<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055</atom:id><lastBuildDate>Thu, 16 Feb 2012 16:45:28 +0000</lastBuildDate><category>Teori Singkat</category><category>Monthly Event</category><category>News</category><category>Market Review</category><title>Bursa Saham</title><description>news saham dan prediksi</description><link>http://bursasaham-09.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Danarecom)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/BursaSaham" /><feedburner:info uri="bursasaham" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-3789718007920831817</guid><pubDate>Mon, 18 May 2009 05:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-18T12:06:50.216+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>berhubung dengan koneksi inet saya yang baru -baru ini tidak berjalan dengan lancar&lt;br /&gt;maka postingan saya untuk sementara ini akan di hentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi yang berminat untuk diteruskan &lt;br /&gt;bs posting di widget shout sebelah kanan&lt;br /&gt;terima kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-3789718007920831817?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/gcTqdiQLBP0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/gcTqdiQLBP0/berhubung-dengan-koneksi-inet-saya-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/berhubung-dengan-koneksi-inet-saya-yang.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-9153955590385558472</guid><pubDate>Fri, 15 May 2009 02:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-15T09:54:42.327+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Koreksi tajam yang belum pernah terjadi sebelumnya,&lt;br /&gt;akhirnya terjadi saat investor menemukan alasan yang&lt;br /&gt;lebih kuat untuk melakukan profit taking. Anjloknya&lt;br /&gt;saham BUMI memimpin penurunan indeks disusul oleh&lt;br /&gt;saham-saham komoditas lainnya dan kemudian merata ke&lt;br /&gt;sebagian besar saham, terutama ASII, TLKM, BMRI dan&lt;br /&gt;BBRI. Tidak ada yang mencoba menjadi pahlawan saat&lt;br /&gt;tekanan jual terjadi begitu hebat, kecuali beberapa&lt;br /&gt;saham small caps seperti ETWA, SMSM dan TRUB.&lt;br /&gt;Melejitnya TRUB merupakan lanjutan dari kenaikan&lt;br /&gt;beberapa hari sebelumnya ketika tersiar kabar bakal&lt;br /&gt;segera dimulainya eksploitasi batubara di Muara Enim&lt;br /&gt;dengan menunjuk Darma Henwa sebagai kontraktornya.&lt;br /&gt;DEWA pun sempat menguat ke teritori positif terkait&lt;br /&gt;dengan kabar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga saham global dan domestik telah overbought&lt;br /&gt;secara teknikal, sebagian besar diantaranya telah&lt;br /&gt;mencapai atau melebihi target teknikal maupun valuasi&lt;br /&gt;harga wajarnya sementara pemulihan ekonomi Amerika&lt;br /&gt;yang menjadi biang krisis kembali menjadi pertanyaan&lt;br /&gt;ketika data penjualan retail mereka turun bulan lalu.&lt;br /&gt;Turunnya data retail tersebut lebih diperhatikan pasar&lt;br /&gt;ketika wabah flu babi dan ancaman bangkrutnya GM&lt;br /&gt;direspon dingin oleh Wall Street. Kini potensi terjadinya&lt;br /&gt;koreksi lanjutan lebih terlihat nyata karena secara teknis&lt;br /&gt;Dow maupun IHSG gagal menembus major resistance di&lt;br /&gt;level 8.620 dan 1.890. Untuk IHSG koreksi ini dapat&lt;br /&gt;merubah trend indeks jika gagal bertahan disekitar level&lt;br /&gt;1740-1720.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-9153955590385558472?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/FsSe9MU3XC4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/FsSe9MU3XC4/koreksi-tajam-yang-belum-pernah-terjadi.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/koreksi-tajam-yang-belum-pernah-terjadi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-4641588213715650211</guid><pubDate>Thu, 14 May 2009 02:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-14T09:39:34.168+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Utk saham-saham lapis kedua dan ketiga yg belakangan ini cenderung naik disarankan sebaiknya investors bermain jangka pendek krn bagaimanapun ada beberapa saham yg fundamentalnya tidak jelas tapi mengalami kenaikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utk saham-saham grup bakrie investors juga disarankan utk waspada krn bisa dikatakan kenaikkan saham grup ini sudah tidak wajar, walau hingga kini terlihat masih up trend.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang ada pihak-pihak tertentu yg ingin mengangkat saham grup ini pada level tertentu utk 'meng-adjust' sesuai level ihsg saat ini krn harganya yg masih rendah dibanding saham lain. Namun bisa juga kenaikkan ini hanya 'sesaat' krn dimainkan oleh pihak tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yg pasti jika turun, penurunannya juga akan cepat, bahkan bisa lebih cepat dari kenaikkannya.&lt;br /&gt;c!tra imoet: Investors sebaiknya jangan terlena dgn kenaikkan ihsg dua hari terakhir ini krn kenaikkan tsb lebih disebabkan saham-saham lapis kedua dan ketiga dng tingkat kenaikkan yg tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bila dicermati, saham-saham blue chips dan berkapitalisasi besar sudah stagnan dan cenderung terkoreksi. Kondisi market yg sebenarnya haruslah dilihat dari pergerakan saham blue chips, bukan dari saham-saham kecil lapis kedua dan ketiga, krn saham-saham tsb tidak bisa mewakili atau memberi gambaran kondisi market yg sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dow yg kemarin kembali terkoreksi 184 poin bisa memberi gambaran bahwa kenaikkan indeks saat ini sebenarnya sudah cukup tinggi, dan mungkin terlalu cepat bila dilihat dari kondisi riil-nya.&lt;br /&gt;c!tra imoet: Jadi sebaiknya investors waspada, walaupun ihsg masih terlihat dalam trend up, tapi sebenarnya ihsg saat ini cenderung stagnan dan terkoreksi. Hanya krn saham-saham lapis kedua dan ketiga, dan juga terutama saham grup bakrie, yg membuat ihsg seolah-olah masih terus naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipastikan, apakah kenaikkan saham-saham tsb krn memang kenaikkan yg bersifat fundamental (dalam arti tidak akan turun lagi ke level terendahnya) atau hanya kenaikkan 'sesaat' krn sedang dimainkan/'digoreng' yg sewaktu-waktu bisa kembali terkoreksi tajam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-4641588213715650211?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/YZzLj38DU38" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/YZzLj38DU38/utk-saham-saham-lapis-kedua-dan-ketiga.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/utk-saham-saham-lapis-kedua-dan-ketiga.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-2339967954353882747</guid><pubDate>Wed, 13 May 2009 02:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-13T09:13:09.266+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>IHSG berhasil rebound dari koreksi yang signifikan setelah&lt;br /&gt;investor secara selektif kembali memburu saham-saham Grup&lt;br /&gt;Bakrie, saham tambang dan energi. Saham Grup Bakrie&lt;br /&gt;kemarin mencatat kenaikan ke level tertinggi barunya dipimpin&lt;br /&gt;BUMI seiring dengan bertahannya harga minyak mentah pada&lt;br /&gt;harga tertingginya disekitar US$59 per barrel. ELTY pun&lt;br /&gt;kembali melonjak menyusul rumor Avenue yang berencana&lt;br /&gt;memperbesar kepemilikannya di perusahaan properti mixed&lt;br /&gt;milik Bakrie pada harga premium. Perubahan besar yang&lt;br /&gt;terjadi pada peta perpolitikan tanah air tidak mempengaruhi&lt;br /&gt;laju penguatan saham Bakrie karena valuasinya dipandang&lt;br /&gt;masih yang paling murah disektornya. Kemudian gain tipis&lt;br /&gt;disejumlah saham blue chips turut memberi kontribusi atas&lt;br /&gt;kenaikan indeks seperti yang terjadi pada TLKM, BBCA dan&lt;br /&gt;UNVR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar saham domestik sekali lagi menunjukkan keperkasaannya&lt;br /&gt;dengan bertahan dari potensi koreksi yang secara logis&lt;br /&gt;seharusnya mulai terjadi saat ini. Overbought bukan alasan&lt;br /&gt;yang bagus untuk melakukan profit taking dan naiknya harga&lt;br /&gt;minyak mentah justru menguntungkan saham komoditas. Bursa&lt;br /&gt;saham regional juga tidak mengindikasikan bakal terjadinya&lt;br /&gt;koreksi yang masif, jadi kenapa IHSG harus turun? Wall Street&lt;br /&gt;yang semalam gamang pun menemukan alasan baru untuk&lt;br /&gt;tetap bertahan positif setelah Alan Greenspan mengatakan&lt;br /&gt;sektor perumahan AS mulai bottoming dan terjadi peningkatan&lt;br /&gt;yang sangat signifikan pada likuiditas. Wall Street yang&lt;br /&gt;sebelumnya dikhawatirkan oleh banjir right issue saham&lt;br /&gt;perbankan dan bangkrutnya GM pun kembali terbuai. Untuk&lt;br /&gt;IHSG, sementara ini masih harus melihat peluang berlanjutnya&lt;br /&gt;kenaikan pada level resistensi di 1.890, karena jika indeks&lt;br /&gt;enggan turun maka terbuka kemungkinan melaju ke level&lt;br /&gt;2.000.