<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>ardava.com</title>
	
	<link>http://ardava.com</link>
	<description />
	<pubDate>Sat, 26 May 2012 06:22:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" type="application/rss+xml" href="http://feeds.feedburner.com/Ardavacom" /><feedburner:info uri="ardavacom" /><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com/" /><media:category scheme="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd">Government &amp; Organizations</media:category><itunes:owner><itunes:email>d_aguss@yahoo.com</itunes:email></itunes:owner><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:subtitle></itunes:subtitle><itunes:category text="Government &amp; Organizations" /><creativeCommons:license>http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</creativeCommons:license><feedburner:emailServiceId>Ardavacom</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Rusia Anggap Latihan Militer AS - Georgia Sebagai Provokasi</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Ardavacom/~3/Xfz0GXSj4i8/</link>
		<comments>http://ardava.com/2012/03/15/rusia-anggap-latihan-militer-as-georgia-sebagai-provokasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 13:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d_aguss@yahoo.com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Rusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardava.com/?p=19300</guid>
		<description><![CDATA[MOSCOW - Menteri  Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyebut latihan militer bersama   Amerika Serikat-Georgia yang dimulai Rabu sebagai &#8216;provokasi&#8217;.
&#8220;Latihan-latihan  seharusnya untuk menekan kerusuhan. Saya mengatakan  kepada menteri luar  negeri (AS) bahwa latihan tersebut terlihat seperti  provokasi,&#8221; kata  Lavrov dalam pertemuan majelis rendah parlemen di  Negara Bagian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft" style="float: left; border: 1px solid black; margin-left: 3px; margin-right: 3px;" src="https://rickrozoff.files.wordpress.com/2012/03/vaziani-training-area-republic-of-georgia-in-front-of-a-color-detail-with-the-na.jpg" alt="Rusia Anggap Latihan Militer AS - Georgia Sebagai Provokasi" width="250" height="160" />MOSCOW - </strong>Menteri  Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyebut latihan militer bersama   Amerika Serikat-Georgia yang dimulai Rabu sebagai &#8216;provokasi&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Latihan-latihan  seharusnya untuk menekan kerusuhan. Saya mengatakan  kepada menteri luar  negeri (AS) bahwa latihan tersebut terlihat seperti  provokasi,&#8221; kata  Lavrov dalam pertemuan majelis rendah parlemen di  Negara Bagian Duma,  Rusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Moskow berharap mereka yang mengadakan latihan akan selalu  mengingat  stabilitas yang rapuh di wilayah Trans-Kaukasia, kata Lavrov.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara  itu, ia membantah bahwa Moskow telah mendesak kepada siapa  saja untuk  mengakui kemerdekaan wilayah yang memisahkan diri Georgia  dari Abkhazia  dan Ossetia Selatan, seraya mengatakan Rusia hanya aktif  mendukung  kawasan dalam memperluas kontak internasional</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami tidak melakukan pembicaraan ini. Ini adalah urusan sekutu kami, Abkhazia dan Ossetia Selatan,&#8221; kata Lavrov.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menambahkan bahwa Rusia akan mendukung rekan-rekannya secara politik.</p>
<p style="text-align: justify;">Moskow  mengakui kemerdekaan dua wilayah itu pada Agustus 2008 setelah  konflik  bersenjata singkat dengan Georgia. Sebagai tanggapan, Georgia  memutuskan  hubungan diplomatik dengan Rusia.(<a title="Rusia Anggap Latihan Militer AS - Georgia Sebagai Provokasi" href="http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/03/15/m0wjs4-rusia-nilai-latihan-militer-asgeorgia-provokasi"><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><em>Sumber : Republika</em></span></span></a>)</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ardavacom/~4/Xfz0GXSj4i8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardava.com/2012/03/15/rusia-anggap-latihan-militer-as-georgia-sebagai-provokasi/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://ardava.com/2012/03/15/rusia-anggap-latihan-militer-as-georgia-sebagai-provokasi/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kemhan Diminta Mengklarifikasi Pengadaan Pesawat Sukhoi SU-30MK2</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Ardavacom/~3/JcZgryD48VY/</link>
