<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975</id><updated>2024-11-06T10:07:50.231+07:00</updated><category term="opini"/><category term="Indonesia"/><category term="politik"/><category term="kampanye"/><category term="humaniora"/><category term="ekspresi"/><category term="presiden"/><title type='text'>episode kata</title><subtitle type='html'>celoteh anak negeri</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://episode-kata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-1970686416391562049</id><published>2009-02-26T03:05:00.005+07:00</published><updated>2021-03-13T02:57:49.474+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Mana yang Benar, Rakyat Bertambah Susah atau Rakyat Tambah Sejahtera?</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWTec-XSwR5RRaA0aSodUAkjXdvVXWoOhXmKG8eBsHFrw_vIRLq4afucqRCRzu-3cfN3OctncWWe8SDFsa8tNQyikN31STK54igR3aKGUfRvAsuNvzAkPQ69ybeLjJxr3Tp_kmepVtw80/s1600-h/Protes.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5306829803851848594&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWTec-XSwR5RRaA0aSodUAkjXdvVXWoOhXmKG8eBsHFrw_vIRLq4afucqRCRzu-3cfN3OctncWWe8SDFsa8tNQyikN31STK54igR3aKGUfRvAsuNvzAkPQ69ybeLjJxr3Tp_kmepVtw80/s200/Protes.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 133px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masa kampanye di negeri ini membuat rakyat seakan dihadapkan pada dualisme gambaran kondisi tingkat keberhasilan pembangunan saat sekarang yang diteriakkan oleh partai-partai politik peserta pemilu. Bagi partai yang terlibat dalam masa pemerintahan sekarang tentu saja mengklaim bahwa pemerintah sekarang telah  berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebaliknya bagi partai-partai yang ingin menduduki pemerintahan mendatang menilai bahwa pada saat ini kehidupan rakyat semakin susah. Perdebatan antar partai-partai tersebut jika ditinjau secara substansi program kerja yang ditawarkan dapat dikatakan sebagai sesuatu yang klise dan usang, karena dari periode pemilu ke periode berikutnya selalu terjadi kondisi yang sama tanpa ada sesuatu yang berubah bahkan tokoh-tokoh yang ikut bermain di ajang pemilu juga relative sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Mana yang benar, rakyat bertambah susah  atau rakyat tambah sejahtera? Pertanyaan ini dapat dikatakan seperti mencari jawaban teka-teki “mana yang duluan antara telur dan ayam?”. Pada saat sebuah partai politik tertentu menduduki pemerintahan, maka di akhir masa pemerintahan akan mengklaim bahwa rakyat telah bertambah sejahtera. Sebaliknya jika partai politik tersebut tidak menduduki pemerintahan, maka akan berpendapat bahwa kehidupan rakyat bertambah susah.  Kondisi ini seakan telah menjadi kultur politik di negeri ini, sehingga wajar jika tingkat kesejahteraan rakyat seperti “jalan di tempat” meskipun sudah berganti-ganti kepemerintahan dari partai-partai politik yang berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Saat ini kesejahteraan rakyat janganlah dijadikan sebagai ajang perdebatan hanya untuk sekedar meraih kekuasaan di negeri ini. Upaya peningkatan kesejahteraan hanya dapat diawali jika kita mengetahui kondisi yang sebenarnya pada saat ini. Bagaimana mungkin kesejahteraan rakyat negeri ini dapat ditingkatkan, jika para elit politik masih belum kompak apakah saat ini rakyat bertambah susah atau bertambah sejahtera.  Pembangunan negeri ini memerlukan kekompakan antar berbagai komponen bangsa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Apapun kondisinya, rakyat memiliki hak untuk hidup dalam kesejahteraan karena negeri ini memiliki kekayaan yang sangat melimpah ruah. Jika saat ini rakyat tambah sejahtera, maka seharusnya rakyat bisa lebih sejahtera lagi jika pembangunan saat ini dilakukan sesuai dengan amanat rakyat. Sebaliknya jika saat ini rakyat tambah susah, janganlah kesusahan tersebut dijadikan sebagai sebuah komoditas politik untuk meraih simpati rakyat sehingga melupakan upaya peningkatan kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mana yang benar, rakyat bertambah susah atau rakyat tambah sejahtera? Janganlah rakyat dipaksa untuk mencari jawabannya, karena kesejahteraan bukanlah sebuah teka-teki. Kesejahteraan sudah seharusnya menjadi milik rakyat negeri ini, bukan milik para penguasa dan partai-partai politik tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/memilih-politikus-dalam-karung.html&quot;&gt;Memilih Politikus &quot;Dalam Karung&quot;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politikus-di-negeri-ini-mendadak-ingin.html&quot;&gt;Politikus Di Negeri Ini Mendadak Ingin Jadi Selebriti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politik-hitung-dagang.html&quot;&gt;Politik Hitung Dagang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/kampanye-politik-bertumbal-rakyat.html&quot;&gt;Kampanye Politik Bertumbal Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/iklan-kampanye.html&quot;&gt;Iklan Kampanye&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html&quot;&gt;Politikus Kutu Loncat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/1970686416391562049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/1970686416391562049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2009/02/mana-yang-benar-rakyat-bertambah-susah.html' title='Mana yang Benar, Rakyat Bertambah Susah atau Rakyat Tambah Sejahtera?'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWTec-XSwR5RRaA0aSodUAkjXdvVXWoOhXmKG8eBsHFrw_vIRLq4afucqRCRzu-3cfN3OctncWWe8SDFsa8tNQyikN31STK54igR3aKGUfRvAsuNvzAkPQ69ybeLjJxr3Tp_kmepVtw80/s72-c/Protes.jpg" height="72" width="72"/><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.921327</georss:point><georss:box>-29.099508836178845 78.765077 27.520958836178846 149.07757700000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-4592995394973429260</id><published>2009-01-29T17:00:00.002+07:00</published><updated>2010-09-18T22:16:26.201+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Harga BBM …. Diturunkan … Diturunkan … Diturunkan</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjY9-VDnSV5k_pTRN4Kuh0ozL8faAmNjRj2YiQsS8ZY9kl3-J-F7R6g8W13XNXPfLyuUU040_IVwmWmlgVBJ9L4WK_2nLmh_NNzcbQqBfydqctgnNqIPNrQdBN73RF_Ox1z4h-ANjNuuo4g/s1600-h/DRAG.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5296651451285081794&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjY9-VDnSV5k_pTRN4Kuh0ozL8faAmNjRj2YiQsS8ZY9kl3-J-F7R6g8W13XNXPfLyuUU040_IVwmWmlgVBJ9L4WK_2nLmh_NNzcbQqBfydqctgnNqIPNrQdBN73RF_Ox1z4h-ANjNuuo4g/s320/DRAG.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 133px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 134px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Judul tulisan ini sebagian dikutip dari sebuah iklan kampanye partai politik yang akhir-akhir ini sering muncul di media televisi.  Penayangan iklan kampanye tersebut tentu saja memunculkan berbagai macam tanggapan antara pro dan kontra dari berbagai kalangan. Kalangan yang pro berpendapat bahwa kebijakan penurunan harga BBM itu merupakan salah satu bentuk kepedulian pemimpin negeri terhadap rakyatnya, sedangkan kalangan yang kontra berpendapat bahwa kebijakan tersebut salah satu bentuk ”manuver” politik pemimpin negeri ini untuk meraih simpati rakyat agar dapat terpilih kembali pada periode berikutnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kerangka demokrasi, pro dan kontranya sebuah pendapat terhadap sebuah kebijakan merupakan hal yang sah. Tapi jika masing-masing pendapat tersebut memiliki muatan politis demi kepentingan sebuah golongan, maka pendapat-pendapat tersebut dapat dikatakan sebagai ”manuver” politis yang membohongi rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Terkait dengan kebijakan penurunan harga BBM, jika dilihat dari satu sisi maka secara fair kita harus mengakui bahwa kebijakan tersebut pasti memiliki dampak terhadap rakyat negeri ini meskipun sebelumnya kehidupan rakyat nyaris ”babak belur” oleh kenaikan harga BBM. Secara realita harga BBM memang turun bahkan sampai tiga kali tapi mengapa keadaan ini tidak membuat harga-harga kebutuhan hidup rakyat mengalami penurunan yang seimbang? Tapi janganlah penurunan harga BBM dijadikan sebuah parameter dan indikator dalam mengukur keberhasilan para pemimpin negeri ini dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya, karena masih banyak dimensi lain yang masih terabaikan untuk memperbaiki nasib rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebijakan penurunan harga BBM sampai tiga kali merupakan sebuah keputusan yang cukup fantastis dan sudah pasti menimbulkan tanda tanya. Dikatakan fantastis karena keputusan tersebut dikeluarkan oleh para pengambil kebijakan di negeri ini dalam waktu yang relatif singkat. Namun kebijakan tersebut juga menimbulkan tanda tanya, karena keputusan kenaikan dan penurunan harga BBM tersebut justru dikeluarkan pada saat negeri ini hendak melaksanakan pesta demokrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam suasana euforia kampanye partai politik seperti saat ini, penurunan harga BBM akan sangat mudah dijadikan konsumsi politik bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan di dalamnya. Sedangkan bagi sebagian besar rakyat di negeri ini yang terpenting bukanlah realita penurunan harga BBM sampai tiga kali tersebut tetapi realita peningkatan kesejahteraan mereka yang tidak terbungkus oleh kemasan ”konsumsi” politik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/memilih-politikus-dalam-karung.html&quot;&gt;Memilih Politikus &quot;Dalam Karung&quot;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politikus-di-negeri-ini-mendadak-ingin.html&quot;&gt;Politikus Di Negeri Ini Mendadak Ingin Jadi Selebriti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politik-hitung-dagang.html&quot;&gt;Politik Hitung Dagang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/kampanye-politik-bertumbal-rakyat.html&quot;&gt;Kampanye Politik Bertumbal Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/iklan-kampanye.html&quot;&gt;Iklan Kampanye&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html&quot;&gt;Politikus Kutu Loncat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4592995394973429260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4592995394973429260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/harga-bbm-diturunkan-diturunkan.html' title='Harga BBM …. Diturunkan … Diturunkan … Diturunkan'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjY9-VDnSV5k_pTRN4Kuh0ozL8faAmNjRj2YiQsS8ZY9kl3-J-F7R6g8W13XNXPfLyuUU040_IVwmWmlgVBJ9L4WK_2nLmh_NNzcbQqBfydqctgnNqIPNrQdBN73RF_Ox1z4h-ANjNuuo4g/s72-c/DRAG.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-3718158104115177195</id><published>2009-01-19T17:16:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:16:58.856+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Memilih Politikus “Dalam Karung”</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEdJJbTWIS2L6ocEscb96M9IDAtB-9gt6OSpXFB5viKO9SV22OldaGbai_ieoAInzeMa8K3Yo7bnsPYvcRjbAFR0yxp6UBCyASjjSsBDIHKOi6kPgC4wI-INMfHIivyUDsmrps4xbesPAo/s1600-h/unknown_politicians.gif&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5292944065862975186&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEdJJbTWIS2L6ocEscb96M9IDAtB-9gt6OSpXFB5viKO9SV22OldaGbai_ieoAInzeMa8K3Yo7bnsPYvcRjbAFR0yxp6UBCyASjjSsBDIHKOi6kPgC4wI-INMfHIivyUDsmrps4xbesPAo/s400/unknown_politicians.gif&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 129px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 129px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Menjelang pemilu yang tinggal beberapa saat lagi, di negeri ini banyak sekali bermunculan politikus baru yang mendeklarasikan dirinya sebagai ”pembela rakyat”. Ibarat sebuah panggung opera, negeri ini sedang mempersiapkan sebuah episode yang  berjudul pesta demokrasi. Banyak pihak yang saling berebut untuk mendapatkan peran sebagai “pendekar-pendekar rakyat” agar mereka mendapatkan simpati dari para “penonton” opera tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pesta demokrasi memang seakan memiliki daya tarik tersendiri bagi para politikus untuk mendeklarasikan dirinya sebagai “pejuang rakyat”. Kenyataan ini memang tidak dapat dipungkiri, karena berdasarkan konstitusi rakyatlah sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di negeri ini. Rakyat memang pemilik negeri ini dan untuk mengelolanya, konstitusi telah mensyaratkan adanya wakil-wakil rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Untuk menjadi wakil rakyat tentu saja harus memiliki kriteria dan kualitas yang benar-benar bagus agar segala aspirasi rakyat negeri ini dapat tersalurkan secara tepat. Menjadi wakil rakyat bukanlah tugas yang ringan karena menyangkut sebuah amanat. Menjadi wakil rakyat bukanlah sebuah perjuangan untuk mendapatkan “jatah kue” kekuasaan. Menjadi wakil rakyat janganlah dijadikan sebagai ajang penumpukan kekayaan pribadi. Menjadi wakil rakyat merupakan tugas berat karena menuntut kemuliaan akhlak agar dapat mengemban amanat rakyat yang diberikan kepadanya dan menyangkut pertanggungjawaban dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi entah mengapa, dalam beberapa era pemilu yang sudah dan akan berlangsung di negeri ini, posisi sebagai wakil rakyat tersebut telah menjadi sebuah jabatan yang menggiurkan bagi berbagai pihak untuk meraihnya. Hakikat sesungguhnya dari tugas dan tanggung jawab seakan telah terlupakan.  