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-2339967954353882747?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/GAdN6U5JD6s" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/GAdN6U5JD6s/ihsg-berhasil-rebound-dari-koreksi-yang.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/ihsg-berhasil-rebound-dari-koreksi-yang.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-1040196404823410199</guid><pubDate>Tue, 12 May 2009 02:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-12T09:18:45.618+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>Perusahaan Gas Negara (PGAS) memperkirakan&lt;br /&gt;volume gas yang disalurkan selama 2009 mencapai 700-&lt;br /&gt;800mmscfd. Volume distribusi gas pada Q108 mencapai&lt;br /&gt;72 mmscfd atau naik 37% dibanding periode yang sama&lt;br /&gt;tahun lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-1040196404823410199?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/tcZzkPwLGio" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/tcZzkPwLGio/perusahaan-gas-negara-pgas.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/perusahaan-gas-negara-pgas.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-178080515618954720</guid><pubDate>Tue, 12 May 2009 02:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-12T09:16:36.870+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>IHSG melesat di sesi pagi dan menyentuh level tertingginya&lt;br /&gt;di 1.891 menyusul berlanjutnya aksi beli pemodal atas&lt;br /&gt;sejumlah besar saham favorit, terutama saham-saham yang&lt;br /&gt;terkait komoditas seperti ANTM, TINS, INCO, BUMI, PTBA&lt;br /&gt;dan ITMG. Menyadari bahwa harga saham telah naik&lt;br /&gt;signifikan sejauh ini, profit taking pun merebak di sesi sore&lt;br /&gt;seiring dengan turunnya indeks bursa regional dan futures&lt;br /&gt;indeks Dow Jones. Tidak sedikit saham yang berbalik turun&lt;br /&gt;dari sebelumnya naik tajam, kecuali saham Grup Bakrie&lt;br /&gt;yang masih bertahan dengan rata-rata gain 3,5%. ASII&lt;br /&gt;adalah kontributor penurunan indeks terbesar disusul TLKM,&lt;br /&gt;BBCA dan PGAS. TLKM menemukan alasan untuk turun&lt;br /&gt;setelah melaporkan penurunan laba bersih kuartal I sebesar&lt;br /&gt;22%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koreksi yang terjadi tepat setelah menyentuh garis longterm&lt;br /&gt;uptrend indeks di level 1.890 yang terbentuk sejak&lt;br /&gt;Maret 2003, dan kini berubah menjadi garis resistance bagi&lt;br /&gt;indeks, dapat menjadi indikasi awal potensi berlanjutnya&lt;br /&gt;koreksi. Pola dark cloud pada candlestick indeks yang&lt;br /&gt;terbentuk kemarin menguatkan peluang terjadinya koreksi&lt;br /&gt;lanjutan hari ini. Overbought adalah alasan paling kuat&lt;br /&gt;untuk koreksi karena sejumlah saham telah naik melebihi&lt;br /&gt;target kenaikannya untuk akhir tahun 2009 ini. Jika hasil&lt;br /&gt;stress test dan wabah flu babi tidak dapat menjadi pemicu&lt;br /&gt;turunnya indeks, pasar mungkin akan menemukan alasan&lt;br /&gt;lainnya untuk turun. Jika hari ini kembali koreksi, maka&lt;br /&gt;semakin besar potensi indeks untuk terus melemah hingga&lt;br /&gt;setidaknya level 1.740 dalam jangka pendek.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-178080515618954720?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/nujP8qM95CY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/nujP8qM95CY/ihsg-melesat-di-sesi-pagi-dan-menyentuh.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/ihsg-melesat-di-sesi-pagi-dan-menyentuh.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-6642446687919237333</guid><pubDate>Mon, 11 May 2009 03:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-11T10:17:30.782+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Market Review : indeks berhasil memposisikan pada level yang lebih baik dibandingkan posisi sehari sebelumnya. Indeks melanjutkan kenaikan dengan menguat sebesar 33,68 poin ke posisi 1862,53. Pemicu dari kenaikan indeks tidak lepas pengaruh kuat adanya sentimen positif ke pasar yang terus belanjut hingga perdagangan Jumat lalu. Kenaikan yang terjadi terhadap harga komoditas pertambangan yang dimotori penguatan harga minyak mentah dunia, akhir berlanjut terhadap komoditas pertambangan lannya seperti Nikel, Timah serta Emas yang turut mengalami kenaikan. Demikian halnya yang terjadi pada harga Crude Palm Oil (CPO) di bursa derivatif Malaysia mengalami kenaikan. Faktor dari kenaikan harga-harga komditas tersebut berhasil mengangkat dari harga saham sektor pertambangan dan perkebunan. Saham kelompok ASII kembali mengeliat dan sekaligus menjadi mover bagi indeks dalam perdagangan akhir pekan lalu. Saham ini menguat sebesar Rp2.550 ditutup pada level Rp21.550.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Market View : indeks dalam pekan ini masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan dengan menguji resistance level di 1921. Kenaikan indeks diperkirakan akan mendapat dorong dari munculnya sejumlah sentimen positif dalam pekan ini. Negara Asia yang dipekirakan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dunia, ditengah krisis ekonomi memiliki peluang besar untuk masuk aliran dana modal ke kawasan ini, termasuk Indonesia sebagai salah satu negara yang menjadi pertimbangan investasi. Karena melihat dari sejumlah faktor baik ekonomi dan dengan keamanan sangat mendukung masuknya modal asing ini. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan memiliki peluang untuk apresiasi dalam pekan ini. Apresiasi terhadap rupiah ini memberikan pengaruh bagi pergerakan indeks pekan ini. Sedangkan prediksi indeks dalam perdagangan awal pekan ini diperkirakan berpeluang menguat. Prediksi akan naik indeks-indeks bursa utama Asia, dapat memberikan pengaruh bagi indeks IHSG tersebut&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-6642446687919237333?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/EqFwNOT2i_U" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/EqFwNOT2i_U/market-review-indeks-berhasil.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/market-review-indeks-berhasil.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-695348651930547124</guid><pubDate>Fri, 08 May 2009 02:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-08T09:34:04.148+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wN9CtOdNw2k/SgOZg_Aqu5I/AAAAAAAAACo/lggC_tvwiLA/s1600-h/IHSG.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333275175685897106" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 233px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_wN9CtOdNw2k/SgOZg_Aqu5I/AAAAAAAAACo/lggC_tvwiLA/s320/IHSG.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak penting lagi mempertanyakan apakah rally indeks yang telah&lt;br /&gt;berlangsung sejak awal Maret 2009 lalu adalah bullish market atau&lt;br /&gt;sekedar bear-market rally, karena naiknya indeks telah melebihi&lt;br /&gt;parameter bullish market 20% walaupun masih dalam konteks bearish&lt;br /&gt;dalam horison jangka panjang. Pernyataan yang bersifat kompromis&lt;br /&gt;dilontarkan oleh Michael Hartnett, Co -Head Strategist Bank of America,&lt;br /&gt;untuk mengakhiri perdebatan ini. Michael percaya ini masih dalam&lt;br /&gt;kerangka bear-market rally, namun ini adalah ibu dari semua bearmarket&lt;br /&gt;rally (karena rally berlangsung lebih lama dari semua bearmarket&lt;br /&gt;rally yang pernah ada).