		<comments>http://ardava.com/2012/03/15/kemhan-diminta-mengklarifikasi-pengadaan-pesawat-sukhoi-su-30mk2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 13:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d_aguss@yahoo.com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[DEPHAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardava.com/?p=19303</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) diminta mengklarifikasi pengadaan pesawat Sukhoi SU-30MK2 yang diduga terjadi mark-up dalam prosesnya. Pengadaan Sukhoi itu juga diduga melibatkan broker.  &#8220;Kementerian Pertahanan belum menjelaskan terkait selisih harga  pembelian enam Sukhoi SU 30 MK2, sebesar 56,7 juta dollar Amerika atau  setara dengan Rp538,6 miliar,&#8221; kata wakil Koordinator Indonesia  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft" style="float: left; border: 1px solid black; margin-left: 3px; margin-right: 3px;" src="http://koran-jakarta.com/images/berita/80945.jpg" alt="Sukhoi TNI-AU" width="250" height="160" />Jakarta - </strong>Kementerian Pertahanan (Kemhan) diminta mengklarifikasi pengadaan pesawat Sukhoi SU-30MK2 yang diduga terjadi <em>mark-up</em> dalam prosesnya. Pengadaan Sukhoi itu juga diduga melibatkan broker.  &#8220;Kementerian Pertahanan belum menjelaskan terkait selisih harga  pembelian enam Sukhoi SU 30 MK2, sebesar 56,7 juta dollar Amerika atau  setara dengan Rp538,6 miliar,&#8221; kata wakil Koordinator Indonesia  Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husodo yang juga salah satu anggota  Kelompok Masyarakat Sipil dalam jumpa pers di Kantor KontraS Jakarta,  Rabu (14/3).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya Kemhan telah membantah ada  penggelembungan dana dalam pengadaan enam pesawat tempur buatan Rusia  itu. Minggu lalu, (7/3) Sekjen Kemhan Marsekal Madya Eris Herryanto  menerangkan masing-masing pesawat dibeli dengan harga US$54,5 Juta.  Namun begitu, Eris meminta agar masyarakat tak hanya melihat nilai  kontrak tersebut. Karena selain membeli pesawat, Kemhan juga melakukan  pengadaan 12 unit mesin pesawat, suku cadang, pelatihan pilot dan  teknisi, serta simulasi bagi penerbang sebelum pesawat itu dioperasikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara  itu, Adnan menyebut Kemhan membeli Sukhoi seharga US$ 54,8 Juta yang  berarti US$ 328,8 juta secara keseluruhan. &#8220;Sementara total anggaran  yang dialokasikan untuk pembelian senilai 470 juta dollar Amerika. Ini  masih ada sisa anggaran sebesar 141,2 juta dollar Amerika yang menurut  Kemhan digunakan untuk membeli 12 mesin dan pelatihan 10 pilot,&#8221;  ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila dihitung secara kasar, tutur Adnan, harga umum  sebuah mesin berkisar pada angka US$ 6 juta. Jika Kemhan membeli 12  mesin berarti US$ 72 juta. Biaya pelatihan 10 pilot dia berasumsi  mencapai US$ 12,5 juta. &#8220;Maka masih ada selisih harga sebesar US$ 56,7  juta atau setara Rp538,6 miliar. Ini belum dapat dijelaskan oleh Kemhan  untuk kepentingan apa,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adnan melanjutkan, pemerintah  juga belum dapat menjelaskan apakah pesawat tersebut sudah memiliki  berbagai macam perangkat, termasuk avionic atau instrumen digital  pesawat.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengingat proses pembelian 6 unit Sukhoi masih sangat  simpang siur, Adnan mendesak Komisi I DPR RI melakukan kontrol yang  lebih ketat atas pengadaan alutsista TNI, termasuk Sukhoi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Selama  ini tidak ada kesan yang kuat bahwa Komisi I DPR sudah sangat maksimal  dalam menggunakan wewenang mereka melakukan pengawasan, termasuk  memastikan bahwa anggaran yang diajukan untuk pengadaan Sukhoi sesuai  dengan nilai yang wajar,&#8221; ujar Adnan.(<a title="Kemhan Diminta Mengklarifikasi Pengadaan Pesawat Sukhoi SU-30MK2" href="http://www.jurnas.com/news/55276/Kemhan_Diminta_Jelaskan_Pengadaan_Sukhoi/1/Nasional/Keamanan"><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><em>Sumber : Jurnas</em></span></span></a>)</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ardavacom/~4/JcZgryD48VY" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardava.com/2012/03/15/kemhan-diminta-mengklarifikasi-pengadaan-pesawat-sukhoi-su-30mk2/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://ardava.com/2012/03/15/kemhan-diminta-mengklarifikasi-pengadaan-pesawat-sukhoi-su-30mk2/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Canada May Back Out Of F35 Purchase</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Ardavacom/~3/AO0twsUohX0/</link>
		<comments>http://ardava.com/2012/03/15/canada-may-back-out-of-f35-purchase/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 13:15:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d_aguss@yahoo.com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kanada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardava.com/?p=19295</guid>
		<description><![CDATA[CANADA - Canada&#8217;s  associate defense minister on Tuesday said one of the most  ardent  supporters of the F35 program could back out of a multi-billion   purchase of the fighter jets.