Saat ini posisi tersebut merupakan sebuah jabatan yang dianggap dapat mengantarkan kejayaan pribadi seseorang. Faktor inilah yang barangkali telah menjadi stimulant banyaknya politikus baru dari berbagai golongan yang ingin menjadi wakil rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan mendasar yang perlu direnungkan, apakah rakyat telah mengetahui/mengenal secara mendalam kriteria dan kualitas serta akhlak para calon wakil rakyat tersebut? Jika jawabannya tidak, maka keadaan ini sangatlah memprihatinkan bagi negeri ini. Terlalu ironis, jika dalam beberapa era pemilu yang sudah dan akan berlangsung di negeri ini rakyat terus-menerus ”dipaksa” untuk memilih para calon wakilnya tanpa mengenal dan mengetahui kualitas dan akhlaknya. Pilihan yang diberikan kepada rakyat terlalu banyak dan kebanyakan bukanlah pilihan yang dikenalnya, meskipun para politikus tersebut telah mendeklarasikan sebagai penyalur aspirasi rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilihan calon wakil rakyat ini janganlah diangap seperti memberikan pertanyaan dengan sistem ”multiple choice” dimana rakyat bisa memberikan jawabannya secara spekulasi terhadap salah satu pilihan jawaban tersebut jika tidak mengetahui jawabannya. Kualitas dan akhlak calon wakil rakyat bukan sebagai ajang spekulasi, tapi menyangkut masa depan negeri ini. Janganlah pemilu di negeri ini dirancang sebagai ”karung” sebagai media untuk menempatkan para ”politikus” yang tidak jelas kualitas dan moralnya sebagai calon wakil rakyat. Dan janganlah, rakyat di negeri ini dipaksa untuk memilih para ”politikus” dengan penuh spekulasi karena calon wakil rakyat itu terbungkus dalam karung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politikus-di-negeri-ini-mendadak-ingin.html&quot;&gt;Politikus Di Negeri Ini Mendadak Ingin Jadi Selebriti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politik-hitung-dagang.html&quot;&gt;Politik Hitung Dagang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/kampanye-politik-bertumbal-rakyat.html&quot;&gt;Kampanye Politik Bertumbal Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/iklan-kampanye.html&quot;&gt;Iklan Kampanye&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html&quot;&gt;Politikus Kutu Loncat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/3718158104115177195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/3718158104115177195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/memilih-politikus-dalam-karung.html' title='Memilih Politikus “Dalam Karung”'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEdJJbTWIS2L6ocEscb96M9IDAtB-9gt6OSpXFB5viKO9SV22OldaGbai_ieoAInzeMa8K3Yo7bnsPYvcRjbAFR0yxp6UBCyASjjSsBDIHKOi6kPgC4wI-INMfHIivyUDsmrps4xbesPAo/s72-c/unknown_politicians.gif" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-8281344241212196585</id><published>2009-01-13T10:12:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:18:00.636+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Politikus Di Negeri Ini Mendadak Ingin Jadi Selebriti</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyRdCZ7SDBtVjQytAYsgiTAJ7MPLvMMzE7tTKV-QbEYn67YGQ8cI0796zdrJlv7lTiYKzOseR7iZi6fLr1ngWoiGb-WWFzihyphenhyphenozAk5plvG68KtOjpZWm1uesL93TV61JrAJLDBJE5mA-8R/s1600-h/mouth+of+celebrity.JPG&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5290609753443554402&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyRdCZ7SDBtVjQytAYsgiTAJ7MPLvMMzE7tTKV-QbEYn67YGQ8cI0796zdrJlv7lTiYKzOseR7iZi6fLr1ngWoiGb-WWFzihyphenhyphenozAk5plvG68KtOjpZWm1uesL93TV61JrAJLDBJE5mA-8R/s320/mouth+of+celebrity.JPG&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 121px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 115px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Secara sederhana selebriti dapat diartikan public figure atau sebagai sosok yang dikenal oleh masyarakat luas karena kelebihan yang dimiliki oleh sosok tersebut. Masa kampanye di negeri ini ternyata juga memiliki daya magnet bagi para politikus untuk menjadi seorang selebriti sehingga sosok mereka lebih dikenal oleh masyarakat. Berbagai macam cara ditempuh untuk mewujudkan keinginan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fenomena tersebut di atas ternyata semakin hari semakin semarak di negeri ini, apalagi setelah ada keputusan bahwa anggota parlemen ditentukan oleh jumlah suara terbanyak bukan nomor urut. Hal inilah yang membuat para politikus menempuh berbagai macam cara untuk dapat memperoleh suara sebanyak-banyaknya yaitu dengan cara memperkenalkan profil mereka dan menarik simpati masyarakat agar dapat menjadi anggota parlemen di negeri ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Fenomena seperti inilah yang membuat “wajah” negeri ini sekarang sangat semarak dengan bermunculannya profil-profil selebriti dadakan tersebut di hampir setiap sudut wilayah. Poster-poster para politikus dari berbagai ukuran dapat dijumpai di lokasi-lokasi yang dianggap strategis dan memiliki peluang yang besar untuk dapat dilihat orang yang melewatinya.  Bahkan beberapa poster tersebut ukurannya ada yang melebihi ukuran banner dari iklan-iklan komersil. Jika ditinjau dari segi kuantitas, barangkali susah untuk menghitung berapa jumlah poster-poster tersebut di seluruh negeri ini, karena jumlah partai di negeri ini saja sudah sedemikian banyak sehingga untuk menghitungnya hanya membuang-buang energi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara demokrasi, keinginan para politikus untuk menjadi selebriti dadakan merupakan tindakan sah selama itu tidak dilakukan dengan cara melawan hukum yang berlaku di negeri ini. Tetapi dari fenomonena tersebut ada 3 (tiga) hal yang perlu digarisbawahi, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Keinginan para politikus untuk menjadi selebriti dadakan, secara tidak langsung menunjukkan bahwa mereka sebenarnya telah membohongi dirinya terhadap sebuah kenyataan bahwa masyarakat sebenarnya kurang mengenal profil mereka (atau bahkan tidak mengenal sama sekali).  Sebagai upaya menutupi kebohongan tersebut maka ditempuhlah cara-cara instant (seperti telah diuraikan di atas) agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat. Jika masyarakat memang sudah menganggap mereka sebagai public figure, bukankah cara instant mereka tersebut dapat dikatakan sebagai sebuah tindakan yang mubazir?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Berapa banyak uang yang telah dikeluarkan hanya untuk mewujudkan keinginan para politikus untuk menjadi selebriti dadakan tersebut? Dalam skala nasional barangkali jumlahnya cukup fantastis dan sebenarnya jumlah uang tersebut dapat dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan yang lebih memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semoga poster-poster para politikus dari berbagai ukuran yang menghiasi di berbagai sudut tempat tersebut juga dikenakan pajak seperti halnya poster dari iklan-iklan komersial. Hasil pajak tersebut dapat digunakan untuk program pembangunan.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Ketiga hal tersebut di atas merupakan dasar pemikiran yang perlu dipertimbangkan bagi pihak-pihak terkait dalam menghadapi sebuah fenomena tentang kecenderungan politikus di negeri ini yang ingin menjadi selebriti dadakan ........ atau sebaliknya selebriti mendadak ingin menjadi politikus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;.....atau saat ini negerikoe sedang dilanda tradisi instant ..... never mind ....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politik-hitung-dagang.html&quot;&gt;Politik Hitung Dagang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/kampanye-politik-bertumbal-rakyat.html&quot;&gt;Kampanye Politik Bertumbal Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/iklan-kampanye.html&quot;&gt;Iklan Kampanye&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html&quot;&gt;Politikus Kutu Loncat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8281344241212196585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8281344241212196585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politikus-di-negeri-ini-mendadak-ingin.html' title='Politikus Di Negeri Ini Mendadak Ingin Jadi Selebriti'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyRdCZ7SDBtVjQytAYsgiTAJ7MPLvMMzE7tTKV-QbEYn67YGQ8cI0796zdrJlv7lTiYKzOseR7iZi6fLr1ngWoiGb-WWFzihyphenhyphenozAk5plvG68KtOjpZWm1uesL93TV61JrAJLDBJE5mA-8R/s72-c/mouth+of+celebrity.JPG" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-5848433208955082095</id><published>2009-01-12T13:20:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:22:14.793+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Politik “Hitung Dagang”</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8uhgPPBSa9drKcEJA_Vp9tBoUG8UVXO1PnbGiKT8MEj1zQWBEGtO9dBgy-TmDmPaPtp5nDvqh1KpEMq6JFykJ1ETZDNOx_weakUYwPt0Q4z-MZ7IpmcQeARihGrM-B5bIPQCBnVkEZrDJ/s1600-h/politic+is+business.JPG&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5290282896953307666&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8uhgPPBSa9drKcEJA_Vp9tBoUG8UVXO1PnbGiKT8MEj1zQWBEGtO9dBgy-TmDmPaPtp5nDvqh1KpEMq6JFykJ1ETZDNOx_weakUYwPt0Q4z-MZ7IpmcQeARihGrM-B5bIPQCBnVkEZrDJ/s320/politic+is+business.JPG&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 108px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 126px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;.... jika politik sudah dianggap sebagai sebuah hitung dagang maka tidak akan mungkin pihak-pihak yang terlibat didalamnya akan memperhatikan nasib rakyatnya, karena yang terpikirkan pertama kali adalah bagaimana cara mengembalikan dan memperoleh keuntungan dari modal yang telah dikeluarkannya tersebut.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalimat tersebut di atas barangkali patut untuk direnungkan bersama, negeri ini yang sedang berada dalam euphoria kampanye pemilu sebenarnya telah lama terperangkap dalam kondisi politik “hitung dagang” dan sepertinya kondisi tersebut telah memberikan tingkat keuntungan yang lumayan, sehingga banyak pihak yang tertarik untuk ikut dalam bisnis politik tersebut. Banyak sekali partai di negeri ini bermunculan dan hampir semuanya meneriakkan visi dan misi yang klise untuk didengar.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Masa-masa kampanye (baik masa menjelang pemilu maupun masa sebelumnya) merupakan masa bagi politikus/partai politik mengeluarkan investasinya yang tidak sedikit hanya untuk menarik simpati rakyat dengan harapan mereka dapat meraih kursi di parlemen sebanyak-banyaknya. Selanjutnya dengan investasi yang telah dikeluarkannya tersebut, mereka akan melakukan hitung dagang dengan cara masing-masing agar investasinya dapat kembali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ironisnya kondisi tersebut di atas juga telah merambah pada kehidupan politik di daerah-daerah. Era otonomi saat ini semakin menyuburkan kehidupan politik hitung dagang di negeri ini. Masa-masa pemilihan kepala daerah juga tidak kalah semaraknya dengan kondisi di tingkat nasional. Semua pihak terkait berlomba-lomba membekali pengetahuannya dengan ilmu hitung dagang agar mereka tidak rugi/bangkrut dengan investasinya di dunia politik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengacu pada kondisi tersebut diatas, maka syarat utama untuk menjadi seorang politikus di negeri ini adalah harus memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hitung dagang yang handal sedangkan syarat lainnya tidaklah mutlak dimiliki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pertanyaan mendasar yang sangat mengusik bagi hati kita adalah jika semua pihak yang terkait dengan dunia politik sudah menganggap bahwa politik di negeri ini adalah sebuah politik hitung dagang, kapan mereka akan memikirkan nasib rakyat di negeri ini?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;.... …….. jika politik sudah dianggap sebagai sebuah hitung dagang maka tidak akan mungkin pihak-pihak yang terlibat didalamnya akan memperhatikan nasib rakyatnya, karena yang terpikirkan pertama kali adalah bagaimana cara mengembalikan dan memperoleh keuntungan dari modal yang telah dikeluarkannya tersebut .&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/kampanye-politik-bertumbal-rakyat.html&quot;&gt;Kampanye Politik Bertumbal Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/iklan-kampanye.html&quot;&gt;Iklan Kampanye&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html&quot;&gt;Politikus Kutu Loncat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/5848433208955082095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/5848433208955082095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/politik-hitung-dagang.html' title='Politik “Hitung Dagang”'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg8uhgPPBSa9drKcEJA_Vp9tBoUG8UVXO1PnbGiKT8MEj1zQWBEGtO9dBgy-TmDmPaPtp5nDvqh1KpEMq6JFykJ1ETZDNOx_weakUYwPt0Q4z-MZ7IpmcQeARihGrM-B5bIPQCBnVkEZrDJ/s72-c/politic+is+business.JPG" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-5256192372091387571</id><published>2009-01-09T15:07:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:22:57.343+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Kampanye Politik “Bertumbal” Rakyat</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhESfX87owIT8F8GpqaV-Oy4udHlGx-2h2Xm5ber-gZF83Xqw-dF_7d3K1FiHWeS92kANXbsGFtGOc4rypdbw9rE-PUtee-451zohljcI8gomzkNE4PX99qY7Nzxgsn0I1cyofJgScUvhQD/s1600-h/want_to_freedom.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5289200110242451314&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhESfX87owIT8F8GpqaV-Oy4udHlGx-2h2Xm5ber-gZF83Xqw-dF_7d3K1FiHWeS92kANXbsGFtGOc4rypdbw9rE-PUtee-451zohljcI8gomzkNE4PX99qY7Nzxgsn0I1cyofJgScUvhQD/s200/want_to_freedom.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 133px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 139px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masa menjelang Pemilu di negerikoe adalah saat-saat yang “membahagiakan” sekaligus menyedihkan bagi rakyat. Kondisi tersebut seperti pisau bermata dua yang tidak memiliki pilihan yang mengenakkan bagi rakyat di negeri ini. “Membahagiakan”, karena pada masa tersebut rakyat adalah seperti “anak emas” yang diperebutkan dan dimanjakan oleh semua partai politik di negeri ini dengan janji-janji manisnya. Menyedihkan, karena pada masa tersebut rakyat selalu dijadikan “tumbal” oleh partai-partai politik untuk melampiaskan “syahwat” duniawinya.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Pengertian dasar dari tumbal itu sendiri adalah sesuatu (yang memiliki jiwa) yang dikorbankan secara rutin berdasarkan periode waktu tertentu untuk meraih sebuah “kemenangan”. Di negerikoe tumbal para partai politik pada saat menjelang Pemilu itu “bernama” rakyat. Para politikus di negeri ini sepertinya tidak memperdulikan berapa banyak uang yang dikeluarkan agar dapat “menjerat” rakyat untuk dijadikan tumbalnya, karena dengan tumbal tersebut mereka sangat meyakini dapat memperoleh kekayaan, kekuasaan, kejayaan yang berlipat ganda nantinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Dari periode pemilu ke periode selanjutnya, layaknya dalam sebuah upacara pengorbanan suatu tumbal, mantra-mantra ritual yang dikumandangkan para partai peserta Pemilu selalu sama yaitu selalu berujung pada kesejahteraan rakyat. Meskipun mantra-mantra tersebut selalu sama, tapi sesungguhnya para partai politik di negeri ini tidak akan pernah memahami makna mantra tersebut, karena mereka hanya latah dalam mengucapkan mantra tersebut. Namanya mantra, maka jika diucapkan berulang-ulang maka akan lebih terasa keampuhannya apalagi disertai dengan pengorbanan suatu tumbal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menyedihkan memang, rakyat di negeri ini yang seharusnya menjadi pemegang kedaulatan tertinggi diperlakukan seperti “tumbal” keserakahan para politikus partai. Dari waktu ke waktu, rakyat selalu menunggu makna kesejahteraan yang selalu dimanterakan oleh para partai. Tapi dari waktu ke waktu pula rakyat di negeri ini selalu disuguhi kebusukan opera para politikus partai dalam memenuhi pundi-pundi kekayaannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tradisi ”tumbal” secara ritual merupakan tradisi ”jaman primitif”, sehingga jika negeri ini terperangkap di dalam kondisi tersebut di atas dari waktu ke waktu, maka negeri ini telah melangkah mundur ke ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Kondisi yang dapat dikatakan sangat mengkhawatirkan, bagaimanapun juga rakyat di negeri ini selalu dan selalu memimpikan kejayaan di masa depan. Perlu adanya perubahan yang dapat menguraikan jeratan perangkap tersebut, atau rakyat harus memotong habis perangkap tersebut agar negeri ini terbebas dari tradisi “tumbal” politik. Dan, perlukah para politikus partai yang berjiwa “primitif” dan suka menjadikan rakyat sebagai “tumbal” digiring untuk dijadikan “tumbal” sebagai konsekuensi perbuatan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/iklan-kampanye.html&quot;&gt;Iklan Kampanye&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html&quot;&gt;Politikus Kutu Loncat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/5256192372091387571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/5256192372091387571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/kampanye-politik-bertumbal-rakyat.html' title='Kampanye Politik “Bertumbal” Rakyat'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhESfX87owIT8F8GpqaV-Oy4udHlGx-2h2Xm5ber-gZF83Xqw-dF_7d3K1FiHWeS92kANXbsGFtGOc4rypdbw9rE-PUtee-451zohljcI8gomzkNE4PX99qY7Nzxgsn0I1cyofJgScUvhQD/s72-c/want_to_freedom.