mengunjungi kami sewaktu kami berdoa. Kami melihat Yahweh Yeshua melalui mata rohani kami, tetapi pada saat-saat tertentu, kami melihat Dia secara jelas dengan mata jasmani kami.&lt;br /&gt;Seperti anak-anak kecil yang mengalami Yeshua, kami di bebaskan dari ketidak patuhan dan di ubah menjadi hamba-hamba yang taat dan setia kepadaNya. Dua anggota dari kami, menangis dengan berlutut dan meminta pengampunan karena banyak kali mereka kali bersikap salah kepada saya (pendeta Yong Doo Kim). Di dalam cuaca dingin (temperatur di bawah nol), mereka pergi keluar untuk mengabarkan injil di kala mereka harus menghangatkan telapak tangan mereka dengan uap mulut mereka. Mereka keluar jam 4 sore dan kembali sampai jam 8:30 malam dengan tangan dan kaki yang beku. Mereka tahu bahwa mereka harus disiplin karena merka melihat harta mereka di simpan di Surga. Seorang anak kecil berumur 5 tahun yang bernama Meena, berdoa di dalam Roh dengan kedua tangan terangkat selama 2 – 3 jam. Jemaat kami mengalami karunia-karunia Roh dalam bernubuat, membedakan Roh, berbicara dalam bahasa Roh,  pengetahuan, hikmat, dan iman dari Surga.&lt;br /&gt;Tidak ada isi yang di salahgunakan di dalam buku ini, hanya pengalaman-pengalaman pribadi dari anggota-anggota yang ikut serta dalam doa rally.&lt;br /&gt;Anggota-anggota yang berdoa adalah [Orang Korea menulis nama keluarganya di depan nama pribadinya tanpa tanda koma]:&lt;br /&gt;Pastor Kim, dan isterinya: Kang Hyun-ja, Kim Joseph, Kim Joo-Eun, Sister Baek Bong-Nyo, Lee Haak-Sung, Lee Yoo-Kyung, Meena, Oh Jong-Suk, Diakon Shin Sung-Kyung, Oh Jung-Min.&lt;br /&gt;Hari ke 1. (Belum diterjemahkan.)&lt;br /&gt;Hari ke 2.&lt;br /&gt;Pastor Kim: Dengan intervensi dari Roh Kudus secara khusus, kami berasa seperti di dalam api ketika kami berdoa. Walaupun persekutuan doa selesai jam 7 pagi di keesokan harinya, kami merasa tidak cukup.&lt;br /&gt;Lee Yoo-Kyung: Saya sangat rindu dan dengan sepenuh kekuatan saya memanggil Yahweh, “Yeshua, Yeshua, aku cinta kepadaMu. Tolonglah agar saya bisa melihat Engkau. Tunjukkanlah diriMu kepadaku.” Saya berteriak dan berdoa secara sungguh-sungguh di dalam bahasa Roh. Setelah satu jam, tiba-tiba sebuah cahaya yang sangat terang muncul dan seseorang berdiri di dalam cahaya tersebut. Saya membuka mata saya dan kaget tetapi saya tidak melihat sesuatu. Ketika saya menutup mata saya, saya bisa melihat secara jelas, jadi saya tetap menutup mata saya. Yeshua berdiri di depan saya memakai jubah yang sangat terang “Yoo-Kyung, Aku mengasihimu.” Yeshua mengatakan hal ini kemudian makin mendekat kepada saya dan duduk di depan saya. Saya rasa saya tidak pernah melihat seorang-pun yang rupawan selain Yeshua. Rambut Yeshua bewarna emas dan Dia mempunyai mata yang besar dan indah. Yeshua dengan lembut mengelus rambut saya dan berkata “Yoo-Kyung, Aku mengasihimu.” Saya mulai menangis dan hati saya hancur. Lanjut Yahweh Yeshua berkata, “Aku ingin menunjukkan Surga kepadamu.” Seketika, kami dalam perjalanan ke Surga dan ada sebuah cahaya yang sangat terang sampai saya tidak bisa membuka mata saya. Saya pikir, “Ini pasti Surga.” Ketika kami sampai di Surga, malaikat bersayap yang jumlahnya tidak bisa di hitung menyambut kami dan Yeshua memperkenalkan saya  ke banyak malaikat. Kemudian Yeshua bertanya kepada saya, “Yoo-Kyung, apakah kamu senang mengunjungi Surga?” “Ya Yeshua, sangat, sangat senang.” Kemudian Yeshua berkata, “Berdoalah secara sungguh-sungguh, patuhlah kepada pendeta Kim, dan ikutilah ibadah-ibadah gereja dan Aku akan membawa kamu ke Surga lebih banyak lagi. Setialah melakukan apa yang Aku katakan.”&lt;br /&gt;Setelah persekutuan doa selesai, saya membagikan kesaksian saya bertemu dengan Yeshua dan mengunjungi Surga.&lt;br /&gt;Baek Bong-Nyo: Setiap dari kami berdoa dan berlutut dengan beralaskan tatakan yang empuk. Di sebelah saya, istri dari pendeta Kim menari dengan di penuhi oleh Roh Kudus. Tarian istri dari pendeta Kim sangat lancar, seperti air mengalir. Wajahnya bersinar dan menari secara indah sebagaiman Roh Kudus memimpin dia. Saya melanjutkan berdoa di dalam bahasa Roh. Tiba-tiba, cahaya bewarna emas yang terang benderang datang dan Yeshua berdiri memakai jubah putih yang berkilau-kilaukan. “Bong Nyo, Aku mengasihimu.” Saya tidak bisa mejelaskan sukacita dengan kata-kata ketika bertemu dengan Yahweh. Saya menanyakan banyak pertanyaan kepadaNya dan Yeshua menjawab semuanya.&lt;br /&gt;Lee Haak-Sung: Saya berkonsentasi dalam bahasa Roh dan tanpa sepengetahuan saya, doa saya di penuhi dengan kuasa dan suara saya semakin keras. Tubuh saya menjadi panas seperti di penuhi api dan saya harus mencopot lapisan pakaian bagian luar. Kemudian, baju saya mulai basah di penuhi keringat. Seumur hidup saya, saya tidak pernah mengalami api Roh Kudus turun ke atas saya seperti saat ini. Saya sangat bersuka cita dan senang untuk berdoa. Jadi, saya berdoa dengan berlutut sampai kaki saya menjadi mati rasa.&lt;br /&gt;Istri pendeta, Kang Hyun-Ja: Saya sudah tidak lama meluangkan waktu untuk berdoa secara cukup, sehingga saya merasakan keinginan penuh untuk berdoa. Ketika berdoa dan jikalau situasi sekitar kami di lain dari biasanya secara roh, Yahweh menangani pendeta dan setiap anggota dengan penuh kuasa. Saya ingin sekali menerima tarian yang di penuhi Roh Kudus seperti yang di alami oleh Ibu Choo Thomas. Kemudian, untuk pertama kalinya, saya bisa menari tarian Roh Kudus tanpa malu-malu. Untuk seketika, saya menyembunyikan karunia ini tetapi saya tidak bisa lagi menyembunyikannya karena pimpinan dari Roh Kudus. Tubuh saya di penuhi oleh api sebagaimana tangan-tangan saya bergerak secara bebas sesuai dengan musik.&lt;br /&gt;Hari ke 3. (Belum diterjemahkan)&lt;br /&gt;Hari ke 4.&lt;br /&gt;Lee Yoo-Kyung: Ketika saya berdoa dengan sepenuh kekuatan saya,  tiba-tiba saya melihat setan yang kelihatannya seperti muncul dari film. Menggunakan jubah yang putih dan rambut yang panjang, setan tersebut datang ke arah saya sambil menari dan berbicara dengan suara yang menakutkan, “Hahahahhaa hehehehe.” Saya tidak bisa bergerak dan di penuhi rasa takut. “Kamu setan jahat dan terkutuk. Aku perintahkan kamu pergi dari saya di dalam nama Yeshua.” Tetapi setan tersebut semakin mendekat ke arah saya dan sambil menangis, “Hehehehe…kenapa saya harus pergi? Saya disini bukan saja untuk mencegah kamu berdoa tapi saya juga akan membuat kamu sakit”. Kemudian pendeta Kim menaruh tangannya di atas kepala saya dan berdoa, dan berteriak, “Kamu setan yang kotor. Aku perintahkan kamu di dalam nama Yeshua Ha Mashiah untuk pergi.” Seketika setan itu kabur. Kemudian Pendeta Kim mengatakan kepada semua anggota, ”Kita harus yakin ketika berdoa.”&lt;br /&gt;Saya melanjutkan berdoa dan berteriak, “Yeshua tolong saya. Tolong saya,” saya memanggil Yeshua untuk sementara waktu dan kemudian Yeshua muncul di di dalam sinar yang terang. Dia berkata kepada saya “Yoo-Kyung, jangan khawatir. Saya akan melindungi kamu. Setan apapun yang berusaha menyerang kamu, jangan takut dan jangan khawatir. Panggil Saya dengan segenap kekuatanmu dan Aku akan datang dan menghalau setan-setan pergi. Jadi jangan khawatir dan jadilah kuat.”&lt;br /&gt;Hari ke 5 . &lt;br /&gt;Catatan penulis: Pesta perkawinan antara Baek, Bong-Nyo dan Yeshua melambangkan hubungan antara Juruselamat dan orang-orang berdosa yang telah Dia selamatkan  Yeshua ingin menunjukkan hal ini kepada anggota yang baru saja lahir baru. [Alkitab dalam hal ini sangat jelas, Yahweh Yeshua berkata bahwa  di Sorga, kehidupan kekal yang akan datang, tidak ada kawin dan mengawinkan (Matius 22:23-30), prinsip ini sangat berbeda dengan ajaran nabi Muhammad di dalam agama Islam].&lt;br /&gt;Baek Bong-Nyo: Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia. (Wahyu 19:7) &lt;br /&gt;Setelah kebaktian, saya mulai dengan sungguh-sungguh berdoa di dalam Roh dan Yahweh Yeshua muncul kepada saya dan berkata, “Bong-Nyo, mari kita ke Surga” Yeshua memang tangan saya dan menuntun saya. Kemudian saya berdiri di depan tahta Bapa di Surga. Yeshua menjelaskan kenapa saya di bawa ke Surga: “Bong-Nyo, suatu hari Saya harap untuk mempunyai perkawinan yang indah di Surga dengan kamu hari ini dan inilah kenapa kita disini.” Dengan segera, malaikat-malaikat mempersiapkan saya gaun dan memakaikan saya banyak perhiasan. Saya tidak pernah melihat gaun emas yang di sediakan buat saya. Saya di penuhi dengan sukacita. Banyak malaikat dan orang di Surga yang mengucapkan selamat untuk perkawinan kami dan saya tidak pernah melupakan peristiwa ini. Kemudian, di Tahta Bapa seperti sedikit bergerak. Setiap kali Tahta Bapa bergerak, karena Bapa sangat senang , muncul 5 warna yang sangat cerah bersinar. Setelah acara tersebut, saya berkeliling di Surga sambil memegang tangan Yahweh. Saya berada di dalam sukacita yang luar biasa.&lt;br /&gt;Lee Haak-Sung:&lt;br /&gt;Dengan tekad yang penuh, saya mulai berdoa di dalam Roh dan tiba-tiba salib yang berada di belakang mimbar, bercahaya dengan sangat terang dan sebuah pintu yang bundar muncul. Tidak lama kemudian, Yeshua muncul. “Haak Sung, Aku mengasihimu” Saya tidak bisa mengutarakan sukacita yang menyelimuti saya. “Haak Sung, ada satu tempat yang aku harus pergi bersama dengan kamu. Mari kita pergi.” Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan tubuh saya mengapung di udara seperti layaknya seringan sehelai bulu. Kemudian, ketika kami tiba di tempat tujuan, ada bau yang sangat aneh dan sangat kotor. Saya sangat susah bernapas karena baunya yang sangat menyengat di sekitar saya. “Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, kita sekarang ada di mana? Saya tidak bisa melihat dengan jelas apa yang di depan saya.” Saya berteriak dan kemudian Yeshua menjawab, “Haak Sung, janganlah takut. Ini neraka. Aku akan melindungi kamu, jadi jangan khawatir, tapi lihatlah secara seksama.”&lt;br /&gt;Api menghangatkan gerbang-gerbang neraka sampai gerbang tersebut bewarna merah terang dan sebelon saya melewati gerbang-gerbang tersebut, sekeliling kami panasnya luar biasa sampai saya rasanya tidak tahan. Saya harus minggir dari api yang membara dan panas yang luar biasa. Saya bertanya , “Yeshua bagaimana caranya kita untuk masuk ke api ini? Saya rasa saya tidak mampu.” Kami masuk ke sebuah tempat di mana sangat gelap dan saya tidak bisa melihat sesuatu.  Kemudian, Yeshua menyentuh kedua belah mata saya dan saya bisa melihat secara jelas. Disana ada sesorang nenek yang keliatannya sangat sedih dan duduk dengan tidak bergerak dan memaki baju tradisional Korea yang bewarna putih. Yeshua berkata, “Haak Sung, lihat lebih dekat” Jadi saya mendekat ke nenek tersebut. Nenek tersebut adalah nenek kandung saya yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Ketika ibu saya meninggalkan rumah, saya di besarkan oleh nenek kandung saya. Nenek saya mencintai kami. Hidup saya waktu itu tidak benar sehingga menyebabkan nenek saya di neraka. Dengan kaget saya berteriak kepada nenek saya, “Nenek…ini saya, Haak Sung. Bagaimana orang yang ramah dan baik bisa masuk ke sini? Ayo, cepat keluar dari sini.” Nenek saya cepat mengenali saya dan kaget, dan dia bertanya, “Haak Sung, kenapa kamu ada disini? Bagaimana kamu bisa sampai disini?” Saya menjawab “Yeshua membawa saya ke sini. Nenek ayo cepat dan keluar dari sini.” Nenek saya menangis dan berteriak, “Haak-Sung, sebisa mungkin saya ingin keluar, kamu nggak bisa melakukan apa yang kamu mau. Kamu jangan masuk ke sini. Tinggalkan tempat ini secepatnya.”&lt;br /&gt;Dengan menangis, saya memohon kepada Yeshua, “Yeshua, tolong  nenek saya, agar dia bisa keluar dari sini. Sewaktu nenek saya hidup di bumi, hidupnya sengsara” Kemudian seekor ular besar tiba-tiba manucul di bawah kaki nenek saya tersebut dan mulai mengikat dan melilit tubuh nenek saya dari bawah ke atas. Saya berteriak dengan keras “Ahhhh” Nenek saya berteriak dengan takut “Tolong saya…Tolong” tetapi tidak ada gunanya. “Yeshua, Yeshua yang saya kasihi, saya yang melakukan banyak hal yang jahat”. Saya menangis. “Tolong lalukan sesuatu…tolong Yeshua” Yeshua tidak mengatakan sepatah katapun tetapi hatinya hancur ketika Dia melihat saya menangis dan menangis dan memohon, tetapi tidak ada gunanya. Malah di tengah-tengah kepanikan, nenek saya menanyakan keadaan keluarga dan khawatir tentang mereka, “Haak-Sung, bagaimana kabar kakak-kakak perempuan kamu? Bagaimana kabar ibu kamu?” Saya menjawab, “Semua baik-baik” Ketika saya menjawab dia, ular tersebut  melilit tubuh nenek saya lebih kencang lagi. Nenek saya berteriak kesakitan semakin kencang dan kencang. Yeshua memegang tangan saya, menuntun tangan saya dan berkata, “Haak Sung, sekarang waktunya untuk kita pergi.” Saya meninggalkan nenek saya yang sedang menangis dan kami keluar dari neraka. Yeshua berkata, “Di neraka, semua indera kamu lebih sensitif dan peka di bandingkan di bumi…Haak Sung, jangan menangis. Kamu melihat semuanya itu secara jelas, jadi pergilah dan layani Yahweh dengan setia. Apakah kamu mengerti hal ini?”&lt;br /&gt;Kemudian Yeshua memanggil saya, “Haak Sung, neraka sangat mengerikan, betulkah? Saya ingin menunjukkan Surga kepadamu.” Dengan waktu yang sangat singkat, kami berada di Surga. Sekumpulan malaikat dan orang-orang yang datang ke Surga sebelum saya, datang dan menyambut saya. Malaikat-malaikat berkumpul dengan Yeshua dan bergandengan tangan untuk menari bersama. Situasi Surga sangat berbeda dengan situasi di neraka. Situasi di Surga seperti nyata dan luar biasa.  Ketika di Surga, saya meminta kepada Yeshua, “Yeshua, anak dari pendeta Kim, yang bernama Joseph, kakinya di penuhi oleh bisul-bisul yang menyakitkan, dan dia susah berjalan. Tolong sembuhkan dia. Juga, ibu saya juga menderita sakit punggung. Tolong ibu saya supaya tidak sakit. Tolong juga untuk kakak Oh, Jung-Suk yang sekarang ini tinggal di kantor gereja. Tolong agar dia mendapatkan pekerjaan secepatnya. Dan terkahir, tolong kami supaya ada kebangkitan rohani di gereja kami.” Yeshua dengan senang menjawab, “Iya, baiklah” Yeshua melihat saya dan berkata, “Haak-Sung, cukuplah untuk hari ini. Mari kita pergi.” Ketika Yeshua memegang tangan saya, kami terbang melewati angkasa dan kembali ke gereja.&lt;br /&gt;Saya melanjutkan doa saya secara sungguh-sungguh. Saya tidak bisa berhenti memikirkan nenek saya yang sedang menderita di neraka, dan saya menangis dengan hebatnya. Saya sangat stress dan kesakitan dan saya menendang dan berteriak, “Yahweh, apa yang harus saya lakukan? Nenek saya meninggal karena saya. Sakit di dalam hati saya sangat luar biasa. Nenekku…Nenekku yang malang.” Saya menangis sampai lemas. Kemudian saya menangis lagi. Saya memanggil Yahweh. Saya jarang menangis tetapi saya tidak bisa percaya bahwa air mata saya terus mengalir selama 2 jam, 3 jam, dan kemudian 4 jam. Sesi doa pertama kali selesai tetapi saya tidak bisa menahan sedih saya. Saya membagikan kesaksian saya mengunjungi Surga dan neraka kepada anggota-anggota yang lain. Kemudian pada jam 5 pagi, kami memulai sesi ke 2 doa kami sampai selesai 5 jam kemudian. Ketika pendeta memberikan kotbah, Yeshua muncul, dan kemudian kotbah pendeta menjadi tambah berkuasa. Malaikat-malaikat datang dari Surga, berbaris di samping podium dan beberapa dari mereka membawa mangkuk dengan tiang. Mereka menangkap setiap doa-doa kami dan mereka bernyanyi, “Amen. Amen” Setelah persekutuan doa kami selesai, saya tidak bisa berhenti menangis akan keadaan nenek saya yang berada di neraka.&lt;br /&gt;Ketika persekutuan doa selesai, saya tidak bisa berhenti menangisi nenek saya yang berada di neraka.&lt;br /&gt;Hari ke 6. &lt;br /&gt;Baek Bong-Nyo: 4 jam telah berlalu semenjak pendeta memulai  kotbahnya. Tidak ada kami yang merasa ngantuk. Seorang anak kecil berumur 5 thn yang bernama Meena juga mendengarkan kotbah secara serius. Ketika saya memusatkan mata saya ke pendeta, Yeshua datang dengan beberapa malaikat. Yeshua membawa dan menuntun juga 9 domba dengan Dia. Saya sadar bahwa jumlah domba yang Yeshua bawa itu sama dengan jumlah anggota yang ikut dalam persekutuan doa ini (pendoa syafaat). “Kamu adalah domba-dombaKu..Aku selalu memperhatikanmu jadi jangan khawatir.”&lt;br /&gt;Kotbah dari pendeta Kim berapi-api dan dia berbicara dengan api Suci. Yeshua sangat terlibat di dalam kotbah pendeta Kim dan berteriak dengan kagum, “Baik kerjamu, pendeta Kim. Kerjamu bagus.” Yeshua berjalan di samping pendeta Kim dengan senyum yang bersinar terus-menerus. Ketika pendeta bergerak ke kiri, Yeshua juga bergerak ke kiri; ketika pendeta bergerak ke kanan, Yeshua juga bergerak ke kanan. Kemudian 10 malaikat muncul. Satu malaikat berdiri dan memegang buku yang terbuka sambil mencatat sesuatu dengan terburu-buru. Malaikat-malaikat yang lain mengelilingi pendeta membawa mangkuk-mangkuk dan mengumpulkan kotbah-kotbahnya. Ketika satu mangkuk terisi penuh, malaikat yang lain datang membawa mangkuk yang lain dan hal ini berlangsung terus sebagaimana mereka membawa mangkuk tersebut ke Surga. Yeshua bersuka cita dan malaikat-malaikat pun juga bersuka-cita.&lt;br /&gt;Setelah kebaktian selesai, tibalah saatnya untuk berdoa secara serempak. Ketika kami berdoa, kesembilan dari kami keliatan seperti berperang. Ketika kami menangis kepada Yahweh dengan pertobatan, air-mata dan keringat-pun keluarlah.&lt;br /&gt;Ketika Yeshua mendekat, Dia memanggil nama saya. Yahweh kemudian berbicara dengan membandingkan beberapa gereja, “Bong-Nyo, banyak gereja-gereja yang sedang tertidur dan banyak salib-salib dari gereja mereka yang menyala setiap malam tetapi anggota-anggota dari The Lord’s Church (Gereja Yahweh dalam bahasa Indonesianya) yang berdoa secara sungguh-sungguh. Saya sangat senang sekarang.” Kemudian malaikat-malaikat turun dengan berkelompok tiga. Satu, dua, tiga, empat, lima, saya menghitung untuk sementara tetapi saya tidak bisa melihat akhir dari kejadian tersebut sehingga saya berhenti. Mereka tetap turun tidak berhenti-hentinya dan berdiri di depan mimbar dimana sembilan dari kami berdoa. Mereka mengambil doa-doa kami di dalam mangkuk emas dan membawa mereka ke atas dan kembali. Malaikat-malaikat membawa doa-doa kembali ke Yahweh. Tetapi kemudian, anggota-anggota dari The Lord’s church menyembah semalam suntuk dan berdoa. Malaikat-malaikat Yahweh berterima kasih kepada kami dengan memberikan mereka banyak sekali pekerjaan.&lt;br /&gt;Yeshua berkata, ”Dengan ketekunan kamu memanggil nama Yahweh, menyembah siang dan malam, Bapa di Surga, Aku, dan Roh Kudus semuanya terkagum dengan ketekunan kamu. Sangatlah jarang untuk menemukan sebuah gereja seperti gereja kamu di bumi ini.” Bapa di Surga menanyakan kepada kami, “Apa yang bisa Saya berikan kepadaMu?” Kemudian Bapa bertanya kepada Yeshua, “AnakKu, menurutMu, apakah yang harus Aku lakukan?” Yeshua menjawab, “Bapa, kerjakanlah sesuai dengan kehendakMu.” Roh Kudus mengurapi kami dengan api Roh Kudus, minyak, dan karunia-karunia Surgawi. Bapa berkata, “Untuk istri pendeta, Kang Hyun-Ja, saya secara khusus ingin mengurapi dia dengan api dahsyat Roh Kudus dan kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit, dan saya ingin dia menari tarian Roh dengan berani.”&lt;br /&gt;Ketika istri pendeta mulai menari di dalam Roh, semua orang di tempat itu melihatnya dengan kagum. Wajahnya menjadi warna merah selagi dia menari di dalam pimpinan Roh.&lt;br /&gt;Secara tiba-tiba, Yahweh mendorong saya di suatu tempat di mana saya seperti terbenam di dalam air dan tubuh saya dan kaki saya bergerak menurut kehendak mereka sendiri. Tak lama kemudian, saya mendengar suara Yahweh yang berkata, “Saya akan membaptis kamu dengan api Roh” Saya merasa seperti saya di lempar di dalam minyak dan tubuh saya berasa seperti bola api.&lt;br /&gt;Kemudian, Yeshua mulai berkata mengenai gereja di Korea. Dengan kemarahan, Dia berkata, “Apa gunanya jikalau gereja itu besar dengan salib yang bersinar? Saya memilih pemimpin-pemimpin gereja untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang, tapi mereka kurang berdoa dan itu menghancurkan hatiKu.”&lt;br /&gt;Kemudian, saya menari dengan tarian Kudus dan berdoa di dalam bahasa Roh. Kemudian Yeshua memegang tangan saya dan berkata, “Bong-Nyo, mari pergi ke Surga bersamaKu.” Setelah Yeshua memegang tangan saya, tiba-tiba saya memakai jubah bewarna putih dan saya terbang ke udara bersama Yeshua. Ketika saya terbang makin tinggi, bumi semakin kecil dan kecil. Jagat raya sangatlah indah. Kami terbang untuk beberapa saat dan ketika kami mencapai galaksi. Ketika kami melewati galaksi, situasi menjadi gelap dan kemudian saya melihat dua jalan. Kami pergi ke jalan yang di sebelah kanan dan saya bertanya, “Yahweh, kemana tujuan di jalan yang sebelah kiri?” Yeshua menjawab bahwa jalan kiri tersebut menuju neraka. Keliatannya kami berada di sebuah jalan dan kemudian sebuah cahaya datang dengan sangat kuatnya sampai saya tidak bisa membuka mata saya.&lt;br /&gt;Surga di penuhi oleh bintang-bintang. Orang-orang di bumi kadangkali berkata tentang Surga, tetapi apa yang saya lihat tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata di bumi. “Bagaimana bisa? Bagaimana hal ini bisa terjadi?” Saya berkata. Manusia tidak bisa membanyangkan secara penuh bagaimana wujud Surga tersebut. Banyak malaikat yang menyambut dan menyalami saya. Yeshua berkata, “Kamu telah mengambil keputusan dan memberikan dirimu sepenuhnya untuk mengikuti ibadah di gereja, jadi saya ingin menunjukkan rumahmu di Surga. Marilah ikuti Aku.” Saya melihat banyak malaikat membangun sesuatu. Yeshua berkata kepada saya, “Inilah rumahmu.” Saya melihat, tetapi tidak ada rumah. Saya hanya melihat fondasi yang dalam dan malaikat-malaikat menggunakan emas untuk mengerjakan pekerjaan mereka. Yeshua berkata, “Dalam beberapa hari, rumahmu akan tambah naik. Jangan kecewa tetapi berdoalah senantiasa dan hidup dengan setia. Kamu  dulunya menyembah setan dan kamu telah membawa banyak orang ke hal-hal yang tidak benar. Tetapi kamu telah membuat tekad untuk percaya kepadaKu dan pergi ke gereja dengan setia.” Yeshua berkata, “Aku mempunyai suatu tempat dimana Aku ingin menunjukkan kepadamu. Ikutilah Aku.” Yeshua membawa saya ke suatu tempat. “Bong-Nyo yang Aku kasihi, Aku ingin menunjukkan kepadamu rumah harta dan rumah dari orang yang telah mengabarkan Injil kepadamu, yaitu pendetamu, pendeta Kim, Yong-Doo dan istrinya, Kang Hyun-Ja. Lihatlah dengan seksama. Di bumi, gedung 1000 tingkat itu sebanding dengan gedung satu tingkat di Surga dan segala sesuatu yang ada di Surga itu tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata manusia yang terbatas.”&lt;br /&gt;Di depan mata saya, saya melihat sebuah gedung yang sangat besar dan memancarkan cahaya yang sangat kuat sampai saya tidak bisa mengangkat kepala saya. “Ini rumah pendeta Kim Yong-Doo.” Yeshua mengangkat tangan kananNya dan kemudian saya bisa melihat secara jelas rumah pendeta Kim, Yong-Doo yang sangat indah di Surga. Kemudian Yahweh berkata, “Sekarang, mari kita lihat rumah harta dari pendeta Kim” Dari rumah pendeta Kim sampai ke rumah hartanya, jaraknya sekitar 3 atau 4 perhentian bis. Rumah harta dari pendeta Kim di jaga dengan sangat ketat oleh beratus-ratus maaikat sehingga kami tidak bisa masuk ke dalam. Ketika Yeshua muncul, malaikat-malaikat penjaga menurunkan sayap mereka ke bawah, berdiri dan berlutut di depan Yeshua [Ibrani 1:6; Wahyu 7:11]. Setiap rumah harta di Surga memerlukan izin dari Yeshua untuk masuk ke dalam. Sinar-sinar berwarna berkilauan memancar dari dalam rumah harta keluar dan gambaran itu mengagumkan.  saya berkata. Di dalam ruamh harta“Wow, pendeta Kim pasti akan sangat senang” tersebut banyak sekali malaikat-malaikat yang sibuk dengan mengumpulkan bahan-bahan/materi-materi dari kepunyaan pendeta Kim yang datang dari bumi. Harta dari pendeta Kim terus menumpuk. Saya bertanya kepada Yeshua, “Kenapa rumah pendeta Kim begitu besar dan kenapa dia mempunyai banyak harta?” Yahweh menjawab saya, “Pendeta Kim Yong-Doo memulai perjalanan imannya pada saat dini dan dia selalu berdoa dan selalu melayani saya dengan setia” Yeshua berkata, ”Inilah semua waktu yang kita punya pada hari ini. Jadi kita akan melihat hal-hal yang lain  di lain waktu kamu datang ke sini.” Yeshua membawa saya kembali ke gereja. Yeshua berkata satu hal sebelum Dia pergi meninggalkan saya, ”Ketika Aku mati di kayu salib, banyak yang percaya bahwa Aku tidak akan hidup lagi. Mereka [banyak orang] berhenti percaya kepadaKu, berhenti datang ke gereja, dan sekarang melakukan banyak hal-hal yang duniawi.”&lt;br /&gt;Hari ke 7.&lt;br /&gt;Kim Joo-Eun: Saya berdoa di dalam roh sekitar 1 jam dan kemudian cahaya yang sangat terang muncul. Yeshua memakai jubah yang putih dan muncul di depan saya. Yeshua mempunyai rambut yang bewarna cokat dan memakai garment yang putih, dan mirip bentuknya seperti toga. Yeshua memanggil nama saya, “Joo-Eun, Joo-Eun yang Kukasihi, Aku mengasihimu.” Selagi Yeshua berkata demikian, Dia semakin mendekat ke arah saya. Saya sangat kaget dan berkata “Apakah engkau benar-benar Yeshua? Wow, Yeshua, Saya mengasihiMu. Kamu luar biasa.” Saya di penuhi dengan sukacita karena saya tidak tahu harus melakukan apa. Yeshua duduk didepan saya dan berkata bahwa Dia mengasihi saya. Saya dengan gembira berkata, “Yeshua, saya mengasihiMu.” Dan Dia berkata, ”Ya, Aku mengasihimu dengan sangat.” Yeshua berkata kepada saya, “Berdoalah dengan sungguh-sungguh dan Aku akan menyatakan diriKu kepadamu. Aku akan membawa kamu ke Surga dan menunjukkan Surga kepadamu. Jadi, berdoalah sungguh-sungguh.” Dan kemudian Yeshua menghilang.&lt;br /&gt; Ketika saya tidak melihat Yeshua, saya mulai berdoa di dalam bahasa Roh dengan segala kekuatan saya. Tiba-tiba, saya melihat sebuah benda yang aneh muncul di depan saya dan menuju ke arah saya. Benda tersebut mempunyai 2 mata yang sedikit robek dan sebelah kanan matanya mempunyai tanda X. Setan ini di penuhi dengan luka-luka. Saya berteriak, “Di dalam nama Yeshua, enyahlah dari saya.” Setan tersebut menghilang. Saya melanjutkan berdoa dan seketika ada setan lain yang muncul dengan mata yang lebih sempit dari mata kucing. Setan ini mempunyai sayap-sayap menyerupai kelelawar dan gigi tajam yang keluar yang keliatannya sangat mengerikan. Setan ini datang ke arah saya untuk menakuti saya tetapi saya mengalahkan setan tersebut di dalam nama Yeshua.&lt;br /&gt;Kemudian, ada setan lain yang muncul tapi kali ini saya sepertinya pernah melihatnya dan saya berpikir dimana saya pernah melihat setan ini sebelumnya. Saya menyadari bahwa setan ini mirip dengan karakter yang saya lihat di permainan komputer (game) yang bernama Starcraft. Setan wanita ini lari menuju saya. Dia berusaha merendahkan saya dengan melihat saya ke bawah. Tidak seperti setan-setan yang langsung pergi ketika saya menyebut nama Yeshua, setan wanita ini tidak pergi secara gampang. Malah setelah saya berkali-kali berteriak, setan ini tidak perduli dan saya menjadi tambah takut. Saya pergi ke sebelah pendeta Kim di sebelah altar dan melanjutkan berdoa. Pendeta Kim memegang dan mengangkat tangan saya, berdoa bersama dengan saya, dan dengan demikian setan wanita itu pergi.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/11/orang-yahudi-amerika-utara-dan-selatan.html</link><category>ORANG YAHUDI AMERIKA UTARA DAN SELATAN</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Tue, 24 Nov 2009 19:03:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-6377820611862658755</guid><description>Orang Yahudi Amerika Utara dan Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;______________________________  e-JEMMi  _____________________________&lt;br /&gt;                   (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)&lt;br /&gt;______________________________________________________________________&lt;br /&gt;SEKILAS ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDITORIAL&lt;br /&gt;PROFIL BANGSA: Orang Yahudi Amerika Utara dan Selatan&lt;br /&gt;SUMBER MISI: Bajio Christian Mission&lt;br /&gt;TOKOH MISI: A.W. Tozer (1897 -- 1963)&lt;br /&gt;DOA BAGI MISI DUNIA: Kolombia, Cina&lt;br /&gt;DOA BAGI INDONESIA : Banjir Melanda Banyak Wilayah di Indonesia&lt;br /&gt;______________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   ALL WHO ARE BORN OF GOD SHOULD DEVELOP A LIKENESS TO THE FATHER&lt;br /&gt;______________________________________________________________________&lt;br /&gt;EDITORIAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Shalom,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Mengenal lebih dekat sekelompok orang atau bangsa tertentu merupakan &lt;br /&gt;  sebuah pengalaman unik. Karena selain menambah wawasan dan &lt;br /&gt;  pengetahuan, mengenal mereka juga merupakan sarana bagi kita untuk &lt;br /&gt;  menjalankan Amanat Agung, yaitu memenangkan semua bangsa, di mana &lt;br /&gt;  pun mereka berada, bagi Kristus. Orang Yahudi, khususnya yang &lt;br /&gt;  tinggal di Amerika Utara dan Selatan, adalah salah satu dari sekian &lt;br /&gt;  banyak etnik di dunia yang memiliki keunikan tersendiri. Selain &lt;br /&gt;  dikenal sebagai kaum cendekiawan, dalam sejarah Alkitab pun bangsa &lt;br /&gt;  ini disebut sebagai nenek moyang bangsa Israel. Sebenarnya, apa yang &lt;br /&gt;  menjadi kelebihan dari bangsa ini? Seperti apakah kehidupan mereka? &lt;br /&gt;  Apa yang menjadi kepercayaan mereka? Apa yang menjadi kebutuhan &lt;br /&gt;  mereka dan apa yang perlu kita doakan untuk mereka? Untuk mengetahui &lt;br /&gt;  jawabannya, silakan Anda membaca sajian e-JEMMi minggu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Selamat membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pimpinan Redaksi e-JEMMi,&lt;br /&gt;  Novita Yuniarti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;______________________________________________________________________&lt;br /&gt;PROFIL BANGSA&lt;br /&gt;                   &lt;br /&gt;                 ORANG YAHUDI AMERIKA UTARA DAN SELATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Orang Yahudi mewakili agama monoteis tertua era modern. Karena &lt;br /&gt;  keunikan-keunikan sejarah dan budaya mereka, orang Yahudi memiliki &lt;br /&gt;  identitas yang kuat. Penganiayaan dan diskriminasi terhadap mereka &lt;br /&gt;  mengakibatkan orang Yahudi bermigrasi dan menetap di seluruh penjuru &lt;br /&gt;  dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Meskipun mereka menganut budaya dan agama yang sama, orang Yahudi di &lt;br /&gt;  Amerika Utara dan Amerika Selatan memiliki gaya hidup yang berbeda. &lt;br /&gt;  Komunitas Yahudi di Amerika Selatan mulai terbentuk dari Konversos &lt;br /&gt;  (orang-orang Yahudi yang dipaksa mengikuti ajaran Katolik) yang &lt;br /&gt;  menemani para penjelajah Spanyol dan Portugis. Akan tetapi, sebagian &lt;br /&gt;  besar imigran Yahudi di Amerika datang dari Eropa Tengah, Eropa &lt;br /&gt;  Timur, serta Timur Tengah pada akhir tahun 1800-an. Meskipun &lt;br /&gt;  sebagian besar berbahasa Inggris atau Spanyol, dialek khas orang &lt;br /&gt;  Yahudi yang lain masih tetap digunakan. Yiddish, dialek Jerman &lt;br /&gt;  dengan unsur Ibrani, menjadi bahasa pergaulan keturunan orang Eropa, &lt;br /&gt;  sementara Ladino, campuran bahasa Spanyol dan bahasa Ibrani, sering &lt;br /&gt;  digunakan oleh para keturunan Spanyol. Bahasa Ibrani adalah bahasa &lt;br /&gt;  yang digunakan dalam doa bagi kebanyakan orang-orang Yahudi &lt;br /&gt;  Ortodoks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  SEPERTI APAKAH KEHIDUPAN MEREKA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Di Amerika Utara, sebagian besar orang Yahudi tinggal di daerah kota &lt;br /&gt;  di pesisir timur atau barat. New York mengayomi populasi orang &lt;br /&gt;  Yahudi terbanyak di Amerika Utara, dengan lebih dari setengah juta &lt;br /&gt;  orang Yahudi Hassidic saja. Di Amerika Selatan, mereka juga tinggal &lt;br /&gt;  di kota, namun tetap memelihara status mereka sebagai etnik &lt;br /&gt;  minoritas dengan agama yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sementara mempertahankan identitas Yahudinya, mayoritas orang Yahudi &lt;br /&gt;  Amerika Utara menyesuaikan diri dengan budaya Amerika. "Keyahudian" &lt;br /&gt;  sering ditunjukkan terutama dalam situasi-situasi sekuler, seperti &lt;br /&gt;  penggunaan bahasa Yiddish dan tradisi keluarga, ketimbang di bidang &lt;br /&gt;  keagamaan, seperti mengikuti hukum orang Yahudi perihal pembatasan &lt;br /&gt;  menu makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Tidak semua orang Yahudi religius. Beberapa orang menganggap &lt;br /&gt;  keyahudian mereka hanya sebagai identitas sosial dan budaya. Sejak &lt;br /&gt;  kecil, mereka sudah tahu apa artinya menjadi orang Yahudi. Pemahaman &lt;br /&gt;  itu didapat di rumah melalui penyampaian cerita dan dengan terlibat &lt;br /&gt;  dalam ritual-ritual dan upacara-upacara Yahudi, seperti Rosh &lt;br /&gt;  Hashanah (Tahun Baru), Yom Kippur (Hari Pengampunan Dosa), dan &lt;br /&gt;  Paskah. Proses sosialisasi juga terjadi melalui keterlibatan dalam &lt;br /&gt;  sekolah Ibrani atau sinagoge pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pada usia 13 tahun, upacara Bar Mitzvah untuk anak laki-laki (atau &lt;br /&gt;  Bar Mitzvah untuk anak perempuan) merupakan tata cara upacara &lt;br /&gt;  penting, yang menandai masuknya anak itu menjadi anggota dewasa &lt;br /&gt;  dalam masyarakat. Walaupun pada masa lampau upacara tersebut lebih &lt;br /&gt;  spiritual sifatnya, upacara tersebut kini menjadi sama pentingnya &lt;br /&gt;  dengan kegiatan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Perkawinan dan hubungan keluarga di antara orang Yahudi hampir sama &lt;br /&gt;  dengan orang Amerika. Meski orang Yahudi memiliki sedikit anak, &lt;br /&gt;  mereka sangat memerhatikan anak, baik hati, dan memberi banyak &lt;br /&gt;  kebebasan. Walaupun para istri biasanya menggunakan nama keluarga &lt;br /&gt;  suami mereka, identitas orang Yahudi diurutkan dari pihak ibu. &lt;br /&gt;  Artinya, jika seorang anak memiliki ibu seorang Yahudi, maka menurut &lt;br /&gt;  hukum Yahudi, dia adalah orang Yahudi. Dia memiliki segala hak dan &lt;br /&gt;  hak istimewa yang dibawa statusnya, termasuk hak untuk bermigrasi ke &lt;br /&gt;  Israel dan menetap menjadi penduduk di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Orang Yahudi Amerika Utara dan Selatan sebagian besar berdagang dan &lt;br /&gt;  bekerja dalam bidang profesi. Mereka sangat baik dalam usaha kecil &lt;br /&gt;  dan menengah, industri komunikasi dan hiburan, obat-obatan, hukum, &lt;br /&gt;  dan akuntansi. Di Amerika Selatan, para eksekutif Yahudi betul-betul &lt;br /&gt;  berhasil. Meskipun demikian, semakin berhasil para eksekutif Yahudi &lt;br /&gt;  di Amerika Selatan, semakin besar pula kecenderungan mereka untuk &lt;br /&gt;  berasimilasi dalam masyarakat Eropa Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  APA KEPERCAYAAN MEREKA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bagi orang Yahudi yang religius, Tuhan adalah Yang Mahatinggi, &lt;br /&gt;  Pencipta alam semesta, dan Hakim tertinggi bagi manusia. Selain itu, &lt;br /&gt;  keyakinan beragama masyarakat Yahudi sangat beragam. Orang Yahudi &lt;br /&gt;  Ortodoks pada umumnya mengikuti kepercayaan agama tradisional dan &lt;br /&gt;  praktik-praktik yang ditemukan dalam kesusastraan Yahudi, yang &lt;br /&gt;  menafsirkan Injil mengenai masalah etika, agama, pemerintahan, dan &lt;br /&gt;  kejahatan. Orang Yahudi konservatif kurang tradisional dibandingkan &lt;br /&gt;  dengan Ortodoks, dan mereka menggabungkan etika, filosofi, dan &lt;br /&gt;  gagasan tentang sekolah rohani yang berbeda. Kaum Yahudi Reform &lt;br /&gt;  adalah yang paling liberal dan menafsirkan kepercayaan dan ritual &lt;br /&gt;  Yahudi dalam terang hidup dan pikiran kontemporer. Mereka tidak &lt;br /&gt;  yakin kalau Hukum Yahudi dinyatakan secara ilahi. Mereka tidak &lt;br /&gt;  dibatasi oleh makanan halal (disetujui secara tradisi). Mereka juga &lt;br /&gt;  tidak harus memakai peci (yarmulke) ketika berdoa atau menggunakan &lt;br /&gt;  bahasa Ibrani dalam doanya. Semua orang Yahudi yang religius percaya &lt;br /&gt;  akan datangnya Era Mesianik (Messianic Age), tapi hanya Yahudi &lt;br /&gt;  Ortodoks yang mencari pribadi Mesias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  APA YANG MENJADI KEBUTUHAN MEREKA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Orang Yahudi memiliki pemahaman yang luar biasa tentang keterkaitan &lt;br /&gt;  mereka dengan perjanjian Abraham. Namun demikian, mereka juga &lt;br /&gt;  memiliki sejarah menolak Yesus Kristus sebagai Mesias, Pribadi yang &lt;br /&gt;  menggenapi perjanjian tersebut. Berdoalah supaya ketika Injil &lt;br /&gt;  diberitakan, hal itu tidak akan dianggap sebagai antisemitik, tapi &lt;br /&gt;  lebih kepada penggenapan janji Allah atas manusia melalui Abraham &lt;br /&gt;  berabad-abad yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  POKOK DOA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Mintalah Tuhan yang Empunya tuaian untuk mengirimkan orang-orang&lt;br /&gt;     Kristen yang penuh kasih untuk bekerja di tengah-tengah&lt;br /&gt;     masyarakat Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  2. Mintalah agar Roh Kudus memberikan hikmat dan pertolongan kepada&lt;br /&gt;     misi yang sasarannya adalah orang Yahudi Amerika Utara dan &lt;br /&gt;     Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  3. Berdoalah supaya saat orang Yahudi menonton film tentang Yesus,&lt;br /&gt;     mereka bisa memahami bahwa Yesus itulah Mesias yang sudah lama&lt;br /&gt;     dinantikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  4. Mintalah kepada Tuhan untuk melembutkan hati orang Yahudi&lt;br /&gt;     terhadap orang Kristen sehingga mereka bisa mendengar dan&lt;br /&gt;     menerima berita keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  5. Berdoalah agar Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya kepada orang&lt;br /&gt;     Yahudi melalui mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  6. Berdoalah agar Tuhan memberi pertolongan kepada orang-orang&lt;br /&gt;     Kristen Yahudi saat mereka menyaksikan iman mereka kepada&lt;br /&gt;     bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  7. Doakan agar Roh Kuduslah yang mengambil alih kekuasaan &lt;br /&gt;     pemimpin-pemimpin rohani dan penguasa yang mengikat orang Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  8. Berdoalah agar gereja-gereja lokal dibangkitkan untuk menarik&lt;br /&gt;     masyarakat Yahudi. (t/Setyo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Bahan diterjemahkan dari sumber:&lt;br /&gt;  Nama situs: Joshua Project&lt;br /&gt;  Judul asli artikel: Jew of El Salvador&lt;br /&gt;  Penulis: Tidak dicantumkan&lt;br /&gt;  Alamat URL: http://www.joshuaproject.net/peopctry.php?rop3=109538&amp;rog3=ES</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/11/china-dimeteraikan-oleh-roh-allah-china.html</link><category>CINA DIMATERAIKAN ROH ALLAH</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Tue, 24 Nov 2009 18:59:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-9092096152496571818</guid><description>CHINA – DIMETERAIKAN OLEH ROH ALLAH!