&lt;br /&gt;IHSG dilihat dalam horison jangka panjang masih dalam pola downtrend&lt;br /&gt;dan saat ini tengah dalam perjalanannya menuju garis main uptrend&lt;br /&gt;disekitar level 2.010. Namun garis long-term uptrend yang telah&lt;br /&gt;terbentuk sejak Maret 2003 disekitar level 1.890 dapat menjadi penghalang&lt;br /&gt;indeks untuk mencapai level 2.010 karena support yang kuat&lt;br /&gt;akan berubah menjadi resistance yang kuat. Kedua target baru indeks&lt;br /&gt;tersebut merupakan target indeks yang paling mungkin dan logis untuk&lt;br /&gt;mengakhiri bear-market rally ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Robert Schiller, profesor dari Yale University yang teorinya sempat&lt;br /&gt;menakutkan Wall Street karena mengatakan koreksi indeks S&amp;amp;P 500&lt;br /&gt;baru akan berhenti setelah mencapai level 500, kini berbalik optimistis&lt;br /&gt;dan menyarankan investor untuk lebih berani mengambil risiko dengan&lt;br /&gt;membeli saham dan real estate.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-695348651930547124?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/puzAeolO41w" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/puzAeolO41w/tidak-penting-lagi-mempertanyakan.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="http://3.bp.blogspot.com/_wN9CtOdNw2k/SgOZg_Aqu5I/AAAAAAAAACo/lggC_tvwiLA/s72-c/IHSG.jpg" height="72" width="72" /><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/tidak-penting-lagi-mempertanyakan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-4720591667870300115</guid><pubDate>Thu, 07 May 2009 02:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-07T09:44:14.157+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>Aneka Tambang (ANTM) berencana merevisi belanja&lt;br /&gt;modal (capex) tahun 2009 akibat perlambatan ekonomi&lt;br /&gt;global, yang akan lakukan padai Juni nanti. Terkait&lt;br /&gt;menurunnya kinerja keuangan perseroan tahun buku&lt;br /&gt;2008, manajemen ANTM memperkirakan setoran dividen&lt;br /&gt;tahun ini akan mengalami penurunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen Aneka Tambang (ANTM) menyatakan siap&lt;br /&gt;mengambilalih saham divestasi PT Newmont Nusa&lt;br /&gt;Tenggara jika memang ditugaskan pemerintah.&lt;br /&gt;Perseroan akan melakukan uji tuntas terlebih dulu untuk&lt;br /&gt;mendalami aset Newmont yang akan diambilalih. Namun&lt;br /&gt;hingga saat ini perseroan belum melakukan kajian khusus&lt;br /&gt;karena belum ada arahan dari Kementerian BUMN selaku&lt;br /&gt;kuasa pemegang saham Perseroan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wijaya Karya (WIKA) bekerjasama dengan Mitsubishi&lt;br /&gt;Corporation mulai membangun PLTGU Tanjung Priok 740&lt;br /&gt;MW senilai Rp387 miliar yang terdiri dari proyek PLTGU&lt;br /&gt;2x250 MW dan 1x240MW milik PLN. Proyek ini&lt;br /&gt;diharapkan selesai dalam kurun waktu 32,5 bulan dan&lt;br /&gt;dapat menambah pasokan listrik di Pulau Jawa, sebesar&lt;br /&gt;740 MW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medco Energy International (MEDC) berencana&lt;br /&gt;meminjam sekitar USD 150 juta untuk mengembangkan&lt;br /&gt;ldang migas di Libya dan tidak akan menjual sahamnya di&lt;br /&gt;aset Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adhi Karya (ADHI) menargetkan pertumbuhan&lt;br /&gt;pendapatan 2009 hanya 1% atau relatif flat menjadi&lt;br /&gt;Rp6.7 triliun, sedangkan pertumbuhan laba 2009&lt;br /&gt;ditargetkan sebesar 96.5% menjadi Rp160.1 miliar.&lt;br /&gt;Perkiraan pertumbuhan laba 2009 yang signifikan&lt;br /&gt;tersebut dikarenakan laba bersih tahun sebelumnya&lt;br /&gt;tergerus akibat provisi proyek monorel sebesar Rp114&lt;br /&gt;miliar, sedangkan untuk tahun ini berpotensi kembali&lt;br /&gt;normal. Perseroan sendiri meraih laba bersih triwulan I&lt;br /&gt;2009 sebesar Rp 7,4 miliar naik 315% YoY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa Marga (JSMR) mengincar pendapatan Rp3,69&lt;br /&gt;triliun tahun ini naik 10.14% dibanding pendapatan tahun&lt;br /&gt;2008 yang Rp3,35 triliun. Perseroan menyebutkan EBITA&lt;br /&gt;Margin diharapkan tumbuh 55,5 % dibanding 53,9 %&lt;br /&gt;tahun sebelumnya dan total aset diperkirakan naik&lt;br /&gt;menjadi Rp18,2 triliun dari Rp14,9 triliun. Perseroan&lt;br /&gt;menargetkan Capex sebesar Rp4,68 triliun naik tajam&lt;br /&gt;dari tahun sebelumnya Rp1,16 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyiapkan dana&lt;br /&gt;sebesar Rp 2 triliun untuk Perusahaan Umum Badan&lt;br /&gt;Urusan Logistik (Bulog) yang bisa segera dicairkan. Jika&lt;br /&gt;Bulog membutuhkan dana tambahan, BRI menyiapkan&lt;br /&gt;plafon kredit hingga Rp 4,5 triliun. Pinjaman tersebut&lt;br /&gt;diberikan kepada Bulog untuk membeli hasil produksi&lt;br /&gt;pertanian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-4720591667870300115?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/4EBoGmKqoK0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/4EBoGmKqoK0/aneka-tambang-antm-berencana-merevisi.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/aneka-tambang-antm-berencana-merevisi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-392877410449745628</guid><pubDate>Thu, 07 May 2009 02:36:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-07T09:37:11.124+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>IHSG berhasil rebound dari koreksi moderat yang sempat&lt;br /&gt;terjadi sepanjang sesi pagi bursa dan justru berakhir dengan&lt;br /&gt;kenaikan signifikan untuk ditutup pada level tertinggi barunya&lt;br /&gt;di 1.798. Penurunan pada saham-saham yang sensitif dengan&lt;br /&gt;suku bunga seperti perbankan dan otomotif, dikompensasi&lt;br /&gt;dengan kenaikan masih pada saham-saham komoditas&lt;br /&gt;dipimpin oleh PGAS, BUMI, INCO dan ANTM. Sentimen PGAS&lt;br /&gt;terangkat oleh upgrade rekomendasi dari Morgan Stanley&lt;br /&gt;dengan target harga Rp2.950. Saham lain yang melonjak&lt;br /&gt;adalah ELSA, masih mengantisipasi placement 37,15% saham&lt;br /&gt;yang dimiliki oleh Tri Daya Esta kepada Pertamina setelah&lt;br /&gt;BUMN terbesar ini cenderung menunjuk Danareksa untuk&lt;br /&gt;merealisasikan rencana tersebut. INDF juga cukup menyita&lt;br /&gt;perhatian pasar setelah target harganya diangkat ke level&lt;br /&gt;Rp2.000 oleh JPMorgan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekhawatiran investor akan hasil stress test perbankan&lt;br /&gt;Amerika setelah Bank of America disebutkan harus menambah&lt;br /&gt;modalnya hingga USD 35 miliar untuk sementara diabaikan&lt;br /&gt;karena sentimen positif domestik dan regional masih&lt;br /&gt;mendominasi sentimen pasar. Untuk pasar Asia di luar Jepang,&lt;br /&gt;yang diwakili oleh indeks MSCI Asia-Pacific, bahkan diprediksi&lt;br /&gt;naik hingga 18% lagi oleh JPMorgan tertolong oleh rendahnya&lt;br /&gt;suku bunga, stimulus dan belanja pemerintah serta&lt;br /&gt;meningkatnya permintaan akan aset berisiko. Jadi selama&lt;br /&gt;pasar belum menemukan alasan kuat untuk melakukan profit&lt;br /&gt;taking secara masif, IHSG tetap berpeluang untuk terus&lt;br /&gt;menguat. Namun hari ini potensi penguatan IHSG masih akan&lt;br /&gt;terbatas hingga level 1.820.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-392877410449745628?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/j9jEz66X7Dc" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/j9jEz66X7Dc/ihsg-berhasil-rebound-dari-koreksi.