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-7478155677677080738</id><published>2009-01-09T14:40:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:24:04.352+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ekspresi"/><title type='text'>Ketika Celoteh Itu Sekian Lama Menghilang ……</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXPG2vBYKY8bcNVHjMGD95w4bAxyhQYNuphBLjn03E-8jsyE8rNXTa9EHg5idPlEz-HCMDEOMIMzx5n6bfOKGvFHWOjwGFjRIGiF7689Gl-wo5Rb8GZdzMC5AzapVKESvABANqpGMHqYL2/s1600-h/thevoiceis+back.JPG&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5289190468375115938&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXPG2vBYKY8bcNVHjMGD95w4bAxyhQYNuphBLjn03E-8jsyE8rNXTa9EHg5idPlEz-HCMDEOMIMzx5n6bfOKGvFHWOjwGFjRIGiF7689Gl-wo5Rb8GZdzMC5AzapVKESvABANqpGMHqYL2/s200/thevoiceis+back.JPG&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 125px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 108px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;....entah kenapa celoteh anak negeri itu tiba-tiba saja bisa menghilang&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;menghilanglah karena memang benar sang celoteh telah menghilang&lt;br /&gt;
menghilang dalam batas tepi riuhnya nada-nada sumbang si pendurjana jelata&lt;br /&gt;
menghilang saat celoteh itu telah mulai merajut untaian kata bagi sang jelata&lt;br /&gt;
ataukah sang celoteh telah berada dalam ayunan pendulum antara ada dan tiada&lt;br /&gt;
mungkinkah sang celoteh merasakan kebisingan acapela janji kepada jelata yang dinyanyikan oleh para pembual&lt;br /&gt;
celoteh itu memang sudah sekian lama menghilang&lt;br /&gt;
....entah kenapa celoteh anak negeri itu tiba-tiba saja bisa menghilang&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
tidak semestinya celoteh itu menghilang begitu saja tidak berbekas dihamparan pertiwi yang sedang bergemuruh oleh gempitanya parade si pembual janji&lt;br /&gt;
tak seharusnya celoteh itu lenyap bagai tertiup angin disaat sang jelata memimpikan belaian angin perubahan bagi sang pertiwi&lt;br /&gt;
tapi celoteh itu memang sudah sekian lama menghilang&lt;br /&gt;
hilang tak berbekas&lt;br /&gt;
....entah kenapa celoteh anak negeri itu tiba-tiba saja bisa menghilang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
celoteh itu memang harus tetap ada&lt;br /&gt;
celoteh itu sudah seharusnya diteriakkan kembali secara lebih lantang&lt;br /&gt;
agar janji-janji si pembual tidak meninabobokkan hati sang jelata&lt;br /&gt;
agar nyanyian-nyanyian sumbang dapat lebih diselaraskan dalam harmonisasi ayunan pendulum sang pertiwi&lt;br /&gt;
meski celoteh tetap dianggap celoteh&lt;br /&gt;
celoteh itu memang harus tetap ada, karena memang masih ada&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
celoteh itu masih ada dan akan tetap ada dari seorang anak negeri meski sempat sekian lama menghilang&lt;br /&gt;
celoteh yang akan terus disuarakan ke seluruh negeri dan seantero bumi, meski celoteh itu gemanya tersamarkan oleh timbunan kamuflase senandung sang pembual&lt;br /&gt;
suara yang terus dicelotehkan oleh seorang anak negeri untuk keselarasan nyanyian sang jelata yang sedang merindukan harmonisnya senandung pertiwi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ketika sang waktu telah menjadi sebuah makna&lt;br /&gt;
celoteh itu telah disuarakan lagi&lt;br /&gt;
suara itu telah dicelotehkan kembali oleh seorang anak negeri&lt;br /&gt;
celoteh yang sudah sekian lama menghilang&lt;br /&gt;
celoteh itu masih ada, karena memang masih ada&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;depok, lima januari dua ribu lima&lt;br /&gt;
empat puluh tiga menit lima detik&lt;br /&gt;
’de voise counte&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi di tanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7478155677677080738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7478155677677080738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2009/01/ketika-celoteh-itu-sekian-lama.html' title='Ketika Celoteh Itu Sekian Lama Menghilang ……'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXPG2vBYKY8bcNVHjMGD95w4bAxyhQYNuphBLjn03E-8jsyE8rNXTa9EHg5idPlEz-HCMDEOMIMzx5n6bfOKGvFHWOjwGFjRIGiF7689Gl-wo5Rb8GZdzMC5AzapVKESvABANqpGMHqYL2/s72-c/thevoiceis+back.JPG" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-7347212771437953854</id><published>2008-09-05T11:43:00.003+07:00</published><updated>2010-09-18T22:26:40.740+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Iklan Kampanye</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghHyQ8uIXuGHcGG6vLX1Fxc-iZd6ejGQQ2M5prOi_SO7dIiKD2768Upy4yQA80v18ruaqC_7MCRSjNQ5PMZHZbHgoduR__Sb7NhHdBLuHx5H4H3EvKscKToTG0LCa8ViiddiTbWiH26WTq/s1600-h/tv.JPG&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5242388585109691890&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghHyQ8uIXuGHcGG6vLX1Fxc-iZd6ejGQQ2M5prOi_SO7dIiKD2768Upy4yQA80v18ruaqC_7MCRSjNQ5PMZHZbHgoduR__Sb7NhHdBLuHx5H4H3EvKscKToTG0LCa8ViiddiTbWiH26WTq/s200/tv.JPG&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 127px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 151px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Era informasi dan komunikasi yang begitu pesat saat ini rupanya telah merasuki kehidupan berpolitik di negeri ini. Sajian berita dan informasi tentang perkembangan politik yang telah dan sedang terjadi serta estimasi yang akan terjadi di masa mendatang dapat kita nikmati di berbagai media (cetak dan elektronik). Tapi yang lebih menarik adalah munculnya iklan-iklan kampanye yang menonjolkan sosok/figur sesorang yang dianggap mampu dan layak untuk memimpin (baik daerah maupun nasional).  Coba saja kita luangkan waktu untuk menikmati iklan-iklan di televisi, maka beberapa diantaranya pasti muncul iklan kampanye tersebut terutama pada saat prime time.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Berbeda dengan iklan suatu produk, maka iklan kampanye tersebut lebih mengarah pada promosi figur seseorang serta program-program yang akan dijalankan jika figur tersebut terpilih sebagai pemimpin.  Dalam mempromosikan figur, maka di dalam iklan tersebut akan menampilkan sosok the new hero yang dengan akhlaknya dapat membangun daerah tersebut. Sedangkan dalam mempromosikan program yang akan dijalankan dapat dikatakan semuanya memiliki tema yang sangat klise yaitu kesejahteraan rakyat. Sebaliknya seperti halnya iklan suatu produk, maka pesan yang ingin disampaikan sebenarnya hanya ingn membujuk para audiensi untuk memilih sosok yang ditawarkan tersebut pada saat dilakukan pemilihan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iklan merupakan salah satu media informasi dan komunikasi yang cukup ampuh untuk menarik minat dengan menanamkan suatu gambaran untuk menumbuhkan persepsi bagi seseorang tentang sesuatu.  Dalam suatu usaha bisnis yang proft oriented, promosi melalui iklan memerlukan suatu biaya / cost yang relatif cukup besar dan termasuk dalam slah satu biaya produksi. Tentu saja dalam perhitungan laba rugi, biaya iklan tersebut harus dapat menghasilkan tingkat keuntungan seperti yang diharapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengacu pada penjelasan sederhana seperti tersebut di atas, maka untuk memproduksi sebuah paket iklan kampanye tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit (kalau tidak mau dikatakan mahal). Dengan semakin maraknya iklan kampanye di berbagai media, maka kita dapat membayangkan berapa jumlah besar uang yang dikeluarkan hanya untuk iklan kampanye. Sebuah harga yang cukup mahal dibandingkan dengan kondisi rakyat di negeri ini yang sedang mengalami krisis. Bukankah anggaran yang hanya untuk menonjolkan salah satu sosok /figure tersebut dapat dialokasikan untuk kepentingan meningkatkan kesejahteraan rakyat negeri ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fenomena iklan kampnye yang terjadi di negeri ini, barangkali merupakan suatu proses indusrialisasi politik dimana politik pada saat ini sudah menjadi lahan bisnis yang profit oriented dengan segala perhitungan untung dan ruginya.  Proses tersebut merupakan suatu proses yang tidak dapat kita tolak karena imbas dari globalisasi di era informasi dan komunikasi saat ini.  Hal yang paling mengkhawatirkan adalah jika proses industrialisasi politik berjalan secara kebablasan, sehingga yang diperhitungkan hanya untung dan rugi dalam menjalankan industri tersebut, sedangkan tujuan dari politik tersebut akhirnya hanya mengabaikan kepentingan rakyat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Secara tegas dapat dikatakan, bagaimana mungkin akan memikirkan kesejahteraan rakyat, jika yang dipikirkan terlebih dahulu adalah bagaimana cara mengembalikan modal yang telah dikeluarkan untuk berpolitik (salah satunya melalui iklan) dan kemudian baru memikirkan cara memperoleh keuntungan agar dapat membesarkan usaha industri politknya di masa datang.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html&quot;&gt;Politikus Kutu Loncat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7347212771437953854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7347212771437953854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/iklan-kampanye.html' title='Iklan Kampanye'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghHyQ8uIXuGHcGG6vLX1Fxc-iZd6ejGQQ2M5prOi_SO7dIiKD2768Upy4yQA80v18ruaqC_7MCRSjNQ5PMZHZbHgoduR__Sb7NhHdBLuHx5H4H3EvKscKToTG0LCa8ViiddiTbWiH26WTq/s72-c/tv.JPG" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-394251366750843645</id><published>2008-09-05T11:33:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:28:22.189+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kampanye"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><title type='text'>Politikus Kutu Loncat</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikfkxfYjNRiog9EZqs5xA4uw2tIYQN-3hzd1pgU4kVnYAFHk-L-H7qJ3UcHDpXcMgLiPqNbnhu5u0K3VLPdMba_2qafWSt0ieZi5f2Xxw9R2fO5IhrllsE_8hXcnNBWl6Qx-dMYuo61vDO/s1600-h/the+face.JPG&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5241373686395401426&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikfkxfYjNRiog9EZqs5xA4uw2tIYQN-3hzd1pgU4kVnYAFHk-L-H7qJ3UcHDpXcMgLiPqNbnhu5u0K3VLPdMba_2qafWSt0ieZi5f2Xxw9R2fO5IhrllsE_8hXcnNBWl6Qx-dMYuo61vDO/s200/the+face.JPG&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 129px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 175px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Masa pemilihan umum di negeri ini sering menyajikan episode-episode yang sangat menarik bagi kita terutama yang terkait dengan tingkah polah para pihak-pihak yang memiliki kepentingan pada pemilu tersebut baik secara pribadi maupun golongannya.  Salah satu episode yang perlu kita simak kali ini adalah fenomema sebagian politikus di negeri ini yang berperilaku sebagai “kutu loncat”.  Istilah ‘kutu loncat” tersebut muncul untuk menyebut para politikus yang berpindah dari partai satu ke partai lainnya atas inisiatifnya sendiri.  Tentu saja kita sebagai penonton episode tersebut tidak tahu secara pasti tujuan yang paling hakiki dari para politikus “kutu loncat” tersebut sehingga bermigrasi ke partai lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Sikap untuk menjadi “kutu loncat” merupakan perbuatan yang sah-sah saja dalam kehidupan berdemokrasi, karena memang tidak ada merasa dirugikan dengan adanya fenomena tersebut.  Bagaimanapun juga konstitusi negeri ini sudah menjamin kebebasan berpendapat, bermusyawarah dan berorganisasi bagi setiap warga negara.  Pertanyaan yang paling mendasar adalah apa sebenarnya tujuan dan obsesi para politikus “kutu loncat” tersebut dan kenapa kemunculannya justru sering terjadi di saat menjelang pemilu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditinjau dari logika yang paling sederhana, maka kelakuan para “kutu loncat” tersebut sudah menunjukkan tidak memiliki prinsip politik yang tegas dan selalu berusaha menemukan tempat baru yang dianggapnya paling nyaman untuk melampiaskan hajat kepolitikannya.  Sedangkan dari segi loyalitas, maka sikap “kutu loncat” sangat diragukan kesetiannya terhadap suatu organisasi selama dianggapnya belum memberikan keuntungan pribadi bagi dirinya. Jika demikian apakah para “kutu loncat” tersebut akan loyal terhadap rakyat, seperti janji-janji yang diucapkan pada saat menjelang pemilu.  Barangkali hanya dan biar mereka sendiri yang menyimpulkan jawabannya secara  norma dan etika kemanusiaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebaliknya, menanggapi julukan  tersebut para “kutu loncat” memberikan berbagai alasan dan sebab kenapa mereka berpindah dari partai satu ke partai lainnya. Dari berbagai macam alasan yang diberikan tersebut, sebenarnya ada suatu kesamaan yaitu : mereka menjadi “kutu loncat” karena belum/tidak dapat menyalurkan aspirasinya di partai sebelumnya sehingga harus berpindah ke partai lain yang platform kepartainnya sesuai dengan aspirasinya.  Apapun alasan dan jawaban yang mereka berikan tersebut, hendaknya jangan dijadikan sebagai suatu pembenaran dari sesuatu perbuatan yang belum tentu benar.  Pembenaran adalah upaya memberikan suatu kebenaran secara subyektif dengan maksud dan tujuan tertentu, sedangkan kebenaran sudah pasti benar meski tidak dilakukan pembenaran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah pertanyaan lagi terhadap fenomena tersebut di atas yaitu, kenapa partai yang dihinggapi politikus “kutu loncat” tersebut masih mau menerima mereka yang sudah jelas selalu tidak kerasan tinggal di dalam satu partai. Bukankah masih banyak kader-kader partai di negeri ini yang dtidak kalah kualitas dan loyalitasnya dibandingkan dengan para “kutu loncat” itu, atau memang negeri ini sudah mengalami krisis sumberdaya manusia untuk menjadi kader partai, atau barangkalai lebih ekstrim lagi di negeri ini sudah tidak ada lagi yang berminat untuk menjadi kader partai?  Ataukah jumlah partai di negeri ini sudah lebih banyak dari pada kader partai yang tersedia?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;negeri ini pernah terserang hama kutu loncat yang menghancurkan produksi pertanian, jangan sampai fenomena politikus “kutu loncat” ini menimbulkan kerusakan sendi-sendi berdemokrasi di negeri ini.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html&quot;&gt;Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/394251366750843645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/394251366750843645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/09/politikus-kutu-loncat.html' title='Politikus Kutu Loncat'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikfkxfYjNRiog9EZqs5xA4uw2tIYQN-3hzd1pgU4kVnYAFHk-L-H7qJ3UcHDpXcMgLiPqNbnhu5u0K3VLPdMba_2qafWSt0ieZi5f2Xxw9R2fO5IhrllsE_8hXcnNBWl6Qx-dMYuo61vDO/s72-c/the+face.JPG" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-4176302232847476536</id><published>2008-08-30T14:10:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:29:10.811+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Indonesia"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="politik"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="presiden"/><title type='text'>Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikA2cYkk1ovgiEDwzDXRLsl-bjcT7X0mWcAdrTYD4DsxxkQJEA22v8bThwbmzzmYdvK-ge8NU0lzOJHjUeeg-OjtBsTsh4NB7ftedHbTWXPmgWZY6eJU6sDxv5OH_adBadJeXhAERCfEs0/s1600-h/the+king.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5240203900848920610&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikA2cYkk1ovgiEDwzDXRLsl-bjcT7X0mWcAdrTYD4DsxxkQJEA22v8bThwbmzzmYdvK-ge8NU0lzOJHjUeeg-OjtBsTsh4NB7ftedHbTWXPmgWZY6eJU6sDxv5OH_adBadJeXhAERCfEs0/s200/the+king.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: right; height: 93px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 112px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;saat akoe kecil, akoe pernah memiliki cita-cita menjadi seorang presiden&lt;br /&gt;