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(CHINA – SEALED BY GOD’S SPIRIT! )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Dr. R. L. Hymers, Jr.&lt;br /&gt;Diterjemahkan Dr. Eddy Purwanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Minggu Malam, 17 Agustus 2008&lt;br /&gt;di Baptist Tabernacle of Los Angeles&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” (Wahyu 7:3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua mata telah tertuju ke China. Olympiade di Beijing telah ditonton oleh jutaan tak terhitung jumlahnya orang di seluruh dunia melalui televisi. Ekonomi China sedang meledak, bertumbuh paling cepat dari semua negara di bumi ini. Namun hal yang mengejutkan tentang China adalah pertumbuhan Kekristenan di dua puluh lima tahun terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;David Aikman, mantan Pimpinan Kantor majalah Time di Beijing, dalam bukunya, Jesus in Beijing (Regnery Publishing, Inc., 2003) berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;China sedang dalam proses menjadi Kristen. Itu tidak berarti bahwa semua orang China akan menjadi orang-orang Kristen, atau bahkan mayoritas akan menjadi Kristen. Namun pada hari ini tingkat pertumbuhan jumlah orang Kristen di seluruh negeri ini, di kota-kota, dan khususnya di antara lembaga sosial dan budaya yang dibangun di China, kemungkinan ini orang-orang Kristen lah yang akan membuatnya… 30 persen dari jumlah penduduk China pada tiga decade [sekarang 25 tahun, sejak buku ini ditulis tahun 2003]… Dengan tingkat pertumbuhan 7 persen per tahun, jumlah orang Kristen di China telah menyebabkan jumlah orang-orang Kristen di kebanyakan negara di dunia menjadi nampak tidak ada apa-apanya. Sebagaimana orang-orang Kristen yang sedang berkembang di seluruh [belahan dunia lainnya], orang-orang Kristen di China merepresentasikan suatu barisan [di garis terdepan] dari gereja pada abad dua puluh satu ini… penyebaran orang-orang China ke Asia dan ke belahan bumi sebelah selatan pada dua decade terakhir ini mungkin akan berefek kepada Kekristenan pada skala global. Hal ini dengan baik telah digambarkan oleh Philip Jenkins dalam bukunya The Next Christendom… Yang layak dipertimbangkan bukan hanya kemungkinan bahwa bukan hanya jumlah kwantitasnya, namun menjadi pusat gravitasi intelektual yang mungkin dengan jelas akan menarik Kekristenan pindah keluar dari Eropa dan Amerika ketika China menjadi Kristen dan China menjadi kekuatan superpower secara global… Akankah abad dua puluh satu ini menjadi abad bagi China di dunia ini?... Itulah yang telah diperdebatkan dalam buku ini bahwa Kekristenan akan mengubah natur China dalam banyak cara selama beberapa decade ke depan, dan dalam pelaksanaannya akan mengubah dunia di mana kita tinggal (David Aikman, Jesus in Beijing: How Christianity is Transforming China and Changing the Global Balance of Power, Regnery Publishing, Inc., 2003, pp. 285, 291, 292).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita perlu diingatkan bahwa kebangunan rohani yang sedang melanda China sekarang ini tidak datang dengan mudah. Menggunakan kata-kata Churchill, itu hanya datang dengan “darah, kerja keras, keringat dan air mata.” Itu hanya datang melalui pertempuran berdarah dengan Setan yang bertahan lebih dari 100 tahun. Saya dapat menjelaskan kepada Anda tentang Pemberontakan Petinju (Boxer Rebellion) pada tahun 1900. Riley K. Smith berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Para Petinju ini memiliki kebencian yang mendalam terhadap orang-orang Kristen… Mereka yakin [Kaisar wanita, Tzu His] bahwa para misionaris sedang mencuri roh-roh orang China dan mencungkil mata anak-anak China untuk dijadikan obat oleh mereka. Kaisar wanita itu mengambil tindakan melawan “para iblis kulit putih,” dan pada 21 Juni 1900 mengeluarkan perintah rahasia untuk membunuh semua orang asing. Pembunuhan mulai… para Petinju mulai membinasakan kota-kota… mereka membawa daftar nama-nama gereja dan mendatangi dari pintu satu ke pintu lain untuk melumpuhkan dan memancung banyak misionaris dan orang-orang Kristen China… Salah satu tempat pembantaian yang paling berdarah ada di ibu kota Shanxi, Taiyuan. Dengan perintah menutup pintu gerbang kota itu, semua orang asing terjebak di dalamnya.&lt;br /&gt;       Pada akhir Juni 1900, banyak gerombolan membakar orang-orang Baptis Inggris dan misi campuran Shao Yang. Para misionaris dan kelompok orang-orang Kristen China mencari perlindungan di sekolah Baptis setengah mil perjalanan. Setelah mereka tiba, salah satu dari para misionaris, Edith Coombs, sadar bahwa ia telah meninggalkan dua anak gadis China di belakang. Ia berlari kembali ke antara bangungan yang sedang terbakar itu, ia menyelamatkan gadis-gadis itu namun ia ditangkap oleh gerombolan orang itu dan disudutkan ke nyala api itu. Tindakan akhir Edith adalah berlutut [berdoa] dalam api ketika api itu mulai membakarnya….&lt;br /&gt;       Para misionaris dan orang-orang Kristen China yang bersama dengan mereka diburu, dilempari baru, dan dipenggal lehernya. Kepala mereka digantung di kota-kota sebagai peringatan bagi semua orang… Misalnya seorang misionaris yang bernama Carl Lundberg, yang mencoba melarikan diri bersama para misionaris yang menjadi pengikutnya dan anak-anak mereka ke Mongolia… Ia menulis, “Jika kami tidak dapat melarikan diri, ceritakanlah kepada teman-teman kami bahwa kami hidup dan mati bagi Tuhan. Saya tidak menyesal datang ke China. Tuhan memanggil kami dan anugerah-Nya cukup bagiku… Maklumilah tulisan tanganku ini, aku menulis sambil gemetaran.” Ia bersama yang lainnya [segera] dipancung.&lt;br /&gt;       Orang-orang Kristen China tidak terhindar dari pembantaian itu. Banyak dari mereka ditawarkan kebebasan hanya bila mereka mau meninggalkan Kristus. Beberapa orang mengaku salah; banyak yang tidak mau. Salah satu yang menolak adalah seorang laki-laki yang dikenal sebagai Yen “Yang Setia”, yang bersama dengan istrinya diikat disebuah tiang di kuil penyembahan berhala.. Para Petinju dengan brutal memukuli mereka dengan tongkat pemukul dan kemudian menyalakan api di bawah mereka, membakar kaki mereka. Namun keluarga ini masih menolak untuk menyangkal Kristus. [Akhirnya] orang-orang gila itu [para Petinju] membebaskan Ny. Yen, namun suaminya tidak begitu beruntung. Para Petinju itu melemparkan tubuhnya ke [tumpukan kayu] untuk dibakar dan menyulut kayu itu [dengan api]. Ketika tubuhnya terbakar dalam nyala api itu [seorang tentara mencoba untuk menyelamatkannya]. Tentara itu dicincang berkeping-keping. Karena marah terhadap kebrutalan tersebut, kemudian para tentara memburu para Petinju itu keluar kuil dan mengambil Tuan Yen, yang telah terbakar namun masih setengah hidup, kepada hakim, orang yang melemparkan [Tuan Yen] ke dalam penjara di mana… ia mati.&lt;br /&gt;       Ketika pembantaian itu akhirnya surut, lebih dari 30,000 orang Kristen China yang telah menjadi martir. Dalam buku The China Martyrs of 1900, Robert Coventry Forsythe menulis, “Pembantaian yang dilakukan oleh para Petinju ini menyebabkan banyak orang Protestan yang menjadi martir lebih banyak dari semua dekade-dekade sebelumnya dalam sejarah gereja-gereja Protestan di China… banyak orang menderita penyiksaan yang tak terkatakan, dan banyak orang lebih baik mati dari pada sesat” (Riley K. Smith, China: The Blood-Stained Trail, Living Sacrifice Book Company, 2008, hal. 46, 47, 49, 50, 51).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau saya dapat menjelaskan kepada Anda tentang penganiayaan oleh orang-orang Jepang yang fanatik yang membunuh banyak orang Kristen ketika mereka menaklukkan China pada Perang Dunia II. Mantan Pendeta saya, Dr. Timothy Lin, yang pernah menjadi pimpinan panti asuhan, istri dan anak perempuannya masuk kapal untuk melarikan diri. Pesawat-pesawat Jepang terbang dan menembaki kebanyakan orang yang ada dalam kapal itu, membunuh istri dan anak perempuan Dr. Lin. Dr. Lin jatuh sebelum mencapai kapal itu dan lehernya retak, dan kemudian ia melarikan diri dari tembakan-tembakan itu. Ia hampir mati karena lehernya yang retak itu, namun ia hidup dan segera datang ke Amerika, di mana ia menjadi gembala saya dan mengajar beberapa tahun. Seperti Pastor Wurmbrand, Dr. Lin adalah martir yang masih hidup, orang yang hidup setelah hampir mati menjadi martir, namun melarikan diri untuk dapat berbicara tentang Kristus sebagai ganti bagi mereka yang telah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau saya dapat menceritakan kepada Anda tentang orang-orang di China yang telah menderita dan mati di bawah penganiayaan diktator Komunis Mao Tse Tung, pada masa “Revolusi Budaya” tahun 1966-1969. Namun saya akan membiarkan Pastor Richard Wurmbrand yang melakukan itu. Saya kenal baik Pastor Wurmbrand. Ia pernah berbicara beberapa kali di gereja kita. Ia adalah pendiri dari “The Voice of the Martyrs” [di Indonesia “Kasih Dalam Perbuatan”]. Ia, juga, adalah seorang martir yang masih hidup, yang telah menghabiskan 14 tahun dalam kamp konsentrasi Komunis Rumania. Tiga tahun dari antara tahun-tahun ini ia disiksa tanpa batas di tempat terpencil, tidak pernah mendengar suara manusia atau melihat sinar matahari. Saya akan membiarkan Pastor Wurmbrand menceritakan kepada Anda tentang penderitaan orang-orang Kristen China di bawah Mao Tse Tung, pada masa “Revolusi Budaya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Penderitaan Gereja Tionghoa melebih semua imajinasi… Dr. D. Rees, mantan misionaris ke China, menulis untuk kita, “Semua teman-teman Tionghoa saya telah dibunuh atau dipenjarakan. Satu dibuat menjadi buta, satu dilemparkan ke dalam sebuah sumur, dua orang mati karena tebese, dan yang lainnya, ketika dicuci otaknya, kehilangan ingatannya dan menandatangi surat pengakuan bersalah. Ketika pikirannya kembali pulih, ia merobek-robek surat pengakuan bersalah yang pernah ia tandatangani itu. Namun Gereja Tionghoa sedang bertumbuh menjadi beribu-ribu….&lt;br /&gt;       Seorang dokter India, Kamun Chandah, kakinya dipotong dan matanya dicungkil di salah satu penjara China Merah.&lt;br /&gt;       Dalam suatu peristiwa, Vladimir Tatishtshev, seorang Rusia, ditangkap di Shanghai [China]. [Komunis] China menyiksa dengan mengikatkan tabung besi ke kakinya dengan skrup dan memukul kakinya sampai tulangnya remuk, agar dia mengakui kejahatan yang tidak pernah ia lakukan. Ketika ia menolak, polisi Komunis itu pergi ke rumahnya. Petugas itu mengambil bayinya dan mengatakan kepada istrinya, “Jika kamu tidak menandatangani surat pengakuan bersalah menentang suamimu, kami akan meremukkan kepala bayi kamu.” Ibu itu… menolak. Kemudian petugas kepolisian itu, membenturkan kepala bayi itu ke tembok… dan Komunis yang lain menembak ibu itu.&lt;br /&gt;       Radio Moscow mengatakan pada 7 April 1970, “Selama sepuluh tahun, lebih dari 25 juta [orang Kristen] di China telah dibinasakan. Jutaan [lainnya] dibuang ke camp-camp konsentrasi.”&lt;br /&gt;       Surat kabar Moscow, Krasnaia Zvezda [pada 7 Mei, 1969] menulis, “Partai Komunis China… telah membakar mata banyak orang dengan air panas dan asam sulfur, memotong [kaki] mereka dengan pisau dan memcehkan tengkorak kepala mereka dengan batu… dan masih banyak yang lainnya.”&lt;br /&gt;       Banyak saudara Tionghoa kami yang sedang meraba-raba sekarang dalam kebutaan mereka, [lengan dan tangan] mereka yang telah dipotong. [Namun] gereja bawah tanah sedang menjamur [dan bertumbuh] (Pastor Richard Wurmbrand, Where Christ is Still Tortured, Marshalls Paperbacks, London, 1982, hal. 130, 131).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendengar tentang penderitaan dan penyiksaan orang-orang Kristen di China Minggu malam yang lalu yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata, seseorang yang datang ke gereja kami yang telah mendengarkan khotbah itu berkata, “Mengapa begitu banyak orang menjadi Kristen di China bahkan walaupun mereka dipenjarakan dan disiksa?” Jawabannya ada dalam ayat kita ini. Pada saat datang Kesusahan Besar malaikat Tuhan akan berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka” (Revelation 7:3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini berbicara tentang 144,000 orang Yahudi yang akan berbalik kepada Kristus dan dimeteraikan oleh Roh Kudus pada dahi mereka (pikiran mereka). Kita diberitahu apa maksud dari “meterai” ini dalam Efesus 1:12-13,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya. 13Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.” (Efesus 1:12-13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang percaya di dalam Kristus, ia dimeteraikan oleh Roh Kudus. Seperti 144,000 saksi Yahudi pada masa Kesusahan/Tribulasi, mereka dimeteraikan oleh “Allah kita pada dahi mereka” (Wahyu 7:3). Ketika Nuh masuk ke dalam bahtera sebelum Air Bah, Alkitab mengatakan, “TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh” (Kejadian 7:16). Pemeteraian Nuh ke dalam Bahtera adalah tipe tentang petobat sejati yang “dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu” (Efesus 1:13). Orang-orang Yahudi yang bertobat pada masa Tribulasi akan dimeteraikan pada dahi mereka, seperti Nuh dimeteraikan dalam Bahtera oleh Roh Allah. Sekali Allah “menutup dari dalam” dan “memeteraikan” pikiran Anda oleh Roh Allah sehingga tidak ada apapun di dunia ini yang dapat menyebabkan Anda kehilangan keselamatan Anda. Anda memiliki jaminan kekal, “dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu” (Efesus 1:13). Tidak ada penganiayaan, atau bahkan siksaan, yang dapat memisahkan Anda dari Kristus ketika Anda telah “dimeteraikan” pada “dahi” Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukanlah sesuatu yang hanya akan terjadi pada para petobat Yahudi pada masa Tribulasi. Ini sedang terjadi sekarang pada ratusan ribu orang di China Komunis. Dan itu dapat terjadi pada Anda juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datanglah kepada Kristus. Percayalah kepada Dia. Percayalah kepada Dia dengan segenap hati Anda. Ketika Anda melakukannya, Anda akan dilahirkan kembali. Allah akan memeteraikan pikiran Anda sehingga tidak ada masalah, atau penganiayaan, atau kesulitan yang akan dapat membuat Anda kehilangan keselamatan Anda – dan Anda akan memiliki jaminan kekal di dalam Kristus Yesus tidak peduli apa yang terjadi pada Anda! Itu adalah rahasia dari banyak martir Yahudi pada masa Tribulasi. Itu adalah rahasia para martir orang Tionghoa di China pada hari ini. Mereka percaya kepada Yesus, dan mereka diselamatkan untuk selama-lamanya. Tidak peduli apapun kesulitan dan penganiayaan yang menghampiri mereka, mereka tidak akan pernah menyerah kepada Setan atau kembali ke dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristus mati di kayu Salib untuk membayar penghukuman atas dosa-dosa kita. Ia mencurahkan Darah-Nya untuk menyucikan dosa-dosa kita. Datanglah kepada Dia! Percayalah kepada Dia! Ia akan menyelamatkan Anda untuk selama-lamanya, dan Anda tidak akan pernah terhilang lagi. Tidak peduli apapun pencobaan yang menghampiri Anda dalam hidup ini, Anda tidak akan meningalkan gereja Anda atau meninggalkan Kristus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(AKHIR KHOTBAH)&lt;br /&gt;Anda dapat membaca khotbah-khotbah Dr. Hymers setiap minggu di Internet&lt;br /&gt;di www.realconversion.com. Click on “Sermon Manuscripts.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh: Dr. Eddy Peter Purwanto @ www.sttip.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. Kreighton L. Chan: Efesus 1:5-14.&lt;br /&gt;Pujian Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. Benjamin Kincaid Griffith:&lt;br /&gt;      “From Every Stormy Wind That Blows” (by Hugh Stowell, 1799-1865).</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title/><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/11/hidup-adalah-kristus-yang-ketiga-dari.html</link><category>HIDUP ADALAH KRISTUS</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Tue, 24 Nov 2009 18:51:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-8045606441299960772</guid><description>Hidup Adalah Kristus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga dari serangkaian khotbah-khotbah penafsiran 2 Korintus 12:9&lt;br /&gt;"Dalam Kelemahanlah Kuasa-Ku Menjadi Sempurna"&lt;br /&gt;Disampaikan oleh Pastor Eric Chang&lt;br /&gt;Kamp Gereja CDC Singapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Menerapkan Tema Kamp Ini?&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari tema kamp ini "Hidup adalah Kristus", pokok yang ditugaskan kepada saya hari ini adalah: "Strategi untuk menerapkan tema kamp ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan "strategi", saya mengira bahwa kita ingin tahu "bagaimana" kita seharusnya menghidupi  hidup ini yang adalah Kristus. Sebelum kita dapat sampai pada pokok tentang "bagaimana" menghidupi hidup ini, kita harus mengerti lebih dahulu tentang hidup ini yang harus kita jalani. Tetapi di sinilah masalah saya dimulai, karena untuk menguraikan  "hidup adalah Kristus", saya mungkin perlu memberikan satu uraian yang lebih cocok untuk tingkat pelatihan sepenuh waktu dari pada khotbah kamp seperti yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya telah mempertimbangkan bagaimana menyederhanakan hal ini. Tetapi dalam menyederhanakan bahan mungkin berarti saya harus berbicara berputar-putar dan pada akhirnya tidak menjelaskan apa yang sesungguhnya yang dimaksudkan dengan tema ini. Izinkan saya mencoba untuk menerangkan sesederhana mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya "Nothingness" (Kekosongan)&lt;br /&gt;Saya akan memulai dengan berbicara tentang "nothingness" (kekosongan).Untuk mengerti tema ini, kita harus mengerti sedikit tentang "nothing" (kosong).  Saya tidak mencoba untuk berfilosofi.  Sehubungan dengan tema kamp ini, saya akan memusatkan pada arti "nothing" (kosong) dalam Perjanjian Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita harus membicarakan hal ini dengan pokok pembicaraan  "nothing" (kosong)? Karena tema kamp kita diambil dari  Filipi 1:21 "karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan", dan kita harus memahami kalimat "mati adalah keuntungan" jika kita ingin memahami apa artinya "hidup adalah Kristus". Kedua kalimat ini sama seperti dua sisi dari koin yang sama. Jika "mati adalah keuntungan" tidak berarti apa-apa buat anda, sudah pasti tema dari kamp ini "hidup adalah Kristus" juga akan tidak berarti apa-apa buat anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati Adalah Keuntungan&lt;br /&gt;"Mati adalah keuntungan" - apakah ini berarti apa-apa kepada anda sekarang? Bagaimana mungkin "mati" adalah keuntungan? Ketika anda mati, anda kehilangan segala-galanya. Sejak kapan kematian berarti keuntungan bagi seseorang? Mati secara harfiah berarti menjadi "nothing" (kosong). Jika anda tidak ada lagi, anda telah menjadi "nothing" (kosong).  Anda telah menjadi nol. Jika anda adalah seorang pimpinan sebuah perusahaan, ketika anda mati, apakah anda masih pimpinan bagi perusahaan tersebut? Tentu saja tidak. Tempat anda di perusahaan itu tidak ada lagi. Anda sudah selesai. Jika anda dijadualkan untuk mengambil ujian dan anda mati, apakah itu berarti anda lulus ujian itu? Tentu saja tidak! Anda tidak perlu menjadi seorang jenius untuk memahami hal ini. Jika anda mati, anda tidak dapat menghadiri ujian itu, makanya anda tidak lulus. Jika anda akan berkawin dan anda mati, perkawinan itu dibatalkan. Semuanya dibatalkan. Jika anda hampir mewarisi kekayaan yang besar dan anda mati, anda tidak akan mendapat satu senpun. Nama anda akan dihapuskan dari surat wasiat. Anda tidak ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati adalah keuntungan? Sedang berbicara tentang apa kita ini? Mati adalah menjadi "nothing" (kosong). Sejauh berkenaan dengan dunia, anda telah habis. Hilang. Kematian menghapus bersih papan tulis sejauh ada hubungannya dengan anda. Nama anda mungkin pernah ada disitu, mungkin sebagai direktur atau eksekutif, atau apa saja, ketika anda mati, nama anda dikeluarkan. Jika anda akan mewarisi sesuatu, nama anda akan dikeluarkan dari daftar wasiat. Mati adalah menjadi "nothing" (kosong). Bagaimana mungkin kematian menjadi keuntungan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sungguh merupakan satu pertentangan (paradoks). Kalau kita tidak mengerti pertentangan (paradoks) ini, bagaimana kita dapat mengerti "hidup adalah Kristus? Dalam ayat ini, kita menemukan  dua bagian dalam kalimat yang sama: "hidup adalah Kristus" dan "mati adalah keuntungan". Kalau satu bagian tidak benar, maka bagian yang lain juga tidak benar. Ini merupakan logika dasar. Kalau bagian "mati adalah keuntungan" tidak benar, maka bagian "hidup adalah Kristus" juga tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nol&lt;br /&gt;Mari kita melihat arti secara alkitabiah tentang menjadi "nothing" (kosong). Anda semua pasti pernah melihat angka nol. Bayangkan sebuah lingkaran di sini dan saya akan bertanya  kepada anda: Sebuah lingkaran melambangkan apa? Sebuah lingkaran melambangkan nol. Tetapi, sebagai sebuah simbol, apakah lingkaran mempunyai arti yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah pernikahan, pasangan yang baru biasanya memberikan kepada masing-masing pasangan  sebuah cincin pernikahan sebagai  jaminan. Sebuah cincin adalah sebuah lingkaran. Apa artinya ini? Apakah itu berarti bahwa sebagai janji dalam pernikahan untuk tidak memberikan apa-apa kepada pasangan yang lain? Sumpahnya seharusnya berbunyi: Dengan ini saya memberikan kepadamu sebuah cincin yang melambangkan dalam pernikahan ini bahwa saya tidak memberikan apa-apa kepada anda. Nah, ini merupakan ide yang baru! Anda membuat angka nol itu dari emas yang menyaksikan bahwa anda tidak memberikan apa-apa kepada masing-masing pasangan. Anda berjanji untuk tidak memberikan apa-apa. Itukah arti dari cincin itu? Mungkin dalam kehidupan nyata itulah yang terjadi, bahwa anda tidak memberikan apa-apa kepada masing-masing pasangan kecuali sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang ditandakan oleh cincin pernikahan itu? Itu merupakan lambang kesempurnaan. Sebuah lingkaran menjadi lambang kasih yang sempurna. Sebuah lingkaran, yang tidak memiliki  awal dan akhir, melambangkan kesempurnaan, bahwa dengan komitmen yang total, anda tidak mempertahankan apa-apa dari pasangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu kita mempunyai arti ganda yang luar biasa: lingkaran yang melambangkan "nothing" (kosong), dan di lain pihak, juga melambangkan kesempurnaan. Tidakkah ini menakjubkan? Hal ini menyimpulkan ajaran Alkitab tentang pokok ini dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh poin tentang "nothingness" (kekosongan) yang juga berarti "perfection" (kesempurnaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan membawa anda untuk mempelajari ajaran Perjanjian Baru  tentang tujuh "nothingness" yang melambangkan kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. "I Am Nothing" - Aku Tidak Berarti Apa-Apa&lt;br /&gt;Kita menemukan pernyataan ini "I am nothing" atau "Aku tidak berarti sedikitpun" di 2 Korintus 12:11, "Sungguh aku telah menjadi bodoh; tetapi kamu yang memaksa aku. Sebenarnya aku harus kamu puji. Karena meskipun aku tidak berarti sedikitpun, namun di dalam segala hal aku tidak kalah terhadap rasul-rasul yang luar biasa itu." Disini, "nothing" muncul dua kali (di dalam teks Yunani). Disini kita menemukan pernyataan yang penting ini - "Aku tidak berarti sedikitpun".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga di Galatia 6:3, rasul Paulus berkata: "Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri." Ini adalah orang yang  tidak mengerti bahwa dia tidak berarti apa-apa ketika dia berpikir dia adalah sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi di 1 Korintus 13:2, "........tetapi  jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna." Sisi sebaliknya dari pernyataan ini berarti bahwa hanya kasih yang menjadikan kita sesuatu dalam pandangan  Allah. Anda tidak menjadi sesuatu dalam pandangan Allah karena anda dapat berbicara dengan bahasa lidah, atau anda dapat bernubuat, atau anda mengetahui segala sesuatu tentang rahasia-rahasia rohani. Tidak satupun dari hal-hal ini yang akan menjadikan anda sesuatu dalam pandangan Allah. Satu-satunya hal yang diperhitungkan sebagai berarti dalam pandangan Allah adalah kasih. Kalau anda dikuasai oleh kasih Allah, dengan demikian anda menjadi sesuatu. Apabila hal itu tidak menjadi bagian dalam hidup anda, di pandangan Allah anda tidak berarti apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah hal ini apabila kita berbicara tentang Filipi 1:21. Terdapat dua cara untuk memahami dua tipe "nothingness" dalam Perjanjian Baru. Ada "nothing" dalam arti positif, dan ada juga "nothing" dalam arti negatif. Itu berarti, ada arti yang baik dan arti yang jelek tentang "nothingness".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh dari arti yang baik adalah ketika Paulus berkata bahwa dia menyadari bahwa dia tidak berarti apa-apa. Tanpa kesadaran itu, secara rohani anda tidak akan menjadi apa-apa. Dengan kata lain, anda hanya dapat menjadi sesuatu dalam pandangan Allah ketika anda siap untuk menjadi tidak berarti. Bagaimana dapat mengerti hal ini? Hal ini merupakan  prinsip pembalikan  atau prinsip dwipolaritas. Saya tidak akan membahas hal ini sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nothingness" (Kekosongan) Dan Keselamatan Kita&lt;br /&gt;Sebelum saya melanjutkan, saya perlu menerangkan apa hubungannya semua ini dengan keselamatan. Banyak dari anda telah dibesarkan dalam bentuk kekristenan yang mengatakan bahwa anda diselamatkan melalui  percaya kepada Yesus, tanpa dijelaskan lebih lanjut tentang apa artinya percaya kepada Yesus. Apabila seseorang bertanya kepada anda: "Apakah Yesus mati untuk anda?" Anda berkata, "Ya". "Apakah anda percaya Yesus mengasihi anda?" "Ya, tentu saja. Jika Ia mati untukku, pasti Ia mengasihiku." "Jadi anda percaya Yesus, benar?" "Ya." "Anda telah diselamatkan, haleluya." Nah, itu cepat sekali. Hanya membutuhkan beberapa detik untuk menerima keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, ketika sampai pada persoalan tentang pemuridan, kita berhadapan dengan suatu masalah yang lebih besar. Apakah pengajaran yang standar di gereja masa kini? Dimanakah pemuridan dapat disesuaikan dalam hal ini? Mengapakah Alkitab berkata bahwa anda harus menjadi seorang murid sebelum anda diselamatkan? "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku." Dapatkah anda diselamatkan tanpa menjadi murid? Jika jawabannya adalah "tidak", kalau begitu apa yang terjadi kepada pernyataan sebelumnya yang mengatakan bahwa anda diselamatkan melalui percaya kepada Yesus? Apabila jawabannya adalah "ya", maka apa yang harus kita lakukan dengan tuntutan Yesus yang mutlak untuk menjadi murid-muridNya? Untuk diselamatkan, anda harus menjadi murid dan memikul salib anda untuk mengikuti Dia. Memikul salib artinya berada di jalan menuju penyaliban. Disalibkan berarti mati, dan itu berarti menjadi "nothing" (tidak berarti) bagi dunia (Galatia 6:14). Tetapi kehilangan nyawa dengan jalan ini adalah menemukannya (Matius 10:39, Markus 8:35, Lukas 9:24) dan menemukannya adalah sungguh-sungguh memperolehnya. Oleh karena itu, kematian adalah keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan disini adalah Paulus berkata bahwa dia tidak berarti apa-apa. Mengapa? Supaya Yesus menjadi segalanya. Apakah artinya "Bagiku hidup adalah Kristus"? Artinya adalah aku tidak berarti apa-apa dan Kristus adalah segala-galanya. Buat saya, "hidup" tidak berarti apa-apa kecuali itu berarti Kristus. Apakah itu yang diartikan? Dapatkah anda menyatakan kepada saya arti lain dari ini? Dalam menafsirkan firman Tuhan dengan prosedur eksegese yang teliti, kalimat "hidup adalah Kristus" tidak berarti apa-apa kecuali kalau artinya Kristus menjadi segala-galanya bagi saya, sehingga bagi saya hidup adalah Kristus dan saya tidak berarti apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Ajaran Ini Sangat Tidak Masuk Akal?&lt;br /&gt;Anda mungkin berkata, "Wow! Ini pelajaran yang mengerikan. Bagaimana kalau sedikit Dia dan sedikit aku? Ayo, ini lebih masuk akal. Apakah itu berarti ketika aku menjadi orang Kristen, aku hilang?" Jawabannya, temanku, adalah ya. Masihkah anda ingin dibaptis? Pikirkan hal ini hati-hati. Kalau ada yang salah dengan eksegese saya, tolong tunjukkan pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hidup adalah Kristus" berarti bahwa Kristus adalah segalanya dalam hidup saya. Hidup adalah Kristus. Tidak ada yang lain adalah hidup. "Bagi saya hidup" berarti, sama dengan "Kristus". Kalau kita berkata hidup adalah Kristus, kita artikan hidup sama dengan Kristus dan Kristus sama dengan hidup. Mundur dan maju berada dibawah tanda persamaan . Hal ini merupakan persamaan logika yang sederhana. Itu berarti bahwa saya tidak berarti apa-apa jikalau hidup sama dengan Kristus. Apakah anda mengerti  maksud saya? Apakah sulit untuk dimengerti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikatakan oleh Paulus disini? Tidakkah Filipi 1:21 berlaku untuk semua orang Kristen, untuk anda dan untuk saya? Mungkin di benak kita, moga-moga tidak. Tetapi jika dia sungguh mengatakannya, maka kita ada dalam kesulitan karena kita tidak tahu bagaimana menghidupi ayat ini. Kalau ayat ini tidak berlaku untuk anda dan saya, mengapa ayat itu ada di Perjanjian Baru?  Mengapa tidak dicoret saja? Mungkin hal ini untuk orang Kristen yang super. Saya hanya ingin menjadi seorang murid biasa dan saya sudah selangkah lebih maju dari kebanyakan orang Kristen. Jangan meminta lebih banyak dari saya. Dalam pemuridan, saya dapat memiliki definisi saya sendiri. Saya dapat menentukan "bagi aku hidup adalah" sedikit saya dan sedikit Kristus. Dengan rumus ini, saya bisa tenang. Mungkin 70% saya dan  30% Kristus. Kalau tidak cukup, kita dapat mengubahnya menjadi 50% saya dan 50% Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tepat bagaimana hal ini dapat dipadankan kedalam kehidupan kekristenan? Paulus adalah seorang Kristen yang radikal. Bahkan dia adalah orang yang sangat ekstrim. "Aku tidak berarti apa-apa dan Kristus adalah segalanya". Bagi kita, hal ini tidak praktis dalam kehidupan kekristenan setiap hari, bukan? Lebih praktislah. Dapatkah kita menentukan 50-50?  Bagaimana anda dapat menyesuaikan hal ini dengan pernyataan yang lain: "percayalah kepada Tuhan Yesus, maka kamu akan diselamatkan, kamu dan seisi rumahmu" (Kisah Para Rasul 16:31)? Apakah kedua kalimat ini saling ekslusif atau kita harus menerangkan satu dengan yang lain? Jika demikian, yang mana menerangkan yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berkata hal ini menjadi makin membingungkan. Saya sedang mencoba untuk menjelaskan dengan sesederhana mungkin. Apakah yang saya maksudkan dengan satu menerangkan yang lain? Pertanyaan saya ialah: dapatkah kita mengunakan kalimat dalam Kisah Para Rasul 16:31 untuk menerangkan Filipi 1:21, atau sebaliknya? Jika kita menggunakan Filipi 1:21 untuk menerangkan Kisah 16:31, maka "percaya kepada Tuhan Yesus" mempunyai arti "hidup adalah Kristus". Anda tidak dapat berkata "aku percaya Tuhan Yesus" kecuali anda dapat juga berkata "bagiku hidup adalah Kristus". Definisi dari "percaya" berarti "hidup adalah Kristus". Itulah yang saya maksudkan dengan mengambil ayat ini untuk menerangkan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau sebaliknya? Dapatkah kita menemukan hasil yang lebih menyenangkan? Sayang sekali jawabannya adalah tidak. Anda mencoba menggunakan kalimat yang satu lagi untuk menerangkan yang satu ini. Mari kita lihat kalau ada cara untuk meringankan pernyataan  "hidup adalah Kristus". Bagaimana kita melakukannya? Perhatikan baik-baik kalau ada cara lain untuk meringankan sampai "kepercayaan yang biasa". Anda bisa memakai cara yang mana saja, kalau anda menghubungkan kedua ayat tersebut bersama-sama, hasilnya selalu sama. Kita harus memilih arti yang lebih tinggi. Yang lebih tinggi tidak boleh diturunkan kepada yang lebih rendah. Sangat penting untuk kita menangkap prinsip ini, karena kita berbicara tentang hal yang bersangkutan dengan keselamatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Definisi Kita Tentang "Percaya" Cukup Memadai?