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/ihsg-berhasil-rebound-dari-koreksi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-4664128658048472986</guid><pubDate>Tue, 05 May 2009 03:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-05T10:14:41.179+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>Berhubung Inet saya sedang lemot beberapa hari ini (dikarenakan provider/alat radio yang terpasang di atap rumah : masih blm diketahui dengan pasti ) maka mungkin postingan saya akan telat ataupun tidak memposting market review&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:D&lt;br /&gt;semoga koneksi inet ini tidak berlangsung lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tq lol&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-4664128658048472986?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/4kj77DCyuj4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/4kj77DCyuj4/berhubung-inet-saya-sedang-lemot.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/berhubung-inet-saya-sedang-lemot.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-5499491109707415883</guid><pubDate>Tue, 05 May 2009 03:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-05T10:07:02.659+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Market Review : indeks IHSG dalam perdagangan saham awal pekan ini ditutup menguat sebesar 58,565 poin ke posisi 1788,147. Kekuatan dari faktor-faktor yang muncul baik dari internal maupun ekternal menjadi penunjang indeks untuk malju pada level yang lebih baik dari posisi sebelumnya. Termasuk faktor individual emiten, terkait keluar kinerja keuangan emiten untuk kwartal pertama 2009. Sedangkan faktor positif dalam negeri yang diperkirakan memberikan sumbangan terhadap indeks, mengenai apresiasi atas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Penguatan terhadap nilai tukar rupiah ini, seiring kuatnya pengaruh dari kerjasama multirateral antara Asean plus Three yang berhasil mengumpulkan dana cadangan devisa mencapai USD 120 miliar. Selain itu, pertemuan negara anggota ADB di Bali, mengenai wacana pembentukan mata uang tunggal yang berdampak akan berkurangnya penggunaan dolar AS. Hal-hal ini semakin memperkuat mata uang rupiah terhadap dolar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Market View : peluang indeks untuk menutup target gap sekaligus sebagai target resistance di level 1824, optimis dapat tersentuh dan bahkan berpeluang untuk tembus level itu. Akumulasi sentimen positif yang berlanjut pada hari ini memungkinkan indeks untuk melanjutkan rally kenaikan. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pada hari ini dengan kecenderungan memangkas kembali tingkat suku bunga acuan BI rate yang diperkirakan minimal sebesar 25 bps, menyusul terjadi deplasi pada April lalu sebesar 0.31% akan memberikan sinyal positif bagi indeks. Selain itu, sentimen atas nilai tukar rupiah yang diperkirakan memiliki kecenderungan untuk apresiasi terhadap dolar AS, dapat memberikan pengaruh positif terhadap pergerakan indeks dalam perdagangan saham hari ini. Sementara faktor dari indiviudal emiten turut memberikan andil bagi laju indeks untuk masuk dalam teritorial positif. Demikian, dampak dari kenaikan harga minyak dan CPO dapat memberikan dorongan positif terhadap harga saham-saham pertambangan dan perkebunan menuju posisi yang lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-5499491109707415883?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/Zpd52Y3X58g" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/Zpd52Y3X58g/market-review-indeks-ihsg-dalam.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>1</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/market-review-indeks-ihsg-dalam.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-4045714923680014929</guid><pubDate>Tue, 05 May 2009 03:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-05T10:05:41.260+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>Sebanyak 22 perusahaan akan melakukan penawaran&lt;br /&gt;umum perdana (IPO) pada tahun ini dengan total dana&lt;br /&gt;dihimpun sekitar Rp 13,02 triliun.&lt;br /&gt;DPR mengusulkan agar pemerintah menyiapkan&lt;br /&gt;stimulus tahap II di tahun 2009 ini. Jumlah dana&lt;br /&gt;stimulus yang bisa dikucurkan sekitar Rp 10-15 triliun&lt;br /&gt;dengan memprioritaskan infrastruktur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-4045714923680014929?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/CzRNYLGV9zo" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/CzRNYLGV9zo/sebanyak-22-perusahaan-akan-melakukan.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/sebanyak-22-perusahaan-akan-melakukan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-7894831122699049213</guid><pubDate>Mon, 04 May 2009 03:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-04T11:20:09.404+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Koreksi akibat profit taking d bursa Indonesia hanya terjadi di awal&lt;br /&gt;pekan. Kekhawatiran Kami bahwa indeks dapat tertekan hingga ke&lt;br /&gt;support 1540 tidak terbukti. Bahkan IHSG mengalami rally hingga&lt;br /&gt;perdagangan Jumat (1 Mei) hingga melampaui level 1700. Sentimen&lt;br /&gt;results 1Q09 emiten menjadi katalis pergerakan saham di BEI. Bahkan&lt;br /&gt;pada Selasa (28 Mei) IHSG bergerak anomali terhadap indeks regional&lt;br /&gt;yang secara umum tertekan karena kekhawatiran pandemi Swine&lt;br /&gt;Influenza (Flu Babi) dari Meksiko yang menyebar ke belahan dunia lain.&lt;br /&gt;Saham-saham dari sektor pertambangan, telekomunikasi, banking, saham&lt;br /&gt;grup Bakrie aktif diperdagangkan dan menyumbang pada kenaikan indeks&lt;br /&gt;pekan lalu. Sedang saham perkebunan mengalami tekanan jual, karena&lt;br /&gt;membukukan laba bersih 1Q09 yang signifikan akibat penurunan volume&lt;br /&gt;penjualan dan harga CPO. Meski Telkom membukukan penurunan laba&lt;br /&gt;2008FY YoY tetapi harga sahamnya berhasil rebound mengikuti sentimen&lt;br /&gt;domestik. Rebound indeks Asia dan Dow Jones memberi dukungan bagi&lt;br /&gt;IHSG untuk terjadinya rally. Gejolak politik dalam negeri tentang koalisi&lt;br /&gt;partai dan penentuan capres-cawapres untuk sementara diabaikan&lt;br /&gt;investor.&lt;br /&gt;Meski saham lapis kedua dan ketiga tampak mengimbangi saham lapis&lt;br /&gt;pertama, tapi nilai dan volume transaksi di BEI tercatat tinggi selama&lt;br /&gt;sepekan lalu. IHSG ditutup menguat tipis di akhir pekan ke ke 1729,582.&lt;br /&gt;Laju inflasi bulan April -0,31% mtm dibandingkan 0,22% mtm pada Maret&lt;br /&gt;atau 7,31% YoY sesuai dengan perkiraan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-7894831122699049213?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/fygnCKRlVDw" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/fygnCKRlVDw/koreksi-akibat-profit-taking-d-bursa.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/koreksi-akibat-profit-taking-d-bursa.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-3478240772365798543</guid><pubDate>Fri, 01 May 2009 03:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-01T10:13:33.189+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>PT Timah Tbk (TINS) kinerja keuangan hingga kuartal pertama 2009 terlihat suran, menyusul turunnya peroleha atas laba bersih yang dibukukan dalam periode tersebut sebesar 97 persen menjadi Rp14,44 miliar dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp487,29 miliar. Faktor penyebab penurunan laba bersih mulai terlihat dari sisi up liner yang mengalami penurunan pendapatan menjadi Rp1,58 triliun dari Rp1,81 triliun. Penurunan atas pendapat tersebut juga mengakibatkan laba operasional mengalami penurunan menjadi Rp18,67 miliar dari Rp766,66 miliar sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatat kenaikan pendapatan usaha selama triwulan pertama tahun 2009 sebesar 62 persen menjadi Rp4,48 triliun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut akiabt naiknya volume penjualan gas pada triwulan pertama tahun 2009 menjadi 721 MMSSCFD. Kenaikan volume ini terutama didorong peningkatan kapasitas pemakaian gas dari pelanggan industri terutama sektor pembangkit tenaga listrik. Pada bidang usaha transmisi, volume penyaluran gas mengalami kenaikan menjadi 758 MMSCFD pada tahun 2008 dari sebelumnya 736 MMSCFD pada tahun 2007 dan pada triwulan pertama 2009 meningkat lagi menjadi 779 MMSCFD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Bakrie &amp;amp; Brothers Tbk (BNBR) melunasi utang reponya kepada PT PNM Investment Management sebesar Rp203 miliar pada 30 April 2009. Dengan pelunasan utang repo tersebut maka perseroan sudah tidak memiliki utang repo lagi ke PNM. Sebelumnya perseroan menyisakan utang repo kepada PNM sebesar Rp231,81 miliar, namun telah berkurang karena ada pembayaran sebagian. Sedangkan untuk utang repo dari Bakrie Capital Indonesia, penyelesaiannya masih dilakukan dengan cara bertahap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-3478240772365798543?