sebuah cita-cita yang barangkali diimpikan juga oleh jutaan anak kecil lainnya di negeri ini&lt;br /&gt;
presiden, merupakan sebuah kata yang mudah untuk diucapkan dan mewakili banyak impian untuk dijadikan cita-cita&lt;br /&gt;
presiden, setiap warga negara boleh menjabatnya sesuai acuan konstitusi&lt;br /&gt;
presiden, sebuah jabatan yang cukup membanggakan sehingga wajar jika diperebutkan banyak orang bukan hanya oleh anak-anak kecil&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
saat negeri-koe ini sedang dalam kondisi mengkhawatirkan, kenapa justru jalan untuk menjadi presiden hanya dimiliki oleh segelintir orang&lt;br /&gt;
syarat untuk menjadi presiden sesuai konstitusi tidaklah sulit, tapi kenapa proses untuk dapat menjadi presiden di negeri ini hanya mampu dipenuhi oleh orang-orang dari golongan tertentu&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini untuk dapat mencalonkan diri sebagai presiden haruslah dari kaum yang berduit agar mampu mengkampanyekan dirinya secara mahal di berbagai media&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini untuk dapat mencalonkan diri sebagai presiden haruslah memiliki multi kepribadian, di satu saat bisa menjahati rakyat dan di saat lain bisa berubah “menyayangi” rakyat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini untuk dapat mencalonkan diri sebagai presiden haruslah menguasai ilmu hitung dagang, yaitu bagaimana caranya dapat mengembalikan modal yang telah dikeluarkan untuk menjadi presiden dan tentu saja cara untuk meraup keuntungan bila memang terpilih menjadi presiden&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini untuk dapat mencalonkan diri sebagai presiden haruslah memiliki prinsip balas budi, yaitu dengan membagikan “sedikit keuntungan” kepada semua pihak yang telah mendukungya untuk menjadi presiden&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
..... tidaklah mengherankan, jika saat ini jalan untuk menjadi presiden kian hanya dimiliki oleh segelintir orang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini untuk menjadi seorang presiden bukan lagi akhlak yang menjadi kriteria, tapi justru bagaimana akhlak tersebut dapat “dikemas” sebagai penarik simpati terhadap rakyat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini untuk menjadi seorang presiden bukan lagi jiwa kepemimpinan yang menjadi penilaian, tapi ketegaan jiwa untuk mengkebiri jiwa para kader pemimpin agar tidak tumbuh menjadi pemimpin yang sebenarnya di negeri ini&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
.... tidaklah mengherankan, jika saat ini jalan untuk menjadi presiden kian hanya dimiliki oleh segelintir orang&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat akoe kecil, akoe pernah memiliki cita-cita menjadi seorang presiden&lt;br /&gt;
tapi saat ini, obsesi itu rasanya seperti mimpi di dalam impian segelintir orang&lt;br /&gt;
akoe tidak memiliki cukup banyak kekayaan materi untuk dapat mengiklankan diri di berbagai media&lt;br /&gt;
akoe tidak menguasai ilmu “hitung dagang” , sehingga tidak mungkin akoe dapat menghitung untung rugi dalam berpolitik, apalagi dapat memberikan keuntungan bagi dirikoe ataupun golongankoe&lt;br /&gt;
akoe tidak memiliki multi kepribadian, sehingga akoe tidak mungkin berperan sebagai “dasamuka” agar akoe dapat bersalin muka pada saat yang diperlukan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
akoe hanya memiliki keinginan kuat, agar negeri ini bisa berubah dan segera sembuh dari penyakit yang sudah “kronis”&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;.... apakah hanya dengan keinginan itu saja akoe boleh mencalonkan diri sebagai presiden untuk negeri ini ....&lt;br /&gt;
biarlah waktu yang berbicara, mengurai kata tanpa makna&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html&quot;&gt;Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4176302232847476536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4176302232847476536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/bolehkah-akoe-mencalonkan-diri-sebagai.html' title='Bolehkah Akoe Mencalonkan Diri Sebagai Presiden?'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikA2cYkk1ovgiEDwzDXRLsl-bjcT7X0mWcAdrTYD4DsxxkQJEA22v8bThwbmzzmYdvK-ge8NU0lzOJHjUeeg-OjtBsTsh4NB7ftedHbTWXPmgWZY6eJU6sDxv5OH_adBadJeXhAERCfEs0/s72-c/the+king.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-276212102300268981</id><published>2008-08-01T02:16:00.005+07:00</published><updated>2010-09-18T22:30:05.914+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_n2LD-kXuGaqaLUEUNeE7uapxjvXVvTxVrA18CFnVEObPMKT6j6aL4BY-1IbRqTm6LMoRC7XDMi2NPxy9fTgfisYF1kQR0pRHUFEtHbYfS8yHBJAUGz-lCj82uWYsgpFG2Q39fqbDE7PO/s1600-h/people&#39;s.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5229257269066274498&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_n2LD-kXuGaqaLUEUNeE7uapxjvXVvTxVrA18CFnVEObPMKT6j6aL4BY-1IbRqTm6LMoRC7XDMi2NPxy9fTgfisYF1kQR0pRHUFEtHbYfS8yHBJAUGz-lCj82uWYsgpFG2Q39fqbDE7PO/s200/people&#39;s.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 124px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 163px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;font-style: italic; text-align: right;&quot;&gt;kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;merupakan sebait sabda sang konstitusi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
entah, sudah berapa masa tahta kedaulatan itu menghilang dari dekapan rakyat&lt;br /&gt;
tahta yang berukirkan zamrud khatulistiwa dan berlapiskan kemilaunya kemerdekaan&lt;br /&gt;
tahta yang seharusnya dapat menghantarkan negeri ini pada kejayaan&lt;br /&gt;
.......tapi tahta itu telah raib tertelan oleh syahwat kekuasaan dan birahi kerakusan para maling yang berkedok dewata&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
entah, sudah berapa purnama tahta kedaulatan itu terampas dari genggaman rakyat&lt;br /&gt;
tahta yang berpahatkan tetesan keringat dan darah rakyat demi melepas belenggu penindasan&lt;br /&gt;
tahta yang sudah semestinya bisa membebaskan rakyat dari belenggu kemelaratan&lt;br /&gt;
....... tapi tahta tersebut telah tercengkeram dan terselimuti oleh lendir janji-janji para psikopat yang berjubah brahmana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
entah, sudah berapa gerhana tahta kedaulatan itu terlepas dari pelukan rakyat&lt;br /&gt;
tahta yang berlukiskan lima samudera dan lima belantara dalam rangkaian nusantara&lt;br /&gt;
tahta yang sudah selayaknya bisa mewujudkan mimpi rakyat  ’tuk dapat menikmati indahnya intan berlian&lt;br /&gt;
.......... tapi tahta tersebut telah direbut oleh  kebengisan taring para durjana yang bersalin layaknya orang suci&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kini,  setelah sekian kali sang masa menyapa kembali negeri-koe ini&lt;br /&gt;
sudah saatnya tahta kedaulatan itu dikembalikan kepada rakyat, karena memang itu milik rakyat&lt;br /&gt;
tidak mengapa, jika indahnya ukiran tahta itu telah memudar&lt;br /&gt;
biarlah rakyat yang akan membuatnya kembali berkilau&lt;br /&gt;
agar cahayanya dapat menerangi negeri ini menuju kejayaan&lt;br /&gt;
tanpa ada lagi maling yang berkedok dewata&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kini,  setelah sekian kali sang purnama melintas di hamparan khatulistiwa negeri-koe ini&lt;br /&gt;
sudah tiba masanya tahta kedaulatan itu diserahkan kepada rakyat, karena memang itu milik rakyat&lt;br /&gt;
tidak mengapa, jika guratan pahatannya telah tersamarkan oleh busuknya aroma janji palsu&lt;br /&gt;
biarlah rakyat yang akan membuatnya kembali wangi &lt;br /&gt;
agar semerbaknya bisa menunjukkan titian kesejahteraan jauh dari bingkai kemeralatan&lt;br /&gt;
tanpa ada lagi psikopat yang berjubah brahmana&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kini, setelah sekian kali sang gerhana melewati rangkaian nusantara&lt;br /&gt;
sudah waktunya tahta kedaulatan itu diberikan kepada rakyat, karena memang itu milik rakyat&lt;br /&gt;
tidak mengapa, seandainya kemurnian nilai lukisannya telah tergantikan oleh kebengisan&lt;br /&gt;
biarlah rakyat yang akan merawatnya kembali&lt;br /&gt;
agar kemurniannya dapat membuat rakyat mewujudkan impian-impiannya yang selama ini terkubur oleh kemelaratan&lt;br /&gt;
tanpa ada lagi durjana yang bersalin layaknya orang suci&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;sudah saatnya tahta kedaulatan itu diserahkan kepada rakyat,&lt;br /&gt;
karena memang itu milik rakyat&lt;br /&gt;
biarlah kami dan anak cucu kami yang akan menjaga dan merawatnya&lt;br /&gt;
tanpa ada lagi maling, psikopat, dan durjana di negeri-koe ini&lt;br /&gt;
......&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html&quot;&gt;Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ....&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/276212102300268981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/276212102300268981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/08/kembalikan-tahta-kedaulatan-negeri-koe.html' title='Kembalikan Tahta Kedaulatan Negeri-koe Kepada Rakyat'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_n2LD-kXuGaqaLUEUNeE7uapxjvXVvTxVrA18CFnVEObPMKT6j6aL4BY-1IbRqTm6LMoRC7XDMi2NPxy9fTgfisYF1kQR0pRHUFEtHbYfS8yHBJAUGz-lCj82uWYsgpFG2Q39fqbDE7PO/s72-c/people&#39;s.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-8458405565572648154</id><published>2008-07-29T16:16:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:30:31.514+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ……..</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt9I0aip_LbK7CyWLvvyvibT_aYvVQfVllI9YbeOIQgMFdudLIKqOk_7oaX_FD_kgUsudlZjySO6DQ4QeXhlDehujFucS_BntgF3Jd0TrW9FmreqKzQfW641C7z6RqlUv0PsZCkhsLuhH0/s1600-h/KPK.JPG&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5228361351426132626&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt9I0aip_LbK7CyWLvvyvibT_aYvVQfVllI9YbeOIQgMFdudLIKqOk_7oaX_FD_kgUsudlZjySO6DQ4QeXhlDehujFucS_BntgF3Jd0TrW9FmreqKzQfW641C7z6RqlUv0PsZCkhsLuhH0/s200/KPK.JPG&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 156px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 173px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keberanian KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di negeri-koe akhir-akhir ini seakan membawa angin segar di saat rakyat di negeri ini merasa gerah dengan tingkah para koruptor yang semakin memuakkan .....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keberhasilan KPK dalam mengungkap dan menangkap para koruptor di negeri ini adalah sebuah prestasi tersendiri mengingat kasus yang diungkap tersebut melibatkan para pelaku dari berbagi instansi dan sektor. Aksi penangkapan para koruptor oleh KPK di berbagai media massa baik cetak maupun elektronik merupakan sebuah tontonan yang cukup menghibur, mengingat pemandangan seperti itu jarang atau tidak pernah ditayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Dengan aksi tersebut, seakan KPK telah menjadi ”pendekar” baru dalam menumpas para mafia korupsi yang telah membuat melarat negeri ini. Pendekar yang yang menjadi harapan rakyat sekaligus pendekar yang di”takuti’ oleh para koruptor di negeri ini. Menjadi harapan, karena selama ini para koruptor sekan menjadi sosok yang tak tersentuh oleh hukum meski tingkah polahnya sudah sangat kasat mata. Ditakuti, karena metode dan teknologi yang digunakan sebagai senjata oleh KPK dalam mengungkap dan menangkap koruptor, KPK terbilang sudah cukup canggih dan hampir menyerupai cara-cara intelijen. Teknologi penyadapan telepon sebagai slah satu cara yang digunakan tersebut, seakan-akan telah menelanjangi para koruptor di depan pengadilan dan diketahui oleh masyarakat luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ditinjau dari kinerjanya tersebut, sudah selayaknya kita secara obyektif mengucapkan salut kepada KPK. Tetapi secara kronologis politis, sebenarnya masih terdapat pertanyaan besar yang masih perlu dijawab dengan hati nurani para pemegang kekuasaan dan pengambil keputusan di negeri ini, pertanyaan tersebut antara lain :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mengapa aksi KPK dalam mengungkap dan menangkap para koruptor terlihat intensif pada saat mendekati berakhirnya masa pemerintahan pemegang kekuasaan akan berakhir? Ditinjau dari pertanyaan ini, secara obyektif harus diakui bahwa KP terlihat over actng justru pada saat-saat terakhir ini, sehinga apa yang dilakukan oleh KPK terkesan kejar tayang untuk memenuhi setoran dan melengkapi raport kinerja pemerintahan sekarang. Kalau kondisi ini benar adanya maka dapat dikatakan KPK merupakan salah satu alat kekuasaan untuk mendapatkan kesan yang bagus di mata rakyat, sehinga peluang untuk dapat berkuasa kembali pada periode berikutnya menjadi lebih besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengapa koruptor yang ditangkap masih terbatas pada level pelaku kelas teri, meskipun berasal dari instansi yang cukup hebat? Meskipun secara kuantitas KPK menunjukkan kinerja yang cukup bagus, tapi secara kualitas koruptor yang berhasil ditangkap belumlah memuaskan.  