&lt;br /&gt;Kalau anda berpikir bahwa untuk diselamatkan adalah semata-mata percaya bahwa Yesus mati untuk anda dan ternyata definisi itu tidak memadai, maka keselamatan anda akan hilang. Anda sedang mendasari harapan anda  untuk keselamatan dengan dasar yang salah. Anda telah mengizinkan dasar itu dipalsukan untuk disesuaikan dengan definisi anda dan anda sedang menipu diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang rasul Paulus katakan, kalau anda berpikir bahwa anda itu sesuatu, yakni anda berpikir anda telah diselamatkan tetapi sebenarnya tidak, maka sesungguhnya anda harus dikasihani. Berapa banyak orang pada masa kini yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan namun pada kenyataannya tidak? Anda dapat mengetahuinya dari kehidupan mereka bahwa mereka belum diselamatkan. Anda tahu dari percakapan mereka bahwa mereka belum. Anda tahu dari cara mereka melakukan segala sesuatu. Meskipun demikian untuk beberapa alasan yang misterius, mereka berpikir bahwa mereka selamat Mereka berpikir bahwa mereka adalah sesuatu, yaitu menjadi milik Kristus, meskipun mereka bukan milikNya. Pada hari terakhir, seperti disebutkan di Matius 7:21, "Aku akan menyuruh mereka enyahlah daripadaKu, Aku tidak mengenal kamu." "Selama ini aku sudah memanggil Engkau Tuhan, Engkau kenal aku." "Tidak, Aku tidak mengenalmu." Mereka berpikir mereka adalah sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita memikirkan tentang hal ini dengan lebih berhati-hati lagi. Bagaimana kalau definisi kita tentang keselamatan salah? Kita mendengar pengajaran ini terus menerus di dalam gereja  bahwa keselamatan adalah semata-mata "percaya dan diselamatkan", sedangkan definisi "percaya" tidak ditetapkan oleh Perjanjian Baru, tidak oleh Filipi 1:21, tetapi oleh mereka sendiri semata-mata sebagai suatu kepercayaan bahwa Yesus mati untuk anda. Tidakkah hal ini kedengarannya biasa bagi anda? Bagaimana kalau definisi ini benar-benar tidak selaras dan bahkan salah, saya bertanya kepada anda lagi? Keselamatan anda tergantung pada hal ini. Anda jawablah pertanyaan itu sendiri. Bukan saya yang harus memberitahu anda bagaimana menjawabnya. Saya hanya meminta anda untuk melihat pada Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Ada Satu Macam Orang Kristen Di Dalam Alkitab&lt;br /&gt;Apakah anda yakin dengan jawaban bahwa ada dua level kekristenan? Yang satu adalah orang Kristen kelas rendah yang biasa, orang Kristen yang berkeliling dengan kelas Ekonomi. Anda tetap dapat sampai ke tempat tujuan tetapi anda duduk di kelas Ekonomi. Sedikit tidak nyaman tetapi pada akhirnya anda akan tetap sampai disana. Orang percaya yang biasa-biasa berada dalam kelas Ekonomi ini. Yang satu lagi adalah orang Kristen yang memilih untuk dimuridkan dan memilih kursi empuk. Apakah hal ini menyelesaikan masalah kita? Tentu saja tidak. Tidak ada dua kelas orang Kristen yang berbeda di dalam Alkitab. Saya tidak pernah menemukannya. Jika anda menemukan dua kelas orang Kristen yang berbeda, tolong tunjukkan kepada saya dimana. Saya pasti kehilangan sesuatu dari Alkitab. Ada orang-orang Kristen yang lemah dan yang duniawi, tetapi mereka  tidak pernah dibenarkan: mereka dimarahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah saya tunjukkan, Paulus selalu menggambarkan orang percaya yang benar sebagai orang kudus. Dia tidak mengenal orang Kristen kelas dua. Saya kuatir bahwa kita mereka-reka sendiri orang Kristen yang semacam itu. Jika anda menanyakan kepada gereja, mereka akan berkata bahwa terdapat orang Kristen yang kelas lebih tinggi. Tetapi izinkan saya bertanya kepada anda pertanyaan yang semula: "Jika saya dapat sampai ke Beijing dari Hong Kong dengan memakai kelas Ekonomi, mengapa saya harus merepotkan diri dengan kelas yang lebih tinggi? Apakah karena lebih nyaman?" Jika analogi (kiasan) itu digunakan, hal ini memang tidak masuk akal menurut Perjanjian Baru, karena setiap orang tahu bahwa Perjanjian Baru menunjukkan bahwa orang-orang Kristen "kelas pemuridan" memikul kehidupan yang lebih keras. Tentu saja hanya orang Kristen macam itulah yang dikenal dalam Perjanjian Baru. Kalau kita memutar-balikkan analogi (kiasan) itu dan berkata bahwa anda dapat sampai di Beijing dengan dua kelas, satu adalah kelas Ekonomi (pemuridan), dan yang lain adalah kelas mewah (orang percaya yang mudah), kalau demikian siapa yang ingin pergi dengan kelas Ekonomi dan membayar lebih? Anda pasti gila jika anda memilih kelas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. "I Have Nothing" - Aku Tidak Punya Apa-Apa&lt;br /&gt;Murid yang sejati tidak mempunyai apa-apa. Murid yang palsu memiliki segala sesuatu yang dia inginkan. Mari kita melihat pada 2 Korintus 6;10, "sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu." Hal ini merupakan satu paradoks dengan kebenaran dwikutub yang penting. Jika anda memiliki segala sesuatu secara rohani, maka anda dapat berkata bahwa anda benar-benar kaya. Tetapi anda tidak memiliki segala sesuatu kecuali anda juga tidak memiliki apa-apa. Mengertikah anda hal itu? Paulus berkata secara harfiah dia miskin dan meskipun demikian dia selalu membuat orang lain kaya. Bagaimana anda dapat menjadi miskin namun memperkaya banyak orang? Itu adalah kekayaan rohani yang anda berikan. Orang yang kaya adalah sangat-sangat miskin secara rohani. Mereka tidak memiliki apa-apa untuk diberikan. Tetapi, bagi murid yang benar, apakah yang telah dia lakukan? Dia melihat dirinya sendiri tidak memiliki apa-apa. Dia semata-mata seorang pengurus kepada semua yang ada padanya. Dia tidak melihat dirinya sendiri memiliki apa-apa. Seperti murid-murid dalam Kisah Para Rasul, mereka tidak menganggap milik mereka sendiri sebagai milik mereka. Mereka hanyalah pengurus dari apa yang mereka punya. Hanya orang-orang yang memiliki mental seperti ini adalah murid-murid yang sejati. Orang-orang seperti itulah yang kaya secara rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita melihat dalam Alkitab sisi negatif dan positif dari tidak memiliki apa-apa. Ada sisi negative di Wahyu 3:17 yang mana sangat cocok sebagai gambaran kondisi rohani zaman ini. "Karena engkau berkata "Aku kaya dan telah memperkaya diriku, dan tidak kekurangan apa-apa", dan karena engkau tidak tahu bahwa engkau melarat dan malang, buta dan telanjang." Mereka menyangka mereka tidak membutuhkan apa-apa. Pada kenyataannya, mereka tidak memiliki apa-apa. Itu merupakan satu situasi yang tragis. Banyak orang Kristen yang tidak memiliki apa-apa secara rohani. Ada juga orang Kristen yang memiliki segala sesuatu. Hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk menemukan orang Kristen macam apakah yang sedang berbicara dengan anda. Anda berbicara  kepada satu macam orang Kristen dan anda melihat kekayaan dalam hidup mereka, dinamika kehidupan mereka. Anda tahu kehidupan mereka penuh. Mereka mungkin tidak memiliki banyak uang dalam dompet mereka. Bukan karena mereka tidak dapat memilikinya. Tetapi karena mereka telah berpaling dari hal-hal itu. Bukan karena mereka tidak bisa memilikinya tetapi mereka melihat diri mereka hanya sebagai pengurus kepada apa saja yang mereka miliki. Semuanya itu ada pada pengendalian Tuhan. Apabila Tuhan berkata untuk menggunakannya untuk tujuan tertentu, dengan senang hati diberikan. Dan meskipun mereka tidak memiliki apa-apa, mereka memiliki kekayaan-kekayaan rohani yang membuat orang lain kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kehidupan anda memperkaya siapa saja ataukah membuat orang lain miskin? Apabila anda  tinggal satu rumah dengan orang lain, apakah kehadiran anda membuat orang lain miskin, membuat orang-orang lain capek, mengambil sukacita dari orang lain, menjengkelkan mereka, dan melelahkan orang lain, atau kehadiran anda di dalam rumah tangga itu memperkaya orang lain? Anda tahu bagaimana menjawab pertanyaan itu. Dari itu, anda tahu apakah tema kamp ini mempunyai arti bagi anda atau tidak. Bagi seseorang yang hidup dengan sedemikian  sehingga Kristus menjadi hidupnya, orang itu selalu akan memperkaya orang lain. Setelah bersama dengan orang seperti itu, anda pergi dengan perasaan yang diperkaya. Anda merasakan sudah menerima banyak. Tetapi ada orang lain yang kalau anda bersama dengan mereka sebentar saja, anda merasa capek sekali. Mereka mengeringkan anda. Seringkali saya melihat bahwa pemimpin-pemimpin gereja terlalu capek dan lelah. Pasti ada banyak orang-orang miskin secara rohani di dalam gereja yang sudah mengeringkan mereka itu. Dimanakah orang-orang yang baginya "hidup adalah Kristus?" Anda tahu sendiri. Apakah anda macam orang yang memperkaya orang-orang lain atau anda membuat mereka kecapekan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. "I Do Nothing" - Aku Tidak Berbuat Apa-Apa&lt;br /&gt;Ya, aku tidak berbuat apa-apa. Apakah artinya ini? Untuk mengerti hal itu, kita dapat membuka dalam Yohanes 8:28, "Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku." Aku tidak berbuat apa-apa, tentu saja tidak dari diriku sendiri. Itu sangatlah penting. Itu merupakan prinsip dasar yang mengendalikan seseorang yang hidupnya adalah Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi siapakah yang memegang peranan penting dalam mengendalikan hidup kita? Siapakah yang menjadi peran utama yang mengendalikan kehidupan Yesus? Bapa, "Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri." Dorongan yang mengontrol hidup kita adalah Kristus. Itulah yang dimaksudkan. "Bagiku hidup adalah Kristus" berarti Kristuslah yang mengarahkan seluruh segi hidup anda sampai ke hal-hal yang terkecil. Itu tidak berarti anda menjadi robot. Anda tidak dapat menjadi robot karena anda dengan sadar, menurut pilihan anda sendiri, meminta Dia mengarahkan anda. Dengan kata lain, mencari pimpinan merupakan suatu tindakan menurut kehendak anda sendiri. Tidak pernah secara otomatis. Apakah anda melakukannya? Apakah anda bertanya kepada Tuhan apa yang harus anda lakukan, atau apakah anda semata-mata melakukan apa yang anda inginkan dan membuat keputusan-keputusan anda sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi orang Kristen pada tingkatan ini dalam Perjanjian Baru merupakan kekristenan dasar. Yaitu menjalani suatu kehidupan yang diarahkan oleh Tuhan sendiri. Itulah yang memerdekakan anda. Itu merupakan sumber kuasa anda. Dia adalah hidup anda karena Dia mengarahkan cara berpikir anda, cara anda melakukan sesuatu, dan apa yang harus anda lakukan. Dapatkah anda berkata dengan jujur bahwa: Aku tidak berbuat apa-apa dari diriku sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda berkata bahwa "aku tidak melakukan apa-apa dengan betul". Di dalam rumah tangga, anda menyinggung perasaan setiap orang, dan anda membuat malu setiap orang dalam rumah itu. Memang anda tidak dapat melakukan sesuatu pun dengan betul. Ada orang Kristen yang tidak melakukan apa-apa sama sekali karena, jika mereka melakukan sesuatu, mereka melakukan hal-hal yang salah. Mereka benar-benar membuat orang lain gusar karena mereka tetap melakukan hal yang salah. Anda mau berkata, "Tolonglah, aku memohon agar kamu jangan melakukan apa-apa. Dengan cara ini, paling sedikit, kamu tidak akan menjengkelkan orang lain. Kamu tidak akan menghanguskan nasi, atau merusakkan perabotan. Kamu tidak akan menjatuhkan piring. Tolong jangan melakukan apa-apa. Paling sedikit dengan cara ini, anda tidak berbuat dosa." Setidak-tidaknya, pada tingkatan ini, kita dapat belajar untuk tidak berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja menjadi seorang murid berarti lebih daripada tidak melakukan apa-apa dalam pengertian itu. Saya secara pribadi akan sangat puas jika beberapa orang Kristen tertentu mau untuk tidak melakukan apa-apa. Jauh lebih damai jika mereka tidak berbuat apa-apa. Setiap kali mereka membuka mulut mereka, mereka menyatakan hal yang salah. Sangat luarbiasa. Mungkin kita sendiri telah melakukan hal yang sama. Bayangkan betapa damainya dalam suatu pernikahan jika kedua pihak mau menutup mulut. Setidak-tidaknya anda tidak dapat bertengkar jika anda berdua tutup mulut. Setiap kali mereka membuka mulut, mereka bertengkar. Kadang-kadang merupakan berkat untuk menjadi bisu. Anda tidak mendengar dua orang bisu bertengkar. Betapa indahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan kehidupan orang Kristen yang hidup diatas prinsip tidak melakukan apa-apa dari dirinya sendiri. Tuhan mau kita mengambil satu langkah ke depan dan disitulah masalah kita dimulai. "Aku tidak melakukan apa-apa kecuali apa yang dikatakan Bapa untuk Aku lakukan." Itu tingkat yang terlalu tinggi, bukan? Namun itulah kehidupan kekristenan yang dasar. Itulah yang dimaksudkan dengan percaya kepada Yesus, mempercayai bahwa Dia dapat mengarahkan anda. Untuk mengatakan bahwa saya percaya Yesus yang telah mati untuk saya adalah sama dengan berkata bahwa saya percaya suatu kejadian yang terjadi pada 2000 tahun yang lalu. Apakah Dia masih melakukan sesuatu hari ini? Ya, Dia masih. Dia mengarahkan hidup saya setiap saat dari setiap hari. Beranikah anda menyatakan hal itu? Mari saya katakan pada anda bahwa Yesus anda benar-benar hidup. Beberapa orang percaya pada Yesus yang mati yang telah meninggal 2000 tahun yang lalu. Ia seharusnya telah bangkit dan naik ke surga namun sejak itu tidak melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita tidak melakukan apa-apa dari diri sendiri, maka Dialah yang melakukan segala sesuatu. Kalau Dia melakukan segala sesuatu, maka Dia adalah hidup saya. Itulah yang dimaksud dalam Filipi 1:21. Saya berharap setelah khotbah ini, tidak ada yang akan berkata saya belum menjelaskan ayat ini dengan rinci. Jika anda tidak dapat menghidupinya, jangan salahkan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tidak melakukan apa-apa". Dalam Yohanes 5:30, Yesus berkata, "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri." Itu lagi. Itu tidak berarti bahwa Dia tidak mampu melakukannya. Dia telah memilih untuk tidak melakukannya. "Tidak dapat berbuat apa-apa" itu adalah atas kehendak-Nya, atas pilihan-Nya sendiri. "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku." "Tidak dapat berbuat apa-apa" disini justru diartikan sebagai tidak melakukan apa-apa menurut kehendak pribadi kita. Sangat jelas sekali, kehendak Bapalah yang Dia lakukan. Jadi kita terus memakai cara ini di dalam Yohanes 5:19, "Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak." Apa yang dikerjakan Bapa, Anak juga mengerjakannya. Itulah yang dimaksudkan dengan "Hidup adalah Allah." Tuhan adalah hidup saya dan Dia mendefinisikan hidup saya. Saya tidak mau melakukan apa-apa selain dari kehendak-Nya. Dapatkah anda menyatakannya dengan jujur? Seperti itukah kehidupan Kristen yang anda hidupi, atau apakah anda berharap untuk diselamatkan oleh semacam pengakuan yang dangkal tentang kepercayaan bahwa Yesus mati untuk anda? Kekristenan semacam ini tidak ada dalam Perjanjian Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini terlalu radikal untuk anda? Jika Yesus adalah hidup saya, maka itulah caranya saya harus hidup. Kalau tidak demikian, Yesus bukan hidup saya. Dan kalau Dia bukan hidup saya, maka beritahukan pada saya bagaimana saya dapat diselamatkan! Kita sedang berbicara tentang kehidupan. Hidup adalah keselamatan dan keselamatan adalah hidup. Hanya ini satu-satunya macam keselamatan, satu-satunya macam kehidupan, yang dapat saya lihat dalam Perjanjian Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. "I Know Nothing" - Aku Tidak Mengetahui Apa-Apa&lt;br /&gt;"Aku tidak mengetahui apa-apa!" - kita bergerak dari satu "nothingness" ke satu "nothingness" yang lain! Kehidupan Kristen adalah tidak mengetahui apa-apa. Sungguh indah, bukan? 1 Korintus 2:2 adalah prinsip yang menuntun kehidupan rasul Paulus, rahasia bagaimana dia hidup. Apa yang ia tahu? Izinkan ia menjawab pertanyaan itu sendiri dari 2 Korintus 2:2, "Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.  (1 Korintus 2:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus selanjutnya mengatakan bahwa dia telah mempelajari filsafat dunia ini. Paulus adalah orang yang terpelajar, begitu terpelajar sehingga ketika dia diadili, hakim itu berkata kepadanya: "Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang banyak itu membuat engkau gila. Engkau mengetahui terlalu banyak. Engkau terlalu banyak belajar dan kepandaianmu sudah membuat engkau gila!" (Kisah Para Rasul 26:24). Paulus berkata bahwa ia tidak gila (ayat 25). Ia tahu dengan jelas apa yang dia bicarakan. Mengapa mereka mengira dia gila? Lihatlah ini. Baginya, sejak ia datang kepada Tuhan, satu-satunya hal yang berarti baginya adalah Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. Bagian yang menyangkut "Yesus Kristus" kita masih dapat mengerti, tetapi "Dia yang disalibkan", seorang yang mati? Apakah ini? Mungkin ia benar-benar sudah gila. Paulus selanjutnya berkata bahwa Kristus yang disalibkan itu adalah kuasa Allah yang menyelamatkan! Apa? Kristus yang disalibkan? Apa yang sedang ia bicarakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan menjabarkan hal itu sekarang. Cukuplah dengan menyatakan bahwa orang yang hidup menurut prinsip "hidup adalah Kristus" juga memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa. Hal itu tidak berarti bahwa anda akan meninggalkan pengetahuan sekular anda, seperti halnya jika anda dilatih dalam bidang computer, anda tidak akan dengan tiba-tiba tidak mengerti computer sama sekali. Maksudnya adalah pengetahuan semacam itu tidak lagi menentukan cara hidup anda. Sebelumnya itu merupakan segalanya. Anda bangga karena kepandaian dan pengetahuan anda. Anda menganggap diri anda itu sesuatu. Sekarang prinsip yang menuntun kehidupan anda bukan hal-hal itu lagi. Bagi anda, prinsip yang beroperasi dalam hidup anda (yang menentukan pengetahuan anda dan segala sesuatu yang lain) adalah Yesus Kristus. Yesus Kristus yang ini tidak dipandang terutamanya sebagai Raja dari alam semesta ini. Ia memang seorang Raja tetapi bukan itu yang ditekankan di Perjanjian Baru. Yang ditekankan ialah Yesus Kristus yang rendah hati dan lemah lembut. Itulah yang dimaksudkan dengan "Yesus, yang disalibkan". Bagaimana rendah diri-Nya dan bagaimana lemah lembut-Nya? Ingat kita sedang membicarakan Filipi 1:21. Filipi 2 menyatakan bahwa Ia sama dengan Allah, Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuhan. Apa yang telah Ia lakukan? Ia merendahkan diri-Nya untuk turun ke dalam dunia ini. Ia dilahirkan dalam palungan. Itu bukan yang paling rendah. Ia turun jauh lebih rendah lagi dari pada itu. Ia mati dengan kematian sebagai seorang penjahat di atas kayu salib. Begitulah rendahnya Ia merendahkan diri-Nya. Yesus yang inilah, bukan Raja di atas segala raja dengan suatu mahkota di atas kepala, yang kita sedang bicarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus sebagai Raja, secara mengherankan, tidak menjadi pusat dari pengetahuan Paulus. Apa yang menjadi pusat? Yesus yang tidak memakai mahkota di kepala-Nya kecuali mahkota duri. Dapatkah anda mengerti hal ini? Hal ini membawa kita masuk kepada hal-hal yang dalam. Adalah mudah untuk memuliakan Tuhan yang bertakhta di atas alam semesta ini. Itu bukanlah Tuhan yang dimuliakan Paulus. Ia memuliakan Allah yang merendahkan diri-Nya sampai menjadi seorang hamba. Bayangkan apa yang akan terjadi jikalau pikiran seperti ini menguasai pikiran anda. Anda akan menjadi seorang Kristen dengan kualitas yang berbeda, bukanlah semacam orang Kristen yang disebut "power Christian", atau "glory Christian" yang membanggakan Allah sebagai Raja di atas segala raja (meskipun Ia memang demikian), tetapi semacam orang Kristen yang membanggakan Allah yang telah merendahkan diri-Nya lebih rendah dari seorang hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentalitas semacam ini menentukan seluruh proses cara berpikir Paulus. Ini adalah semacam kualitas, semacam kerendahan hati, semacam keramahan, semacam kelemah-lembutan di dalam kehidupan seseorang yang tidak dapat dilukiskan. Saya masih mencoba untuk belajar hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari saya merenungkan salib Kristus. Saya tidak merenungkan pada Yesus sebagai Raja di atas segala raja karena hal itu mudah untuk dimengerti. Hal yang membuat saya sulit untuk mengerti adalah Yesus sebagai seorang yang lebih rendah dari seorang hamba, yang membasuh kaki murid-murid-Nya, dan mau mati untuk semua murid-murid-Nya dan untuk kita semua yang telah menjadi murid-murid-Nya, dan yang untuk selamanya berada di surga dengan bekas paku pada tangan-Nya, bekas-bekas luka pada kening-Nya, dan luka tikaman pada hati-Nya. Yesus seperti inilah yang saya berusaha untuk mengerti. Sangat lambat sekali untuk saya mengerti namun saya masih berusaha. Dan Paulus berkata bahwa Yesus seperti inilah yang ia ingin kenal. Mengenal Dia adalah mengerti seluruh rahasia yang ada, dan ia tidak ingin mengetahui yang lainnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. "I Fear Nothing" - Aku Tidak Takut Apa-Apa&lt;br /&gt;Poin yang kelima: aku tidak takut apa-apa. "I fear nothing." Sekarang kekuatan dari manusia rohani mulai muncul. Aku tidak takut apa-apa. Ini adalah hal yang menarik. Di sini sekali lagi, saya mempunyai begitu banyak ayat. Terdapat banyak ayat tentang "jangan takut". Filipi 1:28 "dan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu." Seorang yang memiliki sifat seperti ini adalah orang yang tidak mempunyai rasa takut. Di masa remaja saya, tahukah anda nama apa yang saya pilih untuk tim bola saya? Namanya ialah "Dreadnought". Saya sangat tertarik dengan pengetahuan kemiliteran dan ada sebuah kapal perang yang sangat terkenal namanya "Dreadnought" (artinya "Tidak Gentar") yang dikatakan tidak dapat tenggelam. Jadi dalam bahasa Cina tim kami bernama "Da Wu Wei".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Kristen yang benar tidak takut apa-apa untuk suatu alasan yang sangat sederhana, karena satu-satunya pribadi yang dia takuti adalah Allah. Di Lukas 8:24, ketika Tuhan Yesus berada ditengah-tengah badai dan kapalnya sedang tenggelam, apakah anda melihat sedikit ketakutan pada diri-Nya? Ia sedang tidur dengan nyenyak, tanpa ketakutan. Di sini anda melihat kualitas tidak takut apa-apa. John Wesley begitu terkesan dengan sekelompok orang Kristen yang naik kapal berlayar ke Amerika Utara. Pada waktu itu, seperti begitu banyak dari kita, ia masih belum lahir baru, dan ia melihat orang-orang Kristen ini (yang dikenal sebagai 'pietists' oleh orang-orang Jerman) yang memiliki keyakinan yang demikian rupa di dalam Yesus Kristus sehingga mereka tidak memiliki rasa takut. Kepercayaan mereka menghapuskan rasa takut. Seperti inikah percaya anda kepada Yesus? Apakah ujian sekolah membuat anda cemas? Atau, kesehatan anda membuat anda cemas? Atau, pernikahan anda membuat anda cemas? Segala sesuatu membuat anda cemas. Anda adalah orang Kristen yang takut dan cemas. Kalau anda hidup seperti itu, anda tidak tahu apa artinya menjadi orang Kristen. "Hidup adalah Kristus" berarti anda tidak memiliki rasa takut karena Ia hidup di dalam anda. Tanggung jawab ada pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dapat berbicara tentang hal ini dari pengalaman saya sendiri. Saya hidup hampir tiga tahun di Cina dalam keadaan kemiskinan hina papa. Saya kehilangan segalanya semenjak kedatangan kaum komunis. Tidak satu senpun yang tinggal. Setiap hari, saya harus mempercayai Tuhan untuk memenuhi kebutuhan saya. Saya akan bangun setiap pagi tanpa mengetahui sama sekali dari mana saya akan mendapat makanan selanjutnya. Bayangkan hal itu. Saya tidak memiliki uang sama sekali dan hampir tiga tahun hidup seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda bangun pagi tanpa satu sen dalam saku anda, tanpa makan siang apalagi makan malam di hadapan anda untuk minggu-minggu dan bulan-bulan yang akan datang, bagaimanakah kondisi anda? Dapatkah anda rileks dan penuh dengan damai dan sukacita? Hanya kalau Kristus adalah hidup anda. Saya akan bangun pagi dan berkata "Tuhan, inilah anak-Mu. Aku lapar dan tidak ada apa-apa untuk dimakan dan aku juga tidak memiliki uang untuk membeli makan siang. Aku tidak takut. Aku tahu bahwa bagaimanapun Engkau akan mencukupi kebutuhanku hari ini." Pernahkah Ia gagal? Tidak pernah. Mengapa saya memberitakan Injil dengan keyakinan? Karena saya tahu bahwa Allah yang memberi makan dua juta orang di padang gurun dengan manna dari surga, adalah Allah yang sama, yang memberi saya makan setiap hari dan mengatur supaya saya tidak mati kelaparan. Begitulah praktisnya Tuhan saya itu. Kalau seseorang bertanya kepada saya, "Apakah Allah memberi kamu makan ketika kamu lapar?" Jawaban saya ialah: tentu saja. Apakah mungkin Allah yang menciptakan surga dan bumi tidak dapat membuat cukup makanan untuk memberi makan anda? Tidak takut. Saya dapat menjelaskan hal ini dalam waktu yang panjang tapi waktu saya terlalu cepat berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. "I Lack Nothing" - Aku Tidak Kekurangan Apa-Apa&lt;br /&gt;Aku tidak kekurangan apa-apa. Apakah secara jasmani atau rohani, orang yang hidup di dalam Kristus memiliki segalanya. Tidak memiliki apa-apa meskipun memiliki segalanya. Ia tidak kekurangan apa-apa. 1 Tesalonika 4:12 "bahwa kamu tidak kekurangan sesuatu apapun." Hiduplah sedemikian sehingga anda tidak kekurangan suatu apapun. Tidak kekurangan apa-apa ini bisa saja karena pemeliharan Tuhan secara langsung, atau apabila situasi mengizinkan, anda juga dapat bekerja dengan tangan anda sendiri (seperti yang dilakukan oleh rasul Paulus) dan mencukupi kebutuhan anda sendiri. Perhatikan bahwa Allah mencukupi kebutuhan saya di China karena tidak ada jalan lain bagi saya untuk memperoleh pendapatan. Tetapi di kemudian hari ketika ada kesempatan bagi saya untuk memperoleh pendapatan saya sendiri, saya tidak begitu manja dan bergantung kepada Tuhan dan berkata, "Engkau dapat mencukupi aku dengan makanan, jadi aku tidak perlu bekerja lagi." Tidak, saya keluar untuk bekerja. Ketika pertama kali saya menjadi gembala sidang di Liverpool, gereja terlalu kecil sehingga mereka tidak dapat membantu saya. Saya katakan kepada mereka bahwa hal itu tidak menjadi masalah buat saya, saya akan mencari pekerjaan. Maka saya keluar untuk mengajar. Saya mengajar dari Senin sampai Jumat dan saya bekerja di gereja hari Sabtu dan Minggu. Sangat tidak Alkitabiah! Saya bekerja tujuh hari dalam seminggu tanpa satu hari pun untuk beristirahat. Setelah enam bulan, Allah di dalam kebaikan-Nya membuat gereja itu bertumbuh dalam jumlah yang cukup besar sehingga mereka mampu memberi saya jumlah yang sama dengan yang saya terima melalui mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah mencukupi secara langsung atau melalui pekerjaan kita sendiri, yang lebih penting, kita tidak kekurangan sesuatu pun di tingkat rohani. Bagaimana kondisi rohani anda? Apakah anda merasa ada kekosongan dalam batin anda? Apakah anda merasa bahwa setiap hari anda kekurangan sesuatu dalam hidup anda tetapi anda tidak tahu apa kekurangannya? Jawabannya sangat sederhana. Apa yang anda kurang justru adalah tema Kamp ini. Anda belum menerapkan kebenaran rohani ini bahwa Kristus adalah hidup anda. Selama Kristus tidak menjadi hidup anda, percayalah pada saya, anda dapat mencoba semampu anda untuk memenuhi kekosongan dalam hidup anda, itu tidak akan berhasil. Anda akan selalu dihantui oleh kekosongan yang menggangu itu. Tetapi setelah menerima pesan hari ini, jangan pernah berkata anda tidak mengetahui bagaimana mengisi  kekosongan itu. Saya telah mengatakan kepada anda apa yang Alkitab ajarkan. Tidak ada cara mudah. Tidak ada cara murah. Tetapi ada cara yang ajaib. Kristus akan memenuhi hidup anda sampai melimpah dan anda tidak akan kekurangan apapun sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. "I Withhold Nothing" - Aku Tidak Menahan Apa-Apa&lt;br /&gt;Karena anda tidak kekurangan apa-apa, anda juga seharusnya tidak menahan apa-apa. Anda memiliki begitu banyak untuk diberikan sehingga anda tidak perlu menahan suatu apapun. Pernahkah anda bertemu orang Kristen yang kelihatannya memiliki sumber-sumber yang tidak ada batasnya? Mereka selalu mempunyai sesuatu untuk diberikan. Mereka begitu kaya sehingga mereka tidak harus menahan apapun. Mereka tidak perlu menjadi kikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Para Rasul 20:20, "dan sekarang aku tidak pernah melalaikan (atau, menahan) apa yang berguna bagi kamu, baik dimuka umum maupun dalam perkumpulan perkumpulan di rumah kamu." Pernahkah anda menahan sesuatu dari Tuhan? Apakah anda mempunyai sesuatu untuk diberikan kepada Tuhan atau kepada sesama? Apakah kehidupan anda sebuah kehidupan yang kaya? Apakah kehidupan anda kehidupan yang berkuasa? Ketika rasul Paulus berkata kepada jemaat di Efesus di Kisah Para Rasul 20 bahwa dia tidak menahan apa-apa, kualitas apakah yang ada pada orang ini sehingga Tuhan menggoncangkan dunia melaluinya? Kehidupan Kekristenan yang bagaimana yang ingin anda jalani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Sebagai penutup, saya ingin bertanya kepada anda: Kehidupan Kekristenan yang bagaimana yang ingin anda hidupi? Apakah anda ingin menjadi yang biasa, Kristen yang rata-rata, yang tidak begitu baik tapi juga tidak begitu jelek? Atau anda ingin membuat hidup anda dihitung dalam generasi ini, sebagai seseorang yang melaluinya Tuhan dapat mengoncang bukan saja Singapura tetapi seluruh dunia? Allah sedang mencari orang yang seperti ini. Saya kuatir berapa banyak orang Kristen yang hidup menurut pelajaran yang telah kita dapatkan di sini: "bagiku hidup adalah Kristus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus begitu berkelimpahan sehingga ia berkata adalah suatu sukacita baginya untuk menjadi korban bagi orang lain. Itulah mentalitasnya saat dia menulis 2 Korintus 12:15, "Aku suka mengorbankan segala milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu." Di Roma 9:3, Paulus begitu rela tidak mempertahankan apa-apa, bahkan sampai pada keselamatannya sendiri. Beberapa orang mungkin mau untuk memberikan segala sesuatu kepada anda - kecuali keselamatan mereka. Paulus berkata bahkan keselamatannya sendiri tidak berharga baginya, jika, melalui kebinasaannya, orang lain dapat diselamatkan. Roma 9:3 membuat saya meneteskan air mata: di mana Paulus berkata bahwa jika, melalui kebinasaannya, kaum sebangsanya dapat diselamatkan, ia dengan senang hati akan menyerahkan keselamatannya bagi kesejahteraan kekal mereka. Apa sebenarnya yang sedang dikatakan Paulus? Paulus sedang berkata bahwa ia mau pergi ke neraka kalau bangsa Yahudi dapat pergi ke surga. Berapa banyak dari anda yang berani berkata di sini bahwa anda mau pergi ke neraka kalau orang-orang di Singapore dapat pergi ke surga? Berapa banyak dari kita yang berani berkata kami mau ke neraka kalau orang-orang Indonesia dapat mendengar Injil dan diselamatkan? Dimanakah Allah dapat menemukan orang seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya itu merupakan bagian dari "hidup adalah Kristus". Ini bukanlah semacam kekristenan yang super. Itu hanyalah sebagian dari definisi dari artinya "hidup adalah Kristus".</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>HIDUP ADALAH KRISTUS</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/11/hidup-adalah-kristus.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Tue, 24 Nov 2009 18:46:00 -0800</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-197788847628054937</guid><description>Hidup Adalah Kristus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga dari serangkaian khotbah-khotbah penafsiran 2 Korintus 12:9&lt;br /&gt;"Dalam Kelemahanlah Kuasa-Ku Menjadi Sempurna"&lt;br /&gt;Disampaikan oleh Pastor Eric Chang&lt;br /&gt;Kamp Gereja CDC Singapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Menerapkan Tema Kamp Ini?&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari tema kamp ini "Hidup adalah Kristus", pokok yang ditugaskan kepada saya hari ini adalah: "Strategi untuk menerapkan tema kamp ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan "strategi", saya mengira bahwa kita ingin tahu "bagaimana" kita seharusnya menghidupi  hidup ini yang adalah Kristus. Sebelum kita dapat sampai pada pokok tentang "bagaimana" menghidupi hidup ini, kita harus mengerti lebih dahulu tentang hidup ini yang harus kita jalani. Tetapi di sinilah masalah saya dimulai, karena untuk menguraikan  "hidup adalah Kristus", saya mungkin perlu memberikan satu uraian yang lebih cocok untuk tingkat pelatihan sepenuh waktu dari pada khotbah kamp seperti yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya telah mempertimbangkan bagaimana menyederhanakan hal ini. Tetapi dalam menyederhanakan bahan mungkin berarti saya harus berbicara berputar-putar dan pada akhirnya tidak menjelaskan apa yang sesungguhnya yang dimaksudkan dengan tema ini. Izinkan saya mencoba untuk menerangkan sesederhana mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya "Nothingness" (Kekosongan)&lt;br /&gt;Saya akan memulai dengan berbicara tentang "nothingness" (kekosongan).Untuk mengerti tema ini, kita harus mengerti sedikit tentang "nothing" (kosong).  Saya tidak mencoba untuk berfilosofi.  Sehubungan dengan tema kamp ini, saya akan memusatkan pada arti "nothing" (kosong) dalam Perjanjian Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita harus membicarakan hal ini dengan pokok pembicaraan  "nothing" (kosong)? Karena tema kamp kita diambil dari  Filipi 1:21 "karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan", dan kita harus memahami kalimat "mati adalah keuntungan" jika kita ingin memahami apa artinya "hidup adalah Kristus". Kedua kalimat ini sama seperti dua sisi dari koin yang sama. Jika "mati adalah keuntungan" tidak berarti apa-apa buat anda, sudah pasti tema dari kamp ini "hidup adalah Kristus" juga akan tidak berarti apa-apa buat anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati Adalah Keuntungan&lt;br /&gt;"Mati adalah keuntungan" - apakah ini berarti apa-apa kepada anda sekarang? Bagaimana mungkin "mati" adalah keuntungan? Ketika anda mati, anda kehilangan segala-galanya. Sejak kapan kematian berarti keuntungan bagi seseorang? Mati secara harfiah berarti menjadi "nothing" (kosong). Jika anda tidak ada lagi, anda telah menjadi "nothing" (kosong).  Anda telah menjadi nol. Jika anda adalah seorang pimpinan sebuah perusahaan, ketika anda mati, apakah anda masih pimpinan bagi perusahaan tersebut? Tentu saja tidak. Tempat anda di perusahaan itu tidak ada lagi. Anda sudah selesai. Jika anda dijadualkan untuk mengambil ujian dan anda mati, apakah itu berarti anda lulus ujian itu? Tentu saja tidak! Anda tidak perlu menjadi seorang jenius untuk memahami hal ini. Jika anda mati, anda tidak dapat menghadiri ujian itu, makanya anda tidak lulus. Jika anda akan berkawin dan anda mati, perkawinan itu dibatalkan. Semuanya dibatalkan. Jika anda hampir mewarisi kekayaan yang besar dan anda mati, anda tidak akan mendapat satu senpun. Nama anda akan dihapuskan dari surat wasiat. Anda tidak ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati adalah keuntungan? Sedang berbicara tentang apa kita ini? Mati adalah menjadi "nothing" (kosong). Sejauh berkenaan dengan dunia, anda telah habis. Hilang. Kematian menghapus bersih papan tulis sejauh ada hubungannya dengan anda. Nama anda mungkin pernah ada disitu, mungkin sebagai direktur atau eksekutif, atau apa saja, ketika anda mati, nama anda dikeluarkan. Jika anda akan mewarisi sesuatu, nama anda akan dikeluarkan dari daftar wasiat. Mati adalah menjadi "nothing" (kosong). Bagaimana mungkin kematian menjadi keuntungan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sungguh merupakan satu pertentangan (paradoks). Kalau kita tidak mengerti pertentangan (paradoks) ini, bagaimana kita dapat mengerti "hidup adalah Kristus? Dalam ayat ini, kita menemukan  dua bagian dalam kalimat yang sama: "hidup adalah Kristus" dan "mati adalah keuntungan". Kalau satu bagian tidak benar, maka bagian yang lain juga tidak benar. Ini merupakan logika dasar. Kalau bagian "mati adalah keuntungan" tidak benar, maka bagian "hidup adalah Kristus" juga tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nol&lt;br /&gt;Mari kita melihat arti secara alkitabiah tentang menjadi "nothing" (kosong). Anda semua pasti pernah melihat angka nol. Bayangkan sebuah lingkaran di sini dan saya akan bertanya  kepada anda: Sebuah lingkaran melambangkan apa? Sebuah lingkaran melambangkan nol. Tetapi, sebagai sebuah simbol, apakah lingkaran mempunyai arti yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah pernikahan, pasangan yang baru biasanya memberikan kepada masing-masing pasangan  sebuah cincin pernikahan sebagai  jaminan. Sebuah cincin adalah sebuah lingkaran. Apa artinya ini? Apakah itu berarti bahwa sebagai janji dalam pernikahan untuk tidak memberikan apa-apa kepada pasangan yang lain? Sumpahnya seharusnya berbunyi: Dengan ini saya memberikan kepadamu sebuah cincin yang melambangkan dalam pernikahan ini bahwa saya tidak memberikan apa-apa kepada anda. Nah, ini merupakan ide yang baru! Anda membuat angka nol itu dari emas yang menyaksikan bahwa anda tidak memberikan apa-apa kepada masing-masing pasangan. Anda berjanji untuk tidak memberikan apa-apa. Itukah arti dari cincin itu? Mungkin dalam kehidupan nyata itulah yang terjadi, bahwa anda tidak memberikan apa-apa kepada masing-masing pasangan kecuali sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang ditandakan oleh cincin pernikahan itu? Itu merupakan lambang kesempurnaan. Sebuah lingkaran menjadi lambang kasih yang sempurna. Sebuah lingkaran, yang tidak memiliki  awal dan akhir, melambangkan kesempurnaan, bahwa dengan komitmen yang total, anda tidak mempertahankan apa-apa dari pasangan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu kita mempunyai arti ganda yang luar biasa: lingkaran yang melambangkan "nothing" (kosong), dan di lain pihak, juga melambangkan kesempurnaan. Tidakkah ini menakjubkan? Hal ini menyimpulkan ajaran Alkitab tentang pokok ini dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh poin tentang "nothingness" (kekosongan) yang juga berarti "perfection" (kesempurnaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan membawa anda untuk mempelajari ajaran Perjanjian Baru  tentang tujuh "nothingness" yang melambangkan kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. "I Am Nothing" - Aku Tidak Berarti Apa-Apa&lt;br /&gt;Kita menemukan pernyataan ini "I am nothing" atau "Aku tidak berarti sedikitpun" di 2 Korintus 12:11, "Sungguh aku telah menjadi bodoh; tetapi kamu yang memaksa aku. Sebenarnya aku harus kamu puji. Karena meskipun aku tidak berarti sedikitpun, namun di dalam segala hal aku tidak kalah terhadap rasul-rasul yang luar biasa itu." Disini, "nothing" muncul dua kali (di dalam teks Yunani). Disini kita menemukan pernyataan yang penting ini - "Aku tidak berarti sedikitpun".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga di Galatia 6:3, rasul Paulus berkata: "Sebab kalau seorang menyangka, bahwa ia berarti, padahal ia sama sekali tidak berarti, ia menipu dirinya sendiri." Ini adalah orang yang  tidak mengerti bahwa dia tidak berarti apa-apa ketika dia berpikir dia adalah sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi di 1 Korintus 13:2, "........tetapi  jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna." Sisi sebaliknya dari pernyataan ini berarti bahwa hanya kasih yang menjadikan kita sesuatu dalam pandangan  Allah. Anda tidak menjadi sesuatu dalam pandangan Allah karena anda dapat berbicara dengan bahasa lidah, atau anda dapat bernubuat, atau anda mengetahui segala sesuatu tentang rahasia-rahasia rohani. Tidak satupun dari hal-hal ini yang akan menjadikan anda sesuatu dalam pandangan Allah. Satu-satunya hal yang diperhitungkan sebagai berarti dalam pandangan Allah adalah kasih. Kalau anda dikuasai oleh kasih Allah, dengan demikian anda menjadi sesuatu. Apabila hal itu tidak menjadi bagian dalam hidup anda, di pandangan Allah anda tidak berarti apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah hal ini apabila kita berbicara tentang Filipi 1:21. Terdapat dua cara untuk memahami dua tipe "nothingness" dalam Perjanjian Baru. Ada "nothing" dalam arti positif, dan ada juga "nothing" dalam arti negatif. Itu berarti, ada arti yang baik dan arti yang jelek tentang "nothingness".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh dari arti yang baik adalah ketika Paulus berkata bahwa dia menyadari bahwa dia tidak berarti apa-apa. Tanpa kesadaran itu, secara rohani anda tidak akan menjadi apa-apa. Dengan kata lain, anda hanya dapat menjadi sesuatu dalam pandangan Allah ketika anda siap untuk menjadi tidak berarti. Bagaimana dapat mengerti hal ini? Hal ini merupakan  prinsip pembalikan  atau prinsip dwipolaritas. Saya tidak akan membahas hal ini sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nothingness" (Kekosongan) Dan Keselamatan Kita&lt;br /&gt;Sebelum saya melanjutkan, saya perlu menerangkan apa hubungannya semua ini dengan keselamatan. Banyak dari anda telah dibesarkan dalam bentuk kekristenan yang mengatakan bahwa anda diselamatkan melalui  percaya kepada Yesus, tanpa dijelaskan lebih lanjut tentang apa artinya percaya kepada Yesus. Apabila seseorang bertanya kepada anda: "Apakah Yesus mati untuk anda?" Anda berkata, "Ya". "Apakah anda percaya Yesus mengasihi anda?" "Ya, tentu saja. Jika Ia mati untukku, pasti Ia mengasihiku." "Jadi anda percaya Yesus, benar?" "Ya." "Anda telah diselamatkan, haleluya." Nah, itu cepat sekali. Hanya membutuhkan beberapa detik untuk menerima keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, ketika sampai pada persoalan tentang pemuridan, kita berhadapan dengan suatu masalah yang lebih besar. Apakah pengajaran yang standar di gereja masa kini? Dimanakah pemuridan dapat disesuaikan dalam hal ini? Mengapakah Alkitab berkata bahwa anda harus menjadi seorang murid sebelum anda diselamatkan? "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku." Dapatkah anda diselamatkan tanpa menjadi murid? Jika jawabannya adalah "tidak", kalau begitu apa yang terjadi kepada pernyataan sebelumnya yang mengatakan bahwa anda diselamatkan melalui percaya kepada Yesus? Apabila jawabannya adalah "ya", maka apa yang harus kita lakukan dengan tuntutan Yesus yang mutlak untuk menjadi murid-muridNya? Untuk diselamatkan, anda harus menjadi murid dan memikul salib anda untuk mengikuti Dia. Memikul salib artinya berada di jalan menuju penyaliban. Disalibkan berarti mati, dan itu berarti menjadi "nothing" (tidak berarti) bagi dunia (Galatia 6:14). Tetapi kehilangan nyawa dengan jalan ini adalah menemukannya (Matius 10:39, Markus 8:35, Lukas 9:24) dan menemukannya adalah sungguh-sungguh memperolehnya. Oleh karena itu, kematian adalah keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan disini adalah Paulus berkata bahwa dia tidak berarti apa-apa. Mengapa? Supaya Yesus menjadi segalanya. Apakah artinya "Bagiku hidup adalah Kristus"? Artinya adalah aku tidak berarti apa-apa dan Kristus adalah segala-galanya. Buat saya, "hidup" tidak berarti apa-apa kecuali itu berarti Kristus. Apakah itu yang diartikan? Dapatkah anda menyatakan kepada saya arti lain dari ini? Dalam menafsirkan firman Tuhan dengan prosedur eksegese yang teliti, kalimat "hidup adalah Kristus" tidak berarti apa-apa kecuali kalau artinya Kristus menjadi segala-galanya bagi saya, sehingga bagi saya hidup adalah Kristus dan saya tidak berarti apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Ajaran Ini Sangat Tidak Masuk Akal?