&#8220;We  have not as yet discounted the possibility of backing out of the   program,&#8221; Minister Julian Fantino, responsible [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft" style="float: left; border: 1px solid black; margin-left: 3px; margin-right: 3px;" src="http://media.defenseindustrydaily.com/images/AIR_F-35A_AA-1_Test_Flight_lg.jpg" alt="F-35" width="250" height="220" />CANADA - </strong>Canada&#8217;s  associate defense minister on Tuesday said one of the most  ardent  supporters of the F35 program could back out of a multi-billion   purchase of the fighter jets.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;We  have not as yet discounted the possibility of backing out of the   program,&#8221; Minister Julian Fantino, responsible for military procurement,  was quoted as telling the House of Commons defense committee.</p>
<p style="text-align: justify;">According  to Canadian media, he said the government remains committed  to buying  the jet, but noted that no contract has been signed.</p>
<p style="text-align: justify;">Fantino  was not available to confirm the comments, which were widely   interpreted as a step back from Ottawa&#8217;s clarion defense of the costly   F35 program.</p>
<p style="text-align: justify;">The  Joint Strike Fighter is supposed to form the backbone of the future US  air fleet and 11 other allied countries have joined the program.</p>
<p style="text-align: justify;">But  defense officials have struggled to keep costs under control,  with  each plane&#8217;s price tag doubling in real terms over the past decade.</p>
<p style="text-align: justify;">Ottawa has budgeted Can$8.5 billion to buy 65 F35 fighter jets plus another Can$7.5 billion for lifetime maintenance.</p>
<p style="text-align: justify;">Last  month, Prime Minister Stephen Harper said his government would  not  spend more than this amount for new fighter jets, leaving open the   possibility of scaling back the number of jets it buys to stay within   budget.(<a title="Canada May Back Out Of F35 Purchase" href="http://www.defencetalk.com/canada-may-back-out-of-f35-purchase-minister-40935/"><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><em>Sumber : Defencetalk</em></span></span></a>)</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ardavacom/~4/AO0twsUohX0" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardava.com/2012/03/15/canada-may-back-out-of-f35-purchase/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://ardava.com/2012/03/15/canada-may-back-out-of-f35-purchase/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Sejumlah Jet Tempur Elang Khatulistiwa Ganti Kulit</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Ardavacom/~3/S_scEu1LjVs/</link>
		<comments>http://ardava.com/2012/03/15/sejumlah-jet-tempur-elang-khatulistiwa-ganti-kulit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 13:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d_aguss@yahoo.com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[TNI-AU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardava.com/?p=19293</guid>