Bagaimanapun juga, keberanian KPK dalam mengungkap koruptor belum menyentuh para pentolan mafia korupsi.  Secara logika jika para koruptor yang ditangkap dari golongan tertentu, secara organisasi sangatlah mustahil para pentolan tersebut tidak mengetahui sepak terjang anggota golongannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengapa koruptor yang ditangkap cenderung berasal dari berbagai golongan tertentu ? Fenomena ini seperti halnya kegiatan arisan, bagi golongan yang belum mendapat jatah anggota golongannya untuk ditangkap KPK, maka hanya tinggal menunggu giliran. Secara politis maka memunculkan kesan bahwa KPK merupakan alat yang digunakan oleh golongan tertentu untuk menjatuhkan image musuh-musuh politiknya.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Selain ketiga pertanyaan tersebut di atas tentu saja masih banyak pertanyaan dan pernyataan antara pro dan kontra yang menyangkut kinerja KPK, tapi apapun wacananya kita semua berharap agar KPK menjadi sosok pendekar yang benar-benar menjalankan misi dan tugasnya secara independen tanpa ada intervensi dan golongan yang memanfaatkannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;We wish, hopefully KPK still have bravery to destroy corruption latent danger in this country ...........................&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html&quot;&gt;Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8458405565572648154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8458405565572648154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/semoga-kpk-komisi-pemberantasan-korupsi.html' title='Semoga KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Masih Punya Nyali ……..'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjt9I0aip_LbK7CyWLvvyvibT_aYvVQfVllI9YbeOIQgMFdudLIKqOk_7oaX_FD_kgUsudlZjySO6DQ4QeXhlDehujFucS_BntgF3Jd0TrW9FmreqKzQfW641C7z6RqlUv0PsZCkhsLuhH0/s72-c/KPK.JPG" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-7401962228476455761</id><published>2008-07-22T19:01:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:30:57.584+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYAqFFnoKFqBDlk85N2WTmXFLkAdpvEiXnZekYyORlK_QHkZiPv4HcNacOUi_WllRLmAK54awlGU4S36T4J0SoE0XSUX-BYqmk9VG72L90kh1jr1wONc6w5FwruDLSBa4dqqhoenn2t-E9/s1600-h/image+leader1.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5225800871547733586&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYAqFFnoKFqBDlk85N2WTmXFLkAdpvEiXnZekYyORlK_QHkZiPv4HcNacOUi_WllRLmAK54awlGU4S36T4J0SoE0XSUX-BYqmk9VG72L90kh1jr1wONc6w5FwruDLSBa4dqqhoenn2t-E9/s200/image+leader1.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: right; height: 103px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 101px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;negeri-koe ini terlahir dari rahim sang ibu dalam kondisi beraneka ragam, dan tidak semua negri di dunia ini memilikinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
keanekaragaman yang dapat membawa berkah tetapi dapat pula menimbulkan petaka&lt;br /&gt;
berkah, kalau semua potensi keanekaragaman tersebut dapat disatukan dan dimanfaatkan untuk membangun negeri demi kesejahteraan semua rakyat yang bernaung di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
petaka, kalau kenekaragaman tersebut hanya memicu konflik yang pada pada akhirnya tercerai berai entah ke mana.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
antara berkah dan petaka sebenarnya hanya dibatasi oleh seuntai benang tipis yang bernama akhlak dan diantara keduanya bisa berubah dengan tiba-tiba jika sang waktu menghendakinya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini negeri-koe ini dapat dikatakan sudah diambang petaka, karena banyak orang tanpa akhlak dengan membawa panji-panji golongannya yang juga tanpa akhlak saling berebut untuk menjadi nakhoda bagi bahtera negeri-koe ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
kemanakah bahtera negeri-koe ini akan dibawa untuk berlabuh .....&lt;br /&gt;
sampai detik ini ..... belum ada seorangpun yang dapat menjawabnya&lt;br /&gt;
karena memang belum ada seorang yang benar-benar menjadi nakhoda bagi bahtera negeri-koe&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
saat ini negerikoe butuh seorang pemimpin, bukan seorang presiden&lt;br /&gt;
pemimpin adalah seseorang yang yang berani untuk disalahkan jika ada para pembantunya telah mengkhianati rakyat.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pemimpin adalah seseorang yang berdiri paling depan jika ada negeri lain yang mencoba untuk melecehkan harga diri negeri ini .....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pemimpin adalah seseorang yang bersedia untuk menahan rasa laparnya agar rakyat dapat merasakan secuil harapan akan wanginya nasi di negerinya sendiri ...&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pemimpin adalah seseorang yang bersedia untuk berdiri pada antrian paling belakang jika memang rakyat merasakan mahalnya harga minyak .....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pemimpin adalah seseorang yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk memberantas para mafia dari segala mafia yang telah membikin melarat negeri ini .....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pemimpin adalah seseorang yang dapat melindungi rakyatnya dari intimidasi negeri lain dalam bentuk apapun.....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
pemimpin terlahir bersama sang akhlak ......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sudah banyak presiden di negerikoe ini ....&lt;br /&gt;
sudah banyak pula kedukaan sang jelata ....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
presiden di negerikoe terlahir berdasarkan konstitusi .....&lt;br /&gt;
konstitusi yang dijadikan pembenaran bagi semua tingkah polah panji-panji golongan&lt;br /&gt;
panji-panji golongan yang senantiasa berhitung rugi laba meski harus mendurhakai sang jelata&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
....... seorang presiden bukanlah seorang pemimpin&lt;br /&gt;
....... tapi seorang pemimpin bisa menjadi seorang presiden&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dan yang pasti, saat ini negerikoe butuh seorang pemimpin bukan seorang presiden ....&lt;br /&gt;
agar keanekaragaman negerikoe dapat disatukan dalam keberkahan.......&lt;br /&gt;
dan rakyat dalam bahtera negeri-koe ini dapat  berlabuh dalam kesejahteraan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html&quot;&gt;Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7401962228476455761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7401962228476455761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/saat-ini-negeri-koe-butuh-seorang.html' title='Saat Ini, Negeri-koe Butuh Seorang Pemimpin Bukan Seorang Presiden'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYAqFFnoKFqBDlk85N2WTmXFLkAdpvEiXnZekYyORlK_QHkZiPv4HcNacOUi_WllRLmAK54awlGU4S36T4J0SoE0XSUX-BYqmk9VG72L90kh1jr1wONc6w5FwruDLSBa4dqqhoenn2t-E9/s72-c/image+leader1.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-2102830363915896560</id><published>2008-07-12T03:05:00.006+07:00</published><updated>2010-09-18T22:31:34.731+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNHArrYCAbr1RIgnZtRBTinsizcAWCfkiSMz23leUUxRTFlQVFdvAlUSsM5gkq7hmA5PAfChIR2iDkelZ7TsgQtyblpAYa_HjxgSwiPp4u1lU3Sai9RueIZk92-VkKCcfTbsNyWo26hJQn/s1600-h/partai+semusim.JPG&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5221849191300846450&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNHArrYCAbr1RIgnZtRBTinsizcAWCfkiSMz23leUUxRTFlQVFdvAlUSsM5gkq7hmA5PAfChIR2iDkelZ7TsgQtyblpAYa_HjxgSwiPp4u1lU3Sai9RueIZk92-VkKCcfTbsNyWo26hJQn/s200/partai+semusim.JPG&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 130px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 112px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Negeri-koe memang terkenal dengan banyak musim baik itu yang terkait dengan cuaca, buah-buahan, sekolah ..... dan sekarang yang lagi semarak adalah banyaknya partai-partai yang bermunculan seperti jamur di musim hujan (meskipun sekarang di negeri-koe sedang mulai musim kemarau).  Seperti halnya musim lainnya, musim partai di negeri-koe ini menjadi suatu fenomena yang sangat unik bagi negeri yang sedang dalam proses belajar berdemokrasi. Unik, karena jumlahnya yang banyak dan terkesan latah ..... apalagi dengan atribut / lambang serta nama partai yang begitu berwarna-warni sehingga susah sekali untuk menghitung jumlah nama partai-partai yang ada sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Lalu apakah benar dengan adanya musim partai saat ini berarti negeri-koe sudah beranjak dewasa untuk berdemokrasi atau bahkan sebaliknya. Jika kelahiran partai-partai tersebut adalah murni untuk memajukan iklim politik di negeri ini, maka dapat dikatakan telah terjadi perkembangan yang begitu pesat bagi dunia politik negeri ini. Sebaliknya jika penampakan partai-partai tersebut hanya sekedar latah, maka negeri-koe ini butuh psikiater untuk menyembuhkan penyakit latah tersebut agar tidak menimbulkan rasa malu dalam pergaulan dunia internasional karena akan menjadi bahan tertawaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendirikan sebuah partai adalah hak setiap warga negara karena memang telah diatur dalam konstitusi, tetapi jika partai tersebut dianggap sebagai suatu bentuk “permainan” kekuasaan maka itu berarti telah mempermainkan konstitusi negeri ini. Jika hal ini yang terjadi maka kondisi kehidupan berpolitik di negeri-koe ini sudah sangat parah karena sudah berani mempermainkan konstitusi, sehingga dapat dikatakan pula bahwa negeri-koe ini pun dijadikan ajang “permainan” yang tidak bermutu sama sekali.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Partai di negeri-koe ini jika ditinjau dari musimnya barangkali dapat dibedakan menjadi menjadi dua kategori yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Partai yang tidak mengenal musim, termasuk dalam kategori ini adalah mencakup partai-partai besar dan menjadi pelanggan tetap untuk negeri ini dan dari musim ke musim berikutnya selalu muncul.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;partai semusim, termasuk dalam kategori ini adalah partai-partai yang cuma dapat bertahan dalam satu kali pertandingan dan selanjutnya bersalin rupa untuk musim selanjutnya atau bahkan raib entah kemana. Dan yang menyedihkan pada saat musim partai yang paling banyak bermunculan justru partai yang termasuk dalam kategori ini.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Berbicara tentang musim barangkali rakyat di negeri-koe ini lebih suka membicarakan musim durian (atau musim buah-buahan lainnya) karena rasa dan manfaatnya dapat langsung dinikmati dan pasti selalu ada musimnya. Sedangkan musim partai ? Rakyat sudah malas untuk membicarakannya karena sampai saat ini belum terasa manfaatnya. Musim partai bagi rakyat hanya sebuah tontonan biasa, karena memang tidak menarik untuk diikuti ceritanya dan selalu mudah ditebak akhir ceritanya yaitu pengingkaran terhadap rakyat .....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
……………satu pertanyaan yang ingin akoe ungkapkan ………… apa yang sebenarnya kau cari wahai para pendiri partai ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html&quot;&gt;Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/2102830363915896560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/2102830363915896560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/musim-partai-dan-partai-semusim-di.html' title='Musim Partai dan Partai Semusim di Negeri-koe'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNHArrYCAbr1RIgnZtRBTinsizcAWCfkiSMz23leUUxRTFlQVFdvAlUSsM5gkq7hmA5PAfChIR2iDkelZ7TsgQtyblpAYa_HjxgSwiPp4u1lU3Sai9RueIZk92-VkKCcfTbsNyWo26hJQn/s72-c/partai+semusim.JPG" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-5373210315446005208</id><published>2008-07-03T02:36:00.006+07:00</published><updated>2010-09-18T22:32:06.050+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgma0TWDina_JURPSZms3wmTS0DvPCxaegQLAXLv0vP8mn3TilpVOu7gc6BK0_B5VINER14GRVzPL0wN0esGYQE88GiBTrrjCKUEe4YcEt081iO3SJK_ZETd9PobCSIG_S7OOwD-5Vcr0Y/s1600-h/picture1.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5218506429880697010&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgma0TWDina_JURPSZms3wmTS0DvPCxaegQLAXLv0vP8mn3TilpVOu7gc6BK0_B5VINER14GRVzPL0wN0esGYQE88GiBTrrjCKUEe4YcEt081iO3SJK_ZETd9PobCSIG_S7OOwD-5Vcr0Y/s200/picture1.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: right; height: 143px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 118px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;ada pemilu rakyat didekati ....&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;i&gt;tidak ada pemilu rakyat dijauhi ....&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sepenggal kalimat diatas merupakan sebuah ungkapan yang barangkali lebih tepat untuk menggambarkan siklus fenomena yang terjadi di negeri-koe ini setiap periode lima tahunan yaitu pemilu. Kepedulian terhadap rakyat adalah “produk” yang paling sering dijual oleh para pihak-pihak yang memiliki kepentingan agar dapat memenangkan pesta lima tahunan tersebut. Sebuah kenyataan yang sebenarnya terkandung wanginya kemunafikan dari pihak-pihak tersebut, karena bagaimana akan memahami makna kepedulian terhadap rakyat kalau mereka tidak mau mengerti terhadap beban penderitaan rakyat yang selama ini dialaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Para pihak yang memiliki kepentingan, seakan-akan sudah tidak memiliki rasa malu untuk menjadi para “penjilat rakyat” setiap menjelang pemilu.  Bagaimanapun juga rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi di negeri-koe ini (realita yang hampir tidak pernah disosialisasikan kepada rakyat), sehingga tidaklah mengherankan jika menjelang pemilu banyak pihak berlomba-lomba untuk “mengabdikan diri” kepada rakyat dan siap “melayani” rakyat. Sungguh suatu permainan sandiwara yang dapat dikatakan “menggelikan” tapi berakhir dengan “mengharukan”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Menggelikan&lt;/b&gt;, karena kita disuguhi dengan permainan para ‘badut” yang mencoba menghayati perannya tetapi aktingnya masih amatiran, sehingga adegan demi adegan yang dimainkannya lebih mirip dengan serangkaian episode “dagelan”. Lebih menggelikan lagi, karena sekarang mulai bermunculan iklan-iklan di televisi yang menampilkan pemain-pemain tunggal yang secara mendadak begitu peduli terhadap rakyat, padahal sebelumnya ......