&lt;br /&gt;Anda mungkin berkata, "Wow! Ini pelajaran yang mengerikan. Bagaimana kalau sedikit Dia dan sedikit aku? Ayo, ini lebih masuk akal. Apakah itu berarti ketika aku menjadi orang Kristen, aku hilang?" Jawabannya, temanku, adalah ya. Masihkah anda ingin dibaptis? Pikirkan hal ini hati-hati. Kalau ada yang salah dengan eksegese saya, tolong tunjukkan pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hidup adalah Kristus" berarti bahwa Kristus adalah segalanya dalam hidup saya. Hidup adalah Kristus. Tidak ada yang lain adalah hidup. "Bagi saya hidup" berarti, sama dengan "Kristus". Kalau kita berkata hidup adalah Kristus, kita artikan hidup sama dengan Kristus dan Kristus sama dengan hidup. Mundur dan maju berada dibawah tanda persamaan . Hal ini merupakan persamaan logika yang sederhana. Itu berarti bahwa saya tidak berarti apa-apa jikalau hidup sama dengan Kristus. Apakah anda mengerti  maksud saya? Apakah sulit untuk dimengerti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dikatakan oleh Paulus disini? Tidakkah Filipi 1:21 berlaku untuk semua orang Kristen, untuk anda dan untuk saya? Mungkin di benak kita, moga-moga tidak. Tetapi jika dia sungguh mengatakannya, maka kita ada dalam kesulitan karena kita tidak tahu bagaimana menghidupi ayat ini. Kalau ayat ini tidak berlaku untuk anda dan saya, mengapa ayat itu ada di Perjanjian Baru?  Mengapa tidak dicoret saja? Mungkin hal ini untuk orang Kristen yang super. Saya hanya ingin menjadi seorang murid biasa dan saya sudah selangkah lebih maju dari kebanyakan orang Kristen. Jangan meminta lebih banyak dari saya. Dalam pemuridan, saya dapat memiliki definisi saya sendiri. Saya dapat menentukan "bagi aku hidup adalah" sedikit saya dan sedikit Kristus. Dengan rumus ini, saya bisa tenang. Mungkin 70% saya dan  30% Kristus. Kalau tidak cukup, kita dapat mengubahnya menjadi 50% saya dan 50% Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tepat bagaimana hal ini dapat dipadankan kedalam kehidupan kekristenan? Paulus adalah seorang Kristen yang radikal. Bahkan dia adalah orang yang sangat ekstrim. "Aku tidak berarti apa-apa dan Kristus adalah segalanya". Bagi kita, hal ini tidak praktis dalam kehidupan kekristenan setiap hari, bukan? Lebih praktislah. Dapatkah kita menentukan 50-50?  Bagaimana anda dapat menyesuaikan hal ini dengan pernyataan yang lain: "percayalah kepada Tuhan Yesus, maka kamu akan diselamatkan, kamu dan seisi rumahmu" (Kisah Para Rasul 16:31)? Apakah kedua kalimat ini saling ekslusif atau kita harus menerangkan satu dengan yang lain? Jika demikian, yang mana menerangkan yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berkata hal ini menjadi makin membingungkan. Saya sedang mencoba untuk menjelaskan dengan sesederhana mungkin. Apakah yang saya maksudkan dengan satu menerangkan yang lain? Pertanyaan saya ialah: dapatkah kita mengunakan kalimat dalam Kisah Para Rasul 16:31 untuk menerangkan Filipi 1:21, atau sebaliknya? Jika kita menggunakan Filipi 1:21 untuk menerangkan Kisah 16:31, maka "percaya kepada Tuhan Yesus" mempunyai arti "hidup adalah Kristus". Anda tidak dapat berkata "aku percaya Tuhan Yesus" kecuali anda dapat juga berkata "bagiku hidup adalah Kristus". Definisi dari "percaya" berarti "hidup adalah Kristus". Itulah yang saya maksudkan dengan mengambil ayat ini untuk menerangkan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau sebaliknya? Dapatkah kita menemukan hasil yang lebih menyenangkan? Sayang sekali jawabannya adalah tidak. Anda mencoba menggunakan kalimat yang satu lagi untuk menerangkan yang satu ini. Mari kita lihat kalau ada cara untuk meringankan pernyataan  "hidup adalah Kristus". Bagaimana kita melakukannya? Perhatikan baik-baik kalau ada cara lain untuk meringankan sampai "kepercayaan yang biasa". Anda bisa memakai cara yang mana saja, kalau anda menghubungkan kedua ayat tersebut bersama-sama, hasilnya selalu sama. Kita harus memilih arti yang lebih tinggi. Yang lebih tinggi tidak boleh diturunkan kepada yang lebih rendah. Sangat penting untuk kita menangkap prinsip ini, karena kita berbicara tentang hal yang bersangkutan dengan keselamatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Definisi Kita Tentang "Percaya" Cukup Memadai?&lt;br /&gt;Kalau anda berpikir bahwa untuk diselamatkan adalah semata-mata percaya bahwa Yesus mati untuk anda dan ternyata definisi itu tidak memadai, maka keselamatan anda akan hilang. Anda sedang mendasari harapan anda  untuk keselamatan dengan dasar yang salah. Anda telah mengizinkan dasar itu dipalsukan untuk disesuaikan dengan definisi anda dan anda sedang menipu diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang rasul Paulus katakan, kalau anda berpikir bahwa anda itu sesuatu, yakni anda berpikir anda telah diselamatkan tetapi sebenarnya tidak, maka sesungguhnya anda harus dikasihani. Berapa banyak orang pada masa kini yang berpikir bahwa mereka telah diselamatkan namun pada kenyataannya tidak? Anda dapat mengetahuinya dari kehidupan mereka bahwa mereka belum diselamatkan. Anda tahu dari percakapan mereka bahwa mereka belum. Anda tahu dari cara mereka melakukan segala sesuatu. Meskipun demikian untuk beberapa alasan yang misterius, mereka berpikir bahwa mereka selamat Mereka berpikir bahwa mereka adalah sesuatu, yaitu menjadi milik Kristus, meskipun mereka bukan milikNya. Pada hari terakhir, seperti disebutkan di Matius 7:21, "Aku akan menyuruh mereka enyahlah daripadaKu, Aku tidak mengenal kamu." "Selama ini aku sudah memanggil Engkau Tuhan, Engkau kenal aku." "Tidak, Aku tidak mengenalmu." Mereka berpikir mereka adalah sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita memikirkan tentang hal ini dengan lebih berhati-hati lagi. Bagaimana kalau definisi kita tentang keselamatan salah? Kita mendengar pengajaran ini terus menerus di dalam gereja  bahwa keselamatan adalah semata-mata "percaya dan diselamatkan", sedangkan definisi "percaya" tidak ditetapkan oleh Perjanjian Baru, tidak oleh Filipi 1:21, tetapi oleh mereka sendiri semata-mata sebagai suatu kepercayaan bahwa Yesus mati untuk anda. Tidakkah hal ini kedengarannya biasa bagi anda? Bagaimana kalau definisi ini benar-benar tidak selaras dan bahkan salah, saya bertanya kepada anda lagi? Keselamatan anda tergantung pada hal ini. Anda jawablah pertanyaan itu sendiri. Bukan saya yang harus memberitahu anda bagaimana menjawabnya. Saya hanya meminta anda untuk melihat pada Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Ada Satu Macam Orang Kristen Di Dalam Alkitab&lt;br /&gt;Apakah anda yakin dengan jawaban bahwa ada dua level kekristenan? Yang satu adalah orang Kristen kelas rendah yang biasa, orang Kristen yang berkeliling dengan kelas Ekonomi. Anda tetap dapat sampai ke tempat tujuan tetapi anda duduk di kelas Ekonomi. Sedikit tidak nyaman tetapi pada akhirnya anda akan tetap sampai disana. Orang percaya yang biasa-biasa berada dalam kelas Ekonomi ini. Yang satu lagi adalah orang Kristen yang memilih untuk dimuridkan dan memilih kursi empuk. Apakah hal ini menyelesaikan masalah kita? Tentu saja tidak. Tidak ada dua kelas orang Kristen yang berbeda di dalam Alkitab. Saya tidak pernah menemukannya. Jika anda menemukan dua kelas orang Kristen yang berbeda, tolong tunjukkan kepada saya dimana. Saya pasti kehilangan sesuatu dari Alkitab. Ada orang-orang Kristen yang lemah dan yang duniawi, tetapi mereka  tidak pernah dibenarkan: mereka dimarahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah saya tunjukkan, Paulus selalu menggambarkan orang percaya yang benar sebagai orang kudus. Dia tidak mengenal orang Kristen kelas dua. Saya kuatir bahwa kita mereka-reka sendiri orang Kristen yang semacam itu. Jika anda menanyakan kepada gereja, mereka akan berkata bahwa terdapat orang Kristen yang kelas lebih tinggi. Tetapi izinkan saya bertanya kepada anda pertanyaan yang semula: "Jika saya dapat sampai ke Beijing dari Hong Kong dengan memakai kelas Ekonomi, mengapa saya harus merepotkan diri dengan kelas yang lebih tinggi? Apakah karena lebih nyaman?" Jika analogi (kiasan) itu digunakan, hal ini memang tidak masuk akal menurut Perjanjian Baru, karena setiap orang tahu bahwa Perjanjian Baru menunjukkan bahwa orang-orang Kristen "kelas pemuridan" memikul kehidupan yang lebih keras. Tentu saja hanya orang Kristen macam itulah yang dikenal dalam Perjanjian Baru. Kalau kita memutar-balikkan analogi (kiasan) itu dan berkata bahwa anda dapat sampai di Beijing dengan dua kelas, satu adalah kelas Ekonomi (pemuridan), dan yang lain adalah kelas mewah (orang percaya yang mudah), kalau demikian siapa yang ingin pergi dengan kelas Ekonomi dan membayar lebih? Anda pasti gila jika anda memilih kelas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. "I Have Nothing" - Aku Tidak Punya Apa-Apa&lt;br /&gt;Murid yang sejati tidak mempunyai apa-apa. Murid yang palsu memiliki segala sesuatu yang dia inginkan. Mari kita melihat pada 2 Korintus 6;10, "sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu." Hal ini merupakan satu paradoks dengan kebenaran dwikutub yang penting. Jika anda memiliki segala sesuatu secara rohani, maka anda dapat berkata bahwa anda benar-benar kaya. Tetapi anda tidak memiliki segala sesuatu kecuali anda juga tidak memiliki apa-apa. Mengertikah anda hal itu? Paulus berkata secara harfiah dia miskin dan meskipun demikian dia selalu membuat orang lain kaya. Bagaimana anda dapat menjadi miskin namun memperkaya banyak orang? Itu adalah kekayaan rohani yang anda berikan. Orang yang kaya adalah sangat-sangat miskin secara rohani. Mereka tidak memiliki apa-apa untuk diberikan. Tetapi, bagi murid yang benar, apakah yang telah dia lakukan? Dia melihat dirinya sendiri tidak memiliki apa-apa. Dia semata-mata seorang pengurus kepada semua yang ada padanya. Dia tidak melihat dirinya sendiri memiliki apa-apa. Seperti murid-murid dalam Kisah Para Rasul, mereka tidak menganggap milik mereka sendiri sebagai milik mereka. Mereka hanyalah pengurus dari apa yang mereka punya. Hanya orang-orang yang memiliki mental seperti ini adalah murid-murid yang sejati. Orang-orang seperti itulah yang kaya secara rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita melihat dalam Alkitab sisi negatif dan positif dari tidak memiliki apa-apa. Ada sisi negative di Wahyu 3:17 yang mana sangat cocok sebagai gambaran kondisi rohani zaman ini. "Karena engkau berkata "Aku kaya dan telah memperkaya diriku, dan tidak kekurangan apa-apa", dan karena engkau tidak tahu bahwa engkau melarat dan malang, buta dan telanjang." Mereka menyangka mereka tidak membutuhkan apa-apa. Pada kenyataannya, mereka tidak memiliki apa-apa. Itu merupakan satu situasi yang tragis. Banyak orang Kristen yang tidak memiliki apa-apa secara rohani. Ada juga orang Kristen yang memiliki segala sesuatu. Hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk menemukan orang Kristen macam apakah yang sedang berbicara dengan anda. Anda berbicara  kepada satu macam orang Kristen dan anda melihat kekayaan dalam hidup mereka, dinamika kehidupan mereka. Anda tahu kehidupan mereka penuh. Mereka mungkin tidak memiliki banyak uang dalam dompet mereka. Bukan karena mereka tidak dapat memilikinya. Tetapi karena mereka telah berpaling dari hal-hal itu. Bukan karena mereka tidak bisa memilikinya tetapi mereka melihat diri mereka hanya sebagai pengurus kepada apa saja yang mereka miliki. Semuanya itu ada pada pengendalian Tuhan. Apabila Tuhan berkata untuk menggunakannya untuk tujuan tertentu, dengan senang hati diberikan. Dan meskipun mereka tidak memiliki apa-apa, mereka memiliki kekayaan-kekayaan rohani yang membuat orang lain kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kehidupan anda memperkaya siapa saja ataukah membuat orang lain miskin? Apabila anda  tinggal satu rumah dengan orang lain, apakah kehadiran anda membuat orang lain miskin, membuat orang-orang lain capek, mengambil sukacita dari orang lain, menjengkelkan mereka, dan melelahkan orang lain, atau kehadiran anda di dalam rumah tangga itu memperkaya orang lain? Anda tahu bagaimana menjawab pertanyaan itu. Dari itu, anda tahu apakah tema kamp ini mempunyai arti bagi anda atau tidak. Bagi seseorang yang hidup dengan sedemikian  sehingga Kristus menjadi hidupnya, orang itu selalu akan memperkaya orang lain. Setelah bersama dengan orang seperti itu, anda pergi dengan perasaan yang diperkaya. Anda merasakan sudah menerima banyak. Tetapi ada orang lain yang kalau anda bersama dengan mereka sebentar saja, anda merasa capek sekali. Mereka mengeringkan anda. Seringkali saya melihat bahwa pemimpin-pemimpin gereja terlalu capek dan lelah. Pasti ada banyak orang-orang miskin secara rohani di dalam gereja yang sudah mengeringkan mereka itu. Dimanakah orang-orang yang baginya "hidup adalah Kristus?" Anda tahu sendiri. Apakah anda macam orang yang memperkaya orang-orang lain atau anda membuat mereka kecapekan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. "I Do Nothing" - Aku Tidak Berbuat Apa-Apa&lt;br /&gt;Ya, aku tidak berbuat apa-apa. Apakah artinya ini? Untuk mengerti hal itu, kita dapat membuka dalam Yohanes 8:28, "Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku." Aku tidak berbuat apa-apa, tentu saja tidak dari diriku sendiri. Itu sangatlah penting. Itu merupakan prinsip dasar yang mengendalikan seseorang yang hidupnya adalah Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi siapakah yang memegang peranan penting dalam mengendalikan hidup kita? Siapakah yang menjadi peran utama yang mengendalikan kehidupan Yesus? Bapa, "Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri." Dorongan yang mengontrol hidup kita adalah Kristus. Itulah yang dimaksudkan. "Bagiku hidup adalah Kristus" berarti Kristuslah yang mengarahkan seluruh segi hidup anda sampai ke hal-hal yang terkecil. Itu tidak berarti anda menjadi robot. Anda tidak dapat menjadi robot karena anda dengan sadar, menurut pilihan anda sendiri, meminta Dia mengarahkan anda. Dengan kata lain, mencari pimpinan merupakan suatu tindakan menurut kehendak anda sendiri. Tidak pernah secara otomatis. Apakah anda melakukannya? Apakah anda bertanya kepada Tuhan apa yang harus anda lakukan, atau apakah anda semata-mata melakukan apa yang anda inginkan dan membuat keputusan-keputusan anda sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi orang Kristen pada tingkatan ini dalam Perjanjian Baru merupakan kekristenan dasar. Yaitu menjalani suatu kehidupan yang diarahkan oleh Tuhan sendiri. Itulah yang memerdekakan anda. Itu merupakan sumber kuasa anda. Dia adalah hidup anda karena Dia mengarahkan cara berpikir anda, cara anda melakukan sesuatu, dan apa yang harus anda lakukan. Dapatkah anda berkata dengan jujur bahwa: Aku tidak berbuat apa-apa dari diriku sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda berkata bahwa "aku tidak melakukan apa-apa dengan betul". Di dalam rumah tangga, anda menyinggung perasaan setiap orang, dan anda membuat malu setiap orang dalam rumah itu. Memang anda tidak dapat melakukan sesuatu pun dengan betul. Ada orang Kristen yang tidak melakukan apa-apa sama sekali karena, jika mereka melakukan sesuatu, mereka melakukan hal-hal yang salah. Mereka benar-benar membuat orang lain gusar karena mereka tetap melakukan hal yang salah. Anda mau berkata, "Tolonglah, aku memohon agar kamu jangan melakukan apa-apa. Dengan cara ini, paling sedikit, kamu tidak akan menjengkelkan orang lain. Kamu tidak akan menghanguskan nasi, atau merusakkan perabotan. Kamu tidak akan menjatuhkan piring. Tolong jangan melakukan apa-apa. Paling sedikit dengan cara ini, anda tidak berbuat dosa." Setidak-tidaknya, pada tingkatan ini, kita dapat belajar untuk tidak berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja menjadi seorang murid berarti lebih daripada tidak melakukan apa-apa dalam pengertian itu. Saya secara pribadi akan sangat puas jika beberapa orang Kristen tertentu mau untuk tidak melakukan apa-apa. Jauh lebih damai jika mereka tidak berbuat apa-apa. Setiap kali mereka membuka mulut mereka, mereka menyatakan hal yang salah. Sangat luarbiasa. Mungkin kita sendiri telah melakukan hal yang sama. Bayangkan betapa damainya dalam suatu pernikahan jika kedua pihak mau menutup mulut. Setidak-tidaknya anda tidak dapat bertengkar jika anda berdua tutup mulut. Setiap kali mereka membuka mulut, mereka bertengkar. Kadang-kadang merupakan berkat untuk menjadi bisu. Anda tidak mendengar dua orang bisu bertengkar. Betapa indahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan kehidupan orang Kristen yang hidup diatas prinsip tidak melakukan apa-apa dari dirinya sendiri. Tuhan mau kita mengambil satu langkah ke depan dan disitulah masalah kita dimulai. "Aku tidak melakukan apa-apa kecuali apa yang dikatakan Bapa untuk Aku lakukan." Itu tingkat yang terlalu tinggi, bukan? Namun itulah kehidupan kekristenan yang dasar. Itulah yang dimaksudkan dengan percaya kepada Yesus, mempercayai bahwa Dia dapat mengarahkan anda. Untuk mengatakan bahwa saya percaya Yesus yang telah mati untuk saya adalah sama dengan berkata bahwa saya percaya suatu kejadian yang terjadi pada 2000 tahun yang lalu. Apakah Dia masih melakukan sesuatu hari ini? Ya, Dia masih. Dia mengarahkan hidup saya setiap saat dari setiap hari. Beranikah anda menyatakan hal itu? Mari saya katakan pada anda bahwa Yesus anda benar-benar hidup. Beberapa orang percaya pada Yesus yang mati yang telah meninggal 2000 tahun yang lalu. Ia seharusnya telah bangkit dan naik ke surga namun sejak itu tidak melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita tidak melakukan apa-apa dari diri sendiri, maka Dialah yang melakukan segala sesuatu. Kalau Dia melakukan segala sesuatu, maka Dia adalah hidup saya. Itulah yang dimaksud dalam Filipi 1:21. Saya berharap setelah khotbah ini, tidak ada yang akan berkata saya belum menjelaskan ayat ini dengan rinci. Jika anda tidak dapat menghidupinya, jangan salahkan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tidak melakukan apa-apa". Dalam Yohanes 5:30, Yesus berkata, "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri." Itu lagi. Itu tidak berarti bahwa Dia tidak mampu melakukannya. Dia telah memilih untuk tidak melakukannya. "Tidak dapat berbuat apa-apa" itu adalah atas kehendak-Nya, atas pilihan-Nya sendiri. "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku." "Tidak dapat berbuat apa-apa" disini justru diartikan sebagai tidak melakukan apa-apa menurut kehendak pribadi kita. Sangat jelas sekali, kehendak Bapalah yang Dia lakukan. Jadi kita terus memakai cara ini di dalam Yohanes 5:19, "Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak." Apa yang dikerjakan Bapa, Anak juga mengerjakannya. Itulah yang dimaksudkan dengan "Hidup adalah Allah." Tuhan adalah hidup saya dan Dia mendefinisikan hidup saya. Saya tidak mau melakukan apa-apa selain dari kehendak-Nya. Dapatkah anda menyatakannya dengan jujur? Seperti itukah kehidupan Kristen yang anda hidupi, atau apakah anda berharap untuk diselamatkan oleh semacam pengakuan yang dangkal tentang kepercayaan bahwa Yesus mati untuk anda? Kekristenan semacam ini tidak ada dalam Perjanjian Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini terlalu radikal untuk anda? Jika Yesus adalah hidup saya, maka itulah caranya saya harus hidup. Kalau tidak demikian, Yesus bukan hidup saya. Dan kalau Dia bukan hidup saya, maka beritahukan pada saya bagaimana saya dapat diselamatkan! Kita sedang berbicara tentang kehidupan. Hidup adalah keselamatan dan keselamatan adalah hidup. Hanya ini satu-satunya macam keselamatan, satu-satunya macam kehidupan, yang dapat saya lihat dalam Perjanjian Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. "I Know Nothing" - Aku Tidak Mengetahui Apa-Apa&lt;br /&gt;"Aku tidak mengetahui apa-apa!" - kita bergerak dari satu "nothingness" ke satu "nothingness" yang lain! Kehidupan Kristen adalah tidak mengetahui apa-apa. Sungguh indah, bukan? 1 Korintus 2:2 adalah prinsip yang menuntun kehidupan rasul Paulus, rahasia bagaimana dia hidup. Apa yang ia tahu? Izinkan ia menjawab pertanyaan itu sendiri dari 2 Korintus 2:2, "Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.  (1 Korintus 2:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus selanjutnya mengatakan bahwa dia telah mempelajari filsafat dunia ini. Paulus adalah orang yang terpelajar, begitu terpelajar sehingga ketika dia diadili, hakim itu berkata kepadanya: "Engkau gila, Paulus! Ilmumu yang banyak itu membuat engkau gila. Engkau mengetahui terlalu banyak. Engkau terlalu banyak belajar dan kepandaianmu sudah membuat engkau gila!" (Kisah Para Rasul 26:24). Paulus berkata bahwa ia tidak gila (ayat 25). Ia tahu dengan jelas apa yang dia bicarakan. Mengapa mereka mengira dia gila? Lihatlah ini. Baginya, sejak ia datang kepada Tuhan, satu-satunya hal yang berarti baginya adalah Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. Bagian yang menyangkut "Yesus Kristus" kita masih dapat mengerti, tetapi "Dia yang disalibkan", seorang yang mati? Apakah ini? Mungkin ia benar-benar sudah gila. Paulus selanjutnya berkata bahwa Kristus yang disalibkan itu adalah kuasa Allah yang menyelamatkan! Apa? Kristus yang disalibkan? Apa yang sedang ia bicarakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan menjabarkan hal itu sekarang. Cukuplah dengan menyatakan bahwa orang yang hidup menurut prinsip "hidup adalah Kristus" juga memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa. Hal itu tidak berarti bahwa anda akan meninggalkan pengetahuan sekular anda, seperti halnya jika anda dilatih dalam bidang computer, anda tidak akan dengan tiba-tiba tidak mengerti computer sama sekali. Maksudnya adalah pengetahuan semacam itu tidak lagi menentukan cara hidup anda. Sebelumnya itu merupakan segalanya. Anda bangga karena kepandaian dan pengetahuan anda. Anda menganggap diri anda itu sesuatu. Sekarang prinsip yang menuntun kehidupan anda bukan hal-hal itu lagi. Bagi anda, prinsip yang beroperasi dalam hidup anda (yang menentukan pengetahuan anda dan segala sesuatu yang lain) adalah Yesus Kristus. Yesus Kristus yang ini tidak dipandang terutamanya sebagai Raja dari alam semesta ini. Ia memang seorang Raja tetapi bukan itu yang ditekankan di Perjanjian Baru. Yang ditekankan ialah Yesus Kristus yang rendah hati dan lemah lembut. Itulah yang dimaksudkan dengan "Yesus, yang disalibkan". Bagaimana rendah diri-Nya dan bagaimana lemah lembut-Nya? Ingat kita sedang membicarakan Filipi 1:21. Filipi 2 menyatakan bahwa Ia sama dengan Allah, Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuhan. Apa yang telah Ia lakukan? Ia merendahkan diri-Nya untuk turun ke dalam dunia ini. Ia dilahirkan dalam palungan. Itu bukan yang paling rendah. Ia turun jauh lebih rendah lagi dari pada itu. Ia mati dengan kematian sebagai seorang penjahat di atas kayu salib. Begitulah rendahnya Ia merendahkan diri-Nya. Yesus yang inilah, bukan Raja di atas segala raja dengan suatu mahkota di atas kepala, yang kita sedang bicarakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus sebagai Raja, secara mengherankan, tidak menjadi pusat dari pengetahuan Paulus. Apa yang menjadi pusat? Yesus yang tidak memakai mahkota di kepala-Nya kecuali mahkota duri. Dapatkah anda mengerti hal ini? Hal ini membawa kita masuk kepada hal-hal yang dalam. Adalah mudah untuk memuliakan Tuhan yang bertakhta di atas alam semesta ini. Itu bukanlah Tuhan yang dimuliakan Paulus. Ia memuliakan Allah yang merendahkan diri-Nya sampai menjadi seorang hamba. Bayangkan apa yang akan terjadi jikalau pikiran seperti ini menguasai pikiran anda. Anda akan menjadi seorang Kristen dengan kualitas yang berbeda, bukanlah semacam orang Kristen yang disebut "power Christian", atau "glory Christian" yang membanggakan Allah sebagai Raja di atas segala raja (meskipun Ia memang demikian), tetapi semacam orang Kristen yang membanggakan Allah yang telah merendahkan diri-Nya lebih rendah dari seorang hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentalitas semacam ini menentukan seluruh proses cara berpikir Paulus. Ini adalah semacam kualitas, semacam kerendahan hati, semacam keramahan, semacam kelemah-lembutan di dalam kehidupan seseorang yang tidak dapat dilukiskan. Saya masih mencoba untuk belajar hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari saya merenungkan salib Kristus. Saya tidak merenungkan pada Yesus sebagai Raja di atas segala raja karena hal itu mudah untuk dimengerti. Hal yang membuat saya sulit untuk mengerti adalah Yesus sebagai seorang yang lebih rendah dari seorang hamba, yang membasuh kaki murid-murid-Nya, dan mau mati untuk semua murid-murid-Nya dan untuk kita semua yang telah menjadi murid-murid-Nya, dan yang untuk selamanya berada di surga dengan bekas paku pada tangan-Nya, bekas-bekas luka pada kening-Nya, dan luka tikaman pada hati-Nya. Yesus seperti inilah yang saya berusaha untuk mengerti. Sangat lambat sekali untuk saya mengerti namun saya masih berusaha. Dan Paulus berkata bahwa Yesus seperti inilah yang ia ingin kenal. Mengenal Dia adalah mengerti seluruh rahasia yang ada, dan ia tidak ingin mengetahui yang lainnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. "I Fear Nothing" - Aku Tidak Takut Apa-Apa&lt;br /&gt;Poin yang kelima: aku tidak takut apa-apa. "I fear nothing." Sekarang kekuatan dari manusia rohani mulai muncul. Aku tidak takut apa-apa. Ini adalah hal yang menarik. Di sini sekali lagi, saya mempunyai begitu banyak ayat. Terdapat banyak ayat tentang "jangan takut". Filipi 1:28 "dan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu." Seorang yang memiliki sifat seperti ini adalah orang yang tidak mempunyai rasa takut. Di masa remaja saya, tahukah anda nama apa yang saya pilih untuk tim bola saya? Namanya ialah "Dreadnought". Saya sangat tertarik dengan pengetahuan kemiliteran dan ada sebuah kapal perang yang sangat terkenal namanya "Dreadnought" (artinya "Tidak Gentar") yang dikatakan tidak dapat tenggelam. Jadi dalam bahasa Cina tim kami bernama "Da Wu Wei".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Kristen yang benar tidak takut apa-apa untuk suatu alasan yang sangat sederhana, karena satu-satunya pribadi yang dia takuti adalah Allah. Di Lukas 8:24, ketika Tuhan Yesus berada ditengah-tengah badai dan kapalnya sedang tenggelam, apakah anda melihat sedikit ketakutan pada diri-Nya? Ia sedang tidur dengan nyenyak, tanpa ketakutan. Di sini anda melihat kualitas tidak takut apa-apa. John Wesley begitu terkesan dengan sekelompok orang Kristen yang naik kapal berlayar ke Amerika Utara. Pada waktu itu, seperti begitu banyak dari kita, ia masih belum lahir baru, dan ia melihat orang-orang Kristen ini (yang dikenal sebagai 'pietists' oleh orang-orang Jerman) yang memiliki keyakinan yang demikian rupa di dalam Yesus Kristus sehingga mereka tidak memiliki rasa takut. Kepercayaan mereka menghapuskan rasa takut. Seperti inikah percaya anda kepada Yesus? Apakah ujian sekolah membuat anda cemas? Atau, kesehatan anda membuat anda cemas? Atau, pernikahan anda membuat anda cemas? Segala sesuatu membuat anda cemas. Anda adalah orang Kristen yang takut dan cemas. Kalau anda hidup seperti itu, anda tidak tahu apa artinya menjadi orang Kristen. "Hidup adalah Kristus" berarti anda tidak memiliki rasa takut karena Ia hidup di dalam anda. Tanggung jawab ada pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dapat berbicara tentang hal ini dari pengalaman saya sendiri. Saya hidup hampir tiga tahun di Cina dalam keadaan kemiskinan hina papa. Saya kehilangan segalanya semenjak kedatangan kaum komunis. Tidak satu senpun yang tinggal. Setiap hari, saya harus mempercayai Tuhan untuk memenuhi kebutuhan saya. Saya akan bangun setiap pagi tanpa mengetahui sama sekali dari mana saya akan mendapat makanan selanjutnya. Bayangkan hal itu. Saya tidak memiliki uang sama sekali dan hampir tiga tahun hidup seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda bangun pagi tanpa satu sen dalam saku anda, tanpa makan siang apalagi makan malam di hadapan anda untuk minggu-minggu dan bulan-bulan yang akan datang, bagaimanakah kondisi anda? Dapatkah anda rileks dan penuh dengan damai dan sukacita? Hanya kalau Kristus adalah hidup anda. Saya akan bangun pagi dan berkata "Tuhan, inilah anak-Mu. Aku lapar dan tidak ada apa-apa untuk dimakan dan aku juga tidak memiliki uang untuk membeli makan siang. Aku tidak takut. Aku tahu bahwa bagaimanapun Engkau akan mencukupi kebutuhanku hari ini." Pernahkah Ia gagal? Tidak pernah. Mengapa saya memberitakan Injil dengan keyakinan? Karena saya tahu bahwa Allah yang memberi makan dua juta orang di padang gurun dengan manna dari surga, adalah Allah yang sama, yang memberi saya makan setiap hari dan mengatur supaya saya tidak mati kelaparan. Begitulah praktisnya Tuhan saya itu. Kalau seseorang bertanya kepada saya, "Apakah Allah memberi kamu makan ketika kamu lapar?" Jawaban saya ialah: tentu saja. Apakah mungkin Allah yang menciptakan surga dan bumi tidak dapat membuat cukup makanan untuk memberi makan anda? Tidak takut. Saya dapat menjelaskan hal ini dalam waktu yang panjang tapi waktu saya terlalu cepat berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. "I Lack Nothing" - Aku Tidak Kekurangan Apa-Apa&lt;br /&gt;Aku tidak kekurangan apa-apa. Apakah secara jasmani atau rohani, orang yang hidup di dalam Kristus memiliki segalanya. Tidak memiliki apa-apa meskipun memiliki segalanya. Ia tidak kekurangan apa-apa. 1 Tesalonika 4:12 "bahwa kamu tidak kekurangan sesuatu apapun." Hiduplah sedemikian sehingga anda tidak kekurangan suatu apapun. Tidak kekurangan apa-apa ini bisa saja karena pemeliharan Tuhan secara langsung, atau apabila situasi mengizinkan, anda juga dapat bekerja dengan tangan anda sendiri (seperti yang dilakukan oleh rasul Paulus) dan mencukupi kebutuhan anda sendiri. Perhatikan bahwa Allah mencukupi kebutuhan saya di China karena tidak ada jalan lain bagi saya untuk memperoleh pendapatan. Tetapi di kemudian hari ketika ada kesempatan bagi saya untuk memperoleh pendapatan saya sendiri, saya tidak begitu manja dan bergantung kepada Tuhan dan berkata, "Engkau dapat mencukupi aku dengan makanan, jadi aku tidak perlu bekerja lagi." Tidak, saya keluar untuk bekerja. Ketika pertama kali saya menjadi gembala sidang di Liverpool, gereja terlalu kecil sehingga mereka tidak dapat membantu saya. Saya katakan kepada mereka bahwa hal itu tidak menjadi masalah buat saya, saya akan mencari pekerjaan. Maka saya keluar untuk mengajar. Saya mengajar dari Senin sampai Jumat dan saya bekerja di gereja hari Sabtu dan Minggu. Sangat tidak Alkitabiah! Saya bekerja tujuh hari dalam seminggu tanpa satu hari pun untuk beristirahat. Setelah enam bulan, Allah di dalam kebaikan-Nya membuat gereja itu bertumbuh dalam jumlah yang cukup besar sehingga mereka mampu memberi saya jumlah yang sama dengan yang saya terima melalui mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah mencukupi secara langsung atau melalui pekerjaan kita sendiri, yang lebih penting, kita tidak kekurangan sesuatu pun di tingkat rohani. Bagaimana kondisi rohani anda? Apakah anda merasa ada kekosongan dalam batin anda? Apakah anda merasa bahwa setiap hari anda kekurangan sesuatu dalam hidup anda tetapi anda tidak tahu apa kekurangannya? Jawabannya sangat sederhana. Apa yang anda kurang justru adalah tema Kamp ini. Anda belum menerapkan kebenaran rohani ini bahwa Kristus adalah hidup anda. Selama Kristus tidak menjadi hidup anda, percayalah pada saya, anda dapat mencoba semampu anda untuk memenuhi kekosongan dalam hidup anda, itu tidak akan berhasil. Anda akan selalu dihantui oleh kekosongan yang menggangu itu. Tetapi setelah menerima pesan hari ini, jangan pernah berkata anda tidak mengetahui bagaimana mengisi  kekosongan itu. Saya telah mengatakan kepada anda apa yang Alkitab ajarkan. Tidak ada cara mudah. Tidak ada cara murah. Tetapi ada cara yang ajaib. Kristus akan memenuhi hidup anda sampai melimpah dan anda tidak akan kekurangan apapun sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. "I Withhold Nothing" - Aku Tidak Menahan Apa-Apa&lt;br /&gt;Karena anda tidak kekurangan apa-apa, anda juga seharusnya tidak menahan apa-apa. Anda memiliki begitu banyak untuk diberikan sehingga anda tidak perlu menahan suatu apapun. Pernahkah anda bertemu orang Kristen yang kelihatannya memiliki sumber-sumber yang tidak ada batasnya? Mereka selalu mempunyai sesuatu untuk diberikan. Mereka begitu kaya sehingga mereka tidak harus menahan apapun. Mereka tidak perlu menjadi kikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Para Rasul 20:20, "dan sekarang aku tidak pernah melalaikan (atau, menahan) apa yang berguna bagi kamu, baik dimuka umum maupun dalam perkumpulan perkumpulan di rumah kamu." Pernahkah anda menahan sesuatu dari Tuhan? Apakah anda mempunyai sesuatu untuk diberikan kepada Tuhan atau kepada sesama? Apakah kehidupan anda sebuah kehidupan yang kaya? Apakah kehidupan anda kehidupan yang berkuasa? Ketika rasul Paulus berkata kepada jemaat di Efesus di Kisah Para Rasul 20 bahwa dia tidak menahan apa-apa, kualitas apakah yang ada pada orang ini sehingga Tuhan menggoncangkan dunia melaluinya? Kehidupan Kekristenan yang bagaimana yang ingin anda jalani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Sebagai penutup, saya ingin bertanya kepada anda: Kehidupan Kekristenan yang bagaimana yang ingin anda hidupi? Apakah anda ingin menjadi yang biasa, Kristen yang rata-rata, yang tidak begitu baik tapi juga tidak begitu jelek? Atau anda ingin membuat hidup anda dihitung dalam generasi ini, sebagai seseorang yang melaluinya Tuhan dapat mengoncang bukan saja Singapura tetapi seluruh dunia? Allah sedang mencari orang yang seperti ini. Saya kuatir berapa banyak orang Kristen yang hidup menurut pelajaran yang telah kita dapatkan di sini: "bagiku hidup adalah Kristus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus begitu berkelimpahan sehingga ia berkata adalah suatu sukacita baginya untuk menjadi korban bagi orang lain. Itulah mentalitasnya saat dia menulis 2 Korintus 12:15, "Aku suka mengorbankan segala milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu." Di Roma 9:3, Paulus begitu rela tidak mempertahankan apa-apa, bahkan sampai pada keselamatannya sendiri. Beberapa orang mungkin mau untuk memberikan segala sesuatu kepada anda - kecuali keselamatan mereka. Paulus berkata bahkan keselamatannya sendiri tidak berharga baginya, jika, melalui kebinasaannya, orang lain dapat diselamatkan. Roma 9:3 membuat saya meneteskan air mata: di mana Paulus berkata bahwa jika, melalui kebinasaannya, kaum sebangsanya dapat diselamatkan, ia dengan senang hati akan menyerahkan keselamatannya bagi kesejahteraan kekal mereka. Apa sebenarnya yang sedang dikatakan Paulus? Paulus sedang berkata bahwa ia mau pergi ke neraka kalau bangsa Yahudi dapat pergi ke surga. Berapa banyak dari anda yang berani berkata di sini bahwa anda mau pergi ke neraka kalau orang-orang di Singapore dapat pergi ke surga? Berapa banyak dari kita yang berani berkata kami mau ke neraka kalau orang-orang Indonesia dapat mendengar Injil dan diselamatkan? Dimanakah Allah dapat menemukan orang seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya itu merupakan bagian dari "hidup adalah Kristus". Ini bukanlah semacam kekristenan yang super. Itu hanyalah sebagian dari definisi dari artinya "hidup adalah Kristus".</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>SEKOLAH DOA</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/06/sekolah-doa.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 5 Jun 2009 20:04:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-1973021722101812972</guid><description>Pdt. Jonson W Laulaka, S.Th Kekuatan Doa Hancurkan Kuasa Gelap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1989 adalah tahun paling istimewa buat Pdt. Jonson W Laulaka, S.Th., di mana rahmat Tuhan datang mengetuk dan menjamah dirinya. Di tengah sibuknya Jon—begitu ia disapa—mengikuti perkuliahan di Universitas Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ketukan Tuhan itu terdengar melalui ajakan seorang teman agar dirinya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masuk anggota “Papelma”, sebuah persekutuan doa mahasiswa. Dalam persekutuan doa inilah dia mengalami pertobatan radikal, menerima kehendak Yesus terjadi atasnya. Di sini pulalah dia benar-benar mengalami pembaharuan hidup baru dalam Roh Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;September tahun itu, pria kelahiran 9 Januari 1969 ini, ia mengalami mukjizat, yaitu malaikat Allah menjamah dan menumpangkan tangan di kepalanya, serta memberi visi kepadanya dalam Wahyu 12 dan Hosea 2 mengenai syafaat dan peperangan rohani. Menanggapi panggilan Tuhan itu, tahun 1990 ia meninggalkan studi, dan pergi berdoa untuk kota-kota dan pulau-pulau di NTT dan Timor Timur (Timtim). Semangat doanya makin membara dengan berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya. “Saya mau berdoa bagi daerah atau kota ini.” Begitu dia selalu mengatakan kepada hamba Tuhan yang menerima kedatangannya di daerah atau kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intensi doa yang diucapkan suami Deborah Ello ini berdasarkan visi Allah.  