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/eQDVMXj4EmU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/eQDVMXj4EmU/pt-timah-tbk-tins-kinerja-keuangan.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/pt-timah-tbk-tins-kinerja-keuangan.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-6527374173626834500</guid><pubDate>Fri, 01 May 2009 03:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-05-01T10:12:14.213+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Market Review : munculnya akumulasi sentimen positif ke pada dalam perdagangan saham Kamis kemarin mengantarkan indeks menguat tajam sebesar 78,581 poin ke posisi 1722,77. Saham kelompok Astra yang diwakili oleh saham ASII, UNTR dan AALI menjadi mover bagi indeks menggapai level yang lebih baik. Selain dari kenaikan harga saham dari kelompok Astra, saham-saham sektor pertambangan terutama tambang batubara seperti PTBA dan ITMG, sedangakn dari sektor perbankan yang mengalami kenaikan seperti saham BBRI, BDMN. Secara politis kenaikan indeks tersebut memang banyak dipicu oleh sentimen baik yang muncul dari eksternal maupun dari dalam negeri. Dari eksternal yang memberikan pengaruh positif terhadap indeks adalah pengaruh tidak langsung kebijakan dari Fed Fund yang akhirnya memutuskan untuk mempertahankan posisi suku bunga the Fed di level 0,25%. Hal ini mendorong penguatan terhadap indeks Dow Jones. Dari kenaikan indeks Dow Jones ini membawa indeks global turut bergerak positif termasuk Indeks Bursa Efek Indonesia. Sedangkan dari dalam negeri mengenai info perkembangan politik, dimana salah satu cawapres dari profesional yang tertera namanya mendapat respon pelaku pasar.&lt;br /&gt;Market View : peluang indeks untuk melanjutkan kenaikan cukup terbuka, karena adanya kesinambungan dari faktor positif hingga hari ini yang dapat menjadi pendorong untuk menuju level yang lebih baik. Salah satu faktor pengaruh terhadap indeks dari sisi internal mengenai pengumuman angka inflasi yang akan diumumkan BPS pada hari. Perkiraan angka inflasi yang stabil selama April akan dapat memerikan sinyal positif terhadap pergerakan indek. Karena dampak dari inflasi tersebut akan mengarah pada kondisi dari suku bunga kedepannya. Dengan kondisi inflasi yang terkendali sebagai ekspektasi bahwa kedepan suku bunga dalam negeri cenderung turun. Ekspektasi terhadap penurunan suku bungan ini, dapat mendorong iklim investasi di pasar saham dapat menjadi lebih menarik lagi. &lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-6527374173626834500?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/xPtZlPsZdsU" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/xPtZlPsZdsU/market-review-munculnya-akumulasi.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/05/market-review-munculnya-akumulasi.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-1811509512451580255</guid><pubDate>Thu, 30 Apr 2009 02:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-30T09:35:08.218+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>Bank Mandiri (BMRI) membukukan laba bersih triwulan&lt;br /&gt;I 2009 sebesar Rp 1,4 triliun naik 0,8% dibanding&lt;br /&gt;triwulan I 2008 yang sebesar Rp 1,39 triliun. Dana Pihak&lt;br /&gt;Ketiga (DPK) Bank Mandiri menjadi Rp 272 triliun naik&lt;br /&gt;21,5% dibanding Rp 223,9 triliun di 1Q09. Kredit&lt;br /&gt;tumbuh 30,5% menjadi Rp 176,9 triliun dibanding&lt;br /&gt;triwulan I 2008 yang sebesar Rp 135,5 triliun. Rasio&lt;br /&gt;kredit macet (NPL) net naik menjadi 1,46% dibanding&lt;br /&gt;triwulan I 2008 sebesar 1,31%. Total aset Mandiri hingga&lt;br /&gt;akhir Maret 2009 mencapai Rp 347,6 triliun naik 16%&lt;br /&gt;dibanding triwulan I 2008 yang sebesar Rp 299,6 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Mandiri (BMRI) hingga kini masih mengejar 135&lt;br /&gt;debitor dengan total tunggakan hingga Rp 12 triliun. Jika&lt;br /&gt;tidak segera dibereskan, maka berpotensi mendongkrak&lt;br /&gt;rasio kredit macet atau NPL di kuartal II 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Negara Indonesia (BBNI) menargetkan&lt;br /&gt;perolehan laba bersih sebesar 4 kali lipat dari perolehan&lt;br /&gt;laba bersih di kuartal I 2009 sebesar Rp 635 miliar, atau&lt;br /&gt;setara Rp 2,54 triliun hingga akhir 2009. Pencapaian&lt;br /&gt;target tersebut dilakukan perseroan dengan cara&lt;br /&gt;menggenjot fee based income yang ditargetkan sebanyak&lt;br /&gt;Rp 3-4 triliun di akhir tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Central Asia (BBCA) membukukan laba bersih&lt;br /&gt;sebesar Rp 1,6 triliun pada 1Q 2009 meningkat 41,8%&lt;br /&gt;YoY dari sebelumnya sebesar Rp 1,2 triliun. Perolehan&lt;br /&gt;laba bersih ini didorong oleh peningkatan pendapatan&lt;br /&gt;bunga bersih dan fee based income yang signifikan serta&lt;br /&gt;penurunan tarif pajak pengahasilan.&lt;br /&gt;Manajemen perseroan mengakui perseroan memiliki&lt;br /&gt;obligasi Mobile-8 (FREN) senilai Rp100 miliar yang&lt;br /&gt;terancam default, namun hal tersebut sudah masuk&lt;br /&gt;dalam pecadangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen Bank Central Asia (BBCA) segera&lt;br /&gt;mengoperasikan bank syariah hasil konversi dari Bank&lt;br /&gt;UIB pada September tahun ini. Pada tahap awal bank&lt;br /&gt;syariah tersebut akan beroperasi dengan aset sebesar Rp&lt;br /&gt;705 miliar, namun tidak tertutup kemungkinan perseroan&lt;br /&gt;akan menambah modalnya lagi tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakrieland Development (ELTY) menargetkan dapat&lt;br /&gt;melakukan serah terima proyek Pullman Bali Legian&lt;br /&gt;Nirwana kepada pembeli sebanyak 100 unit dari 360 unit&lt;br /&gt;yang dikembangkan pada sekitar Juli 2009. Proyek&lt;br /&gt;kondotel itu dikembangkan sebagai proyek residensial&lt;br /&gt;strata title dengan konsep hunian komersial yang dikelola&lt;br /&gt;jaringan Accor International. ELTY menjanjikan tingkat&lt;br /&gt;pengembalian investasi (ROI) 6% dalam dolar AS per&lt;br /&gt;tahun selama 3 tahun pertama untuk kondotel Pullman&lt;br /&gt;Bali Legian Nirwana Resort.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) belum&lt;br /&gt;melaporkan rencana pembelian 17% saham Adaro&lt;br /&gt;Energy (ADRO) kepada Kementerian Negara Badan&lt;br /&gt;Usaha Milik Negara (BUMN). Kementerian BUMN&lt;br /&gt;menyatakan belum mengetahui aksi korporasi yang&lt;br /&gt;hendak dilakukan PTBA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus jual gadai saham Adaro Indonesia – anak&lt;br /&gt;usaha Adaro Energy (ADRO), menurut Deutsche,&lt;br /&gt;pengadilan telah mengizinkan Deutsche Bank untuk&lt;br /&gt;menuntut balik dan menyatakan bahwa Beckett memiliki&lt;br /&gt;utang kepada Deutsche Bank sebesar USD 86 juta yang&lt;br /&gt;tercatat sebagai pinjaman pokok dan bunga di tahun&lt;br /&gt;2001, setelah melakukan penyesuaian terhadap harga&lt;br /&gt;jual saham PT Adaro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astra Internasional (ASII) membukukan laba bersih&lt;br /&gt;triwulan I 2009 Rp 1,88 triliun atau turun 17% YoY&lt;br /&gt;dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya&lt;br /&gt;sebesar Rp 2,25 triliun. EPS turun menjadi Rp 463.