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Mengharukan&lt;/b&gt;, karena rangkaian cerita tersebut selalu berakhir dengan “pengkhianatan” terhadap rakyat yang biasanya berujung pada penderitaan. Lebih mengharukan lagi, saat otonomi daerah sekarang ini dimana negeri-koe sedang terjadi “booming” pilkada, maka “produk” kepedulian terhadap rakyat semakin laku pula untuk dijual tentu saja dengan orientasi yang sangat klise seperti telah diungkapkan di atas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemilu/pilkada adalah mutlak untuk dilakukan oleh negeri-koe yang sedang belajar demokrasi, bukan untuk belajar akting dan sandiwara .....&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi di negeri-koe ini yang memang seharusnya “dilayani” dan disejahterakan oleh siapapun pihak pemenang pemilu/pilkada ... &lt;i&gt;forever&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html&quot;&gt;Demonstrasi Tanpa Anarkisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/5373210315446005208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/5373210315446005208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/07/jelang-pemilu-di-negeri-koe-banyak.html' title='Jelang Pemilu, di Negeri-koe Banyak Orang Peduli Rakyat'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgma0TWDina_JURPSZms3wmTS0DvPCxaegQLAXLv0vP8mn3TilpVOu7gc6BK0_B5VINER14GRVzPL0wN0esGYQE88GiBTrrjCKUEe4YcEt081iO3SJK_ZETd9PobCSIG_S7OOwD-5Vcr0Y/s72-c/picture1.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-2609729210470507189</id><published>2008-06-30T17:51:00.007+07:00</published><updated>2010-09-18T22:32:34.081+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Demonstrasi Tanpa Anarkisme</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKcWMoyPsuHNNEJf8GGKADx_05jUBd81igVoJhj-jqDHIbD8Gmx0dkNmF5NYxCD4le96V9QkZfJSCvQczNV3sfdq8L2WUB7d3nnrK8vrpFrmjUX9e_1uAiTC1UruwiwGkGzvLOSBZtbq4/s1600-h/demo.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5217627710307841458&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKcWMoyPsuHNNEJf8GGKADx_05jUBd81igVoJhj-jqDHIbD8Gmx0dkNmF5NYxCD4le96V9QkZfJSCvQczNV3sfdq8L2WUB7d3nnrK8vrpFrmjUX9e_1uAiTC1UruwiwGkGzvLOSBZtbq4/s200/demo.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 129px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 109px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Demonstrasi merupakan salah satu bentuk penyampaian aspirasi/pendapat terhadap suatu kebijakan/keputusan yang telah dikeluarkan oleh para pengambil keputusan di dalam suatu organisasi. Jika ditinjau dari sudut demokrasi, suatu demonstrasi merupakan bentuk kebebasan berpendapat mengeluarkan pendapat sebagai alat kontrol terhadap sebuah keputusan maupun kebijakan agar keputusan/kebijakan tersebut sesuai dengan tujuan yang telah disepakati bersama. Pada lingkup negara, penyampaian aspirasi yang dimaksud terkait dengan keputusan/kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, sedangkan penyelenggaraan suatu demonstrasi itu sendiri di tiap-tiap negara terikat oleh aturan main yang dibuat oleh masing-masing negara dengan mengacu pada norma-norma sosial kemasyarakatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Menyaksikan perkembangan peristiwa yang terjadi di negeri-koe akhir-akhir ini, sungguh membuat hati nurani kita yang paling mendasar akan bertanya, apakah Indonesia sudah terbalut dengan anarkisme ? Kegiatan-kegiatan demonstrasi yang dilakukan satu pekan terakhir hampir semuanya berakhir dengan anarkisme dan kerusuhan yang tentu saja sangat mengganggu/menghambat bahkan merugikan hak-hak orang lain yang seharusnya dihargai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demonstrasi dan anarkisme adalah “dua kutub” yang sangat berbeda tetapi mengapa yang terjadi saat ini (terutama di negeri-koe) kedua hal tersebut justru lebih sering “dikawinkan”.  Demonstrasi seperti telah diuraikan di atas, merupakan alat kontrol terhadap sebuah keputusan maupun kebijakan, sedangkan anarkisme secara eksplisit dapat dikatakan lebih mengarah pada tindakan kriminal, karena telah terjadi perusakan, mengganggu ketertiban umum, bahkan sampai pada tindakan melukai orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai “dua kutub” yang berbeda tentu saja bila dikemas dalam satu paket akan menghasilkan berbagai macam alternatif keluaran dan dampak yang tidak sesuai dengan yang diharapkan.  Demonstrasi merupakan kegiatan yang sah dalam kerangka kehidupan bernegara dan berdemokrasi, sedangkan anarkisme tetap tidak dapat dibenarkan baik dipandang dari sudut hukum maupun norma-norma kehidupan masyarakat.  Dibutuhkan kedewasaan berpikir dan bersikap untuk dapat membedakan diantara keduanya. Mengacu pada dasar pemikiran tersebut, sudah seharusnya kegiatan demonstrasi sebagai salah satu media penyampaian aspirasi tidak dinodai oleh tindakan-tindakan anarkisme dan jika keduanya masih terus dikemas dalam paket yang sama, maka harus berani diakui bahwa siapapun yang terkait di dalamnya adalah orang-orang yang belum dewasa dalam berpikir dan bertindak (kalau memang tidak mau dikatakan kekanak-kanakan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iklim sosial politik yang terjadi di negeri-koe ini memang sedang mulai memanas apalagi menjelang pemilu 2009 sehingga tidak mustahil ubtuk selanjutnya masih ada rangkaian demonstrasi yang dikemas dalam anarkisme karena adanya berbagai factor kepentingan di dalamnya.  Rakyat negeri ini butuh kedamaian, sehingga jika ingin menyampaikan aspirasi hendaknya ditempuh melalui cara-cara damai, jangan sampai makna aspirasi ternodai oleh anarkisme.   Seandainya masih terjadi demonstrasi dengan anarkisme, maka ini berarti kita belum siap untuk membangun negeri ini dalam kerangka negara demokrasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;&lt;b&gt;.....let’s we fight anarchism’s&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Do you like this post, please push on this orange button  &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html&quot;&gt;My Country is Too Many Misteries&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/2609729210470507189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/2609729210470507189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/demonstrasi-tanpa-anarkisme.html' title='Demonstrasi Tanpa Anarkisme'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKcWMoyPsuHNNEJf8GGKADx_05jUBd81igVoJhj-jqDHIbD8Gmx0dkNmF5NYxCD4le96V9QkZfJSCvQczNV3sfdq8L2WUB7d3nnrK8vrpFrmjUX9e_1uAiTC1UruwiwGkGzvLOSBZtbq4/s72-c/demo.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-6044535410904377449</id><published>2008-06-23T17:15:00.012+07:00</published><updated>2010-09-18T22:33:13.427+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Negeri-koe adalah Negeri Penuh Misteri</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTKpR1TXgqty5gxrHULG-XOB8mYiC7tNR8ejGJE4rA0lXrqI46KZr7TGdWKvJ1hKlDTgCLEt-90Jf7XHlt7zXD8I4nFs6xyTjXp7Vphvt8brNd8i5GtbiJzrl9jQKDz0uEBkiXv5nzIMI/s1600-h/gambar1.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5216283732276129282&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTKpR1TXgqty5gxrHULG-XOB8mYiC7tNR8ejGJE4rA0lXrqI46KZr7TGdWKvJ1hKlDTgCLEt-90Jf7XHlt7zXD8I4nFs6xyTjXp7Vphvt8brNd8i5GtbiJzrl9jQKDz0uEBkiXv5nzIMI/s200/gambar1.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 129px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 105px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Adalah sebuah misteri jika sampai saat ini, masih banyak rakyat negeri-koe ini masih merasakan lapar meskipun hidup di dalam “lumbung padi”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah sebuah misteri, jika masih ada rakyat yang harus mengantri minyak di tengah-tengah “ladang minyak”.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah sebuah misteri, jika rakyat harus meninggalkan “negeri emas’, hanya untuk memperoleh “tembaga” di negeri lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;Misteri memang sebuah ungkapan yang menimbulkan banyak tanya tanya bagi yang ingin menguak kebenaran sebuah jawaban, selain itu misteri bisa juga menimbulkan rasa penasaran jika di dalamnya terdapat rangkaian teka-teki yang susah untuk dipecahkan.  Secara dimensi waktu, misteri juga merupakan sebuah misteri jika jawaban dan kenyataan yang terkandung di dalamnya tabu untuk diungkapkan, sebaliknya sebuah misteri dapat berubah menjadi sebuah realitas yang sesungguhnya jika kenyataan dan jawaban yang terkandung di dalamnya berhasil diungkapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Negeri-koe adalah sebuah negeri yang besar dengan kekayaan yang melimpah ruah, sebuah kenyataan yang seharusnya dapat dijadikan sebagai modal untuk menjadikan kejayaan negeri-koe ini dan disegani oleh negeri-negeri lainnya. Negeri yang berusia hampir 63 tahun ini, sudah semestinya tumbuh menjadi negeri yang kaya, kuat dan tangguh di dalam belantara dunia. Tetapi mengapa sampai saat ini obsesi tersebut masih berupa dongeng yang membuai kita ke alam mimpi ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu jawaban singkat unuk menjawab pertanyaan di atas adalah karena negeri-koe ini memang penuh misteri, sehingga arah dan tujuan bahtera negeri ini akan dibawa juga masih merupakan suatu misteri.  Negeri ini memang sedang memainkan opera-opera yang bersifat misteri dengan kehebatan sutradara dan para pemeran yang terlibat di dalamnya . Beberapa episode telah dimainkan, diantaranya yang dapat kita ingat antara lain : (i) Misteri Gedung Bundar; (ii) Misteri Pertikaian Satu Saudara; (iii) Misteri Antrian Minyak; (iv) Misteri Babat Hutan; (iv) Misteri Dana Laut; (v) Misteri Wakil Rakyat; (vi) Misteri Tenggelamnya Para Penguak Misteri; (vii) Misteri Kaburnya Para Juragan Utang, (viii) dan misteri-misteri lainnya yang sampai sekarang masih misteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah cerita msteri memang sangat mengasyikkan bagi yang menyukai misteri, apalagi bagi sang pembuat cerita misteri, semakin banyak orang yang dibuat bingung karena cerita misterinya, maka makin banggalah si pembuat cerita misteri tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tapi bagaimanapun hebatnya suatu misteri,  negeri-koe ini adalah suatu realita, kekayaan negeri-koe ini adalah suatu realita, kebesaran negeri-koe ini adalah suatu realita,  dan yang pasti rakyat butuh suatu realita kemana arah negeri ini akan dibawa menuju kejayaan negeri yang realita tanpa ada lagi cerita-cerita misteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Do you like this post, please push on this orange button  &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Related Posts :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html&quot;&gt;Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html&quot;&gt;Make Indonesia to Peaceful !!!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi ditanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/6044535410904377449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/6044535410904377449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/negeri-koe-adalah-negeri-penuh-misteri.html' title='Negeri-koe adalah Negeri Penuh Misteri'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTKpR1TXgqty5gxrHULG-XOB8mYiC7tNR8ejGJE4rA0lXrqI46KZr7TGdWKvJ1hKlDTgCLEt-90Jf7XHlt7zXD8I4nFs6xyTjXp7Vphvt8brNd8i5GtbiJzrl9jQKDz0uEBkiXv5nzIMI/s72-c/gambar1.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-4605219219069794726</id><published>2008-06-18T17:55:00.008+07:00</published><updated>2010-09-18T22:34:49.195+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="opini"/><title type='text'>Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHX1u3Us3I5-W87bpDf8TKKyAninb4Lf4WNWjTL1IumkaBV6XDFSb59vbtHGDvj__WrTILJ2Tv55_I43V1jjC6FWCqjCfUJ_6pmUhwfpvQK2DaaufUnQ8ajh51bV6Q3Gj_CMTYOH1Os5g/s1600-h/Had-dul.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5216286277762890194&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHX1u3Us3I5-W87bpDf8TKKyAninb4Lf4WNWjTL1IumkaBV6XDFSb59vbtHGDvj__WrTILJ2Tv55_I43V1jjC6FWCqjCfUJ_6pmUhwfpvQK2DaaufUnQ8ajh51bV6Q3Gj_CMTYOH1Os5g/s200/Had-dul.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: left; height: 110px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 104px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sungguh tergelitik hati ini setelah mendengar ungkapan “industri korupsi” dalam sebuah acara diskusi di sebuah media televisi yang mengupas tentang kondisi korupsi yang terjadi di negeri ini.  Ungkapan tersebut tentu saja menyiratkan bahwa korupsi bukan lagi menjadi tradisi tetapi sudah dijadikan sebagai ajang bisnis yang profit oriented dan terorganisir secara profesional.  Kalau memang benar seperti ini kondisinya, maka tidak dapat dipungkiri banyak “investor” yang tertarik untuk menanamkan investasinya di sektor industri korupsi ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Melalui pendekatan industri, maka ada 3 (tiga) kata kunci yang dapat digunakan dalam menilai kondisi korupsi di negeri ini, yaitu :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Profit oriented&lt;/b&gt;. Secara umum, sebuah industri dijalankan adalah untuk mendapatkan keuntungan/profit yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Mengacu pada hal ini, maka kegiatan korupsi dilakukan juga untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau golongannya, kalau tidak menguntungkan tentu saja tidak ada orang yang mau melakukan korupsi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Organisasi&lt;/b&gt;.  Dalam menjalankan sebuah industri diperlukan suatu organisasi yang mengatur tentang hak dan kewajiban, hubungan struktural dan fungsional serta aturan main yang diberlakukan dalam organsasi tersebut.  Mengacu pada hal ini, maka kegiatan korupsi yang dilakukan secara tergonisasi dapat dikatakan sebagai suatu kegiatan yang mengarah pada industri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Profesional&lt;/b&gt;. Pada sebuah industri suatu organisasi memerlukan sumberdaya manusia yang benar-benar profesional agar tujuan usaha industri tersebut dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditentukan. Mengacu pada hal ini, maka kegiatan korupsi yang sudah melibatkan “orang-orang profesional” di bidangnya dapat dikatakan sebagai suatu kegiatan yang mengarah pada industri.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Ketiga kata kunci tersebut di atas jika ditinjau dari sebuah sistem, maka dapat dartikan sebagai berikut : (i) profit oriented merupakan sebuah tujuan/output dari sebuah sistem, (ii) organisasi (dalam hal ini terkait dengan sumberdaya organisasi tersebut) merupakan sebuah input  dalam sebuah sistem, dan (iii) Profesional merupakan salah satu syarat yang dibutuhkan untuk mejalankan sebuah proses pendayagunaan input agar dapat menghasilkan ouput yang diharapkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengacu pada uraian tersebut di atas, maka sebuah “industri korupsi” merupakan sebuah  usaha yang dijalankan oleh suatu organisasi (bukan lagi pribadi/individu) untuk mendapatkan keuntungan (profit oriented) yang dijalankan secara professional dan berlangsung secara sistematis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;lalu benarkah korupsi sudah menjadi sebuah industri baru di negeri ini? Biarlah hati kita masing-masing yang menjawabnya ........