		<description><![CDATA[Kurang lebih 13 tahun lamanya Skadron Udara 1 Lanud Supadio sudah  memperkuat pengamanan kawasan di Indonesia bagian barat.  Keberadaannya  di bumi Khatulistiwa sangat dibutuhkan maklum saja  Kalimantan Barat dan  kawasan seputar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) adalah kawasan  yang berhadapan langsung dengan corong laut China Selatan.  Sehingga  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" style="float: left; border: 1px solid black; margin-left: 3px; margin-right: 3px;" src="http://tni-au.mil.id/sites/default/files/imagecache/body/2012-03/2012-03-15-spo-elang.jpg" alt="Elang Khatulistiwa" width="250" height="160" />Kurang lebih 13 tahun lamanya Skadron Udara 1 Lanud Supadio sudah  memperkuat pengamanan kawasan di Indonesia bagian barat.  Keberadaannya  di bumi Khatulistiwa sangat dibutuhkan maklum saja  Kalimantan Barat dan  kawasan seputar Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) adalah kawasan  yang berhadapan langsung dengan corong laut China Selatan.  Sehingga  tidak mengherankan kedatangan Elang Khatulistiwa di Bumi Khatulistiwa  ini disambut sangat meriah dan antusias dari masyarakat maupun  pemerintah daerah setempat.</p>
<p style="text-align: justify;">Diawal kedatangannya pesawat tempur taktis ini bercorak loreng coklat  namun sejalan dengan waktu dan kebutuhan maka warna atau kulit si Elang  Khatulistiwa ini akan diubah menjadi loreng abu-abu.   Menurut  Danflight Har Skadud 1 Kapten Tek Surat, S.T, perubahan warna ini  berdasarkan Petunjuk Teknik Udara (PTU) No. 126 perbaikan Ke IV tahun  2011 tentang Standarisasi Pola dan Warna pengecetan pesawat TNI AU.</p>
<p style="text-align: justify;">“Untuk tahap awal pengecatan dilakukan terhadap 3 pesawat yaitu  pesawat TT 0223, TT 0224 dan TT 0234.   Sekarang ini pesawat TT 0223 dan  pesawat TT 0234 sudah dilaksanakan pengecetan dan masuk tahap  finishing.   Sedangkan pesawat TT 0224 baru tahap pengaplasan atau  penghilangan cat asli”, jelas Danflight Har.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menambahkan untuk proses dari awal hingga selesai pengecatan  pesawat dilaksanakan oleh anggota Banharlap Depohar 30.   Untuk satu  pesawat memakan waktu lebih kurang 10 hari dan rencananya ketiga pesawat  ini akan ditampilkan pada acara puncak HUT Ke-66 TNI Angkatan Udara  tanggal 9 April mendatang di Jakarta.(<a title="Sejumlah Jet Tempur Elang Khatulistiwa Ganti Kulit" href="http://tni-au.mil.id/berita/elang-khatulistiwa-ganti-kulit"><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><em>Sumber : Dispen TNI-AU</em></span></span></a>)</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ardavacom/~4/S_scEu1LjVs" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardava.com/2012/03/15/sejumlah-jet-tempur-elang-khatulistiwa-ganti-kulit/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://ardava.com/2012/03/15/sejumlah-jet-tempur-elang-khatulistiwa-ganti-kulit/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Wamenhan Sambut Baik Tawaran Brasil Dalam Kerjasama Industri Pertahanan</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Ardavacom/~3/V94c63asICo/</link>
		<comments>http://ardava.com/2012/03/15/wamenhan-sambut-baik-tawaran-brasil-dalam-kerjasama-industri-pertahanan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 12:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d_aguss@yahoo.com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Brasilia]]></category>

		<category><![CDATA[DEPHAN]]></category>

		<category><![CDATA[Brazil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardava.com/?p=19291</guid>
		<description><![CDATA[
JAKARTA - Wakil  Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI ,  Sjafrie Sjamsoeddin, Kamis (15/3)  menerima kunjungan Duta Besar  Brasil  untuk Indonesia, Paulo Alberto da  Silveira Soares, di Kantor Kemhan,  Jakarta.