&lt;br /&gt;Pendapatan bersih Astra Grup mencapai Rp 21,54 triliun&lt;br /&gt;selama kuartal I 2009, turun 1% YoY dibandingkan&lt;br /&gt;dengan Rp 21,78 triliun pada tahun 2008. Laba usaha&lt;br /&gt;turun 16% dari Rp 3,13 triliun menjadi Rp 2,62 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laba bersih triwulan I 2009 Semen Gresik (SMGR) naik&lt;br /&gt;31,32% YoY menjadi Rp 681,12 miliar dari Rp 518,65&lt;br /&gt;miliar. Pendapatan naik menjadi Rp 3,22 triliun dari Rp&lt;br /&gt;2,55 triliun dan laba usaha naik menjadi Rp 865,91 miliar&lt;br /&gt;dari Rp 704,41 miliar. Penghasilan lain-lain naik menjadi&lt;br /&gt;Rp 80,9 miliar dari Rp 35,22 miliar dan bagian laba&lt;br /&gt;perusahaan asosiasi naik menjadi Rp 2,89 miliar dari Rp&lt;br /&gt;1,11 miliar sehingga laba sebelum pajak menjadi Rp&lt;br /&gt;949,7 miliar dari Rp 740,75 miliar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-1811509512451580255?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/E3B02t-z9GI" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/E3B02t-z9GI/bank-mandiri-bmri-membukukan-laba.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/bank-mandiri-bmri-membukukan-laba.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-5709157786971583471</guid><pubDate>Thu, 30 Apr 2009 02:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-30T09:39:37.963+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Indeks menguat lebih signifikan pada perdagangan saham kemarin&lt;br /&gt;setelah sempat tertahan sehari sebelumnya karena kekhawatiran&lt;br /&gt;mewabahnya virus flu babi. Investor terlihat lebih percaya diri&lt;br /&gt;untuk mengambil posisi terutama pada saham-saham favorit yang&lt;br /&gt;baru saja melaporkan kinerja kuartal I 2009 yang tumbuh positif&lt;br /&gt;seperti PTBA, BBNI, UNTR, BBCA dan BMRI. Namun laporan kinerja&lt;br /&gt;emiten utama yang pada umumnya positif juga mengangkat&lt;br /&gt;sentimen pasar secara keseluruhan karena percaya bahwa&lt;br /&gt;perekonomian masih bertumbuh, sehingga investor pun tetap&lt;br /&gt;memburu saham ASII, LSIP, TLKM dan ISAT yang memiliki&lt;br /&gt;pertumbuhan negatif. Sementara itu lonjakan pada laba bersih&lt;br /&gt;UNTR yang ditopang oleh meningkatnya aktifitas penambangan&lt;br /&gt;batubara turut mengangkat sentimen saham batubara dan alat&lt;br /&gt;berat lainnya karena secara sektoral harusnya sama positifnya.&lt;br /&gt;Tidak banyak negara yang memiliki industri perbankan yang masih&lt;br /&gt;solid dan mampu tumbuh ditengah krisis finansial dan krisis kredit&lt;br /&gt;global saat ini. Investor melihat Indonesia sebagai negara survivor&lt;br /&gt;dan oleh karenanya wajar jika IHSG bergerak outperform dalam&lt;br /&gt;dua hari terakhir ini. Tidak hanya itu, jika perekonomian mulai&lt;br /&gt;tertekan karena melonjaknya harga komoditas, Indonesia pun&lt;br /&gt;tetap diuntungkan karena banyaknya emiten yang terkait&lt;br /&gt;komoditas. Tidak meragukan lagi bahwa IHSG akan mencoba&lt;br /&gt;menyentuh kembali level tertingginya disekitar 1.660 hari ini.&lt;br /&gt;Wabah flu babi memang mengkhawatirkan, namun tidak lagi&lt;br /&gt;menakutkan sejak Amerika berhasil mencegah jatuh korban jiwa&lt;br /&gt;karena dapat menyembuhkan pasien yang positif flu babi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-5709157786971583471?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/M-9wak5ERIk" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/M-9wak5ERIk/indeks-menguat-lebih-signifikan-pada.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/indeks-menguat-lebih-signifikan-pada.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-8448350281185239699</guid><pubDate>Wed, 29 Apr 2009 09:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-29T16:20:59.363+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Market Closed +48.65. Regional: Hangseng +401.84, Nikkei CLOSED. IDR Rp 10.805. Oil $50.50. Market Value 3.1T. Foreign Nett Buy 134M.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-8448350281185239699?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/LMRuEBddLvs" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/LMRuEBddLvs/market-closed-48.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/market-closed-48.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-8450064978981377134</guid><pubDate>Wed, 29 Apr 2009 03:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-29T10:03:41.274+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) membukukan&lt;br /&gt;kenaikan laba di 1Q 2009 hingga 3 kali lipat menjadi Rp&lt;br /&gt;920,6 miliar dibandingkan Rp 286,4 miliar tahun lalu.&lt;br /&gt;Pendapatan perseroan per 31 Maret 09 naik 89% YoY&lt;br /&gt;menjdi Rp 2,330 triliun. Kenaikan pendapatan itu&lt;br /&gt;disebabkan oleh naiknya volume penjualan dan harga batu&lt;br /&gt;bara. Volume penjualan naik 4% menjadi 2,82 juta ton&lt;br /&gt;yang terdiri dari 78% domestik dan 22% ekspor. Harga&lt;br /&gt;jual rata-rata batu bara PTBA di pasar ekspor naik 61%&lt;br /&gt;menjadi USD 96/ton untuk kalori 5900-7000 kcal/kg dan&lt;br /&gt;dipasar domestik naik 79% menjadi Rp 737.000. Khusus&lt;br /&gt;penjualan ke PLTU Bukit Asam dan Tarahan masih&lt;br /&gt;menggunakan harga kontrak tahun 2008, karena harga&lt;br /&gt;kontrak 2009 belum disepakati. Sementara volume angkut&lt;br /&gt;kereta api naik 15% menjadi 2,58 juta ton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menjajaki&lt;br /&gt;peluang membeli 17% saham Adaro Energy (ADRO) yang&lt;br /&gt;akan dilepas oleh konsorsium Goldman Sachs. Saat ini&lt;br /&gt;perseroan juga melakukan uji tuntas 2 perusahaan&lt;br /&gt;batubara untuk diakuisisi. Akusisi tersebut untuk&lt;br /&gt;meningkatkan jumlah cadangan batubara perseroan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medco Energi Internasional (MEDC) berharap&lt;br /&gt;penerbitan obligasi sebesar Rp 1,5 triliun bisa terealisasi&lt;br /&gt;paling lambat Juni 2009. Pernyataan efektif dari Bapepam&lt;br /&gt;diharapkan diperoleh pada pertengahan Mei 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa Marga (JSMR) akan mengusulkan porsi pembagian&lt;br /&gt;deviden 2008 sebesar Rp247.73 miliar atau 35% dari laba&lt;br /&gt;2008 yang mencapai Rp707.79 miliar. Hal tersebut akan&lt;br /&gt;dibahas pada RUPT pada 28 Mei mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa Marga (JSMR) menanamkan investasi sekitar Rp13,4&lt;br /&gt;miliar untuk melebarkan jalan tol Amplas-Tanjung Morawa,&lt;br /&gt;Sumut sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 12 meter.&lt;br /&gt;Pelebaran jalan tol di km 33,5 tol Belmera (Belawan-&lt;br /&gt;Medan- Tanjung Morawa) itu memang sudah mendesak&lt;br /&gt;karena selama ini jalan tol di kawasan itu masih satu jalur.&lt;br /&gt;Pembangunan dua jalur itu juga dimaksudkan sebagai&lt;br /&gt;upaya peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa tol&lt;br /&gt;Belmera yang terus meningkat, sekaligus untuk&lt;br /&gt;menghindari kecelakaan. Proyek tersebut ditargetkan&lt;br /&gt;selesai pada Juli tahun ini juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laba bersih triwulan I 2000 Bentoel Investama (RMBA)&lt;br /&gt;sebesar Rp 17 miliar atau turun 57% YoY dibanding&lt;br /&gt;periode sama tahun sebelumnya laba bersih Rp 40 miliar.&lt;br /&gt;Penjualan naik sebesar 3% menjadi Rp 1,35 triliun dari Rp&lt;br /&gt;1,3 triliun namun volume penjualan turun menjadi 3,73&lt;br /&gt;miliar batang dari 4,01 miliar batang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Danamon (BDMN) membeli 20% saham Adira&lt;br /&gt;Dinamika Multifinance (ADMF) senilai Rp 1.6 triliun atau&lt;br /&gt;USD 147 juta. Bank Danamon membeli saham tersebut dari&lt;br /&gt;pemilik lamanya Mega Value Profits Limited, British, Virgin&lt;br /&gt;Island yang tercatat memiliki 20 miliar saham Adira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyatakan potensi&lt;br /&gt;kerugian akibat kredit macet akibat penyimpangan dalam&lt;br /&gt;pemberian kredit yang diduga dilakukan oknum pejabat&lt;br /&gt;BRI di kantor cabang Serang sebesar Rp 169 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laba bersih per triwulan I 2009 Bank Ekonomi (BAEK)&lt;br /&gt;naik 35,23 % menjadi Rp103,653 miliar dibanding periode&lt;br /&gt;sama tahun sebelumnya yang meraih laba bersih Rp76,645&lt;br /&gt;miliar. Pendapatan bunga bersih mencapai Rp228,037&lt;br /&gt;miliar dari Rp162,48 miliar dan laba operasional menjadi&lt;br /&gt;Rp95,66 miliar dari Rp74,33 miliar. Bank ini mencatat CAR&lt;br /&gt;sebesar 15.91 % turun dari 16,28 % sebelumnya dan NPL&lt;br /&gt;netto 0,62 % turun dari 0,96 % sebelumnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-8450064978981377134?