Setidaknya ada empat intensi doa yang sering dilantunkannya pada Tuhan: Pertama, Tuhan memintanya mendoakan pertobatan sebagai anak Tuhan. Kedua, pemulihan keyakinan dari perilaku atau kebiasaan penyembahan berhala, yang masih banyak ditemukan pada masyarakat daerah hingga kini. Ketiga, penunggu atau penguasa yang diyakini tinggal di tempat-tempat angker dihancurkan. Misalnya, ada sekelomok masyarakat yang punya keyakinan bahwa  sumber mata air ada penunggunya, dan ketika airnya kering orang lalu membawa persembahan memohon kepada penunggu air itu agar kembali memunculkan mata air. “Adanya kekuatan dan keyakinan seperti ini harus dilenyapkan,” katanya. Keempat, pulau-pulau harus dibebaskan dari penderitaan, kelaparan, banjir, atau musibah apa pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1994, ayah tiga anak ini terdorong  mengikuti training di YWAM, sekolah Alkitab terbesar dan termahal di Amerika yang ada di Dili, ibu kota Timtim, yang kini negara Timor Lorosae. Di sana pun, selain konsen pada training, dia tak lupa berdoa pada Tuhan bagi Timtim. Usai training, dia kembali sepenuhnya tenggelam dalam doa.  Selama enam tahun berdoa bagi NTT dan Timtim, sungguh-sungguh dirasakannya penyertaan Roh Kudus. Selain itu, dia mengadakan pelatihan dan sekolah doa di pelbagai tempat, seperti NTT, Timtim, Kendari, Tangerang, Medan, Pematang Siantar, Tarutung, Parapat, Balige, dan Samosir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat Juni 1996, Jon yang melanjutkan studi penginjil selama setahun di Sekolah Seminari Bethel, Jakarta ini kembali mendapat visi dari Allah untuk berdoa bagi pemerintah, pemilu, dan gereja di Indonesia. Dalam pelayanannya, Tuhan membawanya untuk mengadakan doa pemulihan, pelepasan, kesembuhan bagi pribadi, keluarga, rumah, gereja, dan perusahaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah banyak pengalaman yang jadi nyata akan kebesaran mukjizat Tuhan melalui Pendeta Jon. Berbagai penyakit disembuhkannya melalui doa, bahkan penderita sakit yang sudah ditolak dokter. “Dalam nama Tuhan Yesus doa kita menjadikannya sembuh dan sehat kembali,” katanya. Beberapa contoh, seorang ibu sudah menikah namun belum punya anak, kanker, malaria, tuli, ayan, kejiwaan, kerasukan, dan sakit karena disantet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, rumah atau perusahaan yang diyakini ada penunggunya (roh jahat), Pendeta Jon dapat mengusirnya. Sebuah perusahaan tekstil ternama di Tangerang, menjadi saksi kedahsyatan karya Tuhan melalui Pendeta Jon. “Masih banyak perusahaan milik orang Kristen lain yang sudah memohon doa kita untuk melepaskan diri dari cengkeraman setan atau dukun yang dikirim orang menghancurkan perusahaan itu,” ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta yang merintis Gereja Bethel di Ruko Taman Elang, Tangerang, mengakui bahwa menjadi pelayan Tuhan tak mengenal waktu. “Entah malam hari kita dibutuhkan jemaat yang sakit misalnya, maka langsung meluncur,” jelasnya. Sebut misalnya, beberapa bulan lalu, berkat doanya, seorang wanita jemaat sebuah gereja, terbebas dari cengkeraman Nyai Roro Kidul, yang disebut-sebut sebagai penguasa Ratu Pantai Selatan. Sebelumnya hidup wanita itu tidak merasa tenang karena selalu diserang Nyai Roro. Kini, wanita itu sudah kembali hidup tenang dan sehat.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Karunia Mujizat</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/karunia-mujizat.html</link><category>Karunia Mujizat</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 4 May 2009 21:43:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-6644280775359925163</guid><description>Karunia Mujizat       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Pernahkah Anda mengalami mujizat dalam hidup Anda?  Sesungguhnya kita semua mengalami mujizat setiap harinya. Kita bisa bangun setiap pagi, bernafas, memandang, mendengar, bukankah itu semua mujizat? Kalau kita renungkan kerja setiap organ dalam tubuh kita, darah yang mengalir, jantung yang terus berdenyut, makanan yang ditelan-dicerna-dan akhirnya menjadi sumber energi, bukankah semua itu mujizat? Dan kalau kita lebih jeli lagi memperhatikan alam sekitar, akan kita jumpai banyak mujizat dalam kehidupan kita. Matahari yang selalu terbit setiap pagi, burung yang berkicau menghibur, lahir dan tumbuhnya anak-anak dalam keluarga, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Banyak orang yang mengeluh jenuh dengan hari-hari yang terasa itu-itu saja. Mereka terperangkap dengan rutinitas yang menjemukan. Padahal, sebetulnya kalau mereka mau memberikan sedikit saja perhatian terhadap kasih ilahi, akan mereka dapatkan bahwa hidup mereka penuh dengan mujizat. Tuhan datang menyapa lewat berbagai peristiwa yang kecil dan sederhana, memberikan pertolongan dan juga penghiburan. Ia membelai kita lewat hangatnya sinar matahari, dan bahkan mendidik kita juga untuk dapat bersabar lewat kemacetan lalu lintas atau klien yang selalu komplain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;     Apabila kita dapat selalu menaruh perhatian kepada kasih Allah ini, tidak ada lagi rutinitas dalam hidup kita. Setiap hari selalu berbeda. Ada sebuah kisah seorang pemuda jatuh hati pada seorang gadis. Setiap pagi pemuda ini meletakkan sekuntum bunga di depan jendela kamar sang gadis. Akan tetapi, si gadis tidak menaruh perhatian sama sekali, dan bahkan merasa diri tidak menarik; hidupnya dipenuhi dengan hari-hari yang membosankan dan kemuraman. Andaikan saja ia memperhatikan ada sekuntum bunga di muka jendelanya tentu hatinya akan berbunga-bunga dan bahagia karena tahu ada yang mengasihinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Pernahkah Anda mengalami hal semacam itu? Anda mencoba untuk memberikan perhatian kecil-kecil kepada orang yang Anda kasihi. Mungkin membawa sedikit oleh-oleh jika habis bepergian, menyelipkan sebuah kartu ucapan di bukunya, memberi seikat bunga, dan lain-lain. Bagaimana perasaan Anda jika perhatian-perhatian Anda itu hanya dianggap sepi saja oleh orang yang Anda kasihi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Demikianlah Allah yang sangat mengasihi kita, juga seringkali memberikan perhatian-perhatian kecil maupun besar kepada kita. Ia menaburkan banyak mujizat dalam hidup kita. Mujizat ini tak lain adalah ungkapan kasih Allah, yang menyatakan bahwa Ia sungguh ada, hidup, dan sangat mengasihi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Selain itu, kepada beberapa orang tertentu Allah pun memberikan karunia mujizat. Mujizat dalam hal ini memiliki pengertian yang agak lain, tetapi sama-sama merupakan pernyataan kasih dan kuasa Allah. Yang dimaksudkan dengan karunia mujizat ini adalah salah satu karunia Roh Kudus (karismata) yang disebut dalam 1 Kor 12:10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu Karunia mujizat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Karunia mujizat adalah pernyataan sesaat kuasa Tuhan. Pada saat itu rintangan dilenyapkan atau kesempatan digunakan secara khusus sehingga dari dampaknya kita bisa menyadari bahwa hal ini pasti berasal dari turut campur tangan Tuhan. Karunia mujizat merupakan tanda kehadiran dan kuasa Allah dan seringkali membangkitkan kepercayaan bagi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Peristiwa-peristiwa yang dianggap sebagai mujizat:&lt;br /&gt;penyembuhan suatu penyakit parah seketika itu juga&lt;br /&gt;perubahan total pikiran dari seseorang yang berwenang&lt;br /&gt;pertobatan mendadak seorang musuh Gereja&lt;br /&gt;kepergian atau kedatangan tiba-tiba dari orang-orang di bawah pengaruh ilahi yang nyata sehingga persoalan yang ada bisa dipecahkan dan kesempatan digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Daftar ini bisa diperbanyak sebagaimana juga pertanyaan-pertanyaan apakah suatu peristiwa tertentu berasal dari turut campur tangan ilahi yang khusus atau hanyalah suatu kebetulan belaka. Untuk tujuan resmi, Gereja sangat berhati-hati untuk menyatakan dengan pasti apakah suatu mujizat telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tujuan mujizat:&lt;br /&gt;untuk mengoreksi suatu situasi yang tidak bisa dilakukan oleh sarana alami.&lt;br /&gt;untuk mendukung dan meningkatkan iman&lt;br /&gt;sebagai tanda setuju Tuhan yang menyertai suatu kotbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar Kitab Suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Perjanjian Lama:&lt;br /&gt;Musa membelah Laut Merah (Kel. 14)&lt;br /&gt;Musa memperoleh air dari batu (Kel. 17)&lt;br /&gt;Nabi Elia dan para nabi Baal (1 Raj. 18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Perjanjian Baru:&lt;br /&gt;kematian Ananias dan Safira (Kis. 5:1-10)&lt;br /&gt;keajaiban Filipus di Samaria (Kis. 8:6)&lt;br /&gt;kebangkitan Dorkas dari mati (Kis. 9:36-43)&lt;br /&gt;kebutaan Elimas (Kis. 13:11)&lt;br /&gt;kebangkitan Eutikhus dari mati (Kis. 20:9-12)&lt;br /&gt;meskipun digigit ular, Paulus tidak keracunan (Kis. 28:5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan antara karunia mujizat dan karunia penyembuhan:&lt;br /&gt;Mujizat mencakup lebih banyak situasi dan tidak terbatas pada proses penyembuhan saja.&lt;br /&gt;Mujizat lebih kuasa dan lebih nyata, merupakan tanda kehadiran Allah daripada penyembuhan. Penyembuhan besar pada saat itu juga dianggap sebagai suatu mujizat, sementara penyembuhan biasa berlangsung perlahan dalam suatu jangka waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara karunia mujizat dan karunia iman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Kedua karunia ini berhubungan erat satu sama lain karena lewat keduanya Tuhan menjadikan kuasa doa syafaat semakin besar. Selain itu, karunia iman juga berkarya dalam sebuah mujizat. Kedua karunia ini berbeda karena karunia mujizat mempunyai dampak lahiriah yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang merupakan tanda luar biasa adanya kuasa dan perlindungan Tuhan; sedangkan karunia iman tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat-syarat untuk memperoleh karunia mujizat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Karena karunia mujizat mempunyai banyak persamaan dengan karunia iman, kita bisa menyerah pada karunia ini lewat cara-cara yang sama. Kita harus sangat peka terhadap dorongan-dorongan Tuhan dan menyerah pada kuasa Tuhan yang ajaib. Karunia mujizat menuntut iman yang aktif dan kasih pada sesama sehingga kita bisa terus menerus tergerak untuk berseru kepada Tuhan dan tidak henti-hentinya berdoa syafaat.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Karunia-karunia Roh Kudus</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/karunia-karunia-roh-kudus.html</link><category>Karunia-karunia Roh Kudus</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 4 May 2009 21:41:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-5615807378508946035</guid><description>Karunia-karunia Roh Kudus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Kristen yang baik pasti ingin mengambil semua yang Allah sediakan bagi kehidupannya. Kita telah menerima kasih karunia Allah melalui Pribadi dan karya Tuhan Yesus Kristus. Kita pun harus sedia menerima karunia-karunia Roh Kudus. "Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama." (1Kor 12:31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kita harus berhati-hati agar tidak tekebur menuntut segala macam karunia, tetapi percaya pada kedaulatan Roh Kudus yang "memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya." (1Kor 12:11). Banyak orang yang sesumbar memiliki karunia-karunia khusus, tetapi kehidupan dan pelayanannya tidak mendukung apa yang dikatakannya. Karunia-karunia rohani tidak boleh dianggap sebagai unsur yang membuat seseorang atau sekelompok orang Kristen menjadi lebih kudus atau lebih rohani dibandingkan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesombongan rohani dapat membatalkan manfaat karunia manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang Kristen jelas memiliki karunia-karunia yang lebih menonjol, seperti berkhotbah, mengajar, atau menginjil. Ini tidak berarti bahwa mereka "Kristen super". Mereka hanya menjalankan karunia-karunia yang Allah berikan kepada mereka. Orang Kristen yang menjalankan karunia-karunia yang kurang menonjol, seperti iman, sama pentingnya bagi Allah dan bagi pembangunan Tubuh Kristus. Tidak ada satu pun ayat Firman Tuhan yang menyatakan bahwa kita harus mencari karunia-karunia yang sama. Semua karunia berbeda-beda, tetapi semua karunia memiliki tujuan sama: yaitu untuk bekerja sama menyatukan dan membangun tubuh, yaitu Gereja (Ef 4:12-16).&lt;br /&gt;Dua bagian Firman berikut, memerinci karunia-karunia Roh Kudus: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya." (1Kor 12:7-11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus." (Ef 4:11,12).&lt;br /&gt;"Karunia-karunia ini kita terima dari Roh Kudus. Dialah yang memilih, siapa menerima karunia mana, dan Dia membagi-bagikan itu sesuka hati-Nya yang baik. Walaupun masing-masing kita harus bertanggung jawab atas karunia-karunia yang sudah diberikan kepada kita, kita tidak bertanggung jawab atas karunia-karunia yang tidak diberikan kepada kita. Tidak perlu pula kita berhasrat atas yang dimiliki orang lain atau iri terhadap orang tersebut. Kita boleh berharap bahkan meminta karunia-karunia tertentu, tetapi jika itu bukan kehendak Roh Kudus, kita tidak akan memperoleh apa yang kita minta. Jika kita tidak puas karena Roh Kudus tidak memberikan karunia-karunia yang kita inginkan, kita berdosa." &lt;br /&gt;_Selesai&lt;br /&gt;Strategi Bimbingan &lt;br /&gt;Tetaplah dalam batas-batas yang dijelaskan dalam Latar Belakang, ketika anda memberikan bimbingan di sekitar masalah karunia Roh. Ada kemungkinan bahwa perhatian anda akan disimpangkan oleh mereka yang ingin membelokkan karunia-karunia dari maksudnya semula.&lt;br /&gt;Tegaskan bahwa untuk menerima karunia-karunia Roh, seseorang harus lebih dahulu dilahirkan kembali. Beda dari yang banyak ditekankan orang, urutan ini tidak dapat dibalik. Tanyakan, apakah dia sudah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Jika belum, jelaskan "Damai dengan Allah", .&lt;br /&gt;Jika orang yang anda bimbing adalah seorang beriman yang dengan tulus mencari kepenuhan Roh Kudus dan menginginkan suatu karunia Roh tertentu, anjurkan dia untuk mengambil cukup waktu, meneliti bagian-bagian Alkitab yang berbicara tentang karunia-karunia, termasuk Kisah Rasul dan surat-surat Paulus. Tindakan itu harus didukung pula oleh doa yang dipanjatkan dengan hati-hati dan dipikirkan masak-masak, agar yang bersangkutan memperoleh ketajaman rohani dan hikmat yang menjauhkan dia dari sikap berlebih-lebihan.&lt;br /&gt;Nasihatkan dia agar tidak dipengaruhi oleh orang-orang atau kelompok-kelompok yang menekankan suatu pendekatan baku untuk menerima karunia, atau yang mengajarkan bahwa semua orang beriman harus memiliki karunia-karunia tertentu. Setiap orang harus mempercayai Roh Kudus yang akan memberi sebagaimana yang dikehendaki-Nya (Yoh 3:8 dan 1Kor 12:11).&lt;br /&gt;"Seharusnya seseorang yang beriman yang dipenuhi Roh dan yang terus takluk kepada KeTuhanan Kristus, akan menemukan karunia-karunianya secara wajar. Dia ingin agar Allah memimpin hidupnya, dan kepada orang sedemikianlah, Allah siap memberkati, menyatakan karunia-karunia yang telah diberikan Roh Kudus kepadanya." &lt;br /&gt;_Selesai&lt;br /&gt;Jelaskan pula bahwa bersama dengan karunia-karunia Roh, kita harus pula menyatakan buah Roh secara tetap. "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu." (Gal 5:22,23). Buah dan karunia Roh harus berjalan bersama-sama. Kita dikenal dari buah dalam hidup kita (Mat 7:16,20).&lt;br /&gt;Berdoalah bersamanya, agar dia menyatakan buah Roh dalam kehidupannya dan mengalami peningkatan pelayanan yang berhasil bagi Tubuh Kristus dan bagi dunia, dengan menggunakan beberapa karunia sesuai dengan kehendak Roh Allah yang Berdaulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang&lt;br /&gt;Strategi Bimbingan&lt;br /&gt;Ayat Alkitab &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajarilah 1Korintus 13 (1Kor 13:1-13) sambil mengkaitkannya dengan bagian-bagian Alkitab lain untuk memperoleh sudut pandang Alkitab tentang karunia-karunia Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah." (1Pet 4:10)</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bagaimana Berdoa</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/bagaimana-berdoa.html</link><category>Bagaimana Berdoa</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 4 May 2009 21:31:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-9177789976130853428</guid><description>BAGAIMANA BERDOA&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;1.APAKAH DOA ITU?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;A.Doa adalah komunikasi dengan Allah. Setiap orang Kristen mempunyai hak istimewa untuk berhubungan langsung dengan Allah.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;B.Hanya dengan kasih orang dapat berhubungan satu dengan yang lain, kita dapat berhubungan langsung dengan Allah melalui DOA&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;2. MENGAPA KITA HARUS BERDOA?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;A. Kita harus berdoa sebab Allah memerintahkan kita untuk berdoa. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(I Tesalonika 5: 17; Lukas 18:1; Kolose 4:2)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;B. Kita berdoa sebab Allah menginginkan persekutuan kita dan sebab kita memerlukan persekutuan dengan Dia (Amsal 15:18)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;C. Kita berdoa, sebab doa adalah teladan Kristus (Markus 1:35)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;D. Kita berdoa sebab kita ingin mempermuliakan Bapa (Yohanes 14:13)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;3. KEPADA SIAPA KITA BERDOA?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Berdoa langsung kepada Allah dalam nama Yesus Kristus melalui Roh Kudus, jadi keseluruhan Trinitas dilibatkan dalam doa. Doa- doa kita disahkan oleh Yesus Kristus dan diterima Allah Bapa melalui Roh Kudus.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;4. BILAMANA KITA HARUS BERDOA?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;A. Kita harus menyediakan waktu khusus tiap-tiap hari untuk doa perorangan, waktu doa ini perlu menjadi kebiasaan setiap hari (Daniel 6:11)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;B. Sadar akan kehadiran Allah yang terus menerus dalam diri saudara dan binalah kebiasaan bercakap-cakap dengan Dia, di manapun kita berada dan apapun yang kita lakukan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;C. Sebagai tambahan doa kelompok adalah bagian yang penting dari kehidupan doa orang-orang Kristen (Matius 18:19-20)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;5. APAKAH SYARAT DOA YANG EFEKTIF?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;A. Saudara harus menjadi milik Kristus (Yohanes 14:6,13-14).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;B. Saudara harus datang dengan hati yang suci atau kudus (Mazmur 66:18; I Yohanes 1:9).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;C. Saudara harus berdoa dengan iman (Ibrani 11:6; Matius 21:22)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;6. BEBERAPA SARAN PRAKTIS YANG AKAN MEMBANTU SAUDARA MENGEMBANGKAN KEHIDUPAN DOA YANG EFEKTIF&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;A. Kita harus mempunyai sikap menyembah, memuja, mengucap syukur dan taat (Lukas 11:2; Mazmur 117:1; Kolose 4:2; Yakobus 4: 6-7)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;B. Kita harus menjadi pendengar Allah, berarti memberikan kesempatan kepada-Nya untuk berbicara kepada kita melalui Roh Kudus dan Firman-Nya&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;C. Kita harus meminta secara khusus (Matius 7:7-8; Yakobus 4:2; Filipi 4: 6)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;D. Berharap Allah menjawab doa-doa saudara (Yohanes 16:24). Mulailah dengan mengucap syukur kepada Allah dalam persiapan untuk menerima jawaban.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Mengapa Allah Memilih Bangsa Israel</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/mengapa-allah-memilih-bangsa-israel.html</link><category>Mengapa Allah Memilih Bangsa Israel</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 1 May 2009 23:56:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-4976063026734227177</guid><description>Mengapa Allah memilih bangsa Israel?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghadapi kegawatan Timur Tengah, negara-negara Islam seperti Iraq, Syria, Libia, Jordan dan PLO terus berusaha menjatuhkan bangsa Israel.&lt;br /&gt;Memang sejak tahun 1945 Israel timbul sebagai suatu negara di antara negara-negara yang selalu menjadi fokus perhatian dunia. Persengketaan di Timur Tengah selalu berkaitan dengan Israel.&lt;br /&gt;Kalau kita tinjau dari sudut kebenaran Alkitab, Israel mempunyai peranan yang penting dalam pergolakan sejarah manusia, sebab mereka adalah kaum pilihan Allah. Semua peristiwa penting yang terjadi dalam negara Israel telah dinubuatkan oleh para nabi, di antaranya adalah Yehezkiel 36:24 yang berbunyi: “Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu.”&lt;br /&gt;Banyak orang bertanya: “Mengapa Tuhan memilih orang Yahudi atau Israel sebagai kaum pilihan-Nya? Apakah kebaikan orang Yahudi sehingga Tuhan memilih mereka?” Karena hal-hal inilah banyak iri hati dan kebencian telah dilontarkan kepada orang Yahudi, di antaranya adalah anti Semitisme pada abad pertengahan dan juga gerekan Nazi di Jerman. Belakangan ini anti Semitisme mulai bergolak lagi dengan tujuan untuk melenyapkan orang Yahudi yang tersebar di seluruh dunia.&lt;br /&gt;Kembali pada pertanyaan tadi, mengapa Tuhan memilih bangsa Israel? Tuhan memilih mereka bukan karena mereka lebih baik daripada bangsa lain, seperti apa yang telah dikatakan oleh Musa: “Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun kiga, maka Tuhan terpikat olehmu dan memilih kamu - bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa?” (Ul 7:7). Ada beberapa faktor yang menyebabkan Tuhan memilih umat-Nya:&lt;br /&gt;1. Setelah manusia jatuh dalam dosa, manusia bermusuhan dengan Allah dan upah dosa adalah maut.&lt;br /&gt;2. Dalam peristiwa menara Babel, manusia telah bersatu untuk melawan Tuhan. Akibatnya Tuhan turun ke atas bumi untuk mengacaubaluakan bahasa manusia sehingga manusia tersebar dan terjadilah bangsa-bangsa yang berbeda di atas permukaan bumi.&lt;br /&gt;3. Karena Allah mengasihi umat manusia, maka Ia menyediakan suatu jalan keselamatan, yaitu Putra-Nya yang tunggal. Yesus Kristus harus datang ke dunia. Ia harus dilahirkan melalui suatu bangsa dan negara tertentu.&lt;br /&gt;4. Bangsa dan negara tersebut harus dipersiapkan untuk menerima wahyu Allah, sehingga kelahiran Juruselamat menjadi suatu realitas dalam sejarah dalam sejarah manusia.&lt;br /&gt;5. Bangsa-bangsa yang merupakan akibat hukuman Allah di Babel, tidak layak menggenapi tujuan Allah untuk penyelamatan dunia. Sebab itu Allah demi rahmat-Nya telah memilih seorang yang bernama Abraham sebagai saluran berkat-Nya. Dari Abraham akan timbul suatu bangsa dan oleh Abraham semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat (Kej 12:3)&lt;br /&gt;Karena iman dan kesetiaan Abraham, Allah telah meyakinkan suatu perjanjian yang tidak bersyarat (unconditional covenant) kepada Abraham bahwa Kristus akan dilahirkan oleh keturunan Abraham (Gal 3:16). Keturunan Abraham adalah bangsa Israel.&lt;br /&gt;Bukan saja Allah berjanji tentang kelahiran Juruselamat melalui keturunan Abraham, yaitu bangsa Israel, Allah pun menjanjikan tanah perjanjian (the Promissed Land) sebagai pusaka mereka untuk selama-lamanya. “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat” (Kej 15:18). Perjanjian ini diulang oleh Tuhan kepada Ishak, anak Abraham (Kej 26:3-5). Allah juga mengutarakan lagi kepada Yakub, cucu Abraham (Kej 28:13-15; 35:10-12). Semuanya ini Allah janjikan kepada umat Israel tanpa syarat. &lt;br /&gt;Memang sejarah membuktikan bahwa karena kemurtadan bani Israel, mereka telah dihajar dan dihukum oleh Tuhan, bahkan mereka harus meninggalkan tanah perjanjian dan disebarkan ke seluruh muka bumi. Dosa terbesar yang pernah mereka lakukan adalah menolak Kristus setelah menyalibkan-Nya. Untuk hal tersebut, Yesus menubuatkan hukuman atas bangsa Israel: “Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini, dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu” (Luk 21:23-24)&lt;br /&gt;Walaupun demikian, Allah tidak melupakan janji-Nya yang tidak bersyarat kepada Abrahan (Rom 11:1-2). Dengan hikmat-Nya Allah telah mempergunakan kesempatan ini untuk menyelamatkan bangsa-bangsa lain (Kis 15:14). Sampai pada hari ini, bangsa Israel telah menduduki sebagian besar dari tanah perjanjian dan makin banyak orang Yahudi yang berpaling kepada Tuhan, menerima Yesus sebagai Messias mereka. Kami yakin pada hari kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, bangsa Israel secara kolektif akan bertobat dan beriman kepada Tuhan Yesus, seperti apa yang dikatakan oleh Paulus: “Dengan demikian seluruh Israel akan diselamatkan” (Rom 11:26).&lt;br /&gt;Timur Tengah selalu dalam keadaan gawat. Kita tak tahu apa yang akan terjadi di sana. Kalau peperangan timbul, pastilah Israel menjadi target penyerbuan Palestina beserta sekutu-sekutunya. Memang pemerintah Israel sudah siap siaga dan berjanji akan membalas serangan musuh dengan sepuluh lipat ganda.Namun kami mengetahui bahwa nasib bangsa Israel ada di tangan Tuhan, janji yang tidak bersyarat kepada Abraham itu meyakinkan bahwa Israel tidak mungkin dikalahkan dan diusir ke luar dari Palestina. Tuhan pasti memelihara umat pilihan-Nya (Yer 31:37). Baiklah kita “wait and see”, mengamati bagaimana Tuhan bekerja di Timur Tengah.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bila Tidak Ada Wahyu</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/bila-tidak-ada-wahyu.html</link><category>Bila Tidak Ada Wahyu</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 1 May 2009 23:55:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-3235831796370650741</guid><description>Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. &lt;br /&gt;Where there is no vision, the people are let loose, But blessed is he who guards the Torah. (The Scriptures) Ams 29:18&lt;br /&gt;Membahas secara praktis: arti Peperangan Rohani (PR), persyaratan, perlengkapan (senjata rohani dan pemetaan rohani), dan strateginya.&lt;br /&gt;Bagaimana mengembangkan suatu komunitas (sekolah, kampus, kota, propinsi, negara) bagi Yahshua Ha Massiah?, topik diskusi ini diberikan pada suatu kelas sekolah misi. Diskusi ini menjadi sangat menarik karena latar belakang hadirin yang berbeda (Asia :Korea Selatan, Jepang, Indonesia, USA, Europa dan Afrika). Seorang berkata, ”Ajari mereka bahasa Inggris, sehingga mereka bisa mengerti berbagai ilmu pengetahuan.” Ditangapi oleh beberapa orang dan termasuk Dosen: Sebagian Afrika, Filipina, Pakistan serta India bisa mengerti bahasa Inggris (bekas jajahan Inggris) namun tetap terbelakang. Banyak idea dan argument diberikan. Singkat cerita diambilnya negara India sebagai study kasus: India cukup lama di jajah oleh negara maju, yayasan sosial gereja Roma Katolik dan yayasan sosial lainnya pun cukup lama (dan banyak) berada di sana, faktanya mayoritas rakyat India tetap miskin (punya senjata nuklir tapi orang mati kelaparan terjadi setiap hari). Dosen berkata bahwa memberi bantuan teknologi dan sandang pangan itu bagus dan diperlukan, namun tampa merubah jiwa mereka (pola pikir dan nilai-nilai kehidupan yang benar) semua itu akan berahir pada kesia-siaan. Roh dan jiwa mereka perlu dibebaskan dari belenggu Iblis dan roh-roh jahat, itulah yang terpenting maka mental dan fisik akan mengikuti dengan mudah. Peperangan rohani adalah kunci untuk pengembangan komunitas yang berhasil!&lt;br /&gt;PENTING: Jika Anda belum lahir baru (bertobat – jiwa dan pikiran, menjadikan Yashua Ha Massiah sebagai YAHWEH Anda dan dibaptis selam), lupakan artikel ini. Fondasi kekristenan Anda perlu dibangun dahulu dengan benar sebelum terlibat di dalam peperangan rohani, Elohim belum mengijinkan Anda (Ibr 1-3). Aktifitas PR ini nyata sekalipun tidak terlihat. Harap baca ayat-ayat ini sebagai contoh: Kis 19:11-17.&lt;br /&gt;Setiap orang Kristen sesungguhnya harus mengerti Peperangan Rohani, baik Anda jemaat biasa ataupun pemimpian pujian gereja atau pun diaken, Anda perlu mengerti ini. Peperangan Rohani bukan hanya tugas Penginjil, Missionari dan Pendoa syafaat saja. Ibu rumah tanggapun perlu diperlengkapi dengan pengetahuan ini agar ia bisa berdoa bagi keluarganya dan hamba-hamba YAHWEH diladang mereka masing-masing.&lt;br /&gt;Penjabaran Peperangan Rohani. Itu adalah peperangan kepada roh-roh jahat (dengan berbagai jenis jabatannya) yang terjadi di alam/ dunia roh (tidak nampak) pada sebuah wilayah dengan tujuan menrebut wilayah itu dari Kerajaan Kegelapan untuk Kerajaan Terang. Mata jasmani kita tidak bisa melihat kehadiran mereka tapi kita tahu mereka ada dari hasil perbuatan mereka nyata. Dua prinsip yang perlu diingat selalu. 1. Hukum Peperangan Rohani 2. Kondisi&lt;br /&gt;Hukum Peperangan rohani. Masalah yang kita lihat dan hadapi setiap hari seperti:&lt;br /&gt;• kejahatan, &lt;br /&gt;• kecanduan obat, &lt;br /&gt;• pembunuhan&lt;br /&gt;• dll.&lt;br /&gt;Pemecahan masalah-masalah dengan ‘memotong ranting pohon’ tidaklah banyak membantu, namun sedihnya cara itulah yang sering dilakukan:&lt;br /&gt;• Mengatasi minuman keras dan rokok: naikan pajak (di negara Barat) atau bakar tempat-tempat penjualan mereka (di negara-negara Islam)&lt;br /&gt;• Mengatasi pelacuran dan pornografi: hukuman cambuk dan denda&lt;br /&gt;• Pemerkosaan, perjinahan dan pembunuhan: penjara atau hukuman mati.&lt;br /&gt;Cara-cara ini cukup bagus namun tidak mencabut akar masalah yang ada: dosa dan pemberontakan manusia atas Penciptanya. Akar dari semua ini tentu Iblis – bapa pendusta dan pemberontak! Pengertian orang Kristen dalam hal ini lebih edvant dari agama apapun, Alkitab telah memberitahukan kita:&lt;br /&gt;[S]enjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Elohim, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Elohim. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, (2Kor 10:4-5)&lt;br /&gt;[P]erjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. (Ef 6:12) &lt;br /&gt;Karena musuh kita adalah roh-roh maka cara-cara daging dan sosial tidak akan banyak berfaedah merubah suatu kommunitas. Ini suatu penilaian umum tertunya, dengan kata lain tidak menutup kemungkinan kedua cara tersebut dipakai oleh-Nya sebagai awal keberhasilan.Hukum peperangan rohani adalah roh harus dihadapi dengan roh. Roh-roh penguasa atas kommunitas yang kita ingin bangun harus dikalahkan dahulu, sebelum mental dan fisiknya di kembangkan.&lt;br /&gt;Kondisi. 1. Anda tidak bisa mengambil sikap netral. Dalam dunia politik ada aliran NON-BLOK / Netral (Yugoslavia pendirinya dan Indonesia salah satu anggotanya). Dalam dunia rohani atau alam roh Anda hanya punya dua pilihan berpihak YAHWEH (Kerajaan Terang) atau sebaliknya berpihak kepada Iblis / Setan / Lucifer (Kerajaan Gelap). Jika Anda tidak memerangi Kerajaan Gelap sesungguhnya Anda sedang dalam serangannya. Panglima perang Anda berpesan, ”Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. (Wah 3:15-16)&lt;br /&gt;2. Kita berada pada posisi pemenang, jika kita tetap berada pada perintah komandan perang kita.&lt;br /&gt;Jikalau bukan YAHWEH yang memihak kepada kita … , maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu. (Maz 124:1,5) &lt;br /&gt;If God be for us, who can be against us? (Rom 8:33b; GMLTrans)&lt;br /&gt;Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.” (Wah 17:14) &lt;br /&gt;3. Bukan akhir dari sebuah penuaian. Setelah selesai memenangankan peperangan di alam roh, pekerjaan penuaian perlu dilakukan, jika tidak kemungkinan komunitas yang telah direbut itu menjadi bertambah buruk. Lihat contoh Yahshua di wilayah Samaria dan perupamaan rumah yang bersih tapi kosong;:Yoh 4:5-42 ayat kunci: 35 &amp; 40a.41; Luk 11:24-26) &lt;br /&gt;Perlengkapan peperangan rohani. Jangan membunuh tikus dengan bom, namun juga jangan hadapi kapal perang dan tank-tank baja dengan bambu runcing! Kita perlu tahu siapa dan berapa kuat musuh kita sebelum kita maju berperang, sehingga kita maju berperang dengan perlengkapan senjata yang memadai – tidak kebanyakan dan tidak kekurangan. Perlengkapan peperangna rohani melibatkan: Pemetaan Rohani, Perlengkapan senjata Elohim, Doa (tiga macam jenis) dan pujian-penyembahan.&lt;br /&gt;Pemetaan rohani. Adalah bijaksana memiliki peta ketika berpergian ke daerah yang baru, benar? Terlebih lagi di dalam peperangan rohani. Contoh-contoh dari Alkitab: Bil 13:1-2, 17-21; Ul 1:22-24; 2:1; Yos 18:4,6; Kis 17:23 (dari 21-23, Paulus bicara dari hasil observasi). John Dawson (anak dari Joe Dawson penulis Doa Syafaat yang efektif) adalah bapa Pemetaan Rohani untuk abad modern ini. Apa itu pemetaan rohani?&lt;br /&gt;• Cindy Jacobs: Itu adalah penyelidikan dari sebuah kota untuk mengenali sesuatu pendudukan yang Iblis telah buat, yang menghalangi penyebaran Injil dan penginjilan untuk Messiah (1)&lt;br /&gt;• George Otis Jnr.: Itu adalah suatu usaha untuk melihat daerah kita sebagai mana itu adanya dan tidak sebagaimana itu nampak terlihat (1a)&lt;br /&gt;• Isaiah54.org.: Seperti (foto-foto) X-ray dan MRI untuk mendiagnosa apa yang nampak keluar pada bagian luar pasien. (2). MRI (Magnetic resonance imaging) suatu metode pengambilan foto tanpa perlu pembedahan.&lt;br /&gt;Pemetaan rohani bisa disimpulkan sebagai: penyelidikan sejarah sebuah kota (bisa juga negara, intinya sebuah lingkungan hidup manusia) di dalam terang Roh Kudus untuk mengenali benteng-benteng roh-roh jahat yang mendasari kota itu hidup dan berkelakuan, yang menghalangi pertumbuhan rohani Kekristenan kota tersebut. Kata kunci: Doa dan penelitian.&lt;br /&gt;Ahli perang Cina kuno berkata,”Jika kamu mengetahui kekuatan musuhmu, maka kemenangan ada ditanganmu.”&lt;br /&gt;Ingin tahu hal-hal apa yang perlu dipetakan? Lihat daftar ini dalam bentu PDF atau HTML&lt;br /&gt;Kota Los Angeles sebagai contoh, John Dowson pegarang buku “Taking Our Cities for God” merupakan orang pertama yang menyelidiki alam rohani kota Los Angeles ini. &lt;br /&gt;Memiliki peta dan informasi adalah awal kemenangan tapi bukan akhir dari tujuan. Perlu melangkap pada tahap berikutnya. Memakai selengkap senjata rohani Elohim.&lt;br /&gt;Senjata rohani Elohim. Banyak artikel bagus tentang ini telah dibuat.Intinya adalah seorang yang telah lahir baru (dari segala golongan social; Ef 6:1-9) rasul Paulus memerintahkan kita mengenakan semua perlengkapan senjata rohani Elohim ini (11-17) supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. Demikianlah seharusnya kondisi seorang Kristen setiap hari, menjaga hidupnya benar, adil, kudus, penuh iman dan firman Elohim dan siap selalu untuk pemberitaan Injil damai sejahtera. Tidak hanya di tempat ibadah tapi di manapun kita berada (sekolah, kampus, pekerjaan). Status orang Kristen yang sering dilupakan ialah bahwa orang Kristen adalah tentara Kerajaan Surga. Jangan pergi perang tanpa selengkap senjata rohani!&lt;br /&gt;Seorang ex-fanatik Budha yang menjadi Kristen cerita pada saya, ”saya di-Injili oleh seorang pemuda Kristen. Malamnya saya sembayang meminta petunjuk roh bagaimana saya bisa menyerang orang Kristen tersebut. Dalam alam roh saya diperlihatkan bahwa orang Kristen ini memiliki banyak lubang kelemahannya. Lalu saya memutuskan untuk menyerang bukan hanya dia tapi sekalian pendetanya. Saya tanya “apa yang kamu kerjakan selanjutnya?. ”Saya pergi kegerejanya, dan duduk dibelakang menerapkan semua ilmu gelap saya untuk menyerang pendetanya yang sedang berkotbah, ia menambahkan. Untung pendeta ini dibungkus dengan kuasa YAHWEH sehingga ilmu jahat orang ini berbalik menyerang kepada dirinya sendiri. Ia muntah darah dan hampir mati. Ia menjadi pekerja gereja tersebut sewaktu ia bercerita ini. Ini tentu hanya lah satu dari ribuan cerita serupa. Karenanya saya katakan bahwa orang belum lahir baru, plus tidak hidup didalam kekudusan jangan prakek peperangan rohani. Kata kunci: hidup kudus senantiasa , tinggal di dalam iman dan firman-Nya, dan tentara Kerajaan Surga.&lt;br /&gt;Doa. Wesley L. Duwel berkata, ”Doa dapat membawa anda secara langsung masuk kesetiap rumah, rumah sakit, kantor pemerintah, ruang pengadilan dimana pun di dunia ini. Seperti halnya jarak tidak dapat menghalangi jangkauan anda dalam doa, demikian halnya dengan tembok atau tanda ”DILARANG MASUK!” tidak dapat menghalangi kehadiran anda atau jangkauan tangan anda dalam doa (W. L. Duwel, Menjangkau Dunia Melalui Doa)&lt;br /&gt;Ada beberapa macam doa orang percaya. Di dalam peperangan rohani kita memakai: Doa-doa syafaat, peperangan dan juga doa keliling.&lt;br /&gt;Doa Syafaat. Artinya: Berdiri diantara dua pihak untuk tujuan memperdamaikan.Umum terjadi di Persekutuan-persekutuan doa, ibadah Saptu dan Minggu bahwa pemimpin ibadah atau acara mengumpulkan pokok-pokok doa dari hadirin: ”Siapa yang mau didoakan?” Sering kali yang terjadi di sini adalah kita mendoakan hal-hal yang nampak (manifestasi dari sebab). Jika kita ingin mendapat jawaban doa yang merubah manusia seutuhnya - bukan sekedar disembuhkan atau masalah dipecahkan – kita harus berkonsultasi dengan Roh Kudus. Kita perlu mempelayari doa syafaat yang efektif. Ini meminta bukan saja jeritan hati, air mata dan belas kasihan kita atas jiwa-jiwa yang terhilang atau yang perlu diselamatkan tapi juga kesabaran berdiam diri mencari petunjuk-Nya. Abraham, Musa dan Yeremia, Daniel dan tentunya juga Roh Kudus adalah contoh-contoh pendoa syafaat yang baik (Kej 18; Kel 32:1-14; Yer 9. 