Saat  menerima kunjungan Dubes Brasil  tersebut, Wamenhan didampingi Dirjen  Strahan, Mayjen TNI Puguh Santoso,  Kapusada Baranahan Kemhan, Marsma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img style="border: 1px solid black;" src="http://www.dmc.kemhan.go.id/images/stories/150312%20wamenhan%20menerima%20dubes%20brasil.jpg" alt="Wamenhan Sambut Baik Tawaran Brasil Dalam Kerjasama Industri Pertahanan" width="430" height="150" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>JAKARTA - </strong>Wakil  Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI ,  Sjafrie Sjamsoeddin, Kamis (15/3)  menerima kunjungan Duta Besar  Brasil  untuk Indonesia, Paulo Alberto da  Silveira Soares, di Kantor Kemhan,  Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat  menerima kunjungan Dubes Brasil  tersebut, Wamenhan didampingi Dirjen  Strahan, Mayjen TNI Puguh Santoso,  Kapusada Baranahan Kemhan, Marsma  TNI Asep Sumaruddin dan Kapuskom  Publik Kemhan, Brigjen TNI Hartind  Asrin.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan pertemuan itu Dubes Brasil dan Wamenhan membahas  peluang  peningkatan kerjasama pertahanan khususnya di bidang industri   Alutsista. Dubes Brasil mengatakan, maksud kunjungannya kali ini bukan   hanya mengarah kepada penawaran produk alutsista terbaru kedirgantaraan   ataupun juga kapal perang.</p>
<p style="text-align: justify;">Akan  tetapi Pemerintah Brasil juga  mengharapkan adanya peningkatan  kerjasama industri  melalui produksi  bersama pembangunan pesawat  terbang dan kapal perang antara industri  pertahanan laut dan udara  kedua negara.</p>
<p style="text-align: justify;">Wamenhan  sangat menyambut baik penawaran  pemerintah Brasil dalam hal kerjasama  industri pertahanan ini. Khusus  terkait industri kedirgantaraan,  Wamenhan menjelaskan saat ini  Pemerintah Indonesia telah memesan  pesawat Sebanyak 16 unit pesawat  tempur <em>Super Tucano</em> A29 buatan Industri <em>Embraer Defense System, Brasil</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Wamenhan  menambahkan meski telah memesan  pesawat-pesawat tersebut, pemerintah  Indonesia masih tetap ingin  mengembangkan, bukan hanya sebagai user.  Namun bisa membuka peluang  untuk menjadi distributor produk pesawat ini  di wilayah Asia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehubungan dengan itu, Wamenhan  mengharapkan jika peluang kerjasama  terlebih lagi dalam hal produksi  bersama pembangunan alutsista  kedirgantaraan antara industri pertahanan  dalam negeri PT. Dirgantara  Indonesia dengan Industri Embraer Defense  System, Brasil dapat  diwujudkan. Diharapkan akhir  tahun 2012 kedua  negara dapat mewujudkan  peluang peningkatan kerjasama industri  pertahanan udara.(<a title="Wamenhan Sambut Baik Tawaran Brasil Dalam Kerjasama Industri Pertahanan" href="http://www.dmc.kemhan.go.id/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=954:wamenhan-menerima-kunjungan-dubes-brasil-bahas-peningkatan-kerjasama-alutsista-kedirgantaraan&amp;catid=37:diplomasi-pertahanan&amp;Itemid=64"><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><em>Sumber : DMC</em></span></span></a>)</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ardavacom/~4/V94c63asICo" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardava.com/2012/03/15/wamenhan-sambut-baik-tawaran-brasil-dalam-kerjasama-industri-pertahanan/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://ardava.com/2012/03/15/wamenhan-sambut-baik-tawaran-brasil-dalam-kerjasama-industri-pertahanan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tahun Ini Rusia Akan Tambah Tiga Batalyon S-400 Triumf</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/Ardavacom/~3/xwaHQpwVl4M/</link>
		<comments>http://ardava.com/2012/03/15/tahun-ini-rusia-akan-tambah-tiga-batalyon-s-400-triumf/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 12:35:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d_aguss@yahoo.com</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Rusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ardava.com/?p=19289</guid>
		<description><![CDATA[

Sistem pertahanan udara S-400 Triumf milik Rusia.


MOSKWA — Rusia tahun ini akan menambah  tiga batalyon sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf sebagai bagian  dari langkah modernisasi sistem pertahanan udara negara itu.