&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-3.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-2.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-1.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4605219219069794726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4605219219069794726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/benarkah-korupsi-sudah-menjadi-sebuah.html' title='Benarkah Korupsi Sudah Menjadi Sebuah Industri Baru di Negeri Ini ?'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHX1u3Us3I5-W87bpDf8TKKyAninb4Lf4WNWjTL1IumkaBV6XDFSb59vbtHGDvj__WrTILJ2Tv55_I43V1jjC6FWCqjCfUJ_6pmUhwfpvQK2DaaufUnQ8ajh51bV6Q3Gj_CMTYOH1Os5g/s72-c/Had-dul.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-54166622059577030</id><published>2008-06-10T12:15:00.011+07:00</published><updated>2010-09-18T22:33:39.875+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ekspresi"/><title type='text'>Ciptakan Indonesia Damai !!!</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2U9Sww42ZBJ5WIycq4xfARqPfmbuOyqDMCVSoYEsyleo1NIZiajfjwm1KdnCEhV8bPMMmRvQ4OewJ37dZXXWbAvB4UyqbNvz-GrBG5xv2TbUbHc1aLr21rCffMY06pgE9GBINf5fUku0/s1600-h/bentrok.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5216288648947476562&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2U9Sww42ZBJ5WIycq4xfARqPfmbuOyqDMCVSoYEsyleo1NIZiajfjwm1KdnCEhV8bPMMmRvQ4OewJ37dZXXWbAvB4UyqbNvz-GrBG5xv2TbUbHc1aLr21rCffMY06pgE9GBINf5fUku0/s200/bentrok.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;(ketika negeri ini terbalut dalam pertikaian .....)&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;i&gt;kami ingin Indonesia ini damai&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;damai dalam keanekaragaman&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;aneka ragam dalam kedamaian .....&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Berbagai peristiwa yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, sudah seharusnya membuat kita semua malu baik kepada diri kita sendiri, kepada anak-anak kita, kepada para pendahulu kita, kepada negara-negara lain ....... dan yang pasti malu kepada Pencipta kita&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Malu kepada diri kita, karena telah terkalahkan oleh hawa nafsu sang iblis untuk saling bertikai ...... mengapa begitu mudahnya kita sebagai manusia sebagai mahluk yang mulia menurunkan derajat diri kita sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Malu kepada anak-anak kita, bukankah kita selalu menyenandungkan arti kedamaian sebagai penghantar tidurnya. Kita selalu menjewer telinganya jika melihat anak-anak kita bertikai dengan teman-teman sepermainannya ...... lalu apakah perlu anak-anak kita menjewer telinga kita jika kita terus menerus bertikai hanya ada perbedaan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malu kepada para pendahulu kita, negeri kita bisa merdeka karena tetesan murni darah mereka sebagai waris untuk kita ........ mengapa kita sekarang begitu mudah mengalirkan darah sesama hanya untuk mendewakan panji-panji golongan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Malu kepada negara-negara lain, bukankah kita selalu mengagungkan kepribadian bangsa kita sebagai bangsa yang memiliki pribadi luhur ........ mengapa nilai-nilai keluhuran itu telah dilunturkan oleh merahnya angkara&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
……dan yang pasti kita harus malu kepada Sang Pencipta .... kita sebagai manusia memang tercipta dalam perbedaan agar kita saling mengenal satu sama lain bukan untuk bertikai ............kita tercipta dengan mengemban satu amanat untuk menjadi khalifah di muka bumi sebagai &lt;i&gt;rahmatan lil alamin&lt;/i&gt;........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
hentikan pertikaian di negeri ini ......&lt;br /&gt;
masih berat beban kita untuk mengantarkan anak cucu kita ke hamparan nusantara yang berlimpahkan intan permata terbalutkan kedamaian ........&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;stop the conflicts ......&lt;br /&gt;
stop the violents .......&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;...... make Indonesia to peaceful !!!!!!!&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
lima menit tiga puluh detik&lt;br /&gt;
pasar minggu&lt;br /&gt;
juni dua ribu delapan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
akoe,&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/lima-sunyi-ditanah-bising.html&quot;&gt;lima sunyi di tanah bising&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/ketika-reformasi-di-negeri-ini-telah.html&quot;&gt;ketika reformasi di negeri ini telah terhenti&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/54166622059577030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/54166622059577030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/06/make-indonesia-peaceful.html' title='Ciptakan Indonesia Damai !!!'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2U9Sww42ZBJ5WIycq4xfARqPfmbuOyqDMCVSoYEsyleo1NIZiajfjwm1KdnCEhV8bPMMmRvQ4OewJ37dZXXWbAvB4UyqbNvz-GrBG5xv2TbUbHc1aLr21rCffMY06pgE9GBINf5fUku0/s72-c/bentrok.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-8924744973976051316</id><published>2008-04-29T23:19:00.005+07:00</published><updated>2010-09-18T22:35:25.475+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="humaniora"/><title type='text'>Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 4</title><content type='html'>&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkGt-gSb6mVSzkk7kofPA8pr4BNl_0EIfkoQcFOUMw45-e7i_nhz8Qoj2hXSxjtmXKE8iVWvVufYEudEx7z1d-tHdDX9e3gFljJcs7MUjhOiB_I-_J4eihom99ydDNs3cRPAyuSNxTrWQ/s1600-h/a+human.jpg&quot; onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5216290247493278914&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkGt-gSb6mVSzkk7kofPA8pr4BNl_0EIfkoQcFOUMw45-e7i_nhz8Qoj2hXSxjtmXKE8iVWvVufYEudEx7z1d-tHdDX9e3gFljJcs7MUjhOiB_I-_J4eihom99ydDNs3cRPAyuSNxTrWQ/s200/a+human.jpg&quot; style=&quot;cursor: pointer; float: right; height: 171px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 123px;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Meski manusia dikatakan sebagai mahluk yang mempunyai beberapa kelebihan dan keunggulan dibandingkan dengan mahluk lainnya, pada dasarnya manusia berada dalam terali keterbatasan yang justru muncul dari dirinya sendiri sebagai mahluk individu.  Satu unit individu manusia itu sendiri tersusun dan terbentuk dari dua komunitas yang sangat berbeda penampakannya, yaitu secara fisik meliputi jasad ragawinya dan dapat dilihat secara visual, serta jiwa/psikologis yang penampakannya dapat dirasakan.  Kedua faktor penyusun tersebut selalu berinteraksi untuk menentukan keputusan tindakan yang paling optimal pada saat manusia melakukan aktifitasnya di tengah-tengah masyarakat yang pada akhirnya akan bermuara pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan individu manusia.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Tingkat kebutuhan dan keinginan yang ada dalam pribadi manusia sebenarnya timbul dari kebutuhan dan keinginan jasmaniah dan psikologisnya sendiri yang kemudian akan muncul suatu keputusan bagaimana cara pemenuhan kebutuhan tersebut.  Kondisi tersebut hanya dapat diketahui oleh masing-masing individu manusia dan dapat diinformasikan kepada manusia lainnya melalui komunikasi dan interaksi satu sama lain.  Secara mendasar seorang manusia dapat mengetahui kebutuhan dan keinginan dari fisik dan psikologisnya setelah mendapat tanda (signal) tertentu dari kedua faktor tersebut untuk segera dipenuhi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seseorang yang merasa lapar berarti telah mendapatkan tanda bahwa secara fisik dia membutuhkan makanan untuk menggantikan energi yang telah dipergunakannya.  Begitu pula rasa haus merupakan tanda bahwa tubuh membutuhkan cairan. Tanda yang telah diberikan tersebut akan ditindaklanjuti dengan keputusan bagaimana cara untuk pemenuhan kebutuhan tesebut melalui aktifitas yang akan dilakukannya, sedangkan tanda yang muncul dari kebutuhan secara kejiwaan lebih mengarah pada ekspresi dan obsesi seseorang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adanya faktor kebutuhan dan keinginan itulah yang menjadikan faktor pembatas bagi seorang manusia dalam menjalani kelangsungan hidupnya, tapi kondisi tersebut dapat ditekan oleh manusia itu sendiri dengan penggunaan akal dan pikirannya serta interaksi yang dilakukan dengan sesamanya.  Disadari atau tidak, sesungguhnya dengan semakin berkembangnya pengetahuan dan teknologi dan interaksi yang dilakukan maka tingkat kebutuhan dan keinginan dari manusia semakin berkembang pula.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-3.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-2.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-1.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8924744973976051316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8924744973976051316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-4.html' title='Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 4'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgkGt-gSb6mVSzkk7kofPA8pr4BNl_0EIfkoQcFOUMw45-e7i_nhz8Qoj2hXSxjtmXKE8iVWvVufYEudEx7z1d-tHdDX9e3gFljJcs7MUjhOiB_I-_J4eihom99ydDNs3cRPAyuSNxTrWQ/s72-c/a+human.jpg" height="72" width="72"/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-1325852377868315941</id><published>2008-04-29T22:31:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:35:51.154+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="humaniora"/><title type='text'>Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Konsep humanisme dalam suatu perusahaan sebagai suatu organisasi dapat dianalogikan sebagai berikut : andaikan semua unsur perusahaan dari berbagai hirarki struktural fungsional berkumpul bersama dalam suatu ruangan, kemudian semua melepaskan seragam dan atribut-atribut fungsional mereka maka akan terlihat suatu pemandangan sekumpulan manusia yang mempunyai kesamaan sifat dasar manusia yang sesungguhnya.  Sifat-sifat dasar itulah yang kadang sering terlupakan dalam menjalankan suatu perusahaan.  Rasa marah, kecewa, ingin dihargai dan dihormati, rasa ingin tahu, benci, frustasi, putus asa, gembira dan sedih serta sifat-sifat dasar lainnya selalu ada pada diri manusia.  Manusia bukanlah robot dan mesin atau seperangkat komputer yang selalu setia dalam menjalankan perintah dan selalu siap untuk diisi program kerja tanpa pernah berkeluh kesah.  Seperangkat teknologi lebih mudah dikendalikan dan dikontrol, sedangkan manusia dengan sifat-sifat dasarnya hanya dapat dikendalikan dan dikontrol oleh dirinya sendiri dengan dukungan dan perhatian dari lingkungan di sekitarnya.  Produktifitas manusia dapat bersifat naik turun tergantung sejauh mana sentuhan humaniora tersebut diterapkan.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Suatu manajemen yang mengacu pada hasil tanpa memperhatikan prinsip humanisme akan mengakibatkan pengeksploitasian manusia semata yang melahirkan ‘robot-robot bernyawa’ yang dipacu untuk menghasilkan produk semaksimal mungkin.  Nilai-nilai antara hak dan kewajiban individu akan terlihat sangat timpang.  Prinsip yang banyak digunakan dalam mengelola sumberdaya manusia adalah pekerja yang membutuhkan perusahaan bukan hubungan yang timbal balik yang saling menguntungkan keduanya, sehingga faktor kepuasan pekerja jarang sekali diperhatikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam suatu manajemen perusahaan terdapat unsur-unsur penyusun yang terdiri atas sumberdaya manusia yang diharapkan dapat bekerja sama satu sama lain.  Kenyataan ini menunjukkan bahwa proses yang berjalan dalam suatu manajemen akan lebih banyak melibatkan faktor emosi dan kejiwaan seseorang.  Faktor ini bisa dianggap sebagai suatu variabel yang bersifat fluktuatif tergantung dari pribadi dan lngkungan dimana suatu individu berada, sehingga dapat dikatakan bahwa suatu perusahaan sebenarnya mempunyai nyawa dan jiwa.  Nyawa yang menentukan mati hidupnya suatu perusahaan akan sangat tergantung dari kemampuan individu sebagai unsur penyusun untuk bertahan dalam menghadapi persaingan.  Jiwa erat sekali hubungannya dengan faktor psikologis dari individu di dalamnya.  Suatu perusahaan akan dapat bertahan jika jiwanya terjaga dalam kestabilan, sehingga hal yang mutlak diperhatikan adalah faktor kejiwaan dari masing-masing individu di dalamnya.  Hal ini akan dapat diraih jika semua komponen secara individu (internal) dapat terpuaskan. Tidak seimbangnya nilai kepuasan tersebut akan membuat suatu perusahaan mudah roboh karena rapuhnya pondasi yang menopangnya.  Sudah selayaknya suatu perusahaan pada era globalisasi ini mulai memberikan sentuhan humaniora dalam menerapkan manajemennya agar perusahaan tersebut dapat terasa hidup dengan nyawa dan jiwa dari individu yang berada di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-1.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-3.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/1325852377868315941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/1325852377868315941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-2.html' title='Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-8089455620081115274</id><published>2008-04-29T12:53:00.005+07:00</published><updated>2010-09-18T22:36:15.432+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="humaniora"/><title type='text'>Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Mulai diterapkannya sistem perdagangan bebas membuat dunia bisnis semakin mengglobal.  Persaingan yang muncul sudah demikian ketat karena factor perubahan yang terjadi semakin susah untuk diramalkan.  Bagi suatu perusahaan yang ‘market oriented” mulai menyadari bahwa faktor perubahan tersebut merupakan salah satu faktor penentu dalam pengambilan keputusan.  Konsep ‘konvensional marketing’ mulai ditinggalkan dan saling berlomba untuk menerapkan ‘modern marketing’ agar dapat bertahan ditengah persaingan bisnis yang tidak menentu arah kecenderungannya.  Istilah value, change, marketing mix, brand image, satisfaction dan beberapa istilah lainnya mulai menjadi bagian penting yang bergaris merah untukmenjalankan bisnisnya.  Konsep tersebut dapat dikatakan mengacu pada ‘customer satisfaction’ yang akhirnya bermuara pada ‘customer relationship’.  Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa customer sebagai manusia individu benar-benar dihargai untuk bebas menentukan pilihannya sendiri sesuai dengan kepuasan yang diperoleh.