13; Dan 9; Roma 8:26-27). Kata kunci: Meminta belas kasihan YAHWEH untuk orang lain&lt;br /&gt;2. Doa Peperangan Rohani (DPR). Artinya: Berdiri di pihak Elohim untuk menghancurkan perlawan-perlawan musuh yang mencoba menghambat perkembangan Kerajaan Surga. Di sini air mata dan jeritan hati pendoa tidak diperlukan lagi. Setelah Roh Kudus berbicara apa yang harus kita kerjakan maka sekarang kita melangkah kepada ”pergi perang” untuk melucuti kekuatan musuh dan merebut jiwa-jiwa yang ditawan oleh musuh. (mat 12:29). Disini kita menggunakan kata-kata perintah kepada lawan: kami ikat, kami hancurkan pekerjaanmu, kami usir dan sejenisnya (Mark 16:17,). Kata kunci: Menghampiri musuh untuk mengalahkan dan menguasai daerah kekuasaannya. Catatan: Dalam kedua jenis doa ini, berdoa dalam bahasa-roh baik juga untuk digunakan (khususnya jika berdoa sendirian), dan minta Roh Kudus untuk mengartikannya (1 Kor 141-13). Karunia bahasa-roh ini biasanya didapat setelah baptisan selam.&lt;br /&gt;3. Doa Keliling. Diilhami dari perintah YAHWEH kepada Yosua untuk mengeliligi tembok musuh Yeriko (Yos 6:1-5). Pengajran tentang Doa keliling ini susah diterima oleh denominasi gereja tertentu, terutama departement pengembalaan. Doa keliling dikenal umum oleh para penginjil dan missionari, ini mudah dimengerti sebab mereka mengerti dan mengalami Efesus 6:12. Bukti bahwa aktiftas Doa Keliling adalah Alkitabiah bisa dilihat dari panggilan Graham Kendrik (pencetus Berbaris bagi Yahshua), ketika orang tuanya membawa Graham kepersekutuan doa, ia baru berusia di bawah 10 tahun. Nubuat datang kepadanya bahwa YAHWEH akan membangkitkan tentara-tentara-Nya di ahir jaman berbaris melalui kota-kota sambil mengumandangkan puji-pujian dan mengangkat panji-pani-Nya. Ini yang terjadi di berbagai banyak negara setiap bulan July. Lagu-lagu Graham diterjemahkan kedalam puluhan bahasa. Kata kunci: hadir ditempat musuh dan berperang.&lt;br /&gt;Seorang ahli strategi perang berkata: Pertahanan yang paling efektif adalah menyerang pertahanan musuh!&lt;br /&gt;Pujian dan Penyembahan. Inipun termasuk senjata rohani orang Kristen. Pujian dan penyembahan bisa dimasukan ke dalam bagian dari Doa Syafaat maupun Doa Peperangan Rohani. Isinya sama namun pengalamatannya berbeda, di Doa syafaat kita lakukan pujian dan penyembahan untuk mengagungkan YAHWEH, Yahshua dan Roh Kudus. Di DPR kita melakukan Puji dan penyembahan kepada Elohim kita namun aktivitas ini berfungsi sebagai perisai dan pedang roh untuk menghadapi Setan dan rekan-rekannya. Kedua aspek kerja dari pujian dan penyembahan ini Anda bisa lihat pada kehidupan Daud. Ia melakukan PdP sebagai ucapan syukur, pengagungan, permohonan doa kepada YAHWEH dan dibagian lain dengan PdP ia mengusir roh-roh jahat dan musuh-musuhnya. &lt;br /&gt;• Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Elohim itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya. (1Sam 16:23)&lt;br /&gt;• Biarlah pujian pengagungan Elohim ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka, (Maz 149:6)&lt;br /&gt;Kata kunci: Di dalam hadirat Elohim memerangi musuh-Nya.&lt;br /&gt;Strategi Peperangan Rohani (SPR). Perlengkapan perang yang canggih haruslah diimbangi dengan strategi perang yang baik.. Alexsander Agung (Yunani) dan Gaius Julius Caesar (100-44 BC)(Romawi) merupakan jenderal-jenderal perang yang genius di jaman mereka.SPR Kristen sangat berbeda dengan segala strategi peperangan jasmani dan rohani non-Kristen apapun, apa alasannya? Seperti saya telah tulis diatas bahwa kondisi kita adalah kita berada dalam posisi pemenang. Itulah alasannya! &lt;br /&gt;YAHWEH menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan YAHWEHlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.” (1Sam 17:47)&lt;br /&gt;Jadi sesungguhnya SPR yang membawa kemenangan itu bergantung dari diri kita sendiri, kunci kemenangan ada ditangan kita, pertanyaannya ialah apakah kita bisa memakainya? inilah daftar penting yang perlu diingat sebelum mulai perang:&lt;br /&gt;1. Mengadakan pemberesan pribadi (pengampunan dosa dan saling memaafkan), minta darah Yahshua membungkus Anda dan team, sehingga serangan balik musuh tidak bisa berpengaruh atas Anda semua (Ams 26:2). &lt;br /&gt;2. Beriman&lt;br /&gt;3. Satu hati dan pikiran – sepakat. Melawan bani Amalek (Kel 17:8-13)&lt;br /&gt;4. Tunduk kepada komandan Utama dan pemimpin team (Yak 4:7) Orang Ai mengalahkan tentara pasukan Yosua yang lebih kuat (Yos 7:2-21 )&lt;br /&gt;5. Pantang menyerah dan tidak putus asa (Dan 10:12-14). Jika Yahweh belum menjawab (doa puasa selama 40 hari) maka kami akan doa puasa 40 hari lagi. 40 hari yang kedua Yahweh belum jawab, saya doa puasa untuk 40 hari yang ketiga.” (Bp. Bambang Budijanto M.Th., DOA jalan menuju peperangan rohani). &lt;br /&gt;6. Peka terhadap perubahan pimpinan Roh Kudus. Pelajari 2 Sam 5:18-25; Strategi-Nya berubah untuk menghadapi musuh yang sama pada tempat yang sama.&lt;br /&gt;7. Pastikan bahwa perlindungan dan senjata rohani kita aktif pada tiga unsur keberadaan Yahshua: Darah-Nya yang telah tercurah di Golgota (Ibr 10:10), kuasa di dalam Nama-Nya (Fil 2:9-11), dan kuasa otoritas-Nya atas alam semesta (Ef 1:20-23; Mat 28:18) &lt;br /&gt;Bagaimana memulai dan mengoperasikan peperangan rohani? Berikut ini langkah-langkah teknisnya:&lt;br /&gt;1. Mulai dari diri Anda sendiri; mencari kehendak YAHWEH atas diri Anda dan wilayah yang IA ingin kerakan melalui Anda.&lt;br /&gt;2. Mintalah kepada-Nya rekan-rekan yang sehati dan sevisi&lt;br /&gt;3. Dengan team yang ada mulailah membuat pemetaan rohani: pengumpulan data-data wilayah yang akan digarap melalui doa syafaat dan study sejarah. Tuliskan semua benteng-benteng musuh yang team telah dapatkan.&lt;br /&gt;4. Melalui pimpinan Roh Kudus, mulailah peperangan rohani .a. doa peperangan b. doa keliling ditempat musuh (bila lokasi wilayah besar sekali, kendaraan bisa dipakai). Hal yang utama dikerjakan di sini: mengikat dan menghancurkan kuasa si jahat atas wilayah dan penduduknya dan setelah itu melepaskan kuasa dan berkat YAHWEH atas mereka&lt;br /&gt;5. Selesai, namun tetap berjaga-jaga. supaya kamu dapat … tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu (Ef 6:13b)&lt;br /&gt;Ingat, langkah-langkah penuaian harus diambil segera! Penginjilan dan kebaktian kebangunan rohani (kkr) dan kelompok sel serta kelas-kelas Alkitab perlu digalakan untuk menuai jiwa-jiwa yang telah dibebaskan dari pengaruh kekuasaan penghulu udara wilayah di mana mereka berada..&lt;br /&gt;Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. (Wah 12:11)</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Apa Yang Harus Kita Lakukan Saat Menghadapi Badai</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/apa-yang-harus-kita-lakukan-saat.html</link><category>Apa Yang Harus Kita Lakukan Saat Menghadapi badai</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 1 May 2009 23:54:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-7271617527702785840</guid><description>Apa Yang Harus Kita Lakukan Saat Menghadapi Badai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air.” Matius 14: 24, 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan minggu ini diambil dari kitab Matius 14: 22-33 cerita tentang Yesus berjalan di atas air. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali orang-orang berpikir bahwa kehidupan orang Kristen itu berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Tetapi kenyataannya tidaklah demikian, kita hidup penuh dengan masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam perikop pembacaan kita hari ini, dikatakan bahwa Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang danau Galilea. Setelah beberapa mil jauhnya dari pantai, perahu itu diombang-ambingkan oleh gelombang, karena angin sakal. Murid-murid Yesus menghadapi masalah di tengah-tengah ketaatan mereka dalam melakukan perintah Tuhan Yesus, yaitu mendahului-Nya untuk ke seberang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak pernah menjanjikan hidup yang bebas dari masalah, tetapi Ia berjanji akan selalu menyertai kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kita berada di tengah-tengah masalah Tuhan ingin agar kita meresponiNya. Kita harus sadar bahwa kita bisa saja di dalam kehendak Tuhan saat kita menghadapi masalah. Janganlah kita berpikir bahwa Tuhan hanya bersama-sama dengan kita saat keadaan kita ada di dalam keadaan baik, dan Dia tidak bersama dengan kita saat keadaan buruk. Kehendak Tuhan di dalam kehidupan kita tidak dapat dilihat dan bergantung kepada keadaan yang kita alami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah badai murid-murid belajar bahwa Yesus selalu ada bersama dengan mereka senantiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau Tuhan Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk ke seberang danau, Dia pasti akan menyertai mereka. Begitu juga dengan setiap kita, Ia akan selalu bersama-sama dengan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kita juga perlu tahu bahwa mungkin juga kita ada dalam masalah karena kita keluar dari rencana dan kehendak Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun situasi kita, percayalah bahwa badai yang kita hadapi tidak sebesar Allah kita! Sewaktu kita berada di dalam masalah, dan berseru kepada-Nya, mungkin seolah-olah Ia tidak menjawabnya; Kita menjadi gelisah dan takut seperti murid-murid Yesus. Ketahuilah bahwa pertolongan-Nya tidaklah pernah terlambat, Dia selalu tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!””(Matius 14: 27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kita memandang masalah kita dengan mata jasmani, tetapi pandanglah dengan mata rohani, sebab jika tidak kita semua akan menjadi takut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat murid-murid Yesus sadar bahwa yang berjalan di atas air adalah Tuhan Yesus, Petrus berseru kepada-Nya: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air” (ayat ke-28).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sesaat Petrus percaya dan memandang kepada Yesus, namun ketika ia mulai berjalan di atas air Petrus mulai melihat lagi masalah di sekelilingnya, dan ia pun mulai tenggelam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang terjadi biarlah mata kita hanya tertuju kepada Tuhan Yesus dan bukan kepada masalah kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering mengkritik Petrus karena ia tenggelam. Kita perlu perhatikan juga bahwa Petrus berseru kepada Tuhan Yesus dan berani melangkah melakukan apa yang Tuhan katakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah-masalah yang kita hadapi akan membuat kita lebih dekat lagi kepada Tuhan Yesus. Biarlah dalam proses masalah mata kita hanya tertuju kepada-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Problems will make us better and not bitter.”</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bahasa Roh</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/bahasa-roh.html</link><category>Bahasa Roh</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 1 May 2009 23:52:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-5702757269788990962</guid><description>Bahasa Roh&lt;br /&gt;Alkisah seorang anak Tuhan yang memiliki sebuah kerinduan yang membara, kerinduan itu hanya satu hal, supaya ia dapat berbahasa roh.&lt;br /&gt;Kerinduan ini baginya segala-galanya, ia berpikir bahwa karunia bahasa roh itu "the best of the best" dibandingkan karunia yang lainnya. Untuk membayar harganya ia rela berdoa puasa, tirakat, semedi dan mencoba-coba menggerakkan bibirnya seperti yang sudah didengar dan dilihatnya dari orang lain. Tekad ini semakin kuat sehingga ia tidak mau berbahasa roh seperti yang lainnya ia akan minta bahasa roh yang terbaik melebihi saudara-saudaranya seiman. Sesudah menyelesaikan petualangannya, anak muda ini datang kepada Pendetanya dan berkata: Pak Pendeta saya sudah mendapatkan karunia bahasa roh,.... Oh ya ... jawab Pendeta singkat, Pak Pendeta mau dengar nggak bahasa baru yang saya punya??, demikian lanjutnya. Pendeta yang diajak bicara mulai memperhatikannya dengan wajah yang agak bingung sebab bahasa itu merupakan bahasa doa, yang hanya diucapkan antara seorang anak Tuhan kepada Bapanya. Belum sempat Pendeta memberi jawab maka anak muda ini berkata: Begini pak bahasa yang keluar dari mulut saya, " weleh ..... weleh....weleh" ..., apakah ini bahasa roh bukan pak? Demikan pertanyaan lugu yang diberikan kepada sang pendeta. Ketika Pendeta mendengar kata itu, dalam hatinya tertawa, tetapi untuk menjaga perasaan jemaatnya, ia menyembunyikan tawanya, malah ia menambahkan, .... Wes... hewes... hewes .. bablas angine.. nanti kamu akan mendapat bahasa itu juga"ia memberi jawabnya sambil tertawa dalam hatinya dan keluar tanpa nasehat yang diharapkan oleh jemaatnya yang "mbonten-mbonten" (aneh-aneh.red) itu.&lt;br /&gt;Banyak anak-anak Tuhan di lingkungan kharismatik begitu getol untuk karunia yang satu ini, bahkan ada pendeta-pendeta Pentakosta orthodok memberikan ultimatum "karunia bahasa roh" harus dan mutlak karena sebagai tanda orang yang dipenuhi Roh Kudus sehingga banyak Jemaat dan hamba-hamba Tuhan memburu karunia bahasa Roh ini bagaikan memburu harta karun raja Salomo. Pengalaman penulis pernah mendapatkan telpon dari seorang hamba Tuhan dari sebuah gereja "X" yang menekankan karunia roh ini sehingga setiap kebaktian sebelum memulai kotbah Pendeta harus berbahasa roh dulu tanpa itu jangan harap jemaat mau mendengar kotbahnya. Tidak jarang jemaat yang tidak mendengar bahasa roh dalam doa pendetanya, langsung pulang tanpa permisi dan tanpa komando. Sehingga pendeta ini harus meniru-niru dan menciptakan bahasa yang tidak dapat di mengerti dalam irama yang sedikit bisa meng "kitik-kitik" sehingga Jemaat sampai geli dan merasa puas, dan mau duduk manis mendengar Firman.&lt;br /&gt;Lain lagi gereja yang seluruh jemaatnya mendapat karunia bahasa roh, setiap mereka berkumpul dalam doanya mereka tidak lagi menggunakan bahasa yang dapat dimengerti (bahasa Indonesia, red) tetapi semua berbahasa roh sehingga suasana kebaktian bagaikan pasar malam, dengan suitan... suitan tidak karuan, lainnya cit...cicit cuit ...cit..cit .... cuit .... Yang lain menggema dengan suara lantang ingin menonjolkan bahasa yang diucapkan lebih baik dari pada bahasa lain, coba bayangkan kalau orang awam masuk dalam ibadah ini, maka ia menganggap mereka yang kebaktian semuanya "kurang setengah ons", sebab sudah tidak mengerti bahasanya, apa yang ia saksikan tangisan, jeritan, raungan, sementara yang lain tertawa terkekeh-kekeh 2 jam tidak berhenti, langsung "nggeblak" jatuh tidak bangun-bangun, sampai orang tuanya mencari-cari! Ada apakah gerangan di gereja?&lt;br /&gt;Mengingat jemaat dan hamba Tuhan harus berbahasa roh maka ada gereja-gereja tertentu berniat membuka kursus bahasa roh, sehingga mereka dapat belajar 3 bulan untuk mendapatkannya. Benarkah demikian? Kursus itu sangat perlu diadakan kalau gurunya Yesus Kristus sendiri, sebab yang membaptis Roh Kudus adalah Yesus Kristus, jika tidak demikian kursus itu perlu dikaji ulang, apakah sesuai alkitab atau tidak! Memang banyak ajaran yang kontroversial dilingkungan ahli-ahli theologia tentang karunia roh, bahkan ada yang mengganggap karunia berbahasa roh, adalah karunia masa lalu sehingga gereja yang masih berbahasa roh dianggap bidat dan sesat! Sementara mereka yang merasa diri memiliki karunia ini menganggap gereja yang tidak berkarunia roh adalah gereja tanpa Roh Kudus! Pertentangan terus bergulir, bagaikan reformasi yang tidak kunjung selesai. Sementara yang lain menganggap pintar mengadakan seminar Roh Kudus, pembicara yang anti bahasa roh dapat mengkritik seluas-luasnya dan sebebas-bebasnya "seenak udel"nya sendiri, dia pikir doktrinnya paling benar dibanding yang lain. Haruskah orang-orang percaya sibuk dengan perbedaan dokma dan doktrin yang ada??? Tuhan sudah akan datang bung! bukan perbedaan tetapi kesatuan iman dalam Yesus yang dibutuhkan menjelang kedatangan Tuhan! Lebih celaka lagi seorang Song Leader, dan singer ada diantaranya yang naik mimbar pertama-tama tanpa permisi atau shalom atau memberi votum tetapi langsung "nrocos" (berbicara tanpa komando.red) dengan bahasa rohnya sehingga Jemaat yang memang belum siap memasuki ibadah, dipaksa untuk tutup mata, sebagian memperhatikan dengan wajah yang aneh, sebab memang bahasa yang di dengarnya adalah bahasa yang aneh sehingga jemaat yang tidak memiliki roh kharismatik langsung memberikan nilai miring kepada para song leader.&lt;br /&gt;Fenomena ibadah orang-orang kafir di zaman purba yang beribadah kepada roh-roh keramat, beribadah kepada setan-setan adalah memiliki kegairahan seketika, luapan emosi,berteriak dengan suara nyaring, mengangkat tangan atau menghentak-hentakkan kaki, kehilangan kesadaran, mengeluarkan busa dari mulut, mengucapkan kata-kata yang tidak jelas, kehilangan kontrol pikiran dan suasana kacau balau. Sehingga ibadah seperti ini akan sangat menyeramkan, mendatangkan penderitaan jasmani, menghabiskan tenaga fisik bahkan sampai ibadah selesai, hati penyembah yang hadir dalam ibadah ini hampa dan kuatir serta diliputi oleh kebimbangan. Haruskah ibadah anak-anak Tuhan menyontek ibadah kafir zaman Purba?? Tidak demikian bukan ? Ada banyak pengajaran dan tafsiran yang beraneka ragam tentang karunia ini namun alangkah baiknya kalau kita sedikit berbincang-bincang dengan guru agung kita "Yesus Kristus" dapat dipastikan apa yang telah diucapkan dalam firmanNya akan memuaskan hati setiap orang yang mau terbuka terhadap Firmannya! Inilah percakapan imajiner Wartawan Timothy (WT) dengan Yesus Kristus, sebagai Guru Agung (Guru) kiranya dapat menjadi berkat!&lt;br /&gt;WT : Guru, apakah selama guru hidup di dunia ini memakai bahasa Roh?? &lt;br /&gt;Guru : Tidakkah engkau membaca dalam Alkitab bahwa Aku selalu menggunakan bahasa yang dapat dimengerti oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahasa yang Aku sampaikan harus dimengerti dari ahli-ahli Taurat sampai para nelayan dan petani! Apa gunanya bila Aku berkata-kata dengan bahasa yang tidak dimengerti? Matius 12:24 menyatakan tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata: "Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan." Orang-orang Farisi itu mendengar pengajaranKu dengan bahasa yang dapat dimengerti oleh mereka, namun mereka menganggap Aku seorang yang kemasukan setan. Bagaimana kalau Aku menggunakan bahasa yang tidak dapat dimengerti oleh mereka?&lt;br /&gt;WT : Guru, maksudku bukan pada waktu Engkau mengajar atau berbincang-bincang dengan orang lain tetapi pada waktu Engkau berdoa?&lt;br /&gt;Guru : Pernahkah Engkau membaca doa yang Aku ajarkan dengan bahasa yang tidak dapat dimengerti?? Kalau mereka yang menuliskannya tidak mengerti bahasaKu, bagaimana mereka menuliskannya? Bahasa doaku jelas dan tegas dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain! Atau siapapun yang mendengarnya! Bukankah engkau sudah belajar doa Bapa kami yang diajarkan? Adakah bahasa doa Bapa kami yang tidak dapat dimengerti? &lt;br /&gt;WT : Mengerti sih, maksudnya begini lho, itu bahasa yang Engkau janjikan sebelum Engkau terangkat ke Sorga?? &lt;br /&gt;Guru : Markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: &lt;br /&gt;1. Mereka akan mengusir setan-setan demi namaKu, &lt;br /&gt;2. Mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, &lt;br /&gt;3. Mereka akan memegang ular, &lt;br /&gt;4. Dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; &lt;br /&gt;5. Mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." &lt;br /&gt;Jadi ada berapa jenis yang Aku ucapkan? Ingat tanda-tanda yang menyertai orang percaya! &lt;br /&gt;WT : Apakah tanda bahasa lain itu sama dengan bahasa baru atau bahasa roh?? Sebab ada banyak istilah yang terkadang kita yang hidup di abad modern ini tidak tahu?&lt;br /&gt;Guru : Apakah artinya sebuah istilah? Memang ketika Aku mengucapkannya Aku menggunakan bahasa yang baru. ( Seemeia de tois pisteusasin tauta parakoloutheesei. En too onomati mou daimonia ekbalousin. Gloossais laleesousin kainais. Kai en tais chersin ofeis. Arousin kan thanasimon ti pioosin ou mee autous blapsee. Epi arroostous cheiras epitheesousin kai kaloos hexousin. - bhs Yunani dari Mark 16:17-18. red). Kemudian HambaKu Lukas oleh pimpinan Roh Kudus memberikan laporan yang akurat tentang peristiwa di atas loteng Yerusalem itu dengan istilah bahasa-bahasa Lain. Kisah Rasul 2: 4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya (Kai epleestheesan pantes Pneumatos Hagiou kai eerxanto lalein heterais gloossais kathoos to Pneuma edidou apofthengesthai autois). &lt;br /&gt;WT : Jadi waktu pengalaman Pentakosta itu murid-murid dapat berkata-kata bahasa baru atau bahasa lain, yang orang lain mengerti??&lt;br /&gt;Guru : Bacalah Alkitabmu mereka berkata-kata bahasa lain yang bisa dimengerti orang lain sehingga mereka yang hadir dapat mengerti berita Injil yang murid-muridKu sampaikan. Bacalah Kisah Rasul 2: 7 -11 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirine, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." Jadi coba hitunglah ada berapa bahasa yang para muridKu sampaikan? &lt;br /&gt;WT : Kira-kira sih 17 belas kalau nggak salah?? Jadi mereka langsung berkata-kata dalam arti berkotbah begitu?? &lt;br /&gt;Guru : Ya ! Mereka menyampaikan perbuatan Allah yang besar! Mereka tidak pernah kursus bahasa asing tetapi Roh Kudus memampukan mereka berkotbah dalam berbagai macam bahasa!&lt;br /&gt;WT : Nah, Jadi apakah itu sama dengan bahasa roh? &lt;br /&gt;Guru : Pertama-tama ada dua peristiwa penting, sesudah Pentakosta tersebut! Ketika HambaKu Petrus mengunjungi Kornelius dan berdoa maka alkitab mencatat bahwa Kisah Rasul 10:46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Dan peristiwa yang ke dua ketika HambaKu Paulus ketika ada di Efesus maka Roh Kudus di curahkan! Kisah Rasul 19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.&lt;br /&gt;WT : Guru, Jadi bahasa roh itu berbeda dengan bahasa-bahasa lain yang turun pada hari Pentakosta tersebut?? &lt;br /&gt;Guru : HambaKu Paulus menulis dengan jelas bahwa 1 Korintus 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.&lt;br /&gt;WT : Guru, sekarang orang menggunakan bahasa ini tidak untuk berbicara dengan Allah tetapi sebagian diantara mereka pamer, ditengah-tengah ibadah?? Bahkan diantara mereka merasa memiliki iman yang lebih daripada yang lainnya! &lt;br /&gt;Guru : 1 Korintus 14:22 Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman. Tidak ada satupun karunia atau tanda yang Bapa sediakan bagi orang percaya untuk pamer, supaya orang lain melihat dirinya lebih dari orang lain, tetapi sebaliknya setiap karunia diberikan untuk kemuliaan Allah! &lt;br /&gt;WT : Jadi guru, setiap orang percaya akan mendapat karunia?? &lt;br /&gt;Guru : Allah sudah menetapkan 9 Karunia yang spektakuler! Paulus menjelaskannya dalam 1 Korintus 12:8-10 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan (1) karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan (2) karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama (3) memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan (4) karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan (5) kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk (6) bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan (7) karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan (8) karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan (9) karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.&lt;br /&gt;WT : Jadi guru apakah semua orang akan mendapat karunia yang sama?? Contoh karunia bahasa roh tersebut?? &lt;br /&gt;Guru : Pertanyaanmu itu tidak memerlukan jawaban sebab Paulus sudah menulis dengan jelas bahwa Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh? 1 Korintus 12:29-30. Memang banyak orang minta karunia kepada Bapa suatu karunia yang dianggapnya paling hebat dari pada yang lain. Padahal semua karunia itu menjadi luar biasa bila di gunakan untuk kemuliaan BapaKu. Dan setiap Karunia Bapalah yang menentukannya! 1 Korintus 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.&lt;br /&gt;WT : Guru, Orang yang mendapat karunia bahasa Roh sering kali lebih banyak memamerkan karunianya, sebab memang ia merasa lebih rohani dari yang lain, bagaimana menurut Guru??&lt;br /&gt;Guru : Pertama-tama perlu diketahui bahwa setiap anak-anakKu mendapat bagian daripada Bapa sesuai dengan ukurannya! Jadi yang banyak dituntut banyak yang sedikit dituntut sedikit! Tidak perlu ada kesombongan sebab itu membuat kejijikan dimata Bapa di Sorga! Paulus menjelaskan dengan tepat! Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh. 1 Korintus 14:19. Setiap orang hendaklah menggunakan karunianya untuk membangun jemaat! 1 Korintus 14:12 mengatakan Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat. Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat ( 1 Korintus 14:4)&lt;br /&gt;WT : Guru, banyak orang percaya anti karunia yang satu ini sehingga mereka justru menghina mereka yang memiliki karunia bahkan mereka mengatakan bahwa gereja-gereja yang berbahasa roh adalah sesat atau bidat! Bagaimana menurut guru?&lt;br /&gt;Guru : Apa gunanya menghakimi sesama? Apalagi bukankah mereka adalah satu tubuh? Masing-masing memiliki konsep dan pandangan yang berbeda tentang FirmanKu tetapi janganlah sampai menyakiti hati anak-anakKu. Kalau memang prinsip harus di tegor, itupun harus dengan kasih bukan dengan dengan saling fitnah dan hujan! Memang fakta baptisan Roh Kudus itu terjadi di masa lalu itu harus diakui dan tidak bisa dihilangkan begitu saja! Namun demikian 1 Korintus 14:39 mengatakan karena itu, saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu untuk memperoleh karunia bernubuat dan janganlah melarang orang yang berkata-kata dengan bahasa roh. Adakah ayat ini masih berlaku atau terhapus dari Alkitabmu?? &lt;br /&gt;WT : Guru, terkadang dalam berbagai macam kebaktian ada begitu kekacauan yang satu histeris, nangis, dan masih banyak lagi, bahkan mereka yang berbahasa roh saling berlomba keras supaya bahasanya didengar oleh orang lain, sehingga kebaktian itu terjadi kekacauan! Bagaimana menurut guru&lt;br /&gt;Guru : Setiap orang diberi kebebasan dalam mengungkapkan kasih dan cintanya kepada Bapa di Sorga.! Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. 2 Korintus 3:17, tetapi juga harus ada ketertiban, 2 Timotius 1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Maka perlu diatur bagi mereka yang akan berkata-kata dalam bahasa Roh. HambaKu Paulus memberikan keterangan dengan jelas 1 Korintus 14:27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang lain untuk menafsirkannya.&lt;br /&gt;WT : Guru, bagaimana sih caranya mendapat karunia itu, apakah ada syarat-syarat tertentu? &lt;br /&gt;Guru : Karunia Roh itu adalah pemberian daripada Bapa di Sorga, kalau ada orang sudah berusaha untuk mendapatkannya maka itu bukanlah pemberian! Ingat apa yang di inginkan oleh Simon tukang sihir di Samaria itu, ia ingin membeli karunia Allah dan hambaKu Petrus tepat sekali menghardiknya! Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang. Kisah Rasul 8:20. Karunia Roh itu pemberian! Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepadaNya." (Matius 7:9-10 LUK 11:13) Bukan karunia yang membawa seseorang masuk sorga tetapi iman kepadaKu itu yang penting! Selagi iman orang percaya sama, maka perlu menyingkirkan perbedaan yang ada. Yang dibutuhkan dunia saat ini adalah buah-buah roh,Galatia 5:22,23 Tetapi buah Roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Karunia bukan tidak penting tetapi buah roh jauh lebih penting karena dalam kehidupan sehari-hari orang membutuhkan buah. Amin</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hidup di bawah pimpinan Kristus</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/hidup-di-bawah-pimpinan-kristus.html</link><category>Hidup di bawah Pimpinan Kristus</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 1 May 2009 23:51:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-8407426744265229418</guid><description>Hidup Di Bawah Pimpinan Kristus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari kita ketika jatuh sakit, sering yang pertama kita pikirkan adalah obat. Saya tidak menentang kita untuk makan obat jika sakit, tetapi saya mau menjelaskan bahwa apabila kita menaruh Tuhan Yesus sebagai yang terutama di dalam hidup kita, ketika kita memerlukan suatu pertolongan, seharusnya kita mencari Dia terlebih dahulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat menyerahkan semua beban kita kepada Tuhan, dan Ia akan memberikan kekuatan secara supernatural kepada kita untuk memikul beban tersebut.Tuhan Yesus berkata di dalam Matius 11:28, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sesuatu hal yang mustahil bagi kita untuk bisa menempuh perjalanan kekristenan ini tanpa kasih karunia yang dari pada Tuhan. Kita semua memerlukan Tuhan di dalam hidup kita ini! Kita perlu hidup di bawah pimpinan Tuhan Yesus (Living under the Lordship of Christ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus hidup under the Lordship of Christ, karena hidup kita ada di dalam kontrol Allah. God is in control of our lives! Kalau Tuhan yang memegang alih di dalam hidup kita, semuanya akan terkendalikan. Dengan Allah, tidak ada satu hal pun yang di luar kontrol. With God, nothing is out of control! Kalau ada sesuatu di dalam hidup kita yang sudah tidak terkendalikan lagi, kita harus memeriksa diri kita sendiri, apakah kita sudah menyerahkan kehidupan kita seluruhnya kepada Tuhan? Dunia ini penuh dengan segala masalah, krisis dan goncangan, namun di dalam Tuhan yang ada hanya damai sejahtera. Karena itu kita perlu belajar untuk menyerahkan seluruh segi dari kehidupan kita kepada Tuhan, dan menjadikan Dia Tuhan Allah di dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kita juga perlu beriman; di dalam Ibrani 11:6, dikatakan bahwa “tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia”. Kita tidak dapat berserah seluruhnya kepada Tuhan dan berkenan kepada Allah kalau kita tidak beriman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman adalah sesuatu yang sangat diperlukan dalam kehidupan kekristenan. Kita harus bertanya kepada diri kita, apakah kita lebih percaya kepada diri sendiri atau kepada Tuhan? Apakah kita dapat membuat keputusan yang lebih baik dan lebih tepat di kehidupan ini dari pada Tuhan? Kita harus percaya dan beriman sepenuhnya kepada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita lahir baru dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat, kita lahir kembali di dalam alam roh, di dalam alam dimana Tuhan berada dan bekerja. Tuhan Yesus berkata kepada Nikodemus, “Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh” (Yohanes 3:6). Kalau kita hidup di dalam roh, pengharapan kita secara otomatis akan berubah, kita akan mulai berharap untuk hal-hal yang supernatural, di dalam dimensi di mana Allah bekerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah kita hidup di dalam Tuhan, kita akan berbuah lebat. Kita berbuah dan diberkati sebab dunia ini memerlukan berkat yang Tuhan limpahkan melalui kita. Penyediaan Tuhan bagi kita melimpah supaya kita dapat memberkati sesama kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah kepada Tuhan, dan buatlah keputusan hari ini juga. Kita dapat memilih apa yang kita mau. Kalau kita memilih untuk percaya kepada Tuhan Yesus, percayalah juga apabila kita meminta kepadaNya dengan iman, maka kita akan menerimanya (Matius 21:22).</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hidup Penuh dengan Roh</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/05/hidup-penuh-dengan-roh_01.html</link><category>Hidup Penuh dengan Roh</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Fri, 1 May 2009 23:50:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-530584931252324487</guid><description>HIDUP PENUH DENGAN ROH&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Janganlah kamu mabuk oleh anggur,  karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;( Efesus 5:18 )&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Paulus membandingkan 2 pengaruh yang berbeda dalam kehidupan Kristen.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Mabuk oleh anggur &gt; &lt; Penuh dengan Roh&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Seorang yang mabuk oleh anggur adalah seorang yang tak lagi melihat rintangan-rintangan, percaya diri dan hidupnya kehilangan kontrol diri.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Anggur menimbulkan hawa nafsu (bhs.Yunani: ασωτία baca: asotia) tanpa batas atau ”kebebasan yang sembrono”. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Bagaimana dengan orang yang penuh dengan Roh? Seorang yang penuh dengan Roh adalah seorang yang memperoleh keberanian tetapi di bawah kontrol/penguasaan Roh.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Aplikasi: Banyaknya masalah/tekanan seringkali membuat kita lepas kontrol, agar beban hidup menjadi enteng kita mencari kelepasan dengan cara mabuk oleh anggur, tetapi Paulus menasehati kita,  pada saat kita memerlukan kekuatan untuk menghadapi setiap masalah yang menekan hidup kita, solusinya bukan dengan cara mabuk oleh anggur tetapi mintalah kekuatan dan kuasa Roh Kudus yang memampukan kita.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Eksposisi Kitab&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Roh Kudus pasti berdiam dalam diri orang percaya. Kapan? Pada saat dia bertobat dan beriman kepada Yesus (Galatia 3:14; Efesus 1:13-14)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Hal yang paradoks: Firman Tuhan menghendaki agar kita perlu dipenuhi oleh Roh secara terus menerus.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Mengapa? Manusia sebagai makhluk yang memiliki Pribadi (pikiran, perasaan &amp; keinginan), memiliki kecenderungan untuk hidup dalam keinginan daging atau keinginan Roh. Tergantung siapa yang mengontrol kita. Keinginan daging selalu kontra dengan keinginan Roh (Galatia 5:17). &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Apa itu keinginan Daging? Bacalah: Galatia 5:19-21.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Apa Arti Hidup Penuh Roh&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Kata ’penuh’ (kata kerja imperatif)  suatu perintah, berarti menuntut suatu ketaaatan. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Kata ’penuh’ tidak ada hubungan dengan ’ isi atau kuantitas ’, seolah-olah kita ini adalah sebuah bejana kosong yang memerlukan  bahan bakar rohani agar dapat terus menyala.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Kata ’penuh’ memiliki arti dikuasai atau dikontrol atau dikendalikan dengan kehadiran Roh Kudus di dalam kehidupan setiap orang yang beriman kepada Yesus.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Bandingkan dengan Kisah Para Rasul 13:45, di sini menggunakan kata ’dipenuhi’ (pleroo) yang berarti dikuasai oleh iri hati.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Kata ’penuh’  (bhs Yunani: πληρόω – baca: pleroo) ditulis dalam bentuk waktu (present tense) menunjukkan kepada suatu kegiatan yang berlangsung secara terus menerus. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Beda dengan baptisan Roh Kudus? Baptisan Roh Kudus adalah baptisan untuk masuk ke dalam Tubuh Kristus, terjadi sekali dalam hidup orang percaya. Baca: I Korintus 12:13 kata ’telah dibaptis’  ditulis dalam bentuk waktu lampau (aorist) merupakan suatu pengalaman yang sekali terjadi untuk selama-lamanya, yaitu pada saat kita mengalami pertobatan (saat percaya Yesus).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Tak ada ayat di dalam PB yang memerintahkan agar kita dibaptis oleh Roh (otomatis setiap orang percaya pada saat bertobat pasti dibaptis oleh Roh) tetapi untuk dipenuhi oleh Roh harus terjadi berulangkali.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Bagaimana Agar Dipenuhi Oleh Roh?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Baca: Yohanes 4:14. Perhatikan ungkapan ’di dalam dirinya’. Sumur itu, tak akan lagi berada di luar diri kita sehingga kita harus pergi ke tempat lain, melainkan akan berada ’di dalam kita’ &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Sumur itu (menurut konteks) adalah Roh Kudus, kita dapat minum darinya setiap saat.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Roh Kudus adalah sumber kita yang cukup dan selalu tersedia bagi setiap tuntutan atas diri kita. Itu sebabnya kita harus minum dari Roh Kudus yang ada di dalam kita, bukan dari anggur yang memabukkan itu.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;•         Langkah-langkah untuk dipenuhi? Bacalah: Yohanes 7:37-39&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;       Ada kerinduan untuk dipenuhi (haus)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;       Ada keyakinan untuk dipenuhi (datang)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;       Ada penyerahan diri untuk dipenuhi (minum)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Apakah Buktinya Dipenuhi oleh Roh itu?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;1.      Ada Sukacita (Efesus 5:19)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Sukacita adalah Buah Roh Kudus (Gal.5:22)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Sukacita bukan merupakan perasaan dangkal (seperti termometer), pasang surut dengan suasana yang berubah-ubah. Sukacita yang tak terkondisi oleh karena keadaan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;2.      Ada Ucapan Syukur (Efesus 5:20)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Adanya masalah seringkali membuat kita sulit untuk mengucap syukur kepada Allah.