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/BzFfvf-4VH4" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/BzFfvf-4VH4/tambang-batubara-bukit-asam-ptba.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/tambang-batubara-bukit-asam-ptba.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-4797527014630838290</guid><pubDate>Wed, 29 Apr 2009 02:59:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-29T10:00:38.021+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:78%;"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;Di tengah tekanan bursa Asia akibat pandemi flu Babi (Swine Flu) di&lt;br /&gt;kawasan Meksiko dan menyebar ke berbagai belahan wilayah dunia lain,&lt;br /&gt;IHSG kemarin justru bergerak anomali dengan membukukan kenaikan&lt;br /&gt;1,26%, bahkan sempat menguat ke 1618. Saham sektor farmasi (INAF,&lt;br /&gt;KAEF, KLBF) terangkat oleh isu flu Babi tersebut, karena investor&lt;br /&gt;berspekulasi penjualan obat/makmin kesehatan akan meningkat. Perlu&lt;br /&gt;diluruskan jika asumsi bahwa obat antivirus Flu Burung bisa dgunakan&lt;br /&gt;untuk Flu Babi. Selain itu hanya Indofarma yang ditunjuk pemerintah untuk&lt;br /&gt;memproduksi Tamiflu (antivirus flu burung). Rebound pada saham TLKM,&lt;br /&gt;ISAT, BBNI, BBRI, ITMG menyumbang pada apresiasi indeks kemarin.&lt;br /&gt;Meski pun Meneg BUMN mengindikasikan profit 2008FY TLKM mengalami&lt;br /&gt;penurunan hingga 20% YoY, tetapi market melihat penurunan itu lebih&lt;br /&gt;dikarenakan adanya forex loss, sementara laba operasional masih tumbuh.&lt;br /&gt;Sementara keputusan pengadilan Singapura yang memvonis Deutsche Bank&lt;br /&gt;bersalah dalam melanggar kewajibannya sebagai pemegang agunan saham&lt;br /&gt;Adaro terhadap Beckkett tidak sampai menekan harga saham ADRO jatuh.&lt;br /&gt;Koreksi yang terjadi masih dalam kisaran support level ADRO. Sahamsaham&lt;br /&gt;grup Bakrie masih aktif diperdagangkan.&lt;br /&gt;Jika IHSG mampu bergerak independen seperti kemarin, meski pun Wall&lt;br /&gt;Street tertekan karena mewabahnya kasus flu Babi, maka indeks berpotensi&lt;br /&gt;bergerak positif lagi mengabaikan sentimen market global dengan menguji&lt;br /&gt;resistance level 1639/1664. Selain belum ada kasus itu di Indonesia, IHSG&lt;br /&gt;secara teknis masuk area oversold dan menunjukkan up reversal. Laporan&lt;br /&gt;keuangan 1Q09 emiten yang diperkirakan banyak di-release pada pekan ini&lt;br /&gt;akan menjadi katalis di bursa. Laporan keuangan emiten perbankan&lt;br /&gt;biasanya paling awal dipublikasikan. Perhatikan saham PTBA yang&lt;br /&gt;membukukan peningkatan laba signifikan di 1Q09. Namun potensi up side&lt;br /&gt;lebih jauh bisa terhambat oleh result emiten yang mengecewakan. Result&lt;br /&gt;1Q09 ini bisa dianggap sebagai indikasi awal kinerja emiten di tahun 2009&lt;br /&gt;dari dampak krisis keuangan yang telah berlangsung lebih dari 1 tahun ini.&lt;br /&gt;Ancaman lain adalah depresiasi Rupiah yang terseret oleh mata uang Asia&lt;br /&gt;lain. Perlu diwaspadai kemungkinan berlanjutnya tekanan di bursa global&lt;br /&gt;secara masif, karena kasus Swine Flu ini mengingatkan pada kasus SARS&lt;br /&gt;beberapa tahun silam yang juga sempat menekan perekonomian dunia.&lt;br /&gt;IHSG berpotensi bergerak positif lagi mengabaikan sentimen market global&lt;br /&gt;terkait dengan Swine Flu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-4797527014630838290?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/sOUNIp9CkxY" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/sOUNIp9CkxY/di-tengah-tekanan-bursa-asia-akibat.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/di-tengah-tekanan-bursa-asia-akibat.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-4967678366016982607</guid><pubDate>Tue, 28 Apr 2009 02:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-28T09:47:57.032+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>DPR, Perusahaan Gas Negara (PGAS) membukukan laba&lt;br /&gt;tahun 2008FY Rp 2,14 triliun atau naik 36% YoY dari laba&lt;br /&gt;tahun 2007 sebesar Rp 1,57 triliun. Kenaikan laba itu&lt;br /&gt;disebabkan oleh kenaikan volume penjualan pasca&lt;br /&gt;rampungnya proyek pipanisasi. Sementara pihak&lt;br /&gt;perseroan menolak berkomentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kementerian BUMN berencana mengkonversi kembali utang&lt;br /&gt;pemerintah kepada Perusahaan Gas Negara (PGAS)&lt;br /&gt;tahun ini. Dikatakan saat ini masih dalam tahap&lt;br /&gt;penyelesaian masalah administrasi. Setelah konversi&lt;br /&gt;tersebut saham pemerintah di PGAS akan meningkat&lt;br /&gt;menjadi 56,46% dari sebelumnya 54,58%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah berencana untuk menambah kembali&lt;br /&gt;kepemilikan saham di Perusahaan Gas Negara (PGAS)&lt;br /&gt;dengan cara mengkonversi piutangnya menjadi saham&lt;br /&gt;setelah melakukan konversi pada sebanyak 992.724.172&lt;br /&gt;saham pada 16 April 2009. Rencana penambahan saham&lt;br /&gt;tersebut saat ini tinggal menunggu penerbitan peraturan&lt;br /&gt;pemerintah (PP) terkait hal itu. Diharapkan konversi sisa&lt;br /&gt;piutang tersebut sudah bisa dilakukan tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Excelcomindo Pratama (EXCL) memperkirakan laba&lt;br /&gt;bersih Q1 2009 mengalami penurunan dibanding periode&lt;br /&gt;sama 2008 akibat kerugian kurs. Sedangkan pendapatan&lt;br /&gt;perusahaan pada periode tersebut diperkirakan tumbuh&lt;br /&gt;sedikit dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Excelcomindo Pratama (EXCL) menjajaki kemungkinan&lt;br /&gt;menerbitkan obligasi konversi (convertible bond) untuk&lt;br /&gt;mendanai belanja modal (capex) tahun 2009 yang sebesar&lt;br /&gt;USD 600-700 juta. Dananya akan digunakan untuk&lt;br /&gt;membangun 1000-2000 Base Transceiver Station (BTS)&lt;br /&gt;sebesar 90%, sisanya untuk pengembangan teknologi.&lt;br /&gt;Pendanaannya akan menggunakan kombinasi kas internal,&lt;br /&gt;pinjaman bank dan pasar modal. Sejauh ini, pinjaman&lt;br /&gt;yang telah diperoleh perseroan sebesar USD 400 juta dari&lt;br /&gt;EKN. Pinjaman EKN tersebut, sebesar USD 200 juta sudah&lt;br /&gt;dicairkan tahun lalu dan sebesar USD 200 juta akan&lt;br /&gt;dicairkan tahun ini untuk mendanai capex. Besaran kas&lt;br /&gt;internal masih belum ditentukan, karena masih mengkaji&lt;br /&gt;opsi-opsi pendanaan dari pasar modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneka Tambang (ANTM) berniat menggandeng mitra&lt;br /&gt;strategis untuk bekerjasama membangun pabrik&lt;br /&gt;pengolahan nikel Feni IV. Nilai investasi pabrik tersebut&lt;br /&gt;diperkirakan USD1,80 miliar. Pabrik Feni IV tersebut akan&lt;br /&gt;dibangun di Halmahera, Provinsi Maluku. Pembangunan&lt;br /&gt;pabrik Feni IV direncanakan pada 2011-2013. Semenjak&lt;br /&gt;batal kerjasama dengan BHP Biliton dan memutuskan&lt;br /&gt;kerjasama dengan International Nickel (INCO),&lt;br /&gt;perseroan berencana membangun pabrik Feni IV untuk&lt;br /&gt;menambah kapasitas produksi Feronikel dan bijih nikel.