Kepala  Staf Angkatan Udara Rusia, Mayor Jenderal Viktor Bondarev, mengatakan,  di Moskwa, Rabu (14/3/2012), satu batalyon S-400 akan ditempatkan di  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="float: left; width: 255px; overflow: hidden; margin-right: 5px;">
<div class="image"><img class="alignleft" style="float: left; border: 1px solid black; margin-left: 3px; margin-right: 3px;" src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/14/2341197620X310.jpg" alt="Sistem pertahanan udara S-400 Triumf milik Rusia." width="245" height="140" /></p>
<h5 style="text-align: center;"><em>Sistem pertahanan udara S-400 Triumf milik Rusia.</em></h5>
</div>
</div>
<p style="text-align: justify;"><strong>MOSKWA </strong>— Rusia tahun ini akan menambah  tiga batalyon sistem rudal pertahanan udara S-400 Triumf sebagai bagian  dari langkah modernisasi sistem pertahanan udara negara itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala  Staf Angkatan Udara Rusia, Mayor Jenderal Viktor Bondarev, mengatakan,  di Moskwa, Rabu (14/3/2012), satu batalyon S-400 akan ditempatkan di  Nakhodka di Rusia Timur Jauh, dan satu lagi dipasang di dekat Moskwa.  Batalyon ketiga akan ditempatkan di bawah komando Angkatan Udara dan  Pasukan Pertahanan Udara Rusia.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Semua akan dikirim tahun ini,&#8221; kata Bondarev.</p>
<p style="text-align: justify;">Angkatan  Bersenjata Rusia saat ini telah mengoperasikan dua resimen S-400,  keduanya di sekitar Moskwa. Resimen ketiga sistem rudal itu akan  diletakkan di wilayah tanggung jawab Armada Laut Baltik.</p>
<p style="text-align: justify;">Bondarev  mengatakan, produksi sistem rudal S-300 akan segera dihentikan dalam  waktu dekat. Ke depan, hanya sistem S-400 yang akan diproduksi eksklusif  untuk kebutuhan Angkatan Bersenjata Rusia. Rusia tak berencana  mengekspor rudal itu.</p>
<p style="text-align: justify;">S-400 adalah sistem rudal darat-ke-udara  jarak menengah-jauh, yang dirancang untuk menghancurkan berbagai jenis  sasaran udara, mulai dari pesawat, pesawat tak berawak, rudal balistik,  maupun rudal jelajah, hingga jarak 400 kilometer dan ketinggian 30  kilometer.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehari sebelumnya, Deputi Menteri Pertahanan Rusia  Anatoly Antonov mengatakan, Rusia tak berencana meneruskan perjanjian  penjualan sistem pertahanan rudal S-300 ke Iran sebagai bagian dari  sikap mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB. &#8220;Semua larangan yang  ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB akan kami patuhi,&#8221; ucap Antonov.</p>
<p style="text-align: justify;">Iran  menandatangani kontrak pembelian lima batalyon sistem rudal S-300PMU-1  dari Rusia pada akhir 2007. Namun, Presiden Rusia Dmitry Medvedev  memutuskan untuk membatalkan kontrak senilai 800 juta dollar AS (Rp 7,33  triliun) itu pada 22 September 2010.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembatalan terjadi setelah  DK PBB mengeluarkan Resolusi Nomor 1929, yang melarang pengiriman segala  bentuk senjata konvensional ke Iran, termasuk rudal, sistem rudal,  tank, helikopter serbu, pesawat tempur, dan kapal perang.(<a title="Tahun Ini Rusia Akan Tambah Tiga Batalyon S-400 Triumf " href="http://internasional.kompas.com/read/2012/03/14/23423450/Rusia.Tambah.Tiga.Batalyon.S-400"><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><em>Sumber : RIA Novosti/DHF/Kompas</em></span></span></a>)</p>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/Ardavacom/~4/xwaHQpwVl4M" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ardava.com/2012/03/15/tahun-ini-rusia-akan-tambah-tiga-batalyon-s-400-triumf/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://ardava.com/2012/03/15/tahun-ini-rusia-akan-tambah-tiga-batalyon-s-400-triumf/</feedburner:origLink></item>
	<media:rating>adult</media:rating></channel>
</rss>