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          I Tesalonika 5:18 mengucap syukur adalah perintah Tuhan&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Roh akan memampukan kita untuk mengucapkan syukur setiap saat.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;3.      Ada Kerendahan Hati (Efesus 5:21)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Merendahkan diri satu dengan yang lainnya tak ada hubungan dengan susunan otoritas melainkan mengatur bekerjanya otoritas. Bagaimana otoritas itu diberikan atau bagaimana otoritas itu diterima!&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Tuhan Yesus memberi contoh yang baik: membasuh kaki para murid (Yoh.13)&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Lukas 22:24-27 Yesus menjadikan dirinya seorang hamba – bersedia melayani&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;-          Kerendahan hati akan memampukan bagi kita untuk membangun relasi yang baik antara ’suami-istri’ (Efesus 5:22-33), ’orang tua &amp; anak’ (Efesus 6:1-4) dan ’majikan &amp; karyawan’ (Efesus 6:5-9).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kesimpulan:Tanpa adanya penguasaan Roh Kudus secara kontinyu di dalam hidup orang percaya tersebut maka yang terjadi adalah orang percaya tersebut akan gampang gagal untuk menjadi seorang Kristen sejati.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Doa Pembebasan III</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/doa-pembebasan-iii.html</link><category>Doa Pembebasan III</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Wed, 22 Apr 2009 23:20:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-7814861966137376254</guid><description>DOA PEMBEBASAN III&lt;br /&gt;Berdoa Untuk Pembebasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melakukan doa pembebasan kiranya kita memerlukan beberapa hal sebagai persiapan, sebab yang kita hadapi bukanlah sesuatu yang biasa, tetapi kita berhadapan dengan roh jahat yang memiliki kekuatan lebih dari kita. Oleh sebab itu, persiapan rohani yang matang akan membantu kita dalam menghadapi roh jahat ini. Selain itu, kuasa nama Yesus adalah suatu kekuatan yang besar dalam mengalahkan roh jahat. Dalam melakukan doa pembebasan, kita harus melakukannya dalam nama Yesus.&lt;br /&gt;Dalam melakukan doa pembebasan, baiklah kita memperhatikan beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Persiapan:&lt;br /&gt;melayani doa pembebasan jangan di tempat umum, tetapi harus di tempat tersendiri dan ditangani oleh team, jangan sendirian. Karena kalau di tempat umum, akan menjadi tontonan.&lt;br /&gt;mohon perlindungan  untuk team dan seisi rumah terhadap pengaruh si  jahat. Kita perlu berdoa mohon perlindungan untuk team supaya tidak terjadi transfer.&lt;br /&gt;mengikat si jahat supaya tidak meronta-ronta dan tidak mendatangkan bantuan roh lainnya. Hal ini dianjurkan oleh Francis Macnutt, sedangkan umumnya di tempat pelayanan kami tidak, karena mungkin pengalaman Francis Macnutt berbeda.&lt;br /&gt;untuk kasus-kasus yang agak berat kadang-kadang diperlukan doa dan puasa lebih dahulu. Dalam buku karangan Don Amorf, “Journal of an exorcist”, di situ dapat dilihat bahwa menangani seseorang bisa berbulan-bulan. Tapi kalau seperti itu akan memakan banyak waktu dan tenaga. Tetapi dalam pengalaman pelayanan di sini, umumnya tidak dijumpai kasus-kasus yang membutuhkan waktu lama. Untuk kasus-kasus tertentu, seperti dalam Injil “jenis ini tidak dapat diusir, kecuali dengan doa dan puasa.” Tetapi dalam hal ini kita harus bijaksana dan seimbang, kalau anda melayani di bidang ini, lalu banyak puasa, akhirnya tidak kuat secara fisik bahkan mengganggu, karena terlalu banyak puasa.&lt;br /&gt;2. Beberapa saran yang berguna:&lt;br /&gt;bertindaklah dengan penuh belas kasihan. Apapun yang terjadi, jangan marah terhadap si pasien. Kalau kita melayani doa pembebasan, dapat terjadi roh jahat yang ada dalam diri orang itu marah kepada kita, bisa memaki-maki, dsb; tetapi ingatlah bahwa orang ini sakit dan perlu ditolong, sedangkan yang marah-marah adalah roh jahat yang ada di dalam dia, roh jahat yang memaki-maki, bahkan kadang-kadang mengucapkan kata-kata kotor, dll. Tetapi kita harus sadar bahwa kita berhadapan dengan si jahat yang ada di dalam diri orang itu, jadi jangan terpancing emosi. &lt;br /&gt;Juga harus hati-hati dalam mendoakan pembebasan, misalnya pada awal-awal banyak pengalaman yang lucu yang dialami oleh para suster di Ngadireso, karena pada waktu permulaan belum banyak pengalaman mendoakan pembebasan. Ada satu pengalaman ketika orang didoakan, lalu jatuh, kemudian ada suster yang mendekati, dan orang itu langsung meludah ke arah suster tersebut. Wajah suster itu diludahi. Juga pernah pasien diberi minum air suci, lalu air suci itu disemprotkan di wajah suster tersebut. Apapun yang terjadi, jangan marah terhadap pasien tadi, karena bukan orang itu yang melakukan, tetapi roh jahat yang ada di dalamnya, yang penting kita harus waspada terhadap pelbagai kemungkinan yang terjadi, dan yang penting juga saat mendoakan jangan tutup mata. Buka mata anda, dan siap bahwa tangan-kaki orang tersebut bisa bergerak, memukul, menyepak, atau melompat-lompat. Tetapi kita juga tidak perlu takut, karena dalam Yesus kita lebih kuat daripada roh jahat itu. Tapi kita perlu waspada pada reaksi-reaksi pertama.&lt;br /&gt;berbicaralah dengan nada suara yang tenang, tetapi tegas dan penuh keyakinan. Jangan sekali-kali berteriak.&lt;br /&gt;Kelompok-kelompok tertentu kalau mendoakan pengusiran, semuanya berteriak-teriak, suaranya keras sekali. Perlu diingat setan tidak keluar karena kerasnya suara kita, bukan karena volume suara anda. Harus diingat setan tunduk kepada kita bukan karena kerasnya suara, tetapi karena iman kita, maka kita harus berbicara dengan nada yang tenang, tetapi tegas. Tidak usah teriak, tetapi dengan penuh wibawa, kita berbicara. &lt;br /&gt;Pandanglah mata orang itu, karena dalam Yesus Anda lebih kuat daripada si jahat. Seperti yang dialami suster sang Timur itu, suster itu hanya memandang pemuda itu sambil berbahasa roh. Tetapi kadang-kadang dijumpai bahwa si jahat tidak berani memandang, kemudian mata orang tersebut hanya kelihatan bagian putihnya atau memejamkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doanya itu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Doa pembebasan itu merupakan suatu perintah kepada roh jahat untuk keluar dari orang itu berdasarkan kuasa dari Tuhan Yesus sendiri. Itu bukan doa permohonan. Kita tidak minta kepada setan, misalnya: “Saudara, tinggalkan orang ini dengan hormat.” Tidak seperti ini, tetapi kita memakai wibawa Tuhan Yesus, kemudian kita perintahkan roh jahat untuk keluar dari orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Harus dihindari juga kebiasaan kelompok-kelompok tertentu yang mengajak bicara atau bertanya jawab dengan roh jahat, karena harus diingat roh jahat adalah “bapa segala dusta”, jadi tidak mungkin, ia mengungkapakan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Doanya ada beberapa rumusan, misal rumusan yang diambil dari buku karangan Francis Macnutt (hal. 23):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam nama Yesus Kristus/kuperintahkan kepadamu/ hai roh .....(misalnya roh ketakutan, roh najis, dll),/ keluarlah dari orang ini/ tanpa mengganggunya atau anggota team atau anggota keluarga dan isi rumah ini./Kuperintahkan kepadamu untuk menyerahkan diri kepada Tuhan Yesus/ dan jangan kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Boleh juga dengan rumusan lain, lebih pendek, karena sebelum doa sudah ada persiapan terlebih dulu untuk memohon perlindungan dari Tuhan. Sedang bagi anda terserah dapat memilih, yang penting dilakukan dengan baik dan efektif. Jadi dapat didoakan rumusan yang pendek, sesuai keadaan dan keyakinan, seperti misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam nama Yesus Kristus kuperintahkan kepadamu, hai roh ...., keluarlah dari orang ini dan jangan kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ada orang-orang tertentu yang mengusir dan menyuruh setan masuk neraka, hal ini kurang tepat, karena kita tidak mempunyai wewenang untuk memerintahkan itu, yang penting dalam kuasa Yesus diperintahkan  supaya roh jahat keluar dari orang tersebut dan supaya jangan kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mengetahui kalau roh itu telah keluar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. discernment team itu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Seringkali kita akan tahu dari reaksi-reaksi, dsb; bahwa roh itu sudah keluar. Namun kadang-kadang kita bisa mengujinya tanpa diketahui orang itu, kita beri minum air suci. Kalau diberi minum air biasa akan diminum, tetapi kalau air suci, kalau roh jahatnya belum keluar, maka akan langsung disemburkan. Sebaliknya kalau sudah keluar, maka akan diminum air sucinya. Ini salah satu cara, tetapi biasanya melalui discernment, kita akan tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. pernyataan si pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Pasien itu sendiri merasa sudah lega, sudah keluar; kadang-kadang si pasien merasa masih ada sesuatu, maka perlu didoakan terus. Dalam hal ini kita perlu memakai akal yang sehat. Kita memang harus beriman, tetapi dalam beriman pun kita harus memakai akal yang sehat. Pernah ada kelompok-kelompok tertentu, melihat roh jahat itu masih ada atau tidak, itu dari nafas. Hal ini ngawur dan anehnya ketika Romo Yohanes menegur, langsung berhenti dan tidak dipakai lagi. Hal-hal seperti ini harus dijauhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. pengamatan yang bijaksana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Follow up&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;     Doa mohon dipenuhi Roh Kudus. Sesudah berdoa pembebasan, baiklah orang itu didoakan, agar dipenuhi Roh Kudus, supaya selanjutnya ia menjadi kuat dan dapat bertahan melawan setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Kadang-kadang kalau orang dilepaskan, kalau tidak ada semacam follow-up-nya, dia menjadi semacam kerasukan kembali, seperti dikatakan Injil satu setan keluar, kemudian tujuh setan kembali. Oleh karena itu, kalau anda melayani di tempat terpisah, perlu sesudah dilepaskan kita bicara mengenai Yesus, dan supaya dia betul-betul menerima Yesus, kemudian didoakan supaya Roh Kudus memenuhi hatinya. Semacam pencurahan Roh Kudus, supaya dia betul-betul dipenuhi dengan demikian mempunyai kekuatan. Tentu saja yang paling ideal, orang itu diterima dalam komunitas kalau dia mau, karena kalau orang itu sudah bertobat dan biasanya ia merasa sudah dilepaskan, dia dapat berkembang luar biasa. Kita ingat dalam Kitab Suci, siapa orang pertama yang pada hari kebangkitan Yesus menjumpai Yesus, Maria Magdalena dan dalam Injil Lukas dikatakan  “wanita-wanita yang mengikuti Yesus dan di antaranya Maria Magdalena, yang daripadanya dikeluarkan tujuh setan”. Tentunya kalau dirasuki setan bukan orang yang baik, tetapi kemudian dia menjadi orang kudus besar. Jadi orang yang sudah bertobat dan dilepaskan, itu juga bisa. Dan dia bisa ditampung dalam komunitas, itu suatu jaminan bahwa mereka tidak akan dimasuki kembali roh jahat. &lt;br /&gt;•    Ajarlah orang itu untuk mengenal Tuhan, ikut Retret Awal atau SHB.&lt;br /&gt;•    Ajaklah dia ikut persekutuan doa atau suatu komunitas&lt;br /&gt;•    Ajarlah dia untuk berdoa dan membaca Kitab Suci secara teratur</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Doa Pembebasan II</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/doa-pembebasan-ii.html</link><category>Doa Pembebasan II</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Wed, 22 Apr 2009 23:17:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-603138478031954621</guid><description>DOA PEMBEBASAN II&lt;br /&gt;Syarat-syarat Bagi Pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa syarat yang harus ada dalam diri pasien yang terkena gangguan atau terikat kuasa roh jahat atau kuasa kegelapan:&lt;br /&gt;Harus sungguh-sungguh mau lepas dari ikatan itu. Kalau dia sendiri tidak mau lepas, percuma berdoa.&lt;br /&gt;Ada orang-orang yang takut bila dilepaskan dari gangguan roh jahat, karena dalam kondisi seperti ini dia merasa mendapat perhatian dari  orang-orang di sekitarnya, tetapi kalau kemudian gangguan itu hilang, maka timbul ketakutan nanti tidak diperhatikan lagi. Maka yang menjadi syarat mutlak orang-orang harus sungguh mau lepas. &lt;br /&gt;Demikian juga ada orang yang takut lepas, karena merasa mendapat keuntungan / rejeki dari roh jahat.  Seorang ibu misalnya melalui dukun tertentu, mengadakan perjanjian darah dengan cara lambungnya dilukai dan mengeluarkan darah, kemudian dimasuki sesuatu oleh dukunnya, ia menyerahkan diri pada si jahat untuk mendapat rejeki, supaya tokonya laris. Waktu didoakan sangat sulit, karena butuh pertobatan yang sungguh-sungguh, karena pada dasarnya dalam dirinya takut tidak mendapat keuntungan lagi, tetapi setelah disadarkan dan ia mau sungguh-sungguh bertobat, maka ia dapat didoakan pembebasan.&lt;br /&gt;Sebelum melayani kita harus berbicara meyakinkan orang tersebut supaya sungguh-sungguh mau lepas, kalau tidak mau, percuma kita melayani, membuang waktu dan tenaga, dan umumnya tidak akan berhasil.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Harus bertobat dari segala dosanya, karena itu hendaknya dianjurkan, agar  ia mengaku dosa lebih dahulu, bila memungkinkan.&lt;br /&gt;Doa pembebasan tanpa pertobatan tidak ada gunanya. Kalau orang itu biasa melakukan dosa-dosa tertentu, dan itu yang menyebabkan dia diganggu roh jahat atau dikuasai roh jahat, maka sumbernya harus dibuntu lebih dahulu. Misalnya: kebiasaan minum minuman keras, free seks, judi atau kebiasaan-kebiasaan lain, orang tersebut harus mau lepas dari semua itu. Kalau dia orang Katolik, maka dia dianjurkan lebih dahulu untuk menerima sakramen pengakuan dosa, bila itu memungkinkan. &lt;br /&gt;Ada situasi-situasi yang tidak memungkinkan, misalnya: stasi-stasi di Kalimantan yang begitu jauh dari pusat paroki, yang tidak memungkinkan untuk mengaku dosa. Kalau demikian orang tersebut diajak sungguh-sungguh bertobat dan minta ampun kepada Tuhan serta  berjanji untuk menjauhi semuanya itu, kemudian dapat anda doakan, tetapi jangan diberi absolusi, karena hanya pastor yang diberi kuasa untuk itu. &lt;br /&gt;Kemudian kita bisa mengandaikan dalam situasi seperti itu, kalau dia sungguh-sungguh bertobat Tuhan juga mau mengampuni dosa orang itu.  Setelah itu  baru didoakan pembebasan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bila pernah berhubungan dengan kuasa kegelapan, harus menyangkalnya dengan segenap hati.&lt;br /&gt;Berhubungan dengan kuasa kegelapan, misalnya: minta pertolongan dukun-dukun atau sekarang lebih halus disebut paranormal - tetapi apa pun istilahnya ya tetap dukun, bahkan seandainya memakai label Katolik, atau label rohaniwan/wati, kalau paranormal ya tetap paranormal, sama saja dengan dukun, hanya beda istilah - maka perlu menyangkal dengan segenap hati. &lt;br /&gt;Menyangkal di sini berarti melepaskan hubungan dengan si dukun atau sumber-sumber tertentu. Dia harus benar-benar melepaskan diri dari suatu lingkungan yang berhubungan dengan kuasa kegelapan itu. &lt;br /&gt;Sebuah contoh kasus yang pernah dialami oleh Rm.Yohanes.  Suatu saat Romo Yohanes didatangi seseorang yang membawa keponakannya untuk didoakan pembebasan, tapi orang tuanya melakukan praktek perdukunan. Lalu Romo menolak, kecuali kalau orang tuanya sungguh-sungguh mau bertobat, baru bisa dilayani. Karena kalau anak itu didoakan dan dilepaskan, dan dia masih tinggal dengan orang tuanya yang melakukan praktek perdukunan, itu percuma. Bisa terjadi pada anak itu, apa yang dikatakan Injil, satu setan keluar, kemudian masuk tujuh setan lagi, dan akhirnya lebih parah. &lt;br /&gt;Demikian juga orang tua yang mempunyai bermacam-macam jimat dan anaknya terganggu, percuma kita layani, kalau orang tuanya tidak sungguh-sungguh bertobat. Jadi perlu menyangkal segala kuasa dukun itu, mohon ampun kepada Tuhan dan berjanji kepada Tuhan tidak akan pergi lagi ke dukun itu. Jika orang tidak mau lepas dari dukun atau paranormal itu percuma didoakan. Jadi syarat pertama mereka harus mau sungguh-sungguh lepas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bila ada jimat atau benda-benda keramat, yang ada isinya, yang disimpan, semuanya itu harus dibuang lebih dahulu. &lt;br /&gt;Dalam hal ini kita harus hati-hati, karena tidak semua benda itu berisi. Khususnya harus dijauhkan sikap ekstrim dari beberapa penginjil yang membuang segala sesuatu. Bila benda yang diisi itu berharga, baiklah dinetralisir saja dengan mematahkan kekuatannya dalam nama Tuhan Yesus dan kemudian mengembalikannya kepada si pemilik. Penyalahgunaan dalam hal ini harus dipertanggung jawabkan di hadapan Tuhan.&lt;br /&gt;Sebelum mendoakan, baiklah berbicara lebih dahulu dengan orang tersebut  untuk mencari tahu apa dia mempunyai benda-benda seperti itu, karena seringkali orang merasa diganggu roh jahat, karena mempunyai benda-benda itu, bahkan kadang-kadang mereka sudah lupa kalau pernah menyimpan benda-benda itu.&lt;br /&gt;Banyak sekali jimat-jimat yang dapat diperoleh orang dari benda-benda seperti keris-keris tertentu, kadang ada yang bersejarah, tetapi ada juga yang tidak ada harganya, ada juga berupa bungkusan yang isinya macam-macam, seperti kembang, kacang hijau, minyak, kertas, dsb; ada juga jimat dalam bentuk ikat pinggang, minyak wangi, celana dalam, cincin dengan batu-batuan tertentu dan yang seringkali memakai ini adalah kaum pria, batu-batuan, seperti akik, yang sebetulnya nilainya kecil, tetapi dijual dengan harga mahal; lalu kalau di Flores ada rotan atau bambu yang diisi, dsb. &lt;br /&gt;Semua benda itu harus dimusnahkan, tetapi harus dilihat juga kalau itu barang berharga, misalnya: cincin emas, kita bisa menetralisir dan mematahkan kuasanya dalam nama Yesus, kemudian dikembalikan ke orangnya. Kadang-kadang dijumpai bahwa orang takut membawa barang berharganya kembali Dan kalau demikian, dapat dianjurkan supaya dia menjualnya dan uangnya dibagikan ke orang miskin. Pantangan keras bagi orang yang melayani, menerima dan menyimpan benda-benda seperti ini, karena ini bisa menjadi sumber godaan yang besar. &lt;br /&gt;Godaan bagi orang yang melayani di bidang ini adalah  penyalahgunaan dengan menakut-nakuti orang  dengan cara  mengatakan bahwa batu-batu permata, guci-guci antik, lukisan mahal, atau barang berharga lainnya ada roh jahatnya, sehingga perlu dilepaskan dan dibuang. Mereka begitu meyakinkan orang, sehingga orang takut dan percaya. Kalau orang meminta kembali barang berharganya, mereka akan mengatakan sudah dibuang, tetapi sebenarnya tidak. Barang-barang tersebut mereka jual untuk kepentingan sendiri. Penipuan berkedok pelayanan ini dilakukan oleh sekelompok orang, yang melihat setan di mana-mana, terutama di barang-barang berharga.&lt;br /&gt;Dalam hal ini kita harus berhati-hati dan mempunyai sikap yang seimbang, karena tidak semua benda-benda itu berisi. Juga harus dihindari sikap ekstrim penginjil-penginjil tertentu yang melihat setan di mana-mana. Akibatnya sikap ekstrim seperti ini, kita tidak bisa lagi hidup dengan tenang dan damai sebagai anak-anak Allah, tetapi selalu hidup dalam ketakutan; seharusnya kita harus hidup di hadirat Allah (Vacare Deo), tetapi karena sikap ekstrim ini kita malahan hidup di hadirat setan (vacare diabolo). &lt;br /&gt;Ini mengalihkan perhatian orang yang seharusnya kepada Tuhan, tetapi malah sibuk memperhatikan setan, sehingga setannya senang, merasa ditakuti dan dia menjadi pusat perhatian. Walaupun kita tahu setan bisa mengganggu, tetapi hidup kita harus lebih terarah kepada Allah, tinggal dan diam dalam kedalaman lubuk jiwa kita masing-masing. Hiduplah di hadirat Allah, sehingga kalau anda bersama Allah anda tidak perlu takut setan. Dari sejarah Gereja dapat dilihat bahwa ketika Gereja meluas seolah-olah setan terdesak. Tempat-tempat di mana sering dijadikan tempat doa, biasanya setan tidak tahan tinggal di sana. Misalnya dalam sejarah Eropa, begitu agama Kristen masuk, setan terdesak dan hampir tidak ada manifestasi-manifestasi dan gangguan setan lagi. Tapi sekarang setelah iman runtuh kembali, maka setan masuk kembali, di mana - mana kuasa kegelapan berkembang. &lt;br /&gt;Oleh karena itu harus dihindari sikap ekstrim yang hanya akan membawa nama buruk pelayanan ini. Yang diperlukan ialah sikap seimbang, memang ada realitas roh jahat, tetapi jangan ekstrim. Misalnya: ada seorang penginjil yang mengatakan kepada jemaatnya, “Harus hati-hati kalau beli beras, karena jangan-jangan beras tersebut dipersembahkan ke dewi Sri”. Kalau begitu jangan makan. Kita perlu mengingat kembali apa yang dikatakn Paulus tentang makan daging yang dipersembahkan ke berhala, “bagi orang beriman daging ya tetap daging, walaupun dipersembahkan kepada berhala, jika kamu kuat imanmu, makanlah, karena itu hanya daging”. Tuhan tidak memanggil kita hidup dalam ketakutan, karena kita dipanggil sebagai anak-anak Allah yang hidup dalam kebebasan dan sukacita Allah. Walaupun demikian tidak boleh sembrono, selalu waspada, tetapi tidak perlu takut.&lt;br /&gt;Jadi, kita kembali kepada jimat-jimat atau benda-benda keramat tadi, kuasanya perlu dipatahkan dan dinetralisir. Seringkali di sini para frater atau suster menerima pelbagai macam jimat, kemudian umumnya semuanya tidak berharga, jimat-jimat itu dibakar. Dan harus diingat bahwa segala penyalahgunaan dalam pelayanan ini harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. Karena itu, kalau anda melayani di bidang ini, harus ada jaminan mutu, bahwa anda melayani dengan benar dan sehat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bila ada luka-luka batin dan roh masuk karenanya, sebaiknya diadakan penyembuhan batin lebih dahulu. Sesudah itu baru doa pembebasan yang biasanya akan terjadi dengan mudah, karena roh itu sudah tidak punya tempat berpijak lagi.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Doa Pembebasan I</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/doa-pembebasan-i.html</link><category>Doa Pembebasan I</category><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Wed, 22 Apr 2009 23:11:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-2091137281814628314</guid><description>DOA PEMBEBASAN I: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang Dapat Berdoa untuk Pembebasan       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;     Dalam sejarah mula-mula pada Gereja Awali setiap orang beriman, yaitu setiap orang kristen yang dipenuhi Roh Kudus dapat melakukan doa untuk mengusir setan. Seperti yang dapat dijumpai pada penutup Injil Markus yang menyatakan : “Tanda-tanda ini akan menyertai orang yang percaya, mereka akan mengusir setan-setan demi NamaKu, mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit dan orang itu akan sembuh”. Jadi sudah menjadi kesadaran dalam Gereja bahwa orang beriman diberi kuasa untuk melakukan doa pembebasan. Demikian juga kalau dilihat dalam Kisah Para Rasul dapat dijumpai bahwa bagaimana orang-orang Kristen yang pertama juga melakukan doa-doa pembebasan itu. Seperti yang dilakukan Filipus di Samaria, dia mengusir banyak setan-setan. Filipus ini merupakan salah satu dari beberapa diakon yang telah dipilih.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Hal-hal yang demikian dapat juga dilakukan oleh murid-murid yang lain, sehingga dapat disimpulkan pada awalnya semua orang Kristen yang percaya diberi kuasa oleh Tuhan dan doa pembebasan waktu itu tidak dibatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tetapi dalam perkembangan selanjutnya dalam sejarah Gereja, dalam waktu yang relatif singkat, ada kelompok-kelompok tertentu yang ditugaskan melakukan doa ini, khususnya ketika Gereja mulai diakui dan tidak berada dalam situasi penganiayaan, ada kelompok-kelompok yang disebut para eksorsis, yaitu orang-orang yang ditahbiskan secara khusus, yang boleh secara khusus melakukan pengusiran setan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Orang-orang tertentu yang dipilih khusus, karena kemungkinan pada waktu itu, di mana jarak waktu yang terpisah cukup jauh dari para rasul, sehingga terjadi penyelewengan-penyelewengan dari pengajaran para rasul atau ajaran para rasul ditangkap secara keliru. Lebih-lebih karena dengan menjadi Kristen, kalau sebelumnya mempunyai banyak resiko dan dianggap sebagai suatu kejahatan, sehingga bisa ditangkap dan dihukum mati, tetapi kemudian pada saat itu setelah agama Kristen diterima, bahkan dijadikan agama negara, yaitu pada masa pemerintahan kaisar Konstantinus, maka ada orang-orang yang mencari keuntungan-keuntungan sosial dengan menjadi Kristen, sehingga karena motivasi yang tidak murni, maka kualitas orang-orang Kristen juga menurun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tetapi pada waktu itu juga dalam perjalanan waktu banyak terjadi penyalahgunaan dan penyelewengan-penyelewengan, karena mungkin orang kurang mengerti atau kurang siap, dsb;  sehingga dibentuk suatu kelompok yang dididik secara khusus dan untuk membedakan mereka dengan yang lain-lain, mereka diberi tahbisan sebagai eksorsis dan mereka itu umumnya bukan imam.  Sehingga pada waktu itu ada kelompok tertentu yang dididik dan diberi wewenang secara khusus untuk berdoa pembebasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Dalam perjalanan waktu prakteknya berubah, di mana tahbisan eksorsis ini hanya diberikan kepada seorang imam. Dahulu sebelum menerima tahbisan imam, seorang calon imam umumnya menerima tahbisan-tahbisan yang bermacam-macam, yang disebut tahbisan kecil, misalnya tahbisan alkolit, sekarang alkolit ini sama dengan misdinar, tetapi dahulu harus melalui tahbisan alkolit terlebih dahulu. Kemudian di antara tahbisan-tahbisan kecil itu, tahbisan eksorsis termasuk di dalamnya. Akhir-akhir ini tahbisan eksorsis dihapuskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Dewasa ini prakteknya memang berbeda, walaupun dari Tahta Suci ada instruksi, supaya di tiap-tiap keuskupan ditunjuk seorang eksorsis resmi, tetapi di Indonesia tidak ada eksorsis resmi. Kalau dahulu para eksorsis umumnya bukan imam, tetapi sekarang yang dapat melakukan eksorsisme resmi hanya seorang imam, tetapi tidak setiap imam, hanya imam yang telah ditunjuk uskup dan berpengalaman dalam bidang ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Di kota Roma sendiri, ada seorang eksorsis resmi yang terkenal yaitu Don Amorf, yang juga menulis buku berjudul “Journal of An Exorcist”, buku ini melukiskan bagaimana pengalaman dia harus bergumul dalam mendoakan dan membebaskan orang, yang kadang-kadang memakan waktu yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Demikian perkembangannya, tetapi dewasa ini prakteknya memang berubah, karena selama  beberapa dekade terakhir, dalam Gereja kurang disadari bahkan diragukan akan eksistensi setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Istilah setan ini sama dengan istilah roh jahat. Sedangkan seperti di Jawa ada pelbagai istilah, misalnya tuyul, seperti anak kecil yang suka mencuri uang, maka orang memelihara tuyul supaya kaya. Kemudain ada genderuwo, kuntilanak, wewe gombel, sundel bolong, peri, hantu, jin. Jenis-jenis roh jahat itu diberi nama macam-macam, karena setiap daerah mempunyai tradisinya sendiri. Pelbagai macam nama seperti itu, untuk mengungkapkan realitas setan, yang kita sebut semuanya sama, yaitu roh jahat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Roh jahat itu bukan lain daripada malaikat-malaikat yang jatuh, mereka memberontak kepada Allah, dan karena kodrat malaikat  mereka yang mulia, maka pemberontakan itu merupakan penyangkalan terhadap kodrat mereka sendiri, sehingga tidak ada pertobatan bagi malaikat-malaikat yang telah berbuat dosa (2 Ptr 2:4).  Seperti pada dunia malaikat, dalam dunia roh jahat juga mempunyai hierarki, rajanya yang disebut iblis atau Lucifer, kemudian di bawahnya malaikat-malaikat lain yang telah jatuh, sehingga ada hierarkinya, yang mempunyai kekuasaan dan kekuatan jahat yang berbeda-beda. Ada bermacam-macam, tetapi tidak perlu terlalu diperhatikan, cukup bila disadari bahwa ada realitas dunia roh yang berbeda-beda, dengan nama yang  berbeda-beda, tetapi bagi kita cukup menyebutnya dengan istilah roh jahat. Dan menurut iman Katolik, mereka ini adalah malaikat-malaikat yang jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Di samping itu juga ada realitas roh-roh manusia yang mengganggu, yaitu roh-roh yang minta tolong didoakan, hal ini dapat kita ketahui dalam retret pohon keluarga, dimana melalui retret itu kita mau mendoakan arwah leluhur kita dan memohon kepada Tuhan untuk mematahkan ikatan-ikatan dan pengaruh-pengaruh negatif yang ada dalam pohon keluarga kita. Dari iman Gereja dapat diketahui bahwa ada tiga kemungkinan kalau orang meninggal dunia : kalau dia suci sekali, tidak ada noda dosa lagi, dia akan langsung masuk Surga, tetapi mungkin kebanyakan harus lebih dulu dimurnikan lewat api penyucian, atau tempat pemurnian / purgatorium. Sedangkan kalau dia itu jahat sekali, dia menolak Tuhan, maka dia akan masuk neraka, dan roh-roh yang di neraka juga bisa ikut mengganggu, sehingga dapat juga disebut roh jahat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis doa pembebasan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Eksorsisme resmi &lt;br /&gt;Untuk kasus-kasus berat dan hanya dapat dilakukan oleh seorang imam dengan izin uskup, dengan syarat:&lt;br /&gt;•    seorang yang suci&lt;br /&gt;•    bijaksana dan berpengalaman dalam eksorsisme&lt;br /&gt;•    memiliki karisma untuk eksorsisme&lt;br /&gt;•    dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus, karena lawan yang dihadapi berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Dalam situasi / disiplin Gereja sekarang ini, eksorsisme resmi ini hanya dapat dilakukan oleh seorang imam yang ditunjuk oleh uskup. Seorang eksorsisme resmi akan melakukan pengusiran setan sebagai petugas Gereja dan resmi atas nama Gereja, dan di situlah kekuatannya. Jadi biasanya menangani kasus-kasus yang berat. Mengenai eksorsisme resmi ini tidak pelu diperhatikan, karena di antara kita tidak akan ada yang diangkat sebagai seorang eksorsis resmi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.    Eksorsisme privat, atau biasanya disebut “doa pembebasan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Eksorsisme privat ini bukanlah sesuatu yang baru di dalam Gereja, bahkan sebelum konsili Vatikan II, hal ini sudah dikenal dalam buku-buku pegangan para imam, misalnya: buku-buku tentang moral, di situ dibahas tentang eksorsisme resmi dan eksorsisme privat, bahkan dalam buku-buku moral ada nasihat-nasihat kepada para imam, khususnya kepada para imam yang mendengarkan pengakuan dosa, seandainya kalau dalam menerimakan pengakuan, imam tersebut merasa ada gangguan roh jahat dalam diri orang yang mengaku, supaya dalam pengakuan itu imam tersebut mendoakan pembebasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Bisa dilakukan dalam sakramen pengakuan, setelah memberikan absolusi, dia dapat mendoakan pembebasan. Dan memang dengan kedudukannya sebagai imam, yang mempunyai tahbisan, hal ini tentunya lebih menguntungkan. Tetapi doa pembebasan juga dapat dilakukan oleh setiap orang yang percaya, melalui sakramen pembaptisan, setiap orang Kristen menerima imamat umum, sehingga dengan imamat umum itu juga dapat melayani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Bahkan dahulu pada para konselor yang umumnya ialah para imam, misalnya dalam sebuah buku yang dahulu terkenal sekali, khususnya sebelum Konsili Vatikan II, ada seorang pengarang rohani yang bernama  “Tanguery”, dia menulis tentang spiritualitas. Buku ini dahulu menjadi buku pegangan setiap imam, buku pegangan yang sangat mendetail dan rinci mengenai hidup rohani, bimbingan rohani, dll. (Dalam terjemahan Inggrisnya ada 1400 halaman). Dahulu para imam dan calon imam semua harus mempunyai buku itu dan dipelajari sungguh-sungguh, kalau sekarang mungkin tidak kenal lagi buku itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Dalam buku itu juga disebutkan kepada para pembimbing rohani bahwa kalau perlu juga mendoakan eksorsisme privat untuk anak bimbingannya, kalau diperlukan. Jadi eksorsisme privat ini bukan penemuan dewasa ini, tetapi sejak dahulu sudah ada, tetapi untuk beberapa waktu lamanya dilupakan. Dan dengan munculnya pembaharuan kharismatik, setan yang kelihatannya sembunyi-sembunyi, sehingga bahkan dianggap tidak ada, tetapi sekarang oleh kuasa Roh Kudus seolah-olah dipaksa untuk muncul, untuk menyatakna diri, sehingga di sini ada konfrontasi dengan kuasa Roh Kudus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Roh Kudus yang dicurahkan secara istimewa pada zaman ini, seolah-olah memaksa setan untuk unjuk diri, tampil ke depan, sehingga lebih mudah untuk diperangi. Jadi siapa yang dapat melakukan eksorsisme privat atau doa pembebasan ini? &lt;br /&gt;kebanyakan orang kristen dapat melayani dalam pembebasan untuk kasus-kasus ringan, kadang-kadang untuk mendoakan diperlukan waktu yang lama dan berkali-kali, hal ini tergantung disposisi orangnya atau kasusnya, kadang-kadang kasus roh yang kuat sekali, misalnya di dalam Injil dalam kasus Maria Magdalena dikatakan daripadanya telah diusir tujuh roh jahat, jadi bukan kasus yang ringan.&lt;br /&gt;orang-orang tertentu akan sering dimintai bantuannya untuk doa pembebasan bagi kasus-kasus yang bukan posesi atau pengaruh roh yang berat. Sehingga orang yang mendoakan pembebasan, lalu mulai dari mulut ke mulut, orang tahu, jika menjumpai kasus-kasus ini untuk minta tolong si ini atau si itu. Kadang-kadang orang juga bisa memiliki intuisi untuk minta tolong seseorang yang belum sama sekali mendoakan pembebasan.&lt;br /&gt;     Misalnya: kasus yang dialami seorang suster dari Konggergasi Sang Timur, setelah dia mengalami pembaharuan hidup dalam Roh, suatu ketika dia diminta mendoakan seorang pemuda yang kerasukan setan. Sudah banyak dukun-dukun dan kyai-kyai yang mencoba membebaskan pemuda itu, tetapi tidak bisa. Lalu keluarga dari si pemuda itu minta suster itu mendoakan. Suster itu akhirnya menyanggupi, ia mengajak salah satu suster yang juga telah mengalami pembaharuan hidup dalam Roh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Mereka datang ke rumah pemuda itu, dan mereka ditertawakan oleh tetangga-tetangga keluarga itu, “Memangnya suster itu siapa, sudah banyak duklun-dukun dan kyai-kyai terkenal yang mencoba membebaskan pemuda itu, tetapi tidak berhasil, apalagi suster?”. Tetapi suster tersebut terus melangkah dalam iman, ia masuk ke kamar pemuda itu. Pemuda itu dalam keadaan telanjang, memandang mereka dengan mata buas, tetapi suster-suster itu tidak gentar, yang mereka tahu hanya doa dalam bahasa Roh. Maka sambil memandang mata pemuda itu, mereka terus berdoa dalam bahasa Roh. Dan akhirnya pemuda itu lemas dan sadar, kemudian minta dikenakan baju. Beberapa hari kemudian pemuda itu bersama keluarganya datang ke susteran dan minta supaya dapat menjadi Katolik. Ketika ditanya mengapa mau menjadi Katolik, mereka menjawab: “Karena Allah yang suster ikuti sungguh-sungguh Allah yang hidup”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Kebanyakan dari orang-orang yang telah dipersiapkan untuk hal itu akan dapat melayani doa-doa pembebasan. Namun ada juga sekelompok orang yang sebaiknya tidak melayani doa pembebasan, karena seperti dikatakan rasul Paulus “ada pelbagai macam pelayanan, tetapi satu tubuh”, sehingga dalam satu tubuh ada yang dipakai untuk mendoakan penyembuhan, ada yang dipakai mendoakan pembebasan, ada yang dipakai untuk pelayanan dalam bidang sosial,dsb; maka di bawah ini diberi catatan siapa-siapa yang tidak cocok untuk pelayanan ini, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Orang yang terlalu sensitif dan juga terbuka untuk serangan si jahat&lt;br /&gt;    Kalau orang melayani, kadang-kadang dapat terjadi yang biasa disebut dengan istilah “transfer”, jadi roh yang diusir masuk ke anggota tim yang melayani. Kalau ada orang seperti ini, terlalu sensitif dan terbuka terhadap serangan si jahat, maka sebaiknya tidak melayani. Karena itu dalam doa pembebasan diperlukan tim yang terdiri dari orang-orang yang sudah cukup matang dan solid, bukan orang yang baru mulai. Orang yang baru mulai sebaiknya tidak ikut, biar lebih mengendap dulu, dan menjadi lebih matang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Orang yang tidak tahu membedakan antara kebutuhan untuk doa pembebasan dan penyembuhan batin&lt;br /&gt;    Jadi kalau orang tidak tahu membedakan bisa payah, bahkan fatal. Diagnosa itu sangat penting, apa yang menjadi penyebab seseorang terganggu atau mengalami manifestasi tidak terkendali, apa karena gangguan roh jahat atau karena luka batin ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Orang yang senang memakai kuasa dan yang semangatnya untuk memerangi setan diungkapkan dalam kemarahan terhadap si kurban&lt;br /&gt;    Suatu ketika di Ngadireso, Romo Yohanes bersama beberapa orang suster sedang menangani seseorang untuk doa pembebasan, tiba-tiba datang seorang pemuda yang tidak diundang, pasien itu dipukuli sambil dia mengusir setan, akhirnya pemuda itu yang disuruh pergi. Sebab kalau dipukuli, yang sakit bukan setannya tetapi orangnya. Harus diingat kita tidak boleh menyakiti pasien yang kita layani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Orang yang kurang pengalaman dan pengetahuan&lt;br /&gt;   Sebaiknya orang-orang semacam ini belajar dan ikut bersama dengan orang yang sudah lebih berpengalaman dan punya nama baik. Sebaiknya orang yang baru bertobat jangan dulu melayani, mereka harus lebih dulu bertumbuh dalam iman, supaya jangan sampai transfer, dsb. Setelah bertumbuh, cukup matang dan merasa terpanggil untuk pelayanan ini, bisa ikut pelayanan dengan orang-orang yang lebih berpengalaman. Jadi perlu belajar lebih dahulu pada orang-orang yang berpengalaman dan punya nama baik, serta pelayanannya sehat. Jangan ikut melayani pada kelompok-kelompok tertentu yang cenderung melihat setan di mana-mana dan pelayanannya dilakukan dengan cara yang aneh-aneh.