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Adanya perubahan yang mendasar pada pola pikir konsumen ini menuntut suatu perusahaan untuk mengalokasikan anggaran biaya demi keperluan penelitian tingkah laku dan keinginan konsumen yang semakin susah ditebak.  Produk dan jasa yang dilempar ke pasaran telah mengalami diversivikasi sedemikian rupa dalam suatu “ergonomic packaging” hanya untuk memanjakan konsumen.  Tapi apakah semua itu menjamin sebuah perusahaan dapat bertahan ?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dasarnya ada dua konsep ‘satisfaction’ yang perlu diterapkan secara seimbang yaitu pelanggan (external satisfaction) dan pekerja (internal satisfaction).  Pada kenyataanya sering dijumpai hanya external satisfaction yang diperhatikan oleh perusahaan sedangkan secara internal mendapatkan porsi yang kurang atau bahkan terlupakan.  Perusahaan sebagai suatu organisasi kadang tanpa disadari dapat terperangkap dalam model feodalisme dengan pola manajemen yang kaku dan ortodoks yaitu dengan menempatkan seseorang berdasarkan hirarki struktural.  Pola semacam inilah yang sering melahirkan sifat kesewenangan dan arogan yang secara tidak langsung dapat mematikan daya kreatifitas dan inovasi struktur yang berada dibawahnya karena pengambilan keputusan lebih banyak bersifat satu arah.  Model manajemen seperti ini boleh dikata akan menghasilkan struktur organisasi atau perusahaan yang sangat rapuh dan gampang roboh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Internal satisfaction erat kaitannya dengan perusahaan sebagai suatu organisasi dimana unsur-unsur penyusunnya adalah sekumpulan manusia yang berbeda satu sama lain, tapi mempunyai sifat dasar yang relatif sama dipandang dari segi manusia seutuhnya. Pendekatan yang perlu dilakukan dalam proses pemberdayaannya sangat berbeda jauh dengan pengelolaan di bidang teknologi dan infrastuktur.  Manusia adalah mahluk yang mempunyai dimensi perasaan, sehingga konsep humanisme sangat penting untuk diperhatikan dalam masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-2.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-3.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8089455620081115274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/8089455620081115274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-1.html' title='Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-4605885942296535667</id><published>2008-04-29T00:45:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:36:38.559+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="humaniora"/><title type='text'>Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kemampuan inovasi dari manusia dalam mengembangkan teknologi secara terus menerus ternyata mampu membawanya pada penguasaan teknologi informasi dan komunikasi pada pertengahan abad 20.  Saat itulah pertanda mulai tergesernya era industri digantikan oleh era informasi dan komunikasi.  Pada era ini interaksi sebagai salah satu faktor utama dalam hubungan antar sesama manusia (manusia sebagai mahluk sosial) semakin jelas peranannya dan cakupannya.  Interaksi yang terjadi tidak lagi terbatas pada komunitas tertentu yang sempit tapi sudah meluas antar berbagai wilayah di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Perkembangan informasi dan komunikasi yang begitu pesat semakin mempersempit dimensi jarak dan waktu hampir di semua belahan bumi ini.  Manusia bisa saling berinteraksi satu sama lain dari segala penjuru dunia negara dalam waktu yang relatif singkat.  Berbagai peristiwa yang terjadi dapat disaksikan langsung secara akurat dan cepat dengan ditunjang oleh kecanggihan teknologi yang diciptakannya.  Kecenderungan seperti ini ternyata mampu  membawa perubahan yang demikian hebatnya pada pola pikir manusia yang pada akhirnya membuat pergeseran pada nilai-nilai dan sistem yang ada di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Bagi manusia era seperti ini merupakan era pencerahan terhadap dirinya sebagai individu karena dapat melakukan pembelajaran dengan saling berinteraksi satu sama lain untuk bebas dalam menentukan pilihannya sendiri.  Manusia semakin menyadari bahwa era sekarang bukan jamannya lagi perbudakan dan feodalisme di berbagai aspek kehidupan dimana manusia yang satu bisa menindas yang lainnya yang pada akhirnya hanya akan memunculkan kasta atau klasifikasi tinggi rendahnya kedudukan seseorang dilingkungan dimanapun ia berada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perubahan yang terjadi juga membawa dampak pada perubahan sistem pemerintahan di beberapa negara. Runtuhnya negara-nagara Eropa Timur, mulai ditinggalkannya azas komunis dan ambruknya rezim-rezim otoriter, merupakan sebagian bukti sedang berlangsung perubahan yang nyata di dunia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mulai diterapkannya sistem perdagangan bebas membuat dunia bisnis semakin mengglobal.  Persaingan yang muncul sudah demikian ketat karena factor perubahan yang terjadi semakin susah untuk diramalkan.  Bagi suatu perusahaan yang ‘market oriented” mulai menyadari bahwa faktor perubahan tersebut merupakan salah satu faktor penentu dalam pengambilan keputusan.  Konsep ‘konvensional marketing’ mulai ditinggalkan dan saling berlomba untuk menerapkan ‘modern marketing’ agar dapat bertahan ditengah persaingan bisnis yang tidak menentu arah kecenderungannya.  Istilah value, change, marketing mix, brand image, satisfaction dan beberapa istilah lainnya mulai menjadi bagian penting yang bergaris merah untuk menjalankan bisnisnya.  Konsep tersebut dapat dikatakan mengacu pada ‘customer satisfaction’ yang akhirnya bermuara pada ‘customer relationship’.  Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa customer sebagai manusia individu benar-benar dihargai untuk bebas menentukan pilihannya sendiri sesuai dengan kepuasan yang diperoleh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-2.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-1.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4605885942296535667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/4605885942296535667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-3.html' title='Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-2593353020290725407</id><published>2008-04-28T22:32:00.005+07:00</published><updated>2010-09-18T22:37:00.650+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="humaniora"/><title type='text'>Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seperti telah disebutkan pada pembahasan sebelumnya manusia selalu membuat perubahan sebagai wujud penyempurnaan dari apa yang telah dihasilkan sebelumnya termasuk dalam hal organisasi dan manajemen.  Manusia mulai menyadari bahwa konsep yang telah dibuatnya tersebut ternyata berimplikasi pada berkurangnya makna eksistensi yang sebenarnya dari manusia itu sendiri.  Struktur, hirarki serta aturan-aturan yang diterapkan pada konsep organisasi dan manajemen rupanya telah membuat manusia terperangkap dalam kelas-kelas sosial yang berbeda satu sama lain.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Pengertian manusia seutuhnya yang pada dasarnya bebas untuk mengekspresikan diri melalui akal, jiwa dan rohaninya tanpa terkungkung oleh aturan dan hirarki semakin lama semakin kabur dalam kondisi tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Pengaburan makna eksistensi manusia seutuhnya tidak hanya terjadi pada suatu komunitas tertentu tapi juga semakin meluas pada wilayah yang lebih besar.  Era imperialisme, dimana bangsa yang tingkat penguasaan teknologinya lebih tinggi mulai menindas bangsa lain yang sumberdaya alamnya melimpah.  Perbedaan kelas dalam masyarakat saat itu sangat jelas terlihat antara kaum penindas dan yang tertindas dalam hal penerimaan hak dan kewajibannya sebagai manusia.  Pada era ini dapat dikatakan bahwa kemajuan teknologi banyak dijadikan sebagai ujung tombak dalam proses pembodohan masyarakat yang tertindas dengan mengaburkan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki.  Gambaran sosial ini bahkan berlangsung hingga ratusan tahun sampai manusia menyadari telah terjadi penyimpangan yang berarti pada makna manusia yang seutuhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada dekade awal abad 20 keberadaan manusia mulai ditinjau kembali yang salah satu diantaranya melalui Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusi Perserikatan Bangsa-Bangsa Pasal 29 ayat 1 yang berbunyi, “ Setiap orang mempunyai kewajiban terhadap masyarakat dan hanya di situ ia dapat mengembangkan dirinya secara merdeka dan penuh “.  Deklarasi tersebut mengisyaratkan bahwa bahwa manusia di dunia menyadari kekeliruan dan penyimpangan yang terjadi pada konsep humanisme selama ini dan perlu segera dikembalikan pada makna yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Keadaan tersebut di atas ternyata mampu membawa pergeseran yang cukup berarti di berbagai hal dan bidang.  Konsep-konsep dasar tentang organisasi dan manajemen mulai dikaji ulang, dimana eksistensi manusia dipandang sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan dalam mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.  Manusia telah dianggap sebagai suatu variabel dalam suatu proses kegiatan yang pendekatannya berbeda dengan variabel-variabel lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-2.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-1.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-3.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html&quot;&gt;Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1 &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/2593353020290725407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/2593353020290725407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya.html' title='Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2076650259834986975.post-7729963638934904875</id><published>2008-04-24T14:08:00.004+07:00</published><updated>2010-09-18T22:37:27.867+07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="humaniora"/><title type='text'>Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Manusia seutuhnya adalah sebuah matriks yang mempunyai akal, jasmani dan rohani.  Pemahaman terhadapnya memerlukan pendekatan multi dimensional dengan tidak melupakan kodratnya sebagai mahluk pribadi dan sosial.  Melalui akalnya manusia dapat menciptakan dan mengembangkan teknologi, lewat jasmaninya manusia dapat menerapkan dan merasakan kemudahan yang diperolehnya dari teknologi tersebut sedangkan melalui rohani terciptalah peradaban.  Lebih dari itu melalui ketiganya (akal, jasmani, rohani) manusia dapat membuat perubahan di berbagai bidang sesuai dengan perjalanan waktu yang dilaluinya sebagai upaya penyesuaian terhadap perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitarnya.  Aspek inilah yang menjadi pembeda antara manusia dengan mahluk lainnya dalam hal kemampuannya beradaptasi dengan alam.  Peradaban hanya dikenal oleh manusia, sedangkan mahluk lain melakukan adaptasi dengan perubahan alam melalui proses evolusi jasmaniahnya.&lt;br /&gt;
&lt;div class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a name=&#39;more&#39;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai mahluk pribadi, manusia terus melakukan interaksi dengan sesamanya sebagai jalan mencari pemahaman tentang dirinya, lingkungan dan sarana untuk pemenuhan kebutuhan yang tidak dapat diperolehnya sendiri.  Interaksi itu sudah tercipta sejak manusia masih berada di dalam kandungan ibunya dan terus berkelanjutan sampai dia dilahirkan yang kemudian tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa dengan bentuk interaksi yang semakin komplek dalam mengenal lingkungan sekitarnya.  Interaksi tersebut sebagai cikal terbentuknya suatu komunitas sosial yang selanjutnya melahirkan aturan-aturan dan norma yang disepakati bersama untuk mengatur interaksi yang terjadi tersebut.  Faktor interaksi, komunitas sosial dan aturannya serta norma yang dijalani manusia tersebut kelak menjadi konsep suatu organisasi dan manajemen yang sebenarnya sudah dikenal sejak dulu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarah peradaban manusia menunjukkan bahwa konsep dasar keorganisasian dan manajemen bukan merupakan  sesuatu yang baru.  Beberapa peninggalan bersejarah baik yang berupa bangunan, tulisan atau yang sejenisnya dari beberapa dinasti di seluruh dunia yang dibuat beberapa ribu tahun silam merupakan saksi bisu yang menguatkan pernyataan di atas.  Keberadaan dinasti tersebut seolah mengatakan bahwa masyarakat pada saat itu sudah mengenal organisasi yang mengatur segala macam interaksi yang terjadi antar individu dalam masyarakat, sedangkan peninggalan sejarah (misalnya tujuh keajaiban dunia) bisa dikatakan sebagai sebuah maha karya yang tak akan terwujud bila proses pembuatannya tidak menggunakan konsep manajemen yang benar-benar brilian.   Tingkat penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan pada saat itu yang masih sangat minim, membuat konsep-konsep manajemen dan organisasi pada era tersebut tidak dapat tertuang dalam konsep yang tersusun secara sistematis sebagai bahan studi banding dengan konsep yang ada sekarang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.feedburner.com/fb/images/pub/feed-icon16x16.png&quot; style=&quot;border: 0pt none; vertical-align: middle;&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/EpisodeKata&quot; rel=&quot;alternate&quot; type=&quot;application/rss+xml&quot;&gt;Subscribe in a reader&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style=&quot;color: #993300; font-weight: bold;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
Artikel Terkait :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-2.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manajemen-dengan-sentuhan-humaniora-1.html&quot;&gt;Manajemen dengan Sentuhan Humaniora - 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-3.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya.html&quot;&gt;Manusia, Interaksi dan Perkembangannya - 2&quot;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7729963638934904875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2076650259834986975/posts/default/7729963638934904875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://episode-kata.blogspot.com/2008/04/manusia-interaksi-dan-perkembangannya-1.html' title='Manusia. Interaksi dan Perkembangannya - 1'/><author><name>marindro</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10378109985835832547</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcXN_cZVi8Becm_vcWIuls-mXzL2tOi2fFEBIK2YQJ07MmexqaP9PP7NUogLrRXVzHB300Q77FbCrimmXGEVvTn7pq8EG02V0W8CjLTIY_Eik0ZoDc70SEbe1O-BYqVUEhb9wf0PBSNNVCIVXklpLKdlWf_Jg4A3dQIwPfmfwZVw9GlA/s1600/20170818_215851.webp'/></author></entry></feed>