&lt;br /&gt;Perseroan menargetkan, pabrik ini dapat beroperasi pada&lt;br /&gt;2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telekomunikasi Indonesia (TLKM) akan mencari dana&lt;br /&gt;yang berasal dari vendor financing asal China dan Jepang&lt;br /&gt;sebesar USD100 juta untuk memenuhi kebutuhan capex di&lt;br /&gt;2009 yang mencapai USD2 miliar. Dikatakan kebutuhan&lt;br /&gt;capex tersebut sekitar 70% akan didanai dari kas internal&lt;br /&gt;dan sisanya sekira 30% berasal dari eksternal yang bisa&lt;br /&gt;berbentuk pinjaman bank, dari vendor financing, ataupun&lt;br /&gt;penerbitan obligasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank OCBC NISP (NISP) membukukan kenaikan laba&lt;br /&gt;bersih Q1 2009 sebesar 35% YoY menjadi Rp73,2 miliar&lt;br /&gt;dibandingkan periode yang sama 2008 sebesar Rp 54,3&lt;br /&gt;miliar. Peningkatan laba ini dikontribusikan dari&lt;br /&gt;peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 32% YoY&lt;br /&gt;menjadi Rp 398,8 miliar, serta peningkatan pendapatan&lt;br /&gt;operasional lainnya sebesar 35% YoY menjadi Rp 118,9&lt;br /&gt;miliar yang sebagian besar dikontribusikan dari&lt;br /&gt;peningkatan pendapatan dari transaksi valuta asing.&lt;br /&gt;Sementara itu jumlah DPK meningkat sebesar 32,5% YoY&lt;br /&gt;menjadi Rp27,5 triliun pada akhir Maret 2009. Peningkatan&lt;br /&gt;ini terutama akibat peningkatan deposito sebesar 41,9%&lt;br /&gt;sisi lain penyaluran kredit hanya tumbuh sekitar 3,1% dari&lt;br /&gt;Rp 18,9 triliun per 31 Maret 2008 menjadi Rp19,5 triliun&lt;br /&gt;per 31 Maret 2009 dengan NPL nett sebesar 2,21%.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-4967678366016982607?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/TKFVe_QToi8" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/TKFVe_QToi8/dpr-perusahaan-gas-negara-pgas.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/dpr-perusahaan-gas-negara-pgas.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-7536776535605762085</guid><pubDate>Tue, 28 Apr 2009 02:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-28T09:44:57.010+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Market Review : indeks terjungkal kepanikan atas penurunan sejumlah indeks regional, seiring acaman terhadap Flu Babi yang tengah melanda di Meksiko. Dikhawatirkan wabah Flu Babi ini yang sudah menyebar ke AS dan Kanada, akan mewabah ke kawasan lainnya, seperti Asia Pasifik. Kecemasan mengingatkan pada kasus Flu Burung yang melanda kawasan Asia pada tahun 2003 silam, yang turut mempengaruhi pergerakan indeks di bursa Asia pada saat itu. Wabah flu babi ini membuat kekhawatiran akan mempengaruhi perekonomian negara-negara di dunia ditengah krisis perekonomian global yang belum pulih. Pengaruh regional ini mempengaruhi pola transaksi perdagangan saham yang terjadi pada awal pekan ini. c!tra imoet: Indeks tertekan menyusul koreksi yang terjadi terhadap sejumlah saham unggulan seperti ASII, ISAT, BBCA, AALI, TLKM, PGAS dan lain sebagainyac!tra imoet: Market View : dalam perdagangan saham hari ini indeks IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Diduga faktor yang menjadi sebagai penekan terhadap pergerakan indeks penurunan yang terjadi terhadap sejumlah harga komoditas pertambangan. Harga minyak, batubara, emas, nikel serta timah dalam transaksi perdagangan di pasar internasional mengalami penurunan. Melemahnya harga-harga komoditas tersebut diperkirakan akan dapat mempengaruhi pegerakan harga saham sektor terkait. Dan dampaknya akan mempengaruhi pergerakan terhadap indeks IHSGc!tra imoet: Demikian pula yang terjadi terhadap harga crud palm oil (CPO) yang diperdagangan di bursa derivatif Malaysia, potensi pelemahan yang berlanjut akan mempengaruhi pergerakan harga saham sektor perkebunan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada hari ini. Faktor dari indeks bursa kawasan yang variatif membawah indeks mengarah pada pola konsolidasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-7536776535605762085?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/r6v5ucXzBJQ" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/r6v5ucXzBJQ/market-review-indeks-terjungkal.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/market-review-indeks-terjungkal.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-1756014875006477134</guid><pubDate>Mon, 27 Apr 2009 02:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-27T09:33:25.683+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">News</category><title /><description>Dikabarkan konsorsium Goldman Sachs berencana menjual&lt;br /&gt;17% saham Adaro Energy (ADRO) pada harga minimal&lt;br /&gt;Rp1200/saham. Dikatakan pula proses placement tersebut&lt;br /&gt;diperkirakan akan rampung pada awal bulan Mei 2009,&lt;br /&gt;beberapa calon pembeli dari Jepang, China, Korea, India dan&lt;br /&gt;Eropa sudah menyatakan minat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowell Development (COWL) menargetkan penjualan rumah&lt;br /&gt;tapak tahun ini Rp 125 miliar, naik 25% dibanding raihan 2008&lt;br /&gt;sebesar Rp 101 miliar. Perseroan mematok pertumbuhan&lt;br /&gt;penjualan yang lebih besar dibanding 2008 yang hanya 10%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lippo General Insurance (LPGI) sepakat membagikan&lt;br /&gt;dividen sebesar Rp20 per saham setelah emiten berhasil&lt;br /&gt;membukukan laba bersih untuk tahun keuangan 2008 sebesar&lt;br /&gt;Rp12 miliar.Hingga akhir 2008, LPGI juga berhasil&lt;br /&gt;meningkatkan underwriting sebesar 92,8% dari Rp16,01 miliar&lt;br /&gt;di tahun 2007 menjadi Rp30,85 miliar di tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandom Indonesia (TCID) membagi dividen Rp300 per&lt;br /&gt;sahamnya pada 2 Juni 2009. Cum dan ex di pasar reguler dan&lt;br /&gt;negosiasi pada 13-14 mei 2009 dan di pasar tunai 18-19 mei&lt;br /&gt;2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-1756014875006477134?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/RTAb-K4YeR0" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/RTAb-K4YeR0/dikabarkan-konsorsium-goldman-sachs.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/dikabarkan-konsorsium-goldman-sachs.html</feedburner:origLink></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-4684639271548747055.post-7975630766258838596</guid><pubDate>Mon, 27 Apr 2009 02:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-04-27T09:31:38.026+07:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Market Review</category><title /><description>Penembusan garis major downtrend indeks yang terjadi pada 16 April lalu kemungkinan tidak akan disia-siakan begitu saja&lt;br /&gt;dengan kembali turun di bawahnya, melainkan dengan bertahan di atasnya untuk waktu yang cukup lama. Sehingga&lt;br /&gt;dengan demikian indeks tidak kehilangan kesempatan baik untuk membentuk pola uptrend baru dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;Indeks akan menyelesaikan periode konsolidasi ini dengan melekat di atas garis major downtrend hingga diperoleh sinyal&lt;br /&gt;bullish baru untuk kembali menguat. Pada awal pekan ini indeks berpeluang menguat seiring dengan terciptanya pola doji&lt;br /&gt;pada candlestick indeks dan menguatnya indeks bursa saham global akhir pekan lalu. Namun potensi naiknya indeks ini&lt;br /&gt;diprediksi belum akan menghentikan indeks dari kecenderungan untuk terus melemah mengingat sebagian besar indikator&lt;br /&gt;jangka pendek telah sepenuhnya overbought. Bahkan yang lebih mengkhawatirkan adalah terjadinya dead cross pada&lt;br /&gt;indikator MACD dari area jenuh beli. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, dalam jangka menengah pendek indeks&lt;br /&gt;berpotensi untuk terus melemah hingga level 1.540 atau lebih rendah lagi ke level 1.515.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;daily news&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4684639271548747055-7975630766258838596?l=bursasaham-09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/BursaSaham/~4/KhidcoIH_8M" height="1" width="1"/&gt;</description><link>http://feedproxy.google.com/~r/BursaSaham/~3/KhidcoIH_8M/penembusan-garis-major-downtrend-indeks.html</link><author>noreply@blogger.com (Danarecom)</author><thr:total>0</thr:total><feedburner:origLink>http://bursasaham-09.blogspot.com/2009/04/penembusan-garis-major-downtrend-indeks.html</feedburner:origLink></item></channel></rss>