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perlengkapan Senjata Allah VIII</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/perlengkapan-senjata-allah-viii.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 20:38:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-1987988769226003474</guid><description>Perlengkapan Senjata Allah VIII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang Roh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peperangan suatu pasukan tidak akan mencapai kemenangan kalau hanya bertahan. Mereka juga harus memiliki senjata untuk menyerang. Sekuat apapun pertahanan, kalau kita tidak melakukan serangan balasan, maka suatu saat pertahanan itu pasti jebol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dalam peperangan rohani. Kita tidak bisa menang kalau hanya bertahan saja. Kita harus melakukan perlawanan. Untuk perlawanan itu Tuhan memberikan satu senjata yang dapat mengalahkan Iblis, yaitu Pedang Roh. Dengan Pedang Roh kita sanggup melawan dan menghancurkan Iblis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, dalam peperangan, kita juga dituntut untuk mahir dalam menggunakan persenjataan. Secanggih apapun persenjataan kita kalau kita tidak mahir menggunakannya maka akan menjadi sia-sia, kita akan kalah. Sama halnya dengan peperangan rohani. Kitapun harus mahir menggunakan Pedang Roh itu, kalau kita tidak mahir, maka Pedang Roh itu tidak akan dapat berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dengan Pedang Roh? Pedang Roh bukanlah benda yang berbentuk pedang seperti yang ada didunia ini. Dalam Efesus 6:17, yang dimaksud dengan Pedang Roh adalah Firman Tuhan. Firman Tuhan sanggup menghancurkan benteng-benteng musuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II Korintus 10:4 karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, Pedang Roh itu tidak berwujut, bukan berbentuk buku, bukan pula berbentuk salib. Jadi, ketika menghadapi setan, jangan menakut-nakutinya dengan salib atau Alkitab. Karena itu akan membuat setan menertawai anda. Mengapa? Karena ternyata kita memberhalakan Alkitab dan salib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang Roh (firman Tuhan) itu ada didalam hati dan di dalam mulut kita. Mari kita perhatikan ayat dibawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, untuk melawan Iblis jangan menakut-nakutinya dengan menunjuk-nunjukkan salib atau Alkitab. Tetapi dengan memperkatakan firman Tuhan. Firman Tuhan itu ada dalam hati dan mulut kita. Oleh sebab itu kita harus senantiasa mengisi hati kita dengan firman Tuhan sehingga kita memiliki senjata itu. Tanpa mengisinya kita tidak mungkin bisa mempergunakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika di padang gurun, Tuhan Yesus di cobai oleh Iblis sebanyak tiga kali. &lt;br /&gt;Pencobaan pertama iblis berkata “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (Matius 4:3-4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percobaan kedua iblis berkata: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu." Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"(Matius 4:6-7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percobaan ke tiga : "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (Matius 4:9-10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita perhatikan, dari ketiga percobaan itu, Tuhan Yesus menggunakan Firman Tuhan. Dia memperkatakan firman Tuhan dan hal itu membuat Iblis tidak bisa berbuat apa-apa. Tuhan Yesus telah memberi teladan kepada kita bagaimana cara melawan iblis. Kita bisa mematahkan segala siasat Iblis hanya dengan menggunakan Firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Ya, kita jangan lupa, bahwa Tuhan sudah menaklukkan segala yang ada di bumi dan disurga dalam nama Tuhan Yesus (Filipi 2:9-10), oleh sebab itu maka akan menjadi lebih sempurna jika firman itu kita perkatakan didalam nama Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam pada bulan Nopember 2007 kami kedatangan dua makhluk (setan) yang tidak di undang. Dua makhluk itu datang menyerang kami pada jam 23.00. Dan mulai dari jam tersebut sampai kira-kira jam 04.00 pagi kami berperang untuk mengusirnya. Jujur, kami belum pernah mengalami hal ini sebelumnya sehingga kami tidak mengetahui cara yang paling efektive untuk mengusirnya. Mula-mula kami hanya menyanyikan lagu pujian penyembahan. Namun makhluk itu pergi sebentar dan datang lagi. Demikianlah terus berlanjut. Namun Tuhan tidak membiarkan kami, melalui Roh Kudus, Tuhan ajarkan kami cara mengusirnya. Roh Kudus ingatkan kami tentang firman-firman yang digunakan melawan setan dan ajarkan kami bagaimana memperkatakannya di dalam nama Tuhan Yesus. Akhirnya setannya pergi dan tak kembali lagi. Firman Tuhan dan nama Yesus membuatnya tidak berkutik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kita harus senantiasa membaca Alkitab saudaraku, sehingga hati kita dipenuhi oleh firman Tuhan. Karena, bagaimana mungkin kita bisa memperkatakan firman itu kalau hati kita tidak menyimpannya. Apakah dalam peperangan kita masih memiliki waktu untuk membuka Alkitab kemudian mencari firman-firman yang cocok? Terlambat saudara…lagipula Iblis menyerang tidak pernah kasih aba-aba. Dia sering datang tiba-tiba dan tidak di duga-duga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, serangan iblis tidak selamanya muncul sebagai serangan fisik. Iblis lebih sering menyerang dalam bentuk dakwaan-dakwaan, dan dalam bentuk keinginan daging. Sama seperti ketika berhadapan dengan Tuhan Yesus, Iblis menyerangnya dengan mencobai keinginan dagingNya. Tapi karena Tuhan Yesus penuh firman maka Dia dapat mematahkan semua serangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, iblis sering menyerang kita dengan dosa-dosa masa lalu kita. Dia berkata begini : ” Sudahlah, dosamu sudah terlalu besar. Tidak layak engkau menjadi pelayan Tuhan!”. Untuk itu kita bisa menghadapinya dengan berkata : “Hai Iblis, Firman Tuhan berkata “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. (Yesaya 1:18). Tuhan sudah mengampuni segala dosaku. Didalam nama Tuhan Yesus aku perintahkan enyah engkau dari hidupku”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jangan lupa mengimani firman itu saudara. Perkatakan firman itu dengan iman yang teguh dan jangan ragu, maka ia akan lari dari hidup kita(I Petrus 5:9). Amin&lt;br /&gt;Tuhan Yesus memberkati</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perlengkapan Senjata Allah VII</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/perlengkapan-senjata-allah-vii.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 20:37:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-7016195661784643193</guid><description>Perlengkapan Senjata Allah VII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketopong Keselamatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketopong adalah pelindung kepala. Kepala adalah salah satu organ tubuh yang paling vital. Bila terjadi gangguan pada kepala maka akan sangat berpengaruh kepada seluruh tubuh. Kepala adalah pusat segala aktivitas tubuh sebab segala pergerakan tubuh manusia di perintahkan dari sana. Apabila kepala mengalami kerusakan maka lumpuhlah seluruh tubuh. Oleh sebab itu kepala harus sangat di jaga. Zaman sekarang ketopong lebih terkenal dengan Helm. Mulai dari tentara sampai pengendara motor harus memakai alat ini agar lebih aman. Mengapa? Agar apabila terjadi sesuatu misalnya kecelakaan, masih ada harapan selamat karena kepala terlindungi dan terhindar dari kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan kerohanian, kita pun harus senantiasa mengenakan ketopong pada tubuh rohani kita, itulah ketopong keselamatan, karena dalam perjalanan kita banyak bahaya dan rintangan dari si jahat yang senantiasa berusaha mencelakakan kita. Ia berusaha mencelakakan kita dengan menyerang kepala tubuh rohani kita yaitu pikiran-pikiran kita. Itulah sebabnya pikiran kita harus di kenakan ketopong keselamatan. &lt;br /&gt;Wujut dari ketopong keselamatan itu adalah dengan menaruh pikiran kita akan pengharapan keselamatan yang dari Tuhan.&lt;br /&gt;I Tesalonika 5:8 Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, dalam hidup ini iblis senantiasa menaruhkan pikiran-pikiran jahat, kotor, cabul, dan pikiran yang tidak benar lainnya yang ada di dunia ini pada pikiran kita. Iblis berusaha menjauhkan pikiran kita dari pikiran yang yang bersifat rohani sehingga kita tidak ingat dan tidak terpikir lagi akan Tuhan. Maka janganlah kita heran kalau banyak orang yang tidak percaya Tuhan itu ada, Mengapa? Karena pikiran mereka telah dipenuhi oleh hal-hal dunia ini. Mereka hanya menaruhkan pengharapannya pada dunia ini dengan mengejar perkara-perkara yang ada di bumi saja. Itulah sebabnya pada umumnya mereka takut akan kematian karena mereka tidak punya pengharapan akan kehidupan setelah kematian. Mereka mengira bahwa hidup ini adalah hidup yang ada di dunia ini saja. Jadi, kematian begitu menakutkan dan menganggap sebuah kesialan bagi yang mengalaminya. Bagi orang Kristen kematian bukanlah kesialan melain sebuah keuntungan (Filipi 1:21) karena dengan kematian maka kita akan memasuki kehidupan kekal yang penuh kebahagiaan bersama dengan Tuhan Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Kristen yang masih takut akan kematian adalah orang Kristen yang paling malang karena walaupun mereka percaya Kristus, namun kepercayaan mereka hanya untuk hal-hal dunia ini saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Korintus 15:19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun satu hal, saya berkata demikian bukan berarti kita tidak menjaga tubuh kita. Tubuh harus tetap dirawat dan di pergunakan untuk kemuliaan Tuhan, karena tubuh kita adalah bait Roh Kudus yaitu tempat Roh Kudus berdiam. Oleh sebab itu Tuhan meminta kepada kita untuk memikirkan perkara-perkara yang diatas, bukan yang di bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolose 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkara-perkara yang diatas (surgawi) membawa kita pada keselamatan, perkara-perkara yang di bumi membawa kita kepada kebinasaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, mengenakan ketopong berarti menutup seluruh kepala kita dengan ketopong itu. Demikian juga mengenakan ketopong keselamatan berarti menaruhkan seluruh pikiran kita akan keselamatan. Tuhan Yesus adalah keselamatan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II Korintus 10:5b Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jangan salah saudaraku, saya berkata demikian bukan berarti kerja kita hanya berdoa saja setia hari. Kita tetap melakukan rutinitas kita sehar-hari. Kalau kita karyawan kita harus tetap bekerja dan sebaik-baiknya, kalau kita pengusaha kita juga harus tetap melakukan usaha kita sehari-hari dengan tidak melakukan tipu-menipu, dan biarlah apa yang kita kerjakan itu untuk kemuliaan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolose 3:23 Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya saudara, saya baru teringat ternyata ada satu ketopong yang bukan berasal dari Tuhan yang banyak beredar di dunia. Hati-hatilah jangan sampai kita mengenakannya. Karena satu kepala tidak akan pernah bisa mengenakan dua ketopong. Itulah ketopong yang berasal dari roh-roh dunia. Dibawah ini ayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolose 2:8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin kita mengerti apa maksud ayat ini. Pada umumnya ketopong ini kelihatannya baik karena jarang mengajarkan hal yang jahat. Tapi itu adalah salah satu trik iblis agar kita tidak lagi berpegang kepada ajaran Tuhan Yesus, melainkan kepada ajaran-ajaran dunia ini. Salah satu contohnya adalah membawa gunting bagi ibu-ibu hamil dapat melindungi bayi dari niat jahat orang lain. Di televisi sekarang banyak iklan-iklan yang dengan kita mengetik : reg ke no xxxx di HP kita maka kita akan mendapat cara untuk menjadi kaya, hidup yang senang dan lain sebagainya. Bahkan banyak lagi ajaran-ajaran lainnya yang tidak sesuai dengan iman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, di kayu salib Tuhan Yesus di kenakan mahkota duri pada kepalanya. Itu semua ditanggung-Nya agar kita lepas dari hukuman kekal yang seharusnya kita tanggung akibat pikiran-pikiran kita yang jahat dan dari ketopong roh-roh dunia ini yang selama ini kita pakai. Oleh sebab itu marilah kita bersyukur memuji Dia dan mengenakan ketopong baru yaitu ketopong keselamatan yang dari pada Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perlengkapan Senjata Allah VI</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/perlengkapan-senjata-allah-vi.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 20:26:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-8217455217193119706</guid><description>Perlengkapan Senjata Allah&lt;br /&gt;Perisai Iman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perisai adalah suatu alat pertahanan yang melindungi tubuh atas serangan dari depan, baik serangan panah, maupun senjata lainnya. Sebelum berangkat berperang, setiap prajurit harus membawa perisai kalau dia tidak mau mati konyol. Saat ini perisai masih digunakan. Kebanyakan digunakan oleh Polisi anti huru-hara untuk melindungi dirinya dari serangan lemparan batu para demonstran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang pernah saya tulis dalam artikel terdahulu yang berjudul “manjadi laskar kristus” bahwa setiap hari kita menghadapi peperangan rohani terhadap kuasa-kuasa kegelapan, oleh sebab itu sebagai laskar kristus kita juga harus mempunyai perisai kalau kita tidak mau mati konyol. Perisai yang kita bawa adalah perisai iman. &lt;br /&gt;Pada ayat diatas di katakan bahwa Perisai berfungsi untuk memadamkan panah api dari si jahat. Sebenarnya perisai dapat digunakan untuk menahan serangan tombak dan pedang, namun disini Paulus memfokuskan perisai di gunakan untuk menghadapi panah api. Mengapa, karena serangan pedang selain dapat ditahan dengan perisai juga dapat ditahan dengan pedang dan tombak, serangan tombak selain dapat di tahan dengan perisai juga dapat di tahan dengan tombak dan pedang. Tetapi serangan panah api tidak dapat ditahan dengan tombak dan pedang. Panah api hanya dapat di tahan oleh perisai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panah api adalah senjata yang sangat kejam, membunuh dan menghanguskan, senjata yang benar-benar menghancurkan. Panah dengan mata yang tajam dapat membunuh, sementara api menghanguskan. Ini adalah senjata yang sangat kejam karena selain membunuh manusia senjata ini juga digunakan untuk menghanguskan sehingga yang menjadi korban bukan hanya mati tetapi juga terbakar dan hangus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah gambaran dari pekerjaan Iblis yang sangat kejam dan tidak berbelas kasihan. Dia bukan hanya berusaha membunuh manusia tetapi juga membinasakan selamanya didalam api yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 10:10a Pencuri (Iblis) datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk serangan panah api :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ditembakkan dari kejauhan.&lt;br /&gt;Panah biasanya di tembakkan dari kejauhan. Dari kejauhan adalah gambaran dari masa depan. Iblis sering menyerang kita dengan intimidasi-intimidasi masa depan yang tidak pasti.. Ini sangat berbahaya dan membinasakan. Ketakutan akan masa depan membuat orang tidak semangat untuk hidup, rasa-rasanya ingin segera meninggalkan dunia ini. Ketakutan akan masa depan banyak membuat orang bertindak salah. Ada orang yang mengambil tindakan bodoh, membunuh dirinya karena merasa tidak punya harapan dan masa depan lagi. Akibatnya bukan hanya tubuhnya saja yang binasa, jiwanyapun ikut binasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Datang dari tempat yang tersembunyi.&lt;br /&gt;Serangan panah api juga biasanya meluncur dari tempat yang tersembunyi. Ini adalah gambaran dari kuasa-kuasa kegelapan yang menyerang dari tempat tersembunyi. Contohnya : santet, guna-guna dan lain sebagainya. Ini semua adalah salah satu wujut pekerjaan Iblis. Banyak orang yang tidak percaya akan hal ini, tapi saya dan istri pernah mengalami serangannya dan semalam-malaman kami berperang dan dalam nama Yesus kuasa kegelapan itu tidak bisa berbuat apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, dengan perisai iman, kita dapat menahan kedua serangan ini. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibrani 11:1). Dengan iman kita dapat mematahkan segala serangan panah api Iblis baik berupa intimidasi-intimidasi mengenai masa depan yang suram maupun serangan-serangan kuasa kegelapan. Dengan iman kita bisa melihat bahwa kita mempunyai masa depan yang penuh harapan. Dengan iman kita bisa melihat bahwa Tuhan sanggup melakukan perkara yang besar atas hidup kita, dan dengan iman kita juga bisa melihat bahwa Tuhan merancangkan masa depan yang penuh harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, dengan iman percaya kepada Tuhan Yesus, kita dapat mematahkan segala serangan kuasa kegelapan. Dan dengan mengimani firman Tuhan maka kuasa-kuasa kegelapan tidak dapat menjamah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilangan 23:23 sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel. Pada waktunya akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah Yakub-Yakub atau Israel-Israel rohani. Ayat ini memberitahu kita bahwa tidak ada mantera, tenungan ataupun sejenisnya yang mempan terhadap kita. Mengapa? Karena dengan beriman kepada Tuhan Yesus, maka kita berada didalam naungan lindungan Yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 91:1-7 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialahperisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 14:14 TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi perlu diketahui, orang Kristen yang saya maksud yang tidak mempan terhadap kuasa-kuasa kegelapan adalah orang Kristen yang benar-benar menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Bukan Kristen KTP, tapi orang Kristen yang bersedia di kuduskan dan hidup dalam kekudusan. Jabatan dalam pelayanan tidak menjamin seseorang itu hidup sungguh-sungguh dalam Tuhan, makanya jangan heran kalau ada pelayan Tuhan masih bisa dan takut kena santet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 2:7 Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kuat tidaknya pertahanan kita tergantung tebal tipisnya perisai kita. Semakin tebal perisai maka akan semakin kuat dan semakin baik. Demikian pula, pertahanan kerohanian kita juga akan semakin kuat kalau iman kita semakin tebal. Namun satu hal jangan lupa bahwa perisai lama-kelamaan bisa berkarat. Agar perisai tetap terpelihara maka harus senantiasa di lumuri dengan minyak, dan ini berarti perisai tidak dapat di pisahkan dengan minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 21:5b…. "Hai para panglima! Siaplah tempur, minyakilah perisai!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minyak adalah bicara pengurapan Roh Kudus. Oleh sebab itu agar iman kita tetap terpelihara maka harus ada pengurapan dari Roh Kudus. Mengapa? Karena salah satu fungsi dari Roh Kudus adalah memberi kekuatan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Saul, pada pertempuran terakhir yang membawanya kepada kematian, telah memiliki tanda-tanda kekalahan. Perisai Saul tidak dilumuri dengan minyak. Hal itu menunjukkan kurangnya persiapannya dalam pertempuran itu, dan akhirnya memang benar, mereka kalah bahkan akhirnya Saul beserta anaknya Yonatan mati dalam pertempuran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II Samuel 1:21 Hai gunung-gunung di Gilboa! jangan ada embun, jangan ada hujan di atas kamu, hai padang-padang pembawa kematian! Sebab di sanalah perisai para pahlawan dilumuri, perisai Saul yang tidak diurapi dengan minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus memberkati</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perlengkapan Senjata Allah V</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/perlengkapan-senjata-alah-v.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 20:24:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-5854852415675323447</guid><description>Perlengkapan Senjata Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasut kerelaan memberitakan Injil damai sejahtera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 6:14-15 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasut adalah alas kali, pelindung kaki. Sebenarnya pada awalnya saya tidak mengerti apa hubungannya kasut dengan pemberitaan Injil. Bukankah seharusnya pemberitaan Injil adalah tugas dari pada mulut? Mengapa pula ada istilah berkasutkan kerelaan memberitakan Injil? Yang menjadi pertanyaan, mengapa Paulus tidak mengatakan “biarlah dengan mulutmu engkau memberitakan Injil damai sejahtera”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, saya yakin sekali bahwa setiap kata demi kata yang tertulis dalam Alkitab mempunyai makna. Kasut berkaitan dengan langkah-langkah kaki kita, artinya berkaitan dengan gerak-gerik kita. Tuhan ingin agar kita memberitakan Injil damai sejahtera dalam setiap gerak-gerik kita. Mengapa tidak dikatakan “biarlah mulutmu memberitakan Injil damai sejahtera?”, itu karena Tuhan tidak mau Injil hanya diberitakan lewat mulut saja. Banyak orang yang hanya bisa memberitakan Injil lewat mulut, tapi pada prakteknya hidupnya tidak berpadanan dengan Injil itu. Akibatnya ia tersandung dan orang yang mendengar pemberitaannyapun ikut tersandung dan jatuh dalam sungut-sungut. Akhirnya nama Tuhan tidak dipermuliakan tetapi sebaliknya, dipermalukan.&lt;br /&gt;Filipi 1:27a Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, ketika kita memberitakan Injil di sekeliling kita, maka pertama sekali yang dilihat orang adalah kehidupan kita. Apakah kita hidup sesuai dengan apa yang kita beritakan. Bagaimana mungkin kita berkata “didalam Tuhan Yesus ada damai sejahtera” sementara di tengah-tengah keluarga kita tidak ada damai sejahtera. Suami dan istri tidak pernah satu hati, sering bertengkar, bahkan bertengkar hebat sampai semua tetangga mendengar. Bagaimana mungkin kita memberitakan pertobatan kalau kita sendiri masih belum bertobat, kita masih suka minum-minuman keras, masih merokok (maaf bagi peminum dan perokok) padahal untuk hal tersebut pemerintah saja menganjurkan untuk tidak di lakukan, apalagi Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, arti dari berkasutkan kerelaan memberitakan Injil damai sejahtera adalah bahwa dalam setiap gerak langkah kita, orang melihat ada Injil Kristus di dalamnya. Kemanapun kita melangkahkan kaki, hidup kita senantiasa berpadanan dengan Injil Kristus dan membawa damai sejahtera bagi orang yang ada disekitar kita. Dengan kata lain, kita membawakan Injil Kristus senantiasa dalam setiap kehidupan kita, bisa menjadi kesaksian sehingga ketika memberitakan Injil, kita tidak ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, mengapa dalam peperangan rohani kita harus mengenakan kasut kerelaan memberitakan Injil damai sejahtera?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, seperti yang saya tulis dalam artikel terdahulu bahwa musuh kita, Iblis adalah musuh yang sangat licik. Dia akan menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan anak-anak Tuhan. Dia akan memasang jerat agar setiap kaki anak Tuhan tersandung dan akhirnya jatuh. Bagi anak-anak Tuhan yang tidak berkasutkan kerelaan memberitakan Injil, maka akan tersandung dan jatuh dalam perangkap Iblis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang salah dalam melangkah yang akhirnya melakukan hal-hal yang tidak berkenan dan menyakiti hati Tuhan. Ada orang yang karena salah melangkah dalam berpacaran akhirnya jatuh dalam pergaulan bebas, ada orang yang salah melangkah dalam bisnis akhirnya jatuh dalam tipu menipu, ada juga orang yang karena salah melangkah dalam memilih pasangan hidup, akhirnya meninggalkan keyakinannya terhadap Kristus dan beralih ke kayakinan lain, dan banyak lagi contoh salah melangkah yang sering kita lihat. Maka, dengan berkasutkan kerelaan memberitakan injil damai sejahtera, maka langkah-langkah kita akan terhindar dari jebakan dan perangkap Iblis sehingga kita tidak akan salah dalam melangkah dan tidak akan jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, di bukit golgota Tuhan Yesus rela menanggung penderitaan yang seharusnya tidak Ia derita. Kakinya di paku dan di tancapkan di kayu salib. Tahukan saudara kaki siapa yang seharusnya di paku dan ditancapkan disana? Seharusnya kaki kitalah yang dipakukan dan ditancapkan pada kayu itu, karena kita sering melangkahkan kaki kita ke hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Kita sering melangkahkan kaki ke lembah dosa. Namun karena kasihnya yang begitu besar, ia merelakan kakinya yang mulia di paku dan ditancapkan di kayu salib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukan saudara betapa mulianya kaki Tuhan Yesus? &lt;br /&gt;Didalam Alkitab saya mencatat ada beberapa orang yang sangat menghargai kaki Tuhan Yesus. Diantaranya adalah Yohanes pembabtis, Maria dari Betania dan Yairus kepala rumah ibadat. Yohanes pembabtis berkata bahwa membuka kasut Yesuspun dia merasa tidak layak (Matius 3:11). Maria dari Betania meminyaki kaki Tuhan Yesus dengan minyak narwastu murni yang sangat mahal harganya(Yohanes 12:3), Yairus seorang kepala rumah ibadat tersungkur di depan kaki Yesus untuk kesembuhan anak perempuan satu-satunya (Lukas 8:41). Bahkan banyak orang yang ketika diletakkan di kaki Tuhan Yesus menjadi sembuh atas segala penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haleluya, betapa baiknya Tuhan, dia telah merelakan kakinya di paku untuk menggantikan kaki saya dan saudara. Oleh sebab itu, biarlah kita membalas semua kebaikan Tuhan itu dengan berkasutkan kerelaan memberitakan Injil damai sejahtera yaitu dengan cara hidup kita berpadanan dengan Injil Kristus. Sehingga di dalam hidup kita terpancar sinar kemuliaan Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jemaat Antiokhia adalah jemaat yang sangat baik dan murah hati. Mereka suka membantu dengan mengumpulkan uang untuk menolong orang-orang yang berkekurangan. Merekalah pertama sekali di sebut orang Kristen (Kisah para rasul 11:26). Itu menunjukkan bahwa mereka telah berhasil menjadi suratan Kristus. Nyata benar injil Kristus dalam hidup mereka sehingga mereka disebut pengikut Kristus (Kristen). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II Korintus 3:2-3 Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus memberkati. Amin</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perlengpan Senjata Allah IV</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/perlengpan-senjata-allah-iv.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 20:19:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-7925130329606502130</guid><description>Baju zirah keadilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 6:14-15 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita membahas perlengkapan senjata Allah tentang “ikat pinggang kebenaran” pada artikel yang lalu maka sekarang kita membahas “Bajuzirah keadilan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bajuzirah adalah suatu perlengkapan perang yang berfungsi melindungi tubuh (perut sampai dada) dari senjata musuh, baik tubuh bagian depan maupun bagian belakang. Mengapa tubuh tersebut harus dilindungi? Karena dalam tubuh tersebut ada organ vital manusia yaitu hati/jantung. Selain perlindungan atas senjata musuh, bajuzirah juga sangat membantu keamanan pemakainya saat ada serangan musuh yang bersifat tidak di duga-duga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam peperangan rohani, umat Tuhan juga harus mengenakan bajuzirah, tetapi bukan bajuzirah secara jasmani, yang terbuat dari logam. Bajuzirah yang dikenakan adalah bajuzirah keadilan (Breastplate of Righteousness). Keadilan yang dimaksud disini adalah keadilan yang mengandung kebenaran, kebenaran firman Tuhan. Keadilan menurut dunia dan keadilan menurut firman Tuhan tidak sama. Di dalam alkitab di kisahkan ada seorang ibu janda miskin memberikan persembahan hanya 2 peser di bait suci, sementara itu orang-orang kaya memberikan banyak. Kalau kita tilik dari keadilan dunia maka siorang kayalah yang menyumbang paling banyak.Tetapi Tuhan Yesus menyatakan bahwa si janda miskinlah yang memberikan paling banyak karena dia memberikan seluruh yang ada padanya. Itulah keadilan yang mengandung kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, seperti yang saya nyatakan diatas bahwa bajuzirah bertujuan melindungi jantung/hati. Jantung/hati adalah organ tubuh penting yang menyangkut hidup-mati manusia. Demikian pula bajuzirah keadilan (Righteousness) juga berfungsi melindungi/menjaga hati. Mengapa hati harus dilindungi/dijaga? Karena mati-hidup manusia rohani kita tergantung hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. &lt;br /&gt;Markus 7:21-22 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar atau tidak sadar sebenarnya hati kita senantiasa menjadi sasaran senjata iblis. Senjata yang dipakai iblis untuk menyerang hati manusia adalah keserakahan, kesombongan, iri hati, hawa nafsu, kebebalan dll. Semua senjata iblis itu dapat ditahan oleh baju zirah keadilan. Sekali lagi, yang saya maksud keadilan disini adalah keadilan yang mengandung kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, hati yang terbuka yang tidak memiliki pelindung akan menjadi bulan-bulanan senjata iblis. Jangan heran kalau di dunia ini kita menemukan ada orang yang serakah, orang yang sombong, iri hati dan dengki dan lain sebagainya, itu karena mereka tidak memakai bajuzirah keadilan untuk menjaga dan melindungi hati mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah ciri-ciri orang yang mengenakan baju zirah keadilan (Orang yang menjaga hatinya dengan keadilan).&lt;br /&gt;Tidak akan berpikir hanya untuk kepentingannya sendiri, melainkan berpikir untuk kepentingan semua orang. (Filipi 2:2-4)&lt;br /&gt;Tidak sombong, tidak menganggap dirinya lebih hebat dari orang lain. Yesus adalah Putra Allah yang maha tinggi. Namun dia rela melepaskan semua kemulianNya dan turun ke dunia untuk menjadi sama dengan manusia bahkan menjadi hamba.&lt;br /&gt;Tidak iri hati, iri hati timbul karena tidak bisa menerima kalau orang lain lebih baik dari dirinya.&lt;br /&gt;Tidak serakah, orang serakah adalah orang yang hanya mencari keuntungan sendiri.&lt;br /&gt;Dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, hati harus senantiasa di kenakan baju zirah keadilan. Jangan sampai musuh merebut dan menguasainya. Bila itu terjadi maka kita akan benar-benar berada dibawah kendalinya. Saya ingat, sebelum saya dapat menikah dengan istri, saya harus terlebih dahulu merebut hati calon mertua saya, jadinya pernikahan saya dengan istri tidak terlampau rumit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati adalah pusat segala aktivitas manusia. Apa yang diperbuat manusia tidak muncul begitu saja. Pertama sekali muncul di hati, kemudian hati bekerja sama dengan otak. Dan otak memerintahkan bagian-bagian tubuh untuk mengerjakannya. Itulah sebabnya, orang berbuat kejahatan bukan terjadi begitu saja. Kejahatan pertama sekali muncul di dalam hatinya, kemudian melalui otak hati memerintahkan anggota-anggota tubuh untuk melakukan kejahatan yang sudah dirancangkan dalam hati. Akhirnya kejahatanpun menjadi nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus ketika di kayu salib, lambungnya di tikam dengan tombak. Lambung adalah bagian tubuh yang sangat dekat dengan hati. Dan saya yakin bahwa ujung tombak tersebut pasti menembus ke hati. Tuhan Yesus menanggung tikaman itu untuk menggantikan hati kita yang jahat yang seharusnya ditikam. Tuhan Yesus bukan hanya menyucikan kita oleh darah-Nya, melainkan juga rela menanggung hukuman yang seharusnya kita tanggung. Begitu besar kasih Tuhan atas kita. Oleh sebab itu marilah kita mengenakan baju zirah keadilan untuk menjaga hati kita dan menyerahkan hidup kita pada-Nya untuk dipakai menjadi senjata-senjata kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.&lt;br /&gt;Bersambung….</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Perlengkapan Senjata Allah III</title><link>http://gbisarudik.blogspot.com/2009/04/perlengkapan-senjata-allah-iii.html</link><author>noreply@blogger.com (Beril Sabam Tito Hutagalung)</author><pubDate>Mon, 13 Apr 2009 20:19:00 -0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6156831598809565715.post-5145040482996259210</guid><description>Perlengkapan Senjata Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdiri tegap dan berikat pinggangkan kebenaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 6:13-17 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel terdahulu kita sudah membahas trik tipu daya iblis dan celah-celah dalam kehidupan manusia yang dimanfaatkan iblis untuk menguasai dan mengikat manusia. Dari ayat diatas kita melihat bahwa Tuhan meminta kita untuk mengambil perlengkapan senjata Allah. Benar sekali, karena kita tidak dapat melawan iblis dengan kekuatan kita sendiri. Kita bisa melawan iblis hanya dengan perlengkapan senjata Allah. Tanpa pertolongan Tuhan kita akan menjadi bulan-bulanan iblis. &lt;br /&gt;Yakobus 4:7 Serahkanlah dirimu kepada Allah, tetapi lawanlah Iblis, maka Iblis itu akan lari kelak daripadamu.(Alkitab LAI terjemahan lama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menjelaskan bahwa sebelum kita melawan iblis kita harus terlebih dahulu menyerahkan diri kita kepada Allah. Artinya kita harus hidup didalam ketetapan dan kebenaran Tuhan. Maka iblis tidak akan berkuasa atas kita, malah sebaliknya ia akan lari dari kita. Genaplah firman Tuhan yang tertulis dalam Roma 8:31b “Jika Allah dipihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Tidak ada!!!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, dari Efesus 6:14-17 diatas kita menemukan enam perlengkapan senjata Allah yaitu : &lt;br /&gt;1. Ikat pinggang kebenaran.&lt;br /&gt;2. Baju jirah keadilan.&lt;br /&gt;3. Kasut kerelaan memberitakan injil.&lt;br /&gt;4. Perisai iman.&lt;br /&gt;5. Ketopong keselamatan.&lt;br /&gt;6. Pedang Roh. &lt;br /&gt;Lima diantara perlengkapan senjata itu adalah untuk perlindungan/pertahanan, hanya satu yang di gunakan untuk menyerang yaitu pedang Roh. Ini menunjukkan betapa pentingnya pertahanan. Pertahanan yang kokoh dan menyeluruh membuat kita dapat bertahan menghadapi serangan lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebelum kita memakai perlengkapan itu, ada satu syarat yang Tuhan minta, yaitu “berdirilah tegap” (Efesus 6:14a). Tuhan tidak ingin kita menjadi orang yang loyo, patah semangat dan kalah sebelum berperang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap berdiri tegap menunjukkan bahwa kita telah siap dan terlatih untuk bertempur. Sikap berdiri tegap juga menunjukkan bahwa kita tidak takut menghadapi apapun yang akan menjadi lawan kita. Namun sebaliknya, sikap yang loyo dan patah semangat menunjukkan bahwa kita “takut” dan tidak siap untuk bertempur. Semua perlengkapan senjata itu tidak akan berguna kalau kita tidak siap untuk bertempur. Orang yang tidak siap bertempur jangan maju, karena hanya akan menuai kekalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdiri tegap juga menunjukkan sikap siap siaga dan berjaga-jaga atas segala kemungkinan serangan musuh. Sehingga ketika ada serangan tiba-tiba kita sudah siap untuk menghadapinya. Dalam pertempuran, secanggih apapun senjata kita tidak akan berguna kalau kita tidak siap siaga dalam menghadapi serangan musuh yang tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, berikut ini adalah pembahasan kita mengenai enam perlengkapan senjata Allah diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berikat pinggangkan kebenaran (Efesus 6:14)&lt;br /&gt;Untuk mengerti hal ini saya tidak berusaha mengartikannya sesuai dengan pemikiran saya, melainkan mengartikannya sesuai dengan firman Tuhan. Untuk itu mari kita perhatikan ayat di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ayat ini kita melihat bahwa berikat pinggangkan kebenaran artinya kita senantiasa hidup dan setia dalam kebenaran. Sama seperti ikat pingang yang tetap terikat demikian pula kebenaran tetap terikat dalam hidup kita. Dalam Yohannes 17:17 di katakan bahwa firman Tuhan adalah kebenaran. Jadi berikat pinggangkan kebenaran sama dengan kita hidup dan setia dalam melakukan firman Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kita harus senantiasa hidup dalam kebenaran firman Tuhan agar iblis tidak punya celah untuk dapat masuk dan menguasai kita, dan tidak mempunyai sesuatu yang dapat dipakai untuk mendakwa kita dimasa yang akan datang. Ada satu trik licik iblis. Ia senantiasa merekam dan mengingat setiap yang kita kerjakan. Hati-hatilah, jika saat ini kita mengerjakan suatu hal yang tidak benar dan bertentangan dengan firman Tuhan, maka suatu saat ia akan mengingatkan dan mendakwa kita akan hal itu, akibatnya bisa menghambat pertumbuhan kerohanian kita. Ia berkata “Hei, kamu pernah melakukan dosa ini..dosa itu…kamu tidak pantas melayani, tidak ada gunanya kamu bertobat. Dosamu terlalu besar, Tuhan tidak akan mengampuni dosamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, betapa pentingnya ikat pinggang kebenaran, karena hal ini adalah salah satu alat pertahanan kita yang berguna menutup celah bagi iblis agar tidak masuk dan menjatuhkan kita melalui dakwaan-dakwaan kesalahan masalalu dan biarlah kita senantiasa mengenakannya pada pinggang kita. Tuhan Yesus memberkati. </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>